Skip to content
Back to announcement

20230807_BCIC_Laporan Informasi dan Fakta Material_31358763_lamp1.pdf

Other Text extracted BCIC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 30

Page 1
                                         PROSPEKTUS RINGKAS AWAL
                   PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU III
                                               (PMHMETD III)
PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (PMHMETD) MELALUI PENAWARAN UMUM TERBATAS INI TELAH
MEMPEROLEH PERSETUJUAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM PADA TANGGAL 3 MARET 2023. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI
TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OTORITAS JASA
KEUANGAN. DENGAN DEMIKIAN INFORMASI DALAM PROSPEKTUS RINGKAS AWAL INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH,
SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OTORITAS JASA KEUANGAN.

PT BANK JTRUST INDONESIA Tbk (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA,
DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI




                                                                                       _



                                                             PT BANK JTRUST INDONESIA TBK
                                                                               (“Perseroan”)
                                                                          Kegiatan Usaha Utama
                                                              Kegiatan umum di bidang bank umum konvensional
                                                                  Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
                                                                                  Kantor Pusat
                                         Sahid Sudirman Center 33rd Floor, Jl. Jenderal Sudirman No. 86 Jakarta Pusat 10220 - Indonesia
                                                                     No. Telp. +62 21 2926 1111 (Hunting)
                                                                         Website www.jtrustbank.co.id
                                                 25 Kantor Cabang dan 20 Kantor Cabang Pembantu di kota-kota di Indonesia


                                    PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU III
                                                          (PMHMETD III)
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (Perseroan) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) untuk sebanyak-
banyaknya 4.672.359.878 (empat miliar enam ratus tujuh puluh dua juta tiga ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh delapan) saham Seri C dengan nilai
nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per saham atau 25,80 % (dua puluh lima koma delapan nol persen) dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam
Perseroan. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) akan dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 3 Oktober 2023 dimana
setiap pemilik 500 (lima ratus) saham Perseroan akan memperoleh 129 (seratus dua puluh sembilan) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD dapat digunakan untuk membeli 1
(satu) saham Seri C dengan membayar harga pelaksanaan sebesar Rp300,- (tiga ratus Rupiah), maka nilai emisi saham dalam PMHMETD III ini sebanyak-banyaknya
Rp1.401.707.963.400,- (satu triliun empat ratus satu miliar tujuh ratus tujuh juta sembilan ratus enam puluh tiga ribu empat ratus Rupiah).
Sesuai pernyataan tanggal 7 Agustus 2023, J Trust Co., Ltd., selaku Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 74,16% (tujuh puluh empat koma satu
enam persen) akan melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD III ini dengan mengkompensasi dana yang telah tercatat di Perseroan sebagai
Komponen Ekuitas Lainnya pada tanggal 31 Maret 2023 sebesar Rp1.001.860 .000.000 (satu triliun satu miliar delapan ratus enam puluh juta Rupiah) yang telah
diperhitungkan sebagai Komponen Modal Inti Minimum dalam perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan sisanya dengan uang tunai sebesar Rp 200,-
(dua ratus Rupiah).
Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD III ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di PT Bursa
Efek Indonesia (BEI) dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, saham-saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk
hak atas dividen) dengan saham lain Perseroan yang telah disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Sesuai dengan
POJK No. 32/2015, dalam hal Pemegang Saham memiliki Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan efek tersebut
menjadi milik Perseroan dan akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening Perseroan. Dalam hal terdapat HMETD yang tidak
dilaksanakan sampai dengan tanggal terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 11 Oktober 2023 maka HMETD tersebut tidak berlaku lagi.
Jika Saham dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan
pemesanan lebih dari haknya, secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa
saham maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel.

 HMETD AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”). HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DILUAR BEI SELAMA
 5 (LIMA) HARI BURSA SEJAK TANGGAL 5 OKTOBER 2023 SAMPAI DENGAN TANGGAL 11 OKTOBER 2023, PENCATATAN SAHAM BARU DALAM PMHMETD
 III INI AKAN DILAKUKAN DI BEI PADA TANGGAL 5 OKTOBER 2023. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 11 OKTOBER 2023
 SEHINGGA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK AKAN BERLAKU LAGI.

                                                  PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
    PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD III INI AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN
                               SAHAM (DILUSI) YAITU 15,57 % (LIMA BELAS KOMA LIMA TUJUH PERSEN).

 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO YANG TIMBUL AKIBAT KETIDAKMAMPUAN ATAU KETERLAMBATAN
  DEBITUR MEMENUHI KEWAJIBANNYA. KETIDAKMAMPUAN PERSEROAN DALAM MENGANTISIPASI DAN/ATAU MENCERMATI RISIKO TERSEBUT DAPAT
     BERDAMPAK SECARA NEGATIF TERHADAP KONDISI KEUANGAN DAN HASIL USAHA PERSEROAN. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA
                                       DICANTUMKAN PADA BAB VI DI DALAM PROSPEKTUS INI.

    RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR ADALAH FLUKTUASI HARGA SAHAM YANG DITAWARKAN PADA PMHMETD III INI YANG DIPENGARUHI
                                               OLEH KONDISI PASAR MODAL INDONESIA.

     PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PMHMETD III INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN
      SECARA ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”).




                            Prospektus Ringkas Awal ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 7 Agustus 2023




                                                                                       1
Page 2
                                                  JADWAL SEMENTARA

 Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                               :                   3 Maret 2023
 Tanggal Pernyataan Pendaftaran HMETD menjadi Efektif                       :             20 September 2023
 Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right) di:
            - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                             :             29 September 2023
            - Pasar Tunai                                                   :                 3 Oktober 2023
 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right) di:
            - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                             :                2 Oktober 2023
            - Pasar Tunai                                                   :                4 Oktober 2023
 Tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD
                                                                            :                 3 Oktober 2023
 Tanggal Distribusi HMETD                                                   :                 4 Oktober 2023
 Tanggal Pencatatan Efek di Bursa Efek Indonesia                            :                 5 Oktober 2023
 Periode perdagangan HMETD                                                  :          5 s/d 11 Oktober 2023
 Periode pelaksanaan (Pendaftaran, Pemesanan, dan Pembayaran) HMETD
                                                                            :          5 s/d 11 Oktober 2023
 Periode Pendistribusian Saham Baru Hasil Pelaksanaan HMETD                 :          9 s/d 13 Oktober 2023
 Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Pembelian Saham Tambahan
                                                                            :               13 Oktober 2023
 Tanggal Penjatahan Pemesanan Pembelian Saham Tambahan                                      16 Oktober 2023
 Tanggal Pendistribusian Saham Hasil Penjatahan Pemesanan Tambahan
                                                                            :               17 Oktober 2023
 Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang Pemesanan Pembelian Saham
         Tambahan yang Tidak Terpenuhi                                      :               17 Oktober 2023


         PENAMBAHAN MODAL DENGAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU III (PMHMETD III)

Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dengan Surat No. 07.01/S.Dir-CSD/JTRUST/VIII/2023 tertanggal 7
Agustus 2023 sehubungan dengan (Perseroan) menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penambahan Modal
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) untuk sebanyak-banyaknya 4.672.359.878
(empat miliar enam ratus tujuh puluh dua juta tiga ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh delapan) saham
Seri C dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per saham atau 25,80 % (dua puluh lima koma delapan nol persen)
dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”)
akan dibagikan kepada para Pemegang Saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 3 Oktober 2023 dimana setiap pemilik
500 (lima ratus) saham Perseroan akan memperoleh 129 (seratus dua puluh sembilan) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD dapat
digunakan untuk membeli 1 (satu) saham Seri C dengan membayar harga pelaksanaan sebesar Rp300,- (tiga ratus Rupiah),
maka nilai emisi saham dalam PMHMETD III ini sebanyak-banyaknya Rp1.401.707.963.400,- (satu triliun empat ratus satu
miliar tujuh ratus tujuh juta sembilan ratus enam puluh tiga ribu empat ratus Rupiah).

Sesuai pernyataan tanggal 7 Agustus 2023, J Trust Co., Ltd., selaku Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan
kepemilikan 74,16% (tujuh puluh empat koma satu enam persen) akan melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi
haknya dalam PMHMETD III ini dengan mengkompensasi dana yang telah tercatat di Perseroan sebagai komponen ekuitas
lainnya pada tanggal 31 Maret 2023 sebesar Rp1.001.860 .000.000 (satu triliun satu milyar delapan ratus enam puluh juta
Rupiah) yang telah diperhitungkan sebagai Komponen Modal Inti Minimum dalam perhitungan Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum (KPMM) dan sisanya dengan uang tunai sebesar Rp 200,- (dua ratus rupiah).

Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD III ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan
dari portepel serta akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan memperhatikan peraturan perundangan yang
berlaku, saham-saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen) dengan
saham lain Perseroan yang telah disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round
down). Sesuai dengan POJK No. 32/2015, dalam hal Pemegang Saham memiliki Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan efek tersebut menjadi milik Perseroan dan akan dijual oleh
Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening Perseroan. HMETD yang tidak dilaksanakan sampai
dengan tanggal terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 11 Oktober 2023 maka HMETD tersebut tidak berlaku
lagi.


                                                            2
Page 3
Jika Saham dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada
pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya, secara proporsional berdasarkan hak yang telah
dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan, masih terdapat sisa saham maka saham tersebut tidak
akan diterbitkan dari portepel.

DALAM RANGKA RENCANA PENGEMBANGAN PERSEROAN KEDEPAN DALAM KURUN WAKTU 12 (DUA BELAS) BULAN
SETELAH EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN DALAM RANGKA PMHMETD INI, PERSEROAN DAPAT MENERBITKAN
ATAU MENCATATKAN SAHAM BARU ATAU EFEK LAINNYA YANG DAPAT DIKONVERSIKAN MENJADI SAHAM.

PROFORMA PERMODALAN PERSEROAN SETELAH PELAKSANAAN PMHMETD

Pemegang Saham Pengendali Perseroan yakni J Trust Co., Ltd., Jepang, dengan kepemilikan 74,16% (tujuh puluh empat
koma satu enam persen) akan melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi haknya dengan mengkompensasi dana yang
telah tercatat dalam ekuitas lainnya sebagai Dana Setoran Modal (DSM) per tanggal 31 Maret 2023 sebesar
Rp1.001.860.000.000,- (satu triliun satu miliar delapan ratus enam puluh juta Rupiah) dan sisanya dengan uang tunai
sebesar Rp 200,- (dua ratus rupiah).

Oleh karenanya penetapan harga pelaksanaan HMETD ditetapkan berdasarkan nilai pasar wajar saham Perseroan yang
dinilai oleh pihak Independen yakni KJPP Kusnanto & Rekan, dalam Laporan No. 00095/2.0162-00/BS/07/0153/1/VII/2023
tanggal 27 Juli 2023 seluruh saham Perseroan sebesar Rp13.032.928.550.800 (tiga belas triliun tiga puluh dua miliar
sembilan ratus dua puluh delapan juta lima ratus lima puluh ribu delapan ratus Rupiah) dengan memperhatikan jumlah
saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan sejumlah 18.109.922.009 (delapan belas miliar seratus
sembilan juta sembilan ratus dua puluh dua ribu sembilan) saham maka sebesar Rp. 299,77 (dua ratus sembilan puluh
sembilan koma tujuh puluh tujuh Rupiah) per saham. Sehubungan dengan hal tersebut serta memperhatikan peraturan
pencatatan saham tambahan di PT Bursa Efek Indonesia, Direksi Perseroan menetapkan pembulatan harga pelaksanaan
menjadi sebesar Rp300,- (tiga ratus Rupiah) per saham.

Struktur permodalan dan susunan Pemegang Saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD III dengan
memperhitungkan pelaksanaan HMETD yang akan dilaksanakan oleh J Trust Co., Ltd., Jepang, dan pernyataan dari J Trust
Asia Pte., Ltd. dan PT JTrust Investments Indonesia tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya, serta dengan asumsi
seluruh saham dalam PMHMETD III dapat dilaksanakan oleh seluruh Pemegang Saham Masyarakat melaksanakan HMETD-
nya dan melakukan pemesanan tambahan sehingga seluruh saham dalam PMHMETD melalui PUT III – 2023 ini dapat
seluruhnya diterbitkan, maka permodalan Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                                           SETELAH PMHMETD MELALUI PUT III – 2023
                                     SEBELUM PMHMETD MELALUI PUT III – 2023
        KETERANGAN
                                                      JUMLAH NILAI
                                                                                                        JUMLAH NILAI NOMINAL
                                 JUMLAH SAHAM           NOMINAL               %       JUMLAH SAHAM                                  %
                                                                                                            (dalam Rupiah)
                                                      (dalam Rupiah)
  MODAL DASAR
  Saham Seri A dengan Nilai
        Nominal Rp1.000,-
        per saham                 10.011.841.000      10.011.841.000.000          -    10.011.841.000       10.011.841.000.000          -
  Saham Seri B dengan Nilai
        Nominal
        Rp7.800.000,- per               283.501        2.211.307.800.000          -          283.501         2.211.307.800.000          -
        saham
  Saham Seri C dengan Nilai                                                                                                             -
        Nominal Rp100,- per       77.768.512.000       7.776.851.200.000          -    77.768.512.000        7.776.851.200.000
        saham
                        Jumlah    87.780.636.501      20.000.000.000.000          -    87.780.636.501       20.000.000.000.000          -
  MODAL DITEMPATKAN
  DAN DISETOR PENUH
  J Trust Co., Ltd., Jepang
      Saham Seri A                 8.679.019.445       8.679.019.445.000                8.679.019.445        8.679.019.445.000
      Saham Seri B                        27.033         210.857.400.000                       27.033          210.857.400.000
      Saham Seri C                 4.751.515.153         475.151.515.300                8.091.048.487          809.104.848.700
                        Jumlah    13.430.561.631       9.365.028.360.300      74,16    16.770.094.965        9.698.981.693.700      73,61
  J Trust Asia Pte., Ltd.,
  Singapura
      Saham Seri A                   467.700.928        467.700.928.000                   467.700.928         467.700.928.000
     Saham Seri C                  3.030.681.061        303.068.106.100                 3.030.681.061         303.068.106.100


                                                                       3
Page 4
                     Jumlah        3.498.381.989         770.769.034.100         19,32        3.498.381.989          770.769.034.100      15,36
  PT JTrust Investments
  Indonesia
      Saham Seri A                   100.121.245         100.121.245.000                        100.121.245          100.121.245.000
      Saham Seri C                   312.121.213          31.212.121.300                        312.121.213           31.212.121.300
                     Jumlah          412.242.458         131.333.366.300          2,28          412.242.458          131.333.366.300       1,81
  Masyarakat Dengan
  Kepemilikan Kurang dari
  5%
      Saham Seri A                   764.999.382         764.999.382.000                        764.999.382          764.999.382.000
      Saham Seri B                       256.468       2.000.450.400.000                            256.468        2.000.450.400.000
     Saham Seri C                      3.480.081             348.008.100                      1.336.306.625          133.630.662.500
                     Jumlah          768.753.931       2.765.797.790.100          4,24        2.101.562.475        2.899.080.444.500       9,22
  JUMLAH MODAL
  DITEMPATKAN DAN
  DISETOR PENUH
      Saham Seri A                10.011.841.000      10.011.841.000.000           -         10.011.841.000       10.011.841.000.000          -
      Saham Seri B                       283.501       2.211.307.800.000           -                283.501        2.211.307.800.000          -
     Saham Seri C                  8.097.797.508         809.779.750.800           -         12.770.157.386        1.227.015.738.600          -
                     Jumlah       18.109.922.009      13.032.928.550.800      100,00         22.782.281.887       13.500.164.538.600     100,00
  SAHAM DALAM PORTEPEL
      Saham Seri A
      Saham Seri B                             -                       -              -                   -                        -           -
     Saham Seri C                              -                       -              -                   -                        -           -
                                  69.670.714.492       6.967.071.449.200              -      64.998.354.614        6.499.835.461.400           -


Struktur permodalan dan susunan Pemegang Saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD III dengan
memperhitungkan pelaksanaan HMETD yang akan dilaksanakan oleh J Trust Co., Ltd., Jepang dengan asumsi seluruh
Pemegang Saham lainnya tidak melaksanakan HMETD-nya dan tidak melakukan pemesanan tambahan, maka permodalan
Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dalam kondisi tersebut, para Pemegang Saham tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya akan mengalami dilusi
maksimum sebesar 15,57% (lima belas koma lima tujuh persen) setelah periode pelaksanaan PMHMETD III.


                                                                                                SETELAH PMHMETD MELALUI PUT III – 2023
                                   SEBELUM PMHMETD MELALUI PUT III – 2023
      KETERANGAN
                                                    JUMLAH NILAI
                                                                                                              JUMLAH NILAI NOMINAL
                               JUMLAH SAHAM           NOMINAL                %            JUMLAH SAHAM                                    %
                                                                                                                 (dalam Rupiah)
                                                    (dalam Rupiah)
MODAL DASAR
Saham Seri A dengan Nilai
    Nominal Rp1.000,-
    per saham                   10.011.841.000      10.011.841.000.000            -         10.011.841.000         10.011.841.000.000      -
Saham Seri B dengan Nilai
    Nominal
    Rp7.800.000,- per                 283.501        2.211.307.800.000            -               283.501           2.211.307.800.000      -
    saham
Saham Seri C dengan Nilai                                                                                                                  -
    Nominal Rp100,- per         77.768.512.000       7.776.851.200.000            -         77.768.512.000          7.776.851.200.000
    saham

                Jumlah          87.780.636.501      20.000.000.000.000            -         87.780.636.501         20.000.000.000.000      -
MODAL DITEMPATKAN
DAN DISETOR PENUH

J Trust Co., Ltd., Jepang
    Saham Seri A                 8.679.019.445       8.679.019.445.000                       8.679.019.445          8.679.019.445.000
    Saham Seri B                        27.033         210.857.400.000                              27.033            210.857.400.000
    Saham Seri C                 4.751.515.153         475.151.515.300                       8.091.048.487            809.104.848.700

                      Jumlah    13.430.561.631       9.365.028.360.300       74,16          16.770.094.965          9.698.981.693.700      78,18
J Trust Asia Pte., Ltd.,
Singapura
    Saham Seri A                   467.700.928        467.700.928.000                          467.700.928           467.700.928.000
   Saham Seri C                  3.030.681.061        303.068.106.100                        3.030.681.061           303.068.106.100
                      Jumlah     3.498.381.989        770.769.034.100        19,32           3.498.381.989           770.769.034.100       16,31




                                                                         4
Page 5
PT JTrust Investments
Indonesia
    Saham Seri A              100.121.245      100.121.245.000                      100.121.245           100.121.245.000
    Saham Seri C              312.121.213       31.212.121.300                      312.121.213            31.212.121.300
                   Jumlah     412.242.458      131.333.366.300          2,28        412.242.458           131.333.366.300               1,92
Masyarakat Dengan
Kepemilikan Kurang dari
5%
    Saham Seri A              764.999.382       764.999.382.000                     764.999.382            764.999.382.000
    Saham Seri B                  256.468     2.000.450.400.000                         256.468          2.000.450.400.000
   Saham Seri C                 3.480.081           348.008.100                       3.480.081                348.008.100
                   Jumlah     768.753.931     2.765.797.790.100         4,24        768.753.931          2.765.797.790.100              3,59
JUMLAH MODAL
DITEMPATKAN DAN
DISETOR PENUH
    Saham Seri A            10.011.841.000   10.011.841.000.000            -   10.011.841.000           10.011.841.000.000          -
    Saham Seri B                   283.501    2.211.307.800.000            -          283.501            2.211.307.800.000          -
   Saham Seri C              8.097.797.508      809.779.750.800            -   11.437.330.842            1.143.733.084.200              -
                   Jumlah   18.109.922.009   13.032.928.550.800       100,00   21.449.455.343           13.366.881.884.200         100,00
SAHAM DALAM PORTEPEL
    Saham Seri A
    Saham Seri B                         -                    -            -                -                            -          -
   Saham Seri C                          -                    -            -                -                            -          -
                            69.670.714.492    6.967.071.449.200            -   66.331.181.158            6.633.118.115.800          -


Keterangan selengkapnya mengenai HMETD dapat dilihat pada Bab I Prospektus.

PENCATATAN SAHAM YANG DITERBITKAN PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA

Dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1999 juncto Pasal 39 ayat (2)
POJK No. 41/POJK.03/2019 pencatatan saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                  KETERANGAN SETELAH PMHMETD III                                            JUMLAH SAHAM                       %
 Jumlah saham ditempatkan dan setor penuh dalam Perseroan                       :              18.109.922.009
 Jumlah sebanyak-banyaknya saham hasil pelaksanaan PMHMETD III                  :               4.672.359.878
 Jumlah sebanyak-banyaknya saham yang akan ditempatkan dan disetor              :              22.782.281.887                100,00
     penuh setelah PMHMETD III
 Jumlah saham tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, sebelum                 :                   183.850.968
     PMHMETD III, yang merupakan saham milik PT JTrust Investments
     Indonesia
 Tambahan jumlah saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia            :                    43.971.853
     setelah pelaksanaan PMHMETD III adalah saham atas nama PT JTrust
     Investments Indonesia
 Total saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah              :                   227.822.821                1,00
     PMHMETD III
 Sebanyak-banyaknya saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia               :                 22.554.459.066              99,00
     setelah PMHMETD III

Pada pelaksanaan PMHMETD III maka saham milik PT JTrust Investments Indonesia akan menambah jumlah saham yang
tidak dicatatkan dan tidak dapat diperdagangkan dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah
Nomor 29 Tahun 1999 juncto Pasal 39 ayat (2) POJK Nomor 41/POJK.03/2019.

Dengan jumlah saham dalam PMHMETD III adalah sebanyak 4.672.359.878 (empat miliar enam ratus tujuh puluh dua juta
tiga ratus lima puluh Sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh delapan) saham Seri C baru dengan nilai nominal Rp100,-
(seratus Rupiah) per saham. Maka Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh meningkat menjadi sebanyak-banyaknya
22.782.281.887 (dua puluh dua miliar tujuh ratus delapan puluh dua juta dua ratus delapan puluh satu ribu delapan ratus
delapan puluh tujuh) saham. Sehubungan dengan hal tersebut PT JTrust Investments Indonesia akan menambah jumlah
saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian setelah pelaksanaan PMHMETD III maka jumlah
saham yang tidak dicatatkan sebesar 1% dari total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh dalam Perseroan setelah
PMHMETD III atau sebanyak 227.822.821 (dua ratus dua puluh tujuh juta delapan ratus dua puluh dua ribu delapan ratus



                                                                  5
Page 6
dua puluh satu) saham. Tidak terdapat pembatasan-pembatasan atas pencatatan saham selain pemenuhan PP No.
29/1999.

DALAM KURUN WAKTU 12 (DUA BELAS) BULAN SETELAH EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN DALAM PMHMETD
III, PERSEROAN DAPAT MENERBITKAN ATAU MENCATATKAN SAHAM BARU ATAU EFEK LAINNYA YANG DAPAT
DIKONVERSIKAN MENJADI SAHAM.


                                      KETERANGAN TENTANG HMETD

KETERANGAN TENTANG HMETD
Saham yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini diterbitkan berdasarkan HMETD yang akan dikeluarkan Perseroan kepada
Pemegang Saham yang berhak. HMETD dapat diperdagangkan selama masa perdagangan melalui pengalihan kepemilikan
HMETD dengan sistem pemindahbukuan HMETD antar pemegang rekening efek di KSEI. Pemegang HMETD yang hendak
melakukan perdagangan wajib memiliki rekening pada anggota bursa atau Bank kustodian yang telah menjadi pemegang
rekening efek di KSEI.

1.   PEMEGANG SAHAM YANG BERHAK MENERIMA HMETD

Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dengan sah dalam DPS Perseroan pada penutupan perdagangan saham
Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 3 Oktober 2023 berhak untuk membeli saham dengan ketentuan bahwa setiap
pemegang 4 (empat) saham lama akan memperoleh 1 (satuh) HMETD, dimana setiap pemilik 500 (lima ratus) saham
Perseroan akan memperoleh 129 (seratus dua puluh sembilan) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD dapat digunakan untuk
membeli 1 (satu) saham Seri C dengan membayar harga pelaksanaan sebesar Rp300,- (tiga ratus Rupiah), setiap saham
dengan total nilai penawaran umum terbatas sebanyak-banyaknya Rp1.401.707.963.400,- (satu triliun empat ratus satu
miliar tujuh ratus tujuh juta sembilan ratus enam puluh tiga ribu empat ratus Rupiah).

2.   PEMEGANG HMETD YANG SAH

Pemegang HMETD yang sah adalah:
a)   Para Pemegang Saham yang namanya tercatat secara sah dalam DPS Perseroan pada penutupan perdagangan saham
     Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2023 yang tidak dijual HMETD-nya sampai dengan akhir
     periode perdagangan HMETD;
b)   Pembeli HMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD sampai dengan akhir periode perdagangan HMETD; atau
c)   Para pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI sampai dengan akhir periode perdagangan HMETD.

3.   PECAHAN HMETD

Sesuai dengan POJK No. 32/2015, dalam hal Pemegang Saham mempunyai HMETD dalam bentuk pecahan, hak atas
pecahan saham dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil
penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.

4.   PERDAGANGAN HMETD

Pemegang HMETD dapat memperdagangkan HMETD yang dimilikinya selama periode perdagangan, yaitu tanggal 5 Oktober
2023 sampai dengan 11 Oktober 2023.

Perdagangan HMETD tanpa warkat harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia, tetapi tidak terbatas pada ketentuan perpajakan dan ketentuan di bidang Pasar Modal
termasuk peraturan bursa di mana HMETD tersebut diperdagangkan, yaitu PT Bursa Efek Indonesia dan peraturan PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Apabila Pemegang HMETD mengalami keragu-raguan dalam mengambil keputusan,
sebaiknya Pemegang HMETD berkonsultasi atas biaya sendiri dengan penasehat investasi, perantara pedagang efek,
manajer investasi, penasehat hukum, akuntan publik, atau penasehat profesional lainnya.




                                                        6
Page 7
HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif di KSEI diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sedangkan HMETD yang
berbentuk SBHMETD hanya bisa diperdagangkan di luar bursa.

Penyelesaian perdagangan HMETD yang dilakukan melalui Bursa akan dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan antar
rekening efek atas nama Bank Kustodian atau Anggota Bursa di KSEI.

Segala biaya dan pajak yang mungkin timbul akibat perdagangan dan pemindahtanganan HMETD menjadi tanggung jawab
dan beban Pemegang HMETD atau calon Pemegang HMETD.

Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 11 Oktober 2023, sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai
dengan tanggal tersebut tidak akan berlaku lagi.

5.   BENTUK HMETD

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya belum dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD yang mencantumkan nama dan alamat Pemegang HMETD, jumlah saham yang dimiliki, jumlah
HMETD yang dapat digunakan untuk membeli Saham HMETD, jumlah Saham HMETD yang akan dibeli, jumlah harga yang
harus dibayar, jumlah pemesanan Saham HMETD tambahan, kolom endorsemen dan keterangan lain yang diperlukan.

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan tidak akan menerbitkan
SBHMETD, melainkan akan melakukan pengkreditan HMETD ke rekening efek atas nama Bank Kustodian atau Anggota
Bursa yang ditunjuk masing-masing Pemegang Saham di KSEI.

6.   PERMOHONAN PEMECAHAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD

Bagi pemegang SBHMETD yang ingin menjual atau mengalihkan sebagian dari HMETD yang dimilikinya, maka Pemegang
HMETD yang bersangkutan dapat menghubungi BAE Perseroan untuk mendapatkan denominasi HMETD yang diinginkan.
Pemegang HMETD dapat melakukan pemecahan SBHMETD mulai dari tanggal 5 Oktober 2023 sampai dengan 10 Oktober
2023. SBHMETD hasil pemecahan dapat diambil dalam waktu 1 (satu) Hari Bursa setelah permohonan diterima lengkap
oleh BAE Perseroan.

Setiap pemecahan akan dikenakan biaya yang menjadi beban pemohon, yaitu sebesar Rp27.750,- (dua puluh tujuh ribu
tujuh ratus lima puluh Rupiah) per SBHMETD baru hasil pemecahan. Biaya tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan
Nilai.

7.   NILAI TEORITIS HMETD

Nilai Teoritis HMETD yang ditawarkan oleh pemegang HMETD yang sah akan berbeda-beda dari HMETD yang satu dengan
yang lainnya berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran yang ada pada saat ditawarkan.

Berikut disajikan perhitungan teoritis nilai HMETD dalam PMHMETD melalui PUT III – 2023 ini. Perhitungan di bawah ini
hanya merupakan ilustrasi teoritis dan bukan dimaksudkan sebagai jaminan ataupun perkiraan dari nilai HMETD. Ilustrasi
diberikan untuk memberikan gambaran umum dalam menghitung nilai HMETD.

     Diasumsikan harga pasar satu saham                              =           Rp a
     Harga saham PMHMETD III                                         =           Rp b
     Jumlah saham yang beredar sebelum PMHMETD III                   =           A
     Jumlah saham yang ditawarkan dalam PMHMETD III                  =           B
     Jumlah saham yang beredar setelah PMHMETD III                   =           A+B

     Harga teoritis saham baru                                       =                  (Rp a x A) + ( Rp b x B)
                                                                                              (A + B)
                                                                     =           Rp c
     Harga teoritis HMETD                                            =           Rp a – Rp c




                                                          7
Page 8
8.    PENGGUNAAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya belum dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
menerbitkan SBHMETD yang mencantumkan nama dan alamat Pemegang HMETD, jumlah saham yang dimiliki, jumlah
HMETD yang dapat digunakan untuk membeli Saham Baru dalam rangka PMHMETD III, jumlah Saham Baru yang akan dibeli,
jumlah harga yang harus dibayar, jumlah pemesanan Saham Tambahan, kolom endosemen dan keterangan lain yang
diperlukan.

Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan tidak akan menerbitkan
SBHMETD, melainkan akan melakukan pengkreditan HMETD ke rekening efek atas nama Bank Kustodian atau Anggota
Bursa yang ditunjuk masing-masing Pemegang Saham di KSEI.

9. DISTRIBUSI HMETD

Bagi Pemegang Saham yang berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening efek anggota bursa atau Bank kustodian masing-masing di KSEI selambat-
lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 4
Oktober 2023. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh perseroan melalui BAE yang dapat diperoleh
oleh Pemegang Saham dari masing-masing anggota bursa atau bank kustodiannya.

Bagi Pemegang Saham yang berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham yang berhak.

Para Pemegang Saham yang Berhak dapat mengambil SBHMETD, prospektus, FPPS tambahan dan formulir lainnya di BAE
pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 4 Oktober 2023 dengan menunjukkan asli Kartu Tanda Pengenal yang sah
(KTP/Paspor/KITAS) dan menyerahkan fotokopi asli serta surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri dengan
menyerahkan fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa pada:

                                Biro Administrasi Efek Perseroan PT Sharestar Indonesia
                                  SOPO Del Office Towers & Lifestyle Tower B Lantai 18
                                        Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6,
                                        Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12920
                                                  Telp. 021 – 50815211
                                        Email: sharestar.indonesia@gmail.com
10.   HAK PEMEGANG SAHAM

Berdasarkan anggaran dasar perseroan, jika saham yang masih dalam simpanan akan dikeluarkan dengan cara penawaran
umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu kepada para Pemegang Saham, maka seluruh Pemegang Saham
yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal pencatatan, mempunyai hak terlebih dahulu untuk membeli saham yang
akan dikeluarkan tersebut (atau dalam PMHMETD III ini disebut sebagai HMETD), yang seimbang dengan jumlah saham
yang dimiliki oleh Pemegang Saham. HMETD tersebut dapat dijual dan dialihkan kepada pihak lain, dengan mengindahkan
ketentuan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. Selain itu, setiap saham
memberikan hak kepada setiap Pemegang Saham untuk:

a)    Menerima dividen, saham bonus, atau hak-hak lainnya sehubungan dengan kepemilikan saham. Setiap Pemegang
      Saham yang namanya tercatat pada daftar Pemegang Saham pada 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal RUPS, berhak
      untuk memperoleh dividen, saham bonus, atau hak-hak lainnya sehubungan dengan pemilikan saham.
b)    Menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS Perseroan. Setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat pada
      daftar Pemegang Saham 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal panggilan RUPS Perseroan (recording date) berhak untuk
      menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS Perseroan.
c)    Meminta agar diselenggarakan RUPS Perseroan. 1 (satu) Pemegang Saham atau lebih yang bersama-sama mewakili
      1/10 (satu persepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dapat meminta agar
      diselenggarakan RUPS Perseroan.




                                                           8
Page 9
11. TATA CARA PENGALIHAN HMETD

Pemegang HMETD yang tidak ingin melaksanakan haknya dan bermaksud untuk mengalihkan HMETD-nya yang diperoleh
dalam rangka PMHMETD III ini, dapat melakukan pengalihan HMETD kepada pihak lain pada Periode Perdagangan HMETD
dan dilakukan melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian. Mengenai mekanisme perdagangan HMETD dilakukan sesuai
dengan mekanisme perdagangan bursa pada umumnya.

INFORMASI MENGENAI HARGA SAHAM PERSEROAN

Berikut adalah historis kinerja saham Perseroan di Bursa Efek meliputi harga tertinggi, harga terendah dan volume
perdagangan setiap bulan dalam periode 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum Pernyataan Pendaftaran disampaikan
kepada OJK:

           Bulan                 Harga Tertinggi (Rp)         Harga Terendah (Rp)         Volume Perdagangan

                    Juni 2022                 172                          146                         31.143.600
                     Juli 2022                163                          142                         21.339.800
                Agustus 2022                  185                          154                         59.806.500
             September 2022                   163                          142                         23.574.300
               Oktober 2022                   147                          125                         23.299.400
             Nopember 2022                    143                          125                         15.065.800
              Desember 2022                   174                          117                         32.436.300
                 Januari 2023                 220                          122                        641.550.800
               Februari 2023                  130                          116                         24.018.900
                  Maret 2023                  130                           98                         25.610.000
                   April 2023                 110                          100                          6.671.000
                    Mei 2023                  114                           93                         18.301.100
                    Juni 2023                 122                           93                         81.955.600
Sumber: Yahoo Finance

PENCATATAN SAHAM YANG DITERBITKAN PERSEROAN DI BURSA EFEK INDONESIA

Dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1999 juncto Pasal 39 ayat (2)
POJK No. 41/POJK.03/2019 pencatatan saham Perseroan adalah sebagai berikut :

                    KETERANGAN SETELAH PMHMETD III                                   JUMLAH SAHAM                %
 Jumlah saham ditempatkan dan setor penuh dalam Perseroan                        :     18.109.922.009
 Jumlah sebanyak-banyaknya saham hasil pelaksanaan PMHMETD III                   :      4.672.359.878
 Jumlah sebanyak-banyaknya saham yang akan ditempatkan dan disetor penuh         :     22.782.281.887          100,00
 setelah PMHMETD III
 Jumlah saham tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, sebelum PMHMETD III,     :         183.850.968
 yang merupakan saham milik PT JTrust Investments Indonesia
 Tambahan jumlah saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah     :
 pelaksanaan PMHMETD III adalah saham atas nama PT JTrust Investments                       43.971.853
 Indonesia
 Total saham yang tidak dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah PMHMETD       :         227.822.821           1,00
 III
 Sebanyak-banyaknya saham yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah        :      22.554.459.066          99,00
 PMHMETD III

Pada pelaksanaan PMHMETD III maka saham milik PT JTrust Investments Indonesia akan menambah jumlah saham yang
tidak dicatatkan dan tidak dapat diperdagangkan dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah
Nomor 29 Tahun 1999 juncto Pasal 39 ayat (2) POJK Nomor 41/POJK.03/2019.

Dengan jumlah saham dalam PMHMETD III adalah sebanyak 4.672.360.033 (empat miliar enam ratus tujuh puluh dua juta
tiga ratus enam puluh ribu tiga puluh tiga) saham Seri C baru dengan nilai nominal Rp100,- (seratus Rupiah) per saham.
Maka Total Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh meningkat menjadi sebanyak-banyaknya 22.782,281,887 (dua puluh


                                                          9
Page 10
dua miliar tujuh ratus delapan puluh dua ribu dua ratus depalan puluh satu ribu delapan ratus delapan puluh tujuh ) saham.
Sehubungan dengan hal tersebut PT JTrust Investments Indonesia akan menambah jumlah saham yang tidak dicatatkan di
Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian setelah pelaksanaan PMHMETD III maka jumlah saham yang tidak dicatatkan
sebesar 1% dari total Modal Ditempatkan dan Disetor penuh dalam Perseroan setelah PMHMETD III atau sebanyak
227.822.821 (dua ratus dua puluh tujuh juta delapan ratus dua puluh dua ribu delapan ratus dua puluh satu) saham. Tidak
terdapat pembatasan-pembatasan atas pencatatan saham selain pemenuhan PP No. 29/1999.

DALAM KURUN WAKTU 12 (DUA BELAS) BULAN SETELAH EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN DALAM PMHMETD
III, PERSEROAN DAPAT MENERBITKAN ATAU MENCATATKAN SAHAM BARU ATAU EFEK LAINNYA YANG DAPAT
DIKONVERSIKAN MENJADI SAHAM.



                                          RENCANA PENGGUNAAN DANA

Dana Hasil PMHMETD III setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan untuk mengukuhkan pemenuhan ketentuan
tentang modal inti minimum bank dengan mengkompensasi Dana Setoran Modal (DSM) yang telah dicatat sebagai
Komponen Ekuitas Lainnya yang telah disetorkan oleh Pemegang Saham Pengendali Perseroan yakni J Trust Co., Ltd., Jepang
per tanggal 31 Desember 2022 tercatat senilai Rp1.001.860.000.000,- (satu triliun satu miliar delapan ratus enam puluh juta
Rupiah).

Bilamana terdapat pelaksanaan HMETD dari Pemegang Saham lainnya setelah dikurangi dengan biaya emisi, perolehan
dana akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam pengembangan usaha Perseroan melalui
pertumbuhan kredit, dengan memperhatikan peraturan Pasar Modal yang berlaku.

Sesuai dengan POJK No.30/2015, total biaya yang dikeluarkan Perseroan sehubungan dengan PMHMETD III diperkirakan
berjumlah sekitar 0,20 % (nol koma dua nol persen) dari total dana yang diperoleh dari PMHMETD III.

Perkiraan biaya tersebut dialokasikan sebagai berikut:

     Biaya jasa akuntan publik 0,04%;
     Biaya jasa konsultan hukum 0,01%;
     Biaya notaris 0,01%;
     Biaya jasa BAE 0,01%;
     Biaya KJPP 0,04%;
     Biaya jasa akuntan publik penjatahan saham 0,01%;
     Pembayaran SIPO ke OJK dan biaya Pencatatan Saham Tambahan di Bursa Efek Indonesia 0,07%; dan
     Biaya lain-lain 0,01%.

Perseroan bertanggung jawab atas realisasi penggunaan dana yang diperoleh dari PMHMETD III ini dan akan melaporkan
realisasi penggunaan dana tersebut secara berkala kepada Pemegang Saham dalam RUPS Perseroan dan kepada OJK sesuai
dengan POJK No. 30/2015. Selanjutnya, mengingat penggunaan dana hasil pelaksanaan PMHMETD III ini adalah untuk
pemenuhan ketentuan modal inti minimum bank, dan pengembangan usaha melalui pertumbuhan kredit; bilamana belum
teralokasi, maka Perseroan akan menempatkan pada Efek-efek Pemerintah.

Apabila Perseroan berencana mengubah rencana penggunaan dana yang diperoleh dari PMHMETD III ini, setiap rencana
yang menunjukkan perubahan tersebut wajib dilaporkan kepada OJK sebagai penjelasan atas perubahan yang diusulkan.
Perseroan wajib memperoleh persetujuan Pemegang Saham atas perubahan tersebut melalui RUPS sebagaimana diatur
dalam POJK No. 30/2015. Penggunaan dana akan memenuhi Peraturan Pasar Modal yang berlaku.

Adapun aksi korporasi terakhir yang dilakukan Perseroan adalah Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (PMHMETD) melalui PUT II - 2022 pada tahun 2022 sebesar Rp1.190.261.978.400,- (satu triliun seratus
sembilan puluh miliar dua ratus enam puluh satu juta sembilan ratus tujuh puluh delapan ribu empat ratus Rupiah) dengan
mengeluarkan sebanyak 3.967.539.928 (tiga miliar sembilan ratus enam puluh tujuh juta lima ratus tiga puluh sembilan
ribu sembilan ratus dua puluh delapan) saham Seri C.



                                                            10
Page 11
                                                 ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan yang disajikan di bawah ini disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk periode tiga
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 yang diaudit oleh Akuntan Tjiong Eng Pin, CPA, AP.0517 dari Kantor
Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (”BDO Indonesia”) dengan laporan No.
00565/2.1068/AU.1/07/0517-1/1/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023 dengan opini audit wajar tanpa modifikasian dengan
penambahan paragraf penekanan suatu hal dan paragraf hal lain sehubungan dengan rencana penawaran umum terbatas
kepada para pemegang saham Perseroan di Indonesia. Pembahasan di bawah ini berisi prediksi kinerja ke depan dan
mencerminkan pandangan Perseroan pada saat ini sehubungan dengan kejadian-kejadian di masa yang akan datang dan
kinerja keuangan. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda secara materiil dari yang diantisipasi dalam pernyataan-pernyataan
untuk masa yang akan datang ini sebagai akibat dari faktor-faktor tertentu seperti Risiko Usaha.


1. KINERJA KEUANGAN
1.1. ANALISIS LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

Komposisi laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Perseroan pada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022 serta 31
Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah, kecuali ditentukan lain)

                                                             Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir         Tahun yang berakhir pada tanggal
 Keterangan                                                             pada 31 Maret                               31 Desember
                                                                  2023                 2022                  2022                    2021
 Pendapatan bunga                                                    559.254              342.417                1.678.244               991.353
 Beban bunga                                                       (362.302)            (218.044)              (1.050.597)             (888.773)
 Pendapatan (beban) bunga – neto                                     196.952              124.373                  627.647               102.580
 Pendapatan operasional lainnya                                         5.760               7.819                  116.126                 6.836
 Beban operasional lainnya                                         (155.563)            (133.033)                (698.588)             (638.332)
 Laba (rugi) operasional                                              47.149                  841                   45.185             (528.916)
 Pendapatan non operasional – neto                                      7.283                 113                    2.062              (19.556)
 Laba (rugi) sebelum pajak                                            54.432                (728)                   47.247             (548.472)
 Manfaat pajak penghasilan – neto                                     18.799                     -                  39.374               103.049
 Laba (Rugi) – Neto                                                   73.231                (728)                   86.621             (445.423)
 Pendapatan (Rugi) Komprehensif Lain
 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada
 periode/tahun berikutnya:
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                            4.852                    -                 (4.519)                3.700
 Keuntungan revaluasi aset tetap                                            -                    -                   8.640                    -
 Beban pajak penghasilan terkait                                      (1.068)                    -                     994                (814)
 Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi pada
 periode/tahun berikutnya:
 Perubahan nilai wajar efek-efek melalui penghasilan
 komprehensif lain – neto                                               7.757            (15.676)                 (30.549)                 6.379
 Manfaat (beban) pajak penghasilan terkait                            (1.707)               3.449                    6.721               (1.403)

 Laba (rugi) komprehensif lain - setelah pajak                         9.834             (12.227)                 (18.713)                7.862
 Total Laba (Rugi) Komprehensif                                       83.065             (12.955)                   67.908            (437.561)

 Laba (Rugi) per Saham Dasar - dalam nilai rupiah penuh                  4,04               (0,07)                    5,47               (42,15)




1.1.1.    PENDAPATAN BUNGA

Pendapatan bunga terutama diperoleh dari kegiatan penempatan dana Perseroan dalam bentuk pinjaman yang diberikan.
Perseroan juga menerima pendapatan bunga dari penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek dan Giro pada Bank
Indonesia dan bank lain.

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022


                                                                           11
Page 12
Pendapatan bunga Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar
Rp559,25 miliar dan mengalami peningkatan sebesar Rp216,84 miliar atau 63,33% bila dibandingkan dengan periode 3
(tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp342,42
miliar. Kenaikan tersebut terutama dikarenakan oleh peningkatan pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan sebesar
Rp178,95 miliar atau setara dengan 67,54% dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pendapatan bunga yang dicapai Perseroan pada 31 Desember 2022 sebesar Rp1,68 triliun. Jumlah ini meningkat sebesar
Rp686,89 miliar atau 69.29% dibandingkan 2021 yang tercatat sebesar Rp991,35 miliar. Pendapatan bunga pinjaman yang
diberikan memiliki kontribusi sebesar 78,54% dari total pendapatan bunga di tahun 2022, dilanjutkan dengan pendapatan
bunga efek-efek sebesar 20,53% dan pendapatan bunga atas giro penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain sebesar
0,93%. Peningkatan pendapatan bunga di tahun 2022 disebabkan adanya peningkatan penerimaan bunga dari pinjaman
yang diberikan sebesar Rp535,21 miliar atau sebesar 68,37% dari tahun lalu.

Peningkatan pendapatan bunga juga disebabkan oleh peningkatan rata-rata tingkat suku bunga pinjaman dalam mata uang
Rupiah tahun 2022 sebesar 12,62% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 12,21%. Sementara itu, rata-rata suku bunga
pinjaman dalam mata uang asing di tahun 2022 sebesar 5,08% dari 5,23% di tahun 2021.

Peningkatan yang material dari pendapatan bunga bersih Perseroan berasal dari peningkatan pertumbuhan kredit yang
berkualitas dan penurunan biaya penghimpunan dana murah berbasis digital serta program atas produk inovatif baru.

1.1.2.   BEBAN BUNGA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Beban bunga Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar Rp362,30
miliar dan mengalami kenaikan sebesar Rp144,26 miliar atau 66,16% bila dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat beban bunga sebesar Rp218,04 miliar. Kenaikan terbesar
dari beban bunga disebabkan oleh kenaikan beban bunga deposito berjangka sebesar Rp130,34 miliar atau setara dengan
83,28% dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Beban bunga di tahun 2022 sebesar Rp1,05 triliun dan mengalami kenaikan sebesar 18,21% dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar Rp888,74 miliar. Beban bunga simpanan nasabah memberikan kontribusi sebesar 83,47% dari beban
bunga tahun 2022, diikuti simpanan dari bank lain sebesar 15,61%, efek-efek sebesar 0,08%, provisi dan komisi sebesar
0,84%. Kenaikan beban bunga disebabkan adanya kenaikan beban bunga deposito berjangka sebesar Rp90,86 miliar atau
setara 13,58% dan beban bunga simpanan bank lain sebesar Rp59,63 miliar atau 57,13% dari tahun lalu.

1.1.3.   PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Pendapatan operasional lainnya berasal dari pendapatan yang didapat bukan berasal dari kegiatan utama Perseroan. Yang
termasuk ke dalam pendapatan ini adalah keuntungan atas penjualan efek-efek-neto, keuntungan kurs mata uang asing,
provisi lain-lain, provisi dari transaksi ekspor impor, pemulihan kerugian penurunan nilai-neto dan lain-lain. Pendapatan
operasional lainnya Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar
Rp5,76 miliar dan mengalami penurunan sebesar Rp2,06 miliar atau setara 26,33% bila dibandingkan dengan periode 3
(tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat pendapatan operasional lainnya sebesar
Rp7,81 miliar. Penurunan disebabkan oleh penurunan atas penjualan efek-efek neto sebesar Rp8,39 miliar atau setara
dengan 90,34% dari periode sebelumnya.


                                                           12
Page 13
Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pendapatan operasional lainnya berasal dari pendapatan yang didapat bukan berasal dari kegiatan utama Bank. Yang
termasuk ke dalam pendapatan ini adalah keuntungan kurs mata uang asing, provisi lain-lain, provisi dari transaksi ekspor
impor, dan lain-lain. Pendapatan operasional lainnya pada akhir Desember 2022 sebesar Rp116,12 miliar dan mengalami
peningkatan sebesar 121% dibandingkan 2021 yang tercatat sebesar Rp52,50 miliar. Peningkatan pendapatan operasional
ini disebabkan adanya kenaikan keuntungan atas penjualan efek-efek pada tahun 2022 sebesar Rp13,74 miliar dan kenaikan
keuntungan kurs mata uang asing sebesar Rp6,71 miliar dibandingkan tahun lalu.

1.1.4.   BEBAN OPERASIONAL LAINNYA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Total beban operasional lainnya Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah
sebesar Rp155,56 miliar dan mengalami kenaikan sebesar Rp22,53 miliar atau 16,94% bila dibandingkan dengan periode 3
(tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat sebesar Rp133,03 miliar. Peningkatan
beban operasional lainnya untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada 31 Maret 2023 terutama disebabkan oleh
pembentukan beban premi asuransi sebesar Rp7,36 miliar bila dibandingkan dengan periode sebelumnya di tahun 2022.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Total beban operasional lainnya yang terjadi selama 2022 adalah sebesar Rp698,6 miliar dan mengalami kenaikan sebesar
Rp14,58 miliar atau 2,13% dari jumlah biaya operasional lainnya pada 2021 sebesar Rp638,33 miliar. Beban umum dan
administrasi dan beban gaji dan tunjangan memiliki kontribusi terbesar dalam beban operasional lainnya sebesar 58,95%
dan 40,71%. Kenaikan dari beban operasional lainnya disebabkan oleh adanya kenaikan beban umum dan administrasi
sebesar Rp46,61 miliar dari tahun sebelumnya.

1.1.5.   PENDAPATAN NON OPERASIONAL - NETO

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Total pendapatan non-operasional - neto Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal         31
Maret 2023 adalah sebesar Rp11,28 miliar dan naik sebesar Rp10,63 miliar atau sebesar 1.640,27% bila dibandingkan
dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat sebesar Rp648 juta.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Total pendapatan non-operasional yang terjadi selama 2022 adalah sebesar Rp11,39 miliar dan menurun sebesar Rp1 miliar
atau sebesar 9,14% dari tahun lalu. Komponen terbesar dari pendapatan non-operasional lain-lain adalah penyelesaian atas
pencadangan di tahun 2022 sebesar Rp6,12 miliar.

1.1.6.   LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Laba sebelum pajak Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar
Rp54,43 miliar dan meningkat sebesar Rp55,16 miliar atau sebesar 7.577,64% bila dibandingkan dengan periode 3 (tiga)
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat rugi sebesar Rp728 juta. Peningkatan terbesar
terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan bunga neto dan pendapatan non operasional.



                                                           13
Page 14
Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Laba sebelum pajak Perseroan untuk periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
adalah sebesar Rp47,25 miliar dan meningkat sebesar Rp595,72 miliar atau sebesar 108,61% bila dibandingkan dengan
periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dimana Perseroan mencatat rugi sebesar
Rp548,47 miliar. Kenaikan ini terjadi karena Perseroan membukukan pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp36,23 miliar di tahun 31 Desember 2022, sedangkan pada tahun 31 Desember 2021 Perseroan membukukan
penyihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp45,67 miliar. Hal ini disebabkan oleh karena terdapat beberapa Debitur yang
telah dapat membayar hutangnya kepada Perseroan pada periode 31 Desember 2022 sebagai dampak dari Pandemi COVID-
19 yang sudah membaik.

1.1.7.   MANFAAT PAJAK PENGHASILAN

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Manfaat pajak penghasilan Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah
sebesar Rp18,80 miliar dan meningkat sebesar 100% bila dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2022 dimana Perseroan mencatat manfaat pajak penghasilan sebesar Rpnihil.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Manfaat pajak penghasilan Perseroan untuk periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
adalah sebesar Rp39,37 miliar dan menurun sebesar Rp63,68 miliar atau 61,79% bila dibandingkan dengan periode 12
(dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dimana Perseroan mencatat manfaat pajak penghasilan
sebesar Rp103,05 miliar.

1.1.8.   LABA (RUGI) – NETO

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Laba bersih pada Maret 2023 sebesar Rp73,23 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 10.159,20% atau Rp73,96 miliar
dibandingkan rugi bersih pada Maret 2022 sebesar Rp728 juta. Secara keseluruhan, kenaikan laba bersih Bank JTrust
Indonesia sejalan dengan kondisi industri perbankan dan makroekonomi secara umum yang membaik dikarenakan dampak
dari pandemi COVID-19 yang berangsur menurun.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Laba bersih pada tahun 2022 sebesar Rp86,62 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 119.45% atau Rp532,04 miliar
dibandingkan rugi bersih tahun 2021 sebesar Rp445,42 miliar. Secara keseluruhan, kenaikan laba bersih Bank JTrust
Indonesia sejalan dengan kondisi industri perbankan dan makroekonomi secara umum yang membaik dikarenakan dampak
dari pandemi COVID-19 yang berangsur menurun.

1.1.9.   TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Rugi komprehensif Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar
Rp83,06 miliar dan meningkat sebesar Rp96,02 miliar atau sebesar 741,18% bila dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan
yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 dimana Perseroan mencatat rugi komprehensif sebesar Rp12,96 miliar.



                                                          14
Page 15
Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada tahun 2022, Perseroan membukukan keuntungan komprehensif lain sebesar Rp67,91 miliar sedangkan pada tahun
sebelumnya membukukan rugi komprehensif lain sebesar Rp437,56 miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh keuntungan
dari pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja dan perubahan nilai wajar efek-efek melalui penghasilan komprehensif.

1.1.10. IMBAL HASIL

Rasio imbal hasil rata-rata aset (ROA) Perseroan untuk per 31 Maret 2023 dan 31 Maret 2022 serta 31 Desember 2022 dan
31 Desember 2021 adalah sebesar 0,67%, (0,01)%, 0,17% dan (3,06)% serta rasio imbal hasil atas ekuitas (ROE) yang
merupakan cerminan imbal hasil kepada Pemegang Saham yang masing-masing ROE adalah sebesar 9,35%, (0,13)%, (3,50)%
dan (36,27)%.

Secara keseluruhan rasio ROA dan ROE Perseroan yang mengalami perbaikan pada 31 Maret 2023 sejalan dengan kondisi
industri perbankan dan makro ekonomi secara umum sudah membaik dari pandemi COVID-19. Perseroan membukukan
lebih banyak pemulihan penurunan nilai di periode 31 Maret 2023, peningkatan bisnis serta penambahan keuntungan atas
penjualan obligasi korporasi di periode 31 Maret 2023, menjadi penyebab utama rasio imbal hasil ini menjadi positif.
Perseroan akan terus meningkatkan rasio imbal hasil ini agar dapat memberikan manfaat lebih kepada Pemegang Saham
kedepannya.

1.1.11. BELANJA MODAL

Sampai 31 Maret 2023, investasi barang modal terdiri dari tanah, bangunan, perabot, inventaris kantor dan kendaraan.
Pada akhir periode Maret 2023, aset tetap-neto Perseroan berjumlah Rp216,21 miliar dan mengalami kenaikan sebesar
0,38% dibandingkan Desember 2022 sebesar Rp215,83 miliar.

1.2. ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN

1.2.1.   ASET

Komposisi aset Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:
                                                                           (dalam jutaan Rupiah, kecuali ditentukan lain)
                                                      Periode 3 (tiga) bulan yang     Tahun yang berakhir pada tanggal
                         Keterangan                    berakhir pada tanggal 31                31 Desember
                                                             Maret 2023                2022                      2021
   Aset
   Kas                                                                    178.648            188.750                 119.138
   Giro pada Bank Indonesia                                               405.808            339.539                 246.182
   Giro pada Bank lain                                                    441.732            305.265                 344.954
   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain                         1.445.266          3.490.376               2.664.471
   Efek-efek                                                            3.549.104          3.324.845               3.480.492
   Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                         2.771.764          2.387.732                       -
   Tagihan derivatif                                                       17.452             12.322                   1.360
   Pinjaman yang diberikan – neto                                      19.904.016         19.368.357               9.803.920
   Tagihan akseptasi                                                       75.923             78.068                  25.157
   Pendapatan bunga yang masih akan diterima                              217.760            185.357                 137.385
   Biaya dibayar dimuka dan uang muka                                   3.045.524          3.018.983               3.645.121
   Aset tetap – neto                                                      216.209            215.825                 192.635
   Aset takberwujud – neto                                                 79.535             81.620                  89.177
   Aset hak-guna – neto                                                   116.686            126.222                 156.897
   Agunan yang diambil alih – neto                                         99.709             99.709                  68.361
   Aset lain-lain                                                          91.879             74.381                  69.375
   Aset pajak tangguhan                                                   336.063            320.039                 272.950
   Jumlah Aset                                                         32.993.078         33.617.390              21.317.575




                                                           15
Page 16
1.2.1.1. TOTAL ASET

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2022, Perseroan mencatat total aset sebesar Rp32.993,08 miliar atau turun 1,86% dari Rp33.617,39
miliar pada periode 31 Desember 2022. Penurunan total aset disebabkan adanya penurunan penempatan pada Bank
Indonesia (fasilitas deposito) sebesar Rp1.810,26 miliar atau turun 65,83% dibandingkan pada posisi 31 Desember 2022.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada periode 31 Desember 2022, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp33.617,39 miliar atau naik 57,70% dari
Rp21.317,58 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan aset Perseroan berasal dari kegiatan Perseroan yakni penambahan
transaksi efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) sebesar Rp2,39 triliun kemudian portofolio kredit
Perseroan juga meningkat terutama pada sektor yang masih prospektif di tengah masa pandemi. Hal ini di tunjukkan dengan
penyaluran kredit yang meningkat 97,56% pada tahun 2022, yakni dari Rp9,80 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp19,37
triliun.

1.2.1.2. KAS

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, Perseroan mencatat kas sebesar Rp178,65 miliar dan mengalami penurunan pada total kas
sebesar Rp10,10 miliar atau sebesar 5,35% dari Rp188,75 miliar pada periode 31 Desember 2022. Penurunan kas tersebut
terutama berasal dari kas mata uang asing Dolar Amerika Serikat sebesar Rp23,58 miliar atau turun sebesar 48,94% dari
periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada akhir tahun 2022, kas Perseroan mencapai Rp188,75 miliar naik Rp69,61 miliar atau sebesar 58,43% dibandingkan
tahun 2021 yang berjumlah Rp119,14 miliar. Kenaikan kas terutama berasal dari kas dalam Dolar Amerika Serikat serta
mata uang asing lainnya sebesar Rp55,14 miliar dan kas mata uang Rupiah sebesar Rp14,47 miliar.

1.2.1.3. GIRO PADA BANK INDONESIA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Giro pada Bank Indonesia pada periode 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp405,81 miliar atau mengalami kenaikan sebesar
19,52% dari periode 31 Desember 2022 yang mencatat sebesar Rp339,54 miliar. Kenaikan giro pada Bank Indonesia
terutama berasal dari giro pada Bank Indonesia mata uang Rupiah sebesar Rp71,42 miliar atau sebesar 35,77% dari periode
sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Giro pada Bank Indonesia tahun 2022 sebesar Rp339,54 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 37,92% dari tahun
sebelumnya sebesar Rp246,18 miliar. Kenaikan giro pada Bank Indonesia terutama berasal dari giro pada Bank Indonesia
mata uang Rupiah sebesar Rp149,99 miliar.

1.2.1.4. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN



                                                          16
Page 17
Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto pada periode 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp1.445,27 miliar atau
mengalami penurunan sebesar Rp2.045,11 miliar atau sebesar 58,59% dari periode 31 Desember 2022. Penurunan ini
terutama berasal dari penurunan fasilitas deposito Bank Indonesia mata uang Rupiah menjadi sebesar Rp1.810,26 miliar
atau sebesar 65,83% dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto pada tahun 2022 sebesar Rp3.490,38 miliar dan mengalami kenaikan
sebesar 30,99% dari tahun sebelumnya sebesar Rp2.664,47 miliar. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan transaksi
interbank call money - Bank lain mata uang Rupiah sebesar Rp550 miliar serta peningkatan pada fasilitas deposito Bank
Indonesia sebesar Rp275,38 miliar. Kenaikan penempatan pada Bank Indonesia dalam kondisi pandemi ini mencerminkan
likuiditas Bank yang memadai sehingga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap Perseroan.

1.2.1.5. EFEK-EFEK

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Efek-efek pada periode 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp3.549,10 miliar atau mengalami peningkatan sebesar Rp224,26
miliar atau sebesar 6,74% dari periode 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan pembelian
obligasi korporasi mata uang Rupiah sebesar Rp191,77 miliar dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Efek-efek pada tahun 2022 sebesar Rp3.324,85 miliar dan mengalami penurunan sebesar 4,47% dari tahun sebelumnya
sebesar Rp3.480,49 miliar. Penurunan efek-efek utamanya disebabkan oleh turunnya efek obligasi lainnya dalam mata uang
Rupiah sebesar Rp837,23 miliar.

1.2.1.6. PINJAMAN YANG DIBERIKAN - NETO

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, pinjaman yang diberikan - neto Perseroan mengalami kenaikan sebesar 2,77% dimana pada
posisi 31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp19,90 triliun dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp19,37 triliun. Kenaikan
ini berasal dari penyaluran kredit modal kerja pada di tahun 2023 dimana terdapat kenaikan sebesar Rp1,31 triliun dari
tahun sebelumnya.

Perseroan terus bersikap hati-hati dan selektif dalam mencairkan kredit, serta mengurangi eksposur pada sektor-sektor dan
debitur-debitur yang berisiko tinggi dan Perseroan berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai yang
dibentuk cukup dan lebih konservatif untuk menutup potensi kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya pinjaman yang
diberikan.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Di tahun 2022, pinjaman yang diberikan - neto Perseroan mengalami kenaikan sebesar 97,56% dimana posisi tahun 2022
tercatat sebesar Rp19,37 triliun dari tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp9,80triliun. Peningkatan ini berasal dari
penyaluran kredit modal kerja pada di tahun 2022 dimana terdapat kenaikan sebesar Rp4,5 triliun dari tahun sebelumnya.




                                                            17
Page 18
1.2.1.7. ASET TETAP - NETO

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Aset tetap Perseroan terdiri dari tanah, bangunan, perabot, inventaris kantor dan kendaraan. Aset tetap-neto pada periode
31 Maret 2023 tercatat sebesar Rp216,21 miliar dan mengalami kenaikan sebesar Rp384 juta atau sebesar 0,18% dari tahun
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp215,83 miliar pada tahun 31 Desember 2022. Kenaikan ini disebabkan oleh adanya
pembelian inventaris kantor sebesar Rp1,17 miliar.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada akhir 2022, aset tetap - neto Perseroan berjumlah Rp215,83 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 12,04%
dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar Rp192,64 miliar. Pada tanggal 31 Desember 2022, hak atas tanah dan bangunan
dicatat berdasarkan nilai revaluasi yang telah direviu oleh manajemen dan didukung oleh laporan penilai independen
profesional KJPP Suwendho Rinaldy & Rekan berdasarkan laporan penilaian No. 00458/2.0059-02/PI/07/0242/1/XII/2022
tanggal 27 Desember 2022.

1.2.2.   LIABILITAS

Komposisi liabilitas Perseroan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                                 (dalam jutaan Rupiah, kecuali ditentukan lain)
                                                            Periode 3 (tiga) bulan yang   Tahun yang berakhir pada tanggal
  Keterangan                                                berakhir pada 31 Maret        31 Desember
                                                            2023                          2022           2021
  Liabilitas
  Liabilitas segera                                         82.434                        71.012            62.478
  Simpanan nasabah                                          25.460.156                    25.661.181        15.945.444
  Simpanan dari bank lain                                   3.440.526                     3.955.279         2.525.479
  Liabilitas derivatif                                      264                           381               -
  Liabilitas akseptasi                                      76.060                        78.395            25.163
  Utang pajak                                               24.354                        23.657            16.123
  Bunga yang masih harus dibayar                            63.802                        60.658            39.727
  Liabilitas imbalan kerja                                  17.591                        19.257            18.552
  Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain
                                                            18.451                        21.195           24.822
  Jumlah Liabilitas                                         29.183.638                    29.891.015       18.657.788



1.2.2.1. TOTAL LIABILITAS

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, Perseroan masih mengelola simpanan nasabah dengan cukup baik dengan meski adanya
penurunan total liabilitas sebesar Rp707,38 miliar atau turun 2,37% dari Rp29.891,02 miliar pada tanggal 31 Desember
2022.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada tahun 2022, terjadi kenaikan liabilitas sebesar Rp11,23 triliun atau 60,18% dari Rp18,66 triliun pada tanggal 31
Desember 2021, akan tetapi Perseroan mampu mengelola simpanan nasabah dengan baik yang ditunjukkan dengan
meningkatnya dana pihak ketiga sebesar Rp9,72 triliun dan juga biaya dana melalui keberhasilan strategi pendanaan melalui


                                                                  18
Page 19
beragam produk yang ditawarkan dan berbagai program pemasaran. Peningkatan liabilitas secara total disebabkan karena
kenaikan transaksi akseptasi sebesar Rp53,23 miliar dan simpanan bank lain sebesar Rp1.429,80 miliar.

1.2.2.2. LIABILITAS SEGERA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, liabilitas segera tercatat sebesar Rp82,43 miliar dan mengalami peningkatan sebesar Rp11,42
miliar atau sebesar 16,08% dari periode 31 Desember 2022. Peningkatan terbesar pada akun liabilitas segera disebabkan
adanya kenaikan liabilitas cadangan pembayaran sebesar Rp7,33 miliar atau setara 31,46% dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada 31 Desember 2022, liabilitas segera Perseroan tercatat sebesar Rp71,01 miliar atau mengalami kenaikan sebesar
13,66% dibandingkan pada 31 Desember 2021 yang tercatat sebesar Rp62,48 miliar. Kenaikan terbesar pada akun liabilitas
segera disebabkan adanya kenaikan liabilitas lainnya sebesar Rp4,99 miliar atau setara 95,76% dari periode sebelumnya
dan transfer, inkaso dan kliring dalam mata uang asing sebesar Rp6,46 milliar atau setara 487,33% dari periode sebelumnya.

1.2.2.3. SIMPANAN NASABAH

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan dan deposito berjangka. Jumlah simpanan nasabah pada 31 Maret 2023
tercatat sebesar Rp25,46 triliun, turun 0,78% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp25,66 triliun. Deposito berjangka masih
memberi kontribusi terbesar terhadap simpanan dari nasabah Bank dengan kontribusi sebesar 85,98% atau Rp21,89 triliun.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan dan deposito berjangka. Jumlah simpanan nasabah pada akhir tahun 2022
tercatat sebesar Rp25,66 triliun, naik 60,93% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp15,95 triliun. Deposito berjangka masih
memberi kontribusi terbesar terhadap simpanan dari nasabah Bank dengan kontribusi sebesar 86,22% atau Rp22,13 triliun.
Hal ini membuktikan bahwa Bank mampu meningkatkan dana pihak ketiga seiring dengan meningkatnya kepercayaan
nasabah di tengah ketatnya kondisi likuiditas industri perbankan.

1.2.2.4. LIABILITAS AKSEPTASI

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, liabilitas akseptasi Perseroan tercatat Rp76,06 miliar menurun sebesar 2,98% jika
dibandingkan periode 31 Desember 2022 yang tercatat sebesar Rp78,40 miliar. Penurunan ini disebabkan pada liabilitas
akseptasi mata uang asing sebesar Rp1,59 miliar atau setara 2,11% dari periode 31 Desember 2022.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada 31 Desember 2022, liabilitas akseptasi Perseroan tercatat Rp78,40 miliar meningkat sebesar 211,55% jika
dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp25,16 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan liabilitas
akseptasi mata uang asing.




                                                           19
Page 20
1.2.2.5. LIABILITAS IMBALAN KERJA

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, liabilitas imbalan kerja Bank tercatat sebesar Rp17,59 miliar dan mengalami penurunan
sebesar Rp1,67 miliar atau setara 8,65% dibandingkan pada periode 31 Desember 2022 yang tercatat sebesar Rp19,26
miliar. Hal ini dikarenakan adanya perubahan asumsi-asumsi perhitungan yang digunakan aktuaris pada setiap periode
pelaporan.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada 2022, liabilitas imbalan kerja Bank tercatat sebesar Rp19,26 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 3,80%
dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp18,55 miliar. Hal ini dikarenakan adanya perubahan asumsi-asumsi
perhitungan yang digunakan aktuaris pada setiap periode pelaporan.

1.2.2.6. LAIN-LAIN

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain Bank tercatat Rp18,45 miliar menurun
dibandingkan tahun 31 Desember 2022 yang tercatat sebesar Rp21,20 miliar. Penurunan ini disebabkan adanya penurunan
pada liabilitas lain-lain mata uang Rupiah sebesar Rp10,34 miliar atau setara 57,08% dari periode sebelumnya.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada 2022, beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain Bank tercatat Rp21,20 miliar dibandingkan tahun 2021
yang tercatat sebesar Rp24,82 miliar. Penurunan ini disebabkan penurunan liabilitas lain-lain mata uang Rupiah sebesar
Rp2,7 miliar atau setara 13,01% dari tahun sebelumnya.

1.2.3.    EKUITAS

Komposisi ekuitas Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                     Periode 3 (tiga) bulan   Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                                      yang Berakhir pada               31 Desember
 Keterangan
                                                                       tanggal 31 Maret
                                                                                               2022
                                                                             2021                                       2021
 EKUITAS
 Modal saham                                                                    13.032.929         13.032.929              12.636.175
 Tambahan modal disetor                                                          1.915.423          1.915.423               1.125.357
 Komponen ekuitas lain                                                           1.001.860          1.001.860               1.190.000
 Kerugian aktuarial                                                                 (6.646)           (10.430)                 (6.905)
 Surplus revaluasi aset tetap – neto                                               146.976            146.976                 138.336
 Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai                  (6.098)           (12.148)                 11.680
 wajar efek-efek melalui penghasilan komprehensif lain
 Saldo rugi
  Ditentukan penggunaannya                                                           1.002              1.002                   1.002
  Belum ditentukan penggunaannya                                              (12.276.006)       (12.349.237)            (12.435.858)
 Total Ekuitas                                                                   3.809.440          3.726.375               2.659.787




                                                                        20
Page 21
Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 12 (dua belas) bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Pada periode 31 Maret 2023, total ekuitas Bank tercatat sebesar Rp3.809,44 miliar, meningkat 2,23% dari Rp3.726,38 miliar
di periode 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut didorong oleh peningkatan komponen saldo rugi yang mengecil di
periode Maret 2023. Tercatat pada periode Maret 2023 saldo rugi yang belum ditentukan penggunaanya sebesar
Rp(12.276) miliar sedangkan di tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp(12.349,24) miliar, menurun sebesar 0,60%.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Pada tahun 2022, total ekuitas Bank tercatat sebesar Rp3.726,38 miliar, meningkat 40,10% dibandingkan dengan tahun
2021 yang tercatat sebesar Rp2.659,79 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan pada nilai modal ditempatkan
dan disetor penuh di tahun 2022 yaitu sebesar Rp13.032,93 miliar atau naik sebesar 3,14% dibandingkan dengan tahun
2021 sebesar Rp12.636,18 serta peningkatan atas tambahan modal disetor di tahun 2022 sebesar Rp1.915,42 miliar atau
70,21% dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar Rp1.125,36 miliar. Hal ini merupakan efek penerimaan dari Penawaran
Umum Terbatas II - 2022. Salah satu indikator terpenting dari kinerja Bank yakni rasio permodalan masih memenuhi
ketentuan yang berlaku.

1.3. LIKUIDITAS

Sampai 31 Maret 2023, pemenuhan likuiditas Perseroan dapat berasal dari eksternal maupun internal. Pemenuhan
likuiditas dari eksternal dapat berasal dari pendanaan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Interbank Call Money. Adapun sumber
likuiditas dari pihak internal dapat berasal dari modal disetor.

Pendanaan yang telah diperoleh oleh Perseroan seluruhnya telah disalurkan secara optimal guna mengembangkan bisnis
Perseroan, baik dalam bentuk kredit maupun investasi jangka pendek lainnya. Untuk mengelola likuiditas jangka pendek,
Perseroan memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.

Tidak terdapat kecenderungan yang diketahui, permintaan, ikatan-ikatan, kejadian-kejadian atau ketidakpastian yang
mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.

Untuk mengelola likuiditas jangka pendek, Perseroan memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal
kerja yang berkelangsungan. Perseroan berkeyakinan sumber pendanaan yang tersedia, akan cukup untuk memenuhi
kebutuhan dana yang telah diantisipasi, termasuk kebutuhan dana untuk modal kerja dan pengeluaran barang modal yang
telah direncanakan di masa mendatang.

1.4. ANALISIS ARUS KAS

Komposisi Arus Kas Perseroan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan pada periode 12
(dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:

                                                                                     (dalam jutaan Rupiah, kecuali ditentukan lain)
                                                          Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir     Periode 12 (dua belas) bulan yang
                                                                pada tanggal 31 Maret             berakhir pada tanggal 31 Desember
  Keterangan
                                                               2023                 2022              2022                 2021
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Penerimaan dari bunga serta provisi dan komisi                  534.137               325.385          1.738.219             984.598
  Pembayaran bunga dan provisi                                  (363.287)             (217.151)        (1.029.666)           (892.275)
  Penerimaan dari pelunasan dan penjualan agunan yang                   -                     -
    diambil alih                                                                                                 -              40.233
  Pembayaran beban tenaga kerja                                   (79.924)             (66.388)          (288.209)           (269.353)
  Pembayaran beban umum dan administrasi                          (65.917)             (45.557)          (351.042)           (305.139)
  Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya – neto              1.390                5.918             34.870              30.752
  Penerimaan dari (pembayaran untuk) pendapatan (beban)
    non-operasional-neto                                           11.277              (24.709)              11.396               3.836
  Pembayaran beban non-operasional                                 (5.438)                    -              (8.445)                  -




                                                                 21
Page 22
  Arus kas sebelum perubahan aset dan
  liabilitas operasi                                                32.238       (22.502)       107.123        (407.348)
  Penurunan (kenaikan) aset operasi:
  Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi        (30.420)               -             -           10.316
  Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali              (384.032)           9.283   (2.387.732)                -
  Tagihan akseptasi                                                  2.335               -      (53.232)         (12.492)
  Pinjaman yang diberikan                                        (523.840)     (1.893.355)   (9.554.003)      (2.702.442)
  Biaya dibayar dimuka dan uang muka                              (26.541)        (14.776)       626.138          459.100
  Aset lain-lain                                                  (13.555)       (507.041)      (13.988)           22.317
  Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
  Liabilitas segera                                                  11.422        42.521          8.534         (33.602)
  Liabilitas akseptasi                                              (2.335)             -         53.232           20.400
  Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain                    (715.778)     2.202.328    11.145.537        4.191.318
  Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain           (2.520)         9.248          3.036         (18.731)
  Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi   (1.653.026)     (174.294)       (65.355)       1.528.836

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Hasil penjualan dari efek-efek yang diukur pada nilai wajar
     melalui penghasilan komprehensif lain                              897       925.292       948.544          353.616
  Pembelian efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
     penghasilan komprehensif lain                               (193.611)      (757.891)     (898.767)       (1.912.669)
  Hasil penjualan aset tetap                                            31              64           98               514
  Perolehan aset tetap                                             (2.842)       (16.396)      (26.861)          (12.811)
  Perolehan aset takberwujud                                       (1.752)         (2.011)      (7.646)           (5.666)
  Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas            (197.277)        149.058
     investasi                                                                                   15.368       (1.577.016)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan uang muka setoran modal                                       -            -     1.001.860        1.310.000
  Penerimaan pinjaman subordinasi                                          -            -              -          95.000
  Pembayaran liabilitas sewa                                           (321)        (441)        (3.541)          (5.974)
  Penerimaan Penawaran Umum Terbatas
  dari masyarakat                                                          -            -            262              860
  Pembayaran biaya emisi saham                                             -            -        (3.442)          (3.367)
  Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan                          (321)        (441)       995.139        1.396.519

  KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS                              (1.850.624)      (25.677)       945.152        1.348.339

  Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                           (1.905)           387         4.371            1.570

  KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                  4.325.461      3.375.938     3.375.938        2.026.029

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                 2.472.932      3.350.648     4.325.461        3.375.938



Pola arus kas positif Perseroan diperoleh dari aktivitas pendanaan yaitu terkonsentrasi pada penerimaan uang muka setoran
modal dan penerimaan pinjaman subordinasi yang berasal dari setoran pemegang saham utama yang nantinya akan
digunakan untuk aktivitas operasional.

1.4.1.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022

Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi pada 31 Maret 2023 mengalami penurunan sebesar Rp1.478,73 miliar
dibandingkan periode sebelumnya, hal ini dikarenakan penurunan dari simpanan nasabah dan dari Bank lain sebesar
Rp2.918,11 dari Rp2.202,33 di periode Maret 2022 sehingga menjadi Rp(715,78) di periode Maret 2023, menurun sebesar
132,50%.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi pada 31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp1.594,2 miliar
dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Rp2.387,73 miliar atau setara


                                                                  22
Page 23
100% dan pinjaman yang diberikan sebesar Rp9.554 miliar atau setara 253,53% dibandingkan dengan tahun 2021. Namun,
terdapat kenaikan atas penerimaan bunga serta provisi dan komisi sebesar          Rp753,62 miliar atau setara 76,54%.

1.4.2.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi selama 2023 sebesar Rp(197,28) miliar atau mengalami penurunan sebesar
Rp346,34 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp149,06 miliar. Penurunan arus kas dari aktivitas investasi di tahun 2023
terutama berasal dari hasil penjualan efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
menurun sebesar Rp924,40 miliar.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi selama 2022 sebesar Rp15,37 miliar atau mengalami kenaikan sebesar
Rp1.592,39 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp(1.577,02) miliar. Kenaikan arus kas dari aktivitas investasi di tahun
2022 terutama berasal dari hasil penjualan efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
sebesar Rp948,54 miliar.

1.4.3.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dibandingkan dengan periode 3 (tiga) bulan yang berakhir
pada tanggal 31 Maret 2022

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada 31 Maret 2023 sebesar Rp(321) juta menurun jika dibandingkan
dengan periode Maret 2022 sebesar Rp(441) juta. Penurunan ini dikarenakan penurunan pembayaran kewajiban sewa atas
aset hak guna Perseroan.

Periode 12 (dua belas) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun
2021

Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan pada 31 Desember 2022 sebesar Rp995,14 miliar atau dibandingkan dengan
tahun 2021 sebesar Rp1.396,52 miliar. Penurunan penerimaan arus kas dari aktivitas pendanaan berasal dari penurunan
penerimaan dana setoran modal sebesar Rp308,14 miliar dan penurunan penerimaan pinjaman subordinasi sebesar Rp95
miliar.

1.5. OPERASI PER SEGMEN OPERASI
Segmen operasi Perseroan terdiri dari 3 (tiga) segmen yaitu Pendanaan Ritel, Kredit dan Ekspor Impor serta Treasury.
Berikut adalah informasi kondisi kuangan Perseroan berdasarkan segmen operasi:

                                                                                        (dalam jutaan Rupiah, kecuali ditentukan lain)
                                  Untuk Periode 3 (bulan) yang Berakhir pada tanggal 31 Maret 2023
                                                                      Kredit dan
 Keterangan                                   Pendanaan Retail                                Treasury                  Total
                                                                    Eksport Impor
 Pendapatan
 Pendapatan Bunga                                       443.901                7.219                 108.134                    559.254
 Pendapatan Operasional lainnya                           5.421                2.723                  (2.384)                     5.760
 Total                                                  449.322                9.942                 105.750                    565.014

 Beban
 Beban Bunga                                            (2.337)            (359.965)                        -               (362.302)
 Beban Operasional lainnya                             (19.521)            (118.202)                 (17.840)               (155.563)
 Total                                                 (21.858)            (478.167)                 (17.840)               (517.865)

 Pendapatan (beban) Segmen – neto                       427.464            (468.225)                  87.910                    47.149
 Pendapatan non-operasional                                                                                                     11.277
 Beban non-operasional                                                                                                          (3.994)



                                                                        23
Page 24
 Laba     sebelum      pajak      penghasilan                                                              54.432
      tangguhan
 Manfaat pajak penghasilan tangguhan                                                                        18.799
 Rugi bersih periode berjalan                                                                               73.231
 Total Aset                                                                                             32.993.078
 Presentase dari total asset                                                                                 0,22%
 Total Liabilitas                                                                                       29.183.638
 Presentase dari total liabilitas                                                                            0,25%

Pembahasan terkait perubahan kebijakan akuntansi dalam jangka waktu 2 (dua) tahun terakhir atau sejak berdirinya bagi
Perseroan.

                                                            EKUITAS

Tabel di bawah ini menunjukkan perkembangan posisi ekuitas Perseroan yang diambil dari Laporan keuangan Perseroan
untuk tanggal tanggal 31 Maret 2023, 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021.

Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Maret 2023, telah diaudit oleh Kantor Akuntan keuangan Perseroan Publik
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (”KAP TSFBR”), firma anggota BDO International Limited (partner penanggung
jawab: Tjiong Eng Pin, CPA), akuntan publik independen, berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dalam laporannya 00565/2.1068/AU.1/07/0517-1/1/VI/2023 tertanggal 16 Juni 2023
dengan opini audit wajar tanpa modifikasian dengan penambahan paragraf penekanan suatu hal dan paragraf hal lain
sehubungan dengan rencana penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham Perseroan di Indonesia.

                                                                                                          Dalam Jutaan Rupiah)
                                                               31 Maret
                             Keterangan                                           31 Desember 2022     31 Desember 2021
                                                                 2023
  Ekuitas
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                               13.032.929           13.032.929             12.636.175
  Tambahan Modal Disetor                                             1.915.423            1.915.423              1.125.357
  Komponen Ekuitas Lain                                              1.001.860            1.001.860              1.190.000
  Kerugian aktuarial                                                    (6.646)             (10.430)                (6.905)
  Surplus revaluasi aset tetap – neto                                  146.976              146.976                138.336
  Keuntungan (Kerugian) yang Belum Direalisasi atas
      perubahan nilai wajar efek-efek melalui penghasilan
      komprehensif lain                                                 (6.098)            (12.148)                  11.680
  Saldo Rugi
   Ditentukan penggunaannya                                               1.002               1.002                  1.002
   Belum ditentukan penggunaannya                                  (12.276.006)        (12.349.237)           (12.435.858)

  Ekuitas Neto                                                       3.809.440            3.726.375              2.659.787

PMHMETD III akan diterbitkan sebanyak-banyaknya sejumlah 4.672.359.878 (empat miliar enam ratus tujuh puluh dua juta
tiga ratus lima puluh sembilan ribu delapan ratus tujuh puluh delapan) saham Seri C dengan nilai nominal Rp100,- (seratus
Rupiah) per saham atau sebesar 25,80% (dua puluh lima koma delapan nol persen) dari modal ditempatkan dan disetor
penuh Perseroan saat ini, dengan Harga Pelaksanaan Rp300,- (tiga ratus Rupiah) per saham. Setelah PMHMETD III dengan
memperhitungkan pelaksanaan HMETD yang akan dilaksanakan oleh J Trust Co., Ltd., Jepang, dan pernyataan dari J Trust
Asia Pte., Ltd. dan PT JTrust Investments Indonesia tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya, serta dengan asumsi
seluruh saham dalam PMHMETD III dapat dilaksanakan oleh seluruh Pemegang Saham Masyarakat yang melaksanakan
HMETD-nya dan melakukan pemesanan tambahan sehingga seluruh saham dalam PMHMETD III ini dapat seluruhnya
diterbitkan, maka Profoma Ekuitas Perseroan dengan asumsi seluruh saham dalam PMHMETD III ini dapat diterbitkan dan
diambil bagian oleh para Pemegang Saham baik melalui pelaksanaan HMETD maupun dari pemesanan saham tambahan
adalah sebagai berikut:




                                                              24
Page 25
                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)
                    Modal       Tambahan      Biaya      Komponen      Kerugian      Surplus     Kerugian       Saldo Laba       Saldo Laba
                   Ditempat       Modal       Emisi       Ekuitas         atas      Revaluasi   yang Belum     (Rugi) Yang       (Rugi) Yang     Jumlah
                    kan &        Disetor    (Disagio)      Lain       Pengukuran      Aset       Direalisasi       telah            belum        Ekuitas
                    Disetor                                            Kembali       Tetap –        atas        ditetapkan        ditetapkan
                    Penuh                                              Liabilitas     neto      Perubahan      penggunaan      penggunaannya
                                                                        Imbalan                 Nilai Wajar         nya
                                                                         Kerja                     dalam
                                                                                                 Kelompok
                                                                                                  Tersedia
                                                                                                   untuk
                                                                                                   Dijual
Posisi Ekuitas
menurut Laporan
                   13.032.929   1.915.423                1.001.860        (6.646)    146.976        (6.098)         1.002        (12.276.009)   3.809.442
Keuangan pada
tanggal 31 Maret
2023
Perubahan
Ekuitas
seandainya
PMHMETD III
sejumlah
4.672.360.033
saham Seri C         467.236     934.472      (3.445)   (1.001.860)                                                                              396.403
dengan nilai
nominal Rp 100.-
per saham
dengan harga
pelaksanaan Rp.
300,- per saham
Proforma
Ekuitas pada
tanggal 31         13.500.165   2.849.895     (3.445)             -       (6.446)    146.976        (6.098)         1.002       (12.276.006)    4.205.843
Maret 2023
setelah
PMHMETD


                                               TATA CARA PEMESANAN SAHAM

Perseroan telah menunjuk Biro Administrasi Efek, PT Sharestar Indonesia sebagai Pelaksana Pengelola Administrasi Saham
dan sebagai Agen Pelaksana PMHMETD III Perseroan, sesuai dengan Akta No. 99 tanggal 24 Juli 2023 tentang Perjanjian
Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan Dalam Rangka PMHMETD III PT Bank JTrust Indonesia Tbk dibuat di
hadapan Jose Dima Satria, SH. Notaris di Kota Jakarta Selatan.

1.      PEMESAN YANG BERHAK

Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan di
Bursa Efek Indonesia tanggal 3 Oktober 2023, berhak memperoleh HMETD (“Pemegang Saham Yang Berhak”) untuk
mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru dalam rangka PMHMETD III ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang
4 (empat) Saham Lama, mempunyai 1 (satu) HMETD. Setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk
membeli sebanyak 1 (satu) Saham Seri C baru dengan Harga Pelaksanaan Rp300,- (tiga ratus Rupiah) setiap saham yang
harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru.

Pemesan yang berhak untuk melakukan pembelian Saham Baru adalah:
1) Para pemegang SBHMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat HMETD atau yang memperoleh HMETD secara
   sah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau
2) Pemegang HMETD elektronik yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI sampai dengan periode perdagangan
   HMETD.

Pemesan dapat terdiri atas perorangan, warga negara Indonesia dan/atau asing dan/atau lembaga dan/atau badan
hukum/badan usaha baik Indonesia/asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya.

Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran Pemegang Saham yang berhak, maka para Pemegang Saham
yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD
diminta untuk melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya sebelum tanggal 3 Oktober 2023

Untuk pelaksanaan yang lebih efisien BAE akan mengarahkan para Pemegang Saham yang sahamnya masih dalam bentuk
Surat Kolektif Saham (warkat) dapat menghubungi BAE untuk diberikan pengarahan cara mengkonversi HMETD kedalam


                                                                       25
Page 26
sub rekening efek yang dapat dibuka di perusahaan efek dan atau bank kustodian yang merupakan partisipan dari KSEI.
Sehingga pelaksanaan HMETD dapat dilakukan melalui sistem KSEI.

2.      DISTRIBUSI HMETD

Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu pada tanggal
3 Oktober 2023. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan diunggah dalam situs web Perseroan www.jtrustbank.co.id dan
situs web Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id.

Bagi Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham Yang Berhak. Para Pemegang Saham Yang Berhak dapat
menghubungi BAE melalui email ke sharestar.indonesia@gmail.com dengan menyebutkan (i) nama, (ii) alamat, (iii) nomor
rekening bank dari Pemegang Saham yang akan digunakan untuk membayar pembelian saham dan melampirkan copy KTP
beserta copy surat kolektif saham atas nama Pemegang Saham.


                                            Biro Administrasi Efek Perseroan
                                                 PT Sharestar Indonesia
                                  SOPO Del Office Towers & Lifestyle Tower B Lantai 18
                                        Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6,
                                        Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12920
                                                  Telp. 021 – 50815211
                                        Email: sharestar.indonesia@gmail.com

Dalam kondisi pandemi ini disarankan agar Pemegang Saham mengkonversi saham warkat menjadi saham tanpa warkat
dan dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI.

3.      PENDAFTARAN PELAKSANAAN HMETD

Para Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang akan melaksanakan HMETD-nya wajib mengajukan
permohonan pelaksanaan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya. Selanjutnya
Anggota Bursa/Bank Kustodian melakukan permohonan atau instruksi pelaksanaan (exercise) melalui sistem Central
Depository-Book Entry Settlement System (“C-BEST”) sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KSEI. Dalam
melakukan instruksi pelaksanaan, Anggota Bursa/Bank Kustodian harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

i.    Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan tersebut;
ii.   Kecukupan HMETD dan dana pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek
      Pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan.

1 (satu) Hari Kerja berikutnya KSEI akan menyampaikan daftar Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang
melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Bank Perseroan.

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan oleh Perseroan/BAE Perseroan dalam bentuk elektronik ke
rekening yang telah ditentukan oleh KSEI untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing rekening efek Pemegang
HMETD yang bersangkutan yang melaksanakan haknya oleh KSEI. Saham Baru hasil pelaksanaan akan didistribusikan
Perseroan/BAE Perseroan selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan diterima dari KSEI dan dana
pembayaran telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank Perseroan.

Para Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang akan melaksanakan HMETD-nya harus mengajukan
permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE Perseroan, dengan mengirimkan scan copy melalui email kepada BAE
dokumen-dokumen sebagai berikut:

i.    SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;



                                                             26
Page 27
ii.     Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
        menyetorkan pembayaran yang mencantumkan nama penyetor; dan
iii.    KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran susunan
        direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum).

Pemegang HMETD akan diarahkan untuk menerima Saham Baru hasil pelaksanaan dalam bentuk elektronik dengan
membuka sub rekening efek di perusahaan efek dan/atau bank kustodian partisipan KSEI; dan BAE akan memberikan
informasi proses pembukaan sub rekening efek yang diperlukan.
Perseroan akan menerbitkan saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang SBHMETD tidak
menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam Penitipan Kolektif di KSEI.

Setiap dan semua biaya konversi atas pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk elektronik
dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung sepenuhnya oleh
Pemegang Saham yang bersangkutan.

Pendaftaran pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai dari tanggal 5 Oktober 2023 sampai dengan 11 Oktober 2023 pada
hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, 09.00-15.00 WIB).

Bilamana pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang tercantum dalam
SBHMETD dan Prospektus, maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. HMETD hanya dianggap telah
dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank
Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam syarat-syarat pembelian.

4.       PEMESANAN TAMBAHAN

Pemegang Saham Yang Berhak yang tidak menjual HMETD-nya atau pembeli/pemegang HMETD yang namanya tercantum
dalam SBHMETD atau Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, dapat memesan Saham Baru melebihi hak yang
dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian Saham Baru yang telah disediakan pada SBHMETD dan atau
FPPS Tambahan dalam jumlah sekurang-kurangnya 100 (seratus) saham atau kelipatannya.

Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaannya dalam bentuk
elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian. Sedangkan
Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang tetap menginginkan saham hasil pelaksanaannya dalam bentuk warkat/fisik
SKS dapat mengajukan sendiri permohonan kepada BAE Perseroan.

Pada saat Prospektus ini diterbitkan seluruh saham Perseroan telah dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI.

a.     Bagi Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil penjatahannya dalam
       bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian
       dengan menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
       - Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
       - Asli surat kuasa dari Pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
           permohonan pemesanan pembelian Saham Baru dan melakukan pengelolaan efek atas Saham Hasil penjatahan
           dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan
           pembelian Saham Baru atas nama pemberi kuasa;
       - Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
           susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
       - Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening bank Perseroan dari bank
           tempat menyetorkan pembayaran;
       - Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
           saham hasil pelaksanaan oleh BAE; dan
       - Dikenakan biaya konversi sebesar 1 (satu) permil kali nilai nominal saham, minimal Rp25.000,- (dua puluh lima ribu
           Rupiah) maksimal Rp10.000.000,- (sepuluh juta Rupiah) ditambah PPn 11%.




                                                             27
Page 28
b.   Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan Saham Baru hasil penjatahannya tetap dalam
     bentuk warkat/fisik SKS harus mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan dengan menyerahkan dokumen-
     dokumen sebagai berikut:
     - Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     - Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan), atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran
         susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     - Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 (ssepuluh ribu Rupiah) dilampirkan dengan
         fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa; dan
     - Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening bank Perseroan dari bank
         tempat menyetorkan pembayaran.

c.  Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
    didistribusikan melalui email ke BAE dengan melampirkan scan copy dokumen-dokumen sebagai berikut:
    - Instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-BEST yang sesuai atas nama
         Pemegang HMETD tersebut (khusus bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang telah
         melaksanakan haknya melalui sistem C-BEST);
    - Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian Saham
         Baru hasil pelaksanaan oleh BAE; dan
    - Bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening bank Perseroan dari bank tempat
         menyetorkan pembayaran.
Pembayaran atas Pemesanan Tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank
Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 13 Oktober 2023 dalam keadaan baik (in good funds). Pemesanan yang tidak
memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.

5.     PENJATAHAN PEMESANAN TAMBAHAN

Penjatahan atas Pemesanan Tambahan akan ditentukan pada tanggal 16 Oktober 2023 dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk Pemesanan Tambahan tidak melebihi jumlah seluruh Saham Baru
    yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini, maka seluruh pesanan atas Saham Baru akan dipenuhi.
b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk Pemesanan Tambahan melebihi jumlah seluruh Saham Baru yang
    ditawarkan dalam PMHMETD III ini, maka kepada pemesan yang melakukan Pemesanan Tambahan akan diberlakukan
    sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing
    Pemegang Saham yang meminta Pemesanan Tambahan.

Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari pelaksanaan
penjatahan saham dalam PMHMETD III ini sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan berpedoman pada Peraturan Bapepam No.
VIII.G.12 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus
paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak Tanggal Penjatahan berakhir.

6.     PERSYARATAN PEMBAYARAN BAGI PARA PEMEGANG SBHMETD (DI LUAR PENITIPAN KOLEKTIF KSEI) ATAS
       PEMESANAN SAHAM BARU

Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD III yang permohonan pemesanannya diajukan
langsung kepada BAE Perseroan harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah pada saat pengajuan
pemesanan secara tunai/cek/bilyet giro/pemindahbukuan/transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor
FPPS Tambahan dan pembayaran harus dilakukan ke rekening Bank Perseroan sebagai berikut:

                                            PT Bank JTrust Indonesia Tbk
                                       No. Rekening : A/C. 1020.28999.360.022
                                  Atas Nama : KS – PENAWARAN UMUM TERBATAS

Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Bilamana pada saat pencairan cek atau wesel bank
tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan, maka pemesanan pembelian Saham Baru dianggap batal. Bila pembayaran
dilakukan dengan cek/pemindahbukuan/bilyet giro, maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan
cek/pemindahbukuan/bilyet giro yang dananya telah diterima baik (in good funds) di rekening bank Perseroan tersebut di
atas.


                                                         28
Page 29
Untuk pemesanan pembelian Saham Baru, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut
harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank Perseroan tersebut di atas paling lambat tanggal 11
Oktober 2023 dan untuk pembayaran pemesanan saham tambahan paling lambat tanggal 13 Oktober 2023.

Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD III ini menjadi beban pemesan. Pemesanan
saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.

7.    BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM

Perseroan melalui BAE Perseroan yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham Baru akan menyampaikan
melalui surat elektronik ke alamat surat elektronik yang sama ketika Pemegang HMETD menginstruksikan pelaksanaan
HMETD kepada BAE, bukti tanda terima pemesanan Saham Baru yang telah dicap dan ditandatangani kepada pemesan
sebagai tanda bukti pemesanan pembelian Saham Baru untuk kemudian dijadikan salah satu bukti pada saat mengambil
Saham Baru. Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif di KSEI akan mendapat konfirmasi atas permohonan
pelaksanaan HMETD (exercise) dari C-BEST di KSEI melalui Pemegang Rekening di KSEI.

8.    PEMBATALAN PEMESANAN PEMBELIAN

Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik sebagian atau secara keseluruhan dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan Saham Baru akan
disampaikan dengan surat pemberitahuan penjatahan dan pengembalian uang pemesanan kepada anggota bursa/Bank
Kustodian/Pemegang Saham dalam bentuk warkat.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru yang
    tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
c. Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.

9.    PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN

Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan Saham Baru dalam PMHMETD III atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan Saham Baru, maka Perseroan akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pemesanan
tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan. Pengembalian uang oleh
Perseroan akan dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2023. Pengembalian uang yang dilakukan sampai dengan tanggal 17
Oktober 2023 tidak akan disertai bunga.

Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang melebihi 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, jumlah uang
yang dikembalikan akan disertai bunga yang diperhitungkan mulai Hari Kerja ke-3 (tiga) setelah Tanggal Penjatahan sampai
dengan Tanggal Pengembalian Uang yang dihitung berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata deposito jangka waktu 1 (satu)
bulan sesuai dengan maksimum bunga deposito Bank Indonesia atau sebesar 2,5% per tahun. Perseroan tidak dikenakan
denda atas keterlambatan pengembalian uang pemesanan saham apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh
kesalahan pemesan pada saat mencantumkan nama bank dan nomor rekening bank.

Bagi Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya melalui KSEI pengembalian uang
pemesanan akan dilakukan oleh KSEI.

10.   PENYERAHAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PELAKSANAAN HMETD DAN PENGKREDITAN KE REKENING EFEK

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai haknya melalui KSEI, akan
dikreditkan pada Rekening Efek selambatnya dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima
dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening bank Perseroan.

Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD bagi Pemegang HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai
haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan
diterima oleh BAE Perseroan dan dana pembayaran telah efektif (in good funds) di rekening bank Perseroan.



                                                          29
Page 30
Adapun Saham Baru hasil penjatahan atas pemesanan Saham Baru akan tersedia untuk diambil SKS nya atau akan
didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI selambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah penjatahan.

SKS baru hasil pelaksanaan HMETD sesuai hak dapat diambil pada setiap Hari Kerja (Senin s/d Jumat, 09.00 - 15.00 WIB)
mulai dari tanggal 9 Oktober 2023, sedangkan SKS baru hasil penjatahan Pesanan Tambahan dapat diambil pada tanggal 17
Oktober 2023 atau selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah proses penjatahan HMETD.

Pengambilan dilakukan di BAE Perseroan dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
- Asli KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau
- Fotokopi anggaran dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi komisaris atau pengurus yang masih
    berlaku;
- Asli surat kuasa yang sah (untuk lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermaterai Rp10.000
    (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa dan
- Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian.

11.     LAIN-LAIN

Setiap dan semua biaya konversi sehubungan pengalihan saham Perseroan dalam bentuk warkat menjadi bentuk eletronik
dan/atau sebaliknya dari bentuk elektronik menjadi bentuk warkat harus dibayar dan ditanggung sepenuhnya oleh
Pemegang Saham yang bersangkutan.

Pada saat Prospektus ini diterbitkan seluruh saham Perseroan telah dimasukan dalam penitipan kolektif KSEI.




                                            INFORMASI TAMBAHAN

Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Prospektus ini atau apabila Pemegang Saham menginginkan tambahan
informasi sehubungan dengan PMHMETD III ini, para Pemegang Saham dipersilahkan untuk menghubungi:

                                           PT BANK JTRUST INDONESIA Tbk
                                           Sahid Sudirman Center 33rd Floor
                                              Jl. Jenderal Sudirman No. 86
                                            Jakarta Pusat 10220 - Indonesia
                                          No. Telp. +62 21 2926 1111 (Hunting)

                                            Website www.jtrustbank.co.id
                                             Email corsec@jtrustbank.co.id
                                           Pada setiap hari kerja senin – jumat
                                              Pk. 09.00 s/d Pk. 15.00 WIB




                                                            30

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.52 MB
Published7 Aug 2023
Pages30
Characters130,061
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result