Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 42
Page 1
Nomor Surat 048/JJM/CORPSECT/VII/2023
Nama Emiten PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk
Kode Emiten BEER
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Jobubu Jarum Minahasa Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BEER Entity code
Nomor identifikasi entitas AB141 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D2. Food & Beverage Subsector
Industri D21. Beverages Industry
Subindustri D211. Liquors Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
38,040,907,132 1,683,959,418
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
1,033,908,677 307,339,377
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
39,266,342,071 53,700,811,816
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
3,828,099,298 510,530,941
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 5,110,894,807 3,319,493,872 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
316,437,033 45,511,847
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
143,370,943,942 1,279,818,207
lainnya advances
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
0 1,946,956,500
lainnya assets
Jumlah aset lancar 230,967,532,960 62,794,421,978 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
0 2,444,979,334
parties
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
3,727,091,047 257,000,000
aset tetap property, plant and
equipment
Aset pajak tangguhan 982,295,446 954,275,966 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
3,980,583,154 4,535,107,237
equipment
Aset takberwujud selain Intangible assets other
14,134,154 81,045,426
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
40,000,000 40,000,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 8,744,103,801 8,312,407,963 Total non-current assets
Jumlah aset 239,711,636,761 71,106,829,941 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 7,643,880,979
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
2,113,857,723 2,469,588,135
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
500,000 2,000,000,000
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
Page 5
pendek 121,002,590 121,002,590 expenses
Utang pajak 4,585,078,145 7,104,928,271 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
63,464,556 49,968,887
pendek
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 1,013,359,652 1,198,457,068 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
7,897,262,666 20,587,825,930
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
0 0
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
621,905,308 621,905,308
liabilitas sewa
pembiayaan
Uang jaminan jangka Non-current deposits
0 37,552,022
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 819,291,452 691,930,187 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,441,196,760 1,351,387,517
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 9,338,459,426 21,939,213,447 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 40,000,000,000 32,000,000,000 Common stocks
Komponen ekuitas Other components of
164,504,935,633
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 25,868,241,702 17,167,616,494 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
230,373,177,335 49,167,616,494
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 230,373,177,335 49,167,616,494 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
239,711,636,761 71,106,829,941
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
25,374,167,043 23,007,572,624
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 8,337,971,495 ) ( 8,596,548,884 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 17,036,195,548 14,411,023,740 Total gross profit
Beban penjualan ( 329,645,083 ) ( 296,344,721 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 5,333,985,784 ) ( 4,919,656,397 )
expenses
Pendapatan keuangan 386,205,209 721,443 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 272,168,537 ) ( 67,888,385 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 10,184,913 20,103,206 Other income
Beban lainnya ( 136,750,105 ) ( 124,799,966 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
11,360,036,161 9,023,158,920
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 2,717,855,440 ) ( 2,594,121,452 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
8,642,180,721 6,429,037,468
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 8,642,180,721 6,429,037,468 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 58,444,487 9,083,407 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 58,444,487 9,083,407 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 58,444,487 9,083,407 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 8,700,625,208 6,438,120,875 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
8,642,180,721 6,429,037,468
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 8,700,625,208 6,438,120,875 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Page 7
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per dasar dari operasi yang 2.16 2.01 share from continuing dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya
penggunaannya entitas induk
Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Equity
equity transactions earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning
32,000,000,000 17,167,616,494 49,167,616,494 49,167,616,494
kembali of period
Posisi ekuitas, awal periode 32,000,000,000 17,167,616,494 49,167,616,494 49,167,616,494 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 8,642,180,721 8,642,180,721 8,642,180,721 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 58,444,487 58,444,487 58,444,487 Other comprehensive income
Penerbitan saham biasa 8,000,000,000 8,000,000,000 8,000,000,000 Issuance of common stocks
Transaksi ekuitas lainnya 164,504,935,633 164,504,935,633 164,504,935,633 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 40,000,000,000 164,504,935,633 25,868,241,702 230,373,177,335 230,373,177,335 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang Ekuitas yang dapat
Saham biasa belum ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penggunaannya entitas induk
Unappropriated Equity attributable to
Common stocks Equity
retained earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning
32,000,000,000 2,992,388,956 34,992,388,956 34,992,388,956
kembali of period
Posisi ekuitas, awal periode Equity position, beginning of the
32,000,000,000 2,992,388,956 34,992,388,956 34,992,388,956
period
Laba (rugi) 6,429,037,468 6,429,037,468 6,429,037,468 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 9,083,407 9,083,407 9,083,407 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 32,000,000,000 9,430,509,831 41,430,509,831 41,430,509,831 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
57,850,569,888 30,887,594,181
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
386,205,209 721,443
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 165,406,251,621 ) ( 20,053,120,220 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 5,061,539,416 ) ( 2,336,764,134 )
tunjangan allowances
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 2,521,463,652 ) ( 1,118,831,248 )
dan administrasi administrative expense
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 114,752,479,592 ) 7,379,600,022
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 6,215,256,469 ) ( 3,647,181,293 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 575,055,652 ) ( 187,488,351 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 121,542,791,713 ) 3,544,930,378 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 121,542,791,713 ) 3,544,930,378
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 3,470,091,047 ) ( 135,548,250 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
30,000,000
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 343,944,773 ) ( 961,856,364 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan pembayaran Receipts from receivables
2,444,979,333
piutang dari pihak berelasi from related parties
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
( 3,700,000,000 )
piutang kepada pihak berelasi related parties
Uang muka dan pinjaman Cash advances and loans
diberikan kepada pihak lain, ( 8,733,500 ) ( 317,467,000 ) made to other parties, other
selain institusi keuangan than financing institutions
Penerimaan pengembalian Cash receipts from the
uang muka dan pinjaman 400,000,000 500,000 repayment of advances and
diberikan kepada pihak lain loans made to other parties
Page 11
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari ( 4,677,789,987 ) ( 1,384,371,614 ) received from (used in)
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 8,597,630,521 0 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 16,291,480,387 ) (0) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 210,000,000 ) ( 330,000,000 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
2,000,500,000
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 4,024,056,353 ) ( 41,060,400 )
lainnya
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
3,520,000,000 0
berelasi parties
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 3,520,000,000 ) (0)
berelasi parties
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
8,000,000,000
saham biasa common stocks
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 164,504,935,633 0 from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
162,577,529,414 ( 371,060,400 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
36,356,947,714 1,789,498,364
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
1,683,959,418 676,547,908
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
38,040,907,132 2,466,046,272
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar modal yaitu Peraturan No.
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik.
Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika
dinyatakan lain. Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas,
dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan atas
laporan keuangan yang relevan. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata
uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional Perusahaan.
Kas dan setara kas Kas dan bank terdiri dari kas dan penempatan di bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan tanpa Cash and cash equivalents
terjadi perubahan nilai yang signifikan, dan tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dan
perjanjian fasilitas kredit lainnya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penurunan nilai Trade and other receivables
piutang usaha. Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan
dalam PSAK No. 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan
dengan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak. Nilai realisasi bersih persediaan adalah
estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya yang diperlukan untuk
menjual. Penyisihan untuk persediaan usang (jika ada) ditentukan berdasarkan hasil penelaahan
terhadap keadaan fisik persediaan pada akhir tahun.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan agar aset siap digunakan. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Pada setiap akhir periode
pelaporan, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan di-reviu oleh manajemen Perusahaan,
dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Penyusutan aset tetap dimulai pada
saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis sebagai berikut:
Page 13
Tahun/Years Mesin 8 Perlengkapan pabrik 4 Peralatan kantor 4 Kendaraan 8 Renovasi bangunan
sewa 3 Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dna penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya; pengeluaran dalam jumlah signifikan dan yang
memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis
dikapitalisasi. Aset dalam pembangunan disajikan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai
bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian tersebut akan
direklasifikasi ke akun aset tetap yang bersangkutan apabila telah selesai dan siap untuk digunakan.
Aset tetap yang sudah tidak dipergunakan lagi atau yang dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap
yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada tahun yang bersangkutan. Penilaian atas nilai tercatat aset dilakukan atas
penurunan dan kemungkinan penurunan nilai tercatat aset jika terjadi peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk
aset individual. Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka
Perusahaan menentukan nilai terpulihkan dari Unit Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup
(aset dari UPK). Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah
yang lebih tinggi antara nilai wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya. Jika nilai
tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan
nilai diakui pada laba rugi sebagai ?Rugi Penurunan Nilai?. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi
arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, menggunakan model penilaian yang
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikator nilai wajar lain yang tersedia. Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada
laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan
nilainya Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset selain goodwill mungkin
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi
jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode
sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang
digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir
diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkanya. Pembalikan tersebut
dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat,
neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut
diakui sebagai laba rugi, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang
sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha merupakan utang atas pembelian persediaan yang dibutuhkan untuk operasi Perusahaan Trade payables and other liabilities
Page 14
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan menerapkan PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan?, yang Revenue and expense recognition
mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut: 1.
Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur,
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 4. Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah
marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut). Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan
pendapatan diakui, pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada
suatu titik waktu). Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Penjabaran mata uang asing Manajemen berpendapat bahwa risiko atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing tersebut Foreign currency translation
tidak akan berdampak secara signifikan terhadap hasil usaha Perusahaan. Namun demikian,
manajemen secara berkelanjutan akan mengevaluasi struktur aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK Transactions with related parties
No. 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan
pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Pajak penghasilan Pajak kini Aset atau liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan Income taxes
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat perusahaan beroperasi dan menghasilkan
pendapatan kena pajak. Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban
operasi lain karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan. Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir periode
pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak,
kecuali: i. Liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau
liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak
mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak atau rugi kena pajak; ii. Dari perbedaan temporer
kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan besar
kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat. Aset pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi,
sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan,
kecuali: i. Jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi
yang bukan transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena
Page 15
pajak atau rugi kena pajak/rugi pajak; atau Dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas
investasi pada entitas anak, aset pajak tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa
beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat di kompensasi
dengan beda temporer tersebut. Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir
periode pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba
kena pajak yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk
direalisasi. Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang
tidak diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba
kena pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada
tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan
entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama, atau Perusahaan yang bermaksud
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto. Pajak
Pertambahan Nilai Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak
Pertambahan Nilai (?PPN?) kecuali: PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat
dikreditkan oleh kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset
atau sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan Piutang dan utang yang disajikan
termasuk dengan jumlah PPN Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor
pajak termasuk sebagai bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan.
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk
menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa Employee benefits
diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan
setelah jasa tersebut diberikan. Imbalan pascakerja Perusahaan telah menerapkan PSAK No. 24
?Imbalan Kerja?. Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode
?Project Unit Credit?. Perusahaan telah menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) No. 11
Tahun 2020 dan peraturan penerapan terkaitnya PP 35 Tahun 2021 yang diterbitkan di bulan Februari
2021. Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian akturial, segera diakui pada laporan
posisi keuangan dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke
laba rugi periode berikutnya. Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal
antara: i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; atau ii) ketika perusahaan mengakui
biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat
diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Perusahaan mengakui perubahan berikut
pada akun ?Beban Umum dan Administrasi? pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain: i) biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian (curtailment) tidak rutin dan ii) beban atau penghasilan bunga neto. i) biaya jasa terdiri
atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (curtailment) tidak
rutin dan ii) beban atau penghasilan bunga neto. Manajemen telah mengkaji dampak siaran pers
Page 16
DSAK-IAI ini menyimpulkan bahwa dampak perubahan pola fakta tidak signifikan terhadap laporan
keuangan Perusahaan pada tahun lalu, dan oleh karena itu telah membukukan dampak perubahan
tersebut pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain di tahun berjalan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham Earnings per share
Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun berjalan.
Dividen Berdasarkan keputusan direksi Perusahaan tanggal 6 Desember 2021 dan surat persetujuan komisaris Dividends
Perusahaan tanggal 1 Desember 2021, direksi Perusahaan menyetujui pembagian dividen interim
tahun 2021 sebesar Rp 6.124.300.000 kepada para pemegang saham Perusahaan yang berasal dari
saldo laba Perusahaan tanggal 8 Desember 2021, dan telah dibayarkan pada tanggal 9 Desember
2021 kepada para pemegang saham Perusahaan.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk Segment reporting
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. Pendapatan, beban,
hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan secara langsung kepada
suatu segmen serta hal-hal yang dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut.
Penerapan standar akutansi baru Berikut adalah revisi, amandemen dan penyesuaian atas standar akuntansi keuangan (SAK) serta The implementation of new statements of
interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, accounting standards
yaitu: Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual;
Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak.? Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum
Penggunaan yang Diintensikan; PSAK 69 (Penyesuaian Tahunan 2020): Agrikultur;
Penentuan nilai wajar Perusahaan mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang Determination of fair value
diakuisisi pada kombinasi bisnis. Perusahaan juga mengukur jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil
Kas (?UPK?) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (Fair Value Less Cost of
Disposal atau ?FVLCD?), piutang yang tidak dikenakan bunga pada nilai wajar. Nilai wajar adalah
harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai
wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: i) Di
pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut Pasar utama atau pasar yang paling
menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Perusahaan. Nilai wajar dari aset atau liabilitas
diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan
pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan
aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Perusahaan mengunakan teknik penilaian
yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan
memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan
Page 17
masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya
diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan
level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
keseluruhan sebagai berikut: i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset
atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran. ii) Level 2 - Teknik
penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung. iii)
Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
langsung atau tidak langsung. Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara
berulang, Perusahaan menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan
melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode
pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi Foreign currency transactions and balances
dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disesuaikan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs rata-rata Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal
tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi tahun berjalan.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, kurs rata-rata dari mata uang asing yang digunakan adalah
sebagai berikut: Dolar Amerika Serikat (US$) 1 = 15.062
Aset hak guna Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu pada tanggal aset pendasar Right of use assets
tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa.
Biaya perolehan aset hak-guna meliputi jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
dikeluarkan, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi
dengan insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna didepresiasi dengan metode garis lurus selama
jangka waktu yang lebih pendek antara masa sewa dan estimasi umur manfaat aset. Jika kepemilikan
aset sewa beralih kepada Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya perolehan merefleksikan
penyewa akan mengeksekusi opsi beli, depresiasi dihitung dengan menggunakan estimasi umur
manfaat aset. Aset hak-guna juga diuji penurunan nilainya sesuai dengan PSAK 48 ?Penurunan Nilai
Aset?.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi
dengan akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Aset takberwujud
merupakan lisensi perangkat lunak atas software Enterprise Resources Planning (ERP) Perusahaan,
termasuk seluruh biaya langsung terkait persiapan untuk tujuan penggunaan, yang memiliki masa
manfaat terbatas, yaitu 1 - 4 tahun dan diamortisasi dengan metode garis lurus. Pada setiap akhir
periode pelaporan, umur manfaat dan metode amortisasi di-reviu oleh manajemen Perusahaan, dan
jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Keuntungan atau kerugian yang muncul
dari penghentian pengakuan aset takberwujud merupakan selisih antara hasil pelepasan neto dan
jumlah tercatatnya, dan diakui pada laba rugi ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka dibebankan sesuai masa manfaat masing-masing biaya yang bersangkutan Prepaid expenses
dengan menggunakan metode garis lurus.
Page 18
Modal saham Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., Mkn., No. 157 tanggal 13 Desember Share capital
2021, para pemegang saham Perusahaan menyetujui perubahan nilai nominal saham dari Rp
1.000.000 menjadi Rp 10, meningkatkan modal dasar dari Rp 11.000.000.000 menjadi Rp
120.000.000.000, dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp 11.000.000.000
menjadi Rp 32.000.000.000. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 21.000.000.000
tersebut, diambil bagian oleh: (i) PT Maju Minuman Minahasa sebesar Rp 20.999.443.250, melalui
konversi utang sebesar Rp 14.875.700.000 dan setoran tunai sebesar Rp 6.123.743.250; (ii)
Magdalena Warouw sebesar Rp 556.750, melalui setoran tunai. Perubahan ini disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
AHU-0072660.AH.01.02 Tahun 2021 pada tanggal 16 Desember 2021. Berdasarkan Akta Notaris No.
152 tanggal 18 Agustus 2022 oleh Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn. Notaris di Jakarta,
mengenai Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan PT Jobubu Jarum Minahasa, para Pemegang Saham Perusahaan
menyetujui hal-hal diantaranya sebagai berikut: - Rencana Perusahaan untuk melakukan Penawaran
Umum Perdana Saham melalui Bursa Efek Indonesia; - Perubahan status Perusahaan dari perseroan
tertutup menjadi perseroan terbuka dan perubahan nama Perusahaan dari PT Jobubu Jarum Minahasa
menjadi PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk. - Mengeluarkan saham baru dan menawarkan/menjual
saham baru tersebut melalui Penawaran Umum Perdana Saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya
800.000.000 saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp 10; - Mencatatkan seluruh saham, setelah
dilaksanakannya Penawaran Umum, atas saham-saham yang dtawarkan dan dijual kepada
masyarakat melalui Pasar Modal dan saham-saham yang dimiliki oleh pemegang saham saat ini, pada
Bursa Efek Indonesia (Company Listing), serta menyetujui untuk mendaftarkan saham-saham dalam
Penitipan Kolektif sesuai dengan Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia; - Memberhentikan
dengan hormat seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan yang lama dengan
memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya kepada mereka dan seketika itu juga
mengangkat anggota Dewan Komisaris dan Direksi anggota Perusahaan yang baru; Perubahan ini
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan No.
AHU-0058794.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 18 Agustus 2022 dan telah diterima dan dicatat dalam
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat No. AHUAH. 01.03-0280634 tertanggal 18 Agustus 2022.
Page 19
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, gross
3,276,908,988 343,944,773 3,620,853,761
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
601,385,180 601,385,180
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 403,306,800 403,306,800 Others, directly owned
Dimiliki langsung 4,281,600,968 343,944,773 4,625,545,741 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 5,260,923,959 5,260,923,959 Building, right of use assets
Aset hak guna 5,260,923,959 5,260,923,959 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
9,542,524,927 343,944,773 9,886,469,700
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, accumulated
1,014,452,651 251,291,713 1,265,744,364
langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
101,132,566 49,316,891 150,449,457
langsung
Lainnya, dimiliki langsung 379,771,522 23,535,279 403,306,801 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,495,356,739 324,143,883 1,819,500,622 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 3,512,060,951 574,324,973 4,086,385,924 Building, right of use assets
Aset hak guna 3,512,060,951 574,324,973 4,086,385,924 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
5,007,417,690 898,468,856 5,905,886,546
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
4,535,107,237 3,980,583,154
equipment
Page 20
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap
periode tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, Machinery and Carrying amount, gross
dimiliki langsung 1,732,301,585 1,516,836,163 ( 52,904,000 ) 80,675,240 3,276,908,988 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
236,385,180 365,000,000 601,385,180
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
403,306,800 0 403,306,800
langsung
Dimiliki langsung 2,371,993,565 1,881,836,163 ( 52,904,000 ) 80,675,240 4,281,600,968 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
5,260,923,959 5,260,923,959
guna assets
Aset hak guna 5,260,923,959 5,260,923,959 Right of use assets
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 72,572,040 8,103,200 ( 80,675,240 ) 0 equipment, assets under
construction
Aset dalam Assets under
72,572,040 8,103,200 (0) ( 80,675,240 ) 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
7,705,489,564 1,889,939,363 ( 52,904,000 ) 0 9,542,524,927
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, Machinery and Carrying amount,
dimiliki langsung 641,188,064 414,044,767 ( 40,780,180 ) 1,014,452,651 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
32,915,436 68,217,130 101,132,566
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
214,136,992 165,634,530 379,771,522
langsung
Dimiliki langsung 888,240,492 647,896,427 ( 40,780,180 ) 1,495,356,739 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
2,353,966,560 1,158,094,391 3,512,060,951
guna assets
Aset hak guna 2,353,966,560 1,158,094,391 3,512,060,951 Right of use assets
Page 21
Aset tetap 3,242,207,052 1,805,990,818 ( 40,780,180 ) 5,007,417,690 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
4,463,282,512 4,535,107,237
equipment
Page 22
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset yang telah sepenuhnya Disclosure of notes for property, plant and
disusutkan namun masih digunakan, aset tetap sementara yang tidak dipakai dan dihentikan dari equipment
penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, aset tetap tersebut telah diasuransikan terhadap risiko kerugian total dengan
nilai pertanggungan secara keseluruhan sekitar Rp 208 juta pada PT Asuransi Umum BCA (pihak
ketiga). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari seluruh
aset Perusahaan tersebut dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai atas
aset tersebut. Kendaraan tertentu yang dimiliki oleh Perusahaan diperoleh melalui fasilitas kredit dari
pihak ketiga dan dijaminkan terhadap liabilitas terkait. Utang terkait disajikan sebagai ?Utang
Pembelian Aset Tetap? dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 (Catatan 17). Jumlah beban penyusutan aset hak-guna pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp 574.324.973 dan Rp 1.158.094.391,
Page 23
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 24
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Cap Tikus 1978 1,840,784,621 3,537,173,426
1
Pendapatan dari produk Product revenue 2
Daebak Soju 17,326,797,425 19,470,399,198
2
Pendapatan dari produk Product revenue 3
Daebak Spark 6,206,584,997 0
3
Pendapatan dari Product revenue
25,374,167,043 23,007,572,624
produk
Tipe pendapatan 25,374,167,043 23,007,572,624 Type of revenue
Page 25
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Cap Tikus 1978 1,840,784,621 3,537,173,426
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Daebak Soju 17,326,797,425 19,470,399,198
domestik 2
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Daebak Spark 6,206,584,997 0
domestik 3
Pendapatan domestik 25,374,167,043 23,007,572,624 Domestic revenue
Sumber pendapatan 25,374,167,043 23,007,572,624 Source of revenue
Page 26
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 1,033,908,677 307,339,377 IDR Third party
Mata uang 1,033,908,677 1,033,908,677 307,339,377 (0) 307,339,377 Currency
Pihak berelasi IDR 42,762,559,979 57,197,029,724 IDR Related party
Mata uang 42,762,559,979 ( 3,496,217,908 ) 39,266,342,071 57,197,029,724 ( 3,496,217,908 ) 53,700,811,816 Currency
Page 27
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
23,065,371,950 21,448,860,630
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 11,194,089,946 6,228,986,156 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 4,897,002,593 8,431,867,812 31 - 60 days
61 - 90 hari 4,640,004,167 7,472,792,516 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
13,921,861,987
days
Umur 20,731,096,706 36,055,508,471 Aging
Jatuh tempo Umur 43,796,468,656 ( 3,496,217,908 ) 40,300,250,748 57,504,369,101 ( 3,496,217,908 ) 54,008,151,193 Aging Due status
Page 28
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 43,796,468,656 57,504,369,101 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 43,796,468,656 ( 3,496,217,908 ) 40,300,250,748 57,504,369,101 ( 3,496,217,908 ) 54,008,151,193 domestic or international
atau international
Page 29
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang adalah 90 hari. Dalam menerapkan model penurunan Disclosure of notes for trade receivables
nilai terhadap piutang usaha, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan yang
tersedia terhadap piutang usaha karena tidak terdapat komponen pendanaan terhadap piutang usaha.
Perusahaan menghitung kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha berdasarkan umur dari
piutang usaha tersebut. Berdasarkan hasil penelaahan atas saldo piutang usaha pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang
usaha tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya
piutang.
Page 30
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 2,773,612 2,773,612 Finished goods
Barang dalam proses 880,430,743 439,858,818 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
4,305,980,466 2,992,884,456
pembantu
Pita cukai 37,970,600 237,600 Excise duty ribbon
Persediaan, kotor 5,227,155,421 3,435,754,486 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 116,260,614 ) ( 116,260,614 )
persediaan of inventories
Persediaan 5,110,894,807 3,319,493,872 Inventories
Persediaan lancar 5,110,894,807 3,319,493,872 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
116,260,614 62,400,560
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 0 53,860,054 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
116,260,614 116,260,614
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 31
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Disclosure of notes for inventories
penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian
yang terjadi akibat penurunan nilai persediaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
persediaan tersebut tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko kerugian lainnya.
Page 32
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 2,113,857,723 2,469,588,135 IDR Third party
Mata uang 2,113,857,723 2,469,588,135 Currency
Page 33
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Mitra Intertrans 452,459,834 987,803,891 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Citra Shalos Rank 2, counterparty
881,526,400 432,442,600
Kreasindo
Pihak 3 PT Cakra Anugerah 0 262,637,100 Rank 3, counterparty
Pihak 4 PT Cakrawala Persada 0 160,367,240 Rank 4, counterparty
Pihak 5 PT Indo Acidatama 203,130,002 29,526,002 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT. Grand Multi Rank 6, counterparty
0 22,220,646
Chemicals
Pihak 10 Lain-lain (dibawah Rp Rank 10, counterparty
576,741,487 574,590,656
100 Juta)
Rincian pihak 2,113,857,723 2,469,588,135 List of counterparty
Page 34
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat jaminan yang diberikan Perusahaan Disclosure of notes for trade payables
atas utang usaha di atas.
Page 35
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 2,992,884,456 2,609,724,405 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 8,296,808,608 7,327,334,832 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 4,305,980,466 2,803,308,275 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 6,983,712,598 7,133,750,962 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 738,650,000 355,000,000 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 1,056,180,823 1,057,768,308 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 8,778,543,421 8,546,519,270 Total production cost
Barang setengah jadi awal 439,858,818 749,771,798 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 880,430,744 1,097,418,224 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 8,337,971,495 8,198,872,844 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 2,773,612 570,007,446 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 2,773,612 172,331,406 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
8,337,971,495 8,596,548,884
pendapatan
Page 36
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 37
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 38
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 39
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 40
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 7,643,880,979 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 7,643,880,979 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 7,643,880,979 Currency Creditor bank name
Page 41
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 42
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 7,643,880,979 26 November 2023 10,50 Floating IDR Bank Central Asia Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done