Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 61
Page 1
Nomor Surat 76/Srt-KBFMF/CORSEC/VIII/2023
Nama Emiten PT KB Finansia Multi Finance
Kode Emiten FMFN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Ditelaah Secara Terbatas
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT KB Perusahaan Indonesia 1994 Beroperasi 9.359.912.973.296 PENUH IDR 0.0
Finansia Multi Pembiayaan
Finance
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT KB Finansia Multi Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT KB Finansia Multi Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT KB Finansia Multi Finance Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas FMFN Entity code
Nomor identifikasi entitas AB105 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Joint Venture - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya December 31, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Ditelaah secara Terbatas / Type of report on financial statements
Limited Review
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Berdasarkan reviu kami, tidak Result of review engagement
ada hal-hal yang menjadi
perhatian kami yang
menyebabkan kami percaya
bahwa laporan keuangan
interim terlampir tidak
menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi
keuangan interim PT KB
Page 3
Finansia Multi Finance tanggal
30 Juni 2023 serta kinerja
keuangan dan arus kas untuk
periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal tersebut,
sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
28 Juli 2023
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Tanubrata Sutanto Fahmi Current year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Santanu Chandra,CPA
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Tanubrata Sutanto Fahmi Prior year auditor
Bambang dan Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Martinus Arifin, SE., Ak, CA., Name of prior year audit signing
CPA partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 11,079,488,780 14,833,195,604 Cash and cash equivalents
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
423,633,698,305 99,507,678,037
ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
522,772,496 91,977,786
berelasi other banks related parties
Aset keuangan yang diukur Financial assets at fair value
pada nilai wajar melalui laba 0 0 through profit or loss
rugi
Piutang asuransi 0 0 Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan 0 0 Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
0 0
dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan Bills and other receivables
0 0
lainnya
Tagihan akseptasi 0 0 Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah pihak Murabahah receivables
0 0
ketiga third parties
Piutang murabahah pihak Murabahah receivables
0 0
berelasi related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak Istishna receivables third
0 0
ketiga parties
Piutang istishna pihak Istishna receivables
0 0
berelasi related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak ketiga Ijarah receivables third
0 0
parties
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related
0 0
berelasi parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
7,217,713,097,713 6,924,430,762,209
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
0 0
konsumen pihak berelasi receivables related parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
0 0
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments related
0 0
berelasi parties
Investasi sewa nilai residu Lease investments
0 0
yang terjamin guaranteed residual value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan pembiayaan 0 0 deferred financing income
tangguhan
Investasi sewa simpanan Lease investments
0 0
jaminan guarantee deposits
Page 5
Investasi sewa 0 0 Lease investment in
pembiayaan finance leases
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan Loans third parties
0 0
pihak ketiga
Pinjaman yang diberikan Loans related parties
0 0
pihak berelasi
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada (0) (0) losses for loans
pinjaman yang diberikan
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties
0 0
ketiga
Pinjaman qardh pihak Qardh funds related
0 0
berelasi parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
0 0
pihak ketiga third parties
Pembiayaan mudharabah Mudharabah financing
0 0
pihak berelasi related parties
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
0 0
pihak ketiga third parties
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
0 0
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables third
295,287,882,157 246,355,393,900
pihak ketiga parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
0 0
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan anjak 0 0 deferred factoring income
piutang tangguhan
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
3,369,305,422 3,554,301,125
parties
Piutang lainnya 143,254,535,672 51,552,091,445 Other receivables
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
0 0
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai 0 0 held-for-distribution to owners
dimiliki untuk didistribusikan
kepada pemilik
Biaya dibayar dimuka 37,121,981,316 17,081,592,910 Prepaid expenses
Jaminan 0 Guarantees
Pajak dibayar dimuka 13,738,950,533 0 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
0 0
pajak
Aset keuangan nilai wajar Financial assets fair value
melalui pendapatan 55,080,000,000 0 through other comprehensive
komprehensif lainnya income
Aset keuangan biaya Financial assets amortized
0 0
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya 89,846,100,000 0 Other financial assets
Tagihan derivatif 0 0 Derivative receivables
Investasi yang dicatat dengan Investments accounted for
menggunakan metode 0 0 using equity method
Page 6
ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
0 0
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in associates
0 0
asosiasi
Aset pajak tangguhan 71,698,924,841 82,785,292,865 Deferred tax assets
Aset reasuransi 0 0 Reinsurance assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
70,276,600,444 58,493,857,563
goodwill goodwill
Goodwill 0 0 Goodwill
Properti investasi 0 0 Investment properties
Aset ijarah 0 0 Ijarah assets
Aset sewa operasi 0 0 Operating lease assets
Aset tetap Property, plant, and
111,886,977,670 91,792,499,373
equipment
Aset hak guna 79,825,812,729 81,086,075,391 Right of use assets
Agunan yang diambil alih 0 0 Foreclosed assets
Aset lainnya 25,576,845,218 28,013,525,413 Other assets
Jumlah aset 9,359,912,973,296 7,759,578,243,621 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due
0 0
immediately
Efek yang dijual dengan Securities sold with
0 0
janji untuk dibeli kembali repurchase agreement
Liabilitas derivatif 0 0 Derivative payables
Utang asuransi 17,555,723,535 26,339,943,812 Insurance payables
Utang bunga 0 0 Interest payables
Utang penjaminan 0 0 Guarantee payables
Utang usaha 0 0 Accounts payable
Uang muka dan angsuran Advances and
0 0
installments
Utang dealer 15,123,052,200 18,489,524,122 Dealer payables
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang Borrowings third
5,362,779,296,802 5,022,818,454,858
diterima pihak ketiga parties
Pinjaman yang Borrowings related
498,781,250,000 250,000,000,000
diterima pihak berelasi parties
Utang pihak berelasi 3,790,421,509 13,570,958,523 Due to related parties
Utang pemegang saham 0 0 Due to stockholders
Liabilitas kontrak asuransi Insurance contract
0 0
liabilities
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
107,708,153,521 101,995,414,854
kerja obligations
Provisi 0 0 Provisions
Liabilitas atas kontrak 0 0 Contract liabilities
Pendapatan ditangguhkan 0 0 Deferred income
Wesel bayar 0 0 Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Sukuk 0 0 Sukuk
Surat utang jangka Medium term notes
0 0
menengah
Obligasi subordinasi 0 0 Subordinated bonds
Page 7
Efek yang diterbitkan 0 0 Others securities
lainnya issued
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
33,621,997,242 36,618,303,515
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
0 0
lainnya
Beban akrual 106,891,907,658 130,807,188,784 Accrued expenses
Utang pajak 5,249,962,537 45,545,040,483 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan 0 0 Deferred tax liabilities
Liabilitas lainnya 21,795,002,844 26,928,875,662 Other liabilities
Sukuk mudharabah 0 0 Mudharabah sukuk
Pinjaman subordinasi 0 0 Subordinated loans
Jumlah liabilitas 8,163,981,197,669 6,666,741,633,259 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 126,250,040,000 126,250,040,000 Common stocks
Saham preferen 0 0 Preferred stocks
Tambahan modal Additional paid-in
288,886,785,571 288,886,785,571
disetor capital
Saham treasuri (0) Treasury stocks
Uang muka setoran Advances in capital
90,000,000,000 0
modal stock
Opsi saham 0 0 Stock options
Penjabaran laporan Translation adjustment
0 0
keuangan
Cadangan revaluasi 0 0 Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran 0 0 differences on
translation
Cadangan perubahan Reserve for changes in
nilai wajar aset fair value of fair value
keuangan nilai wajar 842,400,000 0 through other
melalui pendapatan comprehensive income
komprehensif lainnya financial assets
Cadangan keuntungan Reserve of gains
(kerugian) investasi (losses) from
0 0
pada instrumen ekuitas investments in equity
instruments
Cadangan Reserve of
pembayaran berbasis 0 0 share-based payments
saham
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
0 0
arus kas hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 35,736,991,642 ) ( 35,736,991,642 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Cadangan lainnya 0 0 Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas 0 0 Changes of Equity in
Entitas Anak/Asosiasi Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas Other components of
435,000,000,000 435,000,000,000
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Page 8
Cadangan 25,250,008,000 25,250,008,000 General and
umum dan wajib legal reserves
Cadangan Specific
0 0
khusus reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 265,439,533,698 253,186,768,433 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,195,931,775,627 1,092,836,610,362
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Proforma ekuitas 0 0 Proforma equity
Kepentingan Non-controlling interests
0 0
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,195,931,775,627 1,092,836,610,362 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
9,359,912,973,296 7,759,578,243,621
ekuitas
Page 9
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 31 December 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
3,577,646,856 5,241,729,480
keuangan
Pendapatan dari penjaminan 0 0 Income from guarantee
Pendapatan dari murabahah Income from murabahah and
0 0
dan istishna istishna
Pendapatan dari bagi hasil 0 0 Income from revenue sharing
Pendapatan dari ijarah 0 0 Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
1,010,273,365,942 1,829,190,448,399
pembiayaan konsumen financing
Pendapatan dari sewa Income from finance lease
0 0
pembiayaan
Pendapatan dari anjak Income from factoring
19,226,502,666 25,088,811,789
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating lease
0 0
operasi
Premi penjaminan 0 0 Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari premi Income from insurance
0 0
asuransi premiums
Premi reasuransi (0) (0) Reinsurance premiums
Premi retrosesi (0) (0) Retrocession premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum 0 0 unearned premiums
merupakan pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income ceded to
(0) (0)
disesikan kepada reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
58,155,983,292 128,425,611,095
asuransi income
Penerimaan ujrah 0 0 Ujrah received
Keuntungan (kerugian) atas Realised gains (losses) on
perdagangan aset keuangan 0 0 trading of financial assets
yang telah direalisasi
Keuntungan (kerugian) atas Unrealised gains (losses) on
perdagangan aset keuangan 0 0 trading of financial assets
yang belum direalisasi
Pendapatan administrasi 77,067,216,279 97,695,051,403 Administration income
Pendapatan dari provisi dan Income from provisions and
0 0
komisi commissions
Pendapatan dividen 0 0 Dividends income
Keuntungan (kerugian) yang Realised gains (losses) from
telah direalisasi atas 0 0 derivative instruments
instrumen derivatif
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
0 0
yang telah dihapusbukukan written off assets
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
0 0
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Page 10
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
82,343,651 946,091,459
pelepasan aset tetap property and equipment
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
pelepasan agunan yang 0 0 foreclosed assets
diambil alih
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
0 0
pelepasan aset ijarah ijarah assets
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
0 0
kerugian penurunan nilai losses
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan associates accounted for
0 0
menggunakan metode using equity method
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of joint
ventura bersama yang dicatat ventures accounted for using
0 0
menggunakan metode equity method
ekuitas
Pendapatan lainnya 23,815,757,923 10,370,233,441 Other income
Keuntungan lainnya 0 0 Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 238,463,885,502 ) ( 355,060,182,759 ) Interest and finance costs
Beban bagi hasil (0) (0) Revenue sharing expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim (0) (0) Claim expenses
Klaim reasuransi 0 0 Reinsurance claims
Klaim retrosesi 0 0 Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
(0) (0)
estimasi liabilitas klaim estimated claims liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis (0) (0) liability for future policy
masa depan benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul dari tes (0) ( 0 ) provision for losses arising
kecukupan liabilitas from liability adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities ceded
0 0
disesikan kepada to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang polis (0) ( 0 ) liabilities to policyholder in
pada kontrak unit-linked unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission
(0) (0)
expenses
Beban underwriting Other underwriting
(0) (0)
lainnya expenses
Ujrah dibayar (0) (0) Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
(0) (0)
kontrak asuransi insurance contracts
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 367,266,625,830 ) ( 609,017,673,696 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan (0) (0) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 295,076,118,883 ) ( 576,207,958,723 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 151,025,493,110 ) ( 259,080,667,181 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 50,393,196,543 ) ( 87,927,847,261 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Page 11
Beban lainnya ( 6,790,146,732 ) ( 6,874,641,610 ) Other expenses
Kerugian lainnya (0) (0) Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
83,183,350,009 202,789,005,836
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 13,525,898,744 ) ( 44,660,798,666 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
69,657,451,265 158,128,207,170
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
0 0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) 69,657,451,265 158,128,207,170 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas keuntungan income for gains (losses)
0
(kerugian) hasil revaluasi on revaluation of property
aset tetap, setelah pajak and equipment, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 3,766,599,162 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 0 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 3,766,599,162 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, 0 exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Penyesuaian reklasifikasi Reclassification
selisih kurs penjabaran, adjustments on exchange
(0)
setelah pajak differences on translation,
after tax
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
yang belum direalisasi on changes in fair value
atas perubahan nilai wajar through other
842,400,000 0
aset keuangan melalui comprehensive income
penghasilan komprehensif financial assets, after tax
lain, setelah pajak
Penyesuaian reklasifikasi Reclassification
atas aset keuangan nilai adjustments on fair value
wajar melalui pendapatan (0) through other
komprehensif lainnya, comprehensive income
setelah pajak financial assets, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, 0 flow hedges, after tax
setelah pajak
Penyesuaian reklasifikasi Reclassification
Page 12
atas lindung nilai arus kas, (0) adjustments on cash flow
setelah pajak hedges, after tax
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-keuangan non-financial asset
yang perolehan atau (liability) whose acquisition
keterjadiannya merupakan or incurrence was hedged
0
suatu prakiraan transaksi on highly probable
yang kemungkinan besar forecast transaction,
terjadi yang dilindung nilai, adjusted from equity, after
setelah pajak tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on hedges
lindung nilai investasi of net investments in
0
bersih kegiatan usaha luar foreign operations, after
negeri, setelah pajak tax
Penyesuaian reklasifikasi Reclassification
atas lindung nilai investasi adjustments on hedges of
(0)
bersih kegiatan usaha luar net investments in foreign
negeri, setelah pajak operations, after tax
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya dari comprehensive income of
entitas asosiasi yang associates accounted for
0
dicatat dengan using equity method, after
menggunakan metode tax
ekuitas, setelah pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya dari comprehensive income of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
0
yang dicatat dengan for using equity method,
menggunakan metode after tax
ekuitas, setelah pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang akan 0 that may be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi, profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 842,400,000 0 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 842,400,000 ( 3,766,599,162 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 70,499,851,265 154,361,608,008 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
69,657,451,265 158,128,207,170
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 0 0 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 70,499,851,265 154,361,608,008 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 0 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Page 13
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 552 1,253 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0 0 share from discontinued
dihentikan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 0 0 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 0 0 share from discontinued
dihentikan operations
Page 14
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan nilai Saldo laba yang telah Saldo laba yang telah
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs wajar aset keuangan nilai Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi ekuitas ditentukan ditentukan Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Proforma ekuitas Ekuitas
keuangan penjabaran wajar melalui pendapatan berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya lainnya penggunaannya-cadangan penggunaannya-cadangan ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
komprehensif lainnya umum dan wajib khusus
Reserve for changes in fair
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity Appropriated retained
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of share-based Reserve of remeasurements Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with earnings-general and legal Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive income payments of defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings-specific reserves earnings entity
instruments non-controlling interests reserves
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 35,736,991,642 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 25,250,008,000 0 253,186,768,433 1,092,836,610,362 0 0 1,092,836,610,362 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Initial adoption of new and revised accounting standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 35,736,991,642 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 25,250,008,000 0 253,186,768,433 1,092,836,610,362 0 0 1,092,836,610,362 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 69,657,451,265 69,657,451,265 0 0 69,657,451,265 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 842,400,000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 842,400,000 0 0 842,400,000 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) ( 25,250,008,000 ) ( 25,250,008,000 ) (0) (0) ( 25,250,008,000 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Page 15
Pelaksanaan opsi saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Stock options exercised Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation Transaksi ekuitas lainnya 0 0 0 0 90,000,000,000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 32,154,678,000 ) 57,845,322,000 0 0 57,845,322,000 Other equity transactions Posisi ekuitas, akhir periode 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 90,000,000,000 0 0 0 0 842,400,000 0 0 0 ( 35,736,991,642 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 25,250,008,000 0 265,439,533,698 1,195,931,775,627 0 0 1,195,931,775,627 Equity position, end of the period
Page 16
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan nilai Saldo laba yang telah Saldo laba yang telah
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs wajar aset keuangan nilai Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi ekuitas ditentukan ditentukan Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Proforma ekuitas Ekuitas
keuangan penjabaran wajar melalui pendapatan berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya lainnya penggunaannya-cadangan penggunaannya-cadangan ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
komprehensif lainnya umum dan wajib khusus
Reserve for changes in fair
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity Appropriated retained
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of share-based Reserve of remeasurements of Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with earnings-general and legal Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive income payments defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings-specific reserves earnings entity
instruments non-controlling interests reserves
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 31,970,392,480 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 0 0 150,497,065,539 968,663,498,630 0 0 968,663,498,630 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Initial adoption of new and revised accounting standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 31,970,392,480 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 0 0 150,497,065,539 968,663,498,630 0 0 968,663,498,630 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 158,128,207,170 158,128,207,170 0 0 158,128,207,170 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 3,766,599,162 ) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 3,766,599,162 ) 0 0 ( 3,766,599,162 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 25,250,008,000 0 ( 25,250,008,000 ) 0 0 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) ( 16,412,505,200 ) ( 16,412,505,200 ) (0) (0) ( 16,412,505,200 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Page 17
Pelaksanaan opsi saham 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Stock options exercised Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation Transaksi ekuitas lainnya 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 13,775,991,076 ) ( 13,775,991,076 ) 0 0 ( 13,775,991,076 ) Other equity transactions Posisi ekuitas, akhir periode 126,250,040,000 0 288,886,785,571 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ( 35,736,991,642 ) 0 0 0 0 0 435,000,000,000 25,250,008,000 0 253,186,768,433 1,092,836,610,362 0 0 1,092,836,610,362 Equity position, end of the period
Page 18
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 31 December 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
0 0
pembiayaan leases
Penerimaan dari Receipts from consumer
3,827,695,066,674 6,773,873,707,379
pembiayaan konsumen financing
Penerimaan dari anjak Receipts from factoring
617,084,452,688 911,474,472,606
piutang
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk sewa Payments for finance
(0) (0)
pembiayaan leases
Pembayaran untuk ( 3,041,223,590,816 ( 6,793,399,404,277 Payments for consumer
pembiayaan konsumen ) ) financing
Pembayaran untuk anjak Payments for factoring
( 634,212,789,821 ) ( 996,604,689,913 )
piutang
Pembayaran beban umum ( 1,475,472,180,780 Payments for general and
( 976,998,757,734 )
dan administrasi ) administrative expense
Kas diperoleh dari ( 1,580,128,094,985 Cash generated from (used
( 207,655,619,009 )
(digunakan untuk) operasi ) in) operations
Penerimaan dari kerjasama Received from loan
penerusan pinjaman dan 267,698,279,611 140,305,480,685 channeling and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Pembayaran untuk kerjasama Payments for loan channeling
penerusan pinjaman dan ( 117,357,647,517 ) ( 17,785,779,474 ) and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Penerimaan bunga dari Interests received from
3,577,646,856 5,241,729,480
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 264,383,532,313 ) ( 305,093,201,386 )
aktivitas operasi activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 36,774,331,984 ) ( 2,660,014,455 )
penghasilan badan income tax
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 57,882,101,389 ) ( 77,977,881,004 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian (penempatan) Repayment (placement) of
0 0
uang jaminan refundable deposits
Penerimaan bunga pinjaman Receipts of interest from loan
0 0
diberikan receivable
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 0 0 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
( 1,838,097,761,139
liabilitas yang diperoleh ( 412,777,305,745 ) activities before changes in
)
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Penurunan (kenaikan) aset Decrease (increase) from
operasi operation assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) from
0 0
efek-efek securities
Page 19
Penurunan (kenaikan) 0 0 Decrease (increase) from
kredit credit
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) from
0 0
aset lainnya other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
liabilitas liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
simpanan dan simpanan 0 0 deposits and deposits
dari bank lain from other banks
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
0 0
liabilitas lainnya other liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari ( 1,838,097,761,139 received from (used in)
( 412,777,305,745 )
(digunakan untuk) aktivitas ) operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0 0
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0) (0)
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
126,276,609 1,334,296,378
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 29,800,223,595 ) ( 57,052,104,810 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0 0
aset agunan yang diambil alih foreclosed assets
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0 0
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 49,085,666,037 ) ( 97,488,253,715 )
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Pencairan (penempatan) aset Withdrawal (placement) of
keuangan nilai wajar melalui financial assets fair value
( 54,000,000,000 ) 0
pendapatan komprehensif through other comprehensive
lainnya income
Penempatan aset keuangan Placement of financial assets
(0) (0)
biaya perolehan diamortisasi amotized cost investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial assets
0 0
biaya perolehan diamortisasi amortized cost investments
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
0 0
entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
(0) (0)
entitas anak subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepentingan di entitas anak interests in subsidiaries
0 0
tanpa hilangnya pengendalian without loss of control from
dari kegiatan investasi investing activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
tambahan kepemilikan pada (0) (0) additional interests in
entitas anak subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepemilikan pada entitas 0 0 interests in joint ventures
ventura bersama
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas (0) (0) interests in joint ventures
ventura bersama
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepemilikan pada entitas 0 0 interests in associates
asosiasi
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
Page 20
kepemilikan pada entitas (0) (0) interests in associates
asosiasi
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
aset tidak lancar atau non-current assets or
kelompok lepasan yang disposal groups classified as
0 0
diklasifikasikan sebagai held-for-sale and
dimiliki untuk dijual dan discontinued operations
operasi yang dihentikan
Penerimaan dividen dari Dividends received from
0 0
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
0 0
aktivitas investasi investing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from investing
(0) (0)
aktivitas investasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from investing activities
0 0
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 0 0 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 132,759,613,023 ) ( 153,206,062,147 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan wesel bayar 0 0 Proceeds from notes payable
Pembayaran wesel bayar (0) (0) Payments of notes payable
Penerimaan pinjaman bank 2,360,000,000,000 2,965,287,433,774 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 1,775,252,816,664 ( 2,020,605,154,381 Payments of bank loans
) )
Penerimaan pinjaman dari Proceeds from non-bank
0 0
lembaga keuangan non-bank financial institution loan
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank
kepada lembaga keuangan (0) (0) financial institution loan
non-bank
Penerimaan pinjaman Proceeds from subordinated
0 0
subordinasi loans
Pembayaran pinjaman Payments of subordinated
(0) (0)
subordinasi loans
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
0 0
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 9,015,422,106 ) (0)
pembiayaan liabilities
Penerimaan dari surat utang Proceeds from medium term
0 0
jangka menengah notes
Pembayaran dari surat utang Payments of medium term
(0) (0)
jangka menengah notes
Penerbitan sukuk Issuance of mudharabah
0 0
mudharabah sukuk
Pembayaran sukuk Payments of mudharabah
(0) (0)
mudharabah sukuk
Penerimaan surat berharga Proceeds from debt securities
1,000,000,000,000 1,000,000,000,000
utang
Pembayaran surat berharga Payments of debt securities
(0) (0)
utang
Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds issued
0 0
diterbitkan
Pembayaran obligasi Payments of subordinated
Page 21
subordinasi (0) (0) bonds
Pembayaran biaya emisi Payments of bonds issuance
(0) (0)
penerbitan obligasi costs
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
0 0
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
(0) (0)
lainnya
Pembayaran biaya penerbitan Payments of debt securities
(0) (0)
surat berharga utang issuance costs
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
0 0
saham biasa common stocks
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
0 0
saham preferen preferred stocks
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuing other
0 0
instrumen ekuitas lainnya equity instruments
Pembayaran biaya emisi Payments of stock issuance
(0) (0)
saham costs
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from sales of
kepentingan di entitas anak interests in subsidiaries
0 0
tanpa hilangnya pengendalian without loss of control from
dari kegiatan pendanaan financing activities
Penerimaan dari Proceed from increase of
penambahan kepemilikan dari 0 0 non-controlling interest
non-pengendali
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepentingan pihak non-controlling interests in
(0) (0)
non-pengendali pada entitas subsidiaries
anak
Penerimaan bunga dari Interests received from
0 0
aktivitas pendanaan financing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 32,154,678,000 ) ( 13,775,991,077 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from financing activities
0 0
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 25,250,008,000 ) ( 16,412,505,200 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 0 ( 14,250,781,002 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,518,327,075,230 1,900,243,002,114
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
972,790,156,462 ( 91,060,821,172 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
174,432,851,427 265,229,705,794
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
0 0
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
( 1,987,048,308 ) 263,966,805
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
1,145,235,959,581 174,432,851,427
akhir periode cash flows, end of the period
Page 22
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Kas dan setara kas Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu Cash and cash equivalents
tiga bulan atau kurang, dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. Cash
and cash equivalents include cash on hand, cash in banks and time deposits with a maturity period of
three months or less at the time of placement and which are not used as collateral or are not restricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan dan Piutang Pembiayaan Konsumen. Refer to Trade and other receivables
accounting policies Financial Instruments and Consumer Financing Receivables.
Aset tetap Perusahaan menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Aset Fixed assets
tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea
impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan. Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban
perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi komprehensif pada saat terjadinya. Apabila
beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan
aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya
(derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan
dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari
kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait
dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap
ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat
dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laba rugi tahun berjalan pada tahun terjadinya penghentian
pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya. Aset dalam
penyelesaian untuk pengembangan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian
dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. The Company uses the
cost model for its property and equipment measurement. The Company uses the cost model for its
property and equipment measurement. Property and equipment are stated at cost, less accumulated
depreciation and any impairment value, if any. The initial cost of property and equipment consists of its
purchase price, including import duties and purchase taxes that should not be credited and any directly
attributable costs in bringing the property and equipment to its working condition and location for its
intended use. Expenditures incurred after the property and equipment have been put into operations,
Page 23
such as repairs and maintenance costs, are normally charged to operations in the year such costs are
incurred. In situations where it can be clearly demonstrated that the expenditures have resulted in an
increase in the future economic benefits expected to be obtained from the use of the property and
equipment beyond its originally assessed standard of performance, the expenditures are capitalized as
additional costs of property and equipment. An item of property and equipment is derecognized upon
disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. When assets are
sold or retired, the cost and related accumulated depreciation and any impairment loss are removed
from the accounts. Any gains or loss arising from derecognition of property and equipment (calculated
as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the item) is included in
the current year profit or loss in the year the item is derecognized. The asset?s residual values, useful
lives and depreciation method are reviewed and adjusted if appropriate, at each financial year end.
Asset in progress under development are stated at cost and presented as part of the property and
equipment. The accumulated cost will be reclassified to the appropriate property and equipment
account when the installation is substantially completed and the asset is ready for its intended use.
Penurunan nilai aset nonkeuangan PSAK 48 menetapkan prosedur-prosedur yang diterapkan Perusahaan agar aset dicatat tidak melebihi Impairment of non-financial assets
jumlah terpulihkannya. Suatu aset dicatat melebihi jumlah terpulihkannya jika jumlah tersebut melebihi
jumlah yang akan dipulihkan melalui penggunaan atau penjualan aset. Pada kasus demikian, aset
mengalami penurunan nilai dan pernyataan ini mensyaratkan Perusahaan mengakui rugi penurunan
nilai. PSAK yang direvisi ini juga menentukan kapan entitas membalik suatu rugi penurunan nilai dan
pengungkapan yang diperlukan. Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah
terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat
pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi formal jumlah
terpulihkan aset tersebut. PSAK 48 prescribes the procedures to be employed by the Company to
ensure that its assets are carried at no more than their recoverable amount. An asset is carried at more
than its recoverable amount if its carrying amount exceeds the amount to be recovered through use or
sale of the asset. If this is the case, the asset is described as impaired and this revised PSAK requires
the Company to recognise an impairment loss. This revised PSAK also specifies when an entity should
reverse an impairment loss and prescribes disclosures. The Company assesses at each reporting date
whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when
annual impairment testing for an asset is required, the Company makes an estimation of the asset?s
recoverable amount.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari piutang pembiayaan diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak berdasarkan metode Revenue and expense recognition
suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya
perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan
pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku
bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa
mendatang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode
yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan
seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti pelunasan dipercepat,
opsi beli (call option) dan opsi serupa lainnya), namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di
masa datang. Perhitungan ini mencakup seluruh biaya transaksi yang dibayarkan atau diterima oleh
para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya
transaksi dan seluruh premi atau diskon lainnya. Biaya transaksi merupakan biaya tambahan yang
dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan, penerbitan atau pelepasan aset keuangan atau
liabilitas keuangan. Biaya tambahan merupakan biaya yang tidak akan terjadi apabila Perusahaan
tidak memperoleh, menerbitkan atau melepaskan instrumen keuangan. Jika aset keuangan atau
Page 24
kelompok aset keuangan serupa telah diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang dalam menghitung kerugian penurunan nilai. Pendapatan piutang pembiayaan Perusahaan disajikan bersih setelah dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank atau pihak lain sehubungan dengan transaksi- transaksi penerusan pinjaman, pembiayaan bersama, anjak piutang dan penunjukan selaku pengelola piutang. Untuk piutang pembiayaan yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat 90 (sembilan puluh) hari, pendapatan bunga yang sudah diakui tetapi belum ditagih akan dicadangkan. Pendapatan administrasi dari pembiayaan barang durable diakui pada saat perjanjian piutang pembiayaan ditandatangani. Untuk produk lain, pendapatan administrasi diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak. Income from financing receivables are recognised over the term of the contract based on the effective interest method. The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial asset or a financial liability and of allocating the interest income or interest expense over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash payments or receipts through the expected life of the financial instrument or, when appropriate, a shorter period to the net carrying amount of the financial asset or financial liability. When calculating the effective interest rate, the Company estimates cash flow considering all contractual term of the financial instrument (for example, prepayment options, call option and other similar options) but does not consider future credit losses. The calculation includes all fees, commissions and other fees paid or received between parties to the contract that are an integral part of the effective interest rate, transaction costs and all other premiums or discounts. Transaction costs are additional charges that are directly attributable to the acquisition, issuance or disposal of financial assets or financial liabilities. Additional costs are costs that would not occur if the Company does not obtain, publish or otherwise dispose of financial instruments. Once a financial asset or a group of similar financial assets has been written down as a result of an impairment loss, interest income is recognised using the rate of interest used to discount the future cash flows for the purpose of measuring the impairment loss. The Company?s financing receivables income is presented net of with financing receivables income belongs to the bank in relation with channeling transactions, joint financing cooperations, factoring, and the appointment as manager of accounts receivable. For financing receivables with principal or interest has been past due for 90 (ninety) days or more, the interest income accrued but not yet collected is provided with allowance.Administration income from durable goods financing is recognized when the financing receivables agreement signed off. For the remaining product, administration income are recognised over the term of the contract. Pendapatan dari piutang pembiayaan (Catatan 2e) diakui sesuai dengan jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa mendatang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, entitas mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti pelunasan dipercepat, opsi beli (call option) dan opsi serupa lainnya), namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di masa datang. Perhitungan ini mencakup seluruh biaya transaksi yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premi atau diskon lainnya. Biaya transaksi merupakan biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan, penerbitan atau pelepasan aset keuangan atau liabilitas keuangan. Biaya tambahan merupakan biaya yang tidak
Page 25
akan terjadi apabila Perusahaan tidak memperoleh, menerbitkan atau melepaskan instrumen
keuangan. Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa telah diturunkan nilainya sebagai
akibat kerugian penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya diakui
berdasarkan suku bunga yang digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang dalam menghitung
kerugian penurunan nilai. Pendapatan piutang pembiayaan Perusahaan disajikan bersih setelah
dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank atau pihak lain sehubungan dengan transaksi-
transaksi penerusan pinjaman, pembiayaan bersama, anjak piutang dan penunjukan selaku pengelola
piutang. Untuk piutang pembiayaan yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat 90
(sembilan puluh) hari, pendapatan bunga yang sudah diakui tetapi belum ditagih akan dicadangkan.
Pendapatan administrasi dari pembiayaan barang durable diakui pada saat perjanjian piutang
pembiayaan ditandatangani. Untuk produk lain, pendapatan administrasi diakui sesuai dengan jangka
waktu kontrak. Income from financing receivables (Note 2e) are recognised over the term of the
contract based on the effective interest method. The effective interest method is a method of
calculating the amortized cost of a financial asset or a financial liability and of allocating the interest
income or interest expense over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly
discounts estimated future cash payments or receipts through the expected life of the financial
instrument or, when appropriate, a shorter period to the net carrying amount of the financial asset or
financial liability. When calculating the effective interest rate, the Company estimates cash flow
considering all contractual term of the financial instrument (for example, prepayment options, call option
and other similar options) but does not consider future credit losses. The calculation includes all fees,
commissions and other fees paid or received between parties to the contract that are an integral part of
the effective interest rate, transaction costs and all other premiums or discounts. Transaction costs are
additional charges that are directly attributable to the acquisition, issuance or disposal of financial
assets or financial liabilities. Additional costs are costs that would not occur if the Company does not
obtain, publish or otherwise dispose of financial instruments. Once a financial asset or a group of
similar financial assets has been written down as a result of an impairment loss, interest income is
recognised using the rate of interest used to discount the future cash flows for the purpose of
measuring the impairment loss. The Company?s financing receivables income is presented net of with
financing receivables income belongs to the bank in relation with channeling transactions, joint
financing cooperations, factoring, and the appointment as manager of accounts receivable. For
financing receivables with principal or interest has been past due for 90 (ninety) days or more, the
interest income accrued but not yet collected is provided with allowance.Administration income from
durable goods financing is recognized when the financing receivables agreement signed off. For the
remaining product, administration income are recognised over the term of the contract.
Penjabaran mata uang asing Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency translation
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang
asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Kurs utama yang digunakan untuk
penjabaran mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021, berdasarkan
kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, yaitu sebesar Rp 15.731. Transactions denominated in
foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at the date of the
transaction. At the reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are
translated into Rupiah using the exchange rates prevailing at the statement of financial position date.
Exchange gains and losses arising from transactions in foreign currencies and from the translation of
foreign currency monetary assets and liabilities are recognized in the current period statement of profit
Page 26
or loss and other comprehensive income. The main exchange rates used for translating the foreign
currency as of 31 December 2022 and 31 December 2021 are based of the mid rates published by
Bank Indonesia, middle rate of Rp 15.731 Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian
selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
periode berjalan. Kurs utama yang digunakan untuk penjabaran mata uang asing pada tanggal 31
Desember 2022 dan 31 Desember 2021, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia,
yaitu sebesar Rp 15.731. Transactions denominated in foreign currencies are translated into Rupiah at
the exchange rates prevailing at the date of the transaction. At the reporting date, monetary assets and
liabilities denominated in foreign currencies are translated into Rupiah using the exchange rates
prevailing at the statement of financial position date. Exchange gains and losses arising from
transactions in foreign currencies and from the translation of foreign currency monetary assets and
liabilities are recognized in the current period statement of profit or loss and other comprehensive
income. The main exchange rates used for translating the foreign currency as of 31 December 2022
and 31 December 2021 are based of the mid rates published by Bank Indonesia, middle rate of Rp
15.731 Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan
kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
laporan posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata
uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Kurs utama yang digunakan
untuk penjabaran mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021,
berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, yaitu sebesar Rp 15.731. Transactions
denominated in foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at the
date of the transaction. At the reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign
currencies are translated into Rupiah using the exchange rates prevailing at the statement of financial
position date. Exchange gains and losses arising from transactions in foreign currencies and from the
translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognized in the current period
statement of profit or loss and other comprehensive income. The main exchange rates used for
translating the foreign currency as of 31 December 2022 and 31 December 2021 are based of the mid
rates published by Bank Indonesia, middle rate of Rp 15.731
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: (1) Orang atau Transactions with related parties
anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: (a) memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; (b) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau (c) manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. (2) Suatu
entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: (a) Entitas dan entitas
pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas
anak berikutnya terkait dengan entitas lain). (b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
Grup, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (c) Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama. (d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (e) Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut,
Page 27
maka entitas sponsor juga berelasidengan entitas pelapor. (f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (1). (g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1)(a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (h) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk entitas pelapor. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan ini, suatu pihak disebut sebagai pihak berelasi terhadap Perusahaan, apabila: i. Entitas tersebut, baik secara langsung maupun tak langsung melalui satu atau lebih perantara, untuk mengendalikan Perusahaan atau melakukan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan di dalam membuat keputusan kebijakan keuangan dan operasional, atau memiliki pengendalian bersama terhadap Perusahaan; ii. Perusahaan dan entitas tersebut adalah subjek pengendalian bersama; iii. Entitas tersebut adalah entitas asosiasi Perusahaan atau ventura bersama di manaPerusahaan adalah venturer; iv. Pihak tersebut adalah anggota personel manajemen kunci atau anggota keluarga dekat individu yang bersangkutan, atau merupakan entitas di bawah pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan Perusahaan;v. Pihak tersebut adalah anggota keluarga dekat pihak yang disebut pada butir (i) atau merupakan entitas di bawah pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan individu tersebut; atau vi. Pihak tersebut merupakan program imbalan pasca kerja yang merupakan manfaat karyawan atau merupakan entitas yang berelasi dengan pihak berelasi dengan Perusahaan. Anggota keluarga dekat merupakan individu anggota keluarga yang diharapkan mempengaruhi, atau dipengaruhi oleh orang, dalam hubungan mereka dengan entitas. Related party represents a person or an entity who is related to the reporting entity: (1) A person or a close member of the person?s family is related to a reporting entity if that person: (a) has control or joint control over the reporting entity; (b) has significant influence over the reporting entity; or(c) is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. (2) An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions applies: (a) The entity and the reporting entity are members of the same Company (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others).(b) One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a Group of which the other entity is a member).(c) Both entities are joint ventures of the same third party.(d) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity.(e) The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. i. The party has the ability, directly or indirectly through one or more intermediaries, to control the Company or exercise significant influence over the Company in making financial and operating policy decisions, or has joint control over the Company;ii. The Company and the party are subject to common control;iii. The party is an associate of the Company or a joint venture in which the Company is a venturer;iv. The party is a member of the key management personnel of the Company or a close family member of such an individual, or is an entity under the control, joint control or significant influence of the Company; v. The party is a close family member of a party referred to in (i) or is an entity under the control, joint control or significant influence of such individuals; or vi. The party is a post-employment benefit plan which is for the benefit of employees of the Company or of any entity that is a related party of the Company.Close family members of an individual are those family members who may be expected to influence, or be influenced by, that individual in their dealings with the entity. (f) The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (1). (g) A person identified in (1)(a) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity). (h) An entity, or member of a group in which the entity is a part of that group, provides the services of key management personnel to the reporting entity or to the parent entity of the reporting entity. Pihak-pihak
Page 28
berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: (1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: (a) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; (b) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau (c) manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. (2) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: (a) Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). (b) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Grup, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (c) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (d) Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (e) Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasidengan entitas pelapor. (f) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (1). (g) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (1)(a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (h) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk entitas pelapor. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan ini, suatu pihak disebut sebagai pihak berelasi terhadap Perusahaan, apabila: i. Entitas tersebut, baik secara langsung maupun tak langsung melalui satu atau lebih perantara, untuk mengendalikan Perusahaan atau melakukan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan di dalam membuat keputusan kebijakan keuangan dan operasional, atau memiliki pengendalian bersama terhadap Perusahaan; ii. Perusahaan dan entitas tersebut adalah subjek pengendalian bersama; iii. Entitas tersebut adalah entitas asosiasi Perusahaan atau ventura bersama di manaPerusahaan adalah venturer; iv. Pihak tersebut adalah anggota personel manajemen kunci atau anggota keluarga dekat individu yang bersangkutan, atau merupakan entitas di bawah pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan Perusahaan;v. Pihak tersebut adalah anggota keluarga dekat pihak yang disebut pada butir (i) atau merupakan entitas di bawah pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan individu tersebut; atau vi. Pihak tersebut merupakan program imbalan pasca kerja yang merupakan manfaat karyawan atau merupakan entitas yang berelasi dengan pihak berelasi dengan Perusahaan. Anggota keluarga dekat merupakan individu anggota keluarga yang diharapkan mempengaruhi, atau dipengaruhi oleh orang, dalam hubungan mereka dengan entitas. Related party represents a person or an entity who is related to the reporting entity: (1) A person or a close member of the person?s family is related to a reporting entity if that person: (a) has control or joint control over the reporting entity; (b) has significant influence over the reporting entity; or(c) is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. (2) An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions applies: (a) The entity and the reporting entity are members of the same Company (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others).(b) One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a Group of which the other entity is a member).(c) Both entities are joint ventures of the same third party.(d) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity.(e) The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. i. The party has the ability, directly or indirectly through one or more intermediaries, to control the Company or exercise significant influence over the Company in making financial and operating policy decisions, or has joint control over the
Page 29
Company;ii. The Company and the party are subject to common control;iii. The party is an associate of
the Company or a joint venture in which the Company is a venturer;iv. The party is a member of the key
management personnel of the Company or a close family member of such an individual, or is an entity
under the control, joint control or significant influence of the Company; v. The party is a close family
member of a party referred to in (i) or is an entity under the control, joint control or significant influence
of such individuals; or vi. The party is a post-employment benefit plan which is for the benefit of
employees of the Company or of any entity that is a related party of the Company.Close family
members of an individual are those family members who may be expected to influence, or be
influenced by, that individual in their dealings with the entity. (f) The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in (1). (g) A person identified in (1)(a) has significant influence over the
entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity). (h)
An entity, or member of a group in which the entity is a part of that group, provides the services of key
management personnel to the reporting entity or to the parent entity of the reporting entity.
Pajak penghasilan Aset dan/atau liabilitas pajak kini terdiri dari liabilitas kepada, atau klaim dari kantor pelayanan pajak Income taxes
terkait dengan periode kini dan periode sebelum periode pelaporan, yang belum dibayar pada tanggal
laporan posisi keuangan. Pajak kini dihitung sesuai dengan tarif pajak dan ketentuan perpajakan yang
berlaku pada periode fiskal yang terkait, berdasarkan laba kena pajak periode berjalan. Semua
perubahan aset atau liabilitas pajak kini diakui sebagai komponen beban pajak penghasilan di dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer antara basis komersial dan basis fiskal atas aset dan liabilitas pada setiap tanggal
pelaporan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada
tahun ketika aset direalisasi atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang telah berlaku atau secara substansial berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan.
Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat pada saat Surat Ketetapan Pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan dan banding, pada saat keputusan atas keberatan dan banding tersebut
diterima. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal laporan posisi keuangan
dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau
semua aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui, diukur kembali pada tiap
tanggal laporan posisi keuangan dan diakui apabila terdapat kemungkinan pendapatan kena pajak di
masa depan memulihkan aset pajak tangguhan. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada
saat Surat Ketetapan Pajak diterima dan/atau, jika mengajukan keberatan dan/atau banding oleh
Perusahaan, ketika hasil dari keberatan dan/atau banding tersebut telah ditetapkan. Current income
tax assets and/or liabilities comprise those obligations to, or claims from tax authorities relating to the
current or prior reporting period, that are unpaid at the statement of financial position date. Current
income tax are calculated according to the tax rates and tax laws applicable to the fiscal periods to
which it?s relate, based on the taxable profit for the period. All changes to current tax assets or
liabilities are recognized as a component of income tax expense in the statement of profit or loss and
other comprehensive income. Deferred tax assets and liabilities are recognized for temporary
differences between the financial and the tax bases of assets and liabilities at each reporting date.
Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply to the year
when the asset is realized or the liability is settled, based on tax rates (and tax laws) that have been
enacted or substantially enacted at the statements of financial position date. Amendments to tax
obligations are recorded when an Assessment Letter is received and/or, if objected to and/or appealed
against by Company, when the result of the objection and/or appeal is determined. The carrying
amount of deferred tax assets is reviewed at each statement of financial position date and reduced to
the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of
the deferred tax asset to be utilized. Unrecognized deferred tax assets are reassessed at each
Page 30
statement of financial position date and are recognized to the extent that it has become probable that
future taxable income will allow the deferred tax asset to be recovered. Amendments to tax obligations
are recorded when an Assessment Letter is received and/or, if objected to and/or appealed against by
the Company, when the result of the objection and/or appeal is determined.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan menerapkan PSAK 24 (Revisi 2015), ?Imbalan Kerja?, dimana semua keuntungan Employee benefits
(kerugian) aktuaria dari liabilitas imbalan kerja Perusahaan harus diakui secara langsung di dalam
penghasilan komprehensif lain, secara retrospektif. Kebijakan akuntansi Perusahaan sebelumnya yang
masih menangguhkan keuntungan (kerugian) aktuaria dengan metode koridor tidak lagi diperbolehkan.
Perusahaan menyelenggarakan program imbalan pasti manfaat pasca kerja kepada para karyawannya
sesuai dengan Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dikenal dengan
?Undang-undang Omnibus?.Program pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang
menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diberikan, biasanya didasarkan pada satu faktor atau
lebih seperti usia, masa kerja atau jumlah kompensasi. Metode penilaian aktuarial yang digunakan
untuk menentukan nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini yang terkait, dan beban jasa lalu
adalah metode Projected Unit Credit. Beban jasa kini, beban bunga, beban jasa lalu yang telah
menjadi hak karyawan, dan dampak kurtailmen atau penyelesaian (jika ada) diakui pada laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Beban jasa lalu yang belum menjadi hak
karyawan dan keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian atau perubahan
asumsi aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan disajikan dalam laporan laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain. Keuntungan dan kerugian aktuaria dan penyesuaian yang
timbul yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain akan diakui segera dalam saldo laba.
Keuntungan dan kerugian Aktuaria tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Imbalan
kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. The
Company adopted PSAK 24 (Revised 2015), ?Employee Benefit?, which all actuarial gains (losses) of
the Company employee benefit liability will have to be recognised immediately in other comprehensive
income, which applied retrospectively. The Company prior accounting policy of deferring the
recognition of unrecognised actuarial gains (losses) using the corridor method will no longer be
permitted. The Company provides defined benefit post-employment benefits to their employees in
accordance with the Law No. 11 Year 2020 concerning Job Creation that known as the ?Omnibus
Law?. Defined benefit pension plan is a pension plan that defines an amount of pension benefit to be
provided, usually based on one or more factors such as age, years of service or compensation. The
actuarial valuation method used to determine the present value of the defined benefit liability, related
current service cost and past service costs is the Projected Unit Credit. Current service costs, interest
costs, vested past service costs, and effect of curtailment or settlement (if any) are charged directly to
the current statement of profit or loss and other comprehensive income. Past service costs which are
not yet vested and actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in
actuarial assumptions recognised in other comprehensive income and presented in the statement of
profit or loss and other comprehensive income. Actuarial gains and losses and adjustments arising
which recognised in other comprehensive income will be immediately recognised in retained earnings.
Actuarial gains and losses are not reclassified to profit or loss in subsequent periods. Short-term
employees? benefits are recognized when they are owed to the employees based on an accrual
method.
Dividen Dividen diakui ketika terhutang secara legal. Dividen kepada pemegang saham diakui ketika Dividends
diumumkan oleh direksi. Dividen final diakui ketika disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat
Umum Tahunan (RUPS). Dividends are recognised when they become legally payable. In the case of
dividends to equity shareholders, this is when declared by the directors.In the case of final dividends,
this is when approved by the shareholders at the Annual General Meeting.
Page 31
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana Segment reporting
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Pengambil keputusan operasional Perseroan adalah Dewan Direksi. Hasil segmen
yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk bagian yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar.
Perseroan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan
jenis produk dan wilayah geografis. Perseroan menentukan dan menyajikan segmen operasi
berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An
operating segment is a component of the entity that engages in business activities from which it may
earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with
any of the entity?s components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating
decision maker to make decisions about resources allocated to the segment and assess its
performance, and for which discrete financial information is available. The Company?s chief operating
decision maker are Board of Directors. Segment results that are reported to the chief operating
decision maker include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated
on a reasonable basis. The Company manages its business activities and identifies its segments
reported based on product categories and geographic area. The Company determines and presents
operating segments based on the information that is internally provided to the chief operating decision
maker.
Instrumen keuangan derivatif Perusahaan tidak masuk ke dalam instrumen derivatif untuk mengelola risiko kredit, walaupun Derivative financial instruments
langkah-langkah pencegahan harus diambil untuk beberapa kasus tertentu yang cukup terkonsentrasi,
yang betujuan untuk mengurangi risiko serupa. The Company does not enter into derivatives to
manage credit risk, although in certain isolated cases may take steps to mitigate such risks if it is
sufficiently concentrated.
Penerapan standar akutansi baru Penerapan standar baru, amendemen dan penyesuaian yang telah diterbitkan, dan yang akan berlaku The implementation of new statements of
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 namun tidak berdampak accounting standards
secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan pengaruh material terhadap laporan
keuangan adalah sebagai berikut: - Amandemen PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke
kerangka konseptual Amendemen PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke kerangka
konseptual memperbarui referensi yang terdapat pada PSAK 22 ke kerangka konseptual untuk
pelaporan keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Amendemen
tersebut untuk memperbaharui referensi ke Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan dan
menambah pengecualian untuk pengakuan liabilitas dan liabilitas kontijensi dalam ruang lingkup PSAK
57 ?Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi? dan interpretasi ISAK 30 ?Pungutan?.
Amendemen tersebut juga menegaskan bahwa aset kontijensi tidak diakui pada saat tanggal akuisisi. -
Amandemen PSAK 57 ?provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontijensi? tentang kontrak
memberatkan ? biaya memenuhi kontrak. Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu
kontrak dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan. Biaya untuk
memenuhi kontrak sendiri terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak, yang lebih
lanjut terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut dan alokasi biaya lain yang
berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak. - PSAK 71 (Penyesuaian 2020), ?instrument
Page 32
keuangan? Penyesuaian ini mengklarifikasi tentang pengakuan atas fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam atas penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Peminjam dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain. - PSAK 73 (Penyesuaian 2020), ?sewa?Penyesuaian ini menghapus ilustrasi pembayaran dari pesewa berkaitan dengan insentif sewa. Contoh yang ada saat ini memiliki potensi kekeliruan dalam mengidentifikasikan insentif sewa dan terkait dengan perbaikan properti sewaan dalam menentukan perubahan masa sewa. Amendemen PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.Standar ini harus diterapkan secara retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25 Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan. Amendemen tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan penerapan lebih awal diizinkan. Amandemen PSAK 1 mengharuskan perusahaan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material dibandingkan signifikan. Amendemen ini mendefinisikan apa itu ?informasi kebijakan akuntansi material? dan menjelaskan bagaimana mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material. Lebih lanjut, amendemen ini mengklarifikasi bahwa kebijakan akutansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laporan laba rugi. - Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi mengklarifikasi bagaimana perusahaan membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan estimasi akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif terhadap transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan. Amendemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? ? Pajak Tangguhan terkait asset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama. Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan. Amendemen tersebut harus diterapkan pada transaksi yang terjadi pada atau setelah awal periode komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, entitas harus mengakui aset pajak tangguhan (sepanjang kemungkinan besar aset tersebut dapat digunakan) dan liabilitas pajak tangguhan termasuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan perbedaan temporer terkait lainnya, akan diakui pada awal periode komparatif paling awal. - PSAK 74: Kontrak Asuransi Standar ini mengatur tentang relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. Standar ini juga mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan pendapatan
Page 33
yang berasal dari kegiatan investasi. The adoption of new standards, amendments and improvements issued and effective for the financial year at or after 1 January 2022 which do not have substantial changes to the Company?s accounting policies and had material impact on the financial statement are as follows: - Amendment PSAK 22 ?business combination? about reference to the conceptual framework The amendment PSAK 22 ?business combinations? updates a reference in PSAK 22 to the conceptual framework for financial reporting without changing the accounting requirements for business combinations. The amendments update a references to the Conceptual Framework for Financial Reporting and to add an exception for the recognition of liabilities and contingent liabilities within the scope of PSAK 57 ?Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets? and Interpretation ISAK 30 ?Levies?. The amendments also confirm that contingent assets should not be recognised at the acquisition date. - Amendment PSAK 57 ?provision, contingent liabilities, and contingent assets? about onerous contracts - cost of fulfilling contracts. This amendment clarifies the cost of fulfilling a contract to determine whether a contract is an onerous contract. The cost of fulfilling contracts itself consists of costs directly related to the contract, which further consists of the incremental costs to fulfill the contract and the allocation of other costs directly related to fulfilling the contract. - PSAK 71 (Improvements 2020), ?financial instruments?The improvements clarify about recognition of fee by borrower for derecognition of financial liabilities. Borrower in determining those fees paid net off fees receive, a borrower include only fees paid or received between borrower and the lender, including fees paid or received by either the borrower or lender on the other?s behalf. - PSAK 73 (Improvements 2020), ?lease?The improvements removes the illustration of payments from the lessor relating to leasehold improvements. As currently drafted the example have potential confusion in indentifying the lease incentives and in a common leasehold improvement real estate property fact pattern relating with changes of lease term. - Amendment PSAK 1 ?presentation of financial statement?The amendments PSAK 1 Presentation of Financial Statement clarify that liabilities are classified as either current or non-current, depending on the rights that exist at the end of the reporting period. Classification is unaffected by the expectations of the entity or events after the reporting date (eg the receipt of a waiver or a breach of covenant). The amendments also clarify what PSAK 1 means when it refers to the ?settlement? of a liability.The amendments could affect the classification of liabilities, particularly for entities that previously considered management?s intentions to determine classification and for some liabilities that can be converted into equity.This standard must be applied retrospectively in accordance with the requirements in PSAK 25 Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors. The amendments will become effective on 1 January 2023 and earlier application is permitted. - Disclosure of Accounting Policies ? Amendments to PSAK 1The DSAK-IAI amended PSAK 1 to require entities to disclose their material rather than their significant accounting policies. The amendments define what is ?material accounting policy information? and explain how to identify when accounting policy information is material. They further clarify that immaterial accounting policy information does not need to be disclosed. If it is disclosed, it should not obscure material accounting information.- Amendment PSAK 16 ?fixed assets?about proceeds before intended use The amendments prohibit an Entity from deducting from the cost of a fixed asset the proceeds received from selling items produced by the fixed asset before it is ready for its intended use. The sales proceeds would have met the revenue definition and therefore should be recognised in profit or loss. - Amendment PSAK 25 ?Accounting Policies, Changes Accounting Estimate and Errors? Definition of Accounting Estimates The amendment PSAK 25 ?Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors? ? definition of Accounting 8stimate clarifies how companies should distinguish changes in accounting policies from changes in accounting estimates. The distinction is important, because changes in accounting estimates are applied prospectively to future transactions and other future events, whereas changes in accounting policies are generally applied retrospectively to past transactions and other past
Page 34
events as well as the current period. - The amendment PSAK 46 ?Income Taxes? - Deferred Tax
related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction The amendment PSAK 46 ?Income
Taxes? ? Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from single transaction require
companies to recognise deferred tax on transactions that on initial recognition, give rise to equal
amounts the taxable of deductible temporary differences. The amendment will typically apply to
transactions such as leases of lessees and decommissioning obligations, and will require the
recognition of additional deferred tax assets and liabilities. The amendment should be applied to
transactions that occur on or after the beginning of the earliest comparative period presented. In
addition, entities should recognise deferred tax assets (to the extent that it is probable that they can be
utilised) and deferred tax liabilities at the beginning of the earliest comparative period for all deductible
and taxable temporary differences associated. - PSAK 74 Insurance ContractsThis standard regulates
the relaxation of several provisions, including the addition of scope exceptions, adjustments to the
presentation of financial statements, application of risk mitigation options and some modifications to
transitional provisions. This standard also requires a clear separation between income generated from
the insurance business and from investment activities.
Kombinasi bisnis Amandemen PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke kerangka konseptual. Amendemen Business combination
PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke kerangka konseptual memperbarui referensi yang
terdapat pada PSAK 22 ke kerangka konseptual untuk pelaporan keuangan tanpa mengubah
persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Amendemen tersebut untuk memperbaharui referensi
ke Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan dan menambah pengecualian untuk pengakuan
liabilitas dan liabilitas kontijensi dalam ruang lingkup PSAK 57 ?Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset
Kontijensi? dan interpretasi ISAK 30 ?Pungutan?. Amendemen tersebut juga menegaskan bahwa aset
kontijensi tidak diakui pada saat tanggal akuisisi. - Amendment PSAK 22 ?business combination?
about reference to the conceptual framework The amendment PSAK 22 ?business combinations?
updates a reference in PSAK 22 to the conceptual framework for financial reporting without changing
the accounting requirements for business combinations. The amendments update a references to the
Conceptual Framework for Financial Reporting and to add an exception for the recognition of liabilities
and contingent liabilities within the scope of PSAK 57 ?Provisions, Contingent Liabilities and
Contingent Assets? and Interpretation ISAK 30 ?Levies?. The amendments also confirm that
contingent assets should not be recognised at the acquisition date.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan Determination of fair value
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset
keuangan adalah harga penawaran (bid price), sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan
harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1. Nilai wajar instrumen
keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian
tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang tersedia, dan
seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat
diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2. berdasarkan data pasar yang dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3. Teknik penilaian tertentu digunakan
untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:? penggunaan harga yang diperoleh dari bursa
atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan? teknik lain seperti analisis arus kas yang didiskonto
digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan lainnya. The fair value of financial instruments
traded in active markets is based on quoted market prices at the reporting date. The quoted market
price used for financial assets held by the Company is the current bid price, while financial liabilities
use ask price. These instruments are included in level 1. The fair value of financial instruments that are
not traded in an active market is determined using valuation techniques. These valuation techniques
maximise the use of observable market data where it is available and rely as little as possible on
Page 35
estimates. If all significant inputs required to fair value an instrument are observable, the instrument is
included in level 2. If one or more of the significant inputs is not based on observable market data, the
instrument is included in level 3. Specific valuation techniques used to value financial instruments
include:? the use of quoted market prices or dealer quotes for similar instruments; and? other
techniques, such as discounted cashflows analysis, are used to determine fair value for the remaining
financial instruments
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan Foreign currency transactions and balances
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset
keuangan adalah harga penawaran (bid price), sedangkan untuk liabilitas keuangan menggunakan
harga jual (ask price). Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1. Nilai wajar instrumen
keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian
tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang tersedia, dan
seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar dapat
diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2. berdasarkan data pasar yang dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3. Teknik penilaian tertentu digunakan
untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:? penggunaan harga yang diperoleh dari bursa
atau pedagang efek untuk instrumen sejenis; dan? teknik lain seperti analisis arus kas yang didiskonto
digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan lainnya. The fair value of financial instruments
traded in active markets is based on quoted market prices at the reporting date. The quoted market
price used for financial assets held by the Company is the current bid price, while financial liabilities
use ask price. These instruments are included in level 1. The fair value of financial instruments that are
not traded in an active market is determined using valuation techniques. These valuation techniques
maximise the use of observable market data where it is available and rely as little as possible on
estimates. If all significant inputs required to fair value an instrument are observable, the instrument is
included in level 2. If one or more of the significant inputs is not based on observable market data, the
instrument is included in level 3. Specific valuation techniques used to value financial instruments
include:? the use of quoted market prices or dealer quotes for similar instruments; and? other
techniques, such as discounted cashflows analysis, are used to determine fair value for the remaining
financial instruments
Aset hak guna Aset hak-guna diakui pada saat tanggal mulai sewa. Aset hak-guna dinilai pada harga perolehan, yang Right of use assets
mana dinilai pada jumlah sewa liabilitas disesuaikan pada pembayaran sewa dibuat pada saat atau
sebelum tanggal sewa dimulai. Aset hak-guna kemudian disusutkan dengan menggunakan metode
garis lurus mulai tanggal mulai sewa sampai dengan tanggal berakhir umur penggunaan aset hak-guna
atau tanggal akhir sewa. Right-of-use assets are recognised at the lease commencement date. It is
initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease
payments made at or before the commencement date. It is subsequently depreciated using the
straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the
right-of-use assets or the end the lease term.
Aset takberwujud Biaya yang terkait dengan mengembangkan atau mempertahankan program perangkat lunak komputer Intangible assets
diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Pengeluaran untuk memperoleh hak paten, merek dagang
dan lisensi dikapitalisasi. (i) Piranti lunak Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
perolehan. Biaya perolehan awal perangkat lunak meliputi harga pembelian, termasuk biaya- biaya
yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa perangkat lunak siap dipakai. Setelah
pengakuan awal, perangkat lunak diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar biaya
perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai.Pengeluaran
selanjutnya untuk perangkat lunak akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut menambah
Page 36
manfaat ekonomi di masa mendatang untuk asset yang bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya
dibebankan pada saat terjadinya. (ii) Lisensi ekslusif Lisensi pada awalnya dinyatakan sebesar biaya
perolehan. Biaya perolehan awal lisensi meliputi harga pembelian, termasuk biaya-biaya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa lisensi siap dipakai. Setelah pengakuan awal, lisensi
diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi
dan akumulasi kerugian penurunan nilai.Pengeluaran selanjutnya untuk lisensi akan dikapitalisasi
hanya jika pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk aset yang
bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan pada saat terjadinya. Aset takberwujud
diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama masa manfaat sebagai berikut: Piranti
lunak 5 tahun dan Lisensi ekslusif 5 tahun. Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya,
dimulai dari tanggal lisensi dan piranti lunak tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa manfaat
lisensi dan piranti lunak adalah lima tahun. Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai
residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat. Keuntungan
atau kerugian pelepasan aset tak berwujud ditentukan dengan membandingkan penerimaan dengan
nilai tercatat dan diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Costs
associated with developing or maintaining computer software programmes are recognized as an
expense as incurred. Expenditure to acquire patents, trademarks and licences is capitalized. (i)
Software Software is initially recognized at acquisition cost. The acquisition cost of software consists of
its purchase price, including any directly attributable costs in bringing the software to its intended use.
After initial recognition, software is measured using cost model, stated at cost less accumulated
amortization and accumulated impairment losses.Subsequent expenditure on software assets is
capitalized only when it increases the future economic benefits embodied in the specific asset to which
it relates. All other expenditures are expensed as incurred. (ii) Exclusive licence Licence is initially
recognized at acquisition cost. The acquisition cost of licence consists of its purchase price, including
any directly attributable costs in bringing the licence to its intended use. After initial recognition, licence
is measured using cost model, stated at cost less accumulated amortization and accumulated
impairment losses. Subsequent expenditure on licence assets is capitalized only when it increases the
future economic benefits embodied in the specific asset to which it relates. All other expenditures are
expensed as incurred. Intangible asset is amortized using the straightline method over the following
useful lives:software 5 years and License exlusive 5 years. Amortization is recognized in the statement
of profit or loss and other comprehensive income on a straight-line method over the estimated useful
life of licence and software, from the date that it is available for use. The estimated useful life of licence
and software are five years. Amortization methods, useful lives and residual values are reviewed at
each financial year-end and adjusted if appropriate.Gains or losses on disposal of intangible asset are
determined by comparing proceeds with the carrying amount and are recognized in the statement of
profit orloss and other comprehensive income.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing beban yang bersangkutan Prepaid expenses
dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over the useful-life
beneficial periods using the straight-line method.
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen : Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai aset Consumer financing receivables
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, dan setelah pengakuan awal, dicatat
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pendapatan
Page 37
pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran
angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai
pendapatan selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga efektif dari piutang
pembiayaan konsumen. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir
diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan jika terdapat, keuntungan yang
timbul diakui dalam laba rugi periode berjalan. Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan
setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui
sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa
modifikasi persyaratan kredit non substantial yang tidak menghasilkan penghentian pengakuan.
Pembiayaan yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual setelah
restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah
tercatat bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal restrukturisasi dengan nilai kini arus kas
kontraktual setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi. Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas
kontraktual dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok pembiayaan yang diberikan
dan pendapatan bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi. Consumer financing receivables :
Consumer financing receivables are classified as financial assets measured at amortised cost, and
subsequent to initial recognition, are carried at amortised cost using the effective interest method.
Unearned consumer financing income represents the difference between total installments to be
received from the consumer and the principal amount financed, which is recognised as income over the
term of the contract based on effective interest rate of the related consumer financing receivable. Early
termination of a contract is treated as a cancellation of an existing contract and the resulting gain, if
any, is recognised in the current period profit or loss. Consumer financing receivables will be written-off
when they are overdue for more than 180 days. Recoveries from written-off receivables are recognised
as other income upon receipt. Restructuring of consumer financing is a non substantial modification of
the terms of the loans which does not result in derecognition. Restructured financing are stated at
present value of discounted contractual cash flows after restructuring using initial effective interest rate.
Differences arising from the gross carrying value of the consumer financing receivables at the time of
restructuring with present value of contractual cash flows after restructuring are recognized to profit or
loss. Thereafter, all the contractual cash flows under the new terms shall be accounted for as the
repayment of principal and interest income, in accordance with the restructuring scheme.
Instrumen keuangan Perusahaan menghadapi risiko-risiko keuangan melalui operasinya sebagai berikut: ? Risiko kredit? Financial instruments
Risiko pasar? Risiko likuiditas? Risiko operasional. Klasifikasi tersebut tergantung dari tujuan
perolehan aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan ditentukan pada saat awal
pengakuannya. Perusahaan menetapkan klasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal dan, jika
diperbolehkan dan sesuai, akan melakukan evaluasi atas klasifikasi ini pada setiap akhir tahun
keuangan. Aset keuangan Perusahaan, terdiri dari kas dan setara kas, piutang pembiayaan, piutang
lain-lain dan pinjaman kepada karyawan (dicatat sebagai bagian dari ?aset lain-lain?). Aset keuangan
Perusahaan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual aset keuangan yang
menimbulkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Perusahaan diakui pada nilai wajarnya ditambah atau dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk pemberian suatu pinjaman maupun perolehan piutang dan
Page 38
merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila pinjaman maupun piutang tersebut tidak
diperoleh. Pendapatan dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan dicatat sebagai bagian dari ?pendapatan
piutang pembiayaan?. Dalam hal terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
sebagai ?Cadangan Kerugian Penurunan Nilai? atas piutang pembayaran konsumen. The Company
classifies its financial assets and financial liabilities in the following categories: 1. Amortised cost; 2.
Fair value through profit or loss (?FVTPL?); 3. Fair value through other comprehensive income
(?FVOCI?). The classification depends on the purpose for which the financials assets and financial
liabilities are acquired and is determined at initial recognition. The Company determines the
classification of its financial assets after initial recognition and, where allowed and appropriate,
re-evaluates this designation at each financial year-end. The Company's financial assets, consist of
cash and cash equivalents, financing receivables, other receivables and loans to employees (recorded
as part of ?other assets?). The Company?s financial classified as financial assets measured at
amortised cost. A financial assets is measured at amortised cost if it meets both of the following
conditions: - Financial assets is held within a business model whose objective is to hold financial assets
to collect contractual cash flows; and - Contractual terms give rise on specified dates to cash flows that
are solely payments of principal and interest on principal amount outstanding. At initial recognition, the
Company?s financial assets measured at amortised cost are measured at fair values plus or minus
directly attributable transaction costs and subsequently measured at amortized cost using the effective
interest rate method. Transaction costs include only those costs that are directly attributable to the
acquisition of loans or receivables and they are incremental costs that would not have been incurred if
the loan or receivables had not been acquired or issued. Income on financial assets classified as
financial assets measured at amortised cost is recognized in the statements of profit or loss and other
comprehensive income and recorded as part of ?financing receivables?. In the case of impairment, the
impairment loss is reported as a deduction from the carrying value of the financial assets classified as
financial assets measured at amortised cost recognized in the statement of profit or loss and other
comprehensive income as ?Allowance for Impairment Losses? for financing receivables.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang menyajikan bukti dari kondisi yang terjadi pada akhir periode Events after reporting period
pelaporan (peristiwa penyesuain) yang dicerminkan di dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah
periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuain, diungkapkan di dalam catatan atas
laporan keuangan bila material. Events after the reporting period that provide evidence of conditions
that existed at the end of the reporting period (adjusting events) are reflected in the financial
statements. Events after the reporting period that are not adjusting events are disclosed in the notes to
the financial statements when material.
Penerapan standar akuntansi baru Penerapan standar baru, amendemen dan penyesuaian yang telah diterbitkan, dan yang akan berlaku Adoption of new accounting standards
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 namun tidak berdampak
secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan pengaruh material terhadap laporan
keuangan adalah sebagai berikut: - Amandemen PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke
kerangka konseptual Amendemen PSAK 22 ?kombinasi bisnis? tentang referensi ke kerangka
konseptual memperbarui referensi yang terdapat pada PSAK 22 ke kerangka konseptual untuk
pelaporan keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Amendemen
tersebut untuk memperbaharui referensi ke Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan dan
menambah pengecualian untuk pengakuan liabilitas dan liabilitas kontijensi dalam ruang lingkup PSAK
57 ?Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi? dan interpretasi ISAK 30 ?Pungutan?.
Amendemen tersebut juga menegaskan bahwa aset kontijensi tidak diakui pada saat tanggal akuisisi. -
Page 39
Amandemen PSAK 57 ?provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontijensi? tentang kontrak memberatkan ? biaya memenuhi kontrak. Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan. Biaya untuk memenuhi kontrak sendiri terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak, yang lebih lanjut terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak. - PSAK 71 (Penyesuaian 2020), ?instrument keuangan? Penyesuaian ini mengklarifikasi tentang pengakuan atas fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam atas penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Peminjam dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain. - PSAK 73 (Penyesuaian 2020), ?sewa?Penyesuaian ini menghapus ilustrasi pembayaran dari pesewa berkaitan dengan insentif sewa. Contoh yang ada saat ini memiliki potensi kekeliruan dalam mengidentifikasikan insentif sewa dan terkait dengan perbaikan properti sewaan dalam menentukan perubahan masa sewa. Amendemen PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.Standar ini harus diterapkan secara retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25 Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan. Amendemen tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan penerapan lebih awal diizinkan. Amandemen PSAK 1 mengharuskan perusahaan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material dibandingkan signifikan. Amendemen ini mendefinisikan apa itu ?informasi kebijakan akuntansi material? dan menjelaskan bagaimana mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material. Lebih lanjut, amendemen ini mengklarifikasi bahwa kebijakan akutansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laporan laba rugi. - Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi Amendemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi mengklarifikasi bagaimana perusahaan membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan estimasi akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif terhadap transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan. Amendemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? ? Pajak Tangguhan terkait asset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama. Amendemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan. Amendemen tersebut harus diterapkan pada transaksi yang terjadi pada atau setelah awal periode komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, entitas harus mengakui aset pajak tangguhan (sepanjang kemungkinan besar aset tersebut dapat digunakan) dan
Page 40
liabilitas pajak tangguhan termasuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan perbedaan temporer terkait lainnya, akan diakui pada awal periode komparatif paling awal. - PSAK 74: Kontrak Asuransi Standar ini mengatur tentang relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. Standar ini juga mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan pendapatan yang berasal dari kegiatan investasi. The adoption of new standards, amendments and improvements issued and effective for the financial year at or after 1 January 2022 which do not have substantial changes to the Company?s accounting policies and had material impact on the financial statement are as follows: - Amendment PSAK 22 ?business combination? about reference to the conceptual framework The amendment PSAK 22 ?business combinations? updates a reference in PSAK 22 to the conceptual framework for financial reporting without changing the accounting requirements for business combinations. The amendments update a references to the Conceptual Framework for Financial Reporting and to add an exception for the recognition of liabilities and contingent liabilities within the scope of PSAK 57 ?Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets? and Interpretation ISAK 30 ?Levies?. The amendments also confirm that contingent assets should not be recognised at the acquisition date. - Amendment PSAK 57 ?provision, contingent liabilities, and contingent assets? about onerous contracts - cost of fulfilling contracts. This amendment clarifies the cost of fulfilling a contract to determine whether a contract is an onerous contract. The cost of fulfilling contracts itself consists of costs directly related to the contract, which further consists of the incremental costs to fulfill the contract and the allocation of other costs directly related to fulfilling the contract. - PSAK 71 (Improvements 2020), ?financial instruments?The improvements clarify about recognition of fee by borrower for derecognition of financial liabilities. Borrower in determining those fees paid net off fees receive, a borrower include only fees paid or received between borrower and the lender, including fees paid or received by either the borrower or lender on the other?s behalf. - PSAK 73 (Improvements 2020), ?lease?The improvements removes the illustration of payments from the lessor relating to leasehold improvements. As currently drafted the example have potential confusion in indentifying the lease incentives and in a common leasehold improvement real estate property fact pattern relating with changes of lease term. - Amendment PSAK 1 ?presentation of financial statement?The amendments PSAK 1 Presentation of Financial Statement clarify that liabilities are classified as either current or non-current, depending on the rights that exist at the end of the reporting period. Classification is unaffected by the expectations of the entity or events after the reporting date (eg the receipt of a waiver or a breach of covenant). The amendments also clarify what PSAK 1 means when it refers to the ?settlement? of a liability.The amendments could affect the classification of liabilities, particularly for entities that previously considered management?s intentions to determine classification and for some liabilities that can be converted into equity.This standard must be applied retrospectively in accordance with the requirements in PSAK 25 Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors. The amendments will become effective on 1 January 2023 and earlier application is permitted. - Disclosure of Accounting Policies ? Amendments to PSAK 1The DSAK-IAI amended PSAK 1 to require entities to disclose their material rather than their significant accounting policies. The amendments define what is ?material accounting policy information? and explain how to identify when accounting policy information is material. They further clarify that immaterial accounting policy information does not need to be disclosed. If it is disclosed, it should not obscure material accounting information.- Amendment PSAK 16 ?fixed assets?about proceeds before intended use The amendments prohibit an Entity from deducting from the cost of a fixed asset the proceeds received from selling items produced by the fixed asset before it is ready for its intended use. The sales proceeds would have met the revenue definition and therefore should be recognised in profit or loss. - Amendment PSAK 25
Page 41
?Accounting Policies, Changes Accounting Estimate and Errors? Definition of Accounting Estimates
The amendment PSAK 25 ?Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors? ?
definition of Accounting 8stimate clarifies how companies should distinguish changes in accounting
policies from changes in accounting estimates. The distinction is important, because changes in
accounting estimates are applied prospectively to future transactions and other future events, whereas
changes in accounting policies are generally applied retrospectively to past transactions and other past
events as well as the current period. - The amendment PSAK 46 ?Income Taxes? - Deferred Tax
related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction The amendment PSAK 46 ?Income
Taxes? ? Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from single transaction require
companies to recognise deferred tax on transactions that on initial recognition, give rise to equal
amounts the taxable of deductible temporary differences. The amendment will typically apply to
transactions such as leases of lessees and decommissioning obligations, and will require the
recognition of additional deferred tax assets and liabilities. The amendment should be applied to
transactions that occur on or after the beginning of the earliest comparative period presented. In
addition, entities should recognise deferred tax assets (to the extent that it is probable that they can be
utilised) and deferred tax liabilities at the beginning of the earliest comparative period for all deductible
and taxable temporary differences associated. - PSAK 74 Insurance ContractsThis standard regulates
the relaxation of several provisions, including the addition of scope exceptions, adjustments to the
presentation of financial statements, application of risk mitigation options and some modifications to
transitional provisions. This standard also requires a clear separation between income generated from
the insurance business and from investment activities.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Amandemen PSAK 1 ?penyajian laporan keuangan?Amandemen PSAK 1 Penyajian Laporan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Keuangan mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, effective
berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh
ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau
pelanggaran perjanjian). Amandemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal
'penyelesaian' liabilitas.Amandemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk
entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan
untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.Standar ini harus diterapkan secara
retrospektif sesuai dengan persyaratan dalam PSAK 25 Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi
Akuntansi, dan Kesalahan. Amandemen tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan
penerapan lebih awal diizinkan. Amandemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan Keuangan??
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi. Amandemen PSAK 1 mengharuskan perusahaan untuk
mengungkapkan kebijakan akuntansi yang material dibandingkan signifikan. Amandemen ini
mendefinisikan apa itu ?informasi kebijakan akuntansi material? dan menjelaskan bagaimana
mengidentifikasi kapan kebijakan akuntansi itu material. Lebih lanjut, amandemen ini mengklarifikasi
bahwa kebijakan akuntansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Apabila diungkapkan, tidak
mengaburkan informasi kebijakan akuntansi material. Amandemen PSAK 16 ?aset tetap? tentang hasil
sebelum penggunaan yang diintensikan. Amandemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi
biaya perolehan aset tetap dari penerimaan penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum
penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh
karena itu harus diakui dalam laporan laba rugi.Amandemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi.Amandemen PSAK 25
?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? ? Definisi estimasi akuntansi
mengklarifikasi bagaimana perusahaan membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan
estimasi akuntansi. Perbedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara
prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan
Page 42
kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara retrospektif terhadap transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan.Amandemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? ? Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal.Amandemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? ? Pajak Tangguhan terkait asset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal mensyaratkan entitas untuk mengakui pajak tangguhan atas transaksi dimana pada pengakuan awalnya, menimbulkan perbedaan temporer kena pajak yang dapat dikurangkan dalam jumlah yang sama. Amandemen ini akan berlaku untuk jenis transaksi seperti sewa menyewa dan kewajiban pembongkaran yang mensyaratkan pengakuan tambahan atas aset dan liabilitas pajak tangguhan.Amandemen tersebut harus diterapkan pada transaksi yang terjadi pada atau setelah awal periode komparatif paling awal yang disajikan. Selain itu, entitas harus mengakui aset pajak tangguhan (sepanjang kemungkinan besar aset tersebut dapat digunakan) dan liabilitas pajak tangguhan termasuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan perbedaan temporer terkait lainnya, akan diakui pada awal periode komparatif paling awal.Efek kumulatif atas pengakuan penyesuaian ini diakui dalam saldo laba, atau komponen ekuitas lainnya, jika sesuai.
Page 43
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran Penurunan
Entitas anak
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset laporan Revaluasi (pemulihan) Aset tetap, akhir
baru aset
periode tetap tetap tetap keuangan aset tetap nilai aset periode
tetap
aset tetap tetap
Translation New Impairment
Revaluation
Property, plant, and Addition in property, Disposals in Reclassifications of adjustment in subsidiaries (recovery) of Property, plant, and
of property,
equipment, beginning plant, and property, plant, and property, plant, and property, in property, property, equipment, end
plant, and
period equipment equipment equipment plant, and plant, and plant, and period
equipment
equipment equipment equipment
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
6,666,930,000 0 (0) 0 0 0 0 (0) 6,666,930,000
perolehan, langsung owned amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
11,984,668,390 0 (0) 0 0 0 0 (0) 11,984,668,390
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) equipment,
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, Heavy
dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) equipment,
directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
(
peralatan kantor, office
170,285,793,216 12,861,494,789 29,932,489,857 0 0 0 0 (0) 153,214,798,148
dimiliki langsung equipment,
)
directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
( 9,467,670,267
bermotor, dimiliki 20,425,939,353 47,500,000 0 0 0 0 (0) 11,005,769,086 directly owned
)
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0)
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0)
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
87,158,330,106 1,612,573,874 (0) 5,316,595,039 0 0 0 (0) 94,087,499,019
langsung owned
Page 44
Dimiliki ( Directly owned
langsung 296,521,661,065 14,521,568,663 39,400,160,124 5,316,595,039 0 0 0 (0) 276,959,664,643
)
Lainnya, dalam ( Others, assets
penyelesaian 37,273,756,715 15,278,654,932 ( 0 ) 5,316,595,039 47,235,816,608 under
) construction
Aset dalam ( Assets under
penyelesaian 37,273,756,715 15,278,654,932 ( 0 ) 5,316,595,039 47,235,816,608 construction
)
Aset tetap ( Property, plant,
333,795,417,780 29,800,223,595 39,400,160,124 0 0 0 0 (0) 324,195,481,251 and equipment
)
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
0 0 (0) 0
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
6,966,304,959 289,606,760 (0) 0 7,255,911,719
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, Heavy
dimiliki langsung 0 0 (0) 0 equipment,
directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
(
peralatan kantor, office
143,985,782,566 5,902,563,337 29,900,265,460 0 119,988,080,443
dimiliki langsung equipment,
)
directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
( 9,455,961,706
bermotor, dimiliki 19,252,411,161 166,461,820 0 9,962,911,275 directly owned
)
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0 (0) 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0 (0) 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
71,798,419,721 3,303,180,423 (0) 0 75,101,600,144
langsung owned
Dimiliki ( Directly owned
langsung 242,002,918,407 9,661,812,340 39,356,227,166 0 0 0 0 (0) 212,308,503,581
)
Page 45
Aset tetap ( Property, plant,
242,002,918,407 9,661,812,340 39,356,227,166 0 0 0 0 (0) 212,308,503,581 and equipment
)
Nilai Aset tetap Property, plant, Carrying
91,792,499,373 111,886,977,670
perolehan and equipment amount
Page 46
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran Penurunan
Entitas anak
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset laporan Revaluasi (pemulihan) Aset tetap, akhir
baru aset
periode tetap tetap tetap keuangan aset tetap nilai aset periode
tetap
aset tetap tetap
Translation New Impairment
Revaluation
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of adjustment in subsidiaries (recovery) of Property, plant, and
Addition in property, of property,
equipment, beginning property, plant, and property, plant, and property, in property, property, equipment, end
plant, and equipment plant, and
period equipment equipment plant, and plant, and plant, and period
equipment
equipment equipment equipment
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
6,666,930,000 0 (0) 0 0 0 0 (0) 6,666,930,000
perolehan, langsung owned amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
11,984,668,390 0 (0) 0 0 0 0 (0) 11,984,668,390
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, Heavy
dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
(
peralatan kantor, office
159,561,241,909 11,755,625,630 1,489,681,923 458,607,600 0 0 0 (0) 170,285,793,216
dimiliki langsung equipment,
)
directly owned
Kendaraan ( Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 22,087,361,105 1,128,752,000 2,790,173,752 0 0 0 0 (0) 20,425,939,353 directly owned
langsung )
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki ( Others, directly
langsung 81,566,558,636 2,148,438,257 2,457,030,943 5,900,364,156 0 0 0 (0) 87,158,330,106 owned
Page 47
)
Dimiliki ( Directly owned
langsung 281,866,760,040 15,032,815,887 6,736,886,618 6,358,971,756 0 0 0 (0) 296,521,661,065
)
Lainnya, dalam ( Others, assets
penyelesaian 1,613,439,548 42,019,288,923 ( 0 ) 6,358,971,756 0 0 0 (0) 37,273,756,715 under
) construction
Aset dalam ( Assets under
penyelesaian 1,613,439,548 42,019,288,923 ( 0 ) 6,358,971,756 0 0 0 (0) 37,273,756,715 construction
)
Aset tetap ( Property, plant,
283,480,199,588 57,052,104,810 6,736,886,618 0 0 0 0 (0) 333,795,417,780 and equipment
)
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
6,387,091,440 579,213,519 (0) 0 0 0 0 (0) 6,966,304,959
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, Heavy
dimiliki langsung 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
(
peralatan kantor, office
134,754,968,290 10,686,579,712 1,455,765,436 0 0 0 0 (0) 143,985,782,566
dimiliki langsung equipment,
)
directly owned
Kendaraan ( Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 21,609,971,106 296,113,786 2,653,673,731 0 0 0 0 (0) 19,252,411,161 directly owned
langsung )
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki ( Others, directly
langsung 68,660,581,215 5,377,081,038 2,239,242,532 0 0 0 0 (0) 71,798,419,721 owned
)
Page 48
Dimiliki 231,412,612,051 16,938,988,055 ( 0 0 0 0 (0) 242,002,918,407 Directly owned
langsung 6,348,681,699
)
Aset tetap ( Property, plant,
231,412,612,051 16,938,988,055 6,348,681,699 0 0 0 0 (0) 242,002,918,407 and equipment
)
Nilai Aset tetap Property, plant, Carrying
52,067,587,537 91,792,499,373
perolehan and equipment amount
Page 49
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Perusahaan menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya. Aset Disclosure of notes for property, plant and
tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi equipment
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea
impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan. Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban
perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi komprehensif pada saat terjadinya. Apabila
beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan
aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus
(straight-line method) selama masa manfaat aset tetap. Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan
tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi
tanah, biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah
diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak. Jumlah tercatat aset
tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau
dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi
penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada,
dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laba rugi tahun berjalan pada tahun
terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah
setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi
sebelumnya. Aset dalam penyelesaian untuk pengembangan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan
disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke
masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan. The Company uses the cost model for its property and equipment measurement. Property
and equipment are stated at cost, less accumulated depreciation and any impairment value, if any. The
initial cost of property and equipment consists of its purchase price, including import duties and
purchase taxes that should not be credited and any directly attributable costs in bringing the property
and equipment to its working condition and location for its intended use. Expenditures incurred after the
property and equipment have been put into operations, such as repairs and maintenance costs, are
normally charged to operations in the year such costs are incurred. In situations where it can be clearly
demonstrated that the expenditures have resulted in an increase in the future economic benefits
expected to be obtained from the use of the property and equipment beyond its originally assessed
standard of performance, the expenditures are capitalized as additional costs of property and
equipment. Depreciation is computed on a straight-line basis over the property and equipment useful
lives. Land is stated at cost and not depreciated. Initial legal costs incurred to obtain legal rights are
recognised as part of the acquisition cost of the land, and these cost area not depreciated. Costs
related to renewal of land rights are recognised as intangible assets and amortised during the period of
the land rights. An item of property and equipment is derecognized upon disposal or when no future
Page 50
economic benefits are expected from its use or disposal. When assets are sold or retired, the cost and related accumulated depreciation and any impairment loss are removed from the accounts. Any gains or loss arising from derecognition of property and equipment (calculated as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the item) is included in the current year profit or loss in the year the item is derecognized. The asset?s residual values, useful lives and depreciation method are reviewed and adjusted if appropriate, at each financial year end. Asset in progress under development are stated at cost and presented as part of the property and equipment. The accumulated cost will be reclassified to the appropriate property and equipment account when the installation is substantially completed and the asset is ready for its intended use.
Page 51
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
83,213,960,527 23,777,517,858 ( 18,193,005,175 ) 88,798,473,210
assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
46,082,208,530 5,176,189,723 ( 1,740,418,877 ) 49,517,979,376
assets
Aset hak guna 129,296,169,057 28,953,707,581 ( 19,933,424,052 ) 138,316,452,586 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
38,106,240,632 21,701,562,165 ( 18,193,005,175 ) 41,614,797,622
assets accumulated depreciation
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
10,103,853,034 8,192,934,463 ( 1,420,945,262 ) 16,875,842,235
assets
Aset hak guna 48,210,093,666 29,894,496,628 ( 19,613,950,437 ) 58,490,639,857 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 81,086,075,391 79,825,812,729 Right of use assets Carrying amount
Page 52
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran Penurunan
Entitas anak Revaluasi
Aset hak guna, Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset laporan (pemulihan) Aset hak guna,
baru aset hak aset hak
periode awal hak guna hak guna hak guna keuangan nilai aset hak periode akhir
guna guna
aset hak guna guna
Translation New Impairment
Reclassifications Revaluation of
Right of use assets, Addition in right of Disposals in right of adjustment in subsidiaries in (recovery) of Right of use assets,
of right of use right of use
beginning period use assets use assets right of use right of use right of use end period
assets assets
assets assets assets
Nilai Bangunan, Building, Carrying
( 83,844,361,499
perolehan, aset hak guna 137,650,171,966 29,408,150,060 0 0 0 0 (0) 83,213,960,527 right of use amount, gross
)
kotor assets
Lainnya, aset Others, right
( 28,296,721,905
hak guna 34,825,539,087 39,553,391,348 0 0 0 0 (0) 46,082,208,530 of use
)
assets
Aset hak ( Right of
guna 172,475,711,053 68,961,541,408 112,141,083,404 0 0 0 0 (0) 129,296,169,057 use assets
)
Akumulasi Bangunan, Building, Carrying
( 83,844,361,499
depresiasi aset hak guna 82,864,015,131 39,086,587,000 38,106,240,632 right of use amount,
)
assets accumulated
Lainnya, aset Others, right depreciation
( 28,065,492,174
hak guna 25,293,046,591 12,876,298,617 10,103,853,034 of use
)
assets
Aset hak ( Right of
guna 108,157,061,722 51,962,885,617 111,909,853,673 0 0 0 0 (0) 48,210,093,666 use assets
)
Nilai Aset hak Right of Carrying
64,318,649,331 81,086,075,391
perolehan guna use assets amount
Page 53
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Aset hak-guna diakui pada saat tanggal mulai sewa. Aset hak-guna dinilai pada harga perolehan, yang Disclosure of notes for right of use assets
mana dinilai pada jumlah sewa liabilitas disesuaikan pada pembayaran sewa dibuat pada saat atau
sebelum tanggal sewa dimulai. Aset hak-guna kemudian disusutkan dengan menggunakan metode
garis lurus mulai tanggal mulai sewa sampai dengan tanggal berakhir umur penggunaan aset hak-guna
atau tanggal akhir sewa/Right-of-use assets are recognised at the lease commencement date. It is
initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease
payments made at or before the commencement date. It is subsequently depreciated using the
straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the
right-of-use assets or the end the lease term.
Page 54
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Due date for bonds
Bond name Currency Total bonds payable, gross Interest rate Interest rate type
in foreign currency payable
Nama obligasi 1 Obligasi I KB Bond name 1
Finansia Multi IDR 0 686,385,000,000 2 Agustus 2023 0.047 Tetap
Finance - Seri A
Nama obligasi 2 Obligasi I KB Bond name 2
Finansia Multi IDR 0 313,615,000,000 22 Juli 2025 0.074 Tetap
Finance - Seri B
Nama obligasi 3 Obligasi II KB Bond name 3
Finansia Multi IDR 0 500,000,000,000 7 Juli 2024 0.062 Tetap
Finance - Seri A
Nama obligasi 4 Obligasi II KB Bond name 4
Finansia Multi IDR 0 500,000,000,000 27 Juni 2026 0.073 Tetap
Finance - Seri B
Nama obligasi 2,000,000,000,000 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Due date for bonds
Bond name Currency Total bonds payable, gross Interest rate Interest rate type
in foreign currency payable
Nama obligasi 1 Obligasi I KB Bond name 1
Finansia Multi IDR 0 686,385,000,000 2 Agustus 2023 0.047 Tetap
Finance - Seri A
Nama obligasi 2 Obligasi I KB Bond name 2
Finansia Multi IDR 0 313,615,000,000 22 Juli 2025 0.074 Tetap
Finance - Seri B
Nama obligasi 1,000,000,000,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Page 55
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 2,000,000,000,000 1,000,000,000,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 9,315,570,179 ) ( 6,372,071,354 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 1,990,684,429,821 993,627,928,646 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bonds payable
680,447,807,358 682,635,826,392
tahun atas utang obligasi
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 1,310,236,622,463 310,992,102,253 Long-term bonds payable
Page 56
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Surat berharga yang diterbitkan meliputi utang Obligasi. Surat berharga yang diterbitkan Disclosure of notes for bonds payable
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya
tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung dengan penerbitan surat berharga diakui sebagai
diskonto dan dikurangkan langsung dari hasil emisi dan diamortisasi selama jangka waktu surat
berharga yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Securities issued
consist of Bonds payable.Securities issued are classified as financial liabilities at amortized cost.
Additional cost directly attributable to the issuance of securities are recognized as a discount and offset
directly from the proceeds derived from such offerings and amortized over the period of the securities
issued using effective interest rate method
Page 57
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Page 58
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Page 59
[8695000] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency - Financing Industry
Catatan pinjaman Notes for borrowings
30 June 2023 31 December 2022
Pinjaman dalam mata Pinjaman dalam mata
Total pinjaman Total pinjaman
uang asing uang asing
Borrowings in foreign Borrowings in foreign
Total borrowings Total borrowings
currency currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 204,897,647,198 234,811,163,862 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk Mata uang 204,897,647,198 234,811,163,862 Currency Tbk
Bank Permata Tbk IDR 243,473,435,897 41,435,238,036 IDR Bank Permata Tbk
Mata uang 243,473,435,897 41,435,238,036 Currency
Bank Mega Tbk IDR 8,435,242,508 31,684,522,389 IDR Bank Mega Tbk
Mata uang 8,435,242,508 31,684,522,389 Currency
Bank Danamon Indonesia IDR 461,063,836,249 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 461,063,836,249 Currency Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 399,996,475,000 409,995,025,000 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 399,996,475,000 409,995,025,000 Currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR 498,781,250,000 248,916,666,667 IDR Bank KB Bukopin Tbk
Mata uang 498,781,250,000 248,916,666,667 Currency
Bank asing lainnya IDR 701,763,183,629 700,185,790,560 IDR Other foreign banks
Mata uang 701,763,183,629 700,185,790,560 Currency
Bank lokal lainnya IDR 3,343,149,476,321 3,605,790,048,344 IDR Other local banks
Mata uang 3,343,149,476,321 3,605,790,048,344 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 5,861,560,546,802 5,272,818,454,858 Currency Creditor bank name
Page 60
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pinjaman Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima dari berbagai bank dan institusi keuangan, Disclosure of notes for borrowings
termasuk fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) with recourse. Fasilitas pembiayaan bersama
(joint financing) with recourse disajikan secara gross, yaitu sebanyak pinjaman yang diberikan kepada
konsumen dan pinjaman yang diterima dari bank dicatat dalam nilai penuh dengan kewajiban
pembayaran kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. Pinjaman yang diterima
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya
tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan pinjaman dikurangkan dari
jumlah pinjaman yang diterima. Lihat Catatan 2e untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Borrowings represent funds received from various
banks and financial institutions, including with recourse joint financing facilities. With recourse joint
financing facilities are presented gross, i.e loans granted to customers and borrowings received from
banks are recorded at their full amount with repayment obligations in accordance with the terms of the
agreement. Borrowings are classified as financial liabilities measured unatamortized cost. Additional
costs that are directly attributable to the acquisition of loans are deducted from total borrowings. See
Note 2e for the accounting policy on financial liabilities measured at amortized cost.
Page 61
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.