Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
Nomor Surat 011/KPC-TBK/VII/2023
Nama Emiten PT Kapuas Prima Coal Tbk
Kode Emiten ZINC
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT. Kapuas Industri Jalan CPO 2022 Beroperasi 210.647.218.659 PENUH IDR 70.0
Prima Citra Pembuatan Kalap Rt.018
Logam Dasar Kumai Hulu
Bukan Besi Kumai
Kalimantan
Tengah
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Kapuas Prima Coal Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Kapuas Prima Coal Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Kapuas Prima Coal Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas ZINC Entity code
Nomor identifikasi entitas AA784 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B14. Metals & Minerals Industry
Subindustri B146. Diversified Metals & Subindustry
Minerals
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
42,861,143,091 53,464,902,205
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
7,565,925,012 40,416,070,144
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
131,498,200 132,830,218
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
270,271,694,283 388,297,464,994
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 164,040,049,379 161,856,892,027 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
15,575,597,551 2,278,797,983
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
6,965,825,994 6,435,378,827
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
38,427,667,721 24,894,102,230
lancar
Jumlah aset lancar 545,839,401,231 677,776,438,628 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 13,980,097,807 13,905,581,331 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak berelasi 338,085,000,000 204,503,000,000 receivables related
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
500,000,000
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
49,084,775,295 48,978,925,295
aset tetap property, plant and
equipment
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
0 56,893,845
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 31,081,712,866 31,081,712,866 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
364,937,601,737 388,664,077,164
equipment
Properti pertambangan 1,168,538,406,116 1,071,673,158,450 Mining properties
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
27,300,626,095 27,300,626,095
pajak tidak lancar refund
Goodwill 12,013,624,227 12,013,624,227 Goodwill
Jumlah aset tidak lancar 2,005,521,844,143 1,798,177,599,273 Total non-current assets
Page 5
Jumlah aset 2,551,361,245,374 2,475,954,037,901 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
4,172,102,500 228,230,321,443
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
96,129,827,285 75,742,207,283
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
8,269,544,231 4,607,199,174
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
9,750 252,525,000
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
84,082,278,281 44,149,633,390
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
2,596,378,927 8,414,731,862
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 2,291,316,443 1,232,934,051 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 3,135,453,359 1,142,167,582 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
600,000,000 750,000,000
dimuka jangka pendek revenue
Pendapatan Current deferred
ditangguhkan jangka 0 revenue
pendek
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 0 307,945,529,562
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of consumer
tempo dalam satu financing payables
4,319,786,846 7,024,508,421
tahun atas utang
pembiayaan
konsumen
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 2,836,494,956 5,756,416,329 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bonds payable
tempo dalam satu 22,764,594,345 22,764,594,345
tahun atas utang
obligasi
Jumlah liabilitas Total current
231,197,786,923 708,012,768,442
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
Page 6
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
3,418,800,000 3,418,800,000
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 1,500,900,978,519 954,338,812,232 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
0 1,259,531,383
pembiayaan payables
konsumen
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
0 578,132,237
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 0 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 0 borrowings
pinjaman lainnya
Pendapatan Non-current deferred
ditangguhkan jangka 0 revenue
panjang
Provisi jangka Non-current
panjang provisions
Provisi jangka Other non-current
27,350,326,657 27,350,326,656
panjang lainnya provisions
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 8,577,740,393 7,874,019,119 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,540,247,845,569 994,819,621,627
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 1,771,445,632,492 1,702,832,390,069 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 505,000,000,000 505,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
32,199,999,339 32,199,999,339
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 236,625,774,150 228,333,820,002 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
773,825,773,489 765,533,819,341
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
6,089,839,393 7,587,828,491
non-pengendali
Jumlah ekuitas 779,915,612,882 773,121,647,832 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,551,361,245,374 2,475,954,037,901
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
271,637,701,270 411,347,448,563
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 212,400,321,430 ) ( 266,043,385,575 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 59,237,379,840 145,304,062,988 Total gross profit
Beban penjualan ( 20,205,371,726 ) ( 31,497,936,751 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 23,596,970,195 ) ( 35,278,327,593 )
expenses
Pendapatan keuangan 67,508,847 122,967,965 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 62,340,751,627 ) ( 47,273,294,648 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
59,853,717,192 2,308,319,490
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 150,000,000 150,000,000 Other income
Keuntungan (kerugian) lainnya 11,854,796 12,580,845,392 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
13,177,367,127 46,416,636,843
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 6,383,402,080 ) ( 18,144,096,520 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
6,793,965,047 28,272,540,323
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 6,793,965,047 28,272,540,323 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 6,793,965,047 28,272,540,323 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
8,291,954,146 32,831,308,031
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 1,497,989,099 ) ( 4,558,767,708 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 8,291,954,146 32,831,308,031 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 1,497,989,099 ) ( 4,558,767,708 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.33 1.3 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
505,000,000,000 32,199,999,339 228,333,820,004 765,533,819,343 7,587,828,492 773,121,647,835
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 505,000,000,000 32,199,999,339 228,333,820,004 765,533,819,343 7,587,828,492 773,121,647,835 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 8,291,954,146 8,291,954,146 ( 1,497,989,099 ) 6,793,965,047 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 505,000,000,000 32,199,999,339 236,625,774,150 773,825,773,489 6,089,839,393 779,915,612,882 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
505,000,000,000 32,199,999,339 330,763,160,620 867,963,159,959 19,307,615,134 887,270,775,093
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 505,000,000,000 32,199,999,339 330,763,160,620 867,963,159,959 19,307,615,134 887,270,775,093 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 32,831,308,031 32,831,308,031 ( 4,558,767,708 ) 28,272,540,323 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 505,000,000,000 32,199,999,339 363,594,468,651 900,794,467,990 14,748,847,426 915,543,315,416 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
344,270,491,294 372,361,388,807
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 155,233,052,343 ) ( 232,543,131,062 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 14,804,650,472 ) ( 12,814,221,795 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 59,301,454,249 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
174,232,788,479 67,702,581,701
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
122,967,965
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 64,263,666,528 ) ( 45,829,162,654 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 45,223,994,756 ) 15,217,347,808
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 38,247,111,156 44,584,737,957 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 102,992,238,351 81,798,472,777 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
102,992,238,351 81,798,472,777
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 105,850,000 ) ( 44,912,996,474 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
11,988,090,908
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 2,318,062,914 ) ( 19,789,178,292 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
aset eksplorasi dan evaluasi ( 102,137,450,000 ) ( 132,160,842,498 ) exploration and evaluation
assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 74,516,476 ) ( 755,021,823 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Pembayaran uang muka Payments for advances on
Page 11
investasi ( 500,000,000 ) investments
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
( 15,556,229,289 )
piutang kepada pihak berelasi related parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 120,692,108,679 ) ( 185,629,948,179 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 238,616,636,725 115,078,928,008 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 224,058,218,943 ) ( 63,393,504,336 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
( 3,964,252,958 ) ( 4,485,305,176 )
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 3,498,053,610 ) ( 6,010,458,872 )
pembiayaan liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
7,096,111,214 41,189,659,624
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 10,603,759,114 ) ( 62,641,815,778 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
53,464,902,205 177,187,926,627
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
42,861,143,091 114,546,110,849
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Catatan 2.a Laporan keuangan konsolidasian PT Kapuas Prima Coal Tbk dan Entitas Anaknya disusun Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar statements
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta peraturan regulator
pasar modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.Kebijakan akuntansi yang diterapkan
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian selaras dengan kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti
diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang
telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif pada tanggal 1 Januari 2022.Grup telah menyusun
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus mempertahankan
kelangsungan usahaLaporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian,
disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa
akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut.Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode
langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.Mata
uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah,
yang merupakan mata uang fungsional Grup.Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.Untuk
memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan jumlahnya
yang signifikan, beberapa pos pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.
Prinsip-prinsip konsolidasi Catatan 2.d Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk Principles of consolidation
dan entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung oleh Entitas Induk.Laporan keuangan Entitas
Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Entitas induk. Kebijakan akuntansi yang
digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh
Grup, kecuali dinyatakan lain.Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu
tanggal Entitas Induk memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal Entitas Induk kehilangan
pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Entitas Induk memiliki secara langsung, lebih dari
setengah kekuasaan suara entitas.Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika
Grup memiliki seluruh hal berikut ini:a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan
kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee);b. Eksposur atau hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee; danc. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.Ketika Grup memiliki kurang dari hak
suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam
menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak
suara yang lain.Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.Hak suara dan hak suara potensial
Grup.Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas Entitas Anak dan
berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas Entitas Anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
Page 13
beban yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Grup menghentikan pengendalian atas Entitas Anak.Laba atau rugi dan setiap komponen penghasilan
komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Grup dan kepentingan
non-pengendali (KNP), walaupun hasil di kepentingan non-pengendali mempunyai saldo
defisit.Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.Perubahan kepemilikan pada Entitas
Anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan
pengendalian atas Entitas Anak, maka Grup:a. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap
goodwill) dan liabilitas Entitas Anak;b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;c.
menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;d. mengakui
nilai wajar pembayaran yang diterima;e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;f. mengakui
setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dang.
mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan
melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.KNP mencerminkan bagian atas laba atau
rugi dan aset bersih dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan, secara langsung maupun tidak
langsung, pada Entitas Induk, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas IndukTransaksi dengan
kepentingan nonpengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas.Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk
mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat
kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui
secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk.
Kas dan setara kas Catatan 2.e Kas dan bank dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri dari kas dan kas di Cash and cash equivalents
bank yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya serta memiliki risiko
perubahan nilai yang tidak signifikan.Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya dengan jangka
waktu lebih dari 3 (tiga) bulan sejak tanggal penempatan, digunakan sebagai jaminan dan dibatasi
penggunaannya, dicatat sebagai "kas dan Setara Kas Dibatasi Penggunaannya" dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian. Kas dan setara kas yang akan digunakan untuk membayar liabilitas yang
jatuh tempo setelah satu tahun sejak akhir periode pelaporan disajikan pada bagian aset tidak lancar
pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Persediaan Catatan 2.h Persediaan diakui sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Inventories
Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap
digunakan atau dijual, dicatat sebagai berikut:Biaya bahan baku terdiri dari biaya pembelian dengan
metode rata-rata tertimbang.Biaya persediaan tambang terdiri dari tenaga kerja, penyusutan, dan
alokasi biaya overhead terkait dengan aktivitas tambang.Biaya barang jadi dan barang dalam proses
terdiri dari bahan langsung, tenaga kerja dan proporsi overhead produksi berdasarkan kapasitas
operasi normal, tidak termasuk biaya pinjaman.Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam
kegiatan usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang
diperlukan untuk melaksanakan penjualan. Cadangan penurunan nilai persediaan, jika ada, ditentukan
berdasarkan penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun untuk menyesuaikan nilai
tercatat persediaan ke nilai realisasi bersih.
Page 14
Properti investasi Catatan 2.m Pengeluaran untuk eksplorasi dan evaluasi dikapitalisasi dan diakui sebagai ?aset Investment property
eksplorasi dan evaluasi? untuk setiap daerah pengembangan (area of interest) apabila izin
pertambangan telah diperoleh dan masih berlaku dan: (i) biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh
kembali melalui keberhasilan pengembangan dan eksploitasi daerah pengembangan, atau (ii) apabila
kegiatan tersebut belum mencapai tahap yang memungkinkan untuk menentukan adanya cadangan
terbukti yang secara ekonomis dapat diperoleh, serta kegiatan yang aktif dan signifikan, dalam daerah
pengembangan (area of interest) terkait masih berlangsung.Pengeluaran ini meliputi penggunaan
bahan pembantu dan bahan bakar, biaya survei, biaya pengeboran dan pengupasan tanah sebelum
dimulainya tahap produksi dan pembayaran kepada kontraktor.Setelah pengakuan awal, aset
eksplorasi dan evaluasi dicatat menggunakan model biaya dan diklasifikasikan sebagai aset berwujud,
kecuali memenuhi syarat untuk diakui sebagai aset tak berwujud.Pemulihan aset eksplorasi dan
evaluasi tergantung pada keberhasilan pengembangan dan eksploitasi komersial daerah
pengembangan (area of interest) tersebut. Aset eksplorasi dan evaluasi diuji untuk penurunan nilai bila
fakta dan kondisi mengindikasikan bahwa jumlah tercatatnya mungkin melebihi jumlah
terpulihkannya.Dalam keadaan tersebut, maka entitas harus mengukur, menyajikan dan
mengungkapkan rugi penurunan nilai terkait sesuai dengan PSAK 48 ?Penurunan Nilai Aset
Nonkeuangan?.Aset eksplorasi dan evaluasi ditransfer ke ?Tambang dalam pengembangan? pada
akun ?Aset pertambangan? setelah ditetapkan bahwa tambang memiliki nilai ekonomis untuk
dikembangkan.Pengeluaran untuk tambang dalam pengembangan dan biaya-biaya lain yang terkait
dengan pengembangan suatu area of interest setelah transfer dari aset eksplorasi dan evaluasi namun
sebelum dimulainya tahap produksi pada area yang bersangkutan, dikapitalisasi ke ?Tambang dalam
pengembangan? sepanjang memenuhi kriteria kapitalisasi.Pada saat tambang dalam pengembangan
diselesaikan dan tahap produksi dimulai, ?Tambang dalam pengembangan? ditransfer ke ?Tambang
pada Tahap Produktif? pada akun ?Aset Pertambangan?, yang dicatat pada nilai perolehan, dikurangi
akumulasi deplesi dan akumulasi penurunan nilai.Deplesi tambang pada tahap produksi adalah
berdasarkan metode unit produksi sejak daerah pengembangan (area of interest) tersebut telah
berproduksi secara komersial, selama periode waktu yang lebih pendek antara umur tambang dan sisa
berlakunya IUP.
Aset tetap Catatan 2.l Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi Fixed assets
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya terjadi, jika
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi
kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria
pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap, kecuali
untuk aset tetap dari KP Citra menggunakan metode saldo menurun. Perbedaan atas metode
penyusutan ini tidak menghasilkan penyesuaian yang signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian. Metode penyusutan dan estimasi masa manfaat ekonomis aset tetap Grup adalah
sebagai berikut: Metode penyusutan : Bangunan dan dermaga - Garis lurus, Power plant - Garis lurus,
Alat berat - Garis lurus, Mesin-mesin flotasi dan peralatan - Garis lurus dan saldo menurun, Sarana
dan prasarana - Saldo menurun, Kendaraan - Garis lurus dan saldo menurun, Inventaris kantor - Garis
lurus dan saldo menurun, Estimasi masa manfaat (tahun) : Bangunan dan dermaga 20 tahun, Power
plant 20 tahun, Alat berat 3-8 tahun, Mesin-mesin flotasi dan peralatan 3-20 tahun, Sarana dan
prasarana 4-8 tahun, Kendaraan 3-8 tahun, Inventaris kantor 3-8 tahun. Tanah dinyatakan
berdasarkan harga perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah. Biaya pengurusan
perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan
Page 15
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Grup
menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, ?Aset Tetap?.Jumlah tercatat aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan, beban
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.assets is derecognized.Biaya konstruksi aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam
penyelesaian. Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan, yaitu pada saat
aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan
keinginan dan maksud manajemen.Aset dalam pembangunan dan pemasangan dinyatakan sebesar
biaya perolehan.Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direviu dan disesuaikan,
setiap akhir tahun, bila diperlukan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Catatan 2.n Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.Jumlah
terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset
tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau
kelompok-kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang dilanjutkan diakui pada laba rugi sebagai rugi
penurunan nilai.Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke
nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar
terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar
aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang
tersedia.Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut.Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk
aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini,
jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan
di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.Goodwill diuji untuk penurunan setiap
tahun (per tanggal 31 Desember) dan ketika keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat
Page 16
mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat
tiap UPK (atau kelompok UPK) dimana goodwill terkait. Jika jumlah terpulihkan dari UPK kurang dari
jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Kerugian penurunan nilai yang berhubungan dengan
goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Catatan 2.t Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam Revenue and expense recognition
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup
mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan.Kontrak
aset pada awalnya diakui sebagai pendapatan yang diperoleh dari jasa yang diberikan karena
penerimaan imbalan bergantung pada keberhasilan penyelesaian jasa tersebut. Setelah penyelesaian
jasa dan penerimaan oleh pelanggan, jumlah yang diakui sebagai kontrak aset direklasifikasi ke
piutang usaha.Kontrak liabilitas diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran jatuh tempo (mana
yang lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa terkait. Kontrak liabilitas
(juga disebut sebagai "Uang muka pelanggan" dalam laporan posisi keuangan konsolidasian) diakui
sebagai pendapatan ketika Grup memenuhi kontrak tersebut (yaitu, mengalihkan kendali atas barang
dan jasa terkait kepada pelanggan).Pendapatan dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik
produk-produk Grup diakui bila risiko dan manfaat yang signifikan telah berpindah kepada pembeli,
yang pada umumnya terjadi pada saat yang bersamaan dengan pengiriman dan penerimaan
barang.Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan
atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (SBE), yaitu suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat,
sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.Beban diakui pada saat
terjadinya (dasar akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a.Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (I)memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi
salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya); (ii) satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya); (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
(iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga; (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk
imbalan kerja dari Grup atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a); (vii) orang yang diidentifikasi
dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas); atau (viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana
entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci
kepada entitas Grup atau kepada entitas induk dari Grup.Transaksi signifikan dengan pihak berelasi,
baik yang dilakukan dengan syarat dan ketentuan yang sama atau tidak seperti yang dilakukan dengan
pihak ketiga, diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Catatan 2.i Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba Income taxes
rugi kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik
dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.Beban pajak kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan
Page 17
taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak
yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.Kekurangan atau kelebihan pembayaran
pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah
besar kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya
terhadap liabilitas perpajakan Grup.Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu
pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai
tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal.Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir
periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.Aset pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang
akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan, berdasarkan Undang-Undang Pajak yang
berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode pelaporan keuangan. Pengaruh pajak terkait
dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan ke periode operasi berjalan, kecuali untuk
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung ke ekuitas.Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara
saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini
dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan
entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini
dengan dasar neto.
Provisi Catatan 2.s Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif), sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Group mengharapkan sebagian atau seluruh
provisi diganti, maka penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat
timbul keyakinan pengantian pasti diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto
setelah dikurangi jumlah yang diakui sebagai penggantiannya.Provisi ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan
besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan
liabilitas tersebut, maka provisi dibatalkan.Operasional dari Grup saat ini dan di masa depan
terpengaruh dari waktu ke waktu oleh perubahan regulasi tentang lingkungan. Kebijakan Grup ialah
untuk memenuhi dan melebihi persyaratan yang ditentukan regulasi yang dikeluarkan pemerintah
dengan menggunakan aplikasi yang terbukti secara teknis dan ekonomis dapat dilakukan.Biaya
reklamasi dan penutupan tambang akan ditanggung oleh Grup baik pada saat beroperasi, ataupun
pada saat akhir masa operasi dari fasilitas Grup dan aset pertambangan. Grup menilai provisi untuk
reklamasi pada setiap akhir tanggal pelaporan. Sifat kegiatan restorasi ini meliputi: pembongkaran dan
pemindahan struktur; merehabilitasi tambang dan bendungan pertambangan; membongkar fasilitas
Page 18
operasi; menutup lokasi pabrik dan limbah; dan memulihkan, mereklamasi, dan revegetasi area yang
terkena dampak.Kewajiban umumnya timbul ketika aset yang terpasang atau tanah/lingkungan yang
terganggu di lokasi operasi penambangan. Ketika liabilitas awalnya diakui, nilai kini atas estimasi biaya
dikapitalisasi dengan meningkatkan jumlah tercatat dari aset pertambangan terkait sepanjang hal itu
terjadi sebagai akibat dari pengembangan/konstruksi tambang. Setiap kewajiban reklamasi yang timbul
melalui produksi persediaan diakui sebagai bagian dari persediaan yang terkait. Gangguan tambahan
yang timbul karena pengembangan/konstruksi lebih lanjut di tambang diakui sebagai penambahan atau
beban terhadap aset terkait dan kewajiban reklamasi ketika terjadi.Biaya yang berkaitan dengan
pemulihan kerusakan situs (setelah dimulainya produksi komersial) yang dibuat secara berkelanjutan
selama proses produksi disajikan pada nilai sekarang neto dan diakui dalam laba rugi ketika ekstraksi
berlangsung.Biaya-biaya yang terkait dengan program reklamasi dan lingkungan yang berjalan
dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain saat terjadi atau dikapitalisasi dan
disusutkan berdasarkan manfaat ekonomis di masa depan. Restorasi, rehabilitasi dan biaya lingkungan
yang terjadi saat tahap operasi produksi dibebankan sebagai bagian dari biaya produksi. Cadangan
jaminan reklamasi telah disusun sesuai dengan persyaratan Pemerintah Indonesia.Perubahan estimasi
waktu reklamasi atau perubahan estimasi biaya masa depan ditangani secara prospektif dengan
mengakui penyesuaian liabilitas reklamasi dan penyesuaian terkait dengan aset yang terkait, jika
estimasi awalnya diakui sebagai bagian dari aset diukur sesuai dengan PSAK 16 ?Aset Tetap?.Setiap
pengurangan dalam kewajiban reklamasi dan, oleh karena itu, setiap pengurangan dari aset yang
terkait, tidak boleh melebihi jumlah tercatat dari aset tersebut. Jika terjadi, kelebihan apa pun atas nilai
tercatat akan dicatat ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Jika
perubahan dalam estimasi menghasilkan peningkatan dalam kewajiban reklamasi dan karenanya
merupakan tambahan terhadap nilai tercatat aset, Grup mempertimbangkan apakah ini merupakan
indikasi penurunan nilai aset secara keseluruhan, dan jika demikian, akan di uji atas penurunan
nilai.Jika untuk tambang yang sudah matang, estimasi untuk aset pertambangan yang direvisi
dikurangi dengan ketentuan reklamasi melebihi nilai yang dapat dipulihkan, bagian kenaikan tersebut
akan langsung dibebankan.Seiring dengan waktu, kewajiban yang didiskontokan meningkat untuk
perubahan nilai sekarang berdasarkan tingkat diskonto yang mencerminkan penilaian pasar saat ini
dan risiko khusus untuk kewajiban tersebut. Pelepasan diskon secara berkala diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagai bagian dari beban bunga.Untuk
masalah lingkungan yang mungkin tidak memerlukan penghentian suatu aset, dimana Grup
merupakan pihak yang bertanggung jawab dan ditentukan bahwa ada liabilitas dan jumlahnya dapat
ditentukan, maka Grup mencatat akrual untuk liabilitas estimasi. Dalam menentukan apakah terdapat
liabilitas sehubungan dengan masalah lingkungan, maka Grup menerapkan kriteria pengakuan
liabilitas berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.Untuk tambang yang ditutup, perubahan estimasi
biaya akan segera diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Imbalan kerja karyawan Catatan 2.p Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu Employee benefits
dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana semua perubahan
pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan
materi penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa
sesuai PSAK 24, ?Imbalan Kerja? yang diadopsi dari IAS 19, ?Employee Benefits?.Materi penjelasan
tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis
Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan
yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision
Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut
dan, dengan demikian, mengubah kebijakan akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode
Page 19
jasa. Penerapan ini tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan
sebelumnya.Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan
Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan
program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik
dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto,
hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.Pengukuran kembali,
terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada
periode terjadinya untuk mencerminkan aset atau liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan
keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program.Seluruh
biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen terjadi atau
ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.Bunga neto dihitung dengan
menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti
dikategorikan sebagai berikut: Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan
dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian), Beban atau pendapatan bunga neto, Pengukuran kembali.
Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Laba per saham Catatan 2.w Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang Earnings per share
dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
beredar pada periode yang bersangkutan.
Pelaporan segmen Catatan 2.x Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup Segment reporting
yang secara regular direview oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian
kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas
segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal
yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan
sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Kombinasi bisnis Catatan 2. z Kombinasi bisnis dicatat menggunakan metode akuisisi. Biaya suatu akuisisi diakui Business combination
sebagai penjumlahan atas imbalan yang dialihkan, yang diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi,
dan jumlah atas kepentingan non-pengendali dientitas yang diakuisisi. Biaya akuisisi yang terjadi
dibiayakan dan dicatat sebagai beban pada periode berjalan.Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi
yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas
tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.Selisih lebih antara penjumlahan imbalan
yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk kepentingan non-pengendali dengan aset teridentifikasi
dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill.Jika, setelah penilaian kembali,
Page 20
jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi
melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan nonpengendali pada pihak
diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak
pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih tersebut diakui segera dalam laba rugi
sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur diantara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi: 1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut; atau, 2. jika tidak
terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebutGrup
harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. Nilai wajar aset atau
liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
terbaiknya.Pengukuran nilai wajar atas aset nonkeuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku
pasar dalam menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi
dan terbaik aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di
kemampuan tertinggi dan terbaik.Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau
dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian,
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap
keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: Level 1. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif
untuk aset atau liabilitas yang identik; Level 2 Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level
1 yang dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung; dan, Level 3 Input untuk aset
dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat
diobservasi).Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara
berulang, Grup menentukan apakah terjadi transfer antara tingkat di dalam hirarki dengan cara
mengevaluasi kategori setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Catatan 3.v Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan nilai Foreign currency transactions and balances
tukar yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan
kurs yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan pada usaha tahun berjalan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tukar
yang digunakan adalah sebagai berikut, yang dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan jual dari
Bank Indonesia pada tanggal tersebut:1 (satu) Dolar Amerika Serikat 15.026 & 15.731, 1 (satu) Yuan
China 2.176.71 & 2.257
Efek-efek Catatan 2.r Efek utang yang diterbitkan merupakan utang obligasi. Efek utang yang diterbitkan dicatat Securities
sebesar nilai nominal dikurangi saldo diskonto yang belum diamortisasi.Beban emisi efek utang yang
diterbitkan sehubungan dengan penerbitan efek utang yang diterbitkan diakui sebagai diskonto dan
dikurangkan langsung dari hasil emisi efek utang yang diterbitkan untuk menentukan hasil emisi neto
efek utang yang diterbitkan tersebut.Efek utang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif setelah pengakuan awalnya. Diskonto diamortisasi selama
jangka waktu efek utang yang diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Aset hak guna Catatan 2.q Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang Right of use assets
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.Aset
Page 21
hak-guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi
masa manfaat aset, sebagai berikut: Mesin-mesin flotasi dan peralatan 20 tahun, Alat berat 3-8 tahun,
Kendaraan 3-8 tahun, Bangunan 1-2 tahun
Goodwill Catatan 2.y Goodwill merupakan manfaat ekonomi masa depan yang timbul atas akuisisi dari suatu Goodwill
bisnis yang dicatat pada biaya perolehan yang ditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis tersebut
dikurangi akumulasi penurunan nilai, jika ada.Kebijakan Grup tentang penilaian penurunan nilai
goodwill dijelaskan pada Catatan 2n.
Beban dibayar dimuka Catatan 2.k Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan dalam kegiatan operasi selama umur Prepaid expenses
manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya dibayar di muka dan uang muka jangka
panjang disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
karena diharapkan akan direalisasi lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan.Uang muka
pembelian aset tetap disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian karena diharapkan direalisasi dalam waktu 12 bulan setelah periode pelaporan.
Instrumen keuangan Catatan 2.g Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas Financial instruments
keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.Aset keuangan diklasifikasikan
pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI), atau (iii) nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).Grup
mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: Aset
keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual; dan Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal
tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan
dilakukan pada tingkat instrumen.Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada
bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan
apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau
keduanya.Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain - pihak ketiga,
piutang pihak berelasi, kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya dan aset lainnya - jaminan
diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.Grup
mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii)
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang
bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, efek utang yang diterbitkan - neto,
utang bank jangka panjang, liabilitas sewa, utang pembiayaan dan utang pihak berelasi diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.Pengakuan dan Pengukuran Klasifikasi aset
keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan
model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada
saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki
komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai
Page 22
harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Liabilitas keuanganInstrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrakECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (ECL sepanjang umur).Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada
Page 23
data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking)
khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi
definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup
juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa
melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan
untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah
sepenuhnya dilakukan penyisihan.Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset
keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:hak
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atauGrup mentransfer
hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak
ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan
tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.Ketika Grup telah mentransfer hak untuk
menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass-through
arrangement), dan secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut.Keterlibatan berkelanjutan yang
berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah
tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar
kembali.Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.Pada penghentian
pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai
tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI,
keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi
investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam
instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVOCI, keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak
direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba.Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau
kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan
imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan
dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara
substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada,
maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
dalam laba rugi.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Catatan 2.aa Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Events after reporting period
Grup pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan
konsolidasian.Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada,
diungkapkan ketika material terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Page 24
Penerapan standar akuntansi baru Catatan 2. bb Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amendemen/penyesuaian Adoption of new accounting standards
PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2022. Penerapan atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan
akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada tahun
berjalan atau tahun-tahun sebelumnya. PSAK 73 (Amendemen), ?Sewa?: Konsensi sewa terkait
Covid-19 setelah 30 Juni 2021 Amendemen tersebut memperpanjang kebijakan praktis konsesi sewa
terkait Covid-19 dimana segala bentuk pengurangan pembayaran sewa hanya memengaruhi
pembayaran sewa pada atau sebelum tanggal 30 Juni 2022. PSAK 22 (Amendemen), ?Kombinasi
Bisnis?: Referensi ke Kerangka Konseptual Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara
PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah
persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis. PSAK 57 (Amendemen), ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi
dan Aset Kontinjensi?: Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi KontrakAmendemen ini
mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam menentukan apakah
suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk
memenuhi kontrak terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang
berhubungan langsung dengan kontrak terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut
(misalnya tenaga kerja langsung atau material) dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung
untuk memenuhi kontrak (misalnya alokasi biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam
memenuhi kontrak tersebut). PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Instrumen Keuangan?PSAK 71
(Penyesuaian 2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait penghentian
pengakuan liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi
fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau
diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima
baik peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain. PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020),
?Sewa?PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian biaya
properti sewaan dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan insentif sewa
yang mungkin timbul karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Catatan 2. b Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar dan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum effective
berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan
Keuangan?: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang, Amendemen PSAK 1,
?Penyajian Laporan Keuangan? mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau
tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak
terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan
waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud
PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas,
terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan
klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas. PSAK 1 (Amendemen),
?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi, Amendemen ini memberikan
panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam
pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas
menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan
untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan entitas dengan persyaratan untuk
mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana
entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan
akuntansi. PSAK 16 (Amendemen), ?Aset Tetap?: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan,
Page 25
Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laba rugi.PSAK 25 (Amendemen), "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan": Definisi Estimasi Akuntansi, Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasiakuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. PSAK 46 (Amendemen), "Pajak Penghasilan": Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal, Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar dan amendemen tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Reclassifications of
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 18,237,191,129 18,237,191,129 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 72,584,164,175 1,714,786,173 74,298,950,348 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
308,628,199,876 2,226,630,509 310,854,830,385
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
177,596,073,337 177,596,073,337
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
12,588,869,828 60,470,397 12,649,340,225
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
83,658,521,137 83,658,521,137
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 733,138,385 296,625,953 1,029,764,338 Others, directly owned
Dimiliki langsung 674,026,157,867 2,287,100,906 2,011,412,126 678,324,670,899 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
35,161,017,275 35,161,017,275
assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
12,879,070,625 12,879,070,625
use assets
Bangunan, aset hak guna 934,916,554 934,916,554 Building, right of use assets
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
28,293,995,921 28,293,995,921
hak guna assets
Aset hak guna 77,269,000,375 77,269,000,375 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
1,706,127,740 30,962,008 ( 1,737,089,748 )
penyelesaian construction
Lainnya, dalam Others, assets under
274,322,378 ( 274,322,378 )
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
1,980,450,118 30,962,008 ( 2,011,412,126 ) 0
construction
Aset tetap Property, plant, and
753,275,608,360 2,318,062,914 0 755,593,671,274
equipment
Page 27
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
14,686,336,143 1,837,629,658 16,523,965,801
dimiliki langsung improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
117,447,253,114 11,449,059,539 128,896,312,653
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
130,724,803,358 4,898,188,018 135,622,991,376
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
10,154,150,614 638,601,539 10,792,752,153
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
58,934,707,571 2,658,267,801 61,592,975,372
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 194,580,624 25,218,502 219,799,126 Others, directly owned
Dimiliki langsung 332,141,831,424 21,506,965,057 353,648,796,481 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
16,025,321,222 1,211,113,426 17,236,434,648
assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
3,174,587,807 908,488,789 4,083,076,596
use assets
Bangunan, aset hak guna 428,503,416 233,729,136 662,232,552 Building, right of use assets
Kendaraan bermotor, aset Motor vehicle, rights of use
12,841,287,327 2,184,241,933 15,025,529,260
hak guna assets
Aset hak guna 32,469,699,772 4,537,573,284 37,007,273,056 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
364,611,531,196 26,044,538,341 390,656,069,537
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
388,664,077,164 364,937,601,737
equipment
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 16,050,937,500 2,186,253,629 18,237,191,129 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 34,363,243,760 15,304,432,097 22,916,488,318 72,584,164,175 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 250,677,611,495 4,726,674,804 53,223,913,577 308,628,199,876 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
180,822,051,455 1,482,000,000 ( 5,483,182,200 ) 775,204,082 177,596,073,337
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 11,308,467,259 1,280,402,569 12,588,869,828 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
83,814,174,399 709,550,820 ( 90,000,000 ) ( 775,204,082 ) 83,658,521,137
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
368,271,800 176,317,158 188,549,427 733,138,385
langsung
Dimiliki langsung 577,404,757,668 25,865,631,077 ( 5,573,182,200 ) 76,328,951,322 674,026,157,867 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
35,161,017,275 35,161,017,275
assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
12,879,070,625 12,879,070,625
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
934,916,554 934,916,554
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
28,293,995,921 28,293,995,921
aset hak guna use assets
Aset hak guna 77,269,000,375 77,269,000,375 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
22,916,488,318 1,706,127,740 ( 22,916,488,318 ) 1,706,127,740
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 53,223,913,577 ( 53,223,913,577 ) 0 equipment, assets
Page 29
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
188,549,427 274,322,378 ( 188,549,427 ) 274,322,378
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
76,328,951,322 1,980,450,118 ( 76,328,951,322 ) 1,980,450,118
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
731,002,709,365 27,846,081,195 ( 5,573,182,200 ) 0 753,275,608,360
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 11,501,554,904 3,184,781,239 14,686,336,143 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 94,173,223,349 23,274,029,765 117,447,253,114 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
125,714,371,542 9,958,579,363 ( 5,483,182,200 ) 535,034,653 130,724,803,358
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 8,732,262,285 1,421,888,329 10,154,150,614 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
54,124,801,018 5,434,941,206 ( 90,000,000 ) ( 535,034,653 ) 58,934,707,571
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
151,244,541 43,336,083 194,580,624
langsung
Dimiliki langsung 294,397,457,639 43,317,555,985 ( 5,573,182,200 ) 332,141,831,424 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
13,592,339,145 2,432,982,077 16,025,321,222
assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
1,357,610,228 1,816,977,579 3,174,587,807
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
428,503,416 428,503,416
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
8,472,803,462 4,368,483,865 12,841,287,327
aset hak guna use assets
Aset hak guna 23,422,752,835 9,046,946,937 32,469,699,772 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
317,820,210,474 52,364,502,922 ( 5,573,182,200 ) 364,611,531,196
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
413,182,498,891 388,664,077,164
equipment
Page 30
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 31 Desember 2022, kendaraan Entitas Induk sebesar Rp 9.876.566.288 digunakan Disclosure of notes for property, plant and
sebagai jaminan utang pembiayaan yang diperoleh dari PTMandiri Tunas Finance (Catatan 21).Pada equipment
tanggal 31 Desember 2022 , kendaraan Entitas Induk masing-masing sebesar Rp 4.527.502.955
digunakan sebagai jaminan utang pembiayaan yang diperoleh dari PT Mitsubishi UFJ Lease& Finance
Indonesia (Catatan 21).Pada tanggal dan 31 Desember 2022, kendaraan Entitas Induk dengan
masing-masing sebesar Rp 2.273.808.845 digunakan sebagai jaminan utang pembiayaan yang
diperoleh dari PT BCA Finance (Catatan 21).pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 aset
tetap telah diasuransikan atas all property risks, senilai Rp 516.245.746.340 dan Rp 444.101.207.390.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul dari risiko-risiko tersebut. Aset dalam pembangunan merupakan pembangunan
mesin flotasi, mesin crusher dan yang masih dalam tahap pengerjaan. Rincian aset dalam
pembangunan Grup pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Bangunan
1.706.127.740 dan Sarana dan prasarana 274.322.378. Jumlah biaya dari aset tetap yang telah
sepenuhnya disusutkan tetapi masih digunakan adalah sebagai berikut: Bangunan 165.172.343,
Mesin-mesin flotasi dan peralatan 24.788.297.152, Alat berat 104.406.047.309, Kendaraan
40.782.611.337, Inventaris kantor 7.764.418.878, Sarana dan prasarana 67.979.200. Manajemen
berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, kecuali untuk bangunan dan dermaga, mesin-mesin flotasi dan peralatan, alat berat,
kendaraan dan inventaris kantor.
Page 31
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
Page 32
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
Page 33
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Page 34
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 C&D Logistics Third party 1
Group Limited, 128,114,154,921 103,213,813,849
China
Pihak ketiga 2 Merlion Third party 2
Resources
121,574,722,216 203,137,965,731
Holdings Limited,
Hongkong
Pihak ketiga 3 PT. Dexin Steel Third party 3
21,948,824,133 104,995,668,983
Indonesia
Pihak ketiga 271,637,701,270 411,347,448,563 Third parties
Tipe pihak 271,637,701,270 411,347,448,563 Type of parties
Page 35
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Rincian penjualan kepada masing-masing pelanggan dari pihak ketiga yang melebihi 10% dari total Disclosure of notes for revenue
penjualan adalah sebagai berikut: Merlion Resources Holdings Limited 121.574.722.216 & C&D
Logistics Group Limited 128.114.154.921
Page 36
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 7,565,925,012 2,669,132,914 IDR Third party
USD 4,667,196,018 37,746,937,230 USD
Mata uang 12,233,121,030 12,233,121,030 40,416,070,144 40,416,070,144 Currency
Page 37
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi piutang usaha pada akhir tahun, manajemen Grup Disclosure of notes for trade receivables
berpendapat bahwa tidak diperlukan penyisihan ECL piutang usaha.
Page 38
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 39
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 40
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan lancar 164,040,049,379 161,856,892,027 Current inventories
Page 41
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat persediaan yang dijaminkan oleh Disclosure of notes for inventories
Grup. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen Grup
berpendapat bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan
Page 42
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 94,459,639,114 73,772,278,244 IDR Third party
CNY 539,150,798 585,537,014 CNY
USD 1,131,037,373 1,384,392,025 USD
Mata uang 96,129,827,285 75,742,207,283 Currency
Pihak berelasi IDR 8,269,544,231 4,607,199,174 IDR Related party
Mata uang 8,269,544,231 4,607,199,174 Currency
Page 43
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 44
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Makan dan minuman 3,174,805,474 4,375,416,912 Food and beverage
Material 9,111,983,375 57,442,224,067 Material usage
Pertambangan 11,342,938,500 10,934,374,500 Mining cost
Royalti kepada pemerintah 14,889,806,556 17,862,028,627 Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat 12,967,323,321 23,726,875,223 Freight and handling costs
Subkontraktor 84,150,810,715 89,503,354,958 Subcontractor
Upah, tenaga kerja langsung 8,478,597,681 5,327,911,701 Wages and direct labor
Amortisasi 4,666,265,800 5,146,421,763 Amortization
Depresiasi 21,549,661,365 18,972,719,915 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 21,102,432 111,471,040 Repairs and maintenance
Beban bahan bakar 8,241,175,800 13,681,406,992 Fuel expenses
Jumlah biaya produksi 178,594,471,019 250,693,869,023 Total production cost
Harga pokok produksi 178,594,471,019 250,693,869,023 Cost of goods manufactured
Biaya overhead lainnya 7,682,867,806 7,951,541,850 Overhead
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
26,122,982,605 7,397,974,702
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
212,400,321,430 266,043,385,575
pendapatan
Page 45
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Rincian beban yang dikeluarkan kepada pihak ketiga melebihi 10% dari total beban pokok penjualan Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan adalah PT Serasi Anugerah Sejahtera (SAS) Rp 84.150.810.715
Page 46
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency foreign currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 1,500,900,978,519 1,500,900,978,519 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk USD 80,241,837 1,262,284,341,794 USD Tbk
Mata uang 1,500,900,978,519 1,262,284,341,794 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,500,900,978,519 1,262,284,341,794 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,500,900,978,519 1,262,284,341,794 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 1,500,900,978,519 1,262,284,341,794 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 1,500,900,978,519 954,338,812,232 Long-term bank loans
Page 47
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan perjanjian No. CBG.CB3/SMD.SPPK. 101/20231 tanggal 19 Mei 2023, Entitas Induk Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang menerima pemberitahuan mengenai persetujuan fasilitas kredit yang diperoleh dari Mandiri (Catatan
38).Entitas Induk memperoleh fasilitas Term Loam, sebagai berikut:? Fasilitas kredit Term Loan
sebesar Rp 1.500.900.978.518 untuk mengcover casflow gap dalam rangka refinancing Fasilitas
Eksisting, pembayaran fee/biaya lainnya terkait Fasilitas, dan kebutuhan bisnis lainnya..
Page 48
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,500,900,978,519 31 Desember 2024 0.03 Libor 6-Month IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Libor 3-Month + USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
80,241,837 31 desember 2024 0.096
Margin 7% per tahun
Page 49
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek
pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 4,172,102,500 4,172,102,500 9,503,862,500 9,503,862,500 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk USD 13,904,168 218,726,458,943 USD Tbk
Mata uang 4,172,102,500 228,230,321,443 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 4,172,102,500 228,230,321,443 Currency Creditor bank name
Page 50
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan perjanjian No. CBG.CB3/SMD.SPPK. 041/2021 tanggal 15 Juni 2021, Entitas Induk Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek menerima pemberitahuan mengenai persetujuan fasilitas kredit yang diperoleh dari Mandiri. Entitas
Induk memperoleh fasilitas kredit, sebagai berikut:Fasilitas kredit Bank Garansi/Standby Letter of
Credit (SBLC) dan Letter of Credit (LC)/SKBDN sebesar USD 1.000.000 untuk kegiatan operasional
Entitas Induk.Fasilitas kredit Treasury Line sebesar USD 5.000.000 untuk tujuan lindung nilai dan
transaksi operasional valas, dikenai suku bunga 6,5% per tahun.Fasilitas Pre-export Financing sebesar
USD 8.000.000 untuk pembiayaan kegiatan sebelum penjualan yang dilakukan Entitas Induk , dikenai
suku bunga 6,5% per tahun.Fasilitas kredit akan jatuh tempo pada 31 Desember 2023. Pada tanggal
31 Desember 2022, fasilitas kredit Pre-export Financing dan Treasury Line yang digunakan Entitas
Induk sebesar USD 13.904.167 (setara dengan Rp 218.726.458.943), dan Letter of Credit (LC)/SKBDN
yang digunakan Entitas Induk sebesar Rp 9.503.862.500.
Page 51
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 4,172,102,500 31 desember 2023 0.065 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 9,503,862,500 31 desember 2023 0.065 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
USD 13,904,168 31 desember 2023 0.065 USD
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.