Back to announcement
20230803_BALI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31357658_lamp2.pdf
Other Text extracted BALISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PRESS RELEASE
BALI TOWER BANTAH ABAIKAN KORBAN MUSIBAH KABEL DI JALAN ANTASARI
Jakarta, 3 Agustus 2023 – Manajemen PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (Bali Tower) sudah sejak
Juni 2023 menawarkan bantuan kepada Sultan Rif’at Alfatih, meski musibah terjerat kabel serat
optik (fiber optic cable) di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, itu merupakan kecelakaan murni. Bukan
akibat kelalaian perusahaan.
“Kami prihatin dan berempati dengan kecelakaan yang dialami Sultan Rif’at Alfatih pada 5 Januari
2023. Sejak pertama kali mengetahui musibah tersebut, manajemen Bali Tower berkomitmen
untuk mencari solusi terbaik yang hingga kini masih didiskusikan kedua belah pihak. Kami juga
memohon maaf atas belum terlaksananya kunjungan dan silaturahmi oleh manajemen Bali
Tower,” ujar Kuasa Hukum PT Bali Towerindo, Maqdir Ismail.
Menurut Maqdir, manajemen Bali Tower berharap agar proses pemulihan yang saat ini sedang
dijalani oleh Sultan dapat berjalan dengan baik dan keluarga Sultan juga diberikan kekuatan untuk
dapat mendampingi Sultan atas musibah yang telah terjadi. Maqdir juga mengapresiasi dan
menghargai seluruh komunikasi antara keluarga Sultan dengan Bali Tower yang telah terjalin
dengan baik selama ini.
Maqdir mengungkapkan, berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Perusahaan, kejadian
yang menimpa Sultan pada awal Januari 2023 bisa disimpulkan merupakan kecelakaan murni.
“Hal ini juga diperkuat dengan laporan kecelakaan lalu lintas pada 7 Januari 2023 yang
menyatakan kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal,” katanya.
Bali Tower baru mengetahui adanya kecelakaan tersebut setelah ada informasi yang disampaikan
oleh keluarga Sultan pada bulan Mei 2023 terkait dengan kecelakaan yang dialami oleh Sultan.
Pada saat peristiwa kecelakaan terjadi, informasi yang diterima perusahaan dari tim operasional
di lapangan hanya mengetahui ada kejadian tiang miring (melengkung) dan putusnya kabel fiber
optic. “Perusahaan maupun tim operasional di lapangan tidak mengetahui telah terjadi
kecelakaan yang diakibatkan oleh kejadian tersebut sampai bulan Mei 2023 atau lima bulan
kemudian,” kata Maqdir.
Dijelaskan pula bahwa perusahaan selalu melakukan maintenance berkala terhadap tiang di
lokasi kejadian. Sebelum kejadian, pada 7 dan 26 Desember 2022, berdasarkan laporan hasil
maintenance berkala tersebut diketahui ketinggian tiang dan kabel juga dalam kondisi normal.
Setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga Sultan pada Mei 2023, perusahaan telah
melakukan penelusuran internal terkait dengan kronologi yang terjadi. Berdasarkan hasil
penelusuran dan informasi yang dihimpun, perusahaan menduga kejadian yang dialami oleh
Sultan disebabkan adanya kendaraan besar (belum diketahui identitasnya) dengan ketinggian di
Page 2
atas 5,5 meter yang melintas di lokasi kemudian tersangkut pada kabel sehingga tiang menjadi melengkung dan kabel menjadi melandai. Kemiringan dari tiang pada lokasi tersebut tidak diketahui oleh Perusahaan sampai dengan adanya sinyal fiber optic cut (jaringan kabel fiber optic terputus) pada sistem pusat Bali Tower, pada Kamis, 6 Januari 2023, pukul 00.36 WIB. “Jadi, ini bukan terjadi karena kelalaian perusahaan karena dari penjelasan di atas perusahaan telah secara rutin melakukan maintainance berkala untuk memastikan ketinggian kabel berada dalam kondisi normal dan tidak mengganggu lalu lintas,” kata Maqdir. Dalam kesempatan tersebut, Maqdir juga memaparkan mengenai rangkaian pertemuan dan komunikasi antara perusahaan dengan keluarga Sultan sejak 23 Mei 2023 untuk mencari solusi atas pengobatan Sultan. “Sejak pertemuan pertama pada 23 Mei 2023, pihak Perusahaan terus menjalin komunikasi dengan keluarga Sultan, baik itu melalui kunjungan ke kediaman Sultan, pertemuan maupun komunikasi via Whatsapp. Sejauh ini, sudah lebih dari empat kali pertemuan dan rangkaian komunikasi tersebut, dan sudah menawarkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk empati dan keprihatinan Bali Tower atas musibah yang dialami oleh Sultan,” tutur Maqdir. Terakhir, pada pertemuan pada 28 Juli 2023, Bali Tower telah menawarkan bantuan berupa penggantian biaya perawatan dan pengobatan Sultan selama 5 bulan terakhir dan bantuan kemanusiaan sebesar Rp 2 miliar. Tawaran penggantian biaya pengobatan sesungguhnya bisa diterima keluarga namun keberatan menunjukkan dan menyerahkan bukti-buktinya. Sedangkan, untuk bantuan kemanusiaan ditolak dan menyatakan akan mengirimkan counter offer atas penawaran tersebut. “Mereka juga meminta jaminan biaya pengobatan sampai sembuh total dengan melakukan pengobatan di Paris, serta ganti kerugian material dan immaterial hingga Rp 10 miliar,” ujar Maqdir. Orang tua Sultan akan menyampaikan counter offer ini secara tertulis. Jumlah ini mengalami kenaikan dari permintaan orang tua Sultan sebelumnya sebesar Rp 5 miliar. Terkait dengan bantuan yang ditawarkan oleh Bali Tower, Maqdir menegaskan, bantuan tersebut adalah itikad baik Perusahaan atas dasar kemanusiaan, bukan sebagai bentuk ganti rugi atau pertanggungjawaban karena tidak ada kelalaian yang dilakukan Perusahaan terkait kejadian ini. “Besar harapan kami agar keluarga Sultan masih dapat menerima itikad baik perusahaan atas bantuan perusahaan kepada Sultan demi pemulihan dan kesembuhan Sultan secepatnya,” tutup Maqdir. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Jona – Media Relations 081311001307
Page 3
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.