Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 49
Page 1
Nomor Surat 084/CORSEC/EKS/VIII/2023
Nama Emiten PT Prodia Widyahusada Tbk.
Kode Emiten PRDA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Prodia Portal Web Jl. Kramat 2022 AKTIF 295.587 JUTAAN IDR 99.0
Digital Dan/Atau Raya No. 150
Indonesia Platform Lantai 9,
Digital Desa/Kelurah
Dengan an Kenari,
Tujuan Kec. Senen,
Komersial Kota Adm.
Jakarta Pusat
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Prodia Widyahusada Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Prodia Widyahusada Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Prodia Widyahusada Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas PRDA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA746 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor F. Healthcare Sector
Subsektor F1. Healthcare Equipment & Subsector
Providers
Industri F12. Healthcare Providers Industry
Subindustri F121. Healthcare Providers Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
699,194 698,403
equivalents
Investasi jangka pendek 249,924 499,951 Short-term investments
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
120,890 33,016
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
153,409 174,433
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
7,860
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 37,190 45,168 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
4,675 6,142
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
7
lancar
Jumlah aset lancar 1,265,282 1,464,980 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak berelasi 5 receivables related
parties
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
150,000 100,000
lancar lainnya financial assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
611 262
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 23,387 25,154 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
683,587 684,210
equipment
Aset hak guna 252,821 270,349 Right of use assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other
195,411 119,305
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
1,258 5,331
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 1,307,080 1,204,611 Total non-current assets
Jumlah aset 2,572,362 2,669,591 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
66,957 54,015
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
381 774
berelasi related parties
Page 5
Liabilitas keuangan 16,207 48,360 Other current financial
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
78,421 55,443
pendek expenses
Utang pajak 19,071 56,245 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
3,027 1,195
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 1,714
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of consumer
tempo dalam satu financing payables
1,618 1,115
tahun atas utang
pembiayaan
konsumen
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 10,430 11,363
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
196,112 230,224
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
1,894 1,551
pembiayaan payables
konsumen
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 15,427 15,801 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 103,676 110,225 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
646 646
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
121,643 128,223
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 317,755 358,447 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 93,750 93,750 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
1,153,146 1,153,146
disetor capital
Opsi saham 947 947 Stock options
Saldo laba Retained earnings
Page 6
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 5,000 5,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 998,884 1,055,322 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
2,251,727 2,308,165
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
2,880 2,979
non-pengendali
Jumlah ekuitas 2,254,607 2,311,144 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,572,362 2,669,591
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,063,067 1,037,006
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 414,881 ) ( 409,826 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 648,186 627,180 Total gross profit
Beban penjualan ( 27,531 ) ( 17,062 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 450,856 ) ( 422,110 )
expenses
Pendapatan keuangan 16,961 13,605 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 1,185 ) ( 1,121 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 15 ) ( 54 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 3,630 1,087 Other income
Beban lainnya ( 361 ) ( 275 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
188,829 201,250
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 40,151 ) ( 41,458 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
148,678 159,792
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 148,678 159,792 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 17,773 3,980 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 17,773 3,980 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 17,773 3,980 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 166,451 163,772 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
148,777 159,792
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 99 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 166,550 163,772 attributable to parent entity
Page 8
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 99 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 158.7 170.44 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 158.7 170.44 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa Opsi saham ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Stock options Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 93,750 1,153,146 947 5,000 1,055,322 2,308,165 2,979 2,311,144 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 93,750 1,153,146 947 5,000 1,055,322 2,308,165 2,979 2,311,144 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 148,777 148,777 ( 99 ) 148,678 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 17,773 17,773 17,773 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 222,988 ) ( 222,988 ) ( 222,988 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 93,750 1,153,146 947 5,000 998,884 2,251,727 2,880 2,254,607 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Opsi saham ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Additional paid-in Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Stock options Equity
capital earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 93,750 1,153,146 4,810 5,000 995,586 2,252,292 2,252,292 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 93,750 1,153,146 4,810 5,000 995,586 2,252,292 2,252,292 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 159,792 159,792 159,792 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 3,980 3,980 3,980 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 372,974 ) ( 372,974 ) ( 372,974 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 93,750 1,153,146 4,810 5,000 786,384 2,043,090 2,043,090 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,094,335 1,079,274
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 793,915 ) ( 804,341 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
300,420 274,933
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
16,961 13,605
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 1,185 ) ( 1,121 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 114,492 ) ( 122,370 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
201,704 165,047
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 66,493 ) ( 11,137 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
310 97
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 45,605 ) ( 36,464 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 81,796 ) ( 9,132 )
aset takberwujud intangible assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
250,027 99,940
investasi jangka pendek short-term investments
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
( 50,000 )
obligasi dan (atau) sukuk bonds and (or) sukuk
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 17,807 ( 3,114 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
24,250 40,190
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 1,714 ) ( 1,714 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang Proceeds from consumer
846 650
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 1,307 ) ( 304 )
lainnya
Page 12
Pembayaran dividen dari ( 222,988 ) ( 372,974 ) Dividends paid from financing
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 225,163 ) ( 374,342 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
791 ( 169,105 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
698,403 607,833
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
699,194 438,728
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?) dan Peraturan-Peraturan serta
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (?OJK?). Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali
laporan arus kas, dan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang diukur
dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan.Laporan arus kas
konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Kelompok Usaha adalah selaras bagi tahun
yang dicakup oleh laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi
seperti diungkapkan pada Catatan 2b dibawah ini.Kelompok Usaha telah menyusun laporan keuangan
konsolidasian dengan dasar bahwa Kelompok Usaha akan terus beroperasi secara
berkesinambungan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak. Kendali Principles of consolidation
diperoleh bila Kelompok Usaha terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan
hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat
ini yang memberi investor kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee,ii)
Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, daniii) Kemampuan
untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.Bila
Kelompok Usaha tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee,
Kelompok Usaha mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi
apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik
hak suara lainnya dari investee,ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, daniii) Hak suara
dan hak suara potensial yang dimiliki Kelompok Usaha.Kelompok Usaha menilai kembali apakah
mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap
satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak
Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat Kelompok
Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
tanggal Kelompok Usaha memperoleh kendali sampai tanggal Kelompok usaha tidak lagi
mengendalikan entitas anak tersebut.Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan
komprehensif lain (?PKL?) diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan
nonpengendali (?KNP?), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila dipandang
perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan
kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan
arus kas atas transaksi antar anggota Kelompok Usaha dieliminasi sepenuhnya pada saat
konsolidasi.Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
Page 14
mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan
pengendalian atas suatu entitas anak, maka Kelompok Usaha menghentikan pengakuan atas aset
(termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, dan selisihnya diakui pada laba
rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas meliputi kas, kas di bank, deposito berjangka yang jatuh temponya tidak lebih dari Cash and cash equivalents
tiga bulan dari tanggal penempatannya serta tidak dijaminkan. Deposito berjangka yang jatuh
temponya lebih dari tiga bulan dari tanggal penempatannya dicatat sebagai ?Deposito Berjangka?.
Persediaan Persediaan diukur berdasarkan biaya perolehan atau nilai bersih yang dapat direalisasi (net realizable Inventories
value), mana yang lebih rendah.Biaya persediaan dihitung dengan metode first-in first-out.Nilai bersih
yang dapat direalisasi adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan
penjualan.Penyisihan penurunan nilai persediaan ditetapkan berdasarkan penelaahan manajemen atas
keadaan persediaan pada akhir tahun.
Aset tetap Aset tetap selain tanah diukur dengan model biaya, dimana pada awal pengakuan diukur sebesar Fixed assets
biaya perolehan dan selanjutnya dicatat secara neto, yaitu setelah dikurangi akumulasi penyusutan
dan akumulasi rugi penurunan nilai.Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung sejak bulan aset yang
bersangkutan siap untuk digunakan, dengan metode garis lurus (straight-line method), berdasarkan
estimasi masa manfaat sebagai berikut:Bangunan 10 - 30 tahun/yearsKendaraan 4 - 8
tahun/yearsInventaris kantor 4 - 8 tahun/yearsPeralatan 4 tahun/yearsRenovasi bangunan sewa 4 - 10
tahun/yearsMetode penyusutan dan masa manfaat ekonomis ditelaah setiap akhir tahun. Pengaruh
setiap perubahan estimasi diberlakukan secara prospektif.Aset dalam pembangunan merupakan
akumulasi dari biaya-biaya bahan, peralatan serta biaya lainnya yang berkaitan langsung dengan
penyelesaian aset tetap. Akumulasi biaya tersebut akan direklasifikasi ke dalam akun aset tetap yang
bersangkutan pada saat pekerjaan selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan
tujuannya.Beban pemeliharaan normal dibebankan pada laba rugi pada saat terjadi, sedangkan
penambahan, pemugaran, perluasan yang menambah masa manfaat atau kapasitas aset tetap
dikapitalisasiAset tetap yang sudah tidak digunakan atau yang dijual, nilai tercatatnya dikeluarkan dari
kelompok aset tetap, dan keuntungan dan kerugian yang terjadi dari penjualan aset tetap tersebut
dibukukan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainTanah termasuk biaya
pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (?HGB?) ketika tanah diperoleh
pertama kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen
berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada
saat masa berlakunya selesaiBiaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas
tanah dalam bentuk HGB ditangguhkan dan diamortisasi yang lebih pendek antara umur hukum hak
atas tanah dan umur ekonomi tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun ?Aset Tidak Lancar
Lainnya? pada laporan posisi keuangan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Nilai tercatat aset non-keuangan Kelompok Usaha ditelaah pada setiap tanggal pelaporan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut maka nilai
terpulihkan aset tersebut diestimasiRugi penurunan nilai diakui jika nilai tercatat unit penghasil kas
melebihi nilai terpulihkannya. Unit penghasil kas adalah kelompok terkecil aset yang dapat diidentifikasi
dan menghasilkan arus kas yang sebagian besar independen dari aset lainnya. Rugi penurunan nilai
diakui dalam laba rugi.Nilai terpulihkan unit penghasil kas adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai
pakai dan nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. Dalam menentukan nilai pakai, estimasi
Page 15
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik terhadap aset.Rugi
penurunan nilai yang diakui pada periode sebelumnya dievaluasi pada setiap tanggal pelaporan untuk
indikasi apakah rugi penurunan nilai telah berkurang atau tidak ada lagi. Rugi penurunan nilai
dipulihkan jika terdapat perubahan dalam estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan.
Rugi penurunan nilai dipulihkan sebatas nilai aset tercatat yang tidak melebihi nilai tercatat yang
seharusnya diakui, setelah dikurangi penyusutan atau amortisasi, jika tidak ada rugi penurunan nilai
yang telah diakui.
Pengakuan pendapatan dan beban Kelompok Usaha menerapkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang Revenue and expense recognition
mensyaratkan pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:1.
Identifikasi kontrak dengan pelanggan.2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan.3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur,
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.4. Menetapkan harga
transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di
kontrak.5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut). Pendapatan diakui ketika Kelompok Usaha memenuhi kewajiban pelaksanaan
dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan
memperoleh pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi
pada waktu tertentu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi.Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Kelompok Usaha sebagai berikut:1. Transactions with related parties
Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut:(i) memiliki pengendalian atau pengendalian
bersama atas grup; (i) memiliki pengaruh signifikan atas grup; (ii) merupakan personil manajemen
kunci Kelompok Usaha atau entitas induk dari Kelompok Usaha.2. Entitas yang memenuhi salah satu
hal berikut:(i) merupakan anggota dari grup yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas
anak berikutnya terkait satu sama lain); (i) merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari grup
(atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha dimana
Kelompok Usaha adalah anggotanya);(ii) entitas tersebut bersama-sama grup adalah ventura bersama
dari suatu pihak ketiga yang sama;(iii) merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan
kerja dari suatu karyawan yang ditujukan bagi karyawan dari grup atau entitas yang terkait dengan
grup;(iv) dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf-huruf di
atas; dan(v) orang yang diidentifikasi dalam huruf 1(i) memiliki pengaruh signifikan atas grup atau
personil manajemen kunci Kelompok Usaha (atau entitas induk Kelompok Usaha).Seluruh transaksi
dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
yang relevan.
Pajak penghasilan Pajak TangguhanAset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas Income taxes
konsekuensi pajak pada masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan
liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap
tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan
aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal, sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa depan.Jumlah
Page 16
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan
apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset
pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Kelompok Usaha menilai kembali aset
pajak tangguhan yang tidak diakui. Kelompok Usaha mengakui aset pajak tangguhan yang
sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia
untuk pemulihannyaPajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas
pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada usaha periode
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas.Pajak Kini Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar
jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak
dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku
pada tanggal pelaporan di negara tempat Kelompok Usaha beroperasi dan menghasilkan penghasilan
kena pajak.Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain
karena tidak dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.
Provisi Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, Kelompok Usaha memiliki liabilitas kini, baik Provisions
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif, yang dapat diestimasi secara handal, dan besar
kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomiProvisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk
mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka
provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan (i) Imbalan pascakerja Kewajiban imbalan pascakerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah Employee benefits
imbalan pascakerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada
masa kini dan masa lalu dikurangi nilai wajar aset program. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris
berkualifikasi dengan metode projected unit credit.Pengukuran kembali kewajiban neto program
imbalan pasti (contohnya, laba rugi aktuarial) diakui segera dalam penghasilan komprehensif
lain.Sebagai tambahan, ketika manfaat program berubah atau ketika suatu kurtailmen atas program
terjadi, dampak perubahan manfaat tersebut yang terkait dengan jasa lalu atau keuntungan/kerugian
dari kurtailmen diakui segera dalam laba rugi.(ii) Imbalan kerja jangka panjang lainnyaKewajiban neto
Kelompok Usaha atas imbalan kerja jangka panjang selain imbalan pascakerja adalah nilai dari
imbalan di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan
masa lalu. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode projected
unit credit. Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui dalam laba rugi pada periode dimana mereka
timbul.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun yang
bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung setelah melakukan penyesuaian yang diperlukan
terhadap jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun yang bersangkutan dengan asumsi
bahwa semua opsi saham dilaksanakan pada saat penerbitan.
Pelaporan segmen Informasi segmen operasi disajikan secara konsisten menurut informasi internal yang digunakan oleh Segment reporting
pengambil keputusan operasional dalam mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen
operasi Kelompok Usaha.Segmen operasi adalah komponen dari entitas yang melakukan aktivitas
bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban
terkait transaksi dengan komponen lain dalam entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang
Page 17
secara berkala oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan
yang dapat dipisahkan
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
disajikan pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, disajikan pada nilai wajar pada tanggal akuisisi,
dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi.Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Kelompok Usaha mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan
liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan
kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisiJika proses akuntansi awal untuk kombinasi bisnis
belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, maka Kelompok Usaha melaporkan
jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangan
konsolidasiannya. Selama periode pengukuran, Kelompok Usaha menyesuaikan secara retrospektif
jumlah sementara yang diakui pada tanggal akuisisi untuk mencerminkan informasi baru yang
diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, telah
berdampak pada pengukuran jumlah yang diakui pada tanggal tersebut. Periode pengukuran berakhir
segera setelah Kelompok Usaha menerima informasi yang dicari tentang fakta dan keadaan yang ada
pada tanggal akuisisi atau mempelajari bahwa informasi lebih tidak dapat diperoleh. Namun demikian,
periode pengukuran tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akuisisi.Dalam suatu kombinasi bisnis
yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang
dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba rugi.Imbalan kontinjensi yang akan dialihkan
oleh pihak pengakuisisi akan diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah
diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas
yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 55: ?Instrumen Keuangan: Pengakuan dan
Pengukuran?, diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai
dengan PSAK 55. Imbalan kontinjensi lain yang tidak termasuk dalam PSAK 55 diukur sebesar nilai
wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan perubahan nilai wajar yang diakui pada laba rugi.Goodwill
awalnya diukur dengan biaya perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari pertimbangan
yang ditransfer dan jumlah yang diakui untuk KNP dan kepentingan sebelumnya yang dimiliki atas
identifikasi aset yang diperoleh dan liabilitas yang dapat diasumsikan. Jika nilai wajar aset bersih yang
diperoleh melebihi pertimbangan agregat yang ditransfer, Kelompok Usaha akan menilai ulang apakah
telah mengidentifikasi dengan benar semua aset yang diperoleh dan semua liabilitas diasumsikan dan
menelaah prosedur yang digunakan untuk mengukur jumlah yang akan diakui pada tanggal akuisisi.
Jika penilaian kembali tersebut masih menghasilkan selisih antara nilai wajar aktiva bersih yang
diperoleh dengan pertimbangan agregat yang ditransfer, maka keuntungan tersebut diakui dalam laba
rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian
penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi
bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap UPK dari Kelompok Usaha yang diharapkan
akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak
yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan
operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
Page 18
operasi yang dihentikan terhadap bagian dari dan porsi UPK yang ditahanKombinasi bisnis entitas
sepengendaliKombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan
kepentingan, dimana selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto
entitas yang diakuisisi diakui sebagai bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.Dalam menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur-unsur
laporan keuangan dari entitas yang bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah
terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam kesepengendalian.
Penentuan nilai wajar Kelompok Usaha mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang Determination of fair value
diperoleh melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Kelompok Usaha juga mengukur jumlah
terpulihkan dari unit penghasil kas (?UPK?) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan,
dan aset keuangan tertentu pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?).Nilai
wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas terjadi:i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atauii) Jika tidak terdapat pasar
utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.i) Di pasar utama untuk
aset atau liabilitas tersebut, atauii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.Pasar utama atau pasar yang paling
menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Kelompok Usaha.Nilai wajar dari aset atau liabilitas
diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
terbaiknyaPengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian
yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan
memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan
masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya
diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai
wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar secara keseluruhan sebagai berikut:i) Level 1-Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif
untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.ii) Level
2-Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak
langsung.iii) Level 3-Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).Untuk aset
dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Kelompok Usaha
menentukan apakah terdapat perpindahan antara level dalam hierarki dengan melakukan evaluasi
ulang atas penetapan kategori (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.Tim pelaporan
keuangan Kelompok Usaha bertanggung-jawab atas penilaian dalam menentukan kebijakan dan
prosedur untuk pengukuran nilai wajar berulang, seperti aset biologis, nilai wajar (dikurangi biaya untuk
menjual) UPK (untuk uji penurunan nilai), dan aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (?NWPKL?).Penilai eksternal terlibat dalam penilaian aset signifikan, terutama aset
biologis. Keterlibatan penilai eksternal ditentukan setiap tahun setelah dibahas dan disetujui oleh
Direksi Perusahaan. Kriteria pemilihan termasuk pengetahuan pasar, reputasi, independensi dan
kemampuan mematuhi standar profesi. Metode penilaian dan input yang digunakan dibahas dan
Page 19
diputuskan bersama oleh Kelompok Usaha dan penilai eksternalUntuk tujuan pengungkapan nilai
wajar, Kelompok Usaha mementukan klasifikasi aset dan liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik dan
risikonya dan level pada hierarki nilai wajar sebagaimana dijelaskan diatas.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Mata uang fungsional dan mata uang pelaporan Kelompok Usaha adalah Rupiah.Transaksi-transaksi Foreign currency transactions and balances
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang diterbitkan oleh Bank Indonesia
pada tanggal terakhir untuk periode yang bersangkutan. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31
Desember 2021, kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke mata uang Rupiah
adalah sebagai berikut: 1 Dolar Amerika Serikat (USD) 15.0621 Dolar Singapura (SGD) 11.3421 Dolar
Australia (AUD) 10.108 Aset dan liabilitas non-moneter dalam mata uang selain Rupiah yang diukur
pada nilai historis dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.Laba
dan rugi kurs atas penjabaran kembali aset dan liabilitas keuangan yang timbul dari aktivitas operasi
disajikan di laba rugi.
Aset hak guna Kelompok Usaha mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (tanggal aset dasar tersedia Right of use assets
untuk digunakan). Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak
gunatermasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang
diterima. Kelompok Usaha mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (tanggal aset dasar
tersedia untuk digunakan). Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa.
Biaya aset hak gunatermasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
dikeluarkan, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi insentif
sewa yang diterima.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang dibeli, yang berupa lisensi perangkat lunak komputer, memiliki masa manfaat Intangible assets
terbatas, dan pada pengakuan awal diukur sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi
dan akumulasi kerugian penurunan nilai.Amortisasi diakui dalam laba rugi menggunakan metode garis
lurus selama taksiran masa manfaat dari aset takberwujud, sejak aset yang bersangkutan siap untuk
digunakan. Estimasi masa manfaat dari lisensi piranti lunak komputer dan paten Kelompok Usaha
adalah 4 tahun.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya. Prepaid expenses
Pengaturan pembayaran berbasis saham Kelompok Usaha menyelenggarakan program opsi saham manajemen (?MSOP?) untuk dewan Share-based payment arrangement
komisaris, kecuali komisaris independen, anggota direksi dan karyawan tetap yang memenuhi syarat.
MSOP ini akan diselesaikan melalui penerbitan saham baru Kelompok Usaha (pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan dengan instrumen ekuitas).Pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
dengan instrumen ekuitas diukur pada nilai wajar instrumen ekuitas pada tanggal pemberian opsi. Nilai
wajar yang ditentukan pada tanggal pemberian opsi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan
dengan instrumen ekuitas dicatat sebagai beban dengan metode garis lurus sepanjang periode hingga
pembelian saham dari opsi dapat dilakukan (vesting), berdasarkan estimasi Kelompok Usaha atas nilai
Page 20
instrumen ekuitas yang akhirnya akan menjadi hak (vest), dengan pencatatan jumlah peningkatan
yang sama pada ekuitas. Pada setiap akhir periode pelaporan, Kelompok Usaha mengubah estimasi
jumlah instrumen ekuitas yang diharapkan akan menjadi hak (vest). Dampak dari perubahan atas
estimasi awal, jika ada, diakui dalam laba rugi, sehingga beban kumulatif mencerminkan perubahan
estimasi tersebut, dan penyesuaiannya pada ekuitas
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan bagi satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain.Aset KeuanganPengakuan dan Pengukuran AwalPada
pengakuan awal, Kelompok Usaha mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya
transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?). Piutang
usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Kelompok Usaha telah
menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72,
?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan? seperti diungkapkan pada Catatan 2w.Agar aset
keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset keuangan
harus menghasilkan arus kas yang mewakili SPPI dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut
sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.Model bisnis Kelompok Usaha untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Kelompok Usaha mengelola aset keuangannya
untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanyaPengukuran
SelanjutnyaUntuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat
kategori:? Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen hutang)? Aset keuangan pada
nilai wajar melalui OCI dengan daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)? Aset
keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian
kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)? Aset keuangan pada nilai wajar melalui
laba rugiPengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
keuangan seperti berikut iniPengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi
masing-masing aset keuangan seperti berikut iniKategori ini adalah yang paling relevan dengan
Kelompok Usaha. Kelompok Usaha mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan
tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual;? Persyaratan
kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?)
dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset
dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak.Aset keuangan Kelompok Usaha pada biaya
perolehan diamortisasi termasuk bank, deposito berjangka, piutang usaha, piutang lainnya, piutang
pihak berelasi, uang jaminan dan bank garansi.Aset keuangan pada NWPKL (instrumen utang)Untuk
instrumen utang yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi mata uang asing dan
kerugian penurunan nilai atau pembalikan diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama
seperti untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar
yang tersisa diakui di PKL. Pada saat penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang
diakui di PKL direklasifikasi ke laba rugi.Instrumen utang Kelompok Usaha yang diukur pada NWPKL
termasuk investasi pada reksadana.Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi keuntungan dan
kerugian kumulatif setelah pelepasan (instrumen ekuitas)Pada pengakuan awal, Kelompok Usaha
dapat memilih untuk menetapkan klasifikasi yang takterbatalkan atas investasi pada instrumen ekuitas
sebagai NWPKL jika memenuhi definisi ekuitas sesuai PSAK 50 dan tidak dimiliki untuk
diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan atas basis instrumen per instrumenKeuntungan dan kerugian
atas aset keuangan ini tidak pernah direklasifikasi ke laba rugi, dan aset keuangan ini tidak menjadi
Page 21
subjek penurunan nilai. Dividen diakui sebagai penghasilan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak atas pembayaran telah ditetapkan.Kelompok Usaha memilih untuk mengklasifikasi secara takterbatalkan investasi ekuitas yang tidak terdaftar di bursa masuk dalam kategori ini.Aset Keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?)Aset keuangan pada NWLR tercatat dalam laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan perubahan neto nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi.Dividen atas investasi ekuitas yang tercatat di bursa diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak atas pembayaran telah ditetapkan.Penghentian PengakuanAset keuangan (atau, jika ada bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan Kelompok Usaha) ketika:? Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau? Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Kelompok Usaha telah mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Kelompok Usaha tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.Ketika Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Kelompok Usaha mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan.Ketika Kelompok Usaha tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Kelompok Usaha terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Kelompok Usaha.Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Kelompok Usaha untuk membayar kembali.Penurunan NilaiKelompok Usaha mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk semua instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL seumur hidup).Untuk piutang dagang dan aset kontrak, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Kelompok Usaha tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Kelompok Usaha telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor berwawasan ke depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Untuk instrumen utang dengan nilai wajar melalui OCI, Kelompok Usaha menerapkan penyederhanaan risiko kredit rendah. Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha mengevaluasi apakah instrumen utang tersebut dianggap memiliki risiko kredit rendah dengan menggunakan semua informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya. Dalam melakukan evaluasi tersebut, Kelompok Usaha menilai kembali peringkat kredit internal dari instrumen utang
Page 22
tersebut. Selain itu, Kelompok Usaha mempertimbangkan bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan jika pembayaran kontraktual telah jatuh tempo lebih dari 120 hari. Kelompok Usaha menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 120 hari. Namun, dalam kasus tertentu, Kelompok Usaha juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Kelompok Usaha tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok Usaha.Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.Liabilitas KeuanganPengakuan dan Pengukuran AwalLiabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?NWLR?), utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya.Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas keuangan dilklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.Liabilitas keuangan utama Kelompok Usaha meliputi utang usaha, liabilitas jangka pendek lainnya, beban akrual, utang bank, dan utang pembiayaan konsumen.Pengukuran selanjutnyaPengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:Liabilitas keuangan pada NWLRLiabilitas keuangan yang diukur pada NWLR mencakup liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat pengakuan awal.Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan, jika liabilitas keuangan tersebut diperoleh untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini juga mencakup instrumen keuangan derivatif yang dilakukan oleh Kelompok Usaha dimana instrumen derivatif tersebut tidak ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 71. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba rugi.Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat pengakuan awal harus memenuhi kriteria dalam PSAK 71 dan ditetapkan pada tanggal pengakuan awal. Kelompok Usaha tidak menetapkan liabilitas keuangan apapun sebagai liabilitas yang diukur pada NWLR.Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)(i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan BungaSetelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan pada laba rugi.(ii) Utang dan AkrualLiabilitas untuk utang usaha, liabilitas jangka pendek lainnya dan beban akrual dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya.Penghentian PengakuanSuatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.Saling Hapus Instrumen KeuanganAset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam
Page 23
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan
terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Penerapan standar akuntansi baru Kelompok Usaha menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku Adoption of new accounting standards
efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, termasuk standar yang direvisi
berikut ini yang mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha:Amendemen PSAK
22: Kombinasi Bisnis - Rujukan ke Kerangka KonseptualAmendemen ini mengklarifikasi interaksi
antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan.Secara umum,
amendemen PSAK 22:? Menambahkan deskripsi terkait ?liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam
ruang lingkup PSAK 57 atau ISAK 30?.? Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang telah diakui pada
tanggal akuisisi.? Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.Amendemen ini
berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini
tidak diekspektasi memiliki dampak pada pelaporan keuangan Kelompok Usaha pada saat diadopsi
untuk pertama kali.Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang
Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi KontrakAmendemen PSAK 57 mengatur biaya-biaya untuk
memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya yang terkait langsung dengan kontrak, dimana terdiri dari:1.
biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan2. alokasi biaya lain yang berhubungan
langsung untuk memenuhi kontrak. Amendemen ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022
dengan penerapan dini diperkenankan dan amandemen ini tidak diekspektasikan memiliki dampak
pada pelaporan keuangan Kelompok Usaha pada saat diadopsi untuk pertama kali.Penyesuaian
Tahunan 2020 - PSAK 71: Instrumen KeuanganAmandemen ini mengklarifikasi biaya yang
diperhitungkan entitas dalam mengevaluasi apakah persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas
keuangan menyebabkan penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas
keuangan baru. Biaya tersebut hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan
pemberi pinjaman, termasuk fee yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi
pinjaman atas nama pihak lain.Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan namun tidak
diekspektasikan memiliki dampak pada pelaporan keuangan Kelompok Usaha pada saat diadopsi
untuk pertama kali.Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 73: SewaAmandemen ini tidak
memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang diproduksi saat membawa
aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi sesuai dengan
intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari
penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi.
Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan namun tidak diekspektasikan memiliki dampak
pada pelaporan keuangan Kelompok Usaha pada saat diadopsi untuk pertama kali.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Berikut ini adalah beberapa standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Keuangan (?DSAK") yang dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan Kelompok Usaha namun effective
belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun 2022:Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari
2024Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan KovenanAmendemen ini mengklarifikasi
bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan
memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancar atau tidak lancar.Entitas menerapkan amandemen
PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang pada
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai
dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang
lebih awal setelah terbitnya amandemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang
Page 24
dengan kovenan, maka entitas juga menerapkan amandemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka entitas mengungkapkan fakta tersebutAmandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balikAmandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 329,247 329,247 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 200,734 386 ( 4,706 ) 4,426 200,840 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 213,762 10,788 ( 1,729 ) 992 223,813 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 332,822 6,630 ( 5,776 ) 1,697 335,373 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
42,571 2,439 ( 467 ) 44,543
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 69,544 6 ( 19,383 ) 1,785 51,952 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,188,680 20,249 ( 32,061 ) 8,900 1,185,768 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
59,329 25,827 ( 6,006 ) ( 8,900 ) 70,250
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
59,329 25,827 ( 6,006 ) ( 8,900 ) 70,250
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,248,009 46,076 ( 38,067 ) 1,256,018
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 61,028 5,561 ( 294 ) 66,295 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 170,861 9,330 ( 1,729 ) 178,462 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 252,883 15,422 ( 5,741 ) 262,564 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
Page 26
dimiliki langsung 29,394 1,617 ( 464 ) 30,547 owned
Lainnya, dimiliki langsung 49,633 4,313 ( 19,383 ) 34,563 Others, directly owned
Dimiliki langsung 563,799 36,243 ( 27,611 ) 572,431 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
563,799 36,243 ( 27,611 ) 572,431
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
684,210 683,587
equipment
Page 27
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 320,350 8,897 329,247 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 177,903 3,293 ( 1,971 ) 21,509 200,734 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 185,789 29,182 ( 3,956 ) 2,747 213,762 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 310,115 34,524 ( 16,508 ) 4,691 332,822 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
39,252 5,068 ( 1,749 ) 42,571
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 75,860 ( 9,484 ) 3,168 69,544 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,109,269 80,964 ( 33,668 ) 32,115 1,188,680 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
14,509 76,935 ( 32,115 ) 59,329
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
14,509 76,935 ( 32,115 ) 59,329
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,123,778 157,899 ( 33,668 ) 1,248,009
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 53,315 9,505 ( 1,792 ) 61,028 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 160,117 14,700 ( 3,956 ) 170,861 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 239,885 29,330 ( 16,332 ) 252,883 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
Page 28
dimiliki langsung 27,733 3,300 ( 1,639 ) 29,394 owned
Lainnya, dimiliki langsung 46,658 12,458 ( 9,483 ) 49,633 Others, directly owned
Dimiliki langsung 527,708 69,293 ( 33,202 ) 563,799 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
527,708 69,293 ( 33,202 ) 563,799
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
596,070 684,210
equipment
Page 29
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap "Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha memiliki bangunan dengan nilai Disclosure of notes for property, plant and
buku masing-masing sebesar Rp26.280 dan Rp27.382, yang terkait dengan perjanjian pembangunan equipment
pengelolaan dan penyerahan kembali tanah, bangunan dan fasilitas penunjang lainnya (?BOT?).
Kelompok Usaha berkewajiban mengalihkan bangunan dan fasilitas penunjang pada tanggal
pengalihan, yaitu 30 hari sejak selesainya masa perjanjian BOT. Jangka waktu BOT adalah 30 tahun
sejak 2 Januari 2016 sampai tanggal 31 Desember 2046 (Catatan 35k). Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, aset tetap tertentu dijadikan jaminan atas pinjaman kepada bank dan
Kelompok Usaha pembiayaan. Aset tetap yang dijaminkan berupa: (i) tanah dan bangunan untuk
pinjaman dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Catatan 19) dan (ii) kendaraan untuk utang
pembiayaan konsumen yang diberikan oleh PT BCA Finance (Catatan 20). Kelompok Usaha memiliki
beberapa bidang tanah yang digunakan oleh kantor cabang yang tersebar di beberapa daerah dengan
hak pemilikan berupa 57 sertifikat Hak Guna Bangunan (?HGB?) yang akan jatuh tempo antara tahun
2023 dan 2050. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah signifikan sehubungan dengan
perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
kepemilikan yang memadai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap kecuali
tanah, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan PT Asuransi Wahana
Tata, pihak ketiga kepada Kelompok Usaha asuransi, dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp697.292 dan Rp796.549. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan tersebut
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Manajemen
berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha memiliki saldo utang terkait
dengan pembelian aset tetap tertentu masing-masing sebesar Rp3.374 dan Rp24.212."
Page 30
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 399,556 11,516 ( 18,652 ) 392,420 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 43,324 4,597 ( 3,429 ) 44,492 Others, right of use assets
Aset hak guna 442,880 16,113 ( 22,081 ) 436,912 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 151,980 27,704 ( 18,652 ) 161,032 Building, right of use assets Carrying amount,
Lainnya, aset hak guna 20,551 5,872 ( 3,364 ) 23,059 Others, right of use assets accumulated depreciation
Aset hak guna 172,531 33,576 ( 22,016 ) 184,091 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 270,349 252,821 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 357,870 46,646 ( 4,960 ) 399,556 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 38,882 14,863 ( 10,421 ) 43,324 Others, right of use assets
Aset hak guna 396,752 61,509 ( 15,381 ) 442,880 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 99,273 57,667 ( 4,960 ) 151,980 Building, right of use assets Carrying amount,
Lainnya, aset hak guna 18,997 11,517 ( 9,963 ) 20,551 Others, right of use assets accumulated depreciation
Aset hak guna 118,270 69,184 ( 14,923 ) 172,531 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 278,482 270,349 Right of use assets Carrying amount
Page 32
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Sewa jangka pendek dan aset bernilai rendah. Kelompok Usaha juga memiliki sewa tertentu dengan Disclosure of notes for right of use assets
masa sewa kurang dari 12 bulan atau dengan aset bernilai rendah. Kelompok Usaha menerapkan
pengecualian pengakuan ?sewa jangka pendek? dan ?sewa aset bernilai rendah? atas sewa tersebut
di atas dan mengakui biaya sewa berdasarkan garis lurus. Biaya-biaya ini disajikan dalam beban
pokok pendapatan dan beban usaha dalam laporan laba rugi.
Page 33
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 34
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Esoterik 231,860 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Non-Laboratorium 72,929 89,790 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Rutin 758,278 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 4 Laboratorium 943,448 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 5 Klinik 3,768 Service revenue 5
Pendapatan dari jasa 1,063,067 1,037,006 Service revenue
Tipe pendapatan 1,063,067 1,037,006 Type of revenue
Page 35
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 74,546 72,490 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 47,680 60,648 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 10,927 21,680 31 - 60 days
Lebih dari 60 hari 20,869 28,209 More than 60 days
Umur 79,476 110,537 Aging
Jatuh tempo Umur 154,022 ( 613 ) 153,409 183,027 ( 734 ) 182,293 Aging Due status
Page 36
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 BPJS Kesehatan 33,313 19,007 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Pama Persada Rank 2, counterparty
5,842 10,189
Nusantara
Pihak 3 PT Trakindo Utama 3,896 4,277 Rank 3, counterparty
Pihak 4 PT Asih Eka Abadi 3,660 1,936 Rank 4, counterparty
Pihak 5 Yayasan Rank 5, counterparty
Kesejahteraan
2,678 1,112
Karyawan Bank
Indonesia
Pihak 6 Medika Plaza 2,469 395 Rank 6, counterparty
Pihak 7 PT Insani Graha Rank 7, counterparty
2,320 65
Medika
Pihak 8 PT Pertamina Rank 8, counterparty
2,086 2,825
Patra Niaga
Pihak lainnya Masing-masing Others, counterparty
97,758 135,361
dibawah 2 milliar
Rincian pihak 154,022 ( 613 ) 153,409 175,167 ( 734 ) 174,433 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 7,530 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 171 Rank 2, counterparty
Pihak 3 152 Rank 3, counterparty
Pihak 4 7 Rank 4, counterparty
Rincian pihak 7,860 7,860 List of counterparty
Page 37
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai piutang tersebut di atas cukup Disclosure of notes for trade receivables
untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
Page 38
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
36,070 44,036
pembantu
Perlengkapan 1,120 1,132 Supplies
Persediaan, kotor 37,190 45,168 Inventories, gross
Persediaan 37,190 45,168 Inventories
Persediaan lancar 37,190 45,168 Current inventories
Page 39
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan "Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai persediaan pada tanggal-tanggal 30 Disclosure of notes for inventories
Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh
persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran dan risiko lainnya pada PT
Asuransi Wahana Tata dengan total nilai pertanggungan secara keseluruhan masing-masing sebesar
Rp15.967 dan Rp15.967. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan. "
Page 40
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Anugrah Pharmindo Rank 1, counterparty Third party
16,347 18,520
Lestari
Pihak 2 Metrodata Electronic 16,040 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Enseval Putera Rank 3, counterparty
2,538 2,794
Megatrading Tbk
Pihak lainnya Lain-Lain Others, counterparty
masing-masing dibawah 32,033 32,701
2 milliar
Rincian pihak 66,958 54,015 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Innovasi Diagnostika 298 691 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 PT Prodia Diagnostic Rank 2, counterparty
83 83
Line
Rincian pihak 381 774 List of counterparty
Page 41
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 42
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban jasa 94,685 99,496 Service Cost
Material 190,362 187,298 Material usage
Upah, tenaga kerja langsung 104,909 105,617 Wages and direct labor
Depresiasi 13,169 10,186 Depreciation
Sewa 6,306 2,313 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 5,450 4,916 Repairs and maintenance
Jumlah biaya produksi 414,881 409,826 Total production cost
Harga pokok produksi 414,881 409,826 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
414,881 409,826
pendapatan
Page 43
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 44
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 45
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 46
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 47
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.