Back to announcement
20230803_LPPF_Laporan Informasi dan Fakta Material_31357561_lamp3.pdf
Other Text extracted LPPFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Pernyataan Klarifikasi tentang Ekuitas Negatif PT Matahari Department Store Tbk (“Matahari” atau “Perseroan”) bermaksud memberikan penjelasan atas Notasi Khusus E dan X (5) yang dikenakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) efektif pada tanggal 2 Agustus 2023 tentang Ekuitas Negatif dalam laporan keuangannya yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023. Tampaknya terdapat kekhawatiran di benak pemegang saham, dan Perseroan ingin meyakinkan mereka mengenai kapasitas keuangan yang kuat dan komitmen terhadap pertumbuhan, yang tidak terpengaruh oleh posisi ekuitas yang negatif. Per 30 Juni 2023, komposisi ekuitas Perseroan adalah sebagai berikut. dalam Jutaan Rupiah Jumlah Modal saham 243.874 Tambahan modal disetor (3.629.906) Saham treasuri (4.978) Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan (206.024) Saldo laba 3.436.964 Jumlah (defisiensi modal)/ekuitas (160.070) Seperti dapat dilihat dari tabel di atas, Perseroan memiliki Laba Ditahan yang cukup dan posisi Ekuitas yang negatif terutama disebabkan oleh Tambahan Modal Disetor yang negatif sebesar Rp 3,6 Trn. Tambahan Modal Disetor yang negatif merupakan hasil dari penggabungan usaha PT Meadow Indonesia dan Matahari pada September 2011. Namun, penting untuk dicatat bahwa Perseroan berhasil mengakumulasikan Laba Ditahan sebesar Rp 3,4 Trn selama bertahun-tahun, yang menunjukkan ketahanan dan kemampuan untuk menghasilkan laba yang berkelanjutan dan profil pembayaran dividen yang konsisten. Posisi Ekuitas Perseroan dalam beberapa periode terakhir positif meskipun rendah karena alasan di atas. Posisi ini semakin berkurang dengan pembayaran dividen Perseroan baru-baru ini sebesar Rp 1,2 Trn pada Q2 2023 dan aktivitas pembelian kembali saham kumulatif sebesar Rp 1,3 Trn sejak 2022. Perseroan terus menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, menghasilkan Penjualan dan Laba Bersih yang kuat, serta mempertahankan arus kas yang sehat selama 13 tahun terakhir, tidak termasuk tahun 2020 (COVID-19). Terlepas dari penurunan kinerja selama periode Lebaran 2023, untuk paruh pertama tahun 2023 saja, Perseroan menghasilkan EBITDA sebesar Rp 1.075 Miliar dan Laba Bersih sebesar Rp 684 Miliar. Manajemen memperkirakan saldo Ekuitas pada Desember 2023 menjadi positif dan berharap dapat mengurangi posisi Utang Bersih Perseroan menjadi sekitar Rp 200 Miliar pada akhir tahun 2023, dengan menggunakan fasilitas Pinjaman Bank Rp 400 Miliar dari Rp 1,7 Triliun. Perseroan ingin mengklarifikasi bahwa kegiatan pembayaran dividen dan pembelian kembali saham telah mengikuti proses yang wajar, sesuai dengan peraturan OJK dan
Page 2
lainnya yang terkait. Perseroan tetap berkomitmen pada tata kelola perusahaan yang kuat. Selama setahun penuh 2023, Dewan Komisaris, Direksi, dan Manajemen berkomitmen untuk membayar dividen minimal 50% payout ratio sejalan dengan kebijakan dividen yang dipublikasikan Perseroan. Pembayaran dividen ini didasarkan pada posisi Laba Ditahan yang positif dan kepercayaan yang kuat pada profitabilitas masa depan dan pertumbuhan bisnis. Perseroan ingin menggarisbawahi sesuai dengan peraturan bahwa diperbolehkan untuk membagikan dividen final bahkan jika ekuitasnya negatif. Ke depan, Manajemen berharap ekuitas yang positif untuk tahun 2024, bahkan setelah memperhitungkan pembayaran dividen. Proyeksi ini menunjukkan kepercayaan pada profitabilitas dan pertumbuhan bisnis di masa depan. Masalah ekuitas negatif tidak memengaruhi kemampuan Perseroan saat ini untuk menghasilkan kas dan laba, membayar pinjaman, atau menerbitkan dividen. Hal ini tidak berdampak pada kelangsungan usaha. Perseroan tidak memiliki intensi atau kebutuhan untuk melakukan rights issue. Manajemen menghargai dukungan dan kepercayaan terus menerus dari para pemegang saham, yang akan dihargai saat Perseroan mencapai tujuan strategisnya.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.