Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
Nomor Surat 040/CS-BSBK/VI/23
Nama Emiten PT Wulandari Bangun Laksana Tbk
Kode Emiten BSBK
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Wulandari Bangun Laksana Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Wulandari Bangun Laksana Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Wulandari Bangun Laksana Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BSBK Entity code
Nomor identifikasi entitas AB129 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
15,705,349,782 14,663,451,367
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
30,254,430,861 29,694,362,508
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
13,171,361,128 8,508,124,429
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
2,068,353,333 2,277,721,422
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
67,804,420,160 78,153,839,940
assets
Persediaan lancar 824,248,067 889,310,229 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
671,976,340 906,734,947
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar atas Current advances on
221,342,759,473 250,260,700,445
investasi investments
Jumlah aset lancar 351,842,899,144 385,354,245,287 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Properti investasi 1,507,349,431,688 1,503,170,727,344 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
659,833,252,781 624,785,576,117
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
8,958,605,382 8,105,353,754
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 2,176,141,289,851 2,136,061,657,215 Total non-current assets
Jumlah aset 2,527,984,188,995 2,521,415,902,502 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
19,848,593,345 17,034,309,797
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
12,317,920,548 10,399,688,312
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
5,304,971,298 7,546,425,088
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
11,703,415,972 14,260,913,614
berelasi related parties
Beban akrual jangka Current accrued
16,597,789,670 17,144,675,278
pendek expenses
Utang pajak 16,551,563,623 15,430,947,112 Taxes payable
Utang proyek 2,010,456,668 1,961,731,673 Project payables
Uang jaminan jangka Current deposits
9,252,769,091 9,259,832,427
pendek
Pendapatan diterima Current unearned
Page 5
dimuka jangka pendek 85,996,640,963 82,637,418,862 revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of secured loans
tempo dalam satu
7,990,645,025 17,817,697,398
tahun atas
pinjaman
beragunan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 535,586,447 594,936,331 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
188,110,352,650 194,088,575,892
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 393,853,475,542 405,202,638,740 loans
bank
Utang lembaga Long term
keuangan non-bank 5,166,666,662 5,666,666,663 non-bank financial
insitutions loan
Liabilitas jangka Long-term secured
panjang atas loans
2,599,171,050 4,107,720,072
pinjaman
beragunan
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
21,137,767,306 19,109,014,678
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 229,668,237,032 219,939,577,436 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 27,778,202,159 26,511,076,597 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 210,400,434 461,428,265 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
680,413,920,185 680,998,122,451
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 868,524,272,835 875,086,698,343 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 250,917,133,970 250,917,133,970 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
509,020,815,313 509,020,815,313
disetor capital
Cadangan revaluasi 389,447,626,545 389,447,626,545 Revaluation reserves
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 151,875,694 ) ( 151,875,694 ) remeasurements of
Page 6
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 5,000,000,000 5,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 505,226,216,026 492,095,504,025 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,659,459,916,160 1,646,329,204,159
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 1,659,459,916,160 1,646,329,204,159 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,527,984,188,995 2,521,415,902,502
ekuitas
Page 7
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
155,609,623,047 120,120,019,480
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 54,647,729,383 ) ( 36,256,991,813 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 100,961,893,664 83,863,027,667 Total gross profit
Beban penjualan ( 4,369,846,184 ) ( 2,823,968,939 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 43,520,459,304 ) ( 39,972,740,845 )
expenses
Pendapatan keuangan 40,878,328 1,107,551,258 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 27,776,694,605 ) ( 28,230,395,824 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya ( 2,966,295,422 ) ( 689,006,252 ) Other income
Beban lainnya ( 9,006,169,058 ) ( 7,018,467,080 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
13,363,307,419 6,235,999,985
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 232,595,422 ) ( 245,482,423 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
13,130,711,997 5,990,517,562
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 13,130,711,997 5,990,517,562 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 0 ( 11,755,508 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 ( 11,755,508 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 0 0 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 ( 11,755,508 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 13,130,711,997 5,978,762,054 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
13,130,711,997 5,990,517,562
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Page 8
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 13,130,711,997 5,978,762,054 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.26 27 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
250,917,133,970 509,020,815,313 389,447,626,545 ( 151,875,694 ) 5,000,000,000 492,095,504,029 1,646,329,204,163 1,646,329,204,163
period
Posisi ekuitas, awal periode 250,917,133,970 509,020,815,313 389,447,626,545 ( 151,875,694 ) 5,000,000,000 492,095,504,029 1,646,329,204,163 1,646,329,204,163 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 13,130,711,997 13,130,711,997 13,130,711,997 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 250,917,133,970 509,020,815,313 389,447,626,545 ( 151,875,694 ) 5,000,000,000 505,226,216,026 1,659,459,916,160 1,659,459,916,160 Equity position, end of the period
Page 10
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Transaksi dengan pihak
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali lainnya
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Other transactions with Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of Equity
non-controlling interests earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 200,000,000,000 58,396,979,416 389,447,626,545 ( 137,617,766 ) 493,119,005,418 1,140,825,993,613 1,140,825,993,613 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 200,000,000,000 58,396,979,416 389,447,626,545 ( 137,617,766 ) 493,119,005,418 1,140,825,993,613 1,140,825,993,613 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 5,000,000,000 ) 5,000,000,000 5,990,517,562 5,990,517,562 5,990,517,562 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 11,755,508 ) ( 11,755,508 ) ( 11,755,508 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 200,000,000,000 58,396,979,416 389,447,626,545 ( 149,373,274 ) ( 5,000,000,000 ) 5,000,000,000 499,109,522,980 1,146,804,755,667 1,146,804,755,667 Equity position, end of the period
Page 11
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
155,767,229,386 141,654,410,976
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
40,878,328 31,701,162
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 42,964,705,294 ) ( 53,973,570,231 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 23,552,977,489 ) ( 20,670,956,823 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
89,290,424,931 67,041,585,084
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 18,048,035,009 ) ( 13,708,384,623 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 181,677,090 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 9,040,116,714 )
dan administrasi administrative expense
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
71,060,712,832 44,293,083,747
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 4,178,704,344 ) ( 7,705,634,805 )
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 42,248,502,046 ) ( 13,191,522,810 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 853,251,628 ) ( 638,759,518 )
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 47,280,458,018 ) ( 21,535,917,133 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 8,534,879,650 ) ( 6,449,713,734 ) Payments of bank loans
Pembayaran pinjaman Payments of secured loans
( 11,335,601,395 ) ( 10,916,022,193 )
beragunan
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 310,377,714 ) ( 298,106,558 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
0 4,359,725,830
borrowings
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 2,557,497,642 ) ( 9,394,920,209 )
berelasi parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
Page 12
(digunakan untuk) aktivitas ( 22,738,356,401 ) ( 22,699,036,864 ) financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
1,041,898,413 58,129,750
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
14,663,451,367 13,649,729,777
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
15,705,349,782 13,707,859,527
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK?). Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah
disusun secara akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
akun-akun tertentu yang dicatat berdasarkan basis lain seperti yang diungkapkan pada kebijakan
akuntansi di setiap akun tersebut. Laporan arus kas menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan
bank yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan yang disajikan dengan
menggunakan metode langsung. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan adalah mata uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang
kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan
estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan.
Kas dan setara kas Kas dan bank mencakup kas di tangan dan kas di bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak Cash and cash equivalents
dijaminkan. Kas di bank memperoleh bunga berdasarkan suku bunga simpanan di bank yang
bersangkutan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Perusahaan telah menerapkan metode yang disederhanakan untuk menghitung kerugian kredit Trade and other receivables
ekspektasian sesuai dengan PSAK 71 yang mengizinkan penggunaan cadangan kerugian ekspetasian
seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur kredit ekspektasian, piutang usaha telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa. Manajemen
berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang telah memadai untuk menutup
kerugian atas piutang usaha tidak tertagih berdasarkan hasil penelaahan atas masing-masing piutang
secara kolektif pada akhir periode.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Properti yang
diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak untuk
sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan. Biaya perolehan apartemen, ruko dan kondotel yang
sudah dikontruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai dikembangkan ditambah dengan
biaya konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
pengembang apartemen. Biaya yang dikapitalisasi apartemen dalam konstruksi dialokasikan untuk
setiap unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual.
Properti investasi Properti Investasi adalah tanah dan bangunan untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai Investment property
atau keuangan. Properti investasi dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal
revaluasi. Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari properti investasi yang
Page 14
direvaluasi. Jika nilai wajar dari properti investasi yang direvaluasi berbeda secara material dengan
jumlah tercatatnya, maka revaluasi lanjutan disyaratkan. Beberapa aset mengalami perubahan nilai
wajar secara signifikan dan fluktuatif sehingga perlu direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan
tersebut tidak perlu dilakukan untuk aset yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya,
aset tersebut mungkin perlu direvaluasi setiap 3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali. Revaluasi dilakukan
dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak berbeda secara material
dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Properti
investasi awalnya dinilai sebesar biaya perolehan. Selanjutnya setelah penilaian awal, properti
investasi dinilai dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain pada periode terjadinya. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau
ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat
ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.
Aset tetap Aset tetap dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi Fixed assets
akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.
Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari aset tetap yang direvaluasi. Jika nilai
wajar dari aset yang direvaluasi berbeda secara material dengan jumlah tercatatnya, maka revaluasi
lanjutan disyaratkan. Beberapa aset tetap mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan
fluktuatif sehingga perlu direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu dilakukan
untuk aset tetap yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya, aset tetap tersebut
mungkin perlu direvaluasi setiap 3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
Tanah belum dikembangkan Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas, misalnya goodwill atau aset tak berwujud yang Undeveloped land
tidak siap untuk digunakan, tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih
sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang mengindikasikan kemungkinan
penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya
mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah
terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk
menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat
yang paling rendah di mana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi. Aset non-keuangan selain
goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah
terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan menerapkan PSAK 72 ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan? yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut: (1) Identifikasi
kontrak dengan pelanggan; (2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan; (3) Penetapan harga transaksi; (4) Alokasi harga transaksi ke
setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap
barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga
jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin; dan (5)
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut).Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh
pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu
Page 15
tertentu atau sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. Piutang usaha merupakan hak Perusahaan atas sejumlah
imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran
imbalan jatuh tempo). Lihat kebijakan akuntansi aset keuangan di bagian instrumen keuangan
mengenai pengakuan awal dan pengukuran selanjutnya. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum
Perusahaan mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, uang muka penjualan (liabilitas kontrak)
diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal).
Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Perusahaan memenuhi pelaksanaan kontrak.
Beban yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian
diakui sesuai dengan tingkat persentase penyelesaian dari unit strata pada setiap akhir periode. Beban
selain yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian,
diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Metode yang digunakan untuk menentukan persentase
penyelesaian adalah berdasarkan biaya aktual dibandingkan dengan estimasi biaya penyelesaian
proyek real estat tersebut. Unsur-unsur biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembang real estat
antara lain meliputi biaya pra-perolehan tanah, biaya perolehan tanah, dan biaya lain-lain yang dapat
diatribusikan pada aktivitas pengembang real estat. Apabila terdapat biaya yang tidak jelas
hubungannya dengan suatu proyek real estat, maka akan diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Apabila suatu proyek tertentu diperkirakan akan rugi, penyisihan dibuat untuk jumlah kerugian tersebut.
Revisi atas estimasi biaya atau pendapatan, jika ada, yang pada umumnya, dapat diatribusikan pada
aktivitas pengembang real estat, dialokasikan kepada proyek yang sedang berjalan dan proyek masa
mendatang. Penyesuaian yang berasal dari penyesuaian periode berjalan dan penyesuaian periode
sebelumnya harus diakui pada laba rugi periode berjalan, sedangkan penyesuaian yang berkaitan
dengan periode mendatang harus dialokasi selama sisa periode pengembang.
Penjabaran mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing Foreign currency translation
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan
menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 2022, kurs yang digunakan untuk penjabaran pos-pos moneter dalam mata uang
asing didasarkan pada rata-rata kurs jual beli uang kertas asing yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Kurs 1 Dolar Amerika (AS$) masing-masing setara
dengan Rp15.026 dan Rp15.731.
Transaksi dengan pihak berelasi (i)Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, sebagaimana didefinisikan oleh Transactions with related parties
PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi,
baik yang dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal maupun tidak, sebagaimana dilakukan
dengan pihak diluar hubungan pihak yang berelasi, diungkapkan dalam catatan yang bersangkutan.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan, jika: Langsung, atau tidak langsung yang melalui
satu atau lebih perantara, suatu pihak (1) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di
bawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan; (2) memiliki kepentingan dalam Perusahaan yang
memberikan pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau (3) memiliki pengendalian bersama atas
Perusahaan; (ii) Suatu pihak adalah entitas asosiasi Perusahaan; (iii) Suatu pihak adalah ventura
bersama di mana Perusahaan sebagai venturer; (iv) Suatu pihak adalah anggota dari personel
manajemen kunci Perusahaan atau induk; (v) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu
diuraikan dalam butir (i) atau (iv). (iv)Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau di mana hak suara signifikan dimiliki oleh, langsung
maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (iv) atau (v); atau Seluruh transaksi dan
saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Page 16
Pajak penghasilan Pajak Final : Perusahaan menyajikan beban pajak final sehubungan dengan penjualan Condotel & Income taxes
Apartment sebagai pos tersendiri pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 34/2016 tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal 8 September
2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan dikenakan pajak final sebesar
2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan. Pajak Kini : Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran
penghasilan kena pajak untuk tahun yang bersangkutan. Jumlah tambahan pokok dan denda pajak
yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (?SKP?) diakui sebagai penghasilan atau beban dalam
operasi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan
pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
memenuhi kriteria pengakuan aset.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan menerapkan PSAK 24, ?Imbalan kerja?, untuk mencatat kewajiban imbalan kerja Employee benefits
berdasarkan Undang-Undang No. 11/2020 tentang cipta kerja (?Undang-Undang Cipta Kerja?)
(sebelum 1 Januari 2021: Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003 (?UU ketengakerjaan?).
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti ditentukan melalui perhitungan
aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit-credit dan menerapkan asumsi
atas tingkat diskonto, dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. Seluruh pengukuran
kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak termasuk
bunga neto) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau
kewajiban pensiun neto diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan nilai penuh dari
defisit dan surplus program. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi pada periode
berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/
kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai
akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama periode
vesting masa depan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode yang
bersangkutan. Rata-rata tertimbang saham yang beredar pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebesar 25.091.713.397 saham.
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari Perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Segment reporting
mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban; hasil operasinya dikaji ulang secara reguler
oleh pengambil keputusan operasional Perusahaan untuk membuat keputusan tentang sumber daya
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan tersedia informasi keuangan
yang dapat dipisahkan. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan
kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan
sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, penghasilan, aset, dan
liabilitas segmen termasuk pos-pos yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta
hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing Foreign currency transactions and balances
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan
menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 2022, kurs yang digunakan untuk penjabaran pos-pos moneter dalam mata uang
Page 17
asing didasarkan pada rata-rata kurs jual beli uang kertas asing yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Kurs 1 Dolar Amerika (AS$) masing-masing setara
dengan Rp15.026 dan Rp15.731.
Properti investasi Properti Investasi adalah tanah dan bangunan untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai Investment properties
atau keuangan. Properti investasi dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal
revaluasi. Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari properti investasi yang
direvaluasi. Jika nilai wajar dari properti investasi yang direvaluasi berbeda secara material dengan
jumlah tercatatnya, maka revaluasi lanjutan disyaratkan. Beberapa aset mengalami perubahan nilai
wajar secara signifikan dan fluktuatif sehingga perlu direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan
tersebut tidak perlu dilakukan untuk aset yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya,
aset tersebut mungkin perlu direvaluasi setiap 3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sesuai Prepaid expenses
dengan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.
Modal saham Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak No. KEP 1069/PB/WPJ.14/2017 tanggal 9 Share capital
Januari 2017, Perusahaan telah mengikuti program pengampunan pajak berupa aset dan liabilitas.
Aset pengampunan pajak dicatat pada aset tetap berupa tanah, kendaraan, peralatan dan mesin
sebesar Rp6.240.139.674 dan properti investasi berupa bangunan dan prasarana sebesar
Rp52.156.839.742. Tidak terdapat liabilitas pengampunan pajak atas aset pengampunan pajak yang
diikuti oleh Perseroan. Penambahan dari nilai aset pengampunan pajak adalah sebesar
Rp58.396.979.416 dicatat sebagai tambahan modal disetor.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat Stock issuance cost
dikurangkan langsung dengan hasil emisi saham tersebut dan disajikan sebagai pengurang akun
tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan.
Instrumen keuangan ? Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. Aset keuangan. Pengakuan dan pengukuran awal.
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (a) aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?), (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
pendapatan komprehensif lainnya (?FVOCI?), dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan bank, piutang usaha, piutang
non-usaha, dan aset tidak lancar lainnya - bank dan deposito yang dibatasi yang diklasifikasikan
sebagai biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan menggunakan 2 (dua) metode untuk
mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan
dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. Pengujian arus kas yang semata dari
pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?). Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi Perusahaan
menilai persyaratan kontraktual aset keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi
pengujian SPPI. Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset
keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada
pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon). Elemen bunga yang paling signifikan dalam
Page 18
perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Perusahaan menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan. Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada FVTPL. Penilaian model bisnis. Perusahaan menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Perusahaan mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. Model bisnis Perusahaan tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portfolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti: Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;? Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;? Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih); dan ? Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Perusahaan. Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan skenario ?worst case? atau ?stress case?. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Perusahaan tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai ?Pendapatan Keuangan?. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui di dalam laporan keuangan sebagai ?Kerugian penurunan nilai?. Suku bunga efektif (?SBE?). SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset keuangan FVTPL. Penghentian pengakuan : Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir. Pada penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat dan jumlah imbalan yang diterima dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Penurunan nilai : Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau
Page 19
lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Penerapan PSAK 71 ?Instrumen Keuangan? telah mengubah metode perhitungan kerugian penurunan nilai dari pendekatan kerugian yang telah terjadi (incurred loss) sesuai PSAK 55 ?Instrumen Keuangan Pengakuan dan Pengukuran? dengan pendekatan Kerugian Kredit Ekspektasian (?KKE?). KKE didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya). Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan (simplified) dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian yaitu kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur (lifetime). Oleh karena itu, Perusahaan tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor berwawasan ke depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan SBE awal dari aset keuangan. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. ii. Liabilitas keuangan. Pengakuan dan pengukuran awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas keuangan Perusahaan mencakup, utang usahag, utang non-usaha, beban akrual, pinjaman lainnya, liabilitas sewa, pinjaman bank dan pembiayaan konsumen yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yaitu uang jaminan penyewa. Pengukuran setelah pengakuan awal : Pengukuran setelah pengakuan awal dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga . Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain ketika liabilitas dihentikan pengakuannya serta melalui proses
Page 20
amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto
atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain. Utang : Liabilitas untuk utang usaha, utang non-usaha, beban akrual, pinjaman
lainnya, liabilitas sewa, pinjaman bank dan pembiayaan konsumen dinyatakan sebesar jumlah tercatat
(jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penghentian pengakuan : Liabilitas
keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau
dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain
dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi
secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain. iii. Reklasifikasi instrumen keuangan. Perusahaan diperkenankan untuk melakukan
reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Perusahaan mengubah model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan dan Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas
liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap
kegiatan operasional Perusahaan seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis.
Selain itu, Perusahaan perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal. Yang
bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset
keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya
sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari
Perusahaan dengan model bisnis berbeda. iv. Saling hapus instrumen keuangan. Aset keuangan dan
liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika
Perusahaan memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas
jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus harus ada pada saat ini
daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan harus dieksekusi oleh
pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan,
atau kebangkrutan.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Tidak terdapat kejadian penting setelah periode pelaporan yang berdampak pada laporan keuangan Events after reporting period
Perusahaan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun ? Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan Perusahaan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan effective
standar-standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Perusahaan pada saat efektif, dan
dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan Perusahaan masih diestimasi. Berlaku efektif pada
atau setelah 1 Januari 2023 : - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang. Amendemen ini menentukan persyaratan
untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan : hak untuk menangguhkan
pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan, klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh
kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk menangguhkan liabilitas, dan konversi tersebut
adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan
Page 21
berdampak pada klasifikasinya. Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif. Amendemen tersebut diekspektasikan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen ini berlaku efektif dengan penerapan dini diperkenankan. Perusahaan saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pengungkapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan : Amendemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi. Amendemen tersebut berlaku efektif dan diterapkan secara retrospektif untuk aset tetap yang tersedia untuk digunakan pada atau setelah awal dari periode sajian paling awal dimana entitas pertama kali menerapkan amendemen tersebut. Amendemen tersebut diperkirakan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi : Amendemen tersebut memperkenalkan definisi ?estimasi akuntansi? dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input. Amendemen tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk perubahan kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal periode tersebut. Penerapan dini diperkenankan. Perusahaan saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Amendemen tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk perubahan kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal periode tersebut. Penerapan dini diperkenankan. Perusahaan saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul dari Transaksi Tunggal : Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Amendemen tersebut berlaku efektif dengan penerapan dini diperkenankan. Perusahaan saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2024. Amendemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan : Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancer atau tidak lancer. Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 dengan penerapan dini diperkenankan. Perusahaan saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Perusahaan. Amendemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik : Amendemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa yang
Page 22
timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan. Amendemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan.
Page 23
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 397,665,660,758 397,665,660,758 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 142,723,211,609 142,723,211,609 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
21,031,958,900 21,031,958,900
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
12,698,293,501 52,930,088,190 65,628,381,691
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,237,641,000 5,237,641,000
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 55,865,238,191 ( 10,681,586,144 ) 45,183,652,047 Others, directly owned
Dimiliki langsung 635,222,003,959 52,930,088,190 ( 10,681,586,144 ) 677,470,506,005 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 1,152,871,775 1,152,871,775 Others, right of use assets
Aset hak guna 1,152,871,775 1,152,871,775 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
636,374,875,734 52,930,088,190 ( 10,681,586,144 ) 678,623,377,780
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 5,450,765,930 3,568,080,292 9,018,846,222 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
2,628,451,741 1,312,171,025 3,940,622,766
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
2,822,668,341 1,725,671,093 4,548,339,434
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
527,146,260 330,255,207 857,401,467
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 11,429,032,272 6,936,177,617 18,365,209,889 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 160,267,345 264,647,765 424,915,110 Others, right of use assets
Aset hak guna 160,267,345 264,647,765 424,915,110 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
11,589,299,617 7,200,825,382 18,790,124,999
equipment
Page 24
Nilai perolehan Aset tetap 624,785,576,117 659,833,252,781 Property, plant, and Carrying amount
equipment
Page 25
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount, gross
397,665,660,758 397,665,660,758
langsung
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 109,015,318,596 33,707,893,013 142,723,211,609 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 21,043,258,900 13,034,900 ( 24,334,900 ) 21,031,958,900 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 10,728,340,898 2,019,931,503 ( 49,978,900 ) 12,698,293,501 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,687,300,000 2,550,341,000 5,237,641,000
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
63,086,315,000 26,486,816,204 ( 33,707,893,013 ) 55,865,238,191
langsung
Dimiliki langsung 604,226,194,152 31,070,123,607 ( 74,313,800 ) 635,222,003,959 Directly owned
Lainnya, aset hak Others, right of use
1,106,016,751 1,152,871,775 ( 1,106,016,751 ) 1,152,871,775
guna assets
Aset hak guna 1,106,016,751 1,152,871,775 ( 1,106,016,751 ) 1,152,871,775 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
605,332,210,903 32,222,995,382 ( 1,180,330,551 ) 636,374,875,734
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 5,450,765,930 5,450,765,930 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 2,631,493,604 ( 3,041,863 ) 2,628,451,741 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 2,835,163,066 ( 12,494,725 ) 2,822,668,341 equipment, directly
langsung owned
Page 26
Kendaraan bermotor, 527,146,260 527,146,260 Motor vehicle, directly
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 11,444,568,860 ( 15,536,588 ) 11,429,032,272 Directly owned
Lainnya, aset hak Others, right of use
706,902,553 559,381,543 ( 1,106,016,751 ) 160,267,345
guna assets
Aset hak guna 706,902,553 559,381,543 ( 1,106,016,751 ) 160,267,345 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
706,902,553 12,003,950,403 ( 1,121,553,339 ) 11,589,299,617
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
604,625,308,350 624,785,576,117
equipment
Page 27
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Aset tetap dicatat menggunakan model revaluasi yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi Disclosure of notes for property, plant and
akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. equipment
Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan nilai wajar dari aset tetap yang direvaluasi. Jika nilai
wajar dari aset yang direvaluasi berbeda secara material dengan jumlah tercatatnya, maka revaluasi
lanjutan disyaratkan. Beberapa aset tetap mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan
fluktuatif sehingga perlu direvaluasi secara tahunan. Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu dilakukan
untuk aset tetap yang perubahan nilai wajarnya tidak signifikan. Sebaliknya, aset tetap tersebut
mungkin perlu direvaluasi setiap 3 (tiga) atau 5 (lima) tahun sekali.
Page 28
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Current Year
Page 29
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Prior Year
Page 30
[2612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry
Page 31
[2616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - Property
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 Pihak Ketiga 130,137,638,310 101,919,195,871 Related party 1
Pihak berelasi 130,137,638,310 101,919,195,871 Related parties
Pihak ketiga 1 Pihak berelasi 25,471,984,737 18,200,823,609 Third party 1
Pihak ketiga 25,471,984,737 18,200,823,609 Third parties
Tipe pihak 155,609,623,047 120,120,019,480 Type of parties
Page 32
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Perusahaan menerapkan PSAK 72 ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan? yang mensyaratkan Disclosure of notes for revenue
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut:1. Identifikasi
kontrak dengan pelanggan;2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan;3. Penetapan harga transaksi;4. Alokasi harga transaksi ke setiap
kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang
atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin; dan5.
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut). Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh
pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu
tertentu atau sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. Piutang usaha merupakan hak Perusahaan atas sejumlah
imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya berlalunya waktu yang diperlukan sebelum pembayaran
imbalan jatuh tempo). Lihat kebijakan akuntansi aset keuangan di bagian instrumen keuangan
mengenai pengakuan awal dan pengukuran selanjutnya. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum
Perusahaan mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, uang muka penjualan (liabilitas kontrak)
diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal).
Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Perusahaan memenuhi pelaksanaan kontrak.
Beban yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian
diakui sesuai dengan tingkat persentase penyelesaian dari unit strata pada setiap akhir periode. Beban
selain yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian,
diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Metode yang digunakan untuk menentukan persentase
penyelesaian adalah berdasarkan biaya aktual dibandingkan dengan estimasi biaya penyelesaian
proyek real estat tersebut. Unsur-unsur biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembang real estat
antara lain meliputi biaya pra-perolehan tanah, biaya perolehan tanah, dan biaya lain-lain yang dapat
diatribusikan pada aktivitas pengembang real estat. Apabila terdapat biaya yang tidak jelas
hubungannya dengan suatu proyek real estat, maka akan diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Apabila suatu proyek tertentu diperkirakan akan rugi, penyisihan dibuat untuk jumlah kerugian tersebut.
Revisi atas estimasi biaya atau pendapatan, jika ada, yang pada umumnya, dapat diatribusikan pada
aktivitas pengembang real estat, dialokasikan kepada proyek yang sedang berjalan dan proyek masa
mendatang. Penyesuaian yang berasal dari penyesuaian periode berjalan dan penyesuaian periode
sebelumnya harus diakui pada laba rugi periode berjalan, sedangkan penyesuaian yang berkaitan
dengan periode mendatang harus dialokasi selama sisa periode pengembang.
Page 33
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Sewa 60,356,805,918 56,984,085,133 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Utilitas 24,560,469,735 15,565,490,037 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Biaya layanan 19,597,109,866 14,827,697,501 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 4 Parkir 13,856,522,000 11,850,955,360 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 5 Sewa Pameran 11,266,855,129 7,064,518,507 Service revenue 5
Pendapatan dari jasa 6 Pengelola Service revenue 6
3,302,939,982 2,954,711,233
lingkungan
Pendapatan dari jasa 7 Waterpark 1,708,874,250 1,476,493,311 Service revenue 7
Pendapatan dari jasa 8 Fitness 1,596,488,000 1,264,333,693 Service revenue 8
Pendapatan dari jasa 9 Foodcourt 1,203,973,787 1,088,159,185 Service revenue 9
Pendapatan jasa Other service
Lain lain 1,688,837,346 1,439,678,207
lainnya revenue
Pendapatan dari jasa 139,138,876,013 114,516,122,167 Service revenue
Pendapatan dari Product revenue 1
Kondotel 9,729,675,238 4,473,708,463
produk 1
Pendapatan dari Product revenue 2
Apartement 6,741,071,796 1,130,188,850
produk 2
Pendapatan dari Product revenue
16,470,747,034 5,603,897,313
produk
Tipe pendapatan 155,609,623,047 120,120,019,480 Type of revenue
Page 34
[2618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - Property
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Sewa 60,356,805,918 56,984,085,133
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Utilitas 24,560,469,735 15,565,490,037
domestik 2
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Biaya layanan 19,597,109,866 14,827,697,501
domestik 3
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Parkir 13,856,522,000 11,850,955,360
domestik 4
Pendapatan dari Domestic revenue 5
Sewa Pameran 11,266,855,129 7,064,518,507
domestik 5
Pendapatan dari Pengelola Domestic revenue 6
3,302,939,982 2,954,711,233
domestik 6 lingkungan
Pendapatan dari Domestic revenue 7
Waterpark 1,708,874,250 1,476,493,311
domestik 7
Pendapatan dari Domestic revenue 8
Fitness 1,596,488,000 1,264,333,693
domestik 8
Pendapatan dari Domestic revenue 9
Foodcourt 1,203,973,787 1,088,159,185
domestik 9
Pendapatan dari Domestic revenue 10
Lain lain 1,688,837,346 1,439,678,207
domestik 10
Pendapatan domestik Kondotel & Other domestic
16,470,747,034 5,603,897,313
lainnya Apartement` revenue
Pendapatan Domestic revenue
155,609,623,047 120,120,019,480
domestik
Sumber pendapatan 155,609,623,047 120,120,019,480 Source of revenue
Page 35
[2619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than 10% - Property Industry
Page 36
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
23,889,543,779 22,284,590,961
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 6,671,237,388 2,011,998,292 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 1,674,169,476 550,989,901 1 - 60 days
1 - 90 hari 773,821,576 362,642,271 1 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
19,116,544,452 21,068,915,052
days
Umur 28,235,772,892 23,994,545,516 Aging
Jatuh tempo Umur 52,125,316,671 ( 8,699,524,682 ) 43,425,791,989 46,279,136,477 ( 8,076,649,540 ) 38,202,486,937 Aging Due status
Page 37
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Rank 1, Third party
Pihak ketiga 38,953,955,543 37,771,012,048
counterparty
Rincian pihak List of
38,953,955,543 ( 8,699,524,682 ) 30,254,430,861 37,771,012,048 ( 8,076,649,540 ) 29,694,362,508
counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 Rank 1, Related party
Pihak berelasi 13,171,361,128 8,508,124,429
counterparty
Rincian pihak List of
13,171,361,128 (0) 13,171,361,128 8,508,124,429 (0) 8,508,124,429
counterparty
Page 38
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 8,076,649,540 6,896,036,250 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
622,875,142 1,180,613,290
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 8,699,524,682 8,076,649,540 trade receivables, ending
period
Page 39
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Perusahaan telah menerapkan metode yang disederhanakan untuk menghitung kerugian kredit Disclosure of notes for trade receivables
ekspektasian sesuai dengan PSAK 71 yang mengizinkan penggunaan cadangan kerugian ekspetasian
seumur hidup untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur kredit ekspektasian, piutang usaha telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa.Manajemen
berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai piutang telah memadai untuk menutup
kerugian atas piutang usaha tidak tertagih berdasarkan hasil penelaahan atas masing-masing piutang
secara kolektif pada akhir periode.
Page 40
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Aset real estat 67,804,420,160 78,153,839,940 Real estate assets
Aset real estat lancar 67,804,420,160 78,153,839,940 Current real estate assets
Persediaan 824,248,067 889,310,229 Inventories
Persediaan lancar 824,248,067 889,310,229 Current inventories
Page 41
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Disclosure of notes for inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.Properti yang diperoleh
atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, tidak untuk sewa
atau kenaikan nilai, merupakan persediaan.Biaya perolehan apartemen, ruko dan kondotel yang sudah
dikontruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai dikembangkan ditambah dengan biaya
konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembang
apartemen. Biaya yang dikapitalisasi apartemen dalam konstruksi dialokasikan untuk setiap unit
apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual. Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah
yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan
menggunakan luas area yang dapat dijual.
Page 42
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 3,748,851,935 2,454,171,882 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,685,574,163 2,550,502,827 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 885,702,219 531,439,804 1 - 60 days
1 - 90 hari 212,040,392 266,753,795 1 - 90 days
Lebih dari 90 hari 4,785,751,839 4,596,820,004 More than 90 days
Umur 8,569,068,613 7,945,516,430 Aging
Jatuh tempo Umur 12,317,920,548 10,399,688,312 Aging Due status
Page 43
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Downstream Rank 1, counterparty Third party
1,735,144,713 2,110,698,379
Indonesia
Pihak 2 CV Global Tekno Rank 2, counterparty
1,760,573,553 994,281,443
Solution
Pihak 3 Slamet Riyadi 858,532,517 858,532,517 Rank 3, counterparty
Pihak 4 PT Securindo Packtama Rank 4, counterparty
3,142,146,931 782,881,482
Indonesia
Pihak 5 PT Bhineka Bangun Rank 5, counterparty
0 538,475,406
Mandiri
Pihak 6 PT Khalifah Borneo Rank 6, counterparty
323,866,050 345,012,975
Mandiri
Pihak 7 PT Trane Indonesia 266,000,000 253,776,525 Rank 7, counterparty
Pihak 8 PT Surya Timur Sakti Rank 8, counterparty
0 116,055,995
Jatim
Pihak 9 CV Tritunggal Eka Rank 9, counterparty
21,425,800 21,425,800
Perkasa
Pihak lainnya Lain-lain Others, counterparty
(masing-masing 4,210,230,984 4,378,547,790
dibawah Rp500 juta)
Rincian pihak 12,317,920,548 10,399,688,312 List of counterparty
Page 44
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 45
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
54,647,729,383 36,256,991,813
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
54,647,729,383 36,256,991,813
pendapatan
Page 46
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 47
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank lokal lainnya IDR 393,853,475,542 393,853,475,542 405,202,638,740 405,202,638,740 IDR Other local banks
Mata uang 393,853,475,542 405,202,638,740 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 393,853,475,542 405,202,638,740 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 393,853,475,542 405,202,638,740 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 393,853,475,542 405,202,638,740 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 393,853,475,542 405,202,638,740 Long-term bank loans
Page 48
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Page 49
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
currency loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya IDR 393,853,475,542 2023-09-01 0.125 Tetap IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
currency loan bank loan long-term bank loan
Bank lokal lainnya IDR 405,202,638,740 2023-09-01 0.125 Tetap IDR Other local banks
Page 50
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 830,809,246 2,492,427,742 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 830,809,246 2,492,427,742 Currency
Bank lokal lainnya IDR 19,017,784,099 14,541,882,055 IDR Other local banks
Mata uang 19,017,784,099 14,541,882,055 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 19,848,593,345 17,034,309,797 Currency Creditor bank name
Page 51
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 52
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 830,809,246 2023-09-01 0.115 Tetap IDR Bank Central Asia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 19,017,784,099 2033-09-28 0.125 Tetap IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 2,492,427,742 2023-09-01 0.115 Tetap IDR Bank Central Asia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 14,541,882,055 2033-09-28 0.125 Tetap IDR Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
FinancialStatement-2023-II-BSBK.xlsx
done
Surat Pernyataan Direksi..pdf
dead