Back to announcement
20230801_HMSP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356880_lamp5.pdf
RUPS minutes Needs review HMSPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
RALAT ATAS PENJELASAN MATA ACARA
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA
PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk. TANGGAL 21 AGUSTUS 2023
Dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
- Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Peseroan Terbatas
(“UUPT”) sebagaimana lebih lanjut diubah dengan Undang Undang No. 6 Tahun 2023;
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
(“POJK 15/2020”);
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 33/2014”);
- Anggaran Dasar Perseroan terakhir sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No.41 tanggal 9 Juni 2022 yang
dibuat dihadapan Aulia Taufani SH, Notaris di Jakarta.
Sehubungan dengan rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(“RUPSLB”) PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Perseroan”) pada hari Senin, tanggal 21
Agustus 2023, Perseroan dengan ini menyampaikan ralat atas penjelasan mata acara
RUPSLB Perseroan, sebagai berikut:
Mata Acara 1
Persetujuan atas Perubahan Susunan Direksi Perseroan
1.1. Latar Belakang
Berdasarkan ketentuan (i) Pasal 94 ayat 1 UUPT; (ii) Pasal 3 POJK 33/2014; dan (iii)
Pasal 15 ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan, para anggota Direksi diangkat oleh RUPS.
1.2. Penjelasan
Pengangkatan anggota Direksi dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan maupun ketentuan peraturan terkait lainnya.
Selanjutnya, Perseroan mengusulkan kepada para pemegang saham dalam RUPSLB
untuk memutuskan dan menyetujui pengangkatan Johan Bink sebagai Direktur
Perseroan yang akan menggantikan Dina Lombardi dan Gunnar Beckers sebagai
Direktur Perseroan yang akan menggantikan Francisca Rahardja. Sehingga dengan
demikian maka susunan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
1
Page 2
Direksi
Presiden Direktur : Vasileios Gkatzelis
Direktur : Sergio Colarusso
Direktur : Sharmen Karthigasu
Direktur : Johan Bink
Direktur : Gunnar Beckers
Direktur : The Ivan Cahyadi
Direktur : Elvira Lianita
Adapun masa jabatan Direksi dan yang pada saat ini menjabat adalah sampai dengan
penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima setelah Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 18 Mei 2020, yaitu pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan tahun 2025.
Berikut adalah Daftar Riwayat Hidup Johan Bink dan Gunnar Beckers
2
Page 3
JOHAN BINK
RINGKASAN KUALIFIKASI
Dengan lebih dari 33 tahun pengalaman dalam manajemen rantai pasokan dan perencanaan produksi,
Johan Bink saat ini menjabat sebagai Direktur Manufaktur di Papastratos S.A., afiliasi dari Philip Morris
International (PMI) yang berlokasi di Athena, Yunani. Johan memulai perjalanan profesionalnya di PMI
pada tahun 1990, mengemban berbagai tanggung jawab di bidang operasional dan teknik (engineering).
Antara 1994 dan 2002, día bekerja untuk Mars, sebuah Perusahaan Amerika yang berspesialisasi dalam
produk makanan dan makanan hewan peliharaan. Pada tahun 2002, día kembali ke PMI dan menjabat
sebagai Manajer Pemeliharaan & Teknik untuk Philip Morris Holland B.V. di Bergen op Zoom, Belanda.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Manufaktur di Yunani, ia juga berhasil menunjukkan keterampilan
kepemimpinannya saat ditugaskan ke Lituania dan Rusia.
PENGALAMAN PROFESIONAL
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL ATHENA, YUNANI 2019 - sekarang
- PAPASTRATOS
DIREKTUR MANUFAKTUR
• Membuat Strategi Operasional untuk memastikan volume yang diperlukan diproduksi dengan
kualitas yang ditetapkan, memastikan fleksibilitas untuk memberikan produktivitas.
• Memastikan semua aset (pabrik, gedung, teknologi informasi, pengetahuan karyawan) dijaga dengan
baik dan diganti sesuai kebutuhan.
• Memastikan kegiatan pembelian dan logistik dikoordinasikan dengan baik dan pengadaan dilakukan
dalam jumlah yang paling ekonomis, sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
• Mengarahkan kegiatan Quality Assurance untuk memastikan bahwa kualitas produk konsisten dan
sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
• Mengatur dan mengarahkan program EHS untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan
Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan perusahaan. Mengarahkan pelaksanaan
peraturan setempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang.
• Memastikan perluasan pabrik dengan anggaran 500 juta USD dilaksanakan tepat waktu dan sesuai
anggaran.
• Volume pabrik Produk Pengurangan Risiko: 25 miliar batang/tahun, jumlah karyawan: 850 FTE.
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL KLAIPEDA, LITHUANIA 2015 - 2019
- PM LIETUVA
DIREKTUR MANUFAKTUR
• Membuat Strategi Operasional untuk memastikan volume yang diperlukan diproduksi dengan
kualitas yang ditetapkan, memastikan fleksibilitas untuk memberikan produktivitas.
• Memastikan semua aset (pabrik, gedung, teknologi informasi, pengetahuan karyawan) dijaga dengan
baik dan diganti sesuai kebutuhan.
3
Page 4
• Memastikan kegiatan pembelian dan logistik dikoordinasikan dengan baik dan pengadaan dilakukan
dalam jumlah yang paling ekonomis, sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
• Mengarahkan kegiatan Quality Assurance untuk memastikan bahwa kualitas produk konsisten dan
sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
• Mengatur dan mengarahkan program EHS untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan
Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan perusahaan. Mengarahkan pelaksanaan
peraturan setempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang.
• Memastikan masterplan pabrik, total biaya upgrade pabrik sebesar 80 juta USD, dilaksanakan tepat
waktu dan sesuai anggaran.
• Volume pabrik rokok konvensional: 35 miliar batang/tahun, jumlah karyawan: 550 FTE.
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL ST. PETERSBURG, RUSIA 2014 - 2015
– PM RUSSIA
DIREKTUR MANUFAKTUR
• Membuat Strategi Operasional untuk memastikan volume yang diperlukan diproduksi dengan
kualitas yang ditetapkan, memastikan fleksibilitas untuk memberikan produktivitas.
• Memastikan semua aset (pabrik, gedung, teknologi informasi, pengetahuan karyawan) dijaga dengan
baik dan diganti sesuai kebutuhan.
• Memastikan kegiatan pembelian dan logistik dikoordinasikan dengan baik dan pengadaan dilakukan
dalam jumlah yang paling ekonomis, sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan.
• Mengarahkan kegiatan Quality Assurance untuk memastikan bahwa kualitas produk konsisten dan
sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
• Mengatur dan mengarahkan program EHS untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan
Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan perusahaan. Mengarahkan pelaksanaan
peraturan setempat untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang.
• Volume pabrik rokok konvensional: 60 miliar batang/tahun, jumlah karyawan: 650 FTE.
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL LAUSANNE, SWISS 2008 - 2014
SUPPLY CHAIN 2010 - 2014
DIREKTUR PENGADAAN TEKNIS PMI
• Memastikan semua peralatan modal diperoleh tepat waktu dan sesuai anggaran untuk manufaktur
secara global dengan total anggaran tahunan sebesar 900 juta USD.
• Memastikan terjalinnya hubungan manajemen pemasok secara high level dengan pemasok inti.
• Mencarikan pemasok-pemasok baru untuk peralatan guna keperluan ekspansi RRP secara global.
• Mengembangkan strategi untuk mengurangi lead time, mengurangi pengeluaran CAPEX dan
memberikan produktivitas.
NEXT GENERATION PRODUCTS 2009 - 2010
MANAJER OPERASIONAL RRP PMI
LAYANAN TEKNIS OPERASIONAL 2008 - 2009
MANAJER PELACAKAN & KEAMANAN PRODUK PMI
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL NEUCHATEL, SWISS 2004 - 2008
OPERASIONAL – LAYANAN TEKNIS 2007 - 2008
MANAJER OPERASIONAL PROYEK PMI
ENGINEERING 2004 - 2007
MANAJER MANUFAKTUR DAN DUKUNGAN KUALITAS PMI
4
Page 5
PHILIP MORRIS HOLLAND B.V. BERGEN OP ZOOM, 2002 - 2004
BELANDA
MANAJER PEMELIHARAAN & TEKNIK
MARS B.V. VEGHEL, BRABANT UTARA 1994 - 2002
MANAJER TEKNIK INDUSTRI 1999 - 2002
MANAJER PEMELIHARAAN 1997 - 1999
MANAJER PRODUKSI UNTUK COKLAT, KACANG, DAN MAKANAN 1994 - 1997
MENTAH
PHILIP MORRIS HOLLAND B.V. BERGEN OP ZOOM, 1990 – 1994
BELANDA
PENGAWAS ETNA-PLANT 1993 - 1994
PENGAWAS JAMINAN KUALITAS UTAMA 1990 - 1993
PENDIDIKAN
HOGESCHOOL WEST-BRABANT BREDA, BELADA 1985-1990
(saat ini dikenal dengan nama Avans University of Applied Sciences)
Higher Technical School, Chemical Engineering
Process technology and Process control
HOGESCHOOL WEST-BRABANT BREDA, BELANDA 1992-1993
(saat ini dikenal dengan nama Avans University of Applied Sciences)
Administrasi Bisnis untuk Insinyur
(Business Administration for Engineers)
NEWMAN COLLEGE PERTH 1980-1985
BAHASA
Belanda – fasih
Inggris – fasih
Jerman – mahir
Perancis – mahir
5
Page 6
GUNNAR BECKERS
RINGKASAN KUALIFIKASI
Gunnar Beckers, seorang profesional pemasaran senior dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam
mengembangkan merek-merek sukses dan strategi pemasaran di Eropa, Amerika Latin, dan Asia untuk
merek-merek global terkemuka seperti Marlboro dan L&M. Saat ini, Gunnar menjabat sebagai Global
Head Consumer Experience CC di Philip Morris International (PMI) di Laussane, Swiss. Gunnar
bergabung dengan PMI pada tahun 2005 dan menjabat sebagai Brand Executive Marlboro untuk pasar
Jerman.
Gunnar memiliki keahlian dalam mengembangkan merek-merek global melalui wawasan konsumen
(consumer insights) yang mendalam dan praktik pemasaran terbaik, merumuskan posisi dan strategi,
memimpin tim lintas fungsi, serta menggunakan data untuk mercancang strategi, memimpin tim lintas
fungsi, serta mengunakan data untuk merancang strategi implementasi omni-channel yang komprehensif
sepanjang perjalanan konsumen.
PENGALAMAN PROFESIONAL
PHILIP MORRIS INTERNATIONAL LAUSANNE, SWISS 2019 - sekarang
GLOBAL HEAD CONSUMER EXPERIENCE CC
• Mengembangkan toolbox kampanye global dengan menghadirkan pelibatan merek (brand
engagement) yang konsisten berdasarkan kebutuhan konsumen dan titik kesulitan (pain points) yang
terkonsolidasi.
• Berkolaborasi dengan pemangku kepentingan di kantor pusat Philip Morris, agensi dan merancang
rencana omni-channel engagement untuk konsumen dan mitra dagang secara lintas pasar.
• Mengelola perkembangan sepenuhnya dalam organisasi berbasis proyek dengan menerapkan
metodologi secara tangkas bermitra dengan afiliasi dalam tim lintas fungsional.
PHILIP MORRIS INDONESIA JAKARTA, INDONESIA 2016 - 2019
PT HM SAMPOERNA TBK. 2017 – 2019
PT PHILIP MORRIS INDONESIA 2016 – 2017
DIREKTUR BRAND INTERNASIONAL
3
Page 7
• Mengelola pengembangan merek dan transformasi portofolio, menangani preferensi konsumen dan
peluang pasar untuk memastikan potensi pertumbuhan jangka panjang sambil meningkatkan volume
sebesar 12% di pasar yang menurun.
• Memimpin tim dalam pengembangan strategi penyebaran omni-channel dan eksekusi yang
melibatkan pemangku kepentingan internal, eksternal dan konsumen.
• Memimpin proses transformasi organisasi, menerapkan proses baru dan pengaturan organisasi, untuk
meningkatkan fleksibilitas dan kecepatan.
• Mendesain ulang strategi digital untuk mendorong relevansi konsumen melalui konten yang
dipersonalisasi di seluruh touchpoints sambil menghubungkan aktivasi daring dan luring.
• Mengalokasikan kembali anggaran ke channel yang lebih efisien dan relevan yang sesuai dengan
micro moments di sepanjang perjalanan konsumen.
PHILIP MORRIS BRAZIL CURITIBA, BRAZIL 2013 - 2016
MANAJER PEMASARAN, MARLBORO
• Menciptakan strategi jangka panjang, inovasi, dan sistem manajemen anggaran baru.
• Menerapkan rencana pemasaran secara komprehensif yang melibatkan semua pemangku
kepentingan dan meningkatkan pangsa pasar sebesar 1,8%, menstabilkan volume di pasar yang
menurun.
• Reorganisasi struktur tim brand, menetapkan akuntabilitas yang jelas dan secara aktif memandu
pelaksanaan pembentukan organisasi baru tim pemasaran.
• Mengubah dan merampingkan portofolio Marlboro dalam waktu 18 bulan, mengurangi jumlah SKU
sebesar 30%, dan mempertahankan pertumbuhan volumen di saat yang bersamaan.
• Memimpin tim multi-fungsi untuk inisiatif portofolio dalam brand architecture Marlboro.
PMI GLOBAL SERVICES NEW YORK, NY 2010 – 2013
KANTOR PUSAT REGIONAL PMI DI LATIN AMERICA & CANADA
(MANAJER PEMASARAN, L&M/ CHESTERFIELD DAN PELIBATAN KONSUMEN)
• Melakukan konsolidasi portofolio regional dan mengembangkan jejak merek internasional (footprint
of international brands) yang tumbuh dari 7 menjadi 12 pasar, menghasilkan peningkatan volume
sebesar 10% dalam 3 tahun di industri yang menurun.
• Mengembangkan dan menerapkan lokakarya strategi di kawasan untuk berbagai pasar,
menyelaraskan strategi regional dengan perkembangan internasional.
• Mengarahkan secara aktif strategi portofolio dan rencana penyebaran (deployment) untuk semua
pasar di wilayah.
• Membuat struktur organisasi baru untuk area penyebaran dalam afiliasi dan membentuk tim dari
desain organisasi untuk pelaksanaannya.
• Menerima penghargaan atas pengembangan dan pelaksanaan regional tool untuk menghasilkan ide,
melibatkan lebih dari 10.000 karyawan di wilayah tersebut.
PHILIP MORRIS GMBH MUNICH, JERMAN 2005 – 2010
MANAJER BRAND, L&M 2009 - 2010
• Mengelola pemasaran L&M di Jerman, brand terbesar ke-3 di pasar rokok, meningkatkan volume
sebesar 13% dalam 18 bulan.
• Membuat dan menerapkan solusi pemasaran berbasis wawasan, termasuk kampanye baru,
peningkatan kemasan, hubungan masyarakat (public relation), promosi, dan acara.
• Mengembangkan tim pemasaran L&M dan mengelola kolaborasi dengan mitra internal dan eksternal.
• Membuat pipeline inovasi termasuk konsep kemasan yang tak terlihat yang melibatkan seniman lokal
dari berbagai kategori.
PENGAWAS MEREK 2006 - 2008
4
Page 8
JERMAN TIMUR DAN PORTOFOLIO INTERNASIONAL
• Mengembangkan brand strategy untuk f6 (brand lokal), Chesterfield dan produk tembakau lainnya
yang terdiri dari portfolio brand dengan omset agregat sekitar EUR 1 miliar.
• Membuat dan menerapkan program pemasaran untuk pemimpin pasar lokal di Jerman Timur yang
memanfaatkan identitas brand dan wawasan konsumen (consumer insights).
• Membuat skenario harga dan meningkatkan profitabilitas dari varian yang ada, mengidentifikasi
kebutuhan konsumen untuk mengembangkan dan mengelola varian baru, mulai dari desain kemasan
hingga peluncuran di pasar.
BRAND EXECUTIVE, MARLBORO 2005 - 2006
• Membuat strategi below-the-line dan mengembangkan serta menerapkan konsep promosi yang
dikompromikan dari kampanye, promosi dan program CRM baru.
• Menangani semua aspek sponsor balap Marlboro untuk pasar Jerman.
• Merencanakan dan mengelola anggaran pemasaran masing-masing merek hingga EUR 17 juta.
E.&J. GALLO WINERY GMBH SCHWALBACH, JERMAN 2003 - 2004
MANAJER PROYEK
• Membuat dan menerapkan promosi penjualan termasuk mencicipi, mengemas, dan menurunkan
harga dengan bekerja sama dengan tim penjualan untuk mendorong pertumbuhan volume.
• Mengadakan tes pasar untuk pertama kalinya dalam acara konsumen untuk E.&J. Gallo di Jerman.
• Memperoleh semua materi promosi perusahaan untuk wilayah pemasaran di Eropa Tengah dan
Timur.
PENDIDIKAN
UNIVERSITY OF FRANKFURT FRANKFURT, JERMAN 2002 - 2004
Diplom Kaufmann (gelar Jerman sebanding dengan gelar Master di bidang Administrasi Bisnis)
dengan predikat Magna Cum Laude
UNIVERSITY OF LUNEBURG LUNEBURG, JERMAN 2000 - 2002
Sarjana Administrasi Bisnis
dengan predikat Magna Cum Laude
BETRIEBSWIRT HAMBURGER HAMBURG, JERMAN 1997-2000
MODELL, MARKETING
(3 tahun magang pelatihan dan pendidikan di bidang administrasi bisnis)
• Reemtsma Cigarettenfabriken GmbH
• Hamburg School of Business Administration
SERTIFIKASI
• Memperoleh Sertifikat ‘Digital Marketing Strategies: Data, Automation, AI & Analytics program’
dari Kellogg Executive Education
• Memperoleh Sertifikat ‘Digital Marketing: Costumer Engagement, Social Media, Planning and
Analytics’ dari Colombia Business School
BAHASA
Jerman – fasih
Inggris – fasih
Portugis – dasar
5
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.222
876 ms
12 Sep 2026 22:07
no shares_present; no pct_present; no vote table found
Raw output
{'agenda': [],
'is_electronic': False,
'meeting_date': '2023-08-21',
'meeting_type': 'EGM'}