Skip to content
Back to announcement

20230801_WIKA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356879_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
Nomor          : SE.01.01/A.CORSEC/01275/2023                              1 Agustus 2023
Lampiran       :-


Kepada Yth.
PH Kepala Divisi PP2
PT Bursa Efek Indonesia (”BEI”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53
Jakarta Pusat 12190


         Perihal       : Penyampaian Kembali Penjelasan atas Permintaan Bursa Efek
                         Indonesia


Dengan hormat,
Menindaklanjuti Surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-05194/BEI.PP2/07-2023 tanggal
4 Juli 2023 perihal Permintaan Penjelasan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dengan ini kami
menyampaikan kembali penjelasan dan klarifikasi yang sebelumya telah disampaikan
kepada PT Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 Juli 2023, sebagaimana berikut :


a. Latar belakang pengajuan standstill.
  Pengajuan standstill atau penundaan pembayaran kewajiban pokok dan bunga
  kepada kreditur perbankan dan lembaga keuangan bertujuan untuk menjaga
  kelangsungan operasional Perseroan terutama untuk penyelesaian proyek-proyek
  konstruksi        eksisting   dan   melakukan      pembayaran   kepada    hutang-hutang
  vendor/subkontraktor yang telah jatuh tempo.


b. Apakah      Perseroan        memiliki   rencana    pengajuan   restrukturisasi   atau
  perpanjangan jatuh tempo pembayaran pokok dan bunga obligasi dan sukuk?
  Sejauh ini WIKA belum memiliki rencana untuk melakukan pengajuan restrukturisasi
Page 2
  atau perpanjangan jatuh tempo pokok dan bunga obligasi dan sukuk. Namun, hal ini
  tetap bergantung kepada keberhasilan WIKA dalam menghimpun dana yang cukup
  dan hasil negosiasi final kreditur perbankan dan lembaga keuangan yang akan
  dituangkan dalam perjanjian restrukturisasi.


c. Penjelasan   mengenai hasil koordinasi dengan wali amanat mengenai
  pemenuhan kewajiban pembayaran pokok dan bunga obligasi dan sukuk.
  WIKA terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan wali amanat mengenai
  pemenuhan kewajiban pembayaran pokok dan bunga obligasi dan sukuk selama
  masa periode standstill ini berlangsung.


d. Strategi Perseroan untuk dapat memenuhi kewajiban pembayaran sukuk dan
  bunga obligasi dan sukuk secara tepat waktu.
  WIKA tetap berupaya untuk komitmen dalam memenuhi kewajiban pembayaran
  pokok dan bunga obligasi dan sukuk selama masa periode Standstill ini berlangsung.
  Adapun strategi yang WIKA lakukan diantaranya:
  - Refocusing portofolio bisnis
    WIKA melakukan refocusing pada bisnis berbasis proyek dengan mengutamakan
    proyek-proyek dengan pola pembayaran rutin bulanan. Adapun secara total 92%
    portofolio dari seluruh orderbook Perseroan didanai dari eksternal sehingga tetap
    terdapat dana tunai yang masuk kepada Perseroan dari pihak ketiga.
    Sesuai yang tercatat dalam monitoring perusahaan, hingga Maret 2023 terdapat
    lebih dari 60% proyek yang merupakan proyek-proyek berasal dari Pemerintah dan
    BUMN dengan pola pembayaran rutin bulanan. Hal ini meningkat signifikan
    dibandingkan tahun 2019 yang mana proyek Pemerintah dan BUMN dahulu hanya
    sebesar 29%.
    Dengan model pembayaran ini, Perseroan mengupayakan pengelolaan arus kas
    dapat dilakukan secara mandiri di setiap proyek tersebut serta meminimalisasi
    terjadinya defisit pada arus kas di proyek.
Page 3
- Penguatan Tata Kelola Perseroan
  Sejak   tahun    2020,    WIKA     telah   menerapkan   Sistem   Manajemen   Anti
  Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016, Whistleblowing System terintegrasi
  dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Penerapan Four Eyes Principle
  dalam implementasi risk management, dan penerapan Three Lines of Defense
  serta bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
  (BPKP) untuk memberikan assessment dalam pengelolaan Good Corporate
  Governance (GCG), internal audit, risk management, dan yang terakhir adalah
  ESG dan ICORPAX (Indonesian Corporate Accountability Index).
  WIKA meyakini bahwa penguatan tata kelola perusahaan ini akan semakin
  mendorong peningkatan bisnis dan kinerja Perseroan secara berkelanjutan.


- Penerapan Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis platform SAP
  WIKA telah menerapkan ERP berbasis platform SAP mulai tahun 2023. Penerapan
  sistem ERP baru ini, WIKA meyakini bahwa dalam pengendalian biaya dan
  pengelolaan arus kas akan menjadi lebih prudent sehingga mendorong
  profitabilitas dan posisi likuiditas yang lebih baik.


- Penerapan Building Information Modelling (BIM)
  Perseroan telah menerapkan teknologi digital dalam proses produksi dan
  engineering seperti BIM sejak tahun 2018. Dengan teknologi ini maka proses
  produksi mulai dari proses desain sampai dengan pelaksanaan menjadi lebih
  optimal dan mendorong biaya produksi menjadi lebih efisien.


- Efisiensi biaya usaha
  WIKA terus melakukan upaya efisiensi terhadap biaya usaha Perusahaan, hal ini
  tercermin dengan adanya keberhasilan penurunan biaya usaha dari tahun 2019
  hingga tahun 2022 sebesar 22%.
Page 4
e. Terkait   dengan pemberitaan manipulasi laporan keuangan, bagaimana
  tanggapan Perseroan dan Akuntan Publik atas pemberitaan tersebut?
  Dalam hal adanya pemberitaan tersebut, Perseroan menyampaikan bahwa siap
  mendukung setiap langkah yang diambil oleh Pemegang Saham Seri A untuk
  perbaikan Perseroan kedepan.
  Dalam hal penyusunan laporan keuangan, Perseroan selalu mengacu kepada
  ketentuan peraturan yang berlaku dan sepenuhnya menyesuaikan dengan kaidah-
  kaidah akuntansi yang berlaku di Indonesia serta setiap laporan keuangan Perseroan
  diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  sebagai Auditor Independen dimana Laporan keuangan tersebut dipublikasikan
  kepada publik sebagai pemenuhan aturan OJK kepada Perseroan selaku perusahaan
  terbuka.


f. Agar dijelaskan hambatan atau risiko apa saja yang dihadapi Perseroan untuk
  menagih piutang usaha.
  Hambatan :
  • Ketidakmampuan Pelanggan untuk membayar piutang yang jatuh tempo
     dikarenakan beberapa faktor diantaranya kesulitan keuangan, pailit, maupun
     belum secara penuh tersedianya anggaran Pelanggan baik yang berasal dari dana
     internal atau loan;
  • Adanya progress pekerjaan yang telah diakui oleh pemberi kerja namun masih
     membutuhkan amandemen terhadap kontrak sehingga memerlukan waktu untuk
     penyelesaian proses amandemen tersebut;
  • Ketidaksepemahaman atas isi kontrak antara lain terkait lingkup pekerjaan dan
     syarat pembayaran.
  Risiko :
  • Pembayaran menjadi bertahap/ tertunda dikarenakan menunggu ketersediaan
     dana anggaran dari pelanggan;
  • Pencairan piutang atas progress tersebut belum bisa dilakukan karena menunggu
Page 5
    proses adminsitrasi amandemen kontrak sebagai dasar pembayaran kepada
    kontraktor;
  • Pelanggan mengajukan keberatan terhadap pembayaran yang diajukan yang
    menyebabkan      penundaan      pembayaran        piutang   usaha     dan    memerlukan
    penyelesaian melalui negosiasi, mediasi atau melalui proses hukum.


g. Strategi Perseroan untuk melakukan kolektabilitas penagihan piutang usaha.
  • WIKA    melakukan      pendekatan      proaktif    dalam    menagih    piutang    dengan
    berkomunikasi secara intens dengan Pelanggan agar dapat membantu dalam
    mendorong pelanggan melakukan pembayaran piutang jatuh tempo;
  • WIKA melakukan pemantauan pelanggan secara teratur dan mengidentifikasi
    perubahan yang mungkin terjadi dalam kondisi keuangan atau situasi bisnis
    pelanggan, untuk dapat mengambil tindakan yang cepat jika diperlukan apabila
    terjadi risiko gagal bayar;
  • Penyelesaian     Perselisihan   atas    tagihan,    Perseroan   akan        mengupayakan
    penyelesaiannya melalui negosiasi dengan melakukan pendekatan yang kooperatif
    dan solutif sehingga dapat membantu tercapainya suatu kesepakatan yang saling
    menguntungkan antar kedua belah pihak;
  • Menyusun Alternatif Pembayaran dengan beberapa skema yang memungkinkan
    bagi pelanggan yang mengalami kesulitan likuiditas, diantaranya melalui
    penyusunan penjadwalan pembayaran baru. Hal Ini diharapkan dapat membantu
    pelanggan untuk tetap melunasi kewajibannya;
  • Membentuk unit khusus yang bertugas melakukan optimalisasi penagihan piutang;
  • Perseroan meminta mediasi kepada institusi pemerintah untuk bertindak sebagai
    mediator antara WIKA dengan pelanggan.


h. Target waktu dapat ditagihnya piutang yang jatuh tempo tersebut.
  WIKA menargetkan penyelesaian piutang yang berumur diatas setahun untuk
  diselesaikan dengan batas waktu maksimal 3 (tiga) tahun sejak jatuh tempo.
Page 6
i. Kebijakan Perseroan dalam menentukan cadangan penurunan nilai piutang.
  WIKA dalam menentukan cadangan penurunan nilai piutang dihitung setelah jatuh
  tempo dengan menggunakan persentase tertentu sesuai bucket yang diperoleh dari
  data historis (setidaknya dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kebelakang) dan untuk
  cadangan Forward looking (pengaruh nilai makro ekonomi tahun kedepan).
  Berdasarkan kebijakan WIKA, untuk umur piutang usaha yang sudah berumur 3 (tiga)
  tahun WIKA telah melakukan pencadangan penurunan nilai sebesar 100%.


j. Kecukupan cadangan kerugian penurunan nilai piutang dan pemenuhan PSAK
  71 tentang Instrumen Keuangan mengenai cadangan atas kerugian penurunan
  nilai.
  WIKA telah menetapkan cadangan kerugian dengan besaran yang telah sesuai
  dengan pemenuhan PSAK 71 dan kebijakan pencadangan kerugian piutang yang
  berlaku di WIKA.


k. Latar belakang peningkatan pinjaman jangka pendek.
  Peningkatan pinjaman jangka pendek dikarenakan adanya kebutuhan modal kerja
  untuk pembiayaan guna penyelesaian proyek konstruksi.


l. Strategi Perseroan untuk melunasi pinjaman jangka pendek beserta sumber
  dana Perseroan yang digunakan untuk pelunasan pinjaman tersebut.
  Strategi yang WIKA lakukan untuk melunasi Pinjaman Jangka Pendek antara lain
  dengan melakukan percepatan penagihan piutang, optimalisasi biaya usaha, dan
  divestasi/ asset recycling selain juga langkah perseroan untuk mendapatkan
  keringanan pembayaran melalui restrukturisasi beban keuangan.


m. Skema pembayaran pendapatan dari pelanggan mengingat berdasarkan
  informasi saat dengar pendapat, Perseroan sudah tidak menerapkan term key
  payment dan contractor pre-financing.
Page 7
  Memperhatikan kondisi keuangan WIKA saat ini, manajemen mengambil kebijakan
  sejak tahun 2022 hanya akan mengambil proyek dengan skema pembayaran monthly
  progress, sedangkan untuk skema pembayaran turn key dan contractor pre-finance
  perseroan sudah tidak mentargetkan proyek baru dan hanya menyelesaikan dari sisa
  kontrak periode sebelumnya dimana hanya 3,04% dari portofolio proyek berjalan.


n. Strategi Perseroan untuk memastikan pengakuan pendapatan Perseroan telah
  sesuai dengan PSAK 72.
  • WIKA melakukan identifikasi dan kesesuaian nilai berdasarkan PSAK 72 dan
    secara tahunan dikonsultasikan dengan Kantor Akuntan Publik sesuai dengan
    ketentuan yang berlaku
  • WIKA memfokuskan identifikasi kesesuaian dengan PSAK 72 terhadap segmen
    realti dan properti yang paling berdampak signifikan.


o. Latar belakang Perseroan mencatatkan arus kas negatif.
  Penurunan kas WIKA dikarenakan adanya kebijakan Perseroan dalam melakukan
  percepatan pembayaran kepada mitra kerja perseroan khususnya pengusaha kecil
  dan   menengah     serta   pembatasan     jumlah    penarikan   pinjaman   sehingga
  mengakibatkan terpakainya kas untuk kegiatan operasional dan investasi. Hal tersebut
  berdampak penurunan saldo kas dan setara kas.


p. Apakah terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan
  dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup
  Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik? Jika iya, mohon
  penjelasannya.
  Sampai saat ini tidak ada informasi/fakta/kejadian material lainnya yang dapat
  mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
  publik atau dijelaskan dalam surat tanggapan ini.
Page 8
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami mengucapkan
terima kasih.


                                                      Corporate Secretariat




                                                        Mahendra Vijaya
                                                      Corporate Secretary

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.22 MB
Published1 Aug 2023
Pages8
Characters12,234
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result