Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 53
Page 1
Nomor Surat 119/SATU/EKT-LK/CPRSEC/DY-MI/VII/2023
Nama Emiten PT Kota Satu Properti Tbk.
Kode Emiten SATU
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Kota Satu Pembangunan Jakarta Sebagai Induk 74.741 JUTAAN IDR 99.99
Pratama , Usaha PT
perdagangan, Kota Satu
perindustrian, Persada (non-
pengangkutan operating dan
darat, strategic sub
agrobisnis, holding
percetakan, company)
perbengkelan,
dan jasa,
kecuali jasa
dalam bidang
hukum dan
pajak
2 PT Kota Satu Penyediaan Semarang 2013 Beroperasi 74.079 JUTAAN IDR 16.67
Persada akomodasi
berupa hotel
dan
pelayanan
penginapan
yang
dilengkapi
dengan
pelayanan
pariwisata
lainnya yang
digunakan
untuk tujuan
pariwisata
3 PT Kota Satu Pembangunan Jakarta 2014 Beroperasi 3.449 JUTAAN IDR 99.68
Manajemen ,
perdagangan,
perindustrian,
pengangkutan
darat,
agrobisnis,
percetakan,
perbengkelan,
jasa, kecuali
jasa dalam
bidang hukum
dan pajak
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Kota Satu Properti Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Kota Satu Properti Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Kota Satu Properti Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SATU Entity code
Nomor identifikasi entitas AA860 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
3,440,444,532 3,877,919,052
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
5,633,569,592 6,140,352,408
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
2,480,650,646 2,720,549,240
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat lancar Current real estate
125,530,785,315 125,239,565,990
assets
Persediaan lancar 364,082,112 439,331,314 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
823,406,571 749,391,168
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
699,100,600 46,039,978
lainnya assets
Jumlah aset lancar 138,972,039,368 139,213,149,150 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 5,570,518,566 5,621,772,097 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Aset real estat tidak Non-current real estate
15,851,717,450 15,851,717,450
lancar assets
Properti investasi 5,349,238,258 5,422,343,096 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
69,845,456,117 71,867,146,240
equipment
Jumlah aset tidak lancar 96,616,930,391 98,762,978,883 Total non-current assets
Jumlah aset 235,588,969,759 237,976,128,033 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
1,613,253,781 1,854,008,046
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
49,294,530,019 48,813,821,329
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
550,863,640 525,825,298
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
20,262,303,772 12,433,490,630
pendek pihak third parties
ketiga
Liabilitas keuangan Other current financial
136,993,009
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
2,203,991,422 1,902,322,539
pendek expenses
Page 5
Utang pajak 3,412,163,224 3,406,649,009 Taxes payable
Kontrak liabilitas Current contract
9,947,909
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 4,440,000,000 4,950,000,000
tahun atas utang
bank
Jumlah liabilitas Total current
81,777,105,858 74,033,057,769
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 94,395,067,036 102,376,388,650 loans
bank
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 496,973,571 451,786,835 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
94,892,040,607 102,828,175,485
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 176,669,146,465 176,861,233,254 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 131,250,000,000 131,250,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
( 12,235,280,118 ) ( 12,235,280,118 )
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 61,839,204,171 ) ( 59,671,554,393 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
57,175,515,711 59,343,165,489
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
1,744,307,583 1,771,729,290
non-pengendali
Jumlah ekuitas 58,919,823,294 61,114,894,779 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
235,588,969,759 237,976,128,033
ekuitas
Page 6
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
10,197,860,234 10,802,260,051
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 5,894,459,593 ) ( 7,525,675,351 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 4,303,400,641 3,276,584,700 Total gross profit
Beban penjualan ( 471,885,383 ) ( 563,822,934 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 4,846,130,758 ) ( 5,300,572,985 )
expenses
Pendapatan keuangan 9,335,885 8,356,901 Finance income
Beban lainnya ( 1,096,750,921 ) ( 1,150,473,998 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 16,671,972 ) 753,261,572 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 2,118,702,508 ) ( 2,976,666,744 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 50,750,621 ) 247,150,524 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 2,169,453,129 ) ( 2,729,516,220 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 2,169,453,129 ) ( 2,729,516,220 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 25,618,177 ) ( 36,062,202 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 25,618,177 ) ( 36,062,202 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 25,618,177 ) ( 36,062,202 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 2,195,071,306 ) ( 2,765,578,422 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 2,140,228,432 ) ( 2,673,308,566 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 29,224,697 ) ( 56,207,654 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 2,167,649,869 ) ( 2,709,504,874 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 27,421,437 ) ( 56,073,548 ) attributable to non-controlling
Page 7
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 1.55637 ) ( 1.94 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
131,250,000,000 ( 12,235,280,118 ) ( 59,671,554,302 ) 59,343,165,580 1,771,729,020 61,114,894,600
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 131,250,000,000 ( 12,235,280,118 ) ( 59,671,554,302 ) 59,343,165,580 1,771,729,020 61,114,894,600 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 2,140,228,432 ) ( 2,140,228,432 ) ( 29,224,697 ) ( 2,169,453,129 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 27,421,437 ) ( 27,421,437 ) 1,803,260 ( 25,618,177 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 131,250,000,000 ( 12,235,280,118 ) ( 61,839,204,171 ) 57,175,515,711 1,744,307,583 58,919,823,294 Equity position, end of the period
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
131,250,000,000 ( 12,235,280,117 ) ( 51,721,633,881 ) 67,293,086,001 1,846,528,872 69,139,614,873
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 131,250,000,000 ( 12,235,280,117 ) ( 51,721,633,881 ) 67,293,086,001 1,846,528,872 69,139,614,873 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 2,673,308,566 ) ( 2,673,308,566 ) ( 56,207,654 ) ( 2,729,516,220 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 36,196,308 ) ( 36,196,308 ) 134,106 ( 36,062,202 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 131,250,000,000 ( 12,235,280,117 ) ( 54,431,138,755 ) 64,583,581,127 1,790,455,324 66,374,036,451 Equity position, end of the period
Page 10
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
18,773,354,873 12,183,878,498
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
9,335,886
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 7,341,124,463 ) ( 2,458,901,320 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 2,847,878,422 ) ( 3,070,793,225 )
tunjangan allowances
Pembayaran kepada Payments to contractors
( 1,438,178,978 )
kontraktor
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
8,593,687,874 5,216,004,975
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 1,106,698,922 ) ( 948,761,939 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 6,193,203 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 122,602,592 ) ( 193,355,159 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
7,358,193,157 4,073,887,877
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
205,405,405
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 15,498,500 ) ( 538,603,700 )
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
189,906,905 ( 538,603,700 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 8,491,321,614 ) ( 5,305,428,332 ) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
2,531,134,291
borrowings
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
505,747,032 ( 532,787,613 )
berelasi parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 7,985,574,582 ) ( 3,307,081,654 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
Page 11
bersih kas dan setara kas ( 437,474,520 ) 228,202,523 in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
3,877,919,052 2,024,149,913
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
3,440,444,532 2,252,352,436
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, dan dasar pengukuran dengan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang disajikan dengan menggunakan statements
dasar seperti yang disebutkan dalam catatan terkait. Laporan arus kas konsolidasian, menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Mata uang pelaporan yang
digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah (Rp), kecuali dinyatakan lain.
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (?ISAK?). Penerapan dari standar dan interpretasi baru/revisi, yang relevan
dengan operasi Grup, yang telah diterbitkan dan efektif sejak tanggal 1 Januari 2020, namun tidak
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Amandemen
PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis Referensi ke Kerangka Konseptual?, Amandemen PSAK No. 57,
?Provisi, Liabilitas
Prinsip-prinsip konsolidasi Apabila entitas mengendalikan investee, maka hal tersebut diklasifikasikan sebagai entitas anak. Principles of consolidation
Entitas mengendalikan investee jika tiga elemen berikut terpenuhi: - kekuasaan atas investee, -
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan - kemampuan
untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor.
Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta dan kondisi mengindikasikan bahwa terdapat
kemungkinan adanya perubahan pada elemen pengendalian tersebut. Pengendalian defacto terjadi
pada situasi di mana entitas memiliki kemampuan praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan atas
investee tanpa memiliki hak suara mayoritas. Untuk menentukan apakah pengendalian defacto terjadi,
maka entitas mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan berikut ini: - Ukuran kepemilikan hak
suara entitas relative terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik suara lain - Hak suara
potensial substantif yang dimiliki oleh entitas dan para pihak lain - Pengaturan kontraktual lain - Pola
historis dalam penggunaan hak suara Laporan keuangan konsolidasian menyajikan hasil Kelompok
Usaha seolah-olah merupakan satu entitas. Transaksi antar entitas dan saldo antara entitas kelompok
usaha oleh karena itu dieliminasi secara penuh.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank, dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) Cash and cash equivalents
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta
tanpa pembatasan penggunaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas dan
kas di bank dan deposito berjangka seperti disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada. Deposito
berjangka dengan jangka waktu lebih dari 3 (tiga) bulan tapi tidak melebihi 1 (satu) tahun, deposito
berjangka kurang dari 3 (tiga) bulan namun dijaminkan dan investasi dalam reksadana diklasifikasikan
sebagai akun ?Aset Keuangan Lancar? pada laporan posisi keuangan
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha dan piutang lain-lain disajikan dalam nilai wajar awal, lalu diukur dalam nilai yang Trade and other receivables
diamortisasi setelah dikurangi dengan penyisihan piutang ragu-ragu. Penyisihan piutang ragu-ragu
dibentuk berdasarkan evaluasi manajemen terhadap status piutang. Piutang dihapuskan pada saat
piutang tersebut dipastikan tidak akan tertagih. Pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada piutang yang tidak dapat ditagih.
Page 13
Persediaan Persediaan terdiri dari persediaan hotel dan real estat. Persediaan (aset real estat) terdiri dari tanah Inventories
dalam proses pengembangan, unit bangunan siap dijual (rumah tinggal dan rumah toko) dan bangunan
yang sedang dikonstruksi, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang
lebih rendah. Biaya perolehan tanah dalam proses pengembangan meliputi biaya perolehan tanah
untuk dikembangkan ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat
diatribusikan pada asset pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah dalam proses
pengembangan akan dipindahkan ke tanah dan unit bangunan yang siap dijual pada saat tanah
tersebut selesai dikembangkan dengan menggunakan metode luas areal. Biaya pengembangan tanah,
termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dijual lainnya,
dialokasikan berdasarkan luas area yang dapat dijual. Biaya perolehan bangunan yang sedang
dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai dikembangkan ditambah dengan biaya
konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat dan biaya
pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai dibangun dan siap dijual.
Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat
adalah: - biaya pra-perolehan tanah; - biaya perolehan tanah; - biaya yang secara langsung
berhubungan; - biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat; dan - biaya
pinjaman Biaya pinjaman yang secara langsung dapat diatribusikan dengan kegiatan pengembangan
dikapitalisasi ke proyek pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada saat proyek pengembangan
tersebut ditangguhkan/ditunda pelaksanaannya atau secara substansial siap untuk digunakan sesuai
tujuannya. Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek termasuk: - biaya pra-perolehan tanah atas
tanah yang tidak berhasil diperoleh; - kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan
sarana umum yang dikomersialkan, yang dijual atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.
Perusahaan tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan walaupun realisasi
pendapatan pada masa depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas perbedaan yang terjadi
Kelompok Usaha melakukan penyisihan secara periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan mengurangi
nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan. Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek
pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan metode identifikasi khusus.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan yang terjadi atas proyek yang sudah selesai dan secara substansial
siap untuk digunakan sesuai tujuannya dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya. Beban yang tidak berhubungan dengan proyek
real estat dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya.
Persediaan lainnya seperti makanan, minuman dan persediaan lain-lain sehubungan dengan
kegiatanoperasional hotel dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai
realisasi neto (the lower of cost or net realizable value).
Properti investasi Properti investasi dicatat dan disajikan berdasarkan PSAK No. 13 (Penyesuaian 2015). Properti Investment property
investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi
penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Biaya perolehan
tercatat termasuk biaya penggantian dari bagian properti investasi, jika kriteria pengakuan terpenuhi,
dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis property investasi sebagai berikut:
Bangunan 20 tahun. Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi
ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya
penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti investasi dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
Page 14
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan property investasi
dikreditkan atau dibebankan pada operasi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan
tersebut. Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, Perusahaan
menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan. Jika property yang digunakan
Perusahaan menjadi properti investasi, Perusahaan mencatat properti tersebut sesuai dengan
kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.
Aset tetap Tanah disajikan dengan harga perolehan dan tidak disusutkan. Aset tetap selain tanah diakui sebesar Fixed assets
harga perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung
sejak bulan aset yang bersangkutan siap digunakan, dengan menggunakan metode garis
lurus(Straight-line method), berdasarkan taksiran masa manfaat sebagai berikut: bangunan 20.
Kendaraan 8. Perabotan dan perlengkapan 4. Peralatan kantor 4.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Berdasarkan PSAK No. 48 (Revisi 2014), pada tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menelaah nilai Impairment of non-financial assets
tercatat asset nonkeuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset
diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan
untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, Kelompok Usaha
mengestimasi nilai yang dapat diperoleh Kembali dari unit penghasil kas atas aset. Perkiraan jumlah
yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara harga jual neto atau nilai pakai. Jika jumlah
yang dapat diperoleh kembali dari asset nonkeuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh
kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. Pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen
berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai aset non keuangan.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari penjualan rumah tinggal, ruko dan bangunan sejenis lainnya beserta tanah kavling Revenue and expense recognition
diakui dengan metode akrual penuh apabila seluruh kriteria berikut ini terpenuhi: - proses penjualan
telah selesai; - harga jual akan tertagih; - tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang
akan datang terhadap pinjaman lain yang akan diperoleh pembeli; dan - penjual telah mengalihkan
risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui suatu transaksi yang secara
substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau terlibat secara signifikan dengan
unit bangunan tersebut. Jika ada salah satu kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pembayaran uang
yang diterima dari pembeli diakui sebagai uang muka yang diterima dan dicatat dengan metode
deposit sampai seluruh kriteria tersebut terpenuhi. 'Uang sewa diterima dimuka dicatat sebagai
?Pendapatan Diterima Dimuka?. Pendapatan ditangguhkan tersebut diakui sebagai pendapatan
selama jangka waktu sewa.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan di dalam Transactions with related parties
PSAK 7 (Penyesuaian 2015): ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Berdasarkan PSAK tersebut: -
Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan Kelompok Usaha, jika: 1. Memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas Kelompok Usaha; 2. memiliki pengaruh signifikan atas
Kelompok Usaha; atau 3. merupakan personil manajemen kunci Kelompok Usaha atau entitas induk
dari Perusahaan. - Suatu pihak dianggap berelasi dengan Kelompok Usaha jika: 1. langsung atau tidak
langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan
oleh, atau berada dibawah pengendalian Bersama dengan Kelompok Usaha; (ii) memiliki kepentingan
dalam Kelompok Usaha yang memberikan pengaruh signifikan atas Kelompok Usaha; atau (iii)
memiliki pengendalian bersama atas Kelompok Usaha; 2. suatu pihak merupakan asosiasi dengan
Kelompok Usaha; 3. suatu pihak adalah ventura bersama dimana Kelompok Usaha sebagai venturer;
4. suatu pihak adalah anggota dari personal manajemen kunci Kelompok Usaha atau induk; 5. Suatu
Page 15
pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (1) atau (4); 6. Suatu
pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau
untuk dimana hak suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak langsung, individu
seperti diuraikan dalam butir (4) atau (5); atau 7. suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca
kerja untuk imbalan kerja dari Kelompok Usaha atau entitas yang terkait dengan Kelompok Usaha.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan
atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali Income taxes
jika berkaitan dengan item yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara langsung
dalam ekuitas. Dalam kasus ini, pajak diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung
dalam ekuitas.
Pinjaman Berdasarkan PSAK No. 26, biaya pinjaman dikapitalisasi ketika dapat diatribusikan langsung terhadap Borrowings
akuisisi, kontribusi atau produksi suatu aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap
untuk digunakan sesuai dengan intensinya atau dijual dapat dikapitalisasi. Kapitalisasi biaya pinjaman
dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat
digunakan sesuai dengan maksudnya dimulai dan pengeluaran untuk aset kualifikasian dan biaya
pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara
substansial seluruh aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat
digunakan sesuai dengan maksudnya. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan sementara jika aktivitas
pembangunan terganggu untuk waktu yang berkelanjutan. Beban bunga juga dikapitalisasi ke dalam
biaya perolehan dari properti yang diperoleh secara spesifik untuk pembangunan, tetapi hanya atas
aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan properti sedang dalam penyelesaian. Biaya pinjaman
lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya. Biaya pinjaman dapat meliputi beban bunga,
beban keuangan dalam sewa pembiayaan dan selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata
uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya pinjaman.
Provisi Provisi diakui ketika Kelompok Usaha memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Kelompok Usaha diharuskan menyelesaikan
liabilitas dan estimasi andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui
sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang diperlukan untuk menyelesaikan
liabilitas kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang
meliputi liabilitasnya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
menyelesaikan liabilitas kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. Provisi ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika
arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja berdasarkan PSAK No.24 mengenai ?Imbalan Kerja?. Employee benefits
Perusahaan mencatat penyisihan manfaat untuk memenuhi dan menutup imbalan minimum yang
harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No.
13/2003 (?Undang-undang Tenaga Kerja?). Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan
perhitungan actuarial metode ?Projected Unit Credit?. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul
dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi asumsi aktuarial dibebankan atau dikreditkan
pada ekuitas di dalam pendapatan komprehensif lainnya pada saat terjadinya. Hak karyawan atas
pesangon, uang penghargaan dan ganti rugi yang berhubungan dengan pengunduran diri karyawan
secara suka rela, diakui dengan metode akrual. Kewajiban estimasi yang diakui berhubungan jasa
Page 16
yang diberikan oleh karyawan sampai dengan tanggal neraca dan dihitung berdasarkan UU No. 13
tahun 2003 dan peraturan Perusahaan.
Pelaporan segmen Identifikasi segmen operasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Kelompok Usaha yang Segment reporting
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Kelompok Usaha. Segmen operasi adalah suatu
komponen dari entitas: a. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan
menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain
dari entitas yang sama); b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan
operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
dan menilai kinerjanya; dan c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan alokasi sumber daya dan penilaian
kinerjanya lebih difokuskan pada kategori properti dan jasa perhotelan.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi denganmenggunakan metode garis lurus dan dibebankan Prepaid expenses
padaoperasi selama masa manfaatnya.
Instrumen keuangan Nilai wajar didefinisikan sebagai total dimana instrument dapat dipertukarkan di dalam transaksi jangka Financial instruments
pendek antara pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang memadai melalui suatu
transaksi yang wajar, selain di dalam penjualan yang dipaksakan atau penjualan likuidasi. Nilai wajar
didapatkan dari kuotasi harga pasar, model arus kas yang didiskontokan dan model penetapan harga
opsi yang sewajarnya. Kelompok Usaha menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar
instrumen keuangan: Tingkat 1 : Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan)
dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas sejenis. Tingkat 2 : Nilai wajar diukur berdasarkan
teknikteknik valuasi, dimana seluruh input yang mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar dapat
diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Tingkat 3 : Nilai wajar diukur berdasarkan
teknikteknik valuasi, dimana seluruh input yang mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar tidak
dapat diobservasi. Tidak terdapat instrumen keuangan yang diukur dengan menggunakan hierarki
tingkat 1, 2 dan 3. Metodemetode dan asumsi-asumsi di bawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai
wajar untuk masing-masing kelas instrumen keuangan: a. Kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset
keuangan lancar lainnya, utang bank dan lembaga keuangan lainnya, utang usaha kepada pihak
ketiga, utang lain-lain, utang akrual, utang pihak-pihak berelasi non-usaha, uang muka dan jaminan
yang diterima - uang jaminan pelanggan, utang jangka Panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
dan liabilitas imbalan kerja mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek. b. Piutang
lain-lain, piutang pihak-pihak berelasi nonusaha, utang jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun, utang pihak-pihak berelasi non-usaha, uang muka dan jaminan yang
diterima - jaminan pelanggan dan asset dan liabilitas keuangan jangka Panjang lainnya. Nilai wajar dari
instrumen keuangan tersebut tidak dapat diukur secara handal karena tidak ada tanggal pembayaran
pasti, sehingga diukur pada harga perolehan. c. Nilai wajar uang muka yang diterima - uang jaminan
pelanggan dan aset keuangan tidak lancar lainnya ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa
datang menggunakan tingkat suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk
instrumen dengan persyaratan, resiko kredit dan jatuh tempo yang sama. d. Utang bank dan lembaga
keuangan lainnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan utama Perusahaan
terdiri dari utang bank dan lembaga keuangan lainnya, utang usaha kepada pihak ketiga, utang
lain-lain, utang akrual, utang pihak-pihak berelasi non-usaha, uang muka, liabilitas imbalan kerja dan
Page 17
liabilitas keuangan jangka panjang lainnya. Tujuan utama dari liabilitas keuangan adalah untuk meningkatkan permodalan Perusahaan dalam menunjang aktivitas operasi dan investasi. Perusahaan memiliki beberapa jenis aset keuangan, seperti kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak-pihak berelasi non-usaha dan aset keuangan lancar dan tidak
Page 18
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 22,639,098,642 22,639,098,642 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 72,279,280,216 139,074,250 72,418,354,466 improvement, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
12,121,375,231 91,927,661 12,213,302,892
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,281,530,258 ( 750,000,000 ) 531,530,258
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 108,321,284,347 231,001,911 ( 750,000,000 ) 107,802,286,258 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 1,537,101,903 1,537,101,903 Others, right of use assets
Aset hak guna 1,537,101,903 1,537,101,903 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
40,000,000 40,000,000
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
40,000,000 40,000,000
construction
Aset tetap Property, plant, and
109,898,386,250 231,001,911 ( 750,000,000 ) 109,379,388,161
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 24,788,070,275 1,364,431,913 26,152,502,188 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
11,153,092,892 185,652,262 11,338,745,154
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,323,551,633 566,354,282 ( 750,000,000 ) 1,139,905,915
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 37,264,714,800 2,116,438,457 ( 750,000,000 ) 38,631,153,257 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 766,525,210 136,253,577 902,778,787 Others, right of use assets
Aset hak guna 766,525,210 136,253,577 902,778,787 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
38,031,240,010 2,252,692,034 ( 750,000,000 ) 39,533,932,044
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
71,867,146,240 69,845,456,117
equipment
Page 19
Page 20
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 22,639,098,642 22,639,098,642 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 72,383,627,259 5,657,857 ( 110,004,900 ) 72,279,280,216 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
12,221,317,703 285,973,515 ( 385,915,987 ) 12,121,375,231
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,281,530,258 1,281,530,258
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 108,525,573,862 291,631,372 ( 495,920,887 ) 108,321,284,347 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 1,537,101,903 1,537,101,903 Others, right of use assets
Aset hak guna 1,537,101,903 0 1,537,101,903 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
40,000,000 40,000,000
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
40,000,000 0 40,000,000
construction
Aset tetap Property, plant, and
110,102,675,765 291,631,372 ( 495,920,887 ) 109,898,386,250
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 21,096,776,621 3,718,247,841 ( 26,954,187 ) 24,788,070,275 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
10,981,015,275 276,132,541 ( 104,054,924 ) 11,153,092,892
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Page 21
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,133,419,851 190,131,782 1,323,551,633
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 33,211,211,747 4,184,512,164 ( 131,009,111 ) 37,264,714,800 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 766,525,210 766,525,210 Others, right of use assets
Aset hak guna 766,525,210 0 766,525,210 Right of use assets
Aset dalam penyelesaian Assets under
0 0
construction
Aset tetap Property, plant, and
33,977,736,957 4,184,512,164 ( 131,009,111 ) 38,031,240,010
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
76,124,938,808 71,867,146,240
equipment
Page 22
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Biaya penyusutan pada asset tetap seluruhnya dibebankan ke beban umum dan administrasi. Aset Disclosure of notes for property, plant and
dalam penyelesaian merupakan pembangunan kolam renang pada 30 Juni 2023. Aset tetap pada equipment
entitas anak, Allstay Hotel Semarang (AHS) dan Allstay Hotel Yogyakarta (AHY), yang dimiliki oleh
KSPD, sudah diasuransikan dalam bentuk property all risk untuk bangunan, peralatan dan perabotan
dengan jumlah uang pertanggungan sebesar Rp40.500.000.000, untuk AHS; Dan property loss
untukbangunan, mesin dan kelistrikan, peralatan, dan interior dan perabot yang mencakup risiko
gempa bumi, letusan gunung berapi dan tsunami dengan jumlah uang pertanggungan sebesar Rp
25.652.279.811 untuk AHY. Manajemen meyakini bahwa nilai pertanggungan asuransi mencukupi nilai
aset yang diasuransikan. Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kerugian penurunan
Page 23
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Current Year
Page 24
[2612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry - Prior Year
Page 25
[2612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Property Industry
Page 26
[2616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - Property
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 Customer 10,197,860,234 10,802,260,051 Third party 1
Pihak ketiga 10,197,860,234 10,802,260,051 Third parties
Tipe pihak 10,197,860,234 10,802,260,051 Type of parties
Page 27
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Seluruh piutang usaha milik Kelompok Usaha merupakan saldo piutang usaha kepada pihak ketiga Disclosure of notes for revenue
dalam mata uang Rupiah. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang, manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha bersifat lancar dan dapat tertagih seluruhnya
dan, oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.
Page 28
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Kamar Hotel 5,951,706,648 5,123,228,420 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Makanan & Service revenue 2
1,588,663,224 1,081,173,900
Minuman
Pendapatan dari jasa 3 Lain - Lain 526,751,617 313,020,410 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 8,067,121,489 6,517,422,730 Service revenue
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Rumah Tinggal 2,130,738,745 4,284,837,321
1
Pendapatan dari Product revenue
2,130,738,745 4,284,837,321
produk
Tipe pendapatan 10,197,860,234 10,802,260,051 Type of revenue
Page 29
[2618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - Property
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Kamar Hotel 5,951,706,648 5,123,228,420
domestik 1
Pendapatan dari Makanan & Domestic revenue 2
1,588,663,224 1,081,173,900
domestik 2 Minuman
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Lain - Lain 526,751,617 313,020,410
domestik 3
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Rumah Tinggal 2,130,738,745 4,284,837,321
domestik 4
Pendapatan domestik 10,197,860,234 10,802,260,051 Domestic revenue
Sumber pendapatan 10,197,860,234 10,802,260,051 Source of revenue
Page 30
[2619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than 10% - Property Industry
Page 31
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 1,063,267,046 977,267,046 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo Lebih dari 30 hari 4,570,302,546 5,163,085,362 More than 30 days Overdue
Umur 4,570,302,546 5,163,085,362 Aging
Jatuh tempo Umur 5,633,569,592 5,633,569,592 6,140,352,408 6,140,352,408 Aging Due status
Page 32
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of Trade receivables impairment of Trade receivables
trade receivables gross gross
trade receivables trade receivables
Pihak ketiga Pihak 1 RUMAH 4,987,085,362 5,313,085,362 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 JASA Rank 2, counterparty
551,389,314 476,473,079
MANAGEMEN
Pihak 3 JASA HOTEL 95,094,916 350,793,967 Rank 3, counterparty
Rincian pihak 5,633,569,592 5,633,569,592 6,140,352,408 6,140,352,408 List of counterparty
Page 33
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Page 34
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Seluruh piutang usaha milik Kelompok Usaha merupakan saldo piutang usaha kepada pihak ketiga Disclosure of notes for trade receivables
dalam mata uang Rupiah. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang, manajemen
Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha bersifat lancar dan dapat tertagih seluruhnya
dan, oleh karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.
Page 35
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan Tanah Dalam Land under development
5,157,137,684 5,157,137,680
Pengembangan inventory
Bangunan dalam Building under
99,764,211,286 114,059,086,440
konstruksi construction
Bangunan siap jual 20,609,436,345 6,023,341,870 Building available for sale
Aset real estat kotor Real estate assets,
125,530,785,315 125,239,565,990
gross
Aset real estat 125,530,785,315 125,239,565,990 Real estate assets
Aset real estat lancar 125,530,785,315 125,239,565,990 Current real estate assets
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate
15,851,717,450 15,851,717,450
assets
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
364,082,112 439,331,314
pembantu
Persediaan, kotor 364,082,112 439,331,314 Inventories, gross
Persediaan 364,082,112 439,331,314 Inventories
Persediaan lancar 364,082,112 439,331,314 Current inventories
Page 36
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Aset real estat merupakan persediaan perusahaan atas projek The Amaya yang berlokasi di Ungaran, Disclosure of notes for inventories
Jawa Tengah, terdiri dari: bangunan siap dijual, bangunan dalam penyelesaian dan tanah dalam
proses pengembangan. Bangunan dalam penyelesaian merupakan akumulasi biaya aktivitas
pengembangan real estat dalam tahap konstruksi untuk proyek The Amaya. Hak legal atas tanah
persediaan real estat berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama perorangan, pihak ketiga, yang
telah dikuasai Perusahaan dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama Perusahaan
berjangka waktu 30 tahun yang akan jatuh tempo pada tahun 2043. Manajemen berpendapat tidak
terdapat masalah dalam perpanjangan dan proses sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah
diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai. Nilai wajar persediaan
dinilai berdasarkan laporan KJPP Guntur,Eki,Andri & Rekan, penilai independen, dengan laporan
penilaian tertanggal 29 Maret 2023 dan KJPP Dasa?at, Yudistira dan rekan dengan laporan penilaian
tertanggal 03 April 2023. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Sebagian persediaan dijadikan
sebagai jaminan utang bank dan lembaga keuangan lainnya. Akun persediaan hotel terdiri dari
perlengkapan operasional, makanan dan minuman dan lainnya milik KSPD, entitas anak.
Page 37
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Page 38
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 KONTRAKTOR 314,473,897 184,464,825 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 WONDERFUL 83,434,438 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PERSADA 457,584,253 547,313,568 Rank 3, counterparty
Pihak 4 TRIBUN 368,631,316 Rank 4, counterparty
Pihak 5 LAIN LAIN 841,195,631 670,163,899 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PROPERTI Rank 6, counterparty
Pihak 7 PRATAMA Rank 7, counterparty
Rincian pihak 1,613,253,781 1,854,008,046 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 FARIDA 49,294,530,019 48,280,000,000 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 LAIN LAIN 533,821,329 Rank 2, counterparty
Rincian pihak 49,294,530,019 48,813,821,329 List of counterparty
Page 39
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Page 40
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
5,894,459,593 7,525,675,351
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
5,894,459,593 7,525,675,351
pendapatan
Page 41
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Page 42
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 27,991,541,036 28,321,541,037 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 27,991,541,036 28,321,541,037 Currency (Persero) Tbk
Bank Tabungan Negara IDR 5,591,544,983 IDR Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Mata uang 5,591,544,983 Currency (Persero) Tbk
Bank KB Bukopin Tbk IDR 29,526,653,158 30,069,925,644 IDR Bank KB Bukopin Tbk
Mata uang 29,526,653,158 30,069,925,644 Currency
Bank lokal lainnya IDR 41,316,872,842 43,343,376,986 IDR Other local banks
Mata uang 41,316,872,842 43,343,376,986 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 98,835,067,036 107,326,388,650 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 98,835,067,036 107,326,388,650 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 98,835,067,036 107,326,388,650 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
4,440,000,000 4,950,000,000
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 94,395,067,036 102,376,388,650 Long-term bank loans
Page 43
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Pada bulan Oktober 2016, KSPD memperoleh Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang pinjaman kredit angsuran untuk investasi refinancing Hotel Allstay Semarang dengan plafon maksimal
sebesar Rp40.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 12,5% (floating) per tahun dengan
jangka waktu 120 bulan yang berakhir pada bulan Oktober 2026. Pada bulan Juni 2017, pinjaman ini
direstrukturisasi dengan plafon menjadi Rp39.700.000.000, menurunkan bunga menjadi sebesar
12,25% (floating) untuk 9 bulan dengan membayar 8,5% dan menangguhkan 3,75% dibayarkan penuh
di bulan ke 10 dan jangka waktu kredit berakhir menjadi November 2026. Pinjaman ini dijamin dengan
sebidang tanah beserta bangunannya berstatus HGB seluas 557 m2 berlokasi di Kota Semarang dan
piutang tagihan KSPD senilai Rp50.920.000, jaminan personal atas nama Josafat Kurniawan Hadi dan
jaminan perusahaan dari PT Kota Satu Indonesia. Berdasarkan perjanjian kredit antara KSPD dengan
BNI tersebut diatas, KSPD diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut: Menjaga rasio
keuangan tertentu sebagai berikut: - Current ratio minimum 1 kali. - Debt to Equity Ratio maksimal 2,1
kali. - Debt Service Coverage Ratio minimal 100% Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu,
Perusahaan tidak diperkenankan untuk: - Mengadakan penggabungan usaha (merger) atau
konsolidasi dengan perusahaan lain. - Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga. -
Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain. -
Mengubah bentuk dan/atau status hukum Perusahaan, mengubah Anggaran Dasar (kecuali untuk
peningkatan modal), memindahtangankan saham perusahaan baik antar pemegang saham maupun
kepada pihak lain. - Menggunakan dana perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan
fasilitas kredit dari BNI. - Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang agunan. -
Membubarkan perusahaan dan meminta dinyatakan pailit. - Menerima pinjaman dari pihak lain
(termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut diterima dalam rangka transaksi
dagang yang berkaitan langsung dengan usaha. - Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg),
menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun (baik yang belum dan/atau telah
dijaminkan oleh Debitur kepada BNI, kepada pihak lain. - Membagikan deviden atau keuntungan usaha
(laba) dalam bentuk apapun juga. Melakukan investasi atau pembelian aktiva tetap tidak produktif/non
lancar. - Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham perusahaan kepada pihak
manapun. - Mengubah bidang usaha. - Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk
perusahaan dan/atau anak perusahaan. - Mengubah susunan pengurus Direksi, Komisaris dan
kepemilikan saham perusahaan. - Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, tetapi tidak terbatas
pada : 1. Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang berdampak signifikan bagi
Debitur dengan pihak lain dan/atau afiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha Debitur. 2.
Melakukan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negatif pada aktivitas usaha Debitur dan
mengancam keberlangsungan usaha Debitur. 3. Mengadakan transaksi dengan perseorangan atau
suatu pihak, namun tidak terbatas pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar
praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta
melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar. - Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau
sebagian dari hak dan/atau kewajiban Debitur yang tirnbul berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau
dokumen jaminan kepada pihak lain. - Mengizinkan pihak lain menggunakan perusahaan untuk
kegiatan usaha pihak lain. - Melunasi seluruh atau sebagian hutang perusahaan kepada pemegang
Page 44
saharn dan/atau perusahaan afiliasi yang belum atau telah didudukkan sebagai pinjaman sub ordinasi kredit fasilitas BNI. - Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham kecuali jika pinjaman tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya. - Mengambil lease dari perusahaan leasing. Melalui surat tanggal 14 Mei 2018, BNI telah menyetujui untuk mencabut negative covenants yaitu pembagian dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun kepada para pemegang saham KSPD. Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 02/pdt.sus- PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPD untuk bunga pinjaman masih tetap dibayarkan sebesar 2% maka Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 , saldo utang KSPD ke BNI masing-masing sebesar Rp 27.991.541.036 dan 28.321.541.037. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) a. Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas dari Bukopin sebagai berikut: - Pada bulan April 2016, Perusahaan Kembali memperoleh pinjaman kredit uncommitted loan untuk modal kerja Perusahaan sebesar Rp 10.500.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 12,54% (floating) dengan jangka waktu 24 bulan yang berakhir pada bulan April 2018. - Berdasarkan Perubahan Perjanjian Kredit No. 063/PL/Lgl.SMG/IV/2018 tanggal 27 April 2018, Perusahaan telah mendapatkan persetujuan untuk merestrukturisasi pinjaman pada Bank Bukopin ke dalam bentuk kredit angsuran dan perpanjangan pinjaman menjadi 60 bulan sejak tanggal restrukturisasi dengan bunga sebesar 11,50% (efektif) per tahun. - Berdasarkan Perubahan Perjanjian Kredit No. 416/PK/Lgl.SMG/XI/2019 tanggal 28 November 2019, Bank Bukopin telah merevisi jadwal angsuran atas pinjaman yang diperoleh Perusahaan. Pinjaman ini dijamin dengan: 1. Tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 5.529 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. 2. Tanah berstatus HGB atas nama KSPD, seluas 1302 m2 yang berlokasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 3. Jaminan pribadi atas nama Josafat Kurniawan Hadi. 4. Penjaminan aset atas nama Perusahaan dan KSPD. PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) (Lanjutan) Melalui surat tanggal 16 Mei 2018, Bukopin telah menyetujui untuk mencabut negative covenants atas Perusahaan sebagai berikut: - perubahan anggaran dasar termasuk didalamnya melakukan perubahan susunan dan komposisi pemegang saham, susunan anggota dewan direksi dan komisaris - pembayaran sesuatu atas sisa hasil usaha atau pembagian dana cadangan Perusahaan dari waktu ke waktu - mengadakan perusahaan baru atau memperbesar perusahaan-perusahaannya yang sekarang ada. b. KSPD memperoleh beberapa fasilitas dari Bukopin sebagai berikut: - Pada bulan Maret 2015, KSPD memperoleh fasilitas pinjaman kredit angsuran dengan maksimal pencairan sebesar Rp20.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini digunakan untuk investasi pembangunan hotel di Yogyakarta, dikenakan bunga sebesar 13,65% (floating) per tahun dengan jangka waktu 96 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2023. - Pada bulan Oktober 2015, KSPD memperoleh pinjaman kredit angsuran untuk pembangunan tambahan serta pembelian dan pembangunan lahan parkir dengan plafon sebesar Rp5.000.000.000 dan Rp4.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 13,53% (floating) per tahun dengan jangka waktu 96 bulan yang berakhir pada bulan Oktober 2023. - Pada bulan Juni 2016, KSPD mengubah pinjaman kredit angsuran dengan plafon sebesar Rp4.000.000.000 di atas menjadi Rp3.000.000.000 dan mengubah yang seharusnya jatuh tempo pada Oktober 2023 menjadi Juni 2024. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 13,53% (floating) per tahun. Pada bulan Oktober 2015, KSPD memperoleh pinjaman kredit angsuran untuk modal kerja Hotel City One dengan plafon sebesar Rp1.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 13,53% (floating) per tahun dengan jangka waktu 36 bulan yang berakhir pada bulan Oktober 2018. Pada bulan Juni 2017, pinjaman dengan plafon Rp20.000.000.000, Rp5.000.000.000, Rp3.000.000.000 dan Rp1.000.000.000 tersebut di saldo pinjamannya digabung untuk direstrukturisasi plafonnya menjadi Rp25.995.286.742, bunga diturunkan menjadi sebesar 11,48% (floating) per tahun dan jatuh tempo menjadi bulan Juni 2025. Sebelum restrukturisasi, fasilitas pinjaman tersebut di atas dijamin dengan tanah milik KSPD
Page 45
berstatus HGB seluas 1.302 m2 berlokasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan jaminan pribadi atas nama Josafat Kurniawan Hadi. Setelah restrukturisasi, jaminan atas pinjaman tersebut ditambah dengan 58 (lima puluh delapan) bidang tanah berstatus HGB seluas 5.529 m2 berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Semua jaminan di atas juga meng-cover seluruh fasilitas pinjaman Perusahaan. Melalui surat tanggal 16 Mei 2018, Bukopin telah menyetujui untuk mencabut negative covenants atas KSPD sebagai berikut: - perubahan anggaran dasar termasuk di dalamnya melakukan perubahan susunan dan komposisi pemegang saham, susunan anggota dewan direksi dan komisaris - pembayaran sesuatu atas sisa hasil usaha atau pembagian dana cadangan KSPD dari waktu ke waktu - mengadakan perusahaan baru atau memperbesar perusahaan-perusahaannya yang sekarang ada. Pada bulan Juli dan Oktober 2018, Bank Bukopin telah merevisi jadwal angsuran atas pinjaman yang diperoleh KSPD. Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 02/pdt.sus- PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPT dibebaskan dari Bunga pinjaman yang belum dibayarkan untuk KSPD bunga pinjaman masih tetap dibayarkan sebesar 2%, maka pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang ke Bank Bukopin masing-masing sebesar Rp1.665.000.000 dan Rp.1.845.000.000. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas dari BTN sebagai berikut: - Pada bulan Maret 2016, Perusahaan memperoleh pinjaman kredit konstruksi untuk pembiayaan pembangunan proyek Amaya dari BTN sebesar Rp38.000.000.000 dan tingkat bunga 13% per tahun (floating) dengan jangka waktu 24 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2018. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan: 1. Tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan sebanyak 73 bidang seluas 12.986 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. 2. Jaminan pribadi atas nama Johan Prasetyo Santoso, Josafat Kurniawan Hadi dan Herowiratno Gunawan. 3. Jaminan perusahaan atas nama PT Kota Satu Indonesia. 4. Cessie atas piutang terkait semua proyek The Amaya. Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan BTN tersebut diatas, Perusahaan diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut: Perusahaan tidak diperkenankan untuk: - Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain sehubungan dengan proyek ini, kecuali pinjaman dari pemegang saham dan transaksi dagang yang lazim. - Mengikat diri sebagai penjamin hutang. - Merubah anggaran dasar Perusahaan terkait modal, kepemilikan dan pengurus. Melakukan merger atau akuisisi - Membayar deviden Perusahaan. - Membubarkan perusahaan dan meminta dinyatakan pailit. - Menyewakan Perusahaan kepada pihak lain. - Memindahtangankan dalam bentuk apapun atau dengan nama apapun dan dengan maksud apapun juga kepada pihak ketiga terhadap lokasi proyek ataupun terhadap Perusahaan - Menggunakan rekening bank lain dalam rangka penjualan unit rumah yang dibiayai BTN. Pada bulan Oktober 2017, Perusahaan melakukan restrukturisasi kredit KMK Konstruksi BTN yang telah didokumentasikan dalam akta No. 96 tanggal 30 Oktober 2017 dengan plafon sebesar Rp34.752.000.000 dan perpanjangan jangka waktu hingga 24 bulan yang akan jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2020. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Lanjutan) Melalui surat tanggal 14 Agustus 2018, BTN telah menyetujui untuk mencabut negative covenants yaitu perubahan bentuk/status hukum Perusahaan, penerbitan saham baru, pemindahan hak atas saham, penggunaan dana Perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit BTN, pembagian deviden, perubahan anggaran dasar, mengubah susunan dewan direksi dan dewan komisaris, penjualan maupun pembebanan hak jaminan (penjaminan) atas saham Perusahaan, pelaksanaan akuisisi maupun investasi/penyertaan pada perusahaan lain dan mengadakan perjanjian dengan pihak lain. Pada bulan November 2018, Perusahaan memperoleh pinjaman kredit sebesar Rp14.400.000.000 dan tingkat bunga 8,95% per tahun (floating) dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan November 2019. Pinjaman ini telah dilunasi oleh Perusahaan pada 19 Maret 2019. Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan PKPU Nomor 02/pdt.sus- PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPT dibebaskan dengan Bunga pinjaman yang masih
Page 46
belum dibayarkan maka Pada tanggal 30 Juni 2023 saldo utang KSPT ke BTN masing-masing sebesar Rp Nol. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. PT Bank Jateng (?Bank Jateng?) Pada bulan Juli 2016, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari Bank Jateng untuk modal kerja sebesar Rp43.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 12% (floating) per tahun dengan jangka waktu 36 bulan yang berakhir pada bulan Juli 2019. Pada bulan Juli dan Oktober 2019, fasilitas pinjaman di atas telah diperpanjang sampai tanggal 15 Oktober 2019 dan Oktober 2022. PT Bank Jateng (?Bank Jateng?) (Lanjutan) Pinjaman ini dijamin dengan: 1. Tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 13.473 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. 2. Jaminan pribadi atas nama Johan Prasetyo Santoso, Josafat Kurniawan Hadi dan Herowiratno Gunawan. 3. Jaminan perusahaan atas nama PT Kota Satu Indonesia. 4. Piutang terkait proyek The Amaya Tahap 2. Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan Bank Jateng tersebut diatas, Perusahaan diwajibkan memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:in. Menjaga rasio keuangan tertentu sebagai berikut: - Current ratio minimum 1,2 kali. Perbandingan asset lancar dan hutang lancar (selain bagian hutang jangka panjang) - Debt to Equity Ratio maksimal 2,7 kali. - Loan to value maksimal 80%. - DSCR minimal 100% Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu, Perusahaan tidak diperkenankan untuk: -Mengubah bentuk dan/atau status hukum Perusahaan, mengubah Anggaran Dasar (kecuali untuk peningkatan modal), memindahtangankan saham perusahaan baik antar pemegang saham maupun kepada pihak la -Mengubah susunan pengurus perusahaan (Direksi, Komisaris dan kepemilikan saham perusahaan). -Menggunakan dana perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit dari Bank Jateng. -Menjual, menjaminkan dan/atau menyewakan harta kekayaan, barang agunan dan/atas saham perusahaan kepada siapapun kecuali dalam rangka kegiatan usaha usaha debitur yang wajar berdasarkan penilaian Bank Jateng. - Menerima pinjaman dari pihak manapun (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali berupa hutang pemegang saham dan/atau afiliasi serta pinjaman PT Bank Jateng (?Bank Jateng?) (Lanjutan) - dalam rangka transaksi usaha yang lazim dan/atau wajar berdasarkan penilaian Bank Jateng - Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun baik untuk yang belum dan/atau telah dijaminkan oleh Debitur kepada Bank Jateng, kepada pihak manapun kecuali dalam rangka kegiatan usaha utama Debitur yang wajar berdasarkan penilaian Bank Jateng. - Melakukan likuidasi atau pembubaran atau Tindakan tindakan kepailitan. - Melakukan merger, akuisisi, reorganisasi atau investasi atau penyertaan pada perusahaan lain. - Melakukan investasi yang melebihi proceed perusahaan (EAT + Depresiasi), kecuali untuk pembangunan proyek yang telah disetujui Bank Jateng. - Mengubah bidang usaha. - Menerbitkan atau menjual saham kecuali di konversi menjadi modal yang dibuat secara Notariil. - Melunasi seluruh atau sebagian hutang (termasuk bunga maupun biaya lainnya yang terkait dengan hutang tersebut) kepada pemegang saharn dan/atau perusahaan Afiliasi yang belum atau telah didudukkan sebagai pinjaman sub ordinasi terhadap fasilitas Bank Jateng. - Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, tetapi tidak terbatas pada: 1. Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang memiliki arti penting bagi Debitur dengan pihak lain dan/atau afiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha Debitur. 2. Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negatif pada aktivitas usaha Debitur dan mengancam keberlangsungan usaha Debitur. 3. Mengadakan transaksi dengan perseorangan atau suatu pihak, namun tidak terbatas pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar. - Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban Debitur yang tirnbul berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau PT Bank Jateng (?Bank Jateng?) (Lanjutan) - dokumen jaminan kepada pihak lain. - Melunasi atau membayar pokok dan atau biaya bunga dan/atau biaya-biaya lainnya atas pinjaman/ kredit/hutang kepada pihak lain di luar pihak yang telah disetujui Bank Jateng, akan tetapi tidak terbatas kepada
Page 47
pemegang saham dan/atau afiliasinya. - Memberikan pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka transaksi operasional usaha yang lazim dan/atau wajar berdasarkan penilaian Bank Jateng. - Menarik kembali modal yang telah disetor. - Menunggak kewajiban Bank Jateng serta kewajiban yang lainnya. - Melakukan suatu tindakan yang melanggar suatu ketentuan hukum dan/atau peraturan yang berlaku. Melalui surat tanggal 22 Mei 2018, Bank Jateng telah menyetujui untuk mencabut negative covenants sebagai berikut: a. Perubahan bentuk dan/atau status hukum Perusahaan, perubahan anggaran dasar (kecuali untuk peningkatan modal), memindahtangankan saham Perusahaan baik antar pemegang saham maupun kepada pihak lain b. Susunan pengurus dan kepemilikan saham Perusahaan c. Menggunakan dana Perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit dari Bank Jateng d. Menjual, menjaminkan dan/atau menyewakan harta kekayaan, barang agunan dan/atau saham Perusahaan kepada siapapun dalam rangka kegiatan usaha utama Perusahaan yang wajar berdasarkan penilaian Bank Jateng e. Melakukan merger, akuisisi, reorganisasi atau investasi atau penyertaan pada perusahaan lain f. Menerbitkan atau menjual saham kecuali dikonversi menjadi modal yang dibuat secara notarial Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan PKPU Nomor 02/pdt.sus- PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPT dibebaskan dengan Bunga pinjaman yang belum dibayarkan maka Pada tanggal 30 Juni 2023 dn 31 Desember 2022, saldo utang KSPT ke Bank Jateng masing-masing sebesar Rp6.978.006.088 dan Rp8.929.510.232. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. Perusahaan memperoleh fasilitas dari MAA sebagai berikut: - Pada bulan Maret 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA sebagai Bank Leader dan Rudo sebagai Bank Peserta dalam bentuk Revolving OLB sebesar Rp7.000.000.000 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp4.500.000.000 dan Rudo sebesar Rp2.500.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 19% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2015. Pinjaman ini dijamin dengan tanah berstatus Hak Milik seluas 2.637 m2 yang dikuasai Perusahaan, yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu, Perusahaan tidak diperkenankan untuk: - Memberikan pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari hari. - Bertindak sebagai penjamin atas hutang pihak ketiga. - Menjaminkan atau menggadaikan, menjual dan/atau mengalihkan hak atau menyewakan/menyerahkan kepada pihak ketiga manapun juga bidang Tanah dan/atau Bangunan, barang-barang yang telah dijaminkan untuk fasilitas kredit ini. - Mengubah sifat kegiatan usaha Perusahaan yang sedang dijalankan. - Menerima fasilitas kredit dalam bentuk apapun dari Bank dan/atau lembaga keuangan lain. - Pada bulan Maret 2015, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA sebagai Bank Leader dan Rudo sebagai Bank Peserta dalam bentuk Revolving OLB diperpanjang dengan fasilitas sebesar Rp5.800.000.000 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp3.732.000.000 dan Rudo sebesar Rp 2.068.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 19% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2016. Pinjaman ini dijamin dengan tanah berstatus Hak Milik seluas 2.637 m2 yang dikuasai Perusahaan, yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. PT BPR Mandiri Artha Abadi (?MAA?) dan PT BPR Rudo Indobank (?Rudo?) (Lanjutan) - Pada bulan Juni 2015, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA sebagai Bank Leader dan Rudo sebagai Bank Peserta dalam bentuk Revolving OLB diatas ditingkatkan jumlah fasilitas kreditnya menjadi sebesar Rp7.000.000.000 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp4.500.000.000 dan Rudo sebesar Rp2.500.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 19% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2016. Pinjaman ini dijamin dengan 14 bidang tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 1.726 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. - Pada bulan Maret 2016, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA sebagai Bank Leader dan Rudo sebagai Bank Peserta dalam bentuk Revolving OLB diatas untuk fasilitas kredit sebesar Rp7.000.000.000 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp4.500.000.000 dan Rudo sebesar Rp2.500.000.000
Page 48
diperpanjang hingga Maret 2017. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 19% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan 14 bidang tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 1.726 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. - Pada bulan April 2017, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA sebagai Bank Leader dan Rudo sebagai Bank Peserta dalam bentuk Revolving OLB diatas diturunkan fasilitas kreditnya menjadi sebesar Rp4.843.317.735 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp3.117.995.000 dan Rudo sebesar Rp.1.725.322.735 - Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 19% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2018 - Berdasarkan Perubahan Perjanjian Pembiayaan Bersama Pemberian Kredit No. 174/PPPBPK/MAA/III/2018 dan 175/PPK/MAA/III/2018 tanggal 16 Maret 2018, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA dan Rudo dalam bentuk Revolving OLB diperpanjang dengan jangka waktu 12 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2019. PT BPR Mandiri Artha Abadi (?MAA?) dan PT BPR Rudo Indobank (?Rudo?) (Lanjutan) - Berdasarkan Perubahan Perjanjian Pembiayaan Bersama Pemberian Kredit No.256/PPK/MAA/III/2019 tanggal 22 Maret 2019, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA dan Rudo dalam bentuk Revolving OLB diperpanjang dengan jangka waktu 3 bulan yang berakhir pada bulan Juni 2019. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 21% per tahun. - Berdasarkan Perubahan Perjanjian Pembiayaan Bersama Pemberian Kredit No.022/PPK/MAA/VI/2019 tanggal 19 Juni 2019, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA dan Rudo dalam bentuk Regular Musiman diperpanjang dengan jangka waktu 6 bulan yang berakhir pada bulan Desember 2019. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 21% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan 11 bidang tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 1.566 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. - Berdasarkan Perubahan Kredit No 141/PPK/MAA/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019, fasilitas pinjaman kredit usaha produktif dari MAA dan Rudo dalam bentuk Regular Musiman untuk fasilitas kredt sebesar Rp3.803.317.735 dengan pembagian pembiayaan yaitu MAA sebesar Rp2.447.983.000, dan RUDO sebesar Rp1.355.334.735. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 15% per tahun - diperpanjang dengan jangka waktu 3 bulan yang berakhir pada bulan Maret 2020. Pinjaman ini dijamin dengan 10 bidang tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 1.590 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan PKPU Nomor 02/pdt.sus-PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPT dibebaskan dari Bunga pinjaman yang masih belum dibayarkan maka Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang KSPT ke PT BPR Mandiri Artha masing-masing sebesar Rp939.862.685 dan Rp939.862.685. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. PT BPR Rudo Indobank (?Rudo?) Pada bulan Januari 2018, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja untuk property dari Rudo sebesar Rp1.900.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 18% per tahun dengan jangka waktu 1 bulan yang berakhir pada bulan Februari 2018. Berdasarkan perjanjian kredit No. 24 tanggal 28 Februari 2018 dari Markus Gunanto Adhi Kristanto, S.H., notaris di Kabupaten Semarang, fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada Bulan Mei 2018. PT BPR Rudo Indobank (?Rudo?) Pinjaman ini dijamin dengan 3 bidang tanah berstatus HGB atas nama Perusahaan seluas 356 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Berdasarkan surat keterangan dari BPR Rudo tanggal 25 Juli 2018 menyatakan bahwa pinjaman Perusahaan pada BPR Rudo sebesar Rp1.900.000.000 telah lunas pada tanggal 31 Mei 2018. Pada bulan Mei 2018, fasilitas pinjaman kredit musiman dari BPR Rudo dengan jumlah pagu kredit sebesar Rp1.700.000.000 yang digunakan untuk modal kerja (pembiayaan pengembangan proyek perumahan The Amaya). Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga sebesar 18% per tahun dan akan jatuh tempo pada bulan November 2018. Pinjaman ini dijamin dengan 2 bidang tanah berstatus legal SHGB seluas 99 m2 yang berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Pada bulan November 2019, fasilitas pinjaman diatas diperpanjang sampai dengan bulan Mei 2020. Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan PKPU Nomor 02/pdt.sus-PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPT dibebaskan dengan Bungan pinjaman yang belum dibayarkan maka Pada tanggal 30
Page 49
Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang KSPT ke BPR Rudo masing-masing sebesar Rp1.695.550.000 dan Rp1.770.550.000. Perusahaan dalam tahap penyelesaian kewajibannya. Koperasi Sedya Karya Utama (?Sekartama?) Pada bulan Mei 2018, Perusahaan memperoleh pinjaman dari Sekartama, yang digunakan untuk pelunasan pinjaman Perusahaan dari BPR Gunung Rizki, sebesar Rp22.500.000.000 dengan bunga 13% per tahun dan akan jatuh tempo pada bulan Mei 2019. Pada bulan Mei 2019, fasilitas pinjaman sebesar Rp22.500.000.000 tersebut diperpanjang sampai dengan bulan Mei 2020. Pada bulan Desember 2018, Perusahaan memperoleh pinjaman dari Sekartama sebesar Rp12.500.000.000 dengan bunga 9.48% per tahun dan akan jatuh tempo pada bulan Juni 2019. Pada bulan Februari 2019, Perusahaan memperoleh pinjaman dari Sekartama sebesar Rp2.000.000.000 dengan bunga 15% per tahun dan akan jatuh tempo pada bulan Juni 2019. Fasilitas Pinjaman ini telah lunas pada bulan Juni 2019. Pinjaman ini dijamin dengan 5 bidang tanah berstatus legal SHGB atas nama Perusahaan seluas 240 m2 16 bidang tanah berstatus legal hak milik yang telah dikuasai Perusahaan seluas 18.506 m2 dan 7 bidang tanah persil yang telah dikuasai Perusahaan seluas 16.582 m2, seluruh bidang tanah tersebut berlokasi di Ungaran, Jawa Tengah. Pada bulan Juni 2019, fasilitas pinjaman sebesar Rp12.500.000.000 tersebut diperpanjang sampai dengan bulan Desember 2019. Namun sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 tidak ada perpanjangan atas pinjaman tersebut. Pada tanggal 29 Januari 2020, Koperasi Sekartama mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran (PKPU) atas utang senilai Rp9.000.000.000 yang telah jatuh tempo (lihat Catatan 34). Hasil Keputusan PKPU Berdasarkan keputusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nomor 02/pdt.sus-PKPU/2020/PN Niaga smg kreditur KSPTdibebaskan dengan Bunga pinjaman yang belum dibayarkan maka Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang KSPT Sekartama masing- masing sebesar Rp31.703.454.069 dan Rp31.703.454.069 Perusaha Disclosure of notes for long-term bank loan
Page 50
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Page 51
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 52
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 53
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.