Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1
Nomor Surat 256/WSL/FIN/VII/23
Nama Emiten PT Wahana Inti Selaras
Kode Emiten WISL
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Makmur Pertanian, DKI Jakarta 2013 Beroperasi 20.321.121.413 PENUH IDR 51.0
Karsa Mulia Kehutanan
dan
Perikanan;
Konstruksi
2 PT Prima Pertambanga DKI Jakarta 2011 Beroperasi 1.520.062.097.043 PENUH IDR 99.6
Sarana n, Penggalian,
Gemilang Aktivitas
Penunjang
pertambangan
dan
penggalian
3 PT Indotruck Pertambanga DKI Jakarta 1988 Beroperasi 3.887.546.339.291 PENUH IDR 60.65
Utama n dan
Penggalian
4 PT Eka Reparasi Kalimantan 1984 Beroperasi 3.182.867.313.596 PENUH IDR 60.0
Dharma Jaya mobil, Timur
Sakti Perdagangan
besar alat
transportasi
laut, suku
cadang dan
perlengkapan
nya
5 PT Indo Perdagangan DKI Jakarta 2007 Beroperasi 669.375.963.849 PENUH IDR 75.0
Traktor Utama Besar dan
Eceran,
Reparasi
dan
Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
6 PT Prima Pertanian, DKI Jakarta 2014 Beroperasi 328.947.485.210 PENUH IDR 60.0
Sarana kehutanan
Mustika dan
perikanan;
Pertambanga
n dan
penggalian;
Industri
pengolahan;
7 PT Indomobil Belum DKI Jakarta Belum 1.285.129.564 PENUH IDR 51.0
Sugiron melakukan beroperasi
Energi kegiatan
usaha
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Wahana Inti Selaras yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Wahana Inti Selaras bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Wahana Inti Selaras Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas WISL Entity code
Nomor identifikasi entitas AB113 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor C. Industrials Sector
Subsektor C1. Industrial Goods Subsector
Industri C14. Machinery Industry
Subindustri C141. Construction Machinery Subindustry
& Heavy Vehicles
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
426,995,159,336 414,096,211,055
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
2,548,358,938,560 1,571,630,321,877
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
116,651,777,291 142,084,436,031
berelasi related parties
Piutang margin 891,977,446 3,256,098,785 Margin receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
13,568,546,852 5,454,916,461
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
472,992,717,319 610,497,377,854
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 3,323,267,164,172 2,650,963,204,004 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
39,528,660,423 16,759,599,094
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
172,829,862,308 86,886,101,222
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
16,461,329,216 82,052,018,453
lancar
Jumlah aset lancar 7,131,546,132,923 5,583,680,284,836 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang nasabah tidak Non-current customer
lancar receivables
Piutang nasabah tidak Non-current customer
lancar pihak ketiga 36,046,647,041 36,046,647,041 receivables third
parties
Aset pajak tangguhan 51,440,807,452 40,761,151,159 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
1,791,209,113,217 1,711,580,358,116
equipment
Aset hak guna 49,706,535,571 55,232,508,543 Right of use assets
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
23,452,944,102 20,892,673,470
pajak tidak lancar refund
Aset takberwujud selain Intangible assets other
4,874,770,605 5,500,443,092
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
406,822,242,862 363,428,970,123
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 2,363,553,060,850 2,233,442,751,544 Total non-current assets
Jumlah aset 9,495,099,193,773 7,817,123,036,380 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
2,405,659,834,777 1,355,092,290,528
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
1,710,101,867,686 1,652,067,695,434
ketiga third parties
Page 5
Utang usaha pihak Trade payables
59,758,731,812 79,218,534,579
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
138,429,118,587 81,460,078,456
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
249,406,618,978 237,971,976,105
pendek pihak third parties
ketiga
Liabilitas keuangan Other current financial
32,900,000,000 32,900,000,000
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
330,289,520,977 157,727,937,766
pendek expenses
Utang pajak 81,161,694,835 57,824,289,767 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of consumer
tempo dalam satu financing payables
104,314,262,579 101,127,589,517
tahun atas utang
pembiayaan
konsumen
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 17,821,621,635 16,666,992,856 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bonds payable
tempo dalam satu 1,325,567,265,660 1,325,567,265,665
tahun atas utang
obligasi
Jumlah liabilitas Total current
6,455,410,537,526 5,097,624,650,673
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
41,315,175,639 38,793,918,458
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
109,903,894,571 130,037,545,296
pembiayaan payables
konsumen
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
32,965,434,030 37,701,067,161
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 670,446,733,106 668,086,954,264 payable
obligasi
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 69,674,217,944 62,169,803,718 post-employment
Page 6
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
924,305,455,290 936,789,288,897
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 7,379,715,992,816 6,034,413,939,570 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 115,000,000,000 115,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
( 129,918,414,239 ) ( 129,918,414,239 )
disetor capital
Cadangan revaluasi 134,408,774,495 134,408,774,495 Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran 190,486,958,298 190,486,958,298 differences on
translation
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
7,223,298,272 8,237,657,092
arus kas hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 5,342,309,496 5,342,309,496 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Komponen ekuitas Other components of
4,895,937,081 4,895,937,081
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 1,200,000,000 1,100,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 862,527,936,967 640,223,330,861 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,191,166,800,370 969,776,553,084
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
924,216,400,587 812,932,543,726
non-pengendali
Jumlah ekuitas 2,115,383,200,957 1,782,709,096,810 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
9,495,099,193,773 7,817,123,036,380
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
5,622,605,812,203 3,860,876,052,399
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 4,381,637,851,279 ( 3,039,374,871,599 Cost of sales and revenue
pendapatan ) )
Jumlah laba bruto 1,240,967,960,924 821,501,180,800 Total gross profit
Beban penjualan ( 274,257,882,486 ) ( 214,778,832,142 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 123,235,463,501 ) ( 104,613,208,273 )
expenses
Pendapatan bunga 22,046,698,052 39,499,604,517 Interest income
Beban bunga dan keuangan ( 155,670,069,108 ) ( 108,811,553,494 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 6,395,793,072 ) ( 43,762,029,054 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 9,497,873,265 ( 5,884,741,025 ) Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
712,953,324,074 383,150,421,329
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 162,917,117,434 ) ( 95,111,625,174 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
550,036,206,640 288,038,796,155
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 550,036,206,640 288,038,796,155 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, ( 2,364,121,340 ) 31,288,121,971 flow hedges, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang akan 2,018,847 ( 5,548,655,885 ) that may be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi, profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 2,362,102,493 ) 25,739,466,086 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 2,362,102,493 ) 25,739,466,086 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 547,674,104,147 313,778,262,241 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
397,404,606,106 183,653,827,550
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 152,631,600,534 104,384,968,605 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Page 8
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 396,390,247,286 207,698,328,513 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 151,283,856,861 106,079,933,728 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 3,455,692 1,596,990 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai arus Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Kepentingan non-pengendali Ekuitas
keuangan penjabaran berbasis saham kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
Reserve of gains (losses) Difference Due to Changes of Difference in value of equity
Reserve of exchange Reserve of share-based Reserve of remeasurements Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Equity in Other equity interests transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation payments of defined benefit plans non-controlling interests transactions earnings earnings entity
instruments Subsidiary/Associates non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 115,000,000,000 0 ( 129,918,414,239 ) 0 0 0 0 134,408,774,495 190,486,958,298 0 0 8,237,657,092 5,342,309,496 0 0 0 ( 78,892,258 ) 0 4,974,829,339 1,100,000,000 640,223,330,861 969,776,553,084 812,932,543,726 1,782,709,096,810 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 115,000,000,000 0 ( 129,918,414,239 ) 0 0 0 0 134,408,774,495 190,486,958,298 0 0 8,237,657,092 5,342,309,496 0 0 0 ( 78,892,258 ) 0 4,974,829,339 1,100,000,000 640,223,330,861 969,776,553,084 812,932,543,726 1,782,709,096,810 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 100,000,000 397,304,606,106 397,404,606,106 152,631,600,534 550,036,206,640 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 1,014,358,820 ) ( 1,014,358,820 ) ( 1,347,743,673 ) ( 2,362,102,493 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 175,000,000,000 ) ( 175,000,000,000 ) ( 40,000,000,000 ) ( 215,000,000,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 115,000,000,000 0 ( 129,918,414,239 ) 0 0 0 0 134,408,774,495 190,486,958,298 0 7,223,298,272 5,342,309,496 0 0 0 ( 78,892,258 ) 0 4,974,829,339 1,200,000,000 862,527,936,967 1,191,166,800,370 924,216,400,587 2,115,383,200,957 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan nilai
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs wajar aset keuangan nilai Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai arus Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada entitas Proforma ekuitas Kepentingan non-pengendali Ekuitas
keuangan penjabaran wajar melalui pendapatan berbasis saham kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in fair
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of share-based Reserve of remeasurements Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive income payments of defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 115,000,000,000 ( 129,918,414,239 ) 131,196,199,023 190,486,958,298 ( 7,658,060,735 ) 414,521,200 ( 78,892,258 ) 4,974,829,339 1,000,000,000 101,320,523,356 406,737,663,984 599,593,956,776 1,006,331,620,760 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 Initial adoption of new and revised accounting standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 115,000,000,000 0 ( 129,918,414,239 ) 0 0 0 0 131,196,199,023 190,486,958,298 0 0 0 ( 7,658,060,735 ) 414,521,200 0 0 0 ( 78,892,258 ) 0 4,974,829,339 1,000,000,000 101,320,523,356 406,737,663,984 0 599,593,956,776 1,006,331,620,760 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 183,653,827,550 183,653,827,550 104,384,968,605 288,038,796,155 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 24,044,500,963 24,044,500,963 1,694,965,123 25,739,466,086 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas (0) (0) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 4,000,000,000 4,000,000,000 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Page 11
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions Posisi ekuitas, akhir periode 115,000,000,000 0 ( 129,918,414,239 ) 0 0 0 0 131,196,199,023 190,486,958,298 0 0 0 16,386,440,229 414,521,200 0 0 0 ( 78,892,258 ) 0 4,974,829,339 1,000,000,000 284,974,350,906 614,435,992,497 0 709,673,890,504 1,324,109,883,001 Equity position, end of the period
Page 12
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
5,076,500,309,924 3,495,126,426,851
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 5,354,491,623,004 ( 2,683,821,300,948
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 218,654,910,263 ) ( 178,114,191,804 )
tunjangan allowances
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 295,225,511,458 ) ( 396,370,976,791 )
dan administrasi administrative expense
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
423,368,398,644 ( 11,553,323,775 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 368,503,336,157 ) 225,266,633,533
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 186,870,953,269 ) ( 130,018,792,825 )
penghasilan badan income tax
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 555,374,289,426 ) 95,247,840,708 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 555,374,289,426 ) 95,247,840,708
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
276,373,875 90,000,000
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 162,262,433,685 ) ( 77,270,052,022 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran uang muka Payments for advances on
( 24,100,000,000 )
investasi investments
Penerimaan bunga dari Interests received from
4,404,157,178 31,106,107,357
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 157,581,902,632 ) ( 70,173,944,665 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank 1,034,556,004,931 ( 197,152,168,361 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
( 11,249,517,496 ) ( 11,396,255,400 )
pembiayaan konsumen financing payables
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
27,475,506,875 275,530,788,533
berelasi parties
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 165,000,000,000 ) ( 140,600,000,000 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
Page 13
aktivitas pendanaan ( 159,926,853,971 ) ( 110,606,929,825 ) activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
725,855,140,339 ( 184,224,565,053 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
12,898,948,281 ( 159,150,669,010 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
414,096,211,055 537,008,927,175
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
426,995,159,336 377,858,258,165
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan ("SAK") di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar statements
Akuntansi Keuangan ("ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan
regulator Pasar Modal. Laporan keuangan konsolidasian kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian,
disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing - masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan.Perubahan pada PSAK dan ISAKImplementasi dari standar-standar, amendemen dan
penyesuaian tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 dibawah ini tidak
menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap
jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau sebelumnya:Amendemen PSAK 22 ?Bisnis
Kombinasi? tentang acuan kerangka konseptual pelaporan keuangan; Amendemen PSAK 57 "Provisi,
Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi" tentang kontrak memberatkan biaya memenuhi kontrak;
Penyesuaian tahunan atas PSAK 71 "Instrumen Keuangan"; Keuangan"; Annual improvements on
SFAS 71 "Financial Instruments"; Penyesuaian tahunan atas PSAK 73 ?Sewa?.Standar baru,
amandemen dan interpretasi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk periode buku
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut:Amendemen PSAK 1
"Penyajian Laporan Keuangan" tentang kewajiban diklasifikasikan antara lancar dan tidak lancar;
Amendemen PSAK 1 "Penyajian Laporan Keuangan" tentang pengungkapan kebijakan akuntansi;
Amendemen PSAK 16 "Aset Tetap" tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
Amendemen PSAK 25 "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan" tentang
definisi estimasi akuntansi; Amendemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? tentang pajak tangguhan
terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal.The consolidated financial statements have
been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards, which comprise the
Statements of Financial Accounting Standards ("SFAS") and Interpretations Financial Accounting
Standards ("IFAS") issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants and Financial Syariah Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants and regulation of Capital Market regulator.The consolidated financial statements, except
the consolidated statement of cash flows, have been prepared of the accrual basis, using the historical
cost basis of accounting, except for the certain accounts which are measured on the basis described in
the related accounting policies of those accounts. The consolidated statement of cash flows are
prepared using the direct method which classified cash flows into operating, investing and financing
activities.Changes in SFAS and IFASThe implementation of the following new standards, amendments
and annual improvements which are effective from January 1, 2022 did not result in changes to the
Group?s accounting policies and had no material effect on the amounts reported for current or prior
financial periods:The amendments to SFAS 22 "Business Combinations" about references to the
conceptual framework of financial reporting; The amendments to SFAS 57 "Provisions, Contingent
Liabilities and Contingent Assets" about onerous contracts cost of fulfilling the contracts; Annual
Page 15
improvements on SFAS 71 "Financial Instruments"; Annual improvements on SFAS 73 "Leases".New
standards, amendments and interpretations issued but only effective for financial periods beginning on
or after January 1, 2023 are as follows:The amendments to SFAS 1 "Presentation of Financial
Statements" about the classification of liabilities between current and non-current; The amendments to
SFAS 1 "Presentation of Financial Statements" about disclosure of accounting policies; The
amendments to SFAS 16 "Property, Plant and Equipment" about proceeds before intended use; The
amendments to SFAS 25 "Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors" about
definition of accounting estimates; The amendments to SFAS 46 "Income Tax" about deferred tax
related to assets and liabilities arising from a single transaction.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya seperti Principles of consolidation
yang disebutkan pada catatan 1d yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung)
dengan kepemilikan saham lebih dari 50%. Seluruh transaksi dan saldo akun antar entitas yang
signifikan (termasuk laba atau rugi yang belum direalisasi) telah dieliminasi. Entitas-entitas Anaknya
dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal Grup kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada
ketika Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anaknya, lebih dari
setengah kekuasaan suara entitas. Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan
pada Kepentingan Non-Pengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo
defisit. Jika kehilangan pengendalian atas suatu Entitas Anaknya, maka Grup: menghentikan
pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas Entitas Anaknya; menghentikan pengakuan
jumlah tercatat setiap KNP; menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di
ekuitas, bila ada; mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; mengakui setiap sisa investasi pada
nilai wajarnya; mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian; dan mereklasifikasi bagian induk
atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai laba komprehensif ke laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.KNP
mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Grup, yang masing-masing disajikan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan
posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk.Perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan pada Entitas Anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Entitas Anak dan
kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas
Entitas Anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non pengendali disesuaikan dan nilai wajar
imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada
pemilik entitas induk.The consolidated financial statements include the financial statements of the the
Company and its Subsidiaries mentioned in note 1d, in which the Company maintains (directly or
indirectly) equity ownership of more than 50%.All significant intercompany transactions and accounts
balances (including the related significant unrealized gains or losses) have been
eliminated.Subsidiaries are fully consolidated from the date of acquisitions, being the date on which the
Company obtained control, and continue to be consolidated until the date such control ceases. Control
is presumed to exist if the Company owns, directly or indirectly through its Subsidiaries, more than a
half of the voting power of an entity.Losses of a non-wholly owned subsidiary are attributed to the
Noncontrolling Interests (NCI) even if that results in a deficit balance.In case of loss of control over a
subsidiary, the Group:derecognises the assets (including goodwill) and liabilities of the Subsidiary;
derecognises the carrying amount of any NCI; derecognises the cumulative translation differences,
recorded in equity, if any; recognises the fair value of the consideration received; recognises the fair
Page 16
value of any investment retained; recognises any surplus or deficit in the consolidated statement of
profit or loss and other comprehensive income; and reclassifies the parent?s share of components
previously recognized in other comprehensive income to the consolidated statement of profit or loss
and other comprehensive income or retained earnings, as appropriate.NCI represents the portion of the
profit or loss and net assets of the Subsidiaries not attributable, directly or indirectly, to a parent, which
are presented in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and
under the equity section of the consolidated statements of financial position, respectively, separately
from the correspoding portion attributable to the equity holders of parent entity.Changes in the
Company's ownership in Subsidiaries that do not result in loss of control accounted for as equity
transactions. The carrying amount of the controlling and noncontrolling interest are adjusted to reflect
changes in the relative portion Subsidiaries. Any difference between the amount of noncontrolling
interest adjusted and the fair value of the consideration given or received is recognized directly in
equity and attributable to the equity holders of the parent entity.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.Kas di bank dan deposito berjangka yang dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman atau
dibatasi penggunaannya disajikan sebagai bagian dari "aset tidak lancar" pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.Cash consists of cash on hand and in banks. Cash equivalents are short-term,
highly liquid investments that are readily convertible to known amounts of cash with original maturities
of three (3) months or less from the date of placements, and which are not used as collateral and are
not restricted.Cash in banks and time deposits that were pledged as collateral for loans or restricted
are presented as a part of "non-current assets" in the consolidated statements of financial position.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan yang dimiliki Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain, Trade and other receivables
aset lain-lain diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Derivatif
dikaslifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.Grup
menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
perubahan setelah penerapan awal tersebut.Aset keuangan diukur pada biaya diamortisasiKlasifikasi
ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus
kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-mata dari pembayaran pokok dan
bunga".Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar
dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian
atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui
pada laba rugi konsolidasian.The Group?s financial assets include cash and cash equivalents, trade
receivables and other receivables, and other asset are classified as financial asets at amortised cost.
Derivative are classified as Financial assets at fair value through profit or loss ("FVTPL").The Group
determines the classification of its financial assets at initial recognition and cannot change the
classification already made at initial adoption.Financial assets held at amortised costThis classification
applies to debt instruments which are held under a hold to collect business model and which have cash
flows that meet the ?solely payments of principal and interest? (?SPPI?) criteria.At initial recognition,
trade receivables that do not have a significant financing component, are recognised at their
transaction price. Other financial assets are initially recognised at fair value plus related transaction
costs. They are subsequently measured at amortised cost using the effective interest method. Any
gains or losses on derecognition or modification of a financial asset held at amortised cost are
recognised in consolidated profit or loss.
Page 17
Persediaan Persediaan dinyatakan menurut nilai yang terendah antara harga perolehan dan nilai bersih yang Inventories
dapat direalisasikan. Harga perolehan ditetapkan berdasarkan metode identifikasi khusus untuk
kendaraan dan metode harga rata-rata (average) untuk suku cadang, aksesoris dan persediaan
lainnya yang meliputi seluruh biaya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut serta
membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang.Penyisihan untuk persediaan usang ditetapkan
berdasarkan penelaahan berkala terhadap kondisi fisik persediaan.Inventories are stated at cost or net
realizable value, whichever is lower. Cost is determined by using the specific identification method for
vehicles and average method for spare-parts, accessories and other inventories which comprises all
the costs incurred to acquire the inventory and bring it to the present location and condition.Allowance
for inventory obsolescence is based on the periodic review of the physical condition of inventories.
Properti investasi Grup menyajikan aset hak-guna yang tidak memenuhi definisi properti investasi sebagai aset hak guna Investment property
dan liabilitas sewa dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. The Group presents right-of-use
assets that do not meet the definition of investment property as right of use assets and lease liabilities
in the consolidated statements of financial position.
Aset tetap Awalnya suatu aset tetap diukur sebesar biaya perolehan, yang terdiri dari harga perolehannya dan Fixed assets
biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen, serta estimasi
awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset.Grup menganalisa
fakta dan keadaan untuk masing masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
pendasar, Group menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 16 ?Aset tetap?.Biaya-biaya setelah perolehan awal seperti penggantian
komponen dan inspeksi yang signifikan, diakui dalam jumlah tercatat aset tetap jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat
diukur secara andal. Sisa jumlah tercatat biaya komponen yang diganti atau biaya inspeksi terdahulu
dihentikan pengakuannya. Biaya perawatan sehari-hari aset tetap diakui sebagai beban pada saat
terjadinya.Efektif 31 Desember 2020, tanah disajikan sebesar nilai wajar. Penilaian terhadap tanah
dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah memiliki sertifikasi. Penilaian atas aset tersebut
dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang direvaluasi tidak berbeda
secara material dengan nilai tercatatnya.Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah dicatat
sebagai ?Surplus Revaluasi Aset Tetap? dalam ekuitas. Penurunan nilai tercatat yang timbul dari
revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. Apabila aset tersebut memiliki saldo ?Surplus
Revaluasi Aset Tetap? yang disajikan dalam ekuitas, maka selisih penurunan nilai tercatat tersebut
dibebankan terhadap ?Surplus Revaluasi Aset Tetap ? dan sisanya diakui sebagai beban tahun
berjalan.Grup telah memilih metode biaya untuk pengukuran aset tetap kecuali tanah. Penyusutan
diakui dengan menggunakan metode garis lurus untuk menyusutkan nilai aset tetap, kecuali alat-alat
berat dan truk yang digunakan Entitas Anak untuk jasa pertambangan dan perkebunan, dimana
penyusutannya dihitung dengan menggunakan metode jam kerja dan tanah yang tidak disusutkan.
Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai berikutMasa Manfaat/Useful lives:Bangunan = 10 -
20 tahun/yearsPeralatan dan perlengkapan kantor = 4 - 8 tahun/yearsAlat berat, mesin dan peralatan
produksi= 4 - 8 tahun/yearsKendaraan = 4 - 8 tahun/yearsNilai residu, umur manfaat dan metode
Page 18
penyusutan di-reviu setiap akhir tahun buku untuk memastikan nilai residu, umur manfaat dan metode depresiasi diterapkan secara konsisten sesuai dengan ekspektasi pola manfaat ekonomis dari aset tersebut.Ketika suatu aset dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya, biaya perolehan dan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada, dikeluarkan dari akun tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap akan dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Aset tetap dalam pembangunan disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan pembangunan aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam pembangunan. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan mulai disusutkan sejak beroperasi.Initially, an item of fixed assets is measured at its cost, which comprises its purchase price and any cost directly attributable to bringing the assets to the location and condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by management, and also include the initial estimate of the costs of dismantling and removing the item and restoring the site on which it is located.Group analyses the facts and circumstances for each type of land rights in determining the accounting for each of these land rights so that it can accurately represent an underlying economic event or transaction. If the land rights do not transfer control of the underlying assets to Group, but give the rights to use the underlying assets, Group applies the accounting treatment of these transactions as leases under SFAS 73, "Leases". If land rights are substantially similar to land purchases, the Group applies SFAS 16. "Fixed assets".Subsequent expenditures such as replacement and major inspection are added to the carrying amount of the asset when it is probable that future economic benefits will flow to the Group and the cost of the item can be measured reliably. The carrying amount of those parts that are replaced or any remaining carrying amounts of the cost of the previous inspection is derecognized. The costs of day-to-day servicing of an asset are recognized as an expense in the period in which they are incurred.Effective December 31, 2020, land is shown at fair value. Valuation of land is performed by external independent valuers with certain qualification. Valuations are performed with sufficient regularity to ensure that the fair value of a revalued asset does not differ materially from its carrying amount.Increases in the carrying amount arising on revaluation of land is recorded in ?Surplus on Revaluation of Fixed Assets? account in equity. Decreases in carrying amount as the result of revaluation is recorded as expense in the current year. If the asset has a balance on its ?Surplus on Revaluation of Fixed Assets?, loss from revaluation of fixed asset is charged to ?Surplus on Revaluation of Fixed Assets? which is presented in equity and the rest of the amount is charged to current year?s expenses.Group have chosen the cost model for the measurement of its fixed assets except land. Depreciation is recognized on a straight-line basis to write down the cost, except for heavy equipments and trucks used by Subsidiaries for mining and plantation services wherein depreciation is calculated by using the operating hours method and land which is not depreciated. The estimated useful lives are as follows:Useful lives:Buildings = 10 - 20 tahun/yearsFurniture, fixtures and office equipment= 4 - 8 tahun/yearsHeavy equipment, machineries and production equipment = 4 - 8 tahun/yearsVehicles = 4 - 8 tahun/yearsThe residual values, useful lives and depreciation method are reviewed at each reporting date to ensure that such residual values, useful lives and depreciation method are consistent with the expected pattern of economic benefits from those assets.When an asset is disposed of, or is permanently withdrawn from use and no future economic benefits are expected from its disposal, the cost and accumulated depreciation and accumulated impairment losses, if any, are removed from the accounts and any resulting gain or loss from the retirement or disposal is recognized in consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.Assets under completion are presented as part of the fixed assets and stated at cost. All costs, including borrowing
Page 19
costs, incurred in connection with the construction/completion of the assets are capitalized as part of
the cost of fixed asset under completion. Accumulated cost will be transferred to each of the related
fixed assets when the assets are substantially completed or ready for use and depreciated since the
operation began.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau unit penghasil kas (UPK) melebihi nilai Impairment of non-financial assets
terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya.
Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan
yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat
diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan
aset.Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Arus kas
diproyeksikan untuk sepuluh tahun ke depan dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum
ada perikatannya atau investasi signifikan di masa depan yang akan meningkatkan kinerja dari UPK
yang diuji. Nilai terpulihkan paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk model arus
kas yang didiskontokan seperti halnya dengan arus kas masuk masa depan yang diharapkan dan
tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.An impairment exists when the carrying
value of an asset or cash generating unit (CGU) exceeds its recoverable amount, which is the higher of
its fair value less costs to sell and its value in use. The fair value less costs to sell calculation is based
on available data from binding sales transactions in an arm?s length transaction of similar assets or
observable market prices less incremental costs for disposing the asset.The value in use calculation is
based on a discounted cash flow model. The future cash flow projection is for a period of ten years and
does not include restructuring activities that the Group is not yet committed to or significant future
investments that will enhance the asset?s performance of the CGU being tested. The recoverable
amount is most sensitive to the discount rate used for the discounted cash flow model as well as the
expected future cash inflows and the growth rate used for extrapolation purposes.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan yang dimiliki Grup meliputi pinjaman jangka pendek, utang usaha dan lain-lain, Trade payables and other liabilities
utang dividen dan beban akrual diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi. Derivatif dikaslifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar
melalui laba rugi.Pada saat pengakuan awal liabilitas keuangan jangka pendek diukur sebesar nilai
wajar dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga
efektif.Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas
keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara
substansial, atau modifikasi secara substansial persyaratan dari suatu liabilitas yang saat ini ada,
pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan
pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.The Group?s financial liabilities include
short-term loan, account and other payables, dividend payables and accrued expenses are classified
as financial liabilities at amortised cost. Derivative are classified as Financial liabilities at fair value
through profit or loss ("FVTPL").At initial recognitionshort-term financial liabilities are measured at fair
value less direct attributable transaction costs. After initial recognition, financial liabilities are measured
at amortized cost using the effective interest method.A financial liability is derecognized when the
obligation under the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is
replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing
liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the
original liability and recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts
is recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.
Page 20
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima Revenue and expense recognition
langkah analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan;2. Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;3. Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi
jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang
akan dibayarkan selama periode kontrak;4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin;5. Pengakuan pendapatan ketika
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi: (a) Pada suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke
pelanggan); atau (b) Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke
(pelanggan).Pendapatan dari penjualan barang diakui pada suatu titik waktu jika seluruh kondisi berikut
terpenuhi:Grup telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada
pembeli; Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas
barang ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual; jumlah pendapatan dapat
diukur secara andal; kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan
mengalir ke Grup; dan biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut
dapat diukur secara andal.Bila suatu hasil transaksi yang berhubungan dengan jasa dapat diestimasi
dengan andal, pendapatan sehubungan dengan transaksi tersebut diakui pada suatu periode waktu
dengan mengacu pada tingkat penyelesaian transaksi tersebut pada tanggal pelaporan. Hasil transaksi
dapat diestimasi dengan andal pada saat terpenuhinya seluruh kondisi berikut:-Jumlah pendapatan
dapat diukur dengan andal;- besar kemungkinan manfaat ekonomi sehubungan dengan transaksi
tersebut akan diperoleh Grup;-Tahap penyelesaian trasaksi saat akhir periode penyelesaian dapat
diukur dengan handal;-biaya yang terjadi untuk transaksi dan untuk menyelesaikan transaksi tersebut
dapat diukur dengan andal.Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui
dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif.Beban diakui pada saat
terjadinya (dasar akrual).The Group has adopted SFAS 72, which requires revenue recognition to fulfill
five steps of assessment:1. Identify contract(s) with a customer;2. Identify the performance obligations
in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or
services that are distinct;3. Determine the transaction price. Transaction price is the amount of
consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods or
services to a customer. If the consideration promised in a contract includes a variable amount, the
Group estimates the amount of consideration to which it expects to be entitled in exchange for
transferring the promised goods or services to a customer less the estimated amount of service level
guarantee which will be paid during the contract period;4. Allocate the transaction price to each
performance obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or
service promised in the contract. Where these are not directly observable, the relative stand-alone
selling prices are estimated based on expected cost plus margin;5. Recognise revenue when the
performance obligation is satisfied by transferring a promised goods or service to a customer (which is
when the customer obtains control of that goods or service).A performance obligation may be satisfied:
(a) At a point in time (typically for promises to transfer goods to a customer); or (b) Over time (typically
Page 21
for promises to transfer services to a customer).Sales of the products are recognised at a point in time
when all of the following conditions are fulfilled:- the Group has transferred to the buyer the significant
risks and rewards of ownership of the goods;- the Group retains neither continuing managerial
involvement nor effective control over the goods sold;- the amount of revenue can be measured
reliably;- it is probable that the economic benefits associated with the transaction will flow to the Group;
and- the costs incurred or to be incurred with respect to the sales transaction can be measured
reliably.When the outcome of a transaction involving the rendering of services can be estimated
reliably, revenue associated with the transaction shall be recognised over time with reference to the
stage of completion of the transaction at the end of the reporting period. The outcome of a transaction
can be estimated reliably when all of the following conditions are fulfilled:- the amount of revenue can
be measured reliably;- it is probable that the economic benefits associated with the transaction will flow
to the Group ;- the stage of completion of the transaction at the end of the reporting period can be
measured reliably; and- the costs incurred for the transaction and the costs to complete the transaction
can be measured reliably.Interest income and interest expense for all financial instruments are
recognized in profit or loss on accrual basis using the effective interest rate method.Expenses are
recognized when incurred (accrual basis).
Transaksi dengan pihak berelasi Grup menerapkan PSAK 7 ?Pengungkapan pihak pihak berelasi?. PSAK ini mensyaratkan Transactions with related parties
pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam
laporan keuangan konsolidasian.Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.Group
applied SFAS 7 "Related party disclosures". This SFAS requires disclosure of related parties
relationship, transactions and balances, including commitments in the consolidated financial
statements.All significant transactions and balances with related parties have been disclosed in the
relevant notes to consolidated the financial statements.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak Income taxes
tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali
apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas.Pajak
penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal posisi keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan jumlah penuh, dengan menggunakan metode liabilitas.
Pajak penghasilan tangguhan timbul akibat perbedaan temporer yang ada antara aset dan liabilitas
atas dasar pajak dengan nilai tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan. Tarif pajak yang
berlaku atau yang secara substansial telah berlaku digunakan dalam menentukan pajak penghasilan
tangguhan.Perubahan terhadap liabilitas perpajakan dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan,
atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan.Saldo rugi fiskal yang dapat
dikompensasi diakui sebagai aset pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba
fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi.Peraturan perpajakan di Indonesia
mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas
nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami
kerugian.The income tax expense comprises current and deferred income tax. Tax is recognized in the
consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income, except to the extent that it
relates to items recognized directly to equity.The current income tax is calculated using tax rates that
have been enacted at the statement of financial position date. Deferred income tax is provided in full,
using the liability method, on temporary differences arising between the tax bases of assets and
liabilities and their carrying amounts in the financial statements. Currently enacted or substantially
enacted tax rates are used in the determination of deferred income tax.Changes to taxation obligations
are recorded when an assessment is received or, if appealed filed, when the results of the appeal is
decided.Deferred tax assets relating to the carry forward of unused tax losses are recognised to the
Page 22
extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the unused tax losses
can be utilised.Tax regulations in Indonesia regulate several types of income subject to final tax. The
final tax levied on the gross value of the transaction is still imposed even though the transaction has
caused loss.
Provisi Penerapan PSAK 71 menyebabkan perubahan terhadap penilaian signifikan estimasi dan asumsi Provisions
akuntansi terhadap provisi untuk kerugian penurunan nilai atas piutang. Grup menerapkan pendekatan
yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang usaha. Dalam penentuan
kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk menggunakan pertimbangan dalam
mendefinisikan hal apa yang dianggap sebagai kenaikan risiko kredit yang signifikan dan dalam
pembuatan asumsi dan estimasi, untuk menghubungkan informasi yang relevan tentang kejadian masa
lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi. Pertimbangan diaplikasikan dalam menentukan
periode.Tingkat provisi yang spesifik dievaluasi oleh manajemen dengan dasar faktor-faktor yang
memengaruhi tingkat tertagihnya piutang tersebut. Dalam kasus ini, Grup menggunakan pertimbangan
berdasarkan fakta dan kondisi terbaik yang tersedia meliputi tetapi tidak terbatas pada jangka waktu
hubungan Grup dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak ketiga
dan faktor faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat pencadangan spesifik untuk pelanggan
terhadap jumlah jatuh tempo untuk mengurangi piutang Grup menjadi jumlah yang diharapkan
tertagih.Pencadangan secara spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat informasi
tambahan yang diterima yang memengaruhi jumlah yang diestimasikan. Selain provisi khusus
terhadap piutang yang signifikan secara individual, Grup juga mengakui provisi penurunan nilai secara
kolektif terhadap risiko kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama,
dan meskipun tidak secara spesifik diidentifikasi membutuhkan provisi khusus, memiliki risiko gagal
bayar lebih tinggi daripada ketika piutang pada awalnya diberikan kepada debitur.The implementation
of SFAS 71 resulted in a change to the assessment of the significant accounting estimates and
judgements related to provision for loss impairment of receivables. The Group applies a simplified
approach to measure expected credit loss which uses a lifetime expected loss allowance for all trade
receivables. In determining expected credit loss, management is required to exercise judgement in
defining what is considered to be a significant increase in credit risk and in making assumptions and
estimates to incorporate relevant information about past events, current conditions and forecasts of
economic conditions. Judgement has been applied in determining the lifetime and point of initial
recognition of receivables.The level of a specific provision is evaluated by management on the basis of
factors that affect the collectibility of the accounts. In these cases, the Group uses judgement based on
the best available facts and circumstances, including but not limited to, the length of the Group
relationship with the customers and customers? credits status based on third-party credit reports and
known market factors, to record specific reserves for customers against amounts due in order to reduce
the Group's receivables to amounts that it expects to collect.These specific reserves are re-evaluated
and adjusted as additional information received affects the amounts estimated. In addition to specific
provision against individually significant receivables, the Group also recognises a collective impairment
provision against credit exposure of its debtors which are grouped based on common credit
characteristics, and although not specifically identified as requiring a specific provision, have a greater
risk of default than when the receivables were originally granted to the debtors.
Imbalan kerja karyawan Estimasi imbalan pasca-kerjaBeban dari nilai kini dari liabilitas imbalan pasca kerja ditentukan dengan Employee benefits
menggunakan metode projected-unit-credit . Penilaian aktuaris termasuk membuat variasi asumsi yang
terdiri dari, antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian.
Dikarenakan kompleksitas dari penilaian, dasar asumsi dan periode jangka panjang, liabilitas imbalan
pasca kerja sangat sensitif terhadap perubahan asumsi.Grup percaya bahwa asumsi mereka adalah
Page 23
memadai dan tepat, perbedaan signifikan dalam pengalaman aktual Grup atau perubahan signifikan
dalam asumsi dapat mempengaruhi secara material beban dan liabilitas pensiun dan imbalan kerja
jangka panjang lainnya. Semua asumsi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan.Expense of the present
value of post employment benefits liability is determined using the projected unit credit. The actuarial
valuation assumptions include creating variations consisting of, among others, the discount rate, the
rate of compensation increases and mortality rates. Due to the complexity of the assessment, the basic
assumptions and long-term period, post employment benefits liabilities are very sensitive to changes in
assumptions.Group believes that the assumptions are adequate and appropriate, significant differences
in the Group's actual experience or significant changes in assumptions may materially affect pension
expense and liabilities and other long-term employee benefits. All assumptions are reviewed at each
reporting date.
Laba per saham Laba per sahamLaba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan Earnings per share
diatribusikan kepada entitas induk dengan rata - rata tertimbang jumlah saham beredar selama tahun
bersangkutan.Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, oleh karenanya, laba per
saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.Earnings (loss) per share is computed by divide earnings (loss) for the year atributable to
parent entity by the weighted average number of shared during the year.The Company has no
outstanding dilutive potential ordinary shares for the periods ended June 30, 2023 and December 31,
2022, accordingly, no diluted earnings per share is calculated and presented in the consolidated
statement of profit or loss and other comprehensive income.
Dividen Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan. Dividends are Dividends
recognised in profit or loss when the right to receive payment is established.
Instrumen keuangan derivatif Akuntansi lindung nilai.Grup menggunakan instrumen keuangan derivatif, seperti cross currency Derivative financial instruments
sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko mata uang
asing. Grup menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas pada saat transaksi tersebut memenuhi
kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai.Grup membuat dokumentasi atas penilaian apakah derivatif
yang digunakan sebagai transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam menandingi
(offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas dari unsur yang dilindungi nilainya.Bagian yang efektif
atas perubahan nilai wajar derivatif yang ditujukan dan memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai arus
kas, diakui sebagai penghasilan komprehensif lainnya ? lindung nilai arus kas pada bagian ekuitas.
Keuntungan atau kerugian atas bagian yang tidak efektif diakui langsung dalam laporan laba rugi
konsolidasian di dalam ?(kerugian)/keuntungan lain-lain ? neto?. Jumlah akumulasi keuntungan atau
kerugian dalam ekuitas dibebankan sebagai laba atau rugi ketika unsur yang dilindungi nilainya
mempengaruhi laba neto. Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau ketika suatu
lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi keuntungan
maupun kerugian yang ada pada ekuitas saat itu ditransfer langsung pada laporan laba rugi
konsolidasian di dalam ?(kerugian)/keuntungan lain-lain ? neto?.Group uses derivative instruments,
such as cross currency as part of its asset and liability management activities to manage exposures to
foreign currency. Group applies cash flow hedge accounting when transactions meet the specified
criteria for hedge accounting treatment.Group records its assessment, both at the hedge inception and
on an ongoing basis, as to whether the derivatives that are used in hedging transactions are highly
Page 24
effective in offsetting changes in fair values or cash flows of hedged items.The effective portion of
changes in the fair value of derivatives that are designated and qualify as cash flow hedges are
recognized in equity under other comprehensive income ? cash flow hedge. The gain or loss relating to
the ineffective portion is recognized immediately in the consolidated profit or loss within ?other
(losses)/gains ? net?. Amounts accumulated in equity are recycled to the consolidated statement of
profit or loss and other comprehensive income in the periods in which the hedged item will affect net
profit. When a hedging instrument expires or is sold, or when a hedge no longer meets the criteria for
hedge accounting, any cumulative gain or loss existing in equity at that time is transferred immediately
in the consolidated profit or loss within ?other (losses)/gains ? net?.
Kombinasi bisnis PSAK No. 22 menjelaskan transaksi atau peristiwa lain yang memenuhi definisi kombinasi bisnis guna Business combination
meningkatkan relevansi, keandalan, dan daya banding informasi yang disampaikan entitas pelapor
dalam laporan keuangan.Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya
perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar
pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis,
pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya biaya
akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban-beban administrasi.Ketika
melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal ini termasuk pengelompokan
derivatif melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi.Dalam suatu kombinasi bisnis yang
dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki
sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan
atau kerugian yang dihasilkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar
tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 71. Jika
diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya
diperhitungkan dalam ekuitas.Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan
yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas
selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan
tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Setelah pengakuan awal, goodwill
diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan
nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada
setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup dan Entitas Anak yang diharapkan akan bermanfaat dari
sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan atas UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu
atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan
tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi
yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.SFAS No. 22 stipulates the nature of transaction or other
event that meets the definition of a business combination to improve the relevance, reliability and
comparability of the information that a reporting entity provides in its financial statements.Business
combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured
as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the
Page 25
amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the NCI in
the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree?s identifiable net assets.
Acquisition costs incurred are directly expensed and included in administrative expenses.When Group
acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate
classification and designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and
pertinent conditions as at the acquisition date. This includes the separation of embedded derivatives in
host contracts by the acquiree.If the business combination is achieved in stages, the acquisition date
fair value of the acquirer?s previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at
the acquisition date through profit or loss which is generated in the consolidated statements of profit or
loss and other comprehensive income.Any contingent consideration to be transferred by the acquirer
will be recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the
contingent consideration which is deemed to be an asset or liability, will be recognized either in profit or
loss or and other comprehensive income in accordance with SFAS No. 71. If the contingent
consideration is classified as equity, it should not be remeasured until it is finally settled within equity.At
acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the
consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired
and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the
subsidiary acquired, the difference is recognized in the consolidated statement of profit or loss and
other comprehensive income.After initial recognition, goodwill is measured at cost less any
accumulated impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business
combination is, from the acquisition date, allocated to each of Group?s Cash-Generating Units
(?CGU?) that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or
liabilities of the acquiree are assigned to those CGUs.Where goodwill forms part of a CGU and part of
the operation within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the operation disposed of is
included in the carrying amount of the operation when determining the gain or loss on disposal of the
operation. Goodwill disposed of in this circumstance is measured based on the relative values of the
operation disposed of and the portion of the CGU retained.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Grup menyelenggarakan dan menyajikan pembukuannya dalam mata uang Rupiah yang merupakan Foreign currency transactions and balances
mata uang fungsional Grup. Transaksi transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata
uang Rupiah dengan mempergunakan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi yang
bersangkutan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing dijabarkan kedalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang dikeluarkan
Bank Indonesia sebagai berikut:1 Dolar AS (USD 1)= 15.026 (30 Juni, 2023) ; 15.731 (31 Desember,
2022)1 Euro (EUR 1)= 16.374 (30 Juni, 2023) ; 16.713 (31 Desember, 2022)1 Dolar Singapura (SGD
1)= 11.102 (30 Juni, 2023) ; 11.659 (31 Desember, 2022)1 Krona Swedia (SEK 1)= 1.401 (30 Juni,
2023) ; 1.501 (31 Desember, 2022)Keuntungan dan kerugian yang timbul dari penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang selain Rupiah diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika
ditangguhkan di dalam ekuitas sebagai lindung nilai arus kas dan lindung nilai investasi bersih yang
memenuhi syarat.The books of accounts of the Group are maintained and presented in Rupiah which
is the Group's functional currency. Transactions in foreign currencies are translated into Rupiah using
the exchange rates prevailing at the time the transactions are made. At statements of financial position
date, monetary assets and liabilities denominated in other currencies are translated into Rupiah at the
middle rate of Bank Indonesia at that date as follows:1 US Dollar (USD 1)= 15.026 (June 30, 2023) ;
15.731 (December 31, 2022)1 Euro (EUR 1)= 16.374 (June 30, 2023) ; 16.713 (December 31, 2022)1
Singapore Dollar (SGD 1)= 11.102 (June 30, 2023) ; 11.659 (December 31, 2022)1 Swedish Krona
(SEK 1)= 1.401 (June 30, 2023) ; 1.501 (December 31, 2022)Exchange gains and losses arising on the
translation of monetary assets and liabilities in currencies other than Rupiah are recognised in profit or
Page 26
loss, except when deferred in equity as qualifying cash flow hedges and qualifying net investment
hedges.
Aset takberwujud Aset takberwujud terdiri dari aset takberwujud yang berasal lisensi, dan peranti lunak komputer. Aset Intangible assets
takberwujud diakui jika Grup kemungkinan besar akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan
dari aset takberwujud tersebut dan biaya aset tersebut dapat diukur dengan andal.Aset takberwujud
dicatat berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai, jika ada.
Aset takberwujud diamortisasi berdasarkan estimasi masa manfaat. Grup harus mengestimasi nilai
yang dapat diperoleh kembali dari aset takberwujud. Apabila nilai tercatat aset takberwujud melebihi
estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali, maka nilai tercatat aset tersebut diturunkan menjadi
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali.Aset takberwujud, disusutkan dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat yaitu selama 4 tahun.Intangible assets consist
of intangible assets from licensed, and computer software. Intangible assets are recognized if the
Group is likely to obtain future economic benefits of the intangible asset and the cost of the asset can
be measured reliably.Intangible assets are stated at cost less accumulated amortization and
impairment, if any. Intangible assets are amortized based on estimated useful lives. The Group must
estimate the recoverable value of intangible assets. If the carrying value of intangible assets exceeds
the estimated recoverable value, the carrying value of these assets is revealed to be recoverable
value.Intangible assets are amortized using the straight line method over the estimated useful life is 4
years.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus. Biaya dibayar di muka yang masa manfaatnya lebih dari 1 (satu) tahun disajikan
sebagai bagian dari "aset tidak lancar" pada laporan posisi keuangan konsolidasian.Prepaid expenses
are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. Prepaid expenses which
benefits more than 1 (one) year are presented as a part of "non-current asset" in the consolidated
statement of financial position.
Instrumen keuangan Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi Financial instruments
dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset dan liabilitas keuangan, dan akuntansi lindung
nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah seperti
tercantum dibawah ini.Aset keuanganKlasifikasi, pengakuan dan pengukuranKlasifikasi dan
pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas kontraktual. Grup menilai
apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset
keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai berikut:- Aset keuangan yang diukur dengan
biaya diamortisasi- Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.- Aset keuangan
yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.Aset keuangan yang dimiliki
Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain, aset lain-lain diklasifikasikan
sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Derivatif dikaslifikasikan sebagai aset
keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.Grup menentukan klasifikasi aset keuangan
tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal
tersebut.Aset keuangan diukur pada biaya diamortisasiKlasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang
yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang
memenuhi kriteria "semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga".Pada pengakuan awal, piutang
usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset
keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset
keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku
bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang
dicatat yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi konsolidasian.Aset
Page 27
keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugiKlasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi dibebankan pada laba rugi.- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi.-Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi.- Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya diakui pada laba rugi. Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainKlasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus kasnya memenuhi kriteria "semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga". Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi.- Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain. Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.Penurunan nilaiPada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.Penghentian pengakuanAset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan asset.Liabilitas keuanganGrup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai kategori: (i) liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.Biaya perolehan diamortisasi dengan mendiskontokan nilai liabilitas menggunakan suku bunga efektif, kecuali dampak dari pendiskontoan tidak signifikan. Suku bunga efektif adalah tingkat diskonto yang menghasilkan arus kas di masa datang dari nilai tercatat, saat pengakuan awal. Dampak bunga dari penerapan metode suku bunga efektif diakui dalam laba rugi.Liabilitas keuangan yang dimiliki Grup meliputi pinjaman jangka pendek, utang usaha dan lain-lain, utang dividen dan beban akrual diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Derivatif dikaslifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.Pada saat pengakuan awal liabilitas keuangan jangka pendek diukur sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi
Page 28
yang dapat diatribusikan langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika suatu
liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama
dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial persyaratan
dari suatu liabilitas yang saat ini ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat
masing-masing liabilitas diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.Akuntansi lindung nilaiGrup menggunakan instrumen keuangan derivatif, seperti cross
currency sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko
mata uang asing. Grup menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas pada saat transaksi tersebut
memenuhi kriteria perlakuan akuntansi lindung nilai.Saling hapus antar instrumen keuanganAset
keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi
keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus tidak kontinjen
atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal
dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak
lawanThe Group has adopted SFAS 71, which sets the requirements for classification and
measurement, impairment in value of financial assets and liabilities and hedge accounting. Therefore,
accounting policies applied for the current reporting period are as described below.Classification,
recognition and measurementClassification and measurement of financial assets are based on a
business model and contractual cash flows. The Group assesses whether the financial instrument cash
flows represent solely payments of principal and interest (?SPPI?). Financial assets are classified into
the three categories as follows:- Financial assets at amortised cost- Financial assets at fair value
through profit or loss ("FVTPL").- Financial assets at fair value through other comprehensive income
("FVTOCI").The Group?s financial assets include cash and cash equivalents, trade receivables and
other receivables, and other asset are classified as financial asets at amortised cost. Derivative are
classified as Financial assets at fair value through profit or loss ("FVTPL").The Group determines the
classification of its financial assets at initial recognition and cannot change the classification already
made at initial adoption.Financial assets held at amortised costThis classification applies to debt
instruments which are held under a hold to collect business model and which have cash flows that
meet the ?solely payments of principal and interest? (?SPPI?) criteria.At initial recognition, trade
receivables that do not have a significant financing component, are recognised at their transaction
price. Other financial assets are initially recognised at fair value plus related transaction costs. They are
subsequently measured at amortised cost using the effective interest method. Any gains or losses on
derecognition or modification of a financial asset held at amortised cost are recognised in consolidated
profit or lossFinancial assets held at fair value through profit or lossThe classification applies to the
following financial assets. In all cases, transaction costs are immediately expensed to profit or loss.-
Debt instruments that do not meet the criteria of amortised cost or fair value through other
comprehensive income. Subsequent fair value gains or losses are taken to profit or loss.- Equity
investments which are held for trading or where the fair value through other comprehensive income
election has not been applied. All fair value gains or losses and related dividend income are recognised
in profit or loss.- Derivatives which are not designated as a hedging instrument. All subsequent fair
value gains or losses are recognised in profit or loss. Financial assets with embedded derivatives are
considered in their entirety when determining whether their cash flows are solely payment of principal
and interest.Financial assets held at fair value through other comprehensive incomeThis classification
Page 29
applies to the following financial assets:- Debt instruments that are held under a business model where
they are held for collection of contractual cash flows and also for sale (?collect and sell?) and which
have cash flows that meet the ?solely payments of principal and interest? criteria. All movements in the
fair value of these financial assets are taken through other comprehensive income, except for the
recognition of impairment gains or losses, interest revenue (including transaction costs by applying the
effective interest method), gains or losses arising on derecognition and foreign exchange gains and
losses which are recognised in profit or loss. When the financial asset is derecognised, the cumulative
fair value gains or losses previously recognised in other comprehensive income is reclassified to profit
or loss.- Equity investments where the Group has irrevocably elected to present fair value gains and
losses on revaluation in other comprehensive income. The election can be made for each individual
investment; however, it is not applicable to equity investments held for trading. Fair value gains or
losses on revaluation of such equity investments, including any foreign exchange component, are
recognised in other comprehensive income. When the equity investment is derecognised, there is no
reclassification of fair value gains or losses previously recognised in other comprehensive income to
profit or loss. Dividends are recognised in profit or loss when the right to receive payment is
established.ImpairmentAt each reporting date, the Group assesses whether the credit risk on a
financial instrument has increased significantly since initial recognition. When making the assessment,
the Group uses the change in the risk of a default occurring over the expected life of the financial
instrument instead of the change in the amount of expected credit losses. To make that assessment,
the Group compares the risk of a default occurring on the financial instrument as at the reporting date
with the risk of a default occurring on the financial instrument as at the date of initial recognition and
consider reasonable and supportable information, that is available without undue cost or effort at the
reporting date about past events, current conditions and forecasts of future economic conditions, that is
indicative of significant increases in credit risk since initial recognition.DerecognitionFinancial assets
are derecognised when the rights to receive cash flows from the investments have expired or have
been transferred and the Group has transferred substantially all of the risks and rewards of
ownership.Financial liabilitiesThe Group classifies its financial liabilities as category: (i) financial
liabilities at fair value through profit or loss, and (ii) financial liabilities measured at amortized cost.Cost
is amortized by discounting the value of the liability using the effective interest rate, unless the impact
of the discount is insignificant. The effective interest rate is the discount rate that generates future cash
flows from the carrying amount, upon initial recognition. The interest effect of applying the effective
interest method is recognized in profit or loss.The Group?s financial liabilities include short-term loan,
account and other payables, dividend payables and accrued expenses are classified as financial
liabilities at amortised cost. Derivative are classified as Financial liabilities at fair value through profit or
loss ("FVTPL").At initial recognitionshort-term financial liabilities are measured at fair value less direct
attributable transaction costs. After initial recognition, financial liabilities are measured at amortized cost
using the effective interest method.A financial liability is derecognized when the obligation under the
contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced by another
from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing liability are
substantially modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the original
liability and recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is
recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.Hedge
accountingGroup uses derivative instruments, such as cross currency as part of its asset and liability
management activities to manage exposures to foreign currency. Group applies cash flow hedge
accounting when transactions meet the specified criteria for hedge accounting treatment.Offsetting
financial instrumentsFinancial assets and liabilities are offset and the net amount is reported in the
statements of financial position when there is a legally enforceable right to offset the recognised
Page 30
amounts and there is an intention to settle on a net basis, or realise the asset and settle the liability simultaneously. The legally enforceable right must not be contingent on future events and must be enforceable in the normal course of business and in the event of default in solvency or bankcrupty of the Group or the counterparty.
Page 31
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Revaluasi aset
Aset tetap, awal periode Aset tetap, akhir periode
tetap tetap tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of Revaluation of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and property, plant,
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment and equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
422,653,577,251 23,955,851,250 1,080,000,000 447,689,428,501
kotor langsung gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
408,564,123,143 4,057,598,699 15,370,796,877 427,992,518,719
langsung improvement,
directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,344,288,180,838 156,208,815,905 ( 39,015,559,943 ) ( 23,843,021,036 ) 1,437,638,415,764
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 110,786,129,483 5,631,943,306 ( 5,954,612 ) 116,412,118,177 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 97,049,010,782 2,468,699,824 ( 5,715,548,991 ) 75,000,000 93,877,161,615 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 2,383,341,021,497 192,322,908,984 ( 44,737,063,546 ) ( 7,317,224,159 ) 0 2,523,609,642,776 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
398,408,119,432 4,132,002,172 44,018,183,913 446,558,305,517
guna right of use assets
Aset hak guna 398,408,119,432 4,132,002,172 (0) 44,018,183,913 0 446,558,305,517 Right of use assets
Mesin dan alat berat, Machinery and
dalam penyelesaian heavy equipment,
169,007,992,739 53,683,732,985 ( 31,200,000,000 ) ( 36,700,959,754 ) 154,790,765,970
assets under
construction
Aset dalam Assets under
169,007,992,739 53,683,732,985 ( 31,200,000,000 ) ( 36,700,959,754 ) 0 154,790,765,970
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
2,950,757,133,668 250,138,644,141 ( 75,937,063,546 ) 0 0 3,124,958,714,263
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
184,722,467,123 10,806,532,976 195,529,000,099
langsung improvement, depreciation
directly owned
Page 32
Alat berat, dimiliki 787,898,306,021 85,898,025,274 ( 25,724,397,312 ) 848,071,933,983 Heavy equipment,
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 95,870,150,052 3,817,540,909 ( 5,954,612 ) 99,681,736,349 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 67,654,075,319 4,296,319,735 ( 5,715,548,990 ) 66,234,846,064 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 1,136,144,998,515 104,818,418,894 ( 31,445,900,914 ) 0 0 1,209,517,516,495 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
103,031,777,037 21,200,307,514 124,232,084,551
guna right of use assets
Aset hak guna 103,031,777,037 21,200,307,514 (0) 0 0 124,232,084,551 Right of use assets
Aset tetap Property, plant,
1,239,176,775,552 126,018,726,408 ( 31,445,900,914 ) 0 0 1,333,749,601,046
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
1,711,580,358,116 1,791,209,113,217
and equipment
Page 33
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Revaluasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of Revaluation of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
374,417,203,751 42,927,673,500 5,308,700,000 422,653,577,251
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
386,265,372,629 19,226,954,042 3,071,796,472 408,564,123,143
langsung improvement,
directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,212,523,136,228 263,343,552,044 ( 146,434,092,947 ) 14,855,585,513 1,344,288,180,838
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 105,534,858,628 5,719,585,176 ( 50,653,970 ) ( 417,660,351 ) 110,786,129,483 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 92,387,988,595 16,397,450,614 ( 801,224,865 ) ( 10,935,203,562 ) 97,049,010,782 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 2,171,128,559,831 347,615,215,376 ( 147,285,971,782 ) 6,574,518,072 5,308,700,000 2,383,341,021,497 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
291,320,409,217 110,055,210,215 ( 2,967,500,000 ) 398,408,119,432
guna right of use assets
Aset hak guna Right of use
291,320,409,217 110,055,210,215 (0) ( 2,967,500,000 ) 0 398,408,119,432
assets
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
19,288,769,034 153,326,241,777 ( 3,607,018,072 ) 169,007,992,739
penyelesaian assets under
construction
Aset dalam Assets under
19,288,769,034 153,326,241,777 (0) ( 3,607,018,072 ) 0 169,007,992,739
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
2,481,737,738,082 610,996,667,368 ( 147,285,971,782 ) 0 5,308,700,000 2,950,757,133,668
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, dimiliki leasehold accumulated
langsung 164,049,345,751 20,673,121,372 184,722,467,123 improvement, depreciation
Page 34
directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
760,203,120,309 184,285,983,018 ( 147,208,718,576 ) ( 9,382,078,730 ) 787,898,306,021
langsung directly owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 88,668,995,686 7,219,885,995 ( 18,731,629 ) 95,870,150,052 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 59,363,553,289 8,281,825,020 ( 801,224,865 ) 809,921,875 67,654,075,319 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 1,072,285,015,035 220,460,815,405 ( 148,028,675,070 ) ( 8,572,156,855 ) 0 1,136,144,998,515 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment,
83,329,127,011 11,130,493,171 8,572,156,855 103,031,777,037
guna right of use assets
Aset hak guna Right of use
83,329,127,011 11,130,493,171 (0) 8,572,156,855 0 103,031,777,037
assets
Aset tetap Property, plant,
1,155,614,142,046 231,591,308,576 ( 148,028,675,070 ) 0 0 1,239,176,775,552
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
1,326,123,596,036 1,711,580,358,116
and equipment
Page 35
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Per 30 Juni 2023, aset tetap Grup berupa alat berat dan kendaraan digunakan sebagai jaminan atas Disclosure of notes for property, plant and
utang pembiayaan (lihat catatan 21).Per 30 Juni 2023, semua aset tetap kecuali tanah telah equipment
diasuransikan terhadap semua jenis resiko dan gempa bumi dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp3.059.363.890.379. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan.Sesuai dengan PSAK No. 48,
?Penurunan Nilai Aset? nilai aset ditelaah untuk penurunan dan kemungkinan penurunan nilai wajar
aset apabila adanya suatu perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tidak
dapat seluruhnya terealisasi.Berdasarkan penelaahan manajemen, selama tahun 2022 tidak terdapat
peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap sehingga
manajemen tidak melakukan penambahan penyisihan penurunan nilai aset tetap pada 30 Juni
2023.Efektif 31 Desember 2020, tanah disajikan sebesar nilai wajar. Penilaian terhadap tanah
dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah memiliki sertifikasi. Revaluasi aset tetap
dilakukan dengan menggunakan pendekatan nilai pasar.Revaluasi aset tetap ini hanya berlaku untuk
kepentingan komersial dan tidak diaplikasikan untuk kepentingan fiskal.Untuk periode enam bulan
yang berakhir 30 Juni 2023 belum dilakukan revaluasi atas aset tetap Group.Nilai tercatat aset tetap
tanah jika menggunakan metode biaya per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing -
masing adalah Rp228.471.283.032 dan Rp205.435.431.782.Aset tetap dalam pembangunan terdiri
atas alat berat dan mesin, serta bangunan dengan persentase penyelesaian per 30 Juni 2023 sebesar
5% dan 90% dengan perkiraan waktu penyelesaian di tahun 2023 dan 2024.As of June 30, 2023, the
Group's fixed assets of heavy equipment is used as collateral for a financing payable (see note 21).As
of June 30, 2023, all of fixed assets except land were insured against losses from earthquake and
property all risks with sum insured amounting to Rp3,059,363,890,379.. Management believes that the
insurance coverage is adequate to cover possible losses on the fixed assets insured.In compliance with
SFAS No. 48, ?Impairment of Asset Value?, asset values are reviewed for any impairment and
possible write-down to fair values whenever events or changes in circumstances indicate that their
carrying values may not be fully recoverable.Based on management's evaluation, during the year no
events or changes in circumstances indicate that impairment of fixed assets, hence the management
did not make an additional allowance for impairment of fixed assets on June 30, 2023.Effective
December 31, 2020, land is shown at fair value. Valuation of land is performed by external independent
valuers with certain qualification. Fixed asset revaluation using market approach method.This fixed
asset revaluation only applies for commercial purposes and is not applied for fiscal purposes.For the
six months period ended June 30, 2023 revaluation not been conducted by the Group.Carrying cost of
fixed assets land if using cost method as of June 30, 2023 and December 31, 2022 amounted to
Rp228,471,283,032 and Rp205,435,431,782, respectively.Construction in progress consist of heavy
equipment and machineries and builidngs with completion percentage as of June 30, 2023 at 5% and
90% with estimated time of completion on year 2023 and 2024.
Page 36
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount, gross
0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
81,269,109,786 0 81,269,109,786
use assets
Bangunan, aset hak guna 28,285,237,696 4,283,664,847 4,604,872,166 37,173,774,709 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 109,554,347,482 4,283,664,847 4,604,872,166 118,442,884,495 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use Carrying amount,
0
assets accumulated depreciation
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
30,190,971,288 6,264,961,290 36,455,932,578
use assets
Bangunan, aset hak guna 24,130,867,651 3,544,676,529 4,604,872,166 32,280,416,346 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 54,321,838,939 9,809,637,819 4,604,872,166 68,736,348,924 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 55,232,508,543 49,706,535,571 Right of use assets Carrying amount
Page 37
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran
Penurunan
laporan Entitas anak Revaluasi
Aset hak guna, Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi (pemulihan) Aset hak guna,
keuangan baru aset aset hak
periode awal hak guna hak guna aset hak guna nilai aset hak periode akhir
aset hak hak guna guna
guna
guna
Translation New Impairment
Reclassifications Revaluation
Right of use assets, Addition in right of Disposals in right of adjustment in subsidiaries (recovery) of Right of use assets,
of right of use of right of use
beginning period use assets use assets right of use in right of use right of use end period
assets assets
assets assets assets
Nilai Mesin, aset hak Machinery, right Carrying
0
perolehan, guna of use assets amount, gross
kotor Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment, right
aset hak guna of use assets
Alat berat, aset Heavy
hak guna 73,382,411,881 7,886,697,905 81,269,109,786 equipment, right
of use assets
Bangunan, aset ( Building, right of
hak guna 26,894,786,220 9,277,149,381 7,886,697,905 28,285,237,696 use assets
)
Pesawat, aset Aircraft, right of
0
hak guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset Others, right of
0
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
100,277,198,101 9,277,149,381 (0) 0 0 0 0 (0) 109,554,347,482
assets
Akumulasi Mesin, aset hak Machinery, right Carrying
0
depresiasi guna of use assets amount,
Alat Transportation accumulated
pengangkutan, 0 equipment, right depreciation
aset hak guna of use assets
Alat berat, aset Heavy
hak guna 15,155,064,192 15,035,907,096 30,190,971,288 equipment, right
of use assets
Page 38
Bangunan, aset 14,389,983,460 9,740,884,191 24,130,867,651 Building, right of
hak guna use assets
Pesawat, aset Aircraft, right of
0
hak guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset Others, right of
0
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
29,545,047,652 24,776,791,287 (0) 0 0 0 0 (0) 54,321,838,939
assets
Nilai Aset hak guna Right of use Carrying
70,732,150,449 55,232,508,543
perolehan assets amount
Page 39
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Beban penyusutan aset hak guna dialokasikan padabeban pokok penjualan, beban penjualan dan Disclosure of notes for right of use assets
bebanadministrasi dan umum. Depreciation expenses of right-of-use assets areallocated to cost of
sales, selling expenses andgeneral and administrative expenses.
Page 40
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, penjualan ke pelanggan di mana jumlah Disclosure of notes for revenue
penjualan kumulatif tahunannya melebihi 10% dari penjualan konsolidasian adalah penjualan ke PT
Saptaindra Sejati dengan penjualan sebesar Rp652.066.367.400.Untuk periode yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2022, penjualan ke pelanggan di mana jumlah penjualan kumulatif tahunannya
melebihi 10% dari penjualan konsolidasian adalah penjualan ke PT Saptaindra Sejati dengan
penjualan sebesar Rp390.650.064.013. Pembelian dengan pemasok di mana jumlah pembelian
kumulatif tahunannya melebihi 10% dari pembelian konsolidasian.For the period ended June 30, 2023,
sales to customers cumulative annual amounts exceeding 10% of the consolidated sales are sales to
PT Saptaindra Sejati with sales amounted to Rp652,066,367,400.For the period ended June 30, 2022,
sales to customers cumulative annual amounts exceeding 10% of the consolidated sales are sales to
PT Saptaindra Sejati with sales amounted to Rp390,650,064,013.Purchase made from suppliers with
cumulative annual amounts exceeding 10% of the consolidated purchases.
Page 41
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa Contractor Service revenue 1
1 service (mining /
550,824,621,497 468,396,911,046
plantation /
forestry)
Pendapatan dari jasa Service (Jasa / Service revenue 2
2 Body Repair / 157,330,592,011 109,189,196,075
Outside Job)
Pendapatan dari jasa 708,155,213,508 577,586,107,121 Service revenue
Pendapatan dari Heavy duty trucks Product revenue 1
3,523,776,406,577 2,179,382,954,452
produk 1 & equipments
Pendapatan dari Product revenue 2
Spareparts 1,390,674,192,118 1,103,906,990,826
produk 2
Pendapatan dari Product revenue
4,914,450,598,695 3,283,289,945,278
produk
Tipe pendapatan 5,622,605,812,203 3,860,876,052,399 Type of revenue
Page 42
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for
Allowance for impairment
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
of trade receivables
receivables
Pihak ketiga IDR 2,570,624,638,236 1,624,996,563,660 IDR Third party
EUR 1,963,775,767 948,910,040 EUR
USD 110,400,299,983 80,314,623,603 USD
Mata uang 2,682,988,713,986 ( 134,629,775,426 ) 2,548,358,938,560 1,706,260,097,303 ( 134,629,775,426 ) 1,571,630,321,877 Currency
Pihak berelasi IDR 116,651,777,291 142,084,436,031 IDR Related party
Mata uang 116,651,777,291 116,651,777,291 142,084,436,031 142,084,436,031 Currency
Page 43
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment Allowance for impairment
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
of trade receivables of trade receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
1,711,820,464,395 1,058,250,419,979
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 365,412,977,244 372,433,982,761 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 193,453,630,110 112,191,401,656 31 - 60 days
61 - 90 hari 131,852,213,008 77,544,865,264 61 - 90 days
91 - 180 hari 397,101,206,519 227,923,863,674 91 - 180 days
Umur 1,087,820,026,881 790,094,113,355 Aging
Jatuh tempo Umur 2,799,640,491,276 ( 134,629,775,426 ) 2,665,010,715,850 1,848,344,533,334 ( 134,629,775,426 ) 1,713,714,757,908 Aging Due status
Page 44
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name,
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Rank 1, Third party
PT Pada Idi 209,439,190,228 115,852,831,961
counterparty
Pihak 2 PT Cakrawala Rank 2,
Kencana 194,146,719,495 0 counterparty
Indonesia
Pihak 3 PT Saptaindra Rank 3,
158,267,317,613 204,679,114,357
Sejati counterparty
Pihak 4 PT Samudra Rank 4,
139,806,067,318 0
Mulia Abadi counterparty
Pihak 5 PT Riau Rank 5,
Andalan Pulp & 130,933,465,148 0 counterparty
Paper
Pihak 6 PT Sarana Rank 6,
Sukses 117,305,814,029 18,749,664,100 counterparty
Sejahtera
Pihak 7 PT Gunung Mas Rank 7,
91,626,259,916 84,506,893,020
Group counterparty
Pihak 8 PT Kaltim Prima Rank 8,
82,490,302,967 66,359,083,342
Coal counterparty
Pihak 9 PT Rank 9,
Pamapersada 74,290,774,794 64,451,713,861 counterparty
Nusantara
Pihak 10 PT Hillcon Rank 10,
73,840,464,168 11,772,592,183
Jayasakti counterparty
Pihak lainnya Others,
Lain-lain 1,410,842,338,310 1,139,888,204,479
counterparty
Rincian ( 134,629,775,426 ( 134,629,775,426 List of
2,682,988,713,986 2,548,358,938,560 1,706,260,097,303 1,571,630,321,877
pihak ) ) counterparty
Page 45
Pihak Pihak 1 PT Artha 69,031,563,531 59,653,468,072 Rank 1, Related
berelasi Tunggal Mandiri counterparty party
Pihak 2 PT Laju Rank 2,
13,125,857,192 22,491,136,933
Perdana Indah counterparty
Pihak 3 PT Nusantara Rank 3,
12,760,000,000 21,318,411,340
Berau Coal counterparty
Pihak 4 PT Indo Global Rank 4,
10,915,700,000 16,431,100,000
Traktor counterparty
Pihak 5 PT Salim Rank 5,
Ivomas Pratama 6,346,879,229 5,830,461,914 counterparty
Tbk
Pihak 6 PT Kilau Indah Rank 6,
2,053,640,808 4,464,735,853
Cemerlang counterparty
Pihak 7 PT Indocement Rank 7,
Tunggal 340,134,914 2,566,834,497 counterparty
Prakarsa Tbk
Pihak 8 PT Central Sole Rank 8,
329,106,318 2,495,247,110
Agency counterparty
Pihak 9 PT Sumalindo Rank 9,
113,038,154 0
Alam Lestari counterparty
Pihak 10 PT Wahana Rank 10,
111,150,783 0
Murni Plantation counterparty
Pihak lainnya Others,
Lain - lain 1,524,706,362 6,833,040,312
counterparty
Rincian List of
116,651,777,291 116,651,777,291 142,084,436,031 (0) 142,084,436,031
pihak counterparty
Page 46
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 134,629,775,426 156,579,770,890 trade receivables, beginning
period
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 21,949,995,464 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 134,629,775,426 134,629,775,426 trade receivables, ending
period
Page 47
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Grup menerapkan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang usaha. Disclosure of notes for trade receivables
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan
karakteristik risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang serupa.Tingkat kerugian kredit ekspektasian
didasarkan pada profil pembayaran penjualan selama 36 bulan dan kerugian kredit historis terkait yang
dialami dalam periode tersebut. Tingkat kerugian kredit historis disesuaikan untuk mencerminkan
informasi terkini dan informasi forward-looking mengenai faktor-faktor makro ekonomi yang
memengaruhi kemampuan pelanggan untuk melunasi piutang.Berdasarkan pengukuran yang
dilakukan manajemen, manajemen berpendapat bahwa estimasi kerugian kredit ("ECL") sudah
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang tersebut.Group applies
the lifetime expected loss provision for all trade receivables. To measure the expected credit loss, trade
receivables have been grouped based on similar credit risk characteristics and the days past due.The
expected credit losses rates are based on the payment profiles of sales over a period of 36 months
respectively and the corresponding historical credit losses experienced within this period. The historical
credit loss rates are adjusted to reflect current and forward-looking information on macro economic
factors affecting the ability of the customers to settle the receivables.Based on management's
measurement, management believes that the expected credit losses ("ECL") is adequate to cover
possible losses from uncollectible receivables.
Page 48
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Suku cadang 1,235,211,481,161 1,209,046,272,686 Spareparts
Barang dagang 2,087,734,771,488 1,455,191,047,371 Merchandise inventory
Lainnya 55,679,571,620 42,086,514,131 Other inventories
Persediaan, kotor 3,378,625,824,269 2,706,323,834,188 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 55,358,660,097 ) ( 55,360,630,184 )
persediaan of inventories
Persediaan 3,323,267,164,172 2,650,963,204,004 Inventories
Persediaan lancar 3,323,267,164,172 2,650,963,204,004 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
55,360,630,184 49,502,472,635
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 1,970,087 ) 5,858,157,549 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
55,358,660,097 55,360,630,184
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 49
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Per 30 Juni 2023, persediaan telah diasuransikan terhadap kerugian yang mungkin timbul dari seluruh Disclosure of notes for inventories
risiko dengan jumlah nilai pertanggungan sebesar Rp1.701.416.869.835. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas persediaan
yang dipertanggungkan.Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik
persediaan pada tanggal pelaporan, Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan persediaan usang
dan penurunan nilai persediaan tersebut di atas cukup untuk menutupi kerugian atas risiko tersebut.As
of June 30, 2023, inventories were insured against losses from fire or theft under blanket policies with
sum insured amounting to Rp1,701,416,869,835. Management believes that the insurance coverage is
adequate to cover possible losses on the inventories insured.Based on review of the market prices and
physical condition of the inventories at reporting date, management believes that provisions for
inventories obsolescence and impairment is adequate to cover possible losses arising from the risk.
Page 50
[1634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Seri A Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 1
IDR 1,329,000,000,000 15 Agu/Aug 2023 5.8
A Bond Interest Rate
Nama obligasi 2 Obligasi Seri B Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 2
IDR 600,000,000,000 5 Agu/Aug 2025 7.75
B Bond Interest Rate
Nama obligasi 3 Obligasi Seri C Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 3
IDR 71,000,000,000 5 Agu/Aug 2027 8.75
C Bond Interest Rate
Nama obligasi 2,000,000,000,000 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Seri A Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 1
IDR 1,329,000,000,000 15 Agu/Aug 2023 5.8
A Bond Interest Rate
Nama obligasi 2 Obligasi Seri B Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 2
IDR 600,000,000,000 5 Agu/Aug 2025 7.75
B Bond Interest Rate
Nama obligasi 3 Obligasi Seri C Serial Bunga Tetap/ Fixed Bond name 3
IDR 71,000,000,000 5 Agu/Aug 2027 8.75
C Bond Interest Rate
Nama obligasi 2,000,000,000,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 2,000,000,000,000 2,000,000,000,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 3,986,001,234 ) ( 6,345,780,071 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 1,996,013,998,766 1,993,654,219,929 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bonds payable
1,325,567,265,660 1,325,567,265,665
tahun atas utang obligasi
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 670,446,733,106 668,086,954,264 Long-term bonds payable
Page 51
[1634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Akun ini merupakan obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan dengan PT Bank Pembangunan Daerah Disclosure of notes for bonds payable
Jawa Barat dan Banten Tbk sebagai wali amanat atas Obligasi I Wahana Inti Selaras 30 Juni
2023.Masing-masing obligasi ini tidak ada jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Perusahaan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang obligasi sesuai dengan
ketentuan undang-undang hukum perdata.Perusahaan juga diisyaratkan untuk mempertahankan debt
to equity tidak lebih dari 5 kali, debt service coverage tidak lebih 1 kali, dan interest coverage ratio
paling sedikit 1,1 kali.Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga obligasi serta pengeluaran lain
yang menjadi tanggung jawab Perusahaan sehubungan dengan penerbitan obligasi, Perusahaan tanpa
persetujuan tertulis dari wali amanat tidak diperkenankan melakukan tindakan tindakan, antara lain:
penggabungan atau pengambilalihan usaha, perubahan bidang usaha utama, penjualan, pengalihan
atau pelepasan seluruh atau sebagian besar aset tetap (dengan nilai buku lebih dari 20% dari ekuitas)
dan memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak ketiga selain entitas anak (dengan jumlah
pinjaman lebih dari 50% dari ekuitas).Sampai dengan tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah
melakukan pembayaran bunga obligasi sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan dalam
perjanjian perwaliamanatan dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam
perjanjian perwaliamanatan. Jumlah pokok utang obligasi akan dibayarkan sesuai dengan tanggal
jatuh tempo obligasi yang bersangkutan.Seluruh obligasi mendapat peringkat idA (Single A) dari PT
Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), biro pemeringkat efek independen yang berlaku sampai
dengan tanggal 1 April 2023.Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, beban bunga obligasi
yang terutang masing - masing sebesar Rp 20.550.795.833 dan disajikan sebagai bagian dari akun
"Beban akrual" pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Beban bunga obligasi sebesar
Rp64.897.250.000 untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, di sajikan
sebagai bagian dari akun "beban keuangan" pada laporan laba rugi konsolidasian.This account
represents bonds issued by the Company with PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and Banten
Tbk as trustees for Bond I Wahana Inti Selaras 30 Juni 2023.Each of these bonds has no spesific
collateral, but is guaranteed by all of the company's assets, both movable and immovable property,
both existing and those that will exist in the future as collateral for the bondholders in accordance with
civil law provisions.The Company is also instructed to keep debt to equity no higher than 5 times, debt
service coverage no higher than 1 time, and interest coverage ratio no higher than 1.1 times.The
Company is also instructed to keep debt to equity no higher than 5 times, debt service coverage no
higher than 1 time, and interest coverage ratio no higher than 1.1 times.Until June 30, 2023, the
Company has paid the bond interest according to the maturity date specified in the trustee agreement
and has complied with all the requirements stated in the trustee agreement. The principal amount of
the bonds payable will be paid according to the maturity date of the related bonds.All of bonds are
rated idA (Single A) from PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), an independent credit rating
agency, which will be valid until April 1, 2023.As of June 30, 2023 and December 31, 2022, the accrued
bonds interest amounted to Rp20,550,795,833, respectively and is presented as part of the "Accrued
Page 52
expenses" account in the consolidated statement of financial position. Bond interest expense amounting to Rp64,897,250,000 for the six months period ended June 30, 2023, is presented as part of the "finance expenses" in the consolidated statement of profit or loss.
Page 53
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 719,950,713,650 933,016,411,428 IDR Third party
EUR 85,450,406,307 76,915,256,361 EUR
USD 767,121,755,653 353,615,540,480 USD
Mata uang lainnya 137,578,992,076 288,520,487,165 Other currency
Mata uang 1,710,101,867,686 1,652,067,695,434 Currency
Pihak berelasi IDR 59,758,731,812 79,218,534,579 IDR Related party
Mata uang 59,758,731,812 79,218,534,579 Currency
Page 54
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 284,266,703,886 343,480,397,372 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 489,086,877,985 669,807,755,829 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 345,193,572,238 364,663,372,537 31 - 60 days
61 - 90 hari 138,100,830,810 130,840,099,460 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 513,212,614,579 222,494,604,815 More than 90 days
Umur 1,485,593,895,612 1,387,805,832,641 Aging
Jatuh tempo Umur 1,769,860,599,498 1,731,286,230,013 Aging Due status
Page 55
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Volvo Indonesia 568,043,032,794 712,414,535,615 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Volvo Truck Rank 2, counterparty
134,467,957,341 287,227,785,355
Corporation
Pihak 3 Renault Truck SAS 58,462,137,501 30,116,660,639 Rank 3, counterparty
Pihak 4 JSG Industrial Systems Rank 4, counterparty
31,132,323,107 20,178,942,389
PTY Ltd
Pihak 5 PT Porter Rekayasa Rank 5, counterparty
23,708,249,993 15,355,210,000
Unggul
Pihak 6 John Deere Asia Pte Rank 6, counterparty
22,482,803,071 35,542,834,470
Ltd
Pihak 7 Manitou Asia Pte Ltd 14,169,419,581 14,096,866,587 Rank 7, counterparty
Pihak 8 Cargotec Chs Pte Ltd 11,052,962,114 10,337,602,634 Rank 8, counterparty
Pihak 9 PT Infiniti Wahana 10,992,958,817 0 Rank 9, counterparty
Pihak 10 Cargotec Finland OY 10,550,355,640 17,082,146,249 Rank 10, counterparty
Pihak lainnya Lain-lain 825,039,667,727 509,715,111,496 Others, counterparty
Rincian pihak 1,710,101,867,686 1,652,067,695,434 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Kyokuto Indomobil Rank 1, counterparty Related party
34,449,960,000 19,275,150,000
Distributor Indonesia
Pihak 2 PT Indomobil Prima Rank 2, counterparty
22,348,926,673 49,175,023,258
Energi
Pihak 3 PT CSM Corporatama 1,813,215,665 1,792,010,427 Rank 3, counterparty
Pihak 4 PT National Rank 4, counterparty
1,705,439 1,686,397,728
Assemblers
Pihak 5 PT Indomarco Adi Rank 5, counterparty
0 5,723,386,691
Prima
Pihak lainnya Lain - lain 1,144,924,035 1,566,566,475 Others, counterparty
Rincian pihak 59,758,731,812 79,218,534,579 List of counterparty
Page 56
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 57
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
4,381,637,851,279 3,039,374,871,599
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
4,381,637,851,279 3,039,374,871,599
pendapatan
Page 58
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pembelian dengan pemasok di mana jumlah pembelian kumulatif tahunannya melebihi 10% dari Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan pembelian konsolidasian adalah sebagai berikut: PT Volvo Indonesia = 1.738.822.216.116 (30 June
2023) ; 462.691.629.706 (30 June 2022)Volvo Truck Corporation = 1.227.131.940.509 (30 June 2023) ;
496.304.673.986 (30 June 2022)Purchase made from suppliers with cumulative annual amounts
exceeding 10% of the consolidated purchases are as follows:PT Volvo Indonesia = 1.738.822.216.116
(30 June 2023) ; 462.691.629.706 (30 June 2022)Volvo Truck Corporation = 1.227.131.940.509 (30
June 2023) ; 496.304.673.986 (30 June 2022)
Page 59
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 60
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 61
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 62
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 187,233,126,450 38,513,439,513 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk Mata uang 187,233,126,450 38,513,439,513 Currency Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 553,844,096,185 187,544,878,751 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 553,844,096,185 187,544,878,751 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,664,582,612,142 1,129,033,972,264 IDR Other local banks
Mata uang 1,664,582,612,142 1,129,033,972,264 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 2,405,659,834,777 1,355,092,290,528 Currency Creditor bank name
Page 63
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank BTPN TbkPada tanggal 30 Juli 2018 dan diubah terakhir pada tanggal 31 Agustus 2022, Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Perusahaan dan PT Eka Dharma Jaya Sakti (EDJS), entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman dari
PT Bank BTPN Tbk, berupa fasilitas revolving loan dan trade dengan plafon maksimum sebesar
AS$30.000.000 dengan tingkat bunga pinjaman sebesar 1,35% + cost of fund dan Rp200.000.000.000
dengan tingkat bunga 1,2% + cost of fund . Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 31 Agustus 2023. Saldo
per tanggal 30 Juni 2023 adalah Rp206.039.146.242 untuk Perusahaan dan Rp347.804.949.943 untuk
EDJS (2022: Rp11.888.812.546 untuk Perusahaan dan Rp175.656.066.205 untuk EDJS).Fasilitas
bersamaStandard Chartered BankPerusahaan bersama dengan EDJS, ITU dan ITR (entitas anak), PT
Indomobil Wahana Trada, PT Wahana Wirawan, PT Garuda Mataram Motor, PT Auto Euro Indonesia
dan PT National Assemblers (pihak berelasi) memperoleh fasilitas pinjaman dari Standard Chartered
Bank dengan perubahan terakhir yaitu pada tanggal 6 Desember 2018, dimana Perusahaan
menandatangani Surat Fasilitas (Tanpa Komitmen) No. JKT/EDF/5166 dengan Standard Chartered
Bank, Cabang Jakarta, untuk memperoleh fasilitas-fasilitas kredit dengan jumlah gabungan pagu
fasilitas yang ditetapkan untuk seluruh fasilitas tersebut masing-masing sebesar:1. Fasilitas Short Term
Loans : AS$ 42.500.0002. Fasilitas Bond & Guarantees : AS$ 45.000.0003. Fasilitas Import Letter of
Credit : AS$ 45.000.0004. Fasilitas Import Loan : AS$ 45.000.0005. Fasilitas Import Invoice Financing :
AS$ 45.000.0006. Fasilitas Commercial Standby Letter of Credit : AS$ 45.000.000Dengan ketentuan
jumlah penarikan fasilitas diatas kecuali short term loans secara bersama-sama tidak melebihi
AS$45.000.000.Tingkat bunga pinjaman sebesar LIBOR + 3% per tahun. Fasilitas ini akan jatuh tempo
dalam satu tahun. Pinjaman ini diperpanjang otomatis untuk basis periode setiap 12 bulan, kecuali
ditentukan lain oleh bank dari waktu ke waktu.Tingkat bunga pinjaman sebesar LIBOR + 3% per tahun.
Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam satu tahun. Pinjaman ini diperpanjang otomatis untuk basis
periode setiap 12 bulan, kecuali ditentukan lain oleh bank dari waktu ke waktu.PT Bank DBS
IndonesiaFasilitas bersamaPada tanggal 10 Juli 2018 berdasarkan perjanjian fasilitas perbankan No
126/PFP-DBSI/VII/1-2/2018 dengan amandemen terakhir pada tanggal 25 November 2020
Perusahaan bersama dengan EDJS dan PSG, entitas anak, memperoleh fasilitas omnibus dengan
plafon gabungan sebesar AS$8.000.000 yang dapat digunakan oleh EDJS dan Perusahaan dan
fasilitas uncommitted revolving credit facility dengan plafon gabungan AS$17.000.000, serta fasilitas
committed amortizing long term facility dengan plafon AS$5.000.000 yang hanya tersedia untuk
Perusahaan.Selanjutnya pada tanggal 22 November 2022, Perjanjian di atas diubah menjadi perjanjian
fasilitas perbankan No 357/PFPA-DBSI/XI/1-2/2022, dimana Perusahaan bersama dengan EDJS, PSM
dan ITU memperoleh fasilitas omnibus dengan plafon gabungan sebesar AS$15.500.000 dan fasilitas
uncommitted revolving credit facility dengan plafon gabungan AS$17.000.000.Tingkat suku bunga
tahunan atas perjanjian pinjaman akan ditentukan oleh bank dari waktu ke waktu dengan jangka waktu
maksimum adalah 6 bulan.Saldo terutang atas fasilitas uncommited omnibus pada tanggal 30 Juni
2023 sebesar Rp200.089.895.281 (31 Desember 2022: Rp 56.525.686.500) untuk Perusahaan.Saldo
terutang atas fasilitas uncommited omnibus pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp28.958.607.800 (31
Desember 2022: Rp Nihil) untuk EDJS.Saldo terutang PSM atas fasilitas uncommitted omnibus pada
tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp13.641.900.000 (31 Desember 2022: Rp 14.991.312.055).Entitas
anakPT Prima Sarana Mustika (PSM) memperoleh fasilitas uncommitted omnibus dari PT Bank DBS
Page 64
Indonesia dengan jumlah plafon maksimum sebesar AS$28.500.000 yang tersedia untuk PT Garuda Mataram Motor, PT Auto Euro Indonesia, PT Wangsa Indra Permana dan PT National Assemblers, pihak-pihak berelasi, dan dapat digunakan oleh PSM maksimum sebesar AS$4.500.000. Selanjutnya pada tahun 2022 PSM sudah tidak tergabung dalam perjanjian ini dan tergabung dalam fasilitas perbankan No 357/PFPA-DBSI/XI/1-2/2022, bersama Perusahaan, EDJS dan ITU.PT Bank UOB IndonesiaPerusahaan bersama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk dan Entitas Anak, yaitu EDJS, ITU dan ITR menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank UOB Indonesia, dimana perubahan terakhir adalah pada tanggal 29 Mei 2023, memperoleh fasilitas pinjaman bersama untuk fasilitas kredit sebagai berikut: (1) Letter of Credit (LC) & SKBDN, dengan sublimit Trust Receipt (TR), Clean Trust Receipt (CTR) dengan jumlah limit gabungan sebesar AS$160.000.000, Invoice financing (IF) dengan limit gabungan sebesar AS$100.000.000, Bank Garansi (BG) dengan jumlah pokok maksimum sebesar AS$70.000.000, uncommitted revolving credit (RCF) 2 dengan plafon maksimum Rp200.000.000.000. (2) Fasilitas uncommitted revolving credit (RCF) 1 dengan plafon maksimum Rp230.000.000.000. (3) Fasilitas overdraft khusus untuk ITU dan ITR dengan plafon Rp30.000.000.000 (4) Fasilitas uncommitted transaksi valuta asing dengan plafon AS$65.000.000. Jumlah maksimum gabungan atas seluruh fasilitas tersebut sebesar AS$225.000.000 dan Rp260.000.000.000.Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang sebesar 2,75% - 3,00% diatas Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan/atau Secure Overnight Financing Rate (SOFR) dan akan jatuh tempo dalam satu tahun.Saldo per tanggal 30 Juni 2023 untuk Perusahaan adalah Rp Nihil (31 Desember 2022: Rp16.242.993.299), dan untuk Entitas Anak Rp1.421.892.209.061 (2022: Rp1.041.273.980.410).PT Bank Mandiri (Persero) TbkPada tanggal 27 April 2021 dan diubah pada bulan Mei 2023, Perusahaan, memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dapat digunakan oleh Perusahaan, PSG, ITR, EDJS, PSM dan ITU, berupa AP Financing (TR Non-LC) dengan plafon sebesar Rp200.000.000.000, fasilitas Non Cash Loan dalam bentuk LC, SKBDN, BG dan TR dengan plafon sebesar AS$75.000.000 dan fasilitas Treasury Line dalam bentuk Tom, Spot, Forward dan Swap dengan plafon sebesar AS$50.000.000. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang sebesar 2,50% diatas JIBOR per tahun untuk pinjaman Rupiah dan sesuai ketentuan Bank untuk pinjaman Dolar AS dan akan jatuh tempo dalam satu tahun.Saldo per tanggal 30 Juni 2023 adalah Rp187.233.126.450 (31 Desember 2022: Rp38.513.439.513) untuk entitas anak.Pinjaman ini tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak preferen.PembatasanBerdasarkan persyaratan-persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Grup yang menjadi debitur diharuskan untuk memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya dari bank kreditur sehubungan dengan transaksi-transaksi yang mencakup jumlah yang melebihi batas tertentu yang telah disetujui oleh bank kreditur, antara lain, merger atau akuisisi, melakukan penjualan atau penjaminan aset, dan perubahan pada kepemilikan mayoritas.Grup juga diharuskan untuk mempertahankan rasio rasio keuangan tertentu diantaranya gearing ratio dan EBITDA ratio to interest .Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup telah memenuhi batasan yang diwajibkan, dan Grup tidak dalam keadaan default.PT Bank BTPN TbkOn July 30, 2018 and with latest amandement on 31 Agustus 31, 2022, the Company and PT Eka Dharma Jaya Sakti (EDJS),subsidiary, obtained a loan facility from PT Bank BTPN Tbk, a revolving loan and trading facility with a maximum amount of US$30,000,000 with interest rate 1.35% + cost of fund and Rp200,000,000,000 with interest rate 1.2% + cost of fund. This facility will mature on August 31, 2023. The balance as of June 30, 2023 is Rp206,039,146,242 for the Company and Rp347,804,949,943 for EDJS (2022: Rp11,888,812,546 for the Company and Rp175,656,066,205 for EDJS).Joint facilityStandard Chartered BankThe Company together with EDJS, ITU and ITR (subsidiaries), PT Indomobil Wahana Trada, PT Wahana Wirawan, PT Garuda Mataram Motor, PT Auto Euro Indonesia, PT National Assemblers (related parties) obtain loan facilty from Standard Chartered Bank with last amendment is on December 6, 2018, where signed Facility Letter
Page 65
(Uncommitted) No. JKT/EDF/5166 with Standard Chartered Bank, Jakarta Branch, to obtain credit facilities with total designated combined facility limit for all facilities, as follows:1. Short Term Loans Facility: AS$ 42.500.0002. Bond& Guarantees Facility: AS$ 45.000.0003. Import Letter of Credit Facility: AS$ 45.000.0004. Import Loan Facility: AS$ 45.000.0005. Import Loan Facility: AS$ 45.000.0006. Commercial Standby Letter of Credit Facility: AS$ 45.000.000With the provision that the amount of drawdown for the above facilities together except for shor term loans does not exceed US$45,000,000.This loan bears interest at LIBOR + 3% per annum. This facility will mature within one year. This loan is automatically renewed for 12 months basis unless stated otherwise by banks.As May 16, 2023, The Company together with EDJS, ITU and ITR no longer part of this facilities.PT Bank DBS IndonesiaJoint facilityOn July 10, 2018 based on banking facility agreement no 126/PFP-DBSI/VII/1-2/2018 which latest amandement on November 25, 2020, The Company along with EDJS and PSG, subsidiaries, obtain omnibus facility with maximum amount of US$8,000,000 which can be used by EDJS and the Company, uncommitted revolving credit facility with maximum amount of US$17,000,000 and committed amortizing long term facility with maximum amount of US$5,000,000 which can only use by the Company.On November 22, 2022, said facility are amanded to banking facility no 357/PFPA-DBSI/XI/1-2/2022, which the Company along with EDJS, PSM and ITU obtain omnibus facility with shared maximum facility amounted to US$ 15,500,000 and Uncommitted revolving credit facility with shared maximum plafond amount of US$ 17,000,000.The annual interest rate of the said loan facility will determined by bank frequently with maximum period 6 months.The outstanding balance of uncommited omnibus as of June 30, 2023 amounted to Rp200,089,895,281 (December 31, 2022: Rp56,525,686,500) for the Company.The outstanding balance of uncommited omnibus as of June 30, 2023 amounted to Rp28,958,607,800 (December 31, 2022: RpNil) for PSM.The outstanding balance PSM of uncommitted omnibus facilities on June 30, 2023 amounted to Rp13,641,900,000 (December 31, 2022: Rp 14,991,312,055).SubsidiaryPT Prima Sarana Mustika (PSM) obtained an uncommitted omnibus facility from PT Bank DBS Indonesia, with maximum amount of US$28,500,000 which available for PT Garuda Mataram Motor, PT Auto Euro Indonesia, PT Wangsa Indra Permana and PT National Assemblers, related parties, and can be use by PSM with maximum amount of US$4,500,000. Furthermore in 2022 PSM will no longer be part of this agreement and will be incorporated into banking facility No 357/PFPA-DBSI/XI/1-2/2022, together with the Company, EDJS and ITU.PT Bank UOB IndonesiaThe Company together with PT Indomobil Sukses Internasional Tbk and Subsidiaries, namely EDJS, ITU, and ITR signed Credit Agreement with PT Bank UOB Indonesia, which last amandement dated May 29, 2023 to obtain joint credit facility as follows: (1) Letter of Credit (LC) & SKBDN, with sublimit Trust Receipt TR), Clean Trust Receipt (CTR) with maximum principal amount of US$160,000,000, Invoice Financing with maximum principal amount of US$100,000,000, Bank Guarantee (BG) with maximum principal amount of US$70,000,000, Facility uncommitted revolving credit (RCF) 2 with maximum amount Rp200,000,000,000. (2) Facility uncommitted revolving credit (RCF) 1 with maximum amount Rp230,000,000,000. (3) Facility overdraft only for ITU and ITR with maximum amount Rp30,000,000,000 (4) Facility uncommitted foreign exchange transaction and with maximum amount of US$65,000,000. Total maximum joint limit of all facilites amounted to US$225,000,000 and Rp260,000,000,000.The loan bears a floating interest of 2.75% - 3.00% above Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) and/or Secure Overnight Financing Rate (SOFR) and will be within one year.The balance as of June 30, 2023 for the Company amounted to RpNil (December 31, 2022: Rp16,242,993,299) and for subsidiaries Rp1,421,892,209,061(2022: Rp1,041,273,980,410).PT Bank Mandiri (Persero) TbkOn April 27, 2021, and amended on May 2023, the Company, obtained loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk that can be used by the Company, PSG, ITR, EDJS, PSM and ITU in the form of AP Financing (TR Non-LC) facility with limit amounting of Rp200,000,000,000, Non Cash Loan facility in form of LC, SKBDN, BG and TR with limit amounting of
Page 66
US$75,000,000 and Treasury Line facility in form of Tom, Spot, Forward and Swab with limit amounting of US$50,000,000. These loan bear floating interest rate of 2.50% above JIBOR per annum for loan in Rupiah and in accordance with Bank regulations for loan in US Dollar and will mature in one year.The balance as of June 30, 2023 amounted Rp187,233,126,450 (2022: Rp38,513,439,513) for subsidiaries.This loan was not guaranteed specifically or without preferential rights.CovenantsUnder the terms of certain loan agreements, the Group as debtors are required to obtain prior written approval from the creditor banks with respect to transactions involving amounts that exceed certain thresholds agreed with creditor bank, such as, among others, mergers or acquisitions, sale or pledge of their assets, and change in majority ownership.The Group is also required to maintain certain agreed financial ratios such as gearing ratio and EBITDA ratio to interest.As of June 30, 2023 and December 31, 2022, the Group was in compliance with the covenant required, and the Group is not in the event of default.
Page 67
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing jangka pendek jangka pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type short-term
in foreign currency bank loan bank loan bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 187,233,126,450 45408 Jibor + 2,5% mengambang IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 553,844,096,185 31 Agustus 2023 cost of fund + 1.35% mengambang IDR Bank Btpn Tbk
Bank asing lainnya IDR 3 Juni 2024, 30 Jibor + 2.75%, Cost IDR Other foreign banks
1,664,582,612,142 mengambang
September 2023 of fund bank
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing jangka pendek jangka pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type short-term
in foreign currency bank loan bank loan bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 38,513,439,513 45042 Jibor + 2,5% mengambang IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 187,544,878,751 31 Agustus 2023 cost of fund + 1.35% mengambang IDR Bank Btpn Tbk
Bank asing lainnya IDR 3 Mei 2023, 30 Jibor + 2.75%, Cost IDR Other foreign banks
1,129,033,972,264 mengambang
September 2023 of fund bank
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.