Back to announcement
Financial Statement Jun 30 2023 IGAR.pdf
Financial statement Text extracted IGARSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023, 2022 dan 31 Desember 2022
Page 2
Page 3
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada
30 Juni 2023, 2022 dan 31 Desember 2022
Daftar Isi
Hal
Surat Pernyataan Direksi ….....................……………………………………………....………….. -
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ……………………………………………....………….. 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian ............…….……….… 2
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ................………………………................................ 3
Laporan Arus Kas Konsolidasian ..…………………………………………………………………..… 4
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian....................……………………………………..… 5 - 47
***************************
Page 4
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL 30 Juni 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit )
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4 312,023,156,927 269,809,554,893
Deposito Berjangka 5 - 10,000,000,000
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 6 178,379,555,661 182,647,258,959
Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga 6 318,935,795 291,746,573
Persediaan 7 206,341,105,297 226,640,471,099
Pajak Dibayar di Muka 15a 7,356,122,062 1,744,751,951
Biaya Dibayar di Muka 8 2,664,859,662 1,034,132,956
Uang Muka 9 10,546,910,884 15,792,949,057
Total Aset Lancar 717,630,646,288 707,960,865,488
ASET TIDAK LANCAR
Uang Muka Pembelian Aset Tetap 9 9,395,732,072 9,930,844,783
Aset Tetap, neto 11 125,968,346,491 121,859,771,717
Estimasi Tagihan Pajak 15a 6,354,515,684 6,354,515,684
Aset Takberwujud,
Jual dan Sewa - neto
Balik Aset Tetap - Bersih 10 2.i, 10 1,887,205,5340 2,392,081,682
0
Aset Hak Guna, Neto 12 1,081,983,974 950,539,423
Aset Pajak Tangguhan 15c 14,189,937,689 14,189,937,689
Total Aset Tidak Lancar 158,877,721,444 155,677,690,978
TOTAL ASET 876,508,367,732 863,638,556,466
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha - Pihak Ketiga 13 30,782,324,206 36,999,376,022
Utang Lain-lain - Pihak Ketiga 14 3,814,535,104 4,548,854,653
Utang Pajak 15d 1,666,769,196 2,538,262,114
Beban Akrual 16 2,408,282,428 6,954,738,489
Total Liabilitas Jangka Pendek 38,671,910,934 51,041,231,278
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 17 26,289,633,466 25,668,200,770
Total Liabilitas Jangka Panjang 26,289,633,466 25,668,200,770
TOTAL LIABILITAS 64,961,544,400 76,709,432,048
EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - nilai nominal Rp 50 per saham
Modal Dasar - 1.750.000.000 saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
972.204.500 lembar
per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 19 48,610,225,000 48,610,225,000
Tambahan Modal Disetor 29,000,000 29,000,000
Selisih Transaksi Dengan
Kepentingan Non-Pengendali 21 28,630,140,459 28,630,140,459
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak 20 29,357,108 29,357,108
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 7,501,783,701 6,787,061,296
Belum Ditentukan Penggunaannya 495,200,131,777 473,656,809,963
Pendapatan Komprehensif Lainnya 4,580,636,548 4,580,636,548
Total 584,581,274,593 562,323,230,374
Kepentingan Non Pengendali 18 226,965,548,740 224,605,894,044
TOTAL EKUITAS 811,546,823,333 786,929,124,418
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 876,508,367,732 863,638,556,466
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 5
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
PENDAPATAN DARI KONTRAK 22 458,244,576,054 538,021,568,766
DENGAN PELANGGAN
BEBAN POKOK PENJUALAN 23 393,372,356,576 449,500,038,581
LABA KOTOR 64,872,219,478 88,521,530,185
BEBAN USAHA
Beban Penjualan 24 (8,160,749,892) (8,568,074,584)
Beban Umum dan Administrasi 25 (16,779,718,278) (17,993,883,979)
Beban Penelitian dan Pengembangan 26 (2,205,071,876) (1,989,951,297)
Pendapatan Lainnya 27a 3,925,746,412 6,513,884,719
Beban Lainnya 27b (3,683,581,336) (4,404,524)
LABA USAHA 37,968,844,508 66,479,100,520
Pendapatan Keuangan 4,139,745,784 2,554,802,472
Beban Keuangan (208,953,326) (188,681,005)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 41,899,636,966 68,845,221,987
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (9,526,772,451) (15,399,245,612)
LABA PERIODE BERJALAN 32,372,864,515 53,445,976,375
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN -
SETELAH PAJAK PENGHASILAN - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN 32,372,864,515 53,445,976,375
JUMLAH LABA PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 18 22,258,044,219 37,659,612,889
Kepentingan Nonpengendali 10,114,820,296 15,786,363,486
32,372,864,515 53,445,976,375
LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 22,258,044,219 37,659,612,889
Kepentingan Nonpengendali 10,114,820,296 15,786,363,486
32,372,864,515 53,445,976,375
LABA PRIODE BERJALAN PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK 29 22.89 38.74
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
2
Page 6
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Selisih
Modal Tambahan Transaksi Selisih Transaksi Saldo Laba
Ditempatkan Modal Perubahan Dengan Belum Pendapatan
dan Disetor Disetor Ekuitas Kepentingan Ditentukan Ditentukan Komprehensif Kepentingan
Penuh Entitas Anak Non-Pengendali Penggunaannya Penggunaannya Lainnya Jumlah Non pengendali Total Ekuitas
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo per 31 Desember 2021 48,610,225,000 29,000,000 29,357,108 28,630,140,459 6,054,413,055 407,778,240,194 3,421,257,776 494,552,633,592 196,915,904,806 691,468,538,398
Dana Cadangan -- -- -- -- 732,648,241 (732,648,241) -- -- -- --
Dividen -- -- -- -- -- (4,861,022,500) -- (4,861,022,500) (3,645,838,175) (8,506,860,675)
Laba Periode Berjalan -- -- -- -- -- 37,659,612,889 -- 37,659,612,889 15,786,363,486 53,445,976,375
Saldo per 30 Juni 2021 48,610,225,000 29,000,000 29,357,108 28,630,140,459 6,787,061,296 439,844,182,342 3,421,257,776 527,351,223,981 209,056,430,117 736,407,654,098
Saldo per 31 Desember 2022 48,610,225,000 29,000,000 29,357,108 28,630,140,459 6,787,061,296 473,656,809,963 4,580,636,548 562,323,230,374 224,605,894,044 786,929,124,418
Dana Cadangan -- -- -- -- 714,722,405 (714,722,405) -- -- -- --
Dividen -- -- -- -- -- -- -- -- (7,755,165,600) (7,755,165,600)
Laba Periode Berjalan -- -- -- -- -- 22,258,044,219 -- 22,258,044,219 10,114,820,296 32,372,864,515
Saldo per 30 Juni 2023 48,610,225,000 29,000,000 29,357,108 28,630,140,459 7,501,783,701 495,200,131,777 4,580,636,548 584,581,274,593 226,965,548,740 811,546,823,333
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 7
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 511,362,195,005 564,199,694,699
Pembayaran Kas kepada Pemasok (344,955,932,975) (469,286,684,810)
Pembayaran Kas kepada Karyawan (52,197,979,010) (58,171,572,506)
Penerimaan Bunga 4,139,745,784 2,554,802,472
Pembayaran Pajak Penghasilan (15,423,521,943) (15,401,245,612)
Pembayaran Beban Operasional Lainnya (21,344,595,057) (19,233,759,501)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 81,579,911,804 4,661,234,742
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil Penjualan Aset Tetap 11, 27a 287,488,271 796,662,177
Perolehan Aset Tetap *) 11,34 (16,985,237,065) (2,662,195,150)
Pembayaran Uang Muka Pembelian Aset Tetap 9 (9,395,732,072) (7,783,326,662)
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (26,093,480,866) (9,648,859,635)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Dividen Entitas Anak kepada Kepentingan
Non pengendali (7,755,165,600) -
Pembayaran Porsi Pokok Liabilitas Sewa 12 (941,180,778) (320,421,703)
Pembayaran Bunga Liabilitas Sewa 12 (51,999,222) (11,107,955)
Perolehan/Pembayaran untuk aktivitas pendanaan lainnya (993,180,000) 568,269,343
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (9,741,525,600) 236,739,685
KENAIKAN KAS DAN SETARA KAS 45,744,905,338 (4,750,885,208)
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 269,809,554,893 284,171,918,151
DAMPAK PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN SETARA KAS (3,531,303,304) 1,088,765,015
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 4 312,023,156,927 280,509,797,958
Kas dan Setara Kas terdiri dari:
Kas 183,085,000 138,316,900
Bank 48,219,271,927 76,493,081,058
Deposito 263,620,800,000 203,878,400,000
Jumlah 312,023,156,927 280,509,797,958
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
4
Page 8
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi
PT Champion Pacific Indonesia Tbk (Entitas), d.h PT Kageo Igar Jaya Tbk, didirikan dengan nama
PT Igar Jaya Tbk berdasarkan Akta Notaris No. 195 tanggal 30 Oktober 1975 dari Mohamad Said
Tadjoedin, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dengan Surat Keputusannya No. Y.A.5/215/9 tanggal 27 Juni 1978, serta diumumkan
dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 473 tanggal 1 Agustus 1978 Tambahan No.
61.
Anggaran dasar Grup telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan Akta Notaris
No. 22 tanggal 27 Juni 2023 oleh notaris Dr. Putra Hutomo, S.H., M.Kn, dan telah mendapat
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusannya No. AHU-AH.01.03-0086911, tanggal 5 Juli 2023, sehubungan dengan persetujuan
perubahan Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan.
Entitas berdomisili di Jalan Raya Sultan Agung Km. 28,5, Bekasi.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Entitas, ruang lingkup kegiatan Entitas terutama sebagai
konsultan manajemen lainnya (Holding Company) dan ruang lingkup kegiatan anak Grupnya
bergerak dalam bidang industri wadah yang digunakan untuk keperluan industri farmasi, makanan
dan kosmetika, perdagangan umum (secara impor, ekspor, lokal serta antar pulau), pengangkutan
(perbengkelan, ekspedisi dan pergudangan), percetakan, perwakilan dan/atau peragenan,
pekerjaan teknik dan jasa atau pelayanan.
Entitas memulai kegiatan komersialnya sejak tahun 1977. Saat ini Entitas hanya menghasilkan
pendapatan dari entitas anak.
PT Kingsford Holdings merupakan entitas induk mayoritas dalam Grup Entitas. Fujimori Kogyo Co.,
Ltd adalah entitas induk terakhir dalam Grup Entitas.
b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Entitas pada tanggal 30 Juni 2023 sesuai dengan Akta
Notaris No. 101 tanggal 14 Juni 2022 oleh notaris Christina Dwi Utami., S.H., M.Hum., M.Kn yang
didasarkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Ir. Budi Dharma Wreksoatmodjo
Komisaris : Junichiro Takahashi
Komisaris Independen : Dyah Sulistyandhari, SH
Direksi
Direktur Utama : Antonius Muhartoyo
Direktur : Masanobu Ojima
Direktur : Yo Kubota
Direktur : Hiroaki Emoto
Direktur : Vera Sutidjan
Susunan Komite Audit Perusahaan pada 30 Juni 2023 :
Ketua : Dyah Sulistyandhari, SH
Anggota : Yudi Wijaya
Pramita Stefani
5
Page 9
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
1. UMUM (LANJUTAN)
b. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan
(Lanjutan)
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Entitas pada tanggal 30 Juni 2022 sesuai dengan Akta Notaris
No. 101 tanggal 14 Juni 2022 oleh notaris Ambiati S.H., yang didasarkan pada Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Ir. Budi Dharma Wreksoatmodjo
Komisaris : Junichiro Takahashi
Komisaris Independen : Dyah Sulistyandhari, SH
Direksi
Direktur Utama : Antonius Muhartoyo
Direktur : Masanobu Ojima
Direktur : Yo Kubota
Direktur : Hiroaki Emoto
Direktur : Vera Sutidjan
Susunan Komite Audit Perusahaan pada 30 Juni 2022 :
Ketua : Dyah Sulistyandhari, SH
Anggota : Yudi Wijaya
Pramita Stefani
Kepala Audit Internal dan Sekretaris Perusahaan pada 30 Juni 2023 dan 2022 adalah Joseph Charles
A.S. dan Bogi Dhina Aryanti.
Pada 30 Juni 2023 dan 2022, Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) memiliki masing-masing 554
dan 553 karyawan tetap.
c. Struktur Entitas Anak
Perusahaan memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, lebih dari 50% saham entitas anak
sebagai berikut:
Entitas Anak Domisili Kegiatan Persentase Tahun Jumlah Aset
Usaha Kepemilikan Operasi 30 Jun 2023 31 Des 2022
Utama % Komersial (Rp 000) (Rp 000)
PT Avesta Continental Pack (ACP) Bekasi, Kemasan 76.47 1976 849,588,846 859,693,066
Jawa Barat
PT Indogravure (Indogravure)* Tangerang, Kemasan 61.49 1985 302,881,168 294,866,616
Banten
* Entitas Anak yang dimiliki secara tidak langsung melalui ACP
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini Entitas dan entitas anak secara bersama-sama disebut
sebagai “Grup”.
6
Page 10
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
1. UMUM (LANJUTAN)
d. Pencatatan Saham Perusahaan
Ringkasan pencatatan saham Entitas yang diterbitkan sejak tanggal penawaran umum perdana
saham sampai dengan 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Tanggal
Penawaran umum perdana dan pencatatan
sebagian saham Perusahaan 3,500,000
Bursa Efek Jakarta 29 Oktober 1990
Bursa Efek Surabaya 5 Nopember 1990
Pencatatan saham tambahan Perusahaan 5,250,000
Bursa Efek Jakarta 19 Mei 1992
Bursa Efek Surabaya 21 September 1992
Pembagian dividen saham 1,750,000
Bursa Efek Jakarta 24 Agustus 1993
Bursa Efek Surabaya 23 Agustus 1993
Pembagian saham bonus 7,000,000
Bursa Efek Jakarta 1 Desember 1993
Bursa Efek Surabaya 24 Nopember 1993
Penawaran umum terbatas 35,000,000
Bursa Efek Jakarta 12 Juli 1995
Bursa Efek Surabaya 7 Juli 1995
Pemecahan saham
dari nilai nominal Rp 1.000 per saham
menjadi Rp 50 per saham (stock split) 1,050,000,000 16 Agustus 1999
Pengurangan Modal Ditempatkan
dan Disetor Entitas melalui Penarikan 77,795,500 30 Juli 2013
Pada 30 Juni 2023 dan 2022, seluruh saham Perusahaan sebesar 972.204.500 saham dicatat di
Bursa Efek Indonesia.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Peraturan-Peraturan serta
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”).
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan (“PSAK”) 1, “Penyajian Laporan Keuangan” dan Amendemen PSAK 1,
“Penyajian Laporan Keuangan tentang Prakarsa Pengungkapan”.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan
basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang
disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan menjadi aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri dari
kas dan bank, call deposit dan deposito berjangka. Secara umum, mata uang fungsional dan
penyajian yang digunakan oleh Grup adalah Rupiah.
7
Page 11
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
b. Perubahan kebijakan akuntansi
Grup telah menerapkan sejumlah amendemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan
dengan pelaporan keuangan konsolidasian dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada
atau setelah 1 Januari 2022 sebagai berikut:
• Amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) 22: Kombinasi Bisnis – Rujukan
ke Kerangka Konseptual
Amendemen ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka
Konseptual Pelaporan Keuangan.
Secara umum Amendemen PSAK 22 ini:
- Menambahkan deskripsi terkait “liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK
57 atau ISAK 30”.
- Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang telah diakui pada tanggal akuisisi.
- Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.
• Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-
Biaya Memenuhi Kontrak
Amendemen PSAK 57 mengatur biaya-biaya untuk memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya
yang terkait langsung dengan kontrak, dimana terdiri dari:
1. biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan
2. alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak.
• Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 71: Instrumen Keuangan.
Amendemen ini mengklarifikasi biaya yang diperhitungkan entitas dalam mengevaluasi apakah
persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas keuangan menyebabkan penghentian
pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Biaya tersebut
hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk
fee yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak
lain.
• Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 73: Sewa
Amendemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 yang merupakan bagian dari PSAK 73 dengan
menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian perbaikan properti sewaan oleh pesewa untuk
mengatasi potensi kebingungan mengenai perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena
cara insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
c. Prinsip-prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup dan entitas anaknya. Kendali
diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, Grup mengendalikan investee, jika dan hanya jika, Grup memiliki seluruh hal
berikut ini:
i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi Grup kemampuan kini
untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee;
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee yang mempengaruhi jumlah
imbal hasil.
8
Page 12
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
c. Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan)
Umumnya, ada dugaan bahwa mayoritas hak suara menghasilkan pengendalian. Untuk
mendukung anggapan ini dan bila Grup memiliki kurang dari mayoritas hak suara atau hak serupa
dari investee, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai
apakah Grup memiliki kuasa atas investee, termasuk :
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee;
ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain; dan
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.
Grup menilai ulang apakah pengendaliannya melibatkan investee jika fakta dan keadaan
menunjukkan bahwa ada perubahan pada satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh kendali atas entitas anak dan
berhenti pada saat Grup kehilangan kendali atas entitas anak tersebut. Aset, liabilitas, penghasilan
dan beban entitas anak yang diakuisisi selama periode/tahun berjalan termasuk dalam laporan
keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai dengan tanggal Grup
tidak lagi mengendalikan entitas anak.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
entitas induk Grup dan pada kepentingan non - pengendali (KNP), walaupun hal ini akan
menyebabkan KNP mempunyai saldo defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan
terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi
Grup. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas atas transaksi antar
anggota Grup dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasian. Perubahan dalam bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak, yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian,
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka
Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan komponen lain
dari ekuitas terkait, dan selisihnya diakui pada laba rugi. Bagian d0ari investasi yang tersisa diakui
pada nilai wajar.
d. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar dan tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
ii) untuk diperdagangkan;
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
iv) kas atau setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi
suatu liabilitas dalam kurun waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
ii) untuk diperdagangkan;
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam kurun waktu 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
9
Page 13
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disesuaikan berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan Bank Indonesia pada tanggal
transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan. Laba atau rugi selisih kurs yang terjadi
dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Nilai kurs yang digunakan masing-masing
adalah sebagai berikut:
Keuntungan/kerugian yang timbul sebagai akibat dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dicatat sebagai laba atau rugi tahun berjalan.
f. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta
deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera
dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai
yang tidak signifikan.
g. Persediaan dan Penyisihan Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
neto. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi
neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual
dicatat sebagai berikut:
i) Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian;
ii) Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan
bagian proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak
termasuk biaya pinjaman.
h. Biaya dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan
disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.
i. Aset Tetap
Grup menggunakan metode biaya untuk pengukuran aset tetapnya.
Aset tetap, kecuali tanah, setelah pengakuan awal, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Penyusutan aset tetap dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang
bersangkutan adalah sebagai berikut:
Tahun
Bangunan dan Prasarana 20
Mesin, Instalasi dan Peralatan 4 - 10
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 4
Kendaraan 4
10
Page 14
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
i. Aset Tetap (lanjutan)
Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan tidak disusutkan. Umur ekonomis hak guna usaha, hak
guna bangunan dan hak pakai tidak disusutkan, kecuali terdapat bukti bahwa perpanjangan hak
kemungkinan besar tidak dapat diperoleh. Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah
diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian biaya perolehan aset tanah, sedangkan biaya
perpanjangan atas hak, diakui sebagai aset lain-lain dan diamortisasi selama masa manfaat hak yang
diperoleh atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek.
Aset dalam penyelesaian disajikan dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai
dengan tujuannya (Catatan 11).
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan langsung ke laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian saat terjadinya biaya-biaya tersebut.
Grup melakukan evaluasi atas penurunan nilai aset tetap apabila terdapat peristiwa atau keadaan
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tetap tersebut kemungkinan tidak dapat dipulihkan.
Bila nilai tercatat suatu aset melebihi estimasi jumlah terpulihkan, nilai aset tersebut diturunkan
menjadi sebesar estimasi jumlah terpulihkan, yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai.
Apabila suatu aset tetap tidak lagi digunakan atau dijual, nilai perolehan dan akumulasi penyusutan
aset tersebut dikeluarkan dari pencatatannya sebagai aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang
terjadi diperhitungkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada
tahun yang bersangkutan.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditinjau setiap akhir tahun dan pengaruh
dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.
j. Aset Takberwujud
Aset Takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal sebesar biaya
perolehan. Biaya perolehan aset takberwujud yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis adalah
nilai wajarnya pada tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Aset takberwujud
yang dihasilkan secara internal, tidak termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi, tidak
dikapitalisasi dan pengeluaran terkait tercermin dalam laba rugi pada periode ketika pengeluaran
terjadi. Masa manfaat asset takberwujud dinilai baik terbatas atau tidak terbatas.
Aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dan
dinilai untuk penurunan nilai setiap ada indikasi bahwa aset takberwujud tersebut mungkin mengalami
penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan masa
manfaat terbatas dikaji paling lambat pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan dalam masa
manfaat yang diharapkan atau pola konsumsi yang diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan
yang terkandung dalam aset dianggap memodifikasi periode atau metode amortisasi, sebagaimana
mestinya, dan diperlakukan sebagai perubahan dalam estimasi akuntansi. Beban amortisasi atas
aset takberwujud dengan umur terbatas diakui dalam laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten
dengan fungsi dari aset takberwujud.
Aset takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji untuk penurunan
setiap tahun, baik secara individu atau pada tingkat unit penghasil kas. Penilaian masa manfaat yang
tidak terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa manfaat yang tidak terbatas tetap
dapat didukung. Jika tidak, perubahan dalam masa manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas
dilakukan secara prospektif.
11
Page 15
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
j. Aset Takberwujud (Lanjutan)
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan suatu aset takberwujud diukur
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset dan diakui dalam
laba rugi ketika aset dihentikan pengakuannya.
Ringkasan kebijakan yang diterapkan pada aset takberwujud Grup adalah sebagai berikut:
Goodwill Perangkat Lunak
Umur manfaat Tak terbatas 4 tahun
Metode amortisasi Tidak diamortisasi Garis lurus
Diperoleh melalui Kombinasi Bisnis Akuisisi
k. Sewa
Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila kontrak tersebut adalah, atau mengandung, sewa.
Yaitu, bila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Grup sebagai Penyewa
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk
sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Grup mengakui liabilitas sewa
untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
pendasar.
Aset Hak-Guna
Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar tersedia
untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang terjadi, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap insentif
sewa yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.
Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan
aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna
dihitung menggunakan estimasi masa manfaat aset.
Sewa Jangka Pendek dan Sewa dengan Aset Bernilai Rendah
Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa yang jangka waktu
sewanya pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
permulaan dan tidak memiliki opsi beli). Grup juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa
dengan aset bernilai rendah untuk sewa yang aset pendasarnya dianggap bernilai rendah.
Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai
beban dengan metode garis lurus selama masa sewa.
l. Biaya Ditangguhkan
Biaya yang terjadi sehubungan dengan pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atas tanah. Biaya ditangguhkan lainnya diamortisasi selama
masa manfaat masing-masing biaya.
m. Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan Pengakuan Beban
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui ketika pengendalian atas barang dan produk
terkait lainnya dialihkan kepada pelanggan pada suatu jumlah yang mencerminkan imbalan yang
12
Page 16
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
m. Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan dan Pengakuan Beban (lanjutan)
diharapkan Grup sebagai imbalan atas barang tersebut. Secara umum, Grup menyimpulkan bahwa
mereka bertindak sebagai prinsipal dalam pengaturan pendapatannya. Kontrak-kontrak dengan
pelanggan-pelanggan tertentu dalam segmen bisnisnya mensyaratkan imbalan variabel.
Grup menawarkan imbalan variabel berupa hak retur dan penyesuaian harga sehubungan dengan
klaim kualitas, perubahan harga komoditas dan volume penjualan. Dalam menetapkan estimasi
tersebut, manajemen menggunakan metode nilai ekspektasian yang dikembangkan berdasarkan
pengalaman historis, atau metode jumlah yang paling mungkin yang dikembangkan berdasarkan
pengalaman historis dengan mempertimbangkan juga pola pembelian saat ini.
Manajemen menetapkan metode estimasi untuk memastikan imbalan variabel yang kemungkinan
terjadinya sangat tinggi sebagai salah satu faktor yang diperhitungkan dalam estimasi sehingga
pembalikan signifikan atas jumlah pendapatan kumulatif yang telah diakui tidak akan terjadi pada saat
ketidakpastian yang terkait dengan imbalan variabel tersebut terselesaikan dikemudian waktu.
Sedangkan pengakuan dilakukan pada saat dokumen-dokumen pendukung telah diterima dari
pelanggan-pelanggan atau pada saat besar kemungkinan bahwa penyesuaian harga akan diberikan.
Piutang usaha merupakan hak Grup atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya
berlalunya waktu yang perlu terjadi sebelum pembayaran imbalan tersebut jatuh tempo). Lihat
kebijakan akuntansi aset keuangan di bagian Instrumen Keuangan mengenai pengakuan awal dan
pengukuran selanjutnya.
Jika pelanggan membayar imbalan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan,
liabilitas kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran imbalan jatuh tempo
(mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Grup telah memenuhi
apa yang harus dilaksanakan sesuai kontrak.
Penghasilan/Beban Bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu tingkat suku bunga digunakan
mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau penerimaan arus kas di masa yang akan
datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan, atau jika lebih sesuai, selama periode
yang lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.
Pengakuan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
n. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Grup mencatat penyisihan manfaat imbalan kerja untuk memenuhi dan menutup imbalan minimum
yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama dan
Undang-undang Penciptaan Lapangan Kerja No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”, (UUCK)). Penyisihan
tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode “Projected Unit
Credit”.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan
posisi keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo
laba melalui PKL pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
periode berikutnya.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
i) ketika program amendemen atau kurtailmen terjadi; dan
ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.
13
Page 17
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
n. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang (lanjutan)
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
kerja. Kelompok Usaha mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban
Pokok Penjualan”, “Beban Penjualan” dan “Beban Umum dan Administrasi” pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
(curtailment) tidak rutin; dan
ii) Beban atau penghasilan bunga neto.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia “DSAK IAI”)
menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24:
Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan
informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan
dalam IFRS Intepretation Committee “IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Service IAS 19). Grup telah menerapkan siaran pers tersebut dan dengan demikian merubah
kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan kerja pada periode jasa dari yang kebijakan yang
diterapkan sebelumnya pada laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal 31 Desember 2021
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program
imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun.
Mulai April 2022, berdasarkan siaran pers, Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk
mengatribusikan imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja
pertama kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja
selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlah imbalan yang material dibawah program tersebut.
Namun, perubahan tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan dan telah
dibebankan pada periode berjalan.
o. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan
pajak tangguhan.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya diukur sebesar jumlah yang
diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan
peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau
secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Laba fiskal berbeda dengan laba yang dilaporkan dalam laporan laba rugi karena laba fiskal tidak
termasuk bagian dari pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan di tahun- tahun
berbeda dan juga tidak termasuk bagian-bagian yang tidak dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima dan apabila
dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak
penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini” dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan
keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan, atau jika mengajukan
banding pada saat keputusan atas banding tersebut telah ditetapkan. Pajak kini diakui berdasarkan
laba fiskal untuk tahun yang bersangkutan, yaitu laba yang dihitung sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku.
14
Page 18
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara
perhitungan akuntansi dan basis perhitungan pajak atas aset dan kewajiban pada tanggal pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak dan aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
pajak yang belum dikompensasikan, bila kemungkinan besar laba fiskal akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasikan tersebut dapat
diperkirakan.
Liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan (jika memenuhi kriteria) diakui atas perbedaan
temporer kena pajak terkait dengan investasi pada entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu
pembalikannya dapat dikendalikan dan kemungkinan besar perbedaan temporer tersebut tidak akan
dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan nilai tercatat aset
pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
belum diakui sebelumnya ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diakui sepanjang laba kena
pajak yang akan datang kemungkinan besar akan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan dipakai pada tahun saat aset
terealisasi dan liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku
atau yang secara substantif berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak
dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Pajak tangguhan yang berkaitan dengan transaksi baik yang ada di pendapatan komprehensif lainnya
atau langsung dibebankan ke ekuitas, dicatat pada pendapatan komprehensif lainnya atau ekuitas
bersangkutan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika terdapat hak secara hukum
untuk melakukan saling hapus atas aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini atau aset dan liabilitas
pajak tangguhan pada entitas yang sama.
p. Penurunan Nilai Aset Non - Keuangan
Pada tanggal laporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah
terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai
(jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset individu,
Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset.
Perkiraan jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
atau nilai pakai. Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan
rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba atau rugi.
15
Page 19
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
o. Laba Per Saham Dasar
Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama
periode yang bersangkutan.
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni
2023.
p. Goodwill
Goodwill yang timbul dari kombinasi bisnis diakui sebagai aset pada tanggal akuisisi. Goodwill pada
awalnya diukur sebagai selisih dari imbalan yang dialihkan dengan jumlah neto dari aset teridentifikasi
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi.
Goodwill diuji penurunan nilainya setiap tahun sesuai dengan PSAK 48 (Revisi 2009): “Penurunan
Nilai Aset” dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian penurunan
nilai. Kerugian penurunan nilai atas goodwill tidak dapat dipulihkan.
Goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas dalam rangka
menguji penurunan nilai. Alokasi tersebut dibuat untuk unit penghasil kas atau kelompok unit
penghasil kas yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi bisnis dimana goodwill tersebut
timbul.
s. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Perusahaan dan entitas anaknya melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi
yang diuraikan pada PSAK 7.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Transaksi dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 28.
Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.
t. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu
entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain.
Aset Keuangan
Pengakuan dan pengukuran awal
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi,
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi (“NWLR”). Piutang usaha
yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara
praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti diungkapkan pada
Catatan 2m.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPB”)
dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat
instrumen.
16
Page 20
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
t. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran awal (lanjutan)
Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka mengelola
aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan
dihasilkan dari penerimaan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pengukuran Selanjutnya
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
● Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang);
● Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif
(instrumen utang);
● Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
pelepasan (instrumen ekuitas); dan
● Aset Keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”).
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
keuangan seperti berikut ini:
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
● Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode Suku Bunga Efektif (“SBE”) dan menjadi subjek penurunan nilai. Keuntungan
dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau
diturunkan nilainya. Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk
piutang usaha dan lain-lain.
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari laporan
posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:
● Hak untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir; atau
● Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau menanggung kewajiban
untuk membayar arus kas yang diterima tersebut secara penuh tanpa penundaan yang material
kepada pihak ketiga berdasarkan kesepakatan ‘pass-through’, dan salah satu dari (a) Grup telah
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak
mengalihkan maupun tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat atas aset,
tetapi telah mengalihkan kendali atas aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah
menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait
diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.
17
Page 21
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
t. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penghentian Pengakuan (lanjutan)
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang
lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh
Grup untuk membayar kembali.
Penurunan Nilai
Grup mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) untuk semua instrumen utang yang
bukan diukur pada NWLR dan kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara
arus kas kontraktual menurut kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup,
yang didiskontokan dengan perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus
kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak.
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan
awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan
signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang
diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang
umurnya).
Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup
menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak
menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi
berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan
(forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada
lindung nilai yang efektif, sesuai dengan kondisinya.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas
keuangan diklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai utang, seperti utang usaha, utang lain-lain dan
beban akrual.
Pengukuran Selanjutnya
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)
(i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan Bunga
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.
18
Page 22
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
t. Instrumen Keuangan (lanjutan)
Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (lanjutan)
Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi
dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat
sebagai beban keuangan pada laba rugi.
(ii) Utang dan Akrual
Liabilitas untuk utang usaha, utang lain-lain jangka pendek dan beban akrual dinyatakan sebesar
jumlah tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya.
Penghentian Pengakuan
Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
kontrak berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas
keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut
dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas
keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui
pada laba rugi.
Saling Hapus antar Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat
intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
u. Pengukuran Nilai Wajar
Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan pada nilai wajar, dan aset dan liabilitas
yang diakuisisi pada kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari UPK tertentu
berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi:
- di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
- jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.
Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
19
Page 23
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
u. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati
(observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati
(unobservable).
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling
rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:
i) Level 1-Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
ii) Level 2-Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung
atau tidak langsung.
iii) Level 3-Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
menentukan apakah terdapat perpindahan antara level dalam hierarki dengan melakukan evaluasi
ulang atas penetapan kategori (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup mementukan klasifikasi aset dan liabilitas berdasarkan
sifat, karakteristik dan risikonya dan level pada hierarki nilai wajar sebagaimana dijelaskan diatas.
v. Dividen Tunai
Grup mengakui liabilitas untuk membayar dividen ketika distribusi telah disetujui, dan distribusi tidak
lagi atas kebijaksanaan Perusahaan. Sesuai dengan hukum perusahaan di Indonesia, distribusi
diperbolehkan jika disetujui oleh pemegang saham. Jumlah yang sesuai diakui secara langsung
dalam ekuitas.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas anak mensyaratkan manajemen
untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, serta pengungkapan liabilitas kontinjensi, pada akhir periode
pelaporan. Namun, ketidakpastian asumsi dan estimasi ini dapat menyebabkan hasil yang memerlukan
penyesuaian material atas nilai tercatat aset atau liabilitas yang berdampak pada masa mendatang.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
akuntansi Grup seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2t.
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi
primer di mana entitas beroperasi. Manajemen menetapkan mata uang fungsional Grup adalah Rupiah.
Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang
diberikan.
20
Page 24
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Opsi pembaruan dan penghentian dalam kontrak - Grup sebagai penyewa
Grup menentukan masa sewa sesuai masa sewa yang tidak dapat terbatalkan, ditambah dengan setiap
periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika cukup pasti untuk mengeksekusi, atau
setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika cukup pasti untuk tidak
mengeksekusi opsi tersebut.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang mencakup opsi perpanjangan dan terminasi. Grup
menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah secara wajar akan menggunakan opsi untuk
memperbarui atau mengakhiri sewa. Grup mempertimbangkan semua faktor relevan yang membentuk
insentif ekonomi untuk melakukan pembaruan atau penghentian. Setelah tanggal permulaan, Grup
menilai kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau perubahan signifikan yang berada dalam
kendalinya dan mempengaruhi kemampuannya untuk menjalankan atau tidak menggunakan opsi untuk
memperbarui atau untuk mengakhiri.
Perpajakan
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa
depan atas penghasilan dan beban pajak yang telah dicatat.
Pertimbangan juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal.
Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
tambahan pajak penghasilan badan.
Estimasi dan Asumsi
Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap
Grup melakukan penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor
Faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil operasi di masa
depan akan dipengaruhi secara material atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh
perubahan faktor yang telah disebutkan di atas (Catatan 10).
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja dan biaya dana pensiun yang masih harus dibayar tergantung
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat
diskonto. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat imbalan pasca kerja dan dana
pensiun. Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni tingkat
Suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan
estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan tingkat suku bunga
Yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa
dengan jangka waktu liabilitas yang terkait.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca kerja dan akru dana pensiun lainnya sebagian ditentukan
berdasarkan kondisi pasar saat ini.
Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
masa manfaat ekonomisnya.
Manajemen mengestimasi umur manfaat ekonomis aset tetap antara 4 (empat) sampai dengan 20 (dua
puluh) tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan
bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa
manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan dapat direvisi.
21
Page 25
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada neraca tidak tersedia di
pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk penggunaan model
matematika. Masukan (input) untuk model ini berasal dari data pasar yang bisa diamati sepanjang
data tersebut tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan
manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup
pertimbangan likuiditas dan masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang
berjangka waktu panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsi tingkat
gagal bayar.
Penyisihan atas Kerugian Kredit Ekspektasian Piutang Usaha
Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang
disederhanakan dari KKE. Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan
lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen
pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan
penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika
prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan memburuk
pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada sektor-sektor
pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, riwayat
tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan
dianalisis.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi
dan KKE, adalah estmasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili
tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.
Penurunan Nilai Keusangan Persediaan
Penurunan nilai keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, estimasi
biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan dievaluasi Kembali
dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal
yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia
sehingga rugi pajak tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat
penghasilan kena pajak masa depan.
22
Page 26
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
4. KAS DAN SETARA KAS
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Kas
Rupiah 183,085,000 160,044,200
Sub Jumlah Kas 183,085,000 160,044,200
Bank
Rupiah
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 7,234,021,572 2,222,257,774
PT Bank OCBC NISP Tbk 6,140,919,697 2,608,276,819
PT Bank Central Asia Tbk 6,125,100,343 6,044,356,715
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 299,579,222 887,361,364
Dolar AS
PT Bank Central Asia Tbk 12,048,453,990 9,527,217,431
PT Bank OCBC NISP Tbk 8,709,853,040 6,450,071,026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 7,661,344,063 9,736,269,564
Sub Jumlah Bank 48,219,271,927 37,475,810,693
Deposito
Rupiah
PT Bank Tabungan Negara Syariah 73,500,000,000 53,500,000,000
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 52,000,000,000 37,000,000,000
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 35,000,000,000 40,000,000,000
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk 35,000,000,000 25,000,000,000
PT Bank OCBC NISP Tbk 25,000,000,000 15,000,000,000
PT Bank Pan Indonesia Tbk 20,000,000,000 10,000,000,000
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 11,100,000,000 9,200,000,000
Dolar AS
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 12,020,800,000 36,181,300,000
PT Bank Central Asia Tbk - 6,292,400,000
Sub Jumlah Deposito 263,620,800,000 232,173,700,000
Jumlah 312,023,156,927 269,809,554,893
Tingkat Bunga Deposito
Rupiah 4,25% - 5,10% 2,00% - 4,25%
Dolar AS 2.00% 0.40% - 0.50%
Periode Jatuh Tempo Deposito 1 - 3 bulan 1 - 3 bulan
Grup telah mengasuransikan pengiriman uang dari/ke kantor Grup ke/dari berbagai bank kepada PT
Sompo Insurance Indonesia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp50.000.000 pada 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.
Saldo bank dan deposito pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2021 merupakan saldo kepada pihak
ketiga dan tidak dijaminkan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan setara kas dengan
pihak-pihak berelasi.
5. DEPOSITO BERJANGKA
Akun ini merupakan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah yang ditempatkan pada bank pihak
ketiga, dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Deposito Berjangka
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk - 10,000,000,000
Jumlah - 10,000,000,000
23
Page 27
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
6. PIUTANG USAHA DAN LAIN-LAIN
Piutang Usaha – Pihak Ketiga, Neto
a. Berdasarkan Pelanggan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Pihak ketiga:
PT. Hexpharm Jaya Laboratories 17,794,028,537 16,443,633,635
PT. Kimia Farma (Persero) Tbk 11,305,922,025 8,868,120,775
PT. Dexa Medica 9,326,068,245 7,122,657,359
PT. Dankos Farma 8,404,409,015 12,967,087,784
PT. Kalbe Farma Tbk 8,341,861,769 16,369,269,647
PT. Novapharin 6,656,670,000 2,320,117,560
PT. Indofarma (Persero) Tbk 6,575,441,546 11,185,988,921
PT. Java Prima Abadi 4,968,082,500 2,962,712,100
PT. Saka Farma Laboratories 4,692,412,335 8,481,723,164
PT. Graha Farma 4,312,305,600 2,954,697,900
PT. Darya Varia Laboratoria Tbk 4,110,187,712 4,497,749,139
PT. Bintang Toedjoe 3,868,173,671 5,043,861,788
PT. Medifarma Laboratories 3,681,908,500 607,494,500
PT. Holi Pharma 3,228,934,500 809,800,500
PT. Molex Ayus 3,217,596,183 1,714,284,000
PT. Sanghiang Perkasa 3,149,105,306 2,980,974,665
PT. Medion Farma Jaya 2,993,237,100 3,203,154,750
PT. Interbat 2,725,610,550 2,138,614,800
PT. Dipa Pharmalab Intersains 2,449,753,350 953,525,145
PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana 2,029,522,738 1,052,975,384
PT. Supra Ferbindo Farma 2,029,360,541 68,031,900
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 2 milyar ) 62,970,176,664 70,351,996,269
Jumlah 178,830,768,387 183,098,471,685
Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian (451,212,726) (451,212,726)
Bersih 178,379,555,661 182,647,258,959
Jumlah 178,379,555,661 182,647,258,959
24
Page 28
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
6. PIUTANG USAHA DAN LAIN-LAIN (lanjutan)
Piutang Usaha – Pihak Ketiga, Neto (lanjutan)
b. Berdasarkan Umur
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Belum jatuh tempo 122,271,958,915 137,837,821,957
Jatuh tempo
1 - 30 hari 31,784,061,762 28,968,078,524
31 - 60 hari 11,151,185,569 5,792,350,628
61 - 90 hari 4,397,913,084 4,701,728,445
> 90 hari 9,225,649,059 5,798,492,131
Jumlah 178,830,768,389 183,098,471,685
Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian (451,212,726) (451,212,726)
Jumlah 178,379,555,662 182,647,258,959
Piutang usaha pada umumnya dikenakan syarat pembayaran selama 1 sampai dengan 90 hari.
Di bawah ini adalah pergerakan penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha dan aset
kontrak:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp - Rp -
Saldo awal periode 451,212,726 2,230,438,743
Pembalikan Penyisihan Piutang Usaha selama tahun berjalan (Catatan 27a) - (1,779,226,017)
Saldo akhir periode 451,212,726 451,212,726
c. Berdasarkan Mata Uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Rupiah 177,616,981,790 182,107,317,154
Dolar AS 1,213,786,599 991,154,531
Jumlah 178,830,768,389 183,098,471,685
Dikurangi penyisihan kerugian kredit ekspektasian (451,212,726) (451,212,726)
Jumlah 178,379,555,662 182,647,258,959
Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian
penurunan nilai piutang usaha tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak
tertagihnya piutang usaha tersebut.
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha Grup digunakan sebagai jaminan atas
perolehan fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk (Catatan
35a).
Piutang Lain-lain – Pihak Ketiga
Piutang lain-lain dari pihak ketiga terutama terdiri atas piutang bunga deposito berjangka dan bagian
lancar dari piutang karyawan.
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang lain-lain cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang terkait.
Piutang lain-lain tidak dikenakan bunga dan tidak memiliki jaminan.
25
Page 29
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
7. PERSEDIAAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Bahan Baku dan Kemasan 164,534,328,556 190,917,027,138
Barang Jadi 35,455,844,597 23,766,195,920
Barang dalam Proses 6,350,932,144 11,957,248,041
Jumlah 206,341,105,297 226,640,471,099
Grup telah mengasuransikan seluruh persediaan kepada PT Sompo Insurance Indonesia terhadap
segala risiko dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp111.746.124.638 pada 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022. Manajemen berpendapat jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan Grup digunakan sebagai jaminan atas perolehan
fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk (Catatan 35a).
Pada 30 Juni 2023 dan 2022, manajemen Grup berpendapat bahwa cadangan keusangan dan
penurunan nilai tidak diperlukan.
8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Biaya dibayar di muka
Terdiri dari :
Asuransi 972,632,898 -
Sistem dan Prosedur 614,230,549 504,686,970
Suku Cadang 312,904,970 -
Sewa 266,183,260 315,974,749
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 200 juta) 498,907,985 213,471,237
Jumlah 2,664,859,662 1,034,132,956
9. UANG MUKA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Uang Muka Pada Aset Lancar
Terdiri dari :
Uang Muka untuk
Pembelian Bahan Baku 10,544,403,304 15,049,949,057
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 200 juta) 2,507,580 743,000,000
Jumlah 10,546,910,884 15,792,949,057
26
Page 30
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
10.ASET TAK BERWUJUD, NETO
Akun ini terdiri atas:
Tahun yang Berakhir Tanggal 30 Juni 2023
Goodwill Software Total Rp
Biaya Perolehan
Saldo Awal 898,898,668 4,039,009,200 4,937,907,868
Penambahan - - -
Saldo Akhir 898,898,668 4,039,009,200 4,937,907,868
Akumulasi Amortisasi
Saldo Awal - 2,545,826,186 2,545,826,186
Penambahan - 504,876,148 504,876,148
Saldo Akhir - 3,050,702,334 3,050,702,334
Nilai Buku Neto 898,898,668 988,306,866 1,887,205,534
Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2022
Goodwill Software Total Rp
Biaya Perolehan
Saldo Awal 898,898,668 4,043,275,867 4,942,174,535
Reklasifikasi - (4,266,667) (4,266,667)
Saldo Akhir 898,898,668 4,039,009,200 4,937,907,868
Akumulasi Amortisasi
Saldo Awal - 1,527,817,403 1,527,817,403
Penambahan - 1,022,275,450 1,022,275,450
Reklasifikasi (4,266,667) (4,266,667)
Saldo Akhir - 2,545,826,186 2,545,826,186
Nilai Buku Neto 898,898,668 1,493,183,014 2,392,081,682
Goodwill merupakan selisih antara harga akuisisi Avesta dengan nilai wajar aset bersih yang diperoleh
pada tanggal akuisisi.
Seperti diungkapkan pada Catatan 2, sesuai dengan ketentuan dari PSAK 48, Grup melakukan pengujian
penurunan nilai atas goodwill yang tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Untuk tujuan pengujian penurunan nilai tersebut, total terpulihkan aset takberwujud ditentukan
berdasarkan “nilai pakai” (value in use) dengan menggunakan metode arus kas yang didiskontokan.
Tidak ada kerugian penurunan nilai goodwill yang diakui pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Perhitungan nilai yang digunakan didasarkan pada asumsi utama sebagai berikut:
• Tingkat diskonto sebelum pajak yang diterapkan pada proyeksi arus kas adalah 11,59%.
• Arus kas yang disusun oleh manajemen diekstrapolasi menggunakan tingkat pertumbuhan 2,1%
yang sama dengan tingkat pertumbuhan rata-rata jangka panjang untuk industri Grup.
Manajemen menentukan asumsi utama berdasarkan pengalaman masa lalu dan sumber eksternal.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
penurunan nilai aset takberwujud.
27
Page 31
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
11.ASET TETAP
30 Juni 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
( Koreksi )
Rp Rp Rp Rp Rp
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 24,433,561,455 - - - 24,433,561,455
Bangunan dan Prasarana 38,316,658,294 4,902,526,931 - - 43,219,185,225
Mesin, Instalasi dan Peralatan 194,563,825,655 6,722,362,478 (1,227,430,660) - 200,058,757,473
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 43,345,028,988 3,066,029,036 (1,132,179,645) 457,658,400 45,736,536,779
Kendaraan 11,980,120,890 2,243,900,900 (255,505,387) - 13,968,516,403
Aset Dalam Penyelesaian
Bangunan dan Prasarana 1,549,160,617 - (1,549,160,617) - -
Mesin dan Peralatan 562,952,296 50,417,720 - - 613,370,016
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 457,658,400 - (457,658,400) -
Jumlah 315,208,966,595 16,985,237,065 (4,164,276,309) - 328,029,927,351
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan dan Prasarana 16,606,282,363 869,878,492 - - 17,476,160,855
Mesin, Instalasi dan Peralatan 134,298,094,936 5,451,596,148 (1,103,719,673) - 138,645,971,411
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 32,409,824,338 3,470,064,084 (451,214,685) - 35,428,673,737
Kendaraan 10,034,993,241 727,564,934 (251,783,318) - 10,510,774,857
Jumlah 193,349,194,878 10,519,103,657 (1,806,717,676) - 202,061,580,859
Jumlah 121,859,771,717 125,968,346,492
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
( Koreksi )
Rp Rp Rp Rp Rp
Harga Perolehan
Pemilikan Langsung
Tanah 24,433,561,455 - - - 24,433,561,455
Bangunan dan Prasarana 37,602,896,003 1,861,909,091 (1,148,146,800) - 38,316,658,294
Mesin, Instalasi dan Peralatan 192,290,328,830 14,367,352,912 (12,093,856,087) - 194,563,825,655
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 41,328,481,080 4,132,863,323 (2,116,315,415) - 43,345,028,988
Kendaraan 13,031,388,815 604,324,324 (1,655,592,249) - 11,980,120,890
Aset Dalam Penyelesaian :
Bangunan dan Prasarana - 1,549,160,617 - - 1,549,160,617
Mesin dan Peralatan - 562,952,296 - - 562,952,296
Peralatan dan Perlengkapan Kantor - 457,658,400 - - 457,658,400
Jumlah 308,686,656,183 23,536,220,963 (17,013,910,551) - 315,208,966,595
Akumulasi Penyusutan
Pemilikan Langsung
Bangunan dan Prasarana 15,533,507,369 1,615,319,711 (542,544,717) - 16,606,282,363
Mesin, Instalasi dan Peralatan 129,306,218,521 11,843,941,385 (6,852,064,970) - 134,298,094,936
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 27,154,494,063 7,327,614,744 (2,072,284,469) - 32,409,824,338
Kendaraan 9,872,476,232 1,493,784,934 (1,331,267,925) - 10,034,993,241
Jumlah 181,866,696,185 22,280,660,774 (10,798,162,081) - 193,349,194,878
Jumlah 126,819,959,998 121,859,771,717
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Beban Pokok Penjualan 9,226,516,321 9,745,617,888
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 25) 1,292,587,336 1,314,545,416
Jumlah 10,519,103,657 11,060,163,304
Penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Harga Jual 287,488,271 796,662,177
Nilai buku (7,889,772) (70,220,652)
Keuntungan Penjualan Aset Tetap 279,598,498 726,441,524
28
Page 32
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
11.ASET TETAP (lanjutan)
Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Bekasi dengan hak legal berupa Hak Guna
Bangunan atau HGB yang berjangka waktu 20 tahun sampai 30 tahun yang akan jatuh tempo
antara tahun 2038 dan 2046. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak
atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang
memadai.
Aset tetap entitas anak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman dari PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT
Bank Central Asia Tbk, pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (Catatan 35a).
Aset tetap dengan kepemilikan langsung telah diasuransikan kepada PT Sompo Insurance Indonesia
terhadap risiko kerugian kebakaran, kebanjiran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan
masing-masing sebesar Rp469.783.274.493 dan Rp435.992.019.075 pada 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan aset tetap secara individual pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa
tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai aset tetap.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah tercatat nilai buku aset tetap tidak berbeda
material dengan nilai wajarnya.
12.ASET HAK-GUNA, NETO
Rekonsiliasi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Aset Hak-Guna
Saldo Awal 950,539,423 1,160,181,154
Penambahan Selama Tahun Berjalan 941,180,778 1,206,936,842
Beban Penyusutan Selama Tahun Berjalan (809,736,227) (1,416,578,573)
Neto 1,081,983,974 950,539,423
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Bunga Atas Liabilitas Sewa 51,999,222 48,453,158
Beban Depresiasi Aset Hak-Guna
Beban Pokok Penjualan 439,833,479 648,612,607
Beban Penjualan (Catatan 24) 195,536,305 259,750,977
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 24) 174,366,442 508,214,990
Beban Terkait Liabilitas Sewa Bernilai Rendah
dan Jangka Pendek - 381,784,400
Jumlah yang diakui dalam Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan komprehensif lain konsolidasian 861,735,449 1,846,816,132
29
Page 33
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
12.ASET HAK-GUNA, NETO (lanjutan)
Jumlah yang diakui dalam laporan arus kas konsolidasian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Jumlah Kas Keluar untuk :
Pembayaran Porsi Pokok Liabilitas Sewa 941,180,778 1,206,936,842
Pembayaran Bunga Liabilitas Sewa 51,999,222 48,453,158
Jumlah 993,180,000 1,255,390,000
508,214,990
Beberapa transaksi sewa gudang, apartemen dan kantor mengandung opsi perpanjangan yang dapat
diambil oleh Grup sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi perpanjangan
yang dimiliki hanya dapat diambil oleh Grup. Grup mengevaluasi pada awal dimulainya masa sewa
apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi perpanjangan. Grup mengevaluasi kembali
penentuan ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan keadaan signifikan di dalam kendali
Grup.
13. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA
a. Berdasarkan pemasok
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Pihak ketiga
PT. Toyo Ink Indonesia 10,227,805,643 13,897,602,935
Dow Chemical Pacific Limited 4,057,020,000 -
PT. Inkote Indonesia 3,610,935,260 4,173,004,758
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 2 milyar) 12,886,563,303 13,225,725,090
Jumlah 30,782,324,206 36,999,376,022
b. Berdasarkan umur
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Belum jatuh tempo 26,855,002,161 24,787,944,238
Sudah jatuh tempo
1 - 30 hari 3,927,322,045 11,579,547,940
31 - 60 hari - 534,861,697
61 - 90 hari - 97,022,147
Jumlah 30,782,324,206 36,999,376,022
30
Page 34
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
13.UTANG USAHA – PIHAK KETIGA (lanjutan)
c. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Rupiah 26,725,304,206 32,988,243,743
Dolar AS 4,057,020,000 4,011,132,279
Jumlah 30,782,324,206 36,999,376,022
14.UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Dividen 1,434,421,564 1,434,421,564
Pembelian Suku Cadang 1,171,392,994 1,951,709,544
Liabilitas Kontrak 785,166,105 498,391,490
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100 juta) 423,554,441 664,332,055
Jumlah 3,814,535,104 4,548,854,653
15.PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar di Muka dan Estimasi Tagihan Pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak Dibayar di Muka Rp Rp
Entitas Anak
Pajak Pertambahan Nilai 1,459,372,570 1,744,751,951
Jumlah 1,459,372,570 1,744,751,951
Estimasi Tagihan Pajak
Entitas Anak
Pajak Penghasilan Pasal 28 A - Tahun 2022 6,354,515,684 6,354,515,684
Pajak Penghasilan Pasal 28 A - Tahun 2023 5,896,749,492 -
Jumlah 12,251,265,176 6,354,515,684
13,710,637,746 8,099,267,635
b. Beban Pajak Penghasilan
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Entitas Anak
Pajak Kini (9,526,772,451) (15,399,245,612)
Neto (9,526,772,451) (15,399,245,612)
Konsolidasian
Pajak Kini (9,526,772,451) (15,399,245,612)
Jumlah Konsolidasian (9,526,772,451) (15,399,245,612)
31
Page 35
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
15.PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Beban Pajak Penghasilan (lanjutan)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi komprehensif
dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Laba Sebelum Pajak menurut Laporan
Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 41,899,636,964 68,845,221,987
Laba Entitas Anak Sebelum Pajak (43,296,066,741) (69,849,438,780)
Laba (Rugi) Perusahaan Sebelum Pajak (1,396,429,777) (1,004,216,793)
Beda Waktu
Beda Tetap
Koreksi Pajak, Denda dan Bunga atas Pajak - 1,101,655
Beban Usaha 1,422,655,118 1,008,868,659
Penghasilan Bunga (26,225,341) (3,540,147)
1,396,429,777 1,006,430,167
Laba Kena Pajak (Rugi Fiskal)
Laba (Rugi) Fiskal - 2,213,374
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Taksiran Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk - 375,238
Entitas Anak 9,526,772,451 32,240,733,000
Konsolidasian 9,526,772,451 32,241,108,238
Dikurangi:
Pajak penghasilan dibayar di muka
Pajak Penghasilan Dibayar di Muka - Entitas Anak (15,423,521,943) (38,595,248,684)
Konsolidasian (15,423,521,943) (38,595,248,684)
Taksiran Utang (Lebih Bayar) Pajak Penghasilan Badan
Entitas Induk - 375,238
Entitas Anak (5,896,749,492) (6,354,515,684)
Jumlah (5,896,749,492) (6,354,140,446)
Estimasi penghasilan kena pajak untuk tahun 2022 telah dilaporkan Grup dalam Surat
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT) tahun 2022 berdasarkan jumlah yang
disajikan di atas pada awal April 2023.
32
Page 36
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
15. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Utang Pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Entitas Induk
Pajak Penghasilan
Pasal 21 - 9,161,997
Pasal 23 1,320,000 -
Pasal 29 - 375,238
1,320,000 9,537,235
Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 4 (2) - Final 21,939,194 33,578,355
Pasal 21 263,201,625 382,240,639
Pasal 23 23,831,752 40,499,357
Pasal 25 1,356,476,625 2,064,041,010
Pasal 26 - 8,365,518
Jumlah 1,666,769,196 2,538,262,114
d. Surat Ketetapan Pajak
Berikut adalah ringkasan pemeriksaan pajak signifikan yang diterima oleh Grup pada 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
2023
Selama tahun 2023, Avesta, entitas anak, menerima Surat Tagihan Pajak (STP) terkait dengan sanksi
administrasi SKPKB untuk masa tahun pajak Februari 2023 atas PPh 21 sebesar Rp22.917 Seluruh
STP tersebut di atas sudah dibayar dan dibiayakan pada tahun 2023.
2022
Selama tahun 2022, Indogravure, entitas anak, menerima beberapa Surat Tagihan Pajak (STP) terkait
dengan sanksi administrasi SKPKB untuk masa tahun pajak Februari 2020 dan Maret 2020 atas PPn
sebesar Rp500.000 dan Rp500.000, serta sanksi administrasi SKPKB untuk masa tahun pajak 2017
atas PPh Badan sebesar Rp1.000.000. Seluruh STP tersebut di atas sudah dibayar dan dibiayakan
pada tahun 2022.
16. BEBAN AKRUAL
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Listrik 1,084,421,555 718,248,537
Gaji dan Kesejahteraan Karyawan 817,328,408 553,662,311
Biaya Profesional 420,969,916 629,007,004
Tunjangan Akhir Tahun - 4,363,365,969
Imbalan Kerja Jangka Pendek - 378,888,958
Lain-lain (dibawah 200 juta)*) 85,562,549 311,565,710
Jumlah 2,408,282,428 6,954,738,489
*) Pada tahun 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 beban akrual lain - lain termasuk didalamnya
berasal dari pendapatan sewa yang ditangguhkan dari PT Kingsford Holdings, entitas induk
dari Grup, kepada Avesta masing-masing sebesar Rp9.000.000 dan Rp16.500.000 (Catatan 28c).
33
Page 37
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
17.LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, asumsi utama yang digunakan oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Steven dan Mourits, sebelumnya bernama PT Dayamandiri Dharmakonsilindo, aktuaris
independen, dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut:
Usia Pensiun Normal : 55 Tahun
Tabel Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia 2019
Estimasi Kenaikan Gaji Dimasa Datang : 5% per tahun
Tingkat Diskonto : 6,60%-7,10% per tahun
Tingkat Cacat : 0,01% Tabel Mortalita 2019
Tingkat Pengunduran Diri : 0,5% per tahun
Metode : Projected Unit Credit
Grup mengakui liabilitas atas kekurangan antara imbalan pasca kerja berdasarkan Undang-Undang
Ketenagakerjaan.
18.KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Akun ini merupakan kepentingan nonpengendali atas aset neto entitas anak dan penghasilan
komprehensif lain, sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Total Tercatat Awal Tahun 224,605,894,044 196,915,904,806
Bagian Minoritas atas Laba Bersih Tahun berjalan Entitas Anak 10,114,820,296 30,842,133,791
Bagian Minoritas atas Pendapatan Komprehensif Lain - 493,693,622
Jumlah 234,720,714,340 228,251,732,219
Dikurangi: Dividen (7,755,165,600) (3,645,838,175)
Jumlah 226,965,548,740 224,605,894,044
Kepentingan nonpengendali atas aset neto entitas anak pada laporan posisi keuangan konsolidasian
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Anak Perusahaan
PT Avesta Continental Pack 171,829,051,272 172,307,305,134
PT Indogravure 55,136,497,468 52,298,588,910
Jumlah 226,965,548,740 224,605,894,044
Kepentingan non pengendali entitas anak pada laporan laba periode berjalan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Entitas Anak
PT Avesta Continental Pack 7,276,911,739 11,894,294,136
PT Indogravure 2,837,908,557 3,892,069,350
Jumlah 10,114,820,296 15,786,363,486
34
Page 38
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
19.MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah:
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Jumlah Saham Persentase Jumlah
Kepemilikan Modal Saham
% Rp
Pemegang Saham
PT Kingsford Holdings 772,112,420 79.42 38,605,621,000
PT Kalbe Farma Tbk 52,500,000 5.40 2,625,000,000
Masyarakat (dengan kepemilikan kurang dari 5%) 147,592,080 15.18 7,379,604,000
Sub Jumlah 972,204,500 100.00 48,610,225,000
20.SELISIH TRANSAKSI PERUBAHAN EKUITAS ENTITAS ANAK
Akun ini berasal dari tambahan modal disetor pada laporan keuangan Indogravure yang merupakan modal
sumbangan sebesar Rp75.257.215. Tambahan modal disetor tersebut menyebabkan timbulnya Selisih
Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak sebesar Rp29.357.108.
21. SELISIH TRANSAKSI DENGAN KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Akun ini berasal dari penambahan modal disetor yang mengakibatkan kenaikan kepemilikan Entitas pada
Indogravure, Entitas anak, dari 51,0% menjadi 80,4%. Pada laporan keuangan konsolidasian tahun 2016,
total tercatat kepentingan pengendali dan non-pengendali belum disesuaikan sebagaimana semestinya
untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatif Avesta dalam Indogravure.
Tambahan modal disetor tersebut menyebabkan timbulnya Selisih Transaksi dengan Kepentingan
Nonpengendali sebesar Rp28.630.140.459.
22.PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN PELANGGAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
PENDAPATAN DARI KONTRAK DENGAN PELANGGAN
Kemasan industri farmasi 399,259,066,620 471,459,828,328
Kemasan non farmasi 58,985,509,434 66,561,740,438
Jumlah 458,244,576,054 538,021,568,766
Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan kepada pihak berelasi.
Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan yang melebihi 10% dari penjualan neto.
Pendapatan dari penjualan kemasan fleksibel diakui pada waktu tertentu saat pengendalian aset
dialihkan ke pelanggan, umumnya pada saat pengiriman kemasan fleksible di lokasi pelanggan. Jangka
waktu kredit normal adalah 30 hingga 90 hari setelah pengiriman.
35
Page 39
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
23.BEBAN POKOK PENJUALAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Bahan Baku Digunakan 324,634,655,145 387,028,783,041
Tenaga Kerja Langsung 42,817,126,374 41,284,747,876
Beban Pabrikasi 32,003,907,836 33,123,620,416
Jumlah Beban Produksi 399,455,689,355 461,437,151,333
Persediaan Barang dalam Proses
Awal Periode 11,957,248,041 5,618,529,564
Akhir Periode (6,350,932,144) (11,946,083,911)
Beban Pokok Produksi 405,062,005,252 455,109,596,986
Persediaan Barang Jadi
Awal Periode 23,766,195,920 28,902,285,479
Akhir Periode (35,455,844,597) (34,511,843,884)
JumlahTotal Beban Pokok Penjualan 393,372,356,575 449,500,038,581
Pada tahun 2023 dan 2022, terdapat pembelian bahan baku kepada pihak berelasi, PT Mitsui Indonesia,
masing-masing sebesar Rp680.285.358 dan Rp455.746.072 (Catatan 28d).
Pembelian bahan baku dari satu pihak pemasok dengan total akumulasi setahun yang melebihi 10% dari
total penjualan neto konsolidasi untuk periode 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Yantai Jintai International Trade Co., Ltd. 63,364,401,434 39,679,431,096
Futamura Chemical Co., Ltd 60,431,514,058 -
Jumlah 123,795,915,492 39,679,431,096
24. BEBAN PENJUALAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan 4,552,445,922 4,951,281,030
Biaya Distribusi 2,182,128,357 2,438,582,673
Kendaraan 366,045,833 240,768,758
Perjalanan 323,313,967 307,818,429
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) 736,815,813 629,623,694
Jumlah 8,160,749,892 8,568,074,584
36
Page 40
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan 7,996,148,384 9,198,296,443
Honorarium Profesional 2,783,596,216 3,267,186,209
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 1,884,606,623 1,987,633,031
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 10) 1,292,587,336 1,314,545,416
Pemeliharaan dan Perbaikan 583,791,497 251,202,178
Listrik, Air dan Telepon 538,585,921 505,486,154
Penyusutan Aset Hak Guna (Catatan 11) 174,366,442 338,453,938
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) 1,526,035,858 1,131,080,610
Jumlah 16,779,718,278 17,993,883,979
26. BEBAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Pengembangan Pasar dan Produk 1,099,450,517 1,087,476,546
Gaji, Upah dan Kesejahteraan Karyawan 1,037,224,579 787,729,261
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) 68,396,780 114,745,489
Jumlah 2,205,071,876 1,989,951,297
27. PENDAPATAN (BEBAN) LAINNYA
a. Pendapatan Lainnya
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Penjualan Barang sisa, Silinder, dan Rebate 3,546,946,010 4,812,818,273
Keuntungan Penjualan Aset Tetap (Catatan 10) 279,598,498 726,441,524
Keuntungan Kurs Mata Uang Asing - 772,350,725
Pendapatan Sewa (Catatan 27c) 9,000,000 9,000,000
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) 90,201,904 193,274,197
3,925,746,412 6,513,884,719
b. Beban Lainnya
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Kerugian Kurs Mata Uang Asing (3,683,459,113) -
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) (122,223) (4,404,524)
(3,683,581,336) (4,404,524)
37
Page 41
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
28. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
a. Manajemen kunci termasuk direksi, dewan komisaris dan personil manajemen kunci lainnya (Catatan
1.b). Kompensasi yang dibayar atau terutang pada manajemen kunci atas jasa pekerja adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Dewan Komisaris 160,000,000 70,000,000
Direksi 1,917,240,000 1,631,000,000
2,077,240,000 1,701,000,000
b. Pada 30 Juni 2022, terdapat jasa manajemen yang dilakukan oleh PT Kingsford Holdings, entitas
induk mayoritas dari Grup, yang dibebankan pada Avesta dan Indogravure, entitas anak, masing-
masing sebesar Rp758.334.500 (Catatan 35b). Selama tahun 2022, total jasa manajemen yang
dibayarkan oleh Avesta dan Indogravure kepada PT Kingsford Holdings sebesar Rp1.516.669.000,
sedangkan pada tahun 2023, tidak adalagi jasa manajemen yang dibayarkan entitas anak, Avesta
dan Indogravure kepada entitas induk mayoritas, PT Kingsford Holdings
c. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdapat pendapatan sewa kantor dari PT Kingsford
Holdings, entitas induk dari Grup, kepada Avesta masing-masing sebesar Rp9.000.000 dan
Rp18.000.000 (Catatan 27a). Pada tahun 2023 dan 2022, terdapat pendapatan sewa yang
ditangguhkan sebesar Rp13.500.000 dan Rp16.500.000.
d. Pada tahun 2023 dan 2022, terdapat pembelian bahan baku kepada pihak berelasi, PT Mitsui
Indonesia, masing-masing sebesar Rp680.285.358 atau 0,23% dan Rp861.373.504 atau 0,21% dari
total pembelian bahan baku (Catatan 23).
e. Pada tahun 2023 & 2022, biaya jasa profesional termasuk didalamnya terdapat biaya jasa kepada
pihak berelasi, Fujimori PlaChemical dan Fujimori Kogyo Co., Ltd., yang dibebankan pada Avesta dan
Indogravure, entitas anak, sebesar Rp120.000.000 atau 0,72% dan Rp120.000.000 atau 0,67% dari
total beban umum dan administrasi.
f. Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
PT Kingsford Holdings Entitas Induk Jasa Manajemem dan Sewa
Mayoritas/ Usaha
PT Mitsui Indonesia Entitas Pembelian Bahan Baku
Sepengendali
Fujimori Kogyo Co., Ltd dan Entitas Penggantian Biaya Asuransi,
Grup Sepengendali Biaya Jasa, Biaya perjalanan
38
Page 42
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
29.LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dalam Rupiah penuh adalah sebagai berikut:
Total Saham
Total rata-rata tertimbang saham beredar (penyebut) untuk tujuan perhitungan laba per saham untuk
30 Juni 2023 dan 2022 adalah 972.204.500 saham.
Laba per Saham
Laba per saham adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Laba Periode Berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik entitas induk 22,258,044,219 37,659,612,889
Total Rata-rata Tertimbang Saham beredar 972,204,500 972,204,500
Laba per Saham Dasar dan Dilusian (Rupiah Penuh) 22.89 38.74
30.CADANGAN UMUM
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 21 tanggal 27 Juni 2023
oleh Dr. Putro Hutomo. S.H., M.Kn.,, disetujui untuk mengalokasikan penambahan dana cadangan umum
sebesar Rp714.722.405 dari laba neto tahun buku 2022.
31.INFORMASI SEGMEN
Pembuatan keputusan dalam operasional adalah Dewan Direksi. Dewan Direksi melakukan penelaahan
terhadap laporan internal Grup untuk menilai kinerja dan mengalokasikan sumber daya. Manajemen
menentukan operasi segmen berdasarkan laporan ini dimana total aset dan beban dikelola secara
tersentralisasi. Oleh sebab itu, Grup menyimpulkan beroperasi dan mengelola bisnis dalam satu segmen
yaitu penjualan kemasan fleksibel kepada para pelanggan. (Catatan 22).
Informasi mengenai segmen operasi Grup berdasarkan wilayah geografis adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rp Rp
Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan
Domestik 444,337,317,044 521,830,103,046
Ekspor 13,907,259,010 16,191,465,720
Total 458,244,576,054 538,021,568,766
Aset
Domestik 877,404,294,260 865,235,157,605
Pengeluaran untuk barang modal
Domestik 300,613,736,831 403,078,865,772
Aset tidak lancar selain instrumen
keuangan dan aset pajak tangguhan
Domestik 144,687,783,755 129,860,131,912
39
Page 43
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
32.TRANSAKSI DAN SALDO DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan entitas anak mempunyai aktiva dan
kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
30 Juni 2023
Dolar AS Yen Yuan Euro Ekuivalen Rp
Aset
Kas dan Setara kas 2,691,365.04 - - - 40,440,451,093
Piutang Usaha 80,779.09 - - - 1,213,786,599
Jumlah Aset 2,772,144.13 - - 41,654,237,692
Liabilitas
Utang Usaha 270,000.00 - - - 4,057,020,000
Jumlah Liabilitas 270,000.00 - - - 4,057,020,000
Liabilitas - Bersih 2,502,144.13 - - - 37,597,217,692
31 Desember 2022
Dolar AS Yen Yuan Euro Ekuivalen Rp
Aset
Kas dan Setara kas 4,334,578.73 - - - 68,187,258,021
Piutang Usaha 63,006.45 - - - 991,154,465
Jumlah Aset 4,397,585.18 - - - 69,178,412,486
Liabilitas
Utang Usaha 254,982.66 - - - 4,011,132,279
Jumlah Liabilitas 254,982.66 - - - 4,011,132,279
Liabilitas - Bersih 4,142,602.52 - - - 65,167,280,207
33.INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
a. Faktor dan Kebijakan Risiko Keuangan
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan, Grup menghadapi risiko kredit, risiko
likuiditas, risiko mata uang, dan risiko suku bunga. Grup mendefinisikan risiko-risiko tersebut sebagai
berikut:
⚫ Risiko kredit merupakan risiko yang muncul dikarenakan debitur tidak membayar semua atau
sebagian piutang atau tidak membayar secara tepat waktu dan akan menyebabkan kerugian Grup.
⚫ Risiko likuiditas merupakan risiko atas ketidakmampuan Grup membayar kewajiban pada saat
jatuh tempo. Saat ini Grup berharap dapat membayar semua kewajiban pada saat jatuh tempo.
⚫ Risiko mata uang merupakan risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan yang disebabkan perubahan
nilai tukar mata uang asing.
⚫ Risiko suku bunga terdiri dari risiko suku bunga atas nilai wajar , yaitu risiko fluktuasi nilai instrumen
keuangan yang disebabkan perubahan suku bunga pasar, dan risiko suku bunga atas arus kas,
yaitu risiko arus kas di masa datang akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar.
Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara efektif, Direksi Grup telah menyetujui beberapa
strategi untuk pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan tujuan Grup. Pedoman ini
menetapkan tujuan dan tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola risiko keuangan yang
dihadapi Grup.
40
Page 44
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
33.INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a. Faktor dan Kebijakan Risiko Keuangan (lanjutan)
Pedoman utama dari kebijakan ini adalah sebagai berikut:
⚫ Meminimalkan dampak dari perubahan mata uang dan risiko pasar atas semua jenis transaksi
dengan menyediakan cadangan mata uang yang cukup.
⚫ Memaksimalkan penggunaan lindung nilai alamiah yang menguntungkan sebanyak mungkin off-
setting alami antara pendapatan dan biaya dan hutang piutang dalam mata uang yang sama; dan
⚫ Semua kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan secara bijaksana, konsisten dan mengikuti
praktik pasar terbaik.
i) Risiko Kredit
Grup mengelola risiko kredit terkait dengan simpanan dana di bank dan penempatan deposito
berjangka dengan hanya menggunakan bank-bank yang memiliki reputasi dan predikat yang baik
untuk mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank.
Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan, Grup mengendalikan eksposur risiko
kredit dengan menetapkan kebijakan atas persetujuan atau penolakan kontrak kredit baru.
Kepatuhan atas kebijakan tersebut dipantau oleh Dewan Direksi. Sebagai bagian dari proses
dalam persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan
pertimbangan. Saat ini, tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara signifikan.
Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Grup terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai
tercatat masing-masing kategori aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Kas dan Setara kas 312,023,156,927 269,809,554,893
Piutang Usaha, Neto 178,379,555,661 182,647,258,959
Piutang Lain-lain 318,935,795 291,746,573
490,721,648,383 452,748,560,425
ii) Risiko Likuiditas
Pada saat ini Grup berharap dapat membayar semua kewajiban pada saat jatuh tempo. Untuk
memenuhi komitmen kas, Grup berharap kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus kas
masuk yang cukup. Perusahaan dan entitas anak memiliki kas dan setara kas (Catatan 5) yang
memadai untuk memenuhi kebutuhan likuiditas.
Tabel berikut menganalisis liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
berdasarkan sisa umur jatuh temponya:
30 Juni 2023
Kurang dari
1 Tahun 1 - 2 Tahun 2 - 5 Tahun jumlah
Rp Rp Rp Rp
Liabilitas Keuangan diukur pada
Biaya Perolehan diamortisasi:
Utang Usaha 30,782,324,206 - - 30,782,324,206
Utang Lain-lain 3,814,535,104 - - 3,814,535,104
Beban Akrual 3,304,208,956 - - 3,304,208,956
Jumlah 37,901,068,266 - - 37,901,068,266
41
Page 45
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
33.INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
b. Faktor dan Kebijakan Risiko Keuangan (lanjutan)
ii) Risiko Likuiditas
31 Desember 2022
Kurang dari
1 Tahun 1 - 2 Tahun 2 - 5 Tahun jumlah
Rp Rp Rp Rp
Liabilitas Keuangan diukur pada
Biaya Perolehan diamortisasi:
Utang Usaha 36,999,376,022 - - 36,999,376,022
Utang Lain-lain 4,548,854,653 - - 4,548,854,653
Beban Akrual 6,954,738,489 - - 6,954,738,489
Jumlah 48,502,969,164 - - 48,502,969,164
iii) Risiko Mata Uang Asing
Grup tidak terekspos signifikan terhadap risiko mata uang asing karena Grup memiliki cadangan
mata uang asing yang memadai untuk melakukan kegiatan pembayaran atas sebagian transaksi
pembelian bahan baku dalam mata uang asing.
Aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
berdasarkan mata uang disajikan pada Catatan 32.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jika rupiah melemah 5% terhadap mata uang
asing dengan seluruh variabel lain tetap, maka laba periode berjalan menjadi lebih rendah dan
tinggi masing-masing sebesar Rp1.879.860.885 dan Rp.3.258.364.010.
iv) Risiko Suku Bunga
Grup tidak terekspos risiko tingkat suku bunga karena Grup tidak menggunakan fasilitas pinjaman
bank yang dimilikinya (Catatan 35a) selama tahun 2023 dan 2022.
b. Estimasi Nilai Wajar
Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
sebaliknya, disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut mendekati nilai wajarnya atau nilai
wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
Nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai tercatat karena bersifat jangka pendek
dan tidak memiliki dampak pendiskontoan yang signifikan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan
mendekati nilai wajarnya sebagai berikut:
1) Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain.
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan, sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut kurang lebih telah
mencerminkan nilai wajarnya.
2) Utang usaha, utang lain-lain dan beban akrual.
Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas jangka pendek yang akan jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut kurang lebih telah
mencerminkan nilai wajarnya.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup tidak memiliki instrumen keuangan yang
disajikan pada nilai wajar secara berulang sehingga Grup tidak mengungkapkan hierarki nilai wajar.
42
Page 46
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
33.INSTRUMEN KEUANGAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c. Manajemen Permodalan
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang
sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
Selain itu, Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal 16 Agustus
2007 untuk mengkontribusikan sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan dan disetor penuh
ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut
dipertimbangkan oleh Grup pada Rapat Umum Pemegang Saham.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan
pembayaran dividen kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan
atas tujuan, kebijakan maupun proses untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022.
Kebijakan Grup adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
34.AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS
Informasi pendukung laporan arus kas konsolidasian sehubungan dengan aktivitas arus kas adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rp Rp
Penambahan Aset Tetap melalui Pengurangan Uang Muka 535,112,711 80,326,400
535,112,711 80,326,400
35.PERJANJIAN PENTING, KOMITMEN DAN KONTIJENSI
Avesta, entitas anak
a. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Berdasarkan perjanjian kredit No. 2433/PPK/BLD/2014 tanggal 13 Juni 2014, yang telah mengalami
perubahan pada tanggal 24 Februari 2023 melalui Surat Pemberitahuan No. 00580, mengenai
persyaratan fasilitas kredit, seluruh fasilitas kredit BCA akan jatuh tempo pada tanggal 26 Februari
2024. Fasilitas kredit dari BCA terdiri dari:
⚫ Fasilitas Letter of Credit
Merupakan fasilitas yang ditujukan sebagai jaminan pembayaran kepada pemasok dan atau untuk
pembelian bahan baku dengan batas kredit sebesar AS$2.000.000.
⚫ Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
Merupakan pinjaman jangka pendek yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja dengan batas
kredit sebesar Rp2.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga sebesar 10.75%
per tahun.
⚫ FX Line
Merupakan fasilitas untuk pembayaran transaksi dalam mata uang asing dengan batas kredit
sebesar AS$ 2,000.000.000.
Tidak terdapat pembatasan keuangan atas fasilitas-fasilitas kredit di atas.
43
Page 47
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
35.PERJANJIAN PENTING, KOMITMEN DAN KONTIJENSI (lanjutan)
Avesta, entitas anak (lanjutan)
a. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (lanjutan)
Seluruh fasilitas pinjaman di atas dijamin dengan sebidang tanah dan bangunan (pabrik) yang terletak
di Jl. Raya Bekasi Km. 28,5, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, yaitu SHGB No.
488, SHGB No. 489, SHGB No. 490, SHGB No. 7990 dan SHGB No. 7991, persediaan barang berupa
bahan baku dan bahan pembantu yang dimiliki Avesta sebesar Rp41.267.310.383 dan piutang usaha
milik Avesta sebesar Rp40.737.351.761.
Saldo Pinjaman ini pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah nihil.
b. PT Kingsford Holdings
Pada tanggal 29 Nopember 2019, Avesta, entitas anak, melakukan perjanjian dengan PT Kingsford
Holdings sehubungan dengan jasa manajemen yang berlaku selama 3 tahun terhitung sejak tanggal
perjanjian. Selama tahun 2023 PT Kingsford Holdings tidak lagi memberikan jasa management nya
kepada Avesta, sedangkan 2022, total jasa manajemen yang dibayarkan oleh Avesta kepada PT
Kingsford Holdings sebesar Rp758.334.500. (Catatan 25 dan 28b).
Indogravure, Entitas Anak
a. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
Berdasarkan akta perjanjian fasilitas kredit No. 14 tanggal 14 Agustus 2000 yang diaktakan oleh
Notaris Hendra Karyadi, S.H., yang telah mengalami beberapa perubahan, terakhir pada tanggal 17
Maret 2023 melalui Surat Perubahan Perjanjian Pinjaman No. 63/BBL-COMM-JKT/PPP/III/2023
mengenai jatuh tempo fasilitas kredit, seluruh fasilitas kredit NISP akan jatuh tempo pada tanggal 28
Maret 2024. Berikut ini fasilitas kredit dari NISP:
⚫ Fasilitas Trust Receipt (TR) SubLimit Trade Purchase Financing (TPF)
Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit Rp 4.000.000.000. Pinjaman ini
digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan suku bunga per tahun sebesar 8,75%
(Floating).
⚫ Fasilitas Rekening Koran (R/K)
Merupakan pinjaman jangka pendek dengan batas kredit Rp 2.000.000.000. Pinjaman ini
digunakan sebagai kredit modal kerja dan dikenakan suku bunga per tahun sebesar 8,75%
(Floating).
⚫ Fasilitas Letter of Credit
Merupakan fasilitas yang ditujukan untuk pembelian bahan baku dengan batas kredit sebesar
AS$ 500.000
⚫ FX Line
Merupakan fasilitas untuk pembayaran transaksi dalam mata uang asing dengan batas kredit
sebesar AS$ 1.100.000.
Saldo Pinjaman ini pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah nihil.
44
Page 48
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
35.PERJANJIAN PENTING, KOMITMEN DAN KONTIJENSI (lanjutan)
Indogravure, Entitas Anak (lanjutan)
a. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) (lanjutan)
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin berdasarkan Hak Tanggungan Peringkat Pertama sebesar
Rp20.000.000.000, sebagaimana telah diatur dalam Sertifikat Hak Tanggungan No. 8944/2008
tertanggal 8 Agustus 2008, Hak Tanggungan Peringkat Kedua sebesar Rp1.400.000.000,
sebagaimana telah diatur dalam Sertifikat Hak Tanggungan Peringkat Kedua No. 970/2013 tertanggal
25 Januari 2013 dan Hak Tanggungan Peringkat Ketiga sebesar Rp10.838.000.000, sebagaimana
telah diatur dalam Sertifikat Hak Tanggungan Peringkat Ketiga No. 1427/2016 tertanggal 22 Februari
2016, atas tanah dan bangunan berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.
00339/Rempoa, atas nama Indogravure yang terletak di Jl. Pahlawan No. 8 Desa Rempoa, Ciputat,
Tangerang (Banten); seluruh piutang usaha dan persediaan, dimana nilai fidusia piutang usaha dan
persediaan yang dijaminkan masing-masing sebesar Rp37.000.000.000 dan Rp18.000.000.000.
Berdasarkan perjanjian, Indogravure terikat dengan pembatasan tertentu, antara lain harus mendapat
ijin dahulu dari NISP untuk:
• Mengubah susunan anggota Direksi;
• Melakukan merger atau konsolidasian dengan perusahaan lain;
• Mengubah jenis usaha;
• Mengalihkan kekayaan;
• Memperoleh fasilitas keuangan apapun dari pihak lain;
• Mengagunkan kekayaan;
• Memberikan pinjaman pada pihak lain; dan
• Melakukan pembayaran kepada pemegang saham kecuali yang berasal dari laba yang diperoleh
dan belum dibagi atau saham bonus dari kapitalisasi cadangan.
Selain itu terdapat pula beberapa batasan keuangan, antara lain:
• Debt Service Coverage Ratio tidak kurang dari 1,25 kali.
• Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 2,5 kali
Selama tahun 2023 Indogravure tidak menggunakan fasilitas pinjaman ini.
Kepatuhan atas Syarat-syarat Pinjaman
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Indogravure telah memenuhi semua persyaratan
pinjaman-pinjaman jangka panjang tersebut di atas seperti disebutkan dalam perjanjian kredit terkait.
b. PT Kingsford Holdings
Pada tanggal 29 Nopember 2019, Indogravure, entitas anak, melakukan perjanjian dengan
PT Kingsford Holdings sehubungan dengan jasa manajemen yang berlaku selama 3 tahun terhitung
sejak tanggal perjanjian. Selama tahun 2023 PT Kingsford Holdings tidak lagi memberikan jasa
management nya kepada Indogravure, sedangkan 2022, total jasa manajemen yang dibayarkan oleh
Indogravure kepada PT Kingsford Holdings sebesar Rp758.334.500 . (Catatan 25 dan 28b).
Grup tidak mempunyai liabilitas kontijensi yang signifikan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022.
45
Page 49
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
36.STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Grup namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan
standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif. Grup tidak
mengharapkan bahwa adopsi pernyataan tersebut di masa depan memiliki dampak signifikan terhadap
laporan keuangan konsolidasiannya.
Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2022
• Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis - Rujukan ke Kerangka Konseptual
Amendemen ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka
Konseptual Pelaporan Keuangan.
Secara umum, amendemen PSAK 22:
- Menambahkan deskripsi terkait “liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK 57
atau ISAK 30”.
- Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang telah diakui pada tanggal akuisisi.
- Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.
Amendemen PSAK 22 ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan penerapan dini
diperkenankan dan amendemen ini tidak diekspektasi memiliki dampak pada pelaporan keuangan
Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali.
• Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-Biaya
Memenuhi Kontrak
Amendemen PSAK 57 mengatur biaya-biaya untuk memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya yang
terkait langsung dengan kontrak, dimana terdiri dari:
1) biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut; dan
2) alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak.
Amendemen ini berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan
dan amendemen ini tidak diekspektasikan memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada
saat diadopsi untuk pertama kali.
• Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 71: Instrumen Keuangan
Amendemen ini mengklarifikasi biaya yang diperhitungkan entitas dalam mengevaluasi apakah
persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas keuangan menyebabkan penghentian pengakuan
liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Biaya tersebut hanya mencakup
yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee yang dibayarkan
atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain.
Amendemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan namun tidak diekspektasikan memiliki dampak
pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali.
• Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 73: Sewa
Amendemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 yang merupakan bagian dari PSAK 73 dengan
menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian perbaikan properti sewaan oleh pesewa untuk
mengatasi potensi kebingungan mengenai perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena cara
insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.
Amendemen ini diterapkan secara prospektif terhadap pengukuran nilai wajar pada atau setelah awal
periode pelaporan tahunan pertama yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 dengan
penerapan diperkenankan namun amendemen ini tidak diekspektasikan memiliki dampak pada
pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk pertama kali
46
Page 50
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
36.STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
(lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
• Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang
diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat
beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya,
entitas mengakui hasil dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item
tersebut, dalam laba rugi.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif untuk aset tetap yang tersedia untuk digunakan
pada atau setelah awal dari periode sajian paling awal dimana entitas pertama kali menerapkan
amendemen tersebut.
Amendemen tersebut diperkirakan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan keuangan
Grup.
• Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan Tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
Pendek atau Jangka Panjang
Amendemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka
pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
- hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,
- hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,
- klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk
menangguhkan liabilitas, dan
- hanya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas,
maka syarat dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada klasifikasinya.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif.
Amendemen tersebut diekspektasikan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan keuangan
Grup.
• Amendemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan
untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna
dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan
persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan
panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan
tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amendemen ini berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dengan penerapan dini
diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amendemen tersebut untuk menentukan
dampaknya terhadap pengungkapan kebijakan akuntansi Grup.
• Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
Definisi Estimasi Akuntansi
Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan
antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan.
Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan
input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.
47
Page 51
PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023, 2022 DAN 31 DESEMBER 2022
(Jumlah disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain - Tidak Diaudit)
36.STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
(lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
• Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
Definisi Estimasi Akuntansi (lanjutan)
Amendemen tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk perubahan
kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal periode
tersebut. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amendemen
tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.
• Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang
Timbul Dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada
saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik
saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2023 dengan penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari
amendemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.
37.TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Manajemen Entitas bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan
konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang diotorisasi untuk terbit pada
tanggal 31 Juli 2023.
38.HAL LAINNYA
COVID-19
Operasi Grup telah dan mungkin terus dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Dampak pandemi Covid-19
terhadap ekonomi global dan Indonesia meliputi pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, penurunan
pasar modal, peningkatan risiko kredit, depresiasi nilai tukar mata uang asing dan gangguan operasi
bisnis. Dampak pandemi ini terhadap Grup belum memberikan pengaruh signifikan. Pengaruh lebih lanjut
yang signifikan dari pandemi ini, bila ada, akan direfleksikan dalam pelaporan keuangan Grup di periode-
periode berikutnya.
39.INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN
Entitas menerbitkan laporan keuangan konsolidasian yang merupakan laporan keuangan utama,
informasi keuangan tambahan PT Champion Pacific Indonesia Tbk (Entitas Induk) ini, dimana investasi
pada Entitas Anak dicatat dengan metode biaya, disajikan untuk menganalisa hasil usaha entitas induk
saja. Informasi keuangan tambahan PT Champion Pacific Indonesia Tbk (Entitas Induk) yang disajikan
pada Lampiran I - Lampiran IV harus dibaca bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian PT
Champion Pacific Indonesia Tbk dan Entitas Anak.
48
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.