Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 71
Page 1
Nomor Surat 001/BTS-CORSEC/VII/2023
Nama Emiten PT Bali Towerindo Sentra Tbk.
Kode Emiten BALI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Paramitra Perdagangan, Jakarta 2010 Beroperasi 169.966.076.118 PENUH IDR 99.99
Intimega Jasa
Telekomunika
si dan
Penyewaan
menara BTS
2 PT Paramitra Penyelenggar Jakarta 2017 Beroperasi 5.286.831.035 PENUH IDR 99.6
Media aan Penyiaran
Interaktif dan Jasa
Pengelolaan
Televisi
Berbayar
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bali Towerindo Sentra Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Bali Towerindo Sentra Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Bali Towerindo Sentra Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BALI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA678 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J3. Telecommunication Subsector
Industri J32. Wireless Industry
Telecommunication Services
Subindustri J321. Wireless Subindustry
Telecommunication Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
103,337,871,316 245,203,722,796
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
154,604,079 3,339,608,391
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
153,053,428,320 140,382,255,832
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 95,591,345,488 97,292,630,410 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
21,697,979,362 19,766,716,955
lancar
Uang muka lancar 798,463,548 1,447,077,021 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
13,300,093,895 7,172,183,191
lancar
Jumlah aset lancar 387,933,786,008 514,604,194,596 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka tidak lancar 82,254,231,632 54,770,059,237 Non-current advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current other
10,662,050,745 10,825,980,745
lancar lainnya financial assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
356,685,976 435,575,095
tidak lancar expenses
Aset tetap Property, plant, and
4,771,845,526,657 4,607,630,614,005
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
8,880,320,940 8,729,166,260
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 4,873,998,815,950 4,682,391,395,342 Total non-current assets
Jumlah aset 5,261,932,601,958 5,196,995,589,938 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 9,045,010,380
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
40,108,803,495 22,046,929,841
ketiga third parties
Utang dividen 11,453,916,677 Dividends payable
Liabilitas keuangan Other current financial
34,911,943,179 14,018,130,296
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
61,718,144,919 62,340,634,997
pendek expenses
Utang pajak 7,136,570,169 8,124,365,801 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
109,423,172,691 106,097,120,426
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
Page 5
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 385,261,352,139 356,021,393,458
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 13,382,628,248 7,817,120,447 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of sukuk
198,046,524,901 196,416,312,555
tempo dalam satu
tahun atas sukuk
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 200,000,000,000
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
1,061,443,056,418 781,927,018,201
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
91,230,034,506 86,846,207,676
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 1,024,151,313,346 1,026,263,344,501 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
30,067,256,855 12,278,352,723
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term sukuk
20,797,206,516 20,623,712,818
panjang atas sukuk
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 596,131,753,789 795,655,685,063 borrowings
pinjaman lainnya
Pendapatan diterima Non-current unearned
12,893,297,865 15,680,061,018
dimuka jangka panjang revenue
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 15,914,372,888 13,997,135,109 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,791,185,235,765 1,971,344,498,908
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 2,852,628,292,183 2,753,271,517,109 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 78,691,850,000 78,691,850,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
159,999,203,328 159,999,203,328
disetor capital
Cadangan revaluasi 1,434,805,055,473 1,456,785,993,050 Revaluation reserves
Page 6
Cadangan pengukuran 2,071,119,436 2,590,701,833 Reserve of
kembali program remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Komponen ekuitas Other components of
( 1,266,853,812 ) ( 1,266,853,812 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 33,605,380,519 33,605,380,519 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 701,444,470,123 713,349,843,392 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
2,409,350,225,067 2,443,756,118,310
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 45,915,292 ) ( 32,045,481 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas 2,409,304,309,775 2,443,724,072,829 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
5,261,932,601,958 5,196,995,589,938
ekuitas
Page 7
[3321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
475,347,828,624 489,871,439,519
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 208,818,466,327 ) ( 210,036,677,762 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 266,529,362,297 279,834,761,757 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 39,524,498,404 ) ( 43,985,584,284 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 109,803,376,865 ) ( 104,711,736,527 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
680,415,778 ( 185,097,187 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 6,079,095,410 4,488,443,786 Other income
Beban lainnya ( 21,532,389,039 ) ( 21,978,950,916 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
102,428,609,177 113,461,836,629
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 9,067,708,638 ) ( 10,899,719,607 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
93,360,900,539 102,562,117,022
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 93,360,900,539 102,562,117,022 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas keuntungan income for gains (losses)
0 0
(kerugian) hasil revaluasi on revaluation of property
aset tetap, sebelum pajak and equipment, before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 641,481,934 ) 4,850,553,640 remeasurement of defined
manfaat pasti, sebelum benefit obligation, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 641,481,934 ) 4,850,553,640 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 641,481,934 ) 4,850,553,640 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
121,898,028 ( 922,565,592 )
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah ( 519,583,906 ) 3,927,988,048 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 92,841,316,633 106,490,105,070 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
93,358,410,604 102,559,743,855
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Page 8
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 2,489,935 2,373,167 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 92,838,828,207 106,487,731,871 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 2,488,426 2,373,199 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 23.73 26.07 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 78,691,850,000 159,999,203,328 1,456,785,993,050 2,590,701,833 ( 1,266,853,812 ) 33,605,380,519 713,349,843,392 2,443,756,118,310 ( 32,045,481 ) 2,443,724,072,829 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 78,691,850,000 159,999,203,328 1,456,785,993,050 2,590,701,833 ( 1,266,853,812 ) 33,605,380,519 713,349,843,392 2,443,756,118,310 ( 32,045,481 ) 2,443,724,072,829 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 93,358,410,604 93,358,410,604 2,489,935 93,360,900,539 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 519,582,397 ) ( 519,582,397 ) ( 1,509 ) ( 519,583,906 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 127,244,721,450 ) ( 127,244,721,450 ) ( 16,358,237 ) ( 127,261,079,687 ) Distributions of cash dividends
Transaksi ekuitas lainnya ( 21,980,937,577 ) 21,980,937,577 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 78,691,850,000 159,999,203,328 1,434,805,055,473 2,071,119,436 ( 1,266,853,812 ) 33,605,380,519 701,444,470,123 2,409,350,225,067 ( 45,915,292 ) 2,409,304,309,775 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 78,691,850,000 159,999,203,328 1,506,837,173,164 115,684,670 ( 1,266,853,812 ) 24,178,691,581 583,203,529,800 2,351,759,278,731 ( 37,746,223 ) 2,351,721,532,508 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 78,691,850,000 159,999,203,328 1,506,837,173,164 115,684,670 ( 1,266,853,812 ) 24,178,691,581 583,203,529,800 2,351,759,278,731 ( 37,746,223 ) 2,351,721,532,508 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 102,559,743,855 102,559,743,855 2,373,167 102,562,117,022 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 3,927,988,016 3,927,988,016 32 3,927,988,048 Other comprehensive income
Transaksi ekuitas lainnya ( 25,020,576,880 ) 25,020,576,880 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 78,691,850,000 159,999,203,328 1,481,816,596,284 4,043,672,686 ( 1,266,853,812 ) 24,178,691,581 710,783,850,535 2,458,247,010,602 ( 35,373,024 ) 2,458,211,637,578 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
462,786,735,362 438,608,716,656
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 105,619,777,205 ) ( 106,514,782,111 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 38,465,632,392 ) ( 36,608,531,454 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
318,701,325,765 295,485,403,091
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
2,983,061,148 960,912,998
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 23,046,642,464 ) ( 25,871,558,248 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
298,637,744,449 270,574,757,841
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
130,325,015 1,174,919,926
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 230,534,848,883 ) ( 196,760,764,357 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
1,637,869,000 466,368,182
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 228,766,654,868 ) ( 195,119,476,249 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 250,000,000,000 307,608,048,227 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 232,523,038,061 ) ( 283,710,726,727 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 5,234,549,975 ) ( 4,465,415,035 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
0
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
(0)
lainnya
Pembayaran biaya emisi Payments of bonds issuance
( 1,347,936,227 ) (0)
penerbitan obligasi costs
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 112,948,177,650 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
Page 12
aktivitas pendanaan ( 109,743,001,235 ) ( 105,039,473,730 ) activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 211,796,703,148 ) ( 85,607,567,265 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 141,925,613,567 ) ( 10,152,285,673 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
245,203,722,796 137,076,121,882
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
59,762,087 ( 39,017,568 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
103,337,871,316 126,884,818,641
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian akrual, kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas.Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
didasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset.Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.Mata uang penyajian
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak. Setiap entitas di dalam Perusahaan
dan entitas anak menetapkan mata uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan
dari setiap entitas diukur berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas anak Principles of consolidation
seperti disebutkan pada Catatan 1.f.Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan
dan entitas anak, yakni Perusahaan dan entitas anak terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil
tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas
investee).Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Perusahaan dan entitas anak
memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai
apakah Perusahaan dan entitas anak mengendalikan entitas lain.Laporan keuangan Perusahaan dan
entitas anak mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas
anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh Perusahaan.Entitas anak
dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Perusahaan dan entitas anak
secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian
berakhir.Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan
akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh
transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar
entitas dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh.Perusahaan dan entitas anak mengatribusikan
laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali
memiliki saldo defisit. Perusahaan dan entitas anak menyajikan kepentingan nonpengendali di ekuitas
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.Perubahan
dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai
pemilik).Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Perusahaan
dan entitas anak menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan
nonpengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih
antara jumlah dimana kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang
diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas
induk.Jika Perusahaan dan entitas anak kehilangan pengendalian, maka Perusahaan dan entitas
anak:(a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah
Page 14
tercatatnya ketika pengendalian hilang;(b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap
kepentingan nonpengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap
komponen penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan pada kepentingan nonpengendali);(c)
Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang
mengakibatkan hilangnya pengendalian;(d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada
nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian;(e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan
secara langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak;(f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan kepada entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro) dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan.Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut.Setelah pengakuan awal, Perusahaan dan entitas anak telah memilih model revaluasi untuk
menara BTS dan sarana penunjang, serta jaringan fiber optic dan sarana penunjang. Menara BTS dan
sarana penunjang serta jaringan fiber optic dan sarana penunjang dinyatakan sebesar nilai wajar
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal revaluasi. Jika
aset tetap direvaluasi, maka akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi dieliminasi terhadap jumlah
tercatat bruto aset dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan kembali sebesar jumlah
revaluasiannya dari aset tersebut.Jumlah penyesuaian yang timbul dari penyajian kembali atau
eliminasi akumulasi penyusutan tersebut membentuk bagian kenaikan atau penurunan dalam jumlah
tercatat yang jumlah tercatat yang ditentukan sebagaimana dinyatakan dalam kebijakan berikut ini.Jika
jumlah tercatat aset meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi. Akan tetapi,
kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat
revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi.Jika jumlah tercatat aset turun akibat
revaluasi, maka penurunan tersebut diakui dalam laba rugi. Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui
dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang tidak melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset
Page 15
tersebut. Penurunan nilai yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tersebut mengurangi
jumlah akumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi.Revaluasi dilakukan dengan
keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material
dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode pelaporan.Revaluasi
aset akan dilakukan secara tahunan bagi aset yang mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan
dan fluktuatif sedangkan bagi aset yang tidak mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan wajib
direvaluasi paling kurang setiap 3 (tiga) tahun.Surplus revaluasi aset tetap yang dipindahkan secara
berkala setiap periode ke saldo laba adalah sebesar perbedaan antara jumlah penyusutan
berdasarkan nilai revaluasian aset dengan jumlah penyusutan berdasarkan biaya perolehan aset
tersebut. Pada saat penghentian aset, surplus revaluasi untuk aset tetap yang dijual dipindahkan ke
saldo laba. Setelah pengakuan awal, aset tetap lainnya, selain tanah, dinyatakan sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.Penyusutan aset tetap
dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai
berikut:Tahun/YearsMenara BTS dan Sarana Penunjang 30Jaringan Fiber Optic dan Sarana
Penunjang 4 ? 30Bangunan 20Prasarana 4 ? 20Perabotan Kantor 4Peralatan Kantor 4 ? 8Peralatan
Teknis 4 ? 8Kendaraan 4Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan tidak disusutkan.Aset tetap
yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai ?Aset dalam Penyelesaian? dan
dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya yang terjadi sehubungan dengan konstruksi
aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam penyelesaian. Biaya
perolehan aset tetap dalam penyelesaian tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari
biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya
lain.Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai
pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.Nilai
tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba
rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.Pada akhir periode pelaporan, Perusahaan
dan entitas anak melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu, metode penyusutan,
dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan dan entitas anak menilai apakah terdapat indikasi Impairment of non-financial assets
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Perusahaan dan entitas anak
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset
individual, dan jika tidak memungkinkan, Perusahaan dan entitas anak menentukan jumlah terpulihkan
dari unit penghasil kas dari aset tersebut.Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara
nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas
yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik
atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih
kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan.
Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam laba rugi.Rugi penurunan
nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Pengakuan pendapatan dan beban Perusahaan dan entitas anak mengakui pendapatan sesuai dengan PSAK 72, ?Pendapatan dari Revenue and expense recognition
Page 16
Kontrak dengan Pelanggan?, dengan melakukan analisis transaksi melalui metode lima langkah
pengakuan pendapatan sebagai berikut:i. Identifikasi kontrak dengan pelanggan dengan kriteria
sebagai berikut;- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak- Perusahaan dan
entitas anak bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari
barang atau jasa yang akan dialihkan- Kontrak memiliki substansi komersial- Besar kemungkinan
Perusahaan dan entitas anak akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan.ii.
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;iii.
Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan
dan entitas anak membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak;iv. Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah
marjin;v. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut).Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:- Suatu waktu
tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau- Sepanjang waktu (umumnya
janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu
periode waktu, Perusahaan dan entitas anak memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk
penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: (a) Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:(i) Memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;(ii) Memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau(iii) Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas
pelapor.(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:(i)
Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);(ii) Satu entitas adalah entitas
asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang
merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);(iii)
Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;(iv) Satu entitas adalah
ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;(v)
Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;(vi)
Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);(vii)
Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau(viii) Entitas, atau anggota dari
kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil
manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.Seluruh
transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan yang relevan.
Pajak penghasilan Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam Income taxes
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
Page 17
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas.Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan
periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar
untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk
periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset.Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode
berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada
(direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang
pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan.Manfaat
terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya
diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan
kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan
tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum
dimanfaatkan.Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan,
kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari:a) pengakuan awal goodwill; ataub)
pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi
tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).Aset pajak tangguhan diakui
untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud,
kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas
dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba
akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan,
berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan
konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan dan entitas anak memperkirakan, pada akhir
periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan
liabilitasnya.Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan.
Perusahaan dan entitas anak mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan
sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan
pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia
jumlahnya memadai.Perusahaan dan entitas anak melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika:a) Perusahaan dan entitas anak memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini;
danb) Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas:i. Entitas kena pajak yang sama; atauii. Entitas
kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan
dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap
periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan
untuk diselesaikan atau dipulihkan.Perusahaan dan entitas anak melakukan saling hapus atas aset
pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, Perusahaan dan entitas anak:a) memiliki hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui; dan b)
bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Provisi Provisi diakui bila Perusahaan dan entitas anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun Provisions
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dan kemungkinan besar penyelesaian kewajiban
menyebabkan arus keluar sumber daya serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara
Page 18
andal.Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
berbagai risiko dan ketidakpastian yang selalu mempengaruhi berbagai peristiwa dan keadaan. Apabila
suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini,
maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.Jika sebagian atau seluruh pengeluaran untuk
menyelesaikan provisi diganti oleh pihak ketiga, maka penggantian itu diakui hanya pada saat timbul
keyakinan bahwa penggantian pasti akan diterima jika Perusahaan dan entitas anak menyelesaikan
kewajiban. Penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah. Jumlah yang diakui sebagai
pengantian tidak boleh melebihi provisi.Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan
untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk
menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka PendekImbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan Employee benefits
jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka
pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka
pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.Imbalan PascakerjaImbalan pascakerja
seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-undang
ketenagakerjaan yang berlaku.Perusahaan dan entitas anak mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti
neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset
program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.
Nilai kini kewajiban imbalan imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan
tersebut.Perusahaan dan entitas anak mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan
persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik
informal entitas.Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi.Pengukuran kembali atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas
aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif
lain.PesangonPerusahaan dan entitas anak mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada
tanggal yang lebih awal di antara:(a) ketika Perusahaan dan entitas anak tidak dapat lagi menarik
tawaran atas imbalan tersebut; dan(b) ketika Perusahaan dan entitas anak mengakui biaya untuk
restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran
pesangon.Perusahaan dan entitas anak mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan
mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode.Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Perusahaan dan entitas anak
menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk
dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi
saham biasa yang bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Perusahaan dan entitas anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang Segment reporting
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi
entitas legal didalam Perusahaan dan entitas anak.Segmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas:? yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
Page 19
yang sama);? hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya;
dan? tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran.Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.Nilai wajar dikategorikan dalam tingkat yang berbeda
dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi
dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:(i) Harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal
pengukuran (Tingkat 1);(ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Tingkat 2);(iii)
Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Tingkat 3).Dalam mengukur nilai wajar
aset atau liabilitas, Perusahaan dan entias anak sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat
diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung,
Perusahaan dan entitas anak menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.Perpindahan antara tingkat hirarki nilai wajar diakui
oleh Perusahaan dan entitas anak pada akhir periode pelaporan di mana perpindahan terjadi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Perusahaan dan entitas anak mencatat Foreign currency transactions and balances
dengan menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata
uang fungsional?). Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah
Rupiah.Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah
dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi.Pada akhir periode
pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan kedalam Rupiah menggunakan kurs
penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
masing-masing sebesar Rp15.026 dan Rp15.731 per 1 USD, Rp2.077 dan Rp2.257 per 1 CNY.Selisih
kurs yang timbul dari penyelesaian pos moneter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang
asing diakui dalam laba rugi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaatnya dan dikelompokkan sebagai aset lancar Prepaid expenses
dan tidak lancar, mana yang lebih tepat.
Instrumen keuangan Pengakuan dan Pengukuran AwalPerusahaan dan entitas anak mengakui aset keuangan atau liabilitas Financial instruments
keuangan dalam laporan posisi keuangan jika dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu pihak
dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau
liabilitas keuangan, Perusahaan dan entitas anak mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset
keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur dalam nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut
ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.Biaya transaksi yang
dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.Pengukuran Selanjutnya Aset
KeuanganAset keuangan Perusahaan dan entitas anak diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
Page 20
melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dengan menggunakan dua dasar yaitu: model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.(i) Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan DiamortisasiAset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan diamortisasi hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak ditetapkan sebagai FVTPL:(i) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk tujuan mendapatkan arus kas kontraktual (held to collect); dan(ii) Persyaratan kontraktual dari asset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya.Pendapatan keuangan dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikan atau direklasifikasi.Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering.(ii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (?FVTOCI?)Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:(i) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan(ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.(iii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (?FVTPL?)Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI.Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi.Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Perusahaan dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI.Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.Pengukuran Selanjutnya Liabilitas KeuanganPerusahaan dan entitas anak mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:(a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.(b) Liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan.(c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur
Page 21
kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:(i) Jumlah penyisihan kerugian; dan (ii) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.(d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi.Saat pengakuan awal, Perusahaan dan entitas anak dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:(a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch?) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda beda; atau(b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Perusahaan dan entitas anak.Penurunan Nilai Aset KeuanganAset keuangan dinilai apakah terdapat indikasi penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya apabila terdapat bukti obyektif sebagai akibat adanya satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan tersebut dan dilakukan estimasi terhadap arus kas masa depan dari investasi tersebut yang akan terdampak.Perusahaan dan entitas anak mengakui penyisihan kerugian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan dan entitas anak mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka Perusahaan mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.Perusahaan dan entitas anak menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai.Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan:i. Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi;ii. Nilai waktu uang; daniii. Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan.Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit rendah, Perusahaan dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat ?investment grade? berdasarkan penilaian
Page 22
eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal.Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas KeuanganAset KeuanganPerusahaan dan entitas anak menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika, hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir atau Perusahaan dan entitas anak mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Perusahaan dan entitas anak secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan dan entitas anak menghentikan pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Perusahaan dan entitas anak secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Perusahaan dan entitas anak mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut.Jika Perusahaan dan entitas anak secara substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan dan entitas anak tetap mengakui aset keuangan tersebut.Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi dengan mana ia mentransfer aset yang diakui dalam laporan posisi keuangannya, tetapi tetap memiliki semua atau secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset yang ditransfer. Dalam kasus ini, aset yang ditransfer tidak dihentikan pengakuannya.Saat penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat aset dan jumlah pembayaran dan piutang yang diterima dan keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi.Saat penghentian pengakuan aset keuangan terhadap satu bagian saja Perusahaan dan entitas anak mengalokasikan jumlah tercatat sebelumnya dari aset keuangan tersebut pada bagian yang tetap diakui berdasarkan keterlibatan berkelanjutan dan bagian yang tidak lagi diakui berdasarkan nilai wajar relatif dari kedua bagian tersebut pada tanggal transfer. Selisih antara jumlah tercatat yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui dan jumlah dari pembayaran yang diterima untuk bagian yang tidak lagi diakui dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang dialokasikan pada bagian yang tidak lagi diakui tersebut yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain diakui pada laba rugi. Keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dialokasikan pada bagian yang tetap diakui dan bagian yang dihentikan pengakuannya, berdasarkan nilai wajar relatif kedua bagian tersebut.Liabilitas keuanganPerusahaan dan entitas anak menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.Metode Suku Bunga EfektifMetode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan dan entitas anak mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto
Page 23
lain.ReklasifikasiPerusahaan dan entitas anak dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan jika dan
hanya jika, terjadi perubahan model bisnis.Ketika Perusahaan dan entitas anak mereklasifikasi aset
keuangan, maka Perusahaan dan entitas anak menerapkan reklasifikasi secara prospektif dari tanggal
reklasifikasi. Perusahaan dan entitas anak tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian (termasuk
keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya.Ketika Perusahaan
dan entitas anak mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar aset
keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Perusahaan dan entitas anak melakukan reklasifikasi
sebaliknya, yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto yang baru. Pada
saat Perusahaan dan entitas anak mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran
biaya perolehan diamortisasi menjadi kategori FVTOCI, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika
Perusahaan dan entitas anak mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar dari kategori
FVTOCI menjadi kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada
nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan
terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi
aset keuangan diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi
laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga efektif dan
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Pada saat
Perusahaan dan entitas anak mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL
menjadi kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya,
ketika Perusahaan dan entitas anak mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI
menjadi kategori pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari
ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi. Saling Hapus Aset
Keuangan dan Liabilitas Keuangan. Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan
hanya jika, Perusahaan dan entitas anak saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai Adoption of new accounting standards
pada atau setelah 1 Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:? Amendemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amandemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang; ? Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi;? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan? Revisi PSAK
107: Akuntansi Ijarah.Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan
terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari effective
Page 24
2023.Standar baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:? PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan? Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 ? Informasi Komparatif.Hingga tanggal laporan keuangan konsolidasian ini diotoriasi, Grup masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari penerapan standar baru dan amandemen standar tersebut.
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran Penurunan
Entitas
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi (pemulihan) Aset tetap, akhir
anak baru
periode tetap aset tetap tetap keuangan aset tetap nilai aset periode
aset tetap
aset tetap tetap
Translation New Impairment
Revaluation
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of adjustment subsidiaries (recovery) of Property, plant, and
Addition in property, of property,
equipment, beginning property, plant, property, plant, and in property, in property, property, equipment, end
plant, and equipment plant, and
period and equipment equipment plant, and plant, and plant, and period
equipment
equipment equipment equipment
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
68,377,702,477 68,377,702,477
perolehan, langsung owned amount,
kotor Bangunan dan Building and gross
fasilitasnya, leasehold
81,195,733,395 16,425,415,257 97,621,148,652
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Alat berat, Heavy equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 158,909,930,223 3,468,071,885 52,606,772 162,430,608,880 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 15,887,838,502 1,408,889,368 17,296,727,870 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
telekomunikasi, 2,700,535,426,470 178,679,355 56,480,804,718 2,757,194,910,543 owned
dimiliki langsung
Page 26
Jaringan Fiber 1,430,142,416,613 7,485,441,594 88,067,084,571 1,525,694,942,778 Fiber Optic
Optik, dimiliki Network, directly
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure,
dimiliki langsung directly owned
Peralatan Technical
Teknikal, dimiliki 14,146,170,534 868,741,699 ( 52,606,772 ) 14,962,305,461 Equipment, directly
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki Directly owned
4,469,195,218,214 29,835,239,158 144,547,889,289 0 0 0 4,643,578,346,661
langsung
Mesin, aset hak Machinery, right of
0 0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
0 28,321,605,759 28,321,605,759
hak guna use assets
Pesawat, aset Aircraft, right of use
0 0
hak guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0 0
guna use assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 25,564,990,957 2,799,902,112 28,364,893,069 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic
Optik, aset hak 337,421,032 33,424,638 370,845,670 Network, right of
guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure, right
aset hak guna of use assets
Peralatan Technical
Teknikal, aset 0 0 Equipment, right of
hak guna use assets
Lainnya, aset Others, right of use
103,562,342,500 6,006,479,770 4,926,971 109,573,749,241
hak guna assets
Aset hak guna Right of use
129,464,754,489 34,328,085,529 2,838,253,721 0 0 0 (0) 166,631,093,739
assets
Page 27
Bangunan, Building, assets
0 0
dalam under construction
penyelesaian
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0 0
penyelesaian assets under
construction
Menara BTS Tower, assets
telekomunikasi, ( 730,135,969 ( 69,046,416,161 under construction
268,810,111,320 93,266,209,123 292,299,768,313
dalam ) )
penyelesaian
Jaringan Fiber Fiber Optic
( 486,756,892 ( 81,294,613,523
Optik, dalam 152,759,598,793 109,454,631,493 180,432,859,871 Network, assets
) )
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, Infrastructure,
0 0
dalam assets under
penyelesaian construction
Peralatan Technical
Teknikal, dalam 0 0 Equipment, assets
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets
0 0
penyelesaian under construction
Aset dalam ( ( Assets under
penyelesaian 421,569,710,113 202,720,840,616 1,216,892,861 150,341,029,684 0 0 0 (0) 472,732,628,184 construction
) )
Aset tetap ( Property, plant,
5,020,229,682,816 266,884,165,303 1,216,892,861 ( 2,954,886,674 ) 5,282,942,068,584 and equipment
)
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
0 0
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
32,582,119,165 2,306,981,624 34,889,100,789
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Alat berat, Heavy equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Page 28
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 95,828,578,743 6,294,824,285 ( 11,081,865 ) 102,112,321,163 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 12,889,188,349 546,363,335 13,435,551,684 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
telekomunikasi, 132,189,000,474 44,963,268,587 177,152,269,061 owned
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic
Optik, dimiliki 89,718,644,426 30,024,522,484 119,743,166,910 Network, directly
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure,
dimiliki langsung directly owned
Peralatan Technical
Teknikal, dimiliki 6,212,235,744 3,311,244,752 11,081,865 9,534,562,361 Equipment, directly
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki Directly owned
369,419,766,901 87,447,205,067 0 456,866,971,968
langsung
Mesin, aset hak Machinery, right of
0 0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
0 2,832,160,576 2,832,160,576
hak guna use assets
Pesawat, aset Aircraft, right of use
0 0
hak guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0 0
guna use assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 1,747,835,702 689,902,930 2,437,738,632 use assets
aset hak guna
Page 29
Jaringan Fiber Fiber Optic
19,315,501 6,950,012 26,265,513
Optik, aset hak Network, right of
guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure, right
aset hak guna of use assets
Peralatan Technical
Teknikal, aset 0 0 Equipment, right of
hak guna use assets
Lainnya, aset Others, right of use
41,412,150,707 7,521,254,531 48,933,405,238
hak guna assets
Aset hak guna Right of use
43,179,301,910 11,050,268,049 54,229,569,959
assets
Aset tetap Property, plant,
412,599,068,811 98,497,473,116 511,096,541,927
and equipment
Nilai Aset tetap Property, plant, Carrying
4,607,630,614,005 4,771,845,526,657
perolehan and equipment amount
Page 30
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran Penurunan
Entitas
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi (pemulihan) Aset tetap, akhir
anak baru
periode tetap aset tetap tetap keuangan aset tetap nilai aset periode
aset tetap
aset tetap tetap
Translation New Impairment
Revaluation
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of adjustment subsidiaries (recovery) of Property, plant, and
Addition in property, of property,
equipment, beginning property, plant, property, plant, and in property, in property, property, equipment, end
plant, and equipment plant, and
period and equipment equipment plant, and plant, and plant, and period
equipment
equipment equipment equipment
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
68,377,702,477 68,377,702,477
perolehan, langsung owned amount,
kotor Bangunan dan Building and gross
fasilitasnya, leasehold
76,825,577,775 4,370,155,620 81,195,733,395
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Alat berat, Heavy equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Perabot dan Furniture and office
( 479,602,507
peralatan kantor, 153,120,986,756 6,011,749,974 256,796,000 158,909,930,223 equipment, directly
)
dimiliki langsung owned
Kendaraan ( Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 17,047,578,501 3,336,610,689 4,496,350,688 15,887,838,502 directly owned
langsung )
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Menara ( BTS Tower, directly
telekomunikasi, 2,542,692,995,675 1,933,323,592 3,876,215,725 159,785,322,928 2,700,535,426,470 owned
dimiliki langsung )
Page 31
Jaringan Fiber 1,240,050,163,628 10,078,165,656 ( 95,121,246 ) 180,109,208,575 1,430,142,416,613 Fiber Optic
Optik, dimiliki Network, directly
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure,
dimiliki langsung directly owned
Peralatan Technical
Teknikal, dimiliki 13,258,432,934 897,551,600 ( 9,814,000 ) 14,146,170,534 Equipment, directly
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki ( Directly owned
langsung 4,111,373,437,746 26,627,557,131 8,957,104,166 340,151,327,503 0 0 0 ( 0 ) 4,469,195,218,214
)
Mesin, aset hak Machinery, right of
0 0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
0 0
hak guna use assets
Pesawat, aset Aircraft, right of use
0 0
hak guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0 0
guna use assets
Menara BTS Tower, right of
telekomunikasi, 22,054,669,943 ( 48,694,483 ) 3,559,015,497 25,564,990,957 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic
Optik, aset hak 285,425,356 51,995,676 337,421,032 Network, right of
guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure, right
aset hak guna of use assets
Peralatan Technical
Teknikal, aset 0 0 Equipment, right of
hak guna use assets
Lainnya, aset Others, right of use
81,859,764,121 21,702,578,379 103,562,342,500
hak guna assets
Aset hak guna Right of use
Page 32
104,199,859,420 21,702,578,379 ( 48,694,483 ) 3,611,011,173 0 0 0 (0) 129,464,754,489 assets
Bangunan, Building, assets
dalam 0 under construction
penyelesaian
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0
penyelesaian assets under
construction
Menara BTS Tower, assets
(
telekomunikasi, ( 167,824,038 under construction
293,371,169,685 159,419,553,205 183,812,787,532 268,810,111,320
dalam )
)
penyelesaian
Jaringan Fiber ( Fiber Optic
Optik, dalam 191,532,840,145 119,274,732,562 ( 88,194,828 ) 157,959,779,086 152,759,598,793 Network, assets
penyelesaian ) under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, Infrastructure,
0
dalam assets under
penyelesaian construction
Peralatan Technical
Teknikal, dalam 0 Equipment, assets
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets
0
penyelesaian under construction
Aset dalam ( Assets under
( 256,018,866
penyelesaian 484,904,009,830 278,694,285,767 341,772,566,618 0 0 0 (0) 421,569,710,113 construction
)
)
Aset tetap ( Property, plant,
4,700,477,306,996 327,024,421,277 9,261,817,515 1,989,772,058 0 0 0 ( 0 ) 5,020,229,682,816 and equipment
)
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
0 0
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
27,222,356,441 5,359,762,724 32,582,119,165
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, 0 0 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Alat berat, Heavy equipment,
0 0
dimiliki langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, directly
Page 33
dimiliki langsung owned
Perabot dan Furniture and office
( 415,509,760
peralatan kantor, 76,706,225,623 19,546,769,130 ( 8,906,250 ) 95,828,578,743 equipment, directly
)
dimiliki langsung owned
Kendaraan ( Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 16,644,748,906 740,790,131 4,496,350,688 12,889,188,349 directly owned
langsung )
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0 0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0 0
langsung owned
Menara BTS Tower, directly
( 383,747,536
telekomunikasi, 43,596,492,005 88,976,256,005 132,189,000,474 owned
)
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Fiber Optic
Optik, dimiliki 28,872,746,655 60,914,742,603 ( 68,844,832 ) 89,718,644,426 Network, directly
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure,
dimiliki langsung directly owned
Peralatan Technical
Teknikal, dimiliki 6,024,177,647 197,872,097 ( 9,814,000 ) 6,212,235,744 Equipment, directly
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki ( Directly owned
langsung 199,066,747,277 175,736,192,690 5,374,266,816 ( 8,906,250 ) 0 0 0 (0) 369,419,766,901
)
Mesin, aset hak Machinery, right of
0 0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
0 0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
0 0
hak guna use assets
Pesawat, aset Aircraft, right of use
0 0
hak guna assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0 0
guna use assets
Menara BTS Tower, right of
Page 34
telekomunikasi, 482,861,952 1,268,523,232 ( 3,549,482 ) 1,747,835,702 use assets
aset hak guna
Jaringan Fiber Fiber Optic
Optik, aset hak 5,824,579 13,490,922 19,315,501 Network, right of
guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, 0 0 Infrastructure, right
aset hak guna of use assets
Peralatan Technical
Teknikal, aset 0 0 Equipment, right of
hak guna use assets
Lainnya, aset Others, right of use
27,056,883,707 14,355,267,000 41,412,150,707
hak guna assets
Aset hak guna Right of use
27,545,570,238 15,637,281,154 ( 3,549,482 ) 0 0 0 0 (0) 43,179,301,910
assets
Aset tetap ( Property, plant,
226,612,317,515 191,373,473,844 5,377,816,298 ( 8,906,250 ) 412,599,068,811 and equipment
)
Nilai Aset tetap Property, plant, Carrying
4,473,864,989,481 4,607,630,614,005
perolehan and equipment amount
Page 35
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023, aset dalam penyelesaian merupakan menara BTS dan sarana penunjang, Disclosure of notes for property, plant and
jaringan fiber optic dan sarana penunjang. Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak adalah equipment
4%-95%. Estimasi penyelesaian pada September 2023 ? Maret 2024. Manajemen berpendapat tidak
ada hambatan dalam penyelesaian pembangunan aset tetap tersebut.Per 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, Perusahaan dan entitas anak berkeyakinan tidak terdapat perubahan nilai wajar yang
signifikan sehingga tidak dilakukan lagi pengukuran nilai wajar.Jika menara BTS dan sarana penunjang
serta jaringan fiber optic dan sarana penunjang diukur dengan model biaya, jumlah tercatatnya adalah
sebagai berikut:30 Juni 2023 31 Desember 2022Rp RpBiaya Perolehan 3,423,890,249,773
3,217,681,993,769Akumulasi Depresiasi (455,060,838,782) (401,357,132,346)Nilai Tercatat
2,968,829,410,991 2,816,324,861,423Berikut adalah rekonsiliasi antara penilaian menara BTS dan
sarana penunjang serta jaringan fiber optic dan sarana penunjang sebelum dan setelah disesuaikan
yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian:?30 Juni 2023 31 Desember 2022Rp RpSaldo
aset tetap menara BTS dan saranapenunjang serta jaringan fiber opticdan sarana penunjang
sebelumdisesuaikan 4,072,689,861,419 3,994,818,692,146Nilai aset tetap yang disesuaikan
bebansewa lahan dibayar dimuka (60,423,709,475) (61,913,233,177)Saldo aset tetap setelah
disesuaikanyang dilaporkan dalam laporankeuangan konsolidasian 4,012,266,151,944
3,932,905,458,969Beban penyusutan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dialokasikan sebagai berikut:30 Juni 2023 31 Desember
2022Rp RpBeban Pokok Pendapatan (Catatan 23) 92,677,818,458 186,723,132,409Beban Usaha
(Catatan 24) 5,819,654,658 4,650,341,435Jumlah Beban Penyusutan 98,497,473,116
191,373,473,844Seluruh menara BTS Perusahaan dan entitas anak telah diasuransikan terhadap
risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya, kepada PT Asuransi Artarindo, PT Lippo General
Insurance Tbk danPT Asuransi Umum Mega, seluruhnya pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan
masing-masing sebesar Rp1.717.500.000.000 dan Rp1.524.168.566.154 pada 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kerugian yang mungkin timbul.Aset tetap selain menara BTS Perusahaan dan entitas anak telah
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, kerusakan dan lain-lain kepada PT Asuransi
Cakrawala Proteksi Indonesia,PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Sinarmas, PT Asuransi Total
Bersama, PT Asuransi Ramayana, PT Asuransi Maximus Graha Persada, PT Asuransi Mitra Pelindung
Mustika, PT Asuransi Artarindo dan PT Lippo General Insurance Tbk, seluruhnya pihak ketiga, dengan
nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp259.337.872.498 dan Rp268.717.622.361 pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Aset tetap tertentu dijadikan jaminan
atas pinjaman yang diperoleh oleh Perusahaan (Catatan 14 dan 29) pada 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022.Keuntungan (kerugian) atas penjualan aset tetap untuk periode enam bulan yang
berakhir pada30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:30 Juni 2023 31 Desember 2022Rp RpHarga Jual 38,974,515 1,396,292,284Nilai Tercatat
(1,216,892,861) (3,884,001,218)Kerugian Pelepasan (1,177,918,346) (2,487,708,934)Biaya perolehan
aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan Perusahaan dan entitas anak pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp84.221.447.408 dan
Page 36
Rp61.702.596.497.Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara.Tidak terdapat biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan-keadaan yang menyebabkan nilai aset tetap mengalami penurunan nilai.Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, penambahan aset tetap Perusahaan dan entitas anak dari reklasifikasi uang muka masing-masing sebesar Rp75.836.252.906 dan Rp48.639.480.017(Catatan 33).Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, penambahan aset tetap Perusahaan dan entitas anak yang masih terhutang masing-masing sebesar Rp63.472.318.859 dan Rp33.509.615.462 (Catatan 33).
Page 37
[3616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties -
Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 PT Indosat Tbk 115,614,179,856 116,274,615,029 Third party 1
Pihak ketiga 2 PT Smartfren Third party 2
70,596,112,526 73,009,245,447
Telecom Tbk
Pihak ketiga 3 PT Telekomunikasi Third party 3
Indonesia (Persero) 45,000,000,000 45,000,000,000
Tbk
Pihak ketiga 4 PT Jelajah Data Third party 4
39,018,000,000 40,053,050,000
Semesta
Pihak ketiga 5 PT Mora Telematika Third party 5
32,706,000,000 0
Indonesia
Pihak ketiga 6 PT XL Axiata Tbk 31,762,210,723 30,843,386,859 Third party 6
Pihak ketiga 7 Dinas Komunikasi, Third party 7
Informatika dan
28,809,747,927 63,056,684,841
Statistik Provinsi
DKI Jakarta
Pihak ketiga 8 PT Telekomunikasi Third party 8
12,507,494,681 12,869,721,853
Selular
Pihak ketiga 9 Unit Pengelola Third party 9
Jakarta Smart City 3,029,845,076 3,105,405,401
Provinsi DKI Jakarta
Pihak ketiga 10 0 0 Third party 10
Pihak ketiga lainnya Lain-lain 96,304,237,835 105,659,330,089 Other third parties
Pihak ketiga 475,347,828,624 489,871,439,519 Third parties
Tipe pihak 475,347,828,624 489,871,439,519 Type of parties
Page 38
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pada periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022, rincian pembeli yang melebihi 10% Disclosure of notes for revenue
dari pendapatan usaha meliputi PT Indosat Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk.
Page 39
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Menara dan Service revenue 1
275,598,915,134 278,193,736,005
Jaringan
Pendapatan dari jasa 2 Komunikasi data, Service revenue 2
Internet dan 199,748,913,490 211,677,703,514
Televisi Kabel
Pendapatan dari jasa 475,347,828,624 489,871,439,519 Service revenue
Tipe pendapatan 475,347,828,624 489,871,439,519 Type of revenue
Page 40
[3618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source -
Infrastructure Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Menara dan Domestic revenue 1
275,598,915,134 278,193,736,005
domestik 1 Jaringan
Pendapatan dari Komunikasi data, Domestic revenue 2
domestik 2 Internet dan 199,748,913,490 211,677,703,514
Televisi Kabel
Pendapatan Domestic revenue
475,347,828,624 489,871,439,519
domestik
Sumber pendapatan 475,347,828,624 489,871,439,519 Source of revenue
Page 41
[3619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Indosat Tbk 115,614,179,856 116,274,615,029 Party 1
Pihak 2 PT Smartfren Party 2
70,596,112,526 73,009,245,447
Telecom Tbk
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 186,210,292,382 189,283,860,476 more than 10%
10%
Page 42
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 185,180,305,547 172,079,923,173 IDR Third party
Mata uang 185,180,305,547 ( 32,126,877,227 ) 153,053,428,320 172,079,923,173 ( 31,697,667,341 ) 140,382,255,832 Currency
Page 43
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
131,113,832,145 115,148,757,272
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 4,351,524,354 6,638,243,695 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 1,851,092,635 1,991,498,192 31 - 60 days
61 - 90 hari 1,489,486,816 1,723,107,218 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
46,374,369,597 46,578,316,796
days
Umur 54,066,473,402 56,931,165,901 Aging
Jatuh tempo Umur 185,180,305,547 ( 32,126,877,227 ) 153,053,428,320 172,079,923,173 ( 31,697,667,341 ) 140,382,255,832 Aging Due status
Page 44
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Rank 1, Third party
PT Indosat Tbk 41,048,816,861 39,961,412,773
counterparty
Pihak 2 PT Rank 2,
Telekomunikasi counterparty
30,000,000,000 23,850,000,000
Indonesia
(Persero) Tbk
Pihak 3 PT Smartfren Rank 3,
27,302,426,746 26,001,085,650
Telecom Tbk counterparty
Pihak 4 Dinas Rank 4,
Komunikasi, counterparty
Informatika dan 12,345,909,719 0
Statisitik Provinsi
DKI Jakarta
Pihak 5 PT Jelajah Data Rank 5,
6,525,400,000 6,527,300,000
Semesta counterparty
Pihak 6 Rank 6,
PT Internux 5,106,766,060 5,106,766,060
counterparty
Pihak 7 Rank 7,
PT XL Axiata Tbk 4,456,132,723 7,070,494,607
counterparty
Pihak 8 Unit Pengelola Rank 8,
Jakarta Smart counterparty
4,004,845,119 0
City Provinsi DKI
Jakarta
Pihak 9 PT Rank 9,
Telekomunikasi 3,393,476,642 10,928,833,321 counterparty
Selular
Pihak 10 PT Prestasi Rank 10,
3,270,812,826 3,270,812,826
Piranti Informasi counterparty
Pihak lainnya Others,
Page 45
Lain-lain 47,725,718,851 49,363,217,936 counterparty
Rincian pihak ( 32,126,877,227 ( 31,697,667,341 List of
185,180,305,547 153,053,428,320 172,079,923,173 140,382,255,832
) ) counterparty
Page 46
[3620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 185,180,305,547 172,079,923,173 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 185,180,305,547 ( 32,126,877,227 ) 153,053,428,320 172,079,923,173 ( 31,697,667,341 ) 140,382,255,832 domestic or international
atau international
Page 47
[3620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Infrastructure Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 31,697,667,341 21,784,845,373 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
429,209,886 9,912,821,968
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 32,126,877,227 31,697,667,341 trade receivables, ending
period
Page 48
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang usaha tersebut cukup Disclosure of notes for trade receivables
untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha.Saldo piutang usaha dari pelanggan
tertentu dijaminkan sehubungan dengan utang bank (Catatan 14).
Page 49
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Perangkat transmisi dan Communication and
47,000,017,853 44,809,668,429
komunikasi transmission infrastructure
Perangkat optical network Optical network terminal,
terminal, access point, set 39,318,113,566 43,833,196,902 access point, set top box
top box infrastructure
Sarana penunjang menara 7,340,087,238 7,438,643,560 Supporting facilities tower
Lainnya 1,933,126,831 1,211,121,519 Other inventories
Persediaan, kotor 95,591,345,488 97,292,630,410 Inventories, gross
Persediaan 95,591,345,488 97,292,630,410 Inventories
Persediaan lancar 95,591,345,488 97,292,630,410 Current inventories
Page 50
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada 30 Juni 2023, sebagian persediaan dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman PT Bank Victoria Disclosure of notes for inventories
International Tbk (Catatan 14) dan pada 31 Desember 2022 seluruh persediaan perangkat Optical
Network Terminal dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman PT Bank Sinarmas Tbk (Catatan
14).Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban pokok pendapatan untuk periode enam bulan yang
berakhir pada 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp1.565.609.674 dan Rp1.461.777.589.Persediaan diasuransikan kepada PT Asuransi Umum Mega,
PT Lippo General Insurance, Tbk danPT Avrist General Insurance terhadap risiko kebakaran,
pencurian dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp61.849.227.580 pada tanggal
30 Juni 2023 dan Rp69.202.874.631 pada tanggal 31 Desember 2022. Manajemen berkeyakinan
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari kebakaran dan
risiko lainnya.Nilai persediaan dicatat sebesar nilai realisasi bersihnya dan manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada indikasi perubahan keadaan yang menyebabkan adanya penurunan nilai persediaan
pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sehingga Perusahaan dan entitas anak tidak membentuk
cadangan kerugian penurunan nilai persediaan. Tidak terdapat biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke
persediaan pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 51
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 34,179,758,466 19,060,138,174 IDR Third party
CNY 0 2,986,791,667 CNY
USD 5,929,045,029 0 USD
Mata uang 40,108,803,495 22,046,929,841 Currency
Page 52
[3640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 90 hari 24,915,074,149 19,077,198,482 1 - 90 days Overdue
91 - 180 hari 12,239,317,221 1,633,274,398 91 - 180 days
181 - 360 hari 1,488,408,269 504,728,341 181 - 360 days
Lebih dari 360 hari 1,466,003,856 831,728,620 More than 360 days
Umur 40,108,803,495 22,046,929,841 Aging
Jatuh tempo Umur 40,108,803,495 22,046,929,841 Aging Due status
Page 53
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Nokia Solutions and Rank 1, counterparty Third party
11,607,118,845 9,394,915,131
Network Indonesia
Pihak 2 LITE-ON Technology Rank 2, counterparty
5,108,840,000 0
Corp
Pihak 3 PT Furukawa Optical Rank 3, counterparty
3,759,570,000 699,300,000
Solutions Indonesia
Pihak 4 PT Prysmian Cables Rank 4, counterparty
3,330,655,947 1,492,055,340
Indonesia
Pihak 5 PT Ciptabuana Trans Rank 5, counterparty
2,449,339,354 0
Abadi
Pihak 6 PT Asia Telco Rank 6, counterparty
1,795,193,645 331,299,098
Networks
Pihak 7 PT Nobi Putra Angkasa 1,460,781,667 794,127,300 Rank 7, counterparty
Pihak 8 PT Johnson Com Rank 8, counterparty
1,049,766,609 674,680,992
Indonesia
Pihak 9 PT Duta Hita 1,024,021,539 620,296,061 Rank 9, counterparty
Pihak 10 ST Engineering Rank 10, counterparty
Advanced Networks & 0 2,986,791,667
Sensors PTE LTD
Pihak lainnya Lain-lain 8,523,515,889 5,053,464,252 Others, counterparty
Rincian pihak 40,108,803,495 22,046,929,841 List of counterparty
Page 54
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Seluruh saldo utang usaha adalah dengan pihak ketiga dan tidak ada jaminan yang diberikan oleh Disclosure of notes for trade payables
Perusahaan atas perolehan utang ini.
Page 55
[3644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Sukuk, nilai dalam mata
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
uang asing
Sukuk, amount in foreign
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
currency
Nama sukuk 1 Sukuk Ijarah Sukuk name 1
Berkelanjutan I 15500000000 per
IDR 200,000,000,000 200,000,000,000 26 Desember 2023 Ijarah
BaliTower Tahap I Tahun
Tahun 2022 Seri A
Nama sukuk 2 Sukuk Ijarah Sukuk name 2
Berkelanjutan I 2047500000 per
IDR 21,000,000,000 21,000,000,000 16 Desember 2025 Ijarah
BaliTower Tahap I Tahun
Tahun 2022 Seri B
Nama sukuk 221,000,000,000 Sukuk name
31 December 2022
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Sukuk, nilai dalam mata
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
uang asing
Sukuk, amount in foreign
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
currency
Nama sukuk 1 Sukuk Ijarah Sukuk name 1
Berkelanjutan I 15500000000 per
IDR 200,000,000,000 200,000,000,000 26 Desember 2023 Ijarah
BaliTower Tahap I Tahun
Tahun 2022 Seri A
Nama sukuk 2 Sukuk Ijarah Sukuk name 2
Berkelanjutan I 2047500000 per
IDR 21,000,000,000 21,000,000,000 16 Desember 2025 Ijarah
BaliTower Tahap I Tahun
Tahun 2022 Seri B
Nama sukuk 221,000,000,000 Sukuk name
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
30 June 2023 31 December 2022
Total sukuk, kotor 221,000,000,000 221,000,000,000 Total sukuk, gross
Page 56
Biaya penerbitan sukuk yang belum diamortisasi ( 2,156,268,583 ) ( 3,959,974,627 ) Unamortized sukuk issuance cost
Total sukuk, bersih 218,843,731,417 217,040,025,373 Total sukuk, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of sukuk
198,046,524,901 196,416,312,555
tahun atas sukuk
Liabilitas jangka panjang atas sukuk 20,797,206,516 20,623,712,818 Long-term sukuk
Page 57
[3644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas sukuk Pada tanggal 9 Desember 2022, Perusahaan telah menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bali Disclosure of notes for sukuk
Tower Tahap I Tahun 2022 (?Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2022?) dengan nilai nominal sebesar
Rp221.000.000.000. Perusahaan telah memeroleh Surat Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa
Keuangan No. S-261/D.04/2022 tanggal 9 Desember 2022 perihal penerbitan sukuk ini.Sukuk Ijarah
Tahap I Tahun 2022 diterbitkan dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp15.500.000.000 per tahun
untuk Seri A dengan jangka waktu 1 tahun dan akan jatuh tempo pada 26 Desember 2023 dan
Rp2.047.500.000 per tahun untuk Seri B dengan jangka waktu 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 16
Desember 2025. Cicilan imbalan ijarah dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi dan pembayaran
cicilan imbalan ijarah pertama akan dilakukan Perusahaan pada tanggal 16 Maret 2023 untuk Seri A
dan Seri B.Objek ijarah yang mendasari penerbitan sukuk adalah hak manfaat atas aset berupa
menara BTS yang dimiliki oleh Perusahaan.Peringkat Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2022 diafirmasi
dengan masing-masing A- Syariah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat
No. RC-926/PEF-DIR/IX/2022 tanggal 12 September 2022 dan dari PT Fitch Rating Indonesia
berdasarkan surat No. 140/DIR/RATLTR/IX/2022 tanggal 2 September 2022.Sehubungan dengan
penerbitan Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2022 ini, Perusahaan telah menandatangani Perjanjian
Perwaliamanatan dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (?Wali
Amanat?) yang bertindak sebagai Wali Amanat sebagaimana tercantum dalam Addendum III dan
Pernyataan Kembali Perjanjian Perwaliamanatan No.13 tanggal 5 Desember 2022 yang dibuat
dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan.Dana yang diperoleh dari hasil
Penawaran Umum Sukuk Ijarah ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh
Perusahaan untuk:1) Sekitar 70% akan digunakan untuk kebutuhan belanja modal Perusahaan dalam
rangka meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan serta meningkatkan kualitas layanan dengan
rincian sebagai berikut:a) Sekitar 70% digunakan untuk investasi pembangunan dan perluasan
jaringan kabel serat optik Perseroan berupa Fiber to the X (FTTX) pada segmen Corporate, Retail
(Residential) dan Government, meliputi material dan jasa penarikan kabel, instalasi perangkat ke
pelanggan, perangkat-perangkat diantaranya Optical Line Terminal (OLT), Optical Network Terminal
(ONT), Fiber Access Terminal (FAT), Fiber Distribution Terminal (FDT), access point, dan perangkat
pendukung jaringan kabel serat optik lainnya;b) Sekitar 30% digunakan untuk investasi pembangunan
dan upgrade menara telekomunikasi jenis Microcell Pole (MCP) berikut jaringan serat optik yang
menghubungkan menara-menara telekomunikasi milik Perusahaan di Jabodetabek, pulau Jawa dan
Bali.2) Sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.Modal kerja Perusahaan yang
dimaksud adalah modal kerja yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan operasional Perusahaan
sehari-hari yang dapat berupa diantaranya:a. Biaya operasional dan perawatan jaringan;b. Biaya
marketing dan sales sehubungan dengan akuisisi pelanggan.Sukuk Ijarah ini tidak dijamin dengan
suatu jaminan khusus serta tidak dijamin oleh pihak manapun namun dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Perusahaan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada
maupun yang akan ada di kemudian hari, menjadi jaminan bagi Pemegang Sukuk Ijarah sesuai
dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.Berdasarkan
Perjanjian Perwaliamatan sehubungan dengan pembatasan penerimaan pinjaman oleh Perusahaan,
maka Perusahaan wajib memenuhi kewajiban keuangan sebagai berikut:(i) Rasio Debt to Equity Ratio
Page 58
tidak melebihi 5:1 (lima berbanding satu);(ii) Rasio EBITDA terhadap beban bunga tidak kurang dari 1:1 (satu berbanding satu).
Page 59
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
208,818,466,327 210,036,677,762
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
208,818,466,327 210,036,677,762
pendapatan
Page 60
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak terdapat nilai pembelian yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan. Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 61
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank Mandiri (Persero) IDR 1,262,934,338,386 1,262,934,338,386 1,211,330,822,366 1,211,330,822,366 IDR Bank Mandiri (Persero)
Tbk Mata uang 1,262,934,338,386 1,211,330,822,366 Currency Tbk
Bank lokal lainnya IDR 150,999,999,990 150,999,999,990 176,333,333,330 176,333,333,330 IDR Other local banks
Mata uang 150,999,999,990 176,333,333,330 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,413,934,338,376 1,387,664,155,696 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,413,934,338,376 1,387,664,155,696 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 4,521,672,891 ) ( 5,379,417,737 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 1,409,412,665,485 1,382,284,737,959 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
385,261,352,139 356,021,393,458
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 1,024,151,313,346 1,026,263,344,501 Long-term bank loans
Page 62
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PerusahaanPT Bank Mandiri (Persero) Tbk (?Bank Mandiri?)? Berdasarkan Perjanjian Kredit Investasi Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang No.CRO.KP/159/KI/2017 yang tercantum dalam Akta No. 23 tanggal 28 September 2017 yang dibuat
dihadapan Emi Susilowati, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Investasi I
dari Bank Mandiri dengan nilai Rp500.000.000.000.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Investasi I
tersebut adalah sebagai berikut:- Aset tetap berupa 2.621 menara telekomunikasi beserta
perlengkapannya milik Perusahaan (Catatan 9).- Aset tetap berupa 21 menara telekomunikasi beserta
perlengkapannya milik PT Paramitra Intimega (entitas anak) (Catatan 9).- Piutang usaha dari PT
Telekomunikasi Selular dan PT Smartfren Telecom Tbk (Catatan 4).Fasilitas Kredit Investasi I yang
diperoleh digunakan untuk pembiayaan menara telekomunikasi beserta seluruh perlengkapan dan
peralatan pendukungnya melalui take over fasilitas Term Loan Perusahaan di Bank Sinarmas terkait
pembiayaan menara telekomunikasi.Berdasarkan Surat Keterangan Lunas No.
OPT.WCO.CL1/5251/2020 pada tanggal 28 Juli 2020, Perusahaan telah melunasi Fasilitas Kredit
Investasi I sejak tanggal 26 Juli 2020.? Berdasarkan Perjanjian Kredit Investasi
No.CRO.KP/132/KI/2019 dan No.CRO.KP/133/ KI/2019 yang tercantum dalam Akta No.02 dan No.03
tanggal 2 Mei 2019 yang dibuat dihadapan Emi Susilowati, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan
memperoleh fasilitas Kredit Investasi II dan Kredit Investasi III dari Bank Mandiri dengan nilai
Rp35.000.000.000 dan Rp325.000.000.000.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Investasi II tersebut
adalah sebagai berikut:- Aset tetap berupa tanah dan bangunan kantor milik Perusahaan yang
berlokasi di Jalan Sunset Road, Kuta, Bali (Catatan 9).Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Investasi
III tersebut adalah sebagai berikut:- Aset tetap berupa 84 menara telekomunikasi beserta
perlengkapannya milik Perusahaan (Catatan 9).Fasilitas Kredit Investasi II yang diperoleh digunakan
untuk pembiayaan aset tetap Perusahaan berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Jalan Sunset
Road, Kuta, Bali.Fasilitas Kredit Investasi III yang diperoleh digunakan untuk pembiayaan aset tetap
Perusahaan berupa 84 menara telekomunikasi beserta seluruh perlengkapan dan peralatan
pendukungnya, yang berlokasi di Bali.? Berdasarkan Perjanjian Kredit Investasi
No.CRO.KP/343/KI/2019 yang tercantum dalam Surat Keterangan No.03/VIII/CN/2019 tanggal 27
Agustus 2019 dari Emi Susilowati, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit
Investasi IV dari Bank Mandiri dengan nilai Rp140.000.000.000, yang kemudian mengalami penurunan
limit sesuai dengan Addendum Perjanjian Kredit Investasi No. CRO.KP/343/KI/2019 tanggal 21
Oktober 2019, semula Rp140.000.000.000 menjadi Rp101.000.000.000.? Berdasarkan Perjanjian
Kredit Investasi No.CRO.KP/0423/KI/2019 yang tercantum dalam Surat Keterangan No.06/X/CN/2019
tanggal 21 Oktober 2019 dari Emi Susilowati, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh
fasilitas Kredit Investasi V dari Bank Mandiri dengan nilai Rp39.000.000.000.Perusahaan mengajukan
surat permohonan penurunan tingkat suku bunga fasilitas kredit kepada Bank Mandiri dan telah
disetujui oleh Bank Mandiri seperti yang tercantum dalam Surat No.CMB.CM5/TTL.638/2020 tanggal 7
April 2020.? Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No.CMB.CM5/TTL.227/ SPPK/2020
tanggal 21 September 2020, maka pada tanggal 25 September 2020 Perusahaan menandatangani
Perjanjian Fasilitas Kredit Term Loan 1 dengan Bank Mandiri sebesar Rp150.000.000.000. Tujuan
penggunaan fasilitas ini adalah digunakan dalam rangka mendukung pengembangan bisnis termasuk
untuk capital expenditure.? Jaminan yang diberikan untuk fasilitas ini adalah menara telekomunikasi
Page 63
beserta seluruh perlengkapan dan peralatan pendukungnya atas nama PT Bali Towerindo Sentra Tbk yang akan diikat fidusia dengan nilai minimal sebesar Rp187.500.000.000.? Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.CM5/TTL.383/SPPK/2020 tanggal 22 Desember 2020 serta Surat Keterangan Notaris No. 07/XII/CN/2020 tanggal 29 Desember 2020, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit Term Loan 2 dengan limit kredit sebesar Rp100.000.000.000 dan jangka waktu selama 4 bulan terhitung sejak penandatanganan perjanjian kredit. Tingkat bunga fasilitas ini adalah 8,5%. Jaminan yang diberikan untuk fasilitas ini adalah menara telekomunikasi atas nama Perusahaan dan piutang usaha (Catatan 9 dan 4).Berdasarkan Surat Keterangan Lunas No. OPT.WCO.CL1/1070/2021 pada tanggal 4 Februari 2021, Perusahaan telah melunasi Fasilitas Term Loan 2 sejak tanggal 5 Januari 2021.? Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.CM5/TTL.0087/SPPK/2021 tanggal 24 Maret 2021, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit Term Loan 3 dan Term Loan 4 dengan limit kredit masing-masing sebesar Rp200.000.000.000 dan Rp500.000.000.000. Tujuan penggunaan fasilitas ini adalah digunakan dalam rangka mengcover cashflow gap kegiatan usaha perusahaan, termasuk dalam rangka refinancing Fasilitas Term Loan 15 dan Term Loan 16 dari Bank Sinarmas dan dalam rangka refinancing pinjaman berjangka dari PT Indonesia Infrastructure Finance.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 3 adalah sebagai menara telekomunikasi, jaringan fiber optic milik Perusahaan dan piutang usaha.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 4 adalah menara telekomunikasi milik Perusahaan dan menara telekomunikasi milik PT Paramitra Intimega (entitas anak).Perusahaan mengajukan surat permohonan penurunan tingkat suku bunga fasilitas kredit kepada Bank Mandiri dan telah disetujui oleh Bank Mandiri seperti yang tercantum dalam Surat No.CMB.CM5/TTL.1160/2021 tanggal 10 Juni 2021.? Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No.CMB.CM5/TTL.286/SPPK/2021 tanggal 6 Agustus 2021, Perusahaan telah menandatangani Perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit Term Loan 5 dengan limit kredit sebesar Rp200.000.000.000.Tujuan penggunaan fasilitas ini adalah digunakan dalam rangka mengcover cashflow gap kegiatan usaha perusahaan, termasuk dalam rangka pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower Tahap I Tahun 2020.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 5 adalah menara telekomunikasi milik Perusahaan.Perusahaan mengajukan surat permohonan penurunan tingkat suku bunga fasilitas kredit kepada Bank Mandiri dan telah disetujui oleh Bank Mandiri seperti yang tercantum dalam Surat No. CMB.CM5/TTL.2536/2021 tanggal 17 November 2021.? Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.CM5/TTL.030/SPPK/2022 tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan telah menandatangani Perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit Term Loan 6 dengan limit kredit sebesar Rp200.000.000.000. Tujuan penggunaan fasilitas ini adalah digunakan dalam rangka mendukung pengembangan bisnis termasuk untuk capital expenditure.Perusahaan mengajukan surat permohonan penurunan tingkat suku bunga fasilitas kredit kepada Bank Mandiri dan telah disetujui oleh Bank Mandiri seperti yang tercantum dalam Surat No. CMB.CM5/TTL.0998/2022 tanggal 5 April 2022.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 6 adalah menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik (FTTH) milik Perusahaan.Pada tanggal 15 November 2022, Perusahaan memperoleh surat penyesuaian tingkat suku bunga atas nama Perusahaan No.CMB.CM5/TOD.736/2022.Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CMB.CM5/TOD.440/SPPK/2023 tanggal 23 Juni 2023, Perusahaan telah menandatangani Perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit Term Loan 7 dengan limit kredit sebesar Rp300.000.000.000. Tujuan penggunaan fasilitas ini adalah digunakan untuk general corporate purposes termasuk untuk capital expenditure.Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, bagian lancar atas utang bank jangka panjang dari Bank Mandiri masing-masing sebesar
Page 64
Rp334.594.685.459 dan Rp305.354.726.778.Pembayaran yang dilakukan Perusahaan untuk fasilitas Kredit Investasi dan term loan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp198.396.483.981 dan Rp276.381.005.815.Sehubungan dengan Fasilitas Kredit Investasi yang diterima Perusahaan, maka tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Mandiri, Perusahaan tidak diperkenankan untuk:- Menjual atau memindahtangankan aset yang dijaminkan di Bank Mandiri;- Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari bank lain atau lembaga keuangan lainnya, membuat perjanjian utang, hak tanggungan, kewajiban lain atau menjaminkan dalam bentuk apapun atas aset Perusahaan termasuk hak atas tagihan (receivables) dengan pihak lain yang ada dan yang akan ada di kemudian hari kecuali jika Perusahaan dapat memenuhi financial covenant yang telah ditetapkan maka cukup dengan pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri;- Menjual aset Perusahaan, kecuali menjual aset yang diluar pembiayaan dari Bank Mandiri;- Mengubah permodalan yang menyebabkan penurunan modal dasar, modal disetor dan/atau nilai nominal saham;- Mengadakan merger, akuisisi, penyertaan baru, dalam perusahaan-perusahaan lain dan/atau membiayai perusahaan-perusahaan lain (selain anak perusahaan) kecuali dalam rangka mendukung kegiatan operasional Perusahaan dan/atau ekspansi kegiatan usaha Perusahaan maka cukup dengan pemberitahuan tertulis kepada Bank Mandiri;- Mengikat diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan yang telah dijaminkan kepada Bank Mandiri;- Melunasi utang Perusahaan kepada pemilik/ pemegang saham, kecuali yang bersifat utang dagang.Perusahaan telah memenuhi ketentuan yang disebutkan diatas. PT Bank Victoria International Tbk (?Bank Victoria?)Berdasarkan Surat Penawaran Fasilitas Kredit No.040/COM-KPO/SNY/OL/II/2021 tanggal 22 Februari 2021, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Victoria International Tbk untuk penerimaan fasilitas kredit PRK dan Term Loan 1 dengan masing-masing limit kredit sebesar Rp5.000.000.000 dan Rp70.000.000.000, dengan jatuh tempo masing-masing fasilitas kredit selama 12 bulan dan 60 bulan sejak tanggal akad kredit.Jaminan yang diberikan untuk fasilitas Term Loan 1 ini adalah menara telekomunikasi dan 3 unit tanah dan bangunan yang terletak di Komplek Pergudangan Bizhub Serpong atas nama Perusahaan serta aset tetap berupa tanah dan bangunan milik PT Paramitra Intimega (entitas anak) yang terletak di Komplek Green Mansion dan Joglo, Jakarta Barat dan Pluit Jakarta Utara (Catatan 9).Berdasarkan Surat Penawaran Perpanjangan dan Penambahan Fasilitas Kredit No. 027/COMKPO/SNY/OL/II/2022 tanggal 23 Februari 2022, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Victoria International Tbk untuk menerima fasilitas kredit Term Loan 3 dengan limit kredit sebesar Rp100.000.000.000, dengan jatuh tempo selama 60 bulan sejak tanggal akad kredit. Perusahaan juga mendapatkan perpanjangan jangka waktu fasilitas kredit PRK dari jangka waktu semula 26 Februari 2022 menjadi 26 Februari 2023.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 3 adalah menara telekomunikasi milik Perusahaan dan 8 unit tanah dan/atau bangunan atas nama PT Paramitra Intimega (entitas anak) (Catatan 9).Perusahaan mengajukan surat permohonan penurunan tingkat suku bunga fasilitas kredit kepada Bank Victoria dan telah disetujui oleh Bank Victoria seperti yang tercantum dalam Surat No. 118/COM-KPO/SK/SNY/VI/2022 tanggal 6 Juni 2022.Berdasarkan Surat Penawaran Perpanjangan dan Penambahan Fasilitas Kredit No. 206/COM-KPO/OL/IX/2022 tanggal 8 September 2022, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Victoria International Tbk untuk menerima fasilitas kredit Term Loan 4 dengan limit kredit sebesar Rp50.000.000.000, dengan jatuh tempo selama 36 bulan sejak tanggal akad kredit. Perusahaan juga mendapatkan perpanjangan jangka waktu fasilitas kredit PRK dari jangka waktu semula 26 Februari 2023 menjadi 26 Februari 2024.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit Term Loan 4 adalah 12 menara telekomunikasi dengan tipe Macro Tower dan 4 menara telekomunikasi dengan tipe Micro Cell Pole (Catatan 9).Fasilitas kredit yang diperoleh digunakan untuk kegiatan investasi Perusahaan.Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, bagian lancar atas utang bank jangka panjang dari Bank Victoria
Page 65
masing-masing sebesar Rp50.666.666.680.Pembayaran yang dilakukan Perusahaan untuk fasilitas Term Loan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp25.333.333.340 dan Rp133.166.666.670.PT Bank Sinarmas Tbk (?Bank Sinarmas?)Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 875 tanggal 14 April 2016 dari Notaris Hartojo, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari Bank Sinarmas berbentuk Demand Loan I sejumlah Rp20.000.000.000. Selanjutnya, berdasarkan Amandemen Perjanjian Kredit No. 138 tanggal 8 Desember 2016 dari Notaris yang sama, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit Demand Loan I sejumlah Rp10.000.000.000 sehingga total fasilitas kredit Demand Loan I menjadi Rp30.000.000.000.Berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. 29 tanggal 5 Agustus 2019 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit dari PT Bank Sinarmas Tbk untuk Term Loan XV dan XVI masing-masing sejumlah Rp49.200.000.000 dan Rp101.500.000.000.Berdasarkan Surat Keterangan Lunas dari Bank Sinarmas tanggal 4 November 2020 maka efektif pada tanggal 4 November 2020 Perusahaan telah melakukan pelunasan atas fasilitas Term Loan XII, XIII dan XIV Bank Sinarmas dengan total nilai pelunasan yang dibayarkan sebesar Rp465.344.993.220.Berdasarkan Surat Keterangan Lunas No. 0440/2021/CLKA dari Bank Sinarmas tanggal 30 Maret 2021 maka efektif pada tanggal 30 Maret 2021 Perusahaan telah melakukan pelunasan atas fasilitas Term Loan XV dan XVI Bank Sinarmas.
Page 66
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1 Mei 2025,26 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2025,10
September 2025,21
Oktober 2025,10
8.50%, 8.75%
1,262,934,338,386 Maret 2026,10 Fixed
dan9.00%
Agustus 2026,24
Maret 2027, 10 Juli
2027 dan10 Juni
2028
Bank lokal lainnya IDR 9 September 2025,22 IDR Other local banks
150,999,999,990 Februari 2026 dan25 9.25% dan9.50% Fixed
Februari 2027
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1 Mei 2025,26 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2025,10
September 2025,21
Oktober 2025,10
1,211,330,822,366 8.75% dan9.00% Fixed
Maret 2026,10
Agustus 2026,10 Juli
2027 dan24 Maret
2027
Bank lokal lainnya IDR 9 September 2025,22 IDR Other local banks
176,333,333,330 Februari 2026 dan25 9.00% dan9.50% Fixed
Februari 2027
Page 67
Page 68
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank lokal lainnya USD 574,980 9,045,010,380 USD Other local banks
Mata uang 9,045,010,380 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 9,045,010,380 Currency Creditor bank name
Page 69
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Victoria International Tbk (?Bank Victoria?)Berdasarkan Surat Penawaran Penambahan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Fasilitas Kredit No.266/COM-KPO/SNY/OL/XII/2021 tanggal 17 Desember 2021, Perusahaan telah
menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Victoria International Tbk untuk menerima fasilitas
kredit Term Loan 2 dengan limit kredit sebesar Rp100.000.000.000, dengan jatuh tempo selama 12
bulan sejak tanggal akad kredit. Jaminan untuk fasilitas Term Loan 2 adalah menara telekomunikasi
milik Perusahaan. Perusahaan juga mendapatkan penurunan tingkat suku bunga untuk fasilitas kredit
PRK dan Term Loan 1 yang akan efektif pada Januari 2022.Berdasarkan Surat Keterangan Lunas
No.003A/COM-KPO/SKL/I/2022 pada tanggal 6 Januari 2022, Perusahaan telah melunasi Fasilitas
Term Loan 2.Berdasarkan Surat Penambahan Fasilitas Kredit No. 073/COM-KPO/OL/III/2023 tanggal
9 Maret 2023, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Victoria
International Tbk untuk menerima fasilitas kredit LC/SKBDN (sight & Usance) dan Sublimit TR dengan
limit kredit masing-masing sebesar USD 1.687.500 dan USD 1.500.000, dengan jatuh tempo
masing-masing selama 12 bulan sejak tanggal akad kredit.Jaminan atas pinjaman fasilitas Kredit
LC/SKBDN adalah persediaan milik perusahaan senilai USD 1.687.500 (Catatan 6).Berdasarkan
Addendum Perjanjian Kredit No. 03 tanggal 3 Mei 2017 dari Notaris yang sama, Perusahaan
memperoleh Fasilitas Kredit berupa Demand Loan II dan Pinjaman Rekening Koran (PRK) dari PT
Bank Sinarmas dengan jumlah fasilitas masing-masing sejumlah Rp20.000.000.000.Berdasarkan
Addendum Perjanjian Kredit No. 133 tanggal 21 Desember 2018 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta,
Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit untuk Pinjaman Rekening Koran (PRK) dari PT
Bank Sinarmas sejumlah Rp10.000.000.000.Berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. 332 tanggal
18 Desember 2017, dari Notaris yang sama, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit
LC/SKBDN Line (Sight & Usance) sublimit T/R (Trust Receipt) sebesar USD1,000,000 sehingga total
fasilitas tersebut menjadi USD5,000,000.Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 167 tanggal 28 Maret
2018, dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit
LC/SKBDN Line (Sight & Usance) sublimit T/R (Trust Receipt) sebesar USD2,500,000 sehingga total
fasilitas tersebut menjadi USD7,500,000.Berdasarkan Addendum Perjanjian Kredit No. 135 tanggal 21
Desember 2018, dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh pengurangan fasilitas
kredit LC/SKBDN Line (Sight & Usance) dan sublimit T/R (Trust Receipt) masing-masing sejumlah
USD250,000 dan USD2,250,000 sehingga totas fasilitas tersebut menjadi masing-masing sebesar
USD3,500,000 dan USD1,500,000.Berdasarkan Akta Perubahan (Addendum) Perjanjian Kredit No.47
tanggal 15 Februari 2019 dari Yulia S.H., Notaris di Jakarta, Perusahaan memperoleh tambahan
fasilitas kredit dari PT Bank Sinarmas Tbk untuk PRK (Pinjaman Rekening Koran) sebesar
Rp25.000.000.000 berlaku selama tiga bulan sejak tanggal 15 Februari 2019, sehingga total fasilitas
tersebut menjadi Rp55.000.000.000.Perusahaan menandatangani Addendum perpanjangan jangka
waktu fasilitas kredit Demand Loan, PRK (Pinjaman Rekening Koran), LC/SKBDN Line (Sight &
Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) dari jangka waktu semula 29 Maret 2020 menjadi 29 April
2020 yang tercantum dalam SPK (Surat Penawaran Kredit) No.OL.083/2020/CM/CR-AO/TH tanggal 24
Maret 2020 serta Addendum Perjanjian Kredit No.002/P-011/DL/PRK/LC/Sublimit TR/III/2020-15
tanggal 27 Maret 2020.Berdasarkan SPK (Surat Penawaran Kredit) Bank Sinarmas
No.406/2020/CR-OL/THA tanggal 3 April 2020 dan Surat Keterangan dari Yulia, S.H., Notaris di
Page 70
Jakarta tanggal 3 April 2020, Perusahaan menandatangani fasilitas kredit berupa konversi plafon LC/SKBDB Line (Sight & Usance) menjadi fasilitas PRK (Pinjaman Rekening Koran) dengan nilai sebesar Rp29.000.000.000. Sehingga jumlah fasilitas PRK (Pinjaman Rekening koran) menjadi Rp59.000.000.000.Berdasarkan SPK (Surat Penawaran Kredit) Bank Sinarmas No.436/2020/CR-OL/THA tanggal 8 April 2020 dan Surat Keterangan dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 9 April 2020, Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit Term Loan XVI sebesar Rp50.000.000.000 serta perpanjangan jangka waktu untuk fasilitas kredit PRK (Pinjaman Rekening Koran), Demand Loan, dan LC/SKBDN Line (Sight & Usance) dari jangka waktu semula 29 April 2020 menjadi 29 Maret 2021.Perusahaan menandatangani Addendum perpanjangan jangka waktu fasilitas kredit PRK (Pinjaman Rekening Koran), Demand Line (Sight & Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) dari jangka waktu semula 29 Maret 2021 menjadi 29 Juni 2021 yang tercantum dalam SPK (Surat Penawaran Kredit) No.0430/2021/CLKA tanggal 29 Maret 2021 serta Addendum Perjanjian Kredit No.002-Corporate Loan Key Account/P-007/PRK/DL/L/C SKBDN LINE SUBLIMIT T/R/III/2021-1 tanggal 29 Maret 2021.Perusahaan menandatangani Addendum perpanjangan jangka waktu fasilitas kredit Demand Line (Sight & Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) dari jangka waktu semula 29 Juni 2021 menjadi 12 Juli 2021 yang tercantum dalam SPK (Surat Penawaran Kredit) No. 0777/2021/CLKA tanggal 29 Juni 2021 serta Addendum Perjanjian Kredit No.002-Corporate Loan Key Account/P-007/PRK/DL/L/C SKBDN LINE SUBLIMIT T/R/VI/2021-2 tanggal 29 Juni 2021.Perusahaan menandatangani Addendum perpanjangan jangka waktu fasilitas kredit Demand Line (Sight & Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) dari jangka waktu semula 12 Juli 2021 menjadi 29 Maret 2022 yang tercantum dalam SPK (Surat Penawaran Kredit) No.0799/2021/CLKA tanggal 9 Juli 2021 serta Addendum Perjanjian Kredit No.002-Corporate Loan Key Account/P-007/L/C SKBDN LINE SUBLIMIT T/R/VI/2021-2 tanggal 9 Juli 2021.Berdasarkan SPK (Surat Penawaran Kredit) No. 0235/2022/CB1 dan Addendum Perjanjian Kredit No. 002-Corporate Banking 1/P-007/L/C SKBDN LINE SUBLIMIT T/R/III/2022-4 tanggal 29 Maret 2022, jangka waktu fasilitas kredit Demand Line (Sight & Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) telah diperpanjang sampai 29 Maret 2023.Berdasarkan Surat Keterangan Lunas No. SKL206/2023/CB dari Bank Sinarmas tanggal 29 Maret 2023 maka efektif pada tanggal 29 Maret 2023 Perusahaan telah melakukan pelunasan atas LC/SKBDN Line (Sight & Usance), dan sublimit T/R (Trust Receipt) fasilitas Bank Sinarmas.Fasilitas kredit yang diperoleh digunakan untuk kegiatan investasi Perusahaan. Pembayaran yang dilakukan Perusahaan untuk fasilitas Trust Receipt untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp8.793.220.740 dan Rp14.034.994.052.Jaminan atas pinjaman Trust Receipt adalah komponen tower dan FTTH yang akan dibeli dengan menggunakan pembiayaan dari fasilitas Trust Receipt di Bank Sinarmas.Selama fasilitas kredit, Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan hal-hal berikut, tanpa pemberitahuan tertulis kepada Bank Sinarmas:- Mengubah anggaran dasar, struktur modal, pemegang saham dan susunan pengurus;- Memperoleh pinjaman baru. Jika total pinjaman melebihi perbandingan Debt to Equity Ratio 3 kali, Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan tertulis dari Bank Sinarmas.Perusahaan telah memenuhi ketentuan yang disebutkan diatas.
Page 71
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank lokal lainnya USD 574,980 29 Maret 2023 0.07 Fixed USD Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.