Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
Nomor Surat 006/PHG-CS/OJK-IDX/VII/2023
Nama Emiten PT Pollux Hotels Group Tbk
Kode Emiten POLI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Wisma Pembangunan Jakarta Non- 26.670.960.095 PENUH IDR 99.98
Sembilan dan Jasa operasional
Delapan
2 PT Pasifik Pembangunan Jakarta Non- 10.510.627.048 PENUH IDR 99.99
Oriental dan Jasa operasional
Masindo
3 PT Kandri Pembangunan Jakarta Non- 0 PENUH IDR 0.0
Investama , operasional
Perdana Perdagangan
dan Jasa
4 PT Pasifik Pembangunan Jakarta Non- 2.097.231.356 PENUH IDR 99.96
Masindo dan Jasa operasional
5 PT Widya Manajemen Jakarta Non- 11.409.034.487 PENUH IDR 99.99
Bhakti Properti dan operasional
Pembangunan
6 PT Bawen Pembangunan Semarang 2019 Non- 33.266.094.986 PENUH IDR 99.99
Investama , Jasa dan operasional
Perdana Perdagangan
7 PT Siliwangi Pembangunan Semarang Operasional 61.287.219.759 PENUH IDR 99.98
Bimantara ,
Perdana Perdagangan
dan Jasa
8 PT Mataram Pembangunan Semarang Non- 982.175.141 PENUH IDR 99.0
Gemilang , operasional
Abadi Perdagangan
dan Jasa
9 PT Besen Pembangunan Semarang Non- 31.988.673.119 PENUH IDR 99.99
Citra Permata , operasional
Perdagangan
dan Jasa
10 PT Karimun Pembangunan Semarang Non- 0 PENUH IDR 0.0
Jawa Pratama , operasional
Perdagangan
dan Jasa
11 PT Sino Perhotelan Semarang Non- 566.896.545 PENUH IDR 99.0
Propertindo operasional
Internasional
12 PT Graha Pembangunan Jakarta Non- 0 PENUH IDR 0.0
Metta Arya , operasional
Perdagangan
dan Jasa
13 PT Royal Perhotelan Semarang Non- 20.370.400 PENUH IDR 99.99
Phantom operasional
Properties
14 PT Cakrawala Manajemen Jakarta Non- 2.143.060.067 PENUH IDR 99.99
Bhayangkara Properti operasional
Perdana Pembangunan
15 PT Duta Kontruksi, Lombok Operasional 234.515.095.655 PENUH IDR 52.13
Megah Perdagangan,
Laksana Penyedia
akomodasi,
Real Estate,
Kesenian,
Pengangkutan
dan
Pergudangan
16 PT Cakrawala Pembangunan Jakarta 2011 Operasional 1.317.392.757.027 PENUH IDR 99.99
Sakti Kencana , Pengelolaan
dan
Penyewaan
Gedung,
Perkantoran,
Mall, Hotel,
Ruko dan
Taman
Hiburan
Page 2
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
17 PT Graha Pembangunan Semarang 2013 Operasional 58.084.880.069 PENUH IDR 99.99
Satu Tiga , Perhotelan
Tujuh dan Pengelola
Apartemen
18 PT Graha Pembangunan Semarang 2013 Operasional 189.537.552.071 PENUH IDR 99.99
Masindo , Perhotelan
Pratama dan Pengelola
Apartemen
19 PT Pahala Pembangunan Semarang 2013 Operasional 239.067.783.396 PENUH IDR 99.99
Agung ,
Perdagangan
dan Jasa
20 PT Bumi Pembangunan Semarang Non- 75.981.093.569 PENUH IDR 99.99
Wardhana dan Jasa operasional
21 PT Bumi Pembangunan Jakarta Non- 234.982.481.820 PENUH IDR 99.99
Pasifik , operasional
Kencana Perdagangan
dan Jasa
22 PT Morindo Pembangunan Jakarta 2009 Operasional 65.011.333.950 PENUH IDR 99.99
Masindo dan Jasa
23 PT Adil Berkat Perdagangan Jakarta Non- 298.745.610.725 PENUH IDR 99.99
Sentosa besar operasional
berbagai
macam
material
bangunan,
Aktivitas
wilayah
Kawasan
berikat, Hotel
bintang lima,
Hotel bintang
empat,
Penyediaan
akomodasi
lainnya,
Aktivitas
perusahaan
holding, Real
estate yang
dimiliki sendiri
atau disewa
dan Aktivitas
jasa
penunjang
usaha lainnya
24 PT Scotia Konstruksi Jakarta Non- 77.948.844.202 PENUH IDR 99.88
Sentosa dan Real operasional
Indonesia Estate
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Pollux Hotels Group Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Pollux Hotels Group Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 3
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Pollux Hotels Group Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas POLI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA874 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management Industry
& Development
Subindustri H111. Real Estate Development Subindustry
& Management
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 4
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 5
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
18,196,254,360 29,770,766,115
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
51,612,428,134 40,685,227,096
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
16,200,000
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
7,737,962,276 5,147,185,064
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 390,155,436,907 250,367,956,685 Current inventories
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
89,259,635,572 10,791,266,445
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
46,063,746,446 39,173,925,174
lancar
Jumlah aset lancar 603,025,463,695 375,952,526,579 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 1,782,437,145 1,613,682,516 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak berelasi 189,205,638,485 209,816,402,392 receivables related
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
498,270,629,577 498,270,629,577
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 16,507,661,799 15,062,382,146 Deferred tax assets
Properti investasi 989,869,506,947 909,471,964,055 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
477,871,415,072 480,600,464,612
equipment
Goodwill 91,289,962,038 91,289,962,038 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
10,384,109
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
1,520,248,925 1,145,849,999
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 2,266,317,499,988 2,207,281,721,444 Total non-current assets
Jumlah aset 2,869,342,963,683 2,583,234,248,023 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
59,627,100,730 32,549,872,514
ketiga third parties
Page 6
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
7,771,699,091 7,971,233,267
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
67,010,070,157 77,896,792,265
pendek expenses
Utang pajak 24,873,344,930 14,573,434,079 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
42,807,435,681 42,518,029,498
pendek
Pendapatan diterima Current unearned
128,610,365,604 42,535,550,558
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 76,500,000,000 36,000,000,000
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 92,622,702 92,622,702
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
407,292,638,895 254,137,534,883
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
9,060,373,159 22,825,558,734
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 405,645,562,699 391,881,000,000 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
37,272,600 87,498,400
pembiayaan payables
konsumen
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 6,340,498,003 5,937,516,601 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
111,350,063,831 8,230,821,345
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
532,433,770,292 428,962,395,080
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 939,726,409,187 683,099,929,963 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 201,052,640,000 201,052,640,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
1,357,463,734,184 1,356,067,619,605
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 9,093,935,767 8,589,931,259 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Page 7
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 88,006,248,604 88,006,248,604 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 232,870,351,386 246,046,492,362 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,888,486,909,941 1,899,762,931,830
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
41,129,644,555 371,386,230
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,929,616,554,496 1,900,134,318,060 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,869,342,963,683 2,583,234,248,023
ekuitas
Page 8
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
169,249,735,140 147,560,512,487
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 83,061,141,566 ) ( 64,370,502,736 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 86,188,593,574 83,190,009,751 Total gross profit
Beban penjualan ( 944,100,598 ) ( 64,757,535 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 48,276,441,028 ) ( 33,537,977,852 )
expenses
Pendapatan keuangan 10,602,410,902 123,917,305,568 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 1,442,319,622 ) ( 1,087,980,452 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 471,639,923 ) 2,220,272,493
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 3,884,603,718 25,535,921,521 Other income
Beban lainnya ( 18,321,172,396 ) ( 18,483,865,807 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 7,941,987,628 ) ( 7,464,583,484 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
23,277,946,999 174,224,344,203
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 3,539,750,000 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
23,277,946,999 170,684,594,203
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 23,277,946,999 170,684,594,203 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 23,277,946,999 170,684,594,203 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
27,519,688,674 170,684,444,450
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 4,241,741,675 ) 149,753 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 27,519,688,674 170,684,444,450 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 4,241,741,675 ) 149,753 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 11.58 84.9 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
201,052,640,000 1,356,067,619,605 8,589,931,259 88,006,248,604 246,046,492,362 1,899,762,931,830 371,386,230 1,900,134,318,060
period
Posisi ekuitas, awal periode 201,052,640,000 1,356,067,619,605 8,589,931,259 88,006,248,604 246,046,492,362 1,899,762,931,830 371,386,230 1,900,134,318,060 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 27,519,688,674 27,519,688,674 ( 4,241,741,675 ) 23,277,946,999 Profit (loss)
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
1,417,614,579 1,417,614,579 1,417,614,579
akuisisi entitas anak acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
504,004,508 ( 40,695,829,650 ) ( 40,191,825,142 ) 45,000,000,000 4,808,174,858
pendirian entitas anak establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
( 21,500,000 ) ( 21,500,000 ) ( 21,500,000 )
pelepasan entitas anak disposal of subsidiaries
Posisi ekuitas, akhir periode 201,052,640,000 1,357,463,734,184 9,093,935,767 88,006,248,604 232,870,351,386 1,888,486,909,941 41,129,644,555 1,929,616,554,496 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
201,052,640,000 1,344,508,932,078 6,917,645,422 66,420,410,232 112,582,069,113 1,731,481,696,845 273,797,560 1,731,755,494,405
period
Posisi ekuitas, awal periode 201,052,640,000 1,344,508,932,078 6,917,645,422 66,420,410,232 112,582,069,113 1,731,481,696,845 273,797,560 1,731,755,494,405 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 170,684,444,450 170,684,444,450 149,753 170,684,594,203 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 14,416,129,571 ( 14,416,129,571 ) Allocation for general reserves
Transaksi ekuitas lainnya ( 3,051,689,872 ) ( 3,051,689,872 ) 100,000,000 ( 2,951,689,872 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 201,052,640,000 1,344,508,932,078 6,917,645,422 80,836,539,803 265,798,694,120 1,899,114,451,423 373,947,313 1,899,488,398,736 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
166,240,088,680 155,278,937,621
pelanggan
Penerimaan dari royalti, Receipts from royalties,
fees, komisi, dan 108,783,952 25,535,921,521 fees, commissions and
pendapatan lain other revenues
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 83,635,777,824 ) ( 79,567,211,486 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
82,713,094,808 101,247,647,656
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 18,321,172,396 ) ( 18,483,865,807 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 6,046,101,612 ) ( 14,146,487,050 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
58,345,820,800 68,617,294,799
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 66,282,172,675 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
10,109,856,937
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 35,116,091,776 ) ( 140,708,465,742 )
properti investasi investment properties
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 5,008,997,805 ) ( 991,078,987 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
141,510,000,000
tanah dalam pengembangan land for development
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 543,153,559 ) ( 7,190,935 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Pembayaran untuk perolehan Payments to acquire financial
( 1,444,134,000 )
aset keuangan assets
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 519,204,571 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 96,840,558,878 ) ( 1,121,665,093 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Page 12
Pembayaran pinjaman bank ( 18,000,000,000 ) ( 25,051,996,707 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
( 50,225,800 ) ( 202,458,932 )
pembiayaan konsumen financing payables
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
6,845,578,355 ( 2,521,914,660 )
berelasi parties
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 38,124,873,768 ( 19,316,719,599 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
26,920,226,323 ( 47,093,089,898 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 11,574,511,755 ) 20,402,539,808
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
29,770,766,115 22,171,266,678
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
18,196,254,360 42,573,806,486
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian adalah dasar akrual. Mata uang penyajian yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan statements
konsolidasian adalah mata uang fungsional Grup, yaitu Rupiah Indonesia, dan laporan keuangan
tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing ? masing akun
tersebut.Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas Principles of consolidation
(termasuk entitas bertujuan khusus) yang dikendalikan oleh Perusahaan (entitas anak). Pengendalian
dianggap ada apabila Perusahaan mempunyai hak untuk mengatur kebijakan keuangan dan
operasional suatu entitas untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya. Hasil entitas anak yang
diakuisisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal efektif akuisisisi dan sampai dengan tanggal efektif
penjualan. Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Grup.
Seluruh transaksi intra kelompok usaha, saldo, penghasilan, dan beban dieliminasi pada saat
konsolidasian. Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan
disajikan dalam ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai
wajar ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset bersih yang
dapat diidentifikasi dari pihak yang diakuisisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisisi dengan
dasar akuisisisi. Setelah akuisisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah
kepemilikan pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan
selanjutnya dalam ekuitas.Seluruh laba rugi dan penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada
kepentingan non-pengendali bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali
mempunyai saldo defisit. Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan
Grup dan kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian
kepemilikannya atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas
dan diatribusikan pada pemilik entitas induk.Ketika grup kehilangan pengendalian atas entitas anak,
keuntungan dan kerugian diakui didalam laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan dihitung
sebagai perbedaan antara:(i) keseluruhan nilai wajar yang diterima dan nilai wajar dari setiap sisa
investasi, dan (ii) nilai tercatat sebelumnya dari aset (termasuk goodwill) dan liabilitas dari entitas anak
dan setiap kepentingan non-pengendali.Ketika aset dari entitas anak dinyatakan sebesar nilai revaluasi
atau nilai wajar dan akumulasi keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebagai pendapatan
komprehensif lainnya dan terakumulasi dalam ekuitas, jumlah yang sebelumnya diakui sebagai
pendapatan komprehensif lainnya dan akumulasi ekuitas dicatat seolah-olah Grup telah melepas
secara langsung aset yang relevan (yaitu direklasifikasi ke laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
atau ditransfer langsung ke saldo laba sebagaimana ditentukan oleh PSAK yang berlaku).Nilai wajar
setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap awal
Page 14
aset keuangan sesuai dengan PSAK 55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan pengukuran atau, jika
sesuai, biaya perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau pengendalian
bersama entitas.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau Cash and cash equivalents
kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan.Kas di bank yang dibatasi
penggunaannya sehubungan dengan persyaratan perjanjian pinjaman atau perjanjian lainnya disajikan
sebagai ?Bank yang Dibatasi Penggunaannya? sebagai aset tidak lancar.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha adalah piutang pelanggan terkait dengan penjualan atau jasa yang dilakukan dalam Trade and other receivables
kegiatan usaha. Piutang lain-lain adalah jumlah piutang pihak ketiga atau pihak berelasi untuk
transaksi di luar kegiatan usaha normal. Jika tingkat kolektabilitas diekspektasi dalam satu tahun atau
kurang, maka akan diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, maka akan disajikan sebagai aset
tidak lancar.
Persediaan Properti persediaan mengompres bangunan yang tidak banyak digunakan untuk operasi, tidak untuk Inventories
dijual dalam kegiatan usaha biasa, namun terutama diadakan untuk mendapatkan pendapatan sewa
dan apresiasi modal.Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan
atau nilai realisasi neto (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan persediaan meliputi
seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini dimana
ditentukan dengan metode rata-rata bergerak. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan
dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang
diperlukan untuk melaksanakan penjualan.Nilai persediaan meliputi seluruh akumulasi biaya yang
terjadi dalam rangka penyelesaian bangunan apartemen, termasuk harga tanah, biaya pengembangan
tanah, termasuk tanah yang digunakan untuk jalan dan infrastruktur, dialokasikan dengan
menggunakan luas area yang dapat dijual.Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan,
kerusakan, kehilangan dan lambatnya perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap
keadaan masing-masing persediaan untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir periode.
Jumlah penyisihan penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan
diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi.Konstruksi dalam pengerjaan
terdiri dari pembangunan yang dimaksudkan sebagai properti investasi. Aset dalam penyelesaian
dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya terdiri dari akumulasi biaya yang terjadi sehubungan
dengan pembangunan gedung, termasuk biaya tanah, biaya infrastruktur, fasad, interior, dan akses
sistem keamanan. Jika konstruksi selesai dan siap digunakan, biaya yang dikeluarkan akan
direklasfikasi ke akun properti investasi.
Tanaman produktif - Bearer plants
Properti investasi Properti investasi dinyatakan sebesar harga perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi Investment property
penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat
termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika
kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.Properti
Page 15
investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya)
yang dikuasai perusahaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya,
dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan
administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.Properti investasi perusahaan terdiri dari
bangunan dan prasarana yang dikuasai perusahaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan
nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa
untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui
dalam laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.Pemindahan ke properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya
pembangunan atau pengembangan.Pemindahan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.Untuk pemindahan dari properti investasi ke properti yang
digunakan sendiri, perusahaan menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan.
Jika properti investasi perusahaan mencatat properti investasi tersebut sesuai dengan kebijakan aset
tetap sampai dengan saat tanggal berakhirnya perubahan penggunaan.Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, Fixed assets
jika ada. Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus ke nilai sisa diperkirakan
mereka selama lebih rendah dari estimasi masa manfaat aset.Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai
berikut: Bangunan dan prasarana 10-20 Mesin dan instalasi listrik 16 Perabotan 4 Peralatan dan
perlengkapan 4 Kendaraan 8 Biaya selanjutnya termasuk dalam nilai tercatat aset atau diakui sebagai
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, hanya apabila kemungkinan bahwa manfaat ekonomi
masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perusahaan dan biaya tersebut dapat
diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui. Semua perbaikan dan
pemeliharaan dibebankan ke laporan laba rugi selama periode dimana terjadinya.Masa manfaat aset
dan nilai sisa ditelaah dan disesuaikan jika perlu. Ulasan ini akan terjadi setidaknya di akhir tahun
keuangan. Efek dari setiap revisi diakui dalam laporan laba rugi, ketika perubahan muncul.Ketika aset
tetap dijual, nilai tercatatnya dikeluarkan dari laporan keuangan, dan keuntungan dan kerugian yang
dihasilkan dari penjualan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi.Akumulasi biaya konstruksi
bangunan dikapitalisasi sebagai "aset dalam penyelesaian". Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset
tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan dibebankan pada saat aset
tersebut siap untuk digunakan.
Tanah belum dikembangkan - Undeveloped land
Aset biologis - Biological assets
Page 16
Perkebunan plasma - Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan - Impairment of non-financial assets
Beban tangguhan - Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok Trade payables and other liabilities
dalam kegiatan usaha biasa. Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi.
Pengakuan pendapatan dan beban PSAK 72: Pendapatan dari kontrak dengan pelangganPSAK 72 menetapkan model lima langkah untuk Revenue and expense recognition
memperhitungkan pendapatan yang timbul dari kontrak dengan pelanggan dan mensyaratkan bahwa
pendapatan diakui pada jumlah yang mencerminkan pertimbangan yang diharapkan Perusahaan
dalam pertukaran untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan. PSAK 72 menggantikan
panduan pengakuan pendapatan saat ini yaitu PSAK 23: Pendapatan, PSAK 34: Kontrak Konstruksi
dan interpretasi terkait.Perusahaan menerapkan PSAK No 72 dengan menggunakan metode
penerapan retrospektif yang dimodifikasi. Pendekatan ini memungkinkan Perusahaan untuk tidak
menyajikan kembali periode sebelumnya, namun penyesuaian dilakukan pada saldo awal periode
pelaporan.Perusahaan mengakui pendapatan sehubungan dengan proyek konstruksinya pada titik
waktu tertentu dan menerapkan istilah pendapatan konstruksi ditangguhkan untuk mendeskripsikan
liabilitas kontrak.Pendapatan hotel dari hunian kamar diakui pada tanggal terhuninya sedangkan
pendapatan hotel lainnya diakui pada saat barang atau jasa diserahkan kepada pelanggan.Beban
diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Penjabaran mata uang asing - Foreign currency translation
Page 17
Transaksi dengan pihak berelasi Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK No. 7 Transactions with related parties
(Revisi 2010), ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi? dan PSAK No. 7 (Penyesuaian 2016),
?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?.PSAK ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi
dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam laporan keuangan konsolidasian dan
laporan keuangan tersendiri entitas induk dan juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara
individual.PSAK ini juga memberikan pengecualian dari persyaratan umum pengungkapan pihak
berelasi atas transaksi dengan pemerintah dan entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau
dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah (entitas berelasi dengan Pemerintah).Pihak berelasi
adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup yang menyiapkan laporan keuangannya (entitas
pelapor).a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut.(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;(ii) memiliki
pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau(iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas
induk entitas pelapor.b. Suatu entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah
satu hal berikut:(i) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);(ii) satu entitas
adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;(iv) suatu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga;(v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas lain yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan
entitas pelapor;(vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang
diidentifikasikan dalam huruf (a);(vii) orang yang didentifikasikan dalam huruf a (i) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Seluruh
transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau
tidak dengan persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak
mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian yang relevan.
Pajak penghasilan Pajak finalPeraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak Income taxes
yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas
transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.Mengacu pada revisi PSAK No. 46 yang
disebutkan di atas, pajak final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 46.
Oleh karena itu, Perusahaan memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan
penjualan real estat dan pendapatan sewa tanah dan bangunan sebagai pos tersendiri.Pajak final
(lanjutan)Perbedaan antara nilai tercatat dari aset revaluasian dan dasar pengenaan pajak merupakan
perbedaan temporer sehingga menimbulkan liabilitas atau aset pajak tangguhan, kecuali untuk aset
tertentu seperti tanah yang pada saat realisasinya dikenakan pajak final yang dikenakan atas nilai
bruto transaksi.Perbedaan nilai tercatat antara aset atau liabilitas yang terkait pajak penghasilan final
dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak
tangguhan.Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret 2002, penghasilan dari sewa
tanah dan bangunan dikenakan pajak final sebesar 10% dari nilai pendapatan bersangkutan.Pajak
kiniAset atau liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode
sebelumnya dicatat sebesar jumlah yang diharapkan dapat dipulihkan dari atau dibayarkan kepada
Kantor Pajak yang besarnya ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku
atau secara substantif telah berlaku.Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena
Page 18
pajak untuk tahun yang bersangkutan. Pengaruh pajak untuk suatu tahun dialokasikan pada operasi
tahun berjalan, kecuali untuk pengaruh pajak dari transaksi yang langsung dibebankan atau dikreditkan
ke ekuitas. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang diambil Perusahaan sehubungan
dengan situasi dimana interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan yang terkait dan
menetapkan provisi jika diperlukan.Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan
Surat Ketetapan Pajak (SKP) diakui sebagai penghasilan atau beban dalam operasi periode berjalan,
kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang
ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan
aset.Pajak tangguhanPajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada
akhir periode pelaporan.Pajak tangguhan (lanjutan)Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi, sejauh terdapat kemungkinan bahwa laba kena
pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
fiskal belum dikompensasi.Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode
pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak
yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi.
Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak
diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena
pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.Pajak tangguhan
yang terkait dengan pos-pos yang diakui diluar laba rugi diakui diluar laba rugi. Pos pajak tangguhan
diakui terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam penghasilan komprehensif lain atau
langsung ke ekuitas.Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan
yang sama.
Pinjaman - Borrowings
Provisi - Provisions
Imbalan kerja karyawan Berdasarkan PSAK No. 24 (revisi 2016), tentang ?Imbalan Kerja?. PSAK ini mewajibkan Perusahaan Employee benefits
mengakui seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal,
peraturan perundang-undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca-kerja, imbalan
kerja jangka pendek dan imbalan kerja jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja
dan imbalan berbasis ekuitas.Berdasarkan PSAK ini, perhitungan estimasi kewajiban untuk imbalan
kerja karyawan berdasarkan Undang ? Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, Undang-undang
Cipta Kerja No. 11 tahun 2020, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021 dan Peraturan Perusahaan
ditentukan dengan menggunakan metode aktuarial ?Projected Unit Credit?.Keuntungan atau kerugian
Page 19
aktuarial diakui sebagai pendapatan atau beban apabila akumulasi neto dari keuntungan atau kerugian
aktuarial yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi jumlah yang lebih
besar di antara 10% dari nilai kini liabilitas imbalan pasti atau 10% dari nilai wajar aset program (jika
ada) pada tanggal tersebut.Keuntungan atau kerugian aktuarial ini dibagi selama rata-rata sisa masa
kerja ekspetasian dari para karyawan.Selanjutnya, biaya jasa lalu dibebankan pada saat imbalan
tersebut telah menjadi hak (vested) dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai
imbalan tersebut menjadi vest. Jika imbalan tersebut menjadi vest segera setelah program imbalan
pasti diperkenalkan atau program tersebut diubah, biaya jasa lalu segera diakui. Jumlah yang diakui
sebagai liabilitas imbalan pasti pada laporan posisi keuangan merupakan jumlah neto dari nilai kini
liabilitas imbalan pasti pada akhir periode pelaporan (yang didiskontokan dengan menggunakan tingkat
bunga obligasi pemerintah pada pasar aktif) ditambah keuntungan (dikurangi kerugian) yang belum
diakui, dikurangi biaya jasa lalu yang belum diakui serta dikurangi nilai wajar aset program yang akan
digunakan untuk penyelesaian liabilitas secara langsung (jika ada).Grup telah menunjuk aktuaris
independen, yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Herman Budi Purwanto. Aktuaris independen telah
melakukan perhitungan atas liabilitas imbalan pasti sesuai dengan PSAK 24.
Laba per saham Sesuai dengan PSAK No. 56, ?Laba per Saham?, laba bersih per saham dihitung dengan membagi Earnings per share
laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama
tahun berjalan, yang perhitungannya berdasarkan atas 2.010.526.400 saham pada 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun berjalan ditambah
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang akan diterbitkan pada saat pengkonversian seluruh
instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif menjadi saham biasa.
Dividen - Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi diindentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang Segment reporting
secara reguler ditelaah oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasiSegmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas:a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan
beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dalam entitas
yang sama);a) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; danc) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.d) yang terlibat dalam
aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan
dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dalam entitas yang sama);d) yang hasil
operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya;
dane) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.Informasi yang digunakan oleh
pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka
terfokus pada kategori dari setiap produk.Penyusunan laporan keuangan Grup mengharuskan
manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi,
pada akhir tahun pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
Page 20
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam tahun pelaporan
berikutnya.
Instrumen keuangan derivatif Perusahaan memiliki instrumen keuangan derivatif untuk melindungi nilai mata uang asing dan risiko Derivative financial instruments
suku bunga. Derivatif melekat dipisahkan dari kontrak utama dan dicatat secara terpisah jika kontrak
utama bukan merupakan aset keuangan dan karakteristik ekonomi serta risiko dari kontrak utama dan
derivatif melekat tidak terkait erat, instrumen terpisah dengan persyaratan yang sama dengan kontrak
utama derivatif akan memenuhi definisi derivatif, dan instrumen gabungan tidak diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan bergantung
pada apakah derivatif tersebut ditujukan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat item
yang dilindungi nilai. Perusahaan menetapkan setiap lindung nilai sebagai: a) lindung nilai arus kas; b)
lindung nilai nilai wajar; atauc) lindung nilai investasi bersih.Pada awal penetapan derivatif sebagai
instrumen lindung nilai, Perusahaan secara resmi mendokumentasikan hubungan ekonomi antara
instrumen lindung nilai dan item lindung nilai, termasuk tujuan dan strategi manajemen risiko dalam
melakukan transaksi lindung nilai dan risiko lindung nilai, bersama dengan metode yang akan
digunakan untuk menilai efektivitas hubungan lindung nilai. Perusahaan membuat penilaian, baik pada
awal hubungan lindung nilai maupun secara berkelanjutan, apakah instrumen lindung nilai diharapkan
sangat efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari masing-masing item
lindung nilai yang dapat diatribusikan. Untuk lindung nilai arus kas dari prakiraan transaksi, transaksi
tersebut sangat mungkin terjadi dan harus menghadirkan eksposur terhadap variasi arus kas yang
pada akhirnya dapat memengaruhi laba atau rugi yang dilaporkan.Derivatif pada awalnya diakui
sebesar nilai wajar, biaya transaksi yang dapat diatribusikan diakui dalam laporan laba rugi pada saat
terjadinya. Setelah pengakuan awal, derivatif diukur pada nilai wajar dan perubahannya dicatat seperti
yang dijelaskan di bawah ini.Hubungan lindung nilai yang ditetapkan berdasarkan PSAK 72 pada
tanggal 1 Januari 2020 diperlakukan sebagai lindung nilai berkelanjutan dan dokumentasi lindung nilai
diselaraskan dengan persyaratan PSAK 71.
Penerapan standar akutansi baru - The implementation of new statements of
accounting standards
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode Business combination
akuisisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan,
diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisisi dan jumlah setiap Kepentingan Non Pengendali (KNP)
pada pihak yang diakuisisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisisi mengukur KNP pada
entitas yang diakuisisisi pada nilai wajar atau sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang
teridentifikasi dari entitas yang diakuisisisi.Pada tanggal akuisisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh
dan liabilitas yang diambilalih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang
diukur sesuai dengan standar yang relevan.Terkait dengan partisipasi Perusahaan dalam program
pengampunan pajak dengan deklarasi penyertaan saham yang menyebabkan Perusahaan
memperoleh pengendalian atas investee yang bukan merupakan entitas sepengendali sebagaimana
dijelaskan dalam PSAK 70 paragraf 17 (catatan 26e). Perusahaanmenerapkan ketentuan pengukuran
sebagaimana dijelaskan dalam PSAK 22: Kombinasi Bisnis.Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari
nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak
diakuisisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh
pihak pengakuisisisi pada pihak diakuisisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
Page 21
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah
neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisisi
melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non pengendali pada pihak
diakuisisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh
pihak pengakuisisisi pada pihak diakuisisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi
sebagai pembelian dengan diskon.Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan
dan memberikan mereka hak atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi
pada awalnya diukur baik pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan
non-pengendali atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisisi. Pilihan dasar pengukuran
dilakukan atas dasar transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika
berlaku, pada dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.Bila imbalan yang
dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari
pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut
diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang
dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis.Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang
memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan
penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang
berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu
tahun sejak tanggal akuisisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal
akuisisisi.Akuntansi berikutnya untuk perubahan nilai wajar dari imbalan kontinjensi yang tidak
memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan
kontinjensi diklasifikasikan. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.
Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur kembali pada nilai wajar
pada setiap tanggal pelaporan, dengan perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugiBila suatu
kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisisi diukur
kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisisi dan keuntungan atau kerugian dihasilkan, jika ada, diakui
dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisisi yang sebelumnya
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan tersebut
akan sesuai jika kepemilikan tersebut dilepas/dijual.Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum
selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk
pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode
pengukuran, pihak pengakuisisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk
mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal
akuisisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.
Penentuan nilai wajar - Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing - Foreign currency transactions and balances
Page 22
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain - Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - Placements with Bank Indonesia and other
banks
Efek-efek - Securities
Investasi jangka pendek - Short-term investment
Aset hak guna - Right of use assets
Properti investasi Properti investasi dinyatakan sebesar harga perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi Investment properties
penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Jumlah tercatat
termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika
kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi.Properti
investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya)
yang dikuasai perusahaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya,
dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan
administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.Properti investasi perusahaan terdiri dari
bangunan dan prasarana yang dikuasai perusahaan untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan
nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa
untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara
permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui
Page 23
dalam laba rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.Pemindahan ke properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya
pembangunan atau pengembangan.Pemindahan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.Untuk pemindahan dari properti investasi ke properti yang
digunakan sendiri, perusahaan menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan.
Jika properti investasi perusahaan mencatat properti investasi tersebut sesuai dengan kebijakan aset
tetap sampai dengan saat tanggal berakhirnya perubahan penggunaan.Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Goodwill Goodwill timbul atas akuisisisi dari suatu bisnis yang dicatat pada biaya perolehan yang ditetapkan Goodwill
pada tanggal akuisisisi dari bisnis tersebut dikurangi akumulasi penurunan nilai, jika ada. Untuk tujuan
uji penurunan nilai, goodwilldialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari Grup (atau kelompok unit
penghasil kas) yang diperkirakan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut. Unit
penghasil kas yang telah memperoleh alokasi goodwilldiuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih
sering jika terdapat indikasi bahwa unit penghasil kas tersebut mungkin mengalami penurunan nilai.
Jika jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai
dialokasikan pertama kali untuk mengurangi jumlah tercatat atas setiap goodwill yang dialokasikan
pada unit penghasil kas dan kemudian ke aset lain dari unit penghasil kas secara prorata berdasarkan
jumlah tercatat dari setiap aset dalam unit penghasil kas tersebut. Setiap kerugian penurunan nilai
goodwill diakui secara langsung dalam laba rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dapat dibalik pada periode
berikutnya.Pada pelepasan unit penghasil kas yang relevan, jumlah yang dapat diatribusikan dari
goodwill termasuk dalam penentuan laba rugi atas pelepasan.
Investasi pada entitas asosiasi - Investment in associates
Aset takberwujud Aset tak berwujud Grup berupa perangkat lunak. Perangkat lunak yang bukan merupakan bagian Intangible assets
integral dari perangkat keras yang terkait dicatat sebagai aset tak berwujud dan dinyatakan sebesar
nilai tercatat, yaitu sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi
penurunan nilai, jika ada.Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari seluruh pengeluaran yang dapat
dikaitkan langsung dalam persiapan perangkat lunak tersebut sehingga siap digunakan sesuai dengan
tujuannya. Pengeluaran setelah perolehan perangkat lunak dapat ditambahkan pada biaya perolehan
perangkat lunak atau dikapitalisasi sebagai perangkat lunak hanya jika pengeluaran tersebut
menambah manfaat ekonomis masa depan dari perangkat lunak yang bersangkutan sehingga menjadi
lebih besar dari standar kinerja yang diperkirakan semula. Pengeluaran yang tidak menambah manfaat
ekonomis masa depan dari perangkat lunak diakui sebagai beban pada saat terjadinya.Perangkat
lunak dengan umur manfaat terbatas diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama
estimasi masa manfaat ekonomis aset yaitu 4 (empat) tahun.Amortisasi perangkat lunak diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, sejak tanggal perangkat lunak
tersebut tersedia untuk dipakai sampai berakhirnya masa manfaat dari perangkat lunak tersebut.Masa
manfaat ekonomis dan metode amortisasi ditelaah setiap akhir periode.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
Page 24
metode garis lurus.
Piutang dan utang asuransi - Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen - Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi - Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi - Exploration and evaluation assets
Aset konsesi - Concession assets
Liabilitas atas kontrak - Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain - Deposits from customers and deposits from
other banks
Page 25
Obligasi subordinasi - Subordinated bonds Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali - Securities purchased under resell agreements Liabilitas pembongkaran aset restorasi area - Asset abandoment and site restoration Saham treasuri - Treasury stock Modal saham - Share capital Pengaturan pembayaran berbasis saham - Share-based payment arrangement Biaya emisi efek ekuitas - Stock issuance cost
Page 26
Instrumen keuangan Aset keuangan non-derivatifAset keuangan non-derivatif terdiri dari investasi pada ekuitas dan Financial instruments
sekuritas hutang, perdagangan, piutang lain-lain, serta kas dan setara kas.Aset keuangan diakui jika
Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual dari aset keuangan tersebut.a.
Klasifikasi dan pengukuran Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori
pengukuran berikut:? Amortisasi biaya perolehan;? Nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain
(FVOCI); dan? Nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).Klasifikasi tersebut bergantung pada model bisnis
Perusahaan untuk mengelola aset keuangan serta persyaratan kontraktual dari arus kas dari aset
keuangan tersebut.Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat
menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.Perusahaan
mereklasifikasi aset keuangan jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut
berubah.a. Pengakuan awalAset keuangan diakui jika Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam
ketentuan kontraktual dari aset keuangan tersebut.Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset
keuangan tersebut. Biaya transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi.b. Pengukuran setelah pengakuan awali. Aset keuangan
yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasiAset keuangan yang dimiliki untuk mengumpulkan
arus kas kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan
dalam pendapatan bunga dengan menggunakan metode suku bunga efektif.ii. Aset keuangan melalui
FVOCIInstrumen utang yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual dan untuk dijual, dan di
mana arus kas aset hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga, diklasifikasikan sebagai FVOCI.
Mutasi nilai wajar diakui di penghasilan komprehensif lain (OCI) dan diakumulasi dalam cadangan nilai
wajar, kecuali untuk pengakuan penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan dan kerugian
selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Jika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui di OCI akan direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
dan disajikan dalam ?pendapatan dan beban operasional lainnya?. Pendapatan bunga dari aset
keuangan ini diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan disajikan dalam
?pendapatan bunga?.Perusahaan telah memilih untuk mengakui perubahan nilai wajar efek ekuitas
yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan di OCI karena ini adalah investasi strategis dan Perusahaan
menganggap ini lebih relevan. Mutasi nilai wajar investasi ekuitas yang diklasifikasikan sebagai FVOCI
disajikan sebagai ?keuntungan / kerugian nilai wajar? di OCI. Dividen dari investasi ekuitas diakui
dalam laporan laba rugi sebagai pendapatan dividen. Pada pelepasan investasi ekuitas, setiap
perbedaan antara nilai tercatat dan nilai hasil penjualan akan diakui dalam pendapatan komprehensif
lain dan ditransfer ke laba ditahan bersama dengan jumlah yang sebelumnya diakui di OCI terkait
dengan aset tersebut.i. Aset keuangan melalui FVTPLAset keuangan yang dimiliki untuk
diperdagangkan maupun yang tidak memenuhi kriteria sebagai biaya perolehan diamortisasi atau
FVOCI diklasifikasikan sebagai FVTPL. Pergerakan nilai wajar dan pendapatan bunga diakui dalam
laporan laba rugi pada periode terjadinya dan disajikan dalam ?pendapatan operasional lainnya?.Aset
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugiAset keuangan diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui
laporan laba rugi jika dimiliki untuk diperdagangkan atau ditetapkan seperti itu pada pengakuan awal.
Aset keuangan ditetapkan sebagai nilai wajar melalui laba rugi jika Perusahaan mengelola investasi
tersebut dan membuat keputusan pembelian dan penjualan berdasarkan nilai wajarnya. Pada saat
pengakuan awal, biaya transaksi yang dapat diatribusikan diakui dalam laporan laba rugi pada saat
terjadinya. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diukur pada nilai wajar, dan
perubahannya, yang memperhitungkan pendapatan dividen, diakui dalam laporan laba rugi.Aset
keuangan tersedia untuk dijualAset keuangan tersedia untuk dijual pada awalnya diakui sebesar nilai
Page 27
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, pos tersebut diukur pada nilai wajar dan perubahannya, selain kerugian penurunan nilai dan keuntungan dan kerugian selisih kurs dari pos moneter tersedia untuk dijual, diakui secara langsung di penghasilan komprehensif lain dan disajikan pada cadangan tersedia untuk dijual di ekuitas. Ketika investasi dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi.Investasi pada efek ekuitas yang nilai wajarnya tidak dapat diukur dengan andal diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.Pinjaman yang diberikan dan piutangPinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif. Aset tersebut pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi kerugian penurunan nilai. Pinjaman yang diberikan dan piutang terdiri dari kas dan setara kas, serta piutang usaha, dan piutang lainnya (tidak termasuk pembayaran di muka).Kas dan setara kasKas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan deposito bank. Untuk tujuan laporan arus kas, jaminan yang dijaminkan dikecualikan selama cerukan bank yang dapat dibayar kembali sesuai permintaan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan kas Perusahaan dimasukkan sebagai komponen kas dan setara kas.Liabilitas keuangan non-derivatifPerusahaan pada awalnya mengakui efek hutang yang diterbitkan pada tanggal asalnya. Liabilitas keuangan untuk imbalan kontinjensi yang dibayarkan dalam kombinasi bisnis diakui pada tanggal akuisisisi. Semua liabilitas keuangan lainnya (termasuk liabilitas yang ditentukan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi) diakui pada awalnya pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui laporan laba rugi jika diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan atau ditetapkan seperti itu pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diukur pada nilai wajar dan perubahannya, termasuk setiap beban bunga, diakui dalam laporan laba rugi.Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan non-derivatif ke dalam kategori liabilitas keuangan lainnya. Liabilitas keuangan tersebut pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan ini diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan lainnya terdiri dari pinjaman, pinjaman, sekuritas hutang, hutang dagang, dan hutang lain-lain.Pengakuan ulangAset keuangan dihentikan pengakuannya jika hak kontraktual Perusahaan atas arus kas dari aset keuangan kadaluwarsa atau jika Perusahaan mengalihkan aset keuangan kepada pihak lain tanpa mempertahankan kendali atau mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset tersebut. Perusahaan menghentikan pengakuan kewajiban keuangan ketika kewajiban kontraktualnya dihentikan, dibatalkan, atau kadaluwarsa.Saling hapusAset dan kewajiban keuangan saling hapus dan jumlah neto disajikan di neraca jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak hukum untuk saling hapus dan bermaksud untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajiban secara bersamaan.Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilaiPerusahaan memiliki instrumen keuangan derivatif untuk melindungi nilai mata uang asing dan risiko suku bunga. Derivatif melekat dipisahkan dari kontrak utama dan dicatat secara terpisah jika kontrak utama bukan merupakan aset keuangan dan karakteristik ekonomi serta risiko dari kontrak utama dan derivatif melekat tidak terkait erat, instrumen terpisah dengan persyaratan yang sama dengan kontrak utama derivatif akan memenuhi definisi derivatif, dan instrumen gabungan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan bergantung pada apakah derivatif tersebut ditujukan sebagai instrumen lindung nilai,
Page 28
dan jika demikian, sifat item yang dilindungi nilai. Perusahaan menetapkan setiap lindung nilai sebagai: a) lindung nilai arus kas; b) lindung nilai nilai wajar; atauc) lindung nilai investasi bersih.Pada awal penetapan derivatif sebagai instrumen lindung nilai, Perusahaan secara resmi mendokumentasikan hubungan ekonomi antara instrumen lindung nilai dan item lindung nilai, termasuk tujuan dan strategi manajemen risiko dalam melakukan transaksi lindung nilai dan risiko lindung nilai, bersama dengan metode yang akan digunakan untuk menilai efektivitas hubungan lindung nilai. Perusahaan membuat penilaian, baik pada awal hubungan lindung nilai maupun secara berkelanjutan, apakah instrumen lindung nilai diharapkan sangat efektif dalam mengimbangi perubahan nilai wajar atau arus kas dari masing-masing item lindung nilai yang dapat diatribusikan. Untuk lindung nilai arus kas dari prakiraan transaksi, transaksi tersebut sangat mungkin terjadi dan harus menghadirkan eksposur terhadap variasi arus kas yang pada akhirnya dapat memengaruhi laba atau rugi yang dilaporkan.Derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai wajar, biaya transaksi yang dapat diatribusikan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Setelah pengakuan awal, derivatif diukur pada nilai wajar dan perubahannya dicatat seperti yang dijelaskan di bawah ini.Hubungan lindung nilai yang ditetapkan berdasarkan PSAK 72 pada tanggal 1 Januari 2020 diperlakukan sebagai lindung nilai berkelanjutan dan dokumentasi lindung nilai diselaraskan dengan persyaratan PSAK 71.a. Lindung nilai arus kasPerusahaan menetapkan derivatif tertentu sebagai instrumen lindung nilai untuk melindungi nilai dari variabilitas arus kas yang terkait dengan prakiraan transaksi yang sangat mungkin terjadi yang timbul dari perubahan nilai tukar mata uang asing dan suku bunga.Jika derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai arus kas, bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif tersebut diakui di OCI dan diakumulasikan dalam cadangan lindung nilai. Setiap bagian yang tidak efektif dari perubahan nilai wajar derivatif langsung diakui dalam laba rugi.Jika prakiraan transaksi lindung nilai selanjutnya menghasilkan pengakuan item non-keuangan, seperti persediaan, jumlah yang diakui sebagai OCI dimasukkan dalam biaya awal item non-keuangan tersebut.a. Lindung nilai nilai wajarKomitmen pasti dari kontrak yang dibuat dengan berbagai pelanggan dalam mata uang asing ditetapkan sebagai item lindung nilai. Perusahaan menggunakan forward mata uang asing untuk melindungi eksposurnya terhadap risiko mata uang asing yang timbul dari kontrak ini. Di bawah kebijakan Perusahaan, persyaratan penting dari kontrak pertukaran berjangka harus selaras dengan item lindung nilai. Perusahaan menetapkan komponen spot kontrak berjangka sebagai instrumen lindung nilai. Perubahan nilai wajar atas item lindung nilai yang timbul dari risiko mata uang diakui dalam laporan laba rugi. Perubahan nilai wajar di tempat mata uang yang selanjutnya ditetapkan sebagai lindung nilai nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi dalam item baris yang sama dengan perubahan nilai wajar dari item yang dilindungi nilainya.Perubahan nilai wajar atas bagian yang tidak efektif dari mata uang ke depan diakui dalam laporan laba rugi dan disajikan secara terpisah dalam ?pendapatan atau beban operasional lainnya?.a. Lindung nilai investasi bersihPerusahaan menetapkan kewajiban keuangan derivatif dan non-derivatif tertentu sebagai lindung nilai atas risiko nilai tukar mata uang asing atas investasi bersih dalam operasi luar negeri.Ketika instrumen derivatif atau kewajiban keuangan non-derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai atas investasi neto dalam operasi luar negeri, bagian efektif dari, untuk derivatif, perubahan nilai wajar instrumen lindung nilai atau, untuk keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui di OCI dan disajikan dalam cadangan penjabaran dalam ekuitas. Setiap bagian yang tidak efektif dari perubahan nilai wajar dari derivatif atau keuntungan dan kerugian selisih kurs dari non-derivatif segera diakui dalam laporan laba rugi. Jumlah yang diakui di OCI direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan operasi luar negeri.c. Derivatif melekat yang dapat dipisahkan Perubahan nilai wajar dari derivatif melekat yang dipisahkan langsung diakui pada laporan laba rugi. d. Derivatif non-perdagangan lainnyaJika instrumen keuangan derivatif tidak dirancang dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi syarat untuk akuntansi lindung nilai, semua perubahan nilai wajarnya segera diakui dalam laporan laba rugi.d. Instrumen keuangan derivatif dan
Page 29
akuntansi lindung nilaiKebijakan yang diterapkan dalam informasi komparatif yang disajikan untuk 1 Januari 2020 serupa dengan yang diterapkan untuk 31 Desember 2020. Namun demikian, derivatif melekat tidak dipisahkan dari kontrak utama yang merupakan aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK 71.Penurunan nilai aset keuanganPerusahaan menilai pada basis ke depan Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) terkait dengan aset keuangan yang dicatat pada biaya diamortisasi dan FVOCI, piutang usaha atas penjualan apartemen, hotel, dan mall. Untuk piutang usaha apartemen, hotel, dan mall Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan yang diizinkan oleh PSAK 71, yang mensyaratkan Kerugian Kredit Ekspektasian 12 bulan untuk diakui sejak pengakuan awal piutang. Perusahaan menerapkan pendekatan umum KKE 12 bulan pada tanggal penerapan awal sesuai dengan standar pengakuan pada tanggal awal 1 Januari 2020 dengan efek kumulatif dan tidak melakukan penyajian kembali untuk semua piutang usaha apartemen, hotel, dan mall dikarenakan risiko bisnis yang meningkat akibat Pandemi Covid-19 sebagai respon dari Kondisi Ekonomi yang tidak biasa (lihat catatan 45). Terkait dengan hal ini, kualitas piutang Perusahaan berada pada Tahap 1 dengan kualitas kredit performing dikarenakan Perusahaan masih memiliki aset dasarnya terkait dengan piutang usaha penjualan apartemen, hotel, dan mall.Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi mengalami penurunan nilai kredit. Aset keuangan 'mengalami penurunan nilai kredit' ketika satu atau beberapa peristiwa yang memiliki dampak merugikan pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan telah terjadi.Bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit mencakup data yang dapat diobservasi:? kesulitan keuangan yang signifikan dari peminjam atau penerbit;? pelanggaran kontrak seperti wanprestasi atau jatuh tempo lebih dari 90 hari;? restrukturisasi pinjaman atau uang muka oleh Perusahaan dengan ketentuan yang tidak akan dipertimbangkan oleh Perusahaan sebaliknya;? kemungkinan besar pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; atau? hilangnya pasar aktif untuk sekuritas karena kesulitan keuangan.Aset keuangan yang tidak dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, termasuk kepentingan dalam entitas asosiasi dan ventura bersama, dinilai pada setiap periode pelaporan untuk menentukan apakah terdapat bukti objektif penurunan nilai. Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika bukti obyektif menunjukkan bahwa peristiwa kerugian telah terjadi setelah pengakuan awal aset, dan peristiwa kerugian tersebut berdampak negatif terhadap estimasi arus kas masa depan dari aset tersebut yang dapat diestimasi dengan andal.Bukti objektif bahwa aset keuangan (termasuk efek ekuitas) mengalami penurunan nilai dapat mencakup wanprestasi atau tunggakan oleh debitur, restrukturisasi sejumlah hutang kepada Perusahaan dengan ketentuan yang tidak akan dipertimbangkan oleh Perusahaan, indikasi bahwa debitur atau penerbit akan dinyatakan pailit, merugikan perubahan dalam status pembayaran peminjam atau penerbit di Perusahaan, kondisi ekonomi yang berhubungan dengan wanprestasi atau hilangnya pasar aktif untuk sekuritas.Semua aset keuangan yang signifikan secara individual dievaluasi penurunan nilainya secara individual. Semua aset keuangan yang signifikan secara individual yang ditemukan tidak mengalami penurunan nilai secara khusus kemudian dievaluasi secara kolektif untuk mengetahui penurunan nilai yang telah terjadi tetapi belum diidentifikasi. Sisa aset keuangan yang tidak signifikan secara individual dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif dengan mengelompokkan instrumen yang memiliki karakteristik risiko serupa.Dalam menilai penurunan nilai kolektif, Perusahaan menggunakan tren historis dari kemungkinan gagal bayar, waktu pemulihan dan jumlah kerugian yang terjadi, disesuaikan dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah kondisi ekonomi dan kredit saat ini sedemikian rupa sehingga kemungkinan besar kerugian sebenarnya lebih besar atau lebih rendah dari yang disarankan oleh tren historis.Kerugian penurunan nilai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dihitung sebagai selisih antara nilai tercatatnya dan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan suku bunga efektif awal. Kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan dicatat sebagai akun penyisihan piutang. Ketika
Page 30
Perusahaan menganggap bahwa tidak ada prospek yang realistis untuk pemulihan aset, jumlah yang
relevan dihapuskan. Jika peristiwa selanjutnya menyebabkan jumlah kerugian penurunan nilai
menurun, penurunan kerugian penurunan nilai tersebut dibalik melalui laporan laba rugi.Kerugian
penurunan nilai atas aset keuangan tersedia untuk dijual diakui dengan mereklasifikasi kerugian yang
terakumulasi dalam cadangan tersedia untuk dijual di ekuitas ke laba rugi. Kerugian kumulatif yang
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi adalah selisih antara biaya perolehan, setelah dikurangi
pembayaran pokok dan amortisasi, dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan nilai yang diakui
sebelumnya dalam laporan laba rugi. Perubahan provisi penurunan nilai yang disebabkan oleh
penerapan metode suku bunga efektif disajikan sebagai komponen pendapatan bunga.Jika, pada
periode berikutnya, nilai wajar dari efek hutang tersedia untuk dijual yang mengalami penurunan nilai
meningkat dan peningkatan tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi
setelah kerugian penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi, maka kerugian penurunan nilai
tersebut dibalik, dengan jumlah pembalikan tersebut diakui dalam laporan laba rugi. Namun, setiap
pemulihan selanjutnya atas nilai wajar dari efek ekuitas tersedia untuk dijual yang mengalami
penurunan nilai, diakui dalam pendapatan komprehensif lain.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai - Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan - Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru - Adoption of new accounting standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun - Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif effective
Utang pembiayaan konsumen - Consumer financing liabilities
Page 31
Page 32
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Reclassifications of
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 300,438,899,887 300,438,899,887 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 273,866,361,703 4,833,050,701 37,961,570 278,737,373,974 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
69,993,878,432 7,940,300 ( 27,414,854 ) 69,974,403,878
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
73,448,857,168 87,930,000 13,514,616,026 87,051,403,194
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,181,112,152 206,600,000 6,387,712,152
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment,
31,749,286,873 80,076,804 398,939,525 32,228,303,202
langsung directly owned
Dimiliki langsung 755,678,396,215 5,008,997,805 14,130,702,267 774,818,096,287 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
755,678,396,215 5,008,997,805 14,130,702,267 774,818,096,287
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 110,350,880,996 8,462,662,806 118,813,543,802 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
57,325,865,098 1,403,143,264 58,729,008,362
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
71,621,062,640 282,144,162 10,769,287,968 82,672,494,770
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,548,953,249 170,983,147 167,862,500 4,887,798,896
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment,
31,231,169,620 45,498,460 567,167,305 31,843,835,385
langsung directly owned
Dimiliki langsung 275,077,931,603 10,364,431,839 11,504,317,773 296,946,681,215 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
275,077,931,603 10,364,431,839 11,504,317,773 296,946,681,215
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
Page 33
480,600,464,612 477,871,415,072 equipment
Page 34
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount, gross
299,445,697,889 224,512,821 ( 27,666,666 ) 796,355,843 300,438,899,887
langsung
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 281,059,638,539 3,459,223,164 ( 10,692,500,000 ) 40,000,000 273,866,361,703 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 72,778,679,836 215,198,596 ( 3,000,000,000 ) 69,993,878,432 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 75,448,474,338 222,340,000 ( 2,221,957,170 ) 73,448,857,168 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,109,612,152 71,500,000 6,181,112,152
dimiliki langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
28,468,939,286 342,261,587 ( 61,914,000 ) 3,000,000,000 31,749,286,873
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
836,355,843 0 ( 836,355,843 ) 0
langsung
Dimiliki langsung 764,147,397,883 4,535,036,168 ( 13,004,037,836 ) 0 755,678,396,215 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
764,147,397,883 4,535,036,168 ( 13,004,037,836 ) 0 755,678,396,215
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 102,190,356,269 14,587,796,551 ( 6,467,271,824 ) 40,000,000 110,350,880,996 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 54,675,714,466 2,650,150,632 57,325,865,098 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 72,469,038,119 1,360,902,949 ( 2,208,878,428 ) 71,621,062,640 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,982,279,335 566,673,914 4,548,953,249
dimiliki langsung owned
Page 35
Peralatan Teknikal, 29,457,563,259 1,822,232,446 ( 48,626,085 ) 31,231,169,620 Technical Equipment,
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
40,000,000 0 ( 40,000,000 )
langsung
Dimiliki langsung 262,814,951,448 20,987,756,492 ( 8,724,776,337 ) 0 275,077,931,603 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
262,814,951,448 20,987,756,492 ( 8,724,776,337 ) 0 275,077,931,603
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
501,332,446,435 480,600,464,612
equipment
Page 36
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tahun 2020, PT Graha Satu Tiga Tujuh, entitas anak langsung mengasuransikan Apartemen dan Disclosure of notes for property, plant and
Hotel W/R terhadap risiko kerusakan material, terorisme, sabotase dan risiko lainnya dalam paket polis equipment
asuransi PT Asuransi Sinar Mas dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp 180.000.000.000, yang
diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut.Pada 2022, PT Graha Satu Tiga
Tujuh, entitas anak langsung mengasuransikan Apartemen dan Hotel W/R terhadap risiko kerusakan
material, terorisme, sabotase dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General
Insurance dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp410.000.000.000, yang diyakini manajemen
telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan adalah 29 Mei 2022 sampai
dengan 29 Mei 2023. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada 2021, PT Graha Satu Tiga Tujuh, entitas anak
langsung mengasuransikan Apartemen dan Hotel W/R terhadap risiko kerusakan material, terorisme,
sabotase dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General Insurance dengan total nilai
pertanggungan sebesar Rp410.000.000.000, yang diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi
risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan adalah 29 Mei 2021 sampai dengan 29 Mei 2022.
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun 2022, PT Graha Masindo Pratama, entitas anak langsung
mengasuransikan hotel Louis Kienne dan apartemen The Pinnacle yang berada di Semarang terhadap
risiko kebakaran dan risiko lainnya, Terorisme & Sabotase (kecuali hak atas tanah) dan asuransi
kendaraan bermotor Indonesia dalam paket polis asuransi Lippo General Insurance. Dengan total nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp525.000.000.000 dan asuransi tanggung jawab publik
dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp10.000.000.000 yang diyakini manajemen telah cukup
untuk menutup kemungkinan kerugian terhadap risiko yang dipertanggungkan.Pada tahun 2021, PT
Graha Masindo Pratama, entitas anak langsung mengasuransikan hotel Louis Kienne dan apartemen
The Pinnacle yang berada di Semarang terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya, Terorisme &
Sabotase (kecuali hak atas tanah) dan asuransi kendaraan bermotor Indonesia dalam paket polis
asuransi Lippo General Insurance. Dengan total nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp525.000.000.000 dan asuransi tanggung jawab publik dengan total nilai pertanggungan sebesar
Rp10.000.000.000 yang diyakini manajemen telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
terhadap risiko yang dipertanggungkan.Pada tahun 2021, PT Cakrawala Sakti Kencana, entitas anak
langsung mengasuransikan seluruh aset tetap dan properti investasi terhadap segala risiko kerusakan
material, gempa bumi, sabotase, dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General
Insurance Indonesia dengan nilai total pertanggungan sebesar Rp1.714.650.000.000, yang diyakini
manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan periode
konstruksi adalah 29 Mei 2021 sampai dengan 29 Mei 2022. Manajemen Perusahaan berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun
2022, PT Pahala Agung, entitas anak langsung mengasuransikan aset tetap dan properti investasi
terhadap segala risiko gempa bumi dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General
Insurance, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp635.000.000.000, yang diyakini manajemen telah
cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan periode konstruksi adalah 29 Mei
2022 sampai dengan 29 Mei 2023. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan
Page 37
tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun 2021, PT Pahala Agung, entitas anak langsung mengasuransikan aset tetap dan properti investasi terhadap segala risiko gempa bumi dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General Insurance, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp635.000.000.000, yang diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan periode konstruksi adalah 29 Mei 2021 sampai dengan 29 Mei 2022. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun 2022, PT Morindo Masindo, entitas anak langsung mengasuransikan properti investasi dan aset tetap terhadap risiko gempa bumi, risiko terorisme dan sabotase dan risiko lainnya (kecuali hak atas tanah) dalam paket Polis Asuransi PT Lippo General Insurance Tbk dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp200.000.000.000, yang diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan adalah 29 Mei 2022 sampai dengan 29 Mei 2023. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun 2022, PT Cakrawala Sakti Kencana, entitas anak langsung mengasuransikan seluruh aset tetap dan properti investasi terhadap segala risiko kerusakan material, gempa bumi, sabotase, dan risiko lainnya dalam paket polis asuransi PT Lippo General Insurance Indonesia dengan nilai total pertanggungan sebesar Rp1.714.650.000.000, yang diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan periode konstruksi adalah 29 Mei 2022 sampai dengan 29 Mei 2023. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Pada tahun 2021, PT Morindo Masindo, entitas anak langsung mengasuransikan properti investasi dan aset tetap terhadap risiko gempa bumi, risiko terorisme dan sabotase dan risiko lainnya (kecuali hak atas tanah) dalam paket Polis Asuransi PT Lippo General Insurance Tbk dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp200.000.000.000, yang diyakini manajemen telah cukup untuk memitigasi risiko tersebut. Jangka waktu pertanggungan adalah 29 Mei 2021 sampai dengan 29 Mei 2022. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul.Tanah seluas 2.690 m2 yang terletak di Jalan Pandanaran No. 18, Semarang sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan yang akan jatuh tempo pada tanggal 24 September 2025 telah dijadikan jaminan atas pinjaman PT Bank Permata Tbk, (catatan 24).Tanah seluas 4.043 m2 yang terletak di Pandansari, Semarang sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 0022B/Pandansari telah dijadikan jaminan atas pinjaman PT Bank MNC Internasional Tbk (Bank MNC), (catatan 23).Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat peristiwa atau perubahan yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai tercatat atas aset tetap.Pada tahun 2018, Grup telah menunjuk jasa penilai independen, yaitu Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Susan Widjojo & Rekan dalam Laporannya No. 00324/2.0068-00/PI/11/0198/1/IX/2018 tertanggal 10 September 2018 untuk menilai aset tetap dengan menggunakan nilai pasar yang total nilai keselurahannya adalah Rp 3.305.773.000.000.Atas dasar penilaian ini, Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansinya dan menerapkan kebijakan tersebut terhadap tanah untuk pengembangan dan bangunan.
Page 38
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 39
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Mall 97,895,189,973 85,136,061,644 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Developer 4,725,445,284 2,631,471,936 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Hotel 55,738,162,206 48,917,190,177 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 4 Badan Pengelola 10,890,937,677 10,875,788,730 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 169,249,735,140 147,560,512,487 Service revenue
Tipe pendapatan 169,249,735,140 147,560,512,487 Type of revenue
Page 40
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan
Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha
piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 51,612,428,134 42,954,235,184 IDR Third party
Mata uang 51,612,428,134 42,954,235,184 ( 2,269,008,088 ) 40,685,227,096 Currency
Pihak berelasi IDR 16,200,000 IDR Related party
Mata uang 51,612,428,134 16,200,000 16,200,000 Currency
Page 41
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
0 0
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 12,772,356,602 9,066,969,610 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 3,277,955,836 2,751,656,966 31 - 60 days
61 - 90 hari 2,991,479,795 2,127,206,223 61 - 90 days
91 - 120 hari 2,088,118,349 4,621,171,352 91 - 120 days
Lebih dari 120 More than 120
33,342,635,000 24,403,431,033
hari days
Umur 54,472,545,582 42,970,435,184 Aging
Jatuh tempo Umur 54,472,545,582 ( 2,860,117,448 ) 51,612,428,134 42,970,435,184 ( 2,269,008,088 ) 40,701,427,096 Aging Due status
Page 42
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Berdasarkan penelaahan atas akun piutang usaha individu pada akhir tahun dan mempertimbangkan Disclosure of notes for trade receivables
riwayat kreditnya, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa jumlah penyisihan kerugian
penurunan nilai piutang usaha cukup untuk menutup kerugian dari piutang usaha yang
diragukan.Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara
signifikan atas piutang usaha tersebut.
Page 43
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 44
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 45
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan lancar 390,155,436,907 250,367,956,685 Current inventories
Page 46
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan apartemen telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan Disclosure of notes for inventories
suatu paket polis asuransi (catatan 13).Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai terhadap persediaan.Manajemen
berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat diselesaikan dalam satu siklus usaha.
Page 47
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 58,822,705,486 31,713,742,350 IDR Third party
SGD 804,395,244 836,130,164 SGD
Mata uang 59,627,100,730 32,549,872,514 Currency
Pihak berelasi IDR 0 IDR Related party
Mata uang 0 Currency
Page 48
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 49
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
83,061,141,566 64,370,502,736
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
83,061,141,566 64,370,502,736
pendapatan
Page 50
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 51
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
76,500,000,000 36,000,000,000
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 405,645,562,699 391,881,000,000 Long-term bank loans
Page 52
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Mandiri (Persero) TbkPada tanggal 22 Maret 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana, entitas Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang anak langsung, melakukan permohonan fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank
Mandiri) berdasarkan Surat Permohonan No.002/CF/CSK/SP/III/2019, yang ditindaklanjuti dengan
penawaran pemberian kredit Nomor CM3.SMG/SPPK.0060/2019 tanggal 9 Mei 2019, yang selanjutnya
disepakati dengan perjanjian kredit investasi Nomor CRO.SMG/0098/KI/2019 berdasarkan Akta No. 43
tanggal 27 Juni 2019 oleh Subiyanto Putro, SH., M.Kn. Notaris di Semarang dengan rincian sebagai
berikut:I. Plafond Maksimum Rp500.000.000.000PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)I. Tujuan
penggunaan kredit adalah pembiayaan aset existing berupa gedung Po hotel dan Paragon City
Semarang yang berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 116-118, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang
Tengah, Kota Semarang III. Sifat kredit adalah Non- Revolving III. Jangka waktu kredit delapan puluh
empat bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit ( tanggal 27 Juni 2019) IV.
Bunga 9,25% per tahun yang dibayarkan setiap tanggal 23 setiap bulan nya V. Biaya-biaya:- Provisi
sebesar 0,25% dari nilai kredit yang dibayarkan pada saat penarikan fasilitas kredit;- Administrasi
sebesar Rp40.000.000dibayar paling lambat pada saat penandatanganan perjanjian kredit;- Annual
Servicing Fee sebesar 0,125%dari outstanding fasilitas kreditinvestasi, dibayarkan setiap tahunpada
saat ulang tahun perjanjian kredit. VI. Denda:- 2% pertahun diatas suku bunga kredit yang berlaku atas
jumlah yang tidak atau terlambat dibayar;- 2% dari nilai baki debet apabiladilakukan pelunasan
dipercepatdengan menggunakan dana yang bersumber dari bank lain. Jaminan atas fasilitas pinjaman
tersebut adalah sebidang tanah dengan SHGB No. 220-227 seluas 14.185 m2 atas nama PT
Cakrawala Sakti Kencana, berlokasi di Jalan Pemuda No. 116-118, Sekayu, Semarang Tengah,
Semarang, Jawa Tengah meliputi bangunan dan turutan-turutannya yang berdiri di atas bidang tanah
tersebut (catatan 13). Persyaratan lain yang penting dalam perjanjian bank PT Cakrawala Sakti
Kencana adalah sebagai berikut: ? Memberitahukan kepada bank apabila terjadi perubahan direksi,
perubahan dewan komisaris dan perubahan pemegang saham pada PT Pollux Hotels Group Tbk dan
PT Royal Phantom Properties.? Menyalurkan seluruh aktivitas keuangan perusahaan melalui rekening
di bank.? Mencadangkan dana mengendap di rekening giro atas nama debitur di bank minimal sebesar
satu kali pembayaran kewajikan pokok dan bunga setiap bulannya sejak penarikan fasilitas kredit.?
Menyerahkan asli bukti kepemilikan agunan berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 220, 221,
222, 223, 224, 225, 226, 227 atas nama PT Cakrawala Sakti Kencana yang berlokasi di jalan pemuda
nomor 116-118, kelurahan Sekayu, kecamatan Semarang Tengah, kota Semarang beserta asli ijin
mendirikan bangunan (IMB) atas bangunan tersebut. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)?
Menyampaikan laporan penilaian (appraisal report) atas seluruh barang agunan berupa aktiva tetap
oleh perusahaan penilai rekanan bank klasifikasi A dan ditujukan untuk kepentingan bank setiap dua
tahun sekali.? Memenuhi dan menjaga kondisi keuangan perusahaan dan bersedia memenuhi
kewajiban kepada bank dengan baik dan tepat waktu sampai dengan kredit lunas. Pada tanggal 23
Juni 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebesar Rp120.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman
adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan
pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan
setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa
Page 53
pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp100.000.000.000. Pada tanggal 23 Juni 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 120.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp 120.000.000.000. Pada tanggal 29 Agustus 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 40.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp40.000.000.000. Pada tanggal 18 Oktober 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp86.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp86.000.000.000. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)Pada tanggal 21 November 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp12.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp12.000.000.000. Pada tanggal 5 Desember 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 15.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp15.000.000.000. Pada tanggal 23 Desember 2019, PT Cakrawala Sakti Kencana melakukan penarikan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp36.000.000.000 dengan tingkat suku bunga 9,25%, jangka waktu pinjaman adalah 7 (tujuh) tahun. Sampai dengan periode 31 Desember 2019 Perusahaan tidak membayarkan pokok pinjaman karena masih dalam fasilitas masa tenggang, pembayaran angsuran pokok dilakukan setiap bulan pada tanggal 23 terhitung mulai tanggal 23 Juli 2020 dan per 31 Desember 2019 sisa pokok hutang sebesar atas penarikan pinjaman ini sebesar Rp36.000.000.000.Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, beban bunga pinjaman PT Cakrawala Sakti Kencana ke Bank Mandiri masing-masing sebesar Rp7.437.167.500 dan Rp31.570.059.884 dialokasikan sebagai bagian dari akun beban keuangan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Pada 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022 pengembalian pokok pinjaman yang telah dibayarkan oleh PT Cakrawala Sakti Kencana ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk adalah sebesar Rp9.000.000.000 dan Rp33.000.000.000.PT Bank Permata TbkBerdasarkan Surat Penawaran Fasilitas Perbankan No. 057/LOO/WB-SMG/XII/2013 tanggal 23 Desember 2013, PT Bank Permata Tbk memberikan fasilitas kredit kepada PT Graha Masindo Pratama, entitas anak langsung, dengan rincian sebagai berikut:i. Fasilitas 1 dengan limit awal Rp110.000.000.000 dengan tujuan pre-AR Financing. Jangka waktu
Page 54
fasilitas 24 (dua puluh empat) bulan sejak tanggal 22 Januari 2014 sampai dengan 22 Januari 2016. Tingkat suku bunga mengambang 12,5% per tahun; danii. Fasilitas 2 dengan limit Rp100.000.000.000 dengan tujuan construction loan untuk pembangunan apartemen. Jangka waktu fasilitas maksimum 69 (enam puluh sembilan) bulan sejak grace period berakhir yaitu 14 Januari 2016 sampai dengan 30 September 2021. Tingkat suku bunga mengambang 12,5% per tahun.Jaminan atas fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:? Sebidang tanah dengan SHGB No. 1704 atas nama PT Wisma Sembilan Delapan, berlokasi di Jalan Pandanaran No.98-100, Pekunden Semarang;? Corporate guarantee dari PT Pollux Hotels Group TbkPerjanjian pinjaman juga mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak lain; serta mengharuskan (PT Graha Masindo Pratama) mempertahankan rasio keuangan tertentu yaitu: LeverageRatio maksimal 1, Debt Service Coverage Ratio minimal 1,5 dan rasio antara outstanding pinjaman Term Loan terhadap nilai sisa piutang yang dibiayai oleh Bank maksimal 80,00%.Pada tanggal 25 September 2015, fasilitas 1 telah dilunasi oleh PT Graha Graha Masindo Pratama.PT Graha Graha Masindo Pratama dan PT Bank Permata Tbk melakukan perubahan perjanjian pemberian Fasilitas Term Loan yang dimuat dalam akta nomor 23 tanggal 10 Agustus 2018 dengan rincian sebagai berikut: ? Fasilitas term loan sebesar Rp220.000.000.000 dengan tujuan construction loan untuk pembangunan apartemen yang berlokasi di Jalan Pandanaran nomor 18, Semarang. Jangka waktu fasilitas maksimum 69 (enam puluh sembilan) bulan sejak grace period berakhir yaitu 14 Januari 2016 sampai dengan 30 September 2021 dengan tingkat bunga sebesar 11% per tahun (floating rate).PT Bank Permata Tbk (lanjutan)Perusahaan memberikan jaminan atas Fasilitas Term Loan tersebut berupa:? Sebidang tanah dengan SHGB No.1704 seluas 2.066 m2 atas nama PT Wisma Sembilan Delapan, berlokasi di Jalan Pandanaran No. 98-100, Pekunden, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah meliputi bangunan dan turutan-turutannya yang berdiri di atas bidang tanah tersebut;? Corporate guarantee atas nama PT Pollux Hotels Group Tbk yang berkedudukan di Jakarta Selatan.Persyaratan lain yang penting dalam perjanjian bank PT Graha Masindo Pratama adalah sebagai berikut:? Tidak diperkenankan menerima pinjaman dari bank atau lembaga lainnya? Tidak diperkenankan memberikan jaminan dan pinjaman kepada pihak lain, baik terafiliasi maupun non-afiliasi? Tidak diperkenankan merubah struktur manajemen (susunan direksi dan/atau dewan komisaris) dan pemegang saham perusahaan.? Maksimal leverage 1 kali dan minimal Debt Service Coverage Ratio (DSCR) 1,5 kali? Wajib menyerahkan laporan piutang berisi informasi nama pembeli, unit yang dibeli, harga unit, pembayaran yang masih akan diterima, dan sisa angsuran bulanan dan diserahkan kepada bank setiap 3 bulan maksimal 60 hari sejak tanggal pelaporan? Selama fasilitas Term Loan 2 belum dilunasi wajib menyediakan dana sebesar 1 kali pokok + bunga angsuran fasilitas TL2 di rekening nasabah dan diblokir? Wajib menyerahkan rekening Koran dari seluruh bank operasional perusahaan in quarterly basis? Wajib menyerahkan laporan penilaian jaminan tanah dan bangunan dan dibuat oleh Kantor Jasa Penilai Publik yang merupakan rekanan Bank setiap 2 tahun sekali? Wajib dilakukan negative pledge terhadap jaminan yang akan dilepas yaitu SHGB 1883/-Pekunden A.N PT Graha Masindo Pratama? Hasil penjualan dari unit apartement (jaminan yang akan dilepas), 100% wajib dipakai untuk mengurangi baki debet fasilitas Term Loan 2 di BankPada 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022 pengembalian pokok pinjaman yang telah dibayarkan oleh PT Graha Masindo Pratama adalah sebesar Rp4.844.457.570 dan Rp17.763.011.101.Utang bank PT Graha Masindo Pratama kepada PT Bank Permata Tbk telah lunas pada Maret 2022.PT Bank Permata Tbk (lanjutan)Berdasarkan akta Nomor 15 tanggal 10 November 2014, PT Graha Satu Tiga Tujuh, entitas anak langsung memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Permata Tbk dengan rincian sebagai berikut:? Fasilitas Term Loan 1 dengan tujuan pembiayaan anjak piutang sebesar Rp80.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 24
Page 55
bulan sejak tanggal 15 November 2013 sampai dengan 15 November 2015, dengan jenis bunga floating sebesar 12,5% per tahun.? Fasilitas Term Loan 2 dengan tujuan construction loan sebesar Rp43.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 69 bulan sejak grace period berakhir yaitu 14 Januari 2016 sampai dengan 30 September 2021, dengan jenis bunga floating sebesar 12,5% per tahun.Pada tanggal 25 September 2015, Fasilitas Term Loan 1 telah dilunasi oleh Perusahaan.PT Graha Satu Tiga Tujuh dan PT Bank Permata Tbk melakukan perubahan perjanjian pemberian Fasilitas Term Loan 2 yang dimuat dalam akta nomor 20 tanggal 10 Agustus 2018 dengan rincian sebagai berikut:? Fasilitas Term Loan 2 dengan tujuan construction loan sebesar Rp43.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 69 bulan sejak grace period berakhir yaitu 14 Januari 2016 sampai dengan 30 September 2021, dengan jenis bunga floating sebesar 11% per tahun.PT Graha Satu Tiga Tujuh memberikan jaminan atas Fasilitas Term Loan 2 tersebut berupa:? Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1704, seluas lebih kurang 2.066 m2 yang berlokasi di Jl. Pandanaran No. 90-100, Pakunden, Kota Semarang Jawa Tengah atas nama PT Wisma Sembilan Delapan.? Corporate Guarantee atas nama PT Pollux Hotels Group Tbk dan PT North Pacific Developments, keduanya berkedudukan di Jakarta Selatan.Persyaratan lain yang penting dalam perjanjian bank PT Graha Satu Tiga Tujuh adalah sebagai berikut:? Maksimal Leverage 1x? Minimal DSCR 1,5x? Selama fasilitas TL2 masih terdapat outstanding, Nasabah wajib menyediakan dana sebesar 1 (satu) kali pokok ditambah bunga angsuran fasilitas TL2 di rekening Nasabah di Bank. Dana dapat juga ditempatkan di Bank dalamn bentuk deposito yang dibllokir dan pelepasan blokir hanya dapat dilakukan atas persetujuan dari Bank.PT Bank Permata Tbk (lanjutan)? Setelah hotel mulai beroperasi, Nasabah wajib menyerahkan Hotel Management Report yang berisi tentang informasi : Occupancy Rate, Average Room Rate, Revenue dan Gross Margin per Department setiap 3 (tiga) bulanan.? Mutasi rekening diaktifkan melalui Bank dimana transaksi kredit / Incoming per bulan minimal 80% dari total penghasilan Perusahaan.? Terdapat LOU yang menyatakan pemegang saham akan menutupi seluruh deficit arus kas Nasabah akibat piutang pembeli yang macet dan/ atau performa hotel yang buruk yang mungkin terjadi selama masa periode pinjaman.? Agunan bangunan yang akan diserahkan tidak sedang disewakan dan tidak sedang digunaka untuk kegiatan politik. Apabila bangunan sedang disewakan harus ada surat pernyataan pengosongan dan surat persetujuan sesuai legal. Jika bangunan sudah menjadi agunan di Bank, pemakaian agunan oleh pihak ketiga harus melalui persetujuan Bank.? Nasabah dilarang menjaminkan agunan yang akan dilepaskan/ dirilis(Negative Pledge) terhadap sertifikat hak bangunan nomor 376 dan nomor 711.? Hasil penjualan dari unit apartment (jaminan yang akan dilepaskan/direlease) 100% harus dipakai untuk mengurangi outstanding limit fasilitas TL 2 di Bank.? Nasabah wajib memastikan bahwa PT. Cakrawala Sakti Kencana dan PT Pahala Agung wajib meminta persetujuan tertulis dari Bank terlebih dahulu, apabila akan melakukan hal-hal sebagai berikut:1. Menerima pinjaman dari Bank atau lembaga pembiayaan lainnya.2. Memberikan guarantee dan pinjaman kepada pihak lain, baik yang terafiliasi maupun non afiliasi.3. Perubahan struktur managemen dan pemegang saham perusahaan.Pada 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022 pengembalian pokok pinjaman yang telah dibayarkan oleh PT Graha Satu Tiga Tujuh adalah sebesar Rp2.207.539.137 dan Rp8.094.310.235. Utang bank PT Graha Satu Tiga Tujuh kepada PT Bank Permata Tbk telah lunas pada Maret 2022.
Page 56
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 57
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 58
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 59
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.