Back to announcement
20230731_FWCT_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356309_lamp3.pdf
Financial statement Text extracted FWCTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 95
Page 1
Page 2 OCR 0.943
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK Daftar Isi Surat Pernyataan Direksi Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Laporan Arus Kas Konsolidasian Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Halaman/ Page PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY Table of Contents Directors' Statement Letter Consolidated Financial Statements Consolidated Statements of Financial Position Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income Consolidated Statements of Changes in Eguity Consolidated Statements of Cash Flows Notes to the Consolidated Financial Statements
Page 3 OCR 0.932
F PT. Wijaya Cahaya Timber Tbk Office : Puri Indah Financial Tower 27th Floor, Jl. Puri Lingkar Dalam Blok T8 Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat - 11610 SURAT PERNYATAAN DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT) SERTA UNTUK 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022 Kami yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Alamat Kantor Budi Tjahjadi Puri Indah Financial Tower 27" Floor BOARD OF DIRECTOR'S STATEMENT LETTER RELATING TO THE RESPONSIBILITY ON INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS AS OF JUNE 30, 2023 (UNAUDITED) AND DECEMBER 31, 2022 (AUDITED) AND FOR THE SIX MONTHS ENDED JUNE 30, 2023 AND 2022 We, the undersigned: Name Office Address Jl. Puri Lingkar Dalam Blok TB, RT/RW.001/002 Kembangan Selatan, Kembangan Jakarta Barat. Indonesia Alamat Domisili sesuai KTP Jl. Pulau Genteng Blok O2 No. 17 Domicile as Stated in ID Card RT/RW.004/011, Kembangan Utara, Kembangan Jakarta Barat, Indonesia Nomor Telepon 021-22585789 Phone Number Jabatan Direktur Utama/Prasident Director Titie Menyatakan bahwa: State that: 1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (“Perusahaan”) dan entitas anak: 2. Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia: 3. a Semua informasi dalam laporan keuangan Perusahaan telah dimuat secara lengkap dan benar, b. Laporan keuangan Perusahaan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material, dan 4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dan aplikasinya di dalam Perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. t 2 3. We are responsible for the preparation and presentation of the financial statements of PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (the “Company”) and subsidiary, The Company's financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards: a. All information in the Company's financial statements has been disclosed in a complete and truthful manner, b. The Company's financial statements do not contain any incorrect information or material fact, nor do they omit information or material fact, and We are responsible for the Company's internal control system and its application. Thus this statement letter is made truthfully. Jakarta, 31 Juli/July 31, 2023 Atas Nama dan Mewakili Direksi/On Behalf of the Board of Director Budi Tiahjadi Direktur Utama/President Director
Page 4 OCR 0.832
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 30 Yunif 31 Desember! June 30, December 31, Catatan/ 2023 2022 Notes Rp Rp ASET ASET LANCAR Kas dan Bank 430,31 46.888.146:076 38.103668.236 Piutang Usaha 5, 30,31 Pihak Berolasi z 2.884.773.386 2040240435 Pihak Katiga 31.732662357 15.280.177.358 Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga 3 12.000.000 4.000.000 Persediaan 8 69.177.071.883 76.782.705.094 Uang Muka 7 12.063.234.655 12.169.374.005 Biaya Dibayar di Muka 8 5.009 499 637.462.988 Pajak Dibayar di Muka 19a 25633909749 — 21377976223 'Aset Non-Keuangan Lancar Lainnya - 2789875742 TOTAL ASET LANCAR 189.196.807.605 —” 169.165.480.084 ASET TIDAK LANCAR Aset Tetap 8 292650229004 — 284737737.804 'Asat Keuangan Tidak Lancar Lainnya Pihak Berelasi 10,27 21.000.000.000 211000.000.000 Aset Pajak Tangguhan 3.377.443 2.084.048 TOTAL ASET TIDAK LANCAR 313.653.607.437 30. 22.042 TOTAL ASET 502.850.415.042 — 474.905.302.126 Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan ASSETS CURRENT ASSETS Cash on Hand and in Banks Trade Receivables Relatod Parties Tird Parties Other Receivables - Third Party Inventories Advances Prapaid Expanses Prepaid Taxes Other Current Non-Financial Assets TOTAL CURRENT ASSETS NON CURRENT ASSETS Fixed Assets Other Non Current Financisi Assets Related Parties Deforred Tax Assats TOTAL NON CURRENT ASSETS TOTAL ASSETS The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements
Page 5 OCR 0.809
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS KONSOLIDASIAN INTERIM OF FINANCIAL POSITION Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, Catatan/ 2023 2022 Notes Rp Rp LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EGUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Utang Bank Jangka Pendek “ 40.366 226 281 23.100.000.000 Short Term Bank Loans Utang Usaha 12, 30,31 Trade Payables Pihak Berelasi z 12.923 464.675 23.657.708.641 Related Parties Pihak Ketiga 139.479.876.789 45.625.114.765 Third Parties Utang Pajak 19 652.840.031 3241462905 Tax Payable Beban Akrual 13,31 14,406.388.603 14.396.844.018 Acorued Expenses Uang Muka Pelanggan 14 1.403.601.291 2458.327.274 Advance trom Customers Bagian Jangka Pendek atas Current Portion of Liabilitas Jangke Panjang: 3 Long-Term Liabilities: Utang Bank 1 13.847.232 647 25.439.635,732 Benk Loans Utang Pembiayaan Konsumen 15 357.661.237 339.844.701 Consumer Financing Payables Liabilitas Sewa 16 292469483 990342926 Lease Liablites TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 124.409.760.042 — 139.249.280.962 TOTAL CURRENT LIABILITIES LUABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES Utang Pihak Berelasi Pig 4.800.000.000 10.800.000.000 Due to Related Partiss Liabiltas Jangka Panjang Setelah Dikurangi Long-Term Liabilites Net of dengan Liabilitas Jangka Pendek Current Portion: Utang Bank " 111.056840.291 — 110.661975417 Bank Loans Utang Pembiayaan Konsumen 15 152.3561568 327.613.894 Consumer Financing Payables Liabilitas Sewa 16 424.726.444 830,579,500 Lease Lieblitas Lisbilitas Imbalan Pascakerja 17 2.165.153.014 1.724.420.739 Post-Employment Benefts Liabilties Liabiitas Pajak Tangguhan 19c 4.661.228.567 387855791 Deferred Tax Liabilities Liabilitas Keuangan Tidak Lancar Lainnya 18.31 2.000.000.000 12.000.000.000 Other Non Current Financial Liabilties TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG —-161-260.304.884 — 130.223.146.741 TOTAL NON CURRENT LIABILITIES TOTAL LIABILITAS 285.870.064.926 — 269.472.427.703 TOTAL LIABILITIES EKUITAS E@UTY Modal Saham Share Capital - Nilai Nominal Rp100 per Saham Par Value of Rp100 per Share Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - Issued and Fully Paid - 1.875.000.000 Saham pada 31 Maret 2023 11875.000.000 Shares as of March 31, 2023 Nilai Nominal Rp100 per Saham Par Valuo of Rp100 per Shara Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh - Issued and Fully Paid - 1.500.000.000 Saham pada 31 Desember2022 — 20 187.500000.000 — 150.000.000.000 1,500.000.000 Shares as af December 31, 2022 Tambahan Modal Disetor 3.960.124.258 o Add Paid in Capital Saldo Laba 2 25.704.832.376 55.419.660.142 Retained Earnings Total Ekuitas yang Dapat Diatibusikan Total Eguity Attributable to kepada Pemilik Entitas Induk 217.164.956.634 — 2051419.660.142 Owner of The Parant Entity Kepentingan Non pengendali 15.399.482 13214281 Non-Controling Intererst TOTAL EKUITAS 217.180.350.118 —” 205.432.874423 TOTAL EGUTY TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 502.850.415.042 — 474.905.302126 TOTAL LIABILITIES AND EOUITY Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan The accompanying notes form an integrat part of these Consolidated financial statements
Page 6 OCR 0.839
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN LABA RUGI DAN PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) PENJUALAN BEBAN POKOK PENJUALAN LABA BRUTO Beban Usaha Pendapatan Lain-lain Beban Lain-lain LABA (RUGI) USAHA Beban Keuangan - Bersih LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK PENGHASILAN Pajak Kini Pajak Tangguhan LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Tidak Direklasifikasi ke Laba Rugi: Pengukuran Kembali Imbalan Kerja Pajak Penghasilan atas Pengukuran Kembali - jatas Program Imbalan Kerja Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Pajak TOTAL PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN Laba (Rugi) Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada: Pemilik Entitas Induk Entitas Non-Pengendali Total Pemilik Entitas Induk Entitas Non-Pengendali Total LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari 30 Junu 30 Juni! June 30, June 30, Catatan/ 2023 2022 Notos Rp Rp 22 369.083,395472 — 431:542280.278 23 3591504 299356) — (379.586:004.006) 9.494.096.116 61.966.256.182 24 (26712126278) — (29631626047) 2 - 9.978.430.113 28 (2345 888.162) - (19.563.912.326) 32.301.080.248 19.221 202330) (8.351.3661558) (28.786.120.656) 28.849.693.680 1Sb (59.616.238) (6.185.700.841) 1gb (800.635.302) (480.421.159) (29.644.372.286) 22.283.671.690 7 (67.533.690) 31.698.289 19c 19.257.411 (6.973.624 168.276.279) 24.724.666 (29.712.648.666) 22.308.296.366 (29.646.551 487) 222177.906.139 2179201 5.575.551 .644.372.286) 2.283.671.690 PS (29.714827.766) 22.302.720.804 2179.201 5.575.551 1.712.648.668) (1631) A3 laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan for the Six Months Period Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) SALES COST OF GOODS SOLD GROSS PROFIT Operating Expenses Other Income. Other Expenses OPERATING INCOME (LOSS) Finance Expenses - Net INCOME (LOSS) BEFORE TAX INCOME TAX EXPENSES Current Tax Deferred Tax INCOME (LOSS) FOR THE YEAR OTHER COMPREHENSIVE INCOME Wil! Not be Reciassified to Profit or Loss: Remeasurament on Defined Benefts Plan Income Tax an Remeasurement an - Employee Benefits Program Other Comprehensive Income After Tax TOTAL COMPREHENSIVE INCOME (LOSS) FOR THE YEAR Income (Loss) For The Year Attributable to: Owner of The Parent Entity Non-Controling Intererst Total Comprehensive Income (Loss) Attributable to: Owner of The Parent Entity Non-Controlling Intererst Total BASIC EARNING PER SHARE The accompanying notes form'an integral part of these consolidated financial statements
Page 7 OCR 0.653
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN OF EGUITY for the Six Months Period Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) Modal “Saldo Laba/Reralned Earnings Ditempatkan Pengukuran Kembali an Disetor imbalan Kerja/ Kepentingan Penut Tambahan Ditentukan Belum Ditentukan — Remessurament on Totai Non Pengendali" nsuog and Modal Disetor/ Penggunaannya! — Penggunaannya/ Darmag Saldo Labar Non-Controling Total Ekultas/ Gatatam/ — Fuly Paiduin Capital Adeitonat 'Appropriated —— Unupproprioted Benetts Plan Retained Earnings intoreat Total Eguity Notes Rp Paid in Capitai — Rp Rp Rp Rp Rp Rp SALDO PER 31 DESEMBER 2021 08:200.000.200 2 2 —iMatno7iTM —/(NI7ONAL — IIOTS7OKISAL oo” TOBER — 1907GM.O12106 BALANCE AS OF DECEMBER 91, 2021 Penambahan Setoran Moga - - - - - - - Aeitonal Pakdun Capitat Laba Tahun Berjatari me - - 22277 008138 . arsa Barsaat 22254571489 Income for The Yoar Dana Cadangan - - - - - - - - Adbonai of a Sutsidary Dwiden Saham 2 5 . 2 2 5 s Income tor The Yaar Penghasilan Komprehans! Lain - -- - - 24r24ses 2472405 & 24724055 Other Comprehenswve Income SALDO PER 0 JUNI 2022 80.000.000.000 - — —482087.007.510 102710825 —183.050754.A45 AD4M4.07O | 213.072.22R621 BALANCE AS OF JUNE 30, 2022 SALDO PER IN DESEMBER 2022 180.000.000.000. - 50000000 — sgte221nse0 J7 at 102 Sea10.s00112 214281 | 2OGAT2BTAA BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2022 Penambahan Setorari Modai Melalui 2 37600000000 87501000000 - - - - 5 48250000000 Aekitiorat Paktin Capital Peruwaran Umum Perdana Saham. Tirough Iribai Puslc Oenng Baya Emisi Saham z2 - (2700515742 - - - - — Rmesrsra) Share Isaance Cost Laba Tabun Berjatarn - 5 Kasat) Ho asean an) 2178201 (RO6MMI7222N) Income fce The Year Dara Cadangan 2 - - 50.000.000 150000000) - - - Rsarvod Funas Dividen Satam El - - - - - - - Share Dividend Penghasilan Komprehensif Lain - z - 58.276.278) 168:276278) s ca meara Otter Comprahansve income SALDO PER 30 JUNI 2023 187.800.000.000 3.500.124.252 100.000.000 25.4865.667:163 tnteag1a 25.704.832376 NSAGIA82 — 217.190.360116 BALANGE AS OF JUNE 30, 2023 Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form an integral part of these laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan Consolidated financial statements
Page 8 OCR 0.832
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Kas dari Pelanggan Pembayaran Kepada Pemasok dan Pihak Ketiga Lainnya Pembayaran Kepada Karyawan Pembayaran Pajak Penghasilan Badan Pembayaran Beban Keuangan Penerimaan Pendapatan Keuangan ARUS KAS BERSIH DIPEROLEH (DIGUNAKAN UNTUK) AKTIVITAS OPERASI ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Perolehan Aset Tetap Hasil Pelepasan Aset Tetap Pembayaran Uang Muka Aset Tetap Pencairan Deposito yang Dijaminkan ARUS KAS BERSIH DIGUNAKAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pencairan Utang Bank Jangka Pendek Pembayaran Utang Bank Jangka Pendek Pembayaran Utang Bank Jangka Panjang Pembayaran Liabilitas Sewa Pembayaran Utang Pembiayaan Konsumen Penerimaan Pinjaman dari Pihak Beretasi Pembayaran Pinjaman Kepada Pihak Berelasi Penambahan Setoran Modal Melalui Penawaran Umum Perdana Saham Biaya Emisi Saham ARUS KAS BERSIH DIPEROLEH DARI AKTIVITAS PENDANAAN KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK DAMPAK DARI PERUBAHAN KURS TERHADAP KAS DAN BANK KAS DAN BANK AWAL TAHUN KAS DAN BANK AKHIR TAHUN PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS for the Six Months Period Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 30 Juni 30 Juni June 30, June 30, Catatary 2023 2022 Notes Rp Rp 5 10,142 350716851539 — 419015893486 6121323,24 — (po7gn6204t54) — (279447608210) 13,23,24 (Baso7471.410) (64808070349) 1gb, 1d (6637719975) — (20802420385 (0.180.251.233) (3.380.397.701) 42581038 29.031.233 149-542.504.198) 50.716.330.978 9.32 (13208219300) — (29060642375) 9.32 475.000.000 - 7 (aa7aset.o02) (672642257) (17.508.900.472) 133.284.632 22 942591008512 16816.685.226 1. (77592782231) — (usog8000000) 11,32 (1. 197.538211) (7372278914) 16,32 (503.727.494) (198.902.325) 15.32 (157.440.790) (154.960.321) 32 30.000.000.000 45.909.358 795 32 — (24550555572) 2 44250.000.000 - 2 (2709875:722 - TOB67.644.044 oo (14628681052) 9815239377 6154385204 (1.030.761.540) 411.690.626 38.103.663.239 46.888.148.076 —)—b 21030:320171 27.596.376.091 —— CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash Received from Custorners Payment to Suppilers and Other Third Parties Payment tor Employee Payment of Corporate Income Taxes Payment of Finance Costs (Receipt of Finance Income NET CASH FLOWS PROVIDED BY (USED IN) OPERATING ACTIVITIES CASH FLOW FROM INVESTING ACTIVITIES Acgusitions of Fixod Assets Proceeds trom Disposal of Fixed Assets Payment of Advances for Purchase of Fixed Assets Receipt fram Guarantae Deposit NET CASH FLOWS USED IN INVESTING ACTIVITIES CASH FLOW FROM FINANCING ACTIVITIES Recelpt of Short Term Bank Loans Payment of Short Term Bank Loans Payment of Long Term Bank Loans Payment of Lease Liabilites Payment of Consumer Financing Payables Receipt of Loan from Related Partes Payment of Loan rom Related Parties Additonal Paldin Capital Tnrough Initial Public Ofering Share Issuance Cost NET CASH FLOWS PROVIDED BY FINANCING ACTIVITIES NET INCREASE IN CASH ON HAND AND IN BANKS EXCHANGES RATE FLUCTUATION EFFECTS ON CASH ON HAND AND IN BANKS CASH ON HAND AND IN BANKS AT BEGINNING OF YEAR CASH ON HAND AND IN BANKS AT ENDING OF YEAR Informasi tambahan arus kas disajikan dalam Catatan 31/Additional information of cash flows is presented in Note 31 Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan The accompanying notes form an integral part of these consolidated financial statements
Page 9 OCR 0.936
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan
31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk
Periode Enam Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
u
1.a.
Umum
Pendirian dan Informasi Umum
PT Wijaya Cahaya Timber Tbk ("Perusahaan")
didirikan pada tanggal 8 Maret 2017,
berdasarkan Akta Notaris No. 6 dari Notaris
Rosdiana, S.H., Notaris di Bekasi, Akta
pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusannya No.
AHU-0011300.AH.01.01.TH 2017 tanggal
8 Maret 2017, dan telah diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 39,
Tambahan No. 30485/2017 tanggal 8 Maret
2017.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
Akta Notaris No. 101 tanggal 26 September
2022 dari Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta, Akta perubahan ini telah
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0069246.AH.01.02
tanggal 26 September 2022.
Sesuai dengan anggaran dasar Perusahaan,
kegiatan usaha utama Perusahaan yaitu
Industri Kayu Lapis mencakup pembuatan kayu
lapis biasa seperti kayu lapis tripleks,
multipleks, kayu lapis interior, eksterior dan
sejenisnya, kemudian Industri — Veneer
mencakup pembuatan serutan pelapis dengan
Cara pengupasan, penyayatan dan sejenisnya.
Kegiatan Usaha Penunjang Perusahaan adalah
Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya.
Perusahaan berproduksi secara komersial
sejak bulan Maret 2018.
Perusahaan berdomisili di Jakarta Barat
dengan kantor pusat yang berlokasi di Puri
Indah Financial Tower Lantai 27, Jl. Puri
Lingkar Dalam Blok T8, RT.0O1/RW.002,
Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta
Barat - DKI Jakarta. Fasilitas pabrik berlokasi di
Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang,
Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dan
Desa Wirologi, Kecamatan Sumber Sari,
Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
Pemegang saham mayoritas dan entitas induk
sampai dengan periode terakhir (periode
laporan keuangan ini) adalah PT Fortuna
Anugerah Sumber Terpadu.
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK
AND SUBSIDIARY
NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
As of June 30, 2023 (Unaudited) and
December 31, 2022 (Audited) and for
the Six Months Ended
June 30, 2023 and 2022 (Unaudited)
(In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated)
1. General
1.a. Establisment and General Information
PT Wijaya Cahaya Timber Tbk ("the
Company") was established on March 8, 2017,
based on Notarial Deed No. 6 dated of Notary
Rosdiana, S.H., Notary in Bekasi. The Deed of
Establishment was approved by the Minister of
Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia in its Decision Letter No. AHU-
0011300.AH.01.01.TH 2017, dated March 8,
2017 and published in State Gazette of
Republic of Indonesia No. 39, Supplement
No. 30485/2017 dated March 8, 2017.
The Company's Articles of Association have
been amended several times, most recentiy by
the Notary Deed No. 101 dated September 26,
2022 from Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn.,
Notary in Jakarta, The deed was approved by
the Minister of Law and Human Rights of the
Republic Indonesia in its Decision Letter No.
AHU-0069246.AH.01.02. dated September 26,
2022.
In accordance with the Company's articles of
association, the main business activity of the
Company, namely the Plywood Industry,
includes the manufacture of ordinary plywood
such as plywood, plywood, interior, exterior
and similar others, then the Veneer Industry
includes the manufacture of coating shavings
by stripping, slicing and similar others. The
Company's Supporting Business Activities are
other Management Consulting Activities. The
company has started commercial production
Since March 2018.
The Company is domiciled in West Jakarta
with head office is located at Puri Indah
Financial Tower Lantai 27, Jl. Puri Lingkar
Dalam Blok T8, RT.001/RW.002, Kembangan
Selatan, Kembangan, West Jakarta - DKI
Jakarta. Factory facility is located at Kasembon
Village, Bululawang Subdistrict, — Malang
Regency, East Java Province and Wirologi
Village, Sumber Sari Subdistrict, Jember
Regency, East Java Province.
The majority shareholder and parent entity until
the last period (the period of this financial
report) is PT Fortuna Anugerah Sumber
Terpadu.
Page 10 OCR 0.906
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) 1.b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 07 tanggal 23 Juni 2023 dan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham (Perubahan Anggaran Dasar) No. 101 tanggal 26 September 2022 adalah sebagai berikut: PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 1.b. Board of Commissioners, Directors, and Employees The Compositions of the Company's Board of Commissioners and Directors as of June 30, 2023 and December 31, 2022, each based on the Deed of Statement of Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders No, 07 dated 23 June 2023 and Deed of Statement Of Shareholders' Resolutions (Amendment to the Articles of Association) No. 101 dated 26 September 2022, as follows: 2023 2022 Dewan Komsiaris Board of Commissioners Komisaris Utama (Independen) Erwin Kumia Winenda — Erwin Kumia Winenda — President Commissioner (Independent) Komisaris Selviana Rumondang — Selviana Rumondang Commissioner Direksi Board of Director Direktur Utama Budi Tjahjadi Budi Tjahjadi President Director Direksi - Erik Tubagus Ramdan Director Direksi Stendy Stendy Director Per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan entitas anak memiliki masing-masing 108 dan 100 karyawan tetap (tidak diaudit) 1.c. Komite Audit dan Internal Audit Susunan anggota komite audit dan internal Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: 30 Juni/ June 30, 2023 Komite Audit Ketua Erwin Kurnia Winenda Anggota Audrey Angelina Suwardy Internal Audit Ketua Dedy Apriyadi 1.d. Struktur Entitas Anak Perusahaan memiliki pengendalian atas entitas anak yang dikonsolidasi sebagai berikut: As of June 30, 2023 and December 31, 2022, the Company and subsidiary has 108 and 100 permanent employees, respectively (unaudited). Audit Committee and Internal Audit The Compositions of the Companys committee and internal audit as of June 30, 2023 and December 31, 2022, are as follows: 1.c. 31 Desember/ December 31, 2022 Committee of Audit Erwin Kurnia Winenda Chairman Sony Member Suwardy Internal Audit Dedy Apriyadi Chairman 1.d. Subsidiary's Structure The Company has control consolidated subsidiary as follows: over the Tahun Total Asneti Assets Kegiatan Usaha Beroperasi! Persentase 30 Junir 31 Desember & Utama/ Yearot Kepemilikan” June 30, December 31, Entitas Anak/ Main Business Commercial Kedudukan/ Percentage 2023 2022 Activity Operation Domleile ot Ownership Rp Rp PT Maju Aman Selalu Perdagangan/ 2021 Jakarta Barat 99.001 4371.406.161 5:304.106.401 Trading West Jakarta
Page 11 OCR 0.922
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) PT Maju Aman Selalu (MAS) MAS didirikan berdasarkan Akta Notaris No.18 tanggal 27 Februari 2021 dari Notaris Rosdiana, S.H., Notaris di Bekasi. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0037833.AH.01.11 tanggal 27 Februari 2021. Perseroan telah mengalami Perubahan Anggaran Dasar berdasarkan Akta Notaris No. 6 tanggal 29 September 2022 dibuat oleh Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0067578.AH.01.02.Tahun — 2022 dengan Daftar Perseroan No. AHU- 0186587.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 20 September 2022. Kepemilikan Perusahaan atas MAS pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar 994. Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama- sama disebut sebagai “Grup" PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) PT Maju Aman Selalu (MAS) MAS established based on Notarial Deed No.18 dated February 27, 2021, of Notary Rosdiana, S.H., Notary in Bekasi. This deed has been ratified by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-0037833.AH.01.11 dated February 27, 2021. The Company has Amendments to the Articles of Association based on Notarial Deed No. 6 on September 29, 2022 made by Dr. Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notary in the Province of the Special Capital Region of Jakarta and has obtained approval from the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-0067578.AH.01.02 Tahun 2022 with Company Register Number AHU- 0186587.AH.01.11.TAHUN 2022 dated 20 September 2022. The Company's ownership of MAS as of June 30, 2023, and December 31, 2022, is 999, respectively. In these consolidated financial statements, the Company and its subsidiary are collectively referred as the “Group”. 2. Kebijakan Akuntansi Signifikan 2. Significant Accounting Policies 2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi 2. Compliance with Financial Accounting Keuangan (SAK) Standards (SAK) Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements were dan disajikan sesuai dengan Standar prepared and presented in accordance with Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Indonesian Financial Accounting Standards Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan which include the Statements of Financial (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Accounting Standards (PSAK) and Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Interpretation — of Financial — Accounting Dewan Standar Akuntansi Keuangan-lkatan Standards (ISAK) issued by the Financial Akuntan Indonesia — (DSAK-IAI), serta Accounting — Standard '— Board-Indonesian peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Institute of Accountant (DSAK-IAI), and the Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan applicable Capital Market Regulations, among Pengawas Pasar Modal dan Lembaga others, Financial Services me Authority/Capital Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VII.G.7 Market and Supervisory Board and Financial tentang pedoman penyajian laporan Institution (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK No. regarding guidelines for the presentation of KEP-347/BL/2012 “tentang penyajian dan financial statements, and Chairman of pengungkapan laporan keuangan emiten atau Bapepam-LK Decree No. KEP-347/BL/2012 perusahaan publik. regarding presentation and disclosure of financial statements of the issuer or public company. 2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan 2.b. Measurement “and — Preparation of Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian disusun dan Consolidated Financial Statements The consolidated financial statements have
Page 12 OCR 0.915
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset. Laporan arus kas konsolidasaian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasaian ini adalah Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup . Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan Amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: e Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual: « Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Merugi - Biaya Memenuhi Kontrak: « Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil — Sebelum Penggunaan — yang Diintensikan: e PSAK 69 (Penyesuaian Tahunan 2020): Agrikultur, « PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020): Instrumen Keuangan, dan e PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020): Sewa. Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki. dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya. 2d. Prinsip-prinsip Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti disebutkan pada Catatan 1.d. 2. 2d. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) been prepared and presented based on going concern assumption and accrual basis, except for the statements of cash flows. The basis of measurement in preparation of these financial statements is the historical costs concept, except for certain accounts which have been prepared based on other measurements as described in their respective policies. Historical cost is generally based on the fair value of the consideration given in exchange for assets. The consolidated financial statements of cash fiows are prepared using the direct method by Classifying cash flows into operating, investing, and financing activities. The presentation currency used in the preparation of these consolidated financial statements is Indonesian Rupiah which is the functional currency of the Group. New and Revised Statements and Interpretation of Financial Accounting Standards Effective in the Current Year Amendments and improvement to standards which effective for periods beginning on or after January 1, 2022, with early adoption is permitted, are as follows: e« Amendments PSAK 22: Business Combinations regarding Reference to Conceptual Frameworks, e Amendments PSAK 57: Provisions, Contingent Liabilities, and Contingent Assets regarding Onerous Contracts — Cost of Fulfilling the Contracts: « Amendments PSAK 16: Property, Plant and Eguipment regarding Proceeds before Intended Use, # PSAK 69 (Annual Improvement 2020): Agriculture, e PSAK 71 (Annual Improvement 2020): Financial Instruments, and e PSAK 73 (Annual Improvement 2020): Leases. The implementation of the above standards had no significant effect on the amounts reported for the current period or prior financial year. Principles of Consolidation Consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and subsidiary as described in Note 1.d.
Page 13 OCR 0.932
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan, yakni Perusahaan terekspos, atau memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee). Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Perusahaan memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Perusahaan mengendalikan entitas lain. Laporan keuangan Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Grup dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh Grup. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian berakhir. Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh. Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan nonpengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan nonpengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. 10 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) A subsidiary is an entity controlled by the Company, i.e. the Company is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the entity and has the ability to affect those returns through its current ability to direct the entity's relevant activities (power over the investee). The existence and effect of substantive potential voting rights that the Company has the practical ability to exercise (ie substantive rights) are considered when assessing whether the Company controls another entity. The Group's financial statements incorporate the results, cash fiows, assets, and liabilities of the Group and all its directly and indirectiy controlled — subsidiaries. Subsidiary are consolidated from the effective date of acguisition, which is the date on which the Group effectively obtains control of the acguired business, until that control ceases. A parent prepares consolidated financial Statements using uniform accounting policies for like transactions and other events in similar Circumstances. All intragroup transactions, balances, income, expenses, and cash flows Group are eliminated in full on consolidation. The Group attributed the profit and loss and each component of other comprehensive income to the owners of the parent and non- controlling interest even though this results in the non-controlling interests having a deficit balance. The Group presents non-controlling interest in eguity in the consolidated statement Of financial position, separately from the eguity owners of the parent. Changes in the parent's ownership interest in a Subsidiary that do not result in loss of control are eguity transactions (i.e. transactions with Owners in their capacity as owners). When the proportion of eguity held by non-controlling interest change, the Group adjusted the carrying amounts of the controlling interest and non-controlling interest to reflect the changes in their relative interest in the subsidiaries.
Page 14 OCR 0.924
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Selisih antara jumlah dimana kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk. Jika Grup kehilangan pengendalian, maka Grup: (a)Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya ketika pengendalian hilang, (b)Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan pada kepentingan nonpengendali): (c)Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian: (d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya pengendalian: (e)Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba 'jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak: (MN Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan kepada entitas induk. 2.e.Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah 1" 2.e., PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) Any difference between the amount by which the non-controlling interests are adjusted, and the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in eguity and attributed to the owners of the parent If the Group loses control, the Group: (a) Derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the subsidiary at their carrying amounts at the date when control is lost, (b) Derecognizes the carrying amount of any non-controlling interests in the former subsidiary at the date when control is lost (including any components Of other comprehensive income attributable to them): (c)Recognizes the fair value of the Consideration received, if any, from the transaction, event or circumstances that resulted in the loss of control: (d) Recognizes any investment retained in the former subsidiary at fair value at the date when control is lost: (e)Reciassifies to profit or loss, or transfer directly to retained earnings if reguired by other SAK, the amount recognized in other comprehensive income in relation to the Subsidiary, (PN Recognizes any resulting difference as a gain or loss attributable to the parent. Foreign Currency Transactions and Balances In preparing financial statements, each of the entities within the Group record by using the currency of the primary economic environment in which the entity operates (“the functional currency”). The functional currency of the Company and the subsidiary is Rupiah. Transactions during the year .in foreign Currencies are recorded in Rupiah by applying to the foreign currency amount the spot exchange rate between Rupiah and the foreign currency at the date of transactions. At the end Of reporting period, foreign currency monetary items are transiated to Rupiah using the
Page 15 OCR 0.935
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) 2f. 2g. 2h. 2.i. Bank Indonesia pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut: PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) closing rate, ie. middle rate of Bank of Indonesia at June 30, 2023 and December 31, 2022, as follows: 31 Desember! December 31, 2022 Rp 30 Juni/ June 30, 2023 Rp Dolar Amerika Serikat 15:026,00 Kas dan Bank Kas dan bank termasuk kas dan kas di bank (rekening giro) yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi pengunaannya. Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi dan biaya lain yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan tersebut Biaya Dibayar di Muka Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus (straight-Jine method) Aset Tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan 12 15.731,00 United States Dollar 2f. Cash on Hand and in Banks 2g. 2h. 2i, Cash on hand and in banks are cash on hand and cash in banks (current account) that are not used as collateral or are not restricted. Inventories Inventories are carried at the lower of cost and net realizable value. The cost of inventories comprises all costs of purchase, costs of Cconversion and other costs incurred in bringing the inventories to their present location and condition. Cost is determined using the weighted average method. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary Course of business less the estimated costs of completion and the estimated costs necessary to make the sale. The amount of any write-down of inventories to net realizable value and all losses of inventories shall be recognized as an expense in the period the write-down or loss occurs. The amount of any reversal of any write-down Of inventories, arising from an increase in net fealizable value, is recognized as a reduction in the amount of inventories recognized as an expense in the period in which the reversal occurs. Prepaid Expenses Prepaid expenses are amortized over its beneficial periods by using the straight-line method. Fixed Assets Fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any Cost directly attributable in bringing the assets to the location and condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by management. After initial recognition, fixed assets, except land, are carried at its cost less any
Page 16 OCR 0.939
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARY CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED KONSOLIDASIAN INTERIM FINANCIAL STATEMENTS Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan As of June 30, 2023 (Unaudited) and 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk December 31, 2022 (Audited) and for Periode Enam Bulan yang Berakhir the Six Months Ended Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi accumulated Gepreciation, and any rugi penurunan nilai. accumulated impairment losses. Tanah diakui sebesar harga perolehannya dan Land is recognized at its cost and not tidak disusutkan. depreciated. Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset Depreciation of fixed assets starts when its tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud available for use and it's computed by using penggunaannya — dan dihitung — dengan Straight-line method based on the estimated menggunakan metode garis lurus berdasarkan useful lives of assets as follows: estimasi masa manfaat ekonomis aset sebagai berikut: Tahun!/Years Bangunan dan Prasarana 20 Buildings and Infrastructures Mesin dan Peralatan Pabrik 4-16 Machineries and Factory Eguipments Kendaraan 4-8 Vehicles Perlengkapan Kantor 4 Offce Eguipments Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan Self-constructed fixed assets are presented as sebagai bagian aset tetap sebagai "Aset dalam part of the fixed assets under "Construction in Penyelesaian" dan dinyatakan sebesar biaya Progress" and are stated at their cost. All perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya costs, including borrowing costs, incurred in pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan relation to the construction of these assets are penyelesaian aset tersebut dikapitalisasi Capitalized as part of the cost of assets in sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap construction. Cost of assets in construction dalam pembangunan. Biaya perolehan aset shall exclude any internal profits, cost of tetap dalam pembangunan tidak termasuk abnormal amounts of wasted material, labour, setiap laba internal, jumlah tidak normal dari Or other resources incurred. biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan The accumulated historical costs will be ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai transferred to the respective fixed assets items pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau at the time the asset is completed or ready for siap digunakan dan disusutkan sejak use and are depreciated since the operation. beroperasi. Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan The carrying amount of an item of fixed assets pengakuannya pada saat pelepasan atau is derecognized at disposal or when there are ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomis no future economic benefits are expected from masa depan yang diharapkan dari penggunaan its use or disposal. Any gain or loss arising atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian from derecognition (that determined as the yang timbul dari penghentian pengakuan difference between the net disposal proceeds, tersebut (yang ditentukan sebesar selisih if any, and the carrying amount of the item) is antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, included in profit or loss when item is dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam derecognized. laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan At the end of each reporting period, the Group penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai made regular review of the useful lives, residu, metode penyusutan, dan sisa umur residual values, depreciation method and pemakaian berdasarkan kondisi teknis. residual life based on the technical conditions. 13
Page 17 OCR 0.935
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) 2j. Sewa Pada tanggal insepsi kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk — mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu, Grup menilai apakah selama periode penggunaan, Grup memiliki dua hal berikut: a. Hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian: dan . Hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian, yaitu hanya jika: i. Grup memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan selama periode penggunaan: atau i. keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: « Grup memiliki hak mengoperasikan aset (atau mengarahkan pihak lain untuk mengoperasikan aset dengan cara yang telah ditentukan) selama periode penggunaan, tanpa pemasok memiliki hak untuk mengubah instruksi operasi tersebut, atau Grup mendesain aset (atau aspek tertentu dari aset) dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan. Grup sebagai Lessee Grup menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Grup mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak guna yang merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar. Grup mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). Aset hak guna diukur pada harga perolehan, dikurangi — akumulasi 14 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 2j. Lease At inception of a contract, the Group shall assess whether the contract is, or contains, a lease. A contract is, or contains, a lease if he contracts conveys the right to control the use Of an identified asset for a period in exchange for consideration. To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period, the Group shall assess whether, throughout the period of use, the Group has both of the following: a. The right to obtain substantially all the economic benefits from use of theidentified asset, and The right to direct the use of the identified asset, only if either: i. The Group has the right to direct how and for what purpose the asset is used throughout the period of use, or i. the relevant decisions about how and for what purpose the asset is used are predetermined and: e The Group has the right to operate the asset (or to direct others to Operate the asset in a manner that it determines) throughout the period of use, without the supplier having the right to change those operating instructions, or The Group designed the asset (or specific aspects of the asset) ina way that predetermines how and for what purpose the asset wil be used throughout the period of use. Thi L The Group applies a single recognition and measurement approach for all leases, except for short-term leases and leases of low-value assets. The Group recognizes lease liabilities to make lease payments and right-of-use assets representing the the right to use the underiying assets. The Group recognizes right-of-use assets at the commencement date of the lease (i.e., the date underlying assets are available for use). Right-of-use assets are measured at cost, less
Page 18 OCR 0.935
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. Aset hak guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset. Jika kepemilikan aset sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset. Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar dibawah jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti akan dilaksanakan oleh Grup, dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan Grup melaksanakan opsi untuk menghentikan sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan persediaan) pada periode dimana peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya pembayaran. Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat segera ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk merefleksikan penambahan bunga dan mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan pembayaran masa depan akibat perubahan indeks atau kurs yang digunakan untuk pembayaran sewa) atau perubahan penilaian opsi untuk membeli aset pendasar 15 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) any accumulated depreciation and impairment losses, and adjusted for any remeasurement of lease liabilities. The cost of right-of-use assets includes the amount of lease liabilities recognized, intitial direct costs incurred, and lease payments made at or before the commencement date less any lease incentives received. Right-of-use assets are depreciated on a straght-line basis over the shorter period Of the lease term and the estimated useful lives of the assets. If ownership of the leased assets transfers to the Group at the end of the Isase term or the cost reflects to exercise of a purchase option, Gepreciation is calculated using the estimated useful life of the assets. At the commencement date of the lease, the Group recognizes lease liabilities measured at the present value of lease payments to be made over the lease term. The lease payments include fixed payments (including in-substance fixed payments) less than any lease incentives receivable, variable lease payments that depend on an index or a rate, and amounts expexted to be paid under residual value guarantees. The lease payments also include the exercise price of a purchase option reasonably certain to be exercised by the Group and payments of penalties for terminating the lease, if the lease term reflects the Group exercising the option to terminate. Variable lease payments that do not depend On an index or a rate are recognized as expenses (unless they are incurred to produce inventories) in the period in which the event or Condition that triggers the payment occurs. In calculating the present value of lease payments, The Group uses its incremental borrowing rate at the lease commencement date because the interest rate implicit in the lease is not readily determinable. After the commencement date, the amount of lease liabilities is increased to reflect the accretion of interest and reduced for the lease payments made. In addition, the carrying amount of lease liabilities is remeasured if there is a modification, a change in the assessment of an Option to purchase the underlying asset.
Page 19 OCR 0.919
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak guna telah berkurang menjadi nol. Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa bangunan (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa bangunan yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama masa sewa. Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: # Mengurangi jumlah tercatat untuk Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau lebih: dan e Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak tertentu, Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, Grup: # Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian: # Menentukan masa sewa modifikasian, dan # Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan penyesuaian terhadap aset hak guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga pinjaman inkremental Grup pada tanggal efektif modifikasi: # Menurunkan jumlah tercatat aset hak guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup dari sewa 16 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) When the lease Iiability is remeasured in this way, a corresponding adjustment is made to the carrying amount of the right-of-use assets Or is recorded in profit or loss if the carrying amount of the right-of-use asset has been reduced to zero. The Group applies the short-term lease recognition exemption to its short-term leases Of buildings and infrastructures (ie, those leases that have a lease term of 12 months or less from the commencement date and do not contain a purchase option). It also applies the lease of low-values assets recognition exemption to leases of buildings and infrastructures that are considered to be low value. Lease payments on short-term leases and leases of low-value assets are recognized as expense on a Straight-line basis over the lease term. The Group accounts for a lease modification as a separate lease if both: » The modification increases the scope of the lease by adding the right to use one or more underiying assets, and # The consideration for the lease increases by an amount commensurate with the stand-alone price for the increase in scope and any appropriate adjustments to that stand-alone price to reflect the circumstances of the particular contract. For a lease modification that is not accounted foras a separate lease, at the effective date of the lease modification, the Group: « Remeasure and allocate the consideration in the modified contract: e Determine the lease term of the modified lease, and e# Remeasure the lease liability by Giscounting the revised lease payments using a revised discount rate based on the remaining lease term and the remaining lease payment with a corresponding adjustment to the right-of-use assets. The revised discount rate is determined as The Group's incremental borrowing rate at the effective date of the modification: # Decrease the carrying amount of the right of-use asset to reflect the partial or full termination of the lease for lease modifications that decrease the scope of
Page 20 OCR 0.939
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) sewa. Grup mengakui dalam laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut, dan # Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya. Grup sebagai Lessor Grup mengakui aset untuk sewa operasi di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Biaya langsung awal sehubungan proses negosiasi sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari asset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa operasi. Sewa kontinjen, apabila ada, diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya. Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa. 2.k. Pengakuan Pendapatan dan Beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah analisa berikut: 1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: - Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak: - Grup bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan, dan - Kontrak memiliki substansi komersial. 2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan jar nji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang Memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan 3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. 4. Mengalokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. . Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu). 17 2k. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) the lease. The Group recognize in profit or loss any gain or loss relating to the partial or full termination of the lease, and e Make a corresponding adjustment to the right-of-use asset for all other lease modifications. The Group as Lessor The Group presents assets subject to operating leases in the statement of financial position according to the nature of the asset. Initial direct costs incurred in negotiating and arranging an operating lease are added to the carrying amount of the leased asset and recognized as an expense over the lease term on the same basis as the lease income. Contingent rents, if any, are recognized as income in the period incurred. Lease income from operating leases is recognized as revenue on a straight-line basis over the lease term. Revenue and Expense Recognition In determining revenue recognition, the Group perform analysis transaction through the following five steps of assessment: 1. Identify contracts with customers, with Certain criteria as follows: - The contract has been agreed by the parties involved in the contract: - The Group can identify the rights of relevant parties and the term of payment for the goods or services to be transferred: and - The contract has commercial substance. 2. Identify the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct. . Determine the transaction price, net of discounts, returns, sales incentives, luxury sales tax, value added tax and export duty, which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods Or services to a customer. . Allocate the transaction price to each performance obligation based on the selling prices of each distinct goods or services promised in the contract. Recognise revenue when performance Obligation is satisfied (over time orat a point in time)
Page 21 OCR 0.928
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan Cara sebagai berikut: # Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan), atau # Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi salah satu kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari sepanjang waktu: # Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh pelaksanaan Grup sebagaimana yang dilakukan Grup: # Pelaksanaan Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat atau ditingkatkan: dan # Pelaksanaan Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk pelaksanaan yang diselesaikan hingga saat ni. Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual. 21. Imbalan Kerja Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka.pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif. Imbalan Pascakerja Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 tanggal 2 November 2020. 18 2. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) A performance obligation may be satisfied at the following. e A point in time (typically for promises to transfer goods to a customer): or # Over time (typically for promises to transfer services to a customer). Fora performance Obligation satisfied over time, the Group selects an appropriate measure of progress to determine the amount of revenue that should be recognized as the performance obligation is satisfied. A performance obligation is satisfied at a point in time unless it meets one of the following criteria, in which case it is satisfied over time: » The customer simultaneously receives and Consumes the benefits provided by Group performance as the Group performs, e The Group performance creates or enhances an asset that the customer controls as the asset is created or enhanced, and e The Group performance does not create an asset with an alternative use to the Group and the Group has an enforceable right to payment for performance completed to date. Expenses are recognized as incurred on an accrual's basis. Employee Benefits Short-term Employee Benefits Shor-term employee benefits are recognized when an employee has rendered service during accounting period, at the undiscounted amount of short-term employee benefits expected to be paid in exchange for that service. Short term employee benefits include such as wages, salaries, bonus, and incentive. Post-Employement Benefit Post-employment benefits such as retirement, severance and service” payments are calculated based on Omnibus Law No. 11 Year 2020 dated November 2, 2020.
Page 22 OCR 0.939
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan tersebut. Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas. Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas liabiltas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain Pesangon Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara: a ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut, dan ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon. b. Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan awal dan mengukur serta mengakui perubahan selanjutnya sesuai dengan sifat imbalan kerja. 2.m. Pajak Penghasilan Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. 19 2.m. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) The Group recognizes the amount of the net defined benefit liability at the present value of the defined benefit obligation at the end of the reporting period less the fair value of plan assets which calculated by independent actuaries using the Projected Unit Credit method. Present value benefit obligation determines by discounting the benefit. The Group accounts not only for its legal Oobligation under the formal terms of a defined benefit plan, but also for any constructive Obligation that arises from the entity's informal practices. Current service cost, past service cost and gain or loss on settlement, and net interets on the net defined benefit liability (asset) are recognized in profit and loss. The remeasurement of the net defined benefit liability (assets) comprises actuarial gains and losses, the return on plan assets, and any change in effect of the asset ceiling are recognized in other comprehensive income. Termination Benefits The Group recognizes a liability and expense for termination benefits at the earlier of the following dates: a. when the Group can no longer withdraw the Offer of those benefits, and b.when the Group recognizes costs for a restructunng that is within the scope of PSAK 57 and involves payment of termination benefits. The Group measures termination benefits on initial recognition, and measures and recognizes subseguent changes, in accordance with the nature of the employee benefits. Income Tax Tax expense is the aggregate amount of current tax and deferred tax which is calculated in determining profit or loss in the period. Current tax and deferred tax are recognized in profit or loss, except for income tax arising from transactions or events that are recognized in other comprehensive income or directly in eguity. In this case, the tax is recognized in other comprehensive income ar eguity, respectively.
Page 23 OCR 0.936
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode- periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-undang pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan. Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari: a. pengakuan awal goodwill: atau b. pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) Current tax for current and prior periods shail, to the extent unpaid, be recognized as a liability. If the amount already paid in respect of Current and prior periods exceeds the amount due for those periods, the excess shall be recognized as an asset. Current tax liabilities (assets) for the current and prior periods shall be measured at the amount expected fo be paid to (recovered from) the taxation authonities, using the tax rates (and tax laws) that have been enacted or substantively enacted by the end of the reporting period. Benefits related to tax losses that can be withdrawn to recover current tax of prior periods is recognized as an asset. Deferred tax asset is recognized for the carryforward of unused tax losses and unused tax credit to the extent that it is probable that future taxable profit will be available against which the unused tax losses and unused tax credits can be utilized. A deferred tax liability shall be recognized for all taxable temporary differences, except to the extent that the deferred tax liability arises from: a. the initial recognition of goodwill: or b. the initial recognition of an asset or liability in a transaction which is not a business combination and at the time of the transaction, affects neither accounting profit nor taxable profit (tax loss) A deferred tax asset shali be recognized for all Geductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the deductible temporary difference can be utilized, unless the deferred tax asset arises from the initial recognition of an asset or liability in a transaction that is not a business combination and at the time of the transaction affects neither accounting profit nor taxable profit (tax loss) Deferred tax asset.and deferred tax liablities are measured at the tax rates that are @xpected to apply to the period when the asset Is realized or the liability is settled, based on
Page 24 OCR 0.927
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai. Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika: a. Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas: i. entitas kena pajak yang sama: atau ii. entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan. Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan diabilitas pajak kini jika dan hanya jika, Grup: a. memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui, dan bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) tax rates (and tax laws) that have been @nacted or substantively enacted by the end of the reporting period. The measurement of deferred tax assets and deferred tax liabilities shall refiect the tax conseguences that would follow from the manner in which the Group expects, at the end Of the reporting period, to recover or settle the carrying amount of its assets and liabilities. The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period. The Group shall reduce the carrying amount of a deferred tax asset to the extent that it is no longer probabie that sufficient taxable profit will be available to allow the benefit of part or all of that deferred tax asset to be utilized. Any such reduction shall be reversed to the extent that it becomes probable that sufficient taxable profit will be available. The Group offset deferred tax assets and Oeferred tax liabilities if, and only if: the Group has a legally enforceable right to set Off current tax assets against current tax liabilities, and a the deferred tax assets and deferred tax liabilities related to income taxes levied by the same taxation authority on either: L Hi. the same taxable entity: or different taxable entities which intend either to settle current tax liabilities and assets on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously, in each future period in which significant amounts of deferred tax liabilities or assets are expected to be settled or recovered. The Group offset current tax assets and current tax liabilities if, and only if, the Group: a. has legally enforceable right to set-off the recognized amounts, and b. intends eitherto settie on a net basis, or to realize the assets and settle liabilities Ssimultaneously. 21
Page 25 OCR 0.934
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) 2.n. Segmen Operasi Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: e yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama), hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. 2.0. Laba per Saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam suatu periode. Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif. Pada tanggal pelaporan Grup tidak mempunyai potensi saham biasa yang bersifat dilutif. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: 2.p. i Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor, 22 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 2.n. Operating Segment Operating segments are reported in a manner consistent with the internal reporting provided to the chief operating decision-maker. The chief operating decision-maker is responsible for allocating resources, assessing performance of the operating segments, and making strategic decisions. An operating segment is a component of the entity: e that engages in business activities from which it may earn revenues and incur expenses (including — revenues and expenses relating to the transactions with Other components of the same entity), whose operating results are regularly reviewed by chief operating decision maker to make decisions about resources to be allocated to the segment and assesses its performance, and for which separate financial information is available. . Earnings per Share Basic earnings per share is computed by dividing the profit or loss attributable to ordinary eguity holders of the parent entity by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the period. For calculating diluted earnings per share, the Group shall adjust profit or loss aftributable to ordinary eguity holders and the weighted average number of shares outstanding, for the effect of all dilutive potential ordinary shares. At reporting date, the Group has no outstanding potential dilutive ordinary share. Related Parties Transactions and Balance A related party is a person or entity that is related to the reporting entity: a. A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person: i. Has control or joint control over the reporting entity, 2p.
Page 26 OCR 0.931
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor, atau Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: I Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, berikutnya terkait dengan entitas lain) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya), Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama, Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga, Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor, Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a): Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas) jatau Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. vi, vii Vili. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan yang relevan. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) Ii. Has a significant influence upon the reporting entity, or Is a member of key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. Hii. An entity is related to reporting entity if any Of the following conditions applies Ii. The entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary, and fellow subsidiary is related to the others), An entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member Of a group of which the other entity isa member), Iii. Both entities are joint ventures of the same third party, An entity is a joint venture of the third entity and other entity is an associate of the third entity, The entity is a post-employment defined benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity Or an entity related to the reporting entity. IF the reporting entity is the provider itself, the sponsoring employers are also related to the reporting entity, The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a): Vii. A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity): or The entity, or any member of a group Of which it is a part, provides key management personnel services to the reporting entity or to the parent of the reporting entity. Vili. All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant Notes. 23
Page 27 OCR 0.936
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) 2.g. Instrumen Keuangan Uu: n Pes uran Awal Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung — dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabiltas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera. Nilai wajar instrument keuangan pada pengakuan awal biasanya sama dengan harga transaksi (yaitu nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima). Jika nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal berbeda dari harga transaksinya, Grup mengakui perbedaan antara nilai wajar pada saat pengakuan awal dan harga transaksi sebagai keuntungan atau kerugian. Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. i. Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi: PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) 2.g. Financial Instrument Initial Recognition and Measurement The Group recognizes a financial asset or a financial liabilities in the consolidated statement of financial position when, and only when, it becomes a party to the contractual provisions of the instrument. At initial recognition, the Group measures all financial assets and financial liabilites at its fair value. In the case of a financial asset or financial liability not at fair value through profit or loss, fair value plus or minus with the transaction costs that are directly attributtable to the acguisition or issue of the financial asset or financial liability. Transaction costs incurred on acguisition of a financial asset and issue of a financial liability classifed at fair value through profit or loss are expensed immediately. The fair value of a financial instrument on initial recognition is usually the same as the transaction price (i.e. the fair value of the consideration given or received). If the fair value of a financial instrument at initial recognition differs from the transaction price, the Group recognizes the difference between the fair value at initial recognition and the fransaction price as gain or loss. ubseguent Measurement of Financi Assets The Group Financial assets are classified into the following specified categories: financial assets measured at amortized costs, financial assets measured at fair value through other Comprehensive income, and financial assets measured at fair value through profit or loss. i. Einancial Assets Measured at Amortized Costs Financial assets are measured at amortized costs if these conditions are met:
Page 28 OCR 0.933
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan
31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk
Periode Enam Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
(1) Aset keuangan dikelola dalam model
bisnis yang bertujuan untuk memiliki
aset keuangan dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual saja:
dan
(2) Persyaratan kontraktual dari aset
keuangan tersebut memberikan hak
pada tanggal tertentu atas arus kas
yang semata dari pembayaran pokok
dan bunga (Solely Payments of
Principal and Interest - SPPI) dari
jumlah pokok terutang
Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang
diakui pada awal pengakuan dikurangi
dengan pembayaran pokok, kemudian
dikurangi atau ditambah dengan jumlah
amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah
pengakuan awal dengan jumlah pada saat
jatuh tempo, dan penurunan nilainya.
Pendapatan keuangan dihitung dengan
metode menggunakan suku bunga efektif
dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai
wajar diakui di laba rugi ketika aset
dihentikan atau direklasifikasi
Aset keuangan yang diklasifikasikan
menjadi aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dapat dijual
ketika terdapat peningkatan risiko kredit.
Penghentian untuk alasan lain
diperbolehkan namun jumlah penjualan
tersebut harus tidak signifikan jumlahnya
atau tidak sering.
Keuangan yang Diuk Nilai
Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif
Lain (“EVTOCI"
Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika
kedua kondisi berikut terpenuhi:
(1) Aset keuangan dikelola dalam model
bisnis yang tujuannya akan terpenuhi
dengan mendapatkan arus kas
kontraktual dan — menjual aset
keuangan: dan
Persyaratan kontraktual dari aset
keuangan tersebut memberikan hak
pada tanggal tertentu atas arus kas
yang semata dari pembayaran pokok
dan bunga (Solely Payments ot
Principal and Interest-SPPI) dari jumlah
pokok terutang.
(2
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK
AND SUBSIDIARY
NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
As of June 30, 2023 (Unaudited) and
December 31, 2022 (Audited) and for
the Six Months Ended
June 30, 2023 and 2022 (Unaudited)
(In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated)
(1) The financial assets are held within
a business model whose objective
to hold the financial assets to
collect contractual cash flows (held
to collect): and
(2) The contractual cash fiows of the
financial asset give rise to
payments on specified dates that
are Solely Payments of Principal
and Interest (“SPPI) on the
principal amount outstanding.
The financial asset is measured at the
amount recognized at initial recognition
minus principal repayments, plus or
minus the cumulative amortization of any
difference between that initial amount
and the maturity amount, and any loss
allowance.
Interest income is calculated using the
effective interest method and is
recognized in profit or loss. Changes in
fair value are recognized in profit and
loss when the asset is derecognized or
reclassified.
Financial assets classified to amortized
cost may be sold where there is an
increase in credit risk. Disposals for other
reasons are permitted but such sales
should be insignificant in value or
infreguent in nature.
Einancial Assets Measured at Fair Value
Through Other Compre sive Income
LEVTOCP”)
The financial assets are measured at
FVTOCI if these conditions are met:
(1) The financial assets are held within
a business modal whose objective is
achieved by both collective
Contractual cash fiows and selling
financial assets, and
(2) The contractual cash fiows of the
financial asset give rise to payments
On specified dates that are Solely
Payments of Principal and Interest
("SPPI").on the principal amount
outstanding.
Page 29 OCR 0.921
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) iii Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi t Ker El Diukur la Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”) Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI. Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Grup dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui'laba rugi. Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali: 26 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) The financial assets are measured at fair value. The changes in fair value are recognized initially in other comprehensive income (OCI), except for impairment gains and losses, and a portion of foreign exchange gains and losses, are recognized in profit or loss. When the asset is derecognized or reclassifed, changes in fair value previously — recognized — in — other comprehensive income and accumulated in eguity are reclassified from eguity to profit and loss as a reclassification adjustment. Iii. Einancial Assets at Fair Value Through Profit or Loss (“EVTPL”) Financial assets measured at FVTPL are those which do not meet both criteria for neither amortized costs nor FVTOCI. After initial recognition, FVTPL financial assets are measured at fair value. The Changes in fair value are recognized in profit or loss. Financial assets in the form of derivatives and investment in eguity instrument are not eligible to meet both criteria for amortized costs or fair value through other comprehensive income FVTOCI. Hence, these are measured at fair value through — profit or loss FVTPL. Nonetheless, the Group may irrevocably designate an investment in an eguity instrument which is not held for trading in any time soon as FVTOCI. This designation results in gains and losses to be presented in other comprehensive income, except for dividend income on a gualifying investment which is recognized in profit or loss. Cumulative gains or losses previously recognized in other comprehensive income are reclassified to retained earnings, not to profit or loss. Subseguent Measurement of Financial Liabilities The Group shall ciassify all financial liabilties as subseguently measured at amortised cost, except for:
Page 30 OCR 0.919
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) a. Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabiitas dimaksud, termasuk derivatif yang merupakan liabiliatas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar. b. Liabitas keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan. Cc. Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitment selanjutnya mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara: (i) Jumlah penyisihan kerugian: dan (ii) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72. d. Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis Ketika PSAK 22 diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba rugi Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena: a. Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch") yang dapat timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang berbeda-beda, atau b. Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok tersebut disediakan secara internal untuk personil 27 PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) Financial liabilities at fair value through profit or loss. Such liabilities, including derivatives that are liabilities, shall be Subseguently measured at fair value. . Financial Iiabilities that arise when a transfer of a financial asset does not gualify for derecognition or when the continuing involvement approach applies. Financial guarantee contracts and commitments to provide a loan at a below-market interest rate. After initial recognition, an issuer of such a contract and an issuer of such a commitment shall Subseguently measure it at the higher of: () The amount of the loss allowance: and (ii) The amount initially recognised less, when appropriate, the cumulative amount of income recognised in accordance with the principles of PSAK 72. Contingent consideration recognised by an acguirer in a business combination to which PSAK 22 applies. Such contingent consideration shall Subseguently be measured at fair value with changes recognised in profit or loss. At initial recognition the Group may make an irrevocable designation of measuring financial liabilities at fair value through profit or loss, if permitted by standards or if that determination would result in more relevant information, because: a. Eliminates or significantiy reduces a measurement or recognition inconsistency (sometimes refered to as "an accounting mismatch") that would otherwise arise from measuring assets or liabilities or recognising the gains and losses on them on different bases, or b. Group of financial liabilities or financial assets and financial liabilities is managed, and its performance is evaluated on a fair value basis, in accordance with a documented risk management or Investment strategy, and information about the group is provided
Page 31 OCR 0.926
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) manajemen kunci Grup. Penurunan Nilai Aset Keuangan Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada FVTOCI, piutang sewa, aset kontrak atau komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. Aset keuangan yang berupa investasi pada instrumen ekuitas tidak dilakukan penurunan nilai. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah — kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka Grup mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan. Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika memperkirakan kerugian — kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup terekspos terhadap risiko kredit. Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai. Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara yang mencerminkan: i. jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) internally on that basis to the Group's key management personnel. Impairment of Financial Assets The Group recognizes expected credit loss for its financial assets measured at amortized costs and financial assets measured at FVTOCI, lease receivables, contract assets or loan commitments and financial guarantee contracts. Financial asset in form of investment in eguity instrument is not impaired. At the end of each reporting date, the Group calculates any impairment provision in financial instruments based on its lifetime expected credit loss if the credit risk of the financial instruments has increased significantiy since its initial recognition. However, if credit risk has not increased Significantly since initial recognition, then a 12-months expected credit loss is recognized. The Group applied a simplifed approach to measure such expected credit loss for trade receivables and contract assets without significant financing component. The Group considers a financial asset to be in default when the counterparty is unlikely to pay its credit obligations to the Group in full. The maximum period considered when estimating expected credit loss is the maximum contractual period over which the Group is exposed to credit risk. Impairment losses are recognized as a deduction in financial assets' carrying amount, except for financial assets measured at FVTOCI where its impairment is recognized in other comprehensive income. The expected credit loss (or recovery Of credit loss) is recognized in profit or loss, as gains or losses of financial asset impairment. The expected credit loss of financial intruments is conducted by a means which reflect: . i. an unbiased and probability weighted amount that reflects a range of possible outcomes,
Page 32 OCR 0.934
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) kemungkinan yang dapat terjadi, li. nilai waktu uang: dan iii. informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Risiko kredit pada instrumen keuangan dianggap rendah ketika aset keuangan tersebut memiliki risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak — selalu, menurunkan — kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset keuangan memiliki risiko kredit rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal atau penilaian eksternal. Misal, aset keuangan dengan peringkat "investment grade" berdasarkan penilaian eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak mengalami peningkatan Tisiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal. Keu Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) li. time value of money: and Iii. reasonable and supportable information that is available without undue cost or effort about past events, current conditions and forecasts of future conditions. Financial assets may be considered to not having significant increase in credit risk Since initial recognition if the financial assets have a low credit risk at the reporting date. Credit risk on financial instrument may be considered be low if there is a low risk of default, the borrower has a strong capacity to meet its contractual cash flow obligations in the near term and adverse changes in economic and business conditions in the longer term may, but will not necessarily, reduce the ability of the borrower to fulfil its contractual cash flow obligations. To determine whether a financial asset has a low credit risk, the Group may use an internal credit risk rating or external assessment. For example, a financial asset with “investment grade" according to external assessment has a low credit risk rating, thus it does not experience an increase in significant credit risk since initial recognition. nition ial Asse! The Group derecognizes a financial asset Only when the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or when they transfer the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another entity. If the Group neither transfers nor retains substantially all the risks and rewards of ownership and continue to control the transferred asset, the Group recognize its retained interest in the asset and an associated liability for amounts they may have to pay. If the Group retains Substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset, the Group continues to recognize the financial asset and also recognize a collateralized borrowing for the proceeds received.
Page 33
Page 34
Page 35
Page 36
Page 37
Page 38
Page 39
Page 40
Page 41
Page 42
Page 43
Page 44
Page 45
Page 46
Page 47
Page 48
Page 49
Page 50
Page 51
Page 52 OCR 0.916
PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK DAN ENTITAS ANAK CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit) (Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) pihak lain. Perusahaan telah mendapatkan waiver dari pihak BNI atas persetujuan rencana Penawaran Umum Perdana Saham, pengubahan susunan pengurus Perusahaan, dan pembagian laba usaha dan membayar dividen kepada pemegang saham Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman. b. Utang Bank Jangka Panjang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Central Asia Tbk Dikurangi/ Less: Bagian yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun/ Current Portion Total Bagian Jangka Panjang/ Long Term Portion Perusahaan T Bank Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 6 dan 7 oleh Notaris Amelia Jonathan, S.H., M.Kn. tanggal 4 April 2020 Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit dari BNI dengan rincian fasilitas sebagai berikut: Fasilitas Kredit Investasi (Take Over) Limit Kredit — : Rp29.949.600.000 Jangka :52 bulan (44 tahun), Waktu terhitung mulai 4 April 2020 - 4 Agustus 2023 Bunga : 10,596 per tahun Tujuan : Untuk take over fasilitas kredit investasi dari Bank Muamalat Fasilitas Kredit Investasi (Refinancing) Limit Kredit — : Rp20.000.000.000 Jangka 1:60 bulan (5 tahun), Waktu terhitung mulai 4 April 2020 - 3 April 2024 Bunga : 10,5 per tahun PT WIJAYA CAHAYA TIMBER TBK AND SUBSIDIARY NOTES TO THE INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of June 30, 2023 (Unaudited) and December 31, 2022 (Audited) and for the Six Months Ended June 30, 2023 and 2022 (Unaudited) (In Full of Rupiah, unless Otherwise Stated) The Company has received waiver from BNI for the approval of the Initial Public Offering plan, changing in the composition of the Company's management, and distribution of operating profits and paying dividends to shareholders. As of June 30, 2023, and December 31, 2022, the Company is compliance with the terms and conditions of the loans. b. Long Term Bank Loans 30 Juni/ 31 Desember/ June 30, December 31, 2023 2022 Rp Rp 115.619.600.000 125.939.600.000 9.284.472.938 10.162.011.149 (13.847.232.647) (25.439.635.732) 111.056.840.291 110.661.975.417 The Company PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Based on the Credit Agreement No. 6 and 7 by Notary Amelia Jonathan, S.H., M.Kn. dated April 4, 2020 the Company obtained credit facilities from BNI with facilities detailed are as follows: Investmeni it Facilit Ike 1 Credit Limit : Rp29,949,600,000 Period :52 months (44 years), since April 4, 2020 - August 4, 2023 Interest : 1054 perannum Purpose : To take over the investment credit facility from Bank Muamalat Investment it Facility (Refinancii Credit Limit : Rp20,000,000,000 Period : 60 months (5 years), since " April 4, 2020 - April 3, 2024 Interest : 10.546 per annum
Page 53
Page 54
Page 55
Page 56
Page 57
Page 58
Page 59
Page 60
Page 61
Page 62
Page 63
Page 64
Page 65
Page 66
Page 67
Page 68
Page 69
Page 70
Page 71
Page 72
Page 73
Page 74
Page 75
Page 76
Page 77
Page 78
Page 79
Page 80
Page 81
Page 82
Page 83
Page 84
Page 85
Page 86
Page 87
Page 88
Page 89
Page 90
Page 91
Page 92
Page 93
Page 94
Page 95
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.