Skip to content
Back to announcement

FinancialStatement-2023-II-FPNI.pdf

Financial statement Text extracted FPNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1
Nomor Surat                      042/LCTTBK-CORSEC/VII/2023
Nama Emiten                      PT Lotte Chemical Titan Tbk.
Kode Emiten                      FPNI
Perihal                          Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit



Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :



Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :




 No      Nama          Kegiatan        Lokasi         Tahun          Status          Jumlah Aset         Satuan           Mata   Persentase
                         Usaha                       Komersil        Operasi                                              Uang      (%)
 1    PT. Lotte         Industri      Indonesia        1993           Aktif                 165.429     RIBUAN            USD      99.85
      Chemical       Polyethylene,
      Titan          Perdagangan
      Nusantara       Besar dan
                      Real Estate




 Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Lotte Chemical Titan Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.

                      PT Lotte Chemical Titan Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information

Informasi umum                                                                General information
                                               30 June 2023
Nama entitas                         PT Lotte Chemical Titan Tbk.                               Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir                                  Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya                                              the end of the preceding reporting
                                                                                                       period
Kode entitas                         FPNI                                                        Entity code
Nomor identifikasi entitas           AA383                                     Entity identification number
Industri utama entitas               Umum / General                                     Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih        PSAK                                  Selected accounting standards
Sektor                               B. Basic Materials                                                Sector
Subsektor                            B1. Basic Materials                                           Subsector
Industri                             B11. Chemicals                                                  Industry
Subindustri                          B111. Basic Chemicals                                      Subindustry
Informasi pemegang saham                                               Controlling shareholder information
                                     Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas                        Local Company - Indonesia                                 Type of entity
                                     Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan           Saham / Stock                                  Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat                                         Type of board on which the entity is
                                       Pengembangan / Development
entitas tercatat                                                                                        listed
Apakah merupakan laporan keuangan                                     Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok       Entitas grup / Group entity      of an individual entity or a group of
entitas                                                                                               entities
Periode penyampaian laporan                                                  Period of financial statements
                                       Kuartal II / Second Quarter
keuangan                                                                                        submissions
Tanggal awal periode berjalan          January 01, 2023                            Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan         June 30, 2023                                Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya         December 31, 2022                                 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya        January 01, 2022                               Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya       June 30, 2022                                  Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya       December 31, 2021                              Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan                    Dollar Amerika / USD           Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan                                    Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000                     presentation currency is other than
                                                                                                       rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam                                         Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan      Ribuan / In Thousand                                          statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit          Type of report on financial statements
Jenis opini auditor                                                               Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf                                                    Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu                                    emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan                                                           paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review                                                       Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama                                                      Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama                                                             Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama                                                     Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil                                       Date of auditor's opinion or result of
laporan review                                                                                 review report
Auditor tahun berjalan                                                                 Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan                                       Name of current year audit signing
                                                                                                     partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang                    Number of years served as audit
menandatangani                                                            signing partner
Auditor tahun sebelumnya                                                Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya                   Name of prior year audit signing
                                                                                   partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan                     Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor:                                No. 75/POJK.04/2017 concerning
                                     Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung                responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan                                  financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan                       Compliance to the independency of
independensi akuntan yang                          Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal               Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor             Ya / Yes               rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang                                 concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik                        Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan                              Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry

Laporan posisi keuangan                                          Statement of financial position
                                    30 June 2023         31 December 2022
Aset                                                                                                Assets
  Aset lancar                                                                            Current assets
     Kas dan setara kas                                                               Cash and cash
                                             21,063                 31,225
                                                                                          equivalents
     Investasi jangka pendek                                         8,500    Short-term investments
     Piutang usaha                                                                Trade receivables
          Piutang usaha pihak                                              Trade receivables third
                                               9,393                10,659
          ketiga                                                                           parties
          Piutang usaha pihak                                                  Trade receivables
                                               5,407                 3,816
          berelasi                                                                 related parties
     Piutang lainnya                                                              Other receivables
          Piutang lainnya pihak                                            Other receivables third
                                               1,681                   678
          ketiga                                                                           parties
          Piutang lainnya pihak                                                 Other receivables
                                                    28                  46
          berelasi                                                                 related parties
     Persediaan lancar                                                          Current inventories
          Persediaan lancar                  49,038                 60,361   Current inventories
     Biaya dibayar dimuka                                                  Current prepaid expenses
                                                   462                 263
     lancar
     Pajak dibayar dimuka                                                       Current prepaid taxes
                                               6,232                  2,941
     lancar
     Aset non-keuangan lancar                                              Other current non-financial
                                               2,186                   825
     lainnya                                                                                     assets
     Jumlah aset lancar                      95,490                119,314      Total current assets
   Aset tidak lancar                                                                 Non-current assets
     Aset pajak tangguhan                         4                      3        Deferred tax assets
     Properti investasi                      10,108                 10,108     Investment properties
     Aset tetap                                                                   Property, plant, and
                                             50,131                 50,848
                                                                                            equipment
       Aset hak guna                               154                 268        Right of use assets
       Klaim atas pengembalian                                              Non-current claims for tax
                                             10,281                 11,157
       pajak tidak lancar                                                                        refund
       Aset takberwujud selain                                                Intangible assets other
                                                   119                 159
       goodwill                                                                          than goodwill
       Aset tidak lancar                                                            Other non-current
                                                   387                 367
       non-keuangan lainnya                                                      non-financial assets
       Jumlah aset tidak lancar              71,184                 72,910 Total non-current assets
   Jumlah aset                              166,674                192,224                   Total assets
Liabilitas dan ekuitas                                                                 Liabilities and equity
   Liabilitas                                                                                    Liabilities
       Liabilitas jangka pendek                                                    Current liabilities
          Utang usaha                                                             Trade payables
              Utang usaha pihak                                                Trade payables
                                                   400               1,520
              ketiga                                                               third parties
              Utang usaha pihak                                                Trade payables
                                             41,031                 70,482
              berelasi                                                          related parties
          Utang lainnya                                                           Other payables
              Utang lainnya pihak                                              Other payables
                                                   817                 783
              ketiga                                                               third parties
              Utang lainnya pihak                                              Other payables
Page 5
         berelasi                       516           808        related parties
      Uang muka                                                 Current advances
      pelanggan jangka                                            from customers
      pendek
         Uang muka                                           Current advances
         pelanggan jangka                                      from customers
                                      4,840         1,276
         pendek pihak                                              third parties
         ketiga
      Beban akrual jangka                                      Current accrued
                                      4,232         3,614
      pendek                                                         expenses
      Utang pajak                        75           145        Taxes payable
      Liabilitas jangka                                   Current maturities of
      panjang yang jatuh                                   long-term liabilities
      tempo dalam satu
      tahun
         Liabilitas jangka                                   Current maturities
         panjang yang jatuh                                   of finance lease
         tempo dalam satu               128           218             liabilities
         tahun atas liabilitas
         sewa pembiayaan
      Jumlah liabilitas                                             Total current
                                     52,039        78,846
      jangka pendek                                                     liabilities
  Liabilitas jangka                                            Non-current liabilities
  panjang
      Liabilitas pajak                                       Deferred tax liabilities
                                      1,319         1,757
      tangguhan
      Liabilitas jangka                                      Long-term liabilities
      panjang setelah                                              net of current
      dikurangi bagian                                                 maturities
      yang jatuh tempo
      dalam satu tahun
         Liabilitas jangka                                   Long-term finance
         panjang atas                                           lease liabilities
                                          0            27
         liabilitas sewa
         pembiayaan
      Kewajiban imbalan                                                  Long-term
      pasca kerja jangka              4,652         4,105         post-employment
      panjang                                                    benefit obligations
      Jumlah liabilitas                                         Total non-current
                                      5,971         5,889
      jangka panjang                                                      liabilities
  Jumlah liabilitas                  58,010        84,735              Total liabilities
Ekuitas                                                                              Equity
  Ekuitas yang                                                  Equity attributable to
  diatribusikan kepada                                       equity owners of parent
  pemilik entitas induk                                                            entity
      Saham biasa                  163,838       163,838           Common stocks
      Tambahan modal                                              Additional paid-in
                                     45,880        45,880
      disetor                                                                 capital
      Saldo laba                                               Retained earnings
      (akumulasi kerugian)                                                  (deficit)
         Saldo laba yang                                           Appropriated
         telah ditentukan               140           140     retained earnings
         penggunaannya
         Saldo laba yang                                        Unappropriated
         belum ditentukan        ( 101,347 )   ( 102,520 )    retained earnings
         penggunaannya
      Jumlah ekuitas yang                                         Total equity
      diatribusikan kepada                               attributable to equity
                                   108,511       107,338
      pemilik entitas induk                                   owners of parent
                                                                          entity
Page 6
   Kepentingan             153       151    Non-controlling interests
   non-pengendali
   Jumlah ekuitas       108,664   107,489                Total equity
Jumlah liabilitas dan                       Total liabilities and equity
                        166,674   192,224
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry

Laporan laba rugi dan penghasilan                        Statement of profit or loss and other
komprehensif lain                                                    comprehensive income
                                    30 June 2023          30 June 2022
Penjualan dan pendapatan                                                                   Sales and revenue
                                            201,104               250,623
usaha
Beban pokok penjualan dan                                                          Cost of sales and revenue
                                         ( 196,267 )           ( 243,222 )
pendapatan
Jumlah laba bruto                              4,837                 7,401                 Total gross profit
Beban penjualan                             ( 3,622 )             ( 3,750 )                  Selling expenses
Beban umum dan administrasi                                                      General and administrative
                                            ( 2,514 )             ( 2,485 )
                                                                                                     expenses
Pendapatan keuangan                              446                   519                    Finance income
Beban bunga dan keuangan                       ( 21 )                ( 57 )        Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih                                                   Gains (losses) on changes in
                                                   873            ( 1,266 )
kurs mata uang asing                                                                  foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) lainnya                  1,247                 1,028               Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum                                                     Total profit (loss) before tax
                                               1,246                 1,390
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak                       ( 71 )                ( 91 )           Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi                                                      Total profit (loss) from
                                               1,175                 1,299
yang dilanjutkan                                                                     continuing operations
Jumlah laba (rugi)                             1,175                 1,299                Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif                  1,175                 1,299    Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat                                                          Profit (loss) attributable to
diatribusikan
   Laba (rugi) yang dapat                                                       Profit (loss) attributable to
                                               1,173                 1,297
   diatribusikan ke entitas induk                                                              parent entity
   Laba (rugi) yang dapat                                                       Profit (loss) attributable to
   diatribusikan ke kepentingan                      2                   2       non-controlling interests
   non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang                                                          Comprehensive income
dapat diatribusikan                                                                            attributable to
   Laba rugi komprehensif yang                                                     Comprehensive income
   dapat diatribusikan ke entitas              1,173                 1,297     attributable to parent entity
   induk
   Laba rugi komprehensif yang                                                  Comprehensive income
   dapat diatribusikan ke                            2                  2 attributable to non-controlling
   kepentingan non-pengendali                                                                   interests
Laba (rugi) per saham                                                           Earnings (loss) per share
   Laba per saham dasar                                                      Basic earnings per share
   diatribusikan kepada                                                           attributable to equity
   pemilik entitas induk                                                  owners of the parent entity
       Laba (rugi) per saham                                               Basic earnings (loss) per
       dasar dari operasi yang              0.00020               0.00020      share from continuing
       dilanjutkan                                                                         operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year

30 June 2023


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                          Statement of changes in equity
                                                                                       Saldo laba yang telah   Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                  Tambahan modal                                                                                      Kepentingan
                                                 Saham biasa                                ditentukan               ditentukan          diatribusikan kepada                                 Ekuitas
                                                                      disetor                                                                                        non-pengendali
                                                                                         penggunaannya            penggunaannya              entitas induk
                                                                  Additional paid-in   Appropriated retained   Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                 Common stocks                                                                                                    Non-controlling interests   Equity
                                                                       capital                earnings                earnings                parent entity
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                 Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali          163,838               45,880                     140              ( 102,520 )                 107,338                          151        107,489   Balance before restatement at beginning of period
  Posisi ekuitas, awal periode                          163,838               45,880                     140              ( 102,520 )                 107,338                          151        107,489         Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                  1,173                    1,173                            2          1,175                                        Profit (loss)
  Posisi ekuitas, akhir periode                         163,838               45,880                     140              ( 101,347 )                 108,511                          153        108,664                Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year

30 June 2022


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                          Statement of changes in equity
                                                                                       Saldo laba yang telah   Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                  Tambahan modal                                                                                      Kepentingan
                                                 Saham biasa                                ditentukan               ditentukan          diatribusikan kepada                                 Ekuitas
                                                                      disetor                                                                                        non-pengendali
                                                                                         penggunaannya            penggunaannya              entitas induk
                                                                  Additional paid-in   Appropriated retained   Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                 Common stocks                                                                                                    Non-controlling interests   Equity
                                                                       capital                earnings                earnings                parent entity
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                 Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali          163,838               45,880                     140              ( 105,373 )                 104,485                          147        104,632   Balance before restatement at beginning of period
  Posisi ekuitas, awal periode                          163,838               45,880                     140              ( 105,373 )                 104,485                          147        104,632         Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                  1,297                    1,297                            2          1,299                                        Profit (loss)
  Posisi ekuitas, akhir periode                         163,838               45,880                     140              ( 104,076 )                 105,782                          149        105,931                Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry

Laporan arus kas                                                       Statement of cash flows
                                  30 June 2023         30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi                                              Cash flows from operating
                                                                                               activities
   Penerimaan kas dari                                                            Cash receipts from
   aktivitas operasi                                                              operating activities
       Penerimaan dari                                                     Receipts from customers
                                          204,344              245,365
       pelanggan
   Pembayaran kas dari                                                       Cash payments from
   aktivitas operasi                                                          operating activities
       Pembayaran kepada                                                Payments to suppliers for
       pemasok atas barang dan         ( 216,015 )          ( 251,476 )     goods and services
       jasa
       Pembayaran gaji dan                                                Payments for salaries and
                                          ( 1,642 )            ( 3,547 )
       tunjangan                                                                          allowances
       Pembayaran kas lainnya                                               Other cash payments for
                                             ( 21 )                ( 26 )
       untuk beban operasi                                                        operating activities
   Kas diperoleh dari                                                     Cash generated from (used
                                        ( 13,334 )             ( 9,684 )
   (digunakan untuk) operasi                                                             in) operations
   Penerimaan bunga dari                                                         Interests received from
                                                 446                 519
   aktivitas operasi                                                                  operating activities
   Penerimaan pengembalian                                                Income taxes refunded (paid)
   (pembayaran) pajak                                                           from operating activities
                                          ( 3,577 )            ( 1,090 )
   penghasilan dari aktivitas
   operasi
   Jumlah arus kas bersih                                                        Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                        received from (used in)
                                        ( 16,465 )           ( 10,255 )
   (digunakan untuk) aktivitas                                                    operating activities
   operasi
Arus kas dari aktivitas                                                       Cash flows from investing
investasi                                                                                        activities
   Pembayaran untuk perolehan                                               Payments for acquisition of
                                          ( 1,933 )            ( 2,720 )
   aset tetap                                                            property, plant and equipment
   Pencairan (penempatan)                                                    Withdrawal (placement) of
                                             8,500
   investasi jangka pendek                                                      short-term investments
   Jumlah arus kas bersih                                                        Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                        received from (used in)
                                             6,567             ( 2,720 )
   (digunakan untuk) aktivitas                                                     investing activities
   investasi
Arus kas dari aktivitas                                                     Cash flows from financing
pendanaan                                                                                     activities
   Penerimaan utang pihak                                               Proceeds from due to related
                                                                  3,094
   berelasi                                                                                  parties
   Pembayaran utang pihak                                                 Payments of due to related
                                            ( 264 )
   berelasi                                                                                  parties
   Jumlah arus kas bersih                                                      Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                      received from (used in)
                                            ( 264 )               3,094
   (digunakan untuk) aktivitas                                                  financing activities
   pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan)                                             Total net increase (decrease)
                                        ( 10,162 )             ( 9,881 )
bersih kas dan setara kas                                               in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas,                                           Cash and cash equivalents cash
                                           31,225               38,411
awal periode                                                              flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas,                                               Cash and cash equivalents
                                           21,063               28,530
akhir periode                                                           cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry


Kebijakan akuntansi signifikan                                                                                                                    Significant accounting policies
                                                                                  30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan   Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi                 Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian                       Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan                                                  statements
                                    Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
                                    Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Pedoman Penyajian dan
                                    Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kebijakan ini
                                    telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
                                    Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai dengan PSAK 1, "Penyajian Laporan Keuangan".
                                    Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas, dan
                                    menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan
                                    keuangan yang relevan. Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan menggunakan metode
                                    langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang dikelompokkan dalam
                                    aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup adalah
                                    selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi
                                    baru dan revisi seperti diungkapkan pada Catatan 2b dibawah ini. Grup telah menyusun laporan
                                    keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Kelompok Usaha akan terus beroperasi secara
                                    berkesinambungan. The consolidated financial statements have been prepared and presented in
                                    accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (SAK), which comprise the Statements of
                                    Financial Accounting Standards (PSAK) and Interpretations to Financial Accounting Standards (ISAK)
                                    issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants, and
                                    Rule No. VIII.G.7 on Guidelines of Financial Statement Presentation and Disclosures issued by the
                                    Financial Services Authority (OJK). These policies have been consistently applied to all years
                                    presented, unless otherwise stated. The consolidated financial statements are prepared in accordance
                                    with PSAK 1, "Presentation of Financial Statements". The consolidated financial statements have been
                                    prepared on the accrual basis, except for the statements of cash flows, and using the historical cost
                                    concept of accounting, except as disclosed in the relevant Notes herein. The consolidated statement of
                                    cash flows is presented using the direct method by classifying the receipts and disbursements of cash
                                    and cash equivalents into operating, investing and financing activities. The accounting policies adopted
                                    by the Group are consistently applied for the years covered by the consolidated financial statements,
                                    except for new and revised accounting standards as disclosed in the following Note 2b. The Group has
                                    prepared the consolidated financial statements on the basis that it will continue to operate as a going
                                    concern.
Prinsip-prinsip konsolidasi         Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak. Kendali                                Principles of consolidation
                                    diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan
                                    investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya
                                    atas investee. Dengan demikian, investor mengendalikan investee, jika dan hanya jika, investor
                                    memiliki seluruh hal berikut ini: i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi
                                    investor kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee, ii) Eksposur atau hak atas
                                    imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan iii) Kemampuan untuk menggunakan
                                    kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Bila Grup tidak memiliki hak
                                    suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan semua fakta
Page 12
dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee,
termasuk: i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee, ii) Hak yang timbul
atas pengaturan kontraktual lain, dan iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup. Grup
menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas
entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat
Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik
entitas induk dan pada kepentingan non-pengendali (KNP), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo
KNP yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas
anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas,
penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota Grup dieliminasi sepenuhnya pada
saat konsolidasi. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan
pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk
goodwill), liabilitas, KNP dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang
dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar. Laporan
keuangan entitas anak dibuat untuk periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan, menggunakan
kebijakan akuntansi yang konsisten. The consolidated financial statements comprise the financial
statements of the Company and its subsidiary. Control is achieved when the Group is exposed, or has
rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those
returns through its power over the investee. Thus, the Group controls an investee if and only if the
Group has all of the following: i) Power over the investee, that is existing rights that give the group
current ability to direct the relevant activities of the investee, ii) Exposure, or rights, to variable returns
from its involvement with the investee, and iii) The ability to use its power over the investee to affect its
returns. When the Group has less than a majority of the voting or similar rights of an investee, the
Group considers all relevant facts and circumstances in assessing whether it has power over an
investee, including: i) The contractual arrangement with the other vote holders of the investee, ii) Rights
arising from other contractual arrangements, and iii) The Group's voting rights and potential voting
rights. The Group re-assesses whether or not it controls an investee if facts and circumstances indicate
that there are changes to one or more of the three elements of control. Consolidation of a subsidiary
begins when the Group obtains control over the subsidiary and ceases when the Group loses control of
the subsidiary. Assets, liabilities, income and expenses of a subsidiary acquired during the year are
included in the consolidated financial statements from the date the Group gains control until the date
the Group ceases to control the subsidiary. Profit or loss and each component of other comprehensive
income are attributed to the equity holders of the parent of the Group and to the non-controlling
interests (NCI), even if this results in the NCI having a deficit balance. When necessary, adjustments
are made to the financial statements of subsidiary to bring their accounting policies into line with the
Group's accounting policies. All intra-group assets and liabilities, equity, income, expenses and cash
flows relating to transactions between members of the Group are eliminated in full on consolidation. A
change in the parent's ownership interest in a subsidiary, without loss of control, is accounted for as an
equity transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it derecognizes the related assets
(including goodwill), liabilities, NCI and other component of equity, while any resultant gain or loss is
Page 13
                                      recognized in the profit or loss. Any investment retained is recognized at fair value. The financial
                                      statements of the subsidiary are prepared for the same reporting period as the Company, using
                                      consistent accounting policies.
Kas dan setara kas                    Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga)           Cash and cash equivalents
                                      bulan atau kurang tanggal saat penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya atau dijadikan sebagai
                                      jaminan atas liabilitas dan pinjaman lainnya, dan yang tidak memiliki risiko signifikan dari perubahan
                                      nilai. Deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 bulan dan kurang dari 12 bulan, disajikan
                                      sebagai investasi jangka pendek, sedangkan yang jatuh temponya lebih dari 12 bulan disajikan
                                      sebagai investasi jangka panjang. Cash and cash equivalents comprise cash on hand and in banks
                                      and time deposits with maturities of 3 (three) months or less at the time of placement and are not
                                      restricted to use or pledged as collateral to loans and other borrowings, and which are subject to an
                                      insignificant risk of changes in value. Time deposit with maturities more than 3 months and less than 12
                                      months, presented as short-term investment, while time deposit with maturities more than 12 months
                                      presented as long-term investment.
Piutang usaha dan piutang lain-lain   Pengakuan dan Pengukuran Awal Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, untuk                   Trade and other receivables
                                      selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui OCI dan nilai wajar melalui
                                      laba rugi. Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
                                      kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang
                                      usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah
                                      menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Grup pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai
                                      wajarnya ditambah biaya transaksi. Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan
                                      yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur pada harga
                                      transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK 72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada
                                      biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui OCI, aset keuangan harus menghasilkan arus kas
                                      yang mewakili pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut
                                      sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset
                                      keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus
                                      kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas
                                      kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Pengukuran Selanjutnya Untuk tujuan
                                      pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori: ' Aset keuangan pada
                                      biaya perolehan diamortisasi (instrumen hutang), Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI dengan
                                      daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang), Aset keuangan yang ditetapkan
                                      pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif setelah penghentian
                                      pengakuan (instrumen ekuitas), Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan pada
                                      biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Grup.
                                      Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi
                                      berikut terpenuhi: Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset
                                      keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual; Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
                                      menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga
                                      dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
                                      selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan mengalami penurunan
                                      nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan
                                      pengakuannya, dimodifikasi atau rusak. Aset keuangan Grup pada biaya perolehan diamortisasi
                                      termasuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen
                                      utang) Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut
                                      terpenuhi: Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
                                      kontraktual dan penjualan; Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada
Page 14
tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi valuta
asing, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung
dengan cara yang sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui di OCI. Setelah penghentian pengakuan,
perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi. Aset keuangan yang
ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) Setelah pengakuan awal, Grup dapat
memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat ditarik kembali sebagai
instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas berdasarkan PSAK
50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan memenuhi definisi
tersebut. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari
aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan atau kerugian. Dividen diakui sebagai
pendapatan lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika
Grup mendapatkan keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset
keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen ekuitas yang
ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai. Aset keuangan
pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk
aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan
awal pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan,
juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok
dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, terlepas dari model
bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya
perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang
dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut
menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi. Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan pada nilai wajar
dengan perubahan nilai wajar bersih diakui dalam laporan laba rugi. Penghentian Pengakuan Aset
keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup) ketika: Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau Grup telah mengalihkan
haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk membayar arus
kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan
pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial semua risiko
dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Grup telah mengalihkan haknya
untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Grup
mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan.
Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer
tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui
liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak dan
kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang
ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan
yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh Grup. Penurunan nilai aset keuangan Grup
Page 15
mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang tidak
dimiliki pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas
kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan
diterima Grup, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan
akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang
merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk
eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, ECL
disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko
kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit
yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL sepanjang umurnya).
Untuk piutang dagang, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL.
Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan
kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menetapkan
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan
faktor-faktor berwawasan ke depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Untuk
instrumen utang dengan nilai wajar melalui OCI, Grup menerapkan penyederhanaan risiko kredit
rendah. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah instrumen utang tersebut dianggap
memiliki risiko kredit rendah dengan menggunakan semua informasi yang wajar dan dapat didukung
yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya. Dalam melakukan evaluasi tersebut,
Grup menilai kembali peringkat kredit internal dari instrumen utang tersebut. Selain itu, Grup
mempertimbangkan bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan jika pembayaran
kontraktual telah jatuh tempo lebih dari 30 hari. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika
pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari. Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat
mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh
sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup. Aset keuangan
dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual. Initial
Recognition and Measurement Financial assets are classified, at initial recognition, as subsequently
measured at amortized cost, fair value through OCI and fair value through profit or loss. The
classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset's contractual cash
flow characteristics and the Group's business model for managing them. With the exception of trade
receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group has applied
the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at its fair value plus transaction
costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group
has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under PSAK 72.
In order for a financial asset to be classified and measured at amortized cost or fair value through OCI,
it needs to give rise to cash flows that are represent solely payments of principal and interest (SPPI) on
the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is performed at
an instrument level. The Group's business model for managing financial assets refers to how it
manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether
cash flows will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both.
Subsequent Measurement For purposes of subsequent measurement, financial assets are classified in
four categories: Financial assets at amortized cost (debt instruments), Financial assets at fair value
through OCI with recycling of cumulative gains and losses (debt instruments), Financial assets
designated at fair value through OCI with no recycling of cumulative gains and losses upon
derecognition (equity instruments), Financial assets at fair value through profit or loss Financial assets
Page 16
at amortized cost (debt instruments) This category is the most relevant to the Group. The Group
measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: The financial
asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect
contractual cash flows; The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash
flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. Financial
assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate (EIR) method and
are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is
derecognized, modified or impaired. The Group's financial assets at amortized cost includes trade
receivables and other receivables. Financial assets at fair value through OCI (debt instruments) The
Group measures debt instruments at fair value through OCI if both of the following conditions are met:
The financial asset is held within a business model with the objective of both holding to collect
contractual cash flows and selling; The contractual terms of the financial asset give rise on specified
dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount
outstanding. For debt instruments at fair value through OCI, interest income, foreign exchange
revaluation and impairment losses or reversals are recognized in the statement of profit or loss and
computed in the same manner as for financial assets measured at amortized cost. The remaining fair
value changes are recognized in OCI. Upon derecognition, the cumulative fair value change
recognized in OCI is recycled to profit or loss. Financial assets designated at fair value through OCI
(equity instruments) Upon initial recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity
investments as equity instruments designated at fair value through OCI when they meet the definition
of equity under PSAK 50: Financial Instruments: Presentation and are not held for trading. The
classification is determined on an instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial
assets are never recycled to profit or loss. Dividends are recognized as other income in the statement
of profit or loss when the right of payment has been established, except when the Group benefits from
such proceeds as a recovery of part of the cost of the financial asset, in which case, such gains are
recorded in OCI. Equity instruments designated at fair value through OCI are not subject to impairment
assessment. Financial assets at fair value through profit or loss Financial assets at fair value through
profit or loss include financial assets held for trading, financial assets designated upon initial recognition
at fair value through profit or loss, or financial assets mandatorily required to be measured at fair value.
Financial assets are classified as held for trading if they are acquired for the purpose of selling or
repurchasing in the near term. Derivatives, including separated embedded derivatives, are also
classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments. Financial
assets with cash flows that are not solely payments of principal and interest are classified and
measured at fair value through profit or loss, irrespective of the business model. Notwithstanding the
criteria for debt instruments to be classified at amortized cost or at fair value through OCI, as described
above, debt instruments may be designated at fair value through profit or loss on initial recognition if
doing so eliminates, or significantly reduces, an accounting mismatch. Financial assets at fair value
through profit or loss are carried in the statement of financial position at fair value with net changes in
fair value recognized in the statement of profit or loss. Derecognition A financial asset (or, where
applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is primarily
derecognized (i.e., removed from the Group's consolidated statement of financial position) when: The
rights to receive cash flows from the asset have expired; or The Group has transferred its rights to
receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full
without material delay to a third party under a "pass-through" arrangement and either (a) the Group has
transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred
nor retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset.
When the Group has transferred its rights to receive cash flows from an asset or has entered into a
Page 17
             pass-through arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has retained the risks and rewards of
             ownership. When it has neither transferred nor retained substantially all of the risks and rewards of the
             asset, nor transferred control of the asset, the Group continues to recognize the transferred asset to
             the extent of its continuing involvement. In that case, the Group also recognises an associated liability.
             The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and
             obligations that the Group has retained. Continuing involvement that takes the form of a guarantee over
             the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the
             maximum amount of consideration that the Group could be required to repay. Impairment of financial
             assets The Group recognizes an allowance for expected credit losses (ECLs) for all debt instruments
             not held at fair value through profit or loss. ECLs are based on the difference between the contractual
             cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Group expects to
             receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected cash flows
             will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are integral to
             the contractual terms. ECLs are recognised in two stages. For credit exposures for which there has not
             been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECLs are provided for credit losses
             that result from default events that are possible within the next 12-months (a 12-month ECL). For those
             credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since initial recognition, a
             loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the exposure,
             irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). For trade receivables, the Group applies a
             simplified approach in calculating ECLs. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but
             instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECLs at each reporting date. The Group has
             established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for
             forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. For debt instruments at
             fair value through OCI, the Group applies the low credit risk simplification. At every reporting date, the
             Group evaluates whether the debt instrument is considered to have low credit risk using all reasonable
             and supportable information that is available without undue cost or effort. In making that evaluation, the
             Group reassesses the internal credit rating of the debt instrument. In addition, the Group considers that
             there has been a significant increase in credit risk when contractual payments are more than 30 days
             past due. The Group considers a financial asset in default when contractual payments are 90 days past
             due. However, in certain cases, the Group may also consider a financial asset to be in default when
             internal or external information indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding
             contractual amounts in full before taking into account any credit enhancements held by the Group. A
             financial asset is written off when there is no reasonable expectation of recovering the contractual cash
             flows.
Persediaan   Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih                 Inventories
             rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi bersih
             merupakan estimasi harga jual dari persediaan dikurangi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang
             diperlukan untuk melakukan penjualan. Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada
             lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat sebagai berikut: i) Bahan baku, suku cadang dan bahan
             pembantu: harga pembelian; ii) Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan
             tenaga kerja langsung dan bagian proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi
             normal. Grup menetapkan penyisihan untuk nilai realisasi neto persediaan berdasarkan hasil
             penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan. Inventories are stated at cost
             or net realizable value, whichever is lower. Cost is determined using the weighted average method. Net
             realizable value represents the estimated selling price for inventories less estimated cost of completion
             and cost necessary to make the sale. Costs incurred in bringing each product to its present location
             and condition are accounted for as follow: i) Raw materials, spare parts and factory supplies: purchase
Page 18
                     cost; ii) Finished goods and work in-process: cost of direct materials and labor and a proportion of
                     manufacturing overheads based on normal operating capacity. The Group provides allowance for net
                     realizable value of inventories based on periodic reviews of the physical conditions and net realizable
                     values of the inventories.
Properti investasi   Properti investasi adalah properti (tanah) yang dikuasai (oleh pemilik) untuk menghasilkan sewa atau          Investment property
                     untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk: i) digunakan dalam produksi atau penyediaan
                     barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau ii) dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
                     Properti investasi diukur pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi.
                     Setelah pengakuan awal, entitas memilih model biaya sesuai ketentuan PSAK 16: Aset Tetap. Transfer
                     dilakukan ke (atau dari) properti investasi hanya jika ada perubahan penggunaan. Ketika entitas
                     menggunakan model biaya untuk properti investasi, pengalihan antara properti investasi dan properti
                     yang digunakan pemilik tidak mengubah jumlah tercatat properti yang dialihkan dan tidak mengubah
                     biaya properti tersebut untuk tujuan pengukuran atau pengungkapan. An investment property is defined
                     as a property (land) held (by the owner) to earn rentals or for capital appreciation or both, rather than
                     for: i) use in the production or supply of goods or services or for administrative purposes; or ii) sale in
                     the ordinary course of business. Investment property is measured initially at cost, including transaction
                     costs. Subsequent to initial recognition, the entity chooses cost method in accordance with PSAK 16:
                     Fixed Assets. Transfers are made to (or from) investment property only when there is a change in use.
                     When an entity uses the cost model for investment property, transfers between investment property
                     and owner-occupied property do not change the carrying amount of the property transferred and they
                     do not change the cost of that property for measurement or disclosure purposes.
Aset tetap           Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk                  Fixed assets
                     tujuan administratif pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan
                     dan biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
                     kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan. dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi
                     akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya
                     perolehan aset dikurangi nilai residu dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
                     masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: Tahun Bangunan dan prasarana 10 - 30 Mesin
                     dan peralatan pabrik 5 - 30 Perabotan dan peralatan kantor 5 - 10 Alat-alat pengangkutan 5 - 10 Masa
                     manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari
                     setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan
                     tidak disusutkan. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya.
                     Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki
                     aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
                     ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
                     perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau yang dijual
                     nilai tercatatnya dikeluarkan dari kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset
                     tetap tersebut dibukukan dalam laba rugi. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya
                     perolehan. Biaya perolehan tersebut termasuk biaya pinjaman yang terjadi selama masa
                     pembangunan yang timbul dari utang yang digunakan untuk pembangunan aset tersebut. Aset dalam
                     penyelesaian mencakup biaya perolehan atas aset berwujud (aset tetap) dan aset tak berwujud.
                     Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap dan aset tak berwujud yang
                     bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. Property, plant and equipment held for use in the
                     production or supply of goods or services, or for administrative purposes, are initially recognized at
                     cost, which comprises its purchase price and any costs directly attributable in bringing the asset to its
                     working condition and to the location where it is intended to be used. Subsequent to initial recognition,
                     these assets are carried at cost, less accumulated depreciation and any accumulated impairment
Page 19
                                   losses. Depreciation is recognized so as to write-off the cost of assets less residual values using the
                                   straight-line method based on the estimated useful lives of the assets as follows: Years Building and
                                   infrastructures 10 - 30 Plant machineries and equipment 5 - 30 Furniture and office equipment 5 - 10
                                   Transportation equipment 5 - 10 The estimated useful lives, residual values and depreciation method
                                   are reviewed at each year, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective
                                   basis. Land is stated at cost and is not depreciated. The cost of maintenance and repairs is charged to
                                   operations as incurred. Other costs incurred subsequently to add to, replace part of, or service an item
                                   of property, plant and equipment, are recognized as asset if, and only if it is probable that future
                                   economic benefits associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be
                                   measured reliably. When assets are retired or otherwise disposed of, their carrying values are removed
                                   from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in profit or loss. Construction in progress is
                                   stated at cost which includes borrowing costs during construction on debts incurred to finance the
                                   construction. Construction in progress covers for both cost of tangible asset (property, plant and
                                   equipment) and intangible asset. Construction in progress is transferred to the respective property,
                                   plant and equipment account and intangible asset when completed and ready for use.
Penurunan nilai aset nonkeuangan   Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami                  Impairment of non-financial assets
                                   penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Grup membuat estimasi atas jumlah terpulihkan
                                   aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset adalah jumlah yang lebih tinggi antara
                                   nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut
                                   tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset
                                   lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap
                                   mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.
                                   Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
                                   menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
                                   waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual,
                                   digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup
                                   menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset.
                                   Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.
                                   Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan
                                   penghasilan komprehensif lain sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi aset yang
                                   diturunkan nilainya. Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah
                                   terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak
                                   ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi
                                   jumlah terpulihkan aset atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun
                                   sebelumnya dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan
                                   jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah
                                   tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah
                                   tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat yang telah ditentukan, neto
                                   setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
                                   pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui pada laba atau rugi. Setelah
                                   pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
                                   mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang
                                   sistematis selama sisa umur manfaatnya. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan
                                   dijelaskan dalam Catatan 2t. The Group assesses, at the end of each reporting year, whether there is
                                   an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, the Group makes an estimate
                                   of the asset's recoverable amount. An asset's recoverable amount is the higher of an asset's or CGU
                                   fair value less costs to sell and its value in use, and is determined for an individual asset, unless the
Page 20
                                       asset does not generate cash inflows that are largely independent of those from other assets or groups
                                       of assets. Where the carrying amount of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is
                                       considered impaired and is written down to its recoverable amount. In assessing the value in use, the
                                       estimated net future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that
                                       reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset. In
                                       determining fair value less costs to sell, recent market transactions are taken into account, if available.
                                       If no such transactions can be identified, an appropriate valuation model is used to determine the fair
                                       value of the assets. These calculations are corroborated by multiple valuations or other available fair
                                       value indicators. Impairment losses of continuing operations, if any, are recognized in the statement of
                                       profit or loss and other comprehensive income under expense categories that are consistent with the
                                       functions of the impaired assets. An assessment is made at the end of each reporting date to assess
                                       whether there is any indication that previously recognized impairment losses may no longer exist or
                                       may have decreased. If such indication exists, the asset's or CGU's recoverable amount is estimated. A
                                       previously recognized impairment loss is reversed only if there has been a change in the assumptions
                                       used to determine the asset's recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If
                                       that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount. The reversal
                                       is limited so that the carrying amount of the assets does not exceed its recoverable amount, nor
                                       exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation, had no impairment
                                       loss been recognized for the asset in prior years. Reversal of an impairment loss is recognized in profit
                                       or loss. After such a reversal, the depreciation charge on the said asset is adjusted in future periods to
                                       allocate the asset's revised carrying amount, less any residual value, on a systematic basis over its
                                       remaining useful life. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 2t
Utang usaha dan liabilitas lain-lain   Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang           Trade payables and other liabilities
                                       diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.
                                       Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan
                                       awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
                                       dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                                       laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada
                                       pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas
                                       keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas
                                       keuangan Grup meliputi utang usaha dan lain-lain dan biaya masih harus dibayar. Pengukuran
                                       Selanjutnya Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya
                                       perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, akrual beban
                                       bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek.
                                       Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
                                       pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
                                       mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan
                                       bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai "Beban Keuangan" dalam laba rugi.
                                       Penghentian Pengakuan Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban
                                       yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas
                                       keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan
                                       yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
                                       substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
                                       pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai
                                       tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi. Reklasifikasi instrumen
                                       keuangan Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika
                                       Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk
Page 21
                                 melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak
                                 secara signifikan terhadap kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau
                                 mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada
                                 pihak eksternal. Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi
                                 berkaitan dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi
                                 pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset
                                 keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda. Saling Hapus Instrumen Keuangan
                                 Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
                                 posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
                                 hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi
                                 untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                                 bersamaan. Initial Recognition and Measurement Financial liabilities are classified as financial liabilities
                                 at fair value through profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The Group determines the
                                 classification of its financial liabilities at initial recognition. Financial liabilities are initially measured at
                                 fair value. Transaction costs that are directly attributable to the acquisition of financial liabilities (other
                                 than financial liabilities at fair value through profit or loss) are added to or deducted from the fair value
                                 of the financial liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs directly attributable to
                                 the acquisition of financial liabilities at fair value through profit or loss are recognized immediately in
                                 profit or loss. The Group's financial liabilities include trade and other payables and accrued expenses.
                                 Subsequent Measurement After initial recognition, interest-bearing financial liabilities are subsequently
                                 measured at amortized cost using the EIR method At the reporting dates, accrued interest expenses is
                                 recorded separately from the associated borrowings within the current liabilities section. Gains and
                                 losses are recognized in profit or loss when the liabilities are derecognized as well as through the EIR
                                 amortisation process. Amortized cost is calculated by taking into account any discount or premium on
                                 acquisition and fee or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortisation is included in
                                 "Finance Costs" in profit or loss. Derecognition A financial liability is derecognized when the obligation
                                 under the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced
                                 by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing liability are
                                 substantially modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the original
                                 liability and recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is
                                 recognized in profit or loss. Reclassification of financial instruments The Group is allowed to reclassify
                                 the financial assets owned if the Group changes the business model for the management of financial
                                 assets and the Group is not allowed to reclassify the financial liabilities. Changes in the business model
                                 should significantly impact the Group's operational activities such as acquiring, releasing or ending a
                                 line of business. In addition, the Group needs to prove the change to external parties. The following are
                                 not considered as change in business model: (a) the change of intention relates to certain financial
                                 assets (even in situations of significant changes in market conditions), (b) temporary loss of certain
                                 markets for financial assets, and (c) the transfer of financial assets between parts of the Group and
                                 different business models. Offsetting of Financial Instruments Financial assets and financial liabilities
                                 are offset and the net amount reported in the consolidated statements of financial position if, and only
                                 if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention
                                 to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously.
Pengakuan pendapatan dan beban   Grup menerapkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mensyaratkan                                  Revenue and expense recognition
                                 pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut: 1. Identifikasi
                                 kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
                                 pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
                                 karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur,
Page 22
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 4. Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah
marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut). Pendapatan diakui ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh
pengendalian atas barang atau jasa tersebut (yaitu ketika barang jadi meninggalkan gudang Grup).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu tertentu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah
jumlah yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. Grup menawarkan imbalan
variabel berupa hak pengembalian dan penyesuaian harga sehubungan klaim kualitas, perubahan
harga komoditas dan volume penjualan. Dalam menetapkan estimasi terkait, manajemen
menggunakan metode nilai ekspektasian yang dikembangkan berdasarkan pengalaman historis, atau
metode jumlah yang paling mungkin yang dikembangkan berdasarkan pengalaman historis dengan
mempertimbangkan juga pola pembelian saat ini. Manajemen menetapkan metode estimasi untuk
memastikan dimasukkannya imbalan variabel tersebut hanya sedemikian agar tidak terjadi pembalikan
yang signifikan atas pendapatan kumulatif yang diakui ketika ketidakpastian terkait dengan
pertimbangan variabel tersebut diselesaikan kedepannya. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum
Grup mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat pembayaran
dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai
pendapatan pada saat Grup memenuhi pelaksanaan kontrak. Pendapatan Komisi Pendapatan atas
komisi keagenan diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan kuantitas produk yang dijual
selama periode yang bersangkutan. Beban Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual). The
Group has adopted PSAK 72: Revenue from Contracts with Customers, which requires revenue
recognition to fulfill 5 (five) steps of assessment as follows: 1. Identify contract(s) with a customer. 2.
Identify the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract
to transfer to a customer goods or services that are distinct. 3. Determine the transaction price, net of
discounts, returns, sales incentives and value added tax, which an entity expects to be entitled in
exchange for transferring the promised goods or services to a customer. 4. Allocate the transaction
price to each performance obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each
distinct goods or services promised in the contract. When these are not directly observable, the relative
standalone selling price are estimated based on expected cost plus margin. 5. Recognise revenue
when performance obligation is satisfied by transferring a promised goods or services to a customer
(which is when the customer obtains control of those goods or services). Revenue is recognized when
the Group satisfies a performance obligation by transfering a promised good or service to the
customer, which is when the customer obtains control of the good or service (i.e., when the finished
good depart the Group's warehouse). A performance obligation may be satisfied at a point in time. The
amount of revenue recognized is the amount allocated to the satisfied performance obligation. The
Group estimates the variable considerations such as right of return and price adjustments arising from
quality claim, changes of commodity price and sales volume, using expected value developed based
on historical experience or using most likely amount developed based on historical experience taking
into account also current purchasing patterns. The management established estimation method that
ensure inclusion of these variable consideration only to the extent that it is highly probable that a
significant reversal in the amount of cumulative revenue recognized will not occur when the uncertainty
associated with the variable consideration is subsequently resolved. If a customer pays consideration
Page 23
                                  before the Group transfers goods or services to the customer, a contract liability is recognized when
                                  the payment is made or the payment is due (whichever is earlier). Contract liabilities are recognized as
                                  revenue when the Group performs under the contract. Commission Revenue Revenue from the agency
                                  commission is recognized on accrual basis with reference to the quantity of product sold during the
                                  period. Expenses Expenses are recognized when they are incurred (accrual basis).
Transaksi dengan pihak berelasi   Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 7,                  Transactions with related parties
                                  "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi". Transaksi dengan pihak berelasi ini dilakukan berdasarkan
                                  persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain
                                  yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material
                                  dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang
                                  relevan. Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan
                                  dalam Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi. The Group has
                                  transactions with related parties, as defined in PSAK 7, "Related Party Disclosures". These
                                  transactions with related parties are made based on terms agreed by the parties, which may not be the
                                  same as those of the transactions between unrelated parties. All significant transactions and balances
                                  with related parties are disclosed in the relevant Notes herein. Unless specifically identified as related
                                  parties, the parties disclosed in the Notes to the consolidated financial statements are unrelated
                                  parties.
Provisi                           Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), yang                           Provisions
                                  diakibatkan peristiwa di masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
                                  mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
                                  mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has a
                                  present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an
                                  outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable
                                  estimate can be made of the amount of the obligation.
Imbalan kerja karyawan            LCTN memberikan program pensiun iuran pasti untuk semua karyawan tetapnya. LCTN mengakui                                   Employee benefits
                                  iuran atas program pensiun iuran pasti ketika karyawan telah memberikan jasanya untuk LCTN. LCTN
                                  juga memberikan imbalan pascakerja untuk karyawan sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama dan
                                  Undang-undang Penciptaan Lapangan Kerja No. 11/2020 ("UU Cipta Kerja", (UUCK)). Tidak terdapat
                                  pendanaan yang disisihkan oleh LCTN sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini. Penyisihan
                                  tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode "Projected Unit
                                  Credit". Keuntungan dan kerugian aktuarial, diakui secara langsung pada laporan posisi keuangan
                                  konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada laba ditahan melalui
                                  penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke
                                  laba rugi pada periode berikutnya. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto
                                  terhadap liabilitas imbalan kerja neto. Biaya jasa yang terdiri atas, biaya jasa kini dan biaya jasa lalu,
                                  keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin, jika ada. Beban atau pendapatan
                                  bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba atau rugi. Pada bulan April 2022, Dewan Standar
                                  Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia menerbitkan siaran pers atas persyaratan
                                  pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19:
                                  Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari
                                  program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki
                                  pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee
                                  ("IFRIC") Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). Pada tahun-tahun
                                  sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program imbalan pasti
                                  berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun. Mulai Januari
Page 24
                   2022, berdasarkan siaran pers, Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan
                   imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali
                   menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak
                   akan menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut. LCTN established
                   defined contribution plan covering all its local permanent employees. LCTN recognizes contributions to
                   a defined contribution plan when an employee has rendered service to LCTN. In addition, LCTN also
                   provides post-employment benefits to its employees in accordance with Collective Labor Agreement
                   and Job Creation Law No. 11/2020 (the "Cipta Kerja Law", (UUCK)). No funding has been made to this
                   defined benefit plan. The said additional provisions are estimated using actuarial calculations using the
                   "Projected Unit Credit" method. Actuarial gains and losses are recognized immediately in the
                   consolidated statement of financial position with a corresponding debit or credit to retained earnings
                   through other comprehensive income in the period in which they occur. Re-measurements are not
                   reclassified to profit or loss in subsequent periods. Net interest is calculated by applying the discount
                   rate to the net employee benefits liability. Service costs comprise current service costs and past service
                   costs, gains and losses on curtailments and non-routine settlements, if any. Net interest expense or
                   income, and service costs are recognized in profit or loss. In April 2022, the Institute of Indonesia
                   Chartered Accountants" Financial Accounting Standards Board issued a press release regarding
                   attribution of benefits to periods of service in accordance with PSAK 24: Imbalan Kerja which was
                   adopted from IAS 19: Employee Benefits. The press release conveyed the information that the fact
                   pattern of the pension program based on the Labor Law currently enacted in Indonesia is similar to
                   those responded and concluded in the IFRS Interpretation Committee ("IFRIC") Agenda Decision
                   Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). In prior years, the Group attribute benefits under the
                   defined benefit plan's benefit formula to periods of service from the date when employees provide their
                   services until their retirement age. Starting from January 2022, based on the press release, the Group
                   change the policy for attributing benefits under the plan to the date when employee service first leads
                   to benefits under the plan until the date when further employee service will lead to no material amount
                   of further benefits under the plan.
Laba per saham     Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun/periode berjalan yang dapat diatribusikan                  Earnings per share
                   kepada pemilik entitas dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar dan disetor penuh
                   selama tahun/periode yang bersangkutan. The amount of earnings per share is calculated by dividing
                   the income for the year/period attributable to owners of the company by the weighted-average number
                   of shares issued and fully paid during the year/period.

Pelaporan segmen   Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang                  Segment reporting
                   secara regular direview oleh "pengambil keputusan operasional" dalam rangka mengalokasikan
                   sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari
                   entitas: a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan
                   beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
                   yang sama); b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan
                   operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
                   dan menilai kinerjanya; dan c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi
                   yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
                   penilaian kinerja terfokus pada kategori dari setiap produk. Operating segments are identified on the
                   basis of internal reports on components of the Group that are regularly reviewed by the chief operating
                   decision maker in order to allocate resources to the segments and to assess their performances. An
                   operating segment is a component of an entity: a) that engages in business activities from which it may
Page 25
                        earn revenue and incur expenses (including revenue and expenses relating to the transaction with
                        other components of the same entity); b) whose operating results are reviewed regularly by the entity's
                        chief operating decision maker to make decision about resources to be allocated to the segments and
                        assess its performance; and c) for which discrete financial information is available. Information reported
                        to the operational decision makers for the purpose of resource allocation and assessment of
                        performance is more specifically focused on the category of each product.
Kombinasi bisnis        Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi                 Business combination
                        diukur berdasarkan nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi
                        dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih
                        apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi
                        kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi
                        yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi
                        atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan
                        liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan
                        kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan
                        secara bertahap, Grup mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak
                        yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang
                        dihasilkan. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an
                        acquisition is measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date
                        fair value and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the Grup elects
                        whether it measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the
                        acquiree's identifiable net assets. Acquisition costs incurred are directly expensed and included in
                        administrative expenses. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets
                        acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the
                        contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. If the
                        business combination is achieved in stages, the acquisition date fair value of the Group's previously
                        held equity interest in the acquiree is re-measured to fair value at the acquisition date through profit or
                        loss.
Penentuan nilai wajar   Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan dan aset dan liabilitas yang diperoleh                   Determination of fair value
                        melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil
                        kas (UPK) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal
                        atau FVLCD). Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang
                        akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
                        tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset
                        atau mengalihkan liabilitas terjadi: di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau dalam hal
                        tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
                        Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup. Nilai
                        wajar dari aset dan liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
                        ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak
                        dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan
                        memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan
                        menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada
                        pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
                        Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
                        untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
                        yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Semua
                        aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian
Page 26
                                            dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan
                                            terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut: Level 1 - harga kuotasian (tanpa
                                            penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. Level 2 - teknik penilaian dimana
                                            tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik
                                            secara langsung atau tidak langsung. Level 3 - teknik penilaian dimana tingkat level input terendah
                                            yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak
                                            langsung. Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang,
                                            Grup menentukan apakah terdapat perpindahan antara level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi
                                            ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan
                                            terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan. Untuk tujuan
                                            pengungkapan nilai wajar, Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas berdasarkan sifat,
                                            karakteristik dan risikonya dan level pada hierarki nilai wajar sebagaimana dijelaskan diatas. The
                                            Group measures financial instruments and assets and liabilities of the acquirees upon business
                                            combinations at fair value. The Group also measures certain recoverable amounts of cash generating
                                            unit (CGU) using fair value less cost of disposal (FVLCD). Fair value is the price that would be received
                                            to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the
                                            measurement date. The fair value measurement is based on the presumption that the transaction to
                                            sell the asset or transfer the liability takes place either: In the principal market for the asset or liability;
                                            or In the absence of a principal market, in the most advantageous market for the asset or liability. The
                                            principal or the most advantageous market must be accessible by the Group. The fair value of an asset
                                            or a liability is measured using the assumptions that market participants would use when pricing the
                                            asset or liability, assuming that market participants act in their economic best interest. A fair value
                                            measurement of a non-financial asset takes into account a market participant's ability to generate
                                            economic benefits by using the asset in its highest and best use or by selling it to another market
                                            participant that would use the asset in its highest and best use. The Group uses valuation techniques
                                            that are appropriate in the circumstances and for which sufficient data are available to measure fair
                                            value, maximizing the use of relevant observable inputs and minimizing the use of unobservable inputs.
                                            All assets and liabilities for which fair value is measured or disclosed in the consolidated financial
                                            statements are categorised within the fair value hierarchy, described as follows, based on the lowest
                                            level input that is significant to the fair value measurement as a whole: Level 1 - Quoted (unadjusted)
                                            market prices in active markets for identical assets or liabilities. Level 2 - Valuation techniques for
                                            which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is directly or indirectly
                                            observable. Level 3 - Valuation techniques for which the lowest level input that is significant to the fair
                                            value measurement is unobservable. For assets and liabilities that are recognized in the consolidated
                                            financial statements on a recurring basis, the Group determines whether transfers have occurred
                                            between levels in the hierarchy by re-assessing categorization (based on the lowest level input that is
                                            significant to the fair value measurement as a whole) at the end of each reporting period. For the
                                            purpose of fair value disclosures, the Group has determined classes of assets and liabilities on the
                                            basis of the nature, characteristics and risks of the asset or liability and the level of the fair value
                                            hierarchy as explained above.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing   Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Dolar Amerika                        Foreign currency transactions and balances
                                            Serikat (Dolar AS atau US$), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas
                                            Anak. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Dolar AS berdasarkan kurs yang berlaku pada
                                            saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                                            dijabarkan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan
                                            oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir pada tahun yang bersangkutan, dan
                                            laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.Pada tanggal
Page 27
                       30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tukar yang digunakan untuk Rp 1.000 masing-masing
                       adalah sebesar US$0,0665 dan US$0,0636. The reporting currency used in the consolidated financial
                       statements is United States Dollar (US Dollar or US$), which is the functional currency of the Company
                       and Subsidiary.Transactions involving foreign currencies are recorded in US Dollar at the rates of
                       exchange prevailing at the time the transactions are made. At the reporting date, monetary assets and
                       liabilities denominated in foreign currencies are translated to the functional currency based on the
                       average of the selling and buying rates of exchange prevailing at the last banking transaction date of
                       the year, published by Bank Indonesia, and any resulting gains or losses are credited or charged to
                       operations of the current year. As of June 30, 2023 and December 31, 2022, the exchange rates used
                       for Rp 1,000 was US$0.0665 and US$0.0636, respectively.
Aset hak guna          Aset Hak-Guna Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset                      Right of use assets
                       pendasar tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi
                       penyusutan dan penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya
                       perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
                       terjadi, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap
                       insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.
                       Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan
                       aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna
                       dihitung menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk penurunan
                       nilai. Penyusutan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
                       hak-guna sebagai berikut: Tahun Bangunan 4 Kendaraan 2 Right-of-Use Assets The Group recognizes
                       right-of-use assets at the commencement date of the lease (i.e., the date the underlying asset is
                       available for use). Right-of-use assets are measured at cost, less any accumulated depreciation and
                       impairment losses, and adjusted for any remeasurement of lease liabilities. The cost of right-of-use
                       assets includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct costs incurred, and lease
                       payments made at or before the commencement date less any lease incentives received. Right-of-use
                       assets are depreciated on a straight-line basis over the lease term. If ownership of the leased asset
                       transfers to the Group at the end of the lease term or the cost reflects the exercise of a purchase
                       option, depreciation is calculated using the estimated useful life of the asset.The right-of-use assets are
                       also assessed for impairment Depreciation using the straight-line method based on the estimated
                       useful lives of the right-of-use assets as follows: Years Building 4 Vehicle 2
Aset takberwujud       Aset tak berwujud diakui jika, dan hanya jika, biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal           Intangible assets
                       dan kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset tersebut.
                       Perangkat lunak yang bukan merupakan bagian integral dari perangkat keras yang terkait dicatat
                       sebagai aset tak berwujud dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu sebesar harga perolehan
                       dikurangi dengan akumulasi amortisasi. Biaya perolehan perangkat lunak komputer meliputi seluruh
                       biaya yang dapat dikaitkan langsung sampai aset tersebut siap digunakan dan diamortisasi selama 5
                       tahun dengan metode garis lurus. Intangible assets is recognized if and only if the cost of the asset can
                       be measured reliably and is likely that the Group will derive future economic benefits from these assets.
                       Software which is not an integral part of a related hardware is recorded as intangible assets and stated
                       at carrying value, i.e., cost less accumulated amortization. The acquisition cost of computer software
                       includes all direct costs that can be attributed directly to the asset for its intended use and is amortized
                       over 5 years using straight-line method.
Beban dibayar dimuka   Biaya dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan                        Prepaid expenses
                       metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line
                       method.
Page 28
Instrumen keuangan   Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menambah nilai aset keuangan bagi satu entitas dan          Financial instruments
                     liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. Aset Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal
                     Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, untuk selanjutnya diukur pada biaya perolehan
                     diamortisasi, nilai wajar melalui OCI dan nilai wajar melalui laba rugi. Klasifikasi aset keuangan pada
                     pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis
                     Grup untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang usaha yang tidak mengandung komponen
                     pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Grup
                     pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi. Piutang usaha
                     yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah
                     menerapkan kebijaksanaan praktis diukur pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK
                     72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
                     melalui OCI, aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang mewakili pembayaran pokok dan
                     bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada
                     tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup
                     mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus
                     kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
                     Pengukuran Selanjutnya Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam
                     empat kategori: Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen hutang) Aset keuangan
                     pada nilai wajar melalui OCI dengan daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)
                     Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan
                     kerugian kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Aset keuangan pada nilai wajar
                     melalui laba rugi Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini
                     adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya
                     perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis
                     dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual; Persyaratan
                     kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan
                     pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur dengan biaya
                     perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan
                     mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset
                     dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak. Aset keuangan Grup pada biaya perolehan
                     diamortisasi termasuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI
                     (instrumen utang) Grup mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi
                     berikut terpenuhi: Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus
                     kas kontraktual dan penjualan; Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas
                     pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
                     terutang. Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga,
                     revaluasi valuta asing, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi
                     dan dihitung dengan cara yang sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya
                     perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui di OCI. Setelah penghentian
                     pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi. Aset
                     keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) Setelah pengakuan awal,
                     Grup dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat ditarik kembali
                     sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas
                     berdasarkan PSAK 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan
Page 29
memenuhi definisi tersebut. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen. Keuntungan
dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan atau kerugian.
Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak pembayaran telah
ditetapkan, kecuali jika Grup mendapatkan keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian
biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen
ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai. Aset
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada
pengakuan awal pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada
nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh
untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang
dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata
pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi,
terlepas dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan
pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui OCI, seperti dijelaskan di atas,
instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal
tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi. Aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan
pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar bersih diakui dalam laporan laba rugi. Penghentian
Pengakuan Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi
keuangan konsolidasian Grup) ketika: Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada
pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara
substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara
substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Grup
telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian
pass-through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan
manfaat kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset
yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga
mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak
dan kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang
ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan
yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh Grup. Penurunan nilai aset keuangan Grup
mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang tidak
dimiliki pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas
kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan
diterima Grup, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan
akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang
merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk
eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, ECL
disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko
kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit
Page 30
yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL sepanjang umurnya).
Untuk piutang dagang, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL.
Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan
kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menetapkan
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan
faktor-faktor berwawasan ke depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Untuk
instrumen utang dengan nilai wajar melalui OCI, Grup menerapkan penyederhanaan risiko kredit
rendah. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah instrumen utang tersebut dianggap
memiliki risiko kredit rendah dengan menggunakan semua informasi yang wajar dan dapat didukung
yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya. Dalam melakukan evaluasi tersebut,
Grup menilai kembali peringkat kredit internal dari instrumen utang tersebut. Selain itu, Grup
mempertimbangkan bahwa telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan jika pembayaran
kontraktual telah jatuh tempo lebih dari 30 hari. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika
pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari. Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat
mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh
sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Grup. Aset keuangan
dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual. Liabilitas
Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Liabilitas
keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada
pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas
keuangan Grup meliputi utang usaha dan lain-lain dan biaya masih harus dibayar. Pengukuran
Selanjutnya Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, akrual beban
bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek.
Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai "Beban Keuangan" dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban
yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas
keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan
yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai
tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi. Reklasifikasi instrumen
keuangan Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika
Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk
melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak
secara signifikan terhadap kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau
mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada
pihak eksternal. Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi
Page 31
berkaitan dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi
pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset
keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi
untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. A financial instrument is any contract that gives rise to a financial asset of one entity and a
financial liability or equity instrument of another entity. Financial Assets Initial Recognition and
Measurement Financial assets are classified, at initial recognition, as subsequently measured at
amortized cost, fair value through OCI and fair value through profit or loss. The classification of
financial assets at initial recognition depends on the financial asset's contractual cash flow
characteristics and the Group's business model for managing them. With the exception of trade
receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group has applied
the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at its fair value plus transaction
costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group
has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under PSAK 72.
In order for a financial asset to be classified and measured at amortized cost or fair value through OCI,
it needs to give rise to cash flows that are represent solely payments of principal and interest (SPPI) on
the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is performed at
an instrument level. The Group's business model for managing financial assets refers to how it
manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether
cash flows will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both.
Subsequent Measurement For purposes of subsequent measurement, financial assets are classified in
four categories: " Financial assets at amortized cost (debt instruments) " Financial assets at fair value
through OCI with recycling of cumulative gains and losses (debt instruments) " Financial assets
designated at fair value through OCI" with no recycling of cumulative gains and losses upon
derecognition (equity instruments) " Financial assets at fair value through profit or loss Financial assets
at amortized cost (debt instruments)" This category is the most relevant to the Group. The Group
measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: The financial
asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect
contractual cash flows; The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash
flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. Financial
assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate (EIR) method and
are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is
derecognized, modified or impaired. The Group's financial assets at amortized cost includes trade
receivables and other receivables. Financial assets at fair value through OCI (debt instruments) The
Group measures debt instruments at fair value through OCI if both of the following conditions are met:
The financial asset is held within a business model with the objective of both holding to collect
contractual cash flows and selling; The contractual terms of the financial asset give rise on specified
dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount
outstanding. For debt instruments at fair value through OCI, interest income, foreign exchange
revaluation and impairment losses or reversals are recognized in the statement of profit or loss and
computed in the same manner as for financial assets measured at amortized cost. The remaining fair
value changes are recognized in OCI. Upon derecognition, the cumulative fair value change
recognized in OCI is recycled to profit or loss. Financial assets designated at fair value through OCI
(equity instruments) Upon initial recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity
Page 32
investments as equity instruments designated at fair value through OCI when they meet the definition
of equity under PSAK 50: Financial Instruments: Presentation and are not held for trading. The
classification is determined on an instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial
assets are never recycled to profit or loss. Dividends are recognized as other income in the statement
of profit or loss when the right of payment has been established, except when the Group benefits from
such proceeds as a recovery of part of the cost of the financial asset, in which case, such gains are
recorded in OCI. Equity instruments designated at fair value through OCI are not subject to impairment
assessment. Financial assets at fair value through profit or loss Financial assets at fair value through
profit or loss include financial assets held for trading, financial assets designated upon initial recognition
at fair value through profit or loss, or financial assets mandatorily required to be measured at fair value.
Financial assets are classified as held for trading if they are acquired for the purpose of selling or
repurchasing in the near term. Derivatives, including separated embedded derivatives, are also
classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments. Financial
assets with cash flows that are not solely payments of principal and interest are classified and
measured at fair value through profit or loss, irrespective of the business model. Notwithstanding the
criteria for debt instruments to be classified at amortized cost or at fair value through OCI, as described
above, debt instruments may be designated at fair value through profit or loss on initial recognition if
doing so eliminates, or significantly reduces, an accounting mismatch. Financial assets at fair value
through profit or loss are carried in the statement of financial position at fair value with net changes in
fair value recognized in the statement of profit or loss. Derecognition A financial asset (or, where
applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is primarily
derecognized (i.e., removed from the Group's consolidated statement of financial position) when: The
rights to receive cash flows from the asset have expired; or The Group has transferred its rights to
receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full
without material delay to a third party under a "pass-through" arrangement and either (a) the Group has
transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred
nor retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset.
When the Group has transferred its rights to receive cash flows from an asset or has entered into a
pass-through arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has retained the risks and rewards of
ownership. When it has neither transferred nor retained substantially all of the risks and rewards of the
asset, nor transferred control of the asset, the Group continues to recognize the transferred asset to
the extent of its continuing involvement. In that case, the Group also recognises an associated liability.
The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and
obligations that the Group has retained. Continuing involvement that takes the form of a guarantee over
the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the
maximum amount of consideration that the Group could be required to repay. Impairment of financial
assets The Group recognizes an allowance for expected credit losses (ECLs) for all debt instruments
not held at fair value through profit or loss. ECLs are based on the difference between the contractual
cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Group expects to
receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected cash flows
will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are integral to
the contractual terms. ECLs are recognised in two stages. For credit exposures for which there has not
been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECLs are provided for credit losses
that result from default events that are possible within the next 12-months (a 12-month ECL). For those
credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since initial recognition, a
loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the exposure,
irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). For trade receivables, the Group applies a
Page 33
                                   simplified approach in calculating ECLs. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but
                                   instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECLs at each reporting date. The Group has
                                   established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for
                                   forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. For debt instruments at
                                   fair value through OCI, the Group applies the low credit risk simplification. At every reporting date, the
                                   Group evaluates whether the debt instrument is considered to have low credit risk using all reasonable
                                   and supportable information that is available without undue cost or effort. In making that evaluation, the
                                   Group reassesses the internal credit rating of the debt instrument. In addition, the Group considers that
                                   there has been a significant increase in credit risk when contractual payments are more than 30 days
                                   past due. The Group considers a financial asset in default when contractual payments are 90 days past
                                   due. However, in certain cases, the Group may also consider a financial asset to be in default when
                                   internal or external information indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding
                                   contractual amounts in full before taking into account any credit enhancements held by the Group. A
                                   financial asset is written off when there is no reasonable expectation of recovering the contractual cash
                                   flows. Financial Liabilities Initial Recognition and Measurement Financial liabilities are classified as
                                   financial liabilities at fair value through profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The Group
                                   determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Financial liabilities are initially
                                   measured at fair value. Transaction costs that are directly attributable to the acquisition of financial
                                   liabilities (other than financial liabilities at fair value through profit or loss) are added to or deducted
                                   from the fair value of the financial liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs
                                   directly attributable to the acquisition of financial liabilities at fair value through profit or loss are
                                   recognized immediately in profit or loss. The Group's financial liabilities include trade and other
                                   payables and accrued expenses. Subsequent Measurement After initial recognition, interest-bearing
                                   financial liabilities are subsequently measured at amortized cost using the EIR method At the reporting
                                   dates, accrued interest expenses is recorded separately from the associated borrowings within the
                                   current liabilities section. Gains and losses are recognized in profit or loss when the liabilities are
                                   derecognized as well as through the EIR amortisation process. Amortized cost is calculated by taking
                                   into account any discount or premium on acquisition and fee or costs that are an integral part of the
                                   EIR. The EIR amortisation is included in "Finance Costs" in profit or loss. Derecognition A financial
                                   liability is derecognized when the obligation under the contract is discharged or cancelled or expired.
                                   When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially
                                   different terms, or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or
                                   modification is treated as derecognition of the original liability and recognition of a new liability, and the
                                   difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss. Reclassification of financial
                                   instruments The Group is allowed to reclassify the financial assets owned if the Group changes the
                                   business model for the management of financial assets and the Group is not allowed to reclassify the
                                   financial liabilities. Changes in the business model should significantly impact the Group's operational
                                   activities such as acquiring, releasing or ending a line of business. In addition, the Group needs to
                                   prove the change to external parties. The following are not considered as change in business model:
                                   (a) the change of intention relates to certain financial assets (even in situations of significant changes in
                                   market conditions), (b) temporary loss of certain markets for financial assets, and (c) the transfer of
                                   financial assets between parts of the Group and different business models. Offsetting of Financial
                                   Instruments Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the
                                   consolidated statements of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to
                                   offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets
                                   and settle the liabilities simultaneously.
Penerapan standar akuntansi baru   Pada tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan amandemen dan penyesuaian standar akuntansi                                 Adoption of new accounting standards
Page 34
yang tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak
material terhadap jumlah yang dilaporkan dalam pelaporan keuangan Grup dan efektif berlaku sejak
tanggal tersebut, sebagai berikut: Amendemen PSAK 16: Aset Tetap- Hasil sebelum Penggunaan
yang Dimaksudkan Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas mengurangi kepada biaya
perolehan suatu aset tetap, hasil dari penjualan barang yang diproduksi saat menyiapkan aset tersebut
ke lokasi dan kondisi yang diperlukan agar dapat beroperasi dengan cara yang dimaksudkan oleh
manajemen. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari penjualan barang-barang tersebut, dan biaya
untuk memproduksi barang-barang tersebut, dalam laba rugi.Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan - Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang. Amandemen
menentukan persyaratan untuk klasifikasi suatu liabilitas sebagai lancar atau tidak lancar dan
menjelaskan:? hal yang dimaksud sebagai hak untuk menunda pelunasan, ? hak untuk menunda
harus ada pada akhir periode pelaporan ? Klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh adanya
kemungkinan entitas akan menggunakan hak penangguhannya, dan ? hanya jika derivatif melekat
pada liabilitas konversi tersebut merupakan instrumen ekuitas, maka syarat dan ketentuan liabilitas
tidak akan memengaruhi klasifikasinya. Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk
membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amandemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan
akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan
akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material'
entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas
dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen PSAK 25:
Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi
AkuntansiAmandemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi
perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi
kesalahan. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik
pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. Amandemen PSAK 46: Pajak
Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal.
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat
pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat
ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. On January 1, 2023, the Group applied
amendments and improvements to accounting standards which do not resulted in changes to the
Group?s accounting policies and has no material effect on the amounts reported in the Group?s
financial reporting and effective from that date, as follows: Amendments to PSAK 16: Fixed Assets -
Proceeds before Intended Use The amendments prohibit entities to deduct from the cost of an item of
fixed assets, any proceeds from selling items produced while bringing that asset to the location and
condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by management. Instead,
an entity recognizes the proceeds from selling such items, and the costs of producing those items, in
the profit or loss. Amendments to PSAK 1: Presentation of Financial Statements - Classification of a
Liability as current or non-current The amendments specify the requirements for classifying liabilities as
current or non-current and clarify: ? what is meant by a right to defer settlement ? the right to defer
must exist at the end of the reporting period ? Classification is not affected by the likelihood that an
entity will exercise its deferral right, and ? only if an embedded derivative in a convertible liability is an
equity instrument would the terms and conditions of a liability will not impact its classification
Amendment of PSAK 1: Presentation of financial statement - Disclosure of accounting policiesThis
amendment provides guidance and examples to help entities apply materiality judgements to
accounting policy disclosures. The amendment aims to help entities provide accounting policy
Page 35
disclosures that are more useful by replacing the requirement for entities to disclose their ?significant?
accounting policies with a requirement to disclose their ?material? accounting policies and adding
guidance on how entities apply the concept of materiality in making decisions about accounting policy
disclosures. Amendment of PSAK 25: Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and
Errors - Definition of Accounting EstimatesThe amendments introduce a definition of ?accounting
estimates? and clarify the distinction between changes in accounting estimates and changes in
accounting policies and the correction of errors. Also, they clarify how entities use measurement
techniques and inputs to develop accounting estimates.Amendment of PSAK 46: Income Taxes -
Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single TransactionThis amendment
proposes that entities recognize deferred tax assets and liabilities at the time of initial recognition, for
example from a lease transaction, to eliminate differences in current practice for such transactions and
similar transactions.
Page 36
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year

30 June 2023

Aset tetap                                                                                                                                                                      Property, plant, and equipment
                                                           Aset tetap, awal                                                                     Aset tetap, akhir
                                                                                 Penambahan aset tetap          Reklasifikasi aset tetap
                                                               periode                                                                              periode
                                                          Property, plant, and                                    Reclassifications of
                                                                                 Addition in property, plant,                                  Property, plant, and
                                                         equipment, beginning                                     property, plant, and
                                                                                       and equipment                                          equipment, end period
                                                                period                                                equipment
Nilai perolehan, kotor   Tanah, dimiliki langsung                      13,320                                                                               13,320        Land, directly owned       Carrying amount, gross
                         Bangunan dan fasilitasnya,                                                                                                                     Building and leasehold
                                                                       26,700                                                            15                 26,715
                         dimiliki langsung                                                                                                                         improvement, directly owned
                         Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                                                               Machinery and equipment,
                                                                      373,100                                                        138                   373,238
                         langsung                                                                                                                                                directly owned
                         Alat pengangkutan, dimiliki                                                                                                                 Transportation equipment,
                                                                           508                                                                                 508
                         langsung                                                                                                                                                directly owned
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                             Furniture and office
                                                                         3,202                                                           17                  3,219
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                   equipment, directly owned
                         Dimiliki langsung                            416,830                                                        170                   417,000             Directly owned
                         Lainnya, dalam penyelesaian                                                                                                                      Others, assets under
                                                                         6,159                       1,933                       ( 170 )                     7,922
                                                                                                                                                                                    construction
                         Aset dalam penyelesaian                         6,159                       1,933                       ( 170 )                     7,922 Assets under construction
                         Aset tetap                                                                                                                                       Property, plant, and
                                                                      422,989                        1,933                               0                 424,922
                                                                                                                                                                                     equipment
Akumulasi depresiasi     Bangunan dan fasilitasnya,                                                                                                                     Building and leasehold            Carrying amount,
                                                                       24,387                           135                                                 24,522
                         dimiliki langsung                                                                                                                         improvement, directly owned     accumulated depreciation
                         Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                                                               Machinery and equipment,
                                                                      345,034                        2,335                                                 347,369
                         langsung                                                                                                                                                directly owned
                         Alat pengangkutan, dimiliki                                                                                                                 Transportation equipment,
                                                                           416                             0                                                   416
                         langsung                                                                                                                                                directly owned
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                             Furniture and office
                                                                         2,304                          180                                                  2,484
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                   equipment, directly owned
                         Dimiliki langsung                            372,141                        2,650                                                 374,791             Directly owned
                         Aset tetap                                                                                                                                       Property, plant, and
                                                                      372,141                        2,650                                                 374,791
                                                                                                                                                                                     equipment
Nilai perolehan          Aset tetap                                                                                                                                       Property, plant, and             Carrying amount
                                                                       50,848                                                                               50,131
                                                                                                                                                                                     equipment
Page 37
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year

31 December 2022

Aset tetap                                                                                                                                                                   Property, plant, and equipment
                                                           Aset tetap, awal                                                                  Aset tetap, akhir
                                                                                 Penambahan aset tetap          Reklasifikasi aset tetap
                                                               periode                                                                           periode
                                                          Property, plant, and                                    Reclassifications of
                                                                                 Addition in property, plant,                               Property, plant, and
                                                         equipment, beginning                                     property, plant, and
                                                                                       and equipment                                       equipment, end period
                                                                period                                                equipment
Nilai perolehan, kotor   Tanah, dimiliki langsung                      15,305                                                  ( 1,985 )                 13,320        Land, directly owned       Carrying amount, gross
                         Bangunan dan fasilitasnya,                                                                                                                  Building and leasehold
                                                                       26,121                                                        579                 26,700
                         dimiliki langsung                                                                                                                      improvement, directly owned
                         Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                                                            Machinery and equipment,
                                                                      368,559                                                      4,541                373,100
                         langsung                                                                                                                                             directly owned
                         Alat pengangkutan, dimiliki                                                                                                              Transportation equipment,
                                                                           508                                                                              508
                         langsung                                                                                                                                             directly owned
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                          Furniture and office
                                                                         2,935                                                       267                  3,202
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                equipment, directly owned
                         Dimiliki langsung                            413,428                                                      3,402                416,830             Directly owned
                         Lainnya, dalam penyelesaian                                                                                                                   Others, assets under
                                                                         6,453                       5,093                     ( 5,387 )                  6,159
                                                                                                                                                                                 construction
                         Aset dalam penyelesaian                         6,453                       5,093                     ( 5,387 )                  6,159 Assets under construction
                         Aset tetap                                                                                                                                    Property, plant, and
                                                                      419,881                        5,093                     ( 1,985 )                422,989
                                                                                                                                                                                  equipment
Akumulasi depresiasi     Bangunan dan fasilitasnya,                                                                                                                  Building and leasehold            Carrying amount,
                                                                       24,150                           237                                              24,387
                         dimiliki langsung                                                                                                                      improvement, directly owned     accumulated depreciation
                         Mesin dan peralatan, dimiliki                                                                                                            Machinery and equipment,
                                                                      340,694                        4,340                                              345,034
                         langsung                                                                                                                                             directly owned
                         Alat pengangkutan, dimiliki                                                                                                              Transportation equipment,
                                                                           380                           36                                                 416
                         langsung                                                                                                                                             directly owned
                         Perabot dan peralatan                                                                                                                          Furniture and office
                                                                         1,981                          323                                               2,304
                         kantor, dimiliki langsung                                                                                                                equipment, directly owned
                         Dimiliki langsung                            367,205                        4,936                                              372,141             Directly owned
                         Aset tetap                                                                                                                                    Property, plant, and
                                                                      367,205                        4,936                                              372,141
                                                                                                                                                                                  equipment
Nilai perolehan          Aset tetap                                                                                                                                    Property, plant, and             Carrying amount
                                                                       52,676                                                                            50,848
                                                                                                                                                                                  equipment
Page 38
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                   Disclosure
                                                                                      30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap   "Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: 30/06/2023 30/06/2022 USD '000 USD '000 Beban                   Disclosure of notes for property, plant and
                                       pokok penjualan 2,525 2,336 Beban umum dan administrasi 125 106 Jumlah 2,650 2,442 Pada                                                      equipment
                                       tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh namun
                                       masih digunakan terutama terdiri dari (i) bangunan dan prasarana, (ii) mesin dan peralatan pabrik, (iii)
                                       perabotan dan peralatan kantor, dan (iv) alat-alat pengangkutan dengan biaya perolehan
                                       masing-masing sebesar USD 273.162.173 (angka penuh). Rincian aset dalam penyelesaian adalah
                                       sebagai berikut: Nilai Kontrak Nilai Tercatat USD '000 USD '000 30 Juni 2023 Mesin dan peralatan
                                       pabrik 13,946 7,922 31 Desember 2022 Mesin dan peralatan pabrik 11,631 6,159 Persentase
                                       penyelesaian dari aset dalam penyelesaian bervariasi antara 1 persen - 95 percent. LCTN memiliki
                                       beberapa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah yang akan berakhir dari tanggal 7 Oktober
                                       2024 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2039. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah
                                       dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan
                                       bukti kepemilikan yang memadai. Nilai wajar aset tetap adalah sebesar US$ 123.605 ribu berdasarkan
                                       penilaian pada tanggal 31 Oktober 2022 oleh KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan, penilai
                                       independen, dalam laporannya tanggal 16 Desember 2022. Penilaian ini dilakukan menggunakan
                                       "Market Data Approach" untuk tanah dan "Cost Approach" untuk aset tetap lainnya. Perhitungan nilai
                                       wajar tersebut dianggap sebagai level 3 pada hirarki nilai wajar. Aset tetap kecuali tanah diasuransikan
                                       terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai
                                       pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.511.500 ribu dan US$ 814.680 ribu pada tanggal 30 Juni
                                       2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai
                                       untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan. Penurunan Nilai
                                       Aset Tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, berdasarkan evaluasi manajemen,
                                       jumlah terpulihkan masih lebih tinggi dari nilai tercatat, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan
                                       nilai. Depreciation expense was allocated to the following: 30/06/2023 30/06/2022 USD '000 USD '000
                                       Cost of goods sold 2,525 2,336 General and administrative expenses 125 106 Total 2,650 2,442 As at
                                       June 30, 2023 and December 31, 2022, the Group's property, plant and equipment that have been fully
                                       depreciated but are still being utilized mainly consist of (i) building and infrastructures, (ii) plant
                                       machineries and equipment, (iii) furniture and office equipment, and (iv) transportation equipment with
                                       acquisition cost each amounting to USD 273,162,173, respectively (full amount). Details of construction
                                       in progress are as follows: Contract Value Carrying Amount USD '000 USD '000 June 30, 2023 Plant
                                       machineries and equipment 13,946 7,922 December 31, 2022 Plant machineries and equipment
                                       11,631 6,159 Percentage of completion of the construction in progress varies between 1 percent - 95
                                       percent. LCTN has several land ownership titles in the form of building usage rights (Hak Guna
                                       Bangunan or HGB) certificates for a period until October 7, 2024 to October 18, 2039. Management
                                       believes that there will be no difficulty in the extension of the land rights since all land rights were
                                       acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership. The fair value of the property, plant
                                       and equipment amounted to US$ 123,605 thousand based on valuation carried out at October 31,
                                       2022 by KJPP Stefanus Tonny Hardi & Rekan, independent valuers, in their report dated December
                                       16, 2022. The valuation was done based on Market Data Approach for land and Cost Approach for the
                                       other property, plant and equipment. The calculation on fair value is considered level 3 of the fair value
Page 39
hierarchy. Property, plant and equipment, except land, were covered by insurance against losses by
fire and other risks under blanket policies with total coverage each amounting to Rp 1,511,500
thousand and US$ 814,680 thousand as of June 30, 2023 and December 31, 2022, respectively.
Management is of the opinion that the said amounts of insurance coverage are adequate to cover any
possible losses that may arise from the insured risks. Impairment of Property, Plant and Equipment As
of June 30, 2023 and December 31, 2022, based on management's assessment, the recoverable
amount is still higher than the carrying amount, hence, no allowance for impairment is required."
Page 40
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year

30 June 2023

Aset hak guna                                                                                                                                                              Right of use assets
                                                   Aset hak guna, periode                                     Aset hak guna, periode
                                                                            Penambahan aset hak guna
                                                             awal                                                       akhir
                                                     Right of use assets,                                     Right of use assets, end
                                                                            Addition in right of use assets
                                                      beginning period                                                 period
Nilai perolehan, kotor   Bangunan, aset hak guna                      952                                                          952   Building, right of use assets         Carrying amount, gross
                         Lainnya, aset hak guna                       162                                                          162    Others, right of use assets
                         Aset hak guna                              1,114                                                        1,114          Right of use assets
Akumulasi depresiasi     Bangunan, aset hak guna                      684                             114                          798   Building, right of use assets   Carrying amount, accumulated
                         Lainnya, aset hak guna                       162                                                          162    Others, right of use assets                     depreciation
                         Aset hak guna                                846                             114                          960          Right of use assets
Nilai perolehan          Aset hak guna                                268                                                          154          Right of use assets                   Carrying amount
Page 41
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year

31 December 2022

Aset hak guna                                                                                                                                                              Right of use assets
                                                   Aset hak guna, periode                                     Aset hak guna, periode
                                                                            Penambahan aset hak guna
                                                             awal                                                       akhir
                                                     Right of use assets,                                     Right of use assets, end
                                                                            Addition in right of use assets
                                                      beginning period                                                 period
Nilai perolehan, kotor   Bangunan, aset hak guna                      952                                                          952   Building, right of use assets         Carrying amount, gross
                         Lainnya, aset hak guna                       162                                                          162    Others, right of use assets
                         Aset hak guna                              1,114                                                        1,114          Right of use assets
Akumulasi depresiasi     Bangunan, aset hak guna                      456                             228                          684   Building, right of use assets   Carrying amount, accumulated
                         Lainnya, aset hak guna                       144                              18                          162    Others, right of use assets                     depreciation
                         Aset hak guna                                600                             246                          846          Right of use assets
Nilai perolehan          Aset hak guna                                514                                                          268          Right of use assets                   Carrying amount
Page 42
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                  Disclosure
                                                                                       30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna   Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: 30/06/2023 30/06/2022 USD '000 USD '000 Beban pokok          Disclosure of notes for right of use assets
                                          penjualan - 18 Beban umum dan administrasi 114 115 Jumlah 114 133 Penurunan Nilai Aset
                                          Hak-Guna Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa nilai
                                          tercatat semua aset hak-guna dapat terealisasi seluruhnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan
                                          adanya penyisihan atas kerugian penurunan nilai aset hak-guna. Depreciation expense was allocated
                                          to the following: 30/06/2023 30/06/2022 USD '000 USD '000 Cost of goods sold - 18 General and
                                          administrative expenses 114 115 Total 114 133 Impairment of Right-of-Use Assets As of June 30, 2023
                                          and December 31, 2022, management is of the opinion that, the carrying amount of all right-of-use
                                          assets are fully recoverable, and, hence, no write down for impairment in right-of-use assets value is
                                          necessary."
Page 43
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                 Disclosure
                                                                                    30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan   Kewajiban Pelaksanaan Kewajiban pelaksanaan pada Grup, yang mencakup penjualan barang                 Disclosure of notes for revenue
                                       domestik dan komisi, dipenuhi pada saat pengiriman dari lokasi Grup. Untuk penjualan ekspor,
                                       kewajiban pelaksanaan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak.
                                       Performance Obligations The performance obligations of the Group, which cover the domestic sale of
                                       goods and commissions, are satisfied upon shipment from the Group's location. For export sales, the
                                       performance obligation is satisfied as agreed in the contracts.
Page 44
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry

Catatan untuk tipe pendapatan                                             Notes for revenue by type

                                                 30 June 2023 30 June 2022

                       Nama produk atau            Penjualan dan    Penjualan dan
                            jasa                 pendapatan usaha pendapatan usaha
                       Service or product name    Sales and revenue    Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 "Komisi Comission"                        495                  467   Service revenue 1
Pendapatan dari jasa                                             495                  467    Service revenue
Pendapatan dari produk "Polyethylene                                                        Product revenue 1
                                                            200,609              250,156
1                      Polyethylene"
Pendapatan dari                                                                             Product revenue
                                                            200,609              250,156
produk
Tipe pendapatan                                             201,104              250,623     Type of revenue
Page 45
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry

Catatan untuk pendapatan lebih dari 10%                        Note for revenue with value
                                                                            more than 10%

                                         30 June 2023 30 June 2022

                                           Penjualan dan    Penjualan dan
                          Nama pihak
                                         pendapatan usaha pendapatan usaha
                            Party name    Sales and revenue   Sales and revenue
Pihak 1                 PT Bukitmega                                                         Party 1
                                                     39,608              87,393
                        Masabadi
Pihak dengan                                                                      Party with revenue
pendapatan lebih dari                                39,608              87,393       more than 10%
10%
Page 46
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry

Piutang usaha berdasarkan mata uang                                                                                                                               Trade receivables by currency

                                                      30 June 2023                                                31 December 2022

                                                           Penyisihan                                                       Penyisihan
                               Piutang usaha, kotor     penurunan nilai       Piutang usaha      Piutang usaha, kotor    penurunan nilai       Piutang usaha
                                                         piutang usaha                                                    piutang usaha
                                                          Allowance for                                                    Allowance for
                                Trade receivables,                                                Trade receivables,
                                                       impairment of trade   Trade receivables                          impairment of trade   Trade receivables
                                      gross                                                             gross
                                                           receivables                                                      receivables
Pihak ketiga     IDR                         9,393                                                           10,659                                                           IDR       Third party
                 Mata uang                   9,393                                       9,393               10,659                                     10,659           Currency
Pihak berelasi   IDR                             2                                                                                                                            IDR     Related party
                 USD                         5,405                                                             3,816                                                         USD
                 Mata uang                   5,407                                       5,407                 3,816                                      3,816          Currency
Page 47
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry

Piutang usaha berdasarkan umur                                                                                                                                       Trade receivables by aging

                                                         30 June 2023                                                31 December 2022

                                                              Penyisihan                                                       Penyisihan
                                  Piutang usaha, kotor     penurunan nilai       Piutang usaha      Piutang usaha, kotor    penurunan nilai       Piutang usaha
                                                            piutang usaha                                                    piutang usaha
                                                             Allowance for                                                    Allowance for
                                   Trade receivables,                                                Trade receivables,
                                                          impairment of trade   Trade receivables                          impairment of trade   Trade receivables
                                         gross                                                             gross
                                                              receivables                                                      receivables
Belum jatuh tempo   Umur                      14,342                                                            14,105                                                        Aging    Not yet due
Telah jatuh tempo   1 - 30 hari                  458                                                               370                                                  1 - 30 days      Overdue
                    Umur                         458                                                               370                                                       Aging
Jatuh tempo         Umur                      14,800                                      14,800                14,475                                     14,475            Aging     Due status
Page 48
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry

Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak                                                                                                                  Trade receivables by list of counterparty

                                                                           30 June 2023                                             31 December 2022

                                                                                Penyisihan                                                     Penyisihan
                                    Nama pihak,        Piutang usaha,                                                  Piutang usaha,
                                                                             penurunan nilai       Piutang usaha                            penurunan nilai       Piutang usaha
                                   piutang usaha            kotor                                                           kotor
                                                                              piutang usaha                                                  piutang usaha
                                                                               Allowance for                                                  Allowance for
                                 Counterparty name,   Trade receivables,                                              Trade receivables,
                                                                            impairment of trade   Trade receivables                        impairment of trade   Trade receivables
                                  trade receivables         gross                                                           gross
                                                                                receivables                                                    receivables
Pihak ketiga     Pihak 1                                          9,393                                                         10,659                                               Rank 1, counterparty     Third party
                 Rincian pihak                                    9,393                   (0)                9,393              10,659                   (0)              10,659     List of counterparty
Pihak berelasi   Pihak 1                                          5,407                                                          3,816                                               Rank 1, counterparty   Related party
                 Rincian pihak                                    5,407                   (0)                5,407               3,816                   (0)                3,816    List of counterparty
Page 49
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry

Pergerakan penurunan nilai piutang                             Movement of allowance for
usaha                                                      impairment of trade receivables
                                30 June 2023         31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai                                                      Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode                      0                      0      trade receivables, beginning
                                                                                                       period
Penambahan penyisihan                                                               Addition of allowance for
                                                 0                    0
penurunan nilai piutang usaha                                              impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan                                                      Reduction of movement of
nilai piutang usaha                            (0)                 ( 0 ) allowance for impairment of trade
                                                                                                  receivables
Dihapusbukukannya cadangan                                                        Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha                  (0)                 ( 0 ) allowance for impairment of trade
                                                                                                  receivables
Penyisihan penurunan nilai                                                   Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode                     0                    0          trade receivables, ending
                                                                                                      period
Page 50
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                     Disclosure
                                                                                         30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha   Jangka waktu kredit piutang usaha - pihak ketiga dan pihak berelasi berkisar antara 30-90 hari dan            Disclosure of notes for trade receivables
                                          sebagian besar dari piutang usaha tersebut dilindungi dengan L/C dan/atau asuransi kredit. Tidak ada
                                          bunga yang dibebankan pada piutang usaha yang telah melewati masa jatuh tempo. Grup mempunyai
                                          kebijakan dalam mengelola risiko kredit untuk memastikan semua piutang yang belum jatuh tempo dan
                                          tidak diturunkan nilainya, termasuk piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak diturunkan nilainya
                                          adalah piutang dari pelanggan dengan sejarah pembayaran piutang yang baik dan diharapkan dapat
                                          terpulihkan (Catatan 38b). Piutang usaha yang diungkapkan di atas termasuk jumlah yang telah lewat
                                          jatuh tempo pada akhir periode pelaporan dimana Grup tidak mengakui penyisihan ECL karena belum
                                          ada perubahan yang signifikan dalam kualitas kredit dan jumlah piutang masih dapat dipulihkan. Dalam
                                          menentukan pemulihan dari piutang usaha, Grup mempertimbangkan setiap perubahan dalam kualitas
                                          kredit dari piutang usaha dari tanggal awalnya kredit diberikan sampai dengan akhir periode pelaporan.
                                          Konsentrasi risiko kredit adalah terbatas karena basis pelanggan besar dan tidak saling berhubungan.
                                          Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi akun piutang pada akhir tahun, tidak dibentuk
                                          penyisihan ECL karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih. The credit
                                          period of trade accounts receivables - third parties and related parties ranges from 30-90 days and
                                          majority of the trade accounts receivable are covered by L/C and/or credit insurance. No interest is
                                          charged on overdue trade accounts receivable. The Group has credit risk management policies to
                                          ensure that all receivables not yet due and not impaired including receivables due but not impaired are
                                          receivables from customers with good credit payment history and are expected to be recovered (Note
                                          38b). Trade accounts receivable disclosed above include amounts that are past due at the end of the
                                          reporting period for which the Group have not recognized an allowance for ECL because there has not
                                          been a significant change in credit quality and the amounts are still considered recoverable. In
                                          determining the recoverability of a trade accounts receivable, the Group considers the changes in the
                                          credit quality of the trade accounts receivable from the date credit was initially granted up to the end of
                                          the reporting period. The concentration of credit risk is limited as the customer base is large and
                                          unrelated. Based on the review of the status of receivable accounts at end of the year, no allowance for
                                          ECL was provided as management believes that all receivables are collectible.
Page 51
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry

Catatan atas persediaan                                                      Notes for inventories
                                30 June 2023        31 December 2022
     Barang jadi                         20,108                19,648                Finished goods
     Barang dalam proses                  1,068                 1,159               Work in process
     Bahan baku dan bahan                                                   Raw and indirect material
                                         16,550                14,409
     pembantu
     Suku cadang                          6,398                 6,249                      Spareparts
     Barang dalam perjalanan              4,957                18,955            Inventories in transit
     Persediaan, kotor                   49,081                60,420             Inventories, gross
     Cadangan penurunan nilai                                               Allowance for impairment
                                           ( 43 )                ( 59 )
     persediaan                                                                         of inventories
     Persediaan                          49,038                60,361                    Inventories
     Persediaan lancar                   49,038                60,361              Current inventories

Mutasi cadangan penurunan nilai                                  Movement of allowance for
persediaan                                                        impairment of inventories
                                30 June 2023        31 December 2022
Saldo awal Penyisihan                                                           Allowance for Impairment of
                                               59                 116
Penurunan Nilai Persediaan                                                   Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan                                                        Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan                 ( 16 )                ( 57 )         allowance for impairment of
                                                                                                 inventories
Saldo akhir Penyisihan                                                       Allowance for Impairment of
                                               43                      59
Penurunan Nilai Persediaan                                                    Inventories, ending balance
Page 52
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                            Disclosure
                                                                                      30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan   "Pemulihan penyisihan atas nilai realisasi neto persediaan tersebut di atas diakui karena terjualnya          Disclosure of notes for inventories
                                       barang jadi terkait kepada pihak ketiga. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar,
                                       manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan
                                       kerugian yang timbul dari penurunan nilai pasar persediaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
                                       Desember 2022, persediaan diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan
                                       suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar USD 32.953 ribu.
                                       Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan
                                       kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan. The above recovery of allowance for net
                                       realizable value of inventories were recognized in view of the sales of the related finished goods to third
                                       parties. Based on the review of the market prices of the inventories, management believes that the
                                       above-mentioned allowance is adequate to cover any possible losses from decline in market value of
                                       inventories. As of June 30, 2023 and December 31, 2022, inventories are covered by insurance against
                                       losses by fire and other risks under blanket policies with total coverage each amounting to USD 32,953
                                       thousand, respectively. Management believes that the said insurance coverage is adequate to cover
                                       any possible losses that may arise from the insured risks."
Page 53
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry

Utang usaha berdasarkan umur                                                                                                   Trade payables by aging

                                                       30 June 2023                31 December 2022

                                                          Utang usaha                   Utang usaha
                                                         Trade payables                Trade payables
Belum jatuh tempo         Umur                                            41,273                        64,137         Aging                  Not yet due
Telah jatuh tempo         1 - 30 hari                                        158                         7,865   1 - 30 days                    Overdue
                          Umur                                               158                         7,865        Aging
Jatuh tempo               Umur                                            41,431                        72,002        Aging                    Due status
Page 54
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry

Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak                                                                           Trade payables by list of counterparty

                                                                                                 31 December
                                                                          30 June 2023
                                                                                                     2022

                                               Nama pihak, utang usaha      Utang usaha            Utang usaha
                                               Counterparty name, trade
                                                                            Trade payables        Trade payables
                                                      payables
Pihak ketiga           Pihak 1                                                             400                  1,520    Rank 1, counterparty         Third party
                       Rincian pihak                                                       400                  1,520    List of counterparty
Pihak berelasi         Pihak 1                                                          41,031                 70,482    Rank 1, counterparty       Related party
                       Rincian pihak                                                    41,031                 70,482    List of counterparty
Page 55
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                       Disclosure
                                                                                   30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha   Rata-rata periode kredit yang diberikan oleh pihak ketiga adalah 30 hari. Grup mempunyai kebijakan   Disclosure of notes for trade payables
                                        dalam mengelola risiko dan memastikan semua utang dapat dibayar sesuai dengan jangka waktu yang
                                        diberikan. Tidak ada bunga yang dibebankan pada utang usaha. The average credit period granted by
                                        third parties is 30 days. The Group has policy to manage risk and ensure all debts can be paid
                                        according to the given time period. No interest is charged to the trade accounts payable.
Page 56
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry

Beban pokok penjualan                                                  Cost of good sold
                              30 June 2023      30 June 2022
Persediaan bahan baku awal             13,848            12,138         Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku                  171,680           222,104        Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir            15,966            15,276            Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan             169,562           218,966            Raw inventory used
Biaya pabrikasi lainya                 24,390            25,523   Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi                 193,952           244,489          Total production cost
Barang setengah jadi awal               1,159             1,114         Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir              1,068             2,018             Ending wip inventory
Harga pokok produksi                  194,043           243,585   Cost of goods manufactured
Barang jadi awal                       19,589            20,749 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi                   2,700             3,916 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir                      20,065            25,028    Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan                                           Cost of sales and revenue
                                      196,267           243,222
pendapatan
Page 57
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                        Disclosure
                                                                                  30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok   Pembelian yang melebihi 10 Persen dari jumlah pendapatan bersih konsolidasian adalah sebagai      Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan                               berikut: Persentase terhadap Jumlah Jumlah Pendapatan Bersih 30/06/2023 30/06/2022 30/06/2023
                                        30/06/2022 USD'000 USD'000 Persen Persen Lotte Chemical Titan Corporation Sdn. bhd. 159.469
                                        224.781 79.30 89.69 Jumlah 159.469 224.781 79.30 89.69 Purchases that were more than 10 Percent
                                        of the total consolidated net revenue were as follows: Percentage to Total Net Total Revenue
                                        30/06/2023 30/06/2022 30/06/2023 30/06/2022 USD'000 USD'000 Percent Percent Lotte Chemical
                                        Titan Corporation Sdn. bhd. 159.469 224.781 79.30 89.69 Jumlah 159.469 224.781 79.30 89.69
Page 58
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 59
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 60
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 61
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 62
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 63
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.18 MB
Published31 Jul 2023
Pages63
Characters227,000
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result