Skip to content
Back to announcement

20230731_WGSH_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356407_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted WGSH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 93

Page 1
                           CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
                        UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA


Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini,
   kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus
   menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom “Ada‟ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
   pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
   pada kolom ”Keterangan‟ ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka
   tanda √) diisi pada kolom ”Tidak Ada‟
   dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
   persyaratan pengungkapan yang ada maka
   tanda (√) diisi pada kolom ”N/A‟.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk
   laporan keuangan audited).

Data Umum

 Nama Emiten/Perusahaan Publik         PT Wira Global Solusi Tbk

 Bidang Usaha                          Teknologi Informasi

 Jenis penawaran Umum                  Saham


                                                           Periode Juni 2023                  Tahun 2022

 Nama Kantor Akuntan Publik                                        -                  KAP Mirawati Sensi Idris


 Nama Partner                                                      -                  Suharsono
 Opini Akuntan                                                     -                  Wajar Tanpa Modifikasian
 Catatan tentang Opini (jika ada)                                  -                  Tidak ada
 Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang
 “Tanggung                                                                                         
 Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
 Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang
 “Independensi                                                                                     
 Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar
*Modal”
  disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Data Keuangan Penting

 Periode laporan keuangan                                              Periode Juni 2023          Tahun 2022
                                                                            (Rupiah)               (Rupiah)
 Laba Rugi Komprehensif
 Pendapatan                                                               14.832.918.143          26.693.281.182
  Laba (rugi) bruto                                                        6.944.131.411          13.159.357.986
Page 2
Periode laporan keuangan                                            Periode Juni 2023          Tahun 2022
                                                                         (Rupiah)               (Rupiah)
 Laba (rugi) usaha/operasional                                           2.818.866.709          4.719.600.719
 Earning Before Interest, Taxes, Depreciation & Amortization             2.292.892.273          7.388.873.536

  Laba (rugi) Bersih periode berjalan                                    3.003.864.747          4.776.725.716
Laba (rugi) komprehensif                                                 3.025.151.822          4.754.968.690
  Laba Per saham (dasar)                                                          2,83                   4,57
  Laba Per saham (dilusian)                                                        N/A                    N/A
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset                                                             60.247.067.661         57.137.687.797
 Jumlah Aset Lancar                                                     30.700.464.405         36.005.603.480
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                               29.546.603.256         21.132.084.317
Jumlah Liabilitas                                                        5.660.174.173          1.405.946.131
 Jumlah Liabilitas Jangka                                                4.989.170.096          1.045.503.539
Pendek
 Jumlah Liabilitas Jangka                                                  671.004.077            360.442.592
Panjang
Jumlah Ekuitas                                                          54.586.893.488         55.731.741.666
 Modal Disetor                                                          20.850.000.000         20.850.000.000
 Tambahan Modal Disetor                                                 26.756.374.311         26.756.374.311
 Selisih Revaluasi Aset Kripto                                              21.174.254             -
 Saldo Laba (Defisit)
   Ditentukan penggunaannya                                                400.000.000            200.000.000
   Belum ditentukan penggunaannya                                        6.144.943.933          7.559.665.937

Rasio Keuangan *)
 Rasio Lancar (%)                                                             615,34%              3.443,85%
 ROA                                                                            5,02%                  8,36%
 ROE                                                                            5,54%                  8,57%
 Ebitda thd pendapatan (%)                                                     15,46%                 27,68%

*) dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

      1.   Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali
           pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik.
           Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri
           apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan
           keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

      2.   Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,
           namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

 No                            Keterangan                         Ada       Tidak        N/A      Keterangan
           Laporan Keuangan Terdiri dari:
  1        Laporan posisi keuangan pada akhir periode                                            Halaman 1-2
Page 3
No                            Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
2         Laporan laba rugi komprehensif selama periode                              Halaman 3
3         Laporan perubahan ekuitas selama periode                                   Halaman 4
4         Laporan arus kas selama periode                                            Halaman 5
5         Laporan posisi keuangan pada awal periode
          komparatif yang disajikan saat Perusahaan
          menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
          retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-                      
          pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
          mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
          keuangannya.
6         Catatan atas Laporan Keuangan                                                Halaman
                                                                  
                                                                                        6 -79


          Ketentuan Umum
     1.   Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan                             Catatan
          keuangan dengan urutan sebagai berikut:
                                                                                         1&2
          a. gambaran umum Perusahaan;
          b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar
             kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan;
          c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan
             dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi
             komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
             laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian
             laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
          d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
             1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang
                tidak disajikan di bagian manapun dalam
                laporan keuangan; dan
             2) informasi yang tidak disajikan di bagian
                manapun dalam laporan keuangan, tetapi
                informasi tersebut relevan untuk memahami
                laporan keuangan.
          Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai
          atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian
          dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
          “sebagian”.
     2.   Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan
          masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
          nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
          dijaminkan.

     3.   Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib
          diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan,                         Catatan 9
          nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
          serta pendapat manajemen atas kecukupan
          pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
          wajib diungkapkan alasannya.
Page 4
 No                             Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1.         Gambaran Umum Perusahaan
           Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
     a.    Pendirian perusahaan                                                        Catatan 1a
      1)   Riwayat ringkas perusahaan;                                                Catatan 1a
      2)   Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan
           terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang,                         Catatan 1a
           dan nomor serta tanggal Berita Negara;
      3)   Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar
           Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada                                 Catatan 1a
           periode pelaporan;
      4)   Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama
                                                                                      Catatan 1a
           kegiatan usaha;
      5)   Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara
           komersial. Dalam hal perusahaan melakukan
           ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan
           pada periode laporan yang disajikan, wajib                                 Catatan 1a
           disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari
           ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
           produksinya; dan
      6)   Nama entitas induk dan nama entitas induk
           terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent
                                                                                      Catatan 1a
           of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan,
           wajib disebutkan alasannya.
      7)   Khusus Industri Media
                                                                                 
           Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
      8)   Khusus Industri Jalan Tol
           Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah                       
           yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut.
      9)   Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
           Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas                 
           yang berwenang.
      10) Khusus untuk Industri Perbankan
           Izin usaha sebagai bank umum, sebagai
           bank devisa (jika ada), serta izin untuk                              
           menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip
           syariah (jika ada).
Page 5
No                            Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan
         Pertambangan Umum
          Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
          Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi
          Perseroan meliputi :
          a) Area Eksplorasi, meliputi:
                    Nama lokasi;
                    Nama pemilik izin lokasi;
                                                                               
                   Tanggal perolehan izin ekplorasi serta
             tanggal jatuh temponya;
                   Persentasi kepemilikan saham Perseroan
             pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
                  Jumlah biaya eksplorasi yang telah
                  dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
                  Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
          b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
                    Nama lokasi;
                    Nama pemilik ijin lokasi;
                   Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta
             tanggal jatuh temponya;
                   Persentasi kepemilikan saham Perseroan
             pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
                                                                               
                  Jumlah Cadangan Terbukti (P1),
                  keterangan tentang pihak yang
                  melakukan sertifikasi, dan tanggal
                  sertifikasi;
                    Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
                    Akumulasi jumlah produksi sejak awal
             kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
          Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
     12) Khusus Industri Kehutanan
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;                           
          b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola
          selama masa sisa manfaat HPH; dan c) sisa umur
          HPH.
b.        Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan
          antara lain:                                                               Catatan 1b

     1)   Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran                             Catatan 1b
          umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan
                                                                 
          di luar Indonesia;
     2)   Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan;                                    Catatan 1b
Page 6
No                             Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     3)   Bursa tempat Efek dicatatkan; dan                                        Catatan 1b
     4)   Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi
          jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action)
                                                                              
          sejak penawaran umum perdana sampai dengan
          periode pelaporan terakhir.
c.        Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas
          Bertujuan Khusus (EBK)
          Yang harus diungkapkan antara lain:
     1)   Nama entitas anak dan/atau EBK yang
          dikendalikan baik secara langsung maupun tidak                           Catatan 1c
          langsung;
     2)   Tempat kedudukan;                                                        Catatan 1c
     3)   Jenis usaha;                                                             Catatan 1c
     4)   Tahun beroperasi secara komersial;                                       Catatan 1c
     5)   Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika
                                                                                   Catatan 1c
          berbeda);
     6)   Total Aset; dan                                                          Catatan 1 c
     7)   Informasi penting lainnya antara lain:
          a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas
             anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
                                                                              
             langsung maupun tidak langsung melalui
             entitas anak, lebih dari 50% (lima puluh
             perseratus) hak suara yang sah;
                                                                                    Catatan 1c
          b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung
             maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima puluh
             perseratus) hak suara atau hak suara potensial                   
             atas investee tidak diikuti dengan pengendalian;

          c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
             entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
             digunakan untuk menyusun laporan keuangan
             konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda                   
             dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan
             alasan menggunakan tanggal atau periode yang
             berbeda;
          d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan
             dalam kemampuan entitas anak untuk
                                                                              
             mentransfer dana ke entitas induk dalam
             bentuk dividen tunai, atau pembayaran
             kembali pinjaman atau uang muka;
          e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap
             perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada
             entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya    
             Pengendalian atas ekuitas yang dapat
             diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
Page 7
 No                            Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas
              anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:
              (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang
                                                                                  
                  diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
                  dari keuntungan atau kerugian yang dapat
                  diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
                  pada entitas anak terdahulu dengan Nilai
                  Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian;                      
              (2) jumlah persentase kepemilikan yang
                  dilepaskan;                                                     
              (3) jumlah harga yang diterima
              (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan                        
                  Setara Kas;
              (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas                          
                  anak atau bisnis lainnya dimana
                  Pengendalian dilepaskan; dan
              (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan
                  Setara Kas pada entitas anak atau bisnis                        
                  lainnya dimana Pengendalian dilepaskan,
                  yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
                  utamanya.
 d.        Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
           Yang harus diungkapkan antara lain:
      1)   Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota
                                                                                       Catatan 1d
           direksi, dewan komisaris, dan komite audit;
      2)   Cakupan manajemen kunci; dan                                                Catatan 1d
      3)   Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir
           periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
                                                                                       Catatan 1d
           periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
           Perusahaan dan entitas anak.
 e.        Penerbitan Laporan Keuangan
      1)   Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan                      Catatan 1e
      2)   Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan
                                                                                       Catatan 1e
           keuangan.
2.         Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
           Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai
           berikut:
 a.        Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
           Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan
           keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
                                                                                       Catatan 2a
           SAK.
Page 8
No                              Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
b.        Dasar pengukuran dan penyusunan laporan
          keuangan
     1)   Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu
          berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
          perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net
                                                                                        Catatan 2a
          realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau
          jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK
          yang berlaku.
     2)   Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar                                Catatan 2a
          akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

     3)   Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang
          digunakan, meliputi:
          a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas
             anak;                                                                      Catatan 2d

          b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat
             perubahan mata uang fungsional Perusahaan                             
             maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
          c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
                                                                                   
     4)   Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).                           
c.        Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi
          Signifikan oleh Manajemen
     1)   Perusahaan harus mengungkapkan dalam
          ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
          bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
          pertimbangan yang telah dibuat manajemen
                                                                                          Catatan 3
          dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
          dan memiliki dampak yang paling signifikan
          terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
          keuangan;
     2)   Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang
          asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan
          sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada
          akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko                                  Catatan 3
          signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material
          terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam
          periode pelaporan berikutnya; dan
     3)   Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana
          dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
          keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah                               Catatan 3
          tercatat pada akhir periode pelaporan.
Page 9
No                              Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
d.        Kebijakan Akuntansi Tertentu
          Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan
          akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
          memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
          tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
          sebagai berikut:
     1)   Prinsip-prinsip konsolidasi
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          a) ruang lingkup Laporan Keuangan
             Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
             induk dan entitas anak;
          b) dasar dan kapan suatu entitas anak
             dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
             entitas induk;
          c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan
             perubahan kepemilikan tanpa kehilangan               
                                                                                       Catatan
             Pengendalian atas entitas anak;
                                                                                         2b
          d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan
             kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
          e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan
             pencatatan dan penyajian kepentingan
             nonpengendali; dan
          f)   pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi
               material antar entitas yang dikonsolidasi telah
               dieliminasi.
     2)   Kombinasi bisnis
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          a) metode yang digunakan dalam kombinasi
             bisnis, termasuk metode yang digunakan
             untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
          b) pengakuan awal untuk goodwill;
          c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk
                                                                                       Catatan
             goodwill; dan
                                                                                          2c
          d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan        
             kombinasi bisnis yang ada di
               Perusahaan, antara lain:
               (1) pembelian dengan diskon;
               (2) akuisisi secara bertahap; dan
               (3) imbalan kontinjensi.
     3)   Kas dan setara kas;
          Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam                     
          menentukan komponen kas dan setara kas.
Page 10
No                         Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 4)   Instrumen Keuangan
      a)   Instrumen Keuangan selain Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap       
               kategori, termasuk perlakuan atas biaya
               transaksi;
           (2) pengukuran setelah pengakuan awal
               instrumen keuangan setiap kategori;
           (3) ketentuan saling hapus dari instrumen                               Catatan
               keuangan;
                                                                                    2h, 2i
           (4) metode yang digunakan untuk menentukan
               Nilai Wajar instrumen keuangan;
           (5) metode perhitungan yang digunakan untuk
               menentukan penurunan nilai dari aset           
               keuangan;
           (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen
               keuangan;
           (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan
               akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
               sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
               angka (2), angka (3), angka (4), angka (5),
               dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan
               mengenai;
              (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi
                  lindung nilai;
              (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan
                  akuntansi lindung nilai atas instrumen
                  keuangan derivatif; dan
              (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk
                  tujuan akuntansi lindung nilai.                           
      b)   Investasi pada Sukuk
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada
               Sukuk;
           (2) pengakuan awal Sukuk;
           (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
           (4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
           (5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Page 11
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      c)   Sukuk yang diterbitkan
           Yang harus dijelaskan antara lain:
           (1) pengakuan awal Sukuk;
           (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;                      

           (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
           (4) posisi penyajian Sukuk; dan
           (5) akad syariah yang digunakan.
 5) Khusus Industri Perbankan
      a)   Giro Wajib Minimum
           Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan
           mengenai jumlah giro wajib minimum.
      b)   Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
           Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
           Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
                                                                             
      c)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
           Lain
           Yang harus dijelaskan antara lain dasar
           penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
           dan Bank Lain.
 6)   Piutang Reverse Repo
      Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur                          
      Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
      pengukurannya.
 7)   Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi
      Pemerintah
      Yang harus dijelaskan antara lain:
      a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
                                                                             
      b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap
         kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah;dan
      c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan
         keuangan.
Page 12
No                          Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
  8)   Khusus Industri Perbankan
       a) Kredit
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit
              yang diberikan;
          (2) Dasar penyajian atas kredit;
          (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan                           
              pengendalian risiko portofolio kredit;
          (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli
              dari BPPN (jika ada); dan
          (5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
       b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
          Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
          atas tagihan/kewajiban akseptasi.
       c) Agunan yang Diambil Alih
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Dasar penilaian dan penyajian;
          (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi
              piutang/pembiayaan yang diberikan dengan                      
              saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat
              ditagih; dan
          (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan
              (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

  9)   Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang
       Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan
       antara lain:
       a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen;
       dan                                                                  
       b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik
          kembali aset pembiayaan konsumen dari
          konsumennya.
 10)   Anjak Piutang
       Yang harus dijelaskan antara lain:
       a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse
       atau tanpa recourse);
       b) Penyajian transaksi anjak piutang;
       c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara
                                                                            
          harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
          dialihkan; dan
       d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan
          anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau
          ditanggung oleh perusahaan).
Page 13
No                          Keterangan                      Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 11)   Sewa
       Yang harus dijelaskan antara lain:
       a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung
       suatu sewa;
                                                                                 Catatan
       b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan          
                                                                                   2m
       sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan c)
       kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak
       sebagai lessee dan/atau lessor.
 12)   Persediaan :
       yang harus dijelaskan antara lain mengenai
       kebijakan akuntansi yang digunakan dan
                                                                          
       rumusan biaya yang digunakan.
       a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam
          Pengembangan Yang harus dijelaskan antara
          lain:
          Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain:
          kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
          dan pra-sarana.
                                                                          
          HTI Siap Panen
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya
          produksi.
       b) Khusus Industri Perkebunan
          Tanaman Perkebunan
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman
              sebagai persediaan, tanaman belum
              menghasilkan, atau tanaman telah
              menghasilkan;
          (2) Dasar penilaian dan pengukuran;
          (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman                   
              belum menghasilkan ke tanaman telah
              menghasilkan;
          (4) Metode penyusutan dan masa manfaat
          tanaman yang disusutkan; dan
          (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
       c) Khusus Industri Peternakan
          Hewan Ternak
          Yang harus dijelaskan antara lain:
          (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a)
              Metode penilaian;                                           
               (b) Metode amortisasi (deplesi); dan
              (c) Cadangan kematian atau
          metode penghapusan langsung, jika ada.
Page 14
No                          Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan
          (belum menghasilkan) :
               (a) Metode penilaian; dan
                                                                           
               (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan
                   untuk dapat berpindah menjadi
                   hewan ternak telah menghasilkan.
 13) Aset Tetap:
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) pengakuan awal Aset Tetap;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap;
     c)   pengelompokan Aset Tetap;
     d) metode penyusutan yang digunakan;                                         Catatan
     e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap;   
                                                                                     2k
     f)   estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
     g) penghentian pengakuan;
     h) nilai residu; dan
     i)   pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji
          ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
          penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
          periode pelaporan.
 14) Investasi pada Entitas Asosiasi
     Yang harus dijelaskan antara lain metode yang                         
     digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.
 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
     Yang harus dijelaskan antara lain metode yang                         
     digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
     Ventura Bersama.
 16) Pola Kerjasama
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Kriteria dari bentuk kerjasama;
                                                                           
     b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan
        liabilitas yang timbul; dan
     c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
 17) Aset Tak Berwujud
     Yang harus dijelaskan antara lain :
     a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset                                    Catatan
        Takberwujud;                                                                2l
     c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan
        apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif
        amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
     d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
Page 15
No                          Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     e) metode amortisasi yang digunakan;
     f)   penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan                            Catatan
     g) riset dan pengembangan (jika ada).                                           2l
 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang
     dimiliki untuk dijual
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset
                                                                           
        tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang
        dimiliki untuk dijual; dan
     b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok
        lepasan yang dimiliki untuk dijual.
 19) Properti Investasi :
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) pengakuan awal Properti Investasi;
     b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti
        Investasi;
     c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk
                                                                           
        model biaya;
     d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan
        untuk model biaya; dan
     e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Aset Minyak dan Gas Bumi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk
        menentukan jumlah tercatat bruto;
     b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai
                                                                           
        (impairment) dan penilaian kembali aset
        (revaluasi);
     c) Metode penyusutan dan amortisasi yang
        digunakan;
     d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi
        yang digunakan; dan
     e) Pertanggungan Asuransi.
 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang                                     Catatan 2o
        mengindikasikan kemungkinan terjadinya               
        penurunan nilai; dan
     b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai
        aset nonkeuangan dan pembalikannya.                                     Catatan 2o
Page 16
No                        Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 22) Khusus Industri Perbankan
     Liabilitas Segera                                                   
     Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian
     liabilitas segera.
     Simpanan Nasabah
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Penjelasan atas simpanan; dan
     b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori                      
        simpanan.
     Simpanan dari bank lain
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
     b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
     Surat Berharga yang Diterbitkan
                                                                         
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang
        diterbitkan; dan
     b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
 23) Provisi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) kondisi provisi yang harus diakui; dan                                 Catatan
                                                                                  2u
     b) dasar penentuan nilai provisi.                     
 24) Utang Repo
     Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang
                                                                         
     Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
     Hidup Tangguhan/ Penyisihan
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
     Hidup Tangguhan.
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya
        PLH;
     b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
        ditangguhkan;
     c)   Metode penyusutan prasarana PLH; dan d)
          Tabel yang memuat penjelasan tentang:                          

          (1) Lokasi penambangan;
          (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
          (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-
              masing lokasi penambangan; dan
          (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
Page 17
No                       Keterangan                      Ada   Tidak   N/A   Keterangan
             penambangan.
 26) Khusus Industri Pertambangan Umum
     Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
        kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
        penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk
        Area of Interest yang bersangkutan;
     b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas
        kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
        adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan
        bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan
        pada saat dimulainya produksi;
     c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya
        pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
        konstruksi dan prasarana; dan
     d) Metode amortisasi dan penyusutan yang
        dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
        perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis                  
        tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
     Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
     Hidup Tangguhan/ Penyisihan
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
     Hidup Tangguhan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya
        PLH;
     b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang
        ditangguhkan; dan
     c) Metode penyusutan prasarana PLH.
 27) Pengakuan Pendapatan
     a) Yang harus dijelaskan antara lain:
        (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan
            serta dasar pengukuran yang digunakan
            berdasarkan jenis pendapatan yang ada;
            dan                                                               Catatan
        (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan                              2p
            keagenan, kebijakan pengakuan
            pendapatan dan penjualan dari hubungan
            keagenan serta beban terkait.
     b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan
        menggunakan metode persentase
        penyelesaian
                                                                              Catatan
        Yang harus dijelaskan antara lain metode yang
        diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian                         2p
        suatu kontrak.
Page 18
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     c) Khusus Industri Asuransi
        (1) Pengakuan pendapatan premi
             Penjelasan yang harus ditambahkan antara
             lain:
             (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan
                 premi yang belum merupakan
                 pendapatan;
             (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi
                 reasuransi prospektif dan retroaktif; dan
             (c) Penyajian pendapatan premi dalam
                 laporan laba rugi.
        (2) Beban Klaim                                                    
             Penjelasan yang harus ditambahkan antara
             lain:
             (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk:
                 klaim yang disetujui, klaim dalam proses
                 penyelesaian, klaim yang terjadi namun
                 belum dilaporkan dan beban
                 penyelesaian klaim; dan
             (b) Penyajian beban klaim dalam laporan
                 laba rugi.
     d) Khusus Industri Real Estate
        Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
        pengembangan Real Estat
        Yang harus dijelaskan antara lain:
        (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek
            pengembangan Real Estat;
        (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban
            proyek;
        (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada
            masa mendatang lebih rendah dari nilai
            tercatat proyek;                                               
        (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi
            ke setiap unit Real Estat;
        (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat
            perubahan mendasar pada estimasi kini; dan
        (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada
            saat terjadinya.
 28) Program Loyalitas Pelangan
     Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait                    
     program loyalitas pelanggan
Page 19
No                        Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo
        dalam mata uang asing;
     b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari                        Catatan
        penjabaran aset dan liabilitas moneter; dan         
                                                                                   2d
     c) referensi dan kurs yang digunakan untuk
        menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
        uang asing.
 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi;                                    Catatan
                                                            
     b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam                                     2e
        Laporan Keuangan; dan
 31) Hibah Pemerintah
     Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
                                                                          
     tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.
 32) Pajak Penghasilan
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak
        kini dan pajak tangguhan;
     b) ketentuan mengenai saling hapus;
                                                                                 Catatan
     c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan;      
                                                                                    2r
        dan
     d) metode yang digunakan dalam menilai aset
        (liabilitas) pajak tangguhan.
 33) Imbalan Kerja
     Yang harus dijelaskan antara lain:
     a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada
        karyawan;
     b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan
        pascakerja yang diselenggarakan oleh                                     Catatan
        Perusahaan;                                         
                                                                                   2q
     c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui
        keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
     d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk
        curtailment dan penyelesaian.
 34) Saham Treasuri
     Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan                   
     dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau
     pembatalan saham treasuri.
Page 20
 No                                  Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          35) Pembayaran Berbasis Saham
               Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi
               untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
                                                                                      
               diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau
               diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.
          36) Kuasi-Reorganisasi
               Yang harus dijelaskan antara lain:
               a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
               b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas;
                  dan                                                                 
               c)   Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi
                    Aset dan Liabilitas.
               Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1
               Januari 2013.
          37) Biaya Pinjaman
               Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang
               mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan                          
               sebagai bagian dari biaya perolehan aset
               kualifikasian.
          38) Segmen Operasi
               Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang
               digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan                          Catatan 2t
               Segmen Operasi.
          39) Laba (Rugi) per saham
               Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan
               laba (rugi) per saham dasar dan laba                                        Catatan 2s
               (rugi) per saham dilusian.
3.             Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
     a.        Aset
          1)   Kas dan Setara Kas
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               a)    unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi                           Catatan 4
                     dan pihak ketiga;
               b)    rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan                          Catatan 4
                     nama bank serta jenis mata uang asing;
               c)    kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas
                     selama periode pelaporan; dan                                          Catatan 4
               d)    jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang
                     signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
                                                                                      
                     kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
Page 21
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 2)   Khusus Industri Perbankan
      a)   Kas
           Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah                          Catatan 4
           kas berdasarkan jenis mata uang.
      b)   Giro pada Bank Indonesia
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia
               berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam
               mata uang original); dan                                    
           (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM)
               menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
               periode pelaporan.
      c)   Giro pada Bank Lain
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan
           jenis mata uang;
           (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
           (2) Perubahan penyisihan selama periode
               berjalan untuk masing-masing giro;
           (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain
               berdasarkan pihak yang mempunyai                            
               hubungan istimewa dan pihak ketiga;
           (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
           (5) Pendapat manajemen akan kecukupan
               jumlah penyisihan penurunan nilai.
      d)   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
           Lain
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
               jenis dan mata uang;
           (2) Rincian penempatan berdasarkan yang
               mengalami penurunan nilai (impaired) dan
               tidak mengalami penurunan nilai
               (unimpaired);
           (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
                                                                           
           (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan
               mutasi selama periode berjalan;
           (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan
               pihak yang mempunyai hubungan istimewa
               dan pihak ketiga;
           (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
           (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
Page 22
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan
               pada bank bermasalah, bank beku operasi
               atau likuidasi termasuk tingkat
               kemungkinan diterimanya kembali dana
               tersebut berdasarkan informasi dari                            
               otoritas yang berwenang; dan
           (9) Pendapat manajemen akan kecukupan
               jumlah penyisihan penurunan nilai.
 3)   Piutang Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga
         dan pihak berelasi;
      b) jumlah piutang menurut debitur;
      c) jumlah piutang menurut mata uang;
                                                                                     Catatan
      d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian         
                                                                                        6
         penurunan nilai;
      e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
         beban cadangan kerugian penurunan nilai
         secara individual dan kolektif, dan penghapusan
         piutang;
      f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
         cadangan atau keyakinan manajemen atas
         ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk
         cadangan;
      g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang
         menerima jaminan, dan alasan dijaminkan;
      h) jumlah diamortisasi dengan
         menggunakan metode suku bunga                                        
         efektif; dan i) informasi keterlibatan
         berkelanjutan atas piutang yang
         ditransfer, meliputi:
         (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi,
             jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur
             dalam perjanjian; dan
         (2) jaminan yang diberikan (bila ada).
 4)   Khusus Industri Asuransi
      a) Piutang Premi
          Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
         (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan
             asuradur;
         (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi;
                                                                              
             dan
         (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan
             dalam perhitungan solvabilitas.
Page 23
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      b) Piutang Koasuransi
           Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
           (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
           (2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan
           (3) Jumlah piutang koasuransi yang                                
               diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

      c)   Piutang Reasuransi
           Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
           (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
           (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang                     
               disalinghapuskan; dan
           (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan
               dalam perhitungan solvabilitas.
      d) Piutang Hasil Investasi
           Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
           (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak
               berelasi dan pihak ketiga; (2) Jumlah
                                                                             
               piutang menurut jenis investasi;
           (3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
           (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam
               perhitungan solvabilitas.
 5)   Khusus Industri Pembiayaan
      a)    Piutang Pembiayaan Konsumen
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek
                pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
                elektronik, rumah, dan lain-lain);
                                                                             
            (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan
                konsumen;
            (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank
                sehubungan dengan transaksi kerja
            (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan
                selaku pengelola piutang, penerusan
                pinjaman dan pengambilalihan piutang
                apabila perusahaan membagi risiko tidak
                tertagihnya piutang tersebut dengan bank-
                bank dalam rangka transaksi di atas;
            (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang                          
                belum diakui;
            (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh
                pelanggan atas piutang pembiayaan
                konsumen yang diberikan berdasarkan objek
                pembiayaan;
Page 24
No                        Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
          (8) Piutang pembiayaan konsumen yang                              
              dialihkan dan atau digunakan sebagai
              jaminan atas utang.
     b)   Tagihan Anjak Piutang
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa
              recourse dan dengan recourse, beserta
                                                                            
              jumlah utang retensi anjak piutang dan
              pendapatan anjak piutang (tanpa recourse)
              serta pendapatan anjak piutang tangguhan
              (dengan recourse); dan
          (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga,
              jatuh tempo dan jumlah piutang yang
                                                                            
              diperoleh serta ikatan penting yang diatur
              dalam perjanjian anjak piutang.
     c)   Piutang Sewa Pembiayaan
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
              dan pihak ketiga;
          (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan
              nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
              pada akhir periode pelaporan. Di samping itu,
              lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
              dan nilai kini piutang pembayaran sewa
              minimum pada akhir periode pelaporan,
              untuk setiap periode berikut:
              (a) kurang dari satu tahun
              (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
              (c) lebih dari lima tahun                                     
          (3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
          (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru
              sebagai manfaat lessor;
          (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih
              atas pembayaran sewa minimum;
          (6) rental kontinjen yang diakui sebagai
              pendapatan dalam periode; dan
          (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor
              yang material.
     d)   Piutang Sewa Operasi
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) jumlah agregat pembayaran sewa
              minimum masa depan dalam sewa
              operasi yang tidak dapat dibatalkan                           
              untuk setiap periode berikut;
               (a) kurang dari satu tahun
               (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
Page 25
No                           Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
                 (c) lebih dari lima tahun
            (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai
            pendapatan pada periode; dan                                    
            (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
 6)   Khusus Kontrak Konstruksi
      Piutang Retensi
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak
         konstruksi; dan
                                                                            
      b) Pendapat manajemen akan kemungkinan
         tertagihnya piutang retensi.
 7)   Tagihan Bruto kepada Pelanggan
      Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
      tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
      Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci
      dalam bentuk tabel yaitu :
      a) biaya kontrak yang terjadi;
      b) laba yang diakui;
                                                                            
      c)   kerugian yang terjadi; dan
      d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
 8)   Piutang Reverse Repo
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang
         ditransaksikan;
      b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan
         penjualan kembali Efek;
      c) Nama pihak/counterparty;
                                                                            
      d) Lokasi Efek jaminan;
      e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
      f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan
      g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika
         ada).
 9)   Agunan Yang Diambil Alih
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
      b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan
         yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
                                                                            
         tertagih; dan
      c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya
         yang timbul setelah pengambilalihan agunan
         tersebut.
Page 26
No                       Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 10) Piutang Dividen dan Bunga
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
     jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada
     pihak lain.
 11) Piutang Lain-Lain
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jenis dan jumlah piutang;
     b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                  <5%
        (CKPN); dan
     c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah
        penyisihan.
 12) Aset Keuangan Lainnya
     Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset
     keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun
     tidak lancar.
     a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai
        klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
        dan pihak berelasi.
     b) Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap
            kelompok dan rincian investasinya;
        (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok
            aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik
            yang disajikan pada pos pendapatan
            komprehensif lainnya maupun yang diakui                       
            sebagai laba atau rugi periode berjalan;
        (3) total pendapatan bunga yang dihitung
            menggunakan metode suku bunga efektif
            untuk aset keuangan selain yang diukur
            pada nilai wajar melalui laba rugi;
        (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium
            dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
            Efek dimiliki hingga jatuh tempo;

        (5) peringkat Efek utang berikut nama
            pemeringkat (jika ada).
        (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan
            menjual untuk aset keuangan yang
            diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
        (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan,
            maka wajib diungkapkan:
             (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari                  
                 setiap kategori;
             (b) alasan reklasifikasi; dan

             (c) sisa investasi dalam kelompok
                 dimiliki hingga jatuh tempo yang
                 telah direklasifikasi dalam
                 kelompok tersedia untuk dijual.
Page 27
No                        Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        (8) jumlah tercatat aset keuangan yang
            dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
            atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan
            kondisi yang terkait dengan penjaminan
            tersebut;
        (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan
            (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
            antara aset keuangan yang mengalami
            penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
                                                                            
            mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan
            antara penurunan nilai yang dihitung secara
            kolektif dan individual, termasuk beban
            penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi;
            dan
        (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian)
             yang belum direalisasi atas investasi yang
             tersedia untuk dijual yang direklasifikasi
             menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.
 13) Khusus Deposito
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan
        pihak berelasi;
     b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode
        pelaporan;
                                                                             
     c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing;
        dan
     d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas
        pencairan deposito tersebut.
 14) Khusus Investasi pada Sukuk
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan
        akad syariah;
     b) tujuan model usaha yang digunakan;
                                                                            
     c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada,
        dan penyebabnya; dan d) Nilai Wajar untuk
        investasi yang diukur pada biaya perolehan.
 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek
        berdasarkan jenis;
     b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran
                                                                            
        bunga;
     c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan d)
        Informasi penting lainnya.
Page 28
No                       Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
     Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
     a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset
        Bersih; dan
     b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik
                                                                          
        yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
        lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
        periode berjalan
 17) Khusus Wesel Tagih
     Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak
     penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis
                                                                          
     mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal
     terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
 18) Khusus Industri Asuransi
     Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang                        
     menjadi dana jaminan.
 19) Pinjaman Polis
     Yang harus diungkapkan antaralain rincian
     berdasarkan:
     a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;
                                                                          
     b) Tingkat suku bunga.
 20) Khusus Industri Perbankan
     Kredit
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata
        uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
        kolektibilitas;
     b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan
        mutasi selama periode berjalan;
     c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi
        dan pihak ketiga;
     d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit
        yang diberikan;
                                                                          
     e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
     f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan
        jumlah cadangan penghapusan menurut
        ketentuan Bank Indonesia;
     g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset
        keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian
        penurunan nilai Aset keuangan yang telah
        dibentuk terhadap jumlah minimum
        cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
        sesuai ketentuan Bank Indonesia;
     h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan
        jenis dan kolektibilitas;
Page 29
No                          Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
       i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit
          sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
                                                                               
          anggota sindikasi;
       j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan
          periode pembelian, jika ada;
       k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank
          terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
                                                                               
          (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
       l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
          cadangan kerugian penurunan nilai.

 21)   Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
       Yang harus diungkapkan antara lain:
       a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan
          pihak, mata uang, dan jatuh tempo;
       b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan
          kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan
          mutasi selama periode berjalan;                                      
       c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan
          pihak berelasi dan pihak ketiga;
       d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
          cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
          akseptasi
 22) Persediaan
       a)   Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah
                nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
                bagi Perusahaan;
            (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat
                dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
                menjual;
            (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai
                beban selama periode berjalan;
            (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui
                sebagai pengurang jumlah persediaan yang
                diakui sebagai beban dalam periode                             
                berjalan;
            (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap
                penurunan nilai yang diakui sebagai
                pengurang jumlah persediaan yang diakui
                sebagai beban dalam periode berjalan;
            (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya
                pemulihan nilai persediaan yang diturunkan;
            (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
                pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
                kriteria aset kualifikasian, maka
                diungkapkan:
Page 30
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
                (i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
                    selama periode berjalan; dan
                (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
                     menentukan jumlah biaya pinjaman                         
                     yang layak dikapitalisasi
          (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak
              yang menerima jaminan, dan alasan
              dijaminkan; dan
          (9) jenis dan nilai persediaan yang
              diasuransikan, nilai pertanggungan
              asuransi, dan risiko yang ditutup serta
                                                                              
              pendapat manajemen atas kecukupan
              pertanggungan asuransi, apabila tidak
              diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
     b)   Khusus Industri Perhotelan
          Tambahan pengungkapan nilai tercatat
          persediaan menurut klasifikasi yang harus
          diungkapkan antara lain:
                                                                              
          (1)   Makanan dan minuman;
          (2)   Perlengkapan; dan
          (3)   Barang Dagangan.
     c)   Khusus Industri Real Estat
          Tambahan pengungkapan antara lain:
          (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan
              menurut klasifikasi:
                (a) Tanah Matang;
                (b) Unit Bangunan; dan
                (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.                         
          (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat
              yang pengikatan jual belinya telah berlaku
              namun penjualannya belum diakui,
              termasuk jumlah utang terkait yang akan
              dialihkan, bila ada.
     d)   Tanah untuk Pengembangan
          Tambahan pengungkapan antara lain:
          (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
          (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang
              dikapitalisasi ke tanah untuk                                   
              pengembangan; dan
          (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan
              utang.
     e)   Khusus Industri Media
          Tambahan pengungkapan antara lain:
          (1) Materi program : lokal, impor (media televisi);                 
Page 31
No                          Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media
               cetak);
           (3) Barang promosi dan barter (media cetak);
                                                                             
               dan
           (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan
               industrinya.
     f)    Khusus Industri Rumah Sakit
           Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-
           obatan;
           (2) Perlengkapan medis (disposable); dan
                                                                             
           (3) Persediaan lainnya
     g) Khusus Industri Peternakan
          (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai
              tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
              hewan ternak menjadi:
                                                                             
               (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual;
                   dan
               (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
          (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
               Yang harus diungkapkan antara lain:
               (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat
                   menurut klasifikasi hewan ternak telah
                   menghasilkan dan hewan ternak belum
                   menghasilkan;
               (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan
                   ternak tiap kelompok selama paling tidak                  
                   2 tahun terakhir;
               (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan
                   ternak telah menghasilkan;
               (d) Pendapat manajemen atas kecukupan
                   jumlah penyisihan atau penghapusan
                   persediaan yang mati atau hilang;
               (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan,
                   nilai pertanggungan asuransi dan risiko                   
                   yang ditutup;
               (f) Jika tak ada asuransi untuk wabah
                   penyakit, perlu dibuat cadangan
                                                                             
                   kematian atau metode penghapusan
                   langsung;
               (g) Pendapat manajemen atas kecukupan                         
                   nilai pertanggungan asuransi; dan
               (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan                    
                   nama pihak yang menerima jaminan.
Page 32
No                        Keterangan                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 23) Pajak Dibayar Di muka
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing
        pajaknya; dan                                           
                                                                                       <5%
     b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang
        diajukan dan statusnya.
 24) Biaya Dibayar Dimuka
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut                       
     jenis dan jumlah.
 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
     Dimiliki untuk Dijual
     Yang harus diungkapkanantara lain:
     (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau
         kelompok lepasan;
     (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau
         yang mengarah kepada pelepasan yang
         diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
     (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan
         pemulihan penurunan nilai;
     (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum
         dapat direalisasikan dalam satu tahun,
         diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
         memperpanjang periode penyelesaian penjualan
         menjadi lebih dari satu tahun;
     (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang
         dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual
         dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan
         SAK yang berlaku; dan
     (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai
         aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok                        
         lepasan dihentikan pengklasifikasiannya,
         diungkapkan:
         (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih
             rendah antara:
              i.   jumlah tercatat aset tersebut sebelum
                   aset atau kelompok lepasan
                   diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
                   dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
                   amortisasi atau penilaian kembali yang
                   telah diakui apabila aset atau kelompok
                   lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
                   sebagai dimiliki untuk dijual; dan
              ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal
                  keputusan untuk tidak menjual;
         (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah
             kepada keputusan tersebut; dan
         (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk
             periode tersebut dan periode sajian
             sebelumnya.
Page 33
No                        Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah
                                                                            
        piutang;
     b) alasan dan dasar pembentukan cadangan
        kerugianpenurunan nilai serta penjelasan                            
        terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
     c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
        cadangan kerugian penurunan nilai secara                            
        individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
     d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah
        cadangan kerugian penurunan nilai; dan                              
     e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan
        dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan                    
        serta diungkapkan alasannya.
 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus
     diungkapkan antara lain:
     a) nama entitas asosiasi;
     b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya
        pengaruh signifikan, beserta alasannya;
     c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam
        entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia;
     d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi
        termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
        pendapatan, dan laba atau rugi;
     e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun
        Perusahaan memiliki lebih dari 20% (dua puluh
        perseratus) hak suara atau hak suara potensial
        investee secara langsung atau tidak langsung;
     f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan
        entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut
        digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan                       
        tanggal atau periode yang berbeda dengan
        Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal
        atau periode yang berbeda;
     g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan
        atas kemampuan entitas asosiasi untuk
        mentransfer dana kepada Perusahaan;
     h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan
        alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
        pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
        baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
        maupun secara kumulatif;
     i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi
        yang terjadi bersama-sama dengan investor lain;
     j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor
         berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
         sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
Page 34
No                         Keterangan                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi,
        secara individual atau dalam kelompok, yang
                                                                               
        tidak dicatat dengan menggunakan metode
        ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas,
        Pendapatan, dan laba atau rugi.
 28) Khusus Industri Konstruksi
     Jaminan
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan
     yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta
                                                                               
     kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya
     jaminan tersebut.
 29) Khusus Industri Kehutanan
     HTI dan HTI dalam pengembangan
     Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan
     pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
     a) Saldo awal;
     b) Penyisihan periode berjalan;
                                                                               
     c)   Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan;
          dan
     d) Saldo akhir.
 30) Khusus Industri Jalan Tol
     Hak Bagi Hasil Tol
     Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus
     mengungkapkan hal-hal berikut:
     (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
     (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
                                                                               
     (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode
         berjalan; dan
     (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam
         pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
 31) Khusus Industri Perkebunan
     Tanaman Perkebunan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Untuk tanaman telah menghasilkan
          (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi
              penyusutan menurut jenis tanaman;
          (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir
              tahun tanaman untuk setiap kelompok selama
              paling sedikit 2 tahun terakhir;
          (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;                       
          (4) Nilai tanaman telah menghasilkan
              berdasarkan area/lokasi penanaman;
Page 35
No                           Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (5) Perbandingan saldo tanaman belum
              menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun;
              dan
          (6) Tanaman yang dijaminkan.
     b) Untuk tanaman belum menghasilkan
          (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai
              berikut :
             (a) Saldo awal
                 i.    Tambahan tahun berjalan                               
                 ii. Biaya langsung
             (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan
                 rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
                 biasa
                 i.     Pengurangan tahun berjalan
                 ii.    Jumlah yang direklasifikasi ke
                        tanaman telah menghasilkan
             (c) Pengurangan lainnya
             (d) Saldo akhir;
          (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat /
              Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
              perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan                       
              milik perusahaan (perkebunan
              rakyat/perkebunan plasma); dan
          (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada
              plasma.
 32) Khusus Industri Peternakan
     Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Pengelompokan hewan ternak dalam
        pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
        ternak telah menghasilkan;
     b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan
        ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
        tahun terakhir;
     c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
        menghasilkan;
     d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan                         
        lokasi/area peternakan;
     e) Kondisi hewan ternak;
     f)   Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
     g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
        pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;
     h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit,
        perlu dibuat cadangan kematian atau metode
        penghapusan langsung;
Page 36
No                          Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     i)   Nilai cadangan kematian atau metode
          penghapusan langsung, jika ada;
     j)   Pendapat manajemen atas kecukupan
                                                                               
          nilai cadangan kematian, jika ada; dan k)
          Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan
          nama pihak yang menerima jaminan.

 33) Properti Investasi
     a) Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1)   model pengukuran setelah pengakuan awal
                 yang digunakan, model Nilai Wajar atau
                 model biaya;
           (2)   metode dan asumsi signifikan yang
                 diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
                 dari Properti Investasi;
           (3)   pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar
                 didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
                 berdasarkan faktor lain karena sifat properti
                 tersebut dan keterbatasan data pasar yang
                 dapat diperbandingkan;
           (4)   nama Penilai, tanggal penilaian, dan
                 tanggal laporan penilaian terakhir;
                                                                               
           (5)   jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
                 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
                 (b) beban operasi langsung yang terjadi
                     baik dari Properti Investasi yang
                     menghasilkan maupun yang tidak
                     menghasilkan penghasilan sewa selama
                     periode tersebut; dan
                 (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar
                     yang diakui dalam laba rugi atas
                     penjualan Properti Investasi dari
                     sekelompok aset yang menggunakan
                     model biaya ke kelompok aset yang
                     menggunakan model Nilai Wajar;
           (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas
               realisasi dari Properti Investasi atau
               pembayaran penghasilan dan hasil
               pelepasan; dan
           (7)   kewajiban kontraktual untuk membeli,                          
                 membangun atau mengembangkan Properti
                 Investasi atau untuk perbaikan,
                 pemeliharaan atau peningkatan.
Page 37
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     b) Khusus untuk Properti Investasi yang
        menggunakan model Nilai Wajar, selain
        pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
        huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
          (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti
              Investasi pada awal dan akhir periode
              dengan menunjukkan penambahan,
              pengurangan, dan reklasifikasi;
          (2) saat suatu penilaian terhadap Properti
              Investasi disesuaikan secara signifikan
              untuk tujuan pelaporan keuangan, maka
              Perusahaan harus mengungkapkan
              rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
              penilaian yang telah disesuaikan yang
              dilaporkan dalam laporan keuangan,
              dengan menunjukkan secara terpisah:
                (a) jumlah agregat dari pengakuan
                    kewajiban sewa yang telah
                    ditambahkan kembali; dan
                (b) penyesuaian signifikan lain.
     c)   Khusus untuk Properti Investasi yang
          menggunakan model biaya, selain
          pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
          huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
          (1)   umur manfaat;
                                                                             
          (2)   rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan
                akumulasi penyusutan Properti Investasi
                pada awal dan akhir periode dengan
                menunjukkan penambahan, pengurangan,
                dan reklasifikasi;
          (3)   jumlah penyusutan untuk masing-masing
                periode penyajian dan alokasi beban
                penyusutan;
          (4)   jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan
                jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
                selama satu periode sesuai SAK yang
                berlaku;
          (5)   transfer ke dan dari persediaan dan properti
                yang digunakan sendiri; dan
          (6)   Nilai Wajar Properti Investasi.
     d)   Khusus untuk Properti Investasi dalam proses
          pembangunan dan pengembangan, Yang harus
          diungkapkan antara lain:
          (1) rincian Properti Investasi dalam proses
              pembangunan dan pengembangan; (2)
              persentase jumlah tercatat terhadap nilai
              kontrak;
          (3) estimasi saat penyelesaian;
          (4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
Page 38
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam
               jumlah tercatat Properti Investasi dalam
               proses pembangunan dan pengembangan;
               dan
           (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
               pinjaman untuk properti investasi yang
                                                                              
               memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka
               wajib diungkapkan:
                (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
                     selama periode berjalan; dan
                (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
                     menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                     layak dikapitalisasi.
 34) Aset Tetap
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan
        secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset
        yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
        pembiayaan;
     b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi                             Catatan
                                                                
        penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir                                       9
        periode dengan menunjukkan penambahan,
        pengurangan, dan reklasifikasi;
     c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode
        penyajian dan alokasi beban penyusutan;
     d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal
        balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika
        ada);
     e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan
        Aset Tetap;
     f)   jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset
          Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang,
          atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba
          rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
          pada laporan laba rugi komprehensif;
     g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah
        revaluasian, yang harus diungkapkan:                                  
          (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
          (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat
              Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
              untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah
              revaluasian;
          (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
              terakhir;
          (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan
              dalam mengestimasi Nilai Wajar aset;
Page 39
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap
              seandainya aset tersebut dicatat dengan
              model biaya; dan
          (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
              yang menunjukkan prubahan selama periode
              dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
              surplus kepada para pemegang saham.
     h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses
        pembangunan, yang harus diungkapkan antara
        lain:
          (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam
              pembangunan;
          (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai
              kontrak;                                                        
          (3) estimasi saat penyelesaian;
          (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada);
          (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah
              tercatat aset tetap dalam pembangunan; dan
          (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya
              pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
              aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
             (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
                 selama periode berjalan; dan
             (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
                 menentukan jumlah biaya pinjaman yang
                 layak dikapitalisasi.
     i)   Pengungkapan lainnya antara lain:
          (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai
              sementara;
          (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap
              yang telah disusutkan penuh dan masih
              digunakan;
          (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan                      
              dari penggunaan aktif dan tidak
              diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
          (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai
              Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
              material dari jumlah tercatat;
          (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan
                                                                                    Catatan 9
              (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
              pengakuannya;
          (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal
              dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
              tercatat, dan tanggal perolehan;                                
          (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau
              metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap;
Page 40
No                       Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan
            terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
            penurunan nilai;
                                                                            
        (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan,
            nama pihak yang menerima jaminan dan
            alasan penjaminan; dan
        (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan,
           nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
           ditutup, serta pendapat manajemen atas
           kecukupan pertanggungan asuransi, apabila                               Catatan 9
                                                              
           tidak diasuransikan agar diungkapkan
           alasannya.
 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
     Aset Minyak dan Gas Bumi
     (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan
     hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan
     antara lain:
                                                                            
     (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated
         acreage, unoperated acreage, sumur dan
         peralatan serta fasilitas yang berhubungan,
         peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
         serta fasilitas dalam pengerjaan;
     (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
         (a) Lokasi penambangan;
         (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
         (c) Penambahan dan Pengurangan untuk
             masing-masing lokasi penambangan; dan
                                                                            
         (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi
             penambangan
     (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi
         tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
         terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan
         tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
 36) Aset Tak Berwujud
     Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset
     Takberwujud antara lain:
     a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;
     b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke
                                                                                   Catatan
        dalam pos laporan laba rugi komprehensif;
                                                                                     10
     c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi
        amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan
        akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
        pengurangan, dan reklasifikasi;
Page 41
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman
        untuk aset yang memenuhi kriteria aset
        kualifikasian, maka harus diungkapkan:
          (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi
              selama periode berjalan; dan
          (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk
              menentukan jumlah biaya pinjaman yang
              layak dikapitalisasi;
     e)   jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang
          mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
          Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur
          manfaat tidak terbatas;
     f)   penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode
          amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
          material terhadap laporan keuangan Perusahaan;
     g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah
        Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar
        sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
          (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-
              aset tersebut;
          (2) jumlah tercatatnya; dan
          (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal
              dengan model biaya atau model revaluasi;
     h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset                                  
        Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
        jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi
        jaminan untuk Liabilitas;
     i)   nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset
          Takberwujud;
     j)   Aset Takberwujud disajikan pada jumlah
          revaluasian, diungkapkan:
          (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
          (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian
              terakhir;
          (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
              direvaluasi;
          (4) metode dan asumsi signifikan yang
              digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
              aset;
          (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset
              Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
              dengan model biaya; dan
          (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai,
              yang menunjukkan perubahan selama periode
              dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
              surplus kepada para pemegang saham.
Page 42
No                            Keterangan                      Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan
     Pertambangan umum
      a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
         Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
         Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
         Tangguhan
           Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang
           memuat penjelasan tentang :
           (1) Saldo awal;

           (2) Penambahan dan pengurangan;                                  

           (3) Saldo akhir.
      b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
            Yang harus diungkapkanantara lain:
            (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan
                evaluasi per area of interest yang mencakup
                saldo awal, penambahan dan pengurangan,
                dan saldo akhir; dan
                                                                            
            (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan
                beban, arus kas operasi, dan arus kas
                investasi yang timbul dari eksplorasi dan
                evaluasi pertambangan.
      c)   Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan:
           pengupasan tanah tambang.
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
                (a) Metode pembebanan biaya
                    pengupasan tanah, dan
                (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata
                    Tanah Penutup.
            (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang
                Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
                pengupasan awal, (2) biaya pengupasan
                lanjutan dengan penjelasan mengenai
                perbedaan antara rasio aktual tanah                         
                menutup terhadap rasio rata-ratanya;
            (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah
                Penutup (bila ada);
            (4) Biaya Pengupasan Tanah yang
                Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
                masa produksi, meliputi penjelasan :
                (a) Alasan terjadinya penundaan;
                (b) Amortisasi belum diperhitungkan
                    karena belum dimulainya produksi, dan
Page 43
No                           Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
                   (c) Jumlah penurunan (write down) akibat
                       dilakukannya evaluasi (jika ada),
                       terhadap biaya yang ditangguhkan
                       tersebut, serta metode dan asumsi                     
                       utama yang dipergunakan dalam
                       menghitung penurunan nilai tersebut.
       d) Biaya Pengembangan Tangguhan
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan
               Tangguhan selama tahun berjalan dengan
               menunjukkan:
              (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
              (b) Saldo awal;
              (c) Penambahan/pengurangan;
              (d) Amortisasi, dan
              (e) Saldo akhir.
           (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan
               atas kegiatan pengembangan yang masih
               berjalan;
           (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya
               eksplorasi dan pengembangan tangguhan
               yang menurut penelaahan manajemen tidak
               dapat dipulihkan;
                                                                             
           (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan
               yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
               masa produksi, meliputi penjelasan:
              (a) Alasan terjadinya penundaan;
              (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena
                  belum dinilainya produksi; dan
              (c) Jumlah penurunan (write down) akibat
                  dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap
                  biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
                  metode dan asumsi utama yang
                  dipergunakan dalam menghitung
                  penurunan nilai tersebut.
           (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of
               Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
               Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
               tiap-tiap Area of Interest.
b.    Liabilitas
 1)   Utang Usaha
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak                             <5%
         ketiga dan pihak berelasi;
      b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan                    
Page 44
No                          Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan                  
         menunjuk pos-pos yang berhubungan.

 2)   Provisi
      a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk
         provisi jangka pendek dan provisi jangka
         panjang.
      b) Yang harus diungkapkan antara lain:
                                                                               
         (1)    nilai tercatat pada awal dan akhir periode;
         (2)    provisi tambahan dalam periode
                bersangkutan;
         (3)    jumlah yang terjadi dan dibebankan pada
                provisi selama periode bersangkutan;
         (4)    jumlah yang dibatalkan selama periode
                bersangkutan atas jumlah yang belum
                digunakan;
         (5)    peningkatan selama periode yang
                bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
                karena berlalunya waktu dan dampak dari
                setiap perubahan tingkat diskonto;
         (6)    uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
                perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber                   
                daya ekonomi;
         (7)    indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus
                keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6).
                Dalam hal diperlukan, Perusahaan
                mengungkapkan asumsi utama yang
                mendasari prakiraan peristiwa masa depan;
                dan
         (8)    jumlah estimasi penggantian yang akan
                diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
                yang telah diakui untuk estimasi penggantian
                tersebut.
 3)   Beban akrual
      Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah                           Catatan 14
      dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

 4)   Khusus Industri Perbankan
      Liabilitas Segera
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan                          
      b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.                        
 5)   Utang Repo
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang                           
         dijual Perusahaan pada transaksi repo;
Page 45
No                           Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan                        
         penjualan kembali Efek.

 6)   Khusus Kontrak Konstruksi
      Utang Bruto kepada Pelanggan
      Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain
      liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam
      penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
      bentuk tabel
      yaitu :
      a) biaya kontrak yang terjadi;
      b) laba yang diakui;
      c) kerugian yang dialami; dan                                          

      d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
 7)   Khusus Industri Perbankan
      a) Simpanan Nasabah
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap
           jenis simpanan yang mengungkapkan:
           (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka
               waktu;
           (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
               berelasi dan pihak ketiga;
           (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
           (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
               sertifikat deposito;
           (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
               statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan;
               dan
           (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik
               rekening giro.                                                
      b)   Simpanan dari Bank Lain
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
               jangka waktu;
           (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak
               berelasi dan pihak ketiga;
           (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
           (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk
               sertifikat deposito; dan
           (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan
               jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
               dijaminkan.
Page 46
No                         Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 8)   Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a)
      Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
      a) Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) Rincian berdasarkan program asuransi;
           (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
           (3) Rincian berdasarkan mata uang;
                                                                           
           (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
           (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
               periode yang memperlihatkan penambahan
               dan pengurangan.
      b)    Utang Klaim
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
                berelasi dan pihak ketiga;
            (2) Jumlah utang klaim berdasarkan                             
                tertanggung;
            (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi;
                dan
            (4) Jumlah utang menurut mata uang.
      c)    Estimasi Klaim Retensi Sendiri
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Jumlah menurut jenis asuransi;
            (2) Jumlah menurut tertanggung;
                                                                           
            (3) Jumlah menurut mata uang; dan
            (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi
                namun belum dilaporkan.

      d)    Premi yang belum merupakan Pendapatan
            Yang harus diungkapkan antara lain:
            (1) Jumlah menurut program asuransi;
            (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;
            (3) Pemisahan antara premi yang belum
                merupakan pendapatan kepada pihak
                                                                           
                berelasi dan pihak ketiga;
            (4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
            (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir
                periode yang memperlihatkan penambahan
                dan pengurangan.
Page 47
No                         Keterangan                      Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      e)   Utang Koasuransi (rewrite)
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak
               berelasi dan pihak ketiga;
           (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
           (3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
           (4) Jumlah menurut umur utang.
      f)   Utang Reasuransi
           Yang harus diungkapkan antara lain:                           
           (1) Pemisahan antara utang klaim kepada
               pihak berelasi dan pihak ketiga;
           (2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
           (3) Jumlah menurut jenis mata uang;
           (4) Jumlah menurut umur utang; dan
           (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
               disalinghapuskan.
      g)   Utang Komisi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan
               asuradur;                                                 
           (2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
           (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
      h)   Titipan Premi
           Yang harus diungkapkan antara lain rincian
           menurut jenis asuransi.
      i)   Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum
           Dibagikan
           Yang harus diungkapkan:
                                                                         
           (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat
               pemegang saham;
           (2) Dasar perhitungan; dan
           (3) Saldo menurut usia.
 9)   Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
      Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan                       
      jumlahnya.

 10) Utang Pajak
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jenis dan jumlahnya; dan                                               Catatan
                                                           
      b) informasi mengenai ketetapan pajak.                                      13
Page 48
No                        Keterangan                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 11) Khusus Industri Pembiayaan
     Kewajiban Anjak Piutang
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka
                                                                              
        anjak piutang dengan recourse; dan
     b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak
        piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting                         
        lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
 12) Khusus Kontrak Konstruksi
     Uang Muka Kontrak
     Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang
                                                                              
     muka kontrak yang diterima.
 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
     Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar
     atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
                                                                                   Catatan 16
     pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan
     jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist
     ini.
 14) Liabilitas Keuangan Lainnya
     a)    Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan
               lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan
                                                                
               lainnya yang bersifat jangka pendek dan
               jangka panjang;
           (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai                                Catatan
               klasifikasi yang dipisahkan antara pihak                               16
               ketiga dan pihak berelasi;
           (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
               (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk     
                   setiap kategori;
               (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas                 
                   keuangan; dan
               (c) kejadian penting lainnya antara lain
                   kepatuhan Perusahaan dalam
                   memenuhi persyaratan dan kondisi                           
                   utang (misalnya restrukturisasi utang
                   dan kondisi default).
      b)   Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan
               persyaratan dan penyelesaian utang;
           (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi                         
               utang dan dampak pajak penghasilan yang
               terkait;
Page 49
No                         Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih
               atas pengalihan aset yang diakui selama
                                                                           
               periode tersebut; dan
           (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan
               dalam nilai tercatat utang yang telah                       
               direstrukturisasi.
 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
     Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
     Tahun
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
     jumlahnya.                                                            
 16) Khusus Industri Pertambangan Umum
     Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan
     Reklamasi Lingkungan Hidup yang
     Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
     Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan
                                                                           
     jumlahnya.
 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan
     yang dimiliki untuk dijual.
     Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait
     aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual
     sesuai dengan dan dapat digabung dengan                               
     pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
     lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
     dijual.
     Liabilitas Jangka Panjang
 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
      Yang Harus diungkapkan antara lain :
      a)   rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah
           utang;
                                                                                 Catatan 29
      b)   jumlah utang menurut mata uang; dan               
      c)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-
           pos yang berhubungan.
 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka
     Panjang
     Yang Harus diungkapkan antara lain:
     a)    rincian jumlah utang berdasarkan nama
           bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang;
     b)    kisaran suku bunga kontraktual selama periode
           pelaporan;                                                           Catatan 12
     c)    tanggal jatuh tempo;
     d)    jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
           waktu 12 (dua belas) bulan;
Page 50
No                        Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     e)   penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang
          diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
          perolehannya;
     f)   pembayaran yang dilakukan pada periode
          berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman;
     g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
          Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
          kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
          kondisi default);
     h)   jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-
          pos yang berhubungan;
     i)   persyaratan lain yang penting, seperti adanya
          pembatasan pembagian dividen, pembatasan
                                                              
          rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan                           Catatan 12
          utang baru; dan
     j)   pengungkapan informasi sehubungan dengan
          liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
          jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas)
          bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
          tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas
          jangka panjang, antara lain adalah:
          (1)   nama bank/lembaga keuangan dan
                jumlahnya; dan
          (2)   ringkasan perjanjian lama dan baru, yang
                meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
                pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
                persyaratan penting.
 20) Utang Sewa Pembiayaan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)   jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok
          aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
          laporan posisi keuangan;
     b)   rekonsiliasi antara total pembayaran sewa
          minimum di masa depan pada tanggal laporan
          posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu
          wajib mengungkapkan total pembayaran sewa                                Catatan
          minimum di masa depan pada tanggal laporan          
                                                                                     16
          posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
          periode berikut:
          (1) sampai dengan satu tahun;
          (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun;
              dan
          (3) lebih dari 5 (lima)tahun.
     c)   pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai
          beban pada periode tersebut;
Page 51
No                       Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     d)   total pembayaran minimum sewa-lanjut
          (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
                                                                         
          diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak
          dapat dibatalkan (non-cancellable sublease)
          pada tanggal laporan posisi keuangan;
     e)   keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan
          beserta amortisasinya sehubungan dengan
          transaksi penjualan dan penyewaan kembali
          (sale and leaseback); dan
     f)   penjelasan umum isi perjanjian sewa yang
          material, antara lain:
          (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;                      
          (2) ada tidaknya klausul-klausul yang
              berkaitan dengan opsi perpanjangan
              atau pembelian dan eskalasi beserta
              syarat-syaratnya; dan
          (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan
              dalam perjanjian sewa.
 21) Khusus Industri Perbankan
     a)   Surat Berharga yang Diterbitkan
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
              jangka waktu;
          (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
              dan pihak ketiga;
          (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
          (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan
              perusahaan pemeringkat;
          (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
          (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
              kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
              tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
              dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya                  
              (Debt Covenance);
          (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan
              Debt Covenanceatas surat berharga yang
              diterbitkan.
     b)   Pinjaman Diterima
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata
              uang;
          (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
              dan pihak ketiga;
Page 52
No                           Keterangan                     Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
               kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
               tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai
               Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan
               penting lainnya(debt covenance);
           (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan
               debt covenance.
           (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas
               pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
               dengan tingkat imbalan yang lebih rendah                   
               dari tingkat bunga pasar maka manajemen
               mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut
               dan dampaknya terhadap laba bersih.
     c)    Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
           Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan
               kolektibilitas;
           (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi
               dan pihak ketiga;
           (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan
               mutasi selama periode berjalan;
           (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan                     
               nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI
               dan posisi penyisihan penghapusan bank
               pada saat periode pelaporan; dan
           (5) Pendapat manajemen akan kecukupan
               jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
               dan kontinjensi.
 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
     Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
     Hidup Tangguhan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan
        dengan menunjukkan:
          (1) Saldo awal;
          (2) Penyisihan yang dibentuk;
          (3) Pengeluaran yang terjadi; dan
                                                                          
          (4) Saldo akhir.
     b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang
        sedang berjalan;
     c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan
        liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
        dalam standar akuntansi keuangan;
     d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya
        yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
        tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya
        dalam pos yang terpisah;
Page 53
No                           Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
       e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
          (1) Saldo awal;
          (2) Penambahan dan Pengurangan ;                                      
          (3) Saldo akhir.
 23)   Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
       a) imbalan Pasti
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) gambaran umum mengenai jenis program.
          (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini
              kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
              secara terpisah, pengaruhnya selama periode
              berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
               (a) biaya jasa kini; (b) biaya bunga;
               (c) iuran oleh peserta program;
               (d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
                                                                                       Catatan
               (e) perubahan kurs mata uang asing pada            
                   program yang diukur dengan mata uang                                  25
                   yang berbeda dengan mata uang
                   penyajian;
               (f)   imbalan yang dibayarkan;
               (g) biaya jasa lalu;
               (h) kombinasi bisnis;
               (i)   curtailment; dan
               (j) penyelesaian.
          (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap
              jumlah yang dihasilkan dari program yang
              seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang
              dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
              sebagian didanai;
          (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai
              Wajar aset program serta saldo awal dan
              akhir dari setiap hak penggantian yang diakui
              sebagai Aset sesuai dengan SAK
              menunjukkan secara terpisah, dampak
              selama periode yang dapat diatribusikan pada
                                                                                       Catatan
              setiap:                                                                   25
               (a) hasil yang diharapkan dari aset program;
               (b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
               (c) perubahan kurs mata uang asing pada
                   program yang diukur dengan mata uang
                   yang berbeda dengan mata uang
                   penyajian;
               (d) iuran oleh pemberi pekerja;
               (e) iuran oleh peserta program;
Page 54
No                     Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
         (f)   imbalan yang dibayarkan;
         (g) kombinasi bisnis; dan
         (h) penyelesaian;
     (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti
         sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
         Nilai Wajar aset program sebagaimana
         dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan
         Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi
         keuangan, paling kurang mengungkapkan:
         (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto
             yang tidak diakui dalam laporan posisi
             keuangan;
         (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam
             laporan posisi keuangan;
         (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai
             Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
             SAK;
         (d) Nilai Wajar pada akhir periode
             pelaporan dari setiap hak penggantian
             yang diakui sebagai Aset sesuai dengan                             Catatan
             SAK; dan                                                            25
         (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan
             posisi keuangan;
     (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk
         setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana
         hal tersebut termasuk:
         (a) biaya jasa kini;
         (b) biaya bunga;
         (c) hasil yang diharapkan dari aset program;
         (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak
             penggantian yang diakui sebagai Aset
             sesuai dengan SAK;
         (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika
             Perusahaan memilih metode koridor
             10% (sepuluh per seratus);
         (f)   biaya jasa lalu;
         (g) dampak dari curtailment terutama
             terkait dengan penyelesaiannya; dan
         (h) dampak dari batasan dalam SAK;
Page 55
No                    Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan
         komprehensif lain yang akan diakui segera
         dalam saldo laba, meliputi:
         (a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
         (b) dampak dari batasan dalam SAK;
     (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan
         kerugian aktuarial yang diakui pada
         pendapatan komprehensif lain, dalam hal
         Perusahaan mengakui keuntungan dan
         kerugian dalam pendapatan komprehensif
         lain sesuai dengan SAK;
     (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama
         yang merupakan Nilai Wajar total aset
         program, untuk setiap kategori utama dari
         aset program, yang mencakup, namun tidak
         terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen
         utang, properti, dan seluruh aset lain;
     (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset
           program untuk:
         (a) setiap kategori instrumen keuangan milik
             Perusahaan; dan
         (b) setiap properti atau Aset lain yang
             digunakan oleh Perusahaan;
                                                                                Catatan
                                                           
     (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk                              25
          menentukan tingkat pengembalian yang
          diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
          termasuk dampak kategori utama dari aset
          program;
     (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta
          imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
          yang diakui sebagai Aset;
     (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan
          sampai pada akhir periode pelaporan dan
          diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
          tidak hanya sebagai marjin antara persentase
          dan variabel lainnya, termasuk:
         (a) tingkat diskonto;
         (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas
             setiap aset program untuk periode yang
             disajikan dalam laporan keuangan;
         (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk
             periode yang disajikan dalam laporan
             keuangan pada setiap hak penggantian
             yang diakui sebagai Aset;
         (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan
             (dan perubahan dalam indeks atau
             variabel tertentu lainnya dalam masa
             program formal atau konstruktif sebagai
             dasar untuk kenaikan imbalan masa
             depan);
Page 56
No                      Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
         (e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
         (f)   asumsi material lain yang digunakan
               dalam aktuaria;
     (14) dampak kenaikan atau penurunan satu
          angka persentase dalam tingkat tren biaya
          kesehatan yang diasumsikan pada:
         (a) biaya jasa kini agregat dan komponen                                 Catatan
             biaya bunga dari biaya kesehatan
                                                                                   25
             pascakerja periodik neto; dan
         (b) akumulasi kewajiban imbalan
             pascakerja untuk biaya kesehatan.
         (c) Dalam hal program dioperasikan dalam
             lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
             diungkapkan dampak persentase
             kenaikan atau penurunan tingkat tren
             biaya kesehatan yang diasumsikan dari
             makna yang serupa dengan satu angka
             persentase dalam lingkungan inflasi yang
             rendah.
     (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode
              empat tahun sebelumnya dari:
         (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai
             Wajar aset program dan surplus atau
             defisit pada program; dan
         (b) penyesuaian yang timbul pada:
               (i)   liabilitas program dinyatakan
                     sebagai jumlah atau persentase dari
                     liabilitas program pada akhir periode
                     pelaporan; dan
               (ii) aset program dinyatakan sebagai
                    jumlah atau persentase dari aset
                    program pada akhir periode
                    pelaporan;                                             

     (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah
          dapat ditentukan secara andal, dari iuran
          yang diharapkan akan dibayar dalam program
          selama periode tahunan dimulai setelah
          periode pelaporan;
     (17) khusus untuk program imbalan pasti yang
          membagi risiko antar entitas sepengendali,
          wajib diungkapkan sebagai berikut:
         (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan
             tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
             pasti neto atau bukti bahwa tidak ada
             kebijakan seperti itu;
Page 57
No                         Keterangan                             Ada   Tidak   N/A   Keterangan
              (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi
                  biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
                  maka Perusahaan mengungkapkan:
                   (i) informasi yang memungkinkan
                       pengguna laporan keuangan untuk
                       mengevaluasi sifat program imbalan
                       pasti dan dampak keuangan atas
                       perubahan program selama periode
                       tersebut;
                   (ii) pengungkapan gambaran umum
                        jenis program sesuai dengan huruf
                        a) butir (1) mencakup penjelasan
                        praktik informal yang menimbulkan
                        kewajiban konstruktif termasuk dalam
                        pengukuran kewajiban imbalan pasti;
                        dan
                   (iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang
                        terutang untuk periode sesuai SAK
                        informasi tentang program secara
                        keseluruhan disyaratkan sesuai
                        dengan butir (1), butir (2), butir (3),                 
                        butir (4), butir (9), butir (13), butir
                        (14), dan butir (16) serta butir ii.
     b) Iuran Pasti
          Perusahaan yang menyelenggarakan program
          iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
          diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
     c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
          Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan
          jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
     d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
          Yang harus diungkapkanantara lain:
          (1) iuran program dan jumlah pesangon
              pemutusan kontrak kerja; dan
          (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika
              ada).
 24) Utang Obligasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
          tercatat dalam rupiah dan mata uang asing,
          tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
          bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
          dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
     b)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat                             
          Efek;
     c)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
          12 (dua belas) bulan;
     d)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan
          Perusahaan;
Page 58
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     e)   jaminan serta pembentukan dana untuk
          pelunasan utang pokok obligasi dengan
          menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika
          ada;
     f)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
          Perwaliamanatan;
                                                                             
     g)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
          Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
          kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
          dan kondisi default); dan
     h)   persyaratan penting lainnya.
 25) Sukuk
     a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk
     berdasarkan akad syariah yang digunakan. b)
     Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
          (1) uraian tentang persyaratan utama dalam
              penerbitan Sukuk, termasuk:
             (a) ringkasan akad syariah dan
                 skema transaksisyariah yang
                 digunakan;
             (b) Aset, manfaat, atau aktivitas
                 yang mendasari;
             (c) nilai nominal;
             (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
             (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi
                 hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
                 Sukuk mudharabah);
             (f)   rencana jadwal dan tata cara
                   pembagian dan/atau pembayaran                             
                   imbalan atau bagi hasil;
             (g) jangka waktu;
             (h) tujuan penerbitannya; dan
             (i)   persyaratan penting lain;
          (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
              Efek;
          (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
          (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
              waktu 12 (dua belas) bulan;
          (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha
              dengan Perusahaan;
          (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang
              berhubungan (jika ada);
          (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam
              Kontrak Perwaliamanatan; dan
Page 59
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
              Emiten atau Perusahaan Publik dalam
                                                                             
              memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
              (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
              default).
 26) Utang Subordinasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis
          mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual
          selama periode pelaporan
     b)   tujuan perolehannya;
     c)   persyaratan terkait dengan pelunasan utang
          subordinasi;
     d)   kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan                     
          Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
          kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
          dan kondisi default);
     e)   pembatasan yang dipersyaratkan dalam
          Kontrak Perwaliamanatan; dan
     f)   persyaratan penting lainnya.
 27) Obligasi Konversi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai
          tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
          pembayaran bunga, suku bunga, bursa
          tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
          tujuan penerbitannya;
     b)   periode konversi dan persyaratan konversi,
          antara lain meliputi rasio konversi, harga
          pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo
          serta persyaratannya, dan penalti;
     c)   dampak dilusi apabila seluruh obligasi
          dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
          konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)                   
          yang paling menguntungkan dari sudut pandang
          pemegang obligasi konversi;
     d)   jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan
          dampak dilusinya;
     e)   peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat
          Efek;
     f)   jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam
           waktu 12 (dua belas) bulan;
     g)   nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha
          dengan Perusahaan;
     h)   jaminan serta pembentukan dana untuk
          pelunasan utang pokok obligasi dengan
          menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
Page 60
No                          Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      i)    kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
            Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
            kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan
            kondisi default);
      j)    dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi
            konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
                                                                              
            diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
            pembeli;
      k)    komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
      l)    keberadaan fitur derivatif melekat; dan
      m) persyaratan penting lainnya
c.    Ekuitas
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      entitas induk
 1)   Modal Saham
      Yang harus diungkapkan antara lain :
       a)    Bagi setiap jenis saham, antara lain:
             (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada                            Catatan 19
                 awal dan akhir periode;
             (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang
                 melekat pada setiap jenis saham, termasuk
                 pembatasan atas dividen dan pembayaran
                 kembali atas modal; dan
             (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan
                                                                              
                 dengan hak opsi dan kontrak penjualan
                 saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
       b)    Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos
             cadangan dalam ekuitas;
       c)    Susunan pemegang saham dengan
             mengungkapkan jumlah lembar saham dan
             persentase kepemilikan, yaitu:
             (1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima
                 perseratus) atau lebih;
             (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki
                 saham; dan                                                          Catatan
                                                                                      19
             (3) Pemegang saham lainnya;
       d)    Dalam hal terjadi perubahan modal saham
             dalam periode berjalan:
             (1) Keputusan yang berhubungan dengan
                 perubahan modal saham tersebut, seperti
                 pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
                 Manusia, persetujuan dan/atau
                 pemberitahuan Menteri terkait, dan
                 keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                 (RUPS);
Page 61
No                        Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (2) Sumber peningkatan modal saham, antara
               lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
               penerbitan saham baru dari Penawaran
               Umum dengan dan/atau tanpa Hak
               Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue
               dan private placement), pelaksanaan waran,
               serta konversi obligasi; dan
                                                                                   Catatan
           (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain      
                                                                                     19
               dalam rangka ekspansi, penyelesaian
               pinjaman, atau pemenuhan kecukupan
               modal;
           e)   Dalam hal hanya sebagian saham
                Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek,
                agar disebutkan jumlah saham yang
                dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
                Bursa Efek.

 2)   Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in
      Capital)
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Rincian jumlah tambahan modal disetor;
      b) Uraian sumber agio saham;
      c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan                              Catatan
         penerbitan Efek ekuitas;                             
                                                                                     20
      d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas
         modal disetor;
      e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal
         disetor lainnya;
      f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi
         dengan entitas sepengendali, antara lain:
         (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau
             bisnis yang berkombinasi;
         (2) Penjelasan mengenai hubungan
             sepengendali dari entitas-entitas yang
             bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
             tidak bersifat sementara;
         (3) Tanggal efektif transaksi;                                            Catatan
                                                                                    20
         (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah
             diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
             kombinasi bisnis tersebut;
         (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan
             serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi;
         (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau
             dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
             tersebut dengan jumlah imbalan yang
             diserahkan atau diterima; dan
Page 62
No                          Keterangan                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang
               memberikan informasi antara lain:
               (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
                   yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
                   periode yang disajikan kembali;
               (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas
                   entitas atau bisnis yang dikombinasikan;
                                                                                
               (c) Dampak penyesuaian kebijakan
                   akuntansi; dan
               (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan
                   setelah disajikan kembali.
 3)   Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
      Yang harus diungkapkan antara lain :
      a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa
         hilangnya Pengendalian yang meliputi:
           (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase
               kepemilikan;
           (2) Nama entitas anak; dan
           (3) Nama pihak yang bertransaksi;                                    
      b) Perhitungan selisih transaksi perubahan
         kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian; dan
      c)   Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas
           pelepasan investasi pada saat hilangnya
           Pengendalian.
 4)   Saham Treasuri
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a)    Latar belakang pembelian kembali saham,
            pelepasan, atau pengurangan modal disetor;
      b)    Tanggal atau periode perolehan serta jumlah
            lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh;
      c)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
            digunakan sebagai pengurangan modal disetor;                        
      d)    Tanggal dan jumlah saham treasuri yang
            dilepaskan kembali serta selisih antara harga
            perolehan dengan harga pelepasan saham
            treasuri; dan
      e)    Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham
            treasuri.
 5)   Saldo Laba
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu
         (jika ada);
                                                                                       Catatan
      b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan                                 27
         dan persetujuan RUPS yang terkait; dan
      c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat,
         dan tujuan setiap pos cadangan.
Page 63
No                            Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     6)   Waran
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-
             masing waran;
          b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
          c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan
                                                                               
             (kadaluwarsa);
          d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta
             dampak dilusinya; dan e) ikatan-ikatan yang
             terkait dengan penerbitan waran.
     7)   Pendapatan Komprehensif Lainnya
          Yang harus diungkapkan antara lain keterangan                               Laporan
          mengenai perubahan masing-masing komponen                                 perubahan
          pendapatan komprehensif lainnya.                                            ekuitas
     8)   Kepentingan Nonpengendali
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian
          pemegang saham nonpengendali atas ekuitas                                  Catatan 21
          masing-masing entitas anak yang tidak dapat            
          diatribusikan secara langsung atau tidak langsung
          pada entitas induk.
d.        Laba Rugi Komprehensif
     1)   Pendapatan
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan
             yang diakui selama periode, termasuk pendapatan
             yang berasal dari:
             (1) Penjualan barang;                                                  Catatan 22
             (2) Penjualan jasa;                                                    Catatan 22
             (3) Bunga;                                                        
             (4) Royalti; dan/atau                                             
             (5) Dividen;
             diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak
             berelasi dan pihak ketiga;
          b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama;
          c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan                            Catatan
             yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari                               22
             pendapatan;
          d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran
             barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
             kategori signifikan dari pendapatan (jika ada),
                                                                               
             yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
             berelasi dan pihak ketiga;
Page 64
No                          Keterangan                       Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan
         antara lain:
           (1) Pendapatan kontrak konstruksi:
               (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui
                   sebagai pendapatan dalam periode
                   berjalan;
               (b) Metode yang digunakan untuk
                   menentukan pendapatan kontrak yang
                   diakui dalam periode berjalan; dan
               (c) Metode yang digunakan untuk
                   menentukan tahap penyelesaian kontrak;
           (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada
               tanggal akhir periode pelaporan:
               (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan
                   laba/rugi yang diakui sampai tanggal
                   pelaporan;
               (b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
               (c) Jumlah retensi;
           (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada
               pemberi kerja, masing-masing sebagai                        
               Aset dan Liabilitas;
      f)   Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi
           hubungan keagenan, diungkapkan secara
           terpisah, antara lain:
           (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan
               keagenan;
           (2) Pendapatan komisi yang diperoleh
               Perusahaan sebagai agen dari transaksi
               keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
           (3) Perincian dari komponen pendapatan neto
               yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
               dari transaksi keagenan, yang antara lain
               terdiri dari:
               (a) Pendapatan bruto;
               (b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
              (c) Total pendapatan neto.
 2)   Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh
      Regulator
      Ketentuan Tarif
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Dasar ketentuan tarif;
      b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;                        
      c)   Masa berlaku tarif;
      d) Besaran tarif; dan
Page 65
No                         Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
      e) Perjanjian lain yang terkait.                                      

 3)   Khusus Industri pembiayaan
      Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa
      utama antara lain:
      a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
                                                                            
      b) Pendapatan anjak piutang; dan c) Pendapatan
         sewa.
 4)   Khusus Industri Rumah Sakit
      Terdiri dari:
      Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa
      dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
      Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
      a) Restitusi;
                                                                            
      b) Subsidi tidak mampu; dan c) Selisih perhitungan
         klaim.

 5)   Khusus Industri Transportasi
      Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama
      antara lain:
      a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
      b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan
         alat transportasi;
      c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
                                                                            
      d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
      e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan
         jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
         pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan
         atas dasar kepemilikan armada tersebut.
 6)   Khusus Industri Telekomunikasi
      Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan
      usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri,
                                                                            
      jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
      kerjasama dengan pihak lain.
 7)   Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi
      Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
      jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
      reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang
      belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
      asuransi.                                                             

      Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku
      (PSAK 36 dan 62)
Page 66
No                          Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 8)   Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol
         sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
         pendapatan kerjasama operasi;
                                                                            
      b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan
         sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha
         untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
         diungkapkan.
 9)   Khusus Industri Perbankan
      Pendapatan Bunga
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak
      terbatas pada :
      a) Obligasi Pemerintah;
      b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk
         provisi dan komisi yang diakui;                                    
      c) Efek-efek; dan
      d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
 10) Beban Pokok Penjualan
      Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan
         beban pokok produksi yang dirinci:
           (1) Biaya bahan baku;
                                                                            
           (2) Biaya tenaga kerja; dan
           (3) Biaya overhead
           ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir
           persediaan;
      b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang
         melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
         pendapatan; dan                                                           Catatan
                                                                                    23
      c)   Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok
           berdasarkan pada jasa yang dijual.
 11) Khusus Industri Rumah Sakit
      Beban Departementalisasi/Beban Operasional
      Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
      departementalisasi:
      a) Beban bahan;
      b) Beban jasa pelayanan;
      c)   Beban pegawai;                                                   
      d) Beban penyusutan sarana medis;
      e) Beban pemeliharaan sarana;
Page 67
No                          Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     f)   Beban asuransi;
     g) Beban langganan daya dan jasa;                                       
     h) Beban depresiasi
 12) Khusus Industri Asuransi:
     a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan
          jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
                                                                             
          reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi
          klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
     b)   Beban Klaim Asuransi Jiwa
          Yang harus diungkapkan antara lain:
          Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim
          dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo,
          klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
                                                                             
     c)   Komisi Neto
          Yang harus diungkapkan antara lain
          rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
          pendapatan komisi dan beban komisi
          untuk setiap jenis asuransi.
     d) Hasil Investasi
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan                     
          jumlah menurut jenis investasi.
 13) Khusus Industri Perhotelan
     Beban Departementalisasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) Rincian jumlah unsur-unsur beban                                     
        departementalisasi;
     b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
     c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen
        lainnya.
 14) Beban Usaha
     Yang harus diungkapkan rincian sifat beban
     berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
     a) Beban penjualan;                                                          Catatan 24
     b) Beban distribusi; dan                                                
     c) Beban umum dan administrasi.                                              Catatan 24


 15) Khusus Industri Perbankan
     a) Beban Bunga
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah
                                                                             
          beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
          utama.
Page 68
No                       Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     b) Beban Provisi dan Komisi
        Yang harus diungkapkan antara lain rincian
        jumlah beban beban provisi dan komisi                            
        berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

 16) Khusus Industri Pembiayaan
     BebanKerugian Penurunan Nilai
     Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban
     kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun
                                                                         
     Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
     Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.
 17) Pendapatan dan Beban Lainnya
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
     b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
     c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
        (1) biaya pinjaman meliputi:
             (a) beban keuangan yang dihitung dengan
                 menggunakan metode suku bunga
                                                                                 <5%
                 efektif;
             (b) beban keuangan dalam sewa
                 pembiayaan yang diakui sesuai SAK
                 yang berlaku; dan
             (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman
                 dalam mata uang asing sepanjang
                 selisih kurs tersebut diperlakukan
                 sebagai penyesuaian terhadap bunga;
        (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari
            transaksi instrumen keuangan meliputi: (a)
            rugi penurunan nilai dari kuotasi atas
            investasi tersedia untuk dijual;
             (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang
                 diakui pada Nilai Wajar melalui laba                    
                 rugi; dan
             (c) amortisasi premi/diskonto kontrak
                 berjangka yang bertujuan untuk lindung
                 nilai.
     d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi
        dan/atau Ventura Bersama meliputi :
        (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas                  
            asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
            dicatat dengan menggunakan metode
            ekuitas; dan
        (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari
            operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
            secara terpisah.
Page 69
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 18) Khusus Industri Perbankan
     a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset
        Keuangan
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian
          jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
     b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan
        (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
        Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian                       
          jumlah berdasarkan jenis.
     c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat
        Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
          Pemerintah
          Yang harus diungkapkan antara lain rincian
          jumlah berdasarkan jenis.
 19) Pendapatan Komprehensif Lain
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap         
        maupun Aset Takberwujud;
     b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program                          Catatan 25
        manfaat pasti;
     c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;
                                                                           
     d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan
        tersedia untuk dijual;                                             
     e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian
        instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai                 
        arus kas; dan
          bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
          asosiasi dan/atau Ventura Bersama.                               

 20) Pajak Penghasilan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)    komponen beban (penghasilan) pajak yang
           terdiri dari:
           (1) beban (penghasilan) pajak kini;
           (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas
               pajak kini yang berasal dari periode lalu;
                                                                                  Catatan
           (3) jumlah beban (penghasilan) pajak
                                                                                   26
               tangguhan yang berasal dari perbedaan
               temporer dan pembalikannya;
           (4) jumlah beban (penghasilan) pajak
               tangguhan terkait dengan perubahan tarif
               pajak atau penerapan peraturan
               perpajakan yang baru;
Page 70
No                         Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
          (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi
              pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
              perbedaan temporer suatu periode lalu
              yang digunakan untuk mengurangi beban
              pajak kini dan beban pajak tangguhan;
          (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan
              oleh penurunan atau pembalikan
              penurunan sebelumnya atas aset pajak
              tangguhan; dan
          (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan
              perubahan kebijakan akuntansi dan
              kesalahan yang diperhitungkan dalam
              laporan laba rugi komprehensif,
              dikarenakan tidak dapat diperlakukan
              secara retrospektif;
     b)   agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait
          dengan transaksi yang dibebankan atau
          dikreditkan langsung ke ekuitas;
     c)   jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap
          komponen pendapatan komprehensif lain,
          kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif                             Catatan
          lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
          Bersama;                                                                   26
                                                              
     d)   penjelasan hubungan antara beban
          (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
          satu atau kedua bentuk berikut ini:
          (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan)
              pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
              dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
              mengungkapkan dasar perhitungan tarif
              pajak yang berlaku; atau
          (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-
              rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
              mengungkapkan dasar perhitungan tarif
              pajak yang berlaku;
     e)   penjelasan mengenai perubahan tarif pajak
          yang berlaku dan perbandingan dengan tarif
          pajak yang berlaku pada periode akuntansi
          sebelumnya;
     f)   jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada)
          perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
          dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
          diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
          laporan keuangan;
Page 71
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     g)   jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait
          dengan investasi pada entitas anak, cabang,
          entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam
          Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
          yang belum diakui;
     h)   rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak
          kini dengan cara sebagai berikut:
          (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
          (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau
              negatif (dirinci); dan
          (3) laba kena pajak;
     i)   perhitungan beban dan liabilitas pajak kini
          dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
          ketentuan perundang-undangan pajak yang
          berlaku;
     j)   pernyataan bahwa laba kena pajak hasil
          rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
          Tahunan PPh Badan;
     k)   setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis
          rugi pajak yang belum dikompensasi:
          (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan
              yang diakui pada laporan posisi keuangan
              untuk periode sajian; dan                                           Catatan
                                                                                   26
          (2) jumlah beban (penghasilan) pajak
              tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
              apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari
              perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak
              tangguhan yang diakui dalam laporan
              posisi keuangan;
     l)   beban pajak terkait dengan operasi yang
          dihentikan:
          (1) keuntungan atau kerugian atas
              penghentian; dan
          (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi
              yang dihentikan selama periode, bersama
              dengan jumlah terkait untuk setiap periode
              sajian.
     m)   jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas
          dividen kepada pemegang saham Perusahaan
          yang diusulkan atau diumumkan sebelum
          Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit
          namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam
          laporan keuangan;
     n)   uraian jumlah perubahan pada jumlah
          pengakuan untuk aset pajak tangguhan
          praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak
          pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis;
Page 72
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     o)   peristiwa atau perubahan keadaan yang
          menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib
          diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang
          diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
          tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal
          akuisisi; dan
     p)   jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau
          bukti yang mendukung pengakuan atas aset
          pajak tangguhan, apabila:
                                                                                    Catatan
          (1) penggunaan aset pajak tangguhan                                          26
              bergantung pada kondisi laba kena pajak
              mendatang lebih besar dari laba
              pembalikan perbedaan temporer kena
              pajak yang telah ada; dan
          (2) entitas mengalami kerugian pada periode
              kini atau periode sebelumnya yang
              mengakibatkan diakuinya aset pajak
              tangguhan terkait.
 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)   jumlah yang digunakan sebagai pembilang
          dalam penghitungan laba per saham dasar dan
          dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut
          terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan
          kepada entitas induk untuk periode tersebut.
          Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
          individual dari setiap jenis instrumen yang
          mempengaruhi laba per saham;
                                                                                     Catatan
     b)   jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang                                28
          digunakan sebagai penyebut dalam
          penghitungan laba per saham dasar dan
          dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
          Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
          individual dari setiap jenis instrumen yang
          mempengaruhi laba per saham;
     c)   instrumen (termasuk saham yang dapat
          diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
          mendilusi laba per saham dasar di masa depan,                       
          namun tidak dimasukkan dalam penghitungan
          laba per saham dilusian karena instrumen
          tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian;
     d)   penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi
          instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
          dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
          terjadi setelah periode pelaporan dan akan
          secara signifikan mengubah jumlah saham biasa                       
          atau instrumen berpotensi saham biasa yang
          beredar pada akhir periode tersebut seandainya
          transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir
          periode pelaporan; dan
Page 73
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     e)   laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi                  
          yang dihentikan.
 22) Transaksi Pihak Berelasi
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a)   Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo
          dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
          (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar
              rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
              anggota keluarga terdekat; dan/atau
          (2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus)
              dari modal disetor untuk transaksi dengan
              entitas berelasi.
     b)   terkait dengan transaksi dengan orang atau
          anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat
          dan hubungan dengan pihak berelasi serta
          informasi tentang transaksi dan saldo dengan
          pihak dimaksud;
     c)   terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi
          meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
          berelasi serta informasi mengenai transaksi dan                         Catatan
          saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan                                29
          untuk memahami potensi dampak hubungan
          tersebut
          dalam laporan keuangan, paling kurang:
          (1) jumlah transaksi beserta persentasenya
              terhadap total pendapatan dan beban
              terkait;
          (2) jumlah saldo beserta persentasenya
              terhadap total Aset atau Liabilitas,
              termasuk komitmen, dan:
               (a) persyaratan dan ketentuannya,
                   termasuk apakah terdapat jaminan,
                   dan sifat imbalan yang akan diberikan,
                   untuk penyelesaian; dan
               (b) rincian garansi yang diberikan atau
                   diterima;
          (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
              beban cadangan kerugian penurunan nilai
              secara individual dan kolektif, dan
              penghapusan piutang terkait dengan
              jumlah saldo piutang usaha dan piutang                       
              pihak berelasi non-usaha; dan
          (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan
              kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
              pembentukan;
Page 74
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     d)   pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana
          dimaksud dalam huruf a) dan b)
          dilakukan secara terpisah untuk masing-masing
          kategori berikut:
          (1) entitas induk;
          (2) entitas dengan pengendalian bersama atau
              Pengaruh Signifikan terhadap entitas;
          (3) entitas anak;                                                       Catatan
                                                                                   29
          (4) entitas asosiasi;
          (5) Ventura Bersama dimana entitas
              merupakan venturer;
          (6) personil manajemen kunci dari entitas
              pelapor atau entitas induknya; dan
          (7) pihak-pihak berelasi lainnya.
     e)   seluruh kompensasi yang diberikan kepada
          masing-masing anggota atau kelompok direksi,
          komisaris, pemegang saham utama yang juga
          sebagai karyawan, dan manajemen kunci
          lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
          (1) imbalan kerja jangka pendek;
          (2) imbalan pascakerja;
          (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;                              Catatan 29
                                                             
          (4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
          (5) pembayaran berbasis saham.
     f)   untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
          (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah
              dan sifat hubungannya dengan
              Perusahaan;
          (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang
              secara individual signifikan; dan                            
          (3) untuk transaksi lainnya yang secara
              kolektif, tetapi tidak secara individual,
              signifikan, indikasi secara kuantitatif atau
              kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
      a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata
         uang selain mata uang fungsional.
      b) Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam
              mata uang asing serta ekuivalennya dalam                          Catatan 30
              mata uang fungsional;
          (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter                      Catatan 30
              dalam mata uang asing;
Page 75
No                       Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
         (3) rincian kontrak valuta berjangka dan
             ekuivalen dalam mata uang fungsional;
         (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba
             rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
             pada instrumen keuangan yang diukur pada                      
             nilai wajar melalui laba rugi; dan
         (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan
             komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
             komponen ekuitas yang terpisah, serta
             rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal
             dan akhir periode.
 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau
        dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset
        individual, termasuk goodwill atau suatu unit
        penghasil kas:
        (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan
            pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
            nilai;
        (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam
            laba rugi selama periode tersebut dan unsur
            laporan laba rugi komprehensif yang
            didalamnya tercakup rugi penurunan nilai;
        (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang
            diakui dalam laba rugi selama periode
            tersebut dan unsur laporan laba rugi
            komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
            penurunan nilai yang dibalik;                                  
        (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan
            nilainya;
        (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset
            revaluasian yang diakui dalam pendapatan
            komprehensif lain selama periode tersebut;
            dan
        (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas
            aset revaluasian yang diakui dalam
            pendapatan komprehensif lain selama
            periode tersebut.
     b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
        angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan
     Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
     Periode Lalu
        (1) Perubahan Estimasi Akuntansi
          Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1) sifat dan alasan perubahan estimasi
              akuntansi;                                                   
          (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak
              pada periode berjalan; dan
Page 76
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
           (3) perkiraan dampak estimasi pada periode
               mendatang. Dalam hal jumlah dampak
               pada periode mendatang tidak praktis, fakta
               tersebut harus diungkapkan.
     b)    Perubahan Kebijakan Akuntansi
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
           (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru
               memberikan informasi yang andal dan
               relevan;
           (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan
               dan setiap periode lalu sajian:
                (a) setiap pos laporan keuangan yang
                    terpengaruh; dan
                (b) laba per saham dasar dan dilusian;
           (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan
               periode-periode sebelum periode yang
               disajikan. Dalam hal tidak praktis
               dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
               dan                                                            
           (5) keadaan yang membuat penerapan
               retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
               tertentu atau untuk periode-periode sebelum
               periode-periode tersebut disajikan dan
               tanggal dimulainya perubahan kebijakan
               akuntansi.
     c)    Kesalahan Periode Lalu
           Yang harus diungkapkan antara lain :
           (1) sifat dari kesalahan periode lalu;
           (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
                (a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
                (b) laba per saham dasar dan dilusian;
           (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian
               paling awal; dan
           (4) keadaan yang membuat penerapan
               retrospketif tidak praktis dilakukan dan
               penjelasan mengenai cara dan waktu
               dilakukannya koreksi apabila penyajian
               kembali retrospektif tidak praktis.

 26) Kombinasi Bisnis
     a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
        sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
        terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
          (1)   nama dan penjelasan tentang pihak yang
                diakuisisi;                                                         Catatan
                                                                                       1c
          (2)   tanggal akuisisi;
Page 77
No                     Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     (3)    biaya terkait akuisisi, di luar biaya
            penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
            periode berjalan, dan akumulasinya untuk
            masing-masing kombinasi bisnis;
     (4)    persentase kepentingan ekuitas berhak                                Catatan
            suara yang diperoleh;
                                                                                   1c
     (5)    alasan utama untuk kombinasi bisnis dan
            penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi
            memperoleh Pengendalian atas pihak yang
            diakuisisi;
     (6)    penjelasan kualitatif tentang faktor yang
            membentuk goodwill yang diakui;
     (7)    Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas
            total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
            tanggal akuisisi untuk setiap kelompok
            utama imbalan;
     (8)    kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset
            indemnifikasi:
            (a) jumlah yang diakui pada tanggal
                akuisisi;
            (b) penjelasan tentang kesepakatan dan
                dasar penentuan jumlah pembayaran;
                dan                                                              Catatan
            (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto)                          1c
                atau, jika apabila kisaran tidak dapat
                diestimasikan maka fakta dan alasan
                mengapa kisaran tersebut tidak dapat
                diestimasikan. Dalam hal jumlah
                maksimum pembayaran tidak terbatas,
                maka pihak pengakuisisi
                mengungkapkan fakta tersebut;
     (9)    Perusahaan harus mengungkapkan piutang
            yang diperoleh berdasarkan kelompok
            utama piutang, misalnya pinjaman yang
            diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan
            kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
            (a) Nilai Wajar piutang;
            (b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan                     

            (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi
                atas jumlah arus kas kontraktual yang
                diperkirakan tidak tertagih;
     (10)   jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi
            untuk setiap kelompok utama Aset yang
            diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
Page 78
No                     Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada
          Nilai Wajar:
            (a)   uraian mengenai karakteristik
                  kewajiban dan perkiraan saat arus
                  keluar sumber daya ekonomi terjadi;
            (b)   indikasi ketidakpastian saat atau
                   jumlah arus keluar tersebut. Dalam                    
                   hal diperlukan, Perusahaan harus
                   mengungkapkan asumsi utama yang
                   mendasari prakiraan peristiwa masa
                   depan; dan
            (c)   jumlah estimasi penggantian yang
                   akan diterima dengan menyebutkan
                   jumlah Aset yang telah diakui untuk
                   estimasi penggantian tersebut;
     (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui
          karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
          secara andal, maka pihak pengakuisisi
          mengungkapkan:
            (a)   informasi sebagaimana dimaksud
                  dalam angka 33 huruf b) angka (4)
                  terkait perikatan dan kontijensi; dan                  
            (b)   alasan Liabilitas tidak dapat diukur
                  secara andal;
     (13)   dalam hal pembelian dengan diskon:
            (a)   jumlah keuntungan yang diakui dan
                  pos dalam laporan laba rugi
                  komprehensif dimana keuntungan                                Catatan
                  tersebut diakui; dan                                           1c

            (b)   penjelasan tentang alasan transaksi
                  tersebut menghasilkan keuntungan;
     (14)   setiap kombinasi bisnis dimana pihak
            pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
            (seratus perseratus) dari kepentingan
            ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal
            akuisisi:
            (a)   jumlah dari kepentingan
                  nonpengendali pada pihak yang
                  diakuisisi, yang diakui pada tanggal
                  akuisisi dan dasar pengukurannya;
                  dan                                                           Catatan
                                                                                  1c
            (b)   teknik penilaian dan input model         
                  utama yang digunakan dalam
                  penentuan nilai tersebut, untuk setiap
                  kepentingan nonpengendali pada
                  pihak yang diakuisisi yang diukur
                  pada Nilai Wajar;
Page 79
No                        Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        (15)   dalam hal suatu kombinasi bisnis yang
               dilakukan secara bertahap:
               (a)   Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas
                     kepentingan ekuitas pihak yang
                     diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
                     pengakuisisi segera sebelum tanggal
                     akuisisi; dan
               (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang
                   diakui sebagai hasil dari pengukuran                      
                   kembali Nilai Wajar dari kepentingan
                   ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
                   dimiliki oleh pihak pengakuisisi
                   sebelum kombinasi bisnis dan pos
                   dalam laporan laba rugi komprehensif
                   untuk mengakui keuntungan atau
                   kerugian tersebut;
        (16)   Informasi sebagai berikut:
               (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi
                    dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
                    akuisisi yang dimasukkan dalam                                Catatan 1c
                    laporan laba rugi komprehensif pada
                    periode pelaporan; dan
               (b) pendapatan dan laba atau rugi dari
                    entitas hasil penggabungan untuk
                    periode pelaporan berjalan seolah-olah
                                                                                  Catatan 1c
                    tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
                    bisnis yang terjadi selama tahun
                    berjalan telah diperhitungkan sejak
                    awal periode pelaporan.
     b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada
        periode sekarang dan periode sebelumnya,
        Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi
        wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
        setiap kombinasi bisnis yang material atau secara
        kolektif material:
        (1)    dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi
               bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
               kepentingan nonpengendali tertentu atau
               jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
               laporan keuangan kombinasi bisnis
               sehingga ditentukan hanya bersifat
               penyisihan, maka diungkapkan:
               (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi
                   bisnis belum selesai;
               (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas
                   atau jenis imbalan yang akuntansi
                   awalnya belum selesai; dan                                

               (c) sifat dan jumlah dari setiap
                   penyesuaian periode pengukuran yang
                   diakui selama periode pelaporan
Page 80
No                        Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        (2)   setiap periode pelaporan setelah tanggal
              akuisisi sampai dengan Perusahaan
              mendapatkan, menjual atau kehilangan hak
              atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
              dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas
              imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
              dibatalkan atau lewat waktu, maka
              diungkapkan:
               (a) setiap perubahan dalam jumlah yang
                   diakui, termasuk setiap perbedaan
                   yang timbul selama penyelesaian;
               (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil
                   (tidak didiskonto) dan alasan
                   perubahan tersebut; dan
               (c) teknik penilaian dan input model utama
                   yang digunakan untuk mengukur
                   imbalan kontinjensi;
        (3)   liabilitas kontinjensi yang diakui dalam
              kombinasi bisnis, jika ada;
        (4)   rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada
               awal dan akhir periode pelaporan;
        (5)   jumlah dan penjelasan dari setiap                              
               keuntungan atau kerugianyang diakui pada
               periode pelaporan yang:
               (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang
                   diperoleh atau liabilitas yang diambil-
                   alih dalam kombinasi bisnis pada
                   periode pelaporan berjalan atau
                   periode pelaporan sebelumnya; dan
               (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan
                   yang diungkapkan untuk memahami
                   laporan keuangan Perusahaan hasil
                   penggabungan;
     c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan
        Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
        kombinasi bisnis; dan

     d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut
        secara keseluruhan, sehubungan dengan
        perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
        selama suatu periode:
        (1)   jumlah harga yang dibayarkan;
        (2)   bagian dari harga yang merupakan Kas dan
              Setara Kas;
        (3)   jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas
              anak atau bisnis lainnya apabila                                      Catatan
        Pengendalian diperoleh; dan                                                  1c

        (4)   jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan
              Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
              lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
              diikhtisarkan berdasarkan kategori
              utamanya.
Page 81
No                       Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 27) Segmen Operasi
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) pengungkapan pada level segmen;
        (1) informasi umum, yang terdiri dari:
             (a) faktor-faktor yang digunakan oleh
                 manajemen untuk mengidentifikasi
                 segmen dilaporkan; dan
             (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan
                 pendapatan dari setiap segmen
                 dilaporkan;
        (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen,
                                                                                Catatan
            termasuk pendapatan dan beban tertentu,
                                                                                 32
            aset segmen, dan liabilitas segmen dari
            segmen dilaporkan, serta dasar
            pengukurannya;
        (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen,
            ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan,
            aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur
            segmen material lainnya terhadap jumlah
            yang terkait dalam laporan keuangan
            Perusahaan;
     b) pengungkapan pada level entitas
        (1) Informasi produk dan jasa
             Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk
             setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
             produk dan jasa yang serupa.                                
        (2) Informasi wilayah geografis
             (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal
                                                                         
                 yang diatribusikan kepada:
                 i. negara domisili Perusahaan; dan
                 ii. semua negara asing secara total
                     dimana Perusahaan memperoleh
                     pendapatan. Dalam hal pendapatan
                     dari suatu negara asing secara
                     individual jumlahnya material,
                     pendapatan tersebut diungkapkan
                     secara terpisah, termasuk dasar
                     pengatribusian pendapatannya
                     kepada Negara tersebut secara
                     individual.
Page 82
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
             (b) Aset tidak lancar selain instrumen
                 keuangan, aset pajak yang
                 ditangguhkan, aset imbalan pascakerja,
                 dan hak yang terjadi akibat kontrak
                 asuransi yang berlokasi di:
                 i. negara domisili Perusahaan; dan
                 ii. semua negara asing secara total
                     dimana Perusahaan memiliki aset.
                    Dalam hal aset dari suatu negara
                    asing secara individual jumlahnya
                    material, maka aset tersebut
                    diungkapkan secara terpisah.
        (2) Informasi pelanggan utama                                      

             Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan
             pelanggan eksternal tunggal mencapai 10%
             (sepuluh perseratus) atau lebih dari
             pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
             mengungkapkan:
             (a) fakta;
             (b) total pendapatan dari setiap pelanggan;
                 dan
             (c) identitas segmen yang melaporkan
                 pendapatan tersebut.


 28) Operasi yang Dihentikan
      a) Yang harus diungkapkan antara lain:
          (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
          (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan,
              atau yang mengarah kepada pelepasan
              yang diharapkan, cara, dan waktu
              pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
              yang dihentikan; dan
          (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan
              terhadap segmen yang dilaporkan dari aset
              tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
              sesuai SAK yang berlaku.
                                                                           
      b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait
         dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
         antara lain:
         (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan
             dalam laporan laba rugi komprehensif
             meliputi:
             (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi
                 sebelum pajak dari operasi yang
                 dihentikan dan beban pajak penghasilan
                 yang terkait; dan
Page 83
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
              (b) laba atau rugi yang diakui dalam
                  pengukuran ke Nilai Wajar setelah
                  dikurangi biaya untuk menjual atau
                  pelepasan aset atau kelompok lepasan
                  yang terkait dengan operasi yang
                  dihentikan dan beban pajak penghasilan
                  yang terkait;
                                                                              
           (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada
               aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
               dari operasi yang dihentikan; dan
           (3) jumlah penghasilan dari operasi yang
               dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang
               dapat diatribusikan pada pemilik entitas
               induk.
 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
      a)   Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen
           derivative sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
           lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
           nilai), seperti untuk tujuan spekulasi;
      b)   Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan
           instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
           setiap kontrak instrumen derivative dalam
           kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok
           non lindung nilai:
           (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa
               transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
               bunga, komoditas atau lain-lain;
           (2) pihak lawan transaksi (counterparties); (3)
               tanggal jatuh tempo;
           (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar
               pada tanggal laporan posisi keuangan;
           (5) beban atau Pendapatan pada periode                             
               pelaporan;
           (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung
               nilai; dan
           (7) persyaratan penting lainnya.
      c)   Yang harus diungkapkan antara lain:
           (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami
               tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
               mencapai tujuan tersebut;
           (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap
               klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
               mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
               transaksi yang dilindung nilai; dan
           (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan
               sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
               tujuannya.
Page 84
No                        Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
     Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset
     keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
     a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas
        tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk
        dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam                         Catatan 18
        laporan posisi keuangan; dan
     b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang
        digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset
        keuangan dan liabilitas keuangan.                                         Catatan 18

 31) Dividen
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah
        dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi
        kepada pemilik pada periode pelaporan;
     b) jumlah utang dividen untuk:
        (1) periode pelaporan, dan
        (2) periode sebelumnya;
                                                                                   Catatan
     c) jumlah dividen dan dividen per saham yang                                     27
        diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
        pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian
        laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
        Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
        pelaporan; dan
     d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
     Yang harus diungkapkan antara lain:
      a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan
         jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
         terpisah;
      b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait
         dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
         Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
      c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam
         Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
         partisipasi kepemilikan dalam pengendalian
         bersama entitas; dan
                                                                             
      d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam
         pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
         pengungkapan tambahan tentang:
          (1) metode yang digunakan untuk mengakui
              bagian partisipasinya; dan
          (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak
              lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
              jangka panjang, penghasilan dan beban
              yang terkait dengan bagian partisipasinya
              dalam Ventura Bersama.
Page 85
No                         Keterangan                            Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 33) Perikatan dan Kontinjensi
        (3) Perikatan                                                          
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) perikatan yang meliputi:
            (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi,
                bantuan manajemen dan teknis, royalti,
                dan lisensi, diungkapkan:
                 i.     pihak-pihak yang terkait dalam                              Catatan 31
                        perjanjian;
                 ii.    periode berlakunya perikatan;                               Catatan 31
                 iii.   dasar penentuan kompensasi dan                         
                        denda;
                 iv.    jumlah beban atau pendapatan                                Catatan 31
                        pada periode pelaporan; dan
                 v.     Pembatasan-pembatasan lainnya;                         


            (b) kontrak atau perjanjian yang
                memerlukan penggunaan dana di masa
                yang akan datang, seperti:
                pembangunan pabrik, perjanjian
                pembelian, ikatan untuk investasi,
                diungkapkan:
                 i.     pihak-pihak yang terkait dalam
                        perjanjian;
                 ii.    periode berlakunya perikatan;
                 iii.   nilai keseluruhan, mata uang, dan
                        bagian yang telah direalisasi; dan iv.
                        Sanksi-sanksi;
        (2) pemberian jaminan atau garansi,
            diungkapkan:                                                       
            (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang
                menerima jaminan, yang dipisahkan
                antara pihak berelasi dan pihak ketiga
                untuk pihak yang dijamin;
            (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
            (c) periode berlakunya jaminan; dan
            (d) nilai jaminan;
        (3) fasilitas kredit yang belum digunakan,
            misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
        (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan
            batasan-batasannya.
Page 86
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
        (4) Kontinjensi
        Yang harus diungkapkan antara lain :
        (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:
             (a) pihak-pihak yang terkait;
             (b) jumlah yang diperkarakan;
             (c) latar belakang, isi dan status perkaradan
                 pendapat hukum (legal opinion); dan
             (d) dampak keuangan;
        (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak
            terhadap Perusahaan, misalnya masalah
            lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
            tentang peraturan dan estimasi dampak
            keuangannya;
        (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
                                                                           
             (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis
                 pajak, tahun pajak serta jumlah pokok
                 dan denda atau bunganya; dan
             (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan
                 atau tagihan pajak (keberatan atau
                 banding);
        (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang
            diungkapkan antara lain: (a) karakteristik
            aset atau liabilitas kontinjensi;
             (b) estimasi dari dampak keuangannya;
             (c) indikasi tentang ketidakpastian yang
                 terkait dengan jumlah atau waktu arus
                 keluar sumber daya; dan
             (d) kemungkinan penggantian oleh pihak
                 ketiga.
 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti
     Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara
     lain:
     a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
     b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
     c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
     d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam                  
        kerjasama;
     e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama;
        dan
     f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
Page 87
No                         Keterangan                           Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 35) Manajemen Risiko Keuangan
     a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi
        yang memungkinkan para pengguna laporan
        keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko
        yang timbul dari isntrumen keuangan, serta
        kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk,
        namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
        (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur
            aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
            tidak mengalami penurunan nilai dan yang
            lewat jatuh tempo pada akhir periode
            pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan
            nilai;
        (2) risiko likuiditas, antara lain:
             (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas
                 keuangan derivative dan nonderivatif
                 yang menunjukkan sisa jatuh tempo                                   Catatan
                 kontraktual yang bertujuan untuk                                     30
                 pemahaman terhadap periode arus kas;
                 dan
             (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan
             mengelola risiko likuiditas;
        (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas
            untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
            terdampak pada akhir periode pelaporan,
            yang menunjukkan dampak perubahan pada
            variabel risiko yang relevan pada tanggal
            tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas; dan
        (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
     b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
        huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan
        pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
        yang timbul dari instrumen keuangan.
 36) Khusus Industri Perbankan
        (5) Rasio Kecukupan Modal (Capital
            Adequacy Ratio)
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (6) Rincian perhitungan dan jumlah rasio
            kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
            keuangan;
        (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan                          
            Bank Indonesia; dan
        (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
            CAR.
Page 88
No                        Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     b) Posisi Devisa Neto
        Yang harus diungkapkan antara lain:
        (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto
            menurut jenis mata uang pada tanggal
            laporan posisi keuangan;
        (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan
            peraturan Bank Indonesia;
        (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan
            posisi devisa neto.
                                                                           
     c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas
        Pembayaran Bank Umum
        Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum
        yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di
        bank.
     d) Aktivitas Fiduciary
        Yang harus diungkapkan antara lain uraian
        masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi
        jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi
        dan reksadana.
 37) Kuasi-Reorganisasi
     Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai
     kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:
      a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam
         laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
         disajikan selama tiga tahun berurutan sejak
         kuasi-reorganisasi;
      b) Status going concern perusahaan dan rencana
         manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
         reorganisasi yang menggambarkan prospek
         usaha di masa mendatang;
      c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum,                        
         pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi;
      d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih
         penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan
         untuk mengeliminasi defisit; dan
      e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-
         reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
         posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke
         depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 89
No                         Keterangan                          Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 38) Pengelolaan Modal
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan
        proses Perusahaan dalam mengelola
        permodalannya, termasuk:
          (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai
              modal;
          (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam
              hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
              persyaratan permodalan yang disyaratkan
              oleh pihak eksternal; dan
          (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam
              mengelola permodalannya;
                                                                             
     b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang
        dikelola sebagai modal;
     c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari
        periode sebelumnya;
     d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap
        persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
        ada); dan
     e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan
        permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
        ketidakpatuhan.

 39) Transaksi Nonkas
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan
     yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
                                                                                  Catatan 34
     Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
     Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset
     secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui
     penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
 40) Pembayaran Berbasis Saham
     Yang harus diungkapkan antara lain :
     a)    rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran
           berbasis saham baik untuk jangka pendek
           ataupun jangka panjang;
     b)    penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian
           pembayaran berbasis saham yang ada pada
           suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan                      
           umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
           jangka waktu maksimum atas opsi yang
           diberikan, dan metode penyelesaian;
     c)    jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi
           opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham;
Page 90
No                         Keterangan                        Ada   Tidak   N/A   Keterangan
     d)    untuk opsi saham yang dieksekusi selama
           periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
           tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan;
     e)    kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang
           sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
           beredar pada akhir periode;
     f)    penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan
           paling kurang hal-hal sebagai berikut:
           (1) opsi yang diberikan selama suatu periode,
               rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
               tersebut pada tanggal pengukuran dan
                                                                           
               informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
               tersebut diukur; dan
           (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar
               instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
               pengukuran, dan informasi tentang
               pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
               instrumen ekuitas lain yang diberikan
               selama suatu periode (yaitu selain opsi
               saham);
     g)    dampak transaksi pembayaran berbasis saham
           terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
           periode dan terhadap posisi keuangannya.
 41) Khusus Industri Asuransi:
     a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
        Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain :
          (1)   Analisis Kekayaan;
          (2)   Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
          (3)   Batas tingkat solvabilitas yang harus
                                                                           
                dipenuhi;
          (4)   Tingkat solvabilitas yang dicapai
                perusahaan per tanggal pelaporan; dan
          (5)   Jumlah investasi yang diperkenankan dalam
                perhitungan solvabilitas.
 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi
     Syariah
     Hal-hal yang harus diungkapkan:
     a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi
        Syariah;
                                                                           
     b) Jenis Akad Asuransi Syariah;
     c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan
        Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan
     d) Zakat.
Page 91
No                         Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 43) Informasi Penting Lainnya
      Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis,
      jumlah dan dampak dari:
      a) Kontrak reasuransi;
      b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
                                                                            
      c)   Rasio keuangan penting;
      d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
      e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi
         kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.
 44) Khusus Industri Kehutanan :
      a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
      b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR,
         IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya;
      c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan
         dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
         alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
         penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
         untuk kelestarian alam);
      d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan
         Bina desa hutan dan biayanya;
                                                                            
     e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan
         penanaman pada periode berjalan dan
         akumulasinya; dan
     f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan
         prasarana :
         (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan
              serta pemeliharaannya; dan
         (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode
              berjalan dan akumulasinya.
 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
     Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) dalam hal Perusahaan menerima informasi
          setelah periode pelaporan tentang kondisi yang
          ada pada akhir periode pelaporan, maka
          Perusahaan memutakhirkan pengungkapan
          kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini;
          dan
          contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang
          mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
          jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya,
          atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya                     
          tidak diakui:
     b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang
          material setelah periode pelaporan, maka
          Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa,
          misalnya:
          (1) tanggal terjadinya;
          (2) sifat peristiwa; dan
          (3) estimasi atas dampak keuangan, atau
               pernyataan dan alasan bahwa estimasi
               tersebut tidak dapat dibuat.
Page 92
No                          Keterangan                         Ada   Tidak   N/A   Keterangan
 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi
     Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
     Aktivitas Perusahaan
     Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK
     dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas
     Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
     berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
     a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;
     b)    sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif
           atau perubahan kebijakan akuntansi;
     c)    penerapan SAK dan peraturan baru tersebut                                Catatan
           disyaratkan; dan                                                          36
     d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal
           SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan
           atau pernyataan manajemen bahwa dampak
           tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi
           secara wajar.
 47) Reklasifikasi
      a)   Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian
           atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
           keuangan, maka Perusahaan harus
           mengungkapkan antara lain:
           (1) sifat reklasifikasi;
           (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan
               beberapa pos yang direklasifikasi; dan
           (3) alasan reklasifikasi.
                                                                             
      b)   Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak
           praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus
           mengungkapkan:
           (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut;
               dan
           (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika
               jumlah tersebut direklasifikasi.
 48) Hibah Pemerintah
      Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan
      harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
      a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui
         dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
         dari bantuan pemerintah; dan                                        
      b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain
         yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah
         diakui.
Page 93

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.74 MB
Published31 Jul 2023
Pages93
Characters222,476
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result