Skip to content
Back to announcement

20230731_TOBA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356343_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted TOBA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 61

Page 1 OCR 0.897
Page 10f61

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap
Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross
reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Ermiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada
kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT TBS Energi Utama Tbk
Bidang Usaha Usaha di bidang perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, Konstruksi (termasuk pertambangan serta

Ipengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin), industri pengolahan, pengangkutan dan pergudangan, aktivitas profesional, ilmlah dan

teknis (jasa), serta aktivitas keuangan dan asuransi,
Jenis penawaran Umum (Penawaran Umum Saham Baru

30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik N/A (KAP Purwantono, Sungkoro &
ria(ErnstlYouna) |
Nama Partner N/A Sinarta
Opini Akuntan N/A Wajar tanpa pengecualian
(Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A
# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak

(Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” KA
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal” v

Page 2 OCR 0.911
Page 20f61

Data Keuangan Penting
Period poran keuangan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
a Rugi Komprehensif
Pendapatan 278.191.832 635.790.440
Laba (rugi) bruto 38.796.158 136.016.019
Laba (rugi) Usaha/operasional 39.057.490 137.724.883
EBITDA 16.998.071 113.265.727
Laba (rugi) Bersih perlode berjalan 17.708.469 93.885.354
Laba (rugi) komprehensif 18.772.183 88.139.879
Laba Per saham (dasar) O,0oti 0,0072
Laba Per saham (dilusian) - -
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset. 905.873.275 899.329.557
Jumlah Aset Lancar 255.349.235 261.275.568
Jumlah Aset Tidak Lancar 650.524.040 638.053.989
Jumlah Liabilitas 485.487.376 475.619,264
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 148.921.126 131.905.826
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 336.566.250 343.713.438
Jumlah Ekuitas 420.385.899 423.710.293
Modal Disetor 44.137.818 44.077.885
Tambahan Modal Disetor - neto 130.831.134 130.132.436
Saldo Laba (Defisit) 256.777.833 255.075.685
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (9) 17100) 19899)
ROA 2Ya| 101
ROE 4Yo 2294|
Ebitda thd pendapatan (9) 6Ya 1890)

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau

Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk
memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan

Efek,
Page 3 OCR 0.867
Page 3 of 61

Lai gan Terdiri dari:

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya,

»

Juan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib

poran Kei

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Hal 1-3

2 laporan laba rugi komprehensif selama periode V Hal 4-5

3 laporan perubahan ekuitas selama periode vV Hal 6

4 JLaporan arus kas selama periode v Hal 7-8
Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan

5 akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

(Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

:IPerusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:

ja. gambaran umum Perusahaan,
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan
perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

Id. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapl informasi tersebut relevan untuk memahami
laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak

“Imenggunakan kata “sebagian”.

(Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang

“Imenerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

IDalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajlb diungkapkan jenis dan nilal aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,

diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

| Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

1)  Iriwayat ringkas perusahaan: v Catatan ta

2) (Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal V Edan
(Berita Negara:

3) kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, vV (Catatan 1a

4) |Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usahaj vV (Catatan 1a
|Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha

5)  Isecara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial darl ekspansi atau vV |Catatan 1a
Iperampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat

6) 5 F v ICatatan 1a
diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

pp |Knusus Industri Media

nd
Page 4 OCR 0.831
Page 40f 61

(Khusus Industri n Tol

8)
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. v
Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

9)
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

(Khusus untuk Industri Perbankan

10) izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (Jika ada), serta Izin untuk menjalankan keglatan berdasarkan prinsip syarlah
ika ada).

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

|area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi

la) Area Eksplorasi, meliputi:

Nama lokasi

«Nama pemilik izin lokasi

le Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

-— Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasij dan

. lah bi i :
an Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisl Keuangan: v (catatan tc dan dilengkapi di

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: laporan tahunan
H Nama lokasi:

Nama pemilik ijin lokasi

Ie Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijln lokasi:

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

«Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi
(keuangan.

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:
12) Ja) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, vV
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
Ic) sisa umur HPH.

b.. IPenawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: vV ICatatan ta
2) penis dan jumlah Efek yang ditawarkan: vV Catatan 1a
3)|Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v (Catatan 1a

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi Jumlah Efek yang diterbitkan (corporate achon) sejak penawaran umum perdana V
sampai dengan periode pelaporan terakhir.
IStruktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 5 OCR 0.860
Page 5 of 61

1) |Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v (Catatan 10
2)|Tempat kedudukan: v ICatatan 1c
3)|benis usaha: v ITatatan 1c
4)ftahun beroperasi secara komersial: V (Catatan 1c
5)|persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): YA (Catatan 1c
6)|Total Aset, dan vV ICatatan 1c
informasi penting lainnya antara lain:

ja) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung v

melalul entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

|b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak v

suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

&) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun

laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan v

menggunakan tanggal atau periode yang berbeda,

jd) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk v

alviden tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka)

6) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak TA

mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat dlatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

I) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang

(dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya v (Catatan 12

Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: v (Catatan 12

(3) jumlah harga yang diterima: v ICatatan 12

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: v

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskanj dan v

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dlmana Pengendalian dilepaskan, v

yang dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit:

Yang harus diungkapkan antara lain:
1) |Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: v (Catatan 1b
2) cakupan manajemen kunci: dan V Catatan ib
3) Pumiah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata Jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, 17 (catatan 15

) secara konsolidasi untuk Perusahaan ntitas anak.

Penerbitan Laporan Keuangan
1) |ranggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan YA (catatan 1d
2) Ipihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan 1d

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
(Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagal berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajlkan sesual dengan SAK.

Catatan 2a

Page 6 OCR 0.873
Page 6 of 61

(Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai

D (realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, v jCatatani2
2) |Ibasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. IA (Catatan 2a
Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
la) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v Catatan 2a
3) Jb) takta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang v
signifikan: dan
Ic) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). YA
4) Jalasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
(Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
1) Ipertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling vV ICatatan 2
signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan:
Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa depan, dan sumber utama dari estimasi
2) Iketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap |” (catatan 3
jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) (Perkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas Taporan keuangan memasukkan rincian
latas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan
keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu mellputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruanglingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputl pos-pos entitas induk dan entitas anak, v ICatatan 2c
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: vV ICatatan 2c
1) Jo) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, vV (Catatan 2c
Jd) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: vV ICatatan 2c
le) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendalij dan vV ICatatan 2c
#) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielirninasi. vV IcCatatan 2c
Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
Ja) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: |” (Catatan 2d
Ib) pengakuan awal untuk goodwill, v |catatan 2d
|c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan v (Catatan 2d
2)
Id) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon: v (Catatan 2d
(2) akuisisi secara bertahap: dan vV (Catatan 2d

Page 7 OCR 0.848
Page 70f 61

(3) imbalan kontinjensi.

vV Catatan 2d
3 Jkas dan setara kas,

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. YA Icatatan 2h
Instrumen Keuangan
Ja) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas blaya transaksi: v ICatatan 2u
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori v ICatatan 2u
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v Catatan 2u
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan, v ICatatan 2u
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: v ICatatan 2u
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: vV ICatatan 2u

4

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1),
angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) — klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilal atas instrumen keuangan derlvatifj dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi,
Ec) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

Penyajian pendapatan sukuk: dan

LLLLL KLX

KL

5)

Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajlan Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

&

Page 8 OCR 0.885
Page 8 of 61

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

Khusus Industri Perbankan

obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintahjdan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

LL

8)

Khusus Industri Perbankan

a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
Ic) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai reallsasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat
ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

NN

an

»

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen, dan

) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya.

LX

10)

Anjak Piutang

|Yang harus dijelaskan antara lain:

ja) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan

LL

Page 9 OCR 0.874
Page 9of 61

Id) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kemball ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

lb) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasij dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
Persediaan :

11

Catatan 2m
ICatatan 2m
(Catatan 2m

LK IK

12)yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan blaya yang digunakan. (catatan 2j

la) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen vV
Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (Catatan 21

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi blaya pinjaman.
Ic) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadl hewan ternak telah menghasilkan.

(Catatan 21
(Catatan 21
(catatan 21
Icatatan 2y

KEL L

SL KL,

Page 10 OCR 0.839
13)

Page 10 of 61

|Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) pengakuan awal Aset Tetap:

lb) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
Ic) pengelompokan Aset Tetap,

Id) metode penyusutan yang digunakan:

kapitalisasi blaya yang terkait dengan Aset Tetap:
Ih estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada
setiap akhir periode pelaporan.

Ie)

KL LL LL LL

ICatatan 21
|Catatan 21
(Catatan 21
(Catatan 21
Catatan 21
Icatatan 21
(Catatan 21
(Catatan 21

(Catatan 21

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

ng

(Catatan 2ab

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

(Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setlap jenis aset dan liabilitas yang timbulj dan
Ic) Sistem pembagian hasil, jika ada.

LL

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

Ja) pengakuan awal Aset Takberwujudj

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

Ic) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan
dan umur manfaatnyaj
Id) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

le) metode amortisasl yang digunakan,
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
Ig) riset dan pengembangan (jika ada).

NN

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagal aset yang dimiliki untuk dijual: dan

Ib) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

LX

Page 11 OCR 0.869
Page 110f 61

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi

6) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

Jd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biayaj dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi,

Na

(Catatan 2aa
|Catatan 2aa
|Catatan 2aa
(Catatan 2aa
ICatatan 2aa

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

/Aset Minyak dan Gas Bumi

|Yang harus dijelaskan antara lain:

Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriterla kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):
Ic) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

Id) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakanj dan

le) Pertanggungan Asuransi.

Ja.

NN

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilal: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

LX

(Catatan 2n
Catatan 2n

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

|Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Penjelasan atas simpanan: dan

Ib) Dasar penyajian darl masing-masing kategori simpanan.
ISimpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

IYang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkanj dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

LL LL

LL

Page 12 OCR 0.877
Page 12 of 61

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) kondisi provisl yang harus diakulj dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

LX

ICatatan 2p
ICatatan 2p

24)

Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

lb) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

|) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi

(3) penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan dan
(a) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

LLLL LLLM

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenal jangka waktu
(kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan,

b) Blaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan
penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulalnya produksi

Ic) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

Id) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur
lekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

la) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

Ib) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Ic) Metode penyusutan prasarana PLH.

Sa

LX

Catatan 20
Catatan 20
(Catatan 20

(Catatan 20

Catatan 2g

27)

Pengakuan Pendapatan
Ja) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada:
dan

Catatan 2s

Page 13 OCR 0.887
Page 13 of 61

(

2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan T,
serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. vV

Ic) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(3) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
(Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam proses penyelesalan, klaim yang terjadi namun
belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaimj dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

LL

LX

d) Khusus Industri Real Estate

(Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi Kinij dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

KLLLLL

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Ilabilitas moneterj dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing.

28)

IL

(Catatan 2f
(Catatan 2f
ICatatan 2f

29)

KLX

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

30
) ja) Dasar penetapan Plhak-pihak berelasij vV ICatatan 2g

Page 14 OCR 0.877
Page 140of 61

Ib) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

(Catatan 29

31)

Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Ja) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj
b) ketentuan mengenai saling hapus:

) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

Id) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

KL

(Catatan 2t
(Catatan 2t
|Catatan 2t
(Catatan 2t

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara laln:

Ja) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan:
Ic) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

Id) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

NN

(Catatan 2r
ICatatan 2r
Catatan 2r
(Catatan 2r

34)

|Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

(Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui
Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya,

36)

Kuasi-Reorganisasi
|Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasij

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
(Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

LL

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan
aset kualifikaslan.

ICatatan 2y

38)

'segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.

(Catatan 2w

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

(Catatan 2v

Page 15 OCR 0.877
Page 15 of 61

3. IPengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
3 Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga v (Catatan 4
1) |b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: vV |Catatan 4

Ic) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v Catatan 4

Id) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertal pendapat v s

manajemen. ICatatan

Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v

b) Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilal dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posis! GWM bank pada saat periode pelaporan.

LL

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilal:

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan plhak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketigaj
2) Ita) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai

(unimpaired)
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga:

KAKAK

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

LK KAL LL

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan

AA
xx
Page 16 OCR 0.844
Page 16 of 61

diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v
Piutang Usaha
(Yang harus diungkapkan antara lain:

la) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV (Catatan 6
lb) jumlah piutang menurut debitur: v
Ic) jumlah piutang menurut mata uang: v |Catatan 6
Id) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v |Catatan 6
|) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan v eng
3) penghapusan piutang: —
IP) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertaglhan piutang apabila tidak V e,tatan 6
(dibentuk cadangan: tatan
19) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj vV (Catatan 6

Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
II) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputl:

(a) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjlan, dan

LL

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
(Khusus Industri Asuransi
2) Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara laln:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

4) |a) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah plutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
IC) Piutang Reasuransi

ITambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Id) Piutang Hasil Investasi

ITambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

LAS AL IK

LL

LL

Page 17 OCR 0.899
Page 17 of 61

Khusus Industri Pembiayaan

3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang diblayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila
(perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum dlakuij

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pemblayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pemblayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagal jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

LEK Aka

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan
anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse ): dan

&

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, Jatuh tempo dan Jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam Pi

perjanjian anjak piutang
c) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan. Di
samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode
pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagal manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

&

5)

LK KALA

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang materlal.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode

berikut:
(a) kurang dari satu tahun v
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun v in
Page 18 OCR 0.832
Page 18 of 61

(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan 1
(3) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor. v
Khusus Kontrak Konstruksi
(Piutang Retensi
6) |vang harus diungkapkan antara lain:
la) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan v |Catatan 6b
Ib) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. vV
'Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
(konstruksi.
ay Patam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
la) biaya kontrak yang terjadi, vV
b) laba yang diakui: vV
Ic) kerugian yang terjadi: dan v
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). v
Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan) vV
Ib) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: vV
8) ce) Nama pihak/counterparty, v
Id) Lokasi Efek jaminan: vV
le) Tingkat bunga piutang reverse repo: v
If) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan vV
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v
Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
9) Ja) Nilat realisasi bersih pada saat diambilalih: KA
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan v
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. v
107 (Piutang bividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. YA
Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
11) Ja) Rincian jenis dan jumlah piutang, vV Catatan 7
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v (catatan 7

Page 19 OCR 0.883
Page 19 of 61

Ic) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

|Catatan 7

12)

|Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan Ini telah diterapkan Untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar.

la) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang diplsahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) nilal tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum dlamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(Catatan 5 belum dil
klasifikasikan sebagai pihak|
ketiga/pihak berelasi

|Catatan 46
(Catatan 12

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori
(b) alasan reklasifikasij dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau Ilabilitas kontinjensi serta syarat dan
Ikondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi
menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

SIK KA ada

&

&

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi

b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan:

6) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

9) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

LL

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
2) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

lb) tujuan model usaha yang digunakan:

LL

Page 20 OCR 0.858
Page 20 of 61

Ic) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
id) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

Lt

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

|Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ja) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
lb) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bungaj

Ic) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

Id) Informasi penting lainnya.

LELAH

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

J9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan
yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesiaj

Ih) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas
Ii) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku plmpinan, agen, atau anggota sindikasi:

16) Jay Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilal Aset Bersih: dan V
lb) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui v
sebagai laba atau rugi periode berjalan
Khusus Wesel Tagih

17) (Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian v
tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

yap |Krusus Industri Asuransi
(Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. BA
Pinjaman Polis

197 (Yong harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
ja) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, v
b) Tingkat suku bunga. YA
Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) — Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitasj
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan
lc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Id) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
le) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

20) In Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

3) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,
IK) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank

IIndonesia:

KEK KL Aan

Page 21 OCR 0.857
Page 21 of 61

I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

hg

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

v
20 Ip) Untuk tagihan akseptasi dlungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: vV
C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj v
&) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi vV
Persediaan
Ja) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesual bagi Perusahaan: v (Catatan 8
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: v (Catatan 8
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: v
5 Jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode v L tatan'8
(S) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai | estatan 8
beban dalam periode berjalan:
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: vV
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama periode berjalan: dan v
() tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapltalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan v (catatan 8
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen v Lani
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
|Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman: v
(2) Perlengkapanj dan v
(3) Barang Dagangan. v
Cc) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang, vV
(b) Unit Bangunan, dan vV
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. v
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk v
jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada,
d) Tanah untuk Pengembangan
22) tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

&

Page 22 OCR 0.875
Page 22 of 61

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

LI

e) Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi)

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak), dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

KIKI

P) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

LL

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi:
(3) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijualj dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

LL

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang
(8) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,
(P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

LEK AL LL

23) (Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v (catatan 222
Ib) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v ICatatan 22g
2 Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v Icatatan 10

/Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

Page 23 OCR 0.879
Page 23 of 61

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu
pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang
dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai
dengan SAK yang berlaku, dan

LL

25) (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
Idengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak vV
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan vV
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. v
Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: vV ICatatan 432
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: vV
26) Je) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan v
penghapusan piutang,
Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilaij dan v
le) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v
Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
la) nama entitas asoslasi: v (Catatan 12
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: vV (Catatan 12
lc) nilai tercatat dan nilai wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: vV ICatatan 12
Id) ringkasan informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: vV Catatan 12
Ie) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2046 (dua puluh perseratus) hak suara atau
Ihak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung:
1) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan
27) metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang

berbeda,
19) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

Ih) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi
entitas asosiasi, baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasl yang terjadi bersama-sama dengan investor lain,

KSLLK LL

Page 24 OCR 0.889
Page 24 of 61

lasosiast, dan
Ik) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

li) Niabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

|Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang
mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut:
la) Saldo awal,

lb) Penyisihan periode berjalan:

Ic) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

id) Saldo akhir.

LL

30)

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

NA

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Untuk tanaman telah menghasilkan

(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilal tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
lb) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
(a) Saldo awal
|. Tambahan tahun berjalan

KL KLX

(Catatan 13
Catatan 13

(Catatan 13
Catatan 13

Catatan 13

Page 25 OCR 0.882
Page 25 of 61

li, Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa
|. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang
bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

&

LL LL

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus dlungkapkan antara lain:

la) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan:

b)
5
d
32) Je
IP) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir,
Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

Kondisi hewan ternak,

Ih) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

|) Nilat hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

NN

Properti Investasi
Ja) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: v ICatatan 2aa
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar darl Properti Investasi: ICatatan 2aa
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat
properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandIngkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadI baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset
yang menggunakan model blaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajarj

(5) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi darl Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan:
dan

Catatan 14

LX

an

Page 26 OCR 0.865
33)

Page 26 of 61

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
(pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(4) rekonsillasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
Ipengurangan, dan reklasifikasi
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam
laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

lc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dlmaksud dalam huruf a)
ditambahkan pengungkapan antara lain:

&

KL LL

le) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

I) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang
dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

&

(4) umur manfaat: vV ICatatan 2aa
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan v IL statan 14
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, tatan
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v (catatan 14
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang v
berlaku:
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan vV
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. vV (Catatan 14
Id) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: vV
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v
(3) estimasi saat penyelesaian, v
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian, vV
(5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan $YA
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasl yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib
diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan vV

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. V
lAset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung v ssksi5
dan/atau aset sewa pembiayaan:
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan v estatani15
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij
Ic) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan) v (Catatan 15
Ja) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekultas (jika ada): $YA (Catatan 15

Page 27 OCR 0.876
Page 27 of 61

Ig) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkai

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah
Irevaluaslanj

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandalnya aset tersebut dicatat dengan model blayaj dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

34) |(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan

KL LL

|Catatan 15
|Catatan 15
ICatatan 15

KL

(6) dalam hal terdapat kapitallsasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterla aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
1) Pengungkapan lainnya antara lain:
(a)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2) jumlah tercatat bruto dari setlap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: v Icatatan 15

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara materlal dari jumlah tercatat,
(S5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: vV Icatatan 15
(5) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilal tercatat, dan tanggal perolehanj

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai:
(0) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan

LEK LL LK LK LAM

(10) 3enis dan nilal aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen |

atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar dlungkapkan alasannya. (Catatan 15

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lan:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang P/
berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

Page 28 OCR 0.883
Page 28 of 61

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

35) | (a) Lokasi penambangan: v
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, v
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan v
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan v

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan v
(kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
ja) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij v
lb) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, vV
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan v
Ipenambahan, pengurangan, dan reklasifikasij
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan vV
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasij vV
le) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai vV
dengan umur manfaat tidak terbatas:
1) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan v
keuangan Perusahaan:
19) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku,
diungkapkan:

36) ta) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij

Ih) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
menjadi jaminan untuk Liabilitas:

i) nilai kornitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilal Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan
distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

KAKAK LL

(Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

ja) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

Page 29 OCR 0.881
37)

Page 29 of 61

(1) Saldo awal,

YA ICatatan 27

(2) Penambahan dan pengurangan, vV ICatatan 27
(3) Saldo akhir. vV ICatatan 27
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan
pengurangan, dan saldo akhirs dan v (Catatan 16
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan. vV ICatatan 16
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan v Catatan 20

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. v
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan v catatan 17

dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (Jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
(metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Na

Id) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c)  Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaanj

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

Ba ea

Page 30 OCR 0.879
Page 30of 61

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta

metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut. v

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk

tiap-tlap Area of Interest. v
b.  Liabilitas

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) Ja) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provi
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

2) Ika) jumlah yang dibatalkan selama perlode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap
Iberubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan,
Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depanj dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.

|Catatan 19
|Catatan 19

LK

&

Catatan 27
(Catatan 27
Catatan 27

LL

LALU

Beban akrual
|Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. v (Catatan 21
Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

4) JYang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan

3)

Lt

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
by Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara laln liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut,
uga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

5)

Lt

Page 31 OCR 0.884
Page 31 of 61

2) biaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakul:

Ic) kerugian yang dalami, dan

Id) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7

Khusus Industri Perbankan

3) Simpanan Nasabah

|Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktuj

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkanj dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5). Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.

LL

LL

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Ja) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) Rincian berdasarkan program asuransij

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

KALA

b) Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

KL

Ic) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Page 32 OCR 0.855
Page 32 of 61

ay. (eng harus diungkapkan antara lai

(1) Jumlah menurut jenis asuransi
(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(en
(2
(8
(
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
le) Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klalm kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

LEK

Jumlah menurut program asuransi:

Jumlah menurut jenis pertanggungan:
Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan plhak ketiga:
Metode perhitungan yang digunakan: dan

LELAH

KAL.

F) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj

(3) Jumlah menurut jenis mata uangj

(4) Jumlah menurut umur utang, dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

LEK

9) Utang Komi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uangj dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

LL

Ih) Titipan Premi
|Yang harus diungkapkan antara laln rincian menurut jenis asuransi. v

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

Page 33 OCR 0.863
Page 33 of 61

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: vV
(2) Dasar perhitungan) dan YA
(3) Saldo menurut usia. v
oy  |kiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara laln jenis dan jumlahnya. v (Catatan 28
Utang Pajak
107 (Vena harus diungkapkan antara lain:
la) jenis dan jumlahnya: dan v (Catatan 22b
b) informasi mengenai ketetapan pajak. v (catatan 229
Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
11) Nang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Jumlah iabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan vV
Ib) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam v
perjanjian anjak piutang.
Khusus Kontrak Konstruksi
12) Juang Muka Kontrak
|Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. YA
Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
13) Iyang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan v Icatatan 24
lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist Ini,
Liabilitas Keuangan Lainnya
Ja) Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan v
jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan Untuk setiap kategori: v
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan v
14) | (0) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya v
restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, v
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: v
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama perlode tersebut: dan vV
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. v
Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
15) bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v
Yang harus diungkapkan antara laln rincian jenis dan jumlahnya.

Page 34 OCR 0.858
Page 34 of 61

(Khusus Industri Pertambangan Umum

16) Jsagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
17) (Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapa v
(digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
18) Ja) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v
b) jumlah utang menurut mata uang, dan v
Ic) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. vV
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
2) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: v |catatan 24
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v Catatan 24
Cc) tanggal jatuh tempo: v Catatan 24
Id) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan vV (Catatan 24
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: vV ICatatan 24
#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: v |Catatan 24
19) Jo) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya (catatan 24
restrukturisasi utang dan kondisi default):
Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: vV Catatan 24
I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau
Ipembatasan perolehan utang baru: dan v entar 24
)) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12
(dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan vV Catatan 24
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan v lestari 24
persyaratan penting.
Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuanganj v (Catatan 25
lb) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya.
(Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai
kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun: v Catatan 25
(2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan v |Catatan 25
(3) lebih dari 5 (lima)tahun. vV (Catatan 25
20) |c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagal beban pada periode tersebut: v (Catatan 25
Page 35 OCR 0.889
Page 35 of 61

id) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterlma dari kontrak sew:

njut yang v
tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:
le) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan v
Ikembali (sale and leaseback): dan
#) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: vV Catatan 25
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembellan dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: v

dan (Catatan 25
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjlan sewa. v (Catatan 25

Khusus Industri Perbankan
la) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance)j

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

SKALA

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
21) (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset!
bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),
(3) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak laln dengan tingkat imbalan yang lebih rendah
|dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

LK

Ic) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank
Ipada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.

NN

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 36 OCR 0.852
22)

Page 36 of 61

3) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,

(2) Penyisihan yang dibentuk:

(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir.

lb) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabillitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi
Ikeuangan,

Id) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan
Idapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

|) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

KAK KL LL

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
2) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama
periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) turan oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian
(P Imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

(i)  curtailment: dan

Gi) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang
Idlakul sebagal Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama perlode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuartal:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang
penyajian,

(d) turan oleh pemberi pekerja:

(e) Iuran oleh peserta program,

LX

LK

CA

LL LL

LK

(Catatan 2r

Catatan 28
(Catatan 28

|Catatan 28
|Catatan 28

(Catatan 28

Page 37 OCR 0.871
23)

Page 37 of 61

(9 imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan
(h) penyelesaian,

(5) rekonsillasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butIr (2) dan Nilai Wajar aset program

sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal neto yang tidak dlakui dalam laporan posisi keuangan)
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuanganj
(6) setiap jumlah yang tidak diakui sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK)
(d) Nilai Wajar pada akhir perlode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1094 (sepuluh per seratus):
(P biaya jasa lalu,
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesalannyaj dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan keruglan aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal
(Perusahaan mengakul keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(0) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari|
aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekultas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan

(b) setiap properti atau Aset laln yang digunakan oleh Perusahaan,
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengemballan yang diharapkan atas Aset secara
keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagal Aset

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan
tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan:
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang

jdlakui sebagai Aset,

LX

KR

KUALA

Ba & Ko KL

Ld

Catatan 28
|Catatan 28

|Catatan 28

ICatatan 28

|Catatan 28

|Catatan 28

Page 38 OCR 0.885
Page 38 of 61

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program

formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): vV (Catatan 28
(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v
(P asumsi material lain yang digunakan dalam aktuariaj v Icatatan 28
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja perlodik neto, dan v (Catatan 28
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk blaya kesehatan. vV (Catatan 28
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan
Jatau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam v
lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan v
(b) penyesuaian yang timbul pada: vV
(HD  liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan v
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: v
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam vV Icatatan 28
program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada v
kebijakan seperti Itu:
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: v
(i) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi slfat program imbalan pasti dan dampak v
Ikeuangan atas perubahan program selama periode tersebut,
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang v
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan
(ili)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan v
disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir il.
b) Turan Pasti
(Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program v
iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. v Icatatan 28
Ja) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(2) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerjaj dan vV
(2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (jika ada). v
Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal v Ea 26

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

Page 39 OCR 0.847
Page 39 of 61

) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, vV (Catatan 26
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan v (catatan 26
24) Jd) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v Catatan 26
€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: | (Catatan 26
If) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: v Catatan 26
19) | kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya v
restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
Ih) persyaratan penting lainnya. v
Sukuk
la) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. v
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: vV
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: vV
(c) nilai nominal: v
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), v
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): v
asy | 0 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil: v
(9) jangka waktu: v
(h) tujuan penerbitannyaj dan vV
(i) persyaratan penting lain: v
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: vV
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, vV
(a) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v
(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): vV
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan vV
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukul v
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
26) Je) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

Id) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default):

le) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

persyaratan penting lainnya.

KL KLM

Page 40 OCR 0.880
Page 40 of 61

(obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, Suku bunga, bursa
tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan Konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh
tempo serta persyaratannya, dan penalti

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan
(exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

Id) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyaj

le) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

27) Ir jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan v
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, v
Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): v
I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya v
restrukturisasi utang dan kondisi default):
) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalul penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan v
nama pembeli:
Ik) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, v
I) — keberadaan fitur derivatif melekat: dan v
Im) persyaratan penting lainnya v
&. Jekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jurnlah saham beredar pada awal dan akhir periode, ICatatan 29
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran v
Ikembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: vV
lb) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: vV
Ic) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 59 (lima perseratus) atau lebih: ICatatan 29
1) Ike) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan vV
(3) Pemegang saham lainnya: Icatatan 29

Id) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum
|dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi

obligasi: dan

Page 41 OCR 0.874
Page 41 of 61

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:|
je) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
6) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.

KL

Yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. v (Catatan 1a
Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus dlungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetori v ICatatan 30
Ib) Uraian sumber agio saham: v ICatatan 30
|) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekultas: vV ICatatan 30
jd) Uralari mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor v
6) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v (Catatan 30
#) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: vV
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij v ICatatan 30
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak v
bersifat sementara,
2) N3) Tanggal efektif transaksi: v |Catatan 30
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: v
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi: vV
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan vV
yang diserahkan atau diterimaj dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: vV
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan v
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan vV
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. vV
Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: vV ICatatan 33
3) Ika) Nama entitas anak, dan vV (Catatan 33

'Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor

lb) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh

LX

Page 42 OCR 0.860
Page 42 of 61

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagal pengurangan modal diseto

Ja) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan
saham treasuri: dan

le) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

SU

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

lb) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan
|) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

LX

(Catatan 32
|Catatan 32

8)

(Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

ja) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

|b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

|) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

KLX

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara laln keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

&

3)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang
tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk.

ICatatan 35

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain

2) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:

(4) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa:

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) DIvidenj

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

LL

KL

|catatan 36
| Catatan 36

Catatan 36

Page 43 OCR 0.847
Page 43 of 61

Ic) Nama pihak pembell dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan) vV (Catatan 36

(d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setlap kategori signifikan dari V Pn
pendapatan (jika ada), yang dlungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga
le) Khusus Untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(4) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: v ICatatan 36
» (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan v
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, vV
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir perlode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadI dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal pelaporan: vV
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan v
(c) Jumlah retensi, vV
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilltas, vV
IP) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: vV
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnyaj dan v
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara
lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto, BYA
(b)  Retur/rabat/diskon terkait, dan v
(c) Total pendapatan neto. vV
Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif, vV
2 b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: vV
Cc) Masa berlaku tarif vV
d) Besaran tarif: dan vV
e) Perjanjian lain yang terkait. v
Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
3) Ja) pendapatan pembiayaan konsumen: v
b) Pendapatan anjak piutang: dan vV
c) Pendapatan sewa. v
Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Jas Iincian pengurang pendapatan, antara lain:

Page 44 OCR 0.877
Page 44 of 61

Ja) Restitusis
Ib) Subsidi tidak mampu, dan
Ic) Selisih perhitungan klaim.

KLX

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

la) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

Ib) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
(c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi

Id) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

'e) Rincian pendapatan dlpisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.

8)

(Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang
Idilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.

7

Lo IK EL

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan
(kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

(Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

&

3)

Khusus Industri Jalan Tol:
(Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendirl, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

Ib) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol
tersebut harus diungkapkan.

LX

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

la) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui
Ic) Efek-efek, dan

Id) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

KL

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku,

(Catatan 37

Page 45 OCR 0.854
Page 45 of 61

(2) Blaya tenaga kerja: dan (Catatan 37

10)
(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan)

lb) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan

6) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. vV

(Catatan 37
Catatan 37
Catatan 37

KL

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
Ja) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

11) Je) Beban pegawai,

&) Beban penyusutan sarana medis

le) Beban pemeliharaan sarana:

1) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

Ih) Beban depresiasi.

Khusus Industri Asuransi:

12) Je Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenalkan
estimasi klaim r untuk setiay

Klaim Asuransi Jiwa

LARI

&

b) Be
Yang harus diungkapkan antara lain: v

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilal tunal, dan klaim kematian.

Ic) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap
jenis asuransi.
Id) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.
Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

13) Ja) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij

lb) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

Ic) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

KL

Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungslnya, yaitu antara lain:
la) Beban penjualan: v Catatan 39

Page 46 OCR 0.887
Page 46 of 61

b) Beban distribusi: dan vV
Cc) Beban umum dan administrasi. vV |Catatan 38

Khusus Industri Perbankan
15) Ja) Beban Bunga vV
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisl berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

Khusus Industri Pembiayaan
IBebanKerugian Penurunan Nilai

16) yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Plutang Pembiayaan v
Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

(Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :

la) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. vV ICatatan 40
b) rincian dan jumlah Beban lalnnya. v ICatatan 40
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(4) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, v (Catatan 41
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlakuj dan vV (Catatan 25

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai
penyesuaian terhadap bunga,
17) (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan
(c)  amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

NN

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang dlungkapkan secara terpisah.

LL

(Khusus Industri Perbankan
18) Ja) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

&

Ib) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
Page 47 OCR 0.886
Page 47 of 61

|) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah berdasarkan jenis.

(Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
ja) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v ICatatan 27
19 c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v Halaman 5
Id) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:
le) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan vV IHalaman 5
bagian pendapatan komprehensif Iain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
ja) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: vV (Catatan 22c
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: vV ICatatan 22c
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: vV (Catatan 22c
A

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang
baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan:
dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan
laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

lb) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksl yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Ic) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuall untuk bagian pendapatan
komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

Id) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(2) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku:

le) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode
lakuntansi sebelumnya,

IP) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum
dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asoslasl, dan bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui

&

KL

|Catatan 22c

(Catatan 22d

ICatatan 22c
(Catatan 22c

(Catatan 22f

Page 48 OCR 0.896
Page 48 of 61

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:

i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak
yang berlaku:

li) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan,
IK) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(4) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan
jumlah aset atau Iiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuanganj

I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap
periode sajian

Im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan
sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuanganj

n) uraian jumlah perubahan pada jurnlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak
pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan
yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan
perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan
terkait.

SKK

LX

LK KAL

&

: Ih) fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

|Catatan 22c
(Catatan 22c
|Catatan 22c

(Catatan 22c

(Catatan 22d

(Catatan 22d

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

J3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah
tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsillasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa
depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian:

Id) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang
berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi
saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

(Catatan 44

|Catatan 44

Page 49 OCR 0.888
Page 49 of 61

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
la) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih darl 0,592 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi
Iserta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud,

6) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi
mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam
laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jamInan, dan sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
(penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang plhak berelasi non-usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan)

) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam hurufa) dan b) dilakukan secara terplsah untuk masing-
masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(3) entitas anak:

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

le) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama
yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) Imbalan pascakerja:

(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbasis saham.

If) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan)

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif

Jatas luasnya transaksi tersebut.

LX

LL

LX

LLLLLLL LL LL,

KK

|Catatan 43
Catatan 43

|Catatan 43
(Catatan 43

|Catatan 43

Catatan 49
(Catatan 49

Page 50 OCR 0.870
Page 50 of 61

(Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan,

la) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v (Catatan 45
b) Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional vV ICatatan 45
2 (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: vV |Catatan 45
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur v
pada nilai wajar melalul laba rugi: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta v
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
1
untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill v Loatatan 9, 12, 15,18
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: vV
(2 jumlah Tua! penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang v catatan 9, 12, 15, 18
zay (K0 jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi v
komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:
(4) goodwill yang telah diakul rugi penurunan nilainya: v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dani v
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode v
tersebut,
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. v
(Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
Ja) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: v
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan vV
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta v
tersebut harus diungkapkan.
bb) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: vV
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: vV
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan v
25) (b) laba per saham dasar dan diluslanj v
v

(maka diungkapkan alasannya, dan

Page 51 OCR 0.869
Page S1 of 61

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum

periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. v
Ic) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu
(2) jumlah koreksi untuk setlap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajlan paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya
koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

KAK dh

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan,
yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-
masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak
yang diakuisisi:
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakulj
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akulsisl atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisl untuk setiap kelompok
utama imbalan:
(8) — kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaranj dan

(6) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa
kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang
(diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan
(6) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:

Catatan 1c
Catatan 1c

LX

KKK KL

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil allh:

(11) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristlwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah dlakui untuk estimasi
Ipenggantian tersebut,
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan: Z

KAL LL

Page 52 OCR 0.911
Page 52 of 61

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

LX LL

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,
(44) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1006 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas
pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisis

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakulsisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya: dan

(D) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan
Inonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Ka) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera
Isebelum tanggal akuisisi, dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas
Ipada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
Ikomprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:
(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba
rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akulsisi
untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

26)

&s Ss

LX

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan perlode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak
pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau
jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
(diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan

(6) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas
aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau llabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(3) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan

(6) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi:
(3) Iiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakui pada periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang dlambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode
(pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

LL

NU

Ic) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 53 OCR 0.897
Page 53 of 61

Id) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit
bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

LL

27)

'Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
Ja) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan,
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari
Isegmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur
'segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

lb) pengungkapan pada level entitas
(4) Informasi produk dan jasa

(Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis
(2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
Ii. negara domisili Perusahaan: dan
Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing
secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribuslan
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
|. negara domisili Perusahaanj dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
|jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
IDalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan
(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setlap pelanggan: dan
(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

LL

LL

(Catatan 46

ICatatan 46

(Catatan 46

(Catatan 46

(Catatan 36
(Catatan 36
(Catatan 36

Operasi yang Dihentikan
Ja) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uralan tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan

jdari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan

Page 54 OCR 0.872
Page 540of 61

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan v
Isesual SAK yang berlaku.
lb) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
28) It) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: V
Idan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau v
Ikelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan v
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas v
induk.
Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
la) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya » sn
(non Iindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi,
|b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif
dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, v (catatan 42
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): v Catatan 42
(3) tanggal jatuh tempo: vV Catatan 42
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: vV (Catatan 42
29) Its) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v Catatan 42
(5) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilaij dan vV |cCatatan 42
(7) persyaratan penting lainnya. v |Catatan 42
lc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: vV ICatatan 48
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan v bang
|ienis transaksi yang dilindung nilai dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilal, disebutkan tujuannya. v
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabiitas tersebut dengan cara Yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan | aan?
30) Inilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilal Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. v (Catatan 47
Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagal distribusi kepada pemilik pada periode Si
pelaporan:
b) Jumlah utang dividen untuk:
31 18) periode pelaporan, dan ai

Page 55 OCR 0.850
Page 55 of 61

(2) periode sebelumny:

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal v
(penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan

Id) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. vV

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
'Yang harus diungkapkan antara lain:
la) jumlah agregat dari liabilitas Kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah:

lb) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terplsah dari
Ikomitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam
32) (pengendalian bersama entitas, dan

Id) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban
yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

KL KLX

Perikatan dan Kontinjensi
Ia) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: vV ICatatan 49
|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: vV (Catatan 49
Ii. periode berlakunya perikatan: vV ICatatan 49
Ii. dasar penentuan kompensasi dan denda: vV ICatatan 49
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan vV Catatan 49
IV. pembatasan-pembatasan lainnya, vV
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, R7
(perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan
|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ii. periode berlakunya perikatan:
IV. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
. Se) pihakcpihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketlga untuk pihak Vi, Les 27
4 “0 latar belakang dikeluarkannya jaminan: vV (Catatan 27
(C) periode berlakunya jaminan: dan v (Catatan 27
33) | (ay nilai jaminan: vV |Catatan 27

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uratan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

LL
Page 56 OCR 0.849
Page 56 of 61

lb) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait: vV Icatatan 50
(b) jumlah yang diperkarakan: v ICatatan 50
(C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan vV |catatan 50
(d) dampak keuangan vV
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat v Tea
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: vV
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: vV
(a) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(6) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
IKhusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
Ja) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: vV
34) Jb) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, vV
Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: v
Jd) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, vV
Ie) Ketentuan tentang perbahan perjanjlan kerjasama: dan v
P) Isi perubahan perjanjian, jika ada. v
Manajemen Risiko Keuangan
ja) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dani
luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada
risiko sebagai berikut:
(D risiko kredit antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan) | atatan 4g
yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual v Lostatan 48
35) Iyang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, vV ICatatan 48
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode
pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan vV ICatatan 48
ekuitas, dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. vV (Catatan 48

Page 57 OCR 0.892
Page 57 of 61

lb) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf ) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk
setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

(Catatan 48

36)

Khusus Industri Perbankan

Ja) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

KLX

b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesi.
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto,

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan
Investasi dan reksadana.

LL

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai keglatan kuasi-reorganisasl yang meliputi:

la) Jumlah saldo negatif yang dielimInasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan
sejak kuasi-reorganisasi:

Ib) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang
menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

Ic) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi,

Jd) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit:
dan

le) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka
waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

KL

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

ja) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang
disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

KLX

Catatan 29
Catatan 29
(Catatan 29

Page 58 OCR 0.857
Page 58 of 61

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal, (Catatan 29

v
C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v (catatan 29
) pernyataan atas kepatuhan terhadap setlap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan v
|) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari plhak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. v
Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
39 Pakta pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk v (catatan 51
alam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan
Ikonversi utang menjadi modal.
Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: v (Catatan 31
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan
ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode v |Catatan 31
penyelesaian:
(c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, v (Catatan 31
Id) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama v Satatan 31
periode pelaporan:
40) Ie) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: v (Catatan 31
II) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: vV |catatan 31
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan v ani
Informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang vV kttanga
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
J9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi Pi (catatan 31
keuangannya.
Khusus Industri Asuransi:
Ja) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
any | Wanasis Kekayaan vV
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: v
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: PA
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan vV
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v
Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
an IP) Win Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syarlah: v

Page 59 OCR 0.880
Page 59 of 61

lb) Jenis Akad Asuransi Syariah:
Ic) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
Id) Zakat.

LAI

43)

Informasi Penting Lainnya

|Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
Aa.
b)
Cc
Id)
le)

Kontrak reasuransi:
Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting

Pendapatan, beban dan hasil underwritingj dan

Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.

KALA XL

|Catatan 50

44)

Khusus Industri Kehutanan :
la) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):
lb) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan
perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lalnnya untuk kelestarian alam):

|) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan
I) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

KL ALL

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

Ja) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan,
maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang dlakui dalam laporan
keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak dlakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian
peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

(Catatan 53

|Catatan 53

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkalt dengan aktivitas Perusahaan, yang telah
diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi

Ic) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

LL

(Catatan 2ae
(Catatan 2ae
(Catatan 2ae

Page 60 OCR 0.902
Page 60 of 61

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen

bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar. |Catatan 2ae

Reklasifikasi

la) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajlan atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan antara lain:
efek

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasl: dan
47) M3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

KLO LL

Hibah Pemerintah
'Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

48) Ja) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

RL

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi laln yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah dlakul.

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK
untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

&

b) Yang harus dlungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
(3)  rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya.

49)

an

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan
mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

Informasi Penting Lainnya

50) Jvang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja v
perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

KK
Page 61 OCR 0.876
Jakarta, 31 Juli 2023
PT TBS Energi Utama Tbk

Direktur

Page 61of 61

xeN

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.92 MB
Published31 Jul 2023
Pages61
Characters153,635
Text sourceOCR
OCR confidence0.873

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result