Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
Nomor Surat 061/STTI-VII/2023
Nama Emiten Sona Topas Tourism Industry Tbk
Kode Emiten SONA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT TOKO BEBAS JAKARTA 1993 BEROPERASI 1.883.722.116 PENUH IDR 99.55
ARTHAMULIA BEA /
INDAH TRADING
2 PT CAHAYA TOKO BEBAS JAKARTA 0 BELUM 1.042.359.413 PENUH IDR 99.78
RETILINDO BEA / BEROPERASI
TRADING
3 PT. INTI TOKO BEBAS JAKARTA 1991 BEROPERASI 633.048.243.660 PENUH IDR 99.88
DUFREE BEA /
PROMOSIND TRADING
O
4 PT KARYA RITEL / JAKARTA 2014 BEROPERASI 275.020.808.310 PENUH IDR 99.96
PRIMA RETAIL
UNGGULAN
5 PT SUKSES RITEL / JAKARTA 0 BELUM 5.312.939.237 PENUH IDR 99.9
GARDA RETAIL BEROPERASI
MULIA
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Sona Topas Tourism Industry Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Sona Topas Tourism Industry Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Sona Topas Tourism Industry Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SONA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA152 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E7. Retailing Subsector
Industri E73. Department Stores Industry
Subindustri E731. Department Stores Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
467,368,406,857 496,131,229,502
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
2,592,708,641 2,335,612,916
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
1,624,111,382 1,687,459,415
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
11,305,302,644 36,631,292,410
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 121,566,282,412 118,544,164,161 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
2,156,910,953 1,020,319,949
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
0 0
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
1,647,362,165 796,719,284
lancar
Jumlah aset lancar 608,261,085,054 657,146,797,637 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
905,500,000 905,500,000
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 78,189,452,054 84,706,934,815 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
17,609,792,327 15,540,495,186
equipment
Aset hak guna 196,432,066,159 192,102,754,990 Right of use assets
Aset tidak lancar Other non-current
23,294,991,515 24,709,944,740
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 316,431,802,055 317,965,629,731 Total non-current assets
Jumlah aset 924,692,887,109 975,112,427,368 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
30,348,307,310 30,978,556,696
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
4,702,235,772 4,888,472,049
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
56,507,882,701 55,304,887,684
pendek expenses
Utang pajak 13,186,173,436 6,936,335,276 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
Page 5
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 61,792,194,201 83,734,424,103 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
166,536,793,420 181,842,675,808
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
0 0
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
127,548,402,245 152,151,851,650
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 41,236,130,264 41,192,602,239 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
168,784,532,509 193,344,453,889
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 335,321,325,929 375,187,129,697 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 82,800,000,000 82,800,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
140,625,772,246 140,625,772,246
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
278,907,423 278,907,423
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 14,000,000,000 14,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 351,037,000,064 361,548,497,672 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
588,741,679,733 599,253,177,341
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
629,881,447 672,120,330
non-pengendali
Jumlah ekuitas 589,371,561,180 599,925,297,671 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
924,692,887,109 975,112,427,368
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
312,326,839,907 77,848,711,194
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 144,183,690,434 ) ( 40,300,351,135 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 168,143,149,473 37,548,360,059 Total gross profit
Beban penjualan ( 55,761,684,704 ) ( 12,306,761,864 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 108,111,129,685 ) ( 88,815,508,242 )
expenses
Pendapatan keuangan 4,218,160,546 3,161,625,933 Finance income
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 2,647,089,358 ) 5,077,578,364
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 193,701,647 237,489,125 Other income
Beban lainnya ( 386,369,798 ) ( 4,351,931,040 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
5,648,738,121 ( 59,449,147,665 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 16,196,749,612 ) 9,786,297,048 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 10,548,011,491 ) ( 49,662,850,617 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 10,548,011,491 ) ( 49,662,850,617 ) Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif ( 10,548,011,491 ) ( 49,662,850,617 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 10,511,497,608 ) ( 49,606,111,354 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 36,513,883 ) ( 56,739,263 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 10,511,497,608 ) ( 49,606,111,354 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 36,513,883 ) ( 56,739,263 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 32 ) ( 150 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ekuitas dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 361,548,497,672 599,253,177,341 672,120,330 599,925,297,671
period
Posisi ekuitas, awal periode 82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 361,548,497,672 599,253,177,341 672,120,330 599,925,297,671 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 10,511,497,608 ) ( 10,511,497,608 ) ( 36,513,883 ) ( 10,548,011,491 ) Profit (loss)
Transaksi ekuitas lainnya ( 5,725,000 ) ( 5,725,000 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 351,037,000,064 588,741,679,733 629,881,447 589,371,561,180 Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ekuitas dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 409,492,802,813 647,197,482,482 747,454,982 647,944,937,464
period
Posisi ekuitas, awal periode 82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 409,492,802,813 647,197,482,482 747,454,982 647,944,937,464 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 49,606,111,354 ) ( 49,606,111,354 ) ( 56,739,263 ) ( 49,662,850,617 ) Profit (loss)
Transaksi ekuitas lainnya ( 3,155,700 ) ( 3,155,700 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 82,800,000,000 140,625,772,246 278,907,423 14,000,000,000 359,886,691,459 597,591,371,128 687,560,019 598,278,931,147 Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
315,331,192,941 78,337,265,886
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 247,815,877,756 ) ( 86,024,670,784 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
67,515,315,185 ( 7,687,404,898 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 19,370,167 ) 5,409,615,873
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
67,495,945,018 ( 2,277,789,025 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap (0) ( 263,371,917 ) purchase of property, plant
and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 6,012,138,231 ) ( 2,144,175,315 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan bunga dari Interests received from
4,218,160,546 3,161,625,933
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,793,977,685 ) 754,078,701
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 91,424,480,545 ) ( 1,247,152,317 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 5,725,000 ) ( 3,155,700 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 2,017,086,535 ) ( 18,250,285 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 93,447,292,080 ) ( 1,268,558,302 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 27,745,324,747 ) ( 2,792,268,626 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
496,131,229,502 436,977,852,382
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 1,017,497,898 ) 2,694,286,384
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
Page 10
akhir periode 467,368,406,857 436,879,870,140 cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar statements
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan
Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik. Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian
ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas
konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 adalah
konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022. Mata uang yang digunakan dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rupiah) yang
juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk Principles of consolidation
entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian
diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini: - kekuasaan atas investee; - eksposur atau hak
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan - kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup. Pengkonsolidasian entitas
anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat Grup
kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang
diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan,
beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup
dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian. Laba rugi dan setiap komponen
penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan kepentingan
nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit. KNP disajikan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari
pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga (3)
bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
Page 12
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the Inventories
lower of cost and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode masuk
pertama keluar pertama (MPKP). Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga jual dalam kondisi normal
usaha dikurangi estimasi biaya penjualan.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal
aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh
dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Beban-beban yang
timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba
rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis
di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka
beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan dan
amortisasi dihitung berdasarkan metode garis lurus selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
Perbaikan atas bangunan sewa - 5 thn Peralatan dan perlengkapan - 5 thn Kendaraan - 5 thn Nilai
tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
sepenuhnya. Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset
tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang
dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, umur
manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai
aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jika nilai tercatat
aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami penurunan
nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas
masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Penelaahan
dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi
bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin tidak ada lagi
atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah
terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan
dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
Page 13
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak
dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan
merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi
dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
pengendalian atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara,
yakni: a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau a. Suatu
periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke (pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan
yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk
penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah
penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban
kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang
telah dipenuhi. Kewajiban Grup dari penjualan persediaan ditentukan sebagai kewajiban pelaksanaan
tunggal yang dipenuhi pada suatu titik waktu dan diakui sebagai pendapatan pada saat pengendalian
atas persediaan telah dialihkan kepada pelanggan. Pendapatan sewa diakui dengan metode garis
lurus berdasarkan periode sewa. Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui
dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif. Beban diakui pada saat
terjadinya (basis akrual).
Penjabaran mata uang asing Mata Uang Fungsional dan Pelaporan Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap Foreign currency translation
entitas dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana
Perusahaan beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Transaksi
dan Saldo Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank
Indonesia, yang digunakan oleh Grup adalah sebagai berikut: Mata Uang Asing : Kurs tengah Bank
Indonesia per 30 Juni 2023 1 Pound Sterling 19.142 1 Euro 16.374 1 Dolar Amerika Serikat 15.026 1
Dolar Singapura 11.102 1 Dolar Australia 10.030 1 Ringgit Malaysia 3.213 1 Yuan China 2,077 1 Dolar
Hongkong 1.919 1 Dolar Taiwan 483 1 Baht Thailand 427 1 Yen Jepang 105 1 Won Korea 11 Kurs
tengah Bank Indonesia per 31 Desember 2022 1 Pound Sterling 18.926 1 Euro 16.713 1 Dolar
Amerika Serikat 15.731 1 Dolar Singapura 11.659 1 Dolar Australia 10.581 1 Ringgit Malaysia 3.556 1
Yuan China 2,257 1 Dolar Hongkong 2.019 1 Dolar Taiwan 507 1 Baht Thailand 455 1 Yen Jepang 118
1 Won Korea 12
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi Transactions with related parties
berdasarkan PSAK No. 7 Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi. Semua transaksi signifikan dengan
pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Page 14
Pajak penghasilan Pajak Kini Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang Income taxes
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui sebagai
liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. Aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang
dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau
diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama.
Provisi Provisi diakui jika Grup mempunyai liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa Provisions
masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan liabilitas tersebut dan estimasi yang andal
mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal
pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
Imbalan kerja karyawan Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang Employee benefits
tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan
jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk
tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada
saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan
komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi
bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti
diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan
memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan
ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk
menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya. Presiden Republik Indonesia telah menetapkan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu
Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK
Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Pesangon pemutusan
kontrak terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia pensiun normal. Grup
mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika Grup menunjukkan komitmennya untuk
memberhentikan kontrak kerja dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang
kecil kemungkinan untuk dibatalkan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba Laba (rugi) bersih yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar
pada tahun yang bersangkutan,
Page 15
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara Segment reporting
berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
Aset hak guna Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna Right of use assets
diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan. Aset
hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Jika sewa
mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan
aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Sewa jangka-pendek Grup memutuskan untuk tidak
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12
bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar
garis lurus selama masa sewa.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Modal saham Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mencatatkan seluruh sahamnya Share capital
pada Bursa Efek Indonesia. Seluruh saham yang diterbitkan oleh Perusahaan telah disetor penuh.
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan
rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham.
Grup tidak diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu. Grup mengelola struktur modal
dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi.
Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa rasio utang terhadap ekuitas, yakni membagi
utang bersih terhadap jumlah ekuitas.
Instrumen keuangan Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan Financial instruments
terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung
nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan pada
kategori aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dan liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
Oleh karena itu, kebijakan akuntansi terkait dengan instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar
melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain tidak diungkapkan. Aset Keuangan Grup
mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga
setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar,
Page 16
yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset keuangan Grup terdiri dari aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. 1. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi dan uang jaminan yang dimiliki oleh Grup. 2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian penurunan nilai dan selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif diakui dalam laba rugi. Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi investasi Grup dalam saham PT Kura Kura sebesar Rp 905.000.000. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini
Page 17
meliputi utang usaha, utang lain-lain dan beban akrual yang dimiliki oleh Grup. Saling Hapus Instrumen
Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat
untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara simultan. Reklasifikasi Aset Keuangan Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen
Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan
hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan,
liabilitas keuangan tidak direklasifikasi. Penurunan nilai aset keuangan Grup selalu mengakui kerugian
kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit ekspektasian atas
aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman
kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas
kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang
jika tepat. Untuk seluruh instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika
telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit
pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur
penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah
ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan
terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset
keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar
sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspetasian yang timbul dari seluruh
kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12
bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Penghentian Pengakuan
Aset dan Liabilitas Keuangan (1) Aset Keuangan Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau
kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika: a. Hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut berakhir atau aset telah dialihkan; b. Grup telah mengalihkan
haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut atau menanggung kewajiban untuk
membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan terhadap pihak ketiga
melalui satu kesepakatan penyerahan dan (i) telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan
manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mengalihkan pengendalian atas aset keuangan
tersebut. (2) Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan
tersebut berakhir, dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Pada tanggal 26 Januari 2023, PT Inti Dufree Promosindo, entitas anak, menandatangani addendum Events after reporting period
atas perjanjian sewa area komersial dengan PT Petarung Tangguh Persada, pihak berelasi, dengan
jangka waktu sewa yang dimulai sejak 1 Januari 2022 sampai dengan 11 Agustus 2023.
Penerapan standar akuntansi baru Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Diterapkan pada tahun 2022 Penerapan Adoption of new accounting standards
standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2022, relevan bagi Grup
namun tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak berdampak
material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian tahun
berjalan maupun sebelumnya. - Amandemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke
Kerangka Konseptual - Amandemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi
Page 18
tentang Kontrak yang Memberatkan - Biaya Pemenuhan Kontrak - Amandemen PSAK No. 71:
Instrumen Keuangan, dan - Penyesuaian Tahunan PSAK No. 73: Sewa Terkait siaran pers DSAK IAI
mengenai Atribusi Imbalan pada Periode Jasa pada April 2022, Grup telah mengubah kebijakan atas
atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai dengan ketentuan pada PSAK 24 untuk pola fakta
umum dari program pensiun berdasarkan UU Cipta Kerja No 11/2020 dan PP35/2021. Dampak dari
perubahan perhitungan sebesar Rp 2.127.987.265 tidak material terhadap Grup, sehingga dampak
atas perubahan dibukukan pada laporan keuangan konsolidasian tahun berjalan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Amandemen atas PSAK yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif atau setelah: 1 Januari 2023 - Amandemen PSAK No. 1, Penyajian Laporan Keuangan tentang effective
Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah Signifikan menjadi Material dan Memberi
Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material - Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap: Hasil
sebelum Penggunaan yang Diintensikan - Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi - Amandemen PSAK No. 46, Pajak
Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal -
Amandemen PSAK No. 107, Akuntansi Ijarah 1 Januari 2024 - Amandemen PSAK No. 1, Penyajian
Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan - Amandemen PSAK No. 73,
Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik Sampai dengan tanggal penerbitan
laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari
penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK tersebut pada
laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.
Page 19
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 10,307,000 ( 10,307,000 ) 0 improvement, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
101,632,472,919 5,703,416,573 107,335,889,492
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
14,910,257,471 308,721,658 15,218,979,129
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 116,553,037,390 6,012,138,231 ( 10,307,000 ) 122,554,868,621 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
116,553,037,390 6,012,138,231 ( 10,307,000 ) 122,554,868,621
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 5,153,494 5,153,506 ( 10,307,000 ) 0 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
87,566,718,367 3,703,122,238 91,269,840,605
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
13,440,670,343 234,565,346 13,675,235,689
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 101,012,542,204 3,942,841,090 ( 10,307,000 ) 104,945,076,294 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
101,012,542,204 3,942,841,090 ( 10,307,000 ) 104,945,076,294
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
15,540,495,186 17,609,792,327
equipment
Page 20
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount, gross
fasilitasnya, dimiliki 10,307,000 10,307,000 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
118,681,401,656 8,836,296,158 ( 25,885,224,895 ) 101,632,472,919
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
14,661,967,471 1,324,800,000 ( 1,076,510,000 ) 14,910,257,471
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 133,353,676,127 10,161,096,158 ( 26,961,734,895 ) 116,553,037,390 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
133,353,676,127 10,161,096,158 ( 26,961,734,895 ) 116,553,037,390
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 3,092,098 2,061,396 5,153,494 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
101,745,618,507 11,706,324,755 ( 25,885,224,895 ) 87,566,718,367
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
13,961,271,685 555,908,658 ( 1,076,510,000 ) 13,440,670,343
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 115,709,982,290 12,264,294,809 ( 26,961,734,895 ) 101,012,542,204 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
115,709,982,290 12,264,294,809 ( 26,961,734,895 ) 101,012,542,204
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
17,643,693,837 15,540,495,186
equipment
Page 21
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan dialokasikan masing-masing sebesar Rp 3.942.841.090 dan Rp 5.824.557.697 Disclosure of notes for property, plant and
untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 disajikan dalam akun ?Beban umum equipment
dan administrasi? (Catatan 27b). Penambahan peralatan dan perlengkapan terutama merupakan
penambahan aset tetap yang terletak di Bali dan Jakarta. Pengurangan selama tahun 2023 merupakan
penghapusan atas perbaikan atas bangunan sewa yang telah disusutkan penuh sebesar Rp
10.307.000. Pengurangan selama tahun 2022 terutama merupakan penghapusan atas peralatan dan
perlengkapan yang telah disusutkan penuh sebesar Rp 25.885.224.895 dan penjualan kendaraan
dengan rincian sebagai berikut : Tahun 2022 : Harga jual Rp 472.972.973,- Nilai tercatat Rp - (nol)
Tahun 2021 : Harga jual Rp 485.909.091,- Nilai tercatat Rp - (nol) Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, aset tetap telah diasuransikan kepada PT Asuransi Sompo Japan Nipponkoa
Indonesia, pihak ketiga, terhadap risiko gempa bumi, kebakaran, tsunami dan letusan gunung berapi
dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar Rp 124.514.265.920 dan Rp 126.733.746.322.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat
penurunan nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai perolehan aset tetap yang sepenuhnya telah disusutkan
tetapi masih digunakan dalam operasional sebesar masing-masing Rp 79.378.761.317 dan Rp
78.217.540.796.
Page 22
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
257,332,587,513 39,304,908,002 ( 4,583,842,554 ) 292,053,652,961
assets
Aset hak guna 257,332,587,513 39,304,908,002 ( 4,583,842,554 ) 292,053,652,961 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
65,229,832,523 34,975,596,833 ( 4,583,842,554 ) 95,621,586,802
assets accumulated depreciation
Aset hak guna 65,229,832,523 34,975,596,833 ( 4,583,842,554 ) 95,621,586,802 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 192,102,754,990 196,432,066,159 Right of use assets Carrying amount
Page 23
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
17,522,941,519 253,502,876,447 ( 13,693,230,453 ) 257,332,587,513
assets
Aset hak guna 17,522,941,519 253,502,876,447 ( 13,693,230,453 ) 257,332,587,513 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
13,306,759,643 65,616,303,333 ( 13,693,230,453 ) 65,229,832,523
assets accumulated depreciation
Aset hak guna 13,306,759,643 65,616,303,333 ( 13,693,230,453 ) 65,229,832,523 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 4,216,181,876 192,102,754,990 Right of use assets Carrying amount
Page 24
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Beban penyusutan sebesar Rp 34.975.596.833 dan Rp 12.569.552.713 pada tanggal 30 Juni 2023 dan Disclosure of notes for right of use assets
2022 disajikan dalam akun Beban umum dan administrasi
Page 25
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 312,326,839,907 77,848,711,194 Third party 1
Pihak ketiga 312,326,839,907 77,848,711,194 Third parties
Tipe pihak 312,326,839,907 77,848,711,194 Type of parties
Page 26
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 27
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Penjualan bebas Product revenue 1
145,976,480,451 32,898,623,398
produk 1 bea
Pendapatan dari Product revenue 2
Penjualan ritel 165,926,671,828 44,918,125,259
produk 2
Pendapatan dari Penjualan tiket - Product revenue 3
250,262,004 21,502,662
produk 3 bersih
Pendapatan dari Penjualan Product revenue 4
produk 4 voucher hotel - 173,425,624 10,459,875
bersih
Pendapatan dari Product revenue
312,326,839,907 77,848,711,194
produk
Tipe pendapatan 312,326,839,907 77,848,711,194 Type of revenue
Page 28
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Retail 165,926,671,828 44,918,125,259
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Tiket 250,262,004 21,502,662
domestik 2
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Hotel 173,425,624 10,459,875
domestik 3
Pendapatan domestik 166,350,359,456 44,950,087,796 Domestic revenue
Pendapatan dari ekspor Export revenue 1
Bebas Bea 145,976,480,451 32,898,623,398
1
Pendapatan ekspor 145,976,480,451 32,898,623,398 Export revenue
Sumber pendapatan 312,326,839,907 77,848,711,194 Source of revenue
Page 29
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than 10% - General Industry
Page 30
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 2,611,197,325 2,354,101,600 IDR Third party
Mata uang 2,611,197,325 ( 18,488,684 ) 2,592,708,641 2,354,101,600 ( 18,488,684 ) 2,335,612,916 Currency
Page 31
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 392,533,053 1,785,325,975 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,019,944,479 125,428,265 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 198,719,793 443,347,360 1 - 60 days
Lebih dari 60 hari 0 More than 60 days
Umur 2,218,664,272 568,775,625 Aging
Jatuh tempo Umur 2,611,197,325 ( 18,488,684 ) 2,592,708,641 2,354,101,600 ( 18,488,684 ) 2,335,612,916 Aging Due status
Page 32
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Counterparty Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
name, trade impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 2,611,197,325 2,354,101,600 Rank 1, counterparty Third party
Rincian pihak 2,611,197,325 ( 18,488,684 ) 2,592,708,641 2,354,101,600 ( 18,488,684 ) 2,335,612,916 List of counterparty
Page 33
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment Allowance for impairment
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
of trade receivables of trade receivables
Domestik 2,611,197,325 2,354,101,600 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik atau 2,611,197,325 ( 18,488,684 ) 2,592,708,641 2,354,101,600 ( 18,488,684 ) 2,335,612,916 domestic or international
international
Page 34
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 18,488,684 6,669,576 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
11,819,108
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 18,488,684 18,488,684 trade receivables, ending
period
Page 35
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk menghitung cadangan kerugian Disclosure of notes for trade receivables
ekspektasian yang disyaratkan oleh PSAK No. 71, yang memerlukan penerapan cadangan kerugian
ekspektasian sepanjang umurnya untuk seluruh piutang usaha. Untuk mengukur cadangan kerugian
ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit yang
sejenis dan pola tunggakan atau gagal bayar. Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 memadai untuk menutup
kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang.
Page 36
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 37
[1621100] Notes to the financial statements - Notes Payable Interest Information - General Industry
Page 38
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 39
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Persediaan lancar 121,566,282,412 118,544,164,161 Current inventories
Page 40
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Akun ini merupakan persediaan barang dagangan entitas anak, PT Inti Dufree Promosindo, berupa Disclosure of notes for inventories
minuman beralkohol, kosmetik, jam tangan, tas, dan lainnya, yang berlokasi di Bali dan PT Karya
Prima Unggulan, berupa makanan ringan, makanan dan minuman siap saji, perlengkapan perjalanan,
aksesoris elektronik, rokok dan lainnya, yang berlokasi di Bali, Jakarta dan Makassar Manajemen
berpendapat bahwa nilai tercatat dari persediaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
dapat terealisasi karena itu cadangan kerugian penurunan nilai tidak diperlukan. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, persediaan entitas anak telah diasuransikan terhadap risiko gempa
bumi, kebakaran, tsunami dan letusan gunung berapi dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp 146.987.405.653 dan Rp 144.000.422.108 kepada PT Asuransi Sompo Japan Nipponkoa
Indonesia, pihak ketiga. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan.
Page 41
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 28,801,568,822 30,202,909,645 IDR Third party
EUR 180,000 EUR
GBP 214,184,502 GBP
USD 1,332,373,986 775,647,051 USD
Mata uang 30,348,307,310 30,978,556,696 Currency
Pihak berelasi Mata uang lainnya 0 0 Other currency Related party
Mata uang 0 0 Currency
Page 42
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 28,488,206,624 26,348,806,397 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 1,797,122,055 3,683,447,720 1 - 60 days
1 - 90 hari 62,978,631 722,897,895 1 - 90 days
1 - 180 hari 15,066,000 1 - 180 days
1 - 360 hari 208,338,684 1 - 360 days
Umur 30,348,307,310 30,978,556,696 Aging
Jatuh tempo Umur 30,348,307,310 30,978,556,696 Aging Due status
Page 43
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 UD Orang Utan 981,918,000 921,489,000 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 CV Clik 738,238,279 549,876,028 Rank 2, counterparty
Pihak 3 WHSmith Asia Limited Rank 3, counterparty
734,565,867 19,239,759
HK
Pihak 4 John Hardy (Hk) Ltd 597,808,119 775,647,051 Rank 4, counterparty
Pihak 5 CV Bali Croco Design 573,822,000 554,898,000 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Balibiasa Rank 6, counterparty
547,761,521 1,269,394,518
Indahkoleksi
Pihak 7 PT Hatten Bali 501,237,791 499,845,051 Rank 7, counterparty
Pihak 8 PT Samsonite Rank 8, counterparty
435,559,516 417,827,767
Indonesia
Pihak 9 AR Shop 373,639,900 622,860,400 Rank 9, counterparty
Pihak 10 PT Clavisindo Berjaya 325,060,291 537,275,286 Rank 10, counterparty
Pihak lainnya 24,538,696,026 24,810,203,836 Others, counterparty
Rincian pihak 30,348,307,310 30,978,556,696 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak lainnya 0 0 Others, counterparty Related party
Rincian pihak 0 0 List of counterparty
Page 44
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 45
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Barang jadi awal 118,544,164,161 108,481,953,171 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 148,309,244,054 56,675,480,765 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 121,566,282,412 114,291,013,331 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
( 1,103,435,369 ) ( 10,566,069,470 )
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
144,183,690,434 40,300,351,135
pendapatan
Page 46
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 47
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 48
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 50
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 51
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 52
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.