Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
Nomor Surat 547-548
Nama Emiten PT Marga Lingkar Jakarta
Kode Emiten MLJK
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Marga Lingkar Jakarta yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Marga Lingkar Jakarta bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Marga Lingkar Jakarta Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas MLJK Entity code
Nomor identifikasi entitas AA787 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J1. Transportation Infrastructure Subsector
Industri J11. Transport Infrastructure Industry
Operator
Subindustri J112. Highways & Railtracks Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
55,638 83,935
equivalents
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
1,489 1,539
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
3,450 2,600
berelasi related parties
Uang muka lancar 8,592 183 Current advances
Jumlah aset lancar 69,169 88,257 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 243,221 171,471 funds
lancar
Aset tetap Property, plant, and
432 463
equipment
Aset hak guna 745 1,064 Right of use assets
Hak konsesi jalan tol Toll road concession
1,524,441 1,553,297
rights
Aset takberwujud selain Intangible assets other
199 242
goodwill than goodwill
Aset pengampunan pajak Non-current tax amnesty
2,892 2,100
tidak lancar assets
Jumlah aset tidak lancar 1,771,930 1,728,637 Total non-current assets
Jumlah aset 1,841,099 1,816,894 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
308 200
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
191 449
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
1,027 1,388
berelasi related parties
Liabilitas keuangan Other current financial
3,280 2,202
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
39,014 45,495
pendek expenses
Utang pajak 10,259 16,164 Taxes payable
Provisi jangka Current provisions
pendek
Provisi jangka Current provisions
pendek pelapisan 24,198 22,114 for overlay
jalan tol
Jumlah liabilitas Total current
78,277 88,012
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Page 5
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
491 625
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 1,080,510 1,080,332 payable
obligasi
Provisi jangka Non-current
panjang provisions
Provisi pelapisan Non-current
jalan tol jangka 14,171 5,458 provisions for
panjang overlay
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 6,136 5,732 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,101,308 1,092,147
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 1,179,585 1,180,159 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 655,727 655,727 Common stocks
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 256 256 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 5,531 ( 19,248 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
661,514 636,735
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 661,514 636,735 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,841,099 1,816,894
ekuitas
Page 6
[3322000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by nature - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
162,339 149,207
usaha
Beban pengumpulan tol ( 15,400 ) ( 11,551 ) Toll collection expenses
Beban pelayanan pemakai jalan Toll road service expenses
( 1,373 ) ( 5,220 )
tol
Beban pemeliharaan jalan tol Toll road maintenance
( 13,809 ) ( 13,342 )
expenses
Beban penyusutan dan Depreciation and amortisation
( 28,873 ) ( 26,279 )
amortisasi expenses
Beban lainnya ( 26,885 ) ( 28,145 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 534 ) ( 835 ) Other gains (losses)
Pendapatan keuangan 5,535 5,325 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 46,946 ) ( 55,912 ) Interest and finance costs
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
34,054 13,248
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 9,275 ) ( 3,702 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari Total profit (loss) from
24,779 9,546
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 24,779 9,546 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
24,779 9,546
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas 24,779 9,546 parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan ke 24,779 9,546 attributable to parent entity
entitas induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.037787066873866716 0.015 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
655,727 256 ( 19,248 ) 636,735 636,735
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 655,727 256 ( 19,248 ) 636,735 636,735 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 24,779 24,779 24,779 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 655,727 256 5,531 661,514 661,514 Equity position, end of the period
Page 8
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
655,727 810 ( 51,732 ) 604,805 604,805
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 655,727 810 ( 51,732 ) 604,805 604,805 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 9,546 9,546 9,546 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 655,727 810 ( 42,186 ) 614,351 614,351 Equity position, end of the period
Page 9
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
161,872 148,653
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 16,385 ) ( 18,164 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 10,571 ) ( 9,993 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 42,310 ) ( 9,297 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
92,606 111,199
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
4,732 5,122
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 46,860 ) ( 55,270 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 1,505 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
50,478 62,556
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 51 ) ( 36 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 6,974 ) ( 6,250 )
hak penguasaan jalan tol toll road concession rights
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 7,025 ) ( 6,286 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from
( 71,750 ) ( 48,250 )
penggunaannya dari aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 71,750 ) ( 48,250 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 28,297 ) 8,020
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
83,935 96,191
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
55,638 104,211
akhir periode cash flows, end of the period
Page 10
Page 11
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia yang meliputi pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (?PSAK?) dan Interpretasi Standar statements
Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (?DSAK?)
dari Ikatan Akuntan Indonesia (?IAI?) dan peraturan yang terkait dengan penyajian dan pengungkapan
laporan keuangan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (?OJK?). Dasar pengukuran dalam
penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya historis (historical cost), kecuali beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan disusun dengan metode akrual kecuali laporan arus
kas. Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, dengan menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Kas dan setara kas Deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan yang tidak Cash and cash equivalents
dibatasi penggunaannya diklasifikasikan sebagai ?Setara Kas?. Bank dan deposito berjangka yang
dibatasi penggunaannya untuk digunakan sebagai jaminan tidak diklasifikasikan sebagai bagian dari
?Kas dan Setara Kas? melainkan disajikan pada akun ?Dana Ditetapkan Penggunaannya? dan
sebagai bagian dari ?Aset Tidak Lancar?.
Aset tetap Perusahaan menggunakan model biaya dalam pengukuran aset tetapnya. Aset tetap, dinyatakan Fixed assets
sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penyisihan penurunan nilai, jika
ada. Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line-method) untuk
mengalokasikan harga perolehan hingga mencapai nilai residu sepanjang estimasi masa manfaatnya
sebagai berikut: Jenis Aset Tetap Masa Manfaat Bangunan 10 - 20 tahun Perlengkapan Lalu Lintas 4 -
10 tahun Partisi dan Perlengkapan Kantor 3 - 5 tahun Alat Transportasi 4 - 8 tahun Biaya pemeliharaan
dan perbaikan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun
terjadinya. Sedangkan pemugaran dan penambahan daIam jumlah material dikapitalisasi. Aset tetap
yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dilepas, biaya perolehan serta akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari aset tetap yang bersangkutan dan keuntungan atau kerugian yang timbul dilaporkan di
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Aset tetap dalam konstruksi
disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua biaya,
termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan pembangunan aset tersebut dikapitalisasi
sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Akumulasi biaya perolehan yang
akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai
dibangun atau siap digunakan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode aset tersebut dihentikan
pengakuannya. Pada akhir periode pelaporan, Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa
Page 12
manfaat ekonomis aset, nilai residu, metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan
kondisi teknis.
Beban tangguhan Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat Deferred charges
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. Pada akhir periode pelaporan,
Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis aset, nilai residu, metode
penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis. Penelaahan dilakukan pada setiap
akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan aset pajak
tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar penghasilan kena pajak mendatang akan
tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur
dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau
liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan
disaling-hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama dan
otoritas perpajakan yang sama. Pajak Pertambahan Nilai ( ? PPN? ) Beban dan aset diakui setelah
dikurangi dengan jumlah PPN, kecuali: ? Ketika PPN yang terjadi sehubungan dengan pembelian aset
atau jasa tidak dapat diklaim kepada kantor pajak, dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya
perolehan aset atau sebagai beban. ? Piutang dan utang yang disajikan termasuk PPN.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak terkait adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a. Seseorang atau anggota Transactions with related parties
dekat keluarga orang tersebut terkait dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki kendali
atau kendali bersama atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor;
atau iii. adalah anggota personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor. b. Entitas terkait dengan entitas pelapor jika salah satu dari kondisi berikut ini berlaku: i.
Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah
entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
12 iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas
adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas
ketiga; v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas
yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau viii. Entitas, atau
anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Semua transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak terkait diungkapkan dalam Catatan yang
relevan.
Pajak penghasilan Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan liabilitas atas pajak penghasilan badan. Income taxes
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Page 13
Provisi Provisi pelapisan jalan tol Dalam pengoperasian jalan tol, Perusahaan mempunyai kewajiban untuk Provisions
menjaga kualitas sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimum) yang ditetapkan oleh
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, yaitu antara lain dengan
melakukan pelapisan ulang jalan tol secara berkala. Biaya pelapisan ini akan dicadangkan secara
berkala berdasarkan estimasi penggunaan jalan tol oleh pelanggan. Provisi pelapisan ulang jalan tol
diukur dengan nilai kini atas estimasi manajemen terhadap pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan liabilitas kini.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek (jika ada) Employee benefits
ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua
belas bulan setelah jasa tersebut diberikan. Imbalan Pasca Kerja Perusahaan menghitung liabilitas
imbalan pasca kerja dengan metode projected-unit-credit, sesuai dengan PSAK 24. Biaya jasa kini
diakui sebagai beban pada tahun berjalan. Perusahaan mengakui liabilitas atas program imbalan kerja
karyawan sesuai dengan ketentuan dari Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25
Maret 2003 (?UU Ketenagakerjaan?) yang dihitung dengan metode projected-unit-credit. Pengukuran
kembali atas liabilitas imbalan pasti yang berupa keuntungan dan kerugian aktuarial diakui dalam
penghasilan komprehensif lainnya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi pada
periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika
amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Sebagai akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama
periode vesting masa depan. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen diakui ketika kurtailmen atau
penyelesaian terjadi. Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut terpenuhi: ?
Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh
program; atau ? Mengubah ketentuan dalam program imbalan pasti yang menyebabkan bagian yang
signifikan dari jasa masa depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau memberikan imbalan yang
lebih rendah. Terkait adanya siaran pers DSAK IAI ?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa pada
bulan April 2022, Perusahaan mengubah kebijakan terkait atribusi imbalan pensiun pada periode jasa
sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program pensiun berbasis UU Cipta
Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan perhitungan tersebut adalah tidak material
terhadap Perusahaan, sehingga dibukukan seluruhnya pada laporan keuangan pada tahun berjalan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan dengan jumlah Earnings per share
rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar dan disetor penuh selama tahun yang
bersangkutan. Laba (rugi) per saham dilusian dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan
dengan jumlah rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar dan disetor penuh selama tahun
yang bersangkutan, yang disesuaikan untuk mengasumsikan konversi efek berpotensi saham biasa
yang sifatnya dilutif. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2022 dan tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal tersebut, Perusahaan tidak memiliki konversi efek berpotensi saham biasa yang
sifatnya dilutif sehingga Perusahaan tidak menyajikan laba (rugi) per saham dilusian.
Aset hak guna Perusahaan mengklasifikasikan setiap elemen sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi secara Right of use assets
terpisah bagi suatu perjanjian sewa yang mengandung elemen tanah dan bangunan. Perusahaan
sebagai lesse Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu
untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah: - Perusahaan
memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset
Page 14
identifikasian; dan - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Perusahaan memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang
relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dengan:
? Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau ? Perusahaan telah mendesain aset
dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama
periode penggunaan. Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga
tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak- guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah
pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada
atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Aset hak guna
kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Liabilitas sewa diukur pada
nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan,
maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Perusahaan menggunakan
suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. Pembayaran sewa yang termasuk
dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap. Setiap pembayaran sewa dialokasikan
sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga menghasilkan tingkat suku bunga yang
konstan atas saldo liabilitas yang tersisa. Liabilitas sewa yang terkait, dikurangi dengan beban
keuangan, dimasukkan ke dalam ?liabilitas sewa?. Elemen bunga dari beban keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat bunga periodik yang konstan
untuk saldo liabilitas yang tersisa pada setiap periode. Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai
bagian dari ?aset tetap? dan ?liabilitas sewa? di dalam laporan posisi keuangan. Perusahaan
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Sewa jangka pendek Perusahaan memutuskan untuk
tidak mengakui asset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang memiliki masa
sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Aset takberwujud Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset Intangible assets
tak berwujud dicatat pada nilai perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian
penurunan nilai. Aset takberwujud diamortisasi selama umur manfaat ekonomi dan dievaluasi apabila
terdapat indikasi adanya penurunan nilai untuk aset takberwujud. Periode dan metode amortisasi untuk
aset tak berwujud dengan umur manfaat ditelaah setidaknya setiap akhir tahun tutup buku. Aset
takberwujud Perusahaan terdiri dari perangkat lunak komputer (software) diamortisasi selama masa
manfaat sepanjang 3 (tiga) tahun.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi dengan menggunakan metode garis Prepaid expenses
lurus selama masa yang diharapkan dapat memberikan manfaat.
Aset konsesi Aset Takberwujud - Hak Pengusahaan Jalan Tol Berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Concession assets
Page 15
(?PPJT?), Perusahaan memiliki Hak Pengusahaan Jalan Tol (?HPJT?) yang merupakan hak untuk
membebankan pengguna jasa publik berdasarkan perjanjian jasa konsesi (Catatan 28). Perusahaan
telah menerapkan ISAK 16, ?Perjanjian Konsesi Jasa? (ISAK 16) dan ISAK 22, ?Perjanjian Konsesi
Jasa: Pengungkapan? (ISAK 22). ISAK 16 mengatur prinsip umum dalam pengakuan dan pengukuran
hak dan kewajiban terkait dengan perjanjian konsesi jasa. ISAK 16 mengatur bahwa infrastruktur tidak
diakui sebagai aset tetap operator (pihak penerima konsesi jasa) karena perjanjian jasa kontraktual
tidak memberikan hak kepada operator untuk mengendalikan penggunaan infrastruktur jasa publik.
Operator memiliki akses untuk mengoperasikan infrastruktur dalam menyediakan jasa publik untuk
kepentingan pemberi konsesi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam kontrak. ISAK 22
memberikan panduan spesifik mengenai pengungkapan yang diperlukan atas perjanjian konsesi jasa.
Infrastruktur yang diatur dalam PPJT tidak diakui sebagai aset tetap karena PPJT tidak memberikan
hak kepada Perusahaan untuk mengendalikan penggunaan infrastruktur jasa publik. Perusahaan
memiliki akses untuk mengoperasikan infrastruktur dalam menyediakan jasa publik untuk kepentingan
pemberi konsesi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam PPJT. Perusahaan membukukan
perjanjian konsesi jasa sebagai model aset takberwujud karena memiliki hak (lisensi) untuk
membebankan pengguna jasa publik. Pada saat pengakuan awal, aset konsesi dicatat pada nilai wajar
dari imbalan yang akan diterima. Aset konsesi ini adalah aset hak pengusahaan jalan tol yang akan
diamortisasi selama sisa masa hak konsesi sejak tanggal pengoperasian ruas jalan tol. Selama masa
konstruksi, akumulasi biaya perolehan dan konstruksi jalan tol diakui sebagai aset konsesi dalam
penyelesaian. Amortisasi mulai dibebankan pada saat aset konsesi tersebut siap digunakan. Aset
konsesi akan dihentikan pengakuannya pada saat berakhirnya masa konsesi. Tidak akan ada
keuntungan atau kerugian saat berakhirnya masa konsesi karena diharapkan telah diamortisasi secara
penuh dan akan diserahkan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (?BPJT?) tanpa syarat. Perusahaan
tidak dapat memindahkan/mengalihkan haknya berdasarkan PPJT, dan tidak dapat
memindahkan/mengalihkan tanggung jawab dan kewajibannya berdasarkan PPJT tanpa persetujuan
tertulis terlebih dahulu dari Pemerintah. Aset konsesi ini akan diserahkan ke Pemerintah/BPJT pada
saat akhir masa konsesi dan, pada saat itu, seluruh akun yang berhubungan dengan aset konsesi
dihentikan pengakuannya. Selama periode hak pengusahaan jalan tol, aset Hak Pengusahaan Jalan
Tol dikeluarkan dari laporan posisi keuangan Perusahaan jika jalan tol diserahkan (dikuasakan) kepada
pihak lain atau Pemerintah mengubah status jalan tol menjadi jalan non tol atau tidak ada manfaat
ekonomi yang dapat diharapkan dari penggunaannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian atau pelepasan aset diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
tahun pelaporan. Aset konsesi diamortisasi selama masa konsesi dengan menggunakan metode
sebagai berikut: ? Aset hak pengusahaan jalan tol untuk jalan dan jembatan tol diamortisasi dengan
menggunakan metode unit pemakaian berdasarkan volume lalu lintas/jumlah pengguna jalan tol. ?
Aset hak pengusahaan jalan tol selain jalan dan jembatan tol diamortisasi dengan menggunakan
metode garis lurus sesuai dengan umur manfaat aset. Provisi pelapisan jalan tol Dalam pengoperasian
jalan tol, Perusahaan mempunyai kewajiban untuk menjaga kualitas sesuai dengan SPM (Standar
Pelayanan Minimum) yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Republik Indonesia, yaitu antara lain dengan melakukan pelapisan ulang jalan tol secara berkala.
Biaya pelapisan ini akan dicadangkan secara berkala berdasarkan estimasi penggunaan jalan tol oleh
pelanggan. Provisi pelapisan ulang jalan tol diukur dengan nilai kini atas estimasi manajemen terhadap
pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas kini.
Modal saham Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham nomor 10 tanggal 28 Juni 2021 yang Share capital
dibuat dihadapan Dra. Yurina Surtati, SH., MBA., M.Kn, para pemegang saham menyetujui penjualan
saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk kepada PT Jakarta Marga Jaya dan terdapat perubahan
komposisi kepemilikan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjadi 334.420.770 lembar saham
Page 16
senilai Rp334.420 dan PT Jakarta Marga Jaya menjadi 321.306.230 lembar saham senilai Rp321.306.
Akta tersebut telah mendapatkan pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia No. AHU- AH.01.03-0405377 tanggal 29 Juni 2021.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu Financial instruments
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya. Perusahaan menerapkan
PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran dan
penurunan nilai atas instrumen aset keuangan
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan a. Pada tanggal 2 Februari 2023, Perusahaan melalui kuasa hukumnya menerima Relaas Events after reporting period
Pemberitahuan Putusan Mahkamah Agung RI dari Pengadilan Negeri Depok Kelas IA yang menolak
permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh pihak ketiga dengan Putusan Mahkamah Agung
RI No. 1026 PK/Pdt/2022, tanggal 3 November 2022, Jo No. 544/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Brt. b. Pada
tanggal 6 Januari 2023, Perusahaan menandatangani Amandemen V Perjanjian Pengusahaan Jalan
Tol Ruas Lingkar Luar Jakarta (JORR) Seksi W2 Utara berdasarkan Akta No. 02 tanggal 6 Januari
2023 dari Notaris Rina Utami Djauhari, S.H., mengenai penambahan dan/atau perubahan ketentuan
terkait pengusaaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (sepanjang relevan); dan penambahan dan/atau
perubahan ketentuan terkait pemanfaatan Ruang Milik Jalan (Rumija) tol. Seperti perubahan dalam
pasal definisi, penghapusan pasal iklan dan utilitas dan pasal Usaha-Usaha Lain, mengubah pasal
penghasilan badan usaha jalan tol serta penambahan pasal pengusahaan tempat istirahat dan
pelayanan di jalan tol dan pasal pemanfaatan ruang milik jalan tol.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amandemen dan penyesuaian atas standar, serta Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif interpretasi atas standar namun belum berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada 1 Januari 2022. effective
Amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan
Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang; ? Amendemen
PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang Definisi
Estimasi Akuntansi; ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset
dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan ? Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah. Standar
baru dan amendemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? PSAK 74: Kontrak Asuransi; dan ?
Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 ? Informasi
Komparatif. Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Perusahaan masih melakukan evaluasi
atas dampak potensial dari penerapan standar baru, amandemen standar dan interpretasi standar
tersebut.
Page 17
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, gross
2,678 88 2,766
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
297 297
langsung
Dimiliki langsung 2,975 88 3,063 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,975 88 3,063
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, accumulated
2,295 101 2,396
langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
217 18 235
langsung
Dimiliki langsung 2,512 119 2,631 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,512 119 2,631
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
463 432
equipment
Page 18
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Revaluasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Revaluation of property, Property, plant, and
equipment, beginning period plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, gross
2,468 210 2,678
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
297 297
langsung
Dimiliki langsung 2,765 210 2,975 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,765 210 2,975
equipment
Akumulasi depresiasi Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment, Carrying amount, accumulated
2,121 174 2,295
langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
182 35 217
langsung
Dimiliki langsung 2,303 209 2,512 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,303 209 2,512
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
462 463
equipment
Page 19
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Aset Tetap Perusahaan menggunakan model biaya dalam pengukuran aset tetapnya. Aset tetap, Disclosure of notes for property, plant and
dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penyisihan equipment
penurunan nilai, jika ada. Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
(straight-line-method) untuk mengalokasikan harga perolehan hingga mencapai nilai residu sepanjang
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: Jenis Aset Tetap Masa Manfaat Bangunan 10 - 20 tahun
Perlengkapan Lalu Lintas 4 - 10 tahun Partisi dan Perlengkapan Kantor 3 - 5 tahun Alat Transportasi 4
- 8 tahun Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada tahun terjadinya. Sedangkan pemugaran dan penambahan daIam jumlah
material dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dilepas, biaya perolehan
serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari aset tetap yang bersangkutan dan keuntungan atau
kerugian yang timbul dilaporkan di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun
berjalan. Aset tetap dalam konstruksi disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan
sebesar biaya perolehan. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan
pembangunan aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam
konstruksi. Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dibangun atau siap digunakan. Jumlah tercatat aset
tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
periode aset tersebut dihentikan pengakuannya. Pada akhir periode pelaporan, Perusahaan
melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis aset, nilai residu, metode penyusutan,
dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Page 20
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 1,839 1,839 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 1,839 1,839 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 775 319 1,094 Others, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 775 319 1,094 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 1,064 745 Right of use assets Carrying amount
Page 21
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
Revaluasi aset hak guna
awal guna akhir
Right of use assets, Disposals in right of use Revaluation of right of use Right of use assets,
beginning period assets assets end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 137 ( 137 ) 0 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 2,058 ( 689 ) 470 1,839 Others, right of use assets
Aset hak guna 2,195 ( 826 ) 470 1,839 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 126 ( 137 ) 11 Building, right of use assets Carrying amount,
Lainnya, aset hak guna 913 ( 689 ) 551 Others, right of use assets accumulated depreciation
Aset hak guna 1,039 ( 826 ) 562 775 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 1,156 (0) ( 92 ) 1,064 Right of use assets Carrying amount
Page 22
[3612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, Disclosure of notes for right of use assets
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset identifikasian, Perusahaan harus menilai apakah: a. Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset
identifikasian ? ini dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau
mewakili secara substantial seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok
memiliki hak substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi; b. Perusahaan memiliki hak
untuk memperoleh secara substantial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama periode
penggunaan; c. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Perusahaan memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu dimana semua
keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya,
Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika: ? Perusahaan memiliki
hak untuk mengoperasikan aset; atau ? Perusahaan mendesain aset dengan cara menetapkan
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan. Pada tanggal insepsi atau pada
penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, Perusahaan
mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Pada
tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset
pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa,
dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan
metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat
aset hak-guna atau akhir masa sewa. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang
belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit
dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
sebagai tingkat bunga diskonto.
Page 23
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pendapatan tol merupakan pendapatan tol atas pengoperasian ruas Jalan Tol Ruas Lingkar Luar Disclosure of notes for revenue
Jakarta (JORR) Seksi W2 Utara (Ulujami - Kebon Jeruk).
Page 24
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Pendapatan Tol 161,785 148,653 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Pendapatan Usaha Service revenue 2
554 554
Lainnya
Pendapatan dari jasa 162,339 149,207 Service revenue
Tipe pendapatan 162,339 149,207 Type of revenue
Page 25
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Page 26
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Akun ini terutama terdiri dari pendapatan yang akan diterima dari bagi hasil tol. Disclosure of notes for trade receivables
Page 27
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 28
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 29
[3634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate
Nama obligasi 1 SERI C IDR 299,000 2024-11-08 8.3 Bond name 1
Nama obligasi 2 SERI D IDR 320,000 2027-11-08 8.7 Bond name 2
Nama obligasi 3 SERI E IDR 464,000 2029-11-08 8.85 Bond name 3
Nama obligasi 1,083,000 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate
Nama obligasi 1 SERI C IDR 299,000 2024-11-08 8.3 Bond name 1
Nama obligasi 2 SERI D IDR 320,000 2027-11-08 8.7 Bond name 2
Nama obligasi 3 SERI E IDR 464,000 2029-11-08 8.85 Bond name 3
Nama obligasi 1,083,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 1,083,000 1,083,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 2,490 ) ( 2,668 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 1,080,510 1,080,332 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 1,080,510 1,080,332 Long-term bonds payable
Page 30
[3634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Pada tanggal 31 Oktober 2017, Perusahaan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Disclosure of notes for bonds payable
Keuangan (OJK) atas penerbitan Obligasi I Marga Lingkar Jakarta Tahun 2017 (?Obligasi?) dengan 5
(lima) seri yaitu: ? Seri A senilai Rp200.000 dengan suku bunga 7,45% per tahun dan telah jatuh
tempo dan dilunasi tanggal 8 November 2020 ? Seri B senilai Rp217.000 dengan suku bunga 7,75%
per tahun dan telah jatuh tempo dan dilunasi tanggal 8 November 2022 ? Seri C senilai Rp299.000
dengan suku bunga 8,30% per tahun dan akan jatuh tempo tanggal 8 November 2024 ? Seri D senilai
Rp320.000 dengan suku bunga 8,70% per tahun dan akan jatuh tempo tanggal 8 November 2027 ?
Seri E senilai Rp464.000 dengan suku bunga 8,85% per tahun dan akan jatuh tempo tanggal 8
November 2029 Total dana yang diterima Perusahaan pada tanggal 8 November 2017 dari hasil
penerbitan obligasi adalah sebesar Rp1.500.000. Sesuai dengan perjanjian dengan PT Bank Mega
Tbk selaku wali amanat dan prospektus utang obligasi MLJ, sekitar 90% dari dana tersebut akan
digunakan untuk pelunasan seluruh kredit investasi dan sekitar 8% untuk penyisihan dana cadangan
pembayaran bunga sebesar 12 (dua belas) bulan bunga untuk seluruh seri obligasi yang tersedia
paling lambat 1 (satu) bulan setelah tanggal emisi, dan sisanya untuk modal kerja, termasuk namun
tidak terbatas kepada biaya layanan transaksi, biaya layanan lalu lintas dan biaya layanan konstruksi.
Perusahaan juga diwajibkan untuk mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu berdasarkan
laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa
Keuangan selama periode utang obligasi sebagai berikut: ? Interest Coverage Ratio (ICR) (rasio
cakupan bunga) lebih atau sama dengan 1,5 kali; ? Debt to Equity Ratio (DER) (rasio utang) kurang
atau sama dengan 4 kali. Perusahaan juga akan dianggap wanprestasi terhadap kewajibannya
sehubungan dengan utang obligasinya apabila Perusahaan membuat utang baru, kecuali untuk
menambah keperluan modal kerja Perusahaan dalam rangka pemenuhan kebutuhan operasional
dan/atau dana cadangan pelunasan pokok obligasi dan/atau dana cadangan pemeliharaan atau
apabila Perusahaan mengeluarkan obligasi atau instrumen utang lain yang sejenis yang mempunyai
kedudukan lebih tinggi, atau pembayarannya didahulukan dari obligasi. Obligasi ini dijamin dengan
seluruh harta kekayaan Perusahaan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang
telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Page 31
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak lainnya Lainnya 499 649 Others, counterparty Third party
Rincian pihak 499 649 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Jasamarga Rank 1, counterparty Related party
512 162
(Persero) Tbk
Pihak 2 PT Hutama Karya Rank 2, counterparty
515 1,226
(Persero)
Rincian pihak 1,027 1,388 List of counterparty
Page 32
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok untuk pengadaan barang dan jasa. Uang Disclosure of notes for trade payables
titipan merupakan pendapatan tol yang belum dibayarkan kepada PT Jasamarga (Persero) Tbk, PT
Jalantol Lingkar Baratsatu dan PT Hutama Karya (Persero) atas kendaraan yang melewati ruas tol
Perusahaan sehubungan dengan Perjanjian Kerja Sama Integrasi Sistem Transaksi Pembayaran Tol
dengan seluruh Badan Usaha Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Catatan 29b).
Page 33
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Infrastructure Industry
Page 34
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 35
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 36
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 37
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 38
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 39
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 40
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
instance.zip
done
inlineXBRL.zip
done
547.pdf
done
548.pdf
done
FinancialStatement-2023-II-MLJK.xlsx
done