Back to announcement
20230731_PRDA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356213_lamp1.pdf
Other Text extracted PRDASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
BERITA PERS
Untuk diterbitkan segera
KEJAR PERTUMBUHAN VOLUME PEMERIKSAAN PASCA LEBARAN, PRODIA CATAT KENAIKAN
PENDAPATAN MENJADI Rp1.063,1 MILIAR
JAKARTA, 31 Juli 2023 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) sukses mencatatkan kinerja yang
positif hingga pertengahan tahun ini. Pendapatan mengalami kenaikan menjadi Rp1.063,1 miliar didukung oleh
kenaikan volume pemeriksaan, khususnya pasca seasonality bulan Ramadhan dan Lebaran serta berbagai
aktivitas marketing dalam rangka HUT-50 Prodia. Perseroan juga mencatat perolehan laba bersih pada
semester pertama tahun 2023 sebesar Rp148,7 miliar, sedikit mengalami kontraksi secara Year-on-Year (YoY),
namun masih memiliki pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) sebesar 16% dalam 5 tahun terakhir. Arus Kas
bersih dari Aktivitas Operasi melonjak 22% menjadi Rp 201,7 miliar, menandakan Perseroan memiliki posisi
keuangan yang sehat untuk melanjutkan operasi bisnis hingga akhir tahun.
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengatakan bahwa pencapaian kinerja Perseroan hingga tengah tahun
menunjukkan ketahanan Perseroan untuk tetap menghasilkan kinerja positif pasca pandemi dan juga tanggap
terhadap berbagai perubahan siklus bisnis. Didorong oleh berbagai inovasi bisnis, teknologi, dan tim yang solid,
Perseroan berupaya untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik dari tahun ke tahun. “Kami optimis dapat
mempertahankan kinerja positif ini dan terus mengedepankan pelayanan berbasis customer centric yang
berkualitas, untuk mencapai target di akhir tahun dengan gemilang.” tutup Dewi.
Untuk terus mempertahankan kinerja positif sampai akhir tahun, Perseroan mendorong pertumbuhan jumlah
kunjungan dan volume pemeriksaan, baik dari segmen Business to Consumers (B2C) dan Business to Business
(B2B). Dengan strategi berbasis customer centric, Prodia terus memperluas akses layanan melalui channel
digital, Home Service, dan partnership dengan institusi kesehatan lainnya, termasuk rumah sakit, klinik, dan
asuransi. Jumlah pendapatan dari channel digital mengalami kenaikan sebesar lebih dari 43% di semsester I
tahun 2023 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sedangkan kontribusi pendapatan dari
layanan Home Service telah mencapai angka 11%. Selain itu, pendapatan dari referensi pihak ketiga (rumah
sakit, klinik, asuransi, dll) mengalami peningkatan lebih dari 16% YoY. Sampai dengan semester pertama tahun
ini, Perseroan juga telah berhasil meluncurkan 10 pemeriksaan baru untuk melengkapi jenis pemeriksaan yang
dibutuhkan oleh pelanggan.
Perseroan akan terus melanjutkan pengembangan teknologi digital dalam bisnis operasional guna
meningkatkan transparansi, kemudahan akses layanan, keamanan dan juga komitmen kualitas pelayanan
kepada pelanggan. Hal ini terlihat dari besaran alokasi pendanaan Perseroan, dimana lebih dari 50% dari total
capex di tahun ini akan digunakan untuk pengembangan lab dan teknologi digital dalam bisnis operasional.
******
Page 2
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga 30 Juni 2023, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 290 outlet, di 77 Kota, 85 Kabupaten, dan 34 Propinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia Stephanie Setiawan Corporate Secretary Head of Investor Relation PT Prodia Widyahusada Tbk. PT Prodia Widyahusada Tbk. Ph. +62-21-3144182 Ph. +62-21 3144182 Email corporate.secretary@prodia.co.id E-mail investor.relation@prodia.co.id
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.