Skip to content
Back to announcement

20230731_SMKM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356154_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted SMKM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 39

Page 1
  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk


       LAPORAN KEUANGAN INTERIM
       TANGGAL 30 JUNI 2023 SERTA
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
        PADA TANGGAL TERSEBUT
Page 2
                          PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                            LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                            TANGGAL 30 JUNI 2023 SERTA
                     UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
                             PADA TANGGAL TERSEBUT




                                    Daftar isi


                                                                        Halaman


Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan ……………………………………………………….…..…………….                  1-2

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain …………………….…..……………      3

Laporan Perubahan Ekuitas …………………………………..………..………..….……………                 4

Laporan Arus Kas …………………………………………………………………….…………….                         5

Catatan atas Laporan Keuangan ..………………………………….…………………………….               6 - 36
Page 3

          
Page 4
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
                                         Tanggal 30 Juni 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                               Catatan            30 Juni 2023             31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                                   2e,2f,4,18          115.871.310.123            112.475.650.908
Piutang usaha                                   2e,5,18             38.260.715.781                          -
Uang muka                                        2m,6               52.635.370.505             87.551.986.590
Jumlah Aset Lancar                                                 206.767.396.409            200.027.637.498

ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - setelah dikurangi
    akumulasi penyusutan sebesar
    Rp8.074.171.456 pada tanggal
    30 Juni 2023 dan
    Rp6.805.330.681 pada tanggal
    31 Desember 2022                           2h,2i,7,13            2.368.252.244              3.595.456.019
Aset tak berwujud - setelah dikurangi
    akumulasi penyusutan sebesar
    Rp111.395.834 pada tanggal
    30 Juni 2023 dan
    Rp44.041.667 pada tanggal
    31 Desember 2022                                                   501.604.166               479.958.333
Jumlah Aset Tidak Lancar                                             2.869.856.410              4.075.414.352
JUMLAH ASET                                                        209.637.252.819            204.103.051.850




                          Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                        yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                       1
Page 5
                                PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
                                       Tanggal 30 Juni 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                             Catatan            30 Juni 2023             31 Desember 2022

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Beban yang masih harus dibayar                 2e,18                           -                422.877.940
Utang dividen                                                      1.253.000.000                          -
Pendapatan diterima di muka                     2n                 3.789.000.000              3.789.000.000
Utang pajak                                    2j,8a               1.071.975.057              3.237.561.370
Bagian utang jangka panjang yang jatuh
   tempo dalam waktu satu tahun:
   Utang pembelian aset tetap                  2e,18                   67.170.000              111.950.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    6.181.145.057              7.561.389.310

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh tempo
   dalam waktu satu tahun:
   Utang pembelian aset tetap                  2e,18                 156.730.000               179.120.000
Liabilitas imbalan kerja karyawan                                    961.225.872               845.825.980
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   1.117.955.872              1.024.945.980
JUMLAH LIABILITAS                                                  7.299.100.929              8.586.335.290

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
    Rp100 per saham
    Modal dasar - 4.000.000.000 saham
    Modal ditempatkan dan disetor
        penuh - 1.253.000.000 saham               9              125.300.000.000            125.300.000.000
Tambahan modal disetor                           10               38.214.800.000             38.214.800.000
Saldo laba
        Belum ditentukan penggunaannya                            38.623.351.890             31.901.916.560
        Telah ditentukan penggunaannya                               200.000.000                100.000.000
JUMLAH EKUITAS                                                   202.338.151.890            195.516.716.560

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    209.637.252.819            204.103.051.850




                        Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                      2
Page 6
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                               Catatan            30 Juni 2023             30 Juni 2022

PENDAPATAN                                       2n,11              77.200.555.713          70.568.076.350

BEBAN POKOK PENDAPATAN                           2n,12              61.760.444.571          56.454.461.080

LABA KOTOR                                                          15.440.111.142          14.113.615.270

BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                     2n,7,13              7.511.921.285           3.699.508.599
LABA USAHA                                                           7.928.189.857          10.414.106.671
Penghasilan (beban) lain-lain - bersih                                 146.245.473              24.477.221
LABA SEBELUM BEBAN
   PAJAK PENGHASILAN                                                 8.074.435.330          10.438.583.892
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                          2j,8b                              -        2.291.103.320
LABA TAHUN BERJALAN                                                  8.074.435.330           8.147.480.572

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                       -                     -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                              8.074.435.330           8.147.480.572

LABA PER SAHAM                                   2o,14                          6,96                  7,02




                          Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                        yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.


                                                         3
Page 7
                                               PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                               Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                Saldo Laba
                             Modal Saham
                            Ditempatkan dan           Tambahan Modal            Belum Ditentukan        Telah ditentukan
                             Disetor Penuh               Disetor                 Penggunaannya          penggunaannya          Jumlah Ekuitas
                                                                                                                           -
Saldo, 1 Januari 2022           100.000.000.000                             -        22.747.819.960                              122.747.819.960

Setoran modal                    25.300.000.000                             -                      -                       -      25.300.000.000

Tambahan modal disetor                            -        38.214.800.000                          -                       -      38.214.800.000

Laba periode berjalan                             -                         -         8.147.480.572                        -       8.147.480.572

Saldo, 30 Juni 2022             125.300.000.000            38.214.800.000            30.895.300.532                        -     194.410.100.532

Pembentukan cadangan umum                         -                         -          (100.000.000)           100.000.000

Laba periode berjalan                             -                         -         1.133.753.772                        -       1.133.753.772

Beban komprehensif lain                           -                         -           (27.137.744)                       -          (27.137.744 )

Saldo 31 Desember 2022          125.300.000.000            38.214.800.000            31.901.916.560            100.000.000       195.516.716.560

Dividen                                           -                         -        (1.253.000.000)                       -       (1.253.000.000 )

Pembentukan cadangan umum                     -                         -              (100.000.000)         100.000.000                        -

Laba periode berjalan                         -                         -             8.074.435.330                        -       8.074.435.330

Saldo, 30 Juni 2023             125.300.000.000            38.214.800.000            38.623.351.890            200.000.000       202.338.151.890




                                       Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                                     yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                                    4
Page 8
                               PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                                      LAPORAN ARUS KAS
               Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                30 Juni 2023             30 Juni 2022

ARUS KAS UNTUK
    AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                     38.427.839.932            3.007.686.022
Pembayaran kepada pemasok                                        (30.446.125.051 )       (129.280.313.380 )
Pembayaran kepada karyawan                                        (2.140.442.460 )         (1.460.000.000 )
Pembayaran pajak                                                  (3.699.401.039 )           (738.771.768 )
Kegiatan operasional lainnya                                       1.451.594.833               24.477.221
Arus Kas Bersih Diperoleh
    dari (Digunakan untuk)
    Aktivitas Operasi                                              3.593.466.215         (128.446.921.905 )

ARUS KAS UNTUK AKTIVITASI
    INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                  (41.637.000 )          (134.143.000 )
Perolehan aset tak berwujud                                           (89.000.000 )                     -
Arus Kas Bersih Digunakan untuk
    Aktivitas Investasi                                             (130.637.000 )           (134.143.000 )

ARUS KAS DARI AKTIVITAS
    PENDANAAN
Tambahan modal disetor                                                          -         38.023.061.357
Setoran modal                                                                   -         25.300.000.000
Utang Pembiayaan                                                      (67.170.000 )          (22.390.000 )
Arus Kas Bersih Diperoleh
    dari Aktivitas Pendanaan                                          (67.170.000 )       63.300.671.357

KENAIKAN (PENURUNAN)
   BERSIH KAS DAN BANK                                             3.395.659.215          (65.280.393.548 )
KAS DAN BANK AWAL
   TAHUN/PERIODE                                                112.475.650.908           90.420.429.620

KAS DAN BANK AKHIR
   TAHUN/PERIODE                                                115.871.310.123           25.140.036.072




                        Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian
                      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.

                                                     5
Page 9
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.   UMUM
     a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan
        PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada mulanya dengan nama PT Rubenindo
        Artha Subur didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris E. Sianipar, S.H., No. 07 tanggal
        4 Februari 1981. Akta pendirian tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman
        Republik Indonesia melalui surat No. Y.A.5/256/10, tanggal 16 Mei 1981. Nama Perusahaan berubah
        dari PT Rubenindo Artha Subur menjadi PT Sumber Mas Konstruksi Tbk berdasarkan Akta Notaris
        Bliamto Silitonga, S.H. No. 28 tanggal 14 Februari 2020. Akta perubahan ini telah disahkan oleh
        Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Surat Keputusan No. AHU-0009280.AH.01.10 tanggal
        27 Februari 2020. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
        dinyatakan dengan Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn, No.15 tanggal 12 Januari 2022 mengenai
        perubahan susunan pemegang saham.
        Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
        berusaha dalam bidang konstruksi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perusahaan
        melaksanakan kegiatan usaha utamanya dengan rincian sebagai berikut:
        1. Konstruksi bangunan sipil jalan
        2. Konstruksi gedung perkantoran

        Selain kegiatan usaha utama tersebut, Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang
        yaitu konstruksi bangunan sipil jembatan, jalan layang, fly over dan underpass. Perusahaan memulai
        kegiatan operasi komersialnya sebagai perusahaan konstruksi kelas menengah pada tahun 2017.

        Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan kantor berlokasi di Graha Mustika Ratu lantai 5, Jalan
        Gatot Subroto Nomor 74-75, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

        Entitas Induk langsung Perusahaan adalah PT Vina Nauli Jordania yang mayoritas sahamnya dimiliki
        oleh Intan Magdalena.

     b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

        Pada tanggal 25 Februari 2022, Perusahaan telah memperoleh Pernyataan Efektif dari Otoritas Jasa
        Keuangan melalui Surat No. S-33/D.04/2022 untuk melakukan penawaran umum perdana saham biasa
        melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 250.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per
        saham dan pada harga penawaran Rp264 per saham. Perusahaan telah mencatatkan seluruh
        sahamnya pada BEI pada tanggal 9 Maret 2022 dengan biaya emisi sebesar Rp2.785.200.000.

     c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan, Audit Internal dan Karyawan

        Pada tanggal 30 Juni 2023, susunan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan adalah sebagai
        berikut:

                       Dewan Komisaris                                          Direksi

        Komisaris Utama      : Intan Magdalena             Direktur Utama   :      Budi Aris P
        Komisaris            : Untung Surono               Direktur         :      Amaldin
        Komisaris Independen : Monang Tua Sitanggang

        Pada tanggal 31 Desember 2022, susunan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan adalah sebagai
        berikut:

                       Dewan Komisaris                                          Direksi

        Komisaris Utama      : Intan Magdalena             Direktur Utama   :      Budi Aris P
        Komisaris            : Ismadi Bin Isenin           Direktur         :      Budiman Pramonosidi
        Komisaris Independen : Monang Tua Sitanggang




                                                     6
Page 10
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.      UMUM (lanjutan)

     c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan, Audit Internal dan Karyawan
        (lanjutan)

        Manajemen kunci adalah Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan. Ruang lingkup Direktur Utama
        mencakup bidang sumber daya manusia, keuangan dan akuntansi dipimpin oleh
        Budi Aris P dan ruang lingkup Direktur mencakup pemasaran dan operasional dipimpin oleh Budiman
        Pramonosidi.

        Susunan anggota komite audit Perusahaan pada 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:

         Ketua               : Monang Tua Sitanggang, SE, SH
         Anggota             : Rinaldi Vivenda, SE, CPAI, CPA
         Anggota             : Yoyo Karioso, SE


        Pada tanggal 30 Juni 2023, Sekretaris Perusahaan Perusahaan adalah Pandapotan Manik.

        Pada tanggal 30 Juni 2023, Auditor Internal dan Kepala Unit Audit Internal Perusahaan adalah Sobirin,
        SE.

        Imbalan jangka pendek berupa gaji dan tunjangan yang diberikan kepada Komisaris dan Dewan
        Direksi untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, secara keseluruhan masing-
        masing berjumlah sebesar Rp1.080.000.000 atau mewakili masing-masing 48,05% dan 70,45% dari
        jumlah beban gaji dan tunjangan dalam akun “Beban Umum dan Administrasi”.

        Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan masing-masing memiliki 28 dan 24
        karyawan tetap (tidak diaudit).

     d. Penyelesaian Laporan Keuangan
        Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah
        diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen Perusahaan pada tanggal
        31 Juli 2023.


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan

        Laporan keuangan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (dahulu PT Rubenindo Artha Subur) disusun
        berdasarkan standar akuntansi keuangan di Indonesia yaitu Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
        (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
        Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
        Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah
        pengawasannya.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras dengan
        kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun
        yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah
        direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar
        akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023.

        Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan
        menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
        pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.




                                                     7
Page 11
                                PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (lanjutan)

      Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
      dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

      Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah, yang
      merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

      Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Perusahaan, karena sifat dan
      jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.

      Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia
      mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
      membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang
      kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan
      estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan di Catatan 3.

   b. Standar, Amendemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun
      Berjalan

      Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan standar dan sejumlah amendemen/
      penyesuaian/interpretasi PSAK yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi
      yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2022. Penerapan atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan
      atas kebijakan akutansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang
      dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

      -   Amendemen PSAK 73 - Konsesi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021

          Amendemen tersebut memperpanjang kebijakan praktis konsesi sewa terkait Covid-19 dimana
          segala bentuk pengurangan pembayaran sewa hanya memengaruhi pembayaran sewa pada atau
          sebelum tanggal 30 Juni 2022.

      -   PSAK 57 (Amendemen), “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”: Kontrak
          Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak

          Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam
          menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.

          Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari biaya yang
          berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak terdiri
          dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga kerja langsung atau
          material) dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak (misalnya
          alokasi biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam memenuhi kontrak tersebut).

      -   PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Instrumen Keuangan”

          PSAK 71 (Penyesuaian 2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam terkait
          penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan) yang dibayarkan
          setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya memasukkan fee (imbalan) yang
          dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang
          dibayar atau diterima baik peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain.

      -   PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Konsensi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021

          PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian biaya
          properti sewaan dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait perlakuan insentif sewa
          yang mungkin timbul karena bagaimana insentif sewa diilustrasikan dalam contoh tersebut.


                                                   8
Page 12
                                PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Standar, Amendemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum
      Diterapkan

      Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, standar dan amendemen-amendemen atas PSAK yang
      relevan bagi Perusahaan, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan dini
      diijinkan, adalah sebagai berikut:

      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023

      -   PSAK 1 (Amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
          atau Jangka Panjang

          Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
          diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir
          periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah
          tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen
          tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.

          Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang
          sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk
          beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.

      -   PSAK 16 (Amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan

          Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
          penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan.
          Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam
          laba rugi.

      -   PSAK 25 (Amendemen) Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan:
          Definisi Estimasi Akuntansi

          Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan
          antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan.
          Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan
          input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.

      -   PSAK 1 (Amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi

          Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
          pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut
          bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
          berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan
          entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
          menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
          membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.




                                                    9
Page 13
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   c. Standar, Amendemen/Penyesuaian dan Interpretasi Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum
      Diterapkan (lanjutan)

      -      PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
             Timbul dari Transaksi Tunggal

             Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada
             saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan
             praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.

      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024

      -      PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan
             Kovenan

             Dalam amendemen ini liabilitas jangka panjang dengan kovenan disajikan sebagai liabilitas jangka
             pendek atau panjang bergantung pada ada atau tidaknya hak untuk menunda penyelesaian
             liabilitas. Kovenan dalam hal ini dibagi menjadi kovenan yang memengaruhi dan tidak
             memengaruhi hak untuk menunda penyelesaian liabilitas setidaknya 12 bulan setelah periode
             pelaporan.

      -      PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik

             Amendemen ini memberikan penegasan atas pengukuran selanjutnya untuk aset hak-guna dan
             liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa-balik. Penjual-penyewa (seller-lessee) mengukur
             liabilitas sewa dengan suatu cara sehingga tidak akan mengakui jumlah keuntungan atau kerugian
             yang terkait dengan hak guna atas aset yang masih dipertahankannya.

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, dampak dari penerapan standar, amendemen
      dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh
      manajemen.

   d. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang

       Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi
       lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
        i)     akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
        ii)    untuk diperdagangkan,
        iii)   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas
               kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas
               dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

          Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

          Suatu liabilitas disajikan lancar/jangka pendek bila:
          i)      akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
          ii)     untuk diperdagangkan,
          ii)     akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
          iii)    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
                  setelah tanggal pelaporan.

          Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.




                                                         10
Page 14
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan

      Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
      Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
      liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

      Klasifikasi

      i.   Aset keuangan

           Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya
           perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan (iii)
           nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).

           Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
           dipenuhi:

           •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
               dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
           •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas
               yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

      Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan
      harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
      Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada
      tingkat instrumen.

      Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan
      mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas
      akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.

      Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan piutang usaha yang diklasifikasikan sebagai
      aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur
      pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

      ii. Liabilitas Keuangan

           Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas
           keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi.

           Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari beban yang masih harus dibayar dan utang pembelian
           aset jangka panjang yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
           diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan diukur pada FVTPL.

      Pengakuan dan pengukuran

      i. Aset Keuangan

           Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual
           aset keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali
           untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat
           Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset
           keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya
           transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau
           ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang
           didefinisikan dalam PSAK 72.



                                                       11
Page 15
                                PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)

      i. Aset Keuangan (lanjutan)

         Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
         yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim)
         diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau
         menjual aset tersebut.

         Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya. Semua aset keuangan Perusahaan
         diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang).

         Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
         menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai.
         Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi
         atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto
         pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak
         terpisahkan dari suku bunga efektif.

      ii. Liabilitas Keuangan

         Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut
         diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain,jika substansi perjanjian kontraktual
         mengharuskan Perusahaan untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang
         instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset
         keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.

         Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya
         perolehan diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai
         FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
         menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi
         dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui
         proses amortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan dimortisasi dihitung
         dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
         merupakan bagian integral dari suku bunga efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif diakui
         sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman
         berbunga dan pinjaman lainnya.

      Metode Suku Bunga Efektif

      Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
      diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode
      yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
      pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima
      yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium
      dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan
      periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.




                                                    12
Page 16
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Penurunan Nilai Aset Keuangan

      Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh instrumen
      utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara
      arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima
      Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan
      diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya
      yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.

      ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
      peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan
      sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan
      secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya,
      terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).

      Karena piutang usaha tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Perusahaan menerapkan
      pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak
      menelusuri perubahaan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
      ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perusahaan membentuk matriks provisi
      berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan
      (forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.

      Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak
      lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat menganggap aset
      keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa
      Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan
      persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus
      kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan
      penyisihan.

      Penghentian Pengakuan

      i.   Aset Keuangan

           Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
           kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:

           a.   Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau

           b.   Perusahaan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
                keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa
                penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan
                (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan
                tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan
                manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas
                aset keuangan tersebut.

           Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
           menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial tidak
           mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer
           pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap
           aset keuangan tersebut.




                                                      13
Page 17
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Penghentian Pengakuan (lanjutan)

      i. Aset Keuangan (lanjutan)


         Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
         sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
         diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

         Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
         diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Perusahaan.

         Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
         perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba
         rugi.

      ii. Liabilitas Keuangan

         Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
         dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang
         dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.

         Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
         dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
         ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
         sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
         antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba rugi.

   f. Kas dan Bank

      Kas dan bank terdiri dari kas dan saldo bank yang memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dan
      tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya, dan cerukan.

   g. Pengukuran Nilai Wajar

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
      untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
      pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
      mengalihkan liabilitas terjadi:

      1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
      2. jika tidak terdapat pasar utama di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
         tersebut.

      Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.

      Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
      menetukan harga aset atau liabilitas tersebut dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
      kepentingan ekonomi terbaiknya.

      Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
      menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
      terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
      dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.



                                                      14
Page 18
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   g. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

      Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai
      tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati
      (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

      Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas
      tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkat input terendah yang
      signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:

      1. Tingkat 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.
      2. Tingkat 2 - teknik penilaian dimana tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
         wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung.
      3. Tingkat 3 - teknik penilaian dimana tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
         wajar tidak dapat diobservasi.

      Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka
      Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara
      menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan
      terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.

   h. Aset Tetap

      Aset tetap, dinyatakan sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
      penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
      tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan
      dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika
      memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria
      pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

      Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
      ekonomis aset tetap, sebagai berikut:

                                                                                                 Tahun
       Alat proyek                                                                                  4
       Peralatan kantor                                                                             4
       Kendaraan                                                                                    4
      Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
      ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan,
      biaya perolehan, beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun.
      Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi
      pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

      Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap akhir
      tahun, bila diperlukan.




                                                      15
Page 19
                                   PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                       Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   i.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
        mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai
        aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

        Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
        wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali
        aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau
        kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
        mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya dan
        rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi, kecuali aset tersebut disajikan pada jumlah
        revaluasian, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.

        Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai
        waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk
        menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi
        tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset.
        Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.

        Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
        penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi atau
        mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah
        terpulihkan aset tersebut.

        Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika
        terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
        tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke
        jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi
        jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi
        penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
        penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali aset yang
        bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan
        diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
        disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi
        nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

        Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset non-keuangan pada
        tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

   j.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali
        untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba rugi, baik dalam penghasilan
        komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Beban pajak final diakui dalam laporan laba rugi, dan
        dinyatakan sebagai beban pajak final.

        Pajak kini

        Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
        keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Manajemen
        secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
        sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu,
        manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas
        pajak.

        Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban
        pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


                                                       16
Page 20
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   j.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Perusahaan
        mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak
        akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan
        Perusahaan.

        Pajak tangguhan

        Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
        pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan.
        Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa
        pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan
        rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang
        akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
        jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
        untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang
        belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan
        besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk
        dipulihkan.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat
        aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang
        berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait
        dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
        pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk
        transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif
        lain atau langsung ke ekuitas.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
        hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan
        liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud
        untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

        Pajak final
        Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
        dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Perbedaan nilai
        tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final tidak diakui sebagai aset
        atau kewajiban pajak tangguhan.

        Beban pajak kini sehubungan dengan penghasilan yang menjadi subyek pajak final diakui proporsional
        dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah
        pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak
        penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain diakui sebagai pajak
        dibayar di muka atau utang pajak.




                                                      17
Page 21
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   k. Imbalan Kerja

        Manfaat imbalan pasti

        Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang
        Ketenagakerjaan No. 13, 2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UU Ketenagakerjaan”) pada tahun 2020 dan
        Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan pasal 81 dan
        Pasal 185(b) Undang-undang No.11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban pensiun
        berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria
        secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas
        tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

        Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset
        (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung
        dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program.
        Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba
        dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

        Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi
        atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.

        Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti
        neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
        • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
           penyelesaian)
        • Beban atau pendapatan bunga neto
        • Pengukuran kembali

        Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan
        kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

   l.   Sewa

        Sebagai lessee

        Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak.
        Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh
        kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek
        (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset
        pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa
        sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih
        merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.

        Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan
        pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku
        bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus
        untuk penyewa.




                                                     18
Page 22
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   l.   Sewa (lanjutan)

        Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
        •   pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
        •   pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
            diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
        •   jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
        •   harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
        •   pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
            mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

        Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan.

        Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga
        atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat
        untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.

        Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
        dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
        yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

        Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-
        guna) jika:
        •   terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi
            pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
            menggunakan tingkat diskonto revisian;
        •   terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan
            perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali
            dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali
            jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat
            diskonto revisian digunakan); atau
        •   kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana
            liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat
            diskonto revisian.

        Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada
        saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur
        sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

        Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa,
        merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan
        oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut
        diperhitungkan dalam asset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi
        persediaan.

        Perusahaan menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan
        nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam
        kebijakan aset penurunan nilai.

        Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam
        pengukuran liabilitas sewa dan asset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam
        periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam
        pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

                                                     19
Page 23
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   l.   Sewa (lanjutan)

        Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan
        mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa
        tunggal. Perusahaan tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang memiliki komponen sewa
        dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen nonsewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan
        dalam kontrak ke setiap komponen sewa dengan dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari komponen
        sewa dan jumlah agregat masing-masing dari komponen nonsewa.

        Penerapan PSAK 73 tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk periode
        keuangan sekarang atau sebelumnya.

   m. Informasi segmen

        Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang
        secara regular ditelaah oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber
        daya dan menilai kinerja segmen operasi.

        Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
        a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
           (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
           sama);
        b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
           membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
           kinerjanya; dan
        c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

        Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya
        dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.

        Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara
        langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai
        untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar perusahaan dieliminasi
        sebagai bagian dari proses konsolidasi.

   n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat pengendalian atas barang atau jasa
        diakui dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diperkirakan
        menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran dengan barang dan jasa tersebut.

        Perusahaan telah menetapkan secara umum bahwa Perusahaan merupakan prinsipal dalam kontrak
        pendapatannya karena Perusahaan biasanya mengendalikan barang atau jasa sebelum mengalihkan
        mereka kepada pelanggan.

        Liabilitas kontrak terkait dengan pendapatan diterima dimuka (atau disebut juga dalam laporan posisi
        keuangan sebagai “Pendapatan diterima di muka”). Ini adalah kewajiban untuk mentransfer barang
        atau jasa kepada pelanggan yang Perusahaan telah menerima pertimbangan (atau sejumlah
        pertimbangan jatuh tempo) dari pelanggan. Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan ketika
        Perusahaan berkinerja di bawah kontrak (contoh mentransfer kendali atas barang atau jasa terkait ke
        pelanggan).

        Perusahaan mengakui pendapatan dari sumber utama yaitu pendapatan konstruksi.




                                                     20
Page 24
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

      Pendapatan Konstruksi dan Beban Konstruksi

      Pendapatan diakui saat dilakukannya penyerahan barang kepada pembeli yang dilengkapi dengan
      Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

      Perusahaan berhak menagih pelanggan untuk pembangunan konstruksi umum berdasarkan bukti
      penyelesaian pekerjaan. Ketika pekerjaan telah sepenuhnya diselesaikan, pernyataan kerja yang
      relevan yang ditandatangani oleh penilai pihak ketiga dan faktur untuk pembayaran dikirimkan ke
      pelanggan. Perusahaan sebelumnya telah mengakui aset kontrak untuk pekerjaan yang dilakukan.
      Jumlah yang sebelumnya diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang usaha pada saat
      penagihan kepada pelanggan.

      Beban

      Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).

   o. Laba per saham

      Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat
      diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang
      beredar pada tahun yang bersangkutan.

   p. Beban emisi saham

      Beban emisi saham merupakan beban-beban yang dikeluarkan Perusahaan dalam rangka Penawaran
      Umum Perdana Saham. Beban emisi saham ditangguhkan terlebih dahulu dan akan disajikan sebagai
      pengurang akun Tambahan Modal Disetor setelah proses penawaran umum perdana diselesaikan.

   q. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

       Peristiwa setelah periode yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi Perusahaan
       pada tanggal pelaporan tercermin dalam laporan keuangan.

       Peristiwa setelah periode yang tidak memerlukan penyesuaian diungkapkan dalam laporan keuangan
       apabila material.

3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI

   Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan,
   estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang terkait, pada
   akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
   penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

   Pertimbangan

   Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan berikut,
   yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

   Kelangsungan Usaha

   Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Perusahaan untuk
   mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai keyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya
   untuk melanjutkan bisnis di masa mendatang. Selain itu, manajemen menilai tidak adanya ketidakpastian
   material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Perusahaan untuk
   mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan dilanjutkan untuk disusun
   atas basis kelangsungan usaha.

                                                    21
Page 25
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 (mulai 1 Januari 2020) dan
   PSAK 55 (sebelum 1 Januari 2020) dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan
   diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan pada Catatan 2e.

   Penilaian model bisnis

   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil ‘semata dari pembayaran pokok dan
   bunga’ (”SPPI”) dan uji model bisnis. Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat yang
   mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis
   tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk
   bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan
   bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. Perusahaan memantau aset
   keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
   lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan
   apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki. Pemantauan adalah
   bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah model bisnis di mana aset keuangan yang
   tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan
   dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada
   perubahan yang diperlukan selama periode yang disajikan.

   Penentuan Mata Uang Fungsional

   Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Perusahaan
   beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban pokok
   pendapatan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional Perusahaan adalah
   Rupiah.

   Menentukan waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan

   Perusahaan menyimpulkan bahwa pendapatan atas jasa yang diberikan harus diakui sepanjang waktu
   karena pelanggan secara bersamaan menerima dan menikmati manfaat yang diberikan oleh Perusahaan.
   Fakta bahwa entitas lain tidak perlu untuk melakukan kembali jasa yang telah diberikan Perusahaan saat ini
   menunjukkan bahwa pelanggan secara bersamaan menerima dan menikmati manfaat dari pelaksanaan
   Perusahaan saat melaksanakannya.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan
   yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
   untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada
   parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai
   perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali
   Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.




                                                    22
Page 26
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

   Penilaian Instrumen Keuangan

   Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan
   penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan
   menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila
   Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas
   keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Perusahaan. Penjelasan lebih rinci
   diungkapkan dalam Catatan 20.

   Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap 4 tahun. Masa
   manfaat aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset
   tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis.
   Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan
   estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya
   atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
   dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
   diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

   Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan dan amortisasi yang
   diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut.

   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

   Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai terpulihkannya,
   yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi
   biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang
   dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan
   biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada
   model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan
   datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Perusahaan atau investasi
   signifikan di masa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan
   paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang didiskontokan,
   sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang
   digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.

   Manajemen percaya bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal
   30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.




                                                     23
Page 27
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI (lanjutan)

   Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

   Imbalan Kerja

   Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan
   asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi
   tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
   karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari
   asumsi yang ditetapkan Perusahaan diakui segera pada laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit
   ke saldo laba melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Perusahaan
   berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
   perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material
   liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Manajemen Perusahaan
   menyakini saldo yang tercatat pada Laporan Posisi Keuangan sudah cukup untuk menutupi kemungkinan
   pembayaran pesangon yang akan terjadi.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
   normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
   terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Aset Pajak Tangguhan

   Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh beda temporer sepanjang besar kemungkinannya bahwa beda
   temporer tersebut dapat direalisasikan. Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan
   jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan
   kena pajak serta strategi perencanaan pajak masa depan.

4. KAS DAN BANK

   Kas dan bank terdiri dari:

                                                                 30 Juni 2023          31 Desember 2022
  Kas
    Rupiah                                                              10.000.000              10.000.000
  Bank
    Rupiah
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                                       115.558.648.079         112.426.531.743
     PT Bank Central Asia Tbk                                         137.526.459              24.812.500

     Dolar Amerika Serikat
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                          165.135.585               14.306.665
 TJumlah                                                          115.871.310.123         112.475.650.908

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan bank yang dibatasi
   penggunaannya atau yang ditempatkan pada pihak berelasi.

   Tingkat suku bunga rata-rata bank masing-masing periode sebesar 1,00% - 1,50% untuk periode 30 Juni
   2023 dan 31 Desember 2022.




                                                   24
Page 28
                                   PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                       Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA

  Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rincian piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai
  berikut:

                                                                        30 Juni 2023           31 Desember 2022
  Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia                                   27.482.489.100                         -
  PT Bintang Perkasa Jaya                                                  10.778.226.681                         -
 J Jumlah                                                                  38.260.715.781                         -

  Umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Juni 2023           31 Desember 2022
  Belum jatuh tempo                                                        38.260.715.781                         -
  Telah jatuh tempo                                                                     -                         -
 JJumlah                                                                   38.260.715.781                         -

  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang pelanggan pada akhir periode, manajemen
  Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat piutang yang tidak dapat tertagih seluruhnya dan oleh
  karena itu tidak diperlukan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai.

6. UANG MUKA
  Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan uang muka pekerjaan atas
  proyek-proyek yang sudah dikerjakan oleh Perusahaan.

  Uang muka pekerjaan merupakan uang muka yang diberikan kepada pihak ketiga untuk pemasok bahan
  material, upah pekerja proyek dan subkontraktor sehubungan dengan pengerjaan proyek.
7. ASET TETAP
   Rincian aset tetap Perusahaan adalah sebagai berikut:


                                                                        30 Juni 2023

                                      Saldo Awal              Penambahan         Pengurangan        Saldo Akhir

   Harga perolehan
   Kepemilikan langsung:
   Alat Proyek                           9.585.143.000                    -                    -      9.585.143.000
   Peralatan kantor                        277.960.700           41.637.000                    -        319.597.700
   Kendaraan                               537.683.000                    -                    -        537.683.000
   Jumlah harga perolehan             10.400.786.700             41.637.000                    -     10.442.423.700

   Akumulasi Penyusutan
   Kepemilikan langsung:
   Alat Proyek                           6.616.361.331         1.164.517.875                   -      7.780.879.206
   Peralatan kantor                         99.355.517            37.112.525                   -        136.468.042
   Kendaraan                                89.613.833            67.210.375                   -        156.824.208
   Jumlah akumulasi penyusutan           6.805.330.681         1.268.840.775                   -      8.074.171.456
   Nilai Buku Neto                       3.595.456.019                                                2.368.252.244




                                                         25
Page 29
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. ASET TETAP (lanjutan)

                                                                    31 Desember 2022

                                       Saldo Awal            Penambahan          Pengurangan        Saldo Akhir

    Harga perolehan
    Kepemilikan langsung:
    Alat Proyek                         9.436.000.000          149.143.000                     -      9.585.143.000
    Peralatan kantor                      249.960.700           28.000.000                     -        277.960.700
    Kendaraan                                       -          537.683.000                              537.683.000
    Jumlah harga perolehan              9.685.960.700          714.826.000                     -     10.400.786.700

    Akumulasi Penyusutan
    Kepemilikan langsung:
    Alat Proyek                         4.255.155.956         2.361.205.375                    -      6.616.361.331
    Peralatan kantor                       33.094.508            66.261.009                    -         99.355.517
    Kendaaraan                                      -            89.613.833                              89.613.833
    Jumlah akumulasi penyusutan         4.288.250.464         2.517.080.217                    -      6.805.330.681
    Nilai Buku Neto                     5.397.710.236                                                 3.595.456.019

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 penyusutan aset tetap dibebankan ke beban umum dan
   administrasi masing-masing sebesar Rp1.268.840.775 dan Rp2.517.080.217 (Catatan 13).

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap Perusahaan tidak diasuransikan.

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan berpendapat tidak terdapat keadaan yang
   memberikan indikasi terjadinya penurunan nilai aset tetap.

8. PERPAJAKAN
   a. Utang pajak
       Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2023            31 Desember 2022
       Pajak penghasilan:
           Pasal 21                                                           490.596.472             693.574.349
           Pasal 29 tahun-tahun sebelumnya                                              -           1.450.608.436
           Pajak Pertambahan Nilai                                            581.378.585           1.093.378.585
     JJumlah                                                              1.071.975.057             3.237.561.370




                                                        26
Page 30
                                   PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                       Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (lanjutan)

   b. Pajak kini
      Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba
      rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan laba kena pajak untuk tahun-tahun yang berakhir pada
      tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni 2023           31 Desember 2022
      Laba sebelum beban pajak
         penghasilan sebagaimana disajikan
         pada laporan laba rugi dan
         penghasilan komprehensif lain                                 8.074.435.331             9.410.569.802
      Beda waktu
         Imbalan kerja                                                                                           -
      Beda tetap
         Lain-lain                                                                                           -
         Penghasilan yang telah dipotong pajak final                  (8.074.435.331 )          (9.410.569.802 )
     JLaba kena pajak                                                               -                            -

      Klasifikasi beban pajak menurut jenis pajaknya adalah:

                                                                   30 Juni 2023               30 Juni 2022
      Kini                                                                          -            2.291.103.320
      Tangguhan                                                                     -                        -
      Utang pajak penghasilan pasal 29                                              -            2.291.103.320

      Perusahaan akan melaporkan penghasilan kena pajak tahun 2022 seperti yang disebutkan di atas
      dalam SPT yang dilaporkan kepada KPP. Namun demikian, pihak manajemen Perusahaan menyadari
      masih mungkin terdapat koreksi dari KPP.

      Perusahaan akan melaporkan penghasilan kena pajak tahun 2021 seperti yang disebutkan di atas
      dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan (SPT) yang dilaporkan ke Kantor
      Pelayanan Pajak (KPP).

   c. Pajak tangguhan
      Perhitungan pajak tangguhan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2022 atas beda temporer
      antara pelaporan komersial dan pajak dengan menggunakan tarif pajak maksimum adalah sebagai
      berikut:

                                                                  31 Desember 2022
                                                                              Dikreditkan
                                                                             (Dibebankan)
                                       Saldo              Dikreditkan      pada Penghasilan
                                       Awal           (Dibebankan) pada      Komprehensif          Saldo
                                                      Laporan Laba Rugi           Lain             Akhir
      Aset pajak tangguhan:
           Imbalan kerja                129.335.458         (129.335.458)                 -                  -




                                                      27
Page 31
                                PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                    Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                  Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERPAJAKAN (lanjutan)

   g. Administrasi pajak di Indonesia

       Undang-undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa masing-masing entitas dalam
       Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang
       secara individu. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Direktur Jenderal Pajak
       (“DJP”) dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak terutang dalam jangka waktu tertentu. Untuk
       tahun pajak 2007 dan sebelumnya, jangka waktu tersebut adalah sepuluh tahun sejak saat
       terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari tahun 2013, sedangkan untuk tahun pajak 2008 dan
       seterusnya, jangka waktunya adalah lima tahun sejak saat terutangnya pajak.

   h. Perubahan Tarif Pajak Badan
      Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021
      (“UU No.7/2021”) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa tujuan UU No.7/2021 adalah
      untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan mendukung percepatan
      pemulihan ekonomi, mewujudkan sistem perpajakan yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum,
      melaksanakan reformasi administrasi, kebijakan perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis
      pajak, serta meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak.

      Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No.7/2021 antara lain
      adalah sebagai berikut:

      a. Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan
         Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif pajak
         sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;

      b. Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian menjadi 12%
         yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025;

      c. Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang juga
         berlaku mulai 1 April 2022;

      d. Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari - 30 Juni 2022,
         dengan basis aset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 - 31 Desember 2015 yang
         belum diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak sebelumnya.

      Penerapan UU No.7/2021 berdampak pada pengukuran aset dan kewajiban pajak kini dan tangguhan
      pada tanggal 31 Desember 2022, yang diukur menggunakan tarif pajak 22%.

9. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Entitas Induk pada tanggal 30 Juni 2023, berdasarkan catatan administrasi
   yang dikelola oleh PT Bima Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                           Jumlah             Persentase
   Pemegang Saham                          Saham              Kepemilikan              Jumlah
   Modal Dasar                           4.000.000.000                               400.000.000.000

   Modal Ditempatkan dan
       Disetor penuh:
   PT Vina Nauli Jordania                  703.000.000                 56,11%         70.300.000.000
   PT Zareen Kapital Investama             199.279.200                 15,90%         19.927.920.000
   Matheus Purwonugroho Sumarkam            63.726.900                  5,09%          6.372.690.000
   Masyarakat                              286.993.900                 22,90%         28.699.390.000

   Jumlah Modal Ditempatkan
                                         1.253.000.000                  100%         125.300.000.000
       Dan Disetor Penuh




                                                 28
Page 32
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. MODAL SAHAM (lanjutan)

   Susunan pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                              Jumlah             Persentase
   Pemegang Saham                             Saham              Kepemilikan                Jumlah
   Modal Dasar                              4.000.000.000                                 400.000.000.000

   Modal Ditempatkan dan
       Disetor penuh:
   PT Vina Nauli Jordania                     703.000.000                  56,11%           70.300.000.000
   PT Umaty Global Finance                    150.000.000                  11,97%           15.000.000.000
   PT Zareen Capital Nusantara                100.000.000                   7,98%           10.000.000.000
   Intan Magdalena                             50.000.000                   3,99%            5.000.000.000
   Masyarakat                                 250.000.000                  19,95%           25.000.000.000

   Jumlah Modal Ditempatkan
                                            1.253.000.000                    100%         125.300.000.000
       Dan Disetor Penuh

10. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan agio saham yang berasal dari
   penawaran umum perdana saham pada tahun 2022, setelah dikurangi dengan beban emisi sebesar
   Rp2.785.200.000.

11. PENDAPATAN USAHA

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022, akun ini merupakan pendapatan usaha atas proyek
   pemberian jasa konstruksi.

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022, tidak ada transaksi penjualan kepada pihak berelasi.

   Rincian pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10% dari jumlah pendapatan masing-masing
   pada tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023            30 Juni 2022
  Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia                            28.230.600.000                       -
  PT Putra Tanjung Permai                                           12.539.894.609                       -
  PT Bintang Perkasa Jaya                                           11.071.624.737                       -
  PT Sinar Galuh Pratama                                             9.273.898.585                       -
  PT Prima Multi Terminal                                                        -          13.923.532.000
  PT Sumut Maju Jaya                                                             -           9.693.338.900
 J Jumlah                                                           61.116.017.931          23.616.870.900

   Seluruh pendapatan dari kontrak dengan pelanggan merupakan pendapatan yang diakui pada waktu
   tertentu (at a point in time).

   Tidak ada pendapatan usaha Perusahaan yang diakui pada tahun ini, yang berasal dari saldo kontrak
   liabilitas tahun lalu.




                                                    29
Page 33
                                 PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                     Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                   Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. BEBAN POKOK PENDAPATAN

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 akun ini merupakan pembayaran kepada pemasok /
   subkontraktor atas pelaksanaan jasa konstruksi proyek Perusahaan oleh pihak ketiga dan pembayaran
   atas pembelian bahan material serta upah pekerja proyek.

   Pemasok dengan nilai transaksi lebih dari 10% adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023              30 Juni 2022
  Koperasi Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia                      19.196.808.000                         -
  CV Karya Bangunan                                                                 -             8.911.060.480
  CV Panglong Sukses Selalu                                                         -             6.203.736.896
 J Jumlah                                                              19.196.808.000            15.114.797.376


13. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian akun ini adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023              30 Juni 2022
  Gaji dan tunjangan                                                    2.247.464.583             1.533.000.000
  Beban pajak penghasilan final                                         2.045.814.726                         -
  Penyusutan (Catatan 7)                                                1.268.840.775             1.234.126.879
  Marketing                                                               489.354.733               206.000.000
  Sewa                                                                    214.500.000               206.000.000
  Transportasi dan akomodasi                                              206.826.427               114.406.546
  Listrik, telepon dan air                                                183.952.112               287.261.075
  Jasa professional                                                       137.277.335                84.900.000
  Imbalan kerja                                                           115.399.892                         -
  Alat tulis kantor                                                        77.269.186                         -
  Lain-lain (masing-masing dibawah Rp50.000.000)                          525.221.516                33.814.099
  Jumlah                                                                7.511.921.285             3.699.508.599

14. LABA PER SAHAM

  Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
  Perusahaan dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang ditempatkan penuh, yang beredar pada
  tahun bersangkutan, sebagai berikut:
                                            Laba yang dapat            Jumlah Rata-rata
                                          diatribusikan kepada     Tertimbang Saham yang
                                          pemilik Perusahaan              Beredar            Nilai Laba per Saham

   30 Juni 2022                                    8.147.480.572             1.160.636.872                    7,02

   30 Juni 2023                                    8.074.435.331             1.160.636.872                    6,96




                                                      30
Page 34
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. INFORMASI SEGMEN

   Perusahaan mengelompokan dan mengevaluasi kegiatan usahanya berdasarkan lokasi geografis,
   terutama terdiri dari:
     Jawa
     Non-Jawa
   Manjemen memantau hasil operasi dari setiap lokasi geografis diatas secara terpisah untuk keperluan
   pengambilan keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilain kinerja. Oleh karena itu, penentuan
   segmen Perusahaan konsisten dengan klarifikasi di atas. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba
   atau rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan.

   Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi, aset dan liabilitas dari segmen operasi
   Perusahaan:

                                                                        30 Juni 2023
                                                  Jawa              Non Jawa               Jumlah
   Pendapatan                                                -       77.200.555.713        77.200.555.713
   Beban pokok pendapatan                                    -       61.760.444.571        61.760.444.571
   Laba kotor                                                -       15.440.111.142        15.440.111.142
   Beban usaha                                               -        7.511.921.285         7.511.921.285
   Laba usaha                                                -        7.928.189.857         7.928.189.857
   Lain-lain bersih                                          -          146.245.473           146.245.473
   Laba sebelum beban
      pajak penghasilan                                      -        8.074.435.331         8.074.435.331

   Beban pajak penghasilan - bersih                          -                    -                     -
   Beban komprehensif lain                                   -                    -                     -

   Jumlah laba komprehensif tahun
     berjalan                                                                               8.074.435.331

   Aset dan liabilitas
   Aset segmen                                               -     209.637.252.819        209.637.252.819
   Liabilitas segmen                                         -       7.299.100.929          7.299.100.929
   Perolehan aset tetap                                      -          41.637.000             41.637.000
   Penyusutan                                                -       1.268.840.775          1.268.840.775




                                                  31
Page 35
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

                                                                        30 Juni 2022
                                                  Jawa               Non Jawa               Jumlah
   Pendapatan                                                -       70.568.076.350         70.568.076.350
   Beban pokok pendapatan                                    -       56.454.461.080         56.454.461.080
   Laba kotor                                                -       14.113.615.270         14.113.615.270
   Beban usaha                                               -        3.699.508.599          3.699.508.599
   Laba usaha                                                -       10.414.106.671         10.414.106.671
   Lain-lain bersih                                          -           24.477.221             24.477.221
   Laba sebelum beban
      pajak penghasilan                                      -       10.438.583.892         10.438.583.892

   Beban pajak penghasilan - bersih                          -         2.291.103.320         2.291.103.320
   Beban komprehensif lain                                   -                     -                     -

   Jumlah laba komprehensif tahun
     berjalan                                                                                8.147.480.572

   Aset dan liabilitas
   Aset segmen                                               -      217.273.961.487        217.273.961.487
   Liabilitas segmen                                         -       23.055.599.598         23.055.599.598
   Perolehan aset tetap                                      -          537.163.000            537.163.000
   Penyusutan                                                -        1.234.126.879          1.234.126.879

16. IKATAN DAN PERJANJIAN PENTING

   Pendapatan

   Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia

   Pada tanggal 11 April 2022, sesuai dengan perjanjian No.01/PERUM/SMK-KNTI/BB/IV/2022, Perusahaan
   melakukan kerjasama dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia. Ruang lingkup pekerjaan yang
   disepakati meliputi pembangunan perumahan KNTI Kuala Tanjung - Sumatera Utara. Perjanjian ini berakhir
   setelah pekerjaan dan pembayaran telah selesai 100% per item pekerjaan.

   PT Putra Tanjung Permai

   Pada tanggal 31 Maret 2023, sesuai dengan perjanjian No.008/KT-GDKT-II/PTM-SMK/III/2023,
   Perusahaan melakukan kerjasama dengan PT Putra Tanjung Permai. Ruang lingkup pekerjaan yang
   disepakati meliputi pembangunan gedung dan kantor Kuala Tanjung tahap 2. Perjanjian ini berlaku 2 tahun
   terhitung dari tanggal 31 Maret 2023 sampai dengan 31 Maret 2025.

   PT Bintang Perkasa Jaya

   Pada tanggal 6 Juni 2022, sesuai dengan perjanjian Nomor.SPK 023-KT.INF/BPJ-SMK/VI/2022,
   Perusahaan melakukan kerjsama dengan PT Bintang Perkasa Jaya. Ruang lingkup pekerjaan yang
   disepakati meliputi pekerjaan pembangunan gudang dan infrastruktur penunjang PT Bintang Perkasa Jaya.
   Perjanjian ini berlaku 3 tahun terhitung dari tanggal 6 Juni 2022 sampai dengan 6 Juni 2025.

   PT Sinar Galuh Pratama

   Pada tanggal 3 April 2023, sesuai dengan perjanjian No.SPK.III/SGP-SMK/IV/2023, Perusahaan
   melakukan kerjasama dengan PT Sinar Galuh Pratama. Ruang lingkup pekerjaan yang disepakati meliputi
   pembangunan gudang dan sarana penunjang.




                                                   32
Page 36
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama yang
  dihadapi Perusahaan yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit. Fungsi utama dari
  manajemen risiko Perusahaan adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini
  dan mengelola posisi risiko sesuai dengan kebijakan dan risk appetite Perusahaan. Perusahaan secara
  rutin menelaah kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar,
  produk dan praktek pasar terbaik.

  Perusahaan menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang dihadapinya. Metode ini meliputi
  analisis sensitivitas untuk analisis umur piutang untuk risiko kredit.

  Risiko Kredit

  Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan instrumen
  keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan dihadapkan pada
  risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk bank dan instrumen keuangan
  lainnya.

  Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur maksimum risiko kredit Perusahaan pada nilai tercatat
  (tanpa memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan operasi
  utama pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021:

                                                                 30 Juni 2023
                                                       Telah jatuh
                                  Belum jatuh         tempo tetapi            Telah jatuh
                                tempo atau tidak         belum                tempo dan
                                   mengalami           mengalami              mengalami
                                 penurunan nilai     penurunan nilai        penurunan nilai        Jumlah
    Bank                          115.861.310.123                    -        -             -    115.861.310.123
    Piutang usaha                  38.260.715.781                    -                      -     38.260.715.781
    Jumlah                        154.122.025.904                    -                      -    154.122.025.904


                                                              31 Desember 2022
                                                       Telah jatuh
                                  Belum jatuh         tempo tetapi           Telah jatuh
                                tempo atau tidak         belum               tempo dan
                                   mengalami           mengalami             mengalami
                                 penurunan nilai     penurunan nilai       penurunan nilai         Jumlah
    Bank                          112.465.650.908                                                112.465.650.908
    Jumlah                        112.465.650.908                    -                       -   112.465.650.908


   Perusahaan melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel. Perusahaan
   memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui
   prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk
   mengurangi risiko penurunan nilai piutang.

   Risiko kredit juga timbul dari simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk memitigasi risiko
   kredit, Perusahaan menempatkan kas pada institusi keuangan yang terpercaya.




                                                    33
Page 37
                                  PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                      Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                    Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

  Risiko Pasar

  Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan sari suatu instrumen keuangan
  akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perusahaan dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama risiko
  tingkat suku bunga.

  Risiko Tingkat Suku Bunga

  Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan sari suatu instrument
  keuangan berfluktuasi karena perubahan tingkat suku bunga pasar. Pengaruh dari risiko perubahan suku
  bunga pasar berhubungan dengan pinjaman jangka pendek dan panjang dari Perusahaan yang dikenai
  suku bunga mengambang.

  Perusahaan didanai dengan utang bank yang dikenai bunga. Oleh karena itu, ekposur Perusahaan tertentu
  terhadap risiko pasar untuk perubahan tingkat suku Bungan terutama sehubungan dengan liabilitas dengan
  bunga. Kebijakan Perusahaan adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling menguntungkan tanpa
  meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu dengan mengendalikan beban bunga dengan
  membuat kombinasi antara utang usaha, pinjaman jangka panjang dengan tingkat suku bunga tetap dan
  mengambang.

  Tabel berikut adalah nilai tercatat, berdasarkan jatuh temponya, atas liabilitas keuangan Grup yang terkait
  risiko suku bunga:

                                                              30 Juni 2023
                                    Rata-rata         Jatuh Tempo          Jatuh Tempo
                                   Suku Bunga         dalam Satu (1)        Pada Tahun
                                   Mengambang             Tahun                ke - 2         Jumlah

     Utang pembelian aset tetap            4,25%         67.170.000          156.730.000       223.900.000

                                                              31 Desember 2022
                                    Rata-rata         Jatuh Tempo          Jatuh Tempo
                                   Suku Bunga         dalam Satu (1)        Pada Tahun
                                   Mengambang             Tahun                ke - 2         Jumlah
     Utang pembelian aset tetap            4,25%         111.950.000         179.120.000       291.070.000

   Manajemen Permodalan

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
   yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi
   pemegang saham.

   Manajemen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat
   memilih menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada perubahan yang dibuat
   dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.

   Kebijakan Perusahaan adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk mengamankan
   pembiayaan pada biaya yang wajar.




                                                    34
Page 38
                                    PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                        Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                      Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   Manajemen Permodalan (lanjutan)

   Tabel di bawah ini merangkum jumlah modal yang dipertimbangkan oleh Perusahaan pada tanggal
   30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                 30 Juni 2023          31 Desember 2022
  Modal saham                                                     125.300.000.000         125.300.000.000
  Tambahan modal disetor                                           38.214.800.000          38.214.800.000
  Saldo laba                                                       38.823.351.890          32.001.916.560
 J Jumlah                                                         202.338.151.890         195.516.716.560


   Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan melalui rasio
   utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang bersih dengan modal.
   Utang bersih adalah jumlah liabilitas sebagaimana disajikan di dalam laporan posisi keuangan dikurangi
   dengan jumlah kas dan bank. Sedangkan modal meliputi seluruh komponen ekuitas dalam laporan posisi
   keuangan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, perhitungan rasio adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023          31 Desember 2022
  Jumlah liabilitas                                                 7.299.100.929           8.586.335.290
  Dikurangi kas dan bank                                          115.871.310.123         112.475.650.908

  Liabilitas bersih                                              (108.572.209.194 )       (103.889.315.618 )
  Jumlah ekuitas                                                  202.637.252.819          195.516.716.560
 J Rasio liabilitas terhadap modal                                           (0,54)                   (0,53)

18. INSTRUMEN KEUANGAN

   Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dan nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan
   yang dicatat di laporan keuangan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

                                                                             30 Juni 2023
                                                                 Nilai Tercatat             Nilai Wajar
  Aset Keuangan
  Kas dan bank                                                    115.871.310.123         115.871.310.122
  Piutang usaha                                                    38.260.715.781          38.260.715.781
 J Jumlah Aset Keuangan                                           154.132.025.904         154.132.025.903

  Liabilitas Keuangan
  Utang pembelian aset tetap                                          223.900.000               223.900.000




                                                   35
Page 39
                                   PT SUMBER MAS KONSTRUKSI Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
                                       Tanggal 30 Juni 2023 Serta
                     Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

                                                                             31 Desember 2022
                                                                   Nilai Tercatat          Nilai Wajar
     Aset Keuangan
     Kas dan bank                                                   112.475.650.908        112.475.650.908
 C
 LLiabilitas Keuangan
 BBeban yang masih harus dibayar                                        422.877.940             422.877.940
 UUtang pembelian aset tetap                                            291.070.000             291.070.000
     Jumlah Liabilitas Keuangan                                         713.947.940             713.947.940

     Taksiran nilai wajar dari kelompok instrumen keuangan pada tabel di atas ditentukan dengan menggunakan
     metode-metode dan asumsi-asumsi berikut:
     1. Untuk aset dan liabilitas keuangan seperti bank, piutang usaha dan beban yang masih harus dibayar,
        nilai tercatat aset keuangan tersebut mendekati nilai wajarnya karena akan jatuh tempo dalam waktu
        kurang dari satu tahun.
     2. Nilai tercatat dari liabilitas keuangan berupa utang pembelian aset tetap mendekati nilai wajarnya
        karena suku bunga mengambang dari instrumen keuangan ini tergantung penyesuaian oleh pihak
        bank.

19. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS

     Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, aktivitas investasi yang tidak
     mempengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                                30 Juni 2023             30 Juni 2022
       Pembagian dividen tunai melalui utang dividen                  1.253.000.000                        -
       Pengurangan uang muka melalui pengurangan
          pendapatan diterima dimuka                                                -      47.828.776.025
       Pembelian aset tetap melalui
          utang pembiayaan                                                          -           403.020.000

       Jumlah                                                         1.253.000.000         48.231.796.025

     Rekonsiliasi utang pembelian aset tetap neto:

                                                                                        Utang pembelian
                                                                                           aset tetap
      Saldo utang neto pada tanggal 1 Januari 2023                                              291.070.000
      Arus kas neto                                                                             (67.170.000 )
  UUtang neto pada tanggal 31 Desember 2023                                                     223.900.000

20. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

     Pada tanggal 17 Juli 2023, Perusahaan telah melunasi seluruh utang dividen.




                                                       36

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.96 MB
Published31 Jul 2023
Pages39
Characters127,121
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result