Skip to content
Back to announcement

KDSI_LK Konsolidasi Per 30 Juni 2023.pdf

Financial statement Text extracted KDSI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 57

Page 1
PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk.
        DAN ENTITAS ANAK




 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
         DAN PERIODE ENAM BULAN
            YANG BERAKHIR PADA
            30 JUNI 2023 DAN 2022
Page 2
                     PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                              30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                  DAN PERIODE ENAM BULAN
                                    YANG BERAKHIR PADA
                                     30 JUNI 2023 DAN 2022




                                                               Daftar Isi




                                                                                                                      Halaman




Laporan Keuangan Konsolidasian Interim

  Surat Pernyataan Direksi

  Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim........................................................................... 1 - 2

  Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim                                      …          3

  Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                              ……………………………                                  4

  Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                             …………………………………….                                        5

  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim............................................................. 6 - 54
Page 3

          
Page 4
                        PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                          LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                                    30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                     Catatan               30 Jun 2023                31 Des 2022


ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  2f, 2g, 2h, 4             172,238,103,872           48,717,357,334
Piutang usaha - pihak ketiga                        2f, 5, 10, 15             295,709,782,204          332,794,934,200
  setelah dikurangi penyisihan
  kerugian kredit ekspektasian
  sebesar Rp 3.767.101.271 pada
  30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Piutang lain - lain - pihak ketiga                        2f                      729,885,670              728,485,670
Persediaan                                          2j, 6, 10, 15             285,915,043,317          372,437,774,673
Uang muka pembelian                                    2h, 7                   10,101,479,727            2,971,605,409
Biaya dibayar di muka                                    2k                     4,476,601,412            2,383,627,043
Pajak dibayar di muka                                 2p, 14a                   1,843,847,454                        -

TOTAL ASET LANCAR                                                             771,014,743,655          760,033,784,329


ASET TIDAK LANCAR
Taksiran tagihan pajak penghasilan                    2p, 14e                   2,322,683,562            2,322,683,562
Uang muka pembelian aset tetap                           7                                  -                        -
Aset pajak tangguhan                                  2p, 14g                  26,863,098,694           27,254,676,324
Aset tetap - setelah dikurangi
 akumulasi penyusutan sebesar
 Rp 592.274.428.526 pada
 30 Juni 2023 dan
 Rp 580.253.132.406 pada
 31 Desember 2022                                 2l, 8, 10, 15, 16           476,494,828,362          498,613,362,988
Aset lain-lain                                           2d, 9                  1,578,686,123              986,942,905

TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                       507,259,296,742          529,177,665,779

TOTAL ASET                                                                  1,278,274,040,397        1,289,211,450,108




     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.1
Page 5
                         PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                           LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
                                     30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                     Catatan               30 Jun 2023                31 Des 2022


LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                           2f, 5, 6, 8, 10            101,747,586,283          107,403,869,834
Utang usaha - pihak ketiga                           2f, 2h, 11               139,292,871,559          111,607,669,072
Utang lain-lain - pihak ketiga                         2f, 12                   2,723,405,541           26,223,137,562
Utang dividen                                                                     438,382,500              539,232,500
Beban akrual                                           2f, 13                  11,584,264,589            8,307,925,480
Utang pajak                                           2p, 14b                   6,052,157,545            8,172,919,144
Liabilitas jangka panjang yang jatuh
   tempo dalam satu tahun:
   Utang bank                                      2f, 5, 6, 8, 15             49,760,000,004           49,084,000,004
   Utang pembiayaan konsumen                          2f, 8, 16                             -                        -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                2n, 17                   15,229,374,942           27,603,352,979

TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                326,828,042,964          338,942,106,575

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
   bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun:
   Utang bank                                      2f, 5, 6, 8, 15            112,966,666,650          138,646,666,652
   Utang pembiayaan konsumen                           2f, 16                               -                        -
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang               2n, 17                   64,965,138,058           73,321,540,735
Uang jaminan distributor                                                          400,000,000              400,000,000

TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                               178,331,804,708          212,368,207,387

TOTAL LIABILITAS                                                              505,159,847,671          551,310,313,962

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik Perusahaan:
   Modal saham - nilai nominal Rp 500 per saham
   Modal dasar - 600.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan disetor penuh -
   405.000.000 saham                                   2r, 19                 202,500,000,000          202,500,000,000
Saldo laba :
   Telah ditentukan penggunaannya                        19                    32,120,000,000           32,120,000,000
   Belum ditentukan penggunaannya                                             538,494,192,726          503,281,136,146

TOTAL EKUITAS                                                                 773,114,192,726          737,901,136,146
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                1,278,274,040,397        1,289,211,450,108




     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.2
Page 6
                        PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
                             KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
                              Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                           30 Juni 2023 dan 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                     Catatan               30 Jun 2023                30 Jun 2022

PENJUALAN NETO                                        2o, 20                1,092,090,518,842        1,166,935,110,952

BEBAN POKOK PENJUALAN                                 2o, 21                  935,716,132,280        1,024,722,026,149
LABA BRUTO                                                                    156,374,386,562          142,213,084,803

BEBAN USAHA                                           2o, 22
  Penjualan                                                                   (55,965,843,858)         (48,815,241,913)
  Umum dan administrasi                                                       (45,318,220,539)         (40,490,609,736)
Total Beban Usaha                                                            (101,284,064,397)         (89,305,851,649)
LABA USAHA                                                                     55,090,322,165           52,907,233,154

Beban keuangan                                         2f, 23                 (10,079,936,120)         (13,804,096,045)
Laba selisih kurs - neto                                                       (2,120,597,528)           2,898,277,663
Penghasilan keuangan                                                              787,406,147              369,182,300
Pendapatan lainnya - neto                               2o                        937,157,837              (84,532,473)

LABA SEBELUM
 PAJAK PENGHASILAN                                                             44,614,352,499           42,286,064,599
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                   2o, 15c, 15e
  Kini                                                                        (10,014,653,000)          (9,479,219,000)
  Tangguhan                                                                        831,140,497             373,147,351
  Penyesuaian tahun lalu                                                        (3,898,214,500)                     -
BEBAN PAJAK PENGHASILAN NETO                       2p, 14c, 14d               (13,081,727,003)          (9,106,071,649)

LABA NETO TAHUN BERJALAN                                                       31,532,625,496           33,179,992,950
LABA KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan
  direklasifikasikan ke laba rugi
  pada periode berikutnya:
  Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan kerja                                    2n, 17                     472,523,015           (4,841,186,958)
  Pajak penghasilan terkait                           2p, 14g                    (103,955,063)           1,065,061,130
Rugi Komprehensif Lain - net dengan Pajak                                         368,567,952           (3,776,125,828)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                                        31,901,193,448           29,403,867,122
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik Entitas Induk                                                       31,532,625,496           33,179,992,950
   Kepentingan Nonpengendali                                                              -                        -
                                                                               31,532,625,496           33,179,992,950
Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik Entitas Induk                                                       31,901,193,448           29,403,867,122
   Kepentingan Nonpengendali                                                              -                        -
                                                                               31,901,193,448           29,403,867,122

LABA PER SAHAM DASAR                                   2r, 29                            77.86                    81.93


SEE- EQ




     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.3
Page 7
                                                     PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                           Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                                                       30 Juni 2023 dan 2022
                                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                   Saldo Laba
                                                                                                                                   Pengukuran Kembali
                                                                                                                                    Liabilitas Imbalan           Total Ekuitas
                                                                                     Dicadangkan          Belum Dicadangkan
                                                Catatan       Modal Saham                                                              Kerja - neto


Saldo per 1 Januari 2022                           19          202,500,000,000         30,000,000,000           545,739,419,923           (58,507,454,512)       719,731,965,411

Keputusan Rapat Umum
  Pemegang Saham Tahunan
  Pembentukan Cadangan Umum                                                             2,120,000,000            (2,120,000,000)
  Dividen                                                                                                       (40,500,000,000)                          -       (40,500,000,000)
Laba neto tahun berjalan                                                   -                       -             33,179,992,950                           -        33,179,992,950
Rugi komprehensif lain:
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja-
 setelah pajak                                     17                      -                       -                        -              (4,841,186,958)         (4,841,186,958)
   Manfaat pajak penghasilan terkait               14                      -                       -                        -               1,065,061,130           1,065,061,130

Saldo per 30 Juni 2022                                         202,500,000,000         32,120,000,000           536,299,412,873           (62,283,580,340)       708,635,832,533


Saldo per 1 Januari 2023                           19         202,500,000,000          32,120,000,000           506,592,999,277                       -          741,212,999,277

Keputusan Rapat Umum
  Pemegang Saham Tahunan
  tanggal 23 Juni 2021:
  Pembentukan Cadangan Umum                                                -                       -                          -                       -                       -
  Dividen                                                                                                                     -                                               -
Laba neto tahun berjalan                                                   -                                     31,532,625,497                                    31,532,625,497
Rugi komprehensif lain:
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja-
 setelah pajak                                     17                      -                       -               368,567,952                        -               368,567,952
   Manfaat pajak penghasilan terkait               14                      -                       -                        -                         -                       -

Saldo per 30 Juni 2023                                        202,500,000,000          32,120,000,000           538,494,192,726                       -          773,114,192,726




              Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.4
Page 8
                        PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL, Tbk. DAN ENTITAS ANAK
                                  LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                              Periode Tiga Bulan yang Berakhir Pada Tanggal
                                          30 Juni 2023 dan 2022
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                     Catatan               30 Jun 2023                30 Jun 2022

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                               1,132,015,932,548        1,196,149,861,031
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan
   dan beban operasi                                                         (872,114,803,114)      (1,270,836,845,804)

Kas diperoleh dari aktivitas operasi                                          259,901,129,434          (74,686,984,773)
Penerimaan dari (pembayaran untuk):
   Restitusi pajak                                     15d                                -                718,351,186
   Penghasilan bunga                                                              787,406,146              369,182,300
   Provisi bank                                         23                                -                        -
   Imbalan pasca kerja                                                                    -                        -
   Pajak penghasilan                                                          (93,303,857,685)         (16,029,131,735)
   Beban keuangan                                                             (10,602,228,063)         (13,713,432,007)
   Lain-lain, bersih                                                              409,936,356                      -

Arus Kas Neto (Digunakan untuk)
   Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                           157,192,386,189         (103,342,015,029)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Hasil penjualan aset tetap                              8                         211,954,545                       -
Pembayaran uang muka
   pembelian aset tetap                                                                   -                        -
Perolehan aset tetap                                  8, 30                    (1,910,191,827)         (10,712,307,145)

Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                              (1,698,237,282)         (10,712,307,145)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank jangka panjang                    30                                              89,272,000,006
Pembayaran utang bank jangka panjang                    30                     (8,154,177,553)         (50,789,000,008)
Penerimaan (pembayaran) untuk utang bank
   jangka pendek - neto                                 30                    (22,506,106,000)          52,979,366,326
Pembayaran untuk utang pembiayaan konsumen              30                                  -             (339,030,008)
Arus Kas Neto (Digunakan Untuk)
 Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                           (30,660,283,553)          91,123,336,316

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA KAS                                  124,833,865,354          (22,930,985,858)

KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                             48,717,357,334           80,725,431,351
PENGARUH PERUBAHAN SELISIH KURS
  TERHADAP KAS DAN SETARA KAS                                                  (1,313,118,816)             274,856,987

KAS DAN SETARA KAS
  PADA AKHIR PERIODE                                    4                     172,238,103,872            58,069,302,480




     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                   keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan.5
Page 9
1. UMUM

  a. Pendirian Perusahaan
     PT Kedawung Setia Industrial Tbk (“Perusahaan”) dahulu didirikan dengan nama PT Kedawung Setia Industrial
     Ltd., berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968 (yang diubah dengan
     Undang-Undang No. 25 tahun 2007) berdasarkan Akta Notaris Djoko Soepadmo, S.H., No. 30 tanggal 9 Januari
     1973. Perubahan nama Perusahaan menjadi PT Kedawung Setia Industrial Ltd. dilakukan berdasarkan Akta
     Notaris Marsongko, S.H., No. 83 tanggal 20 November 1974, notaris pengganti. Akta pendirian dan perubahan
     nama Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan surat keputusan No. Y.A.5/119/12 tanggal
     4 April 1975. Akta Pendirian dan perubahannya diumumkan dalam Berita Negara No. 44 tanggal 2 Juni 1998.
     Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui Akta Notaris Joyce
     Sudarto, S.H., No. 26 tanggal 23 Juni 2021 dan dipertegas dengan Akta No.27 tanggal 23 Juni 2021 mengenai
     pernyataan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. Perubahan tersebut telah dilaporkan dan telah
     memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat No. AHU-
     0123962.AH.01.11.Tahun 2021, tanggal 15 Juli 2021.

     Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup aktivitas Perusahaan meliputi:
     a. Industri barang-barang logam berlapis enamel, stainless steel , aluminium, dan barang-barang plastik dan
        kerajinan tangan terutama alat-alat dapur serta alat-alat rumah tangga yang dioperasikan secara elektronik.
     b. Industri kemasan kotak dan papan kertas bergelombang.
     c. Pembangunan yang meliputi usaha rancang bangun dan pengembang real estate (belum dilaksanakan).
     d. Perdagangan umum, termasuk impor dan ekspor, interinsulair dan lokal, dari semua barang yang dapat
        diperdagangkan.
     e. Pengangkutan dan pergudangan yang meliputi angkutan darat lainnya untuk penumpang.
     f. Pertanian yang meliputi pertanian buah-buahan tropis dan sub tropis, perkebunan buah yang mengandung
        minyak dan jasa penunjang pertanian.

     Perusahaan dan pabriknya berkedudukan di Jalan Mastrip 862, Warugunung - Karangpilang, Surabaya, Jawa
     Timur. Perusahaan memulai produksi komersial pada tahun 1975.

  b. Entitas Anak

     PT Kedawung Setia Corrugated Carton Box Industrial (Entitas Anak) yang sahamnya 99,999% dimiliki oleh
     Perusahaan, bergerak dalam bidang industri kotak karton gelombang dan tempat penyimpanan telur.
     Entitas Anak dan pabriknya berkedudukan di Jalan Mastrip 862, Warugunung – Karangpilang, Surabaya, Jawa
     Timur. Entitas Anak memulai produksi komersial pada tahun 1979. Total aset Entitas Anak (sebelum eliminasi)
     adalah sebesar Rp908.205.650.391 dan Rp990.477.498.040 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
     Desember 2022.

  c. Penawaran Umum Saham Perusahaan

     Pernyataan Pendaftaran Perusahaan untuk menawarkan 50.000.000 saham dengan harga penawaran Rp800 per
     saham dinyatakan efektif pada tanggal 28 Juni 1996. Pada tanggal 29 Juli 1996, Perusahaan telah mencatatkan
     seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada Bursa Efek Indonesia sejumlah 150.500.000
     saham dan pada tanggal 27 Juni 2000 dilakukan pembagian saham bonus, setiap satu saham menerima satu
     saham bonus sehingga total saham bonus yang dibagikan sebanyak 150.500.000 saham. Pada tahun 2007,
     terdapat penambahan saham yang berasal dari transaksi konversi pinjaman sebanyak 104.000.000 saham.




                                                           6
Page 10
1. UMUM (lanjutan)

   c. Penawaran Umum Saham Perusahaan (lanjutan)
      Penambahan saham tersebut berdasarkan RUPSLB tanggal 17 September 2007 Akta Notaris Wachid Hasyim,
      S.H., No. 23, dimana para pemegang saham menyetujui untuk menerbitkan 104.000.000 saham baru ke
      Quarading sebagai hasil konversi pinjaman, sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi
      405.000.000 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham atau setara dengan Rp202.500.000.000. Perubahan
      penambahan modal ini telah dicatat didalam database Sisminbakum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
      pada tanggal 21 September 2007 dan di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 31 Oktober 2007.

   d. Susunan Pengurus dan Informasi Lain
      Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan Akta
      Notaris Ir. Joyce Sudarto, S.H. No. 36 tanggal 30 Juni 2023, Notaris di Surabaya, adalah sebagai berikut:


                                                                           30 Jun 23               31 Des 22
      Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris                                           HMY. Bambang             HMY. Bambang
                                                                      Sujanto                  Sujanto
       Komisaris                                                    Ali Sugiharto Wibisono   Ali Sugiharto Wibisono
                                                                    -                        Harianto Wibisono
       Komisaris Independen                                         Fadelan                  Fadelan
       Komisaris Independen                                         -                        Puguh Sudradjat

      Direksi
        Presiden Direktur                                           Permadi Al Suharto       Permadi Al Suharto
        Direktur                                                    Andi Subroto             Andi Subroto

      Komite Audit
       Ketua                                                        -                        Puguh Sudradjat
       Anggota                                                      M. Tri Atmaja            M. Tri Atmaja
                                                                    Dimas Wijanarko          Dimas Wijanarko
      Internal Audit                                                R. Alex Susila S.        R. Alex Susila S.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak memiliki masing-masing 1.398
      dan 1.554 karyawan tetap (tidak diaudit).

      Entitas induk langsung dan utama Perusahaan adalah PT Kitasubur Utama, yang didirikan di Indonesia.

   e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah
      diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 28 Juli 2023.




                                                           7
Page 11
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

  a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
     Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang
     mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
     (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) dan
     peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh
     Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

     Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan
     kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas
     Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang
     telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar
     akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022.

     Laporan keuangan konsolidasian kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual dan dasar
     pengukuran dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu yang disusun
     berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

     Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
     kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
     Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah mata uang
     Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.
     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
     mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal ini juga mengharuskan manajemen untuk menggunakan
     pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Entitas Anak. Area yang komplek
     atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi dari penilaian atau kompleksitas, atau area di mana
     asumsi dan estimasi dapat berdampak yang signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan
     dalam Catatan 3.
  b. Amandemen Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan
     Dalam tahun berjalan, Perusahaan dan Entitas Anaknya telah menerapkan Amandemen PSAK yang relevan
     dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 seperti
     dibawah. Penerapan atas PSAK baru/revisi tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan akuntansi
     Perusahaan dan Entitas Anak dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada tahun
     berjalan atau tahun-tahun sebelumnya, kecuali sebagaimana diungkapkan di bawah ini.
     -   PSAK 22 (Amendemen), “Kombinasi Bisnis”: Referensi ke Kerangka Konseptual
         Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka
         Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi untuk kombinasi bisnis.
  c. Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan
     Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, Amandemen/penyesuaian standar yang relevan bagi
     Perusahaan dan Entitas Anak, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan dini
     diijinkan, adalah sebagai berikut:
     Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
     -   PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau
         Jangka Panjang

     Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 (lanjutan)
     -   PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi




                                                             8
Page 12
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
   c. Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan (lanjutan)

      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 (lanjutan)
      -   PSAK 16 (Amendemen), “Aset Tetap”: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
      -   PSAK 25 (Amendemen), “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”: Definisi
          Estimasi Akuntansi
      -  PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
         Transaksi Tunggal
      Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024
      -   PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan amendemen
      standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.

   d. Klasifikasi lancar dan tidak lancar atau jangka pendek dan jangka panjang
      Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
      berdasarkan klasifikasi lancar/tidak lancar atau jangka pendek dan jangka panjang. Suatu aset disajikan lancar
      bila:
      i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
      ii) untuk diperdagangkan,
      iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
           penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
           tanggal pelaporan.
      Seluruh aset lain-lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

      Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
      i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
      ii) untuk diperdagangkan,
      iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
      iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
           pelaporan.
      Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
      Aset Perusahaan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas Perusahaan diklasifikasikan sebagai
      liabilitas jangka panjang.

   e. Prinsip - Prinsip Konsolidasian

      Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak yang
      dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.




                                                                9
Page 13
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)


   e. Prinsip - Prinsip Konsolidasian
     Laporan keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Kebijakan
     akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten
     oleh Perusahaan dan Entitas Anak, kecuali dinyatakan lain.
     Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh
     pengendalian, sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika
     Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anak, lebih dari setengah kekuasaan
     suara entitas.
     Secara spesifik, Perusahaan mengendalikan investee jika dan hanya jika Perusahaan memiliki seluruh hal
     berikut ini:
     a. kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas
        relevan investee ).
     b. eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee , dan
     c. kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
        investor.
     Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Perusahaan dapat mempertimbangkan semua fakta
     dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut:
     a. pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
     b. hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
     c. hak suara dan hak suara potensial Perusahaan.

     Perusahaan menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
     adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai
     ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki pengendalian atas Entitas Anak dan berhenti ketika Perusahaan
     kehilangan pengendalian atas Entitas Anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang
     diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
     konsolidasian dari tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Perusahaan
     menghentikan pengendalian atas entitas anak.
     Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham
     entitas induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”), walaupun hasil di kepentingan non
     pengendali mempunyai saldo defisit.

     Transaksi antar Perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari transaksi antar
     Perusahaan dan Entitas Anak dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
     berkaitan dengan transaksi antar anggota Perusahaan dan Entitas Anak juga akan dieliminasi secara penuh
     dalam proses konsolidasian. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
     kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan.

     Transaksi dengan kepentingan nonpengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan
     transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat
     aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan kepentingan nonpengendali
     juga dicatat pada ekuitas.




                                                            10
Page 14
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   e. Prinsip - Prinsip Konsolidasian (lanjutan)
     Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika
     Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Perusahaan:
     a. menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill ) dan liabilitas entitas anak;
     b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
     c. menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas;
     d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
     e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
     f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan

     g. mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
        penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Perusahaan dan Entitas
        Anak akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.

     KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari Entitas anak yang tidak dapat diatribusikan,
     secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba
     rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan
     konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

   f. Instrumen Keuangan
     Perusahaan dan Entitas Anak mengklasifikasikan instrument keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
     keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
     liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

     Klasifikasi
     i    Aset Keuangan
          Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan
          diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (“FVTOCI”), dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
          Perusahaan dan Entitas Anak mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi
          berikut dipenuhi:
          ●    Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
               mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          ●     Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang
                semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
          Aset keuangan Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-
          lain diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan dan Entitas Anak tidak
          memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


     ii   Liabilitas Keuangan
          Perusahaan dan Entitas Anak mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i)
          liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada
          biaya perolehan diamortisas.
          Liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang
          lain-lain, utang dividen, beban akrual, utang bank jangka panjang dan utang keuangan konsumen yang
          diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan dan Entitas
          Anak tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                              11
Page 15
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
   f. Instrumen Keuangan (lanjutan)
     Pengakuan dan Pengukuran
     i Aset Keuangan
        Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset
        keuangan dan model bisnis Perusahaan dan Entitas Anak dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali
        untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan dan
        Entitas Anak menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Perusahaan dan Entitas Anak
        mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL,
        biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika
        Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang
        didefinisikan dalam PSAK 72.

        Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus
        memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
        dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

        Model bisnis Perusahaan dan Entitas Anak dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana
        Kelompok Usaha mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
        arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.

        Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah
        ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal
        perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan dan Entitas Anak berkomitmen untuk membeli atau menjual aset
        tersebut.

        Pengukuran aset setelah pengakuan awal keuangan tergantung pada klasifikasinya. Semua aset keuangan
        Perusahaan dan Entitas Anak diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi (instrumen utang).
        Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan
        metode suku bunga efektif (SBE) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui
        pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan
        tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan
        biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
     ii Liabilitas Keuangan
        Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut yang tidak
        diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas
        keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Perusahaan dan Entitas Anak untuk
        menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut
        diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap
        atau telah ditetapkan.
        Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada
        biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas keuangan yang
        diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang
        diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi
        dan PKL konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan
        metode SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi
        pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE
        diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman
        berbunga dan pinjaman lainnya.




                                                           12
Page 16
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
   f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

     Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

     Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi
     keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
     hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi
     untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
     liabilitasnya secara bersamaan.

     Nilai Wajar Dari Instrumen Keuangan
     Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada,
     ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices ) pada penutupan
     perdagangan pada akhir periode pelaporan.

     Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik
     penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-
     pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions ); penggunaan nilai wajar terkini
     instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain.

     Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara
     handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.

     Penurunan Nilai Aset Keuangan
     Perusahaan dan Entitas Anak mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh
     instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara
     arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima
     Perusahaan dan Entitas Anak, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan
     akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang
     merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
     ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan
     secara signifikan sejak pengakuan awal, ECL dicadangkan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa
     default yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk risiko kredit atas instrumen
     keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan
     sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).

     Untuk piutang usaha, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh
     karena itu, Perusahaan dan Entitas Anak tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan
     mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Perusahaan dan Entitas Anak telah membentuk
     matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan
     masa depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
     Perusahaan dan Entitas Anak mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
     menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan dan Entitas Anak juga dapat
     menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa
     Perusahaan dan Entitas Anak tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
     perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus
     kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.




                                                          13
Page 17
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
   f. Instrumen Keuangan (lanjutan)

      Penghentian Pengakuan (lanjutan)

      i   Aset Keuangan
          Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
          keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
          (a)   hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
          (b)   Perusahaan dan Entitas Anak mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari
                aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan
                yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial
                mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara
                substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
                keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

          Ketika Perusahaan dan Entitas Anak telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
          menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement ), dan secara substansial tidak
          mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer
          pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan dan Entitas Anak
          terhadap aset keuangan tersebut.

          Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah
          terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus
          dibayar kembali.

          Dalam hal ini, Perusahaan dan Entitas Anak juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas
          terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Perusahaan dan Entitas
          Anak.
          Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara
          nilai tercatataset dan jumlah imbalan yang diterima danpiutang diakui dalam laba rugi.

      ii Liabilitas Keuangan

          Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau
          dibatalkan atau kadaluarsa.
          Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan
          persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas
          keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas
          keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan
          tersebut diakui sebagai laba rugi.




                                                              14
Page 18
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   g. Kas dan setara kas
      Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, deposito on call , investasi jangka pendek lainnya yang jatuh tempo
      dalam waktu tiga (3) bulan atau kurang dan tidak dijadikan jaminan dan dibatasi penggunaannya.
   h. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
      Pembukuan Perusahaan dan Entitas Anak diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata
      uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode
      pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan
      kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi dari selisih kurs mata
      uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang Rupiah diakui dalam laba rugi
      konsolidasi tahun berjalan.
      Kurs yang digunakan pada tanggal 27 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                       27 Jun 2023             31 Des 2022

                 1 Euro Eropa                                16,373.84                 16,712.63
                 1 Franc Swiss                               16,786.96                 16,967.98
                 1 Dolar Amerika Serikat                     15,026.00                 15,731.00
                 1 Dolar Singapura                           11,102.00                 11,659.08
                 1 Dolar Australia                           10,029.86                 10,580.68
                 1 Yuan China (CNH)                           2,075.59                  2,253.68
                 1 Yuan China (CNY)                           2,076.71                  2,257.12
                 1 Dolar Hongkong                             1,919.38                  2,018.56
                 1 Yen Jepang                                   104.92                    117.56

   i. Transaksi dengan Pihak Berelasi
      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak:
      a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika
         orang tersebut:
         (i)     memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan dan Entitas Anak;
         (ii)    memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan dan Antitas Anak; atau
         (iii)   personil manajemen kunci Perusahaan dan Entitas Anak atau entitas induk Perusahaan.
      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak:
      b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika memenuhi salah satu hal berikut:
         (i)   Entitas dan Perusahaan dan Entitas Anak adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
               entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).
         (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
               ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
               adalah anggotanya).
         (iii)   kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
         (iv)    satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
                 entitas ketiga.
         (v)     entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan dan Entitas
                 Anak atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                               15
Page 19
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   i. Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)

      Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak (lanjutan):
      b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika memenuhi salah satu hal berikut (lanjutan):

         (vi)   entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a).
         (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a) 1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan
               personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
         (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan dan Entitas Anak atau kepada entitas
                induk dari Perusahaan dan Entitas Anak.

      Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Beberapa persyaratan
      tersebut mungkin tidak sama dengan persyaratan yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
      Seluruh transaksi signifikan dan saldo dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
      keuangan konsolidasian terkait.

   j. Persediaan

      Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya
      perolehan ditentukan dengan menggunakan metode pertama-masuk, pertama-keluar (“FIFO”). Biaya perolehan
      barang jadi dan barang dalam proses terdiri dari bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya langsung lainnya dan
      biaya overhead produksi (berdasarkan kapasitas operasi normal), tidak termasuk biaya pinjaman.

      Penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan dengan mengurangi nilai
      tercatat persediaan ke nilai realisasi neto persediaan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan
      persediaan pada akhir tahun.

      Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya
      penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.

   k. Biaya Dibayar Di muka
      Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama periode manfaatnya menggunakan
      metode garis lurus.

   l. Aset Tetap

      Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya
      perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
      pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah
      tercatat (“carrying amount ”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua
      biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada
      saat terjadinya.




                                                              16
Page 20
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   l. Aset Tetap (lanjutan)

      Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method ) berdasarkan taksiran masa
      manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:

                                                      Tahun
      Bangunan dan prasarana                           5 - 20
      Mesin dan peralatan pabrik                       4 - 16
      Alat pengangkutan                                4 - 10
      Perabot dan peralatan kantor                      4-8

      Tanah dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal
      diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya terkait dengan
      pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud pada aset lain-lain dan diamortisasi sepanjang umur
      hukum hak.
      Setelah penerapan PSAK 73, Perusahaan dan Entitas Anak menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-
      masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut
      sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomi yang mendasarinya. Jika
      hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan dan Entitas
      Anak, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Perusahaan dan Entitas Anak
      menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak
      atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan
      PSAK 16 “Aset tetap”.
      Nilai tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
      masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset
      diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
      Aset dalam penyelesaian dicatat sebesar harga perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai yang diakui.

      Penyusutan aset dimulai saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya, yaitu pada saat aset
      tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan
      maksud manajemen.

      Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap direview dan jika
      sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

   m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
      Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
      mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan
      nilai aset diperlukan, maka Perusahaan dan Entitas Anak membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.


      Rugi penurunan nilai diakui sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat dengan
      nilai penilaian kembali.




                                                            17
Page 21
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)
      Rugi penurunan nilai tersebut harus dipulihkan jika telah terjadi perubahan dalam perkiraan yang digunakan untuk
      menentukan jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan. Kerugian penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai
      sebatas bahwa nilai tercatat aset non-keuangan yang tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
      tercatat, neto setelah penyusutan seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
      pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.

   n. Imbalan Kerja
      Imbalan kerja jangka pendek
      Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah
      akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika
      karyawan memberikan jasa kepada perusahaan dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban
      diakui pada laba rugi.

      Manfaat imbalan pasti

      Perusahaan dan Entitas Anak mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-
      undang Ketenagakerjaan No. 13, 2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UU Ketenagakerjaan”).
      Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan dan Entitas Anak ditentukan
      melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan
      asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.


      Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada)
      dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya
      untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
      komprehensif lain tercermin sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan
      direklasifikasi ke laba rugi.

      Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika Amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika
      biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
      Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
      imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
      i    Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
           penyelesaian)
      ii   Beban atau pendapatan bunga neto
      iii Pengukuran kembali

      Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi,
      Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

      Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau
      surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan dan Entitas Anak. Surplus yang dihasilkan dari
      perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana
      program dan pengurangan iuran masa depan atas program.




                                                             18
Page 22
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   o. Pengakuan Pendapatan dan Beban
     Penjualan barang
     Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan dan Entitas Anak perkirakan menjadi haknya dalam
     kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Perusahaan dan
     Entitas Anak mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan.
     Pendapatan dari penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan dan pendapatan dari
     penjualan ekspor diakui pada saat penyerahan barang dari gudang pelabuhan ke kapal (FOB shipping point ).


     Beban
     Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis ).

   p. Pajak Penghasilan

     Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali untuk
     transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik dalam penghasilan komprehensif
     lain atau langsung pada ekuitas.

     Pajak Kini

     Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan
     ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi
     yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang
     berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang
     diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.

     Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini
     dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

     Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Perusahaan dan
     Entitas Anak mengajukan keberatan, Perusahaan dan Entitas Anak mempertimbangkan apakah besar
     kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas
     perpajakan Perusahaan dan Entitas Anak.

     Pajak Tangguhan

     Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
     pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas
     pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak
     tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat
     kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk
     mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat
     jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi
     sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap
     akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan
     memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.




                                                           19
Page 23
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)

   p. Pajak Penghasilan (lanjutan)

      Pajak Tangguhan
      Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
      direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku
      secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau
      pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak,
      dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
      dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum
      ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
      tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan dan Entitas Anak bermaksud untuk
      menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

   q. Informasi Segmen

      Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan dan Entitas
      Anak yang secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
      sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.

      Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
      a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
         pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
      b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
         keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
      c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

      Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan
      penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.

   r. Laba Neto per Saham Dasar
      Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode yang
      bersangkutan.

3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI

   Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak mengharuskan manajemen untuk
   membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang
   terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan
   penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.


   Pertimbangan
   Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Entitas Anak, manajemen telah membuat keputusan
   berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
   konsolidasian:




                                                            20
Page 24
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
  Pertimbangan (lanjutan)
  Penilaian model bisnis
  Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil ‘semata dari pembayaran pokok dan bunga’
  (”SPPI”) dan uji model bisnis. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan model bisnis pada tingkat yang
  mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan Perusahaan dan Entitas Anak dikelola bersama untuk mencapai
  tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk
  bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang mempengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal
  ini dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi.
  Perusahaan dan Entitas Anak memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai
  wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami
  alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki.
  Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan dan Entitas Anak atas apakah model bisnis
  dimana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi perubahan dalam
  model bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut.

  Klasifikasi Instrumen Keuangan
  Perusahaan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu dengan mempertimbangkan jika
  definisi yang ditetapkan dalam PSAK 71 (mulai 1 Januari 2020) dan PSAK 55 (sebelum 1 Januari 2020) dipenuhi.
  Sejalan dengan itu, aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan
  dan Entitas Anak yang diungkapkan pada Catatan 2.
  Penentuan Mata Uang Fungsional
  Mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
  entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi penjualan dan beban pokok
  penjualan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan dan Entitas Anak, mata uang fungsional Perusahaan dan
  Entitas Anak adalah Rupiah.

  Estimasi dan Asumsi
  Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun
  berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan dan Entitas Anak mendasarkan asumsi dan estimasi pada
  parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai
  perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan dan
  Entitas Anak. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
  Perusahaan dan Entitas Anak menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha dan kontrak aset.
  Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang
  memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan
  pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit lainnya).
  Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Perusahaan dan Entitas Anak.
  Perusahaan dan Entitas Anak akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis
  dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestic bruto)
  diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah default di sektor
  manufaktur, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati
  secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.




                                                          21
Page 25
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)
   Estimasi dan Asumsi
   Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
   Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL adalah
   estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman
   kerugian kredit historis Perusahaan dan Entitas Anak dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili default
   aktual pelanggan di masa depan. Informasi mengenai ECL pada piutang usaha Perusahaan dan Entitas Anak
   diungkapkan dalam Catatan 5.

   Penyusutan Aset Tetap
   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
   ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun.
   Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan dan Entitas Anak ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang
   diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset
   sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan
   estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
   pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara
   signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor
   yang disebutkan di atas.

   Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan aset tersebut.

   Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 8.

   Imbalan Kerja
   Penentuan liabilitas dan biaya imbalan kerja Perusahaan dan Entitas Anak bergantung pada pemilihan asumsi yang
   digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara
   lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan,
   umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan dan Entitas
   Anak diakui segera pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui
   penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Perusahaan dan Entitas Anak berkeyakinan
   bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan
   dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dan Entitas Anak dapat mempengaruhi secara material liabilitas
   diestimasi atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 17.


   Pajak penghasilan
   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan
   perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Perusahaan
   dan Entitas Anak mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
   tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 14.

   Aset Pajak Tangguhan
   Aset pajak tangguhan diakui untuk semua kerugian fiskal yang belum digunakan dan perbedaan temporer yang
   dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan
   sehingga kerugian dan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh
   manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat
   penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan pajak masa depan. Rincian lebih lanjut
   diungkapkan dalam Catatan 14h.




                                                            22
Page 26
4. KAS DAN SETARA KAS
  Akun ini terdiri dari:
                                                                        30 Jun 2023             31 Des 2022
  Kas
    Rupiah                                                                 2,814,860,287            225,939,267
    Dolar AS                                                                  69,104,574             72,346,869
     Sub total kas                                                         2,883,964,861            298,286,136
  Bank
    Pihak Ketiga
      Rupiah
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                   148,586,826,307         10,445,089,755
        PT Bank Central Asia Tbk.                                          7,706,307,826          2,908,164,783
        PT Bank CTBC Indonesia                                             1,475,143,042          3,894,710,824
        PT Bank Amar Indonesia                                               805,101,758            407,298,311
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                20,981,841             21,501,839
        PT Bank Shinhan Indonesia                                                      -                      -
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                               25,548,552             11,195,830
        PT Bank Nasional Indonesia.                                          141,371,621            109,619,071
      D olar AS
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                    10,417,278,623         30,325,421,564
        PT Bank Shinhan Indonesia                                                       -                      -
        PT Bank UOB Indonesia                                                 18,157,719             40,488,260
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                65,670,682             44,344,903
       E uro Eropa
         PT Bank OCBC NISP Tbk.                                               10,823,109             11,047,049
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                       26,747,830            141,932,010
       C hina Yuan
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                       22,990,488             25,377,861
         PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                7,060,814              7,674,208
       Dolar Hongkong
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                15,930,854             16,754,048
       Dolar Singapura
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                 4,170,574               4,379,850
       Swiss Franc
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                 4,022,156               4,065,530
       Dolar Australia
        PT Bank OCBC NISP Tbk.                                                      5,216                  5,502
     Sub total bank                                                      169,354,139,010         48,419,071,198

               Total                                                     172,238,103,872         48,717,357,334

  Kas dan setara kas mencakup saldo kas dan bank Perusahaan dan Entitas Anak yang tidak dijaminkan serta tidak
  dibatasi penggunaannya.




                                                         23
Page 27
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA
   Saldo piutang usaha yang terjadi atas penjualan kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Jun 2023           31 Des 2022
   Lokal                                                                    277,202,935,353        325,428,108,432
   Ekspor                                                                    22,273,948,122         11,133,927,039
   Total                                                                    299,476,883,475        336,562,035,471
   Penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian                              (3,767,101,271)        (3,767,101,271)
   Total                                                                    295,709,782,204        332,794,934,200


   Rincian piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Jun 2023           31 Des 2022
   Rupiah                                                                   277,202,935,353        325,428,108,432
   Dolar AS                                                                  22,273,948,122         11,133,927,039

   Total                                                                    299,476,883,475        336,562,035,471


   Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang berdasarkan tanggal invoice adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Jun 2023           31 Des 2022
   Belum jatuh tempo                                                        178,663,790,602       280,189,555,643
   Lewat jatuh tempo:
   Kurang dari 30 hari                                                        92,913,107,158       48,674,690,526
   31 - 60 hari                                                               18,290,890,858        3,849,306,381
   60 - 90 hari                                                                4,963,451,584           39,129,104
   Lebih dari 90 hari                                                          4,645,643,273        3,809,353,817
   Total                                                                     299,476,883,475       336,562,035,471

  Jangka waktu rata-rata kredit penjualan barang adalah 30-60 hari. Tidak ada bunga yang dibebankan pada piutang
  usaha.




                                                            24
Page 28
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)
   Cadangan kerugian kredit untuk piutang usaha telah diukur sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang usaha
   diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur di masa lalu dan
   analisis posisi keuangan debitur saat ini, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari debitur dan kondisi
   ekonomi umum industri dimana debitur beroperasi.
   Tidak ada perubahan dalam teknik estimasi atau asumsi signifikan yang dibuat selama periode pelaporan berjalan.


   Mutasi penyisihan atas ECLs piutang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Jun 2023                31 Des 2022
   Saldo awal                                                                 3,767,101,271             1,132,270,699
   Provisi selama tahun berjalan                                                          -             2,634,830,572
   Pemulihan selama tahun berjalan                                                        -                         -
   Total                                                                      3,767,101,271             3,767,101,271


   Piutang usaha - pihak ketiga Entitas Anak digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman utang bank (Catatan 10
   dan 15).

   Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan beban piutang cukup untuk menutup kerugian atas tidak tertagihnya
   piutang usaha.


6. PERSEDIAAN

   Persediaan terdiri dari:
                                                                           30 Jun 2023                31 Des 2022
   Bahan baku                                                               150,511,453,022           205,958,941,143
   Barang jadi                                                               65,816,084,194            97,088,767,515
   Bahan pembantu                                                            27,195,974,607            30,913,227,971
   Barang dalam proses                                                       17,929,698,865            10,301,945,401
   Perlengkapan dan peralatan                                                24,461,832,628            28,174,892,643
   Total                                                                    285,915,043,317           372,437,774,673

   Persediaan Entitas Anak digunakan sebagai jaminan atas fasilitas utang bank (Catatan 10 dan 15).

   Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik dan perputaran persediaan pada akhir tahun, manajemen
   Perusahaan dan Entitas Anak berpendapat bahwa tidak ada persediaan usang, dan oleh karena itu tidak dibentuk
   penyisihan penurunan nilai persediaan usang pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

   Persediaan Perusahaan dan Entitas Anak telah diasuransikan terhadap semua risiko berdasarkan suatu paket polis
   dengan nilai pertanggungan sebesar Rp230.749.608.846 dan Rp230.749.608.846 pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
   Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
   kerugian.




                                                            25
Page 29
7.    UANG MUKA PEMBELIAN

                                                                                     30 Jun 2023          31 Des 2022
      Aset lancar
       Uang muka pembelian bahan baku                                                 9,744,775,658       2,683,479,526
       Lain-lain                                                                        356,704,069         288,125,883
      Total                                                                          10,101,479,727       2,971,605,409
      Aset Tidak lancar
        Uang muka pembelian aset tetap                                                               -                -
      Total                                                                                          -                    -


8. ASET TETAP

     Aset tetap terdiri dari:

        30 Juni 2023            Saldo awal        Penambahan       Pengurangan        Reklasfikasi         Saldo akhir

     Biaya Perolehan
     Pemilikan Langsung
     Tanah                      105,657,689,995                -                 -                   -    105,657,689,995
     Bangunan dan                                                                                                       -
      prasarana                  94,924,103,561                -                 -                   -     94,924,103,561
     Mesin dan
       peralatan pabrik         818,263,525,544     301,851,138                -        4,274,641,307     822,840,017,989
     Alat pengangkutan           31,365,516,482      96,000,753     (260,100,000)                   -      31,201,417,235
     Peralatan dan                                                                                                      -
      perabot kantor             23,441,035,542     365,280,571                  -                   -     23,806,316,113

     Aset dalam penyelesaian
     Bangunan dan
     prasarana                                -                -               -                    -                    -
     Mesin dan peralatan          5,214,624,270    1,399,233,028    (273,813,166)      (4,274,641,307)       2,065,402,825

     Total                  1,078,866,495,393     2,162,365,490     (533,913,166)                    0   1,080,494,947,717


     Akumulasi Penyusutan
     Pemilikan Langsung
     Bangunan dan
      prasarana            64,193,729,749          1,566,910,568                 -                   -      65,760,640,317
     Mesin dan
       peralatan pabrik   466,937,209,778         20,856,026,064               -                     -     487,793,235,842
     Alat pengangkutan     28,152,765,902          1,058,370,768    (260,100,000)                    -      28,951,036,670
     Peralatan dan                                                                                                       -
      perabot kantor       20,969,426,977           525,779,550                  -                   -      21,495,206,527
     Total                      580,253,132,406   24,007,086,950    (260,100,000)                    -     604,000,119,356
     Nilai Buku                 498,613,362,988                                                            476,494,828,362




                                                             26
Page 30
8. ASET TETAP (lanjutan)

   31 Desember 2022          Saldo awal        Penambahan       Pengurangan       Reklasfikasi         Saldo akhir

   Biaya Perolehan
   Pemilikan Langsung
   Tanah                     105,657,689,995                -                 -                  -    105,657,689,995
   Bangunan dan
    prasarana                 95,067,956,561                -    (143,853,000)                   -     94,924,103,561
   Mesin dan
     peralatan pabrik        796,686,956,517   24,564,640,236      (12,487,500)    (2,975,583,709)    818,263,525,544
   Alat pengangkutan          37,087,559,473    2,339,977,009   (8,062,020,000)                 -      31,365,516,482
   Peralatan dan                                                                                                    -
   perabot kantor             22,194,204,076   1,152,681,463                  -       94,150,003       23,441,035,542

   Aset dalam penyelesaian
   Mesin dan peralatan          651,212,314     5,214,624,263                 -      (651,212,307)      5,214,624,270

   Total                  1,057,345,578,936    33,271,922,971   (8,218,360,500)    (3,532,646,014)   1,078,866,495,393


   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung
   Bangunan dan
    prasarana                 61,069,577,640    3,268,005,109    (143,853,000)                   -     64,193,729,749
   Mesin dan
     peralatan pabrik        428,268,734,220   42,213,609,071      (12,487,500)    (3,532,646,013)    466,937,209,778
   Alat pengangkutan          32,847,170,654    3,185,741,289   (7,880,146,041)                 -      28,152,765,902
   Peralatan dan                           -                                                                        -
    perabot kantor            19,353,362,601    1,616,064,376                 -                  -     20,969,426,977

   Total                     541,538,845,115   50,283,419,845   (8,036,486,541)    (3,532,646,013)    580,253,132,406

   Nilai Buku                515,806,733,821                                                          498,613,362,988


   Beban penyusutan dibebankan dan dialokasikan sebagai berikut:
                                                                                  30 Jun 2023         30 Jun 2022
   Beban pokok penjualan                                                          23,306,622,814      11,831,715,508
   Beban penjualan (Catatan 22)                                                      383,543,240         529,213,157
   Beban umum dan administrasi (Catatan 22)                                           316,920,896         356,181,752
   Total                                                                          24,007,086,950      12,717,110,417

   Konstruksi dalam proses pada 30 Juni 2023 yang meliputi bangunan dan sarana serta mesin dan peralatan
   pabrik. Konstruksi tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2023 dengan persentase penyelesaian
   hingga saat ini adalah 33%.




                                                          27
Page 31
8. ASET TETAP (lanjutan)
   Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen Perusahaan dan Entitas Anak berpendapat bahwa tidak terdapat
   peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni
   2023 dan 31 Desember 2022.
   Perusahaan dan Entitas Anak memiliki tanah dengan hak kepemilikan (Hak Guna Bangunan) di Surabaya dengan
   luas 349.157 meter persegi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Hak atas tanah tersebut berakhir
   pada berbagai tanggal pada tahun 2026 sampai 2037. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak akan ada kesulitan
   dalam memperpanjang hak atas tanah ini karena tanah tersebut diperoleh secara legal dan dilengkapi bukti
   kepemilikan yang cukup.
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan dan Entitas Anak memiliki aset-aset yang telah
   sepenuhnya disusutkan namun masih digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Perusahaan. Nilai tercatat bruto
   dari aset-aset tersebut masing-masing sebesar Rp327.538.721.849 dan Rp324.764.636.588.

   Tanah Perusahaan dan Entitas Anak dan aset tetap tertentu digunakan sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 10
   dan 15).
   Aset tetap Perusahaan dan Entitas Anak, kecuali tanah, telah diasuransikan terhadap semua risiko berdasarkan
   suatu paket polis dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp706.835.492.700 dan Rp706.835.492.700
   pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut
   cukup untuk menutup kemungkinan kerugian.

9. ASET LAIN-LAIN
   Akun ini merupakan perpanjangan pengurusan SHGB dan diamortisasi selama 20 tahun dengan rincian sebagai
   berikut:
                                                                                 30 Jun 2023        31 Des 2022
   Harga perolehan                                                                 1,945,814,265      1,315,923,865
   Akumulasi amortisasi                                                             (367,128,142)      (328,980,960)

   Saldo akhir                                                                     1,578,686,123        986,942,905

   Amortisasi dialokasikan    ke beban umum dan administrasi sebesar Rp38.147.182 pada tahun 2023 dan 2022
   (Catatan 22).

10. UTANG BANK JANGKA PENDEK
   Akun ini terdiri dari pinjaman dan cerukan dengan rincian sebagai berikut :

                                                                                 30 Jun 2023        31 Des 2022
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      Revolving loan
         Rupiah                                                                  101,747,586,283    107,403,869,834
         Dolar AS                                                                              -                  -

   Total                                                                         101,747,586,283    107,403,869,834




                                                              28
Page 32
10. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

   PT Bank Mandiri (Persero), Tbk

   Perusahaan
   Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan rincian sebagai berikut:
   -   Fasilitas kredit modal kerja-1 (revolving loan) dengan maksimum kredit sebesar Rp20.000.000.000 fasilitas ini
       jatuh tempo pada tanggal 17 September 2023. Pinjaman ini digunakan untuk tambahan modal kerja Perusahaan.
       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman masing - masing sebesar
       Rp17.385.694.000 dan Rp17.781.800.000.
   -   Fasilitas kredit modal kerja-2 (revolving transactional) dengan maksimum kredit sebesar Rp130.000.000.000,
       fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 17 September 2023. Pinjaman ini digunakan untuk tambahan modal kerja
       Perusahaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman masing - masing sebesar
       Rp14.274.059.982 dan Rp36.384.059.982.

   -   Fasilitas non-cash loan (LC Impor) dengan maksimum kredit sebesar 3.150.000 Dolar AS fasilitas ini akan jatuh
       tempo pada tanggal 17 September 2023. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman
       masing - masing sebesar Rpnihil

   -   Fasilitas non-cash loan bank garansi (revolving ) dengan maksimum kredit sebesar 200.000 Dolar AS fasilitas ini
       akan jatuh tempo pada tanggal 17 September 2023. Per tanggal 30 Juni 2023 fasilitas ini belum digunakan oleh
       Perusahaan.
   -   Fasilitas bill purchasing line dengan maksimum kredit sebesar 500.000 Dolar AS fasilitas ini akan jatuh tempo
       pada tanggal 17 September 2023. Per tanggal 30 Juni 2023 fasilitas ini belum digunakan oleh Perusahaan.

   -   Fasilitas treasury line dengan maksimum kredit sebesar 100.000 Dolar AS fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal
       17 September 2023. Pinjaman ini akan digunakan untuk transaksi dalam convertible currency . Fasilitas ini belum
       digunakan oleh Perusahaan.

   Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selama fasilitas kredit belum dilunasi,
   Perusahaan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal tersebut dibawah ini tanpa persetujuan tertulis dari bank:

   -   Melakukan perubahan Anggaran Dasar termasuk didalamnya pemegang saham, direktur dan komisaris,
       permodalan dan nilai saham.
   -   Memindah tangankan barang agunan, kecuali persediaan barang dalam rangka transaksi usaha yang wajar.
   -   Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain.
   -   Mengikat diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
   -   Melunasi utang kepada pemilik/pemegang saham.
   -   Menyampaikan pemberitahuan secara tertulis terkait perubahan anggaran dasar dan pembagian dividen.
   -   Mengalihkan baik sebagian dan/atau seluruh hak sewa, pinjam pakai ataupun penggunaan atas lahan yang
       digunakan untuk operasional menjadi agunan.

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa Perusahaan telah memenuhi
   semua persyaratan terkait sebagaimana diharuskan dalam semua perjanjian kredit di atas.




                                                             29
Page 33
10. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

   PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (lanjutan)
   Entitas Anak
   Entitas Anak memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan rincian sebagai berikut:
    - Fasilitas kredit modal kerja-2 (non-revolving loan) dengan maksimum kredit sebesar Rp30.000.000.000, fasilitas
      ini jatuh tempo pada tanggal 17 September 2018. Pada tahun 2018, fasilitas ini digabung dengan fasilitas TR non-
      LC sehingga maksimum kredit menjadi sebesar Rp430.000.000.000 (revolving loan). Pada tahun 2019,
      maksimum kredit berubah menjadi Rp 360.000.000.000 dan diperpanjang sampai dengan 17 September 2021.
      Pada tahun 2022, fasilitas ini diperpanjang sampai dengan 17 September 2023. Pinjaman ini digunakan untuk
      pembelian bahan baku kertas dan suku cadang. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 saldo
      pinjaman sebesar Rp. 34.734.318.322 dan Rp37.185.558.451
   - Fasilitas kredit modal kerja-1 (revolving loan) dengan maksimum kredit sebesar Rp40.000.000.000 fasilitas ini
     jatuh tempo pada tanggal 17 September 2022. Pada tahun 2017, maksimum kredit meningkat menjadi sebesar
     Rp40.000.000.000. Pada tahun 2022, fasilitas ini diperpanjang sampai dengan 18 September 2021 dan
     perpanjangan selanjutnya hingga 17 September 2023. Pinjaman ini digunakan untuk tambahan modal kerja
     Entitas Anak. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman masing-masing sebesar
     Rp 35.353.513.979 dan Rp16.052.451.401.
   - Fasilitas treasury line-1 dengan maksimum kredit sebesar 5.300.000 Dolar AS fasilitas ini jatuh tempo pada
     tanggal 17 September 2021 dan diperpanjang sampai dengan 17 September 2023. Pinjaman ini akan digunakan
     untuk lindung nilai dan tidak untuk spekulasi atas transaksi impor. Fasilitas ini belum digunakan oleh Entitas
     Anak.
   - Fasilitas non-cash loan (LC Impor) dengan maksimum kredit sebesar 300.000 Dolar AS fasilitas ini akan jatuh
     tempo pada tanggal 17 September 2021 dan diperpanjang sampai dengan 17 September 2023. Fasilitas ini
     belum digunakan oleh Entitas Anak.
   Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selama fasilitas kredit belum dilunasi, Entitas
   Anak tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal tersebut dibawah ini tanpa persetujuan tertulis dari bank:

   - Melakukan perubahan Anggaran Dasar termasuk didalamnya pemegang saham, direktur dan komisaris,
     permodalan dan nilai saham.
   - Memindah tangankan barang agunan, kecuali persediaan barang dalam rangka transaksi usaha yang wajar.
   - Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari pihak lain, kecuali dalam rangka transaksi dagang yang lazim dan
     berupa subordinated loan dari pemegang saham (tanpa dibebani bunga).
   - Mengikat diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan Entitas Anak kepada pihak lain.
   - Melunasi utang kepada pemilik/pemegang saham.
   - Mengambil bagian dividen atau modal untuk kepentingan diluar usaha dan kepentingan pribadi.
   - Mengadakan merger atau akuisisi.
   - Mengajukan permohonan dan/atau menyuruh pihak lain mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk
     dinyatakan pailit atau meminta penundaan pembayaran utang.
   - Mengadakan penyertaan baru dalam Perusahaan-Perusahaan lain dan/atau turut membiayai Perusahaan-
     Perusahaan lain.
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa Entitas Anak telah memenuhi
   semua persyaratan terkait sebagaimana diharuskan dalam semua perjanjian kredit di atas.
   Fasilitas ini dibebani tingkat suku bunga pertahun sebesar 8,25% - 8,50% (mengambang) untuk mata uang Rupiah.




                                                            30
Page 34
10. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan)

   Beban bunga yang diakui untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
   Rp4.790.777.914 dan Rp2.623.061.238 (Catatan 23).
   Pinjaman ini dijamin dengan piutang, persediaan, mesin, peralatan dan tanah dan berikut bangunan dengan bukti
   kepemilikan SHGB No. 9, 12, 53, 54, 55, 64, 68, 69, 71 (Catatan 5, 6 dan 8) seluruhnya atas nama Entitas Anak
   serta jaminan pribadi (personal guarantee) dari Tuan Bambang Sujanto, Tuan Ali Sugiharto Wibisono dan Tuan
   Harianto Wibisono.

11. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
                                                                       30 Jun 2023             31 Des 2022
   Lokal                                                                129,364,248,973        103,480,550,695
   Impor                                                                  9,928,622,586          8,127,118,377
   Total                                                                139,292,871,559        111,607,669,072

   Sebagian utang usaha kepada kreditur lokal dan impor menggunakan jaminan Surat Kredit Dokumen Dalam Negeri
   (SKBDN) dan Letter of Credit (L/C).
   Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                       30 Jun 2023             31 Des 2022
   Rupiah                                                               130,498,391,541        103,480,550,695
   Dolar AS                                                               3,454,673,489          3,932,004,193
   Yuan China                                                             3,781,342,785          4,109,839,326
   Euro Eropa                                                             1,368,705,659             85,274,858
   Yen Jepang                                                               126,911,232                      -
   Franc Swiss                                                               62,846,853                      -
   Total                                                                139,292,871,559        111,607,669,072

   Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                        30 Jun 2023            31 Des 2022
   Sampai dengan 1 bulan                                                  75,010,034,535        78,694,186,754
   1 sampai 2 bulan                                                       54,011,895,624        24,651,758,187
   2 sampai 3 bulan                                                        6,114,195,543         3,134,537,706
   Lebih dari 3 bulan                                                      4,156,745,857         5,127,186,425
   Total                                                                139,292,871,559        111,607,669,072

12. UTANG LAIN-LAIN
   Akun ini terdiri:
                                                                       30 Jun 2023             31 Des 2022
   Uang muka penjualan lokal                                                 959,559,415        23,670,308,101
   Uang muka penjualan ekspor                                              1,052,081,328           651,148,558
   Beban impor - EMKL                                                         85,160,252             2,800,000
   Lain-lain (masing-masing dibawah Rp50.000.000)                            626,604,546         1,898,880,903
   Total                                                                   2,723,405,541        26,223,137,562




                                                          31
Page 35
13. BEBAN AKRUAL
  Akun ini terdiri:
                                                         30 Jun 2023       31 Des 2022
  Pengangkutan                                             6,067,940,307     5,055,757,355
  Listrik dan air                                          2,565,833,524     2,278,996,148
  Asuransi                                                 2,321,953,920       495,783,119
  Bunga                                                      288,536,837       302,388,858
  Lain-lain (masing-masing dibawah Rp100.000.000)            340,000,000       175,000,000
  Total                                                   11,584,264,589     8,307,925,480


14. PERPAJAKAN

  Akun ini terdiri:

  a. Pajak dibayar dimuka
                                                         30 Jun 2023       31 Des 2022
      Perusahaan
         Pasal 22                                            215,648,000                 -
         Pasal 23                                            144,000,000                 -
         Pajak pertambahan nilai                                                         -
          Total                                              359,648,000                 -

     Entitas Anak
        Pasal 25                                           1,484,199,454                 -
          Total                                            1,484,199,454                 -
      Total pajak penghasilan dibayar dimuka               1,843,847,454                 -

  b. Utang pajak
                                                         30 Jun 2023       31 Des 2022
     Pajak penghasilan
        Pasal 21                                           1,231,391,260     2,393,956,948
        Pasal 23/26                                          111,529,151       143,752,677
        Pasal 29                                           1,556,712,087       122,089,433
     Pajak pertambahan nilai                               3,152,525,047     3,934,333,907

      Total                                                6,052,157,545     8,172,919,144




                                                    32
Page 36
14. PERPAJAKAN (lanjutan)
   c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                        30 Jun 2023             30 Jun 2022
      Beban pajak kini
         Perusahaan                                                                    -                      -
         Entitas Anak                                                    (10,014,653,000)        (9,479,219,000)
         Penyesuaian tahun lalu                                           (3,898,214,500)                       -
      Sub total                                                          (13,912,867,500)        (9,479,219,000)
      Beban pajak tangguhan
         Perusahaan                                                         3,865,816,455          2,486,334,115
         Entitas Anak                                                      (3,034,675,958)        (2,113,186,764)
      Sub total                                                               831,140,497            373,147,351
      Beban Pajak Penghasilan - Neto                                     (13,081,727,003)        (9,106,071,649)

   d. Pajak Penghasilan Tahun Berjalan
      Rekonsiliasi antara: (i) beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku
      atas laba sebelum pajak penghasilan, dan (ii) beban pajak penghasilan seperti disajikan dalam laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                        30 Jun 2023             30 Jun 2022

      Laba sebelum pajak penghasilan
        menurut laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain konsolidasian                                   44,614,352,499         42,286,064,599
      Eliminasi transaksi dengan entitas anak                            100,973,509,951         40,212,691,394
      Beban pajak penghasilan dihitung dengan
       berdasarkan tarif pajak yang berlaku                               32,029,329,739         18,149,726,318

      Pengaruh pajak atas beda tetap
      Beda permanen:
         Sumbangan, jamuan dan lain-lain                                     350,643,107            393,337,200
         Pemberian kenikmatan kepada karyawan                                 75,469,103            366,503,141
         Penyusutan                                                          (98,348,501)            92,938,698
         Penghasilan bunga yang pajaknya final                              (173,229,352)           (81,220,106)
         Penghasilan sewa yang pajaknya final                             (1,033,665,600)          (930,299,040)
         Deviden                                                         (22,302,719,894)        (8,921,087,958)
         Penyesuaian karena perbedaan tarif
          pajak yang diterapkan                                                        -                      -
         Beban lain-lain yang tidak diperkenankan                            336,033,901             36,173,396

      Total Beban Pajak Penghasilan                                        9,183,512,503          9,106,071,649




                                                         33
Page 37
14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   d. Pajak Penghasilan Tahun Berjalan (lanjutan)
      Rekonsiliasi antara laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian dengan taksiran penghasilan kena pajak (rugi fiskal) Perusahaan untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Jun 2023             30 Jun 2022
      Laba sebelum pajak penghasilan sesuai dengan
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif rugi
         dan penghasilan lain konsolidasian                                 44,614,352,499         42,286,064,596
      Eliminasi transaksi dengan entitas anak                                 (402,489,569)          (204,278,742)
      Bagian laba Entitas Anak
         sebelum pajak penghasilan                                         (59,208,866,396)        (24,964,180,410)
      Laba (Rugi) Perusahaan sebelum manfaat
         pajak penghasilan                                                 (14,997,003,466)        17,117,605,444
      Beda permanen :
          Pemberian kenikmatan kepada Karyawan                                 152,257,119             495,264,725
         Sumbangan, jamuan dan lain-lain                                     1,027,639,688             102,234,275
         Penyusutan                                                                    -                32,187,501
         Pendapatan sewa yang pajaknya final                                (4,698,480,000)         (2,114,316,000)
         Penghasilan bunga yang pajaknya final                                 (98,225,484)            (36,789,479)
         Pendapatan deviden                                                                              5,508,901
         Beban lain-lain yang tidak diperkenankan                            1,041,919,074
      Beda temporer
         Imbalan paska kerja                                                 1,388,054,982             311,367,950
         Penyusutan                                                         (1,012,826,855)                925,009
         Kesejahteraan karyawan                                             (2,809,728,020)         (2,074,161,324)
      Taksiran rugi fiskal Perusahaan                                      (20,006,392,961)        13,839,827,002
      Rugi fiskal tahun sebelumnya
         2016                                                                           -           (7,375,661,309)
         2017                                                                           -           (6,348,762,691)
         2018                                                                           -           (2,949,299,694)
         2019                                                                           -           (1,437,649,982)
         2020                                                                            -          (3,606,523,247)
         2022                                                              (25,807,362,242)
      Koreksi oleh Kantor Pajak
         SKP LB Tahun 2016                                                             -               711,231,920
         SKP LB Tahun 2017                                                             -             3,276,115,801
         SKP LB Tahun 2018                                                             -             2,890,533,237
         SKP LB Tahun 2019                                                             -             1,365,941,982
         SKP LB Tahun 2020                                                             -              2,483,204,867
      Akumulasi rugi fiskal                                                (45,813,755,203)          2,848,957,886
      Taksiran pajak penghasilan tahun berjalan Perusahaan dan Entitas Anak dan taksiran utang pajak penghasilan
                                                                          30 Jun 2023             30 Jun 2022
      Beban pajak kini
         Perusahaan                                                                      -                      -
         Entitas Anak                                                       10,014,653,000          9,479,219,000
      Total                                                                 10,014,653,000          9,479,219,000




                                                           34
Page 38
14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   e. Taksiran tagihan pajak penghasilan
      Akun ini merupakan taksiran kelebihan pembayaran pajak penghasilan Perusahaan yang menurut manajemen
      dapat diperoleh kembali, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                       30 Jun 2023             31 Des 2022
      Perusahaan
         2022                                                              2,322,683,562         2,322,683,562
         2021                                                                          -                     -
      Total                                                                2,322,683,562         2,322,683,562

   f. Surat ketetapan pajak
      Tahun 2019
      Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar No. 00030/406/19/054/21 tanggal 13 April 2021 untuk
      pajak badan tahun pajak 2019 yang menyatakan bahwa Perusahaan mengalami rugi fiskal sebesar
      Rp71.708.800 dan lebih bayar pajak sebesar Rp1.607.139.789.

      Tahun 2020
      Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar No. 00036/406/20/054/22 tanggal 31 Maret 2022
      untuk pajak badan tahun pajak 2020 yang menyatakan bahwa Perusahaan mengalami rugi fiskal sebesar
      Rp1.123.318.380 dan lebih bayar pajak sebesar Rp770.964.635.
      Tahun 2021
      Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar No. 00010/406/21/054/22 tanggal 15 November 2022
      untuk pajak badan tahun pajak 2021 yang menyatakan bahwa Perusahaan mengalami lebih bayar pajak sebesar
      Rp2.204.349.690, menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar No. 00009/407/21/054/22 tanggal 22 Juni 2022
      untuk PPN Desember tahun 2021 sebesar Rp. 4.773.482.873
   g. Pajak tangguhan
      Perhitungan pajak tangguhan atas beda temporer yang signifikan antara pelaporan komersial dan pajak dengan
      menggunakan tarif pajak yang berlaku untuk 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:




                                                         35
Page 39
14. PERPAJAKAN (lanjutan)

   g. Pajak tangguhan (lanjutan)                                                                                              Dampak perubahan tarif pajak
                                                        Dikreditkan                Dikreditkan pada                       Dikreditkan        Dikreditkan pada
                                       Saldo Awal      (Dibebankan)                  Pendapatan                          (Dibebankan)          Pendapatan                                   Saldo Akhir
                                     01 January 2022   pada laba rugi            Komprehensif lainnya                   pada laba rugi    Komprehensif lainnya                          31 December 2022
        Aset Pajak Tangguhan
        Perusahaan :
        Imbalan kerja                  7,992,581,105     (2,728,089,490)                   (200,482,772)                                   -                                     -           5,064,008,843
        Aset tetap                     4,252,711,242       (174,299,019)                                    -                              -                                     -           4,078,412,223
        Rugi fiskal                                -                   -                                    -                              -                                     -                       -
        Kesejahteraan karyawan           798,552,110        (76,649,626)                                    -                              -                                     -             721,902,484
        Utang Lain-lain Pensiun           51,684,600         67,695,320                                                                                                                       119,379,920
        Penyisihan atas ECLs              52,368,218         45,880,846 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------           98,249,064

        Total aset pajak tangguhan   13,147,897,275     (2,865,461,969)                         (200,482,772)                                 -                                  -          10,081,952,534

        Entitas Anak :
        Imbalan kerja                14,100,032,868       (434,008,354)                            (7,427,357)                                -                                  -          13,658,597,157
        Sewa                                               144,025,211                                      -                                                                    -             144,025,211
        Kesejahteraan karyawan         2,954,690,884      (315,102,678)                                     -                                 -                                  -           2,639,588,206
        Penyisihan atas ECLs             196,731,335       533,781,881                                      -                                 -                                  -             730,513,216

        Sub total                    17,251,455,087         (71,303,940)                           (7,427,357)                                -                                  -          17,172,723,790

        Total aset pajak tangguhan   30,399,352,362     (2,936,765,909)                         (207,910,129)                                 -                                  -          27,254,676,324



   h. Perubahan Tarif Pajak Badan
        Pada tanggal 30 September 2020, sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk perlindungan dampak Covid-19,
        pemerintah Republik Indonesia mengumumkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (“Perpu”) No. 1
        Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi
        Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan
        Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. Pada tanggal 18 Mei 2020, Perpu No. 1 Tahun
        2020 telah disahkan menjadi Undang-undang No. 2 Tahun 2020.
        UU No. 2 Tahun 2020 mengatur, antara lain, penurunan tarif pajak badan sebagai berikut:
        •  Untuk tahun pajak 2020 dan 2021: dari 25% menjadi 22%;
        •  Mulai tahun pajak 2022: dari 22% menjadi 20%;
        •  Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tambahan tertentu dapat memperoleh tarif pajak
           sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas.
        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 (“UU
        No.7/2021”) tentang “Harmonisasi Peraturan Perpajakan” yang menetapkan, antara lain, penurunan tarif pajak
        penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun
        pajak 2022 dan seterusnya, serta bagi Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat
        memperoleh tarif pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas: dan kenaikan tarif pajak
        pertambahan nilai dari semula 10% menjadi 11% yang akan berlaku mulai dari1 April 2022, dan akan menjadi
        12% yang akan berlaku paling lambat 1 Januari 2025.
   i.   Lain - lain

        Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan telah disampaikan kepada Kantor Pajak sampai dengan
        tahun fiskal tahun 2021. SPT tahun 2022 Perusahaan dan Entitas Anak akan dilaporkan sesuai dengan taksiran
        laba fiskal yang diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Semua utang pajak dan pendapatan kena
        pajak/ laba fiskal telah dihitung dengan baik dan dilaporkan kepada Kantor Pajak sesuai dengan laporan
        keuangan auditan Perusahaan dan Entitas Anak.




                                                                                                  36
Page 40
15. UTANG BANK JANGKA PANJANG

  Akun ini terdiri dari:
                                                                            30 Jun 2023            31 Des 2022
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                            162,726,666,654         187,730,666,656
  Dikurangi bagian utang yang jatuh tempo
  yang jatuh tempo dalam satu tahun                                          (49,760,000,004)       (49,084,000,004)
  Utang bank – setelah dikurangi bagian
   yang jatuh tempo dalam satu tahun                                        112,966,666,650         138,646,666,652

  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

  Perusahaan
  Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 7 tanggal 3 Desember 2021, Perusahaan memperoleh
  fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum kredit Rp70.000.000.000
  dalam jangka waktu 60 bulan sampai 1 Januari 2027. Pada tanggal 30 Juni 2023 saldo fasilitas sebesar
  Rp51.300.000.000.
  Atas pinjaman ini dijamin dengan tanah (Catatan 8) berikut bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 11, 49,
  53, 63, 73, dan 100 seluruhnya atas nama Perusahaan.
  Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selama fasilitas kredit belum dilunasi,
  Perusahaan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal seperti yang diungkapkan dalam Catatan 10 tanpa
  persetujuan tertulis dari bank.

  Entitas Anak
  i     Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 52 tanggal 21 Juli 2016, Entitas Anak memperoleh
        tambahan fasilitas Kredit Investasi II dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum kredit
        Rp18.000.000.000 dalam jangka waktu 5 (lima) tahun dan dikenakan bunga 10,25% - 10,50% per tahun dan jatuh
        tempo sampai dengan tanggal 20 September 2021. Pinjaman ini akan digunakan untuk tujuan penggunaan
        fasilitas untuk pembiayaan pembelian mesin. Pinjaman ini telah dilunasi pada tahun 2021.
  Pada tahun 2017, Entitas Anak memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi, dengan rincian sebagai berikut:

  ii    Fasilitas Kredit Investasi III dengan maksimum kredit Rp23.700.000.000 sampai 7 Juni 2022 dalam jangka waktu
        5 (lima) tahun dan dikenakan bunga 10,50% - 10,75% per tahun yang digunakan untuk pembiayaan pembelian
        mesin. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo fasilitas ini masing-masing adalah sebesar
        Rpnihil dan Rpnihil.

      iii Fasilitas Kredit Investasi IV dengan maksimum kredit sebesar Rp17.380.000.000 dalam jangka waktu 63 bulan
          sampai 2 Juni 2023. Fasilitas ini digunakan untuk pembelian mesin. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
          31 Desember 2022, saldo fasilitas ini masing-masing adalah sebesar Rpnihil dan Rpnihil.

  Pada tahun 2018, Entitas Anak memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi, dengan rincian sebagai berikut:

      iv Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 8 tanggal 6 Maret 2018, Entitas Anak memperoleh
         tambahan fasilitas Kredit Investasi V dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum kredit
         Rp56.000.000.000 dalam jangka waktu 70 bulan sampai 5 Januari 2024 dengan tujuan penggunaan fasilitas
         untuk pembiayaan pembelian mesin. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo fasilitas ini masing
         masing adalah sebesar Rp nihil dan Rp1.424.000.000.




                                                             37
Page 41
15. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Pada tahun 2019, Entitas Anak memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi, dengan rincian sebagai berikut:

   v Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 27 tanggal 10 September 2019, Entitas Anak
     memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi VI dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum
     kredit                            Rp44.800.000.000 dalam jangka waktu 68 bulan sampai 5 September 2025
     dengan tujuan penggunaan fasilitas untuk pembiayaan pembelian mesin. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
     Desember 2022, saldo fasilitas ini masing-masing sebesar Rp16.426.666.654 dan Rp 20.906.666.656.

   Pada tahun 2020, Entitas Anak memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi, dengan rincian sebagai berikut:

   vi Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 12 tanggal 2 Desember 2020, Perusahaan memperoleh
      tambahan fasilitas Kredit Investasi VII dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum kredit
      Rp65.000.000.000 dalam jangka waktu 63 bulan sampai 1 Maret 2026. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
      31 Desember 2022, saldo fasilitas ini masing-masing sebesar Rp46.000.000.000. dan Rp51.500.000.000.

   Pada tahun 2021, Entitas Anak memperoleh tambahan fasilitas Kredit Investasi, dengan rincian sebagai berikut:

   Berdasarkan akta Notaris Ranti N. Handayani, S.H. No. 79 tanggal 29 September 2021, Perusahaan memperoleh
   tambahan fasilitas Kredit Investasi VIII dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan jumlah maksimum kredit
   Rp70.000.000.000 dalam jangka waktu 63 bulan sampai 28 Desember 2026. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
   31 Desember 2022, saldo fasilitas masing - masing sebesar Rp35.000.000.000 dan Rp56.000.000.000.
   Beban bunga yang diakui untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
   Rp5.172.386.710 dan Rp7.199.432.474 (Catatan 23).
   Atas pinjaman ini dijamin dengan piutang, persediaan, mesin, peralatan dan tanah (Catatan 5, 6 dan 8) berikut
   bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 9, 12, 55, 64, 68, 69 dan 71 seluruhnya atas nama Entitas Anak serta
   jaminan pribadi (personal guarantee ) dari Tuan Bambang Sujanto, Tuan Ali Sugiharto Wibisono dan Tuan Harianto
   Wibisono.
   Berdasarkan perjanjian kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, selama fasilitas kredit belum dilunasi, Entitas
   Anak tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal seperti yang diungkapkan dalam Catatan 10 tanpa persetujuan
   tertulis dari bank.

16. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN


   Perusahaan dan Entitas Anak mengadakan perjanjian pinjaman dengan PT Bank Central Asia Finance dan Maybank
   Finance untuk membeli kendaraan secara kredit dengan menggunakan fasilitas kredit Kepemilikan Kendaraan
   Bermotor (KKB). Jangka waktu pinjaman tersebut masing - masing 2 dan 4 tahun dan berakhir pada tahun 2022.
   Suku bunga atas pinjaman tersebut sebesar 3,63% - 5,92% per tahun.

   Beban bunga yang diakui untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
   Rpnihil dan Rp16.070.490 (Catatan 23).
   Jaminan atas fasilitas ini adalah kendaraan yang bersangkutan (Catatan 8).




                                                            38
Page 42
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA
   a. Akrual gaji dan tunjangan
                                                                             30 Jun 2023               31 Des 2022
      Gaji dan tunjangan                                                         4,069,085,946            15,822,139,136
      Bagian jangka pendek
         liabilitas imbalan kerja                                              11,160,288,996             11,781,213,843
      Total                                                                    15,229,374,942             27,603,352,979

   b. Imbalan kerja karyawan
      Kewajiban imbalan kerja dihitung sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13, 2003 tanggal 25 Maret
      2003 UU Ketenagakerjaan dan peraturan Perusahaan dan Entitatas Anak. Kewajiban imbalan kerja tidak didanai.

      Tabel berikut ini merangkum komponen-komponen atas beban imbalan kerja neto yang diakui dalam laporan laba
      rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan total yang disajikan dalam laporan posisi keuangan
      konsolidasian sebagai liabilitas imbalan kerja berdasarkan penilaian aktuaria yang dilakukan oleh Kantor
      Konsultan Aktuaria Riana dan Rekan sesuai dengan laporan tanggal 22 Mei 2023 untuk tahun 2022 dan untuk
      periode 30 Juni 2023 nilai imbalan kerja Perusahaan dan Entitas Anak berdasarkan estimasi terbaik manajemen
      dengan mengacu pada penilaian aktuaria sebelumnya.

      Saldo liabilitas imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                             30 Jun 2023               31 Des 2022
      Nilai kini kewajiban imbalan pasti                                       76,125,427,054            85,102,754,578

      Beban imbalan kerja pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut:

                                                                             30 Jun 2023               30 Jun 2022
      Diakui pada laba rugi:
         Beban imbalan kerja tahun berjalan                                     1,388,054,982             1,811,906,367
      Diakui pada penghasilan komprehensif lainnya:
         Laba/ (rugi) komprehensif lainnya selama tahun berjalan                  (472,523,015)             925,719,955
      Total                                                                        915,531,968             2,737,626,322

      Mutasi liabilitas yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                             30 Jun 2023               31 Des 2022
      Saldo awal                                                               85,102,754,578            100,420,972,640
      Beban imbalan kerja tahun berjalan                                          236,604,557              8,277,935,434
      Penghasilan komprehensif lainnya selama tahun berjalan                     (472,523,015)              (945,046,038)
      Realisasi pembayaran imbalan kerja tahun berjalan                        (8,741,409,066)           (22,651,107,458)
      Total liabilitas imbalan kerja                                            76,125,427,054            85,102,754,578
      Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 (11,160,288,996)          (11,781,213,843)
      Bagian jangka panjang                                                    64,965,138,058             73,321,540,735




                                                             39
Page 43
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

   b. Imbalan kerja karyawan (lanjutan)
      Asumsi dasar yang digunakan dalam menentukan liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
                                                                          30 Jun 2023             31 Des 2022


      Tingkat diskonto
         Perusahaan                                                     6,75% per tahun          6,75% per tahun
         Entitas anak                                                   6,75% per tahun          6,75% per tahun
      Tingkat kenaikan gaji
         Perusahaan                                                      3,5% per tahun          3,5% per tahun
         Entitas anak                                                    3,5% per tahun          3,5% per tahun
      Tingkat angka kematian                                                 TMI-IV                  TMI-IV


18. KEPENTINGAN NON PENGENDALI

   Penyertaan pemegang saham non-pengendali pada Entitas Anak sebesar 0.0000005% atau masing-masing
   sejumlah Rp2.499 dan Rp2.809, tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan
   31 Desember 2022 karena jumlahnya yang tidak material.

19. MODAL SAHAM
   Modal dasar Perusahaan terdiri dari 600.000.000 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham dan telah
   ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 405.000.000 saham. Rincian pemegang saham Perusahaan dan pemilikan
   pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                    Ditempatkan          Total Saham
   Pemegang Saham                                      dan                Persentase                     Total
                                                  Disetor penuh          Pemilikan (%)
   PT Kita Subur Utama                                317,891,800            78.49%                   158,945,900,000
   PT Hoki Investasi Sejati                            24,407,100            6.03%                     12,203,550,000
   Permadi Al Suharto                                  22,572,000            5.57%                     11,286,000,000
   Masyarakat (masing-masing dengan
      pemilikan kurang dari 5%)                        40,129,100            9.91%                     20,064,550,000
   Total                                              405,000,000           100.00%                   202,500,000,000

                                                 31 Desember 2022

                                                    Ditempatkan          Total Saham
   Pemegang Saham                                      dan                Persentase                     Total
                                                  Disetor penuh          Pemilikan (%)
   PT Kita Subur Utama                                317,891,800           78.49%                    158,945,900,000
   PT Hoki Investasi Sejati                             24,258,700          5.99%                      12,129,350,000
   Permadi Al Suharto                                   22,572,000          5.57%                      11,286,000,000
   Masyarakat (masing-masing dengan
      pemilikan kurang dari 5%)                        40,277,500            9.95%                    20,138,750,000

   Total                                              405,000,000           100.00%                   202,500,000,000




                                                           40
Page 44
  Terdapat Direktur yang memiliki saham publik Perusahaan yaitu Bapak Permadi Al Suharto, dengan kepemilikan
  masing-masing sebesar 22.572.000 saham atau 5,57% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan
  pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.



20. PENJUALAN NETO
  Tidak terdapat penjualan kepada pihak berelasi setelah konsolidasian. Rincian penjualan neto Perusahaan dan
  Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Jun 2023             30 Jun 2022
  Lokal                                                                   996,246,598,248       1,075,978,503,628
  Ekspor                                                                   96,432,659,251          91,402,651,444
  Penjualan bruto                                                       1,092,679,257,499       1,167,381,155,072
  Retur penjualan                                                             (465,045,167)          (395,146,727)
  Potongan penjualan                                                          (123,693,490)           (50,897,393)
  Neto                                                                  1,092,090,518,842       1,166,935,110,952


  Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan terhadap individu pihak ketiga yang melebihi 10% dari
  penjualan neto.




                                                          41
Page 45
21. BEBAN POKOK PENJUALAN

  Rincian dari beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                               30 Jun 2023          30 Jun 2022
  Awal tahun
     Bahan baku                                                205,958,941,143      139,591,059,979
     Bahan pembantu                                             30,913,227,971       36,923,976,876
  Pembelian
     Bahan baku                                                644,255,573,350      945,465,889,065
     Bahan pembantu                                             60,853,445,573       83,093,059,551
  Saldo akhir
     Bahan baku                                                (150,511,453,022)    (269,046,260,859)
     Bahan pembantu                                             (27,195,974,607)     (41,231,989,216)
  Pemakaian bahan
    Bahan baku                                                 699,703,061,471      816,010,688,185
    Bahan pembantu                                              64,570,698,937       78,785,047,211
  Total pemakaian bahan baku dan pembantu                      764,273,760,408      894,795,735,396
  Upah buruh langsung                                           54,056,000,700       65,294,397,293
  Beban pabrikasi                                               93,741,441,314       96,999,173,504
  Total Beban Produksi                                         912,071,202,422     1,057,089,306,193
  Persediaan barang dalam proses
     Awal periode                                                10,301,945,401       20,290,768,501
     Akhir periode                                              (17,929,698,864)     (32,437,628,222)
  Beban pokok produksi                                         904,443,448,959     1,044,942,446,472
  Persediaan barang jadi
     Awal periode                                                97,088,767,515       88,272,918,385
     Akhir periode                                              (65,816,084,194)    (108,493,338,708)
  Beban pokok penjualan                                        935,716,132,280     1,024,722,026,149




                                                          42
Page 46
21. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan)

   Terdapat pembelian dari pemasok - pemasok pihak ketiga tertentu yang melebihi 10% dari penjualan neto dengan
   total pembelian sebesar Rp557.266.421.324 dan Rp591.305.521.335, masing - masing untuk periode 30 Juni 2023
   dan 2022.


22. BEBAN USAHA
   Rincian beban usaha adalah sebagai berikut:
                                                                       30 Jun 2023            30 Jun 2022
   Penjualan
      Pengangkutan                                                       39,674,742,643        32,935,372,553
      Gaji, upah dan imbalan kerja karyawan                               7,603,332,859         7,425,785,193
      Beban ekspor                                                        4,453,225,975         4,484,930,534
      Penyusutan (Catatan 8)                                                383,543,240         1,045,533,166
      Beban administrasi                                                  1,418,399,743           982,537,421
      Promosi                                                             2,268,245,563         1,626,181,051
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp100 juta)                         164,353,835           314,901,995

                                                                         55,965,843,858        48,815,241,913
   Umum dan Administrasi
     Gaji, upah, dan kesejahteraan karyawan                              36,703,223,874        31,972,530,474
     Beban administrasi                                                   2,003,578,714         3,670,814,566
     Administrasi bank                                                    3,392,305,994         1,809,327,061
     Pemeliharaan dan perbaikan                                             663,602,550           787,814,179
     Penyusutan (Catatan 8)                                                 337,144,196           697,174,559
     Transportasi                                                           804,581,552           590,250,383
     Telepon dan internet                                                   388,230,099           397,240,578
     Energi dan air                                                         149,558,413           146,315,139
     Lain-lain (masing-masing dibawah Rp100 juta)                           875,995,147           419,142,798
                                                                         45,318,220,539        40,490,609,736
   Total                                                                101,284,064,397        89,305,851,649

23. BEBAN KEUANGAN
   Akun ini terdiri dari:
                                                                       30 Jun 2023            30 Jun 2022
   Beban bunga dari:
      Pinjaman bank (Catatan 10 dan 15                                    9,963,164,623        13,788,025,555
      Utang pembiayaan konsumen (Catatan 16)                                          0            16,070,490

   Total beban bunga                                                      9,963,164,623        13,804,096,045
   Provisi bank                                                             116,771,497                     -
   Total                                                                 10,079,936,120        13,804,096,045




                                                        43
Page 47
24. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Perusahaan dan Entitas Anak dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama
  yang dihadapi Perusahaan dan Entitas Anak yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar
  (yaitu tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari manajemen
  risiko Perusahaan dan Entitas Anak adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko ini dan
  mengelola posisi risiko sesuai dengan kebijakan. Perusahaan dan Entitas Anak secara rutin menelaah kebijakan dan
  sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di pasar, produk dan praktek pasar terbaik.


  a. Risiko kredit
     Risiko kredit adalah risiko jika pihak debitur tidak memenuhi kewajibannya dalam kontrak konsumen, yang
     menyebabkan kerugian keuangan. Perusahaan dan Entitas Anak mengelola risiko kredit dari pelanggan dengan
     melakukan analisa dan persetujuan kredit yang hati-hati, dan juga pengawasan terhadap saldo piutang dilakukan
     secara berkesinambungan untuk meminimalisasi piutang tak tertagih.

     Tinjauan eksposur Perusahaan dan Entitas Anak terhadap risiko kredit
     Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan cadangan kerugian,
     mencerminkan eksposur Perusahaan dan Entitas Anak terhadap risiko kredit.
     Kerangka peringkat risiko kredit kini Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari kategori berikut:

          Kategori                                   Deskripsi                                    Dasar pengakuan ECL

     Lancar             Pihak lawan memiliki risiko gagal bayar yang rendah dan tidak        ECL 12 bulan
                        memiliki tunggakan.

     Dicadangkan        Jumlah yang tertunggak > 30 hari atau telah ada peningkatan risiko   ECL sepanjang umur - kredit tidak
                        kredit yang signifikan sejak pengakuan awal.                         memburuk

     Gagal bayar        Jumlah yang tertunggak > 90 hari atau ada bukti yang                 ECL sepanjang umur - kredit
                        mengindikasikan aset mengalami penurunan nilai kredit.               memburuk

     Penghapusan        Ada bukti yang mengindikasikan bahwa debitur dalam kesulitan         Saldo dihapuskan
                        keuangan yang buruk dan Perusahaan dan Entitas Anak tidak
                        memiliki prospek pemulihan yang realistis.


     Tabel di bawah merinci kualitas kredit aset keuangan Perusahaan dan Entitas Anak serta eksposur maksimum
     risiko kredit menurut peringkat risiko kredit:




                                                                 44
Page 48
24. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
   a. Risiko kredit (lanjutan)
                                       Peringkat   Peringkat      ECL 12 bulan atau     Jumlah                                  Jumlah
                                        Kredit       Kredit          sepanjang          tercatat            Cadangan            tercatat
      31 Desember 2022                 External     Internal           umur              bruto              kerugian             bersih

      Aset keuangan lainnya - lancar

      Bank (Catatan 4)                 AAA/AA+      Lancar     EC L 12 bulan             48,717,357,334                   -     48,717,357,334

      Piutang usaha                      N/A          (i)      ECL sepanjang umur       336,562,035,471      (3,767,101,271)   332,794,934,200
       (Catatan 5)                                             (pendekatan sederhana)

      Piutang lain-lain                  N/A        Lancar     EC L 12 bulan               728,485,664                    -       728,485,664

      Total                                                                             386,007,878,469      (3,767,101,271)   382,240,777,198


      Untuk piutang usaha, Perusahaan dan Entitas Anak telah menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam
      PSAK 71 untuk mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang umur. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan
      kerugian kredit ekspektasian atas pospos ini dengan menggunakan matriks provisi, yang diestimasi berdasarkan
      pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan status jatuh tempo debitur, disesuaikan untuk mencerminkan
      kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomi masa depan. Oleh karena itu, profil risiko kredit dari aset tersebut
      disajikan berdasarkan status tunggakannya dalam matriks provisi. Catatan 5 mencakup rincian lebih lanjut atas
      cadangan kerugian masing-masing aset tersebut.

   b. Risiko pasar
      Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan
      berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Perusahaan dan Entitas Anak dipengaruhi oleh risiko pasar, terutama
      risiko tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing.
      Risiko nilai tukar mata uang asing
      Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu
      instrumen keuangan karena perubahan dari nilai tukar mata uang asing. Perusahaan dan Entitas Anak terekspos
      risiko nilai tukar mata uang asing yang terutama timbul dari aset/ liabilitas moneter neto yang berbeda dengan
      mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.
      Perusahaan dan Entitas Anak memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar mata uang asing sehingga dapat
      mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan Perusahaan dan Entitas Anak pada waktu yang tepat.
      Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar Rupiah
      terhadap mata uang asing, dengan semua variabel lainnya tetap konstan, dengan pendapatan sebelum pajak
      yang berakhir 30 Juni 2023:
                                                                                          Pengaruh pada
                                                                      (Penurunan)          laba sebelum
       Tahun                                                        Mata Uang Asing             pajak
      30 Juni 2023                                                  EUR                                    1.00%                 (4,123,485)
                                                                                                          -1.00%                  4,123,485
                                                                    HKD                                    2.00%                    318,617
                                                                                                          -2.00%                   (318,617)
                                                                    SGD                                    2.00%                      83,411
                                                                                                          -2.00%                     (83,411)
                                                                    CHF                                   0.00%                                  -
                                                                                                          0.00%                                  -
                                                                    JPY                                    4.00%                 (5,501,532)
                                                                                                          -4.00%                  5,501,532
                                                                    AUD                                    3.00%                        156
                                                                                                          -3.00%                       (156)
                                                                    CNY                                    3.00%               (118,680,481)
                                                                                                          -3.00%                118,680,481




                                                                           45
Page 49
24. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   b. Risiko pasar
      Risiko nilai tukar mata uang asing
      Perusahaan dan Entitas Anak memiliki aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing pada tanggal 30 Juni
      2023 dan 31 Desember 2022 disajikan dalam Catatan 25.
   c. Risiko Tingkat Suku Bunga
      Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen
      keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Pengaruh dari risiko perubahan suku bunga pasar
      berhubungan dengan pinjaman dari Perusahaan dan Entitas Anak yang dikenakan suku bunga mengambang.
      Perusahaan dan Entitas Anak memonitor secara ketat fluktuasi suku bunga pasar dan ekspektasi pasar sehingga
      dapat mengambil langkah-langkah yang paling menguntungkan Perusahaan dan Entitas Anak secara tepat
      waktu. Manajemen tidak menganggap perlunya melakukan swap suku bunga pada saat ini.

      Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas perubahan yang wajar dari tingkat suku bunga atas saldo pinjaman
      yang dikenakan suku bunga mengambang, dimana semua variabel lainnya dianggap konstan, terhadap laba
      sebelum beban pajak konsolidasian untuk tahun yang berakhir tanggal 30 Juni 2023:

                                                   Kenaikan                                     Efek Terhadap
                      Tahun                      (Penurunan)                                 laba sebelum pajak
                                               dalam basis poin

      30 Juni 2023                                     50                                          1,322,371,265
                                                      (50)                                        (1,322,371,265)

   d. Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas adalah risiko dimana Perusahaan dan Entitas Anak tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat
      jatuh tempo. Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan atas arus kas masuk (cash-in ) dan kas keluar
      (cash-out ) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh
      tempo.
      Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh
      tempo diperoleh dari penjualan kepada pelanggan.

      Tabel dibawah merupakan profil liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak berdasarkan kontrak
      pembayaran tanpa diskonto pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:




                                                             46
Page 50
24. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

   d. Risiko Likuiditas (lanjutan)
                                                                               31 Des 2022

                                Kurang dari 3     3 bulan dan 1                                             Lebih dari 5
                                                                    1 dan 2 tahun      2 dan 5 tahun                                  Total
                                   bulan              tahun                                                    tahun



    Utang bank jangka pendek      3,344,137,454   191,393,136,213                -                   -                     -       194,737,273,667
    Utang usaha                 106,480,482,647    5,127,186,425                 -                   -                     -       111,607,669,072
    Utang lain - lain            26,223,137,562                 -                -                   -                     -        26,223,137,562
    Beban akrual                  8,307,925,480                 -                -                   -                     -         8,307,925,480
    Utang bank jangka panjang    15,796,944,863   47,229,055,005    46,426,619,590     104,124,115,290                     -       213,576,734,748
    Sewa pembiayaan konsumen        183,510,600      377,375,200                 -                   -                     -           560,885,800

    Total liabilitas keuangan   160,336,138,606   244,126,752,843   46,426,619,590     104,124,115,290                     -      555,013,626,329



   e. Risiko Pengelolaan Modal

       Perusahaan dan Entitas Anak dihadapkan pada risiko modal untuk memastikan bahwa akan mampu melanjutkan
       kelangsungan usahanya, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham, melalui optimalisasi saldo
       utang dan ekuitas.

       Struktur modal Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari utang, yang mencakup pinjaman yang dijelaskan pada
       Catatan 10 dan 15 dan ekuitas pemilik induk, yang terdiri dari modal yang ditempatkan, saldo laba dan komponen
       ekuitas lainnya.

       Direksi Perusahaan dan Entitas Anak secara berkala melakukan review struktur permodalan Perusahaan dan
       Entitas Anak. Sebagai bagian dari review ini, Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang
       berhubungan. Perusahaan mengelola risiko ini dengan memonitor rasio utang terhadap Ekuitas.

       Perusahaan dan Entitas Anak mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
       perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan dan Entitas
       Anak dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbal modal kepada pemegang
       saham atau menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses pada periode
       berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

       Pinjaman terhadap modal pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                        30 Jun 2023                        31 Des 2022
       Utang bank jangka pendek                                                          101,747,586,283                       107,403,869,834
       Utang bank                                                                        162,726,666,654                       187,730,666,656

       Total utang                                                                       264,474,252,937                       295,134,536,490
       Modal                                                                             773,114,192,726                       737,901,136,146
       Pinjaman - neto terhadap modal                                                                    34.21%                           40.00%




                                                                    47
Page 51
25. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak memiliki saldo aset dan liabilitas
   moneter dalam mata uang asing yang berasal dari transaksi dengan pihak ketiga sebagai berikut:




26. INSTRUMEN KEUANGAN

  a. Kategori dan Kelas Instrumen Keuangan
                                                                          Aset keuangan pada biaya perolehan
                                                                                     diamortisasi
                                                                           30 Jun 2023             31 Des 2022

      Aset Keuangan Lancar
      Kas dan setara kas                                                   172,238,103,871          48,717,357,334
      Piutang usaha - pihak ketiga                                         295,709,782,204         332,794,934,200
      Piutang lain-lain - pihak ketiga                                         729,885,670             728,485,670
      Jumlah aset keuangan                                                 468,677,771,745         382,240,777,204

   Aset dan liabilitas di atas dijabarkan menggunakan kurs penutupan Bank Indonesia tanggal 27 Juni 2023




                                                            48
Page 52
26. INSTRUMEN KEUANGAN
  a. Kategori dan Kelas Instrumen Keuangan (lanjutan)
                                                                             Liabilitas pada biaya perolehan diamortisasi


                                                                                 30 Jun 2023                     31 Des 2022

      Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang bank jangka pendek                                                    101,747,586,283                107,403,869,834
      Utang usaha - pihak ketiga                                                  139,292,871,559                111,607,669,072
      Utang lain-lain                                                               2,723,405,541                 26,223,137,562
      Beban akrual                                                                 11,584,264,583                  8,307,925,480
      Liabilitas jangka panjang yang jatuh
        tempo dalam satu tahun:
        Utang bank                                                                 49,760,000,004                 49,084,000,004
        Utang pembiayaan konsumen                                                               -                               -
     Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
     Utang jangka panjang - neto yang jatuh
       tempo dalam satu tahun:
     Utang bank                                                                   112,966,666,650                138,646,666,652
     Utang pembiayaan konsumen                                                                  -                              -
     Jumlah liabilitas keuangan                                                   418,074,794,620                441,273,268,604

     Nilai wajar instrumen keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi
     Kecuali sebagaimana tercantum dalam tabel berikut, direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan
     liabilitas keuangan diakui dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya.


                                                 30 Jun 2023                                       31 Des 2022
                                Nilai tercatat             Nilai wajar            NilaI tercatat                  Nilai wajar

  LIABILITAS KEUANGAN
  Liabilitas keuangan yang
    dicatat berdasarkan biaya
     perolehan diamortiasi
  Utang bank jangka panjang     162,726,666,653            165,819,976,152          187,730,666,656                172,048,335,662
  Utang pembiayaan
    konsumen                                      -                      -                             -                         -

  Total                         162,726,666,653            165,819,976,152          187,730,666,656                172,048,335,662




                                                                  49
Page 53
26. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

  b. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

     Hirarki nilai wajar instrumen keuangan

     Perusahaan dan Entitas Anak menggunakan hirarki berikut untuk menentukan dan mengungkapkan nilai wajar
     dari instrumen keuangan:
     1 Tingkat 1: dikutip (tidak dapat disesuaikan) dari harga pasar aktif untuk aset dan liabilitas keuangan yang
       identik;

     2 Tingkat 2: teknik lain dimana semua input yang memiliki efek signifikan dalam pencatatan nilai wajar, dapat
       diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung; dan
     3 Tingkat 3: teknik lain dimana menggunakan input yang memiliki efek signifikan dalam pencatatan nilai wajar,
       tidak berdasarkan pada data yang diobservasi di pasar.

     Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki yang
     digunakan Perusahaan untuk menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari instrumen keuangan:

                                                                        31/06/2023
                                Jumlah nilai                            Nilai wajar
                                  tercatat         Tingkat 1             Tingkat 2        Tingkat 3         Total

     Liabilitas dimana nilai
        wajar diungkapkan:
     Liabilitas keuangan pada
        biaya perolehan
        diamortisasi:
     Utang bank
        jangka panjang          162,726,666,653                     -   165,819,976,152               -   165,819,976,152
     Sewa pembiayaan
        konsumen                               -                    -                 -               -                -
     Total liabilitas
       keuangan                 162,726,666,653                     -   165,819,976,152               -   165,819,976,152



                                                                        31 Des 2022
                                Jumlah nilai                            Nilai wajar
                                  tercatat         Tingkat 1             Tingkat 2        Tingkat 3         Total

     Liabilitas dimana nilai
        wajar diungkapkan:
     Liabilitas keuangan pada
        biaya perolehan
        diamortisasi:
     Utang bank
        jangka panjang          187,730,666,656                     -   172,048,335,662               -   172,048,335,662
     Sewa pembiayaan
        konsumen                               -                    -                 -               -                -
     Total liabilitas
       keuangan                 187,730,666,656                     -   172,048,335,662               -   172,048,335,662




                                                               50
Page 54
26. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

  b. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
     Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar (namun pengungkapan
     nilai wajar diharuskan)
     Nilai wajar dari instrumen yang diklasifikasikan sebagai Level 1 berasal dari harga kuotasian atas instrumen
     keuangan tersebut. Nilai wajar dari instrumen yang diklasifikasikan sebagai Level 2 dihitung menggunakan
     metode arus kas diskonto. Suku bunga berbasis pasar disesuaikan dengan risiko kredit digunakan untuk
     mendiskontokan arus kas masa depan. Tidak ada instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan
     diamortisasi namun nilai wajarnya diungkapkan diklasifikasikan sebagai Level 3 baik di tahun berjalan maupun
     tahun sebelumnya.

27. TRANSAKSI PIHAK BERELASI
  Kompensasi yang dibayar atau terutang pada manajemen kunci atas jasa kepegawaian adalah sebagai berikut:

                                                30 Jun 23           30 Jun 22
  Gaji dan tunjangan lain
    Komisaris                                  2,876,758,891       3,278,182,429
    Direktur                                   6,283,991,766       5,571,323,196

                                               9,160,750,657       8,849,505,625

28. INFORMASI SEGMEN USAHA
  Perusahaan dan Entitas Anak melaksanakan kegiatan bisnis utama mereka. yang dibagi menjadi dua (2) produk
  utama; alat rumah tangga enamel dan kotak karton gelombang. Segmen bisnis lainnya seperti tempat telur
  disajikan secara gabungan sebagai “Lain-lain”. Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha dari Perusahaan
  dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

  a. Informasi menurut jenis produk (segmen primer) :
                        Alat Rumah Tangga      Kotak Karton
  30 Juni 2023                Enamel            Gelombang            Lain-lain           Eliminasi         Konsolidasian


  Penjualan
  Penjualan eksternal        91,539,603,342     989,506,108,605      11,044,806,895                   -    1,092,090,518,842
  Penjualan
     antar segmen             3,600,000,000       2,251,513,415                    -     (5,851,513,415)                      -
  Total penjualan            95,139,603,342     991,757,622,020      11,044,806,895      (5,851,513,415)   1,092,090,518,842

  Hasil
  Hasil segmen                 4,266,030,596    151,322,202,173         380,243,162         405,910,630      156,374,386,561
  Beban usaha               (19,411,746,624)    (84,918,369,473)      (553,948,300)       3,600,000,000    (101,284,064,397)
  Laba usaha                (15,145,716,028)    66,403,832,700        (173,705,138)      4,005,910,630       55,090,322,164
  Penghasilan (beban)
     lain-lain              105,175,180,289        (749,161,598)         (4,826,382)   (105,604,632,000)     (1,183,439,691)
  Biaya keuangan             (3,748,693,690)     (6,956,453,850)                   -        625,211,420     (10,079,936,120)
  Penghasilan
    keuangan                     98,225,484         682,493,391           6,687,271                   -         787,406,147
  Total beban pajak
     penghasilan              3,865,816,455     (16,947,543,458)                   -                  -     (13,081,727,003)

  Laba neto
    tahun berjalan           90,244,812,511      42,433,167,185       (171,844,249)    (100,973,509,950)      31,532,625,497




                                                            51
Page 55
28. INFORMASI SEGMEN USAHA (lanjutan)
  a. Informasi menurut jenis produk (segmen primer) (lanjutan) :

                        Alat Rumah Tangga      Kotak Karton
  30 Juni 2023                Enamel            Gelombang          Lain-lain             Eliminasi           Konsolidasian


  Rugi komprehensif
    lain - neto                355,401,273           13,166,679                    -                     -         368,567,952
  Total laba
    komprehensif            90,600,213,784       42,446,333,864     (171,844,249)      (100,973,509,950)        31,901,193,449

  Informasi lainnya
  Aset segmen              388,161,663,656      888,059,884,804    20,145,765,587       (18,093,273,657)     1,278,274,040,390
  Liabilitas segmen        121,359,807,262      397,120,073,195     5,334,736,347       (18,654,769,136)       505,159,847,668
  Perolehan
    aset tetap                  715,053,937        1,447,311,554                -                        -        2,162,365,490
  Beban penyusutan          (4,495,584,062)     (19,212,622,621)    (298,883,832)                        -     (24,007,090,515)



                        Alat Rumah Tangga      Kotak Karton
  30 Juni 2022                Enamel            Gelombang          Lain-lain             Eliminasi           Konsolidasian

  Penjualan
  Penjualan eksternal     116,930,572,736     1,037,669,673,079    12,334,865,138                    -       1,166,935,110,953
  Penjualan
     antar segmen           3,600,000,000        2,214,750,365                 -         (5,814,750,365)                   -
  Total penjualan         120,530,572,736     1,039,884,423,444    12,334,865,138        (5,814,750,365)     1,166,935,110,953

  Hasil
  Hasil segmen              11,656,601,284     129,992,170,808         65,505,099           498,807,613       142,213,084,804
  Beban usaha              (20,151,642,516)    (72,292,036,733)      (462,172,400)        3,600,000,000       (89,305,851,649)
  Laba usaha                (8,495,041,232)     57,700,134,075      (396,667,301)         4,098,807,613        52,907,233,155
  Penghasilan (beban)
    lain-lain              45,194,597,863         2,870,433,732        (2,406,597)      (45,248,879,808)         2,813,745,190
  Biaya keuangan            (4,731,333,553)     (10,010,143,290)              -             937,380,798        (13,804,096,045)
  Penghasilan
    keuangan                    54,713,852         310,961,997         3,506,447                     -            369,182,296
  Total beban pajak
    penghasilan             2,486,334,115       (11,592,405,764)               -                     -          (9,106,071,649)
  Laba neto
    tahun berjalan         34,509,271,045       39,278,980,750       (395,567,451)      (40,212,691,397)       33,179,992,947

  Rugi komprehensif
    Lain - neto             (2,982,822,004)       (793,303,824)                    -                     -      (3,776,125,828)
  Total laba
    komprehensif            31,526,449,041       38,485,676,926     (395,567,451)       (40,212,691,397)        29,403,867,119




                                                           52
Page 56
28. INFORMASI SEGMEN USAHA (lanjutan)

  b. Informasi menurut area geografis (segmen sekunder) :

                                                               30 Jun 2023
                         Alat Rumah        Kotak Karton
                                                                 Lain-lain                            Jumlah
                        Tangga Enamel       Gelombang                            Eliminasi

     Ekspor              39,973,198,107      56,459,461,144                  -                -      96,432,659,251
     Lokal               55,166,405,235     935,298,160,875     11,044,806,895   (5,851,513,415)    995,657,859,590

     Total               95,139,603,342     991,757,622,020     11,044,806,895   (5,851,513,415)   1,092,090,518,841


                                                               30 Jun 2022
                         Alat Rumah        Kotak Karton
                                                                 Lain-lain       Eliminasi            Jumlah
                        Tangga Enamel       Gelombang

     Ekspor              50,440,640,388      40,962,011,056                  -                -      91,402,651,444
     Lokal               70,089,932,348     998,922,412,388     12,334,865,138   (5,814,750,365)   1,075,532,459,509

     Total              120,530,572,736   1,039,884,423,444     12,334,865,138   (5,814,750,365)   1,166,935,110,953



  Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan terhadap individu disatu negara yang melebihi 10% dari
  penjualan neto.

29. LABA PER SAHAM DASAR

  Berikut ini mencerminkan pendapatan dan total saham yang digunakan sebagai dasar dalam perhitungan laba
  per saham tahun 2023 dan 2022:

                                            30 Jun 23          30 Jun 22
  Laba neto tahun berjalan                31,532,625,497      33,179,992,947
  Rata-rata tertimbang total
    saham biasa yang beredar                405,000,000         405,000,000

  Laba neto per saham dasar                         77.86               81.93

  Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni 2023 dan
  2022, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi
  komprehensif konsolidasian.




                                                        53
Page 57
30. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS
   Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan
                                                Utang bank         Utang bank         Utang pembiayaan
                                                                                                              Total
                                              jangka pendek       jangka panjang         konsumen
     Utang neto pada 1 Januari 2023           107,403,869,834      187,730,666,656                  -      295,134,536,490
     Pengaruh valuta asing                        (109,655,070)                 -                   -         (109,655,070)
     Arus kas                                   (5,546,628,481)    (25,004,000,002)                 -      (30,550,628,483)

     Utang neto pada 30 Juni 2023             101,747,586,283      162,726,666,654                  -      264,474,252,937


                                               Utang bank          Utang bank         Utang pembiayaan
                                                                                                              Total
                                              jangka pendek       jangka panjang         konsumen
     Utang neto pada 1 Januari 2022           181,360,723,850      180,369,666,660         539,979,974     362,270,370,484
     Pengaruh valuta asing                          (4,006,212)                 -                   -           (4,006,212)
     Arus kas                                  (73,952,847,804)      7,360,999,996         (539,979,974)   (67,131,827,782)

     Utang neto pada 31 Desember 2022         107,403,869,834      187,730,666,656                  -      295,134,536,490



31. HAL LAINNYA

  Operasi Perusahaan dan Entitas Anak telah dan mungkin terus dipengaruhi oleh penyebaran virus Covid-19.
  Dampak virus Covid-19 terhadap ekonomi global dan Indonesia termasuk dampak terhadap pertumbuhan
  ekonomi, penurunan pasar modal, peningkatan risiko kredit, depresiasi nilai tukar mata uang asing dan gangguan
  operasi bisnis. Dampak pandemi ini terhadap operasi Perusahaan dan Entitas Anak secara umum tidak
  signifikan.




                                                            54

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.16 MB
Published31 Jul 2023
Pages57
Characters180,566
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-II-KDSI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result