Skip to content
Back to announcement

20230731_ICBP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31356081_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted ICBP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1 OCR 0.927
Page 1 of 58

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan
ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek
harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.7).

Tanda (vV) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka
tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada Kolom

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.

1.
2.
nomor catatan atas laporan keuangan.
3.
keterangan.
4
5,

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan
(untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
Bidang Usaha Manufaktur
Jenis penawaran Umum Saham
Juni 2023 Tahun 2022
(Unaudited) (Audited)
Nama Kantor Akuntan Publik N/A Purwantono,
Sungkoro & Surja
Nama Partner N/A Sinarta
Opini Akuntan N/A Wajar tanpa

Pengecualian

Catatan tentang Opini (jika ada) NJA N/A

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab v
Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Page 2 OCR 0.898
PE

Page 20f 58

Data Keuangan Penting

30 Juni 2023 30 Juni 2022
Periode laporan keuangan (unadited) (unadited)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 34.478.639 32.593.292
Laba bruto 12.530.314 10.402.051
Laba usaha/operasional 7.097.738 5.879.964
EBITDA 7.926.095 6.720.484
Laba Bersih periode berjalan 5.725.142 1,930.223
Laba (rugi) komprehensif 5.886.940 2.424.037
Laba Per saham (dasar) 491 166
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A
30 Juni 2023 31 Desember
(unadited) 2022 (Audited)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 119.933.338 115.305.536
Jumlah Aset Lancar 35.014.639 31,070.365
Jumlah Aset Tidak Lancar 84.918.699 84.235.171
Jumlah Liabilitas 59.093.775 57.832.529
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 13.401.140 10.033.935
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 45.692.635 47.798.594
Jumlah Ekuitas 60.839.563 57.473.007
Modal Disetor 583.095 583.095
Saldo Laba 32.877.646 29.342.631
Rasio Keuangan”
Rasio Lancar (Yo) 2,61Ya 3,10Y0
ROA 8,4Yo 49Yo
ROE 16,6Yo 10,246
Ebitda thd pendapatan (Yo) 23,0Y6 23,3Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali
pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan
Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik
industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami

laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,
namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Sada SiTidak SN/AI

enst Keterangan

Laporan Keuangan Terdiri dai

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

SitisiIa

alalalnje

Laporan posisi keuangan pada awai periode komparatif yang disajikan
saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Page 3 OCR 0.915
Page 3 of 58

Ada (erdak Tewas akete

SANGE . “05 Keterangan “te Se
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan
2) sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan yang diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian faporan dan penyajian
masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
manapun dalam laporan keuangan: dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan
keuangan.

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
“sebagian”.

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan.

4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai
aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a. Pendirian perusahaan

2) | Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan 1

3) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari v Catatan 1
Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

4) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijatankan v Catatan 1
pada periode pelaporan,

5) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan 1

6) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal v Catatan 1

perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan
pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansl atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya:
dan

7) | Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha v Catatan 1
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat dlungkapkan, wajib
disebutkan alasannya.

8) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

9) | Khusus Industri Jalan Tol v

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut,

10)| Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bldang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

11)| Khusus untuk Industri Perbankan v

Izin usaha sebagai bank umum, sebagal bank devisa (jika ada), serta izin
untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

12)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

Page 4 OCR 0.890
Page 4of' 58

ENo/|

Ne IN Keterangan Ti

EN/AR 225 Keterangan 2

2

Area Eksplorasi dan Eksplbitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

«Nama lokasi,

. Nama pemilik izin lokasi,

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin
lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak
dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksplbitasi/Pengembangan meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik Ijin lokasi,

. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin
Iokasi:

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan

@eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal taparan
posisi keuangan.

13)| Khusus Industri Kehutanan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian tuas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa

manfaat HPH: dan
Cc) sisa umur HPH,
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran vV Catatan 1

Efek yang diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v Catatan 1

(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode

pelaporan terakhir.

Cc. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Perusahaan tidak

Yang harus diungkapkan antara lain: memiliki EBK
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung v Catatan 1

maupun tidak langsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1
3) | Jenis usaha, v Catatan 1
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1
6) f Total Aset: dan vV Catatan 1
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk v Catatan 1

tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak,
lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah,
b) atasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih v

dari 504 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas
Investee tidak diikuti dengan pengendalian:

Page 5 OCR 0.929
Page 5 of 58

2 Keterangan ee Te an

Ada.

Leridak eh

c) akhie periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan
keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda,

d

sifat dan luas setiap restriksl signifikan dalam kemampuan entitas anak
untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik
entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk
harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak
terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian darl harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris,
dan komite audit,

Catatan 1

Cakupan manajemen kunci, dan

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata
jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi
untuk Perusahaan dan entitas anak

Catatan 1

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan

Catatan 1

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 1

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun
dan disajikan sesuai dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis
(historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net
realizable value), Nitai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan
berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan
arus kas.

Catatan 2

3)

Mata uang fungsiona! dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:

Page 6 OCR 0.907
Page 6 of 58

)

TT Kerei
Catatan 2

Pe BE Keterangan See NA

a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan v

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v

Cc, Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi v Catatan 3
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan
yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat v Catatan 3
mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain
pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), v Catatan 3
catatan atas laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir periode pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan
akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos v Catatan 2
entitas induk dan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan v Catatan 2
keuangan entitas induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa vV Catatan 2
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas v Catatan 2
entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian v Catatan 2
kepentingan nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang v Catatan 2
dikonsolidasi telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang v Catatan 2
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill: v Catatan 2

c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil!, dan v Catatan 2

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada
di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon, Catatan 2

(2) akuisisi secara bertahap: dan Catatan 2

(3) imbalan kontinjensi. v

Page 7 OCR 0.897
Page 7 of 58

5 5 3 AdasjenidakJEN/AS PS Keterangan)
3) | Kas dan setara kas, v Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas
Gan setara kas,
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara tain:
(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk v Catatan 2
perlakuan atas biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap v Catatan 2
kategori,
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: v | Catatan 2
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen v Catatan 2
keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan vV Catatan 2
nilai dari aset keuangan,
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v Catatan 2
(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, v
selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2),
angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan
penjelasan mengenai,
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai:
(b) klasifikasi Ilndung nilai untuk tujuan akuntansi Iindung nilai atas
Instrumen keuangan derivatif: dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilal untuk tujuan akuntansi Indung
nilai.
b) Investasi pada Sukuk V
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
C) Sukuk yang diterbitkan v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan v
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank

Page 8 OCR 0.897
Page 8 of 58

ENo

Pe Keterangan ae Ke AR

TAda

CS Keterangan gs

Indonesia dan Bank Lain,
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada),
dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.

Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pemblayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (keruglan) dari realisasi
penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Plutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pemblayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan, dan

d) Periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan
kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa
Operasi: dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau
lessor.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Page 9 OCR 0.905
Page 9 of 58

NON TES Keterangan see (AL Keterang:
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang v Catatan 2
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(l) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagal persediaan, tanaman
belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke
tanaman telah menghasilkan:
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
Cc) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (dep!esi), dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.
13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap: vV Catatan 2
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2
Cc) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2
d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, v Catatan 2
9) penghentian pengakuan, v Catatan 2
h) nilai residu: dan v Catatan 2
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur v Catatan 2
ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara lain metcde yang digunakan untuk mencatat
Investasi pada asosiasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Catatan 2

Page 10 OCR 0.927
Page 10 of 58

AN

ea Keterangi

AdasisTidak!|

ENyAs

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud,

el

metode amortisasi yang digunakan:
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

&

&

Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2

Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasij

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat
bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian
kembali aset (revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan
terjadinya penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

Catatan 2

Catatan 2

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Page 11 OCR 0.913
Page 11 of 58

SeNowals

C1 Keterangan REA Ada | Tidak: (N/A SSS“ Keterai

Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategorl simpanan.
Simpanan dari bank tain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan vV Catatan 2
b) dasar penentuan nilai provisi, v Catatan 2
24) Utang Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Yangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLM: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
blaya pekerjaan Konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang
dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/

Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 12 OCR 0.914
Page 12 of 58

Keterangan sa

2 Ada

RSBI

Ce Keterangan 21)

An kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran
yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.

Catatan 2

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode
persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesajan suatu Kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktifs dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klalm yang disetujui, klaim
dalarn proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real
Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih
rendah dari nilai tercatat proyek,

(4) Metode alokasi blaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real
Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estimasi kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo datam rnata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan
Niabilitas moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo
dalam mata uang asing.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak beretasi dalam Laporan Keuangan, dan

Catatan 2

Catatan 2

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode
penyajian dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Page 13 OCR 0.912
Page 13 of 58

2 Ada:

(eridak | NYI

SE Keterangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak
tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus,
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

PN Sa

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan:

c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengaku! keuntungan dan kerugian
aktuartal, dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesatan.

KK KA.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian, penjualan, atau pembatatan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi

pembayaran berbasis saham yang diselesaikan metalul instrumen ekuitas
dan/atau diselesaikan rnelalul Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasl:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Llabilitas, dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilltas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

37)

Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

Catatan 2

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Catatan 2

39)

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara laln dasar perhitungan laba (rugi) per saham
dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

Catatan 2

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis
mata uang asing:

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode
pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat
digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 4

2)

Khusus Industri Perbankan

Page 14 OCR 0.906
Page 140f58

Not It dak JEN/AS ES Keterangan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis
mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM
bank pada saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama perlode berjalan untuk masing-masing
giro,
(3) Rincian jumtah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilal
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nllal (unimpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah,
bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari
otoritas yang berwenang, dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 5
b) jumlah piutang menurut debitur: v
Cc) jumlah piutang menurut mata uang, v Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruglan penurunan nilai: v Catatan 5
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v Catatan 5
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan v Catatan 5
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v Catatan 5, tidak ada
dijaminkan: piutang yang
dijaminkan
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan v

Page 15 OCR 0.896
Page 15 of 58

“Ada | Tidak TENJA:

Pe 2 eterangan: 2 ES
Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan v
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). v
4) | Khusus Industri Asuransi v

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara iain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan v
a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan
transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambllalihan piutang apabila
perusahaan membagi rislko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas plutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan
sebagai jamlnan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak

Page 16 OCR 0.912
Page 16 of 58

Keterangan? 5 Ia “Jemidak JENyASI ES Keterangan 21

plutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah
piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.

c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nifai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping
itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) tebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
«4

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(6) rentat kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
Operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Ilma tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode,
dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrak

konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Page 17 OCR 0.906
Page 17 of 58

Nol S3 seen ada Tendak ENJAR IE Keterangan e
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty,
d) Lokasi Efek jaminan:
e) Tingkat bunga piutang reverse repo,
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) | Agunan Yang Diambil Alih v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan
saldo piutang yang tidak tertagih: dan
C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.
10)| Piutang Dividen dan Bunga v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen,
bunga, dan dendakepada pihak lain.
11)| Piutang Lain-Lain V | Saldo Plutang lain-lain
berada di bawah
threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilal (CKPN): dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.
12)| Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan v Catatan 8, tidak ada
antara pihak ketiga dan pihak berelasi. aset keuangan lainnya
ke pihak berelasi
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian v Catatan 8 dan laporan
investasinya: posisi keuangan
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan v Laporan — perubahan
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif ekuitas konsolidasian
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku v
bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: v
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset v
keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: v
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan
(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang
telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk v
Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang
terkait dengan penjaminan tersebut:

Page 18 OCR 0.906
Page 18 of 58

PeNon I  Keterangan La Se ada ndak (ENYA AE Keterangan.

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk v Catatan 33
mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan
nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui
datam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direailsasi atas v
Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

13)| Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 4
Catatan 4

&

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 4

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito vV
tersebut.

14)| Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih v

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, klsaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18

Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis vV
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)| Khusus Industri Perbankan v

Kredit
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenls, mata uang, sektor ekonomi dan
jangka waktu serta kolektibliltas,

b) Jumlah cadangan keruglan penurunan nilai dan mutasi selama
periode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 19 OCR 0.888
Page 19 of 58

KANG

eterangan. pada eta AN/AR Keterangan Mes

8g) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset Keuangan dan rasio
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah
dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai
Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h Jumlah Kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi,

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika
ada,

kh) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai.
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan
jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan Kolektibllitas, jurntah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumtah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga:

d) Pendapat manajemen akan Kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai tagihan akseptasi

22)| Persediaan
8) Yang harus diungkapkan antara Jain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut v Catatan 6
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar Catatan 6

dikurangi biaya untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode Catatan 6

berjalan:

(4) jurntah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah Catatan 6

persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

BN

(5) jumtah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui Catatan 6
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban

dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai v Catatan 6
persediaan yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan v
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, rnaka diungkapkan:
(I) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama perlode
berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
blaya pinjaman yang layak dikapltalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, v Catatan 6, tidak ada

dan alasan dijaminKan: dan Pakuan yang
(9) jenis dan nilai persediaan yang dlasuransikan, nilai pertanggungan v Catatan 6

asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Page 20 OCR 0.919
Page 20 of 58

FENOEE

nga:

pda #|emidak sis N/A:

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Makanan dan minuman,
(b) Perlengkapan: dan
(c) Barang Dagangan.

v

c) Khusus Industri Real Estate
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(d) Tanah Matang:
(e) Unit Bangunan: dan
(9 Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya
telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan diallhkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan,

(b) Rekonslliasl saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir:

(c) Nilai amortisasi (deptesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan

Page 21 OCR 0.900
Page 21 of 58

No : T Set Trada Pridak (EA PSS Keterangan aa
asuransi dan risiko yang ditutup:
(FP) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung:
(9g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan
asuransi, dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.
23)| Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 15
b) uralan mengenal jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 15
24)| Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. v Satdo biaya dibayar
dimuka berada di
bawah threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7
25)| Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:
(2) urajan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan
(3) yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(4) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(5) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu
tahun:
(6) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang
dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang berlaku: dan
(7) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk
dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya,
diungkapkan:
ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok
lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijuat, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah
diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan
li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan
tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan
periode sajian sebelumnya.
26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 31
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta v
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasl tersebut,
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Page 22 OCR 0.903
Page 22 of 58

KE Noes| TAdasendake ANyAT NS Kererangan
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai: dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hat v

tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya,

27

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdjungkapkan antara Iain:
a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang Kuotasi
harganya tersedia:

d) ringkasan informasi Keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat
Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki
lebih dari 209 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung,

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika
laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas
dan tanggal atau

9) periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

h) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asoslasi Untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

I) bagian rugi entitas asoslasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk perlade terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

ji) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
dengan investor lain:

k) Ilabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-
sama untuk semua atau sebagian Llabilitas entitas asosiasi: dan

I) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau
dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Catatan 1 dan 8
Catatan 1

Catatan 1 dan 8,
Kuotasi harga tidak
tersedia
Catatan 8

28,

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah

jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.

29

)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30!

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal
berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

Page 23 OCR 0.892
Page 23 of 58

(No. Keterangan. EN Ada Tidak: EN/AN SSK Keteranga
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil
tol.
31)| Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis
tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelampok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanamany

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
Il. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
IL Pengurangan tahun berjalan
li. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)| Khusus Industri Peternakan v

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan)
dan hewan ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah rmenghasitkan,

@d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

e) Kondisi hewan ternak,

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

H Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada,
dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

33)| Properti Investasi v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) modet pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model
Nilai Wajar atau model biaya,

Page 24 OCR 0.926
Page 24 of 58

BEE

eterangan.

ada Prnaaks

ENJAN 5 Keterangan

b)

9

d)

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan
Nilai Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti
pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasitan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadl baik dari Properti Investasi
yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba
rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti
Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar,

selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a)

ditambahkan pengungkapan antara lain:

(l) rekonsillasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan
penilalan yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(4) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan
Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan
alokasi beban penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri,
dan

(6) Nilal Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti
Investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib
diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

Page 25 OCR 0.902
Page 25 of 58

NO!

EadarlEtidaksl

EN/AK SE Keterangan 21

34)

Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

s)

d)

8)

9

h)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset
sewa pembiayaan:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal batik yang diakui dalam laba
rugi dan ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam peralehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif:

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus
diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilalan):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut
dicatat dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus
diungkapkan antara lain:

(1)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S)iumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kuallfikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

Pengungkapan lainnya antara lain:
(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan:

Catatan 9 (tidak ada
aset sewa
pembiayaan pada
tanggal pelaporan)

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 34

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Page 26 OCR 0.913
Page 26 of58

BENGU

ada Edar EA AS Keterangan
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan v
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila v
berbeda secara material dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjuafan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap | vV Catatan 9
yang dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar v
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut v
jenis Aset Tetap:
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai v
atau pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima v Catatan 9
jaminan dan alasan penjaminan: dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan vV Catatan 9
asuransi, dan
(11) risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan v Catatan 9
pertanggungan
(12) asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. V
35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi vV

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara Jain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated

acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan
kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambanganj dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih
kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36:

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara tain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasl: v Catatan 10

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi v
komprehensif:

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset v Catatan 10
Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi v
kriterta aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi:

€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan v Catatan 10
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat
tidak terbatas:

Page 27 OCR 0.903
Page 27 of 58

eterangan. “Ada: Jetidak (AN/AT(A SS Keterangan

#) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa perlode amortisasi dari setiap Aset | v Catatan 2 dan 10
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya v
diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

9

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awa! dengan model biaya
atau model revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya v
dibatasi dan jumfah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan
untuk Llabilltas,

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, v

ji) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilal Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para

(7) pemegang saham.

37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan

tentang :
(1) Satdo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksp!orasi dan evaluasi per area of
Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, Ilabilltas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.

Yang harus diungkapkan antara Jain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :

Page 28 OCR 0.903
Page 28 of 58

ENo: Keteranganaet" Heads erdak SE yA ES Keterangan

(a) Alasan terjadinya penundaan,

(b) Amortisasi belum diperhitungkan Karena belum dimulainya
produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi
(jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksp!orasi dan Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas keglatan
pengembangan yang masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena betum dinilainya
produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode
dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area Of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest.

b, Liabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak v Catatan 13
berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang v
berhubungan.

2) | Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan v
provisi jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nila tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jurnlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah
yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini,
yang terjadi karena berialunya waktu dan dampak dari setiap
perubahan tingkat diskonto:

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah dlakul untuk estimasi

V Catatan 13

Page 29 OCR 0.918
Page 29 of 58

Nor

Ada PETidakE

ENJAN En Keterangan.

penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban
yang belum jatuh tempo.

v

Catatan 14

4)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijuat Perusahaan pada
transaksi repo,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembati Efek.

6):

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabliitas bruto dari setiap
kontrak konstruksi. Datam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

»

Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara tain rincian tlap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istirnewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awat dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

Page 30 OCR 0.887
Page 30 of 58

SENOE ada dek s ENYAR BE Keterangan |

. 2 Keterangan:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak

ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak

ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polls Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 14 dan
y: di Ki lain j jum laporan posisi
'ang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. keuangan
10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan v Catatan 15
b) informasi mengenai ketetapan pajak. v Catatan 15

11)| Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan

Page 31 OCR 0.904
Page 31 of 58

Not! Endasletidak JEN/AR 5 Keterangan si
recourse, dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo
serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12)| Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.
13)| Bagian Lancar atas Liabllitas Jangka Panjang v Catatan 16
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas flabilitas jangka panjang
sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka
panjang sebagaimana dlatur dalam Checktist ini.
14)| Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk v Catatan 12
liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka
panjang,
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang v
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori, v Catatan 12
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan v
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan v Catatan 12
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakui selama perlode tersebut, dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi,
15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk v
dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual seswai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimilikt untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18)! Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :

Page 32 OCR 0.886
Page 32 of 58

PeNG “Keterangan 2 Pada naa EA Kere an
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v Catatan 31
b) jumlah utang menurut mata uang: dan v Catatan 31
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan v Catatan 16
jenis mata uang:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan: v Catatan 16
Cc)  tanggat jatuh tempo, v Catatan 16
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: | v Catatan 16
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah v Catatan 16
dan tujuan perolehannyaj
5) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing v Catatan 16
fasilitas pinjaman,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v Catatan 16
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 16
I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian v Catatan 16
dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan
utang baru: dan
D pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka v
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisl keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai
liabilltas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/tembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.
20)| Utang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilal kininya, untuk setiap periode
berikut:
(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (Ilma)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut:
9)  totat pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat
dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi
keuangan:
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback): dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya:
dan

Page 33 OCR 0.910
Page 33 of 58

Keterangan 2 ee pada TemeakS RASA Keteama
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21)| Khusus Industri Perbankan v
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas
Surat berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset
bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt
Covenance),

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau Fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih
rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilat komitmen dan kontinjensi.

NO Pe

22

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagairmana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material,
misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat
menyajikannya dalam pos yang terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23

Llabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) imbalan Pasti
Page 34 OCR 0.898
Page 34 of 58

Nori

Keterangan

Izada” TEridak:l

N/A keterangan 225

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat

dlatribusikan ke dalam:

ta) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program:

(dj keuntungan dan kerugian aktuarlal,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

() curtailment, dan

() penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya atau sebagian didanal,:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nllal Wajar aset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak
selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program,

(F) Imbalan yang dibayarkan:
(9g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud
dalam butir(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir (4)atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan
posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan

(b) posisi keuangan:
(c) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(d) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh
batasan dalam SAK,

(e) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(P jumlah lalnnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nama pos dimana hal tersebut termasuk:

v

Catatan 2, 3 dan 17

Catatan 17
Catatan 17

Catatan 17

Catatan 17
Catatan 17

Catatan 17
Catatan 17

Page 35 OCR 0.895
Page 35 of 58

Aden etidaks EN/A AE Keterangan)
vV Catatan 17

la) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga: v Catatan 17

(c) hasil yang diharapkan dari aset program: v

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui v
sebagai Aset sesuai dengan SAK,

te) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih V

metode koridar 994 (sepuluh per seratus):
(F) biaya jasa lalu, v Catatan 17

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan v
penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK: v

(7) jumlah total yang diakut datam pendapatan komprehensif lain yang
akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan v Catatan 17
(b) dampak dari batasan dalam SAK: v

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuartat yang diakul v
pada pendapatan Komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai
dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilal v
Wajar total

aset program, untuk setiap kategorl utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen
utang, properti, dan seluruh aset lain:

(10) jumtah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat v
pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak
kategori utama dar) aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas V
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampal pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak
hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:

(a) tingkat diskonto, v Catatan 17

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program /
untuk perlode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan v
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam v Catatan 17

indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal
atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa
depan),

le) tingkat tren biaya kesehatan: dan v

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: v Catatan 17

Page 36 OCR 0.907
Page 3G of 58

No)

Keterangan

FS Sadasteridske

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam
tingkat tren biaya kesehatan yang dlasumsikan pada:

la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya
kesehatan pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.

(45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan
surplus atau defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

( Jtabilitas prograrn dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

(Ji) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase
dari aset program pada akhir perlode pelaporanj

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar
entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagal berikut:

ta) perjanjian kontraktuat atau kebijakan tertulis untuk pembebanan

biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan
seperti itus

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto
sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

() informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak
keuangan atas perubahan prograrn selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual
dengan hurufa) butir (1) mencakup penjelasan praktik
Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk
dalam pengukuran kewajiban Imbalan

(il) pasti, dan

(iv)jika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode
sesuai SAK

(v) Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan

(vi) butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14),

(vli) dan butir (16) serta butir it.
b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program juran pastiharus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja
jangka panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

EN/AI TEE Keterangan
v

Page 37 OCR 0.887
Page 37 of58

eterangan. Trader eridak ANA TAS Keterangan
(1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24)| Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan v Catatan 16
mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku
bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: Catatan 16
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v v
Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Catatan 16
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
e) jamlnan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, V
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatanj v Catatan 16
9) kejadian penting lainnya antara laln kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang vV
dan kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya. v
25)| Sukuk v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1)
raian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang
digunakan
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nital nominal,
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah),
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
imbalan atau bagi hasil,
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
() persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(4jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
butan,
(5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:
dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau
Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
26)| Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran
suku bunga kantraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perotehannya:
c) persyaratan terkalt dengan pelunasan utang subordinasi:
@d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kandisi default),
€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.
27)| Obligasi Konversi v

Page 38 OCR 0.901
Page 38 of 58

(Noel IKeterandan 25 Pada endak EA Sea

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) perlode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio
konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh Obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

DP jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui
penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

Cc. Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham

Yang harus dlungkapkan antara lain :

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perlodey v Catatan 19

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis vV
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali
atas modal, dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan v
kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setlap pos cadangan dalam v
ekuitas,

C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar
saham dan persentase kepemilikan, yaitu:

(t) Pemegang saham yang memiliki 5Y6 (lima perseratus) atau lebih: v Catatan 19
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan v Catatan 19
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 19
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(L) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modat saham v Catatan 1, Perubahan

modal Perusahaan

tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi akibat stock split

Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan
private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Page 39 OCR 0.889
Page 39 of 58

PNore (2 2 ti 220 Keterangan: Kadar eridak EN/ASI ES Keterangan
&) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa V
Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek,
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-iIn Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: v Catatan 20
b) Uraian sumber agio saham: v Catatan 20
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: v Catatan 20
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: v
&) Uraian mengenal sifat dan asa! tambahan modal disetor lainnya: v
0D Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij v Catatan 20
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas v Catatan 20
yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat
sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi, v Catatan 20
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau v
dihentikan akibat. kombinasi bisnis tersebut,
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah v Catatan 20
imbalan yang terjadi,
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih v Catatan 20
antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang
diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi v
antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis
yang dikombinasikan,
(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan
kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan
c) Jumlah yang direalisasi Ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat
hilangnya Pengendalian.
4) | Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham
treasuri yang diperoleh,
Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagal pengurangan
modal disetor:

Page 40 OCR 0.903
Page 40 of 58

Bp

Keterangan

“Kadar letidaki

EA SEE Keterangan

@d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antara harga perotehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri,

5) | Saido Laba

Yang harus diungkapkan antara laln:
2) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS
yang terkait: dan

Cc) Saldo taba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos
cadangan.

Catatan 21

Catatan 21

6) | Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilat waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya,

Laporan perubahan
ekuitas dan laporan
laba rugi dan
penghasilan
komprehensif lain
konsolidasian

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian bagian pemegang saham
nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk.

Catatan 18

Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama
periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjuatan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumtah dari kelompok produk/jasa utama:

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045
(sepuluh perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasa! dari pertukaran barang atau jasa yang
tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
dlungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan
dalam periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak

Td

SS tt

Catatan 23
Catatan 26
Catatan 28

Catatan 26
Catatan 23
Catatan 30
Catatan 23

Page 41 OCR 0.888
Page 41 of 58

SeNoser Ta AN ppga Endek Ay Ketan aa

2. 5 Da eterangang
yang diakui dalam pericde berjalan: dan

(cd) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesalan pada tanggal akhir periode
pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui
Sampai tanggat pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksl hubungan keagenan, v
diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Totat pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pemblayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat
Jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rinclan jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

@) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi,
Feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

Page 42 OCR 0.894
Page 42 of 58

TeNos Keterangan: TA 5 Pagarlergaks Aya ES SeKererangan 2
6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenls asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: v

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan
jasa laln, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol,
maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang
diakul,

C) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank tain.

10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang
dirinci:

(1) Biaya bahan baku, Catatan 24

(2) Biaya tenaga kerja, dan Catatan 24

(3) Biaya overhead Catatan 24

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, Catatan 24

SKA tt

b) Nama pihak penjuat dan nilai pembelian yang melebihi 9Y6 (sepuluh Catatan 24

perseratus) dari pendapatan: dan

Cc) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang v
dijuat.

11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Pepartementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara laln, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

? Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian dan jurnlah berdasarkan

Page 43 OCR 0.889
Page 43 of 58

(SEN

Keterangan

Agar fenidaks

AN/AN SE Keterangan 2517|

kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi
klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara tain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya :
klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
dg) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis
Investasi).

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,
yaitu antara lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

an

Catatan 25
Catatan 25
Catatan 25

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16,

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai
untuk masing-masing akun Piutang Pemblayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Piutang, dan Plutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara Jain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode
suku bunga efektif,

(b) beban keyangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK
yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari plnjaman dalam mata uang asing
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan
terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen
keuangan meliputi:

Catatan 26
Catatan 27

Catatan 29

Catatan 29

Catatan 29

Page 44 OCR 0.899
Page 44 of 58

NOS

Trade ErdaksE WAR eSa Keteranga |

Ca) rugi penurunan nilat dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk
dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi: dan

(c) amortisasl premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan
untuk lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi darl Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asoslasi dan/atau Ventura vV Catatan 8
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asoslasi dari operasi yang dihentikan, v
yang diungkapkan secara terpisah.

18

Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan

Yang harus diungkapkan antara laln rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) perubahan dalam surptus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: v v laba &
. Laporan taba rugi dan
c) selisih kurs karena penjabaran laporan kevangan: penghasilan
v komprehensif lain
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, konsolldaslan
€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilat arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain v
dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 15
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal v
dari periode lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari vV Catatan 15
perbedaan temporer dan pembalikannya:
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan v Catatan 15
perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang
baru,
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui v Catatan 15
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau vV Catatan 15
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan v

akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba
rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara

Page 45 OCR 0.897
Page 45 of 58

(SeNotS|

#adar ETidaka

b)

ka)

d)

e)

n

9

h)

3)

m)

retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain
dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersamaj

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan taba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian
laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku,

penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi
sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersarna atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan Ilabllitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar
dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumtah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan
posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba
rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah
aset atau Jiabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan norrna! atas operasi yang dihentikan selama
periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang
saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabllitas
dalam laporan keuangan:

3

EN/ASI A2 Keterangan
v
v
Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15
v
v
Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15
v
Catatan 15
v
v
v
v

Page 46 OCR 0.899
Page 46 of 58

PANOSE

1Keterangan Padan endak eyA EA Keterangan

n)  uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak v
tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi
dalam suatu kombinasi bisnis:

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak v
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh
dari Kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui
setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung v
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi taba
kena pajak mendatang lebih besar dari taba pembalikan perbedaan
temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan
terkait.

21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per v Catatan 22
saham dasar dan dilusian, dan rekonsitlasi jumlah tersebut terhadap laba
atau rugi yang dapat dlatribusikan kepada entitas Induk untuk periode
tersebut, Rekansillasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
Instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut v Catatan 22, tidak
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi terdapat efek dilusian
penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari
setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

Cc,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang v
berpotensi mendifusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi v
Saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah
jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum
akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. V

22)| Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak beretasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi v
dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,5Ya (nol koma lima perseratus) dari modat disetor untuk v Catatan 31
transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat v
meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi
dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi
dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan v Catatan 31
dan beban terkait:

Page 47 OCR 0.887
Page 47 of 58

eno Pe TEE Keterangan ge nan Tenaga Erdek EA ESA Keterangan Si
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau v Catatan 31
Liabilitas, termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat v
jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan
(db) rincian garansi yang diberikan atau diterima, v
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan v
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
piutang pihak berelasi non-usaha, dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v
Jika dilakukan pembentukan,
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)
dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk: Catatan 31
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan Catatan 31
terhadap entitas:
(3) entitas anak: v
(4) entitas asosiasi, v Catatan 31
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: v
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: v
dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. v Catatan 31
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau v
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci tainnya untuk masing-masing kategori
berikut:
(1) Imbalan kerja jangka pendek,
(2) imbalan pascakerja,
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnyas
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan
(2) Perusahaan,
(3) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan:
dan
(4) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara
individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut,
23)| Aset dan Liabllitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang v Catatan 35
fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan (labilitas moneter dalarn mata uang asing serta v Catatan 35
ekuivalennya dalam mata uang fungsionat:
(2) posisi neto dari aset dan Itabilitas moneter dalam mata vang asing: v Catatan 35

Page 48 OCR 0.891
Page 48 of 58

SENOET Ne 2 Fadas Pride ENJAF AS Keterangan
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang v
fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, Kecualt untuk selisih v Catatan 26,27,28 dan
kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi: dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan v
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.
24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwilf atau suatu unit
penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau v
pembalikan rugi penurunan nilai,
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakut dalam laba rugi selama v
perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi v
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif
yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:
(4) goodwlll yang telah diakul rugi penurunan nilainya: v
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam vV
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal atas aset revaluasian yang v
diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (Lt) dilakukan untuk v
setiap kelompok aset.
25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi v
Yang harus dlungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan:
dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal
jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan,
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi
yang andal dan relevan:
(3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
sajlan:
Ca) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-perlode sebelum
periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya: dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk
suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-
periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan
kebljakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,

Page 49 OCR 0.888
Page 49 of 58

Not

Keterangan

“sadar Erdaks)

EN/AH SES Keterangan “55

2

(3)
4

jumtah koreksi untuk setiap periode sajia
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis
dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya
koreksl apabila penyajian kemball retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hat sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

ken)
(2)
3)

(62)
(5)

(6)
(7)

(3)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek

ekuitas, periode berjalan, dan akumutasinya untuk masing-masing

kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjetasan tentang cara

pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang

diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang

diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggat akulsisl atas total imbalan yang

dialihkan dan Nilal Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok

utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila
kisaran tidak dapat dlestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hat
jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh

berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang

diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain,

yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih,

Jurnlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok

utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uralan mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
arus keluar sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut,
Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan
asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan:
dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut,

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nifai Wajarnya

tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi

mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b)
angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) atasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumtah keuntungan yang diakui dan pos datam laporan laba
rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang

Page 50 OCR 0.896
Page 50 of 58

SENOES

erangan. :1

Te eadat Erngaki

EN/ASI CSS Keterangan 222

b) Terhadap kombinasl bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

c)

d)

dari 90Y6 (seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yani

diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisl dan dasar
pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam

penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar:

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oteh pihak pengakuisisi
segera sebelum tanggal akuisisis dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari

pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas

pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi

sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian
tersebut,

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
material atau Secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk

Aset, Liabllitas, kepentingan nonpengendall tertentu atau jenis

Imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi

bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka

diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesalj

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian perlode pengukuran
yang diakul selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggat akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset

imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan
llabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau

lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk

mengukur imbalan kontinjensl,
(3) llabilitas kontinjensi yang dlakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(49) rekonsillasi atas nilal tercatat goodwill pada awal dan akhir periode

pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap Keuntungan atau Kerugian yang
diakui pada perlode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas

yang diambil-allh dalam kombinasi bisnis pada periode
pelaporan berjalan atau perlode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam

pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,

sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya

selama suatu perlode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan,

2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau blsnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

9g

27)jj

Segmen Operasi

Page 51 OCR 0.898
Page 51 of 58

Pes eterangan. 2 ada TErdak TEN/A AE Keke naa 2)

Yang harus diungkapkan antara tain :

a) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 30
mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v Catatan 30
segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan v Catatan 30
beban tertentu, aset segmen, dan tiabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsillasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi v Catatan 30
segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa v Catatan 30
atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
I. negara domisili Perusahaan: dan v Catatan 30

Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan v Catatan 30
memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu
negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut dlungkapkan secara terpisah, termasuk
dasar pengatribuslan pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan v Catatan 30

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki v Catatan 30
aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individyal
jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal V
tunggal mencapai 1095 (sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

Ka) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(C) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)| Operasi yang Dihentikan v

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan llabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok tepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi

Page 52 OCR 0.902
BSNos)

Page 52 of 58

2 ada Eridaks

ENYA ET Keterangan es

yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari
Operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait, dan

Cb) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar
setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau
kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat dlatribusikan pada aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan Operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29

)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

38) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk Iindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
nilal), seperti untuk tujuan spekutasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam
kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non Ilndung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan
posisi keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada perlode pelaporan,

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting tainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lala:

(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilal, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagat suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

30!

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Ilabilitas

keuangan antara lain:

a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan
Nilal Wajar aset keuangan dan liabllltas keuangan.

Catatan 32

Catatan 32

31

Dividen
Yang harus dlungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:
(4) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

€C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir
periode pelaporan, dan

d) jumiah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

Catatan 21

32

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Page 53 OCR 0.879
Page 53 of 58

Nora

Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah tiabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari kemitmen modal terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen
lainnya,

Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang

signifikan dan bagian partisipasl kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas: dan

danaridak TEA Keterane

d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, tiabilitas jangka
pendek, Ilabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang
terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33)| Perikatan dan Kontinjensi

3) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, Keagenan dan distribusl, bantuan manajemen v Catatan 34
dan teknis, royalti, dan Jisensi, diungkapkan:

t, pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Ii. periode berlakunya perikatan:

TI. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di v Catatan 34
masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, Ikatan untuk Investasi, diungkapkan:

4. pihak-pihak yang terkait datam perjanjian:
li. periode berlakunya perikatan:

WI. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah
direalisasi, dan

Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk pihak
yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan
bank: dan

(4) uralan mengenai sifat, jenis, jumiah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi v
Yang harus dlungkapkan antara lain :

(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

Ca) pihak-pihak yang terkait:
Page 54 OCR 0.897
Page 54 of 58

(NO

Gterangan

“Pada Ega ENYA Keteana

(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
Opinion), dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak
serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak
(keberatan atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
Ca) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi,
(b) estimast dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau
waktu arus keluar sumber daya: dan

(dj) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)| Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak datam kerjasama:
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35)| Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan datam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
(L) risiko Kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang v Catatan 33
belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir perlode pelaporan tetapi tidak
mengalami penurunan nilai:
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk labilitas keuangan derivatif dan v Catatan 33
nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual
yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas:
dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: v Catatan 33
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko v Catatan 33
pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap faba rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v Catatan 33
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari v Catatan 33
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk. setiap jenis
risiko yang timbul dari Instrumen keuangan.
36)| Khusus Industri Perbankan v

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal

Page 55 OCR 0.910
Page 55 of 58

Keteranga. Sada eTgak N/A Keterangan,
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang
pada tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara tain dasar hukum yang melandasi jaminan
atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas
fiduciaryyang meliputi jasa Kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi
dan reksadana.
37)| Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-
reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasl-
reorganisasi:
b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
Saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang,
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah
kuasi-reorganisasl:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan
labilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun
saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 9 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.
38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang diketola sebagai modal: v Catatan 19
(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan v Catatan 19
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan
oleh pihak eksternal, dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola v Catatan 19
permodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v
G) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari v Catatan 12 dan 16
pibak eksternal (jika ada), dan
2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak v
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.
39)| Transaksi Nonkas v Catatan 9
Yang harus diungkapkan antara Ialn :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa

Page 56 OCR 0.905
Page 56 of 58

NE Pada Emak SEA Keterangan
pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi
modat.
40)| Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus diungkapkan antara lala :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk
jangka pendek ataupun jangka panjang:
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham
yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum
setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas
opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi OpSi saham untuk setiap
kelompok opsi saham,
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang
harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk
Opsi saham yang beredar pada akhir periode:
? penentuan Nlial Wajar dengan mengungkapkan patlng kurang hal-hal
sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang
Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi
tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nila) wajar instrumen ekuitas
tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham),
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi
Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41)| Khusus Industri Asuransk: v
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
Cc) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan
d) Zakat.
43)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:
C) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan
hidup perusahaan.
44)| Khusus Industri Kehutanan : v
3) Rincian volume penjualan kayu bulat (ienis kayu):
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan
luran wajib lainnya:

Page 57 OCR 0.912
Page 57 of 58

eterangan

2FAdaJetidak

ANJAS ES Keterangan.

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha tainnya untuk kelestarian alam):

9) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumutasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya,
dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara laln:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan
tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka
Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuaj
dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan
yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumtah yang diakui
dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang
sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa non penyesual yang material setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hat Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara taln:

3) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi,

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru
atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahul atau dlestimasl secara wajar.

Catatan 36
Catatan 36

Catatan 36

Catatan 36

47

Reklasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-
pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi: dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan:

(L) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan Jika jumtah tersebut
direklasifikasi.

48)|

Hibah Pemerintah

Page 58 OCR 0.919
Page 58 of 58

FENO23

Keterangan

da eridakt!

EA SES Keterangan as

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-

hal sebagai berikut:

a) sifat dan Ikas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi Jain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya, dan

(3) rekonsitlasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara
lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang
berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib
ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)| Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruh| kinerja perusahaan,
seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan.

Jakarta, 28 Juli 2023

Hendra Widjaja
Director

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.93 MB
Published31 Jul 2023
Pages58
Characters154,107
Text sourceOCR
OCR confidence0.902

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result