Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 54
Page 1
Nomor Surat 368/EDI/VII/2023
Nama Emiten Equity Development Investment Tbk
Kode Emiten GSMF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Equity Sewa Jakarta 1996 Aktif 713.538 JUTAAN IDR 100.0
Finance pembiayaan,
Indonesia pembiayaan
konsumen
dan anjak
piutang
2 PT Ventura Modal ventura Jakarta 1995 Aktif 394.037 JUTAAN IDR 100.0
Investasi
Utama
3 PT Equity Penjamin Jakarta 1992 Aktif 36.516 JUTAAN IDR 100.0
Securities emisi efek,
Indonesia perantara
pedagang
efek, manajer
investasi dan
penasehat
investasi
4 PT Datindo Jasa Jakarta 1991 Aktif 122.967 JUTAAN IDR 100.0
Entrycom administrasi
efek
5 PT Ventura Modal ventura Jakarta 2000 Aktif 171.118 JUTAAN IDR 100.0
Investasi
Prima
6 PT Lumbung Pialang Jakarta 1982 Aktif 20.459 JUTAAN IDR 100.0
Sari asuransi
7 PT Lintas Jasa Jakarta 1999 Aktif 5.242 JUTAAN IDR 68.58
Dunia perjalanan
Travelindo
8 PT Medicom Jasa Jakarta 2005 Aktif 4.113 JUTAAN IDR 97.07
Prima kesehatan
9 PT Equity Life Asuransi jiwa, Jakarta 1987 Aktif 2.632.188 JUTAAN IDR 94.78
Indonesia asuransi
kesehatan
dan dana
pensiun
10 PT Asuransi Asuransi Jakarta 1982 Aktif 1.141.392 JUTAAN IDR 73.33
Dayin Mitra Kerugian
Tbk
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Equity Development Investment Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Equity Development Investment Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Equity Development Investment Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas GSMF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA041 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G5. Holding & Investment Subsector
Companies
Industri G51. Holding & Investment Industry
Companies
Subindustri G511. Financial Holdings Subindustry
Informasi pemegang saham National and Foreign Controlling shareholder information
pengendali Corporation
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
218,910 239,419
equivalents
Investasi jangka pendek 2,239,622 2,129,787 Short-term investments
Piutang sewa pembiayaan Current finance lease
160,069 239,658
lancar receivables
Piutang premi dan Premium and reinsurance
187,754 259,532
reasuransi receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
239,844 221,136
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
26 30
berelasi related parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
30,455 13,527
lancar
Jumlah aset lancar 3,076,680 3,103,089 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
198,994 202,925
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
1,373,243 1,365,340
asosiasi associates
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
304,951 226,661
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 707 707 Deferred tax assets
Aset reasuransi 595,940 358,439 Reinsurance assets
Properti investasi 257,175 257,175 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
108,751 105,227
equipment
Aset hak guna 12,971 16,878 Right of use assets
Jumlah aset tidak lancar 2,852,732 2,533,352 Total non-current assets
Jumlah aset 5,929,412 5,636,441 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
67,134 50,274
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
2,647,093 2,349,449
ketiga third parties
Liabilitas keuangan Other current financial
451,005 395,074
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
7,903 9,992
pendek expenses
Utang pajak 7,236 8,794 Taxes payable
Utang koasuransi 6,381 5,452 Coinsurance liabilities
Page 5
Utang reasuransi 91,827 115,624 Reinsurance payables
Pendapatan diterima Current unearned
20,983 9,992
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of notes payable
tempo dalam satu 5,000 43,900
tahun atas wesel
bayar
Jumlah liabilitas Total current
3,304,562 2,988,551
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
5,309 4,269
tangguhan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 55,757 58,958 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
61,066 63,227
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 3,365,628 3,051,778 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 2,567,350 2,567,350 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
686,139 686,139
disetor capital
Cadangan perubahan Reserve for changes in
nilai wajar aset fair value of fair value
keuangan nilai wajar 965 368 through other
melalui pendapatan comprehensive income
komprehensif lainnya financial assets
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 14,716 ) ( 13,992 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Komponen ekuitas Other components of
162,874 162,874
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 954,706 ) ( 936,037 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
2,447,906 2,466,702
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
115,878 117,961
non-pengendali
Jumlah ekuitas 2,563,784 2,584,663 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
5,929,412 5,636,441
ekuitas
Page 6
[1312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
480,897 613,892
usaha
Pendapatan lainnya 6,129 31,425 Other income
Beban pajak final ( 6,757 ) ( 7,136 ) Final tax expenses
Beban lainnya ( 561,859 ) ( 619,031 ) Other expenses
Pendapatan dividen 2,262 Dividends income
Pendapatan investasi 1,232 Investment income
Keuntungan (kerugian) lainnya 10,784 918 Other gains (losses)
Pendapatan keuangan 44,173 35,420 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 21,456 ) ( 42,930 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on changes in fair
31,179 ( 3,896 )
perubahan nilai wajar efek value of marketable securities
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 14,648 ) 9,894
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 2,771 ) ( 3,666 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 17,419 ) 6,228
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 17,419 ) 6,228 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 987 ) 1,619 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 987 ) 1,619 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
yang belum direalisasi on changes in fair value
atas perubahan nilai wajar through other
906 ( 30,848 )
aset keuangan melalui comprehensive income
penghasilan komprehensif financial assets, after tax
lain, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 906 ( 30,848 ) that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 81 ) ( 29,229 ) income, after tax
Page 7
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 17,500 ) ( 23,001 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 18,669 ) 3,129
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 1,250 3,099 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 18,796 ) ( 19,470 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 1,296 ( 3,531 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 1.31 ) 0.22 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa keuangan nilai wajar kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
melalui pendapatan imbalan pasti penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in
fair value of fair value Reserve of
Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital through other remeasurements of Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings parent entity
comprehensive income defined benefit plans
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,567,350 686,139 368 ( 13,992 ) 162,874 ( 936,037 ) 2,466,702 117,961 2,584,663 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 2,567,350 686,139 368 ( 13,992 ) 162,874 ( 936,037 ) 2,466,702 117,961 2,584,663 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 18,669 ) ( 18,669 ) 1,250 ( 17,419 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 597 ( 724 ) ( 127 ) 46 ( 81 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 3,379 ) ( 3,379 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 2,567,350 686,139 965 ( 14,716 ) 162,874 ( 954,706 ) 2,447,906 115,878 2,563,784 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa keuangan nilai wajar kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
melalui pendapatan imbalan pasti penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in
fair value of fair value Reserve of
Additional paid-in Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks through other remeasurements of Non-controlling interests Equity
capital equity transactions earnings parent entity
comprehensive income defined benefit plans
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 2,567,350 686,139 22,077 ( 12,419 ) 162,874 ( 954,212 ) 2,471,809 117,665 2,589,474 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penyesuaian lainnya ( 1,146 ) ( 1,146 ) ( 1,119 ) ( 2,265 ) Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 2,567,350 686,139 22,077 ( 12,419 ) 161,728 ( 954,212 ) 2,470,663 116,546 2,587,209 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 3,129 3,129 3,099 6,228 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 23,738 ) 1,139 ( 22,599 ) ( 6,630 ) ( 29,229 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 3,687 ) ( 3,687 ) Distributions of cash dividends
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
1,091,005 1,091,005
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Posisi ekuitas, akhir periode 2,567,350 686,139 ( 1,661 ) ( 11,280 ) 161,728 ( 951,083 ) 2,451,193 1,200,333 3,651,526 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
2,769,152 5,260,045
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 1,248,733 ) ( 1,481,261 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
1,520,419 3,778,784
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dan Payments Of Interest And
bonus, provisi dan komisi ( 21,447 ) ( 42,930 ) Bonus Fees And
Commissions
Penempatan investasi pada Purchases of investment in
( 624,099 ) ( 678,514 )
efek securities
Penerimaan bunga dari Interests received from
44,173 2,449,089
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 9,197 ) ( 38,742 )
penghasilan badan income tax
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 892,215 ) ( 3,023,391 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 17,634 2,444,296 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
17,634 2,444,296
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
8,612 779
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 14,876 ) ( 4,611 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan dividen dari Dividends received from
2,262 1,203
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 4,002 ) ( 2,629 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 63,500 55,251 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 46,648 ) ( 75,747 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 3,231 ) ( 6,176 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran dari surat utang Payments of medium term
( 38,900 ) ( 33,400 )
jangka menengah notes
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
Page 11
yang diperoleh dari received from (used in)
( 25,279 ) ( 60,072 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 11,647 ) 2,381,595
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
239,868 306,526
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 1,435 ) 1,364
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
( 449 ) ( 511 )
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
226,337 2,688,974
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan (SAK) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan No.VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika
dinyatakan lain. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan PSAK No. 1: Penyajian
Laporan Keuangan. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian,
disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Arus kas dari aktivitas operasi disajikan dengan menggunakan metode
langsung. Mata uang yang digunakan di dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional bagi Grup. Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif
Lain disajikan terpisah antara akun-akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan akun-akun yang
tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi:
- nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal
laporan keuangan konsolidasian, dan - jumlah pendapatan dan beban dilaporkan selama periode
pelaporan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti yang Principles of consolidation
disebutkan pada Catatan 1d yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung)
dengan kepemilikan saham lebih dari 50%. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak
yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Semua akun dan transaksi antar perusahaan
yang material, termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi, jika ada, dieliminasi untuk
mencerminkan posisi keuangan dan hasil operasi Grup sebagai satu kesatuan usaha. Laporan
keuangan entitas anak dibuat untuk periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan, menggunakan
kebijakan akuntansi yang konsisten. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan
kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama.
Apabila laporan keuangan entitas anak menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda dari
kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian, maka dilakukan
penyesuaian yang diperlukan terhadap laporan keuangan entitas anak tersebut. Entitas anak
dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Grup memperoleh pengendalian,
sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika
Grup memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan suatu entitas dan memiliki
kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut.
Page 13
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jika kehilangan pengendalian atas suatu
entitas anak, maka Grup: ?enghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas
anak; ?enghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ?enghentikan pengakuan akumulasi selisih
penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; ?engakui nilai wajar pembayaran yang diterima; ?engakui
setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; ?engakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai laba atau
rugi; dan ?ereklasifikasi bagian entitas induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain ke komponen laba rugi dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba. KNP
mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang dapat diatribusikan
pada kepentingan ekuitas yang tidak dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh
Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian
yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Perusahaan mempunyai investasi di beberapa
entitas bertujuan khusus seperti reksa dana. Kepemilikan Perusahaan dalam entitas ini dapat
berfluktuasi dari hari ke hari sesuai dengan partisipasi Perusahaan di entitas tersebut. Dimana
Perusahaan mengendalikan entitas semacam ini, entitas ini dikonsolidasikan dengan kepentingan
pihak ketiga, apabila ada, disajikan sebagai aset neto yang dapat diatribusikan ke pemegang unit dan
laba yang diatribusikan ke pemegang unit masing-masing dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Perubahan
dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak, yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) Cash and cash equivalents
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan yang tidak dibatasi penggunaannya dan dapat segera
dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan, dan tidak digunakan sebagai jaminan untuk
pinjaman. Pengeritan kas termasuk kas besar, kas kecil, kas dalam perjalanan dan mata uang yang
ditarik dari peredaran dan yang masih dalam tenggang untuk penukaran ke Bank Indonesia.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang Premi : merupakan tagihan premi kepada pemegang polis dan pialang (broker) asuransi. Trade and other receivables
Piutang Koasuransi : merupakan tagihan premi kepada entitas asuransi lain atas penutupan polis
bersama. Piutang Reasuransi : Pembayaran atau liabilitas atas transaksi reasuransi retrospektif.
Piutang Usaha Sekuritas. Investasi Sewa Pembiayaan : Kegiatan investasi sewa pembiayaan entitas
anak meliputi sewa pembiayaan berupa tanah dan bangunan, peralatan industri, alat transportasi,
peralatan kantor dan barang modal lainnya dengan masa sewa dua tahun atau lebih. Piutang
Pembiayaan Konsumen. Tagihan Anjak Piutang : merupakan piutang pembiayaan dari pembelian
dan/atau pengalihan piutang jangka pendek dari nasbah yang dilakukan dengan dasar "with-recourse".
Properti investasi Merupakan investasi entitas anak pada beberapa bangunan ?rata title?apartemen), tanah dan Investment property
bangunan dimana tujuan pemilikannya adalah untuk dijual kembali dan disewakan. Penghasilan sewa
yang diperoleh yang disajikan sebagai bagian dari ?ndapatan lainnya - lain-lain?alam laporan Laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan agar aset siap digunakan. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan sebesar
biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai aset tetap pada saat
Page 14
penggantian jika kriteria pengakuan terpenuhi. Penilaian atas nilai tercatat aset dilakukan atas
penurunan dan kemungkinan penurunan jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. Penyusutan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat aset. Tanah dinyatakan
sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Jika biaya perolehan tanah termasuk biaya
pembongkaran, pemindahan dan restorasi lokasi, serta manfaat yang diperoleh dari pembongkaran,
pemindahan dan pemugaran tersebut terbatas, maka biaya tersebut disusutkan selama periode
manfaat yang diperolehnya. Dalam beberapa kasus, tanah itu sendiri memiliki umur manfaat yang
terbatas, dalam hal ini disusutkan dengan cara yang mencerminkan manfaat yang diperoleh dari tanah
tersebut. Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk
HGU, HGB dan HP diakui sebagai bagian dari akun beban ditangguhkan pada laporan posisi
keuangan konsolidasian dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara umur hukum hak
dan umur ekonomi tanah. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan
atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada periode/tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat
terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada nilai tercatat
aset tetap terkait bila besar kemungkinan bagi Perusahaan dan entitas anak manfaat ekonomi masa
depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan
sepanjang sisa masa manfaat aset tetap terkait. Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur
manfaat dan metode penyusutan direviu, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara
prospektif.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang Usaha Sekuritas & Jasa Administrasi Efek, Utang Koasuransi : merupakan utang kepada Trade payables and other liabilities
koasuradur yang timbul sehubungan dengan liabilitas membayar premi koasuransi setelah dikurangi
dengan komisi koasuransi. Utang Reasuransi & Utang Komisi.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan : Premi Asuransi, Sewa Pembiayaan, pembiayaan Konsumen, Modal Ventura, Perantara Revenue and expense recognition
Perdagangan Efek & Registrasi Saham. Beban : Asuransi, Penjaminan Emisi & Lain-lain.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang Foreign currency translation
berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku
pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Transaksi dengan pihak berelasi Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan dan entitas anak jika: (a) langsung, atau tidak Transactions with related parties
langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan
oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan dan entitas anak; (ii) memiliki
kepentingan dalam Perusahaan dan entitas anak yang memberikan pengaruh signifikan atas
Page 15
Perusahaan dan entitas anak; atau (e) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang
diuraikan dalam butir (a) atau (d); (iii) memiliki pengendalian bersama atas Perusahaan dan entitas
anak; *(b) suatu pihak yang berelasi dengan Perusahaan dan entitas anak; *(c) suatu pihak adalah
ventura bersama di mana Perusahaan dan entitas anak sebagai venturer; *(d) suatu pihak adalah
anggota dari personil manajemen kunci Perusahaan dan entitas anak atau induk; (e) suatu pihak
adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d); (f) suatu pihak
adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau untuk di
mana hak suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak langsung, individu seperti
diuraikan dalam butir (g) suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari Perusahaan dan entitas anak atau entitas yang terkait dengan Perusahaan dan entitas anak.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
Pajak penghasilan Estimasi signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat Income taxes
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Perusahaan dan entitas anak mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Pertimbangan
signifikan juga dilakukan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui,
berdasarkan waktu dan tingkat keuntungan masa depan dan strategi perencanaan pajak.
Pinjaman Pinjaman yang diberikan dan piutang serta investasi dimiliki hingga jatuh tempo dan liabilitas keuangan Borrowings
lainnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Perusahaan tidak dapat menentukan secara langsung tingkat bunga implisit dalam sewa, oleh karena
itu, Perusahaan menggunakan suku bunga inkremental (IBR) untuk mengukur liabilitas sewa. IBR
adalah tingkat bunga yang harus dibayar oleh Perusahaan untuk meminjam, dengan jangka waktu
serta jaminan serupa, dana yang diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang serupa dengan
nilai aset hak guna dalam lingkungan ekonomi yang serupa. Oleh karena itu IBR mencerminkan apa
yang ?rus dibayar?leh Perusahaan, dimana diperlukan suatu estimasi ketika tingkat bunga yang dapat
diobservasi tidak tersedia atau ketika tingkat bunga tersebut perlu disesuaikan untuk mencerminkan
syarat dan ketentuan sewa. Perusahaan mengestimasi IBR menggunakan input yang dapat diamati
jika tersedia dan diharuskan untuk membuat estimasi spesifik entitas tertentu.
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan dan entitas anak memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun Provisions
bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi
yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika tidak lagi
terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan dan entitas anak mencatat penyisihan untuk imbalan kerja karyawan berdasarkan PSAK Employee benefits
No.? ?balan Kerja?engan imbalan sesuai dengan Peraturan Perusahaan yang telah mengacu kepada
peraturan perundangan yang berlaku (?raturan? Berdasarkan peraturan tersebut, Perusahaan
diharuskan untuk membayar uang pesangon, penghargaan masa kerja dan penggantian hak kepada
karyawan apabila persyaratan yang ditentukan dalam peraturan tersebut telah terpenuhi. Namun
demikian, tambahan penyisihan atas estimasi liabilitas untuk hak karyawan dibuat agar hak karyawan
berdasarkan program dana pensiun tersebut dapat memenuhi dan menutup batas minimum hak
karyawan yang harus dibayarkan kepada karyawan sesuai dengan peraturan tersebut. Pengukuran
Page 16
kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan
konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada komponen ekuitas lain
melalui penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak
direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada
saat yang lebih awal antara: ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi, dan ketika
Perusahaan dan entitas anak mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga
neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja.
Perusahaan dan entitas anak mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun
?ban Umum dan Administrasi?ada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
i. Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
(curtailment) tidak rutin, dan ii. Beban atau penghasilan bunga neto. Imbalan kerja jangka pendek :
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, iuran jaminan sosial, bonus dan imbalan non-moneter
lainnya diakui selama periode jasa diberikan. Imbalan kerja jangka pendek dihitung sebesar jumlah
yang tidak didiskontokan. Program pensiun imbalan kerja : Perusahaan dan entitas anak
menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat.
Program pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan Equity Life Indonesia, pihak
berelasi, yang pendiriannya telah disetujui oleh Menteri Keuangan. Iuran dana pensiun yang
ditanggung oleh Perusahaan dan entitas anak dan karyawan masing-masing sebesar 1% sampai 6%
dan 0% sampai 4%.
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun yang
bersangkutan. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada
tanggal 31 Desember 2021 oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Dividen Penghasilan dividen kas dari portofolio efek diakui pada saat emiten mengumumkan pembayaran Dividends
dividen kas. Perusahaan dan entitas anak mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian
terhadap perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan,
Perusahaan dan entitas anak dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham,
menerbitkan saham baru.
Pelaporan segmen Untuk kepentingan manajemen, Perusahaan dan entitas anak digolongkan menjadi unit usaha Segment reporting
berdasarkan produk dan jasa dan memiliki dua segmen (Segmen Usaha & Geografis). Segmen Usaha
: Perusahaan dan entitas anak mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi 4 (empat) segmen
berdasarkan sifat usahanya yaitu penyertaan saham, jasa perjalanan dan modal ventura, pembiayaan,
asuransi, administrasi efek dan sekuritas.
Penerapan standar akutansi baru Perusahaan dan entitas anak telah menerapkan standar akuntansi pada tanggal 1 Januari 2022, yang The implementation of new statements of
dianggap relevan dengan laporan keuangan konsolidasian , yaitu: * Amendemen PSAK No. 22: accounting standards
Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual. Amendemen PSAK No. 22 Kombinasi
Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK No. 22,
PSAK No. 57, ISAK No. 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan. * Amendemen PSAK No.
22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual. Secara umum Amendemen PSAK
No. 22 ini: 1) Menambahkan deskripsi terkait ?abilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup
PSAK No. 57 atau ISAK No. 30?ang dinyatakan dalam paragraf 21A-21C 2) Mengubah paragraf 23
Page 17
dengan mengklarifikasi liabilitas kontinjesi yang diakui pada tanggal akuisisi. 3) Menambahkan paragraf 23A terkait definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya. Amendemen PSAK No. 22 Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual ini berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan. ?mendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak. Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.Amendemen PSAK No. 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak terdiri dari: ?iaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan ?lokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak Amendemen PSAK No. 57 berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan. ?enyesuaian Tahunan 2020 - PSAK No. 71: Instrumen Keuangan - Imbalan dalam pengujian ? persen?ntuk penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Amandemen tersebut mengklarifikasi biaya yang termasuk dalam entitas ketika menilai apakah persyaratan liabilitas keuangan baru atau yang dimodifikasi secara substansial berbeda dari persyaratan liabilitas keuangan asli. Biaya ini hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk biaya yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain. Entitas menerapkan amandemen atas liabilitas keuangan yang dimodifikasi atau dipertukarkan pada atau setelah awal periode pelaporan tahunan di mana entitas pertama kali menerapkan amandemen tersebut. Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan lebih awal diizinkan. Perusahaan akan menerapkan amandemen atas liabilitas keuangan yang dimodifikasi atau dipertukarkan pada atau setelah awal periode pelaporan tahunan di mana entitas pertama kali menerapkan amandemen tersebut.?SAK No. 22 (Amendemen 2019): Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis Amandemen PSAK No. 22 Kombinasi Bisnis menjelaskan bahwa untuk dianggap sebagai suatu bisnis, rangkaian aktivitas dan aset yang terintegrasi harus mencakup, minimal, suatu masukan dan proses substantif yang, bersama-sama, secara signifikan berkontribusi pada kemampuan untuk menghasilkan keluaran. Lebih jauh, ini menjelaskan bahwa bisnis dapat eksis tanpa menyertakan semua input dan proses yang diperlukan untuk menciptakan output. ?mendemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, Amendemen PSAK No 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, Amendemen PSAK No. 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan, Amendemen PSAK No. 62: Kontrak Asuransi dan Amendemen PSAK No. 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2. Amendemen PSAK No. 71, Amendemen PSAK No. 55, Amendemen PSAK No. 60, Amendemen PSAK No. 62 dan Amendemen PSAK No. 73 tentang Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2 diadopsi dari IFRS tentang Interest Rate Benchmark Reform - Phase 2. Reformasi acuan suku bunga tersebut mengacu pada reformasi global yang menyepakati penggantian IBOR dengan acuan suku bunga alternatif. Adapun isu akuntansi yang timbul dari penggantian IBOR dibagi menjadi dua tahap yaitu: 1) Tahap 1 (pre-replacement issues) Merupakan isu atas ketidakpastian yang muncul menjelang periode transisi yang mempengaruhi pelaporan keuangan pada periode sebelum penggantian acuan suku bunga. Untuk mengatasi isu tersebut IASB telah mengeluarkan Interest Rate Benchmark Reform Amendments to IFRS No. 9, IAS No. 39 and IFRS No. 7 pada tahun 2019 yang telah diadopsi dan disahkan oleh DSAK IAI menjadi Amendemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, Amendemen PSAK No. 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran dan Amendemen PSAK No. 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan tentang Reformasi Acuan Suku Bunga. ?mendemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, Amendemen PSAK No 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, Amendemen PSAK No. 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan, Amendemen PSAK No. 62: Kontrak Asuransi dan Amendemen PSAK No. 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2 (lanjutan). Amendemen ini
Page 18
mengubah persyaratan dalam PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, PSAK No. 55: Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, PSAK No. 60: Instrumen Keuangan: Pengungkapan, PSAK
No. 62: Kontrak Asuransi dan PSAK No. 73: Sewa yang terkait dengan: ?erubahan dasar untuk
menentukan arus kas kontraktual dari aset keuangan, liabilitas keuangan dan liabilitas sewa; ?kuntansi
lindung nilai; dan ?engungkapan. Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2 hanya berlaku untuk
perubahan yang disyaratkan oleh reformasi acuan suku bunga untuk instrumen keuangan dan
hubungan lindung nilai. Tidak ada dampak yang signifikan atas PSAK yang berlaku efektif pada
tanggal 1 Januari 2022 terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup. Pada bulan April 2022, Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?AK IAI?menerbitkan siaran pers atas
persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK No. 24: Imbalan Kerja yang
diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan informasi bahwa pola
fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia
saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation
Committee (?RIC?Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Pada tahun-tahun
sebelumnya, Perusahaan mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program imbalan
pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun. Mulai tahun
2022, berdasarkan siaran pers, Perusahaan telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk
mengatribusikan imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama
kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak
akan menghasilkan jumlah imbalan yang material dibawah program tersebut. Namun, perubahan dari
kebijakan akuntansi tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan dan telah
dibebankan pada tahun berjalan.
Kombinasi bisnis PSAK No. 22 (Amendemen 2019): Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis. Amandemen PSAK No. 22 Business combination
Kombinasi Bisnis menjelaskan bahwa untuk dianggap sebagai suatu bisnis, rangkaian aktivitas dan
aset yang terintegrasi harus mencakup, minimal, suatu masukan dan proses substantif yang,
bersama-sama, secara signifikan berkontribusi pada kemampuan untuk menghasilkan keluaran. Lebih
jauh, ini menjelaskan bahwa bisnis dapat eksis tanpa menyertakan semua input dan proses yang
diperlukan untuk menciptakan output. ?mendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi
ke Kerangka Konseptual. Amendemen PSAK No. 22 Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka
Konseptual ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK No. 22, PSAK No. 57, ISAK No. 30 dan Kerangka
Konseptual Pelaporan Keuangan. Secara umum Amendemen PSAK No. 22 ini: - Menambahkan
deskripsi terkait ?abilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK No. 57 atau ISAK No.
30?ang dinyatakan dalam paragraf 21A-21C.- Mengubah paragraf 23 dengan mengklarifikasi liabilitas
kontinjesi yang diakui pada tanggal akuisisi.- Menambahkan paragraf 23A terkait definisi aset
kontinjensi dan perlakuan akuntansinya. Amendemen PSAK No. 22 Kombinasi Bisnis tentang
Referensi ke Kerangka Konseptual ini berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini
diperkenankan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Jika tersedia, Perusahaan dan entitas anak mengukur nilai wajar dari suatu instrumen
dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen terkait. Suatu pasar dianggap aktif
bila harga yang dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara
efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service or regulatory agency), dan
merupakan transaksi pasar aktual dan teratur terjadi yang dilakukan secara wajar. Nilai wajar dapat
diperoleh dari Interdealer Market Association (IDMA) atau harga pasar atau harga yang diberikan oleh
broker (quoted price) dari Bloomberg atau Reuters pada tanggal pengukuran. Jika pasar untuk
instrumen keuangan tidak aktif, Perusahaan dan entitas anak menetapkan nilai wajar dengan
Page 19
menggunakan teknik penilaian. Perusahaan dan entitas anak menggunakan beberapa teknik penilaian
yang digunakan secara umum untuk menentukan nilai wajar dari instrumen keuangan dengan tingkat
kompleksitas yang rendah, seperti opsi nilai tukar dan swap mata uang. Input yang digunakan dalam
teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah data pasar yang diobservasi. Semua aset
dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dapat dikategorikan
pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan sebagai berikut: ?ingkat 1: Harga kuotasian (tidak
disesuaikan) dari pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. ?ingkat 2: Input selain harga yang
dikutip dari pasar yang disertakan pada tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik
secara langsung (yaitu sebagai suatu harga) atau secara tidak langsung (sebagai turunan dari harga).
?ingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas yang tidak didasarkan pada data pasar yang dapat
diobservasi (informasi yang tidak dapat diobservasi).
Efek-efek Peringkat untuk efek-efek Rupiah adalah berdasarkan peringkat yang dikeluarkan PT Pemeringkat Securities
Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat untuk efek-efek dalam Dolar AS adalah berdasarkan peringkat
yang dikeluarkan oleh Fitch kecuali untuk obligasi yang diterbitkan Majapahit Holding BV dan
Perusahaan Listrik Negara (PLN), berdasarkan peringkat yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Pefindo). Peringkat untuk efek-efek dalam Dolar AS adalah berdasarkan peringkat yang
dikeluarkan oleh Fitch kecuali untuk obligasi yang diterbitkan Majapahit Holding BV dan Perusahaan
Listrik Negara (PLN), berdasarkan peringkat yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia
(Pefindo).
Investasi jangka pendek Investasi Efek (Reksadana) dan Deposito, Obligasi & Saham. Total pendapatan bunga deposito Short-term investment
(termasuk yang dicatat dalam akun kas dan setara kas), bunga obligasi, laba dari investasi saham,
laba (rugi) dari penyertaan reksa dana dan laba (rugi) dari penjualan obligasi disajikan sebagai bagian
dari pendapatan dari investasi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Dana jaminan atau obligasi yang dijadikan jaminan untuk kepentingan dan jaminan para
pemegang polis ADM, ELI, kreditur ESI dan LDT sesuai dengan peraturan yang berlaku. Nilai wajar
portofolio ekuitas yang diperdagangkan di Bursa Efek ditetapkan berdasarkan nilai pasar yang
dikeluarkan oleh BEI, sedangkan nilai wajar reksa dana ditetapkan berdasarkan nilai aset bersih pada
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Aset hak guna Perusahaan mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk Right of use assets
digunakan). Aset hak guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul di awal, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa
yang diterima. Aset hak guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek
antara sewa dan estimasi masa manfaat aset. Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Perusahaan
pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, penyusutan
dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment properties
kedua-duanya) yang dikuasai oleh entitas anak untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai
atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau
untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi dicatat
sebesar nilai wajarnya, yang mencerminkan nilai pasar yang ditentukan setiap tahun oleh penilai
independen. Nilai wajar didasarkan pada harga pasar aktif, yang apabila diperlukan dilakukan
penyesuaian atas perbedaan sifat, lokasi atau kondisi dari investasi tersebut. Jika informasi tidak
tersedia, entitas anak menggunakan metode penilaian alternatif seperti harga pasar terkini atau
proyeksi arus kas. Penilaian ini ditinjau ulang setiap tahun oleh penilai independen. Perubahan dalam
Page 20
nilai wajar dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagai
bagian dari pendapatan dari investasi. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat
pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak
memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan
tersebut. Pemindahan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi
ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Pemindahan dari properti investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya
penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Perusahaan pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas Investment in associates
asosiasi adalah suatu entitas di mana Perusahaan mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan
metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Perusahaan atas aset
neto entitas asosiasi, termasuk penerimaan dividen dari entitas asosiasi sejak tanggal
perolehan.Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian
Perusahaan atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung
pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan
mengungkapkan hal ini, jika relevan dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Setelah
menerapkan metode ekuitas, Perusahaan menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan
rugi penurunan nilai atas investasi Perusahaan pada entitas asosiasi. Perusahaan menentukan pada
setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi
pada entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Perusahaan menghitung jumlah
penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan
nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laba rugi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi sesuai masa manfaat biaya yang bersangkutan Prepaid expenses
dengan menggunakan metode garis lurus.
Piutang dan utang asuransi Piutang Premi : merupakan tagihan premi kepada pemegang polis dan pialang (broker) asuransi Insurance receivables and payables
Piutang Koasuransi : merupakan tagihan premi kepada entitas asuransi lain atas penutupan polis
bersama Piutang Reasuransi : Pembayaran atau liabilitas atas transaksi reasuransi retrospektif diakui
sebagai piutang reasuransi sebesar liabilitas yang dibukukan sehubungan kontrak reasuransi tersebut.
Aset Reasuransi : Aset reasuransi terdiri dari piutang reasuransi dan aset reasuransi dari premi yang
belum merupakan pendapatan dan estimasi klaim.
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen disajikan pada jumlah neto setelah dikurangi pendapatan pembiayaan Consumer financing receivables
konsumen yang belum diakui. Pendapatan yang belum diakui, yang merupakan selisih antara jumlah
pembayaran angsuran dari konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, diakui sebagai pendapatan
sesuai dengan jangka waktu perjanjian pembiayaan konsumen berdasarkan SBE dari pembiayaan
konsumen. Pelunasan sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir dianggap sebagai pembatalan
perjanjian pembiayaan konsumen dan laba atau rugi yang timbul diakui dalam operasi periode
berjalan. Kebijakan EFI mengenai cadangan kerugian penurunan nilai, diungkapkan dalam Catatan 2v.
Selisih neto antara pendapatan yang diterima dan biaya transaksi lainnya yang timbul pertama kali
yang terkait langsung dengan pembiayaan konsumen tersebut ditangguhkan dan diakui sebagai
Page 21
pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak pembiayaan konsumen berdasarkan tingkat SBE dari
piutang pembiayaan konsumen. Piutang dihapuskan pada saat dinyatakan tidak tertagih berdasarkan
evaluasi manajemen EFI. Penerimaan dari piutang yang telah dihapuskan diakui sebagai pendapatan
lain-lain.Tujuan dari teknik penilaian adalah penentuan nilai wajar yang mencerminkan harga dari
instrumen keuangan pada tanggal pelaporan yang akan ditentukan oleh para partisipan di pasar dalam
suatu transaksi yang wajar.
Modal saham Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada komisaris dan direksi yang tercatat Share capital
sebagai pemegang saham Perusahaan. Informasi mengenai susunan pemegang saham dan
kepemilikan saham Perusahaan tersebut di atas adalah berdasarkan laporan dari PT Datindo
Entrycom, Biro Administrasi Efek Perusahaan. Pada tanggal 4 Desember 2021, Perusahaan telah
menerima dana hasil pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) seluruhnya sebesar
Rp1.117.987. Perusahaan mencatat modal ditempatkan dan disetor penuh pada nilai nominal saham
sebesar Rp677.567 dan tambahan modal disetor sebesar Rp435.711 setelah dikurangi biaya emisi
saham sebesar Rp4.708. Sesuai dengan tujuan Penawaran Umum Terbatas V (PUT V), Perusahaan
telah menempatkan dana untuk setoran modal pada PT Bank Ganesha Tbk (BG) sebesar
Rp1.000.000 yang akan efektif menjadi kepemilikan Perusahaan atas saham BG pada saat BG telah
menyelesaikan proses Penawaran Umum Terbatas (PUT) sahamnya. Pada tanggal 31 Desember
2021, penempatan dana setoran modal dicatat pada akun ?et Lainnya?ada laporan posisi keuangan
konsolidasian.PUT BG telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Dewan Komisioner Pengawas
Perbankan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal14 Februari 2022. Oleh karena itu, penempatan dana
setoran modal telah direklasifikasi dari akun ?et Lainnya?e akun ?nyertaan saham?ada laporan posisi
keuangan dari PT Equity Development Investment Tbk kepada BG
Instrumen keuangan Perusahaan dan entitas anak mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu Financial instruments
yang mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan
tersebut. Jika pasar untuk instrumen keuangan tidak aktif, Perusahaan dan entitas anak menetapkan
nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. Perusahaan dan entitas anak menggunakan
beberapa teknik penilaian yang digunakan secara umum untuk menentukan nilai wajar dari instrumen
keuangan dengan tingkat kompleksitas yang rendah, seperti opsi nilai tukar dan swap mata uang. Input
yang digunakan dalam teknik penilaian untuk instrumen keuangan di atas adalah data pasar yang
diobservasi. Penilaian Instrumen Keuangan : Kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anak untuk
pengukuran nilai wajar dibahasdi Catatan 2v. Dalam menentukan nilai wajar atas aset keuangan dan
liabilitas keuangan dimana tidak terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, Perusahaan dan entitas
anak harus menggunakan teknik penilaian seperti dijelaskan pada Catatan 2v. Untuk instrumen
keuangan yang jarang diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang transparan, nilai wajarnya
menjadi kurang obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat pertimbangan yang beragam,
tergantung pada likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor pasar, asumsi penentuan harga, dan
risiko lainnya yang mempengaruhi instrumen tertentu. Perusahaan dan entitas anak menampilkan nilai
wajar atas instrumen keuangan berdasarkan hirarki nilai wajar sebagai berikut: 1. Tingkat 1: dikutip
(unadjusted) dari harga pasar aktif untuk aset atau liabilitas keuangan yang identik; 2. Tingkat 2: teknik
valuasi darimana seluruh input yang memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar yang diakui dapat
diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung; dan 3. Tingkat 3: teknik valuasi darimana
seluruh input yang memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar yang diakui tidak dapat diobservasi dari
data pasar.
Penerapan standar akuntansi baru IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN a. Pernyataan kepatuhan dan dasar penyajian Adoption of new accounting standards
laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar
Page 22
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan No.VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan lain. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Laporan keuangan konsolidasian , kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian , disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Arus kas dari aktivitas operasi disajikan dengan menggunakan metode langsung. Mata uang yang digunakan di dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional bagi Grup. Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif Lain disajikan terpisah antara akun-akun yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: 1. nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian , dan 2. jumlah pendapatan dan beban dilaporkan selama periode pelaporan b. Prinsip-prinsip konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti yang disebutkan pada Catatan 1d yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50%. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Semua akun dan transaksi antar perusahaan yang material, termasuk keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi, jika ada, dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil operasi Grup sebagai satu kesatuan usaha. Laporan keuangan entitas anak dibuat untuk periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan, menggunakan kebijakan akuntansi yang konsisten. Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila laporan keuangan entitas anak menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda dari kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian , maka dilakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap laporan keuangan entitas anak tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Grup memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Grup memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan suatu entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasannya atas entitas tersebut. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup: 1. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; 2. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; 3. menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; 4. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; 5. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; 6. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai laba atau rugi; dan 7. mereklasifikasi bagian entitas induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain ke komponen laba rugi dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian , atau mengalihkan secara langsung ke
Page 23
saldo laba. KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang dapat diatribusikan pada kepentingan ekuitas yang tidak dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian , terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Perusahaan mempunyai investasi di beberapa entitas bertujuan khusus seperti reksa dana. Kepemilikan Perusahaan dalam entitas ini dapat berfluktuasi dari hari ke hari sesuai dengan partisipasi Perusahaan di entitas tersebut. Dimana Perusahaan mengendalikan entitas semacam ini, entitas ini dikonsolidasikan dengan kepentingan pihak ketiga, apabila ada, disajikan sebagai aset neto yang dapat diatribusikan ke pemegang unit dan laba yang diatribusikan ke pemegang unit masing-masing dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian . Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak, yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. c. Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban-beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal ini termasuk pengelompokan derivatif melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi. Imbalan kontijensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontijensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui sebagai laba rugi atau penghasilan komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 55 (Revisi 2014). Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontijensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan total setiap KNP atas selisih total dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?K?dari Kelompok Usaha yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. d. Investasi pada entitas asosiasi Investasi Perusahaan pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah suatu entitas di mana Perusahaan mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Perusahaan atas aset neto entitas asosiasi, termasuk penerimaan dividen dari entitas asosiasi sejak tanggal perolehan. Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Perusahaan atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal
Page 24
ini, jika relevan dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian . Setelah menerapkan metode ekuitas, Perusahaan menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas investasi Perusahaan pada entitas asosiasi. Perusahaan menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi pada entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Perusahaan menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laba rugi. e. Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatan yang tidak dibatasi penggunaannya dan dapat segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan, dan tidak digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman. Pengeritan kas termasuk kas besar, kas kecil, kas dalam perjalanan dan mata uang yang ditarik dari peredaran dan yang masih dalam tenggang untuk penukaran ke Bank Indonesia. f. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi g. Sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen h. Akuntansi tagihan anjak piutang i. Penyertaan modal ventura j. Aset tetap k. Sewa l. Biaya dibayar di muka m. Penurunan nilai aset non-keuangan n. Properti investasi o. Aset yang dikuasai kembali p. Dana pensiun dan imbalan kerja q. Asuransi r. Tes kecukupan liabilitas s. Pengakuan pendapatan dan beban t. Reasuransi u. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing v. Perpajakan w. Aset dan liabilitas keuangan x. Segmen operasi y. Laba per saham z. Provisi aa. Kontinjensi ab. Peristiwa setelah periode pelaporan ac. Perubahan kebijakan akuntansi dan pengungkapan Perusahaan dan entitas anak telah menerapkan standar akuntansi pada tanggal 1 Januari 2023, yang dianggap relevan dengan laporan keuangan konsolidasian , yaitu: ?mandemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya, entitas mengakui hasil dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item tersebut, dalam laba rugi. Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif untuk aset tetap yang tersedia untuk digunakan pada atau setelah awal dari periode sajian paling awal dimana entitas pertama kali menerapkan amandemen tersebut. ?mandemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang.. Amandemen menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan kewajiban sebagai lancar atau tidak lancar. Amandemen tersebut menjelaskan: ?al yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,?ak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,?lasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan hak nya untuk menangguhkan liabilitas, dan?anya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada klasifikasinya. ?mandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.mandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi Amandemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas
Page 25
menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. ?mandemen
PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas Yang Timbul Dari
Transaksi TunggalAmandemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak
tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi
perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Tidak ada dampak
yang signifikan atas PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 terhadap laporan
keuangan konsolidasian Grup. Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (?AK IAI?menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada
periode jasa sesuai PSAK No. 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran
pers tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis
undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan
yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (?RIC?Agenda Decision
Attributing Benefit to Periods of Service IAS 19. Pada tahun-tahun sebelumnya, Perusahaan
mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program imbalan pasti berdasarkan masa kerja
sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun. Mulai tahun 2022, berdasarkan siaran
pers, Perusahaan telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk mengatribusikan imbalan
berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali menghasilkan
imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak akan
menghasilkan jumlah imbalan yang material dibawah program tersebut. Namun, perubahan dari
kebijakan akuntansi tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan dan telah
dibebankan pada tahun berjalan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Standar akuntansi keuangan yang Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK), tetapi belum berlaku efektif untuk effective
laporan keuangan konsolidasian periode/tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Grup bermaksud
untuk menerapkan standar tersebut, jika dipandang relevan, saat telah menjadi efektif. Mulai efektif
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan
Kovenan Amandemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau
sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancar atau tidak
lancar.Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2024 dengan penerapan dini diperkenankan.Entitas menerapkan amandemen PSAK
1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka panjang pada periode
pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan
PSAK 25. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal
setelah terbitnya amandemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan
kovenan, maka entitas juga menerapkan amandemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode
tersebut. Jika entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya,
maka entitas mengungkapkan fakta tersebut. Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli
dan Sewa-balik Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan
penjual-penyewa dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan
sewa-balik, untuk memastikan penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau
kerugian yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan.Amandemen berlaku secara retrospektif
untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini
diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan
dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup. Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2025 PSAK
No. 74: Kontrak Asuransi .Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak asuransi yang
mencakup pengakuan dan pengukuran, penyajian dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK
74 akan menggantikan PSAK 62: Kontrak Asuransi. PSAK 74 berlaku untuk semua jenis kontrak
Page 26
asuransi, jiwa, non-jiwa, asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang menerbitkannya, serta untuk jaminan dan instrumen keuangan tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa pengecualian ruang lingkup akan berlaku. Tujuan keseluruhan dari PSAK 74 adalah untuk menyediakan model akuntansi untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan konsisten untuk asuradur. PSAK 74 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, dengan mensyaratkan angka komparatif. Penerapan dini diperkenankan bila entitas juga menerapkan PSAK 71 dan PSAK 72 pada atau sebelum tanggal penerapan awal PSAK 74. Grup sedang mengevaluasi dampak PSAK 74 saat diadopsi pertama kali terhadap pelaporan keuangan Grup.
Page 27
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 38,419 38,419 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
80,198 1,225 81,423
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
59,415 908 ( 229 ) 60,094
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
46,136 12,743 ( 9,915 ) 48,964
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 224,168 14,876 ( 10,144 ) 228,900 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
224,168 14,876 ( 10,144 ) 228,900
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
31,290 1,927 33,217
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
52,754 1,552 ( 225 ) 54,081
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
34,897 2,782 ( 4,828 ) 32,851
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 118,941 6,261 ( 5,053 ) 120,149 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
118,941 6,261 ( 5,053 ) 120,149
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
105,227 108,751
equipment
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 38,419 38,419 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
72,950 7,248 80,198
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
64,965 3,065 ( 8,615 ) 59,415
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
46,105 6,208 ( 6,177 ) 46,136
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 222,439 16,521 ( 14,792 ) 224,168 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
222,439 16,521 ( 14,792 ) 224,168
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
22,619 8,671 31,290
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
53,230 5,563 ( 6,039 ) 52,754
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
30,963 9,608 ( 5,674 ) 34,897
dimiliki langsung
Dimiliki langsung 106,812 23,842 ( 11,713 ) 118,941 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
106,812 23,842 ( 11,713 ) 118,941
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
115,627 105,227
equipment
Page 29
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Jenis pemilikan hak atas tanah seluruhnya berupa HGB. Hak atas tanah tersebut akan berakhir pada Disclosure of notes for property, plant and
berbagai tanggal antara tahun 2023 sampai 2045. Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah equipment
tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 jumlah harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan
dalam kegiatan operasional adalah masing-masing sebesar Rp65.193 dan Rp62.729. Berdasarkan
evaluasi manajemen, nilai tercatat aset tetap dapat dipulihkan seluruhnya, dan oleh karena itu, tidak
perlu dilakukan penyisihan penurunan atas nilai aset tetap. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, sebagian tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan untuk fasilitas time loan
revolving (Catatan 23). Bangunan kantor VIU digunakan sebagai jaminan pinjaman bank (Catatan 23).
Berdasarkan laporan hasil penilaian penilai independen, jumlah agregat nilai pasar bangunan pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp110.935 dan
Rp114.618. Grup mengklasifikasikan nilai wajar aset tetap pada hirarki tingkat 3.Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan
risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sejumlah Rp83.242 dan Rp107.297 ke ADM,
pihak berelasi, Rp84.699 dan Rp79.618 ke pihak ketiga. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap yang
dipertanggungkan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak memiliki aset
tetap yang tidak dipakai sementara.
Page 30
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets,
beginning period assets assets end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 36,665 609 ( 1,037 ) 36,237 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 36,665 609 ( 1,037 ) 36,237 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 19,787 4,091 ( 612 ) 23,266 Building, right of use assets Carrying amount,
Aset hak guna 19,787 4,091 ( 612 ) 23,266 Right of use assets accumulated depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 16,878 12,971 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 21,727 14,938 36,665 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 21,727 14,938 36,665 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 10,776 9,011 19,787 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 10,776 9,011 19,787 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 10,951 16,878 Right of use assets Carrying amount
Page 32
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Rata-rata masa sewa adalah 3 (tiga) sampai 5 (lima) tahun. Perusahaan juga memiliki sewa tertentu Disclosure of notes for right of use assets
dengan masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa aset bernilai rendah. Perusahaan menerapkan
pengecualian pengakuan pada sewa jangka pendek dan sewa bernilai rendah untuk sewa tersebut.
Perolehan aset hak guna di atas menghasilkan liabilitas sewa pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 sebesar Rp11.104 dan Rp14.973 yang dicatat sebagai bagian dari liabilitas lainnya.
Tabel di bawah ini merupakan mutasi dari liabilitas sewa.
Page 33
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga lainnya pihak ketiga Other third parties
480,897 613,892
lainnya
Pihak ketiga 480,897 613,892 Third parties
Tipe pihak 480,897 613,892 Type of parties
Page 34
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 35
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Penjualan & Service revenue 1
480,897 613,892
pendapatan Usaha
Pendapatan dari jasa 480,897 613,892 Service revenue
Tipe pendapatan 480,897 613,892 Type of revenue
Page 36
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Page 37
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Page 38
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Page 39
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Page 40
[1621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 41
[1621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - General Industry
Page 42
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 43
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 44
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Page 45
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Page 46
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 47
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General Industry
Page 48
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 49
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 50
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 51
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 52
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 1,845 8,996 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 1,845 8,996 Currency
Bank lokal lainnya IDR 65,289 41,278 IDR Other local banks
Mata uang 65,289 41,278 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 67,134 50,274 Currency Creditor bank name
Page 53
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman bank EFI dijamin dengan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek investasi sewa pembiayaan (Catatan 10), piutang pembiayaan konsumen (Catatan 11), aset tetap
(Catatan 15) dan properti investasi (Catatan 17). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
fasilitas pinjaman bank VIU dijamin dengan sebagian penyertaan modal ventura yang jumlahnya
adalah maksimum sebesar plafond pinjaman bank tersebut (Catatan 13) dan aset tetap (Catatan 15).
Page 54
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
jangka pendek pendek jangka pendek
Due date for short-term bank Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
loan loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 2023-07-01 124 0.095 IDR Bank Central Asia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 2023-10-01 3845 10.5% - 13% IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
jangka pendek pendek jangka pendek
Due date for short-term bank Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
loan loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 2023-10-01 3353 9.5% - 9.95% IDR Bank Central Asia Tbk
Bank lokal lainnya IDR 2023-10-01 3845 10.5% - 13% IDR Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.