Skip to content
Back to announcement

20230731_RBMS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31355856_lamp3.pdf

Financial statement Text extracted RBMS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1
PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
Laporan Keuangan Konsolidasian
Pada dan untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Tanggal
30 Juni 2023
Page 2

          
Page 3
Daftar Isi

                                                           Halaman

SURAT PERNYATAAN DIREKSI


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
TANGGAL 30 JUNI 2023


     LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   1-3


     LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
     KONSOLIDASIAN                                             4


     LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                 5-6


     LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                            7



     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN             8 - 59
Page 4
              PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                          Catatan                  30 Juni 2023                31 Desember 2022

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                     3g,3i,5,33,34                  14.780.881.200                 19.879.980.632
Piutang usaha – pihak ketiga            3g,6,33,34                    19.515.734.132                 25.657.545.730
Persediaan                                  3j,7                      40.090.308.442                 35.648.990.691
Beban dibayar di muka dan uang
   muka                                    3l,10                       2.208.442.180                  2.425.797.639
Uang jaminan                            3g,11,33,34                                -                    276.999.998
Total Aset Lancar                                                     76.595.365.954                 83.889.314.690

ASET TIDAK LANCAR
Piutang pihak berelasi                  3g,33,34,35                    1.273.527.973                  4.468.027.973
Investasi pada entitas asosiasi             3k,8                     162.059.936.928                163.455.299.693
Tanah yang belum dikembangkan              3m,9                      100.407.460.392                 94.196.560.204
Beban dibayar di muka dan uang
   muka                                    3l,10                      32.582.946.804                 29.475.146.097
Uang jaminan                            3g,11,33,34                   39.300.000.000                 39.300.000.000
Aset tetap - neto                        3n,3p,12                    292.396.773.374                302.822.412.421
Total Aset Tidak Lancar                                              628.020.645.471                633.717.446.388

TOTAL ASET                                                           704.616.011.425                717.606.761.078




                   Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                  yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                        1
Page 5
               PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                    LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                         30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                             Catatan                  30 Juni 2023                    31 Desember 2022

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                3g,13,33,34                   25.074.862.723                    17.365.070.906
Utang lain-lain – Pihak ketiga             3g,14,33,34                   13.898.180.067                    14.902.525.252
Utang pajak                                  3g,15a                       1.764.143.410                     1.629.078.130
Beban akrual                               3g,16,33,34                    8.794.910.210                     6.200.212.106
Uang muka penjualan                            17                           573.485.875                       548.495.875
Pendapatan diterima di muka                    18                           745.640.547                       734.898.325
Bagian liabilitas jangka panjang
  yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun
  Utang pembiayaan konsumen                3g,19,33,34                                -                        70.677.500
  Utang bank                               3g,20,33,34                    6.136.363.636                       276.000.000

Total Liabilitas Jangka Pendek                                           56.987.586.468                    41.726.958.094

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
   dikurangi bagian yang jatuh
   tempo dalam waktu satu tahun
   Utang bank                              3g,20,33,34                  127.925.208.964                   139.953.713.542
Penyisihan untuk perabot dan
   perlengkapan hotel serta
   kesejahteraan karyawan                       21                           98.982.473                     1.560.187.716
Liabilitas pajak tangguhan - neto               3t                        9.641.912.555                     9.641.912.555
Liabilitas imbalan kerja                       3r,22                      6.057.364.871                     6.057.364.871

Total Liabilitas Jangka Panjang                                         143.723.468.863                   157.213.178.684

TOTAL LIABILITAS                                                        200.711.055.331                   198.940.136.778




                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                     yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                           2
Page 6
              PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                   LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
                                         30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                           Catatan                 30 Juni 2023                 31 Desember 2022

EKUITAS
Ekuitas yang Dapat
  Diatribusikan kepada Pemilik
  Entitas Induk
Modal saham - nilai nominal per
  saham Seri A sebesar Rp 500 dan
  Seri B sebesar Rp 200

     Modal dasar - 260.000.000
      saham Seri A, 5.787.742.000
      saham Seri B

     Modal ditempatkan dan disetor
       penuh - 260.000.000 saham
       Seri A , 2.396.212.826
       saham seri B                          23                      609.242.565.200                 609.242.565.200
Tambahan modal disetor                       24                      (22.011.564.120 )               (22.011.564.120 )
Surplus revaluasi                           3n,12                     58.558.472.091                  58.558.472.091
Saldo laba
  Telah ditentukan
     penggunaannya                            25                        2.300.000.000                   2.300.000.000
  Belum ditentukan
     penggunaannya                                                  (147.573.805.851 )               (132.930.134.547 )

Sub-total                                                            500.515.667.320                 515.159.338.624

Kepentingan nonpengendali                     26                        3.389.288.774                   3.507.285.676

TOTAL EKUITAS                                                        503.904.956.094                 518.666.624.300

TOTAL LIABILITAS DAN
  EKUITAS                                                            704.616.011.425                 717.606.761.078




                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                    yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                          3
Page 7
           PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
           Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                              Catatan               30 Juni 2023                   30 Juni 2022

PENJUALAN NETO                                 3s,27                      68.986.246.117               21.813.787.246

BEBAN POKOK PENJUALAN                          3s,28                     (39.185.159.020 )             (13.778.975.094 )

LABA BRUTO                                                                29.801.087.097                8.034.812.152

Beban penjualan                                3s,29                      (4.675.043.324 )              (1.147.797.543 )
Beban umum dan administrasi                    3s,30                     (33.090.021.948 )             (26.758.100.670 )
Beban pajak final                               15b                         (413.652.500 )                (168.375.125 )
Beban usaha lainnya - neto                       31                         (275.127.708 )                (481.709.801 )

RUGI USAHA                                                                (8.652.758.383 )             (20.521.170.987 )

Penghasilan keuangan                                                         143.205.358                   283.562.500
Biaya keuangan                                                            (4.856.752.416 )              (5.546.706.525 )
Bagian atas laba neto entitas asosiasi          3k,8                      (1.395.362.765
                                                                                      )) )                 154.838.771

RUGI NETO PERIODE BERJALAN                                               (14.761.668.206 )             (25.629.476.241 )

PENGHASILAN (RUGI)
  KOMPREHENSIF LAIN
Pos – pos yang tidak akan
  direklasifikasi ke laba rugi                                                          -                              -

TOTAL RUGI KOMPREHENSIF LAIN
  PERIODE BERJALAN                                                       (14.761.668.206)              (25.629.476.241 )

RUGI NETO PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:

      Pemilik entitas induk                                              (14.643.671.304)              (25.440.011.885 )
      Kepentingan nonpengendali                  26                         (117.996.902)                 (189.464.356 )

TOTAL                                                                    (14.761.668.206)              (25.629.476.241 )

RUGI KOMPREHENSIF PERIODE
  BERJALAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
     Pemilik entitas induk                                               (14.643.671.304)              (25.440.011.885 )
     Kepentingan nonpengendali                   26                         (117.996.902)                 (189.464.356 )

TOTAL                                                                    (14.761.668.206)              (25.629.476.241 )

RUGI PER SAHAM DASAR YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK

                                               3u,32                                (8,95)                        ( 15,48)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                       yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan




                                                            4
Page 8
                                                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                 Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
                                                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                                                  Saldo Laba (Defisit)



                                          Tambahan Modal                             Telah Ditentukan          Belum Ditentukan                                Kepentingan
                       Modal Saham            Disetor            Surplus Revaluasi   Penggunaannya              Penggunaannya            Sub-total            Nonpengendali          Ekuitas


Saldo 1 Januari 2022    609.242.565.200      (24.010.216.546 )      58.558.472.091       2.300.000.000               (93.724.479.459 )   552.366.341.286          3.777.168.473     556.143.509.759

Rugi neto
  periode
  berjalan                            -                     -                    -                      -            (25.440.011.885 )    (25.440.011.885 )        (189.464.356 )   (25.629.476.241 )

Penghasilan
  komprehensif lain                   -                     -                    -                      -                           -                   -                     -                   -
Saldo 30 Juni 2022      609.242.565.200      (24.010.216.546 )      58.558.472.091       2.300.000.000              (119.164.491.344 )   526.926.329.401          3.587.704.117     530.514.033.518




                                                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                                                        yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                                  5
Page 9
                                                     PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                             LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                     Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
                                                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                                                      Saldo Laba (Defisit)



                                              Tambahan Modal                             Telah Ditentukan          Belum Ditentukan                                Kepentingan
                           Modal Saham            Disetor            Surplus Revaluasi   Penggunaannya              Penggunaannya            Sub-total            Nonpengendali         Total Ekuitas


Saldo 1 Januari 2023        609.242.565.200      (22.011.564.120 )      58.558.472.091       2.300.000.000              (132.930.134.547 )   515.159.338.624          3.507.285.676       518.666.624.300


Rugi neto
   periode
   berjalan                               -                     -                    -                      -            (14.643.671.304 )    (14.643.671.304 )        (117.996.902 )     (14.761.668.206 )

Penghasilan komprehensif
   lain                                   -                     -                    -                      -                           -                   -                     -                     -
Saldo 30 Juni 2023          609.242.565.200      (22.011.564.120 )      58.558.472.091       2.300.000.000              (147.573.805.851 )   500.515.667.320          3.389.288.774      503.904.956.094




                                                             Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                                                            yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.


                                                                                                      6
Page 10
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                    Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                           Catatan                30 Juni 2023              30 Juni 2022


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                                         75.312.513.120           17.640.790.098
Pembayaran kas kepada/untuk :
   Pemasok dan kontraktor                                                             (35.698.327.139 )       (11.457.161.883 )
   Karyawan                                                                           (14.616.295.361 )        (6.922.225.553 )
   Beban operasi                                                                      (12.606.771.157 )        (8.113.522.739 )

Kas yang dihasilkan dari (digunakan untuk) aktivitas
   operasi                                                                            12.391.119.463            (8.852.120.077 )
Penerimaan penghasilan keuangan                                                          143.205.358               283.562.500
Pembayaran biaya keuangan                                                             (3.446.499.214 )          (2.273.862.775 )
Pembayaran pajak final                                                                  (413.652.500 )             (92.386.889 )

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
    Aktivitas Operasi                                                                   8.674.173.107         (10.934.807.241 )


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan tanah yang belum dikembangkan                     9                         (6.210.900.188 )         (4.510.600.877 )
Penurunan Piutang pihak berelasi                             35                         3.194.500.000             (893.000.000 )
Penambahan uang muka – tidak lancar                          10                        (3.107.800.707 )           (796.307.650 )
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                           (6.124.200.895 )         (6.199.908.527 )

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang bank :
  Penerimaan                                                                            7.650.000.000                        -
  Pembayaran                                                                          (15.228.394.144 )         (1.224.000.000 )
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                          19                          (70.677.500 )           (162.606.600 )


Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                           (7.649.071.644 )         (1.386.606.600 )

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                                                      (5.099.099.432 )       (18.521.322.368 )

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                       19.879.980.632           50.503.143.891

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                      14.780.881.200           31.981.821.523




Lihat catatan 38 atas Laporan Keuangan untuk informasi tambahan arus kas




                            Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian
                           yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                   7
Page 11
                PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                         CATATAN ATAS
                             LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           30 Juni 2023
                Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



1.   UMUM

     a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum

       PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta No. 114 tanggal
       22 Mei 1985 yang dibuat di hadapan Notaris Lieke Lianadevi Tukgali, SH, yang kemudian diubah
       berdasarkan Akta No. 30 tanggal 14 Oktober 1985 dari notaris yang sama mengenai perubahan maksud
       dan tujuan Perusahaan. Akta Pendirian dan perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
       Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-31.HT.01.01.Th.86 tanggal 4 Januari 1986 dan telah
       diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 70, Tambahan No. 3745 tanggal 2 September
       1997.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 95
       tanggal 22 April 2022 yang dibuat dihadapan Notaris Recky Francky Limpele, SH, antara lain sehubungan
       dengan perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Perubahan tersebut telah diterima
       dan dicatat dalam Database Sisminbakum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
       Indonesia No. AHU-AH.01.09-0012740 tanggal 17 Mei 2022.

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan
       terutama bergerak dalam bidang real estat, kontraktor dan aktivitas perusahaan holding. Saat ini,
       kegiatan utama Perusahaan adalah sebagai pengembang (developer) untuk perumahan Bintang
       Metropol, Mahkota Simprug dan Saung Riung yang masing-masing berlokasi di Bekasi, Tangerang dan
       Karawang.

       Perusahaan berkedudukan di Gedung Ribens Autocars, Jln. R.S. Fatmawati No. 188, Jakarta Selatan
       dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Februari 1994.

       Perusahaan tidak memiliki entitas induk oleh karena tidak terdapat entitas yang memiliki saham
       Perusahaan lebih dari 50%.

     b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
       Pada tanggal 4 Desember 1997, Perusahaan memperoleh Surat Pernyataan Efektif
       No. S-2786/PM/1997 dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Bapepam untuk melakukan Penawaran
       Umum Perdana sejumlah 70.000.000 saham biasa atas nama kepada masyarakat dengan nilai nominal
       dan harga penawaran masing-masing sebesar Rp 500 per saham yang disertai dengan penerbitan
       27.500.000 waran yang melekat pada saham dengan harga pelaksanaan Rp 500 untuk setiap waran.
       Waran tersebut berlaku sampai dengan tanggal 18 Desember 2000 dan sampai dengan tanggal tersebut
       tidak ada hak waran yang dilaksanakan.

       Perusahaan mencatatkan seluruh sahamnya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) [dahulu Bursa Efek
       Jakarta (BEJ)] pada tanggal 19 Desember 1997.

       Pada tanggal 30 September 2000, Perusahaan menerbitkan 190.000.000 saham Seri A dengan nilai
       nominal Rp 500 per saham dan 66.722.500 saham Seri B dengan nilai nominal Rp 200 per saham.
       Penerbitan saham tersebut berasal dari Penambahan Modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
       (“PMHMETD”) yang telah disetujui oleh Direksi BEI melalui Pengumuman No. PENG-140/BEJ.EEM/09-
       2000 tanggal 19 September 2000.




                                                    8
Page 12
                       PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                CATATAN ATAS
                                    LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                  30 Juni 2023
                       Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



1. UMUM (lanjutan)


   b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

      Perusahaan telah memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) melalui
      suratnya No. S-12/D.04/2018 tertanggal 16 Maret 2018 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I
      (“PUT I”) atas 1.185.213.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp 200 per lembar saham dengan
      harga penawaran sebesar Rp 216 per saham. Dalam penawaran tersebut, setiap pemegang saham yang
      memiliki sembilan belas lembar saham berhak membeli enam puluh sembilan saham yang ditawarkan.

      Perusahaan telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan melalui suratnya NO. S-
      129/D.04/2018 tertanggal 28 September 2018 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II)
      atas 1.496.460.240 lembar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp 200 per lembar saham dengan
      harga penawaran sebesar Rp 200 per saham. Dalam penawaran tersebut, setiap pemegang saham
      yang memiliki 100 lembar saham lama berhak atas 99 saham, dimana memberikan hak kepada
      pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru seri B.


   c. Entitas Anak


      Ringkasan informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
      konsolidasian Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                    Persentase                                   Tahun Awal         Total Aset Sebelum Eliminasi
        Nama Entitas        Tempat                 Kepemilikan                                    Kegiatan                  Konsolidasi
           Anak            Kedudukan   30 Juni 2023      31 Desember 2022    Bidang Usaha                       30 Juni 2023       31 Desember 2022

       Kepemilikan
       Langsung

       PT Tiara Hotel
         Bali
         International                                                                             Belum
         (THBI)              Bali        99,75%              99,75%         Perhotelan di Bali   Beroperasi   40.988.746.195         39.365.519.299

       PT Manggala
         Citra Abadi                                                          Pengembangan
         (MCA)             Karawang      70,00%              70,00%         tanah di Karawang       2018       11.234.729.212        11.542.314.602

       PT Tiara Raya
         Bali
         International
         (TRBI)              Bali        99,66%              99,66%         Perhotelan di Bali      2013      297.339.414.282       310.444.535.497

       PT Alam Indah
         Selaras                                                              Pengembangan
         (AIS)             Karawang      99,98%              99,98%         tanah di Karawang       2016      105.142.918.365       104.207.706.045

       PT Bhaskara                                                           Pengembangan
         Mutu Sentosa                                                           tanah di
         (BMS)              Jakarta      99,96%              99,96%            Tangerang            2023       42.913.580.986        37.131.478.425




                                                                      9
Page 13
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)


     c. Entitas Anak (lanjutan)

        THBI

        Pada tanggal 13 Desember 2019, Perusahaan mendirikan THBI dengan modal dasar berjumlah Rp
        157.600.000.000 terbagi atas 157.600 saham masing-masing saham bernilai Rp 1.000.000.

        Persentase kepemilikan sebesar 99,75%, dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 25%
        atau sejumlah 39.400 saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 39.400.000.000. Perusahaan
        belum beroperasi secara komersial sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

        MCA

        Pada tanggal 15 Oktober 2018, Perusahaan memiliki saham MCA dengan persentase kepemilikan
        sebesar 70% dari penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sebagai berikut :

        - Richard R. Wiriahardja (RW) melaksanakan penyetoran 6.800 saham MCA dan Perusahaan
          menerbitkan 53.040.000 saham seri B kepada RW.

        - Michella Ristiadewi (MR) melaksanakan penyetoran 200 saham MCA dan Perusahaan menerbitkan
          1.560.000 saham seri B kepada MR.


        Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali (Catatan 24):

                                                                                                             )
          Bagian atas jumlah tercatat ekuitas neto MCA pada saat akuisisi           8.197.985.442
                                                                                                             )
          Imbalan yang dibayarkan                                                 (10.920.000.000)

          Kombinasi bisnis entitas sepengendali yang disajikan
          sebagai tambahan modal disetor                                           (2.722.014.558)           )

        Perusahaan mengakui selisih antara jumlah imbalan yang dibayarkan dan aset yang dialihkan dicatat
        sebagai tambahan modal disetor. Transaksi di atas diperlakukan sebagai transaksi pemegang saham
        dalam kapasitasnya sebagai pemilik.

        MCA didirikan pada tanggal 23 Desember 2015 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2018.
        Ruang lingkup kegiatan MCA bergerak dalam bidang pembangunan perumahan dan real estate yang
        berlokasi di Karawang .




                                                       10
Page 14
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



1.   UMUM (lanjutan)

     c. Entitas Anak (lanjutan)

        TRBI

        Pada tahun 2008, Perusahaan mendirikan TRBI dengan kepemilikan sebesar 40%.

        Pada tanggal 2 April 2018, Perusahaan meningkatkan persentase kepemilikan sebesar 59,66% sehingga
        kepemilikan Perusahaan sebesar 99,66%.

        Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali (Catatan 24):

         Bagian atas jumlah tercatat ekuitas neto TRBI pada saat akuisisi                       50.366.763.655
         Imbalan yang dibayarkan                                                               (74.453.400.000)         )
         Kombinasi bisnis entitas sepengendali yang disajikan sebagai
         tambahan modal disetor                                                                (24.086.636.345)         )

        TRBI didirikan pada tanggal 31 Juli 2008 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2013. Ruang lingkup
        kegiatan TRBI bergerak dalam bidang perhotelan yang berlokasi di Bali.

        Pada tanggal 3 April 2018, Perusahaan melakukan peningkatan modal disetor kepada TRBI sebesar
        Rp 120.000.000.000.


        AIS

        Pada tanggal 30 Juni 2016, Perusahaan mengakuisisi AIS dengan persentase kepemilikan sebesar 99,98%. AIS
        didirikan pada tanggal 9 Januari 2014 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2016. Ruang lingkup
        kegiatan AIS bergerak dalam bidang real estate yang berlokasi di Karawang.

        Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali (Catatan 24):

         Bagian atas jumlah tercatat ekuitas neto AIS pada saat akuisisi                         8.812.097.397
         Imbalan yang dibayarkan                                                                (8.990.000.000 )
         Kombinasi bisnis entitas sepengendali yang disajikan sebagai
          tambahan modal disetor                                                                  (177.902.603 )


        BMS

        Pada tanggal 14 Januari 1998, Perusahaan mengakuisisi BMS dengan persentase kepemilikan sebesar
        99,93%. BMS didirikan pada tanggal 5 Februari 1992 dan mulai beroperasi secara komersial awal tahun
        2023. Ruang lingkup kegiatan BMS bergerak dalam bidang real estate yang berlokasi di Tangerang.

        Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali (Catatan 24):

        Bagian atas jumlah tercatat ekuitas neto BMS pada saat akuisisi                         15.033.942.170
        Imbalan yang dibayarkan                                                                (15.190.000.000 )
        Kombinasi bisnis entitas sepengendali yang disajikan sebagai
         tambahan modal disetor                                                                   (156.057.830 )



                                                            11
Page 15
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     c. Entitas Anak (lanjutan)

        BMS (lanjutan)

        Berdasarkan akta Notaris Vincent Sugeng Fajar, S.H., M.Kn., No. 121 tanggal 30 September 2016,
        Perusahaan meningkatan modal ditempatkan dan disetor BMS sehingga menjadi Rp 25.290.000.000
        mengakibatkan persentase kepemilikan Perusahaan menjadi 99,96%.

     d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit serta Karyawan

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
        adalah sebagai berikut:




         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama dan Independen   : Rosa Lestari Putri Tiomagda
         Komisaris                        : Michella Ristiadewi


         Direksi
         Direktur Utama                   : Deddy Indrasetiawan
         Direktur                         : Nur Anisa Nusuqi


        Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
        berikut:

         Ketua                            : Rosa Lestari Putri
         Anggota                          : Rifly Weddyansyach
                                            Caesarika Dwi Sekar Palupi

        Dewan Komisaris (selain Komisaris Independen) dan Direksi adalah personil manajemen kunci
        Perusahaan. Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
        memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
        Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah keseluruhan karyawan tetap Perusahaan dan
        entitas anaknya (bersama-sama disebut “Grup”) adalah sebanyak 146 orang. (tidak diaudit).




                                                    12
Page 16
                     PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                              CATATAN ATAS
                                  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                30 Juni 2023
                     Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI
     STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI


     a. Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
        yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan

        Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan standar akuntansi keuangan (“SAK”) dan intrepretasi
        standar akuntansi keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
        penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
        Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan mempengaruhi laporan keuangan
        konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022.

        SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang
        berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut:

            -   Amandemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual
            -   Amendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas, Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak
                Memberatkan – Biaya Memenuhi Kontrak
            -   PSAK No. 69 : Agrikultur (Penyesuaian Tahunan 2020)
            -   PSAK No. 71 : Instrumen Keuangan (Penyesuain Tahunan 2020)
            -   PSAK No. 73 : Sewa (Penyesuain Tahunan 2020)

     b. Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
        yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2023

            -   Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi.
            -   Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
                pendek atau Jangka Panjang
            -   Amendemen PSAK 16 : Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
            -   Amendemen PSAK 25 : Kebijakan Akuntansi , Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan terkait
                Definisi Estimasi Akuntasi
            -   Amendemen PSAK 46 : Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
                Timbul dari Transaksi Tunggal

     c. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Namun
        Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2024)

        -       Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
                Kovenan
        -       Amendemen PSAK No. 73: Sewa terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik
        -       PSAK No. 74: Kontrak Asuransi

     d. Standar (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan Namun
        Belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Juni 2025)

            -   PSAK No. 74: Kontrak Asuransi
            -   Amendemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71-
                Informasi Komparatif




                                                       13
Page 17
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI
   STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI (lanjutan)


     Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun
     berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “IKHTISAR
     KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN”

     Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan
     mempengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak
     yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.


3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING

     a. Pernyataan Kepatuhan
        Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan SAK yang mencakup Pernyataan dan
        Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
        termasuk standar baru dan yang direvisi, amendemen dan penyesuaian tahunan, yang berlaku efektif
        sejak tanggal 1 Januari 2020, serta Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
        Lembaga Keuangan (sekarang Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. Kep-347/BL/2012 tanggal 25 Juni
        2012 yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
        Perusahaan Publik yang berlaku untuk laporan keuangan yang berakhir pada atau setelah tanggal 31
        Desember 2012.

     b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian, disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar
        akrual, kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas.

        Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya
        perolehan (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang di dasarkan pengukuran lain
        sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

        Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
        mengelompokkan arus kas dalam aktifitas operasi, investasi dan pendanaan .

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan konsolidasian keuangan adalah rupiah (Rp) yang
        juga merupakan mata uang fungsional Grup.

        Siaran Pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa” yang Diterbitkan pada April
        2022

        Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”)
        menerbitkan siaran pers mengenai Pengatribusian Imbalan Pada Periode Jasa. Siaran pers tersebut
        diterbitkan sehubungan dengan IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision IAS 19
        Employee Benefits mengenai Attributing Benefit to
        Periods of Service pada bulan Mei 2021. DSAK IAI menilai bahwa pola fakta program pensiun berbasis
        Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan
        pola fakta dalam IFRIC Agenda Decision tersebut. Dengan pola fakta yang serupa tersebut, maka
        perlakuan akuntansi dalam IFRIC Agenda Decision relevan untuk diterapkan dalam program pensiun
        berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan.



                                                    14
Page 18
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)

        Siaran Pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa” yang Diterbitkan pada April
        2022 (lanjutan)

        Setiap perubahan liabilitas imbalan kerja setelah penerapan atribusi imbalan sebagaimana dijelaskan
        dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi. Berdasarkan siaran pers, setiap
        Perusahaan perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang
        dampaknya harus diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal,
        jika material

        Perusahaan telah mengkaji dampak siaran pers ini terhadap liabilitas imbalan kerja Perusahaan pada
        tanggal 31 Desember 2022 dan menganggap dampaknya tidak signifikan dan telah dibebankan pada
        periode berjalan.


     c. Prinsip – prinsip Konsolidasi
        Entitas anak (investee) adalah seluruh entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup
        mengendalikan investee ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal
        hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan
        kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Grup menilai kembali apakah
        Grup mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu
        atau lebih dari tiga elemen pengendalian.

        Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak
        dan berakhir ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas
        anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya
        pengendalian sampai dengan tanggal ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
        Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas
        induk dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan
        nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan penyesuaian atas laporan keuangan
        entitas anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan akuntansi Grup. Mengeliminasi secara
        penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra Grup terkait dengan transaksi
        antar entitas dalam Grup.

        Perubahan dalam bagian kepemilikan atas entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
        pengendalian pada entitas anak dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah
        tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima
        diakui secara langsung di ekuitas dan mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk.

        Ketika Grup kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset
        (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara keuntungan atau
        kerugian yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.




                                                        15
Page 19
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             CATATAN ATAS
                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               30 Juni 2023
                    Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     d.   Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
          Grup menerapkan PSAK No. 38 (Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” untuk mencatat
          transaksi kombinasi bisnis antar entitas sepengendali.

          Dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, aset dan liabilitas yang diakuisisi tidak disajikan kembali
          ke nilai wajar, melainkan diakui sebesar jumlah tercatatnya dengan menggunakan metode penyatuan
          kepentingan. Metode penyatuan kepemilikan ini harus diterapkan sejak periode yang paling awal pada
          tahun dimana kedua entitas (pengakuisisi dan pihak diakuisisi) berada dalam entitas sepengendali untuk
          pertama kalinya.
          Selisih antara harga pengalihan dibayar dan nilai tercatat aset neto yang diperoleh akan disajikan sebagai
          bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" dalam ekuitas, yang tidak dapat direklasifikasi ke laba rugi
          masa depan.


     e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
          Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
          di sesuaikan untuk mencerminkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yang berlaku pada
          tanggal tersebut. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang diukur berdasarkan nilai historis tidak
          dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesian pos – pos moneter dan penjabaran kembali
          pos – pos moneter diakui dalam laba rugi.

                                                              30 Juni 2023                 31 Desember 2022
            1 Dolar Amerika Serikat                                          14.957                           15.731
            1 Dolar Singapore (“SGD”)                                        11.273                           11.659
            1 Yen Jepang (“JPY”)                                                106                              118


     f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Sesuai dengan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika
          salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung
          atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
          keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.

          Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 35 atas
          laporan keuangan konsolidasian.




                                                         16
Page 20
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             CATATAN ATAS
                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               30 Juni 2023
                    Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     g.   Instrumen Keuangan

          Aset Keuangan

          Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
          perubahan setelah pengakuan awal.

          Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
          - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.

          Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:

          •   Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, dan
          •   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
              komprehensif lain .

          Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya
          transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi konsolidasian.

          Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang
          ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada
          tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.

          Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan
          sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Grup meliputi kas dan
          setara kas dan piutang usaha. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam
          waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


          Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode
          suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya
          perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi
          atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba
          rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi
          konsolidasian.

          Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah
          berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat
          kepemilikannya.




                                                        17
Page 21
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     g. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Liabilitas Keuangan

       Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:

       •    Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
       •    Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.

       Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

       Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
       termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
       diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan
       Grup meliputi utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, utang pihak berelasi, utang bank dan utang
       pembiayaan konsumen. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh
       tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari
       12 bulan.

       Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan
       bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya
       keuangan dalam laporan laba rugi konsolidasian.

       Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
       kedaluwarsa.

       Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
       pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
       substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
       diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
       antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba rugi konsolidasian.




                                                      18
Page 22
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)

     g. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

       Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
       keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
       melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara
       neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan
       kerugian penurunan nilai. Pada setiap periode pelaporan. Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari
       instrument keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuakuan awal. Ketika melakukan
       penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrument keuangan
       pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrument keuangan pada saat
       pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
       biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan
       perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan resiko kredit sejak
       pengakuan awal.

       Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
       terhadap piutang usaha dan piutang pihak berelasi tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

     h. Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
       untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
       Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
       terjadidi pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di mana
       Grup memiliki akses pada tanggal tersebut.

       Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di
       pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Grup
       menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan
       relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup
       penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan
       memahami (recent arm’s length market transactions), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang
       secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lain.


     i. Kas dan Setara Kas

       Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau
       kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
       penggunaannya.




                                                     19
Page 23
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     j. Persediaan

       Aset real estat terdiri dari bangunan apartemen yang siap dijual, tanah belum dikembangkan dan
       bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang
       lebih rendah.

       Aset real estat terdiri dari bangunan apartemen yang siap dijual, tanah belum dikembangkan dan
       bangunan dalam penyelesaian, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang
       lebih rendah.

       Properti yang diperoleh atau yang sedang dalam penyelesaian untuk dijual dalam kegiatan usaha normal,
       tidak untuk sewa atau kenaikan nilai, merupakan persediaan.

       Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan,
       biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada kegiatan
       pengembangan real estat serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan dipindahkan
       ke tanah yang tersedia untuk dijual pada saat pengembangan tanah telah selesai. Semua biaya proyek
       dialokasikan secara proporsional ke tanah yang dapat dijual berdasarkan luas area masing-masing.

       Biaya perolehan apartemen yang sudah dikontruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
       dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
       diatribusikan pada aktifitas pengembang apartemen. Biaya yang dikapitalisasi apartemen dalam
       konstruksi dialokasikan untuk setiap unit apartemen menggunakan metode area yang dapat dijual

       Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana atau area
       yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas area yang dapat dijual.

       Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian dipindahkan ke rumah, bangunan
       komersial dan apartemen (strata title) tersedia untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.

       Untuk proyek properti residensial, biaya perolehan dipindahkan ke persediaan pada saat dimulainya
       pengembangan dan pembangunan infrastuktur. Sedangkan untuk proyek properti komersial, pada saat
       selesainya pengembangan tanah dan pembangunan infrastruktur, harga perolehan akan tetap disajikan
       sebagai bagian dari persediaan atau direklasifikasi ke properti investasi, mana yang lebih sesuai.

       Pengkajian atas estimasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
       secara substansial, jika terjadi perubahan dasar, Grup akan melakukan revisi biaya.




                                                    20
Page 24
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     k. Investasi Pada Entitas Asosiasi

        Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
        pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas asosiasi
        dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat
        pada biaya dan nilai tercatat akan meningkat atau menurun untuk mengakui bagian investor atas laba
        rugi . Di dalam investasi Grup atas entitas asosiasi termasuk goodwill yang diidentifikasikan ketika akuisisi
        sejak tanggal perolehan.
        Jika kepemilikan kepentingan pada entitas asosiasi berkurang, namun tetap memiliki pengaruh signifikan,
        hanya suatu bagian proporsional atas jumlah yang telah diakui sebelumnya pada penghasilan
        komprehensif lainnya yang direklasifikasi ke laporan laba rugi.

        Bagian Grup atas laba atau rugi entitas asosiasi pasca akuisisi diakui dalam laporan laba rugi dan bagian
        atas mutasi penghasilan komprehensif lainnya pasca akuisisi diakui di dalam penghasilan komprehensif
        lainnya dan diikuti dengan penyesuaian pada jumlah tercatat investasi. Dividen yang akan diterima dari
        entitas asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi. Jika bagian Grup atas kerugian
        entitas asosiasi sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, termasuk piutang
        tanpa agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau
        melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi. Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil
        dari transaksi-transaksi antara Perusahaan dengan entitas asosiasi di eliminasi sesuai dengan jumlah
        kepentingan Grup dalam entitas asosiasi. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi, disesuaikan jika
        diperlukan, untuk menjamin konsistensi kebijakan akuntansi dengan yang digunakan oleh Grup.


     l. Biaya Dibayar di Muka

        Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat yang diharapkan dari masing-masing biaya
        dengan menggunakan metode garis lurus.


     m. Tanah yang Belum Dikembangkan

        Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan
        atau nilai realisasi neto.

        Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan, yang terdiri dari biaya pra-perolehan dan perolehan
        tanah, dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai
        dan konstruksi dilakukan.




                                                        21
Page 25
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

      n. Aset Tetap

       Grup menerapkan PSAK No. 16 dalam mencatat aset tetap.

       Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri dari harga
       pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
       dan kondisi yang diinginkan supaya aset siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
       pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
       penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan
       tidak disusutkan.

       Sesuai dengan ISAK No. 36, Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing – masing jenis hak atas
       tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”). Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) dalam
       menentukan akuntansi untuk masing – masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
       merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak
       atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan
       mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Group menerapkan perlakuan akuntansi atas
       transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK No. 73, “Sewa”. Jika ha katas tanah secara substansi
       menyerupai pembelian tanah, maka Group menerapkan PSAK No. 16 “Aset Tetap”.

       Biaya pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan
       biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai
       beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi tanah, mana
       yang lebih pendek.

       Biaya-biaya setelah perolehan awal termasuk dalam nilai tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
       terpisah, sebagaimana mestinya, apabila kemungkinan bahwa manfaat ekonomi masa depan berkenaan
       dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Seluruh
       biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada
       saat terjadinya.

       Manajement memutuskan untuk menggunakan metode nilai wajar sebagai kebijakan akuntansi
       pengukuran selanjutnya untuk tanah yang akan berlaku secara prospektif. Manajement berpendapat
       bahwa model nilai wajar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih informatif dan relevan karena
       di dasarkan pada nilai kini.

       Penyusutan dihitung sejak dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat aset untuk
       setiap komponen aset tetap.

                                                                     Tahun
       Bangunan                                                       30
       Mesin hotel                                                     8
       Kendaraan                                                       5
       Peralatan dan perabot kantor                                    5
       Peralatan dan perabot hotel                                     4
       Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap akhir tahun keuangan atas
       pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang berlaku prospektif.

       Jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali jika jumlah tercatat
       aset lebih besar dari jumlah yang dapat terpulihkan tersebut.

                                                     22
Page 26
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             CATATAN ATAS
                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               30 Juni 2023
                    Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

     n.    Aset Tetap (lanjutan)

           Aset dalam penyelesaian disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
           Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing – masing aset
           tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan
           tujuannya.

           Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan
           yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
           pengakuan aset (dihitung sebagai selisih antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari
           aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

           Manajemen memutuskan untuk menggunakan metode nilai wajar sebagai kebijakan akuntansi
           pengukuran selanjutnya untuk bangunan dan mesin hotel yang akan berlaku secara prospektif.
           Manajemen berpendapat bahwa model nilai wajar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih
           informatif dan relevan karena di dasarkan pada nilai kini.

           Bangunan dan mesin hotel dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada
           tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi
           setelah tanggal revaluasi, kecuali tanah yang tidak disusutkan. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan
           yang memadai untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang
           ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal laporan posisi keuangan.

           Aset yang tidak menjalani perubahan nilai wajar secara signifikan, wajib direvaluasi paling kurang 3
           (tiga) atau 5 (lima) tahun.

           Kenaikan yang berasal dari revaluasi bangunan dan mesin hotel diakui pada penghasilan komprehensif
           lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan
           revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi
           hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laporan laba rugi.
           Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan dibebankan dalam laba rugi
           apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus revaluasi aset yang besangkutan, jika ada.

     o. Biaya Pinjaman

          Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
          aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
          diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban bunga, beban keuangan
          dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
          selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya bunga.

     p. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

          Sesuai PSAK No. 48 (Penyesuaian 2014), “Penurunan Nilai Aset”, aset yang diamortisasi ditelaah untuk
          penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset
          tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset
          terhadap jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar
          aset dikurangi biaya penjualan dengan nilai pakai. Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset
          dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil
          kas). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas
          penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.


                                                       23
Page 27
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.     IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)


     q. Sewa

       Grup sebagai Penyewa

       Pada insepsi kontrak, Grup menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
       adalah atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
       aset yang identifikasian selama suatu jangka waktu waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

       Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang
       identifikasian, Grup harus menilai apakah:

       -   Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
           penggunaan aset identifikasian selama periode penggunaan; dan

       -   Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini
           ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara
           dan tujuan penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:

           1) Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
           2) Grup telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya
              bagaimana dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.

       Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan
       dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga tersendiri
       agregat dari komponen nonsewa. Akan tetapi, untuk sewa perbaikan di mana Grup adalah penyewa.

       Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna
       awalnya diukur pada harga perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan
       dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya
       langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau
       merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif
       sewa yang diterima.

       Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak- guna dengan menggunakan model biaya yang
       berkaitan aset tetap sesuai PSAK 16.

       Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
       dan akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada
       akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan
       mengeksekusi opsi beli, Grup mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur
       manfaat aset pendasar. Jika tidak, Grup mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga
       tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.




                                                     24
Page 28
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   q. Sewa (lanjutan)

        Sewa jangka pendek dan aset pendasar bernilai rendah

        Group telah memilih untuk tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek
        yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa terkait dengan
        sewa tersebut sebagai beban dengam metode garis lurus selama masa sewa.

   r.   Liabilitas Imbalan Kerja

        Grup menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai dengan Peraturan Pemerintah (“PP”)
        No. 35 tahun 2021 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
        (Undang-Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada November 2020. Program imbalan pasti ini tidak
        didanai.

        Liabilitas neto Grup atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan pascakerja pasti
        pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan
        pascakerja dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria
        yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan.

        Pengukuran kembali liabilitas imbalan pascakerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal
        hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak
        termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak
        direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.

        Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap keuntungan atau
        kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi pada saat terjadinya.

  s.    Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat sesuai dengan PSAK No. 72, “Pendapatan dari
        Kontrak dengan Pelanggan”, dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah
        pengakuan pendapatan sebagai berikut:

        1.   Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan

             Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban
             yang dapat dipaksakan.

        2.   Identifikasi Kewajiban Pelaksanaan Dalam Kontrak

             Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau
             sekumpulan barang atau jasa) yang berifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa
             bersifat dapat dibedakan yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama
             kepada pelanggan. Bersifat dapat dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi
             secara terpisah.




                                                        25
Page 29
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

  s.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

       3.   Penetapan Harga Transaksi

            Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam
            pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang
            ditagih atas nama pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan
            dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang
            diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan
            kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak.

       4.   Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan

            Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri
            sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak
            dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.

       5.   Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi

            Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan
            jumlah yang secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan
            sebagai imbalan atas barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada
            apakah pengalihan diselesaikan sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali
            diperhitungkan.

       Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan
       mengukur kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan
       yang tepat baik “Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.

       Kriteria lainnya

       Metode yang digunakan Grup untuk mengakui pendapatan dari penjualan real estat dilakukan pada titik
       tertentu, yaitu pada saat terjadi penyerahan aset kepada pembeli (at a point in time).

       Pendapatan hotel dari hunian kamar diakui pada tanggal terhuninya sedangkan pendapatan hotel lainnya
       diakui pada saat barang atau jasa diserahkan kepada pelanggan.

       Biaya Mendapatkan Kontrak

       Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Grup
       mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul
       untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil
       diperoleh.




                                                       26
Page 30
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

  s.    Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

        Biaya Pemenuhan Kontrak

        Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi
        semua kriteria berikut:
        a) biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat
           diidentifikasi oleh Grup;
        b) biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Grup yang akan digunakan untuk memenuhi
           (atau terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
        c) biaya diharapkan dapat dipulihkan

        Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang
        timbul dalam memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup pernyataan lain, biaya
        tersebut diperhitungkan sesuai dengan Pernyataan lainnya.

        Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

   t.   Pajak Penghasilan

        Grup telah menerapkan PSAK No. 46, “Pajak penghasilan”.

        Pajak Final

        Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat
        final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi
        tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan
        untuk nilai kontrak yang dikumpulkan selama setahun. Oleh karena itu, tidak ada aset/kewajiban pajak
        tangguhan yang diakui.

        Grup menyajikan beban pajak final sehubungan dengan penjualan kavling, rumah, bangunan komersial
        dan apartemen sebagai pos tersendiri pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        konsolidasian.

        Perbedaan antara nilai tercatat dari aset revaluasian dan dasar pengenaan pajak merupakan perbedaan
        temporer sehingga menimbulkan liabilitas atau aset pajak tangguhan, kecuali untuk aset tertentu seperti
        tanah yang pada saat realisasinya dikenakan pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi.

        Menurut Undang-Undang No. 12 tahun 1994, nilai pengalihan adalah nilai yang tertinggi antara nilai
        berdasarkan Akta Pengalihan Hak dan Nilai Jual Objek Pajak tanah dan/atau bangunan yang
        bersangkutan.

        Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tanggal 23 Maret 2002, pajak penghasilan untuk pendapatan
        ruang perkantoran dan pusat ritel dikenakan pajak bersifat final sebesar 10% dari nilai pendapatan yang
        bersangkutan, kecuali untuk pendapatan pada kontrak sewa yang ditandatangani sebelum peraturan
        tersebut yang dikenakan 6%.




                                                       27
Page 31
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   t.   Pajak Penghasilan (lanjutan)


        Pajak Final (lanjutan)

        Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 71/2008 tentang “perubahan ketiga pada PP No. 48/1994
        tentang pembayaran pajak penghasilan atas penghasilan dari transfer hak atas tanah dan/ atau
        bangunan” tanggal 4 November 2008, efektif tanggal 1 Januari 2009, penghasilan dari penjualan atau
        pengalihan tanah dan bangunan untuk pengembang real estat (developer) dikenakan pajak final sebesar
        5% dari nilai penjualan atau pengalihan, yang telah digantikan oleh Peraturan Pemerintah No. 34/2016
        tanggal 8 Agustus 2016, efektif tanggal 8 September 2016, penghasilan dari pengalihan hak atas tanah
        dan atau bangunan dikenakan pajak final sebesar 2,5% dari nilai penjualan atau pengalihan.


        Pajak Kini

        Aset dan liabilitas pajak penghasilan kini untuk tahun berjalan dan tahun sebelumnya diukur sebesar
        jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan.

        Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung berdasarkan tarif
        pajak yang berlaku.

        Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan dicatat sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini”
        dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Grup juga menyajikan bunga/denda, jika ada,
        sebagai bagian dari “Beban Pajak Kini”.

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan
        keberatan, pada saat keputusan atas keberatan ditetapkan.


        Pajak Tangguhan

        Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada
        akhir periode pelaporan.

        Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan
        diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan serta atas akumulasi rugi fiskal dan
        kredit pajak yang tidak dimanfaatkan sejauh realisasi atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan.
        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak
        terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
        memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut. Aset pajak tangguhan yang belum
        diakui dinilai kembali pada akhir periode pelaporan dan diakui sepanjang besar kemungkinan bahwa laba
        kena pajak mendatang akan tersedia untuk dipulihkan.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan
        berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
        perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi
        keuangan




                                                       28
Page 32
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   t.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

        Pajak Tangguhan (lanjutan)

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus jika, dan hanya jika, 1) terdapat hak yang dapat
        dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan 2) aset
        serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
        perpajakan yang sama.

   u. Laba Per Saham Dasar

        Laba (rugi) neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) neto untuk para pemegang saham
        dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada periode/tahun bersangkutan.

   v. Segmen Operasi

        Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang secara
        regular di telaah oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya
        dan menilai kinerja segmen operasi.

        Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
        keputusan operasional Group untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
        kepada segmen yang menilai kinerjanya.


   w. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

        Berdasarkan PSAK No. 70 “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, aset pengampunan
        pajak pada awalnya diakui sebesar nilai aset yang dilaporkan dalam Surat Keterangan Pengampunan
        Pajak (“SKPP”) sebagai biaya perolehannya. Liabilitas pengampunan pajak terkait diakui sebesar
        kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang
        berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak. Selisih antara aset pengampunan pajak
        dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas sebagai tambahan modal disetor. Tambahan modal
        disetor tersebut selanjutnya, tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo
        laba.

        Tagihan pajak, aset pajak tangguhan atas akumulasi rugi pajak dan provisi atas ketidakpastian posisi
        pajak disesuaikan ke laba rugi pada periode SPHPP disampaikan.

        Pengukuran setelah pengakuan awal dan penghentian pengakuan aset dan liabilitas pengampunan pajak
        mengacu pada SAK yang relevan sesuai dengan karakteristik aset dan liabilitas terkait. Entitas
        diperkenankan untuk mengukur kembali aset dan liabilitas pengampunan pajak berdasarkan nilai wajar
        sesuai dengan SAK yang relevan pada tanggal SKPP. Selisih nilai pengukuran kembali dengan biaya
        perolehan aset dan liabilitas pengampunan pajak yang telah diakui sebelumnya disesuaikan dalam
        tambahan modal disetor.

        Aset dan liabilitas pengampunan pajak disajikan secara terpisah dari aset dan liabilitas lainnya. Saling
        hapus antara aset dan liabilitas pengampunan pajak tidak dapat dilakukan. Jika pengukuran kembali
        dilakukan, aset dan liabilitas pengampunan pajak direklasifikasi dari penyajian secara terpisah dan
        disajikan dalam pos aset dan liabilitas yang serupa.


                                                        29
Page 33
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

   x. Biaya Emisi Saham Ditanguhkan

      Biaya-biaya yang telah dikeluarkan sehubungan dengan penawaran umum tersebut disajikan sebagai
      biaya emisi saham yang ditangguhkan dan dicatat sebagai pengurang tambahan modal disetor pada
      kelompok ekuitas.


4. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING

  Pertimbangan , Estimasi dan Asumsi

  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan,
  estimasi dan asumsi yang akan memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang
  dilaporkan serta pengungkapan liabilitas kontinjensi pada tiap-tiap akhir periode laporan keuangan.
  Pertimbangan dan estimasi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ditelaah
  secara berkala berdasarkan pengalaman historis dan faktor-faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari kejadian-
  kejadian di masa depan yang mungkin terjadi. Namun, ketidakpastian atas asumsi serta estimasi tersebut
  dapat menimbulkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada tahun berikutnya.

  Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
  memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
  periode berikutnya diungkapkan dibawah ini.

  Grup mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
  Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
  situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan
  akuntansi Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
  konsolidasian:

  Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
  Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan
  mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan
  dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Entitas seperti diungkapkan pada Catatan
  3g .

  Menentukan Mata Uang Fungsional

  Mata uang fungsional dari masing-masing perusahaan dalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi
  utama di mana entitas tersebut beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang memengaruhi
  pendapatan dan biaya dari masing-masing perusahaan. Penentuan mata uang fungsional mungkin
  memerlukan pertimbangan karena berbagai kompleksitas, antara lain, entitas dapat bertransaksi di lebih dari
  satu mata uang dalam kegiatan usahanya sehari-hari.




                                                     30
Page 34
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



4. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING (lanjutan)

  Pertimbangan , Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

  Menentukan Penilaian Model Bisnis

  Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok dan
  bunga (SPPI) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Entitas menentukan model bisnis pada tingkat
  yang mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis
  tertentu. Penilaian ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk
  bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan
  bagaimana pengelolaannya. Grup memantau aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
  atau nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo
  untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana
  aset tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Grup tentang apakah model
  bisnis yang memiliki aset keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi
  perubahan model bisnis dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi aset keuangan
  tersebut.

  Menentukan Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan

  Kerugian kredit ekspektasian (ECL) diukur sebagai penyisihan yang setara dengan ECL 12-bulan (12mECL)
  untuk aset tahap 1, atau ECL sepanjang umur untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset bergerak ke tahap
  2 ketika risiko kreditnya telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Dalam menilai apakah risiko
  kredit suatu aset telah meningkat secara signifikan, Grup mempertimbangkan informasi berwawasan ke depan
  yang wajar dan dapat didukung secara kualitatif dan kuantitatif.

  Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian

  Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (ECL), Entitas menggunakan informasi berwawasan ke depan
  yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai
  pendorong ekonomi dan bagaimana pendorong ini akan saling memengaruhi.

  Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar (default). Hal ini didasarkan pada
  perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang diharapkan akan diterima pemberi
  pinjaman, dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.

  Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah
  estimasi kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup
  data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.


  Menentukan Nilai Wajar dan Perhitungan Amortisasi Biaya Perolehan dari Instrumen Keuangan

  Grup mencatat aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan
  yang diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas
  pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan amortisasi biaya perolehan ditentukan
  menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda bila Grup
  menggunakan metodologi penilaian atau asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi
  secara langsung laba atau rugi Grup.




                                                      31
Page 35
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



4. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING (lanjutan)

  Pertimbangan , Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

  Menentukan Apakah Suatu Pengaturan adalah atau Mengandung Sewa

  Penentuan apakah suatu pengaturan merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang
  cermat untuk menilai apakah pengaturan tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial
  semua manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan
  penggunaan aset, bahkan jika pengaturan tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam pengaturan.

  Penurunan Persediaan

  Grup telah membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan lambatnya perputaran berdasarkan perkiraan
  persediaan yang akan dijual di masa yang akan datang dengan mempertimbangkan nilai realisasi neto dari
  persediaan tersebut.

  Perhitungan penyisihan ini mempertimbangkan beberapa variabel, terutama waktu di mana persediaan
  tersebut diharapkan akan terjual dan tingkat harga di mana persediaan dapat dijual.

  Ketidakpastian yang terkait dengan faktor-faktor ini mengakibatkan jumlah realisasi akan berbeda dari jumlah
  tercatat persediaan yang dilaporkan. Jumlah tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 7 atas laporan
  keuangan konsolidasian.

  Masa Manfaat Aset Tetap

  Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
  manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap 5 tahun, suatu kisaran
  yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat
  perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya
  biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi. Jumlah tercatat aset tetap Grup
  pada tanggal posisi keuangan diungkapkan di dalam Catatan 12 laporan keuangan konsolidasian

  Liabilitas Imbalan Pascakerja
  Penentuan liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang
  digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.

  Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran
  diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.

  Hasil aktual yang berbeda dengan jumlah yang diestimasi diperlakukan sesuai dengan kebijakan
  sebagaimana diatur dalam Catatan 3w atas laporan keuangan konsolidasian. Sementara manajemen Grup
  berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dari hasil aktual
  atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material dapat mempengaruhi perkiraan
  jumlah liabilitas imbalan pascakerja dan beban imbalan kerja karyawan. Jumlah tercatat liabilitas imbalan
  pascakerja Grup diungkapkan pada Catatan 22 atas laporan keuangan konsolidasian.




                                                     32
Page 36
                PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                         CATATAN ATAS
                             LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           30 Juni 2023
                Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



4. PERTIMBANGAN, ASUMSI DAN SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENTING (lanjutan)

  Pertimbangan , Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

  Pajak Penghasilan

  Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat
  transaksi dan perhitungan pajak tertentu yang penentuan akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
  normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
  tambahan pajak penghasilan badan. Ketika hasil pajak yang dikeluarkan berbeda dengan jumlah yang
  awalnya diakui, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan penyisihan pajak tangguhan
  pada periode di mana penentuan tersebut dilakukan. Jumlah tercatat utang pajak penghasilan Grup
  diungkapkan di dalam Catatan 15 atas laporan keuangan konsolidasian.


  Penyisihan Untuk Perabot dan Perlengkapan Hotel serta Kesejahteraan Karyawan

  Cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel estimasi sebesar 4% dari jumlah pendapatan
  hotel tahun sebelumnya.

  Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga yang
  diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari cadangan dan dana. Dana ini dicatat sebagai
  aset keuangan lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Beban penggantian dan penambahan peralatan dan perlengkapan hotel merupakan pengurangan saldo dana
  cadangan




                                                   33
Page 37
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



5.   KAS DAN SETARA KAS

     Akun ini seluruhnya dalam mata uang Rupiah dan terdiri dari:

                                                              30 Juni 2023              31 Desember 2022

       Kas                                                             61.815.800                  35.216.146

       Bank
         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                       5.866.367.202              7.429.590.890
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      2.344.945.002              5.044.295.567
         PT Bank Syariah Indonesia                                   1.258.899.650              1.309.940.895
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                        252.914.616                251.908.073
         PT Bank Tabungan Negara Syariah                               222.539.779                 13.463.753
         PT Bank DKI Syariah                                           219.392.857                217.675.246
         PT Bank DKI                                                   111.888.766                111.888.766
         PT Bank Rakyat Indonesia Syariah                               73.748.196                 73.838.198
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                         69.593.837                 69.593.837
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                      37.530.080                  1.427.405
         PT Bank Victoria Syariah                                       31.297.084                          -
         PT Bank Victoria International Tbk                             31.074.782                 35.057.304
         PT Bank Artha Graha Tbk                                        12.034.000                 12.214.000
         PT. Bank Central Asia Tbk                                      10.290.822                  2.431.543
         PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
          Banten Tbk                                                     7.349.099                  3.409.117


       Dollar Amerika Serikat
          PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk                       169.199.628                 268.029.892

       Sub-total                                                    10.719.065.400             14.844.764.486

       Deposito berjangka
         PT Bank Victoria International Tbk                          4.000.000.000              5.000.000.000


       Total                                                        14.780.881.200             19.879.980.632

     Tingkat suku bunga deposito berjangka pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah rata-rata
     4.75% - 5% per tahun dengan jangka waktu penempatan 1 bulan dan dapat diperpanjang secara otomatis
     (automated roll over).
     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat pembatasan terhadap penggunaan kas
     dan setara kas, penempatan kas dan setara kas pada pihak-pihak berelasi, ataupun kas dan setara kas yang
     digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.


6.   PIUTANG USAHA

                                                              30 Juni 2023              31 Desember 2022
       Pihak ketiga
         Bangunan rumah dan kavling tanah                           17.119.169.990              22.815.841.194
         Hotel                                                       2.396.564.142               2.841.704.536

      Total                                                         19.515.734.132              25.657.545.730



                                                      34
Page 38
                      PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                               CATATAN ATAS
                                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                 30 Juni 2023
                      Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



6.   PIUTANG USAHA (lanjutan)

     Saldo piutang usaha di atas seluruhnya dalam mata uang Rupiah yang meliputi :

     -    piutang kepada pihak bank atas transaksi penjualan real estat melalui fasilitas kredit kepemilikan rumah
          (KPR) dan,
     -    sisa tagihan retensi yang masih belum dibayarkan oleh pihak bank terkait dengan fasilitas KPR di atas.
     -    piutang dari aktivitas operasional hotel.

     Rincian umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2023                   31 Desember 2022

         Kurang dari 30 hari                                        2.916.837.125                    4.004.741.367
         31 - 60 hari                                               1.789.028.591                    5.339.160.381
         61 - 90 hari                                                 212.003.095                      495.744.291
         91 - 360 hari                                              2.404.287.214                    3.026.201.588
         Lebih dari 360 hari                                       12.193.578.107                   12.791.698.103
         Total                                                     19.515.734.132                   25.657.545.730

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing akun piutang pada akhir tahun,
     manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat adanya bukti objektif atas penurunan saldo piutang usaha
     dan seluruh saldo piutang usaha tersebut dapat tertagih, sehingga tidak diperlukan adanya provisi
     penurunan nilai atas piutang.

     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat piutang usaha yang digunakan sebagai
     jaminan atas pinjaman.


7.   PERSEDIAAN


                                                             30 Juni 2023                   31 Desember 2022

         Tanah matang (kavling tanah)                              27.319.655.800                   31.315.166.003
         Bangunan rumah siap dijual                                12.618.910.000                    4.268.462.000
         Makanan dan minuman (hotel)                                  151.742.642                       65.362.688
         Total                                                     40.090.308.442                   35.648.990.691

     Grup tidak mengasuransikan persediaannya karena manajemen berkeyakinan bahwa risiko kerugian yang
     mungkin timbul atas persediaan tersebut tidak signifikan.

     Untuk periode tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, jumlah persediaan tanah matang (kavling tanah) dan
     bangunan rumah siap dijual yang diakui sebagai beban pokok penjualan masing-masing adalah sebesar
     29.884.874.140 dan 9.401.429.017 (Catatan 28).

     Manajemen berkeyakinan bahwa pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat peristiwa
     atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai atas persediaan ataupun indikasi
     bahwa jumlah tercatat persediaan tersebut melampaui nilai realisasi netonya.




                                                        35
Page 39
                        PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                 CATATAN ATAS
                                     LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                   30 Juni 2023
                        Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



8. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

  Nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi dengan metode ekuitas pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
  adalah sebagai berikut:

                                            Biaya                                                   Bagian Laba Neto Entitas Asosiasi Periode/Tahun berjalan
                                                                                                                 Penambahan             Penerimaan
                                                                                                                   Periode/             Deviden dari                                   Nilai
   Periode /               Saldo awal      Penambahan                Saldo akhir                Saldo               Tahun                   entitas                Saldo             Investasi
   Tahun                    investasi        investasi                investasi                 awal               berjalan                asosiasi                akhir              Tercatat


   30 Juni 2023          157.360.800.000                 -          157.360.800.000         6.094.499.693        (1.395.362.765 )                    -         4.699.136.928      162.059.936.928

   31 Desember 2022      157.360.800.000                 -          157.360.800.000         5.571.361.281           523.138.412                                6.094.499.693      163.455.299.693



  Berdasarkan Akta Notaris Recky Francky Limpele S.H, No. 2.543 tanggal 27 Juni 2019, Perusahaan memiliki kepemilikan
  pada entitas asosiasi yang mewakili 34,49% kepemilikan di PT Nusantara Almazia Tbk (NA).

  Rincian kepemilikan Grup atas entitas asosiasi dan ringkasan informasi keuangan adalah sebagai berikut :

                                                                                   30 Juni 2023

                                                                                                                                                Total Laba                         %
                         Domisili                            Aset                       Liabilitas                  Penjualan                  Komprehensif                    Kepemilikan

                  Karawang dan Tangerang
    NA                                              619.477.029.409                110.491.834.526               24.002.243.666                   3.785.850.375                      34,49%


                                                                               31 Desember 2022

                                                                                                                                                Total Laba                         %
                         Domisili                            Aset                       Liabilitas                  Penjualan                  Komprehensif                    Kepemilikan


    NA            Karawang dan Tangerang            605.500.645.195                   92.722.724.764            84.683.945.000                    1.516.650.950                      34,49%




9. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN

    Mutasi tanah yang belum dikembangkan periode 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
    berikut:

                                                                                               30 Juni 2023                                         31 Desember 2022

      Saldo awal                                                                                            94.196.560.204                                        118.819.126.380
      Penambahan periode / tahun berjalan                                                                    6.210.900.188                                          7.340.000.007
      Reklasifikasi ke persediaan                                                                                        -                                        (31.962.566.183)
      Saldo akhir                                                                                      100.407.460.392                                             94.196.560.204

    Status kepemilikan tanah yang belum dikembangkan periode 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
    sertifikat dengan luas sebesar 256.218 m2.

   Pada tanggal 9 Oktober 2020, Peraturan Daerah (Perda) No. 6 tahun 2019 tentang perubahan atas Perda
   No. 6 tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah kota Tanggerang 2012-2032 yang dapat diakses sejak
   Oktober 2020 dilaman website Pemerintah Kota Tangerang, sehingga berdasarkan Perda tersebut
   peruntukan lahan yang dimiliki BMS adalah kembali menjadi kawasan perumahan.




                                                                                       36
Page 40
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



9. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN (lanjutan)


   Pada tanggal 18 Mei 2021, berdasarkan berita acara serah terima No. 006/DIR-BMS/V/2021, BMS telah
   menyerahkan bidang tanah seluas 32.483 m2 berupa tanah sebanyak 2 (dua) bidang yang merupakan
   kewajiban Perumahan kepada Pemerintah Kota Tangerang. Tanah yang diserahkan merupakan tanah untuk
   Prasarana dan Sarana.


10. BEBAN DI BAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA


                                                              30 Juni 2023                  31 Desember 2022
    Beban dibayar dimuka
     Asuransi                                                          18.250.990                      54.752.980
     Lain - lain                                                      893.744.215                     230.736.369

    Uang Muka
     Pemasok                                                          487.394.697                    2.134.380.633
     Lain - lain                                                      809.052.278                        5.927.657
    Total                                                           2.208.442.180                    2.425.797.639



                                                              30 Juni 2023                  31 Desember 2022
    Uang muka jangka panjang
    Pembelian tanah                                                32.582.946.804                  29.475.146.097

    Total                                                          32.582.946.804                  29.475.146.097

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini seluruhnya merupakan uang muka pembelian tanah di
   Jimbaran dan Karawang masing-masing seluas 57.908 m2 dan 57.688 m2 .



11. UANG JAMINAN


   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun uang jaminan pada aset tidak lancar merupakan uang jaminan
   atas penggunaan tanah milik Richard R. Wiriahardja oleh THBI untuk pembangunan dan pengoperasian Hotel di Bali.


                                                           30 Juni 2023                   31 Desember 2022

      Aset lancar                                                             -                       276.999.998
      Aset tidak lancar (Catatan 36)                             39.300.000.000                    39.300.000.000

    Total                                                        39.300.000.000                    39.576.999.998


   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun pada aset tidak lancar merupakan uang jaminan
   atas penggunaan tanah milik Richard R. Wiriahardja oleh THBI untuk pembangunan dan pengoperasian
   Hotel di Bali.




                                                      37
Page 41
                      PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                               CATATAN ATAS
                                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                 30 Juni 2023
                      Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. ASET TETAP

   Rincian dan mutasi akun aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                     30 Juni 2023

                                  Saldo Awal             Penambahan              Pengurangan        Saldo Akhir
    Biaya Perolehan/ Nilai
      Tercatat
    Tanah                              295.931.000                           -                 -         295.931.000
    Bangunan                       301.789.308.853                           -                  -    301.789.308.853
    Mesin                           26.017.861.726                           -                  -     26.017.861.726
    Peralatan dan perabot
      hotel                         47.953.029.089                           -                  -     47.953.029.089
    Kendaraan                        3.807.322.515                           -                 -       3.807.322.515
    Peralatan dan perabot
      kantor                         2.208.884.487              14.350.000                     -       2.223.234.487
    Aset dalam penyelesaian             38.943.160                       -                     -          38.943.160
    Aset hak guna                  120.000.000.000                       -                     -     120.000.000.000

    Total Biaya Perolehan          502.111.280.830              14.350.000                     -     502.125.630.830


    Akumulasi Penyusutan
    Bangunan                        99.757.598.936         4.211.352.894                       -     103.968.951.830
    Mesin                           14.236.913.420         2.084.859.300                       -      16.321.772.720
    Peralatan dan perabot
      hotel                         46.837.512.761                       -                     -      46.837.512.761
    Kendaraan                        3.640.883.935             125.236.996                     -       3.766.120.931
    Peralatan dan perabot
      kantor                         2.149.292.690            18.539.857                       -       2.167.832.547
    Aset hak guna                   32.666.666.667         4.000.000.000                              36.666.666.667

    Total Akumulasi
      Penyusutan                   199.288.868.409        10.439.989.047                       -     209.728.857.456

    Nilai Buku Neto                302.822.412.421                                                   292.396.773.374



                                                     31 Desember 2022
                                 Saldo Awal/
                                                         Penambahan              Pengurangan        Saldo Akhir
   Biaya Perolehan/ Nilai
     Tercatat
   Tanah                               295.931.000                           -                 -          295.931.000
   Bangunan                        301.789.308.853                           -                  -     301.789.308.853
   Mesin hotel                      26.017.861.726                           -                  -      26.017.861.726
   Peralatan dan perabot
     hotel                          47.953.029.089                           -                  -      47.953.029.089
   Kendaraan                         3.807.322.515                           -                 -        3.807.322.515
   Peralatan dan perabot
     kantor                          2.198.564.887               10.319.600                    -        2.208.884.487
   Aset dalam penyelesaian              38.943.160                        -                    -           38.943.160
   Aset hak - guna                 120.000.000.000                        -                    -      120.000.000.000


   Total Biaya Perolehan           502.100.961.230               10.319.600                    -     502.111.280.830




                                                          38
Page 42
                        PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                 CATATAN ATAS
                                     LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                   30 Juni 2023
                        Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



12.   ASET TETAP (lanjutan)


                                                       31 Desember 2022 (lanjutan)

                                    Saldo Awal             Penambahan           Penurunan             Saldo Akhir
      Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                        91.608.928.723          8.148.670.213                 -           99.757.598.936
      Mesin hotel                     10.309.744.446          3.927.168.974                 -           14.236.913.420
      Peralatan dan perabot
        hotel                         46.830.012.761              7.500.000                 -           46.837.512.761
      Kendaraan                        3.211.529.992            429.353.943                 -            3.640.883.935

      Peralatan dan perabot
        kantor                         2.108.434.650             40.858.040                 -            2.149.292.690
      Aset hak - guna                 24.666.666.667          8.000.000.000                 -           32.666.666.667

      Total Akumulasi
        Penyusutan                   178.735.317.239         20.553.551.170                 -          199.288.868.409


      Nilai Buku Neto                323.365.643.991                                                   302.822.412.421



       Beban penyusutan dan amortisasi untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
       masing-masing adalah sebesar Rp 10.439.989.047 dan Rp 12.084.651.810 yang seluruhnya dialokasikan
       ke beban umum dan administrasi (Catatan 30).
       Pada tanggal 31 Desember 2015, Grup mengubah kebijakan akuntansi untuk pengukuran, bangunan dan
       mesin hotel menjadi model revaluasi.

       Jika bangunan dan mesin Grup diukur menggunakan model biaya, nilai bukunya adalah sebesar
       Rp 180.434.580.707 untuk entitas anak pada tanggal 31 Desember 2021. Surplus revaluasi yang diakui
       dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian “Surplus Revaluasi Aset
       Tetap” sebesar Rp 58.558.472.091 untuk entitas anak.

       Nilai wajar bangunan dan mesin ditentukan dengan menggunakan metode penilaian yaitu dengan
       pendekatan data pasar dan pendekatan biaya.

       Hal ini berarti penilaian yang dilakukan oleh penilai didasarkan pada harga pasar aktif, yang disesuaikan
       secara signifikan untuk perbedaan pada sifat, lokasi dan kondisi dari tanah, bangunan dan mesin yang dinilai
       serta indikasi nilai objek penilaian berdasarkan biaya reproduksi baru atau biaya pengganti baru. Nilai wajar
       tanah, bangunan dan mesin didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh KJPP Guntur, Eki, Andri &
       Rekan, penilai independen yang terdaftar pada OJK, dalam laporannya No. 00077/2.0116-
       03/PI/05/0125/I/X/2021 tanggal 18 Oktober 2021 untuk entitas anak.

       Manajemen berkeyakinan bahwa pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat
       perubahan nilai wajar yang signifikan untuk aset tersebut, sehingga tidak diperlukan laporan penilaian
       kembali.
       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 aset tetap berupa bangunan hotel beserta fasilitas
       digunakan sebagai jaminan atas pinjaman (Catatan 20). Pada tanggal yang sama, jumlah tercatat bruto dari
       aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan adalah sebesar Rp 35.199.948.698.




                                                           39
Page 43
                     PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                              CATATAN ATAS
                                  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                30 Juni 2023
                     Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



12. ASET TETAP (lanjutan)


    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, bangunan, mesin dan peralatan TRBI, entitas anak,
    diasuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp. 196.608.960.000, yang menurut pendapat
    manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas resiko tersebut.


13. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA
                                                         30 Juni 2023               31 Desember 2022
     Pihak ketiga
        Pemasok                                                6.729.860.978                5.971.894.161
        Kontraktor                                            18.345.001.745               11.393.176.745
      Total                                                   25.074.862.723               17.365.070.906

    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, utang usaha - pihak ketiga seluruhnya dalam mata uang
    Rupiah.

14. UTANG LAIN - LAIN

                                                         30 Juni 2023               31 Desember 2022
     Pihak ketiga
        Management fee                                          9.278.791.149              10.222.929.524
        Pengurusan tanah                                        2.965.501.062               2.906.791.037
        Lain - lain                                             1.653.887.856               1.772.804.691
     Total                                                    13.898.180.067               14.902.525.252

    Utang management fee merupakan utang atas operating service fee, licence fee dan technical assistance
    fee berdasarkan Operating Services Agreement antar Perusahaan dengan PT Indo Pacific- Sheraton dan
    Starwood Inc (Catatan 37)



15. PERPAJAKAN


    a. Utang Pajak

                                                        30 Juni 2023             31 Desember 2022

        Pajak penghasilan
           Pasal 4 (2)                                          275.278.501                 18.770.000
           Pasal 26                                              66.104.729                162.255.587
           Pasal 21                                              53.271.893                149.754.214
           Pasal 23                                               7.326.660                 24.438.074
        Pajak hotel dan restoran                                616.293.952                676.715.763
        Pajak pertambahan nilai                                 745.867.675                597.144.492
        Total                                                 1.764.143.410              1.629.078.130




                                                   40
Page 44
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



15. PERPAJAKAN (lanjutan)

    b. Pajak Final

       Perhitungan beban pajak penjualan final dan utang pajak penjualan final untuk periode yang berakhir
       pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                             30 Juni 2023                31 Desember 2022
       Penjualan neto menurut laporan laba rugi dan
         penghasilan komprehensif lain konsolidasian              40.580.900.000                73.769.700.000
       Uang muka penjualan                                                     -                             -

       Objek pajak penjualan final                                40.580.900.000                73.769.700.000
       Beban pajak penjualan final (2,5%)                             13.322.500                    90.815.580
       Beban pajak penjualan final (1%)                              400.330.000                   719.115.000
       Sub-total                                                     413.652.500                   809.930.580
       Dikurangi pajak penjualan final yang telah
          disetorkan                                                (413.652.500 )                (809.930.580 )
       Total utang pajak penjualan final                                           -                         -



   Sesuai dengan PP No. 34/2016 (Catatan 3t), nilai penjualan yang menjadi dasar pengenaan pajak penjualan
   final adalah nilai yang tertinggi antara 1) nilai berdasarkan akta pengalihan hak atau 2) nilai jual objek pajak
   tanah dan/atau bangunan yang bersangkutan.

   Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam penyusunan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang
   disampaikan kepada Kantor Pajak.


16. BEBAN AKRUAL

                                                            30 Juni 2023                 31 Desember 2022
     Penjualan dan pemasaran                                      1.804.868.483                  2.469.630.804
     Biaya fasilitas sosial                                       5.212.149.535                  2.359.921.669
     Komisi                                                          679.380.520                   561.391.828
     Tunjangan dan Bonus                                             187.520.819                   336.223.756
     Jasa Audit                                                                -                   133.363.727
     Jasa Aktuaris                                                             -                     8.720.000
     Lain - lain                                                     910.990.853                   330.960.322
     Total                                                        8.794.910.210                   6.200.212.106


17. UANG MUKA PENJUALAN

                                                            30 Juni 2023                 31 Desember 2022
     Pihak ketiga
       Bangunan rumah                                               493.765.420                     493.320.877
       Kavling tanah                                                 79.720.455                      55.174.998
     Total                                                          573.485.875                     548.495.875

    Seluruh saldo uang muka penjualan di atas adalah dalam mata uang Rupiah.

                                                       41
Page 45
               PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                        CATATAN ATAS
                            LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          30 Juni 2023
               Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini seluruhnya merupakan pendapatan yang
   diterima dari pelanggan/tamu namun belum memenuhi kriteria pengakuan pendapatan sebesar Rp
   745.640.547 dan Rp 734.898.325.

19. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
   Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Bank Central Asia Finance, pihak
   ketiga, untuk pengadaan kendaraan. Perjanjian pembiayaan konsumen akan mensyaratkan pembayaran
   pada tanggal 18 Maret 2020. Tingkat bunga efektif untuk 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
   9,65% per tahun.

   Pada tanggal 31 Desember 2022, rincian pembayaran utang pembiayaan konsumen minimum pada masa
   yang akan datang berdasarkan perjanjian utang pembiayaan konsumen tersebut adalah sebagai berikut:


                                                                                 31 Desember 2022

   Pembayaran angsuran minimum:
   Sampai dengan satu tahun                                                             70.677.500
   Lebih dari satu tahun dan kurang dari empat tahun                                             -

   Total                                                                                 70.677.500
   Dikurangi beban bunga yang belum jatuh tempo                                                   -

   Nilai sekarang atas pembayaran minimum
      utang pembiayaan konsumen                                                          70.677.500
   Dikurangi bagian jangka pendek                                                       (70.677.500)

   Bagian Jangka Panjang                                                                          -


   Utang ini dijamin dengan aset yang dibeli menggunakan dana dari pinjaman terkait. Perjanjian pembiayaan
   konsumen membatasi Perusahaan, antara lain, untuk menjual dan mengalihkan hak pemilikan kendaraan
   yang dibeli. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mematuhi pembatasan
   sesuai dengan perjanjian.

20. UTANG BANK

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rincian utang bank adalah sebagai berikut :


    Utang Pokok :                                       30 Juni 2023             31 Desember 2022
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk             116.224.062.183             115.770.765.625
       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                15.416.000.000             24.844.000.000
       PT Victoria Syariah                                   2.750.000.000                           -
       Biaya provisi yang belum diamortisasi                  (328.489.583 )            ( 385.052.083 )
    Sub-total                                             134.061.572.600             140.229.713.542
    Dikurangi bagian jangka pendek                         ( 6.136.363.636 )            ( 276.000.000 )

    Bagian jangka panjang                                127.925.208.964              139.953.713.542


                                                   42
Page 46
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. UTANG BANK (lanjutan)

     AIS

     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”)

     Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit (SP2K) No. 648/S/CBC/JKT.RY/XII/2021 tanggal
     10 Desember 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari BTN dengan rincian sebagai berikut:

     Fasilitas kredit                                               Kredit Modal Kerja
     Plafond                                                        Rp 75.000.000.000
     Jangka waktu                                                       48 bulan /
     Suku bunga                                                      9 % per tahun /
     Denda                                                                  2%


     Kredit diperuntukan untuk pembangunan 1.967 unit rumah beserta sarana dan prasarana pada proyek
     perumahan Alam Elok yang berlokasi di Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.

     Jaminan untuk fasilitas Kredit Modal Kerja tanah dan bangunan yang ada dan akan ada pada perumahan
     “Alam Elok” beserta sarana dan prasarananya dengan luas tanah sebesar 223.954 m2 yang berlokasi di
     Desa Bangle, Kecamatan Majalaya, Kabupatan Karawang.

     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, AIS telah mematuhi pembatasan sesuai dengan
     perjanjian.

     Sampai dengan 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank BTN masing-masing sebesar Rp
     15.416.000.000 dan Rp 24.844.000.000.


     TRBI

     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”)

     Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 070/DPM/PK KI/2017 tanggal 30 Oktober 2017, Perusahaan
     memperoleh fasilitas kredit investasi dari BNI untuk pembiayaan hotel dengan maksimum kredit sebesar
     Rp 115.000.000.000 dengan suku bunga 12% per tahun. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 120 bulan,
     terhitung sejak penandatanganan perjanjian kredit ini.

     Berdasarkan perjanjian NO. LMC 2/2.7/079/R pada tanggal 17 April 2020, TRBI mengajukan penangguhan
     Sebagian bunga, pembayaran pokok, dan perpanjangan masa angsuran pokok, sebelumnya 92 bulan
     menjadi 103 bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian kredit (“PK”) Restrukturisasi.

     Berdasarkan Surat Keputusan Kredit No.      KOM1/4.2/096a/R tanggal 16 Juli 2021 dan Surat
     No.KOM1/4.2/269/R tanggal 22 November 2022, BNI menyetujui Re-Restrukturisasi Fasilitas Kredit.




                                                   43
Page 47
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



20. UTANG BANK (lanjutan)

   TRBI (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) (lanjutan)


   Pada tanggal 9 Maret 2023, berdasarkan surat No. ENB/4.2/083/R, BNI menyetujui permohonan
   perpanjangan restrukturisasi fasilitas kredit, dengan rincian sebagai berikut:

   1. Kredit Investasi; Maksimum kredit sebesar Rp 115.000.000.000, jangka waktu sampai dengan
      29 Oktober 2028 dan suku bunga sejak penandatanganan PK Restrukturisasi sampai dengan bulan Maret
      2024 adalah 7%

   2. Perjanjian Penyelesaian Hutang; Maksimum kredit sebesar Rp 17.909.765.625, jangka waktu sampai
      dengan 22 Desember 2027;

   3.    Perjanjian Penyelesaian Hutang; Maksimum kredit sebesar Rp 2.000.000.000, jangka waktu 60 bulan
         atau sampai dengan 22 Desember 2027;

   4. Kredit Modal Kerja PEN sebesar Rp 10.000.000.000 ditutup.


   Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari pihak BNI, TRBI tidak
   diperkenankan untuk antara lain:

   -    Mengadakan penggabungan usaha (merger) atau konsolidasi dengan perusahaan lain.
   -    Melakukan akuisisi atau pengambilalihan aset milik pihak ketiga.
   -    Mengubah susunan pengurus, Direksi, Komisaris dan pemilikan saham perusahaan.
   -    Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain.
   -    Mengubah bentuk atau status hukum TRBI, mengubah Anggaran Dasar TRBI (kecuali meningkatkan
        modal TRBI), memindahtangankan resipis atau saham TRBI baik antara pemegang saham maupun
        kepada pihak lain.
   -    Melunasi seluruh atau sebagian utang Perusahaan kepada pemegang saham dan/atau Perusahaan
        afiliasi yang belum atau telah didudukan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI.
   -    Membagikan dividen atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun.
   -    Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali jika
        pinjaman tersebut dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya.
   -    Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk penerbitan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut diterima
        dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya.
   -    Mengambil lease dari perusahan leasing.
   -    Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud
        apapun kepada pihak lain.
   -    Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan.
   -    Membubarkan TRBI atau meminta dinyatakan pailit.
   -    Menggunakan dana TRBI untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit dari BNI.
   -    Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham TRBI kepada pihak manapun.
   -    Mengubah bidang usaha.
   -    Melakukan interfinancing dengan Perusahaan afiliasi, induk perusahaan dan/atau anak perusahaan.
   -    Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar.
   -    Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban penerima kredit yang
        timbul berdasarkan perjanjian kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain.




                                                       44
Page 48
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. UTANG BANK (lanjutan)

   TRBI (lanjutan)

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) (lanjutan)

   Sehubungan dengan perjanjian kredit tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari pihak BNI, TRBI tidak
   diperkenankan untuk antara lain: (lanjutan)

   - Fasilitas kredit yang belum ditarik atau penggunaannya kurang optimal dapat dibatalkan sewaktu-waktu
     tanpa syarat oleh BNI, demikian pula apabila kualitas kredit menurun menjadi kurang lancar,
     diragukan atau macet dan atau apabila hal tersebut dapat berakibat pelanggaran terhadap ketentuan
     atau peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk pada ketentuan tentang batas maksimum
     pemberian kredit.

   Jaminan atas fasilitas pinjaman BNI tersebut antara lain adalah dalam bentuk:

   - Empat bidang tanah di Kelurahan Jimbaran, Badung Bali atas nama Richard Rachmadi Wiriahardja
     (pemegang saham) serta bangunan hotel milik TRBI.
   - Personal guarantee dari Richard Rachmadi Wiriahardja dan Michella Ristiadewi (pemegang saham).

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, TRBI telah mematuhi pembatasan sesuai dengan
   perjanjian.

   Sampai dengan 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang bank BNI masing-masing sebesar Rp
   116.224.062.183 dan Rp 115.770.765.625.

   BMS

   PT Bank Victoria Syariah

   Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Pembiayaan (SP3) No. 146/DKJP/II/2023 tanggal 23
   Februari 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan dari Bank Victoria Syariah dengan rincian
   sebagai berikut:

   Fasilitas kredit                                                Pembiayaan Modal Kerja
   Plafond                                                           Rp 15.000.000.000
   Jangka waktu                                                           36 bulan
   iJrah/Margin                                                       11 % per tahun


   Kredit diperuntukan untuk membiayai antara lain biaya Amdal, konsultan, perijinan yang telah di bayar oleh
   Debitur dan untuk membiayai pembangunan marketing gallery dan pembangunan rumah.

    Jaminan untuk fasilitas Pembiayaan Modal Kerja antara lain :

         a. 3 Plot Tanah seluas total 87.012 m2 a/n PT Bhaskara Mutu Sentosa yang terdiri dari :
            - SHGB No. 12258/Cipondoh, LT: 57.675 m2, Jatuh Tempo 24 September 2043
            - SHGB No. 6343/Cipondoh, LT: 28.178 m2, Jatuh Tempo 24 September 2043
            - SHGB No. 12427/Cipondoh, LT: 1.159 m2, Jatuh Tempo 23 Maret 2052

         b. Personal Guarantee dari Richard Rachmadi Wiriahardja

   Sampai dengan 30 Juni 2023, saldo pinjaman fasilitas Pembiayaan Modal Kerja sebesar Rp 2.750.000.000.

                                                    45
Page 49
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


21. PENYISIHAN UNTUK PERABOT DAN PERLENGKAPAN HOTEL SERTA KESEJAHTERAAN
    KARYAWAN

                                                           30 Juni 2023                31 Desember 2022

     Perabotan dan perlengkapan hotel                              98.982.473                  1.560.187.716


22. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup mencatat liabilitas imbalan kerja berdasarkan perhitungan aktuaria
   independen di mana menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai
   berikut:

                                                                                 31 Desember 2022

     Usia pensiun                                                                                   55 tahun
     Tingkat diskonto                                                                        7,44% per tahun
     Tingkat kenaikan gaji                                                                      7% per tahun
     Tingkat mortalitas (Tabel Mortalitas Indonesia / TMI)                                      TMI IV/ 2019
     Tingkat pensiun dini/pengunduran diri                                                               3%


22. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)

    Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari program
    imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                                31 Desember 2022

    Biaya jasa kini                                                                            937.689.993
    Biaya bunga neto                                                                           375.088.767
    Dampak siaran pers                                                                        (646.079.783 )
    Biaya jasa lalu                                                                                      -
    Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi                                             666.698.977

    Pengukuran kembali yang diakui pada penghasilan
      komprehensif lain                                                                       (419.953.884 )

    Total                                                                                     246.745.093




                                                      46
Page 50
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)


    Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:

                                                                          31 Desember 2022

     Saldo awal                                                                          5.900.482.278
     Biaya jasa kini                                                                       937.689.993
     Biaya bunga neto                                                                      375.088.767
     Dampak siaran pers                                                                   (646.079.783 )
     Biaya jasa lalu                                                                                 -
     Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja                                     (419.953.884 )
     Imbalan yang dibayarkan                                                               (89.862.500 )

     Saldo akhir                                                                         6.057.364.871


    Sensitivitas keseluruhan liabilitas pensiun terhadap perubahan tertimbang asumsi dasar adalah sebagai
    berikut:


                                                      31 Desember 2022
                                          Perubahan asumsi               Dampak pada liabilitas
     Tingkat diskonto                   Penurunan 1%              Kenaikan menjadi 6.547.163.949
                                        Kenaikan 1%               Penurunan menjadi 5.791.109.365
     Tingkat kenaikan gaji              Penurunan 1%              Penurunan menjadi 5.789.565.570
                                        Kenaikan 1%               Kenaikan menjadi 5.823.355.358


    Jatuh tempo yang tidak didiskontokan, manfaat program manfaat pasti yang tidak didiskontokan pada
    tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:


                                                                          31 Desember 2022

     Kurang dari 1 tahun                                                                 1.452.625.000
     1 sampai dengan 2 tahun                                                                93.390.986
     2 sampai dengan 5 tahun                                                             2.124.776.353
     Di atas 5 tahun                                                                    70.565.548.537

     Total                                                                              74.236.340.876




                                                         47
Page 51
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             CATATAN ATAS
                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               30 Juni 2023
                    Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan
   Daftar Pemegang Saham yang diterbitkan oleh PT Sinartama Gunita, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai
   berikut:

                                                       30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022

                                                       Modal Saham - Ditempatkan dan Disetor Penuh

                                  Saham Seri A /        Saham Seri B /             Persentase          Total
                                     (lembar)              (lembar)                Kepemilikan

   Richard Rachmadi Wiriahardja
      (Komisaris Utama)                   58.255.800          1.319.805.118                  51,88%   293.088.923.600
   Masyarakat (masing-masing
      kurang dari 5%)                    201.744.200          1.076.407.708                  48,12%   316.153.641.600

   Total                                 260.000.000          2.396.212.826                 100,00%   609.242.565.200



   Pengelolaan Modal

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang
   sehat antara jumlah liabilitas dan ekuitas guna mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi
   pemegang saham.


   Perusahaan mengelola dan melakukan penyesuaian terhadap struktur permodalan berdasarkan perubahan
   kondisi ekonomi dan kebutuhan bisnis. Dalam rangka memelihara dan mengelola struktur permodalan,
   Perusahaan dapat menyesuaikan atau menunda besaran pembagian dividen kepada pemegang saham,
   menerbitkan saham baru, membeli kembali saham yang beredar, mengusahakan pendanaan melalui
   pinjaman ataupun menjual aset untuk mengurangi pinjaman.

   Kebijakan manajemen adalah mempertahankan secara konsisten struktur permodalan yang sehat dalam
   jangka panjang guna mengamankan akses terhadap berbagai alternatif pendanaan pada biaya pendanaan
   (cost of fund) yang wajar.

   Tidak ada ketentuan atau peraturan khusus yang ditetapkan bagi Perusahaan mengenai jumlah permodalan
   selain dari yang diatur di dalam Undang-undang     No. 1/1995 tanggal 7 Maret 1995 mengenai Perseroan
   Terbatas yang kemudian diubah dengan Undang-undang No. 40/2007 tanggal 16 Agustus 2007.
   Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Perusahaan mengevaluasi struktur permodalan melalui rasio
   utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang neto dengan modal.
   Utang neto adalah jumlah liabilitas sebagaimana disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
   dikurangi dengan jumlah kas dan setara kas. Sedangkan modal meliputi seluruh komponen ekuitas,
   termasuk kepentingan nonpengendali.




                                                         48
Page 52
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. MODAL SAHAM (lanjutan)


    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, ringkasan perhitungan rasio tersebut adalah sebagai
    berikut:

                                                            30 Juni 2023              31 Desember 2022

     Jumlah liabilitas                                         200.711.055.331            198.940.136.778
     Dikurangi kas dan setara kas                              (14.780.881.200 )          (19.879.980.632 )

     Liabilitas neto                                           185.930.174.131            179.060.156.146

     Jumlah ekuitas                                            503.904.956.094            518.666.624.300
     Rasio utang terhadap modal                                                0,37                   0,35


24. TAMBAHAN MODAL DISETOR
    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini terdiri dari :

    Tambahan modal disetor dari PUT I sebesar
      1.185.213.000 saham dengan nilai nominal Rp 200 per saham
      yang ditawarkan Rp 260 per saham                                                     18.963.408.000
    Pengampunan pajak                                                                         492.000.000
    Biaya emisi saham                                                                     (14.312.424.235 )
    Diskon dalam penerbitan saham treasuri                                                    (11.936.549 )
    Selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali                                   (27.142.611.336 )
    Saldo akhir                                                                           (22.011.564.120 )


    Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali terdiri dari :

     Selisih nilai transaksi BMS                                                           (156.057.830)
     Selisih nilai transaksi AIS                                                           (177.902.603)
     Selisih nilai transaksi TRBI                                                       (24.086.636.345)
     Selisih nilai transaksi MCA                                                         (2.722.014.558)

     Total                                                                              (27.142.611.336)


25. SALDO LABA TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA

    Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2002, Perusahaan mengalokasikan pembentukan
    cadangan umum sebesar Rp 2.300.000.000 dari saldo laba. Pencadangan ini dibentuk sesuai dengan
    Undang-undang No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas yang kemudian diubah dengan Undang-
    undang No. 40 Tahun 2007.




                                                       49
Page 53
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


26. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

   Saldo kepentingan non-pengendali:

                                                         30 Juni 2023              31 Desember 2022
   MCA                                                          2.466.554.082             2.639.819.742
   TRBI                                                           805.829.523               750.490.963
   THBI                                                           100.332.514                99.949.808
   AIS                                                              9.862.268                10.057.436
   BMS                                                              6.710.387                 6.967.727
   Total                                                        3.389.288.774              3.507.285.676

   Mutasi kepentingan non-pengendali :

                                                         30 Juni 2023               31 Desember 2022
    Saldo awal                                                 3.507.285.676               3.777.168.473
    Bagian kepentingan nonpengendali atas laba
      (rugi) periode/tahun berjalan                             (117.996.902 )              (271.217.109 )
    Bagian kepentingan nonpengendali atas
      penghasilan komprehensif lain periode/tahun
      berjalan                                                             -                   1.334.312
    Saldo akhir                                                3.389.288.774               3.507.285.676


27. PENJUALAN NETO

   Akun ini merupakan pendapatan dari penjualan real estat dan pendapatan hotel dengan rincian sebagai
   berikut:

                                                           30 Juni 2023                  30 Juni 2022
  Penjualan
    Rumah                                                       40.580.900.000                10.383.700.000
    Kavling Tanah                                                            -                   700.000.000
  Pendapatan
    Hotel                                                       28.405.346.117                10.730.087.246
  Total                                                         68.986.246.117                21.813.787.246


   Untuk periode 30 Juni 2023 dan 2022, tidak terdapat pelanggan individual yang nilai transaksinya melebihi
   10% dari penjualan neto kumulatif ataupun penjualan yang dilakukan kepada pihak-pihak berelasi.

28. BEBAN POKOK PENDAPATAN
   Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2023                  30 Juni 2022
    Beban Pokok Penjualan
        Rumah                                                   29.884.874.140                  9.401.429.017
        Kavling Tanah                                                        -                              -
    Pendapatan hotel
       Gaji dan tunjangan                                        4.676.045.680                  2.087.538.439
       Makanan dan minuman                                       2.390.485.937                  1.177.560.564
       Kamar                                                     2.115.476.210                    793.928.449
       Lain - lain                                                 118.277.053                    318.518.625

    Total                                                       39.185.159.020                 13.778.975.094

                                                    50
Page 54
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



28. BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan)

   Untuk periode 30 Juni 2023 dan 2022, tidak terdapat pemasok individual yang nilai transaksinya melebihi
   10% dari penjualan neto kumulatif.

29. BEBAN PENJUALAN
   Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2023                 30 Juni 2022
    Komisi penjualan                                              3.878.302.378                    829.552.954
    Promosi dan iklan                                               677.058.904                    277.815.850
    Lain – lain                                                     119.682.042                     40.428.739

    Jumlah                                                        4.675.043.324               1.147.797.543



30. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
   Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:

                                                           30 Juni 2023                 30 Juni 2022

    Penyusutan dan amortisasi (Catatan 12 )                     10.439.989.047               12.084.651.810
    Gaji, upah dan tunjangan                                     9.909.535.435                5.022.048.414
    Utilitas                                                     2.726.652.403                2.353.343.749
    Keperluan kantor                                             2.300.152.774                3.107.384.750
    Jasa professional                                            2.161.918.014                1.087.668.703
    Perlengkapan hotel                                           1.033.064.871                  255.771.027
    Pemeliharaan dan teknik                                        921.303.366                  649.671.288
    Iuran dan perizinan                                            606.193.472                  257.635.070
    Perlengkapan kantor                                            506.416.602                  249.743.554
    Perpajakan                                                     483.784.460                  263.464.782
    Jamuan dan sumbangan                                           371.695.488                  146.939.988
    Pengelolaan data                                               311.658.302                  302.015.373
    Asuransi gedung                                                194.701.739                  206.762.196
    Transportasi                                                   100.173.052                   24.527.519
    Sewa                                                            67.266.000                            -
    Lain – lain                                                    955.516.923                  746.472.447
    Total                                                       33.090.021.948               26.758.100.670



31. BEBAN USAHA LAINNYA – NETO
   Rincian Beban usaha lainnya - neto adalah sebagai berikut:

                                                          30 Juni 2023              30 Juni 2022

    Komisi kartu kredit                                         (290.290.356 )              (57.636.663 )
    Selisih kurs                                                  23.731.618                (10.883.761 )
    Lain-lain                                                     (8.568.970 )             (413.189.377 )
    Total                                                       (275.127.708 )             (481.709.801 )


                                                     51
Page 55
                 PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                          CATATAN ATAS
                              LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                            30 Juni 2023
                 Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



32. LABA (RUGI) PER SAHAM
   Perhitungan laba (rugi) per saham sebagaimana disajikan di dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                              30 Juni 2023                       30 Juni 2022

    Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan
      kepada pemilik Entitas Induk                                (14.643.671.304 )                  (25.440.011.885 )
    Total rata-rata tertimbang saham yang beredar
      selama periode berjalan                                         1.643.879.542                    1.643.879.543
    Rugi per saham dasar                                                      (8,95 )                           (15,48 )


33. INSTRUMEN KEUANGAN

    Perbandingan antara jumlah tercatat dan nilai wajar dari tiap kelompok aset dan liabilitas keuangan
    pada periode tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut :

                                         30 Juni 2023                                 31 Desember 2022
                                     Jumlah                   Nilai                   Jumlah                Nilai
                                     Tercatat                 Wajar                   Tercatat              Wajar

    Aset Keuangan

    Kas dan setara kas            14.780.881.200         14.780.881.200          19.879.980.632         19.879.980.632
    Piutang usaha                 19.515.734.132         19.515.734.132          25.657.545.730         25.657.545.730
    Piutang pihak berelasi         1.273.527.973          1.273.527.973           4.468.027.973          4.468.027.973
    Uang jaminan                  39.300.000.000         39.300.000.000          39.576.999.998         39.576.999.998
    Total                         74.870.143.305         74.870.143.305          89.582.554.333         89.582.554.333




                                          30 Juni 2023                                31 Desember 2022
                                     Jumlah                   Nilai                   Jumlah               Nilai
                                     Tercatat                 Wajar                   Tercatat             Wajar

    Liabilitas Keuangan

    Utang usaha                   25.074.862.723         25.074.862.723         17.365.070.906          17.365.070.906
    Utang lain – lain             13.898.180.067         13.898.180.067         14.902.525.252          14.902.525.252
    Beban akrual                   8.794.910.210          8.794.910.210          6.200.212.106           6.200.212.106
    Utang pembiayaan
      konsumen                                 -                   -                70.677.500              70.677.500
    Utang bank                   134.061.572.600     134.061.572.600           140.229.713.542         140.229.713.542

    Total                        181.829.525.600     181.829.525.600           178.768.199.306         178.768.199.306




                                                         52
Page 56
                  PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                           CATATAN ATAS
                               LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                             30 Juni 2023
                  Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



33. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)


  Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar aset dan liabilitas keuangan di atas adalah
   sebagai berikut:

   a. Jumlah tercatat untuk kelompok aset dan liabilitas keuangan lainnya yang meliputi akun-akun kas dan
      setara kas, piutang usaha, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, dan utang pihak berelasi, telah
      mendekati nilai wajarnya. Hal ini karena seluruh aset dan liabilitas keuangan tersebut berjangka pendek.

   b. Nilai wajar utang pembiayaan konsumen dan utang bank ditentukan dengan mendiskontokan arus kas
      masa datang menggunakan tingkat suku bunga pasar.

   c.   Nilai wajar piutang pihak berelasi dan uang jaminan diukur sebesar biaya perolehan karena nilai wajarnya
        tidak dapat ditentukan secara andal.


34. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

    Grup memiliki eksposur risiko dalam bentuk risiko kredit, risiko harga, risiko likuiditas dan risiko suku bunga.
    Manajemen terus memantau proses manajemen risiko Grup untuk memastikan keseimbangan yang sesuai
    antara risiko dan pengendalian yang dicapai. Kebijakan dan sistem manajemen risiko dipantau secara
    berkala untuk mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar dan kegiatan Grup.

    a. Risiko Kredit

        Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak atas instrumen keuangan atau kontrak pelanggan
        akan gagal memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Tujuan
        Grup adalah untuk mencari pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dan meminimalkan kerugian
        yang terjadi karena peningkatan eksposur risiko kredit. Grup melakukan transaksi hanya dengan pihak
        ketiga yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik.

        Ini adalah kebijakan Grup bahwa semua pelanggan yang akan melakukan transaksi secara kredit harus
        melalui prosedur verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan
        bahwa eksposur Grup terhadap piutang tak tertagih tidak signifikan.

        Guna meminimumkan eksposur yang ada atas simpanan dana di bank, Perusahaan hanya menempatkan
        dana pada bank yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik. Manajemen juga senantiasa memantau
        kesehatan bank serta mempertimbangkan keikutsertaan bank dalam Lembaga Penjaminan Simpanan
        (LPS).

        Terhadap eksposur yang terkait dengan dengan piutang, Perusahaan menerapkan manajemen kredit
        dengan prinsip kehati-hatian di mana mencakup prosedur verifikasi kredit, pertimbangan atas kredibilitas
        konsumen dan penetapan jaminan kredit dalam bentuk sertifikat kepemilikan tanah/rumah.

        Manajemen juga senantiasa memantau kolektibilitas penagihan dan mengupayakan secara maksimum
        pencapaian zero bad debt. Selain dari itu dalam transaksi penjualan real estat, manajemen juga
        melakukan kerjasama dengan pihak bank dalam bentuk penyediaan fasilitas KPR sehingga dapat
        meminimumkan risiko kredit.




                                                       53
Page 57
                          PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                   CATATAN ATAS
                                       LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                     30 Juni 2023
                          Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



34. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    a. Risiko Kredit (lanjutan)

       Tabel di bawah menunjukkan analisis umur aset keuangan Grup yang telah jatuh tempo tetapi tidak
       mengalami penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:

-                                                                                       30 Juni 2023

                                                    Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan
                                                                            nilai
                                Belum jatuh
                              tempo dan tidak                           > 3 bulan                             Mengalami       Penyisihan
                                mengalami                                dan < 1                              penurunan       penurunan
                              penurunan nilai        < 3 bulan            tahun               > 1 tahun          nilai           nilai       Jumlah

       Kas dan setara
       kas                      14.780.881.200                  -                 -                      -                -            -   14.780.881.200
       Piutang usaha             2.916.837.125      1.789.028.591     2.616.290.309         12.193.578.107                -            -   19.515.734.132
       Piutang    pihak
       berelasi                                 -                -                  -        1.273.527.973                -            -    1.273.527.973
       Uang Jaminan                             -                -                  -       39.300.000.000                -            -   39.300.000.000

     Total                      17.697.718.325      1.789.028.591     2.616.290.309         52.767.106.080                -            -   74.870.143.305



-                                                                                   31 Desember 2022

                                                    Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan
                                                                            nilai
                                Belum jatuh
                              tempo dan tidak                           > 3 bulan                             Mengalami       Penyisihan
                                mengalami                                dan < 1                              penurunan       penurunan
                              penurunan nilai        < 3 bulan            tahun               > 1 tahun          nilai           nilai       Jumlah

       Kas dan setara
       kas                      19.879.980.632                  -                 -                       -               -            -   19.879.980.632
       Piutang usaha             4.004.741.367      5.834.904.672     3.026.201.588         12.791.698.103                                 25.657.545.730
       Piutang    pihak
       berelasi                              -                   -                  -       4.468.027.973                 -            -    4.468.027.973
       Uang Jaminan                276.999.998                                             39.300.000.000                                  39.576.999.998

     Total                      24.161.721.997      5.834.904.672     3.026.201.588        56.559.726.076                 -            -   89.582.554.333


       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, umur piutang usaha yang telah jatuh tempo tetapi
       tidak mengalami penurunan nilai sebesar Rp 16.598.897.007 dan Rp 21.652.804.363 kepada pelanggan
       (bank) yang memiliki reputasi dan kredibilitas yang baik.

    b. Risiko Harga

        Risiko harga pasar dalam hal ini adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu
        instrumen keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar (selain risiko yang timbul dari risiko
        suku bunga atau risiko mata uang). Eksposur bagi Perusahaan atas risiko ini timbul dari investasi pada
        saham yang diperdagangkan di BEI (risiko harga efek ekuitas) yang seluruhnya dikelompokkan sebagai
        aset keuangan yang tersedia untuk dijual.

        Manajemen menggabungkan antara kecenderungan pasar, kondisi fundamental saham dan bauran
        portofolio dalam mengelola risiko ini dengan tujuan untuk mengoptimalkan imbal hasil (return on
        investment) pada biaya dan risiko yang masih dapat diterima.




                                                                          54
Page 58
                        PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                 CATATAN ATAS
                                     LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                   30 Juni 2023
                        Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



34. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

    c. Risiko Likuiditas

      Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup akan mengalami kesulitan dalam memperoleh dana guna
      memenuhi komitmennya atas liabilitas keuangan yang jatuh tempo dalam waktu singkat.

      Grup memiliki eksposur terhadap risiko likuiditas yang timbul terutama dari ketidaksesuaian jatuh tempo
      antara aset dan liabilitas keuangan.

      Grup memantau kebutuhan likuiditasnya dengan memonitor jadwal pembayaran liabilitas keuangan dan
      arus kas keluar terkait dengan operasi sehari-hari, guna memastikan ketersediaan pendanaan yang
      cukup melalui fasilitas kredit, baik mengikat dan tidak mengikat

      Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
      kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

                                                                   30 Juni 2023
                               Kurang dari 1                                                                                        Seperti yang
                                  bulan            1 s/d 3 bulan            3 s/d 12 bulan      1 s/d 5 tahun       Jumlah           dilaporkan

      Utang usaha                8.905.722.409       3.330.771.845           11.381.254.230      1.457.114.239    25.074.862.723    25.074.862.723
      Utang lain-lain                        -         361.282.300            3.345.295.648     10.191.602.119    13.898.180.067    13.898.180.067
      Beban akrual                  16.555.000         568.756.649            8.209.598.561                  -     8.794.910.210     8.794.910.210
      Utang    pembiayaan
         konsumen                              -                   -                       -                 -                 -                 -
      Utang bank                               -                   -           6.136.363.636   127.925.208.964   134.061.572.600   134.061.572.600

      Jumlah                     8.922.277.409       4.260.810.794           29.072.512.075    139.573.925.322   181.829.525.600   181.829.525.600




                                                                   31 Desember 2022
                               Kurang dari 1                                                                                        Seperti yang
                                  bulan            1 s/d 3 bulan            3 s/d 12 bulan      1 s/d 5 tahun       Jumlah           dilaporkan

      Utang usaha                1.450.338.628       9.700.189.878             4.458.050.655     1.756.491.745    17.365.070.906    17.365.070.906
      Utang lain-lain
                                             -         691.131.191             2.611.036.086    11.600.357.975    14.902.525.252    14.902.525.252
      Beban akrual                  62.053.773         974.223.085             5.163.935.248                 -     6.200.212.106     6.200.212.106
      Utang   pembiayaan
         konsumen                   27.101.100          21.788.200               21.788.200                  -        70.677.500        70.677.500
      Utang bank                             -                   -              276.000.000    139.953.713.542   140.229.713.542   140.229.713.542

      Jumlah                     1.539.493.501      11.387.332.354           12.530.810.189    153.310.563.262   178.768.199.306   178.768.199.306




   d. Risiko Suku Bunga

      Group tidak memiliki aset dengan tingkat bunga signifikan, pendapatan dan arus kas dari operasi
      Kelompok Usaha secara substansial bebas dari pengaruh perubahan tingkat suku bunga pasar. Group
      tidak memiliki eksposur signifikan terhadap risiko suku bunga karena tidak memiliki pinjaman dengan
      tingkat bunga mengambang.




                                                                       55
Page 59
                    PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                             CATATAN ATAS
                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                               30 Juni 2023
                    Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



35.   SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

      Rangkuman transaksi yang dilakukan dengan pihak berealisasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
      2022 adalah sebagai berikut :

                                                      30 Juni 2023                      31 Desember 2022

       Aset
        Piutang pihak berelasi
            PT Serena Inti Sejati                              1.273.527.973                        4.468.027.973

       Persentase dari Total Aset                                      0,18%                                 0,62%


        Uang Jaminan
           Richard R Wiriahardja                             39.300.000.000                       39.300.000.000

       Persentase dari Total Aset                                      5,58%                                 5,48%


                                                                      31 Desember 2022

                                               Imbalan Kerja Manajemen            Persentase Terhadap Jumlah
                                                        Kunci                            Beban Usaha
       Imbalan jangka pendek                                               -                                 -
       Imbalan kerja jangka panjang                              598.696.129                            1.04%

       Total                                                     598.696.129                                 5,06%


      Rincian saldo yang timbul dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi di atas adalah sebagai berikut:

               Pihak-pihak Berelasi                  Sifat Hubungan               Sifat Saldo Akun/ Transaksi


       Richard Rachmadi Wiriahardja           Pemegang saham                      Uang Jaminan
       PT Serena Inti Sejati                  Entitas sepengendali                Piutang pihak berelasi




      MCA

      Berdasarkan perjanjian No.023/DIR-MCA/I/2021 pada tanggal 21 Januari 2021, MCA memberikan pinjaman
      dengan plafond maksimum sebesar Rp 6.000.000.000 dengan bunga pinjaman sebesar 3% per tahun
      berlaku selama 24 bulan sejak tanggal 21 Januari 2021 sampai dengan 21 Januari 2023.

      Sampai dengan 31 Desember 2021, MCA telah memberikan plafond kredit sebesar Rp 3.618.027.973.




                                                        56
Page 60
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




36. INFORMASI SEGMEN

   Grup beroperasi dengan segmen usaha yaitu pengembang dan hotel. Informasi menurut segmen usaha dan
   geografis adalah sebagai berikut :

                                                                  30 Juni 2023
                                                 Pengembang                        Hotel               Jumlah
                                                 Jawa Barat dan
                                                   Tangerang                       Bali

    PENJUALAN                                       40.580.900.000                28.405.346.117       68.986.246.117
    BEBAN POKOK PENJUALAN                           (29.884.874.140 )             (9.300.284.880 )    (39.185.159.020 )
    LABA BRUTO                                      10.696.025.860                19.105.061.237       29.801.087.097

    Beban penjualan                                  (3.776.691.179 )               (898.352.145 )     (4.675.043.324 )
    Beban umum dan administrasi                      (8.435.519.190 )            (24.654.502.758 )    (33.090.021.948 )
    Beban pajak final                                  (413.652.500 )                         -          (413.652.500 )
    Pendapatan (beban) usaha lainnya - neto              44.617.822                 (319.745.530 )       (275.127.708 )
    RUGI USAHA                                       (1.885.219.187 )             (6.767.539.196 )     (8.652.758.383 )

    Penghasilan keuangan                                141.450.224                    1.755.134          143.205.358
    Biaya keuangan                                     (834.080.916 )             (4.022.671.500 )     (4.856.752.416 )
    Bagian atas laba neto entitas asosiasi           (1.395.362.765 )                         -        (1.395.362.765 )
    RUGI NETO PERIODE BERJALAN                       (3.973.212.644 )            (10.788.455.562 )    (14.761.668.206 )

    PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

    Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi                      -                             -                  -

    TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
      LAIN                                                          -                         -                      -
    TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
      BERJALAN                                       (3.973.212.644 )            (10.788.455.562 )    (14.761.668.206 )

    Total Aset                                     407.276.597.142               297.339.414.283      704.616.011.425

    Total Liabilitas                                42.506.133.350               158.204.921.981      200.711.055.331




                                                       57
Page 61
                   PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                            CATATAN ATAS
                                LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 Juni 2023
                   Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



36. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

                                                               30 Juni 2022
                                                 Pengembang                     Hotel               Jumlah
                                                 Jawa Barat                     Bali

    PENJUALAN                                       11.083.700.000             10.730.087.246       21.813.787.246
    BEBAN POKOK PENJUALAN                           (9.401.429.017 )           (4.377.546.077 )    (13.778.975.094 )
    LABA BRUTO                                       1.682.270.983              6.352.541.169        8.034.812.152

    Beban penjualan                                   (681.018.117 )             (466.779.426 )     (1.147.797.543 )
    Beban umum dan administrasi                     (7.668.373.010 )          (19.089.727.660 )    (26.758.100.670 )
    Beban pajak final                                 (168.375.125 )                       -          (168.375.125 )
    Beban usaha lainnya - neto                         (82.487.893 )             (399.221.908 )       (481.709.801 )
    RUGI USAHA                                      (6.917.983.162 )          (13.603.187.825 )    (20.521.170.987 )

    Penghasilan keuangan                               283.292.062                    270.438          283.562.500
    Biaya keuangan                                  (1.484.520.275 )           (4.062.186.250 )     (5.546.706.525 )
    Bagian atas laba neto entitas asosiasi             154.838.771                         -           154.838.771
    RUGI NETO PERIODE BERJALAN                      (7.964.372.604 )          (17.665.103.637 )    (25.629.476.241 )

    PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
    Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi                    -                            -                  -

    TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
      LAIN                                                        -                        -                      -
    TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
      BERJALAN                                      (7.964.372.604 )          (17.665.103.637 )    (25.629.476.241 )

    Total Aset                                     432.811.202.744            317.101.200.694      749.912.403.438

    Total Liabilitas                                56.610.286.312            162.788.083.608      219.398.369.920



37. PERJANJIAN PENTING

   TRBI

   Perjanjian Hak guna Pakai

   Berdasarkan akta No. 67 tanggal 20 Desember 2018, TRBI dan Richard Rachmadi Wiriahardja
   menandatangani perjanjian pemberian hak guna pakai atas lahan seluas 14.850 m 2 di Kelurahan Jimbaran,
   Kabupaten Badung, Bali yang digunakan oleh TRBI untuk operasional hotel Le Meridien Bali Jimbaran
   sampai tanggal 10 Desember 2033, dengan nilai transaksi sebesar Rp 120.000.000.000 dikurangi dengan
   uang jaminan Rp 2.000.000.000. Transaksi ini dicatat sebagai ”Aset Tidak Lancar Lainnya” pada Laporan
   Posisi Keuangan yang kemudian direklasifikasi ke Aset Hak Guna pada Aset Tetap sesuai dengan
   implementasi PSAK No. 73 “Sewa”.

   Operating Services Agreement

   Pada tanggal 5 Oktober 2011, berdasarkan Operating Services Agreement antara TRBI dengan PT Indo-
   Pacific Sheraton (Starwood), Starwood telah ditunjuk untuk mengawasi, mengarahkan dan mengendalikan
   seluruh aspek operasi Hotel Le Meridien Bali - Jimbaran dan sehubungan dengan pengelolaan hotel
   tersebut, Starwood akan mengenakan beberapa jenis imbalan jasa dalam bentuk antara lain operating
   services fee, license fee dan technical assistance fee (Catatan 14).

                                                      58
Page 62
                PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                         CATATAN ATAS
                             LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                           30 Juni 2023
                Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



38. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

   Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023               30 Juni 2022


     Penambahan utang bank melalui akrual bunga
     ditangguhkan                                                    1.353.690.702              1.618.750.000


   Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan :

                                                   30 Juni 2023
                               Saldo awal         Arus kas – Neto           Lain-lain             Saldo Akhir

    Utang bank                 140.229.713.542       (10.232.999.942 )      4.064.859.000           134.061.572.600
    Utang pembiayaan
       konsumen                     70.677.500           (70.677.500 )                  -                         -
               Total           140.300.391.042       (10.303.677.442 )      4.064.859.000           134.061.572.600



                                                 31 Desember 2022
                               Saldo awal         Arus kas – Neto           Lain-lain             Saldo Akhir

     Utang bank                160.817.802.917       (26.170.000.000 )      5.581.910.625           140.229.713.542
     Utang pembiayaan
        konsumen                   395.890.700         (325.213.200 )                   -                70.677.500
               Total           161.213.693.617       29.495.213.200         5.581.910.625           140.300.391.042




39. KELANGSUNGAN USAHA

   Grup mengalami kerugian berulang yang mengakibatkan defisit sebesar Rp 130.630.134.547 per 31
   Desember 2022. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya suatu ketidakpastian material yang dapat
   menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya

   Untuk menghadapi kondisi tersebut, Grup memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi
   biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik
  b. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus;
  c. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem; dan
  d. Mengembangankan proyek hotel oleh entitas anak THBI.




                                                    59
Page 63
               PT RISTIA BINTANG MAHKOTASEJATI Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                        CATATAN ATAS
                            LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                          30 Juni 2023
               Dan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



40. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

   Manajemen Grup bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini yang telah
   diotorisasi oleh Direksi untuk di terbitkan pada tanggal 31 Juli 2023.




                                               60

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.54 MB
Published31 Jul 2023
Pages63
Characters199,479
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result