Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1
Nomor Surat 099/LGC-DOC/CAP/VII/2023
Nama Emiten PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Kode Emiten TPIA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Chandra Petrokimia Jakarta Tahap 393.300 RIBUAN USD 99.99
Asri Perkasa Pengembanga
n
2 PT Redeco Sewa Tangki Jakarta 1986 Beroperasi 9.621 RIBUAN USD 50.75
Petrolin
Utama
3 Chandra Asri Perdagangan Singapura 2009 Beroperasi 101.047 RIBUAN USD 100.0
Trading Besar
Company Pte.
Ltd. ex. Altus
Capital Pte.,
Ltd.
4 PT Chandra Konsultasi Jakarta 2023 Beroperasi 249.301 RIBUAN USD 100.0
Daya Manajemen
Investasi
5 PT Krakatau Industri Listrik Cilegon 1996 Beroperasi 278.629 RIBUAN USD 70.0
Daya Listrik
6 PT Krakatau Penjualan Cilegon 1999 Beroperasi 678 RIBUAN USD 68.07
Sarana Energi Bahan Bakar
Minyak
7 PT Chandra Khlor dan Jakarta Tahap 3.666 99.9
Asri Alkali Alkali Pengembanga
n
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Chandra Asri Petrochemical Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas TPIA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA253 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B11. Chemicals Industry
Subindustri B111. Basic Chemicals Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
772,026 1,403,973
equivalents
Investasi jangka pendek 150,500 Short-term investments
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
405,621 332,831
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
160,928 87,301
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
15,208 17,916
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
60,223 22,561
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
1,714 4,310
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 318,024 316,730 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
3,954 9,097
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
40,605 12,650
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
116,278 74,108
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
106 67
lainnya assets
Jumlah aset lancar 2,045,187 2,281,544 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
132,778
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
16,492 5,739
aset tetap property, plant and
equipment
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
554,323 546,692
lancar lainnya financial assets
Aset keuangan derivatif Non-current derivative
43,166 39,554
tidak lancar financial assets
Aset pajak tangguhan 654 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
2,199,675 2,038,202
equipment
Aset hak guna 11,633 12,152 Right of use assets
Page 5
Klaim atas pengembalian 6,269 5,988 Non-current claims for tax
pajak tidak lancar refund
Goodwill 3,240 Goodwill
Jumlah aset tidak lancar 2,968,230 2,648,327 Total non-current assets
Jumlah aset 5,013,417 4,929,871 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
598 636
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
169,844 425,523
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
3,484 16,870
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
1,206 5,880
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
16,010 11,926
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
24,860 11,925
pendek expenses
Utang pajak 2,656 1,683 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 44,878 54,402
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 1,153 818 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bonds payable
tempo dalam satu 78,380 78,020
tahun atas utang
obligasi
Jumlah liabilitas Total current
343,069 607,683
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas keuangan Long-term derivative
derivatif jangka 9,338 24,523 financial liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
113,787 111,856
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
maturities
Page 6
dikurangi bagian
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 1,098,843 880,503 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
5,039 4,959
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 552,614 451,745 payable
obligasi
Provisi jangka Non-current
panjang provisions
Provisi biaya Non-current
pembongkaran aset provisions for asset
2,795 2,795
tetap jangka dismantling costs
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 42,920 36,701 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
1,825,336 1,513,082
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 2,168,405 2,120,765 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 434,315 434,315 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
1,471,175 1,471,175
disetor capital
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran ( 1,542 ) ( 1,716 ) differences on
translation
Cadangan perubahan Reserve for changes in
nilai wajar aset fair value of fair value
keuangan nilai wajar ( 1,897 ) ( 305 ) through other
melalui pendapatan comprehensive income
komprehensif lainnya financial assets
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
45,800 42,291
arus kas hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 3,106 ) ( 2,822 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Cadangan lainnya 1,424 Other reserves
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 27,439 27,439 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 804,511 835,097 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
2,778,119 2,805,474
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
66,893 3,632
non-pengendali
Page 7
Jumlah ekuitas 2,845,012 2,809,106 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
5,013,417 4,929,871
ekuitas
Page 8
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,074,287 1,336,502
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 1,026,949 ) ( 1,335,156 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 47,338 1,346 Total gross profit
Beban penjualan ( 31,745 ) ( 37,224 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 25,524 ) ( 21,869 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 65,110 ) ( 42,865 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 6,314 ) 844
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 4,069 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Keuntungan (kerugian) atas Gains (losses) on derivative
1,604 8,999
instrumen keuangan derivatif financial instruments
Keuntungan (kerugian) lainnya 75,951 13,204 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
269 ( 77,565 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 59 12,838 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
328 ( 64,727 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 328 ( 64,727 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 284 ) 1,935 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 1,424 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 1,140 1,935 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, 174 438 exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Page 9
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
yang belum direalisasi on changes in fair value
atas perubahan nilai wajar ( 1,592 ) 132 through other
aset keuangan melalui comprehensive income
penghasilan komprehensif financial assets, after tax
lain, setelah pajak
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, 3,509 20,545 flow hedges, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 2,091 21,115 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 3,231 23,050 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 3,559 ( 41,677 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 586 ) ( 64,623 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 914 ( 104 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 2,645 ( 41,345 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 914 ( 332 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 0.000010 ) ( 0.00090 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset keuangan Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Cadangan lindung nilai Kepentingan
Saham biasa nilai wajar melalui kembali program imbalan Cadangan lainnya ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran arus kas non-pengendali
pendapatan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in fair
Reserve of
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of cash flow Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of defined Other reserves Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive hedges earnings earnings parent entity
benefit plans
income financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 434,315 1,471,175 ( 1,716 ) ( 305 ) 42,291 ( 2,822 ) 27,439 835,097 2,805,474 3,632 2,809,106 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 434,315 1,471,175 ( 1,716 ) ( 305 ) 42,291 ( 2,822 ) 27,439 835,097 2,805,474 3,632 2,809,106 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 586 ) ( 586 ) 914 328 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 174 ( 1,592 ) 3,509 ( 284 ) 1,424 3,231 3,231 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 30,000 ) ( 30,000 ) ( 30,000 ) Distributions of cash dividends
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas Changes in non-controlling interests due to acquisition of
62,347 62,347
anak subsidiaries
Posisi ekuitas, akhir periode 434,315 1,471,175 ( 1,542 ) ( 1,897 ) 45,800 ( 3,106 ) 1,424 27,439 804,511 2,778,119 66,893 2,845,012 Equity position, end of the period
Page 11
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset keuangan Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Cadangan lindung nilai Kepentingan
Saham biasa nilai wajar melalui kembali program imbalan ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran arus kas non-pengendali
pendapatan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in fair
Reserve of
Reserve of exchange value of fair value through Reserve of cash flow Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of defined Non-controlling interests Equity
differences on translation other comprehensive hedges earnings earnings parent entity
benefit plans
income financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 434,315 1,474,123 ( 1,595 ) ( 1,127 ) 3,140 ( 2,951 ) 24,439 998,635 2,928,979 3,493 2,932,472 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 434,315 1,474,123 ( 1,595 ) ( 1,127 ) 3,140 ( 2,951 ) 24,439 998,635 2,928,979 3,493 2,932,472 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 64,623 ) ( 64,623 ) ( 104 ) ( 64,727 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 666 132 20,545 1,935 23,278 ( 228 ) 23,050 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 3,000 ( 3,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 11,000 ) ( 11,000 ) ( 11,000 ) Distributions of cash dividends
Biaya emisi efek ( 2,948 ) ( 2,948 ) ( 2,948 ) Stock issuance costs
Posisi ekuitas, akhir periode 434,315 1,471,175 ( 929 ) ( 995 ) 23,685 ( 1,016 ) 27,439 920,012 2,873,686 3,161 2,876,847 Equity position, end of the period
Page 12
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,000,165 1,286,495
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 1,308,163 ) ( 1,900,462 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 27,844 ) ( 45,441 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 335,842 ) ( 659,408 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 10,494 ) ( 15,265 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 346,336 ) ( 674,673 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 346,336 ) ( 674,673 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 10,753 ) ( 1,464 ) purchase of property, plant
and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 30,098 ) ( 69,275 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) aset Withdrawal (placement) of
keuangan yang diukur pada ( 314,548 ) 109,045 financial assets at fair value
nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial assets
97,091
biaya perolehan diamortisasi amortized cost investments
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 139,704 )
entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas ( 111,242 ) interests in associates
asosiasi
Penerimaan bunga dari Interests received from
46,068 8,487
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 463,186 ) 46,793
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 246,532 354,596 Proceeds from bank loans
Page 13
Pembayaran pinjaman bank ( 43,000 ) ( 28,894 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 26 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from bonds payable
81,306 97,337
obligasi
Pembayaran utang obligasi ( 6,589 ) ( 51,303 ) Payments of bonds payable
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 30,000 ) ( 11,000 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 70,110 ) ( 42,938 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 538 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
177,575 317,798
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 631,947 ) ( 310,082 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
1,403,973 1,579,128
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
772,026 1,269,046
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim adalah biaya historis, kecuali instrumen Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian keuangan tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau nilai wajar pada setiap akhir periode statements
pelaporan, yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi di bawah ini. Biaya historis umumnya
didasarkan pada nilai wajar dari imbalan yang diberikan dalam pertukaran barang dan jasa. Laporan
arus kas konsolidasian interim disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Direksi memiliki, pada
saat persetujuan laporan keuangan konsolidasian interim interim, suatu ekspektasi yang memadai
bahwa Grup memiliki sumber daya yang cukup untuk melanjutkan keberadaan operasinya untuk di
masa yang akan datang. Sehingga, mereka melanjutkan penerapan dasar akuntansi kelangsungan
usaha dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim interim. Selain yang dijelaskan di
bawah, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten diantara laporan keuangan
konsolidasian interim untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2022 yang telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian interim menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas Principles of consolidation
yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak. Pengendalian tercapai jika Perusahaan memiliki
kekuasaan atas investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan
investee; dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil investor. Perusahaan menilai kembali apakah Perusahaan mengendalikan investee
jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
pengendalian yang disebutkan di atas. Ketika Perusahaan memiliki hak suara kurang dari mayoritas di
investee, ia memiliki kekuasaan atas investee ketika hak suara cukup untuk memberinya kemampuan
praktis untuk mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh
fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk
memberikan Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif
terhadap ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang
dimiliki oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun yang mengindikasikan bahwa
Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan
pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola pemilikan suara dalam RUPS sebelumnya.
Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara khusus,
pendapatan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal diperolehnya
pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk mengendalikan entitas
anak. Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansi sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh aset dan liabilitas dalam intra
Grup, ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas yang berkaitan dengan transaksi dalam Grup
dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian. Kepentingan nonpengendali di entitas anak
diidentifikasi secara terpisah dari ekuitas Grup yang ada. Kepentingan pemegang saham
Page 15
nonpengendali yang merupakan kepentingan kepemilikan yang memberikan pemiliknya hak terhadap
bagian proporsional aset bersih pada saat likuidasi pada awalnya dapat diukur sebesar nilai wajar atau
bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi pihak yang
diakuisisi. Pilihan pengukuran dibuat untuk masing-masing akuisisi. Kepentingan nonpengendali lain
awalnya diukur sebesar nilai wajar. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan nonpengendali adalah
jumlah kepentingan tersebut pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan nonpengendali dari
perubahan selanjutnya di ekuitas. Laba atau rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepada kepentingan nonpengendali. Jumlah
penghasilan komprehensif entitas anak diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo
defisit.
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang Cash and cash equivalents
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada saat Trade and other receivables
Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Aset keuangan dan
liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan
ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan,
pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan
aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba
rugi. Semua pembelian atau penjualan reguler aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya
berdasarkan tanggal perdagangan. Pembelian atau penjualan reguler adalah pembelian atau
penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh
peraturan atau konvensi di pasar. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara
keseluruhan pada biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset
keuangan tersebut. Klasifikasi aset keuangan Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ?
persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata
dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang. Instrumen utang selanjutnya
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), jika memenuhi kedua
kondisi berikut ini: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan tercapai dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan ? persyaratan kontraktual dari aset
keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok
dan bunga dari jumlah pokok terutang. Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (?FVTPL?). Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Grup dapat menetapkan pilihan
tak terbatalkan pada saat pengakuan awal aset keuangan sebagai berikut: ? menyajikan perubahan
selanjutnya nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain jika
kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah); dan ? menetapkan aset keuangan yang memenuhi kriteria
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI sebagai diukur pada FVTPL, jika penetapan itu
mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan
(inkonsistensi akutansi) (lihat di bawah). Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku bunga efektif
Page 16
Metode suku bunga efektif adalah metode menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen utang dan mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang secara tepat mendiskontokan penerimaan kas masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika tepat, periode yang lebih pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen utang pada saat pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan, termasuk estimasi kerugian kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen utang pada pengakuan awal. Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan, sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk intrumen utang yang diukur selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain, kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan, kecuali aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika pada tahun pelaporan keuangan selanjutnya, risiko kredit aset keuangan tersebut membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan. Untuk aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, Grup mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit atas biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sejak pengakuan awal. Perhitungan tidak kembali ke basis bruto bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan selanjutnya membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan kredit. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain-lain bersih?. Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki oleh Grup diklasifikasikan sebagai FVTOCI. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Efek utang yang tercatat di bursa pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada efek utang yang tercatat di bursa tersebut sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi akan sama dengan jika efek utang yang tercatat di bursa ini diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari efek utang yang tercatat di bursa diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi. Jika efek utang yang tercatat yang terdaftar ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi. Aset keuangan pada FVTPL Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI (di atas) diukur pada FVTPL, khususnya: ? Investasi dalam instrumen ekuitas diklasifikasi sebagai FVTPL, kecuali Grup menetapkan investasi ekuitas yang dimiliki tidak untuk diperdagangkan dan bukan merupakan imbalan kontinjen dari kombinasi bisnis, sebagai FVTOCI pada pengakuan awal. ? Instrumen utang
Page 17
yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, diklasifikasi sebagai FVTPL. Sebagai tambahan, aset keuangan yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan (yang disebut ?inkonsistensi akuntansi?) yang timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian dengan basis berbeda. Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sepanjang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditetapkan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh atas aset keuangan dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain lain ? bersih?. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Reklasifikasi atas aset keuangan dan liabilitias Grup tidak mereklasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal, selain dari kejadian luar biasa dimana terdapat perubahan model bisnis. Liabilitas keuangan tidak pernah diklasifikasi. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan. Secara spesifik: ? Untuk aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?; ? Untuk instrumen utang diukur pada FVTOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen hutang diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?. Perbedaan nilai tukar lainnya diakui pada keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya. Lihat kebijakan akuntansi lindung nilai mengenai pengakuan perbedaan nilai tukar dimana komponen risiko mata uang asing dari aset keuangan ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing. Penurunan nilai aset keuangan Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) atas piutang usaha dan piutang lain-lain. Nilai kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal masing-masing instrumen keuangan. Grup selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha dan aset kontrak. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan untuk faktor spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Peningkatan risiko credit secara signifikan Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, Grup mempertimbangkan baik informasi kuantitatif maupun kualitatif yang
Page 18
wajar dan medukung, termasuk pengalaman historis dan informasi bersifat perkiraan masa depan, yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. Informasi masa depan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri di mana debitur Grup beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti Grup. Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: ? penurunan yang signifikan pada indikator pasar eksternal atas risiko kredit untuk instrumen keuangan tertentu, contohnya penurunan signifikan pada spread kredit, harga swap gagal bayar kredit bagi peminjam, atau rentang waktu atau tingkat nilai wajar aset keuangan lebih rendah dari biaya perolehan diamortisasinya; ? memburuknya kondisi usaha, keuangan atau ekonomi yang terjadi saat ini atau prakiraan yang akan menyebabkan penurunan signifikan atas kemampuan peminjam untuk menyelesaikan kewajiban utangnya; ? terdapat penurunan yang signifikan terhadap hasil operasi peminjam, baik secara aktual atau yang diperkirakan akan terjadi; ? peningkatan risiko kredit secara signifikan pada instrumen keuangan lainnya dari peminjam yang sama; ? perubahan signifikan yang tidak menguntungkan baik secara aktual atau yang diperkirakan dalam lingkungan peraturan, ekonomik, atau lingkungan teknologi peminjam yang mengakibatkan perubahan signifikan atas kemampuan peminjam dalam memenuhi kewajiban utangnya. Terlepas dari hasil penilaian di atas, Grup membuat praduga risiko kredit aset keuangan telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari 30 hari, kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal sebaliknya. Meskipun demikian, Grup mengasumsikan bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan bertekad memiliki risiko kredit rendah jika: a. instrumen keuangan memiliki risiko gagal bayar yang rendah; b. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam waktu dekat; dan c. memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Grup menganggap aset keuangan memiliki risiko kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit eksternal 'investment grade' sesuai dengan definisi yang dipahami secara global atau jika peringkat eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki peringkat internal 'performing'. Performing berarti bahwa rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada jumlah yang tertunggak. Grup secara teratur memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya jika perlu untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo. Definisi gagal bayar Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: ? ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau ? informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan membayar kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup). Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 60 hari kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. Aset keuangan memburuk Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai termasuk data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut: ? kesulitan keuangan yang signifikan dari penerbit atau peminjam; ? pelanggaran kontrak, seperti
Page 19
kejadian gagal bayar atau tunggakan; ? pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomik atau kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak peminjam, telah memberikan konsesi pada pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak peminjam tidak mengalami kesulitan tersebut; ? terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; ? hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu akibat kesulitan keuangan; atau ? pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan diskon sangat besar yang mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. Kebijakan penghapusan Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam prosedur pemulihan Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit ekspektasian Pengukuran kerugian kredit ekspektasian merupakan fungsi dari probability of default, loss given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. Penilaian probability of default dan loss given default berdasarkan data historis yang disesuaikan dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa depan sebelum tanggal gagal bayar yang ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman Grup mengenai kebutuhan pembiayaan masa depan yang spesifik dari debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan lainnya yang relevan. Untuk aset keuangan, kerugian kredit ekspektasian diestimasi sebagai selisih antara seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo kepada Grup sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diekspektasi akan diterima oleh Grup, didiskontokan pada suku bunga efektif awal. Untuk piutang sewa, arus kas yang digunakan untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian konsisten dengan arus kas yang digunakan dalam mengukur piutang sewa berdasarkan PSAK 73. Apabila kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur diukur secara kolektif untuk kasus dimana bukti kenaikan signifikan risiko kredit pada level intrumen invidual tidak tersedia, instrumen keuangan dikelompokkan dengan dasar sebagai berikut: ? Sifat instrumen keuangan (yaitu piutang usaha dan lain-lain dan jumlah tagihan kepada pelanggan Grup masing-masing dinilai sebagai grup terpisah); ? Status jatuh tempo; ? Sifat, besaran dan jenis industri debitur; ? Sifat jaminan untuk piutang sewa pembiayaan; dan ? Peringkat risiko kredit jika tersedia. Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh manajemen untuk memastikan setiap kelompok mempunyai karakteristik risiko yang sama. Jika Grup telah mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan sebesar ECL sepanjang umurnya pada tahun pelaporan sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan kini bahwa kondisi untuk ECL sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, Grup mengukur cadangan kerugian sejumlah ECL 12 bulan pada tanggal pelaporan kini, kecuali untuk aset yang menggunakan pendekatan yang disederhanakan. Grup mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait ke jumlah tercatat melalui akun cadangan kerugian, kecuali untuk investasi pada instrumen hutang yang diukur pada FVTOCI, dimana penyisihan kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Penghentian pengakuan aset keuangan Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan asset yang ditransfer, maka Grup mengakui
Page 20
keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan atau ekuitas sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Pembelian kembali instrumen ekuitas Perusahaan (saham treasuri) diakui dan dikurangkan secara langsung dari ekuitas. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tersebut tidak diakui dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai ?FVTPL? atau ?pada biaya perolehan diamortisasi? menggunakan metode suku bunga efektif. Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Grup, dan komitmen yang diterbitkan oleh Grup untuk memberikan pinjaman dengan tingkat bunga di bawah pasar diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang diungkapkan di bawah ini. Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL Liabilitas keuangan diklasifikasi FVTPL ketika liabilitas keuangan merupakan 1) imbalan kontinjen yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL. Liabilitas keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika: ? diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau ? pada pengakuan awal merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola Grup secara bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini; atau ? merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai. Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang diperdagangkan dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal jika: ? mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan yang dapat timbul; atau ? liabilitas keuangan membentuk bagian dari kelompok aset keuangan, liabilitas keuangan atau keduanya dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan dan informasi tentang kelompok tersebut disediakan secara internal. ? Merupakan bagian kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 55 atau PSAK 71 mengizinkan seluruh kontrak gabungan (aset atau liabilitas) ditetapkan sebagai FVTPL. Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan pada FVTPL Liabilitas keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang timbul atas perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat kebijakan akuntansi lindung nilai). Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam bagian
Page 21
?keuntungan lain-lain - bersih? dalam laporan laba rugi konsolidasian interim. Namun, untuk liabilitas
keuangan yang ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang dapat
diatribusikan pada perubahan risiko kredit liabilitas diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali
jika pengakuan dampak risiko kredit di penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau
memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari nilai wajar atas liabilitas
diakui dalam laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit liabilitas
keuangan yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan direklasifikasi ke laba rugi;
sebaliknya, perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas
keuangan. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang bukan
merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif Metode
suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama tahun yang relevan. Suku
bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa
depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto
lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Keuntungan dan kerugian
kurs mata uang asing Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan atau kerugian kurs mata uang
asing ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dari instrumen. Keuntungan atau kerugian
kurs mata uang asing diakui dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak merupakan bagian
dari hubungan lindung nilai ditetapkan. Untuk yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk
lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah. Nilai wajar
liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
pada kurs yang berlaku pada akhir tahun pelaporan. ?Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. Ketika Grup bertukar
dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang
berbeda secara substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Grup memperhitungkan modifikasi
substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan
liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda
secara substansial jika nilai kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru,
termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima
dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa
arus kas yang didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak
substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini
dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi
dalam keuntungan dan kerugian lainnya.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih Inventories
rendah. Biaya terdiri atas bahan langsung dan, jika berlaku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya
overhead yang dikeluarkan untuk membawa persediaan ke lokasi dan kondisinya saat ini. Biaya
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi bersih merupakan estimasi
Page 22
harga jual dari persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
untuk penjualan.
Properti investasi Properti investasi adalah tanah untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau keduanya. Investment property
Properti investasi diukur sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak
disusutkan. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika properti
investasi tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diharapkan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Aset tetap Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk Fixed assets
tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai. Penyusutan diakui dengan menggunakan metode garis lurus
setelah memperhitungkan nilai residu berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
sebagai berikut: Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir
tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Tanah dinyatakan
berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya berkala untuk overhaul mesin yang
dikapitalisasi disusutkan dengan menggunakan garis lurus selama periode sampai overhaul berikutnya.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain
yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat
sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat
diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak ada
manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan timbul dari penggunaan aset secara berkelanjutan.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau penghentian pengakuan suatu aset tetap
ditentukan sebagai selisih antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laba rugi.
Aset yang telah disusutkan sepenuhnya yang masih digunakan tetap termasuk dalam laporan
keuangan konsolidasian interim. Properti dalam proses kontruksi (?aset dalam penyelesaian?) untuk
tujuan produksi, persediaan atau administrasi, atau tujuan yang belum ditentukan, dicatat sebesar
harga perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya
profesional dan untuk aset kualifikasian, biaya pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan kebijakan
akuntansi Grup. Penyusutan aset ini, dengan dasar yang sama seperti aset properti lainnya, dimulai
saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada akhir setiap tahun pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan Impairment of non-financial assets
apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi
tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai
(jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset individual,
Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar alokasi yang
wajar dan konsisten dapat diidentifikasi, aset perusahaan juga dialokasikan ke masing-masing
kelompok unit penghasil kas, atau sebaliknya mereka dialokasikan ke kelompok terkecil dari kelompok
unit penghasil kas di mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi. Jumlah
terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam
menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset dengan estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah terpulihkan
dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit
Page 23
penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera diakui
dalam laba rugi. Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil
kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat
tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset (atau unit
penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam
laba rugi. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3g.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada saat Trade payables and other liabilities
Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Aset keuangan dan
liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan
ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan,
pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan
aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba
rugi. Semua pembelian atau penjualan reguler aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya
berdasarkan tanggal perdagangan. Pembelian atau penjualan reguler adalah pembelian atau
penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh
peraturan atau konvensi di pasar. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara
keseluruhan pada biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset
keuangan tersebut. Klasifikasi aset keuangan Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ?
persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata
dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang. Instrumen utang selanjutnya
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), jika memenuhi kedua
kondisi berikut ini: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan tercapai dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan ? persyaratan kontraktual dari aset
keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok
dan bunga dari jumlah pokok terutang. Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (?FVTPL?). Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Grup dapat menetapkan pilihan
tak terbatalkan pada saat pengakuan awal aset keuangan sebagai berikut: ? menyajikan perubahan
selanjutnya nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain jika
kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah); dan ? menetapkan aset keuangan yang memenuhi kriteria
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI sebagai diukur pada FVTPL, jika penetapan itu
mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan
(inkonsistensi akutansi) (lihat di bawah). Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku bunga efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen
utang dan mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Untuk instrumen
keuangan selain yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif adalah
tingkat suku bunga yang secara tepat mendiskontokan penerimaan kas masa depan (termasuk semua
biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit
ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika tepat, periode yang lebih
pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen utang pada saat pengakuan awal. Untuk aset keuangan
yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif yang disesuaikan
dengan risiko kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan, termasuk
estimasi kerugian kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen utang pada pengakuan awal. Biaya
perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat
Page 24
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan, sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk intrumen utang yang diukur selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain, kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan, kecuali aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika pada tahun pelaporan keuangan selanjutnya, risiko kredit aset keuangan tersebut membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan. Untuk aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, Grup mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit atas biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sejak pengakuan awal. Perhitungan tidak kembali ke basis bruto bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan selanjutnya membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan kredit. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain-lain bersih?. Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki oleh Grup diklasifikasikan sebagai FVTOCI. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Efek utang yang tercatat di bursa pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada efek utang yang tercatat di bursa tersebut sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi akan sama dengan jika efek utang yang tercatat di bursa ini diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari efek utang yang tercatat di bursa diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi. Jika efek utang yang tercatat yang terdaftar ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi. Aset keuangan pada FVTPL Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI (di atas) diukur pada FVTPL, khususnya: ? Investasi dalam instrumen ekuitas diklasifikasi sebagai FVTPL, kecuali Grup menetapkan investasi ekuitas yang dimiliki tidak untuk diperdagangkan dan bukan merupakan imbalan kontinjen dari kombinasi bisnis, sebagai FVTOCI pada pengakuan awal. ? Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, diklasifikasi sebagai FVTPL. Sebagai tambahan, aset keuangan yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan (yang disebut ?inkonsistensi akuntansi?) yang timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian dengan basis berbeda. Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sepanjang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditetapkan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh atas aset keuangan dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain lain ? bersih?. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Reklasifikasi atas aset keuangan dan liabilitias Grup tidak mereklasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal, selain dari kejadian luar biasa dimana terdapat
Page 25
perubahan model bisnis. Liabilitas keuangan tidak pernah diklasifikasi. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan. Secara spesifik: ? Untuk aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?; ? Untuk instrumen utang diukur pada FVTOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen hutang diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?. Perbedaan nilai tukar lainnya diakui pada keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya. Lihat kebijakan akuntansi lindung nilai mengenai pengakuan perbedaan nilai tukar dimana komponen risiko mata uang asing dari aset keuangan ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing. Penurunan nilai aset keuangan Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) atas piutang usaha dan piutang lain-lain. Nilai kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal masing-masing instrumen keuangan. Grup selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha dan aset kontrak. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan untuk faktor spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Peningkatan risiko credit secara signifikan Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, Grup mempertimbangkan baik informasi kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan medukung, termasuk pengalaman historis dan informasi bersifat perkiraan masa depan, yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. Informasi masa depan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri di mana debitur Grup beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti Grup. Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: ? penurunan yang signifikan pada indikator pasar eksternal atas risiko kredit untuk instrumen keuangan tertentu, contohnya penurunan signifikan pada spread kredit, harga swap gagal bayar kredit bagi peminjam, atau rentang waktu atau tingkat nilai wajar aset keuangan lebih rendah dari biaya perolehan diamortisasinya; ? memburuknya kondisi usaha, keuangan atau ekonomi yang terjadi saat ini atau prakiraan yang akan menyebabkan penurunan signifikan atas kemampuan peminjam untuk menyelesaikan kewajiban utangnya; ? terdapat
Page 26
penurunan yang signifikan terhadap hasil operasi peminjam, baik secara aktual atau yang diperkirakan akan terjadi; ? peningkatan risiko kredit secara signifikan pada instrumen keuangan lainnya dari peminjam yang sama; ? perubahan signifikan yang tidak menguntungkan baik secara aktual atau yang diperkirakan dalam lingkungan peraturan, ekonomik, atau lingkungan teknologi peminjam yang mengakibatkan perubahan signifikan atas kemampuan peminjam dalam memenuhi kewajiban utangnya. Terlepas dari hasil penilaian di atas, Grup membuat praduga risiko kredit aset keuangan telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari 30 hari, kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal sebaliknya. Meskipun demikian, Grup mengasumsikan bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan bertekad memiliki risiko kredit rendah jika: a. instrumen keuangan memiliki risiko gagal bayar yang rendah; b. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam waktu dekat; dan c. memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Grup menganggap aset keuangan memiliki risiko kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit eksternal 'investment grade' sesuai dengan definisi yang dipahami secara global atau jika peringkat eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki peringkat internal 'performing'. Performing berarti bahwa rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada jumlah yang tertunggak. Grup secara teratur memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya jika perlu untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo. Definisi gagal bayar Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: ? ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau ? informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan membayar kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup). Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 60 hari kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. Aset keuangan memburuk Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai termasuk data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut: ? kesulitan keuangan yang signifikan dari penerbit atau peminjam; ? pelanggaran kontrak, seperti kejadian gagal bayar atau tunggakan; ? pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomik atau kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak peminjam, telah memberikan konsesi pada pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak peminjam tidak mengalami kesulitan tersebut; ? terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; ? hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu akibat kesulitan keuangan; atau ? pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan diskon sangat besar yang mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. Kebijakan penghapusan Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam prosedur pemulihan Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. Pengukuran dan
Page 27
pengakuan atas kerugian kredit ekspektasian Pengukuran kerugian kredit ekspektasian merupakan fungsi dari probability of default, loss given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. Penilaian probability of default dan loss given default berdasarkan data historis yang disesuaikan dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa depan sebelum tanggal gagal bayar yang ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman Grup mengenai kebutuhan pembiayaan masa depan yang spesifik dari debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan lainnya yang relevan. Untuk aset keuangan, kerugian kredit ekspektasian diestimasi sebagai selisih antara seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo kepada Grup sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diekspektasi akan diterima oleh Grup, didiskontokan pada suku bunga efektif awal. Untuk piutang sewa, arus kas yang digunakan untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian konsisten dengan arus kas yang digunakan dalam mengukur piutang sewa berdasarkan PSAK 73. Apabila kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur diukur secara kolektif untuk kasus dimana bukti kenaikan signifikan risiko kredit pada level intrumen invidual tidak tersedia, instrumen keuangan dikelompokkan dengan dasar sebagai berikut: ? Sifat instrumen keuangan (yaitu piutang usaha dan lain-lain dan jumlah tagihan kepada pelanggan Grup masing-masing dinilai sebagai grup terpisah); ? Status jatuh tempo; ? Sifat, besaran dan jenis industri debitur; ? Sifat jaminan untuk piutang sewa pembiayaan; dan ? Peringkat risiko kredit jika tersedia. Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh manajemen untuk memastikan setiap kelompok mempunyai karakteristik risiko yang sama. Jika Grup telah mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan sebesar ECL sepanjang umurnya pada tahun pelaporan sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan kini bahwa kondisi untuk ECL sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, Grup mengukur cadangan kerugian sejumlah ECL 12 bulan pada tanggal pelaporan kini, kecuali untuk aset yang menggunakan pendekatan yang disederhanakan. Grup mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait ke jumlah tercatat melalui akun cadangan kerugian, kecuali untuk investasi pada instrumen hutang yang diukur pada FVTOCI, dimana penyisihan kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Penghentian pengakuan aset keuangan Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan asset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. Liabilitas
Page 28
Keuangan dan Instrumen Ekuitas Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan atau ekuitas sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Pembelian kembali instrumen ekuitas Perusahaan (saham treasuri) diakui dan dikurangkan secara langsung dari ekuitas. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tersebut tidak diakui dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai ?FVTPL? atau ?pada biaya perolehan diamortisasi? menggunakan metode suku bunga efektif. Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Grup, dan komitmen yang diterbitkan oleh Grup untuk memberikan pinjaman dengan tingkat bunga di bawah pasar diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang diungkapkan di bawah ini. Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL Liabilitas keuangan diklasifikasi FVTPL ketika liabilitas keuangan merupakan 1) imbalan kontinjen yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL. Liabilitas keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika: ? diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau ? pada pengakuan awal merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola Grup secara bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini; atau ? merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai. Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang diperdagangkan dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal jika: ? mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan yang dapat timbul; atau ? liabilitas keuangan membentuk bagian dari kelompok aset keuangan, liabilitas keuangan atau keduanya dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan dan informasi tentang kelompok tersebut disediakan secara internal. ? Merupakan bagian kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 55 atau PSAK 71 mengizinkan seluruh kontrak gabungan (aset atau liabilitas) ditetapkan sebagai FVTPL. Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan pada FVTPL Liabilitas keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang timbul atas perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat kebijakan akuntansi lindung nilai). Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam bagian ?keuntungan lain-lain - bersih? dalam laporan laba rugi konsolidasian interim. Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit liabilitas diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pengakuan dampak risiko kredit di penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari nilai wajar atas liabilitas diakui dalam laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya, perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif Metode
Page 29
suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama tahun yang relevan. Suku
bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa
depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto
lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Keuntungan dan kerugian
kurs mata uang asing Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan atau kerugian kurs mata uang
asing ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dari instrumen. Keuntungan atau kerugian
kurs mata uang asing diakui dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak merupakan bagian
dari hubungan lindung nilai ditetapkan. Untuk yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk
lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah. Nilai wajar
liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
pada kurs yang berlaku pada akhir tahun pelaporan. ?Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. Ketika Grup bertukar
dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang
berbeda secara substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Grup memperhitungkan modifikasi
substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan
liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda
secara substansial jika nilai kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru,
termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima
dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa
arus kas yang didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak
substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini
dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi
dalam keuntungan dan kerugian lainnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Penjualan barang Pendapatan Grup terutama dihasilkan dari penjualan barang jadi kepada pelanggan. Revenue and expense recognition
Penjualan tersebut sebagian besar terdiri dari satu elemen pengiriman dan pendapatan diakui pada
satu titik waktu tertentu pada saat pengendalian barang telah dialihkan kepada pelanggan, Pendapatan
dari penjualan barang diukur berdasarkan imbalan yang menjadi haknya dalam kontrak dengan
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan, yaitu pada saat
pengiriman barang. Pendapatan listrik Pendapatan penjualan listrik diakui berdasarkan pemakaian
energi listrik (kWh). Umumnya, pelanggan dapat membeli token mereka sendiri (prabayar) atau ditagih
setiap bulan (pascabayar). Untuk pelanggan pascabayar, pendapatan dari penjualan listrik diakui
setiap bulan berdasarkan hasil baca meter atas pemakaian pelanggan. Untuk pelanggan prabayar,
Grup mengakui pendapatan berdasarkan estimasi jumlah penggunaan token pelanggan pada periode
tertentu. Pendapatan sewa tangki dan dermaga Kebijakan akuntansi untuk pendapatan sewa tangki
dan dermaga diungkapkan dalam Catatan 3n.
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan individu masing-masing entitas Grup diukur dan disajikan dalam mata uang dari Foreign currency translation
lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
konsolidasian interim interim dari Grup disajikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (US$) yang
Page 30
merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian
interim. Dalam penyusunan laporan keuangan interim entitas Grup, transaksi dalam mata uang selain
mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs
yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos nonmoneter yang diukur dalam biaya historis dalam valuta
asing tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs diakui dalam laba rugi pada periode saat terjadinya kecuali
untuk: ? Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan untuk tujuan lindung nilai risiko valuta asing
tertentu (lihat Catatan 3v untuk kebijakan akuntansi lindung nilai); dan ? Selisih kurs atas pos moneter
piutang atau utang dari kegiatan usaha luar negeri yang penyelesaiannya tidak direncanakan atau
tidak mungkin terjadi (karenanya membentuk bagian dari investasi bersih dalam kegiatan usaha luar
negeri), yang pada awalnya diakui pada penghasilan komprehensif lain dan direklasifikasi dari ekuitas
ke laba rugi pada pelepasan atau pelepasan sebagian investasi neto. Pembukuan RPU
diselenggarakan dalam Rupiah, mata uang fungsionalnya. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan
konsolidasian interim interim, aset dan liabilitas RPU dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun pelaporan. Pos penghasilan dan beban
dijabarkan menggunakan kurs rata-rata untuk periode tersebut, kecuali kurs berfluktuasi secara
signifikan selama periode tersebut, dalam hal ini kurs yang berlaku pada tanggal transaksi yang
digunakan. Selisih kurs yang timbul diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam ekuitas (dan diatribusikan pada kepentingan nonpengendali). Pada konsolidasi, selisih kurs
yang berasal dari penjabaran atas investasi bersih entitas luar negeri (termasuk pos-pos moneter yang
secara substansi membentuk bagian investasi bersih entitas luar negeri), dan atas pinjaman dan
instrumen mata uang lainnya yang ditetapkan sebagai lindung nilai atas investasi tersebut, diakui
dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah di
bawah judul cadangan selisih kurs penjabaran laporan keuangan. Goodwill dan penyesuaian nilai
wajar yang timbul dari akuisisi dari kegiatan usaha luar negeri diperlakukan sebagai aset dan liabilitas
dari kegiatan usaha luar negeri dan dijabarkan pada kurs tutup buku. Selisih kurs yang timbul diakui
pada penghasilan komprehensif lain.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor): a. Orang Transactions with related parties
atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i.
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor; atau iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk
dari entitas pelapor. a. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal
berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan sesama entitas anak saling berelasi dengan entitas lainnya). ii. Satu entitas
adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iv. Satu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah
entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
pelapor. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). viii. Entitas, atau
anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
Page 31
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian
interim.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini terutang dan pajak tangguhan. Pajak kini Pajak Income taxes
kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba
sebelum pajak seperti yang dilaporkan di laba rugi karena tidak memperhitungkan penghasilan atau
beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak memperhitungkan
pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Liabilitas Grup untuk pajak
kini dihitung berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada akhir tahun pelaporan. Provisi diakui
untuk penentuan pajak yang tidak pasti, tetapi kemungkinan besar akan mengakibatkan arus keluar
dana kepada otoritas pajak. Provisi diukur sebesar estimasi terbaik atas jumlah ekspektasian yang
terhutang. Penilaian berdasarkan pada pertimbangan professional pajak dalam Grup yang didukung
dengan pengalaman lalu atas aktivitas tersebut. Pajak tangguhan Pajak tangguhan diakui atas
perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian
interim interim dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak.
Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang
kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat
dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari
pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak
mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui
jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam periode ketika liabilitas
diselesaikan atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau
secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak
tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada
akhir tahun pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir tahun pelaporan dan dikurangi jumlah
tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Pajak kini dan pajak
tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali untuk pajak
penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di luar laba rugi (baik dalam
penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga
diakui di luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi
bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas
entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki intensi untuk
memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan
atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Provisi Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban
dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui
sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban kini pada akhir tahun pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang
meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
Page 32
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika pengaruh
nilai waktu uang bersifat material). Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian
provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila
terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Liabilitas diakui atas manfaat yang menjadi hak karyawan sehubungan Employee benefits
dengan upah dan gaji, cuti tahunan dan cuti sakit dalam periode di mana jasa terkait diserahkan,
sebesar jumlah yang tidak didiskontokan dari pembayaran manfaat ekspektasian sebagai imbalan atas
jasa tersebut. Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika karyawan mendapat hak. Provisi dibuat
untuk liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang diserahkan oleh karyawan sampai tanggal periode
pelaporan. Imbalan pascakerja program pensiun iuran pasti Pembayaran kepada program manfaat
pensiun iuran pasti dibebankan ketika karyawan telah menyerahkan jasa yang memberikan hak
kepada karyawan atas iuran. Imbalan pascakerja program imbalan pasti Grup membukukan imbalan
pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang Undang Ketenagakerjaan No.
13/2003. Grup menghitung selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan
undang-undang yang berlaku dengan manfaat yang diterima dari program asuransi untuk pensiun
normal. Perusahaan melakukan pendanaan untuk imbalan ini yang dikelola oleh sebuah perusahaan
asuransi. Pendanaan tersebut tidak memenuhi syarat sebagai aset program. Biaya penyediaan
imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang
dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan
dan kerugian aktuarial, tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali
diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin sebagai pos terpisah pada penghasilan
komprehensif lain di ekuitas dan tidak direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi
ketika terjadi amandemen program atau kurtailmen, atau ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi
terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto
dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori: ? Biaya
jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
penyelesaian). ? Beban atau pendapatan bunga neto. ? Pengukuran kembali. Grup menyajikan dua
komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat
sebagai biaya jasa lalu. Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan
konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti Grup. Surplus yang
dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomik yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program. Grup mengakui haknya
dalam penggantian berdasarkan polis asuransi sebagai aset terpisah, yang diukur sebesar nilai
wajarnya. Dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, beban terkait
dengan program imbalan pasti dapat disajikan secara neto setelah dikurangkan dengan jumlah yang
diakui dalam penggantian. Imbalan kerja jangka panjang lain Liabilitas yang diakui sehubungan dengan
imbalan kerja jangka panjang lain diukur pada nilai kini estimasi arus kas keluar masa depan yang
diharapkan akan dilakukan oleh Grup sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh karyawan hingga
tanggal pelaporan. Pesangon Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih dulu ketika
entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas mengakui biaya
restrukturisasi terkait.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik Earnings per share
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Page 33
Dividen Pada tanggal 17 Mei 2023, Perusahaan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Dividends
antara lain menyetujui pembagian dividen tambahan untuk tahun 2021 sebesar US$ 30.000 ribu yang
telah dibayarkan pada tanggal 20 Juni 2023. Pada tanggal 18 April 2022, Perusahaan
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, antara lain menyetujui penyisihan
cadangan sebesar US$ 3.000 ribu dan pembagian dividen tahun 2021 sebesar US$ 11.000 ribu yang
telah dibayarkan pada tanggal 20 Mei 2022.
Instrumen keuangan derivatif Grup menggunakan berbagai variasi instrumen keuangan derivatif untuk mengelola eksposur atas Derivative financial instruments
risiko suku bunga dan risiko perubahan nilai tukar mata uang asing termasuk kontrak valuta berjangka,
interest rate swap and cross currency swap. Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal
kontrak dilakukan dan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajarnya pada setiap akhir tahun
pelaporan. Dampak keuntungan atau kerugian diakui segera di laba rugi kecuali jika derivatif
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai di mana saat pengakuan di laba rugi bergantung
pada sifat dari hubungan lindung nilai. Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan
sedangkan derivatif dengan nilai wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling
hapus dalam laporan keuangan kecuali Grup memiliki hak yang memiliki kekuatan hukum dan intensi
untuk saling hapus. Suatu derivatif disajikan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka panjang jika
sisa jatuh tempo dari instrumen lebih dari 12 bulan dan tidak diharapkan akan direalisasi atau
diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan. Derivatif lainnya disajikan sebagai aset lancar atau liabilitas
jangka pendek.
Penerapan standar akutansi baru Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan standar dan sejumlah amendemen/ penyesuaian The implementation of new statements of
PSAK di bawah ini yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai accounting standards
pada atau setelah 1 Januari 2023. Penerapan atas PSAK baru/ revisi tidak mengakibatkan perubahan
atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
pada periode berjalan atau periode-periode sebelumnya. ? PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan
Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi ? PSAK 16 (amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum
Penggunaan yang Diintensikan ? PSAK 25 (amendemen) Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi
Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi ? PSAK 46 (amendemen) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Kombinasi bisnis a. Kombinasi Bisnis Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang Business combination
dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil
penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang
diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang
diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait
akuisisi diakui di dalam laba rugi pada saat terjadinya. Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui pada nilai wajar, kecuali untuk aset atau liabilitas pajak
tangguhan yang berkaitan dengan pengaturan imbalan kerja diakui dan diukur masing-masing
berdasarkan PSAK 46 Pajak Penghasilan (PSAK 46) dan PSAK 24 Imbalan Kerja (PSAK 24). Goodwill
diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang
sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika, setelah
penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih
pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang
sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih tersebut diakui
Page 34
segera dalam laba rugi sebagai keuntungan pembelian dengan diskon. Bila imbalan yang dialihkan
oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan
imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai
wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu
kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait
terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi
tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal
akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi. Perlakuan akuntansi
selanjutnya untuk perubahan nilai wajar dari imbalan kontinjensi yang tidak memenuhi syarat sebagai
penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjensi diklasifikasikan.
Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada setiap tanggal
pelaporan dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi lain diukur
ulang ke nilai wajar pada tanggal pelaporan selanjutnya dengan perubahan nilai wajar diakui di laba
rugi. Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugian dihasilkan,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang
sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana
perlakuan tersebut seperti jika kepemilikan tersebut dilepas/dijual. Jika akuntansi awal untuk kombinasi
bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah
sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya.
Selama periode pengukuran (lihat di atas), pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas
tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan
yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada
tanggal tersebut. Goodwill Goodwill timbul atas akuisisi dari suatu bisnis yang dicatat pada biaya
perolehan yang ssditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis tersebut dikurangi akumulasi penurunan
nilai, jika ada. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis,
dialokasikan sejak tanggal akuisisi ke masing-masing unit penghasil kas milik Grup yang diharapkan
dapat memperoleh manfaat dari sinergi kombinasi bisnis, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain
dari pihak yang diakuisisi ditempatkan ke unit-unit tersebut. Unit penghasil kas yang goodwill-nya telah
dialokasikan diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan bila ada indikasi bahwa unit penghasil kas
mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai ditentukan untuk goodwilldengan menilai jumlah yang
dapat dipulihkan dari masing-masing unit penghasil kas dimana goodwill dilekatkan. Apabila jumlah
yang dapat dipulihkan dari unit penghasil kas kurang dari nilai tercatat, kerugian penurunan nilai diakui
pada laba rugi. Kerugian penurunan nilai yang diakui untuk goodwill tidak dibalik pada
periodeberikutnya. Apabila goodwill merupakan bagian dari unit penghasil kas dan bagian dari operasi
di dalam unit penghasil kas tersebut dihentikan, goodwill dengan operasi yang dihentikan dimasukkan
dalam jumlah tercatat operasi saat menentukan keuntungan atau kerugian dari penghentian operasi.
Goodwill yang dihentikan dalam keadaan ini diukur berdasarkan nilai wajar relatif dari operasi yang
dihentikan dan porsi unit penghasil kas yang dipertahankan
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Laporan keuangan individu masing-masing entitas Grup diukur dan disajikan dalam mata uang dari Foreign currency transactions and balances
lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan
konsolidasian interim interim dari Grup disajikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (US$) yang
merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian
interim. Dalam penyusunan laporan keuangan interim entitas Grup, transaksi dalam mata uang selain
mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.
Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs
Page 35
yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos nonmoneter yang diukur dalam biaya historis dalam valuta
asing tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs diakui dalam laba rugi pada periode saat terjadinya kecuali
untuk: ? Selisih kurs atas transaksi yang ditetapkan untuk tujuan lindung nilai risiko valuta asing
tertentu (lihat Catatan 3v untuk kebijakan akuntansi lindung nilai); dan ? Selisih kurs atas pos moneter
piutang atau utang dari kegiatan usaha luar negeri yang penyelesaiannya tidak direncanakan atau
tidak mungkin terjadi (karenanya membentuk bagian dari investasi bersih dalam kegiatan usaha luar
negeri), yang pada awalnya diakui pada penghasilan komprehensif lain dan direklasifikasi dari ekuitas
ke laba rugi pada pelepasan atau pelepasan sebagian investasi neto. Pembukuan RPU
diselenggarakan dalam Rupiah, mata uang fungsionalnya. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan
konsolidasian interim interim, aset dan liabilitas RPU dijabarkan ke dalam Dolar Amerika Serikat
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada akhir tahun pelaporan. Pos penghasilan dan beban
dijabarkan menggunakan kurs rata-rata untuk periode tersebut, kecuali kurs berfluktuasi secara
signifikan selama periode tersebut, dalam hal ini kurs yang berlaku pada tanggal transaksi yang
digunakan. Selisih kurs yang timbul diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam ekuitas (dan diatribusikan pada kepentingan nonpengendali). Pada konsolidasi, selisih kurs
yang berasal dari penjabaran atas investasi bersih entitas luar negeri (termasuk pos-pos moneter yang
secara substansi membentuk bagian investasi bersih entitas luar negeri), dan atas pinjaman dan
instrumen mata uang lainnya yang ditetapkan sebagai lindung nilai atas investasi tersebut, diakui
dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah di
bawah judul cadangan selisih kurs penjabaran laporan keuangan. Goodwill dan penyesuaian nilai
wajar yang timbul dari akuisisi dari kegiatan usaha luar negeri diperlakukan sebagai aset dan liabilitas
dari kegiatan usaha luar negeri dan dijabarkan pada kurs tutup buku. Selisih kurs yang timbul diakui
pada penghasilan komprehensif lain.
Properti investasi Properti investasi adalah tanah untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau keduanya. Investment properties
Properti investasi diukur sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak
disusutkan. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika properti
investasi tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diharapkan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Goodwill Pada tanggal 28 Februari 2023, Grup melalui anak perusahaannya, CDI, menyelesaikan akuisisi 70% Goodwill
saham KDL. Grup mencatat goodwill sementara sebesar US$ 3.240 ribu (Catatan 38) yang timbul dari
akuisisi. Grup telah melibatkan tenaga ahli valuasi eksternal untuk membantu mereka dalam
pelaksanaan Alokasi Harga Beli (?PPA?).
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
interim interim dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi
yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi diakui di laporan posisi
keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam
bagian kepemilikan Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi yang
Page 36
terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi melebihi kepentingan Grup pada entitas asosiasi (yang mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas asosiasi), Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya. Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat hukum atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi. Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal pada saat investee menjadi entitas asosiasi. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi yang diakui pada tanggal akuisisi, diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Grup dari nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah pengujian kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada tahun diperolehnya investasinya. Persyaratan dalam PSAK 48 Penurunan Nilai Aset (?PSAK 48?), diterapkan untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilai sehubungan dengan investasi pada entitas asosiasi. Bila diperlukan, jumlah tercatat investasi (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan sisa investasi tersebut merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal sesuai dengan PSAK 71. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pada pelepasan asosiasi. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian metode ekuitas. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura bersama menjadi investasi pada entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan kepentingan. Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait). Ketika Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi, keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi diakui dalam laporan keuangan konsolidasian interim interim Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi yang tidak terkait dengan Grup. Grup menerapkan PSAK 71, termasuk persyaratan penurunan nilai, untuk kepentingan jangka panjang dalam entitas asosiasi atau ventura bersama ketika metode ekuitas tidak diterapkan dan yang merupakan bagian dari investasi neto pada investee. Selanjutnya, dalam menerapkan PSAK 71 untuk kepentingan jangka panjang, Grup tidak memperhitungkan penyesuaian nilai tercatat yang disyaratkan oleh PSAK 15 Investasi pada Entitas
Page 37
Asosiasi dan Ventura Bersama (PSAK 15) (misalnya, penyesuaian nilai tercatat kepentingan jangka
panjang yang timbul dari alokasi kerugian investee atau penilaian penurunan nilai berdasarkan PSAK
15).
Instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada saat Financial instruments
Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Aset keuangan dan
liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan
ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan,
pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan
aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba
rugi. Semua pembelian atau penjualan reguler aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya
berdasarkan tanggal perdagangan. Pembelian atau penjualan reguler adalah pembelian atau
penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh
peraturan atau konvensi di pasar. Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya diukur secara
keseluruhan pada biaya perolehan yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada klasifikasi aset
keuangan tersebut. Klasifikasi aset keuangan Instrumen utang yang memenuhi persyaratan berikut
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan ?
persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata
dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang. Instrumen utang selanjutnya
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), jika memenuhi kedua
kondisi berikut ini: ? aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan tercapai dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan ? persyaratan kontraktual dari aset
keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata-mata dari pembayaran pokok
dan bunga dari jumlah pokok terutang. Seluruh aset keuangan lain selanjutnya diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (?FVTPL?). Meskipun telah disebutkan sebelumnya, Grup dapat menetapkan pilihan
tak terbatalkan pada saat pengakuan awal aset keuangan sebagai berikut: ? menyajikan perubahan
selanjutnya nilai wajar investasi pada instrumen ekuitas dalam penghasilan komprehensif lain jika
kriteria tertentu dipenuhi (lihat di bawah); dan ? menetapkan aset keuangan yang memenuhi kriteria
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI sebagai diukur pada FVTPL, jika penetapan itu
mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan
(inkonsistensi akutansi) (lihat di bawah). Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku bunga efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen
utang dan mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Untuk instrumen
keuangan selain yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif adalah
tingkat suku bunga yang secara tepat mendiskontokan penerimaan kas masa depan (termasuk semua
biaya dan poin yang dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak termasuk kerugian kredit
ekspektasian, melalui umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika tepat, periode yang lebih
pendek, ke jumlah tercatat bruto instrumen utang pada saat pengakuan awal. Untuk aset keuangan
yang dibeli atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, suku bunga efektif yang disesuaikan
dengan risiko kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan, termasuk
estimasi kerugian kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen utang pada pengakuan awal. Biaya
perolehan diamortisasi dari aset keuangan adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah amortisasi kumulatif menggunakan metode
suku bunga efektif dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan
penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto aset keuangan adalah biaya perolehan
Page 38
diamortisasi dari aset keuangan, sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif untuk intrumen utang yang diukur selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi dan pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain, kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan, kecuali aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang berasal dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika pada tahun pelaporan keuangan selanjutnya, risiko kredit aset keuangan tersebut membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga diakui dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan. Untuk aset keuangan yang dibeli atau berasal dari aset keuangan memburuk, Grup mengakui pendapatan bunga dengan menerapkan suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko kredit atas biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan sejak pengakuan awal. Perhitungan tidak kembali ke basis bruto bahkan jika risiko kredit dari aset keuangan selanjutnya membaik sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami penurunan kredit. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain-lain bersih?. Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki oleh Grup diklasifikasikan sebagai FVTOCI. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Efek utang yang tercatat di bursa pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada efek utang yang tercatat di bursa tersebut sebagai akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan pendapatan bunga yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba rugi akan sama dengan jika efek utang yang tercatat di bursa ini diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari efek utang yang tercatat di bursa diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan revaluasi investasi. Jika efek utang yang tercatat yang terdaftar ini dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi. Aset keuangan pada FVTPL Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI (di atas) diukur pada FVTPL, khususnya: ? Investasi dalam instrumen ekuitas diklasifikasi sebagai FVTPL, kecuali Grup menetapkan investasi ekuitas yang dimiliki tidak untuk diperdagangkan dan bukan merupakan imbalan kontinjen dari kombinasi bisnis, sebagai FVTOCI pada pengakuan awal. ? Instrumen utang yang tidak memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, diklasifikasi sebagai FVTPL. Sebagai tambahan, aset keuangan yang memenuhi kriteria biaya perolehan diamortisasi dan FVTOCI dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan (yang disebut ?inkonsistensi akuntansi?) yang timbul dari pengukuran aset atau liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian dengan basis berbeda. Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam laba rugi sepanjang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai yang ditetapkan. Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga yang diperoleh atas aset keuangan dan dimasukkan dalam pos ?keuntungan lain lain ? bersih?. Nilai wajar ditentukan dengan cara yang dijelaskan dalam Catatan 45. Reklasifikasi atas aset keuangan dan liabilitias Grup tidak mereklasifikasi aset keuangan setelah pengakuan awal, selain dari kejadian luar biasa dimana terdapat perubahan model bisnis. Liabilitas keuangan tidak pernah diklasifikasi. Keuntungan dan kerugian kurs mata uang asing Jumlah tercatat aset keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang tersebut dan dijabarkan dengan menggunakan kurs spot pada setiap tanggal pelaporan. Secara
Page 39
spesifik: ? Untuk aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?; ? Untuk instrumen utang diukur pada FVTOCI yang bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai ditetapkan, selisih kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari instrumen hutang diakui dalam laba rugi pada pos ?keuntungan kurs mata uang asing - bersih?. Perbedaan nilai tukar lainnya diakui pada keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya. Lihat kebijakan akuntansi lindung nilai mengenai pengakuan perbedaan nilai tukar dimana komponen risiko mata uang asing dari aset keuangan ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk lindung nilai atas risiko mata uang asing. Penurunan nilai aset keuangan Grup mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) atas piutang usaha dan piutang lain-lain. Nilai kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada tanggal pelaporan untuk mencerminkan perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal masing-masing instrumen keuangan. Grup selalu mengakui ECL sepanjang umurnya untuk piutang usaha dan aset kontrak. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan untuk faktor spesifik debitur, kondisi ekonomi umum serta penilaian atas arah kondisi kini dan perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika, sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan pada bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Peningkatan risiko credit secara signifikan Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan penilaian, Grup mempertimbangkan baik informasi kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan medukung, termasuk pengalaman historis dan informasi bersifat perkiraan masa depan, yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. Informasi masa depan yang dipertimbangkan mencakup prospek masa depan industri di mana debitur Grup beroperasi, yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan pemerintah, lembaga terkait, dan organisasi serupa lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber eksternal aktual dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait dengan operasi inti Grup. Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: ? penurunan yang signifikan pada indikator pasar eksternal atas risiko kredit untuk instrumen keuangan tertentu, contohnya penurunan signifikan pada spread kredit, harga swap gagal bayar kredit bagi peminjam, atau rentang waktu atau tingkat nilai wajar aset keuangan lebih rendah dari biaya perolehan diamortisasinya; ? memburuknya kondisi usaha, keuangan atau ekonomi yang terjadi saat ini atau prakiraan yang akan menyebabkan penurunan signifikan atas kemampuan peminjam untuk menyelesaikan kewajiban utangnya; ? terdapat penurunan yang signifikan terhadap hasil operasi peminjam, baik secara aktual atau yang diperkirakan akan terjadi; ? peningkatan risiko kredit secara signifikan pada instrumen keuangan lainnya dari peminjam yang sama; ? perubahan signifikan yang tidak menguntungkan baik secara aktual atau yang
Page 40
diperkirakan dalam lingkungan peraturan, ekonomik, atau lingkungan teknologi peminjam yang mengakibatkan perubahan signifikan atas kemampuan peminjam dalam memenuhi kewajiban utangnya. Terlepas dari hasil penilaian di atas, Grup membuat praduga risiko kredit aset keuangan telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari 30 hari, kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal sebaliknya. Meskipun demikian, Grup mengasumsikan bahwa risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan bertekad memiliki risiko kredit rendah jika: a. instrumen keuangan memiliki risiko gagal bayar yang rendah; b. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya dalam waktu dekat; dan c. memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak selalu, menurunkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Grup menganggap aset keuangan memiliki risiko kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit eksternal 'investment grade' sesuai dengan definisi yang dipahami secara global atau jika peringkat eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki peringkat internal 'performing'. Performing berarti bahwa rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan tidak ada jumlah yang tertunggak. Grup secara teratur memantau efektivitas kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan dan merevisinya jika perlu untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo. Definisi gagal bayar Grup menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: ? ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau ? informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan membayar kreditornya, termasuk Grup, secara penuh (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Grup). Terlepas dari analisis di atas, Grup menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 60 hari kecuali jika Grup memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. Aset keuangan memburuk Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai termasuk data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut: ? kesulitan keuangan yang signifikan dari penerbit atau peminjam; ? pelanggaran kontrak, seperti kejadian gagal bayar atau tunggakan; ? pihak pemberi pinjaman, untuk alasan ekonomik atau kontraktual sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami pihak peminjam, telah memberikan konsesi pada pihak peminjam yang tidak mungkin diberikan jika pihak peminjam tidak mengalami kesulitan tersebut; ? terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya; ? hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu akibat kesulitan keuangan; atau ? pembelian atau penerbitan aset keuangan dengan diskon sangat besar yang mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. Kebijakan penghapusan Grup menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses kebangkrutan. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam prosedur pemulihan Grup, dengan mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit ekspektasian Pengukuran kerugian kredit ekspektasian merupakan fungsi dari probability of default, loss given default (yaitu besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar) dan eksposur pada gagal bayar. Penilaian probability of default dan loss given default berdasarkan
Page 41
data historis yang disesuaikan dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik di masa depan sebelum tanggal gagal bayar yang ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman Grup mengenai kebutuhan pembiayaan masa depan yang spesifik dari debiturnya, dan informasi perkiraan masa depan lainnya yang relevan. Untuk aset keuangan, kerugian kredit ekspektasian diestimasi sebagai selisih antara seluruh arus kas kontraktual yang jatuh tempo kepada Grup sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diekspektasi akan diterima oleh Grup, didiskontokan pada suku bunga efektif awal. Untuk piutang sewa, arus kas yang digunakan untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian konsisten dengan arus kas yang digunakan dalam mengukur piutang sewa berdasarkan PSAK 73. Apabila kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur diukur secara kolektif untuk kasus dimana bukti kenaikan signifikan risiko kredit pada level intrumen invidual tidak tersedia, instrumen keuangan dikelompokkan dengan dasar sebagai berikut: ? Sifat instrumen keuangan (yaitu piutang usaha dan lain-lain dan jumlah tagihan kepada pelanggan Grup masing-masing dinilai sebagai grup terpisah); ? Status jatuh tempo; ? Sifat, besaran dan jenis industri debitur; ? Sifat jaminan untuk piutang sewa pembiayaan; dan ? Peringkat risiko kredit jika tersedia. Pengelompokan ditelaah secara teratur oleh manajemen untuk memastikan setiap kelompok mempunyai karakteristik risiko yang sama. Jika Grup telah mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan sebesar ECL sepanjang umurnya pada tahun pelaporan sebelumnya, tetapi menentukan pada tanggal pelaporan kini bahwa kondisi untuk ECL sepanjang umurnya tidak lagi terpenuhi, Grup mengukur cadangan kerugian sejumlah ECL 12 bulan pada tanggal pelaporan kini, kecuali untuk aset yang menggunakan pendekatan yang disederhanakan. Grup mengakui keuntungan atau kerugian penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua instrumen keuangan dengan penyesuaian terkait ke jumlah tercatat melalui akun cadangan kerugian, kecuali untuk investasi pada instrumen hutang yang diukur pada FVTOCI, dimana penyisihan kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, dan tidak mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Penghentian pengakuan aset keuangan Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau Grup mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan asset yang ditransfer, maka Grup mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Grup masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam keuntungan (kerugian) nilai wajar bersih atas aset keuangan yang diukur pada FVTOCI dalam cadangan lainnya tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Instrumen utang dan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan atau ekuitas sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Instrumen
Page 42
ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Grup setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Pembelian kembali instrumen ekuitas Perusahaan (saham treasuri) diakui dan dikurangkan secara langsung dari ekuitas. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tersebut tidak diakui dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai ?FVTPL? atau ?pada biaya perolehan diamortisasi? menggunakan metode suku bunga efektif. Namun, liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan tidak memenuhi syarat untuk penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan diterapkan, kontrak jaminan keuangan yang diterbitkan oleh Grup, dan komitmen yang diterbitkan oleh Grup untuk memberikan pinjaman dengan tingkat bunga di bawah pasar diukur sesuai dengan kebijakan akuntansi spesifik yang diungkapkan di bawah ini. Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL Liabilitas keuangan diklasifikasi FVTPL ketika liabilitas keuangan merupakan 1) imbalan kontinjen yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22 diterapkan, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL. Liabilitas keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika: ? diperoleh terutama untuk tujuan dibeli kembali dalam waktu dekat; atau ? pada pengakuan awal merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola Grup secara bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini; atau ? merupakan derivatif yang tidak ditetapkan dan tidak efektif sebagai instrumen lindung nilai. Liabilitas keuangan selain liabilitas keuangan yang diperdagangkan dapat ditetapkan sebagai FVTPL pada saat pengakuan awal jika: ? mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkonsistensi pengukuran dan pengakuan yang dapat timbul; atau ? liabilitas keuangan membentuk bagian dari kelompok aset keuangan, liabilitas keuangan atau keduanya dikelola dan kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai dengan manajemen risiko atau strategi investasi yang didokumentasikan dan informasi tentang kelompok tersebut disediakan secara internal. ? Merupakan bagian kontrak yang mengandung satu atau lebih derivatif melekat, dan PSAK 55 atau PSAK 71 mengizinkan seluruh kontrak gabungan (aset atau liabilitas) ditetapkan sebagai FVTPL. Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan pada FVTPL Liabilitas keuangan pada FVTPL diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang timbul atas perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi sepanjang hal tersebut tidak menjadi bagian dari hubungan lindung nilai yang ditentukan (lihat kebijakan akuntansi lindung nilai). Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan atas liabilitas keuangan dan termasuk dalam bagian ?keuntungan lain-lain - bersih? dalam laporan laba rugi konsolidasian interim. Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan pada FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada perubahan risiko kredit liabilitas diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pengakuan dampak risiko kredit di penghasilan komprehensif lain akan menciptakan atau memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba rugi. Sisa perubahan dari nilai wajar atas liabilitas diakui dalam laba rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak akan direklasifikasi ke laba rugi; sebaliknya, perubahan tersebut dipindahkan ke saldo laba pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama tahun yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa
Page 43
depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto
lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Keuntungan dan kerugian
kurs mata uang asing Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan atau kerugian kurs mata uang
asing ditentukan berdasarkan biaya perolehan diamortisasi dari instrumen. Keuntungan atau kerugian
kurs mata uang asing diakui dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang tidak merupakan bagian
dari hubungan lindung nilai ditetapkan. Untuk yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk
lindung nilai atas risiko mata uang asing, keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui dalam
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah. Nilai wajar
liabilitas keuangan dalam mata uang asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut dan dijabarkan
pada kurs yang berlaku pada akhir tahun pelaporan. ?Penghentian pengakuan liabilitas keuangan
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. Ketika Grup bertukar
dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang
berbeda secara substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula, Grup memperhitungkan modifikasi
substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan
liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda
secara substansial jika nilai kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru,
termasuk setiap fee (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap fee (imbalan) yang diterima
dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa
arus kas yang didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak
substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini
dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi
dalam keuntungan dan kerugian lainnya.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan a. Berdasarkan Akta Notaris No. 5 tanggal 5 Juni 2023, oleh Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Events after reporting period
Jakarta, pemegang saham Perusahaan menyetujui penunjukan Bapak Chatri Eamsobhana sebagai
Komisaris Perusahaan sebagai pengganti Bapak Kulachet Dharachandra sebagai Direktur Perusahaan
sejak tanggal 1 Juli 2023. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
melalui Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0124197 tanggal 6 Juni 2023.
Penerapan standar akuntansi baru Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan standar dan sejumlah amendemen/ penyesuaian Adoption of new accounting standards
PSAK di bawah ini yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai
pada atau setelah 1 Januari 2023. Penerapan atas PSAK baru/ revisi tidak mengakibatkan perubahan
atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
pada periode berjalan atau periode-periode sebelumnya. ? PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan
Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi ? PSAK 16 (amendemen) Aset Tetap: Hasil Sebelum
Penggunaan yang Diintensikan ? PSAK 25 (amendemen) Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi
Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi ? PSAK 46 (amendemen) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian interim, standar dan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif amandemen-amandemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum effective
berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang
Page 44
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 ? PSAK 73 (amendemen) Sewa: Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik ? PSAK 1 (amandemen) Penyajian Laporan Keuangan : Penyajian Laporan Keuangan tekait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan ? PSAK 1 (amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 ? PSAK 74 Kontrak Asuransi ? PSAK 74 (amendemen) Kontrak Asuransi: Penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian interim, dampak dari penerapan standar dan amendemen tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian interim tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Page 45
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran laporan
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Entitas anak baru Aset tetap, akhir
keuangan aset
periode tetap tetap aset tetap periode
tetap
Translation
Property, plant, and New subsidiaries in Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, adjustment in
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment property, plant, and
period equipment period
equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
390,591 15 75,438 466,044
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 186,498 88 805 6,965 194,356 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 2,949,015 18,423 23 221,523 3,188,984 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 31,346 1,575 9,420 42,341 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,669 982 ( 75 ) 8 51 6,635
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 3,563,119 21,068 ( 75 ) 851 313,397 3,898,360 Directly owned
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 223,288 23,106 1,867 248,261 equipment, assets
under construction
Aset dalam Assets under
223,288 23,106 1,867 248,261
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
3,786,407 44,174 ( 75 ) 851 315,264 4,146,621
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 154,989 3,437 5,395 163,821 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,561,828 43,334 (3) 137,672 1,742,831 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 26,049 1,314 1 7,510 34,874 equipment, directly
Page 46
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,339 102 ( 75 ) 4 50 5,420
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,748,205 48,187 ( 75 ) 2 150,627 1,946,946 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
1,748,205 48,187 ( 75 ) 2 150,627 1,946,946
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,038,202 2,199,675
equipment
Page 47
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran laporan
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
keuangan aset
periode tetap tetap tetap periode
tetap
Translation
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, adjustment in
equipment, property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment property, plant, and
beginning period equipment period
equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
353,525 37,101 ( 35 ) 390,591
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 188,406 160 ( 2,068 ) 186,498 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 2,942,203 6,882 ( 18 ) ( 52 ) 2,949,015 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 31,227 123 (4) 31,346 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,719 ( 30 ) ( 20 ) 5,669
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 3,521,080 44,266 ( 30 ) ( 18 ) ( 2,179 ) 3,563,119 Directly owned
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 158,082 65,188 18 223,288 equipment, assets
under construction
Aset dalam Assets under
158,082 65,188 18 223,288
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
3,679,162 109,454 ( 30 ) ( 2,179 ) 3,786,407
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 149,374 6,381 ( 766 ) 154,989 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,475,025 86,848 ( 45 ) 1,561,828 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 23,840 2,212 (3) 26,049 equipment, directly
Page 48
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,222 181 ( 30 ) ( 34 ) 5,339
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,653,461 95,622 ( 30 ) ( 848 ) 1,748,205 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
1,653,461 95,622 ( 30 ) ( 848 ) 1,748,205
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,025,701 2,038,202
equipment
Page 49
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan Grup pada Disclosure of notes for property, plant and
tanggal 30 Juni 2023 sebesar US$ 206.350 ribu (31 Desember 2022: US$ 121.362 ribu). Penambahan equipment
aset tetap termasuk aset tetap KDL dan entitas anak yang diakuisi pada Februari 2023. Biaya
perolehan, termasuk penyesuaian nilai wajar, didasarkan pada pelaksanaan PPA pada Catatan 38.
Penambahan lainnya pada periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir
31 Desember 2022 berupa penambahan tanah dan aset tetap sebagian besar dalam pembangunan
yang ditujukan untuk proyek CAP2 yang masih dalam tahap pembangunan awal serta penambahan
aset tetap lainnya untuk menunjang kegiatan operasional Grup. Aset tetap dalam pembangunan pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagian besar merupakan proyek CAP2 yang masih
dalam tahap pembangunan awal berupa pengurusan akuisisi lahan tanah, aktivitas pematangan lahan
tanah dan Front End Engineering Design (FEED) dan diekspektasi untuk selesai pada tahun
2026-2027 (Catatan 44b). Grup memiliki beberapa bidang tanah yang berlokasi di Serang dan Cilegon
dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan (HGB). HGB tersebut berlaku antara 15 40 tahun yang
jatuh tempo antara tahun 2024 sampai dengan tahun 2051 dengan luas sebesar 259 hektar yang
digunakan untuk kegiatan operasional. Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak ada kesulitan
dalam perpanjangan hak atas tanah tersebut karena semua tanah telah dimiliki secara legal dan
didukung sepenuhnya oleh bukti kepemilikan yang sah. Aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan
kepada PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk, PT Mandiri Axa General
Insurance, PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Harta Aman Pratama
Tbk, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk dan PT Asuransi Bina Dana Artha Tbk, sebagai
berikut: Manajemen berpendapat nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas risiko kebakaran, bencana alam dan risiko lainnya yang mungkin atas aset yang
dipertanggungkan, termasuk gangguan usaha. Aset tetap digunakan sebagai jaminan secara pari
passu atas utang bank jangka panjang (Catatan 22) dan utang obligasi dalam mata uang Rupiah
(Catatan 23). Manajemen berpendapat bahwa pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 tidak
terdapat indikasi terjadinya penurunan nilai aset tetap.
Page 50
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Entitas anak baru aset Aset hak guna, periode
awal guna hak guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use New subsidiaries in right Right of use assets,
beginning period assets of use assets end period
Nilai perolehan, kotor Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, Carrying amount, gross
473 473
guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
593 593
use assets
Bangunan, aset hak guna 15,503 15,503 Building, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 461 461 Others, right of use assets
Aset hak guna 15,964 1,066 17,030 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, Carrying amount,
20 250 270
guna right of use assets accumulated depreciation
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
28 347 375
use assets
Bangunan, aset hak guna 3,453 864 4,317 Building, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 359 76 435 Others, right of use assets
Aset hak guna 3,812 988 597 5,397 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 12,152 11,633 Right of use assets Carrying amount
Page 51
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Penjabaran laporan Aset hak guna, periode
awal guna keuangan aset hak guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Translation adjustment in Right of use assets,
beginning period assets right of use assets end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 16,249 ( 746 ) 15,503 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 461 461 Others, right of use assets
Aset hak guna 16,710 ( 746 ) 15,964 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 1,625 1,727 101 3,453 Building, right of use assets Carrying amount,
Lainnya, aset hak guna 205 154 359 Others, right of use assets accumulated depreciation
Aset hak guna 1,830 1,881 101 3,812 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 14,880 12,152 Right of use assets Carrying amount
Page 52
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup menyewa beberapa aset termasuk tanah, gudang, kendaraan dan peralatan kantor. Masa sewa Disclosure of notes for right of use assets
adalah 2-10 tahun. Analisis jatuh tempo liabilitas sewa disajikan pada Catatan 21. Jumlah yang diakui
ke laba rugi yang timbul dari sewa adalah sebagai berikut: Beban penyusutan dicatat sebagai beban
pokok pendapatan. Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup berkomitmen sebesar US$ 226 ribu untuk sewa
jangka pendek (31 Desember 2022: US$ 193 ribu).
Page 53
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan 8% dari pendapatan untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dilakukan dengan pihak Disclosure of notes for revenue
berelasi (30 Juni 2022: 10%) (Catatan 40). Pendapatan dari kontrak kepada pelanggan Grup diakui
pada satu waktu tertentu ketika pengalihan pengendalian. Tidak terdapat penjualan kepada satu
pelanggan yang melebihi 10% dari pendapatan.
Page 54
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Sewa Tangki dan Service revenue 1
5,045 4,102
Dermaga
Pendapatan dari jasa 2 Daya Listrik & Service revenue 2
Jasa Kelistrikan 27,940
Lainnya
Pendapatan dari jasa 32,985 4,102 Service revenue
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Polyolefin 627,917 824,689
1
Pendapatan dari produk Product revenue 2
Styrene Monomer 117,897 146,601
2
Pendapatan dari produk Product revenue 3
Olefin 183,865 228,821
3
Pendapatan dari produk Product revenue 4
Butadiene 89,524 102,794
4
Pendapatan dari produk MTBE dan Product revenue 5
22,099 29,495
5 Butene-1
Pendapatan dari Product revenue
1,041,302 1,332,400
produk
Tipe pendapatan 1,074,287 1,336,502 Type of revenue
Page 55
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Polyolefin 526,603 800,188
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Styrene Monomer 109,924 144,557
domestik 2
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Olefin 40,608 105,481
domestik 3
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Butadiene 52,760 40,058
domestik 4
Pendapatan dari Daya Listrik & Domestic revenue 5
domestik 5 Jasa Kelistrikan 27,940
Lainnya
Pendapatan dari Sewa Tangki dan Domestic revenue 6
5,045 4,102
domestik 6 Dermaga
Pendapatan domestik 762,880 1,094,386 Domestic revenue
Pendapatan dari ekspor Export revenue 1
Olefin 143,257 123,340
1
Pendapatan dari ekspor Export revenue 2
Butadiene 36,764 62,736
2
Pendapatan dari ekspor MTBE dan Export revenue 3
22,099 29,495
3 Butene-1
Pendapatan dari ekspor Export revenue 4
Polyolefin 101,314 24,501
4
Pendapatan dari ekspor Export revenue 5
Styrene Monomer 7,973 2,044
5
Pendapatan ekspor 311,407 242,116 Export revenue
Sumber pendapatan 1,074,287 1,336,502 Source of revenue
Page 56
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 118,837 72,311 IDR Third party
USD 43,376 15,108 USD
Mata uang 162,213 ( 1,285 ) 160,928 87,419 ( 118 ) 87,301 Currency
Pihak berelasi IDR 15,208 14,846 IDR Related party
USD 3,070 USD
Mata uang 15,208 15,208 17,916 17,916 Currency
Page 57
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 89,746 99,321 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 44,432 5,882 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 26,901 31 - 60 days
61 - 90 hari 10,724 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 5,618 132 More than 90 days
Umur 87,675 6,014 Aging
Jatuh tempo Umur 177,421 ( 1,285 ) 176,136 105,335 ( 118 ) 105,217 Aging Due status
Page 58
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Pelanggan Dalam Rank 1, counterparty Third party
118,837 72,311
Negeri
Pihak 2 Pelanggan Luar Rank 2, counterparty
43,376 15,108
Negeri
Rincian pihak 162,213 ( 1,285 ) 160,928 87,419 ( 118 ) 87,301 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Synthetic Rank 1, counterparty Related party
8,666 7,792
Rubber Indonesia
Pihak 2 PT Nusantara Rank 2, counterparty
3,371 4,679
Polymer Solutions
Pihak 3 PT Tirta Surya Rank 3, counterparty
3,171 2,375
Raya
Pihak 4 SCG Chemicals Rank 4, counterparty
Trading
2,810
(Singapore) Pte.,
Ltd.
Pihak 5 Thai Polyethylene Rank 5, counterparty
260
Co., Ltd.
Rincian pihak 15,208 15,208 17,916 17,916 List of counterparty
Page 59
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 104,979 87,156 Domestic
International 72,442 18,179 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik atau 177,421 ( 1,285 ) 176,136 105,335 ( 118 ) 105,217 domestic or international
international
Page 60
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 118 118 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
1,167
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 1,285 118 trade receivables, ending
period
Page 61
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 1 Januari 2022, piutang usaha dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$ 175.510 ribu Disclosure of notes for trade receivables
(setelah dikurangi cadangan kerugian kredit sebesar US$ 118 ribu). Jangka waktu rata-rata kredit
penjualan barang berkisar antara 7 hingga 30 hari. Penjualan ekspor biasanya dilakukan dengan
menggunakan fasilitas Letter of Credit. Tidak ada bunga yang dibebankan untuk piutang yang belum
jatuh tempo. Sebelum menerima pelanggan baru, Grup akan menelaah apakah calon pelanggan
memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Sebelum menyetujui penjualan kredit, Grup memeriksa sisa
batas kredit yang dapat diberikan kepada pelanggan tersebut. Pelanggan diharuskan untuk melunasi
piutang sebelumnya, sebelum penjualan kredit yang baru disetujui. Otorisasi manajemen tingkat atas
diperlukan untuk menyetujui penjualan kredit yang telah melewati batas kredit. Cadangan kerugian
kredit untuk piutang usaha telah diukur sejumlah ECL sepanjang umur. ECL pada piutang usaha
diestimasi berdasarkan matriks provisi dengan mengacu pada pengalaman gagal bayar debitur masa
lalu dan analisis posisi keuangan debitur saat ini, disesuaikan dengan faktor-faktor yang spesifik dari
debitur dan kondisi ekonomi umum industri di mana debitur beroperasi. Tidak ada perubahan dalam
teknik estimasi atau asumsi signifikan yang dibuat selama tahun pelaporan berjalan. Tabel berikut
merinci profil risiko piutang usaha dari kontrak dengan pelanggan berdasarkan matriks provisi Grup.
Karena pengalaman historis kerugian kredit Grup tidak menunjukkan pola kerugian yang berbeda
signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda, ketentuan untuk cadangan kerugian berdasarkan
status masa lalu tidak lagi dipisahkan antara basis pelanggan Grup yang berbeda.
Page 62
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 117,010 111,925 Finished goods
Barang dalam proses 18,514 7,401 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
113,816 128,281
pembantu
Suku cadang 68,684 69,123 Spareparts
Persediaan, kotor 318,024 316,730 Inventories, gross
Persediaan 318,024 316,730 Inventories
Persediaan lancar 318,024 316,730 Current inventories
Page 63
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada periode berjalan, Grup telah menurunkan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih sebesar US$ Disclosure of notes for inventories
4.975 ribu yang dicatat sebagai beban dan termasuk dalam ?beban pokok pendapatan?. Manajemen
berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan tersebut cukup. Pada 30 Juni 2023, KDL,
entitas anak, memiliki penyisihan penurunan nilai suku cadang dan perlengkapan sebesar US$ 1.767
ribu. Pada tanggal 30 Juni 2023, sebagian persediaan diasuransikan kepada pihak ketiga terhadap
risiko kerugian atas risiko kebakaran, bencana alam dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan
sebesar US$ 366.000 ribu (31 Desember 2022: US$ 366.000 ribu). Manajemen berpendapat bahwa
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul pada Grup.
Page 64
[1634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Total bonds payable, Due date for bonds
Bond name Currency Interest rate Interest rate type
in foreign currency gross payable
Nama obligasi 1 Obligasi Bond name 1
Berkelanjutan IV
8.00%, 8.60%,
Chandra Asri IDR 132,275 132,275 5, 7, 10 tahun Fixed
9.30%
Petrochemical Tahap
I Tahun 2022
Nama obligasi 2 Obligasi Bond name 2
Berkelanjutan IV
Chandra Asri IDR 82,725 82,725 5, 7 tahun 8.40%, 8.90% Fixed
Petrochemical Tahap
II Tahun 2023
Nama obligasi 3 Obligasi Bond name 3
Berkelanjutan III
8.20%, 8.70%,
Chandra Asri IDR 66,413 66,413 3, 5, 7 tahun Fixed
9.20%
Petrochemical Tahap
I Tahun 2020
Nama obligasi 4 Obligasi Bond name 4
Berkelanjutan III
Chandra Asri IDR 39,860 39,860 3 tahun 0.082 Fixed
Petrochemical Tahap
II Tahun 2020
Nama obligasi 5 Obligasi Bond name 5
Berkelanjutan III
7.80%, 8.50%,
Chandra Asri IDR 66,240 66,240 3, 5, 7 tahun Fixed
9.00%
Petrochemical Tahap
III Tahun 2021
Nama obligasi 6 Obligasi Bond name 6
Berkelanjutan III
7.20%, 8.20%,
Chandra Asri IDR 66,013 66,013 5, 7, 10 tahun Fixed
9.00%
Petrochemical Tahap
IV Tahun 2021
Nama obligasi 7 Obligasi Bond name 7
Berkelanjutan III
Page 65
Chandra Asri IDR 92,671 92,671 5, 7, 10 tahun 7.20%, 8.10%, Fixed
Petrochemical Tahap 8.80%
V Tahun 2022
Nama obligasi 8 Obligasi Bond name 8
Berkelanjutan II
Chandra Asri IDR 49,791 49,791 5 tahun 0.087 Fixed
Petrochemical Tahap
III Tahun 2020
Nama obligasi 9 Obligasi Bond name 9
Berkelanjutan I
Chandra Asri IDR 15,191 15,191 7 tahun 0.0975 Fixed
Petrochemical Tahap
I Tahun 2017
Nama obligasi 10 Obligasi Bond name 10
Berkelanjutan I
Chandra Asri IDR 19,815 19,815 7 tahun 0.09 Fixed
Petrochemical Tahap
II Tahun 2018
Nama obligasi 630,994 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Total bonds payable, Due date for bonds
Bond name Currency Interest rate Interest rate type
in foreign currency gross payable
Nama obligasi 1 Obligasi Bond name 1
Berkelanjutan IV
8.00%, 8.60%,
Chandra Asri IDR 126,288 126,288 5, 7, 10 tahun Fixed
9.30%
Petrochemical Tahap
I Tahun 2022
Nama obligasi 2 Obligasi Bond name 2
Berkelanjutan III
8.20%, 8.70%,
Chandra Asri IDR 63,373 63,373 3, 5, 7 tahun Fixed
9.20%
Petrochemical Tahap
I Tahun 2020
Nama obligasi 3 Obligasi Bond name 3
Berkelanjutan III
Chandra Asri IDR 38,048 38,048 3 tahun 0.082 Fixed
Petrochemical Tahap
II Tahun 2020
Page 66
Nama obligasi 4 Obligasi Bond name 4
Berkelanjutan III 7.80%, 8.50%,
Chandra Asri IDR 63,279 63,279 3, 5, 7 tahun Fixed
9.00%
Petrochemical Tahap
III Tahun 2021
Nama obligasi 5 Obligasi Bond name 5
Berkelanjutan III
7.20%, 8.20%,
Chandra Asri IDR 63,043 63,043 5, 7, 10 tahun Fixed
9.00%
Petrochemical Tahap
IV Tahun 2021
Nama obligasi 6 Obligasi Bond name 6
Berkelanjutan III
7.20%, 8.10%,
Chandra Asri IDR 88,498 88,498 5, 7, 10 tahun Fixed
8.80%
Petrochemical Tahap
V Tahun 2022
Nama obligasi 7 Obligasi Bond name 7
Berkelanjutan II
Chandra Asri IDR 47,519 47,519 5 tahun 0.087 Fixed
Petrochemical Tahap
III Tahun 2020
Nama obligasi 8 Obligasi Bond name 8
Berkelanjutan I
Chandra Asri IDR 14,479 14,479 7 tahun 0.0975 Fixed
Petrochemical Tahap
I Tahun 2017
Nama obligasi 9 Obligasi Bond name 9
Berkelanjutan I
Chandra Asri IDR 25,238 25,238 7 tahun 0.09 Fixed
Petrochemical Tahap
II Tahun 2018
Nama obligasi 529,765 Bond name
Page 67
[1634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat dalam akun biaya yang masih harus dibayar. Grup telah Disclosure of notes for bonds payable
melakukan pembayaran utang obligasi sebesar US$ 6.589 ribu untuk periode enam bulan yang
berakhir 30 Juni 2023 (31 Desember 2022: US$ 58.944 ribu). Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri
Petrochemical Pada tanggal 29 Juli 2022, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical dengan jumlah pokok sebesar Rp 8
triliun (setara dengan US$ 534.831 ribu) (Catatan 1c). Dalam rangka Obligasi Chandra Asri
Petrochemical Berkelanjutan IV, Perusahaan telah menerbitkan: - Obligasi Berkelanjutan IV Chandra
Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2022 Pada tanggal 9 Agustus 2022, Perusahaan melakukan
penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap I sebesar Rp 2
triliun (setara dengan US$ 134.093 ribu). Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C
masing-masing sebesar 8,00%, 8,60% dan 9,30%, masing-masing akan dilakukan pada tanggal 3
Agustus 2027, 3 Agustus 2029, dan 3 Agustus 2032. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-?
dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan
tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT
BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas sebagai
Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian
swap suku bunga dan mata uang atas sebagian obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika
Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. Perusahaan diwajibkan untuk memelihara
rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan ekuitas tidak lebih dari 1:1. - Obligasi
Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2023 Pada tanggal 1 Maret 2023,
Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical
Tahap II Tahun 2023 sebesar Rp 1,25 Triliun (setara dengan US$ 82.021 ribu). Pelunasan Obligasi
Seri A dan Seri B masing-masing akan dilakukan pada 28 Februari 2028 dan 28 Februari 2030.
Tingkat bunga per tahun untuk Seri A dan Seri B masing-masing sebesar 8,40% dan 8,90%, yang
dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa
Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan
Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga
dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal
pembayaran bunga dan pokok. Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang
konsolidasian yang dikenakan bunga (tanpa memperhitungkan bagian utang berbasis non-recourse)
dan ekuitas tidak lebih dari 1:1. Pinjaman non-recourse merupakan pinjaman CDI yang diperoleh dari
PT Bank OCBC NISP Tbk (Catatan 22). Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Pada
tanggal 13 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan
Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical sebesar Rp 5 triliun (setara dengan US$
336.089 ribu) (Catatan 1c). Dalam rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan III,
Perusahaan telah menerbitkan: - Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun
Page 68
2020 Pada tanggal 26 Agustus 2020, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I sebesar Rp 1 triliun (setara dengan US$ 68.325 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 26 Agustus 2023, 26 Agustus 2025 dan 26 Agustus 2027. Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 8,20%, 8,70% dan 9,20% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. - Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2020 Pada tanggal 5 Nopember 2020, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 600 miliar (setara dengan US$ 40.358 ribu). Pelunasan Obligasi akan dilakukan pada 4 Nopember 2023. Tingkat bunga per tahun sebesar 8,20% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. - Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2021 Pada tanggal 16 April 2021, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III sebesar Rp 1 triliun (setara dengan US$ 68.339 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 15 April 2024, 15 April 2026 dan 15 April 2028. Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 7,80%, 8,50% dan 9,00% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT Bahana Sekuritas sebagai agen penjualan, PT BCA Sekuritas dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. - Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap IV Tahun 2021 Pada tanggal 1 Nopember 2021, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap IV sebesar Rp 1 triliun (setara dengan US$ 69.828 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 29 Oktober 2026, 29 Oktober 2028 dan 29 Oktober 2031. Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 7,20%, 8,20% dan 9,00% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Shinhan Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. - Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap
Page 69
V Tahun 2022 Pada tanggal 9 Maret 2022, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap V sebesar Rp 1,4 triliun (setara dengan US$ 97.568 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing akan dilakukan pada 8 Maret 2027, 8 Maret 2029 dan 8 Maret 2032. Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 7,20%, 8,10% dan 8,80% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk keperluan modal kerja. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian. Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan ekuitas tidak lebih dari 1:1. Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Pada tanggal 13 Desember 2018, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical sebesar Rp 2 triliun (setara dengan US$ 137.589 ribu) (Catatan 1c). Dalam rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan II, Perusahaan telah menerbitkan: ? Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2019 Pada tanggal 24 Mei 2019, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2019 sebesar Rp 750 miliar (setara dengan US$ 53.953 ribu). Tingkat bunga per tahun sebesar 9,5% yang dibayarkan setiap triwulan. Pelunasan Obligasi telah dilakukan pada 29 Mei 2022. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 25 Mei 2022. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. ? Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2020 Pada tanggal 7 Februari 2020, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan II Chandra Asri Petrochemical Tahap III sebesar Rp 750 miliar (setara dengan US$ 54.829 ribu). Pelunasan Obligasi akan dilakukan pada 12 Februari 2025. Tingkat bunga per tahun sebesar 8,70% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian. Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1. Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Pada tanggal 4 Desember 2017, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk menerbitkan Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I sebanyak-banyaknya sebesar Rp 1 triliun (setara dengan US$ 73.926 ribu) (Catatan 1c). Dalam rangka Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I, Perusahaan telah menerbitkan: ? Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2017 Pada tanggal 12 Desember 2017, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap I dengan
Page 70
menerbitkan Obligasi Seri A sebesar Rp 150 miliar (setara dengan US$ 11.038 ribu), Seri B sebesar Rp 120,25 miliar (setara dengan US$ 8.849 ribu) dan Seri C sebesar Rp 229,75 miliar (setara dengan US$ 16.907 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A dan B masing-masing telah dilakukan pada tanggal 12 Desember 2020 dan 12 Desember 2022 sementara pelunasan Seri C akan dilakukan pada tanggal 12 Desember 2024. Tingkat bunga per tahun untuk Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 8,40%, 9,10% dan 9,75% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. Pinjaman ini dijamin dengan fidusia mesin milik Perusahaan. ? Obligasi Berkelanjutan I Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2018 Pada tanggal 2 Maret 2018, Perusahaan melakukan penawaran umum atas Obligasi Chandra Asri Petrochemical Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2018 dengan menerbitkan Obligasi Seri A sebesar Rp 100 miliar (setara dengan US$ 7.275 ribu), Seri B sebesar Rp 100 miliar (setara dengan US$ 7.275 ribu) dan Seri C sebesar Rp 300 miliar (setara dengan US$ 21.825 ribu). Pelunasan Obligasi Seri A dan B masing-masing telah dilakukan pada tanggal 1 Maret 2021 dan 1 Maret 2023 sementara pelunasan Seri C akan dilakukan pada tanggal 1 Maret 2025. Tingkat bunga per tahun untuk Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C masing-masing sebesar 7,50%, 8,25% dan 9,00% yang dibayarkan setiap triwulan. Obligasi ini memperoleh pemeringkatan ?AA-? dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan surat penegasan atas pemeringkatan tanggal 10 Mei 2023. Pinjaman ini dijamin dengan 2 bidang tanah di Kelurahan Gunung Sugih dan fidusia mesin milik Perusahaan. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga dan mata uang atas obligasi tersebut dari Rupiah menjadi Dolar Amerika Serikat pada setiap tanggal pembayaran bunga dan pokok. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bertindak sebagai agen pembayaran, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat, PT BCA Sekuritas dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Emisi dan Pelaksana Efek. Dana yang diperoleh dari pinjaman sebagian digunakan untuk pelunasan pinjaman jangka panjang. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian. Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio jumlah utang konsolidasian yang dikenakan bunga dan Ekuitas tidak lebih dari 1:1. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi yang ditetapkan seluruh utang obligasi.
Page 71
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 35,281 149,239 IDR Third party
USD 134,226 275,104 USD
Mata uang lainnya 337 1,180 Other currency
Mata uang 169,844 425,523 Currency
Pihak berelasi IDR 1,026 184 IDR Related party
USD 2,458 16,686 USD
Mata uang 3,484 16,870 Currency
Page 72
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Pemasok Luar Negeri 137,397 284,484 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Pemasok Dalam Negeri 32,447 141,039 Rank 2, counterparty
Rincian pihak 169,844 425,523 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 SCG Chemicals Rank 1, counterparty Related party
Trading (Singapore) 12,220
Pte., Ltd.
Pihak 2 PTT International Rank 2, counterparty
2,458 4,466
Trading Pte., Ltd.
Pihak 3 PT SCG Barito Rank 3, counterparty
1,026 184
Logistics
Rincian pihak 3,484 16,870 List of counterparty
Page 73
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, dan jasa baik dari Disclosure of notes for trade payables
pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 120 hari. Tidak ada bunga yang
dibebankan pada utang usaha. Tidak terdapat jaminan yang diberikan atas utang usaha.
Page 74
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 128,281 183,961 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 820,706 858,881 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 113,816 128,281 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 835,171 1,171,123 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 27,613 28,150 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 82,123 81,596 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 944,907 1,280,869 Total production cost
Barang setengah jadi awal 7,401 12,720 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 18,514 18,737 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 933,794 1,274,852 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 111,925 162,744 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 97,239 87,160 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 117,011 190,745 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
1,002 1,145
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
1,026,949 1,335,156
pendapatan
Page 75
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak ada pembelian bahan baku untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dilakukan Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan dengan pihak berelasi (30 Juni 2022: 1%) (Catatan 40). 12% dari jumlah pembelian barang jadi pada
periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dilakukan dengan pihak berelasi (30 Juni 2022: 5%)
(Catatan 40).
Page 76
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 92,167 92,167 63,367 63,367 IDR Bank Central Asia Tbk
USD 56,157 56,157 57,339 57,339 USD
Mata uang 148,324 120,706 Currency
Bank Rakyat Indonesia USD 73,012 73,012 74,872 74,872 USD Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 73,012 74,872 Currency (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 266,259 266,259 272,115 272,115 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 266,259 272,115 Currency
Bank Negara Indonesia USD 247,977 247,977 249,434 249,434 USD Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 247,977 249,434 Currency (Persero) Tbk
Bank Permata Tbk IDR 19,333 19,333 22,125 22,125 IDR Bank Permata Tbk
USD 17,370 17,370 20,821 20,821 USD
Mata uang 36,703 42,946 Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 153,381 153,381 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
USD 149,564 149,564 99,897 99,897 USD
Mata uang 302,945 99,897 Currency
Bank asing lainnya USD 58,111 58,111 63,897 63,897 USD Other foreign banks
Mata uang 58,111 63,897 Currency
Bank lokal lainnya USD 10,390 10,390 11,038 11,038 USD Other local banks
Mata uang 10,390 11,038 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,143,721 934,905 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,143,721 934,905 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi (0) (0) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 1,143,721 934,905 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
Page 77
tahun atas utang bank 44,878 54,402 Liabilitas jangka panjang atas utang bank 1,098,843 880,503 Long-term bank loans
Page 78
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat dalam akun biaya yang masih harus dibayar. Grup telah Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang melakukan pembayaran utang bank jangka panjang sebesar US$ 42.364 ribu untuk periode enam
bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (2022: US$173.420 ribu). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, Grup telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman yang ditetapkan lenders. Pinjaman
Berjangka US$ 280 Juta Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 114 tanggal 11 Juni 2021,
Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 280.000 ribu atau ekuivalen
dalam mata uang Rupiah dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan
mengambang sebesar LIBOR/JIBOR 6 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu maksimal 84
bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk membiayai kegiatan operasional
Perusahaan. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak
melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Consolidated
Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 100%. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah
melakukan perjanjian swap suku bunga terhadap sebagian pinjaman pada setiap tanggal pembayaran
bunga. Pinjaman Berjangka US$ 250 Juta Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 19 tanggal 5
Oktober 2021, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 250.000 ribu dari
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang sebesar
LIBOR 6 bulan + persentase tertentu. Fasilitas terdiri dari Kredit I dengan pokok sebesar US$ 150.000
ribu, jangka waktu 84 bulan dan grace period 12 bulan serta Kredit II dengan pokok sebesar US$
100.000 ribu, jangka waktu 120 bulan dan grace period 24 bulan. Dana yang diperoleh dari Kredit I dan
Kredit II masing-masing digunakan untuk pelunasan 4,95% Senior Unsecured Notes US$ 300.000.000
dan untuk pembiayaan kebutuhan pra-operasi CAP2. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu
yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian
dan memelihara rasio Total Debt to Equity tidak melebihi 100%. Secara bersamaan, Perusahaan juga
telah melakukan perjanjian swap suku bunga terhadap sebagian pinjaman pada setiap tanggal
pembayaran bunga. Pinjaman Berjangka US$ 60 Juta dan Rp 1 Triliun Berdasarkan Akta Perjanjian
Kredit No. 74 tanggal 28 September 2021, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka
sebesar US$ 60.000 ribu dan Rp 1 triliun (setara dengan US$ 70.136 ribu) dari PT Bank Central Asia
Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan +
persentase tertentu dan JIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 84 bulan dan grace
period 6 bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk keperluan general multi purpose,
termasuk modal kerja Perusahaan. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi
Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara
rasio Total Debt to Equity tidak melebihi 100%. Pinjaman Berjangka US$ 150 Juta Berdasarkan Akta
Perjanjian Kredit No.73 tanggal 7 Juli 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Investasi sebesar
US$ 150.000 ribu dari PT Bank OCBC NISP Tbk., dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang
masing-masing sebesar SOFR 6 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 96 bulan. Dana
yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk pembiayaan kegiatan usaha perusahaan sehari-hari.
Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan
hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Consolidated
Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 150%. Pinjaman Berjangka US$ 75 Juta Berdasarkan
Page 79
Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 3 Januari 2022, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka Sebesar US$ 75.000 ribu dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 84 bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk keperluan general corporate purpose Perusahaan. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Consolidated Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 100%. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga terhadap sebagian pinjaman pada setiap tanggal pembayaran bunga. Pinjaman Berjangka US$ 70 Juta Berdasarkan Perjanjian Fasilitas US$ 70.000 ribu tanggal 27 Mei 2021, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 70.000 ribu dari Kasikornbank Public Company Limited dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 84 bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk pembiayaan capital expenditure Perusahaan. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Debt to Equity tidak melebihi 100%. Secara bersamaan, Perusahaan juga telah melakukan perjanjian swap suku bunga terhadap sebagian pinjaman pada setiap tanggal pembayaran bunga. Pinjaman Berjangka US$ 35 Juta dan Rp 585.340 Juta Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 15 Mei 2020, Perusahaan memperoleh Fasilitas Pinjaman Berjangka sebesar US$ 35.000 ribu dan Rp 585.340 juta (setara dengan US$ 39.261 ribu) dari PT Bank Permata Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dan JIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 60 bulan dan grace period 6 bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk membiayai kebutuhan Perusahaan dan entitas anak secara umum, mencakup biaya modal, beban operasional dan kebutuhan pendanaan kembali. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Consolidated Interest-Bearing Loan to Equity tidak melebihi 100%. Pinjaman Berjangka US$ 13 Juta Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 89 tanggal 15 April 2021, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Investasi sebesar US$ 13.000 ribu dari PT Bank KEB Hana Indonesia dengan tingkat suku bunga tahunan mengambang masing-masing sebesar LIBOR 3 bulan + persentase tertentu dengan jangka waktu 60 bulan. Dana yang diperoleh dari pinjaman digunakan untuk Financing & Refinancing Sustainable Project (Enclosed Ground Flare & E-Forklift). Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi Perusahaan untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Consolidated Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 125%. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Berdasarkan Perjanjian Kredit No. CRO.JKO/ 0074/KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU memperoleh fasilitas kredit investasi sebesar Rp 90.000 juta (setara dengan US$ 6.383 ribu) dengan tingkat suku bunga 9% dan jangka waktu 72 bulan dan grace period 18 bulan. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo utang bank sebesar US$ 3.743 ribu (December 31, 2022: US$ 4.053 ribu) dengan liabilitas yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar US$ 996 ribu (December 31, 2022: US$ 954 ribu). Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 54.445 m2 dan 45 unit tangki yang berdiri di atasnya berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo Ampel, Serang, Banten dengan Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 32, SHGB No. 34, dan SHGB No. 198 atas nama PT Redeco Petrolin Utama dan piutang usaha fidusia sebesar Rp 10 miliar (setara dengan US$ 709 ribu). RPU diwajibkan untuk melaporkan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak dilaksanakan pembagian dividen. Pembagian dividen dapat dilakukan sepanjang RPU memenuhi rasio keuangan berikut: ? Rasio dividen yang dibayarkan dengan laba bersih tidak boleh melebihi 100%. ? Rasio hutang dengan ekuitas maksimal 200%. ? Debt Service Charge Ratio minimal 120%. ? Ekuitas tidak diperkenankan
Page 80
negatif. PT Bank OCBC NISP Tbk Pada tanggal 17 Februari 2023, CDI mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka dari PT Bank OCBC NISP Tbk sebesar Rp 2.300 miliar (atau setara dengan US$ 151.340 ribu) dengan tingkat suku bunga IDR JIBOR + persentase tertentu per tahun dan jangka waktu 10 tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 17 Februari 2033. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo utang bank adalah sebesar Rp 2.293 miliar (setara dengan US$ 153.005 ribu). Fasilitas pinjaman ini dijaminkan oleh gadai atas 100% saham yang dimiliki Perusahaan atas CDI, gadai 70% saham yang dimiliki CDI atas KDL dan 49% saham yang dimiliki CDI atas KTI. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi CDI untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 3x. PT Bank Central Asia Tbk Pada tanggal 5 Juni 2023, KDL mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka dari PT Bank Central Asia Tbk sebesar Rp 750 miliar (atau setara dengan US$ 50.000 ribu) dengan tingkat suku bunga IDR JIBOR + persentase tertentu per tahun dan jangka waktu 7 tahun yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 Juni 2030. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo utang bank adalah sebesar US$ 45.047 ribu. Perjanjian ini mencakup persyaratan tertentu yang membatasi KDL untuk tidak melakukan hal-hal tertentu yang tercantum dalam perjanjian dan memelihara rasio Total Interest-Bearing Debt to Equity tidak melebihi 1x.
Page 81
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 92,167 2030-06-07 0.0899 Float IDR Bank Central Asia Tbk
USD 56,157 2028-12-27 0.0724 Float USD
Bank Rakyat Indonesia USD USD Bank Rakyat Indonesia
73,012 2029-01-03 0.0754 Float
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 266,259 2028-03-29 0.0762 Float USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Negara Indonesia USD USD Bank Negara Indonesia
247,977 2031-10-04 0.0749 Float
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Permata Tbk IDR 19,333 2025-11-15 0.0906 Float IDR Bank Permata Tbk
USD 17,370 2025-11-15 0.0762 Float USD
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 153,381 2033-02-27 0.0939 Float IDR Bank OCBC Nisp Tbk
USD 149,564 2032-08-01 0.0737 Float USD
Bank asing lainnya USD 58,111 2028-04-30 0.0783 Float USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya USD 10,390 2026-04-30 0.0755 Float USD Other local banks
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency loan bank loan long-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 63,367 2029-03-23 0.0863 Float IDR Bank Central Asia Tbk
USD 57,339 2028-12-27 0.0698 Float USD
Bank Rakyat Indonesia USD USD Bank Rakyat Indonesia
74,872 2029-01-03 0.0703 Float
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 272,115 2028-03-29 0.0745 Float USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Negara Indonesia USD USD Bank Negara Indonesia
249,434 2031-10-04 0.0728 Float
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Page 82
Bank Permata Tbk IDR 22,125 2025-11-15 0.0798 Float IDR Bank Permata Tbk
USD 20,821 2025-11-15 0.0691 Float USD
Bank OCBC Nisp Tbk USD 99,897 2032-08-01 0.0643 Float USD Bank OCBC Nisp Tbk
Bank asing lainnya USD 63,897 2028-04-30 0.0696 Float USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya USD 11,038 2026-04-30 0.0666 Float USD Other local banks
Page 83
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 598 598 636 636 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 598 636 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 598 636 Currency Creditor bank name
Page 84
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Perusahaan Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 91 tanggal 16 Desember 2004 sebagaimana yang Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek terakhir kalinya diubah dengan Perubahan 20 atas Perjanjian Kredit tanggal 20 Mei 2022 (?Addendum
20?), Perusahaan memperoleh penawaran fasilitas kredit modal kerja sebesar US$ 80.000 ribu dari PT
Bank Central Asia Tbk, dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar LIBOR + persentase tertentu dan
jangka waktu 12 bulan. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 27 Juli 2023 melalui
?Addendum 20? di atas. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo pinjaman ini berjumlah nihil (31 Desember
2022: nihil). Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 43 tanggal 28 September 2011 sebagaimana yang
terakhir kalinya diubah terhadap perjanjian kredit nomor 423/PPWK/EB/0819 tanggal 29 Juni 2020,
Perusahaan memperoleh penawaran fasilitas kredit modal kerja sebesar US$ 20.000 ribu dari PT Bank
Danamon Indonesia Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar SOFR (Secured overnight
financing rate) + persentase tertentu dan jangka waktu 12 bulan. Perjanjian ini telah diperpanjang
sampai dengan 30 Juli 2023. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo pinjaman ini berjumlah nihil (31
Desember 2022: nihil). Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 3 tanggal 3 Januari 2022, Perusahaan
memperoleh penawaran fasilitas kredit modal kerja sebesar US$ 75.000 ribu dari PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar LIBOR + persentase tertentu.
Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 3 Januari 2024. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo
pinjaman ini berjumlah nihil (31 Desember 2022: nihil). RPU Berdasarkan Perjanjian Kredit No.
CRO.JKO/0075/KMK/2019 tanggal 19 September 2019, RPU memperoleh penawaran fasilitas kredit
modal kerja sebesar Rp 10 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perjanjian ini telah diperpanjang
sampai dengan 18 September 2023 melalui Adendum III atas perjanjian No. CM2.JKO/SPPK.531/2022
tanggal 14 September 2022 dengan tingkat suku bunga tahunan sebesar 8,25% + persentase tertentu
dan jangka waktu 12 bulan. Pada tanggal 30 Juni 2023, saldo pinjaman ini berjumlah US$ 598 ribu (31
Desember 2022: US$ 636 ribu). Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 54.445 m2 dan 45
unit tangki yang berdiri di atasnya berlokasi di Desa Mangunreja, Pulo Ampel, Serang, Banten dengan
Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 32, SHGB No. 34, dan SHGB No. 198 atas nama PT Redeco
Petrolin Utama dan piutang usaha fidusia sebesar Rp 10 miliar (setara dengan US$ 709 ribu). Grup
telah melakukan pembayaran utang bank jangka pendek sebesar US$ 636 ribu untuk periode enam
bulan yang berakhir 30 Juni 2023 (31 Desember 2022: US$ 81.150 ribu). Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, Grup telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman yang ditetapkan lenders.
Page 85
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 598 2023-09-18 0.0825 Fixed USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 636 2023-09-18 0.0825 Fixed USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
instance.zip
done
inlineXBRL.zip
done
FinancialStatement-2023-II-TPIA.xlsx
done
FS TPIA Q2 2023.pdf
done