Back to announcement
20230731_SMIL_Laporan Informasi dan Fakta Material_31355744_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted SMILSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 79
Page 1
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
ATAS
LAPORAN KEUANGAN
PT SARANA MITRA LUAS, TBK.
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2022
DENGAN ANGKA PERBANDINGAN UNTUK TAHUN 2021
dbsd & a
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
Cabang Jakarta Selatan
License number :
Minister of Finance : Kep-127/KM.1/2013
Jl. Mampang Prapatan VIII No. R 25-b
Jakarta Selatan 12790
Phone : (021) 797 55 42
(021) 798 9085
Fax : (021) 799 68 51
email : dadangmulyanakapdbsda@gmail.com
dadang_mulyana@kapdbsda.co.id
An independent member of BKR International
with offices throughout the World
Page 2
dbsd & a
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
Page 3
Page 4
dbsd & a
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 5
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Nomor 00064/3.0268/AU.1/05/0394-2/1/VI/2023 Kepada Yth. Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi PT Sarana Mitra Luas, Tbk. Opini Kami telah mengaudit laporan keuangan PT Sarana Mitra Luas, Tbk., yang terdiri dari laporan posisi Keuangan tanggal 31 Desember 2022, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan, termasuk ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan. Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2022, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia. Basis Opini Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standart Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standart tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada laporan kami. Kami independen terhadap Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. Hal Audit Utama Hal audit utama adalah hal – hal yang menurut pertimbangan profesional kami merupakan hal yang paling signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal – hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Aset tetap forklift, piutang dan pendapatan dari penyewaan forklift merupakan hasil utama perusahaan serta pembiayaan sewa guna usaha. Lihat Catatan 3.f, i, k (Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Penting – Piutang, Aset Tetap, Sewa) dan Catatan 8 (Piutang Usaha), Catatan 11 (Aset Tetap), Catatan 19 (Utang Sewa Pembiayaan)
Page 6
Bagaimana Audit Kami Merespons Hal Audit Utama Kami telah melaksanakan prosedur dengan memahami dan mengevaluasi desain dan implementasi dari pengendalian internal manajemen yang relevan sehubungan dengan Piutang, Aset Tetap dan Utang Sewa Guna Usaha dan Pendapatan Sewa. Kami mengevaluasi keakuratan dan kelengkapan data yang digunakan dalam model kerugian kredit ekspektasian dan memeriksa keakuratan matematis dari perhitungan tersebut. Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan interim yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab atas pengendalian dan kinerja perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal – hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha. Tanggung Jawab Manejemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata kelola terhadap Laporan Keuangan Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keungan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (Standar Akuntansi Keuangan) di Indonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usaha, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengatasi proses pelaporan keuangan Perusahaan. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan mempengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut. Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan professional dan mempertahankan skeptisisme professional selama audit. Kami juga:
Page 7
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
melaksanakan prosedur audit yang responsive terhadap risiko tersebut, serta
memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami.
Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat
melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau
pengabaian internal.
Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan
audit untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi
bukan untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal
Perusahaan.
Mengevaluasi ketetapan kebijakan akuntansi yang dilakukan serta kewajaran estimasi
akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang memperoleh, apakah terdapat suatu
ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk
mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat
suatu ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan
auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan
tersebut tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.
Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi
dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengkomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan,
termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang terindentifikasi oleh kami
selama audit.
Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.
Kantor Akuntan Publik
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Dadang Mulyana, CA, CPA, CPI
Jakarta, 26 Juni 2023
Page 8
dbsd & a
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
LAPORAN KEUANGAN
Page 9
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
Catatan 31 Desember 2022 31 Desember 2021
ASET
ASET LANCAR
Kas Dan Setara Kas 3e, 5 42,447,530,833 27,952,075,976
Deposito Bank 3e, 6 5,012,500,000 5,012,500,000
Reksadana 3e, 7 10,500,000,000 5,000,000,000
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 3g, 8 104,637,442,081 114,816,278,916
Persediaan 3h, 9 4,581,157,894 4,117,539,897
Uang Muka Pembelian 10 4,093,845,024 573,812,364
Jumlah Aset Lancar 171,272,475,832 157,472,207,153
ASET TIDAK LANCAR
Aset Tetap - Bersih 3j, 11 312,187,389,183 199,321,660,231
Aset Hak Guna - Bersih 3l, 12 99,434,101,002 174,581,688,476
Aset Tidak Lancar Lainnya 13 - 3,421,731,507
Aset Pajak Tangguhan 14 29,897,123,654 22,347,078,644
Jumlah Aset Tidak Lancar 441,518,613,838 399,672,158,858
JUMLAH ASET 612,791,089,670 557,144,366,011
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Hutang Bank 15a 37,516,003,501 35,632,181,477
Hutang Usaha - Pihak Ketiga 16 15,997,418,164 27,463,593,997
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 17 5,390,000 5,390,000
Hutang Pajak 3o, 18 2,958,612,614 3,336,124,634
Hutang Lain-Lain - Pihak Ketiga 20 4,350,000,000 19,920,922,989
Hutang Bank Bagian Yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun 15a - -
Hutang Sewa Guna Usaha Bagian Yang 19a
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun 6,867,460,471 28,143,119,249
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 67,694,884,750 114,501,332,346
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Hutang Bank 15b 2,402,669,702 7,043,411,190
Hutang Sewa Guna Usaha 19b 108,057,319,939 59,690,193,565
Kewajiban Imbalan Pasca Kerja 3m, 4, 21 1,396,511,626 1,457,389,120
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 111,856,501,267 68,190,993,875
Jumlah Kewajiban 179,551,386,017 182,692,326,221
EKUITAS 22
Modal Saham
Modal Dasar 28.000.000.000 Saham dengan Nilai Nominal Rp.50,-
per saham. Ditempatkan dan disetor sebesar 7.000.000.000 Saham
Modal Dasar 2.000 Saham dengan Nilai Nominal Rp.1.000.000,- per
saham. Ditempatkan dan disetor sebesar 500.000 Saham per 31
Desember 2021 350,000,000,000 500,000,000
Tax Amnesty 23 800,000,000 500,000,000
Penghasilan Komprehensif Lain 21 (730,471,780) (718,647,486)
Saldo Laba
Ditentukan Penggunaannya 500,000,000 -
Belum Ditentukan Penggunaannya 82,670,175,433 374,170,687,276
Jumlah Ekuitas 433,239,703,653 374,452,039,790
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 612,791,089,670 557,144,366,011
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 10
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Catatan
Audited Audited
Pendapatan Usaha 3n, 24 263,132,511,110 301,146,739,153
Beban Pokok Usaha 3n, 25 160,019,226,004 178,448,696,981
LABA KOTOR 103,113,285,106 122,698,042,172
BEBAN USAHA 3n, 26
- Beban Penjualan 1,583,974,150 652,131,140
- Beban Tenaga Administrasi 17,395,629,128 18,718,734,946
- Beban Utilities, Umum & Lainnya 7,087,760,335 4,021,953,265
- Beban Perbaikan dan Perawatan 380,023,673 236,763,816
- Beban Penyusutan Aktiva Tetap 1,293,489,087 1,308,738,151
Jumlah Beban Usaha 27,740,876,372 24,938,321,318
LABA (RUGI) USAHA 75,372,408,734 97,759,720,854
PENDAPATAN 3n, 27
(BEBAN) LAIN-LAIN
- Pendapatan Lain-Lain 2,095,896,112 644,137,208
- Beban Lain-Lain (20,319,436,741) (24,051,130,884)
Jumlah Beban Lain-Lain (18,223,540,629) (23,406,993,676)
LABA (RUGI) SEBELUM
PAJAK PENGHASILAN 57,148,868,105 74,352,727,178
(BEBAN) MANFAAT
PAJAK PENGHASILAN
Kini 3o, 18 (6,196,089,900) (5,520,752,380)
Tangguhan 3o, 18 7,546,709,952 6,093,113,052
Beban Pajak Penghasilan 1,350,620,052 572,360,672
LABA SETELAH (BEBAN)
MANFAAT PAJAK PENGHASILAN 58,499,488,157 74,925,087,850
Laba Komprehensif Lain
Pos Yang Tidak Di Reklasifikasi Ke Laba Rugi :
Pengukuran Kembali
Imbalan Pasca Kerja 3m, 4, 21 (15,159,352) 2,269,531
Beban Pajak Terkait 18c 3,335,057 (499,297)
Jumlah Pos Yang Tidak
Di Reklasifikasi Ke Laba Rugi (11,824,295) 1,770,234
Laba (Rugi) Komprehensif 58,487,663,862 74,926,858,084
LABA BERSIH
PERIODE BERJALAN 58,487,663,862 74,926,858,084
Laba Per Saham 8.36 149,853,716.17
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 11
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
Modal Saham Modal Saldo Laba Pendapatan
ditempatkan dan Lain Ditentukan Belum Ditentukan Komprehensif Jumlah
disetor penuh Penggunaannya Penggunaannya
Saldo 31 Desember 2020 500,000,000 500,000,000 - 299,245,599,427 (720,417,720) 299,525,181,707
Pendapatan Komprehensif Lain - - - 1,770,234 1,770,234
Laba (rugi) bersih periode berjalan - - 74,925,087,850 - 74,925,087,850
Saldo 31 Desember 2021 500,000,000 500,000,000 - 374,170,687,276 (718,647,486) 374,452,039,791
Tambahan Modal Disetor 349,500,000,000 - - - - 349,500,000,000
Deviden Saham - - - (349,500,000,000) - (349,500,000,000)
Tax Amnesty - 300,000,000 - - - 300,000,000
Saldo Laba 500,000,000 (500,000,000) -
Pendapatan Komprehensif Lain - - - - (11,824,295) (11,824,295)
Laba (rugi) bersih periode berjalan - - - 58,499,488,157 - 58,499,488,157
Saldo 31 Oktober 2022 350,000,000,000 800,000,000 500,000,000 82,670,175,433 (730,471,780) 433,239,703,653
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 12
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
LAPORAN ARUSKAS
Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
Catatan 31 Desember 2022 31 Desember 2021
Audited Audited
ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari :
- Penerimaan dari Pelanggan 3g, 3n, 8, 24 273,311,347,945 249,876,799,342
- Penerimaan dari Hasil Lain-lain 3n, 27 2,084,071,817 645,907,442
Pengeluaran Kas untuk :
- Pembayaran Kepada Kontraktor,Pemasok dan Lain-lain (175,469,052,494) (155,430,185,202)
- Beban Operasional Diluar Biaya Pegawai dan Penyusutan 3n, 26 193,028,604,615 183,662,708,491
- Beban Pegawai 3n, 26 (17,395,629,128) (18,718,734,946)
- Pembayaran/ (Penerimaan)
Pajak Penghasilan (14,123,646,930) (3,639,954,913)
- Lain - lain (35,890,359,730) (4,130,207,895)
Kas Bersih Diperoleh dari /(digunakan untuk) Aktivitas Operasi 225,545,336,096 252,266,332,319
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
- Reksadana 7 (5,500,000,000) (5,000,000,000)
- (Penambahan) Aset Tetap 3j, 11 (237,760,840,165) (204,342,292,427)
- Penjualan Aset Tetap 3j, 11, 27 793,825,273 -
- Pengurangan Aset Lain - lain 3,421,731,507 -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (239,045,283,385) (209,342,292,427)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
- Kenaikan / (Penurunan) Hutang Bank
Penerimaan kepada pihak berelasi 4,680,517,481 974,229,616
Pembayaran kepada pihak berelasi 13 (1,258,785,974) (1,117,345,200)
Penerimaan hutang bank 29,993,248,105 375,492,605,972
Pembayaran hutang bank 15 (32,750,167,570) (374,485,113,791)
Penerimaan hutang sewa guna 97,625,974,806 46,322,283,409
Pembayaran hutang sewa guna 19 (70,534,507,211) (79,944,115,883)
Pembayaran Imbalan Pasca Kerja 3m, 4, 21 (60,877,494) 192,682,567
Tax amnesty 23 300,000,000 -
Kas Bersih Diperoleh Dari / (Digunakan untuk ) Aktivitas 27,995,402,144 (32,564,773,310)
Kenaikan / (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 14,495,454,855 10,359,266,582
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 27,952,075,976 17,592,809,376
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 42,447,530,833 27,952,075,976
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 13
dbsd & a
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Page 14
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM - LANJUTAN
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta No. 06 tanggal 28 September 2006 oleh Notaris
Fransiska Bonita Maya Dwi Tanti, S.H., di Bekasi. Akta Pendirian telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. W8-00575-HT.01.01.Tahun 2006, tanggal 03 November 2006.
Anggaran dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan dan yang terakhir antara lain dengan akta No. 90
tanggal 28 November 2022 yang dibuat oleh Notaris Elizabeth Karina Leonita, S. H., M. KN., berkedudukan di Jakarta Selatan,
mengenai perubahan seluruh anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan, dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Terbuka. Perubahan anggaran
dasar tersebut telah dicatatkan dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan surat penerimaan AHU-AH.01.03-0318663 tanggal 29 November 2022.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup kegiatan Perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan
barang dan jasa. Guna melaksanakan kegiatan tersebut perusahaan melaksanakan kegiatan usaha dengan :
a. menjalankan usaha dibidang jasa penyewaan segala macam alat - alat berat
b. menjalankan usaha dibidang jasa perdagangan segala macam alat - alat berat
c. menjalankan usaha dibidang jasa perdagangan spare part alat - alat berat
d. menjalankan usaha dibidang jasa perbengkelan, reparasi dan service segala macam alat - alat berat
e. menjalankan usaha dibidang kontraktor, pemborongan, perencanaan, pelaksanaan pengawasan dari pekerjaan
pembuatan berbagai macam bangunan, jalan, jembatan, pengairan/irigasi, pemasangan kabel - kabel/pipa - pipa serta
instalasi diesel, mesin injection, mesin press, mesin - mesin industri, mesin alat - alat berat, listrik, air, gas dan
telekomunikasi (mekanikal/elektrikal)
f. menjalankan usaha dibidang perdagangan impor dan ekspor, antar pulau/ daerah serta lokal sebagai perwakilan,
leveransir, agen, grosir, supplier dan distributor dari badan - badan dan perusahaan - perusahaan lain baik dari dalam
maupun luar negeri
g. menjalankan usaha dibidang perdagangan jual beli kendaraan bermotor, peralatan mesin - mesin, suku cadang dan
bagian - bagian dari mesin kendaraan bermotor, service kendaraan bermotor
Perusahaan mulai beroperasi secara komersil sejak tahun 2006. Saat ini perusahaan bergerak dalam bidang usaha penyewaan
forklift dan material handling equipment lainnya.
Perusahaan berkedudukan dan berkantor pusat di Jalan Raya Cikarang Cibarusah No. 150, Pasirsari, Cikarang Selatan, Bekasi,
Jawa Barat.
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. tidak memiliki kelompok usaha lainnya.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Berdasarkan dengan Surat Pernyataan Efektif yang diterbitkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. S-112/D.04/2023 tanggal 04 Mei 2023, Perusahaan melakukan penawaran umum perdana
kepada masyarakat sebanyak 1.750.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham melalui Bursa Efek Indonesia
dengan harga penawaran sebesar Rp 100 per saham. Pada tanggal 12 Mei 2023, seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan
di Bursa Efek Indonesia.
5
Page 15
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM - LANJUTAN
c. Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat yang di sahkan di hadapan Notaris Elizabeth Karina Leonita, S. H., M. KN.,
berkedudukan di Jakarta Selatan, No. 90, tanggal 28 November 2022, dan telah di mendapat pengesahan dari Menteri Hukum
Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor AHU-0086402.AH.01.02.TAHUN.2022 tanggal 29
November 2022, susunan pengurus per 31 Desember 2022 sebagai berikut:
Dewan Komisaris dan Direksi
Komisaris : Nyonya Lucia Irawaty Lie
Komisaris Independen : Tuan I Ketut Widiana
Direktur Utama : Tuan Hadi Suhermin
Direktur : Tuan Winston Suhermin
Sekretaris Perusahaan
Berdasarkan surat ketetapan direksi nomor 001/DIR/SML/XI/2022 tentang penunjukan sekretaris Perusahaan menetapkan
Tuan Winston Suhermin sebagai Sekretaris Perusahaan mulai tanggal 29 November 2022.
Komite Audit, Nominasi dan Remunerasi
Berdasarkan surat pembentukan dan penunjukan komite audit nomor 002/KOM/SML/XI/2022 tanggal 29 November 2022
menetapkan:
Komite Audit
Ketua Komite Audit : Tuan I Ketut Widiana
Anggota Komite Audit : Tjiendradjaja Yamin dan Tai, Harry Christian
Berdasarkan surat keputusan direksi nomor 002/DIR/SML/XI/2022 tentang pengangkatan ketua unit audit internal tanggal 29
November 2022 menetapkan Anselin Watdiarto sebagai Ketua Unit Audit Internal.
Berdasarkan surat keputusan nomor 001/KOM/SML/XII/2022 tentang pembentukan komite nominasi dan remunerasi tanggal
29 November 2022 menetapkan:
Komite Nominasi dan Remunerasi
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi : Tuan I Ketut Widiana
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi : Irma Agustiana & Eko Susanto.
Personil manajemen kunci Perusahaan adalah orang- orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap
sebagai manajemen kunci Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahan mempunyai pegawai tetap masing- masing sejumlah 1.271 dan 911
(tidak diaudit).
6
Page 16
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. PERNYATAAN KEPATUHAN TERHADAP STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/BapepamLK) No.VIII.G.7 tentang pedoman
penyajian laporan keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan
keuangan emiten atau perusahaan publik.
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Prinsip kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun sesuai PSAK 1 (Revisi 2019), "Penyajian Laporan Keuangan". Dasar pengukuran yang digunakan
adalah berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Prinsip kebijakan akuntansi yang diadopsi dalam penyusunan laporan keuangan dinyatakan dalam Catatan 3. Kebijakan
tersebut telah diterapkan secara konsisten untuk setiap tahun penyajian, kecuali dinyatakan lain.
Laporan keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
Penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Penyusunan
laporan keuangan juga mensyaratkan manajemen Perusahaan untuk menggunakan pertimbangan dalam menerapkan
kebijakan akuntansi Perusahaan. Hal hal di mana pertimbangan dan estimasi yang signifikan telah dibuat dalam penyusunan
laporan keuangan beserta dampaknya diungkapkan dalam Catatan 4.
Laporan keuangan telah disusun berdasarkan biaya historis kecuali dinyatakan lain, dan menggunakan dasar akrual, kecuali
untuk laporan arus kas.
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi
Pernyataan dan interpretasi Standar Akuntansi Keuangan baru dan revisi yang berlaku efektif pada tahun berjalan.
Sejumlah standar, Interpretasi dan amandemen baru yang berlaku efektif untuk pertama kali untuk periode yang dimulai pada
atau setelah tanggal 1 Januari 2022, telah diadopsi dalam laporan keuangan ini. Sifat dan dampak dari setiap standar,
interpretasi dan amandemen baru yang diadopsi oleh perusahaan dijelaskan sebagai berikut. Catatan: tidak seluruh standar
dan interpretasi baru yang berlaku efektif untuk pertama kali untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari
2022 berdampak pada laporan keuangan perusahaan.
7
Page 17
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi
• Penyesuaian tahunan PSAK 1: “Penyajian Laporan Keuangan”;
• Penyesuaian tahunan PSAK 7: “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi";
• Penyesuaian tahunan PSAK 10: "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing";
• Penyesuaian tahunan PSAK 14: "Persediaan";
• Penyesuaian tahunan PSAK 16: “Aset Tetap” tentang Klarifikasi Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan
Amortisasi";
• Penyesuaian tahunan PSAK 24: “Imbalan Kerja” tentang Program Imbalan Pasti: Iuran Pekerja;
• Penyesuaian tahunan PSAK 57, “Provisi, liabilitas kontijensi dan aset kontijensi tentang kontrak memberatkan - biaya
memenuhi kontrak”
• Penyesuaian tahunan PSAK 71, “Instrumen keuangan”.
• Penyesuaian tahunan PSAK 73 “Sewa”.
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan keuangannya.
a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
2. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
3. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
1. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Kelompok Usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan
entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
2. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu Kelompok Usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
3. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
4. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
5. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
6. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a.
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a.1. memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas).
8. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Dalam menyiapkan laporan keuangan, Perusahaan mencatat dengan menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi
utama dimana Perusahaan beroperasi (mata uang fungsional). Mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah.
8
Page 18
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam
Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai
berikut:
Kurs 31 Desember 2022 31 Desember 2021
EURO (EUR) 16,712.63 16,126.84
Dolar Amerika Serikat (USD) 15,731.00 14,269.01
Dolar Singapura (SGD) 11,659.08 10,533.77
Yuan China (CNY) 2,018.56 2,238.04
Yen Jepang (JPY) 11,757.00 12,388.98
Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos moneter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang asing diakui dalam
laba rugi.
d. Kas dan Setara Kas
Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan.
Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah
yang telah diketahui tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifikan.
Instrumen yang dapat diklasifikasikan sebagai setara kas antara lain adalah :
a. Deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang dari tanggal penempatannya serta
tidak dijaminkan; dan
b. Instrumen pasar uang yang diperoleh dan dapat dicairkan dalam jangka waktu tidak lebih dari 3(tiga) bulan
Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas, kas dan setara kas disajikan setelah dikurangi cerukan.
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya yang akan digunakan untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun disajikan sebagai Kas yang dibatasi penggunaannya dan disajikan sebagai bagian dari Aset Lancar.
Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya untuk membayar liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu lebih dari
satu tahun dari tanggal laporan posisi keuangan disajikan dalam Aset tidak lancar lainnya dan disajikan sebagai bagian dari
Aset Tidak Lancar.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Perusahaan mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya jika, Perusahaan
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau
liabilitas keuangan, Perusahaan mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang
dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai
wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
9
Page 19
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
e. Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan
Pengukuran selanjutnya aset keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal. Perusahaan
mengklasifikasikan aset keuangan dalam salah satu dari empat kategori berikut:
Pada tanggal 31 Desember 2022, Entitas tidak memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
(i) Aset Keuangan yang diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau yang pada saat
pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan diklasifikasikan dalam
kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat,
atau bagian dari portfolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola ambil
untung dalam jangka pendek aktual saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif sebagai
instrumen lindung nilai.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi.
Pinjaman dan Piutang
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan
dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif, kecuali:
(a). pinjaman yang diberikan dan piutang yang dimaksudkan untuk dijual dalam waktu dekat dan yang pada saat pengakuan
awal ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(b).pinjaman yang diberikan dan piutang yang pada saat pengakuan awal ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual; atau
(c) pinjaman yang diberikan dan piutang dalam hal pemilik mungkin tidak akan memperoleh kembali investasi awal secara
substansial kecuali yang disebabkan oleh penurunan kualitas pinjaman.
Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
(ii). Investasi Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (HTM)
Investasi HTM adalah aset keuangan non- derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya
telah ditetapkan, serta Perusahaan mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut
hingga jatuh tempo.
Setelah pengakuan awal, investasi HTM diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
10
Page 20
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
e. Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan
(iii). Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual (AFS)
Aset keuangan AFS adalah aset keuangan non-derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak
diklasifikasikan sebagai (a) pinjaman yang diberikan dan piutang, (b) investasi yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki
hingga jatuh tempo, atau (c) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan AFS diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian penurunan nilai dan keuntungan
atau kerugian akibat perubahan kurs, sampai aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya. Pada saat itu, keuntungan
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba
rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Investasi dalam instrumen ekuitas yang tidak memiliki harga kuotasian di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur
secara andal diukur pada biaya perolehan.
Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya pada saat pengakuan awal. Perusahaan
mengklasifikasikan liabilitas keuangan dalam salah satu dari kategori berikut:
(i). Aset Keuangan yang diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL adalah liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan atau yang pada
saat pengakuan awal telah ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu
dekat, atau bagian dari portfolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan terdapat bukti mengenai pola
ambil untung dalam jangka pendek aktual saat ini, atau merupakan derivatif, kecuali derivatif yang ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.
(ii). Liabilitas Keuangan Lainnya
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL dikelompokan dalam
kategori ini dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
11
Page 21
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
e. Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset
keuangan berakhir atau Perusahaan mengalihkan hak kontraktual untuk menerima kas yang berasal dari aset keuangan atau
tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas
yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Perusahaan secara substansial
mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan menghentikan pengakuan aset
keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang
masih dimiliki dalam pengalihan tersebut. Jika Perusahaan secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Perusahaan mengakui
aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika Perusahaan secara substansial masih
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Perusahaan tetap mengakui aset keuangan
tersebut.
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan tersebut berakhir, yaitu
ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa aset keuangan atau
kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Aset keuangan atau kelompok aset keuangan diturunkan nilainya dan
kerugian penurunan nilai telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai tersebut sebagai
akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang merugikan), dan
peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan atau kelompok aset
keuangan yang dapat diestimasi secara andal.
Berikut adalah bukti objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai:
(a). kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam;
(b). pelanggaran kontrak, seperti terjadinya gagal bayar atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga;
(c). terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya;
(d). terdapat data yang dapat diobservarsi yang mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas
masa depan dari kelompok aset keuangan sejak pengakuan awal aset, seperti memburuknya status pembayaran pihak
peminjam atas kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan gagal bayar.
Untuk investasi pada instrumen ekuitas, penurunan yang signifikan atau penurunan jangka panjang dalam nilai wajar
instrumen ekuitas di bawah biaya perolehannya merupakan bukti objektif terjadinya penurunan nilai.
Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman yang diberikan dan piutang atau
investasi dimiliki hingga jatuh tempo yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, maka jumlah kerugian tersebut diukur
sebagai selisih antara jumlah tercatat aset dan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang didiskonto menggunakan suku
bunga efektif awal dari aset tersebut dan diakui pada laba rugi.
12
Page 22
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
e. Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan
Jika penurunan dalam nilai wajar atas aset keuangan tersedia untuk dijual telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain
dan terdapat bukti objektif bahwa aset tersebut mengalami penurunan nilai, maka kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
dalam penghasilan komprehensif lain diklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi meskipun aset
keuangan tersebut belum dihentikan pengakuannya. Jumlah kerugian kumulatif yang direklasifikasi adalah selisih antara biaya
perolehan (setelah dikurangi pelunasan pokok dan amortisasi) dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan nilai aset
keuangan yang sebelumnya telah diakui dalam laba rugi.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset atau
liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau
beban bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh
persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain,
tetapi tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif,
biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Perusahaan tidak mereklasifikasi derivatif yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi selama derivatif tersebut dimiliki atau
diterbitkan dan tidak mereklasifikasi setiap instrumen keuangan yang diukur melalui laba rugi jika pengakuan awal instrumen
keuangan tersebut ditetapkan oleh Perusahaan sebagai nilai wajar melalui laba rugi. Perusahaan dapat mereklasifikasi aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, jika aset keuangan tidak lagi dimiliki untuk tujuan penjualan atau
pembelian kembali aset keuangan tersebut dalam waktu dekat. Perusahaan tidak mereklasifikasi setiap instrumen keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi setelah pengakuan awal.
Jika, karena perubahan intensi atau kemampuan Perusahaan, instrumen tersebut tidak tepat lagi diklasifikasikan sebagai
investasi dimiliki hingga jatuh tempo, maka investasi tersebut direklasifikasi menjadi tersedia untuk dijual dan diukur kembali
pada nilai wajar. Jika terjadi penjualan atau reklasifikasi atas investasi dimiliki hingga jatuh tempo dalam jumlah yang lebih
dari jumlah yang tidak signifikan, maka sisa investasi dimiliki hingga jatuh tempo direklasifikasi menjadi tersedia untuk dijual,
kecuali penjualan atau reklasifikasi tersebut dilakukan ketika aset keuangan sudah mendekati jatuh tempo atau tanggal
pembelian kembali, terjadi setelah seluruh jumlah pokok telah diperoleh secara substansial sesuai jadwal pembayaran atau
telah diperoleh pelunasan dipercepat; atau terkait dengan kejadian tertentu yang berada di luar kendali, tidak berulang, dan
tidak dapat diantisipasi secara wajar.
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
13
Page 23
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
e. Aset dan Liabilitas Keuangan - Lanjutan
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan
pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan pada apakah input suatu
pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar:
(i). harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses pada tanggal
pengukuran (Level 1);
(ii).input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara
langsung maupun tidak langsung (Level 2); dan
(iii).input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Perusahaan sebisa mungkin menggunakan data pasar yang dapat diobservasi.
Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara langsung, Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang
sesuai dengan keadaannya dan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Perusahaan pada akhir periode pelaporan dimana perpindahan terjadi.
f. Piutang Usaha
Piutang usaha disajikan dengan nilai wajar awal dan selanjutnya diukur dengan pada nilai yang diamortisasi setelah dikurangi
dengan provisi penurunan nilai piutang. Provisi dibentuk apabila terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat
menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Piutang dihapus-bukukan pada saat piutang tersebut
dipastikan tidak akan tertagih.
g. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi neto.
Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang yang terdiri dari semua biaya pembelian dan biaya lainnya
yang terjadi pada saat membawa persediaan ke lokasi dan kondisi yang sekarang. Penyisihan untuk persediaan usang
dan/atau penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk menurunkan nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi neto.
h. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar dimuka merupakan biaya yang dikeluarkan pada periode berjalan namun belum ada manfaat yang diperoleh
dari biaya tersebut. Manfaat ini akan diperoleh atau dirasakan pada tahun yang akan datang. Biaya dibayar dimuka akan
diamortisasi dengan metode garis lurus sesuai dengan masa manfaat selama periode manfaat yang diharapkan. Tidak semua
akun yang ada dalam biaya dibayar dimuka dilakukan amortisasi.
14
Page 24
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
i. Aset Tetap
Pada pengakuan awal, item-item aset tetap dinilai sebesar biaya perolehan. Sebagaimana halnya harga pembelian, biaya
perolehan meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dan nilai kini estimasi seluruh biaya-biaya masa
depan yang tidak dapat dihindari dari pembongkaran dan pemindahan aset tetap.
Biaya-biaya setelah perolehan awal dimasukkan dalam nilai tercatat aset dan diakui secara terpisah, hanya jika terdapat
kemungkinan besar biaya yang dikapitalisasi tersebut akan memberikan manfaat ekonomis bagi Perusahaan dan dapat diukur
secara andal. Nilai tercatat dari komponen yang diganti dihapus-bukukan.
Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan lainnya diakui sebagai beban pada laporan laba rugi komprehensif pada saat
terjadinya.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak
disusutkan. Biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang
umur hukum hak.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan
restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset
tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis aset sebagai berikut:
Jenis Tahun Penyusutan
Bangunan 20 5.00%
Furniture 4 25.00%
Peralatan kantor 4 25.00%
Kendaraan 8 12.50%
Forklift 8 12.50%
Peralatan Forklift 8 12.50%
Bangunan dalam penyelesaian disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua
biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan pembangunan aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian
dari biaya perolehan aset tetap dalam penyelesaian. Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditinjau ulang dan, jika diperlukan, akan disesuaikan secara prospektif
pada setiap akhir tahun buku.
15
Page 25
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
j. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan ditentukan atas
suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Perusahaan menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari
aset tersebut.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai
pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit
yang penurunan nilainya diukur.
Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam laba rugi.
Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai
terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu
pembalikan rugi penurunan nilai.
k. Sewa
Perusahaan Sebagai Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-
guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa,
kecuali untuk sewa jangka pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan
sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai
beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi
manfaat penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan,
yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
• Pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
• Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
• Harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
• Pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk
menghentikan sewa.
16
Page 26
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
k. Sewa - Lanjutan
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah
dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-guna) jika:
• Terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas
sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian;
• Terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan pembayaran
berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa
revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga
mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau
• Kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa diukur
dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum
permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan
dan kerugian penurunan nilai.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana
aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan
diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak guna terkait.
Aset hak-guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak-
guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai
berikut :
Tahun
Gedung Kantor 2-5
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. Jika sewa
mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan
mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai pada tanggal
permulaan sewa.
Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar lainnya di laporan posisi keuangan.
17
Page 27
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
k. Sewa - Lanjutan
Perusahaan Sebagai Lessor
Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan forklift yang dimilikinya. Sewa di mana
Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara
substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Ketika Perusahaan adalah pesewa, Perusahaan mencatat sewa utama dan subsewa sebagai dua kontrak yang terpisah.
Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dengan mengacu pada aset hak-guna yang timbul dari
sewa utama.
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya langsung awal yang
terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis
lurus selama masa sewa.
Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh penyewa diakui sebagai piutang sebesar jumlah yang sama dengan investasi
sewa neto Perusahaan. Pengakuan penghasilan sewa pembiayaan dialokasikan pada periode akuntansi yang mencerminkan
suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih pesewa.
Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan non-sewa, Perusahaan menerapkan PSAK 73 untuk mengalokasikan
imbalan berdasarkan kontrak bagi setiap komponen.
Penyajian dan Pengungkapan Sewa
Lessor mengakui piutang dan menghentikan pengakuan aset yang disewakan dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca).
Piutang pembiayaan disajikan terpisah menrut tanggal jatuh temponya, yiatu bagian yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun
sejak tanggal pelaporan disajikan sebagai aset lancar dan sisanya disajikan sebagai aset tidak lancar.
l. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non – moneter dan akumulasi cuti sakit yang akan diselesaikan dalam waktu
12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberkan
hingga akhir dari periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan.
Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja masa kini pada laporan posisi keuangan.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.
Imbalan Pascakerja
Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang
Ketenagakerjaan No. 13/2003 (”UU 13/2003”).
18
Page 28
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
l. Imbalan Kerja - Lanjutan
Perusahaan mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode
pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected
Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan tersebut.
Perusahaan mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga
kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan
pasti neto diakui dalam laba rugi.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil
atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.
Pesangon
Perusahaan mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:
(i) Ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
(ii) Ketika Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan
pembayaran pesangon.
Perusahaan mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai
dengan sifat imbalan kerja.
Pendapatan diakui apabila besar kemungkinan manfaat ekonomis akan mengalir ke Perusahaan dan pendapatan tersebut
dapat diukur secara andal.
Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima dari penjualan jasa dalam kegiatan usaha
normal Perusahaan.
Pendapatan diakui pada saat penyerahan jasa kepada pelanggan. Uang muka yang diterima dari pelanggan diklasifikasikan ke
dalam akun “Pendapatan diterima dimuka” dan akan diakui sebagai pendapatan pada saat jasa diserahkan.
Pendapatan sewa diakui sejalan dengan berlalunya waktu atau selama periode sewa atau penggunaan aset yang
bersangkutan.
Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan metode
suku bunga efektif.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
19
Page 29
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
m.Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah
tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan
yang berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena
pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan
dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode
ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif
telah berlaku pada akhir periode pelaporan.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan
ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau
seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta perusahaan yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak
penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam penghasilan komprehensif
lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi.
n. Provisi
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban legal maupun konstruktif sebagai hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan
besar arus keluar sumber daya ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi terhadap jumlah dapat
dilakukan. Provisi tidak diakui bagi kerugian operasi dimasa depan.
Provisi dikaji pada akhir tiap periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik. Apabila tidak ada lagi
kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban, maka provisi tersebut
dicadangkan.
Apabila dampak dari waktu terhadap nilai uang adalah material, maka provisi didiskontokan dengan menggunakan tarif
sebelum pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko spesifik liabilitas. Kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu
diakui sebagai beban keuangan, ketika pendiskontoan digunakan.
20
Page 30
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
o. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan menyajikan bukti kondisi yang terjadi pada akhir periode pelaporan (peristiwa penyesuai)
yang dicerminkan di dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan merupakan
peristiwa penyesuaian, diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan bila material.
p. Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Akuntansi Penting
Penyajian laporan keuangan Perusahaan mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi kritikal tertentu. Penyajian laporan
keuangan tersebut juga mensyaratkan manajemen untuk mempertimbangkan penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Hal-
hal di mana pertimbangan dan estimasi signifikan yang dilakukan di dalam menyajikan laporan keuangan beserta dampaknya,
dibahas sebagai berikut:
a) Pertimbangan di dalam penerapan kebijakan akuntansi
Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat pertimbangan berikut, terlepas
dari estimasi yang terkandung di dalamnya, yang memiliki dampak signifikan dari jumlah yang tercantum di dalam laporan
keuangan:
Pajak Penghasilan
Perusahaan memiliki eksposur pajak penghasilan. Pertimbangan signifikan diperlukan di dalam menentukan provisi pajak
penghasilan. Ada beberapa transaksi dan penghitungan di mana penentuan pajak akhir adalah tidak pasti selama kegiatan
usaha biasa. Perusahaan mengakui liabilitas bagi isu perpajakan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah pajak
tambahan akan jatuh tempo. Apabila keputusan final atas pajak tersebut berbeda dari jumlah yang semula diakui, maka
jumlah tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan kini dan provisi pajak tangguhan di dalam periode di mana
penentuan tersebut dibuat.
Penentuan Mata Uang Fungsional
Perusahaan mengukur transaksi mata uang asing di dalam mata uang fungsional Perusahaan. Di dalam menentukan mata
uang fungsional Perusahaan, pertimbangan diperlukan untuk menentukan mata uang yang paling mempengaruhi harga jual
barang dan jasa dan negara di mana kekuatan persaingan dan regulasi paling menentukan harga jual barang dan jasa.
Mata uang fungsional Perusahaan ditentukan berdasarkan penilaian manajemen terhadap lingkungan ekonomi di mana
entitas beroperasi dan proses entitas di dalam menentukan harga jual.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan Perusahaan adalah Rupiah (“Rp”), yang merupakan mata
uang fungsional Perusahaan.
b) Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi
Asumsi utama berkenaan dengan sumber utama dan sumber lainnya ketidakpastian estimasi di masa depan, yang memiliki
risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas pada tahun buku
mendatang, diungkapkan sebagai berikut.
21
Page 31
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
p. Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Akuntansi Penting - Lanjutan
Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomisnya. Manajemen Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomi aset tetap antara 4 tahun sampai dengan 8
tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya.
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa
aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha
Perusahaan mengevaluasi akun tertentu yang diketahui bahwa para pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas
keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk
namun tidak terbatas pada jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan
catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas pelanggan
terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. Provisi
spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan
kerugian penurunan nilai dari piutang usaha.
Perusahaan mengevaluasi akun tertentu yang diketahui bahwa para pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas
keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk
namun tidak terbatas pada jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan
catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas pelanggan
terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan.
Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah
penyisihan kerugian penurunan nilai dari piutang usaha.
Pengukuran Nilai Wajar
Beberapa kebijakan akuntansi dan pengungkapan Perusahaan membutuhkan pengukuran nilai wajar, baik untuk aset dan
liabilitas keuangan maupun non-keuangan. Ketika mengukur kewajaran aset atau liabilitas, Perusahaan menggunakan data
dari penelitian di pasar sebisa mungkin. Nilai wajar dikategorikan ke beberapa tingkatan berbeda di hirarki nilai wajar
berdasarkan teknik penilaian sebagai berikut:
● Tingkat 1: Kuotasi pasar (belum disesuaikan) di dalam pasar aktif bagi aset maupun liabilitas yang identikal;
● Tingkat 2: Input selain kuotasi pasar yang termasuk di dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi bagi aset atau liabilitas,
baik langsung (misalnya, harga) maupun tidak langsung (misalnya, derivatif harga);
● Tingkat 3: Input bagi aset dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak
dapat diobservasi).
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat
diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metode penilaian yang berbeda.
22
Page 32
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING - LANJUTAN
p. Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Akuntansi Penting - Lanjutan
Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi
Perusahaan. Perusahaan memiliki instrumen keuangan yang disajikan sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut
adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
Komitmen Sewa
Perusahaan telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa. Perusahaan menentukan bahwa sewa tersebut adalah sewa
operasi karena Perusahaan menanggung secara signifikan seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat sejumlah transaksi dan
perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan
pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan
tersebut terjadi.
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI MANAJEMEN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 3, direksi diwajibkan untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan
asumsi yang terkait didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin
berbeda dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam periode dimana
estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode tersebut, atau pada periode revisi dan periode masa depan jika
revisi mempengaruhi periode saat ini dan masa depan.
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi lainnya pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan
yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan, berikutnya
dijelaskan dibawah ini:
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara
periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa
mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan biaya yang diakibatkan
karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset
tersebut.
23
Page 33
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
4. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI MANAJEMEN - LANJUTAN
Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan
Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat menentukan secara pasti jumlah utang pajak atau jumlah klaim restitusi pajak
yang dapat terpulihkan pada saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan yang masih berlangsung atau negosiasi
dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan
jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan
utang pajak yang tidak pasti atau klaim restitusi pajak yang dapat terpulihkan terkait dengan ketidakpastian posisi perpajakan,
Perusahaan menerapkan pertimbangan yang sama yang akan digunakan dalam menentukan jumlah provisi yang harus diakui
sesuai dengan PSAK 57 Kontinjensi, dan Aset Kontijensi" Dan PSAK 46 "Pajak Penghasilan" Perusahaan membuat analisa untuk
semua ketidakpastian posisi perpajakan untuk menentukan jika utang pajak atas manfaat pajak yang tidak pasti atau cadangan
atas klaim restitusi pajak yang tidak dapat terpulihkan harus diakui.
Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan, melalui negosiasi dengan otoritas pajak yang relevan dapat berlangsung
bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah
yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana
penentuan pajak tersebut dibuat.
Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan
Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal dan perbedaan temporer, diakui apabila dianggap lebih mungkin
daripada tidak bahwa mereka dapat diterima kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak
di masa depan. Asumsi atas pembentukkan laba kena pajak sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas
tingkat penjualan dan biaya-biaya terkait yang terdapat risiko ketidakpastian, sehingga ada kemungkinan perubahan estimasi dan
asumsi tersebut akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.
Pajak tangguhan dari perbedaan antara pendapatan dari entitas asosiasi dan dividen yang diterima dari entitas asosiasi telah
diakui karena manajemen tidak dapat mengontrol distribusi dividen dan transaksi permodalan lainnya dan laba kena pajak sulit
untuk diestimasi.
Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas dan imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh aktuaris dalam
menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 21 dan mencakup, antara lain, tingkat diskonto
dan tingkat kenaikan gaji. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi Perusahaan diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan
dan oleh karena itu, secara umum berdampak pada beban yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode
mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi- asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian,
perbedaan signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan
pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
24
Page 34
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Kas
Kas 739,100,403 482,119,186
Saldo Kas 739,100,403 482,119,186
Pihak Ketiga
Bank IDR
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 21,360,450,977 12,569,808,096
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 15,112,824,057 12,586,335,650
PT Bank Sinarmas, Tbk. 1,757,598,006 1,397,221,396
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. 1,056,619,930 1,012,852
PT Bank Permata, Tbk. 222,748,712 265,337
PT Bank Central Asia, Tbk. 210,732,112 189,630,630
PT Bank Commenwealth 1,643,528,968 449,100,203
Saldo Bank IDR 41,364,502,762 27,193,374,164
Bank USD
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 185,255,335 199,956,831
Saldo Bank USD 185,255,335 199,956,831
Bank JPY
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 144,460,140 29,145,434
Saldo Bank JPY 144,460,140 29,145,434
Bank SGD
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 6,299,906 36,625,891
Saldo Bank SGD 6,299,906 36,625,891
Bank RMB
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 7,912,287 10,854,470
Saldo Bank RMB 7,912,287 10,854,470
Saldo Kas Dan Setara Kas 42,447,530,833 27,952,075,976
Giro pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021 diklasifikasikan lancar berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia. Tidak
terdapat saldo giro yang diblokir atau digunakan sebagai agunan pada tanggal - tanggal tersebut.
Tingkat suku bunga rata - rata giro per tahun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021
masing - masing adalah 7,25% dan 9,45% per tahun. Pendapatan bunga giro untuk tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021
masing - masing sebesar Rp 375.548.989,- dan Rp 84.920.810,-.
25
Page 35
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
6. DEPOSITO BANK
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT Bank Pan Indonesia, Tbk. 5,012,500,000 5,012,500,000
Saldo Deposito Bank 5,012,500,000 5,012,500,000
Tingkat suku bunga rata - rata deposito per tahun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2021
masing - masing adalah 5.75% dan 4.21% per tahun.
7. REKSADANA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Reksadana 10,500,000,000 5,000,000,000
Saldo Reksadana 10,500,000,000 5,000,000,000
8. PIUTANG USAHA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Pihak Ketiga
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk 13,324,095,828 14,835,468,469
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk 44,311,169,206 38,169,323,482
PT Oki Pulp & Paper Mills 6,771,047,024 13,307,724,143
PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills 2,594,119,835 20,860,826,241
PT The Univenus 5,007,509,832 1,204,262,513
PT Aspex Kumbong 1,984,680,000 2,516,020,000
PT Bekaert Indonesia 3,478,527,992 1,870,550,000
PT Udifa Jaya Maulana 2,322,675,000 -
PT Detpak Indonesia 1,742,948,260 1,742,948,260
PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry 2,658,754,016 2,132,637,732
PT Indolakto 2,570,341,834 -
PT LG Electronics Indonesia 1,063,636,092 -
PT Heinz ABC Indonesia 1,156,550,000
PT Supernova Flexible Packaging 1,292,520,164
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk - 1,674,872,737
PT Indolakto - 1,794,943,334
Piutang Dibawah Satu Milyar Rupiah 18,083,782,225 17,070,451,253
Saldo Piutang Usaha 108,362,357,307 117,180,028,164
Cadangan Piutang Usaha
Cadangan Piutang Usaha Awal (2,363,749,248) (681,407,300)
Cadangan Penyisihan Piutang Usaha Tahun Berjalan (1,361,165,978) (1,682,341,948)
Cadangan Piutang Usaha Akhir (3,724,915,226) (2,363,749,248)
Saldo Piutang Usaha 104,637,442,081 114,816,278,916
26
Page 36
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
8. PIUTANG USAHA - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Piutang Usaha dikelompokan dalam umur sebagai berikut :
Lancar 2,275,923,138 3,908,494,549
Lewat Jatuh Tempo :
antara 1 sampai 30 hari 41,757,218,587 26,679,058,221
antara 31 sampai 60 hari 16,865,686,781 24,200,203,961
antara 61 sampai 90 hari 8,888,350,892 6,467,421,753
antara 91 sampai 120 hari 4,546,028,454 13,742,105,762
lebih dari 120 hari 34,029,149,456 42,058,548,710
Jumlah Piutang Usaha 108,362,357,307 117,055,832,956
Manjemen berpendapat bahwa jumlah Cadangan Piutang Usaha yang dibentuk cukup menutupi kerugian akibat piutang yang tak
tertagih.
9. PERSEDIAAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Persediaan Sparepart 4,146,299,507 4,117,539,897
Persediaan Dalam Pemakaian 434,858,387 -
Saldo Persediaan 4,581,157,894 4,117,539,897
Manajemen tidak membentuk cadangan penurunan nilai terhadap saldo persediaan karena manajemen yakin persediaan tersebut
merupakan suku cadang yang tidak berubah nilainya.
10. UANG MUKA PEMBELIAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Mata Uang IDR
PT Wisdom Industrial Power Co.,LTD RMB China 3,168,173,866 -
PT Eurotrucks Mekanika Prima 362,500,000 420,000,000
PT Sunstream Indonesia 13,000,000 -
PT Traktor Nusantara 100,000,000 25,850,000
PT Kasana Teknindo Gemilang - 127,962,364
PT Jaya Trade Indonesia 130,000,000 -
Saldo Uang Muka Pembelian - IDR 3,773,673,866 573,812,364
Mata Uang USD
PT Hasra Putra Perkasa 320,171,158 -
Saldo Uang Muka Pembelian - USD 320,171,158 -
Saldo Uang Muka Pembelian 4,093,845,024 573,812,364
27
Page 37
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
11. ASET TETAP
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir
Penyesuaian Penyesuaian
Nilai Perolehan
Tanah 23,391,370,000 - - 23,391,370,000
Gedung 11,564,050,269 - - 11,564,050,269
Peralatan Kantor 929,137,287 267,009,000 - 1,196,146,287
Kendaraan 11,278,515,909 35,000,000 - 11,313,515,909
Forklift 551,664,135,464 123,410,617,359 629,570,000 674,445,182,823
Peralatan Forklift 113,221,979,729 39,034,448,436 184,623,000 152,071,805,165
Aset Dalam Penyelesaian - 5,000,000,000 - 5,000,000,000
Jumlah Nilai Perolehan 712,049,188,658 162,747,074,795 814,193,000 878,982,070,453
Akumulasi Penyusutan
Gedung 2,289,049,508 615,434,138 - 2,904,483,646
Peralatan Kantor 804,290,447 109,291,171 - 913,581,618
Kendaraan 9,008,796,306 604,666,032 - 9,613,462,338
Forklift 415,163,124,966 39,978,377,338 576,983,542 454,564,518,762
Peralatan Forklift 85,462,267,200 13,361,368,736 25,001,031 98,798,634,905
Jumlah Akm. Penyusutan 512,727,528,427 51,459,793,979 601,984,573 566,794,681,270
Nilai Buku 199,321,660,231 312,187,389,183
31 Desember 2021
Saldo Awal Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir
Penyesuaian Penyesuaian
Nilai Perolehan
Tanah 4,205,420,000 19,185,950,000 - 23,391,370,000
Gedung 11,564,050,269 - - 11,564,050,269
Peralatan Kantor 913,475,787 15,661,500 - 929,137,287
Kendaraan 10,512,555,909 765,960,000 - 11,278,515,909
Forklift 446,652,048,990 105,012,086,474 - 551,664,135,464
Peralatan Forklift 91,438,456,964 21,783,522,765 - 113,221,979,729
Jumlah Nilai Perolehan 565,286,007,919 146,763,180,739 - 712,049,188,658
Akumulasi Penyusutan
Gedung 1,673,615,370 615,434,138 - 2,289,049,508
Peralatan Kantor 736,261,112 68,029,335 - 804,290,447
Kendaraan 8,192,109,650 816,686,656 - 9,008,796,306
Forklift 352,504,038,579 62,659,086,387 - 415,163,124,966
Peralatan Forklift 63,835,566,986 21,626,700,214 - 85,462,267,200
Jumlah Akm. Penyusutan 426,941,591,697 85,785,936,730 - 512,727,528,427
Nilai Buku 138,344,416,222 199,321,660,231
Aset tetap tidak ada yang dijadikan jaminan dan aset tetap tesebut telah diasuransikan dengan nilai pertanggungan asuransi sebesar Rp
157.818.858.597,-. Aset diasuransikan pada pihak ketiga, yaitu pada PT Asuransi Raksa Pratikara, MNC Insurance dan Etiqa. Tidak ada
penilaian kembali / revaluasi atas aset tetap. Manajemen menilai pertanggungan asuransi tersebut sudah cukup.
Pada tahun 2022 terjadi penjualan aset berupa Forklift, Peralatan Forklift, Sparepart dan Ban dengan nilai buku sebesar Rp 814.193.000,-
dan dijual dengan harga Rp 1.608.018.273,- sehingga Perseroan mendapat keuntungan sebesar Rp 793.825.273,-
28
Page 38
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
12. ASET HAK GUNA
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir
Penyesuaian Penyesuaian
Nilai Perolehan
Forklift 194,275,272,160 74,601,265,370 114,492,744,230 154,383,793,300
Peralatan Forklift 31,246,111,000 412,500,000 19,306,040,000 12,352,571,000
Jumlah Nilai Perolehan 225,521,383,160 75,013,765,370 133,798,784,230 166,736,364,300
Akumulasi Penyusutan
Forklift 39,506,948,025 20,253,293,577 6,961,690,213 52,798,551,389
Peralatan Forklift 11,432,746,659 7,897,475,250 4,826,510,000 14,503,711,909
Jumlah Akm. Penyusutan 50,939,694,684 28,150,768,827 11,788,200,213 67,302,263,298
Nilai Buku 174,581,688,476 99,434,101,002
31 Desember 2021
Saldo Awal Penambahan / Pengurangan / Saldo Akhir
Penyesuaian Penyesuaian
Nilai Perolehan
Kendaraan 496,000,000 - 496,000,000 -
Forklift 247,781,008,564 49,137,190,688 102,642,927,092 194,275,272,160
Peralatan Forklift 36,773,440,000 8,441,921,000 13,969,250,000 31,246,111,000
Jumlah Nilai Perolehan 285,050,448,564 57,579,111,688 117,108,177,092 225,521,383,160
Akumulasi Penyusutan
Kendaraan 182,508,853 - 182,508,853 -
Forklift 49,862,785,041 17,269,835,913 27,625,672,929 39,506,948,025
Peralatan Forklift 13,906,219,724 4,543,849,679 7,017,322,744 11,432,746,659
Jumlah Akm. Penyusutan 63,951,513,618 21,813,685,592 34,825,504,526 50,939,694,684
Nilai Buku 221,098,934,946 174,581,688,476
13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
31 Desember 2022 31 Desember 2021 31 Desem
Piutang Pemegang Saham - 2,867,697,727
Pinjaman Karyawan - 554,033,780
Saldo Aset Tidak Lancar Lainnya - 3,421,731,507
Aset tidak lancar lainnya merupakan pinjaman kepada pemegang saham yang dilakukan tanpa bunga, tanpa perjanjian dan tanpa
jaminan serta pembayaran pinjaman dari karyawan dilakukan melalui pemotongan gaji bulanan.
14. ASET PAJAK TANGGUHAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Aset Pajak Tangguhan 29,897,123,654 22,347,078,644
Saldo Aset Pajak Tangguhan 29,897,123,654 22,347,078,644
29
Page 39
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK
31 Desember 2022 31 Desember 2021
a. Hutang Bank Jangka Pendek
PT Bank Pan Indonesia, Tbk. - 3,407,839,761
PT Bank Permata, Tbk. - 3,096,243,181
PT Bank Pan Indonesia, Tbk. 6,953,733,323 -
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. 6,578,331,307 4,187,665,723
PT Bank Danamon 9,733,700,413
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 14,250,238,458 24,940,432,812
Saldo Hutang Bank Jangka Pendek 37,516,003,501 35,632,181,477
b. Hutang Bank Jangka Panjang
PT Bank Commonwealth 1,565,258,870 2,166,975,709
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. - -
PT Bank Pan Indonesia, Tbk. 837,410,832 1,392,847,481
PT Bank Permata, Tbk. - 3,483,588,000
Saldo Hutang Bank Jangka Panjang 2,402,669,702 7,043,411,190
c. Bagian Yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun
PT Bank Commonwealth 1,565,258,870 2,166,975,709
PT Bank CIMB Niaga, Tbk. - -
Saldo Bagian Yang Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun 1,565,258,870 2,166,975,709
d. Bagian Hutang Bank Jangka Panjang Setelah Dikurangi Yang Jatuh Tempo
PT Bank Pan Indonesia, Tbk. 837,410,832 1,392,847,481
PT Bank Permata, Tbk. - 3,483,588,000
Jumlah 837,410,832 4,876,435,481
Total 39,918,673,202 42,675,592,667
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Tbk berdasarkan Akta Nomor
18 tanggal 6 April 2022 dengan ketentuan sebagai berikut :
I. Pinjaman Rekening Koran (PRK) (Perpanjangan)
1. Jenis Fasilitas : Kredit Rekening Koran (KRK)
2. Tujuan fasilitas : Modal Kerja
3. Jumlah fasilitas : Rp. 10.000.000.000,-
4. Jangka waktu : 12 bulan
5. Bunga : 7,5% pa
6. Provisi : 0,125% pa
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.000.000,-
8. Denda Keterlambatan : 20% per tahun + Prime rate
9. Jaminan fasilitas : Hak atas Bangunan dengan SHGB Nomor 01667 / Parungmulya yang terletak
di Kawasan Industri Mitra Karawang, Desa Parungmulya, Kec. Ciampel, Kab.
Karawang, Prop. Jawa Barat, atas nama Hadi Suhermin.
: Hak atas Bangunan dengan SHM Nomor 632/Sukaresmi, atas sebidang tanah
sesuai dengan Surat ukur tanggal 31 Agustus 2006, nomor 00567/2006,
seluas 500 m2 yang terletak di Desa Sukaresmi, Kec. Cikarang Selatan, Bekasi
Jawa Barat.
30
Page 40
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Panin, Tbk berdasarkan surat nomor :
038/PK/P/IBK/IV/2022 tanggal 26 April 2022 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Plafond : Fasilitas Demand Loan - SCF (Uncommitted - Revolving)
2. Tujuan Penggunaan : Rp. 15.000.000.000,-
3. Jangka waktu : s/d 2 Mei 2023
4. Suku bunga : NIHIL
5. Provisi Kredit : Rp. 1.000.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Sinarmas, Tbk berdasarkan surat nomor : P-004/P-017/ADD
PK-DL/2022 tanggal 25 April 2022 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Sifat fasilitas : Fasilitas Demand Loan - SCF (Uncommitted - Revolving)
2. Plafon : Rp. 15.000.000.000,-
3. Jangka waktu : s/d 2 Mei 2023
4. Provisi : NIHIL
5. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
Jaminan
Untuk agunan yang diberikan berupa piutang lancar milik PT Sarana Mitra Luas, Tbk. yang akan ditagihkan kepada PT. Purinusa
Ekapersada dan afiliasinya dengan nilai jaminan Rp. 30.000.000.000,- yang terdiri dari :
1. PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2. PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
3. PT. Anugerah Metindo Pratama
4. PT. Pindo Papyrus Pulp & Paper Industry
5. PT. Ekamas Fortuna
6. PT. The Univenus
7. PT. Oki Pulp & Paper Mils
Surat kuasa blokir dan debet atas rekening Escrow debitur
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), berdasarkan surat penawaran
putusan kredit nomor B.298/KC-XVII/ADK/03/2022 tanggal 30 Maret 2022 dengan rincian sebagai berikut :
I. KMK Tagihan Vendor Purinusa Ekapersada (Perpanjangan)
1. Plafond Kredit : Rp. 25.000.000.000,-
2. Tujuan : Pembiayaan Kredit Modal Kerja dalam rangka pengambilalihan piutang PT
Sarana Mitra Luas, Tbk. kepada Perusahaan yang tergabung dalam PT.
Purinusa Eka Persada dan Perusahaan afiliasinya yang selanjutnya disebut
Purinusa Ekapersada.
3. Jenis Kredit : Suplesi Kredit Modal Kerja (KMK) tagihan vendor Purinusa Ekapersada
4. Bentuk Kredit : KMK Maks. CO Tetap withdrawl Approval
5. Jangka waktu : 12 bulan sejak tanggal 27/03/2022 s/d 27/03/2023
6. Suku bunga : 8.75%
7. Provisi : 0.25%
8. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
9. Agunan : Tagihan pembayaran pengerjaan proyek konstruksi dengan pengadaan
barang dan atau jasa kepada Purinusa Ekapersada yang dibuktikan dengan
Confirmation Letter dari Purinusa Ekapersada.
31
Page 41
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
II. FASILITAS SUPPLY CHAIN FINANCING ACCOUNT RECEIVABLE (SCF A/R)
1. Plafond Kredit : Rp. 25.000.000.000,-
2. Tujuan : Pembiayaan kredit modal kerja dalam rangka pengambiulalihan piutang
(tagihan) PT Sarana Mitra Luas, Tbk. dalam rangka pengerjaan proyek
pengadaan barang dan /aray jasa dari Perusahaan yang tergabung PT.
Purinusa Ekapersada
3. Jenis Kredit : Fasilitas Supply Chain Financing Account Receivable (Scf A/R)
4. Besar pencairan : 100% dari nilai invoice yang tertera didalam confimation letter
5. Jangka waktu : 12 bulan
6. Fee Diskonto : 8.63%
7. Provisi : Sesuai ketentuan SCF A/R BRI dan terdapat premi untuk asuransi yang
bersifat silent basis
8. Biaya Administrasi : Termasuk dalam biaya administrasi yang diatur pada fasilitas KMK tagihan
vendor Purinusa
9. Agunan : Tagihan pembayaran pengerjaan proyek kepada PT. Purinusa Ekapersada
yang dibuktikan dengan Confirmation Letter dari Purinusa
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Cimb Niaga. Tbk, berdasarkan surat penawaran putusan
kredit nomor : 0490/LGL-MSME-JKT/SME/PK/CIN/VII/2017 tanggal 17 Oktober 2022 dengan rincian sebagai berikut :
I. Pinjaman Rekening Koran (PRK) - Perpanjangan
1. Plafond Kredit : On Revolving Basis - Uncommitted
2. Tujuan : Modal Kerja Operational
3. Jumlah Fasilitas : Rp. 7.000.000.000,-
4. Jangka waktu : s/d tanggal 18-08-2023
5. Suku bunga : 7,25% Per tahun floating
6. Denda : 16% p.a
7. Beban Provisi : 0,25% p.a (prorata)
II LC / SKBDN Ib Wakalah
1. Plafond Kredit : USD. 208.000,-
2. Tujuan : Penerbitan fasilitas LC baru (sight / usance)
3. Bentuk Kredit : On Revolving Basis Uncommitted
4. Jangka waktu : s/d tanggal 18-8-2023
5. Booking Rate : 14,375.00
6. Opening Commission : 0,125% flat per quarter
7. Acceptance Feed : 0,85% p.a
III Collateral (Jaminan)
Sertifikat Hak Milik No. 01501 a.n Nyonya Lucia Irawaty Lie dengan nilai penjaminan HT 1 No. 11105/2017 Rp. 6.250.000.000,-
dan No. 01502/Pasirsari a.n Hadi Suhermin, Nilai penjaminan HT I No. 11104/2017 Rp. 6.250.000.000,-
32
Page 42
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Panin, Tbk berdasarkan surat nomor : 78/JKS/EXT/21
tanggal 21 April 2021 dengan ketentuan sebagai berikut :
I. Pinjaman Rekening Koran (PRK) (Perpanjangan)
1. Plafond : Rp. 7.000.000.000,-
2. Tujuan Penggunaan : Modal Kerja di bidang rental dan trading forklift
3. Jangka waktu : 27 April 2021 s/d 27 April 2022
4. Suku bunga : 9,5% per tahun (floating)
5. Provisi Kredit : 0,25% p.a
II. Pinjaman Jangka Panjang (PJP) (Tetap)
1. Plafond : Rp. 4.500.000.000,-
2. Tujuan Penggunaan : Investasi untuk pembangunan workshop yang telah digunakan sebagai
tempat penyimpanan dan service forklift yang terletak di Jalan Gemalapik,
RT/RW 16/06 Desa Pasarsari, Kec. Lemahabang, Bekasi dengan nilai RAB
sebesar Rp. 7,6 Milyar.
3. Jangka waktu : s/d 24 April 2024
4. Suku bunga : 9,5% per tahun (floating)
III. Agunan / Jaminan Kredit
Tanah dan bangunan dengan LT 2.031 m2 dan LB 2,953 m2 yang terletak di Jalan Gemalapik RT 016/06 Desa Pasirsari,
Lemahabang, Bekasi SHM No. 01505 atas nama Hadi Suhermin (Direktur).
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Sinarmas, Tbk berdasarkan surat nomor :
OL.579/IV/2021CBM tanggal 29 April 2021 dengan ketentuan sebagai berikut :
I. Fasilitas Demand Loan - AR Fin
1. Sifat fasilitas : Uncommitted Revolving
2. Plafon : Rp. 30.000.000.000,-
3. Bunga : 9,5% p.a (STR)
4. Jangka waktu : s.d 02 Mei 2021
5. Tujuan fasilitas : Modal kerja PT Sarana Mitra Luas, Tbk. yang bergerak dibidang rental forklift
untuk PT. Purinusa Ekapersada dan Afiliasinya.
6. Provisi : NIHIL
7. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
II. Jaminan
Untuk agunan yang diberikan berupa piutang lancar milik PT Sarana Mitra Luas, Tbk. yang akan ditagihkan kepada PT. Purinusa
Ekapersada dan afiliasinya dengan nilai jaminan Rp. 30.000.000.000,- yang terdiri dari :
1. PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2. PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
3. PT. Pindo Papyrus Pulp & Paper Industry
4. PT. Ekamas Fortuna
5. PT. The Univenus
6. PT. Oki Pulp & Paper Mils
Surat kuasa blokir dan debet atas rekening Escrow debitur
33
Page 43
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Commonwealth, berdasarkan surat putusan kredit nomor
SME202011113-0007/OL/JKT/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 dengan rincian sebagai berikut :
I. Fasilitas 1
1. Jenis Kredit : Term Loan - II (Perubahan Suku Bunga)
2. Plafond Kredit : Rp. 2.500.000.000,-
3. Tujuan : Modal kerja
4. Outstanding : Rp. 550.460.523,31 (per tanggal 11-02-2020)
5. Jangka waktu : s.d 14-08-2020
6. Suku bunga : 10,5% p.a
7. Bunga denda : 36% pertahun
8. Biaya Administrasi : Telah dibebankan
9. Metode Angsuran : Angsuran tetap
II. Fasilitas 2
1. Jenis Kredit : Term Loan - III (Fasilitas Baru)
2. Plafond Kredit : Rp. 3.100.000.000,-
3. Tujuan : Investasi
4. Biaya fasilitas : 0,25% flat dan dibayar dimuka
5. Jangka waktu : 60 bulan
6. Suku bunga : 8,88% p.a
7. Bunga denda : 36% pertahun
8. Biaya Administrasi : Telah dibebankan
9. Metode Angsuran : Angsuran tetap
10. Angsuran : Rp. 64.170.508,08 / bulan
III. Jaminan
1. Dua unit ruko yang terletak di Komplek Ruko Paragon Bussinnes Park Jalan GN Mandala Blok A No. 88O dan 88P, Kelurahan
Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kab. Bekasi. Jawa Barat berdasarkan :
2. Sertifikat HGB nomor 9772/Cibatu (berakhir Hak 24-06-2023) atas nama Hadi Suhermin
3. Sertifikat HGB nomor 9773/Cibatu (berakhir Hak 24-06-2023) atas nama Hadi Suhermin
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Permata, Tbk, berdasarkan surat penawaran putusan kredit
nomor LOO/2021/IV/48187/SME tanggal 01 April 2021 dengan rincian sebagai berikut :
I. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
1. Plafond Kredit : Rp. 3.200.000.000,-
2. Tujuan : Modal kerja
3. Jangka waktu : 07 April 2021 sampai 07 April 2022
4. Bunga : 10% per tahun
5. Denda : 36% pertahun
6. Provisi : 0,275% pertahun
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.500.000,-
34
Page 44
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
II. Fasilitas Revolving Loan
1. Plafond Kredit : Rp. 3.500.000.000,-
2. Tujuan : Modal kerja
3. Jangka waktu : 07 April 2021 sampai 07 April 2022
4. Bunga : 10% per tahun
5. Denda : 36% pertahun
6. Provisi : 0,275% pertahun
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.500.000,-
III. Jaminan
1. Jaminan Tanah dan Bangunan Hak Milik SHM nomor 3490 yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi, Kec.
Cikarang Selatan, Desa Pasirsari (Kaveling Nomor 16 K) atas nama Nyonya Lucia Irawati Lie
2. Hak atas Bangunan dengan SHGB Nomor 01667 / Parungmulya yang terletak di Kawasan Industri Mitra Karawang, Desa
Parungmulya, Kec. Ciampel, Kab. Karawang, Prop. Jawa Barat, atas nama Hadi Suhermin.
3. Personal Guarantee atas nama Hadi Suhermin, sebesar hutang pokok, bunga, denda. Dan biaya-biaya lain yang mungkin
timbul dikemudian hari. Serta jaminan fidusia atas fasilitas pinjaman diatas.
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), berdasarkan surat penawaran
putusan kredit nomor R.220A/KC-XVII/ADK/03/2021 tanggal 26 Maret 2021 dengan rincian sebagai berikut :
I. KMK Tagihan
1. Plafond Kredit : Rp. 25.000.000.000,-
2. Tujuan : Pembiayaan Kredit Modal Kerja dalam rangka pengambilalihan piutang PT
Sarana Mitra Luas, Tbk. kepada Perusahaan yang tergabung dalam PT.
Purinusa Eka Persada dan Perusahaan afiliasinya yang selanjutnya disebut
Purinusa Ekapersada.
3. Jenis Kredit : Suplesi Kredit Modal Kerja (KMK) tagihan vendor Purinusa Ekapersada
4. Bentuk Kredit : KMK Maks. CO Tetap withdrawl Approval
5. Jangka waktu : 12 bulan sejak tanggal 27/03/2021 s/d 27/03/2022
6. Suku bunga : 9.25%
7. Provisi : 0.25%
8. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
9. Agunan : Tagihan pembayaran pengerjaan proyek konstruksi dengan pengadaan
barang dan atau jasa kepada Purinusa Ekapersada yang dibuktikan dengan
Confirmation Letter dari Purinusa Ekapersada.
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Cimb Niaga. Tbk, berdasarkan surat penawaran putusan
kredit nomor : 134/OL-EBB/WBC/VI/2021 tanggal 07 Juni 2021 dengan rincian sebagai berikut :
I. PRK (EXTRA) (Renewal - Revolving Basis)
1. Plafond Kredit : Rp. 4.400.000.000,-
2. Tujuan : Modal Kerja Operasional
3. Bentuk Kredit : Uncommitted
4. Jangka waktu : 18-08-2021 s.d 18-08-2022
5. Suku bunga : 9,45% p.a
6. Provisi : 0,5% p.a
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.000.000,-
35
Page 45
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
II. PI (EXTRA) (Settlement - On Liquidation)
1. Plafond Kredit : Rp. 248.611.111,15
2. Tujuan : Refinancing Pembelian Forklift
3. Bentuk Kredit : Uncommitted
4. Jangka waktu : s.d 18-08-2020
5. Suku bunga : 9,45% p.a
6. Provisi : 1,00% dari total Plafond
7. Biaya Administrasi : Rp. 5.000.000,-
8. Denda Keterlambatan : 4,00% from principal portion
III. LC / SKBDN Ib Wakalah (New - Revolving Basis)
1. Plafond Kredit : USD. 208.000,-
2. Tujuan : Pengajuan LC Syariah
3. Bentuk Kredit : Committed
4. Jangka waktu : 12 bulan
5. Booking Rate : 14,375.00
6. Opening Commission : 0,125% flat per quarter
7. Acceptance Feed : 0,85% p.a
VI. Collateral (Jaminan)
Hak Tanggungan No. 11104/2017 & Hak Tanggungan No. 11105/2017 atas sertifikat Hak 01501 atas nama Lucia Irawaty Lie dan
Sertifikat Hak Milik No. SHM No. 01502 atas nama Hadi Suhermin, terletak di Jalan Gemalapik Raya No. 150 Kelurahan/Desa Sesa
Pasirsari, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Bekasi dengan Luas 2,988.00 m2 dengan luas bangunan 1,007.00 dengan nilai
pengikatan sebesar Rp. 12.500.000.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Panin, Tbk berdasarkan surat nomor : 95/JKS/EXT/20
tanggal 16 April 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
I. Pinjaman Rekening Koran (PRK) (Perpanjangan)
1. Plafond : Rp. 7.000.000.000,-
2. Tujuan Penggunaan : Modal Kerja di bidang rental dan trading forklift
3. Jangka waktu : 27 April 2020 s/d 27 April 2021
4. Suku bunga : 9,5% per tahun (floating)
5. Provisi Kredit : 0,25% p.a
II. Pinjaman Jangka Panjang (PJP) (Tetap)
1. Plafond : Rp. 4.500.000.000,-
2. Tujuan Penggunaan : Investasi untuk pembangunan workshop yang telah digunakan sebagai
tempat penyimpanan dan service forklift yang terletak di Jalan Gemalapik,
RT/RW 16/06 Desa Pasarsari, Kec. Lemahabang, Bekasi dengan nilai RAB
sebesar Rp. 7,6 Milyar.
3. Jangka waktu : s/d 24 April 2024
4. Suku bunga : 9,5% per tahun (floating)
III. Agunan / Jaminan Kredit
Tanah dan bangunan dengan LT 2.031 m2 dan LB 2,953 m2 yang terletak di Jalan Gemalapik RT 016/06 Desa Pasirsari,
Lemahabang, Bekasi SHM No. 01505 atas nama Hadi Suhermin (Direktur).
36
Page 46
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Sinarmas, Tbk berdasarkan surat nomor : OL.016/2020/CR-
AO/LA tanggal 20 April 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
I. Fasilitas Demand Loan - AR Fin
1. Sifat fasilitas : Uncommitted Revolving
2. Plafon : Rp. 30.000.000.000,-
3. Bunga : 9,5% p.a (STR)
4. Jangka waktu : 12 bulan
5. Tujuan fasilitas : Modal kerja PT Sarana Mitra Luas, Tbk. yang bergerak dibidang rental forklift
untuk PT. Purinusa Ekapersada dan Afiliasinya.
6. Provisi : 0,25% p.a
7. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
II. Jaminan
Untuk agunan yang diberikan berupa piutang lancar milik PT Sarana Mitra Luas, Tbk. yang akan ditagihkan kepada PT. Purinusa
Ekapersada dan afiliasinya dengan nilai jaminan Rp. 30.000.000.000,- yang terdiri dari :
1. PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2. PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk
3. PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills
4. PT. Pindo Papyrus Pulp & Paper Industry
5. PT. Ekamas Fortuna
6. PT. The Univenus
7. PT. Oki Pulp & Paper Mils
Surat kuasa blokir dan debet atas rekening Escrow debitur
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Commonwealth, berdasarkan surat putusan kredit nomor
SME202011113-0007/OL/JKT/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 dengan rincian sebagai berikut :
I. Fasilitas 1
1. Jenis Kredit : Term Loan - II (Perubahan Suku Bunga)
2. Plafond Kredit : Rp. 2.500.000.000,-
3. Tujuan : Modal kerja
4. Outstanding : Rp. 550.460.523,31 (per tanggal 11-02-2020)
5. Jangka waktu : s.d 14-08-2020
6. Suku bunga : 10,5% p.a
7. Bunga denda : 36% pertahun
8. Biaya Administrasi : Telah dibebankan
9. Metode Angsuran : Angsuran tetap
II. Fasilitas 2
1. Jenis Kredit : Term Loan - III (Fasilitas Baru)
2. Plafond Kredit : Rp. 3.100.000.000,-
3. Tujuan : Modal kerja
4. Biaya fasilitas : 0,25% flat dan dibayar dimuka
5. Jangka waktu : 60 bulan
6. Suku bunga : 8,88% p.a
7. Bunga denda : 36% pertahun
8. Biaya Administrasi : Telah dibebankan
9. Metode Angsuran : Angsuran tetap
10. Angsuran : Rp. 64.170.508,08 / bulan
37
Page 47
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
III. Jaminan
1. Dua unit ruko yang terletak di Komplek Ruko Paragon Bussinnes Park Jalan GN Mandala Blok A No. 88O dan 88P, Kelurahan
Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kab. Bekasi. Jawa Barat berdasarkan :
2. Sertifikat HGB nomor 9772/Cibatu (berakhir Hak 24-06-2023) atas nama Hadi Suhermin
3. Sertifikat HGB nomor 9773/Cibatu (berakhir Hak 24-06-2023) atas nama Hadi Suhermin
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Permata, Tbk, berdasarkan surat penawaran putusan kredit
nomor LOO/2020/VII/23811/SME tanggal 28 Juni 2020 dengan rincian sebagai berikut :
I. Fasilitas Pinjaman Rekening Koran
1. Plafond Kredit : Rp. 3.200.000.000,-
2. Tujuan : Modal kerja
3. Jangka waktu : 07 April 2020 sampai 07 April 2021
4. Bunga : 10% per tahun
5. Denda : 36% pertahun
6. Provisi : 0,2% pertahun
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.500.000,-
II. Fasilitas Revolving Loan
1. Plafond Kredit : Rp. 3.500.000.000,-
2. Tujuan : Modal kerja
3. Jangka waktu : 07 April 2020 sampai 07 April 2021
4. Bunga : 10% per tahun
5. Denda : 36% pertahun
6. Provisi : 0,2% pertahun
7. Biaya Administrasi : Rp. 3.500.000,-
III. Jaminan
1. Jaminan Tanah dan Bangunan Hak Milik SHM nomor 3490 yang terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi, Kec.
Cikarang Selatan, Desa Pasirsari (Kaveling Nomor 16 K) atas nama Nyonya Lucia Irawati Lie.
2. Hak atas Bangunan dengan SHGB Nomor 01667 / Parungmulya yang terletak di Kawasan Industri Mitra Karawang, Desa
Parungmulya, Kec. Ciampel, Kab. Karawang, Prop. Jawa Barat, atas nama Hadi Suhermin.
3. Personal Guarantee atas nama Hadi Suhermin, sebesar hutang pokok, bunga, denda. Dan biaya-biaya lain yang mungkin
timbul dikemudian hari. Serta jaminan fidusia atas fasilitas pinjaman diatas.
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas modal Kerja dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), berdasarkan surat penawaran
putusan kredit nomor R.222/KC-XVII/ADK/03/2020 tanggal 12 Maret 2020 dengan rincian sebagai berikut :
I. KMK Tagihan
1. Plafond Kredit : Rp. 25.000.000.000,-
2. Tujuan : Pembiayaan Kredit Modal Kerja dalam rangka pengambilalihan piutang PT
Sarana Mitra Luas, Tbk. kepada Perusahaan yang tergabung dalam PT.
Purinusa Eka Persada dan Perusahaan afiliasinya yang selanjutnya disebut
Purinusa Ekapersada.
3. Jenis Kredit : Suplesi Kredit Modal Kerja (KMK) tagihan vendor Purinusa Ekapersada
4. Bentuk Kredit : KMK Maks. CO Tetap withdrawl Approval
5. Jangka waktu : 12 bulan sejak tanggal 27/02/2020 s/d 27/02/2021
6. Suku bunga : 9.25%
7. Provisi : 0.25%
8. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
38
Page 48
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
15. HUTANG BANK - LANJUTAN
9. Agunan : Tagihan pembayaran pengerjaan proyek konstruksi dengan pengadaan
barang dan atau jasa kepada Purinusa Ekapersada yang dibuktikan dengan
Confirmation Letter dari Purinusa Ekapersada.
16. HUTANG USAHA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Pihak Ketiga :
Mata Uang IDR
PT Kobexindo Equipment - 4,795,377,337
PT Alritek Equipindo Jaya - 105,269,000
PT Artha Mersindo Perkasa - 238,727,142
PT Ascendo Internasional 180,577,573 443,486,747
PT Dwi Mitra Unggul 344,056,500 128,047,758
PT Hasta Putera Perkasa - 190,216,950
PT Hyundai Construction Equipment Asia - 4,674,331,719
PT Indolift Sukses Abadi 244,594,050 199,391,500
PT Kasana Teknindo Gemilang - 1,945,574,100
PT Longhe Asia Indonesia - 101,950,000
PT Mahanysa Banindo (Oto Zone-Lippo Cikarang ) - 134,078,669
PT Mitra Esa Abadi 269,786,287 327,497,661
PT Sentramitra Daya Utama - 1,801,481,000
PT Sunstream Indonesia 2,681,760,000 706,200,000
PT Trada Pacific Megantara 824,643,049 825,786,500
PT Trakindo Utama 1,351,647,000 5,857,340,000
PT Lippo Cikarang 4,292,636,195 -
PT Expressindo Sarana Perkasa 251,344,000 -
PT Starroll Sukses Mandiri 162,728,442 184,681,145
PT Eurotrucks Mekanika Prima 764,235,000 -
PT Arta Abadi 204,359,325 -
PT Rivindi Arta Mandiri 139,433,718 -
PT Multi Hidro Seal 131,920,500 -
PT Asuransi Taksa Pratikara 123,562,230 -
Hutang dibawah 100 Juta Rupiah 1,172,237,129 267,658,640
Saldo Hutang Usaha - Pihak Ketiga - IDR 13,139,520,999 22,927,095,867
RMB CHINA
Wisdom Industrial Power Co.,Ltd RMB China (RMB. 1.167.453) - 2,612,800,674
Saldo Hutang Usaha - Pihak Ketiga - CNY - 2,612,800,674
USD
Jung Kyung Ind.Co, Ltd (USD. 142.500) 2,241,607,309 1,604,822,235
PT Hasta Putra Perkasa (USD. 20.353) 320,163,817
Manon International (H.K) Limited (USD. 2.185) 34,371,312
Guangzhou Original Power Trading Limited (USD. 216) 3,397,805
Nanjing Leading Auto Technology Co., Ltd. (USD. 650) 10,224,875
Shenzen High-Point Global Logistics Co., Ltd. (ISD. 14.350) 225,733,789
Zhejiang Ep Equipment Imp&Exp Co., Ltd (USD. 24.970) - 318,875,220
Saldo Hutang Usaha - Pihak Ketiga - USD 2,835,498,907 1,923,697,455
39
Page 49
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
16. HUTANG USAHA - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Mata Uang SGD
TVH Singapore, PTE., LTD. (SGD. 1.921) 22,398,259 -
Saldo Hutang Usaha - Pihak Ketiga - SGD 22,398,259 -
Saldo Hutang Usaha 15,997,418,164 27,463,593,996
Hutang Usaha dikelompokan dalam umur sebagai berikut :
Lancar 4,472,261,722 -
Lewat Jatuh Tempo :
antara 1 sampai 30 hari 3,042,328,661 5,094,304,373
antara 31 sampai 60 hari 6,282,909,675 2,243,766,074
antara 61 sampai 90 hari 1,665,408,736 9,625,314,385
antara 91 sampai 120 hari 36,617,992 1,529,710,782
lebih dari 120 hari 497,891,375 8,970,498,384
Jumlah Hutang Usaha 15,997,418,161 27,463,593,997
17. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Jasa Konsultan Pajak 5,390,000 5,390,000
Saldo Biaya Yang Masih Harus Dibayar 5,390,000 5,390,000
18. HUTANG PAJAK
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Pajak Penghasilan Pasal 21 25,183,009 14,751,510
Pajak Penghasilan Pasal 23 9,602,062 1,805,138
Pajak Penghasilan Pasal 25 3,087,504 3,095,310
Pajak Penghasilan Pasal 29 469,381,720 530,077,372
Pajak Pertambahan Nilai 2,451,358,319 2,786,395,304
Saldo Hutang Pajak 2,958,612,614 3,336,124,634
a. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan, seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi dan taksiran laba
fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal- tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:
Perhitungan Beban Pajak Penghasilan, adalah sebagai berikut :
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Laba Bersih Sebelum Pajak 57,148,868,105 74,352,727,178
Beda Sementara :
Imbalan Pasca Kerja 208,895,315 194,952,098
Penyusutan 34,094,331,740 27,501,016,319
Total 34,303,227,055 27,695,968,417
40
Page 50
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
18. HUTANG PAJAK - LANJUTAN
a. Pajak Kini
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Beda Tetap
Biaya Pengobatan Operator & Mekanik 32,210,280 112,864,242
Biaya Entertaint 1,463,531,741 611,936,771
Biaya Pengobatan Administrasi 42,820,687 61,838,016
Biaya BPJS Ketenagakerjaan - -
Biaya BPJS Kesehatan - -
Biaya Rumah Tangga Kantor 10,312,100 153,998,811
Biaya Pajak 154,714,736 285,921,265
Biaya Keamanan & Kebersihan 769,127,635 74,914,000
Biaya Sumbangan 31,677,000 22,852,500
Biaya Katering 108,845,000 106,466,000
Biaya Umum & Administrasi Lainnya 40,743,648 19,937,000
Pajak Bunga Bank 112,942,242 170,434,787
Biaya Bunga Cicilan Pemasok - -
Biaya Cadangan Penurunan Nilai Piutang 1,361,165,978 1,682,341,948
Biaya Lain-lain - -
Pembiayaan Leasing (66,371,971,000) (79,943,869,553)
Pendapatan Jasa Giro/Bunga (375,548,989) (84,920,810)
Pendapatan Bunga Dividen (383,688,221) (229,081,561)
Pendapatan Lain-lain (284,932,161) -
Total (63,288,049,325) (76,954,366,584)
Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan 28,164,045,835 25,094,329,011
Perhitungan Pajak Penghasilan Terhutang
Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan 28,164,045,000 25,094,329,000
Hutang Pajak Penghasilan
25% x Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan
22% x Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan 6,196,089,900 5,520,752,380
Total 6,196,089,900 5,520,752,380
Uang Muka Pajak
Pajak Penghasilan Pasal 23 5,209,358,466 5,101,209,651
Pajak Penghasilan Pasal 22 904,172,000 341,409,000
Pajak Penghasilan Pasal 25 37,073,466 42,355,857
Jumlah Uang Muka Pajak 6,150,603,932 5,484,974,508
Hutang Pajak Tahun Berjalan 45,485,968 35,777,872
Hutang Tahun Sebelumnya 530,077,374 527,175,383
Hutang Yang Dibayarkan 106,181,622 32,875,882
Pajak Penghasilan Yang Masih Terhutang 469,381,720 530,077,374
Laba kena pajak setelah rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan dan Pajak Penghasilan Badan.
41
Page 51
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
18. HUTANG PAJAK - LANJUTAN
b. Aset Pajak Tangguhan
31 Desember 2022
Saldo Awal Laba / Rugi Penghasilan Saldo Akhir
Komprehensif
Biaya Perolehan
Penyusutan 21,993,753,254 7,500,752,983 29,494,506,237
Imbalan Kerja 353,325,391 45,956,969 3,335,057 402,617,417
Jumlah 22,347,078,644 7,546,709,952 3,335,057 29,897,123,654
31 Desember 2021
Saldo Awal Laba / Rugi Penghasilan Saldo Akhir
Komprehensif
Biaya Perolehan
Penyusutan 15,943,529,664 6,050,223,590 21,993,753,254
Imbalan Kerja 310,935,226 42,889,462 (499,297) 353,325,391
Jumlah 16,254,464,890 6,093,113,052 (499,297) 22,347,078,644
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT ORIX Indonesia Finance (ORIF) 15,282,947,949 3,995,019,836
PT Bumiputera - BOT Finance 3,240,193,367 1,977,170,276
PT Mitsubishi UFJ Lease & Finance Indonesia 2,489,850,479 14,840,888,492
PT SMFL Lease & Finance Indonesia - 2,480,681,474
PT Maybank Indonesia Finance 42,757,826,952 39,036,964,988
PT Toyota Astra Financial Service 51,153,961,662 19,875,040,898
PT Bank Central Asia Finance - -
PT Century Tokyo Indonesia - 5,627,546,850
Saldo Hutang Sewa Guna Usaha 114,924,780,410 87,833,312,814
a. Hutang Sewa Guna Usaha Jangka Pendek
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT ORIX Indonesia Finance (ORIF) - 3,995,019,836
PT Bumiputera - BOT Finance 1,176,270,864 1,977,170,276
PT Mitsubishi UFJ Lease & Finance Indonesia - 11,261,404,892
PT SMFL Lease & Finance Indonesia - 2,480,681,474
PT Maybank Indonesia Finance 4,633,926,743 3,269,793,353
PT Toyota Astra Financial Service 1,057,262,864 5,159,049,418
PT Bank Central Asia Finance - -
PT Century Tokyo Indonesia - -
Saldo Hutang Sewa Guna Usaha Jangka Pendek 6,867,460,471 28,143,119,249
42
Page 52
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
b. Hutang Sewa Guna Usaha Jangka Panjang
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT ORIX Indonesia Finance (ORIF) 15,282,947,949 -
PT Bumiputera - BOT Finance 2,063,922,504 -
PT Mitsubishi UFJ Lease & Finance Indonesia 2,489,850,479 3,579,483,600
PT SMFL Lease & Finance Indonesia - -
PT Maybank Indonesia Finance 38,123,900,209 35,767,171,635
PT Toyota Astra Financial Service 50,096,698,798 14,715,991,480
PT Bank Central Asia Finance - -
PT Century Tokyo Indonesia - 5,627,546,850
Saldo Hutang Sewa Guna Usaha Jangka Panjang 108,057,319,939 59,690,193,565
Rekonsiliasi liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Hutang Sewa Guna Usaha 114,924,780,410 87,833,312,814
Saldo Hutang Sewa Guna Usaha 114,924,780,410 87,833,312,814
Jumlah Diakui Di Laba Rugi
Bunga atas hutang sewa guna Usaha 8,357,993,070 9,867,168,401
Beban penyusutan aset hak huna Usaha 28,150,768,827 21,813,685,592
Beban terkait dengan hutang sewa guna Usaha lainnya (23,931,000) (88,134,209)
Jumlah Diakui Dalam Laporan Arus Kas
Jumlah kas keluar untuk pembayaran hutang sewa guna Usaha (70,534,507,211) (79,944,115,883)
Ringkasan Komponen Perubahan Liabilitas Yang Timbul Dari Sewa
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Saldo Awal 87,833,312,814 121,455,145,288
Arus kas keluar untuk pembayaran hutang sewa guna Usaha (70,534,507,211) (79,944,115,883)
Perubahan Non Kas - Penambahan 97,625,974,806 46,322,283,409
Saldo Akhir 114,924,780,410 87,833,312,814
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. ORIX Indonesia Finance dengan kontrak Nomor L22J00160E tanggal 22 F
berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : 1 UNIT TCM FORKLIFT FD50T9B VMZZZ LFZZZ TJW TJR 4SV TH 2021
NOMOR SERI 43H33303 HARGA RP. 436.590.000,0
5 UNIT TCM FORKLIFT FD70ZBB VFH600 L122 TJW TJR 4SV TH 2021
NOMOR SERI 30E32858 HARGA @ RP. 742.896.000
1 UNIT TCM FORKLIFT FD100Z8B VM300 LF244 TJW TJR 2SDV TH 2021
NOMOR SERI 30G31584 HARGA RP. 928.620.000
3 UNIT CASCADE PAPER ROLL CLAMP 120 F-RCP-03C TAHUN 2021 HERGA @
RP. 258.500.000,- NOMOR SERI X1A21096781, XIA21111641, XIA21111642
43
Page 53
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
3 UNIT CATERPILLAR FORKLIFT DP25ND/C/SFT/PNEU TAHUN 2021 HARGA
@ RP. 199.760.000,-
1 UNIT DOOSAN DIESEL FORKLIFT TRUCK D160S 4000MM ODB+SS TAHUN
2021 HARGA RP. 1.551.000.000,-
9 UNIT JUNGHEINRICH ROFKLIFT ETGV 116N-115-9020 DZ TAHUN 2021
HARGA RP. 456.500.000,-
3. Simpanan Jaminan : Rp. 1.211.397.000,-
4. Nilai Sewa Guna Usaha : Rp. 10.902.573.000,-
5. Nilai Sisa : Rp. 1.211.397.000,-
6. Tingkat Bunga : 4.20%
7. Biaya Provisi : Rp. 27.256.500
8. Biaya Notaris : Rp. 1.250.000,-
9. Bunga Tunggakan Utang : 0,20% per hari
10. Jangka waktu : 36 bulan
11. Besarnya Angsuran Sewa : Ke 1 s/d 12 = Rp. 401.482.000,- per bulan
Ke 13 s/d 24 = Rp. 355.007.000,- per bulan
Ke 25 s/d 36 = Rp. 266.442.000,- pwe bulan
12. Nilai Kerugian : Tahun ke-1 Rp. 12.113.970.000,- 100%
Tahun ke-2 Rp. 10.296.874.500,- 85%
Tahun ke-3 Rp. 7.874.080.500,- 65%
13. Jenis Pertanggungan : CPM, FLOOD, TS, RSCC, RSMD, QUAKE
14. Perusahaan Asuransi : MNC Asuransi Indonesia
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. ORIX Indonesia Finance dengan kontrak Nomor L22J01334E
tanggal 7 Oktober 2022, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : 13 UNIT JUNGHEINRICH ELECTRIC COUNTER BALANCE EFG MC325 - 1150 -
4700DZ TAHUN 2022 HARGA @ RP. 294.150.000,-
3. Simpanan Jaminan : Rp. 382.395.000,-
4. Nilai Sewa Guna Usaha : Rp. 3.441.555.000,-
5. nilai Sisa : Rp. 382.395.000,-
6. Tingkat Bunga : 4.17%
7. Biaya Provisi : Rp. 8.604.000
8. Biaya Notaris : Rp. 250.000,-
9. Bunga Tunggakan Utang : 0,20% per hari
10. Jangka waktu : 36 bulan
11. Besarnya Angsuran Sewa : Ke 1 s/d 12 = Rp. 136.4645.500,- per bulan
Ke 13 s/d 24 = Rp. 124.754.000,- per bulan
Ke 25 s/d 36 = Rp. 61.479.500,- pwe bulan
12. Nilai Kerugian : Tahun ke-1 Rp. 3.823.950.000,- 100%
Tahun ke-2 Rp. 3.250.357.500,- 85%
Tahun ke-3 Rp. 2.485.567.500,- 65%
13. Jenis Pertanggungan : CPM, FLOOD, TS, RSCC, RSMD, QUAKE
14. Perusahaan Asuransi : AS. RAKSA P[RATIKARA
44
Page 54
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. ORIX Indonesia Finance dengan kontrak Nomor L22J01197E
tanggal 19 September 2022, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : 15 UNIT JUNGHEINRICH ELECTRIC COUNTER BALANCE EFG MC325 - 1150 -
4700DZ TAHUN 2022 HARGA @ RP. 294.150.000,-
3. Simpanan Jaminan : Rp. 550.209.300,-
4. Nilai Sewa Guna Usaha : Rp. 4.951.883.100,-
5. nilai Sisa : Rp. 550.209.300,-
6. Tingkat Bunga : 0.0417
7. Biaya Provisi : Rp. 12.380.000,-
8. Biaya Notaris : Rp. 250.000,-
9. Bunga Tunggakan Utang : 0,20% per hari
10. Jangka waktu : 36 bulan
11. Besarnya Angsuran Sewa : Ke 1 s/d 12 = Rp. 186.968.000,- per bulan
Ke 13 s/d 24 = Rp. 169.175.000,- per bulan
Ke 25 s/d 36 = Rp. 108.159.500,- pwe bulan
12. Nilai Kerugian : Tahun ke-1 Rp. 5.502.092.400,- 100%
Tahun ke-2 Rp. 4.676.778.540,- 85%
Tahun ke-3 Rp. 3.576.360.060,- 65%
13. Jenis Pertanggungan : CPM
14. Perusahaan Asuransi : ETIQA INTERNATIONASL IND
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE SERVICE dengan kontrak Nomor
2106903868 tanggal 25 Juni 2021, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : LOAD CAP 2,5 TON, FORK 1150, WOF 656MM, PLATFORM MODEL LPE250
S/N 6725525 HARGA RP. 165.000.000,- + PPN
MAST 3M (V), PNEUMATIC, FORK 1070, LPG FUEL CONVERTIBEL TYPE
MODEL 32-8FG25 S/N 32-8FG25-75860 HARGA RP. 275.000.000 + PPN
MAST 4,7M (FSV) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD25 S/N 62-
8FD25-76332 HARGA RP. 316.800.000 + PPN
MAST 4,7M (FSV) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD25 S/N 62-
8FD25-76333 HARGA RP. 316.800.000 + PPN
MAST 3M (V) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD30 S/N 62-8FD30-
81784 HARGA RP. 321.200.000 + PPN
MAST 4,3M (FSV) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD30 S/N 62-
8FD30-81342 HARGA RP. 374.000.000 + PPN
MAST 4,3M (FSV) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD30 S/N 62-
8FD30-81348 HARGA RP. 374.000.000 + PPN
MAST 4,3M (FSV) PNEUMATIC FORK 1070 TYPE MODEL 62-8FD30 S/N 62-
8FD30-81795 HARGA RP. 374.000.000 + PPN
3. Total Harga : Rp. 2.516.800.000,-
4. DP 10% : Rp. 251.680.000,-
5. Installment : Rp. 70.756.000,-
6. Admin Fee : Rp. 1.000.000,-
7. Dibayar ke TAFS : Rp. 71.756.000,-
8. Total Down Payment : Rp. 365.013.200,-
9. Tingkat Suku Bunga : 8.25%
45
Page 55
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE SERVICE dengan kontrak Nomor
2101210031 tanggal 26 Okt 2021, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : TOYOTA FORKLIFT DIESEL MODEL 62-8FD30 SERIAL NUMBER :
628FD082895 TAHUN 2021 SEHARGA RP. 385.000.000,-
TOYOTA FORKLIFT DIESEL MODEL 62-8FD30 SERIAL NUMBER :
628FD082902 TAHUN 2021 SEHARGA RP. 385.000.000,-
TOYOTA FORKLIFT DIESEL MODEL 8FD4ON SERIAL NUMBER :
8FD4ON20363 TAHUN 2021 SEHARGA RP. 614.900.000,-
3. Total Harga : Rp. 1.384.900.000,-
4. DP 10% : Rp. 138.490.000,-
5. Installment : Rp. 38.935.000,-
6. Admin Fee : Rp. 1.000.000,-
7. Dibayar ke TAFS : Rp. 39.935.000,-
8. Total Down Payment : Rp. 201.325.850,-
9. Tingkat Suku Bunga : 8.25%
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE SERVICE dengan kontrak Nomor
21008305087 tanggal 22 Juli 2021, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : TOYOTA FORKLIFT DIESEL MODEL 62-8FD30 SERIAL NUMBER :
628FD3081819 TAHUN 2021 SEHARGA RP. 374.000.000,-
TOYOTA FORKLIFT DIESEL MODEL 62-8FD30 SERIAL NUMBER :
628FD3081864 TAHUN 2021 SEHARGA RP. 374.000.000,-
3. Total Harga : Rp. 748.000.000,-
4. DP 10% : Rp. 74.800.000,-
5. Installment : Rp. 21.029.000,-
6. Admin Fee : Rp. 1.000.000,-
7. Dibayar ke TAFS : Rp. 22.029.000,-
8. Total Down Payment : Rp. 109.221.000,-
9. Tingkat Suku Bunga : 8.25%
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE SERVICE dengan kontrak Nomor
2101400041 tanggal 23 Maret 2021, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : BT STACKER SWE120 NO. SERIAL : 6699109 TAHUN 2019 HARGA RP.
172.700.000,- , TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT GASOLINE 32-
8FG25 NO. MESIN : 4Y2771955, NO SERIAL : 328FG2576626 TAHUN 2020
SENILAI RP. 299.200.000,-
3. Uang Sewa Lease : Rp. 13.313.000,-
4. Uang Sewa Lease/Bulan : Rp. 13.313.000,-
5. Simpanan Jaminan : Rp. 47.190.000,-
6. Nilai Pembiayaan : Rp. 424.710.000,-
7. Harga Perolehan : Rp. 471.900.000,-
8. Tingkat Suku Bunga : 8.50%
9. Angsuran / bulan : 36 bulan
10. Nilai Rugi ditempatkan : Rp. 479.268.000,-
11. Denda Keterlambatan : 0,20% per hari x Uang sewa dan bunga
12. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
46
Page 56
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas Sewa Guna Usaha dari PT. TOYOTA ASTRA FINANCE SERVICE dengan kontrak Nomor
2102106051 tanggal 28 September 2021, dengan rincian sebagai berikut :
1. Jenis Sewa Guna Usaha : FINANCE LEASE
2. Barang Leasing : TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
1DZ0391196 NO. MESIN : 628FD3083457, TAHUN 2021 HARGA : RP.
374.000.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
628FD3082381 NO. MESIN : 1DZ0391321, TAHUN 2021 HARGA RP.
374.000.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
628FD3082396 NO. MESIN : 1DZ0391364, TAHUN 2021 RP. 380.600.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
628FD3082397 NO. MESIN : 1DZ0391367, TAHUN 2021 RP. 380.600.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
628FD3082444 NO. MESIN : 1DZ0391555, TAHUN 2021, RP. 380.600.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT DIESEL NO SERIAL :
628FD3082408 NO. MESIN : 1DZ0391433, TAHUN 2021 HARGA RP.
380.600.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT BATTERY NO SERIAL :
8FBN1532356 NO. MESIN : AA16308, TAHUN 2021 HARGA RP. 254.650.000,-
2. Barang Leasing : TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT BATTERY NO SERIAL :
8FBN1532419 NO. MESIN : AA16421, TAHUN 2021 HARGA RP. 254.650.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT BATTERY NO SERIAL :
8FBN1536707 NO. MESIN : AB25391, TAHUN 2021 HARGA RP. 318.450.000,-
TOYOTA INDUSTRIAL EQUIPMENT FORKLIFT BATTERY NO SERIAL :
8FBN2536718 NO. MESIN : AB25415, TAHUN 2021 HARGA RP. 318.450.000,-
3. Uang Down Payment : Rp. 341.660.000,-
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 3.074.940.000,-
5. Harga Perolehan : Rp. 3.416.600.000,-
6. Tingkat Suku Bunga : 4,15% flat
7. Angsuran / bulan : 36 bulan
8. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
9. Simpanan Jaminan : Rp. 341.660.000,-
10. Uang Sewa Lease : Rp. 96.053.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Century Tokyo Leasing Indonesia dengan surat
perjanjian nomor L21090001 Tanggal 27 Agustus 2021 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 2 Unit Jungheinrich Forklift Electric Counter Balance
32Unit Jungheinrich Forklift Electric Reach Truck
2. Harga Perolehan : Rp. 1.496.000.000,-
3. Pemasok : PT. Kobexindo Equitment
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 1.346.400.000,-
5. Suku Bunga : 8,50% p.a effective
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Uang Sewa : Rp. 42.523.000,-
47
Page 57
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
8. Imbalan Jasa : Rp. 3.366.500,- or 0,25% from net finance
9. Uang Muka : Rp. 149.600.000,- (10%)
10. Metode Pembayaran : Giro (PDC)
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Century Tokyo Leasing Indonesia dengan surat
perjanjian nomor L21060002 Tanggal 21 Juni 2021 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : CAT Diesel Forklift 3 Ton (4 unit)
CAT Diesel Forklift 5 Ton (2 unit)
2. Harga Perolehan : Rp. 1.740.200.000,-
3. Pemasok : PT. Takindo Utama
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 1.566.180.000,-
5. Suku Bunga : 8,80% p.a effective
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Tanggal Angsuran : 25 Juli 2021
8. Uang Sewa : Rp. 49.659.000,-
9. Imbalan Jasa : Rp. 3.915.500,-
10. Uang Muka : Rp. 174.020.000,-
11. Metode Pembayaran : Giro (PDC)
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210359
tanggal 12 Juli 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. HYUNDAI CONTRUCTION EQUITMENT ASIA
PT. KASANA TEKNINDO GEMILANG
c. Barang Sewa Guna Usaha : 2 Unit TCM Hyundai Towing Forkilift Electric 40T-9 @ Rp. 145.032.250,-
2 unit TCM Forklift FD40T9 VFHM435 LF122 TJF TJR 4SV @ Rp.
523.270.000,-
d. Harga Barang : Rp. 1.336.604.500,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 133.660.450,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 1.202.944.050,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 38.142.000,-
i. Bunga Efektif : 8,8% p.a
j. Provisi : Rp. 3.008.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 4.862.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 4.622.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 4.141.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210244
tanggal 29 April 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. MAJU KAWAN SEJAHTERA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 3 unit Forklift Powerlift Model ES12-12 CS @ Rp. 173.800.000,-
d. Harga Barang : Rp. 521.400.000,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 52.140.000,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 469.260.000,- (90%)
48
Page 58
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 14.879.000,-
i. Bunga Efektif : 8,8% p.a
j. Provisi : Rp. 1.174.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 1.928.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 1.834.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 1.646.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210296
tanggal 8 Juni 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. TRAKINDO UTAMA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 3 unit Forklift Caterpillar DP50N-C/L1220/SFT/PNUE @ Rp. 434.500.000,-
d. Harga Barang : Rp. 1.303.500.000,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 130.350.000,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 1.173.150.000,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 37.197.000,-
i. Bunga Efektif : 8,8% p.a
j. Provisi : Rp. 2.933.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 4.743.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 4.508.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 4.039.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210391
tanggal 12 Agustus 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. TRAKINDO UTAMA
PT. KOBEXINDO EQUIPMENT
c. Barang Sewa Guna Usaha : 5 unit Forklift Caterpillar DP25ND @ Rp. 199.760.000,-
3 unit Forklift Caterpillar DP30ND @ Rp. 217.800.000,-
2 unit Hako Scrubmaster B75R @ Rp. 148.500.000,-
d. Harga Barang : Rp. 1.949.200.000,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 194.920.000,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 1.754.280.000,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 55.444.000,-
i. Bunga Efektif : 8,58% p.a
j. Provisi : Rp. 4.386.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 7.068.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 6.717.000,- / kontrak, cover giro
49
Page 59
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
Tahun 3 = Rp. 6.015.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210406
tanggal 31 Agustus 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. SENTRAMITRA DAYAUTAMA
PT. SUNSTREAM INDONESIA
PT. KASANA TEKNINDO GEMILANG
c. Barang Sewa Guna Usaha : 16 unit TCM Forklift FB25P-80C-3F470 @ Rp. 318.230.000,- + 16 Unit
Cascade Sideshifting Carton Clamp @ Rp. 151.250.000,- + 16 unit Remico
Battery Type 600AH-48V @ Rp. 51.700.000,- + 16 unit Charger Battery 48V-
100AH @ Rp. 11.000.000,-
9 unit TCM Forklift FB25P-80C-3F470 @ Rp. 310.997.500,- + 27 unit Remico
Battery Type 600AH-48V @ Rp. 51.700.000,- + 9 unit Charger Battery 48V-
100AH @ Rp. 11.000.000,-
3 unit TCM Forklift FBRW15-85C-600m @ Rp. 274.835.000,- + 3 unit Remico
Battery Type 300 @ Rp. 28.600.000,- + 3 unit Charger Battery 60V-48V @
Rp. 9.900.000,-
d. Harga Barang : Rp. 13.748.762.500,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 1.374.876.250,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 12.373.886.250,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 391.072.000,-
i. Bunga Efektif : 8,58% p.a
j. Provisi : Rp. 30.935.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 49.546.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 47.071.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 42.122.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210463
tanggal 10 September 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. HYUNDAI CONTRUCTION EQUITMENT ASIA
PT. SUNSTREAM INDONESIA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 2 Unit Hyundai Dieasel Forklift 25D-7SA, VM300 Rp. 177.075.800,- + 2 unit
Cascade Paper Roll Clamp @ Rp. 181.500.000,- 2 unit Cascade Rotator @ Rp.
83.600.000,-
2 Unit Hyundai Dieasel Forklift 25D-7SA, VM300 Rp. 177.075.800,-
5 Unit Hyundai Dieasel Forklift 25D-7SA, TF480 Rp. 194.571.300,-
d. Harga Barang : Rp. 2.211.359.700,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 221.135.970,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 1.990.223.730,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 62.827.000,-
i. Bunga Efektif : 8,5% p.a
50
Page 60
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
j. Provisi : Rp. 4.976.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 8.011.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 7.613.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 6.817.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901210499
tanggal 2 November 2021 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. HASTA PUTERA PERKASA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 1 Unit Crown Forklift RD5725-32TT240 @ Rp. 792.000.000,-
d. Harga Barang : Rp. 792.000.000,- (100%)
e. Simpanan Jaminan : Rp. 79.200.000,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 712.800.000,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 22.502.000,-
i. Bunga Efektif : 8,5% p.a
j. Provisi : Rp. 1.782.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- / kontrak dibayar dimuka
l. Asuransi : Premi sebesar 0,36% / tahun dibayar senilai :
Tahun 1 = Rp. 2.902.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 2.759.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 2.474.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901200236
tanggal 14 Agustus 2020 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. Jungsam Bumi Indonesia
c. Barang Sewa Guna Usaha : 1 unit Forklift Hyundai 70DF-7 Rp. 637.175.000,- 1 unit Forklift Hyundai 25D-
7SA Rp. 174.081.600,- 1 unit Forklift Hyundai 25D-7SA Rp. 185.123.400,- 1
unit Forklift Hyundai 35D-7SA Rp. 184.800.000,- 2 unit Forklift Hyundai 35D-
7SA Rp. 195.872.600,- 2 unit Forklift Hyundai 30D-7SA Rp. 193.947.600,- 2
unit Forklift Hyundai 25D-7SA Rp. 188.834.800,-
1 unit Forklift Hyundai 35D-7SA Rp. 200.600.000,-
1 unit Forklift Hyundai 25DT-7 Rp. 265.141.800,-
1 unit Forklift Hyundai 33DT-7 Rp. 256.979.800,-
2 unit Forklift Hyundai 33DT-7 Rp. 280.203.000,-
d. Harga Barang : Rp. 3.621.618.000,- (100%), termasuk PPN
e. Simpanan Jaminan : Rp. 362.161.800 (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 3.259.456.200,-
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 104.410.000,-
i. Bunga Efektif : 9.5% p.a
j. Provisi : Rp. 8.149.000,- (0.25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi Rp. 1.000.000,-
51
Page 61
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
l. Asuransi Tahun 1
Tahun 2
Tahun 3
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901200134
tanggal 20 Maret 2020 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. Jaya Trade, PT. Sentramitra Dayautama, PT. Kasana Teknindo Gemilang
PT. Jungsam Bumi Indonesia , PT. Kobexindo Equitment
c. Barang Sewa Guna Usaha : 3 unit Forklift Yale + 6 Battery Assy Hitachi (280AH-48V) Yale Fbla 18 @ Rp.
353.100.000,-
1 unit Forklift TCM FD70Z8 VM500 Rp. 648.362.880,- 1 unit Forklift TCM
FD30T3TZ VM300 Rp. 197.087.000,- 1 unit Forklift TCM FD30T3TZ VFHM435
Rp. 225.867.272,4,- 1 unit Forklift TCM FD25T3TZ VFHM480 Rp.
221.898.968,5,- 1 unit Forklift TCM FD25T3TZ VFHM435 Rp. 208.023.750,-
1 unit Forklift TCM FD50T9 VM500 Rp. 486.750.000,- 1 unit Forklift
HYUNDAI 25B-9F Rp. 242.664.048,- 1 unit Forklift HYUNDAI 30DT-7 Rp.
250.358.090,4,-
3 unit Forklift JUNGHEINRICH ETV 116n-115-9020DZ @ Rp. 407.000.000,-
d. Harga Barang : Rp. 4.761.312.009,3 (100%) termasuk PPN
e. Simpanan Jaminan : Rp. 476.132.009,3 (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 4.285.180.000,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 137.267.000,-
i. Bunga Efektif : 9,5% p.a
j. Provisi : Rp. 10.713.000,- (0,25% dari nilai pembiayaan) dibayar dimuka
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- per kontrak, dibayar dimuka
l. Asuransi : PT. Maybank Indonesia Finance
Tahun 1 = Rp. 17.191.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 16.334.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 14.620.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901200222
tanggal 20 Juli 2020 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. HASTA PUTERA PERKASA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 2 unit CROWN Double Deep Rach Truck @ Rp. 852.500.000,-
d. Harga Barang : Rp. 1.705.000.000,- (100%) termasuk PPN
e. Simpanan Jaminan : Rp. 170.500.000,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 1.534.500.000,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 49.155.000,-
i. Bunga Efektif : 9,5% p.a
j. Provisi : Rp. 3.837.000,- (0,25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- per kontrak, dibayar dimuka
52
Page 62
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
l. Asuransi : PT. Maybank Indonesia Finance
Tahun 1 = Rp. 6.188.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 5.882.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 5.268.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan dari PT. Maybank Finance dengan Surat Perjanjian nomor 51901200237
tanggal 18 Agustus 2020 dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Transaksi : Direct Lesse
b. Dealer : PT. KASANA TEKNINDO GEMILANG
PT. EUROTRUCKS MEKANIKA PRIMA
PT. SENTRAMITRA DAYA UTAMA
c. Barang Sewa Guna Usaha : 1 unit Forklift STILL RX 60-60 + 2 (dua) unit Battery Remico 8PzS (80V-
1120AH) Rp. 1.906.960.000,-
d. Harga Barang : Rp. 3.077.547.000,- (100%) termasuk PPN
e. Simpanan Jaminan : Rp. 307.754.700,- (10%)
f. Nilai pokok pembiayaan : Rp. 2.769.792.300,- (90%)
g. Jangka waktu : 36 bulan
h. Angsuran : Rp. 88.725.000,-
i. Bunga Efektif : 9,5% p.a
j. Provisi : Rp. 6.925.000,- (0,25% dari nilai pembiayaan)
k. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,- per kontrak, dibayar dimuka
l. Asuransi : PT. Maybank Indonesia Finance
Tahun 1 = Rp. 11.130.000,- / kontrak, dibayar dimuka
Tahun 2 = Rp. 10.576.000,- / kontrak, cover giro
Tahun 3 = Rp. 9.468.000,- / kontrak, cover giro
m. Denda Keterlambatan : 4% per hari dari angsuran
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Toyota Astra Financial Services dengan surat
perjanjian nomor 2002100111 Tanggal 12 Maret 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 7 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FD30 tahun 2019 @
Rp. 307.340.000,-
2. Harga Perolehan : Rp. 2.135.540.000,-
3. Pemasok : Traktor Nusantara
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 1.921.986.000,-
5. Suku Bunga : 9.10%
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Tanggal Angsuran : Tiap tanggal 2
8. Denda Keterlambatan : 0,20% per hari
9. Uang Sewa : Rp. 60.748.000,-
10. Nilai Rugi ditetapkan : Rp. 2.186.928.000,-
11. Simpanan Jaminan : Rp. 213.554.000,-
12. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
53
Page 63
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Toyota Astra Financial Services dengan surat
perjanjian nomor 1901900497 Tanggal 16 Januari 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 7 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FD30 tahun 2019 @
Rp. 268.950.000,- (2 unit) & @ Rp. 305.250.000,- (4 unit) @ Rp.
295.680.000,-
3 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FD25 tahun 2019 @
Rp. 261.360.000,-
3 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FDJ35 tahun 2019 @
Rp. 325.050.000,- (2 unit) & @ Rp. 331.980.000,- (1 unit)
3 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Battery 8FBN15 tahun 2019 @
Rp. 247.610.000,- (2 unit) & @ Rp. 281.160.000,- (1 unit)
2. Harga Perolehan : Rp. 4.597.120.000,-
3. Pemasok : Traktor Nusantara
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 4.137.408.000,-
5. Suku Bunga : 9.50%
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Tanggal Angsuran : Tiap tanggal 8
8. Denda Keterlambatan : 0,20% per hari
9. Uang Sewa : Rp. 131.493.000,-
10. Nilai Rugi ditetapkan : Rp. 4.733.748.000,-
11. Simpanan Jaminan : Rp. 459.712.000,-
12. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Toyota Astra Financial Services dengan surat
perjanjian nomor 2002900290 Tanggal 10 November 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 2 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 8FD35N tahun 2018 @ Rp.
438.900.000,-
1 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FD25 tahun 2019 @
Rp. 288.200.000,- & 2 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-
8FD25 tahun 2020 @ Rp. 288.200.000,-
2 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Diesel 62-8FD15 tahun 2020 @
Rp. 249.700.000,-
2 Unit : Toyota Industrial Equitment Forklift Battery 62-8FD30 tahun 2020 @
Rp. 347.600.000,-
2. Harga Perolehan : Rp. 2.643.300.000,-
3. Pemasok : Traktor Nusantara
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 2.937.000.000,-
5. Suku Bunga : 9.00%
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Tanggal Angsuran : Tiap tanggal 28
8. Denda Keterlambatan : 0,20% per hari
9. Uang Sewa : Rp. 83.431.000,-
10. Nilai Rugi ditetapkan : Rp. 3.003.516.000,-
11. Simpanan Jaminan : Rp. 293.700.000,-
12. Biaya Administrasi : Rp. 1.000.000,-
54
Page 64
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mendapatkan fasilitas pembiayaan sewa guna Usaha dari PT. Century Tokyo Leasing Indonesia dengan surat
perjanjian nomor L20100009 Tanggal 20 November 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 5 unit TCM Diesel Forklift
2. Harga Perolehan : Rp. 3.906.595.000,-
3. Pemasok : PT. Kasana Teknindo Gemilang
4. Nilai Pembiayaan : Rp. 3.515.935.500,-
5. Suku Bunga : 9.00%
6. Jangka Waktu : 36 bulan
7. Tanggal Angsuran : Tiap tanggal 25
8. Uang Sewa : Rp. 111.806.000,-
9. Imbalan Jasa : Rp. 8.790.000,-
10. Uang Muka : Rp. 390.659.500,-
11. Metode Pembayaran : Giro (PDC)
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mengadakan perjanjian sewa menyewa alat berat beserta operatornya dengan PT Oki Pulp & Paper dengan
nomor : 276/TBU-SML/PUD-OKI/VIII/2020 tanggal 10 Agustus 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 3 unit Forklift Roll Clamp Battery 3T
: 1 unit Forklift Battery 3T
: 1 unit Mono Fork Diesel 5T
: 1 unit Forklift Roll Clamp Battery 5T
2. Lokasi Kerja : Desa Bukit Batu, Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumsel
3. Waktu kerja : 24 jam per hari
4. Jangka Waktu : 10 okt 2020 s/d 30 Sept 2021
5. Uang Sewa : Forklift Roll Clamp Battery 3T @ Rp. 46.500.000,-
Forklift Battery 3T Rp. 43.000.000,-
Mono Fork Diesel 5T Rp. 44.000.000,-
Forklift Roll Clamp Battery 5T Rp. 65.000.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mengadakan perjanjian sewa menyewa alat berat beserta operatornya dengan PT Oki Pulp & Paper dengan
nomor : 277/TBU-SML/PUD-OKI/VIII/2020 tanggal 10 Agustus 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 1 unit Forklift Diesel 8T
2. Lokasi Kerja : Desa Bukit Batu, Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumsel
3. Waktu kerja : 24 jam per hari
4. Jangka Waktu : 10 okt 2020 s/d 30 Sept 2021
5. Uang Sewa : Forklift Diesel 5T @ Rp. 44.000.000,-
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mengadakan perjanjian sewa menyewa alat berat beserta operatornya dengan PT Pindo Deli Pulp and Paper
Mills dengan nomor : 751/ERLC/PD-SML/PSM/III/2020 tanggal 02 Maret 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 3 unit Forklift Battery, 3 Ton, Roll Clamp; 2 stages; min tahun 2016
7 unit Forklift Battery, 3 Ton, Roll Clamp; 2 stages; min tahun 2016
5 unit Forklift Battery, 3 Ton, Fork Posititioner; 2 stages; min tahun 2016
7 unit Forklift Battery, 5 Ton, Fork Posititioner; 3 stages; min tahun 2016
2. Lokasi Kerja : Area produksi Tissue yang terletak di Jalan Raya Minas Perawang KM.26
3. Jangka Waktu : 1 Maret 2020 s/d 28 Feb 2021
55
Page 65
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. HUTANG SEWA GUNA USAHA - LANJUTAN
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. mengadakan perjanjian sewa menyewa alat berat beserta operatornya dengan PT Pindo Deli Pulp and Paper
Mills dengan nomor : 751/ERLC/PD-SML/PSM/III/2020 tanggal 02 Maret 2020 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Deskripsi Barang : 3 unit Forklift Battery, 3 Ton, Roll Clamp; 2 stages; min tahun 2016
7 unit Forklift Battery, 3 Ton, Roll Clamp; 2 stages; min tahun 2016
5 unit Forklift Battery, 3 Ton, Fork Posititioner; 2 stages; min tahun 2016
7 unit Forklift Battery, 5 Ton, Fork Posititioner; 3 stages; min tahun 2016
2. Lokasi Kerja : Area produksi Tissue yang terletak di Jalan Raya Minas Perawang KM.26
3. Jangka Waktu : 1 Maret 2020 s/d 28 Feb 2021
20. HUTANG LAIN-LAIN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT Lippo Cikarang 4,350,000,000 19,920,922,989
Saldo Hutang Lain-Lain 4,350,000,000 19,920,922,989
Hutang lain - lain merupakan hutang atas pembelian tanah secara cicilan selama 24 - 38 bulan sejak Februari 2021 di Lippo cikarang,
Jalan Kenari Utara 2 Blok C No.3, Blok C2 No.9, Blok C2 No. 8, Blok C No.5B, Blok C No. 5A, Blok C No.5C untuk perluasan workshop
forklift PT Sarana Mitra Luas, Tbk..
21. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA KERJA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Kewajiban Manfaat Imbalan Pasca Kerja
Kewajiban kini 1,396,511,626 1,457,389,120
Biaya jasa lalu dan (Keuntungan)/ Kerugian aktuaria yang belum diakui - -
Kewajiban Manfaat Karyawan 1,396,511,626 1,457,389,120
Rekonsiliasi Beban Imbalan Kerja yang Diakui di Laba Rugi
Beban jasa kini 127,504,740 109,374,407
Beban jasa lalu (284,932,161)
Beban bunga 81,390,575 85,577,691
Pengakuan segera biaya jasa lalu
Beban Imbalan Kerja (76,036,846) 194,952,098
Rekonsiliasi Perubahan Aset/ Kewajiban yang Diakui di Neraca
Kewajiban imbalan kerja pada awal tahun 1,457,389,120 1,264,706,553
Pembayaran maanfaat pada tahun berjalan - -
Beban imbalan kerja yang diakui tahun berjalan (76,036,846) 194,952,098
Keuntungan/(Kerugian) aktuaria periode berjalan 15,159,352 (2,269,531)
Kewajiban Imbalan Kerja Akhir Tahun 1,396,511,626 1,457,389,120
Rekonsiliasi Ekuitas - OCI pada Neraca
Akumulasi (Keuntungan)/ Kerugian aktuaria (OCI) awal
(Keuntungan)/ Kerugian Aktuaria (OCI) pada tahun berjalan 15,159,352 (2,269,531)
Akumulasi (Keuntungan)/ Kerugian aktuaria (OCI) akhir periode 15,159,352 (2,269,531)
56
Page 66
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
21. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA KERJA - LANJUTAN
Perhitungan aktuarian Perusahaan dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria PT Sakura Aktualita Indonesia yang diterbitkan dalam
laporan aktuaria dengan nomor : 4525/SAI/DS/III/23 di Jakarta pada tanggal 29 Maret 2023. Perhitungan aktuaria ini berdasarkan pada
UU No. 13/ 2003 tanggal 25 Maret 2003 dan PSAK 24 (Revisi 2013) dengan menggunakan metode Project Unit Credit (PUC).
Asumsi - asumsi yang digunakan aktuaria dalam perhitungan imbalan pasca kerja periode 31 Desember 2022 dan 2021, yaitu :
Bunga Teknis : 6,84% per tahun
Ekspektasi Hasil Investasi : N/A
Rata - rata Kenaikan Gaji : 7% per tahun
Kematian : TMI - IV 2019
Cacat : 10% x Tabel Mortalitas
Pengunduran diri : 0 - 17 = 0
: 18 - 29 = 0,10
30 - 39 = 0,05
40 - 44 = 0,03
45 - 49 = 0,02
50 - 54 = 0,01
Pensiun : 100% pada usia normal
Usia Pensiun : 55 tahun
Metode : Projected Unit Credit Actuarial Cost Method
22. MODAL SAHAM
Berdasarkan Akta Notaris Fransiska Bonita Maya Dwi Tanti, S.H., di Bekasi No. 7 tanggal 18 Juni 2008 yang telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-41139.AH.01.02.Tahun
2008 tanggal 15 Juli 2008, modal dasar Perusahaan sebesar Rp 2.000.000.000,- untuk 2.000 Saham dengan Nilai Nominal Rp 1.000.000,-
per saham, Ditempatkan dan disetor 500 Saham.
Susunan pemegang saham dengan komposisi pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:
Pemegang saham 31 Desember 2021
Tuan Hadi Suhermin 300,000,000
Nyonya Lucia Irawaty Lie 150,000,000
Tuan Iwan Suhermin -
Tuan Winston Suhermin 50,000,000
Jumlah 500,000,000
Berdasarkan Akta Notaris Fransiska Bonita Maya Dwi Tanti, S.H., perihal jual beli saham Akta No. 02 tanggal 5 Agustus 2020 antara Tuan
Iwan Suhermin dengan Tuan Winston Suhermin senilai Rp 5.000.000,-.
Berdasarkan Akta Notaris Fransiska Bonita Maya Dwi Tanti, S.H., perihal hibah saham Akta No. 03 tanggal 5 Agustus 2020 antara Nyonya
Lucia Irawaty Lie dengan Tuan Winston Suhermin senilai Rp 45.000.000,-.
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan No. 55 tanggal 20 Oktober 2022 yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0306868 tanggal 27 Oktober 2022, dengan modal dasar Rp. 1.400.000.000.000,- terdiri dari 28.000.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp 50,- per saham. Selain itu akta ini juga menetapkan dana cadangan Perusahaan sebesar Rp 500.000.000,- dan pembagian
dividen saham sebesar Rp 349.500.000.000,- dengan ketentuan pembagian, yaitu Tuan Hadi Suhermin Rp 209.700.000.000,-, Nyonya
Lucia Irawaty Lie Rp 104.850.000.000,- dan Tuan Winston Suhermin Rp 34.950.000.000,-.
57
Page 67
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
22. MODAL SAHAM - LANJUTAN
Modal ditempatkan dan disetor Perusahaan sebesar Rp. 350.000.000.000,- untuk 7.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal per
lembar saham sebesar Rp 50,- rinciannya adalah sebagai berikut :
Pemegang Jumlah Persentase Nilai Nominal
Saham Saham Kepemilikan 31 Desember 2022
Tuan Hadi Suhermin 4,200,000,000 60% 210,000,000,000
Nyonya Lucia Irawaty Lie 2,100,000,000 30% 105,000,000,000
Tuan Winston Suhermin 700,000,000 10% 35,000,000,000
Jumlah 7,000,000,000 100% 350,000,000,000
23. TAMBAHAN MODAL
Pada bulan September 2016, Entitas mengikuti Program Pengampunan Pajak sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 (“UU
Pengampunan Pajak”). Entitas memperoleh Tanda Terima Surat Penyerahan Harta Nomor: 41300000820 tanggal 30 September 2016,
dengan jumlah yang diakui sebagai aset pengampunan pajak sebesar Rp 500.000.000,- yaitu berupa uang tunai. Entitas membayar uang
tebusan terkait sebesar Rp 10.000.000,- pada tanggal 30 September 2016, yang dibebankan pada laba rugi tahun berjalan.
Pada bulan 30 Juni 2022 , Entitas mengikuti Program Pengampunan Pajak sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 (“UU
Pengampunan Pajak”). Entitas memperoleh Tanda Terima Surat Penyerahan Harta Nomor: KET-92/PPS/I/WPJ.22/KP.0703/2022 tanggal
30 Juni 2022, dengan jumlah yang diakui sebagai aset pengampunan pajak sebesar Rp. 300.000.000,- yang berupa uang tunai sebesar
Rp 200.000.000,- dan persediaan suku cadang forklift sebesar Rp 100.000.000,-. Entitas membayar uang tebusan terkait sebesar Rp.
24.000.000,- pada tanggal 30 Juni 2022, yang dibebankan pada laba rugi tahun berjalan.
24. PENDAPATAN USAHA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk. 48,417,685,626 77,929,217,395
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk. 32,910,840,365 20,546,047,471
PT Pindo Deli Pulp an Paper Mills 14,789,250,548 46,289,689,377
PT Oki Pulp & Paper Mills 13,562,538,587 21,927,485,723
PT LG Electrical Indonesia 11,574,010,239 11,868,277,865
PT Bekaert Indonesia 7,928,207,200 7,944,800,000
PT AT Indonesia 7,354,470,850 7,126,711,080
PT Indolakto 6,923,363,441 8,606,950,000
PT The Univenus 6,795,273,910 5,809,133,800
PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry 5,584,683,207 9,355,460,281
PT Aspex Kumbong 5,412,000,000 5,555,000,000
PT Kereta Api Logistik 4,129,206,400 2,806,654,800
PT Kasmaji Inti Utama 4,015,875,088 -
PT LX Pantos Jakarta 3,867,900,000 3,415,137,096
PT Supernova Flexible Packaging 3,464,458,602 3,289,800,000
PT Prokemas Adhikari Kreasi 3,434,155,731 1,638,626,934
PT Udifa Jaya Maulana 3,431,500,000 -
PT ILC Logistik Indonesia 3,194,900,000 2,718,200,000
Jumlah Dipindahkan 186,790,319,794 236,827,191,822
58
Page 68
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
24. PENDAPATAN USAHA - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Jumlah Pindahan 186,790,319,794 236,827,191,822
PT Unilever Indonesia, Tbk. 3,174,092,740 3,177,237,534
PT Sri Trang Lingga Indonesia 3,096,000,000 -
PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. 3,060,379,657 3,949,549,108
PT Papertech Indonesia 2,627,148,925 2,157,361,387
PT Bukit Muria Jaya 2,619,750,000 2,661,653,225
PT Heinz ABC Indonesia 2,405,700,000 1,888,166,667
PT Intilog Sukses Abadi 2,293,502,400 2,657,449,600
PT Oji Sinar Mas Packaging 2,285,614,952 -
PT Central Motor Wheel Indonesia 2,086,150,000 1,766,400,000
PT Transkarya Usaha maju 2,033,241,935 -
PT Jakarta Sereal 1,663,000,000 -
PT Cahayaputra Asa Keramik, Tbk. 1,593,897,849 1,439,988,710
PT Bekaert Wire Indonesia 1,566,384,100 1,941,421,429
PT Surya Rengo Containers 1,556,300,000 -
PT Asahimas Flat Glass, Tbk. 1,448,827,419 1,328,050,000
PT Ultra Prima Abadi 1,412,500,000 1,524,031,900
PT Sika Indonesia 1,301,000,000 -
PT Sugity Creatives 1,242,888,050 1,161,880,675
PT Asian Isuzu Casting Center 1,231,800,000 1,011,000,000
PT Senopati Fujitrans Logistics Services 1,183,890,323 -
PT Musashi Auto Parts Indonesia 1,110,283,543 1,099,903,091
PT Patimban International Car Terminal 1,054,500,000 -
PT Nissin Jaya Indonesia 1,031,000,000 -
PT Energi Sejahtera Mas - 2,132,400,001
PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudra - 1,901,918,278
PT Wahana Indah Gemaca - 1,790,000,000
PT Fajar Surya Wisesa, Tbk. - 1,393,104,862
PT Surya Renggo Containers - 1,375,700,000
Lain - lain dibawah 1 Miliyar 33,637,781,344 28,276,880,055
Diskon (373,441,920) (314,549,191)
Jumlah Pendapatan Usaha 263,132,511,110 301,146,739,153
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
a. Biaya Tenaga Kerja Langsung
Beban Gaji Operator & Mekanik 44,888,963,124 58,229,317,587
Beban THR / Bonus Operator & Mekanik 2,557,744,945 3,745,678,629
Beban Pengobatan Operator & Mekanik 32,210,280 112,864,242
Beban Akomodasi / Perjalanan Dinas Mekanik / Operator 639,666,104 467,068,875
Beban Transport/Makan Operator & Mekanik 267,006,300 221,728,500
Beban Lembur Operator & Mekanik 287,948,885 191,591,260
Beban Pendidikan / Pelatihan Operator & Mekanik - 120,000
Beban BBM, Tol & Parkir Mekanik/Operator 1,193,435,379 1,064,754,651
Beban Seragam Operator / Mekanik 99,298,300 158,934,500
Jumlah Biaya Tenaga Kerja Langsung 49,966,273,317 64,192,058,244
59
Page 69
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
25. BEBAN POKOK PENDAPATAN - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
b. Biaya Operasional Forklift
Beban Sparepart 15,012,160,409 14,986,442,146
Beban Pemakaian Oli 2,664,520,301 2,352,025,955
Beban Comsumable 1,384,713,535 1,333,137,456
Beban Baterai Forklift - 512,512,352
Beban Pemakaian Ban Forklift 5,249,336,921 3,881,334,017
Beban Penyusutan Peralatan Forklift 16,321,070,529 19,092,938,114
Beban Penyusutan Forklift 53,420,609,158 52,344,994,883
Beban Perbaikan & Perawatan Forklift 222,841,787 176,288,767
Beban AKI 638,466,923
Beban Solar 13,368,642,934 18,173,036,498
Beban Transport / Pengiriman Forklift 1,770,590,191 1,403,928,549
Jumlah Biaya Operasional Forklift 110,052,952,687 114,256,638,737
Jumlah Beban Proyek 160,019,226,004 178,448,696,981
26. BEBAN USAHA
31 Desember 2022 31 Desember 2021
a. Beban Penjualan
Beban Iklan & Promosi 46,720,000 14,339,500
Beban Entertaiment & Sumbangan 1,463,531,741 611,936,771
Beban Perjalanan Dinas Marketing 1,500,000 25,854,869
Beban Komisi 72,222,409 -
Jumlah Beban Penjualan 1,583,974,150 652,131,140
b. Beban Tenaga Administrasi
Beban Gaji Karyawan Administrasi 9,752,795,835 9,793,349,657
THR/Bonus Administrasi 592,485,395
Beban Pengobatan Administrasi 42,820,687 61,838,016
Beban BPJS Ketenagakerjaan 4,790,837,806 5,992,073,198
Beban BPJS Kesehatan 2,007,794,090 2,676,521,977
Beban Imbalan Pasca Kerja 208,895,315 194,952,098
Jumlah Beban Tenaga Administrasi 17,395,629,128 18,718,734,946
c. Beban Utilities, Umum & Lainnya
Beban Katering 108,845,000 106,466,000
Beban Perlengkapan Kantor 124,268,390 100,086,750
Beban Listrik & Air 244,897,204 80,738,764
Beban Bensin, Tol dan Parkir 131,300,129 103,514,429
Beban Cetak & Fotocopy 45,886,900 53,660,210
Beban Tenaga Ahli & Legal 1,477,150,000 253,369,001
Beban Pos, Kurir dan Materai 226,812,745 260,324,728
Beban STNK, KIR & Pajak Kendaraan 343,256,300 146,194,133
Beban Keamanan & Kebersihan 115,567,000 74,914,000
Beban Sumbangan 31,677,000 22,852,500
Jumlah Dipindahkan 2,849,660,668 1,202,120,515
60
Page 70
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
26. BEBAN USAHA - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
c. Beban Utilities, Umum & Lainnya - Lanjutan
Jumlah Pindahan 2,849,660,668 1,202,120,515
Beban Asuransi Forklift 1,345,440,080 1,036,037,203
Beban Sewa 149,076,600 276,388,325
Beban Perizinan Dan Dokumen 1,201,352,500 680,024,000
Beban Pajak 769,127,635 285,921,265
Beban Telepon, Fax & Internet 57,378,509 50,305,345
Beban Air PAM 32,662,640 32,371,700
Beban Rumah Tangga Kantor 154,714,736 153,998,811
Beban Seragam 1,029,000 16,106,668
Beban Impor 486,574,319 268,742,433
Beban Lain-Lain 40,743,648 19,937,000
Jumlah Beban Utilities, Umum & Lainnya 7,087,760,335 4,021,953,265
d. Beban Perbaikan dan Perawatan
Beban Perawatan Peralatan Kantor 25,125,000 23,582,984
Beban Perbaikan Dan Perawatan Gedung/Kantor 177,681,439 83,097,400
Beban Perbaikan Dan Perawatan Kendaraan 177,217,234 130,083,432
Jumlah Beban Perbaikan dan Perawatan 380,023,673 236,763,816
e. Beban Penyusutan Aktiva Tetap
Beban Penyusutan Peralatan Gedung 615,434,138 615,434,138
Beban Penyusutan Kendaraan 604,666,032 634,177,803
Beban Penyusutan Peralatan Kantor 73,388,916 59,126,210
Jumlah Beban Penyusutan 1,293,489,087 1,308,738,151
Jumlah Beban Usaha 27,740,876,372 24,938,321,318
27. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
- Pendapatan Lain-Lain
Pendapatan Jasa Giro /Bunga 375,548,989 84,920,810
Keuntungan Selisih Kurs 171,613,156 259,130,652
Keuntungan / Kerugian Penjualan Aset 793,825,273 -
Diskon Pembelian 86,288,311 71,004,185
Pendapatan Bunga Deviden Berkala 383,688,221 229,081,561
Pendapatan Lain-lain 284,932,161 -
Jumlah Pendapatan Lain-Lain 2,095,896,112 644,137,208
61
Page 71
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
27. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN - LANJUTAN
31 Desember 2022 31 Desember 2021
- Beban Lain-Lain
Beban Administrasi Bank 153,925,559 48,916,696
Beban Pajak Bunga / Jasa Giro 112,942,242 170,434,787
Beban Bunga Bank 1,552,306,545 1,625,914,632
Kerugian Selisih Kurs 2,837,147,191 2,997,217
Beban Denda & Pinalty Pelanggan 5,452,071,159 9,472,589,521
Beban Admin Leasing 23,931,000 88,134,209
Beban Financing 283,409,402 782,083,376
Beban Provisi Bank 183,149,720 308,754,522
Beban Piutang Tak Tertagih 1,361,165,978 1,682,341,948
Beban Bunga Leasing 8,357,993,070 9,867,168,401
Beban Denda Pinjaman Bank 153,178 1,795,575
Beban Bunga Cicilan Pemasok 1,241,696 -
Beban Lain-Lain -
Jumlah Beban Lain-Lain 20,319,436,741 24,051,130,884
Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-Lain 18,223,540,629 23,406,993,676
28. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
a. Sifat Hubungan dan Transaksi
31 Desember 2022
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Dari Transaksi
- - -
- - -
31 Desember 2021
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Dari Transaksi
Hadi Suhermin - Pemegang Saham Perorangan karena hubungan kepengurusan Aset Tidak Lancar Lainnya
Pegawai / Karyawan Perusahaan Perorangan karena hubungan kerja Aset Tidak Lancar Lainnya
Pinjaman Pemegang Saham sudah dilnasi pada 31 Desember 2022 sepertinyang diungkap pada Catatan No.37 Peristiwa Setelah Periode
Pelaporan
b. Transaksi dan Saldo Yang Signifikan
31 Desember 2022 Saldo % Terhadap Modal Dasar
- - 0.00%
- - 0.00%
31 Desember 2021 Saldo % Terhadap Modal Dasar
Tuan Hadi Suhermin 2,867,697,727 573.54%
Pegawai 554,033,780 110.81%
Pinjaman kepada pemegang saham dan pegawai tidak mengganggu likuiditas Perusahaan.
62
Page 72
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
29. REKONSILIASI LIABILITAS DAN EKUITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN DAN INVESTASI
Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas dan ekuitas yang timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk perubahan yang
timbul dari arus kas dan perubahan nonkas. Liabilitas dan ekuitas yang timbul dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas dan ekuitas yang
arus kas, atau arus kas masa depannya, diklasifikasikan dalam laporan arus kas sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Perubahan Transaksi
1 Januari 2022 31 Desember 2022
Penambahan Pengurangan Non Kas
Aset Tidak
Lancar
Lainnya 3,421,731,507 1,258,785,974 4,680,517,481 - -
Hutang
Bank 42,675,592,667 29,993,248,105 32,750,167,570 - 39,918,673,202
Hutang
Sewa Guna
Usaha
87,833,312,814 - 70,534,507,211 97,625,974,806 114,924,780,410
Imbalan
Pasca
Kerja 1,457,389,120 (60,877,494) 1,396,511,626
Tax
amnesty 500,000,000 - - 300,000,000 800,000,000
Tambahan
Modal
Disetor - - - 349,500,000,000 349,500,000,000
Dividen
Saham/
Saldo Laba - - - (349,500,000,000) (349,500,000,000)
Jumlah 132,466,294,601 29,993,248,105 103,284,674,780 97,865,097,312 157,039,965,238
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Perubahan Transaksi
1 Januari 2021 31 Desember 2021
Penambahan Pengurangan Non Kas
Aset Tidak
Lancar
Lainnya 3,278,615,923 1,117,345,200 974,229,616 - 3,421,731,507
Hutang
Bank 41,668,100,486 375,492,605,972 374,485,113,791 - 42,675,592,667
Hutang
Sewa Guna
Usaha
121,455,145,288 - 79,944,115,883 46,322,283,409 87,833,312,814
Imbalan
Pasca
Kerja 1,264,706,553 - - 192,682,567 1,457,389,120
Tax
amnesty 500,000,000 - - - 500,000,000
Jumlah 168,166,568,250 376,609,951,172 455,403,459,290 46,514,965,976 135,888,026,108
63
Page 73
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
29. REKONSILIASI LIABILITAS DAN EKUITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN DAN INVESTASI
Pengungkapan tambahan atas aktivitas investasi nonkas:
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Penambahan Aset Hak Guna
Melalui Liabilitas Sewa 97,625,974,806.33 46,322,283,409.40
30. ASET MONETER DALAM MATA UANG ASING
31 Desember 2022 31 Desember 2021
USD Ekuivalen Rp USD Ekuivalen Rp
Aset
Bank 11,776 185,255,335 14,013 199,956,831
Jumlah 11,776 185,255,335 14,013.36 199,956,830.85
31 Desember 2022 31 Desember 2021
JPY Ekuivalen Rp JPY Ekuivalen Rp
Aset
Bank 12,287 144,460,140 2,353 29,145,434
Jumlah 12,287 144,460,140 2,352.53 29,145,434.09
31 Desember 2022 31 Desember 2021
CNY Ekuivalen Rp CNY Ekuivalen Rp
Aset
Bank 3,920 7,912,287 4,849.99 10,854,470.00
Jumlah 3,920 7,912,287 4,849.99 10,854,470.00
31 Desember 2022 31 Desember 2021
SGD Ekuivalen Rp SGD Ekuivalen Rp
Aset
Bank 540 6,299,906 3,477 36,625,891
Jumlah 540 6,299,906 3,477.00 36,625,891.24
64
Page 74
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
31. KOMITMEN DAN KONTIJENSI
KOMITMEN
Liabilitas Kontijensi
PT Berca Mandiri Perkasa berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Nomor 2375K/Pdt/2019 tanggal 15 Oktober 2019 dan putusan
Mahkamah Agung Nomor 1040PK/Pdt/2021 tanggal 22 Desember 2021 yang memutuskan PT Sarana Mitra Luas, Tbk. harus membayar :
Pokok 2,970,031,938
Biaya, Bunga dan Kerugian
- Biaya 425,000,000
- Bunga 570,834,724
- Kerugian 594,006,388
1,589,841,112
PT Sarana Mitra Luas, Tbk. akan melakukan pembayaran pada akhir Januari 2023 untuk pokok dan akhir Februari 2023 untuk bunganya
KONTIJENSI
Tagihan Kontijensi
Pendapatan sewa yang belum dibuatkan invoice berdasarkan perjanjian yang masih dalam proses. Rincian pendapatan tersebut, yaitu :
1. PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk. 55,112,202,847
2. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk. 4,710,244,732
3. PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 5,845,798,387
4. PT Oki Pulp and Paper
HESC 801,500,000
TBU - GPG 1,155,072,760
TPD 5,123,033,333
TBU - MMD 1,007,593,548
Seaport 1,353,000,000
RCD 42,774,194
Pupuk Swadaya Purina 206,451,613
9,689,425,448
5. PT The Univenus 163,600,000
6. PT Bukit Muria Jaya 20,000,000
7. PT Unilever Indonesia, Tbk. 51,500,000
8. PT AJE Indonesia 825,600,000
9. PT Younexa Material 75,500,000
10. PT Indolakto 1,520,300,000
TOTAL 78,014,171,415
65
Page 75
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
32. LABA BERSIH PER SAHAM
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Laba Rugi Bersih 58,487,663,862 74,926,858,084
Jumlah Saham Yang Beredar 7,000,000,000 500
Laba Rugi Bersih Per Saham - Dasar 8.36 149,853,716.17
Berdasarkan Akta Notaris Elizabeth Karina Leonita S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan No. 55 tanggal 20 Oktober 2022 yang telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-
0306868 tanggal 27 Oktober 2022, dengan modal dasar Rp. 1.400.000.000.000,- terdiri dari 28.000.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp 50,- per saham. Selain itu akta ini juga menetapkan dana cadangan Perusahaan sebesar Rp 500.000.000,- dan pembagian
dividen saham sebesar Rp 349.500.000.000,- dengan ketentuan pembagian, yaitu Tuan Hadi Suhermin Rp 209.700.000.000,-, Nyonya
Lucia Irawaty Lie Rp 104.850.000.000,- dan Tuan Winston Suhermin Rp 34.950.000.000,-.
Maka, modal ditempatkan dan disetor Perusahaan sebesar Rp. 350.000.000.000,- untuk 7.000.000.000 lembar saham dengan nilai
nominal per lembar saham sebesar Rp 50,-.
33. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari masing-masing instrumen keuangan Entitas yang tercatat pada laporan posisi
keuangan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut :
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas 42,447,530,833 42,447,530,833 27,952,075,976 27,952,075,976
Deposito 5,012,500,000 5,012,500,000 5,012,500,000 5,012,500,000
Reksadana 10,500,000,000 10,500,000,000 5,000,000,000 5,000,000,000
Piutang Usaha 104,637,442,081 104,637,442,081 114,816,278,916 114,816,278,916
Jumlah 250,982,042,318 250,982,042,318 239,645,057,832 250,982,042,318
31 Desember 2022 31 Desember 2021
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Hutang Usaha 15,997,418,164 15,997,418,164 27,463,593,997 27,463,593,997
Hutang Bank 39,918,673,202 39,918,673,202 42,675,592,667 42,675,592,667
Hutang Sewa pembiayaan 114,924,780,410 114,924,780,410 87,833,312,815 87,833,312,815
Jumlah 170,840,871,777 170,840,871,777 157,972,499,478 157,972,499,478
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
a. Manajemen risiko modal
Struktur permodalan utama Entitas berasal dari modal saham.
Tindakan yang dilakukan dalam mengelola permodalan untuk menjaga kelangsungan Entitas adalah :
- Menjaga kecukupan finansial yang kuat sesuai dengan risiko yang dihadapi untuk mendukung pertumbuhan bisnis baru dan
memenuhi persyaratan dari regulator dan pemangku kepentingan lainnya sehingga memberikan keyakinan kepada
pelanggan dan pemegang saham terhadap kekuatan finansial Entitas;
- Mempertahankan fleksibilitas keuangan dengan menjaga likuiditas yang kuat;
- Membagikan dividen dengan mempertimbangkan faktor pertumbuhan arus kas dan kinerja Entitas.
66
Page 76
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - LANJUTAN
Manajemen Entitas secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Entitas. Sebagai bagian dari reviu ini, manajemen
mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang berhubungan.
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan
Tujuan dari kebijakan manajemen risiko keuangan Entitas secara keseluruhan adalah memastikan bahwa sumber daya keuangan
yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko pasar (termasuk risiko mata uang
asing dan risiko tingkat bunga), risiko kredit dan risiko likuiditas.
1. Risiko pasar
Aktivitas Entitas terekspos terutama untuk risiko keuangan atas perubahan nilai tukar mata uang asing dan suku bunga.
a. Manajemen risiko mata uang asing
Entitas terkena risiko mata uang asing sehubungan dengan eksposur mata uang asing. Fluktuasi yang timbul dari perubahan
kurs mata uang asing umumnya dikelola dengan cara mencocokkan liabilitas dengan aset mata uang yang sama sehingga
memastikan bahwa setiap eksposur terhadap mata uang asing luar negeri diminimalkan.
Risiko pengelolaan dana dilakukan melalui dua pendekatan, yang pertama adalah manajemen arus kas dengan
mempersingkat waktu penagihan sehingga dana dapat lebih cepat diinvestasikan. Kedua untuk mengantisipasi perubahan
ekonomi global dan lokal, perubahan situasi politik, perubahan peraturan dan faktor lain yang dapat mempengaruhi
keamanan investasi.
Risiko yang timbul dari perubahan nilai tukar mata uang diminimalkan dengan menjaga cadangan dalam mata uang asing
sebesar liabilitas Entitas dalam mata uang tersebut.
b. Manajemen risiko tingkat bunga dan risiko pasar lainnya
Entitas memiliki eksposur atas dampak perubahan tingkat bunga dan risiko pasar lainnya sehubungan dengan investasi
Entitas seperti deposito dan efek utang. Untuk mengelola risiko-risiko ini, Entitas mendiversifikasi portofolio investasi dan
melaksanakan analisa sensitivitas.
Sensitivitas suku bunga
Analisa sensitivitas suku bunga digunakan untuk menganalisis dampak kemungkinan perubahan suku bunga terhadap laba
atau rugi dan ekuitas. Perubahan estimasi nilai wajar dan arus kas untuk perubahan suku bunga pasar didasarkan pada
volatilitas tingkat suku bunga historis dengan mempertahankan variabel lainnya tetap konstan.
2. Manajemen risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa suatu pihak untuk suatu instrumen keuangan akan menyebabkan kerugian finansial bagi pihak
lain karena gagal untuk melaksanakan kewajiban. Berikut ini adalah kebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk mengurangi
eksposur Entitas terhadap risiko kredit :
Kebijakan risiko kredit untuk keseluruhan Entitas mendefinisikan apa yang merupakan risiko kredit bagi Entitas. Kepatuhan
terhadap kebijakan tersebut dipantau serta eksposur dan pelanggaran dilaporkan kepada manajemen.
67
Page 77
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - LANJUTAN
Risiko kredit dari aset keuangan terutama yang melekat pada piutang Usaha umumnya dicatat pada nilai tercatat, yaitu setelah
dikurangi penyisihan. Batas bersih yang diperbolehkan ditetapkan untuk setiap counterparty atau kelompok counterparty dalam
hubungannya dengan deposito tunai. Eksposur risiko kredit dihitung secara teratur dan dibandingkan dengan batas kredit resmi
sebelum transaksi lebih lanjut dilakukan dengan counterparty masing-masing.
Dalam mengelola risiko kredit, Entitas bertransaksi antara Entitas dengan counterparty menurut panduan ketat yang meliputi batas-
batas dan syarat dan tidak mengharapkan counterparty yang memiliki peringkat kredit yang kuat akan tidak dapat memenuhi
kewajibannya.
Risiko kredit dalam hal piutang secara aktif dimonitor. Kontrol ketat diselenggarakan atas eksposur counterparty . Bisnis dilakukan
dengan counterparty yang memiliki peringkat kredit yang kuat dan konsentrasi risiko dihindari dengan batas kepatuhan terhadap
batasan counterparty yang ditetapkan setiap tahun oleh manajemen secara teratur.
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur maksimum Entitas pada nilai tercatat tiap jenis aset keuangan pada tanggal 31
Desember 2022 dan 2021 :
31 Desember 2022
< 1 Tahun ≥ 1 Tahun Jumlah
Hutang Usaha 15,997,418,164 - 15,997,418,164
Hutang Bank 37,516,003,501 2,402,669,702 39,918,673,202
Hutang Sewa Pembiayaan 6,867,460,471 108,057,319,939 114,924,780,410
Jumlah 60,380,882,136 110,459,989,641 170,840,871,777
31 Desember 2021
< 1 Tahun ≥ 1 Tahun Jumlah
Hutang Usaha 27,463,593,997 - 27,463,593,997
Hutang Bank 35,632,181,477 7,043,411,190 42,675,592,667
Hutang Sewa Pembiayaan 28,143,119,249 59,690,193,565 87,833,312,815
Jumlah 91,238,894,723 66,733,604,755 157,972,499,478
3. Manajemen risiko kredit
Dalam mengelola risiko kredit, Entitas bertransaksi antara Entitas dengan counterparty menurut panduan ketat yang meliputi batas-
batas dan syarat dan tidak mengharapkan counterparty yang memiliki peringkat kredit yang kuat akan tidak dapat memenuhi
kewajibannya.
Risiko kredit dalam hal piutang secara aktif dimonitor. Kontrol ketat diselenggarakan atas eksposur counterparty . Bisnis dilakukan
dengan counterparty yang memiliki peringkat kredit yang kuat dan konsentrasi risiko dihindari dengan batas kepatuhan terhadap
batasan counterparty yang ditetapkan setiap tahun oleh manajemen secara teratur.
68
Page 78
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
34. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - LANJUTAN
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur maksimum Entitas pada nilai tercatat tiap jenis aset keuangan pada tanggal 31
Desember 2022 dan 2021 :
2022
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Telah jatuh tempo Jumlah
atau tidak tetapi belum dan mengalami
Kas dan setara kas 42,447,530,833 - - 42,447,530,833
Deposito 5,012,500,000 - - 5,012,500,000
Reksadana 10,500,000,000 - - 10,500,000,000
Piutang Usaha 104,637,442,081 - - 104,637,442,081
Jumlah 162,597,472,914 162,597,472,914
2021
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo Telah jatuh tempo Jumlah
atau tidak tetapi belum dan mengalami
Kas dan setara kas 27,952,075,976 - - 27,952,075,976
Deposito 5,012,500,000 - - 5,012,500,000
Reksadana 5,000,000,000 - - 5,000,000,000
Piutang Usaha 114,816,278,916 - - 114,816,278,916
Jumlah 152,780,854,891 152,780,854,891
35. DAMPAK PANDEMI COVID - 19
Perusahaan telah melakukan closing untuk laporan keuangan per bulan Desember 2022, oleh karena itu dampak pengaruh Pandemi
Covid-19 terhadap bisnis dan operasional Perusahaan berdasarkan informasi pembukuan sebagai berikut :
• Hingga saat ini Entitas tidak melakukan adanya Pemutusan Hubungan Kerja dengan pegawai terkait Pandemi Covid – 19 karena
pengguna jasa Entitas salah satunya adalah Entitas yang bergerak di bidang consumer goods dimana sektor tersebut merupakan
sektor yang dikecualikan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Pandemi Covid – 19
di Indonesia.
• Tidak ada penundaan terhadap pembayaran gaji.
Melihat pengaruh kondisi Pandemi Covid – 19, PT Sarana Mitra Luas, Tbk. telah menyempurnakan langkah – langkah yang diambil
sebagai strategi antisipasi Perusahaan dalam menghadapi dampak Pandemi Covid – 19. Berikut adalah kondisi Perusahaan saat ini,
termasuk langkah – langkah yang akan diambil terkait dengan Penanggulangan Pandemi Covid – 19 :
• Manajemen mempersiapkan untuk kelancaran operasional perusahaan, yaitu fokus terhadap project utama yang harus berjalan
dan membuat schedule perencanaan kerja yang efektif dan efisien.
• Perusahaan melakukann efisiensi cost semaksimal mungkin untuk kelangsungan project dalam massa pandemi ini.
• Menerapkan Protokol Kesehatan pada setiap pekerjaan yang dilakukan
• Menerapkan Social/ Physical Distancing
Kejadian luar biasa virus corona (“COVID-19”) sejak bulan Maret 2020 telah meningkatkan ketidakpastian atas lingkungan di mana
Perusahaan beroperasi dan telah mempengaruhi posisi keuangan dan hasil operasi Perusahaan.
Perusahaan terus memantau dampak perkembangan kejadian luar biasa tersebut terhadap aktivitas Usaha dan telah mengambil langkah-
langkah antisipasi yang dapat meminimalisasikan dampak dari kejadian luar biasa.
69
Page 79
PT SARANA MITRA LUAS, Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode Yang Terakhir Pada Tanggal 31 Desember 2022
Dengan Angka Pembanding Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2021
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, Kecuali Dinyatakan Lain)
36. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
Berdasarkan dengan Surat Pernyataan Efektif yang diterbitkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(“BAPEPAM-LK”) No. S-112/D.04/2023 tanggal 04 Mei 2023, Perusahaan melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat
sebanyak 1.750.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar
Rp 100 per saham. Pada tanggal 12 Mei 2023, seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Persetujuan Bank Untuk Initial Public Offering
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Pada tanggal 4 Januari 2023.
- PT Bank CIMB Niaga, Tbk. dengan surat No. SM-024/XI/22 tanggal 24 November 2022.
- PT Bank Pan Indonesia, Tbk. dengan surat No. 068/EBB/JKT-A2/CIN/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022.
37. STANDAR AKUNTANSI BARU YANG BERLAKU
Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) juga telah melakukan revisi atas Pernyataan Standard
Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku untuk periode laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2020
sebagai berikut :
- PSAK 71 : Instrumen Keuangan
- PSAK 73 : Sewa
38. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Manajemen Entitas bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan PT Sarana Mitra Luas, Tbk. untuk tahun yang
berkahir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Laporan keuangan telah di setujui oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 26
Juni 2023.
70
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.