Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 53
Page 1
Nomor Surat 788/TPL-P/VII/23(Ereport)
Nama Emiten Toba Pulp Lestari Tbk
Kode Emiten INRU
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Toba Pulp Lestari Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Toba
Pulp Lestari Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Toba Pulp Lestari Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas INRU Entity code
Nomor identifikasi entitas AA098 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B15. Forestry & Paper Industry
Subindustri B152. Paper Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
513 365
equivalents
Investasi jangka pendek 31 29 Short-term investments
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables
3,577 17,619
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
980 1,467
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
7 9
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 50,893 36,853 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
889 6
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
9,109 9,408
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
2,000 2,807
lancar
Jumlah aset lancar 67,999 68,563 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
1,887 1,380
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 12,979 8,893 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Persediaan tidak Non-current
818 693
lancar lainnya inventories
Hutan tanaman industri Industrial timber
plantations
Hutan tanaman industri Industrial timber
43,000 21,603
menghasilkan plantations mature
Hutan tanaman industri Industrial timber
100,457 118,165
belum menghasilkan plantations immature
Aset tetap Property, plant, and
243,397 248,294
equipment
Aset hak guna 342 122 Right of use assets
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan atas Deferred charges on
biaya pengelolaan hak 86 89 cost on forest
pengusahaan hutan
Jumlah aset tidak lancar 402,966 399,239 Total non-current assets
Jumlah aset 470,965 467,802 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Page 5
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
18,026 12,530
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
401 540
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
6,324 6,637
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
15,118 3,734
pendek expenses
Utang pajak 1,278 1,577 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
2,500
pendek
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 190 117 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
43,837 25,135
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pemegang Non-current due to
303,370 303,370
saham jangka panjang stockholders
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 3,974 3,651 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Other non-current
non-keuangan jangka 154 15 non-financial liabilities
panjang
Jumlah liabilitas Total non-current
307,498 307,036
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 351,335 332,171 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 336,085 336,085 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
354,994 354,994
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 390 390 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan ( 571,839 ) ( 555,838 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
119,630 135,631
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 119,630 135,631 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
470,965 467,802
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
40,457 79,626
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 41,408 ) ( 65,104 )
pendapatan
Jumlah laba bruto ( 951 ) 14,522 Total gross profit
Beban penjualan ( 1,596 ) ( 2,133 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 5,259 ) ( 5,452 )
expenses
Pendapatan keuangan 5 5 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 10,793 ) ( 7,301 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 389 ) 669
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 85 5,520 Other income
Beban lainnya ( 1,189 ) ( 31 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 20,087 ) 5,799
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 4,086 ( 1,411 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 16,001 ) 4,388
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 16,001 ) 4,388 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif ( 16,001 ) 4,388 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 16,001 ) 4,388
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 16,001 ) 4,388 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 0.0115 ) 0.0032 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang ( 0.0114 ) 0.0031 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Appropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
capital earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 336,085 354,994 390 ( 555,838 ) 135,631 135,631 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 336,085 354,994 390 ( 555,838 ) 135,631 135,631 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 16,001 ) ( 16,001 ) ( 16,001 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 336,085 354,994 390 ( 571,839 ) 119,630 119,630 Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Appropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
capital earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 336,085 354,994 86 ( 535,771 ) 155,394 155,394 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 336,085 354,994 86 ( 535,771 ) 155,394 155,394 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 4,388 4,388 4,388 Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 336,085 354,994 86 ( 531,383 ) 159,782 159,782 Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
57,000 78,621
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
303 640
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 26,121 ) ( 48,308 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 8,009 ) ( 8,489 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
23,173 22,464
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
5 5
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 4,000 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 264 ) ( 26 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 22,914 18,443 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
22,914 18,443
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 18,457 ) ( 15,805 )
hutan tanaman industri industrial timber plantations
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,683 ) ( 2,326 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 507 ) 95 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 22,647 ) ( 18,036 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 119 ) ( 162 )
pembiayaan liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) aktivitas ( 119 ) ( 162 ) financing activities
Page 10
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
148 245
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
365 312
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
513 557
akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi statements
Keuangan ("ISAK") yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, Lampiran
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No.
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. Laporan keuangan Perusahaan disusun berdasarkan konsep
biaya perolehan dan dasar akrual, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran
lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait dan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Laporan keuangan Perusahaan disusun
dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.Laporan arus kas mengelompokkan penerimaan dan
pengeluaran kas ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Arus kas dari aktivitas operasi
disajikan dengan menggunakan metode langsung.Mata uang pelaporan yang digunakan dalam
laporan keuangan adalah mata uang Dollar Amerika Serikat.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank serta deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu Cash and cash equivalents
tiga bulan atau kurang dari tanggal penempatannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Perusahaan melakukan cadangan penurunan nilai piutang berdasarkan kebijakan akuntansi pada Trade and other receivables
catatan 2t. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Klasifikasi ini berlaku untuk
instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki
arus kas yang memenuhi kriteria ?semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga?. Pada pengakuan
awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga
transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang
terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.
Persediaan Persediaan dinilai pada nilai terendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih. Biaya bahan Inventories
baku dan bahan pembantu dihitung dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Biaya
perolehan barang jadi dihitung berdasarkan biaya produksi aktual, ditambah alokasi overhead pabrik.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
penyelesaian untuk menjual. Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan ditentukan berdasarkan
estimasi penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
Aset tetap Aset tetap diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan, dan penurunan Fixed assets
nilai jika ada. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Setelah pengakuan,
Page 12
aset tetap diukur dengan menggunakan model biaya. Penyusutan aset tetap dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus, berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai
berikut: Bangunan 20-50 tahun, Prasarana 25 tahun, Mesin dan peralatan 30 tahun, Alat-alat berat 5
tahun, Kendaraan bermotor 5 tahun, Perabotan, perlengkapan dan lainnya 5 tahun. Pengeluaran untuk
perbaikan atau perawatan aset tetap untuk menjaga manfaat keekonomian masa yang akan datang
dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya. Penyempurnaan yang menambah nilai
(kegunaan) dan masa manfaat, dan penambahan dalam jumlah yang signifikan dikapitalisasi.
Perseroan melakukan evaluasi atas penurunan nilai aset tetap apabila terdapat peristiwa atau keadaan
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tetap tersebut kemungkinan tidak dapat dipulihkan. Bila
nilai tercatat suatu aset melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai aset tersebut
diturunkan menjadi sebesar estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali, yang ditentukan berdasarkan
nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Nilai residu, umur
manfaat, serta metode penyusutan ditelaah paling tidak setiap tahun. Aset tetap yang sudah tidak
digunakan lagi atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan
serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Jumlah tercatat aset tetap
dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul diakui
dalam laporan laba rugi pada periode berjalan. Aset dalam penyelesaian meliputi bangunan dan
prasarana lainnya, yang dinyatakan berdasarkan biaya pembangunan, biaya pegawai langsung, biaya
tidak langsung dalam pembangunan tersebut dan biaya-biaya pinjaman yang digunakan untuk
membiayai aset selama masa pembangunan. Akumulasi biaya aset dalam pembangunan akan
direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutan dan kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat
pembangunan selesai dan aset tersebut siap untuk dipergunakan.
Aset biologis Aset biologis terdiri atas Tanaman Menghasilkan dan Tanaman belum menghasilkan. Aset biologis Biological assets
diukur pada nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. Keuntungan atau kerugian yang timbul
saat pengakuan awal dan perubahan nilai wajar dicatat dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.
Tanaman menghasilkan merupakan tanaman yang telah cukup umur dan siap untuk diproduksi dan
diamortisasi berdasarkan wilayah produksi dengan menggunakan metode unit produksi. Tanaman
menghasilkan dinyatakan berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Tanaman belum
menghasilkan merupakan tanaman yang belum cukup umur dan belum dapat diproduksi. Biaya-biaya
yang berhubungan dengan biaya persiapan lahan, penanaman, pemupukan, pembelian bahan-bahan
dan peralatan, pemeliharaan dan biaya pinjaman, termasuk biaya overhead tetap dan variabel dan
dikapitalisasi dalam akun tanaman belum menghasilkan. Tanaman belum menghasilkan dinyatakan
berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Pada saat tanaman-tanaman tersebut telah
cukup umur dipindahkan ke akun tanaman menghasilkan berdasarkan pertimbangan manajeman.
Produk agrikultur merupakan aset biologis - tanaman menghasilkan yang telah ditebang pada titik
panen. Produk Agrikultur diukur pada nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. Keuntungan
atau kerugian yang timbul saat pengakuan awal dan perubahan nilai wajar dicatat dalam laporan laba
rugi pada saat terjadinya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Manajemen menelaah ada atau tidaknya indikasi penurunan nilai asset non-keuangan pada tanggal Impairment of non-financial assets
laporan posisi keuangan dan kemungkinan penyesuaian ke nilai yang dapat diperoleh kembali apabila
terdapat keadaan yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai aset non-keuangan. Dalam hal
terdapat indikasi penurunan nilai aset non keuangan, entitas mempertimbangkan sumber informasi
eksternal terkait nilai pasar aset yang bersangkutan, suku bunga pasar dan mempertimbangkan
sumber informasi internal terkait kinerja aset yang bersangkutan. Kerugian akibat penurunan nilai
diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset
tersebut. Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi diantara harga jual bersih
Page 13
dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil
yang menghasilkan arus kas terpisah (cash-generating units). Aset non-keuangan yang diturunkan
nilainya direview untuk kemungkinan adanya pembalikan terhadap nilai penurunan setiap tanggal
pelaporan. Penurunan (pemulihan) nilai aset dibebankan (dikreditkan) pada laba rugi periode berjalan.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang Trade payables and other liabilities
diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba
rugi (FVTPL) atau melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI). Perusahaan menentukan klasifikasi
liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Perusahaan memiliki liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan dalam liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Seluruh
liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga
efektif termasuk di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi . Liabilitas keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi antara lain utang usaha dan utang lain-lain, beban yang masih
harus dibayar, utang pihak berelasi, pinjaman dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan
sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka
pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Perusahaan tidak memiliki liabilitas
keuangan dalam kategori yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) atau melalui
penghasilan komprehensif lain (FVOCI).
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan. Pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah Revenue and expense recognition
analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat
estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa
yang akan dibayarkan selama kontrak. 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). Pendapatan dari
penjualan barang diakui ketika pengendalian dialihkan kepada pelanggan. Terdapat kondisi di mana
pertimbangan diperlukan berdasarkan lima indikator pengendalian di bawah ini: 1. Pelanggan telah
memiliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset dan memperoleh kemampuan untuk
mengarahkan penggunaan atas, dan memperoleh secara substansial seluruh sisa manfaat dari
barang. 2. Pelanggan memiliki kewajiban kini untuk membayar sesuai dengan syarat dan ketentuan
dalam kontrak penjualan. 3. Pelanggan telah menerima barang. Penjualan barang dapat tergantung
pada penyesuaian berdasarkan inspeksi terhadap pengiriman oleh pelanggan. Dalam hal ini, penjualan
diakui berdasarkan estimasi terbaik Perusahaan terhadap kualitas dan/atau kuantitas saat pengiriman,
dan penyesuaian kemudian dicatat dalam akun pendapatan. Secara historis, perbedaan antara
kualitas dan kuantitas, estimasi dan/atau aktual tidak signifikan. 4. Pelanggan telah memiliki hak
kepemilikan legal atas barang. 5. Pelanggan telah menerima kepemilikan fisik atas barang. Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut: 1. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan); atau 2. Suatu waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke
Page 14
pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pendapatan penjualan pulp. Pendapatan penjualan diakui pada
setiap penjualan individu ketika mengontrol transfer ke pelanggan. Kontrol beralih ke pelanggan dan
pendapatan penjualan ekspor diakui ketika produk dimuat ke kapal di mana pulp akan dikirim ke
pelabuhan tujuan atau tempat pelanggan, sedangkan pendapatan dari penjualan lokal diakui ketika
produk diterima ditempat pelanggan. Beban Beban diakui pada saat terjadinya.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a. Orang atau Transactions with related parties
anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut : (i) memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau (iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor. b.
Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) Entitas dan
entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,
dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). (ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (iii) Kedua entitas
tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) Satu entitas adalah ventura
bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (v) Entitas
tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor
atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. (vi)
Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).
(vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Semua transaksi dan saldo yang material
dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Pajak penghasilan Beban pajak suatu terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui Income taxes
dalam laporan laba rugi, kecuali untuk pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian
yang langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak penghasilan diakui dalam ekuitas. Pajak
penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah substantif
berlaku pada tanggal akhir pelaporan. Aset dan kewajiban pajak kini diakui dan diukur secara terpisah,
pada setiap akhir pelaporan entitas melakukan saling hapus atas aset dan kewajiban pajak kininya.
Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan metode balance sheet liability, untuk
semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai
tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang telah
diberlakukan atau secara substansi telah diberlakukan pada tanggal akhir pelaporan dan diharapkan
berlaku pada saat aset pajak tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. Aset
pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa
mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan.
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima, atau jika
mengajukan keberatan / banding tersebut telah ditetapkan. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
diakui pada saat Surat Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) diterbitkan oleh Kantor Pajak dan
tidak diakui secara neto (saling hapus). Selisih antara Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak diakui
sebagai Tambahan Modal Disetor. Aset Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai yang
disetujui dalam SKPP. Liabilitas Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai kas dan setara
kas yang masih harus dibayarkan oleh Perusahaan sesuai kewajiban kontraktual atas perolehan Aset
Pengampunan Pajak. Uang tebusan yang dibayarkan oleh Perusahaan untuk memperoleh
pengampunan pajak diakui sebagai beban pada dimana SKPP diterima oleh Perusahaan. Setelah
Page 15
pengakuan awal, Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak diukur sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan yang relevan sesuai dengan klasifikasi masing-masing Aset dan Liabilitas Pengampunan
Pajak.
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya Borrowings
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan aset biologis atau konstruksi aset kualifikasian ("qualifying asset"), dikapitalisasi hingga aset
tersebut selesai secara substansial. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali
yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah periode pelaporan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja: a. Imbalan purna karya jangka pendek. Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Employee benefits
terutang kepada karyawan. Kewajiban imbalan purna karya merupakan nilai kini kewajiban imbalan
pasti pada tanggal laporan posisi keuangan dikurangi dengan penyesuaian atas kerugian aktuarial dan
biaya jasa lalu yang tidak diakui. Kewajiban imbalan pasti dihitung oleh Departemen Sumber Daya
Manusia Perusahaan dengan menggunakan projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskonto estimasi arus kas masa depan dengan menggunakan tingkat bunga
yang berlaku. b. Imbalan purna karya. Perusahaan diharuskan menyediakan pensiun minimum yang
diatur dalam UU No.13 Tahun 2003 sebagai kewajiban imbalan pasti. Jika imbalan pensiun
berdasarkan UU No.13 Tahun 2003 lebih besar, maka selisih tersebut diakui sebagai bagian dari
kewajiban imbalan pensiun. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba rugi. Perseroan mengakui
keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti ketika
kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau
penyelesaian terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai kini kewajiban imbalan pasti. Keuntungan
dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial
dibebankan atau dikreditkan pada ekuitas dalam laporan penghasilan komprehensif lain (OCI) pada
periode terjadinya, pada pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata Earnings per share
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.Laba (rugi) per saham dilusian
dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar pada tahun yang bersangkutan yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek
berpotensi saham biasa yang dilutif.
Pelaporan segmen Informasi segmen operasi tidak disajikan dikarenakan Perusahaan hanya memiliki satu jenis usaha Segment reporting
yaitu produksi pulp.
Instrumen keuangan derivatif Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit Derivative financial instruments
ekspektasian dengan menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk
seluruh saldo piutang usaha dan piutang lain-lain dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya.
Pendekatan umum termasuk penelaahan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya.
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat
kerugian ekspektasian. Untuk piutang usaha, dalam pengkajian juga mempertimbangkan penggunaan
peningkatan kredit, misalnya, letter of credit dan garansi bank. Untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh
Page 16
tempo yang serupa. Instrumen keuangan derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai wajar tanggal
kontrak derivatif dimulai dan selanjutnya dinilai kembali sebesar nilai wajarnya. Metode pengakuan
keuntungan atau kerugian yang terjadi tergantung apakah derivatif tersebut merupakan instrumen
lindung nilai dan jika demikian sifat objek yang dilindungi nilainya. Perusahaan mengelompokkan
derivatif tertentu sebagai (a) lindung nilai atas nilai wajar aset atau liabilitas yang diakui atau komitmen
pasti yang belum diakui (lindung nilai wajar); atau (b) lindung nilai risiko tertentu yang terkait dengan
aset atau liabilitas atau transaksi yang diperkirakan kemungkinan besar terjadi (lindung nilai arus kas).
Pada saat terjadinya transaksi, Perusahaan mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung
nilai dan item yang dilindung nilai, juga tujuan manajemen risiko dan strategi yang diterapkan dalam
melakukan berbagai macam transaksi lindung nilai. Perusahaan juga mendokumentasikan
penilaiannya, pada saat terjadinya dan secara berkesinambungan, apakah derivatif yang digunakan
untuk transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam rangka saling hapus perubahan nilai
wajar atau arus kas item yang dilindung nilai.
Penerapan standar akutansi baru Penerapan dari interpretasi baru, amandemen dan penyesuaian tahunan terhadap standar akuntansi, The implementation of new statements of
yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 tidak menyebabkan perubahan material atas accounting standards
kebijakan akuntansi perusahaan dan tidak memberikan dampak yang material terhadap jumlah yang
dilaporkan di laporan keuangan pada periode berjalan: * Amendemen PSAK 1 ?Penyajian laporan
keuangan? (Klasifikasi liabilitas jangka pendek atau panjang) * Amendemen PSAK 1 dan PSAK 25
(Definisi estimasi akuntansi) * Amendemen PSAK 16 ?Aset tetap? (Hasil sebelum penggunaan yang
diintensikan) * Amendemen PSAK 46 ?Pajak penghasilan? (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal) Standar baru dan amandemen yang telah diterbitkan, namun belum
berlaku efektif untuk buku yang dimulai pada 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: * Amendemen
PSAK 1 ?Penyajian Laporan Keuangan" (Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan). * Amendemen
PSAK 73 ?Sewa" (liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa balik) Pada tanggal penerbitan laporan
keuangan ini, perusahaan sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar
baru dan amandemen pada laporan keuangan perusahaan.
Penentuan nilai wajar Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?). Klasifikasi ini berlaku untuk aset Determination of fair value
keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi dibebankan pada laba rugi. (i) Instrumen utang
yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi. (ii)
Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komprehensif
lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada
laba rugi. (iii) Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai
wajar selanjutnya diakui pada laba rugi. Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan
secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran
pokok dan bunga. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(FVOCI).Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini: (i) Instrumen utang yang dikelola
dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus
kas kontraktual dan menjual dan di mana arus kasnya memenuhi kriteria ?semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga?.Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan
komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga
(termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika
aset keuangan dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui
pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi. (ii)Investasi ekuitas di mana
Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar
dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain. Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu,
Page 17
namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau
kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada
penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi
pada laba rugi. Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah
ditetapkan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Dollar Amerika Serikat. Foreign currency transactions and balances
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku
pada saat tanggal transaksi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang selain Dollar Amerika Serikat
dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal Laporan Posisi Keuangan.
Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi
periode berjalan.
Investasi jangka pendek Investasi jangka pendek dinyatakan sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian atas kenaikan Short-term investment
atau penurunan nilai wajar diakui sebagai pendapatan / beban pada laporan laba rugi. Efek yang
tersedia untuk dijual dan dimiliki sementara disajikan sebagai investasi jangka pendek. (Catatan 2t.)
Aset hak guna Sebagai Penyewa. Pada permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau Right of use assets
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu
untuk dipertukarkan dengan imbalan.Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan akan menilai apakah: (i) Perusahaan
memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomis dari penggunaan aset
identifikasian; dan (ii) Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak
guna pada saat di awal, diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi:(i) jumlah pengukuran awal
liabilitas sewa;(ii) 'pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, dikurangi
dengan insentif sewa;(iii) biaya langsung awal yang dikeluarkan; dan (iv) 'estimasi biaya yang akan
dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset
pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa. Untuk kontrak yang
mengandung komponen sewa dan tambahan satu atau lebih komponen sewa atau non sewa,
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan
harga tersendiri relatif dan harga tersendiri agregat dari komponen non-sewa. Jika sewa mengalihkan
kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset
hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka
Perusahaan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal
antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan
suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Perusahaan menggunakan suku
bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. Pembayaran sewa yang termasuk dalam
pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: (i)'pembayaran tetap, termasuk
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa; (ii) 'pembayaran sewa
variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan
Page 18
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; (iii) jumlah yang diperkirakan akan
dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual; (iv) harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan (v)'penalti karena penghentian awal sewa kecuali
jika Perusahaan cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal. Pembayaran sewa dialokasikan
menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama sewa
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap
periode.Perusahaan menyajikan aset hak guna tersendiri di dalam laporan posisi keuangan.Sewa
jangka pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Perusahaan memutuskan untuk tidak
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12
bulan atau kurang dan sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. Perusahaan mengakui
pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Modifikasi Sewa Perusahaan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: (i) modifikasi
meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar
atau lebih; dan (ii) 'imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk
peningkatan dalam ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk
merefleksikan kondisi kontrak tertentu Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah,
pada tanggal efektif modifikasi sewa, Perusahaan: (i) 'mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan
kontrak modifikasian; (ii)menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; (iii)mengukur kembali
liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto
revisian. Pada tanggal efektif modifikasi, tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga
pinjaman inkremental Perusahaan untuk sisa masa sewa;(iv) 'menurunkan jumlah tercatat aset hak
guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang
menurunkan ruang lingkup sewa. Perusahaan mengakui dalam laba rugi setiap keuntungan atau
kerugian yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut; dan (v)
'membuat penyesuaian terkait aset hak guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya. Ketika
Perusahaan bertindak sebagai pesewa, Perusahaan akan mengklasifikasi masing-masing sewanya
baik sewa operasi atau sewa pembiayaan. Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Perusahaan
membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal
tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak, maka merupakan sewa
operasi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Instrumen keuangan Perusahaan mengelompokan instrumen keuangan sebagai berikut : A. Aset keuangan. Perusahaan Financial instruments
mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini: (i). aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi; dan (ii). aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) atau
melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI). Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis
Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas, ketika menentukan apakah arus kasnya semata
dari pembayaran pokok dan bunga. Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada
pengakuan awal dan tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut. (i). Aset
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang
dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang
Page 19
memenuhi kriteria ?semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga?. Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perseroan memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset tidak lancar lainnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. (ii). Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?). Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi dibebankan pada laba rugi. '- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi. - Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi. - Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya diakui pada laba rugi. Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Investasi jangka pendek Perusahaan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). (iii). Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI). Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini: '- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus kasnya memenuhi kriteria ?semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga?. Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi. - Investasi ekuitas di mana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain. Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perseroan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar
Page 20
yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada tanggal pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. B. Instrumen keuangan derivatif dan aktivitas lindung nilai. Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian dengan menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang usaha dan piutang lain-lain dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelaahan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya. Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat kerugian ekspektasian. Untuk piutang usaha, dalam pengkajian juga mempertimbangkan penggunaan peningkatan kredit, misalnya, letter of credit dan garansi bank. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa. Instrumen keuangan derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai wajar tanggal kontrak derivatif dimulai dan selanjutnya dinilai kembali sebesar nilai wajarnya. Metode pengakuan keuntungan atau kerugian yang terjadi tergantung apakah derivatif tersebut merupakan instrumen lindung nilai dan jika demikian sifat objek yang dilindungi nilainya. Perusahaan mengelompokkan derivatif tertentu sebagai (a) lindung nilai atas nilai wajar aset atau liabilitas yang diakui atau komitmen pasti yang belum diakui (lindung nilai wajar); atau (b) lindung nilai risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas atau transaksi yang diperkirakan kemungkinan besar terjadi (lindung nilai arus kas). Pada saat terjadinya transaksi, Perusahaan mendokumentasikan hubungan antara instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai, juga tujuan manajemen risiko dan strategi yang diterapkan dalam melakukan berbagai macam transaksi lindung nilai. Perusahaan juga mendokumentasikan penilaiannya, pada saat terjadinya dan secara berkesinambungan, apakah derivatif yang digunakan untuk transaksi lindung nilai memiliki efektivitas yang tinggi dalam rangka saling hapus perubahan nilai wajar atau arus kas item yang dilindung nilai. Nilai penuh derivatif lindung nilai dikelompokkan sebagai aset tidak lancar atau liabilitas jangka panjang apabila jatuh tempo item yang dilindung nilai tersebut melebihi 12 bulan dan sebagai aset lancar atau liabilitas jangka pendek apabila jatuh tempo item lindung nilai tersebut kurang dari 12 bulan dari tanggal pelaporan. (i). Lindung nilai atas nilai wajar Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai atas nilai wajar, dicatat dalam laba rugi, bersamaan dengan perubahan yang terjadi pada nilai wajar aset atau liabilitas lindung nilai terkait dengan risiko lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian efektif lindung nilai atas nilai wajar diakui dalam laba rugi, di baris yang sama dengan perubahan nilai wajar item lindung nilai. Keuntungan atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui dalam laba rugi. (ii). Lindung nilai arus kas Bagian efektif perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai arus kas, diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian yang terkait bagian yang tidak efektif diakui dalam laba rugi. Jumlah yang diakumulasikan dalam penghasilan komprehensif lain di ekuitas direklasifikasi ke laba rugi pada saat item lindung nilai mempengaruhi laba rugi. Keuntungan atau kerugian terkait bagian efektif lindung nilai arus kas diakui dalam laba rugi, di baris yang sama dengan item lindung nilai. Akan tetapi, ketika proyeksi transaksi yang di lindung nilai menimbulkan aset non-keuangan (contohnya; persediaan atau aset tetap), keuntungan dan kerugian yang sebelumnya ditangguhkan di ekuitas akan dialihkan dari ekuitas dan dimasukkan di dalam pengukuran awal harga perolehan aset tersebut. Jumlah yang ditangguhkan pada akhirnya diakui dalam akun beban pokok pendapatan apabila terkait dengan persediaan atau dalam akun beban penyusutan apabila terkait dengan aset tetap. Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, atau ketika lindung nilai tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ada di ekuitas
Page 21
saat itu tetap berada di bagian ekuitas dan diakui pada saat prakiraan transaksi terjadi dalam laba rugi.
Apabila prakiraan transaksi tidak lagi diharapkan akan terjadi, keuntungan atau kerugian kumulatif
yang telah dicatat di bagian ekuitas segera dialihkan dalam laba rugi. Perubahan nilai wajar dari
derivatif yang tidak ditetapkan, atau tidak memenuhi kriteria untuk, akuntansi lindung nilai diakui secara
langsung dalam laba rugi. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak
memiliki instrumen lindung nilai arus kas. C. Liabilitas keuangan Tidak terdapat perubahan dalam
klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan. Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71
diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii)
liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) atau melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI). Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat
pengakuan awal. Perusahaan memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan dalam liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada
awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif termasuk di dalam biaya
keuangan dalam laporan laba rugi . Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
antara lain utang usaha dan utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, utang pihak berelasi,
pinjaman dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika
jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa
kurang dari 12 bulan. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan dalam kategori yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) atau melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI).
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan
atau dibatalkan atau kadaluarsa. Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas
yang lain pada keadaan yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada
yang secara substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat
masing-masing diakui dalam laporan laba rugi . D. Saling hapus antar instrumen keuangan. Aset dan
liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika
terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang
telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Penerapan standar akuntansi baru Penerapan dari interpretasi baru, amandemen dan penyesuaian tahunan terhadap standar akuntansi, Adoption of new accounting standards
yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 tidak menyebabkan perubahan material atas
kebijakan akuntansi perusahaan dan tidak memberikan dampak yang material terhadap jumlah yang
dilaporkan di laporan keuangan pada periode berjalan: * Amendemen PSAK 1 ?Penyajian laporan
keuangan? (Klasifikasi liabilitas jangka pendek atau panjang) * Amendemen PSAK 1 dan PSAK 25
(Definisi estimasi akuntansi) * Amendemen PSAK 16 ?Aset tetap? (Hasil sebelum penggunaan yang
diintensikan) * Amendemen PSAK 46 ?Pajak penghasilan? (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal)
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar baru dan amandemen yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk buku yang Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif dimulai pada 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut: * Amendemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan effective
Keuangan" (Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan). * Amendemen PSAK 73 ?Sewa" (liabilitas
sewa pada transaksi jual dan sewa balik) Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, perusahaan
sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen pada
laporan keuangan perusahaan.
Page 22
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, akhir
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap
periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 1,506 1,506 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
49,532 9 31 49,572
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
547,207 286 462 547,955
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
8,594 21 8,615
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
35,767 455 1,333 37,555
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly
4,347 6 4,353
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 91,408 53 947 92,408 Others, directly owned
Dimiliki langsung 738,361 830 2,773 741,964 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
4 27 ( 31 ) 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 520 2,327 ( 462 ) 2,385 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
2,498 499 ( 2,280 ) 717
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 3,022 2,853 ( 2,773 ) 3,102 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
741,383 3,683 0 745,066
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
28,690 538 29,228
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
360,823 5,709 366,532
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
8,536 32 8,568
owned
Page 23
Perabot dan peralatan 30,679 1,111 31,790 Furniture and office
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly
4,195 35 4,230
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 60,166 1,155 61,321 Others, directly owned
Dimiliki langsung 493,089 8,580 501,669 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
493,089 8,580 501,669
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
248,294 243,397
equipment
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 1,506 1,506 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 49,024 330 178 49,532 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 544,101 515 2,591 547,207 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
8,644 ( 50 ) 8,594
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 34,681 869 (4) 221 35,767 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,329 75 ( 57 ) 4,347
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 91,071 9 328 91,408 Others, directly owned
Dimiliki langsung 733,356 1,798 ( 111 ) 3,318 738,361 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
182 ( 178 ) 4
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,186 1,925 ( 2,591 ) 520 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
718 2,329 ( 549 ) 2,498
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,904 4,436 ( 3,318 ) 3,022
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
735,260 6,234 ( 111 ) 0 741,383
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 27,629 1,061 28,690 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Page 25
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 348,770 12,053 360,823 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
8,497 89 ( 50 ) 8,536
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 28,517 2,166 (4) 30,679 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,184 68 ( 57 ) 4,195
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 57,818 2,348 60,166 Others, directly owned
Dimiliki langsung 475,415 17,785 ( 111 ) 493,089 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
475,415 17,785 ( 111 ) 0 493,089
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
259,845 248,294
equipment
Page 26
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 manajemen Perusahaan telah melakukan Disclosure of notes for property, plant and
penelaahan atas nilai tercatat aset tetap dan berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset equipment
tetap. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan telah mengasuransikan
persediaan termasuk aset tetap kecuali alat berat kepada PT Asuransi Astra Buana sebesar US$
396.788 untuk periode 31 Desember 2022 sampai 30 Juni 2024 dan US$ 418.888 untuk periode 30
Juni 2021 sampai 31 Desember 2022 (lihat Catatan 7). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 Perusahaan telah mengasuransikan alat-alat berat kepada PT Asuransi FPG Indonesia (d/h PT
Asuransi Indrapura), pihak ketiga, dengan jumlah pertanggungan masing-masing berurutan sebesar
US$ 789 dan US$ 949. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan juga telah
mengasuransikan Komplek Perumahan dan sarana pendukung sebesar US$ 19.988 dan US$ 19.305
pada PT Asuransi Multi Artha Guna. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Page 27
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets,
beginning period assets assets end period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 441 327 ( 155 ) 613 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 441 327 ( 155 ) 613 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 319 107 ( 155 ) 271 Others, right of use assets Carrying amount,
Aset hak guna 319 107 ( 155 ) 271 Right of use assets accumulated depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 122 342 Right of use assets Carrying amount
Page 28
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets,
beginning period assets assets end period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 715 0 ( 274 ) 441 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 715 0 ( 274 ) 441 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 354 239 ( 274 ) 319 Others, right of use assets Carrying amount,
Aset hak guna 354 239 ( 274 ) 319 Right of use assets accumulated depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 361 122 Right of use assets Carrying amount
Page 29
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Perusahaan menandatangani beberapa perjanjian sewa yang berkaitan dengan tanah, sewa perangkat Disclosure of notes for right of use assets
keras dan kendaraan. Perjanjian sewa biasanya memiliki periode tetap. Ketentuan sewa
dinegosiasikan secara individu dan mengandung syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Pada 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah beban penyusutan dialokasikan ke harga pokok penjualan
masing-masing sebesar US$ 36 dan US$ 49 dan biaya administrasi dan umum masing-masing
sebesar US$ 21 dan US$ 68 serta dikapitalisasi dalam sumberdaya kehutanan masing-masing
sebesar US$ 50 dan US$ 122. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, beban bunga sewa tahun
berjalan dibebankan pada laporan laba rugi masing-masing sebesar US$ 7 dan US$ 11 (Catatan 30)
dan dikapitalisasi dalam sumberdaya kehutanan masing-masing sebesar US$ 6 dan US$ 11, selisih
kurs masing-masing sebesar US$ 2 dan US$ 9. Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar US$ 119
dan US$ 259.
Page 30
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Asia Pacific Related party 1
39,385 63,432
Rayon
Pihak berelasi 2 Greenpoint Global Related party 2
Trading (Macao
1,072 16,194
Commercial
Offshore) Limited
Pihak berelasi 40,457 79,626 Related parties
Tipe pihak 40,457 79,626 Type of parties
Page 31
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 32
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Penjualan Pulp 40,457 79,626
1
Pendapatan dari Product revenue
40,457 79,626
produk
Tipe pendapatan 40,457 79,626 Type of revenue
Page 33
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Penjualan Pulp 39,385 63,432
domestik 1
Pendapatan domestik 39,385 63,432 Domestic revenue
Pendapatan dari ekspor Export revenue 1
Penjualan Pulp 1,072 16,194
1
Pendapatan ekspor 1,072 16,194 Export revenue
Sumber pendapatan 40,457 79,626 Source of revenue
Page 34
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Asia Pacific Party 1
39,385 63,432
Rayon
Pihak 2 Greenpoint Global Party 2
Trading (Macao
16,194
Commercial
Offshore) Limited
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 39,385 79,626 more than 10%
10%
Page 35
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak berelasi USD 3,577 17,619 USD Related party
Mata uang 3,577 3,577 17,619 17,619 Currency
Page 36
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 3,577 15,287 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,332 1 - 30 days Overdue
Umur 0 2,332 Aging
Jatuh tempo Umur 3,577 3,577 17,619 17,619 Aging Due status
Page 37
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak berelasi Pihak 1 PT Asia Pacific Rank 1, counterparty Related party
3,577 15,957
Rayon
Pihak 2 Greenpoint Rank 2, counterparty
Global Trading
(Macao 1,662
Commercial
Offshore) Limited
Rincian pihak 3,577 3,577 17,619 17,619 List of counterparty
Page 38
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 3,577 15,957 Domestic
International 1,662 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik atau 3,577 3,577 17,619 17,619 domestic or international
international
Page 39
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berkeyakinan bahwa semua saldo piutang usaha dapat ditagih seluruhnya. Disclosure of notes for trade receivables
Page 40
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 17,715 7,725 Finished goods
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
9,908 10,857
pembantu
Suku cadang 28,511 23,512 Spareparts
Persediaan, kotor 56,134 42,094 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 5,241 ) ( 5,241 )
persediaan of inventories
Persediaan 50,893 36,853 Inventories
Persediaan lancar 50,893 36,853 Current inventories
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
818 693
lainnya
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
5,241 5,391
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
5,241 5,241
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 41
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Kenaikan persediaan barang jadi disebabkan oleh penurunan volume penjualan pada tanggal 30 Juni Disclosure of notes for inventories
2023. Pada tanggal 30 Juni 2023 Perusahaan melakukan pembelian suku cadang dalam rangka
pengadaan LIME KILN (Catatan 38). Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan rugi penurunan nilai
persediaan tersebut telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian persediaan. Pada tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan telah mengasuransikan persediaan termasuk aset tetap
kecuali alat berat kepada PT Asuransi Astra Buana sebesar US$ 396.788 untuk periode 31 Desember
2022 sampai 30 Juni 2024 dan US$ 418.888 untuk periode 30 Juni 2021 sampai 31 Desember 2022
(Lihat Catatan 10). Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Page 42
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 13,438 10,549 IDR Third party
EUR 3,402 2 EUR
JPY 30 JPY
SGD 54 20 SGD
USD 1,102 1,959 USD
Mata uang 18,026 12,530 Currency
Pihak berelasi IDR 95 103 IDR Related party
USD 306 437 USD
Mata uang 401 540 Currency
Page 43
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 6,704 6,584 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 8,469 3,603 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 583 772 31 - 60 days
61 - 90 hari 957 860 61 - 90 days
91 - 120 hari 83 86 91 - 120 days
Lebih dari 120 hari 1,631 1,165 More than 120 days
Umur 11,723 6,486 Aging
Jatuh tempo Umur 18,427 13,070 Aging Due status
Page 44
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Pemasok luar negeri 4,542 1,938 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Pemasok dalam negeri 13,484 10,592 Rank 2, counterparty
Rincian pihak 18,026 12,530 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Asia Pacific Rayon 93 93 Rank 1, counterparty Related party
Pihak 2 Forindo Private Limited 306 437 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Riau Andalan Pulp Rank 3, counterparty
9
and Paper
Pihak 4 PT Nusa Pusaka Rank 4, counterparty
2 1
Kencana
Rincian pihak 401 540 List of counterparty
Page 45
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang Usaha pemasok luar negeri pada tanggal 30 Juni 2023 masing-masing Averis Sdn Bhd US$ Disclosure of notes for trade payables
268, Amazon Papyrus Chemicals Limited US$ 335 dan EPC Project Procurement DMCC US$ 3.230
serta pemasok luar negeri lainnya US$ 709. Pada 31 Desember 2022 masing-masing Averis Sdn Bhd
US$ 1.076 dan Amazon Papyrus Chemicals Limited US$ 404 serta pemasok luar negeri lainnya US$
458.
Page 46
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Material 37,885 45,738 Material usage
Upah, tenaga kerja langsung 3,105 3,175 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 10,408 13,314 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 51,398 62,227 Total production cost
Harga pokok produksi 51,398 62,227 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 7,725 12,801 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 17,715 9,924 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
41,408 65,104
pendapatan
Page 47
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, Perusahaan melakukan pembelian bahan baku dari pihak Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan berelasi (Catatan 33).
Page 48
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 50
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 51
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 52
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 53
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.