Skip to content
Back to announcement

20230731_BTON_Penyampaian Bukti Iklan_31355542_lamp1.pdf

Other Text extracted BTON

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                        Senin, 31 Juli 2023                                                                                                                                                 F I N A N S I A L 19
                                  KONSOLIDASI ASURANSI                                                                 KARTU ELEKTRONIK EDISI PARIWISATA

           48% UUS Siap Spin Off
  Bisnis, JAKARTA — Sekitar        Rudi menghadapi tantangan          lambat 31 Desember 2026.
48% unit usaha syariah asu-        yang tidak sedikit, termasuk         OJK akan mencabut izin
ransi siap berpisah dari per-      soal perkembangan teknologi        pembentukan UUS jika per-
usahaan induknya, meskipun         yang butuh investasi besar.        usahaan asuransi dan reasu-
masih menunggu aturan yang           “Tapi kalau semuanya jelas,      ransi yang memiliki UUS
lebih teknis setelah Peraturan     kami juga akan mengalokasi         belum melakukan pemisahan
OJK yang mengatur spin off         dananya untuk berinvestasi di      sampai dengan batas waktu
terbit awal bulan ini.             teknologi,” ujar Rudi.             yang ditetapkan,
  Kesimpulan itu didapat ber-        Tantangan lainnya adalah           Regulator juga menetapkan
dasarkan hasil survei Asosiasi     ekosistem syariah yang belum       kriteria UUS yang dapat me-
Asuransi Syariah Indonesia         sepenuhnya terbentuk. Dia          lakukan spin off, yakni ni-
(AASI) terhadap 43 UUS per-        mendorong agar proyek-proyek       lai dana tabarru’ dan dana
usahaan asuransi di Indonesia.     yang didanai oleh pembiayaan       investasi peserta UUS telah
  Namun, unit-unit syariah         syariah juga harus menggu-         mencapai paling sedikit 50%
itu masih menunggu surat           nakan asuransi syariah.            dari total nilai dana asuransi,
edaran OJK sebagai petunjuk          “Ini sudah digaungkan juga       dana tabarru’, dan dana inves-
pelaksana Peraturan OJK No.        oleh Wakil Presiden Ma’ruf         tasi peserta pada perusahaan
11/2023 tentang Pemisahan          Amin agar proyek-proyek pe-        induknya.
Unit Syariah Perusahaan Asu-       merintah dengan pembiayaan           Selain itu, ekuitas minimum
ransi dan Reasuransi.              syariah diwajibkan mengguna-       UUS telah mencapai paling
  “Termasuk terkait wacana         kan produk-produk syariah,”        sedikit Rp100 miliar untuk                                                                                                                             Antara/Iggoy el Fitra
sharing service dengan in-         tuturnya.                          perusahaan asuransi, dan
duk perusahaan,” kata Ketua          OJK menetapkan tenggat           Rp200 miliar bagi UUS re-                         Wakil Gubernur Sumatra Baratr Audy Joinaldy                 Selatan, Sumatra Barat, Minggu (30/7). Peluncuran
                                                                                                                        (tengah) bersama Wakil Direktur Utama Bank Mandiri          uang elektronik edisi pariwisata Sumatra Barat dengan
Umum AASI Rudi Kamdani,            waktu bagi perusahaan asu-         asuransi, berdasarkan laporan                     Alexandra Askandar (kiri) dan Wakil Komisaris Utama         kartu bergambar tiga ikon destinasi populer di provinsi
pekan lalu.                        ransi dan reasuransi yang me-      keuangan tahunan terakhir                         Andrinof A. Chaniago memperlihatkan kartu e-money           tersebut bertujuan untuk mendukung kebangkitan
  Meskipun diwarnai optimis-       miliki UUS untuk melakukan         yang diaudit oleh akuntan                         edisi pariwisata saat peluncuran di Sungai Nyalo, Pesisir   ekonomi kreatif dan pariwisata di Indonesia.
me, spin off UUS menurut           pemisahan atau spin off paling     publik. (Pernita H. Untari)

                                                                                              BISNIS PEMBIAYAAN



                                SABUNG UNTUNG LEASING
                                    NEGERI GINSENG
                  Dua perusahaan pembiayaan alias leasing dengan mayoritas saham dimiliki Korea Selatan sama-sama mencetak laba bersih
                                         pada semester I/2023, tetapi dengan kinerja berbeda satu sama lain.
                                                                                                             Rika Anggraeni
                                                                                                           redaksi@bisnis.com




        P
                       T Woori Finance Indone-          Tbk. (TIFA) meraup laba Rp29,67 miliar                        sekarang sudah ada hampir 15 perusa-                   dan debitur sendiri. Perusahaan fintech
                       sia Tbk. mengantongi laba        pada Januari—Juni, tumbuh 2,53%.                              haan joint venture Korea yang ada di                   juga tidak langsung serta-merta masuk
                       Rp42,27 miliar pada paruh        Kenaikan laba yang hanya satu digit itu                       Indonesia. Ini hampir mengejar Jepang,”                ke pembiayaan yang sama,” ujarnya.
                       pertama tahun ini, melonjak      didukung oleh peningkatan pendapatan                          ungkap Suwandi.                                           Belum ada catatan terbaru tentang
                       58,26% dari periode sama         16,56% YoY menjadi Rp81,26 miliar.                               Perusahaan patungan dengan korpo-                   seberapa besar perusahaan patungan
                       tahun lalu, berdasarkan             Salah satu peningkatan pendapatan                          rasi asal Negeri Matahari Terbit kini                  asing-domestik menguasai kue bisnis
        laporan keuangan perseroan.                     didorong oleh pos sewa pembiayaan                             sekitar 30 perusahaan.                                 pembiayaan di Tanah Air.
           Raihan laba emiten bersandi saham            yang meningkat 22,39% YoY menjadi                                Bahkan, setelah Korsel dan Jepang,                     Namun, data OJK pada 2021 mere-
        BPFI itu disokong oleh pendapatan per-          Rp70,85 miliar.                                               Suwandi menyebut investor asal China                   kam swasta nasional masih menguasai
        usahaan yang meningkat 25,27% year-                Sayangnya, beban perseroan melesat                         dan Singapura akan menyusul masuk                      lebih besar bisnis pembiayaan, yakni
        on-year (YoY) menjadi Rp168,09 miliar.          lebih tinggi, yakni 26,26% YoY menjadi                        ke bisnis leasing di Tanah Air.                        Rp188,91 triliun atau 51,73%, sedang-
           Salah satu mesin pendapatan persero-         Rp45,96 miliar. Salah satu penyebabnya                           Suwandi mengatakan, perusahaan                      kan asing merengkuh Rp176,29 triliun
        an adalah pos pembiayaan konsumen               adalah pos beban bunga dan keuangan                           leasing sempat diramal akan susut                      atau 48,27%.
        neto yang mencapai Rp85,73 miliar               yang terbang 604,41% menjadi Rp10,79                          karena kemunculan bisnis teknologi                        Secara umum, bisnis multifinance di In-
        pada 30 Juni 2023, tumbuh 22,34%                miliar.                                                       finansial peer-to-peer lending atau                    donesia cukup menguntungkan sejauh ini.
        secara tahunan.                                    TIFA bergerak di bidang pembiayaan                         pinjaman online (pinjol) hingga                        Data OJK menunjukkan laba bersih per-
           Pertumbuhan pendapatan lebih cepat           investasi, pembiayaan syariah, pembia-                        digitalisasi.                                          usahaan pembiayaan di Indonesia Rp8,9
        dari peningkatan 15,3% beban usaha              yaan modal kerja, pembiayaan multi-                              “Tapi, ternyata tidak. Perusahaan pem-              triliun per Mei 2023, tumbuh 20,4% dari
        Woori Finance menjadi Rp116,15 miliar           guna, kegiatan usaha pembiayaan lain                          biayaan memiliki karakteristik, nasabah,               realisasi setahun sebelumnya.
        akibat beban pemasaran yang makin               berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa
        berat, dengan lompatan 146,73% YoY              Keuangan.
        menjadi Rp11,48 miliar.                            Pemegang saham akhir Tifa Finance
           Woori Finance selama ini menyediakan         pada 30 Juni 2023 adalah Korea
        produk pembiayaan investasi, modal ker-         Development Bank sebanyak 84,65%,
        ja, dan multiguna. Saham Woori Finance          kemudian PT Dwi Satrya Utama 15%,
        mayoritas digenggam Woori Card Co.,             dan sisanya masyarakat.
        Ltd., yakni sebanyak 84,51%. Woori                 Tifa Finance memiliki aset Rp1,63
        Financial Group Inc., merupakan entitas         triliun, bertambah 13,76% dari
        induk terakhir, sebuah perusahaan yang          setahun sebelumnya. Total liabilitas
        didirikan dan bertempat di Korsel. Seba-        perseroan naik 37,29% YoY menja-
        nyak 12,18% saham lainnya digenggam             di Rp515,29 miliar, dan total ekuitas
        oleh PT Batavia Prosperindo Internasional       tumbuh 5,44% YoY menjadi Rp1,12
        Tbk., dan sisanya dimiliki masyarakat.          triliun.
           Total aset BPFI mencapai Rp1,53 trili-
        un, meningkat 18,39% YoY. Dari sana,            MINAT BERGULIR
        total liabilitas yang ditanggung menan-           Ketua Umum Asosiasi Perusahaan
        jak 49,96% YoY menjadi Rp511,84 mi-             Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi
        liar, sedangkan ekuitas menguat 7,11%           Wiratno mengatakan, saat ini begitu
        YoY menjadi Rp1,02 triliun pada akhir           banyak investor asing yang masuk ke
        Juni 2023.                                      bisnis pembiayaan di Indonesia, salah
           Di sisi lain, PT KDB Tifa Finance            satunya asal Korsel.
                                                          “Mereka saat ini kalau sudah kele-
                                                        bihan dana, menanamkan investasi di
                                                        Korsel, sudah tidak mendapatkan im-
                                                        bal hasil yang baik,” katanya kepada




        “
                                                        Bisnis, baru-baru ini.
                                                          Tak hanya itu, besarnya potensi
                                                        Indonesia yang terlihat dari jumlah
        Besarnya potensi Indonesia                      penduduk juga menjadi pertimbangan
                                                                           perusahaan Korsel
        yang terlihat dari jumlah                                          melebarkan sayap-
        penduduk juga menjadi                                              nya.
                                                                            “Inilah penyebab
        pertimbangan perusahaan                                           perusahaan-perusa-
        Korsel melebarkan                                                haan keuangan lima
                                                                         besar di Korea masuk
        sayapnya.                                                       [ke Indonesia], dan

                                                              Laba bersih komprehensif perusahaan
                                                              pembiayaan alias multifinance per Mei
                                                               2023 tecatat Rp8,9 triliun, tumbuh
                                                                  20,4% dari realisasi setahun
                                                                          sebelumnya.
                                                                               Sumber: OJK




                                                 19
                                                       20,8         Laba (Rugi) Bersih
                                         17,12                         Multifinance
                                 14,88                                      (Rp Triliun)
                        12,98
                10,23
         8,97                                                                                              8,92
 7,41                                                                                           6,9
                                                                                   5,37
                                                                        3,99
                                                               2,06

 Mei     Jun     Jul    Ags      Sep     Okt     Nov    Des     Jan      Feb       Mar          Apr        Mei
2022                                                                                         BISNIS/SINTA NOVIZAH

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published31 Jul 2023
Pages1
Characters13,535
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result