Skip to content
Back to announcement

LK PT SMK 300623 - Lengkap.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 51

Page 1

          
Page 2
                             PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  PER 30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                    ASET

                                                      Catatan          30 Juni 2023          31 Desember 2022
ASET LANCAR
  Kas dan Setara Kas                                      2c, 3          10,588,025,291         11,831,391,813
  Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                   2d, 4             345,022,934            292,955,084
  Piutang Lain-Lain:
  - Pihak Ketiga                                       2d, 5                 54,314,685            101,438,067
  - Pihak Berelasi                                  2d, 2j, 5, 11           127,078,074            770,148,841
  Persediaan                                            2f, 6               387,751,853            334,370,499
  Perlengkapan                                          2f, 7             1,512,932,233          1,370,102,235
  Pajak Dibayar Di Muka                                2l, 14             4,708,776,425          4,763,313,702
  Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka:                 2g, 8              1,077,956,914            280,231,894

     Jumlah Aset Lancar                                                  18,801,858,409         19,743,952,135

ASET TIDAK LANCAR
  Piutang Pihak Berelasi                              2d, 2j, 11          3,306,465,972          3,306,465,972
  Biaya Dibayar di Muka                                 2g, 8                16,585,521              6,152,762
  Aset Tetap - Bersih                                   2i, 9           373,105,888,845        374,792,277,037
  Aset Pajak Tangguhan                                  2l, 14            3,101,360,020          3,101,360,020
  Other Non Current Assets                               10               4,066,434,141          4,066,434,141

     Jumlah Aset Tidak Lancar                                           383,596,734,499        385,272,689,932

JUMLAH ASET                                                             402,398,592,908        405,016,642,067




                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                      1
Page 3
                               PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    PER 30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                             LIABILITAS DAN EKUITAS

                                                          Catatan          30 Juni 2023          31 Desember 2022
LIABILITAS JANGKA PENDEK
   Hutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                       2,12              613,184,652            570,324,403
   Utang Lain-Lain:
    - Pihak Ketiga                                           2, 13               41,905,030              1,772,500
    - Pihak Berelasi                                      2j, 11, 13          2,530,856,174          2,476,356,174
   Utang Pajak                                              2l, 14              974,903,520          1,123,789,106
   Beban Akrual                                              2, 15            1,799,401,616          1,973,473,479
   Jaminan Pelanggan                                                            528,733,832            455,051,735
   Liabilitas Jangka Panjang- Bagian yang jatuh
      tempo dalam Waktu Satu Tahun:
   - Liabilitas Sewa Pembiayaan                               2, 17              60,445,000                    -
    - Utang Bank                                              2, 16           7,396,339,167          7,094,726,012

     Jumlah Liabiltas Jangka Pendek                                          13,945,768,991         13,695,493,409

LIABILITAS JANGKA PANJANG
   Utang Pihak Berelasi                                     2j, 11           90,569,966,409         81,824,966,409
   Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu
      Satu Tahun:
   - Liabilitas Sewa Pembiayaan                             2, 17               126,385,000                    -
    - Utang Bank                                            2, 16            62,437,326,616         66,286,019,109
   Liabilitas Imbalan Pascakerja                           2p, 21             1,440,231,155          1,440,231,155

     Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       154,573,909,180        149,551,216,673

     Jumlah Liabilitas                                                      168,519,678,171        163,246,710,082




                          Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                         bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                          2
Page 4
                            PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 PER 30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                       Catatan          30 Juni 2023          31 Desember 2022
EKUITAS
  Modal Saham - Nilai Nominal Rp 100 per saham
    Modal Dasar 2.400.000.000 lembar saham
      dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham
    Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
      1.000.000.075 lembar saham                          18             100,000,007,500        100,000,007,500
  Tambahan Modal Disetor                               1, 2, 19           14,489,466,870         14,489,466,870
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                           198,532,390,144        198,532,390,144
  Komponen Ekuitas Lainnya                                                 1,705,037,444          1,705,037,444
  Saldo Laba                                                             (92,730,278,154)       (84,871,097,518)

    Jumlah Ekuitas yang Dapat Didistribusikan
      kepada Pemilik Entitas Induk                                       221,996,623,804        229,855,804,440
  Kepentingan Non-Pengendali                               20             11,882,290,933         11,914,127,545

     Jumlah Ekuitas                                                      233,878,914,737        241,769,931,985

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                            402,398,592,908        405,016,642,067




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       3
Page 5
                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
             LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       30 JUNI 2023 DAN 2022
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan          30 Juni 2023            30 Juni 2022
PENDAPATAN
  Hotel                                                                    9,765,590,042          7,754,391,111
  Spa                                                                         66,223,967             54,578,512

    Jumlah Pendapatan                                  2o, 22              9,831,814,009          7,808,969,623

BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Hotel                                                                    3,453,066,370          2,969,285,095
  Spa                                                                         40,009,397             25,963,017

    Jumlah Pokok Pendapatan                            2o, 23              3,493,075,767          2,995,248,112

LABA KOTOR                                                                 6,338,738,242          4,813,721,511

BEBAN USAHA
  Beban Penjualan                                      2o, 24                346,927,469            284,502,246
  Beban Umum dan Administrasi                          2o, 25              9,673,034,193         11,641,988,296

    Jumlah Beban Usaha                                                   10,019,961,662          11,926,490,542

RUGI USAHA                                                                (3,681,223,420)         (7,112,769,031)

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Jasa Giro                                                                     98,490,141              59,870,819
Beban Keuangan                                                            (4,010,745,357)         (4,057,935,871)
Beban Pajak                                                                 (411,645,731)            (76,613,264)
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                             107,057,000                     -
Lain-Lain - Bersih                                                             7,050,119             764,026,667

    Beban Lain-lain Bersih                             2o, 26             (4,209,793,828)         (3,310,651,649)

RUGI SEBELUM PAJAK FINAL DAN PAJAK                                        (7,891,017,248)        (10,423,420,680)
  PENGHASILAN
Pajak Final                                                                           -                       -

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                            (7,891,017,248)        (10,423,420,680)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                                    -                       -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                       (7,891,017,248)        (10,423,420,680)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                        4
Page 6
                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGA-TANGGAL
                                       30 JUNI 2023 DAN 2022
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan          30 Juni 2023            30 Juni 2022
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Pos yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke
    Laba Rugi:
    Surplus Penjualan Aset Tetap                                                      -                       -
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                                       -                       -
    Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                         -                       -

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                                        -                       -

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                   (7,891,017,248)        (10,423,420,680)

RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (7,859,180,636)         (6,254,052,408)
    Kepentingan Non-Pengendali                           20                  (31,836,612)         (4,169,368,272)

     Jumlah                                                               (7,891,017,248)        (10,423,420,680)
                                                                                     -                       -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (7,859,180,636)         (6,254,052,408)
    Kepentingan Non-Pengendali                           20                  (31,836,612)         (4,169,368,272)

     Jumlah                                                               (7,891,017,248)        (10,423,420,680)

RUGI PER SAHAM DASAR                                     27                         (7.89)                (10.42)
RUGI PER SAHAM DILUSINKAN                                27                         (8.43)                (11.14)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                        5
Page 7
                                                                                          PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                                           LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGAL-TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022
                                                                                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                                          Surplus
                                                                               Tambahan                  Revaluasi             Komponen Ekuitas                Saldo Laba                              Kepentingan
                                                 Catatan   Modal Saham        Modal Disetor              Aset Tetap                Lainnya                       (Rugi)            Jumlah             Non-Pengendali       Jumlah Ekuitas

SALDO PER 31 DESEMBER 2021                                  100,000,007,500      14,489,466,870           198,532,390,144             1,473,991,117             (68,435,166,457)   246,060,689,174       11,997,120,473       258,057,809,647
Rugi Tahun Berjalan                                                     -                   -                         -                         -                (6,254,052,408)    (6,254,052,408)      (4,169,368,272)      (10,423,420,680)
Akuisisi dari Kepentingan Sepengendali                                  -                   -                         -                         -                           -                  -                    -                     -
Penghasilan Komprehensif Lain:
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                           -                    -                         -                       -                           -                  -                    -                       -
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan                                                                                                                                                        -
    Kerja, Setelah Pajak                                                 -                  -                          -                        -                          -                   -                    -                     -
Transaksi Ekuitas Lainnya                                                -       56,362,550,794           (104,511,213,000)                     -               43,358,958,845      (4,789,703,361)       4,139,703,363          (649,999,998)

SALDO PER 30 JUNI 2022                                      100,000,007,500      70,852,017,664             94,021,177,144            1,473,991,117             (31,330,260,020)   235,016,933,405       11,967,455,564       246,984,388,969
Rugi Tahun Berjalan                                                     -                   -                          -                        -               (10,181,878,668)   (10,181,878,668)         (82,992,928)      (10,264,871,596)
Pelaksanaan Waran                                                       -                   -                          -                        -                           -                  -                    -                     -
Kenaikan (Penurunan) Ekuitas Melalui Transaksi
  Dengan Pemilik Ekuitas                                                 -                    -                         -                       -                           -                  -                    -                       -
Penghasilan Komprehensif Lain:
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                           -                    -                         -                       -                           -                  -                    -                       -
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan                                                                                                                                                        -
    Kerja, Setelah Pajak                                                 -                  -                         -                        -                            -                  -                    -                     -
Transaksi Ekuitas Lainnya                                                -      (56,362,550,794)          104,511,213,000              231,046,327              (43,358,958,830)     5,020,749,703           29,664,909         5,050,414,612

SALDO PER 31 DESEMBER 2022                                  100,000,007,500      14,489,466,870           198,532,390,144             1,705,037,444             (84,871,097,518)   229,855,804,440       11,914,127,545       241,769,931,985
Rugi Tahun Berjalan                                                     -                   -                         -                         -                (7,859,180,636)    (7,859,180,636)         (31,836,612)       (7,891,017,248)
Akuisisi dari Kepentingan Sepengendali                                  -                   -                         -                         -                           -                  -                    -                     -
Penghasilan Komprehensif Lain:
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                           -                    -                         -                       -                           -                  -                    -                       -
  Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan                                                                                                                                                        -
    Kerja, Setelah Pajak                                                 -                    -                         -                       -                           -                  -                    -                       -
Transaksi Ekuitas Lainnya                                                -                                                                      -                           -                  -                    -                       -

SALDO PER 30 JUNI 2023                                      100,000,007,500      14,489,466,870           198,532,390,144             1,705,037,444             (92,730,278,154)   221,996,623,804       11,882,290,933       233,878,914,737




                                                                                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                                                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                                                                                        6
Page 8
                            PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                   LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            30 JUNI 2023 DAN 2022
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                          Catatan      30 Juni 2023          30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                                       9,679,341,322        7,664,110,101
  Penerimaan Kas Lainnya dari Aktivitas Operasi                                       -         (100,241,018)
  Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                                     (5,622,488,653)       2,764,717,130
  Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                                    (5,400,749,679)      (5,458,739,749)
  Penerimaan (Pembayaran):
    Penghasilan Bunga                                                        98,490,141           59,870,819
    Pajak Penghasilan                                                      (103,609,666)        (143,970,896)
    Pengembalian (penempatan) uang jaminan                                   73,682,097         (110,876,455)
    Pajak Final                                                            (411,645,731)         (76,613,264)
    Beban Keuangan                                                           (5,639,939)                    -
    Kegiatan Operasional Lainnya                                           (587,700,523)      (6,375,318,709)

    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                         (2,280,320,631)      (1,777,062,041)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Uang Muka Aset Tetap                                                     (167,497,184)                    -
  Perolehan Aset Tetap                                                   (1,231,873,577)      (1,338,189,364)
  Penjualan Aset Tetap                                                     107,057,000                      -
  Pengurangan Aset Tetap                                                  4,919,987,047                     -
  Pengurangan Akumulasi Aset tetap                                       (4,665,863,000)                    -

    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                       (1,038,189,714)      (1,338,189,364)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Peningkatan Piutang Lain-Lain - Pihak Berelasi                           643,070,767          (845,220,652)
  Penerimaan (Pembayaran) Liabilitas Sewa Pembiayaan                       186,830,000          (934,200,000)
  Pembayaran Utang Bank                                                  (3,547,079,338)      (3,246,024,671)
  Peningkatan Utang Lain-Lain - Pihak Berelasi                            8,799,500,000       11,879,176,661
  Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan                              (4,007,177,606)      (4,054,273,662)

    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                        2,075,143,823        2,799,457,676


PENINGKATAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                    (1,243,366,522)        (315,793,729)


KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                           2c, 3        11,831,391,813        15,453,245,009


KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                          2c, 3        10,588,025,291        15,137,451,280


                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini
                                                      7
Page 9
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM

     a.   Pendirian dan Informasi Umum
          PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo, SH
          No. 62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C-10271 HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005.
          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan
          berdasarkan Akta Notaris No. 37 tanggal 4 Agustus 2021 oleh Ferry Sanjaya, S.H., Notaris pengganti Christina
          Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
          (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran saham dalam simpanan/portepel Perseroan dan
          menawarkan/menjual saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel tersebut melalui Penawaran Umum
          kepada masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
          Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0437921 tertanggal 18 Agustus 2021.



          Sejak tanggal 9 Mei 2018, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, dimana kegiatan
          usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang dimiliki sendiri atau disewa, kawasan pariwisata, kawasan
          industri dan real estate atas dasar jasa (fee) atau kontrak. Kemudian Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan
          tersebut terakhir telah diubah dan disesuaikan dengan KBLI 2017 sebagaimana dimuat dalam Akta No. 306
          tanggal 28 Mei 2019 sehingga untuk selanjutnya kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang
          dimiliki sendiri atau disewa; kawasan pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee) atau
          kontrak; dan aktivitas perusahaan holding. Perubahan dan penyesuaian terakhir tersebut telah mendapat
          persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
          AHU-0032673.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 25 Juni 2019.



          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
          melakukan investasi saham pada Entitas Anak.


          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No. 28, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran
          Baru, Jakarta Selatan.

          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No. 097/SMK-DIR/VII/2018
          serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018 tanggal 28 November
          2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal sejumlah
          400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham dengan harga penawaran Rp 165 per saham.
          Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-171/D.04/2018,
          Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang
          diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp 21.299.134.834 dicatat dalam akun
          “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp 4.700.865.166 (catatan 17). Pada
          tanggal 10 Desember 2018, seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                                8
Page 10
                                      PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                              30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                       (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM (lanjutan)
     b.  Penawaran Umum (lanjutan)
         Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000
         yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum,
         dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut. Rincian
         waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 30 Juni 2023 dengan mengisi tabel
         sebagai berikut:


                                                                                                                    Jumlah (Rp)
                                                                                                 Harga
                                                             Lembar        Nilai Nominal                         (lembar saham x
                 Nama Waran            Tanggal Konversi                                       Pelaksanaan
                                                             Saham              (Rp)                                   harga
                                                                                                  (Rp)
                                                                                                                   pelaksanaan)
                 Waran Seri I             11-07-2019              5               100             600                       3,000
                 Waran Seri I             04-11-2020              10              100             600                       6,000
                 Waran Seri I             11-02-2021              50              100             600                      30,000
                 Waran Seri I             05-07-2021              10              100             600                       6,000

     c.    Entitas Anak
           Per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas Anak berikut
           ini:
                    Nama Entitas                            Tahun
                     dan Aktivitas                        Beroperasi        Kepemilikan          Jumlah Aset Sebelum Eleminasi
                        Utama               Domisili      Komersial        2023      2022          2023                 2022


           Belum beroperasi
                 PT Tanjung
                   Karoso Permai            Jakarta           -            90%          90%    128,053,069,922      128,238,616,613
           Perhotelan
                 PT Dwimukti
                   Mitra Wisata             Jakarta         2013           99%          99%     89,818,003,714       86,556,949,194


           i.        Pendirian Entitas Anak
                     Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso
                     Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.



           ii.       Pembelian Saham Entitas Anak
                     Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW") dari
                     Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham (atau
                     sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49% kepemilikan dalam
                     DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut adalah sebesar 50% dan
                     sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 25%. Nilai
                     buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah sebesar Rp 5.000.000.000 dan tidak ada
                     Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.




                                                                       9
Page 11
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM (lanjutan)
     c.  Entitas Anak (lanjutan)
         ii.   Pembelian Saham Entitas Anak (lanjutan)
               Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari Herman
               Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau sebesar 25%
               kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan dalam DMW)
               dengan harga beli Rp 1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar Rp 2.450.000.000. Setelah
               pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah 99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny
               Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih antara nilai perolehan investasi dengan proporsi
               nilai buku aset bersih entitas anak sebesar Rp 6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
               Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian
               Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 30 Juni 2023



     d.    Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
           Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
           sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2023            31 Desember 2022
           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                               :    Stevano Rizki Adranacus      Herman Herry Adranacus
           Komisaris Independen                          :    Husni Heron                  Husni Heron

           Direksi
           Direktur Utama                                :    Martinelly                   Stevano Rizki Adranacus
           Direktur                                      :    Floreta Tane                 Floreta Tane

           Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham menyetujui
           pengunduran diri Tuan Stevano Rizki Adranacus selaku Direktur Utama, dan mengangkat Martinelly sebagai
           Direktur Utama. Lalu pengunduran diri Herman Herry Adranacus selaku Komisaris Utama Perseroan, dan
           mengangkat Stevano Rizki Adranacus sebagai Komisaris Utama. Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris
           Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No. 74 tanggal 7 Juni 2023 dan telah dicatatkan oleh Kementerian
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27
           Juni 2023.


           Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, susunan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:



                                                                     30 Juni 2023           31 Desember 2022
           Ketua                                     :       Husni Heron                Husni Heron
           Anggota                                   :       Maskanah                   Maskanah
                                                             Aryo Kusumo Wibowo         Aryo Kusumo Wibowo
           Sekretaris Perusahaan                     :       Yovita Wuryanto            Julia P. S. Daoriwoe
           Kepala Audit Internal                     :       Anne Rahardja              Anne Rahardja

           Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan masing-
           masing 10 karyawan tetap.




                                                                   10
Page 12
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


1.   UMUM (lanjutan)

     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di jalan
          Panglima Polim Raya No. 28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan luas lahan
          246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, kawasan
          pariwisata dan kawasan industri.


     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggungjawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah
          diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 24 Juli 2023.


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     a.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
          Indonesia dan Peraturan No. VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni
          2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
          diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan (Historical
          Cost ), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam masing-masing
          Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.


          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
          membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Entitas Anak. Area
          yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan
          estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian diungkapkan di Catatan 2w.



          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis ), kecuali
          Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan menggunakan metode
          Langsung (Direct method ) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan
          pendanaan.


          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah Rupiah
          yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.

          Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
          Keuangan (“ISAK”)


          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku yang
          dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 namun tidak berdampak material terhadap laporan keuangan
          adalah sebagai berikut:
          •   Amandemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang kontrak memberatkan -
              biaya memenuhi kontrak;
          •   Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang acuan kerangka konseptual pelaporan keuangan;
          •   Penyesuaian tahunan atas PSAK No. 71 "Instrumen Keuangan";
          •   Penyesuaian tahunan atas PSAK No. 73 "Sewa".




                                                              11
Page 13
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
     a.    Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
           Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi
           Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)
          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan
          dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.



          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah sebagai
          berikut:


          Efektif 1 Januari 2023
          •    Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang kewajiban diklasifikasikan antara lancar dan
               tidak lancar;
          •    Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
          •    Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang
               definisi estimasi akuntansi;
          •    PSAK No. 74 "Kontrak Asuransi".

          Efektif 1 Januari 2025
          •    PSAK 74 “Kontrak Asuransi”

          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan ini, manajemen sedang mempelajari dampak yang mungkin
          timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan
          Perusahaan.


     b.   Prinsip Konsolidasian
          Laporan Keuangan Konsolidasian meliputi Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan dan Entitas-entitas
          yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.


          Laporan Keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan.
          Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian telah diterapkan
          secara konsisten oleh Perusahaan dan Entitas Anak, kecuali dinyatakan lain.


          Pengendalian didapat ketika Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
          keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
          kekuasaannya atas investee .


          Secara spesifik, Perusahaan mengendalikan investee jika dan hanya jika Perusahaan memiliki seluruh hal
          berikut ini:
          a.    Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan
                aktivitas relevan investee ).
          b.    Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee .
          c.    Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
                investor.


          Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Perusahaan dapat mempertimbangkan semua
          fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut:

          a.    Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
          b.    Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
          c.    Hak suara dan hak suara potensial Perusahaan.




                                                               12
Page 14
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     b.   Prinsip Konsolidasian (lanjutan)
          Perusahaan menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
          adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Entitas-entitas anak dikonsolidasi
          secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan
          tanggal Perusahaan kehilangan pengendalian.


          Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada Kepentingan Non
          Pengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.

          Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan antar entitas Perusahaan yang belum direalisasi
          dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Kebijakan akuntansi entitas anak diubah jika
          diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi Perusahaan.


          Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas.


          Ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Perusahaan menghentikan pengakuan
          aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan komponen ekuitas lainnya serta mengakui keuntungan atau
          kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian. Saldo investasi yang masih dimiliki diakui pada nilai wajarnya.



          KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang diatribusikan pada
          kepentingan ekuitas yang tidak dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang
          masing-masing disajikan dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian dan
          Ekuitas dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
          pemilik entitas induk.


     c.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank serta deposito berjangka yang berjangka waktu tidak lebih dari
          satu bulan, yang tidak digunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.


     d.   Piutang
          Piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada Biaya Perolehan diamortisasi
          dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif, kecuali apabila dampak pendiskontoan tidak material,
          dikurangi penyisihan penurunan nilai.


          Penurunan nilai piutang diakui berdasarkan atas kolektibilitas dari saldo piutang di akhir tahun. Penurunan nilai
          piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut tidak tertagih.


     e.   Instrumen Keuangan
          Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan liabilitas
          keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.


          Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan
          pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset
          keuangan dan akuntansi lindung nilai.




                                                                13
Page 15
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          (i)   Aset keuangan
                Pengakuan Awal
                Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual
                apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
                Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
                1.     Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
                2.     Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                       komprehensif lain.


                Perusahaan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan
                tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.


                Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya
                transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.


                Aset keuangan Perusahaan dan Entitas Anak meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang
                lainnya, uang jaminan dan aset keuangan tidak lancar lainnya (instrumen keuangan yang memiliki
                kuotasi harga).


                Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak
                maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


                Pengukuran setelah pengakuan awal

                Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:


                1.     Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi
                       Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan
                       metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan
                       nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi
                       atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
                       dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga
                       diakui pada laporan laba rugi konsolidasian.


                       Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari
                       kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain - lain.

                2.     Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                       Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya
                       disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar nilai wajar, dengan perubahan
                       nilai wajar yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain.


                       Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki aset keuangan yang
                       diukur melalui penghasilan komprehensif lain.




                                                              14
Page 16
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
          (i)   Aset keuangan (lanjutan)
                Penghentian pengakuan

                  Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
                  keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

                  1.     Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
                  2.     Perusahaan dan Entitas Anak telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang
                         berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
                         penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through” dan salah satu
                         diantara (a) Perusahaan dan Entitas Anak telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
                         dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan dan Entitas Anak tidak mentransfer atau
                         mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah
                         mentransfer kendali atas aset tersebut.


          (ii)    Liabilitas keuangan
                  Pengakuan Awal

                  Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.


                  Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
                  1.       Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
                  2.       Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                           komprehensif lain.

                  Perusahaan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan
                  awal.


                  Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak hanya memiliki
                  liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari utang usaha, beban akrual,
                  utang pihak berelasi, dan utang bank.


                  Pengukuran setelah pengakuan awal

                  Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan dan Entitas Anak
                  mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
                  bunga efektif.

                  Penghentian pengakuan

                  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya Ketika liabilitas keuangan telah dilunasi.

          (iii)   Instrumen keuangan disalinghapus
                  Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi
                  keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
                  atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk
                  merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak
                  boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi
                  bisnis yang normal dan dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan perusahaan atau
                  pihak lawan.




                                                                 15
Page 17
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Instrumen Keuangan (lanjutan)
          (iv) Penurunan nilai aset keuangan

                Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah risiko kredit dari
                instrument keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
                penilaian, Perusahaan dan Entitas Anak menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
                sepanjang perkiraan usia instrument keuangan.


                Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
                ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua
                piutang dagang dan aset keuangan lainnya.


                Dalam melakukan penilaian, Perusahaan dan Entitas Anak membandingkan antara risiko gagal bayar
                yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
                terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
                ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
                dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
                mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.


     f.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the lower
          of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan dinilai dengan menggunakan metode Rata-rata
          (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai persediaan ditentukan untuk
          menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan
          taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.



     g.   Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
          Pembayaran di muka adalah biaya yang dibayar di muka dan dicatat sebagai aset sebelum dimanfaatkan.
          Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar di muka. Uang muka pembelian merupakan
          pembayaran di muka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan beban lainnya. Pembayaran di
          muka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan ke akun yang sesuai dalam laporan laba
          rugi saat terjadinya. Pembayaran di muka yang diharapkan akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12
          bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset
          tidak lancar.


     h.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah antara
          jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.

          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
          dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
          berlanjut.


          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan
          berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi. Manajemen harus
          berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi ketentuan pengakuan
          sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.




                                                               16
Page 18
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     i.   Aset Tetap
          Pemilikan Langsung

          Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset tetap untuk kelompok tanah dan
          bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode biaya perolehan, menjadi metode revaluasi,
          yang dihitung oleh penilai independen. Perubahan kebijakan akuntansi ini dilakukan dengan tujuan agar
          Laporan Keuangan Konsolidasian dapat menggambarkan investasi Perusahaan dan Entitas Anak dalam aset
          tetap kelompok tanah dan bangunan dan perubahan dalam investasi tersebut sesuai dengan nilai pasar pada
          periode Laporan Keuangan Konsolidasian (Catatan 9).


          Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada
          tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah
          tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk memastikan bahwa jumlah
          tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada
          tanggal pelaporan.

          Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif lain dan
          terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset
          tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi hingga sebesar
          penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi. Penurunan jumlah tercatat berasal
          dari revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi nilai saldo surplus revaluasi
          aset yang bersangkutan, jika ada.


          Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba
          pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.


          Aset tetap tanah tidak disusutkan. Sedangkan aset tetap bangunan disusutkan dengan metode Garis Lurus
          selama masa manfaat aset tersebut, yaitu 20 tahun.

          Aset tetap yang tidak direvaluasi disajikan dengan menggunakan model Biaya. Aset tetap pemilikan langsung
          kecuali tanah dan bangunan disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
          penurunan nilai aset dan disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus (Straight-line ) dengan taksiran
          masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


          Kendaraan                                                                                          4 - 8 tahun
          Perabotan dan Peralatan                                                                            4 - 8 tahun

          Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biayabiaya tersebut,
          sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara signifikan
          dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah (kapitalisasi) pada jumlah
          tercatat aset yang bersangkutan.


          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
          ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
          penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah
          tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.


          Nilai residu, umur manfaat serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan
          penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.




                                                               17
Page 19
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     i.   Aset Tetap (lanjutan)

          Aset Tetap dalam Pembiayaan
          Aset tetap dalam pembiayaan adalah aset yang dibeli melalui pembayaran liabilitas sewa pembiayaan.


          Aset Tetap dalam Pembangunan
          Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset
          tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset tersebut
          selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.


     j.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika:

          (a)   Orang atau anggota keluarga dekat orang tersebut berhubungan dengan Perusahaan dan Entitas Anak
                jika orang tersebut:
                (i)      memiliki kendali atau pengendalian bersama atas Perusahaan dan Entitas Anak;
                (ii)     memiliki dampak signifikan terhadap Perusahaan dan Entitas Anak; atau
                (iii)    merupakan anggota dari personel manajemen kunci dari Perusahaan dan Entitas Anak atau dari
                         Perusahaan Induk.


          (b)   Suatu entitas terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika salah satu kondisi berikut berlaku:
                (i)      Perusahaan dan Entitas Anak adalah anggota dari perusahaan yang sama (yang berarti bahwa
                         setiap entitas induk, entitas anak dan entitas anak perusahaan sesama berhubungan dengan
                         entitas lain).
                (ii)     Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi
                         atau ventura bersama yang merupakan anggota dari sebuah perusahaan di mana entitas lain
                         tersebut adalah anggotanya).
                (iii)    Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
                (iv)     Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
                         asosiasi dari entitas ketiga.
                (v)      Entitas adalah pasca-kerja manfaat pasti untuk kepentingan karyawan Perusahaan dan Entitas
                         Anak maupun entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak. Apabila Perusahaan
                         dan Entitas Anak menyelenggarakan program tersebut, para pengusaha sponsor juga terkait
                         dengan Perusahaan dan Entitas Anak.
                (vi)     Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam (a).
                (vii)    Orang yang diidentifikasi dalam (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau anggota
                         dari personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas tersebut).
                (viii)   Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                         menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada entitas induk dari
                         Perusahaan.

     k.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah terdapat indikasi suatu
          aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan atas
          penurunan nilai aset tertentu diperlukan, maka Perusahaan dan Entitas Anak membuat estimasi atas jumlah
          terpulihkan aset tersebut.




                                                                18
Page 20
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     k.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)
          Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
          atau unit penghasil kas dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak
          menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai
          tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan
          nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai,
          estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
          pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik aset.


          Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
          Komprehensif Lain Konsolidasian sebagai “rugi penurunan nilai”. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus
          kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
          menggambarkan penilaian pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik aset.


          Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
          tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan dan Entitas Anak menggunakan model penilaian
          yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh pengali penilaian
          atau indikator nilai wajar yang tersedia.


          Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain konsolidasian sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi aset
          yang diturunkan nilainya.


          Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk menentukan apakah terdapat indikasi
          bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi
          atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan
          aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya
          jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut
          sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.


          Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga
          jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan,
          seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya.
          Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset
          tersebut disesuikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi
          nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.


     l.   Pajak Penghasilan

          Efektif 1 Januari 2018, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 46 (Amandemen), ”Pajak
          Penghasilan - Pengakuan Aset Pajak Tangguhan Untuk Rugi yang Belum Direalisasi. Amandemen ini
          mengklarifikasi persyaratan untuk mengakui aset pajak tangguhan atas kerugian yang belum direalisasi.
          Amandemen tersebut mengklarifikasi akuntansi untuk pajak tangguhan di mana suatu aset diukur pada nilai
          wajar dan bahwa nilai wajarnya di bawah basis pajak aset. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi aspek-
          aspek tertentu lainnya dari akuntansi untuk pajak tangguhan.


          Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan.

          Pajak Kini

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan.




                                                                19
Page 21
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     l.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan
          komersial dan fiskal atas aset dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak masa mendatang,
          seperti rugi fiskal yang belum digunakan juga diakui apabila realisasi atas manfaat pajak tersebut
          memungkinkan pada masa mendatang.


          Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
          pada tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak
          tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk
          transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.


          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan melalui pada saat Surat Ketetapan Pajak diterima atau jika mengajukan
          keberatan/banding pada saat keputusan atas keberatan/banding tersebut ditetapkan.


          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan penyesuaian atas pajak penghasilan dari tahun lalu, jika ada,
          sebagai bagian dari “Taksiran Pajak Penghasilan” dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
          Lain Konsolidasian.


          Berdasarkan UU No 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, terdapat perubahan tarif pajak
          penghasilan badan untuk tahun 2022 dan selanjutnya menjadi 22%.


     m.   Pajak Final

          Untuk pendapatan yang menjadi objek pajak penghasilan final, beban pajak penghasilan final diakui secara
          proporsional dengan pendapatan yang diakui pada periode berjalan. Perbedaan antara jumlah pajak final
          terutang dan jumlah yang dicatat sebagai pajak kini untuk penghitungan keuntungan atau kerugian beban
          pajak final diakui sebagai pajak dibayar di muka atau pajak yang masih harus dibayar.


     n.   Kombinasi Bisnis

          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
          pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
          pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas
          yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi
          dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada tahun berjalan.



          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk
          KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Jika
          imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka selisihnya diakui dalam
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan. Transaksi
          kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka
          reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan perubahan pemilikan
          dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok
          usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan
          jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan
          dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor”.




                                                               20
Page 22
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     o.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan penerapan PSAK 72 yang
          mensyaratkan
          1.             pengakuan
               Identifikasi           pendapatan
                            kontrak dengan       harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
                                           pelanggan.
          2.   Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
               kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.

          3.   Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
               entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
               imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Perusahaan
               dan Entitas Anak membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
               diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi
               jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.

          4.   Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
               sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
               secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
               ditambah marjin.
          5.   Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau
               jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
               tersebut).


          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          1. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          2.   Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan). Untuk kewajiban
               pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Perusahaan dan Entitas Anak memilih ukuran kemajuan
               yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
               dipenuhi.


          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
          Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan ke jumlah tercatat
          dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.


          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima di muka dan
          akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.


          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diserahkan.



          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.

          Beban
          Beban diakui sesuai dengan dasar Akrual (Accrual basis ).

          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.




                                                               21
Page 23
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     p.   Imbalan Kerja

          Imbalan Kerja Jangka Pendek
          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual.


          Jangka Panjang dan Imbalan Pascakerja
          Manfaat jangka panjang dan pascakerja diakrual dan diakui sebagai beban pada saat jasa diberikan oleh
          karyawan. Imbalan tersebut ditentukan berdasarkan persyaratan di dalam UU CIPTA KERJA No. 11/2020.


          Program pensiun imbalan pasti merupakan program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang
          akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti
          umur, masa kerja dan jumlah kompensasi.

          Kewajiban untuk imbalan pascakerja yang diakui dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dihitung
          dengan nilai sekarang dari estimasi manfaat bahwa karyawan telah mendapatkan imbalan untuk jasa mereka
          dalam tahun berjalan dan sebelumnya, dikurangi dengan aset program (jika ada) dan penyesuaian jasa lalu
          yang belum diakui. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Proyeksi
          Kredit Unit.

          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan
          menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal laporan posisi keuangan
          konsolidasian dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan
          dan yang memiliki jangka waktu yang sama dengan liabilitas imbalan pensiun yang bersangkutan.


          Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi
          aktuarial diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan dalam saldo laba.


          Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi
          pada saat terjadinya. Keuntungan atau kerugian dari kurtailmen dan penyelesaian program manfaat pasti
          diakui ketika kurtailmen dan penyelesaian tersebut terjadi.


          Imbalan atas Pemutusan Kontrak Kerja

          Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika karyawan dihentikan sebelum usia pensiun normal.
          Perusahaan dan Entitas Anak mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja ketika menunjukkan komitmennya
          untuk memutuskan kontrak kerja dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal yang rinci dan
          kemungkinan untuk menarik rencana tersebut sangat kecil. Pesangon yang akan dibayarkan lebih dari 12
          bulan setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian didiskontokan untuk mencerminkan nilai
          sekarang.


     q.   Informasi Segmen

          Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan
          oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya
          yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal di dalam
          Perusahaan dan Entitas Anak.
          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
          -   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
              pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);




                                                              22
Page 24
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     q.   Informasi Segmen (lanjutan)
          Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: (lanjutan)
          -    yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat
               keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
          -    yang informasi keuangan yang terpisah miliknya tersedia.

     r.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
          konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas Anak diharuskan
          menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.


          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.


     s.   Laba Per Saham Dasar
          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang
          saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

          Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
          diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
          beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.


     t.   Penggunaan Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Manajemen
          Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
          mewajibkan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-
          jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian
          yang sebenarnya dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.


          Pertimbangan

          Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
          dan Entitas Anak yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam Laporan Keuangan
          Konsolidasian:

          Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

          Perusahaan dan Entitas Anak menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan
          dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi.



          Penentuan Mata Uang Fungsional

          Mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana
          Perusahaan dan Entitas Anak beroperasi. Mata uang fungsional adalah mata uang yang mempengaruhi
          pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan bahwa mata uang
          fungsionalnya adalah Rupiah.




                                                              23
Page 25
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     t.   Penggunaan Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Manajemen (lanjutan)

          Pertimbangan (lanjutan)

          Penurunan Nilai Piutang
          Perusahaan dan Entitas Anak menilai penurunan nilai pada aset keuangan dengan biaya perolehan yang
          diamortisasi pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat
          dalam laba rugi, manajemen harus mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia
          tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan
          perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan pendekatan yang
          disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan roll rate dan discounted
          cash flow untuk menilai piutang usaha dan piutang lain-lain. Nilai tercatat aset keuangan telah diungkapkan
          dalam Catatan 4, 5 dan 11.


          Estimasi dan Asumsi
          Perusahaan dan Entitas Anak mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat
          Laporan Keuangan Konsolidasian yang disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan,
          mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan dan Entitas Anak. Perubahan
          tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. Informasi tentang asumsi utama yang dibuat
          mengenai masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang
          memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
          tahun/periode berikutnya, diungkapkan di bawah ini.


          Penurunan Nilai Persediaan
          Dalam menentukan penyisihan penurunan nilai persediaan, manajemen menggunakan estimasi mengenai
          tingkat penjualan serta permintaan pasar di masa datang atas persediaannya.


          Perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak secara material terhadap hasil usaha.

          Estimasi Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap
          Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan dan Entitas Anak ditentukan berdasarkan kegunaan yang
          diharapkan. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman Perusahaan dan
          Entitas Anak atas aset sejenis.


          Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi
          sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
          pemakaian aset. Namun, terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi di masa mendatang dapat dipengaruhi
          secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan biaya yang diakibatkan karena faktor
          yang disebutkan diatas.


          Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan
          penurunan nilai tercatat aset tetap.

          Tidak ada perubahan atas estimasi masa manfaat aset tetap selama tahun berjalan.




                                                             24
Page 26
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     t.    Penggunaan Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi Manajemen (lanjutan)

           Estimasi dan Asumsi (lanjutan)

           Pajak Penghasilan
           Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
           transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
           usaha normal. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
           estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan badan.


           Penurunan Nilai Aset
           Reviu atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset
           memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan aset dan
           penjualan aset tersebut. Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang
           tercermin dalam Laporan Keuangan Konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan
           signifikan atas asumsi ini akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan
           akibatnya kerugian penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.


           Pemulihan Aset Pajak Tangguhan
           Nilai tercatat aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila besar
           kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk memulihkan sebagian atau seluruh aset
           pajak tangguhan. Namun, tidak terdapat kepastian bahwa laba fiskal akan dihasilkan untuk memulihkan
           sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan.


           Imbalan Kerja
           Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh
           aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat diskonto
           dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Perusahaan dan Entitas Anak diakumulasi dan
           diamortisasi selama periode mendatang dan akibatnya akan berpengaruh terhadap jumlah biaya serta laibilitas
           yang diakui dimasa mendatang. Walaupun asumsi Perusahaan dan Entitas Anak dianggap tepat dan wajar,
           namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan
           dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan pascakerja Perusahaan dan Entitas Anak.



           Nilai Wajar Instrumen Keuangan
           Penentuan nilai wajar instrumen keuangan memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. Dalam pasar yang
           tidak aktif, manajemen menggunakan teknik penilaian tertentu untuk menentukan nilai wajar. Manajemen
           memilih teknik penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan parameter yang dapat diamati dan
           meminimalkan penggunaan yang tidak dapat diamati dalam menentukan nilai wajar.


           Ketika menentukan nilai wajar dengan cara tersebut di atas, manajemen juga memasukkan unsur kondisi
           pasar saat ini serta membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat akan dibuat oleh pelaku pasar.



3.   KAS DAN SETARA KAS
     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Kas                                                                          1,499,771,179         1,823,778,023




                                                               25
Page 27
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


3.   KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
     Bank (dalam Mata Uang Rupiah)                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022
      PT Bank Central Asia Tbk                                               2,465,598,013        3,923,813,119
      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                 1,717,065,745        1,249,668,360
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                            471,595,304          481,482,572
      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                   159,747,046          159,111,291
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                    65,507,373               34,442
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                                                 16,727,917           16,871,269

      Jumlah Bank                                                            4,896,241,398        5,830,981,053

     Deposito Berjangka
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                 3,130,000,000
      PT Bank Pan Indonesia Tbk                                              1,062,012,714                  -
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    -          3,130,000,000
      PT Bank Mega Tbk                                                                 -          1,046,632,737

      Jumlah Deposito                                                        4,192,012,714        4,176,632,737

      Jumlah Kas dan Setara Kas                                             10,588,025,291      11,831,391,813

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 4 - 4,25% per
     tanggal 30 Juni 2023, dan 2,25% - 3% per tanggal 31 Desember 2022.


     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan seluruh
     bank ditempatkan pada pihak ketiga.


4.   PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang lainnya
     dengan rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:
                                                                            30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Pelanggan yang Telah Check Out :
      PT Putera Perkasa Abadi                                                  114,200,000                 -
      Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia                           88,642,350                 -
      Kepolisian Negara Republik Indonesia                                      53,623,750                 -
      PT Mitra Global Holiday                                                   50,400,000          12,650,000
      Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI                               43,604,000           4,945,000
      Kementerian Agraria dan Tata Ruang Indonesia                              29,350,000                 -
      Rumah Sakit Pelni                                                         27,300,000          35,000,000
      MG Bedbank                                                                20,960,000                 -
      Pamjaya                                                                   14,000,000                 -
      New Bali Tour & Travel                                                    12,802,000          12,802,000
      PT Global Systech Medika                                                   5,850,000          40,266,710
      Online Travel Agent                                                          339,150          74,799,796
      Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah Rp 10.000.000)                    30,055,616         183,671,023

                            Jumlah                                             491,126,866         364,134,529




                                                               26
Page 28
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


4.   PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)
                                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022

      Pelanggan yang Belum Check Out                                                52,812,386         111,224,322
      Kartu Debit                                                                    9,075,736          10,481,570
      Kartu Kredit                                                                   3,867,156          19,167,473
      QRIS                                                                             193,600                 -

                            Jumlah                                                 557,075,744          505,007,894
      Dikurangi: Penurunan Nilai Piutang                                          (212,052,810)        (212,052,810)

                            Jumlah - bersih                                       345,022,934          292,955,084

4.   PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA (lanjutan)

     Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022

     0 - 30 hari                                                                  465,843,808          282,736,266
     31 - 60 hari                                                                  64,700,000           11,750,000
     61 - 90 hari                                                                   4,114,000                  -
     > 90 hari                                                                     22,417,936          210,521,628

                            Jumlah                                                557,075,744          505,007,894

     Perubahan atas penyisihan penurunan nilai piutang per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:



                                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Saldo Awal                                                                   212,052,810          233,171,407
     Penambahan (Pengurangan) Penyisihan                                                  -            (21,118,597)
     Penghapusan Piutang                                                                  -                    -

     Saldo Akhir                                                                  212,052,810          212,052,810

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah per 30
     Juni 2023 dan 31 Desember 2022.


     Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha memadai untuk menutupi risiko kerugian
     yang akan timbul di kemudian hari.




                                                              27
Page 29
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                 (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


5. PIUTANG LAIN - LAIN

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2023     31 Desember 2022

     Pihak Berelasi (catatan 11)                                              3,433,544,046         770,148,841

     Pihak ketiga:
      Karyawan                                                                   53,383,605          86,781,266
      Piutang Bunga                                                                 931,080             795,595
      Lain - lain                                                                         -          13,861,206

                              Jumlah                                             54,314,685         101,438,067

                              Total                                           3,487,858,731         871,586,908


6.   PERSEDIAAN

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2023     31 Desember 2022

     Makanan                                                                     71,532,817          72,721,525
     Minuman                                                                     59,402,201          47,895,571
     Lain-lain                                                                  256,816,835         213,753,403

                               Jumlah                                           387,751,853         334,370,499

     Manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan pada tanggal 30 Juni
     2023 dan 31 Desember 2022.


     Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak mengasuransikan persediaan terhadap risiko
     kebakaran, kehilangan dan risiko lainnya.
7.   PERLENGKAPAN

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2023     31 Desember 2022

     Linen                                                                    1,132,331,689       1,028,213,068
     Barang Pecah Belah                                                         154,324,153         151,646,039
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                                     140,803,491         116,478,132
     Perangkat Makan Perak                                                       26,631,497          15,864,597
     Seragam                                                                      9,738,551           8,904,047
     Lain-lain                                                                   49,102,852          48,996,352

                               Jumlah                                         1,512,932,233       1,370,102,235




                                                              28
Page 30
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                 (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


8.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                              30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Aset Lancar
      Pihak Ketiga
       Uang Muka:
        Uang Muka Pembelian Aset                                                 167,497,184                  -
        Uang Jaminan                                                              28,380,000           28,380,000
        Lain-lain                                                                        -             66,118,764
       Biaya Dibayar di Muka:
        Biaya Renovasi Tangguhan                                                 254,124,047
        Sewa                                                                     147,518,397              300,417
        Asuransi                                                                  92,945,698           29,482,883
        Lain-lain                                                                387,491,588          155,949,830

                               Jumlah Pihak Ketiga                             1,077,956,914          280,231,894

                               Jumlah Aset Lancar                              1,077,956,914          280,231,894


     Aset Tidak Lancar
       Biaya Dibayar di Muka
        Asuransi                                                                  12,033,471                  -
        Sewa                                                                       4,552,050            6,152,762

                               Jumlah                                             16,585,521            6,152,762

     Biaya Renovasi Tangguhan adalah biaya renovasi Sotis Hotel Falatehan yang ditangguhkan dan diamortisasi selama
     12 bulan kedepan.


9.   ASET TETAP

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                              30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Model Biaya                                                              54,200,728,228       54,475,938,534
     Model Revaluasi                                                         318,905,160,617      320,316,338,503

                               Jumlah                                        373,105,888,845      374,792,277,037




                                                             29
Page 31
                                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                         (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


9.   ASET TETAP (lanjutan)

     Model Biaya

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                        30 Juni 2023
                                                   Saldo Awal            Penambahan           Pengurangan       Reklasifikasi        Saldo Akhir



     Biaya Perolehan

       Pemilikan Langsung

        Tanah                                         23,048,428,933                -                    -                 -        23,048,428,933

        Bangunan                                      36,051,464,608                -                    -                 -        36,051,464,608

        Bangunan sewa guna usaha                       4,503,363,000                -         (4,503,363,000)              -                       -

        Kendaraan                                      8,535,840,022                -           (162,500,000)              -         8,373,340,022

        Perabotan dan Peralatan                       15,380,185,969        195,634,677                  -        488,927,787       16,064,748,433



         Jumlah Pemilikan Langsung                    87,519,282,532        195,634,677       (4,665,863,000)     488,927,787       83,537,981,996



       Aset Sewa Pembiayaan

        Kendaraan                                                 -         282,600,000                  -                      -     282,600,000


       Aset Tetap dalam

        Pembangunan                                      373,051,834        753,638,900         (254,124,047)    (488,927,787)        383,638,900



         Jumlah                                       87,892,334,366      1,231,873,577       (4,919,987,047)              -        84,204,220,896



     Akumulasi Penyusutan

       Pemilikan Langsung

        Bangunan                                       6,632,045,103        901,286,615                  -                 -         7,533,331,718

        Bangunan sewa guna usaha                       4,503,363,000                -         (4,503,363,000)              -                   -

        Kendaraan                                      7,766,719,969        119,085,335         (162,500,000)              -         7,723,305,304

        Perabotan dan Peralatan                       12,800,615,025        226,700,386                  -                 -        13,027,315,411



         Jumlah Pemilikan Langsung                    31,702,743,097      1,247,072,336       (4,665,863,000)              -        28,283,952,433



       Aset Sewa Pembiayaan

        Kendaraan                                                 -           5,887,500                  -                      -        5,887,500

         Jumlah Akumulasi Penyusutan                  31,702,743,097      1,252,959,836       (4,665,863,000)              -        28,289,839,933



     Penyisihan Penurunan Nilai                        (1,713,652,735)                                   -                 -        (1,713,652,735)



     Jumlah Tercatat                                  54,475,938,534                                                                54,200,728,228




                                                                         30
Page 32
                                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                         (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


9.   ASET TETAP (lanjutan)
                                                                                   31 Desember 2022
                                                   Saldo Awal            Penambahan        Pengurangan      Reklasifikasi        Saldo Akhir



     Biaya Perolehan

         Pemilikan Langsung

          Tanah                                       23,048,428,933                -                 -                -        23,048,428,933

          Bangunan                                    36,051,464,608                -                 -                -        36,051,464,608

          Bangunan sewa guna usaha                     4,503,363,000                -                 -                -         4,503,363,000

          Kendaraan                                    8,535,840,022                -                 -                -         8,535,840,022

          Perabotan dan Peralatan                     15,049,671,167        330,514,802               -                -        15,380,185,969



           Jumlah Pemilikan Langsung                  87,188,767,730        330,514,802               -                -        87,519,282,532

         Aset Tetap dalam

          Pembangunan                                     79,002,000        373,051,834        79,002,000                   -     373,051,834



           Jumlah                                     87,267,769,730        703,566,636        79,002,000              -        87,892,334,366



     Akumulasi Penyusutan

         Pemilikan Langsung

          Bangunan                                     4,829,471,872      1,802,573,231               -                -         6,632,045,103

          Bangunan sewa guna usaha                     3,152,354,100      1,351,008,900               -                -         4,503,363,000

          Kendaraan                                    7,442,195,746        324,524,223               -                -         7,766,719,969

          Perabotan dan Peralatan                     12,399,107,900        401,507,125               -                -        12,800,615,025



           Jumlah Pemilikan Langsung                  27,823,129,618      3,879,613,479               -                -        31,702,743,097

         Aset Sewa Pembiayaan

          Kendaraan                                               -                 -                 -                -                   -



           Jumlah                                     27,823,129,618      3,879,613,479               -                -        31,702,743,097

     Penyisihan Penurunan Nilai                        (1,713,652,735)              -                 -                -        (1,713,652,735)



     Jumlah Tercatat                                  57,730,987,377                                                            54,475,938,534


     1     Pengurangan aset tetap dalam pembangunan pada tahun 2022 sebesar Rp79.002.000 adalah pembebanan biaya
           legalitas atas rencana pembangunan sotis villa canggu. Karena belum ada rencana tindak lanjut, maka pada
           tahun 2022 dibiayakan.
     2     Penambahan Aset Tetap Pembangunan pada tahun 2023 adalah Renovasi Sotis Hotel Falatehan Jakarta dan
           Sotis Residence Pejompongan Jakarta. Pengurangan Aset Tetap dalam Pembangungan pada tahun 2023 adalah
           biaya renovasi Sotis Hotel Falatehan Jakarta yang sebelumnya dicatat pada Aset Tetap dalam Pembangunan.
           Sementara Reklasifikasinya adalah Aset Tetap Sotis Hotel Falatehan Jakarta yang sudah resmi digunakan pada
           tahun 2023.
     3     Pengurangan Aset Sewa Guna Usaha adalah penghapusan Aset Sewa Guna Kantor Senayan City dimana aset
           tersebut sudah bukan dimiliki oleh SMK lagi karena periode sewanya sudah habis.




                                                                         31
Page 33
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


9.   ASET TETAP (lanjutan)

     Model Revaluasi

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                30 Juni 2023
                                       Saldo Awal           Surplus Revaluasi         Penambahan         Pengurangan         Saldo Akhir



     Biaya Perolehan
      Tanah                               284,750,152,000                  -                       -               -       284,750,152,000

      Bangunan                             48,572,167,117                  -                       -               -        48,572,167,117



                                          333,322,319,117                  -                       -               -       333,322,319,117



     Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                             13,005,980,614                  -            1,411,177,886              -        14,417,158,500
                                          320,316,338,503                                                                  318,905,160,617



                                                                           31 Desember 2022
                                       Saldo Awal           Surplus Revaluasi         Penambahan         Pengurangan         Saldo Akhir



     Biaya Perolehan
      Tanah                               284,750,152,000                  -                       -               -       284,750,152,000
      Bangunan                             48,572,167,117                  -                       -               -        48,572,167,117



                                          333,322,319,117                  -                       -               -       333,322,319,117



     Akumulasi Penyusutan
      Bangunan                             10,183,624,843                  -            2,822,355,771              -        13,005,980,614

                                          323,138,694,274                                                                  320,316,338,503



     Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:

                                                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Beban Umum dan Administrasi (catatan 25)                                                    2,664,137,722           6,701,969,250

                             Jumlah                                                              2,664,137,722           6,701,969,250


     Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar harga perolehan, jumlahnya adalah sebagai berikut:

                                                                                                30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Harga Perolehan                                                                           178,228,519,981         178,228,519,981
     Akumulasi Penyusutan                                                                      (12,033,511,918)        (11,132,225,303)

                             Jumlah                                                            166,195,008,063         167,096,294,678




                                                                   32
Page 34
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


9.   ASET TETAP (lanjutan)
     Selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai
     tercatatnya.

     Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat (Pejompongan), Jakarta
     Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso) dan Bali (Canggu) dengan total
     area seluas masing-masing seluas 1.175.063 m2 pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.


     Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa seluruh aset tetap digunakan dalam
     operasi dan tidak dimaksudkan untuk dijual.



     Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tertanggal 8
     Mei 2015 dengan PT Setiautama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas 1.500 m2 yang
     berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp 15.800.000.000. Aset tersebut telah
     diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan PT Setiautama Island. Sampai
     saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses pemecahan sertifikat induk oleh penjual.
     Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kesulitan untuk menyelesaikan proses akta jual beli, karena aset
     tersebut diperoleh secara sah dan didukung oleh bukti kepemilikan yang memadai.

     Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak atas tanah berupa Hak Guna
     Bangunan yang berlokasi di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Bali dan NTT (Tanjung Karoso) dengan total luas area
     masing-masing sebesar 1.173.563 dan 1.173.563 m2. Manajemen berkeyakinan bahwa hak atas tanah tersebut
     diperoleh secara sah dan didukung oleh bukti kepemilikan yang cukup dan berkeyakinan bahwa hak atas tanah akan
     dapat diperbaharui apabila telah habis masa berlakunya.


     Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No. 21-22, Melawai, Jakarta
     Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu) digunakan oleh PT
     Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan. Pada tahun 2022 dan 2021,
     tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan sehubungan dengan pinjaman bank yang
     diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 16).


     Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam, kebakaran dan
     risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 84.010.598.023 pada Tahun
     2023 dan 2022. Manajemen akan meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin
     terjadi.


10. ASET LAIN-LAIN

     Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                30 Juni 2023       31 Desember 2022

     Uang Muka Pembelian Tanah                                                   2,866,434,141         2,866,434,141
     Kas yang dibatasi penggunaannya                                             1,200,000,000         1,200,000,000

                            Jumlah                                               4,066,434,141         4,066,434,141

     Uang muka merupakan uang muka atas pembelian tanah yang terletak di Jalan Pinang Kuningan I, Jakarta seluas
     3.239 m2 atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.


     Kas yang dibatasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi BNI, yang
     dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.




                                                              33
Page 35
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI

   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan pihak-pihak
   berelasi.


   Sifat Pihak Berelasi

   Sifat Pihak Berelasi adalah sebagai berikut:

                                Sifat Hubungan                                      Pihak Berelasi

   Pemegang Saham dan Komisaris Utama                                    Herman Herry Adranacus
   Perusahaan  serta Komisaris
   Pemegang Saham     PerusahaanUtama
                                   dan di Entitas
                                       Entitas    Anak
                                                Anak                     Vonny Kristiani
   serta Komisaris
   Pemegang   SahamEntitas Anak
                      Perusahaan                                         Cindy Angelina Adranacus
   Investasi Perusahaan dalam Kelompok Aset Lepasan dan salah satu       PT Satria Mega Perkasa
   pemegang   sahamnyayang
   Di bawah pengendali   samasama
                               dengan pemegang saham Perusahaan dan
                                   dengan                                PT Dwimukti Graha Elektrindo
   Perusahaan   danPerusahaan
   Direktur Utama   Entitas Anak                                         PT Dwimukti
                                                                         Stevano  RizkiInti Boga
                                                                                        Adranacus

   Transaksi dan Saldo Pihak Berelasi

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023     31 Desember 2022

   Piutang Lain-lain
    Aset Lancar
      PT Sotis Hotel Manajemen                                              127,078,074          770,148,841


    Aset Tidak Lancar
     PT Sungai Mas Propertindo                                             1,595,447,266       1,595,447,266
     Herman Herry Adranacus                                                1,000,000,000       1,000,000,000
     Vonny Kristiani                                                         424,939,606         424,939,606
     PT Dwimukti Inti Boga                                                   230,046,000         230,046,000
     Cindy Angelina Adranacus                                                 50,000,000          50,000,000
     PT Dwimukti Graha Elektrindo                                              6,033,100           6,033,100

                            Jumlah                                         3,306,465,972       3,306,465,972
   Uang Muka
    PT Dwimukti Graha Elektrindo                                           2,866,434,141       2,866,434,141

                            Jumlah                                         2,866,434,141       2,866,434,141


   Liabilitas jangka pendek
    Utang Lain-lain
     Stevano Rizki Adranacus                                               1,380,000,000       1,380,000,000
     PT Sotis Hotel Manajemen                                                647,875,000         592,225,000
     PT Dwimukti Inti Boga                                                   189,750,000         190,900,000
     Vonny Kristiani                                                         242,192,995         242,192,995
     Cindy Angelina Adranacus                                                 71,038,179          71,038,179

                            Jumlah                                         2,530,856,174       2,476,356,174




                                                           34
Page 36
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Liabilitas Jangka Panjang
    Utang Pihak Berelasi
     PT Dwimukti Graha Elektrindo                                            83,942,267,926       75,197,267,926
     Herman Herry Adranacus                                                   6,627,698,483        6,627,698,483

                           Jumlah                                            90,569,966,409       81,824,966,409


   Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

   PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")

   Pada tahun 2022, Perusahaan dan entitas anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk operasional sehingga
   saldo utang per 30 Juni 2023 menjadi sebesar Rp83.942.267.916 terdiri dari saldo utang PT SMK sebesar
   Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp71.389.886.899 dan saldo utang PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.



   a.    SMK
         Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas
         pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2022 sisa saldo pinjaman Perusahaan kepada
         DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum
         Perjanjian Utang Piutang No. 289/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan
         dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
         dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow
         Perusahaan.

   b.    DMW
         Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan DGE untuk
         melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk hal sebagai berikut:



         1.    Sisa utang sebesar Rp 2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh DMW
               kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
         2.    Sisa pembayaran sebesar Rp 51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 30
               Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
         3.    Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam Perjanjian
               terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan Perjanjian, tetap berlaku
               sebagaimana adanya.


   c.    DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran atas pinjaman
         tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2022 sisa saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah
         sebesar Rp62.644.886.899. Atas saldo sisa hutang tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian
         Utang Piutang No. 282/PPPS/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan
         bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan
         secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.


   d.    DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE pada periode Januari sampai dengan Juni 2023.
         Sehingga saldo hutang dari DMW ke DGE per tanggal 30 Juni 2023 adalah Rp71.389.886.899.




                                                              35
Page 37
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   Transaksi dan Saldo Pihak Berelasi (lanjutan)

   PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)

   c.    TKP
         Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No. 284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 TKP
         (entitas anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548. Pinjaman tersebut
         diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
         pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow
         TKP.

   Vonny Kristiani ("VK")

   a.    SMK
         Saldo piutang lain-lain VK per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp424.939.606
         merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang diberikan dari waktu ke waktu. Atas saldo sisa
         pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam Perjanjian Pinjaman kepada Pemegang Saham No.
         182A/PPPS/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen)
         per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
         dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


   b.    TKP
         Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 183A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 TKP
         mengakui dan menerima pinjaman dari VK sebesar Rp242.192.995. Pinjaman tersebut diberikan dengan
         bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan
         secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


   Herman Herry Adranacus ("HHA")

   a.    DMW
         Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No. 041/PPS/I/2015 tanggal 5 Januari 2015 antara DMW
         dengan HHA (Pihak pertama), dimana pihak pertama setuju untuk memberikan pinjaman sebanyak-banyaknya
         Rp 4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak
         dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
         keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.



         Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali, dan yang berlaku terakhir adalah sebagai berikut:
         1     Penegasan Perjanjian Utang Piutang No. 285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022, dimana DMW
               mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp 6.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember
               2022 sebesar Rp 6.627.698.483.

         Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan nominal yang
         disesuaikan dengan keuangan DMW.




                                                           36
Page 38
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
    b.   TKP
         Berdasarkan perjanjian utang piutang tertanggal 31 Desember 2018, PT Tanjung Karoso Permai (Entitas
         Anak) memberikan pinjaman kepada HHA sebesar Rp1.000.000.000. Pinjaman tersebut tidak dikenakan
         bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian, pihak peminjam akan
         membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan arus
         kas pihak peminjam. Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.000.000.000 yang dicatat
         sebagai bagian dari piutang lain-lain dan dinyatakan dalam Penegasan Perjanjian Hutang Piutang No.
         184A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen)
         per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
         dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


    Cindy Angelina Adranacus ("CAA")

    a.    SMK

          Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Kepada Pemegang Saham No. 180A/PPPS/XII/2021 tertanggal 31
          Desember 2021 CAA mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp50.000.000. Pinjaman
          tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
          Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
          dengan cash flow pihak peminjam.


          Piutang lain-lain dari CAA per 31 Desember 2022 sebesar Rp50.000.000 merupakan piutang atas penjualan
          kelompok aset lepasan dalam PT Satria Mega Perkasa.


    b.    DMW

          Berdasarkan Pernyataan Pengalihan dan Pengelolaan Sotis Villa Canggu tanggal 21 Mei 2018 antara Entitas
          Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan CAA, bahwa CAA akan menyerahkan operasional atau pengelolaan
          Sotis Villa Canggu kepada Entitas Anak selambat-lambatnya tanggal 31 Mei 2018, termasuk dan tidak terbatas
          pada penyerahan segala sesuatu yang berkaitan dengan kas, piutang usaha, jaminan, persediaan dan utang
          usaha sehingga terhitung sejak tanggal 1 Juni 2018, segala sesuatu yang timbul atas kegiatan
          pengelolaan/operasional baik keuntungan/kerugian menjadi hak dan beban Entitas Anak.


          Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 181A/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW
          mengakui dan menerima pinjaman dari CAA sebesar Rp71.038.179. Pinjaman tersebut diberikan dengan
          bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan
          secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


    PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")

    Per 30 Juni 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SHM sebesar Rp127.078.074.



    a.    SMK

          Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No. 283/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 SHM
          mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp761.131.384. Pinjaman tersebut diberikan
          untuk keperluan operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan
          lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
          disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.
          Per 30 Juni 2023 piutang tersebut sudah dibayarkan sebagian sehingga saldo piutang menjadi Rp127.078.074




                                                             37
Page 39
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)
    b.   DMW

         Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 288/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 DMW telah
         menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total
         pinjaman adalah sebesar Rp 592.225.000.


         Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:

         1.    Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 142.225.000.
         2.    Biaya Jasa Manajemen (Management Fee ) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis Hotel sebesar
               Rp450.000.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak dikenakan biaya
               tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran yang belum dilakukan oleh
               DMW.

         Sampai dengan 30 Juni 2023, terdapat penambahan utang kepada Sotis Hotel Manajemen atas Biaya Jasa
         Manajemen sehingga saldo per 30 Juni 2023 adalah Rp647.875.000

   Stevano Rizki Adranacus ("SRA")

   DMW

   Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW mengakui dan
   menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional
   DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman
   dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


   PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")

   a.    SMK

         Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No. 089A/PHP/V/2018 tertanggal 31 Mei 2018 Perusahaan telah
         menerima pinjaman dari DIB dari waktu ke waktu dan saat perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total
         pinjaman adalah sebesar Rp230.046.000.


         Pada tahun 2021 telah dibuatkan Penegasan Perjanjian Hutang Piutang No. 186A/PPHP/XII/2021 tertanggal
         31 Desember 2021 DIB mengakui dan menerima pinjaman dari Perusahaan sebesar Rp230.046.000.
         Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DIB dengan bunga 0% (nol persen) per tahun
         dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya
         dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


   b.    DMW

         Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No. 281/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember 2022 DMW
         mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp187.000.000. Pinjaman tersebut diberikan untuk
         keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
         Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
         dengan cash flow pihak peminjam.




                                                             38
Page 40
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


11. SIFAT, TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

   PT Sungai Mas Propertindo ("SMP") (lanjutan)

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No. 287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022 SMP
   mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut diberikan untuk
   keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
   Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan
   cash flow pihak peminjam.


12. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022

   Sari Alam Supplier                                                        166,855,190         104,534,475
   CV Jasa Boga Niaga                                                         45,475,200          41,565,700
   PT Sari Tirta Indonesia                                                    27,300,000                 -
   Maleo Pastry                                                               14,284,830          14,284,830
   PT Sentral Sari Prima Sentosa                                              13,761,000          14,492,375
   Jeng Rince Kitchen                                                         13,531,500          20,846,000
   Latanza Sembakau                                                           12,932,000                 -
   Pratama Laundry & Dry Cleaning                                             11,748,900          13,693,800
   PT Supra Pratama Nusantara                                                 10,666,000                 -
   PT Cikarang Primatex                                                              -            48,707,865
   Bintang Jaya                                                                      -            19,425,000
   PT Fitra Food International                                                       -            15,806,369
   Booking.com                                                                       -            14,942,383
   Sumber Gizi Utama                                                                 -            12,273,350
   PT Menara Andalan Mitra                                                           -            11,125,000
   Sukanda Djaya                                                                     -            10,908,677
   Rico, Toko Plastik                                                                -            10,326,000
   PT Eden Pangan Indonesia                                                          -            10,307,050
   Lain-lain (Saldo masing-masing dibawah Rp10.000.000)                      296,630,032         207,085,529

                          Jumlah                                             613,184,652         570,324,403


   Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per 30 Juni
   2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari dan tanpa jaminan.




                                                           39
Page 41
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


13. UTANG LAIN-LAIN

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022

   Pihak Ketiga                                                               41,905,030            1,772,500

                           Jumlah Pihak Ketiga                                41,905,030            1,772,500

   Pihak Berelasi (Catatan 11)                                             2,530,856,174        2,476,356,174

                           Jumlah                                          2,572,761,204        2,478,128,674

14. PERPAJAKAN

   Pajak Dibayar di Muka

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Pajak Pertambahan Nilai                                               4,707,574,773        4,762,302,050
     Pajak Penghasilan Pasal 21                                                1,201,652            1,011,652

                           Jumlah                                          4,708,776,425        4,763,313,702


   Utang Pajak

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023      31 Desember 2022

     Pajak Pembangunan 1                                                     208,680,709         253,956,629
     Pajak Penghasilan Pasal 21                                               32,289,796         128,162,549
     Pajak Penghasilan Pasal 23                                               11,486,455          19,223,368
     Pajak Penghasilan Pasal 29                                              722,446,560         722,446,560

                           Jumlah                                            974,903,520        1,123,789,106


   Pengampunan Pajak

   Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program pengampunan pajak.
   Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada
   Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016 sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas
   pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:




                                                           40
Page 42
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


14. PERPAJAKAN (lanjutan)

    Pengampunan Pajak (lanjutan)
                                      Jenis Aset/Liabilitas                                           Jumlah
    Kas                                                                                              22,205,650,000
    Bank                                                                                                 16,857,636
    Investasi dalam Saham                                                                             2,500,000,000
    Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                                       4,950,000,000
    Tanah                                                                                            41,899,430,000
    Bangunan                                                                                          4,176,000,000
    Kendaraan                                                                                         1,798,600,000
    Utang Bank                                                                                         (516,930,801)
    Utang Lain-lain                                                                                 (11,850,000,000)
    Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                                          (80,846,577)

                            Jumlah                                                                   65,098,760,258

    Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan dan Entitas Anak
    telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam Pernyataan Standar Akuntansi
    Keuangan (PSAK) umum.

    Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp 197.500.000 pada tahun 2017 dan dicatat
    sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.



15. BEBAN AKRUAL

    Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                               30 Juni 2023       31 Desember 2022

    Jasa Pelayanan                                                                536,133,260           626,085,228
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel                            295,982,288           199,087,418
    Kerusakan dan Penggantian                                                     243,394,606           214,350,551
    Listrik & Air                                                                  97,176,702           118,561,033
    Komisi                                                                         75,880,492           157,619,831
    Gaji dan Tunjangan                                                             58,809,127            56,435,873
    Kontrak Service                                                                29,533,396            26,488,355
    Jasa Profesional                                                                      -              95,000,000
    Lain-lain                                                                     462,491,745           479,845,190

                            Jumlah                                              1,799,401,616         1,973,473,479




                                                              41
Page 43
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


16. UTANG BANK

   Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                30 Juni 2023       31 Desember 2022

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                       70,300,000,000        73,900,000,000
   Dikurangi: Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
    Diamortisasi                                                                   (466,334,217)         (519,254,879)
   Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun                                (7,396,339,167)       (7,094,726,012)

   Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                                62,437,326,616        66,286,019,109



   Entitas Anak

   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara PT Dwimukti Mitra Wisata
   (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi
   dengan maksimum kredit sebesar Rp 100.000.000.000 untuk keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis
   Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana prasarana, mesin dan perlengkapan.


   Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan 14
   Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas angsuran pokok
   setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000 - Rp1.300.000.000 per bulan selama jangka waktu kredit.
   Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah sebesar 12% per tahun.


   Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
   -    Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No. 21 dan 22, Jakarta
        Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
   -     Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1256/bendunganhilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No. 10B, Jakarta
         Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
   -     Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.
   -     Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

   Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp6.600.000.000 untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2023.
   Saldo utang pinjaman per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp69.833.665.783 dan Rp
   73.380.745.121.


   Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak yaitu:
   a.     Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham Entitas
          Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
   b.     Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
   c.     Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
   d.     Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
   e.     Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
   f.     Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
   g.     Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
   h.     Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying transaction ;
   i.     Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;




                                                              42
Page 44
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


16. UTANG BANK (lanjutan)
    j.  Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k.  Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l.  Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada pihak lain;
    m.  Membayar dividen;
    n.  Melakukan likuidasi;
    o.  Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p.  Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q.  Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
        -    Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
        -    Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
        -    Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada diluar kebiasaan yang wajar.

    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    1.    Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    2.    Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    3.    Debt Service Coverage minimal 100%.

    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No. JRM/1/365/R terkait batasan yang
    tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan surat tersebut, Entitas
    Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih memenuhi financial convenant yang
    ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.


    Per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Entitas Anak belum dapat memenuhi semua batasan yang
    dipersyaratkan oleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yaitu atas syarat Debt Service
    Coverage .


17. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
    Saldo liabilitas sewa pembiayaan per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut :

                                                                                  30 Juni 2023       31 Desember 2022

    Jumlah Liabilitas Sewa Guna Jangka Pendek                                         60,445,000                  -
    Jumlah Liabilitas Sewa Guna Jangka Panjang                                       126,385,000                  -

    Total Liabilitas Sewa Guna                                                       186,830,000                  -

    Liabilitas sewa pembiayaan adalah pembiayaan untuk pembelian aset tetap kendaraan untuk unit Sotis Hotel
    Falatehan Jakarta.


18. MODAL SAHAM

    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para pemegang
    saham Perusahaan telah menyetujui untuk:
    -      Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar Rp
           240.000.000.000.
    -      Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000
           yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp 60.000.000.000 yang terbagi atas 60.000 saham.
           Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan menerbitkan saham baru dalam
           simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 1.000.000, seluruhnya diambil
           bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.




                                                               43
Page 45
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


18. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018 tanggal 8 Mei 2018.


    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No. 27 tertanggal 9 Mei 2018, para pemegang
    saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari semula sebesar Rp
    1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.


    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0010551.AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 14 Mei 2018.

    Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris Christina
    Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No. 49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan telah menyetujui
    untuk:
    1.    Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan ditawarkan/dijual
          ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham baru menjadi
          sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp 100,
          dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan
          Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    2.    Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada
          masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau
          diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan perundang-
          undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    3.    Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek Indonesia serta
          mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan Peraturan Kustodian Sentral
          Efek Indonesia.


    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 59 tanggal 21 September 2018 dan Akta Hibah
    Saham No. 60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para pemegang
    saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman Herry Adranacus
    kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.

    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-
    AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.


    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per 30 Juni
    2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:


                                                                   30 Juni 2023 & 31 Desember 2022
                                                          Jumlah    Ditempatkan  dan Disetor Penuh
                                                                              Persentase
                  Pemegang Saham                          Saham               Kepemilikan          Jumlah

    Herman Herry Adranacus                                 260,000,000         26.00%             26,000,000,000
    Stevano Rizki Adranacus                                247,967,600         24.80%             24,796,760,000
    Vonny Kristiani                                         99,000,000         9.90%               9,900,000,000
    Cindy Angelina Adranacus                                 1,000,000         0.10%                 100,000,000
    Masyarakat                                             392,032,475         39.20%             39,203,247,500

                                                         1,000,000,075        100.00%            100,000,007,500




                                                            44
Page 46
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


18. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 30 Juni 2023, jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh
    Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 30 Juni 2023, adalah sebanyak 75 (tujuh puluh
    lima) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp7.500 (tujuh ribu lima ratus rupiah), sehingga jumlah seluruh
    saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.000.075 (satu milyar tujuh puluh lima) saham,
    dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp100.000.007.500 (seratus milyar tujuh ribu lima ratus rupiah).



19. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    Rincian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:

                                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022

    Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                                          26,000,000,000       26,000,000,000
    Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                                   (4,700,865,166)      (4,700,865,166)
    Agio Saham - Saham Waran                                                              2,500                2,500

                          Total - Neto                                           21,299,137,334       21,299,137,334
    Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
     Sepengendali                                                                (6,809,670,464)       (6,809,670,464)

    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun                                14,489,466,870       14,489,466,870

    Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas peningkatan
    modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan dilakukan melalui
    pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar
    saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul
    selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar
    Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.


20. KEPENTINGAN NON PENGENDALI

    Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022

    Vonny Kristiani                                                              11,882,290,933       11,914,127,545

                         Jumlah                                                  11,882,290,933       11,914,127,545

    Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:

                                                                                 30 Juni 2023      31 Desember 2022

    Vonny Kristiani                                                                 (31,836,612)       (4,169,368,272)

                         Jumlah                                                     (31,836,612)       (4,169,368,272)




                                                                45
Page 47
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


20. KEPENTINGAN NON PENGENDALI (lanjutan)

   Mutasi kepentingan non pengendali adalah:

                                                                                 30 Juni 2023     31 Desember 2022

   Saldo Awal                                                                  11,914,127,545        11,997,120,473
   Rugi Tahun Berjalan                                                            (31,836,612)          (82,992,928)
   Penghasilan Komprehensif Lain:
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja, Setelah
     Pajak                                                                                  -                    -

                       Jumlah                                                  11,882,290,933        11,914,127,545

21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pascakerja sesuai UU CIPTA KERJA No. 11/2020
   berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam laporannya
   tertanggal 14 Maret 2023 dan 18 April 2022 untuk perhitungan per 31 Desember 2022 dengan menggunakan metode
   Proyeksi Kredit Unit, dengan asumsi sebagai berikut :


                                                                  30 Juni 2023                  31 Desember 2022

   Tingkat Kenaikan Upah Tahunan                                        -                              10%
   Tingkat Bunga Diskonto                                               -                       6,37% - 5,85%
   Tingkat Kematian                                                     -                            TMI IV
   Tingkat Cacat                                                        -                   10% dari tingkat kematian
   Usia Pensiun Normal                                                  -                          55 Tahun

   Namun Perseroan tidak menghitung liabilitas imbalan masa kerja per 30 Juni 2023.


   Rincian dibawah merupakan ringkasan komponen beban imbalan kerja - bersih yang diakui pada Laporan Laba Rugi
   dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian dan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian adalah sebagai
   berikut:




                                                             46
Page 48
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                       30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan)
    a.    Mutasi Liabilitas Imbalan Pascakerja

                                                                             30 Juni 2023      31 Desember 2022

          Saldo Awal Tahun                                                    1,440,231,155        1,600,744,554
          Beban Imbalan Kerja                                                           -            150,399,862
          Realisasi Pembayaran Manfaat                                                  -            (14,700,000)
          Koreksi saldo awal                                                            -                    -
          Komponen Imbalan Pasti yang Diakui dalam                                      -
            Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                                 -           (296,213,261)

          Saldo Akhir Tahun                                                   1,440,231,155        1,440,231,155

    b.    Beban imbalan kerja yang diakui pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
          adalah sebagai berikut:

                                                                             30 Juni 2023      31 Desember 2022

          Biaya Jasa Kini                                                                -           247,221,929
          Biaya Bunga                                                                    -            95,866,242
          Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                              -          (192,688,309)

          Beban Imbalan Kerja Karyawan Tahun Berjalan                                    -           150,399,862

    c.    Nilai tercatat pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                             30 Juni 2023      31 Desember 2022

          Nilai Kini atas Liabilitas Imbalan Pasti                            1,440,231,155        1,440,231,155

    Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas dari tahun
    sebelumnya.


    Sehingga Liabilitas imbalan pascakerja per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp1.440.231.155
    dan Rp1.440.231.155 .


    Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan pascakerja per 30 Juni 2023 dan 31
    Desember 2022 adalah cukup memadai untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.




                                                              47
Page 49
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                              (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


22. PENDAPATAN

   Rincian yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                                  30 Juni 2023             30 Juni 2022

   Pendapatan Hotel
    Kamar                                                                          6,756,038,403            5,246,951,794
    Makanan dan Minuman                                                            2,968,901,341            2,436,998,955
    Lain-lain                                                                         40,650,298               70,440,362

                        Jumlah                                                     9,765,590,042            7,754,391,111
   Pendapatan Spa                                                                     66,223,967               54,578,512

                        JUMLAH                                                     9,831,814,009            7,808,969,623

   Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan
   dan Sotis Villa Canggu.


   Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel Sotis
   Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

   Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.


   Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total nilai
   pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022


23. BEBAN POKOK PENDAPATAN

   Rincian yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                                  30 Juni 2023             30 Juni 2022

   Gaji dan Tunjangan                                                              1,634,651,175            1,450,654,028
   Makanan dan Minuman                                                               912,856,327              676,764,987
   Lain-lain                                                                         905,558,868              841,866,080

                     Jumlah                                                        3,453,066,370            2,969,285,095
   Beban Operasional Spa
   Spa                                                                                40,009,397               25,963,017
                     JUMLAH                                                        3,493,075,767            2,995,248,112

   Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat
   transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari jumlah beban
   konsolidasian.




                                                               48
Page 50
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                             (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


24. BEBAN PENJUALAN

   Rincian yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                               30 Juni 2023    30 Juni 2022

   Gaji dan Tunjangan                                                            256,792,115     223,147,096
   Iklan dan Promosi                                                              34,090,212       5,634,310
   Entertainment                                                                  31,418,144      16,591,421
   Transportasi dan Perjalanan Dinas                                              20,214,997      19,199,663
   Lain-lain                                                                       4,412,001      19,929,756

                       Jumlah                                                    346,927,469     284,502,246

25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

   Rincian yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                               30 Juni 2023    30 Juni 2022

   Gaji dan Tunjangan                                                          3,446,926,491    3,870,308,022
   Penyusutan dan Amortisasi (catatan 9)                                       2,664,137,722    3,634,186,834
   Jasa Manajemen                                                                900,000,000      900,000,000
   Listrik, Solar, Air                                                           667,813,501      658,298,480
   Perbaikan dan Pemeliharaan                                                    574,391,271              -
   Perijinan dan Legalitas                                                       267,707,058      778,159,662
   Transportasi                                                                  119,354,728              -
   Asuransi                                                                      111,736,134      129,988,808
   Keamanan dan Kebersihan                                                       109,424,000      236,066,632
   Jasa Profesional                                                                      -        348,977,273
   Sewa Gedung                                                                           -        219,999,999
   Lain-lain                                                                     811,543,288      866,002,586

                       Jumlah                                                  9,673,034,193   11,641,988,296

26. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN

   Rincian yang berakhir pada 30 Juni 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                               30 Juni 2023    30 Juni 2023
   Pendapatan Lain-lain
    Penjualan Aset Tetap                                                         107,057,000             -
    Jasa Giro                                                                     98,490,141      59,870,819
    Cashback Asuransi                                                              9,122,265             -
    Lain-lain                                                                            -       773,301,261
   Total Pendapatan Lain-lain                                                    214,669,406     833,172,080




                                                             49
Page 51
                              PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                      30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                               (Dinyatakan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


26. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN (lanjutan)
    Beban Lain-lain
     Beban Bunga Pinjaman Bank                                                  4,007,177,606         4,054,273,662
     Beban Pajak                                                                  411,645,731            76,613,264
     Administrasi Bank                                                              3,567,751            12,936,803
     Beban Bunga Sewa Pembiayaan                                                      877,200                   -
     Lain-lain                                                                      1,194,946                   -
    Beban Lain-lain                                                             4,424,463,234         4,143,823,729

          Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain                                   (4,209,793,828)      (3,310,651,649)

27. RUGI PER SAHAM DASAR

    Rincian perhitungan rugi per saham adalah sebagai berikut:

                                                                               30 Juni 2023          30 Juni 2022



    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                                (7,859,180,636)     (23,220,740,805)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                              1,000,000,000         1,000,000,000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
     Waran                                                                        199,999,925           199,999,925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                                   935,516,373           935,516,373


    Rugi per Saham:
    - Dasar                                                                              (7.86)              (23.22)
    - Dilusian                                                                           (8.40)              (24.82)

28. LIABILITAS BERSYARAT


    Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
    2022.




                                                                 50

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.72 MB
Published31 Jul 2023
Pages51
Characters181,460
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2023-II-SOTS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result