Back to announcement
BTEK - Cheklist Pengungkapan LK 30 Juni 2023.pdf
Financial statement Text extracted BTEKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.903
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuall Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIIIL.G.17). Tanda (v') diisi pada kolom -Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom -Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom -N/A", 2. 2 4. 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk Bidang Usaha F&B, Agro Industri Jenis penawaran Umum Tahun 2022 Tahun 2021 Tahun 2020 | Tahun 2019 | Tahun 2018 Nama Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, |Kanaka Puradiredja, (Kanaka Puradiredja, Kanaka Kanaka Suhartono Suhartono Suhartono Puradiredja, Puradiredja, Suhartono Suhartono Nama Partner Muhammad Rizal, CPA| — Yoyo Sukaryo Yoyo Sukaryo Yoyo Sukaryo | Adeyana Widjaja, Djenai, M.Ak., CA, | Djenal, M.Ak., CA, | Djenat, M.Ak., CPA Opini Akuntan Wajar dalam semua (Wajar dalam semua (Wajar dalam semua| Wajar dalam (Tampa Modifikasian bal yang meterial hal yang mneterial | hal yang meterial | semua hal yang material Catatan tentang Opini (jika ada) disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.796
Pemenuhan Peraturan No.VIIIL.G. 11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" N Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 63.910.330.414 84.418.805.752 Laba (rugi) bruto (8.541.832.428) (778.990.185) Laba (rugi) usaha/operasional (19.018.995.262) (13.583.454 158) EBITDA (53.820.982.511) 196.619.503.123) Laba (rugi) Bersih periode berjalan (53.820082.511) (68.619.503 123) Laba (rugi) komprehensif (51.754.023.768) (58.649.762.065) Laba Per saham (dasar) (1,16) (2.09) Laba Per saham (dilusian) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 3.992466.424.583 4.233.418.929.370 Jumlah Aset Lancar 77.103.773 90 84.261.034.997 Jumlah Aset Tidak Lancar 3.M4.762650.599 4149 157.894.373 Jurnlah Liabilitas 2.841.308.162,532 2.758,478.764.359 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 261.570. 746.168 189.756.497 234 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2579.737416.764 2.558.722267.125 Jumlah Ekuitas 1151.158.251.651 1.474.940165.011 $ Halaman 2 dari 85 Paraf :
Page 3 OCR 0.890
(“Modal Disetor 578468704700 57888.704.700 | Saldo Laba (1:059.355473.246) (736.595.738.819) Rasio Keuangan” Rasio Lancar (96) 0,30 044 ROA Do 002 ROE (0.0) (0.07) Ebitda thd pendapatan (4) 10,84) (1.14) “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesual dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIIIL.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: 4 Laporan posisi keuangan pada akhir perlode 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode 4 5 thea Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau N membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Catatan atas Laporan Keuangan Nalamon 3 dari 85
Page 4 OCR 0.859
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan taporan keuangan dan khtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, €. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan |d, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) formasi yang dipersyaratkan okeh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di begisn manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. 2. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. 3, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang | diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila Odak diasuransikan wajib Ao | diungkapkan alasannya. | Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan | Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 2. Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: N 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v berwenang, dan nornor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai enggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode v pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utarna kegiatan usaha: “ “3 Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada penode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau Halaman 4 dari 85 Paraf :
Page 5 OCR 0.864
perampingan usaha dan kapasitas produksinya dan V 0) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelomeek usaha (ultimate parent | of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media V Penjelasan rind tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol BI Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. D) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Y Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) | Khusus untuk Industri Perbankan | Izm usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan v Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : 4 @) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi: Nama pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan Izin ekpiorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burni per tanggal Laporan Posisi Keuangan, Hj Area Eksploltasi/Pengem bangan meliputi: Pr « Nama lokasi: « Nama pemilik Ijin lokasi: « Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya) « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: «Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang rnelakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan « Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksplotasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. Holaman 5 dari 85 Paraf : AA
Page 6 OCR 0.811
eU Keterangan “5 NEK EE Nie Ada ss Tidak. || NJA IL “Keterangan: 12) | Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: &8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM: dan C) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Giterbitkan di luar Indoresia, Lebah 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: 2 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan | 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. v & | struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: L) | Kama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak | langsung: 2) | Tempat kedudukan: | 3) | Jenis usaha: | @) | Tahun beroperasi secara kornersial: “ 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): | 6) | Totat Aset: dan v 7) T Informasi penting lainnya antara lain: “ @) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung rnaupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan Halaman 6 dari 88
Page 7 OCR 0.864
tersebut digurakan untuk menyusun laporan keuangan konsolklasian dan tenggel atau periode berbeda dari tanggel laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: d) sifat dan luas sebap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunsi, atau pembayaran kernbat pinjaman atau uang muka, @&) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan #ilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilk entitas induk, dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima) (9) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan) dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. da. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | warna dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: v 2) | Cakupan manajemen kund: dan 2 | 3) | Jumlah karyawan tetap pada mesing-mesing ekhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v tetap selama periode yang bersangkutan, secara kensolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, « Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan distortsasi untuk terbit, dari | Halaman 7 dari 8S
Page 8 OCR 0.853
| Paotyaa tetangga jaran megaoran upon tenan be Km HAN MN Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-ha! sebagai berikut: 3 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. » Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie valve), Nai Wajar (fair valve) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. | 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: @) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan rata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). (3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen Il | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntarsi dam memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang depan, dan sumber utara dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, v yang memiliki risko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian rnaterial terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabslitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perode pelaporan. d. Kebijakan Akuntansi Tertentu al ah abi, Halaman 8 dari 85 Paraf : FE
Page 9 OCR 0.846
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi Uidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) uang Ingkup Laporan — Keuangan Konsolktasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasarden kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalarn laporan keuengan entitas induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepernilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendahan atas entitasanak, e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan can penyajian kepentingan nonpengendali, den F) pernyataan bahwa sakio pos dan transaksi maternal antar entitas yang dikonsolkdasi telah dielimninasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk googwili, C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil", dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskan: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lankebtjakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. 4) Instrumen Keuangan 2) Instrumen Keuangan selain Sukuk Halaman 9 dari 85 Paraf :
Page 10 OCR 0.874
Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya En (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan) (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset 5 bb (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Ilndung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilaij (b) Wasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai, b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi, C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (L) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) baya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan | a) Giro Wajib Minimum bb tb £ LL be Bea oo Halaman 10 dari 85
Page 11 OCR 0.870
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijalaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bark Indonesia dan | Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan S| pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: N b) Pengakuan , bah pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi | C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan 2) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: bi (2) Dasar penyajian atas kredit, Pi (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko 11sseti lama kredit, x (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lsin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. “ 9 Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: N (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan Pi saldo ptutang/pembiayaan yang bdak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v Halarman 11 dari 85
Page 12 OCR 0.868
Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen) dan b) Dasar penilaian 12sset jika perusahaan menarik 12sseti2a 12sset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) 'Serlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan 12sset1 Za ke Idien atau ditanggung oleh perusahaan). ba aa 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa Operasi: dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntans yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan sntara lain: Biaya perolehan, 12utase pembebanan ke biaya produksi. Haloman 12 dari 85
Page 13 OCR 0.782
Teo te emangan EN aebaa HuAda si Tidak) MfAnsi 3 Keterengan. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (I) Dasar Wastikasi untuk jeris tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijaken #kuntansi reklasifikas tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah (4) Metode penyusutan dan masa manfsat tanarnan yang disusutkan,: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Cc) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskanantara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (3) Metode penilaian: dan 4 (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak “N telah menghasilkan. Laden deniten du Ket th, 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: B3) pengakuan awal Aset Tetap, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelempokan Aset Tetap, d) metode penyusutan yang digunakan: #) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: 9 estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan: nh) ndai residu, dan 0 pernyataan bahwa manajemen telah mengkafi ulang atas estimasi umur ekonorns, metode penyusutan, dan nilsi residu pada setiap akhir periode pelaporan, RAR Re £ (em Halaman 13 dari 85
Page 14 OCR 0.883
14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang narus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk 14ssetidama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis 14sset dan liabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. tb 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 2) pengakuan awal Aset Takberwujudj b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, €C) umur manfaat Odak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan) f) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: @) kebijakan tentang peristiwa den kondisi suatu aset tidak lancer diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijusl, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. data Halaman 14 dori 85
Page 15 OCR 0.869
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Asot Minyak dan Gas Bumi Yang barus dijelaskan antara lain: 8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, “N b) Kriteria kapttaksasi biaya, penurunan nilai (rmpairment) dan pendaian kembali aset (revaluasi), v C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan 4 €) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindkaskan kemungkinan . terjadinya penurunan rilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan E' 22) | Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabiltas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: &) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: @) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) | Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakul: dan Halaman 15 dari 85 Paraf: FF
Page 16 OCR 0.900
b) dasar penentuan nilai provisi, 24) | Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan PI pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: B) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLN: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, C) Metode penyusutan prasarang PLN: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan, Ba tb Halaman 16 dari 85
Page 17 OCR 0.879
26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang rnasih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: €) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. Ah Ih BG AG Bm 3 Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan — antara lain: (1) kondisi dan rretode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang Gigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Baban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dhelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap: penyelesaian suatu kontrak. Halaman 17 dari 88
Page 18 OCR 0.830
w 8 Khusus Industri Asuransi Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ts) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antare lain: (2) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses peryeksalan, klaim yang terjadi nsmun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi. tt) (2) (3) (4) (5) (6) d Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Raal Estat Yang harus dijelaskan antara lain: Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, Denga yong PE Da STA PEN EA DUO mendasar pada estimasi ni, 1g 1 ing tetek, delta Holaman 18 dori 85
Page 19 OCR 0.872
28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas palanggan z3) Transksi dan Saklo dalam mata uang asing Yang barus dijelaskan antara lsiri: 8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter: dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan da 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) desar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan, b) ketentuan mengenai saling hapus, C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: 8) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenal jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, €) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan @) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Ba Ka Kan 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan seham tressuri, N Halaman 19 dori 85 Paraf:
Page 20 OCR 0.890
35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan €) Perlakuan akurtarsi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitaksasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentfikasikan Segmen Operasi. 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 4 Aset 2) Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: @) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jurntah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: C) kisaran suku bunga kontraktusi dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan d) jumlah saklo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha diserta' pendapat manajemen. Khusus Industri Perbankan Halaman 20 dari 85 Paraf :
Page 21 OCR 0.892
a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jeres mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2 Rincian jumlah Giro pacia Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan Ketentuan Gire Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. 4 Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: ta) (2) (3) ta) Jumlah penyisihan penurunan nilaij Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai bubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) 2 (3) (4) (5) 3) (7) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan mila (impatred) Gan tidak mengalami penurunan nilai funimpalred): Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasiselarna periode berjalan: Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: Halaman 21 dari 85
Page 22 OCR 0.855
(8) Jumlah dana yang tidak dapet dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajamen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, NX b) jumlah piutang menurut debitur, V x C) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, n €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai N secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: !) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan) 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan | dijamunkan: “ hn) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan “ 1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: | (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, Jatuh tempo, dan ikatan penting N lain yang diatur dalam perjanjian: dan N (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Prami Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: v (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang promi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. H Plutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (4) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: Kn an (2) Jumiah menurut jenis asuransi dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sotvabilitas, Lab bag as Halaman 22 dari 85 su —.
Page 23 OCR 0.830
9 Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. “ @d Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. N 5) | Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan entara lain: (1) Jurniah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), (2) Rincian umur dari angsuran permbiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transsksi kerja X (aj) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan barik-bank dalam rangka transaksi di atas: (S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (2) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembinyaan korsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai “ jaminan atas utang, b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Jumlah tagih k pi ta recours reoourse, beserta CU): Jantan aka anda pidana tang Kocoorag Den Oon Berdua, Dat 1 Halaman 23 dari 85
Page 24 OCR 0.825
Ja Keterangan 1 AE IE SASA isak N/A: isi iKeterangan——— recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengensi tingkat bunga, jatuh temoo dan jumiah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. Cc) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (H) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (R) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa MInIMUM pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Ira tenun (c) lebih dari ima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan @) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. | d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap perlode berikut: (a) kurang dari satu tahun “ (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun “ (c) lebih dari lime tahun “ (2) total rentat kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan d (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessar, Pj Halaman 24 dari 85
Page 25 OCR 0.855
6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: M a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi, 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak. konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (tarmin). 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jurnlah Efek yang ditransaksikan: b) Tenggat den harga dilikukenriya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: e) Tingkat bunga piutang reverse repo) ") Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). “ 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diarnbilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atsu rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan 1 agunan tersebut. data F Halaman 25 dari 85
Page 26 OCR 0.844
10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara kai rincan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan “ dendakepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jenis dan jumlah piutang: “N b) Jurntah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan N CG) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: kiniow atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik Gisajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui ea laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk. aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut narna pemeringkat (jika ada). (G)uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang | diklasifikaskan dimsiki hingga jatuh tempo, (7)jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) alasan reklasifikasi: dan (Cc) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah v Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. Halaman 26 dari 85
Page 27 OCR 0.876
(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas teu liatilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dangan penjaminan tersebut, 19) jumlah penurunan rilai atas aset keuangan (Jika ada), termasuk mutasinya, Gibisehkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan asat keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nila yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: den (LO)jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapet mempengaruhi — kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang didunakani C) jumlah investasi yang direkissifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan. 4 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya, 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana | Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: V Halaman 27 dari 85
Page 28 OCR 0.865
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) taba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan “ 17) | Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, Gan uraian tentang sfat dan asal terjadinya (dari transaksi X usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jarninan. “ 19) | pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rindian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: / b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis. mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi sefarna periode berjalan, Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, an bermasalah berdasarkan sektor dan junah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jurnlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia, | th) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiltasj I) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: Halaman 28 dari 85 Paraf: FA
Page 29 OCR 0.826
p Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: L Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberan Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia N Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan aflsi. AN 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan — kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan rmutasi selama periode berjalan, &) Rincian jurntah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai S tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (t) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi V yang sesuai bagi Perusahaan) (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: V (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan V yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pernulihan dani sevap penurunan nilai yang diakul sebagai “ pergurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan) (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang “ diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitatsasi biaya pinjaman untuk persediaan yang N memenuhi kriteria aset kualifkasian, maka diungkapkan: (V jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan: dan (li) tant kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (B8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v || Paraf: . Halaman 29 dari 85
Page 30 OCR 0.877
dijaminkan: dan b) (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Nisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan esuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. USUS n Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus Glungkapkan antara lain: (1) Makanan minumanj (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. c) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: la) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan Ic) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terka't yang Bkan dialihkan, bila ada. ad) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga can rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. G1 Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi), (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): Halaman 30 dari 85 Paraf :
Page 31 OCR 0.851
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persedisen kain yang sesuai dengan industrinya. D Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan) (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi bertentu, Seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan ta) (bd) (31 &@) (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: Total jurtah tercatat dan nilai tercatat menurut kiasifikasi hewan ternak telah menghasiikan dan hewan temak belum menghasilkan: Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tap kelompok selarra paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: Pendapat manajemen atas kacukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: te) Ndai hewani tertak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan Tisiko yang ditutup: Ui a th) Jika 3laka da asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan esuransi: dan Wiai bewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, an an “Do Aj Halaman 31 dari 85
Page 32 OCR 0.853
23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jurnlah masing-masing pajaknya: dan PI b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, v 24) | Biaya Dibayar Dimuka v Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (4) uralan dari 32ebag yang dirniliki untuk dijual atau kelompok lepasan, V (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang V diharapkan, serta cara dan waktu pelspasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, N (4) dalam hal 3z2ebag yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalarn satu V tahun, diungkapkan peristiwe atau kesdaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (5) dalam hal dapat diterapkan, seg men yang dilaporkan dari 32ebag yang dimiliki untuk Pj Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hat 32ebag yang diklasifikasikan sebagai 32ebag yang dinliki untuk dijual atau v kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasannya, diungkapkan: (ajnilal dari 32ebag tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | jumlah tercatat 32ebag tersebut sebelum 3Zebag atav kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian 32ebagia yang telah diakul apabila 32ebag atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Il. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan €. &da ai terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian janis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: “ b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugiampenurunan nilai serta penjelasan terjadinya ptutang pihak berelasi tersebut: Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Halaman 32 dari 85
Page 33 OCR 0.823
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: i dj pendaak manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: n e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiung kapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: “ b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta 4 alasannya: K| Cc) nilatercatat Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labilitas, “ pendapatan, dan laba atau rugij €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016 “ (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung, ") akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, 3Jebagi laporan “ keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode : terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif N I) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi 33ebagia-sama dengan Investor lain, J) Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban 33ebagia-sama untuk semua atBu 3Jebagian Liabihtas entitas asosiasi dan K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan motode ekuitas termasuk total “ Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan v an 2 Pa Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut, Haloman 33 dari 85
Page 34 OCR 0.884
29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupebiaya yang ditangguhkan dalam pelaksansan pembargunan HTI, yang disajikan v sebagai berikut: 2) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhir. 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol V Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tot, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan “ Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, Gan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan ti) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (3) Saldo awal L Tambahan tahun berjalan ii. Biaya langsung (0) aan kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa Halaman 34 dari 85 Paraf: FE
Page 35 OCR 0.851
Pengurangan tahun ber Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi . Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak bap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: e) Kondisi bewan ternak: f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) yana hewan ternak yang diasuranskan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup, h) Jika 35sset3St asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cedangan kematian atau metode penghapusan langsung, 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan kangsung, jike ada, 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nikti cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai tewan ternak yano dijaninkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) Properti Investasi a) Yang harusdiung kapkan antara lain: (Ll) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi “5.5. yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) “einyataan bikin menari Nilai Wajar dklukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan 35sset35 lain karena sifat 35sset3Sty tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapet diperbandingkan, (4) namaPenila, tanggal penilalan, dan tenggal laporan perilaian teraktur: (S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: Halaman 35 dari 85
Page 36 OCR 0.847
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama perlade tersebut, dan (C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas V penjualan Properti Investasi dari sekelompok 36sset yang menggunakan model biaya ke kelompok 36sset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Proparti Investasi atau “N pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan y antara lan: (4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij (2) saat suatu periaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifkan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekorsillasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuakan yang dilaporkan dalarn laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (3) jurnlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan ker : dan (b) penyesuaian signifikan lain, Pa Kn “ Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain XI Laksmi sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lan: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir pericde dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan urtuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (ad) jumlah rugi penurunan nilal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan mal, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (S5) transfer ke dan dari persediaan Gan properti yang digunakan sendiri, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. G) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, V Yang harus diungkapkan antara lain: (L) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Halaman 36 dari 85 5
Page 37 OCR 0.837
(3) estimasi saat penyelesalan: (4) harnbatan kelanjutan penyelesaian) (S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (6G) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung danfatau aset sewa pembiayaan) b) rekonsiliasi jumlah tercatat Druto dan akumwlasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan bo at ha d) rugi penurunan nilai dan Jumlah yang dijumal balik yang diakwi dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): &) jumlah komitmen kontraktusi dalam perolehan Aset Tatap: v £) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, “ tilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap v untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhk: V (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, v (5)jumiah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan “ model biaya, dan (6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama “ perode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. 1 Man untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (Ul) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: “ Haloman 3? dari 85 Paraf: FE
Page 38 OCR 0.879
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian) (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan dan (6) dalam hat terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a)jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b)tarit kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 9 Pengungkapan lainnya antara lain, (L) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumuah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif den tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (9) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5) nilsi buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (B) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan osuransi, apabila tidak dissuransikan agar diungkapkan alasannya. 3S) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalarn pengerjaan: Halaman 38 dari 85
Page 39 OCR 0.827
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Tp 1 ANK cb. MAS lis: 1Kamanana——— (a) Lokasi penambangan, v (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (€) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal sakio aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolsktabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jurnlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) akkosi jurriah arnortisasi Aset Tekberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif €) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dangan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalom hal terdapat kasitaisasi biaya pinlaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset an kualifkasian, maka harus (L) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan: dan “ (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang Digo ere penentuan dan penilaiannya i untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, N penpetasan 9 atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset n 'akberwu) an material terhadap laporan Fs uangan Perusahaan, j 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) Jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, 1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj )) Aset Takberwujud disajikan pada jumleh revaluasian, diungkapkan: Bantita "2 3 (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: Pa Halaman 39 dari 88
Page 40 OCR 0.853
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, » (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar V aset, , (S)yumlah tercatat untuk setiap Aset Takbenwujud seandainya Aset tersebut dicatat " dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama V periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum B) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan 5 | Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara iain tabel yang memuat penjelasan tentang : (Li) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan) hir. H4 Asot Eksplorasi dan Evaluasi V Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rindan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhirj dan (2) Jumlah aset, Ilabiitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbwi dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. dg Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. “ Yang barus diungkapkan antara lain: (L) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (8) Netode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Netode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ade): (9) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, rneliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan) (0) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya @waluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi Halaman 40 dari 85
Page 41 OCR 0.807
Too 5 —— aeterangan Ka EN “Aga gak 1 N/A “Keterangan. utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. 9 “ Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Baya Besplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: Ca) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan le) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalun, “ (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, 5 | (a) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: j (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap bisya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (S5) Apabila terdapat lebih dari satu Area Of Interest, maka harus diungkapkan rindan J dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk bap-tlap Area of Interest, b. Llabilitas D | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 2) | Provisi a) kas menggasak senada Sa basa era lusa as ng. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (i)nilai tercatat pada awal dan akhir perlode, (2)provisi tambahan dalam periode bersangkutan: Halaman 41 dari 88 Paraf : Y F
Page 42 OCR 0.850
(3)jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selarna periode bersangkutan: Naa TG aa en Sana Dana PER PE inakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena bertatunya waktu dan dampak dari setiap perubshan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (B)jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah heet vann telah diaktil rntik estimasi nenanantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan 1 Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenai sifat masing-rnasing kewajiban. S5) | Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi | Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara kain Ilabiltas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan @) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). Halaman 42 dari 85 aa
Page 43 OCR 0.868
ea Naas 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rindan tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) (4) Jurrtah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (S) Rindan simpenan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekaning giro. 9 Simpanan dari Bank Lain N Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (a) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa P' a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: Si (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jurniah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. Holaman 43 dori 85
Page 44 OCR 0.848
C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri n Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jurniah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan l--——-——Y21 pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah rreenurut umur utang. Utang Reasuransi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ressuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang, dan (S) Jurniah utang atau piutang ressuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi 7 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. Halaman 44 dari 85 Paraf: vA
Page 45 OCR 0.836
h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis , asurans. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia, 9) | Habilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek V Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan entara kain: a) jenis dan jumlahnya: dan v b)informasi mengenai ketetapan pajak. Y 1) | Khusus Industri Pembiayaan Y Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursey dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalarn perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi V Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima, 13) | BegianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Iabilitas jangka peryang sesuai V dengan pengungkapen utang bank dan lembaga keuangan jangka penjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) | Uabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang harus dungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk babilitas — keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas N keuangan lainnya yang bersiat jangka pendek dan jangka panjang N| (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang herus diungkapkan antara lain: Halaman 45 dari 85
Page 46 OCR 0.869
fa) nilai tercatat tas keuangan untuk setiap kategori, y Ib) laba atau rugi neto pada setiap labilitas keuangan) dan v (Cc) kejadian penting lainnya antara lan kepatuhan Perusahaan dalam v memenut persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). H Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisas utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan stau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama perlode tersebut: dan (4) Jurnlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah Girestrukturisasi, 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Y Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Ungkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincan jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Y Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reldamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 19 | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Barelasi Non- Usahayang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang: dan CG) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, PN Halaman 46 dori 85 Paraf: FG
Page 47 OCR 0.830
eU “5. Keterangan" EN LAks Aden Tidak || (NJATI Keterangan. 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: B) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, €C) tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: #9) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, G9) kejadian perting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Ih) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, D) persyaratan Isin yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan i) pengungkapan inforrnesi sehubungan dengan liatilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dus belas) bulan sejak tanggal laporan Pen kenangan Metapi Sea JANGAN Kencan Ona Dab Jangan anjar: Bana lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelorrpok aset dan pernberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. €) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: @) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, Halaman 47 dari 85 Barefi G
Page 48 OCR 0.904
e) n keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan Wensaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang rnaterial, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan 2) ») ks) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat: (5) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Dabit Covenanceatas surat berharga yang diterbetkan. Pinjaman Diterima Yarg harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, Gan persyaratan penting lainnya (debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5S) Apabia bank menerima dana stau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, Halaman 48 dari 88
Page 49 OCR 0.853
(2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan, (4) Ketentuan minimurn penyisihan penurunan Nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perlode pelaporan dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan “ Yang harus diungkapkan antara lain : @) Mutasi taksiran peovisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiaten PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilaiiitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi kevangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: &) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saido awal dan akhir dari nila kini kewajiban Imbalan pasti yang N menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat distribusikan ke dalam: (Ka) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (c) iuran oleh peserta program, v (dj keuntungan dan kerugian aktuarial: X Molaman 49 dari 85 paraf: 4 FG
Page 50 OCR 0.835
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata . uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (f) Imbalan yang dibayarkan: “v (9) biaya jasa lalu: Y (h) kombinasi bisnis: (UI) curtaliment, dan v G) penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program V yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanal, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesusi dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat Giatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan rnata uang penyajian: (d) luran oleh pemberi pekerja: Ce) iuran oleh peserta program: (N imbalan yang dibayarkan) (ag) kombinasi bisnis: dan (hn) penyelesaian rekonsilasi nilai kini kewajiban Imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam (S) butir (S) atas Asetden — Uabilitas yang diakui dalarn laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (3) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan pasisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan) (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan alam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang Giskui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: Ca) binya jasa kini: Halaman S0 dari 85
Page 51 OCR 0.887
tb) a bunga t hasil yang diharapkan dari aset program, (gd) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset | sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode korider 101 (sepuluh per seratus): (f) biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment berutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, meliputi: (3) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalarn SAK: (B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada pendapatan komprehensif lain, dalarn hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK, (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan Seluruh aset lain, (40) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (e) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang Gharapkan atas Aset secera keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset pregremi (12) imbal hasil aktual atas asot program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asurnsi sktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (Cc) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): Holaman S1 dori 85
Page 52 OCR 0.876
(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (O asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam Ungkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan kompenen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, (C) Daken hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam Iingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (aj nlial kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesualan yang timbul pada: II) — tabiitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari llabilitas prograrn pada akhir periode pelaporan, dan ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan aken dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: Ka) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj (b) dalam bal Perusahaan mencatat alokasi biaye Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan rmengungkapkan: LI) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan darrpak keuangan atas perubahan program selarna periode tersebut: (W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf 8) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (Wijjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK inforrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (18), dan butir (16) serta butir il. Halaman 52 dari 85
Page 53 OCR 0.863
b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti, €) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus dungkapkan paling kurang jenis dan jurniah Imbalan kena jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanentars lsin: (1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenal Ilabilitas kontinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penesbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek) C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, €) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obigasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: GO) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi detawt): dan hn) persyaratan penting lainnya. . Lila £. 25) | Sukuk B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan utarra dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) nilai nominal, Id) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah): Ce) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi Maak aa “ta Halaman 53 dari 85
Page 54 OCR 0.837
hasil (untuk Sukuk mud harabah): (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan “ tau bagi hasil, (9) jangka waktu, K: (h) tujuan penerbitannya: dan Ci) persyaratan penting lain: “ C) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, “ d) bursa tempat Sukuk dicatatkan: 1 @) jumiah bagian yang akan jatuh ternpo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan: 4 £) rama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: | @) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): | h) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan v1 I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (rmisalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi Gefault). 26) | Utang Subordinasi Yang harus dlungkapkan entara lain: “ a) nama kreditur, sifat iketan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga PI kontraktual selame periode pelaporan v b) tujuan perolehannya: "| C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi 4 persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. “ 27) | Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal “ pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode korversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasi konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serts persyaratannya, dan penalti: V €) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan “ tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi: X d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: Halaman 54 dari 85
Page 55 OCR 0.856
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, " ID Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: N @) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, d h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan “ menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): » kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): N i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalu penawaran umum, wajib diungkagkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, Y k) komponen Liabilitas dari obilgasi konversi, X » keberadaan fitur derivatif melekat, dan K m) persyaratan penting lainnya « Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham Yang barus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: X (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang rnelekat pada setiap jenis saham, N termasuk pembatasan etas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan A saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lem bar saham dan V persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 556 (lima perseratus) atau lebih) V (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan VN (3) Pemegang saham lainnya: N d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti Ni pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lan dari kapitalisasi agio, saldo laba, K| penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Halaman 55 dari 85 Poraf : | TA
Page 56 OCR 0.836
Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lsin dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa & 2 Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor b) Uraian sumber egio saham, C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenaisifatdan asal selisih kurs atas rmodal disetor, &) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilai — transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (S) Kebemilikan entitas atau bisnis yang dislihkan serta jenis dan jumtah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang — dikombinasikan atau dialihkan — serta selisih antara real tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (Ca) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset den Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan (Cc) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. Se In IN 2 . Lb Lah Aa ba al 3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpangendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian tansaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: Halaman 56 dari 85
Page 57 OCR 0.818
(2) Nama entitas anak: dan " (3) Nama pihak yang bertransaksi, V bD) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: V dan “ €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat Hilangnya Penganda Ia n, 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, C) Tanggal dan jumlah saharn treasun yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor: d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan @) Akumulasi jumlah lembar dan nilal saham treasuri. Bb Bh 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: @) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu Gas: b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkaitj dan €) Saldo laba yang dkentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. SI Pa 8) | waran Yang harus diungkapken antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): @d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing »| komponen pendapatan komprehensif lainnya. Pr baba aa Aa Halaman 57 dori 85
Page 58 OCR 0.823
8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian penegang saham nonpengendali atas N ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk, da, Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : B) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (JI) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: CE) Nara pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jurntah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (2) BEAN, pendngikan Kontak yang: Salak sebagai pendapalan Jajan. pefara berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui vV dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (2) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai N Aset dan Liabilitas: lv aa kenkenea ke Len Halaman 58 dari 88 Paraf: FG
Page 59 OCR 0.868
0 Dalam 3 Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapetan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (3) Perincian dari komponen pendapetan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: la) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator | Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif) b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, c) Masa berlaku tarif, d) Besa ran tarif: dan 2... Perianlian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa. 2) | Khusus Industri Rumah Sakit Y Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restituslj b) Subsidi tidak mampu, dan €) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: Halaman 59 dori 85 Paraf : J F
Page 60 OCR 0.902
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapotan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rindan pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan €) Rindan pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udarg) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pibak lain. 7 Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asurensi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lan, dan rindan pendapatan kerjasarna operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. » Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan entara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan komisi yang diakui, C) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, Halaman 60 dari 85 Paraf:
Page 61 OCR 0.879
10) | Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan Ec) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, 1) | Khusus Industri Rumah Sakit | V Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 8) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: c) Beban pega d) Beban penyusutan sarana medis, Cc) Beban pemeliharaen sarana: 1) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: V 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, Klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunas, dan klaim kernatian, €) Komisi Neto “ Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. Halaman 61 dari 85
Page 62 OCR 0.858
—————w——. Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. 13) | Khusus Industri Perhotelan “ Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, | b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan | Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) | Beban Usaha Taro harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategari fungsinya, yaitu antara a) Beban penjualan: V b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan edministrasi. | 15) | Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga N Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumleh beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi x Yang herus dungkapkan antara lain rincisn jumtah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) | khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai V Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan ndai untuk masing- masing akun Piutang Pernbinyaan Konsumen, Tagihan Anjak Putang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. €) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: LA Halaman 62 dari 85
Page 63 OCR 0.824
- Or MERE SNP LIA PETA TAS MA TAN NI SINGA » Tebet (b) beban keuangan dalam sewa pernblayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asng sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrurmen keuangan meliputi: fa) rugi penurunan nilai dan kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual) Cb) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui labs rugi, dan (C3) aman premni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung Bh, Gd) Untuk Bagian aan Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2 begin laba rugi dari entitas asosiasi dari cperasi yang dihentikan, yang Glungkapkan secara terpisah. 16) | Khusus Industri Perbankan 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus “ diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah V Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obigasi Rekapitaksasi Pemerintah Yang barus diungkepkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian 63nstrumen atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari 63nstr keuangan tersedia untuk dijual: 2) bagian etektf dari keuntungan dan kerugian 63nstrumeat Indung ndal dalam rangka lindung nilaiarus kas: dan bagian — pendapatan komprehensif lain dari entitas ascsiesi danfatau Ventura Bersama. Halaman 63 dari 85
Page 64 OCR 0.852
20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : B8) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilen) pajak kinij (2) penyesuaian yang diakui pada pericde atas pajak kini yang berasal dari periode lalui (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (a) jurah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalem laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperiskukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprebensif lain dari entitas asosiasi Gar/atau Ventura Bersama, 2) d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian labe akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tar pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: 2) penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada perlode akuntansi sebelumnya) M) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikormpensasi yang tidak diakut sebagai 64erja pajak tangguhan dalam laporan keuangan, ag RN 3 2 Halaman 64 dari 85 ne
Page 65 OCR 0.864
9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakul: h) rekonsiliasi 6Serjas dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) teba sebelum pajak menurut akuntansi (2) ditambahj/dikurangi koreksi positif atau 6Serjasam (dirinci): dan (3) laba kena pajak: I)— perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang bertaku, i) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: dj) bana 6Serje dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam taba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah 65erja atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keyanganj ) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas cperasi yang dihentikan selama periode, 6Serjasa dengan jumiah terkait untuk setap periode sajian, m) pemlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai — Liabilitas dalam laporan keuangan, 1") uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk 6Serja pajak tangguhan praakuisisi apabila — Perusahaan adalah pihak pengakuls'si dalam suatu kombinasi bisnis: 2) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tdak diakui pada tanggal akuisisi betapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan P) jumlah 6Serjo pajek tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas 6Serja pajak tangguhan, apabila: (IT) penggunaan 65Serja pejak tengguhan bergantung pada kondisi laba kene pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang Halaman 65 dari 85
Page 66 OCR 0.880
mengakibatkan diakulnya 66erja pajak tangguhan terkait, 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pernbilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis 6Gerjasama66 yang mempengaruhi laba per sa harn: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsilasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis 66erjasama66 yang mempengaruhi laba per saham, Cc) 6berjasama66 (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena 6Gerjasama66 tersebut bersifat 66erjasama6066s untuk periode sajian, Gd) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi 66erjasama66 berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Gferjasamabd berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yong dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan entara Jain: (2) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jurnlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.0D0.000,00 (satu miiar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dan 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi Gengan entitas berelasi, D) terkait dengan transaksi dengan crang atau anggota keluarga terdekat meliput nana, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Halaman 66 dari 85
Page 67 OCR 0.835
alam laporan keuangan, paling kurang: | (5) Seda Daneaka beserta persentasenya terhadap total pendapatan | lan n 5 (CI jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabiltas, termasuk komitmen, dan: X (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imba lan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (6) rincian garansi yang diberikan atau diterima: N (d) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (e) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika V dilakukan pembentukan: d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf &) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: IL) entitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian 67erjasa atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan 67erjasa: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapar atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. &) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, korrisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja Jangka pendek, (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka 67erjasa Isinnya, (9) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (S) pembayaran berbasis saham. IM) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (Lt) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan N Perusahaan: Haloman 67 dari 88 sn — RR hn hh, Lha nh
Page 68 OCR 0.838
(2) sifat den jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Ba) Nata uang asing yang dimaksud adaloh mata vang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) rincian 68erja dan Ilatilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari 6Berja dan Nabilitas moneter dalam mata uang esing, (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang tren 6Berjasama68 keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba (S) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. £ AL 5 2) & 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : IP untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu (il) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nitalj (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya) (S5) jumlah rugi penurunan nilai atas 6Berja revaluasian yang diakui dalam pendapatan (6) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai atas 6Serja revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap ak MEMAGI Na Aa AV Rs Halaman 68 dari 85
Page 69 OCR 0.862
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, Periode Lalu @) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (L) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dam pak estimasi pada periode mendatang. Dalam — hal jumlah dermpak pads periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diung lapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (db) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang tisajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-penode sebelum penode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulsinya perubehan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan pericde lalu, (2) junvah koreksi untuk setiap periode sajian: la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) junvah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat peneranan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian 69erjasa retrospektif tidak praktis. an Lah 3 Halaman 69 dari 85
Page 70 OCR 0.839
26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (L) — narna dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisij (2) tanggal akulsisi, (3) biaya terkait akusisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis) (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, (5) alasan utarna untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang 70erjas yang membentuk goodwill yang diakui: (7) Nilai Wajar pada saat tanggol okulsisi ates total imbalan yang dialihkan dan Nila Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (B8) kesepakatan mbalan kontinjensi dan 70erja indemnifikasi: Ca) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi: Hi us tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, tt Lo ba LL tb an (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan rnaka fakta dan alasan rnengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, (9) perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar plutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontrektual yang diperkirakan tidak tertagih: (30) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset “ yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil ain, (il) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar | sumber daya ekonomi terjadi: N (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam | Pa hal utame yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan Halaman 70 dari 85
Page 71 OCR 0.854
O jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan ! jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karenalilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: ta) Informasi sebagaimana dirnaksud dalam angka 33 huruf b) angka v (4) terkait perikatan dan kontijensi, Gan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: Pi (13) delarn hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif Gimana keuntungan tersebut diakul: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan V keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (7Lerjasam perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (Plerjasam perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakussisi, yang v dlakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (B) 7Fterjas penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Mi Glakuisisi yang Otukur pada Nilai Wajar, (45) dlam halsuatu — kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Niai Wajar pada tanggal akusisi atas kepentingan ekuitas pihak yang V diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari S| pengukuran 7lerjasa Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakul keuntungan atau kerugian tersebut: (165) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada perode pelaporan: dan Informasi sebagai berikut: Halaman 71 dari 85
Page 72 OCR 0.829
(ahjumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasi penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan, b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakukisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (9) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya kaveitar manuirihan malen Akom unlam (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (Cc) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perode pengukuran yang Gakul selena periode pelaporan (hn) setiap periode pelaporan setelah tanggal akulsisi sampal dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan 72erjasam 72erja Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi Sau Habilitne bereahut dihahslban sabar laurah wak maba Asenakanban: (la) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, terrnasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesalan: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) 72erjas penilaian dan mput model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, ta) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwil pada awal dan akhir periode pelaporan (S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diskui peda periode pelaporan yang: Halaman 72 dari 85 2 LL La
Page 73 OCR 0.877
(8) terkait dengan 73erja teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk menahan laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan) C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan v Halaman 73 dari 85
Page 74 OCR 0.860
@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak Jan unit bisnis lainnya selama suatu periode: «») (2) (3) (9 jumlah harga yang dibayarkan: bagien dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan jpemiah 74erja dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau binislainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 3) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) pengungkapan pada level segmen: (1) (2) 3) informasi umum, yang terdiri dari: (a) 74erjes-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi seg men dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jesa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan) inforrnasi mengenai laba atau rugi segrnen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, 74erja segmen, dan Fabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, Yderja segmen, Ilabiltas segmen, dan unsur segmen rmnaterial lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas 13) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, Informasi wilayah geografis (2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: | negara domisil Perusahaan: dan I-semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Halaman 74 dari 85
Page 75 OCR 0.840
tersebut secara Individual. (W) Aset tidak lancar selain 7Serjasama75 keuangan, 75erja pajak yang ditangguhkan, 7Serja imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |. negara domisili Perusahaan: dan HI. semua negara asing secar» total dimana Perusahaan memilki 7Serja. Dalam bal 7Serja dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya rretsrisl maka 75erja tersebut diungkapkan secara terpisah. Informasi pelanggan utara Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapetan konsolidasi, Perusanaan harus mengungkapkan: la) fakta, Ib) total pendapatan dari setiap pelanggan) dan Ic). identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan HW Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uralan tentang alasan operasi dinentikan, V (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan V yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari 75Serja dan Wabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari cperasi yang dibentikan terhadap segmen yang dilaporkan dar “ 7Serja tidak lancar atau kelompok lepasan disafkan sesual SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (I) 7Serjase atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: IK) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari Operasi yang “V dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan ID tab atau rugi yang diakui dalam pengukuran le Nilai Wajar satslah Xx! Gkurangi biaya untuk menjual atau pelepasan 7Serja atau kelompok kepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan V pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk. V Halaman 75 dari 85
Page 76 OCR 0.794
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melakat s | la) Perusahaan wajib mengelompokkan 76erjasama78 7Gerjasama76 sesual dengan tujuannya, yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk Xi tujuan spekulasi: b) Sendamkloni Lan Beden memiliki atau menerbitkan Fberjasama76 76erjasama76 wajib untuk setiap kontrak 76erjasama76 76erjasama76 dalam kelempok kada lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentak valuta, xv bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): “ (3) tanggal jatuh tempo: N (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar peda tanggal laporan posisi keuangan) N (5) beban atau Pendapatan pada pertode pelaporan: “ (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan N (7) persyaratan penting lainnya. N C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi 76erjasama76 dan “ strategi untuk mencapai tujuan terssbut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap Wasfikesi lindung niai, termasuk PI peryalaaan mengenal Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, n (3) Bagi 76erjasama76 yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan N tujuannya, 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang barus diungkapkan untuk setiap kelompok 76erja keuangan dan Ilabilitas kevangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang N memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi keuangan, dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar NI 76erja keuangan dan llabilitas kevangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai v distribusi kepeda pernilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: Y Halaman 76 dari 85
Page 77 OCR 0.850
(4) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: C)jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Giakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan d)jumlah dividen preferen kurnulatif yang tidak diakui, 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari llabilitas kontinjensi dengan jumlah Babilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partsipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalarn pengendalian 77erjasa entitas: dan Gd) dalem hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian 77erjasa entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian pertisipesinya, dan (2) jumlah agregat setiap 77erje lencar, 77erja tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, liabilitas jangka 77erjasa, penghasilan dan beban yang terkakt dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | perikatan dan Kontinjensi (m) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: In) perjanjian sewa, keagenan dan adan bantuan manajemen dan teknis, 77erjasa, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait amar perjanjian: Hi. periode berlakunya perikatan: II. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan v. pembatasan-pembatasan lainnya, (0) kontrak atau perjanjian yang memerikan penggunaan dana di masa yang takan datang, seperti:pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: Halaman 77 dari 88
Page 78 OCR 0.841
| pihak-pihak yang terkait da perjanjian, Il. periode berlakunya perikatan: Iii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan V IN. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan V antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (C) periode berlakunya jaminan, dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan v (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan 7Berjasa-batasannya. v b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara Jain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: la) pihak-pihak yang terkait, (db) jumlah yang diperkarakanj (Cc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan Lb (d) dampak keuangan: v (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, rmisalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan Ilabilitas pajak tarrbahan: v (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah Si pokok dan denda atau bunganya: dan (BD) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik 78erja atau liabilitas kontinjensi: Ib) estimasi dari dampak keuangannya: (ec) indikasi tentang ketidaknastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus Halaman 78 dari 25
Page 79 OCR 0.868
keluar sumber daya, den (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 38) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma. Yang harus diungkapkan antara lain: v 8) Isi perjanjian 7Serjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam 79erjasama: €) Lokasi 79erja dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalarn 79erjasame: @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian 79erjasama, dan () Isi perubahan perjanjian, jika ada, 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (L) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keusngan yeng belum Jatuhtampo atau tidak mengalarni penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) dsiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Nabilitas keuangan derivatif dan nondarvatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: can (b) deskripsi mengenal caraPerusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) resiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap janis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (8) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. &) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan, 36) | Khusus Industri Perbankan 3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguscy Ratio) | Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan Halaman 79 dari 88
Page 80 OCR 0.841
posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. @) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: v (4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto rmenuruk jenis mata uang peda tanggal laporan posisi keuangan (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. O Jaminan Pemerintah terhadap Lnbilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dang pihak ketiga di bank. 9) Aktivitas Fiducdiary y Yang barus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiducianyyang meliputi jasa 80ustodian, wali amanat, pengeklaan investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuas-reorganisasi yang meliputi: Ba) Jurnlah sakio negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi kevangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian leporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasireorganisasij d) Rndan dan junlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan , e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakio laba dalam laporan pesisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- | reorganisasi. bh hn 38) | Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan entara sin : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalarn mengelola Halaman 80 dari 85 Paraf: v pa
Page 81 OCR 0.891
permodalannya, termasuk: (L) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sfat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan dihanskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal. dan (3) cera Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, €) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (ika ada): dan €) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisi melalui penerbitan saharn, dari konversi utang menjadi modal. 40) | pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) ndanjumiahLabiltas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka B1nstrum, b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, €) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk Opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham 8 » pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang Sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: G) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan Halaman 81 dari 85
Page 82 OCR 0.862
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar 82nstrument ekutas tersebut padatanagal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk B2nstrument ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 4) | Khusus Industri Asuransi: &) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas “ Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas ting kat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvebilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: “V a) jin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah €) Rincian Aset, Llabilitas, Pendapatan, Beban, dan Labs Usaha Unit Asuransi Syariah: dan 4) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara sin sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: V 2) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan &) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kalangsungan hidup perusahaan. 44) | Khusus Industri Kehutanan : 8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): V b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajb lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman B2embali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam: Halaman 82 dari 85
Page 83 OCR 0.879
d) Realisasi joris kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, (31 Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perode berjalan dan akumulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana | (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini) dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan enfitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: D) dalam hal terdapat peristiwa nompenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan perstwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, tbt 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalarn hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: @) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut) b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif stau perubahan kebijakan akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dernpak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. Halaman 83 dari 85 Poraf :
Page 84 OCR 0.828
m5 en si Mesalu Idak-i- NASI Hileteranggn-— 97) | Reklasifikasi 48) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaen harus mengungkapkan entara lain: (Ljsifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pes yang direktasifikasi: dan (3jalasan reklasifikasi, b) Dalamhal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukari, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak merekiasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 1g) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk “ lain dari bantuan pemerintah) dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjansi lain yang melekat atas bantuan pemerintah N yang telah diakul. 49) | Rekonsiliasi sntara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan denganmenggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan pasisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, @ Dalamhal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar medali di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. Malarnan 84 dari 85
Page 85 OCR 0.885
50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara Iin sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 31 Juli 2023 PT Bumi Teknoku' Itura Unggul Tbk Direktur yi wahi bidang Akuntansi dan Keuangan, Walarnar 85 dari 85 Paraf :
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.