Skip to content
Back to announcement

HIFI_Checklist_30_Juni_2023.pdf

Financial statement Text extracted HIFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.931
Page 1 of84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hino Finance Indonesia
Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan
Jenis penawaran Umum -
30 Juni 2023 30 Juni 2022 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono,
- - Sungkoro & Surja
Nama Partner Christophorus Alvin
- - Kossim
Opini Akuntan Opini tanpa
5 ba modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - : -

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan
Page 2 OCR 0.901
Page 20184

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung €:
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi ?
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting (dalam Jutaan Rp.)
Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022 31 Desember 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 228.403 187.582 399.746
Laba (rugi) bruto 44.533 40.757 83.774
Laba (rugi) usaha/operasional 44.533 40.757 83.774
EBITDA 149.549 127.147 270.657
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 35.153 32.099 64.609
Laba (rugi) komprehensif 41.487 41.169 88.894
Laba Per saham (dasar) - dalam Rp penuh 35.153 32.099 64.609
Laba Per saham (dilusian) N/A N/A N/A
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 4.421.968 3.715.915 4.373,049
Jumlah Aset Lancar - - -
Jumlah Aset Tidak Lancar - - -
Jumlah Liabilitas 3.102.267 2.485.427 3.094.835
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek - ai -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang - - -
Jumlah Ekuitas 1.319.701 1.230.489 1.278.214
Modal Disetor 1.000.000 1.000.000 1.000.000
Saldo Laba 326.372 258.710 291.219

Page 3 OCR 0.919
Page 3 of 84

Rasio Keuangan"

Gearing rasio 2,23X 1,89 X 2,29 X
NPF Neto 0,00196 0,03495 0,004Y0
NPF Bruto 0,03396 0,38890 0,1996

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai

dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik,

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

ujlaluln|la
SsisisisIs

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sbagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

Page 4 OCR 0.922
3.

Page 4 of 84

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan
€C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara kain meliputi:
1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk mernahami laporan keuangan.
Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
&danya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
Giungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
2. Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan L.a

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan 1.a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan L.a
periode pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan L.a

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan i.a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya dan

Page 5 OCR 0.908
8)

Page 5 of 84

Nama entitas induk dan narna entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

»

Khusus Industri Media
Penjetasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,

9

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
2) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi:
Nama pemilik izin lokasi:
Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) AN Pengen Sanga TAN
Nama lokasi,
Nama pemilik ijin lokasi,
Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.898
Page G of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH,

12) | Khusus Industri Kehutanan “

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
Giterbitkan di luar Indonesia,

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

4

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung,

«

2)

Tempat kedudukan:

3)

Jenis usaha,

4)

Tahun beroperasi secara komersial:

5)

Persentase kepemilikan dan propcesi hak suara (jika berbeda):

8)

Total Aset: dan

Informasi penting lainnya antara lain:

2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5046 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

€) @ekhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

SI SI SESI SEK

Page 7 OCR 0.914
Page 7 of 84

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan
1? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari Iilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.
4d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite “ Catatan 1.c
Budik,

2) | Cakupan manajemen kunci: dan “ Catatan 1.c

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jurnlah karyawan “ Catatan 1.c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
@nak.

(- Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal taporan keuangan Giotorisasi untuk terbit: dan “ Catatan 1.d

Page 8 OCR 0.920
2)

2

Page 8 of 84

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. “

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK “
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 2.a

b.

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), “
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku,

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. “

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: “
2) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). “

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian ain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

2)

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang Memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v IN ina

tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Page 9 OCR 0.914
Page 9 of84

Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
Gan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis “

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendalij

b) pengakuan awal untuk goodwlll:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil': dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas “ Catatan 2.d
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

4) | Instrumen Keuangan

Page 10 OCR 0.916
Page 10 of 84

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk d Catatan 2.c

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan,

(7) khusus Instrumen kevangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
b) Investasi pada Sukuk “
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(4) penyajian pendapatan sukuk: dan
(S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
€) Sukuk yang diterbitkan “
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan “

Page 11 OCR 0.922
Page 11 of84

a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia

dan Bank Lain,
6) | Piutang Reverse Repo “
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
Gan pengukurannya,
7) | Khusus Industri Perbankan “

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan s:
a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,

(4) Pertakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
Cc) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan

Page 12 OCR 0.905
Page 120184

saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pemblayaan Konsumen “ Perusahaan tidak
: mempunyai piutang
Yang harus dijelaskan antara lain: xl -

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak Piutang “

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih

piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

1t) | Sewa “ Catatan 2.e, 2.i

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi:
dan

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) | Persediaan : “
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.
3) Khusus Industri Kehutanan “
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

Page 13 OCR 0.882
Page 13 of 84

Pe AA aa aa “dk OA Ketsrangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan “

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan “
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
la) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(C) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan

ternak telah menghasilkan,
13) | Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain: “ Catatan 2.1
3) pengakuan awal Aset Tetap: “ Catatan 2.1
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: “ Catatan 2.i
C) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2.1
d) metode penyusutan yang digunakan:
€) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: “ Catatan 2.i

M) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: Catatan 2.i
9) penghentian pengakuan: Catatan 2.1

s

Page 14 OCR 0.883
Page 14 of 84

h) nilai residu: dan Catatan 2.|

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur €konomis, “ Catatan 2.I
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

B3

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi 2
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
Bsosiasi,

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama “
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama (4
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada,

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud, aa Catatan 2.j

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: “ Catatan 2.j

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, # Catatan 2.j
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

@) sumber terjadinya Aset Takberwujud: Catatan 2j

€) metode amortisasi yang digunakan, “
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak kancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

La

Page 15 OCR 0.917
19)

Page 15 of84

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

Gd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Pelat kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
9) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
2) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang barus dijelaskan antara lain:

3) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya,

Catatan 2.1

Catatan 2.1

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang barus dijelaskan antara lain:

Page 16 OCR 0.927
Page 16 of84

8) Penjelasan atas simpanan dari bank
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

dan

23)

Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN)
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) kondisi CKPN yang harus diakui: dan

b) dasar penentuan nilai CKPN.

Catatan 2.c, 2, 3
Catatan 2.c, 24, 3

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Llabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
G) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-rnasing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan,

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan

Page 17 OCR 0.910
Page 17 of 84

dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH,
27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang “ Catatan 2.m
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) datam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan “
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase “
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.
C) Khusus Industri Asuransi “
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(Cc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

Page 18 OCR 0.919
Page 18 of84

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate “
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Resi Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Dana yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
n

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.
28) | Program Loyalitas Pelangan “
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: “ Catatan 2.0

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas “ Catatan 2.0
moneter: dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: “ Catatan 2.p
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan “ Catatan 2.p

31) | Hibah Pemerintah “
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: “ Catatan 2.n, 3

v Catatan 2.0

Page 19 OCR 0.882
Page 19 of 84

b) ketentuan mengenai saling hapus: Catatan 2.n, 3

SI

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan “ Catatan 2.n, 3
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabilitas) pajak tangguhan. gp Catatan 2.n, 3
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: “ Catatan 2.k
b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan “ Catatan 2.k
oleh Perusahaan,
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: Catatan 2.k
dan S3
Catatan 2.k
9) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. “
34) | Saham Treasuri “

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri,

35) | Pembayaran Berbasis Saham Y
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui
Kas, termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi 4
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Uabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman “

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
@ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,

38) | Segmen Operasi “ Catatan 2.4
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk

Page 20 OCR 0.842
Page 20 of 84

mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham # Catatan 2.r

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

3. | Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) | Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: “ Catatan 4
b) Pa BEN PADANG Dak Berdasarkan gara Men sara Jani Ta Yang “ Catatan 4
C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan “ Catatan 4
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas YAN MR yang Biak Tapak Aognakai Oa “

kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

2) Kas “
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b) Giro pada Bank Indonesia “
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat pericde pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain “
Yang barus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis rata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:

Page 21 OCR 0.914
Page 21 of 84

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
9) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain £

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
Gan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(9) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau Nkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha “
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan mlaiz

e jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

» pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

Page 22 OCR 0.885
Page 22 of 84

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
hh) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
WI) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengensiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan ressuradurj
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara kain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 23 OCR 0.890
Page 23 of84

Pa aa er IYA | ea

5) | Khusus Industri Pembiayaan

2) Piutang Pembiayaan Konsumen “
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen)

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

?) Plutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

C) Piutang Sewa Pembiayaan 0 Catatan 5
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: “ Catatan 5

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

Page 24 OCR 0.900
Page 24 of84

(a) kurang dari satu tahun . Catatan 5

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(S5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan “
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. “

Catatan 5
Catatan 5
Catatan 5
Catatan 5
Catatan 5

CT. c.X

9) Piutang Sewa Operasi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(Cc) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

Page 25 OCR 0.881
Page 25 of 84

a) biaya kontrak yang terjadi)

b) laba yang diakui,

€C) kerugian yang terjadi, dan

Gd) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),

8) | Piutang Reverse Repo 9
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty,

) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga plutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih si
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga “
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dai
dendakepada pihak lain, 5 :

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Rincian jenis dan jumlah piutang: “ Catatan 7
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan a Catatan 7

C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. “ Catatan 7

Page 26 OCR 0.914
Page 26 of 84

12) | Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar ui
maupun tidak lancar.

8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur peda nilai wajar melalui laba rugi:

(3) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(S) peringkat Efek utang berikut nana pemeringkat (jika ada),

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan rmenjual untuk aset keuangan yang
Giklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
la) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(Cc) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
Gireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
- Nabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh

Page 27 OCR 0.893
Page 27 of 84

13) | Khusus Deposito P4
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

G) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) | Khusus Investasi pada Sukuk “
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah «
Tambahan pengungkapan mengensi antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

9) Informasi penting lainnya,

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana ud
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih Ld

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi “
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Page 28 OCR 0.906
19)

Page 28 of 84

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara Isin:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
$31 Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

(3) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

» Jumnlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat mai manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Page 29 OCR 0.912
b)

9

Page 29 of 84

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jurniah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan babilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)

Persediaan

2)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesual bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai negara jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
Gijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

Page 30 OCR 0.908
Page 30 of 84

(1) — Makanan dan minuman)
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

C) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(») Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

@) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

€) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

?) Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:

Page 31 OCR 0.914
Page 31 of 84

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan 7

(1) Pengungkapan jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(0 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan
(hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

jaminan.
23) | Pajak Dibayar DI muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan £
b) uralan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v

24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. Aa Catatan 2.9, 6

Page 32 OCR 0.909
Page 32 of 84

aa TR YA engan

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalarn hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu

tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
|, Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
Oiklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk.
Gijual: dan
It. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang:

d) perek manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan

e) Galam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Page 33 OCR 0.899
Page 33 of 84

Pe aa aa “nak PA Kesan

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Tt
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
€) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya

6) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jurnlah agregat Aset,
Uabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung:

1? akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

» bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain:

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabiltas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan “
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

Page 34 OCR 0.885
Page 34 of 84

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:
€) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir,
30) | Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan 3
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) be saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
n

(6) Tanaman yang dijarinkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
| Tambahan tahun berjalan
ii, Biaya langsung
tb) Toon biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar

I. Pengurangan tahun berjalan

IL Jurnlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam rat / Perkebunan Inti Plasma

Page 35 OCR 0.903
Page 35 of 84

menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,
32) | Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

e) Kondisi hewan ternak,

?) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Laos ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

HD Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi v

8) Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
Gari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

Xc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas

Page 36 OCR 0.932
Page 36 of 84

penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan

model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

(1) umur manfaat:
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
alam proses pembangunan dan pengembangan: dan

Page 37 OCR 0.905
Page 37 of 84

(6) Galam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi 3

kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
34) | Aset Tetap €
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan Catatan 8
kepemilikan aset yaitu aset pernilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: v
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal “ Catatan 8
Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Catatan 8

€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban “
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik diakui dalam laba rugi dan v
Ekuitas (jika ada): aja ng

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

?) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalarn laba rugi, apabila tidak “
Glungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): “

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3)narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4)metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham,

Ih) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara “
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) Jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam

Page 38 OCR 0.850
Page 38 of 84

pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitaksasi,

) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara “ Catatan 8
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan “ Catatan 8

masih digunakan:
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
Giklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: v Catatan 8
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara Catatan 8
material dari jumlah tercatat, € s
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang “ Catata
dihentikan pengakuannya,

5

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: 5

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset “

tap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v
pemulihan penurunan nilai:

5 Peni Bset tetap pa dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan “

alasan penjaminan: dai

(0)dnt dn nii se ttp yang dasurantan, ni peanggungan serang dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Catatan 8
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi LA

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreuge, sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(2) Lokasi penambangan:
(b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi)
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

Page 39 OCR 0.858
Page 39 of 84

(d)Sakdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
8) jumlah tercatat bruto dan akumulasi arnortisasij

D) alokasi jurnlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

€) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Anak SernepuE Gd menja pegakaan Masi Mangan Kadal biaya atau modak
revaluasi:

Si,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas:
1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
f) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
ta) ENSa Dan Seunal Opalikan yang digunakan Geleri tnengastirisak Nai Wajar

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat

Catatan 9
Catatan 9
Catatan 9

Page 40 OCR 0.933
Page 40 of 84

dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang mernuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Page 41 OCR 0.808
Page 41 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saido awal,
(c) Penambahan/penguranganj
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya hkan atas
Pasangan yang (Rana kegiatan pengembangan yang

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasa

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(E) Kontan herdayak lebih DAN Shi Arga 5 Intacaak suaka berug BUnakaAan iii
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b. Liabilitas

1) | utang Usaha “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

€C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2) | Provisi “

3) PN pa 08 MERE PETAA NA MPAK ORA YA epdin pak ak Odi PTOKA Yinika
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:
X4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum

Page 42 OCR 0.881
Page 42 of 84

Pe ena “aa Peak TA “Keterangan |

(S5) penis | apes selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi

karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian rmengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan Mangan NAN asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | seban akrual v Cetatan 12
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan “
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | utang Repo “
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui

C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7) | Khusus Industri Perbankan v
8) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

Page 43 OCR 0.904
Page 43 of 84

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa £
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(S5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,
b) Utang Klaim Y
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jurnlah utang menurut mata uang.

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri &.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

Page 44 OCR 0.899
Page 44 of 84

(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(9) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

Gd) Premi yang belum merupakan Pendapatan 7
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumiah menurut program asuransi:
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

€) Utang Koasuransi (rewrite) Lg
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

#) Utang Reasuransi “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jumlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi T
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata yang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

Page 45 OCR 0.883
Page 45 of 84

UD Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan .i
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek LA
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak Da Catatan 13
Yang harus diungkapkan antara lain: “ Catatan 13
a) jenis dan jumlahnya: dan an Catatan 13
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
11) | Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang “
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang -

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini,
14) | Uabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas “
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara “ Catatan 11
pihak ketiga dan pihak berelasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: v
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan “

Lc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam

Catatan 11

Page 46 OCR 0.883
Page 46 of 84

memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang “
Gan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain : “

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang

(2) Jurniah ANA atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait.

(3) Jumlah ana atau deras bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut.

(4) Jumlah utang kontinjen Tag dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum “
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)| Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 4

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Cd
Yang Harus diungkapkan antara lain :

») rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Y, Catatan 10
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nara bank/lembaga keuangan dan jenis mata “ Catatan 10

uang:

Page 47 OCR 0.893
Page 47 of 84

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporai

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

n Lobak In yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas

ng

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

hn) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

i) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak laporan
ena keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Mn

4

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Jessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima) tahun.

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canosilabie
Sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

? penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjenj

Page 48 OCR 0.928
Page 48 of 84

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pernbelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) | Khusus Industri Perbankan

a)

b)

(3)

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(5S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggai jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya (debt covenance):

(a) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(S5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode

Page 49 OCR 0.897
Page 49 of 84

pelaporan, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

€) Liabiktas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
paakayan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
dlatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(Cc) luran oleh peserta program)

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
yang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(DN Imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu

Ss

Me

“Ss

Catatan 14

Catatan 14
Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Page 50 OCR 0.865
Page 80 084

(h) kombinasi bisnis, “
Catatan 14

(MW curtaiment, dan a
() penyelesaian. “
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang at
seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sakio awal v
Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) uran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program:

(PM) imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(S5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dirnaksud dalam butir (4) atas “
Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan)

(C) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
Giakui sebagai Aset sesusi dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk: “ Catatan 14
Ko) biaya jaso kini: #
(b) biaya bunga: v rata ri

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

fe) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor

Page 51 OCR 0.860
Page SI of 84

ea “Ta EA “Keenan “|

(P) biaya jasa lalu: “ Catatan 14
(9) dampak dari curtaliment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan v Lela
(h) dampak dari batasan dalam SAK: £
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul
segera dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK,
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: “ Catatan 14

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
set program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, w
PENA DO PAN DRAG, ainatoan Miss, kab nten) Pen Pengiants a

lur lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: “
(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian “
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset: “

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(B) tingkat diskonto: £

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(6) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenalkan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(1) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan Y

««

Catatan 14

Catatan 14

Page 52 OCR 0.896
Page S2 of 84

pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
Giungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: “
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(D Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Tabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari w£
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: “
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(W) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalarn pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Citi)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
Gan butir (16) serta butir ii,

b) Iuran Pasti “

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti,

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya “

Page 53 OCR 0.869
Page 53 of 84

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka

panjang lainnya.
dl Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) Juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada)

24) | Utang Obligasi “ Catatan 16, 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang “ Catatan 16, 21
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: “
€) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: £ oran le
@) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: “ Catatan 16, 21
6) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan v Catatan 16, 2
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: v Catatan 16, 21
8 pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:
9) kejadian penting kainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi “ 16,21
Persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaukt):
h) persyaratan penting lainnya. 4
25)| sukuk v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(C) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(PM) rencana lan tata cara jan dan/atau n Imbalan

Page 54 OCR 0.906
Page 54 of 84

atau bagi hasil

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya: dan
(1) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan,
(a) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
Galam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misainya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannyaj

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

8) persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi “

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rindan mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
Gari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
&) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek)
M) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

Page 55 OCR 0.915
Page 55 of 84

9) nara Wah Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauft):

ji) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Uabilitas dari obligasi konversi:

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham “ Catatan 17
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: “
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan “
persentase kepernilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum “
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saharn, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak “
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

Catatan 17

Page 56 OCR 0.877
Page 56 of 84

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
€

€e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
Gesekan Janiah saban yang Scataikan Can yong dek Acakakkan pada Nkxo

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Y:

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

€C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

@) Uralan mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

? Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasij

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis am telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut.

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yeng dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali,
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali “
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Narna entitas anak, dan
(3) Nara pihak yang bertransaksi,

Page 57 OCR 0.867
Page S7 of 84

b) ena selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
lan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri “
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
€C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal

@) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain: “

8) Alasan dan jumiah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan sakio laba peda pericde bersangkutan dan persetujuan RUPS yang berkat: “ Catatan 17b

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, v Catatan 17b

6) | Waran “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jurnlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
&) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya “ Catatan 14, 15, 17

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau

Page 58 OCR 0.899
Page 58 of 84

tidak langsung pada entitas Induk.

d. | Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan 3 Catatan 18
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(ta) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal

(D) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

Page 59 OCR 0.899
Page 59 of 84

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(C) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan “
Rincian jurnlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen: £
b) Pendapatan anjak piutang: dan “
€) Pendapatan sewa. £ Catatan 18
4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu: dan

C) Selisih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

2) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Page 60 OCR 0.933
Page 60 of 84

G) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
Gan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada
tersebut,

6)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

»

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

Page 61 OCR 0.903
Page 61 of 84

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja dan
(3) Biaya overhead
Gitambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persedisanj
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 106 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
8) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan:
C) Beban pegawai
d) Beban penyusutan sarana medis,
@) Beban pemeliharaan sarana,
Beban asuransij
9) Beban langganan daya dan jasa:
h) Beban depresiasi.
12)| Khusus Industri Asuransi: $
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa “
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunei, dan klaim kematian,

C) Komisi Neta
Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban kornisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi 3
Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah menurut jenis investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan 4

Page 62 OCR 0.919
Page 62 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya,

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan
C) Beban umum dan administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan
2) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16)

Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
b) rincian dan jumlah Beban lainnya,
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
ta) Daan meangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

Catatan 18

Page 63 OCR 0.886
Page 63 of 84

tc) seksih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang

Ih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga)
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: “
Ka) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,

(db) rugi brootbanikanortmasu sunan pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : t

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

18) | Khusus Industri Perbankan “
8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
€) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: “
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: Z
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: “ Catatan 1417
@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: “
€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka
Indung nilai arus kas: dan a: Catatan 15, 17

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

20) | Pajak Penghasilan us Catatan 13

Page 64 OCR 0.903
Page 64 of 84

 —

3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: AL Catatan 13
(2) penyesualan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode

lalu, “ Catatan 13
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan “ Catatan 13

temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: Catatan 13

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya “
Btau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan “
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
@ikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Y

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif “
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:

G) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi “ Catatan 13
Gengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: .

€) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan Catatan 13
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak £
tangguhan dalam laporan keuangan:
9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, “

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas

Page 65 OCR 0.890
Page 65 of 84

pajak tangguhan yang belum diakui: Ta TN
" Catatan 13

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: “
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:
1) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: “ Kek
J) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan: “ Catatan 13
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum “ na aa

@ikompensasi:

» jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi

keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

» beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: v“
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,

bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham “
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

mn) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apatsla Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi “
bisnis,

o) Peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas “
@set pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Page 66 OCR 0.905
Page 66 of84

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian “ Catatan 31

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
Giatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

Catatan 31

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam “
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam Y
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, “
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. “

22) | Transaksi Pihak Berelasi “ Catatan 23

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya: “
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan

orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

bj terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi T
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan “ Catatan 23
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk.
komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

Catatan 31

Page 67 OCR 0.887
Page 67 of 84

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban 7 Catatan 23

terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, “ Catatan 23
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian) dan

(D) rincian garansi yang diberikan atau diterima)

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait v
Gengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika P)
dilakukan pembentukan

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: €

(1) entitas induk:
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi:

(S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dart entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

@€) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan “
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek,
(2) Imbalan pascakerja:
(3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya,
(9) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5S) pembayaran berbasis saham.

? untuk entitas berelasi dengan pemerintah : “

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan

Page 68 OCR 0.911
Page 68 of 84

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,

signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing “ Hensomentend
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. “
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional: ai Catatan 27

(2) posisi neto dari aset dan Iiatklitas moneter dalam mata uang asing: S, 7
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional: ag

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang 7
timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diskumulasikan “
Galam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan “

Page 69 OCR 0.904
Page 69 of 84

aa 5-——

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
ungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-periode tersebut
Gisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

€) Kesalahan Periode Lalu

Yang barus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan perlode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(2) bagi setiap pos laporan keuangan dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis “

Page 70 OCR 0.901
Page 70 of 84

2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,

(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan,

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
la) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(D) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
Gan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
Giperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang

Page 71 OCR 0.919
Page 71 of 84

mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal Ilabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
Glukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
ta) Jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal
akuisisi:
(8) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan
(tb) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
Giakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
Bkuisisi dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan) dan

(D) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
Periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

Page 72 OCR 0.913
Page 72 of 84

sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakutsisi wajib mengungkapkan
Inforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi,

(3) Natilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakui pada
perlode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
@iambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan

Page 73 OCR 0.920
Page 73 of 84

engan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(d) jumlah harga yang dibayarkan,

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau

bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) pengungkapan pada level segmen:

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(2) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
diaporkan,

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segrnen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

IL negara domisili Perusahaan: dan

WN. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual.

Page 74 OCR 0.929
Page 74 of 84

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan: dan
IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta)
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(Cc) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut,

28) | Operasi yang Dihentikan “
3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah

kepada
n yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas
operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
Gihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk.

Page 75 OCR 0.884
Page 75 of 84

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat “

Catatan 15

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, “
yaitu untuk lindung nita atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan Catatan 15

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib AP
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Catatag:25

lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada @riode pelaporan :
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai : dan
(7) persyaratan penting lainnya.

€) Yang harus diungkapkan antara lain: “ Catatan 15
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk
Pena mangga PK Ong aaU Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
: dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan “ Catatan 24
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabiitas tersebut dengan cara yang “ sena
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar Catatan 24

aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31) | Dividen “
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan:

Page 76 OCR 0.896
Page 76 of 84

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya,
€C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari kornitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Tabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi “ Catatan 28
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(2) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

LL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

H. periode berlakunya perikatan:

WI. dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

Page 77 OCR 0.887
Page 77 of 84

untuk investasi, diungkapkan:

I pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
IL periode berlakunya perikatan:
li, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv, sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nitat jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, rnisalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(9) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(2) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan,
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
Gampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
Pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(D) estimasi dari dampak keuangannya:

Page 78 OCR 0.901
Page 78 of 84

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan
1? Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35)| Manajemen Risiko Keuangan v Catatan 25

2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna “ Catatan 25
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas

sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset kevangan yang belum jatuh “ Sakatan ah

tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain: 2 Catatan 25
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimJliki oleh Perusahaan. ui Catatan 25

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
Instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan “
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 79 OCR 0.905
Page 79 of 84

(L) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan Ha
posisi keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

b) Posisi Devisa Neto Li
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal

laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum 4
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduclary v

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclanyyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

38) | Pengelolaan Modal “

Page 80 OCR 0.920
Page 80 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) informnasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas “ Catatan 30

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,

akutsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham “

Yang harus diungkapkan antara lain :

@) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saham,

8) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

0) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

Page 81 OCR 0.891
Page 81 of 84

pe nan 1 Aga “Tidak (WAT “Keterangan |

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi: “
8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi)
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah “
Hal-hal yang harus diungkapkan:
3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya “
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
3) Kontrak reasuransij
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:
C) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Page 82 OCR 0.920
44)

Page 82 of 84

Khusus Industri Kehutanan :
2) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
Gan akumulasinya: dan

N Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurnulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Salam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait

dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

B) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Catatan 32

Page 83 OCR 0.923
Page 83 of 84

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

Gd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
Btau diestimasi secara wajar.

47) | Reklasifikasi

3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal rektasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

8) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
3) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lsin:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya,

Page 84 OCR 0.861
Page 84 of 84

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya “

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 28 Juli 2023

PANCE ND ORA OA "waeecasmcm
| Tara

Taiki Onoue Budi Arifianto Wibisana

Direktur yang membawahi bidang akuntansi Direktur
dan keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.06 MB
Published30 Jul 2023
Pages84
Characters149,883
Text sourceOCR
OCR confidence0.900

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result