Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 47
Page 1
Nomor Surat 0459.RUI/CEO-LC-/VII/2023
Nama Emiten Radiant Utama Interinsco Tbk
Kode Emiten RUIS
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Supraco Jasa Jakarta 2008 Aktif 14.395.480.565 PENUH IDR 99.99
Deep Water Penyediaan
Alat-alat
Eksplorasi
2 PT Supraco Jasa Jakarta 1980 Aktif 841.533.987.574 PENUH IDR 100.0
Indonesia dan Penyediaan
Entitas Anak alat-alat
eksplorasi
3 PT Supraco Jasa Jakarta 2008 Aktif 195.674.293.655 PENUH IDR 47.97
Lines Pelayaran
Dalam Negeri
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Radiant Utama Interinsco Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Radiant Utama Interinsco Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Radiant Utama Interinsco Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas RUIS Entity code
Nomor identifikasi entitas AA472 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A13. Oil, Gas & Coal Supports Industry
Subindustri A132. Oil, Gas & Coal Subindustry
Equipment & Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Indonesian Government
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
74,410,076,799 70,257,958,075
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
35,680,488,607 34,817,807,864
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
560,365,745,663 517,246,379,449
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
455,000 325,000
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 12,810,812,219 11,821,578,152 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
49,583,228,716 22,107,054,284
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
54,342,426,965 43,714,662,847
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
27,493,084,044 12,583,124,460
lancar
Jumlah aset lancar 814,686,318,013 712,548,890,131 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
6,465,688,199 6,524,611,116
parties
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
154,718,595,719 161,509,101,058
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 10,358,818,547 9,979,451,155 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
316,526,255,966 376,987,246,678
equipment
Jumlah aset tidak lancar 488,069,358,431 555,000,410,007 Total non-current assets
Jumlah aset 1,302,755,676,444 1,267,549,300,138 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
468,913,191,232 435,718,201,861
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
71,341,283,256 72,004,698,737
ketiga third parties
Utang dividen 2,470,468,000 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
18,440,316,179 20,263,530,899
pendek expenses
Utang pajak 12,904,680,597 10,962,934,566 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
14,725,803,581 8,007,115,602
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
Page 5
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 29,767,817,718 17,409,703,635 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 791,561,005 1,136,095,844
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
619,355,121,568 565,502,281,144
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
709,029,499 1,121,245,766
jangka panjang related parties
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
221,188,015 617,086,426
pembiayaan payables
konsumen
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
8,647,148,120 28,545,111,805
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 32,588,822,423 30,678,839,989 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
112,093,960,000 117,353,260,000
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
154,260,148,057 178,315,543,986
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 773,615,269,625 743,817,825,130 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 77,000,000,000 77,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
30,971,619,947 30,971,619,947
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
28,629,482,723 29,972,651,394
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 15,400,000,000 15,400,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 377,112,256,969 370,360,535,534 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
529,113,359,639 523,704,806,875
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Page 6
Kepentingan 27,047,180 26,668,133 Non-controlling interests
non-pengendali
Jumlah ekuitas 529,140,406,819 523,731,475,008 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,302,755,676,444 1,267,549,300,138
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
833,025,129,258 824,728,344,882
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 729,910,932,302 ) ( 714,574,514,890 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 103,114,196,956 110,153,829,992 Total gross profit
Beban penjualan ( 2,574,232,539 ) ( 2,798,983,426 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 57,204,665,012 ) ( 54,808,333,702 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 26,153,796,867 ) ( 28,022,595,043 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 2,161,555,399 ) ( 1,727,413,186 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) lainnya 494,855,411 1,798,402,727 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
15,514,802,550 24,594,907,362
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 6,292,181,393 ) ( 8,871,515,378 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
9,222,621,157 15,723,391,984
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 9,222,621,157 15,723,391,984 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas keuntungan income for gains (losses)
(kerugian) hasil revaluasi ( 1,343,221,346 ) 5,360,908,830 on revaluation of property,
aset tetap, setelah pajak plant and equipment, after
tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 1,343,221,346 ) 5,360,908,830 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 1,343,221,346 ) 5,360,908,830 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
7,879,399,811 21,084,300,814
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
9,222,189,435 15,722,731,717
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 431,722 660,267 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 7,879,020,764 21,083,430,324 attributable to parent entity
induk
Page 8
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 379,047 870,490 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 11.977430074025975 20.42 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
77,000,000,000 30,971,619,947 29,972,651,394 15,400,000,000 370,360,535,534 523,704,806,875 26,668,133 523,731,475,008
period
Posisi ekuitas, awal periode 77,000,000,000 30,971,619,947 29,972,651,394 15,400,000,000 370,360,535,534 523,704,806,875 26,668,133 523,731,475,008 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 9,222,189,435 9,222,189,435 431,722 9,222,621,157 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 1,343,168,671 ) ( 1,343,168,671 ) ( 52,675 ) ( 1,343,221,346 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 2,470,468,000 ) ( 2,470,468,000 ) ( 2,470,468,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 77,000,000,000 30,971,619,947 28,629,482,723 15,400,000,000 377,112,256,969 529,113,359,639 27,047,180 529,140,406,819 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
77,000,000,000 30,971,619,947 11,915,015,070 15,400,000,000 349,003,621,354 484,290,256,371 22,056,261 484,312,312,632
period
Posisi ekuitas, awal periode 77,000,000,000 30,971,619,947 11,915,015,070 15,400,000,000 349,003,621,354 484,290,256,371 22,056,261 484,312,312,632 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 15,722,731,717 15,722,731,717 660,267 15,723,391,984 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 5,360,698,607 5,360,698,607 210,223 5,360,908,830 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 77,000,000,000 30,971,619,947 17,275,713,677 15,400,000,000 364,726,353,071 505,373,686,695 22,926,751 505,396,613,446 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
789,905,763,044 759,184,112,463
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 778,248,233,399 ) ( 712,548,140,653 ) goods and services
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
11,657,529,645 46,635,971,810
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 26,422,930,399 ) ( 27,988,995,082 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 2,563,037,990 ) ( 1,270,647,301 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 17,328,438,744 ) 17,376,329,427 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 17,328,438,744 ) 17,376,329,427
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
928,527,929 109,090,909
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 7,733,939,019 ) ( 5,960,495,448 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan bunga dari Interests received from
909,806,914 1,100,495,262
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 5,895,604,176 ) ( 4,750,909,277 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 950,106,206,891 1,063,945,593,632 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 1,046,579,650,584 Payments of bank loans
( 916,911,217,520 )
)
Pembayaran utang Payments of consumer
( 740,433,250 ) ( 1,385,176,846 )
pembiayaan konsumen financing payables
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
1,893,937,500 6,354,575,133
pembiayaan liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 11,904,202,427 ) ( 2,504,413,071 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 353,423,350 ) ( 1,145,379,397 )
berelasi parties
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
Page 12
kas lainnya dari aktivitas 5,927,824,596 ( 25,349,370,540 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
28,018,692,440 ( 6,663,821,673 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
4,794,649,520 5,961,598,477
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
70,257,958,075 86,930,311,209
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 642,530,796 ) 2,447,422,148
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
74,410,076,799 95,339,331,834
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut.Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.Mata uang penyajian
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah (Rp) yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya seperti Principles of consolidation
disebutkan pada Catatan 1d.Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan terekspos, atau memiliki hak
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan
mengendalikan investee jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:a. Kekuasaan
atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan kemampuan saat ini untuk
mengarahkan aktivitas investee yang relevan);b. Exposur atau hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatan Perusahaan dengan investee; danc. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas
investee untuk mempengaruhi imbal hasil Perusahaan.Perusahaan menilai kembali apakah masih
mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam
satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak tanggal
Perusahaan memperoleh pengendalian atas Entitas Anak dan berakhir ketika Perusahaan kehilangan
pengendalian atas entitas anak.Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain
(?OCI?) diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali (?KNP?),
meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.Laporan keuangan konsolidasian
disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain
dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Grup menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda
untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka penyesuaian dilakukan atas laporan
keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.Seluruh saldo akun dan transaksi
yang signifikan antar Perusahaan dengan entitas anak telah dieliminasi.Perubahan dalam bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas.Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka entitas induk:?
Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;? Menghentikan
pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;? Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang
dicatat di ekuitas, jika ada;? Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;? Mengakui setiap sisa
investasi pada nilai wajarnya;? Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau
kerugian dalam laporan laba rugi; dan? Mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya
diakui sebagai penghasilan komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke
saldo laba, sebagaimana mestinya.KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari
Entitas-entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada
Page 14
entitas induk yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) Cash and cash equivalents
bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta
tanpa pembatasan penggunaan.Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas di
bank, dan deposito berjangka seperti disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan.Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut.Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
perolehannya dan tidak disusutkan.Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset.Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan
sebagai bagian aset tetap sebagai ?Aset dalam Konstruksi? dan dinyatakan sebesar biaya
perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi
aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya
perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari
biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya
lain.Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai
pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.Nilai
tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar selisih
antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan
taksiran masa manfaat yang sama dengan aset yang dimiliki atau disusutkan selama jangka waktu
yang lebih pendek antara periode masa sewa dan masa manfaat.Pada akhir periode pelaporan, Grup
melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu, metode penyusutan, dan sisa umur
pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
Page 15
Pengakuan pendapatan dan beban Grup melakukan penerapan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus Revenue and expense recognition
memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan;2. Identifikasi
kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak
untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;3. Penetapan
harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan
yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat
estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa
yang akan dibayarkan selama tahun kontrak;4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa
berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri
sendiri relative diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin; dan5. Pengakuan
pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut).Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:(i) Suatu titik waktu
(umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau(ii) Suatu tahun waktu (umumnya janji
untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu
tahun waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan
yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.Pendapatan dari penjualan
barang dan jasa dalam kegiatan bisnis normal diakui pada saat Grup memenuhi kewajiban
Pelaksanaan dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah harga transaksi yang dialokasikan pada kewajiban
pelaksanaan yang terpenuhi.Pendapatan dapat diakui pada waktu tertentu atau sepanjang waktu
mengikuti waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan. Jika pemenuhan kewajiban pelaksanaan adalah
dari sepanjang waktu, pendapatan diakui berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan
kemajuan menuju pemenuhan kewajiban pelaksanaan tersebut secara penuh.BebanBeban diakui saat
terjadinya (basis akrual).a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan
Jasa InspeksiPendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui
sepanjang waktu. Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah
dipenuhi dari waktu ke waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:i. Pelanggan secara bersamaan
menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas pelaksanaan kinerja Grup pada saat
dilakukan Grup;ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; atauiii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan
alternatif untuk Grup dan Grup memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja
yang diselesaikan hingga saat ini.Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu
sesuai dengan kriteria di atas, Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau
pada suatu waktu.Dalam mengukur perkembangan kewajiban pelaksanaan dari waktu ke waktu, Grup
menggunakanmetode output. Grup mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai
barangatau jasa yang ditransfer hingga saat ini kepada pelanggan, terkait dengan sisa barang atau
jasa yangdijanjikan berdasarkan kontrak. Kemajuan diukur menggunakan survei kinerja yang
diselesaikan hinggasaat ini. Kemajuan diukur menggunakan metode keluaran seperti jam kerja. Ini
didasarkan pada laporan waktu yang diselesaikan oleh Grup dan disepakati dengan pelanggan.Grup
memiliki hak untuk mendapatkan imbalan dari pelanggan dalam jumlah yang sesuai dengan nilai
terhadap pelanggan atas kinerja Grup yang diselesaikan hingga saat ini, oleh karena itu, Grup
mengakui pendapatan dalam jumlah yang menjadi haknya untuk ditagih.Ketika usaha atau masukan
Grup dikeluarkan secara merata selama periode pelaksanaan, Grup mengakui pendapatan dengan
Page 16
dasar garis lurus. b) Pendapatan dari Jasa KonstruksiGrup mengakui pendapatan dari jasa penunjang
konstruksi sepanjang waktu selama periode konstruksi (atau menggunakan persentase penyelesaian)
karena berdasarkan ketentuan kontrak dengan pelanggannya, kinerja Grup tidak menciptakan aset
dengan penggunaan alternatif dan Grup memiliki ketentuan yang dapat diberlakukan hak atas
pembayaran atas pelaksanaan yang diselesaikan hingga saat ini.Grup mengakui pendapatan dari
sepanjang waktu dengan menggunakan metode input, yang didasarkan pada biaya yang terjadi, relatif
terhadap total biaya yang diharapkan untuk pemenuhan kewajiban pelaksanaan. Grup menetapkan
bahwa metode input adalah metode terbaik dalam mengukur kemajuan karena terdapat hubungan
langsung antara biaya yang dikeluarkan dan pengalihan layanan kepada pelanggan.c) Pendapatan
dari Jasa AgensiGrup mengakui pendapatan dari jasa agensi pada suatu titik waktu (yaitu, ketika jasa
terkait diberikan).Pendapatan/beban bungaUntuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, pendapatan atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode
suku bunga efektif (?SBE?), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen
keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.Pendapatan SewaPendapatan sewa yang timbul dari aset tetap
dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa atas sewa yang sedang berjalan.Pengakuan
bebanBeban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau
kontrak. Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku,
dilakukan penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.
Pajak penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang Income taxes
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas
perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal
pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangan
sepanjang tersedia laba kena pajak sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Liabilitas pajak
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.Aset dan liabilitas pajak
tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset direalisasikan atau
liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah secara
substantif telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan untuk
dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh
perubahan tarif pajak, diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali
untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.Jumlah
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai
untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Provisi Provisi diakui ketika Grup memiliki liabilitas kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa Provisions
lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik
manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode
pelaporan. Tingkat diskonto digunakan untuk menentukan nilai kini dan risiko yang terkait dengan
kewajiban. Peningkatan provisi seiring dengan berjalannya waktu diakui sebagai beban bunga.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan Employee benefits
peraturan pelaksanaan terkait.Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai dengan
Undang-Undang dan Peraturan terkait yang berlaku, dikurangi dengan nilai wajar aset program
pensiun, jika ada.Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya
Page 17
dan penyesuaian atas biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi.Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh
aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini liabilitas imbalan
pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan
tingkat bunga Obligasi Pemerintah.Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba
rugi.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode.Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif.
Dividen Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas ketika dividen Dividends
disetujui oleh para pemegang saham Grup. Pembagian dividen interim kepada para pemegang saham
Grup diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi dan sudah
diumumkan kepada publik.
Pelaporan segmen Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil Segment reporting
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam
Grup.Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:? yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);? hasil operasinya dikaji ulang secara
berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan? tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
Instrumen keuangan derivatif Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu Derivative financial instruments
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.Grup melakukan penerapan
PSAK No. 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran,
penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan
akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut:i) Aset
KeuanganKlasifikasi, pengakuan, dan pengukuranGrup mengklasifikasikan aset keuangan dalam
kategori berikut ini:(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan(ii) Aset keuangan
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.Klasifikasi ini
tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah penentuan arus
kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.Grup menentukan klasifikasi aset keuangan
tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal
tersebut.(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasiKlasifikasi ini berlaku untuk
instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk mendapatkan arus kas dan memiliki
arus kas yang memenuhi kriteria ?semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga?.Pada pengakuan
awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan, diakui sebesar harga
transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar dikurangi biaya transaksi yang
terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian pada penghentian atau modifikasi aset
keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada laba rugi.(ii) Aset
keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugiKlasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut.
Page 18
Dalam semua kasus, biaya transaksi dibebankan pada laba rugi.- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya akan dicatat pada laba rugi.- Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan dividen terkait diakui pada laba rugi.- Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya diakui pada laba rugi. - Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.(iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainKlasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus kasnya memenuhi kriteria ?semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga?.- Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain.Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.Penghentian pengakuanAset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.Penurunan nilai aset keuanganPada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan yang terjadi pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan signifikan risiko kredit sejak terjadinya.Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.ii) Liabilitas KeuanganPengakuan awalLiabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba atau rugi, liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas sewa, dan utang pembiayaan konsumenPengukuran setelah pengakuan awalSetelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan tingkat bunga efektif.
Page 19
Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan pengakuannya atau
diturunkan nilainya melalui proses amortisasi suku bunga efektif. Biaya teramortisasi dihitung dengan
mempertimbangkan diskon atau premium terhadap biaya jasa transaksi yang merupakan satu
kesatuan dari amortisasi suku bunga efektif.Penghentian pengakuanSuatu liabilitas keuangan
dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain
dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi
secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.iii) Saling Hapus
Instrumen KeuanganAset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan berniat untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannya secara
simultan.iv) Nilai Wajar Instrumen KeuanganNilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual
suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur
antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa
transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:- Di pasar utama untuk aset dan
liabilitas tersebut, atau- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk
aset atau liabilitas tersebut.Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling
menguntungkan.Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.Pengukuran nilai wajar atas aset non
keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam menghasilkan keuntungan ekonomi
dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset atau dengan menjualnya ke
pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi dan terbaik.Grup
menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana tersedia kecukupan data untuk
mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.Semua aset dan liabilitas dimana nilai
wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dapat dikategorikan pada level
hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah yang signifikan atas pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan:- Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau
liabilitas yang identik;- Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;-
Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran yang
tidak dapat diobservasi.Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian
secara berulang, Grup menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara
mengevaluasi kategori (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar)
setiap akhir tahun pelaporan.Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup telah menentukan kelas
aset dan liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai
wajar seperti dijelaskan di atas.
Penerapan standar akutansi baru Penerapan dari amandemen dan penyesuaian tahunan terhadap standar akuntansi yang berlaku The implementation of new statements of
efektif sejak tanggal 1 Januari 2022 tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi accounting standards
Kelompok Usaha dan tidak memberikan dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan
keuangan pada tahun berjalan:? Amandemen PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis ? Referensi ke
Kerangka Konseptual?? Amandemen PSAK No. 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset
Kontinjensi - Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak?? Penyesuaian tahunan PSAK No. 69,
Page 20
?Agrikultur?? Penyesuaian tahunan PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan?? Penyesuaian tahunan
PSAK No. 73, ?Sewa?Amandemen berikut yang relevan untuk Perusahaan akan efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada:1 Januari 2023? Amandemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan??
Amandemen PSAK No. 16, "Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang diintensikan"?
Amandemen PSAK No. 25, ?Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan
terkait definisi estimasi akuntansi?? Amandemen PSAK No. 46, ?Pajak Penghasilan tentang pajak
tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal'1 Januari 2025? PSAK No. 74:
?Kontrak Asuransi?? Amandemen PSAK No. 74: ?Kontrak Asuransi tentang penerapan awal PSAK
No. 74 dan PSAK No. 71 ? Informasi Komparatif?.Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan, dampak dari penerapan standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan
keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap kepentingan non-pengendali (KNP) pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi
bisnis, Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun
pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam ?Beban Umum dan
Administrasi?.Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan
aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan Foreign currency transactions and balances
mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
uang fungsional Grup dan entitas anak adalah Rupiah.Untuk tujuan penyajian laporan keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas Grup pada tanggal laporan dijabarkan menggunakan kurs penutup
yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan pendapatan dan beban dijabarkan
dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam penghasilan
komprehensif lain.Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam
Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode
pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs
penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia.
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih Goodwill
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.Jika imbalan tersebut kurang dari nilai
wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba atau rugi sebagai
keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas
identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dan dicatat dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Setelah pengakuan awal, goodwill
diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian
penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat
dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan atas UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK, dan operasi tertentu
atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan
tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi
yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Page 21
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Modal saham Grup mengklasifikasikan instrumen modal sebagai liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas Share capital
berdasarkan substansi dari kriteria yang disebutkan di dalam kontrak.Grup mengklasifikasikan saham
Grup sebagai modal ketika tidak terdapat kewajiban di dalam kontrak untuk mentransfer kas atau aset
keuangan lainnya.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu Financial instruments
entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.Grup melakukan penerapan
PSAK No. 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran,
penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan informasi mengenai posisi keuangan Grup Events after reporting period
pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), jika ada, dicerminkan dalam laporan keuangan
konsolidasian. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan peristiwa penyesuai diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika material.
Page 22
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 21,389,725,416 21,389,725,416 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 15,979,114,165 15,979,114,165 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
558,415,490,669 6,338,041,627 ( 4,532,707,585 ) 560,220,824,711
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
22,856,212,719 1,395,887,392 24,252,100,111
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
22,838,771,680 3,412,448,910 ( 2,073,155,817 ) 24,178,064,773
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 489,109,365,220 489,109,365,220 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 1,130,588,679,869 11,146,377,929 ( 6,605,863,402 ) 1,135,129,194,396 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 43,274,596,979 ( 12,974,450,893 ) 30,300,146,086 Others, right of use assets
Aset hak guna 43,274,596,979 ( 12,974,450,893 ) 30,300,146,086 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,173,863,276,848 11,146,377,929 ( 19,580,314,295 ) 1,165,429,340,482
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 9,752,021,578 412,798,546 10,164,820,124 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
400,354,803,279 40,164,758,026 ( 4,134,310,368 ) 436,385,250,937
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
18,592,998,778 590,238,493 19,183,237,271
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
18,482,330,303 3,751,204,783 ( 2,058,523,240 ) 20,175,011,846
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 337,310,241,999 16,868,304,556 354,178,546,555 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 784,492,395,937 61,787,304,404 ( 6,192,833,608 ) 840,086,866,733 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 12,383,634,233 9,407,034,443 ( 12,974,450,893 ) 8,816,217,783 Others, right of use assets
Aset hak guna 12,383,634,233 9,407,034,443 ( 12,974,450,893 ) 8,816,217,783 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
796,876,030,170 71,194,338,847 ( 19,167,284,501 ) 848,903,084,516
Page 23
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
376,987,246,678 316,526,255,966
equipment
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 21,389,725,416 21,389,725,416 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 15,979,114,165 15,979,114,165 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
520,219,750,972 47,349,968,310 ( 9,154,228,613 ) 558,415,490,669
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
22,623,411,330 2,069,540,669 ( 1,836,739,280 ) 22,856,212,719
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
19,048,866,905 4,311,474,502 ( 521,569,727 ) 22,838,771,680
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 489,109,365,220 489,109,365,220 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 1,088,370,234,008 53,730,983,481 ( 11,512,537,620 ) 1,130,588,679,869 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 37,261,096,486 38,793,305,679 ( 32,779,805,186 ) 43,274,596,979 Others, right of use assets
Aset hak guna 37,261,096,486 38,793,305,679 ( 32,779,805,186 ) 43,274,596,979 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,125,631,330,494 92,524,289,160 ( 44,292,342,806 ) 1,173,863,276,848
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 8,926,423,520 825,598,058 9,752,021,578 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
302,896,658,118 105,757,120,013 ( 8,124,616,934 ) 400,354,803,279
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
18,341,026,709 2,899,454,203 ( 2,647,482,134 ) 18,592,998,778
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
16,961,953,676 1,910,871,770 ( 564,853,061 ) 18,482,330,303
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 303,149,896,514 34,160,345,485 337,310,241,999 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 650,275,958,537 145,553,389,529 ( 11,336,952,129 ) 784,492,395,937 Directly owned
Lainnya, aset hak guna 28,925,531,837 16,237,907,584 ( 32,779,805,188 ) 12,383,634,233 Others, right of use assets
Aset hak guna 28,925,531,837 16,237,907,584 ( 32,779,805,188 ) 12,383,634,233 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
679,201,490,374 161,791,297,113 ( 44,116,757,317 ) 796,876,030,170
Page 25
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
446,429,840,120 376,987,246,678
equipment
Page 26
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Grup memiliki lima bidang tanah di beberapa daerah dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh Disclosure of notes for property, plant and
tempo antara tahun 2020 sampai dengan tahun 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah equipment
dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan
bukti pemilikan yang memadai.Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
untuk menutup kerugian atas aset yang dipertanggungkan.Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas
Utang Bank Jangka Pendek, Liabilitas Sewa Pembiayaan dan Utang Pembiayaan Konsumen (Catatan
12, 14, dan 17). Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan
yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal laporan posisi keuangan.Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan kepada
Asuransi Wahana Tata, Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Asuransi QBE Pool Indonesia, Asuransi
Adira Dinamika, Asuransi Tripakarta, Asuransi Ramayana, dan Asuransi Jasaraharja Putera terhadap
risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp1.238.251.557.123 dan
Rp1.238.251.557.123.
Page 27
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga lainnya 833,025,129,258 824,728,344,882 Other third parties
Pihak ketiga 833,025,129,258 824,728,344,882 Third parties
Tipe pihak 833,025,129,258 824,728,344,882 Type of parties
Page 28
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan - Disclosure of notes for revenue
Page 29
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Jasa pendukung Service revenue 1
524,830,514,488 493,646,445,289
operasi
Pendapatan dari jasa 2 Jasa agensi dan Service revenue 2
kegiatan lepas 207,327,298,232 191,050,849,893
pantai
Pendapatan dari jasa 3 Jasa inspeksi 87,416,757,498 73,689,543,249 Service revenue 3
Pendapatan jasa Other service
Lain-lain 13,450,559,040 66,341,506,451
lainnya revenue
Pendapatan dari jasa 833,025,129,258 824,728,344,882 Service revenue
Tipe pendapatan 833,025,129,258 824,728,344,882 Type of revenue
Page 30
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 484,296,716,594 465,830,772,733 IDR Third party
USD 84,662,284,077 59,708,861,724 USD
Mata uang 568,959,000,671 ( 8,593,255,008 ) 560,365,745,663 525,539,634,457 ( 8,293,255,008 ) 517,246,379,449 Currency
Pihak berelasi IDR 455,000 325,000 IDR Related party
Mata uang 455,000 455,000 325,000 325,000 Currency
Page 31
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Telah jatuh 1 - 30 hari 539,128,671,682 499,335,703,697 1 - 30 days Overdue
tempo 1 - 60 hari 9,175,363,796 3,516,411,369 1 - 60 days
1 - 90 hari 2,181,418,381 2,783,212,784 1 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
18,474,001,812 19,904,631,607
days
Umur 568,959,455,671 525,539,959,457 Aging
Jatuh tempo Umur 568,959,455,671 ( 8,593,255,008 ) 560,366,200,663 525,539,959,457 ( 8,293,255,008 ) 517,246,704,449 Aging Due status
Page 32
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak Disclosure of notes for trade receivables
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Grup
membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen
Grup berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha kepada pihak ketiga
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut,
sedangkan terhadap piutang kepada pihak-pihak berelasi tidak diadakan penyisihan kerugian
penurunan nilai karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Page 33
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
442,675,987 1,215,673,650
pembantu
Suku cadang 10,155,296,752 8,249,326,834 Spareparts
Lainnya 2,212,839,480 2,356,577,668 Other inventories
Persediaan, kotor 12,810,812,219 11,821,578,152 Inventories, gross
Persediaan 12,810,812,219 11,821,578,152 Inventories
Persediaan lancar 12,810,812,219 11,821,578,152 Current inventories
Page 34
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Manajemen grup berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat terealisasi dengan demikian tidak Disclosure of notes for inventories
diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan.
Page 35
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 62,559,199,042 59,259,420,242 IDR Third party
SGD 98,349,265 43,094,874 SGD
USD 8,683,734,949 12,702,183,621 USD
Mata uang 71,341,283,256 72,004,698,737 Currency
Page 36
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari. Disclosure of notes for trade payables
Page 37
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
729,910,932,302 714,574,514,890
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
729,910,932,302 714,574,514,890
pendapatan
Page 38
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok - Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 39
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 40
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka - Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang
Page 41
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 42
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam mata Utang bank jangka pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 37,537,000,000 37,537,000,000 37,325,000,000 37,325,000,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 37,537,000,000 37,325,000,000 Currency (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR 30,937,074,746 30,937,074,746 29,573,796,566 29,573,796,566 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 30,937,074,746 29,573,796,566 Currency Tbk
Bank asing lainnya IDR 376,690,523,486 376,690,523,486 362,527,005,295 362,527,005,295 IDR Other foreign banks
USD 1,580,500 23,748,593,000 400,000 6,292,400,000 USD
Mata uang 400,439,116,486 368,819,405,295 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 468,913,191,232 435,718,201,861 Currency Creditor bank name
Page 43
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank DBS IndonesiaPerusahaan Merupakan total fasilitas yang diperoleh Perusahaan dengan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek perincian sebagai berikut: 1. Uncommitted revolving credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia
maksimum Rp40.000.000.000 dengan tenor maksimum 3 bulan. Berdasarkan perubahan terakhir atas
perjanjian, fasilitas ini akan berakhir tanggal 28 Februari 2024.2. Uncommitted omnibus facility dengan
jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp20.000.000.000 dengan tenor maksimum 90 hari, yang mana
limitnya dapat digunakan untuk sub-sub fasilitas perbankan berupa pembiayaan untuk utang usaha,
pembiayaan impor berupa L/C (Usance/Sight/UPAS), jaminan bagi penerbit Surat Kredit Berdokumen
Dalam Negeri (SKBDN), fasilitas trust receipt dan pembiayaan piutang. Berdasarkan perubahan
terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan berakhir tanggal 28 Februari 2024.3. Uncommitted revolving
credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp80.000.000.000 dengan tenor maksimum
150 hari. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian , fasilitas ini diperbaharui dengan jumlah
fasilitas tersedia maksimum Rp53.000.000.000 dengan tenor maksimum 150 hari yang akan berakhir
tanggal 28 Februari 2024. 4. Uncommitted revolving credit facility (Tranche A) fasilitas kredit sindikasi
yang diterima Perusahaan dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum USD 1.900.000 (catatan 16).
Dimana per 31 Desember 2023 hutang atas fasilitas sindikasi ini telah dilunasi.5. Revolving Credit
Facility merupKn fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional MOPU Meleo Producer
Paltform, dengan jumlah maksimum USD 2.500.000. Fasilits ini akan berakhir pada tanggal 28
Februari 2024. Saldo hutang per 30 Juni 2023 sebesar USD 1.580.500.6. Omnibus Facility merupakan
fasilitas pembiayaan import berupa L/C atas pembelian mesin/turbine untuk MOPU Maleo Producer
Platform. Fasilitas L/C akan menjadi fasilitas term loan yang akan jatuh tempo sejak pencairan term
loan pertama. Fasilitas tersedia maksimum USD 1.600.000. Fasilitas ini akan berakhir pada 20 Juni
2024. Saldo hutang per 30 Juni 2023 USD 580.500.Fasilitas 1-6 di atas dikenakan suku bunga sebesar
9,0-10,0% per tahun, untuk penarikan dalam mata uang rupiah. Adapun penarikan dalam mata uang
Dolar Amerika Serikat dikenakan suku bunga 4%-7.25% per tahun. Fasilitas-fasilitas ini dijaminkan
oleh piutang usaha (catatan 4). Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan
diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam hal penjualan dan penerbitan opsi, waran, dan hak
untuk memperoleh saham anak Perusahan, melakukan penambahan utang baru, melakukan
reorganisasi, merger, akuisisi, dan penggabungan, selain reorganisasi yang diizinkan, seperti IPO anak
Perusahaan, melakukan penjualan aset dan melakukan perubahan dalam bisnis
Perusahaan.Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman
tersebut.Saldo utang dalam Rupiah untuk fasilitas ini per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
masing-masing sebesar Rp. 58.267.469.046 dan Rp.86.110.100.893.Saldo utang dalam Dolar Amerika
Serikat untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing
sebesar AS$1.580.500 (setara dengan Rp23.748.593.000) dan AS$400.000 (setara dengan
Rp6.292.400.000).PT Bank UOB IndonesiaEntitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI):Merupakan
bagian dari total fasilitas gabungan sebesar Rp165.000.000.000 untuk keperluan modal kerja dan/atau
investasi (Catatan 16) yang diterima oleh SI pada tanggal 23 Mei 2018, dengan rincian sebagai
berikut:1. Revolving Credit Facility 1 dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000.
Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.2.
Page 44
Revolving Credit Facility 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp15.000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.3. Pre Export Financing (PEF I) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.4. Fasilitas Import Financing (sublimit Pre Export Financing) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan bidang konstruksi green energy dan memiliki jangka waktu 12 bulan, serta akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.5. Pre Export Financing 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2024.6. Fasilitis Import Financing (Sublimit Pre Export Financing 2) dengan batas penggunaan maksimum Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2024.Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 10,00% per tahun dan di jamin oleh tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI dengan nilai penjaminan tidak kurang dari Rp200.000.000.000.Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit dan penundaan pembayaran utang, pengalihan, penjaminan dan penyewaan aset, memberikan hutang kepada pihak lain, penjaminan utang pihak lain, mengalihkan utang kepada pihak lain, penyertaan modal dan pengambilalihan saham di perusahaan lain, perubahan struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, serta menggadaikan dan menerbitkan saham. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp116.987.532.564 dan Rp117.439.652.777.PT Bank HSBC Indonesia PT Supraco Indonesia (SI) :Merupakan fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor, pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan limit Rp75.000.000.000, yang dapat digunakan secara korporasi. Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-12,00% per tahun, untuk penarikan dalam mata uang rupiah.Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 31 Januari 2024.Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam hal bertindak sebagai penjamin (borg) atas utang pihak ketiga, menjaminkan kepada bank atau pihak ketiga lain atas barang-barang yang telah diserahkan ke bank, meminjamkan atau menyewakan kepada pihak lain ketiga manapun juga, barang-barang yang telah dijaminkan, dan menarik fasilitas diatas jumlah plafon. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu.SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian-pinjaman tersebut.SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.Saldo utang untuk fasilitas ini per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp67.820.995.124 dan Rp53.275.281.377.Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL):Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor, pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan total limit Rp.75.000.000.000. Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-12,00% per tahun, untuk penarikan dalam mata uang rupiah.Saldo utang untuk fasilitas ini dalam rupiah per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing sebesar RpNil dan Rp905.738.865.Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkEntitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) :Merupakan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dengan suku bunga mengambang dan fasilitas penerbitan bank garansi untuk jaminan tender dan pelaksanaan jasa-jasa pendukung operasi perminyakan dan gas bumi yang diperoleh SI pada tanggal 26 Maret 2007.
Page 45
Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Fasilitas pinjaman ini pada tanggal 23 Februari 2018, plafon fasilitas adalah sebesar Rp38.000.000.000 (KMK) dan Rp20.000.000.000 (Bank Garansi). Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 September 2023. Pinjaman ini dijamin oleh corporate guarantee dan deposito, serta bangunan milik Perusahaan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 Maret 2023. Pinjaman ini dijamin oleh corporate guarantee dan deposito dari Perusahaan, serta bangunan milik SI.Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan untuk 1 (satu) tahun ke depan.Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 11,75% per tahun dan diberikan jaminan berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI.Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit dan penundaan pembayaran utang, pelepasan dan penyewaan asset jaminan, memperoleh pinjaman bank dan institusi keuangan lain, memberikan hutang kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang pihak lain, megalihkan utang kepada pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di perusahaan lain, membagikan dan membayarkan dividen kepada pemegang saham, menggunakan dana pinjaman untuk tujuan lain termasuk melunasi utang ke pemegang saham, perubahan anggaran dasar, struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, menggadaikan dan menerbitkan saham, serta membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar.Disamping itu perusahaan juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan berikut :1. Current Ratio minimal 1,00 kali.2. Debt Equity Ratio maksimal 2,50 kali3. Debt Service Coverage minimal 100%Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp37.537.000.000 dan Rp37.325.000.000.PT Bank Danamon Indonesia, TbkPerusahaanBerdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (BDI) tanggal 17 Maret 2020, BDI setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Trade Finance (Uncommitted, Revolving) dengan total plafon sebesar USD3.000.000 dalam bentuk L/C dan SKBDN. Fasilitas ini merupakan pengambilalihan dari fasilitas yang sebelumnya diberikan oleh MUFG Bank Ltd. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,75% per tahun dan Fasilitas ini berakhir pada tanggal 17 Maret 2024.Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp30.937.074.746 dan Rp29.573.796.566.Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan untuk 1 (satu) tahun ke depan. PT Bank Mandiri (Persero) TbkPerusahaanMerupakan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon maksimum sebesar Rp5.000.000.000 dan penerbitan bank garansi dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 12,25% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 22 Desember 2023. Fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (Catatan 5), depositi dan bangunan.Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam hal melakukan merger dan akuisisi, mengajukan permohonan pailit dan penundaan pembayaran utang, pelepasan dan pengalihan aset, memperoleh pinjaman baru dari pihak lain kecuali subordinate loan, memberikan pinjaman kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di perusahaan lain, membayar bunga dan melunasi utang ke pemegang saham, dan melakukan transaksi dengan harga tidak wajar. Disamping itu Perusahaan juga diharuskan memelihara rasiorasio keuangan tertentu. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar nihil.PT Bank CTBC IndonesiaPerusahaanBerdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank CTBC
Page 46
Indonesia tanggal 22 Maret 2022, PT Bank CTBC setuju unutk meemberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2 dan Surat Kredit) dengan total plafon Rp50.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,5% - 11,25% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2023.Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp33.515.200.625 dan Rp. 22.670.523.674.Entitas Anak ? PT Supraco Indonesia (SI)Berdasarkan perjanjian kredit antara SI dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal 21 Desember 2020, CTBC setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2, Short Term 3 dan Bank Garansi) dengan total plafon Rp100.000.000.000 dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dengan total plafon sebesar USD500.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan fasilitas ini berakhir pada tanggal 21 Desember 2023.Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp99.739.326.127 dan Rp83.031.446.574.
Page 47
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type short-term
amount in foreign currency bank loan bank loan bank loan
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
37,537,000,000 25 Juni 2024 11.75 persen Kredit Modal Kerja
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR Omnibus Trade IDR Bank Danamon Indonesia
30,937,074,746 17 Maret 2024 9.75 persen
Tbk Finance Tbk
Bank asing lainnya IDR 376,690,523,486 28 Februari 2024 0,09-0,11 Kredit Modal Kerja IDR Other foreign banks
USD Uncommitted USD
1,580,500 28 Februari 2024 0,04-0,0725
revolving credit
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type short-term
amount in foreign currency bank loan bank loan bank loan
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
37,325,000,000 25 Juni 2023 1175 Kredit Modal Kerja
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR Omnibus Trade IDR Bank Danamon Indonesia
29,573,796,566 17 April 2023 975
Tbk Finance Tbk
Bank asing lainnya IDR 362,527,005,295 28 Februari 2024 0,09-0,11 Kredit Modal Kerja IDR Other foreign banks
USD Uncommitted USD
400,000 28 Februari 2024 0,04-0,0725
revolving credit
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.