Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 114
Page 1
sinarmas multiartha
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR
30 JUNI 2023 DAN 30 JUNI 2022
dan
Entitas Anak
Menara Tekno Lantai 7
Jl. Fachruddin Nomor 19
Jakarta 10250
Telp.: (62-21) 392-5660 ( HUNTING ) ; Facs.: (62-21) 392-5788
http:// www.smma.co.id
E-mail: multiartha@smma.co.id
Page 2
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Konsolidasian PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan Entitas Anak pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
Pada 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN – Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada
30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9
Lampiran
Informasi Tambahan – Laporan Keuangan Entitas Induk – Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang
Berakhir Pada 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk I.1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Entitas Induk I.3
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk I.4
Laporan Arus Kas Entitas Induk I.5
Page 3
Page 4
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
ASET
Kas dan Bank 2,4,52 5.694.062 6.623.632
Investasi Jangka Pendek 2,5,52
Pihak berelasi 51 17.183.453 29.257.311
Pihak ketiga 46.582.761 37.596.523
Cadangan kerugian penurunan nilai (150.297) (161.619)
Jumlah - bersih 63.615.917 66.692.215
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali 2,6 - -
Piutang Pembiayaan Multiguna 2,7
Pihak berelasi 756 802
Pihak ketiga 2.828.574 2.669.521
Pendapatan yang belum diakui (901.912) (805.688)
Cadangan kerugian penurunan nilai (86.514) (81.335)
Jumlah - bersih 1.840.904 1.783.300
Piutang Sewa Pembiayaan 2,8
Pihak berelasi 71.017 83.662
Pihak ketiga 183.406 198.740
Nilai residu yang terjamin 66.470 66.729
Penghasilan pembiayaan tangguhan (27.960) (20.065)
Simpanan jaminan (66.470) (66.729)
Cadangan kerugian penurunan nilai (17.172) (11.786)
Jumlah - bersih 209.291 250.551
Tagihan Anjak Piutang 2,9
Pihak berelasi 307.352 61.843
Pihak ketiga 3.154.223 3.700.164
Cadangan kerugian penurunan nilai (169.415) (170.997)
Jumlah - bersih 3.292.160 3.591.010
Piutang Premi dan Reasuransi 2,10,52
Pihak berelasi 51 265.580 1.000.143
Pihak ketiga 1.625.142 1.308.422
Cadangan kerugian penurunan nilai (7.014) (7.098)
Jumlah - bersih 1.883.708 2.301.467
Kredit 2,11,52
Pihak berelasi 51 138.217 79.150
Pihak ketiga 15.193.220 14.744.900
Jumlah 15.331.437 14.824.050
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.939.542) (2.125.418)
Jumlah - bersih 13.391.895 12.698.632
Tagihan Akseptasi 2,12,52 95.629 77.389
Aset Ijarah 2,13
Biaya perolehan 591.293 574.384
Akumulasi penyusutan (129.231) (102.355)
Nilai tercatat 462.062 472.029
Piutang Transaksi Efek 2,14,51 448.614 584.186
Piutang Lain-lain 2,15,51,52 3.314.329 3.488.681
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-1-
Page 5
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
Aset Reasuransi 2,16,52 4.517.522 3.839.933
Investasi Dalam Saham 2,17 3.046.184 3.042.068
Properti Investasi 2,18
Biaya perolehan 523.957 523.842
Akumulasi penyusutan (106.470) (101.158)
Nilai Tercatat 417.487 422.684
Aset Tetap 2,19
Biaya perolehan 5.812.909 5.692.254
Akumulasi penyusutan (3.070.438) (2.921.594)
Nilai Tercatat 2.742.471 2.770.660
Agunan yang Diambil Alih 2,20 521.691 645.596
Cadangan kerugian penurunan nilai (230.137) (250.361)
Jumlah - bersih 291.554 395.235
Aset Pajak Tangguhan 2,48 267.673 350.626
Aset Lain-lain 2,21,51,52 5.573.517 5.022.505
JUMLAH ASET 111.104.979 114.406.803
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-2-
Page 6
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain 2,22,52
Pihak berelasi 51 4.287.006 5.477.224
Pihak ketiga 31.743.038 31.070.287
Jumlah 36.030.044 36.547.511
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali 23 529.169 -
Utang Asuransi 2,24,52
Pihak berelasi 51 146.515 138.781
Pihak ketiga 1.314.957 1.969.261
Jumlah 1.461.472 2.108.042
Premi Diterima Dimuka 2,25,52 2.911.330 3.200.370
Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan 2,26,52 306.678 263.801
Dana Pemegang Polis - Unit Link 2,52 22.534.642 26.345.175
Liabilitas Kontrak Asuransi 2 217.991 122.076
Premi Belum Merupakan Pendapatan dan
Estimasi Liabilitas Klaim 2,27,52
Pihak ketiga 7.824.955 6.781.509
Jumlah 7.824.955 6.781.509
Liabilitas Akseptasi 2,12,52 98.054 78.065
Utang Transaksi Efek 2,28,51 395.076 518.318
Utang Pajak 2,29,49 125.615 385.722
Beban Akrual 2,30,51,52 346.349 290.866
Surat Berharga yang Diterbitkan 2,31 8.162.628 7.002.503
Pinjaman yang Diterima 2,32 3.017.052 3.687.007
Liabilitas Pajak Tangguhan 2,49 8.854 10.933
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2,47 93.212 127.617
Cadangan Bagi Hasil Peserta 23.344 20.320
Liabilitas Lain-lain 2,33,51,52 2.796.488 3.241.908
Jumlah Liabilitas 86.882.953 90.731.743
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-3-
Page 7
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
Ekuitas
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - nilai nominal Rp 5.000 (dalam Rupiah penuh) per saham
Seri A dan Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham Seri B
Modal dasar - 142.474.368 saham Seri A dan
21.371.155.200 saham Seri B
Modal ditempatkan dan disetor -
142.474.368 saham Seri A dan 6.225.190.349
saham Seri B pada tanggal 30 September 2021
dan 31 Desember 2020 35 1.334.891 1.334.891
Tambahan Modal Disetor - Bersih 2,36 1.647.520 1.647.520
Komponen Ekuitas Lainnya 37 327.284 425.816
Saldo Laba
Ditentukan penggunaannya 39 791.607 791.607
Tidak ditentukan penggunaannya 17.518.791 17.004.706
Jumlah 21.620.093 21.204.540
Kepentingan Nonpengendali 2,34 2.601.933 2.470.520
Jumlah Ekuitas 24.222.026 23.675.060
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 111.104.979 114.406.803
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-4-
Page 8
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN 2
Pendapatan underwriting asuransi 40 7.577.796 11.934.391
Pendapatan bunga dan bagi hasil 41 2.910.009 2.705.904
Keuntungan penjualan investasi jangka pendek - bersih - 162.287
Pendapatan administrasi dan komisi 329.332 429.301
Penjualan 42 194.869 10.985
Pendapatan jasa penjaminan emisi dan perantara pedagang efek
serta manajer investasi 227.830 201.893
Keuntungan dari investasi pada unit reksa dana 5 367.204 446.289
Keuntungan selisih kurs mata uang asing - bersih - 88.407
Pendapatan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi 7.277 14.891
Bagian laba anak perusahaan dan perusahaan asosiasi - bersih 4.948 990
Pendapatan jasa biro administrasi efek 3.137 2.569
Pendapatan lainnya 43 228.260 265.310
Jumlah Pendapatan 11.850.662 16.263.217
BEBAN 2
Beban underwriting asuransi 44 6.709.826 12.223.588
Beban umum dan administrasi 45 1.045.899 769.990
Beban bunga dan bagi hasil 46 867.128 966.575
Beban gaji dan tunjangan karyawan 1.158.510 1.049.091
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan
dan non-keuangan 427.064 322.227
Beban pokok penjualan 42 201.611 11.464
Kerugian atas kenaikan nilai wajar efek yang belum direalisasi 448.258 553.383
Kerugian selisih kurs mata uang asing - bersih 75.214 -
Kerugian penjualan investasi jangka pendek - bersih 248.612 -
Beban lainnya 48 59.785 39.818
Jumlah Beban 11.241.907 15.936.136
LABA SEBELUM PAJAK 608.755 327.081
BEBAN PAJAK 2,49 (64.798) (34.645)
LABA BERSIH PERIODE BERJALAN 543.957 292.436
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain:
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) atas perubahan nilai wajar efek
tersedia untuk dijual dari entitas anak yang belum direalisasi 5,37 (324.125) (122.108)
Penyesuaian penjabaran dari entitas anak 37 303.745 (6.126)
Jumlah (20.380) (128.234)
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PERIODE BERJALAN 523.577 164.202
Laba (rugi) bersih terartibusikan kepada:
Pemilik entitas induk 511.875 254.614
Kepentingan nonpengendali 2,34 32.082 37.822
543.957 292.436
Laba (rugi) komprehensif terartibusikan kepada:
Pemilik entitas induk 419.912 248.325
Kepentingan nonpengendali 2,34 103.665 (84.123)
523.577 164.202
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah penuh) 2,50
Dasar 80 40
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-5-
Page 9
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Keuntungan
(Kerugian) atas Dampak Transaksi
Perubahan Nilai Wajar Entitas Anak
Efek yang Tersedia dan Entitas
untuk Dijual dari Asosiasi dengan
Tambahan Entitas Anak Penyesuaian Investor lain Saldo Laba
Modal Modal Disetor - yang Belum Penjabaran dari atau Kepentingan Ditentukan Tidak ditentukan Kepentingan Jumlah
Catatan Saham Bersih Direalisasi Entitas Anak Nonpengendali penggunaannya penggunaannya Jumlah Nonpengendali Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2022 1.334.891 1.647.520 510.419 2.452 (176.936) 791.607 16.162.859 20.272.812 2.509.473 22.782.285
Penghasilan Komprehensif
Laba periode berjalan - - - - - - 254.614 254.614 37.822 292.436
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan - - (3.721) (2.729) - 161 (6.289) (121.945) (128.234)
Saldo pada tanggal 30 Juni 2022 1.334.891 1.647.520 506.698 (277) (176.936) 791.607 16.417.634 20.521.137 2.425.349 22.946.487
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Keuntungan
(Kerugian) atas Dampak Transaksi
Perubahan Nilai Wajar Entitas Anak
Efek yang Tersedia dan Entitas
untuk Dijual dari Asosiasi dengan
Tambahan Entitas Anak Penyesuaian Investor lain Saldo Laba
Modal Modal Disetor - yang Belum Penjabaran dari atau Kepentingan Ditentukan Tidak ditentukan Kepentingan Jumlah
Catatan Saham Bersih Direalisasi Entitas Anak Nonpengendali penggunaannya penggunaannya Jumlah Nonpengendali Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1.334.891 1.647.520 594.924 7.965 (177.073) 791.607 17.004.706 21.204.540 2.470.520 23.675.060
Penghasilan Komprehensif
Laba periode berjalan - - - - - - 511.875 511.875 32.082 543.957
Penghasilan komprehensif lain periode berjalan - - (94.173) - - 2.210 (91.963) 71.583 (20.380)
Transaksi dengan pemilik
Dampak transaksi entitas anak dan entitas asosiasi dengan
investor lain atau kepentingan nonpengendali (4.359) (4.359) 4.359 -
Penjualan saham kepada minoritas - 23.389 23.389
Saldo pada tanggal 30 Juni 2023 1.334.891 1.647.520 500.751 7.965 (181.432) 791.607 17.518.791 21.620.093 2.601.933 24.222.026
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-6-
Page 10
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari jasa underwriting asuransi 7.605.201 14.004.043
Penerimaan bunga dan bagi hasil 3.412.274 2.550.773
Penerimaan dari jasa penjaminan emisi dan perantara pedagang efek
serta jasa manajer investasi 240.067 193.327
Penerimaan dari jasa biro administrasi efek 3.137 3.069
Penerimaan dari pendapatan lainnya 758.137 719.391
Pembayaran beban underwriting asuransi (10.272.904) (13.455.091)
Pembayaran beban usaha (2.284.459) (1.877.736)
Pembayaran bunga dan bagi hasil (393.566) (368.350)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs (402.309) (191.223)
Laba (rugi) operasi sebelum perubahan aset/liabilitas operasi (1.334.422) 1.578.203
Penurunan (kenaikan) aset operasi:
Investasi jangka pendek 3.435.170 1.496.144
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali - 789.757
Piutang pembiayaan konsumen (240.379) 16.040
Investasi sewa neto 35.874 18.816
Tagihan anjak piutang 300.432 (719.238)
Kredit (513.811) 1.354.962
Aset ijarah 9.967 (12.854)
Piutang perusahaan efek 123.336 (831.973)
Piutang lain-lain (181.375) (235.758)
Agunan yang diambil alih 123.905 47.237
Aset lain-lain (1.083.888) (549.567)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:
Simpanan dan simpanan dari bank lain (517.467) (1.553.729)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 529.169 -
Premi diterima dimuka (289.040) (264.679)
Utang perusahaan efek (123.242) 848.973
Utang pajak 23.379 43.664
Beban akrual 45.680 (48.639)
Cadangan bagi hasil peserta 3.024 4.633
Liabilitas lain-lain (448.593) 67.415
Kas Diperoleh dari Aktivitas Operasi sebelum Pajak Penghasilan (102.281) 2.049.407
Pembayaran pajak penghasilan (335.342) (65.308)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi (437.623) 1.984.099
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan investasi dalam saham 391.295 (3.759)
Hasil penjualan aset tetap 14.526 (3.573)
Pembelian aset tetap (190.158) (184.294)
Penambahan properti investasi (2.141) (1.746)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi 213.522 (193.372)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penambahan (pembayaran) pinjaman yang diterima (682.144) 416.337
Pembayaran bunga pinjaman dan surat berharga yang diterbitkan (464.152) (398.089)
Penerbitan (pelunasan) surat berharga yang diterbitkan 1.172.707 76.200
Setoran modal oleh kepentingan nonpengendali ke entitas anak (390.462) 4.974
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (364.051) 99.422
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (588.152) 1.890.149
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-7-
Page 11
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 14.687.466 18.598.769
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 326.766 157.506
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 14.426.080 20.646.424
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN
Kas dan bank 5.695.130 5.178.255
Investasi jangka pendek - jangka waktu jatuh tempo
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan 8.730.950 15.468.169
Jumlah Kas dan Bank 14.426.080 20.646.424
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
-8-
Page 12
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. Umum
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Sinar Mas Multiartha Tbk (selanjutnya disebut Perusahaan) sebelumnya bernama
PT Internas Arta Leasing Company atau PT Internas Arta Finance Company, didirikan
dengan Akta No. 60 tertanggal 21 Oktober 1982 dari Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta,
yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal
30 September 1983 melalui Surat Keputusan No. C2-6537.HT.01.01.Th.83 dengan nama
PT Internas Arta Leasing Company. Akta Pendirian ini telah didaftarkan ke Kantor Pengadilan
Negeri Jakarta Barat pada tanggal 17 Mei 1984 dengan No. 489/1984.
Pada tanggal 1 Mei 1989, pemegang saham mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) dan memutuskan untuk mengubah nama PT Internas Arta Leasing
Company menjadi PT Internas Arta Finance Company. Keputusan ini dituangkan dalam Akta
No. 15 tertanggal 1 Mei 1989 dari Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta, dan telah
mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tanggal 2 Agustus
1989 melalui Surat Keputusan No. C2-6968.HT.01.04.Th.89. Akta ini telah didaftarkan ke
Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tanggal 16 Agustus 1989 dengan
No. 1109/1989.
Pada tanggal 25 Februari 1995, pemegang saham mengadakan RUPSLB dan memutuskan
untuk mengubah nama Perusahaan menjadi PT Sinar Mas Multiartha. Keputusan RUPSLB
ini didokumentasikan dalam Akta No. 218 tertanggal 25 Februari 1995 dari Veronica Lily
Dharma, S.H., notaris di Jakarta, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-5573.HT.01.04.Th.95 tanggal
5 Mei 1995.
Pada tanggal 30 Mei 1996, pemegang saham Perusahaan mengadakan RUPSLB dan
memutuskan hal-hal signifikan antara lain mengubah kegiatan usaha utama Perusahaan dari
bidang jasa keuangan dan manajemen treasuri menjadi bidang perdagangan, industri,
angkutan, real estat, dan jasa; dan mengubah Anggaran Dasar Perusahaan sesuai dengan
Peraturan Perusahaan No.1 tahun 1995, tentang Perusahaan Terbatas, termasuk
menyesuaikan nama Perusahaan menjadi PT Sinar Mas Multiartha Tbk. Risalah RUPSLB ini
didokumentasikan dalam Akta No. 143 dan 144 tertanggal 30 Mei 1996 dan Akta perubahan
No. 69 tertanggal 23 Agustus 1996 dari Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta. Persetujuan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia atas perubahan Anggaran Dasar Perusahaan ini
diperoleh melalui Surat Keputusan No. C2-8689.HT.01.04.Th.96 tanggal 30 Agustus 1996.
Anggaran Dasar Perusahaan telah bebarapa kali mengalami perubahan terakhir berdasarkan
Akta No. 140 tertanggal 31 Agustus 2020 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta tentang
perubahan pasal 3 mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan.
Perubahan Anggaran Dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0064933.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 21 September
2020.
Perusahaan memulai kegiatan usaha secara komersial sejak tahun 1983, yaitu di bidang
sewa pembiayaan, anjak piutang, dan pembiayaan konsumen. Untuk melaksanakan kegiatan
usaha tersebut, Perusahaan telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. 300/KMK.013/1990 tertanggal 3 Maret 1990.
-9-
Page 13
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan usaha Perusahaan adalah
dalam bidang aktivitas keuangan dan asuransi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis serta
perdagangan besar. Perusahaan adalah perusahaan induk (Holding Company) dengan
entitas-entitas anak yang bergerak di bidang perbankan, asuransi jiwa, asuransi kerugian,
pembiayaan, sekuritas, layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi, modal ventura,
biro administrasi efek, pedagang valuta asing, bengkel, property, jasa informasi, serta
perdagangan dan jasa.
Kelompok Usaha dan Domisili
PT Sinar Mas Cakrawala merupakan pemegang saham dari Perusahaan. Perusahaan dan
entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung dalam kelompok usaha (Grup)
Sinar Mas. Pemegang saham akhir Perusahaan adalah Indra Widjaja.
Perusahaan berdomisili di Jakarta. Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Menara Tekno
Lantai 7, Jalan Fachruddin No. 19, Jakarta, Indonesia.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 14 Juni 1995, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal (sekarang Otorisasi Jasa Keuangan/OJK) dalam Surat Keputusan
No. S-759/PM/1995 untuk menjual sahamnya sejumlah 60.000.000 saham yang bernilai
nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga pelaksanaan sebesar
Rp 1.800 (dalam Rupiah penuh) per saham kepada masyarakat melalui bursa di Indonesia.
Penjualan saham ini dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 Juli 1995.
Pada tanggal 8 November 1996, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk
mengesahkan rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I
dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli sejumlah
663.000.000 saham yang bernilai nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan
harga pelaksanaan sebesar Rp 750 (dalam Rupiah penuh) per saham, dimana melekat
99.450.000 waran Seri I yang diterbitkan secara cuma-cuma dan dapat dikonversi
menjadisaham mulai tanggal 28 Mei 1997 sampai dengan tanggal 28 November 2001.
Risalah RUPSLB ini didokumentasikan dalam Akta No.40 tertanggal 8 November 1996 dari
Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas I ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 8 November 1996 melalui Surat Keputusan
No. S-1811/PM/1996. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas I
ini adalah sebesar Rp 497.250 dan seluruhnya telah diperoleh Perusahaan pada bulan
Januari 1997. Hasil dari Penawaran Umum Terbatas I ini meningkatkan modal disetor
Perusahaan dari Rp 331.500 menjadi Rp 663.000 dan tambahan modal disetor Perusahaan
dari Rp 1.500 menjadi Rp 167.250.
Pada tanggal 24 Juni 2003, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas II dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli sejumlah 2.137.115.520
saham Seri B yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham dengan harga
pelaksanaan Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham, dimana pada setiap 15 saham Seri
B melekat 4 waran Seri II yang diberikan oleh Perusahaan secara cuma-cuma. Jumlah waran
Seri II yang diterbitkan adalah sebanyak 569.897.472 waran. Waran Seri II tersebut dapat
dikonversi menjadi saham mulai tanggal 23 Januari 2004 sampai dengan 23 Juli 2008.
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam Akta No.
- 10 -
Page 14
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
153 tertanggal 24 Juni 2003 dari Aulia Taufani, S.H., notaris pengganti dari Sutjipto, S.H.,
notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas II ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 23 Juni 2003 melalui Surat Keputusan
No. S-1485/PM/2003. Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas II
ini adalah sebesar Rp 213.711 dan seluruhnya telah diperoleh Perusahaan pada bulan
Juli 2003. Hasil dari Penawaran Umum Terbatas II ini meningkatkan modal disetor
Perusahaan dari Rp 712.372 menjadi Rp 926.083. Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran
Umum Terbatas II ini digunakan sebagai setoran modal pada anak-entitas anak serta untuk
membayar liabilitas atau pinjaman Perusahaan dalam rangka meningkatkan rasio modal
kerja Perusahaan.
Pada tanggal 28 Juni 2005, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas III dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli saham Seri B sebanyak-
banyaknya 991.621.601 saham yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 125 (dalam Rupiah penuh) per saham,
dimana melekat sebanyak-banyaknya 991.621.601 waran Seri III yang diberikan oleh
Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri III tersebut dapat dikonversi menjadi saham
mulai tanggal 12 Januari 2006 sampai dengan 13 Juli 2010. Risalah RUPSLB ini
didokumentasikan dalam Akta No. 274 tertanggal 28 Juni 2005 dari Aulia Taufani, S.H.,
notaris pengganti dari Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas III ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
(sekarang OJK) pada tanggal 27 Juni 2005 melalui Surat Keputusan No. S-1691/PM/2005.
Jumlah saham seri B yang diterbitkan dari Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sejumlah
991.325.341 saham, dimana melekat 991.325.341 waran seri III. Jumlah dana yang diperoleh
dari hasil Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sebesar Rp 123.916.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas III ini digunakan sebagai setoran
modal pada entitas anak serta untuk modal kerja Perusahaan.
Pada tanggal 17 Juni 2008, pemegang saham mengadakan RUPSLB untuk mengesahkan
rencana Perusahaan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas IV dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk membeli saham Seri B sebanyak-
banyaknya 966.427.608 saham yang bernilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 100 (dalam Rupiah penuh) per saham,
dimana melekat sebanyak-banyaknya 1.449.641.412 waran Seri IV yang diberikan oleh
Perusahaan secara cuma-cuma. Waran Seri IV tersebut dapat dikonversi menjadi saham
mulai tanggal 6 Januari 2009 sampai dengan 9 Juli 2013. Risalah Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa ini didokumentasikan dalam Akta No. 141 tertanggal 17 Juni 2008 dari
Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Penawaran Umum Terbatas IV ini telah mendapat pernyataan efektif dari Ketua
Bapepam dan LK (sekarang OJK) pada tanggal 16 Juni 2008 melalui Surat Keputusan
No. S-3859/BL/2008. Jumlah saham Seri B yang diterbitkan dari Penawaran Umum Terbatas
IV ini adalah sejumlah 964.528.953 saham, dimana melekat 1.446.793.426 waran Seri IV.
Jumlah dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas IV ini adalah sebesar
Rp 96.453.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Terbatas IV ini digunakan sebagai setoran
modal pada entitas anak serta untuk membayar liabilitas atau pinjaman Perusahaan dalam
rangka meningkatkan rasio modal kerja Perusahaan.
- 11 -
Page 15
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Akta No. 51 tanggal 20 November 2015 dari Aryanti Artisari, S.H, M.Kn., notaris
di Jakarta, tentang Berita Acara RUPSLB, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk
menerbitkan 623.780.871 saham baru seri B yang berasal dari saham portepel Perusahaan
dengan nilai nominal Rp 100 (dalam Rupah Penuh) melalui penambahan Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Pada tanggal 16 Agustus 2016, Perusahaan melaksanakan PMTHMETD untuk saham baru
seri B sebanyak 10.000.000 saham dengan jumlah dana yang diperoleh dari pemegang
saham dalam pelaksanaan PMTHMETD adalah sebesar Rp 50.060 (Catatan 35).
Pada tanggal 2 Juni 2017, Perusahaan melaksanakan konversi Penambahan Modal Tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) untuk saham baru seri B yang telah
ditukar menjadi saham sebanyak 129.856.000 saham, sehingga jumlah saham seluruhnya
(Seri A dan Seri B) adalah sebanyak 6.367.664.717 saham (Catatan 35).
Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-236/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar
Mas Multiartha Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 1.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
1. Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 125.000 yang diterbitkan dalam 3 seri
penarikan yaitu:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
13 September 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 15.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Pada tanggal 2 Oktober 2020, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance Tahap II
Tahun 2020.
2. Penarikan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 875.000 yang diterbitkan dalam 2 seri
penarikan yaitu:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 1.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 874.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh
tempo 11 November 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun
yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
- 12 -
Page 16
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 27 Agustus 2021 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-146/D.04/2021 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar
Mas Multiartha Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp
5.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 705.700 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 507.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
17 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 79.700 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 119.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-006/KRI-DIR/VI/2021 tanggal
2 Juni 2021, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 2 Agustus 2022, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II
Tahun 2022.
Penarikan Tahap II Tahun 2022 sebesar Rp 1.849.581 yang diterbitkan dalam 4 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 429.350 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
6 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 13.100 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
26 Agustus 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 305.131 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo
26 Agustus 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
d. Obligasi Seri D sebesar Rp 1.102.000 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh
tempo 26 Agustus 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/VII/2022 tanggal
14 Juli 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24
Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
- 13 -
Page 17
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 16 September 2022, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris
di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap III
Tahun 2022.
Penarikan Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 1.660.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 580.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo
4 Oktober 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 1.080.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo
4 Oktober 2032 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/IX/2022 tanggal
8 September 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022
tanggal 24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 15 Februari 2023, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris
di Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap IV
Tahun 2023.
Penarikan Tahap IV Tahun 2023 sebesar Rp 784.719 yang diterbitkan pada tanggal 7 Maret
2023 dan jatuh tempo 7 Maret 2033 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun
yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/I/2023 tanggal
25 Januari 2023 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal
24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan
memperoleh peringkat irAA (Double A).
- 14 -
Page 18
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Entitas Anak yang Dikonsolidasikan
Berikut ini adalah entitas anak yang dikonsolidasikan beserta persentase kepemilikan
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
Tahun Persentase Kepemilikan Jumlah Aset
Operasi/ dan Hak Suara (Sebelum Eliminasi)
Domisili Jenis Usaha Pendirian 2023 2022 2023 2022
Kepemilikan Langsung
PT Bank Sinarmas Tbk (BS) Jakarta Bank 1989 59,99% 59,99% 47.580.487 47.350.601
PT Asuransi Sinar Mas (ASM) Jakarta Asuransi kerugian 1986 99,99% 99,99% 17.055.635 16.684.454
PT Sinar Mas Multifinance (SMF) Jakarta Pembiayaan 1996 99,99% 99,99% 5.386.315 6.652.625
PT Sinarmas Sekuritas (SMS) Jakarta Sekuritas 1992 99,99% 99,99% 1.947.500 2.172.315
PT AB Sinar Mas Multifinance (ABSM) Jakarta Pembiayaan 1995 99,99% 99,99% 2.051.690 2.428.175
PT Pasar Dana Pinjaman (PDP) Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2017 66,66% 66,66% 713.854 710.222
PT Shinta Utama (SU) Jakarta Perdagangan umum 1991 99,95% 99,95% 3.432.703 2.650.495
PT Jakarta Teknologi Utama (JTU) Jakarta Bengkel 1999 99,99% 99,99% 612.985 621.123
PT Rizky Lancar Sentosa (RLS) Jakarta Properti 2001 99,99% 99,99% 1.004.247 892.440
PT Sinarmas Ventura (SMV) Jakarta Modal Ventura 2019 99,99% 99,99% 43.726 45.483
PT Sinartama Gunita (STG) Jakarta Biro administrasi efek 1992 99,99% 99,99% 274.497 269.141
PT Dana Pinjaman Inklusif (DPI) Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2017 50,00% 50,00% 12.596 16.629
PT Arthamas Solusindo (AMS) Jakarta Jasa informasi 2000 99,99% 99,99% 1.790.146 1.785.571
Global Asian Investment Limited (GAI) Hong Kong Investasi 2012 100,00% 100,00% 1.113 1.113
PT Simas Money Changer (SMC) Jakarta Pedagang valuta asing 2003 99,90% 99,90% 6.137 6.115
PT Wapindo Jasaartha (WJA) Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99,96% 99,96% 9.537 7.691
PT Balai Lelang Sinarmas (BLS) Jakarta Balai lelang 2008 99,99% 99,99% 11.402 11.379
PT Sinar Artha Konsulindo (SAK) Jakarta Agen asuransi 2000 99,92% 99,92% 1.485 1.459
PT Arthamas Informatika (AMI)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99,60% 99,60% 840 853
PT Sinar Artha Solusindo (SAS)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2000 99,99% 99,99% 793 805
PT Artha Bina Usaha (ABU)* Jakarta Perdagangan dan jasa 2008 92,00% 92,00% 145 150
PT Sinar Artha Inforindo (SAI)* Jakarta Jasa informasi 2000 99,60% 99,60% 215 223
PT Sinar Artha Trading (SAT)* Jakarta Perdagangan umum 2008 99,99% 99,99% 1.171 1.095
PT Dana Saham Bersama (DSB)* Jakarta Layanan urun dana
berbasis teknologi informasi 2019 99,99% 99,99% 2.202 3.249
PT Digital Solusindo Nusantara (DSN)* Jakarta Layanan pinjam meminjam
uang berbasis teknologi 2020 99,99% 99,99% 2.497 2.494
PT Pasar Gadai Digital (PGD)* Jakarta Pergadaian 2022 99,97% 99,97% 2.836 2.845
*) Entitas anak yang belum beroperasi
Kepemilikan Tidak Langsung
PT Bank Sinarmas Tbk (BS)
(melalui PT Shinta Utama,
PT Sinar Mas Multifinance dan
PT Sinartama Gunita) Jakarta Bank 1989 8,73% 8,73% 47.580.487 47.350.601
PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ)
(melalui PT Asuransi Sinar Mas) Jakarta Asuransi jiwa 1996 99,99% 99,99% 25.095.349 28.883.520
PT Reasuransi Nusantara Makmur
(melalui PT Asuransi Sinarmas) Jakarta Reasuransi 2017 99,00% 99,00% 3.814.662 3.071.044
PT Sinarmas Asset Management (SAM)
(melalui PT Sinarmas Sekuritas) Jakarta Manajemen aset 2011 99,98% 99,98% 671.298 691.866
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI)
(melalui PT Sinar Mas Multifinance dan
PT Sinartama Gunita) Jakarta Asuransi on-line 2013 75,38% 75,38% 995.605 920.252
PT Sinarmas Futures (SF)
(melalui PT Sinarmas Sekuritas) Jakarta Perdagangan komoditi 2004 75,00% 75,00% 33.709 33.831
PT Autopro Utama Perkasa (AUP)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Bengkel 2006 99,88% 99,88% 60.603 61.771
Sinar Mas Insurance (SMI) Republik
(melalui PT Asuransi Sinar Mas Demokrasi
dan PT Shinta Utama) Timor Leste Asuransi kerugian 2011 91,42% 91,42% 201.880 206.985
Sinar Mas Life Insurance (SLI)* Republik
(melalui Sinar Mas Insurance Demokrasi
dan PT Asuransi Simas Jiwa) Timor Leste Asuransi jiwa 2021 90,00% 90,00% 1.821 14.297
PT Techno Mandiri Utama (TMU)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 100,00% 100,00% 1.379 1.052
PT Techno Karya Utama (TKU)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 100,00% 100,00% 3.963 3.618
PT Toko Onderdil (TO)
(melalui PT Jakarta Teknologi
Utama) Jakarta Perdagangan umum 2017 77,20% 77,20% 10.985 11.282
PT Berkat Surya Mentari (BSM)
(melalui PT Techno Karya Utama
dan Autopro Utama Perkasa) Jakarta Perdagangan umum 2022 100,00% 100,00% 301 125
PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP)
(melalui PT Rizki Lancar Sentosa) Jakarta Properti 2011 77,20% 77,20% 454.922 338.957
PT Citra Grahareksa Abadi (CGA)
(melalui PT Rizki Lancar Sentosa) Jakarta Perhutanan 1990 75,00% 75,00% 36.837 36.837
Konsultasi komputer dan
PT Data Opal Terpadu (DOT)* manajemen fasilitas
(melalui PT Arthamas Solusindo) Jakarta komputer lainnya 2020 99,92% 99,92% 772.544 770.597
PT Zimba Onix Mustika (ZOM)* Jakarta Konstruksi, real estate,
(melalui PT Shinta Utama) perdagangan dan jasa 2020 99,92% 99,92% 787.372 786.908
PT Sistem Loka Triprima (SLT)* Jakarta Jasa keuangan bukan
(melalui PT Shinta Utama) asuransi dan dana pensiun 2020 99,92% 99,92% 682.818 361.816
PT Sinarmas Penjaminan Kredit (SPK) Jakarta Penjaminan kredit 2020 99,99% 99,99% 2.980.562 3.245.507
(melalui PT Asuransi Sinarmas)
PT Kreasi Retail Nusantara (KRN)* Jakarta Perdagangan umum 2023 99,60% 0,00% 499 -
(melalui PT Sinar Artha Trading)
*) Entitas anak yang belum beroperasi
- 15 -
Page 19
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Pasar Dana Pinjaman (PDP)
PDP telah memperoleh ijin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk menjalankan usaha
layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi melalui Surat OJK
No. KEP-49/D.05/2017 tanggal 6 Juli 2017.
PT Dana Pinjaman Inklusif (DPI)
Pada bulan Januari 2018, Perusahaan melakukan setoran modal kepada DPI sebesar Rp
2.500 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada DPI dari 55,00%
menjadi 98,27%.
Pada bulan Januari 2019, DPI menerbitkan saham baru sebanyak 12.600 lembar saham
dengan nilai sebesar Rp 12.600. Saham baru tersebut diambil oleh Singapore Surmount
International Pte. Ltd. dengan nilai sebesar Rp 7.600 dan Perusahaan sebesar Rp 5.000.
Disamping itu, Perusahaan mengambil alih kepemilikan saham DPI milik PT Arthamas
Solusindo sebanyak 45 lembar saham atau sebesar Rp 45. Dengan penambahan modal dan
pengambilalihan saham dari PT Arthamas Solusindo, maka persentase kepemilikan
Perusahaan pada DPI menurun dari 98,27% menjadi 50%.
PT Jakarta Teknologi Utama (JTU)
Pada bulan November 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada JTU sebesar Rp
264.096 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada JTU dari 99,98%
menjadi 99,99%.
PT Bank Sinarmas Tbk (BS)
BS telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang perbankan melalui Surat Keputusan No.KEP-156/KMK.013/1990 tanggal 16
Februari 1990. Sesuai dengan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 27/156/KEP/DIR tanggal
22 Maret 1995, BS memperoleh peningkatan status menjadi Bank Devisa. BS telah
memperoleh izin usaha unit usaha syariah dari Bank Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
Deputi Gubernur Bank Indonesia No. 11/13/KEP.DpG/2009 tanggal 27 Oktober 2009.
Pada tanggal 29 November 2010, BS mendapat pernyataan efektif dari Ketua Bapepam dan
LK (sekarang OJK) melalui Surat Keputusan No. S-10683/BL/2010 atas penawaran umum
perdana saham dan telah menjadi perusahaan terbuka.
Selama tahun 2020, Perusahaan dan pemegang saham kepentingan nonpengendali
(masyarakat) BS melakukan konversi atas waran BS menjadi saham, dimana persentase
kepemilikan Perusahaan terdilusi menjadi 58,13%, sedangkan persentase kepemilikan SU
meningkat menjadi 3,50% dan persentase kepemilikan STG meningkat menjadi 2,11% pada
tanggal 31 Desember 2020. Tidak terdapat dampak dilusi yang signifikan atas persentase
kepemilikan yang dicatat pada komponen ekuitas lainnya pada bagian ekuitas dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian (Catatan 37).
Selama tahun 2021, Pemegang saham kepentingan nonpengendali (masyarakat) BS
melakukan konversi atas waran BS menjadi saham, dimana persentase kepemilikan
Perusahaan terdilusi menjadi 59,99%, sedangkan persentase kepemilikan SU meningkat
menjadi 3,10% dan persentase kepemilikan STG meningkat menjadi 3,49% pada tanggal 30
Juni 2021. Tidak terdapat dampak dilusi yang signifikan atas persentase kepemilikan yang
dicatat pada komponen ekuitas lainnya pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian (Catatan 37).
- 16 -
Page 20
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Asuransi Simas Jiwa (ASJ)
ASJ telah memperoleh ijin usaha dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk
menjalankan usaha asuransi berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan
No. 602/KMK.17/1995 tanggal 18 Desember 1995.
PT Asuransi Sinar Mas (ASM)
ASM telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat
Jenderal Moneter Dalam Negeri untuk menyelenggarakan usaha asuransi kerugian
berdasarkan Surat Keputusan No. Kep-2562/MD/1986 tanggal 21 April 1986. ASM telah
memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk membuka cabang dengan
prinsip syariah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 253/KM.6/2004 tanggal
25 Juni 2004.
Pada tahun 2020, ASM telah membagikan kas dividen sebesar Rp 324.997 kepada para
pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan.
PT Sinar Mas Multifinance (SMF)
SMF telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang sewa pembiayaan, anjak piutang dan pembiayaan konsumen berdasarkan
Surat Keputusan No. 441/KMK.017/1996 tanggal 21 Juni 1996.
PT Asuransi Simas Insurtech (ASI)
Pada tanggal 13 Oktober 2017, SMF mengakuisisi 85.000 lembar saham PT Asuransi Simas
Net (ASN) dari PT Asuransi Sinar Mas (ASM), dan membayar sejumlah Rp 85.000,
mencerminkan kepemilikan sebesar 85,00% pengendalian atas ASN. Selain itu SMF dan
Perusahaan melakukan penambahan investasi pada ASN masing-masing sebesar Rp
42.500 dan Rp 7.500 secara proporsional sehingga jumlah investasi SMF menjadi sebesar
Rp 127.500 dengan kepemilikan 85,00%.
SMF dan ASN merupakan entitas dengan pemegang saham yang sama, maka akuisisi yang
dilakukan SMF atas ASN dilakukan dengan metode penyatuan kepemilikan (pooling of
interest method) sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 38
(Revisi 2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”.
Berdasarkan Akta Penyertaan Keputusan Para Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal
22 Nopember 2018 dari Syofilawati, S.H., notaris di Kota Bekasi, menyetujui perubahan nama
PT Asuransi Simas Net (ASN) menjadi PT Asuransi Simas Insurtech (ASI).
Pada bulan September 2018, Perusahaan menambah setoran modal pada ASI sebesar Rp
39.000 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada ASI dari 15,00%
menjadi 24,60%.
Pada tahun 2020, ASI telah membagikan kas dividen sebesar Rp 7.380 kepada para
pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan.
PT AB Sinar Mas Multifinance (ABSM)
ABSM telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk menjalankan
usaha di bidang sewa pembiayaan, anjak piutang dan pembiayaan konsumen berdasarkan
Surat Keputusan No. 525/KMK.017/1995 tanggal 17 November 1995.
- 17 -
Page 21
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Sinarmas Sekuritas (SMS)
SMS telah memperoleh izin dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(Bapepam dan LK atau OJK) sebagai penjamin emisi ef ek, perantara pedagang efek dan
manajer investasi, masing-masing melalui Surat Keputusan Bapepam No. Kep-82/PM/1992
tanggal 29 Februari 1992, No. Kep-83/PM/1992 tanggal 29 Februari 1992 dan
No. Kep-02/PM/MI/2000 tanggal 15 Mei 2000.
Pada tahun 2019, SMS telah membagikan kas dividen sebesar Rp 150.000 kepada para
pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan.
PT Sinarmas Futures (SF)
SF telah memperoleh izin usaha untuk menyelenggarakan kegiatan sebagai pialang
berjangka dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi melalui surat
No. 889/BAPPEBTI/SI/3/2006 tanggal 27 Maret 2006.
PT Sinarmas Asset Management (SAM)
SAM telah memperoleh ijin usaha untuk melakukan kegiatan usaha sebagai manajer
investasi dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK atau
sekarang OJK) melalui surat No. KEP-03/BL/MI/2012 tanggal 9 April 2012.
PT Sinartama Gunita (STG)
STG telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan sebagai Biro Administrasi Efek dari
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK atau sekarang
OJK) melalui surat No. Kep-82/PM/1991 tanggal 30 September 1991.
Pada bulan Januari 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada STG sebesar
Rp 230.166 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada STG dari
99,80% menjadi 99,99%.
Pada bulan Mei 2021, Perusahaan menambah setoran modal pada STG sebesar
Rp 200.000. Persentase kepemilika Perusahaan pada STG tidak berubah.
PT Sinar Mas Ventura (SMV)
SMV telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan usaha modal ventura dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat No. Kep-3/D.05/2019 tanggal 9 Januari 2019.
PT Sinarmas Penjamin Kredit (SPK)
SPK berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjamin
kredit. Pada tanggal 27 Agustus 2019, ASM melakukan investasi pada saham SPK sebesar
Rp 112.500.
PT Sinar Artha Trading (SAT)
Pada bulan Februari 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada SAT sebesar
Rp 988 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada SAT dari 92,00%
menjadi 99,99%.
- 18 -
Page 22
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Balai Lelang Sinarmas (BLS)
Pada bulan Oktober 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada BLS sebesar
Rp 9.000 sehingga meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada BLS dari
99,90% menjadi 99,99%.
PT Dana Saham Bersama (DSB)
DSB berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan urun
dana berbasis teknologi informasi.
PT Digital Solusindo Nusantara (DSN)
DSN berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 23 September 2020, Perusahaan
melakukan investasi pada saham DSN sebesar Rp 2.499.
PT Shinta Utama (SU)
Pada tahun 2021, Perusahaan menambah setoran modal pada SU sebesar Rp 349.500
sehingga persentase kepemilikan Perusahaan pada SU menjadi 99,95%.
PT Data Opal Terpadu (DOT)
DOT berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, AMS melakukan
investasi pada saham DOT sebesar Rp 19.800.
PT Zimba Onix Mustika (ZOM)
ZOM berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, SU melakukan
investasi pada saham ZOM sebesar Rp 19.800.
PT Sistem Loka Triprima (SLT)
SLT berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi. Pada tanggal 8 Juni 2021, SU melakukan
investasi pada saham SLT sebesar Rp 19.800.
PT Sinar Mas Life Insurance, S.A (SLI)
SLI berkedudukan di Timor Leste merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi
jiwa. Pada tanggal 9 Desember 2021, SMI dan ASJ melakukan investasi pada saham SLI
masing-masing sebesar USD 650.000 atau setara dengan 65% kepemilikan dan USD
250.000 atau setara dengan 25% kepemilikan.
PT Rizki Lancar Sentosa (RLS)
Pada tahun 2020, Perusahaan menambah setoran modal pada RLS sebesar Rp 31.500.
Persentase kepemilikan Perusahaan pada RLS sebesar 99,99% tidak berubah terkait
penambahan modal tersebut.
- 19 -
Page 23
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP)
KPP merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang properti.
Pada bulan Juli 2019, RLS membeli 308.399 saham baru yang diterbitkan oleh KPP dengan
nilai pembelian sebesar Rp 277.559 atau setara 77,20%. Pemegang saham pendiri KPP
memiliki hak opsi untuk membeli kembali saham KPP dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
sejak penerbitan saham untuk RLS.
Pada tahun 2020, pemegang saham pendiri KPP tidak melaksanakan opsi untuk membeli
kembali saham KPP, sehingga laporan keuangan KPP dikonsolidasikan ke RLS.
PT Citra Grahareksa Abadi (CGA)
CGA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perhutanan.
Pada bulan September 2019, RLS membeli 30.000 saham baru yang diterbitkan oleh CGA
dengan nilai pembelian sebesar Rp 3.000 atau setara 75%. Pemegang saham pendiri CGA
memiliki hak opsi untuk membeli kembali saham CGA dalam jangka waktu 1 (satu) tahun
sejak penerbitan saham untuk RLS.
Pada tahun 2020, pemegang saham pendiri CGA tidak melaksanakan opsi untuk membeli
kembali saham CGA, sehingga laporan keuangan CGA dikonsolidasikan ke RLS.
d. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris
Susunan pengurus Perusahaan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Komisaris Utama : Fuganto Widjaja Indra Widjaja
Komisaris : Howen Widjaja Howen Widjaja
Dani Lihardja Fuganto Widjaja
Komisaris Independen : Robinson Simbolon Robinson Simbolon
Ketut Sanjaya Ketut Sanjaya
Direktur Utama : Burhanuddin Abdullah Burhanuddin Abdullah
Direktur : Agus Leman Gunawan Agus Leman Gunawan
Felix Dani Lihardja
Ferita Felix
Lili Wijata Ferita
Lili Wijata
Susunan Komite Audit pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Ketua : Robinson Simbolon Robinson Simbolon
Anggota : Halim Alamsyah Halim Alamsyah
Nurhaida Rahmat Waluyanto*
*) meninggal dunia pada tanggal 10 April 2023
- 20 -
Page 24
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembentukan Komite Audit Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK
No. IX.I.5 mengenai “Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit”.
Personel manajemen kunci Grup terdiri dari Komisaris, Direksi, Kepala Divisi, Group Head,
Koordinator Wilayah dan Pimpinan Cabang.
Jumlah karyawan tetap Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
masing-masing adalah 54 dan 50 karyawan.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan entitas anak untuk periode
yang berakhir 30 Juni 2023 telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
Perusahaan pada tanggal 28 Juli 2023. Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian tersebut.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting
a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar
Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan,
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan
konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
dimodifikasi dengan mengelompokan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan. Untuk tujuan penyusunan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas
terdiri dari kas, kas dibank, giro pada Bank Indonesia, simpanan yang sangat likuid dengan
jatuh tempo tiga (3) bulan atau kurang dari tanggal perolehan dan penempatan pada
perusahaan sekuritas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31
Desember 2022.
Entitas anak yang bergerak di bidang asuransi belum menerapkan PSAK No. 71 sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang
fungsional Perusahaan.
- 21 -
Page 25
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Prinsip Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak
sebagaimana diungkapkan pada Catatan 1c.
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas
(termasuk entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup).
Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:
kekuasaan atas investee;
eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
jumlah imbal hasil Grup.
Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas
entitas anak dan berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara
khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun
berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok
usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam
laporan keuangan konsolidasian.
Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan dan kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.
KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan
dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau
kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
c. Kombinasi Bisnis
Entitas Tidak Sepengendali
Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan
menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat
imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP
pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau sebesar proporsi kepemilikan KNP atas
aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung dan disajikan sebagai beban administrasi.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset
keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada
persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal
akuisisi.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pada tanggal akuisisi pihak
pengakuisisi mengukur kembali nilai wajar kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya
pada pihak yang diakuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam
laba rugi.
- 22 -
Page 26
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih
lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas aset
bersih teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut
lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laba rugi.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian
penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas
(“UPK”) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang diharapkan akan menerima manfaat
dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut
dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut
termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Entitas Sepengendali
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang
sama, bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
transaksi tersebut diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap kombinasi bisnis
entitas sepengendali disajikan dalam akun tambahan modal disetor pada bagian ekuitas
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Entitas yang melepas bisnis, dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih
antara imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas dalam akun tambahan
modal disetor pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
d. Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur
menggunakan mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata
uang fungsional).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional dan mata uang penyajian Grup.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan
kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Aset nonmoneter yang diukur pada
nilai wajar dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar ditentukan. Selisih
penjabaran akun ekuitas dan akun nonmoneter serupa yang diukur pada nilai wajar diakui
dalam laba rugi.
- 23 -
Page 27
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yang digunakan Grup
adalah kurs tengah Bank Indonesia yaitu masing-masing sebesar Rp 15.026 (dalam Rupiah
penuh) dan Rp 15.731 (dalam Rupiah penuh) per US$ 1.
Kurs yang digunakan BS, entitas anak yang bergerak di bidang perbankan, untuk
menjabarkan aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 adalah kurs tengah Reuters pukul 16.00 WIB yaitu masing-masing adalah
sebesar Rp 14.992,50 (dalam Rupiah penuh) dan Rp 15.567,50 (dalam Rupiah penuh) per
US$ 1.
Kelompok Usaha Grup
Hasil usaha dan posisi keuangan dari kelompok usaha Grup yang memiliki mata uang
fungsional yang berbeda dengan mata uang pelaporan, dijabarkan pada mata uang
pelaporan sebagai berikut:
a. aset dan liabilitas dari setiap laporan posisi keuangan yang disajikan, dijabarkan pada
kurs penutup pada tanggal laporan posisi keuangan;
b. penghasilan dan beban untuk setiap laporan laba rugi dijabarkan menggunakan kurs
rata-rata; dan
c. seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam komponen ekuitas yang terpisah.
Dalam proses konsolidasi, selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi neto dalam
kegiatan usaha luar negeri disajikan dalam ekuitas. Jika kegiatan usaha luar negeri tersebut
dilepaskan, maka selisih kurs yang berasal dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan
usaha luar negeri tersebut, yang sebelumnya disajikan dalam ekuitas, diakui dalam laba rugi
sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian penjualan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, mata uang fungsional Global Asian
Investment Limited (GAI), entitas anak, Sinar Mas Insurance (SMI), entitas anak ASM dan
Sinar Mas Life Insurance (SLI), entitas anak SMI, masing-masing adalah Dolar Amerika
Serikat, sedangkan mata uang fungsional Nanjing Sinar Mas & ZiJin Venture Capital
Management Co Ltd (NSZ), entitas anak GAI, menggunakan Yuan China.
Selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan usaha luar negeri
disajikan dalam ekuitas. Jika kegiatan usaha luar negeri tersebut dilepaskan, maka selisih
kurs yang berasal dari penjabaran investasi neto dalam kegiatan usaha luar negeri tersebut,
yang sebelumnya disajikan dalam ekuitas, diakui dalam laba rugi sebagai bagian dari laba
atau rugi penjualan.
Goodwill dan penyesuaian nilai wajar yang timbul dari akuisisi kegiatan usaha luar negeri
diperlakukan sebagai aset dan liabilitas kegiatan usaha luar negeri dan dijabarkan
menggunakan kurs penutup.
e. Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi
pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan
keuangan konsolidasian.
- 24 -
Page 28
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
f. Kas dan Bank
Kas dan bank terdiri dari kas dan kas di bank, serta investasi jangka pendek, dengan jangka
waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya dan tidak dijaminkan
dan tidak dibatasi pencairannya.
g. Instrumen Keuangan
Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, yang menggantikan PSAK No. 55,
Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai pengaturan instrumen
keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan
akuntansi lindung nilai.
Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan,
sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan
menggunakan dua dasar, yaitu:
(a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
(b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
1. Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini mencakup kas dan bank,
investasi jangka pendek (berupa obligasi, deposito berjangka, penempatan pada bank
lain dan efek-efek berupa tagihan wesel ekspor), piutang pembiayaan multiguna, piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang, kredit, tagihan akseptasi, piutang
transaksi efek, piutang lain-lain, dan aset lain-lain (berupa uang jaminan).
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:
(a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
- 25 -
Page 29
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
terutang.
Aset keuangan berupa surat berharga utang yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain, sampai aset keuangan tersebut
dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, dimana pada saat itu akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke laba rugi. Keuntungan atau kerugian
penurunan nilai dan selisih kurs dan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif diakui dalam laba rugi.
Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan
atau kerugian yang belum direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat
aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi
keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini mencakup investasi
jangka pendek berupa efek-efek (berupa obligasi, unit reksadana, saham dan waran
yang diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia), investasi dalam saham dan aset lain-
lain berupa tagihan derivatif dan aset pemegang polis - unit link.
3. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali aset keuangan tersebut
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Derivatif juga diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, kecuali
derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat pada laporan posisi
keuangan konsolidasian pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar langsung diakui
dalam laba rugi. Bunga yang diperoleh dicatat sebagai pendapatan bunga, sedangkan
pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan lain-lain sesuai dengan
persyaratan dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas
dividen tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini mencakup investasi
jangka pendek berupa efek-efek (berupa obligasi, unit reksadana, saham dan waran
yang diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia), aset lain-lain berupa tagihan derivatif
dan aset pemegang polis - unit link.
Investasi saham merupakan investasi yang tidak diperoleh dari pasar modal dan
dimaksudkan untuk dimiliki untuk jangka panjang terkait dengan keanggotaan dalam
bursa efek. Grup memiliki kepemilikan kurang dari 20 persen hak suara dan investasi
pada saham tersebut diukur sebesar biaya perolehan karena informasi yang terkini tidak
tersedia untuk mengukur nilai wajarnya, dan dampaknya tidak material terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
- 26 -
Page 30
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan
akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
Instrumen Ekuitas
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu
entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah
hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Tidak terdapat perubahan signifikan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan
nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan
klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman
dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan
dalam laba rugi.
1. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi simpanan dan
simpanan dari bank lain, efek yang dijual dengan janji beli kembali, liabilitas akseptasi,
utang transaksi efek, beban akrual, surat berharga yang diterbitkan, pinjaman yang
diterima, dan liabilitas lain-lain.
2. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kategori ini apabila liabilitas tersebut
merupakan hasil dari aktivitas perdagangan atau transaksi derivatif yang tidak
dimaksudkan sebagai lindung nilai, atau jika Grup memilih untuk menetapkan liabilitas
keuangan tersebut dalam kategori ini.
Perubahan dalam nilai wajar langsung diakui dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini mencakup dana
pemegang polis unit link dan liabilitas lain-lain berupa liabilitas derivatif.
Instrumen Keuangan Derivatif
Dalam usaha normalnya, Grup melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif berupa
kontrak tunai dan berjangka mata uang asing. Instrumen keuangan derivatif diukur dan
disajikan di laporan posisi keuangan pada nilai wajar dengan menggunakan harga pasar.
Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila
- 27 -
Page 31
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
memiliki nilai wajar negatif. Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari perubahan nilai wajar
diakui dalam laba/rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut;
dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Reklasifikasi Aset Keuangan
Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh
aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model
bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak
direklasifikasi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
mengacu pada perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian (“ECL”).
Dalam melakukan penilaian, Grup juga membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal
pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara
signifikan sejak pengukuran awal, maka Grup akan mengukur cadangan kerugian untuk aset
keuangan tersebut sejumlah ECL 12 bulan. Jika risiko kredit atas aset keuangan meningkat
secara signifikan, maka pengukuran cadangan kerugian untuk aset keuangan tersebut
menggunakan ECL sepanjang umurnya (lifetime).
Grup menggunakan pendekatan 3 tahapan dalam mengukur penurunan nilai (Tahap 1, Tahap
2 dan Tahap 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan
atas aset keuangan sejak awal atau fasilitas tersebut gagal bayar pada tanggal pelaporan.
1. Tahap 1 – Kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) 12
Tahap 1 mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas risiko
kredit sejak pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan.
Untuk aset ini, ECL 12 bulan akan dihitung.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 1 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan kurang atau sama dengan 30 hari.
2. Tahap 2 - Peningkatan risiko kredit yang signifikan
Tahap 2 mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko
kredit, namun tidak memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, ECL
lifetime dihitung.
- 28 -
Page 32
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Aset keuangan yang dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan
dan dikategorikan sebagai Tahap 2 adalah aset keuangan dengan hari tunggakan dari
31-90 hari. Aset keuangan yang telah mengajukan program restrukturisasi, juga
dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan sehingga akan
dikategorikan sebagai Tahap 2.
3. Tahap 3 - Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar
Tahap 3 mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada
tanggal pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah impaired (gagal bayar).
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai Tahap 3 adalah aset keuangan dengan hari
tunggakan lebih dari 90 hari.
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 bulan
(Tahap 1) atau ECL lifetime (Tahap 2) disebut dengan kriteria Peningkatan Signifikan dalam
Risiko Kredit (SICR). Penentuan kriteria peningkatan risiko kredit yang signifikan (SICR)
memerlukan pengkajian apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan pada
tanggal pelaporan.
PSAK No. 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat
ini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit
yang diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan
dalam data terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini
membutuhkan estimasi forward-looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default
(LGD), dan Exposure at Default (EAD).
1. Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur mengalami gagal bayar,
dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau
sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi masa
depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada suatu titik waktu (point in time)
dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi.
2. Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang mengalami gagal bayar
dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan
dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo
dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Grup mengestimasikan LGD
berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang
berasal dari seluruh aset yang dikelola oleh Grup dengan mempertimbangkan asumsi
ekonomi masa depan.
3. Exposure of Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur laporan posisi keuangan pada saat gagal bayar dengan
mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang hampir pasti terjadi
(committed), pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat,
bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan.
- 29 -
Page 33
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
1. Aset Keuangan
Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa)
dihentikan pengakuannya jika:
a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
b. Grup tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas
yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu
kesepakatan; atau
c. Grup telah mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset
keuangan dan (i) telah secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial tidak mengalihkan atau tidak
memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah mengalihkan
pengendalian atas aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut
dilepaskan, dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
h. Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku
pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar
untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input
yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau
diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
- 30 -
Page 34
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level
hirarki dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode
pelaporan.
i. Efek-efek
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia, Sertifikat Deposito Bank
Indonesia, obligasi, Reksadana, surat utang jangka menengah, tagihan wesel ekspor, dan
efek-efek pasar uang dan pasar modal lainnya. Efek-efek disajikan dalam akun “Investasi
jangka pendek”.
Obligasi terdiri dari Obligasi Pemerintah dan Obligasi korporasi yang dibeli dari pasar.
Investasi Sukuk
Investasi sukuk yang diukur pada biaya perolehan pada awalnya diakui sebesar biaya
perolehan, termasuk biaya transaksi. Selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal
diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada jumlah
tercatat.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan, tidak termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal, selisih antara nilai
wajar dan jumlah tercatat diakui dalam laba rugi.
Investasi sukuk yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada
awalnya diakui sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan awal,
selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal diamortisasi secara garis lurus selama jangka
waktu sukuk dan diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi sukuk dihentikan
pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi apabila jumlah terpulihkan lebih kecil daripada
jumlah tercatat, setelah memperhitungkan saldo dalam penghasilan komprehensif lain.
j. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali dan Efek yang Dijual dengan Janji Beli
Kembali
Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali (Reverse Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar
harga jual kembali yang disepakati dikurangi dengan selisih antara harga beli dan harga jual
kembali yang disepakati (pendapatan bunga yang ditangguhkan) dan cadangan kerugian
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan harga jual kembali yang disepakati tersebut
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif sebagai pendapatan bunga selama
jangka waktu sejak efek itu dibeli hingga saat dijual kembali.
Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali (Repo)
Efek yang dijual dengan janji beli kembali (repo) diakui sebagai liabilitas sebesar harga
pembelian kembali yang disepakati dengan nasabah dikurangi beban bunga yang belum
- 31 -
Page 35
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali diperlakukan sebagai bunga
dibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek
dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset dalam laporan posisi
keuangan karena kepemilikan efek tetap berada pada pihak Perusahaan sebagai penjual.
k. Pembiayaan Multiguna
Pembiayaan multiguna adalah kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan
kebutuhan konsumen dengan pembayaran secara angsuran.
Sehubungan dengan pembiayaan bersama dan penerusan kredit dengan pihak lain,
kewajiban Grup adalah melakukan penagihan dan administrasi dari piutang-piutang yang
dialihkan. Selisih antara suku bunga yang dibebankan Grup kepada nasabah dengan suku
bunga yang ditetapkan oleh investor merupakan pendapatan bagi Grup dan dikreditkan
langsung dalam akun “Pendapatan pembiayaan multiguna” pada laba rugi.
Apabila pembiayaan bersama dan penerusan kredit dilakukan secara with recourse, Grup
akan membukukan aset dan liabilitas dari transaksi tersebut. Namun apabila dilakukan secara
without recourse, aset dari transaksi tersebut akan disajikan secara bersih di laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Piutang dinyatakan tidak tertagih apabila debitur sudah tidak mampu membayar dan atau
sulit untuk ditagih, serta telah menunggak lebih dari 90 hari untuk pembiayaan motor dan
120 hari untuk pembiayaan mobil.
Grup melakukan penarikan jaminan atas kendaraan apabila setelah dikeluarkannya Surat
Peringatan (SP) sebanyak 2 kali dan konsumen tidak melakukan pembayaran. Ketika jaminan
kendaraan ditarik dari konsumen, piutang pembiayaan multiguna dihapuskan.
Ketika suatu piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapus buku dengan menjurnal balik
cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang tersebut dapat dihapus buku setelah semua
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian telah ditentukan. Penerimaan
kembali atas piutang yang telah dihapusbukukan pada periode berjalan ataupun periode yang
telah lalu, dikreditkan pada akun cadangan kerugian penurunan nilai.
Jaminan kendaraan yang dikuasai kembali dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara nilai
tercatat piutang pembiayaan multiguna atau nilai realisasi bersih. Selisih antara nilai tercatat
dan nilai realisasi bersih dicatat sebagai cadangan kerugian penurunan nilai dan dibebankan
pada laba rugi. Dalam upaya penyelesaian piutang, konsumen memberi kuasa kepada Grup
untuk menjual kendaraan ataupun melakukan tindakan lainnya bila terjadi wanprestasi
terhadap perjanjian pembiayaan. Jika harga jual jaminan kendaraan lebih rendah
dibandingkan dengan nilai saldo piutang pembiayaan, maka selisih tersebut dibebankan pada
laba rugi. Apabila harga jual jaminan kendaraan lebih tinggi dibandingkan dengan nilai saldo
piutang pembiayaan, maka selisih tersebut akan dikembalikan kepada konsumen.
l. Transaksi Sewa
Sebagai penyewa
Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’. Kebijakan ini berlaku
untuk kontrak yang disepakati atau yang telah berubah, pada atau setelah 1 Januari 2020.
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
- 32 -
Page 36
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
identifikasian, Grup harus menilai apakah:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak
ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
1. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan
untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang
mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa
dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-
guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau
akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika
suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran
berikut ini:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
- penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak
menghentikan lebih awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Sebagai pesewa
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik
sewa operasi atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan
atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
- 33 -
Page 37
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak maka, merupakan sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti
apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
m. Sewa Pembiayaan
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan apabila sewa tersebut mengalihkan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset. Jumlah
yang terutang dari lessee dalam sewa pembiayaan dicatat sebesar piutang sewa pembiayaan
Perusahaan.
Selisih antara piutang sewa pembiayaan ditambah nilai residu yang dijamin dengan biaya
perolehan aset sewaan dicatat sebagai penghasilan pembiayaan tangguhan dan dialokasikan
sebagai pendapatan selama masa sewa berdasarkan suatu tingkat pengembalian berkala
yang tetap dari piutang sewa pembiayaan. Perusahaan tidak mengakui pendapatan bunga
dari piutang sewa pembiayaan yang telah menunggak pembayaran lebih dari 90 hari.
Pendapatan tersebut diakui pada saat pendapatan tersebut telah diterima.
Apabila aset sewaan dijual kepada lessee sebelum masa sewa berakhir, maka perbedaan
harga jual dengan piutang sewa pembiayaan dicatat sebagai keuntungan atau kerugian pada
saat terjadinya.
Apabila aset sewaan ditarik/dimiliki kembali (repossessed) dan kemudian dijual, maka biaya
perolehan aset tersebut dikeluarkan dari akun yang bersangkutan dan keuntungan atau
kerugian yang terjadi dicatat dalam laba rugi.
n. Pembiayaan Modal Kerja Skema Anjak Piutang
Pembiayaan modal kerja skema anjak piutang adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk
pembelian piutang usaha jangka pendek suatu Grup berikut pengurusan atas piutang
tersebut.
Dalam transaksi pengalihan piutang, Grup mengalihkan piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang kepada investor sebesar jumlah dana yang diterima dari investor.
Kewajiban Grup adalah melakukan penagihan dan administrasi dari piutang-piutang yang
dialihkan. Selisih antara suku bunga yang dibebankan Grup kepada nasabah dengan suku
bunga yang ditetapkan oleh investor merupakan pendapatan bagi Grup dan dikreditkan
langsung dalam akun “Pendapatan pembiayaan modal kerja skema anjak piutang” pada laba
rugi.
Apabila transaksi pengalihan piutang dilakukan secara with recourse, Grup akan
membukukan aset dan liabilitas dari transaksi tersebut. Namun apabila dilakukan secara
without recourse, aset dari transaksi tersebut akan disajikan secara bersih di laporan posisi
keuangan.
Piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang dihapusbukukan dengan mendebit
cadangan kerugian penurunan nilai pada saat manajemen berpendapat bahwa konsumen
tersebut harus dihapuskan karena secara operasional konsumen sudah tidak mampu
membayar atau sulit untuk ditagih.
- 34 -
Page 38
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
o. Piutang Premi dan Reasuransi
Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung, agen atau broker sebagai akibat
transaksi asuransi. Dalam hal Grup memberikan potongan premi kepada tertanggung, maka
potongan tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya.
Piutang reasuransi tidak boleh dikompensasikan dengan utang reasuransi, kecuali apabila
kontrak reasuransi menyatakan adanya kompensasi. Apabila dalam kompensasi tersebut
timbul saldo kredit, maka saldo tersebut disajikan pada kelompok liabilitas sebagai utang
reasuransi.
p. Kredit Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah
Kredit diberikan adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disetarakan dengan kas,
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur yang
mewajibkan debitur untuk melunasi utang berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Termasuk dalam kredit yang diberikan adalah pembiayaan syariah yang terdiri dari piutang
murabahah, piutang qardh, pembiayaan musyarakah, pembiayaan mudharabah dan piutang
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang dengan harga jual sebesar biaya perolehan
ditambah keuntungan (marjin) yang disepakati dan penjual harus mengungkapan biaya
perolehan barang tersebut kepada pembeli.
Qardh adalah akad pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan liabilitas pihak peminjam
mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu.
Musyarakah adalah akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu,
dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa
keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi
kontribusi dana. Dana tersebut meliputi kas atau aset nonkas yang diperkenankan oleh
syariah.
Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara bank sebagai pemilik dana (shahibul maal)
dan nasabah selaku pengelola dana (mudharib), menjalankan usaha dengan penentuan awal
keuntungan dan kerugian (nisbah). Ijarah adalah akad sewa-menyewa antara pemilik (obyek
sewa) dan penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obyek sewa yang disewakannya.
Pembiayaan syariah disajikan sebesar disajikan sebesar jumlah pembiayaan dikurangi
dengan cadangan kerugian penurunan nilai dengan jumlah minimum berdasarkan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 16/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014
sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 19/POJK.03/2018 tentang perubahan atas
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 16/POJK.03/2014 tentang Penilaian Kualitas Aset
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah serta Surat Edaran OJK
No. 8/SEOJK.03/2015 tanggal 10 Maret 2015 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Pembiayaan syariah dengan akad murabahah disajikan sebesar jumlah pembiayaan
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sesuai dengan PSAK No. 102 (Amandemen
2016). Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih, kredit tersebut dihapus buku dengan
menjurnal balik cadangan kerugian penurunan nilai. Kredit yang diberikan tersebut dapat
dihapus buku setelah semua prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian
telah ditentukan.
- 35 -
Page 39
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kriteria debitur yang dapat dihapusbukukan meliputi:
1. Fasilitas kredit telah mengalami penurunan nilai;
2. Fasilitas kredit telah dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari
pokok kredit;
3. Telah dilakukan berbagai upaya penagihan dan pemulihan, namun tidak berhasil;
4. Usaha debitur sudah tidak mempunyai prospek atau kinerja debitur buruk atau tidak ada
kemampuan membayar;
5. Hapus buku dilakukan terhadap semua kewajiban kredit, termasuk dari fasilitas pinjaman
non tunai sehingga penghapusan tidak dapat dilakukan pada beberapa kewajiban
kreditnya (penghapusan sebagian).
Apabila aset yang dijaminkan diambil alih, maka entitas anak akan menjurnal balik cadangan
kerugian penurunan nilai dan mengakui agunan yang diambil alih yang diukur pada nilai yang
lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Ketika terjadi penerimaan kembali kredit yang dihapus buku, entitas anak mencatat
penerimaan kembali tersebut dengan mengkreditkan pemulihan kerugian penurunan nilai
aset keuangan.
Kredit yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat
kredit pada tanggal restrukturisasi atau nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah
restrukturisasi. Kerugian akibat selisih antara nilai tercatat kredit pada tanggal restrukturisasi
dengan nilai tunai penerimaan kas masa depan setelah restrukturisasi diakui sebagai
laba/rugi. Setelah restrukturisasi, semua penerimaan kas masa depan yang ditetapkan dalam
persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian pokok kredit yang diberikan dan pendapatan
bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
q. Aset Ijarah
Aset ijarah, yakni kendaraan bermotor, mesin, alat berat dan piranti lunak, disusutkan atau
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu sewa atau umur ekonomis aset, mana yang lebih
pendek, dimana pada akhir masa akad, aset tersebut akan dihibahkan ke penyewa.
Untuk akad ijarah muntahiyah bitamlik (sewa pembiayaan), apabila pada saat perpindahan
kepemilikan aset ijarah dari pemilik kepada penyewa dilakukan dengan cara hibah, maka
jumlah tercatat aset ijarah diakui sebagai beban.
Pendapatan sewa selama masa akad diakui pada saat manfaat atas aset telah diserahkan
kepada penyewa.
Pendapatan ijarah disajikan secara neto setelah dikurangi beban yang terkait yakni
penyusutan dan pemeliharaan serta perbaikan. Pendapatan ijarah neto disajikan sebagai
bagian dari “pendapatan bunga dan bagi hasil” dalam laba rugi.
r. Transaksi Efek
Transaksi pembelian dan penjualan efek baik untuk nasabah maupun untuk portofolio efek
Grup, diakui pada saat timbulnya perikatan atas transaksi efek tersebut (tanggal transaksi).
Pembelian efek untuk nasabah dicatat sebagai piutang nasabah dan utang kepada PT Kliring
Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), sedangkan penjualan efek dicatat sebagai piutang dari
KPEI dan utang nasabah.
Pada tanggal penyelesaian, kegagalan untuk menyelesaikan transaksi pembelian efek
dicatat sebagai gagal terima dan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai
- 36 -
Page 40
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
liabilitas, sedangkan kegagalan untuk menyelesaikan transaksi penjualan efek dicatat
sebagai gagal serah dan disajikan sebagai aset.
Penerimaan dana dari nasabah pemilik rekening dalam rangka pembelian efek, pembayaran
dan penerimaan atas transaksi pembelian dan penjualan efek untuk nasabah pemilik
rekening dicatat sebagai rekening nasabah. Saldo dana pada rekening nasabah disajikan di
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai liabilitas, sedangkan kekurangan dana pada
rekening nasabah disajikan sebagai aset.
s. Investasi pada Entitas Asosiasi
Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan
konsolidasian menggunakan metode ekuitas.
Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk
mengakui bagian Grup atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi.
Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi adalah sama dengan atau melebihi
kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan pengakuannya atas rugi
lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif atau
hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat menggunakan metode ekuitas sejak tanggal investasi
tersebut memenuhi definisi entitas asosiasi. Pada saat perolehan investasi, setiap selisih
lebih antara biaya perolehan investasi dengan bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan
liabilitas teridentifikasi dari investee diakui sebagai goodwill, yang termasuk dalam nilai
tercatat investasi. Setiap selisih lebih bagian Grup atas nilai wajar neto aset dan liabilitas
teridentifikasi terhadap biaya perolehan investasi langsung diakui dalam laba rugi pada
periode perolehan investasi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang
harus diakui atas investasi Grup pada entitas asosiasi.
Ketika entitas dalam Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi milik Grup,
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari transaksi tersebut diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian Grup hanya sebatas kepentingan para pihak dalam asosiasi yang
tidak terkait dengan Grup.
t. Properti Investasi
Properti investasi diukur sebesar biaya perolehan, termasuk biaya transaksi, setelah
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai, jika ada. Jumlah
tercatat termasuk biaya penggantian untuk bagian tertentu dari properti investasi yang telah
ada pada saat beban terjadi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya
perawatan sehari-hari properti investasi. Properti investasi berupa bangunan disusutkan
dengan metode garis lurus (straight-line method) dengan persentase penyusutan sebesar 5%
per tahun.
Properti investasi dihentikan pengakuannya (dikeluarkan dari laporan posisi keuangan
konsolidasian) pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan
lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat
diharapkan pada saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi dalam tahun terjadinya
penghentian atau pelepasan tersebut.
- 37 -
Page 41
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan,
yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik atau dimulainya sewa operasi
ke pihak lain. Transfer dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan, yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau
dimulainya pengembangan untuk dijual.
u. Aset Tetap
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi
tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya
perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak
pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap
tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap.
Seluruh aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, disusutkan dengan menggunakan metode
saldo menurun berganda (double declining balance method) sesuai dengan taksiran masa
manfaatnya. Bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line
method) sesuai dengan taksiran masa manfaatnya. Persentase penyusutan per tahun adalah
sebagai berikut:
Persentase
Bangunan:
Bangunan 5%
Prasarana 10%
Aset tetap diluar bangunan:
Golongan I : Dengan masa manfaat tidak lebih dari 4 tahun 50%
Golongan II : Dengan masa manfaat lebih dari 4 tahun dan tidak lebih
dari 8 tahun 25%
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya.
Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap
sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan
yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi
signifikan berikutnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannyapada saat dilepaskan atau tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam
laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.
- 38 -
Page 42
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir
tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Aset Tetap dalam Pembangunan
Aset tetap dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi, yang
dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya akan direklasifikasi
ke akun aset tetap yang bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai
secara substansial dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai tujuannya.
v. Agunan yang Diambil Alih
Agunan yang diambil alih diperoleh dalam kaitannya dengan penyelesaiannya piutang dan
kredit disajikan dalam akun “Aset Lain-lain”.
Agunan yang diambil alih dicatat pada nilai yang lebih rendah antara nilai tercatat dan nilai
wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual. Selisih antara nilai agunan yang diambil alih
dengan sisa pokok pinjaman yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laba rugi.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil penjualannya diakui sebagai
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan dan perbaikan agunan yang diambil alih
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan yang diambil alih. Bila
terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laba rugi.
w. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
x. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi suatu
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan
penurunan nilai aset perlu dilakukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dinyatakan mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui
apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode
sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
ditemukan, maka Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan
nilai yang diakui dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak
melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya
- 39 -
Page 43
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun
sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya,
dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
y. Simpanan dan Simpanan dari Bank lain
Simpanan dan simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Lihat
Catatan 2g untuk kebijakan akuntansi atas pengukuran instrumen keuangan.
Simpanan merupakan liabilitas kepada nasabah dalam bentuk giro, tabungan dan deposito
berjangka.
Giro merupakan simpanan nasabah yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yang
penarikannya dapat dilakukan setiap saat melalui cek atau dengan cara pemindahbukuan
dengan bilyet giro atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai
dengan syarat tertentu yang disepakati pada saat pembukaan rekening tabungan. Penarikan
atas tabungan tidak dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau instrumen sejenis, tetapi
menggunakan formulir penarikan tersendiri yang hanya berlaku di bank yang bersangkutan
dan/atau menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang penarikannya hanya dapat
dilakukan pada saat jatuh tempo sesuai dengan jangka waktu yang disepakati dengan
nasabah pada saat penempatannya, dimana nasabah akan dikenakan penalti apabila
melakukan penarikan sebelum tanggal jatuh temponya.
Simpanan termasuk simpanan syariah dan investasi tidak terikat yang terdiri dari:
Tabungan dan giro wadiah merupakan titipan dana dalam bentuk tabungan dan giro
dimana pemilik dana mendapatkan pendapatan bonus.
Investasi tidak terikat dalam bentuk giro, tabungan dan deposito berjangka mudharabah
merupakan simpanan dana pelanggan yang memberikan pemilik dana imbalan bagi
hasil dari pendapatan unit syariah atas penggunaan dana tersebut sesuai dengan nisbah
yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya.
Simpanan dari bank lain merupakan liabilitas kepada bank lain dalam bentuk giro, call money
kurang dari atau sampai dengan 90 hari, dan deposito berjangka dengan periode jatuh tempo
menurut perjanjian masing-masing.
z. Kontrak Asuransi dan Investasi
Kontrak dengan pemegang polis diklasifikasikan baik sebagai kontrak asuransi atau kontrak
investasi tergantung pada tingkat dari risiko asuransi yang dipindahkan. Risiko asuransi
adalah risiko yang terlebih dahulu ada, selain risiko keuangan, dipindahkan dari pemegang
kontrak kepada penerbit kontrak. Pada kasus dimana perlindungan asuransi yang signifikan
disediakan, kontrak digolongkan sebagai kontrak asuransi. Kontrak yang memindahkan risiko
keuangan tapi tidak risiko asuransi yang signifikan diklasifikasikan sebagai kontrak investasi,
dan dihitung sebagai utang kepada pemegang polis, sama dengan jumlah yang diterima oleh
Grup dan pengembalian diatasnya.
- 40 -
Page 44
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen meninjau berbagai produk yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan diatas
untuk menentukan klasifikasi dari kontrak baik sebagai asuransi atau portofolio investasi dari
penerbit kontrak.
Setelah kontrak memenuhi syarat sebagai kontrak asuransi, maka tetap sebagai kontrak
asuransi sampai semua hak dan kewajiban habis atau kadaluwarsa. Oleh karena itu, kontrak
asuransi tidak diklasifikasi ulang sebagai kontrak investasi selama masih berlaku bahkan jika
risiko asuransi telah dihapus.
Durasi singkat kontrak asuransi adalah kontrak asuransi yang tidak mempunyai komponen
deposit dan menyediakan perlindungan selama 12 bulan atau kurang dan khususnya
memberikan penanggung hak untuk membatalkan atau mengatur perlindungan pada saat
kontrak habis.
aa. Reasuransi
Grup mereasuransikan polis-polis yang nilai pertanggungannya melebihi retensi sendiri
kepada perusahaan-perusahaan reasuransi. Jumlah premi yang dibayarkan atau porsi premi
untuk transaksi reasuransi diakui berdasarkan perjanjian reasuransi dalam proporsi terhadap
perlindungan yang diterima. Premi reasuransi dicatat sebagai pengurang premi bruto. Klaim
reasuransi dicatat sebagai pengurang klaim bruto.
Grup tidak diperbolehkan saling hapus antara:
a. aset reasuransi dan utang asuransi terkait; atau
b. pendapatan atau beban dari kontrak reasuransi dan beban atau pendapatan dari kontrak
asuransi terkait.
Aset reasuransi terdiri dari piutang reasuransi dan premi reasuransi yang ditangguhkan dan
pemulihan estimasi klaim dari reasuransi. Berdasarkan perjanjian kontrak reasuransi, Grup
memiliki hak untuk mengakui aset reasuransi atas premi reasuransi yang ditangguhkan dan
pemulihan estimasi klaim dari reasuransi walaupun belum jatuh tempo. Kelebihan
penerimaan dari aset reasuransi atas premi reasuransi yang ditangguhkan dan pemulihan
estimasi klaim dari reasuransi dengan yang aktual, jika ada, dicatat sebagai kelebihan deposit
untuk reasuransi dan disajikan sebagai liabilitas reasuransi.
Aset reasuransi ditelaah untuk penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan, atau lebih
sering, ketika terdapat indikasi penurunan nilai selama tahun pelaporan. Penurunan nilai
terjadi ketika terdapat bukti obyektif sebagai akibat dari suatu peristiwa yang terjadi setelah
pengakuan awal aset reasuransi bahwa Grup tidak dapat menerima seluruh jumlah tercatat
karena berdasarkan ketentuan kontrak dan hal tersebut memiliki dampak yang dapat diukur
dengan andal yang akan mempengaruhi jumlah yang akan diterima oleh Grup dari
reasuradur. Kerugian penurunan nilai dicatat dalam laba rugi.
Keuntungan atau kerugian membeli reasuransi diakui dalam laba rugi segera pada tanggal
pembelian dan tidak diamortisasi.
Perjanjian reasuransi tidak membebaskan Perusahaan dari kewajiban kepada pemegang
polis.
bb. Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
Liabilitas manfaat polis masa depan adalah nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan
yang akan dibayar kepada pemegang polis, dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi
premi masa depan yang akan diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan
- 41 -
Page 45
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
pendapatan premi. Liabilitas manfaat polis masa depan dinyatakan dalam laporan posisi
keuangan berdasarkan perhitungan aktuaria. Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis
masa depan diakui sebagai beban (pendapatan) dalam laba rugi.
cc. Pinjaman Diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan
Pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan nilai perolehan pinjaman yang diterima dan surat
berharga yang diterbitkan dikurangkan dari jumlah pinjaman yang diterima dan surat berharga
yang diterbitkan.
dd. Kontrak Jaminan Keuangan dan Tagihan Komitmen Lainnya
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak yang mengharuskan penerbit untuk melakukan
pembayaran kepada pemegang kontrak atas kerugian yang terjadi karena debitur tertentu
gagal untuk melakukan pembayaran pada saat jatuh tempo, sesuai dengan ketentuan dari
instrumen utang. Jaminan keuangan tersebut diberikan oleh Grup kepada bank, lembaga
keuangan dan badan-badan lainnya atas nama debitur untuk menjamin kredit dan fasilitas-
fasilitas perbankan lainnya dan penyediaan dana yang belum ditarik.
Pengakuan awal jaminan keuangan dalam laporan keuangan adalah sebesar nilai wajar pada
saat jaminan diberikan. Nilai wajar jaminan keuangan pada saat berlakunya transaksi pada
umumnya sama dengan premi yang diterima karena diberikan dengan syarat dan kondisi
normal dan nilai wajar awal diamortisasi sepanjang umur jaminan keuangan.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi antara
biaya perolehan diamortisasi dengan nilai kini pembayaran yang diharapkan akan terjadi
(ketika pembayaran atas jaminan menjadi besar kemungkinan terjadinya), dan selisihnya
dibebankan sebagai beban operasional lainnya pada laba rugi.
ee. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dan tidak
diamortisasi.
ff. Pengakuan Pendapatan dan Beban
1. Pengakuan Pendapatan Bunga, Beban Bunga, Pendapatan Syariah dan Bagi Hasil
Syariah
Pendapatan dan Beban Bunga
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen keuangan diakui dalam laba rugi
secara akrual dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pendapatan dan Beban/Bagi Hasil Syariah
Pendapatan syariah terdiri dari keuntungan murabahah, pendapatan ijarah muntahiyah
bittamlik (sewa), dan bagi hasil pembiayaan mudharabah.
Keuntungan murabahah dan pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik diakui selama
periode akad berdasarkan konsep akrual. Pendapatan bagi hasil pembiayaan
- 42 -
Page 46
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
mudharabah diakui pada saat diterima atau dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai
porsi bagi hasil (nisbah) yang disepakati.
Beban berdasarkan prinsip syariah terdiri dari beban bagi hasil mudharabah, beban bonus
wadiah dan beban bagi hasil Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank Syariah.
2. Pengakuan Pendapatan dan Beban Underwriting Asuransi
Pengakuan Pendapatan Premi
Premi dari kontrak asuransi dan reasuransi jangka pendek diakui sebagai pendapatan
sesuai periode polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Premi
dari polis bersama diakui sebesar pangsa premi Grup. Premi hak reasuradur diakui
sebagai premi asuransi selama periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan
proteksi yang diperoleh.
Premi belum merupakan pendapatan dari kontrak asuransi jangka pendek ditentukan
untuk masing-masing jenis pertanggungan dihitung berdasarkan premi neto sesuai
dengan proporsi jumlah hari sampai dengan polis berakhir (proporsional harian).
Kenaikan atau penurunan premi yang belum merupakan pendapatan adalah selisih antara
saldo premi yang belum merupakan pendapatan tahun berjalan dan tahun lalu.
Premi kontrak asuransi jangka panjang diakui sebagai pendapatan pada saat jatuh tempo
dari pemegang polis.
Grup mereasuransikan sebagian risiko atas akseptasi pertanggungan yang diperoleh
kepada perusahaan asuransi lain dan perusahaan reasuransi. Jumlah premi dibayar atau
bagian premi atas transaksi reasuransi prospektif diakui sebagai premi reasuransi sesuai
periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diberikan.
Pembayaran atau kewajiban atas transaksi reasuransi retrospektif diakui sebagai piutang
reasuransi sebesar kewajiban yang dibukukan sehubungan kontrak reasuransi tersebut.
Pengakuan Beban Klaim
Beban klaim meliputi klaim disetujui (settled claims), klaim dalam proses penyelesaian
termasuk klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim.
Beban klaim tersebut diakui sebagai beban pada saat timbulnya kewajiban untuk
memenuhi klaim. Bagian klaim reasuradur diakui dan dicatat sebagai pengurang beban
klaim pada periode yang sama dengan periode pengakuan beban klaim. Hak subrogasi
diakui sebagai pengurang beban klaim pada saat realisasi.
Jumlah klaim dalam proses penyelesaian (estimasi klaim) dihitung berdasarkan estimasi
kerugian dari klaim yang pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian masih
dalam proses penyelesaian, termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
Perubahan dalam estimasi klaim diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya perubahan.
Kenaikan (penurunan) estimasi klaim adalah selisih antara klaim tahun berjalan dengan
tahun lalu.
3. Pengakuan Pendapatan Jasa Biro Administrasi Efek, Jasa Penjaminan Emisi Efek dan
Jasa Perantara Pedagang Efek serta Jasa Manajer Investasi
Pendapatan atas jasa biro administrasi efek, jasa perantara pedagang efek yang diterima
dari nasabah sebagai imbalan atas transaksi jual/beli efek yang dilakukan di bursa efek
dan jasa penjaminan emisi efek diakui pada saat penyerahan jasa.
- 43 -
Page 47
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pendapatan atas jasa manajer investasi diakui berdasarkan ketentuan yang disepakati
dalam kontrak investasi kolektif.
4. Pengakuan Pendapatan dan Beban Lainnya
Provisi dan Komisi Terkait Instrumen Keuangan
Pendapatan dan beban provisi komisi yang terkait dengan perolehan instrumen keuangan
yang terkait jangka waktu tertentu yang jumlahnya signifikan, dicatat sebagai bagian dari
nilai wajar aset atau liabilitas keuangan dan diamortisasi sesuai dengan jangka waktunya
dengan menggunakan suku bunga efektif.
Provisi dan Komisi Lainnya
Provisi dan komisi lainnya yang tidak terkait dengan kegiatan perolehan instrumen
keuangan dan jangka waktu tertentu yang yang jumlahnya signifikan, ditangguhkan dan
diamortisasi menggunakan metode garis lurus sesuai dengan jangka waktu transaksi yang
bersangkutan.
Pendapatan provisi dan komisi lainnya meliputi pendapatan yang tidak terkait dengan
kredit, seperti jasa banca assurance, pendapatan sebagai pemimpin sindikasi,
pendapatan terkait dengan ekspor impor dan bank garansi, diakui sebagai pendapatan
pada saat jasa diberikan.
Beban komisi
Komisi yang diberikan kepada pialang asuransi, agen dan perusahaan asuransi lain
sehubungan dengan penutupan pertanggungan dicatat sebagai beban komisi, sedangkan
komisi yang diperoleh dari transaksi reasuransi dicatat sebagai pendapatan komisi, dan
diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.
Pendapatan dan Beban Lainnya
Pendapatan dari aset untuk disewakan (pendapatan sewa operasi) dibukukan dengan
menggunakan metode garis lurus selama masa periode sewa (Catatan 2k).
Pendapatan administrasi yang terjadi sehubungan dengan transaksi sewa, pembiayaan
multiguna dan pembiayaan modal kerja skema anjak piutang masing-masing diakui pada
saat terjadinya.
Pendapatan dan beban lainnya masing-masing diakui pada saat terjadinya sesuai dengan
masa manfaatnya (accrual basis).
gg. Imbalan Kerja
Liabilitas Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah
dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.
- 44 -
Page 48
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Liabilitas Imbalan kerja jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang
dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan
karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan
pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.
hh. Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang
timbul dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap
tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba
kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan
rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal
pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika,
terdapat hak yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak
yang sama dan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
ii. Distribusi Dividen
Distribusi dividen kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam
laporan keuangan konsolidasian dalam periode saat dividen tersebut disetujui oleh
pemegang saham Perusahaan.
jj. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
yang bersangkutan.
kk. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam
penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian.
- 45 -
Page 49
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
ll. Provisi
Provisi diakui jika Grup mempunyai liabilitas kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Grup harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan
risiko dan ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
mm. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan
informasi mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan
(peristiwa penyesuai), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa
yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-
penyesuai), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan
asumsi atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi
dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan
relevan.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan konsolidasian:
a. Mata Uang Fungsional
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat
pertimbangan untuk menentukan mata uang fungsional entitas anak luar negeri.
Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang lingkungan ekonomi
utama dimana masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang paling
mempengaruhi harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan
persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas,
dan merupakan mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.
- 46 -
Page 50
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi kriteria yang
ditetapkan dalam PSAK No. 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan
kebijakan akuntansi Grup sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
c. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar yang Aktif
Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai
wajarnya. Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi
nilai wajar yang tepat. Hal tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk
mengukur nilai wajar, atau terdapat rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar,
dimana biaya perolehan yang merupakan estimasi terbaik nilai wajar berada dalam rentang
tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup memutuskan untuk
mengukur investasi dalam saham tertentu pada Catatan 17 pada biaya perolehan.
d. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Grup menilai apakah risiko kredit atas
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika
melakukan penilaian tersebut, Grup mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang
terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Grup
membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal
bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi
masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking),
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.
Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka
Grup mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
kredit ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah
cadangan kerugian ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap
periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian
ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada
pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.
Nilai tercatat aset keuangan Grup dalam kategori aset keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
- 47 -
Page 51
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
Kas dan bank 5.694.062 6.623.632
Investasi jangka pendek
Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank lain 5.721.033 4.802.861
Deposito berjangka 2.954.034 3.259.823
Efek-efek 3.233.351 3.245.107
Piutang pembiayaan konsumen - bersih 1.840.904 1.783.300
Piutang sewa pembiayaan - bersih 209.291 250.551
Piutang Pembiayaan Modal Kerja
skema anjak piutang - bersih 3.292.160 3.591.010
Piutang perusahaan efek 510.961 584.186
Piutang lain-lain - bersih 3.314.329 3.488.681
Kredit yang diberikan- bersih 13.391.895 12.698.632
Tagihan akseptasi - bersih 95.629 77.389
Aset lain-lain 69.777 52.474
Jumlah 40.327.426 40.457.646
e. Komitmen Sewa
Komitmen Sewa - Grup Sebagai Penyewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan, kendaraan, mesin dan
peralatan. Grup menentukan bahwa sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan
pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa sesuai dengan PSAK No. 73, Sewa.
Komitmen Sewa Operasi - Grup Sebagai Pesewa
Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan. Grup menentukan bahwa
sewa tersebut adalah sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko
dan manfaat dari kepemilikan aset-aset tersebut.
f. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan.
Terdapat sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan
jumlah pajak penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil
pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih
tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode
dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah
ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat
berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Grup. Perubahan tersebut
tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan
liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan
- 48 -
Page 52
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan ditentukan
berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga),
sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
penggunaan metode penilaian yang berbeda.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 52.
b. Estimasi Masa Manfaat Properti Investasi dan Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing properti investasi dan aset tetap Grup diestimasi
berdasarkan jangka waktu aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi
tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi
teknis internal dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset
ditelaah secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang
disebabkan karena pemakaian, usang secara teknis atau komersial serta keterbatasan hak
atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di
masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan oleh perubahan dalam jumlah
dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh faktor-faktor yang
disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan
menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat properti investasi dan aset tetap diungkapkan pada Catatan 18 dan 19.
c. Penilaian Aset Reasuransi dan Liabilitas Kontrak Asuransi
Estimasi Liabilitas Klaim
Cadangan klaim yang sudah dilaporkan dibentuk berdasarkan estimasi pembayaran klaim di
masa datang dengan menggunakan fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan
ditetapkan.
Cadangan atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan dibentuk dengan
menggunakan metode perhitungan yang berlaku umum di Indonesia. Asumsi utama yang
mendasari metode tersebut adalah pengalaman klaim masa lalu dan tingkat diskonto.
Manfaat Polis Masa Depan
Penentuan liabilitas manfaat polis masa depan dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut, mencakup, antara lain, rasio klaim,
tingkat pembatalan polis, rasio biaya, inflasi dan tingkat diskonto.
Aset Reasuransi
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga dihitung dengan menggunakan metode yang
sama dengan liabilitas kontrak asuransi. Selain itu, pemulihan aset ini dinilai secara periodik
untuk memastikan bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang pada akhirnya akan
diterima, mempertimbangkan faktor-faktor seperti counterparty dan risiko kredit. Penurunan
nilai diakui di mana terdapat bukti objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menerima jumlah
yang terutang untuk itu dan jumlah ini dapat diukur secara andal.
Pengujian Kecukupan Liabilitas
Pada tanggal pelaporan, keseluruhan jumlah liabilitas asuransi yang dicatat meliputi
cadangan premi dan cadangan klaim, telah dilakukan pengujian kecukupan liabilitas dengan
menggunakan perhitungan teknik aktuaria yang menggunakan asumsi dan estimasi aktuaria
- 49 -
Page 53
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
masa depan. Manajemen meyakini bahwa hasil tes kecukupan liabilitas pada tanggal
pelaporan telah memadai.
d. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut
dijelaskan dalam Catatan 47 dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat
diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada imbal atas bunga obligasi pemerintah dalam
mata uang yang sama dengan mata uang pembayaran imbalan dan memiliki jangka waktu
yang mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil
aktual yang berbeda dengan asumsi Grup dibukukan pada penghasilan komprehensif lain
dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui
dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan
bahwa asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan
signifikan pada hasil aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat
berdampak signifikan pada jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Nilai tercatat liabilitas imbalan kerja jangka panjang diungkapkan pada Catatan 47
e. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar
jumlah laba kena pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui.
Estimasi manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan diungkapkan pada Catatan 49
f. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset
tertentu. Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan
dihasilkan dari pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat
berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi
mungkin berdampak material pada hasil operasi Grup.
Nilai tercatat aset non-keuangan berupa investasi dalam saham yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain, properti investasi, aset tetap dan agunan yang diambil
alih masing-masing diungkapkan pada Catatan 17, 18, 19 dan 20.
- 50 -
Page 54
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. Kas dan Bank
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kas 463.414 387.963
Bank - pihak ketiga
Rupiah 477.431 544.617
Mata uang asing 1.479.278 1.532.806
Jumlah 1.956.709 2.077.423
Giro pada Bank Indonesia
Rupiah 3.073.271 3.930.989
Mata uang asing 193.602 201.478
Jumlah 3.266.873 4.132.467
Aset pemegang polis unit link, wakallah dan mudharabah
Rupiah 8.134 26.928
Jumlah 8.134 26.928
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.068) (1.149)
Jumlah 5.694.062 6.623.632
Giro pada Bank Indonesia merupakan saldo giro yang wajib ditempatkan pada Bank Indonesia
oleh BS, entitas anak, sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.
5. Investasi Jangka Pendek
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Deposito berjangka 3.009.918 3.259.823
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 5.721.033 4.802.861
Aset pemegang polis unit link 22.247.541 25.791.774
Efek-efek 32.787.722 32.999.263
Jumlah 63.766.214 66.853.721
Cadangan kerugian penurunan nilai (150.297) (161.506)
Jumlah - bersih 63.615.917 66.692.215
a. Deposito Berjangka
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Deposito berjangka
Rupiah 2.493.370 3.000.684
Mata uang asing 516.548 259.139
Jumlah 3.009.918 3.259.823
Deposito berjangka termasuk deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari 3 (tiga)
bulan dan deposito wajib untuk memenuhi ketentuan Menteri Keuangan Republik Indonesia
- 51 -
Page 55
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
atas nama Menteri Keuangan qq entitas anak serta deposito SMS dan SF, entitas-entitas
anak, masing-masing pada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kliring Berjangka
Indonesia.
Suku bunga per tahun dari deposito berjangka adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah 0,75% - 6,50% 0,75% - 6,50%
Mata uang asing 0,00% - 3,20% 0,00% - 3,20%
b. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Bank Indonesia 5.721.033 4.065.083
Bank lain - 737.891
Cadangan kerugian penurunan nilai - (113)
Jumlah 5.721.033 4.802.861
Penempatan pada bank lain pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
penempatan oleh BS, entitas anak, dalam bentuk call money, deposito berjangka dan
deposito on call.
c. Aset pemegang polis unit link
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Investasi
Unit reksa dana 22.247.541 25.791.774
Jumlah 22.247.541 25.791.774
d. Efek-efek
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
Unit reksa dana 6.863.056 6.346.214
Saham dan waran 859.039 1.188.508
Obligasi 6.692.261 6.883.113
Jumlah 14.414.356 14.417.835
- 52 -
Page 56
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Obligasi 13.057.003 12.781.875
Saham 2.083.012 2.554.446
Jumlah 15.140.015 15.336.321
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi 2.905.995 2.903.004
Tagihan atas wesel ekspor 11.356 26.103
Pinjaman dan piutang
Refinancing 316.000 316.000
316.000 316.000
Jumlah 32.787.722 32.999.263
Cadangan kerugian penurunan nilai (150.297) (161.393)
Jumlah - bersih 32.637.425 32.837.870
Saldo deposito berjangka dan obligasi termasuk dana jaminan ASM, entitas anak, untuk
memenuhi ketentuan Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya efek-efek
tersebut.
Obligasi
Suku bunga per tahun dari obligasi dalam mata uang Rupiah pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing berkisar antara 4,10% - 11,25% per tahun dan 4,10% -
11,00% per tahun.
Suku bunga per tahun dari obligasi dalam mata uang Dolar Amerika Serikat pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 berkisar antara 0,13% - 8,13% per tahun dan 0,13% -
8,13% per tahun.
Unit reksa dana
Efek ekuitas diperdagangkan dalam bentuk unit penyertaan reksa dana pada pihak berelasi,
dikelola oleh SMS, entitas anak, sebagai manajer investasi.
Grup melakukan investasi pada beberapa jenis reksa dana antara lain reksa dana
pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran,reksadana terproteksi,
reksa dana saham dan reksadana penyertaan terbatas.
6. Efek yang Dibeli dengan Janji Jual Kembali
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023, tidak terdapat efek-efek yang dibeli dengan
janji jual kembali.
- 53 -
Page 57
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. Piutang Pembiayaan Multiguna
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi - Rupiah
Piutang pembiayaan multiguna - kotor 756 802
Pihak ketiga - Rupiah
Piutang pembiayaan multiguna - kotor 6.276.322 5.851.300
Bagian yang dibiayai pihak lain (3.447.748) (3.181.779)
Jumlah 2.828.574 2.669.521
Jumlah piutang pembiayaan multiguna - bersih 2.829.330 2.670.323
Pendapatan pembiayaan multiguna yang belum diakui - kotor (1.221.949) (1.111.282)
Bagian yang dibiayai pihak lain 320.037 305.594
Jumlah pendapatan pembiayaan multiguna yang belum
diakui - bersih (901.912) (805.688)
Jumlah 1.927.418 1.864.635
Cadangan kerugian penurunan nilai (86.514) (81.335)
Jumlah - bersih 1.840.904 1.783.300
Suku bunga per tahun
Rupiah 5,49% - 20,89% 17,59% - 35,24%
b. SMF dan ABSM, keduanya merupakan entitas anak, memberikan jasa pembiayaan untuk
kendaraan dengan jangka waktu antara 1 (satu) sampai dengan 4 (empat) tahun.
c. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat konsentrasi signifikan pada piutang
pembiayaan multiguna dari pihak ketiga.
Piutang pembiayaan multiguna dijamin dengan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)
dari kendaraan bermotor yang dibiayai SMF dan ABSM.
d. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdapat piutang pembiayaan multiguna
yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 32).
e. Berikut ini disajikan rincian piutang pembiayaan multiguna konsolidasian berdasarkan umur
sampai dengan saat jatuh temponya:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 1.350.190 1.348.489
Lebih dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun 857.173 833.800
Lebih dari 2 tahun sampai dengan 3 tahun 515.948 376.421
Lebih dari 3 tahun sampai dengan 4 tahun 106.019 111.613
Jumlah 2.829.330 2.670.323
- 54 -
Page 58
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
f. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan
multiguna.
8. Piutang Sewa Pembiayaan
a. Terdiri dari
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Piutang sewa pembiayaan - pihak berelasi 71.017 83.662
Piutang sewa pembiayaan - pihak ketiga 183.406 198.740
Nilai residu yang dijamin 66.470 66.729
Penghasilan pembiayaan tangguhan (27.960) (20.065)
Simpanan jaminan (66.470) (66.729)
Jumlah 226.463 262.337
Cadangan kerugian penurunan nilai (17.172) (11.786)
Jumlah - bersih 209.291 250.551
Suku bunga per tahun 12,70% - 17,77% 12,00% - 15,00%
b. SMF dan ABSM, keduanya merupakan entitas-entitas anak, memberikan pembiayaan sewa
pembiayaan (finance lease) untuk alat-alat berat, mesin-mesin industri dan transportasi.
c. Berikut ini disajikan rincian piutang sewa pembiayaan konsolidasian berdasarkan jatuh
temponya:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Belum jatuh tempo
Tidak lebih atau sama dengan 1 tahun 251.456 196.326
Lebih dari 1 tahun tetapi tidak lebih dari 2 tahun 2.967 73.808
Lebih dari 2 tahun - 12.268
Jumlah 254.423 282.402
d. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdapat piutang sewa pembiayaan yang
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 32).
e. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas investasi
sewa neto adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
investasi sewa neto.
- 55 -
Page 59
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. Piutang Pembiayaan Modal Kerja Skema Anjak Piutang
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah
Pihak berelasi 307.352 61.843
Pihak ketiga 3.154.223 3.700.164
Cadangan kerugian penurunan nilai (169.415) (170.997)
Jumlah - bersih 3.292.160 3.591.010
b. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Terdapat piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan
32).
c. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang adalah cukup untuk menutup kerugian yang
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya stagihan anjak piutang.
10. Piutang Premi dan Reasuransi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Piutang premi 840.640 679.988
Piutang reasuransi 1.050.082 1.628.577
Jumlah 1.890.722 2.308.565
Cadangan kerugian penurunan nilai (7.014) (7.098)
Jumlah - bersih 1.883.708 2.301.467
Piutang premi dan reasuransi konsolidasian dari pihak berelasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp 265.580 dan Rp 1.000.143 (Catatan 51).
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang premi
dan reasuransi adalah cukup untuk menutup kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya piutang
premi dan reasuransi tersebut.
- 56 -
Page 60
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit
Merupakan kredit diberikan oleh BS dan SMF, entitas anak.
a. Berdasarkan jenis kredit
30 Juni 31 December
2023 2022
Pihak berelasi (Catatan 50)
Rupiah
Pinjaman tetap 118.699 13.527
Pinjaman karyawan 49.918 47.171
Pinjaman konsumsi 6.240 9.859
Pinjaman cicilan 818 696
Piutang syariah - qardh 60 113
Jumlah - Rupiah 175.735 71.366
Mata uang asing (Catatan 51)
Pinjaman tetap 7.496 7.784
Jumlah - pihak berelasi 183.231 79.150
Pihak ketiga
Rupiah
Pinjaman cicilan 3.943.997 4.760.694
Pinjaman konsumsi 3.608.451 3.334.815
Pinjaman tetap 2.419.491 1.888.600
Pembiayaan musyarakah 2.612.942 1.603.796
Pembiayaan mudharabah 690.139 1.197.441
Piutang syariah - murabahah 314.045 296.016
Pinjaman rekening koran 226.487 226.657
Piutang syariah - qardh 182.284 197.309
Pinjaman karyawan 33.470 34.823
Piutang syariah - ijarah 2.035 6.828
Jumlah 14.033.341 13.546.979
Mata uang asing (Catatan 51)
Pinjaman cicilan 1.055.768 1.157.912
Pinjaman tetap 59.097 40.009
Jumlah 1.114.865 1.197.921
Jumlah 15.148.206 14.744.900
Jumlah 15.331.437 14.824.050
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.939.542) (2.125.418)
Jumlah - bersih 13.391.895 12.698.632
- 57 -
Page 61
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Berdasarkan Sektor Ekonomi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah
Perdagangan besar dan eceran 6.115.241 5.317.592
Rumah tangga 2.562.581 3.211.377
Perantara keuangan 1.077.172 1.074.558
Transportasi, pergudangan, dan komunikasi 1.770.498 965.547
Pertanian, perburuan dan kehutanan 629.058 786.971
Pertambangan dan penggalian 714.929 686.214
Industri pengolahan 303.802 393.486
Real estat, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 262.772 304.817
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 156.508 157.773
Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum 144.101 152.775
Konstruksi 143.051 156.089
Pengangkutan dan pergudangan 116.771 141.398
Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan dan
penunjang usaha lainnya 74.619 70.384
Bukan lapangan usaha lainnya 62.934 80.359
Aktivitas profesional, ilmiah dan teknis 37.979 62.630
Jasa pendidikan 13.110 13.128
Pengeboran air, pengelolaan air limbah, pengeloaan dan
daur ulang sampah, dan aktivitas remediasi 2.265 3.530
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin 3.389 3.453
Aktivitas rumah tangga sebagai pemberi kerja, aktivitas yang
menghasilkan barang dan jasa oleh rumah tangga yang
digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri 82 2.229
Jasa perorangan yang melayani rumah tangga
Kesenian, hiburan dan rekreasi 1.693 1.501
Aktivitas jasa lainnya 16.521 32.534
Jumlah 14.209.076 13.618.345
Mata uang asing (Catatan 51)
Real estate, usaha persewaan, dan jasa perusahaan 726.114 777.314
Pertambangan dan penggalian 260.689 305.874
Industri pengolahan 128.062 74.724
Rumah tangga 7.496 8.879
Perdagangan besar dan eceran - 31.130
Transportasi, pergudangan, dan komunikasi - 7.784
Jumlah 1.122.361 1.205.705
Jumlah 15.331.437 14.824.050
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.939.542) (2.125.418)
Jumlah - bersih 13.391.895 12.698.632
c. Suku bunga per tahun kredit adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah 0,00% - 37,42% 0,00% - 46,29%
Mata uang asing 0,76% - 12,00% 0,76% - 12,00%
- 58 -
Page 62
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
d. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai kredit adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal Periode 2.125.418 1.618.693
Saldo awal kerugian kredit ekspetasian
pada fasilitas kredit yang belum ditarik 11.351 22.655
Aset keuangan yang baru diperoleh 25.682 684.131
Perubahan bersih pada eksposur
dan pengukuran kembali 54.588 (210.821)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian 12 bulan
(Tahap 1) (21.945) (28.323)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya
(Tahap 2) 52.858 45.147
Transfer ke penurunan kredit
(Tahap 3) 54.313 60.930
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan - 132.838
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (412.023) (236.853)
Selisih kurs 56.615 48.373
Kerugian kredit ekspektasian pada
fasilitas kredit yang belum ditarik (7.315) (11.352)
Saldo akhir 1.939.542 2.125.418
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk kredit
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit
tersebut.
e. Saldo kredit channeling pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp 122.384 dan Rp 174.587, dimana sebesar Rp 122.384 dan Rp 159.745
saldo kredit channeling disalurkan melalui pihak berelasi.
f. Saldo kredit joint financing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp 3.354.458 dan Rp 2.981.243, dimana sebesar Rp 3.055.824 dan Rp
2.761.696 dari saldo kredit joint financing disalurkan melalui pihak berelasi.
g. Kredit yang diberikan kepada karyawan merupakan kredit untuk membeli kendaraan, rumah
dan keperluan lainnya yang dibebani bunga 0%-15% untuk kredit dibawah 1 tahun dan 0%-
26,40% untuk kredit antara 1 sampai dengan 10 tahun.
h. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kredit non-
performing yang telah dihentikan pembebanan bunganya masing-masing sebesar
Rp 936.620 dan Rp1.265.510.
i. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah kredit
yang direstrukturisasi masing-masing sebesar Rp 64.024 dan Rp1.046.200.
j. Manajemen berkeyakinan bahwa agunan yang diterima atas kredit yang diberikan cukup
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit yang diberikan.
- 59 -
Page 63
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
a. Tagihan Akseptasi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah 32.208 28.676
Mata uang asing (Catatan 52) 65.765 49.306
Jumlah 97.973 77.982
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.344) (593)
Jumlah 95.629 77.389
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk tagihan
akseptasi adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya
tagihan akseptasi tersebut.
b. Liabilitas Akseptasi
Liabilitas akseptasi merupakan utang kepada bank lain – pihak ketiga.
Tagihan akseptasi dan liabilitas akseptasi berdasarkan tanggal jatuh tempo adalah kurang
dari atau sama dengan 1 tahun.
13. Aset Ijarah
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan obyek sewa dari transaksi
ijarah muntahiyah bittamlik dengan opsi perpindahan hak milik obyek sewa dengan hibah.
Perubahan selama periode berjalan
1 Januari Pengalihan pada 30 Juni
2023 Penambahan akhir masa akad 2023
Biaya perolehan 574.384 63.361 (46.452) 591.293
Akumulasi penyusutan 102.355 62.405 (35.529) 129.231
Nilai Tercatat 472.029 462.062
Perubahan selama periode berjalan
1 Januari Pengalihan pada 31 Desember
2022 Penambahan akhir masa akad 2022
Biaya perolehan 450.099 207.851 (83.566) 574.384
Akumulasi penyusutan 51.448 134.126 (83.219) 102.355
Nilai Tercatat 398.651 472.029
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk aset ijarah
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aset ijarah
tersebut.
- 60 -
Page 64
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. Piutang Transaksi Efek
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Piutang nasabah 339.396 464.695
Piutang dari PT KPEI 72.231 70.267
Piutang manajer investasi 36.987 49.224
Jumlah 448.614 584.186
Piutang nasabah, piutang perusahaan efek lainnya dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
(KPEI) serta piutang komisi merupakan piutang yang timbul sehubungan dengan transaksi
pembelian dan penjualan saham dan efek lainnya (bersih) yang belum dilunasi pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Manajemen tidak membentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang perusahaan efek
karena berdasarkan penelaahan manajemen seluruh piutang perusahaan efek tersebut dapat
ditagih.
15. Piutang Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Piutang bunga 765.869 1.268.134
Piutang hipotik 40.604 42.802
Piutang karyawan dan agen pemasaran 10.727 10.996
Piutang klaim 2.497 779
Piutang polis 257 273
Lain-lain 2.494.813 2.238.750
Jumlah 3.314.767 3.561.734
Cadangan kerugian penurunan nilai (438) (73.053)
Jumlah - bersih 3.314.329 3.488.681
Piutang bunga terdiri dari piutang bunga atas deposito berjangka, obligasi, pembiayaan
konsumen, investasi sewa neto dan tagihan anjak piutang.
Pinjaman hipotik merupakan pinjaman yang diberikan oleh ASM dan ASI yang merupakan entitas
anak, kepada karyawan dan pihak ketiga untuk pembelian tanah atau bangunan. Pinjaman hipotik
kepada karyawan dibebani bunga khusus sedangkan untuk pihak ketiga dibebani dengan suku
bunga pasar yang berlaku. Pelunasannya dilakukan dengan cara angsuran bulanan. Pinjaman ini
dijamin dengan surat hipotik atas tanah atau bangunan yang pembeliannya dibiayai dengan
pinjaman ini.
Piutang klaim merupakan tagihan kepada tertanggung sehubungan dengan klaim yang dibayarkan
entitas anak melebihi nilai pertanggungan pemegang polis.
Pinjaman polis merupakan pinjaman yang diberikan kepada pemegang polis yang telah memiliki
nilai tunai.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk piutang lain-
lain adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang
lain-lain tersebut.
- 61 -
Page 65
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. Aset Reasuransi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Estimasi klaim reasuransi 1.244.344 1.382.041
Premi reasuransi belum merupakan pendapatan 3.273.178 2.457.892
Jumlah 4.517.522 3.839.933
17. Investasi Dalam Saham
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Investasi saham oleh Perusahaan
Metode ekuitas - 390.462
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 2.659.746 2.269.284
Jumlah 2.659.746 2.659.746
Investasi saham oleh entitas anak
Metode ekuitas 294.424 290.309
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 143.208 143.208
Jumlah 437.632 433.517
Jumlah 3.097.378 3.093.263
Cadangan kerugian penurunan nilai (51.194) (51.195)
Jumlah 3.046.184 3.042.068
a. Investasi saham oleh Perusahaan
30 Juni 2023
Nilai Ekuitas Nilai
penyertaan Penambahan pada laba penyertaan
awal tahun (Penjualan) (rugi) bersih Reklasifikasi akhir tahun
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilam komprehensif lain
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk 1.358.453 - - - 1.358.453
PT Elang Andalan Nusantara 390.462 - - - 390.462
PT Summit Oto Finance 366.309 - - - 366.309
PT Oto Multiartha 139.306 - - - 139.306
PT SGMW Multifinance Indonesia 114.000 - - - 114.000
PT Bima Multi Finance 111.751 - - - 111.751
PT Sinar Mitra Sepadan Finance 96.193 - - - 96.193
PT Sinarmas Hana Finance 52.500 - - - 52.500
PT Bank China Construction Bank Tbk 13.500 - - - 13.500
PT Otoraja Network Indonesia 10.000 - - - 10.000
PT Orientee Mas Sejahtera 5.701 - - - 5.701
Nanovest Ltd 1.570 - - - 1.570
PT Simas Sehat Sejahtera 1 - - - 1
Jumlah 2.659.746 - - - 2.659.746
- 62 -
Page 66
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2022
Kenaikan nilai
wajar pada
Nilai Ekuitas penghasilan Nilai
penyertaan Penambahan pada laba komprehensif penyertaan
awal tahun (Penjualan) (rugi) bersih lain akhir tahun
Metode Ekuitas
Entitas Asosiasi
PT Elang Andalan Nusantara - 390.462 - - 390.462
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Entitas Asosiasi
PT Asuransi Jiwa
Sinarmas MSIG Tbk 1.620.938 - - (262.485) 1.358.453
PT Summit Oto Finance 366.309 - - - 366.309
PT Oto Multiartha 139.306 - - - 139.306
PT SGMW Multifinance -
Indonesia 114.000 - - - 114.000
PT Bima Multi Finance 111.751 - - - 111.751
PT Sinar Mitra Sepadan Finance 96.193 - - - 96.193
PT Sinarmas Hana Finance 52.500 - - - 52.500
PT Bank China Construction Bank -
Indonesia Tbk 13.500 - - - 13.500
PT Otoraja Network Indonesia 10.000 - - - 10.000
PT Orientee Mas Sejahtera 5.701 - - - 5.701
Nanovest Ltd - 1.570 - - 1.570
PT Simas Sehat Sejahtera - 1 - - 1
Jumlah 2.530.198 1.571 - (262.485) 2.269.284
Metode Ekuitas
PT Peduli Sehat Gotong Royong (PSGR)
PSGR, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang social
media crowd funding.
Tersedia untuk dijual – pada biaya perolehan
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (AJSM)
AJSM, berkedudukan di Jakarta, merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang asuransi
jiwa. Pada tanggal 28 Juni 2019, AJSM mendapat pernyataan efektif dari OJK melalui Surat
Keputusan No. S-10683/BL/2010 atas penawaran umum perdana saham dan telah menjadi
perusahaan terbuka.
PT Elang Andalan Nusantara (EAN)
EAN, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
perdagangan dan jasa. Perusahaan melakukan investasi pada saham EAN sebesar
Rp 390.462 dengan persentase kepemilikan sebesar 2,21%.
PT Summit Oto Finance (SOF)
SOF berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan.
Pada tanggal 15 Februari 2016, Perusahaan melakukan investasi pada saham SOF sebesar
Rp 366.309, pada tanggal 30 Juni 2023 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
- 63 -
Page 67
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Oto Multiartha (OTO)
OTO berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan
Pada tanggal 15 Februari 2016, Perusahaan melakukan investasi pada saham OTO sebesar
Rp 139.306. Pada tanggal 30 Juni 2023 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF)
SMSF, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
pembiayaan. Pada bulan Maret 2019, Perusahaan membeli saham 82.500 seri A dan
1.425.000 seri B PT Sinar Mitra Sepadan Finance dari Orix Corporation, Jepang sebesar Rp
96.193. Pada tanggal 30 Juni 2023 persentase kepemilikan Perusahaan adalah 15%.
PT Sinarmas Hana Finance (SHF)
SHF, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan.
Perusahaan melakukan investasi pada saham SHF sebesar Rp 22.500, dengan persentase
kepemilikan sebesar 15%.
PT SGMW Multifinance Indonesia (SGMW)
SGMW, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
pembiayaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 persentase kepemilikan 19%.
PT Orientee Mas Sejahtera (OMS)
OMS, berkedudukan di Jakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan
pinjam meminjam berbasis teknologi informasi. Pada tanggal 30 Juni 2023 persentase
kepemilikan 15%.
Nanovest Ltd
Nanovest, berkedudukan di Jakarta, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
pembiayaan. Perusahaan melakukan investasi pada saham Nanovest sebesar Rp 1.570
dengan persentase kepemilikan 15%.
b. Investasi saham oleh entitas-entitas anak
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Metode ekuitas
PT Bintang Rajawali Perkasa 141.755 140.309
PT Asuransi Sumit Oto 83.828 78.296
PT KB Insurance Indonesia 65.109 65.109
PT Premium Garansi Indonesia 3.732 6.585
PT Suku Cadang Karya Utama - 10
Jumlah 294.424 290.309
- 64 -
Page 68
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Aset Keuangan pada Nilai Wajar melalui
Penghasilan Komprehensif Lain
PT Bima Multi Finance 80.179 80.179
PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia 17.850 17.850
PT Tugu Reasuransi Indonesia 17.500 17.500
Fair Oil & Energy Insurance Syndicate 8.010 8.010
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 6.600 6.600
PT Asuransi MAIPARK Indonesia 5.611 5.611
PT Pemeringkat Efek Indonesia 3.500 3.500
Kapas Syariah 2.715 2.715
Nanjing Sinar Mas & Zi Jin Private Equity 1.088 1.088
PT Bursa Efek Indonesia 135 135
PT Menara Proteksi Indonesia 20 20
Jumlah 143.208 143.208
Metode Ekuitas
PT Bintang Rajawali Perkasa (BRP)
PT Bintang Rajawali Perkasa (BRP) yang merupakan perusahaan patungan yang bergerak
di bidang properti. Kepemilikan SU pada BRP adalah 40%.
PT KB Insurance Indonesia (KBI)
PT KB Insurance Indonesia (KBI) yang merupakan perusahaan patungan dengan KB
Insurance Co, Ltd, Korea. Kepemilikan ABSM pada KBI adalah 30%.
PT Asuransi Summit Oto (ASO)
PT Asuransi Summit Oto (ASO) yang merupakan perusahaan patungan dengan Djohan
Marzuki dan PT Summit Investment Indonesia. Kepemilikan ASM pada ASO adalah 48%.
PT Setia Utama Realti (SUR)
Pada bulan Desember 2019, RLS membeli 60.000 saham baru yang diterbitkan oleh SUR
dengan nilai pembelian sebesar Rp 60.000 atau setara 40%.
Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain
PT Bima Multi Finance (BMF)
Pada tanggal 15 Maret 2019, ASJ, ASM, ASI dan beberapa kreditur lainnya telah menyetujui
konversi pinjaman jangka panjang dan Medium Term Notes BMF menjadi saham. Konversi
tersebut merupakan upaya entitas anak dan beberapa kreditur lainnya untuk menyelamatkan
dan mengembangkan usaha BMF. Grup memiliki 40,07% saham BMF setelah konversi
tersebut.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk investasi dalam
saham adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang akan timbul akibat penurunan
nilai investasi dalam saham.
- 65 -
Page 69
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. Properti Investasi
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan investasi pada tanah dan
bangunan.
Berikut ini adalah saldo dan mutasi properti investasi konsolidasian dan akumulasi penyusutannya:
1 Januari Perubahan selama tahun 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan
Bangunan 523.842 2.141 (2.026) - 523.957
Akumulasi penyusutan
Bangunan 101.158 7.338 (2.026) - 106.470
Nilai Tercatat 422.684 417.487
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2022
Biaya perolehan
Bangunan 537.420 3.473 (17.051) - 523.842
Akumulasi penyusutan
Bangunan 103.629 14.580 (17.051) - 101.158
Nilai Tercatat 433.791 422.684
Beban penyusutan properti investasi konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir
30 Juni 2023 adalah sebesar Rp 7.338, sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 14.580.
Properti investasi telah diasuransikan kepada ASM, entitas anak dan perusahaanasuransi lainnya,
pihak ketiga. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi telah cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas properti investasi terhadap risiko-risiko yang
dipertanggungkan.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset tersebut pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
- 66 -
Page 70
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. Aset Tetap
1 Januari Perubahan selama tahun 2023 30 Juni
2023 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2023
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah 860.371 - - - 860.371
Bangunan 1.594.069 15.752 (20.389) (50.606) 1.538.826
Peralatan kantor 2.487.428 102.431 (25.299) (7.373) 2.557.187
Kendaraan bermotor 272.969 24.173 (6.852) (5) 290.285
Perlengkapan kantor 110.391 3.314 (6.003) 5.498 113.200
Mesin dan peralatan 19.699 61 - - 19.760
Aset dalam pembangunan 52.426 9.135 (915) 1.880 62.526
Aset Hak Guna 294.901 35.295 (10.048) 50.606 370.754
Jumlah 5.692.254 190.161 (69.506) - 5.812.909
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan 807.529 46.680 (20.397) (25.897) 807.915
Peralatan kantor 1.610.474 89.094 (16.983) (4.535) 1.678.050
Kendaraan bermotor 164.930 14.431 (4.351) - 175.010
Perlengkapan kantor 84.767 1.989 (4.264) 4.535 87.027
Mesin dan peralatan 18.388 335 - - 18.723
Aset disewakan 235.506 53.060 (10.750) 25.897 303.713
Jumlah 2.921.594 205.589 (56.745) - 3.070.438
Nilai Tercatat 2.770.660 2.742.471
1 Januari Perubahan selama tahun 2022 31 Desember
2022 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 2022
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Tanah 816.495 39.887 - 3.989 860.371
Bangunan 1.570.477 35.544 (12.847) 895 1.594.069
Peralatan kantor 2.326.996 163.319 (2.887) - 2.487.428
Kendaraan bermotor 252.122 38.732 (17.885) - 272.969
Perlengkapan kantor 109.318 5.665 (4.592) - 110.391
Mesin dan peralatan 18.967 732 - - 19.699
Aset dalam pembangunan 451.775 54 (394.519) (4.884) 52.426
Aset Hak Guna 193.812 105.353 (4.264) - 294.901
Jumlah 5.739.962 389.286 (436.994) - 5.692.254
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan 710.547 109.829 (12.847) - 807.529
Peralatan kantor 1.425.493 187.292 (2.311) - 1.610.474
Kendaraan bermotor 151.126 31.557 (17.753) - 164.930
Perlengkapan kantor 79.901 8.859 (3.993) - 84.767
Mesin dan peralatan 17.471 917 - - 18.388
Aset disewakan 141.868 96.864 (3.226) - 235.506
Jumlah 2.526.406 435.318 (40.130) - 2.921.594
Nilai Tercatat 3.213.556 2.770.660
Beban penyusutan aset tetap konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 sebesar Rp 205.589, sedangkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 sebesar Rp 435.318.
Aset tetap telah diasuransikan kepada ASM, entitas anak. Manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan asuransi telah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap
terhadap risiko-risiko yang dipertanggungkan.
- 67 -
Page 71
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas nilai tercatat aset tetap
konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
20. Agunan yang Diambil Alih
Akun ini terdiri dari tanah, rumah dan apartemen serta kendaraan bermotor yang diperoleh
SMF dan BS, keduanya merupakan entitas anak, dari penyelesaian piutang dan kredit.
Kepemilikan SMF atas aset tersebut didukung oleh Surat Peralihan Hak kepada SMF dan Surat
Kuasa Menjual. Agunan yang diambil alih tidak diasuransikan.
Saat ini SMF dan BS sedang dalam proses menjual agunan yang diambil alih, antara lain dengan
bekerja sama dengan agen pemasaran properti untuk memasarkan apartemen tersebut.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat penurunan
nilai agunan yang diambil alih tersebut.
21. Aset Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Aset kontrak 2.237.800 2.649.694
Biaya dibayar dimuka 608.618 387.891
Uang muka investasi 406.520 46.521
Persediaan 437.665 347.810
Uang muka pembelian aset tetap 174.182 210.049
Pajak dibayar dimuka 100.535 33.044
Uang jaminan 73.265 52.474
Goodwill 14.496 14.496
Uang muka renovasi bangunan 13.906 11.143
Lain-lain 1.508.931 1.269.383
Jumlah 5.575.918 5.022.505
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.401) -
Jumlah 5.573.517 5.022.505
Biaya dibayar dimuka meliputi biaya sewa kantor, biaya administrasi saham, materai dan premi
asuransi.
Uang muka pembelian aset tetap dan renovasi bangunan merupakan pembelian dan atau
pembayaran kepada pemasok dan kontraktor yang belum terselesaikan pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian.
- 68 -
Page 72
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. Simpanan dan Simpanan dari Bank Lain
Merupakan simpanan dan simpanan dari bank lain pada BS, entitas anak.
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Giro 13.578.101 13.594.027
Tabungan 11.694.639 11.189.303
Deposito berjangka 10.675.134 11.748.628
Simpanan dari bank lain 82.170 15.553
Jumlah 36.030.044 36.547.511
a. Giro terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi
Rupiah 1.236.870 1.314.300
Mata uang asing 2.398.482 1.243.091
Jumlah 3.635.352 2.557.391
Pihak ketiga
Rupiah 7.242.703 8.527.724
Mata uang asing 2.700.046 2.508.912
Jumlah 9.942.749 11.036.636
Jumlah 13.578.101 13.594.027
Suku bunga per tahun giro adalah sebagai berikut:
Rupiah 0,00% - 4,50% 0,00% - 6,00%
Mata uang asing 0,00% - 0,50% 0,00% - 0,25%
b. Tabungan terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Rupiah
Pihak berelasi 289.054 92.281
Pihak ketiga 11.402.911 11.097.022
Jumlah 11.691.965 11.189.303
Mata uang asing
Pihak berelasi 373 -
Pihak ketiga 2.301 -
Jumlah 2.674 -
Jumlah 11.694.639 11.189.303
Suku bunga per tahun tabungan
Rupiah 0,00% - 5,00% 0,00% - 5,00%
Mata uang asing 0,00% - 0,10% -
- 69 -
Page 73
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Deposito berjangka terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak berelasi
Rupiah 328.635 2.797.597
Mata uang asing 33.592 29.955
Jumlah 362.227 2.827.552
Pihak ketiga
Rupiah 9.753.580 7.597.240
Mata uang asing 559.327 1.323.836
Jumlah 10.312.907 8.921.076
Jumlah 10.675.134 11.748.628
Suku bunga per tahun deposito berjangka adalah sebagai berikut:
Rupiah 0,00% - 6,25% 0,75% - 6,50%
Mata uang asing 0,00% - 4,50% 0,00% - 3,20%
Saldo deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan jaminan kredit, letters of credit dan bank
garansi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar
Rp 255.214 dan Rp 993.795.
d. Simpanan dari bank lain
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan penempatan dari
bank lain dalam bentuk call money,giro dan deposito berjangka.
23. Efek yang Dijual dengan Janji Beli Kembali
Pada tanggal 30 Juni 2023, SU memiliki efek-efek yang dijual dengan janji kembali sebesar
Rp 529.169. Pada tanggal 31 Desember 2022, tidak terdapat efek-efek yang dijual dengan janji
beli kembali.
24. Utang Asuransi
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Utang reasuransi 1.110.266 1.159.011
Utang premi 88.242 201.117
Utang komisi 176.463 136.062
Utang klaim asuransi 86.501 611.852
Jumlah 1.461.472 2.108.042
Utang reasuransi merupakan bagian premi asuransi dari perusahaan reasuransi sesuai dengan
perjanjian reasuransi (treaty) untuk polis asuransi jumlah tertentu.
Utang komisi dan klaim asuransi merupakan utang komisi kepada broker dan agen asuransi serta
utang kepada pemegang polis sehubungan dengan klaim yang telah disetujui namun masih dalam
proses pembayaran.
- 70 -
Page 74
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Utang premi merupakan utang premi koasuransi kepada perusahaan anggota koasuransi yang
timbul dari transaksi penutupan asuransi bersama.
Saldo utang asuransi konsolidasian kepada pihak berelasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 148.112 dan Rp 138.781 (Catatan 51).
25. Premi Diterima Dimuka
Akun ini merupakan premi yang diterima dimuka oleh ASM, entitas anak, sehubungan dengan
penerbitan polis asuransi dengan jangka waktu pertanggungan lebih dari 1 (satu) tahun.
Rincian premi diterima dimuka berdasarkan jenis asuransi adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kecelakaan diri 70.172 81.396
Kebakaran 52.131 21.213
Kendaraan bermotor 26.321 12.204
Kesehatan 3.539 28.973
Rekayasa 8 -
Pengangkutan 19 15
Aneka 155.684 11.866
307.874 155.667
Liabilitas Kontrak Penjaminan 2.603.456 3.044.703
Jumlah 2.911.330 3.200.370
26. Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
a. Liabilitas manfaat polis masa depan merupakan jumlah dana yang harus disediakan oleh
penanggung untuk membayar manfaat dari kIaim yang jatuh tempo di masa yang akan
datang kepada pihak sebagaimana dinyatakan dalam polis, yang ditetapkan berdasarkan
perhitungan aktuaris.
b. Rincian liabilitas manfaat polis masa depan berdasarkan jenis pertanggungan adalah sebagai
berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Dwiguna dan/atau kombinasinya 38.170 34.137
Seumur hidup dan/atau kombinasinya 267.448 229.467
Kematian 1.060 197
Jumlah 306.678 263.801
- 71 -
Page 75
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Perubahan liabilitas manfaat polis masa depan adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal periode 263.801 179.627
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan 42.877 84.174
Saldo akhir periode 306.678 263.801
27. Premi Belum Merupakan Pendapatan dan Estimasi Liabilitas Klaim
a. Terdiri dari:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Premi belum merupakan pendapatan 5.060.399 3.894.313
Estimasi liabilitas klaim 2.764.556 2.887.196
Jumlah 7.824.955 6.781.509
b. Perubahan premi belum merupakan pendapatan adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal periode 3.894.313 2.819.069
Kenaikan (penurunan) premi belum merupakan pendapatan 348.935 362.580
Kenaikan (penurunan) aset reasuransi 2.076.867 1.261.581
Kenaikan (penurunan) dana tabarru (1.259.716) (548.917)
Saldo akhir periode 5.060.399 3.894.313
c. Perubahan estimasi liabilitas klaim adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Saldo awal periode 2.887.196 3.470.326
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim (Catatan 44) 143.408 (935.865)
Kenaikan (penurunan) aset reasuransi 286.520 424.217
Kenaikan (penurunan) dana tabarru (552.568) (71.482)
Saldo akhir periode 2.764.556 2.887.196
- 72 -
Page 76
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. Utang Transaksi Efek
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Utang nasabah 300.119 390.129
Utang KPEI 94.922 74.132
Utang Perusahaan Efek Lainnya - 46.737
Utang komisi 35 7.320
Jumlah 395.076 518.318
Utang kepada nasabah merupakan liabilitas SMS, entitas anak, sehubungan dengan transaksi
jual beli saham nasabah.
29. Utang Pajak
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pajak penghasilan
Pasal 29 (Catatan 48) 20.192 176.034
Pasal 21 55.597 18.225
Pasal 4 (2) 19.191 31.881
Pasal 25 13.770 141.413
Pasal 23 dan 26 3.694 5.365
Pajak Pertambahan Nilai 13.053 12.804
Pajak lain-lain 118 -
Jumlah 125.615 385.722
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri
oleh Grup (self-assessment). Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai
Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat
melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun (dari sebelumnya 10
tahun) setelah terutangnya pajak, dengan beberapa pengecualian, sedangkan untuk tahun pajak
2007 dan sebelumnya ketetapan tersebut berakhir paling lama pada akhir tahun pajak 2013.
30. Beban Akrual
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Bunga 91.467 81.664
Lain-lain 254.882 209.202
Jumlah 346.349 290.866
Lain-lain meliputi biaya-biaya operasional yang masih harus dibayar.
- 73 -
Page 77
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. Surat Berharga yang Diterbitkan
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Obligasi 8.212.672 7.039.965
Biaya emisi yang belum diamortisasi (50.044) (37.462)
Jumlah 8.162.628 7.002.503
Obligasi
Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2020 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-236/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar Mas
Multiartha Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 1.000.000.
PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
a. Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 125.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
13 September 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 55.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 15.000 pada tanggal 8 September 2020 dan jatuh tempo
8 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
b. Pada tanggal 2 Oktober 2020, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap II
Tahun 2020.
Penarikan Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 875.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 1.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 874.000 pada tanggal 11 November 2020 dan jatuh tempo
11 November 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-005/KRI-DIR/X/2020 tanggal
1 Oktober 2020 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-064/KRI-DIR/V/2020 tanggal
14 Mei 2020, Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahun 2020 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
- 74 -
Page 78
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 27 Agustus 2021 Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-146/D.04/2021 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar Mas
Multiartha Tahun 2021 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 5.000.000.
PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2021 sebesar Rp 705.700 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
d. Obligasi Seri A sebesar Rp 507.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
17 September 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
e. Obligasi Seri B sebesar Rp 79.700 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
f. Obligasi Seri C sebesar Rp 119.000 pada tanggal 7 September 2021 dan jatuh tempo
7 September 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-006/KRI-DIR/VI/2021 tanggal
2 Juni 2021, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 2 Agustus 2022, sesuai dengan Akta No. 3 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun
2022.
Penarikan Tahap II Tahun 2022 sebesar Rp 1.849.581 yang diterbitkan dalam 4 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 429.350 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 6
September 2023 dengan tingkat Bungan tetap sebesar 6,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 13.100 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26 Agustus
2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 305.131 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26
Agustus 2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
d. Obligasi Seri D sebesar Rp 1.102.000 pada tanggal 26 Agustus 2022 dan jatuh tempo 26
Agustus 2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/VII/2022 tanggal 14 Juli
2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24 Juni 2022,
Obligasi Berkelanjutan II Sinarmas Multiartha Tahun 2022 Perusahaan memperoleh peringkat irAA
(Double A).
- 75 -
Page 79
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tanggal 16 September 2022, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap III Tahun
2022.
Penarikan Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp 1.660.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 580.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo 4 Oktober
2027 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 1.080.000 pada tanggal 4 Oktober 2022 dan jatuh tempo 4 Oktober
2032 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/IX/2022 tanggal
8 September 2022 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal
24 Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Pada tanggal 15 Februari 2023, sesuai dengan Akta No. 29 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di
Jakarta, Perusahaan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahap IV Tahun
2023.
Penarikan Tahap IV Tahun 2023 sebesar Rp 784.719 yang diterbitkan pada tanggal 7 Maret 2023
dan jatuh tempo 7 Maret 2033 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RTG-001/KRI-DIR/I/2023 tanggal
25 Januari 2023 yang juga merupakan bagian dari surat No. RC-004/KRI-DIR/VI/2022 tanggal 24
Juni 2022, Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multiartha Tahun 2021 Perusahaan memperoleh
peringkat irAA (Double A).
Utang obligasi Perusahaan mencakup persyaratan yang membatasi hak perusahaan tanpa
persetujuan tertulis dari waliamanat, tidak akan melakukan hal-hal seperti membuat pinjaman baru
kepada kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain yang
mengakibatkan rasio keuangan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan tidak
dapat dipenuhi oleh Perusahaan dan sepanjang sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan
SMF
a. Pada tanggal 29 Juni 2018, SMF memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-95/D.04/2018 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan I Obligasi Sinar
Mas Multifinance Tahun 2018 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2018 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 100.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 21 Juli
2019 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 21 Juli 2019.
- 76 -
Page 80
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 80.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 9 Juli 2021.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 220.000 pada tanggal 11 Juli 2018 dan jatuh tempo 11 Juli
2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
Pada tanggal 5 Maret 2019, sesuai dengan Akta No. 16 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap II Tahun 2019.
Penarikan Tahap II Tahun 2019 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 265.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo
20 April 2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 April 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 135.000 pada tanggal 10 April 2019 dan jatuh tempo
10 April 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi seri Bini telah dilunasi pada tanggal 8 April 2022.
Pada tanggal 11 Juli 2019, sesuai dengan Akta No. 35 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap III Tahun 2019.
Penarikan Tahap III Tahun 2019 sebesar Rp 800.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 261.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo
12 Agustus 2020 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 11 Agustus 2020.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 539.000 pada tanggal 2 Agustus 2019 dan jatuh tempo
2 Agustus 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 1 Agustus 2022.
Pada tanggal 13 Januari 2020, sesuai dengan Akta No. 13 dari Leolin Jayayanti, SH., M.Kn,
notaris di Jakarta, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance
Tahap IV Tahun 2020.
Penarikan Tahap IV Tahun 2020 sebesar Rp 400.000 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 150.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo
12 Februari 2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 19 Februari 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 250.000 pada tanggal 12 Februari 2020 dan jatuh tempo
12 Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligas Seri Bi ini telah dilunasi pada tanggal 10 Februari 2023.
- 77 -
Page 81
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Pada tanggal 13 Juli 2020 SMF memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya
No. S-189/D.04/2020 untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan II Obligasi Sinar
Mas Multifinance Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya
Rp 2.000.000. PT Bank Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat.
Penarikan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 708.300 yang diterbitkan dalam 2 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 207.300 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 17 Juli
2021 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 26 Juli 2021.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 501.000 pada tanggal 17 Juli 2020 dan jatuh tempo 17 Juli
2025 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
Penarikan Tahap 2 Tahun 2020 sebesar Rp 732.500 yang diterbitkan dalam 3 seri dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 348.000 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 21
Febuari 2022 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 18 Februari 2022.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 333.500 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 11
Febuari 2024 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 51.000 pada tanggal 11 Febuari 2021 dan jatuh tempo 11
Febuari 2026 dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun yang dibayarkan
setiap 3 (tiga) bulan.
c. SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap III tanggal 8
Februari 2022 sebesar Rp 559.200 yang terdiri dari:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 317.700 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 18
Februari 2023 dengan tingkat bunga tetap 7,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan. Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 17 Februari 2023.
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 232.500 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2025 dengan tingkat bunga tetap 9,00% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 9.000 pada tanggal 8 Februari 2022 dan jatuh tempo 8
Februari 2027 dengan tingkat bunga tetap 10,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
d. SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Sinar Mas Multifinance Tahap I tanggal 31
Januari 2023 sebesar Rp 1.000.000 yang terdiri dari:
1. Obligasi Seri A sebesar Rp 42.700 pada tanggal 7 Februari 2023 dan jatuh tempo 17
Februari 2024 dengan tingkat bunga tetap 7,50% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
- 78 -
Page 82
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. Obligasi Seri B sebesar Rp 851.850 pada tanggal 7 Februari 2023 dan jatuh tempo 7
Februari 2026 dengan tingkat bunga tetap 10,25% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
3. Obligasi Seri C sebesar Rp 105.450 pada tanggal 7 Februari 2022 dan jatuh tempo 7
Februari 2028 dengan tingkat bunga tetap 10,75% per tahun yang dibayarkan setiap 3
(tiga) bulan.
Seluruh obligasi SMF dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana yang
diperoleh dari utang obligasi SMF digunakan untuk modal kerja, investasi dan multiguna. SMF
tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi SMF. Seluruh utang
obligasi SMF dijamin dengan piutang pembiayaan.
Berdasarkan surat PT Fitch Ratings Indonesia No. 031/DIR/RATLTR/III/2022 tanggal 1 Maret
2022, Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multifinance memperoleh peringkat [Idn] BBB+ (BBB
plus).
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-012/KRI-DIR/VI/2021 tanggal 14 Juni 2021,
Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance memperoleh peringkat irA+ (Single A plus).
Utang obligasi SMF mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa persetujuan dari
pemegang obligasi, antara lain melakukan penggabungan atau peleburan atau pengambilalihan
perusahaan lain, mengubah kegiatan usaha, melakukan pembayaran kepada pemegang saham
SMF jika SMF lalai dalam melakukan pembayaran jumlah terutang, memberikan pinjaman kepada
pihak berelasi atau pihak ketiga kecuali dilakukan sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan
OJK No. 29/POJK.05/2014, mengalihkan/menjaminkan harta SMF, mengurangi modal dasar
dan/atau modal ditempatkan/disetor, melakukan pengeluaran obligasi atau instrumen lain yang
sejenis.
SMF dapat membeli kembali (buy back) atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian,
di pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah
Tanggal Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.
ABSM
Pada tanggal 28 Agustus 2020, ABSM memperoleh Pernyataan Efektif dari Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui suratnya No. S-228/D.04/2020
untuk melaksanakan Penawaran Umum Obligasi AB Sinar Mas Multifinance I Tahun 2020 dengan
jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya Rp 175.000. PT Bank Bukopin Tbk berindak sebagai
wali amanat.
Utang obligasi ini diterbitkan dalam 3 seri dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Obligasi Seri A sebesar Rp 115.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu 370
hari dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Obligasi Seri A ini telah dilunasi pada tanggal 10 September 2021.
b. Obligasi Seri B sebesar Rp 25.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu
2 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,5% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan. Obligasi Seri B ini telah dilunasi pada tanggal 31 Agustus 2022.
c. Obligasi Seri C sebesar Rp 35.000 pada tanggal 5 September 2020 dan jangka waktu
3 tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 11% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
- 79 -
Page 83
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Seluruh obligasi ABSM dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana yang
diperoleh dari utang obligasi ABSM digunakan untuk modal kerja, investasi dan multiguna. ABSM
tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi ABSM. Seluruh utang
obligasi ABSM dijamin dengan piutang pembiayaan.
ABSM dapat membeli kembali atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian, di pasar
terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah Tanggal
Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.
Berdasarkan surat PT Kredit Rating Indonesia No. RC-059/KRI-DIR/V/2020 tanggal
14 Mei 2020, Obligasi AB Sinar Mas Multifinance I tahun 2020, memperoleh peringkat
irA- (Single A minus).
Seluruh obligasi Perusahaan dijual pada nilai nominal dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dana
yang diperoleh dari utang obligasi Perusahaan digunakan untuk modal kerja Perusahaan dan
entitas anak, dan peningkatan pernyertaan saham pada entitas anak. Perusahaan tidak
menyelenggarakan pencadangan dana untuk seluruh utang obligasi Perusahaan. Seluruh utang
obligasi Perusahaan tidak dijamin.
32. Pinjaman yang Diterima
Akun ini terdiri atas:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank Mega Tbk 684.167 1.070.833
PT Bank Neo Commerece Tbk 384.722 593.056
PT Bank Pan Indonesia Tbk 377.778 511.111
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk 341.884 356.345
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 332.973 223.011
PT Bank Central Asia Tbk 283.333 333.333
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 251.778 301.778
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 143.424 40.000
PT Bank Victoria International Tbk 100.000 100.000
PT Bank Ganesha Tbk 80.000 80.000
PT Bank Ina Perdana Tbk 50.000 -
PT Bank Capital Indonesia Tbk - 50.000
PT Bank Mayapada International Tbk - 41.667
Jumlah 3.030.059 3.701.134
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (13.007) (14.127)
Jumlah 3.017.052 3.687.007
- 80 -
Page 84
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Mega Tbk (Bank Mega)
a. Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
1. Pada tanggal 9 Maret 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 125.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan. Pada
tahun 2018, fasilitas ini ditingkatkan menjadi Rp 526.000 dan pada tahun 2019, fasilitas
ini ditingkatkan lagi menjadi Rp 800.000. Pada tahun 2022, fasilitas ini diturunkan menjadi
Rp 200.000 dan akan jatuh tempo tanggal 9 April 2024.
2. Pada tanggal 25 Juli 2019, SMF memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap dengan jumlah
maksimum fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal
25 Juli 2023.
3. Pada tanggal 29 Desember 2020, SMF memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap II dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 250.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam
29 Maret 2024.
4. Pada tanggal 9 Maret 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap III dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal
9 Desember 2024.
5. Pada tanggal 14 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan
jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 600.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo tanggal 14
Januari 2026.
Fasilitas dari Bank Mega dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 7) serta
jaminan perusahaan dari Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Mega mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Mega antara lain untuk melakukan atau menyebabkan
dilakukannya penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar SMF, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
memperoleh pinjaman, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, menyebabkan beralihnya
saham SMF kepada pihak lain, mengalihkan aset kecuali dalam rangka kegiatan usaha,
melakukan pembayaran utang pemegang saham, dan melakukan pembayaran dipercepat
atas suatu utang atau pembayaran kewajiban lainnya yang belum jatuh tempo.
b. Pada tanggal 13 Maret 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Mega, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 200.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan. Fasilitas ini
telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 9 Maret 2024.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9).
Pinjaman ABSM dari Bank Mega mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Mega antara lain untuk melakukan atau menyebabkan
dilakukannya penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar ABSM, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
memperoleh pinjaman, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, menyebabkan beralihnya
saham ABSM kepada pihak lain, mengalihkan aset kecuali dalam rangka kegiatan usaha,
melakukan pembayaran utang pemegang saham, dan melakukan pembayaran dipercepat
atas suatu utang atau pembayaran kewajiban lainnya yang belum jatuh tempo.
- 81 -
Page 85
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Neo Commerce Tbk (Bank Neo)
a. Pada tanggal 24 Juni 2022, SMF memperoleh Fasilitas kredit dari Bank Neo dengan rincian
sebagai berikut:
1. Pinjaman Reguler dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 200.000 dan bersifat
Executing Revolving. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal 12 bulan
dan akan jatuh tempo tanggal 24 Juni 2023 dan telah diperpanjang sementara sampai
dengan 22 Agustus 2023.
2. Pinjaman Angsuran dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000 dan bersifat
Executing Non Revolving. Fasilitas ini mempunyai jangka waktu pencairan maksimal
36 bulan Serta batas waktu penarikan 3 bulan dan akan jatuh tempo tanggal
24 September 2025.
Fasilitas kredit dari Bank Neo dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 7) serta jaminan perusahaan dari
Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Neo mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Neo antara lain untuk mengubah status hukum SMF, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin
dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan
penundaan pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai
lebih besar dari 50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang
menguntungkan anggota Direksi, Komisaris, atau Pemegang Saham.
b. Pada tanggal 20 Desember 2022, ABSM memperoleh fasilitas kredit pinjaman regular –
executing revolving dari Bank Neo, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 350.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang sewa pembiayaan (Catatan 9).
Pinjaman ABSM dari Bank Neo mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Neo antara lain untuk mengubah status hukum ABSM, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin
dengan nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan
penundaan pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai
lebih besar dari 50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang
menguntungkan anggota Direksi, Komisaris, atau Pemegang Saham.
PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)
Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Fasilitas Pinjaman Tetap III dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 500.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh tempo
sampai dengan 18 September 2022. Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 4 Juli 2022.
b. Fasilitas Pinjaman Tetap IV dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh tempo
sampai dengan 30 Juni 2024.
- 82 -
Page 86
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Fasilitas Money Market dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 1.000.000 dan bersifat
revolving. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir 30 Juni
2022. Pada perpanjangan tahun 2020, fasilitas ini disesuaikan menjadi Rp 800.000. kemudian
pada tahun 2021, fasilitas ini diturunkan lagi menjadi Rp 400.000. Fasilitas ini tidak
diperpanjang lagi.
e. Fasilitas Pinjaman Tetap V dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar Rp 400.000 dan
bersifat Non revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 3 bulan dengan jatuh tempo
sampai dengan 27 September 2025.
Fasilitas ini dijamin secara fidusia dengan piutang pembiayaan multiguna dan pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9), serta jaminan dari Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Panin antara lain untuk menerima pinjaman kredit baru dari bank
lain atau pihak ketiga atau menerbitkan surat berharga yang dapat menyebabkan dilanggarnya
rasio keuangan pada financial covenant, memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang
memiliki hubungan afiliasi (kecuali karyawan SMF), menjadi penjamin, mengubah anggaran dasar
SMF, memindahtangankan barang-barang yang dipergunakan sebagai jaminan, mengeluarkan
saham-saham baru dan menjual saham-saham yang telah ada, melakukan merger,
memperbolehkan pemegang saham untuk menarik modalnya dan menggadaikan saham SMF.
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 7 April 2021, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Installment Loan dari Bank Central Asia, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 500.000.
Fasilitas ini memiliki jangka waktu 5 tahun.
Fasilitas diatas dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang pembiayaan modal
kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9).
Pinjaman ABSM dari Bank Central Asia mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Central Asia antara lain untuk melakukan merger, akuisisi,
mengalihkan harta kekayaan ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas,
membagikan dividen, melakukan transaksi yang merugikan ABSM, mengajukan permohonan
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak
lain, mengikatkan diri sebagai penjamin utang, mengalihkan kepada pihak lain kewajiban ABSM.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) (d/h PT Bank Nusantara Parahyangan
Tbk)
Fasilitas kredit yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Pada tanggal 15 Juni 2017, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan jumlah
fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali dengan jatuh tempo terakhir sampai
dengan 15 Juni 2023 dan diperpanjang sementara sampai 15 Juli 2023.
b. Pada tanggal 11 November 2021, SMF memperoleh fasilitas Kredit Angsuran Berjangka
(KAB) untuk kredit modal kerja (khusus pembiayaan konsumen) dengan jumlah maksimum
fasilitas sebesar Rp 300.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu penarikan maksimal
12 bulan sejak penandatanganan perjanjain kredit. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo hingga
11 November 2025.
- 83 -
Page 87
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Pada tanggal 11 November 2021, SMF memperoleh fasilitas transaksi valuta asing dengan
Pre Settlement Exposure Line (PSE Line) untuk tujuan forward, coss currency swap and
interest rate swap (plain vanilla) transactions / Hedging dengan jumlah maksimum fasilitas
sebesar USD 1.500.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo hingga 15 Juni 2023. Pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, fasilitas ini tidak digunakan.
Fasilitas dari Bank Danamon dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna (Catatan 7).
Pinjaman dari Danamon mencakup hal-hal dan ketentuan yang tidak boleh dilakukan SMF, kecuali
SMF wajib memberitahukan secara tertulis kepada Danamon dalam waktu paling lambat 14 hari
kerja setelah terjadinya salah satu kejadian antara lain memperoleh kredit dari pihak ketiga,
menjaminkan/menjual/memindahtangankan harta kekayaan selain yang terkait dengan usaha
SMF kepada pihak ketiga, menjual saham-sahamnya kepada pihak ketiga, mengadakan
deversifikasi usahanya atau mengubah maksud dan tujuan SMF, merger atau konsolidasi dengan
perusahaan lain, mengubah anggaran dasar, membayar dividen atau kewajiban lainnya kepada
para pendiri SMF, dan memberikan jaminan perusahaan.
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk (Bank Sampoerna)
Fasilitas yang diterima SMF adalah sebagai berikut:
a. Pada tanggal 18 Juni 2020, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank
Sampoerna, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000 dan bersifat
Nonrevolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu sampai dengan 18 Juni 2026.
b. Pada tanggal 18 Juni 2020, SMF memperoleh fasilitas Kredit Pinjaman Rekening Koran dari
Bank Sampoerna, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 150.000. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu sampai dengan 18 Juni 2024.
c. Pada tanggal 25 Agsutus 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 150.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki
jangka waktu 12 bulan dengan jatuh tempo terakhir sampai dengan
29 Agustus 2023.
Fasilitas dari Bank Sampoerna dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan piutang
pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 7 dan 9), serta jaminan perusahaan dari
Perusahaan.
Pinjaman SMF dari Bank Sampoerna mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Sampoerna antara lain untuk mengubah status hukum SMF, akuisisi,
melikuidasi, meleburkan, mengeluarkan saham-saham baru dan menjual saham-saham yang
telah ada, memindahtangankan sebagian besar aset, mengikatkan diri sebagai penjamin dengan
nilai lebih besar dari 50% total aset, mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan
pembayaran utang, mengakibatkan terjadinya pengeluaran modal dengan nilai lebih besar dari
50% dari total aset, membuat perjanjian yang bersifat material yang menguntukan anggota Direksi,
Komisaris, atau Pemegang Saham, laba bersih dalam kondisi surplus.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan jumlah maksimum sebesar
Rp 350.000 dan bersifat revolving. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 12 bulan. Fasilitas ini
telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang sampai dengan 25 April 2024.
- 84 -
Page 88
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Fasilitas kredit dari BNI ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna untuk kredit kendaraan
bermotor serta jaminan perusahaan dari Perusahaan (Catatan 7).
Pinjaman dari BNI mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa persetujuan tertulis
dari BNI antara lain menyerahkan jaminan yang telah dijaminkan kepada BNI kepada pihak lain,
pembatasan penjaminan jaminan, melakukan interfinancing antar perusahaan dalam grup usaha
SMF, melakukan merger, akuisisi, dan investasi baru yang tidak berkaitan dengan core bisnis saat
ini.
PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria)
Pada tanggal 20 Agustus 2019, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Victoria, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 100.000. Fasilitas
ini memiliki jangka waktu 12 bulan, dan telah diperpanjang dengan jatuh tempo terakhir tanggal
29 Agustus 2023.
Fasilitas diatas dijamin dengan deposito berjangka Bank Victoria sebesar Rp 100.000 atas nama
Perusahaan (Catatan 5).
Pinjaman ABSM dari Bank Victoria mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Victoria antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, mengalihkan
harta kekayaan ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas, membagikan dividen,
melakukan transaksi yang merugikan ABSM, mengajukan permohonan kepailitan atau penundaan
kewajiban pembayaran utang, memberikan pinjaman kepada pihak lain, mengikatkan diri sebagai
penjamin utang, mengalihkan kepada pihak lain kewajiban ABSM.
PT Bank Ganesha Tbk (Bank Ganesha)
ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Ganesha sebagai berikut:
1. Fasilitas Fixed Loan 1 (FL-1) sebesar Rp 40.000 pada tanggal 17 Mei 2019. Fasilitas ini
dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang (Catatan 9) dan aset
untuk disewakan berupa kendaraan bermotor.
2. Fasilitas Fixed Loan 2 (FL-2) sebesar Rp 40.000 pada tanggal 27 Juli 2020. Fasilitas ini dijamin
dengan deposito berjangka sebesar Rp 40.000 atas nama Perusahaan (Catatan 5).
Fasilitas FL-1 dan FL-2 memiliki jangka waktu 12 bulan dan telah diperpanjang beberapa kali
dengan jatuh tempo terakhir tanggal 16 Juni 2024.
Pinjaman ABSM dari Bank Ganesha mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Ganesha antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, konsolidasi,
mengubah anggaran dasar ABSM, mengubah susunan pemegang saham mayoritas, melakukan
perubahan bidang atau jenis kegiatan usahanya, mengajukan permohonan kepailitan atau
penundaan kewajiban pembayaran utang.
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (Bank Jtrust)
Pada tanggal 28 Januari 2022, ABSM memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk kredit
atas permintaan (KAP) dari Bank JTrust, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar
Rp 40.000 dan bersifat revolving, uncommitted, dan advised. Fasilitas ini memiliki jangka waktu
12 bulan, dan telah diperpanjang dengan jatuh tempo terakhir tanggal 28 Januari 2024.
- 85 -
Page 89
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Fasilitas diatas dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang
(Catatan 9).
Pinjaman ABSM dari Bank Jtrust mencakup persyaratan yang membatasi hak ABSM tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Jtrust, antara lain untuk mengubah anggaran dasar ABSM,
mengikatkan diri sebagai penjamin utang, melakukan pembubaran, penggabungan usaha dan
peleburan dengan perusahaan lain, mengubah susunan dan jumlah kepemilikan pemegang
saham perseroan tertutup atau pemegang saham pengendali perusahaan, memberikan pinjaman
kepada pihak ketiga, bertindak sebagai penjamin terhadap hutang pihak lain, mengubah sifat dan
kegiatan usaha yang sedang dijalankan, menyetujui untuk mengakibatkan terjadinya pengeluaran
modal dengan total kumulatif nilai lebih besar dari 50% dari total asset, mengajukan permohonan
kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran utang.
PT Bank Capital Indonesia Tbk (Capital)
Pada tanggal 15 Juli 2014, SMF memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Capital, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 139.000 dan bersifat revolving. Fasilitas ini memiliki jangka
waktu 12 bulan. Pada tanggal 22 Juni 2015, jumlah maksimum fasilitas ini ditingkatkan menjadi
sebesar Rp 200.000. Fasilitas ini telah diperpanjang beberapa kali dengan perpanjangan terakhir
sampai dengan 16 Desember 2023.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna dan aset tetap (Catatan 7 dan 19).
Pinjaman SMF dari Bank Capital mencakup persyaratan yang membatasi hak SMF tanpa
persetujuan tertulis dari Bank Capital antara lain untuk melakukan merger, akuisisi, konsolidasi,
mengalihkan harta kekayaan SMF, mengubah susunan pemegang saham mayoritas,
membagikan dividen, melakukan transaksi yang merugikan SMF, mengubah status hukum SMF,
mengalihkan kepada pihak lain kewajiban SMF.
PT Bank Mayapada International Tbk (Bank Mayapada)
Pada tanggal 21 Juni 2022, SMF memperoleh fasilitas kredit dari Bank Mayapada, dengan rincian
sebagai berikut:
1. Fasilitas Pinjaman Tetap Angsuran (PTA) Line dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar
Rp 50.000 dan bersifat Executing. Batas waktu penarikan fasilitas ini adalah 6 bulan dengan
jatuh tempo sampai dengan 23 Juni 2025.
2. Fasilitas Tetap On Demand (PTX-OD) dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar
Rp 50.000. Jangka waktu fasilitas yaitu 12 bulan dengan jatuh tempo 21 Juni 2023 (saat ini
masih dalam proses perpanjangan). Pada tanggal 30 Juni 2023, fasilitas ini tidak digunakan.
Fasilitas ini dijamin dengan piutang pembiayaan multiguna.
Pinjaman Perusahaan dari Bank Mayapada mencakup persyaratan yang membatasi hak
Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari Bank Mayapada antara lain untuk melakukan merger,
akuisisi dan penjualan/ pemindahtanganan/melepaskan hak atas harta kekayaan Perusahaan,
melakukan perubahan terhadap susunan manajemen serta perubahan kepemilikan saham,
melakukan pembagian dividen tunai, mengikat diri sebagai penjamin/ penanggung terhadap pihak
lain dan/atau menjamin harta kekayaan, memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain,
melakukan perluasan atau penyempitan usaha yang dapat mempengaruhi pengembalian jumlah
utang, mengajukan permohonan kepailitan, serta mengalihkan sebagian atau seluruh hak
dan/atau kewajiban Perusahaan berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain. Disamping itu,
- 86 -
Page 90
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan berupa saldo NPL dengan tunggakan
90 hari maksimum 5%.
PT Bank Ina Perdana Tbk
Pada tanggal 14 Februari 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dalam bentuk
Demand Loan dari Bank Ina, dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000 dan bersifat
revolving. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 12 bulan.
Fasilitas diatas dijamin dengan piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang.
Mandai Road Limited (Mandai)
Pada tanggal 3 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari Mandai, dengan
jumlah fasilitas maksimum sebesar US$ 30.000.000. Fasilitas ini memiliki jangka waktu 720 hari.
Pinjaman dari Mandai mencakup pembatasan Perusahaan untuk tidak boleh melakukan merger
dan perubahan bisnis.
33. Liabilitas Lain-lain
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Titipan premi 269.260 285.390
Liabilitas segera lainnya yang masih harus dibayar 285.864 129.064
Dana tabarru 120.440 109.618
Setoran jaminan 17.827 19.873
Utang zakat 12.268 8.002
Pendapatan diterima dimuka 11.911 12.621
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 8.135 12.268
Lain-lain 2.070.783 2.665.072
Jumlah 2.796.488 3.241.908
Dana tabarru merupakan dana yang dibentuk dari konstribusi, hasil investasi dan akumulasi
surplus underwriting dan tabarru yang dialokasikan kembali ke dana tabarru.
34. Kepentingan Nonpengendali atas Aset Bersih dan Laba (Rugi) Bersih Entitas Anak
a. Kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
BS 2.302.733 2.159.692
PDP 222.346 231.456
RLS 68.416 69.252
DPI 5.645 7.327
AUP 2.735 2.734
JTU 58 59
Jumlah 2.601.933 2.470.520
- 87 -
Page 91
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kepentingan nonpengendali atas laba (rugi) bersih entitas anak:
30 Juni 30 Juni
2023 2022
BS 43.569 46.376
AUP (507) (574)
DPI (1.682) 411
PDP (9.298) (8.391)
Jumlah 32.082 37.822
35. Modal Saham
Susunan kepemilikan pemegang saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh
STG, Biro Administrasi Efek (entitas anak), adalah sebagai berikut:
Berdasarkan Seri Saham
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Jumlah
Nilai Nominal modal
Jenis Saham % Jumlah Saham per Saham disetor
(dalam
Rp penuh)
Saham Seri A 2,24 142.474.368 5.000 712.372
Saham Seri B 97,76 6.225.190.349 100 622.519
Jumlah 100,00 6.367.664.717 1.334.891
Berdasarkan Kepemilikan Pemegang Saham
30 Juni 2023
Jumlah Lembar
Pemegang Saham % Saham
Bank of Singapore Limited S/A PT Sinar Mas
Cakrawala 51,12 3.255.000.000
PT Sinar Mas Cakrawala 0,29 18.677.609
Ferita (Direktur) 0,00 282.890
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 48,58 3.093.704.218
Jumlah 100,00 6.367.664.717
- 88 -
Page 92
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2022
Jumlah Lembar
Pemegang Saham % Saham
Bank of Singapore Limited S/A PT Sinar Mas
Cakrawala 51,12 3.255.000.000
PT Sinar Mas Cakrawala 0,16 10.257.697
Indra Widjaja (Komisaris Utama) 0,03 2.180.600
Ferita (Direktur) 0,00 274.393
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 48,68 3.099.952.027
Jumlah 100,00 6.367.664.717
Semua saham yang dikeluarkan oleh Perusahaan (saham Seri A dan Seri B) adalah saham biasa.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari manajemen permodalan Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung usaha bisnis dan
memaksimalkan nilai pemegang saham.
Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan
dengan perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa
gearing ratio (rasio utang terhadap modal), yakni membagi utang bersih terhadap jumlah modal.
Utang bersih adalah jumlah utang (termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang di laporan
posisi keuangan konsolidasian) dikurangi kas dan bank. Modal adalah ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham Perusahaan, yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Rasio utang bersih terhadap modal pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Simpanan dan simpanan dari bank lain 36.030.044 36.547.511
Pinjaman yang diterima 3.017.052 3.687.007
Surat berharga yang diterbitkan 8.162.628 7.002.503
Kas dan bank (5.694.062) (6.623.632)
Jumlah - bersih 41.515.662 40.613.389
Jumlah ekuitas 24.222.026 23.675.060
Rasio utang bersih terhadap modal 171,40% 171,55%
- 89 -
Page 93
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. Tambahan Modal Disetor – Bersih
Akun ini terdiri dari agio saham dan biaya emisi efek ekuitas dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Agio saham 1.450.716 1.450.716
Aset pengampunan pajak 106.850 106.850
Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali 93.484 93.484
Biaya emisi efek ekuitas (3.530) (3.530)
1.647.520 1.647.520
a. Agio saham, terdiri dari :
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Penawaran Umum Perdana 78.000 78.000
Penawaran Umum Terbatas I 165.750 165.750
Penawaran Umum Terbatas III 24.783 24.783
Konversi waran Seri I 49.372 49.372
Konversi waran Seri III 396.353 396.353
Konversi waran Seri IV 175.884 175.884
Penawaran umum Non HMETD 637.074 637.074
Konversi ke modal saham (76.500) (76.500)
1.450.716 1.450.716
b. Biaya emisi efek ekuitas berasal dari Penawaran Umum Terbatas II, III dan IV serta
Penawaran Umum Non HMETD masing-masing sebesar Rp 904, Rp 1.060, Rp 1.173 dan
Rp 393.
c. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali.
Pada bulan Desember 2006, Perusahaan menambah setoran modal pada saham AJSM
sebesar Rp 15.000. Penambahan setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase
kepemilikan Perusahaan pada saham AJSM yaitu dari 50,00% menjadi 73,08%, dikarenakan
pemegang saham lainnya yaitu PT Sinarindo Gerbangmas (SG) dan PT Sinar Mas Tunggal
(SMT) (merupakan perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Grup Sinar Mas) tidak
melakukan penyetoran modal. Selisih nilai setoran modal Perusahaan dengan nilai buku aset
bersih yang diperoleh sebesar Rp 46.028 dicatat dalam akun “Tambahan modal disetor -
selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali” dan disajikan sebagai unsur ekuitas
dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pada bulan Desember 2007, Perusahaan menambah setoran modal pada saham AJSM
sebesar Rp 20.000. Penambahan setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase
kepemilikan Perusahaan pada saham AJSM yaitu dari 73,08% menjadi 83,33%, dikarenakan
SG dan SMT tidak melakukan penyetoran modal. Selisih nilai setoran modal Perusahaan
dengan nilai tercatat aset bersih yang diperoleh sebesar Rp 47.475 dicatat dalam akun
“Tambahan modal disetor – selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali” dan
disajikan sebagai unsur ekuitas dalam laporan keuangan konsolidasian.
- 90 -
Page 94
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada tahun 2011, 2010, 2009 dan 2008, Perusahaan menambah setoran modal pada saham
JTUM masing-masing sebesar Rp 25.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan Rp 8.000. Penambahan
setoran modal tersebut telah meningkatkan persentase kepemilikan Perusahaan pada saham
JTUM yaitu menjadi sebesar 99,93% pada tahun 2011, 99,90% pada tahun 2010, 99,86%
pada tahun 2009 dan 99,67% pada tahun 2008, dikarenakan pemegang saham lainnya yaitu
PT Kalibesar Raya Utama, perusahaan yang dimiliki oleh Grup Sinar Mas, tidak melakukan
penyetoran modal. Selisih nilai tercatat aset bersih yang diperoleh dengan nilai setoran modal
Perusahaan sebesar Rp (1), Rp (1), Rp (7) dan Rp (10) dicatat dalam akun “Tambahan modal
disetor - selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali” dan disajikan sebagai
unsur ekuitas dalam laporan keuangan konsolidasian.
Saldo tambahan modal disetor dari transaksi-transaksi diatas pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing adalah sebesar Rp 93.484.
37. Komponen Ekuitas Lainnya
Akun ini merupakan perubahan nilai investasi Perusahaan sehubungan dengan perubahan
ekuitas entitas anak dan entitas asosiasi yang menyebabkan perubahan kepemilikan pada PDP
dan BS, nilai wajar investasi efek yang belum direalisasi dari ASM dan BS.
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kerugian dari perubahan nilai wajar efek entitas anak
yang belum direalisasi (Catatan 5) 500.751 594.924
Ekuitas pada penyesuaian penjabaran dari entitas anak 7.965 7.965
Dampak transaksi entitas anak dan entitas asosiasi
dengan investor lain atau kepentingan nonpengendali (181.432) (177.073)
Jumlah 327.284 425.816
38. Dividen Tunai
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang diadakan pada
tanggal 29 Juni 2021, para pemegang saham menyetujui tidak ada pembagian dividen untuk tahun
buku 2020. Laba yang diperoleh akan dimasukkan kedalam saldo laba dan digunakan sebagai
modal kerja Perusahaan dan setoran modal pada entitas anak.
39. Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) yang diadakan pada
tanggal 15 Juni 2012, Perusahaan membentuk cadangan umum berdasarkan jumlah modal
ditempatkan dan disetor sebesar Rp 264.276.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo laba yang ditentukan penggunaannya
adalah sebesar Rp 791.607. Cadangan umum ini dibentuk sehubungan dengan Undang-Undang
No. 40/2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan Perusahaan
untuk membuat cadangan umum sebesar sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal
ditempatkan dan disetor penuh. Tidak ada jangka waktu yang ditentukan untuk memenuhi
kewajiban tersebut.
- 91 -
Page 95
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. Pendapatan Underwriting Asuransi
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Premi bruto 12.758.176 20.317.833
Premi reasuransi (4.830.703) (7.858.798)
Kenaikan premi belum merupakan pendapatan (Catatan 27) (348.935) (524.852)
Penurunan aset reasuransi (742) 208
Jumlah 7.577.796 11.934.391
41. Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Investasi jangka pendek 1.339.183 1.133.949
Kredit 888.443 946.303
Pembiayaan multiguna 333.368 299.652
Anjak piutang 166.462 157.920
Deposito berjangka 89.656 58.158
Investasi sewa neto 47.290 75.883
Efek yang dibeli dengan janji jual kembali 24.746 33.094
Penempatan pada bank lain 19.977 942
Pinjaman hipotik 884 -
Lain-lain - 3
Jumlah 2.910.009 2.705.904
42. Penjualan
Akun ini merupakan penjualan mata uang asing oleh SMC, penjualan obat oleh WPJ.
43. Pendapatan Lainnya
Pendapatan lainnya konsolidasian antara lain merupakan pendapatan jasa bengkel, pendapatan
dividen, pendapatan imbalan jasa pengelolaan operasi asuransi, pendapatan pembagian surplus
underwriting, pendapatan pengelolaan investasi, keuntungan dari penjualan aset tetap,
pendapatan jasa giro, pendapatan dari penggantian biaya cetak polis dan lainnya.
- 92 -
Page 96
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
44. Beban Underwriting Asuransi
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Klaim bruto 9.747.404 12.344.528
Klaim reasuransi (459.313) (193.696)
Komisi - neto 1.074.682 1.190.280
Kenaikan (penurunan) dana pemegang polis Unit link (3.810.533) (319.028)
Kenaikan (penurunan) estimasi liabilitas klaim (Catatan 27) 143.408 (830.394)
Kenaikan (penurunan) liabilitas kontrak asuransi (32.375) (4.279)
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan 42.877 32.657
Beban underwriting lain 3.676 3.520
Jumlah 6.709.826 12.223.588
45. Beban Umum dan Administrasi
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Keperluan kantor 373.890 351.094
Penyusutan 212.355 207.314
Listrik, air dan telepon 98.032 99.721
Pemasaran dan iklan 91.595 91.249
Jasa profesional 43.754 24.875
Sewa 7.094 21.509
Imbalan pasti pasca-kerja - bersih (Catatan 46) 8.086 18.873
Lainnya 211.093 151.940
Jumlah 1.045.899 966.575
46. Beban Bunga
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Simpanan
Giro 51.481 57.880
Tabungan 62.009 57.180
Deposito berjangka 196.802 202.482
Simpanan dari bank lain 1.094 100
Pinjaman dan surat utang 481.491 410.903
Premi penjaminan Pemerintah 55.099 41.029
Lain-lain 19.152 416
Jumlah 867.128 769.990
- 93 -
Page 97
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
Mulai tanggal 2 Februari 2021, Grup melakukan perhitungan liabilitas imbalan kerja jangka
berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta
Kerja”) dan peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu,
Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Sebelum Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 diberlakukan, perhitungan liabilitas imbalan kerja didasarkan pada
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003.
Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember
2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan
berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Untuk pendanaan imbalan kerja jangka panjang tersebut, Grup menyelenggarakan program dana
pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Imbalan tersebut
akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun, cacat tetap atau diberhentikan.
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang
adalah sebagai berikut:
Kenaikan gaji : 2,38% - 10,00% per tahun
Suku bunga diskonto : 4,00% - 7,60% per tahun
48. Beban Lainnya
Beban lainnya konsolidasian merupakan beban perbaikan dan pemeliharaan, beban pokok jasa
bengkel, beban jasa lainnya, sumbangan dan lainnya.
49. Pajak Penghasilan
Beban pajak Grup terdiri dari:
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Beban pajak kini
Perusahaan - -
Entitas anak 51.857 34.772
Jumlah 51.857 34.772
Beban pajak tangguhan
Perusahaan - -
Entitas anak 12.941 (127)
Jumlah 12.941 (127)
Jumlah 64.798 34.645
- 94 -
Page 98
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pajak Tangguhan
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Aset pajak tangguhan - bersih:
Perusahaan - -
Entitas anak 267.673 350.626
Jumlah 267.673 350.626
Liabilitas pajak tangguhan - bersih:
Entitas anak (8.854) (10.933)
50. Laba per Saham
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Laba bersih untuk perhitungan laba per saham dasar dan
saham dilusian 511.875 254.614
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa untuk
perhitungan laba per saham dasar dan dilusian 6.367.664.717 6.367.664.717
51. Sifat dan Transaksi Berelasi
Sifat Berelasi
Perusahaan-perusahaan yang berada di bawah kelompok usaha (grup) Sinar Mas dan memiliki
pemegang saham atau manajemen yang sama dengan Perusahaan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, dianggap sebagai pihak-pihak berelasi.
Transaksi-transaksi Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi.
Saldo dalam laporan posisi keuangan yang berhubungan dengan pihak-pihak berelasi dijelaskan
dalam catatan-catatan sebagai berikut: investasi jangka pendek (Catatan 5), tagihan anjak piutang
(Catatan 9), piutang premi dan reasuransi (Catatan 10), kredit (Catatan 11), piutang perusahaan
efek (Catatan 14), piutang lain-lain (Catatan 15), aset lain-lain (Catatan 21), simpanan dan
simpanan dari bank lain (Catatan 22), utang asuransi (Catatan 24), premi belum merupakan
pendapatan dan estimasi liabilitas klaim (Catatan 27), utang perusahaan efek (Catatan 28), beban
akrual (Catatan 30), dan liabilitas lain-lain (Catatan 33).
- 95 -
Page 99
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
52. Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Ekuivalen Ekuivalen Ekuivalen Ekuivalen
US$ Rp US$ Rp
Aset
Kas dan bank 123.490.250 1.851.515 115.933.905 1.805.361
Investasi jangka pendek 136.596.153 2.050.607 174.753.969 4.043.710
Piutang premi dan reasuransi 57.187.943 859.306 107.814.891 1.696.036
Kredit 42.957.257 644.037 48.832.847 1.205.705
Tagihan akseptasi 4.291.478 64.340 3.159.304 49.306
Piutang lain-lain 1.981.226 29.770 667.948 10.507
Aset reasuransi 217.098.766 3.262.126 159.822.522 2.514.168
Aset lain-lain 79.584.371 1.195.326 63.513.085 999.092
Jumlah Aset 663.187.446 9.957.027 674.498.471 12.323.885
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 383.075.818 5.743.264 327.967.208 5.105.794
Utang asuransi 62.387.564 937.436 110.205.593 1.733.644
Kewajiban Kontrak Dana Terpisah 3.648.968 54.829 4.380.563 68.911
Liabilitas manfaat polis masa depan 221 3 - -
Premi belum merupakan pendapatan dan
estimasi liabilitas klaim 68.763.327 1.033.238 65.221.139 1.025.994
Liabilitas akseptasi 4.390.949 65.831 3.169.465 49.342
Beban akrual 73.666 1.104 15.587 243
Liabilitas lain-lain 2.035.914 30.568 10.336.933 16.183
Jumlah Liabilitas 524.376.426 7.866.273 521.296.488 8.000.111
53. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai
penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi yang dipaksakan. Nilai wajar diperoleh dari
kuotasi harga atau model arus kas diskonto.
Berikut adalah nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan Grup serta estimasi nilai wajar
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan:
30 Juni 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Saham dan waran 859.039 859.039 - -
Obligasi 6.692.261 6.692.261 - -
Reksadana 6.863.056 6.863.056 - -
Aset pemegang polis unit link 22.247.541 22.247.541 - -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Penempatan pada Bank Indonesia 5.721.033 5.721.033 - -
Saham 2.083.012 2.083.012 - -
Obligasi 13.057.003 13.057.003 - -
- 96 -
Page 100
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Obligasi 2.905.995 - 2.905.995 -
Piutang pembiayaan multiguna 1.840.904 - 1.840.904 -
Kredit yang diberikan 13.391.895 - 13.391.895 -
Tagihan akseptasi 95.629 - 95.629 -
Piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang 3.292.160 - 3.292.160 -
Aset lain-lain - Setoran jaminan 69.777 - 69.777 -
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar
Dana pemegang polis unit link 22.534.642 22.534.642 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Simpanan dan simpanan dari bank lain 36.030.044 - 36.030.044 -
Efek yang dijual dengan janji beli kembali 529.169 - 529.169 -
Liabilitas akseptasi 98.054 - 98.054 -
Utang transaksi efek 395.076 - 395.076 -
Surat berharga yang diterbitkan 8.162.628 - 8.162.628 -
Pinjaman yang diterima 3.017.052 - 3.017.052 -
31 Desember 2022
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Aset yang diukur pada nilai wajar:
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi
Saham dan waran 1.188.508 1.188.508 - -
Obligasi 6.883.113 6.883.113 - -
Reksadana 6.346.214 6.346.214 - -
Aset pemegang polis unit link 25.791.774 25.791.774 - -
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain
Saham 2.554.446 2.554.446 - -
Obligasi 12.781.875 12.781.875 - -
Investasi dalam saham 2.412.492 2.412.492 - -
Aset yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Penempatan pada Bank Indonesia 4.065.083 - 3.210.621
Obligasi 2.903.004 - 2.903.004 -
Piutang pembiayaan multiguna 1.783.300 - 1.783.300 -
Kredit yang diberikan 12.698.632 - 12.698.632 -
Tagihan akseptasi 77.389 - 77.389 -
Piutang pembiayaan modal kerja
skema anjak piutang 3.591.010 - 3.591.010 -
Aset lain-lain - Setoran jaminan 65.798 - 65.798
Tagihan atas wesel ekspor 26.103 - 26.103
Refinancing 316.000 - 316.000 -
- 97 -
Page 101
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2022
Pengukuran nilai wajar menggunakan
Nilai Tercatat Level 1 Level 2 Level 3
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar
Dana pemegang polis unit link 26.345.175 26.345.175 - -
Liabilitas derivatif 639 639 - -
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan:
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Simpanan dan simpanan dari bank lain 36.547.511 - 36.547.511 -
Liabilitas akseptasi 78.065 - 78.065 -
Utang transaksi efek 518.318 - 518.318 -
Surat berharga yang diterbitkan 7.006.982 7.030.226 - -
Pinjaman yang diterima 3.687.007 - 3.687.007 -
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-
waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek, perantara efek, kelompok
industri atau badan penyedia jasa penentuan harga, atau badan pengatur, dan harga tersebut
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi
harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Grup adalah harga
penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Tingkat 1.
Instrumen yang termasuk dalam hirarki Tingkat 1 terdiri dari investasi dalam saham dan waran,
obligasi, unit reksadana yang diperdagangkan di BEI dan diklasifikasikan sebagai surat berharga
tersedia untuk dijual atau diperdagangkan dan dana pemegang polis unit link.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh
entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat
diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Tingkat 2. Instrumen yang termasuk
dalam hirarki Tingkat 2 adalah tagihan derivatif, unit reksadana dan dana pemegang polis unit link.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka
instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Tingkat 3. Instrumen yang termasuk dalam hirarki
Tingkat 3 adalah obligasi tertentu.
Nilai wajar investasi jangka pendek efek-efek (saham yang diperdagangkan dipasar aktif, obligasi
dan reksadana) dan aset pemegang polis Unit Link adalah berdasarkan harga pasar, nilai aset
bersih dipublikasikan dan nilai aset bersih pada tanggal perdagangan terakhir yang dihitung oleh
manajer investasi.
Nilai wajar kredit yang diberikan, piutang pembiayaan multiguna, investasi sewa neto, tagihan
anjak piutang, dan piutang lain-lain ditentukan berdasarkan analisa arus kas yang didiskonto
berdasarkan suku bunga pasar.
Tidak tersedia dasar yang dapat diandalkan untuk mengukur nilai wajar investasi dalam saham
(Catatan 16), sehingga investasi tersebut dinyatakan pada nilai perolehan.
Nilai wajar liabilitas keuangan dengan fitur dapat ditarik sewaktu-waktu atau jatuh temponya
segera yakni simpanan dan simpanan dari bank lain adalah sama dengan yang terutang pada
saat penarikan yakni sebesar nilai tercatatnya.
Nilai wajar pinjaman yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan ditentukan berdasarkan
analisa arus kas yang didiskonto berdasarkan suku bunga pasar.
- 98 -
Page 102
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Nilai wajar kas dan setara kas, investasi jangka pendek pada deposito berjangka, penempatan
pada bank lain, Bank Indonesia Intervensi, tagihan atas wesel ekspor, efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali, piutang perusahaan efek, aset lain-lain (simpanan jam), efek dijual dengan
janji beli kembali, utang perusahaan efek, beban akrual, dan liabilitas lain-lain mendekati nilai
tercatatnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek.
54. Komitmen dan Kontinjensi
a. BS memiliki komitmen pembelian dan penjualan tunai mata uang asing yang belum
terselesaikan adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pembelian 245.104 785.079
Penjualan 916.791 770.591
b. BS memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi dalam rangka ekspor-impor,
pemberian garansi dan pemberian kredit kepada nasabah dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Komitmen
Liabilitas komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan 375.372 348.768
Irrecoverable L/C 47.753 65.041
Jumlah - bersih 423.125 413.809
Kontinjensi
Tagihan kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 88.514 86.735
Liabilitas kontinjensi
Bank garansi 869.917 1.344.633
Jumlah - bersih (781.403) (1.257.898)
55. Informasi Segmen Usaha
Informasi segmen usaha pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, serta untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
Jasa Pembiayaan
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha pembiayaan adalah SMF dan ABSM.
Berikut ini adalah ikhtisar laporan keuangan dari entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha
pembiayaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, serta untuk periode enam bulan
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
- 99 -
Page 103
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 7.369.444 7.954.778
Jumlah liabilitas 6.204.229 7.071.708
Jumlah ekuitas 1.165.215 883.070
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 443.513 345.614
Jumlah beban 791.320 588.953
Laba periode berjalan (347.807) (243.339)
Perbankan
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha perbankan adalah BS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan BS pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 47.580.487 46.985.231
Jumlah liabilitas 40.303.838 40.080.592
Jumlah ekuitas 7.276.649 6.904.639
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 2.003.275 1.963.254
Jumlah beban 1.862.958 1.815.016
Laba periode berjalan 140.317 148.238
Jasa Asuransi
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha asuransi adalah ASM dan ASJ.
Berikut ini adalah ikhtisar laporan keuangan dari entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha
asuransi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, serta untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 42.150.983 46.488.225
Jumlah liabilitas 36.530.772 40.352.599
Jumlah ekuitas 5.620.211 6.135.626
- 100 -
Page 104
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 7.922.073 13.055.307
Jumlah beban 7.425.563 12.865.169
Laba periode berjalan 496.510 190.138
Biro Administrasi Efek
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha biro administrasi efek adalah STG.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan STG pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 274.563 269.141
Jumlah liabilitas 4.342 5.825
Jumlah ekuitas 270.221 263.316
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 8.679 8.178
Jumlah beban 3.063 2.852
Laba periode berjalan 5.616 5.326
Perantara Pedagang Efek dan Penjamin Emisi
Entitas anak yang bergerak dalam bidang usaha perantara pedagang efek dan penjamin emisi
adalah SMS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan SMS pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan
30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 1.947.500 2.172.315
Jumlah liabilitas 499.356 661.754
Jumlah ekuitas 1.448.144 1.510.561
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 266.405 244.042
Jumlah beban 178.817 111.863
Laba periode berjalan 87.588 132.179
- 101 -
Page 105
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pembangunan, Perdagangan dan Jasa
Bidang usaha pembangunan, perdagangan dan jasa dijalankan oleh SU, SMC, JTU, AMS, AMK,
WJA, PDP, SAK, AMI, SAI, SAS, BLS, ABU, SAT, DSN, DSB, GAI, SMV, DPI, ZOM, SLT, DOT
dan RLS.
Berikut ini adalah ikhtisar dari laporan keuangan entitas-entitas anak tersebut pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, serta untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Jumlah aset 9.894.101 8.680.756
Jumlah liabilitas 5.186.109 3.850.997
Jumlah ekuitas 4.707.992 4.829.759
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Jumlah pendapatan 400.352 171.878
Jumlah beban 358.923 153.268
Laba (rugi) periode berjalan 41.429 18.610
56. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Aktivitas Grup terpengaruh berbagai risiko keuangan: risiko pasar (termasuk risiko mata uang
asing, risiko suku bunga dan risiko harga), risiko kredit dan risiko likuiditas. Program manajemen
risiko Grup secara keseluruhan difokuskan pada pasar keuangan yang tidak dapat diprediksi dan
Grup menjalankan kegiatan operasional secara hati-hati untuk meminimalkan efek yang
berpotensi merugikan kinerja keuangan Grup.
Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi. Direksi bertugas menentukan prinsip dasar
kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan pada area tertentu seperti
risiko mata uang asing, risiko suku bunga, risiko harga, risiko kredit dan risikolikuiditas.
Dalam pelaksanaannya, penerapan manajemen risiko Grup meliputi pengawasan aktif
manajemen, penerapan kebijakan dan prosedur, penetapan limit risiko, proses identifikasi,
pengukuran dan pemantauan risiko, penerapan sistem informasi dan pengendalian risiko serta
sistem pengendalian internal.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau
pihak lawan akibat gagal memenuhi liabilitas kontraktualnya. Grup mengendalikan risiko kredit
dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas,
menganalisa risiko kredit pelanggan baru sebelum persyaratan pembayaran dan distribusi
ditawarkan, menetapkankebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau kolektibilitas
pinjaman yang diberikan dan piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko
kredit:
- 102 -
Page 106
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jumlah bruto Jumlah neto Jumlah bruto Jumlah neto
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Investasi jangka pendek - efek-efek - saham dan waran 859.039 859.039 1.188.508 1.188.508
Investasi jangka pendek - efek-efek - obligasi 6.692.261 6.692.261 6.883.113 6.883.113
Investasi jangka pendek - efek-efek - reksadana 6.863.056 6.863.056 6.346.214 6.346.214
Investasi jangka pendek - aset pemegang unit link - reksadana 22.247.541 22.247.541 25.791.774 25.791.774
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Investasi jangka pendek - efek-efek - saham 2.083.012 2.083.012 2.554.446 2.554.446
Investasi jangka pendek - efek-efek - obligasi 13.057.003 13.057.003 12.781.875 12.781.875
Investasi dalam saham 2.412.492 2.412.492
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Kas dan bank 5.695.130 5.694.062 6.624.781 6.623.632
Investasi jangka pendek - penempatan pada bank lain - - 737.891 737.891
Investasi jangka pendek - deposito berjangka 2.954.034 2.954.034 3.259.823 3.259.823
Investasi jangka pendek - efek-efek - obligasi 2.905.995 2.905.995 2.903.004 2.903.004
Investasi jangka pendek - efek-efek - tagihan atas wesel ekspor 11.356 11.356 26.103 26.103
Investasi jangka pendek - efek-efek - refinancing 316.000 316.000 316.000 316.000
Piutang pembiayaan multiguna 1.927.418 1.840.904 1.864.635 1.783.300
Piutang sewa pembiayaan 226.463 209.291 262.337 250.551
Piutang pembiayaan modal kerja skema anjak piutang 3.461.575 3.292.160 3.762.164 3.591.010
Piutang transaksi efek 448.614 448.614 584.186 584.186
Piutang lain-lain 3.314.767 3.314.329 5.048.570 5.048.570
Tagihan akseptasi 97.973 95.629 77.982 77.389
Kredit yang diberikan 15.331.437 13.391.895 14.824.050 12.698.632
Aset lain-lain 69.777 69.777 52.474 52.474
Jumlah Aset Keuangan 88.562.451 86.345.958 98.302.422 95.910.987
Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
keuangan yang dimiliki oleh Grup akan terpengaruh akibat perubahan variabel pasar seperti suku
bunga, nilai tukar, termasuk turunan dari kedua risiko tersebut (risiko instrumen derivatif).
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga Grup timbuldari kredit, simpanan dan simpanan dari bank lain dan
pinjaman yang diterima. Kredit, simpanan dan simpansan dari bank lain dan pinjaman yang
diterima dengansuku bunga mengambang mengakibatkan timbulnya risiko suku bunga arus
kas terhadap Grup. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan sukubunga tetap
mengakibatkan timbulnya risiko nilai wajar suku bunga terhadap Grup.
Pada akhir periode pelaporan, kredit, simpanan dan simpanan dari bank lain dan pinjaman
yang diterima dengan suku bunga mengambang adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Aset
Kredit 6.497.051 6.261.883
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 25.272.740 23.309.914
Pinjaman yang diterima 1.490.606 2.364.782
Grup menganalisa eksposur suku bunga secara dinamis. Berbagai skenario disimulasikan
dengan mempertimbangkan pembiayaan kembali, pembaruan posisi yang ada, serta
alternatif pembiayaan. Untuk setiap simulasi, pergerakan suku bunga yang sama digunakan
untuk seluruh mata uang. Berdasarkan skenario ini, Grup menghitung dampak laba atau rugi
- 103 -
Page 107
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dari pergerakan suku bunga. Skenario-skenario tersebut dilakukan hanya untuk liabilitas
yang mewakili posisi utama yang dikenakan bunga.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jika suku bunga atas kredit, simpanan
dan simpanan dari bank lain dan pinjaman yang diterima didenominasikan dalam Rupiah
lebih tinggi/rendah 1% dan variabel lain dianggap tetap, laba setelah pajak untuk tahun
berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar Rp 15.808 dan Rp 16.297, terutama sebagai
akibat tingginya/rendahnya pendapatan bunga dari kredit dan beban bunga dari pinjaman
dengan suku bunga mengambang.
b. Risiko Nilai Tukar
Grup terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai eksposur mata
uang, terutama terhadap Dolar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul dari
transaksi komersial di masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui.
Manajemen telah menetapkan kebijakan yang mengharuskan Grup mengelola risiko nilai
tukar mata uang asing terhadap mata uang fungsionalnya. Risiko nilai tukar mata uang asing
timbul ketika transaksi komersial masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui
didenominasikan dalam mata uang yang bukan mata uang fungsional. Risiko diukur dengan
menggunakan proyeksi arus kas.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jika mata uang melemah/menguat
sebesar 5% terhadap Dolar Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba setelah pajak
untuk tahun berjalan akan lebih rendah/tinggi sebesar Rp 81.539 dan Rp 96.336, terutama
diakibatkan keuntungan/(kerugian) dari penjabaran aset keuangan dan liabilitas keuangan.
c. Risiko Harga
Grup terpengaruh risiko harga efek ekuitas dan efek utang karena Grup memiliki investasi
yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual atau diukur pada nilai wajar melalui laporan
laba rugi dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, Grup melakukan
diversifikasi portofolio. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan batasan yang
ditentukan oleh Grup.
Grup memiliki investasi pada saham entitas lain yang diperdagangkan di bursa, investasi
pada unit reksadana dan investasi pada obligasi yang mempunyai dampak
kenaikan/penurunan pada laba setelah pajak Grup untuk tahun berjalan dan dampak pada
komponen ekuitas lainnya.Dengan asumsi bahwa harga efek ekuitas dan efek utang - pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi telah naik/turun sebesar 1% dan seluruh variabel lain
konstan, akan berdampak terhadap laba setelah pajak untuk periode 2023 dan 2022 lebih
tinggi/rendah sebesar Rp 144.144 dan Rp 144.181. Sedangkan apabila harga efek ekuitas
dan efek utang – tersedia untuk dijual telah naik/turun sebesar 1% dan seluruh variabel
lainkonstan, berdampak terhadap komponen ekuitas lainnya pada periode 2023 dan 2022
lebih tinggi/rendah sebesar Rp 151.400 dan Rp 153.363. Laba setelah pajak untuk tahun
berjalan akan naik/turun sebagai akibat keuntungan/(kerugian) pada surat berharga ekuitas
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi. Komponen ekuitas lainnya akan
naik/turun sebagai akibat keuntungan/(kerugian) pada surat berharga ekuitas yang tersedia
untuk dijual.
- 104 -
Page 108
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Untuk mengelola risiko hargayang timbul dari investasi pada surat berharga utang, Grup
melakukan analisa terkait besaran bunga kupon yang ditawarkan dengan tingkat imbal hasil
yang diharapkan oleh pasar.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki likuiditas yang cukup
untuk memenuhi liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara
kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak
fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus
kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar
keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Tabel di bawah ini menganalisa liabilitas keuangan Grup yang diselesaikan secara neto yang
dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual.
Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan:
30 Juni 2023
> 1 tahun > 2 tahun Biaya
< 1 tahun s.d 2 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Jumlah transaksi Jumlah
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 36.030.044 - - - 36.030.044 - 36.030.044
Surat berharga yang diterbitkan 1.103.922 865.600 4.378.431 1.864.719 8.212.672 (50.044) 8.162.628
Pinjaman yang diterima 2.232.787 527.171 270.101 - 3.030.059 (13.007) 3.017.052
Liabilitas akseptasi 98.054 - - - 98.054 - 98.054
Utang perusahaan efek 395.076 - - - 395.076 - 395.076
Beban akrual 346.349 - - - 346.349 - 346.349
Liabilitas lain-lain 436.399 - - - 436.399 - 436.399
Jumlah Liabilitas 40.642.631 1.392.771 4.648.532 1.864.719 48.548.653 (63.051) 48.485.602
31 Desember 2022
> 1 tahun > 2 tahun Biaya
< 1 tahun s.d 2 tahun s.d 5 tahun > 5 tahun Jumlah transaksi Jumlah
Liabilitas
Simpanan dan simpanan dari bank lain 36,547,511 - - - 36,547,511 - 36,547,511
Surat berharga yang diterbitkan 1,339,736 465,600 4,154,631 1,080,000 7,039,967 (37,464) 7,002,503
Pinjaman yang diterima 2,322,389 760,874 617,871 - 3,701,134 (14,127) 3,687,007
Liabilitas akseptasi 78,065 - - - 78,065 - 78,065
Utang transaksi efek 518,318 - - - 518,318 - 518,318
Beban akrual 290,866 - - - 290,866 - 290,866
Liabilitas lain-lain 270,823 - - - 270,823 - 270,823
Jumlah Liabilitas 41,367,708 1,226,474 4,772,502 1,080,000 48,446,684 (51,591) 48,395,093
57. Perkara Hukum
SAM (“Entitas Anak”) masih dalam proses perkara hukum atas dugaan tindak pidana korupsi
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (“Jiwasraya”) (“Perkara Hukum Jiwasraya”).
Berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi No. 33/PID.TPK/2022/PT DKI tertanggal
18 Oktober 2022 ("Putusan Banding") memutuskan bahwa SAM tidak terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah atas pidana yang didakwakan; membebaskan dari segala dakwaan
(vrijspraak); memulihkan hak-hak SAM dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat serta
- 105 -
Page 109
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
martabatnya; dan pengembalian uang tunai oleh Jaksa Penuntut Umum (“JPU”) kepada SAM
sebesar Rp 73.939.
Terhadap Putusan Banding tersebut telah diajukan upaya hukum Kasasi sebagai berikut:
- JPU mengajukan Memori Kasasi atas Putusan Banding pada tanggal 11 November 2022 dan
SAM telah mengajukan Kontra Memori Kasasi oleh JPU tersebut pada tanggal 1 Desember
2022.
- SAM mengajukan Memori Kasasi atas Putusan Banding pada tanggal 24 November 2022.
Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menjatuhkan putusan no. 1228K/Pid.Sus/2023 pada
tanggal 2 Mei 2023 yang menolak permohonan Kasasi SAM dan menerima permohonan Kasasi
dari JPU.
SAM menghormati putusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut dan sampai
dengan tanggal laporan ini SAM menunggu Salinan resmi atas putusan tersebut. Setelah SAM
menerima salinan resmi Putusan, SAM akan mempelajarinya serta melakukan pembahasan
bersama kuasa hukumnya terkait upaya hukum yang dapat dilakukan terhadap Putusan tersebut
Lebih lanjut, dalam proses jalannya Perkara Hukum Jiwasraya ini, SAM telah kooperatif dengan
menitipkan dana sejumlah Rp 77.000 (tujuh puluh tujuh miliar rupiah) kepada Kejaksaan Agung
Republik Indonesia untuk menutup potensi maksimal kerugian terkait penempatan investasi oleh
Jiwasraya pada SAM. Penitipan ini bukanlah suatu kewajiban melainkan itikad baik dari SAM
sebagai warga negara yang baik untuk mendukung langkah hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan
Agung Republik Indonesia.
Sebagai tambahan informasi, Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut tidak
memberikan dampak material apapun yang dapat mepengaruhi operasional bisnis, aset kelolaan
SAM maupun penempatan dana nasabah lainnya pada SAM serta kelangsungan bisnis SAM tetap
berjalan normal sebagaimana mestinya.
58. Kondisi Ekonomi Saat Ini
Selama tahun 2023 dan 2022, pandemi Covid-19 masih mempengaruhi Indonesia. Pemerintah
Indonesia, bagaimanapun, telah mengambil tindakan untuk memitigasi dampak lebih lanjut dari
pandemi di Indonesia yang meliputi, antara lain, meningkatkan program vaksinasi nasional,
membuka kembali kegiatan bisnis dan mengizinkan kegiatan sosial, serta membuat peraturan
yang mengarah pada perbaikan kondisi perekonomian di Indonesia. Manajemen berkeyakinan
tidak terdapat dampak buruk dari pandemi terhadap operasi Grup dan keseluruhan rencana bisnis,
termasuk kinerja pendapatan kondisi keuangan pelanggannya, dan lain-lain. Namun demikian,
durasi dan besarnya dampak pandemi Covid-19, jika ada, bergantung pada perkembangan di
masa mendatang yang tidak dapat ditentukan secara akurat pada saat ini. Manajemen akan terus
memantau perkembangan pandemi Covid-19 dan terus mengevaluasi dampaknya terhadap
bisnis, posisi keuangan, dan hasil operasi Grup.
********
- 106 -
Page 110
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk *)
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
ASET
Kas dan Bank
Pihak berelasi 14,261 2,838
Pihak ketiga 1,467 1,533
Jumlah 15,728 4,371
Investasi Jangka Pendek
Pihak berelasi 2,782,855 2,279,080
Pihak ketiga 585,775 1,231,736
Jumlah 3,368,630 3,510,816
Piutang Lain-lain
Pihak berelasi 3,193,602 2,785,652
Pihak ketiga 309,715 261,178
Jumlah 3,503,317 3,046,830
Investasi dalam Saham 10,822,879 10,822,879
Aset tetap
Harga perolehan 44,818 44,731
Akumulasi penyusutan (17,803) (17,287)
Nilai tercatat 27,015 27,444
Aset tetap dalam Rangka Bangun, Kelola dan Serah
Harga perolehan 140,944 140,944
Akumulasi penyusutan (61,254) (59,664)
Nilai tercatat 79,690 81,280
Aset Lain-lain
Pihak berelasi 11,380 11,380
Pihak ketiga 1,335,504 997,714
Jumlah 1,346,884 1,009,094
JUMLAH ASET 19,164,143 18,502,714
*) Investasi dalam saham pada biaya perolehan
- I.1 -
Page 111
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk *)
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang Pajak 1,189 143
Beban Akrual - 60,729
Surat Berharga yang Diterbitkan 5,355,843 4,576,146
Liabilitas Lain-lain
Pihak berelasi 698 750
Pihak ketiga 809 996
Jumlah 1,507 1,746
Jumlah Liabilitas 5,358,539 4,638,764
EKUITAS
Modal Saham 1,334,891 1,334,891
Tambahan Modal Disetor - bersih 1,447,186 1,447,186
Keuntungan atas Perubahan Nilai Wajar Efek yang
Tersedia untuk Dijual 465,626 728,508
Saldo laba
Ditentukan penggunaanya 791,607 791,607
Tidak ditentukan penggunaanya 9,766,294 9,561,758
Jumlah Ekuitas 13,805,604 13,863,950
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 19,164,143 18,502,714
*) Investasi dalam saham pada biaya perolehan
- I.2 -
Page 112
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk
Untuk Periode Enam Bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
PENDAPATAN
Dividen 261,967 18,869
Kerugian (keuntungan) penjualan investasi jangka pendek 142,159 (64,927)
Bunga 15,082 5,923
Sewa 6,713 6,283
Lainnya 28,923 9,062
Jumlah 454,844 (24,790)
BEBAN
Bunga dan keuangan 181,787 94,595
Kerugian (keuntungan) kurs mata uang asing - bersih 36,869 (25,469)
Umum dan administrasi 13,573 16,477
Gaji dan tunjangan karyawan 11,157 12,634
Kerugian (keuntungan) dari investasi pada unit reksadana 4,017 (10,001)
Beban penyusutan 2,106 2,293
Lainnya 799 4,214
Jumlah 250,308 94,743
LABA SEBELUM PAJAK 204,536 (119,533)
BEBAN PAJAK
Kini - -
Tangguhan - -
Jumlah - -
LABA TAHUN BERJALAN 204,536 (119,533)
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang akan direkiasifikasi ke laba rugi
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan
nilai wajar efek tersedia untuk dijual (262,882) 137,390
RUGI KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK (262,882) 137,390
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF (58,346) 17,857
- I.3 -
Page 113
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk
Untuk Periode Enam Bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Tambahan Komponen Saldo Laba
Modal Disetor - Ekuitas Ditentukan Tidak ditentukan
Modal Saham Bersih Lainnya penggunaannya penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2022 1,334,891 1,447,186 510,526 791,607 9,549,435 13,633,645
Penghasilan komprehensif
Laba tahun berjalan - - 137,390 - (119,533) 17,857
Saldo pada tanggal 30 Juni 2022 1,334,891 1,447,186 647,916 791,607 9,429,902 13,651,502
Saldo pada tanggal 1 Januari 2023 1,334,891 1,447,186 728,508 791,607 9,561,758 13,863,950
Penghasilan komprehensif
Laba tahun berjalan - - (262,882) - 204,536 (58,346)
Saldo pada tanggal 30 Juni 2023 1,334,891 1,447,186 465,626 791,607 9,766,294 13,805,604
- I.4 -
Page 114
LAMPIRAN I
PT SINAR MAS MULTIARTHA Tbk
Informasi Tambahan
Laporan Arus Kas Entitas Induk
Untuk Periode Enam Bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Angka-angka Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga 15,082 5,923
Penerimaan dividen 261,967 18,869
Penerimaan dari pendapatan lainnya 35,636 15,345
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - bersih (36,869) 25,469
Pembayaran bunga (181,787) (94,595)
Pembayaran beban usaha (86,258) (50,608)
Rugi operasi sebelum perubahan aset/liabilitas operasi 7,771 (79,597)
Penurunan (kenaikan) aset:
Investasi jangka pendek (124,713) (50,150)
Piutang lain-lain (456,487) 206,627
Aset lain-lain (337,790) (422,191)
Kenaikan (penurunan) liabilitas:
Utang pajak 1,046 2,107
Liabilitas lain-lain (239) (4,978)
Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi (910,412) (348,182)
Pembayaran pajak penghasilan - -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (910,412) (348,182)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap (87) (66)
Penjualan (penambahan) investasi dalam saham - (64,927)
Penambahan investasi dalam saham - (3,142)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (87) (68,135)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerbitan surat berharga 779,697 -
Perolehan pinjaman lainnya - 17,370
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 779,697 17,370
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS (130,802) (398,947)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4,371 404,185
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN (126,431) 5,238
- I.5 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.