Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 34
Page 1
Nomor Surat 084/MLI/XXI/VII/23
Nama Emiten PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk
Kode Emiten VRNA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Mizuho Leasing Indonesia Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
Dahulu PT Verena Multi
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
Finance Tbk
period
Kode entitas VRNA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA517 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Imelda & Rekan Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Bayu M Dayat
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 510,382 268,281 Cash and cash equivalents
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
18,155,264 68,273,627
ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
19,368,503 34,057,828
berelasi other banks related parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
1,575,775,535 1,438,260,924
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa Lease investment in
717,540,431 674,828,310
pembiayaan finance leases
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
1,925,348 497,515
parties
Piutang lainnya 79,810,783 78,561,814 Other receivables
Biaya dibayar dimuka 5,011,002 1,746,999 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 96,273 0 Prepaid taxes
Tagihan derivatif 7,141,440 17,532,167 Derivative receivables
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in associates
0 0
asosiasi
Aset pajak tangguhan 10,286,931 11,581,921 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
53,154,495 53,032,718
equipment
Aset hak guna 33,259,919 33,763,452 Right of use assets
Agunan yang diambil alih 413,330 555,350 Foreclosed assets
Aset lainnya 52,808,191 53,709,643 Other assets
Jumlah aset 2,575,257,827 2,466,670,549 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 0 0 Derivative payables
Utang asuransi 2,211,302 2,438,990 Insurance payables
Utang bunga 4,291,649 3,200,825 Interest payables
Uang muka dan angsuran Advances and
40,796,749 38,336,860
installments
Utang dealer 3,047,859 714,424 Dealer payables
Utang pihak berelasi 3,756,500 7,865,500 Due to related parties
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
12,069,846 12,408,918
kerja obligations
Pendapatan ditangguhkan 5,832,046 6,003,555 Deferred income
Beban akrual 2,392,041 11,168,600 Accrued expenses
Utang pajak 1,441,880 2,245,199 Taxes payable
Liabilitas lainnya 30,460,452 31,012,368 Other liabilities
Jumlah liabilitas 1,858,288,843 1,776,772,856 Total liabilities
Ekuitas Equity
Page 5
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 568,735,400 568,735,400 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
97,585,106 97,585,106
disetor capital
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
1,751,842 2,697,311
arus kas hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 1,669,034 ) ( 1,669,034 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
1,500,000 1,200,000
umum dan wajib legal reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 49,065,670 21,348,910 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
716,968,984 689,897,693
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 716,968,984 689,897,693 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,575,257,827 2,466,670,549
ekuitas
Page 6
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
187,634 174,598
keuangan
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
125,749,489 107,601,634
pembiayaan konsumen financing
Pendapatan dari sewa Income from finance lease
24,924,465 23,629,239
pembiayaan
Pendapatan dari anjak Income from factoring
0 0
piutang
Pendapatan administrasi 19,494,170 15,330,002 Administration income
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
4,652,464 6,215,134
yang telah dihapusbukukan written off assets
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 962,267 ) ( 308,951 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
481,160 99,637
pelepasan aset tetap property and equipment
Pendapatan lainnya 11,453,681 6,931,904 Other income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 47,449,511 ) ( 24,270,681 ) Interest and finance costs
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 23,322,338 ) ( 17,095,493 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan ( 5,949,424 ) ( 3,999,237 ) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 52,156,514 ) ( 46,217,890 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 18,548,187 ) ( 14,007,995 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 8,976,399 ) ( 8,889,626 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Beban lainnya (0) (0) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
29,578,423 45,192,275
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,561,663 ) ( 106,638 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
28,016,760 45,085,637
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 28,016,760 45,085,637 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, ( 945,469 ) 940,212 flow hedges, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
Page 7
komprehensif lainnya, ( 945,469 ) 940,212 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 27,071,291 46,025,849 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
28,016,760 45,085,637
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 0 0 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 27,071,291 46,025,849 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 0 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 4.93 7.93 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Additional paid-in Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of earnings-general and legal Equity
capital hedges earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 568,735,400 97,585,106 2,697,311 ( 1,669,034 ) 1,200,000 21,348,910 689,897,693 689,897,693 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan Initial adoption of new and revised accounting
0
revisi standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 568,735,400 97,585,106 2,697,311 ( 1,669,034 ) 1,200,000 21,348,910 689,897,693 689,897,693 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 28,016,760 28,016,760 28,016,760 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 945,469 ) 0 ( 945,469 ) ( 945,469 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 300,000 ( 300,000 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas (0) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through treasury stock
0
saham tresuri transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through share-based
0
pembayaran berbasis saham payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through transactions
0
dengan pemilik ekuitas with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to acquisition
0
akuisisi entitas anak of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
0
pendirian entitas anak establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to disposal of
(0)
pelepasan entitas anak subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to disposal of
(0)
pelepasan operasi yang dihentikan a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to partial
Page 9
pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak (0) disposal of interests in subsidiaries without loss of
yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to other
transaksi lainnya dengan kepentingan 0 transactions with non-controlling interests
non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
(0)
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 Stock options exercised
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif Retrospective adjustment of PSAK implementation
0
atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 568,735,400 97,585,106 1,751,842 ( 1,669,034 ) 1,500,000 49,065,670 716,968,984 716,968,984 Equity position, end of the period
Page 10
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung Komponen transaksi ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas ekuitas lainnya penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Reserve of cash flow Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of earnings-general and legal Equity
hedges equity transactions earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 568,735,400 97,585,106 68,322 ( 1,647,252 ) 0 1,200,000 ( 40,696,877 ) 625,244,699 625,244,699 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
0
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 568,735,400 97,585,106 68,323 ( 1,647,252 ) 1,200,000 ( 40,696,878 ) 625,244,699 625,244,699 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 45,085,637 45,085,637 45,085,637 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 940,212 0 940,212 940,212 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas (0) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham Increase (decrease) in equity through treasury stock
0
tresuri transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through share-based
0
pembayaran berbasis saham payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through transactions with
0
dengan pemilik ekuitas owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi Changes in non-controlling interests due to acquisition of
0
entitas anak subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian Changes in non-controlling interests due to
0
entitas anak establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to disposal of
(0)
pelepasan entitas anak subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to disposal of a
(0)
pelepasan operasi yang dihentikan discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to partial
Page 11
pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak (0) disposal of interests in subsidiaries without loss of
yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
0
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
(0)
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 Stock options exercised
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif Retrospective adjustment of PSAK implementation
0
atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 568,735,400 97,585,106 1,008,535 ( 1,647,252 ) 1,200,000 4,388,759 671,270,548 671,270,548 Equity position, end of the period
Page 12
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
246,004,774 239,955,152
pembiayaan leases
Penerimaan dari Receipts from consumer
540,245,940 490,933,289
pembiayaan konsumen financing
Penerimaan dari anjak Receipts from factoring
0 0
piutang
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk sewa Payments for finance
( 265,015,309 ) ( 193,830,911 )
pembiayaan leases
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 581,994,579 ) ( 396,565,966 )
pembiayaan konsumen financing
Pembayaran untuk anjak Payments for factoring
(0) (0)
piutang
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 60,759,174 ) 140,491,564
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan dari kerjasama Received from loan
penerusan pinjaman dan 6,835,392 4,767,966 channeling and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Pembayaran untuk kerjasama Payments for loan channeling
penerusan pinjaman dan (0) (0) and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Penerimaan bunga dari Interests received from
187,634 174,598
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
(0) (0)
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
0 0
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 42,981,187 ) ( 35,173,969 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 99,370,488 ) 102,307,403 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
liabilitas liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) from
( 2,653,153 ) ( 7,952,756 )
liabilitas lainnya other liabilities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 99,370,488 ) 102,307,403
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
810,556 411,854
aset tetap property and equipment
Page 13
Pembayaran untuk perolehan ( 6,215,705 ) ( 3,231,052 ) Payments for acquisition of
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 5,405,149 ) ( 2,819,198 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 651,282,214 538,729,521 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 560,671,312 ) ( 656,982,784 ) Payments of bank loans
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 45,256,101 ) ( 22,416,292 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 5,144,751 ) ( 3,614,375 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
40,210,050 ( 144,283,930 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 64,565,587 ) ( 44,795,725 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
102,599,736 95,637,916
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
38,034,149 50,842,191
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan adalah biaya historis, kecuali untuk akun Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi statements
masing-masing akun terkait. Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai wajar dari imbalan yang
diberikan dalam pertukaran barang dan jasa. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran, terlepas dari apakah harga tersebut
dapat diamati secara langsung atau diestimasi menggunakan teknik penilaian lain. Dalam
mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau liabilitias, Perusahaan memperhitungkan karakteristik
aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan memperhitungkan karakteristik tersebut ketika menentukan
harga aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran. Nilai wajar untuk tujuan pengukuran dan/atau
pengungkapan pada laporan keuangan ditentukan atas dasar tersebut kecuali untuk transaksi sewa
yang merupakan ruang lingkup PSAK 73, dan pengukuran yang memiliki kemiripan dengan nilai wajar
namun bukan merupakan nilai wajar, seperti nilai pakai dalam PSAK 48. Laporan arus kas disusun
dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. / The measurement basis used in the financial statements is the historical
cost, except for certain accounts which are measured on the bases as described in the related
accounting policies. Historical cost is generally based on the fair value of the consideration given in
exchange for goods and services. Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid
to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date,
regardless of whether that price is directly observable or estimated using another valuation technique.
In estimating the fair value of an asset or a liability, the Company takes into account the characteristics
of the asset or liability if market participants would take those characteristics into account when pricing
the asset or liability at the measurement date. Fair value for measurement and/or disclosure purposes
in these financial statements is determined on such a basis, except for leasing transactions that are
within the scope of PSAK 73, and measurements that have some similarities to fair value but are not
fair value, such as net realizable value in PSAK 48. The statements of cash flows are prepared using
the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities.
Kas dan setara kas Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang Cash and cash equivalents
jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan
serta tidak dibatasi penggunaannya. / For cash flow presentation purposes, cash and cash equivalents
consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months
or less from the date of placement.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penurunan nilai dan Trade and other receivables
penghentian pengakuan piutang pembiayaan konsumen. Pendapatan administrasi yang diperoleh dari
konsumen pada saat perjanjian pembiayaan pertama kali ditandatangani, dibukukan sebagai
pendapatan pada laba rugi tahun berjalan. / Recognition, initial measurement, subsequent
Page 15
measurement, reclassification, impairment and derecognition of consumer financing receivables.
Administration income earned from customers at the time the consumer financing is signed is recorded
as income in the current year.
Aset tetap Aset tetap dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi Fixed assets
kerugian penurunan nilai. Penyusutan diakui dengan menggunakan metode garis lurus setelah
memperhitungkan nilai residu berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap. Masa manfaat
ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap
perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan
tidak disusutkan. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya.
Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki
aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya
perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan
atau ketika tidak ada manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan timbul dari penggunaan aset
secara berkelanjutan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pelepasan atau penghentian
pengakuan suatu aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil penjualan dan nilai tercatat aset
dan diakui dalam laba rugi. / Premises and equipment are stated at cost less accumulated depreciation
and any accumulated impairment losses. Depreciation is recognized so as to write-off the cost of
assets less residual values using the straight-line method based on the estimated useful lives of the
assets. The estimated useful lives, residual values and depreciation method are reviewed at each year
end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. Land is stated at
cost and is not depreciated, The cost of maintenance and repairs is charged to profit or loss as
incurred. Other costs incurred subsequently to add to, replace part of, or service an item of premises
and equipment, are recognized as asset if, and only if it is probable that future economic benefits
associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be measured reliably. An
item of premises and equipment is derecognized upon disposal or when no future economic benefits
are expected to arise from the continued use of the asset. Any gain or loss arising on the disposal or
retirement of an item of premises and equipment is determined as the difference between the sales
proceeds and the carrying amount of the asset and is recognized in profit or loss.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu
aset individual, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai
pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya,
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi kecuali aset relevan tersebut disajikan pada jumlah
revaluasian, di mana kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi. Ketika
penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke
estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat tidak boleh melebihi
jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset (atau unit penghasil kas) pada
tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset
yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal ini pembalikan kerugian penurunan
Page 16
nilai diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi. / At the end of each reporting period, the Company
reviews the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that
those assets have suffered an impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of
the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not
possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Company estimates the
recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Estimated recoverable
amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. In assessing value in use, the
estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that
reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset for
which the estimates of future cash flows have not been adjusted. If the recoverable amount of the
non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying amount of the
asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized
immediately in profit or loss unless the relevant asset is carried at revaluation amount, in which the
impairment loss is treated as revaluation decrease. When an impairment loss subsequently reverses,
the carrying amount of the asset (or a cash-generating unit) is increased to the revised estimate of its
recoverable amount, but so that the increased carrying amount does not exceed the carrying amount
that would have been determined had no impairment loss been recognized for the asset (or
cash-generating unit) in prior years. A reversal of an impairment loss is recognized immediately in profit
or loss, unless the relevant asset is carried at a revalued amount, in which case the reversal of the
impairment loss is treated as a revaluation increase.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Akun ini merupakan utang kepada dealer kendaraan bermotor (pihak ketiga) serta vendor mesin dan Trade payables and other liabilities
alat berat sehubungan dengan kegiatan pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang tidak
dikenakan bunga dan jangka waktu. / This account represents payable to motor-vehicle dealer (third
parties) along with machine and heavy equipment vendor in connection with the consumer financing
and lease financing activities which do not bear interests and without any stated repayment terms.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan pembiayaan konsumen, pendapatan sewa pembiayaan, pendapatan bunga dan beban Revenue and expense recognition
bunga diakui secara akrual menggunakan metode suku bunga efektif. Beban provisi sehubungan
dengan pinjaman yang diterima diamortisasi dengan metode suku bunga efektif dan dibukukan
sebagai bagian dari beban bunga dan beban pembiayaan lainnya. Pendapatan jasa administrasi yang
tidak beratribusi secara langsung atas transaksi sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen
dibukukan sebagai pendapatan pada laba rugi dan diakui pada saat diterima. Pendapatan denda
keterlambatan dan keuntungan penghentian kontrak diakui pada saat diterima. / Consumer financing
income, finance lease income, interest income and interest expense are recognized under the accrual
basis accounting using the effective interest method. Loan fees related to the borrowings are amortized
using the effective interest method and recorded as part of interest expense and other financial
charges. Administrative income that are not directly attributable to finance lease and consumer
financing are recorded as income in profit or loss and recognized when incurred. Revenue from late
charges and early termination are recognized when received.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan Foreign currency translation
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan
kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul
dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan. / Transactions in foreign currencies are
translated into functional currency (Rupiah) using the exchange rates prevailing at the dates of the
transactions. In the statements of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in
Page 17
foreign currencies are presented in the functional currency using Bank Indonesia middle rate prevailing
at that date. Any resulting gains or losses from foreign exchanges are credited or charged to current
operations.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor). Transactions with related parties
Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut
memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor, memiliki pengaruh signifikan
atas entitas pelapor, atau merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor. / A related party is a person or entity that is related to the Company (reporting entity) a)
A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person, has
control or joint control over the reporting entity, has significant influence over the reporting entity or is a
member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity.
Pajak penghasilan Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan Income taxes
secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan
oleh otoritas perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang
berbeda yang memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan
dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau
dipulihkan.Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak kini terutang dan pajak tangguhan. Pajak
kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba
sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan
pospos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Pajak tangguhan diakui atas
perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan dengan dasar
pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan
umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya
diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan besar
bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari
kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak
atau laba akuntansi. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif
pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang
sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau
menyelesaikan jumlah tecatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang
pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau
seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau
penghasilan dalam laba rugi periode berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang timbul dari
transaksi atau kejadian yang diakui diluar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun
secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi. Aset dan liabilitas
pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan
dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang
memiliki intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
Page 18
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah
signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan. /
Income tax expense represents the sum of the tax currently payable and deferred tax. The tax currently
payable is based on taxable profit to the year. Taxable profit differs from profit before tax as reported in
the statement of profit or loss and other comprehensive income because of items of income or expense
that are taxable or deductible in other years and items that are never taxable or deductible. Deferred
tax is recognized on temporary differences between the carrying amounts of assets and liabilities in the
financial statements and the corresponding tax bases used in the computation of taxable profit.
Deferred tax liabilities are generally recognized for all taxable temporary differences. Deferred tax
assets are generally recognized for all deductible temporary differences to the extent that is probable
that taxable profits will be available against which those deductible temporary differences can be
utilized. Such deferred tax assets and liabilities are not recognized if the temporary differences arises
from the initial recognition (other than in a business combination) of assets and liabilities in a
transaction that affects neither the taxable profit nor the accounting profit. Deferred tax assets and
liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply in the period in which the liability is
settled or the asset realized, based on the tax rates (and tax laws) that have been enacted, or
substantively enacted, by the end of the reporting period. The measurement of deferred tax assets and
liabilities reflects the tax consequences that would follow from the manner in which the Company
expects, at the end of the reporting period, to recover or settle the carrying amount of its assets and
liabilities. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period and
reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profits will be available to allow
all or part of the asset to be recovered. Current and deferred tax are recognized as an expense or
income in profit or loss, except when they relate to items that are recognized outside of profit or loss
(whether in other comprehensive income or directly in equity), in which case the tax is also recognized
outside of profit or loss. Current and deferred tax are recognized as an expense or income in profit or
loss, except when they relate to items that are recognized outside of profit or loss (whether in other
comprehensive income or directly in equity), in which case the tax is also recognized outside of profit or
loss.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan memberikan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Employee benefits
Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan oleh
Perusahaan sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini. Biaya penyediaan imbalan ditentukan
dengan menggunakan metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada
setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian
aktuarial yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan
dalam penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam
penghasilan komprehensif lain sebagai pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi pada periode amandemen
program. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
dengan liabilitas imbalan pasti neto. / The Company provides defined post-employment benefit plan for
its employees in accordance with Labor Law No. 13/2003. No funding has been made to this defined
benefit plan. The cost of providing benefits is determined using the projected unit credit method, with
actuarial valuations being carried out at the end of each annual reporting period. Remeasurement,
comprising actuarial gains and losses, reflected immediately in the statement of financial position with a
charge or credit recognised in other comprehensive income in the period in which they occur.
Remeasurement recognised in other comprehensive income as a separate item under other
Page 19
comprehensive income in equity and will not be reclassified to profit or loss. Past service cost is
recognised in profit or loss in the period of a plan amendment. Net interest is calculated by applying the
discount rate at the beginning of the period to the net defined benefit liability.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas Earnings per share
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Laba
per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari
semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif. / Basic earnings per share is computed by dividing net
income attributable to the owners of the Company by the weighted average number of shares
outstanding during the year. Diluted earnings per share is computed by dividing net income attributable
to the owners of the Company by the weighted average number of shares outstanding as adjusted for
the effects of all dilutive potential ordinary shares.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang Segment reporting
secara regular direview oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. / Operating segments are identified on the basis of
internal reports about components of the Company that are regulary reviewed by the chief operating
decision maker in order to allocate resources to the segments and to assess their performances.
Instrumen keuangan derivatif Perusahaan melakukan berbagai transaksi instrumen keuangan derivatif untuk mengelola eksposur Derivative financial instruments
atas risiko suku bunga dan risiko perubahan nilai tukar mata uang asing mengunakan kontrak valuta
berjangka dan swap suku bunga. Derivatif awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrak
dilakukan dan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajarnya pada setiap akhir periode pelaporan.
Dampak keuntungan atau kerugian diakui segera di laba rugi kecuali jika derivatif ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai di mana saat pengakuan di laba rugi bergantung pada sifat dari
hubungan lindung nilai. Derivatif dengan nilai wajar positif diakui sebagai aset keuangan sedangkan
derivatif dengan nilai wajar negatif diakui sebagai liabilitas keuangan. Derivatif tidak saling hapus
dalam laporan keuangan kecuali Perusahaan memiliki hak yang memiliki kekuatan hukum dan intensi
untuk saling hapus. / Company enter into a variety of derivative financial instruments to manage its
exposure to interest rate and foreign exchange rate risks, using foreign exchange forward contracts
and interest rate swaps. Derivatives are initially recognized at fair value at the date the derivative
contracts are entered into and are subsequently remeasured to their fair values at the end of each
reporting period. The resulting gain or loss is recognized in profit or loss immediately unless the
derivative is designated and effective as hedging instrument in which event the timing of the recognition
in profit or loss depends on the nature of the hedge relationship. A derivative with a positive fair value is
recognized as a financial asset whereas a derivative with a negative fair value is recognized as a
financial liability. Derivatives are not offset in the financial statements unless the Company have both a
legally enforceable right and intention to offset.
Penerapan standar akutansi baru Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) The implementation of new statements of
menerbitkan siaran pers dan mengklarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk program accounting standards
pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan atau Undang-Undang Cipta Kerja beserta
peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan). Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran
pers dan menerapkan perubahan yang diperlukan atas kebijakan akuntansi. Perusahaan menentukan
bahwa dampak atas perubahan tersebut tidak material terhadap laporan keuangan periode berjalan
dan periode sebelumnya. / In April 2022, the Indonesian Financial Accounting Standards Board of the
Institute of Indonesia Chartered Accountants (DSAK-IAI) has issued a press release and clarified the
attribution of benefits to the periods of service for the pension program under the Manpower Act or the
Page 20
Job Creation Law and its implementing regulations (Manpower Act). The Company has implemented
the guidance in the press release and applied the necessary changes to its accounting policies. The
Company has determined that the impact is not material to its current and prior period financial
statements.
Penentuan nilai wajar Manajemen menganggap bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, Determination of fair value
piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain dan biaya yang masih harus dibayar mendekati nilai
tercatatnya karena memiliki sifat jangka pendek dan atau sering dilaksanakan re-pricing. Estimasi nilai
wajar piutang pembiayaan konsumen ? bersih dan piutang sewa pembiayaan ? bersih dengan suku
bunga tetap tanpa kuotasi. Nilai wajar ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa
depan menggunakan suku bunga untuk piutang baru dengan jangka waktu yang serupa. Estimasi nilai
wajar dari utang bank dengan bunga tetap tanpa kuotasi. Nilai wajar didasarkan pada diskonto arus
kas menggunakan suku bunga untuk utang baru dengan jangka waktu yang serupa. / Management
considers that the carrying amount of cash and cash equivalents, restricted cash, other accounts
receivables, trade accounts payable, other accounts payable and accrued expenses approximate their
carrying value because of short term maturities, and/or related instrument are repriced frequently. The
estimated fair value of consumer financing receivables ? net and finance lease receivables ? net with
fixed interest rate where quoted market prices are not available. The fair value is determined by
discounting the estimated future cash flows using a current yield curve appropriate for similar term of
the receivables. The estimated fair value of bank loans with fixed interest rate where quoted market
prices are not available. The fair value is determined by discounting the estimated future cash flows
using a current yield curve appropriate for similar term of bank loans.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan Foreign currency transactions and balances
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan
kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul
dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan. / Transactions in foreign currencies are
translated into functional currency (Rupiah) using the exchange rates prevailing at the dates of the
transactions. In the statements of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in
foreign currencies are presented in the functional currency using Bank Indonesia middle rate prevailing
at that date. Any resulting gains or losses from foreign exchanges are credited or charged to current
operations.
Efek-efek Pada tanggal 13 Juni 2008, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Securities
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) berdasarkan surat BAPEPAM-LK No.
S-3825/BL/2008 untuk melakukan penawaran umum atas 460.000.000 saham Perusahaan kepada
masyarakat dengan nilai nominal per saham sebesar Rp 100 (dalam Rupiah penuh) dan harga
penawaran per saham sebesar Rp 100 (dalam Rupiah penuh). Saham-saham tersebut dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 25 Juni 2008. Penawaran umum saham perdana ini
disertai dengan penerbitan 46.000.000 Waran Seri I. Pada tanggal 27 April 2017, Perusahaan telah
memperoleh surat pernyataan efektif dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Kepala Eksekutif
Pengawas Pasar Modal No. S-204/D.04/2017 untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas I (?PUT
I?) dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (?HMETD?) sebanyak 1.583.160.556
lembar saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 (dalam Rupiah penuh) setiap lembar
saham yang ditawarkan dengan harga Rp 112 (dalam Rupiah penuh) setiap lembar sahamnya atau
sebesar Rp 177.313.982 ribu dan biaya emisi saham sebesar Rp 6.180.220 ribu. Pada tanggal 28
Desember 2018, Perusahaan telah memperoleh surat pernyataan efektif dari Dewan Komisioner OJK
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal No. S-193/D.04/2018 untuk melakukan PUT II dalam rangka
Page 21
penerbitan HMETD sebanyak 3.102.193.089 lembar saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp
100 (dalam Rupiah penuh) setiap lembar saham yang ditawarkan dengan harga Rp 140 (dalam Rupiah
penuh) setiap lembar sahamnya atau sebesar Rp 434.307.033 ribu dengan biaya emisi saham sebesar
Rp 3.945.083 ribu. / On June 13, 2008, the Company received the effective statement from the
Chairman of the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency (?BAPEPAM-LK?) based
on the BAPEPAM-LK?s letter No. S 3825/BL/2008 to carry out an Initial Public Offering of 460,000,000
shares with par value and offering price of Rp 100 (in full Rupiah) per share. On June 25, 2008, the
Company?s shares were listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). Along with the Initial Public
Offering, the Company also issued 46,000,000 Series I Warrants. On April 27, 2017, the Company
obtained the notice of effectivity from the Chief Executive Officer Capital Market Chairman of Financial
Service Authority (OJK) through its Letter No. S-204/D.04/2017 for the Company?s Limited Public
Offering of Shares I (?HMETD?) of 1,583,160,556 common shares with par value of Rp 100 (in full
Rupiah) per share with an offering price of Rp 112 (in full Rupiah) per shares or equivalent to Rp
177,313,982 thousand and issuance cost of Rp 6,180,220 thousand. On December 28, 2018, the
Company obtained the notice of effectivity from the Chief Executive Officer Capital Market Chairman of
OJK through its Letter No. S-193/D.04/2018 for the Company?s PUT II through HMETD of
3,102,193,089 common shares with par value of Rp 100 (in full Rupiah) per share with an offering price
of Rp 140 (in full Rupiah) per share or equivalent to Rp 434,307,033 thousand with issuance cost of Rp
3,945,083 thousand.
Aset hak guna Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan Right of use assets
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur
sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Jika Perusahaan
dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di
mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan
ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset
hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan. Aset hak-guna
disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna
merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa
manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa. / The right-of-use assets
comprise the initial measurements of the corresponding lease liability, lease payments made at or
before the commencement day and any initial direct costs. They are subsequently measured at cost
less accumulated depreciation and impairment losses. Whenever the Company incurs an obligation for
costs to dismantle and remove a leased asset, restore the site on which it is located or restore the
underlying assets to the conditions required by the terms and conditions of the lease, a provision is
recognized and measured under PSAK 57. The costs are included in the related right-of-use asset,
unless those costs are incurred to produce inventories. Right-of-use assets are depreciated over the
shorter period of lease term and useful life of the underlying assets. If a lease transfers ownership of
the underlying assets or the cost of the right-of-use assets reflects that of the Company expects to
exercise a purchase option, the related right-of-use asset is depreciated over the useful life of the
underlying assets. The depreciation starts at the commencement date of the lease.
Investasi pada entitas asosiasi Pada tanggal 31 Desember 2018, Perusahaan memiliki 20% saham pada PT IBJ Verena Finance Investment in associates
(IBJV), entitas asosiasi, yang seperti halnya Perusahaan juga menjalankan usaha sebagai perusahaan
pembiayaan. Berdasarkan Akta No. 24 tanggal 25 Januari 2019 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H.,
seluruh saham IBJV sebanyak 141.000 saham yang dimiliki oleh Mizuho Leasing, Co., Ltd., (dahulu
IBJ Leasing, Co., Ltd.,) entitas induk Perusahaan (Catatan 23), telah dialihkan kepada Perusahaan.
Sehubungan dengan pengalihan ini, maka kepemilikan Perusahaan atas saham IBJV meningkat dari
Page 22
semula sebesar 20% menjadi 100% dan dengan demikian Perusahaan memperoleh pengendalian penuh atas IBJV dan bagi Perusahaan IBJV merupakan entitas anak. Akta tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-AH.01.03-0085595 tanggal 12 Februari 2019. Transaksi pengalihan saham di atas termasuk dalam lingkup kombinasi bisnis entitas sepengendali sebagaimana diatur di dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 38 tentang ?Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali?, mengingat bahwa baik sebelum ataupun setelah terjadinya transaksi, seluruh entitas yang bergabung pada akhirnya tetap dikendalikan oleh pihak yang sama, yaitu Mizuho Leasing Co., Ltd. (dahulu IBJ Leasing, Co., Ltd.) (Catatan 1a), dan pengendalian tersebut tidak bersifat sementara. Efektif 25 Januari 2019, Mizuho Leasing Co., Ltd., (dahulu IBJ Leasing, Co., Ltd.) adalah entitas yang mengendalikan Perusahaan, menggantikan PT Bank Pan Indonesia Tbk. Sesuai dengan PSAK No. 38, penggabungan tersebut dilakukan sejak awal periode di mana entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian, yang dalam hal ini sejak awal bulan Januari 2019. Imbalan yang dibayarkan oleh Perusahaan kepada Mizuho Leasing Co., Ltd., (dahulu IBJ Leasing, Co., Ltd.) atas 80% saham IBJV yang diambil alih tersebut, adalah sebesar Rp 214.307.032 ribu dan arus kas neto yang dibayarkan, setelah dikurangi kas IBJV yang diperoleh, adalah sebesar Rp 117.134.966 ribu. Adapun selisih yang timbul dari jumlah tercatat perolehan Perusahaan terhadap seluruh saham IBJV dengan porsi kepemilikan Perusahaan atas aset neto IBJV pada tanggal pengalihan tersebut adalah sebesar Rp 32.990.607 ribu yang seluruhnya dicatat pada ekuitas sebagai bagian dari akun ?Tambahan Modal Disetor?. Selanjutnya berdasarkan Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan No. 23 tanggal 17 Juli 2019 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan Akta Keputusan Pemegang Saham Secara Sirkular IBJV No. 24 pada tanggal dan dari Notaris yang sama, seluruh pemegang saham, baik dari Perusahaan ataupun IBJV, telah menyetujui rencana penggabungan usaha antara Perusahaan dengan IBJV, entitas anak. Rancangan dan konsep penggabungan tersebut telah dinyatakan dalam Akta Penggabungan Usaha No. 25 pada tanggal dan dari Notaris yang sama. Dalam akta tersebut disepakati bahwa IBJV merupakan pihak yang menggabungkan diri, dan sebagai akibatnya keberadaan IBJV akan berakhir secara hukum tanpa melalui proses likuidasi, dan Perusahaan, sebagai entitas yang dipertahankan, akan menerima penggabungan tersebut terhitung sejak tanggal efektifnya. penggabungan usaha. Pada tanggal efektif penggabungan usaha, secara hukum, seluruh aset dan liabilitas IBJV serta seluruh perjanjian dan kontrak antara IBJV dengan pihak ketiga akan beralih kepada Perusahaan. Oleh karena penggabungan usaha ini merupakan pengabungan secara vertikal, yang terjadi di antara Perusahaan sebagai entitas induk dan IBJV sebagai entitas anak (100%), maka tidak menimbulkan konversi saham ataupun mengakibatkan perubahan struktur permodalan pada Perusahaan. Setelah penggabungan usaha, seluruh kegiatan usaha pembiayaan yang dijalankan oleh IBJV tetap dilanjutkan oleh Perusahaan. Perusahaan telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehubungan dengan penggabungan usaha tersebut berdasarkan Surat yang diterbitkan oleh Dewan Komisioner OJK Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal No. S-110/D.04/2019 tanggal 10 Juli 2019. Akta Penggabungan Usaha di atas juga telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-AH.01.10-0008953 tanggal 23 Juli 2019. Di samping itu, sesuai dengan Keputusan yang diterbitkan oleh Dewan Komisioner OJK Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya No. 113/KD.05/2019 tanggal 20 November 2019, izin usaha IBJV sebagai perusahaan pembiayaan telah dicabut terhitung sejak tanggal 23 Juli 2019. Pada tanggal 5 Agustus 2019, Perusahaan telah memenuhi ketentuan perundang-undangan untuk mengumumkan hasil penggabungan usaha di atas melalui surat kabar. / As of December 31, 2018, the Company owned 20% shares in PT IBJ Verena Finance (IBJV), an
Page 23
associate entity, which like the Company also engaged business activities as financing company.
Based on Notarial Deed No. 24 dated January 25, 2019 of Fathiah Helmi, S.H., all of 141,000 IBJV?s
shares which owned by Mizuho Leasing, Co., Ltd., (formerly IBJ Leasing Co., Ltd.,) parent entity of the
Company (Note 23), have been transferred to the Company. Pertinent to this transfer, the Company?s
share ownership in IBJV then increased from previously 20% to become 100% and therefore the
Company obtained full control over IBJV and for the Company, IBJV then considered as a subsidiary.
This Deed has been received and registered in the Legal Entity Administration System of the Ministry
of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-0085595 dated February
12, 2019. Such transfer of shares are within the scope of business combination for entities under
common control as prescribed in the Statement of Financial Accounting Standard (PSAK) No. 38 on
?Business Combination of Entities Under Common Control?, considering prior or post transaction
occurred, all of combined entities ultimately still under the common control of the same party, which is
Mizuho Leasing, Co., Ltd. (formerly IBJ Leasing Co., Ltd) (Note 1a), and such control is not temporarily.
Efective January 25, 2019, Mizuho Leasing Co., Ltd,. (formerly IBJ Leasing Co., Ltd) is an entity which
control over the Company, replacing PT Bank Pan Indonesia Tbk. In accordance with PSAK No. 38,
such combination shall carried out since the beginning of period where combined entities are under
common control, which since the beginning of January 2019. Consideration paid by the Company to
Mizuho Leasing., Co., Ltd., (formerly IBJ Leasing Co., Ltd) for 80% of IBJV acquired shares amounted
to Rp 214,307,032 thousand and net cash flow paid, net of IBJV?s acquired cash, amounted to Rp
117,143,966 thousand. The difference arise from the total carrying amount of the Company?s
acquisition cost for the all IBJV shares with the Company?s ownership portion over the net assets of
IBJV on such transfer date amounted to Rp 32,990,607 thousand which entirely accounted for in equity
as part of ?Additional Paid-in Capital? account. Moreover, based on Notarial Resolution Deed of
Extraordinary Shareholders Meeting (RUPSLB) of the Company No. 23 dated July 17, 2019 of Fathiah
Helmi, S.H., and Notarial Circular Resolution Deed of Shareholders of IBJV No. 24 on the same date
and from the same Notary, all of the shareholders, both of the Company or IBJV, have approved the
merger plan between the Company and IBJV, a subsidiary. The merger draft and concept have been
notarized in the Merger Deed No. 25 on the same date and from the same Notary. In such deed, both
parties have agreed that IBJV shall become the party who merged, and as a result, IBJV shall no
longer legally exist without through liquidiation process, and the Company, as a surviving entity, shall
accept such merger on the effective merger date. On the effective merger date, legally, all of the
IBJV?s assets and liabilities as well as the all agreements. and contracts between IBJV and third
parties shall be transferred to the Company. Since such merger is a vertical merger, occurred between
the Company as parent entity and IBJV as a subsidary (100% owned), therefore neither rise a share
conversion nor affect to the Company?s capital structure. Post-merger, all of the financing business
activities carried out by IBJV still continue by the Company. The Company has obtained effective
statement from Financial Services Authority (OJK) regarding with such merger based on Letter issued
by OJK Commissioner Board ? Chief Executive of Capital Market Supervisor No. S-110/D.04/2019
dated July 10, 2019. The Merger Deed have also been received and registered in the Legal Entity
Administration System of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.
AHU-AH.01.10-0008953 dated July 23, 2019. In addition, pursuant to Decision issued by OJK
Commissioner Board ? Chief Executive of Insurance, Pension Fund, Financial Institution, and Other
Financial Institution Supervisor No. 113/KD.05/2019 dated November 20, 2019, IBJV?s business
license as financing company has been cancelled effective July 23, 2019. On August 5, 2019, the
Company has complied with the statutory law provision to announce its merger result through a
newspaper.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
Page 24
metode garis lurus. / Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight
line method.
Piutang pembiayaan konsumen Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penurunan nilai dan Consumer financing receivables
penghentian pengakuan piutang pembiayaan konsumen. / Recognition, initial measurement,
subsequent measurement, reclassification, impairment and derecognition of consumer financing
receivables .
Modal saham Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 berdasarkan laporan yang di Share capital
susun oleh PT Raya Saham Registra, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: 1.Mizuho
Leasing Co., Ltd (3.835.346.804) 2.PT Bank Pan Indonesia Tbk (1.425.455.604) 3.Masyarakat
(426.551.589). 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut : 1.Mizuho Leasing Co., Ltd (3.835.346.804)
2.PT Bank Pan Indonesia Tbk (1.425.482.304) 3.Masyarakat (426.524.889). / The details of the
Company?s shareholders as of June 30, 2023 and December 31, 2022 based on the report prepared
by PT Raya Saham Registra, Share Registrar, are as follows : 1.Mizuho Leasing Co., Ltd
(3.835.346.804) 2.PT Bank Pan Indonesia Tbk (1.425.455.604) 3.Public (426.551.589). 31 Desember
2022 adalah sebagai berikut : 1.Mizuho Leasing Co., Ltd (3.835.346.804) 2.PT Bank Pan Indonesia
Tbk (1.425.482.304) 3. Public (426.524.889).
Instrumen keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada laporan posisi keuangan pada saat Perusahaan Financial instruments
menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Aset keuangan dan liabilitas
keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan dan liabilitas keuangan ditambahkan atau
dikurangkan dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, jika diperlukan, pada pengakuan
awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara dengan perolehan aset keuangan dan liabilitas
keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi diakui langsung pada laba rugi. / Financial assets and
financial liabilities are recognized on the statement of financial position when the Company becomes a
party to the contractual provisions of the instrument. Financial assets and financial liabilities are initially
measured at fair value. Transaction costs that are directly attributable to the acquisition or issue of
financial assets and financial liabilities are added to or deducted from the fair value of the financial
assets and financial liabilities, as appropriate, on initial recognition. Transaction costs directly
attributable to the acquisition of financial assets or financial liabilities at fair value through profit or loss
are recognized immediately in profit or loss.
Penerapan standar akuntansi baru Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) Adoption of new accounting standards
menerbitkan siaran pers dan mengklarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk program
pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan atau Undang-Undang Cipta Kerja beserta
peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan). Perusahaan telah menerapkan panduan dalam siaran
pers dan menerapkan perubahan yang diperlukan atas kebijakan akuntansi. Perusahaan menentukan
bahwa dampak atas perubahan tersebut tidak material terhadap laporan keuangan periode berjalan
dan periode sebelumnya. / In April 2022, the Indonesian Financial Accounting Standards Board of the
Institute of Indonesia Chartered Accountants (DSAK-IAI) has issued a press release and clarified the
attribution of benefits to the periods of service for the pension program under the Manpower Act or the
Job Creation Law and its implementing regulations (Manpower Act). The Company has implemented
the guidance in the press release and applied the necessary changes to its accounting policies. The
Page 25
Company has determined that the impact is not material to its current and prior period financial
statements.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan perusahaan, standar, interpretasi dan Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif amandemen-amandemen atas PSAK yang relevan bagi Perusahaan, yang telah diterbitkan namun effective
belum berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah PSAK 1, 16, 25, 46. Efektif untuk
periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 adalah PSAk 73 dan 1 ./ At the date of
authorization of these company financial statements, the following standard, interpretation and
amendments to PSAK relevant to the Company were issued but not effective, with early application
permitted: Effective for periods beginning on or after January 1, 2023 are PSAK 1, 16, 25, 46. Effective
for periods beginning on or after January 1, 2024 are PSAK 73 and 1.
Page 26
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 13,069,791 0 (0) 13,069,791 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
9,783,296 58,000 (0) 9,841,296
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
6,165,696 567,351 (0) 6,733,047
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
13,023,273 1,643,348 ( 1,567,750 ) 13,098,871
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 45,554,525 3,947,007 ( 6,550 ) 49,494,982 Others, directly owned
Dimiliki langsung 87,596,581 6,215,706 ( 1,574,300 ) 92,237,987 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
87,596,581 6,215,706 ( 1,574,300 ) 92,237,987
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
4,616,094 245,066 (0) 4,861,160
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
1,480,017 563,013 (0) 2,043,030
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,306,359 750,284 ( 1,239,036 ) 4,817,607
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 23,161,393 4,206,170 ( 5,868 ) 27,361,695 Others, directly owned
Dimiliki langsung 34,563,863 5,764,533 ( 1,244,904 ) 39,083,492 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
34,563,863 5,764,533 ( 1,244,904 ) 39,083,492
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
53,032,718 53,154,495
equipment
Page 27
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 13,069,791 0 (0) 13,069,791 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
9,496,296 287,000 (0) 9,783,296
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,415,089 4,309,960 ( 1,559,353 ) 6,165,696
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
10,028,512 4,436,318 ( 1,441,557 ) 13,023,273
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 35,626,237 15,974,573 ( 6,046,285 ) 45,554,525 Others, directly owned
Dimiliki langsung 71,635,925 25,007,851 ( 9,047,195 ) 87,596,581 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
71,635,925 25,007,851 ( 9,047,195 ) 87,596,581
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
4,141,279 474,815 (0) 4,616,094
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
2,409,055 604,907 ( 1,533,945 ) 1,480,017
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,536,818 1,334,367 ( 564,826 ) 5,306,359
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 20,724,172 8,460,783 ( 6,023,562 ) 23,161,393 Others, directly owned
Dimiliki langsung 31,811,324 10,874,872 ( 8,122,333 ) 34,563,863 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
31,811,324 10,874,872 ( 8,122,333 ) 34,563,863
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
39,824,601 53,032,718
equipment
Page 28
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Perusahaan memiliki 3 bidang tanah di Jakarta dan Medan dengan hak legal berupa Sertifikat Hak Disclosure of notes for property, plant and
Guna Bangunan yang berjangka waktu 20 (dua puluh) sampai dengan 30 (tiga puluh) tahun yang akan equipment
jatuh tempo pada tahun 2035, 2036 dan 2042. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah
dengan perpanjangan hak atas tanah karena tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
pemilikan yang memadai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023, Tanah dan bangunan
tersebut tidak digunakan sebagai jaminan atas utang bank. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah
tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat adanya peristiwa atau
perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak diperlukan adanya
penyisihan penurunan nilai atas aset tetap. / The Company owns 3 pieces of land in Jakarta and
Medan with Building Use Right (HGB) for 20 (twenty) until 30 (thirty) years expiring in the year of 2035,
2036 and 2042. Management believes that there are no problem with the extension of land right
because the land was acquired legally and is supported by sufficient evidence of ownership. As of June
30, 2023 and December 31, 2022, The Land and building are not used as collateral for bank loans.
Management believes that the carrying amount of property and equipment are recoverable and also
there are no events or changes in circumstances which may indicate impairment, therefore no provision
for impairment of property and equipment were provided.
Page 29
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
53,428,418 2,708,333 (0) 56,136,751
assets
Aset hak guna 53,428,418 2,708,333 (0) 56,136,751 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
19,664,966 3,211,866 (0) 22,876,832
assets accumulated depreciation
Aset hak guna 19,664,966 3,211,866 (0) 22,876,832 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 33,763,452 33,259,919 Right of use assets Carrying amount
Page 30
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
32,118,812 33,146,900 ( 11,837,294 ) 53,428,418
assets
Aset hak guna 32,118,812 33,146,900 ( 11,837,294 ) 53,428,418 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
23,465,705 8,036,555 ( 11,837,294 ) 19,664,966
assets accumulated depreciation
Aset hak guna 23,465,705 8,036,555 ( 11,837,294 ) 19,664,966 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 8,653,107 33,763,452 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan Disclosure of notes for right of use assets
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur
sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Jika Perusahaan
dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di
mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan
ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset
hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan. Aset hak-guna
disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna
merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa
manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa. / The right-of-use assets
comprise the initial measurements of the corresponding lease liability, lease payments made at or
before the commencement day and any initial direct costs. They are subsequently measured at cost
less accumulated depreciation and impairment losses. Whenever the Company incurs an obligation for
costs to dismantle and remove a leased asset, restore the site on which it is located or restore the
underlying assets to the conditions required by the terms and conditions of the lease, a provision is
recognized and measured under PSAK 57. The costs are included in the related right-of-use asset,
unless those costs are incurred to produce inventories. Right-of-use assets are depreciated over the
shorter period of lease term and useful life of the underlying assets. If a lease transfers ownership of
the underlying assets or the cost of the right-of-use assets reflects that of the Company expects to
exercise a purchase option, the related right-of-use asset is depreciated over the useful life of the
underlying assets. The depreciation starts at the commencement date of the lease.
Page 32
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loans by order Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross
currency currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 5,000,000 5,000,000 40,000,000 40,000,000 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 5,000,000 40,000,000 Currency
Bank Btpn Tbk IDR 255,050,000 255,050,000 357,550,000 357,550,000 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 255,050,000 357,550,000 Currency
Bank asing lainnya IDR 1,053,000,000 1,053,000,000 805,000,000 805,000,000 IDR Other foreign banks
JPY 69,281,643 69,281,643 95,503,347 95,503,347 JPY
USD 269,656,876 269,656,876 353,324,270 353,324,270 USD
Mata uang 1,391,938,519 1,253,827,617 Currency
Bank lokal lainnya IDR 100,000,000 100,000,000 10,000,000 10,000,000 IDR Other local banks
Mata uang 100,000,000 10,000,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,751,988,519 1,661,377,617 Currency Creditor bank name
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,751,988,519 1,661,377,617 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi (0) (0) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 1,751,988,519 1,661,377,617 Total bank loan, net
Page 33
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Seluruh utang bank yang diterima Perusahaan digunakan untuk kebutuhan modal kerja. Terkait Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas dengan seluruh utang-utang bank yang diperoleh, Perusahaan wajib memberikan pemberitahuan liquidity
tertulis kepada seluruh Bank jika terdapat perubahan susunan pengurus, merger dan akuisisi,
perubahan bentuk perusahaan, komposisi permodalan dan pembagian laba Perusahaan. Untuk Bank
Panin, Perusahaan wajib menjaga gearing ratio sebesar 10x, untuk Bank Victoria rasio perusahaan
wajib menjaga non-performing financing untuk tunggakan lebih dari 90 hari tidak lebih dari 5% dan
untuk Bank Resona Perdania, perusahaan wajib menjaga DER ratio sebesar 5,5% serta current ratio
minimum 100%. Perusahaan tidak memiliki tunggakan pembayaran pokok, bunga maupun
pelanggaran lainnya berkaitan dengan utang bank selama periode Januari sampai dengan Juni 2023
dan tahun 2022. / All of the bank loans obtained by the Company are used for working capital
purposes. In accordance with all bank loans obtained, the Company is obliged to provide written
notification to all banks if there are any changes in management, mergers and acquisitions, changes in
company structure, changes in composition of capital, and the Company?s profit sharing. For Bank
Panin, The Company is also required to maintain its gearing ratio at 10x, for Bank Victoria, the
Company obliged to maintain non-performing financing ratio of overdue payment more than 90 days for
no exceed than 5% and for Bank Resona Perdania, the company obliged to maintain DER ratio at
5.5% also current ratio at minimum 100%. The Company did not have any default in the principal or
interest payment or breach any covenants with respect to the bank loans during the period January
until June 2023 and 2022.
Page 34
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
30 June 2023
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
Jatuh tempo utang
tingkat likuiditas, nilai Bunga Jenis bunga
bank
dalam mata uang asing
Bank loans by order liquidity,
Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
amount in foreign currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 5,000,000 2023 0.065 Fixed IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 255,050,000 2023 0.0587 Fixed IDR Bank Btpn Tbk
Bank asing lainnya IDR 1,053,000,000 2023 0.0578 Fixed IDR Other foreign banks
JPY 69,281,643 2023 - 2026 0.35% - 0.59% Fixed JPY
USD 269,656,876 2023 - 2026 5.63% - 6.46% Fixed dan Floating USD
Bank lokal lainnya IDR 100,000,000 2024 0.0585 Fixed IDR Other local banks
31 December 2022
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
Jatuh tempo utang
tingkat likuiditas, nilai Bunga Jenis bunga
bank
dalam mata uang asing
Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 40,000,000 2023 0.0625 Fixed IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 357,550,000 2023 3.97% - 5.34% Fixed IDR Bank Btpn Tbk
Bank asing lainnya IDR 805,000,000 2023 3.90% - 5.35% Fixed IDR Other foreign banks
JPY 95,503,347 2022 - 2024 0.46% - 0.59% Fixed JPY
USD 353,324,270 2023 - 2026 4.80% - 5.77% Fixed dan Floating USD
Bank lokal lainnya IDR 10,000,000 2023 0.0625 Fixed IDR Other local banks
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.