Skip to content
Back to announcement

Lap Perkembangan Usaha UNTR 0623.pdf

Financial statement Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
          LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk
                     SEMESTER PERTAMA TAHUN 2023


Laporan Konsolidasi
Sampai dengan semester pertama tahun 2023, pendapatan bersih konsolidasian Perseroan mencapai Rp68,7
triliun atau meningkat sebesar 14% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Masing-
masing unit usaha yaitu: Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan, Pertambangan Batu Bara,
Pertambangan Emas, Industri Konstruksi, dan Energi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar
30%, 35%, 29%, 5%, 1%, dan kurang dari 1% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian. Rincian
kontribusi dari setiap unit usaha dapat dilihat pada grafik berikut:




Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba bruto Perseroan naik sebesar 13% dari Rp16,5 triliun menjadi
Rp18,7 triliun. Demikian juga dengan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih
Perseroan) meningkat sebesar 8% menjadi Rp11,2 triliun dari Rp10,4 triliun pada periode yang sama tahun
2022.
Page 2
Ringkasan kinerja Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:


    Dalam juta Rupiah                             6M 2023       6M 2022   Perubahan (%)         12M 2022
    Nilai Tukar (Rp/USD)                             15.026        14.848            1%              15.731

    Pendapatan Bersih                             68.676.905    60.446.886             14%      123.607.460
    Laba Bruto                                    18.667.839    16.511.298             13%       34.758.688
      Marjin Laba Bruto                               27,2%         27,3%               0%           28,1%
    Laba Sebelum Pajak Penghasilan                15.842.673    14.640.451              8%       29.446.041
    Laba Periode Berjalan                         12.343.407    11.472.107              8%       22.993.673

    Laba setelah pajak yang diatribusikan
    kepada:
    - Pemilik entitas induk                       11.216.279    10.356.603               8%       21.005.105
    - Kepentingan nonpengendali                    1.127.128     1.115.504               1%        1.988.568

    Laba Bersih per Saham (dalam Rp penuh)             3.088         2.776             11%             5.679

    Jumlah Aset                                  134.487.106 129.237.472                4%      140.478.220
    Jumlah Liabilitas                             58.665.879 47.275.914                24%       50.964.395

    Catatan:
    Data keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir 30 Juni 2023 tidak diaudit.
    Perseroan sedang melakukan penelaahan terbatas oleh Akuntan Publik dan akan menyampaikan Laporan Keuangan
    yang telah ditelaah paling lambat 2 (dua) bulan setelah tanggal Laporan Keuangan Semester I 2023.




Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari masing-masing unit usaha.


Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery)
Sampai dengan bulan Juni 2023, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak 3.145 unit atau
naik 9% jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2022 sebanyak 2.873 unit. Peningkatan
penjualan alat berat didorong oleh peningkatan permintaan dari sektor pertambangan dan kehutanan. Dari
total keseluruhan penjualan alat berat, sebanyak 63% diserap sektor pertambangan, 15% diserap sektor
konstruksi, 14% diserap sektor kehutanan, dan sisanya sebesar 8% ke sektor perkebunan.
Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat naik sebesar 24%
menjadi Rp6,0 triliun. Sementara itu, penjualan produk merek lainnya yaitu Scania mengalami kenaikan
305% dari 111 unit menjadi 449 unit, sedangkan penjualan UD Trucks mengalami penurunan 34% dari 258
unit menjadi 170 unit. Penurunan penjualan UD Trucks disebabkan oleh adanya kendala pasokan produk.
Secara keseluruhan, pendapatan unit usaha Mesin Konstruksi sampai dengan semester pertama tahun 2023
sebesar Rp20,3 triliun meningkat 16% dibandingkan semester pertama tahun 2022 sebesar Rp17,4 triliun.
Page 3
Berikut ini adalah grafik penjualan Komatsu:




Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting)
Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada Nusantara
(PAMA). Sampai dengan semester pertama tahun 2023, unit usaha Kontraktor Penambangan membukukan
pendapatan bersih sebesar Rp24,3 triliun atau naik sebesar 22% dibandingkan periode yang sama tahun
2022. PAMA mencatat peningkatan volume produksi batu bara sebesar 18% dari 50 juta ton menjadi 59
juta ton dan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal) sebesar 20% dari 437 juta bcm
menjadi 524 juta bcm, dengan rata-rata strip ratio sebesar 8,9x, meningkat dari 8,7x.
Page 4
Unit Usaha Pertambangan Batu Bara (Coal Mining)
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (TTA).
Total penjualan batu bara sampai semester pertama tahun 2023 mencapai 6,4 juta ton termasuk 1,3 juta ton
batu bara metalurgi, atau naik sebesar 11% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar 5,8 juta ton.
Pendapatan unit usaha Pertambangan Batu Bara meningkat sebesar 8% dibandingkan periode yang sama di
tahun 2022 menjadi Rp20,1 triliun.




Unit Usaha Pertambangan Emas (Gold Mining)
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Emas dijalankan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) yang
mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Sampai dengan bulan Juni
2023, total penjualan dari tambang emas Martabe mencapai 110 ribu ons atau turun sebesar 24% dari
periode yang sama tahun 2022 sebesar 144 ribu ons. Pendapatan bersih unit usaha Pertambangan Emas
sampai dengan bulan Juni 2023 turun sebesar 18% menjadi Rp3,2 triliun.
Page 5
Unit Usaha Industri Konstruksi (Construction Industry)
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) adalah perusahaan publik di bidang jasa konstruksi yang sahamnya
sebanyak 82,17% dimiliki oleh PT Karya Supra Perkasa (KSP), anak perusahaan Perseroan.
Sampai dengan semester pertama tahun 2023, unit usaha Industri Konstruksi membukukan pendapatan
bersih sebesar Rp798 miliar dibandingkan pendapatan sebesar Rp476 miliar pada periode yang sama tahun
2022. ACSET membukukan rugi bersih sebesar Rp55 miliar, turun dibandingkan rugi bersih sebesar Rp114
miliar pada periode yang sama tahun lalu.


Unit Usaha Energi (Energy)
Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan telah
menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi Perseroan. Bisnis
energi Perseroan dijalankan melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, PT Energia Prima
Nusantara (EPN). Pada semester pertama tahun 2023, EPN telah memasang Rooftop Solar PV mencapai
7,0 MW, sehingga total Solar PV terpasang mencapai 12,4 MWp di grup UT dan Astra.
EPN saat ini dalam proses membangun satu Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), yaitu PLTM
Besai Kemu di Lampung, Sumatra. PLTM Besai Kemu memiliki kapasitas sebesar 7 MW dan diperkirakan
akan beroperasi pada akhir tahun 2023. Selain itu, EPN juga menargetkan beberapa proyek pembangkit
listrik tenaga minihidro di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW.
Pada bulan Agustus 2022, Perseroan melalui anak usaha melakukan investasi pada PT Arkora Hydro Tbk
(Arkora) dengan kepemilikan saham sebesar 31,49%. Arkora saat ini mengoperasikan dua PLTM, yaitu
PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat dengan kapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa 10 MW di Sulawesi Selatan.
Arkora juga sedang membangun dua PLTM, yaitu PLTM Koro Yaentu berkapasitas 10 MW dan PLTM
Kukusan 2 berkapasitas 5,4 MW yang masing-masing diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2024 dan
2025.
Perseroan berencana melakukan pengembangan proyek energi terbarukan lainnya seperti solar PV,
geothermal, dan waste-to-energy. Proyek-proyek ini konsisten dengan strategi Perseroan untuk
meningkatkan kompetensi di berbagai potensi energi terbarukan dalam rangka mencapai portofolio bisnis
yang berkelanjutan.


Peristiwa Penting
Pada bulan Juni 2023, Perseroan melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, PT Danusa Tambang
Nusantara (DTN) mengumumkan penandatanganan subscription agreement untuk mengakuisisi 19,99%
saham di Nickel Industries Limited (“NIC”) dengan total nilai transaksi sebesar A$943 juta. Penyelesaian
transaksi ini tunduk pada terpenuhinya syarat-syarat pendahuluan tertentu, termasuk persetujuan pemegang
saham NIC berdasarkan Peraturan Pencatatan Australian Securities Exchange.


Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan semester
pertama tahun 2023.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.21 MB
Published28 Jul 2023
Pages5
Characters8,529
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-II-UNTR.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result