Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 43
Page 1
Nomor Surat 028/DIR-E/VII/2023
Nama Emiten Wismilak Inti Makmur Tbk
Kode Emiten WIIM
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Galan Industri Rokok Surabaya 1994 1994 7.557.402.043 PENUH IDR 99.74
Gelora Djaja
2 PT Gelora Industri Rokok Surabaya 1962 1962 1.757.351.637.800 PENUH IDR 99.86
Djaja
3 PT Gawih Pemasaran Surabaya 1983 1983 491.671.900.899 PENUH IDR 99.88
Jaya dan Distribusi
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Wismilak Inti Makmur Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Wismilak Inti Makmur Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Wismilak Inti Makmur Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas WIIM Entity code
Nomor identifikasi entitas AA632 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D3. Tobacco Subsector
Industri D31. Tobacco Industry
Subindustri D311. Tobacco Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Prior year auditor
Tjahjo & Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Fendri Sutejo
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
708,146,169,543 712,075,093,034
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
201,029,587,262 123,807,836,256
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
720,271,623 654,265,209
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 1,026,692,495,490 917,375,868,187 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
29,526,983,635 9,753,730,000
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
27,733,133,889 37,114,136,995
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
68,710,364,499 75,343,024,806
lancar
Jumlah aset lancar 2,062,559,005,941 1,876,123,954,487 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
22,375,294,277 19,592,466,726
aset tetap property, plant and
equipment
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
5,591,520,334 5,591,520,334
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 752,180,845 395,201,653 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
280,358,382,880 260,434,186,829
equipment
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
805,487,309
pajak tidak lancar refund
Aset takberwujud selain Intangible assets other
5,206,964,608 5,542,621,958
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
308,404,000 308,404,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 314,592,746,944 292,669,888,809 Total non-current assets
Jumlah aset 2,377,151,752,885 2,168,793,843,296 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
626,026,437,302 491,095,828,366
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
72,534,246,689 121,611,119,859
ketiga third parties
Page 5
Utang lainnya pihak 2,273,547,005 41,714,300 Other payables
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
6,556,607,189 6,477,885,666
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
11,723,294,142 8,915,987,962
pendek expenses
Utang pajak 50,041,422,238 29,876,833,216 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 3,585,460,976 3,585,460,976 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
772,741,015,541 661,604,830,345
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
553,687,703 1,881,107,385
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
2,382,326,215 3,982,282,014
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 7,370,915,886 398,117,287 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
10,306,929,804 6,261,506,686
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 783,047,945,345 667,866,337,031 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 209,987,376,000 209,987,376,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
303,627,463,232 303,627,463,232
disetor capital
Saham treasuri ( 16,520,631,606 ) ( 16,520,631,606 ) Treasury stocks
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 13,000,000,000 12,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 1,082,123,274,145 989,955,379,124 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
Page 6
pemilik entitas induk 1,592,217,481,771 1,499,049,586,750 owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
1,886,325,769 1,877,919,515
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,594,103,807,540 1,500,927,506,265 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
2,377,151,752,885 2,168,793,843,296
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
2,380,068,518,281 1,626,436,017,992
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 1,771,020,470,906 ( 1,297,071,333,784 Cost of sales and revenue
pendapatan ) )
Jumlah laba bruto 609,048,047,375 329,364,684,208 Total gross profit
Beban penjualan ( 191,328,213,365 ) ( 135,659,515,223 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 106,107,861,402 ) ( 98,285,253,858 )
expenses
Pendapatan keuangan 9,046,684,404 4,868,610,612 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 418,809,498 ) ( 558,566,252 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 822,762,031 ) ( 364,643,930 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 2,490,326,482 1,530,517,969 Other income
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 4,556,911,448 ) 3,022,762,340 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
317,350,500,517 103,918,595,866
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 70,252,139,780 ) ( 21,666,380,747 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
247,098,360,737 82,252,215,119
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 247,098,360,737 82,252,215,119 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 2,665,712,874 ) ( 1,439,850,083 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 2,665,712,874 ) ( 1,439,850,083 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 2,665,712,874 ) ( 1,439,850,083 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 244,432,647,863 80,812,365,036 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
246,877,872,921 82,157,573,693
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 220,487,816 94,641,426 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 244,214,782,125 80,719,442,671 attributable to parent entity
Page 8
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 217,865,738 92,922,365 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 119.15 39.13 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Saham treasuri ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
209,987,376,000 303,627,463,232 ( 16,520,631,606 ) 12,000,000,000 989,955,379,124 1,499,049,586,750 1,877,919,515 1,500,927,506,265
period
Posisi ekuitas, awal periode 209,987,376,000 303,627,463,232 ( 16,520,631,606 ) 12,000,000,000 989,955,379,124 1,499,049,586,750 1,877,919,515 1,500,927,506,265 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 246,877,872,921 246,877,872,921 220,487,816 247,098,360,737 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 2,663,090,796 ) ( 2,663,090,796 ) ( 2,622,078 ) ( 2,665,712,874 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000,000 ( 1,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 151,046,887,104 ) ( 151,046,887,104 ) ( 209,459,484 ) ( 151,256,346,588 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 209,987,376,000 303,627,463,232 ( 16,520,631,606 ) 13,000,000,000 1,082,123,274,145 1,592,217,481,771 1,886,325,769 1,594,103,807,540 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
209,987,376,000 303,627,463,232 11,000,000,000 792,113,479,892 1,316,728,319,124 1,656,839,471 1,318,385,158,595
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 209,987,376,000 303,627,463,232 11,000,000,000 792,113,479,892 1,316,728,319,124 1,656,839,471 1,318,385,158,595 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 82,157,573,693 82,157,573,693 94,641,426 82,252,215,119 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 1,438,131,022 ) ( 1,438,131,022 ) ( 1,719,061 ) ( 1,439,850,083 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,000,000,000 ( 1,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Posisi ekuitas, akhir periode 209,987,376,000 303,627,463,232 12,000,000,000 871,832,922,563 1,397,447,761,795 1,749,761,836 1,399,197,523,631 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
2,302,925,488,798 1,621,086,226,949
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 2,066,416,319,322 ( 1,480,727,747,447
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
236,509,169,476 140,358,479,502
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 418,809,498 ) ( 558,566,252 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 50,116,681,175 ) ( 20,121,132,034 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 9,482,969,000 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 185,973,678,803 129,161,750,216 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
185,973,678,803 129,161,750,216
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran biaya Payments for deferred
( 1,082,220,946 ) ( 1,053,372,314 )
ditangguhkan charges
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 2,782,827,551 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
5,480,875,091 2,181,912,618
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 47,680,074,633 ) ( 8,809,113,305 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
1,102,015,563
investasi jangka pendek short-term investments
Penerimaan bunga dari Interests received from
9,249,842,835 4,844,322,276
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 36,814,405,204 ) ( 1,734,235,162 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 1,831,850,502 ) ( 3,864,518,400 )
pembiayaan liabilities
Page 12
Pembayaran dividen dari ( 151,256,346,588 ) Dividends paid from financing
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 153,088,197,090 ) ( 3,864,518,400 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 3,928,923,491 ) 123,562,996,654
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
712,075,093,034 522,156,058,546
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
708,146,169,543 645,719,055,200
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) statements
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) dan Peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan
Pengungkapan laporan keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (?OJK?). Kebijakan
akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan
kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup seperti
diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan.. Grup telah menyusun laporan
keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus mempertahankan kelangsungan usaha.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan
dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang
diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang
pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang juga merupakan
mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anak, seperti Principles of consolidation
yang disebutkan pada Catatan 1d, yang dikendalikan secara langsung atau tidak langsung. Laporan
keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Entitas-entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak
tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal
Perusahaan kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki secara
langsung atau tidak langsung melalui entitas-entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara
entitas. Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini: a.Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan investee), b.Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee, dan c.Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee
untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara
mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai
apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak
suara yang lain. b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain. c. Hak suara dan hak suara
potensial Grup. Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan berhenti
ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas
entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai
dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap
komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Grup
Page 14
dan pada kepentingan non pengendali (?KNP?), walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Transaksi dengan KNP yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan
yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas.
Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP juga dicatat pada ekuitas. Perubahan kepemilikan pada
entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan
pengendalian atas entitas anak, maka Grup: a.menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap
goodwill) dan liabilitas entitas anak; b.menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
c.menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; d.mengakui
nilai wajar pembayaran yang diterima; e.mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; f.mengakui
setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan
g.mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan
melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait KNP mencerminkan bagian atas laba atau
rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan, secara langsung maupun tidak
langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk..
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan setara kas yang meliputi deposito berjangka dengan Cash and cash equivalents
jangka waktu tiga bulan atau kurang dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi
penggunaannya dan dapat segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi neto. Biaya Inventories
perolehan persediaan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang, kecuali untuk persediaan pita
cukai yang biayanya ditentukan dengan metode identifikasi khusus. Biaya perolehan persediaan terdiri
dari semua biaya pembelian, biaya konversi dan biaya lainnya yang terjadi pada saat membawa
persediaan ke lokasi dan kondisi yang sekarang. Penyisihan untuk persediaan usang dan/atau
penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk menurunkan nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi
neto. Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Aset tetap Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat Fixed assets
bahwa besar kemungkinan hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/ diperpanjang pada saat jatuh
tempo. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (?HGB?) yang
dikeluarkan ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada
akun ?Aset Tetap? dan tidak diamortisasi. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak
atas tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur
ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Setelah penerapan PSAK 73, Grup menganalisa fakta dan
keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
Page 15
pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 16 ?Aset tetap?. Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi
pengukuran aset tetap. Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat
inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam nilai tercatat (?carrying amount?)
aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan
dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan estimasi masa manfaat atas aset adalah sebagai berikut: Bangunan 20 tahun Mesin
dan peralatan 4 - 8 tahun Peralatan kantor 4 - 8 tahun Kendaraan 4 - 8 tahun Penyusutan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari ??Aset Tetap?? dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian. Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke
masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan sesuai dengan tujuannya. Aset tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan karena belum
tersedia untuk digunakan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan
atau saat tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya. Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mereviu nilai residu, masa manfaat dan
metode penyusutan aset tetap.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (seperti
aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan,
atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi
formal jumlah terpulihkan aset tersebut.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan. Grup mengakui
pendapatan dari sumber utama yaitu penjualan rokok dan kelengkapan rokok lainnya antara lain filter
rokok regular/mild. Penjualan neto termasuk cukai atas rokok yang telah dijual dan telah dikurangi retur
penjualan, diskon, rabat, dan tidak termasuk pajak pertambahan nilai (PPN). Beban diakui pada saat
terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. a. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi
salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). (ii) satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
Page 16
adalah anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk
imbalan kerja dari Grup atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). (vii) orang yang diidentifikasi
dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas
merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup
atau kepada entitas induk dari Grup. Seluruh transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terhutang saat ini dan Income taxes
pajak tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laba atau rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait
dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke
ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau
ekuitas. Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan
dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substansial telah
berlaku pada tanggal pelaporan. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan
pajak diterima atau apabila dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Pajak
tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang
boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan besar laba kena pajak
akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal tersebut
dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer kena pajak
terkait dengan investasi pada entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu pembalikannya dapat
dikendalikan dan besar kemungkinan perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan
yang diperkirakan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
nilai tercatatnya disesuaikan berdasarkan ketersediaan laba kena pajak di masa mendatang. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada
tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
berlaku atau yang telah secara substansial berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan nilai tercatat
aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas.
Imbalan kerja karyawan Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Employee benefits
35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Beban pensiun berdasarkan program dana
pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan
menggunakan metode projected-unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas
aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. Pengukuran kembali atas liabilitas
(aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: i.
Keuntungan dan kerugian aktuarial; ii. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang
dimasukkan dalam bunga neto liabilitas (aset); ii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset). Pengukuran kembali atas liabilitas
(aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke
Page 17
laba rugi periode berikutnya Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyelesaian dan
perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas pada penghasilan komprehensif
lainnya pada tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen
atau penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi.
Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19
Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari
program pensiun berbasis Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini
memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation
Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19). Grup telah
menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian, mengubah kebijakan akuntansi
mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak berdampak material terhadap
jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan sebelumnya. Oleh sebab itu, dampak perubahannya
dicatat seluruhnya pada laporan keuangan konsolidasian tahun ini.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
bersangkutan. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif dan oleh
karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa Segment reporting
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
(segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. Jumlah
setiap unsur segmen yang dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk
item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo
dan transaksi antar grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan nilai tukar yang Foreign currency transactions and balances
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada
tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha periode
berjalan.
Aset hak guna Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui Right of use assets
aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana
Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah.
Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis
lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi
manfaat penyewa dari aset sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa
masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku
bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa. Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan
Page 18
jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-guna) jika: ? Terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian; ? Terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau ? Kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian. Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai. Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam asset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan. Aset hak-guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa dan estimasi masa manfaat aset, mana yang lebih pendek, sebagai berikut: Bangunan 4,5 - 5 Tahun Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari ?Aset Tetap? pada laporan keuangan konsolidasian. Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan penurunan nilai aset. Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan asset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa tunggal. Grup tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen non sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap komponen sewa dengan dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat masing-masing dari komponen non sewa. Sebagai Lessor: Sewa di mana Grup sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Ketika Grup adalah pesewa-antara, Grup mencatat sewa utama dan subsewa sebagai dua kontrak yang terpisah. Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dengan mengacu pada aset hak-guna yang timbul dari sewa utama. Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan. Biaya langsung awal yang
Page 19
terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat asset sewa
dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada saat pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Perangkat lunak adalah aset
takberwujud yang diperoleh dengan masa manfaat yang terbatas, yang terutama merupakan biaya
yang berhubungan dengan perolehan dan penerapan Enterprise Resource Planning (ERP).
Beban-beban ini disajikan sebagai bagian dari akun ?Aset Lain-lain? pada laporan posisi keuangan
konsolidasian. Biaya ini diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran masa
manfaat ekonomis 4 (empat) tahun. Periode amortisasi dan metode amortisasi ditelaah minimum
setiap akhir tahun buku. Perubahan masa manfaat yang diharapkan atau pola yang diharapkan dari
konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari aset dicatat dengan mengubah periode amortisasi atau
metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset
takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dalam kategori biaya sesuai dengan fungsi dari aset takberwujud.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka dibebankan selama masa manfaatnya. Prepaid expenses
Saham treasuri Instrumen ekuitas sendiri yang diperoleh kembali (saham treasuri) diakui pada harga perolehan Treasury stock
kembali dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan,
penjualan kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Grup. Selisih antara jumlah
tercatat dan penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor
pada ekuitas.
Instrumen keuangan Klasifikasi Aset Keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan Financial instruments
liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada
satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Aset keuangan
diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), dan nilai wajar melalui laba rugi
(?FVTPL?). Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan
aset lain-lain (uang jaminan dan klaim atas reksadana yang dibubarkan) diklasifikasikan sebagai aset
yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Liabilitias Keuangan Grup
mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai: (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii)
liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari
utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar dan liabilitas sewa diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan pengukuran awal Aset
Keuangan Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali
untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup
menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai
wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang
Page 20
usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan kedalam empat kategori: ? Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan konsolidasian diukur pada FVTPL yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi. Tidak ada aset keuangan Grup dalam kategori ini. ? Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: -Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan -Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset lain-lain (uang jaminan dan klaim atas reksadana yang dibubarkan). ? Aset keuangan diukur FVTOCI dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang) Tidak ada aset keuangan Grup dalam kategori ini. ? Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) Tidak ada investasi ekuitas yang diklasifikasikan dalam kategori ini. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: ? Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan untuk diukur pada FVTPL. ? Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian. Kategori ini umumnya
Page 21
berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Penghentian Pengakuan Aset Keuangan i. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau ii. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (a) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Apabila Grup mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan penyerahan atau tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka suatu aset baru diakui oleh Grup sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset tersebut. Keterlibatan berkelanjutan berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer, diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Grup. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang merefleksikan hak dan kewajiban yang tetap dimiliki Grup. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Liablitas Keuangan Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
Page 22
masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas
keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Nilai
wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan
ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode pelaporan, tanpa
pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai
wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian yang diizinkan oleh PSAK No. 68,
?Pengukuran Nilai Wajar? mengasumsikan bahwa aset atau liabilitas dipertukarkan dalam transaksi
teratur antara pelaku pasar untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas pada tanggal pengukuran
dalam kondisi pasar saat ini. Biaya Perolehan yang Diamortisasi dari Instrumen Keuangan Biaya
perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode SBE dikurangi penyisihan
penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi
atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian
tak terpisahkan dari suku bunga efektif.
Penerapan standar akuntansi baru Penerapan dari standar, interpretasi baru/revisi standar berikut yang berlaku efektif di tahun 2022, tidak Adoption of new accounting standards
menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material
atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. - PSAK 73 (Amendemen),
Sewa: Konsesi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021. - PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020),
Instrumen Keuangan. - PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), Sewa. Penerapan dari interpretasi dan
penyesuaian-penyesuaian yang diatas tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan.
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 22,210,071,426 22,210,071,426 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 145,515,958,018 145,515,958,018 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 528,957,208,501 18,453,889,280 ( 21,619,090,846 ) 5,041,022,220 530,833,029,155 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 40,884,432,879 3,302,481,968 ( 824,469,280 ) 65,680,000 43,428,125,567 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
74,828,648,709 11,060,012,925 ( 5,037,105,800 ) 80,851,555,834
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 812,396,319,533 32,816,384,173 ( 27,480,665,926 ) 5,106,702,220 822,838,740,000 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
18,192,386,019 231,894,703 18,424,280,722
guna assets
Aset hak guna 18,192,386,019 231,894,703 18,424,280,722 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
15,308,914,909 14,863,690,460 ( 5,106,702,220 ) 25,065,903,149
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
15,308,914,909 14,863,690,460 ( 5,106,702,220 ) 25,065,903,149
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
845,897,620,461 47,911,969,336 ( 27,480,665,926 ) 866,328,923,871
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 74,318,561,341 2,713,615,347 77,032,176,688 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 424,524,683,266 15,135,199,675 ( 19,046,517,930 ) 420,613,365,011 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 33,486,679,574 1,434,334,557 ( 823,703,655 ) 34,097,310,476 equipment, directly
owned
Page 24
Kendaraan bermotor, 42,751,877,009 3,663,499,765 ( 4,619,895,732 ) 41,795,481,042 Motor vehicle, directly
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 575,081,801,190 22,946,649,344 ( 24,490,117,317 ) 573,538,333,217 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
10,381,632,442 2,050,575,332 12,432,207,774
guna assets
Aset hak guna 10,381,632,442 2,050,575,332 12,432,207,774 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
585,463,433,632 24,997,224,676 ( 24,490,117,317 ) 585,970,540,991
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
260,434,186,829 280,358,382,880
equipment
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 22,210,071,426 22,210,071,426 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 144,118,453,676 1,402,000,000 ( 4,495,658 ) 145,515,958,018 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 513,287,349,497 11,915,703,571 ( 2,430,713,080 ) 6,184,868,513 528,957,208,501 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 37,718,548,949 4,004,497,874 ( 838,613,944 ) 40,884,432,879 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
73,644,716,398 10,106,350,414 ( 8,922,418,103 ) 74,828,648,709
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 790,979,139,946 27,428,551,859 ( 12,196,240,785 ) 6,184,868,513 812,396,319,533 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
16,777,989,373 1,414,396,646 18,192,386,019
guna assets
Aset hak guna 16,777,989,373 1,414,396,646 18,192,386,019 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
12,775,495,975 8,718,287,447 ( 6,184,868,513 ) 15,308,914,909
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
12,775,495,975 8,718,287,447 ( 6,184,868,513 ) 15,308,914,909
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
820,532,625,294 37,561,235,952 ( 12,196,240,785 ) 845,897,620,461
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 68,870,811,945 5,452,245,054 ( 4,495,658 ) 74,318,561,341 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 391,114,546,966 35,575,016,047 ( 2,164,879,747 ) 424,524,683,266 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 31,447,766,864 2,870,884,641 ( 831,971,931 ) 33,486,679,574 equipment, directly
owned
Page 26
Kendaraan bermotor, 44,299,462,684 6,714,005,453 ( 8,261,591,128 ) 42,751,877,009 Motor vehicle, directly
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 535,732,588,459 50,612,151,195 ( 11,262,938,464 ) 575,081,801,190 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
6,581,255,650 3,800,376,792 10,381,632,442
guna assets
Aset hak guna 6,581,255,650 3,800,376,792 10,381,632,442 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
542,313,844,109 54,412,527,987 ( 11,262,938,464 ) 585,463,433,632
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
278,218,781,185 260,434,186,829
equipment
Page 27
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Tanah yang dimiliki oleh Perusahaan dan Entitas Anak, seluas sekitar 424.554 meter persegi berupa Disclosure of notes for property, plant and
Hak Guna Bangunan (HGB). HGB tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal antara tahun 2026 equipment
sampai dengan 2045. Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa HGB tersebut
dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2023, bangunan, mesin,
peralatan kantor dan kendaraan Grup telah diasuransikan pada PT Lippo General Insurance Tbk dan
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp655.766.289.250 , dimana manajemen berkeyakinan bahwa
nilai tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas risiko-risiko tersebut. Berdasarkan
hasil evaluasi manajemen Grup, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap.
Page 28
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 202,230,971,064 125,009,220,058 IDR Third party
Mata uang 202,230,971,064 ( 1,201,383,802 ) 201,029,587,262 125,009,220,058 ( 1,201,383,802 ) 123,807,836,256 Currency
Page 29
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
186,557,634,362 110,515,589,963
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 12,884,583,072 8,082,248,689 1 - 30 days Overdue
Lebih dari 30 hari More than 30
2,788,753,630 6,411,381,406
days
Umur 15,673,336,702 14,493,630,095 Aging
Jatuh tempo Umur 202,230,971,064 ( 1,201,383,802 ) 201,029,587,262 125,009,220,058 ( 1,201,383,802 ) 123,807,836,256 Aging Due status
Page 30
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berpendapat bahwa penurunan nilai telah dicadangkan dengan nilai yang cukup untuk Disclosure of notes for trade receivables
menutup terjadinya kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha
Page 31
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 254,724,549,323 184,959,448,548 Finished goods
Barang dalam proses 51,763,135,803 31,014,878,117 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
614,560,702,273 523,128,849,082
pembantu
Suku cadang 15,487,909,249 14,689,112,835 Spareparts
Pita cukai 90,714,047,391 164,141,428,154 Excise duty ribbon
Persediaan, kotor 1,027,250,344,039 917,933,716,736 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 557,848,549 ) ( 557,848,549 )
persediaan of inventories
Persediaan 1,026,692,495,490 917,375,868,187 Inventories
Persediaan lancar 1,026,692,495,490 917,375,868,187 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
557,848,549 2,468,846,942
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
557,848,549 557,848,549
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 32
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 Juni 2023, persediaan Grup diasuransikan pada PT Lippo General Insurance Tbk Disclosure of notes for inventories
terhadap risiko kehilangan, kehancuran atau kerusakan dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp915.700.000.000, dimana manajemen berkeyakinan bahwa nilai tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas risiko-risiko tersebut Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian
penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2023 telah memadai.
Page 33
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 618,792,479,494 491,095,828,366 IDR Third party
CNY 4,727,929,102 CNY
JPY 2,458,086,750 JPY
USD 47,941,956 USD
Mata uang 626,026,437,302 491,095,828,366 Currency
Page 34
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 626,026,437,302 491,007,646,991 1 - 30 days Overdue
Lebih dari 30 hari 88,181,375 More than 30 days
Umur 626,026,437,302 491,095,828,366 Aging
Jatuh tempo Umur 626,026,437,302 491,095,828,366 Aging Due status
Page 35
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha Grup berasal dari pembelian pita cukai, bahan baku dan pembantu. Disclosure of notes for trade payables
Page 36
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Material 1,724,543,168,868 1,180,421,475,235 Material usage
Upah, tenaga kerja langsung 55,326,553,836 34,098,365,667 Wages and direct labor
Biaya pabrikasi lainya 81,664,106,663 70,458,845,791 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 1,861,533,829,367 1,284,978,686,693 Total production cost
Barang setengah jadi awal 31,014,878,117 33,841,223,077 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 51,763,135,803 32,042,131,119 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 1,840,785,571,681 1,286,777,778,651 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 184,959,448,548 202,037,575,206 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 254,724,549,323 192,401,122,426 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
1,771,020,470,906 1,297,071,333,784
pendapatan
Page 37
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 38
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 39
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 40
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 41
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 42
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 43
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 6
instance.zip
done
WIIM LKB II 2023.pdf
done
FinancialStatement-2023-II-WIIM.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done