Back to announcement
Report PT Victoria Insurance Tbk 30 Jun 2023.pdf
Financial statement Text extracted VINSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 65
Page 1
PT Victoria Insurance Tbk Laporan Keuangan Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) Dan Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 30 Juni 2022 (Tidak Diaudit)
Page 2
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
PT Victoria Insurance Tbk untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023
Laporan Keuangan – 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) dan
Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan
30 Juni 2022 (Tidak Diaudit)
Laporan Posisi Keuangan .............................................................................................. 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain............................................... 3
Laporan Perubahan Ekuitas ........................................................................................... 4
Laporan Arus Kas ........................................................................................................... 5
Catatan atas Laporan Keuangan .................................................................................... 6-62
Page 3
Page 4
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
ASET
Kas dan bank 2,4
Pihak berelasi 28 388.783.497 188.878.232
Pihak ketiga 1.227.729.079 6.035.896.434
Piutang premi 2,5
Pihak berelasi 28 1.068.815.711 1.110.901.550
Pihak ketiga 6.570.241.519 26.520.051.653
Piutang reasuransi 2,6 2.628.532.930 3.570.718.739
Piutang lain-lain 2,7
Pihak berelasi 28 56.585.788 1.762.500
Pihak ketiga 1.002.985.790 1.565.679.101
Aset reasuransi 2,8 33.099.267.501 59.728.079.500
Investasi
Deposito berjangka 2,9a
Pihak berelasi 3.000.000.000 -
Pihak ketiga 49.253.900.000 26.300.000.000
Efek diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain 2,9b,17
Efek utang
Pihak berelasi 28 2.067.400.000 2.030.400.000
Pihak ketiga 42.172.300.000 73.239.400.000
Efek ekuitas
Pihak berelasi 28 15.659.040.000 17.637.024.000
Pihak ketiga 43.786.588.000 66.433.527.200
Unit penyertaan reksadana
Pihak ketiga 2.084.304.468 4.565.154.230
Penyertaan lain 1.684.643.103 1.684.643.103
Biaya dibayar di muka 2 941.333.960 63.182.419
Aset tetap - neto 2,10 2.144.492.242 2.650.799.620
Aset hak guna - neto 2,11 674.766.722 1.152.728.135
Aset pajak tangguhan 2,12c,30 550.863.887 550.863.887
Aset lain-lain 28 1.753.661.894 2.016.517.899
JUMLAH ASET 211.816.236.091 297.046.208.202
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan
1
Page 5
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)
30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang klaim 2,13 1.828.114.861 6.129.136.977
Utang reasuransi - pihak ketiga 2,14 3.150.729.097 19.232.623.426
Utang komisi 2,15
Pihak berelasi 28 106.268.473 55.857.031
Pihak ketiga 2.825.987.053 3.331.542.501
Utang pajak 2,12a 105.250.290 145.922.908
Beban akrual 2.854.676.094 2.334.203.041
Liabilitas kontrak asuransi 2,16,28 44.512.635.418 74.910.800.847
Utang lain-lain 2.386.997.705 2.255.474.688
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 2,26 1.098.530.670 971.630.670
Liabilitas sewa 2,11,28 495.594.621 1.143.838.568
JUMLAH LIABILITAS 59.364.784.282 110.511.030.657
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham
Modal dasar - 4.250.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -
1.460.573.616 saham 2,18 146.057.361.600 146.057.361.600
Tambahan modal disetor 2,19 178.465.676 178.465.676
(Kerugian) Keuntungan belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar efek diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (38.772.369.821) (7.778.132.970)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 2,20 18.000.000.000 17.000.000.000
Tidak ditentukan penggunaannya 26.987.994.354 31.077.483.239
JUMLAH EKUITAS 152.451.451.809 186.535.177.545
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 211.816.236.091 297.046.208.202
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan
2
Page 6
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022 (Tidak Diaudit)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
PENDAPATAN USAHA
Pendapatan underwriting
Pendapatan premi 2,21,28,30
Premi bruto 36.777.260.419 65.736.110.554
Premi reasuransi (13.927.007.542) (54.355.747.032)
Penurunan premi belum merupakan
pendapatan dan manfaat polis masa depan 3.653.467.895 861.559.189
Jumlah pendapatan premi 26.503.720.772 12.241.922.711
(Beban) pendapatan komisi - neto 2,22,28 (753.648.965) 2.224.860.819
Jumlah pendapatan underwriting 25.750.071.807 14.466.783.530
Beban underwriting
Beban klaim 2,23,28
Klaim bruto 36.772.949.769 28.165.163.635
Klaim reasuransi (18.763.304.051) (20.847.423.544)
(Penurunan) Kenaikan estimasi klaim (115.885.535) 34.500.021
Jumlah beban klaim - neto 17.893.760.183 7.352.240.112
Beban underwriting lainnya 766.013.893 1.484.198.853
Jumlah beban underwriting 18.659.774.076 8.836.438.965
Hasil underwriting 30 7.090.297.731 5.630.344.565
Hasil investasi 2,24,28,30 5.432.651.621 3.201.238.918
Jumlah Pendapatan Usaha 12.522.949.352 8.831.583.483
Beban usaha 2,25,30 (8.617.073.662) (7.024.627.230)
LABA USAHA 30 3.905.875.690 1.806.956.253
(Beban) pendapatan lain-lain - neto 30 (130.668.580) 165.992.953
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 30 3.775.207.110 1.972.949.206
Beban pajak penghasilan 12b,30 - -
LABA TAHUN BERJALAN 30 3.775.207.110 1.972.949.206
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Kerugian dari pengukuran kembali aset
keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain 9 (32.487.951.775) (54.115.117.099)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 26 - -
Pajak terkait pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi 12c - -
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai
wajar efek yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain 9 1.493.714.924 (2.290.300.842)
Pajak terkait pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi - -
Jumlah penghasilan komprehensif lain (30.994.236.851) (56.405.417.941)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) LABA KOMPREHENSIF (27.219.029.741) (54.432.468.735)
LABA PER SAHAM DASAR 27 2,58 1,35
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 7
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022 (Tidak Diaudit)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keuntungan (kerugian) dari
pengukuran kembali aset
keuangan diukur pada nilai Saldo Laba
Tambahan wajar melalui penghasilan Ditentukan Belum Ditentukan
Catatan Modal Saham Modal Disetor komprehensif lain Pengunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas
Saldo tanggal 1 Januari 2022 146.057.361.600 178.465.676 49.985.247.875 16.000.000.000 28.382.884.486 240.603.959.637
Laba tahun berjalan - - - - 1.972.949.206 1.972.949.206
Penghasilan komprehensif lain
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (56.405.417.941 ) - - (56.405.417.941 )
Pembentukan cadangan umum 20 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) -
Saldo tanggal 30 Juni 2022 146.057.361.600 178.465.676 (6.420.170.067 ) 17.000.000.000 29.355.833.692 186.171.490.902
Laba tahun berjalan 6.690.600.146 6.690.600.146
Penghasilan komprehensif lain
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (1.357.962.904 ) - - (1.357.962.904 )
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja
jangka panjang - - - - (3.000.305) (3.000.305 )
Pembagian dividen tunai 20 - - - - (4.965.950.294) (4.965.950.294 )
Saldo tanggal 31 Desember 2022 146.057.361.600 178.465.676 (7.778.132.970 ) 17.000.000.000 31.077.483.239 186.535.177.545
Laba tahun berjalan - - - - 3.775.207.110 3.775.207.110
Penghasilan komprehensif lain
Kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - - (30.994.236.851 ) - - (30.994.236.851 )
Pembagian dividen tunai 20 - - - - (6.864.695.995 ) (6.864.695.995 )
Pembentukan cadangan umum 20 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000 ) -
Saldo tanggal 30 Juni 2023 146.057.361.600 178.465.676 (38.772.369.821 ) 18.000.000.000 26.987.994.354 152.451.451.809
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan
4
Page 8
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022 (Tidak Diaudit)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan:
Premi 56.769.156.392 78.424.576.228
Klaim reasuransi 19.705.489.860 18.057.572.026
Komisi reasuransi 1.860.914.147 4.075.588.741
Pembayaran:
Klaim (41.073.971.885 ) (24.563.833.814 )
Premi reasuransi (30.008.901.870 ) (64.096.939.135 )
Beban usaha (7.631.096.372 ) (6.075.972.442 )
Komisi (3.069.707.119 ) (1.235.408.043 )
Lain-lain (237.021.644 ) (4.079.179.185 )
Kas Neto (Digunakan) Diperoleh dari Aktivitas
Operasi (3.685.138.491 ) 506.404.376
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pencairan:
Deposito berjangka 154.993.700.000 51.200.000.000
Efek diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain 59.371.556.111 67.833.745.403
Penerimaan hasil investasi 5.754.136.988 3.574.191.169
Penempatan:
Deposito berjangka (180.947.600.000 ) (67.700.000.000 )
Efek diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (32.229.920.000 ) (55.008.700.894 )
Perolehan aset tetap (1.708.500 ) (60.750.000 )
Lain-lain - (457.666.810 )
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Investasi 6.940.164.599 (619.181.132 )
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran dividen 20 (6.864.695.995 ) -
Pembayaran liabilitas sewa 11 (648.243.947 ) -
Pembayaran utang pembelian kendaraan 32 (273.413.123 ) -
Pembayaran bunga (76.935.133 ) -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan (7.863.288.198 ) -
(PENURUAN) KENAIKAN NETO KAS DAN BANK (4.608.262.090 ) (112.776.756 )
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN 6.224.774.666 4.191.422.953
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN 4 1.616.512.576 4.078.646.197
Informasi atas transaksi non-kas dan liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan diungkapkan dalam Catatan 31 dan 32.
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan
5
Page 9
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
Pendirian dan Informasi Umum
PT Victoria Insurance Tbk (Perusahaan) sebelumnya bernama PT Asuransi Umum Centris didirikan di
Indonesia berdasarkan Akta No. 58 tanggal 11 Mei 1978 dibuat di hadapan Haji Bebasa Daeng Lalo,
S.H., Notaris di Jakarta, dengan nama PT Asuransi Agung Asia. Akta pendirian ini telah mendapat
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/272/20
tanggal 14 Agustus 1978, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 81 tanggal
10 Oktober 1978, Tambahan No. 595. Perusahaan beberapa kali melakukan perubahan nama dan
terakhir kali berubah nama menjadi PT Victoria Insurance berdasarkan Akta No. 93 tanggal
19 Agustus 2010, dibuat oleh Suwarni Sukiman, S.H., Notaris di Jakarta. Akta tersebut telah
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-43243.AH.01.02.Tahun 2010 tanggal 2 September 2010, didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-0066030.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 2 September 2010 dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 14 tanggal 17 Februari 2012, Tambahan
No. 2038.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 157 tanggal 22 Desember 2022 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai
perubahan Direksi dan Komisaris. Akta perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU.AH.01.09-
0089973.Tahun 2022 tanggal 22 Desember 2022.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah menjalankan
kegiatan usaha di bidang aktivitas keuangan dan asuransi.
Perusahaan memperoleh izin sebagai Perusahaan asuransi kerugian dari Menteri Keuangan Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. KEP-604/KM.13/1991 tanggal 4 Desember 1991,
Surat Direktur Jenderal Lembaga Keuangan No. S-4256/LK/1993 tanggal 24 Juli 1993 dan terakhir
dengan Surat Keputusan dari Menteri Keuangan No. KEP-599/KM.10/2010 tanggal 27 Oktober 2010
tentang Pemberian Izin Usaha di Bidang Asuransi Kerugian sehubungan perubahan nama menjadi
PT Victoria Insurance serta Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
No. KEP-337/NB.11/2016 tanggal 17 Mei 2016 tentang Pemberlakuan Izin Usaha di Bidang Asuransi
Umum sehubungan perubahan nama PT Victoria Insurance menjadi PT Victoria Insurance Tbk.
Perusahaan beralamat di Graha BIP Lantai 3A, Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta Selatan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki 1 (satu) kantor pemasaran
yang terletak di Surabaya.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 19 Agustus 2010. Perusahaan
tergabung dalam kelompok usaha Victoria Group, dengan entitas induk dan entitas induk akhir adalah
PT Victoria Investama Tbk.
Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 18 September 2015, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal (Bapepam atau Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan/Bapepam dan LK atau sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK) dengan surat
No. S-428/D.04/2015 untuk melakukan penawaran umum atas 376.000.000 saham Perusahaan
seharga Rp100 (dalam Rupiah penuh) per lembar saham dengan harga penawaran berkisar Rp100
sampai dengan Rp110 (dalam Rupiah penuh) per saham kepada masyarakat dan telah dicatatkan
kepada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 28 September 2015.
6
Page 10
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
Penawaran Umum Efek Perusahaan (lanjutan)
Bersamaan dengan itu, juga ditawarkan sebanyak-banyaknya 376.000.000 Waran Seri I yang
menyertai saham biasa. Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk
membeli saham baru Perusahaan dengan harga pelaksanaan yang telah ditentukan yaitu sebesar
Rp110 (dalam Rupiah penuh) per saham dan dapat dilakukan selama masa berlakunya yaitu mulai
tanggal 25 Maret 2016 sampai dengan 25 September 2020. Bila waran tidak dilaksanakan sampai
dengan masa berlaku habis, maka waran tersebut menjadi kadaluarsa dan tidak memiliki nilai. Jangka
waktu waran tidak akan diperpanjang. Waran Seri I yang telah ditebus sepanjang waktu berlakunya
adalah sejumlah 8.281.816 saham baru yang diterbitkan Perusahaan. Pada tahun 2020, Waran I yang
ditebus adalah sejumlah 3.967.415 saham baru. Pada tanggal 31 Desember 2020, Waran I yang
belum dikonversi menjadi saham adalah sebanyak 367.718.184 waran. Waran tersebut telah
kadaluarsa dan tidak memiliki nilai sejak berakhirnya jangka waktu penawaran Waran I pada tanggal
25 September 2020.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan sejumlah
1.460.573.616 saham telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, susunan pengurus Perusahaan berdasarkan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada tanggal 16 Desember 2022 yang
diaktakan dalam Akta No. 157 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Sulistijowati
Komisaris Independen : Vivekanand Atmaram Tolani
Jimmy Paulus Watulingas
Dewan Direksi
Direktur Utama : Suwandi Suharto
Direktur Independen : Drs. Fatchurhuda
Direktur Kepatuhan : Rosalina Gunawan
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki komite Audit yang terdiri
dari:
Ketua : Vivekanand Atmaram Tolani
Anggota : Jimmy Paulus Watulingas
Henry Djaja Karim
7
Page 11
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
Pembentukan Komite Audit Perusahaan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”) No. 55/POJK.04/2015.
Personel manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris, Direksi dan Kepala Divisi. Jumlah
karyawan Perusahaan masing-masing sebanyak 39 dan 40 orang pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 (tidak diaudit).
Laporan keuangan PT Victoria Insurance Tbk untuk tahun yang berakhir 30 Juni 2023 telah
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 28 Juli 2023. Direksi
Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian atas laporan keuangan tersebut.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Bapepam-LK (sekarang OJK) No. VIII.G.7 tentang “Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
Dasar pengukuran laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan
arus kas.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir
30 Juni 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan
laporan keuangan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata uang
Rupiah (Rp) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Perubahan atas PSAK dan ISAK
Penerapan dari standar dan amandemen standar akuntansi yang berlaku efektif sejak tanggal
1 Januari 2022, yang relevan dengan operasi Perusahaan namun tidak menimbulkan perubahan
substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memberikan dampak yang material
terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan keuangan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut:
Amendemen PSAK 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” tentang Kontrak
Memberatkan-Biaya Memenuhi Kontrak;
Penyesuaian tahunan PSAK 71, “Instrumen Keuangan”;
Penyesuaian PSAK 73, “Sewa”
8
Page 12
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Perubahan atas PSAK dan ISAK (lanjutan)
Standar baru, amendemen dan penyesuaian tahunan atas standar akuntansi yang telah diterbitkan,
yang relevan dengan operasi Perusahaan namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai
pada tanggal 1 Januari 2022 dan penerapan dini diperkenankan adalah sebagai berikut:
Efektif 1 Januari 2023
Amandemen PSAK 16, “Aset Tetap“ tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
Amandemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi dan Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang;
Amandemen PSAK 25, "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan“
tentang Definisi Estimasi Akuntansi”;
Amandemen PSAK 46, “Pajak Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Efektif 1 Januari 2025
PSAK 74, “Kontrak Asuransi”
Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, Perusahaan sedang mempelajari dampak yang
mungkin timbul dari penerapan standar baru dan amandemen pada laporan keuangan Perusahaan.
Penjabaran Mata Uang Asing
Mata Uang Fungsional dan Pelaporan
Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan diukur menggunakan mata uang dari lingkungan
ekonomi utama di mana entitas beroperasi (mata uang fungsional).
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional dan mata uang
penyajian Perusahaan.
Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada
tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan
dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia,
yang digunakan oleh Perusahaan sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Poundsterling Inggris (GBP) 19.142 18.926
Franc Swiss (CHF) 16.787 16.968
Euro (EUR) 16.374 16.713
Dolar Amerika Serikat (USD) 15.026 15.731
Dolar Kanada (CAD) 11.422 11.566
Dolar Singapura (SGD) 11.102 11.659
Dolar Australia (AUD) 10.030 10.581
Dolar Selandia Baru (NZD) 9.250 9.944
Riyal Saudi (SAR) 4.006 4.184
Ringgit Malaysia (MYR) 3.213 3.556
9
Page 13
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan)
Transaksi dan Saldo (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Chinese Yuan (CNY) 2.077 2.238
Dolar Hong Kong (HKD) 1.919 1.830
Dolar Taiwan (TWD) 484 514
Thailand Baht (THB) 427 428
Yen Jepang (JPY) 105 124
Won Korea Selatan (KRW) 12 12
Transaksi Pihak Berelasi
Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Perusahaan apabila memenuhi definisi pihak
berelasi berdasarkan PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi".
Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
Instrumen Keuangan
Aset dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya berdasarkan PSAK 71, “Instrumen Keuangan”
dengan kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal:
- Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lainnya atau
melalui laba rugi); dan
- Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Klasifikasi tergantung pada model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan dan
persyaratan kontraktual arus kas aset keuangan.
Aset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika tidak ditetapkan sebagai nilai
wajar melalui laba rugi dan hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan yang
mendapatkan arus kas kontraktual; dan
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan arus kas yang
merupakan pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Suatu instrumen utang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika tidak
ditetapkan sebagai nilai wajar melalui laba rugi dan hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan yang
mendapatkan arus kas kontraktual dan dapat menjual aset keuangan; dan
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu menghasilkan arus kas yang
merupakan pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi dan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
sebagaimana ketentuan di atas, dikategorikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori sebagai berikut pada saat pengakuan awal:
- Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, yaitu aset
keuangan yang ditetapkan demikian pada saat pengakuan awal dan aset keuangan yang
diklasifikasikan dalam kelompok yang diperdagangkan; dan
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
10
Page 14
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan diakui ketika Perusahaan menjadi bagian dari instrumen kontraktual. Aset
keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual Perusahaan atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir ketika aset keuangan ditransfer kepada pihak lain tanpa
memegang kendali lagi, atau ketika secara substansial Perusahaan telah mentransfer seluruh risiko
dan manfaat atas aset. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan
dalam kontrak dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa.
Aset keuangan yang dikategorikan sebagai biaya perolehan diamortisasi (dahulu sebagai pinjaman
yang diberikan dan piutang) diukur pada saat pengakuan awal sebesar nilai wajarnya ditambah biaya
transaksi yang dapat diatribusikan langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dikurangi dengan cadangan penurunan nilai, jika diperlukan. Biaya perolehan diamortisasi diukur
dengan cara mendiskontokan nilai aset menggunakan tingkat suku bunga efektif (“SBE”), kecuali efek
dari diskonto tidak signifikan. Tingkat suku bunga efektif adalah perkiraan tingkat suku bunga yang
mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai tercatat neto pada saat pengakuan awal. Dampak dari
bunga yang timbul dari aplikasi ini diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penyisihan penurunan nilai diakui atas aset keuangan yang dikategorikan sebagai biaya perolehan
diamortisasi (dahulu sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang) ketika terdapat bukti objektif
bahwa Perusahaan tidak dapat memulihkan nilai tercatat aset sesuai dengan persyaratan awal dari
instrumen.
Jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan, yang didiskontokan pada tingkat SBE awal. Perubahan dari
penyisihan penurunan nilai diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan bank, piutang premi, piutang reasuransi, piutang
lain-lain, investasi, dan aset lain-lain - uang jaminan.
Liabilitas Keuangan dan lnstrumen Ekuitas
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Perusahaan diklasifikasikan berdasarkan substansi
perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi
yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.
lnstrumen Ekuitas
lnstrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah
dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. lnstrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.
Liabilitas Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan dengan kategori (a) liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan (b) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan
atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
11
Page 15
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Liabilitas Keuangan dan lnstrumen Ekuitas (lanjutan)
Liabilitas Keuangan (lanjutan)
1. Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi jika diperoleh
atau dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat atau jika
merupakan bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama dan
terdapat bukti mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek (short-term profit taking) yang
terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali
ditetapkan dan efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan laba rugi
sebagai “Keuntungan (Kerugian) dari Perubahan Nilai Wajar Instrumen Keuangan”. Beban bunga
dari liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
sebagai “Beban Bunga”.
2. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang klaim, utang reasuransi, utang komisi, beban akrual,
utang lain-lain, dan liabilitas sewa.
Saling Hapus lnstrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Secara garis besar Perusahaan mengukur penyisihan kerugian aset keuangan sejumlah kerugian
kredit ekspektasian (Expected Credit Losses "ECL”), jika risiko kredit atas aset keuangan tersebut
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit
atas aset keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka Perusahaan akan
mengukur penyisihan kerugian untuk aset keuangan tersebut sejumlah ECL 12 (dua belas) bulan.
ECL 12 (dua belas) bulan dan ECL lifetime
ECL 12 (dua belas) bulan adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya yang
merepresentasikan ECL yang timbul dari peristiwa gagal bayar aset keuangan yang mungkin terjadi
dalam 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan atau periode yang lebih pendek jika umur aset
keuangan yang diharapkan kurang dari 12 (dua belas) bulan. ECL 12 (dua belas) bulan dibobot oleh
probabilitas terjadinya default dimaksud.
ECL lifetime adalah kerugian yang diakibatkan dari semua kejadian default yang mungkin terjadi
selama perkiraan waktu aset keuangan.
12
Page 16
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan)
Staging Criteria
Aset keuangan harus dialokasikan ke salah satu dari tiga tahap penurunan nilai (stage 1, stage 2, dan
stage 3) dengan menentukan apakah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan atas aset
keuangan sejak pengakuan awal atau apakah fasilitas tersebut gagal bayar pada setiap tanggal
pelaporan.
Stage 1: mencakup aset keuangan yang tidak memiliki peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak
pengakuan awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan. Untuk aset ini, ECL 12
(dua belas) bulan akan dihitung.
Stage 2: mencakup aset keuangan yang mengalami peningkatan signifikan atas risiko kredit sejak
pengakuan awal kecuali jika memiliki risiko kredit rendah pada tanggal pelaporan, namun tidak
memiliki bukti penurunan nilai yang obyektif. Untuk aset ini, ECL lifetime dihitung. ECL lifetime adalah
kerugian kredit yang diharapkan yang dihasilkan dari semua kejadian default yang mungkin terjadi
selama perkiraan umur dari aset keuangan.
Stage 3: mencakup aset keuangan yang memiliki bukti obyektif penurunan nilai pada tanggal
pelaporan. Tahap ini berisi debitur yang telah default (gagal bayar).
Faktor utama dalam menentukan apakah aset keuangan memerlukan ECL 12 (dua belas) bulan
(stage 1) atau ECL lifetime (stage 2) disebut dengan kriteria peningkatan signifikan dalam risiko kredit
(Significant Increase on Credit Risk/ "SICR"). Penentuan kriteria SICR memerlukan pengkajian
apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan pada setiap tanggal.
PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang diharapkan
harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan dalam data terkait yang
diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini membutuhkan estimasi forward looking dari
Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure at Default (EAD).
Untuk komitmen pinjaman dan kontrak jaminan keuangan, tanggal pada saat Perusahaan menjadi
pihak dalam suatu komitmen yang tidak dapat dibatalkan merupakan tanggal pengakuan awal untuk
keperluan penerapan persyaratan penurunan nilai.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset telah ditransfer (jika, secara substansial
seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Perusahaan melakukan evaluasi untuk memastikan
keterlibatan berkelanjutan atas kontrol yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian pengakuan).
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan, dibatalkan atau
kadaluarsa.
Pengukuran Nilai Wajar
Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi:
- di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
- jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset dan liabilitas
tersebut.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada
tanggal pengukuran. Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
13
Page 17
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Ketika Perusahaan menggunakan teknik penilaian, maka Perusahaan memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat
diobservasi.
Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:
- Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
- Level 2 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; dan
- Level 3 - teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka
Perusahaan menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali
pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
Piutang Premi dan Piutang Reasuransi
Piutang premi meliputi tagihan premi kepada tertanggung/agen/broker sebagai akibat transaksi
asuransi. Dalam hal Perusahaan memberikan potongan premi kepada tertanggung, maka potongan
tersebut langsung dikurangkan dari piutang preminya.
Perusahaan menelaah kerugian kredit ekspektasian piutang secara berkala. Jika ada indikasi serta
ekspektasi dari proyeksi masa depan bahwa piutang tersebut mengalami penurunan nilai akibat risiko
kredit, Perusahaan mengurangi nilai tercatat piutang sebesar jumlah yang dapat dipulihkan dan
mengakui rugi penurunan nilai dalam laba rugi.
Perusahaan juga telah melakukan mitigasi risiko dengan cara dapat seketika memutuskan kontrak
asuransi atas premi yang tidak dibayar serta Perusahaan juga melakukan pemutusan kontrak
asuransi atas lindung risiko klaim berupa reasuransi sehingga kerugian kredit pada akun piutang
premi memiliki efek lindung nilai (penurunan) terhadap nilai liabilitas cadangan premi, klaim dan
liabilitas reasuransi.
Kerugian kredit ekspektasian tersebut juga dihitung mengikuti metode yang sama yang digunakan
untuk aset keuangan yang dijelaskan pada Catatan 2.
Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
Aset Tetap
Aset tetap, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-
hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian
yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk
membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang
ditetapkan.
14
Page 18
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Aset Tetap (lanjutan)
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan
peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya
perolehan aset tetap.
Penyusutan dan amortiasi dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomis dari aset tetap sebagai berikut:
Tahun
Kendaraan 4-8
Perlengkapan dan peralatan kantor 4-8
Renovasi bangunan sewa 4
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan
sepenuhnya.
Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi
tersebut diamortisasi selama periode sampai saat inspeksi signifikan berikutnya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui dalam laba rugi pada tahun
terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Sewa
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 73, “Sewa” yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen
sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi:
- Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara-substansi;
- Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada suatu indeks atau suku bunga, yang pada
awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam jaminan nilai residual; dan
- Harga eksekusi opsi beli di mana Perusahaan cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut,
pembayaran sewa dalam periode perpanjangan opsional jika Perusahaan cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi perpanjangan, dan penalti untuk penghentian dini dari sewa kecuali jika
Perseroan cukup pasti untuk tidak mengakhiri lebih dini.
Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa.
Aset hak-guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari
liabilitas sewa disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di
mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.
15
Page 19
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Sewa (lanjutan)
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya
disusutkan dengan menggunakan metode garis-lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset
hak-guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan
dengan pengukuran kembali liabilitas sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada
tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan.
Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai suku bunga
diskonto.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode SBE. Liabilitas sewa
diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan
indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah yang diperkirakan akan
dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Perusahaan mengubah penilaiannya apakah akan
mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian.
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah
tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak-guna telah berkurang
menjadi nol.
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-
pendek yang memiliki masa sewa 12 (dua belas) bulan atau kurang dan sewa atas aset bernilai-
rendah. Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan
dasar garis-lurus selama masa sewa.
Transaksi Sewa
Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung unsur sewa adalah berdasarkan
substansi kontrak pada tanggal awal sewa, yakni apakah pemenuhan syarat kontrak tergantung pada
penggunaan aset tertentu dan kontrak tersebut berisi hak untuk menggunakan aset tersebut.
Distribusi Dividen
Distribusi dividen kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan
keuangan dalam periode saat dividen tersebut disetujui oleh manajemen Perusahaan.
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Perusahaan menelaah apakah terdapat indikasi suatu
aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan
nilai aset perlu dilakukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan
mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai
pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset.
16
Page 20
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan untuk mengetahui apakah
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang telah diakui dalam periode sebelumnya
mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka
Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui
dalam periode sebelumnya akan dipulihkan apabila nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah
terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan
nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. Setelah pemulihan tersebut,
penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset
yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Kontrak Asuransi
Kontrak asuransi adalah kontrak dimana penanggung menerima risiko asuransi signifikan dari
tertanggung. Risiko asuransi signifikan didefinisikan sebagai kemungkinan membayar manfaat
signifikan kepada tertanggung jika suatu kejadian yang diasuransikan terjadi dibandingkan dengan
manfaat minimum yang akan dibayarkan apabila risiko yang diasuransikan tidak terjadi. Kontrak
reasuransi juga dapat dikategorikan sebagai satu kesatuan kontrak asuransi Perusahaan.
Pengakuan Pendapatan Premi
Premi dari kontrak asuransi dan reasuransi jangka pendek diakui sebagai pendapatan sesuai periode
polis (kontrak) berdasarkan proporsi jumlah proteksi yang diberikan. Premi dari polis bersama diakui
sebesar pangsa premi Perusahaan. Premi hak reasuradur diakui sebagai premi asuransi selama
periode kontrak reasuransi secara proporsional dengan proteksi yang diperoleh.
Premi belum merupakan pendapatan dari kontrak asuransi jangka pendek ditentukan untuk
masing-masing jenis pertanggungan dihitung berdasarkan premi neto sesuai dengan proporsi jumlah
hari sampai dengan polis berakhir (proporsional harian).
Kenaikan atau penurunan premi yang belum merupakan pendapatan adalah selisih antara saldo
premi yang belum merupakan pendapatan tahun berjalan dan tahun lalu.
Liabilitas premi kontrak asuransi jangka panjang diukur menggunakan metode aktuaria Gross
Premium Valuation, metode tersebut mengukur liablitas premi pada tanggal valuasi, selisih antara
liabilitas tahun lalu dengan tahun berjalan merupakan pendapatan (beban) tahun berjalan.
Perusahaan mereasuransikan sebagian risiko atas akseptasi pertanggungan yang diperoleh kepada
perusahaan asuransi lain dan perusahan reasuransi. Jumlah premi dibayar atau bagian premi atas
transaksi reasuransi prospektif diakui sebagai premi reasuransi sesuai periode kontrak reasuransi
secara proprosional dengan proteksi yang diberikan. Pembayaran atau kewajiban atas transaksi
reasuransi retrospektif diakui sebagai utang reasuransi sehubungan kontrak reasuransi tersebut.
Beban Klaim
Beban klaim meliputi klaim disetujui (settled claims), klaim dalam proses penyelesaian termasuk klaim
yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim. Beban klaim tersebut diakui
sebagai beban pada saat timbulnya kewajiban untuk memenuhi klaim. Bagian klaim reasuradur diakui
dan dicatat sebagai pengurang beban klaim pada periode yang sama dengan periode pengakuan
beban klaim. Hak subrogasi diakui sebagai pengurang beban klaim pada saat realisasi.
Jumlah klaim dalam proses penyelesaian (estimasi klaim) dihitung berdasarkan estimasi kerugian dari
klaim yang pada tanggal laporan posisi keuangan masih dalam proses penyelesaian, termasuk klaim
yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. Perubahan dalam estimasi klaim diakui dalam laba rugi
pada tahun terjadinya perubahan. Kenaikan (penurunan) estimasi klaim adalah selisih antara klaim
tahun berjalan dengan tahun lalu.
17
Page 21
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Kontrak Asuransi (lanjutan)
Komisi
Komisi yang diberikan kepada pialang asuransi, dan perusahaan asuransi lain sehubungan dengan
penutupan pertanggungan dicatat sebagai beban komisi, sedangkan komisi yang diperoleh dari
transaksi reasuransi dicatat sebagai pengurang beban komisi dan diakui dalam laba rugi pada saat
terjadinya. Dalam hal jumlah komisi yang diperoleh lebih besar dari jumlah beban komisi, maka selisih
tersebut disajikan sebagai pendapatan komisi neto dalam laba rugi.
Liabilitas Manfaat Polis Masa Depan
Liabilitas manfaat polis masa depan adalah nilai sekarang estimasi manfaat polis masa depan yang
akan dibayar kepada pemegang polis, dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi premi masa
depan yang akan diterima dari pemegang polis dan diakui pada saat pengakuan pendapatan premi.
Liabilitas manfaat polis masa depan dinyatakan dalam laporan posisi keuangan berdasarkan
perhitungan aktuaria yaitu dengan menggunakan metode Gross Premium Valuation. Kenaikan
(penurunan) liabilitas manfaat polis masa depan diakui sebagai beban (pendapatan) dalam laba rugi.
Aset Reasuransi
Aset reasuransi adalah hak kontraktual neto cedant dalam suatu kontrak reasuransi. Nilai aset
reasuransi atas liabilitas manfaat polis masa depan, premi yang belum merupakan pendapatan dan
estimasi liabilitas klaim diestimasi secara konsisten dengan pendekatan yang digunakan dalam
menentukan masing-masing liabilitas manfaat polis masa depan, premi yang belum merupakan
pendapatan dan estimasi liabilitas klaim, berdasarkan syarat dan ketentuan dari kontrak reasuransi.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, manajemen menelaah apakah aset reasuransi telah
mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai aset reasuransi terjadi jika, dan hanya jika terdapat bukti
obyektif yang menyebabkan cedant tidak menerima seluruh jumlah yang sesuai dengan persyaratan
kontrak dan dampaknya dapat diukur secara andal. Penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
Keuntungan atau kerugian membeli reasuransi diakui dalam laba rugi segera pada tanggal pembelian
dan tidak diamortisasi.
Perjanjian reasuransi tidak membebaskan Perusahaan dari kewajiban kepada pemegang polis.
Liabilitas Kontrak Asuransi
Liabilitas kontrak asuransi mencakup klaim dalam proses, premi belum merupakan pendapatan dan
liabilitas manfaat polis masa depan. Pada tanggal pelaporan Perusahaan menilai apakah liabilitas
asuransi yang diakui telah mencakupi, dengan menggunakan estimasi kini atas arus kas masa depan
berdasarkan kontrak asuransi. Jika penilaian tersebut menunjukan bahwa nilai tercatat liabilitas
asuransi dikurangi dengan biaya akuisisi tangguhan terkait tidak mencukupi dibandingkan dengan
estimasi arus kas masa depan, maka seluruh kekurangan tersebut diakui dalam laba rugi.
Hasil Investasi
- Hasil investasi dari deposito berjangka dan obligasi diakui atas dasar proporsi waktu sesuai
dengan jumlah pokok dan suku bunga yang berlaku.
- Penghasilan dividen diakui bila hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan.
- Keuntungan atau kerugian kurs mata uang asing yang berkaitan dengan deposito berjangka
dicatat sebagai bagian dari hasil investasi pendapatan yang dibagikan berupa kas yang telah
diterima (cash basis) dari bagi hasil.
- Penghasilan bagi hasil reksadana diakui pada saat pendistribusian pendapatan oleh Reksa Dana
kepada pemegang unit penyertaan.
- Hasil investasi berupa keuntungan atau kerugian penjualan efek adalah selisih harga wajar yang
telah dicatat pada tanggal penjualan dengan realisasi nilai tunainya. Selisih tersebut diakui pada
laba rugi.
18
Page 22
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Beban Usaha
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
lmbalan Kerja
Liabilitas lmbalan Kerja Jangka Pendek
lmbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada
laporan posisi keuangan setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban
dalam laba rugi.
Liabilitas lmbalan Kerja Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk
tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada
saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti langsung diakui dalam laporan posisi keuangan dan penghasilan komprehensif lain
pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo
laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba
rugi.
Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul
dari perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada
tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi
fiskal yang dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal
pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia
untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku
ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang
telah berlaku atau secara substansi telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak
yang dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama.
Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
19
Page 23
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Laba per Saham (lanjutan)
Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang
saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang telah disesuaikan dengan dampak
dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
penyajian laporan keuangan.
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Perusahaan yang
secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Perusahaan.
Provisi
Provisi diakui jika Perusahaan mempunyai kewajiban kini (hukum maupun konstruktif) sebagai akibat
peristiwa masa lalu, yang memungkinkan Perusahaan harus menyelesaikan kewajiban tersebut dan
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan kewajiban kini pada tanggal pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
ketidakpastian terkait kewajiban tersebut.
Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
mengenai posisi keuangan Perusahaan pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai),
jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode
pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuaian), apabila jumlahnya
material, telah diungkapkan dalam laporan keuangan.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada
laporan keuangan, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan dan asumsi atas nilai tercatat
aset dan liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut,
berdasarkan pengalaman historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan. Hasil aktualnya
mungkin berbeda dari estimasi tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi,
pertimbangan dan asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berpengaruh terhadap
jumlah-jumlah yang dilaporkan serta pengungkapan dalam laporan keuangan.
Pertimbangan
Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Perusahaan yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan:
a. Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
dalam PSAK 71. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi
Perusahaan sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.
20
Page 24
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
b. Aset Keuangan yang Tidak Memiliki Kuotasi Harga di Pasar Aktif
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dengan mengevaluasi, antara lain, apakah aset
tersebut memiliki atau tidak memiliki kuotasi harga di pasar yang aktif. Evaluasi tersebut juga
mencakup apakah kuotasi harga suatu aset keuangan di pasar yang aktif, merupakan kuotasi
harga yang tersedia secara reguler, dan kuotasi harga tersebut mencerminkan transaksi di pasar
yang aktual dan terjadi secara reguler dalam suatu transaksi wajar.
c. Cadangan Kerugian Kredit Atas Aset Keuangan
Evaluasi atas kerugian kredit ekspektasian pada instrumen yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi dijelaskan pada Catatan 2.
PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit yang
diharapkan harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten dengan, perubahan dalam data
terkait yang diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan ECL ini membutuhkan estimasi
forward looking dari Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure At Default
(EAD). Perusahaan memperhitungkan pengaruh dari forecast makro ekonomi ke depan (forward-
looking adjustment). Selain itu, Perusahaan juga menggunakan weighted probability untuk
kemungkinan-kemungkinan terjadinya dua atau lebih skenario makroekonomi tersebut.
Nilai tercatat aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas dan bank 1.616.512.576 6.224.774.666
Piutang premi 7.639.057.230 27.630.953.203
Piutang reasuransi 2.628.532.930 3.570.718.739
Piutang lain-lain 1.059.571.578 1.567.441.601
Investasi pada deposito berjangka 52.253.900.000 26.300.000.000
Aset Lain-lain - uang jaminan 299.990.500 299.990.500
Jumlah 65.497.564.814 65.593.878.709
c. Pajak Penghasilan
Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat
sejumlah transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak
penghasilan karena interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak
berbeda dengan jumlah yang sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak
terhadap aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan
tersebut terjadi.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan
disusun. Kondisi yang ada dan asumsi mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena
perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut tercermin
dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:
21
Page 25
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
a. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas
keuangan tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi.
Komponen pengukuran nilai wajar yang signifikan harus memaksimalkan bukti-bukti objektif yang
dapat dikuotasi (seperti nilai tukar, suku bunga) dan meminimalisir input-input yang tidak dapat
diobservasi. Besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode
penilaian yang berbeda.
Untuk aset keuangan berupa efek yang diperdagangkan secara aktif pada Bursa Efek telah
merefleksikan harga antara pihak-pihak yang ingin melakukan transaksi tanpa paksaan pada pasar
yang paling menguntungkan. Untuk nilai wajar aset keuangan berupa penyertaan langsung pada
PT Bima Multi Finance divaluasi menggunakan teknik valuasi yang diseragamkan dengan
kebijakan pengukuran grup usaha Perusahaan yang memiliki penyertaan yang sama, yaitu dengan
menggunakan metode discounted cash flow dari estimasi arus kas bersih di masa depan. Estimasi
arus kas bersih masa depan yang digunakan merupakan input signifikan yang tidak dapat
diobservasi (level 3).
Nilai wajar aset keuangan diungkapkan pada Catatan 17.
b. Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Perusahaan diestimasi berdasarkan jangka waktu
aset tersebut diharapkan tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian
kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama, evaluasi teknis internal dan pengalaman dengan
aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah secara berkala dan diperbarui jika
estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena pemakaian, usang secara
teknis atau komersial serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap penggunaan aset.
Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara signifikan
oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset
tetap akan menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.
Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset tetap - neto 2.144.492.242 2.650.799.620
c. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu.
Penentuan nilai wajar aset membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan akan dihasilkan dari
pemakaian berkelanjutan dan pelepasan akhir atas aset tersebut. Perubahan signifikan dalam
asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar dapat berdampak signifikan pada
nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin berdampak material
pada hasil operasi Perusahaan.
22
Page 26
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
c. Penilaian Aset Reasuransi dan Liabilitas Kontrak Asuransi
Estimasi Klaim
Cadangan klaim yang sudah dilaporkan dibentuk berdasarkan estimasi pembayaran klaim
di masa yang akan datang dengan menggunakan fakta-fakta yang tersedia pada saat cadangan
ditetapkan.
Cadangan atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan dibentuk dengan menggunakan
metode perhitungan yang berlaku umum. Asumsi utama yang mendasari metode tersebut adalah
pengalaman klaim masa lalu, dan tingkat provisi pemburukan estimasi.
Cadangan klaim pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp 20.205.255.190 dan Rp 20.180.652.079 (Catatan 16).
Perhitungan liabilitas asuransi Perusahaan per tanggal 30 Juni 2023 tidak dilakukan perhitungan
oleh aktuaris independen sedangkan 31 Desember 2022 dilakukan oleh aktuaris independen,
Kantor Konsultan Aktuaria Setya Gunawan, dalam laporannya tertanggal 2 Februari 2023.
Manfaat Polis Masa Depan
Penentuan liabilitas manfaat polis masa depan dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan
aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut, mencakup, antara lain, rasio klaim, tingkat pembatalan
polis, rasio biaya, inflasi dan tingkat diskonto. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
liabilitas manfaat polis masa depan masing-masing sebesar Rp 10.423.511.099 (Catatan 16).
Aset Reasuransi
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga dihitung dengan menggunakan metode yang sama
dengan liabilitas kontrak asuransi. Selain itu, pemulihan aset ini dinilai secara periodik untuk
memastikan bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang pada akhirnya akan diterima,
mempertimbangkan faktor-faktor seperti counterparty dan risiko kredit. Penurunan nilai diakui di
mana terdapat bukti objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menerima jumlah yang terutang untuk
itu dan jumlah ini dapat diukur secara andal. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
aset reasuransi masing-masing sebesar Rp 33.099.267.501 dan Rp 59.728.079.500 (Catatan 8).
Pengujian Kecukupan Liabilitas
Pada tanggal pelaporan, keseluruhan jumlah liabilitas asuransi yang dicatat meliputi cadangan
premi dan cadangan klaim, telah dilakukan pengujian kecukupan liabilitas dengan menggunakan
perhitungan teknik aktuaria yang menggunakan asumsi dan estimasi aktuaria masa depan.
Manajemen meyakini bahwa hasil tes kecukupan liabilitas pada tanggal pelaporan telah memadai.
Tes atas kecukupan liabilitas asuransi Perusahaan per tanggal 30 Juni 2023 tidak dilakukan
perhitungan oleh aktuaris independen sedangkan pada tanggal 31 Desember 2022 dilakukan oleh
aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Setya Gunawan, dalam laporannya tertanggal
2 Februari 2023.
23
Page 27
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
d. lmbalan Kerja Jangka Panjang
Penentuan liabilitas imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang
digunakan oleh aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi tersebut dijelaskan dalam
Catatan 26 dan mencakup, antara lain, tingkat kenaikan gaji, dan tingkat diskonto yang ditentukan
dengan mengacu pada tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang dan memiliki jangka
waktu yang mendekati estimasi jangka waktu liabilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut. Hasil
aktual yang berbeda dengan asumsi Perusahaan dibukukan pada penghasilan komprehensif lain
dan dengan demikian, berdampak pada jumlah penghasilan komprehensif lain yang diakui dan
liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-
asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil
aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada
jumlah liabilitas imbalan kerja jangka panjang.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-
masing sebesar Rp 1.098.530.670 dan Rp 971.630.670 (Catatan 26).
e. Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika kemungkinan besar jumlah
laba kena pajak akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi
manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui
berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa
mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo aset pajak tangguhan masing-masing
sebesar Rp 550.863.887 (Catatan 12c).
4. KAS DAN BANK
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas 6.000.000 6.000.000
Bank
Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 28)
PT Bank Victoria International Tbk 388.783.497 188.878.232
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk 344.559.349 169.093.242
PT Bank KB Bukopin Tbk 118.237.091 118.163.234
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 109.182.533 107.975.002
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 89.713.652 69.491.779
Sub-jumlah 1.050.476.122 653.601.489
24
Page 28
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN BANK (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Bank
Dollar Amerika Serikat (Catatan 29)
Pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 464.493.074 236.232.160
PT Bank Panin Indonesia Tbk 95.543.380 5.328.941.017
Sub-jumlah 560.036.454 5.565.173.177
Jumlah 1.616.512.576 6.224.774.666
5. PIUTANG PREMI
a. Berdasarkan tertanggung dan asuradur
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 28)
PT Bank Victoria International Tbk 1.064.773.711 1.107.123.700
PT Victoria Investama Tbk 4.042.000 3.777.850
Sub-jumlah 1.068.815.711 1.110.901.550
Pihak ketiga
PT Davindo Asa Abadi 2.827.385.044 7.954.902.951
PT Artoda Karya Gemilang 610.135.520 244.030.208
Imanuel Jasa Proteksi 497.059.469 897.236.821
PT Mitra, Iswara, & Rorimpandey 478.863.802 3.643.290.321
PT Kalibesar Raya Utama 448.349.824 11.141.543.533
PT Sathya Wahana Indonesia 207.078.457 736.565.426
PT Solusi Optima Asia 102.366.547 1.031.603.643
Lainnya (masing-masing di bawah Rp500 juta) 1.399.002.856 870.878.750
Sub-Jumlah 6.570.241.519 26.520.051.653
Jumlah 7.639.057.230 27.630.953.203
b. Berdasarkan umur (hari)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Belum jatuh tempo 6.290.476.252 25.510.069.919
Lewat jatuh tempo
1-60 hari 840.733.511 1.405.101.791
Lebih dari 60 hari 507.847.467 715.781.493
Jumlah 7.639.057.230 27.630.953.203
25
Page 29
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG PREMI (lanjutan)
c. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 7.022.301.036 15.444.526.328
Mata uang asing (Catatan 29)
Dolar Amerika Serikat 601.892.575 12.176.039.404
Yen Jepang 6.925.454 4.771.578
Euro 5.040.199 3.718.059
Yuan Republik Rakyat China 2.118.950 1.751.322
Franc Swiss 632.533 -
Dolar Singapura 128.228 134.662
Lainnya 18.255 11.850
Jumlah 7.639.057.230 27.630.953.203
d. Berdasarkan jenis asuransi
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kesehatan 3.024.952.334 8.374.765.005
Properti 3.208.521.684 18.003.860.997
Kendaraan bermotor 501.707.448 420.903.543
Pengangkutan 475.718.806 388.529.211
Lainnya (masing-masing di bawah Rp300 juta) 428.156.958 442.894.447
Jumlah 7.639.057.230 27.630.953.203
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan
nilai atas piutang premi karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat
ditagih.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang premi diperkenankan merupakan
piutang premi berumur kurang dari 60 hari masing-masing sebesar Rp 7.131.209.763 dan
Rp 26.915.171.710 (Catatan 33).
6. PIUTANG REASURANSI
a. Berdasarkan tertanggung dan reasuradur
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
PT Simas Reinsurance Brokers 1.639.191.520 1.819.434.298
PT Mitra Utama Reasuransi 633.403.324 55.022.076
PT Chartered Reinsurance Brokers 267.176.893 1.623.390.584
Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 juta) 88.761.193 72.871.781
Jumlah 2.628.532.930 3.570.718.739
26
Page 30
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG REASURANSI (lanjutan)
b. Berdasarkan umur (hari)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Belum jatuh tempo 18.060.429 7.723.524
Lewat jatuh tempo
1-60 hari 198.321.021 1.587.681.235
Lebih dari 60 hari 2.412.151.480 1.975.313.980
Jumlah 2.628.532.930 2 3.570.718.739
c. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 2.454.538.161 3.104.902.002
Mata uang asing (Catatan 29)
Dollar Amerika Serikat 173.994.769 456.150.077
Dollar Singapura - 9.666.660
Jumlah 2.628.532.930 3.570.718.739
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai
atas piutang reasuransi karena manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat
ditagih.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang reasuransi yang diperkenankan
merupakan piutang reasuransi berumur kurang dari 60 hari masing-masing sebesar Rp 216.381.451
dan Rp 1.595.404.759 (Catatan 33).
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Piutang hasil investasi
Obligasi
Pihak berelasi (Catatan 28) 53.462.500 1.762.500
Pihak ketiga 480.658.783 925.157.175
Deposito berjangka
Pihak berelasi (Catatan 28) 3.123.288 -
Pihak ketiga 86.670.834 18.481.096
Lain-lain 435.656.173 622.040.830
Jumlah 1.059.571.578 1.567.441.601
Manajemen berpendapat bahwa tidak perlu dibentuk cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang
lain-lain pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 karena seluruh piutang lain-lain dapat
ditagih.
27
Page 31
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET REASURANSI
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Premi reasuransi belum merupakan pendapatan 8.666.319.899 35.435.620.544
Estimasi klaim reasuransi 14.911.001.704 14.770.513.058
Manfaat polis masa depan 9.521.945.898 9.521.945.898
Jumlah 33.099.267.501 59.728.079.500
a. Premi reasuransi belum merupakan pendapatan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 4.585.151.712 24.620.834.693
Kesehatan 3.623.299.386 9.819.978.417
Tanggung gugat 236.147.726 706.819.080
Aneka 188.117.990 147.576.086
Rekayasa 23.806.413 136.075.236
Kendaraan bermotor 9.796.672 4.337.032
Jumlah 8.666.319.899 35.435.620.544
b. Estimasi klaim reasuransi
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 12.262.760.534 10.813.128.537
Tanggung gugat 1.285.362.868 1.246.036.236
Kesehatan 835.511.865 1.652.791.863
Rekayasa 467.208.489 776.347.949
Aneka 58.788.146 196.220.770
Kendaraan bermotor 1.369.802 85.987.703
Jumlah 14.911.001.704 14.770.513.058
c. Manfaat polis masa depan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 9.404.292.439 9.404.292.439
Rekayasa 117.644.032 117.644.032
Kesehatan 9.427 9.427
Jumlah 9.521.945.898 9.521.945.898
Ikhtisar asumsi yang digunakan untuk menghitung aset reasuransi diungkapkan pada Catatan 16.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa tidak
terdapat penurunan nilai aset reasuransi.
28
Page 32
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. INVESTASI
a. Deposito Berjangka
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah
Pihak Berelasi (Catatan 28)
PT Bank Victoria Internasional Tbk 2.000.000.000 -
PT Bank Victoria Syariah 1.000.000.000 -
Sub-Jumlah 3.000.000.000 -
Pihak ketiga
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 15.000.000.000 13.200.000.000
PT Bank Capital Indonesia Tbk 13.000.000.000 9.100.000.000
PT Bank National Nobu Tbk 9.000.000.000 -
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 6.000.000.000 2.000.000.000
PT Bank Aladdin Syariah 4.000.000.000 -
PT Bank Central Asia Tbk - 2.000.000.000
Sub-Jumlah 47.000.000.000 26.300.000.000
Dollar Amerika Serikat (Catatan 29)
Pihak ketiga
PT Bank Shinhan Indonesia 2.253.900.000 -
Jumlah 52.253.900.000 26.300.000.000
Suku bunga per tahun
Rupiah 5,00% - 6,50% 1,90% - 6,25%
USD 3,35% -
Deposito berjangka merupakan penempatan untuk investasi Perusahaan dengan jangka waktu
sampai dengan 1 (satu) bulan.
b. Efek Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
Efek Utang
30 Juni 2023
Keuntungan
(kerugian) yang
Peringkat Harga perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak berelasi:
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019 BBB 1.994.400.000 2.067.400.000 73.000.000
Pihak ketiga:
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0075 Gov 12.387.000.000 13.028.400.000 641.400.000
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0089 Gov 10.010.000.000 10.162.000.000 152.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0092 Gov 5.117.500.000 5.245.000.000 127.500.000
Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Thp III th 2022 Seri B A+ 5.000.000.000 5.158.000.000 158.000.000
Obligasi berkelanjutan III barito pacific tahap 1 tahun 2023 Seri B A+ 5.000.000.000 5.074.000.000 74.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0079 Gov 3.394.500.000 3.504.900.000 110.400.000
Sub-Jumlah 40.909.000.000 42.172.300.000 1.263.300.000
Jumlah 42.903.400.000 44.239.700.000 1.336.300.000
29
Page 33
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. INVESTASI (lanjutan)
b. Efek Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (lanjutan)
Efek Utang (lanjutan)
31 Desember 2022
Keuntungan
(kerugian) yang
Peringkat Harga perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak berelasi:
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap I Tahun 2019 BBB 1.994.400.000 2.030.400.000 36.000.000
Pihak ketiga:
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0075 Gov 19.517.500.000 19.547.200.000 29.700.000
Obligasi Subordinasi Bank Capital II Tahun 2015 BBB- 16.020.800.000 16.014.400.000 (6.400.000 )
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0072 Gov 10.766.364.686 10.945.000.000 178.635.314
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0092 Gov 10.105.000.000 10.027.000.000 (78.000.000 )
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0089 Gov 10.010.000.000 9.528.000.000 (482.000.000 )
Obligasi Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper Thp III th 2022 Seri B A+ 5.000.000.000 5.127.000.000 127.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia FR 0059 Gov 1.994.000.000 2.050.800.000 56.800.000
Sub-Jumlah 73.413.664.686 73.239.400.000 (174.264.686 )
Jumlah 75.408.064.686 75.269.800.000 (138.264.686 )
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 yang menjadi dana jaminan adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023
Peringkat Harga Perolehan Nilai Wajar
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0089 Gov 10.010.000.000 10.162.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0092 Gov 5.117.500.000 5.245.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0075 Gov 5.117.500.000 5.428.500.000
Jumlah 20.245.000.000 20.835.500.000
31 Desember 2022
Peringkat Harga Perolehan Nilai Wajar
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0072 Gov 10.766.364.686 10.945.000.000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR 0075 Gov 10.155.000.000 10.288.000.000
Jumlah 20.921.364.686 21.233.000.000
Dana jaminan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 disimpan pada
PT Bank CIMB Niaga Tbk, pihak ketiga, sebagai kustodian.
Dana jaminan bagi Perusahaan asuransi umum berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”) No. 71/POJK.05/2016 tentang “Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan
Perusahaan Reasuransi” adalah jumlah yang lebih besar antara 20% dari ekuitas minimum atau
hasil penjumlahan 1% dari premi neto ditambah 0,25% dari premi reasuransi ditambah 2% dari
cadangan atas PAYDI. Perusahaan telah memenuhi ketentuan mengenai besarnya dana jaminan
tersebut di atas.
Efek Ekuitas
30 Juni 2023
Keuntungan
Jumlah Harga (kerugian) yang
saham perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak berelasi:
PT Bank Victoria International Tbk 164.832.000 28.962.663.989 15.659.040.000 (13.303.623.989 )
Pihak ketiga:
PT Batavia Prosperindo Trans Tbk 149.759.000 15.906.114.669 16.623.249.000 717.134.331
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk 101.800.000 5.497.200.000 5.090.000.000 (407.200.000 )
PT Bintang Mitra Semesta Raya Tbk 43.735.700 34.625.821.730 14.170.366.800 (20.455.454.930 )
PT Batavia Prosperindo Finance Trans Tbk 15.040.000 10.076.800.000 4.812.800.000 (5.264.000.000 )
PT Bukalapak.com Tbk 6.098.100 2.515.547.000 1.292.797.200 (1.222.749.800 )
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk 600.000 601.500.000 555.000.000 (46.500.000 )
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk 200.000 200.000.000 189.000.000 (11.000.000 )
PT Unilever Indonesia Tbk 150.000 773.025.000 639.000.000 (134.025.000 )
PT Gudang Garam Tbk 15.000 479.930.000 414.375.000 (65.555.000 )
Sub-Jumlah 317.397.800 70.675.938.399 43.786.588.000 (26.889.350.399 )
Neto 482.229.800 99.638.602.388 59.445.628.000 (40.192.974.388 )
30
Page 34
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. INVESTASI (lanjutan)
b. Efek Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (lanjutan)
Efek Ekuitas (Lanjutan)
31 Desember 2022
Keuntungan
Jumlah Harga (kerugian) yang
saham perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak berelasi:
PT Bank Victoria International Tbk 164.832.000 28.962.663.989 17.637.024.000 (11.325.639.989)
Pihak ketiga:
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk 101.800.000 5.497.200.000 5.191.800.000 (305.400.000)
PT Batavia Prosperindo Trans Tbk 74.836.000 8.414.772.768 14.443.348.000 6.028.575.232
PT Bintang Mitra Semesta Raya Tbk 44.200.100 34.993.490.056 34.034.077.000 (959.413.056)
PT Batavia Prosperindo Finance Trans Tbk 15.040.000 10.076.800.000 10.001.600.000 (75.200.000)
PT Bukalapak.com Tbk 6.098.100 2.515.547.000 1.597.702.200 (917.844.800)
PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. 71.000 608.825.000 710.000.000 101.175.000
PT Unilever Indonesia Tbk 70.000 431.625.000 329.000.000 (102.625.000)
PT Gudang Garam Tbk 7.000 274.650.000 126.000.000 (148.650.000)
Sub-Jumlah 242.122.200 62.812.909.824 66.433.527.200 3.620.617.376
Neto 406.954.200 91.775.573.813 84.070.551.200 (7.705.022.613)
Unit Penyertaan Reksadana
30 Juni 2023
Keuntungan yang
Jumlah unit Harga perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak berelasi:
Reksadana victoria fixed income 1.903.564 2.000.000.000 2.084.304.468 84.304.468
31 Desember 2022
Keuntungan yang
Jumlah unit Harga perolehan Nilai wajar belum direalisasi
Pihak ketiga:
Reksa Dana Manulife Obligasi
Negara Indonesia II Kelas A 1.679.743 4.500.000.000 4.565.154.230 65.154.230
Penyertaan Lain
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Bima Multi Finance 12.731.000.724 12.731.000.724
PT Asuransi Maipark Indonesia 40.000.000 40.000.000
Sub-Jumlah 12.771.000.724 12.771.000.724
Cadangan kerugian penurunan nilai (11.086.357.621 ) (11.086.357.621 )
Jumlah 1.684.643.103 1.684.643.103
Berikut mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 11.086.357.621 10.825.766.466
Penambahan - 260.591.155
Saldo Akhir 11.086.357.621 11.086.357.621
Cadangan kerugian penurunan nilai atas penyertaan lain pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dibentuk atas penyertaan lain pada PT Bima Multi Finance
dengan kepemilikan 2,63%. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai yang dibentuk telah memadai.
31
Page 35
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO
30 Juni 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 30 Juni 2023
Biaya perolehan
Peralatan kantor 728.041.647 1.708.500 - 729.750.147
Perlengkapan kantor 24.749.863 - - 24.749.863
Kendaraan 2.235.500.000 - - 2.235.500.000
Renovasi bangunan sewa 3.426.393.978 - - 3.426.393.978
Jumlah 6.414.685.488 1.708.500 6.416.393.988
Akumulasi penyusutan
Peralatan Kantor 633.215.044 30.968.333 - 664.183.377
Perlengkapan Kantor 15.933.733 2.285.983 - 18.219.716
Kendaraan 745.432.291 139.718.750 - 885.151.041
Renovasi Ruang Sewa 2.369.304.800 335.042.812 - 2.704.347.612
Jumlah 3.763.885.868 508.015.878 - 4.271.901.746
Nilai tercatat 2.650.799.620 2.144.492.242
31 Desember 2022
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya perolehan
Peralatan kantor 673.641.647 62.380.000 (7.980.000 ) 728.041.647
Perlengkapan kantor 21.319.863 3.430.000 - 24.749.863
Kendaraan 2.235.500.000 - - 2.235.500.000
Renovasi bangunan sewa 3.601.211.176 - (174.817.198 ) 3.426.393.978
Jumlah 6.531.672.686 65.810.000 (182.797.198 ) 6.414.685.488
Akumulasi penyusutan
Peralatan Kantor 569.161.418 71.867.375 (7.813.749 ) 633.215.044
Perlengkapan Kantor 12.551.182 3.382.551 - 15.933.733
Kendaraan 465.994.793 279.437.498 - 745.432.291
Renovasi Ruang Sewa 1.862.740.541 675.183.542 (168.619.283 ) 2.369.304.800
Jumlah 2.910.447.934 1.029.870.966 (176.433.032 ) 3.763.885.868
Nilai tercatat 3.621.224.752 2.650.799.620
Beban penyusutan masing-masing sebesar Rp 508.015.878 dan Rp 1.029.870.966 untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (Catatan 25).
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap berupa kendaraan telah diasuransikan
terhadap risiko kerusakan dan kehilangan dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp 3.895.000.000 dan Rp 4.030.100.000, yang menurut pendapat manajemen telah memadai untuk
menutupi kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut.
Pengurangan selama 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 merupakan penjualan aset tetap dengan
rincian sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Harga jual - 13.500.000
Nilai tercatat - (6.364.166)
Laba penjualan aset tetap - 7.135.834
Manajemen berpendapat tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022.
32
Page 36
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET HAK GUNA - NETO DAN LIABILITAS SEWA
Rincian aset hak-guna adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 30 Juni 2023
Biaya perolehan
Bangunan 1.025.331.303 - - 1.025.331.303
Kendaraan 449.949.457 - - 449.949.457
Jumlah 1.475.280.760 - - 1.475.280.760
Akumulasi penyusutan
Bangunan 235.062.459 402.969.835 - 638.032.294
Kendaraan 87.490.166 74.991.578 - 162.481.744
Jumlah 322.552.625 477.961.413 - 800.514.038
Nilai tercatat 1.152.728.135 674.766.722
31 Desember 2022
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya perolehan
Bangunan 3.044.271.193 774.598.014 (2.793.537.904 ) 1.025.331.303
Kendaraan 701.105.048 449.949.457 (701.105.048 ) 449.949.457
Jumlah 3.745.376.241 1.224.547.471 (3.494.642.952 ) 1.475.280.760
Akumulasi penyusutan
Bangunan 2.251.194.631 723.115.045 (2.739.247.217 ) 235.062.459
Kendaraan 682.402.868 160.483.033 (755.395.735 ) 87.490.166
Jumlah 2.933.597.499 883.598.078 (3.494.642.952 ) 322.552.625
Nilai tercatat 811.778.742 1.152.728.135
Beban penyusutan masing-masing sebesar Rp 477.961.413 dan Rp 883.598.078 untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (Catatan 25).
Penambahan liabilitas sewa terjadi dari transaksi baru yang telah memenuhi kriteria tertentu sesuai
dengan standar akuntansi yang berlaku pada tahun yang bersangkutan.
Kendaraan tertentu merupakan agunan dari utang pembelian kendaraan.
Berikut ringkasan perubahan liabilitas yang timbul atas sewa:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 1.143.838.568 973.059.061
Penambahan - 1.224.547.471
Arus kas (648.243.947) (1.053.767.964)
Saldo akhir 495.594.621 1.143.838.568
Jumlah liabilitas dan pembayaran sewa kepada PT Bank Victoria International Tbk, pihak berelasi,
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal - 65.095.890
Penambahan 71.928.000 -
Arus kas (71.928.000 ) (65.095.890 )
Saldo akhir - -
33
Page 37
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) 31.480.096 31.892.204
Pasal 21 53.355.510 72.095.785
Pasal 23 12.165.184 22.049.802
Pasal 29 - 4.775.100
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 8.249.500 15.110.017
Jumlah 105.250.290 145.922.908
Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri
oleh wajib pajak (self-assessment). Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai
Perubahan Ketiga atas Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat
melakukan pemeriksaan atas perhitungan pajak dalam jangka waktu 5 tahun setelah terutangnya
pajak, dengan beberapa pengecualian, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tersebut.
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain 3.775.207.110 1.972.949.206
Beda tetap:
Gaji dan tunjangan 591.899.680 374.813.024
Promosi 351.155.475 -
Beban yang terkait dengan
penghasilan yang dikenakan pajak final 235.933.072 194.184.228
Pendidikan dan pelatihan 206.755.460 201.969.334
Premi asuransi 109.946.193 79.024.291
Representasi dan jamuan 77.917.958 -
Sumbangan 1.000.000 -
Penghasilan jasa giro yang telah
dikenakan pajak final (17.884.730) (32.659.640)
Penghasilan yang dikenakan
pajak final (5.432.651.621) (3.201.238.918)
Lain-lain: 766.013.893 -
Jumlah beda tetap (3.109.914.620) (2.383.907.681)
34
Page 38
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (Lanjutan)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena pajak
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut:
(Lanjutan)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beda waktu:
Cadangan Klaim IBNR 136.356.494 378.259.949)
Imbalan kerja jangka panjang 126.900.000 337.000.000
Pembayaran imbalan kerja - (284.632.570)
Cadangan premi (4.115.850.981) -
Jumlah beda waktu (3.852.594.487) 430.627.379
Laba (rugi) fiskal tahun berjalan (3.187.301.997) 19.668.904
Penghasilan kena pajak (dibulatkan) - 19.668.000
Beban pajak kini:
Pajak kini - 4.326.960
Dikurangi pembayaran pajak penghasilan di muka:
Pasal 25 - -
Utang pajak penghasilan Pasal 29 - 4.326.960
Laba kena pajak dan beban pajak Perusahaan tahun 30 Juni 2023 dan 2022 sesuai dengan
Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang disampaikan Perusahaan kepada Kantor Pelayanan
Pajak
c. Pajak Tangguhan
Rincian aset (liabilitas) pajak tangguhan Perusahaan adalah sebagai berikut:
Dikreditkan (dibebankan) ke
Penghasilan
1 Januari 2022 Laba rugi komprehensif lain 31 Desember 2022
Estimasi klaim IBNR 538.977.245 (75.073.280 ) - 463.903.965
Cadangan atas premi yang belum
merupakan pendapatan 143.625.734 (270.424.561 ) - (126.798.827 )
Imbalan kerja jangka Panjang 345.247.657 (132.335.149 ) 846.241 213.758.749
Aset pajak tangguhan – neto 1.027.850.636 (477.832.990 ) 846.241 550.863.887
d. Perubahan Tarif Pajak
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 (“Perpu”) yang mengatur kebijakan
Pemerintah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan negara dan perekonomian nasional secara
keseluruhan terkait dampak dari pandemi penyakit Coronavirus 2019 (“COVID-19”), termasuk
menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya 25% menjadi 22% untuk tahun fiskal
2020 - 2021.
35
Page 39
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Perubahan Tarif Pajak (lanjutan)
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 (“Perpu”) yang mengatur kebijakan
Pemerintah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan negara dan perekonomian nasional secara
keseluruhan terkait dampak dari pandemi penyakit Coronavirus 2019 (“COVID-19”), termasuk
menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya 25% menjadi 22% untuk tahun fiskal
2020 - 2021.
Peraturan ini telah diubah pada 29 Oktober 2021 melalui Harmonisasi Peraturan Perpajakan
(“HPP”). Salah satu pasal dalam HPP terkait pembatalan penurunan tarif pajak perusahaan
sebelumnya dari 22% ke 20%, sehingga tarif pajak perusahaan akan tetap di 22% untuk tahun
pajak 2022 dan selanjutnya.
Aset pajak tangguhan per 31 Desember 2022 telah memperhitungkan tarif-tarif pajak yang
berlaku untuk setiap periode terkait.
e. Administrasi
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan melaporkan SPT Tahunan
berdasarkan perhitungan sendiri. Otoritas Pajak dapat menilai atau mengubah besarnya liabilitas
pajak dalam waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
Apabila ada kewajiban perpajakan lainnya akan diselesaikan oleh Perusahaan pada saat jatuh
temponya.
13. UTANG KLAIM
a. Berdasarkan tertanggung
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga:
Cahaya Medika Healthcare 1.552.338.100 350.829.777
PT Vertika Technologies Nusantara 100.490.049 25.362.116
Istech Resources Asia 17.000.258 2.778.899.123
PT Radiant Utama Interinsco 8.949.000 1.081.380.839
PT Supraco Indonesia 287.488 672.749.145
TPC Eni Muara Bakau - 621.954.765
Soesilowati Tanoedjaja - 410.840.256
PT Simprug Mahkota Indah - 83.022.868
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50 juta) 149.049.966 104.098.088
Jumlah 1.828.114.861 6.129.136.977
b. Berdasarkan jenis pertanggungan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kecelakaan diri 1.581.840.327 350.527.904
Kesehatan 138.375.741 5.182.334.798
Kendaraan bermotor 105.711.803 30.895.326
Aneka 2.186.990 7.532.070
Properti - 556.911.879
Pengangkutan - 935.000
Jumlah 1.828.114.861 6.129.136.977
36
Page 40
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG KLAIM (lanjutan)
c. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 1.828.114.861 6.129.136.977
14. UTANG REASURANSI - PIHAK KETIGA
a. Berdasarkan reasuradur
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Reasuransi Nasional Indonesia 614.192.803 490.109.831
PT Simas Reinsurance Brokers 350.023.190 1.200.488.186
PT Reasuransi Indonesia Utama 176.810.902 1.231.656.759
PT Mitra Utama Reasuransi 114.652.850 1.620.179.269
Trinity RE 103.940.838 4.667.928.787
Aon Singapore Pte Ltd (Broking Centre) - 8.719.390.636
Lainnya (masing-masing di bawah Rp600 juta) 1.791.108.514 1.302.869.958
Jumlah 3.150.729.097 19.232.623.426
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 2.886.630.680 5.428.320.915
Mata uang asing (Catatan 29)
Dolar Amerika Serikat 257.757.206 13.798.892.152
Yen Jepang 2.887.189 1.979.450
Euro 2.616.377 1.960.435
Yuan Republik Rakyat China 624.217 718.922
Franc Swiss 213.027 54.467
Dolar Australia 401 2.645
Dolar Singapura - 112.160
Lainnya - 582.280
Jumlah 3.150.729.097 19.232.623.426
c. Berdasarkan umur (hari)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
1 - 60 hari 1.310.282.903 9.013.745.665
Lebih dari 60 hari 1.840.446.194 10.218.877.761
Jumlah 3.150.729.097 19.232.623.426
37
Page 41
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG KOMISI
a. Berdasarkan broker
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 28)
PT Bank Victoria Internasional Tbk 106.268.473 55.857.031
Pihak ketiga
PT Davindo Asa Abadi 2.145.085.232 2.034.545.879
PT Kalibesar Raya Utama 83.609.837 276.524.339
PT Solusiutama Tekno Broker Asuransi 93.181.317 -
PT Marsh Indonesia 85.216.965
PT Solusi Optima Asia 30.320.304 170.993.404
PT Mitra Iswara & Rorimpandey 39.511.228 166.583.990
PT Sathya Wahana Indonesia 33.521.769 118.461.864
PT Imanuel Jasa Proteksindo 35.022.467 108.688.754
Lainnya (masing-masing di bawah Rp100 juta) 280.517.934 455.744.271
Sub-Jumlah 2.825.987.053 3.331.542.501
Jumlah 2.932.255.526 3.387.399.532
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 2.751.251.322 3.046.562.056
Mata uang asing (Catatan 29)
Dolar Amerika Serikat 180.764.884 340.504.731
Yuan Republik Rakyat China 239.320 128.182
Euro - 204.563
Jumlah 2.932.255.526 3.387.399.532
c. Berdasarkan jenis pertanggungan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kesehatan 2.168.435.554 2.125.293.506
Properti 421.333.923 939.611.055
Kendaraan bermotor 51.798.275 40.674.056
Rekayasa 23.644.101 35.174.949
Kecelakaan diri 16.198.286 11.046.360
Tanggung gugat 4.854.627 60.333.362
Lainnya 245.990.760 175.266.244
Jumlah 2.932.255.526 3.387.399.532
16. LIABILITAS KONTRAK ASURANSI
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Premi belum merupakan pendapatan 13.883.869.129 44.306.637.669
Estimasi klaim 20.205.255.190 20.180.652.079
Manfaat polis masa depan 10.423.511.099 10.423.511.099
Jumlah 44.512.635.418 74.910.800.847
38
Page 42
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS KONTRAK ASURANSI (lanjutan)
a. Premi Belum Merupakan Pendapatan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 7.032.765.234 29.960.462.143
Kesehatan 3.980.257.200 10.380.552.327
Kendaraan bermotor 2.242.604.091 2.665.677.736
Tanggung gugat 312.238.024 896.556.397
Aneka 115.641.324 40.036.940
Pengangkutan 163.177.069 196.170.724
Rekayasa 37.186.187 167.181.402
Jumlah 13.883.869.129 44.306.637.669
b. Estimasi Klaim
a. Berdasarkan tertanggung
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi
PT Bank Victoria International Tbk 1.603.148.835 1.713.446.700
PT Victoria Investama Tbk 1.550.000 -
Sub-Jumlah 1.604.698.835 1.713.446.700
Pihak ketiga
Master Pet Shop 5.568.761.722 5.795.000.000
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk 3.295.500.000 2.755.000.000
CV Raja Perkakas 900.000.000 -
PT Indospring Tbk 850.000.000 -
PT Indonesia Eximbank 415.625.000 -
PT Teodore Pan Garmindo Tbk 362.187.500 362.187.500
PT Obor Maju Jaya 351.920.458 -
PT Pelita Mekar Semesta 315.000.000 -
PT Platinum Power Perkasa 129.061.127 931.500.000
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk - 581.851.377
PT Midi Utama Indonesia Tbk - 355.851.820
CV Tani Abadi Celebes - 599.500.000
Lainnya (masing-masing di bawah Rp300 juta) 6.412.500.548 7.086.314.682
Sub-Jumlah 18.600.556.355 18.467.205.379
Jumlah 20.205.255.190 20.180.652.079
39
Page 43
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS KONTRAK ASURANSI (lanjutan)
b. Estimasi Klaim (lanjutan)
b. Berdasarkan jenis pertanggungan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 14.568.604.402 13.174.638.182
Kendaraan bermotor 1.610.519.130 1.418.286.595
Tanggung gugat 1.458.340.376 1.421.230.088
Kecelakaan diri 1.006.587.189 787.750.078
Kesehatan 839.710.417 1.725.338.217
Rekayasa 562.162.625 986.421.467
Aneka 159.331.051 666.987.452
Jumlah 20.205.255.190 20.180.652.079
c. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 19.883.082.724 19.569.675.770
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat 322.172.466 610.976.309
Jumlah 20.205.255.190 20.180.652.079
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, di dalam estimasi klaim termasuk estimasi
atas klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan (IBNR) masing-masing sebesar
Rp 2.245.010.883 dan Rp 2.108.654.389.
c. Manfaat Polis Masa Depan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Properti 10.267.644.951 10.267.644.951
Rekayasa 147.643.539 147.643.539
Kendaraan bermotor 8.154.897 8.154.897
Kecelakaan diri 42.062 42.062
Pengangkutan 25.650 25.650
Jumlah 10.423.511.099 10.423.511.099
Rincian liabilitas kontrak asuransi berdasarkan pemegang polis adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 28) 3.829.883.623 4.442.903.790
Pihak ketiga 40.682.751.795 70.467.897.057
Jumlah 44.512.635.418 74.910.800.847
40
Page 44
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS KONTRAK ASURANSI (lanjutan)
Berikut adalah ikhtisar asumsi-asumsi yang digunakan untuk menghitung aset reasuransi (Catatan 8)
dan liabilitas kontrak asuransi:
31 Desember 2022
Premi yang belum merupakan pendapatan:
Provisi pemburukan 10%
Confidence level unexpired risk (PYBMP) 75%
Rasio kerugian rata-rata selama 3 (tiga) tahun menurut jenis
pertanggunan:
Properti 49,70%
Kendaraan bermotor 38,50%
Pengangkutan 7,40%
Rekayasa 78,90%
Tanggung gugat 2,50%
Kecelakaan diri 1,00%
Aneka 0,90%
Kesehatan 95,00%
Manfaat polis masa depan:
Menggunakan Indonesia Government Securities Yield 25 tahun per
Tingkat diskonto 31 Desember 2022 (dipublikasi IBPA) yang disesuaikan menurut
maturity masing-masing polis.
Tingkat inflasi rata-rata 3 (tiga) tahun 2,60%
Provisi pemburukan 7,50%
Rasio kerugian rata-rata selama 5 (lima) tahun menurut jenis
pertanggunan (sebelum penambahan provisi pemburukan):
Properti 53%
Kendaraan bermotor 45%
Pengangkutan 18%
Rekayasa 143%
Tanggung gugat 2%
Kecelakaan diri 2%
Aneka 1%
Kesehatan 96%
Incurred but not yet reported (IBNR) Paid development triangle
Berikut adalah analisa sensitivitas +1%/-1% terhadap jumlah tercatat aset reasuransi dan liabilitas
kontrak asuransi untuk manfaat polis masa depan:
Cadangan Neto dengan Aset Reasuransi:
31 Desember 2022
Manfaat polis masa
No. Jenis pertanggungan -1% % % +1%
depan
1 Properti 882.036.136 2,16% 863.352.512 -2,04% 845.736.534
2 Kendaraan Bermotor 8.190.287 0,43% 8.154.897 -0,43% 8.120.194
3 Rekayasa 30.288.535 0,96% 29.999.507 -0,94% 29.718.287
4 Kecelakaan diri 36.896 1,66% 36.292 -1,61% 35.707
5 Pengangkutan 21.997 - 21.993 - 21.990
Jumlah 920.573.851 2,11% 901.565.201 -1,99% 883.632.712
41
Page 45
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. PENGUKURAN NILAI WAJAR
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset tertentu Perusahaan:
30 Juni 2023
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan Input signifikan
Harga kuotasian yang dapat yang tidak dapat
dalam pasar aktif diobservasi diobservasi
Nilai tercatat (level 1) (level 2) (level 3)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain:
Efek utang 44.239.700.000 44.239.700.000 - -
Efek ekuitas 59.445.628.000 59.445.628.000 - -
Unit penyertaan reksadana 2.084.304.468 2.084.304.468 - -
Penyertaan lain 1.684.643.103 - - 1.684.643.103
31 Desember 2022
Pengukuran nilai wajar menggunakan:
Input signifikan Input signifikan
Harga kuotasian yang dapat yang tidak dapat
dalam pasar aktif diobservasi diobservasi
Nilai tercatat (level 1) (level 2) (level 3)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain:
Efek utang 75.269.800.000 75.269.800.000 - -
Efek ekuitas 84.070.551.200 84.070.551.200 - -
Unit penyertaan reksadana 4.565.154.230 4.565.154.230 - -
Penyertaan lain 1.684.643.103 - - 1.684.643.103
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga
pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi pasar tersedia sewaktu-waktu dan
dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek atau perantara efek, badan penyedia jasa
penentuan harga kelompok industri atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi
pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan
untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah harga penawaran (bid price) terkini.
Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.
Nilai wajar portofolio efek obligasi dan saham ditentukan berdasarkan harga pasar efek yang tercatat
di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari terakhir bursa pada tahun tersebut, sedangkan nilai wajar
investasi pada unit reksa dana diukur berdasarkan kuotasi harga pasar terakhir yang dipublikasikan
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Desember 2022.
18. MODAL SAHAM
Susunan kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh
PT Adimitra Jasa Korporasi, Biro Adminstrasi Efek, pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
Jumlah Modal
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Disetor
%
PT Victoria Investama Tbk 1.065.546.895 72,95% 106.554.689.500
Aldo Jusuf Tjahaja 10.744.905 0,74% 1.074.490.500
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 384.281.816 26,31% 38.428.181.600
Jumlah 1.460.573.616 100,00% 146.057.361.600
42
Page 46
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. MODAL SAHAM (lanjutan)
Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham dengan
nilai nominal Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp110 per lembar saham yang
dapat dilakukan selama periode pelaksanaan waran, yaitu mulai dari tanggal 25 Maret 2016 sampai
dengan 25 September 2020 (Catatan 1).
Perubahan dalam jumlah saham beredar adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham
Saldo pada tanggal 31 Desember 2016 1.450.490.500
Penerbitan saham selama tahun 2017 melalui pelaksanaan waran seri I 1.676.400
Saldo pada tanggal 31 Desember 2017 1.452.166.900
Penerbitan saham selama tahun 2018 melalui pelaksanaan waran seri I 1.415.800
Saldo pada tanggal 31 Desember 2018 1.453.582.700
Penerbitan saham selama tahun 2019 melalui pelaksanaan waran seri I 3.023.501
Saldo pada tanggal 31 Desember 2019 1.456.606.201
Penerbitan saham selama tahun 2020 melalui pelaksanaan waran seri I 3.967.415
Saldo pada tanggal 31 Desember 2020 1.460.573.616
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mencatatkan seluruh
sahamnya pada Bursa Efek Indonesia.
Manajemen Permodalan
Tujuan utama dari pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai
pemegang saham.
Perusahaan mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal
sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi. Perusahaan memantau modalnya dengan
menggunakan analisa gearing ratio (rasio utang terhadap modal), yakni membagi utang bersih
terhadap jumlah modal.
Sesuai dengan Pasal 6B Peraturan Pemerintah No. 81 tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas
Peraturan Pemerintah No. 73 tahun 1992 tentang penyelenggaraan perusahaan perasuransian,
Perusahaan diwajibkan memiliki modal sendiri (ekuitas) minimum sebesar Rp100.000.000.000. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi ketentuan tersebut.
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini merupakan tambahan modal disetor sehubungan dengan:
Jumlah Saham
Tambahan modal disetor dari penerbitan modal saham 1.896.764.000
Biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan penerbitan modal saham (2.524.265.484)
Tambahan modal disetor sehubungan dengan pengampunan pajak 721.900.000
Saldo 31 Desember 2017 94.398.516
Tambahan modal disetor tahun 2018 dari penerbitan saham baru - waran I (Catatan 18) 14.158.000
Saldo 31 Desember 2018 108.556.516
Tambahan modal disetor tahun 2019 dari penerbitan saham baru - waran I (Catatan 18) 30.235.010
Saldo 31 Desember 2019 138.791.526
Tambahan modal disetor tahun 2020 dari penerbitan saham baru - waran I (Catatan 18) 39.674.150
Saldo 31 Desember 2020 178.465.676
43
Page 47
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PENGGUNAAN SALDO LABA
Dividen Tunai
Berdasarkan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang didokumentasikan dalam
Akta No. 98 tanggal 17 Mei 2023 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, pemegang saham
menyetujui pembagian dividen tunai untuk sebesar Rp 4,7 per saham seluruhnya sebesar
Rp 6.864.695.995 kepada pemegang saham yang berhak. Dividen tunai tersebut telah dibagikan pada
tanggal 21 Juni 2023
Berdasarkan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang didokumentasikan dalam
Akta No. 75 tanggal 10 Juni 2022 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, pemegang saham
menyetujui pembagian dividen tunai untuk sebesar Rp 3,4 per saham seluruhnya sebesar
Rp 4.965.950.294 kepada pemegang saham yang berhak. Dividen tunai tersebut telah dibagikan pada
tanggal 14 Juli 2022.
Cadangan Umum
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas, Perusahaan diharuskan untuk membuat
penyisihan cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan
disetor penuh. Tidak terdapat batas waktu yang ditetapkan atas pemenuhan kewajiban tersebut.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang telah diaktakan dengan Akta No. 98 tanggal
17 Mei 2023 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, Perusahaan membentuk dana
cadangan sebesar Rp1.000.000.000 pada tahun 2023, sehingga saldo cadangan umum sebesar
Rp18.000.000.000 pada tanggal 30 Juni 2023.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang telah diaktakan dengan Akta No. 75 tanggal
10 Juni 2022 dari Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, Perusahaan membentuk dana
cadangan sebesar Rp1.000.000.000 pada tahun 2022, sehingga saldo cadangan umum sebesar
Rp17.000.000.000 pada tanggal 31 Desember 2022.
21. PENDAPATAN PREMI
30 Juni 2023
Penurunan (Kenaikan)
Premi Premi Belum Pendapatan Premi
Premi Bruto Reasuransi Merupakan Pendapatan Neto
Properti 4.137.921.439 (4.088.307.316 ) 2.892.013.928 2.941.628.051
Kecelakaan diri 858.504.511 (213.498.448 ) (29.433 ) 644.976.630
Kesehatan 13.921.854.904 (7.143.053.997 ) 203.616.096 6.982.417.003
Kendaraan bermotor 2.363.470.078 (528.876.057 ) 428.533.285 2.263.127.306
Pengangkutan 1.744.296.876 (1.571.980.089 ) 13.395.691 185.712.478
Rekayasa 102.816.070 (132.537.641 ) 17.726.393 (11.995.178 )
Aneka 13.648.396.541 (248.753.994 ) 98.211.935 13.497.854.482
Jumlah 36.777.260.419 (13.927.007.542 ) 3.653.467.895 26.503.720.772
44
Page 48
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PENDAPATAN PREMI (lanjutan)
30 Juni 2022
Penurunan (Kenaikan)
Premi Premi Belum Pendapatan Premi
Premi Bruto Reasuransi Merupakan Pendapatan Neto
Properti 40.750.823.332 (39.748.741.842) 1.355.483.267 2.357.564.757
Kecelakaan diri 1.466.039.375 (473.340.851) (2.071.002) 990.627.522
Kesehatan 17.155.643.894 (11.802.907.163) (19.797.993) 5.332.938.738
Kendaraan bermotor 3.377.333.522 (426.931.032) (409.670.565) 2.540.731.925
Pengangkutan 1.455.300.567 (1.308.981.530) (14.248.874) 132.070.163
Rekayasa 396.511.104 (319.370.663) (60.110.818) 17.029.623
Aneka 1.134.458.760 (275.473.951) 11.975.174 870.959.983
Jumlah 65.736.110.554 (54.355.747.032) 861.559.189 12.241.922.711
Jumlah pendapatan premi dari pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 masing-masing sebesar 6,27% dan 4,60% dari jumlah pendapatan
premi bruto dengan rincian sebagai berikut: (Catatan 28)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
PT Bank Victoria International Tbk 2.288.838.339 3.009.082.712
PT Victoria Sekuritas Indonesia 7.919.748 7.752.672
PT Victoria Investama Tbk 5.228.693 3.905.400
PT Victoria Manajemen Investasi 3.110.273 2.993.565
Jumlah 2.305.097.053 3.023.734.349
22. PENDAPATAN KOMISI - NETO
30 Juni 2023
(Beban) pendapatan
Pendapatan komisi Beban komisi komisi neto
Properti 1.097.389.663 (290.432.757 ) 806.956.906
Pengangkutan 422.082.895 (13.415.440 ) 408.667.455
Kesehatan 175.124.473 (208.925.158 ) (33.800.685 )
Kecelakaan diri 57.894.178 (82.256.622 ) (24.362.444 )
Rekayasa 28.586.924 (13.668.361 ) 14.918.563
Kendaraan bermotor 4.589.471 (179.930.906 ) (175.341.435 )
Aneka 75.246.543 (1.825.933.868 ) (1.750.687.325 )
Jumlah 1.860.914.147 (2.614.563.112) (753.648.965 )
30 Juni 2022
(Beban) pendapatan
Pendapatan komisi Beban komisi komisi neto
Properti 3.058.994.880 (947.843.450 ) 2.111.151.430
Pengangkutan 367.777.058 (7.832.599 ) 359.944.459
Kesehatan 355.866.548 (12.015.626 ) 343.850.922
Kecelakaan diri 125.443.963 (126.341.149 ) (897.186 )
Rekayasa 86.084.112 (49.927.278 ) 36.156.834
Kendaraan bermotor 1.128.426 (232.293.996 ) (231.165.570)
Aneka 80.293.753 (474.473.823 ) (394.180.070)
Jumlah 4.075.588.740 (1.850.727.921 ) 2.224.860.819
45
Page 49
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. PENDAPATAN KOMISI – NETO (lanjutan)
Jumlah beban komisi dibayar kepada pihak berelasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 adalah sebagai berikut: (Catatan 28)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
PT Bank Victoria International Tbk 140.244.841 126.985.977
23. BEBAN KLAIM
30 Juni 2023
Kenaikan
Klaim (Penurunan)
Klaim bruto Reasuransi Estimasi Klaim Beban Klaim
Klaim
Properti 3.072.787.774 (2.556.960.122) (55.665.777) 460.161.875
Kecelakaan diri 31.482.013 (9.731.600) 218.837.111 240.587.524
Kesehatan 22.040.898.995 (15.678.318.268) (68.347.803) 6.294.232.924
Kendaraan bermotor 2.295.437.002 (71.488.960) 276.850.435 2.500.798.477
Rekayasa 390.108.601 (379.740.305) (115.119.382) (104.751.086)
Pengangkutan 40.926.857 (30.899.779) (81.204.546) (71.177.468)
Aneka 8.901.308.527 (36.165.017) (291.235.573) 8.573.907.937
Jumlah 36.772.949.769 (18.763.304.051 ) (115.885.535 ) 17.893.760.183
30 Juni 2022
Kenaikan
Klaim (Penurunan)
Klaim bruto Reasuransi Estimasi Klaim Beban Klaim
Klaim
Properti 14.450.395.608 (13.401.888.234 ) (646.179.903 ) 402.327.471
Kesehatan 12.043.920.998 (6.901.086.424 ) 13.391.255 5.156.225.829
Kecelakaan diri 6.614.942 - 104.393.580 111.008.522
Kendaraan bermotor 1.065.691.681 (8.257.041 ) 268.172.042 1.325.606.682
Pengangkutan 342.669.515 (305.397.886 ) 44.009.685 81.281.314
Rekayasa 247.511.448 (224.179.010 ) 225.056.132 248.388.570
Aneka 8.359.443 (6.614.949 ) 25.657.230 27.401.724
Jumlah 28.165.163.635 (20.847.423.544) 34.500.021 7.352.240.112
Jumlah beban klaim dari pihak berelasi untuk tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022
masing-masing sebesar 0,17% dan 0,51% dari jumlah beban klaim dengan rincian adalah sebagai
berikut: (Catatan 28)
30 Juni 2023 30 Juni 2022
PT Bank Victoria International Tbk 53.928.002 142.614.523
PT Victoria Investama Tbk 7.623.269 -
Jumlah 61.551.271 142.614.523
46
Page 50
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. HASIL INVESTASI
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Bunga
Obligasi 2.072.495.248 2.368.483.194
Deposito berjangka 891.195.880 486.945.413
Sub-jumlah bunga 2.963.691.128 2.855.428.607
Keuntungan penjualan efek 2.363.113.224 333.700.001
Dividen 34.062.140 11.266.000
Reksadana 71.785.129 844.310
Jumlah 5.432.651.621 3.201.238.918
Jumlah pendapatan bunga dari pihak berelasi untuk tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 masing-
masing sebesar 4,33% berjumlah Rp 128.317.467 dan 16,84% berjumlah Rp 480.831.321 dari jumlah
bunga (Catatan 28).
25. BEBAN USAHA
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pemasaran 441.073.433 209.818.128
Umum dan administrasi
Gaji dan tunjangan 5.450.184.991 4.344.902.464
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 508.015.878 518.510.796
Penyusutan aset hak guna (Catatan 11) 477.961.413 430.143.991
Sewa 340.371.600 126.726.000
Pendidikan dan pelatihan 272.509.250 218.969.334
Jasa profesional 248.273.884 238.556.843
Perangkat lunak 231.601.821 232.892.070
Iuran 229.198.750 313.017.011
Transportasi 143.250.329 166.341.695
Keperluan kantor 123.212.806 42.959.300
Listrik, air dan komunikasi 40.512.564 41.986.621
Lain-lain 110.906.943 139.802.977
Sub-jumlah 8.176.000.229 6.814.809.102
Jumlah 8.617.073.662 7.024.627.230
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG
Imbalan kerja karyawan yang dihitung dalam laporan aktuaria ini adalah Imbalan pascakerja (“IPK”),
sebagaimana diatur oleh Undang-undang No. 11/2020 (UU Cipta Kerja - “UUCK”),
Peraturan Pemerintah No. 35/2021 (“PP35/2021”) dan Peraturan Perusahaan.
Perhitungan aktuaria atas imbalan kerja jangka panjang tanggal 30 Juni 2023 tidak dilakukan
perhitungan oleh aktuaris independen sedangkan 31 Desember 2022 dilakukan oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Steven & Mourits, aktuaris independen, dalam laporannya tertanggal 7 Februari 2023.
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut adalah 27 karyawan pada tanggal
31 Desember 2022.
47
Page 51
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG (lanjutan)
Jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sehubungan
dengan imbalan kerja sebagai berikut:
31 Desember 2022
Biaya jasa kini 170.474.223
Biaya bunga 75.004.797
Provisi biaya terminasi -
Biaya jasa lalu (Kurtailmen) (333.125.450)
Dampak penerapan IFRIC AD (46.396.737)
Penyesuaian liabilitas atas masa kerja lalu 198.918
Komponen biaya imbalan kerja jangka panjang
yang diakui di laba rugi (133.844.249)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti:
Kerugian (keuntungan) aktuarial diakui
di penghasilan komprehensif lain 3.846.546
Jumlah (129.997.703)
Biaya imbalan kerja jangka panjang yang diakui di laba rugi disajikan sebagai bagian dari
“Beban Gaji dan Tunjangan” (Catatan 25).
Mutasi liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 971.630.670 1.569.307.531
Biaya jasa kini 126.900.000 170.474.223
Biaya jasa lalu (Kurtailmen) - (333.125.450)
Dampak penerapan IFRIC AD - (46.396.737)
Biaya bunga - 75.004.797
Pembayaran manfaat tahun berjalan - (467.679.158)
Penyesuaian liabilitas atas masa kerja lalu - 198.918
Kerugian (keuntungan) pengukuran kembali liabilitas imbalan
pasti - 3.846.546
Jumlah 1.098.530.670 971.630.670
Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan kerja jangka panjang:
31 Desember 2022
Tingkat diskonto 7,20%
Tingkat kenaikan gaji 6,00%
Tingkat kematian TMI IV (2019)
Tingkat cacat 10% dari TMI IV
Tingkat pengunduran diri 15% per tahun sampai usia 20 tahun dan
menurun linier menjadi 0% pada usia 54 tahun
Umur pensiun 55 tahun
48
Page 52
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG (lanjutan)
Analisa sensitivitas liabilitas imbalan pasti di bawah ini ditentukan berdasarkan perubahan asumsi
yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2022 dengan asumsi lainnya dianggap tetap:
31 Desember 2022
Dampak kenaikan (penurunan) terhadap liabilitas imbalan pasti
Kenaikan Asumsi Penurunan Asumsi
Perubahan Asumsi (+1%) (-1%)
Tingkat diskonto 1% atau -1% (57.303.670) 63.652.201
Tingkat pertumbuhan gaji 1% atau -1% 73.407.709 (66.924.997))
Rincian jatuh tempo liabilitas imbalan kerja jangka panjang pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Dalam jangka waktu 12 bulan 15.113.004
Antara 1 tahun dan 5 tahun 548.951.340
Antara 5 tahun dan 10 tahun r 944.439.564
Lebih dari 10 tahun 1.057.284.966
Jumlah 2.565.788.874
Pada tanggal 4 April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(“DSAK-IAI”) menerbitkan siaran pers tentang “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa
(PSAK No. 24)” sebagai tanggapan terhadap International Financing Accounting Standard
Interpretation Committee Agenda Decision: International Accounting Standards 19 Employee Benefits
- Attributing Benefit to Periods of Service, yang diterbitkan pada Mei 2021. Pada tanggal
31 Desember 2022, dampak perubahan perhitungan tersebut tidak material, oleh karena itu, dampak
perubahan tersebut dicatat secara keseluruhan dalam laporan keuangan tahun berjalan.
27. LABA PER SAHAM
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba
Laba tahun berjalan 3.775.207.110 1.972.949.206
Jumlah saham (lembar)
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
untuk perhitungan laba per saham dasar 1.460.573.616 1.460.573.616
Laba per saham 2,58 1,35
49
Page 53
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI
Sifat Pihak Berelasi
a. PT Victoria Investama Tbk merupakan entitas induk dan pemegang saham mayoritas
Perusahaan.
b. PT Bank Victoria International Tbk, PT Bank Victoria Syariah, PT Victoria Sekuritas Indonesia,
PT Victoria Alife Indonesia dan PT Victoria Manajemen Investasi merupakan Perusahaan yang
pemegang sahamnya sama dengan Perusahaan.
c. Dewan komisaris dan direksi merupakan pengurus dan manajemen kunci.
Transaksi dengan Pihak Berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi,
yang meliputi antara lain:
a. Rincian transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Persentase terhadap jumlah
aset/liabilitas
30 Juni 31 Desember 30 Juni 31 Desember
2023 2022 2023 2022
Aset
Kas dan bank (Catatan 4) 388.783.497 188.878.232 0,18% 0,06%
Piutang premi (Catatan 5) 1.068.815.711 1.110.901.550 0,50% 0,37%
Piutang lain-lain (Catatan 7) 56.585.788 1.762.500 0,03% 0,00%
Investasi
Deposito berjangka (Catatan 9a) 3.000.000.000 - 1,42% 0,00%
Efek diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain
(Catatan 9b) 19.810.744.468 19.667.424.000 9,35% 6,62%
Aset lain-lain - aset program pensiun 971.630.670 1.435.125.290 0,46% 0,48%
Jumlah 25.296.560.134 22.404.091.572 11,94% 7,53%
Liabilitas
Utang komisi (Catatan 15) 106.268.473 55.857.031 0,18% 0,05%
Liabilitas kontrak asuransi (Catatan 16) 3.829.883.623 4.442.903.790 6,45% 4,02%
Jumlah 3.936.152.096 4.498.760.821 6,63% 4,07%
Persentase terhadap jumlah
transaksi yang bersangkutan
30 Juni 2023 30 Juni 2022 30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pendapatan premi
Pendapatan premi bruto (Catatan 21) 2.305.097.053 3.023.734.349 6,27% 4,60%
Beban komisi (Catatan 22) 140.244.841 126.985.977 5,36% 6,86%
Beban klaim (Catatan 23) 61.551.271 142.614.523 0,17% 0,51%
Penghasilan bunga deposito berjangka dan
obligasi (Catatan 24) 128.317.467 480.831.321 4,33% 16,84%
Jumlah 2.635.210.632 3.774.166.170 16,13% 28,81%
b. Perusahaan melakukan penempatan rekening giro dan deposito, investasi, portofolio efek,
menerima pertanggungan asuransi, pembayaran beban klaim, pembayaran beban usaha dan
pembayaran komisi kepada pihak berelasi.
c. Perusahan menandatangani perjanjian sewa ruang kantor dengan PT Bank Victoria International
Tbk.
50
Page 54
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN BERELASI (lanjutan)
Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi,
yang meliputi antara lain: (lanjutan)
d. Pada tanggal 26 Desember 2018, Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan program
pengganti imbal kerja karyawan VIP Assurance Plan 24 dengan PT Victoria Alife Indonesia.
Perjanjian ini berjangka waktu 5 tahun dan akan secara otomatis diperpanjang, kecuali diakhiri
oleh salah satu pihak. Berdasarkan perjanjian, tingkat imbal hasil yang diberikan adalah sebesar
6,7% per tahun dan akan disesuaikan kembali setiap tahun. Untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, posisi aset program tersebut masing-masing sebesar Rp 971.630.670 dan
Rp1.435.125.290.
e. Perusahaan memberikan gaji dan tunjangan kepada karyawan kunci. Imbalan yang diberikan
kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris 315.000.000 630.000.000
Dewan Direksi 1.497.250.000 3.536.150.000
Jumlah 1.812.250.000 4.166.150.000
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN
Risiko Asuransi
Risiko utama yang dihadapi Perusahaan terkait dengan kontrak asuransi adalah perbedaan antara
jumlah klaim yang terjadi, manfaat yang dibayarkan dan waktu terjadinya klaim dengan klaim up premi
yang diprediksikan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi, tingkat keparahan (severity) dari
klaim, manfaat aktual yang dibayarkan, dan perkembangan dari klaim jangka panjang. Oleh karena
itu, tujuan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk
memenuhi semua liabilitas tersebut.
Eksposur risiko yang terkait dengan kontrak asuransi dapat dimitigasi dengan melakukan diversifikasi
portofolio area geografis melalui pemilihan risiko dengan hati-hati dan implementasi dari pedoman
underwriting serta pengaturan program reasuransi.
Dalam rangka manajemen risiko atas seluruh pertanggungan asuransi, Perusahaan mengadakan
kontrak reasuransi baik yang bersifat proporsional maupun non-proporsional dengan beberapa
perusahaan asuransi dan reasuransi dalam negeri dan luar negeri. Program reasuransi untuk tahun
2022 adalah sebagai berikut:
51
Page 55
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Asuransi (lanjutan)
1. Program Reasuransi Proportional Treaty
Program treaty untuk setiap kerugian untuk setiap risiko
Jenis Pertanggungan Retensi Sendiri Dalam Negeri Jumlah
Quota share
Properti
Rupiah 3.000.000.000 1.700.000.000 4.700.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 200.000,00 113.333,33 313.333,33
Pengangkutan
Rupiah 2.800.000.000 1.020.000.000 3.820.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 186.666,67 68.000,00 254.666,67
Kecelakaan diri
Rupiah 2.800.000.000 1.020.000.000 3.820.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 186.666,67 68.000,00 254.666,67
Rekayasa
Rupiah 2.800.000.000 1.020.000.000 3.820.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 186.666,67 68.000,00 254.666,67
Surety Bond
Rupiah 1.000.000.000 3.400.000.000 4.400.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 66.666,67 226.666,67 293.333,33
Surplus
Properti
Rupiah - 85.000.000.000 85.000.000.000
Dollar Amerika Serikat *) - 5.666.666,67 5.666.666,67
Pengangkutan
Rupiah - 17.000.000.000 17.000.000.000
Dollar Amerika Serikat *) - 1.133.333,33 1.133.333,33
Kecelakaan diri
Rupiah - 17.000.000.000 17.000.000.000
Dollar Amerika Serikat *) - 1.133.333,33 1.133.333,33
Rekayasa
Rupiah - 85.000.000.000 85.000.000.000
Dollar Amerika Serikat *) - 5.666.666,67 5.666.666,67
FOB
Properti - - -
SPC Facility
GA - - -
*) Program reasuransi treaty dilakukan dalam Dollar Amerika Serikat atau jumlah ekuivalen mata uang asing lainnya.
52
Page 56
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Asuransi (lanjutan)
2. Program Reasuransi Non-Proporsional - Excess of Loss
Program excess of loss untuk setiap kerugian dan setiap risiko
Jenis Pertanggungan Retensi Reasuransi Jumlah
Kendaraan bermotor
Rupiah 150.000.000 1.900.000.000 2.050.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 10.000,00 126.666,67 136.666,67
Program catastrophe dalam excess of loss
Jenis Pertanggungan Retensi Reasuransi Jumlah
Properti
Rupiah 2.850.000.000 74.300.000.000 77.150.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 190.000,00 4.953.333,33 5.143.333,33
Pengangkutan
Rupiah 2.850.000.000 74.300.000.000 77.150.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 190.000,00 4.953.333,33 5.143.333,33
Kecelakaan diri
Rupiah 2.850.000.000 74.300.000.000 77.150.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 190.000,00 4.953.333,33 5.143.333,33
Rekayasa
Rupiah 2.850.000.000 74.300.000.000 77.150.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 190.000,00 4.953.333,33 5.143.333,33
Kendaraan bermotor
Rupiah 150.000.000 4.550.000.000 4.700.000.000
Dollar Amerika Serikat *) 10.000,00 303.333,33 313.333,33
*) Program reasuransi Non-Proposional - Excess of Loss dilakukan dalam Dollar Amerika Serikat atau jumlah ekuivalen
mata uang asing lainnya.
Perusahan tidak tergantung pada suatu reasuradur ataupun satu kontrak reasuradur tertentu secara
signifikan.
Asumsi Utama
Asumsi utama yang menjadi dasar dalam perhitungan estimasi kewajiban klaim yaitu bahwa
pembentukan klaim masa depan Perusahaan akan memiliki pola yang sama dengan pembentukan
klaim yang terjadi di masa lampau. Termasuk asumsi dari rata-rata beban klaim, beban penanganan
klaim, faktor inflasi klaim, dan jumlah klaim untuk setiap tahun kecelakaan. Justifikasi kualitatif
tambahan digunakan untuk memperkirakan tingkat di mana tren masa lampau tidak akan terulang lagi
di masa depan, misalnya kejadian khusus yang hanya terjadi sekali, perubahan yang terjadi di pasar
seperti sikap masyarakat terhadap klaim, kondisi ekonomi maupun faktor internal seperti campuran
portofolio, syarat dan ketentuan polis dan prosedur penanganan klaim.
Justifikasi lebih lanjut digunakan untuk menghitung tingkat di mana faktor eksternal seperti keputusan
peradilan dan peraturan pemerintah yang mempengaruhi estimasi besaran klaim. Kondisi utama yang
mempengaruhi keandalan dari asumsi yang digunakan adalah rasio kerugian, perbedaan tingkat
bunga, keterlambatan dalam penyelesaian dan perubahan nilai tukar mata uang asing.
53
Page 57
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Asuransi (lanjutan)
Sensitivitas
Liabilitas klaim sangat sensitif terhadap asumsi utama yang digunakan. Hingga saat ini adalah hal
yang tidak mungkin untuk dapat menentukan tingkat sensitivitas dari beberapa asumsi seperti
perubahan perundangan atau ketidakpastian dalam proses estimasi. Analisa berikut dibuat untuk
menunjukkan pengaruh terhadap laporan laba rugi apabila asumsi utama diubah dengan semua
asumsi lain dianggap tetap. Korelasi antara asumsi-asumsi yang ada dapat memberikan dampak yang
signifikan dalam menentukan liabilitas klaim. Dampak atas perubahan kenaikan (penurunan) rasio
kerugian sebesar 1% terhadap tahun berjalan adalah sebagai berikut:
Dampak terhadap laba tahun berjalan
31 Desember 2022
Rasio kerugian + 1% (17.932.489 )
Rasio kerugian - 1% 19.008.650
Tabel Perkembangan Klaim
Tabel berikut memperlihatkan estimasi kumulatif klaim yang terjadi dan yang dilaporkan untuk setiap
kejadian pada tanggal:
Incremental
Paid Claim Perkembangan Tahun ke -
Tahun Kejadian 0 1 2 3 4 5 Telah dibayar
2018 10.437.941.873 16.009.475.462 5.917.081.860 123.843.240 (300.000) - 32.488.042.435
2019 13.189.379.786 15.597.659.696 5.229.564.923 402.196.992 121.313.625 - 34.540.115.022
2020 25.468.306.721 14.052.389.300 1.561.514.441 24.381.246 - - 41.106.591.708
2021 34.954.697.841 16.992.371.654 574.494.504 - - - 52.521.563.999
2022 40.557.864.827 9.419.819.129 - - - - 49.977.683.956
2023 26.632.941.271 - - - - - 26.632.941.271
Cumulative Paid
Claim Perkembangan Tahun ke -
Tahun Kejadian 0 1 2 3 4 5 Telah dibayar
2018 10.437.941.873 26.447.417.335 32.364.499.195 32.488.342.435 32.488.042.435 32.488.042.435 32.488.042.435
2019 13.189.379.786 28.787.039.482 34.016.604.405 34.418.801.397 34.540.115.022 - 34.540.115.022
2020 25.468.306.721 39.520.696.021 41.082.210.462 41.106.591.708 - - 41.106.591.708
2021 34.954.697.841 51.947.069.495 52.521.563.999 - - - 52.521.563.999
2022 40.557.864.827 49.977.683.956 - - - - 49.977.683.956
2023 26.632.941.271 - - - - - 26.632.941.271
Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Perusahaan adalah risiko mata
uang asing, risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kegiatan operasional Perusahaan dijalankan
secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian
bagi Perusahaan.
Risiko Mata Uang Asing
Perusahaan terpengaruh risiko nilai tukar mata uang asing yang timbul dari berbagai eksposur mata
uang, terutama terhadap Dollar Amerika Serikat. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul dari
transaksi komersial yang akan diselesaikan di masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui.
54
Page 58
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Keuangan (lanjutan)
Risiko Mata Uang Asing (lanjutan)
Manajemen telah menetapkan kebijakan yang mengharuskan Perusahaan mengelola risiko nilai tukar
mata uang asing terhadap mata uang fungsionalnya. Perusahaan diharuskan untuk melakukan
lindung nilai seluruh risiko nilai tukar mata uang asing. Untuk mengelola risiko nilai tukar mata uang
asing yang timbul dari transaksi komersial masa depan serta aset dan liabilitas yang diakui, entitas
menggunakan kontrak berjangka, yang ditransaksikan dengan bank-bank yang telah ditunjuk oleh
Direksi. Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi komersial yang akan diselesaikan di
masa depan atau aset dan liabilitas yang diakui didenominasikan dalam mata uang yang bukan mata
uang fungsional. Risiko diukur dengan menggunakan proyeksi arus kas.
Kebijakan manajemen risiko Perusahaan adalah melindungi nilai arus kas guna mengantisipasi
kepatuhan kas Perusahaan terutama untuk memenuhi kewajiban klaim Perusahaan untuk 12
(dua belas) bulan mendatang. Berikut adalah posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Mata uang Ekuivalen Mata uang Ekuivalen
asing Rupiah asing Rupiah
Aset
Kas dan bank USD 37.271 560.036.454 353.771 5.565.173.177
Piutang premi USD 40.057 601.892.575 774.016 12.176.039.404
JPY 66.007 6.925.454 40.585 4.771.578
EUR 308 5.040.199 222 3.718.059
CNY 1.020 2.118.950 776 1.751.322
SGD 12 128.228 12 134.662
CHF 38 632.533 - -
Lainnya - 18.255 - 11.850
Piutang reasuransi USD 11.580 173.994.769 28.997 456.150.077
SGD - - 829 9.666.660
Jumlah asset 1.350.787.417 18.217.416.789
Liabilitas
Utang reasuransi USD 17.154 257.757.206 877.178 13.798.892.152
EUR 160 2.616.377 117 1.960.435
JPY 27.518 2.887.189 16.775 1.979.450
CNY 301 624.217 318 718.922
CHF 13 213.027 3 54.467
AUD 0,04 401 0,25 2.645
SGD - - 10 112.160
Lainnya - - - 582.280
Utang komisi USD 12.030 180.764.884 21.645 340.504.731
CNY 115 239.320 57 128.182
EUR - - 12 204.563
Liabilitas kontrak asuransi USD 21.441 322.172.466 37.467 610.976.309
Jumlah liabilitas 767.275.087 14.756.116.296
Jumlah aset (liabilitas) - bersih 583.512.330 3.461.300.493
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jika mata uang melemah/menguat sebesar 5%
terhadap Dollar Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba sebelum pajak untuk tahun
berjalan akan lebih rendah/tinggi sebesar Rp 29.175.617 pada tahun 2023 dan Rp 174.173.332 pada
tahun 2022.
55
Page 59
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Keuangan (lanjutan)
Risiko Harga
Perusahaan terpengaruh risiko harga efek ekuitas, efek utang dan reksadana karena Perusahaan
memiliki investasi yang diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dalam laporan posisi keuangan.
Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi efek ekuitas, efek utang dan reksadana
Perusahaan melakukan diversifikasi portofolio. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
batasan yang ditentukan oleh Perusahaan.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan dampak kenaikan/penurunan harga pasar efek tersebut di atas
pada laba setelah pajak Perusahaan untuk tahun berjalan dan dampak pada komponen ekuitas
lainnya. Analisa ini didasarkan pada asumsi bahwa harga pasar telah naik/turun sebesar 5% dan
seluruh variabel lain konstan.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Efek diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
Saham 2.972.281.400 4.203.527.560
Obligasi 2.211.985.000 3.763.490.000
Reksadana 104.215.223 228.257.712
Komponen ekuitas lainnya akan naik/turun sebagai akibat pada efek yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain.
Untuk mengelola risiko yang timbul dari investasi pada surat berharga utang, Perusahaan melakukan
analisa terkait besaran bunga kupon yang ditawarkan dengan tingkat imbal hasil yang diharapkan oleh
pasar.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan
atau pihak lawan akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Perusahaan mengendalikan risiko
kredit dengan cara melakukan hubungan usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas,
menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta memantau kolektibilitas piutang secara
berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
Berikut adalah eksposur laporan posisi keuangan yang terkait risiko kredit pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Bank 1.610.512.576 6.218.774.666
Piutang premi 7.639.057.230 27.630.953.203
Piutang reasuransi 2.628.532.930 3.570.718.739
Piutang lain-lain 1.059.571.578 1.567.441.601
Investasi pada deposito berjangka 52.253.900.000 26.300.000.000
Sub-jumlah dipindahkan 65.191.574.314 65.287.885.209
56
Page 60
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
29. TUJUAN DAN KEBIJAKAN RISIKO MANAJEMEN KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Keuangan (lanjutan)
Risiko Kredit (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Sub-jumlah dipindahkan 65.191.574.314 65.287.885.209
Aset lain-lain - uang jaminan 299.990.500 299.990.500
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lainnya
Efek utang 44.239.700.000 75.269.800.000
Jumlah 109.731.264.814 140.857.675.709
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus kas yang
cukup untuk memenuhi liabilitasnya.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas dan setara kas
yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak
fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas
aktual, termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar
keuangan untuk mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.
Berikut adalah jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak
didiskontokan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
30 Juni 2023
<= 1 tahun 1 - 2 tahun 3 - 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai Tercatat
Liabilitas
Utang klaim 1.828.114.861 - - - 1.828.114.861 1.828.114.861
Utang reasuransi 3.150.729.097 - - - 3.150.729.097 3.150.729.097
Utang komisi 2.932.255.526 - - - 2.932.255.526 2.932.255.526
Utang lain-lain 2.386.997.705 - - - 2.386.997.705 2.386.997.705
Beban akrual 2.854.676.094 - - - 2.854.676.094 2.854.676.094
Liabilitas sewa 345.516.987 150.077.634 - - 495.594.621 495.594.621
Jumlah 13.498.290.270 150.077.634 - - 13.648.367.904 13.648.367.904
31 Desember 2022
<= 1 tahun 1 - 2 tahun 3 - 5 tahun > 5 tahun Jumlah Nilai Tercatat
Liabilitas
Utang klaim 6.129.136.977 - - - 6.129.136.977 6.129.136.977
Utang reasuransi 19.232.623.426 - - - 19.232.623.426 19.232.623.426
Utang komisi 3.387.399.532 - - - 3.387.399.532 3.387.399.532
Utang lain-lain 2.255.474.688 - - - 2.255.474.688 2.255.474.688
Beban akrual 2.334.203.041 - - - 2.334.203.041 2.334.203.041
Liabilitas sewa 917.224.259 156.781.556 69.832.753 - 1.143.838.568 1.143.838.568
Jumlah 34.256.061.923 156.781.556 69.832.753 - 34.482.676.232 34.482.676.232
57
Page 61
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. INFORMASI SEGMEN
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan
operasional, yang bertanggung jawab atas alokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang
dilaporkan serta menilai kinerja masing-masing segmen tersebut. Perusahaan memiliki 6 (enam)
segmen yang dilaporkan meliputi properti, kendaraan bermotor, pengangkutan, kecelakaan diri dan
lain-lain.
30 Juni 2023
Kendaraan
Properti bermotor Pengangkutan Kecelakaan diri Aneka Kesehatan Jumlah
PENDAPATAN USAHA
Premi bruto 4.137.921.439 2.363.470.078 1.744.296.876 858.504.511 13.751.212.611 13.921.854.904 36.777.260.419
Hasil underwriting 2.837.394.661 (727.765.328) 665.557.401 380.026.662 3.280.700.942 654.383.393 7.090.297.731
Hasil investasi - - - - - - 5.432.651.621
Beban usaha yang tidak
dapat dialokasikan - - - - - - (8.617.073.662 )
Laba usaha - - - - - - 3.905.875.690
beban lain-lain - bersih yang
tidak dapat dialokasikan - - - - - - (130.668.580 )
Laba sebelum pajak
penghasilan - - - - - - 3.775.207.110
Beban pajak penghasilan - - - - - - -
Laba tahun berjalan - - - - - - 3.775.207.110
ASET
Aset segmen 31.897.437.269 530.949.797 607.836.881 67.804.919 2.779.065.211 7.483.763.585 43.366.857.662
Aset pajak tangguhan - - - - - - 550.863.887
Aset yang tidak dapat
dialokasikan Lain-lain - - - - - - 167.898.514.542
Jumlah 211.816.236.091
LIABILITAS
Liabilitas segmen 33.526.924.783 4.036.595.024 598.470.785 2.611.209.907 3.084.012.391 8.566.522.012 52.423.734.902
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan - - - - - - 6.941.049.380
Jumlah - - - - - - 59.364.784.282
Penyusutan aset tetap - - - - - - 508.015.878
Penyusutan aset hak guna - - - - - - 477.961.413
30 Juni 2022
Kendaraan
Properti bermotor Pengangkutan Kecelakaan diri Aneka Kesehatan Jumlah
PENDAPATAN USAHA
Premi bruto 40.750.823.332 3.377.333.522 1.455.300.567 1.466.039.375 1.530.969.864 17.155.643.894 65.736.110.554
Hasil underwriting 3.030.511.917 532.392.015 410.733.308 878.721.813 257.421.681 520.563.831 5.630.344.565
Hasil investasi - - - - - - 3.201.238.918
Beban usaha yang tidak
dapat dialokasikan - - - - - - (7.024.627.230 )
Laba usaha - - - - - - 1.806.956.253
Pendapatan lain-lain - bersih
yang tidak dapat dialokasikan - - - - - - 165.992.953
Laba sebelum pajak
penghasilan - - - - - - 1.972.949.206
Beban pajak penghasilan - - - - - - -
Laba tahun berjalan - - - - - - 1.972.949.206
ASET
Aset segmen 58.055.605.021 845.464.374 565.958.540 786.236.089 3.822.189.749 30.765.544.016 94.840.997.789
Aset pajak tangguhan - - - - - - 1.027.850.636
Aset yang tidak dapat
dialokasikan Lain-lain - - - - - - 199.464.801.124
Jumlah - - - - - - 295.333.649.549
LIABILITAS
Liabilitas segmen 55.808.776.570 4.171.193.126 889.862.181 2.185.246.187 3.845.484.854 34.091.844.599 100.992.407.517
Liabilitas yang tidak dapat
dialokasikan - - - - - - 8.169.751.129
Jumlah - - - - - - 109.162.158.646
Penyusutan aset tetap - - - - - - 518.510.796
Penyusutan aset hak guna - - - - - - 430.143.991
58
Page 62
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
Segmen Geografis
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022, Perusahaan beroperasi di dua wilayah geografis utama
yaitu Jakarta dan Surabaya.
Pendapatan Berdasarkan Pasar Geografis
Berikut ini adalah jumlah pendapatan premi bruto Perusahaan berdasarkan pasar geografis:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Jakarta 36.974.086.677 63.378.484.502
Surabaya (196.826.258 ) 2.357.626.052
Jumlah 36.777.260.419 65.736.110.554
Nilai Berdasarkan Wilayah Geografis
Nilai tercatat aset segmen berdasarkan wilayah geografis atau lokasi aset tersebut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jakarta 207.640.055.092 281.196.262.986
Surabaya 4.176.180.999 15.849.945.216
Jumlah 211.816.236.091 297.046.208.202
31. TRANSAKSI NON-KAS
Informasi tambahan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Penambahan aset tetap melalui utang pembiayaan
konsumen - -
Penambahan aset hak guna melalui liabilitas sewa
(Catatan 11) - 1.224.547.471
32. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Tabel berikut menjelaskan perubahan pada liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas
pendanaan, yang meliputi perubahan terkait kas dan non-kas:
Arus kas Perubahan non- Arus kas
01 Januari 2023 pendanaan kas operasional *) 30 Juni 2023
Utang lain-lain 2.255.474.688 (273.413.123) - 872.614.529 2.854.676.094
Liabilitas sewa 1.143.838.568 (648.243.947) - - 495.594.621
Jumlah liabilitas dari
aktivitas pendanaan 3.399.313.256 (921.657.070 ) - 872.614.529 3.350.270.715
*) Utang lain-lain terdiri beberapa sub-akun dengan kategori pendanaan maupun operasional.
59
Page 63
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI AKTIVITAS PENDANAAN (lanjutan)
Arus kas Perubahan non- Arus kas 31 Desember
01 Januari 2022 pendanaan kas operasional *) 2022
Utang lain-lain 2.796.953.646 (507.629.456 ) - (33.849.502 ) 2.255.474.688
Liabilitas sewa 973.059.061 (1.053.767.964 ) 1.224.547.471 - 1.143.838.568
Jumlah liabilitas dari
aktivitas pendanaan 3.770.012.707 (1.561.397.420 ) 1.224.547.471 (33.849.502 ) 3.399.313.256
*) Utang lain-lain terdiri beberapa sub-akun dengan kategori pendanaan maupun operasional.
33. INFORMASI PENTING LAINNYA
a. Analisis Kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Perusahaan
Untuk tahun 2023 dan 2022, diatur berdasarkan Peraturan OJK No. 71/POJK.05/2016,
Perusahaan setiap tahun wajib menetapkan target tingkat solvabilitas paling rendah sebesar
120% dari modal minimum berbasis risiko. Modal minimum berbasis risiko merupakan jumlah
dana yang dibutuhkan untuk mengantisipasi risiko keuangan yang mungkin timbul sebagai akibat
dari devisiasi dalam pengelolaan aset dan liabilitas.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022, rasio pencapaian solvabilitas yang dihitung sesuai
Peraturan OJK No. 71/POJK.05/2016 dan Surat Edaran OJK No. 24/SEOJK.05/2017 adalah
masing-masing sebesar 697,36% dan 703,69%.
Perhitungan analisis kekayaan dan batas tingkat solvabilitas Perusahaan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
Kekayaan yang Kekayaan yang tidak Kekayaan yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Kas 1.616.512.576 - 1.616.512.576
Investasi
Deposito berjangka 52.253.900.000 - 52.253.900.000
Efek diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain 105.769.632.468 652.431.443 105.117.201.025
Penyertaan saham 1.684.643.103 1.644.643.103 40.000.000
Sub-jumlah investasi 159.708.175.571 2.297.074.546 157.411.101.025
Piutang premi 7.639.057.230 507.847.466 7.131.209.764
Piutang reasuransi 2.628.532.930 2.412.151.479 216.381.451
Aset reasuransi 33.099.267.501 - 33.099.267.501
Biaya dibayar di muka 941.333.960 941.333.960 -
Aset tetap - neto 2.144.492.242 2.144.492.242 -
Aset hak guna - neto 674.766.722 674.766.722 -
Piutang lain-lain 1.059.571.578 435.656.174 623.915.404
Aset pajak tangguhan 550.863.887 550.863.887 -
Aset lain-lain 1.753.661.893 1.753.661.893 -
Sub-jumlah 50.491.547.943 9.420.773.823 41.070.774.120
Jumlah 211.816.236.090 11.717.848.369 200.098.387.721
30 Juni 2022
Kekayaan yang Kekayaan yang tidak Kekayaan yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Kas 4.078.646.197 - 4.078.646.197
Investasi
Deposito berjangka 37.200.000.000 - 37.200.000.000
Efek diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain 144.105.433.926 20.187.501.563 123.917.932.363
Penyertaan saham 1.945.234.258 1.905.234.258 40.000.000
Sub-jumlah investasi 187.329.314.381 22.092.735.821 165.236.578.560
60
Page 64
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. INFORMASI PENTING LAINNYA (lanjutan)
a. Analisis Kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Perusahaan (lanjutan)
Perhitungan analisis kekayaan dan batas tingkat solvabilitas Perusahaan adalah sebagai berikut:
(lanjutan)
30 Juni 2022
Kekayaan yang Kekayaan yang tidak Kekayaan yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Piutang premi 21.559.838.419 5.661.413.817 15.898.424.602
Piutang reasuransi 9.625.333.499 3.004.598.695 6.620.734.804
Aset reasuransi 63.655.825.872 - 63.655.825.872
Biaya dibayar di muka 3.991.212.907 3.991.212.907 -
Aset tetap - bersih 3.163.463.959 3.163.463.959 -
Aset hak guna - bersih 381.634.749 381.634.749 -
Piutang lain-lain 2.117.284.711 1.395.405.454 721.879.257
Aset pajak tangguhan 1.027.850.636 1.027.850.636 -
Aset lain-lain 2.481.890.416 2.481.890.416 -
Sub-jumlah 108.004.335.168 21.107.470.633 86.896.864.535
Jumlah 295.333.649.549 43.200.206.454 252.133.443.095
Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Tingkat solvabilitas
Aset yang diperkenankan 200.098.387.721 252.133.443.094
Kewajiban (59.364.784.283) (109.162.158.647)
Jumlah tingkat solvabilitas 140.733.603.438 142.971.284.447
Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR)
Risiko kredit 5.850.700.723 8.392.814.751
Risiko likuiditas 582.922 1.791.106
Risiko pasar 11.792.649.487 8.963.762.801
Risiko asuransi 2.391.374.471 2.832.081.263
Risiko operasional 145.640.829 126.847.004
Jumlah MMBR 20.180.948.432 20.317.296.925
Kelebihan Batas Tingkat Solvabilitas 120.552.655.006 122.653.987.522
Rasio Pencapaian Solvabilitas 697,36% 703,69%
b. Rasio Keuangan Perusahaan terdiri dari:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Rasio investasi terhadap cadangan teknis dan utang klaim
retensi sendiri ditambah utang lain kepada tertanggung 990,04% 908,03%
Rasio premi neto terhadap premi bruto 64,68% 21,30%
Rasio premi neto terhadap modal sendiri 14,49% 7,31%
Rasio premi tidak langsung terhadap premi langsung 0,00% 0,00%
Rasio biaya pendidikan dan pelatihan terhadap biaya gaji
dan tunjangan karyawan 5,00% 5,00%
Rasio keuangan Perusahaan tahun 2023 dan 2022 dihitung sesuai dengan tata cara pada
Peraturan OJK No. 71/POJK.05/2016.
61
Page 65
PT VICTORIA INSURANCE Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (Tidak Diaudit) DAN 31 DESEMBER 2022 (Diaudit) DAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA 30 JUNI 2023 DAN 2022(Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. HAL LAINNYA
Sejak awal tahun 2020, pandemi virus Corona 2019 (“COVID-19”) telah menyebar ke seluruh penjuru
negara termasuk Indonesia, dan telah berimbas pada bisnis dan kegiatan perekonomian Perusahaan
di beberapa aspek. Perusahaan telah melakukan penilaian atas dampak kejadian ini terhadap
rencana operasi dan bisnis Perusahaan. Berdasarkan penilaian yang dilakukan, manajemen tidak
melihat adanya ketidakpastian material yang akan menyebabkan kerugian yang signifikan terhadap
bisnis dan operasional Perusahaan ataupun menimbulkan keraguan signifikan atas kemampuan
Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Manajemen akan terus memantau
perkembangan pandemi COVID-19 dan mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk
mengatasi dampaknya terhadap bisnis, posisi keuangan dan hasil operasi Perusahaan.
62
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.