Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 53
Page 1
Nomor Surat 448/SA/VII/23/RO/GC
Nama Emiten PT Sampoerna Agro Tbk
Kode Emiten SGRO
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Aek Tarum Perkebunan Palembang, 1992 Beroperasi 515.731.000.000 PENUH IDR 99.0
dan pabrik Sumatera
kelapa sawit Selatan
2 PT Gunung Perkebunan Palembang, 1999 Beroperasi 360.324.000.000 PENUH IDR 99.86
Tua Abadi dan pabrik Sumatera
kelapa sawit Selatan
3 PT Mutiara Perkebunan Palembang, 2001 Beroperasi 492.481.000.000 PENUH IDR 99.38
Bunda Jaya dan pabrik Sumatera
kelapa sawit Selatan
4 PT Binasawit Perkebunan Palembang, 1999 Beroperasi 146.360.000.000 PENUH IDR 99.0
Makmur dan produksi Sumatera
benih kelapa Selatan
sawit
5 PT Sawit Perkebunan Palembang, 2011 Beroperasi 345.128.000.000 PENUH IDR 99.98
Selatan kelapa sawit Sumatera
Selatan
6 PT Sungai Konsultasi Palembang, 2017 Beroperasi 756.826.000.000 PENUH IDR 99.99
Menang manajemen Sumatera
Selatan
7 PT Perkebunan Palembang, 2011 Beroperasi 676.460.000.000 PENUH IDR 99.99
Selatanjaya kelapa sawit Sumatera
Permai Selatan
8 PT Usaha Perkebunan Jakarta 2010 Beroperasi 1.373.052.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro dan pabrik
Indonesia kelapa sawit
9 PT Sungai Perkebunan Pangkalan 1997 Beroperasi 1.035.357.000.000 PENUH IDR 99.99
Rangit dan pabrik Bun
kelapa sawit
10 PT Konsultasi Jakarta 2010 Beroperasi 232.617.000.000 PENUH IDR 99.99
Sampoerna manajemen
Bio Fuels
11 PT Lanang Perkebunan Jakarta 2014 Beroperasi 922.202.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro Bersatu dan pabrik
kelapa sawit
12 PT National Pemanfaatan Jakarta 2010 Beroperasi 524.106.000.000 PENUH IDR 98.66
Sago Prima hasil hutan
bukan kayu
(Sagu)
13 PT Pertiwi Perkebunan Jakarta 2017 Beroperasi 216.033.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro kelapa sawit
Sejahtera
14 PT Nusantara Pemanfaatan Jakarta 0 Belum 269.000.000 PENUH IDR 99.97
Sago Prima hasil hutan Beroperasi
("Dalam bukan kayu Komersial
Likuidasi") (Sagu)
15 PT Wawasan Perkebunan Jakarta 0 Belum 78.000.000 PENUH IDR 99.99
Kebun Utama Beroperasi
Komersial
16 PT Pangan Perkebunan Jakarta 0 Belum 40.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro Beroperasi
Nusantara Komersial
17 PT Palma Perkebunan Jakarta 0 Belum 97.000.000 PENUH IDR 99.99
Timur Beroperasi
Sejahtera Komersial
18 PT Sentosa Perkebunan Jakarta 0 Belum 98.000.000 PENUH IDR 99.99
Timur Palma Beroperasi
Komersial
19 PT Palma Perkebunan Jakarta 0 Belum 110.000.000 PENUH IDR 99.99
Timur Sentosa Beroperasi
Komersial
20 PT Industri Perkebunan Jakarta 0 Belum 9.000.000 PENUH IDR 99.99
Hutan Lestari Beroperasi
Komersial
Page 2
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
21 PT Industri Perkebunan Jakarta 0 Belum 10.000.000 PENUH IDR 99.99
Hutan Unggul Beroperasi
Komersial
22 PT Usaha Perkebunan Jakarta 0 Belum 10.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro Jaya Beroperasi
Komersial
23 PT Usaha Perkebunan Jakarta 0 Belum 77.000.000 PENUH IDR 99.99
Agro Beroperasi
Sejahtera Komersial
24 PT Tebar Perkebunan Jakarta 2017 Beroperasi 300.061.000.000 PENUH IDR 99.99
Tandan kelapa sawit
Tenerah
25 PT Hutan Kehutanan Jakarta 2022 Beroperasi 3.020.623.000.000 PENUH IDR 80.0
Ketapang Komersial
Industri
26 PT Kusuma Perkebunan Jakarta 2018 Beroperasi 96.634.000.000 PENUH IDR 99.99
Mentari kelapa sawit
Makmur
27 PT Nusantara Perkebunan Jakarta 2019 Beroperasi 248.601.000.000 PENUH IDR 99.99
Sarana Alam kelapa sawit
28 PT Agro Perkebunan Jakarta 2018 Beroperasi 79.369.000.000 PENUH IDR 99.99
Planindo kelapa sawit
Utama
29 PT Kedurang Perkebunan Jakarta 2021 Beroperasi 16.533.000.000 PENUH IDR 99.99
Prakarsa kelapa sawit
Nabati
30 PT Anugerah Perkebunan Jakarta 2018 Beroperasi 91.350.000.000 PENUH IDR 99.99
Palm kelapa sawit
Indonesia
31 Sampoerna Perdagangan Singapura 2016 Beroperasi 2.187.000.000 PENUH IDR 100.0
Palma Pte. Umum
Ltd
32 PT Tania Perkebunan Jakarta 0 Belum 1.103.000.000 PENUH IDR 99.67
Binatama kelapa sawit Beroperasi
("Dalam
Likuidasi")
33 PT Sugih Jasa Jakarta 2018 Beroperasi 3.496.000.000 PENUH IDR 99.96
Amerta
Berlabuh
34 PT Telaga Perkebunan Palembang, 1998 Beroperasi 1.503.203.000.000 PENUH IDR 99.45
Hikmah dan pabrik Sumatera
kelapa sawit Selatan
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Sampoerna Agro Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Sampoerna Agro Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 3
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Sampoerna Agro Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SGRO Entity code
Nomor identifikasi entitas AA482 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D2. Food & Beverage Subsector
Industri D23. Agricultural Products Industry
Subindustri D232. Plantations & Crops Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Type of listed securities
Bond
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 4
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 5
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
415,364 535,444
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
107,580 229,318
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
119,209 87,702
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 683,445 689,547 Current inventories
Aset biologis lancar 209,659 172,620 Current biological assets
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
5,709 1,578
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
17,903 13,457
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
95,338 70,482
lancar
Jumlah aset lancar 1,654,207 1,800,148 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
12,104 14,751
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 321,629 275,353 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Persediaan tidak Non-current
118,012 106,772
lancar lainnya inventories
Tanaman perkebunan Plantation assets
Tanaman perkebunan Plantation assets
3,903,895 2,922,615
menghasilkan mature
Tanaman perkebunan Plantation assets
1,693,731 2,706,164
belum menghasilkan immature
Perkebunan plasma 383,537 358,166 Plasma plantations
Aset tetap Property, plant, and
1,950,221 1,918,765
equipment
Aset hak guna 23,340 32,749 Right of use assets
Goodwill 7,702 7,702 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other
81,744 81,012
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
14,278 19,041
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 8,510,193 8,443,090 Total non-current assets
Jumlah aset 10,164,400 10,243,238 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
Page 6
pendek 200,000
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
522,753 417,723
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
27,237 37,213
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
87,535 125,041
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 328,942 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
37,225 30,542
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 72,162 63,389 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 94,899 198,386 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 105,337 93,937
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 13,519 11,343 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bonds payable
tempo dalam satu 126,820 208,381
tahun atas utang
obligasi
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of sukuk
236,635 174,854
tempo dalam satu
tahun atas sukuk
Jumlah liabilitas Total current
1,853,064 1,360,809
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
17,268 17,371
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 939,088 997,452 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
6,419 13,330
liabilitas sewa
Page 7
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 659,333 784,993 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term sukuk
586,595 822,855
panjang atas sukuk
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 202,464 181,782 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
831,033 834,535
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
3,242,200 3,652,318
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 5,095,264 5,013,127 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 363,724 363,724 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
583,775 583,775
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
203,853 203,865
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 83,995 83,995 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 3,716,850 3,865,536 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
4,952,197 5,100,895
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
116,939 129,216
non-pengendali
Jumlah ekuitas 5,069,136 5,230,111 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
10,164,400 10,243,238
ekuitas
Page 8
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
2,547,397 2,623,855
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 2,008,969 ) ( 1,539,678 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 538,428 1,084,177 Total gross profit
Beban penjualan ( 59,737 ) ( 38,151 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 132,728 ) ( 129,480 )
expenses
Pendapatan keuangan 6,885 5,119 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 86,043 ) ( 102,617 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 38,766 49,625 Other income
Beban lainnya ( 70,652 ) ( 71,390 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya 37,039 ( 79,613 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
271,958 717,670
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 70,206 ) ( 176,916 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
201,752 540,754
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 201,752 540,754 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 1,496 ) ( 2,953 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 1,496 ) ( 2,953 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, ( 12 ) ( 1,567 ) exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 12 ) ( 1,567 ) that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 1,508 ) ( 4,520 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 200,244 536,234 Total comprehensive income
Page 9
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
212,266 539,128
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 10,514 ) 1,626 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 211,389 534,721 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 11,145 ) 1,513 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 117 296 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas Kepentingan
Saham biasa dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Other equity interests equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 363,724 583,775 ( 4,792 ) 208,657 83,995 3,865,536 5,100,895 129,216 5,230,111 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 363,724 583,775 ( 4,792 ) 208,657 83,995 3,865,536 5,100,895 129,216 5,230,111 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 212,266 212,266 ( 10,514 ) 201,752 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 12 ) ( 865 ) ( 877 ) ( 631 ) ( 1,508 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 360,087 ) ( 360,087 ) ( 1,132 ) ( 361,219 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 363,724 583,775 ( 4,804 ) 208,657 83,995 3,716,850 4,952,197 116,939 5,069,136 Equity position, end of the period
Page 11
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas Kepentingan
Saham biasa Saham treasuri dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Other equity interests equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 378,000 681,231 ( 111,732 ) ( 836 ) 207,799 83,995 3,214,312 4,452,769 143,930 4,596,699 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 378,000 681,231 ( 111,732 ) ( 836 ) 207,799 83,995 3,214,312 4,452,769 143,930 4,596,699 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 539,128 539,128 1,626 540,754 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 1,567 ) ( 2,840 ) ( 4,407 ) ( 113 ) ( 4,520 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 245,514 ) ( 245,514 ) ( 2,898 ) ( 248,412 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham Increase (decrease) in equity through treasury stock
( 14,276 ) ( 97,456 ) 111,732
tresuri transactions
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi Changes in non-controlling interests due to other
379 379 ( 379 )
lainnya dengan kepentingan non-pengendali transactions with non-controlling interests
Posisi ekuitas, akhir periode 363,724 583,775 ( 2,403 ) 208,178 83,995 3,505,086 4,742,355 142,166 4,884,521 Equity position, end of the period
Page 12
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
2,631,629 2,555,458
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 1,063,568 ) ( 1,126,984 ) goods and services
jasa
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 761,269 ) ( 685,216 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
806,792 743,258
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 277,731 ) ( 222,759 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 529,061 520,499 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
529,061 520,499
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 95,315 ) ( 112,975 )
tanaman perkebunan plantation assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 62,032 ) ( 142,578 )
perkebunan plasma plasma plantations
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
161 1,296
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 126,162 ) ( 46,878 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 2,412 ) ( 2,292 )
aset takberwujud intangible assets
Penerimaan pengembalian Cash receipts from the
uang muka dan pinjaman 40,150 repayment of advances and
diberikan kepada pihak lain loans made to other parties
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 285,760 ) ( 263,277 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 200,000 594,390 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 47,500 ) ( 1,459,511 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 5,378 ) ( 16,318 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from bonds payable
Page 13
obligasi 525,385
Pembayaran utang obligasi ( 208,500 ) Payments of bonds payable
Penerimaan sukuk 305,115 Proceeds from sukuk
Pembayaran sukuk ( 175,000 ) Payments of sukuk
Pembayaran biaya emisi Payments of bonds issuance
( 6,200 )
penerbitan obligasi costs
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 1,132 ) ( 248,412 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 125,841 ) ( 145,497 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 865 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 363,351 ) ( 451,913 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 120,050 ) ( 194,691 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
535,444 496,313
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 30 ) 44
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
415,364 301,666
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan statements
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?) dan Peraturan-Peraturan serta
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (?OJK?). Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali
laporan arus kas konsolidasian, dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang
disebutkan dalam Catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan. Laporan arus kas
konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan. Tahun buku Grup adalah 1 Januari - 31 Desember. Seluruh angka dalam laporan
keuangan konsolidasian ini, kecuali dinyatakan lain, dinyatakan dalam dan dibulatkan menjadi jutaan
Rupiah. Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus
beroperasi secara berkesinambungan.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup pada tanggal 31 Desember setiap Principles of consolidation
tahun. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, Grup mengendalikan investee jika dan hanya
jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini: i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang
memberi grup kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee,ii) Eksposur atau
hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, daniii) Kemampuan untuk
menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil. Bila Grup tidak
memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup mempertimbangkan
semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki kekuasaan atas
investee, termasuk: i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,ii) Hak
yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, daniii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki
Grup. Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian.
Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak
dan berhenti pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan,
dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan
konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan
entitas anak tersebut. Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain (?PKL?)
diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada Kepentingan NonPengendali (?KNP?), walaupun hal
ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap
laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup. Seluruh saldo
akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan, dan laba atau rugi hasil
transaksi dari intra Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu
entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas KNP dan
Page 15
komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi.
Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga (3) Cash and cash equivalents
bulan atau kurang sejak saat penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, Trade and other receivables
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (?NWLR?). Piutang usaha
yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara
praktis, diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72. Agar aset keuangan
diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau Nilai Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (?NWPKL?), aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?) dari pokok belum dilunasi. Penilaian ini disebut sebagai uji
SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan
mengacu pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model
bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pendapatan arus kas kontraktual, penjualan
aset keuangan, atau keduanya.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Grup menetapkan
penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai persediaan berdasarkan hasil penelaahan
berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.
Tanaman produktif Tanaman produktif adalah tanaman hidup yang digunakan dalam produksi atau penyediaan produk Bearer plants
agrikultur; diharapkan untuk menghasilkan produk untuk jangka waktu lebih dari satu periode; dan
sangat jarang dijual sebagai produk agrikultur, kecuali untuk penjualan sisa yang insidental. Tanaman
belum menghasilkan dinyatakan sebesar biaya perolehan yang meliputi akumulasi biaya yang
berhubungan dengan pengembangan perkebunan kelapa sawit, sagu dan karet milik Grup
(perkebunan Inti) seperti biaya persiapan lahan, penanaman bibit, pemupukan, pemeliharaan dan
alokasi biaya tidak langsung lainnya sampai dengan saat tanaman yang bersangkutan dinyatakan
menghasilkan dan dapat dipanen. Biaya-biaya tersebut juga termasuk kapitalisasi biaya pinjaman dan
biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan pengembangan tanaman belum
menghasilkan. Kapitalisasi biaya pinjaman tersebut berakhir ketika produksi komersial telah dicapai.
Biaya-biaya tersebut akan dipindahkan ke tanaman menghasilkan tergantung pada tingkat
pertumbuhan tanaman dan penilaian manajemen. Tanaman belum menghasilkan tidak disusutkan.
Secara umum, tanaman kelapa sawit memerlukan waktu sekitar empat (4) tahun sejak penanaman
bibit di area perkebunan untuk menjadi tanaman menghasilkan. Jangka waktu kelapa sawit untuk
menjadi tanaman menghasilkan tergantung pada tingkat pertumbuhan tanaman dan penilaian
manajemen. Tanaman karet dan sagu untuk menjadi tanaman menghasilkan tergantung pada tingkat
pertumbuhan tanaman dan penilaian manajemen. Tanaman menghasilkan untuk kelapa sawit, karet
dan sagu menghasilkan dicatat sebesar akumulasi biaya perolehan pada saat reklasifikasi dari
tanaman belum menghasilkan dilakukan, dan disusutkan dengan metode garis lurus selama estimasi
masa produktif tanaman yang bersangkutan masing-masing selama dua puluh (20) tahun, dua puluh
lima (25) tahun dan selama sisa manfaat hak pengusahaan Hutan Tanaman Industri (?HTI?). Biaya
Page 16
dan beban yang terjadi untuk kegiatan pengembangan HTI, yang meliputi biaya perencanaan,
penanaman, pemeliharaan, pembinaan, dan pengamanan HTI untuk setiap areal penanaman (lokasi)
sampai dengan adanya pohon siap panen, dikapitalisasi dan disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian sebagai ?Tanaman belum menghasilkan?. Pada saat areal HTI tersebut menghasilkan,
tanaman belum menghasilkan untuk areal penanaman (lokasi) dimana tersedia pohon siap panen
dipindahkan ke akun ?Tanaman menghasilkan? dan disusutkan berdasarkan sisa masa manfaat hak
pengusahaan HTI atau estimasi masa produktif tanaman yang bersangkutan dengan menggunakan
metode garis lurus.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan agar aset siap digunakan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan
penambahan dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar kemungkinan bagi Grup
manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan
sebelumnya dan didepresiasi berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset terkait. Setelah
pengakuan awal, aset tetap dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset-aset tersebut
sebagai berikut:Bangunan 10-20; Prasarana 10-20; Mesin dan peralatan 4-12; Tangki 8-16; Kendaraan
dan alat-alat berat 4-8;Peralatan kantor 4-8. Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak
disusutkan karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat
diperbarui/ diperpanjang pada saat jatuh tempo. Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan dan
kemungkinan penurunan nilai wajar aset jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi. Jumlah tercatat
komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat sudah tidak
ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke dalam laba atau rugi
untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan. Nilai residu aset, umur manfaat dan metode
penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan. Aset dalam
penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi biaya pinjaman dan
biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian
tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun ?Aset Tetap? yang bersangkutan
pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset dalam
penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap seperti
diungkapkan di atas. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (?HGU?),
Hak Guna Bangunan (?HGB?), dan Hak Pakai (?HP?) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui
sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun ?Aset Tetap? dan tidak diamortisasi. Sementara
biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB,
dan HP diakui sebagai bagian dari akun ?Beban Ditangguhkan? pada laporan posisi keuangan
konsolidasian dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara umur hukum hak dan umur
ekonomis tanah.
Aset biologis Aset biologis Grup adalah produk agrikultur dari tanaman produktif, yang terutama terdiri dari tandan Biological assets
buah segar kelapa sawit dan produk sagu. Aset biologis dicatat pada nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual. Keuntungan atau kerugian yang timbul pada pengakuan awal atas produk agrikultur pada nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual dan dari perubahan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset
biologis pada setiap tanggal pelaporan dimasukkan dalam laba rugi periode terjadinya.Nilai wajar dari
Page 17
produk agrikultur, termasuk produk yang tumbuh dan sudah dipanen dari tanaman produktif kelapa
sawit dan karet ditentukan pada Level 2 dengan menerapkan estimasi volume produksi terhadap harga
pasar yang berlaku pada tanggal pelaporan. Biaya untuk menjual adalah biaya inkremental yang
diatribusikan secara langsung untuk pelepasan aset, tidak termasuk beban pembiayaan dan pajak
penghasilan.
Perkebunan plasma Entitas-entitas anak tertentu dalam Grup (secara bersama-sama disebut sebagai ?Perusahaan Inti?), Plasma plantations
memiliki komitmen dengan beberapa Koperasi Unit Desa (?KUD?) yang mewadahi petani plasma
untuk mengembangkan perkebunan plasma sebagaimana diwajibkan oleh pemerintah Indonesia.
Pembiayaan atas pengembangan perkebunan plasma ini diperoleh melalui pinjaman dari bank,
sedangkan Perusahaan Inti memberikan tambahan pinjaman sementara untuk membantu para petani
plasma membayar pokok pinjaman beserta bunga sementara perkebunan plasma belum mencapai
tahap produktif. Perusahaan Inti memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) untuk fasilitas
pinjaman terkait yang diperoleh dari bank. Piutang plasma yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian terdiri atas akumulasi biaya-biaya pengembangan yang untuk sementara
ditalangi oleh Perusahaan Inti kepada KUD atau petani plasma. Piutang plasma juga termasuk
pinjaman talangan kredit untuk menutup bunga dan cicilan pinjaman. Piutang plasma diklasifikasikan
sebagai aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi sesuai dengan PSAK 71. Kebijakan
akuntansi lebih lanjut atas piutang plasma
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu
aset takberwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi
bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika
nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka aset tersebut
dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah
terpulihkannya. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui sebagai laba
atau rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan
nilainya. Untuk aset selain goodwill, penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan apakah
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya mungkin
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas
mengestimasi jumlah terpulihkan aset atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui
dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan
asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya
maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang
telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui
sebagai laba atau rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan
dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.Goodwill diuji untuk penurunan nilai pada akhir
setiap tanggal pelaporan dan ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin mengalami
penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK
(atau kelompok UPK) terkait dari goodwill tersebut. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari jumlah
tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada
periode berikutnya.
Page 18
Beban tangguhan Biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan biaya perolehan sistem perangkat lunak yang Deferred charges
mempunyai masa manfaat lebih dari satu (1) tahun, ditangguhkan dan diamortisasi dengan metode
garis lurus selama masa manfaatnya, yaitu empat (4) tahun. Beban tangguhan hak pengusahaan
hutan: Biaya dan iuran yang terjadi untuk memperoleh Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu
(?IUPHHK?), seperti iuran IUPHHK, ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa masa manfaat
masing-masing IUPHHK tersebut dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu
IUPHHK.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur Trade payables and other liabilities
pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung
nilai yang efektif. Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, bagi
liabilitas keuangan dalam bentuk utang dan pinjaman, dicatat pada nilai wajar ditambah biaya transaksi
yang dapat diatribusikan secara langsung. Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang dan
pinjaman, seperti utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek,
utang bank jangka panjang, liabilitas sewa, utang Obligasi, Sukuk Ijarah dan liabilitas jangka panjang
lainnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK 72 ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan? yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
pengakuan pendapatan untuk memenuhi lima (5) langkah analisis sebagai berikut: 1.Identifikasi
kontrak dengan pelanggan. 2.Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan 3.Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur,
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 4.Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah
marjin. 5.Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut). Pendapatan diakui ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh
pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu
tertentu atau sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
Penjabaran mata uang asing Akun-akun dari entitas anak di luar negeri dijabarkan dari mata uang pelaporannya menjadi Rupiah Foreign currency translation
dengan dasar sebagai berikut: ? Aset dan liabilitas, baik moneter maupun non-moneter, dijabarkan
dengan menggunakan kurs penutup. ? Pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs
yang berlaku pada tanggal transaksi atau, bila memenuhi syarat, kurs rata-rata periode tersebut. ?
Selisih kurs yang terjadi disajikan sebagai ?penghasilan komprehensif lain - selisih kurs karena
penjabaran laporan keuangan? dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas sampai pelepasan investasi
neto yang bersangkutan.
Transaksi dengan pihak berelasi Grup mempunyai transaksi dengan pihak-pihak berelasi, seba Transaksi dan saldo yang signifikan Transactions with related parties
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 32.gaimana yang diuraikan pada PSAK 7:
Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi. Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak-pihak berelasi, maka
pihak-pihak lain yang disebutkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
pihak ketiga.
Pajak penghasilan Pajak final: Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak Income taxes
Page 19
yang bersifat final. Pajak final tetap dikenakan atas nilai bruto transaksi walaupun atas transaksi
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur
oleh PSAK 46: Pajak Penghasilan. Pajak kini: Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur
sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas
perpajakan.Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.Bunga dan denda atas pajak disajikan sebagai bagian dari
pendapatan atau beban lainnya. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat
ketetapan pajak diterima atau, jika diajukan keberatan, pada saat surat keputusan atas keberatan
diterima, atau jika mengajukan permohonan banding, pada saat surat keputusan banding diterima,
atau jika mengajukan permohonan peninjauan kembali, pada saat permohonan peninjauan kembali
diterima. Pajak tangguhan: Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas
atas konsekuensi pajak pada masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan
liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap
tanggal pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan
aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal, sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa depan. Liabilitas
pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan (jika memenuhi kriteria) diakui atas perbedaan temporer
kena pajak terkait dengan investasi pada entitas anak, kecuali yang waktu pembalikkannya dapat
dikendalikan dan kemungkinan besar perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan
yang dapat diperkirakan.Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode
pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menilai
kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang
sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia
untuk pemulihannya. Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas
pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada usaha periode
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian, kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda,
sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini. Pajak Pertambahan Nilai: Pendapatan,
beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali: - PPN yang muncul dari pembelian
aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya
perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-beban yang terkait; dan - Piutang dan utang yang
disajikan termasuk dengan jumlah PPN. Jumlah PPN neto yang diajukan untuk direstitusi, atau
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari aset atau liabilitas pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
Pinjaman Utang dan pinjaman - Utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga > Setelah Borrowings
pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga diukur dengan biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan pada
laba rugi. - Utang dan akrual Liabilitas untuk utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas
Page 20
imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih
sebesar nilai wajarnya.
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
dimana merupakan akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi
yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar
sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Grup mengakui kewajiban imbalan kerja sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Employee benefits
berlaku di Indonesia. Grup juga mencatat penyisihan manfaat tambahan selain program dana pensiun
tersebut di atas untuk memenuhi dan menutup imbalan minimum yang harus dibayar kepada
karyawan-karyawan sesuai dengan Undang-undang No. 11/2020 tentang penciptaan kerja (?Cipta
Kerja?). Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode
?Projected Unit Credit?. Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera
diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan
kepada saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali
tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban
pada saat yang lebih awal antara: i) ketika program amendemen atau kurtailmen terjadi; dan ii) ketika
entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Biaya jasa lalu harus diakui
sebagai beban pada saat yang lebih awal antara: i) ketika program amendemen atau kurtailmen
terjadi; dan ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait. Bunga neto
dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup
mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun ?Beban Umum dan Administrasi
dan Beban Pokok Penjualan? pada laba rugi dan penghasilan komprehensif lain laporan
konsolidasian: i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian (curtailment) tidak rutin, dan ii) Beban atau penghasilan bunga neto. Pada bulan April
2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK IAI?) menerbitkan
siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja
yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan informasi bahwa
pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di
Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS
Intepretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).
Mulai Januari 2022, berdasarkan siaran pers, Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk
mengatribusikan imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama
kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak
akan menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut. Namun, perubahan
tersebut tidak berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian. Perusahaan dan
beberapa entitas anak memiliki program pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan yang
memenuhi syarat, yang dikelola melalui pengelola dana secara terpisah.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode yang
bersangkutan. Rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode 2023 dan 2022 adalah sebesar
1.818.622.000 saham (angka penuh). Perusahaan tidak mempunyai saham biasa yang bersifat dilutif
pada tanggal-tanggal 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022. Oleh karenanya, laba per saham dilusian
tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Page 21
Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas dalam laporan Dividends
keuangan pada saat dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham Perseroan dalam Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan.
Pelaporan segmen Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk dan jasa yang Segment reporting
dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas
kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada
manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk
mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.
Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 37, termasuk faktor
yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi
segmen.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada pihak yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan dan disertakan dalam beban-beban administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah
bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas
keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi
terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap, Grup mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang
diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan.
Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh Perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 71,
diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai dengan PSAK
71. Imbalan kontinjensi lain yang tidak termasuk dalam PSAK 71 diukur sebesar nilai wajar pada setiap
tanggal pelaporan dengan perubahan nilai wajar yang diakui pada laba rugi. Pada tanggal akuisisi,
goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan
yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil alih.Jika imbalan tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset neto entitas anak
yang diakuisisi, selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan
diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah
tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill
yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit
Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut,
terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan,
maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah
tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang
dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan terhadap bagian dari UPK
yang ditahan.
Page 22
Penentuan nilai wajar Grup mengukur aset biologis, termasuk produk (agrikultur) dari tanaman produktif, pada nilai wajar Determination of fair value
setiap tanggal pelaporan. Grup juga mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset
dan liabilitas yang diperoleh melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah
terpulihkan dari unit penghasil kas (?UPK?) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan,
dan aset keuangan tertentu pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?NWPKL?). Nilai
wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas terjadi: i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau ii) Jika tidak terdapat pasar
utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pasar utama atau
pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup. Nilai wajar dari aset atau
liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan
kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam
penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Grup menggunakan teknik
penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan
meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable). Semua aset dan liabilitas
yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikategorikan
dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut: i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada
tanggal pengukuran. ii) Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang
paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik
secara langsung atau tidak langsung. iii) Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat
masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat
diamati (unobservable) baik secara langsung atau tidak langsung. Untuk aset dan liabilitas yang diakui
pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup menentukan apakah terdapat
perpindahan antara level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
(berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup
menganalisis pergerakan nilai aset dan liabilitas yang harus diukur ulang atau dinilai ulang sesuai
dengan kebijakan akuntansi Grup. Untuk analisis ini, Grup memverifikasi masukan utama yang
diterapkan dalam penilaian terakhir dengan menyetujui informasi dalam perhitungan penilaian terhadap
kontrak dan dokumen terkait lainnya. Grup, juga membandingkan perubahan nilai wajar
masing-masing aset dan liabilitas dengan sumber eksternal yang relevan untuk menentukan apakah
perubahan tersebut beralasan. Sebelum penilaian diselesaikan, Grup menyajikan hasil penilaian
kepada auditor independen Grup. Ini termasuk diskusi tentang asumsi utama yang digunakan dalam
penilaian.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang Foreign currency transactions and balances
juga merupakan mata uang fungsional Grup, kecuali untuk Sampoerna Palma, entitas anak, yang mata
uang fungsionalnya adalah Dolar Amerika Serikat (Dolar AS). Tiap entitas dalam Grup menentukan
sendiri mata uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur
dengan menggunakan mata uang fungsional. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan
Page 23
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang
bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode
yang bersangkutan. Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia
pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs
yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode yang bersangkutan. ? Aset dan
liabilitas, baik moneter maupun non-moneter, dijabarkan dengan menggunakan kurs penutup. ?
Pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi
atau, bila memenuhi syarat, kurs rata-rata periode tersebut. ? Selisih kurs yang terjadi disajikan
sebagai ?penghasilan komprehensif lain - selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan? dan
disajikan sebagai bagian dari ekuitas sampai pelepasan investasi neto yang bersangkutan.
Aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk Right of use assets
digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan
aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul diawal, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa
yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek
antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: Tahun/Years Ruang kantor 5;
Kendaraan dan alat-alat berat 8. pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan
pelaksanaan opsi beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset.Aset
hak-guna dapat mengalami penurunan nilai. Lihat kebijakan akuntansi pada Catatan 3 penurunan nilai
aset non keuangan.
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih Goodwill
nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut lebih rendah dari
nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai
keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas
identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan
awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan
pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat
dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu
atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan
tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi
yang dihentikan terhadap bagian dari UPK yang ditahan.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Aset takberwujud yang dihasilkan
secara internal, tidak termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi, tidak dikapitalisasi dan
pengeluaran terkait tercermin dalam laba rugi pada periode ketika pengeluaran terjadi. Masa manfaat
aset takberwujud dinilai baik terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud dengan masa manfaat
terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dan dinilai untuk penurunan nilai setiap ada
Page 24
indikasi bahwa aset takberwujud tersebut mungkin mengalami penurunan nilai. Periode amortisasi dan
metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas dikaji paling lambat pada
setiap akhir periode pelaporan. Perubahan dalam masa manfaat yang diharapkan atau pola konsumsi
yang diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan yang terkandung dalam aset dianggap
memodifikasi periode atau metode amortisasi, sebagaimana mestinya, dan diperlakukan sebagai
perubahan dalam estimasi akuntansi. Beban amortisasi atas aset takberwujud dengan umur terbatas
diakui dalam laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset takberwujud. Aset
takberwujud dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji untuk penurunan setiap
tahun, baik secara individu atau pada tingkat unit penghasil kas. Penilaian masa manfaat yang tidak
terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa manfaat yang tidak terbatas tetap dapat
didukung. Jika tidak, perubahan dalam masa manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas dilakukan
secara prospektif. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan suatu aset
takberwujud diukur sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari
aset dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian ketika aset
dihentikan pengakuannya. Ringkasan kebijakan yang diterapkan pada aset takberwujud Grup adalah,
sebagai berikut: Beban ditangguhkan, Biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan biaya perolehan
sistem perangkat lunak yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu (1) tahun, ditangguhkan dan
diamortisasi dengan metode garis lurus selama masa manfaatnya, yaitu empat (4) tahun. Beban
tangguhan hak pengusahaan hutan, Biaya dan iuran yang terjadi untuk memperoleh Izin Usaha
Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (?IUPHHK?), seperti iuran IUPHHK, ditangguhkan dan diamortisasi
selama sisa masa manfaat masing-masing IUPHHK tersebut dengan menggunakan metode garis lurus
selama jangka waktu IUPHHK.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan Prepaid expenses
disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.
Saham treasuri Saham treasuri diakui pada harga perolehan kembali dan dikurangi dari ekuitas. Keuntungan atau Treasury stock
kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan instrumen ekuitas Grup
tidak diakui dalam laba rugi. Selisih antara jumlah tercatat dan penarikan kembali saham treasuri,
diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. Aset keuangan. Pengakuan dan pengukuran awal.
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi,
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (?NWLR?). Piutang usaha
yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara
praktis, diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72. Agar aset keuangan
diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau Nilai Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain (?NWPKL?), aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga (?SPPB?) dari pokok belum dilunasi. Penilaian ini disebut sebagai uji
SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan
mengacu pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model
bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pendapatan arus kas kontraktual, penjualan
Page 25
aset keuangan, atau keduanya. Pengukuran selanjutnya. Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori: - Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang), - Aset keuangan pada NWPKL dengan pendauran laba dan rugi kumulatif (instrumen utang), - Aset keuangan pada NWPKL tanpa pendauran laba dan rugi kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas) dan - NWLR. Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing seperti berikut ini: Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang merupakan SPPB dari pokok yang belum dilunasi. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (?SBE?) dan diuji untuk penurunan nilai. Laba dan rugi diakui pada laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha dan lain-lain dan piutang plasma. Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif setelah pelepasan (instrumen ekuitas). Pada pengakuan awal, Grup dapat memilih untuk menetapkan klasifikasi yang tidak dapat dikembalikan atas investasi pada instrumen ekuitas sebagai NWPKL jika memenuhi definisi ekuitas sesuai PSAK 50 dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen. Laba dan rugi atas aset keuangan ini tidak pernah didaur ke laba rugi, dan aset keuangan ini tidak diuji untuk penurunan nilai. Dividen diakui sebagai penghasilan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, terlepas dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (?OCI?), seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar neto diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Kategori ini mencakup instrumen derivatif dan investasi ekuitas yang terdaftar di mana Grup tidak dipilih secara tidak dapat ditarik kembali untuk diklasifikasikan pada nilai wajar melalui OCI. Dividen atas investasi ekuitas tercatat juga diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan. Penghentian pengakuan aset keuangan. Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir. Pada penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat dan jumlah imbalan yang diterima dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam OCI diakui dalam laba rugi. Penurunan nilai aset keuangan. Grup mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspetasian (?KKE?) untuk semua instrumen utang yang bukan pada NWLR dan kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup, didiskonto pada estimasi SBE awal. Arus kas yang diharapkan
Page 26
mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian dari ketentuan kontrak. KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya). Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks pencadangan berdasarkan kerugian kredit masa lalu, disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi masa depan (forward-looking) yang relevan. Liabilitas keuangan. Pengakuan dan pengukuran awal. Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai yang efektif. Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, bagi liabilitas keuangan dalam bentuk utang dan pinjaman, dicatat pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang dan pinjaman, seperti utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, utang bank jangka panjang, liabilitas sewa, utang Obligasi, Sukuk Ijarah dan liabilitas jangka panjang lainnya. Pengukuran selanjutnya. Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: Utang dan pinjaman, - Utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang dikenakan bunga diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan pada laba rugi. - Utang dan akrual. Liabilitas untuk utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau daluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba atau rugi. Reklasifikasi instrumen keuangan. Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas liabilitas keuangan. Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan operasional Grup seperti memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya perubahan tersebut kepada pihak eksternal. Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda. Saling hapus instrumen keuangan.
Page 27
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
perubahan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan
terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba
rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai
kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu
dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan
dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi, terlepas dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen
utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui
pendapatan komprehensif lain (?OCI?), seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan
pada nilai wajar melalui laba rugi pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan, atau secara
signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 661,408 9,138 670,546 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,566,160 2,383 ( 1,343 ) 10,785 1,577,985 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,377,061 12,867 ( 5,059 ) 11,335 1,396,204 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
501,539 55,932 ( 4,434 ) 553,037
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 146,010 7,336 ( 22 ) 153,324 equipment, directly
owned
Dimiliki langsung 4,252,178 87,656 ( 10,858 ) 22,120 4,351,096 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
25,629 27,042 ( 10,785 ) 41,886
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 3,499 11,464 ( 6,525 ) 8,438 equipment, assets under
construction
Aset dalam Assets under
29,128 38,506 ( 17,310 ) 50,324
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
4,281,306 126,162 ( 10,858 ) 4,810 4,401,420
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 730,032 40,011 ( 1,087 ) 768,956 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,182,275 31,910 ( 4,637 ) 1,209,548 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
327,536 21,458 ( 4,102 ) 344,892
langsung directly owned
Page 29
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 122,698 5,127 ( 22 ) 127,803 equipment, directly
owned
Dimiliki langsung 2,362,541 98,506 ( 9,848 ) 2,451,199 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,362,541 98,506 ( 9,848 ) 2,451,199
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
1,918,765 1,950,221
equipment
Page 30
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 656,423 4,985 661,408 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,535,469 17,243 ( 1,141 ) 14,589 1,566,160 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,335,920 46,523 ( 8,179 ) 2,797 1,377,061 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
408,598 81,770 ( 20,727 ) 31,898 501,539
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 133,031 13,001 ( 43 ) 21 146,010 equipment, directly
owned
Dimiliki langsung 4,069,441 163,522 ( 30,090 ) 49,305 4,252,178 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
16,661 23,557 ( 14,589 ) 25,629
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,086 5,210 ( 2,797 ) 3,499 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
21 ( 21 )
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
17,747 28,788 ( 17,407 ) 29,128
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
4,087,188 192,310 ( 30,090 ) 31,898 4,281,306
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 648,361 82,496 ( 825 ) 730,032 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 1,119,954 70,005 ( 7,684 ) 1,182,275 equipment, directly
owned
Page 31
Alat berat, dimiliki 311,505 32,022 ( 15,991 ) 327,536 Heavy equipment,
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 113,409 9,331 ( 42 ) 122,698 equipment, directly
owned
Dimiliki langsung 2,193,229 193,854 ( 24,542 ) 2,362,541 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
2,193,229 193,854 ( 24,542 ) 2,362,541
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
1,893,959 1,918,765
equipment
Page 32
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan aset tetap dibebankan ke akun-akun berikut ini: 30 Juni 2023 Beban pokok penjualan Disclosure of notes for property, plant and
88.617, Tanaman belum menghasilkan biaya pengembangan 6.800, Beban umum dan administrasi equipment
3.089, 30 Juni 2022 Beban pokok penjualan 80.108, Tanaman belum menghasilkan biaya
pengembangan 11.592, Beban umum dan administrasi 3.179. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
terdapat penurunan potensial atas aset tetap. Oleh karena itu, tidak diperlukan cadangan atas kerugian
penurunan nilai aset tetap. Jenis kepemilikan hak atas tanah Grup, termasuk tanah perkebunan,
berupa HGU dan HGB, akan jatuh tempo pada beberapa tanggal mulai tahun 2030 sampai dengan
tahun 2099. Manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar HGU dan HGB tersebut dapat
diperbaharui atau diperpanjang. Pada tanggal 30 Juni 2023, aset tetap dengan nilai tercatat - neto
sebesar Rp225.640, digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari utang bank,
obligasi dan sukuk ijarah (Catatan 21 dan 22) (31 Desember 2022: Rp234.571). Pada tanggal 30 Juni
2023, Grup mengasuransikan bangunan, mesin, alat-alat berat, kendaraan, dan peralatan kantor atas
risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp2.511.447 (31 Desember
2022: Rp2.473.941), dimana menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang timbul dari risiko aset tetap tersebut.
Page 33
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Reklasifikasi aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Reclassifications of right of Right of use assets,
beginning period assets use assets end period
Nilai perolehan, kotor Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of Carrying amount, gross
24,156 ( 7,713 ) 16,443
use assets
Bangunan, aset hak guna 34,107 34,107 Building, right of use assets
Aset hak guna 58,263 ( 7,713 ) 50,550 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of Carrying amount,
5,242 1,126 ( 2,903 ) 3,465
use assets accumulated depreciation
Bangunan, aset hak guna 20,272 3,473 23,745 Building, right of use assets
Aset hak guna 25,514 4,599 ( 2,903 ) 27,210 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 32,749 23,340 Right of use assets Carrying amount
Page 34
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Reklasifikasi aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Reclassifications of right of Right of use assets,
beginning period assets use assets end period
Nilai perolehan, kotor Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of Carrying amount, gross
71,882 3,458 ( 51,184 ) 24,156
use assets
Bangunan, aset hak guna 33,477 630 34,107 Building, right of use assets
Aset hak guna 105,359 4,088 ( 51,184 ) 58,263 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of Carrying amount,
17,615 6,913 ( 19,286 ) 5,242
use assets accumulated depreciation
Bangunan, aset hak guna 13,616 6,656 20,272 Building, right of use assets
Aset hak guna 31,231 13,569 ( 19,286 ) 25,514 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 74,128 32,749 Right of use assets Carrying amount
Page 35
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Pada tanggal 30 Oktober 2019, Perusahaan dan entitas anak tertentu menandatangani perpanjangan Disclosure of notes for right of use assets
perjanjian sewa atas gedung dengan PT Sampoerna Land dengan periode sewa yang dimulai 1
Januari 2020 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Entitas anak tertentu mengadakan
beberapa perjanjian sewa pembiayaan untuk kendaraan dan alat berat dengan PT Orix Indonesia
Finance, PT SMFL Leasing Indonesia, PT Dipo Star Finance dan PT Hino Finance Indonesia dengan
masing-masing jangka waktu selama tiga (3) tahun. Dalam perjanjian-perjanjian sewa pembiayaan,
entitas anak tidak diperbolehkan untuk menggunakan kendaraan untuk maksud yang melawan hukum,
mengirimkan atau membawa aset sewa ke luar wilayah Republik Indonesia, berkewajiban menjaga
aset sewa pembiayaan dalam kondisi yang baik dan tidak memperbolehkan untuk
memindahtangankan aset sewa pembiayaan ke pihak lain selama masa perjanjian sewa pembiayaan.
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian: 30 Juni
2023 Beban penyusutan aset hak-guna 4.599, Beban bunga atas liabilitas sewa 1.273, Beban terkait
sewa atas aset bernilai rendah, sewa bersifat variabel dan sewa jangka pendek 1.318 dan 30 Juni
2022 Beban penyusutan aset hak-guna 8.103, Beban bunga atas liabilitas sewa 4.442, Beban terkait
sewa atas aset bernilai rendah, sewa bersifat variabel dan sewa jangka pendek 1.401
Page 36
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Rincian penjualan berdasarkan jenis produk adalah sebagai berikut: 30 Juni 2023 Produk kelapa sawit Disclosure of notes for revenue
2.425.972, Kecambah 70.431, Lain-lain 50.994 dan 30 Juni 2022 Produk kelapa sawit 2.525.051,
Kecambah 84.394, Lain-lain 14.410. Penjualan lain-lain terutama merupakan penjualan tepung sagu,
karet, jasa analisa dan listrik. Rincian penjualan dari pasar geografis dan penjualan antar segmen
disajikan dalam informasi segmen. Pada periode 2023 dan 2022, penjualan Grup kepada pelanggan
yang melebihi 10% dari total penjualan konsolidasian adalah dari segmen operasi produk kelapa sawit
dengan rincian sebagai berikut di 30 Juni 2023 PT Sumber Indah Perkasa 947.709, PT LDC Indonesia
330.938, PT Wahana Citra Nabati 329.168 dan 30 Juni 2022 PT Sumber Indah Perkasa 890.912, PT
LDC Indonesia 366.868, PT Wahana Citra Nabati 312.235. Untuk penjualan barang, Grup memenuhi
kewajiban pelaksanaannya pada suatu waktu tertentu. Oleh karena itu, Grup hanya mengakui
kewajiban kinerja tunggal.
Page 37
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari produk Produk kelapa Product revenue 1
2,425,972 2,525,051
1 sawit
Pendapatan dari produk Product revenue 2
Kecambah 70,431 84,394
2
Pendapatan produk Other product revenue
Lain-lain 50,994 14,410
lainnya
Pendapatan dari Product revenue
2,547,397 2,623,855
produk
Tipe pendapatan 2,547,397 2,623,855 Type of revenue
Page 38
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Page 39
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT SMART Tbk 27,879 26,146 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Aman Jaya Rank 2, counterparty
13,185 21,749
Perdana
Pihak 3 PT Sino Zone Rank 3, counterparty
12,808 81,598
Industry Indonesia
Pihak 4 PT Primus Sanus Rank 4, counterparty
Cooking Oil 39,706
Industrial
Pihak lainnya masing-masing di Others, counterparty
55,619 62,130
bawah Rp15.000
Rincian pihak 109,491 ( 1,911 ) 107,580 231,329 ( 2,011 ) 229,318 List of counterparty
Page 40
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Page 41
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha terutama merupakan piutang kepada pelanggan sehubungan dengan penjualan minyak Disclosure of notes for trade receivables
sawit, inti sawit dan kecambah. Piutang usaha memiliki jangka waktu kredit dalam waktu tiga puluh
(30) hari. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap umur piutang pada tanggal pelaporan, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari
penurunan nilai piutang usaha.
Page 42
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
366,081 299,256
pembantu
Minyak sawit dan minyak Crude palm oil and palm
271,556 355,523
inti sawit kernel oil
Lainnya 50,049 38,234 Other inventories
Persediaan, kotor 687,686 693,013 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 4,241 ) ( 3,466 )
persediaan of inventories
Persediaan 683,445 689,547 Inventories
Persediaan lancar 683,445 689,547 Current inventories
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
118,012 106,772
lainnya
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
3,466 2,784
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 775 682 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
4,241 3,466
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 43
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah Disclosure of notes for inventories
pertanggungan sebesar Rp664.560(31 Desember 2022: Rp731.095) dimana menurut pendapat
manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. Berdasarkan hasil
penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal pelaporan,
manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian dari penurunan nilai persediaan.
Page 44
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Petani 101,818 153,404 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Pemasok dan Rank 2, counterparty
420,935 264,319
Kontraktor
Rincian pihak 522,753 417,723 List of counterparty
Page 45
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha pada petani merupakan utang atas pembelian Tandan Buah Segar (?TBS?) dari para Disclosure of notes for trade payables
petani Plasma dan Mitra, sedangkan utang usaha pada pemasok dan kontraktor terutama merupakan
utang atas pembelian bahan perawatan, termasuk pupuk dan suku cadang. Pada tanggal-tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022, saldo utang usaha pihak ketiga tidak memiliki jaminan dan tidak
dikenakan bunga. Tidak ada surat jaminan yang diberikan oleh Grup untuk utang usaha dan utang
lain-lain kepada pihak ketiga.
Page 46
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 1,048 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 687,455 745,600 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 4,187 5,476 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 684,316 740,124 Raw inventory used
Depresiasi 167,738 157,005 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 329,269 297,293 Repairs and maintenance
Biaya pabrikasi lainya 598,398 520,062 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 1,779,721 1,714,484 Total production cost
Harga pokok produksi 1,779,721 1,714,484 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 355,523 183,646 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 271,556 415,452 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
145,281 57,000
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
2,008,969 1,539,678
pendapatan
Page 47
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak ada pembelian dari satu pemasok yang melebihi 10% dari total penjualan konsolidasian selama Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan periode 2023 dan 2022. Tidak ada pembelian dari pihak berelasi selama periode 2023 dan 2022.
Page 48
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 577,500 612,500 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 577,500 612,500 Currency (Persero) Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 471,250 483,750 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
Mata uang 471,250 483,750 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,048,750 1,096,250 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 1,048,750 1,096,250 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 4,325 ) ( 4,861 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 1,044,425 1,091,389 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
105,337 93,937
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 939,088 997,452 Long-term bank loans
Page 49
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (?BNI?) Telaga Hikmah (?TH?) Pada bulan Desember 2020, Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang TH, entitas anak, menandatangani Perjanjian Kredit dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(?BNI?). TH mendapat fasilitas kredit investasi dari BNI sebesar Rp700.000, digunakan untuk
refinancing kebun dan pabrik kelapa sawit. Fasilitas ini akan dilunasi dalam delapan (8) tahun sejak
penandatanganan perjanjian. Tingkat bunga untuk pinjaman sebesar 8,25% per tahun pada periode
2023 (2022: 8,00% sampai 9,00%). Pinjaman di atas dijamin dengan Hak Guna Usaha berikut
tanaman perkebunan, bangunan dan mesin milik TH. Pinjaman di atas mencakup beberapa
persyaratan penting yang harus dipenuhi oleh TH antara lain batasan rasio keuangan tertentu, tidak
mengubah bentuk perusahaan, tidak menjual/ menyewakan aset, tidak menerima pinjaman dari pihak
lain, dan persyaratan-persyaratan administrasi lainnya. Saldo pinjaman pada tanggal 30 Juni 2023,
sebesar Rp577.500. PT Bank OCBC NISP Tbk (?OCBC NISP?) Usaha Agro Indonesia (?UAI?) Pada
bulan Juni 2021, UAI, entitas anak, mendapat fasilitas pinjaman Committed Term Loan dari OCBC
NISP sebesar Rp800.000, digunakan untuk membiayai kembali pinjaman pemegang saham dan/atau
pinjaman afiliasi yang sebelumnya digunakan untuk pengembangan perkebunan UAI, yang akan
dilunasi dalam jangka waktu sembilan (9) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian
pinjaman. Saldo pinjaman pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp471.250 (31 Desember 2022:
Rp483.750). Tingkat bunga untuk pinjaman sebesar 8,25% per tahun pada periode 2023 (2022: 8,25%
sampai 8,75%). Pinjaman tersebut dijamin dengan Hak Guna Usaha dan Hak Guna Bangunan berikut
tanaman dan bangunan diatasnya (Catatan 11 dan 12). Pinjaman di atas juga dijamin dengan jaminan
korporasi yang diberikan oleh Perusahaan. Pinjaman mencakup beberapa persyaratan penting yang
harus dipenuhi oleh UAI diantaranya batasan rasio keuangan tertentu, tidak mengubah susunan
pemegang saham, tidak mengalihkan harta dan persyaratan-persyaratan administrasi lainnya.
Page 50
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank
uang asing jangka panjang
Bank loan, amount in foreign
Due date for long-term bank loan
currency
Bank Negara Indonesia (Persero) IDR Setiap kuartal hingga IDR Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Desember 2028 / Tbk
577,500
Quarterly until December
2028
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Setiap kuartal hingga Juni IDR Bank OCBC Nisp Tbk
471,250 2031 / Quarterly until June
2031
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam mata Jatuh tempo utang bank
uang asing jangka panjang
Bank loan, amount in foreign
Due date for long-term bank loan
currency
Bank Negara Indonesia (Persero) IDR Setiap kuartal hingga IDR Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Desember 2028 / Tbk
612,500
Quarterly until December
2028
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Setiap kuartal hingga Juni IDR Bank OCBC Nisp Tbk
483,750 2031 / Quarterly until June
2031
Page 51
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 200,000 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
Mata uang 200,000 Currency
Page 52
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank OCBC NISP Tbk (?OCBC NISP?) Perusahaan Berdasarkan perjanjian kredit pada bulan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Maret 2012 yang terakhir kali diubah pada bulan Juni 2023, Perusahaan mendapat fasilitas dari OCBC
NISP dengan rincian sebagai berikut: a. Fasilitas pinjaman modal kerja tanpa agunan sebesar
Rp500.000, berjangka waktu satu (1) tahun, digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja
jangka pendek Grup. b. Fasilitas transaksi valuta asing tanpa agunan sebesar $AS10.000.000 (angka
penuh), digunakan untuk memfasilitasi transaksi mata uang asing. yang harus dipenuhi oleh
Perusahaan antara lain batasan rasio keuangan tertentu, tidak melikuidasi atau membubarkan
Perusahaan, tidak mengurangi modal, tidak mengalihkan harta dan persyaratan-persyaratan
administrasi lainnya. Saldo pinjaman pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp200.000.
Page 53
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank
nilai dalam mata uang asing jangka pendek
Short-term bank loan, amount in
Due date for short-term bank loan
foreign currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR dalam satu tahun/ within a IDR Bank OCBC Nisp Tbk
200,000
year
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.