Back to announcement
LAPORAN KEUANGAN KONSOL CLPI 30 JUNI 2023.pdf
Financial statement Text extracted CLPISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 62
Page 1
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2023
( TIDAK DIAUDIT )
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
T PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS' STATEMENT
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS OA' IHE RESPOA'S'B ILITY FOR
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN C ON S O LI D AT ED F I N AN C I AL STATEM ENTS
TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN UNTUK TAHUN YANG AS OF JUNE 30, 2023 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
Kami yang bertanda tangan di bawah ini I We, the undersigned:
1. Nama / Name Santoso Jiemy
Alamat Kantor / O,?be Address Jl. lndustri ll Blok F No.7 Pasirjaya
Jatiuwung Tangerang 15135
Alamat Domisili / Domlblled at Jl. Cideng Barat No. 15 Jakarta Pusat
No. Telepon / Phone Number o21-5901962
Jabatan I Title Presiden Direktur / President Director
2. Nama I Name Herlina Hatorangan
Alamat Kantor / Offlce Address Jl. lndustri ll Blok F No.7 Pasirjaya
Jatiuwung Tangerang 15135
Alamat Domisili / Domlb/ed at Jl. Satria V No. 44B Jakarta Barat
No. Telepon / Phore Number : 021-5901962
Jahatan I Title : Diektu.l Dircclot
menyatakan bahwa / ceftifl that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan 1. We take the responsibility for the compilation and
penyajian laporan keuangan konsolidasian presentation of consolidated tinancial statements of
Perusahaan dan Entitas Anak; the Company and Subsidiary;
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan 2. The consolidated financial statements of the
Entitas Anak telah disusun dan disajikan sesuai Company and Subsidiary have been prepared in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia; accordance wth the lndonesian Financial
Accounting Standards;
a. Semua informasi dalam laporan keuangan 3. a. A information in the consolidated financial
konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak statements of the Company and Subsidiary has
telah dimuat secara lengkap dan benar, been completely and properly disclosed;
b. Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan b. The consolidated financial statements of the
dan Entitas Anak tidak mengandung informasi Company and Subsidiary do not contain
atau fakta material yang tidak benar, dan tidak improper material information or fact, and do
menghilangkan informasi atau fakta material, not omit any material information or fact;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian 4. We are responsible for the internal control system
intern dalam Perusahaan dan Entitas Anak. of the Company and Subsidiary.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. The statement is made truthfutly.
Jakarta, 20 Juli / July 20, 2023
lndonesia Tbk
E4F7D4V.J(.437116347 Hatorangan
Santoso
Presiden Direktur / Directot I Director
t----_]
PT Colorpok lndonesio Tbk.
Heod Offlce i Jl. lndustri ll B ok F No. 7 Pasir Jaya, Jatiuwung, Tangerang 15135,I: +6221 5901962, F: +6221 5901963
G€8lk Bonctr : Jl. KIG Raya Selatan, Blok E No. 08 Randu Agung, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61 21 , Telp. +4231 991043211F ax. +6231 99104322
1
t*l
www.coloeok.co.id
Page 3
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ………..….……………………………………………….……… 1-3
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian……………………………………………….………………………...…………....………….. 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ……………………………………………………......…........ 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................................................................................................ 7
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian …………………………....………………….................8 - 59
***************************
Page 4
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember
Catatan 30 Juni 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4 181.943.078.979 157.154.486.833
Piutang usaha 6
Pihak ketiga, neto 225.078.388.663 236.674.723.420
Pihak berelasi 1.198.400.400 1.469.329.200
Piutang lain-lain - pihak ketiga,
neto 1.271.404.112 3.721.960.424
Persediaan, neto 7 165.019.695.194 195.161.297.578
Pajak dibayar di muka - 508.777.461
Biaya dibayar dimuka dan uang muka 1.339.368.855 2.454.364.322
Bagian lancar atas:
Investasi pada surat berharga 5 45.351.285.000 25.026.755.000
Total Aset Lancar 621.201.621.203 622.171.694.238
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap, neto 8 98.068.085.587 101.353.891.900
Investasi pada surat berharga 5 - 14.917.125.000
Tagihan pajak 11 12.995.207.103 13.950.539.160
Aset pajak tangguhan, neto 11 3.229.171.013 3.191.601.773
Aset tidak lancar lainnya 4.606.027.424 4.260.781.724
Total Aset Tidak Lancar 118.898.491.127 137.673.939.557
TOTAL ASET 740.100.112.330 759.845.633.795
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
1
Page 5
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember
Catatan 30 Juni 2023 2022
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek dan cerukan 9 87.664.592.971 94.513.063.997
Utang usaha 10
Pihak ketiga 90.330.536.671 128.908.740.744
Pihak berelasi -
Utang lain-lain - pihak ketiga 18.983.538.578 440.073.467
Utang pajak 11 4.647.955.069 1.806.437.452
Beban masih harus dibayar 2.648.790.646 1.924.673.405
Total Liabilitas Jangka Pendek 204.275.413.935 227.592.989.065
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja 12 10.857.260.010 10.104.860.010
Total Liabilitas Jangka Panjang 10.857.260.010 10.104.860.010
Total Liabilitas 215.132.673.945 237.697.849.075
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 6
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 31 Desember
30 Juni 2023 2022
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas
Induk
Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham
Modal dasar - 1.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
306.338.500 saham 13 30.633.850.000 30.633.850.000
Tambahan modal disetor 14 5.018.103.066 5.018.103.066
Saldo laba
Cadangan umum 34.860.788.020 32.980.190.646
Belum ditentukan penggunaannya 454.400.801.659 453.471.526.993
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk 524.913.542.745 522.103.670.705
Kepentingan Nonpengendali 53.895.640 44.114.015
Total Ekuitas 524.967.438.385 522.147.784.720
Total Liabilitas dan Ekuitas 740.100.112.330 759.845.633.795
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 7
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 30 Juni
2023 2022
Penjualan neto 17 377.733.247.243 437.065.074.336
Beban pokok penjualan 18 330.383.720.049 396.207.512.263
Laba bruto 47.349.527.194 40.857.562.073
Beban penjualan dan distribusi (2.889.055.501) (3.341.695.800)
Beban umum dan administrasi 19 (22.675.635.011) (23.670.692.029)
Pendapatan operasi lain 20 3.972.419.257 80.000.000
Beban operasi lain 20 (664.874.343) (2.210.437.395)
Laba usaha 25.092.381.596 11.714.736.849
Pendapatan keuangan 21 3.887.109.629 1.069.792.430
Biaya keuangan 22 (2.064.369.973) (2.345.604.871)
Laba sebelum pajak 26.915.121.252 10.438.924.408
Beban pajak penghasilan, neto 11 (5.323.048.845) (2.227.590.693)
Laba periode berjalan 21.592.072.407 8.211.333.715
Pendapatan komprehensif lain 33.555.000 -
Total pendapatan komprehensif periode
berjalan 21.625.627.407 8.211.333.715
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 8
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan)
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 30 Juni 30 Juni
2023 2022
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk 21.582.290.782 8.202.609.642
Kepentingan nonpengendali 9.781.625 8.724.073
21.592.072.407 8.211.333.715
Total pendapatan komprehensif periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 21.615.845.782 8.202.609.642
Kepentingan nonpengendali 9.781.625 8.724.073
21.625.627.407 8.211.333.715
Laba per saham yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 16 70,56 26,78
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangankonsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 9
PT COLORPAK INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - Saldo Laba
Ditempatkan Tambahan
dan Disetor Modal Cadangan Belum Ditentukan Kepentingan Total Ekuitas
Catatan Penuh Disetor Umum Penggunaannya Sub-total Nonpengendali
Saldo, 1 Januari 2022 13,14 30.633.850.000 5.018.103.066 30.798.684.440 439.861.004.354 506.311.641.860 39.257.436 506.350.899.296
Penyisihan cadangan
umum - - 2.181.506.206 (2.181.506.206) - - -
Dividen
- - - (21.815.062.059) (21.815.062.059) - (21.815.062.059)
Pedapatan
komprehensif tahun
periode berjalan - - - 8.202.609.642 8.202.609.642 8.724.073 8.211.333.715
Saldo, 30 Juni 2022 13,14 30.633.850.000 5.018.103.066 32.980.190.646 424.067.045.731 492.699.189.443 47.981.509 492.747.170.952
Saldo, 1 Januari 2023 13,14 30.633.850.000 5.018.103.066 32.980.190.646 453.471.526.993 522.103.670.705 44.114.015 522.147.784.720
Penyisihan cadangan
umum - - 1.880.597.374 (1.880.597.374) - - -
Dividen
- - - (18.805.973.742) (18.805.973.742) - (18.805.973.742)
Laba periode berjalan
- - - 21.582.290.782 21.582.290.782 9.781.625 21.592.072.407
Pedapatan
komprehensif lain - - - 33.555.000 33.555.000 - 33.555.000
Saldo, 30 Juni 2023 13,14 30.633.850.000 5.018.103.066 34.860.788.020 454.400.801.659 524.913.542.745 53.895.640 524.967.438.385
catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
6
Page 10
PT COLORPAK INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 30 Juni
2023 2022
Arus Kas dan Aktivitas Operasi
Penerimaan tunai dari pelanggan 389.600.510.800 404.881.915.224
Pembayaran tunai kepada pemasok (332.002.869.468) (400.537.654.218)
Pembayaran kepada karyawan (26.626.996.348) (28.204.958.721)
Pembayaran untuk beban usaha (6.252.416.047) (5.562.711.609)
Kas yang diperoleh (digunakan untuk) dari operasi 24.718.228.937 (29.423.409.324)
Penerimaan bunga 3.887.109.629 1.069.792.430
Penerimaan pajak penghasilan 2.160.823.430 2.686.434.000
Pembayaran pajak (3.846.744.861) (5.972.414.761)
Pembayaran bunga (2.064.369.973) (2.345.604.871)
Penerimaan neto lain-lain 5.828.951.284 (1.897.673.317)
Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Operasi 30.683.998.446 (35.882.875.843)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Penambahan aset tetap (466.806.300) (3.823.391.182)
Penambahan surat berharga (20.428.600.000) -
Penerimaan atas pencairan surat berharga 15.000.000.000 -
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi (5.895.406.300) (3.823.391.182)
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 24.788.592.146 (39.706.267.025)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 157.154.486.833 191.559.102.091
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 181.943.078.979 151.852.835.066
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
7
Page 11
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Colorpak Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Republik Indonesia dalam rangka
Penanaman Modal Asing (“PMA”) berdasarkan Akta Notaris Tegoeh Hartanto, S.H., No. 86 tanggal
15 September 1988. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C2-10158.HT.01.01.TH.88 pada tanggal 7 November 1988 dan diumumkan
dalam Berita Negara No. 38 Tambahan No. 1683 tanggal 11 Mei 1990.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris Leolin Jayayanti, S.H., No. 59 tanggal 21 September
2021, mengenai perubahan Anggaran Dasar Perusahaan pada maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0455293 tanggal 1 Oktober 2021.
Perusahaan bergerak di bidang industri tinta, cat dan tinta cetak. Entitas Anak berusaha dalam
bidang perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri.
Kantor pusat dan pabrik Perusahaan berkedudukan di Jl. Industri II Blok F/7, Pasir Jaya, Jatiuwung,
Tangerang, 15135.
Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.
b. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian,
yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada tanggal 20 Juli
2023.
c. Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir
Ink Color International Pte. Ltd., Singapura adalah entitas induk Perusahaan. Pacific Plas Pte. Ltd.,
Singapura, adalah entitas induk terakhir Perusahaan.
d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
dan Disetor Penuh
Aksi korporasi (“corporate action”) yang mempengaruhi modal saham yang diterbitkan sejak
penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, adalah sebagai berikut:
Jumlah Nilai
saham ditempatkan nominal
Tanggal Keterangan dan beredar per saham
9 November 2001 Penawaran umum perdana 50.000.000 saham 50.000.000 100
30 November 2001 Pencatatan saham perdana dan Waran Seri I pada bursa
efek 304.700.000 100
23 November 2004 Pelaksanaan Waran Seri I ke saham biasa - 1.638.500
saham 306.338.500 100
6 November - Perolehan saham tresuri - 2.128.000 saham 304.210.500 100
30 Desember 2013
1 Januari - Perolehan saham tresuri - 367.000 saham 303.843.500 100
5 Januari 2014
19 Juni - Penjualan kembali saham tresuri - 2.495.000 saham 306.338.500 100
26 Juli 2017
8
Page 12
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
d. Penawaran Umum dan Aksi Korporasi yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan
dan Disetor Penuh (lanjutan)
Pada tanggal 9 November 2001, Perusahaan memperoleh surat persetujuan No. S-278/PM/2001
dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”, sekarang
merupakan bagian dari Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”) untuk menawarkan 50.000.000 lembar
saham dengan nilai nominal Rp100 per saham di bursa efek dengan harga penawaran Rp200 per
saham.
Selain itu, pada penawaran umum perdana tersebut, Perusahaan juga memberikan Waran Seri I
(“Waran”) secara cuma-cuma, dengan rasio satu (1) Waran untuk setiap pemegang satu (1) saham
baru. Waran tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru
Perusahaan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 yang dapat dilaksanakan (“be exercised”)
dalam periode tiga (3) tahun sejak tanggal 23 November 2001 hingga 23 November 2004.
Seluruh saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
e. Struktur Perusahaan dan Entitas Anak
Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan secara langsung pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Entitas Domisili Permulaan Kegiatan Total Aset Sebelum eleminasi Presentasi Kepemilikan
Anak Operasi Usaha Efektif (%)
Komersial
2023 2022 2023 2022
PT Colorpak Indonesia 2010 Perdagangan 186.957.823.296 196.181.948.035 99.90 99.90
Flexible
Indonesia
Perusahaan dan Entitas Anak untuk selanjutnya disebut sebagai “Grup”.
f. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi serta Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2022
dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Harris Pranatajaya Winardi Pranatajaya
Komisaris : Tjia Hwie Tjin Tjia Hwie Tjin
Komisaris Independen : Didik Susilo Johanes Susilo
Direksi
Direktur Utama : Santoso Jiemy Santoso Jiemy
Direktur : - Harris Pranatajaya
Direktur : Antoni Gunawan Antoni Gunawan
Direktur : Herlina Hatorangan Herlina Hatorangan
9
Page 13
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (lanjutan)
f. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya (lanjutan)
Komite Audit
Ketua : Didik Susilo
Anggota : Ardhini Baroto Rini
Anggota : Mieke Tioe
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, jumlah beban kompensasi bruto
bagi manajemen kunci Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Imbalan kerja karyawan jangka pendek 10.173.730.000 12.026.700.000
Imbalan pasca kerja 1.120.651.199 900.111.716
Total kompensasi bruto yang dibayar kepada
manajemen kunci 11.294.381.199 12.926.811.716
Terdiri dari:
Direksi dan komisaris 8.776.960.000 10.245.240.000
Manajemen kunci lainnya 2.517.421.199 2.681.571.716
Total 11.294.381.199 12.926.811.716
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup memiliki karyawan tetap sejumlah 106 orang (2022: 101) (tidak
diaudit).
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep
akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang diungkapkan dalam catatan
atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan
penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan
keuangan konsolidasian, kecuali untuk standar akuntansi baru dan revisi seperti diungkapkan pada
Catatan di bawah ini.
Grup telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus beroperasi
secara berkesinambungan.
10
Page 14
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 sebagai
berikut:
a) Amendemen ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka
Konseptual Pelaporan Keuangan.
Secara umum, amendemen PSAK 22:
Menambahkan deskripsi terkait “liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK
57 atau ISAK 30”.
Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang telah diakui pada tanggal akuisisi.
Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.
Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Grup.
b) Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-
Biaya Memenuhi Kontrak
Amendemen PSAK 57 mengatur biaya-biaya untuk memenuhi kontrak merugi terdiri dari biaya yang
terkait langsung dengan kontrak, dimana terdiri dari:
biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan
alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak.
Amendemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Grup.
c) Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 71: Instrumen Keuangan
Amandemen ini mengklarifikasi biaya yang diperhitungkan entitas dalam mengevaluasi apakah
persyaratan yang dimodifikasi dari suatu liabilitas keuangan menyebabkan penghentian pengakuan
liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Biaya tersebut hanya mencakup
yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk fee yang
dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain.
Amendemen ini tidak berdampak signifikan pada laporan keuangan konsolidasian Grup.
d) Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK 73: Sewa
Amandemen terhadap Contoh Ilustrasi 13 yang merupakan bagian dari PSAK 73 menghilangkan
dari contoh ilustrasi penggantian perbaikan properti sewaan oleh pesewa untuk mengatasi potensi
kebingungan mengenai perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena cara insentif sewa
diilustrasikan dalam contoh tersebut.
Amendemen ini tidak berdampak signifikan pada laporan keuangan konsolidasian Grup.
11
Page 15
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal
31 Desember setiap tahun. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal
hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal
berikut ini:
i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil.
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka
memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.
Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan
adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas
entitas-entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada
saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas
anak yang diakuisisi pada tahun tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak
tanggal Grup memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas
induk dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP
yang defisit. Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk
diselaraskan dengan kebijakan akuntansi Grup.
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan dan beban dan arus kas atas transaksi antar anggota
Grup dieliminasi sepenuhnya pada saat konsolidasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu
entitas anak, maka Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan
komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi.
Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
12
Page 16
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Klasifikasi Lancar dan tak Lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) untuk diperdagangkan,
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal perlaporan, atau
iv) kas dan setara kas kecuali yang dibatasi penggunaannya untuk melunasi suatu liabilitas dalam
paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Suatu liabilitas disajikan lancar bila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
ii) untuk diperdagangkan,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar.
Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank serta
deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang dapat segera
dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang
tidak signifikan (Catatan 4).
Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain.
Aset Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi,
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”). Piutang usaha yang
tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara praktis,
yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 72, seperti diungkapkan pada catatan
atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau NWPKL, aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang SPPB dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut
sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset
keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan
dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.
13
Page 17
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Pengukuran Selanjutnya
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:
i) Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
ii) Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
utang),
iii) Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas
pelepasan (instrumen ekuitas), dan
iv) NWLR
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset
keuangan seperti berikut ini:
Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi
berikut terpenuhi:
i) Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk
mengumpulkan arus kas kontraktual;
ii) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
merupakan SPPB dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan
kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau
diturunkan nilainya.
Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas,
piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang karyawan. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan pada NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
utang)
Untuk instrumen utang yang diukur pada NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi valuta asing, dan
kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang
sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai
wajar yang tersisa diakui di PKL. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang
diakui di PKL didaur ulang menjadi laba rugi.
Instrumen utang Grup yang diukur pada NWPKL termasuk investasi pada instrumen pada surat
berharga.
14
Page 18
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penghentian Pengakuan
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup) ketika:
i. Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau
ii Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan
kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada
pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan
secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki
secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari suatu aset atau telah
menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup masih
mempertahankan risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan maupun
seluruh risiko dan manfaat atas aset dipertahankan secara substansial, maupun tidak mengalihkan
kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset yang dialihkan sebesar keterlibatan berkelanjutannya.
Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait
diukur dengan basis yang mencerminkan hak dan kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang lebih
rendah antara jumlah tercatat awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh Grup untuk
membayar kembali.
Penurunan nilai aset keuangan
Grup mengakui penyisihan KKE untuk semua instrumen utang yang bukan diukur pada NWLR dan
kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual menurut kontrak
dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Grup, yang didiskontokan dengan perkiraan
SBE orisinal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki
atau perbaikan kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam ketentuan kontrak.
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan
awal, KKE diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi
dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan
signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang
diperkirakan selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE sepanjang
umurnya).
Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup
menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak
menelurusi perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan
KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan
pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking)
atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
15
Page 19
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Instrumen Keuangan (lanjutan)
Aset Keuangan (lanjutan)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)
Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat satu tahun.
Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal
bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima jumlah
kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang
dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan
arus kas kontraktual.
Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
NWLR, utang dan pinjaman atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai pada lindung nilai
yang efektif, sesuai dengan kondisinya.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas
keuangan dilklasifikasi sebagai utang dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah dikurangi biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar dan utang
bank jangka pendek dan cerukan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR.
Pengukuran Selanjutnya
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut:
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman)
(i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang Dikenakan Bunga
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman jangka panjang yang berbunga diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya
bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah, dari pokok pinjaman terkait, dalam bagian
liabilitas jangka pendek. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas dihentikan
pengakuannya maupun melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.
Biaya amortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskonto atau premium atas akusisi
dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat
sebagai beban keuangan pada laba rugi.
16
Page 20
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Instrumen Keuangan (lanjutan)
Liabilitas Keuangan (lanjutan)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan)
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (Utang dan pinjaman) (lanjutan)
(ii) Utang dan Akrual
Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-lain jangka pendek, biaya masih harus dibayar dan
liabilitas imbalan kerja jangka pendek dinyatakan sebesar jumlah tercatat (jumlah nosional), yang
kurang lebih sebesar nilai wajarnya.
Penghentian Pengakuan
Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan
tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai
penghentian pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Surat Berharga
Surat berharga diukur pada FVOCI disajikan sebesar nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi dari surat berharga diukur pada FVOCI tercatat dalam ekuitas diakui sebagai
penghasilan atau beban pada periode dimana surat berharga tersebut dijual. Jika diketahui adanya
indikasi penurunan nilai yang sifatnya permanen, maka Perusahaan akan menyediakan cadangan
penurunan nilai.
Pengukuran Nilai Wajar
Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diperoleh
melalui kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas
(“UPK”) tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”).
17
Page 21
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
liabilitas terjadi di:
• pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
• dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.
Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia
untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable)
yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dikategorikan dalam hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:
• Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
• Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
tidak langsung.
• Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang
atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dengan Pihak Berelasi
Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 7.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin
tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
yang relevan.
Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.
18
Page 22
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto
adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat
sebagai berikut:
• Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian;
• Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan bagian
proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak termasuk
biaya pinjaman.
Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
hasil penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan.
Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya, dan
disajikan sebagai aset lancar atau aset tidak lancar sesuai sifatnya masing-masing.
Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan biaya-
biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
diinginkan agar aset siap digunakan.
Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset-aset tersebut
sebagai berikut:
Tahun
Bangunan dan penunjang 20
Instalasi listrik 20
Mesin 5
Kendaraan bermotor 5
Inventaris pabrik 5
Inventaris kantor 4
Jumlah tercatat aset tetap direviu atas penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau perubahan keadaan
yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
saat sudah tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan maupun
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (ditentukan
sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke dalam laba
atau rugi untuk tahun penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
19
Page 23
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Aset Tetap (lanjutan)
Nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun pelaporan dan
disesuaikan secara prospektif jika diperlukan.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban
pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam
penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun “Aset Tetap” yang
bersangkutan pada saat aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan. Aset
tetap dalam penyelesaian tidak disusutkan sampai memenuhi syarat pengakuan sebagai aset tetap
seperti diungkapkan di atas.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran
dan renovasi dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar
kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal
yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset terkait.
Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak
Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali dinyatakan sebesar
biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak
atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat masa berlakunya selesai.
Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk HGU, HGB
dan HP ditangguhkan dan diamortisasi yang lebih pendek antara umur hukum hak atas tanah dan umur
ekonomi tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun “Aset 4 Lainnya” pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Aset Tidak Lancar Lainnya
Biaya-biaya tertentu, terutama terdiri atas biaya dan beban-beban lain yang mempunyai masa manfaat
lebih dari satu tahun, sehubungan dengan biaya perolehan sistem perangkat lunak dan mesin,
ditangguhkan dan diamortisasi selama masa manfaatnya masing-masing menggunakan metode garis
lurus dan jumlah unit.
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset
takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan, atau
goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal
jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali
aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau
kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada jumlah terpulihkannya, maka
aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkannya.
20
Page 24
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan)
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu
uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual,
digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup
menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan
ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.
Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal pelaporan untuk menilai apakah terdapat indikasi bahwa
rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin tidak ada lagi atau mungkin
telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlahterpulihkan aset
atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya dibalik hanya
jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.
Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat yang telah
ditentukan, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk
aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui pada laba atau rugi.
Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
selama sisa umur manfaatnya.
Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap dan aset non-keuangan
tidak lancar lainnya yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31
Desember 2022.
Imbalan Kerja Karyawan
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK IAI”)
menerbitkan siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24:
Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Siaran pers tersebut menyampaikan
informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang
berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam
IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS
19).
Pada tahun-tahun sebelumnya, Grup mengatribusikan imbalan berdasarkan formula imbalan program
imbalan pasti berdasarkan masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan jasa hingga usia pensiun.
Mulai Januari 2022, berdasarkan siaran pers, Grup telah mengubah kebijakan akuntansinya untuk
mengatribusikan imbalan berdasarkan program tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja pertama
kali menghasilkan imbalan dalam program sampai dengan tanggal ketika jasa pekerja selanjutnya tidak
akan menghasilkan jumlah imbalan yang material di bawah program tersebut. Namun, dampaknya tidak
material pada laporan keuangan konsolidasian dan dibebankan pada tahun berjalan.
Grup mempunyai program dana pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi
syarat.
Grup juga mencatat penyisihan manfaat tambahan selain program dana pensiun tersebut di atas untuk
memenuhi dan menutup imbalan minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai
dengan Perjanjian Kerja Bersama dan Undang-undang dan Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Penyisihan tambahan tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode
“Projected Unit Credit”.
21
Page 25
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan)
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi
keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
rugi pada periode berikutnya.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
i) ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
ii) ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan
kerja. Grup mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan
Administrasi” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas kurtailmen dan
penyelesaian tidak rutin, dan
ii) Beban atau penghasilan bunga neto.
Provisi
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik
yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak
terjadi, maka provisi dibatalkan.
Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup menerapkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut:
Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji
dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke
pelanggan;
Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel,
maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak
diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan
estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak;
Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak
dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin;
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau
jasa tersebut).
22
Page 26
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada suatu titik waktu jika seluruh kondisi berikut terpenuhi:
Grup telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli;
Grup tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang
ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual;
jumlah pendapatan dapat diukur secara andal;
kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
dan
biaya yang terjadi atau akan terjadi sehubungan transaksi penjualan tersebut dapat diukur secara
andal.
Penghasilan/Beban Bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu tingkat suku bunga digunakan
mendiskontokan secara tepat estimasi pembayaran atau penerimaan arus kas di masa yang akan
datang selama umur ekpektasian dari instrumen keuangan, atau jika lebih sesuai, selama periode yang
lebih singkat, untuk jumlah tercatat neto dari aset atau liabilitas keuangan.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
Perpajakan
Pajak Kini
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat Grup beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena
pajak.
Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain karena tidak
dianggap sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.
Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan
Tahunan (“SPT”) terkait dengan keadaan di mana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi
dan, jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) diterima atau
jika Perusahaan atau entitas anaknya mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan
tersebut telah ditetapkan.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal
pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan
pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.
23
Page 27
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Perpajakan (lanjutan)
Pajak Tangguhan (lanjutan)
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:
i) liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari
transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi
laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak;
ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya
dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam
waktu dekat.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi
rugi pajak belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat
dimanfaatkan, kecuali:
i) jika aset pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang bukan
transaksi kombinasi bisnis dan tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi
pajak; atau
ii) dari perbedaan temporer yang dapat dikurangkan atas investasi pada entitas anak, aset pajak
tangguhan hanya diakui bila besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik
dalam waktu dekat dan laba kena pajak dapat dikompensasi dengan beda temporer tersebut.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan diturunkan
apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset
pajak tangguhan tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak
tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila
besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan akan tersedia untuk pemulihannya.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan
pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Item pajak
tangguhan diakui sesuai dengan transaksi yang mendasarinya baik di PKL maupun secara langsung di
ekuitas.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika terdapat hak secara hukum untuk
melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan
dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Grup bermaksud untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.
24
Page 28
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Perpajakan (lanjutan)
Pajak Pertambahan Nilai
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN, kecuali:
PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak,
yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
item beban-beban yang diterapkan; dan
piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian
dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pajak Final
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.
Mengacu pada revisi PSAK 46 seperti yang disebutkan di atas, pajak penghasilan final tidak lagi diatur
oleh PSAK 46. Pajak penghasilan final Grup yang timbul dari pendapatan bunga dari rekening koran,
deposito dan penghasilan sewa adalah tidak material, Grup memutuskan untuk menyajikan secara neto
Pendapatan Keuangan dan Penghasilan Sewa setelah pajak.
Sewa
Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila kontrak tersebut adalah, atau mengandung, sewa. Yaitu,
bila kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
Grup sebagai Penyewa
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk
sewa jangka-pendek dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Grup mengakui liabilitas sewa
untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset
pendasar.
Aset hak-guna
Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal permulaan sewa (yaitu tanggal aset pendasar tersedia untuk
digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai, serta disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset
hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang terjadi, dan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan dikurangi setiap insentif sewa
yang diterima. Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama masa sewa.
Jika kepemilikan aset pendasar sewa beralih ke Grup pada akhir masa sewa atau biaya perolehan aset
hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka penyusutan aset hak-guna dihitung
menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga dievaluasi untuk penurunan nilai.
Liabilitas sewa
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran
sewa yang harus dilakukan selama masa sewa.
25
Page 29
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Sewa (lanjutan)
Liabilitas sewa (lanjutan)
Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari opsi beli yang secara wajar pasti
dilaksanakan oleh Grup dan pembayaran pinalti untuk mengakhiri sewa, jika masa sewa merefleksikan
adanya opsi dapat mengakhiri sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks
atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu terjadinya
pembayaran tersebut.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan Suku Bunga Pinjaman Inkremental
(“SBPI”) pada tanggal permulaan sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat langsung
ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan akresi
bunga (atas efek diskonto) dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai
tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan
pembayaran sewa, atau perubahan penilaian atas opsi untuk membeli aset pendasar.
Sewa jangka pendek dan sewa dengan aset bernilai rendah
Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa yang jangka waktu
sewanya pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
permulaan dan tidak memiliki opsi beli). Grup juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa dengan
aset bernilai rendah untuk sewa yang aset pendasarnya dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa
untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan metode
garis lurus selama masa sewa.
Biaya Pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan
aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya lain yang
ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.
Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Indonesia Rupiah
(“Rupiah”) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata
uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur menggunakan
mata uang fungsional tersebut.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku
pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang
timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun yang bersangkutan.
26
Page 30
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing (lanjutan)
Pada tanggal 30 Juni 2023, nilai tukar yang digunakan untuk 1 Dolar Amerika Serikat (“US$”) adalah
sebesar Rp15.026 (31 Desember 2022: Rp15.731).
Transaksi dalam mata uang asing selain Dolar AS adalah tidak signifikan.
Dividen
Pembagian deviden kepada pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas dalam laporan
keuangan konsolidasian Grup pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham
Perusahaan.
Laba per Saham
Laba per saham dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama periode
yang bersangkutan.
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni
2023.
Saham Tresuri
Instrumen ekuitas sendiri yang diperoleh kembali (saham tresuri) diakui pada harga perolehan kembali
dan dikurangi dari ekuitas. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas perolehan, penjualan
kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Grup. Selisih antara jumlah tercatat dan
penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas.
Informasi Segmen
Untuk tujuan manajemen, Grup dibagi menjadi dua segmen operasi berdasarkan produk dan jasa yang
dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas
kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada
manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk
mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen dan untuk menilai kinerja segmen.
Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 27, termasuk faktor
yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi
segmen.
27
Page 31
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Grup namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan
standar-standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Grup pada saat efektif, dan
dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Grup masih diestimasi pada tanggal 20
Juli 2023:
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023
• Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang
diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat
beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya,
entitas mengakui hasil dari penjualan item-item tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item
tersebut, dalam laba rugi.
Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif untuk aset tetap yang tersedia untuk
digunakan pada atau setelah awal dari periode sajian paling awal dimana entitas pertama kali
menerapkan amandemen tersebut.
Amandemen tersebut diperkirakan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan keuangan
Grup.
• Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan Tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
Pendek atau Jangka Panjang
Amandemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka
pendek atau jangka panjang dan menjelaskan:
• hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan,
• hak untuk menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan,
• klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh kemungkinan entitas akan menggunakan hakya untuk
menangguhkan liabilitas, dan
• hanya jika derivatif melekat pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas,
maka syarat dan ketentuan dari suatu liabilitas konversi tidak akan berdampak pada
klasifikasinya.
Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif.
Amandemen tersebut diekspektasikan tidak akan berdampak material terhadap pelaporan
keuangan Grup.
28
Page 32
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 (lanjutan)
• Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
Amandemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut
bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan'
entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.
Amandemen ini berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dengan penerapan dini
diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan
dampaknya terhadap pengungkapan kebijakan akuntansi Grup.
• Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan terkait
Definisi Estimasi Akuntansi
Amandemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan
antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan.
Amandemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan
input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.
Amandemen tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 dan berlaku untuk perubahan
kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal periode
tersebut. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen
tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.
• Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal
Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada
saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan
praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2023 dengan penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak
dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024
• Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan
Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau
sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifikasi liabilitas sebagai lancar atau tidak
lancar.
29
Page 33
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)
Standar Akuntansi yang Telah Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 (lanjutan)
• Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan (lanjutan)
Entitas menerapkan amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai jangka
pendek atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan amandemen
PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal setelah terbitnya amandemen PSAK 1
(Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan, maka entitas juga menerapkan
amandemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut. Jika entitas menerapkan
amandemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya, maka entitas mengungkapkan
fakta tersebut.
Grup saat ini sedang menilai dampak dari amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya
terhadap pelaporan keuangan Grup.
• Amandemen PSAK 73: Liabilitas Sewa dalam Jual Beli dan Sewa-balik
Amandemen PSAK 73 Sewa menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam
mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan
penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan hak
guna yang dipertahankan.
Amandemen berlaku secara retrospektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2024. Penerapan dini diperkenankan. Grup saat ini sedang menilai dampak dari
amandemen tersebut untuk menentukan dampaknya terhadap pelaporan keuangan Grup.
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2025
• PSAK 74: Kontrak Asuransi
Standar akuntansi baru yang komprehensif untuk kontrak asuransi yang mencakup pengakuan dan
pengukuran, penyajian dan pengungkapan, pada saat berlaku efektif PSAK 74 akan menggantikan
PSAK 62: Kontrak Asuransi. PSAK 74 berlaku untuk semua jenis kontrak asuransi, jiwa, non-jiwa,
asuransi langsung dan reasuransi, terlepas dari entitas yang menerbitkannya, serta untuk jaminan
dan instrumen keuangan tertentu dengan fitur partisipasi tidak mengikat, serta beberapa
pengecualian ruang lingkup akan berlaku. Tujuan keseluruhan dari PSAK 74 adalah untuk
menyediakan model akuntansi untuk kontrak asuransi yang lebih bermanfaat dan konsisten untuk
asuradur.
PSAK 74 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari
2025, dengan mensyaratkan angka komparatif. Penerapan dini diperkenankan bila entitas juga
menerapkan PSAK 71 dan PSAK 72 pada atau sebelum tanggal penerapan awal PSAK 74. Standar
ini tidak diharapkan memiliki dampak pada pelaporan keuangan Grup pada saat diadopsi untuk
pertama kali.
30
Page 34
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan,
beban, aset dan liabilitas pada akhir tahun pelaporan.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh pada periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang yang paling
mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan serta sumber
pendanaan. Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi mendasar yang relevan, mata uang fungsional
dan penyajian Grup adalah Indonesia Rupiah.
Tagihan Pajak
Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah
jumlah yang tercatat dalam akun tagihan pajak penghasilan dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor
Pajak. Nilai tercatat atas tagihan pajak penghasilan Grup diungkapkan dalam Catatan 11.
Perpajakan
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa
depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan pertimbangan
apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Nilai tercatat neto utang pajak penghasilan badan diungkapkan dalam Catatan 11.
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter
yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi dan asumsi mengenai
perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha
Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha menggunakan pendekatan yang
disederhanakan dari KKE. Matriks provisi digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang usaha dan
lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen
pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.
31
Page 35
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha (lanjutan)
Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat tingkat kerugian pelanggan. Grup akan melakukan
penyesuaian pengalaman kerugian historis dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika
prakiraan kondisi ekonomi yang terkait erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan akan
memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada
sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal
pelaporan, riwayat tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui dan perubahan dalam estimasi
berwawasan ke depan dianalisis.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi
dan KKE, adalah estmasi signifikan. Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin tidak mewakili
tingkat gagal bayar pelanggan aktual di masa depan.
Penjelasan lebih lanjut atas piutang usaha diungkapkan dalam Catatan 6.
Program Pensiun dan Imbalan Kerja
Pengukuran liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain,
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat
kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari
penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui secara langsung pada laporan posisi
keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui PKL dalam periode terjadinya.
Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi
secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto.
Penjelasan lebih rinci atas imbalan kerja diungkapkan dalam Catatan 12.
Penyisihan atas Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan
Penyisihan atas penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga
jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang yang mempengaruhi jumlah
yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci mengenai persediaan diungkapkan dalam Catatan 7.
32
Page 36
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan)
Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan digunakan oleh manajemen dalam menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan
strategi perencanaan pajak masa depan.
Pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen berpendapat bahwa seluruh perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dapat direalisasi seluruhnya sehingga aset pajak tangguhan diakui. Penjelasan lebih rinci
diungkapkan dalam Catatan 11.
Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4
sampai dengan 20 tahun, yang merupakan umur yang secara umum diharapkan dalam industri Grup
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa
depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci atas aset tetap diungkapkan dalam Catatan 8.
4. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas 171.853.791 121.527.781
Bank
Rekening Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) 12.620.028.090 9.451.696.520
The Hongkong and Shanghai Banking
Corporation, Limited, cabang Jakarta
(“HSBC”) 837.957.557 958.510.747
PT Bank Permata Tbk (“Permata”) 118.541.596 118.641.596
Rekening Dolar AS
BCA 4.571.925.709 4.798.420.480
Permata 291.435.280 995.295.651
HSBC 3.312.266.528 5.710.394.058
Rekening Yuan
BCA 19.070.428 -
Sub-total 21.771.225.188 22.032.959.052
Deposito Berjangka
Rekening Rupiah
PT Bank INA Perdana Tbk ("INA") 160.000.000.000 135.000.000.000
Total 181.943.078.979 157.154.486.833
33
Page 37
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-
masing bank. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 tingkat suku bunga tahunan deposito
berjangka dalam mata uang Rupiah berkisar antara 5,75% sampai 6,25%.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
ditempatkan pada pihak-pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman.
5. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA
Pada tahun 2022, Grup melakukan investasi pada surat berharga yang diklasifikasikan sebagai nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Sukuk Negara seri SR012 - 15.054.750.000
Obligasi Negara seri ORI019 14.864.250.000 14.864.250.000
Obligasi Negara seri ORI018 9.989.500.000 9.989.500.000
Obligasi Negara seri FR0079 20.428.600.000 -
Keuntungan belum direalisasi 68.935.000 35.380.000
Total investasi pada surat berharga 45.351.285.000 39.943.880.000
Dikurangi bagian lancar 45.351.285.000 25.026.755.000
Bagian jangka panjang - 14.917.125.000
Tabel berikut menyajikan taksiran nilai wajar surat berharga Grup adalah sebagai berikut:
Keterangan Suku Bunga Jatuh Tempo Nilai Nominal Nilai Wajar
31 Desember 2022
Sukuk Negara seri SR012 6,30% 10-Mar-23 15.000.000.000 15.021.195.000
Obligasi Negara seri ORI018 5,70% 15-Oct-23 10.000.000.000 10.005.560.000
Obligasi Negara seri ORI019 5,57% 15-Feb-24 15.000.000.000 14.917.125.000
Total 40.000.000.000 39.943.880.000
30 Juni 2023
Obligasi Negara seri ORI018 5,70% 15-Oct-23 10.000.000.000 10.005.560.000
Obligasi Negara seri ORI019 5,57% 15-Feb-24 15.000.000.000 14.917.125.000
Obligasi Negara seri FR0079 8,38% 15-Mar-24 20.000.000.000 20.428.600.000
Total 45.000.000.000 45.351.285.000
Berdasarkan penelaahan investasi pada surat berharga pada tanggal 31 Desember 2022, manajemen
berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai atas investasi pada surat berharga
tersebut.
Seluruh surat berharga pada tanggal 31 Desember 2022 tidak dijaminkan.
34
Page 38
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA
Akun ini merupakan piutang atas penjualan lokal dengan rincian sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak berelasi (Catatan 25)
Dalam Rupiah 1.198.400.400 1.469.329.200
Pihak ketiga
Dalam Rupiah 225.518.242.129 237.114.576.886
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai secara
individual - pihak ketiga (439.853.466) (439.853.466)
Sub-total 225.078.388.663 236.674.723.420
Neto 226.276.789.063 238.144.052.620
Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 2 dan
25.
Piutang usaha tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran selama 30 sampai
dengan 90 hari.
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Umur Piutang Usaha
Lancar dan tidak mengalami penurunan nilai 119.506.246.793 119.979.154.814
Telah jatuh tempo namun tidak mengalami
penurunan nilai:
1 - 30 hari 47.424.261.751 59.636.952.496
31 - 60 hari 27.411.442.343 30.705.324.055
Lebih dari 60 hari 31.934.838.176 27.822.621.255
Telah jatuh tempo dan mengalami penurunan nilai
Lebih dari 60 hari 439.853.466 439.853.466
Total 226.716.642.529 238.583.906.086
Penyisihan atas penurunan nilai secara individual -
pihak ketiga (439.853.466) (439.853.466)
Neto 226.276.789.063 238.144.052.620
Analisis mutasi saldo penyisihan atas penurunan nilai adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 December 2022
Saldo awal tahun 439.853.466 439.853.466
Penyisihan - -
Pemulihan - -
Saldo akhir tahun 439.853.466 439.853.466
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian dari penurunan nilai piutang tersebut.
35
Page 39
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA (lanjutan)
Catatan 23 mengenai risiko kredit piutang usaha mengungkapkan bagaimana Grup mengelola kualitas
kredit piutang usaha.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha Perusahaan sebesar US$2.000.000
(masing-masing setara dengan Rp31.462.000.000 dan Rp28.538.000.000) digunakan sebagai jaminan
atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan piutang usaha Entitas Anak sebesar US$2.000.000 (masing-
masing setara dengan Rp31.462.000.000 dan Rp28.538.000.000) digunakan sebagai jaminan fasilitas
pinjaman dari BCA (Catatan 9).
7. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Barang jadi (Catatan 18) 68.920.920.098 74.573.091.779
Barang dalam proses (Catatan 18) 8.573.877.159 9.231.890.965
Bahan baku 88.673.805.637 102.593.092.784
Lain-lain 875.685.086 1.033.261.884
Sub-total 167.044.287.980 187.431.337.412
Barang dalam perjalanan - 9.754.552.952
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan
Persediaan (2.024.592.786) (2.024.592.786)
Neto 165.019.695.194 195.161.297.578
Analisis mutasi saldo penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 December 2022
Saldo awal tahun (2.024.592.786) (1.874.842.391)
Pemulihan - 1.280.574.661
Penyisihan - (1.430.325.056)
Saldo akhir tahun (2.024.592.786) (2.024.592.786)
Pemulihan penyisihan atas penurunan nilai pasar persediaan tersebut di atas diakui karena terjualnya
barang jadi terkait kepada pihak ketiga.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal
pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian dari penurunan nilai pasar dan keusangan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan Perusahaan sebesar US$1.000.000
(masing-masing setara dengan Rp15.731.000.000 dan Rp14.269.000.000) digunakan sebagai jaminan
atas fasilitas pinjaman dari HSBC dan persediaan Entitas Anak sebesar Rp10.000.000.000 digunakan
sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman dari BCA (Catatan 9).
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan sebesar US$16.250.000 atau setara dengan Rp255.628.750.000 pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan.
36
Page 40
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP
30 Juni 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 56.984.051.379 - - - 56.984.051.379
Bangunan dan
sarana
penunjang 52.929.871.914 - - - 52.929.871.914
Mesin 89.946.909.832 - - - 89.946.909.832
Kendaraan bermotor 12.973.720.869 - - - 12.973.720.869
Inventaris pabrik 35.189.969.210 411.886.300 - - 35.601.855.510
Inventaris kantor 5.703.652.112 54.920.000 - - 5.758.572.112
Aset dalam
konstruksi 52.000.000 - - - 52.000.000
Total Biaya
Perolehan 253.780.175.316 466.806.300 - - 254.246.981.616
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan
sarana
penunjang 21.347.614.094 1.222.658.998 - - 22.570.273.092
Mesin 84.929.184.637 959.736.318 - - 85.888.920.955
Kendaraan bermotor 9.102.242.545 807.158.376 - - 9.909.400.921
Inventaris pabrik 31.562.533.245 713.093.666 - - 32.275.626.911
Inventaris kantor 5.484.708.895 49.965.255 - - 5.534.674.150
Total Akumulasi
Penyusutan 152.426.283.416 3.752.612.613 - - 156.178.896.029
Nilai buku neto 101.353.891.900 98.068.085.587
30 Juni 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya Perolehan
Tanah 77.165.540.835 - - - 77.165.540.835
Bangunan dan
sarana
penunjang 62.765.403.994 - - - 62.765.403.994
Mesin 87.555.936.459 2.390.973.373 - - 89.946.909.832
Kendaraan bermotor 13.315.798.802 - 202.529.403 - 13.113.269.399
Inventaris pabrik 33.815.825.263 1.333.019.704 - - 35.148.844.967
Inventaris kantor 5.554.175.224 99.398.105 - - 5.653.573.329
Aset dalam
konstruksi - - - - -
Total Biaya
Perolehan 280.172.680.577 3.823.391.182 202.529.403 - 283.793.542.356
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan
sarana
penunjang 23.829.427.596 1.468.991.748 - - 25.298.419.344
Mesin 83.027.902.063 925.772.328 - - 83.953.674.391
Kendaraan bermotor 8.221.245.507 801.119.167 202.529.403 - 8.819.835.271
Inventaris pabrik 30.412.039.391 758.536.348 - - 31.170.575.739
Inventaris kantor 5.376.274.142 55.479.831 - - 5.431.753.973
Total Akumulasi
Penyusutan 150.866.888.699 4.009.899.422 202.529.403 - 154.674.258.718
Nilai buku neto 129.305.791.878 129.119.283.638
37
Page 41
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (lanjutan)
Penyusutan dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban pokok penjualan 2.650.957.182 2.859.502.074
Beban umum dan administrasi (Catatan 19) 1.101.655.431 1.150.397.348
Total 3.752.612.613 4.009.899.422
Pada tanggal 31 Desember 2022, nilai perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih
digunakan adalah sebesar Rp122.708.220.664. Aset tetap tersebut terutama terdiri atas bangunan dan
sarana penunjang, instalasi listrik, mesin, kendaraan bermotor, inventaris pabrik dan inventaris kantor.
Perusahaan memiliki Hak Guna Bangunan (“HGB”) No. 218 dan 284 atas dua bidang tanah yang
berlokasi di Jatiuwung dengan luas masing-masing 6.920 meter persegi dan 6.205 meter persegi. HGB
No. 218 akan berakhir pada tahun 2037 dan HGB No. 284 akan berakhir pada tahun 2031. Selain itu,
Perusahaan juga memiliki HGB No. 1642 atas tanah yang terletak di Sidoarjo, Jawa Timur dengan luas
tanah 12.009 meter persegi hingga tahun 2025. Pada tanggal 14 Oktober 2016, Perusahaan
memperoleh empat bidang tanah dalam bentuk HGB yang terletak di Gresik, Jawa Timur dengan luas
tanah sejumlah 8.875 meter persegi yang akan jatuh tempo hingga tahun 2032, 2038 dan 2041.
Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang pada saat
jatuh tempo.
Aset tetap telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, kecurian dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan sebesar US$12.630.000 atau setara dengan Rp198.682.530.000 pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen menilai jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kerugian yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut.
Berdasarkan analisis manajemen, tidak terdapat peristiwa dan keadaan yang mengindikasikan
penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
BCA
Kredit modal kerja 45.307.500.000 51.125.750.000
Cerukan 30.962.318.720 26.985.051.867
Omnibus letter of credit 2.689.659.455 9.305.778.593
HSBC - letter of credit 8.705.114.796 7.096.483.537
Total 87.664.592.971 94.513.063.997
38
Page 42
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)
BCA
Perusahaan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dan Letter of Credit (“LC”) dari BCA, yang juga
dapat digunakan oleh Entitas Anak, sebagai berikut:
• Fasilitas kredit lokal (“cerukan”) sebesar Rp50.000.000.000 yang digunakan untuk modal kerja;
• Fasilitas kredit multi fasilitas (“KMF”) sebesar US$16.000.000 dengan sublimit untuk LC sebesar
US$12.000.000 dan fasilitas kredit modal kerja (“time revolving loan” sebesar Rp108,000,000,000
(dapat ditarik dalam Dolar AS sebesar US$4,000,000);
• Fasilitas forward line sebesar US$10.000.000 yang digunakan untuk lindung nilai.
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Entitas Anak masing-masing
sebesar Rp10.000.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 1 Juni
2024.
Pinjaman tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu,
memperoleh persetujuan dari BCA untuk menjaminkan aset tetap, memberikan jaminan dan
memberikan pinjaman kepada pihak lain.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
pinjaman tersebut.
Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebagai berikut:
Mata Uang 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dolar AS 3,75% 3,75%
Rupiah 7,50% 7,50%
HSBC
Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari HSBC yang juga dapat digunakan oleh Entitas Anak.
Fasilitas maksimum LC yang diberikan adalah sebesar US$10.000.000, dengan kombinasi jumlah
maksimum sebagai berikut:
Kredit Berdokumen US$10.000.000
Kredit Berdokumen dengan Pembayaran Tertunda US$10.000.000
Pinjaman Impor US$10.000.000
Bank Garansi US$ 500.000
Pembiayaan Pemasok US$10.000.000
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang usaha Perusahaan masing-masing
sebesar US$1.000.000 dan US$2.000.000. Fasilitas tersebut diperpanjang setiap tahun akan jatuh
tempo pada tanggal 31 Desember 2023.
Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 5,75% pada tahun 2023 dan 2022.
39
Page 43
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. UTANG BANK JANGKA PENDEK DAN CERUKAN (lanjutan)
HSBC (lanjutan)
Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, mempertahankan rasio
keuangan tertentu, mempertahankan kepemilikan saham mayoritas keluarga Pranatajaya pada Pacific
Plas Pte. Ltd., Singapura, baik secara langsung atau tidak langsung, dan mendapat persetujuan tertulis
dari HSBC sehubungan dengan perolehan fasilitas kredit atau pinjaman baru dan penjaminan aset atau
pendapatan Perusahaan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup belum menggunakan fasilitas pinjaman Bank
Garansi dan Pembiayaan Pemasok.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
pinjaman tersebut.
Permata
Pada tanggal 26 November 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas LC dari Permata sebesar
US$8.000.000 yang dapat juga digunakan oleh Entitas Anak. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada
tanggal 26 November 2025.
Pinjaman ini dikenakan suku bunga tahunan yang berkisar antara 5,00% sampai 7,95% pada tahun
2023 dan 2022.
Perjanjian ini juga mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu terhadap Perusahaan, antara lain,
sehubungan dengan perolehan fasilitas kredit atau pinjaman baru, klausal cross collateral dan cross
default dengan Entitas Anak, dan pendaftaran ke pengadilan atau otoritas untuk penunjukan
administrator, kurator, likuidator, atau wali amanat atas aset Perusahaan.
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan personal guarantee dari Tn. Winardi Pranatajaya, komisaris
utama Perusahaan, corporate guarantee dari Entitas Anak dan negative pledge atas aset tetap Grup.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan
pinjaman tersebut.
40
Page 44
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. UTANG USAHA
Akun ini merupakan liabilitas Grup atas pembelian bahan baku dari para pemasok:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
Dalam Dolar AS (Catatan 26) 46.500.310.270 56.305.403.557
Dalam Rupiah 42.509.182.221 62.034.553.356
Dalam Yuan (Catatan 26) 1.321.044.180 10.568.783.831
Dalam Euro (Catatan 26) - -
Dalam Swiss Franc (Catatan 26) - -
Sub-total 90.330.536.671 128.908.740.744
Pihak berelasi (Catatan 25)
Dalam Dollar Australia (Catatan 26) - -
Dalam Yuan (Catatan 26) - -
Sub-total - -
Total 90.330.536.671 128.908.740.744
Sifat dari hubungan dan transaksi antara Grup dengan pihak berelasi dijelaskan pada Catatan 25.
Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Umur Utang Usaha
Lancar 78.960.788.584 113.033.296.548
Jatuh tempo :
1 - 30 hari 8.002.871.001 7.590.077.219
31 - 60 hari 3.366.877.086 8.285.366.977
Lebih dari 60 hari - -
Total 90.330.536.671 128.908.740.744
Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara
30 sampai dengan 90 hari.
11. PERPAJAKAN
a. Utang pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) -
Pasal 21 890.856.211 425.719.162
Pasal 23 10.803.403 11.203.100
Pasal 25 113.482.716 -
Pasal 26 - -
Pasal 29 – Tahun 2023 845.186.829 -
Surat ketetapan pajak - -
PPN 2.030.053.349 1.034.690.295
41
Page 45
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (lanjutan)
a. Utang pajak (lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Entitas Anak
Pajak penghasilan
Pasal 4(2) - 30.600.000
Pasal 21 24.639.935 63.989.293
Pasal 23 1.107.833 23.245.352
Pasal 25 - 216.990.250
PPN 731.824.793 -
Total 4.647.955.069 1.806.437.452
b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban pajak penghasilan - kini:
Perusahaan (2.557.452.977) -
Entitas Anak (2.803.165.108) (2.496.509.431)
Manfaat (beban) pajak penghasilan –
tangguhan
Perusahaan 30.441.240 259.414.738
Entitas Anak 7.128.000 9.504.000
Beban Pajak Penghasilan, Neto (5.323.048.845) (2.227.590.693)
Pajak Penghasilan Badan
Kini (5.360.618.085) (2.496.509.431)
Tangguhan 37.569.240 268.918.738
Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
Konsolidasian (5.323.048.845) (2.227.590.693)
42
Page 46
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Rekonsiliasi Fiskal (lanjutan)
Rekonsiliasi antara laba Perusahaan sebelum pajak dengan laba kena pajak Perusahaan adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba sebelum pajak Perusahaan 14.337.458.915 (772.154.174)
Beda temporer:
Penyusutan (465.757.933) (823.606.863)
Imbalan kerja karyawan 720.000.000 1.050.000.000
Persediaan - -
Penurunan nilai piutang usaha - -
Aset lainnya (115.872.795) (145.686.464)
Beda Tetap:
Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
tujuan pajak 1.034.176.944 658.305.473
Pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan bersifat final (3.885.218.870) (1.065.309.201)
Laba Kena Pajak – Perusahaan 11.624.786.261 (1.098.451.229)
Beban pajak kini (dalam Rupiah): (2.557.452.977) -
Pajak penghasilan dibayar di muka-Perusahaan
Pasal 22 1.371.818.000 1.851.522.000
Pasal 25 340.448.148 -
Tagihan (Utang) pajak penghasilan –
Perusahaan (845.186.829) 1.851.522.000
Rincian tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak adalah sebagai berikut:
Tahun 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Pajak Penghasilan Badan tahun:
2022 2.176.399.940 2.176.399.940
2021 - 2.282.976.450
Entitas Anak
Pajak Penghasilan Badan tahun:
2023 1.327.644.393 -
2022 9.491.162.770 9.491.162.770
Total 12.995.207.103 13.950.539.160
43
Page 47
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Rekonsiliasi Tarif Pajak Efektif
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan, yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
berlaku atas laba komersial sebelum pajak dan beban pajak penghasilan, seperti yang tercantum
dalam laporan laba-rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba sebelum pajak 26.915.121.252 10.438.924.408
Beban pajak penghasilan sesuai dengan tarif
pajak yang berlaku (5.921.326.675) (2.296.563.370)
Pengaruh pajak atas:
Biaya yang tidak dapat dikurangkan untuk
tujuan pajak (256.886.288) (166.381.658)
Pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan bersifat final 855.164.118 235.354.335
Pengaruh atas perbedaan tariff pajak - -
Beban Pajak Penghasilan yang Dilaporkan
pada Laporan Laba Rugi Komprehensif
Konsolidasian (5.323.048.845) (2.227.590.693)
e. Tarif Pajak Penghasilan Badan
Berdasarkan Undang-undang No. 36 Tahun 2008, tarif pajak penghasilan badan adalah tarif tunggal
sebesar 25%.
Pada tanggal 31 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia menandatangani Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.1 Tahun 2020 tentang “Kebijakan Keuangan Negara dan
Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)
dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan”, yang mengatur penyesuaian tarif PPh badan sebagai berikut:
a) 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021,
b) 20% untuk tahun pajak 2022,
c) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan
tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
dari tarif pada butir a dan b di atas.
Kemudian pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden Republik Indonesia menandatangani UU
No.7/2021 tentang “Harmonisasi Peraturan Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, tarif pajak
penghasilan badan sebagai berikut:
a) Sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur dalam
Perppu No.1 Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020).
b) Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor
diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi persyaratan
tertentu sesuai dengan peraturan pemerintah, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah
dari tarif pada butir a di atas.
44
Page 48
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. PERPAJAKAN (lanjutan)
f. Pajak tangguhan
Pengaruh pajak atas perbedaan temporer antara pelaporan komersial dan pajak dihitung
menggunakan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Manfaat (beban) pajak tangguhan
Perusahaan
Imbalan kerja karyawan 158.400.000 231.000.001
Aset tetap (102.466.745) (181.193.510)
Penyisihan penurunan nilai piutang usaha - -
Persediaan - -
Aset tidak lancar lainnya (25.492.015) (32.051.023)
Rugi fiskal - 241.659.270
Entitas Anak
Imbalan kerja 7.128.000 9.504.000
Jumlah manfaat pajak tangguhan 37.569.240 268.918.738
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Imbalan kerja 2.173.913.813 2.015.513.813
Persediaan 212.488.288 212.488.288
Aset tetap 829.612.272 932.079.015
Piutang usaha 125.760.257 125.760.257
Aset tidak lancar lainnya (626.616.894) (601.124.877)
Sub-total 2.715.157.736 2.684.716.496
Entitas Anak
Imbalan kerja 214.683.388 207.555.388
Piutang usaha 66.407.763 66.407.763
Persediaan 232.922.126 232.922.126
Jumlah Aset Pajak Tangguhan, Neto 3.229.171.013 3.191.601.773
g. Surat Ketetapan Pajak
Perusahaan
Pada bulan April 2023, Perusahaan menerima surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
penghasilan badan untuk tahun fiskal 2021 sebesar Rp2.160.823.430 dari sebelumnya yang telah
dilaporkan sebesar Rp2.282.976.450.
Entitas Anak
Pada bulan April 2022, CFI menerima beberapa surat ketetapan pajak atas lebih bayar pajak
penghasilan badan untuk tahun fiskal 2020 sebesar Rp2.686.434.000. CFI juga menerima surat
ketetapan pajak atas kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Januari-
Desember 2020 sebesar Rp830.448, kurang bayar atas Pajak Penghasilan Pasal 23 untuk periode
fiskal Januari-Desember 2020 sebesar Rp134.986, surat tagihan pajak atas Pajak Penghasilan
Pasal 21 untuk periode fiskal Juli 2021 sebesar Rp44.006 dan surat tagihan pajak atas Pajak
Penghasilan Pasal 21 untuk periode fiskal Agustus 2021 sebesar Rp36.286. CFI menyetujui
ketetapan tersebut dan menerima pengembalian sejumlah Rp2.685.388.274 pada tanggal 22 April
2022, setelah dikurangi dengan kurang bayar tersebut.
45
Page 49
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Pada tahun 2020, Perusahaan mengikuti Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (“PPUKP”)
pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) AIA Financial, yang pendiriannya telah disetujui oleh
Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No: KEP-097/KM.17/2000 tanggal 15
Maret 2000, untuk beberapa karyawan tertentu Perusahaan yang memenuhi syarat. Beban pensiun
yang dibayarkan kepada AIA Financial sebesar Rp360.000.000 untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 disajikan sebagai bagian dari akun “Beban Pokok Penjualan” dan “Beban Umum
dan Administrasi” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Selain mempunyai program pensiun untuk karyawan yang memenuhi syarat, Grup juga mencatat
penyisihan imbalan kerja untuk memenuhi imbalan minimum yang diwajibkan untuk dibayar kepada
karyawan tetap yang memenuhi persyaratan sesuai dengan Undang-undang Penciptaan Lapangan
Kerja No. 11/2020 (“UU Cipta Kerja”, UUCK).
Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup mencatat liabilitas diestimasi atas imbalan kerja berdasarkan
perhitungan aktuarial yang dilakukan oleh KKA Arya Bagiastra, aktuaris independen, dalam laporannya
tertanggal 20 Maret 2023, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Perhitungan dilakukan dengan menggunakan asumsi-asumsi dasar sebagai berikut:
31 Desember 2022
Tingkat diskonto 7,36% - 7,43%
Tingkat kenaikan gaji 10,00%
Umur pensiun 55 tahun
Tingkat kematian TMI-IV’19
Tingkat kecacatan 5% dari tingkat
mortalitas
Tingkat pengunduran Usia pegawai
diri karyawan 0-39 tahun, 5%
40-44 tahun, 3%
45-49 tahun, 2%
50-54 tahun, 1%
>55 tahun, 0%
Liabilitas imbalan kerja karyawan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai kini kewajiban 12.257.772.940 11.505.372.940
Nilai wajar as et program (1.400.512.930) (1.400.512.930)
Liabilitas neto 10.857.260.010 10.104.860.010
46
Page 50
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
Perubahan dalam nilai kini kewajiban imbalan kerja:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 11.505.372.940 11.756.270.633
Perubahan yang dibebankan ke laba rugi
Biaya jasa kini 752.400.000 959.925.026
Beban bunga - 1.830.505.910
Biaya jasa lalu - (123.108.007)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto
Kerugian (keuntungan) actuarial yang timbul dari:
Pengaruh perubahan asumsi keuangan - (179.338.275)
Perubahan asumsi demografik - -
Penyesuaian pengalaman - (2.521.877.097)
Imbalan yang dibayarkan - (217.005.250)
Saldo akhir 12.257.772.940 11.505.372.940
Perubahan dalam nilai wajar aset program PPUKP pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
Jumlah
Nilai wajar aset program penyesuaian 1 Jan 931.472.500
Imbal hasil aset program 66.693.431
Kontribusi program pensiun 360.000.000
Pembayaran imbalan dari aset program -
Kerugian aktuaria 42.346.999
1.400.512.930
Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan yang diakui di laporan posisi keuangan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 10.104.860.010 10.824.798.133
Pembayaran imbalan - (217.005.250)
Kontribusi program pensiun - (360.000.000)
Beban (pendapatan) imbalan kerja karyawan 752.400.000 2.600.629.498
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja
karyawan - (2.743.562.371)
Aset - penyesuaian - -
Saldo akhir 10.857.260.010 10.104.860.010
Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan
ckerja per 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Kenaikan/ (Penurunan)/Kenaikan Liabilitas imbalan kerja
Asumsi Utama (Penurunan) Neto/
Tingkat diskonto tahunan 1%/(1%) (904.465.254)/1.023.942.253
Kenaikan gaji tahunan 1%/(1%) 983.259.126/(887.202.242)
47
Page 51
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah
sebagai berikut:
Jumlah
Dalam 12 bulan mendatang 1.276.542.500
Antara 1 sampai 5 tahun 3.556.833.387
Antara 5 sampai 10 tahun 13.452.189.205
Diatas 10 tahun 129.237.567.165
Total 147.523.132.257
13. MODAL SAHAM
Pemegang saham Perusahaan dan besarnya kepemilikan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 adalah sebagai berikut:
Saham
Ditempatkan
dan Disetor Persentase
Pemegang Saham Penuh Kepemilikan Jumlah
Ink Color International Pte.Ltd. 156.230.000 51,00% 15.623.000.000
PT Bukit Jaya Semesta (‘‘BJS‘‘) 22.755.300 7,43% 2.275.530.000
Chandra Natalie Widjaja 20.364.500 6,65% 2.036.450.000
Masyarakat (dengan
kepemilikan
masing-masing di bawah 5%) 106.988.700 34,92% 10.698.870.000
306.338.500 100,00% 30.633.850.000
Saham Tresuri
Pada tahun 2013, para pemegang saham menyetujui rencana pembelian kembali saham Perusahaan
guna meningkatkan nilai pemegang saham, dalam jangka waktu 3 bulan sejak tanggal 4 Oktober 2013
sampai dengan 5 Januari 2014, dengan pembelian maksimum sebesar Rp6.000.000.000 atau 20% dari
seluruh modal saham ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.
Sehubungan dengan hal itu, Perusahaan telah membeli kembali sebanyak 2.495.000 saham dengan
harga perolehan sejumlah Rp1.433.113.852. Pada tahun 2017, Perusahaan telah menjual kembali
seluruh saham tresuri sebanyak 2.495.000 saham dengan penerimaan neto sebesar Rp2.571.986.319.
Selisih antara nilai perolehan dari dengan penerimaan sebesar Rp1.138.872.467 dicatat sebagai bagian
dari “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 14).
Pengelolaan Modal
Grup menjadikan total ekuitas sebagai modal. Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk
memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai
bagi pemegang saham.
48
Page 52
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. MODAL SAHAM (lanjutan)
Pengelolaan Modal (lanjutan)
Perusahaan dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu oleh
perjanjian pinjaman. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah dipenuhi oleh Grup pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Selain itu, Grup juga dipersyaratkan oleh Undang-undang
Perseroan Terbatas Tahun 2007 untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham
ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan
tersebut akan dipertimbangkan oleh Grup dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”)
berikutnya.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat menyesuaikan
pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada pemegang saham atau
menerbitkan saham baru. Tidak ada perubahan tujuan, kebijakan maupun proses pada tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Kebijakan Grup adalah mempertahankan rasio modal kerja dan struktur permodalan yang sehat untuk
mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
14. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Akun ini terdiri dari:
Agio saham yang berasal dari penawaran umum perdana 5.000.000.000
Dikurangi biaya emisi saham (1.371.944.401)
3.628.055.599
Agio saham yang berasal dari konversi waran 245.775.000
Selisih kurs atas modal disetor 5.400.000
Penjualan kembali saham tresuri 1.138.872.467
Total 5.018.103.066
Agio Saham
Penawaran Umum Perdana
Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 50.000.000 saham yang dikeluarkan pada penawaran
umum saham perdana, setelah dikurangi biaya emisi saham (Catatan 1).
Konversi Waran
Agio saham merupakan agio yang diperoleh dari 1.638.500 lembar saham yang diterbitkan dalam rangka
pelaksanaan waran (Catatan 1).
Selisih Kurs atas Modal Disetor
Selisih kurs berasal dari selisih kurs valuta asing yang timbul dari modal saham yang ditempatkan dan
disetor penuh.
Penjualan kembali saham tresuri
Selisih antara nilai perolehan dari 2.495.000 saham yang diperoleh kembali dengan penerimaan dari
penjualannya (Catatan 14).
49
Page 53
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. DIVIDEN KAS DAN CADANGAN UMUM
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang diadakan pada tanggal 30 juni 2023 dan 19 Juli 2022,
yang risalahnya telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 36 tertanggal 19 Juli 2022 dari Notaris Leolin
Jayayanti, S.H., para pemegang saham menyetujui, antara lain:
i. Penambahan cadangan umum atas saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya sebesar
Rp1.880.597.374 dan Rp2.181.506.206 masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021; dan
ii. Pembagian dividen kas sebesar Rp18.805.973.742 dan Rp21.815.062.059 atau setara dengan
Rp61,38 dan Rp71,21 per saham yang berasal dari laba Perusahaan masing-masing untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.
Dividen kas yang diumumkan dan disetujui pada tahun 2022 telah dibayar seluruhnya oleh Perusahaan
pada bulan Agustus 2022.
16. LABA PER SAHAM
Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut:
Laba Tahun
Berjalan yang
dapat
Diatribusikan Jumlah Rata-rata
kepada Pemilik Tertimbang
Entitas Induk Saham Laba per Saham
30 Juni 2023 21.615.845.782 306.338.500 70,56
30 Juni 2022 8.202.609.642 306.338.500 26,78
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022.
17. PENJUALAN NETO
Rincian penjualan neto adalah sebagai berikut :
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pihak ketiga 374.415.037.243 431.781.282.336
Pihak berelasi (Catatan 25) 3.318.210.000 5.283.792.000
Jumlah Penjualan Neto 377.733.247.243 437.065.074.336
Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, tidak ada penjualan neto yang melebihi
10%.
50
Page 54
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. BEBAN POKOK PENJUALAN
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pemakaian bahan baku dan bahan penolong 148.305.753.574 182.177.700.389
Beban pabrikasi 6.478.539.771 7.486.752.488
Gaji, upah dan tunjangan 9.837.511.784 9.697.666.140
Total Beban Produksi 164.621.805.129 199.362.119.017
Barang dalam proses (Catatan 7)
Awal tahun 9.231.890.965 8.823.966.801
Akhir tahun (8.573.877.159) (8.977.752.381)
Beban Pokok Produksi 165.279.818.935 199.208.333.437
Barang jadi
Awal tahun (Catatan 7) 74.573.091.779 60.741.631.004
Pembelian 159.451.729.433 221.140.848.294
Akhir tahun (Catatan 7) (68.920.920.098) (84.883.300.472)
Beban Pokok Penjualan 330.383.720.049 396.207.512.263
Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, terdapat pembelian kepada pihak ketiga
dengan jumlah pembeliannya melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing sebesar
Rp99.482.680.470 dan Rp101.633.960.193.
19. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Gaji, tunjangan dan lembur 10.757.557.835 11.382.735.338
Bonus dan THR 5.395.666.729 6.275.537.243
Penyusutan aset tetap (Catatan 8) 1.101.655.431 1.150.397.348
Perjalanan dinas 811.818.853 657.593.919
Lain-lain 4.608.936.163 4.204.428.181
Total 22.675.635.011 23.670.692.029
20. PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASI LAIN
Rincian pendapatan dan beban operasi lain adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Pendapatan operasi lain
Laba selisih kurs 3.972.419.257 -
Lain-lain - 80.000.000
Total Pendapatan Operasi 3.972.419.257 80.000.000
Beban operasi lain
Rugi selisih kurs, neto - (1.789.043.825)
Lain-lain (664.874.343) (421.393.570)
Total Beban Operasi Lain (664.874.343) (2.210.437.395)
51
Page 55
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PENNGHASILAN KEUANGAN
Peenghasilan keuangan merupakan penghasilan bunga atas rekening bank.
22. BEBAN KEUANGAN
Bean keuangan merupakan beban bunga atas utang bank jangka pendek, cerukan.
23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko suku bunga, risiko mata uang, risiko kredit
dan risiko likuiditas. Direksi menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola masing-masing risiko
tersebut yang dijelaskan dengan lebih rinci sebagai berikut:
Risiko Suku Bunga
Risiko terhadap suku bunga merupakan risiko nilai wajar atau arus kas masa datang dari instrumen
keuangan yang berfluktuasi akibat perubahan tingkat suku bunga pasar. Eksposur Grup terhadap
perubahan suku bunga pasar terkait pada utang jangka pendek dan jangka panjang.
Grup didanai dengan utang yang dikenai bunga. Oleh karena itu, eksposur Grup tertentu terhadap risiko
pasar untuk perubahan tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan liabilitas dengan bunga.
Kebijakan Perusahaan dan Entitas Anak adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling
menguntungkan tanpa meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu dengan mengendalikan
beban bunga dengan menggunakan kombinasi antara pinjaman dengan tingkat suku bunga tetap dan
mengambang.
Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang
jangka pendek lebih tinggi/lebih rendah 50 basis poin, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak
berubah, maka laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022 akan lebih rendah/lebih tinggi sebesar Rp555.656.974.
Risiko Mata Uang
Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Grup terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter
yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.
Grup menyadari adanya risiko pasar yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Untuk
mengurangi dampak perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap aset dan liabilitas tersebut, jika
memungkinkan, Grup selalu mengupayakan aset dan liabilitas signifikan dalam mata uang asing yang
dimiliki entitas yang bersangkutan bernilai seimbang. Untuk mencapai tujuan tersebut, tidak tertutup
kemungkinan untuk dilakukannya transaksi lindung nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Rupiah terhadap
Dolar AS menguat/melemah sebesar 10%, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka
laba sebelum pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 akan lebih
tinggi/lebih rendah sebesar Rp11.008.472.770, terutama sebagai akibat dari keuntungan/kerugian
selisih kurs atas penjabaran kas dan setara kas, utang usaha dan utang bank jangka pendek dalam
Dolar AS.
Grup tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju nilai tukar mata uang asing.
52
Page 56
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau
pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat
secara signifikan. Grup mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah
risiko yang dapat diterima untuk pelanggan secara individual dan memantau eksposur terkait dengan
batasan-batasan tersebut.
Grup melakukan hubungan usaha dengan pihak yang diakui dan kredibel. Grup memiliki kebijakan untuk
semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui prosedur verifikasi
kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko
piutang tidak tertagih.
Sehubungan dengan risiko kredit yang timbul dari aset keuangan yang mencakup kas dan setara kas,
investasi jangka pendek dalam bentuk deposito, eksposur Grup terhadap risiko kredit yang dihadapi
timbul karena wanprestasi dari counterparty. Grup memiliki risiko kredit terpusat dari penempatan kas
dan setara kas, sebesar 85,90% yang ditempatkan pada satu bank. Grup memiliki kebijakan untuk tidak
menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit tinggi dan hanya menempatkan
investasinya pada bank-bank dengan peringkat kredit yang tinggi.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas merupakan risiko disaat posisi arus kas Grup menunjukan nilai arus kas jangka pendek
tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan nilai pengeluaran jangka pendek.
Kebutuhan likuiditas Grup timbul dari kebutuhan dalam membiayai kegiatan operasional Grup.
Pada dasarnya, di dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan bank
yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi
arus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal
jatuh tempo utang jangka pendek maupun jangka panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar
keuangan untuk mengambil inisiatif penggalangan dana. Kegiatan ini dapat meliputi utang bank,
penerbitan surat utang ataupun ekuitas di pasar modal.
Tabel berikut menyajikan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup pada tahun yang berakhir 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto:
Dalam waktu 1
Dalam waktu 1 tahun sampai dengan 5
Total tahun Lebih dari 5 tahun
Pada tanggal 30 Juni
2023
Utang bank jangka
pendek dan cerukan 87.664.592.971 87.664.592.971 - -
Utang usaha
Pihak ketiga 90.330.536.671 90.330.536.671 - -
Utang lain-lain - pihak
ketiga 18.983.538.578 18.983.538.578 - -
Beban masih harus
dibayar 2.648.790.646 2.648.790.646 - -
53
Page 57
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
Risiko Likuiditas (lanjutan)
Dalam waktu 1
Dalam waktu 1 tahun sampai dengan 5
Total tahun Lebih dari 5 tahun
Pada tanggal 31
Desember 2022
Utang bank jangka
pendek dan cerukan 94.513.063.997 94.513.063.997 - -
Utang usaha
Pihak ketiga 128.908.740.744 128.908.740.744 - -
Utang lain-lain - pihak
ketiga 440.073.467 440.073.467 - -
Beban masih harus
dibayar 1.924.673.405 1.924.673.405 - -
Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan
Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
lebih sebesar nilai wajarnya.
1 Januari Arus Kas Mata Uang Asing 30 Juni
2023
Utang bank jangka
pendek 51.125.750.000 (5.818.250.000) - 45.307.500.000
2022
Utang bank jangka
pendek 1.426.900.000 (1.426.900.000) - -
24. INSTRUMEN KEUANGAN
Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian kurang
lebih sebesar nilai wajarnya.
Nilai tercatat untuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang lain-lain,
utang bank jangka pendek dan cerukan dan beban masih harus dibayar mendekati nilai wajarnya karena
bersifat jangka pendek. Nilai tercatat utang jangka panjang dengan suku bunga mengambang mendekati
nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala. Nilai tercatat piutang karyawan jangka panjang
tidak dikenakan bunga disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.
Nilai wajar dari surat berharga ditentukan berdasarkan harga pasar kuotasi yang berlaku pada tanggal
pelaporan.
54
Page 58
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
Tabel berikut menunjukkan analisa aset keuangan Grup yang dicatat pada nilai wajar berdasarkan
tingkatan hierarki:
Harga kuotasian Input yang dapat Input yang tidak
dalam pasar aktif diobservasi lain dapat diobservasi
untuk aset yang yang signifikan yang signifikan
Total identik (Level 1) (Level 2) (Level 3)
2023
Aset keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain: 45.351.285.000 45.351.285.000
Surat berharga
2022
Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain:
Surat berharga 39.943.880.000 39.943.880.000
25. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi usaha dengan pihak berelasi. Transaksi usaha
dengan pihak berelasi ditentukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.
Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:
Jumlah Persentase Terhadap Total Penjualan
Neto
Entitas dengan Entitas dengan
Pengendalian Pihak Berelasi Pengendalian Pihak Berelasi
Bersama Lainnya Bersama Lainnya
30 Juni 2023
Penjualan barang jadi - 3.318.210.000 - 0,88
30 Juni 2022
Penjualan barang jadi - 5.283.792.000 - 1,21
Jumlah Persentase Terhadap Total Beban
Pokok Penjualan
Entitas dengan Entitas dengan
Pengendalian Pihak Berelasi Pengendalian Pihak Berelasi
Bersama Lainnya Bersama Lainnya
30 Juni 2023
Pembelian bahan
baku - - - -
30 Juni 2022
Pembelian bahan
baku - - - -
Jumlah Persentase Terhadap Total Aset
Entitas dengan Pihak Berelasi Entitas dengan Pihak Berelasi
Pengendalian Lainnya Pengendalian Lainnya
Bersama Bersama
30 Juni 2023
Piutang usaha - 1.198.400.400 - 0,16
31 Desember 2022
Piutang usaha - 1.469.329.200 - 0,19
55
Page 59
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. TRANSAKSI DAN SALDO YANG SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)
Jumlah Persentase Terhadap Total Liabilitas
Entitas dengan Entitas dengan
Pengendalian Pihak Berelasi Pengendalian Pihak Berelasi
Bersama Lainnya Bersama Lainnya
30 Juni 2023
Utang usaha - - - -
31 Desember 2022
Utang usaha - - - -
26. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 30 Juni 2023, Grup memiliki aset dan liabilitas moneter yang signifikan dalam mata uang
asing, dengan nilai pada tanggal pelaporan dan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
adalah sebagai berikut:
20 Juli 2023
(Tanggal
30 Juni 2023 Penyelesaian
(Tanggal Laporan
Mata Uang Asing Pelaporan) Keuangan)
Aset
Kas dan bank
Dalam Dolar Amerika Serikat USD 549.041 8.249.886.009 8.232.316.706
Dalam Dolar Singapura SGD 363 4.025.145 4.112.906
Dalam Yuan Cina CNY 16.109 33.454.552 33.670.096
Dalam Vietnam Dong VND 191.000 122.240 121.285
Dalam Thailand Bath THB 5.752 2.453.343 2.520.355
Dalam Euro EUR 350 5.730.848 5.902.845
Total Aset dalam Mata Uang Asing 8.295.672.137 8.278.644.193
Liabilitas
Utang bank jangka pendek dan cerukan
Dalam Dolar Amerika Serikat USD 3.773.611 56.702.274.251 56.581.518.709
Utang usaha
Dalam Dolar Amerika Serikat USD 3.094.657 46.500.310.270 46.401.281.258
Dalam Cina Yuan CNY 636.124 1.321.044.180 1.329.555.513
Total Liabilitas dalam Mata Uang Asing 104.523.628.701 104.312.355.480
Liabilitas Neto dalam Mata Uang
Asing 96.227.956.564 96.033.711.287
Apabila aset moneter neto dalam mata uang asing pada tanggal 30 Juni 2023, dijabarkan ke dalam mata
uang Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal 20 Juli 2023, maka liabilitas moneter neto akan
mengalami penurunan sebesar Rp194.245.277.
56
Page 60
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INFORMASI SEGMEN
Sesuai dengan PSAK No. 5 (Revisi 2009), “Segmen Operasi”, informasi segmen di bawah ini dilaporkan
berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen
usaha dan di dalam mengalokasikan sumber daya.
Grup mengklasifikasikan kegiatan usahanya menjadi empat (4) divisi, yaitu:
Divisi Gravure
Divisi Film
Divisi Adhesive
Divisi Coating
Segmen Operasi
Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan
keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan
laba atau rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan
konsolidasian. Namun, pendanaan Grup (termasuk biaya pendanaan dan pendapatan pendanaan) dan
pajak penghasilan dikelola secara grup dan tidak dialokasikan kepada segmen operasi.
Harga transfer antar entitas hukum dan antar segmen diatur dengan cara yang serupa dengan transaksi
dengan pihak ketiga.
Tabel berikut ini menyajikan informasi pendapatan dan laba dan aset dan liabilitas tertentu sehubungan
dengan segmen operasi Grup:
a. Laba segmen
30 Juni 2023 Gravure Film Adhesive Coating Jumlah
Penjualan neto
Penjualan kepada
pelanggan
eksternal 188.615.951.754 68.267.951.388 113.093.135.356 7.756.208.745 377.733.247.243
Laba usaha
segmen 12.529.538.956 4.534.960.847 7.512.645.839 515.235.954 25.092.381.596
Pendapatan
keuangan 3.887.109.629
Beban keuangan (2.064.369.973)
Laba sebelum
pajak 26.915.121.252
Laba periode
berjalan 21.592.072.407
Informasi
segmen lainnya
Pengeluaran
modal 466.806.300
Penyusutan
dan
amortisasi 3.752.612.613
57
Page 61
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
a. Laba segmen (lanjutan)
30 Juni 2022 Gravure Film Adhesive Coating Jumlah
Penjualan neto
Penjualan kepada
pelanggan
eksternal 206.413.213.176 120.384.764.510 98.254.906.880 12.012.189.770 437.065.074.336
Laba usaha
segmen 5.532.531.919 3.226.695.336 2.633.544.627 321.964.967 11.714.736.849
Pendapatan
keuangan 1.069.792.430
Beban keuangan (2.345.604.871)
Laba sebelum
pajak 10.438.924.408
Laba periode
berjalan 8.211.333.715
Informasi
segmen lainnya
Pengeluaran
modal 3.823.391.182
Penyusutan
dan
amortisasi 4.009.899.422
a. Aset dan liabilitas segmen
30 Juni 2023 Gravure Film Adhesive Coating Jumlah
Aset
Aset segmen 215.018.814.440 55.252.800.661 113.485.506.569 7.539.362.587 391.296.484.257
Aset tidak dapat
dialokasi 348.803.628.073
Total Aset 740.100.112.330
Liabilitas
Liabilitas segmen 49.034.243.211 51.498.257.441 46.500.310.270 - 147.032.810.922
Liabilitas tidak
dapat dialokasi
68.099.863.023
Total Liabilitas 215.132.673.945
31 Desember Gravure Film Adhesive Coating Jumlah
2022
Aset
Aset segmen 254.478.188.221 61.960.781.073 110.203.930.427 6.662.450.477 433.305.350.198
Aset tidak dapat
dialokasi - - - - 326.540.283.597
Total Aset 759.845.633.795
Liabilitas
Liabilitas segmen 73.366.734.544 70.249.424.548 50.260.872.205 2.559.721.577 196.436.752.874
Liabilitas tidak
dapat dialokasi
- - - - 41.261.096.201
Total Liabilitas 237.697.849.075
Semua penjualan Grup adalah untuk pelanggan domestik. Seluruh aset non-keuangan Grup berada di
Indonesia.
58
Page 62
PT COLORPAK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. HAL LAINNYA
Kondisi peperangan di Ukraina
Invasi Rusia ke Ukraina menimbulkan tantangan yang luas. Mengingat situasi yang sedang berkembang,
ada banyak faktor dan peristiwa yang tidak belum dapat diketahui yang dapat berdampak material
terhadap operasi Grup. Peristiwa terkait kondisi peperangan di Ukraina ini telah dan terus berdampak
pada harga komoditas, rantai pasokan termasuk yang terkait dengan perdagangan komoditas, dan faktor
lainnya. Salah satu dari faktor-faktor ini, secara individu atau agregat, dapat berdampak material
terhadap pendapatan, arus kas, dan kondisi keuangan Grup.
Grup telah dan mungkin terus menilai dampak yang disebabkan oleh kondisi peperangan di Ukraina
terhadap operasi Grup. Pengaruh lebih lanjut yang signifikan dari pandemi ini, bila ada, akan
direfleksikan dalam pelaporan keuangan Grup di periode-periode berikutnya.
59
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
instance.zip
done
inlineXBRL.zip
done
DIREKSI-JUNE2023.pdf
done
FinancialStatement-2023-II-CLPI.xlsx
done