Skip to content
Back to announcement

FS PJAA 30 Juni 2023 (Triwulan II).pdf

Financial statement Text extracted PJAA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 67

Page 1
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk
DAN ENTITAS ANAK

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan
31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
Page 2
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk
DAN ENTITAS ANAK




Daftar Isi                                             Halaman



Surat Pernyataan Direksi

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan
31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim               1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain         3
 Konsolidasian Interim

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim             4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                      5

 Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim         6
Page 3
28
Page 4
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



                                                                     Catatan     30 Juni 2023         31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas                                                   3, 38, 42           691.130                    506.061
Piutang Usaha
  Pihak Berelasi                                                     4, 38, 42             15.637                     7.196
  Pihak Ketiga                                                         4, 42               25.176                    26.042
Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga                                        5,42               12.186                     7.659
Persediaan                                                                6                 5.845                     6.052
Uang Muka                                                                 7                 5.351                       834
Pajak Dibayar di Muka                                                    8.a                5.559                     5.815
Biaya Dibayar di Muka                                                    10                 6.551                     1.844
Aset Lain-lain                                                                              2.560                     2.560
Jumlah Aset Lancar                                                                       769.995                    564.063

ASET TIDAK LANCAR
Piutang Usaha - Pihak Ketiga                                           4, 42                    --                        76
Aset Pajak Tangguhan                                                    8.d                   568                        568
Investasi pada Ventura Bersama                                          11                  6.317                      6.578
Investasi pada Entitas Asosiasi                                         12                 23.589                     26.361
Investasi Jangka Panjang Lainnya                                      13, 42              184.125                    184.125
Aset Real Estat                                                         14                279.943                    279.372
Properti Investasi                                                      15                209.955                    213.638
Aset Tetap                                                              16              2.518.296                  2.509.438
Aset Hak Guna                                                           17                 81.761                     85.316
Aset Lain-lain                                                          18                 24.859                     23.249
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                                3.329.413                  3.328.721
JUMLAH ASET                                                                             4.099.408                  3.892.784




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan


d1/July 27, 2023                                                 1                                   paraf/sign:
Page 5
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                     Catatan      30 Juni 2023         31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha
   Pihak Berelasi                                                    19, 38, 42                  --                     764
   Pihak Ketiga                                                          19                  7.721                    6.737
Utang Lain-lain
   Pihak Ketiga                                                       20, 42               17.341                    14.069
Utang Pajak                                                            8.b                 69.869                    44.104
Beban Akrual dan Provisi                                              21, 42              407.018                   376.438
Liabilitas Jangka Panjang yang
   Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
     Utang Bank                                                                           388.855                   388.563
     Liabilitas Sewa                                                    17                  3.616                     2.294
     Utang Obligasi                                                   23, 42              149.425                         --
     Pendapatan Diterima di Muka dan
         Uang Muka Pelanggan                                            24                 95.180                   102.654
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                          1.139.025                  935.623

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah Dikurangi
   Bagian yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
   Utang Bank                                                         22, 42              513.332                   513.141
   Utang Obligasi                                                     23, 42               65.176                   214.543
   Pendapatan Diterima di Muka dan
     Uang Muka Pelanggan                                                24                384.116                   323.827
Liabilitas Sewa                                                         17                 96.905                    99.360
Liabilitas Pajak Tangguhan                                              8.d               146.096                   140.521
Jaminan Pelanggan dan Deposit Lainnya                                   25                 25.889                     6.726
Liabilitas Imbalan Kerja                                                26                105.853                    98.114
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                         1.337.367              1.396.232
JUMLAH LIABILITAS                                                                        2.476.392              2.331.855

EKUITAS
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
  PEMILIK ENTITAS INDUK
Modal Saham
  Modal Dasar sebesar 5.759.999.998
    saham terdiri dari 1 saham seri A,
    1 saham seri B dengan nilai nominal
    masing-masing Rp500 (Rupiah penuh)
    per saham serta 5.759.999.996
    saham seri C dengan nilai nominal
    Rp250 (Rupiah penuh) per saham
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh sebesar
    1.599.999.998 saham terdiri dari 1 saham
    seri A, 1 saham seri B dan 1.599.999.996
    saham seri C                                                        27                400.000                   400.000
Tambahan Modal Disetor                                                 28.a                40.404                    40.404
Komponen Ekuitas Lainnya                                               28.b                 2.427                     2.427
Saldo Laba
  Ditentukan Penggunaannya                                                                  42.458                 40.916
  Belum Ditentukan Penggunaannya                                                         1.123.566              1.062.219
Jumlah Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
  kepada Pemilik Entitas Induk                                                           1.608.855              1.545.966
Kepentingan Nonpengendali                                               29                 14.161                    14.963
JUMLAH EKUITAS                                                                           1.623.016              1.560.929
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                            4.099.408              3.892.784




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan


d1/July 27, 2023                                                 2                                    paraf/sign:
Page 6
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                 Catatan      2023                   2022
PENDAPATAN USAHA                                                     30, 38          578.621                  413.724

Beban Pokok Pendapatan                                                31          (17.573)                (11.245)
Beban Langsung                                                        31         (251.945)               (176.404)
Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung                                        (269.518)               (187.649)

LABA BRUTO                                                                           309.103                  226.075

Pendapatan Bunga                                                                    10.479                   6.131
Pendapatan Lainnya                                                    33            20.149                   7.239
Beban Umum dan Administrasi                                           32         (104.758)               (113.446)
Beban Penjualan                                                       32           (9.229)                 (7.708)
Kerugian Selisih Kurs - Bersih                                                          (2)                     (3)
Beban Lain-lain                                                       34           (9.631)                (10.106)
Jumlah Beban Usaha                                                                   (92.992)            (117.893)

LABA USAHA                                                                           216.111                  108.182

Bagian Laba (Rugi) Bersih Entitas Asosiasi                            12                  228                 (11.949)
Bagian Rugi Bersih Investasi Ventura Bersama                          11                (261)                    (299)
Beban Keuangan                                                        35             (48.804)                 (46.643)
Beban Pajak Final                                                      9              (6.771)                  (7.441)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                       160.503                   41.850

Beban Pajak Penghasilan                                              8.c.d           (53.558)                  (5.081)

LABA BERSIH PERIODE BERJALAN                                                         106.945                   36.769

LABA (RUGI) YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                              107.747                   37.437
  Kepentingan Nonpengendali                                           29               (802)                    (668)
JUMLAH                                                                               106.945                   36.769

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                                              107.747                   37.437
  Kepentingan Nonpengendali                                           29               (802)                    (668)
JUMLAH                                                                               106.945                   36.769

LABA PER SAHAM DASAR (Rupiah Penuh)                                   36                  67                       23




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan


d1/July 27, 2023                                                 3                              paraf/sign:
Page 7
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                                  Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                     Tambahan Modal Disetor                             Saldo Laba
                                            Catatan   Modal          Agio            Selisih antara            Ditentukan        Belum Ditentukan     Komponen         Jumlah         Kepentingan      Jumlah
                                                      Disetor        Saham         Aset dan Liabilitas     Penggunaannya         Penggunaannya *)   Ekuitas Lainnya                  Nonpengendali     Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2021                               400.000        36.709                  3.695                 40.916              992.584             2.352     1.476.256           16.563       1.492.819

Rugi Bersih Periode Berjalan                                    --           --                       --                    --             37.437                 --      37.437             (668)         36.769
Saldo per 30 Juni 2022                                   400.000        36.709                  3.695                 40.916            1.030.021             2.352     1.513.693           15.895       1.529.588

Tambahan Modal Pada Entitas Anak                                --           --                       --                    --                 --                 --            --              191            191
Dampak Dilusi Saham                                             --           --                       --                    --                 --                75            75              (75)              --
Laba Bersih Tahun Berjalan                                      --           --                       --                    --           154.228                  --     154.228            (1.728)       152.500
Kerugian Komprehensif Lain Tahun Berjalan                       --           --                       --                    --           (84.593)                 --     (84.593)                12       (84.581)
Saldo per 31 Desember 2022                               400.000        36.709                  3.695                 40.916            1.062.219             2.427     1.545.966           14.963       1.560.929

Pembentukan Cadangan Umum                     37                --           --                       --               1.542                   --                 --        1.542               --           1.542
Dividen                                       37                --           --                       --                   --            (46.400)                 --     (46.400)               --        (46.400)
Laba Bersih Periode Berjalan                                    --           --                       --                   --            107.747                  --     107.747             (802)        106.945
Saldo per 30 Juni 2023                                   400.000        36.709                  3.695                 42.458            1.123.566             2.427     1.608.855           14.161       1.623.016




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan


d1/July 27, 2023                                                                                           4                                                                                          paraf/sign:
Page 8
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode Enam Bulan Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                       2023                   2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Penerimaan dari Pelanggan                                                  659.051                 402.439
  Pembayaran kepada Pemasok dan Pihak Ketiga                               (254.405)               (134.579)
  Pembayaran kepada Karyawan                                                (81.351)                (71.254)
   Kas Dihasilkan dari Operasi                                                323.295                  196.606
   Pendapatan Bunga                                                             10.479                    6.131
   Penerimaan Klaim Asuransi                                                     5.906                        --
   Pembayaran Pajak                                                            (6.771)                  (7.441)
   Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                                        (44.675)                 (48.944)
   Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi              288.234                  146.352

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Perolehan Aset Tetap                                                        (49.958)                 (13.891)
  Perolehan Aset lain-lain                                                     (6.807)                       --
  Penyertaan Investasi Ventura Bersama                                              --                  (2.000)
   Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                             (56.765)                 (15.891)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Pembayaran Dividen                                                          (46.400)                    --
  Pembayaran Utang Obligasi                                                         --             (516.000)
   Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
     Aktivitas Pendanaan                                                      (46.400)             (516.000)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                185.069              (385.539)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                 506.061                  843.468

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                              691.130                  457.929


Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode terdiri dari:
  Kas                                                                             458                      408
  Bank                                                                         63.272                   37.231
  Deposito Berjangka                                                          627.400                  420.291
   Jumlah                                                                     691.130                  457.929




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan Keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan


d1/July 27, 2023                                                 5                       paraf/sign:
Page 9
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

1.   Umum

     1.a.   Pendirian Perusahaan
            PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (‘’Perusahaan’’) didirikan berdasarkan Akta No. 33 tanggal 10 Juli
            1992 yang dibuat dihadapan Notaris pengganti Achmad Abid, S.H., Notaris di Jakarta, yang kemudian
            telah diperbaharui dengan Akta No. 98 tanggal 22 Agustus 1992 dan Akta No. 134 tanggal 8
            September 1992 yang dibuat dihadapan Notaris Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian dan
            perubahan ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan surat keputusannya No.
            C2-7514.HT.01.01. TH.92 tanggal 11 September 1992, serta diumumkan dalam Berita Negara
            Republik Indonesia No. 95, tanggal 27 Nopember 1992, Tambahan No. 6071. Anggaran Dasar
            Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan Akta Notaris No. 90
            tanggal 24 Agustus 2020 dibuat oleh Aulia Taufani, S.H.,Notaris di Jakarta, antara lain mengenai
            perubahan anggaran dasar Perusahaan. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan
            persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
            No.AHU-0158739.AH.01.11 Tahun 2020 tanggal 21 September 2020.

            Pada awalnya, dalam rangka pengembangan kawasan Ancol sebagai kawasan wisata terpadu, pada
            tahun 1966, Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Pemda DKI) menunjuk PT Pembangunan
            Ibu Kota Jakarta Raya (PT Pembangunan Jaya) sebagai Badan Pelaksana Pembangunan Proyek
            Ancol (BPP Ancol) berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta
            Raya No. 1b/3/1/26/1966 tanggal 19 Oktober 1966. Pada tahun 1966, Perusahaan memulai kegiatan
            operasinya secara komersial. Pada tanggal 10 Juli 1992, status BPP Ancol diubah menjadi suatu
            badan hukum, yaitu menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol, dengan komposisi kepemilikan sahamnya
            adalah Pemda DKI sebesar 80% dan PT Pembangunan Jaya sebesar 20%.

            Sesuai dengan pasal 3 (tiga) Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
            berusaha dalam bidang pembangunan dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut,
            Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
            • Menjalankan usaha-usaha di bidang pembangunan, antara lain dapat bertindak sebagai
               pengembang, pemborong pada umumnya, dan pengembang wilayah pemukiman;
            • Menjalankan usaha di bidang jasa, yaitu konsultasi bidang perencanaan dan pengawasan
               pembangunan.

            Pada saat ini Perusahaan dan Entitas Anak (“Grup”) berusaha dalam bidang:
            • Real estat, yaitu pembangunan, penjualan dan penyewaan bangunan dan penjualan tanah
              kaveling;
            • Pariwisata, termasuk mengelola taman bermain dan arena rekreasi, pasar seni dan dermaga.

            Perusahaan tergabung dalam Jaya Grup. PT Pembangunan Jaya merupakan pemegang saham
            dengan pengaruh signifikan atas Perusahaan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan
            entitas induk utamanya.

            Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Gedung Ecovention, Jl. Lodan
            Timur No. 7 Kel. Ancol Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

     1.b. Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Berdasarkan Akta No. 01/II/2023 tanggal 1 Februari 2023 dari Notaris Aulia Taufani S.H., susunan
          pengurus Perusahaan masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
          sebagai berikut:

                                                    30 Juni 2023                    31 Desember 2022
            Komisaris Utama          : Sofyan A. Djalil *)                 Thomas Trikasih Lembong *)
            Komisaris                : Sutiyoso                            Sutiyoso
                                       Suhardi Alius                       Geisz Chalifah
            *) Merangkap sebagai Komisaris Independen


                                                             6
Page 10
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                          30 Juni 2023                               31 Desember 2022
           Direktur Utama                          : Winarto                                             Winarto
           Direktur                                : Cahyo Satriyo Prakoso                               Cahyo Satriyo Prakoso
                                                     Daniel Nainggolan                                   Daniel Nainggolan
                                                     Eddy Prastyo                                        Eddy Prastyo

           Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan nomor 001/KOM-PJA/III/2023 dan
           001/KOMPJA/X/2022, susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
           31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023                               31 Desember 2022

           Ketua                                   : Sofyan A. Djalil                                    Thomas Trikasih Lembong
           Anggota                                 : Teti Eko Pratiwi                                    Teti Eko Pratiwi
                                                     Loso Judijanto                                      Otto Fikri Septianto


           Sekretaris Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023                               31 Desember 2022

           Sekretaris Perusahaan                   : Agung Praptono                                      Agung Praptono

           Ketua Satuan Pengendalian Internal Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
           adalah sebagai berikut:

                                                                          30 Juni 2023                               31 Desember 2022
           Ketua                                   : Farida Kusuma R.                                    Farida Kusuma R.

           Jumlah karyawan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing adalah 668 dan 641
           karyawan (tidak diaudit).

    1.c.   Entitas Anak
           Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan Entitas Anak secara bersama - sama
           disebut sebagai “Grup”.

           Perusahaan memiliki pengendalian atas entitas anak sebagai berikut:

                        Entitas          Domisili        Jenis Usaha         Tahun    Persentase       30 Juni 2023          31 Desember 2022     30 Juni 2022
                         Anak                                                Operasi Kepemilikan   Jumlah    Jumlah Laba          Jumlah         Jumlah Laba
                                                                            Komersial     %         Aset    (Rugi) Bersih          Aset          (Rugi) Bersih

           PT Taman Impian               Jakarta    Pariwisata                1972       99,99     2.526.301      151.719            2.226.389        123.488
            Jaya Ancol (PT TIJA)
           PT Seabreez                   Jakarta    Pariwisata,               1972       96,57       41.685         (589)              42.801            (732)
            Indonesia (PT SI)                       Perdagangan
                                                    dan Jasa
           PT Jaya Ancol (PT JA)         Jakarta    Pariwisata                2009       100         11.626           (48)             11.151            (171)
            (99% kepemilikan
            melalui Perusahaan,
            dan 1% kepemilikan
            melalui PT TIJA)
           PT Sarana Tirta Utama         Jakarta    Jasa, Penjernihan         2010       65,00       32.706        (1.868)             34.429          (1.747)
            (PT STU)                                dan Pengelolaan
                                                    air bersih, Limbah,
                                                    Penyaluran dan
                                                    pendistribusian
                                                    air bersih
           PT Jaya Ancol Pratama Tol     Jakarta    Pembangunan Tol           2011       60,00       10.752           (81)             10.849            (222)
            (PT JAPT) (60%                          dan Jasa
            Kepemilikan melalui PT JA)




                                                                              7
Page 11
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                       Entitas              Domisili        Jenis Usaha    Tahun    Persentase        30 Juni 2023         31 Desember 2022    30 Juni 2022
                        Anak                                               Operasi  Kepemilikan   Jumlah    Jumlah Laba         Jumlah        Jumlah Laba
                                                                          Komersial     %          Aset    (Rugi) Bersih         Aset         (Rugi) Bersih

          PT Taman Impian (TI)
            (99% Kepemilikan                Jakarta    Pariwisata           2012       100          10.827          304              10.259            424
            melalui PT TIJA dan 1%
            kepemilikan melalui PT JA)
          PT Genggam Anugerah               Jakarta    Jasa Konsultan       2012       100            517           (17)                545            (23)
            Lumbung Kuliner (PT GALK)
            (95% Kepemilikan melalui
            PT Taman Impian dan
            5% kepemilikan melalui PT JA)




          Semua entitas anak berdomisili di Jakarta.

          PT TIJA mengelola pintu gerbang, taman dan pantai, dunia fantasi, kolam renang, pertunjukan
          binatang, penginapan wisata, dan penjualan merchandise.

          Berdasarkan Akta No. 53 tanggal 20 Agustus 2021 yang dibuat dihadapan Notaris Aulia Taufani, S.H.,
          Notaris di Jakarta Selatan, pemegang saham PT TIJA menyetujui untuk menerbitkan 1.179 lembar
          saham baru nilai nominal seluruhnya senilai Rp117.937, dan sehubungan dengan hal tersebut maka
          modal ditempatkan dan disetor akan berubah dari sebesar Rp5.721 menjadi Rp6.700. Akta
          perubahan ini telah disetujui oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          dalam Surat Keputusan No. AHUAH. 01.03-0440151 Tahun 2021 tanggal 24 Agustus 2021.

          Modal dasar PT TIJA sebesar Rp689.998 ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 6.899 saham
          dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham, dengan komposisi sebagai berikut:
          - Perusahaan memiliki 99,9999976% atau sebanyak 6.899. saham dengan nilai sebesar
             Rp689.998.
          - PT Pembangunan Jaya memiliki 0,0000024% atau sebanyak 168 saham dengan nilai sebesar
             Rp16.800 (Rupiah penuh).

          PT SI mengelola penginapan wisata dan sarana transportasi di Kepulauan Seribu, restoran, dan
          penyewaan lahan.

          Berdasarkan Akta No. 28 tanggal 13 Januari 2022 dari Notaris Aulia Taufani, S.H., pemegang saham
          PT SI menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dengan menerbitkan 844.214 lembar
          saham baru dengan nominal seluruhnya sebesar Rp21.105, yang diambil bagian oleh:
          - Perusahaan sebesar Rp20.846;
          - Tn. Slamet Budisukrisno sebesar Rp9;
          - PT TIJA sebesar Rp68; dan
          - Tn. Wardiman sebesar Rp182.

          Akta perubahan di atas telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia melalui surat No. AHUAH. 01.03-0075810 tanggal 3 Februari 2022.

          Dengan demikian, persentase kepemilikan Perusahaan dan PT TIJA pada PT SI berubah menjadi
          masing-masing sebesar 97,81% dan 0,32%.

          PT JA bergerak di bidang pariwisata. Pada tahun 2011, PT JA bersama dengan PT Jaya Konstruksi
          Pratama Tol mendirikan PT Jaya Ancol Pratama Tol (JAPT) dengan persentase kepemilikan masing-
          masing sebesar 60% dan 40%.

          PT STU bergerak di bidang jasa pengelolaan air bersih, khususnya menyelenggarakan penjernihan
          dan pengelolaan air bersih dan limbah, pengadaan dan penyaluran dan pendistribusian air bersih.
          Perusahaan bersama dengan PT Jaya Teknik Indonesia (PT JTI) mendirikan PT STU dengan
          kepemilikan masing-masing sebesar 65% dan 35%.




                                                                            8
Page 12
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

             PT TI bergerak di bidang pariwisata. Pada tahun 2012, PT TIJA bersama dengan PT JA mendirikan
             PT Taman Impian (PT TI) dengan persentase kepemilikan masing-masing sebesar 99% dan 1%.

             Berdasarkan akta No.1 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta 1 April 2021, ruang lingkup
             kegiatan PT GALK adalah jasa konsultasi manajemen. Pada tahun 2014, PT TI mengakuisisi 70%
             kepemilikan di PT GALK, sebelumnya entitas asosiasi, dan PT JA menambah kepemilikan 5% di
             PT GALK sehingga Perusahaan secara tidak langsung memiliki PT GALK 100%. Pada tahun 2021
             PT GALK berdasarkan Akta No. 21 tanggal 23 Februari 2021 dihadapan Notaris Aulia Taufani, S.H.,
             tentang perubahan anggaran dasar, menyetujui peningkatan modal dasar dari sebesar 3.000
             lembar saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp3.000 menjadi 3.820 lembar saham
             dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp3.820, yang diambil bagian oleh PT TI sebesar
             Rp3.629 dan PT JA sebesar Rp191. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan
             persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
             Keputusan No. AHU-AH.01.03-0128568. tahun 2021 tanggal 26 Februari 2021.

     1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan
          Pada tanggal 22 Juni 2004, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
          Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dengan suratnya No. S-1915/PM/2004 untuk melakukan
          penawaran umum atas 800.000.000 saham Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 2 Juli
          2004 saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).

             Pada tanggal 30 Juni 2005, sejumlah saham Perusahaan seri C sejumlah 799.999.998 lembar
             saham telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

             Pada tanggal 13 April 2006 para pemegang saham memutuskan pemecahan nilai nominal setiap
             saham seri C dari Rp500 menjadi Rp250 per saham. Sehingga jumlah saham seri C berubah
             menjadi 1.599.999.996 lembar saham.

     1.e.    Penawaran Umum Obligasi Perusahaan
             Perusahaan juga telah menerbitkan obligasi dengan jumlah nilai masing-masing sebesar
             Rp731.000 pada tahun 2021, Rp269.000 pada tahun 2019 serta Rp1.000.000 pada tahun 2018 dan
             2016 yang dibagi atas 4 (empat) seri obligasi, dengan rincian sebagai berikut:

             No.               Obligasi               Jumlah     Tingkat   Pemeringkat Peringkat    Tenor      Tanggal     Tanggal         Status
                                                     (Rp Juta)   Bunga                                        Penerbitan Jatuh Tempo
              1     Obligasi Berkelanjutan I Jaya
                     Ancol Tahap I Tahun 2016
                      Seri A                          250.000    8,10%      PEFINDO      id AA-    3 Tahun    20-Sep-16    29-Sep-19    Lunas
                      Seri B                           50.000    8,20%      PEFINDO      id AA-    5 Tahun    20-Sep-16    29-Sep-21    Lunas

              2     Obligasi Berkelanjutan I Jaya
                     Ancol Tahap II Tahun 2018
                      Seri A                          350.000    6,30%      PEFINDO      id AA-    370 Hari   18-Mei-18    23-Mei-19    Lunas
                      Seri B                          350.000    7,60%      PEFINDO      id AA-    3 Tahun    18-Mei-18    18-Mei-21    Lunas

              3     Obligasi Berkelanjutan II Jaya
                     Ancol Tahap I Tahun 2019
                                                      269.000    7,85%      PEFINDO      id A+     370 Hari   02-Juli-19   12-Juli-20   Lunas

              4    Obligasi Berkelanjutan II Jaya
                    Ancol Tahap II Tahun 2021
                     Seri A                           516.000    7,25%      PEFINDO       id A     370 Hari   10-Feb-21    20-Feb-22    Lunas
                     Seri B                           149.600    8,90%      PEFINDO       id A     3 Tahun    10-Feb-21    10-Feb-24    Belum Lunas
                     Seri C                            65.400    9,60%      PEFINDO       id A     5 Tahun    10-Feb-21    10-Feb-26    Belum Lunas



2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

      2.a.   Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
             Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
             Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
             Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
             Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK – IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku


                                                                            9
Page 13
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
            Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang pedoman penyajian laporan keuangan,
            keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan
            laporan keuangan emiten atauperusahaan publik.

     2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
          Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha
          serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam
          penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali
          beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan
          akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar
          imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset.

            Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method)
            dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

            Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini
            adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.

     2.c.   Pernyataan dan Interpretasi Standar Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku Efektif pada
            Periode Berjalan
            Berikut adalah amendemen dan penyesuaian atas standar akuntansi keuangan (SAK) yang
            berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023, yaitu:
            • Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan
                Akuntansi;
            • Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai
                Jangka Pendek atau Jangka Panjang; dan
            • Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan
                tentang Definisi Estimasi Akuntansi
            • Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas
                yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan
            • Revisi PSAK 107: Akuntansi Ijarah.

            Implementasi standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang
            dilaporkan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.

     2.d. Prinsip-prinsip Konsolidasi
          Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas
          anak seperti disebutkan pada (Catatan 1.c).

            Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan, yakni Perusahaan terekspos, atau
            memiliki hak, atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
            kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk
            mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee).

            Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup memiliki kemampuan praktis untuk
            melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan
            entitas lain.

            Laporan keuangan konsolidasian Grup mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari
            Perusahaan dan seluruh entitas anak yang, secara langsung dan tidak langsung, dikendalikan oleh
            Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana
            Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal
            pengendalian berakhir.




                                                     10
Page 14
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan kebijakan
            akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Seluruh
            transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi
            antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh.

            Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada
            pemilik entitas induk dan kepentingan nonpengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan
            kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di
            ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

            Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
            hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam
            kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan
            nonpengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan
            kepentingan nonpengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas
            anak. Selisih antara jumlah dimana kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar dari
            jumlah yang diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada
            pemilik dari entitas induk.

            Jika Grup kehilangan pengendalian, maka Grup:
            (a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah
                tercatatnya ketika pengendalian hilang;
            (b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali pada entitas anak
                terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen penghasilan komprehensif
                lain yang diatribusikan pada kepentingan nonpengendali);
            (c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau
                keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian;
            (d) Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal
                hilangnya pengendalian
            (e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba jika disyaratkan
                oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dalam kaitan dengan
                entitas anak;
            (f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba
                rugi yang diatribusikan kepada entitas induk.

     2.e.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
            Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:
            a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
               tersebut:
                i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
                ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
                iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
                     pelapor.

            b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
               i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                    entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain);
               ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                    asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                    mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
               iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
               iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                    entitas asosiasi dari entitas ketiga;
               v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
                    satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
                    adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
                    berelasi dengan entitas pelapor;

                                                       11
Page 15
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                  vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
                        huruf (a); atau
                  vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
                        merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
                  viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok
                        tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas palapor atau kepada
                        entitas induk dari entitas pelapor.

             Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi
             secara signifikan oleh Pemerintah Daerah yang merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas
             yang dikendalikan oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebagai entitas induk utama.

             Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
             yang relevan.

     2.f.    Instrumen Keuangan
             Pengakuan dan Pengukuran Awal
             Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan
             konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak
             instrumen tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup
             mengukur pada nilai wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada
             nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi
             yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau
             liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset
             keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba
             rugi dibebankan segera.

             Pengukuran Selanjutnya Aset Keuangan
             Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
             perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
             komprehensif lain, aset keuanganyang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dengan
             menggunakan dua dasar yaitu: model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan
             karakteristik arus kas kontraktual dari asset keuangan.

            (i)   Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi
                  Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut
                  terpenuhi:
                  (1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                      dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
                  (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                      tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of
                      principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.

                  Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
                  pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif
                  atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan
                  nilainya.

                  Pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan diakui di
                  laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika asset dihentikan atau
                  direklasifikasi.

                  Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                  diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan
                  lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau
                  tidak sering.

                                                         12
Page 16
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

          (ii)   Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
                 (”FVTOCI”)
                 Aset keuangan diukur pada FVTOCI ketika kedua kondisi berikut terpenuhi:
                 (1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
                     dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual saja; dan
                 (2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
                     tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of
                     principal and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang.

                    Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau kerugian
                    diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai
                    dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset
                    keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau
                    kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
                    direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.

          (iii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (“FVTPL”)
                Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria
                untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.

                 Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya.
                 Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar asset keuangan diakui dalam
                 laba rugi.

                 Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria
                 untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI,
                 sehingga diukur pada FVTPL. Namun demikian, Grup dapat menetapkan pilihan yang tidak
                 dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk
                 diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini
                 menyebabkan semua keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain,
                 kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang
                 sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak
                 melalui laba rugi.

          Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
          Grup mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas
          keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
          (a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif
              yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilai wajar.
          (b) Liabilitas keuangan yang timbul ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
              kualifikasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
              diterapkan.
          (c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga
              dibawah pasar. Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya
              mengukur kontrak tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
              (i) Jumlah penyisihan kerugian dan
              (ii) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
                   penghasilan yang diakui sesuai dengan prinsip PSAK 72.
          (d) Imbalan kontijensi yang diakui oleh pihak pengakusisi dalam kombinasi bisnis ketika PSAK 22
              diterapkan. Imbalan kontijensi selanjutnya diukur pada nilai wajar dan selisihnya dalam laba
              rugi.

          Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang takterbatalkan untuk mengukur
          liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika diizinkan oleh standar atau jika penetapan
          akan menghasilkan informasi yang lebih relevan, karena:


                                                      13
Page 17
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           (a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan
               (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”) yang dapat timbul dari pengukuran aset atau
               liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang
               berbeda beda; atau
           (b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
               kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilai wajar, sesuai manajemen risiko atau strategi investasi
               yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atas kelompok
               tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Grup.

           Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
           Grup menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas
           yang berasal dari aset keuangan berakhir atau Grup mengalihkan hak kontraktual untuk menerima
           kas yang berasal dari aset keuangan atau tetap memiliki hak kontraktual untuk menerima kas
           tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima tersebut
           kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan. Jika Grup secara substansial
           mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, maka Grup
           menghentikan pengakuan aset keuangan dan mengakui secara terpisah sebagai aset atau
           liabilitas untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam pengalihan
           tersebut. Jika Grup secara substansial tidak mengalihkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan
           manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut dan masih memiliki pengendalian, maka Grup
           mengakui aset keuangan sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut. Jika
           Grup secara substansial masih memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
           keuangan, maka Grup tetap mengakui aset keuangan tersebut.

           Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas keuangan
           tersebut berakhir, yaitu ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan
           atau kadaluwarsa.

           Penurunan Nilai Aset Keuangan
           Grup mengakui kerugian kredit ekspektasian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada FVTOCI.

           Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengukur penyisihan kerugian instrument keuangan
           sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya jika risiko kredit atas instrumen
           keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Namun, jika risiko
           kredit instrumen keuangan tersebut tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, maka
           mengakui sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.

           Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
           tersebut terhadap piutang usaha dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

           Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pihak ketiga tidak mampu membayar
           kewajiban kreditnya kepada Grup secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan ketika
           memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana Grup
           terekspos terhadap risiko kredit.

           Penyisihan kerugian diakui sebagai pengurang jumlah tercatat aset keuangan kecuali untuk aset
           keuangan yang diukur pada FVTOCI yang penyisihan kerugiannya diakui dalam penghasilan
           komprehensif lain. Sedangkan jumlah kerugian kredit ekspektasian (atau pemulihan kerugian
           kredit) diakui dalam laba rugi, sebagai keuntungan atau kerugian penurunan nilai.

           Pengukuran kerugian kredit ekspektasian dari instrumen keuangan dilakukan dengan suatu cara
           yang mencerminkan:
           (i)  Jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan
                mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi;
           (ii) Nilai waktu uang; dan

                                                    14
Page 18
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           (iii)   Informasi yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada
                   tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi
                   ekonomi masa depan.

           Aset keuangan dapat dianggap tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
           pengakuan awal jika aset keuangan memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal pelaporan.
           Risiko kredit pada instrument keuangan dianggap rendah ketika asset keuangan tersebut memiliki
           risiko gagal bayar yang rendah, peminjam memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi
           kewajiban arus kas kontraktualnya dalam jangka waktu dekat dan memburuknya kondisi ekonomik
           dan bisnis dalam jangka waktu panjang mungkin, namun tidak selalu, menurunkan kemampuan
           peminjam untuk memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya. Untuk menentukan apakah aset
           keuangan memiliki risiko kredit rendah, Grup dapat menggunakan peringkat risiko kredit internal
           atau penilaian eksternal. Misal, asset keuangan dengan peringkat “investment grade” berdasarkan
           penilaian eksternal merupakan instrumen yang memiliki risiko kredit yang rendah, sehingga tidak
           mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal.

           Grup menggunakan metode roll rate untuk mengukur penurunan nilai piutang usaha.

           Metode Suku Bunga Efektif
           Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
           diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan
           metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang
           relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
           pembayaran atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan,
           atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto
           dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Grup
           mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam
           instrumen keuangan tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi
           tidak mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi
           dan bentuk lain yang dibayarkan atau diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan
           bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto
           lain.

           Reklasifikasi
           Grup mereklasifikasi aset keuangan ketika Grup mengubah tujuan model bisnis untuk pengelolaan
           aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjadi tidak dapat diterapkan.

           Jika Grup mereklasifikasi aset keuangan, maka diperlukan untuk menerapkan reklasifikasi secara
           prospektif sejak tanggal reklasifikasi. Keuntungan, kerugian (termasuk keuntungan atau kerugian
           penurunan nilai) atau bunga yang sebelumnya diakui tidak disajikan kembali.

           Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan dari biaya perolehan diamortisasi menjadi FVTPL,
           maka nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
           perbedaan antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajarnya diakui dalam
           laporan laba rugi. Sebaliknya, jika Grup mereklasifikasi aset keuangannya dari FVTPL menjadi
           biaya perolehan diamortisasi, maka nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi menjadi nilai tercatat
           bruto baru.

           Ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan dari biaya perolehan diamortisasi menjadi FVTOCI,
           nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih
           antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai wajar diakui pada penghasilan
           komprehensif lain. Tingkat suku bunga efektif dan pengukuran kerugian kredit yang diharapkan
           tidak disesuaikan sebagai hasil dari reklasifikasi. Sebaliknya, ketika Grup mereklasifikasi aset
           keuangannya dari FVTOCI menjadi biaya perolehan diamortisasi, asset keuangan tersebut
           direklasifikasi ke nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Namun, keuntungan atau kerugian


                                                     15
Page 19
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihilangkan dari ekuitas
           dan disesuaikan dengan nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada
           tanggal reklasifikasi, aset keuangan diukur dengan cara yang sama seperti biaya perolehan
           diamortisasi.

           Penyesuaian ini memengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak memengaruhi laba rugi,
           dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga efektif dan pengukuran
           kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi.

           Pada saat Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FVTPL menjadi
           kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya,
           ketika Grup mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FVTOCI menjadi kategori
           pengukuran FVTPL, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
           kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke
           laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi pada tanggal reklasifikasi.

           Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
           Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling dihapuskan, jika dan hanya jika, Grup saat ini
           memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
           yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
           merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

           Pengukuran Nilai Wajar
           Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
           dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
           tanggal pengukuran.

           Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran
           atau untuk keperluan pengungkapan.

           Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan
           pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap
           keseluruhan pengukuran nilai wajar:
           (i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
                 dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1).
           (ii) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
                 atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2).
           (iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).

           Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Grup sebisa mungkin menggunakan data pasar
           yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara
           langsung, Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan
           memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
           penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

           Perpindahan antara level hirarki wajar diakui oleh Grup pada akhir tahun pelaporan dimana
           perpindahan terjadi.

     2.g. Investasi pada Entitas Asosiasi
          Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam
          keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
          mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut (pengaruh signifikan).

           Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Dalam metode
           ekuitas, pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya perolehan, dan jumlah tercatat ditambah
           atau dikurang untuk mengakui bagian atas laba rugi investee setelah tanggal perolehan. Bagian
           atas laba rugi investee diakui dalam laba rugi. Penerimaan distribusi dari investee mengurangi nilai

                                                     16
Page 20
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            tercatat investasi. Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga mungkin dibutuhkan untuk
            perubahan dalam proporsi bagian investor atas investee yang timbul dari penghasilan
            komprehensif lain, termasuk perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap dan selisih
            penjabaran valuta asing. Bagian investor atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan
            komprehensif lain.

            Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya berhenti
            menjadi investasi pada entitas asosiasi sebagai berikut:
            (a) jika investasi menjadi entitas anak.
            (b) jika sisa kepentingan dalam entitas asosiasi merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur
                sisa kepentingan tersebut pada nilai wajar.
            (c) ketika Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas, Grup mencatat seluruh jumlah yang
                sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan investasi
                tersebut menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika investee
                telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas terkait.

     2.h. Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas tunai, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang
          jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak
          digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.

     2.i.   Persediaan
            Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
            neto. Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang
            timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan
            dengan metode masuk pertama keluar pertama (MPKP). Nilai realisasi neto merupakan taksiran
            harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya
            yang diperlukan untuk membuat penjualan.

            Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
            seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau
            kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan
            kembali nilai realisasi bersih, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada
            periode terjadinya pemulihan tersebut.

     2.j.   Biaya Dibayar di Muka
            Biaya dibayar di muka merupakan biaya yang telah dibayar namun pembebanannya sebagian
            akan dilakukan pada periode yang akan datang, seperti premi asuransi dibayar di muka, bunga
            dibayar di muka, dan sewa dibayar di muka. Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai dengan
            masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis Iurus (straight-line method).

     2.k.   Aset Real Estat
            Aset real estat berupa tanah kosong, tanah hasil pengembangan, tanah reklamasi, rumah tinggal,
            rumah kantor, rumah toko dan apartemen dinilai berdasarkan biaya perolehan. Biaya perolehan
            ditentukan dengan metode rata-rata. Biaya perolehan rumah tinggal dan rumah tinggal dalam
            penyelesaian meliputi seluruh biaya konstruksi bangunan, diluar biaya perolehan tanah. Biaya
            perolehan tanah meliputi biaya pembelian tanah mentah, pematangan dan pengembangan tanah,
            perijinan dan jasa konsultasi. Biaya pinjaman atas pinjaman yang digunakan untuk membiayai
            perolehan aset dikapitalisasi dalam harga perolehan aset real estat selama masa konstruksi.

            Biaya yang tidak terhubung secara langsung dengan suatu proyek real estat, seperti biaya umum
            dan administrasi diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

            Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasi ke setiap unit real
            estat dengan menggunakan metode identifikasi khusus yang diterapkan secara konsisten.




                                                     17
Page 21
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            Biaya pinjaman yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan dikapitalisasi ke proyek
            pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada proyek pengembangan tersebut apabila secara
            substantial telah siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya atau aktivitas pembangunan
            ditunda atau ditangguhkan dalam suatu periode yang cukup lama.

     2.l.   Properti Investasi
            Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau
            kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
            menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan
            dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam
            kegiatan usaha sehari-hari.

            Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomik
            masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya perolehan
            properti investasi dapat diukur dengan andal.

            Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembelian
            dan setiap pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak
            pengalihan properti, dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal
            tersebut.

            Setelah pengakuan awal, Grup memilih menggunakan model biaya dan mengukur properti
            investasi sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
            nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan serta
            sarana dan prasarana disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
            umur manfaat aset Properti Investasi.
                                                                                                Tahun
             Bangunan                                                                           20-50
             Sarana dan Prasarana                                                                5-30

            Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika terdapat perubahan penggunaan
            yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak
            lain.

            Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika terdapat perubahan penggunaan
            yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan
            untuk dijual.

            Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi
            secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari
            pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan
            dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada
            periode terjadinya penghentian atau pelepasan.

     2.m. Aset Tetap
          Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan
          setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang
          diinginkan agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.

            Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
            pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap
            diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan
            selain untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.

            Setelah pengakuan awal aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan setelah
            dikurangi akumulasi penyusutan dan estimasi kerugian penurunan nilai. Tanah diakui sebesar
            harga perolehannya dan tidak disusutkan.


                                                     18
Page 22
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
           penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
           umur manfaat aset tetap, sebagai berikut:

                                                                             Tahun
           Kepemilikan Langsung
            Bangunan                                                         20 - 50
            Sarana dan Prasarana                                             5 - 30
            Mesin dan Peralatan                                              5 - 40
            Perabotan dan Perlengkapan Kantor                                   5
            Alat Transportasi (Kendaraan)                                       5
            Kapal                                                               8
            Binatang                                                          5-25
           Aset Hak-Guna                                                      5-21

           Pada tahun 2018, Grup menelaah estimasi masa manfaat ekonomis untuk bangunan, sarana dan
           prasarana, dan mesin dan perlengkapan yang umurnya dapat diestimasi secara andal, yakni
           berdasarkan kegunaan yang diperkirakan oleh Grup.

           Penelaahan atas estimasi masa manfaat ekonomis Grup dilaksanakan oleh Kantor Jasa Penilai
           Publik Asrori & Rekan, Penilai Publik Independen, yang telah terdaftar di Kementrian Keuangan
           No. 2.15.00126 dengan laporannya No. 00251/FR-AS/TIJA/Studi/IX/2018.

           Perubahan ini diterapkan secara prospektif sesuai dengan PSAK 25 (Revisi 2015).

           Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
           pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian
           dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi
           tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam
           pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.

           Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai
           pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.

           Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
           terdapat lagi manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
           Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan
           sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan
           dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

           Pada akhir tahun pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis,
           nilai residu dan metode penyusutan berdasarkan kondisi teknis dan pengaruh dari setiap perubahan
           estimasi tersebut berlaku prospektif.

     2.n. Aset Lain-lain
          Akun-akun yang tidak dapat digolongkan dalam aset lancar, investasi, maupun aset takberwujud
          disajikan dalam aset lain-lain.

     2.o. Aset Takberwujud
          Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal,
          aset takberwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi
          penurunan nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah terbatas atau tidak terbatas.




                                                    19
Page 23
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas
           Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama umur manfaat ekonomi
           dengan metode garis lurus. Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya perolehan aset,
           dikurangi nilai residunya, atas umur ekonomisnya sebagai berikut:

                                                                          Tahun
           Perangkat Lunak Komputer                                          5
           Lisensi                                                         1-5
           Hak Atas Tanah                                                   20

           Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas
           ditelaah setidaknya setiap akhir tahun buku.

           Aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas
           Aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi. Masa manfaat aset
           takberwujud dengan umur tak terbatas ditelaah setiap tahun untuk menentukan apakah peristiwa
           dan kedaan dapat terus mendukung penilaian bahwa umur manfaat tetap tidak terbatas. Jika tidak,
           perubahan masa manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas diterapkan secara prospektif.

           Aset takberwujud dengan umur tidak terbatas diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan
           kapanpun terdapat suatu indikasi bahwa aset takberwujud mungkin mengalami penurunan nilai.

     2.p. Penurunan Nilai Aset
          Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami
          penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset
          tersebut. Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan,
          Grup menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.

           Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
           dengan nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari
           aset atau unit penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum
           pajak yang mencerminkan nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan
           nilainya diukur.

           Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah
           tercatat aset diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi
           penurunan nilai dan segera diakui dalam laba rugi.

           Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill
           dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
           terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat
           aset dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan
           nilai.

     2.q. Pengaturan Bersama
          Pengaturan bersama adalah pengaturan yang dua atau lebih pihak memiliki pengendalian
          bersama, yaitu persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang
          ada hanya ketika keputusan mengenai aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara
          bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.
          Grup mengklasifikasikan pengaturan bersama sebagai:
          1) Operasi Bersama
              Merupakan pengaturan bersama yang mengatur bahwa para pihak yang memiliki
              pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset dan kewajiban terhadap
              liabilitas, terkait dengan pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut operator bersama.




                                                      20
Page 24
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                Operator bersama mengakui hal berikut terkait dengan kepentingannya dalam operasi
                bersama:
                (a) Aset, mencakup bagiannya atas setiap aset yang dimiliki bersama;
                (b) Liabilitas, mencakup bagiannya atas liabilitas yang terjadi bersama;
                (c) Pendapatan dari penjualan bagiannya atas output yang dihasilkan dari operasi bersama;
                (d) Bagiannya atas pendapatan dari penjualan output oleh operasi bersama; dan
                (e) Beban, mencakup bagiannya atas setiap beban yang terjadi secara bersama-sama.

            2) Ventura Bersama
               Grup mengklasifikasikan pengaturan bersama sebagai ventura bersama yang mengatur
               bahwa para pihak yang memiliki pengendalian bersama atas pengaturan memiliki hak atas
               aset neto pengaturan tersebut. Para pihak tersebut disebut sebagai venturer bersama.

                Venturer bersama mengakui kepentingannya dalam ventura bersama sebagai investasi dan
                mencatat investasi tersebut dengan menggunakan metode ekuitas.

     2.r.   Biaya Emisi Saham
            Biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang dari tambahan modal disetor dan tidak
            diamortisasi.

     2.s.   Biaya Emisi Obligasi
            Biaya emisi obligasi merupakan biaya transaksi yang harus dikurangkan langsung dari hasil emisi
            dalam rangka menentukan hasil emisi bersih obligasi. Selisih antara hasil emisi bersih dengan nilai
            nominal merupakan diskonto atau premium dan diamortisasi selama jangka waktu obligasi yang
            bersangkutan.

     2.t.   Pengakuan Pendapatan dan Beban
            Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima
            langkah analisa berikut:
            1. Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak
                - Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu
                     pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan;
                - Kontrak memiliki substansi komersial;
                - Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan.
            2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa
                yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
            3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak
                penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak
                diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
                dijanjikan ke pelanggan.
            4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
                dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
            5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau
                pada suatu waktu tertentu).

            Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
            - Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
            - Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
               pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
               untuk penentuan jumlah pendapatan yang dapat diakui jumlah pendapatan yang dapat diakui
               pelaksanaan.

            Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentu kecuali jika memenuhi salah
            satu kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi sepanjang waktu:
            - Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh
                pelaksanaan Grup sebagaimana yang dilakukan Grup;


                                                      21
Page 25
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            -   Pelaksanaan Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat
                aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan
            -   Pelaksanaan Grup tidak menciptakan asset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan
                Grup memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk pelaksanaan yang
                diselesaikan hingga saat ini.

            Pengakuan Beban
            Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan
            aktivitas kontrak masa depan.

            Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak, menghasilkan sumber daya untuk
            memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan untuk mendapatkan kontrak
            ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban tersebut dengan demikian
            memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan
            dan dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi dengan cara sistematis
            sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset tersebut.

     2.u. Biaya Pinjaman
          Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau
          pembuatan aset kualifikasian, dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya
          pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban
          bunga, beban keuangan dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman
          dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas
          biaya bunga.

            Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat Grup telah melakukan aktivitas yang diperlukan
            untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan atau dijual sesuai dengan intensinya serta
            pengeluaran untuk aset dan biaya pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan
            ketika secara substansial seluruh aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset
            kualifikasian agar dapat digunakan atau dijual sesuai dengan intensinya telah selesai.

     2.v.   Imbalan Kerja
            Imbalan Kerja Jangka Pendek
            Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode
            akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan
            akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut.

            Imbalan kerja jangka pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.

            Imbalan Pascakerja
            Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung
            berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003 (”UU 13/2003”).

            Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada
            akhir tahun pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen
            dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan
            dengan mendiskontokan imbalan tersebut.

            Grup mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan
            pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas.

            Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto
            atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi.




                                                     22
Page 26
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan
           kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset
           diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.

           Pesangon
           Grup mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara:
           a) Ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; dan
           b) Ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK
              No. 57 dan melibatkan pembayaran pesangon.

           Grup mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan
           selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.

     2.w. Pajak Penghasilan
          Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam
          menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
          kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing
          diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.

           Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini dari periode
           sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak belum
           dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak
           masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum dikompensasi dan kredit
           pajak belum dimanfaatkan.

           Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali
           perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari:
           a) pengakuan awal goodwill; atau
           b) pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan pada saat
               transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).

            Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan sepanjang
            kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat
            dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari
            pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis
            dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak).

            Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
            berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
            pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir tahun pelaporan.
            Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai
            dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir tahun pelaporan, untuk memulihkan atau
            menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.

            Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir tahun pelaporan. Grup
            mengurangi jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak
            lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset
            pajak tangguhan tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak
            tangguhan hingga kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai

           Grup melakukan saling hapus aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya
           jika:
           a) Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset
               pajak kini terhadap liabilitas pajak kini; dan
           b) Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
               dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas:


                                                     23
Page 27
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

               i. entitas kena pajak yang sama; atau
               ii. entitas kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas
                   pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                   bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau
                   liabilitas pajak tangguhan diperkirakan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

            Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika:
            a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
               yang diakui; dan
            b) bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto atau merealisasikan aset dan
               menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

     2.x.   Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
            Aset Pengampunan Pajak dan Liabilitas Pengampunan Pajak diakui pada saat Surat Keterangan
            Pengampunan Pajak (SKPP) diterbitkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan tidak
            diakui secara neto (saling hapus). Selisih antara Aset Pengampunan Pajak dan Liabilitas
            Pengampunan Pajak diakui sebagai Tambahan Modal Disetor.

            Aset Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai yang disetujui dalam SKPP.

            Liabilitas Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai kas dan setara kas yang masih
            harus dibayarkan oleh Grup sesuai kewajiban kontraktual atas perolehan Aset Pengampunan
            Pajak.

            Uang tebusan yang dibayarkan oleh Grup untuk memperoleh pengampunan pajak diakui sebagai
            beban pada periode dimana SKPP diterima oleh Grup.

            Setelah pengakuan awal, Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak diukur sesuai dengan SAK yang
            relevan sesuai dengan klasifikasi masing-masing Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak.

            Sehubungan dengan Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak yang diakui, Grup telah
            mengungkapkan dalam laporan keuangannya:

            a. Tanggal SKPP,
            b. Jumlah yang diakui sebagai Aset Pengampunan Pajak sesuai SKPP,
            c. Jumlah yang diakui sebagai Liabilitas Pengampunan Pajak.

     2.y.   Sewa
            Grup Sebagai Penyewa (Lessee)
            Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau
            mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut
            memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka
            waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak
            untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Grup menilai apakah:
            (a) Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian – ini dapat ditentukan secara
                eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substantial
                seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak
                substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi;
            (b) Grup memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
                penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
            (c) Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini
                ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk
                tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang
                bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan aset digunakan telah
                ditentukan mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
                - Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
                - Grup mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan
                    apa aset akan digunakan.


                                                    24
Page 28
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
            komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen
            sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa.
            Pembayaran sewa yang termasuk dalam indeks utang sewa meliputi: pembayaran sewa tetap,
            sewa variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang akan dibayarkan dalam jaminan nilai
            residu dan harga eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalty penghentikan jika Grup cukup
            pasti akan mengeksekusi opsi tersebut.
            Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak-guna
            awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa
            disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
            ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar
            dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat di mana aset
            berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.
            Setelah tanggal permulaan, Grup mengukur aset hak-guna dengan model biaya, yaitu biaya
            perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai, serta
            disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Aset hakguna disusutkan dengan
            menggunakan metode garis lurus.
            Jika sewa mengalihkan kepemilikan asset pendasar pada akhir masa sewa atau jika biaya
            perolehan aset hak-guna merefleksikan penyewa akan mengeksekusi opsi beli, maka penyewa
            menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar,
            yang mengacu pada ketentuan masa manfaat aset tetap. Jika tidak, maka aset hak-guna
            disusutkan dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset
            hak-guna atau akhir masa sewa.
            Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada
            tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku
            bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan.
            Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai suku bunga
            diskonto.
            Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur liablitas sewa dengan:
            (a) Meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa;
            (b) Mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar;
            (c) Mengukur kembali jumlah tercatat untuk merefleksikan penilaian kembali atau modifikasi sewa
                atau untuk merefleksikan pembayaran sewa tetap secara substansi revision.

            Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul
            dari perubahan indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah
            yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Perusahaan mengubah
            penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian.

            Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap
            jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset hak-guna
            telah berkurang menjadi nol.

            Selanjutnya, pembayaran atas kontrak yang termasuk ke dalam pengecualian, yakni pembayaran
            atas sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui pada metode garis lurus dan
            dibebankan pada laba rugi. Pembayaran sewa terkait dengan sewa yang dikecualikan tersebut
            diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.

            Grup Sebagai Lessor
            Grup mengakui asset berupa piutang sewa pembiayaan di laporan keuangan sebesar jumlah yang
            sama dengan investasi sewa neto. Penerimaan piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran
            pokok dan pendapatan keuangan. Pengakuan pendapatan keuangan didasarkan pada suatu pola
            yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodic yang konstan atas investasi neto Grup
            sebagai lessor dalam sewa pembiayaan.

                                                     25
Page 29
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

            Grup menyajikan aset sebagai sewa operasi di laporan posisi keuangan sesuai sifat asset
            tersebut. Biaya langsung awal sehubungan proses negosiasi dan pengaturan sewa operasi
            ditambahkan dalam jumlah tercatat dari asset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa
            sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjen, apabila ada, diakui
            sebagai pendapatan pada periode terjadinya. Pendapatan sewa operasi diakui sebagai
            pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa.

     2.z.   Sumber Ketidakpastian Estimasi dan Pertimbangan Akuntansi yang Penting
            Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi dan pertimbangan yang
            digunakan dalam penyusunan laporan keuangan terus dievaluasi berdasarkan pengalaman
            historis dan faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari peristiwa masa depan yang diyakini wajar.
            Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan
            tindakan saat ini, hasil yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
            Asumsi dan pertimbangan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan
            liabilitas diungkapkan di bawah ini.

            Estimasi Umur Manfaat
            Grup melakukan penelaahan atas masa manfaat ekonomis aset tetap dan properti investasi
            berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil
            operasi di masa depan akan dipengaruhi atas perubahan estimasi yang diakibatkan oleh perubahan
            faktor tersebut (lihat Catatan 15 untuk nilai tercatat Properti Investasi dan Catatan 16 untuk nilai
            tercatat aset tetap).

            Imbalan Pascakerja
            Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan
            dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya
            (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi
            jumlah tercatat imbalan pascakerja. Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada akhir
            pelaporan, dengan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasi
            dalam mata uang imbalan yang akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan
            jangka waktu liabilitas yang terkait.

            Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha
            Grup menilai penurunan nilai pada asset keuangan dengan biaya perolehan yang diamortisasi
            pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat
            dalam laba rugi, manajemen harus mempertimbangkan informasi yang wajar dan terdukung yang
            tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa masa lalu,
            kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Grup menerapkan pendekatan yang
            disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan roll rate dan
            discounted cash flow untuk menilai kas dan setara kas, dana yang dibatasi penggunaannya,
            piutang usaha dan piutang lain-lain. Nilai tercatat aset keuangan telah diungkapkan dalam Catatan
            3, 4, dan 5.

            Pajak Penghasilan
            Menentukan provisi atas pajak penghasilan badan mewajibkan pertimbangan signifikan oleh
            manajemen. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah
            tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan
            badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan (Catatan
            8).

            Provisi dan Kontinjensi
            Provisi diakui bila Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai
            akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban
            serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal.




                                                      26
Page 30
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

           Jumlah diakui sebagai provisi merupakan taksiran terbaik yang diharuskan menyelesaikan
           kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan memperhatikan unsur risiko dan
           ketidakpastian yang melekat pada kewajiban tersebut. Provisi diukur menggunakan estimasi arus
           kas untuk menyelesaikan kewajiban kini dengan jumlah tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas
           tersebut.

           Bila beberapa atau keseluruhan dari manfaat ekonomis mengharuskan penyelesaian provisi
           diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat
           kepastian tagihan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

      2.ab. Laba per Saham
            Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih diatribusikan kepada pemegang
            saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam satu
            tahun.

           Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
           diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham
           yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.

           Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar untuk perhitungan laba per saham dasar adalah
           sebesar 1.599.999.998 untuk tahun 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.

      2.ac. Informasi Segmen
            Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
             • yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
                (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
                entitas yang sama);
             • hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan
                keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
                kinerjanya; dan
             • tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

           Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh
           pengambil keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi
           sumber daya yang dimilikinya. Segmentasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi
           entitas di dalam Grup.




                                                    27
Page 31
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

3.   Kas dan Setara Kas

                                                                    30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Kas                                                                           458                 600
     Bank
      Rupiah
       Pihak Berelasi
         PT Bank
             BankDKI (Catatan 38)                                            24.683                  14.792
       Pihak Ketiga
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                              12.386                  12.847
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                       11.953                   6.728
         PT Bank Central Asia Tbk                                             8.856                   5.365
         PT Bank Permata Tbk                                                  4.421                   2.693
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                 765                     763
         PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                          208                     123
                                                                             63.272                  43.311

     Deposito Berjangka
      Rupiah
       Pihak Berelasi
        PT Bank DKI (Catatan 38)                                            615.000                 449.750
       Pihak Ketiga
        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                9.900                   9.900
        PT Bank Permata Tbk                                                   2.500                   2.500
                                                                            627.400                 462.150
     Jumlah Kas dan Setara Kas                                              691.130                 506.061

     Tingkat Suku Bunga Kontraktual
       Deposito Berjangka Per Tahun (%)                            2,25% - 5,25%           2,25% - 5,75%
     Jangka Waktu                                                     1 bulan                 1 bulan


4.   Piutang Usaha

                                                                    30 Juni 2023         31 Desember 2022

     Pihak Berelasi (Catatan 38)                                             15.637                   7.196
     Pihak Ketiga                                                            79.527                  73.971
     Dikurangi:
      Bagian Jangka Panjang                                                       --                   (76)
      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                     (54.351)               (47.853)
     Jumlah Pihak Ketiga - Bersih                                            25.176                  26.042
     Jumlah Bersih                                                           40.813                  33.238




                                                   28
Page 32
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

     Jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2023          31 Desember 2022
     Belum Jatuh Tempo                                                             18.855               14.961
     Sudah Jatuh Tempo
      1 s/d 30 hari                                                                11.294                7.275
      31 s/d 60 hari                                                                3.126                2.234
      61 s/d 90 hari                                                                7.575                6.950
      > 90 hari                                                                    54.314               49.747
     Jumlah                                                                        95.164               81.167

     Dikurangi:
      Bagian Jangka Panjang                                                             --                 (76)
      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                           (54.351)             (47.853)
     Jumlah Bersih                                                                 40.813               33.238

     Piutang usaha jangka panjang merupakan piutang atas penjualan tanah dan bangunan yang akan jatuh
     tempo lebih dari 1 (satu) tahun.

     Manajemen telah membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai berdasarkan penilaian secara kelompok
     atas masing-masing debitur.

     Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2023          31 Desember 2022
     Saldo Awal                                                                   47.853                42.884
     Penambahan (Catatan 34)                                                        8.881                 9.088
     Pemulihan (Catatan 33)                                                       (2.383)               (4.119)
     Saldo Akhir                                                                   54.351               47.853

     Manajemen berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai diatas cukup untuk menutupi kerugian
     yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut.

     Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
     kepada pihak ketiga.


5.   Piutang Lain-lain – Pihak Ketiga

     Saldo piutang lain-lain pihak ketiga pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
     sebesar Rp12.186 dan Rp7.659.

     Piutang lain-lain pihak ketiga merupakan piutang sponsor dan tenant yang belum ditagihkan dan akrual
     pendapatan bunga.

     Manajemen berkeyakinan seluruh bahwa piutang lain-lain dapat tertagih, sehingga manajemen tidak
     mencadangkan penurunan nilai piutang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

     Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang
     lain-lain.




                                                      29
Page 33
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

6.   Persediaan

                                                                    30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Suku Cadang                                                               3.518                 3.746
     Makanan dan Minuman                                                       1.306                 1.476
     Alat Kerja                                                                  606                   463
     Barang Dagangan                                                             594                   597
     Alat Tulis                                                                  208                   208
     Minyak Pelumas                                                               53                     2
     Sub Jumlah                                                                6.285                 6.492
     Dikurangi: Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan                          (440)                 (440)
     Jumlah                                                                    5.845                 6.052


     Persediaan Grup terdiri dari persediaan dengan tingkat perputaran cepat (fast moving), antara lain
     persediaan suku cadang, makanan dan minuman, alat-alat tulis dan kerja, barang dagangan, serta minyak
     pelumas.

     Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai persediaan cukup untuk menutup
     kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai persediaan.


7.   Uang Muka

     Saldo uang muka pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp5.351 dan
     Rp834.

     Uang muka terdiri dari uang muka operasional atas pelaksanaan kegiatan usaha atau acara-acara yang
     diselenggarakan, dan uang muka pesangon karyawan atas pembayaran di muka (1 tahun sebelum masa
     pensiun) kepada karyawan sebesar 50% dari jumlah pesangon yang akan diterima karyawan.


8.   Perpajakan

     a.   Pajak Dibayar di Muka

                                                                     30 Juni 2023        31 Desember 2022
          Perusahaan
           Pajak Pertambahan Nilai                                                  --                 478
           Pajak Penghasilan
                                                                               2.299                 2.097
           Sub Jumlah                                                          2.299                 2.575
          Entitas Anak
           Pajak Hiburan                                                       3.227                 3.227
           Pajak Penghasilan
            Pasal 4 (2)                                                             33                  13
           Sub Jumlah                                                          3.260                 3.240
          Jumlah                                                               5.559                 5.815




                                                        30
Page 34
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    b.   Utang Pajak
                                                                   30 Juni 2023          31 Desember 2022

         Perusahaan
          Pajak Pertambahan Nilai                                                 363                       --
          Pajak Penghasilan
            Pasal 4 (2)                                                         2.852                   1.249
            Pasal 21                                                              522                   6.931
            Pasal 23                                                               55                     129
            Pasal 26                                                              179                       --
          Sub Jumlah                                                            3.970                   8.309
         Entitas Anak
          Pajak Hiburan                                                         8.468                 10.236
          Pajak Pertambahan Nilai                                               4.126                  4.807
          Pajak Pembangunan                                                     1.065                  1.792
          Pajak Penghasilan
           Pasal 4 (2)                                                         3.876                   3.650
           Pasal 21                                                              611                   3.008
           Pasal 23                                                            1.853                     148
           Pasal 25                                                              952                       --
           Pasal 26                                                                --                    706
           Pasal 29                                                           44.948                  11.448
          Sub Jumlah                                                          65.899                  35.795
         Jumlah                                                               69.869                  44.104


    c.   Pajak Kini
         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif Iain konsolidasian dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
                                                                                   30 Juni
                                                                       2023                    2022

         Laba Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi
          dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                    160.503                   41.850
         Eliminasi dan Penyesuaian                                         (249.581)                   (5.073)
         Rugi Sebelum Pajak Perusahaan Induk                                  (89.078)                 36.777
         Bagian Laba dan Beban yang telah
          Dikenakan Pajak yang Bersifat Final                                  18.596                  26.296
         Laba (Rugi) Sebelum Pajak Perusahaan                                 (70.482)                 63.073
         Perbedaan Temporer
          Beban Penyusutan dan Amortisasi                                      (5.943)                (11.921)
          Manfaat Karyawan                                                       4.603                   4.627
         Jumlah                                                                (1.340)                 (7.294)
         Perbedaan Tetap
          Bonus dan Tantiem                                                      5.060                3.997
          Jamuan Tamu dan Sumbangan                                              3.083                2.614
          Bagian Laba Bersih Entitas Investasi Ventura Bersama                     261                  299
          Penghargaan Karyawan                                                     197                  153
          Bagian Laba (Rugi) Bersih Entitas Anak dan Asosiasi                        2            (110.198)
          Penghasilan Bunga                                                    (2.777)              (2.720)
          Lain-lain                                                            50.107                40.034
         Jumlah                                                               55.932                  (65.821)

         Rugi Fiskal                                                          (15.890)                (10.042)


                                                      31
Page 35
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                               30 Juni
                                                                                   2023                    2022
         Pajak Kini
          Entitas Anak                                                                    (47.983)                      --
         Jumlah Beban Pajak Kini                                                          (47.983)                      --
         Dikurangi: Pajak Dibayar di Muka
          Entitas Anak
            PPh Pasal 22                                                                       26                       --
            PPh Pasal 23                                                                      171                       --
            PPh Pasal 25                                                                    1.905                       --
          Jumlah                                                                           2.101                        --
         Jumlah Bersih Kurang Bayar                                                       (45.882)                      --

         Terdiri dari:
          Entitas Anak                                                                    (45.882)                      --
         Jumlah Bersih                                                                    (45.882)                      --

         Penghasilan kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

         Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak
         yang berlaku adalah sebagai berikut:
                                                                                               30 Juni
                                                                                   2023                    2022

         Laba (Rugi) Sebelum Pajak Menurut Laporan Laba Rugi
          dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian                              160.503                    41.850
         Laba Sebelum Pajak Entitas Anak                                              (249.581)                   (5.073)
         Bagian Laba dan Beban yang telah
          Dikenakan Pajak yang Bersifat Final                                             18.596                  26.296
         Laba Sebelum Pajak Perusahaan                                                    (70.482)                63.073
         Tarif Pajak 22%                                                                  (15.506)                 13.876
         Koreksi Fiskal                                                                    12.010                 (16.085)
         Rugi Fiskal Tidak Dimanfaatkan                                                     3.496                   2.209
         Jumlah Beban Pajak Penghasilan                                                        --                      --

     d. Pajak Tangguhan
        Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

                                            31 Des 2022         Dibebankan          Dibebankan ke         30 Jun 2023
                                                               ke Laba Rugi          Pendapatan
                                                                                    Komprehensif
                                                                                         Lain

          Aset Pajak Tangguhan
           PT SI                                      568                     --                     --               568
          Jumlah Aset
           Pajak Tangguhan                            568                     --                     --               568

          Liabilitas Pajak Tangguhan
           PT TIJA                              (137.827)             (5.575)                        --       (143.402)
           PT STU                                 (2.694)                  --                        --         (2.694)
          Jumlah Liabilitas
           Pajak Tangguhan                      (140.521)             (5.575)                        --       (146.096)



                                                          32
Page 36
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                       31 Des 2021         Dibebankan      Dibebankan ke       31 Des 2022
                                                          ke Laba Rugi      Pendapatan
                                                                           Komprehensif
                                                                                Lain

          Aset Pajak Tangguhan
           PT SI                                1.318              (645)            (105)                568
           PT TI                                  159              (159)               --                  --
          Jumlah Aset
           Pajak Tangguhan                      1.477              (804)            (105)                568

          Liabilitas Pajak Tangguhan
           PT TIJA                          (122.218)           (16.202)                593         (137.827)
           PT STU                             (2.494)              (200)                  --          (2.694)
          Jumlah Liabilitas
           Pajak Tangguhan                  (124.712)           (16.402)                593         (140.521)


         Berdasarkan penilaian yang dibuat oleh manajemen, Perusahaan tidak mengakui pajak tangguhan
         yang timbul dari perbedaan temporer antara pajak dan komersial karena sebagian besar penghasilan
         Perusahaan telah dikenakan pajak final sehingga dampak pajak tangguhannya dipertimbangkan
         tidak material.

      e. Pemeriksaan Pajak
         Pada tahun 2021, PT TIJA menerima Surat Paksa atas Surat Tagihan Pajak (STP) PPh Pasal 25
         terkait kredit pajak yang tidak dibayarkan secara tepat waktu. Dalam hal ini, PT TIJA melakukan
         relaksasi pembayaran PPh Pasal 25 tersebut dengan menggunakan metode angsuran dan telah
         disetujui oleh Kantor Pajak terdaftar. PT TIJA telah melakukan pembetulan PPh Badan Tahun pajak
         2020 pada tanggal 18 Februari 2021 sebesar Rp46.000.

         Pada 8 Maret 2022, PT TIJA menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas PPh
         Badan Tahun 2020 sebesar Rp46.000 dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) atas PPh
         Pasal 21, PPh Pasal 23, PPh Pasal 4 ayat 2 dan PPN sebesar Rp2.195. Atas SKPLB di atas,
         PT TIJA telah memperoleh pengembalian sebesar Rp43.805, setelah dikompensasi dengan SKPKB
         di atas, pada 29 Maret 2022.


9.   Pajak Final

     Jumlah beban pajak final untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing
     adalah sebesar Rp6.771 dan Rp7.441 yang dihitung dari pendapatan yang dikenakan pajak final masing-
     masing sebesar Rp69.493 dan Rp61.286.


10. Biaya Dibayar di Muka

                                                                     30 Juni 2023          31 Desember 2022
     Operasional                                                                2.932                      5
     Asuransi                                                                      57                  1.798
     Lain-lain                                                                  3.562                     41
     Jumlah                                                                     6.551                  1.844




                                                     33
Page 37
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

11. Investasi pada Ventura Bersama

                                                                                   30 Juni 2023
                                    Domisili   Persentase       Saldo           Penyertaan      Bagian Rugi       Pengembalian    Saldo
                                               Kepemilikan      Awal             Investasi          Neto            Investasi     Akhir
                                                                                              Periode Berjalan

                                                   %                 Rp             Rp              Rp                Rp           Rp

    KSO Pembangunan Jaya Property   Jakarta            65,00           4.569              --             (261)               --      4.308
    KSO Ancol Batavia               Jakarta            50,00           2.009              --                --               --      2.009
    Jumlah                                                             6.578              --             (261)               --      6.317



                                                                                31 Desember 2022
                                    Domisili   Persentase           Saldo       Penyertaan    Bagian Rugi         Pengembalian    Saldo
                                               Kepemilikan          Awal         Investasi        Neto              Investasi     Akhir
                                                                                            Periode Berjalan

                                                   %                 Rp             Rp              Rp                 Rp          Rp

    KSO Pembangunan Jaya Property   Jakarta            65,00           8.696              --              (519)         (3.608)      4.569
    KSO Ancol Batavia               Jakarta            50,00               --         2.000                  --               9      2.009
    Jumlah                                                             8.696          2.000               (519)         (3.599)      6.578



    KSO Pembangunan Jaya Property
    Tanggal 21 Desember 2011 Perusahaan dan PT Jaya Real Property Tbk mengadakan Perjanjian Kerjasama
    Operasi (KSO) pembangunan apartemen double decker dan kondominium di kawasan Ancol Barat beserta
    sarana dan prasarananya, dengan komposisi bagi hasil Perusahaan dan PT Jaya Real Property Tbk
    masing-masing sebesar 65% dan 35%.

    Berdasarkan addendum II Perjanjian Kerjasama Operasi (KSO) tanggal 15 Desember 2014 para pihak
    sepakat untuk tidak melanjutkan kerjasama pada proyek kondominium di atas tanah seluas 12.162 m ,                                     2


    atas addendum ini proyek yang dijalankan hanya pembangunan apartemen Double Decker seluas 2.650
    m.2




    Berdasarkan Berita Acara Perhitungan Pembagian Keuntungan dan Pengembalian Sebagian Investasi KSO
    Pembangunan Jaya Property tanggal 20 April 2020, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menerima sebesar
    Rp5.216 atas pembagian keuntungan sebesar 65% dari nilai laba bersih sampai dengan tahun 2019, dan PT
    Pembangunan Jaya Ancol Tbk berhak menerima sebesar 65% dari total pengembalian sebagian investasi
    senilai Rp7.800.

    Berdasarkan Berita Acara Kesepakatan antara Perusahaan dengan PT Jaya Real Property Tbk No. PJA :
    001/DIR-PJA/VII/2020 No.JRP: 004/BAK/ JRP-PJA/VII/2020 tentang pengakhiran Perjanjian Kerjasama
    Operasi (KSO) Dalam Rangka Pembangunan Hunian dan Komersial di Kawasan Ancol Barat Beserta
    Dengan Sarana dan Prasarananya memutuskan bahwa Kedua belah pihak sepakat dan setuju untuk
    mengakiri Perjanjian Kerjasama yang akan dituangkan dalam Akta Notaris pengakhiran perjanjian yang
    ditunjuk dan/atau disepakati oleh kedua belah pihak. Sampai dengan tanggal laporan keuangan terbit,
    belum terdapat pengakhiran perjanjian tersebut.

    KSO Ancol Batavia
    Pada tanggal 20 April 2022 PT JA dan PT Batavia Pictures mengadakan Perjanjian Kerjasama Operasi
    (KSO) pembuatan dan pengembangan Intellectual Property (IP) dengan porsi kontribusi berupa penyertaan
    modal ke dalam KSO dengan komposisi PT JA dan PT Batavia Pictures masing-masing sebesar 50%.




                                                               34
Page 38
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

12. Investasi pada Entitas Asosiasi
    Perusahaan memiliki penyertaan saham pada entitas asosiasi yang dipertanggungjawabkan dengan metode
    ekuitas sebagai berikut:

                                                                                                30 Juni 2023                   31 Desember 2022
     PT Fauna Land Ancol (PT FLA)                                                                               16.203                            16.212
     PT Jakarta Akses Tol Priok (PT JATP)                                                                        4.318                             6.429
     PT Jaya Kuliner Lestari (PT JKL)                                                                            2.010                             2.660
     PT Kawasan Ekonomi Khusus Marunda Jakarta (PT KEKMJ)                                                        1.058                             1.060
     Jumlah                                                                                                     23.589                            26.361

    Rincian dan mutasi investasi pada entitas asosiasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
    adalah sebagai berikut:
                                                                                      30 Juni 2023
                                       Domisili   Persentase        Nilai        Penerimaan       Bagian Laba             Penghasilan             Saldo
                                                  Kepemilikan      Tercatat        Dividen         (Rugi) Neto          Komprehensif Lain         Akhir

                                                                  Awal Tahun                        Tahun Berjalan      atas Entitas Asosiasi

                                                      %              Rp              Rp                  Rp                      Rp                Rp

    PT Fauna Land Ancol (FLA)          Jakarta            35,00       16.212                   --                 (9)                        --     16.203
    PT Jakarta Akses Tol
     Priok (JATP)                      Jakarta            50,00          6.429            (2.000)              (111)                         --      4.318
    PT Jaya Kuliner Lestari (JKL)      Jakarta            25,00          2.660            (1.000)                350                         --      2.010
    PT Kawasan Ekonomi Khusus
     Marunda Jakarta (KEKMJ)           Jakarta            25,00          1.060                 --                 (2)                        --      1.058
    Jumlah                                                            26.361              (3.000)                228                         --     23.589


                                                                                   31 Desember 2022
                                       Domisili   Persentase        Nilai        Penerimaan     Bagian Laba               Penghasilan             Saldo
                                                  Kepemilikan      Tercatat        Dividen       (Rugi) Neto            Komprehensif Lain         Akhir

                                                                  Awal Tahun                        Tahun Berjalan      atas Entitas Asosiasi

                                                      %              Rp              Rp                  Rp                      Rp                Rp

    PT Jakarta Tollroad
     Development (PT JTD)              Jakarta            11,96      326.269                   --             (9.616)                 (316.653)          --
    PT Fauna Land Ancol (FLA)          Jakarta            35,00       16.306                   --                (94)                        --     16.212
    PT Jakarta Akses Tol
     Priok (JATP)                      Jakarta            50,00          7.467                 --             (1.038)                        --      6.429
    PT Jaya Kuliner Lestari (JKL)      Jakarta            25,00          1.608                 --               1.052                        --      2.660
    PT Kawasan Ekonomi Khusus
     Marunda Jakarta (KEKMJ)           Jakarta            25,00          1.041                 --                 19                         --      1.060
    PT Philindo Sporting Amusement
     and Tourism Corporation (PSATC)   Jakarta            50,00           365                  --              (365)                         --           --
    Jumlah                                                           353.056                   --          (10.042)                   (316.653)     26.361



    PT JTD
    Pada tanggal 2 Juni 2022, sehubungan dengan hilangnya pengaruh signifikan Perusahaan atas PT JTD
    dengan berhentinya keterwakilan dalam Dewan Komisaris Perusahaan di PT JTD, Perusahaan mengubah
    klasifikasi investasi pada PT JTD yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai investasi pada entitas
    asosiasi menjadi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

    PT PSATC
    Perusahaan telah melakukan absorb rugi penuh atas investasi ini pada tahun 2022. Bagian kerugian yang
    tidak diakui pada 31 Desember 2022 sebesar Rp152.




                                                                    35
Page 39
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    PT JATP
    Berdasarkan Akta No. 07 tanggal 23 Maret 2021 dari Notaris Pratiwi Handayani S.H., pemegang saham
    PT JATP menyetujui pembagian dividen sebesar Rp7.201 kepada PT JAPT.

    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat
    pembatasan dan risiko signifikan yang terkait dengan investasi pada entitas asosiasi.

    Berikut adalah informasi keuangan entitas asosiasi per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                              30 Juni 2023           31 Desember 2022
     Jumlah Agregat Aset                                                                  78.955                   78.027
     Jumlah Agregat Liabilitas                                                             4.218                    3.977
     Jumlah Agregat Pendapatan Neto                                                        3.744                   52.174
     Jumlah Agregat Laba Komprehensif                                                        368                      903



13. Investasi Jangka Panjang Lainnya

                                                                                  30 Juni 2023
                                                                      Pengukuran
                           Tempat                                      Awal Nilai          Perubahan
                          Kedudukan       %        Saldo Awal        Wajar Investasi       Nilai Wajar        Saldo Akhir

    PT Jakarta Tollroad
     Development (JTD)     Jakarta      6,66%          183.487                    --                     --        183.487
    PT Jaya Bowling
     Indonesia (JBI)       Jakarta      16,75%             638                    --                     --            638
    Jumlah                                             184.125                    --                     --        184.125


                                                                               31 Desember 2022
                                                                      Pengukuran
                           Tempat                                      Awal Nilai       Perubahan
                          Kedudukan       %        Saldo Awal        Wajar Investasi     Nilai Wajar          Saldo Akhir
    PT Jakarta Tollroad
     Development (JTD)     Jakarta      6,66%                   --          265.669                (82.182)        183.487
    PT Jaya Bowling
     Indonesia (JBI)       Jakarta      16,75%             638                    --                     --            638
    Jumlah                                                 638              265.669                (82.182)        184.125


    PT JTD
    Pada tanggal 2 Juni 2022, Perusahaan melakukan reklasifikasi investasi pada JTD yang sebelumnya
    diklasifikasikan sebagai investasi pada entitas asosiasi menjadi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
    melalui penghasilan komprehensif lain. Pengakuan awal investasi diukur pada nilai wajar sebesar
    Rp265.669 berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik Asrori dan Rekan, penilai independen,
    dalam laporannya No. 00047/2.0126-00/BS/05/0338/1/III/2023 tanggal 24 Maret 2023. Selisih antara nilai
    tercatat dengan nilai wajar diakui di laba rugi.

    Berdasarkan Akta No. 71 tanggal 28 Desember 2022 dari Notaris Aulia Taufani S.H., mengenai pernyataan
    keputusan para pemegang saham terkait dengan peningkatan modal dasar melalui penerbitan 294.026
    lembar saham seri B dengan nilai Rp1.000.000. Perusahaan tidak mengambil bagian atas penerbitan saham
    sehingga kepemilikan investasi Perusahaan di PT JTD menjadi sebesar 6,66%.

    Nilai wajar investasi saham PT JTD pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp183.487 didasarkan pada
    perhitungan penilai publik oleh Kantor Jasa Penilai Publik Asrori dan Rekan, penilai independen, dalam
    laporannya No. 00048/2.0126-00/BS/05/0338/1/III/2023 tanggal 24 Maret 2023.




                                                     36
Page 40
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Pengukuran nilai wajar menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode arus kas terdiskonto dan
    pendekatan biaya dengan metode biaya pengganti/reproduksi tersusutkan (Tingkat 3).


14. Aset Real Estat

                                                                         30 Juni 2023           31 Desember 2022
     Tanah                                                                       204.431                  204.021
     Rumah dan Apartemen                                                          75.512                   75.351
     Jumlah                                                                      279.943                  279.372


    a. Mutasi tanah :

                 Tahun           Saldo Awal           Penambahan             Penjualan              Saldo Akhir
        30 Juni 2023                    204.021                   410                      --             204.431
        31 Desember 2022                204.021                     --                     --             204.021

       Lokasi, luas dan nilai perolehan atas tanah adalah sebagai berikut:

                                          30 Juni 2023                              31 Desember 2022
              Lokasi             Luas Tanah        Nilai Perolehan           Luas Tanah       Nilai Perolehan
                                     m2                   Rp                     m2                  Rp

        Ancol Timur                     282.628               164.497               282.628                164.447
        Ancol Barat                       6.231                20.548                 6.231                 20.228
        Marunda                          26.957                18.447                26.957                 18.447
        Tugu Permai                       3.855                   792                 3.855                    752
        Sunter                            1.585                   147                 1.585                    147
        Jumlah                          321.256               204.431               321.256                204.021

       Tanah Perusahaan di Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara dengan HGB No. 649 luas sebesar
       1.585 m2 dan nilai perolehan sebesar Rp147 masing-masing pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember
       2022, tercatat atas nama PT Regional Engineering dan Alumunium Manufacturing & Co.

    b. Mutasi rumah dan apartemen :

              Tahun              Saldo Awal           Penambahan             Penjualan              Saldo Akhir

        30 Juni 2023                     75.351                   161                      --              75.512
        31 Desember 2022                 72.558                 2.793                      --              75.351

       Lokasi, jumlah dan nilai perolehan atas rumah dan apartemen adalah sebagai berikut:

                                            30 Juni 2023                           31 Desember 2022
              Lokasi               Jumlah            Nilai Perolehan           Jumlah        Nilai Perolehan
                                    Unit                    Rp                  Unit                Rp

        Ancol Timur                           22               61.781                      22               61.620
        Pademangan                            21               12.335                      21               12.335
        Ancol Barat                            6                1.396                       6                1.396
        Jumlah                                49               75.512                      49               75.351




                                                      37
Page 41
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan telah mengasuransikan aset real estat
       kepada pihak ketiga yang tergabung dalam suatu polis asuransi gabungan bersama aset tetap
       (Catatan 16).


15. Properti Investasi

                                                               30 Juni 2023
                               1 Januari     Penambahan        Pengurangan      Reklasifikasi      30 Juni
     Biaya Perolehan:
      Tanah                          4.523              --                 --               --          4.523
      Bangunan                     280.028              --                 --               --        280.028
      Sarana dan Prasarana          25.318              --                 --               --         25.318
     Jumlah                        309.869              --                --                --        309.869
     Akumulasi Penyusutan:
      Bangunan                      77.424          3.315                  --               --         80.739
      Sarana dan Prasarana          18.807            368                  --               --         19.175
     Jumlah                         96.231          3.683                  --               --         99.914
     Nilai Tercatat                213.638                                                            209.955


                                                             31 Desember 2022
                               1 Januari     Penambahan        Pengurangan    Reklasifikasi      31 Desember
     Biaya Perolehan:
      Tanah                          4.523              --                 --               --          4.523
      Bangunan                     280.028              --                 --               --        280.028
      Sarana dan Prasarana          25.318              --                 --               --         25.318
     Jumlah                        309.869              --                 --               --        309.869
     Akumulasi Penyusutan:
      Bangunan                      72.746          4.678                  --               --         77.424
      Sarana dan Prasarana          17.770          1.037                  --               --         18.807
     Jumlah                         90.516          5.715                  --               --         96.231
     Nilai Tercatat                219.353                                                            213.638



    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mengasuransikan properti investasi
    kepada pihak ketiga yang tergabung dalam suatu polis asuransi gabungan bersama aset tetap (Catatan
    16).

    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 tidak terdapat properti investasi milik Perusahaan
    yang digunakan sebagai jaminan atas pinjaman kepada pihak ketiga.

    Pendapatan sewa yang diterima Perusahaan dari properti investasi untuk periode enam bulan yang
    berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp655 dan Rp1.864 (Catatan 30).

    Beban penyusutan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 dicatat
    sebagai bagian dari beban langsung masing-masing sebesar Rp3.683 dan Rp3.462 (Catatan 31).

    Beban operasi yang dikeluarkan untuk melakukan pemeliharaan properti investasi untuk periode enam
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 sebesar Rp41 dan Rp100 (Catatan 31).




                                                   38
Page 42
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

16. Aset Tetap

                                                                         30 Juni 2023
                                      1 Januari      Penambahan          Pengurangan         Reklasifikasi          30 Juni
     Biaya Perolehan:
      Tanah                                 15.297                --                 --                   --             15.297
      Bangunan                           1.141.600                --            (2.713)               5.885           1.144.772
      Sarana dan Prasarana               1.156.676                --           (25.590)               3.239           1.134.325
      Mesin dan Perlengkapan             1.151.645                --            (3.694)              11.527           1.159.478
      Peralatan                             66.922                --              (225)                 334              67.031
      Kendaraan                              4.654                --              (275)                  45               4.424
      Kapal                                  5.110                --                 --                   --              5.110
      Binatang                              12.239                --                 --                   --             12.239
     Sub Jumlah                          3.554.143                --           (32.497)              21.030           3.542.676
     Aset Dalam Penyelesaian               747.438           53.230                     --         (21.030)             779.638
     Jumlah Biaya Perolehan              4.301.581           53.230            (32.497)                      --       4.322.314
     Akumulasi Penyusutan:
      Bangunan                             427.705           13.545             (2.713)                      --         438.537
      Sarana dan Prasarana                 605.068           10.912            (25.590)                      --         590.390
      Mesin dan Perlengkapan               623.175           18.173             (3.694)                      --         637.654
      Peralatan                             62.181            1.108               (225)                      --          63.064
      Kendaraan                              4.433               71               (275)                      --           4.229
      Kapal                                  4.614               88                  --                      --           4.702
      Binatang                               6.356              475                  --                      --           6.831
      Jumlah                             1.733.532           44.372            (32.497)                      --       1.745.407
     Beban Penurunan:
      Nilai Aset Tetap                         322                --                    --                   --             322
      Nilai Aset dalam Penyelesaian         58.289                --                    --                   --          58.289
     Nilai Tercatat                      2.509.438                                                                    2.518.296


                                                                       31 Desember 2022
                                      1 Januari      Penambahan          Pengurangan         Reklasifikasi        31 Desember
     Biaya Perolehan:
      Tanah                                 15.297               --                  --                   --             15.297
      Bangunan                           1.105.354             179                (103)              36.170           1.141.600
      Sarana dan Prasarana               1.137.496             273                (101)              19.008           1.156.676
      Mesin dan Perlengkapan             1.121.803             679                (536)              29.699           1.151.645
      Peralatan                             65.484             414                   --               1.024              66.922
      Kendaraan                              4.654               --                  --                   --              4.654
      Kapal                                  5.055              55                   --                   --              5.110
      Binatang                              10.235               --                  --               2.004              12.239
     Sub Jumlah                          3.465.378            1.600               (740)              87.905           3.554.143
     Aset Dalam Penyelesaian               726.500          108.843                     --          (87.905)            747.438
     Jumlah Biaya Perolehan              4.191.878          110.443               (740)                      --       4.301.581
     Akumulasi Penyusutan:
      Bangunan                             392.884           34.924               (103)                      --         427.705
      Sarana dan Prasarana                 580.334           24.835               (101)                      --         605.068
      Mesin dan Perlengkapan               588.080           35.631               (536)                      --         623.175
      Peralatan                             60.466            1.715                  --                      --          62.181
      Kendaraan                              4.283              150                  --                      --           4.433
      Kapal                                  4.460              154                  --                      --           4.614
      Binatang                               5.568              788                  --                      --           6.356
      Jumlah                             1.636.075           98.197               (740)                      --       1.733.532




                                                       39
Page 43
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                     31 Desember 2022
                                    1 Januari      Penambahan          Pengurangan        Reklasifikasi        31 Desember
   Beban Penurunan:
    Nilai Aset Tetap                         322                --                   --                   --               322
    Nilai Aset dalam Penyelesaian         58.289                --                   --                   --            58.289
   Nilai Tercatat                      2.497.193                                                                      2.509.438

    Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
                                                                                             30 Juni
                                                                                 2023                          2022
     Beban Langsung (Catatan 31)                                                          41.442                       47.942
     Beban Umum dan Administrasi (Catatan 33)                                              2.930                        2.914
     Jumlah                                                                               44.372                       50.856


    Perusahaan memiliki tanah yang terletak di Jakarta Utara, dengan hak legal berupa Hak Pengelolaan
    Lahan (HPL) atas nama Pemda DKI, seluas 4.779.120 m2, juga memiliki beberapa bidang tanah yang
    terletak di Jakarta Utara dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan (HGB) yang berjangka waktu
    20 (dua puluh) tahun yang berakhir di tahun 2027. Untuk HPL, selama tanah tersebut dipergunakan untuk
    industri, perumahan dan rekreasi, Perusahaan akan tetap mempunyai hak untuk mengelolanya.

    Penambahan aset tetap untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 berasal dari
    Renovasi Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudera, Atlantis Water Adventure, Seaword Ancol dan Area
    Taman Impian. Penambahan aset tetap pada tahun 2022 berasal dari Inovasi Jakarta Birdland dan
    Dancing Fountain, Renovasi Ecopark, Dunia Fantasi dan Seaworld.

    Penambahan aset tetap yang berasal dari penambahan utang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2023 dan
    31 Desember 2021 masing-masing sebesar Rp2.644 dan Rp9.454 (Catatan 44).

    Aset dalam penyelesaian per 30 Juni 2023 sebesar Rp779.636 dengan kenaikan bersih sebesar
    Rp32.000 pada tahun berjalan sebagian besar atas Renovasi Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudera
    dan Area Taman Impian.

    Aset dalam penyelesaian untuk proyek perluasan kawasan pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar
    Rp.512.170 dan 31 Desember 2022 sebesar Rp511.687. Pada tanggal 24 Februari 2020, Gubernur DKI
    Jakarta secara resmi mengumumkan izin perluasan pengembangan kawasan seluas 155 hektare. Izin
    tersebut dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 237 tahun 2020 tentang Izin
    Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi seluas ± 35 Hektare Dan Kawasan Rekreasi
    Taman Impian Ancol Timur Seluas ± 120 Hektar (Catatan 40.c).

    Nilai wajar aset dalam penyelesaian untuk proyek perluasan kawasan pada tanggal 31 Desember 2022
    adalah sebesar Rp1.187.469 didasarkan pada perhitungan penilai publik oleh Kantor Jasa Penilai Publik
    Asrori dan Rekan, penilai independen, dalam laporannya No. 00046/2.0126-00/PI/05/0338/1/III/2023
    tanggal 24 Maret 2023.

    Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh properti investasi dan aset tetap kecuali tanah
    telah diasuransikan kepada PT Great Eastern General Insurance, PT Sompo Insurance Indonesia,
    PT Asuransi MSIG Indonesia, PT Asuransi Central Asia, PT Sunday Insurance Indonesia, PT Mandiri AXA
    General Insurance, PT Asuransi Buana, PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi FPG Indonesia,
    PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika, PT Asuransi Multi Artha Guna,
    PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan PT Asuransi Umum BCA pihak ketiga, terhadap risiko gempa
    bumi, kebakaran, pencurian dan risiko Iainnya dengan jumlah pertanggungan pada tanggal 30 Juni 2023
    dan 31 Desember 2022 sebesar Rp6.032.917 dan Rp5.176.920.




                                                      40
Page 44
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
    kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

    Berdasarkan hasil penelaahan atas aset tetap pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa tidak
    terdapat kejadian atau perubahan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada 30 Juni 2023
    dan 31 Desember 2022.


17. Aset Hak Guna dan Liabilitas Sewa

                                                              30 Juni 2023
                                     1 Januari        Penambahan        Modifikasi Sewa              30 Juni
     Biaya Perolehan
      Tanah                                106.118                 --                      --             106.118
     Akumulasi Penyusutan
      Tanah                                  20.802           3.555                        --              24.357

     Nilai Tercatat                          85.316                                                        81.761

                                                            31 Desember 2022
                                     1 Januari        Penambahan        Modifikasi Sewa            31 Desember
     Biaya Perolehan
      Tanah                                103.856                 --                  2.262              106.118
     Akumulasi Penyusutan
      Tanah                                 13.847            6.955                        --              20.802

     Nilai Tercatat                         90.009                                                         85.316



    Pada tanggal 20 Oktober 2022, Grup melakukan adendum pertama atas kontrak kerja sama sewa lahan
    dengan PT Philindo Sporting Amusement and Tourism Corporation No. 006/DIR-TIJA/I/2013, dengan nilai
    kontrak sewa semula sebesar Rp111.187 menjadi Rp109.084 dan masa sewa 21 tahun.

    Beban penyusutan seluruhnya dialokasikan pada Beban Langsung (Catatan 31) pada 30 Juni 2023 dan
    2022 masing-masing sebesar Rp3.555 dan Rp3.462.

    Berikut ini ringkasan komponen liabilitas sewa berdasarkan jangka waktu:


                                                                        30 Juni 2023            31 Desember 2022
     Liabilitas Sewa
      Jatuh tempo dalam satu tahun                                               14.627                     9.751
      Jatuh tempo dalam lebih dari satu tahun                                   141.799                   151.550
     Jumlah                                                                     156.426                   161.301
     Dikurangi bagian bunga                                                     (55.905)                  (59.647)
     Nilai kini Pembayaran Sewa                                                 100.521                   101.654
      Dikurangi: bagian jatuh tempo satu tahun                                   (3.616)                   (2.294)
     Bagian Jangka Panjang                                                       96.905                    99.360




                                                      41
Page 45
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul dari sewa:

                                                                      30 Juni 2023          31 Desember 2022
     Saldo Awal                                                                  101.654              101.570
     Arus Kas                                                                     (4.875)              (8.732)
     Perubahan Nonkas
      Penambahan Bunga                                                             3.742                7.499
      Reklasifikasi ke Beban Akrual                                                    --               (945)
      Modifikasi Sewa                                                                  --               2.262
     Saldo Akhir                                                                 100.521              101.654



18. Aset Lain-lain

a. Aset Lain-lain Lancar

                                                                      30 Juni 2023          31 Desember 2022

     Deposito Berjangka
      PT Bank Permata Tbk                                                          2.489                2.489
      PT Bank Negara Indonesia
       (Persero) Tbk                                                                  71                   71
     Jumlah                                                                        2.560                2.560

b. Aset Lain-lain Tidak Lancar
                                                                      30 Juni 2023          31 Desember 2022

     Dana Dibatasi penggunaannya
      Pihak Berelasi (Catatan 38)                                                  7.332                7.332
      Pihak Ketiga
       PT Bank Permata Tbk                                                         1.533                3.207
       PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                                                                349                  349
       PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                 243                  243
     Sub Jumlah                                                                    9.457               11.131
     Aset Takberwujud
      Perangkat Lunak Komputer
       dan Lisensi                                                                48.944               42.137
      Hak atas Tanah                                                              13.067               13.067
      Jumlah                                                                      62.011               55.204
      Dikurangi: Akumulasi Amortisasi                                            (51.654)             (47.320)
     Sub Jumlah                                                                   10.357                7.884
     Lain-lain                                                                     5.045                4.234
     Jumlah                                                                       24.859               23.249



    Deposito berjangka pada PT Bank Permata Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memiliki
    tingkat suku bunga per tahun masing-masing sebesar 3,25%. Tipe dari dari deposito ini adalah Automatic
    Roll Over (ARO) dengan jangka waktu 1 tahun.
    Perangkat lunak komputer dan lisensi merupakan biaya atas pembelian piranti lunak yang bersifat spesifik
    berdasarkan proses bisnis Grup serta lisensi atas musik dan wahana.




                                                     42
Page 46
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Pada tahun 1994, PT SI memperoleh Hak Pengelolaan atas pulau Bidadari di Kepulauan Seribu seluas
    38.220 m2 dari Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (Pemda DKI) Jakarta, sebagaimana tersebut dalam
    Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) No. 3280/1.711.5 tanggal 12 Oktober 1994, dengan
    jangka waktu 20 tahun. Pada tahun 2003, telah terjadi peningkatan status SIPPT tersebut menjadi Hak
    Guna Bangunan (HGB) dan Hak Pakai sebagaimana tersebut dalam HGB No. 255 tanggal 31 Juli 2003
    dan Hak Pakai No. 19 tanggal 25 September 2003. Biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan
    pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi selama umur Hak Guna Bangunan/HGB.
    Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, Grup mencatat beban
    amortisasi masing-masing sebesar Rp4.334 dan Rp2.128 yang dialokasikan ke beban pokok pendapatan
    dan beban langsung serta beban umum dan administrasi.


19. Utang Usaha


    Jumlah utang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut:
                                                                         30 Juni 2023          31 Desember 2022
     Pihak Berelasi (Catatan 38)                                                          --                 764
     Pihak Ketiga
      PT Permata Indo Sejahtera                                                    1.263                       --
      PT Bumi Daya Plaza                                                           1.142                   1.108
      Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp1 Miliar)                                 5.316                   5.629
      Sub Jumlah                                                                   7.721                   6.737
     Jumlah                                                                        7.721                   7.501

    Jumlah utang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023              31 Desember 2022
     Belum Jatuh Tempo                                                                  475                  432
     Sudah Jatuh Tempo
      1-30 hari                                                                       54                      49
      31-60 hari                                                                     492                     447
      61-90 hari                                                                   1.306                   1.187
      >90 hari                                                                     5.395                   5.386
     Jumlah                                                                        7.721                   7.501



20. Utang Lain-lain

                                                                         30 Juni 2023          31 Desember 2022

     Pihak Ketiga
      CV Istana Timur Tehnik                                                       2.217                   3.551
      PT Emtu Karya Sentosa                                                          847                   1.074
      PT Pratama Bumi Sentosa                                                        616                       8
      PT Citra Gentari Indonesia                                                     598                       --
      PT Semangart Giri Putra                                                        575                     209
      PT Purindo Mandiri                                                             526                      47
      PT Wijaya Kusuma Sakti                                                         514                       --
      Lain-lain (masing-masing di bawah Rp500 juta)                               11.446                   9.180
      Sub Jumlah                                                                  17.341                  14.069
     Jumlah                                                                       17.341                  14.069



                                                      43
Page 47
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

21. Beban Akrual dan Provisi

                                                                    30 Juni 2023       31 Desember 2022
     Pajak Bumi dan Bangunan                                                163.704                132.385
     Operasional                                                             35.641                 67.275
     Bonus dan Tantiem                                                       50.246                 45.454
     Tenaga Alih Daya                                                        43.875                 25.518
     Bunga                                                                    3.265                  3.265
     Gaji                                                                     7.045                  6.785
     Logistik                                                                 5.549                  3.967
     Lisensi Wahana                                                           2.312                  2.312
     Pemeliharaan                                                             1.405                    813
     Iklan                                                                    1.402                  1.402
     Lain-lain                                                                8.440                  3.127
     Jumlah Beban Akrual                                                    322.883                292.303
     Provisi                                                                 84.135                 84.135
     Jumlah                                                                 407.018                376.438

    Beban akrual operasional adalah utang kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sehubungan dengan
    kegiatan operasional Perusahaan dan PT TIJA meliputi kegiatan penjualan, pemasaran, iklan, perbaikan,
    penyewaan, pemeliharaan dan beban utilitas.

    Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan membentuk provisi sehubungan dengan kewajiban
    Perusahaan atas pemenuhan Surat Ijin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT).


22. Utang Bank

                                                                    30 Juni 2023       31 Desember 2022
     Pihak Berelasi (Catatan 38)                                            905.000                905.000
     Biaya Provisi                                                           (2.813)                (3.296)
     Jumlah                                                                 902.187                901.704
     Dikurangi:Bagian Jatuh
      Tempo Dalam Satu Tahun                                               (388.855)              (388.563)
     Bagian Jangka Panjang                                                  513.332                513.141


    PT Bank DKI
    Berdasarkan Akta No. 55 tanggal 20 Desember 2021, tentang Perubahan VI (Ke Enam) Perjanjian Kredit
    Modal Kerja Pinjaman Tetap Berjangka, yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., Mkn,
    Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas Kredit Modal Kerja dengan limit Rp389.000 dengan
    jangka waktu 24 bulan sejak jatuh tempo fasilitas kredit atau sampai dengan 20 September 2023.
    Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 6,25% per tahun.

    Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) No.2161/SPPK/910/IX/2021 tanggal
    16 September 2021, terdapat perubahan tingkat bunga semula 7,15% per tahun menjadi 7% per tahun.

    Berdasarkan Akta No. 56 tanggal 20 Desember 2021, tentang Perjanjian Kredit Investasi Refinancing,
    yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit
    investasi dengan nilai Rp516.000 dengan jangka waktu 24 bulan untuk grace period dan 84 bulan untuk
    masa setelah grace period sejak jatuh tempo fasilitas kredit atau total jangka waktu sampai dengan 14
    Desember 2030. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar Jibor 3 bulan + margin 1,75% (selama grace
    period) dan Jibor 3 bulan + margin 3% (setelah grace period).




                                                   44
Page 48
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Adapun affirmative covenants yang dipersyaratkan adalah sebagai berikut:
    1. Menggunakan fasilitas kredit sesuai tujuan penggunaan kredit.
    2. Menyampaikan laporan keuangan audited yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk
       oleh PT Pembangunan Jaya ancol Tbk (Sesuai Akta Perseroan KAP ditunjuk oleh Komisaris PT
       Pembangunan Jaya Ancol Tbk) paling lambat 180 hari kalender setelah akhir periode laporan.
    3. Menyampaikan laporan keuangan in-house setiap triwulan paling lambat 60 hari kalender setelah akhir
       laporan.
    4. Menyampaikan laporan realisasi jumlah pengunjung bulanan, dan relaisasi pendapatan bulanan paling
       lambat 30 hari kalender setelah bulan berjalan.
    5. Memelihara Debt to Equity Ratio maksimal sebesar 2,5 kali.
    6. Dalam rangka sinergi BUMD, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk bersedia menjadikan Bank DKI
       sebagai Bank Utama Debitur termasuk dan tidak terbatas pada:
       a. Bank penerima pembayaran yang berasal dari penerimaan tiket termasuk penjualan melalui website
           dan e-commerce.
       b. Bank penerima pembayaran yang terkait dengan kegiatan usaha debitur yang tidak melalui Bank
           DKI wajib dipindahbukukan maksimal H+2 ke Rekening debitur di Bank DKI.
       c. Menyerahkan rekening koran bulanan debitur pada bank lain paling lambat setiap tanggal 15 bulan
           berikutnya.
       d. Memberikan akses inquiry untuk system payment gateway pada website ancol.
       e. Penempatan Dana Utama (Bank DKI minimal 90% dari total kas dan bank debitur)
       f. Penggunaan CMS.
       g. Pembayaran payroll karyawan.
       h. KMG Karyawan.
       i. Memprioritaskan Bank DKI sebagai mitra apabila menyelenggarakan program-program khusus
           kepada customer.
       j. Debitur bersedia melunasi pembayaran kewajiban kepada vendor/supplier sesuai dengan perjanjian
           yang berlaku.
    7. Memiliki ijin-ijin yang dipersyaratkan untuk menjalankan kegiatan usaha sebagaimana mestinyadan
       berkewajiban untuk memperpanjang atau meperbaharui ijin-ijin dalam hal telah habis masa belakunya
       serta menyerahkan copy perpanjangan ke Bank DKI.
    8. Memberitahukan secara tertulis kepada Bank DKI, selambat-lambatnya 1 bulan sejak tanggal kejadian
       jika terdapat perubahan Anggaran Dasar Perusahaan termasuk di dalamnya perubahan pemegang
       saham, direksi, komisaris, permodalan dan nilai nominal saham.
    9. Senantiasa selalu menjaga kualitas kredit atas nama Perusahaan dan Pengurus Perusahaan.

    Pembatasan Terhadap Tindakan Nasabah (Negative Covenants):
    Selama kredit belum lunas, Perusahaan wajib memberitahukan secara tertulis kepada Bank DKI,
    selambat-lambatnya 1 bulan sejak tanggal kejadian jika:
    1. Membayar/melunasi utang pemegang saham.
    2. Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan yang sudah
       atau belum dijaminkan ke Bank DKI kepada pihak lain.
    3. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari bank lain dan/atau lembaga lain.

    Saldo utang bank pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp902.187
    dan Rp901.704.


23. Utang Obligasi

                                                                    30 Juni 2023        31 Desember 2022

     Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol
      Tahap II Tahun 2021                                                    215.000              215.000
     Biaya Emisi Obligasi                                                     (1.221)              (1.221)
     Akumulasi Amortisasi                                                         822                  764
     Jumlah                                                                  214.601              214.543

                                                   45
Page 49
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                    30 Juni 2023       31 Desember 2022
     Dikurangi: Bagian Jatuh
      Tempo Dalam Satu Tahun                                               (149.425)                     --
     Bagian Jangka Panjang                                                   65.176                214.543



    Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021
    Pada tanggal 10 Februari 2021, Perusahaan telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa
    Keuangan (OJK) atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 yaitu:
    a. Seri A senilai Rp516.000 dengan suku bunga 7,25% per tahun, akan jatuh tempo tanggal
       20 Februari 2022.
    b. Seri B senilai Rp149.600 dengan suku bunga 8,90% per tahun, akan jatuh tempo tanggal
       10 Februari 2024.
    c. Seri C senilai Rp65.400 dengan suku bunga 9,60% per tahun, akan jatuh tempo tanggal
       10 Februari 2026.

    Total dana yang diterima Perusahaan pada tanggal 10 Februari 2021, dari hasil penerbitan Obligasi
    Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 adalah sebesar Rp731.000. Sesuai perjanjian dengan
    PT Bank Permata Tbk selaku Wali Amanat dan prospektus utang obligasi Perusahaan.

    Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan.
    Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II Tahun 2021 mendapatkan peringkat idA (Single A) untuk
    penerbitan obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Peringkat tersebut memiliki sedikit
    perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan kemampuan Obligor untuk memenuhi komitmen
    keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan obligor lainnya di Indonesia
    adalah sangat kuat.
    a. Perbandingan Total Pinjaman terhadap Total Ekuitas tidak lebih dari 2:1.
    b. Perbandingan Profit sebelum Beban Pajak Penghasilan dan Penyusutan dan Amortisasi terhadap
       Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 2:1.

    Pada tanggal 8 Februari 2022, Perusahaan telah melunasi Obligasi Berkelanjutan II Jaya Ancol Tahap II
    Tahun 2021 Seri A senilai Rp516.000.


24. Pendapatan Diterima di Muka dan Uang Muka Pelanggan

                                                                    30 Juni 2023       31 Desember 2022
     Pendapatan Diterima di Muka
      Sewa                                                                  215.106                226.316
      Proyek Ancol Beach City                                               139.335                144.517
      Uang Muka E-Commerce                                                   87.814                 14.521
      Uang Titipan                                                           22.837                 20.192
      Uang Muka Rombongan                                                     9.749                  9.516
      Sponsor                                                                 2.054                  2.874
      Lain-lain                                                                   --                 7.206
      Sub Jumlah                                                            476.895                425.142
     Uang Muka Pelanggan Penjualan Tanah dan Bangunan                          2.401                 1.339
     Jumlah                                                                 479.296                426.481
     Dikurangi : Bagian Jatuh Tempo dalam Satu Tahun                        (95.180)              (102.654)
     Bagian Jangka Panjang                                                  384.116                323.827


    Pendapatan sewa diterima di muka terutama merupakan penyewaan lahan Perusahaan untuk
    pengembangan jaringan di pipa gas bumi milik PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PT PGN)
    (Catatan 40.d) dan jaringan di pipa gas bumi milik PT Pertamina Gas (PT Pertagas) (Catatan 41.d).



                                                       46
Page 50
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Pendapatan diterima di muka atas proyek Ancol Beach City berdasarkan Berita Acara Serah Terima
    Pengoperasian Bangunan Music Stadium No. 021/DIRPJA/XII/2012 tanggal 20 Desember 2012 dan
    31 Juli 2013, Perusahaan sepakat dan setuju untuk menyerahkan bangunan tersebut untuk dioperasikan
    oleh PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (WAIP) selama 25 (dua puluh lima) tahun.


25. Jaminan Pelanggan dan Deposit Lainnya

                                                                      30 Juni 2023        31 Desember 2022
     Jaminan Pengunjung                                                         20.999                   464
     Jaminan Penyewa                                                             4.890                 6.262
     Jumlah                                                                     25.889                 6.726

    Uang Jaminan yang diterima merupakan uang yang dibayarkan tenant kepada PT TIJA sebagai jaminan
    usaha di kawasan Ancol.
    Jaminan Pengunjung sebagian besar merupakan uang deposit pengunjung Putri Duyung Ancol yang
    belum terealisasi.


26. Liabilitas Imbalan Kerja

    Grup membukukan manfaat karyawan sesuai dengan peraturan Grup dan peraturan perundang-undangan
    yang berlaku. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan manfaat karyawan tersebut adalah masing-
    masing sebanyak 623 pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri
    dari liabilitas imbalan pascakerja sesuai undang-undang tenaga kerja dan liabilitas imbalan kerja lainnya
    berupa manfaat cuti besar dan penghargaan masa kerja.

    Program Imbalan Pasti
    Pada 31 Desember 2022, Perusahaan dan PT TIJA telah menempatkan dana sebesar Rp13.291 pada
    Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) AXA Mandiri untuk kompensasi pesangon pegawai.

    Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
    Imbalan kerja jangka panjang lainnya terdiri dari:
    • Imbalan Penghargaan Masa Kerja dalam bentuk cincin pengabdian terbuat dari 10 (sepuluh) gram
       emas. Penghargaan diberikan kepada karyawan yang telah menjalani masa kerja 10 (sepuluh) tahun
       secara terus-menerus tanpa terputus sejak diangkat menjadi karyawan tetap;
    • Imbalan Cuti Panjang berupa tunjangan cuti panjang sebesar 1 (satu) kali gaji bulanan diberikan
       kepada karyawan yang telah menjalani setiap kelipatan 5 (lima) tahun masa kerja.

    Total liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
    berikut:

                                                                      30 Juni 2023        31 Desember 2022
     Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti                                        105.853               106.506
     Nilai Wajar Aset Program                                                        --               (8.392)
     Liabilitas Imbalan Kerja                                                  105.853                98.114




                                                     47
Page 51
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Mutasi liabilitas imbalan pascakerja bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Liabilitas Imbalan Pasti Neto Awal Periode                                      98.114               117.522
     Biaya yang diakui pada Laporan Laba/Rugi (Catatan 32)                             8.826                 7.035
     Kontribusi Pemberi Kerja Periode Berjalan                                       (1.087)              (26.764)
     Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan                                                    --              (2.548)
     Kelebihan Pembayaran Manfaat                                                          --                  (17)
     Pendapatan yang diakui pada
       Penghasilan Komprehensif Lain                                                       --               2.886
     Liabilitas Imbalan Pasti Neto Akhir Periode                                    105.853                98.114

    Mutasi Kerugian Komprehensif Lain adalah sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2023         31 Desember 2022
     Penghasilan Komprehensif Lain Awal Periode                                      51.086                38.988
     Penghasilan Komprehensif Lain Periode Berjalan                                       --                2.886
     Akumulasi Pajak Penghasilan Terkait                                                  --                9.212
     Beban Komprehensif Lain Akhir Periode Setelah Pajak                             51.086                51.086

    Saldo liabilitas imbalan kerja dan imbalan lainnya pada 31 Desember 2022 didasarkan pada perhitungan
    aktuaria oleh Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, aktuaris independen, dalam laporannya
    tertanggal 8 Maret 2023 menggunakan asumsi sebagai berikut:

                                          30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022

     Tingkat Kematian                              Mengikuti Tabel Mortalita Indonesia VI Tahun 2019

     Umur Pensiun Normal                                               55 tahun

     Tingkat Cacat                                                  10% per tahun

     Kenaikan Gaji                                                   6% per tahun

     Tingkat Diskonto                                           7,25%-7,30% per tahun

     Tingkat Pengunduran Diri        1% pada usia 20 tahun dan menurun secara linier sampai dengan usia 55 tahun

    Program liabilitas imbalan pasti memberikan eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat
    bunga, dan risiko gaji.

    Risiko Investasi
    Nilai kini kewajiban imbalan pasti pensiun kesehatan dihitung menggunakan tingkat diskonto yang
    ditetapkan dengan mengacu pada imbal hasil obligasi korporasi berkualitas tinggi; jika pengembalian aset
    program di bawah tingkat tersebut, hal itu akan mengakibatkan defisit program.

    Risiko Tingkat Bunga
    Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto yang ditetapkan dengan
    mengacu pada imbal pasti hasil obligasi korporasi berkualitas tinggi. Penurunan suku bunga obligasi akan
    meningkatkan liabilitas program.

    Risiko Gaji
    Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
    Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

    Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan
    kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis dibawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing
    perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir tahun pelaporan, dengan semua asumsi yang lain
    konstan.

                                                        48
Page 52
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

27. Modal Saham

                                                               30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
                                                          Jumlah          Persentase      Jumlah Modal
                 Nama Pemegang Saham                      Saham           Pemillikan          Disetor
     Pemerintah DKI Jakarta
      Saham Seri A                                                   1       0,0000001%               0,00050
      Saham Seri C                                       1.151.999.998      71,9999999%               288.000
     Jumlah                                              1.151.999.999      72,0000000%               288.000
     PT Pembangunan Jaya
      Saham Seri B                                                  1        0,0000001%               0,00050
      Saham Seri C                                        288.099.998       18,0099999%                72.025
     Jumlah                                               288.099.999       18,0100000%                72.025
     Masyarakat
      (masing-masing dibawah 5%, Saham Seri C)             159.900.000       9,9900000%                39.975
     Jumlah                                              1.599.999.998     100,0000000%               400.000



    Perusahaan mengeluarkan saham Seri A, Seri B, dan Seri C dengan keterangan sebagai berikut:
    1. Saham Seri A
       Merupakan saham yang memberikan hak istimewa kepada Pemerintah DKI Jakarta untuk
       mencalonkan sebanyak-banyaknya 2 orang direktur dan 4 orang komisaris (termasuk 1 orang
       komisaris utama). Pencalonan tersebut mengikat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
    2. Saham Seri B
       Merupakan saham yang memberikan hak istimewa kepada PT Pembangunan Jaya untuk
       mencalonkan direktur utama dan sebanyak-banyaknya 2 orang direktur serta 1 orang komisaris.
       Pencalonan tersebut mengikat RUPS.
    3. Saham Seri C
       Saham Seri C memiliki hak yang sama dengan hak yang dimiliki saham Seri A dan Seri B, kecuali hak-
       hak istimewa yang dimiliki saham Seri A dan Seri B sebagaimana dijelaskan.


28. Tambahan Modal Disetor dan Komponen Ekuitas Lainnya

                                                                         30 Juni 2023       31 Desember 2022
        Pengeluaran 80.000.000 Saham melalui Penawaran Umum
         Tahun 2004:
           Agio Saham                                                             42.000               42.000
           Biaya Emisi Saham                                                      (5.291)              (5.291)
        Tambahan Modal Disetor dari Selisih antara Aset dan
         Liabilitas Pengampunan Pajak                                              3.695                3.695
        Jumlah                                                                    40.404               40.404


       Pada tahun 2017 perusahaan telah melaporkan aset Pengampunan Pajak atas Perseroan sebesar
       Rp3.695 sesuai Surat Keterangan Pengampunan Pajak Nomor KET-643/PP/WPJ.07/2017 yang dicatat
       sebagai tambahan modal disetor.




                                                    49
Page 53
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

29. Kepentingan Nonpengendali

    Akun ini merupakan kepentingan nonpengendali atas aset bersih dan laba bersih Entitas Anak sebagai
    berikut:

                                                                                 30 Juni 2023
                                Kepemilikan   Nilai Tercatat         Bagian Laba         Tambahan Setoran       Dampak        Nilai Tercatat
                                               Awal Tahun        (Rugi) Komprehensif        Modal pada       Dilusi Saham     Akhir Periode
                                                                   Periode Berjalan         Entitas Anak
                                    %              Rp                     Rp                     Rp              Rp                  Rp
    PT Jaya Ancol Pratama Tol     40,00%               4.742                     (32)                  --               --                4.710
    PT Sarana Tirta Utama         35,00%              10.317                    (766)                  --               --                9.551
    PT Seabreez Indonesia          1,87%                 (96)                     (4)                  --               --                (100)
    Jumlah                                            14.963                    (802)                  --               --            14.161


                                                                             31 Desember 2022
                                Kepemilikan   Nilai Tercatat         Bagian Laba      Tambahan Setoran          Dampak         Nilai Tercatat
                                               Awal Tahun        (Rugi) Komprehensif      Modal pada         Dilusi Saham      Akhir Tahun
                                                                   Periode Berjalan      Entitas Anak
                                    %               Rp                    Rp                  Rp                  Rp                 Rp
    PT Jaya Ancol Pratama Tol     40,00%                 4.612                      14                191              (75)                4.742
    PT Sarana Tirta Utama         35,00%                11.635                 (1.318)                  --               --               10.317
    PT Seabreez Indonesia          1,87%                   316                   (412)                  --               --                  (96)
    Jumlah                                              16.563                 (1.716)                191              (75)               14.963




30. Pendapatan Usaha

                                                                                                             30 Juni
                                                                                               2023                           2022
     Pendapatan Tiket
      Wahana Wisata                                                                                   279.473                        196.024
      Pintu Gerbang                                                                                   133.243                         85.269
       Sub Jumlah                                                                                     412.716                        281.293
     Pendapatan Hotel dan Restoran
      Restoran                                                                                         25.493                         25.096
      Kamar                                                                                            19.466                         10.411
       Sub Jumlah                                                                                      44.959                         35.507
     Pendapatan Usaha Lainnya
      Penyewaan Kios, Lahan, dan Gedung                                                                61.257                         51.244
      Pengelolaan Perumahan                                                                            18.218                         16.614
      Sponsor                                                                                          12.271                         11.182
      Barang Dagangan                                                                                  11.232                          8.053
      Bagi Hasil                                                                                        5.458                          4.452
      Loker dan Permainan                                                                               4.902                          1.019
      Uang Sandar dan Iuran                                                                             3.138                          3.720
      Logistik Acara                                                                                    1.829                          1.557
      Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1 Miliar)                                                      3.718                            266
       Sub Jumlah                                                                                     122.023                         98.107
     Jumlah                                                                                           579.698                        414.907
       Dikurangi: Potongan Penjualan                                                                  (1.077)                        (1.183)
     Bersih                                                                                           578.621                        413.724




                                                                   50
Page 54
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

31. Beban Pokok Pendapatan dan Beban Langsung

                                                                                   30 Juni
                                                                        2023                 2022
     Beban Pokok Pendapatan
      Makanan dan Minuman                                                       10.537                6.635
      Barang Dagangan                                                            4.313                4.520
      Logistik Acara                                                             2.723                   90
      Sub Jumlah                                                                17.573               11.245
     Beban Langsung
      Penyusutan dan Amortisasi (Catatan 15, 16, 17 dan 18)                     52.739               51.404
      Sub Kontrak Tenaga Kerja                                                  49.609               22.612
      Gaji dan Upah                                                             37.949               37.663
      Pajak Hiburan                                                             40.611               28.112
      Telepon, Listrik dan Air                                                  29.607               17.474
      Penyelenggaraan Pertunjukan                                               13.633                5.420
      Pemeliharaan                                                              12.421                7.332
      Alat Kerja dan Operasi                                                     5.890                3.602
      Jasa Layanan Aplikasi                                                      4.656                    --
      Perjalanan dan Survei                                                      2.328                1.641
      Sewa                                                                       1.275                  337
      Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1 Miliar)                               1.227                  807
      Sub Jumlah                                                               251.945              176.404
     Jumlah                                                                    269.518              187.649


32. Beban Penjualan dan Umum dan Administrasi

                                                                                   30 Juni
                                                                        2023                 2022
     Beban Penjualan
      Promosi dan Penjualan                                                      9.229                7.708
     Beban Umum dan Administrasi
      Gaji dan Upah                                                             43.402               44.751
      Pajak Bumi dan Bangunan                                                   32.053               39.838
      Imbalan Kerja (Catatan 26)                                                 8.826                8.299
      Penyusutan dan Amortisasi (Catatan 15, 16, 17 dan 18)                      3.205                2.914
      Humas dan Jamuan Tamu                                                      3.101                3.490
      Jasa Profesional                                                           2.836                2.361
      Asuransi                                                                   2.740                2.534
      Sub Kontrak Tenaga Kerja                                                   2.442                2.435
      Telepon, Listrik dan Air                                                   1.511                1.505
      Pemeliharaan                                                               1.393                3.666
      Fasilitas Karyawan                                                           974                    --
      Administrasi Bank                                                            842                  380
      Lain-lain (masing-masing dibawah Rp500 Juta)                               1.433                1.273
      Sub Jumlah                                                               104.758              113.446
     Jumlah                                                                    113.987              121.154




                                                        51
Page 55
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

33. Pendapatan Lainnya

                                                                                       30 Juni
                                                                           2023                   2022
     Klaim Asuransi Aset                                                             5.906                    --
     Ancol Beach City (Catatan 40.b)                                                 4.733                4.733
     Pemulihan Cadangan Kerugian Piutang Usaha                                       2.383                2.413
     Lain-lain (Masing-masing di bawah Rp1 Miliar)                                   7.127                   93
     Jumlah                                                                       20.149                  7.239



34. Beban Lain - Lain

                                                                                       30 Juni
                                                                           2023                   2022
     Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha                               6.498                6.144
     Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1 Miliar)                                    3.133                3.962
     Jumlah                                                                          9.631               10.106



35. Beban Keuangan

                                                                                       30 Juni
                                                                           2023                   2022
     Bunga Bank                                                                   28.953                 26.414
     Bunga Obligasi                                                               15.794                 15.536
     Bunga Liabilitas Sewa                                                         3.742                  3.645
     Amortisasi Biaya Emisi                                                          315                  1.048
     Jumlah                                                                       48.804                 46.643



36. Laba Per Saham

    Berikut ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan laba per saham dasar:

                                                                                       30 Juni
                                                                           2023                   2022

     Laba yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk                       107.747                  37.437
     Rata-rata Tertimbang Jumlah Saham Biasa yang
      Beredar (Catatan 2.ab)                                              1.599.999.996          1.599.999.996
     Laba per Saham Dasar (Rupiah Penuh)                                             67                     23

    Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham yang bersifat dilutif sehingga tidak ada dampak dilusian
    pada perhitungan laba per saham.


37. Dividen dan Cadangan Umum

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 19 Mei 2023 sebagaimana tercantum
    dalam Akta No. 54 tanggal 19 Mei 2023 dari Notaris Aulia Taufani, S.H., pemegang saham menyetujui
    pembagian dividen untuk tahun buku 2022 sebesar 37,78% dari laba bersih tahun buku 2017 atau
    sebesar Rp29 (dalam rupiah penuh) per lembar saham atau seluruhnya sebesar Rp46.400 yang telah
    dibayarkan di tahun 2023 dan menetapkan tambahan cadangan umum sebesar Rp1.542.


                                                            52
Page 56
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

38. Sifat Transaksi dan Hubungan dengan Pihak-pihak Berelasi

    Hubungan dengan Pihak-pihak Berelasi

           Pihak-pihak Berelasi/                     Sifat Hubungan/                                Jenis Transaksi/
              Related Parties                     Nature of Relationship                          Types of Transaction
     PT Bank DKI (Bank DKI)               Entitas yang pemegang sahamnya sama            Penyimpanan Uang dan Pinjaman Bank
                                          dengan pemegang saham Perusahaan,
                                          yaitu Pemda DKI
     PT Jakarta Propertindo               Entitas yang pemegang sahamnya sama            Pemanfaatan Lahan
     (Perseroda)                          dengan pemegang saham Perusahaan,
                                          yaitu Pemda DKI
     PT Jaya Kuliner Lestari              Entitas Asosiasi                               Piutang Usaha
     PT Arkonin                           Entitas yang pemegang sahamnya sama            Penagihan Jasa Konstruksi
                                          dengan pemegang saham Perusahaan,
                                          yaitu PT Pembangunan Jaya

     Manajemen Kunci                      Pengendali Kegiatan Perusahaan                 Tantiem dan Bonus


    Saldo dan transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi adalah sebagai berikut :
                                                                                             Persentase Terhadap Jumlah Aset,
                                                                                             Liabilitas, Pendapatan dan Beban
                                                30 Juni 2023         31 Desember 2022        30 Juni 2023          31 Desember 2022
                                                     Rp                     Rp                    %                       %
    Kas dan Setara Kas (Catatan 3)
     Bank
       PT Bank DKI                                        24.683                14.792                      0,01                0,00
     Deposito Berjangka
       PT Bank DKI                                      615.000                449.750                      0,15                0,12
    Jumlah                                              639.683                464.542                      0,16                0,12
    Piutang Usaha (Catatan 4)
     PT Jakarta Propertindo (Perseroda)                   14.350                 6.753                      0,00                0,00
     PT Bank DKI                                             717                   216                      0,00                0,00
     PT Jaya Kuliner Lestari                                 570                   227                      0,00                0,00
     Sub Jumlah                                           15.637                 7.196                      0,00                0,00
    Aset Lain-lain (Catatan 18)
     PT Bank DKI                                           7.332                 7.332                      0,00                0,00
    Utang Usaha (Catatan 19)
     PT Arkonin                                                 --                764                         --                0,00
    Jumlah                                                      --                764                         --                0,00
    Utang Bank (Catatan 22)
     PT Bank DKI                                        902.187                901.704                      0,22                0,23
    Jumlah                                              902.187                901.704                      0,22                0,23
    Pendapatan (Catatan 30)
     PT Jakarta Propertindo (Perseroda)                    8.431                13.293                      0,00                0,00
     PT Bank DKI                                             717                   598                      0,00                0,00
    Jumlah                                                 9.148                13.891                      0,00                0,00
    Pendapatan Lainnya (Catatan 33)
     PT Jakarta Propertindo (Perseroda)                         --               4.904                        --                0,00


    Transaksi dengan pihak berelasi terutama merupakan pengadaan atau penyediaan jasa subkontraktor/
    supplier. Pengadaan ini diselenggarakan oleh Perusahaan dengan mengadakan tender yang pesertanya
    adalah pihak ketiga dan pihak berelasi yang terdaftar dalam daftar rekanan Perusahaan. Mekanisme
    pengadaan sesuai dengan standar pengadaan yang ditetapkan oleh Perusahaan.
    Jumlah remunerasi jangka pendek yang diterima oleh Dewan Komisaris pada periode 30 Juni 2023 dan
    2022, masing-masing sebesar Rp2.054 dan Rp1.256.
    Jumlah remunerasi jangka pendek yang diterima oleh Direksi pada periode 30 Juni 2023 dan
    2022, masing-masing sebesar Rp4.644 dan Rp6.122.

    Seluruh transaksi dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan ini.

                                                               53
Page 57
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

39. Segmen Operasi

    Untuk tujuan pelaporan manajemen, saat ini membagi segmen operasi sesuai dengan produk dan jasa
    kegiatan usahanya yaitu: pariwisata, real estat serta perdagangan dan jasa. Kelompok-kelompok tersebut
    menjadi dasar pelaporan segmen informasi.

    Kegiatan utama kelompok tersebut terdiri dari:

     Pariwisata                          :       Mengelola kawasan wisata, pertunjukan keliling dan penginapan wisata
     Real Estat                          :       Pembangunan, penjualan dan penyewaan properti
     Perdagangan dan Jasa                :       Penjualan barang dagangan, jasa sarana transportasi laut dan
                                                 pengelolaan restoran dan air bersih

    Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen operasi:

                                                                                             30 Juni 2023
                                                               Pariwisata      Real Estat    Perdagangan    Eliminasi      Jumlah
                                                                                               dan Jasa
                                                                  Rp              Rp              Rp           Rp           Rp
        Pendapatan dari
         Pelanggan Eksternal                                         452.857       61.486        70.478          (6.200)    578.621

        Hasil
         Hasil Segmen                                             114.465          74.146        91.760          (5.039)    275.333
         Beban Langsung tidak
          dapat Dialokasikan                                                                                                 (5.815)
        Laba Bruto                                                                                                          309.103
         Penghasilan Bunga                                                                                                    10.479
         Penghasilan Lainnya                                                                                                  20.149
         Keuntungan Penjualan Aset Tetap                                                                                           --
         Beban Umum dan Administrasi                                                                                       (104.758)
         Beban Penjualan                                                                                                     (9.229)
         Kerugian Selisih Kurs                                                                                                    (2)
         Beban Lain-lain                                                                                                     (9.631)
         Jumlah Beban Usaha                                                                                                 (92.992)
        Rugi Sebelum Pajak
         dan Beban Keuangan                                                                                                 216.111
         Beban Pajak Final                                                                                                   (6.771)
         Beban Keuangan                                                                                                     (48.804)
         Bagian Laba Bersih
          Investasi Ventura Bersama                                                                                            (261)
         Bagian Rugi Bersih
          Entitas Asosiasi                                                                                                       228
        Rugi Sebelum Pajak                                                                                                  160.503
         Beban Pajak Penghasilan                                                                                            (53.558)
        Rugi Bersih Tahun Berjalan                                                                                          106.945
         Penghasilan Komprehensif
          Lain Setelah Pajak                                                                                                        --
        Jumlah Rugi Komprehensif
         Tahun Berjalan                                                                                                     106.945

         Kepentingan Non-pengendali                                                                                            (802)
        Aset
         Aset Segmen                                             2.072.648       1.337.625      224.795      (2.279.035)   1.356.033
         Aset yang Tidak Dapat Dialokasi                                                                                   2.743.375
        Total Aset                                                                                                         4.099.408

        Liabilitas
         Liabilitas Segmen                                        517.068         592.885        85.738         (66.056)   1.129.634
         Liabilitas yang Tidak Dapat Dialokasi                                                                             1.346.758
        Total Liabilitas                                                                                                   2.476.392

         Pengeluaran Modal                                                                                                   53.230
         Penyusutan dan Amortisasi                                                                                           55.898
         Beban Nonkas selain Penyusutan dan
          Amortisasi Tidak Dapat
          Dialokasikan                                                                                                         8.826



                                                                54
Page 58
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                               31 Desember 2022
                                                  Pariwisata      Real Estat      Perdagangan     Eliminasi      Jumlah
                                                                                    dan Jasa
                                                     Rp              Rp               Rp             Rp           Rp
        Pendapatan dari
         Pelanggan Eksternal                            112.071       16.990          27.336           (4.054)    152.343

        Hasil
         Hasil Segmen                                   46.946          7.072         10.823          13.141       77.982
         Beban Langsung tidak
          dapat Dialokasikan                                                                                       (7.551)
        Laba Bruto                                                                                                 66.810
         Penghasilan Bunga                                                                                           3.658
         Penghasilan Lainnya                                                                                         2.539
         Kerugian Selisih Kurs - Bersih                                                                                  --
         Beban Penjualan                                                                                           (2.490)
         Beban Umum dan Administrasi                                                                              (60.452)
         Beban Lain-lain                                                                                           (2.630)
         Jumlah Beban Usaha                                                                                       (59.375)
        Laba Sebelum Pajak
         dan Beban Keuangan                                                                                         7.435

         Beban Pajak Final                                                                                         (2.736)
         Beban Keuangan                                                                                           (24.610)
         Bagian Rugi Bersih
          Investasi Ventura Bersama                                                                                  (136)
         Bagian Rugi Bersih
          Entitas Asosiasi                                                                                         (6.222)
        Laba Sebelum Pajak                                                                                        (26.269)
         Beban Pajak Penghasilan                                                                                  (11.057)
        Laba Bersih Tahun Berjalan                                                                                (37.326)
         Kerugian Komprehensif
          Lain Setelah Pajak                                                                                              --
        Jumlah Laba Komprehensif
         Tahun Berjalan                                                                                           (37.326)

         Kepentingan Non-pengendali                                                                                (1.716)
        Aset
         Aset Segmen                               1.644.959        1.061.607        178.409       (1.672.247)   1.212.728
         Aset yang Tidak Dapat Dialokasi                                                                         2.680.056
        Total Aset                                                                                               3.892.784

        Liabilitas
         Liabilitas Segmen                           315.133         470.543          68.046          (93.079)    760.643
         Liabilitas yang Tidak Dapat Dialokasi                                                                   1.571.212
        Total Liabilitas                                                                                         2.331.855

         Pengeluaran Modal                                                                                        110.443
         Penyusutan dan Amortisasi                                                                                 (5.135)
         Beban Nonkas selain Penyusutan
          dan Amortisasi Tidak Dapat
          Dialokasikan                                                                                              7.033


    Grup tidak menyajikan segmen geografis karena seluruh usaha Grup terkonsentrasi pada satu lokasi di
    Ancol, Jakarta Utara.

40. Perjanjian dan Informasi Penting Lainnya

   a. Berdasarkan Ketetapan Walikotamadya Jakarta Utara selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T)
      Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum Wilayah Kotamadya Jakarta Utara No.
      02/PPT/JU/111/95 tanggal 16 Maret 1995, tanah yang digunakan untuk jalan tol yang termasuk dalam
      HPL No. 1 milik Perusahaan adalah seluas 143.574 m2 dengan nilai ganti rugi sebesar Rp92.842.
      Selisih perhitungan nilai antara Ketetapan Walikotamadya Jakarta Utara tersebut dengan dana ganti
      rugi yang diterima Perusahaan yaitu sebesar Rp16.582 belum dicatat sebagai pendapatan
      Perusahaan, karena menurut manajemen Perusahaan:


                                                   55
Page 59
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       1.   Secara yuridis formal, sisa tagihan belum dapat dikategorikan sebagai piutang Perusahaan karena
            penentuan jumlah nilai seluruh ganti rugi dilakukan secara sepihak oleh Panitia Pengadaan Tanah
            untuk Kepentingan Umum Jalan Tol Pluit - Cilincing (Harbour Road) Kotamadya Jakarta Utara.
            Tidak ada perjanjian kesepakatan jumlah ganti rugi yang melibatkan Perusahaan selaku entitas
            usaha berbadan hukum, sehingga secara validitas, tidak ada dasar bagi Perusahaan untuk
            mengakui sisa tagihan ganti rugi sebagai piutang maupun pendapatan;
       2.   Ditjen Binamarga dengan suratnya No. T.10.100.06.06/729 tanggal 22 September 1999 yang
            ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, memohon untuk mempertimbangkan agar sisa
            kekurangan pembayaran ganti rugi dapat diselesaikan tanpa ganti rugi, mengingat hal-hal berikut:
            ▪     Kondisi keuangan negara saat ini dan ketersediaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja
                  Negara (APBN) yang cenderung semakin terbatas, dan
            ▪     Prasarana publik yang dibangun di atas tanah Perusahaan juga memberikan manfaat yang
                  sangat besar terhadap pengembangan proyek Perusahaan.

       Berdasarkan surat Perusahaan No. 048/DIR-PJA/II/2002 tanggal 5 Februari 2002 kepada Menteri
       Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Perusahaan telah meminta realisasi atas kekurangan ganti rugi
       yang belum diterima. Sampai dengan tanggal laporan ini, penyelesaian selisih tersebut masih dalam
       proses.

   b. Pada tanggal 10 Agustus 2004, Perusahaan mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT Paramitha
      Bangun Cipta Sarana (PBCS) untuk membangun, mengalihkan serta mengelola hak atas sarana music
      stadium di area Perusahaan seluas 39.000 m². PBCS memiliki hak pengelolaan atas proyek tersebut
      selama 25 tahun. Setelah masa perjanjian berakhir, PBCS akan mengembalikan pengelolaan kepada
      Perusahaan. PBCS memiliki hak opsi untuk memperpanjang masa pengelolaan maksimal
      25 tahun atas persetujuan tertulis Perusahaan. Atas kerjasama tersebut, Perusahaan berhak
      mendapatkan imbalan sebesar 5% dari sewa jangka panjang dan 6% dari sewa jangka pendek yang
      merupakan bagian dari pendapatan kotor setiap tahunnya. Apabila PBCS terlambat melaksanakan
      penyerahan atas pembagian hasil transaksi penjualan maka dikenakan denda keterlambatan yang
      besarnya denda ditentukan berdasarkan rata-rata bunga deposito 1 (satu) tahun dari 3 (tiga) bank
      pemerintah terkemuka.

       Pada tanggal 26 April 2007, melalui Akta Notaris No. 208 dari Sutjipto S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta,
       Perusahaan telah memberikan persetujuan kepada PBCS untuk mengalihkan kerjasama kepada
       PT Wahana Agung Indonesia (WAI), sebagai perusahaan afiliasi PBCS, yang berlaku sejak tanggal
       ditandatanganinya perjanjian pengalihan.
       Pembagian pendapatan yang disetujui berdasarkan perjanjian adalah:
       ▪    Pendapatan yang bersumber dari sewa jangka panjang pihak ketiga yaitu sebesar 5% (lima
            persen) dari pendapatan bruto;
       ▪    Pendapatan yang bersumber dari sewa jangka pendek dari pihak ketiga yaitu 6% (enam persen)
            dari pendapatan bruto, dan
       ▪    WAI wajib melakukan pembayaran minimal ke Perusahaan sebesar Rp3.250 pada tahun pertama
            pengoperasian dan untuk tahun berikutnya dengan kenaikan minimal 5% (lima persen) per tahun,
            pembayaran tahun pertama sudah diterima.

       Sehubungan keterlambatan pembangunan fisik sehingga mundurnya pelaksanaan pengoperasian
       proyek secara keseluruhan, maka dengan itikad baik Perusahaan, WAI dan PT Wahana Agung
       Indonesia Propertindo (WAIP) sepakat membuat Perjanjian Pengalihan Kerjasama Pembangunan,
       Pengalihan dan Pengoperasian “Music Stadium“ dari WAI ke WAIP yang tertuang dalam perjanjian
       tertanggal 28 Agustus 2009, selanjutnya proyek tersebut akan dilakukan oleh WAIP dan dijadwalkan
       dapat diselesaikan tanggal 30 Nopember 2010 untuk proyek sisi utara dan 30 Juni 2011 untuk proyek
       sisi selatan. Pada tanggal 29 Agustus 2011 dilakukan addendum I (pertama) mengenai penyelesaian
       proyek di sisi Utara yang semula tanggal 30 Nopember 2010 menjadi 29 Agustus 2011 dan dari 30
       Juni 2011 menjadi 29 Desember 2011 untuk sisi selatan. Pada tanggal 18 Desember 2012 dilakukan
       addendum II (kedua) mengenai penyelesaian proyek dari 29 Agustus 2011 untuk sisi utara dan 28
       Desember 2011 untuk sisi selatan, menjadi 20 Desember 2012 untuk pengalihan proyek secara parsial
       dan 31 Juli 2013 untuk pengalihan proyek secara keseluruhan.

                                                     56
Page 60
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

        Kemudian Perusahaan melakukan berita acara serah terima secara parsial Pengalihan dan
        Pengoperasian Bangunan Music Stadium masing-masing melalui Berita Acara (BA) No.
        021/DIRPJA/XII/2012 - 001/BA/DIR-WAIP/ XII/2012 dan No. 020/DIR-PJA/XII/2012 - No.
        002/BA/DIRWAIP/XII/2012 tanggal 20 Desember 2012 dan secara keseluruhan Pengalihan dan
        Pengoperasian Bangunan Music Stadium masing-masing melalui Berita Acara (BA) No. 003/DIR-
        PJA/VII/2013 - No. 003/BA/DIR-WAIP/VII/2013 dan No. 004/DIR-PJA/VII/2013 - 004/BA/DIR-
        WAIP/VII/2013 tanggal 31 Juli 2013, dengan ini perusahaan sepakat dan setuju untuk menyerahkan
        bangunan tersebut untuk dioperasikan oleh WAIP selama 25 tahun.

   c.   Kelanjutan proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta yang berada di kawasan Ancol mengalami
        penyesuaian dengan adanya perencanaan ulang penataan ruang kawasan reklamasi Pantai Utara
        Jakarta yang diatur melalui Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 121 Tahun 2012 tentang
        Penataan Ruang Kawasan Reklamasi Pantai Utara Jakarta dan peraturan perundang-undangan terkait
        lainnya, sehingga kemudian dilakukan penyesuaian terhadap izin-izin reklamasi yang sebelumnya
        telah diterbitkan dan diperoleh Perusahaan. Izin-izin reklamasi baru yang diperoleh Perusahaan
        setelah dilakukan penyesuaian sebagaimana dimaksud di atas menjadi sebagai berikut:
          - Izin Prinsip Reklamasi Pulau I dengan Surat Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 1275/-1.794.2
            tanggal 21 September 2012 dengan luas 202,5 Ha, yang kemudian diperpanjang dengan Surat
            Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 994/-1/794.2 tanggal 7 September 2015.
          - Izin Prinsip Reklamasi Pulau J dengan Surat Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 1276/-1.794.2
            tanggal 21 September 2012 dengan luas 316 Ha, yang kemudian diperpanjang dengan Surat
            Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 995/-1.794.2 tanggal 7 September 2015.
          - Izin Prinsip Reklamasi Pulau K dengan Surat Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 1295/-1.794.2
            tanggal 21 September 2012 dengan luas 32 Ha, yang kemudian diperpanjang dengan Surat
            Gubernur Propinsi DKI Jakarta No. 540/-1.794.2 tanggal 10 Juni 2014. Bahwa kemudian terhadap
            izin prinsip Pulau K tersebut telah terbit Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 2485
            Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau K kepada Perusahaan pada
            tanggal 17 November 2015.
          - Izin Prinsip Reklamasi Pulau L dengan Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 1296/-1.794.2
            tanggal 21 September 2012 dengan luas 481 Ha.

        Bahwa pada tanggal 26 September 2018 Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui jumpa pers di
        Balaikota Jakarta secara resmi mengumumkan pemberhentian proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta,
        yang kemudian diikuti dengan pencabutan izin-izin reklamasi yang telah diterbitkan sebelumnya,
        termasuk izin-izin reklamasi yang diperoleh Perusahaan sebagaimana dimaksud di atas. Terhadap
        keputusan pemberhentian tersebut, kemudian Perusahaan menerima surat keputusan pencabutan
        terhadap izin-izin reklamasi yang dimiliki Perusahaan sebagai berikut:
        1. Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 1041/-1.794.2 tanggal 6 September 2018 Perihal
           Pencabutan:
           a) Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta tanggal 21 September 2012 No. 1276/-1.794.2 (Pulau J);
           b) Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta tanggal 21 September 2012 No. 1296/-1.794.2 (Pulau L);
           c) Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta tanggal 21 September 2012 No. 1275/-1.794.2 (Pulau I).

        2. Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 1410 Tahun 2018 Tentang Pencabutan Keputusan
           Gubernur No. 2485 Tahun 2015 Tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau K Kepada
           Perusahaan.

        Bahwa Perusahaan kemudian melakukan koordinasi intensif kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta
        dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membahas
        rencana kerja Perusahaan kedepannya. Rencana kerja tersebut kemudian disampaikan oleh
        Perusahaan kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui Surat No. 011/DIR-PJA/EXT/XI/2018
        tanggal 27 November 2018 tentang rencana pengembangan ikon Dunia Fantasi dengan melakukan
        perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi melalui pembangunan wahana Ocean Fantasi yang
        terintegrasi dengan wahana Dunia Fantasi eksisting dan rencana perluasan kawasan rekreasi kawasan
        Taman Impian pada area Ancol Timur. Melalui surat yang sama, terhadap rencana kerja tersebut
        kemudian Perusahaan mengajukan permohonan kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk dapat

                                                     57
Page 61
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

        menerbitkan izin prinsip perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi seluas ± 35 Ha dan Kawasan
        Rekreasi Taman Impian pada area Ancol Timur seluas ± 120 Ha.

        Bahwa berdasarkan persetujuan prinsip perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (DUFAN) seluas ±
        35 Ha dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas ± 120 Ha berdasarkan surat Gubernur
        DKI Jakarta tanggal 24 Mei 2019 Nomor 462/-1.711.511 dan berdasarkan surat Perusahaan Nomor
        010/DIR-PJA/EXT/II/2020 tanggal 13 Februari 2020 perihal Permohonan Penerbitan Izin Pelaksanaan
        Perluasan Kawasan, pada tanggal 24 Februari 2020 diterbitkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta
        Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi
        (DUFAN) seluas ± 35 Ha dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas ± 120 Ha, yang
        pada intinya memberikan Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi (DUFAN)
        seluas ± 35 Ha dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas ± 120 Ha kepada
        Perusahaan dengan ketentuan-ketentuan yang wajib dipenuhi oleh Perusahaan sebelum
        pelaksanaannya dan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

   d. Berikut ini adalah pihak yang signifikan terkait dengan perjanjian sewa dan sponsorship:

        Entitas                 Pihak                 Periode Kontrak             Bagi Hasil                Nilai Kontrak   Pendapatan
                                                                                                                             Juni 2023
         PJA      PT Pertamina Gas                      2014 - 2039     Penyewaan Lahan                           84.675         1.694
         PJA      PT Pertamina Gas                      2016 - 2041     Penyewaan Lahan                           79.660         1.593
         PJA      PT Perusahaan Gas Negara              2015 - 2040     Penyewaan Lahan                           79.660         1.593
         PJA      PT Perusahaan Gas Negara              2013 - 2038     Penyewaan Lahan                           44.357           887
         TIJA     PT Fauna Land Ancol                   2016 - 2035     Penyewaan Lahan                           24.500           645
         PJA      PT Indosat Tbk                        2020 - 2025     Penyewaan Lahan                           22.681         2.268
         PJA      PT Inti Bangun Sejahtera Tbk          2018 - 2028     Penyewaan Lahan                           20.750         1.038
         PJA      PT Ketrosden Triasmitra               2012 - 2032     Penyewaan Lahan                            7.331           153
         TIJA     PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk     2021 - 2023     Kerjasama Promosi dan Penjualan            7.128         1.960


   e. Berikut ini adalah pihak yang signifikan terkait dengan perjanjian sewa berdasarkan persentase bagi
      hasil:

        Entitas                   Pihak                         Periode Kontrak                Presentase             Pendapatan
                                                                                               Bagi Hasil              Juni 2023

         TIJA     PT DJAMANMAS PANGAN NUSA                         2020 - 2025                    15%                            4.826
         TIJA     PT REKSO NASIONAL FOOD                           2019 - 2024                 5.50% - 6%                        2.103
         TIJA     PT JIMBARAN JAYA                                 2003 - 2028                    10%                            1.867
         TIJA     CV NUSA PRIMA PANGAN                             2022 - 2028                    15%                            1.713
         TIJA     PT ARIF CIPTA MANDIRI                            2019 - 2023                    20%                            1.457
         TIJA     PT JAYA KULINER LESTARI                          2015 - 2020                    7%                             1.165
         TIJA     KALAHA TAN                                       2018 - 2023                    25%                              936
         TIJA     PT LIT SERIBU DRUMS                              2022 - 2023                    10%                              742
         TIJA     SIMPANG RAYA                                     2022 - 2023                 10% - 11%                           389
         TIJA     PT. PRIMA USAHA ERA MANDIRI                      2018 - 2023                    10%                              345


   f.   Perusahaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama terkait pemanfaatan tanah/lahan di Kawasan
        Ancol untuk Penyelenggaraan Acara/Event dengan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Nomor X/DIR-
        PJA/XI/2021 pada tanggal 17 November 2021 dengan jangka waktu kerjasama penggunaan lahan
        dalam perjanjian tersebut selama 3 tahun, adapun penggunaan area obyek pemanfaatan dalam jangka
        waktu tersebut mengikuti kalender acara penyelenggaraan event sesuai penggunaan PT Jakarta
        Propertindo (Perseroda) dalam jangka waktu tersebut.




                                                              58
Page 62
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

41. Perkara Hukum

    a. Pada tanggal 27 Mei 2022, PT Mata Elang Internasional Stadium (PT MEIS) (selaku Penggugat)
       mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap
       PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (PT WAIP) (selaku Tergugat I) dan Perusahaan (selaku
       Tergugat II).

       Berdasarkan dokumen gugatan diperoleh informasi bahwa gugatan didasarkan pada perjanjian sewa
       menyewa antara PT WAIP (pihak menyewakan) dan PT MEIS (pihak penyewa) sebagaimana yang
       dinyatakan dalam akta Notaris Edison Jingga, SH. No. 78 tanggal 21 Maret 2012 tentang Perjanjian
       Sewa Menyewa yang telah dibatalkan melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor
       297/Pdt.G/2014/PN.Jkt.Utr. tanggal 18 Agustus 2015 juncto putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
       nomor 629/PDT/2016/PT.DKI tanggal 16 Desember 2016 juncto Putusan Mahkamah Agung Republik
       Indonesia nomor 2430 K/Pdt/2018 tanggal 30 Oktober 2018 juncto Putusan Peninjauan Kembali nomor
       547 PK/Pdt/2018 tanggal 24 Agustus 2020.

       Bahwa kedudukan Perusahaan dalam gugatan ini adalah karena adanya perjanjian BTO antara
       Perusahaan dengan PT WAIP, dimana setelah selesai masa pembangunan proyek BTO, PT WAIP
       memiliki hak mengoperasikan proyek BTO tersebut, termasuk menyewakan kepada pihak ketiga,
       dalam perkara ini pihak ketiga dimaksud adalah PT MEIS.

       Bahwa kemudian gugatan telah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada tanggal 27 Mei
       2022 dan tercatat dengan nomor register perkara 294/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Utr. Relaas panggilan sidang
       diterima oleh Perusahaan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara Kelas I A Khusus tanggal 13 Juni
       2022.

       Pada tanggal 22 Desember 2022, Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutus perkara tersebut yang
       amar putusannya sebagai berikut:

       Dalam Eksepsi:
       1. Mengabulkan eksepsi Tergugat I dan Tergugat II;
       2. Menyatakan gugatan Penggugat Ne Bis in idem.

       Dalam Pokok Perkara:
       1. Menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet Onvankelijk Verklaard);
       2. Menghukum Penggugat membayar biaya perkara yang timbul jumlahnya Rp623.000 (enam ratus
           dua puluh tiga ribu Rupiah).

       Pada tanggal 5 Januari 2023, kuasa hukum Perusahaan telah menerima pemberitahuan permohonan
       banding oleh PT MEIS atas putusan perkara nomor 294/Pdt.G/2022/PN.JKT.UTR. tanggal 22
       Desember 2022 dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara melalui informasi dari aplikasi e-court yang
       kemudian diikuti dengan penyerahan memori banding oleh PT MEIS kepada Pengadilan Negeri
       Jakarta Utara pada tanggal 11 Januari 2023 yang untuk selanjutnya Perusahaan telah menanggapi
       memori banding PT MEIS tersebut melalui kontra memori banding tanggal 17 Februari 2023 yang
       disampaikan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan kemudian tercatat dengan nomor register
       perkara No. 96/PDT/2023/PT DKI.

       Bahwa pada tanggal 17 Maret 2023, kuasa hukum Perusahaan telah menerima informasi putusan
       banding perkara No. 96/PDT/2023/PT DKI melalui informasi dari aplikasi e-court dan juga
       sebagaimana yang dimuat pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri
       Jakarta Utara diperoleh informasi bahwa pada tanggal 20 Februari 2023 telah diputus perkara pada
       tingkat banding tersebut dengan amar putusannya sebagai berikut:




                                                   59
Page 63
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       1. Menerima permohonan banding Pembanding semula Penggugat;
       2. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 294/Pdt.G/2022/PN.JKT.UTR.
          tanggal 22 Desember 2022 banding online melalui aplikasi E-Court tersebut;
       3. Menghukum Pembanding semula Penggugat untuk membayar biaya perkara pada kedua tingkat
          peradilan, yang pada tingkat banding sejumlah Rp150.000 (seratus lima puluh ribu Rupiah).

       Sampai dengan batas waktu pengajuan upaya hukum kasasi, Perusahaan maupun kuasa hukum
       Perusahaan tidak menerima pemberitahuan atau relaas resmi yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri
       Jakarta Utara yang menginformasikan adanya upaya hukum lanjutan (upaya hukum kasasi) dari PT
       MEIS ataupun kuasa hukumnya yang sah.

    b. Pada tanggal 25 Oktober 2022, PT Arkindo (selaku Penggugat) mengajukan gugatan perbuatan
       melawan hukum tertanggal 25 Oktober 2022 ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap:
       1. PT Taman Impian Jaya Ancol (PT TIJA) (selaku Tergugat I);
       2. PT PJA (selaku Tergugat II);
       3. PT Bank DKI c.q. Bank DKI Kantor Layanan Pintu Besar Selatan (selaku Turut Tergugat I);
       4. PT Jamkrida Jakarta (selaku Turut Tergugat).

       Berdasarkan dokumen gugatan diperoleh informasi bahwa gugatan didasarkan pada kontrak Nomor:
       001/P/DIR-TIJA/PP/VIII/21 tanggal 16 Agustus 2021 tentang Masjid Apung Ancol (“Kontrak”) dimana
       PT Arkindo (Penggugat) sebagai kontraktor/penerima pekerjaan dan PT TIJA (Tergugat) sebagai
       pemilik proyek/pemberi pekerjaan dengan jenis Kontrak turnkey (putar kunci) yang merupakan kontrak
       mengenai pembangunan suatu proyek dalam hal kontraktor/penerima pekerjaan setuju untuk
       membangun proyek secara lengkap sampai selesai termasuk pemasangan semua perlengkapannya
       sehingga proyek siap dioperasikan. PT Arkindo (Penggugat) wajib melaksanakan dan menyelesaikan
       pekerjaan terhitung sejak tanggal 16 Agustus 2021 sampai dengan 15 Juni 2022.

       Dalam pelaksanaannya sampai dengan batas waktu penyelesaian dan penyerahan pekerjaan sesuai
       Kontrak, PT Arkindo (Penggugat) tidak dapat menyelesaikan pekerjaan Masjid Apung Ancol secara
       penuh dan tuntas sampai dengan pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus persen) sesuai dengan
       batas waktu penyelesaian dan penyerahan pekerjaan yang diatur di dalam Kontrak, yaitu pada tanggal
       15 Juni 2022, sehingga berdasarkan ketentuan yang diatur di dalam Kontrak PT TIJA melakukan
       pembatalan Kontrak terhadap PT Arkindo pada tanggal 15 Juni 2022 dengan segala konsekuensi
       akibat pembatalan Kontrak ditanggung oleh PT Arkindo sesuai ketentuan yang diatur di dalam Kontrak.

       Bahwa kemudian gugatan telah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada tanggal 25
       Oktober 2022 dan tercatat dengan nomor register perkara 709/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Utr. panggilan
       sidang (relaas) diterima masing-masing oleh PT TIJA dan PT PJA dari Pengadilan Negeri Jakarta
       Utara Kelas I A Khusus pada tanggal 15 November 2022.

       Sampai dengan laporan ini disampaikan, perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan.

    c. Pada tanggal 5 April 2023, PT Mata Elang Internasional Stadium (PT MEIS) (selaku Penggugat)
       mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap
       PT Wahana Agung Indonesia Propertindo (PT WAIP) (selaku Tergugat) dan Perusahaan (selaku Turut
       Tergugat).

       Berdasarkan dokumen gugatan diperoleh informasi bahwa gugatan didasarkan pada perjanjian sewa
       menyewa antara PT WAIP (pihak menyewakan) dan PT MEIS (pihak penyewa) sebagaimana yang
       dinyatakan dalam akta Notaris Edison Jingga, SH. No. 78 tanggal 21 Maret 2012 tentang Perjanjian
       Sewa Menyewa yang telah dibatalkan melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor
       297/Pdt.G/2014/PN.Jkt.Utr. tanggal 18 Agustus 2015 juncto putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
       nomor 629/PDT/2016/PT.DKI tanggal 16 Desember 2016 juncto Putusan Mahkamah Agung Republik
       Indonesia nomor 2430 K/Pdt/2018 tanggal 30 Oktober 2018 juncto Putusan Peninjauan Kembali nomor
       547 PK/Pdt/2018 tanggal 24 Agustus 2020.


                                                   60
Page 64
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       Bahwa kedudukan Perusahaan dalam gugatan ini adalah karena adanya perjanjian BTO antara
       Perusahaan dengan PT WAIP, dimana setelah selesai masa pembangunan proyek BTO, PT WAIP
       memiliki hak mengoperasikan proyek BTO tersebut, termasuk menyewakan kepada pihak ketiga,
       dalam perkara ini pihak ketiga dimaksud adalah PT MEIS.

       Bahwa kemudian gugatan telah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada tanggal 6 April
       2023 dan tercatat dengan nomor register perkara 225/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Utr. Relaas panggilan sidang
       diterima oleh Perusahaan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara Kelas I A Khusus tanggal 13 April
       2023.

       Sampai dengan laporan ini disampaikan, perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan.


42. Instrumen Keuangan dan Manajemen Risiko Keuangan

    Manajemen risiko Perusahaan adalah suatu proses yang dilaksanakan oleh personil Perusahaan sebagai
    salah satu dasar dalam penentuan strategi, dirancang untuk mengidentifikasi peristiwa atau keadaan yang
    berpotensi negatif terhadap pencapaian tujuan korporasi dan mengelola risiko tersebut agar masuk dalam
    risk appetite (risiko yang dapat diterima) Perusahaan untuk menjamin secara rasional pencapaian tujuan
    Perusahaan.

    Dalam melaksanakan manajemen risiko, Perusahaan melakukan identifikasi, penaksiran, respon,
    pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan atas risiko Perusahaan.
    1. Risiko keuangan utama yang harus dikelola adalah risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko pasar yang
       terdiri dari risiko suku bunga dan risiko mata uang asing.

       i. Risiko Kredit
          Risiko kredit adalah kerugian yang timbul dari kegagalan pelanggan memenuhi kewajiban
          kontraktual mereka. Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai potensi atas risiko kredit
          terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur risiko kredit
          maksimum sama dengan nilai tercatat atas akun-akun tersebut (rincian umur piutang usaha). Pada
          tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 piutang usaha Perusahaan tidak terkonsentrasi pada
          pelanggan tertentu.

          Perusahaan mengelola risiko kredit dengan cara melakukan seleksi pelanggan, bank dan institusi
          keuangan serta penetapan kebijakan cara pembayaran penjualan dan pengalihan risiko dengan
          penutupan asuransi, mengusahakan penyandang dana untuk pelanggan.
          Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum risiko kredit Perusahaan atas instrumen keuangan
          pada laporan posisi keuangan konsolidasian:
                                                          30 Juni 2023                         31 Desember 2022
                                             Nilai Tercatat      Exposure Maksimum   Nilai Tercatat    Exposure Maksimum
          Aset Keuangan
          Kas dan Setara Kas                         691.130               691.130          506.061              506.061
          Piutang Usaha                               40.813                39.843           33.238               33.238
          Piutang Lain-lain                           12.186                12.186            7.659                7.659
          Investasi Jangka Panjang Lainnya           184.125               184.125          184.125              184.125
          Jumlah Aset Keuangan                       928.254               927.284          731.083              731.083


          Grup mengelola risiko kredit yang terkait dengan rekening bank dan piutang dengan memonitor
          reputasi, peringkat kredit, dan membatasi risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak.
          Kualitas kredit dari aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan
          nilai dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal (jika tersedia) atau mengacu
          pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar debitur.



                                                           61
Page 65
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

          Grup telah mencatat penyisihan penurunan nilai atas penurunan piutang usaha yang telah jatuh
          tempo (Catatan 4).

          Aset keuangan yang belum jatuh tempo yang terindikasi risiko kredit terutama dari kas dan setara
          kas dan piutang usaha.

          Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang signifikan atas penempatan dana
          di bank, karena penempatan dana hanya ditempatkan pada bank-bank yang berpredikat baik.

          Manajemen berpendapat bahwa piutang usaha yang belum jatuh tempo tidak memiliki risiko kredit
          yang signifikan, karena piutang usaha atas penjualan unit properti, dijamin dengan properti yang
          sama, dimana jumlah eksposure risikonya lebih rendah dari nilai jaminannya, sedangkan piutang
          usaha nonproperti berasal dari pelanggan-pelanggan yang memiliki rekam jejak yang baik.

       ii. Risiko Likuiditas
           Risiko likuiditas adalah risiko dimana perusahaan tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh
           tempo.

          Eksposur risiko likuiditas berupa kesulitan Perusahaan dalam memenuhi liabilitas keuangan yang
          harus dibayar dengan kas atau aset keuangan lainnya. Perusahaan diharapkan dapat membayar
          seluruh liabilitasnya sesuai dengan jatuh tempo kontraktual. Agar dapat memenuhi liabilitas
          tersebut, Perusahaan harus menghasilkan arus kas masuk yang cukup.

          Grup mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan kas dan setara kas yang mencukupi
          dalam memenuhi komitmen Perusahaan untuk operasi normal dan secara rutin mengevaluasi
          proyeksi arus kas dan arus kas aktual, serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan kewajiban
          keuangan.
          Tabel berikut merangkum liabilitas keuangan Perusahaan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
          pada saat jatuh tempo berdasarkan kontrak pembayaran yang tidak didiskontokan:
                                                                                  30 Juni 2023
           Liabilitas                   Tidak ditentukan         < 1 Tahun         > 1 - 5 tahun    Biaya Emisi        Nilai Tercatat

            Utang Usaha dan Lain-lain                  --             25.062                   --                 --           25.062
            Beban Akrual                         407.018                     --                --                 --          407.018
            Utang Bank                                 --            389.000             516.000          (2.813)             902.187
            Utang Obligasi                             --            149.600              65.400           (399)              214.601
            Jaminan Pelanggan
              dan Deposit lainnya                 25.889                     --                --                 --           25.889
            Liabilitas Sewa                            --              3.616              96.905                  --          100.521
           Jumlah                                432.907             567.278             678.305          (3.212)           1.675.278


                                                                             31 Desember 2022
           Liabilitas                   Tidak ditentukan         < 1 Tahun       > 1 - 5 tahun      Biaya Emisi        Nilai Tercatat

            Utang Usaha dan Lain-lain                  --             21.570                   --                 --           21.570
            Beban Akrual                         376.438                     --                --                 --          376.438
            Utang Bank                                 --            389.000             516.000          (3.296)             901.704
            Utang Obligasi                             --                    --          215.000           (457)              214.543
            Jaminan Pelanggan
              dan Deposit lainnya                   6.726                    --                --                 --            6.726
            Liabilitas Sewa                            --              2.294              99.360                  --          101.654

           Jumlah                                383.164             412.864             830.360          (3.753)           1.622.635




                                                            62
Page 66
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

       iii. Risiko nilai tukar mata uang asing
            Risiko nilai tukar mata uang asing didefinisikan sebagai penurunan nilai aset/pendapatan atau
            peningkatan nilai liabilitas/pengeluaran yang disebabkan fluktuasi nilai tukar mata uang asing
            tersebut.
   2. Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah, Kondisi Ekonomi dan Sosial Politik.
      Kebijakan Pemerintah baik yang menyangkut ekonomi dan moneter, serta kondisi sosial dan politik
      yang kurang kondusif akan berakibat menurunnya investasi dan pembangunan. Hal ini dapat
      mengakibatkan tertundanya proyek-proyek yang telah maupun akan diperoleh Grup. Risiko ini
      merupakan risiko yang bersifat sistemik (systematic risk) dimana bila risiko ini terjadi maka akan
      mempengaruhi secara negatif seluruh variable yang terlibat, sehingga membuat kinerja menurun,
      bahkan diversifikasipun belum mampu menghilangkan risiko ini.

   3. Nilai Wajar
      Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
                                                       30 Juni 2023                    31 Desember 2022
                                             Nilai Tercatat      Nilai Wajar    Nilai Tercatat   Nilai Wajar
        Aset Keuangan
         Kas dan Bank                               691.130           691.130         506.061          506.061
         Piutang Usaha                               40.813            39.843          33.314           33.314
         Aset Lain-lain                              24.859            24.859          11.131           11.131
        Total                                       756.802           755.832         550.506          550.506

        Liabilitas Keuangan
          Utang Usaha dan Lain-lain                  25.062            25.062          21.570           21.570
          Utang Bank                                902.187           902.187         901.704          901.704
          Beban Akrual                              407.018           407.018         376.438          376.438
        Total                                     1.334.267         1.334.267       1.299.712        1.299.712


       Manajemen berpendapat bahwa nilai buku dari aset dan liabilitas keuangannya mendekati nilai wajar
       dari aset dan liabilitas keuangan tersebut pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, karena
       dampak pendiskontoan yang tidak signifikan.


43. Manajemen Permodalan

    Tujuan dari Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan entitas
    dalam mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan hasil bagi
    pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya, dan untuk memberikan imbal hasil
    yang memadai kepada pemegang saham dengan menentukan harga produk dan jasa yang sepadan
    dengan tingkat risiko.

    Grup menetapkan sejumlah modal sesuai proporsi terhadap risiko. Perusahaan mengelola struktur modal
    dan membuat penyesuaian dengan memperhatikan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko
    aset yang mendasari. Konsisten dengan perusahaan lain dalam industri, Perusahaan memonitor modal
    dengan dasar rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung sebagai berikut: Liabilitas
    neto dibagi modal yang disesuaikan. Liabilitas neto merupakan total liabilitas (sebagaimana jumlah dalam
    laporan posisi keuangan) dikurangi kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh
    komponen ekuitas (meliputi modal saham dan saldo laba).




                                                     63
Page 67
PT PEMBANGUNAN JAYA ANCOL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal
30 Juni 2023 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak diaudit)
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

    Rasio liabilitas terhadap modal yang disesuaikan pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
    sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2023        31 Desember 2022
     Jumlah Liabilitas                                                            2.476.392            2.331.855
     Dikurangi Kas dan Setara Kas                                                 (691.130)            (506.061)
     Liabilitas Bersih                                                            1.785.262            1.825.794
     Jumlah Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
      kepada Pemilik Entitas Induk                                                1.608.855            1.545.966
     Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                                              111,0%               118,1%


                                                                           30 Juni 2023        31 Desember 2022
     Liabilitas Keuangan
       Suku Bunga Tetap                                                             31.771               24.610



44. Informasi Tambahan untuk Arus Kas

    Perusahaan memiliki transaksi non kas untuk 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:
                                                                           30 Juni 2023        31 Desember 2022
     Penambahan Aset Tetap Melalui Utang Lain-lain                                   3.272                 9.454
     Penambahan Investasi Jangka
      Panjang Lainnya Melalui Reklasifikasi
      Investasi pada Entitas Asosiasi                                                     --             265.669
     Jumlah                                                                          3.272               275.123

    Tabel dibawah ini menunjukan rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan untuk periode
    yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, sebagai berikut:

                                                                        30 Juni 2023
                                               Saldo Awal        Arus Kas         Perubahan        Saldo Akhir
                                                                                   Non Kas

     Utang Bank                                      901.704               --               483          902.187
     Utang Obligasi                                  214.543               --                58          214.601
     Liabilitas Sewa                                 101.654          (4.875)             3.742          100.521

                                                                     31 Desember 2022
                                               Saldo Awal        Arus Kas       Perubahan          Saldo Akhir
                                                                                  Non Kas
     Utang Bank                                      900.776               --               928          901.704
     Utang Obligasi                                  729.771        (516.000)               772          214.543
     Liabilitas Sewa                                 101.570          (8.732)             8.816          101.654



45. Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim

    Manajemen Perusahaan bertanggung jawab terhadap penyusunan dan penyajian laporan keuangan
    konsolidasian interim. Laporan keuangan konsolidasian interim telah diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
    pada tanggal 28 Juli 2023.




                                                            64

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.02 MB
Published28 Jul 2023
Pages67
Characters286,109
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-II-PJAA.xlsx done
Disclosure Checklist PT PJA Tbk 30 Juni 2023..pdf dead
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result