Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk
LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
DENGAN ANGKA PEMBANDING TAHUN 2022
Page 2
1
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TbK
Surabaya Hsad Office/ 256, Letjen Sutoyo - Waru, Sidoarjo 61256 Phone r62-31-8533688
Factory I East Java, lndonosia Fax
:62-31-85$58a
PO. BOX 1789, Surabaya
Factory ll : KM 19, Raya Surabaya -I\,,lojokerto Phone | 62 - 31 - 7886838,787147A,7A76078
Ds. Beringin Bendo, Taman, Sidoarjo 61257 Fax :62-31-7A76120
Ea6l Java, lndonesia PO. BOX 1789, Surabaya
Jakarta Offc€ / : 18, Faliman Jaya, Kampung Rawa Bamban, Phone : 62 - 21 - 54518&f, 5459068 - 69
Factory lll Ds. Jurumudi, Tange6ng '15124 Fax .62-2'l -5451863
Banten, lndonesia PO. BOX 206 - Jakarta
OUR REF:
SURAT PERI,IYATMN TXREKSI DRECTORS, STATEM ENT LETT ER
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS RE,.r'.TN G TO THE RESPoN9B/iJTY q'I
LAPORAN KEUAI,IGAN fIE FNANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 JUN! 2023 DAN UNTUK TAHUN YANG ASATJ,N,En,frA
BERAKHIR PAI)A TANGGAL TERSEBTJT AND FORTHE YEARTHEN ENDED
PI LAI,IGGENG MAIOIUR INDTJSIRI TBK PT UN GGENG M AKM UR INDLETRi IBK
Kamiyang bertandatangan di bawah ini/We, the undersigned:
1. Nama/Name : Hidayat Alim
Alamat kantor/Oftrce address :Jl. Letjen Sutoyo No.256, Waru, Sidoarjo
Alamat domisili/Domicile address : Jl. lmam Bonjol No. 11'1, Surabaya
Nomor telepon/Phone number : (031) 8533688
JabalanlPosition : Direktur Utama/Preside nt Di rector
2. NamalName : Kosasih Koenawan
Alamat kantor/Oifice address :Jl. Letjen Sutoyo No.256, Waru, Sidoarjo
Alamat domisili/Domicile address : JI. Nginden lnlan Ea.at 2 -AlC1 - 67, Surabaya
Nomor telepon/Phone number : (031) 8533688
Jabalanl Position : Direktur lndependenllndependent Director
Menyatakan bahwa: Declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan 1. We are responsible for the preparation and
penyajian laporan keuangan Perusahaan; presentation of the financial statements of the
Company;
2. Lapotan keuangan telah disusun dan disajikan 2. The financial statements have been prepared and
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prcsented in accordance the lndonesian Financial
lndonesia; Accounting Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan 3. a. All information in the fihancial sfatements ls
telah dimuat secara lengkap dan benar; complete and correct:
b. Laporan keuangan tidak mengandung b. The financial statements do not contain
informasi atau fakta material yang tidak misleading material information or facts, and
benar, dan tidak menghilangkan informasi do not omit mateial infomation and facts
atau fakta material;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem 4. We are responsible for the Company intemal
pengendalian internal dalam Perusahaan. control system.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya This Statement letter is made truthfully. ,
Sidoarjo,2s J uli 2023 I July 8,2023
Atas nama dan mewakili Dewan DileksilFor and on behalf of the Board of Directors
Direktur lndependen/ Direktur Utama/
lndependent Director President Director
PLASTIC &ALUMINIUI\.,I WARE, NON.STICK COOKWARE & BAKEWARE, PVC-HDPE PIPES & FITTINGS
( www.langgengmakmur.com, www.langgeng.com )
Page 3
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023 Catatan 31 Desember 2022
(Audited)
ASET
ASET LANCAR
2,
Kas dan bank 4,533,026,055 4,30,31 4,257,124,754
Piutang usaha – bersih 2,5,30
Pihak ketiga 100,674,751,245 83,168,096,648
Pihak berelasi 5,931,282,575 28 3,449,701,942
Piutang lain-lain 2,6,30
Pihak ketiga 401,844,337 545,030,498
Persediaan – bersih 279,728,916,415 2,7 297,186,995,454
Uang muka pembelian 2,414,093,111 8 1,382,272,297
Biaya dibayar di muka 538,093,735 2,9 890,182,251
2,10
Aset lancar lainnya 3,194,645,459 30,31,34 2,993,868,035
Aset tidak lancar yang dimiliki
untuk dijual 91,137,611,955 2,11 91,137,611,955
Jumlah Aset Lancar 488,554,264,887 485,010,883,834
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 19,325,000 2,6,30 19,000,000
Uang muka pembelian
aset tetap 42,297,983 14 42,297,983
Aset pajak tangguhan 6,730,992,836 2,21 4,142,799,988
Aset tetap – bersih 195,244,493,057 2,12 204,498,098,643
Aset hak-guna – bersih 287,295,046 2,13 574,590,086
Jumlah Aset Tidak Lancar 202,324,403,922 209,276,786,700
JUMLAH ASET 690,878,668,809 694,287,670,534
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
keseluruhan
1a
Page 4
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (Lanjutan)
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023 Catatan 31 Desember 2022
(Audited)
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
2,
Utang bank 222,211,392,304 15,30,31 213,539,822,588
2,
Utang usaha – pihak ketiga 56,512,174,602 16,30,31 61,176,972,723
2,
Utang lain-lain 17,30,31
Pihak ketiga 630,848,886 612,682,545
Pihak berelasi 310,844,628 28 35,740,295
Utang pajak 97,960,743,461 2,21 93,424,128,673
2,18,
Beban akrual 42,763,140,411 28,30,31 42,190,227,831
Liabilitas kontrak 5,062,079,843 2,19 3,586,418,223
Liabilitas sewa 306,893,875 2,13,30,31 600,332,915
Bagian utang jangka panjang
yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun: 2,30,31
Utang bank 12,000,000,000 20 6,000,000,000
Utang lain-lain 102,527,400 20 296,422,451
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 437,860,645,410 421,462,748,244
LIABILITAS JANGKA PANJANG
2,
Beban akrual 23,391,731,325 18,30,31 23,391,731,325
Utang jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam waktu satu tahun: 2,30,31
Utang bank 17,800,000,000 20 26,800,000,000
Utang pihak berelasi 7,340,000,000 20,28 7,340,000,000
Utang lain-lain 25,626,191 20 76,890,590
Liabilitas imbalan kerja 9,252,913,723 2,22 9,252,913,723
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 57,810,271,239 66,861,535,638
JUMLAH LIABILITAS 495,670,916,649 488,324,283,882
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
keseluruhan
1b
Page 5
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (Lanjutan)
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar – 2.000.000.000
saham dengan nilai nominal
Rp 500 per saham
Modal ditempatkan dan disetor
penuh – 1.008.517.669 saham 504,258,834,500 23 504,258,834,500
Tambahan modal disetor 3,919,250,000 3,919,250,000
Defisit (304,560,176,909) (293,804,542,417)
Komponen ekuitas lainnya ( 8,410,155,431) 2,22 ( 8,410,155,431)
JUMLAH EKUITAS 195,207,752,160 205,963,386,652
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 690,878,668,809 694,287,670,534
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
keseluruhan
1c
Page 6
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk Periode yang Berakhir
Pada Tanggal-Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 Catatan 2022
PENJUALAN BERSIH 257,414,632,515 2,24,28 277,837,967,399
BEBAN POKOK PENJUALAN ( 227,472,272,099) 2,25 (246,096,918,480)
LABA KOTOR 29,942,360,416 31,741,048,919
Beban penjualan ( 7,101,976,172) 2,26 ( 6,582,452,383)
Beban umum dan administrasi ( 26,092,526,741) 2,27,28 ( 24,786,204,114)
Laba pelepasan aset tetap ( 198,969,457) 2,12 -
Beban keuangan ( 9,968,688,946) 2 ( 10,993,884,957)
Lain-lain 75,973,560 2 ( 259,551,731)
RUGI SEBELUM MANFAAT
PAJAK ( 13,343,827,340) ( 10,881,044,266)
MANFAAT PAJAK 2,21
Tangguhan 2,588,192,848 1,944,934,683
Jumlah manfaat pajak 2,588,192,848 1,944,934,683
RUGI PERIODE BERJALAN ( 10,755,634,492) ( 8,936,109,583)
Penghasilan (Kerugian) Komprehensif
Lain - -
JUMLAH KERUGIAN KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN ( 10,755,634,492) ( 8,936,109,583)
Rata-rata tertimbang jumlah
saham yang beredar 1,008,517,669 1,008,517,669
RUGI PER SAHAM DASAR ( 10.66) 2,29 ( 8.86)
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
keseluruhan
2
Page 7
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk Periode yang Berakhir
Pada Tanggal-Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Modal
ditempatkan dan Tambahan modal Komponen ekuitas
Catatan disetor penuh disetor Defisit lainnya Jumlah ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 504,258,834,500 3,919,250,000 ( 269,193,429,007) ( 10,979,557,007) 228,005,098,486
Rugi periode berjalan - - ( 8,936,109,583) - ( 8,936,109,583)
_______________________
Saldo 30 Juni 2022 504,258,834,500 3,919,250,000 ( 278,129,538,590) ( 10,979,557,007) 219,068,988,903
Saldo 1 Januari 2023 504,258,834,500 3,919,250,000 ( 293,804,542,417) ( 8,410,155,431) 205,963,386,652
Rugi periode berjalan - - ( 10,755,634,492) - ( 10,755,634,492)
Saldo 30 Juni 2023 504,258,834,500 3,919,250,000 ( 304,560,176,909) ( 8,410,155,431) 195,207,752,160
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
3
Page 8
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
LAPORAN ARUS KAS
Untuk Periode yang Berakhir
Pada Tanggal-Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 Catatan 2022
ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 265,648,149,719 286,839,077,045
Pembayaran kas kepada
pemasok dan karyawan ( 252,164,302,941) ( 267,073,811,567)
Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi 13,483,846,778 19,765,265,478
Pembayaran beban bunga ( 10,079,655,610) ( 6,149,281,943)
Pembayaran pajak ( 8,630,770,704) ( 9,555,344,541)
Pembayaran beban bank ( 98,750,000) ( 103,750,000)
Penerimaan penghasilan bunga 27,881,534 39,186,312
Penghasilan (beban) lain-lain – bersih 94,223,496 ( 305,204,566)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas operasi ( 5,203,224,506) 3,690,870,740
ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
INVESTASI
Penerimaan dari penjualan aset tetap 778,430,412 12 -
Perolehan aset tetap ( 400,556,270) 12 ( 485,822,435)
Penambahan uang muka pembelian aset tetap - ( 1,052,370,000)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas investasi 377,874,142 ( 1,538,192,435)
ARUS KAS DARI (UNTUK) AKTIVITAS
PENDANAAN
Penerimaan utang bank jangka pendek 8,638,444,714 15 1,515,044,725
Pembayaran utang bank jangka panjang ( 3,000,000,000) 20 ( 2,400,000,000)
Pembayaran utang lain-lain ( 245,159,450) 20 ( 373,188,102)
Pembayaran liabilitas sewa ( 293,439,040) 13 ( 315,000,000)
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas pendanaan 5,099,846,224 ( 1,573,143,377)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK 274,495,860 579,534,928
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS 1,405,441 ( 2,281,390)
KAS DAN BANK AWAL PERIODE 4,257,124,754 4 2,367,340,140
KAS DAN BANK AKHIR PERIODE 4,533,026,055 4 2,944,593,678
Catatan atas Laporan Keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara
keseluruhan
4
Page 9
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT Langgeng Makmur Industri Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-Undang
Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968, yang diubah dengan Undang-Undang No. 12
tahun 1970, berdasarkan akta notaris Kho Boen Tian, S.H., No. 40 tanggal 30 November 1972 yang
kemudian diubah dengan akta dari notaris yang sama No. 3 tanggal 7 Januari 1976 mengenai
perubahan nama Perusahaan dari PT Langgeng Jaya Plastic Industry Ltd. menjadi PT Langgeng
Makmur Plastic Industry Ltd. Akta pendirian beserta perubahannya ini disahkan oleh Menteri
Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A 5/39/11 tanggal 24 Januari 1976, serta diumumkan
dalam Berita Negara No. 62 Tambahan No. 706 tanggal 4 Agustus 1987. Berdasarkan akta notaris
Adam Kasdarmadji, S.H., No 450 tanggal 27 Juni 1997, nama Perusahaan diubah menjadi PT
Langgeng Makmur Industri Tbk, yang disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C2-6.500 HT.01.04 TH.97 tanggal 10 Juli 1997.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., No. 202 tanggal 26 Juni 2020 untuk disesuaikan
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan untuk menyesuaikan maksud, tujuan, serta kegiatan
usaha Perusahaan. Perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan nomor AHU-
0047196.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 10 Juli 2020.
Perusahaan mulai beroperasi komersial pada tahun 1976.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan:
1. Maksud dan tujuan Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang:
a. Industri pengolahan
b. Perdagangan besar dan eceran
2. Untuk mencapai maksud tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha
sebagai berikut:
a. Industri pengolahan
- Industri pipa plastik dan perlengkapannya;
- Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasuk furnitur);
- Industri pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja;
- Industri peralatan dapur dan peralatan meja dari logam.
b. Perdagangan besar dan eceran
- Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
- Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga;
- Perdagangan besar logam dan bijih logam;
- Perdagangan besar barang logam untuk bahan konstruksi;
- Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin dan sejenisnya dari tanah liat kapur, semen
atau kaca;
- Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya;
- Perdagangan besar berbagai macam barang;
- Perdagangan eceran bahan dan barang konstruksi lainnya;
- Perdagangan eceran pembungkus dari plastik.
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tahun 1994, Perusahaan telah melakukan penawaran umum saham sejumlah 18.000.000
saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham melalui pasar modal di Indonesia dengan harga
penawaran Rp 3.000 per saham.
5
Page 10
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada Mei 1997, Perusahaan membagikan 35.400.000 saham bonus yang berasal dari agio saham
dan mengubah nilai nominal saham dari Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham (stock split). Pada
bulan Oktober 1997, Perusahaan membagikan dividen saham sebanyak 26.432.000 saham dengan
nilai nominal Rp 500 per saham atau sejumlah Rp 13.216.000.000, sehingga modal disetor penuh
meningkat menjadi 215.232.000 saham.
Pada tahun 2000, Perusahaan mengkapitalisasi semua agio saham, selisih nilai aset dan kewajiban
dalam rangka pengampunan pajak, dan sebagian selisih penilaian kembali aset tetap ke modal
saham dengan mengeluarkan 43.046.400 saham bonus dengan nilai nominal Rp 500 per saham
atau sejumlah Rp 21.523.200.000, di mana setiap pemegang 5 saham Perusahaan yang terdaftar
pada daftar pemegang saham pada tanggal 27 September 2000, berhak menerima 1 saham bonus
(baru).
Pada tahun 2004, 2002 dan 2001, Perusahaan telah menerbitkan masing-masing 84.768.494
saham, 97.361.291 saham dan 88.066.495 saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham atau
masing-masing sebesar Rp 42.384.247.000, Rp 48.680.645.500 dan Rp 44.033.247.500 yang
berasal dari konversi obligasi – seri III, seri II dan seri I yang telah disetujui dalam Rapat Umum Luar
Biasa Pemegang Saham yang diaktakan dengan akta notaris Dyah Ambarwaty Setyoso, S.H., No.
56, tanggal 20 Desember 2000.
Pada tahun 2005, Perusahaan telah menerbitkan 480.042.989 saham dengan nilai nominal Rp 500
per saham atau sejumlah Rp 240.021.494.500 yang berasal dari konversi utang yang
direstrukturisasi.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan yang ditempatkan
dan disetor penuh telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
c. Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit dan Karyawan
Susunan dewan komisaris, direksi, dan komite audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Hindro Budianto Hindratno
Komisaris Independen : Bing Hartono Poernomosidi
Dewan Direksi
Direktur Utama : Hidayat Alim
Direktur Independen : Kosasih Koenawan
Direktur : Pangestu Alim
Direktur : Irawan Alim
Komite Audit
Ketua : Bing Hartono Poernomosidi
Anggota : Sri Handayani
Anggota : Jessica Budiharto
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki masing-masing 868 dan
885 orang karyawan tetap (tidak diaudit).
d. Tanggal Penyelesaian Laporan Keuangan
Laporan keuangan telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada
tanggal 28 Juli 2023.
6
Page 11
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan keuangan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
(“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan -
Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”).
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas, dan dasar
pengukuran dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang diukur
dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan.
Laporan arus kas yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan
dan pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Laporan keuangan disusun menggunakan asumsi kelangsungan usaha. Asumsi ini digunakan
berdasarkan pengetahuan manajemen atas fakta-fakta dan keadaan sekarang, asumsi-asumsi yang
timbul atas pengetahuan tersebut dan ekspektasi saat ini atas kejadian dan tindakan di masa yang
akan datang.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan adalah Rupiah (“Rp”), yang
merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
c. Standar Akuntansi Keuangan Baru Beserta Revisi
Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (“DSAK”), untuk
laporan keuangan tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Perusahaan telah menerapkan standar
yang dipandang relevan dengan pelaporan keuangan.
Berlaku efektif 1 Januari 2022:
Amandemen PSAK No. 57: “Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi tentang
kontrak memberatkan - Biaya memenuhi kontrak”;
Penyesuaian tahunan PSAK No. 71: “Instrumen keuangan”; dan
Penyesuaian tahunan PSAK No. 73: “Sewa”.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan
keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
d. Instrumen Keuangan
i. Aset Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain dan (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.
7
Page 12
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset
lancar lainnya diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu
model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
kontraktual dari aset keuangan (“SPPI”).
Pengujian SPPI
Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Perusahaan menilai persyaratan kontraktual
keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.
Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada
pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada
pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai
waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Perusahaan menerapkan
pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang di mana aset
keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko
atau volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan
pinjaman, tidak menimbulkan arus kas kontraktual yang hanya merupakan pembayaran pokok
dan bunga atas saldo SPPI. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur
pada Fair Value through Profit or Loss (“FVTPL”).
Penilaian Model Bisnis
Perusahaan menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan
bagaimana Perusahaan mengelola kelompok aset keuangannya untuk mencapai tujuan
bisnisnya.
Model bisnis Perusahaan tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada
tingkat portofolio secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat
diamati seperti:
Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam
model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada
nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
Frekuensi, nilai dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari
penilaian Perusahaan.
Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
mempertimbangkan skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan
awal direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Perusahaan tidak
mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi
memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau
yang baru dibeli selanjutnya.
8
Page 13
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola
dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan
arus kas kontraktual dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah
pokok terutang.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif.
Penghasilan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai “Penghasilan
Keuangan”. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang
dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui di dalam laporan keuangan sebagai “Kerugian
penurunan nilai”.
Metode Suku Bunga Efektif (“SBE”)
SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari
instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan penghasilan bunga selama periode
yang relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan
kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan premium dan
diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan
periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat
pengakuan awal.
Penghasilan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset
keuangan FVTPL.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk semua instrumen
utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada perbedaan
antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang
diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal.
Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau
peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual.
ECL dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit
yang signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan
oleh peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan).
Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak
pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan
selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (ECL seumur hidup).
Untuk piutang usaha, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam
menghitung ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak melacak perubahan dalam risiko kredit,
tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal
pelaporan. Perusahaan telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian
kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik
untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah
lewat 180 hari. Namun, dalam kasus tertentu, Perusahaan juga dapat mempertimbangkan aset
keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa
9
Page 14
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum
memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Perusahaan. Aset keuangan
dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.
ii. Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar
liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, beban
akrual, utang pihak berelasi dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.
Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait
dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi
ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas
perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi
SBE dicatat sebagai “Beban Keuangan” dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan
Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman
yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari
liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
iii. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi penyisihan
atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan
tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya
transaksi dan fee yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE.
10
Page 15
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
iv. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi
keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah tercatat dari aset dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
v. Hirarki Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayarkan untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual
suatu aset atau mengalihkan liabilitas terjadi. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Perusahaan harus memiliki akses ke
pasar utama.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia
kecukupan data untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas di mana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
dapat dikategorikan pada tingkat hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah yang
signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
Tingkat 1 - Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam
pasar aktif untuk aset atau liabilitas sejenis;
Tingkat 2 - Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi di mana seluruh input yang
mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara
langsung maupun tidak langsung;
Tingkat 3 - Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi di mana seluruh input yang
mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar tidak berdasarkan data pasar
yang dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan
menentukan apakah terjadi pengalihan antar tingkat di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi
kategori (berdasarkan input tingkat terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar)
setiap akhir periode pelaporan.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Perusahaan telah menentukan kelas aset dan liabilitas
berdasarkan sifat, karakteristik dan risiko aset atau liabilitas, dan tingkat hirarki nilai wajar
seperti dijelaskan di atas.
e. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Perusahaan mengungkapkan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk
komitmen, dalam laporan keuangan.
Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika mereka:
(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
(iii) merupakan personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk dari Perusahaan.
11
Page 16
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan jika:
(a) langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i)
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama dengan
Perusahaan; (ii) memiliki kepentingan dalam Perusahaan yang memberikan pengaruh
signifikan atas Perusahaan; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas Perusahaan;
(b) suatu pihak adalah entitas asosiasi Perusahaan;
(c) suatu pihak adalah ventura bersama di mana Perusahaan sebagai venturer ;
(d) suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Perusahaan;
(e) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
(f) suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi
signifikan oleh atau di mana hak suara signifikan dimiliki oleh, langsung maupun tidak langsung
oleh individu seperti diuraikan dalam butir (d) atau (e); atau
(g) suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan
atau entitas yang terkait dengan Perusahaan.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, di mana
persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
yang tidak berelasi.
Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan yang relevan.
f. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
neto.
Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata yang meliputi harga pembelian, biaya
konversi dan biaya-biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut, serta
membawanya ke lokasi dan kondisinya yang sekarang. Barang jadi dan barang dalam proses
meliputi alokasi beban pabrikasi tetap dan variabel, sebagai tambahan atas bahan baku dan tenaga
kerja langsung.
Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi
dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melakukan
penjualan.
Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai persediaan, jika ada, ditetapkan
berdasarkan penelaahan kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan.
g. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis
lurus.
h. Aset Tetap
Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai, jika ada. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Biaya perolehan aset tetap meliputi: (a) harga pembelian, (b) biaya-biaya yang dapat diatribusikan
secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisinya sekarang, dan (c) estimasi awal
biaya pembongkaran dan pemindahan dan restorasi lokasi aset (jika ada). Setiap bagian dari aset
tetap dengan biaya perolehan yang signifikan terhadap jumlah biaya perolehan aset disusutkan
secara terpisah.
12
Page 17
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada saat pembaharuan dan perbaikan yang signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke dalam
nilai tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi kriteria
pengakuan dibebankan langsung pada operasi berjalan.
Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset, sebagai berikut:
Tahun
______________________________
Bangunan dan prasarana 20-30
Mesin dan peralatan 12-20
Alat pengangkutan 5
Perabot dan peralatan kantor 5
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap
ditelaah, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna
Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian
dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset tetap” dan tidak diamortisasi. Biaya yang berkaitan
dengan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai beban ditangguhkan dan diamortisasi selama
periode hak atas tanah atau masa manfaat tanah, mana yang lebih pendek.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-
masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan sesuai dengan tujuannya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto
hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dalam tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
i. Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual (atau kelompok lepasan) diklasifikasi sebagai dimiliki
untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada
melalui pemakaian berlanjut. Kondisi ini dianggap memenuhi hanya ketika penjualan tersebut harus
sangat mungkin terjadi dan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual (atau kelompok lepasan)
harus tersedia untuk segera dijual.
Aset tidak lancar (atau kelompok lepasan) diklasifikasi sebagai yang dimiliki untuk dijual diukur pada
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
j. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset non-
keuangan mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Perusahaan membuat
estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut untuk menentukan kerugian penurunan nilai (jika ada).
Jika tidak mungkin mengestimasi jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan secara individual,
Perusahaan akan mengestimasi jumlah terpulihkan dari Unit Penghasil Kas aset (“UPK”).
Estimasi jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual dengan nilai pakai dari aset atau UPK tersebut. Ketika jumlah terpulihkan suatu aset non-
13
Page 18
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
keuangan (“UPK”) di bawah nilai tercatatnya, maka nilai tercatat aset (“UPK”) diturunkan menjadi
sebesar nilai terpulihkannya dan kerugian penurunan nilai yang timbul diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
k. Sewa
Perusahaan menerapkan PSAK No. 73 “Sewa”, yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”.
Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Perusahaan menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau
mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa, jika kontrak tersebut
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka
waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak
untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Perusahaan menilai apakah:
Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit
atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh
kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi
substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi;
Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan
memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana
semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
- Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
- Perusahaan mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk
tujuan apa aset akan digunakan.
Pada tanggal permulaan atau pada saat penilaian kembali suatu kontrak yang mengandung suatu
komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen
sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari
komponen non – sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-
guna diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke
kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada
umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga
diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap,
termasuk pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa.
14
Page 19
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai – Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
permulaan dan tidak memiliki opsi pembelian). Perusahaan juga menerapkan pengecualian
pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran
sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset pendasar bernilai rendah diakui sebagai beban
dengan metode garis lurus selama masa sewa.
l. Perpajakan
Pajak Kini
Aset dan liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode
sebelumnya dicatat sebesar jumlah yang diharapkan dapat dipulihkan dari atau dibayarkan kepada
Kantor Pajak yang besarnya ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang
berlaku atau secara substantif telah berlaku.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang
bersangkutan. Pengaruh pajak untuk suatu tahun dialokasikan pada operasi tahun berjalan, kecuali
untuk pengaruh pajak dari transaksi yang langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang diambil Perusahaan sehubungan dengan
situasi di mana interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan yang terkait dan menetapkan
provisi jika diperlukan.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)
diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP
ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir
periode pelaporan.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum
dikompensasi, sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk
dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum
dikompensasi.
Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan
ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan
semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Penelaahan dilakukan
pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan
aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang
akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.
Pajak tangguhan yang terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi.
Pos pajak tangguhan diakui terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam penghasilan
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
15
Page 20
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pajak Pertambahan Nilai
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”)
kecuali:
i) PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan sesuai dengan
peraturan perpajakan, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset
atau sebagai bagian dari item beban-beban yang diterapkan; dan
ii) piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai
bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi keuangan.
m. Imbalan Kerja
Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja yang didanai sesuai dengan Undang-Undang No.
11/2020 mengenai Cipta Kerja (“UUCK”), Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021, dan PSAK No.
24, “Imbalan Kerja”. Berdasarkan UUCK tersebut, Perusahaan diharuskan untuk membayar uang
pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak kepada karyawan apabila
persyaratan yang ditentukan dalam UUCK tersebut terpenuhi.
Beban pensiun Perusahaan ditentukan melalui perhitungan aktuaria dengan menggunakan metode
projected-unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.
Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan
posisi keuangan dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke
laba rugi periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi
atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas
imbalan kerja. Perusahaan mengakui perubahan berikut pada liabilitas imbalan kerja pada akun
"Beban Umum dan Administrasi" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:
i. Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian (kurtailmen) tidak rutin, dan;
ii. Beban atau penghasilan bunga neto.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Perusahaan mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai
berikut:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
ke pelanggan.
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
kontrak.
16
Page 21
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
biaya yang diharapkan ditambah marjin.
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada
saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu).
Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan dasar akrual.
Penghasilan/Beban Bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, penghasilan atau
biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat
mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama
umur yang diharapkan dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih
singkat, terhadap nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode/tahun yang
bersangkutan. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs yang digunakan masing-masing adalah:
Mata Uang 2023 2022
Euro 1 16,374 16,713
US$ 1 15,026 15,731
SG$ 1 11,102 11,659
MYR 1 3,213 3,556
RMB 1 2,077 2,257
HK$ 1 1,919 2,019
Transaksi dalam mata uang asing lainnya (jika ada) dianggap tidak signifikan.
p. Informasi Segmen
Segmen adalah komponen dari Perusahaan yang dapat dibedakan yang terlibat dalam penyediaan
produk-produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari segmen
lainnya.
Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
kepada segmen dan menilai kinerjanya.
17
Page 22
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pendapatan, beban, hasil usaha, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat
diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan
dasar yang memadai untuk segmen tersebut.
q. Laba per Saham Dasar
Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-
rata tertimbang saham yang beredar selama tahun yang bersangkutan.
Apabila jumlah saham biasa yang beredar meningkat tanpa disertai peningkatan sumber daya,
maka jumlah saham biasa yang beredar sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan perubahan
proporsional atas jumlah saham beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi pada permulaan dari
periode sajian paling awal.
r. Provisi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
konstruktif) jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah
kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal.
Seluruh provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber daya
yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, maka provisi
dibatalkan.
s. Kontijensi
Kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan kecuali jika kemungkinan pengeluaran sumber daya yang memiliki manfaat
ekonomi sangat kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
dalam catatan atas laporan keuangan apabila ada kemungkinan pemasukan manfaat ekonomi.
t. Peristiwa setelah Periode Laporan Keuangan
Peristiwa setelah akhir periode laporan yang memberikan informasi tambahan terkait posisi
Perusahaan pada periode laporan keuangan (adjusting events) diungkapkan dalam laporan
keuangan. Peristiwa setelah periode laporan keuangan yang bukan merupakan adjusting events
telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan apabila material.
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mensyaratkan manajemen untuk membuat pertimbangan,
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah atas pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang
dilaporkan, serta pengungkapan liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Namun, ketidakpastian
estimasi dan asumsi ini dapat menyebabkan penyesuaian material atas nilai tercatat aset dan liabilitas
yang berdampak pada masa mendatang.
a. Pertimbangan
Penentuan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer di mana
Perusahaan beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan
beban pokok penjualan serta beban langsung terkait Perusahaan.
18
Page 23
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi.
Analisa aset dan liabilitas keuangan Perusahaan diungkapkan pada Catatan 30.
Penyisihan Penurunan Nilai Piutang
Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (ECL), Perusahaan menggunakan informasi perkiraan
masa depan yang wajar dan terdukung, berdasarkan asumsi pergerakan masa depan atas penentu
ekonomi dan bagaimana penentu tersebut akan saling memengaruhi satu dengan lainnya.
Kerugian saat gagal bayar adalah estimasi kerugian yang timbul pada saat gagal bayar. Loss given
default dihitung dari selisih antara arus kas kontraktual dan arus kas yang diekspektasi diterima oleh
pemberi pinjaman, dengan memperhitungkan arus kas dari penjualan agunan dan peningkatan kredit.
Probabilitas gagal bayar merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar
adalah estimasi kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya
mencakup data historis, asumsi dan ekspektasi dari kondisi masa depan.
Sewa
Sewa Operasi
Perusahaan menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan
dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai 'sewa operasi'.
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
b. Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan
yang memiliki risiko signifikan mengakibatkan penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini.
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat
perubahan pasar atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam
asumsi terkait pada saat terjadinya.
Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan
Ketika nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan tidak dapat
diperoleh dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian
termasuk model discounted cash flow. Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari pasar yang
dapat diobservasi, tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat pertimbangan disyaratkan
dalam menetapkan nilai wajar.
Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan masukan seperti risiko mata uang, risiko tingkat suku
bunga, risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas. Perubahan dalam asumsi mengenai faktor-faktor
tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar dari instrumen keuangan yang dilaporkan. Penjelasan lebih
lanjut diungkapkan dalam Catatan 30 dan 31.
19
Page 24
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Imbalan Kerja
Penentuan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan,
tingkat kecacatan, umur pensiun, dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang
ditetapkan Perusahaan langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya.
Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan
signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan
dapat mempengaruhi secara material liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 22.
Penyusutan Aset Tetap
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5
sampai 30 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Perusahaan
menjalankan bisnisnya.
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat
ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 12.
Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan
strategi perencanaan pajak masa depan. Namun tidak terdapat kepastian bahwa Perusahaan dapat
menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau
keseluruhan dari aset pajak tangguhan tersebut. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan
21.
Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan
Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak
mereka pada saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan oleh, atau negosiasi dengan
otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang
kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan.
Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti,
Perusahaan menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan
total cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset
Kontinjensi”. Perusahaan membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak
penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus
diakui.
Taksiran Nilai Realisasi Neto Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi
yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga
jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi
dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah
yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 7.
20
Page 25
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih
besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya
untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang
dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi
dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.
Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Arus kas masa depan
yang diproyeksikan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum ada perikatannya atau
investasi signifikan di masa depan yang akan meningkatkan kinerja dari UPK yang diuji.
Nilai terpulihkan paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk model arus kas yang
didiskontokan seperti halnya dengan arus kas masuk masa depan yang diharapkan dan tingkat
pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.
4. KAS DAN BANK
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Kas 690,894,596 1,276,831,809
Bank
Dalam Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2,027,846,427 2,296,905,132
PT Bank Central Asia Tbk 1,767,541,262 628,845,095
PT Bank Pembangunan Daerah Nusa
Tenggara Barat 10,374,389 10,486,008
Dalam Dolar Amerika Serikat
PT Bank Central Asia Tbk 25,244,431 26,890,414
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 11,124,950 17,166,296
Sub-jumlah 3,842,131,459 2,980,292,945
Jumlah 4,533,026,055 4,257,124,754
Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-
masing bank.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada saldo kas
dan bank yang dibatasi penggunaannya dan tidak terdapat saldo kas dan bank kepada pihak berelasi.
21
Page 26
FINAL DRAFT
Approved by: Date:
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
5. PIUTANG USAHA – BERSIH
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Lokal
Pihak ketiga 103,303,855,381 85,956,337,784
Cadangan kerugian penurunan nilai ( 2,629,104,136) ( 2,788,241,136)
Sub-jumlah 100,674,751,245 83,168,096,648
Pihak berelasi (Catatan 28)
PT Langgeng Investindo 5,931,282,575 3,449,701,942
Jumlah 106,606,033,820 86,617,798,590
Analisa umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo 80,011,835,830 66,329,628,373
Jatuh tempo:
1 – 30 hari 14,132,130,864 13,749,725,649
31 – 60 hari 6,861,749,609 4,455,635,995
Di atas 60 hari 8,229,421,653 4,871,049,709
Sub-jumlah 109,235,137,956 89,406,039,726
Cadangan kerugian penurunan nilai ( 2,629,104,136) ( 2,788,241,136)
Jumlah 106,606,033,820 86,617,798,590
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
30 Juni 2023
(Audited)
Saldo awal 2,788,241,136 723,535,843
Penambahan (pemulihan) (Catatan 26) ( 159,137,000) 2,074,803,963
Penghapusan - ( 10,098,670)
Saldo akhir 2,629,104,136 2,788,241,136
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha tertentu digunakan sebagai jaminan atas
utang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan nilai fidusia jaminan sebesar Rp
150.000.000.000 (Catatan 15).
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat piutang usaha yang dijual secara with
recourse dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian dan piutang usaha yang direstrukturisasi.
22
Page 27
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan piutang usaha masing-masing pelanggan pada akhir periode,
manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha tersebut cukup
untuk menutup kemungkinan kerugian atas nilai piutang usaha.
6. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Karyawan 61,235,838 50,125,000
Lain-lain 359,933,499 513,905,498
Jumlah 421,169,337 564,030,498
Piutang lain-lain berdasarkan jangka waktu:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Jangka pendek 401,844,337 545,030,498
Jangka panjang 19,325,000 19,000,000
Jumlah 421,169,337 564,030,498
Piutang lain-lain tidak dijaminkan untuk pinjaman dan tidak terdapat jaminan yang diterima Perusahaan atas
piutang tersebut.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap piutang lain-lain pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai piutang, sehingga manajemen
berpendapat bahwa tidak diperlukan adanya cadangan penurunan nilai piutang lain-lain.
7. PERSEDIAAN – BERSIH
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Barang jadi 160,397,107,361 160,120,046,961
Barang dalam proses 91,693,755,929 108,588,054,027
Bahan baku 16,631,215,477 15,862,852,614
Bahan pembantu 15,598,544,728 17,207,748,932
Sub-jumlah 284,320,623,495 301,778,702,534
Cadangan kerugian penurunan nilai ( 4,591,707,080) ( 4,591,707,080)
Jumlah – bersih 279,728,916,415 297,186,995,454
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
(Audited)
Saldo awal 1,821,408,675
23
Page 28
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Penambahan 2,770,298,405
Saldo akhir 4,591,707,080
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tertentu digunakan sebagai jaminan atas
utang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan nilai fidusia jaminan sebesar Rp
150.000.000.000 (Catatan 15).
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu
paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 55.000.000.000 pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut, karena persediaan tersebut terletak pada 3 (tiga)
gudang yang berlainan.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan persediaan pada akhir periode, manajemen Perusahaan
berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutup
kemungkinan kerugian atas nilai persediaan.
8. UANG MUKA PEMBELIAN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2021
(Audited)
Impor 840,383,234 985,396,919
Lokal 1,573,709,877 396,875,378
Jumlah 2,414,093,111 1,382,272,297
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Asuransi 191,693,074 574,659,194
Lain-lain 346,400,661 315,523,057
Jumlah 538,093,735 890,182,251
10. ASET LANCAR LAINNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Jaminan pembelian bahan baku 3,016,268,808 2,740,290,607
Jaminan pembelian gas (US$ 11.871 pada
tahun 2023 dan US$ 16.120 pada tahun
2022) 178,376,651 253,577,428
Jumlah 3,194,645,459 2,993,868,035
Jaminan berupa saldo bank yang dibatasi penggunaannya (Catatan 34).
11. ASET TIDAK LANCAR YANG DIMILIKI UNTUK DIJUAL
Akun ini berupa hak atas tanah, bangunan, mesin dan peralatan.
24
Page 29
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan PSAK No. 58 mengenai “Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang
Dihentikan”, Perusahaan mengklasifikasikan mesin dan peralatan sebagai aset tidak lancar yang dimiliki
untuk dijual pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2022, terdapat penjualan aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual sebagai
berikut:
31 Desember 2022
(Audited)
Harga jual 868,400,000
Nilai buku 867,594,083
Laba penjualan aset tidak lancar yang dimiliki
untuk dijual 805,917
Atas penjualan aset tersebut manajemen telah menyampaikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
sesuai dengan pengiriman laporan semester I tahun 2023 dan laporan tahunan dan semester I tahun
2022. Dan saat melakukan proses perpanjangan fasilitas kredit, Manajemen juga telah menyampaikan
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bahwa hasil penjualan aset tidak lancar tersebut digunakan untuk
kegiatan operasional perusahaan, termasuk untuk membayar kewajiban kepada PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk.
Manajemen masih terus mengupayakan penjualan dan penawaran harga yang sesuai dengan keinginan
manajemen atas aset tidak lancar tersebut.
Hak atas tanah, bangunan, serta beberapa mesin dan peralatan yang dimiliki untuk dijual di atas
digunakan sebagai jaminan atas utang bank (Catatan 15).
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau
perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual
masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
12. ASET TETAP – BERSIH
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya Perolehan
Hak atas tanah 26,782,489,700 - - - 26,782,489,700
Bangunan dan
prasarana 46,107,110,888 - - - 46,107,110,888
Mesin dan peralatan 538,980,312,091 7,815,342 3,439,708,548 241,009,099 535,789,427,984
Alat pengangkutan 20,544,533,735 - - - 20,544,533,735
Perabot dan peralatan
kantor 6,232,561,679 80,741,703 - 13,400,000 6,326,703,382
Sub-jumlah 638,647,008,093 88,557,045 3,439,708,548 254,409,099 635,550,265,689
Aset dalam
penyelesaian
Mesin dan peralatan 4,848,680,586 311,999,225 - ( 254,409,099) 4,906,270,712
JJumlah 643,495,688,679 400,556,270 3,439,708,548 - 640,456,536,401
25
Page 30
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan
prasarana 29,625,149,403 479,506,189 - - 30,104,655,592
Mesin dan peralatan 385,213,674,070 7,701,593,456 2,462,308,679 - 390,452,958,847
Alat pengangkutan 18,437,234,033 400,421,498 - - 18,837,655,531
Perabot dan peralatan
kantor 5,721,532,530 95,240,844 - - 5,816,773,374
Jumlah 438,997,590,036 8,676,761,987 2,462,308,679 - 445,212,043,344
Nilai Buku 204,498,098,643 195,244,493,057
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya Perolehan
Hak atas tanah 26,782,489,700 - - - 26,782,489,700
Bangunan dan
prasarana 46,107,110,888 - - - 46,107,110,888
Mesin dan peralatan 537,610,912,727 164,311,093 - 1,205,088,271 538,980,312,091
Alat pengangkutan 20,544,533,735 - - - 20,544,533,735
Perabot dan peralatan
kantor 6,225,228,672 179,747,357 172,414,350 - 6,232,561,679
Sub-jumlah 637,270,275,722 344,058,450 172,414,350 1,205,088,271 638,647,008,093
Aset dalam
penyelesaian
Mesin dan peralatan 1,874,810,104 4,178,958,753 - (1,205,088,271) 4,848,680,586
Jumlah 639,145,085,826 4,523,017,203 172,414,350 - 643,495,688,679
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan
prasarana 28,666,137,024 959,012,379 - - 29,625,149,403
Mesin dan peralatan 369,211,878,000 16,001,796,070 - - 385,213,674,070
Alat pengangkutan 17,567,067,732 870,166,301 - - 18,437,234,033
Perabot dan peralatan
kantor 5,702,828,038 191,118,842 172,414,350 - 5,721,532,530
Jumlah 421,147,910,794 18,022,093,592 172,414,350 - 438,997,590,036
Nilai Buku 217,997,175,032 204,498,098,643
Rincian rugi pelepasan aset tetap adalah sebagai berikut:
2022 2023
Harga jual 650,000,000 778,430,412
Nilai buku - 977,399,869
Rugi pelepasan aset tetap 650,000,000 ( 198,969,457)
Pembebanan penyusutan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
dialokasikan sebagai berikut:
2023 2022
Beban pokok penjualan – beban pabrikasi 7,773,316,108 16,194,694,700
26
Page 31
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Beban umum dan administrasi (Catatan 27) 903,445,879 1,827,398,892
Jumlah 8,676,761,987 18,022,093,592
Penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari uang muka pembelian aset tetap sebesar Rp
817.862.500 pada tanggal 31 Desember 2022 (Catatan 33).
Perusahaan memiliki hak atas tanah (Hak Guna Bangunan) seluas 163.014 meter persegi, yang berlokasi
di Sidoarjo dan Tangerang. Sertifikat hak atas tanah akan berakhir pada berbagai tanggal sampai tahun
2043. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa sertifikat hak atas tanah tersebut dapat diperpanjang
setelah masa berakhirnya.
Pada tahun 2023 dan 2022, aset tetap tertentu Perusahaan digunakan sebagai jaminan atas utang bank
dan utang lain-lain – jangka panjang (Catatan 15 dan 20).
Pada tanggal 30 Juni 2023, aset dalam penyelesaian meliputi mesin dan peralatan dengan jumlah
persentase penyelesaian sebesar 73% dan estimasi bulan penyelesaian pada bulan Oktober 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2022, aset dalam penyelesaian meliputi mesin dan peralatan dengan jumlah
persentase penyelesaian sebesar 72% dan estimasi bulan penyelesaian pada bulan Juli 2023.
Berdasarkan laporan appraisal KJPP Dasa’at, Yudistira & Rekan, tanggal 28 Januari 2022, nilai pasar
seluruh aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan aset tetap Perusahaan adalah sebesar Rp
1.593.324.190.000.
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai residu dari aset tetap adalah sebesar nihil.
Jumlah biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan adalah sebesar
Rp 271.757.749.311 dan Rp 270.017.305.100 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh aset tetap, kecuali hak atas tanah telah
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing
sebesar Rp 145.988.137.000 dan Rp 145.883.137.000, di mana manajemen berpendapat bahwa nilai
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Pada tanggal 24 Februari 2016, Perusahaan telah menerima Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak No.
KEP-573/WPJ.07/2016 tentang persetujuan penilaian kembali aset tetap untuk tujuan perpajakan per
tanggal 1 Januari 2016.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau
perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap masing-masing pada tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
13. ASET HAK GUNA – BERSIH
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya
Perolehan
Bangunan dan
prasarana 1,149,180,172 - - - 1,149,180,172
Akumulasi
Amortisasi
Bangunan dan
prasarana 574,590,086 287,295,040 - - 861,885,126
Nilai buku 574,590,086 287,295,046
27
Page 32
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Biaya
Perolehan
Bangunan dan
prasarana 1,149,180,172 - - - 1,149,180,172
Akumulasi
Amortisasi
Bangunan dan
prasarana - 574,590,086 - - 574,590,086
Nilai buku 1,149,180,172 574,590,086
Liabilitas Sewa
Mutasi liabilitas sewa sehubungan dengan aset hak-guna adalah sebagai berikut:
2023
1 Januari 2023 Penambahan Beban bunga Pembayaran 31 Maret 2023
Kelas aset
pendasar
Bangunan dan
prasarana 600,332,915 - 21,560,960 (315,000,000) 306,893,875
Jumlah 600,332,915 - 21,560,960 (315,000,000) 306,893,875
2022
1 Januari 2022 Penambahan Beban bunga Pembayaran 31 Desember 2022
Kelas aset
pendasar
Bangunan dan
prasarana 1,149,180,172 - 81,152,743 (630,000,000) 600,332,915
Jumlah 1,149,180,172 - 81,152,743 (630,000,000) 600,332,915
Liabilitas sewa berdasarkan jangka waktu:
31 Desember 2022
30 Juni 2023 (Audited)
Jangka pendek 306,893,875 600,332,915
Jangka panjang - -
Jumlah 306,893,875 600,332,915
14. UANG MUKA PEMBELIAN ASET TETAP
Akun ini terdiri dari uang muka pembelian aset tetap, sebesar Rp 42.297.983 pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022.
15. UTANG BANK
Akun ini terdiri dari :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kredit Modal Kerja
Non Revolving 165,700,000,000 168,100,000,000
Revolving 37,427,473,519 26,544,976,463
Trust Receipt 19,256,939,618 19,100,991,958
28
Page 33
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Dikurangi:
Biaya pinjaman yang diamortisasi ( 173,020,833) ( 206,145,833)
Jumlah 222,211,392,304 213,539,822,588
Pada tahun 2020, Perusahaan memiliki fasilitas kredit modal kerja sebesar Rp 125.000.000.000, KMK Non
Revolving 2 sebesar Rp 45.500.000.000 dan KMK Revolving 1 sebesar Rp 39.500.000.000. Perusahaan
juga memiliki fasilitas SKBDN sub limit trust receipt dan bank garansi dengan jumlah maksimum sebesar
Rp 35.000.000.000 dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 19 Mei 2021, Perusahaan mendapat persetujuan restrukturisasi terdampak Covid-19 berupa
KMK Revolving sebesar Rp 39.500.000.000 diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Mei 2023 dan KMK
Non Revolving 1 sebesar Rp 125.000.000.000 dan KMK Non Revolving 2 sebesar Rp 45.500.000.000
dengan jangka waktu tiap tahun dan diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Desember 2023. Kewajiban
pembayaran bunga sebesar 5,5% dari fasilitas ini ditangguhkan sampai dengan Desember 2022 dan akan
dibayarkan dengan skema angsuran secara prorata mulai bulan Januari 2024 sampai dengan Mei 2025
(Catatan 18).
Pada tanggal 23 Mei 2023, fasilitas kredit KMK Revolving sebesar Rp 39.500.000.000 diperpanjang
sampai dengan tanggal 25 Mei 2024.
Seluruh fasilitas pinjaman tersebut dibebani bunga tahunan sebesar 8-9% pada tahun 2023 dan 2022, dan
dijamin dengan piutang usaha, persediaan, aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual serta aset tetap
tertentu Perusahaan (Catatan 5, 7, 11 dan 12).
Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut, Perusahaan harus memenuhi beberapa pembatasan antara
lain mendapatkan persetujuan tertulis dari bank untuk memindahtangankan aset yang digunakan sebagai
jaminan pada pihak lain, memperoleh jaminan kredit baru dari pihak lain, kecuali dalam transaksi wajar,
bertindak sebagai penjamin untuk pihak lain atau menjaminkan aset Perusahaan pada pihak lain,
melunasi utang kepada pemegang saham dan memenuhi rasio keuangan sebagai berikut:
Current ratio lebih dari 100%
Leverage kurang dari 150%
Equity positif
16. UTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
3 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Lokal 56,506,788,683 60,978,368,848
Impor 5,385,919 198,603,875
Jumlah 56,512,174,602 61,176,972,723
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Belum jatuh tempo 40,856,228,030 51,170,090,793
Jatuh tempo:
1 - 30 hari 12,520,498,883 6,797,884,270
31 - 60 hari 2,717,873,959 2,419,959,620
Di atas 60 hari 417,573,730 789,038,040
Jumlah 56,512,174,602 61,176,972,723
29
Page 34
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Rupiah 56,506,788,683 60,978,368,848
Dolar Amerika Serikat 5,385,919 198,603,875
Jumlah 56,512,174,602 61,176,972,723
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat jaminan yang diberikan oleh
Perusahaan sehubungan dengan utang usaha.
17. UTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pihak ketiga 630,848,886 612,682,545
Pihak berelasi (Catatan 28)
PT Langgeng Pratama Industri 310,844,628 35,740,295
Jumlah 941,693,514 648,422,840
18. BEBAN AKRUAL
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Gaji dan tunjangan (Catatan 28) 40,198,792,819 40,070,364,193
Bunga (Catatan 15 dan 20) 23,779,420,097 23,634,572,988
Listrik 1,168,825,700 1,007,572,068
Bahan bakar gas 457,151,024 424,733,067
Lain-lain 550,682,096 444,716,840
Jumlah 66,154,871,736 65,581,959,156
Disajikan dalam laporan posisi keuangan sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Liabilitas jangka pendek 42,763,140,411 42,190,227,831
Liabilitas jangka panjang 23,391,731,325 23,391,731,325
Jumlah 66,154,871,736 65,581,959,156
30
Page 35
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
19. LIABILITAS KONTRAK
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pihak ketiga
Lokal 4,787,829,045 3,581,725,758
Ekspor 274,250,798 4,692,465
Jumlah 5,062,079,843 3,586,418,223
20. UTANG JANGKA PANJANG
Utang Bank
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kredit Modal Kerja Aflopend 29,800,000,000 32,800,000,000
Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 12,000,000,000 6,000,000,000
Bagian jangka panjang 17,800,000,000 26,800,000,000
Pada bulan Oktober 2017, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja yang merupakan konversi
dari penurunan limit Kredit Modal Kerja dengan limit sebesar Rp 50.000.000.000. Fasilitas kredit ini
digunakan sebagai tambahan modal kerja. Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu selama 5 (lima) tahun
terhitung mulai tanggal 26 Oktober 2017 dan dibebani bunga masing-masing sebesar 8% dan 8-9% per
tahun masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Fasilitas ini dijamin dengan
jaminan yang sama dengan fasilitas jangka pendek (Catatan 15) dan memiliki pembatasan yang sama
dengan fasilitas jangka pendek.
Pada tanggal 12 Mei 2020, Perusahaan mendapat persetujuan restrukturisasi terdampak Covid-19 berupa
penangguhan pembayaran angsuran dan bunga pinjaman KMK Aflopend. Kewajiban pembayaran bunga
pinjaman sebesar 5,5% dan pembayaran angsuran dari fasilitas ini ditangguhkan sampai dengan Mei
2023. Pada tahun 2020 Perusahaan wajib membayar kewajiban bunga pinjaman KMK Aflopend sebesar
3,5%.
Pada tanggal 19 Mei 2021, Perusahaan kembali mendapatkan persetujuan restrukturisasi kredit berupa
penangguhan pembayaran angsuran KMK Aflopend sampai dengan 23 Desember 2021. Per tanggal 23
Januari 2022 dibayar kembali secara angsuran sampai dengan 23 Mei 2025. Sebagian beban bunga
ditangguhkan hasil restrukturisasi pertama dapat dibayarkan dengan skema angsuran secara prorata
mulai bulan Januari 2024 sampai dengan bulan Mei 2025 (Catatan 18).
Utang Lain-Lain
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pihak ketiga
PT BCA Finance 128,153,591 337,717,992
31
Page 36
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
PT Mandiri Tunas Finance - 35,595,049
Jumlah 128,153,591 373,313,041
Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 102,527,400 296,422,451
Bagian jangka panjang 25,626,191 76,890,590
Pada tahun 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan dalam rangka kepemilikan kendaraan
dari PT BCA Finance sebesar Rp 1.914.509.600 dengan tingkat bunga sebesar 4,49% dan 6% flat per
tahun yang terutang dalam angsuran bulanan masing-masing sampai tahun 2024 dan 2023.
Pada tahun 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan dalam rangka kepemilikan kendaraan
dari PT Mandiri Tunas Finance sebesar Rp 427.140.610 dengan tingkat bunga sebesar 6,5% flat per
tahun dan terutang dalam angsuran bulanan sampai tahun 2023.
Fasilitas pembiayaan ini dijamin dengan aset tetap yang dibiayai dengan fasilitas ini (Catatan 12).
Utang Pihak Berelasi
Akun ini terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pihak berelasi (Catatan 28)
Hidayat Alim 5,140,000,000 5,140,000,000
Pangestu Alim 2,200,000,000 2,200,000,000
Jumlah 7,340,000,000 7,340,000,000
Utang kepada Hidayat Alim merupakan pinjaman modal kerja yang tidak dikenakan bunga dan tanpa
jaminan. Pinjaman ini akan dilunasi dalam 55 (lima puluh lima) kali angsuran terhitung mulai bulan Juli
2017. Pada tahun 2021, perjanjian tersebut diubah menjadi tidak memiliki jangka waktu pembayaran
pinjaman.
Utang kepada Pangestu Alim merupakan pinjaman modal kerja yang tidak dikenakan bunga dan tanpa
jaminan. Pinjaman ini akan dilunasi dalam 36 (tiga puluh enam) kali angsuran terhitung mulai bulan
Januari 2019 dan sisanya akan dilunasi pada tahun keempat. Pada tahun 2021, perjanjian tersebut diubah
menjadi tidak memiliki jangka waktu pembayaran pinjaman.
21. PERPAJAKAN
a. Utang pajak terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Pajak Pertambahan Nilai 97,632,118,886 92,933,450,328
Pajak Penghasilan
Pasal 21 319,890,162 482,631,872
Pasal 23 3,484,413 2,796,473
Pasal 4 (2) 5,250,000 5,250,000
Jumlah 97,960,743,461 93,424,128,673
b. Pada periode yang berakhir tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah melakukan pembayaran atas
32
Page 37
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) Pajak Pertambahan Nilai masa Januari sampai
dengan Desember 2017, dan Pajak Pertambahan Nilai masa Januari sampai Desember 2018 masing-
masing sebesar Rp 107.595.492 dan Rp 877.404.508.
Pada tahun 2022, Perusahaan melakukan pembayaran atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
(“SKPKB”) Pajak Pertambahan Nilai masa Januari sampai dengan Desember 2017 dan Pajak
Pertambahan Nilai masa Januari sampai dengan Desember 2018 masing-masing sebesar Rp
4.000.664.205 dan Rp 3.036.019.457.
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia, Perusahaan menghitung,
menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Direktur Jenderal Pajak
(“DJP”) dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 10 tahun sejak tanggal
terutangnya pajak atau akhir tahun 2015, mana yang lebih awal. Berdasarkan Undang-Undang
Perpajakan yang berlaku sejak 2008, DJP dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam
batas waktu lima tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
Pada tanggal 7 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Harmonisasi
Peraturan Perpajakan (RUU HPP) menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 yang menetapkan, antara lain,
kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari semua 10% menjadi 11% mulai tanggal 1 April 2022
dan 12% mulai tanggal 1 Januari 2025. Selain itu, membatalkan penurunan tarif pajak penghasilan
wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula turun ke 20% menjadi tetap
sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.
c. Aset pajak tangguhan – bersih
Saldo aset pajak tangguhan – bersih sebesar Rp 6.730.992.836 dan Rp 4.142.799.988 masing-masing
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa saldo aset pajak tangguhan
dapat terealisasi.
d. Pengampunan Pajak
Perusahaan menerima Surat Keterangan Pengampunan Pajak No. KET-934/PP/WPJ.07/2016 pada
tanggal 10 Oktober 2016 dengan nilai aset pengampunan pajak sebesar Rp 3.919.250.000.
22. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Perusahaan mengakui penyisihan imbalan kerja yang tidak didanai untuk karyawan yang mencapai usia
pensiun sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 dan Peraturan pemerintah No. 35
tahun 2021.
Perhitungan liabilitas estimasian atas imbalan kerja pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
didasarkan pada perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Nurichwan, aktuaris
independen, berdasarkan laporannya bertanggal 22 Februari 2023 dengan menggunakan metode
“Projected Unit Credit” dengan mempertimbangkan asumsi-asumsi sebagai berikut:
Tingkat diskonto : 7,35% per tahun pada tahun 2022
Tingkat kenaikan gaji tahunan : 5% per tahun
Tingkat kematian : Tabel Mortalita Indonesia IV 2019
Usia pensiun : 55 tahun
Tingkat kecacatan : 5% dari tingkat kematian
Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah sebagai
33
Page 38
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
berikut:
2022
Beban jasa kini 700,428,209
Beban bunga 902,939,945
Dampak IFRIC ( 187,449,428)
Jumlah beban imbalan kerja karyawan 1,415,918,726
Mutasi liabilitas atas imbalan kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
2022
Saldo awal tahun 12,136,289,581
Beban imbalan kerja 1,415,918,726
Pembayaran ( 1,005,190,000)
Penghasilan komprehensif lain ( 3,294,104,584)
Saldo akhir tahun 9,252,913,723
Mutasi nilai kini dari liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
2022
Saldo awal tahun 12,136,289,581
Beban jasa kini 700,428,209
Beban bunga 902,939,945
Dampak IFRIC ( 187,449,428)
Pembayaran ( 1,005,190,000)
Penghasilan komprehensif lain ( 3,294,104,584)
Saldo akhir tahun 9,252,913,723
Pada tanggal 31 Desember 2022, analisa sensitivitas atas asumsi - asumsi aktuarial adalah sebagai
berikut:
Tingkat diskonto Kenaikan gaji di masa depan
Pengaruh nilai kini Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
imbalan paska- imbalan paska-
Persentase kerja Persentase kerja
Kenaikan 1% 8,429,380,919 1% 10,206,696,341
Penurunan (1%) 10,193,872,185 (1%) 8,404,608,635
Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada periode mendatang adalah
sebagai berikut:
2022
0 – 4 tahun 633,761,395
5 – 10 tahun 1,007,975,208
11 – 15 tahun 5,456,959,038
16 – 20 tahun 1,084,541,188
Lebih dari 20 tahun 1,069,676,894
Jumlah 9,252,913,723
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi atas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutup
34
Page 39
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
liabilitas imbalan kerja Perusahaan.
23. MODAL SAHAM
Rincian pemegang saham Perusahaan dan kepemilikannya pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek adalah sebagai
berikut:
Jumlah saham
ditempatkan dan Persentase
Pemegang saham disetor penuh kepemilikan Jumlah
PT Langgeng Bahagia 179,313,291 17.78 89,656,645,500
Direksi
Hidayat Alim 385,649,140 38.24 192,824,570,000
Pangestu Alim 302,921,271 30.04 151,460,635,500
Kosasih Koenawan 4,104 0.00 2,052,000
Kantor Pusat DJKN Ditjen
Kekayaan Negara
Kementrian Keuangan 57,901,002 5.74 28,950,501,000
Masyarakat 82,728,861 8.20 41,364,430,500
Jumlah 1,008,517,669 100.00 504,258,834,500
24. PENJUALAN BERSIH
Rincian penjualan bersih adalah sebagai berikut:
2023 2022
Lokal
Pihak ketiga
Alat masak aluminium 134,731,078,947 143,958,293,502
Pipa PVC, fitting dan talang air 57,579,582,015 64,443,084,314
Perabotan rumah tangga plastik 55,190,646,722 59,708,287,010
Alat masak aluminium anti lengket 2,130,987,381 1,610,356,907
Sub-jumlah 249,632,295,065 269,720,021,733
Pihak berelasi (Catatan 28)
Alat masak aluminium 3,967,968,590 3,287,504,691
Perabotan rumah tangga plastik 2,579,712,048 1,837,208,795
Alat masak aluminium anti lengket 101,390,713 30,285,620
Pipa PVC, fitting dan talang air 70,357,250 -
Sub-jumlah 6,719,428,601 5,154,999,106
Ekspor
Perabotan rumah tangga plastik 863,788,440 1,129,432,554
Alat masak aluminium anti lengket 199,120,409 260,728,618
Alat masak aluminium - 1,572,785,388
Sub-jumlah 1,062,908,849 2,962,946,560
Jumlah 257,414,632,515 277,837,967,399
35
Page 40
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tahun 2023 dan 2022, tidak ada penjualan ke pelanggan yang melebihi 10% dari penjualan bersih.
25. BEBAN POKOK PENJUALAN
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pemakaian bahan baku 95,305,624,080 127,115,124,740
Upah buruh langsung 43,907,947,461 45,321,559,082
Beban pabrikasi 69,907,154,641 72,917,540,802
Jumlah beban produksi 209,120,726,182 245,354,224,624
Persediaan barang dalam proses
Awal periode 108,588,054,027 125,683,172,738
Akhir periode ( 91,693,755,929) ( 114,594,146,278)
Beban pokok produksi 226,015,024,280 256,443,251,084
Persediaan barang jadi
Awal periode 160,120,046,961 151,838,548,594
Pembelian 1,734,308,219 1,103,879,765
Akhir periode ( 160,397,107,361) ( 163,288,760,963)
Beban pokok penjualan 227,472,272,099 246,096,918,480
Perusahaan membeli bahan baku dan bahan pembantu dari pihak ketiga. Pembelian yang melebihi 10%
dari total penjualan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Jumlah Persentase Jumlah Persentase
PT Indonesia Asahan Aluminium 44,146,150,710 17.15% 58,453,929,000 21.04%
Untuk tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat pembelian dari pihak-pihak berelasi.
26. BEBAN PENJUALAN
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pengangkutan dan beban ekspor lainnya 3,117,748,535 2,979,371,388
Pemasaran 2,401,762,535 1,779,426,718
Perjalanan dinas 1,080,280,772 813,016,274
Pemulihan penurunan nilai piutang (Catatan 5) ( 159,137,000) -
Lain-lain 661,321,330 1,010,638,003
Jumlah 7,101,976,172 6,582,452,383
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai berikut:
36
Page 41
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Gaji dan kesejahteraan karyawan 14,749,171,774 14,470,121,444
Beban bank 1,944,104,092 1,002,846,502
Perbaikan dan pemeliharaan 1,869,750,062 1,289,042,345
Beban pajak 1,240,935,967 1,319,503,030
Beban umum 1,082,968,708 1,356,733,403
Penyusutan (Catatan 12) 903,445,879 944,488,951
Beban administrasi kantor 717,209,139 942,642,341
Asuransi 634,425,665 674,214,087
Iuran dan perijinan 457,117,774 264,951,150
Keamanan 721,593,863 487,577,928
Sumbangan dan jamuan 482,135,427 851,727,143
Amortisasi (Catatan 13) 287,295,040 287,295,042
Telepon dan teleks 154,977,260 167,971,431
Air dan listrik 114,819,077 194,074,373
Lain-lain 732,577,014 533,014,944
Jumlah 26,092,526,741 24,786,204,114
28. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-
pihak berelasi. Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi tersebut adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak berelasi Sifat hubungan
Dewan Komisaris dan Direksi Personil karyawan kunci
Hidayat Alim Pemegang saham dan Direktur utama Perusahaan
Pangestu Alim Pemegang saham dan Direktur Perusahaan
PT Langgeng Investindo Sebagian dimiliki pemegang saham yang sama
PT Langgeng Pratama Industri Sebagian dimiliki pemegang saham yang sama
Transaksi-transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
a. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan melakukan transaksi penjualan
masing-masing sebesar Rp 6.719.428.601 dan Rp 13.185.335.860 dengan PT Langgeng Investindo
(Catatan 24). Saldo piutang yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai “Piutang usaha – Pihak
Berelasi” (Catatan 5) dalam laporan posisi keuangan yang masing-masing merupakan 0,86% dan
0,50% dari jumlah aset pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
b. Perusahaan mengadakan perjanjian sewa bangunan dengan PT Langgeng Pratama Industri selama
tahun 2023 dan 2022 dengan nilai sewa sebesar Rp 630.000.000. Saldo yang timbul dari transaksi ini
disajikan sebagai “Utang lain-lain – Pihak berelasi” (Catatan 17) dalam laporan posisi keuangan yang
merupakan 0,06% dan 0,01% dari jumlah liabilitas masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
Desember 2022. Tidak terdapat pembatasan khusus sehubungan dengan perjanjian sewa tersebut.
c. Perusahaan memperoleh pinjaman dari Hidayat Alim dan Pangestu Alim. Pinjaman ini tanpa jaminan
dan tidak dikenakan bunga. Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai “Utang pihak
berelasi” (Catatan 20) dalam laporan posisi keuangan.
37
Page 42
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
d. Gaji dan manfaat kesejahteraan lain untuk Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan lebih kurang
sebesar Rp 7.660.680.000 pada tahun 2022. Saldo yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai
bagian dari “Beban akrual – Gaji dan tunjangan” (Catatan 18) dalam laporan posisi keuangan tanggal
31 Desember 2022.
29. RUGI PER SAHAM DASAR
Perhitungan rugi per saham dasar adalah sebagai berikut:
2023 2022
Rugi periode berjalan ( 10,755,634,492) ( 8,936,109,583)
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar 1,008,517,669 1,008,517,669
Rugi per saham dasar ( 10.66) ( 8.86)
30. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN
Nilai wajar sebagai harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Nilai wajar diperoleh dari kuotasi atau model arus kas diskonto.
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang
tercatat pada laporan posisi keuangan:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
Aset Keuangan
Aset keuangan lancar
Kas dan bank 4,533,026,055 4,533,026,055 4,257,124,754 4,257,124,754
Piutang usaha – bersih
Pihak ketiga 100,674,751,245 100,674,751,245 83,168,096,648 83,168,096,648
Pihak berelasi 5,931,282,575 5,931,282,575 3,449,701,942 3,449,701,942
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 401,844,377 401,844,377 545,030,498 545,030,498
Aset lancar lainnya 3,194,645,459 3,194,645,459 2,993,868,035 2,993,868,035
Jumlah aset keuangan
lancar 114,735,549,711 114,735,549,711 94,413,821,877 94,413,821,877
Aset keuangan tidak lancar
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 19,325,000 19,325,000 19,000,000 19,000,000
Jumlah Aset Keuangan 114,754,874,711 114,754,874,711 94,432,821,877 94,432,821,877
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Nilai tercatat Nilai wajar Nilai tercatat Nilai wajar
38
Page 43
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan
jangka pendek
Utang bank 222,211,392,304 222,211,392,304 213,539,822,588 213,539,822,588
Utang usaha 56,512,174,602 56,512,174,602 61,176,972,723 61,176,972,723
Utang lain-lain
Pihak ketiga 630,848,886 630,848,886 612,682,545 612,682,545
Pihak berelasi 310,844,628 310,844,628 35,740,295 35,740,295
Beban akrual 42,763,140,411 42,763,140,411 42,190,227,831 42,190,227,831
Liabilitas sewa 306,893,875 306,893,875 600,332,915 600,332,915
Bagian utang jangka panjang
yang jatuh tempo dalam
waktu satu tahun:
Utang bank 12,000,000,000 12,000,000,000 6,000,000,000 6,000,000,000
Utang lain-lain 102,527,400 102,527,400 296,422,451 296,422,451
Jumlah liabilitas keuangan
jangka pendek 334,837,822,106 334,837,822,106 324,452,201,348 324,452,201,348
Liabilitas keuangan
jangka panjang
Beban akrual 23,391,731,325 23,391,731,325 23,391,731,325 23,391,731,325
Liabilitas sewa - - - -
Utang jangka panjang
Utang bank 17,800,000,000 17,800,000,000 26,800,000,000 26,800,000,000
Utang pihak berelasi 7,340,000,000 7,340,000,000 7,340,000,000 7,340,000,000
Utang lain-lain 25,626,191 25,626,191 76,890,590 76,890,590
Jumlah liabilitas keuangan
jangka panjang 48,557,357,516 48,557,357,516 57,608,621,915 57,608,621,915
Jumlah Liabilitas
Keuangan 383,395,179,622 383,395,179,622 382,060,823,263 382,060,823,263
Nilai wajar untuk aset dan liabilitas keuangan lancar dengan umur jatuh tempo kurang dari satu tahun
(kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain, aset lancar lainnya, utang bank, utang usaha, utang
lain-lain dan beban akrual) diperkirakan mendekati nilai tercatatnya dikarenakan jangka waktu jatuh
tempo yang kurang dari satu tahun.
Nilai wajar utang bank dan utang lain-lain jangka panjang disajikan dengan suku bunga mengambang
mendekati nilai wajarnya karena selalu dinilai ulang secara berkala.
Nilai wajar piutang lain-lain, beban akrual dan utang pihak berelasi jangka panjang dengan jatuh tempo
lebih dari satu tahun juga mendekati nilai wajarnya karena dampak pendiskontoan tidak signifikan.
Nilai wajar liabilitas sewa didasarkan pada nilai diskonto arus kas masa datang menggunakan suku
bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen dengan persyaratan, risiko
kredit dan sisa jatuh tempo yang sama.
31. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Aktivitas Perusahaan mengandung berbagai macam risiko-risiko keuangan antara lain: risiko mata uang,
risiko suku bunga, risiko harga, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kebijakan manajemen risiko keuangan
39
Page 44
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
yang dijalankan oleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Risiko Mata Uang
Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi atas nilai wajar atau arus kas dari instrumen keuangan yang
disebabkan perubahan nilai tukar mata uang asing.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
_________________________________________________________________________________________________
Mata uang Ekuivalen Mata uang Ekuivalen
asing rupiah asing rupiah
ASET
Kas dan bank US$ 2,420 36,369,382 US$ 2,801 44,056,710
HK$ 11,283 21,656,477 HK$ 11,283 22,775,525
RMB 9,178 19,060,044 RMB 9,178 20,715,847
Euro 87 1,416,338 Euro 87 1,445,642
SG$ 110 1,221,221 SG$ 110 1,282,499
MYR 142 454,975 MYR 142 503,565
Aset lancar lainnya US$ 11,871 178,376,651 US$ 16,120 253,577,428
Jumlah 258,555,088 344,357,216
LIABILITAS
Utang usaha US$ 358 5,385,919 US$ 12,625 198,603,875
Beban akrual US$ 30,424 457,151,024 US$ 27,000 424,733,067
Jumlah 462,536,943 623,336,942
Aset (liabilitas) − bersih ( 203,981,855) ( 278,979,726)
Perusahaan melakukan kebijakan dengan mengupayakan aset dalam mata uang asing selalu
tersedia atau cukup untuk melunasi liabilitas mata uang asing.
Manajemen memandang belum perlu melakukan lindung nilai karena risiko yang timbul dari fluktuasi
mata uang asing dapat diminimalisasikan dengan pengaturan arus kas yang cukup untuk memenuhi
seluruh liabilitas dalam mata uang asing.
Pada tanggal 30 Juni 2023, jika nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing menurun/ meningkat
sebanyak 2% dengan semua variabel konstan, rugi sebelum pajak untuk periode yang berakhir pada
tanggal tersebut lebih rendah/tinggi sebesar Rp 14.421.841 terutama sebagai akibat
kerugian/keuntungan translasi kas dan bank, aset lancar lainnya, utang usaha dan beban akrual.
b. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi atas nilai wajar atau arus kas dari instrumen keuangan yang
disebabkan perubahan suku bunga pasar.
Eksposur risiko tingkat bunga Perusahaan timbul terutama dari pinjaman yang diperoleh dari utang
bank dan utang bank jangka panjang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Perusahaan memandang tingkat suku bunga utang bank sangat kompetitif. Perusahaan selalu aktif
melakukan telaah atas pinjaman yang diberikan oleh bank.
40
Page 45
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Untuk mengukur risiko pasar atas pergerakan suku bunga, Perusahaan melakukan analisa pada
pergerakan marjin suku bunga dan pada profil jatuh tempo aset dan liabilitas berdasarkan jadwal
perubahan suku bunga.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, profil instrumen keuangan Perusahaan yang dipengaruhi
bunga adalah:
2023 2022
Instrumen dengan bunga tetap
Liabilitas keuangan 128,153,591 373,313,041
Instrumen dengan bunga mengambang
Aset keuangan 7,036,776,918 5,974,160,980
Liabilitas keuangan 252,011,392,304 246,339,822,588
Jumlah liabilitas – bersih ( 244,974,615,386) ( 240,365,661,608)
Pada tanggal 30 Juni 2023, jika tingkat bunga atas pinjaman lebih tinggi/rendah 2% dan variabel lain
dianggap tetap, rugi sebelum pajak untuk periode berjalan akan lebih tinggi/rendah sebesar Rp
4.983.512.149.
Kenaikan tingkat suku bunga di atas pada akhir tahun akan mempunyai efek yang berkebalikan
dengan nilai yang sama dengan penguatan tingkat suku bunga, dengan dasar variabel lain tetap
konstan. Perhitungan kenaikan dan penurunan tingkat suku bunga dalam basis poin didasarkan pada
kenaikan dan penurunan tingkat suku bunga Bank Indonesia pada tahun yang bersangkutan.
c. Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko fluktuasi atas nilai wajar atau arus kas dari instrumen keuangan yang
disebabkan perubahan harga pasar, baik yang disebabkan oleh faktor-faktor spesifik dari instrumen
individual atau faktor-faktor yang mempengaruhi seluruh instrumen yang diperdagangkan di pasar.
Eksposur risiko terkait dengan harga komoditi internasional dapat mempengaruhi kesinambungan
produksi Perusahaan. Perusahaan dapat mengantisipasi risiko tersebut melalui kebijakan harga jual
produk-produk Perusahaan.
d. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika pelanggan Perusahaan gagal
memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Perusahaan. Risiko kredit terutama berasal dari piutang
usaha dari pelanggan yang timbul dari aktivitas perdagangan serta penempatan rekening koran pada
bank.
Risiko kredit atas penempatan rekening koran dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan
Perusahaan. Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk tiap-tiap bank dan kebijakan ini dievaluasi
setiap tahun oleh direksi. Batas tersebut ditetapkan untuk meminimalkan risiko konsentrasi kredit
sehingga mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bank-bank tersebut. Nilai
maksimal eksposur adalah sebesar nilai tercatat sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4.
Perusahaan selalu melakukan pemantauan kolektibilitas dan penelaahan atas masing-masing
piutang pelanggan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan tidak tertagihnya piutang dan
melakukan pembentukan cadangan dari hasil penelaahan tersebut. Maksimum risiko kredit yang
dihadapi oleh perusahaan kurang lebih sebesar nilai tercatat bersih dari piutang usaha sebagaimana
41
Page 46
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
ditunjukkan dalam Catatan 5. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang
terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.
e. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perusahaan akan mengalami kesulitan dalam memperoleh
dana untuk memenuhi komitmennya terkait dengan instrumen keuangan.
Eksposur risiko likuiditas Perusahaan timbul terutama dari persyaratan pendanaan untuk membayar
kewajiban dan mendukung kegiatan usaha. Perusahaan menerapkan manajemen risiko likuiditas
yang berhati-hati dengan mempertahankan saldo kas yang cukup yang berasal dari penagihan hasil
penjualan dan juga dapat memperoleh dana tambahan melalui lembaga perbankan. Selain itu,
Perusahaan selalu melakukan pemantauan atas rasio-rasio keuangan selalu berada dalam batas-
batas yang wajar.
Tabel berikut menganalisa liabilitas keuangan berdasarkan jatuh temponya pada tanggal 30 Juni
2023:
Kurang dari Lebih dari satu tahun Jumlah
satu tahun sampai lima tahun
Liabilitas keuangan
Utang bank 234,211,392,304 17,800,000,000 252,011,392,304
Utang usaha 56,512,174,602 - 56,512,174,602
Utang lain-lain 1,044,220,914 25,626,191 1,069,847,105
Beban akrual 42,763,140,411 23,391,731,325 66,154,871,736
Utang pihak berelasi - 7,340,000,000 7,340,000,000
Liabilitas sewa 306,893,875 - 306,893,875
Jumlah 334,837,822,106 48,557,357,516 383,395,179,622
32. MANAJEMEN PERMODALAN
Struktur permodalan Perusahaan adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Jangka pendek 437,860,645,410 63.38% 421,462,748,244 60.70%
Jangka panjang 57,810,271,239 8.37% 66,861,535,638 9.63%
Liabilitas 495,670,916,649 71.75% 488,324,283,882 70.33%
Ekuitas 195,207,752,160 28.25% 205,963,386,652 29.67%
Jumlah 690,878,668,809 100.00% 694,287,670,534 100.00%
Tujuan pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk pengamanan kemampuan Perusahaan dalam
melanjutkan kelangsungan usaha agar dapat memberikan manfaat bagi pemegang saham dan pihak
berkepentingan lainnya serta mempertahankan struktur permodalan yang optimum untuk meminimalkan
biaya modal.
Secara periodik, Perusahaan melakukan valuasi utang untuk menentukan kemungkinan refinancing
utang yang ada dengan utang baru yang lebih efisien yang akan mengarah pada biaya utang yang lebih
optimal.
42
Page 47
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Selain harus memenuhi persyaratan pinjaman, Perusahaan juga harus mempertahankan struktur
permodalannya pada tingkat yang tidak berisiko terhadap peringkat kreditnya dan setara dengan
pesaingnya.
Rasio utang terhadap ekuitas (dengan membandingkan utang yang dikenai bunga terhadap jumlah
ekuitas) adalah rasio yang diawasi oleh manajemen untuk mengevaluasi struktur permodalan
Perusahaan dan menelaah efektivitas utang Perusahaan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rasio gearing masing-masing sebesar 1,27 dan
1,18.
33. AKTIVITAS NON-KAS
Aktivitas non-kas yang mendukung laporan arus kas pada setiap periode pelaporan adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
(Audited)
Penambahan aset tetap yang berasal dari
reklasifikasi aset dalam penyelesaian (Catatan
12) 254,409,099 1,205,088,271
Penambahan aset tetap yang berasal dari
reklasifikasi uang muka pembelian aset tetap
(Catatan 12) - 817,862,500
34. IKATAN
Rekening giro Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Surabaya diblokir sebagai jaminan atas
penggunaan gas negara dan jaminan untuk keperluan pembelian bahan baku industri produk
aluminium dan plastik. Pada tanggal 30 Juni 2023, jumlah saldo rekening yang diblokir masing-masing
sebesar US$ 11.871 (setara dengan Rp 178.376.651) dan Rp 3.016.268.808. Pada tanggal 31
Desember 2022, jumlah saldo rekening yang diblokir masing-masing sebesar US$ 16.120 (setara
dengan Rp 253.577.428) dan Rp 2.740.290.607 yang dicatat sebagai “Aset Lancar Lainnya” pada
laporan posisi keuangan (Catatan 10).
35. SEGMEN OPERASI
Perusahaan melaporkan segmen-segmen berdasarkan PSAK No. 5 berdasarkan divisi-divisi operasi
berikut:
Alat masak aluminium
Pipa PVC, fitting dan talang air
Perabotan rumah tangga plastik dan lain-lain
Untuk tujuan penyajian laporan keuangan, segmen-segmen operasi tersebut telah digabungkan ke
dalam suatu operasi tunggal dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
Segmen operasi memiliki margin laba kotor jangka panjang yang mirip;
Sifat dari jasa dan proses yang sama; dan
Metode yang digunakan untuk melayani jasa adalah sama.
Informasi segmen operasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
Segmen Usaha
43
Page 48
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pipa PVC, Perabotan
Alat masak fitting rumah
aluminium dan talang air tangga plastik Lain-lain Jumlah
Periode yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023
Penjualan
Pihak ketiga 134,731,078,947 57,579,582,015 56,054,435,162 2,330,107,790 250,695,203,914
Pihak berelasi 3,967,968,590 70,357,250 2,579,712,048 101,390,713 6,719,428,601
Jumlah penjualan 138,699,047,537 57,649,939,265 58,634,147,210 2,431,498,503 257,414,632,515
Laba kotor segmen dilaporkan 5,735,888,626 6,433,657,546 16,961,682,180 811,132,064 29,942,360,416
Beban penjualan ( 3,826,656,321) ( 1,590,540,876) ( 1,617,694,815) ( 67,084,160) ( 7,101,976,172)
Beban umum dan administrasi ( 26,092,526,741)
Beban keuangan-bersih ( 9,968,688,946)
Pendapatan lain-lain ( 154,436,914)
Beban lain-lain 31,441,017
Rugi sebelum manfaat pajak ( 13,343,827,340)
Aset dan liabilitas
Aset
Aset segmen 192,238,587,050 170,111,840,924 151,979,189,341 51,823,702,095 566,153,319,410
Aset tidak dialokasikan 04
124,725,349,399
Jumlah aset 690,878,668,809
Liabilitas
Liabilitas segmen 6,210,288,875 1,244,855,121 1,689,033,870 108,735,857 9,252,913,723
Liabilitas tidak dialokasikan 486,418,002,926
48 4, 37 2, 481 ,4 60
Jumlah liabilitas 495,670,916,649
Informasi segmen lainnya
Penyusutan 3,452,605,847 4,422,152,909 779,405,702 22,597,529 8,676,761,987
Penerimaan kas dari pelanggan 143,135,395,918 59,493,897,248 60,509,585,512 2,509,271,041 265,648,149,719
Pembayaran kas kepada:
Pemasok dan karyawan (252,164,302,941)
Lain-lain ( 18,687,071,285)
Arus kas untuk aktivitas
operasi ( 5,203,224,506)
Perolehan aset tetap ( 72,923,135) ( 257,207,244) ( 60,413,209) ( 10,012,682) ( 400,556,270)
Lain-lain 778,430,412
Arus kas untuk aktivitas
investasi 377,874,142
Arus kas untuk aktivitas
pendanaan 5,099,846,224
Pipa PVC, Perabotan
Alat masak fitting rumah
aluminium dan talang air tangga plastik Lain-lain Jumlah
44
Page 49
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Penjualan
Pihak ketiga 280,028,655,062 156,976,462,509 121,275,671,654 3,968,470,156 562,249,259,381
Pihak berelasi 9,800,026,952 83,892,574 3,201,718,788 99,697,546 13,185,335,860
Jumlah penjualan 289,828,682,014 157,060,355,083 124,477,390,442 4,068,167,702 575,434,595,241
Laba kotor segmen dilaporkan 14,208,754,593 20,661,693,676 37,584,189,108 1,551,810,818 74,006,448,195
Beban penjualan ( 9,643,489,823) ( 5,225,880,079) ( 4,141,744,839) ( 135,360,426) ( 19,146,475,167)
Beban umum dan administrasi ( 56,755,079,486)
Beban keuangan-bersih ( 21,925,040,482)
Lain-lain ( 1,504,418,444)
Rugi sebelum manfaat (beban)
pajak ( 25,324,565,384)
Aset dan liabilitas
Aset
Aset segmen 212,315,914,890 173,590,854,171 156,304,126,716 50,654,108,258 592,865,004,035
Aset tidak dialokasikan 101,422,666,499
Jumlah aset 694,287,670,534
Liabilitas
Liabilitas segmen 6,288,581,542 1,152,127,933 1,698,728,806 113,475,442 9,252,913,723
Liabilitas tidak dialokasikan 479,071,370,159
Jumlah liabilitas 488,324,283,882
Informasi segmen lainnya
Penyusutan 7,049,694,111 9,165,519,541 1,590,217,617 216,662,323 18,022,093,592
Penerimaan kas dari pelanggan 306,649,106,719 166,175,470,462 131,701,529,057 4,304,266,863 608,830,373,101
Pembayaran kas kepada:
Pemasok dan karyawan (550,562,612,322)
Lain-lain ( 34,944,393,797)
Arus kas dari aktivitas operasi 23,323,366,982
Perolehan aset tetap ( 2,342,473,301) ( 1,113,802,084) ( 166,017,114) ( 82,862,204) ( 3,705,154,703)
Arus kas untuk aktivitas
investasi ( 3,705,154,703)
Arus kas untuk aktivitas
pendanaan (17,730,537,844)
Segmen Geografis
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Benua
Asia 256,564,305,436 574,059,669,425
Timur Tengah 850,327,079 1,374,925,816
Jumlah penjualan 257,414,632,515 575,434,595,241
Tidak terdapat informasi segmen berdasarkan lokasi geografis pelanggan Perusahaan, kecuali informasi
penjualan bersih Perusahaan, karena pabriknya hanya terletak di satu lokasi.
36. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan Perusahaan
45
Page 50
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar
tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Perusahaan pada saat efektif, dan pengaruhnya
terhadap posisi dan kinerja keuangan Perusahaan masih diestimasi:
Amandemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan
akuntansi yang mengubah istilah “signifikan” menjadi “material” dan memberi penjelasan mengenai
kebijakan akuntansi material”;
Amandemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang klasifikasi liabilitas;
Amandemen PSAK No. 25: “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”
tentang definisi “estimasi akuntansi” dan penjelasannya”;
Amandemen PSAK No. 16: “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
Amandemen PSAK No. 46: “Pajak Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas
yang timbul dari Transaksi Tunggal yang diadopsi dari Amandemen IAS 12 Income Taxes tentang
Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction.
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan penerapan dini diperbolehkan.
37. KELANGSUNGAN USAHA
Kegiatan usaha Perusahaan telah dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global saat ini dan persaingan
dengan entitas yang memiliki usaha sejenis yang mengakibatkan Perusahaan mengalami rugi tahun
berjalan dan defisit yang signifikan dan berulang pada tahun 2023. Peristiwa atau kondisi tersebut
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya.
Dalam memberikan respon terhadap kondisi ekonomi tersebut di atas, untuk tahun 2023, manajemen
Perusahaan tetap berhati-hati (prudent) dalam mengelola dan menjalankan operasi Perusahaan dengan
mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
− Melakukan investasi dapur baru divisi aluminium dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat
memenuhi permintaan pasar yang masih tinggi.
− Melakukan re-layout dan perbaikan bengkel divisi pipa fitting agar dapat memberikan hasil yang lebih
baik.
− Melakukan peningkatan maintenance mesin semua divisi agar dapat memberikan hasil output yang
lebih maksimal dan efisien.
− Melakukan pemisahan mould base matras fitting. Jika sebelumnya, 1 mould base untuk beberapa
matras, saat ini 1 mould base hanya untuk 1 matras. Dengan pemisahan tersebut hasil output lebih
presisi, efisien dan bisa menurunkan tingkat afalan.
− Proses pembuatan aksesoris fitting diperbaharui sehingga dapat memberikan hasil yang lebih
maksimal, presisi dan efisien.
− Terus berupaya melakukan pengurangan CT (Cycle Time) proses injection dan blowing pada divisi
plastik.
− Aktif melakukan pengawasan kerja, terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mendukung
proses produksi yang lebih baik dan efisien.
− Efisiensi kerja di semua divisi, pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia), penambahan unit
bengkel dan alat kerja, penambahan dan peremajaan prasarana pendukung produksi, penggunaan
mesin yang mendukung efisiensi proses produksi, engineering dan mesin automatisasi.
− Terus berupaya pada peningkatan produktivitas karyawan agar dapat berdampak positif pada
penghematan biaya produksi.
− Kontrol kualitas yang ketat mulai dari penerimaan bahan baku hingga uji kelayakan hasil produksi.
− Terus berupaya mengembangkan pasar untuk mendukung peningkatan penjualan di semua divisi
sehingga semakin dapat memperbaiki kinerja Perusahaan.
− Meningkatkan komunikasi dengan para pelanggan untuk menjaring perubahan selera konsumen
serta perbaikan mutu secara berkesinambungan.
− Aktif mengikuti tender-tender atau proyek-proyek pemerintahan yang diadakan oleh PU Cipta Karya,
46
Page 51
PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Periode yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023
Dengan Angka Pembanding Tahun 2022
(Disajikan dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
PU BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), PDAM, dan Proyek Pamsimas.
− Perusahaan berpeluang besar dalam menangkap potensi pasar yang masih luas mengingat jaringan
distribusi yang sudah cukup merata secara nasional dan ditunjang dengan merek-merek yang cukup
dikenal karena kualitas dan inovasinya.
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi bahwa Perusahaan akan tetap melanjutkan
kelangsungan usaha. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan telah
mengalami rugi sebesar Rp 10.755.634.492 dan mengalami defisit sebesar Rp 304.560.176.909.
47
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.