Skip to content
Back to announcement

LKTA-Q2 2023.pdf

Financial statement Text extracted TIRA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 59

Page 1
  DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
    PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
       (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
                                    DAFTAR ISI


                                                 Halaman

Surat pernyataan direksi

Laporan posisi keuangan (neraca) konsolidasian      1

Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian        3

Laporan perubahan ekuitas konsolidasian             4

Laporan arus kas konsolidasian                      5

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian         6
Page 3
PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                           30 Juni 2023           31 Desember 2022
ASET
 ASET LANCAR
     Kas dan setara kas                                           6,444,053,416           12,554,046,854
     Piutang usaha
       Piutang usaha pihak ketiga                                62,328,489,663           50,669,333,320
     Piutang lainnya
       Piutang lainnya pihak ketiga                               7,878,467,126           13,606,525,537
       Piutang lainnya pihak berelasi                                         -              112,180,870
     Persediaan lancar
       Persediaan lancar                                         84,507,336,082           80,555,999,787
     Biaya dibayar dimuka lancar                                              -            3,090,888,399
     Uang muka lancar
     Pajak dibayar dimuka lancar                                    736,369,525              637,060,704
     Aset non-keuangan lancar lainnya                            11,593,522,073            7,988,368,075
     Total Aset Lancar                                          173,488,237,885          169,214,403,546
 ASET TIDAK LANCAR
     Piutang dari pihak berelasi                                    641,320,684
     Investasi pada ventura bersama dan entitas asosiasi
       Investasi pada entitas ventura bersama                                 -            1,202,205,224
     Aset keuangan tidak lancar
     Aset pajak tangguhan                                            88,828,562              167,216,293
     Aset tetap                                                 180,328,506,921          170,060,930,601
     Aset hak guna                                                5,574,107,559            5,380,799,208
     Beban tangguhan
     Klaim atas pengembalian pajak tidak lancar                   7,985,879,317            4,647,264,542
     Aset tidak lancar non-keuangan lainnya                         657,174,369              418,606,212
     Total Aset Tidak Lancar                                    195,275,817,412          181,877,022,080
 TOTAL ASET                                                     368,764,055,297          351,091,425,626




                                                                                                       1
Page 4
PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                              30 Juni 2023           31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
     LIABILITAS JANGKA PENDEK
       Utang bank jangka pendek                                                    111,616,209,265          100,982,611,366
       Utang usaha
           Utang usaha pihak ketiga                                                 20,343,435,458           16,534,826,070
           Utang usaha pihak berelasi                                                                           515,451,609
       Utang lainnya
           Utang lainnya pihak ketiga                                                6,973,736,866            6,661,982,594
           Utang lainnya pihak berelasi                                                200,749,500            4,955,992,650
       Uang muka pelanggan jangka pendek
       Beban akrual jangka pendek                                                    6,220,692,288            3,786,297,605
       Utang pajak                                                                   5,514,892,907            3,208,832,855
       Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
           Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas
                                                                                       125,608,622               57,794,969
           utang pembiayaan konsumen
           Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas
                                                                                                 -               28,526,356
           pinjaman lainnya
       Total Liabilitas Jangka Pendek                                              150,995,324,906          136,732,316,074
     LIABILITAS JANGKA PANJANG
       Liabilitas pajak tangguhan                                                   23,764,259,993           21,904,017,130
       Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh
       tempo dalam satu tahun
            Liabilitas jangka panjang atas liabilitas sewa pembiayaan                            -               48,295,931
       Provisi jangka panjang
       Kewajiban imbalan pasca kerja jangka panjang                                 26,621,307,942           25,002,284,935
       Total Liabilitas Jangka Panjang                                              50,385,567,935           46,954,597,996
     TOTAL LIABILITAS                                                              201,380,892,841          183,686,914,070

 EKUITAS
     Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
       Saham biasa                                                                  58,800,000,000            58,800,000,000
       Tambahan modal disetor                                                        9,521,891,461             9,521,891,461
       Cadangan revaluasi                                                         105,770,675,316           105,770,675,316
       Cadangan pengukuran kembali program imbalan pasti                          (11,511,084,617)          (11,751,348,801)
       Komponen ekuitas lainnya                                                      (715,904,826)             (715,904,826)
       Saldo laba (akumulasi kerugian)
           Saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya                              480,372,551              480,372,551
           Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya                            5,037,212,571            5,298,798,052
       Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk                     167,383,162,456          167,404,483,753
     Kepentingan non-pengendali                                                                  -                   27,803
    TOTAL EKUITAS                                                                  167,383,162,456          167,404,511,556
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                      368,764,055,297          351,091,425,626




                                                                                                                           2
Page 5
PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                           30 Juni 2023          30 Juni 2022
PENJUALAN NETO                                                                 132,780,809,029       135,627,939,488
BEBAN POKOK PENJUALAN                                                           91,816,696,904        90,858,955,319
LABA BRUTO                                                                      40,964,112,125        44,768,984,169
BEBAN USAHA                                                                     37,588,597,772        40,266,604,929
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan keuangan                                                                          -            45,222,468
Beban bunga dan keuangan                                                       (3,669,193,202)       (4,259,668,379)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing                                  51,633,816            96,578,442
Bagian atas laba (rugi) entitas ventura bersama yang dicatat menggunakan
                                                                                             -           36,997,367
metode ekuitas
Beban lainnya                                                                     337,242,630           (36,828,336)
Keuntungan (kerugian) lainnya                                                                           (12,969,524)
LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                         95,197,597           371,711,278
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENHASILAN                                                  (65,726,468)         (168,136,498)
LABA (RUGI) NETO                                                                    29,471,129           203,574,780
Pendapatan komprehensif lainnya, sebelum pajak                                               -                     -
Pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak                                               -                     -
TOTAL LABA RUGI KOMPREHENSIF                                                        29,471,129           203,574,780
LABA (RUGI) YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke entitas induk                            29,471,129           203,533,237
  Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali                        -                41,543
  Total                                                                            29,471,129           203,574,780
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

  Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk                 29,471,129           203,533,237
  Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-
                                                                                             -               41,543
  pengendali
  Total                                                                            29,471,129           203,574,780
Laba (rugi) per saham
Laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk                          0.05                   0.35




                                                                                                                       3
Page 6
PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                                                      Cadangan              Selisih transaksi                                                       Ekuitas yang dapat
                                                                                                                                                                                    Saldo laba yang          Saldo laba yang
                                                                                       Tambahan modal           Cadangan             pengukuran             ekuitas dengan                                                             diatribusikan      Kepentingan non-
                                                                    Saham biasa                                                                                                     telah ditentukan        belum ditentukan                                                     Total Ekuitas
                                                                                           disetor              revaluasi         kembali program              pihak non-                                                             kepada entitas         pengendali
                                                                                                                                                                                    penggunaannya            penggunaannya
                                                                                                                                    imbalan pasti             pengendali                                                                   induk
                                                                                                                                                           Difference in value
                                                                                                                                      Reserve of
                                                                                                                                                                of equity
                                                                                       Additional paid-in       Revaluation       remeasurements                                      Appropriated           Unappropriated         Equity attributable   Non-controlling
                                                                   Common stocks                                                                           transactions with                                                                                                     Total Equity
                                                                                            capital              reserves         of defined benefit                                retained earnings       retained earnings        to parent entity        interests
                                                                                                                                                            non-controlling
                                                                                                                                         plans
                                                                                                                                                                interests
 Saldo 31 Desember 2022                                              58,800,000,000         9,521,891,461       105,770,675,316     (11,618,354,004)             (715,904,826)            480,372,551            3,279,617,191         165,518,297,689               59,512      165,518,357,201

 Laba tahun berjalan                                                               -                        -                 -                        -                        -                       -        2,019,180,861            2,019,180,861                      -      2,019,180,861

 Rugi komprehensif lain yang tidak dapat direklasifikasi ke laba                   -                        -                 -        (132,994,797)                            -                       -                       -         (132,994,797)            (31,709)         (133,026,506)
 rugi
 Saldo 31 Desember 2022                                              58,800,000,000         9,521,891,461       105,770,675,316     (11,751,348,801)             (715,904,826)            480,372,551            5,298,798,052         167,404,483,753               27,803      167,404,511,556

 Laba tahun berjalan                                                               -                        -                 -                        -                        -                       -           29,471,129               29,471,129                      -        29,471,129

 Rugi komprehensif lain yang tidak dapat direklasifikasi ke laba                   -                        -                 -          240,264,184                            -                       -        (291,056,610)             (50,792,426)            (27,803)          (50,820,229)
 rugi
 Saldo 30 Juni 2023                                                  58,800,000,000         9,521,891,461       105,770,675,316     (11,511,084,617)             (715,904,826)            480,372,551            5,037,212,571         167,383,162,456                       -   167,383,162,456




                                                                                                                                                                                                                                                                                                 4
Page 7
PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                         30 Juni 2023           30 Juni 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
     Penerimaan dari pelanggan                                               126,006,696,448        124,329,459,035
     Pembayaran kepada pemasok atas barang dan jasa                        (125,972,201,963)      (118,270,845,115)
 Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi                                      34,494,485          6,058,613,920
 Penerimaan bunga dari aktivitas operasi                                            2,333,636             45,222,468
 Pembayaran bunga dari aktivitas operasi                                      (3,669,193,202)        (4,259,668,379)
 Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas
                                                                             (2,539,945,802)        (1,259,839,666)
 operasi
 Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas operasi                               -                     -
 Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi            (6,172,310,883)           584,328,343

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Penerimaan dari penjualan aset tetap                                                      -             50,999,921
 Pembayaran untuk perolehan aset tetap                                         (453,024,908)        (1,398,611,059)
 Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek                                            -            650,000,000
 Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas investasi                   122,215,734              8,430,943
 Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                  (330,809,174)          (689,180,195)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan pinjaman bank
 Pembayaran pinjaman bank                                                       151,203,292         (2,564,627,141)
 Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan                                           19,384,184            (24,739,677)
 Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas pendanaan                  222,539,143         (2,671,791,965)
 Kas Neto yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan             393,126,619         (5,261,158,783)

PENURUNAN NETO KAS                                                           (6,109,993,438)        (5,366,010,635)
KAS AWAL TAHUN                                                               12,554,046,854         10,487,426,215
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP KAS                                                 -            (96,578,442)
KAS AKHIR TAHUN                                                                6,444,053,416          5,024,837,138




                                                                                                                   5
Page 8
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1. UMUM


  a. Pendirian Perusahaan

     PT Tira Austenite Tbk (Perusahaan) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 8 April 1974
     berdasarkan akta No. 29 dibuat dihadapan J.N. Siregar, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini
     telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
     Y.A.5/155/19 tanggal 15 Mei 1975 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik
     Indonesia No. 49 tanggal 20 Juni 1975.

     Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan
     Akta Notaris No. 06 tanggal 26 Agustus 2020 oleh Jana Hanna Waturangi, S.H., mengenai antara
     lain, menyetujui perubahan dan penyusunan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar
     Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) serta
     pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan
     untuk penyesuaian dan penyusunan kembali Anggaran Dasar dengan tidak ada satu tindakanpun
     yang dikecualikan. Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan tersebut
     telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian
     Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat No. AHU-
     0153125.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 14 September 2020.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi
     perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, mesin kantor dan industri, suku
     cadang dan perlengkapannya, barang logam untuk bahan konstruksi, logam dan bijih logam, bahan
     bakar padat, cair dan gas, barang kimia dasar, barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai (scrap),
     dan lain-lain.

     Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1974.

     Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Kawasan Industri Pulogadung, Jl. Pulo Ayang Kav. R-1,
     Jakarta Timur, Indonesia.

     PT Widjajatunggal Sejahtera adalah entitas induk dari Perusahaan.

  b. Penawaran Umum Efek Perusahaan dan Tindakan Perusahaan yang Mempengaruhi Efek
     yang Diterbitkan

     Kegiatan yang telah dilakukan Perusahaan sejak tanggal penawaran umum saham perdana
     sampai dengan tanggal 30 Juni 2023 yang mempengaruhi saham yang diterbitkan adalah sebagai
     berikut:

                          Kegiatan Perusahaan                         Jumlah Saham          Tanggal
     Penawaran umum perdana dan pencatatan saham
       pendiri Perusahaan pada Bursa Efek Jakarta                          10,000,000        20 Juni 1993
     Pembagian saham bonus                                                  4,000,000    24 Agustus 1994
     Penawaran umum terbatas (right issue)                                 42,000,000    31 Oktober 2000
     Penyelenggaraan Employee Stock Option Plan (ESOP)                      2,800,000        24 Juni 2004
     Jumlah                                                                58,800,000
     Pemecahan nilai nominal saham dari Rp1.000 per lembar saham
     menjadi Rp100 per lembar saham                                       588,000,000    27 Januari 2016




                                                                                                       6
Page 9
                            PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)


        Berdasarkan Akta Notaris No. 4 dari Notaris Jana Hanna Waturangi, S.H., tanggal 8 Oktober 2015
        yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat
        No. AHU-AH.01.03-0976331 Tahun 2015 tanggal 30 Oktober 2015 dan persetujuan dari Bursa
        Efek Indonesia melalui surat No. S-00265/BEI.PP2/01-2016 pada tanggal 18 Januari 2016.
        Perusahaan memutuskan untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham Perusahaan dari
        Rp1.000 menjadi Rp100 per lembar saham, dan jumlah saham Perusahaan dari 58.800.000 saham
        menjadi 588.000.000 saham. Seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh ini telah
        dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia dan efektif diperdagangkan di pasar pada 27 Januari 2016
        (Catatan 23).


   c.   Struktur Entitas Anak

        Perusahaan memiliki secara langsung maupun tidak langsung saham Entitas Anak berikut ini
        (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Kelompok Usaha”):
                                          Persentase
                                          Kepemilikan                       Saat
                                        (Langsung dan                      Mulai                           Jumlah Aset
                                       Tidak Langsung)         Bidang     Kegiatan                      sebelum Eliminasi
                 Entitas Anak           2023      2022         Usaha       Usaha       Domisili    30-Jun-23         31-Des-22
        Kepemilikan langsung
        PT Alpha Austenite (AA)        99.99%   99.99% Industri cetakan    1977      Cileungsi,   50,393,160,822   49,769,255,586
          dan Entitas Anak                             (moulding) dan                Jawa Barat
                                                       kawat las
        PT Tira Andalan Steel (TAS)    99.00%   99.00% Perdagangan baja    1974      Jakarta      24,414,865,318   24,324,781,624
        PT Genta Laras Semesta (GLS)   99.96%   99.96% Perdagangan         2002      Jakarta       3,526,775,236    3,118,405,698
        Kepemilikan tidak langsung
        Melalui AA :
        PT Genta Laras Semesta (GLS)   0.04%    0.04%    Perdagangan       2002      Jakarta       3,526,775,236    3,118,405,698
        PT Tira Andalan Steel (TAS)    1.00%     1.00% Perdagangan baja    1974      Jakarta      24,414,865,318   24,324,781,624



        Berdasarkan Akta Notaris Rio Zaldi,SH.,M.Kn, Notaris di Kota Batam No. 46 tanggal 30 Agustus
        2019 dan berdasarkan Akta Jual Beli Saham (AJB) No. 47 tanggal 30 Agustus 2019 di hadapan
        Notaris Rio Zaldi Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan berkedudukan di Batam Propinsi
        Kepulauan Riau, Perusahaan melalui entitas anak PT Alpha Austenite (AA) telah melakukan
        penjualan atas seluruh kepemilikan saham pada PT Tanah Sumber Makmur dengan nilai nominal
        sebesar Rp700.000.000. Selisih harga jual dengan nilai nominal dicatat sebagai bagian
        penghasilan (beban) lain-lain pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        konsolidasian, akta ini telah dikukuhkan dengan SK Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia
        No.AHU-0173210.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 19 September 2019.

        Pada tanggal 28 November 2019 berdasarkan Keputusan Sirkular Pemegang Saham tanpa Rapat
        Umum Pemegang Saham Luar Biasa bahwa seluruh atau sebagian besar aset milik     PT Tanah
        Sumber Makmur (TSM) telah dijaminkan oleh PT Tira Austenite, Tbk kepada Bank Mandiri.

        Pada tanggal 3 September 2019 Perusahaan menerbitkan keterbukaan informasi untuk melakukan
        penjualan saham pada TSM.




                                                                                                                                 7
Page 10
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)


      Berdasarkan Akta Notaris Rio Zaldi,SH.,M.K.n, Notaris di Kota Batam No. 15 tanggal 8 Agustus
      2019 dan berdasarkan Akta Jual Beli Saham (AJB) No. 16 tanggal 8 Agustus 2019 di hadapan
      Notaris Rio Zaldi Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan berkedudukan di Batam Propinsi
      Kepulauan Riau, Perusahaan melalui entitas anak PT Alpha Austenite (AA) telah melakukan
      pembelian kepemilikan saham pada PT Sinar Persada Utama (SPU) dengan nilai nominal sebesar
      Rp.5.200.000.000, Akta ini telah dikukuhkan dengan SK Kementrian Hukum dan Hak Asasi
      Manusia No.AHU-0134517.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 12 Agustus 2019.

      Pada tanggal 12 Agustus 2019 Perusahaan menerbitkan keterbukaan informasi untuk melakukan
      pembelian saham pada SPU.

      Pada bulan Agustus 2020, PT Alpha Austenite telah melakukan penjualan atas seluruh kepemilikan
      saham pada SPU dengan nilai nominal sebesar Rp10.010.000.000. Selisih harga jual dengan nilai
      nominal dicatat sebagai bagian penghasilan (beban) lain-lain pada laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain (Catatan 37).


   d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

      Susunan dewan komisaris, direksi dan komite audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
      31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
        Komisaris         Utama       :    Soebronto Laras
        (Independen)
        Komisaris                     :    Shinta Widjaja Kamdani
        Komisaris                     :    Rudianto Darmawan Santoso

        Direktur Utama                :    Selo Winardi
        Direktur                      :    Soeseno Adi
        Direktur                      :    Agus Hasan Sulistiono Reksoprodjo

      Manajemen kunci terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi.

      Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
      Tahunan (“RUPST”) tanggal 25 Agustus 2021, sebagaimana tertuang dalam Akta Notaris No. 133
      tanggal 25 Agustus 2021 dari Neilly Iralita Iswari, SH, Msi, Mkn., Notaris di Jakarta.

      Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
      sebagai berikut:

        Ketua                     :       Soebronto Laras
        Anggota                   :       Siddi Widyaprathama
        Anggota                   :       Harry Kurniawan

      Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 jumlah karyawan tetap Perusahaan dan Anak
      perusahaan masing-masing adalah 337 karyawan.

   e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini
      yang telah disetujui oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 30 Juni 2023.




                                                                                                  8
Page 11
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING


   a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian dan Pernyataan Kepatuhan

      Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
      (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar
      Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI), dan Keputusan Ketua Bapepam-LK
      (sekarang Otoritas Jasa Keuangan (OJK))No. KEP-347/BL/2012 tertanggal 25 Juni 2012 tentang
      Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

      Selain yang dijelaskan di bawah, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan
      laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah disusun
      berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

      Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, telah disusun secara
      akrual dengan menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk akun-akun
      tertentu yang dicatat berdasarkan basis lain seperti yang diungkapkan pada kebijakan akuntansi
      masing-masing akun terkait.

      Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan
      dikelompokkan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

      Pos-pos dalam penghasilan komprehensif lain disajikan terpisah antara akun-akun yang akan
      direklasifikasikan ke laba rugi dan akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

      Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
      mata uang Rupiah (“Rp”), yang juga merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.

      Ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
      kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
      keuangannya, maka laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif disajikan.

   b. Perkembangan Terkini Standard an Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan

      Implementasi dari standar-standar, amendemen, dan penyesuaian tahunan yang dimulai pada
      atau setelah tanggal 1 Januari 2022 di bawah ini tidak menghasilkan perubahan kebijakan
      akuntansi Kelompok Usaha dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan
      di tahun berjalan atau tahun sebelumnya:
      - Amandemen PSAK No. 22 “Kombinasi Bisnis”.
      - Amendemen PSAK No. 57 “Provisi, Liabilitas, Kontigensi, dan Aset Kontigensi”.
      - Penyesuaian tahunan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan”.
      - Penyesuaian tahunan PSAK No. 73 “Sewa”.

      Standar akuntansi revision yang telah diterbitkan dan relevan untuk Perusahaan, berlaku efektif
      sejak tanggal 1 Januari 2023 dan belum ditetapkan secara dini oleh Perusahaan:
      - Amendemen PSAK No. 1 “Penyajian Laporan Keuangan”.
      - Amendemen PSAK No. 16 “Aset Tetap”.
      - Amendemen PSAK No. 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
        Kesalahan”.
      - Amendemen PSAK No. 46 “Pajak Penghasilan”.




                                                                                                   9
Page 12
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


   c.   Prinsip-Prinsip Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan seluruh Entitas Anak yang dikendalikan oleh
        Perusahaan. Pengendalian didapat ketika Kelompok Usaha terekspos atau memiliki hak atas imbal
        hasil variable dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
        imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Perusahaan mengendalikan investee
        jika, dan hanya jika Perusahaan secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anak hal-hal
        sebagai berikut :

        (a) Kekuasaan untuk mengarahkan aktivitas relevan;
        (b) Eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan investee;
        (c) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah
            imbal hasil investor.

        Entitas Anak dikonsolidasi sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Kelompok Usaha memperoleh
        pengendalian, sampai dengan tanggal Kelompok Usaha kehilangan pengendalian.

        Kepentingan nonpengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto yang tidak
        diatribusikan kepada entitas induk dan disajikan secara terpisah dalam laporan laba rugi
        komprehensif konsolidasian dan ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, dipisahkan
        dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Entitas Induk.

        Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan
        nonpengendali bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan nonpengendali mempunyai saldo
        defisit.

        Seluruh saldo akun dan transaksi yang material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.

        Perubahan bagian kepemilikan tanpa kehilangan pengendalian

        Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada Entitas Anak yang tidak mengakibatkan
        hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas, dimana nilai tercatat kepentingan
        pengendali dan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian relatifnya atas
        entitas anak.

        Perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang
        diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik entitas
        induk.

        Pelepasan entitas anak

        Jika entitas induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk menghentikan
        pengakuan aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen entitas terkait dengan entitas anak
        tersebut, dan mengukur setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada
        tanggal hilangnya pengendalian. Disamping itu, jumlah yang sebelumnya diakui pada penghasilan
        komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut telah dicatat seolah-olah entitas induk telah
        melepas asset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui
        pada pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian
        yang terjadi diakui sebagai laba rugi yang dapat diatribusikan pada Entitas Induk.




                                                                                                        10
Page 13
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

   d. Kombinasi Bisnis

      Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi. Selisih lebih nilai agregat dari nilai wajar imbalan
      yang dialihkan, jumlah proporsi kepemilikan kepentingan nonpengendali atas asset neto
      teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi, dan nilai wajar kepentingan ekuitas yang sebelumnya
      dimiliki pihak pengakuisisi, atas nilai wajar asset neto teridentifikasi yang diperoleh diakui sebagai
      goodwill. Jika terdapat goodwill negatif, maka jumlah tersebut diakui dalam laba rugi. Goodwill tidak
      diamortisasi tetapi dilakukan uji penurunan nilai setiap tahun.

      Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012), “Kombinasi
      Bisnis Entitas Sepengendali,” dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan. Selisih
      antara harga pengalihan dengan nilai buku dicatat dalan akun “Selisih Nilai Transaksi dengan
      Entitas Sepengendali” dan disajikan sebagai bagian dari “Tambahan Modal Disetor” dalam laporan
      posisi keuangan konsolidasian dan selanjutnya tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi
      maupun direklasifikasi ke saldo laba.

      Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan
      ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi diukur kembali
      ke nilai wajar tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi.

      Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan nonpengendali pada pihak
      diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak
      pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar asset bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat
      sebagai goodwill. Jika jumlah imbalah yang dialihkan kepentingan nonpengendali yang diakui, dan
      kepentingan yang sebelumnya dimikili pengakuisisi lebih rendah dari nilai wajar asset bersih entitas
      anak yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba
      rugi.

   e. Transaksi Pihak-pihak Berelasi

      Kelompok Usaha melakukan transaksi dengan pihak- pihak berelasi sebagaimana didefinisikan
      dalam PSAK No. 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

      Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana
      persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-
      pihak yang tidak berelasi.

      Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat
      dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga ataupun tidak diungkapkan dalam catatan atas laporan
      keuangan konsolidasian.

      Suatu pihak dianggap berelasi dengan Kelompok Usaha jika:

          (a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
              tersebut:

              i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
             ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
            iii. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau Entitas Induk entitas pelapor.




                                                                                                          11
Page 14
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

            (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

                i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Kelompok Usaha yang sama (artinya
                   Entitas Induk, Entitas Anak, dan Entitas Anak berikutnya terkait dengan entitas lain);
               ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                   asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Kelompok Usaha, yang
                   mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
              iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
             iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
                   entitas asosiasi dari entitas ketiga;
               v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
                   satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
                   adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
                   berelasi dengan entitas pelapor;
             vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                   dalam huruf (a); atau
             vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
                   atau personil manajemen kunci entitas (atau Entitas Induk dari entitas).

        Dalam kegiatan usaha yang normal, Kelompok Usaha melakukan transaksi dengan pihak yang
        berelasi pada tingkat harga dan persyaratan yang disetujui kedua belah pihak.

   f.   Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

        Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan kurs yang
        berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter
        dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs tengah
        yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode
        tersebut. Laba dan rugi yang timbul dari penyesuaian kurs maupun penyelesaian aset dan liabilitas
        moneter dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan sebagai laba atau rugi
        tahun/periode berjalan.

        Kurs penutup yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
        berikut:
                                                                      30-Jun-23       31-Des-22
       1 Dolar Amerika Serikat/Rupiah                                            15,026.00          15,731.00
       1 Euro/Rupiah                                                             16,373.85          16,712.63
       1 Yen Jepang/Rupiah                                                          104.92           117.5667
   g. Instrumen Keuangan

        Mulai 1 Januari 2020, Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan”.

        Klasifikasi

        1) Aset keuangan

            Aset keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai (i) pada biaya perolehan
            diamortisasi, (ii) Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain (Fair Value through Other
            Comprehensive Income (“FVOCI”)), atau (iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi (Fair Value through
            Profit Or Loss (“FVPL”)).



                                                                                                           12
Page 15
                     PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


         Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal bergantung pada karakteristik arus kas
         kontraktual aset finansial dan model bisnis Kelompok Usaha untuk mengelolanya.

         Aset keuangan Kelompok Usaha terdiri dari piutang usaha - pihak ketiga, piutang lain-lain –
         pihak berelasi dan pihak ketiga, aset lancar, dan aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset
         keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, investasi dalam instrumen ekuitas
         diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai wajar melalui FVOCI.

      2) Liabilitas keuangan

         Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai (i) liabilitas keuangan
         yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
         perolehan diamortisasi, atau (iii) derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
         dalam lindung nilai yang efektif, mana yang sesuai.

         Liabilitas keuangan Kelompok Usaha terdiri dari utang usaha, beban akrual, pinjaman, utang
         lain-lain, dan liabilitas jangka pendek lainnya diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
         dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi.

         Pengakuan dan pengukuran

         a. Aset Keuangan

             Aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah, dalam hal investasi
             yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
             diatribusikan secara langsung. Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal
             tergantung pada klasifikasinya.

             Pembelian atau penjualan aset keuangan yang mensyaratkan penyerahan aset dalam
             kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar
             (pembelian yang lazim/reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Kelompok
             Usaha berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.

              i. Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

                 Kelompok Usaha mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika
                 kedua kondisi berikut terpenuhi:

                 - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                   keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
                 - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal
                   tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                 Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan
                 menggunakan metode Suku Bunga Efektif (Effective Interest Rate (“EIR”)).
                 Keuntungan dan kerugian diakui sebagai laba rugi pada saat pinjaman yang diberikan
                 dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, dimodifikasi,
                 serta melalui proses amortisasi.




                                                                                                       13
Page 16
                     PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


             ii. Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
                 (“FVOCI”) (instrumen ekuitas).

                Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat memilih untuk mengklasifikasikan
                investasi ekuitasnya yang tidak dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang
                ditetapkan pada FVOCI ketika mereka memenuhi definisi ekuitas dan tidak dimiliki
                untuk perdagangan. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen-per-instrumen.

                Keuntungan dan kerugian pada aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang ke laba
                rugi. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi ketika hak
                pembayaran telah ditetapkan, kecuali ketika Kelompok Usaha memperoleh manfaat
                dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian dari biaya aset keuangan, dalam hal
                mana, keuntungan tersebut dicatat dalam Penghasilan Komprehensif Lain (Other
                Comprehensive Income (“OCI”)).

                Kelompok Usaha memilih untuk mengklasifikasikan, yang tidak dapat dibatalkan,
                investasi ekuitas yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif di bawah kategori ini.

            iii. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVPL”)

                Aset keuangan yang diukur pada FVPL termasuk aset keuangan untuk
                diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk
                diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang wajib diukur pada
                nilai wajar.

                Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka
                diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Aset derivatif juga
                diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan sebagai
                instrumen lindung nilai efektif.

                Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan
                bunga diklasifikasikan dan diukur pada FVPL. Aset keuangan yang diukur pada FVPL
                ditetapkan pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dengan
                perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.

         b. Liabilitas Keuangan

            Liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan dalam hal liabilitas
            keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang
            dapat diatribusikan secara langsung.

            Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, selanjutnya setelah
            pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi, menggunakan metode suku
            bunga efektif kecuali jika dampak diskonto tidak material, maka dinyatakan pada biaya
            perolehan. Beban bunga diakui dalam “Beban Keuangan” dalam laba rugi. Keuntungan
            atau kerugian diakui pada laba rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan
            pengakuannya dan melalui proses amortisasi.




                                                                                                      14
Page 17
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


         Saling hapus dari instrumen keuangan

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan
         hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan
         liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan
         dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
         bersamaan.

         Nilai wajar dari instrumen keuangan

         Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang
         terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau
         permintaan (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan.

         Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan
         menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar
         terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent
         arm’s length market transactions); penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara
         substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain.

         Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat
         ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.

         Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana
         tersedia kecukupan data untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang
         dapat diobservasi yang relevan dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat
         diobservasi.

         Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
         konsolidasian dapat dikategorikan pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input
         terendah yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:

         -   Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
             identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
         -   Level 2 - Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi
             untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung.
         -   Level 3 - Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

         Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang,
         Kelompok Usaha menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hierarki dengan
         cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam
         pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

         Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Kelompok Usaha telah menentukan kelas aset dan
         liabilitas berdasarkan sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas, dan level hierarki nilai
         wajar seperti dijelaskan di atas.




                                                                                                            15
Page 18
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


         Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan

         Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif
         dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak
         dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat
         perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak
         terpisahkan dari suku bunga efektif.

         Penurunan nilai aset keuangan

         Kelompok Usaha mengkaji atas dasar forward looking atas kerugian kredit yang diharapkan
         terkait dengan instrumen hutangnya yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. Kerugian
         kredit yang diharapkan didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh
         tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh
         Kelompok Usaha, didiskon berdasarkan perkiraan EIR awal. Arus kas yang diharapkan akan
         mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang
         merupakan bagian integral dari ketentuan kontraktual

         Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah ada peningkatan risiko
         kredit yang signifikan. Suatu tunjangan kerugian penurunan nilai setara dengan kerugian kredit
         yang diharapkan seumur hidup diberikan jika ada peningkatan yang signifikan dalam risiko
         kredit sejak pengakuan awal. Jika tidak, pada jumlah yang sama dengan dua belas (12) bulan
         kerugian kredit yang diharapkan.

         Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang
         disederhanakan, yang mengharuskan kerugian seumur hidup yang diharapkan untuk diakui
         dari pengakuan awal atas piutang. Kelompok Usaha telah membentuk tarif penyediaan yang
         didasarkan pada pengalaman kehilangan kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-
         faktor ke depan yang khusus untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Suatu aset keuangan
         dihapuskan ketika tidak ada ekspektasi wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual.

         Jumlah kerugian atau pembalikan kredit yang diharapkan diakui sebagai kerugian penurunan
         nilai atau keuntungan dalam laba rugi dan disajikan secara terpisah dari yang lain jika material.

         Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai.

         Penghentian pengakuan

         a) Aset Keuangan

                 Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian
                 dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:

            i.      Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau




                                                                                                       16
Page 19
                          PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


            ii.       Kelompok Usaha memindahkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang
                      berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas
                      yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu
                      kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial memindahkan seluruh risiko dan
                      manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak
                      memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
                      keuangan tersebut, namun telah memindahkan pengendalian atas aset keuangan
                      tersebut.

                  Ketika Kelompok Usaha telah memindahkan hak untuk menerima arus kas dari aset atau
                  telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass-through arrangement), dan secara
                  substansial tidak memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
                  keuangan, maupun memindahkan pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
                  keterlibatan berkelanjutan Kelompok Usaha terhadap aset keuangan tersebut.

                  Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
                  diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
                  pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

                  Dalam hal ini, Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
                  liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih
                  dimiliki Kelompok Usaha.

                  Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih
                  antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset
                  baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap
                  keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas
                  harus diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

         b) Liabilitas Keuangan

                  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam
                  kontrak dihentikan, dibatalkan atau kedaluwarsa.

                  Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
                  sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
                  substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
                  modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
                  liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
                  sebagai laba rugi.


   h. Kas dan Setara Kas

      Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan bank, serta deposito berjangka yang jatuh tempo
      dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai
      jaminan atau dibatasi penggunaannya.




                                                                                                              17
Page 20
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


   i.   Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain

        Piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, dikurangi penyisihan atas penurunan
        nilai. Penyisihan atas penurunan nilai piutang dibentuk pada saat terdapat bukti objective bahwa
        saldo piutang Kelompok Usaha tidak dapat ditagih.

        Besarnya penyisihan merupakan selisih antara nilai aset tercatat dan nilai sekarang dari estimasi
        arus kas masa depan, didiskontokan dengan tingkat suku bunga efektif. Penurunan nilai aset
        dicatat di dalam akun penyisihan dan nilai kerugian diakui di dalam laba atau rugi. Ketika tidak
        dapat ditagih, piutang dihapuskan bersama dengan penyisihan piutang. Pemulihan nilai setelah
        penghapusan piutang diakui sebagai penghasilan dalam laba rugi.

        Jika pendapatan telah diakui sebelum Kelompok Usaha memiliki hak tanpa syarat untuk menerima
        pertimbangan, jumlah tersebut disajikan sebagai aset kontrak (Catatan 2j).

   j.   Aset Kontrak dan Liabilitas Kontrak

        Aset kontrak

        Hak imbalan entitas dalam pertukaran dengan barang atau jasa yang telah dialihkan entitas kepada
        pelanggan ketika hak tersebut bergantung pada syarat selain berjalannya waktu (sebagai contoh,
        pelaksanaan masa depan entitas).

        Liabilitas kontrak

        Kewajiban entitas untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan di mana entitas telah
        menerima imbalan (atau jumlah yang jatuh tempo) dari pelanggan.

   k.   Persediaan

        Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
        neto (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan untuk persediaan bahan baku,
        bahan pembantu dan suku cadang ditentukan dengan metode “masuk pertama, keluar pertama
        (FIFO)”, sedangkan biaya persediaan barang dalam proses dan persediaan barang jadi ditentukan
        dengan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil
        penelaahan atas keadaan persediaan pada akhir tahun.

   l.   Biaya Dibayar Dimuka

        Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan
        menggunakan metode garis lurus.

   m. Aset Tetap

        Tanah dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi,
        dan tanah tidak disusutkan. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang memadai untuk
        memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang telah ditentukan
        pada nilai wajar pada tanggal pelaporan keuangan Perusahaan dan beberapa entitas anak.




                                                                                                      18
Page 21
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


      Kenaikan yang berasal dari revaluasi atas tanah diakui pada penghasilan komprehensif lain dan
      terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi aset. Penurunan jumlah tercatat yang
      berasal dari revaluasi atas tanah dibebankan dalam laporan laba rugi apabila penjurunan tersebut
      melebihi saldo revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada.

      Surplus revaluasi tanah yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba
      pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.

      Perusahaan dan beberapa Entitas Anak memakai model revaluasi hanya untuk laporan keuangan
      komersial, tidak untuk laporan keuangan fiskal.

      Kelompok Usaha telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi
      pengukuran aset tetap lainnya kecuali tanah.

      Penyusutan dihitung dengan metode garis lurus selama umur manfaat aset. Taksiran masa
      manfaat ekonomis aset sebagai berikut:

                                                                                       Tahun
        Bangunan dan prasarana                                                         4 – 20
        Mesin dan peralatan                                                            4 – 16
        Tabung gas                                                                     8 – 16
        Kendaraan bermotor                                                              4–8
        Perabot dan perlengkapan kantor                                                 4–8

      Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai residu aset, umur manfaat dan metode penyusutan
      ditelaah, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

      Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan.

      Aset dalam pengerjaan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
      “Aset Tetap” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Akumulasi biaya perolehan akan
      dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai
      dikerjakan dan siap untuk digunakan.

      Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi saat terjadinya; biaya penggantian
      atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar kemungkinan
      manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Kelompok
      Usaha, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya
      pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
      penggunaan atau pelepasannya.

      Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laporan laba rugi
      pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

      Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
      masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
      dari penghentian pengakuan aset dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.




                                                                                                   19
Page 22
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


   n. Goodwill

      Goodwill yang timbul pada saat kombinasi bisnis diakui sebagai aset pada tanggal diperolehnya
      pengendalian (tanggal akuisisi). Goodwill diukur sebagai selisih dari imbalan yang dialihkan, jumlah
      setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi dan dalam hal bisnis kombinasi yang
      dilakukan secara bertahap pada nilai wajar dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki
      pihak pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi (jika ada) atas jumlah selisih neto dari aset
      teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi.

      Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas dari
      Kelompok Usaha yang diharapkan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut.
      Unit penghasil kas yang telah memperoleh alokasi goodwill diuji penurunan nilainya secara
      tahunan, dan ketika terdapat indikasi bahwa unit tersebut mengalami penurunan nilai. Jika jumlah
      terpulihkan dari unit penghasil kas kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai dialokasikan
      pertama untuk mengurangi jumlah tercatat aset atas setiap goodwill yang dialokasikan pada unit
      dan selanjutnya ke aset lainnya dari unit dibagi prorata atas dasar jumlah tercatat setiap aset dalam
      unit tersebut. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dapat dibalik pada periode
      berikutnya.

   o. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

      Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai Aset”. PSAK ini memberikan
      ketentuan pengungkapan tambahan untuk setiap aset individual (termasuk goodwill) atau unit
      penghasil kas (“UPK”), yang mana rugi penurunan nilai telah diakui atau dibalik selama periode
      berjalan.

      Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami
      penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, atau jika uji penurunan nilai secara tahunan
      disyaratkan untuk aset tertentu, maka Kelompok Usaha mengestimasi jumlah terpulihkan aset
      tersebut.

      Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
      wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih
      kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset harus diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan.
      Rugi penurunan nilai dan pemulihan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laporan laba rugi
      dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

      Penilaian dilakukan pada setiap akhir tahun pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
      penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin
      tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas
      mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

      Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk aset selain goodwill
      dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah
      terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.




                                                                                                         20
Page 23
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

      Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut
      dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
      tercatat, setelah dikurangi penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui
      untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba
      rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di tahun mendatang
      untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar
      yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

   p. Sewa

      Kebijakan akuntansi yang diterapkan hingga 31 Desember 2019 adalah sebagai berikut:

      Sewa yang mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat yang terkait dengan
      kepemilikan aset kepada lessee diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Pada awal masa
      sewa, sewa pembiayaan dikapitalisasi sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari
      pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa minimum
      dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan
      pelunasan liabilitas sehingga menghasilkan suatu tingkat bunga periodik yang konstan atas saldo
      liabilitas.

      Beban keuangan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Aset sewaan
      yang dimiliki oleh lessee dengan dasar sewa pembiayaan dicatat pada akun aset tetap dan
      disusutkan sepanjang masa manfaat dari aset sewaan tersebut atau periode masa sewa, mana
      yang lebih pendek, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak
      kepemilikan pada akhir masa sewa.

      Sewa yang tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan
      kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Dengan demikian, pembayaran sewa
      diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa.

      Kebijakan akuntansi yang diterapkan sejak atau setelah 1 Januari 2020 adalah sebagai berikut:

      Kelompok Usaha sebagai penyewa

      Sewa dimana seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset secara signifikan
      berada pada lessor diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

      Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa,
      kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat
      ekonomi aset sewa pembiayaan yang dinikmati pengguna.

      Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
      permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku
      bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
      Pada umumnya, Kelompok Usaha menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai
      tingkat bunga diskonto.

      Kelompok Usaha sebagai pesewa

      Ketika Kelompok Usaha bertindak sebagai pesewa, Kelompok Usaha mengklasifikasi masing-
      masing sewanya baik sewa operasi atau sewa pembiayaan.



                                                                                                      21
Page 24
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

      Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Kelompok Usaha membuat penilaian secara
      keseluruhan atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang
      terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa
      diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak, maka merupakan sewa operasi.

      Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan di laporan posisi keuangan
      konsolidasian sesuai sifat aset tersebut. Penghasilan sewa diakui sebagai pendapatan dengan
      dasar garis lurus selama masa sewa.

   q. Pengakuan Pendapatan dan Beban

      Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Kelompok
      Usaha dan jumlahnya dapat diukur secara handal. Pendapatan diukur pada nilai wajar imbalan
      yang diterima, tidak termasuk diskon, rabat dan pajak penjualan (PPN).

      Kebijakan akuntansi yang diterapkan hingga 31 Desember 2019

      Pendapatan diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan.

      Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual).

      Kebijakan akuntansi yang diterapkan sejak atau setelah 1 Januari 2020

      Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

      Pengakuan pendapatan harus memenuhi lima (5) langkah analisa sebagai berikut:

      1) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
      2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
         janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
         ke pelanggan.
      3) Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh
         suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
         pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
         variable, maka Kelompok Usaha membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah
         yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke
         pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
         selama periode kontrak.
      4) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
         jual berdiri sendiri relative dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
         Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
         berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah margin.
      5) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
         barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
         barang atau jasa tersebut).

      Kelompok Usaha mengalihkan pengendalian atas barang atau jasa sepanjang waktu (“overtime”),
      jika satu dari kriteria berikut terpenuhi:
      1) Pelanggan secara simultan menerima dan mengonsumsi manfaat yang dihasilkan dari
           pelaksanaan Kelompok Usaha selama Kelompok Usaha melaksanakan kewajiban
           pelaksanaannya;



                                                                                                    22
Page 25
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

        2) Pelaksanaan Kelompok Usaha menimbulkan atau meningkatkan aset (sebagai contoh,
           pekerjaan dalam proses) yang dikendalikan pelanggan selama aset tersebut ditimbulkan atau
           ditingkatkan; atau

        Jika kewajiban pelaksanaan tidak terpenuhi sepanjang waktu, maka Kelompok Usaha memenuhi
        kewajiban pelaksanaan pada waktu tertentu (“at a point in time”). Kelompok Usaha
        mempertimbangkan indikator pengalihan pengendalian, yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada
        hal berikut:
        1) Kelompok Usaha memiliki hak kini atas pembayaran aset;
        2) Pelanggan memiliki hak kepentingan legal atas aset;
        3) Kelompok Usaha telah mengalihkan kepemilikan fisik atas aset;
        4) Pelanggan memiliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset;
        5) Pelanggan telah menerima aset.

        Kelompok Usaha mengakui pendapatan ketika terjadi pengalihan pengendalian atas suatu produk
        kepada pelanggan.

   r.   Imbalan Kerja

        Imbalan kerja jangka pendek

        Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan.

        Imbalan pasca-kerja

        kelompok Usaha menentukan liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang
        Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“Undang-undang”) tanggal 25 Maret 2003. Perhitungan imbalan
        kerja ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit.

        Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan
        asumsi aktuarial dikreditkan atau dibebankan sebagai ekuitas dalam penghasilan komprehensif
        lain dalam periode terjadinya.

        Beban jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam
        laba rugi pada saat terjadinya.

        Imbalan kerja jangka panjang lainnya

        Imbalan kerja jangka panjang lainnya terdiri dari penghargaan masa kerja dan cuti berimbalan
        jangka panjang. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan
        metodologi yang digunakan dalam perhitungan pensiun imbalan pasti, dan dinilai setiap tahun oleh
        aktuaris independen yang memenuhi syarat.

   s.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.

        Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang
        dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan
        bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan asset dan
        menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.



                                                                                                      23
Page 26
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk
        tujuan komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa
        mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan
        realisasi atas manfaat pajak tersebut.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
        periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
        perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode
        pelaporan.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika dan hanya jika entitas memiliki hak
        secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset pajak
        tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh
        otoritas perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang
        bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau
        merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa
        depan yang mana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan
        diselesaikan atau dipulihkan.

        Jumlah tambahan pokok dan denda pajak berdasarkan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) diakui
        sebagai pendapatan atau beban dalam laba rugi tahun/periode berjalan. Namun jika diajukan
        upaya penyelesaian selanjutnya, jumlah tersebut ditangguhkan pembebanannya sepanjang
        memenuhi kriteria pengakuan aset.

   t.   Laba per Saham

        Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan
        kepada pemegang saham biasa entitas induk, dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
        yang beredar, dalam satu periode.

        Kelompok Usaha tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal
        31 Desember 2020 dan 2019.

   u. Segmen Operasi

        Kelompok Usaha mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
        untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan
        “pendekatan manajemen” dalam menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama
        seperti halnya pelaporan internal.

        Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang
        disampaikan kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil keputusan
        operasional yang mengambil keputusan strategis adalah Dewan Direksi.

   v.   Provisi dan Kontingensi

        Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
        konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut
        mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang
        andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.




                                                                                                           24
Page 27
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

        Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
        estimasi terbaik yang paling kini. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang
        mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi tidak diakui.

        Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi
        diungkapkan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
        kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi
        diungkapkan apabila terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan diperoleh.

   w. Dividen

        Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum
        Pemegang Saham Perseroan. Pembagian dividen diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui
        berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.

   x.   Akuntasi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

        PSAK 70 ”Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak memberikan pengaturan akuntansi
        atas aset dan liabilitas yang timbul dari pengampunan pajak, dimana entitas dapat memilih
        menerapkan kebijakan akuntansi sesuai dengan SAK lain yang relevan dalam mengakui,
        mengukur, menyajikan dan mengungkapkan aset dan liabilitas pengampunan pajak atau
        menerapkan kebijakan akuntansi sesuai PSAK No. 70.

        Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK ini dan telah melengkapi persyaratan mengenai
        informasi akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak.

        Aset Pengampunan Pajak dan Liabilitas Pengampunan Pajak diakui pada saat Surat Keterangan
        Penganpunan Pajak (SKPP) diterbitkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan tidak
        diakui secara neto (saling hapus). Selisih antara Aset Pengampunan Pajak dan Liabilitas
        Pengampunan Pajak diakui sebagai Tambahan Modal Disetor.

        Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK ini dan telah melengkapi persyaratan mengenai
        informasi akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak.

        Aset Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai yang disetujui dalam SKPP.

        Liabilitas Pengampunan Pajak pada awalnya diakui sebesar nilai kas dan setara kas yang masih
        harus dibayarkan oleh Kelompok Usaha sesuai kewajiban kontraktual atas perolehan Aset
        Pengampunan Pajak.

        Uang tebusan yang dibayarkan oleh Kelompok Usaha untuk memperoleh pengampunajan pajak
        diakui sebagai beban pada periode dimana SKPP diterima oleh Kelompok Usaha.

        Setelah pengakuan awal, Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak diukur sesuai dengan SAK yang
        relevan sesuai dengan klasifikasi masing-masing Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak.

        Sehubungan dengan Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak yang diakui, Kelompok Usaha
        mengungkapkan dalam laporan keuangannya:
           a. Tanggal SKPP;
           b. Jumlah yang diakui sebagai Aset Pengampunan Pajak sesuai SKPP;
           c. Jumlah yang diakui sebagai Liabilitas Pengampunan Pajak.



                                                                                                    25
Page 28
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING


  Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
  Indonesia mewajibkan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang
  mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya
  ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa
  mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi yang dibuat.

  Kelompok Usaha mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan
  keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat
  perubahan pasar atau situasi diluar kendali Kelompok Usaha. Perubahan tersebut dicerminkan dalam
  asumsi terkait pada saat terjadinya.

  Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan
  kebijakan akuntansi Kelompok Usaha yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui
  dalam laporan keuangan konsolidasian:

  Menentukan klasifikasi aset dan liabilitas keuangan

  Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
  liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi
  2014) dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan
  kebijakan akuntansi Kelompok Usaha seperti diungkapkan pada Catatan 2.

  Menentukan nilai wajar dan perhitungan amortisasi biaya perolehan dari instrumen keuangan

  Kelompok Usaha mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan pada biaya
  perolehan yang diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara
  komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan
  amortisasi biaya perolehan ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai
  wajar atau amortisasi dapat berbeda bila Kelompok Usaha menggunakan metodologi penilaian atau
  asumsi yang berbeda.

  Perubahan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Kelompok Usaha.
  Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 33.

  Menilai jumlah terpulihkan dari aset keuangan

  Kelompok Usaha mengevaluasi akun piutang tertentu yang diketahui bahwa pelanggan tertentu tidak
  dapat memenuhi kewajiban keuangannya.

  Dalam hal tersebut, Kelompok Usaha menggunakan pertimbangan, berdasarkan fakta dan situasi yang
  tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status
  kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang
  telah diketahui, untuk mencatat penyisihan spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang guna
  mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Kelompok Usaha. Penyisihan spesifik
  ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah
  penyisihan atas penurunan nilai piutang. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 5 dan 6.




                                                                                                     26
Page 29
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)


   Menentukan metode penyusutan dan estimasi umur manfaat aset tetap dan aset hak guna

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap 4 (empat)
   tahun sampai dengan 20 (dua puluh) tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam
   industri dimana Kelompok Usaha menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan
   perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan
   karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam
   Catatan 11.

   Aset hak guna disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
   manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset hak guna selama dua
   (2) sampai dengan dua puluh (20) tahun. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 12.

   Menilai jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan

   Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi
   yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual
   pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi
   kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang
   diestimasi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 7.

   Jumlah pemulihan atas aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
   pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai
   pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak
   material terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan
   penurunan nilai yang sudah dibukukan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 11.

   Estimasi beban pensiun dan imbalan kerja

   Penentuan liabilitas dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada
   pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah
   tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
   pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian.
   Sementara Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
   perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
   Kelompok Usaha dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan
   kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 21.

   Menentukan pajak penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
   kegiatan usaha normal. Kelompok Usaha mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
   berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci
   diungkapkan dalam Catatan 17.




                                                                                                        27
Page 30
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)

   Kelompok Usaha menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi nilai
   tercatat sepanjang tidak ada kemungkinan bahwa laba kena pajak memadai untuk mengkompensasi
   sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Kelompok Usaha juga menelaah waktu yang diharapkan
   dan tarif pajak atas pemulihan perbedaan temporer dan menyesuaikan pengaruh atas pajak tangguhan
   yang sesuai. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 17f.

   Mengevaluasi provisi dan kontinjensi

   Kelompok usaha melakukan pertimbangan untuk membedakan antara provisi dan kontinjensi serta
   mempersiapkan provisi yang sesuai untuk proses hukum atau kewajiban konstruktif, jika ada, sesuai
   dengan kebijakan provisinya dan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang relevan.

4. KAS DAN SETARA KAS

                                                                  30-Jun-23          31-Des-22
   Kas
     Rupiah                                                          573,873,870        567,798,505
                                                                     573,873,870        567,798,505
   Kas di Bank
     Rupiah
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               3,211,615,157      8,091,796,654
       PT Bank Central Asia Tbk                                      146,665,066        944,078,130
       PT BPD Jawa Timur Tbk                                         411,387,018        729,980,510
       PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                  58,287,596         49,055,202
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                                          1,000,000                -
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                -            1,000,000
       PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk                                      -           11,668,217
       PT BPD Sulselbar                                                      -               31,059

       Sub-total                                                   3,828,954,837      9,827,609,772
     Dolar AS
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                 989,631,894      1,296,081,495
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                          2,590,482          2,805,467
       Sub-total                                                     992,222,376      1,298,886,962
     Euro
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               1,049,002,333        609,751,615
     Total kas di bank                                             5,870,179,546     11,736,248,349
   Deposito berjangka
     Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                                -        250,000,000
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                           -                -
     Total deposito berjangka                                                  -        250,000,000
   Total                                                           6,444,053,416     12,554,046,854



   Pada tanggal 31 Desember 2022, AA mencatat deposito berjangka pada PT Bank Central Asia Tbk,
   dalam mata uang Rupiah dengan jangka waktu satu (1) bulan sebesar Rp250.000.000 dan dapat
   diperpanjang secara otomatis dengan suku bunga sebesar 2,68% pertahun. Deposito pada PT Bank
   Mandiri (Persero) Tbk sudau dicairkan sebesar Rp.200.000.000 pada tanggal 4 Maret 2022.

   Seluruh kas di bank dan deposito berjangka ditempatkan pada pihak ketiga.


                                                                                                 28
Page 31
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA

                                                                 30-Jun-23          31-Des-22
   Pihak ketiga
     PT Sanggar Sarana Baja                                      2,843,558,763      4,171,370,288
     PT Bukit Makmur Mandiri Utama                               1,393,903,783      3,747,123,163
     PT Rivano Arnajaya                                          2,836,134,160      2,836,134,160
     PT Tanah Sumber Makmur                                      1,485,000,000      2,069,039,995
     PT United Tractors Pandu Engineering                          385,875,905      2,055,961,397
     Lain-lain (saldo dibawah Rp2 milyar)                       54,446,950,812     40,268,944,354
     Total pihak ketiga                                         63,391,423,422     55,148,573,357
   Dikurangi penyisihan kerugian penurunan piutang              (1,062,933,759)    (4,479,240,037)
   Pihak ketiga - neto                                          62,328,489,663     50,669,333,320
   Neto                                                         62,328,489,663     50,669,333,320
   Persentase Piutang Usaha -
     Pihak Berelasi terhadap Total Aset                                   0.00%             0.00%

  Rincian daftar umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                              30-Jun-23           31-Des-22
   Balum jatuh tempo                                          46,243,600,167      39,500,750,102
   Jatuh tempo
     1 sampai dengan 30 hari                                   7,821,695,338       6,821,695,338
     31 sampai dengan 60 hari                                  3,452,232,769       2,452,232,769
     61 sampai dengan 90 hari                                  1,250,752,434         750,752,434
     Lebih dari 90 hari                                        4,623,142,714       5,623,142,714
   Total                                                      63,391,423,422      55,148,573,357
   Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai piutang        (1,062,933,759)     (4,479,240,037)
   Neto                                                       62,328,489,663      50,669,333,320

  Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:

                                                              30-Jun-23           31-Dec-22
   Saldo awal tahun                                           (4,479,240,037)     (9,125,084,553)
   Penyesuaian saldo atas Penerapan PSAK No. 71                          -                   -
                                                                                             -
   Saldo setelah penerapan PSAK No. 71                        (4,479,240,037)     (9,125,084,553)
   Pemulihan                                                             -         2,754,223,515
   Kerugian penurunan nilai
     periode berjalan (catatan 28)                                        -       (1,276,916,435)
   Penghapusan piutang yang telah disisihkan                                       3,168,537,436
   Neto                                                       (4,479,240,037)     (4,479,240,037)


  Piutang usaha menggunakan mata uang Rupiah.




                                                                                                     29
Page 32
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

   Berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas masing-masing piutang usaha pada awal periode bahwa
   penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
   tidak tertagihnya piutang usaha.
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha Kelompok Usaha dijadikan sebagai
   jaminan pinjaman bank jangka pendek (Catatan 13).


6. PIUTANG LAIN-LAIN


                                                                  30-Jun-23            31-Des-22
   Pihak Ketiga
     Ahmad Irpangi                                                           -         5,158,000,000
     PT Tanah Sumber Makmur                                        7,138,759,642       7,708,818,053
     Lain-lain (dibawah Rp 500juta)                                1,025,566,687       1,025,566,687
   Total pihak ketiga                                              8,164,326,329      13,892,384,740
   Total                                                           8,164,326,329      13,892,384,740
   Dikurangi penyisihan kerugian
       penurunan nilai piutang                                      (285,859,203)       (285,859,203)
   Total pihak ketiga-neto                                         7,878,467,126      13,606,525,537


   Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut:
                                                             30-Jun-23              31-Des-22
   Saldo awal tahun                                            285,859,203            22,131,644
   Pencadangan selama tahun berjalan                                   -             263,727,559
   Saldo Akhir Periode                                         285,859,203           285,859,203


   PT Tanah Sumber Makmur

   Pada tanggal 29 Desember 2020, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengakuan Hutang dengan
   PT Tanah Sumber Makmur (“TSM”) atas pinjaman yang diberikan Perusahaan kepada TSM. Pinjaman
   ini dikenakan bunga sebesar 3,25% per tahun dengan jangka waktu pinjaman selama satu (1) tahun.
   Aset TSM dijadikan jaminan untuk pelunasan pinjaman Perusahaan kepada Bank Mandiri sehubungan
   dengan perjanjian ini. Perjanjian ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir dengan jatuh tempo
   sampai dengan 28 Desember 2023 (Catatan 14).

   Ahmad Irpangi

   Piutang lain-lain kepada Ahmad Irpangi sebesar Rp5.158.000.000 pada tanggal 31 Desember 2022
   dan sebesar Rp10.115.608.256 pada tanggal 31 Desember 2021, merupakan piutang atas pengalihan
   saham Perusahaan di PT BCI dan AA di SPU. Pada tanggal 20 Agustus 2020, AA telah melakukan
   penjualan atas seluruh kepemilikan saham di SPU sebesar Rp.5.200.000.000 dengan harga
   Rp10.010.000.000 (Catatan 1). Pada tanggal 27 Agustus 2020, Perusahaan telah melakukan
   penjualan atas seluruh kepemilikan saham pada BCI sebesar Rp500.000.000 dengan harga
   Rp.923.700.000.




                                                                                                   30
Page 33
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. PERSEDIAAN
                                                                 30-Jun-23            31-Des-22
   Barang jadi                                                  77,495,097,941       73,395,347,424
   Barang dalam proses                                           3,208,666,346        3,280,300,209
   Bahan baku, bahan pembantu dan suku cadang                    3,177,405,391        2,879,372,119
   Barang dalam perjalanan                                         626,166,404        1,000,980,035
   Jumlah                                                       84,507,336,082       80,555,999,787
   Dikurangi penyisihan kerugian atas persediaan usang                     -                    -
   Neto                                                         84,507,336,082       80,555,999,787
  Mutasi penyisihan persediaan usang sebagai berikut:
                                                                 30-Jun-23            31-Des-22
   Saldo awal tahun                                                          -                    -
   Penyisihan selama tahun berjalan                                          -                    -
   Saldo Akhir Tahun                                                         -                    -
  Manajemen berpendapat bahwa penyisihan persediaaan usang adalah cukup untuk menutupi
  kemungkinan kerugian atas persediaan usang.
  Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya berdasarkan
  suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp168.286.762.938 tanggal 30 Juni
  2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
  untuk menutupi kemungkinan kerugian atas persediaan yang dipertanggungkan.
  Persediaan masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digunakan sebagai
  jaminan atas fasilitas pinjaman bank jangka pendek (Catatan 13).


8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA

                                                                 30-Jun-23           31-Dec-22
   Sewa                                                                      -         402,379,626
   Asuransi                                                                  -          21,676,953
   Lain-lain (dibawah Rp 10juta)                                             -       2,666,831,820
   Total                                                                     -       3,090,888,399

9. ASET LANCAR LAINNYA

                                                                 30-Jun-23           31-Des-22
   Uang muka pembelian                                           5,150,260,177       4,423,609,058
   Kas/dana yang dibatasi penggunaannya                          2,036,000,000       2,036,000,000
   Lain-lain (dibawah Rp 10juta)                                 4,407,261,896       1,528,759,017
   Total                                                        11,593,522,073       7,988,368,075




                                                                                                      31
Page 34
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. ASET LANCAR LAINNYA (Lanjutan)


   Pada tanggal 31 Desember 2017, Perusahaan mencatat deposito berjangka pada PT Bank Mandiri
   (Persero) Tbk dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan dan dapat di perpanjang secara otomatis dalam mata
   uang Rupiah sebesar Rp1.836.000.000 dan Rp200.000.000 dengan suku bunga masing-masing
   sebesar 6% dan 5,75%.

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, deposito berjangka Kelompok Usaha dijadikan
   sebagai jaminan pinjaman bank jangka pendek (Catatan 14).


10. INVESTASI PADA VENTURA BERSAMA

   PT Tira Stahlindo Indonesia

   Pada tanggal 2 Agustus 2017, PT Alpha Austenite (AA) (Entitas anak) menandatangani perjanjian
   usaha patungan dengan PT Stahlindo Engineering untuk membentuk usaha patungan yang berdomisili
   di Bogor. Pada tanggal 2 Agustus 2017, PT Tira Stahlindo Indonesia (TSI) didirikan berdasarkan Akta
   Pendirian Perseroan Terbatas No 01, Notaris Jana Hanna Waturangi, S.H., Notaris di Jakarta. AA
   memiliki 3.125 saham dengan kepemilikan 50% di TSI.

   Investasi tersebut dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian di bawah akun “Investasi pada
   Ventura Bersama” sebesar Rp781.250.000. TSI ditentukan untuk memulai operasi pada tahun 2017.
   Pada tanggal 29 September 2017 AA sudah membayar harga saham di TSI.

   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat TSI No. 04 tanggal 9 Januari 2019, oleh Jana Hanna
   Waturagi, S.H. disebutkan bahwa para pemegang saham Perseroan seperti tertera dalam Keputusan
   Sirkuler Pemegang Saham Tanpa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan, yang
   keputusannya telah ditangatangani seluruhnya oleh pemegang saham Perseroan pada tanggal 13
   Desember 2018, menyetujui sepenuhnya untuk menambah modal Perseroan sebesar Rp391.250.000
   atau sebanyak 1.565 lembar saham. Akta ini telah dikukuhkan dengan SK Kementrian Hukum dan Hak
   Asasi Manusia No. AHU-AH.01.03-0050864, tanggal 25 Januari 2019.

   Perubahan Anggaran Dasar ini merubah prosentase kepemilikan modal AA di TSI dari 50% menjadi
   60%. Penambahan modal ini telah disetorkan AA di 19 Desember 2018.

   Sampai dengan tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan masih menerapkan metode ekuitas sebagai
   kebijakan akuntansinya dalam mencatat investasi kepemilikan pada PT Tira Stahlindo Indonesia.


                                                                   30-Jun-23            31-Des-22
   PT Tira Stahlindo Indonesia
    Saldo awal                                                     1,202,205,224        1,196,800,381
    Bagian atas laba neto dari entitas ventura bersama              (560,884,540)           5,404,843
   Saldo akhir                                                       641,320,684        1,202,205,224
   Jumlah                                                            641,320,684        1,202,205,224

   Bagian Kelompok Usaha atas asset dan liabilitas adalah sebagai berikut:




                                                                                                    32
Page 35
                             PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. INVESTASI PADA VENTURA BERSAMA (Lanjutan)


                                                                                30-Jun-23                31-Des-22
                                                                                   TSI                      TSI
   Aset                                                                         2,255,623,948            2,345,664,913
   Liabilitas                                                                     178,616,927              346,487,538
   Laba                                                                            34,534,624                9,008,071
   % kepemilikan                                                                          60%                      60%



11. ASET TETAP

                                      Saldo                                                Surplus              Saldo
                                     1-Jan-23          Penambahan        Pengurangan    Revaluasi Aset        30-Jun-23
   Harga Perolehan
   Pemilikan langsung
   Tanah                             148,195,451,124              -                -                 -        148,195,451,124
   Bangunan dan prasarana             26,353,106,950              -                -                 -         26,353,106,950
   Mesin dan peralatan                 7,614,060,069              -                -                 -          7,614,060,069
   Tabung gas                         36,878,823,344              -                -                 -         36,878,823,344
   Kendaraan bermotor                  4,793,853,979              -                                  -          4,793,853,979
   Perabot dan perlengkapan kantor    20,163,675,853      453,024,908              --                -         20,616,700,761
   Sub-total                         243,998,971,319      453,024,908               -                -        244,451,996,227
   Aset Dalam Pengerjaan
   Aset dalam pengerjaan               9,411,216,463    10,644,587,913             -                 -         20,055,804,376
   Total Biaya Perolehan             253,410,187,782    11,097,612,821             -                 -        264,507,800,603
   Akumulasi penyusutan
   Pemilikan langsung
   Bangunan dan prasarana             21,965,272,217      377,804,759              -                 -         22,343,076,976
   Mesin dan peralatan                 6,428,295,475       17,875,000              -                 -          6,446,170,475
   Tabung gas                         34,077,777,979      260,431,074              -                 -         34,338,209,053
   Kendaraan                           4,604,058,484       47,448,864                                -          4,651,507,348
   Perabot dan perlengkapan kantor    16,273,853,026      126,476,804              -                 -         16,400,329,830
   Total Akumulasi Penyusutan         83,349,257,181      830,036,501              -                 -         84,179,293,682
   Jumlah Tercatat                   170,060,930,601                                                          180,328,506,921




                                                                                                                      33
Page 36
                            PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (Lanjutan)



                                     Saldo                                               Surplus         Saldo
                                   1-Jan-22         Penambahan       Pengurangan      Revaluasi Aset   31-Dec-22
Harga Perolehan
Pemilikan langsung
Tanah                             148,195,451,124              -                -              -       148,195,451,124
Bangunan dan prasarana             26,353,106,950              -                -              -        26,353,106,950
Mesin dan peralatan                 6,515,449,464    1,098,610,605              -              -         7,614,060,069
Tabung gas                         36,584,267,513      388,835,996       94,280,165            -        36,878,823,344
Kendaraan bermotor                  4,865,703,402              -         71,849,423            -         4,793,853,979
Perabot dan perlengkapan kantor    22,343,307,237      391,567,412    2,571,198,796
                                                                                -              -        20,163,675,853
Sub-total                         244,857,285,690    1,879,014,013    2,737,328,384            -       243,998,971,319
Aset Dalam Pengerjaan
Aset dalam pengerjaan                799,524,916     8,611,691,547              -              -         9,411,216,463
Total Biaya Perolehan             245,656,810,606   10,490,705,560    2,737,328,384            -       253,410,187,782
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan dan prasarana             21,198,596,697      766,675,520              -              -        21,965,272,217
Mesin dan peralatan                 6,311,326,410      116,969,065              -              -         6,428,295,475
Tabung gas                         33,661,832,606      510,225,538       94,280,165            -        34,077,777,979
Kendaraan                           4,581,010,179       94,897,728       71,849,423            -         4,604,058,484
Perabot dan perlengkapan kantor    17,797,564,444    1,047,487,378    2,571,198,796            -        16,273,853,026
Total Akumulasi Penyusutan         83,550,330,336    2,536,255,229    2,737,328,384            -        83,349,257,181
Jumlah Tercatat                   162,106,480,270                                                      170,060,930,601


    Pada tanggal 31 Desember 2016, Perusahaan melakukan perubahan kebijakan akuntansi atas tanah
    dari sebelumnya menggunakan model biaya menjadi model revaluasi. Revaluasi aset tetap tersebut
    tidak ditujukan untuk keperluan perpajakan, sehingga tidak ada pajak yang terhutang atas revaluasi
    aset tanah tersebut.

    Penilaian atas nilai wajar aset tetap berupa tanah Perusahaan dan AA pada tanggal 31 Desember
    2021 dihitung oleh penilai independen KJPP Rizky Djunaedi dan Rekan dengan laporan penilai pada
    tanggal 27 Mei 2022. Berdasarkan laporan tersebut, penilaian dilakukan sesuai dengan Kode Etik
    Penilai Indonesia dan Standar Penilai Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII Tahun 2018 berbasis nilai pasar
    (SPI 101-3.1) dan nilai likuidasi (SPI 102-3.5.b).

    Metode penilaian yang digunakan adalah pendekatan pasar dengan cara membandingkan aset yang
    dinilai dengan aset yang identik atau sebanding, dimana informasi harga transaksi atau penawaran
    tersedia, pendekatan pendapatan dengan mempertimbangkan pendapatan yang akan dihasilkan
    selama masa manfaatnya dan menghitung nilai proses kapitalisasi, pedekatan biaya berdasarkan pada
    prinsip harga yang akan dibayar pembeli untuk aset yang dinilai tidak lebih dari biaya membeli atau
    membangun untuk aset setara kecuali faktor waktu yang tidak wajar, ketidaknyamanan, resiko atau
    faktor lainnya.

    Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, ”Surplus Revaluasi atas Aset” disajikan dalam
    penghasilan komprehensif lain dan bagian dari ekuitas sebagai berikut:




                                                                                                              34
Page 37
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. ASET TETAP (Lanjutan)


                                                                                        31-Des-22
    Nilai tanah setelah penilaian kembali                                             148,195,451,124
    Nilai tercatat tanah sebelum penilaian kembali                                     12,592,021,232
    Surplus revaluasi aset                                                            135,603,429,892
    Dikurangi:
      Pajak tangguhan                                                                 (29,832,754,576)
      Penyesuaian tarif pajak                                                                     -
    Total                                                                             105,770,675,316

   Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:

                                                                   30-Jun-23            31-Des-22
    Beban pokok penjualan                                            476,134,432        1,018,596,000
    Beban usaha                                                      867,995,035        1,517,659,229
    Total                                                          1,344,129,467        2,536,255,229


   Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, terdapat nilai bruto aset tetap yang telah disusutkan penuh
   dan masih digunakan sebesar Rp70.952.047.771 dan Rp.70.439.139.147.

   Aset tetap, kecuali tanah dan aset dalam penyelesaian, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran,
   pencurian dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan
   masing-masing sebesar Rp58.250.730.144 pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
   Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup untuk menutup
   kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

   Berdasarkan evaluasi manajemen tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
   keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap Kelompok Usaha.

   Tanah dan bangunan, termasuk mesin dan peralatan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas
   pinjaman yang diperoleh dari bank (Catatan 13).




                                                                                                     35
Page 38
                            PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET HAK GUNA


   Rincian aset hak guna pada tanggal 1 Januari 2020 setelah penerapan awal PSAK No. 73 dan
   mutasinya sampai dengan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                     1-Jan-22           Penambahan         31-Des-22
   Aset Hak Guna
    Pihak ketiga
      Model Biaya
         Tanah HGB diatas Hak Pengelolaan (HPL)      5,511,021,004                 -        5,511,021,004
         Bangunan                                    2,384,768,651         657,945,176      3,042,713,827
         Kendaraan                                  15,519,641,899                 -       15,519,641,899
     Total                                          23,415,431,554         657,945,176     24,073,376,730
       Akumulasi Penyusutan
         Penyesuaian PSAK No. 73                     6,472,514,175                 -        6,472,514,175
         Penyusutan                                  8,300,446,233       3,919,617,114     12,220,063,347
     Total                                          14,772,960,408       3,919,617,114     18,692,577,522
   Nilai Tercatat                                    8,642,471,146                          5,380,799,208


   Perusahaan memiliki sebidang tanah terletak di Kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (“JIEP”)
   dengan HPL yang berjangka waktu tiga puluh (20) tahun dan akan jatuh tempo antara tahun 2017
   sampai dengan tahun 2037.

   Perusahaan dan AA memiliki beberapa unit kendaraan yang terletak di beberapa daerah antara lain di
   pulau Jawa, pulau Sumatera dan pulau Sulawesi yang berjangka waktu lima (5) tahun dan akan jatuh
   tempo antara tahun 2022 sampai dengan tahun 2023.

   Manajemen berkeyakinan bahwa HPL tersebut dapat diperpanjang pada saat jatuh tempo.

   Penyusutan dibebankan pada akun berikut ini:
                                                                     30-Jun-23           31-Des-22
   Beban umum dan administrasi (Catatan 28)                           979,904,276        3,919,617,114
   Total                                                              979,904,276        3,919,617,114


   Tanah atas HPL dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman Perusahaan (Catatan 14).




                                                                                                       36
Page 39
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

                                                                  30-Jun-23          31-Des-22
   Lain-lain (dibawah Rp 300juta)                                   657,174,368        418,606,212
   Total                                                            657,174,368        418,606,212




14. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK


   Kelompok Usaha memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”).

   Pinjaman dari Mandiri pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 merupakan pinjaman
   Perusahaan atas fasilitas pinjaman sebagai berikut:

                                                                  30-Jun-23          31-Des-22
   KMK Revolving                                                 41,388,540,251     44,263,540,251
   KMK Transaksional                                             60,300,020,369     47,208,798,579
   SCF                                                            9,927,648,645
                                                                            -        9,510,272,536
                                                                                               -
   Total                                                        111,616,209,265    100,982,611,366


   Rincian saldo fasilitas pinjaman menurut mata uang sebagai berikut:

                                                                  30-Jun-23          31-Des-22
   Rupiah                                                        68,269,110,680     84,862,112,838
   Dolar AS                                                      19,679,193,228     14,021,785,949
   Euro                                                          23,667,905,357
                                                                            -        2,098,712,579
                                                                                               -
   Total                                                        111,616,209,265    100,982,611,366


   Pada tanggal 23 Maret 2022 melalui surat No. CM2.JPM/SPPK/195/2022, pihak Mandiri menyetujui
   permohonan Perusahaan berupa Perubahan Perpanjangan Fasilitas Kredit.

   Sehubungan dengan hal tersebut di atas, pada tanggal 25 Maret 2022 perihal “Adendum IX
   (kesembilan) atas Perjanjian Kredit Modal Kerja Revolving Rekening Koran No.
   CRO.KP/008/KMK/2016, Akta No. 05 tanggal 5 Februari 2016 tentang Perubahan Covenant dan
   Perpanjangan Jangka Waktu Fasilitas Kredit”. Fasilitas kredit ini berakhir pada 25 Maret 2022 dan
   diperpanjang lagi sampai dengan 25 September 2022 (Catatan 37).

   Berdasarkan perjanjian tersebut, Mandiri setuju untuk menyediakan jumlah pokok fasilitas perbankan
   maksimum hingga sebesar Rp100 miliar dengan ketentuan sebagai berikut:

    Fasilitas Non Cash Loan (Bank Garansi)

      Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga Rp5miliar digunakan untuk penerbitan Bank Garansi
      sebagai jaminan uang muka, tender dan pengadaan barang.




                                                                                                  37
Page 40
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)


   Fasilitas Supply Chain Financing (SCF)

    Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga Rp 10 miliar. Berdasarkan perjanjian ini Mandiri akan
    membayar tagihan pemasok tertentu yang telah mendapat persetujuan dari Perusahaan dan
    Mandiri akan mengenakan biaya forfaiting kepada Perusahaan.

    Fasilitas kredit ini berakhir pada 25 Maret 2022 dan diperpanjang lagi sampai dengan 25 September
    2022 (Catatan 37).


   Fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving R/K

    Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga Rp40 miliar yang hanya dapat digunakan oleh
    Perusahaan, dengan jangka waktu pendanaan selama satu (1) tahun atau sampai dengan      24
    Maret 2019. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,25% per tahun. Fasilitas kredit ini
    berakhir pada 25 Maret 2022 dan diperpanjang lagi sampai dengan 25 September 2022 (Catatan
    37).

   Fasilitas KMK

    Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga Rp10 miliar yang hanya dapat digunakan oleh
    Perusahaan, dengan jangka waktu pendanaan selama satu (1) tahun atau sampai dengan      24
    Maret 2018. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,25% per tahun. Fasilitas kredit ini
    berakhir pada 25 Maret 2022 dan diperpanjang ladi sampai dengan 25 September 2022 (Catatan
    37).

    Pada tanggal 19 Maret 2019 melalui surat No. CM2.JPM/SPPK.033/2019, pihak Mandiri menyetujui
    permohonan Perusahaan berupa Penggabungan Limit Fasilitas KMK dan KMK Revolving dan
    Perpanjangan Jangka Waktu Fasilitas Kredit.

   Fasilitas KMK Transaksional

    Pada tanggal 25 Maret 2022, Mandiri dan Perusahaan menyetujui dan menyepakati mengadakan
    perubahan dan/atau tambahan terhadap Adendum IX (kesembilan) atas Perjanjian Kredit Modal
    Kerja Transaksional dengan Sublimit Non Cash Loan No. CRO.KP/010/KMK/2016 Akta No. 7
    tanggal 5 Februari 2016.

    Merupakan fasilitas modal kerjsa dengan fasilitas tersdia maksimum hingga Rp40 miliar, yang dapat
    digunakan oleh Perusahaan dan AA, dengan jangka waktu setiap penarikan adalah maksimum 180
    hari kalender. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,25% per tahun. Fasilitas kredit ini
    berakhir pada 25 Maret 2022 dan diperpanjang lagi sampai dengan 25 September 2022 (Catatan
    37).

    Pada tanggal 12 November 2019 melalui surat No. CM2.JPM/SPPK.147/2019, pihak Mandiri
    menyetujui permohonan Perusahaan berupa Pengajuan Fasilitas Import General Facility dengan
    Limit Kredit sebesar Rp30.000.000.000. Pada tanggal 25 Maret 2022, Mandiri dan Perusahaan
    menyetujui dan menyepakati mengadakan perubahan dan/atau tambahan atas Perjanjian Import
    General Facility – LC Issuance No. CRO.JSD/0006/NLC/2020 Akta No. 51 tanggal 10 Januari 2020.




                                                                                                  38
Page 41
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PINJAMAN JANGKA PENDEK (Lanjutan)

      Fasilitasdimulai pada 26 Maret 2020 menurut Syarat-Syarat Umum Perjanjian Kredit PT Bank
      Mandiri (Persero) Tbk. Tujuan penggunaan kredit tersebut yaitu :
       - Pembelian bahan baku produksi atau bahan baku pendukung untuk Perdagangan Baja High
            Grade.
       - Beneficary tidak diperbolehkan kepada Kelompok Usaha.

    Fasilitas Non Cash Loan (LC/SKBDN dan Bank Garansi)- sublimit dari KMK Transaksional

      Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga ekuivalen Rp40 miliar digunakan untuk pembelian
      bahan baku produksi atau bahan baku pendukung yang berkaitan dengan perdagangan baja dan
      gas industry, dan penerbitan Bank Garansi sebagai jaminan uang muka, tender, pelaksanaan dan
      pengadaan barang.

    Fasilitas Treasury Line

      Pada tanggal 25 Maret 2022, Mandiri dan Perusahaan menyetujui dan menyepakati mengadakan
      perubahan dan/atau tambahan terhadap ketentuan dan syarat-syarat fasilitas Kredit Modal Kerja
      dengan mengadakan Addendum VIII (kedelapan) atas Perjanjian Treasury Line No.
      CRO.KP/011/TL/2016 Akta No. 08 tanggal 5 Februari 2016.

      Jumlah fasilitas tersedia maksimum hingga USD3.000.000 dengan tujuan penggunaan untuk
      pelaksanaan transaksi produk-produk treasury dengan tujuan lindung nilai (hedging) maupun untuk
      peningkatan yield dan tidak untuk spekulasi. Fasilitas ini digunakan untuk transaksi L/C
      ekspor/impor dan atau pemenuhan kewajiban valuta asing lainnya. Fasilitas kredit ini berakhir pada
      25 Maret 2022 dan diperpanjang lagi sampai dengan 25 September 2022 (Catatan 37).

   Perjanjian pinjaman ini memuat beberapa persyaratan seperti mempertahankan rasio keuangan
   tertentu dan pembatasan atas: merger dan akuisisi, pembagian dividen, bertindak sebagai penjamin,
   melakukan perubahan pemegang saham atau mengubah jenis usaha, atau menyerahkan sebagian
   besar aset kepada pihak lain.

   Pada tanggal 21 Juni 2017 melalui surat No.OPS.CRO/CCL.406/ADD/2017 perihal ”Adendum II
   (kedua) atas Perjanjian Kredit Modal Kerja Revolving Rekening Koran No.CRO.KP/008/KMK/2016,
   Akta No: 05 tanggal 5 Februari 2016 tentang ”Perubahan Agunan”. Mandiri telah menyetujui perubahan
   ketentuan dan syarat Fasilitas Perjanjian Kredit Modal Kerja (”Fasilitas Kredit”) atas nama Perusahaan.

   Perubahan Agunan yang dimaksud adalah dengan menukar sebidang tanah yang berlokasi di
   Bandung dengan nilai jaminan Rp1.836 juta dengan bilyet deposito Mandiri atas nama Perusahaan
   dengan nominal minimal Rp2 miliar. Penjaminan bilyet deposito tersebut telah disetujui dengan
   ditandatanganinya perjanjian Gadai Deposito No. CRO.KP/100/PGD/2017 pada tanggal 21 Juni 2017
   antara Perusahaan dan Mandiri.

   Seluruh fasilitas pinjaman Perusahaan dan AA dijamin dengan detail berikut, yang juga terikat secara
   cross-collateralized dan cross-default dengan fasilitas pinjaman bank jangka pendek pada tanggal 31
   Maret 2022 dan 31 Desember 2021 adalah sebagai berikut:




                                                                                                       39
Page 42
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. PINJAMAN JANGKA PENDEK (Lanjutan)



                      Daftar Jaminan                         Perusahaan Pemilik                  Nilai Jaminan
                                                                  Jaminan
   a.   Sebelas (11) bidang tanah dan segala sesuatu       Perusahaan, TSM dan AA               142.766.000.000
        termasuk bangunan yang melekat.
   b.   Mesin-mesin                                        Perusahaan, TSM dan AA                27.051.000.000
   c.   Persediaan                                               Perusahaan                      80.000.000.000
   d.   Piutang usaha                                            Perusahaan                      60.000.000.000
   e.   Deposito berjangka                                       Perusahaan                       2.036.000.000

  Pada tanggal 18 Januari 2021, Perusahaan mengajukan surat permohonan penurunan tingkat suku
  bunga pinjaman terkait adanya pandemi COVID-19 yang belum dapat dipastikan sampai kapan
  selesainya, dengan ini pihak Mandiri berdasarkan surat No. CM2.JPM/086/2021 tanggal 22 Januari
  2021 menyetujui untuk menyesuaikan suku bunga kredit Perusahaan dalam kondisi luar biasa pandemi
  COVID-19 dengan rincian sebagai berikut:

          Fasilitas           Semula    Menjadi                Efektif                       Kembali normal

    KMK Revolving         11.00%p.a.   9,25%p.a.   1 Mei 2020 – 31 Desember 2020         11.00%p.a.    1   Januari
                                                                                         2021
    KMK Transaksional     11.00%p.a.   9,25%p.a.   1 Mei 2020 – 31 Desember 2020         11.00%p.a.    1   Januari
                                                                                         2021



15. UTANG USAHA

  a. Akun ini terdiri dari:
                                                                         30-Jun-23               31-Des-22
        Pihak berelasi
          PT Tira Stahlindo Indonesia                                                -                515,451,609
        Pihak ketiga
          PT Perdana Karya Mandiri Sejahtera                              1,300,714,651          1,300,714,651
          PT Air Products Indonesia                                       1,656,251,395          1,656,251,395
          PT Maxima Mandiri Indonusa                                      2,451,933,945          2,451,933,945
          International Metal Service Nord Gmbh                                     -                      -
          PT Dwigasindo Abadi                                                       -                      -
          Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1 miliar)                   14,934,535,467         11,125,926,079
        Total                                                            20,343,435,458         17,050,277,679




                                                                                                                40
Page 43
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. UTANG USAHA (Lanjutan)

   b. Rincian utang usaha menurut mata uang adalah sebagai berikut:

                                                               30-Jun-23          31-Des-22
       Rupiah                                                 20,343,435,458      17,045,075,818
       Dolar AS                                                          -             2,614,806
       Euro                                                              -                   -
       Yen Jepang                                                        -             2,587,055
       Total                                                  20,343,435,458      17,050,277,679



   16. UTANG LAIN-LAIN

                                                                30-Jun-23          31-Des-22
   Pihak ketiga:
     Uang muka pelanggan                                        3,295,947,564      2,743,845,326
     Uang jaminan pelanggan                                        10,500,000        290,304,576
     Transportasi                                                 234,778,952        802,511,784
     Uang jaminan botol                                         1,082,430,932      1,082,430,932
     Lain-lain                                                  2,350,079,418      1,742,889,976
   Total                                                        6,973,736,866      6,661,982,594



   17. PERPAJAKAN

   a. Pajak Dibayar Dimuka
                                                                30-Jun-23          31-Des-22
       Pajak Pertambahan Nilai (PPN)                              733,989,962        636,759,204
       Pajak Penghasilan:
         Pasal 23                                                     2,379,564          301,500
       Total                                                      736,369,526        637,060,704

   b. Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan

      Taksiran tagihan pajak merupakan kelebihan pembayaran pajak di Kelompok Usaha, yang
      menurut pendapat manajemen dapat diperoleh kembali, dengan rincian sebagai berikut:




                                                                                               41
Page 44
                          PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17 PERPAJAKAN (Lanjutan)


                                                                 30-Jun-23         31-Des-22
        Pajak Penghasilan
          2019                                                     269,043,243        269,043,243
          2020                                                             -                  -
          2021                                                   2,205,577,068      2,205,577,068
          2022                                                   2,172,644,231      2,172,644,231
          2023                                                   3,338,614,775                -
        Total                                                    7,985,879,317      4,647,264,542



   c.   Utang Pajak

                                                                 30-Jun-23         31-Des-22
        Perusahaan
        Pajak Penghasilan
          Pasal 21                                                 423,499,072        457,361,148
          Pasal 23                                                  84,377,466        336,544,178
          Pasal 4 (2)                                                1,907,411         39,999,998
        Pajak Pertambahan Nilai (PPN) - neto                     4,277,474,138      2,159,428,523
        Entitas Anak
        Pajak Penghasilan
          Pasal 21                                                  26,684,456        20,049,234
          Pasal 23                                                   1,740,210         1,919,400
          Pasal 29                                                 190,666,854       193,530,374
        Pajak Pertambahan Nilai (PPN) - neto                       508,543,300               -
        Total                                                    5,514,892,907      3,208,832,855


   d. Manfaat (beban) Pajak Penghasilan

        Manfaat (beban) pajak penghasilan Kelompok Usaha adalah sebagai berikut:

                                                                30-Jun-23          30-Jun-22
        Pajak kini
          Perusahaan                                                       -                   -
          Entitas Anak                                             (65,726,468)                -
          Total                                                    (65,726,468)                -
        Pajak tangguhan
          Perusahaan                                                        -                  -
          Entitas Anak                                                      -                  -
          Total                                                             -                  -
        Neto                                                       (65,726,468)                -




                                                                                                   42
Page 45
                           PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   e. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi konsolidasian
      dan penghasilan kena pajak untuk periode sampai dengan 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai
      berikut:
                                                                  30-Jun-23            30-Jun-22
        Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan
          menurut laporan laba rugi konsolidasian                                95,197,597                            -
        Laba (Rugi) Entitas Anak
          sebelum beban pajak penghasilan                                               -                              -
        Laba (rugi) Perusahaan
          sebelum beban pajak penghasilan                                        95,197,597                            -
        Beda temporer:
          Penyisihan imbalan kerja                                                      -
          Pembayaran manfaat imbalan pasca kerja                                        -
        Total                                                                           -                              -
        Beda tetap:                                                                     -
        Laba (rugi) kena pajak                                               95,197,597                                -
        Kompensasi rugi fiskal tahun lalu                               (12,779,251,527)
                                                                      4,615,663,223,600            4,615,663,223,600
        Akumulasi Rugi Fiskal / Laba Kena Pajak                         (12,684,053,930)                         -
        Pajak Penghasilan                                                               -                              -
          Dikurangi:
            Pajak penghasilan dibayar dimuka                                            -
        Taksiran Tagihan (Utang) Pajak Penghasilan                                      -                              -



   f.   Pajak Tangguhan

                                                                                   Dikreditkan
                                                                                 (Dibebankan) ke
                                                                 Dikreditkan       Penghasilan
                                               Saldo           (Dibebankan) ke    Komprehensif           Saldo
                                              1-Jan-23            Laba Rugi            Lain            30-Jun-23
        Aset Pajak Tangguhan
        Perusahaan :                                     -                -                   -                    -
        Entitas Anak
         Liabilitas imbalan kerja                       -                 -                   -                  -
         Piutang Usaha                          220,657,903               -                   -          220,657,903
         Piutang Lain - lain                      6,086,202               -                   -            6,086,202
         Aset tidak lancar lainnya               39,735,826               -                   -           39,735,826
         Kompensasi rugi fiskal                         -                 -                   -                  -
         Penyisihan aset pajak tangguhan        (99,263,638)              -                   -          (99,263,638)
        Aset pajak tangguhan
         Entitas anak                           167,216,293               -                   -          167,216,293
        Total Aset Pajak
         Tangguhan - Neto                       167,216,293               -                   -          167,216,293




                                                                                                                           43
Page 46
                           PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. PERPAJAKAN (Lanjutan)


                                                                                    Dikreditkan
                                                                                  (Dibebankan) ke
                                                               Dikreditkan          Penghasilan
                                            Saldo            (Dibebankan) ke       Komprehensif          Saldo
                                           1-Jan-23             Laba Rugi               Lain           30-Jun-23
       Liabilitas pajak tangguhan
       Perusahaan :
        Rugi fiskal                         2,409,035,634                -                    -          2,409,035,634
        Liabilitas imbalan kerja            5,203,594,858                -                    -          5,203,594,858
        Piutang Usaha                         727,495,956                -                    -            727,495,956
        Aset tetap                        (25,243,968,309)    (1,860,242,863)                 -        (27,104,211,172)
        Aset hak guna                      (1,009,413,986)               -                    -         (1,009,413,986)
                                          (17,913,255,847)    (1,860,242,863)                 -        (19,773,498,710)
       Entitas Anak
        Liabilitas imbalan kerja              296,907,828                -                    -            296,907,828
        Piutang Usaha                          37,278,949                -                    -             37,278,949
        Aset tetap                         (4,382,730,034)               -                    -         (4,382,730,034)
        Piutang Lain-lain                      56,802,823                -                    -             56,802,823
        Aset hak guna                             979,151                -                    -                979,151
                                           (3,990,761,283)               -                    -         (3,990,761,283)
       Total Liabilitas Pajak
        Tangguhan - Neto                  (21,904,017,130)    (1,860,242,863)                 -        (23,764,259,993)



                                            Saldo            (Dibebankan) ke        Komprehensif           Saldo
                                           1-Jan-22             Laba Rugi              Lain              31-Dec-22
       Aset Pajak Tangguhan
       Perusahaan :                                   -                      -                    -                  -
       Entitas Anak
        Liabilitas imbalan kerja               1,186,296           (1,186,296)                    -                 -
        Piutang Usaha                        129,989,903           90,668,000                     -         220,657,903
        Piutang Lain - lain                    4,868,962            1,217,240                     -           6,086,202
        Aset tidak lancar lainnya             19,867,913           19,867,913                                39,735,826
        Kompensasi rugi fiskal                 3,358,233           (3,358,233)                                      -
        Penyisihan aset pajak tangguhan      (78,178,484)         (21,085,154)                    -         (99,263,638)
       Aset pajak tangguhan
        Entitas anak                          81,092,823           86,123,470                     -         167,216,293
       Total Aset Pajak
        Tangguhan - Neto                      81,092,823           86,123,470                     -         167,216,293

       Liabilitas pajak tangguhan
       Perusahaan :
        Rugi fiskal                         2,811,435,336         (402,399,702)                -          2,409,035,634
        Liabilitas imbalan kerja            5,179,840,775          (24,827,958)         48,582,041        5,203,594,858
        Piutang Usaha                       1,861,142,014    (1,133,646,058.00)                -            727,495,956
        Aset tetap                        (25,151,598,595)         (92,369,714)                -        (25,243,968,309)
        Aset hak guna                      (1,296,880,121)         287,466,135                 -         (1,009,413,986)
                                          (16,596,060,591)      (1,365,777,297)         48,582,041      (17,913,255,847)
       Entitas Anak
        Liabilitas imbalan kerja              343,767,365         (39,217,323)           (7,642,214)        296,907,828
        Piutang Usaha                          16,386,685          20,892,264                   -            37,278,949
          Piutang Lain-lain                           -            56,802,823                   -            56,802,823
        Aset tetap                         (4,365,217,432)        (17,512,602)                  -        (4,382,730,034)
        Aset hak guna                           1,422,265            (443,114)                  -               979,151
                                           (4,003,641,117)         20,522,048            (7,642,214)     (3,990,761,283)
       Total Liabilitas Pajak
        Tangguhan - Neto                  (20,599,701,708)      (1,345,255,249)         40,939,827      (21,904,017,130)




                                                                                                                          44
Page 47
                      PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. PERPAJAKAN (Lanjutan)


      UU No. 2 Tahun 2020

      Pada tanggal 31 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah
      Pengganti Undang-Undang (“Perppu”) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara
      dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-
      19) dan/atau dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional
      dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan (“Perppu 1 – 2020), yang mengatur, antara lain:

      -   Penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak Badan dari 25% menjadi 22% pada tahun pajak
          2020 dan 2021;
      -   Penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak Badan dari 22% menjadi 20% mulai tahun pajak
          2022 dan seterusnya;
      -   Pengurangan lebih lanjut tarif pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan
          di atas untuk wajib pajak yang memenuhi persyaratan tertentu.

      Tarif pajak yang baru tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk pengukuran aset dan liabilitas
      pajak kini dan tangguhan mulai sejak berlakunya Perppu 1 – 2020 tersebut.

      Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan dapat direalisasikan pada tahun
      mendatang.

      Undang-Undang No. 7 Tahun 2021

      Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No.
      7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak
      penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku
      pada tahu pajak 2022 dan seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya 20%
      menjadi tidak berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.

      Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan dapat direalisasikan pada tahun
      mendatang.

   g. Pengampunan Pajak

      Sehubungan dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.03/2016
      tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak
      sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.03/2016 dan
      Peraturan Direktoran Jenderal Pajak Nomor PER-18/PJ/2016 tentang Pengembalian Kelebihan
      Pembayaran Uang Tebusan dalam rangka Pengampunan Pajak.

      Kelompok Usaha telah melaksanakan pengampunan pajak ini dengan memperoleh SKPP per
      tanggal 14 Desember 2016 sebesar Rp7.500.000, 23 Desember 2016 sebesar Rp5.000.000, 15
      Maret 2017 sebesar Rp5.000.000, 20 Maret 2017 sebesar Rp15.225.300 dan 24 Maret 2017
      sebesar Rp10.730.000.




                                                                                                    45
Page 48
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
                                                              30-Jun-23           31-Des-22
   Operasional                                                 1,895,675,584      1,217,716,516
   Impor                                                       2,172,600,857      1,234,942,251
   Jasa profesional                                              315,896,810        404,876,449
   Pajak                                                       1,435,185,113        798,535,694
   Lain-lain                                                     401,333,924        130,226,695
   Total                                                       6,220,692,288      3,786,297,605


19. LIABILITAS PEMBIAYAAN KONSUMEN


   Pembayaran minimum liabilitas pembiayaan konsumen di masa mendatang, serta nilai sekarang atas
   pembayaran minimum liabilitas pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:

                                                              30-Jun-23          31-Des-22
   2022                                                                 -                  -
   2023                                                          87,299,722         67,782,000
   2024                                                          50,836,500         50,836,500
   Total pembayaran minimum                                     138,136,222        118,618,500
   Bunga belum jatuh tempo                                      (12,527,600)       (12,527,600)
   Nilai kini pembayaran minimum                                125,608,622        106,090,900
   Bagian jatuh tempo dalam satu tahun                         (125,608,622)       (57,794,969)
   Bagian Jangka Panjang                                                  -         48,295,931


   Kelompok Usaha memperoleh fasilitas pembiayaan konsumen untuk pemilikan kendaraan.

   Kelompok Usaha mengakui beban bunga pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
   sebesar Rp16.721.686 disajikan sebagai “Beban Keuangan” di dalam laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 29).

   Liabilitas pembiayaan konsumen dalam mata uang Rupiah.


20. LIABILITAS SEWA

                                                              30-Jun-23           31-Des-22
   Pihak Ketiga
     Komitmen sewa operasi berdasarkan perjanjian sewa                    -          28,900,000
     Menggunakan suku bunga 4,22% - 6,88%                                 -            (373,644)
   Total                                                                  -          28,526,356


   Mulai tanggal 1 Januari 2020, Kelompok Usaha melakukan penerapan PSAK No. 73 “Sewa” dan
   memilih metode setrospektif dengan dampak kumulatif. Perusahaan telah melakukan pengkajian dan
   menentukan bahwa transisi standar baru memiliki dampak terhadap saldo laba pada 1 Januari 2020
   sebesar Rp3.984.850.014.




                                                                                                 46
Page 49
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. LIABILITAS IMBALAN KERJA

   Perusahaan menyelenggarakan program pensiun untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi
   syarat. Iuran pensiun ditanggung oleh Perusahaan dan ditempatkan di PT Asuransi Jiwa Manulife
   Indonesia. Aset program terdiri dari uang tunai.

   Kelompok Usaha telah menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2013), “Imbalan Kerja” dalam mengakui
   biaya manfaat karyawan dalam laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
   Desember 2022.

   Liabilitas imbalan kerja Perusahaan, GLS dan AA pada tanggal 31 Desember 2022 dihitung oleh
   aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan dalam laporannya
   masing-masing tertanggal 12 Mei 2022 dengan menggunakan metode ”Projected Unit Credit” dan
   mempertimbangkan beberapa asumsi sebagai berikut:

                                                                    2023                2022
   Tingkat diskonto                                               7,00%                7,00%
   Tingkat kenaikan gaji                                          3,00%                3,00%
   Tabel mortalita                                              TMI IV-2019          TMI IV-2019
   Usia pensiun normal                                           56 tahun             56 tahun

   Jumlah yang dicakup pada laporan posisi keuangan konsolidasian yang berasal dari liabilitas
   Perusahaan dan Entitas Anak tertentu sehubungan dengan imbalan kerja adalah sebagai berikut:

                                                                   30-Jun-23            31-Des-22
   Nilai kini liabilitas imbalan pasti                            26,621,307,941       25,622,662,714
   Nilai wajar aset program                                                  -           (620,377,779)
   Nilai Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan - Neto                 26,621,307,941       25,002,284,935
   Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
                                                                   30-Jun-23            31-Des-22
   Saldo awal tahun                                               25,002,284,935       25,112,701,984
   Beban diakui pada laporan konsolidasian:
     Laba rugi                                                      3,216,145,705        1,486,705,650
     Penghasilan komprehensif lain                                    186,090,122          186,090,122
   Transfer PBO                                                               -                    -
   Pembayaran manfaat                                              (1,783,212,821)      (1,783,212,821)
   Nilai Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan - Neto                 26,621,307,941       25,002,284,935
   Analisa jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan kerja karyawan yang tidak terdiskonto pada tanggal
   31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

   Periode                                                                            31-Des-22
   Dalam 1 tahun                                                                      6,410,981,368
   1 tahun sampai 5 tahun                                                            12,113,141,294
   5 tahun sampai 10 tahun                                                           14,943,527,712
   Lebih dari 10 tahun                                                               38,404,887,711
   Total                                                                             71,872,538,085




                                                                                                    47
Page 50
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM


  Pemegang saham Perusahaan, jumlah ditempatkan dan disetor, dan saldo yang terkait pada tanggal
  30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan catatan PT Sinartama Gunita, adalah sebagai
  berikut:
                                              Jumlah saham     Persentase        Modal saham
                                               Ditempatkan     Kepemilikan       Ditempatkan
               Nama Pemegang Saham             dan Disetor         (%)            dan Disetor
   PT Widjajatunggal Sejahtera                  259,426,340           44.120      25,942,634,000
   PT Martensite Unggul                         247,879,660           42.156      24,787,966,000
   PT Penta Widjaja Investindo                   21,605,000            3.674       2,160,500,000
   Koperasi Karyawan PT Tira Austenite Tbk          156,000            0.027          15,600,000
   Johny Santoso*)                                   70,000            0.012           7,000,000
   Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)         58,863,000           10.011       5,886,300,000
   Jumlah                                       588,000,000          100.000      58,800,000,000


  *) Bapak Johnny Santoso sebagai Komisaris Utama meninggal dunia pada tanggal 21 Maret 2022.


23. TAMBAHAN MODAL DISETOR


                                                               30-Jun-23            31-Des-22
   Agio saham dari penawaran umum terbatas                     10,500,000,000      10,500,000,000
   Biaya emisi saham                                           (1,914,738,539)     (1,914,738,539)
   Kelebihan nilai pasar saham ESOP                               908,400,000         908,400,000
   Sub-total                                                    9,493,661,461       9,493,661,461
   Pengampunan pajak                                               43,455,300          43,455,300
   Divestasi entitas anak                                         (15,225,300)        (15,225,300)
   Total                                                        9,521,891,461       9,521,891,461
24. CADANGAN UMUM

  Berdasarkan Akta Notaris No. 6 oleh Jana Hanna Waturangi, S.H., tanggal 15 Juni 2015, pemegang
  saham menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan tahun buku 2014 sejumlah Rp480.372.551
  sebagai dana cadangan umum Perusahaan.


25. PENJUALAN NETO

                                                               30-Jun-23            30-Jun-22
   Baja                                                        78,384,961,125      88,203,505,603
   Gas industri                                                44,940,980,141      40,118,956,477
   Cetakan dan kawat las                                        9,454,867,764       7,305,477,408
   Total                                                      132,780,809,030     135,627,939,488
  Tidak ada penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan neto
  konsolidasian selama bulan Januari – Juni 2023 dan 2022. Penjualan selama bulan Januari – Juni
  2023 dan 2022 seluruhnya kepada pihak ketiga.



                                                                                                48
Page 51
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                        30-Jun-23         30-Jun-22
   Bahan baku dan pembantu yang digunakan               8,972,027,898      1,988,689,110
   Tenaga kerja langsung                                  708,938,326        687,785,363
   Beban pabrikasi                                                -                  -
   Penyusutan (Catatan 11)                                476,134,432        500,959,311
   Total beban produksi                                10,157,100,656      3,177,433,784
   Barang dalam proses
     Awal tahun                                           766,551,051      3,066,204,201
     Akhir tahun                                       (1,640,150,106)
   Beban pokok produksi                                 9,283,501,601      6,243,637,985
   Barang jadi
     Awal tahun                                         1,260,909,334      1,260,909,334
     Pembelian                                         81,715,464,843     84,615,317,334
     Akhir tahun                                         (443,178,874)    (1,260,909,334)
   Beban Pokok Penjualan                               91,816,696,904     90,858,955,319



27. BEBAN USAHA


                                                         30-Jun-23          30-Jun-22
   Gaji dan upah                                        28,402,382,052     28,902,382,052
   Pengangkutan dan pengemasan                           2,044,974,617      2,094,974,617
   Sewa                                                     54,993,334        154,993,334
   Beban imbalan kerja                                     737,774,704        787,774,704
   Pajak dan perizinan                                     518,602,674        568,602,674
   Penyusutan aset tetap                                   867,995,035        752,168,320
   Penyusutan aset hak guna                                979,904,276      2,008,215,545
   Administrasi bank                                       987,859,127      1,037,859,127
   Perbaikan dan pemeliharaan                              398,092,611        598,092,611
   Listrik dan energi                                      709,846,137        909,846,137
   Perjalanan                                              629,740,976        579,740,976
   Jasa Profesional                                        223,051,020        223,051,020
   Asuransi                                                 65,164,458        165,164,458
   Perlengkapan kantor                                     482,792,866        482,792,866
   Telepon dan faksimili                                   140,461,998        240,461,998
   Lain-lain                                               344,961,887        760,484,490
   Total                                                37,588,597,772     40,266,604,929




                                                                                        49
Page 52
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

28. BEBAN KEUANGAN

                                                                      30-Jun-23           30-Jun-22
   Pinjaman bank                                                      3,669,193,202       2,077,180,275
   Liabilitas pembiayaan konsumen                                               -             4,767,228
   Total                                                              3,669,193,202       2,081,947,503


29. LABA (RUGI) PER SAHAM

                                                                      30-Jun-23           30-Jun-22
   Laba (rugi) neto diatribusikan kepada
     pemilik entitas induk                                              29,471,129        1,554,209,308
   Total rata-rata tertimbang lembar saham biasa
     yang beredar                                                      588,000,000          588,000,000
   Laba (Rugi) Neto per Saham Dasar / Dilusian                                 0.05                 2.64
   Pada tanggal pelaporan, tidak ada efek berpotensi saham biasa yang dapat menimbulkan pengaruh
   dilutif pada laba neto atau rugi neto per saham Perusahaan.



30. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI


   Sifat hubungan dengan pihak berelasi

                  Pihak Berelasi                     Sifat Berelasi               Sifat Transaksi
     PT Widjajatunggal Sejahtera                   Pemegang                Piutang pihak berelasi dan
                                                   Saham                   utang    lain-lain   pihak
                                                                           berelasi
     Koperasi Karyawan PT Tira Austenite           Pemegang                Piutang pihak berelasi
     Tbk                                           Saham
     PT Hamana Works Tira Indonesia                Join Venture            Piutang pihak berelasi dan
                                                                           utang    lain-lain   pihak
                                                                           berelasi
     PT Tira Stahlindo Indonesia                   Join Venture            Utang lain - lain pihak
                                                                           berelasi

   Karena memiliki sifat berelasi, hal ini memungkinkan syarat dan kondisi transaksi dengan pihak yang
   berelasi tidak sama jika transaksi tersebut dilakukan dengan pihak ketiga.




                                                                                                      50
Page 53
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)


   Transaksi Dengan Pihak Berelasi

   a. Piutang pihak berelasi
                                                                    30-Jun-23           31-Des-22
        PT Hamana Works Tira Indonesia                                          -                   -
        Total                                                                   -                   -
        Persentase piutang usaha -
          pihak berelasi terhadap total aset                                        %                   %
        Piutang pihak berelasi dari PT Hamana Works Tira Indonesia merupakan penggantian biaya
        berkaitan dengan beban operasional yang merupakan pinjaman yang diberikan tanpa dikenakan
        bunga, diberikan tanpa jaminan.


   b. Utang lain-lain pihak berelasi

                                                                    30-Jun-23           31-Des-22
        PT Tira Stahlindo Indonesia                                             -                  -
        Koperasi Karyawan PT Tira Austenite Tbk                         200,749,500        112,180,870
                                                                        200,749,500        112,180,870
        Utang lain-lain kepada PT Tira Stahlindo Indonesia berkaitan dengan biaya operasional. Koperasi
        Karyawan PT Tira Austenite Tbk merupakan pinjaman dana untuk dana pinjaman anggota
        koperasi. Seluruhnya merupakan pinjaman yang diberikan tanpa dikenakan bunga yang diberikan
        tanpa jaminan.

        Utang lain-lain kepada pihak berelasi dalam mata uang Rupiah.

   c.   Imbalan jangka pendek yang diberikan ke Dewan Komisaris dan Direksi sebesar
        Rp11.012.538.741 dan Rp8.363.545.199 masing-masing pada 31 Desember 2022 dan 2021.


31. INFORMASI SEGMEN


   Segmen Usaha
   Untuk tujuan pelaporan manajemen, saat ini kegiatan usaha Kelompok Usaha terbagi dalam tiga
   kelompok segmen yaitu perdagangan dan distribusi barang-barang teknik; industri cetakan dan kawat
   las; dan perdagangan gas industri. Segmen tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen primer
   Kelompok Usaha. Seluruh pendapatan Kelompok Usaha berasal dari wilayah Indonesia sehingga
   segmen geografis tidak disajikan.

   Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:




                                                                                                        51
Page 54
                               PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
                                    Perdagangan          Industri
                                    dan distribusi     cetakan dan      Perdagangan
   30 Juni 2023                     barang teknik       kawat las        gas industri     Eliminasi         Konsolidasi
   Penjualan eksternal neto          78,384,961,126     9,454,867,764    44,940,980,140                     132,780,809,030
   Penjualan antar segmen               124,616,871                                 -      (124,616,871)                -
   Penjualan neto                    78,509,577,997     9,454,867,764    44,940,980,140    (124,616,871)    132,780,809,030
                                                                                    -
   Beban pokok penjualan             54,566,410,871     6,308,824,688    31,066,078,216    (124,616,871)     91,816,696,904
   Beban usaha                       24,690,386,719     2,167,048,544    10,731,162,509               -      37,588,597,772
   Hasil segmen                        (747,219,593)     978,994,532      3,143,739,415               -       3,375,514,354
   Laba atas penjualan aset tetap                                                                                       -
   Rugi selisih kurs - neto                                                                                      51,633,815
   Pendapatan bunga                                                                                                     -
   Pendapatan sewa                                                                                                      -
   Beban keuangan                                                                                            (3,669,193,202)
   Denda dan koreksi pajak                                                                                              -
   Bagian atas rugi neto dari                                                                                           -
     entitas ventura bersama                                                                                            -
   Lain-lain neto                                                                                               337,242,630
   Laba sebelum beban                                                                                                   -
     pajak penghasilan                                                                                           95,197,597
   Beban pajak penghasilan                                                                                                -
   Laba Neto                                                                                                     95,197,597
   Informasi lainnya
   Aset
   Aset segmen                      288,473,386,891    46,513,579,062    81,029,282,038                     416,016,247,991
   Liabilitas
   Liabilitas segmen                173,364,766,204    10,564,430,067    45,238,925,237                     229,168,121,508
   Pengeluaran barang modal              57,508,750               -         395,516,158                        453,024,908
   Penyusutan                           414,461,510        16,701,887       436,831,638                        867,995,035


                                    Perdagangan          Industri
                                    dan distribusi     cetakan dan      Perdagangan
   30 Juni 2022                     barang teknik       kawat las        gas industri     Eliminasi         Konsolidasi
   Penjualan eksternal neto          88,203,505,603     7,305,477,408    40,118,956,477                     135,627,939,488
   Penjualan antar segmen             5,210,774,093                                 -     (5,210,774,093)               -
   Penjualan neto                    93,414,279,696     7,305,477,408    40,118,956,477   (5,210,774,093)   135,627,939,488
                                                                                    -
   Beban pokok penjualan             68,020,495,170     4,645,525,667    23,403,708,575   (5,210,774,093)    90,858,955,319
   Beban usaha                       26,999,655,281       863,767,524    12,403,182,124               -      40,266,604,929
   Hasil segmen                      (1,605,870,755)    1,796,184,217     4,312,065,778               -       4,502,379,240
   Laba atas penjualan aset tetap                                                                                       -
   Rugi selisih kurs - neto                                                                                      96,578,442
   Pendapatan bunga                                                                                                     -
   Pendapatan sewa                                                                                                      -
   Beban keuangan                                                                                            (4,259,668,379)
   Denda dan koreksi pajak                                                                                              -
   Bagian atas rugi neto dari                                                                                           -
     entitas ventura bersama                                                                                            -
   Lain-lain neto                                                                                                32,421,975
   Laba sebelum beban                                                                                                   -
     pajak penghasilan                                                                                          371,711,278
   Beban pajak penghasilan                                                                                                -
   Laba Neto                                                                                                    371,711,278
   Informasi lainnya
   Aset
   Aset segmen                      175,545,712,813    70,218,285,125   105,327,427,687                     351,091,425,625
   Liabilitas
   Liabilitas segmen                 91,843,457,035    36,737,382,814    55,106,074,221                     183,686,914,070
   Pengeluaran barang modal              68,622,000               -         189,840,909                         258,462,909
   Penyusutan                           245,723,162        18,950,862       487,494,296                         752,168,320




                                                                                                                               52
Page 55
                          PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                  UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. INSTRUMEN KEUANGAN


  Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrument keuangan Kelompok
  Usaha yang dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
  Desember 2022 :

                                                       30-Jun-23                                31-Dec-22
                                         Nilai Tercatat          Nilai Wajar      Nilai Tercatat          Nilai Wajar
   Aset Keuangan
   Kas tunai                                 573,873,870            573,873,870       567,798,505            567,798,505
   Pinjaman yang diberikan dan piutang
   pada biaya perolehan diamortisasi:
     Kas di bank dan setara kas            5,870,179,546          5,870,179,546    11,986,248,349         11,986,248,349
     Piutang usaha - neto                 62,328,489,663         62,328,489,663    50,669,333,320         50,669,333,320
     Piutang lain-lain                     7,878,467,126          7,878,467,126    13,718,706,407         13,718,706,407
     Aset lancar lainnya - deposito        2,036,000,000          2,036,000,000     2,036,000,000          2,036,000,000
   Total Aset Keuangan                    78,687,010,205         78,687,010,205    78,978,086,581         78,978,086,581

   Liabilitas Keuangan
   Pinjaman dan utang pada
   biaya perolehan diamortisasi:
     Pinjaman bank jangka pendek         111,616,209,265        111,616,209,265   100,982,611,366        100,982,611,366
     Utang usaha                          20,343,435,458         20,343,435,458    17,050,277,679         17,050,277,679
     Utang lain-lain                       6,973,736,866          6,973,736,866    11,617,975,244         11,617,975,244
     Beban masih harus dibayar             6,220,692,288          6,220,692,288     3,786,297,605          3,786,297,605
     Liabilitas sewa                                 -                      -          28,526,356             28,526,356
     Liabilitas pembiayaan konsumen          125,608,622            125,608,622       106,090,900            106,090,900
   Total Liabilitas Keuangan             145,279,682,499        145,279,682,499   133,571,779,150        133,571,779,150

  Berdasarkan PSAK 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”, terdapat tingkat hirarki nilai wajar
  sebagai berikut:
  a. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat
     1),
  b. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset
     atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi
     dari harga) (tingkat 2), dan
  c. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input
     yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).

  Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dicatat sebesar
  nilai wajar, atau sebaliknya, disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut mendekati nilai
  wajarnya atau nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.

  Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok
  instrumen keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:

  Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek:

      Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang.
       Instrumen keuangan ini sangat mendekati nilai tercatat mereka karena jatuh tempo mereka dalam
       jangka pendek.




                                                                                                                        53
Page 56
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan)

   Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang:

      Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga tetap dan variabel.
       Nilai wajar dari liabilitas keuangan ini ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang
       menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen
       dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama.

      Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
       Estimasi nilai wajar didasarkan pada nilai diskonto dari arus kas masa datang yang disesuaikan
       untuk mencerminkan risiko pihak lawan (untuk aset keuangan) dan risiko kredit Perusahaan (untuk
       liabilitas keuangan) dan menggunakan suku bunga bebas risiko (risk-free rates) dari instrumen
       yang serupa.

       Untuk aset keuangan tidak lancar lainnya yang tidak dikuotasi di harga pasar dan nilai wajarnya
       tidak dapat diukur secara handal tanpa menimbulkan biaya yang berlebihan, dicatat berdasarkan
       nilai nominal dikurangi penurunan nilai.


33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Instrumen keuangan pokok Kelompok Usaha terdiri dari kas, piutang usaha dan utang usaha, terutama
   berasal langsung dari operasi Kelompok Usaha, pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman bank
   jangka panjang dan pinjaman lainnya. Aset dan liabilitas keuangan lainnya Kelompok Usaha termasuk
   piutang lain-lain, uang jaminan, utang lain-lain, beban masih harus dibayar dan saldo dengan pihak-
   pihak berelasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Kelompok Usaha adalah risiko kredit, risiko
   transaksi mata uang asing, risiko suku bunga, dan risiko likuiditas. Tujuan manajemen atas risiko
   Kelompok Usaha secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan
   meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Kelompok Usaha. Direksi telah
   mereview dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga risiko ekonomi
   dan risiko usaha Kelompok Usaha, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau risiko akibat
   perubahan harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.

   a. Risiko kredit

       Aset keuangan Kelompok Usaha yang memiliki potensi konsentrasi secara signifikan risiko kredit
       pada dasarnya terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan piutang
       hubungan istimewa. Kelompok Usaha memiliki kebijakan kredit dan prosedur untuk memastikan
       berlangsungnya evaluasi kredit dan pemantauan akun secara aktif.

       Eksposure Kelompok Usaha terhadap risiko kredit timbul dari wanprestasi pihak lain, dengan
       eksposur maksimum setara dengan nilai tercatat dari instrumen berikut:
                                                                 30-Jun-23            31-Des-22
       Kas di bank & setara kas                                   5,870,179,546      11,986,248,349
       Piutang usaha - neto                                      62,328,489,663      50,669,333,320
       Piutang lain-lain                                          7,878,467,126      13,718,706,407
       Aset lancar lainnya - deposito                             2,036,000,000       2,036,000,000
                                                                 78,113,136,335      78,410,288,076




                                                                                                      54
Page 57
                         PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                 UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)


   b. Risiko mata uang asing

      Kelompok Usaha terekspos terhadap perubahan nilai tukar mata uang asing terutama dalam Dolar
      Amerika dan Euro Eropa pada biaya-biaya tertentu terkait dengan pembelian material dan barang
      dagangan, beban pokok penjualan, serta aset dan liabilitas yang timbul dari opersi sehari-hari.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha mempunyai aset dan
      liabilitas moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:

                                                    30-Jun-23                       31 Desember 2022
                                       Dalam mata           Ekuivalen        Dalam mata        Ekuivalen
                                        uang asli         dalam Rupiah        uang asli      dalam Rupiah
      Aset
       Kas
         Dolar Amerika Serikat              66,034            992,222,376         82,569       1,298,886,962
         Euro                               64,066          1,049,002,333         36,484         609,751,615
      Total aset
         Dolar Amerika Serikat              66,034            992,222,376         82,569       1,298,886,962
         Euro                               64,066          1,049,002,333         36,484         609,751,615
      Liabilitas
        Pinjaman jangka pendek
          Dolar Amerika Serikat           1,309,676        19,679,193,229        891,347      14,021,785,949
          Euro                            1,445,469        23,667,905,357        125,576       2,098,712,579
        Utang usaha
         Dolar AS                               -                     -              166           2,614,806
         Yen Jepang                             -                     -           22,005           2,587,055
        Utang lain-lain
         Dolar Amerika Serikat                  -                     -               -                  -

      Total liabilitas
         Dolar Amerika Serikat            1,309,676        19,679,193,229        891,514      14,024,400,755
         Euro                             1,445,469        23,667,905,357        125,576       2,098,712,579
         Yen Jepang                             -                     -           22,005           2,587,055
      Aset (Liabilitas) Neto
         Dolar Amerika Serikat           (1,243,642)      (18,686,970,852)       (808,945)   (12,725,513,793)
         Euro                            (1,381,404)      (22,618,903,024)        (89,092)    (1,488,960,964)
         Yen Jepang                             -                     -           (22,005)        (2,587,055)
         Total                                            (41,305,873,877)                   (14,217,061,812)


      Jika Rupiah melemah/menguat 5% terhadap mata uang lainnya, maka laba sebelum beban pajak
      penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 akan
      menjadi lebih rendah/tinggi masing-masing sebesar sekitar Rp710 juta dan Rp1,2 miliar.




                                                                                                             55
Page 58
                        PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)


   c.   Risiko suku bunga

        Kelompok Usaha dibiayai melalui pinjaman bank jangka pendek serta pinjaman lainnya, seperti
        kredit dan uang muka dari pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Pinjaman
        bank perusahaan khususnya berasal dari Bank Mandiri dalam nominasi mata uang Rupiah dan
        mempunyai tingkat suku bunga 9.25% masing-masing untuk tanggal 30 Juni 2023 dan 31
        Desember 2022.
        Oleh sebab itu, Kelompok Usaha tertentu terekspos terhadap risiko pasar untuk perubahan tingkat
        suku bunga terkait terutama terhadap liabilitas pinjaman jangka pendek dan panjang serta asset
        dan liabilitas berbunga. Kelompok Usaha memiliki kebijakan untuk mendapatkan suku bunga yang
        tersedia dan paling menguntungkan tanpa meningkatkan risiko mata uang asing mereka.
        Kelompok Usaha juga berkewajiban untuk secara berkala memonitor penggunaan modal kerja
        sehingga lebih efektif dan mempunyai biaya modal yang paling efisien. Salah satu upaya
        manajemen dalam hal ini adalah melalui efektivitas manajemen modal kerja dan memperpendek
        periode perputaran kas operasional (cash-to-cash cycle).
        Kelompok Usaha menganalisis tingkat suku bunga mereka secara dinamis. Berbagai skenario
        simulasi dengan mempertimbangkan pembayaran kembali, pertimbangan pelunasan,
        pembaharuan posisi jumlah pinjaman yang ada dan pendanaan alternatif, di antaranya melalui
        skema yang disebut project financing. Berdasarkan skenario tersebut, Kelompok Usaha
        menghitung dampak pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dari perubahan suku
        bunga yang ditetapkan. Pinjaman jangka pendek serta pinjaman lainnya Kelompok Usaha adalah
        dalam mata uang Rupiah Indonesia, kecuali untuk fasilitas trade financing dan project financing
        yang menggunakan mata uang Dollar Amerika.
        Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, berdasarkan simulasi sederhana yang dilakukan, jika suku
        bunga meningkat/menurun sebesar 1% dengan semua variabel lainnya tetap konstan, laba
        sebelum pajak penghasilan Kelompok Usaha untuk tahun yang bersangkutan masing-masing
        Rp20 juta dan Rp18 juta lebih rendah/tinggi.

   d. Risiko likuiditas

        Manajemen risiko likuiditas dan pengelolaan modal kerja secara hati-hati berarti mempertahankan
        posisi kas dan setara kas serta menggunakan modal kerja secara efektif untuk mendukung
        kegiatan bisnis Kelompok Usaha. Kelompok Usaha telah menggunakan tolok ukur perputaran kas
        (cash to cash cycle) dalam mengefektifkan perputaran modal kerja tersebut, di mana risiko ini akan
        terus diturunkan sejalan dengan kebijakan manajemen untuk menurunkan tingkat persediaan
        Kelompok Usaha yang dikelolanya. Sementara itu Kelompok Usaha juga menjaga keseimbangan
        antara keselarasan penagihan piutang usaha serta melalui fleksibilitas penggunaan pinjaman bank
        dan pinjaman lainnya.

   e. Pengelolaan permodalan

        Tujuan utama dari pengelolaan permodalan Kelompok Usaha adalah untuk memastikanbahwa
        rasio modal selalu dalam kondisi sehat agar dapat mendukung kinerja usaha dan memaksimalkan
        nilai dari pemegang saham.

        Kelompok Usaha mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian-penyesuaian
        sehubungan dengan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik dari risiko usahanya. Aga dapat
        menjaga dan menyesuaikan struktur modalnya, Kelompok Usaha akan menyesuaikan jumlah dari
        pembayaran dividen kepada para pemegang saham atau pengembalian struktur modal atau
        menerbitkan surat saham.



                                                                                                       56
Page 59
                       PT TIRA AUSTENITE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
               UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2023
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)


      Untuk tujuan pengelolaan modal, manajemen menganggap jumlah kombinasi sumber modal
      eksternal (utang) dan internal yang berasal dari ekuitas serta saldo laba sebagai modal yang
      digunakan dalam keseluruhan investasi. Jumlah ekuitas neto pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
      dianggap optimal oleh manajemen setelah memperhatikan belanja modal yang diproyeksikan dan
      proyeksi peluang investasi dan bisnis strategis di tahun berikutnya. Selama beberapa tahun
      terakhir, laba sebelum pajak penghasilan, bunga, penyusutan dan amortisasi (EBITDA) telah
      menjadi kendali penting Kelompok Usaha serta juga bagi pihak bank yang memberikan pinjaman
      kepada Kelompok Usaha. Kegiatan operasi yang berkelanjutan serta optimal dari Kelompok Usaha
      tergantung dari kemampuan mereka secara mandiri dalam pendanaan melalui sumber pendanaan
      di atas (EBITDA).

      EBITDA Kelompok Usaha adalah sebagai berikut:

                                                              30-Jun-23            30-Jun-22
      EBIT                                                       95,197,597          371,711,278
      Penyusutan dan amortisasi                                 867,995,035          752,168,320
      EBITDA                                                    963,192,632        1,123,879,598


      Tidak terdapat perubahan pendekatan Kelompok Usaha untuk pengelolaan modal sepanjang
      tahun berjalan.




                                                                                                57

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.13 MB
Published28 Jul 2023
Pages59
Characters203,337
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-II-TIRA.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result