Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 40
Page 1
Nomor Surat 101A/SIS&DPH.ASF.CS/0723
Nama Emiten PT Astra Sedaya Finance
Kode Emiten ASDF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT. Pratama Penjualan Jl. Raya Barat 1989 Aktif 79 MILYARAN IDR 25.0
Sadya mobil bekas Boulevard
Sadana Blok XB no.7
Kelapa
Gading,
Jakarta Utara
2 PT Cipta Informasi dan Jl. TB 1990 Aktif 192 MILYARAN IDR 21.3
Sedaya Digital komunikasi Simatupang
Indonesia No.90,
Tanjung
Barat,
Jagakarsa,
Jakarta
Selatan
3 PT. Lembaga Jl. Kwitang 1986 Aktif 1.269 MILYARAN IDR 25.0
Swadharma Pembiayaan Raya No.10
Bhakti Sedaya Jakarta 10420
Finance
4 PT. Astra Auto Lembaga Jl. TB 1991 Aktif 1.641 MILYARAN IDR 25.0
Finance Pembiayaan Simatupang
No.90
Tanjung
Barat,
Jagakarsa
jakarta
Selatan 12530
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Astra Sedaya Finance yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Astra Sedaya Finance bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Astra Sedaya Finance Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas ASDF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA327 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Miliaran / In Billion statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 1 0 Cash and cash equivalents
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
552 715
ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
0 0
berelasi other banks related parties
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah pihak Murabahah receivables
1,612 1,475
ketiga third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
30,948 29,587
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
7 9
konsumen pihak berelasi receivables related parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
4,748 4,284
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments related
7 2
berelasi parties
Investasi sewa nilai residu Lease investments
1,410 1,417
yang terjamin guaranteed residual value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan pembiayaan ( 788 ) ( 730 ) deferred financing income
tangguhan
Investasi sewa simpanan Lease investments
( 1,410 ) ( 1,417 )
jaminan guarantee deposits
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
Pembiayaan musyarakah Musyarakah financing
136 104
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables third
14 15
pihak ketiga parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
0 0
pihak berelasi related parties
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
1 2
parties
Piutang lainnya 671 426 Other receivables
Biaya dibayar dimuka 65 46 Prepaid expenses
Tagihan derivatif 185 549 Derivative receivables
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in associates
347 344
asosiasi
Aset pajak tangguhan 310 258 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
271 250
equipment
Jumlah aset 39,087 37,336 Total assets
Page 5
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 114 17 Derivative payables
Utang dealer 100 24 Dealer payables
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang Borrowings third
21,302 17,503
diterima pihak ketiga parties
Pinjaman yang Borrowings related
296 177
diterima pihak berelasi parties
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
281 265
kerja obligations
Beban akrual 246 234 Accrued expenses
Utang pajak 173 229 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan 0 0 Deferred tax liabilities
Liabilitas lainnya 601 649 Other liabilities
Jumlah liabilitas 30,375 28,684 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 950 950 Common stocks
Saham preferen 0 0 Preferred stocks
Tambahan modal Additional paid-in
1,987 1,987
disetor capital
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
0 ( 19 )
arus kas hedges
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
1 1
umum dan wajib legal reserves
Cadangan Specific
0 0
khusus reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 5,774 5,733 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
8,712 8,652
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
0 0
non-pengendali
Jumlah ekuitas 8,712 8,652 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
39,087 37,336
ekuitas
Page 6
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
8 9
keuangan
Pendapatan dari murabahah Income from murabahah and
107 147
dan istishna istishna
Pendapatan dari bagi hasil 13 4 Income from revenue sharing
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
2,630 2,456
pembiayaan konsumen financing
Pendapatan dari sewa Income from finance lease
239 181
pembiayaan
Pendapatan dari anjak Income from factoring
1 2
piutang
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
0 0
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan associates accounted for
21 16
menggunakan metode using equity method
ekuitas
Pendapatan lainnya 190 192 Other income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 894 ) ( 753 ) Interest and finance costs
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 522 ) ( 856 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan ( 20 ) ( 17 ) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 345 ) ( 301 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 192 ) ( 162 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 40 ) ( 32 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Beban lainnya ( 18 ) ( 17 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
1,178 869
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 261 ) ( 191 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
917 678
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
0 0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) 917 678 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
Page 7
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban (1) ( 1 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 0 0 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan (1) (1) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, 19 62 flow hedges, after tax
setelah pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya dari comprehensive income of
entitas asosiasi yang associates accounted for
0 (1)
dicatat dengan using equity method, after
menggunakan metode tax
ekuitas, setelah pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang akan 0 0 that may be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi, profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 19 61 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 18 60 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 935 738 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
917 678
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 935 738 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 965 713 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas penggunaannya-cadangan
penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Appropriated retained
Additional paid-in Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks earnings-general and legal Equity
capital hedges earnings parent entity
reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 950 1,987 ( 19 ) 1 5,733 8,652 8,652 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan Initial adoption of new and revised accounting
0 0 0
revisi standards
Penyesuaian lainnya 0 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 950 1,987 ( 19 ) 1 5,733 8,652 8,652 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 917 917 917 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 19 (1) 18 18 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 875 ) ( 875 ) ( 875 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 950 1,987 0 1 5,774 8,712 8,712 Equity position, end of the period
Page 9
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor nilai arus kas penggunaannya-cadangan
penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Appropriated retained
Additional paid-in Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks earnings-general and legal Equity
capital hedges earnings parent entity
reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 950 1,987 ( 52 ) 1 4,877 7,763 7,763 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 950 1,987 ( 52 ) 1 4,877 7,763 7,763 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 678 678 678 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 61 (1) 60 60 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 399 ) ( 399 ) ( 399 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 950 1,987 9 1 5,155 8,102 8,102 Equity position, end of the period
Page 10
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
1,808 1,235
pembiayaan leases
Penerimaan dari Receipts from consumer
18,890 16,032
pembiayaan konsumen financing
Penerimaan dari anjak Receipts from factoring
5 18
piutang
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 17,126 ) ( 14,273 )
pembiayaan konsumen financing
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
3,577 3,012
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran untuk kerjasama Payments for loan channeling
penerusan pinjaman dan ( 2,133 ) ( 1,153 ) and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Penerimaan bunga dari Interests received from
6 7
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 914 ) ( 723 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 353 ) ( 302 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,600 ) ( 1,356 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 1,417 ) ( 515 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,417 ) ( 515 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0 0
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 61 ) ( 45 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan dividen dari Dividends received from
18 16
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 43 ) ( 29 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 13,662 5,496 Proceeds from bank loans
Page 11
Pembayaran pinjaman bank ( 9,136 ) ( 5,823 ) Payments of bank loans
Penerimaan surat berharga Proceeds from debt securities
0 3,000
utang
Pembayaran surat berharga Payments of debt securities
( 2,329 ) ( 1,937 )
utang
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
(0) (0)
lainnya
Pembayaran biaya penerbitan Payments of debt securities
( 24 ) ( 35 )
surat berharga utang issuance costs
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 875 ) ( 399 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,298 302
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 162 ) ( 242 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
715 778
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
0 0
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
553 536
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan statements
Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.7. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK (sejak 1 Januari
2013, OJK telah mengambil alih fungsi dari Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012
tentang ?Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik?.
Prinsip-prinsip konsolidasi - Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan setara kas mencakup kas dan kas di bank yang tidak dibatasi penggunaannya dan tidak Cash and cash equivalents
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman. Pada laporan posisi keuangan, cerukan disajikan bersama
sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang dari jaminan kendaraan dinyatakan berdasarkan nilai realisasi bersih, yaitu nilai tercatat Trade and other receivables
piutang pembiayaan konsumen terkait, piutang pembiayaan Murabahah atau investasi bersih dalam
sewa pembiayaan dikurangi penyisihan penurunan nilai pasar atas jaminan kendaraan. Piutang
pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan Murabahah, atau investasi bersih dalam sewa
pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang dari jaminan kendaraan ketika jaminan kendaraan
dititipkan dalam pengawasan Perseroan karena konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya.
Selisih antara nilai tercatat piutang dengan nilai realisasi bersih dicatat sebagai ?Pemulihan/
penyisihan kerugian penurunan nilai lainnya? di laporan laba rugi. Pada saat terjadi wanprestasi
terhadap perjanjian pembiayaan, Perseroan memfasilitasi pelanggan untuk menjual kendaraan yang
dijaminkan dengan fidusia untuk keperluan penyelesaian piutang. Selisih lebih antara hasil penjualan
dengan utang bersih pelanggan merupakan hak dari pelanggan. Sedangkan selisih kurang akan
dibebankan sebagai kerugian atas penjualan piutang dari jaminan kendaraan. Perseroan menyajikan
piutang dari jaminan kendaraan sebagai bagian dari ?Piutang lain-lain? di dalam laporan posisi
keuangan.
Aset tetap Aset tetap, kecuali tanah, diakui sebesar harga perolehan setelah dikurangi dengan akumulasi Fixed assets
penyusutan sesuai dengan PSAK 16 ? Aset Tetap. Harga perolehan mencakup semua pengeluaran
yang terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak
legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya
terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi
sepanjang umur hukum hak. Tanah tidak disusutkan. Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung
Page 13
dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya sampai nilai sisa aset
sebagai berikut: Bangunan dan prasarana (20th), Pelatan Kantor (5th), Perabot (5th), Kendaraan (5th).
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, pada setiap
akhir periode pelaporan. Biaya pemeliharaan dan perbaikan diakui sebagai beban pada saat
terjadinya. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan
manfaat ekonomis dikapitalisasi pada aset yang bersangkutan. Apabila nilai tercatat aset tetap lebih
besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang
dapat diperoleh kembali yang ditentukan berdasarkan nilai tertinggi antara harga jual bersih dan nilai
pakai. Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, maka harga perolehan dan akumulasi
penyusutannya dikeluarkan dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
diakui dalam laporan laba rugi.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat Impairment of non-financial assets
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak
dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat
aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh kembali
adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset.
Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan
arus kas terpisah. Setiap tanggal pelaporan, aset non-keuangan yang telah mengalami penurunan nilai
ditelaah untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi
pemulihan nilai, maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi
penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.
Beban tangguhan - Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual, pinjaman, Trade payables and other liabilities
surat berharga yang diterbitkan, dan liabilitas derivatif.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari pembiayaan konsumen, sewa pembiayaan, pembiayaan anjak piutang serta beban Revenue and expense recognition
bunga untuk semua instrumen keuangan dengan interest bearing diakui sesuai dengan jangka waktu
kontrak berdasarkan metode suku bunga efektif. Metode suku bunga efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan
dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang
relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan,
atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari
aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perseroan
mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen
keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan kerugian kredit di masa datang. Perhitungan ini
mencakup biaya transaksi. Pendapatan marjin pembiayaan Murabahah diakui berdasarkan metode
imbal hasil efektif selama jangka waktu kontrak. Pendapatan bagi hasil Musyarakah diakui pada
Page 14
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai dengan nisbah yang disepakati antara Perseroan dan
konsumen. Potongan pendapatan premi asuransi diakui pada saat terjadinya. Sanksi keterlambatan
pembayaran diakui pada saat penerimaan dapat dipastikan.
Penjabaran mata uang asing Laporan keuangan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Foreign currency translation
Perseroan.
Transaksi dengan pihak berelasi Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Definisi dari pihak-pihak berelasi sesuai Transactions with related parties
dengan PSAK 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak yang Berelasi?, yang dimaksud dengan pihak yang
berelasi adalah orang atau entitas yang berelasi dengan entitas pelapor sebagai berikut: a. Orang atau
anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan
terhadap entitas pelapor; atau iii. personal manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi hal-hal sebagai berikut: i. entitas dan
entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak
dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. suatu entitas adalah entitas asosiasi atau
ventura bersama bagi entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, dimana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. kedua entitas
tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. suatu entitas adalah ventura
bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. entitas
tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor; vi. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama
oleh orang yang diidentifikasi dalam butir (a); vii. orang yang diidentifikasi, dalam butir (a) (i) memiliki
pengaruh signifikan terhadap entitas atau anggota manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari
entitas).
Pajak penghasilan Pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan tangguhan. Pajak penghasilan ini diakui Income taxes
dalam laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui
ke penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ekuitas. Dalam hal ini pajak tersebut
masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Beban pajak kini dihitung
berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan. Direksi
mengevaluasi secara periodik implementasi terhadap peraturan perpajakan yang berlaku terutama
yang memerlukan interpretasi lebih lanjut mengenai pelaksanaannya termasuk juga evaluasi terhadap
surat ketetapan pajak yang diterima dari kantor pajak. Lebih lanjut, Manajemen juga dapat membentuk
pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah yang diestimasikan akan
dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan posisi keuangan terdapat
risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam perhitungan pembentukan
cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian. Pajak penghasilan tangguhan disajikan dengan
menggunakan metode liabilitas, untuk semua perbedaan temporer yang muncul akibat perbedaan
perhitungan tarif dasar pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam rangka kebutuhan
laporan keuangan per tanggal pelaporan. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan
menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
pelaporan dan diharapkan diterapkan ketika aset pajak penghasilan tangguhan direalisasi atau liabilitas
pajak penghasilan tangguhan diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan
bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi aset pajak
Page 15
tangguhan yang muncul akibat perbedaan temporer tersebut. Aset dan liabilitas pajak penghasilan
tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan liabilitas pajak
penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak
yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto. Pajak final Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan
dikenakan pajak yang bersifat final. Mengacu pada Revisi PSAK No. 46, ?Pajak Penghasilan? pajak
final tersebut tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 46. Oleh karena itu, Perseroan
memutuskan untuk menyajikan beban pajak final sehubungan dengan pendapatan bunga dari rekening
giro sebagai pos tersendiri.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan. Employee benefits
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja lainnya Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti
dan iuran pasti. Program pensiun imbalan pasti merupakan program pensiun yang menetapkan jumlah
imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang biasanya tergantung
pada satu faktor atau lebih seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. Program pensiun iuran
pasti adalah program pensiun dimana Perseroan akan membayar iuran tetap kepada sebuah entitas
yang terpisah (dana pensiun) dan Perseroan tidak memiliki liabilitas hukum atau konstruktif untuk
membayar kontribusi lebih lanjut. Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pascakerja, seperti
pensiun, uang pesangon, uang penghargaan dan imbalan lainnya, dihitung berdasarkan UU Cipta
Kerja No. 11/2020, PP 35/2021 dan peraturan perseroan tentang Imbalan Pasca Kerja (?IPK?). Jika
imbalan pensiun sesuai dengan UU No. 11/2020 lebih besar, selisih tersebut diakui sebagai bagian
dari liabilitas imbalan pensiun. Karena UU terkait Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk
menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU terkait
Ketenagakerjaan adalah program manfaat pasti. Program pensiun imbalan pasti ditujukan untuk
karyawan yang telah menjadi peserta Dana Pensiun Astra sebelum atau pada tanggal 20 April 1992.
Sedangkan program pensiun iuran pasti ditujukan untuk karyawan yang menjadi peserta Dana Pensiun
Astra sesudah tanggal 20 April 1992. Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di laporan
posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan
dikurangi nilai wajar aset program. Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris
independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar di masa yang akan datang dengan
menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang
pensiun yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh
tempo pensiun yang bersangkutan. Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul
dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui
penghasilan komprehensif lainnya pada saat terjadinya. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan
laba rugi. Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi. Perseroan juga memberikan imbalan
pasca-kerja lainnya, seperti uang penghargaan dan uang pisah. Imbalan berupa uang penghargaan
diberikan apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan berupa uang
pisah, dibayarkan kepada karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela, setelah memenuhi
minimal masa kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan
metodologi yang digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti. Imbalan jangka
panjang lainnya Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti berimbalan jangka panjang dan
penghargaan jubilee dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit dan didiskontokan ke
Page 16
nilai kini. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan metodologi yang sama dengan metodologi yang
digunakan dalam perhitungan program pensiun imbalan pasti, kecuali untuk pengukuran kembali yang
diakui pada laba rugi.
Laba per saham Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba dengan jumlah rata-rata tertimbang Earnings per share
saham biasa yang beredar sepanjang tahun. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 jumlah rata-rata
tertimbang saham biasa yang beredar adalah 950.439.958 saham. Laba per saham dilusian adalah
sama dengan laba per saham dasar dikarenakan Perseroan tidak memiliki saham dilusian. Laba per
saham dasar dicatat sesuai dengan PSAK 56 ? Laba Per Saham.
Dividen Pembagian dividen kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam Dividends
laporan keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham
Perseroan. Pembagian dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan
keputusan rapat Direksi sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.
Pelaporan segmen Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: i. yang terlihat dalam aktivitas bisnis Segment reporting
yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); ii. hasil operasinya dikaji ulang
secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan iii. tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan.
Instrumen keuangan derivatif Dalam rangka penerapan kebijakan manajemen risiko, Perseroan melakukan instrumen derivatif untuk Derivative financial instruments
lindung nilai atas perubahan variabel yang mendasari. Berdasarkan kebijakan tersebut, Perseroan
tidak memiliki instrumen keuangan derivatif untuk tujuan spekulasi. Instrumen derivatif diakui
pertama-tama pada nilai wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan, dan selanjutnya diukur pada nilai
wajarnya. Derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila
memiliki nilai wajar negatif. Lindung nilai dinyatakan efektif oleh Perseroan jika memenuhi kriteria
sebagai berikut: i) pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan pada periode berikutnya, Perseroan
melakukan dokumentasi atas penilaian apakah derivatif yang digunakan sebagai transaksi lindung nilai
memiliki efektivitas yang tinggi dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas dari
unsur yang dilindungi nilainya, dan ii) tingkat efektivitas lindung nilai berkisar antara 80% - 125%.
Perseroan menggunakan instrumen keuangan derivatif sebagai bagian dari aktivitas manajemen aset
dan liabilitas untuk melindungi dampak risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang asing.
Perseroan menerapkan akuntansi lindung nilai arus kas pada saat transaksi tersebut memenuhi kriteria
perlakuan akuntansi lindung nilai. Pada saat terjadinya transaksi, Perseroan melakukan dokumentasi
mengenai hubungan antara instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindungi nilainya, juga tujuan
manajemen risiko dan strategi yang diterapkan dalam melakukan berbagai macam transaksi lindung
nilai. Proses dokumentasi ini menghubungkan derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai dengan
aset dan liabilitas tertentu atau dengan komitmen penuh tertentu atau transaksi yang diperkirakan.
Pada saat terjadinya transaksi lindung nilai dan pada periode berikutnya, Perseroan juga melakukan
dokumentasi atas penilaian apakah derivatif yang digunakan sebagai transaksi lindung nilai memiliki
efektivitas yang tinggi dalam menandingi (offsetting) perubahan nilai wajar atau arus kas dari unsur
yang dilindungi nilainya. Perseroan akan menghentikan penerapan akuntansi lindung nilai ketika
derivatif tersebut tidak atau tidak lagi efektif; ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau dijual,
dihentikan, atau dibayar; pada saat unsur yang dilindungi tersebut jatuh tempo, dijual atau dibayar
Page 17
kembali; atau ketika transaksi yang diperkirakan akan terjadi tidak lagi diperkirakan akan terjadi.
Metode pengakuan keuntungan atau kerugian atas instrumen derivatif tergantung kepada apakah
derivatif tersebut ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dan sifat dari risiko yang dilindung nilai.
Lindung nilai arus kas. Bagian yang efektif atas perubahan nilai wajar derivatif yang ditujukan dan
memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas, diakui sebagai cadangan lindung nilai arus kas
pada bagian penghasilan/rugi komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian atas bagian yang tidak
efektif (jika ada) diakui langsung pada laporan laba rugi. Jumlah akumulasi dalam ekuitas dibebankan
ke laporan laba rugi ketika unsur yang dilindungi nilainya mempengaruhi laba rugi. Ketika instrumen
lindung nilai kadaluwarsa atau dijual atau ketika suatu lindung nilai tidak lagi memenuhi persyaratan
sebagai akuntansi lindung nilai, akumulasi penghasilan/(rugi) komprehensif lain yang ada diakui pada
laporan laba rugi.
Penerapan standar akutansi baru Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan pada tanggal 31 The implementation of new statements of
Desember 2022, yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Beberapa accounting standards
standar akuntansi keuangan, perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan berlaku efektif
sejak 1 Januari 2023. Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan
substansial terhadap kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Kombinasi bisnis - Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di
pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Nilai wajar
untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan nilai pasar yang
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan menggunakan harga yang dipublikasikan secara rutin
dan berasal dari sumber yang terpercaya, seperti quoted market price atau broker?s quoted price dari
Bloomberg dan Reuters. Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif, jika harga
kuotasi tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek (dealer),
perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service atau regulatory agency),
dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang
wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi
dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan permintaan atau
kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan permintaan dan hanya terdapat beberapa
transaksi terkini. Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai
wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang secara substansi memiliki
karakteristik yang sama atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas yang didiskonto dengan tingkat
suku bunga pasar yang relevan. Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta pinjaman dari bank
ditentukan menggunakan nilai kini berdasarkan arus kas kontraktual dengan mempertimbangkan
kualitas kredit, likuiditas, dan biaya. Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat pengakuan awal adalah
harga transaksinya (yaitu nilai wajar pembayaran yang diserahkan atau diterima), kecuali nilai wajar
Page 18
dari instrumen tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan transaksi untuk instrumen yang sama di
pasar terkini yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa modifikasi atau repackaging) atau berdasarkan
teknik penilaian dimana variabelnya hanya data dari pasar yang dapat diobservasi. Untuk instrumen
keuangan yang diukur menggunakan nilai wajar, Perseroan menggunakan hirarki nilai wajar yang
mencerminkan signifikansi input yang digunakan dalam melakukan pengukuran (tingkat 1, 2, dan 3).
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency transactions and balances
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi
keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing
dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada laporan laba rugi.
Efek-efek - Securities
Investasi jangka pendek - Short-term investment
Aset hak guna Pada tanggal permulaan kontrak, Perseroan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung Right of use assets
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Perseroan dapat memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk: - Sewa jangka-pendek; dan - Sewa yang asetnya bernilai-rendah Untuk menilai apakah kontrak
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perseroan harus menilai
apakah: - Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi
dari penggunaan aset identifikasian; dan - Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan
aset identifikasian. Perseroan memiliki hak ini ketika Perseroan memiliki hak untuk pengambilan
keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan: 1. Perseroan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; 2. Perseroan telah
mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
digunakan selama periode penggunaan. Pada tanggal permulaan sewa, Perseroan mengakui aset
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah
pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada
atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset
hak-guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya,
Perseroan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan
Page 19
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Perseroan menyajikan aset hak-guna sebagai
bagian dari ?Aset tetap? dan liabilitas sewa sebagai bagian dari ?Liabilitas lain-lain? di dalam laporan
posisi keuangan.Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perseroan pada akhir
masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perseroan akan mengeksekusi opsi
beli, maka Perseroan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat
aset pendasar. Jika tidak, maka Perseroan menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Perseroan
menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Perseroan, melainkan mengalihkan hak untuk
menggunakan aset pendasar, Perseroan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut
sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, ?Sewa?, kecuali jika hak atas tanah secara substansi
menyerupai pembelian tanah, maka Perseroan menerapkan PSAK 16, ?Aset tetap?. Modifikasi sewa
Perseroan mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: - modifikasi meningkatkan ruang
lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau lebih; - imbalan
sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang
lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
kontrak tertentu.
Properti investasi - Investment properties
Goodwill - Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas dimana Perseroan memiliki pengaruh signifikan namun bukan Investment in associates
pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas
asosiasi dicatat dengan metode ekuitas dan diakui awalnya sebesar harga perolehan. Selanjutnya,
investasi pada entitas asosiasi dinyatakan sebesar biaya perolehannya dan ditambah atau dikurangi
dengan bagian Perseroan atas laba/(rugi) bersih dan akumulasi penghasilan/(rugi) komprehensif
lainnya perusahaan asosiasi sesuai dengan jumlah persentase kepemilikan dan dikurangi dividen yang
diterima sejak tanggal perolehan. Apabila nilai tercatat investasi telah mencapai nilai nol, kerugian
selanjutnya akan diakui bila Perseroan mempunyai komitmen untuk menyediakan bantuan pendanaan
atau menjamin liabilitas perusahaan asosiasi yang bersangkutan. Perubahan nilai investasi yang
disebabkan oleh perubahan lindung nilai yang belum direklasifikasi pada laporan laba rugi dicatat
sebagai ?Cadangan lindung nilai arus kas? di ekuitas sebesar proporsi kepemilikan pada entitas
asosiasi.
Aset takberwujud - Intangible assets
Page 20
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi dan dibebankan selama masa manfaat masing-masing biaya Prepaid expenses
dengan menggunakan metode garis lurus.
Piutang dan utang asuransi - Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang setelah dikurangi dengan bagian Consumer financing receivables
pembiayaan bersama dimana risiko kredit ditanggung pemberi pembiayaan bersama sesuai dengan
porsinya (without recourse), pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan penyisihan
kerugian penurunan nilai. Piutang pembiayaan konsumen diakui pada awalnya pada nilai wajar
ditambah biaya transaksi dan dikurangi pendapatan administrasi (jika ada) yang dapat diatribusikan
secara langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif. Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara
jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dengan jumlah pokok
pembiayaan, yang akan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan
konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan laba dan
rugi yang terjadi pada saat transaksi timbul diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Piutang
pembiayaan konsumen yang dibiayai bersama pihak lain, di mana masing-masing pihak menanggung
risiko kredit sesuai dengan porsinya (without recourse) disajikan di laporan posisi keuangan secara
bersih. Pendapatan pembiayaan konsumen dan beban bunga yang terkait dengan pembiayaan
bersama without recourse disajikan secara bersih di laporan laba rugi. Dalam pembiayaan bersama
without recourse, Perseroan berhak menentukan tingkat bunga yang lebih tinggi kepada pelanggan
dari tingkat bunga yang ditetapkan dalam perjanjian dengan pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya,
diakui sebagai pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui dan diakui sebagai pendapatan
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas atas kontrak - Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain - Deposits from customers and deposits from
other banks
Page 21
Obligasi subordinasi - Subordinated bonds
Modal saham Komposisi pemegang saham Perseroan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah Share capital
sebagai berikut: PT Astra International Tbk.(46.875%), PT Garda Era Sedaya (28.125%) dan PT
Sedaya Multi Investama (25%)
Pengaturan pembayaran berbasis saham - Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas - Stock issuance cost
Instrumen keuangan Perseroan mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas Financial instruments
keuangan. Aset keuangan Aset keuangan Perseroan terdiri dari kas dan setara kas, piutang
pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan Murabahah, investasi bersih dalam sewa pembiayaan,
tagihan pembiayaan anjak piutang, piutang pembiayaan Musyarakah, piutang lain-lain, dan aset
derivatif. Perseroan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut: - aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lain, atau melalui laba
rugi), dan - aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Klasifikasi tersebut
tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus
kas. Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan
laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan
bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada instrumen
ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah Perseroan telah
melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat investasi
ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Penilaian apakah arus kas kontraktual
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga semata (?SPPI?) Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok'
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' didefinisikan
sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok
yang terutang selama periode waktu tertentu dan untuk risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya
Page 22
(misalnya risiko likuiditas dan biaya administrasi), serta marjin keuntungan. Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI, Perseroan mempertimbangkan ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk menilai apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Perseroan mempertimbangkan: - Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu arus kas; - Fitur leverage; - Persyaratan pelunasan dipercepat dan perpanjangan fasilitas; - Ketentuan yang membatasi klaim Perseroan atas arus kas dari aset tertentu (seperti pinjaman non-recourse); dan - Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai waktu atas uang (seperti penetapan ulang suku bunga berkala). Penilaian model bisnis Model bisnis mengacu pada bagaimana aset keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan arus kas untuk Perseroan. Arus kas mungkin dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan pada tingkat agregasi di mana kelompok aset dikelola bersama untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat manajemen pada instrumen individual. Perseroan menilai model bisnis pada aset keuangan setidaknya pada tingkat lini bisnis atau pada di mana terdapat variasi mandat/tujuan dalam lini bisnis, pada lini bisnis produk atau pada tingkat desk yang lebih granular (misalnya sub-portofolio atau sub-lini bisnis). Penentuan model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan semua bukti relevan yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada: - bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi dan dilaporkan kepada manajemen. Tingkat pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi PSAK 71 harus konsisten dengan bagaimana portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan kepada manajemen; - risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu dikelola; dan bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang dikumpulkan). Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh Perseroan dan tidak dalam kondisi sangat tertekan atau 'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi yang tidak diharapkan oleh Perseroan untuk berlaku ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan yang ada dalam portofolio tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi kondisi tersebut harus dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa mendatang. Pemilihan model operasi dalam PSAK 71 dirancang sedemikian rupa sehingga akuntansi untuk instrumen di FVTPL adalah pilihan yang tepat. Perubahan pada model bisnis atau pengenalan model bisnis baru ditentukan melalui proses persetujuan unit bisnis baru. Perseroan dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang terpengaruh jika dan hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan berubah. Pada pengakuan awal, Perseroan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi. Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang pembiayaan konsumen dan investasi bersih dalam sewa pembiayaan PSAK 71 mengharuskan cadangan kerugian diakui sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (12-month ECL) atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset keuangan (lifetime ECL). Lifetime ECL adalah kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur ekspektasian suatu instrumen keuangan, sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi dari kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit Losses (?ECL?) diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to collect/hold to collect and sell dan memiliki arus kas SPPI. Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui untuk instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai FVOCI. Perseroan menggunakan model yang kompleks yang menggunakan
Page 23
matriks probability of default (?PD?), loss given default (?LGD?) dan exposure at default (?EAD?). a. Probability of Default (?PD?) Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana konsumen mengalami gagal bayar, dikalibrasikan sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau sepanjang umur (Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak asumsi ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD diestimasikan pada point in time dimana hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi. a. Loss Given Default (?LGD?) Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari konsumen yang mengalami gagal bayar dengan menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi masa depan yang relevan (jika ada) dimana hal ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan jatuh tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. Perseroan mengestimasikan LGD berdasarkan data historis dari tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang berasal dari jaminan terhadap aset keuangan dengan workout period 6 bulan dan mempertimbangkan asumsi ekonomi di masa depan jika relevan. b. Exposure at Default (?EAD?) Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat gagal bayar dengan mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa eksposur. Hal ini menggabungkan dampak penarikan fasilitas yang committed pembayaran pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat, bersama dengan dampak asumsi ekonomi masa depan jika relevan. Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1) Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat pengakuan awal instrumen keuangan dan merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset yang timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang akan datang dalam kurun waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian terus ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut atau instrumen tersebut telah mengalami penurunan nilai kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan peningkatan risiko kredit yang signifikan, maka kerugian kredit ekspektasian dihitung kembali berdasarkan basis dua belas bulan. Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2) Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan (?SICR?) sejak pengakuan awal, kerugian kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur aset. Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai dengan membandingkan risiko gagal bayar atas eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar saat pengakuan awal (setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari akun tersebut). Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan tidak mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan. Perseroan menggunakan berbagai pengukuran kualitatif dan kuantitatif dalam menilai SICR seperti berikut: Akun-akun dengan 30 hari tunggakan (?DPD?) atau akun-akun yang dianggap mengalami kenaikan risiko kredit berdasarkan pertimbangan manajemen, dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan. Aset hanya akan dianggap mengalami penurunan nilai dan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya diakui, jika terdapat bukti objektif penurunan nilai yang dapat diobservasi. Faktor-faktor yang diobservasi ini serupa dengan indikator bukti objektif penurunan nilai pada PSAK 55, termasuk antara lain aset gagal bayar atau mengalami kesulitan keuangan yang signifikan atau mengalami forbearance atas piutang yang mengalami penurunan nilai (disebut sebagai ?aset Stage 3?). Pengukuran kerugian kredit ekspektasian di seluruh tahapan aset diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias dan rata-rata probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang dapat terjadi menggunakan informasi yang wajar dan dapat didukung dengan peristiwa di masa lampau, kondisi saat ini dan proyeksi terkait dengan kondisi ekonomis di masa depan. Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal bayar (Stage 3) Kriteria kuantitatif Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang setidaknya telah memiliki tunggakan 90 hari atas pokok. Kriteria kualitatif Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai (atau gagal bayar)
Page 24
merupakan aset yang telah dihapusbukukan dan mengalami proses credit settlement. Aset keuangan juga dianggap mengalami penurunan nilai kredit dimana konsumen kemungkinan besar tidak akan membayar dengan terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati yang memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan tersebut berdasarkan pertimbangan manajemen. Cadangan kerugian penurunan nilai terhadap aset keuangan yang mengalami penurunan nilai ditentukan berdasarkan penilaian terhadap arus kas yang dapat dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario, termasuk realisasi jaminan yang dimiliki jika memungkinkan. ECL akan mencerminkan rata-rata tertimbang dari skenario berdasarkan probabilitas dari skenario yang relevan untuk terjadi. Cadangan kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai sekarang dari arus kas yang diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan pada suku bunga efektif awal, dan nilai tercatat bruto instrumen sebelum penurunan nilai kredit. Periode yang diperhitungkan ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian adalah rata-rata dari periode terpanjang kontrak aset keuangan. Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian. ? Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang pembiayaan Murabahah Sesuai dengan PSAK No. 102 "Akuntansi Murabahah", Perseroan menghitung penyisihan kerugian penurunan nilai untuk piutang murabahah sesuai dengan ketentuan di ISAK No. 102 ?Penurunan Nilai Piutang Murabahah?. Perseroan mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal laporan posisi keuangan. Aset keuangan mengalami penurunan nilai hanya jika terdapat bukti objektif bahwa penurunan nilai merupakan akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal (?peristiwa kerugian?) dan peristiwa kerugian tersebut (atau peristiwa-peristiwa) memiliki dampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Perhitungan penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara kolektif dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko piutang yang sama dengan mempertimbangkan segmentasi piutang berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu (probability of default). Perseroan menggunakan metode analisis migrasi yang merupakan suatu metode analisis statistik, untuk menilai penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang yang diberikan secara kolektif. Perseroan menggunakan data historis 3 (tiga) tahun dalam menghitung Probability of Default (?PD?) dan Loss Given Default (?LGD?). Penurunan nilai dari aset keuangan untuk piutang pembiayaan Musyarakah Perseroan membentuk penyisihan nilai kerugian untuk pembiayaan musyarakah berdasarkan estimasi kerugian aset produktif yang tidak dapat ditagih sebagaimana diatur dalam PSAK yang berlaku. Selain itu, Perseroan menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (?POJK?) No. 10/POJK.05/2019 tanggal 26 Februari 2019. Penyisihan kerugian minimum yang harus dibentuk sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (?POJK?) adalah sebagai berikut: 1) Cadangan umum, ditetapkan paling rendah sebesar 1% dari aset produktif yang digolongkan lancar setelah dikurangi agunan. 2) Cadangan khusus, sekurang-kurangnya sebesar: a) 5% dari aset produktif yang digolongkan Dalam Perhatian Khusus setelah dikurangi nilai agunan; b) 15% dari aset produktif yang digolongkan Kurang Lancar setelah dikurangi nilai agunan; c) 50% dari aset produktif yang digolongkan Diragukan setelah dikurangi nilai agunan; dan d) 100% dari aset produktif yang digolongkan Macet setelah dikurangi nilai agunan. Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari utang penyalur kendaraan, utang lain-lain, akrual, pinjaman, surat berharga yang diterbitkan, dan liabilitas derivatif. Perseroan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya hanya dalam satu kategori, yaitu liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, dikarenakan Perseroan tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Perseroan memiliki instrumen lindung nilai atas arus kas (lihat Catatan 2r). Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan yang diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada) yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
Page 25
liabilitas keuangan tersebut dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif diakui di dalam laporan laba rugi sebagai ?Beban bunga dan keuangan?. Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan nilai pasar yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan menggunakan harga yang dipublikasikan secara rutin dan berasal dari sumber yang terpercaya, seperti quoted market price atau broker?s quoted price dari Bloomberg dan Reuters. Instrumen keuangan dianggap memiliki kuotasi di pasar aktif, jika harga kuotasi tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek (dealer), perantara efek (broker), kelompok industri, badan pengawas (pricing service atau regulatory agency), dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka pasar aktif dinyatakan tidak tersedia. Indikasi-indikasi dari pasar tidak aktif adalah terdapat selisih yang besar antara harga penawaran dan permintaan atau kenaikan signifikan dalam selisih harga penawaran dan permintaan dan hanya terdapat beberapa transaksi terkini. Untuk instrumen keuangan yang tidak mempunyai harga pasar, estimasi atas nilai wajar ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang secara substansi memiliki karakteristik yang sama atau dihitung berdasarkan ekspektasi arus kas yang didiskonto dengan tingkat suku bunga pasar yang relevan. Nilai wajar atas piutang pembiayaan, serta pinjaman dari bank ditentukan menggunakan nilai kini berdasarkan arus kas kontraktual dengan mempertimbangkan kualitas kredit, likuiditas, dan biaya. Bukti terbaik dari nilai wajar pada saat pengakuan awal adalah harga transaksinya (yaitu nilai wajar pembayaran yang diserahkan atau diterima), kecuali nilai wajar dari instrumen tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan transaksi untuk instrumen yang sama di pasar terkini yang dapat diobservasi (yaitu yang tanpa modifikasi atau repackaging) atau berdasarkan teknik penilaian dimana variabelnya hanya data dari pasar yang dapat diobservasi. Untuk instrumen keuangan yang diukur menggunakan nilai wajar, Perseroan menggunakan hirarki nilai wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan dalam melakukan pengukuran (tingkat 1, 2, dan 3) seperti dijelaskan pada Catatan 37 (v). Penghentian pengakuan aset keuangan dilakukan ketika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau ketika aset keuangan tersebut telah ditransfer dan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset tersebut telah ditransfer (jika secara substansial seluruh risiko dan manfaat tidak ditransfer, maka Perseroan melakukan evaluasi untuk memastikan keterlibatan berkelanjutan atas kendali yang masih dimiliki tidak mencegah penghentian pengakuan). Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas telah dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Modifikasi aset keuangan Perseroan terkadang melakukan renegosiasi atau dalam hal lain modifikasi atas arus kas kontraktual dari pinjaman kepada konsumen. Saat ini terjadi, Perseroan menilai apakah syarat-syarat pinjaman yang baru berbeda secara substansial dibanding dengan syarat-syarat pinjaman sebelumnya. Perseroan melakukan hal ini dengan mempertimbangkan, antara lain, faktor-faktor di bawah ini: - Jika peminjam berada dalam kesulitan keuangan, apakah modifikasi tersebut mengurangi arus kas kontraktual ke nilai yang diharapkan dapat dibayarkan oleh peminjam - Perpanjangan signifikan dari waktu pinjaman dimana peminjam tidak berada dalam kesulitan keuangan - Perubahan signifikan dari suku bunga - Perubahan mata uang pinjaman Apabila syarat-syarat tersebut berbeda secara substansial, Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan awal dan mengakui aset keuangan yang ?baru? pada nilai
Page 26
wajarnya dan menghitung kembali suku bunga efektif yang baru untuk aset tersebut. Tanggal
renegosiasi syarat pinjaman dianggap sebagai tanggal pengakuan awal untuk keperluan perhitungan
penurunan nilai, termasuk untuk menentukan apakah terdapat kenaikan signifikan risiko kredit. Namun,
Perseroan juga menilai apakah aset keuangan baru dianggap sebagai aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai pada pengakuan awal, terutama dalam keadaan di mana renegosiasi didorong oleh
peminjam yang tidak dapat melakukan pembayaran yang sudah disetujui sebelumnya. Selisih dari nilai
tercatat juga diakui pada laba rugi sebagai laba rugi dari penghentian pengakuan aset keuangan.
Apabila syarat-syarat tersebut tidak berbeda secara substansial, renegosiasi atau modifikasi tidak
menghasilkan penghentian pengakuan, dan Perseroan menghitung kembali nilai tercatat bruto
berdasarkan arus kas yang sudah dimodifikasi dari aset keuangan dan mengakui laba atau rugi
modifikasian di laporan laba rugi. Nilai tercatat bruto yang baru dihitung kembali dengan
mendiskontokan arus kas yang telah dimodifikasi dengan menggunakan tingkat suku bunga efektif
awal. Saling hapus Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya
disajikan pada laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika Perseroan memiliki hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya maksud
untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak berkekuatan hukum tersebut haruslah tidak bergantung pada kondisi masa depan
dan hak tersebut harus dapat tetap didapatkan dalam kondisi bisnis normal dan dalam hal terjadinya
kegagalan, ketidakmampuan membayar maupun kebangkrutan dari perseroan ataupun pihak lawan.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai - Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan - Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Standar akuntansi keuangan, perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang berlaku Adoption of new accounting standards
efektif sejak 1 Januari 2023. Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan
substansial terhadap kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
laporan keuangan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perseroan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif dari penerapan standar baru dan revisi yang baru efektif atau berlaku 1 Januari 2024 dan 1 Januari effective
2025 serta pengaruhnya pada laporan keuangan Perseroan.
Utang pembiayaan konsumen - Consumer financing liabilities
Page 27
Page 28
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Entitas anak Revaluasi aset Aset tetap,
(pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset baru aset tetap tetap akhir periode
nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
61 61
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
43 1 44
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan office equipment,
642 53 (1) 694
kantor, dimiliki directly owned
langsung
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, 50 7 57 directly owned
dimiliki langsung
Dimiliki Directly owned
796 61 (1) 0 0 0 0 (0) 856
langsung
Bangunan, aset Building, right of
10 10
hak guna use assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset 15 15 rights of use
hak guna assets
Lainnya, aset Others, right of
9 9
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
34 0 (0) 0 0 0 0 (0) 34
assets
Aset tetap Property, plant,
830 61 (1) 0 0 0 0 (0) 890
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, leasehold accumulated
Page 29
dimiliki langsung 33 2 35 improvement, depreciation
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan office equipment,
475 36 (1) 510
kantor, dimiliki directly owned
langsung
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, 40 1 41 directly owned
dimiliki langsung
Dimiliki Directly owned
548 39 (1) 0 0 0 0 (0) 586
langsung
Bangunan, aset Building, right of
8 1 9
hak guna use assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset 15 15 rights of use
hak guna assets
Lainnya, aset Others, right of
9 9
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
32 1 (0) 0 0 0 0 (0) 33
assets
Aset tetap Property, plant,
580 40 (1) 0 0 0 0 (0) 619
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
250 271
and equipment
Page 30
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Entitas anak Revaluasi aset Aset tetap,
(pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset baru aset tetap tetap akhir periode
nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
61 61
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
38 5 43
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan office equipment,
577 66 (1) 642
kantor, dimiliki directly owned
langsung
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, 46 4 50 directly owned
dimiliki langsung
Dimiliki Directly owned
722 75 (1) 0 0 0 0 (0) 796
langsung
Bangunan, aset Building, right of
10 10
hak guna use assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset 15 15 rights of use
hak guna assets
Lainnya, aset Others, right of
9 9
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
34 0 (0) 0 0 0 0 (0) 34
assets
Aset tetap Property, plant,
756 75 (1) 0 0 0 0 (0) 830
and equipment
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, leasehold accumulated
Page 31
dimiliki langsung 25 8 33 improvement, depreciation
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan office equipment,
433 43 (1) 475
kantor, dimiliki directly owned
langsung
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, 37 3 40 directly owned
dimiliki langsung
Dimiliki Directly owned
495 54 (1) 0 0 0 0 (0) 548
langsung
Bangunan, aset Building, right of
5 3 8
hak guna use assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset 10 5 15 rights of use
hak guna assets
Lainnya, aset Others, right of
6 3 9
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
21 11 (0) 0 0 0 0 (0) 32
assets
Aset tetap Property, plant,
516 65 (1) 0 0 0 0 (0) 580
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
240 250
and equipment
Page 32
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023, Perseroan mempunyai 19 bidang tanah dengan Sertifikat Hak Guna Disclosure of notes for property, plant and
Bangunan yang jangka waktu penggunaannya akan berakhir antara tahun 2025 - 2043 dan dapat equipment
diperbaharui. Aset tetap Perseroan kecuali tanah, peralatan kantor dan perabot telah diasuransikan
kepada PT Asuransi Astra Buana, pihak yang berelasi, terhadap kemungkinan terjadinya kerugian
yang ditimbulkan dari gempa bumi, erupsi vulkanik, tsunami dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan berjumlah Rp74 untuk tahun 2023. Direksi berpendapat bahwa nilai pertanggungan
tersebut sudah memadai. Berdasarkan evaluasi Direksi, tidak terdapat kejadian-kejadian atau
perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal
30 Juni 2023. Pada tanggal 30 Juni 2023, Perseroan melakukan peninjauan kembali atas masa
manfaat, metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan menyimpulkan bahwa tidak terdapat
perubahan atas metode dan asumsi tersebut. Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan
digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Perseroan. Aset-aset sejumlah Rp402 telah disusutkan
penuh. Tidak terdapat aset yang dijaminkan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas pinjaman
yang diperoleh Perseroan.
Page 33
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Total bonds payable, Due date for bonds
Bond name Currency Interest rate Interest rate type
in foreign currency gross payable
Nama obligasi 1 Obligasi berkelanjutan Bond name 1
IDR 0 623 45335 0.092 Fixed
IV tahap 2 Seri C
Nama obligasi 2 Obligasi berkelanjutan Bond name 2
IDR 0 236 45588 0.0795 Fixed
IV tahap 3 Seri C
Nama obligasi 3 Obligasi berkelanjutan Bond name 3
IDR 0 473 45171 0.076 Fixed
V tahap 1 Seri B
Nama obligasi 4 Obligasi berkelanjutan Bond name 4
IDR 0 1,608 45397 0.0635 Fixed
V tahap 2 Seri B
Nama obligasi 5 Obligasi berkelanjutan Bond name 5
IDR 0 1,459 45587 0.053 Fixed
V tahap 3 Seri B
Nama obligasi 6 Obligasi berkelanjutan Bond name 6
IDR 0 1,972 45723 0.057 Fixed
V tahap 4 Seri B
Nama obligasi 7 Obligasi berkelanjutan Bond name 7
IDR 0 520 45153 0.04 Fixed
V tahap 5 Seri A
Nama obligasi 8 Obligasi berkelanjutan Bond name 8
IDR 0 373 45879 0.0635 Fixed
V tahap 5 Seri B
Nama obligasi 9 Obligasi berkelanjutan Bond name 9
IDR 0 7 46609 0.065 Fixed
V tahap 5 Seri C
Nama obligasi 7,271 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Total bonds payable, Due date for bonds
Bond name Currency Interest rate Interest rate type
in foreign currency gross payable
Nama obligasi 1 Obligasi berkelanjutan Bond name 1
IDR 0 623 45335 0.092 Fixed
IV tahap 2 Seri C
Page 34
Nama obligasi 2 Obligasi berkelanjutan IDR 0 236 45588 0.0795 Fixed Bond name 2
IV tahap 3 Seri C
Nama obligasi 3 Obligasi berkelanjutan Bond name 3
IDR 0 1,301 45012 0.07 Fixed
IV tahap 4 Seri B
Nama obligasi 4 Obligasi berkelanjutan Bond name 4
IDR 0 473 45171 0.076 Fixed
V tahap 1 Seri B
Nama obligasi 5 Obligasi berkelanjutan Bond name 5
IDR 0 1,608 45397 0.0635 Fixed
V tahap 2 Seri B
Nama obligasi 6 Obligasi berkelanjutan Bond name 6
IDR 0 1,459 45587 0.053 Fixed
V tahap 3 Seri B
Nama obligasi 7 Obligasi berkelanjutan Bond name 7
IDR 0 1,028 45018 0.035 Fixed
V tahap 4 Seri A
Nama obligasi 8 Obligasi berkelanjutan Bond name 8
IDR 0 1,972 45723 0.057 Fixed
V tahap 4 Seri B
Nama obligasi 9 Obligasi berkelanjutan Bond name 9
IDR 0 520 45153 0.04 Fixed
V tahap 5 Seri A
Nama obligasi 10 Obligasi berkelanjutan Bond name 10
IDR 0 373 45879 0.0635 Fixed
V tahap 5 Seri B
Obligasi lainnya Obligasi berkelanjutan Other bonds
IDR 0 7 46609 0.065 Fixed
V tahap 5 Seri C
Nama obligasi 9,600 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 7,271 9,600 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi (9) ( 14 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 7,262 9,586 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bonds payable
3,224 3,322
tahun atas utang obligasi
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 4,047 6,278 Long-term bonds payable
Page 35
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Berdasarkan press release yang dipublikasikan pada tanggal 24 Agustus 2022, Pefindo mengafirmasi Disclosure of notes for bonds payable
peringkat PT Astra Sedaya Finance menjadi idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan V tahap IV.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (?Fitch Ratings?) tertanggal 29
Agustus 2022 Obligasi Berkelanjutan ASF V Tahap V ASF telah mendapat peringkat AAA(idn).
Perseroan menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat untuk: ? Obligasi
Berkelanjutan IV ASF Tahap I, sesuai dengan Akta Notaris Mina Ng, S.H., No. 5 tanggal 7 Maret 2018,
perubahan terakhir dengan Akta Notaris Mina Ng, S.H., No.21 tanggal 11 Mei 2018; ? Obligasi
Berkelanjutan IV ASF Tahap II, sesuai dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, S.H., No. 8
tanggal 24 Januari 2019; ? Obligasi Berkelanjutan IV ASF Tahap III, sesuai dengan Akta Notaris
Bertha Suriati Ihalauw Halim, S.H., No. 3 tanggal 3 Oktober 2019. ? Obligasi Berkelanjutan IV ASF
Tahap IV, sesuai dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, S.H., No. 11 tanggal 28 Februari
2020. ? Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap I, sesuai dengan Akta Notaris Antonius Wahono
Prawirodirdjo, S.H., No. 8 tanggal 5 Juni 2020, perubahan terakhir dengan Akta notaris Antonius
Wahono Prawirodirdjo, S.H., No. 21 tanggal 12 Agustus 2020. ? Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap
II, sesuai dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, S.H., No. 11 tanggal 26 Maret 2021. ?
Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap III, sesuai dengan Akta Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim,
S.H., No. 1 tanggal 1 Oktober 2021. ? Obligasi Berkelanjutan V ASF Tahap IV, sesuai dengan Akta
Notaris Bertha Suriati Ihalauw Halim, S.H., No. 1 tanggal 7 Maret 2022. ? Obligasi Berkelanjutan V
ASF Tahap V, sesuai dengan Akta Notaris Esther Pascalia Ery Jovina, SH, MKn No. 19 tanggal 10
Agustus 2022. Dalam perjanjian perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan IV ASF, dan Obligasi
Berkelanjutan V ASF, ASF juga diatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perseroan
antara lain memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan sebesar 0% untuk Obligasi
Berkelanjutan IV Tahap I ASF dari jumlah sisa pokok (lihat Catatan 5) dan rasio jumlah pinjaman
terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, Perseroan
tidak diperkenankan, antara lain, membagi dividen atau pembayaran distribusi lainnya ke pemegang
saham Perseroan selama Perseroan lalai dalam membayar jumlah terutang obligasi, melakukan
penggabungan usaha serta menjual atau mengalihkan lebih dari 40% aset Perseroan yang bukan
piutang pembiayaan konsumen. Perseroan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam
perjanjian tersebut.
Page 36
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loans by order Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 3,238 3,238 2,091 2,091 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 3,238 2,091 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,917 1,917 583 583 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,917 583 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk Mata uang 0 Currency Bank Syariah Indonesia Tbk
Bank Negara Indonesia Mata uang Currency Bank Negara Indonesia
0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Jago Tbk Mata uang 0 Currency Bank Jago Tbk
Bank Permata Tbk Mata uang 0 Currency Bank Permata Tbk
Bank Mega Tbk Mata uang 0 Currency Bank Mega Tbk
Bank Mayapada Mata uang Currency Bank Mayapada
0
Internasional Tbk Internasional Tbk
Bank Danamon Indonesia USD 98 98 99 99 USD Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 98 99 Currency Tbk
Bank BTPN Syariah Tbk Mata uang 0 Currency Bank BTPN Syariah Tbk
Bank Maybank Indonesia Mata uang Currency Bank Maybank Indonesia
0
Tbk Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 3,275 3,275 2,759 2,759 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 3,275 2,759 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 1,000 1,000 600 600 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 1,000 600 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
0
Agroniaga Tbk Agroniaga Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 700 700 400 400 IDR Bank Btpn Tbk
Page 37
Mata uang 700 400 Currency
Bank Tabungan Negara Mata uang Currency Bank Tabungan Negara
0
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk Mata uang 0 Currency Bank OCBC Nisp Tbk
Bank KB Bukopin Tbk Mata uang 0 Currency Bank KB Bukopin Tbk
Pinjaman sindikasi USD 6,822 6,822 7,378 7,378 USD Syndicated bank loans
Mata uang 6,822 7,378 Currency
Bank asing lainnya USD 2,060 2,060 1,750 1,750 USD Other foreign banks
Mata uang 2,060 1,750 Currency
Bank lokal lainnya IDR 2,246 2,246 2,056 2,056 IDR Other local banks
USD 295 295 9 9 USD
Mata uang 2,541 2,065 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 21,651 17,725 Currency Creditor bank name
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 21,651 17,725 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 53 ) ( 45 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 21,598 17,680 Total bank loan, net
Page 38
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Pada tanggal 30 Juni 2023, pinjaman - pinjaman tersebut di atas dikenakan suku bunga per tahun Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas antara 5,40% ? 7,34% untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah (31 Desember 2022: 4,09% - 8,75%) liquidity
dan 4,81% - 5,10% untuk pinjaman dalam mata uang Dolar AS (31 Desember 2022: 1,17% - 1,97% ).
Seluruh pinjaman bank tidak dijamin dengan jaminan fidusia atas piutang pembiayaan (clean basis).
Perseroan telah memenuhi pembatasan-pembatasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman
modal kerja. Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan
jadwal.
Page 39
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
30 June 2023
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
currency
Bank Central Asia Tbk IDR 3,238 46159 0.064 Fixed IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,917 45649 0.0583 Fixed IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia USD USD Bank Danamon Indonesia
98 45138 0.0583 Fixed
Tbk Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 3,275 46199 0.0616 Fixed IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 1,000 45113 0.0595 Fixed IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Bank Btpn Tbk IDR 700 45176 0.047 Fixed IDR Bank Btpn Tbk
Pinjaman sindikasi USD 6,822 46039 0.0573 Fixed USD Syndicated bank loans
Bank asing lainnya USD 2,060 46164 0.0591 Fixed USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya IDR 2,246 46186 0.0578 Fixed IDR Other local banks
USD 295 45420 0.0605 Fixed USD
31 December 2022
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Jatuh tempo utang bank Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Due date for bank loan Interest rate Interest rate type
currency
Bank Central Asia Tbk IDR 2,091 46006 0.0611 Fixed IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 583 45649 0.0547 Fixed IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Danamon Indonesia USD USD Bank Danamon Indonesia
99 44929 0.0494 Fixed
Tbk Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 2,759 45947 0.0587 Fixed IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 600 44956 0.055 Fixed IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Page 40
Bank Btpn Tbk IDR 400 45176 0.0409 Fixed IDR Bank Btpn Tbk
Pinjaman sindikasi USD 7,378 46014 0.062 Fixed USD Syndicated bank loans
Bank asing lainnya USD 1,750 45888 0.0577 Fixed USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya IDR 2,056 45975 0.0553 Fixed IDR Other local banks
USD 9 44930 0.0495 Fixed USD
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.