Back to announcement
3. PT PBI Tbk - OJK Checklist Juni 2023.pdf
Financial statement Text extracted PBIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 106
Page 1 OCR 0.910
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist. 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2, Tanda (v) disi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'NYA', 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Panca Budi Idaman Tbk Bidang Usaha Produksi dan perdagangan industri kantong plastik terpadu. Jenis penawaran Umum Penawaran Umum Terbatas | Juni 2023 Desember 2022 Nama Kantor Tidak diaudit Paul Hadiwinata, Hidajat. Arsono, Akuntan Publik Retno, Palilingan & Rekan Nama Partner - Chrisnadi Suwarta Opini Akuntan - Wajar dalam semua hal yang material Catatan tentang - - Opini Gika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII,A,2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" par
Page 2 OCR 0.850
Data Keuangan Penting (dalam ribuan Ruplah) Perioda laporan keuangan Juni 2023 Juni 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 2.349.190.290 2.509.403.247 Laba bruto 396.242.103 472.998.840 Laba usahaloperasional 216.478.007 283.645.110 EBITDA 252.038.854 316.240.986 Laba Bersih periode berjalan 168.289.692 219.391.250 Laba komprehensif 168.771.388 219.891.366 Laba Per saham (dasar) 39,27 114,68 Perlode laporan keuangan Juni 2023 Desembar 2022 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 2.841.193.578 3.040.363.137 Jumlah Aset Lancar 1.623.503.604 1.056.333.658 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.217.859.974 1.184.029.481 Jumlah Labilitas 416.289.708 594.336.031 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 307.405.528 492.231.450 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 108.894.270 102.104.581 Jumlah Ekutas 2425.073.780 2.446.027.108 Modal Disetor 187.500.000 197.500.000 Tambahan Modal Disatar 401.027.037 401.027.037 Cadangan Umum 18.000.000 15.000.000 Saldo Laba 1431.8364.0809 1.450.024.239 Pendapatan Komprehensif Lainnya 380.782.049 385.266.581 | Kepentingan Nan Pengendali 5.299.725 7.209.250 Rasio Keuangan" Rasio Lancar (96) 528131 377316 ROA 5,924 11.616 Ro 6,04 YAI Ebitda thd pendapatan (88) 10,731 10478 “dapat disesuaikan berdasarkan indusirinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan unluk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesusi dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. kav
Page 3 OCR 0.875
Laporan Keuangan Terdiri dari: 1 Laporan posisi keuangan pada akhir perlode 4 Halaman 1-3 2 Laporan laba rugi komprehensif setama v Halaman 4 — 5 periode 3 Laporan perubahan ekultas selama periode v Halaman 6-7 4 Laporan arus kas selama periode A Halaman 8 1 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode CALK Konsolidaslan komparatif yang disajikan saat Perusahaan No.43 menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Sa v Halaman 9 — 117 Ketentuan Umum t Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: v CALK Konsolidasian No. ta-1e b, dasar penyusunan laporan keuangan dan Pi CALK Konsolidasian ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan No. 2a—2x yang diterapkan, CALK Konsolidasian €c. Informasi tambahan untuk pos-pos yang v No. 3-43 disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh “ SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di “ bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. 2, CALK Konsolidasian Perisahaan wajib — menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu par
Page 4 OCR 0.901
jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”, Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. CALK Konsolidasian No, 5, 7, 10, 11, dan 15 CALK Konsolidasian No. 7,10, dan 11 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan e Riwayat ringkas perusahaan, CALK Konsolidasian Nata 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta Perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: CALK Konsolidasian No.ta 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: CALK Konsolidasian No.ta u) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: CALK Konsolidasian No.tc Tanggal mulai beroperasinya perusahaan Secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan CALK Konsolidasian No.ta, 1c, dan te 8) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. GALK Konsolidasian No.ta 1 Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan erintah yang mendasari pat
Page 5 OCR 0.833
penyelenggaraan jalan tol tersebut. » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan lin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Ekspioitasi/Pengembangan, Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi: «Nama pemilik izin lokasi, # Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan # Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitas/Pengembangan meliputi: «Nama lokasi: # Nama pemilik ijin lokasi: « Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: « Jumlah Cadangan Terbukti (Pt), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, « Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan « Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi Ipengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. fat
Page 6 OCR 0.884
12 Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfsat HPH: dan c) sisa umur HPH, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal danlatau nomor surat efektif CALK Konsolidasian penawaran umum, termasuk penawaran Efek No.1b yang diterbitkan di luar Indonesia: 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: CALK Konsolidasian No.1b 3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan CALK Konsolidasian No.1b 4) Tindakan — perusahaan yang — dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan'atau EBK yang CALK Konsolidasian dikendalikan baik secara langsung maupun Noe Sidak langsung: 2) Tempat kedudukan: CALK Konsolidasian No.1e 3) Jenis usaha, CALK Konsolidasian Nolcdan te 4) Tahun beroperasi secara komersial: CALK Konsolidasian No.te 5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak CALK Konsolidasian suara (jika berbeda), Note 8) Total Aset, dan CALK Konsolidasian No.1e K4 Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entilas induk dan enlitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 501 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah
Page 7 OCR 0.877
b)alasan mengapa kepemilikan baik v langsung maupun tidak langsung lebih dari 50K (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee — tidak — diikuti — dengan pengendalian, “ C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, “ d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, “ 8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan Nilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat distribusikan pada pemilik entitas Induk, dan “ f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang — diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak far
Page 8 OCR 0.896
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: m gotorisasi lapora keuai 1 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing CALK Konsolidasian anggota direksi, dewan komisaris, dan No.1d komite audit, 2) Cakupan manajemen kunci: dan CALK Konsolidasian No.1d 3) Jurilah karyawan tetap pada masing-masing CALK Konsolidasian akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan No.d tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. e. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk CALK Konsolidasian terbit, dan No,1f 2) | Pihak yang bertanggung jawab CALK Konsolidasian Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Konsolidasian Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1 Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Konsolidasian 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: @) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Konsolidasian Pa
Page 9 OCR 0.903
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen yu) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: CALK Konsolidasian No.3 2) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan CALK Konsolidasian No.3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. CALK Konsolidasian No 5, 6, 7, 10, 11, 14, dan 23 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk — memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertontu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1 Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan CALK Konsolidasian No.20 CALK Konsolidasian No.2c CALK Konsolidasian pon
Page 10 OCR 0.836
perubahan kepemilikan tanpa kehilangan No.2c " Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan “ CALK Konsolidasian kehilangan Pengendalian atas entitas No.2c anak, 6) kebijakan akuntansi sehubungan dengan “ CALK Konsolidasian pencatatan dan penyajian kepentingan No.2c nonpengendali, dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan “ CALK Konsolidasian transaksi material antar entitas yang No.2c @ikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan — dalam bi GALK Konsolidasian kombinasi bisnis, termasuk metode yang No.2c Gigunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwil: “v c) pengukuran setelah pengakuan awal P1 : untuk goodwi, dan @) kebijakan lainnya yang relevan terkait “ dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi, 3) Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan Pl CALK Konsolidasian dalam menentukan komponen kas dan No.29 setara kas. 4) Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (L)pengakuan awal insiruman 4 CALK Konsolidasian keuangan setiap kategori, termasuk No.2f perlakuan atas biaya transaksi: (2)pengukuran setelah pengakuan awal v 5 Instrumen keuangan setiap kategori, CALK Konsolidaslan (3)ketentuan saling hapus dari v No.2f Instrumen keuangan: (4)metode yang digunakan untuk “ CALK Konsolidaslan menentukan Nilai Wajar instrumen No.2f keuangan, (5)metode perhitungan yang digunakan A CALK Konsolidasian untuk menentukan penurunan nilai No.2f dari aset keuangan: (6)ketentuan penghentian pengakuan v instrumen keuangan: CALK Konsolidasian 10 fx
Page 11 OCR 0.888
(7)khusus instrumen — keuangan 1 No,2f derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka CALK Konsolidasian (2), angka (3). angka (4), angka (5), No.2f dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: CALK Konsolidasian (a) ketentuan pemenuhan kriteria No.2t akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen — keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Iindung nilai. b) Investasi pada Sukuk “ Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi c) Sukuk yang diterbitkan 2) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan, 5) Khusus Industri Perbankan “ a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo “ Yang harus dijelaskan antara lain unsur- unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7 Khusus Industri Perbankan “ 1“ La
Page 12 OCR 0.865
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah,dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan 8) Khusus Industri Perbankan Si a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jeris kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan — manajemen — dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas — tagihanikewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nlai roaisasi piutang'ipembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9 Khusus untuk Industri Pemblayaan “ Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya, 10) Anjak Piutang V| Yang harus dijelaskan antara lain: 12 Pray
Page 13 OCR 0.836
(EmeP etarangan aga Tidar (WA eterangan | a) Jenis transaksi anjak plutang (dengan revourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang. Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke kilemn atau ditanggung oleh perusahaan). 1) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian |“ CALK Konsolidasian mengandung suatu sewa, No.20 b) kebijakan penentuan suatu sewa F CALK Konsolidasian merupakan sewa pembiayaan atau sewa No.20 operasi: dan c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan | CALK Konsolidasian bertindak sebagai lessee danjatau lassor. No.20 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai |“ CALK Konsolidasian kebijakan akuntansi yang digunakan dan No,2k rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: — kewajiban — kepada — pegara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijetaskan antara lain: (4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. C) Khusus Industri Peternakan “ Howan Ternak 13 PA
Page 14 OCR 0.822
Yang barus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilalan, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Totap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: “ CALK — Konsolidasian No,2h b) pengukuran setelah pengakuan awal |“ Konsolidasian Aset Tetap: No.2h c) pengelompokan Aset Tetap, 1 CALK Konsolidasian No.2h d) metode penyusutan yang digunakan, “ CALK Konsolidasian No.2h e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan | CALK —— Konsolidasian Aset Tetap: No.2h f) estimasi umur manfaat dan tarif 4 CALK Konsolidasian penyusutan: No.2h 9) penghentian pengakuan, 4 CALK Konsolidasian No.2h h) nilai residu: dan “ CALK —— Konsolidasian No,2h ) pernyataan bahwa manajemen telah | GALK Konsolidasian mengkaji ulang atas estimasi umur No.2h ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir perode pelaporan. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi “ Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura “ Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 14 /Ny
Page 15 OCR 0.881
16) Pola Kerjasama Yang harus dfelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbuk dan c) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 3) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, €) metode amortisasi yang digunakan, f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada), 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19 Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, ce) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat danlatau tarif penyusutan untuk model biaya dan ge) penghentian — pengakuan — Properti Investasi. CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No.2u CALK Konsolidasian No,2t CALK Konsolidasian No.2t CALK Konsolidasian No.2t CALK Konsolidasian No,2t 15 fan
Page 16 OCR 0.920
CALK Konsolidasian No.2t 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan &) Pertanggungan Asuransi. 2) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan ndai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. CALK Konsolidasian No.21 CALK Konsolidasian No.2i 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijolaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: 16 fax
Page 17 OCR 0.906
a) kondisi provisi yang harus diakul: dan b) dasar penentuan nilai provisi. 24) Utang Repo “ Yang harus dijelaskan antara lain unsur unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi “ Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk. masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum “ Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: €) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran 17 YA
Page 18 OCR 0.868
umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan! Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan “v Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metoda amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan €) Metode penyusutan prasarana PLH, 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan| v CALK Konsolidasian pendapatan serta dasar pengukuran No.2r yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi “ hubungan keagenan, — kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban “ dengan menggunakan metode persentase penyelesalan Yang harus dijelaskan — antara lain metoda yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak, c) Khusus Industri Asuransi “ (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan Ic) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. 18 pay
Page 19 OCR 0.894
(2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Y Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan alas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitaksasi ke setiap unit Real Estat (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada esilmasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya, 28) | Program Loyalitas Pelangan v Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi |“ CALK Konsolidasian Gan saldo dalam mata uang asing: No.2e b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang v CALK Konsolidasian timbul dari penjabaran aset dan liabilitas No.22 moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk 1) CALK Konsolidasian menjabarkan transaksi dan saldo dalam No.2e mata uang asing. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v CALK Konsolidasian 19 Any
Page 20 OCR 0.837
No.2j b) Pengungkapan Pihak-pihak borelasi |” V dalam Laporan Keuangan, dan CALK Konsolidasian No.2j 31) | Hibah Pomerintah V Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) | Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk | GALK —— Konsolidasian mengukur pajak kini dan pajak No.25 tangguhan, v CALK Konsolidasian b) ketentuan mengenai saling hapus: No.25 5! CALK Konsolidasian C) pengakuan dan pengukuran aset pajak No.25 tangguhan, dan “ CALK Konsolidasian d) metode yang digunakan dalam menilai No.2s aset (llabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a)jenis imbalan kerja yang diberikan | CALK Konsolidasian kepada karyawan: No.2p b) deskripsi umum mengenal jenis program V CALK Konsolidasian imbalan pascakerja yang No.2p diselenggarakan oleh Perusahaan: €) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam Si CALK Konsolidasian mengakul keuntungan dan kerugian No.2p aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian N CALK Konsclidasian untuk curtalment dan penyelesaian. No.2p 34) | Saham Treasuri “ Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) | Pembayaran Berbasis Saham “v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas danfatau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. PN
Page 21 OCR 0.894
36) Kuasi-Reorganisasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilal wajar Aset dan Liabilitas: dan €) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013, 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh — manajemen — untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. CALK Konsolidasian 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba saham dilusian. Pengungkapan Pos-Pos: Laporan Keuangan CALK Konsolidasian Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak CALK Konsolidasian No.4 berelasi dan pihak ketiga, b) rincian jumlah penempatan di bank CALK Konsolidasian No.4 berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, c) kisaran suku bunga kontraktual dari CALK Konsolidasian No.4 Setara Kas selama periode pelaporan, dan d) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2 Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata 2 LO
Page 22 OCR 0.868
(no 7“ “Ketorangan | paa (ride (NA | “Keterangan | uang, b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. c) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing- masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-ata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen — akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian — jumlah — penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami pemurunan nllai (unimpaired), (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah — penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, 22
Page 23 OCR 0.839
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan (8) Pendapat — manajomen — akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara |” CALK Konsolidasian No.8 pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur: v CALK Konsolidasian No.5 €) jumlah piutang menurut mata uang: “ CALK Konsolidasian No.5 d) alasan dan dasar — pembentukan A CALK Konsolidasian cadangan kerugian penurunan nilai, No.21 @) jumlah cadangan kerugian penurunan X CALK Konsolidasian No.5 nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: f) pendapat manajamen akan kecukupan “ CALK Konsolidasian No.5 jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, G) piutang yang dijaminkan, nama pihak |” CALK Konsolidasian No.5 yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, h) Jumlah diamortisasi dengan “ menggunakan metode suku bunga afektif, dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (i) jumlah yang ditranster, beban “ bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). X 4) | Khusus Industri Asuransi “X 8) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai
Page 24 OCR 0.881
antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi — yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Cc) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. @) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumiah piutang menurut jeng investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan 5) a) Piutang Pemblayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek — pembiayaan — (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), HR
Page 25 OCR 0.862
(2) Rincian umur dari angsuran pembiayaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku — pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya — piutang — tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang rotensi — anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang — tangguhan — (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. c) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang 25 Par
Page 26 OCR 0.915
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (@) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun tc) lebin dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (T) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material, d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa Operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (fa) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (e) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada perlode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi “ Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. fa
Page 27 OCR 0.879
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan “ Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakul: C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (tarmin). 8) | Plutang Reverse Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Etek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek: €) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, @) Tingkat bunga piutang reverse repo, f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jka ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih “ Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saklo Plutang yang tidak tertagih: dan Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) | Piutang Dividen dan Bungs Bi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v CALK Konsolidasian No.6 b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan “ Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan v CALK Konsolidasian No.6 jumlah penyisihan. g pat
Page 28 OCR 0.861
12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya v CALK Konsolidasian sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara No.13 pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk A CALK Konsolidasian setiap kelompok dan rincian No.13 Investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap Pi kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (8) total pendapatan bunga yang N CALK Konsolikdasian dihitung menggunakan metode suku No,33 bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah |“ CALK Konsolidasian premium dan diskonto yang belum No.13 Giamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama | CALK Konsolidasian pemeringkat (jika ada). No.13 (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset “ keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset v keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi: dan (ce) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi — dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang 1 dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilltas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, PNY
Page 29 OCR 0.897
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan — (jika ada), termasuk mulasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan (10)jumlah — amortisasi — keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 43) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a)nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama perlode pelaporan, Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut, CALK Konsolidasian No.4 CALK Konsolidasian No.4 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: Cc) jumlah Investasi yang dirokiasifikasikan, Jika ada, dan penyebabnya, dan d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: Cc) Tingkat suku bunga rata-wata per tahun: 29
Page 30 OCR 0.890
dan d) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana “ Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan bjlaba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagal laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih “ Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi N Tambahan pengungkapan mengenai asat- aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Polis | Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata wang: b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan KI Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan Jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan — kerugian penurunan nilal dan mutasi selama perlode berjalan: c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, 1 Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: (At
Page 31 OCR 0.875
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan — kerugian panurunan nilsi Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankeruglan penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan perseniase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, D--— Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank. terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: ) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, ”— jumlah — cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar 31 CALK Konsolidasian No.7 PNY
Page 32 OCR 0.892
dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (4) jumlah setiap penurunan nilal yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) Jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (T) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: () Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (iuy tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan Jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan CALK Konsolkdasian No,29 CALK Konsolidasian No.7 CALK Konsolidasian No,7 CALK Konsolidasian No.7 CALK Konsolidasian No.7 (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. CALK Konsolidasian No.7 b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman: (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. s) Khusus Industri Real Estat por
Page 33 OCR 0.880
Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan — nilal — tercatat persediaan menurut klasifikasi: la) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan, dan te) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bilaada. 8) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalsasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Modia Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak), (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan industrinya. Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 3) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Temak dalam 33
Page 34 OCR 0.856
Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (c) Nilai amortisasi (deplasi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, mai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (PM Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan — kematian — atau metode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan (h) Nilai hewan ternak — yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah “ CALK Konsolidasian No, masing-masing pajaknya: dan 14a b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak v CALK Konsolidasian No. yang diajukan dan statusnya. i4a (Semua PPh pasal 2BA adalah restitusi) 24) | Blaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian “ CALK Konsolidasian No.8 menurut jenis dan jumlah. 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan “ yang Dimiliki untuk Dijual #
Page 35 OCR 0.914
Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai — atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (5) dalam hal dapat diterapkan, segman yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang bertaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk djual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: la) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimlliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan Ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : par
Page 36 OCR 0.878
2) b) c) d) 8) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan Jumlah piutang, alasan dan dasar pembantukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. CALK Konsolkdasian No.36 Tidak ada cadangan, diungkap pada CALK Konsolidasian No.6 Tidak ada cadangan, diungkap pada CALK Konsolidasian No.6 CALK Konsolidasian No.6 CALK Konsolidasian No.6 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: 8) b) c) d) 3) 9 n nama enlitas asosiasi: persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, maitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016 (dua puluh perseratus) hak suara datau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekultas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila 36 fat
Page 37 OCR 0.899
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, ih liabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Labilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyisihan perlode berjalan: Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggarsan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (ce) Perubahan hak bagi hasil tol selama Periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalarn pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 37
Page 38 OCR 0.888
a) Untuk tanaman telah menghasitkan (t) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (L) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : fa) Saido awal Ii. Tambahan tahun berjalan Ii, Biaya langsung (b) Jumlah — kapitalisasi — biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa I. Pengurangan tahun berjalan ti. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasikan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Intl Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan “ Howan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saklo awal dan akhir hewan 38 pak
Page 39 OCR 0.907
c) 9 3) h) » » K) ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Nilai amortisasi (deplesi) atas bewan ternak telah menghasilkan: Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasilarea peternakan, Kondisi howan ternak: Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat — cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) Properti Investasi 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa — penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b)beban operasi langsung yang No.11 No.11 CALK Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian 39 #Ar
Page 40 OCR 0.859
b) &) m terjadi ”— baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (e)perubahan kumulatif” dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti — Investasi — dari sekelompok — aset — yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan kewajiban — kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: ) (2) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi peda awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan — keuangan, — maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara pendaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari No.41 Konsolidasian 40 pa
Page 41 OCR 0.890
c) d) pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan — akumulasi — penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing- masing pericde penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase Jumtah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam — proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria an CALK Konsolidasian No,2t CALK Konsolidasian No.11 CALK Konsolidasian No,11 dan 31 GALK Konsolkdasian No.11 CALK Konsolidasian No.11 CALK Konsolidasian No.11 4 PA
Page 42 OCR 0.840
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: ta) jumlah biaya pinjaman yang dikapttalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib “ CALK Konsolidasian diungkapkan secara terpisah No.10 berdasarkan kepemilikan aset yaltu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan “ CALK Konsolidasian akumulasi penyusutan Aset Tetap pada No.10 awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing “v CALK Konsolidasian periode penyajian dan alokasi beban No.10 penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang Av CALK Konsolidasian dijurnal balik yang diakul dalam laba rugi No.10 dan ekultas (jika ada), 8) jumlah kornitmen kontraktual dalam 4 CALK Konsolidasian perolehan Aset Tetap, No4t1 f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga v untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang — harus diungkapkan: (N)tanggai efektif revaluasi (Tanggal bi CALK Konsolidasian Penilaian): No.10 t2)tanggal efektif persetujuan dari Pi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3)nama Penilai dan tanggal laporan |” vV CALK Konsolidasian 42 YA
Page 43 OCR 0.874
n penilaian terakhi (4)metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset (Sjjumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut Gicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama perode dan pembatasan- pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (ijrincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2)persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3)estimasi saat penyelesaian: (4)hambatan kelanjutan penyelesaian (ka ada), (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, Pengungkapan lainnya antara lain: (ihjumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2)jurnlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3jjumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 CALK No.10 Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsofidasian Konsolidasian 43 PA
Page 44 OCR 0.876
untuk dijual, (d)dalam hal model biaya digunakan, “v Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (S)nilai buku, hasil penjualan neto, “ CALK Konsolidasian keuntungan (kerugian) dari — Aset No.10 Tetap yang dihentikan pengakuannya, 1 (6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan Jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: 4 CALK Konsolidasian (7)perubahan estimasi masa guna No.10 danatau metode penyusutan menurut jonis Aset Tetap: “ (8)Kondisi atau peristiwa — yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: CALK Konsolidasian (9)Jumlah aset tetap yang dijadikan v No,10 jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan CALK Konsolidasian (10)Jenis dan nilai aset tetap yang v No.10 diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi “ Asot Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rinclan aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b)Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c)Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan /Ar
Page 45 OCR 0.877
(d)Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada — Regulator terkait, — perlu penjelasan kotektabilitas tagihan tersebut Salam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: GC) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memanuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, !) penjalasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap — Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut. (2) Jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah CALK Konsoldasian No.12 CALK Konsolidasian No.12 dan No.31 CALK Konsolidasian No.12 45 Pauh
Page 46 OCR 0.864
pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya v dibatasi dan jumlah tercatat — Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, CALK Konsolidasian ji) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah “v No.41 revaluasian, diungkapkan: N (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan perdlaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengesiimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud — seandainya — Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus — revaluasi atay rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada — para pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of 46 far
Page 47 OCR 0.899
pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan Gan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (9) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bia ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan — dimana terjadi penundaan masa produksi, Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi ulama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan 47 LB
Page 48 OCR 0.854
Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplora: dan pengembangan, (b) Saldo awal: te) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (a) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: fa) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (0 Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (S) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b, Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan | CALK Konsolidasian antara pihak ketiga dan pihak berelasi: No. 16 8) jumlah utang usaha menurut mata uang: “ CALK Konsolidasian dan No, 16 ce) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan Bb! CALK Konsolidasian dengan menunjuk pos-pos yang No. 16 berhubungan. 48 LA
Page 49 OCR 0.879
2) Provisi “ P a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) niai tercatat pada awal dan akhir (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, (3) Jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (8) Jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berialunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai — karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka (6). Dalam hal diperlukan, — Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan perislwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain janis “ CALK Konsolidasian dan jumlah dari unsur utama beban yang No, 17 belum jatuh tempo. 4) Khusus Industri Perbankan “ Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan b) Uraian mengenal sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo “ 49
Page 50 OCR 0.895
Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi X Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui: €) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7 Khusus Industri Perbankan Ad a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan — bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. bh) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun 50 P3
Page 51 OCR 0.905
berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan — bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian — berdasarkan — jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi akluaris, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. 4 Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurnlah menurut program asuransi, (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang 31 Ar
Page 52 OCR 0.892
digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jurntah berdasarkan reasuradur, (3) Jurnlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disaling hapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3) Saldo menurut usia. » Llabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis CALK Konsolidasian dan jumlahnya, No.23 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: pak
Page 53 OCR 0.890
a) jenis dan jumlahnya, dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. CALK Konsolidasian No,14b CALK Konsolidasian No.14 11) Khusus Industri Pemblayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. CALK Konsolidasian No.15, 20, dan 21 14) Llabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Tabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib menge- lompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan Pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan — untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap Kabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara — lain — kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi ui CALK Konsolidasian No.18 CALK Konsolidasian No.18 53 pny
Page 54 OCR 0.899
(misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan — persyaratan — dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama perlode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi, 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain fabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Oiklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Labilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, D) jumlah utang menurut mata uang: dan GC) Jaminan yang diberikan dengan CALK Konsolklasian No. 18 dan 36 CALK Konsolidasian No. 18 dan 37 54 Pa Y
Page 55 OCR 0.894
menunjuk pos-pos yang berhubungan, 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) tanggal jatuh tempo, d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: f pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default) h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: IU) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan — pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (i)nama bank/lembaga keuangan dan Jumlahnya: dan (2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, Jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. CALK Konsolidasian No.15 dan 20 CALK Konsolidasian No.15 dan 20 CALK Konsolidasian No.20 CALK Konsolidasian No.15 dan 20 CALK Konsolidasian No.15 dan 20 Laporan — Arus — Kas Konsolidasian dan CALK Konsolidasian No. 42b CALK Konsolidasian No. 15 CALK Konsolidasian No, 15 CALK Konsolidasian No. 15 dan 20 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : PA
Page 56 OCR 0.888
2) b) c) d) U) | jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nial kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (Ina) tahun, dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. pembayaran sewa kontinjan yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan — yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: keuntungan — atau kerugian yang ditangguhkan beserta amorlisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan Gan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (i) dasar penentuan utang sewa kontinjan: (2) ada tidaknya klausuk-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, far
Page 57 OCR 0.905
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efak dan perusahaan pemeringkat, (5) Jumlah amoriisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, Gan persyaratan panting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan, b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal Jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan — persyaratan penting lainnyafdebt covenanca): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai 57 pa
Page 58 OCR 0.896
dan mutasi selama periode berjalan (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjens menurut Bi dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan (5S) Pendapat manajemen — akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. bj Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan ec) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: dl Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, e| Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke No.23 No.23 58 pny
Page 59 OCR 0.823
Pa ena eren rasa (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (c) luran oleh peserta program, tg) keuntungan dan — kerugian aktuarial, te) perubahan kurs mala uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (f) imbalan yang dibayarkan, (0) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: () curtailment, dan (ih penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti v terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari V Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakw sebagai Aset — sesuai dengan — SAK menunjukkan — secara — terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan — dan — kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja: le) Iuran oleh peserta program, (ih) imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: (5) rekonsiliasi — nilal kini kewajiban v imbalan — pasti — sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai 59
Page 60 OCR 0.871
(6) (7) Wajar aset program sebagaimana Gimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: la) keuntungan — dan — kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi kevangan, (9 setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian — yang — diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan le) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, lotal beban yang diakw di taba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (0 hasil yang diharapkan dari aset program, (0) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan — kerugian aktuarial, jika — Perusahaan memilih metode koridor 1095 (sepuluh per seratus), (biaya jasa lalu: (0) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dar batasan dalam SAK, jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam sakdo CALK Konsolidasian No.23 dan 31 CALK Konsolidasian No.23 dan 31 CALK Konsolidasian No.23 dan 31
Page 61 OCR 0.874
(8) (9 laba, meliputi: (a) keuntungan — dan — kerugian aktuarlal: dan (v) dampak dari batasan dalam SAK, jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan — komprehensif lain sesusi dengan SAK, persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilal Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: la) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (il) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan varlabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (0) tingkat Imbal hasil CALK No.23 CALK No.23 CALK No.23 Konsolidasian Konsolidaslan Konsolidasian 81
Page 62 OCR 0.874
“9 ta) te) ul tren (al tb) t) dan ta) diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan — dalam — laporan keuangan, tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan — dalam — laporan keuangan pada setiap hak penggantian — yang — diakul sebagai Aset, tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): tingkat tren biaya kesehatan: dan asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat biaya kesehatan yang diasumsikan pada: biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan infiasi yang tingal, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (1S) Jumlah periode tahunan saat ini periode empat — tahun sebelumnya dari: nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program CALK No.23 No.23 CALK No.23 Konsolidasian Konsolidasian Konsofidasian 62 Pap
Page 63 OCR 0.833
dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesualan yang timbul pada: 4 ( liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan “ (Wy aset program dinyatakan sebagai jumlah — atau perseniase dari aset program — pada akhir periode pelaporan, N (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah perlode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti “ yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis urituk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (@ informasi yang memungkinkan — pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ih pengungkapan — gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban fa
Page 64 OCR 0.868
konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (wjjika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode ”— sesuai — SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dangan butir (1), butir (2), butir 43), butir (4), butir (9), butir (13). butir (14), dan butir (18) v serta butir il. b) luran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakul sebagai beban untuk program Juran pasti. v c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (4) juran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan — mengenai — Ilabilitas kontinjen (jika ada), 24) | Utang Obligasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) fncian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Cc) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 64 PR
Page 65 OCR 0.864
jika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk N a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (Ll) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: ta) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (ce) nilai nominal, Id) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (PM rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) Jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan (W persyaratan penting lain, (@2)peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (a) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S)nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), ()pembatasan yang dipersyaratkan dalam — Kontrak Perwaliamanatan: 65 PR
Page 66 OCR 0.877
dan (@) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi — Sukuk — (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi “ Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 8) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan #) persyaratan penting lainnya. 21) | obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Tincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, €) dampak diusi apabila seluruh obligasi dikorversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang talah dikonversikan dan dampak dilusinya: &) peringkat dan nama Perusahaan Pok
Page 67 OCR 0.890
Bi) n) 1) &) » m) Pemeringkat Efek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang Gan kondisi defaulf), dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa — melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: komponen ULabilitas dari obligasi konversi, keberadaan fitur derivatif melekat: dan persyaratan penting lainnya Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1 Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) 9 Bagi setlap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memilki CALK Konsofidaslan CALK Konsolidasian CALK Konsolidasian No.24 67 pay
Page 68 OCR 0.869
54 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan kornisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: 4) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti “pengesahan Menteri Hukum dan Hak. Asasi Manusia, persetujuan dantatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber — peningkatan — modal Saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan dl Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid- in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, &) Uralan sumber agio saham, eh Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, dj Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, @) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: f Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, CALK Konsolidasian No. 25 CALK Konsolidasian No. 25a CALK Konsolidasian No. 25a CALK Konsolidasian No. 25 PA
Page 69 OCR 0.840
antara lain: (1) Nama dan penjelasan — tentang 5) CALK Konsolidasian entitas atau bisnis yang No. 25b berkombinasi: (2) Penjelasan mengenal hubungan “ CALK Konsolidasian sepengendah dari entitas-antitas No. 25b yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, “ CALK Konsolidasian No. 25b (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang “ telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang “ CALK Konsolidasian dialihkan serta jenis dan jumlah No. 25b imbalan yang terjadi: (6) Nilai — tercatat — bisnis — yang “ CALK Konsolidasian dikombinasikan atau dialihkan serta No. 25b selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan 1 yang memberikan informasi antara lain: (2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (ce) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan td) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih — Transaksi — dengan — Pihak N Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: #Ar
Page 70 OCR 0.891
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, KL) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: ce) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta sefsih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasur: dan e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri, 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), b) Perubahan sakio laba pada periode CALK Konsolidasian bersangkutan dan persetujuan RUPS No. 26 yang terkait, dan Cc) Saldo laba — yang ditentukan CALK Konsolidasian penggunaannya, sifat, dan tujuan No. 26 setiap pos cadangan. 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), 70 Pk
Page 71 OCR 0.883
d) jumlah waran yang diterbilkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan €) Ikatan-ikatan yang terkalt dengan penerbitan waran, n Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing- masing komponen pendapatan kompsehensif lainnya. Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian dan CALK Konsolidasian No. 10, 14e, dan 23 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk, CALK Konsolidasian No. 27 Laba Rugi Komprehensif 1 Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : @ Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 8) ian jumlah — dari kelompok produk/jasa utama: cl Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1086 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: di Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, el Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) Jumlah pendapatan kontrak CALK Konsofidasian No.28 CALK Konsolidasian No.28 No.28 7 Fak
Page 72 OCR 0.870
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul dalam periode berjalan: dan te) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: R) Pekerjaan dalam prases penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: ta) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan labairugi — yang diakui sampal tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan te) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing- masing sebagai Aset dan Liabilitas, Nn Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan (@ Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (8) Returjrabatidiskon terkait: dan (0) Total pendapatan neto, 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: Cc) Masa berlaku tarif: pay
Page 73 OCR 0.879
d) Besaran tarif, dan —— e) Perjanjian lain yang terkait. 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produkijasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiaysan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang, dan c) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu: dan €) Selisih perhitungan klaim. d) 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, c) Rincian pendapatan usaha dari jasa @kspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan -atas dasar kepemilikan armada tersebut. 2) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan 73 PAN
Page 74 OCR 0.914
(kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan Jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan — memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakul, Cc) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Blaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10x (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan eh Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, CALK No.29 CALK No.29 Konsolidasian Konsolidasian 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi /Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: 7a PA
Page 75 OCR 0.880
| b) Beban jasa pelayanan, 0) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: 6) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Keruglan Yang harus diungkapkan antara lain Fincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut janis klaim dan manfaat, diantaranya : klam jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, c) Komisi Noto Yang harus diungkapkan antara Jain rinctan dan jumtah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi, 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemenislisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara a) Beban penjualan, CALK Konsolidasian No.30 b) Beban distribusi: dan c) Beban umum dan administrasi. CALK Konsolidasian No.31 75 PA
Page 76 OCR 0.882
Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain Fincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain Tincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilal untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. Pu Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: te) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang sclisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: Ca) rugi penurunan ndai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, Cb) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (ce) amortisasi premi'diskonto kontrak — berjangka — yang bertujuan untuk lindung nilai. No.32 No.34 No.34 Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian 76 / Tk
Page 77 OCR 0.878
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi daratau Ventura Bersama meliputi : (L) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Giungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lalin rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. ch Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat- surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi darvatau Ventura Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian — dan CALK Konsolidasian No.10 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehersif Lain Konsolktasian dan CALK Konsolklaelan No.23 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensi Lain Koneolidasian 7 Pay
Page 78 OCR 0.845
Bersama. 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2)penyesuaian yang diakw pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (9)lumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkat dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya — atau — porbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan — untuk — mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6)beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7)jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi — yang dibebankan atau dikredilkan langsung ke ekuitas, Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain — dari entitas asosiasi danatau Ventura CALK Konsolidasian No.14c CALK Konsolidasian No.1dc CALK Konsolidasian No.14d dan 146 CALK Konsolidasian No.146 78 #0
Page 79 OCR 0.907
d) e) 9 1) » Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (L) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambahidikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang- undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam No.tad CALK Konsolidasian No.14 CALK Konsolidasian No.14c CALK Konsolidasian No.1dc CALK Konsolidasian No.14c CALK Konsolidasian No.140 dan tdd CALK Konsolidasian No,14c 79 / Ar
Page 80 OCR 0.866
pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan v CALK Konsolidasian setiap jenis rugi pajak yang belum No.14e dikompensasi: lt) jumlah aset dan Kabiltas pajak tangguhan yang diakul pada “ CALK Konsolidasian laporan posisi keuangan untuk No.14d dan 140 periode sajian, dan (2) jumiah beban (penghasitan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak tarlinat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan v yang diakul dalam laporan posisi keuangan: I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) taba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama Pi periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan — sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit v namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah v pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan — yang diperoleh — dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akulsisi tetap! diakui setelah tanggal akuisisi, dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan “ alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (L) penggunaan aset pajak tangguhan far
Page 81 OCR 0.876
bei kondisi laba "gantung pada kena pajak mendatang lebih besar “ CALK Konsolidasian dari laba pembalikan perbedaan No.1de temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait, 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain a)jumlah yang digunakan — sebagai Si CALK Konsolidasian pembilang dalam penghitungan laba per No.35 saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba ataw rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari seliap jenis instrumen — yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa v CALK Konsolidasian yang digunakan sebagai penyebut dalam No.35 penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, C) instrumen (termasuk saham yang dapat v diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau N transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan 2) laba per saham dasar dan dilusian untuk N 81 far
Page 82 OCR 0.881
operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berolasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saklo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.090.000,00 (satu miltar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: danfatau (2) lebih dari 0,59 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor Untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan lb) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan — piutang — terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan No.36 TT CALK Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Fay
Page 83 OCR 0.878
nilai, jika dilakukan pembentukan: d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan bj dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan — pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi: (S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan veniturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan — kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. ? untuk — enlitas — berelasi — dengan pemerintah : (1) nama entitas borelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara Kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, — Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. No.36 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan abilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional, CALK Konsolidasian No. 37 CALK Konsolidasian No, 37 CALK Konsolidaslan No, 37 pak
Page 84 OCR 0.847
(2 posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing: “ (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: y CALK Konsolidasian ay jumlah selisih kurs yang diakui Nash dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur 1 z 2 Laporan Laba Rugi dan Lan nilai wajar melalui laba rugi, 4 Penghasilan (1 selisih kurs neto diakui dalam Kemprahoogtf at pendapatan komprehensif lain dan Konsoldasian diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsilkasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan “ Yang harus diungkapkan antara lain : B) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwif atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilsi: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalarnnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (S5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang 84 pak
Page 85 OCR 0.888
diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok asot. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi v Yang harus diungkapkan antara lain : (9) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi | Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan — kebijakan akuntansi — baru — memberikan Informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: fa) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk perioda-pariode sebelum Hay
Page 86 OCR 0.888
perioda-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1 (2) (3) @ sifat dari kesalahan periode lalu, jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: la) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal- hat sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) (2) (3) (9) (5) (6) (7) nama dan penjelasan tantang pihak yang diakuisisi: tanggal akuisisi: biaya terkalt akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya — untuk — masing- masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal (ay
Page 87 OCR 0.865
akulsisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (B8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indentiifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan — dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak — pengakuisisi mengungkai fakta tersebut, (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang Giperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaltu sebagai berikut: la) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah — piutang — bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Labilitas yang diambil alih: (11) setiap liabiltas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: la) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat 87 Pn
Page 88 OCR 0.838
atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama — yang — mendasari prakiraan peristiwa — masa depan, dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (9) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (la) jumlah keuntungan — yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi — komprehensif dimana keuntungan tersebut Giakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100, (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ta) jumlah dari — kepentingan nonpengendai pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai PUN
Page 89 OCR 0.858
(wo TT aerangan kas Teriak TA | Keterangan | tersebut, untuk setiap kepentingan — nonpengendali pada pihak yang dfakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan — atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimllki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (18) Informasi sebagai berikut: la) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang dtakuisisi — sejak — tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah- olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pinak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material AA
Page 90 OCR 0.874
atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis — belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (ce) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang — diakul selama periode pelaporan (2) setiap perlode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampal dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampal dengan — Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau Ilabiltas tersebut dibatakkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan — dalam jumlah yang diakui, termasuk setap perbedaan yang timbul selama penyelesalan: (b) setiap perubahan — dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi, (8) Ilabiltas kontinjonsi yang diakui dalam kombinasi bisnis, Jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir pay
Page 91 OCR 0.881
(5) periode pelaporan, jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakul pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Kabiltas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (Bb) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang — diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan Perusahaan harus mengungkapkan hal- 9 hal berikut secara — keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada Is) entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dan jumlah aset dan Iiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27) Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: Li) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk El)
Page 92 OCR 0.851
mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang 4 CALK Konsolidasian menghasilkan pendapatan dari Na38 setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi | V CALK-—“Koneolidasian No.38 segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Wabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: CALK Konsolidasian (3) rekonsiliasi dari total pendapatan |” No.38 segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa | Pendapatan — dani pelanggan eksternal untuk setiap produk dan Jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa (2) Informasi wilayah geografis 4 (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1 negara domisili Perusahaan, dan IU, Semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh — pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak. Pi yang ditangguhkan, — aset imbalan pascakerja, dan hak 92 pot
Page 93 OCR 0.897
yang terjadi akibat kontrak
asuransi yang berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan:
dan
li, semua negara asing secara
total dimana Perusahaan
memiliki aset. Dalam hal
aset dari suatu negara asing
secara indivdual jumlahnya
material, maka aset tersebut
diungkapkan secara
terpisah. “
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari
transaksi dengan pelanggan
eksternal tunggal mencapai 1044
(sepuluh parseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan
harus mengungkapkan:
(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap
pelanggan, dan
(c) identitas segmen yang
melaporkan pendapatan
tersebut.
28) | Operasi yang Dihentikan “
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi
dihentikan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari
penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, ”— dan waktu
pelepasan dari aset dan liabilitas
Operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh — dari operasi yang
dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar
atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi
terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(") analisa atas jumlah tunggal yang
disajikan dalam laporan laba rugi
ta) pendapatan, beban, dan laba
93
YA
Page 94 OCR 0.850
atau rugi sebelum pajak dari Operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, @) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada — aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan Gari operasi yang dihentikan, dan tah jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 28) Instrumen — Derivatif selain Derivatif Melekat 2) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau lujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiiki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok. non lindung nilai: tt) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: 2) pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5 beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, CALK CALK No.22 : No.22 Aa: FE Konsolidasian Konsolidasian Konsolidaslan Konsolidasian Konsolidasian
Page 95 OCR 0.870
(6) pos Aset dantatau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (M persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hathal yang diperlukan untuk memahami — tujuan — transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk penjelasan mengenal Aset dan/atau Liabilitas dan jonis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. No.22 CALK No,22 Konsolidasian 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilal tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, CALK No,39 Konsolidasian Konsolidasian 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: ec) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir perlode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. CALK No.26 Konsolidasian Konsolidasian pay
Page 96 OCR 0.853
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liablitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjansi lainnya secara terpisah: bj) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam — pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakul bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, labilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam — Ventura Bersama, 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, dlungkapkan: L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Hi. periode bertakunya perikatan, Ii. dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv, jumlah — beban — atau pendapatan pada periode pelaporan, dan 4, pembatasan-pembatasan CALK Konsolidasian No,41 pat
Page 97 OCR 0.867
lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk Investasi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, II. periode berlakunya perikatan: ll. nilai ” keseluruhan, — mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jaminan atau gararsi, diungkapkan: la) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipssahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) tatar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (G) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang — belum digunakan, misalnya fasilitas UC, Cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jurntah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (dj) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak CALK Konsolidasian No.41 CALK Konsolidasian No.41 Tidak ada, diungkap pada CALK Konsolidasian No.41 97
Page 98 OCR 0.879
keuangannya: (3) kemungkinan — liabilitas — pajak tambahan: la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (D) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding), (8) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak — yang terkait — dalam kerjasama, C) Lokasi “aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan fiabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan f). Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan 3) Perusahaan harus — mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1 risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak CALK Konsolidasian No.39 pt
Page 99 OCR 0.897
mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: 12) tisiko likuiditas, antara lain: ta) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan — dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (8) risiko lainnya yang dimiliki olah Perusahaan, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. No.39 No.39 No.39 No.40 CALK No.39 Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian Kensolidasian 36) Khusus Industri Perbankan 8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: la) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: ti) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, FO
Page 100 OCR 0.895
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto, c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 8) Jumlah sakio negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- reorganisasi: b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, @ Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Wabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi Gefisit, dan #) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi, 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: CALK Konsolidasian No.24 100 ZA,
Page 101 OCR 0.885
(1) deskripsi tentang bagian yang dikolola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan @leh pihak ekstemal: dan (3)cara Perusahaan — memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pemyataan atas kepatuhan terhadap seliap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak @ekstemal, apabila terjadi ketidakpatuhan. No.24 CALK Konsolidasian No.24 CALK Konsolidasian No.24 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak — memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas, Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akulsisl melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, CALK Konsolidasian No.420 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk Jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenal setiap janis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saharn: d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang 101 PA
Page 102 OCR 0.890
harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, &e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk cosi saham yang beredar pada akhir periode, !) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekultas tersebut peda tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai — Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1)Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3)Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (a)Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: #) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah: 102 (ar
Page 103 OCR 0.886
ce) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syarlah, dan d) Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, €) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriling: dan e) Peristiwa — atau — keadaan — yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. CALK Konsolidasian No.41 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (janis kayu), b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan — dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hulan dan biayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akurnulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurnulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir 103 Pay
Page 104 OCR 0.883
periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat — peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan — uralan peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: B) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. CALK No.2d No.2d CALK No,2d GALK No.2d Konsolidasian Konsolidasian Konsolidasian m Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos- pos dalam laporan keuangan, maka CALK No.43 Konsolidasian 104 PR
Page 105 OCR 0.841
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah “ komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak merekiasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah Pi Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 8) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam taporan keuangan dan indikasi bentuk tah dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum — terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 105 Ary
Page 106 OCR 0.901
48) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan — perbedaan — SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsilkasi — pos-pos — yang berbeda untuk taporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, Jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup sahaan. Tangerang, 26 Juli 2023 PT Panca Budi Idaman Tbk 106 Pa
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.