Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 88
Page 1
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PER 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT) DAN UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
Page 3
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Per 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan Per 31 Desember 2022 (Diaudit) 1-3
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Periode 6 (Enam) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023
dan 2022 (Tidak Diaudit) 4-5
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Periode 6 (Enam) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023
dan 2022 (Tidak Diaudit 6
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Periode 6 (Enam) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023
dan 2022 (Tidak Diaudit 7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 8 - 85
Page 4
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
A S E T
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 4 50.776.716.722 42.805.690.373
Dana yang Dibatasi Penggunaannya 5 24.550.820.520 24.504.117.542
Piutang Usaha 6 56.097.995.927 54.339.139.774
Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja 7 190.529.026.203 156.677.557.400
Piutang Lain-lain 8 29.752.391.371 27.057.251.122
Piutang Pihak Berelasi 35 98.794.241.681 -
Persediaan 9 18.930.535.660 16.136.406.604
Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka 10 29.152.125.382 24.555.676.385
Pajak Dibayar di Muka 19a 12.530.435.467 10.971.842.226
Jumlah Aset Lancar 511.114.288.933 357.047.681.426
ASET TIDAK LANCAR
Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka 10 100.000.000 227.257.583
Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama 11 245.914.708.766 351.779.455.980
Aset Keuangan Diukur Pada Nilai Wajar
melalui Komprehensif Lain 12 2.250.000.000 2.250.000.000
Properti Investasi 13 75.902.554.468 77.490.351.776
Aset Tetap 14 92.455.366.262 94.828.539.955
Aset Tidak Lancar Lainnya 15 32.110.661.876 32.130.936.676
Aset Lain-lain - Simpanan Jaminan 7.559.394 7.559.394
Jumlah Aset Tidak Lancar 448.740.850.766 558.714.101.364
JUMLAH ASET 959.855.139.699 915.761.782.790
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
1
Page 5
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
LIABILITAS DAN EKUITAS
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Bank 16 89.642.837.794 253.234
Utang Usaha - Pihak Ketiga 17 54.007.200.161 78.174.218.745
Utang Pihak Berelasi 35 275.435.356 15.019.848.150
Utang Lain-lain 18 38.255.056.000 38.255.056.000
Jaminan Pelanggan - 68.212.500
Utang Pajak 19b 7.478.250.167 7.230.525.749
Pendapatan di Tangguhkan dan diterima di Muka 100.000.000 72.991.062
Liabilitas Kontrak 20 66.042.840.880 74.702.869.084
Utang Retensi 21 39.610.176.521 37.736.392.038
Beban Akrual 22 3.275.118.053 3.373.215.285
Liabilitas Jangka Panjang - Bagian Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun:
- Utang Bank 16 5.747.022.458 9.571.428.576
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 304.433.937.390 264.205.010.423
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Imbalan Paska Kerja 23 33.964.606.886 35.243.950.640
Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
Bagian Jatuh Tempo dalam Satu Tahun:
- Utang Bank 16 - 961.308.168
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 33.964.606.886 36.205.258.808
Jumlah Liabilitas 338.398.544.276 300.410.269.231
2
Page 6
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PER 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
EKUITAS
Modal Saham - nilai nominal Rp 100 per saham
Modal Dasar - 10.000.000.000 saham
Ditempatkan dan Disetor - 5.541.165.000 saham 24 554.116.500.000 554.116.500.000
Tambahan Modal Disetor 25 254.884.065.527 254.884.065.527
Saham Treasuri -
361.687.400 saham pada 30 Juni 2023
dan 337.739.800 saham pada 31 Desember 2022 26 (53.154.320.266) (50.023.746.135)
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Asosiasi (27.516.155) (27.516.155)
Saldo Laba (Rugi):
Ditentukan Penggunaannya 26.791.523.499 26.791.523.499
Belum Ditentukan Penggunaannya (161.608.767.309) (170.844.423.304)
Ekuitas yang Dapat Didistribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk 621.001.485.296 614.896.403.432
Kepentingan Non Pengendali 27 455.110.127 455.110.127
Jumlah Ekuitas 621.456.595.423 615.351.513.559
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 959.855.139.699 915.761.782.790
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
3
Page 7
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN USAHA 29 172.459.170.167 181.094.101.578
BEBAN KONTRAK 30 (130.618.780.836) (155.229.680.072)
LABA BRUTO 41.840.389.331 25.864.421.506
LABA PROYEK VENTURA BERSAMA
(JV) - BERSIH 31 185.499.288 3.766.039.403
LABA BRUTO SETELAH PROYEK VENTURA
BERSAMA (JV) 42.025.888.619 29.630.460.909
BEBAN USAHA
Umum dan Administrasi 32 (31.827.573.275) (34.478.578.225)
Pajak Penghasilan Final (4.570.168.009) (4.855.320.022)
Jumlah Beban Usaha (36.397.741.284) (39.333.898.247)
LABA (RUGI) USAHA 5.628.147.335 (9.703.437.338)
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan Managemet Fee 1.597.456.456 200.000.000
Pendapatan Lain-lain Bersih 34 3.786.118.499 3.792.462.120
Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto -
Pendapatan Bunga Deposito dan Jasa Giro 320.555.947 522.488.462
Pemulihan Cadangan Piutang tak Tertagih 262.790.160 131.395.082
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap 14 - -
Penyusutan Properti Investasi 13 (1.587.797.308) (1.587.797.308)
Beban Keuangan 33 (1.594.504.985) (1.613.982.007)
Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi - Bersih 11 1.881.699.291 1.177.377.163
Jumlah Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih 4.666.318.060 2.621.943.512
4
Page 8
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan 2023 2022
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK 10.294.465.395 (7.081.493.826)
PAJAK PENGHASILAN 19c (1.058.809.400) (226.218.960)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 9.235.655.995 (7.307.712.786)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Akan Direklasifikasi ke
Laba Rugi:
Keuntungan Aktuaria atas Liabilitas Imbalan Kerja - -
Selisih Kurs karena Penjabaran
Laporan Keuangan - -
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 9.235.655.995 (7.307.712.786)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 9.235.655.995 (7.307.712.786)
Kepentingan Non Pengendali - -
Jumlah 9.235.655.995 (7.307.712.786)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 9.235.655.995 (7.307.712.786)
Kepentingan Non Pengendali - -
Jumlah 9.235.655.995 (7.307.712.786)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
PER SAHAM DASAR 36 1,78 (1,37)
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
5
Page 9
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL
30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT)
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
Selisih Transaksi Selisih Kurs
Perubahan Ekuitas Saldo Laba (Rugi) Karena Penjabaran
Tambahan Saham Entitas Ditentukan Belum Ditentukan Laporan Kepentingan
Catatan Modal Saham Modal Disetor Treasuri Asosiasi Penggunaannya Penggunaannya Keuangan Total Non Pengendali Total Ekuitas
SALDO PER 1 JANUARI 2022 554.116.500.000 254.198.352.119 (993.638.000) (27.516.155) 26.791.523.499 (183.509.880.422) 650.575.341.041 473.761.243 651.049.102.284
KEPENTINGAN NON PENGENDALI DARI
PENDIRIAN ENTITAS ANAK - - - - - - - - -
SAHAM DIPEROLEH KEMBALI (33.518.314.405) (33.518.314.405) (33.518.314.405)
LABA BERSIH KOMPREHENSIF PERIODE
6 (ENAM) BULAN 2022 - - - - - (7.307.712.786) (7.307.712.786) - (7.307.712.786)
SALDO PER 30 JUNI 2022 554.116.500.000 254.198.352.119 (34.511.952.405) (27.516.155) 26.791.523.499 (190.817.593.208) - 609.749.313.850 473.761.243 610.223.075.093
SALDO PER 1 JANUARI 2023 554.116.500.000 254.884.065.527 (50.023.746.135) (27.516.155) 26.791.523.499 (170.844.423.304) 614.896.403.432 455.110.127 615.351.513.559
KEPENTINGAN NON PENGENDALI DARI
PENDIRIAN ENTITAS ANAK - - - - - - - - - -
SAHAM DIPEROLEH KEMBALI (3.130.574.131) (3.130.574.131) (3.130.574.131)
LABA BERSIH KOMPREHENSIF PERIODE
6 (ENAM) BULAN 2023 - - - - - 9.235.655.995 - 9.235.655.995 - 9.235.655.995
SALDO PER 30 JUNI 2023 554.116.500.000 254.884.065.527 (53.154.320.266) (27.516.155) 26.791.523.499 (161.608.767.309) - 621.001.485.296 455.110.127 621.456.595.423
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
Page 10
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE 6 (ENAM) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
30 JUNI 2023 DAN 2022 (TIDAK DIAUDIT
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan 127.457.419.318 215.797.098.810
Pembayaran kepada:
Pemasok dan Lainnya (148.547.798.947) (178.457.883.848)
Komisaris, Direksi dan Karyawan (43.529.971.692) (57.859.060.777)
Penerimaan Lain-lain 2.363.966.202 1.973.530.570
Pembayaran Pajak (8.266.738.785) (14.970.951.364)
Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Operasi (70.523.123.904) (33.517.266.609)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Peningkatan (Penurunan) Dana yang Dibatasi
Penggunaannya (46.702.978) (46.733.874)
Penghasilan Bunga 320.555.947 522.488.462
Perolehan Aset Tetap (270.572.275) (351.699.650)
Penjualan (Perolehan) Investasi Dalam Saham 109.920.000.000 (241.735.587.206)
Penerimaan dari Pengembalian Piutang Lain-lain - 241.735.587.206
Penjualan Aset Tetap Pemilikan Langsung - 590.909.091
Pengembalian Investasi dalam Ventura Bersama (1.988.054.207) 5.923.385.343
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi 107.935.226.487 6.638.349.372
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perolehan Utang Bank 89.642.584.560 -
Perolehan Saham Diperoleh Kembali (3.130.574.131) (33.518.314.405)
Pembayaran kepada Pihak Berelasi (109.919.412.794) -
Pembayaran Utang Bank (4.785.714.286) (4.785.714.287)
Pembayaran Utang Pembiayaan Konsumen - (93.148.715)
Pembayaran Bunga Pinjaman Bank (1.242.241.201) (1.007.123.767)
Pembayaran Bunga Pembiayaan Konsumen - (6.215.285)
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
Pendanaan (29.435.357.852) (39.410.516.459)
PENINGKATAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN SETARA KAS 7.976.744.731 (66.289.433.696)
DAMPAK LABA SELISIH KURS DARI
KAS DAN SETARA KAS (5.718.382) 1.189.237.439
KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN 42.805.690.373 116.304.193.913
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN 50.776.716.722 51.203.997.656
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan
7
Page 11
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
1. a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (d/h PT Duta Graha Indah Tbk) (“Perusahaan”) didirikan
berdasarkan Akta Notaris No. 38 tanggal 11 Januari 1982 dari Notaris Maria Lidwina Indriani Soepojo,
SH. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C2-386-HT.01.01.Th.82 tanggal 28 Juli 1982 dan diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 79 tanggal 2 Oktober 1984, Tambahan No. 954.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal
31 Desember 2008 yang dinyatakan dalam Akta No. 7 tanggal 8 Januari 2009 dari Notaris Haryanto,
SH, Anggaran Dasar Perusahaan telah disesuaikan dengan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal
dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK, sekarang merupakan bagian dari Otorisasi Jasa Keuangan
atau OJK) No. IX.J.1. tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perusahaan yang
melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Perubahan Anggaran
Dasar Perusahaan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-24408. AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 3
Juni 2009 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tanggal 30 Juni 2009,
Tambahan No. 16966.
Berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 9 Agustus 2012 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, nama
Perusahaan berubah dari semula PT Duta Graha Indah Tbk menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring
Tbk. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-43810.AH.01.02 Tahun 2012 tanggal
10 Agustus 2012.
Anggaran Dasar telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 19
tanggal 27 April 2022 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, tentang perubahan maksud dan tujuan
Perusahaan. Perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0012370 tanggal 13 Mei 2022.
Sesuai Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah bergerak
dalam konstruksi gedung, konstruksi bangunan sipil, konstruksi khusus, perdagangan besar bukan
mobil dan motor, real estate yang dimiliki sendiri dan real estate atas dasar balas jasa, aktivitas
jasa penunjang pertambangan, aktivitas reparai dan perawatan kendaraan bermotor dan mesin
untuk keperluan khusus, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus,
truk dan sejenisnya, aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pergudangan dan penyimpanan.
Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dibidang konstruksi gedung
dan konstruksi bangunan sipil, jasa konstruksi, industri, perdagangan, agen/perwakilan, real
estate, pertambangan, investasi dan jasa lain. Pada saat ini, kegiatan utama Perusahaan adalah
menjalankan usaha-usaha di bidang jasa konstruksi gedung dan konstruksi pekerjaan sipil
termasuk jalan, irigasi, waduk, pembangkit tenaga listrik, rel kereta api dan pelabuhan.
Sebelumnya Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan dan berkantor pusat di Jalan Sunan
Kalijaga No. 64, Jakarta dan efektif pada tanggal 28 Februari 2018 Perusahaan menempati
gedung baru sebagai kantor pusat di gedung ITS Tower lantai 20 - 21 yang berlokasi di Jalan
Raya Pasar Minggu No. 18 Jakarta. Perusahaan mempunyai 11 cabang di beberapa daerah di
Indonesia yaitu Surabaya, Padang, Pekanbaru, Makasar, Samarinda, Mataram, Kupang,
Semarang, Medan, Aceh, Palembang dan cabang di luar negeri yaitu di Timor Leste.
Perusahaan memulai kegiatan operasionalnya pada tahun 1982.
Perusahaan tidak memiliki entitas induk dan entitas induk terakhir.
8
Page 12
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1. b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Berdasarkan
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 17 tanggal 22 Juni 2023 dari
Notaris Zulkifli Harahap, SH adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Komisaris Utama : Drs. Hendro Martowardoyo Drs. Hendro Martowardoyo
Komisaris Independen : Drs. Ade Rahardja Drs. Ade Rahardja
Komisaris : Drs. Ganda Kusuma, MBA Drs. Ganda Kusuma, MBA
Direktur Utama : Heru Firdausi Syarif Heru Firdausi Syarif
Direktur : Hudik Pramono Hudik Pramono
Arvin Jahja Tjahjana Pratoto Satno Raharjo
Rizaldi Limpas, SH Rizaldi Limpas, SH
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Ketua : Drs. Ade Rahardja Drs. Ade Rahardja
Anggota : Natsir Jafar Natsir Jafar
Rizal Yamin Rizal Yamin
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan.
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada komisaris dan direksi Perusahaan dan entitas anak
adalah sebesar Rp 3.492.699.663 dan Rp 4.606.127.039 masing-masing untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, Perusahaan dan entitas anak memiliki masing-masing 474
dan 392 karyawan, dan dari jumlah karyawan tersebut masing-masing sebanyak 283 dan 309
merupakan karyawan tetap (tidak diaudit).
1. c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 4 Oktober 2007, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran
No. J159/S.535/10-07, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar
modal sejumlah 1.662.345.000 saham dengan nilai nominal Rp.100 per saham pada harga
penawaran Rp 225 per saham. Pada tanggal 13 Desember 2007, berdasarkan Surat Ketua
Bapepam-LK No.S-6306/BL/2007, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
Penyataan Penawaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
nominalnya sebesar Rp 207.793.125.000 dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp 16.944.693.125. Pada tanggal 19 Desember 2007, seluruh
saham Perusahaan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
9
Page 13
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1. d. Struktur Entitas Anak
Perusahaan memiliki kepemilikan langsung dan tidak langsung pada Entitas Anak pada tanggal
30 Juni 2023 dan 2022 sebagai berikut:
Entitas Anak, Kegiatan Usaha, Persentase Kepemilikan Total Aset sebelum Eliminasi
Kedudukan dan Tanggal Pendirian 2023 2022 2023 2022
Pemilikan Langsung
PT Duta Buana Permata (DBP) 99,99% 99,99% 261.534.126.679 270.367.053.040
Perdagangan, Pembangunan dan Jasa/ Jakarta/ 2003
PT Inti Duta Energi (IDE) 99,99% 99,99% 106.425.274.831 107.344.444.489
Pengadaan Listrik/ Jakarta/ 2003
PT Nusa Saptacitra Perdana (NSCP) 95,00% 95,00% 5.448.883.012 5.530.683.012
Konstruksi Pertambangan/ Jakarta/ ***
Pemilikan Tidak Langsung melalui IDE
PT Inti Duta Solusindo (IDS) 99.99% 99.99% 9.849.000.000 9.849.000.000
Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***
PT Duta Cipta Energi (DCE) 99.80% 99.80% 48.749.225.030 46.397.053.049
Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***
PT Grantirta Sumber Energi 99.83% 99.83% 15.873.130.793 14.216.869.926
Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***
PT Warilayana Energi 99.67% 99.67% 4.056.562.918 4.056.922.918
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***
PT Gilang Hydro Lestari 99.67% 99.67% 9.750.444.099 9.749.094.099
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***
PT Mahija Kastara Hita
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ *** 99.99% 99.99% 18.616.669.006 18.606.424.005
PT Mitra Arana Sinergi
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ *** 99.99% 99.99% 45.081.779.608 45.082.109.608
*** Dalam tahap pengembangan
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama
disebut sebagai “Grup”.
PT Duta Buana Permata (DBP)
Pada tahun 2007, Perusahaan melakukan investasi dalam saham DBP dengan harga perolehan
sebesar Rp 191.402.000.000 dengan persentase pemilikan sebesar 80,88% dan hak suara
sebesar 48,93%.
Pada tanggal 31 Januari 2017 Perusahaan melakukan peningkatan investasi dalam saham
PT DBP dengan harga perolehan sebesar Rp 52.000.000.000. Perusahaan mencatat laba atas
peningkatan investasi tersebut sebesar Rp 20.449.057.165.
Dengan demikian persentase pemilikan dan hak suara Perusahaan meningkat menjadi sebesar
99,99%.
10
Page 14
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1. d. Struktur Entitas Anak (Lanjutan)
PT Duta Buana Permata (DBP) (Lanjutan)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham DBP yang
didokumentasikan dalam Akta No. 22 tanggal 21 Januari 2019 dari Ina Rosaina, S.H., notaris
di Jakarta Barat, para pemegang saham DBP setuju untuk melakukan penurunan modal dasar,
modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 68.500.000.000 yang dibayarkan ke Perusahaan.
Modal dasar, modal ditempatkan dan disetor DBP menjadi sebesar Rp 118.172.000.000.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham DBP yang
didokumentasikan dalam Akta No. 16 tanggal 12 Desember 2019 oleh Ina Rosaina, S.H., notaris
di Jakarta Barat, para pemegang saham DBP setuju untuk melakukan penurunan modal
ditempatkan dan disetor sebesar Rp 25.000.000.000 yang dibayarkan ke Perusahaan. Modal
ditempatkan dan disetor DBP menjadi sebesar Rp93.171.000.000.
PT Nusa Saptacitra Perdana (NSCP)
NSCP didirikan berdasarkan Akta No. 8 tanggal 22 Agustus 2013 dari Notaris Zulkifli
Harahap, SH. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-66327.AH.01.01.Tahun 2013
tanggal 18 Desember 2013 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18
tanggal 4 Maret 2014, Tambahan No. 5445.
NSCP berkedudukan di Jalan Sunan Kalijaga No. 64, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
dan bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, jasa, pengangkutan darat, dan
konstruksi pertambangan. Sampai dengan saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Perusahaan melakukan peningkatan investasi dengan melakukan setoran modal dalam saham
PT NSCP sebesar Rp9.500.000.000. Dengan demikian persentase pemilikan dan hak suara
Perusahaan sebesar 95,00%.
PT Inti Duta Energi (IDE)
Pada tanggal 23 September 2011, Perusahaan mendirikan dan memiliki penyertaan saham pada
IDE sebesar 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor IDE, dengan jumlah investasi sebesar
Rp177.368.000.000 atau 177.368 lembar saham. Berdasarkan akta No.16 tanggal 26 Mei 2016
dari notaris Zulkifli Harahap, S.H., pemegang saham Perusahaan menyetujui pengurangan atau
penurunan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan menjadi Rp120.000.000.000 dengan
jumlah saham sebanyak 120.000 saham.
IDE didirikan berdasarkan Akta No. 10 tanggal 23 September 2011 dari Notaris Ukron Krisnajaya,
S.H., Sp.N., akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- 54175.AH.01.01. tahun 2011
tanggal 7 November 2011 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 95
tanggal 27 November 2012, Tambahan No. 75128.
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan IDE adalah pengadaan listrik dengan membangun
pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan baik langsung maupun melalui entitas,
dan jasa penunjang ketenagalistrikan. Sampai dengan tanggal pelaporan, IDE masih dalam tahap
pengembangan.
11
Page 15
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1. d. Struktur Entitas Anak (Lanjutan)
PT Inti Duta Energi (IDE) (Lanjutan)
Entitas anak yang berada dibawah PT IDE sebagai berikut:
i) PT Inti Duta Solusindo (IDS)
Pada tanggal 9 Mei 2014, PT Inti Duta Energi, entitas anak, mendirikan dan memiliki
penyertaan saham pada IDS sebesar 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor IDS,
dengan biaya perolehan sebesar Rp 999.900.000.
IDS berkedudukan di Jakarta Selatan dan bergerak dalam bidang jasa, perdagangan,
pembangunan dan pengangkutan darat dan sampai dengan saat ini masih dalam tahap
pengembangan.
ii) PT Duta Cipta Energi (DCE)
Pada tanggal 18 Juni 2014, PT Inti Duta Energi, entitas anak, mendirikan dan memiliki
penyertaan saham pada DCE sebesar 99,80% dari modal ditempatkan dan disetor DCE
dengan biaya perolehan sebesar Rp 49.900.000.
DCE berkedudukan di Jakarta Selatan dan bergerak dalam bidang perdagangan besar
bukan mobil dan sepeda motor, atas dasar balas jasa atau kontrak, aktivitas professional
ilmiah, teknis, teknis lainnya, konsultasi bisnis, broker bisnis, kantor pusat, konsultasi
manajemen dan konsultasi manajemen lainnya. dan sampai dengan saat ini masih dalam
tahap pengembangan.
Entitas anak yang berada dibawah PT DCE sebagai berikut:
• PT Grantirta Sumber Energi (GSE)
Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 5 tanggal 11 Desember 2019 dari
Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 599 lembar
saham GSE dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga Rp 599.000.000.
mencerminkan kepemilikan sebesar 99,83% pengendalian atas GSE.
GSE berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1 Jalan Dr. Ide Anak Agung
Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan Kuningan Timur Kecamatan
Setiabudi Jakarta Selatan.
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan GSE adalah pengadaan listrik, gas, uap/air panas
dan udara dingin, ketenagalistrikan serta pembangkitan tenaga listrik. Sampai dengan
tanggal pelaporan, GSE masih dalam tahap pengembangan.
• PT Warilayana Energi (WE)
Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 12 tanggal 14 September 2020
dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 299
lembar saham PT Warilayana Energi dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga
Rp 299.000.000, mencerminkan kepemilikan sebesar 99,67% pengendalian atas
PT Warilayana Energi.
PT Warilayana Energi berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1 Jalan
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan Kuningan
Timur Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.
12
Page 16
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
1. d. Struktur Entitas Anak (Lanjutan)
PT Inti Duta Energi (IDE) (Lanjutan)
ii) PT Duta Cipta Energi (DCE) (Lanjutan)
• PT Warilayana Energi (WE) (Lanjutan)
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Warilayana Energi adalah pengadaan
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
PT Warilayana Energi masih dalam tahap pengembangan.
• PT Gilang Hydro Lestari (GHL)
Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 2 tanggal 9 September 2020 dari
Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 299 lembar
saham PT Gilang Hydro Lestari dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga
Rp 299.000.000 mencerminkan kepemilikan sebesar 99,67% pengendalian atas
PT Gilang Hydro Lestari.
PT Gilang Hydro Lestari berkantor dan berdomisili di Jalan Melawai IV Nomor 165,
Kelurahan Melawai Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Gilang Hydro Lestari adalah pengadaan
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
PT Gilang Hydro Lestari masih dalam tahap pengembangan.
• PT Mahija Kastara Hita (MKH)
Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 6 tanggal 14 September 2020 dari
Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 20.099 lembar
saham PT Mahija Kastara Hita dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga
Rp 20.099.000.000. mencerminkan kepemilikan sebesar 99,99% pengendalian atas
PT Mahija Kastara Hita.
PT Mahija Kastara Hita berkantor dan berdomisili di Jalan Melawai IV Nomor 165,
Kelurahan Melawai Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Mahija Kastara Hita adalah pengadaan
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
PT Mahija Kastara Hita masih dalam tahap pengembangan.
• PT Mitra Arana Sinergi (MAS)
Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 9 tanggal
14 September 2020 dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah
mengakuisisi 44.999 lembar saham PT Mitra Arana Sinergi dari PT Omega Hydro
Energy, dengan harga Rp 44.999.000.000. mencerminkan kepemilikan sebesar 99,99%
pengendalian atas PT Mitra Arana Sinergi.
PT Mitra Arana Sinergi berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1 Jalan
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan Kuningan
Timur Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.
Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Mitra Arana Sinergi adalah pengadaan
Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
PT Mitra Arana Sinergi masih dalam tahap pengembangan.
13
Page 17
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
2. a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK–IAI”), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku
Peraturan No. VIII.G.7 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau
perusahaan publik.
2. b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dan entitas anak disusun
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk
tahun yang berakhir 30 Juni 2023 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen
untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang
kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan
estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan
di Catatan 3.
2. c. Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Dan Interpretasi Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan
Efektif pada tanggal 1 Januari 2022, Grup menerapkan PSAK baru yang berlaku efektif pada
tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan telah dibuat sesuai kebutuhan,
sesuai dengan ketentuan transisi dalam standar masing- masing.
Berikut adalah amandemen dan standar baru yang relevan dengan operasi Grup:
- Amendemen PSAK 57 - Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi;
- Penyesuaian PSAK 71: “Instrumen Keuangan”;
- Penyesuaian PSAK 73: “Sewa”;
- Amendemen PSAK 22 tentang Kombinasi Bisnis.
Dampak dari penerapan standar akuntansi baru ini adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 57 - Provisi, Liabilitas kontinjensi dan Aset kontinjensi PSAK 57
mendefinisikan kontrak yang memberatkan sebagai kontrak dimana biaya yang tidak dapat
dihindari untuk memenuhi kewajiban Perusahaan melebihi manfaat ekonomi yang akan diterima
berdasarkan kontrak tersebut. Biaya yang tidak dapat dihindari adalah yang lebih rendah dari
biaya bersih untuk keluar dari kontrak dan biaya untuk memenuhi kontrak. Amandemen tersebut
mengklarifikasi arti ‘biaya untuk memenuhi kontrak’.
14
Page 18
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. c. Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Dan Interpretasi Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan
Amendemen ini menjelaskan bahwa biaya langsung untuk memenuhi kontrak terdiri dari:
- biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga kerja langsung dan
material); dan
- alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak (misalnya alokasi
biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan dalam memenuhi kontrak tersebut).
Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bahwa, sebelum provisi terpisah untuk kontrak yang
memberatkan ditetapkan, entitas mengakui kerugian penurunan nilai yang terjadi atas aset yang
digunakan dalam memenuhi kontrak, bukan atas aset yang didedikasikan untuk kontrak tersebut.
- Penyesuaian PSAK 71 - Instrumen Keuangan Amendemen PSAK 71 mengatur biaya mana
yang harus dimasukkan dalam pengujian 10% untuk penghentian pengakuan liabilitas
keuangan. Biaya atau fee dapat dibayarkan kepada pihak ketiga atau pemberi pinjaman.
Berdasarkan amandemen tersebut, biaya atau biaya yang dibayarkan kepada pihak ketiga tidak
akan dimasukkan dalam tes 10%. Selain itu, amandemen ini juga mengklarifikasi perlakuan
akuntansi untuk imbalan tersebut dalam kondisi modifikasi yang mengakibatkan penghentian
pengakuan dan tidak memenuhi penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Jika modifikasi
tidak mengakibatkan penghentian pengakuan liabilitas keuangan, imbalan tersebut harus
dimasukkan dalam perhitungan suku bunga. Jika modifikasi mengakibatkan penghentian
pengakuan liabilitas keuangan awal, maka imbalan tersebut dibebankan langsung ke laba rugi.
- Penyesuaian PSAK 73 Sewa - DSAK-IAI telah menghilangkan ilustrasi pembayaran dari lessor
terkait dengan prasarana. Alasan amandemen tersebut adalah untuk menghilangkan potensi
kebingungan tentang perlakuan insentif leasing
- PSAK 22 (amandemen) Kombinasi Bisnis – Referensi ke Kerangka Konseptual Grup telah
menerapkan amendemen PSAK 22 Kombinasi Bisnis untuk (PSAK 22) pertama kali di tahun
berjalan. Amendemen ini memperbarui PSAK 22 sehingga mengacu pada Kerangka Konseptual
2020 dan bukan pada Kerangka 2016. Ditambahkan juga persyaratan dalam PSAK 22 bahwa,
untuk kewajiban yang masuk dalam lingkup PSAK 57 Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset
Kontijensi (PSAK 57), pihak pengakuisisi menerapkan PSAK 57 untuk menentukan apakah
pada tanggal akuisisi terdapat kewajiban kini sebagai akibat dari peristiwa amsa lalu. Untuk
pungutan yang termasuk dalam lingkup ISAK 30 Pungutan (ISAK 30), pengakuisisi menerapkan
ISAK 30 untuk menentukan apakah peristiwa yang mengikat yang menimbulkan liabilitas untuk
membayar pungutan telah terjadi pad atanggal akuisisi.
Amandemen dan penyesuaian dari standar akuntansi berikut ini tidak mempunyai dampak
signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan:
- Penyesuaian PSAK No. 69 – Agrikultur
Standar dan interpretasi standar akuntansi baru tertentu telah dikeluarkan tetapi tidak wajib
diterapkan pada tahun yang berakhir 30 Juni 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh
Perusahaan, di diskusikan di Catatan 42.
15
Page 19
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. d. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas
a. Entitas Anak
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana pengendalian
dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
kehilangan pengendalian.
Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan
untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang
diakui terhadap pemilik pihak yang diakusisi sebelumnya dan kepentingan ekuitas yang
diterbitkan oleh Grup. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau liabilitas yang
timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya
sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.
Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai
wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak
yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak
diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh
pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang
diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset
bersih teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon,
selisihnya diakui dalam laporan laba rugi.
Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada
tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui
sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2014) “Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya
diperhitungkan dalam ekuitas.
Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.
Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi dari
kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak yang
diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi. Pihak
pengakusisi mungkin telah mengakui perubahan nilai wajar atas kepentingan ekuitasnya
dalam penghasilan komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang telah diakui dalam
penghasilan komprehensif lain diakui dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan
jika pihak pengakusisi telah melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang dimiliki
sebelumnya.
Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh
Grup.
16
Page 20
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. d. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas (Lanjutan)
b. Entitas Asosiasi
Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan pengendalian, biasanya melalui kepemilikan
hak suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat
poin (d) dibawah), setelah pada awalnya diakui pada nilai perolehan.
c. Pengaturan Bersama
Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau
ventura bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur
hukum dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan
menentukan pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat
menggunakan metode ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
d. Metode Ekuitas
Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee atas
laba rugi, dan bagiannya dalam pergerakan pendapatan komprehensif lain dari investee atas
pendapatan komprehensif lain.
Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa
agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dan
ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut.
Kerugian yang belum terealisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti
adanya penurunan nilai aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi dan ventura
bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dari kebijakan yang
diterapkan oleh Grup.
Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama
diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
terjadi penurunan nilai pada investasi pada entitas asosiasi. Jika demikian, maka nilai tercatat
dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai.
e. Perubahan Kepemilikan
Grup memperlakukan transaksi dengan kepentingan non-pengendali yang tidak
mengakibatkan hilangnya kontrol sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas Grup. Perubahan
dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian antara nilai tercatat dari kepentingan
pengendali dan non-pengendali untuk mencerminkan kepentingan relatifnya di anak
perusahaan. Selisih antara jumlah penyesuaian untuk kepentingan non-pengendali dan
pertimbangan yang dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam ekuitas
yang dapat diatribusikan kepada pemilik Grup.
17
Page 21
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. d. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas (Lanjutan)
e. Perubahan Kepemilikan (Lanjutan)
Ketika Grup tidak lagi mengkonsolidasikan atau mencatat menggunakan metode ekuitas untuk
investasi karena hilangnya pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan,
maka kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur kembali berdasarkan nilai wajarnya,
dan perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. Nilai tercatat awal adalah sebesar
nilai wajar untuk kepentingan pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai entitas
asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan. Di samping itu, jumlah yang sebelumnya
diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut dicatat
seolah-olah Grup telah melepas aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah
yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba
rugi.
Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau perusahaan asosiasi berkurang namun
pengendalian bersama atau pengaruh signifikan dipertahankan, hanya sebagian proporsional
dari jumlah yang telah diakui sebelumnya dalam pendapatan komprehensif lain yang
direklasifikasi ke laba atau rugi jika diperlukan.
2. e. Kombinasi Bisnis
Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak pengakuisisi
memperoleh pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan
menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada
nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh
aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari
pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran
pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban pada
periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.
Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada
nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
relevan.
Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi diukur baik pada nilai wajar ataupun
pada bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada dalam jumlah yang diakui atas aset
neto teridentifikasi dari pihak diakuisisi.
Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
jika ada, diakui dalam laba rugi. Apabila pada periode sebelumnya, perubahan nilai wajar yang
berasal dari kepentingan ekuitasnya sebelum tanggal akuisisi telah diakui dalam penghasilan
komprehensif lain, jumlah tersebut diakui dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan
jika Grup telah melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
berakibat terhadap pengakuan aset dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut.
18
Page 22
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. e. Kombinasi Bisnis (Lanjutan)
Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih antara
(a) nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan non-pengendali,
atas (b) jumlah neto terindentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika
imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut
diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan dari akuisisi entitas anak setelah sebelumnya
manajemen menilai kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang
dapat diidentifikasi dalam penelaahan tersebut.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian
penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas dari Grup
yang diperkirakan akan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditempatkan dalam Unit Penghasil Kas
tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil Kas dan operasi tertentu atas Unit
Penghasil Kas tersebut dilepaskan, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepaskan
tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
kerugiaan dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi Unit Penghasil Kas yang ditahan.
2. f. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut
tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas
individual dalam Grup tersebut.
Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan
substansi ekonomi kepemilikan atau bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui
pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih
antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis
entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor.
2. g. Penjabaran Mata Uang Asing
a. Mata Uang Fungsional dan Penyajian
Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan setiap entitas anggota Grup diukur
menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas
beroperasi (“mata uang fungsional”).
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
fungsional dan penyajian Grup.
19
Page 23
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. g. Penjabaran Mata Uang Asing
b. Transaksi dan Saldo
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang
dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. Keuntungan atau
kerugian ini ditangguhkan di dalam ekuitas jika terkait dengan lindung nilai arus kas dan
lindung nilai investasi bersih yang memenuhi syarat atau disebabkan oleh sebagian investasi
bersih dalam operasi asing.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
1 Dollar Amerika Serikat 15.026 15.731
Laba atau rugi kurs yang timbul akibat penjabaran pos aset dan kewajiban moneter dalam
mata uang asing dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi pada periode berjalan.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan
setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai “penghasilan atau biaya keuangan”.
Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan pada laporan laba rugi sebagai
“(kerugian)/keuntungan lain-lain – neto”.
2. h. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
1. Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:
- aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lain, atau
melalui laba rugi), dan
- aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan
persyaratan kontraktual arus kas.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan laba
rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan
bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada
instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah
grup telah melakukan pemilihan takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat
investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset
tersebut berubah.
20
Page 24
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. h. Aset Keuangan (Lanjutan)
2. Pengukuran
Pada pengakuan awal, grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal
aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset
keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba
rugi.
Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan
apakah arus kasnya hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga.
Instrumen utang
Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model bisnis grup dalam mengelola
aset dan karakteristik arus kas dari aset tersebut. Grup mengklasifikasikan instrumen utangnya
pada kategori biaya perolehan diamortisasi yaitu aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas
kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dimana
arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi. Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam
laporan laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau penurunan nilainya.
Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan
dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Instrumen ekuitas
Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika manajemen grup telah
memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam
penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke laba
rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. Dividen dari investasi semacam itu tetap
diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan lainnya ketika hak grup untuk menerima pembayaran
ditetapkan.
Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diakui
dalam keuntungan/(kerugian) lain-lain dalam laporan laba rugi sebagaimana berlaku. Kerugian
penurunan nilai (dan pemulihan kerugian penurunan nilai) atas investasi ekuitas yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari perubahan
nilai wajar lainnya.
21
Page 25
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. i. Liabilitas Keuangan
Grup mengakui liabilitas pada tanggal diperdagangkan, yang mana pada tanggal tersebut.
Grup menjadi salah satu pihak yang ada di dalam perjanjian kontrak dari suatu instrumen
keuangan.
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan non-derivatif kedalam kategori Utang Usaha, Beban
Akrual, Pinjaman Pihak Berelasi, Utang Lain-lain, Utang Retensi, dan Utang Bank. Liabilitas keuangan
ini pada saat pengakuan awal diakui sebesar nilai wajarnya setelah dikurangi dengan biaya transaksi
yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan ini diukur
sebesar biaya perolehan yang diamortisasi. Selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan
nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian selama
periode liabilitas dengan menggunakan metode bunga efektif.
Utang Bank dan Pinjaman Pihak Berelasi diterima untuk mendukung pendanaan jangka pendek
atas operasional Grup.
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi
normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Utang usaha pada awalnya diakui pada nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Pinjaman jangka panjang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar, setelah dikurangi biaya
transaksi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada biaya perolehan diamortisasi; perbedaan antara hasil
(setelah dikurangi biaya transaksi) dan nilai penebusan diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan
metode bunga efektif.
Grup menghapus suatu liabilitas keuangan hanya jika liabilitas tersebut dibatalkan atau
kadaluarsa.
2. j. Kas dan Setara Kas
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang sewaktu-
waktu bisa dicairkan dan investasi likuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh tempo dalam
waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, cerukan
disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.
2. k. Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan
atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu
tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan
sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman
yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila
dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
22
Page 26
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. l. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto,
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus
tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi
bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan
Grup atau pihak lawan.
2. m. Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual
aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di: pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
liabilitas tersebut.
Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan harus dapat diakses oleh Grup.
Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi
yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dikelompokkan dalam hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini,
berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
secara keseluruhan:
1. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.
2. Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.
3. Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi
ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.
2. n. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal
bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah
kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko
gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan
mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau
usaha, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
23
Page 27
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. n. Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan)
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit
Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis
forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan
yang signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang
signifikan, Grup menerapkan pendekatan umum untuk mengukur KKE.
Kerugian kredit ekspektasian adalah estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan kas (yaitu perbedaan antara arus kas
terutang dari entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Grup harapkan untuk diterima).
Kerugian kredit ekpektasian didiskontokan pada suku bunga efektif dari aset keuangan tersebut.
Cadangan kerugian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dikurangkan dari jumlah tercatat bruto aset.
Jumlah tercatat bruto dari aset keuangan dihapuskan (baik sebagian atau seluruhnya) sejauh tidak
ada prospek pemulihan yang realistis. Hal ini umumnya terjadi ketika Grup menentukan bahwa
debitur tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat menghasilkan arus kas yang
cukup untuk membayar jumlah yang harus dihapuskan. Namun, aset keuangan yang dihapuskan
masih dapat dipaksakan secara hukum untuk mematuhi prosedur Grup untuk pemulihan jumlah
yang jatuh tempo.
Grup menilai dengan basis forward-looking kerugian kredit ekspektasian terkait dengan instrumen
utangnya yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah telah
terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan.
2. o. Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja
Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan piutang yang berasal dari pekerjaan kontrak
konstruksi yang dilakukan untuk pemberi kerja namun pekerjaan yang dilakukan masih dalam
pelaksanaan. Tagihan bruto disajikan sebesar selisih antara biaya yang terjadi ditambah laba yang
diakui, dikurangi dengan jumlah kerugian yang diakui dan termin.
Pekerjaan kontrak konstruksi dalam pelaksanaan dan kemajuan termin akan dikeluarkan dari
kelompok aset atau liabilitas pada saat proyek diselesaikan dan termin telah ditagih seluruhnya.
2. p. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
neto. Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang
timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan
dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau
kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan
kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada
periode terjadinya pemulihan tersebut.
24
Page 28
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. q. Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima di muka untuk barang atau
jasa. Uang muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan.
2. r. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan.
Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan
dan operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan
tersebut.
Ventura bersama adalah pengaturan bersama di mana para pihak yang memiliki pengendalian
bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset neto dari pengaturan tersebut. Pengendalian
bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang
ada hanya ketika keputusan tentang aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara
bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.
Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dalam
laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58, Aset Tidak Lancar yang
Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas
asosiasi atau ventura bersama diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya
perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan
atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang
terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Perusahaan atas kerugian entitas asosiasi atau ventura
bersama melebihi kepentingan Perusahaan pada entitas asosiasi atau ventura bersama (yang
mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari
investasi bersih Perusahaan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama), Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya.
Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Perusahaan mempunyai kewajiban bersifat hukum atau
konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.
Investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas asosiasi atau ventura bersama. Setiap
kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Perusahaan atas nilai wajar bersih dari aset yang
teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang diakui pada tanggal
akuisisi, diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji
penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Perusahaan dari
nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah
pengujian kembali segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya.
Persyaratan dalam PSAK 55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, diterapkan untuk
menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilainya sehubungan dengan
investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jumlah tercatat investasi yang tersisa
(termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48, Penurunan Nilai Aset, sebagai
suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi
antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi
penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi.
Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah
terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.
25
Page 29
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. r. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama Lanjutan)
Perusahaan menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti
menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama atau ketika investasi diklasifikasi
sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Perusahaan mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang
sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan sisa investasi tersebut
merupakan aset keuangan, Perusahaan mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada
tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal
sesuai dengan PSAK 55. Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas pelepasan
investasi asosiasi atau ventura bersama dalam laba rugi dengan turut memperhitungkan nilai wajar
dari investasi yang tersisa. Selanjutnya, Perusahaan mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi atau ventura
bersama tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika
entitas asosiasi atau ventura bersama telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang
terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan
entitas asosiasi atau ventura bersama direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian
reklasifikasi) pada saat penghentian metode ekuitas.
Perusahaan melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi menjadi
investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura bersama menjadi investasi pada
entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan
kepentingan.
Jika Perusahaan mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi atau ventura bersama
tetapi Perusahaan tetap menerapkan metode ekuitas, Perusahaan mereklasifikasi ke laba rugi
proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif
lain yang terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut
akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait).
Ketika Perusahaan melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama,
keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan hanya sepanjang kepemilikan dalam
entitas asosiasi atau ventura bersama yang tidak terkait dengan Perusahaan.
2. s. Properti Investasi
Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau
keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Grup konsolidasian
diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang
dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa depan.
Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya transaksi yang terkait dan
biaya pinjaman yang berlaku.
Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti investasi yang
sedang dalam pengembangan ulang untuk penggunaan lebih lanjut sebagai properti investasi atau
ketika pasar menjadi kurang aktif tetap dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti investasi dalam
konstruksi diukur menggunakan nilai wajar jika nilai wajar dianggap dapat diukur secara andal.
Properti investasi dalam konstruksi yang nilai wajarnya tidak dapat diukur secara andal, tetapi
Perusahaan mengharapkan nilai wajarnya dapat diukur secara andal ketika konstruksi selesai,
diukur senilai biaya dikurangi penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat diukur secara andal atau
konstruksi diselesaikan – yang mana yang lebih awal.
26
Page 30
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. s. Properti Investasi (Lanjutan)
Terkadang sulit untuk mengukur secara andal nilai wajar dari properti investasi dalam konstruksi.
Untuk mengevaluasi apakah nilai wajar dari properti investasi dalam konstruksi dapat diukur secara
andal, manajemen mempertimbangkan faktor-faktor berikut, antara lain, provisi dari kontrak
konstruksi, tahap penyelesaian, apabila properti standar (umum di pasaran) atau tidak standar,
tingkat keandalan arus kas masuk setelah penyelesaian, risiko pengembangan spesifik atas
properti, pengalaman terdahulu dengan konstruksi serupa, dan status izin konstruksi.
Nilai wajar didasarkan kepada harga pasar aktif, disesuaikan, jika perlu, dengan perbedaan alam,
lokasi atau kondisi dari asset tersebut. Jika informasi tersebut tidak tersedia, Grup menggunakan
metode penilaian alternatif, seperti harga terbaru di pasar yang kurang aktif atau projeksi arus kas
yang didiskontokan. Penilaian dilakukan pada tanggal neraca oleh penilai ahli dengan kualifikasi
yang diakui dan relevan dan memiliki pengalaman terbaru atas lokasi dan kategori dari properti
investasi dinilai. Penilaian ini membentuk dasar untuk nilai tercatat pada laporan keuangan
konsolidasian.
Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat aset hanya ketika ada keuntungan ekonomi
di masa yang akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan tersebut dan hal tersebut
dapat diukur secara andal. Biaya perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi biaya saat terjadi.
Ketika bagian dari properti investasi digantikan, nilai tercatat dari bagian yang digantikan tersebut
akan dihapus.
Perubahan nilai wajar diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Properti
investasi tidak diakui ketika dilepas.
2. t. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan
setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang
diinginkan agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan asset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap
diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan
selain untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal aset tetap kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset.
Penyusutan terhadap aset tetap dihitung dengan metode garis lurus (straight-line method) dan
saldo menurun ganda (double declining balance), berdasarkan taksiran manfaat ekonomis aset
tetap, sebagai berikut:
Tahun
Peralatan Proyek 5
Peralatan Kantor 5
Kendaraan 5
Gedung 20
Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam
Penyelesaian” dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian
dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi
tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam
pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.
27
Page 31
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. t. Aset Tetap (Lanjutan)
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai
pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak
terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang
ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya)
dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai
residu, metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
2. u. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas – misalnya goodwill atau aset takberwujud
yang tidak siap untuk digunakan – tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya setiap tahun,
atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang mengindikasikan
kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika terdapat indikasi bahwa nilai
tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi
jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi
biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan
pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang
sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok aset (unit
penghasil kas). Aset nonkeuangan selain goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian
penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba
rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai dengan PSAK lain. Rugi
penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dibalik lagi.
2. v. Utang Usaha
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi
normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.
2. w. Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih
antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi
selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat
bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh
pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama
periode fasilitas yang terkait.
28
Page 32
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. w. Pinjaman (Lanjutan)
Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari laporan posisi keuangan ketika kewajiban
yang tertulis pada kontrak dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih antara nilai tercatat dari
liabilitas keuangan yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang
dibayarkan, termasuk aset non kas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung, diakui dalam
laba rugi sebagai pendapatan lain-lain atau biaya keuangan.
Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan entitas mengeluarkan instrumen ekuitas
kepada kreditor untuk menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt for equity swap),
keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara
jumlah tercatat dari liabilitas keuangan.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat
untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
2. x. Modal Saham
Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau
opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak.
Ketika Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar,
termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai
saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan
dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik ekuitas entitas.
2. y. Imbalan Kerja
a. Kewajiban Jangka Pendek
Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non – moneter dan akumulasi cuti sakit yang
akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja memberikan
jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan hingga akhir dari periode pelaporan
dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan.
Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja masa kini pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
b. Kewajiban Pensiun
Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”) sebagaimana
diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“UU 11/2020”),
Grup disyaratkan untuk memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya seperti imbalan
pensiun yang diatur dalam UU 11/2020, yang pada dasarnya adalah program imbalan pasti.
Jika imbalan pensiun sesuai UU lebih besar dari program pensiun yang ada, selisih tersebut
diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun.
Program imbalan pasti adalah program pensiun yang bukan merupakan program iuran pasti.
Pada umumnya, program imbalan pasti ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun yang
akan diterima seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau
lebih, misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi.
29
Page 33
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. y. Imbalan Kerja (Lanjutan)
b. Kewajiban Pensiun (Lanjutan)
Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan
sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar
aset program. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen
dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan
tingkat bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi
perusahaan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan
akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu kewajiban
pensiun.
Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo bersih
kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk dalam beban
imbalan kerja dalam laporan laba rugi.
Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui pendapatan
komprehensif lain pada saat terjadinya. Keuntungan dan kerugian ini termasuk didalam laba
ditahan pada laporan perubahan ekuitas dan pada neraca.
Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari Amandemen rencana atau
pembatasan langsung diakui dalam laporan laba rugi sebagai biaya jasa lalu.
Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena diwajibkan,
berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun karena Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13
tahun 2003 mengharuskan entitas membayar jumlah tertentu kepada para pekerja yang telah
memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa kerja, Grup rentan terhadap
kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila iuran kumulatif kurang dari jumlah tertentu.
Sebagai akibatnya untuk tujuan pelaporan keuangan, program iuran pasti secara efektif
diberlakukan seolah-olah sebagai program imbalan pasti.
c. Kewajiban Pascakerja Lainnya
Beberapa entitas di dalam Grup memberikan imbalan kesehatan pascakerja untuk
pensiunannya. Imbalan ini biasanya diberikan kepada pekerja yang tetap bekerja sampai usia
pensiun dan memenuhi masa kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini
diakru selama masa kerja dengan menggunakan metode projected unit credit. Kewajiban ini
dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi syarat.
d. Pesangon pemutusan kontrak kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan hubungan kerja
sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran
mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Grup mengakui
pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak dapat lagi
menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup mengakui biaya untuk
restrukturisasi yang berasa dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran
pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri
secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan
yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan
setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya.
30
Page 34
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. z. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Sejak 1 Januari 2020, Grup telah menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pendapatan
pengakuan untuk memenuhi 5 langkah penilaian:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
3. Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas
pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah
jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
4. Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. jika hal ini
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan
biaya ekspektasian ditambah marjin.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang
atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas
barang atau jasa tersebut).
Agar Langkah 1 dapat dicapai, lima kriteria gerbang berikut harus ada:
• Para pihak dalam kontrak telah menyetujui kontrak baik secara tertulis, lisan atau sesuai
dengan praktik bisnis lazim lainnya;
• hak masing-masing pihak terkait barang atau jasa yang akan ditransfer atau dilakukan dapat
diidentifikasi;
• syarat pembayaran untuk barang atau jasa yang akan ditransfer atau dilakukan dapat
diidentifikasi;
• kontrak tersebut memiliki substansi komersial (yaitu, risiko, waktu, atau jumlah kas masa
depan arus diharapkan berubah sebagai hasil dari kontrak); dan,
• kemungkinan pengumpulan imbalan dalam pertukaran barang dan jasa.
Pendapatan diakui hanya jika (atau saat) Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Pengalihan kendali
dapat terjadi sepanjang waktu atau pada waktu tertentu.
Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada waktu tertentu (point in time) kecuali jika memenuhi
salah satu dari berikut ini kriteria, dalam hal ini terpenuhi sepanjang waktu (over time):
• Pelanggan secara bersamaan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang diberikan oleh
kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Perusahaan;
Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada waktu tertentu (point in time) kecuali jika memenuhi
salah satu dari berikut ini kriteria, dalam hal ini terpenuhi sepanjang waktu (over time): (Lanjutan)
• Kinerja Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan oleh pelanggan
aset dibuat atau ditingkatkan; dan,
• Kinerja Perusahaan tidak menciptakan aset dengan alternatif penggunaan Perusahaan dan
entitas memiliki hak yang dapat diberlakukan untuk pembayaran atas kinerja yang
diselesaikan hingga saat ini.
Harga transaksi yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi pada suatu titik
waktu diakui sebagai pendapatan pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada
pelanggan. Jika kewajiban pelaksanaan terpenuhi sepanjang waktu, harga transaksi yang
dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan tersebut diakui sebagai pendapatan pada saat
kewajiban pelaksanaan terpenuhi.
31
Page 35
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. z. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari saldo kewajiban
pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh
pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.
Pendapatan yang berhubungan dengan kontrak konstruksi dicatat dengan menggunakan metode
persentase penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan yang diakui setara dengan estimasi
terbaru dari total nilai kontrak dikalikan dengan tingkat penyelesaian sebenarnya yang ditentukan
dengan mengacu pada keadaan fisik kemajuan pekerjaan (metode input).
Pendapatan kontrak terdiri dari jumlah pendapatan semula yang disetujui dalam kontrak dan
penyimpangan dalam pekerjaan kontrak, klaim, dan pembayaran insentif sepanjang hal ini
memungkinkan untuk menghasilkan pendapatan dan dapat diukur dengan andal.
Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan menghasilkan kerugian pada saat penyelesaian
kontrak, penyisihan atas kerugian yang diperkirakan hingga penyelesaian kontrak diakui sebagai
penyisihan kini pada laporan keuangan konsolidasian. Kerugian diakui secara penuh ketika dapat
diukur secara andal, terlepas dari tingkat penyelesaian.
Dalam menentukan harga transaksi, Perusahaan menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan
terhadap dampak nilai waktu uang jika waktu pembayaran yang disepakati oleh para pihak dalam
kontrak (baik secara eksplisit atau implisit) memberikan pelanggan atau Perusahaan manfaat
signifikan berupa pendanaan atas pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan. Tujuan ketika
menyesuaikan komponen pendanaan signifikan dalam jumlah imbalan yang dijanjikan adalah
agar Perusahaan mengakui pendapatan pada jumlah yang mencerminkan harga yang akan
dibayar oleh pelanggan atas barang atau jasa yang dijanjikan jika pelanggan telah membayar
secara kas barang atau jasa tersebut ketika entitas mengalihkan barang atau jasa kepada
pelanggan (yaitu harga jual kas). Perusahaan menyajikan dampak pendanaan (pendapatan
bunga atau beban bunga) secara terpisah dari pendapatan dari kontrak dengan pelanggan dalam
laporan penghasilan komprehensif konsolidasian.
Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan diakui segera sebagai beban tahun berjalan pada
laba rugi.
Perusahaan mengakui aset kontrak dan liabilitas kontrak sehubungan dengan pendapatan dari
kontrak dengan pelanggan. Aset kontrak disajikan sebagai piutang retensi dan jumlah tagihan
bruto pemberi kerja. Liabilitas kontrak disajikan sebagai jumlah utang bruto pemberi kerja dan
pendapatan diterima dimuka.
Beban langsung dan beban tidak langsung proyek yang dapat dialokasikan ke suatu proyek
tertentu, diakui sebagai beban pada proyek yang bersangkutan, sedangkan beban yang tidak
dapat didistribusikan atau tidak dapat dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi beban non-proyek
(beban usaha).
Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat pengendalian barang telah dialihkan kepada
pelanggan. Pendapatan dari jasa diakui pada periode akuntansi saat jasa tersebut diberikan.
Pendapatan di luar lingkup PSAK 72:
Pendapatan/ Beban Bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi,
pendapatan atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”),
yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas
di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
selama periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan.
32
Page 36
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. z. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan yang diperoleh dari aset keuangan
yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas. Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam
pendapatan lain.
2. aa. Sewa
Grup menyewa berbagai aset tetap. Kontrak sewa biasanya dibuat untuk periode tetap dari 2 hingga
3 tahun tetapi mungkin memiliki opsi ekstensi.
Kontrak dapat berisi komponen sewa dan nonsewa berdasarkan harga relatif yang berdiri sendiri.
Namun, untuk sewa real estat di mana Grup merupakan penyewa, ia telah memilih untuk tidak
memisahkan komponen sewa dan non-sewa dan sebagai gantinya memperhitungkannya sebagai
komponen sewa tunggal.
Persyaratan sewa dinegosiasikan secara individual dan berisi berbagai persyaratan dan ketentuan
yang berbeda. Perjanjian sewa tidak memberlakukan perjanjian apa pun selain jaminan untuk tujuan
peminjaman.
Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan liabilitas terkait pada tanggal di mana aset sewaan tersedia
untuk digunakan oleh Grup.
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada awalnya diukur dengan basis nilai kini. Liabilitas sewa
termasuk nilai bersih sekarang dari pembayaran sewa berikut:
• pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi), dikurangi piutang insentif sewa
• pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada indeks atau tingkat, pada awalnya diukur
menggunakan indeks atau tingkat pada tanggal mulai.
• jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa berdasarkan jaminan nilai residu
• harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa cukup yakin untuk menggunakan opsi
tersebut, dan
• pembayaran penalti untuk penghentian sewa, jika masa sewa mencerminkan penyewa yang
melaksanakan opsi tersebut.
Pembayaran sewa yang harus dilakukan berdasarkan opsi perpanjangan tertentu juga termasuk
dalam pengukuran liabilitas.
Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika tarif
tidak dapat segera ditentukan, di mana hal tersebut secara umum terjadi pada sewa dalam Grup, suku
bunga pinjaman incremental penyewa digunakan, yaitu tarif yang harus dibayar oleh penyewa untuk
meminjam dana yang diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang sama dengan aset hak
guna dalam lingkungan ekonomi serupa dengan syarat dan ketentuan yang serupa.
Untuk menentukan suku bunga pinjaman tambahan, Grup:
• Jika memungkinkan, menggunakan pembiayaan pihak ketiga terkini yang diterima oleh penyewa
individu sebagai titik awal, disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kondisi pembiayaan sejak
pembiayaan pihak ketiga diterima;
• Menggunakan pendekatan build-up yang dimulai dengan suku bunga bebas risiko yang
disesuaikan dengan risiko kredit untuk sewa yang dimiliki; dan
• Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa, misalnya jangka waktu, negara, mata uang dan
keamanan
Grup dihadapkan pada potensi kenaikan di masa depan dalam pembayaran sewa variabel
berdasarkan indeks atau tarif, yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa sampai diberlakukan. Ketika
penyesuaian pembayaran sewa berdasarkan indeks atau suku bunga mulai berlaku, liabilitas sewa
dinilai kembali dan disesuaikan dengan aset hak guna.
33
Page 37
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2. aa. Sewa (Lanjutan)
Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya pokok dan keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada
laporan laba rugi selama masa sewa sehingga menghasilkan suku bunga periodik yang konstan atas
sisa saldo liabilitas untuk setiap periode.
Aset hak pakai diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari berikut ini:
• jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
• pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa
yang diterima
• biaya langsung awal, dan
• biaya restorasi
Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang waktu yang lebih pendek antara lama masa manfaat
aset dan jangka waktu sewa menggunakan metode garis lurus. Jika Grup cukup yakin untuk
melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat aset yang
mendasarinya. Sementara Grup menilai kembali tanah dan bangunannya yang ada di dalam properti,
gedung, dan peralatan, Grup memilih untuk tidak melakukannya untuk bangunan hak guna yang
dimiliki oleh Grup.
Pembayaran terkait dengan sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui atas dasar
garis lurus sebagai beban dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah sewa dengan
masa sewa 12 bulan atau kurang.
Opsi Ekstensi Dan Terminasi
Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam sejumlah sewa properti dan peralatan di seluruh Grup.
Istilah-istilah ini digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas operasional dalam hal pengelolaan
kontrak. Mayoritas opsi ekstensi dan terminasi yang dimiliki hanya dapat dilaksanakan oleh Grup dan
bukan oleh pemberi sewa masing-masing.
Jaminan Nilai Residu
Untuk mengoptimalkan biaya sewa selama periode kontrak, Grup terkadang memberikan jaminan nilai
residu sehubungan dengan sewa peralatan.
Pendapatan sewa dari kegiatan operasi sewa dimana Grup bertindak sebagai pemberi sewa diakui
sebagai pendapatan secara garis lurus selama masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi saat
mendapatkan sewa operasi ditambahkan pada nilai tercatat aset pendasar dan diakui sebagai beban
selama masa sewa dengan basis yang sama dengan pendapatan sewa. Aset terkait yang disewakan
ditampilkan di laporan posisi keuangan berdasarkan sifatnya.
2 ab. Pajak Penghasilan Final
Pajak penghasilan dari konstruksi dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
Nomor. 9 Tahun 2022. Pajak penghasilan final dikenakan sebesar 2,65% untuk pembayaran
kontrak atau bagian dari kontrak mulai 21 Februari 2022.
Pajak penghasilan final disajikan diluar beban pajak penghasilan pada laba rugi.
Untuk bidang usaha realty mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34
Tahun 2016 dengan tarif 2,5% untuk rumah menengah ke atas dan 1% untuk rumah sederhana.
Sedangkan jasa pengelolaan dan persewaan property mengacu pada UU PPh pasal 4 ayat 2
dengan tarif 10% final.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
dengan dasar pengenaan pajak tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
34
Page 38
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2 ac. Pajak Penghasilan Kini
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi,
kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan
komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing
diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang secara
substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara dimana perusahaan dan entitas anak
beroperasi dan menghasilkan pendapatan kena pajak. Manajemen secara periodik mengevaluasi
posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di
mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.
2 ad. Biaya Emisi Saham
Biaya emisi saham merupakan akumulasi biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran
umum perdana saham Perusahaan kepada masyarakat. Biaya emisi saham disajikan sebagai
pengurang tambahan modal disetor dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.
2 ae. Saham Treasuri
Instrumen ekuitas yang diperoleh kembali (saham treasuri) diakui pada biaya perolehan kembali
dan disajikan sebagai pengurang ekuitas. Biaya perolehan dari saham diperoleh kembali
ditentukan dengan metode Rata-rata Tertimbang. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba
rugi atas perolehan, penjualan kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas
Perusahaan. Selisih antara jumlah tercatat dan harga jual kembali diakui sebagai bagian dari
tambahan modal disetor pada ekuitas.
2 af. Informasi Segmen
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh
pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber
daya yang dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal
didalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:.
- yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
- hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan
- tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
2 ag. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang
saham Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode
berjalan.
Laba per saham dilusian dihitung dengan menyesuaikan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
yang beredar dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang dimiliki
perusahaan, yaitu obligasi konversi dan opsi saham.
Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas menyesuaikan laba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa Perusahaan dengan efek setelah pajak
bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi.
35
Page 39
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
2 ah. Provisi
Provisi diakui jika, sebagai akibat dari peristiwa masa lalu, Grup memiliki kewajiban hukum
maupun konstruktif yang dapat diestimasi dengan handal, dan besar kemungkinan arus keluar
manfaat ekonomi akan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban tersebut. Provisi ditentukan
dengan mendiskontokan arus kas yang diharapkan dimasa depan pada tingkat sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar saat ini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik terhadap
kewajiban tersebut. Unwinding diskon diakui sebagai beban keuangan.
2 ai. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Namun pengungkapan tidak diperlukan jika arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi
tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas
laporan keuangan konsolidasian jika adanya kemungkinan arus masuk dari manfaat ekonomi.
2 aj. Peristiwa Setelah Tanggal Neraca
Peristiwa setelah tanggal neraca yang menyediakan informasi tambahan tentang posisi Grup
pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian
jika material. Peristiwa setelah tanggal neraca yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas
Estimasi dan pertimbangan terus dievaluasi berdasarkan pengalaman historis dan faktor-faktor lain,
termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi yang ada.
Estimasi dan Asumsi Akuntansi Yang Penting
Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan, menurut
definisi, akan jarang sekali sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi yang secara signifikan
berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan
ke depan dipaparkan di bawah ini.
Pengakuan Pendapatan Usaha dari Kontrak Konstruksi
Pendapatan usaha dari kontrak konstruksi menggunakan metode persentase penyelesaian. Tahapan
penyelesaian suatu kontrak konstruksi ditentukan dari persentase biaya konstruksi kumulatif yang
sudah terjadi dibanding total anggaran biaya untuk menyelesaikan kontrak. Anggaran biaya tersebut
secara periodik disesuaikan dengan keadaan selama kontrak berlangsung. Realisasi dari total biaya
untuk menyelesaikan kontrak dapat berbeda dengan anggaran biaya yang digunakan sebagai basis
penentuan persentase penyelesaian.
Imbalan Pensiun
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial
berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa mendatang. Adanya perubahan
pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban pensiun.
36
Page 40
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(Lanjutan)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)
Imbalan Pensiun
Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir periode
pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai
kini atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat suku
bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki
jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban pensiun yang terkait.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup mengumpulkan data historis mengenai perubahan gaji
dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.
Asumsi kunci kewajiban pensiun lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini.
Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 24.
Penentuan Jangka Waktu Sewa
Kelompok Usaha menentukan jangka waktu sewa sebagai jangka waktu sewa yang tidak dapat
dibatalkan, bersama dengan setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang sewa jika
secara wajar dipastikan akan dilaksanakan, atau setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk
mengakhiri sewa, jika cukup dipastikan untuk tidak dilakukan.
Pengaturan Bersama
Grup memegang hak suara 50% atas pengaturan bersama yang dimiliknya. Grup memiliki pengaturan
bersama sesuai dengan perjanjian kontraktual dimana dibutuhkan adanya suara bulat dari seluruh
pihak untuk persetujuan atas semua aktivitas relevan.
Pengaturan bersama dibentuk sebagai perusahaan terbatas dan memberikan Grup dan pihak lain
dalam persetujuan hak atas aset bersih dari perusahaan terbatas dalam pengaturan. Oleh karena itu,
pengaturan ini diklasifikasikan sebagai ventura bersama dari Grup.
Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana
entitas beroperasi.
Perusahaan mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya seperti
mata uang yang mempengaruhi pendapatan, biaya dan aktivitas pendanaan serta mata uang yang
mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya dipertahankan.
Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai dengan Perusahaan, mata uang fungsional
telah ditentukan berupa Rupiah Indonesia (IDR), karena hal ini berkaitan dengan fakta bahwa
mayoritas bisnis Perusahaan dipengaruhi oleh penetapan harga dengan lingkungan ekonomis lokal.
37
Page 41
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(Lanjutan)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)
Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang
Penerapan PSAK 71 mengakibatkan perubahan penilaian atas estimasi akuntansi yang signifikan dan
pertimbangan terkait dengan cadangan kerugian penurunan nilai piutang. Grup menerapkan
pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan
penyisihan kerugian ekspektasian seumur hidup untuk semua piutang usaha. Dalam menentukan
kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk melakukan pertimbangan dalam
menentukan apa yang dianggap sebagai peningkatan risiko kredit yang signifikan dan dalam membuat
asumsi dan estimasi untuk memasukkan informasi yang relevan tentang peristiwa masa lalu, kondisi
saat ini, dan prakiraan kondisi ekonomi. Pertimbangan telah diterapkan dalam menentukan umur dan
titik pengakuan awal piutang.
Tingkat penyisihan tertentu dievaluasi oleh manajemen berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi
kolektibilitas akun. Dalam kasus ini, Grup menggunakan penilaian berdasarkan fakta dan keadaan
terbaik yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, lamanya hubungan Perusahaan dengan
pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan kredit pihak ketiga dan faktor pasar yang
diketahui, untuk mencatat cadangan khusus untuk pelanggan terhadap jumlah yang jatuh tempo untuk
mengurangi piutang Grup menjadi jumlah yang diharapkan dapat ditagih.
Cadangan spesifik ini dievaluasi ulang dan disesuaikan karena informasi tambahan yang diterima
mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Selain penyisihan khusus atas piutang yang signifikan secara
individual, Grup juga mengakui penyisihan penurunan nilai kolektif terhadap eksposur kredit debitur
yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang umum, dan meskipun tidak secara spesifik
diidentifikasi memerlukan penyisihan khusus, memiliki risiko gagal bayar yang lebih besar
dibandingkan saat piutang pada awalnya diberikan kepada debitur.
Pada tanggal 30 Juni 2023, penyisihan penurunan nilai piutang Grup berjumlah Rp 42.238.592.109
(Catatan 6, 7, dan 8).
Jaminan
Ketentuan jaminan adalah kewajiban dengan waktu atau jumlah yang tidak pasti. Tanggung jawab
tersebut mungkin merupakan kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif. Kewajiban konstruktif
muncul dari tindakan entitas, yang melalui tindakan tersebut telah menunjukkan kepada orang lain
bahwa ia akan menerima tanggung jawab tertentu, dan sebagai hasilnya telah menciptakan ekspektasi
bahwa ia akan melaksanakan tanggung jawab tersebut.
Provisi jaminan diukur pada jumlah yang secara rasional akan dibayar entitas untuk menyelesaikan
kewajiban pada akhir periode pelaporan berdasarkan informasi historis dari klaim aktual di masa lalu
atau untuk mentransfernya ke pihak ketiga pada saat itu. Risiko dan ketidakpastian diperhitungkan
dalam mengukur pemberian jaminan.
Estimasi Nilai Realisasi Bersih dari Persediaan
Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) dari persediaan. Grup mempertimbangkan persediaan
usang, rusak, kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan permintaan konsumen, atau
penyebab lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. Grup
menyesuaikan biaya persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dipertimbangkan cukup untuk
mencerminkan penurunan nilai pasar dari persediaan.
38
Page 42
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(Lanjutan)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)
Estimasi Umur Manfaat Aset Tetap
Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor-
faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi masa depan.
Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material oleh perubahan estimasi ini yang
diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah disebutkan di atas.
Penurunan Nilai atas Aset Tetap dan Aset Tidak Berwujud
PSAK mensyaratkan bahwa penelaahan atas penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak berwujud
harus dilakukan apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai
tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Penentuan jum1lah yang dapat diperoleh kembali
membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan, yang akan dihasilkan dari penggunaan secara
berkelanjutan dan hasil akhir dari aset tersebut. Sementara itu, manajemen yakin bahwa asumsi yang
digunakan dalam menghitung estimasi nilai wajar yang tercermin di dalam laporan keuangan
konsolidasian adalah sudah sesuai dan wajar. Maka perubahan yang signifikan dalam asumsi ini dapat
secara material mempengaruhi penilaian atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dan kerugian atas
penurunan nilai yang dihasilkan bisa memiliki dampak yang material terhadap hasil usaha.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak ada penurunan nilai yang diakui dalam aset
tetap Grup (Catatan 14).
Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk model diskonto arus kas dalam mengukur nilai
wajar dari instrumen keuangan dimana penawaran pasar aktif tidak tersedia.
Dalam menerapkan teknik penilaian. manajemen memanfaatkan input pasar semaksimal mungkin, dan
menggunakan estimasi dan asumsi, yang sejauh mungkin, sesuai dengan data yang dapat diobservasi
oleh pelaku pasar akan digunakan di dalam penentuan harga instrumen. Dalam hal data yang berlaku tidak
dapat dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimasi terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh
pelaku pasar. Perkiraan ini mungkin berbeda dengan harga sebenarnya yang akan dicapai dalam transaksi
wajar pada tanggal pelaporan.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi
apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
39
Page 43
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(Lanjutan)
Pertimbangan Penting Dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)
Investasi pada Entitas Asosiasi
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas asosiasi
dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (d) dibawah), setelah pada awalnya diakui pada nilai
perolehan.
Manajemen PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk menilai apakah Perusahaan memiliki kontrol atau tidak
atas entitas asosiasi, dan juga berdasarkan apakah Perusahaan memiliki kemampuan yang nyata
untuk mengatur kegiatan entitas asosiasi secara sepihak. Dalam membuat penilaian mereka, direksi
mempertimbangkan keberadaan perwakilan Perusahaan di dewan direksi entitas asosiasi yang
memiliki kekuatan untuk mengarahkan kegiatan entitas asosiasi secara sepihak. Karena entitas
asosiasi memiliki perwakilan dalam dewan direksi, direksi menilai bahwa Perusahaan tidak memiliki
kontrol tetapi hanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap entitas asosiasi.
Perpajakan
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan
jumlah timbulnya pendapatan kena pajak di masa datang, dapat menyebabkan penyesuaian di masa
depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.
Estimasi signifikan juga dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal.
Penentuan Nilai Wajar dari Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Ketika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan
tidak dapat diambil dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan menggunakan teknik
penilaian termasuk model discounted cash flow. Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari
pasar yang dapat diobservasi, tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat pertimbangan
disyaratkan dalam menetapkan nilai wajar.
40
Page 44
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas
Rupiah 470.630.854 813.004.526
Bank
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 45.958.048.553 5.851.777.011
PT Bank Central Asia Tbk 2.627.650.981 3.167.055.235
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 49.197.770 35.106.271
PT Bank ICBC Indonesia 23.578.585 93.208.949
PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel Syariah 25.731.396 25.853.871
PT Bank CIMB Niaga Tbk - 98.014.869
PT Bank Nationalnobu Tbk - 89.444.529
Sub Jumlah Bank - Rupiah 48.684.207.285 9.360.460.735
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1.909.946 506.180.625
PT Bank Central Asia Tbk 119.968.637 126.044.481
Sub Jumlah Bank - Dolar Amerika Serikat 121.878.583 632.225.106
Jumlah Bank 48.806.085.868 9.992.685.841
Deposito Berjangka (Rupiah)
PT Bank BTPN Syariah Tbk 1.000.000.000 500.000.000
PT Bank Central Asia Tbk 500.000.000 1.500.000.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 30.000.000.006
Jumlah Deposito Berjangka 1.500.000.000 32.000.000.006
Jumlah Kas dan Setara Kas 50.776.716.722 42.805.690.373
Deposito berjangka tersebut ditempatkan untuk jangka waktu 3 hari hingga satu bulan.
Tingkat suku bunga per tahun sebagai berikut:
2023 2022
Dalam Rupiah 0,25% - 4,50% 0,25% - 4,50%
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.
5. DANA YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Deposito Berjangka - Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 21.720.820.520 21.674.117.542
PT Bank ICBC Indonesia 2.830.000.000 2.830.000.000
Jumlah Deposito Berjangka - Rupiah 24.550.820.520 24.504.117.542
41
Page 45
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. DANA YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA (Lanjutan)
Dana yang dibatasi penggunaannya dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari
masing-masing bank yang bersangkutan (Catatan 16).
Tingkat suku bunga pertahun selama tahun 2023 dan 2022 berkisar antara 2,25% - 4,50 %.
Seluruh dana yang dibatasi ditempatkan pada pihak ketiga.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.
6. PIUTANG USAHA
Merupakan saldo piutang usaha sehubungan dengan jasa konstruksi. Rinciannya sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak Berelasi
Sacna - Duta Graha JO 3.875.127.247 3.875.127.247
Hutama - Duta JO 667.798.678 667.798.678
Sub Jumlah 4.542.925.925 4.542.925.925
Cadangan Penurunan Nilai Piutang (4.542.925.925) (4.542.925.925)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih - -
Pihak Ketiga
PT Trimitra Multi Sukses Selaras 25.074.267.668 25.155.502.403
PT Griya Telaga Mas 15.709.558.516 15.709.558.516
KSO Ciputra Yasmin 5.866.816.729 -
PT Kreasi Jaya Properti 14.078.577.737 14.078.577.737
PT Satyagraha Dinamika Unggul 7.473.322.797 -
PT Wulandari Bangun Laksana 11.787.588.832 11.787.588.832
PT Graha Sahari Suryajaya 3.701.231.585 3.701.231.585
PT Rashal Siar Cakra Medika 3.352.107.064 3.352.107.064
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 168.634.124 2.949.589.577
PT Ciputra Puri Trisula - 7.359.533.774
Lain-lain (Saldo masing-masing -
di bawah Rp 2.000.000.000) 6.581.557.059 8.203.906.630
Sub Jumlah 93.793.662.111 92.297.596.118
Cadangan Penurunan Nilai Piutang (37.695.666.184) (37.958.456.344)
Jumlah Pihak Ketiga - Bersih 56.097.995.927 54.339.139.774
Rincian piutang usaha berdasarkan mata uang sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah 98.336.588.036 96.347.862.990
Dolar Amerika Serikat - 492.659.053
Jumlah 98.336.588.036 96.840.522.043
42
Page 46
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Sampai dengan 1 Bulan 5.866.816.726 12.268.751.955
> 1 Bulan - 3 Bulan 17.840.588 3.596.909.240
> 3 Bulan - 1 Tahun 11.821.094.765 -
> 1 Tahun 80.630.835.957 80.974.860.848
Jumlah 98.336.588.036 96.840.522.043
Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 42.501.382.269 43.533.575.161
Penambahan - 547.573.102
Pemulihan Kerugian Penurunan Nilai (262.790.160) (394.185.240)
Penghapusan - (1.185.580.754)
Saldo Akhir 42.238.592.109 42.501.382.269
Piutang usaha yang lebih dari satu tahun per 30 Juni 2023 sejumlah Rp 80.630.835.957, telah
dicadangkan sebesar Rp 42.238.592.109. Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai
piutang cukup untuk menutupi kemungkinan tidak tertagihnya piutang.
Beberapa pemberi kerja sudah mempunyai komitmen untuk melunasi kewajibannya dengan
menggunakan aset berupa ruko dan apartemen.
Manajemen terus mengupayakan penagihan atas saldo piutang usaha yang tidak mengalami mutasi
dalam beberapa tahun terakhir dan manajemen Perusahaan berpendapat bahwa kolektibilitas piutang
tersebut dapat direalisasikan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 piutang usaha yang dijaminkan untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah sebesar Rp. 3.296.536.637.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
dari setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.
7. TAGIHAN BRUTO KEPADA PEMBERI KERJA
Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan aset kontrak yang timbul dari biaya konstruksi dan
penagihan yang belum dilakukan sampai dengan tanggal laporan keuangan dengan rincian sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja
Biaya Konstruksi Kumulatif 931.560.595.048 1.704.717.696.889
Laba Konstruksi Kumulatif yang Diakui 105.989.788.734 185.001.682.476
Jumlah 1.037.550.383.782 1.889.719.379.365
Penagihan Sampai Saat Ini (839.183.832.985) (1.725.204.297.371)
Total Tagihan Bruto 198.366.550.797 164.515.081.994
Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto (7.837.524.594) (7.837.524.594)
Jumlah Tagihan Bruto - Bersih 190.529.026.203 156.677.557.400
43
Page 47
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. TAGIHAN BRUTO KEPADA PEMBERI KERJA (Lanjutan)
Rincian tagihan bruto kepada pemberi kerja atas pekerjaan kontrak konstruksi adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Kreasi Jaya Properti 40.553.816.175 40.553.816.176
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 67.435.919.266 4.156.468.047
KSO Ciputra Yasmin 22.090.312.884 30.868.476.592
PT Optima Tirta Energy 17.289.603.279 20.587.273.278
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian
Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat 14.280.211.823 34.835.419.186
Direktorat Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 12.089.973.887 4.328.450.034
PT Ciputra Puri Trisula 7.262.210.605 7.262.210.605
PT Mira Mulya Abadi Medical 6.969.730.108 -
PT Unggul Dinamika Utama 3.125.495.175
PT Amman Mineral Nusa Tenggara 3.114.167.063 -
PT Vale Indonesia Tbk 2.270.055.663 -
Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo - 2.584.962.147
PT Trimitra Multi Sukses Selaras - 12.175.096.098
PT Satyagraha Dinamika Unggul - 5.739.434.752
Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
Rp 2.000.000.000) 1.885.054.869 1.423.475.079
Jumlah 198.366.550.797 164.515.081.994
Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto Kepada
Pemberi Kerja (7.837.524.594) (7.837.524.594)
Mutasi cadangan penurunan nilai tagihan bruto adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 7.837.524.594 7.837.524.594
Penghapusan Selama Tahun Berjalan - -
Penyisihan (Pemulihan) Kerugian Penurunan Nilai - -
Saldo Akhir 7.837.524.594 7.837.524.594
Tagihan bruto kepada pemberi kerja tertentu digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas
kredit yang diperoleh Perseroan untuk membiayai pekerjaan proyek konstruksi. Pada tanggal 30 Juni
2023, saldo tagihan bruto kepada pemberi kerja sejumlah Rp. 125.329.033.100 digunakan sebagai
jaminan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tagihan bruto adalah cukup
untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya tagihan bruto di kemudian hari. Eksposur maksimum
terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas
tagihan bruto sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.
8. PIUTANG LAIN-LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Bagian Jangka Pendek:
PT Optima Tirta Energy 15.872.130.793 15.872.130.793
Lain-lain dibawah Rp 500.000.000 13.887.819.972 11.185.120.329
Sub Jumlah 29.759.950.765 27.057.251.122
Cadangan Penurunan Nilai Piutang - -
Jumlah 29.759.950.765 27.057.251.122
44
Page 48
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. PERSEDIAAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Persediaan Konstruksi Proyek Gedung 5.938.646.838 8.674.752.795
Persediaan Konstruksi Proyek Sipil 12.991.888.822 7.461.653.809
Jumlah 18.930.535.660 16.136.406.604
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik persediaan pada tanggal 30 Juni 2023, manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan tidak diperlukan karena tidak ada
persediaan yang usang dan tingkat perputaran persediaan yang cukup tinggi.
Pada 30 Juni 2023, persediaan tidak diasuransikan terhadap Risiko kebakaran, perusakan dan risiko
lainnya karena manajemen berpendapat perpindahan persediaan bergerak cepat, sehingga asuransi
terhadap persediaan tidak dibutuhkan.
10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Bagian Lancar
Uang Muka
Sub Kontraktor dan Pemasok 22.496.214.231 20.154.243.123
Operasional 4.827.388.419 2.321.372.478
Jumlah 27.323.602.650 22.475.615.601
Biaya Dibayar di Muka
Asuransi Pekerjaan Konstruksi 984.165.985 1.829.365.150
Sewa Kendaraan & Bangunan 481.194.593 152.958.538
Asuransi Kendaraan 121.590.098 50.077.785
THR dan Lainnya 555.552 -
Asuransi Alat 241.016.504 47.659.311
Jumlah 1.828.522.732 2.080.060.784
Jumlah Bagian Lancar 29.152.125.382 24.555.676.385
Bagian Tidak Lancar
Biaya Dibayar di Muka
Asuransi Pekerjaan Konstruksi - 85.834.581
Asuransi Kendaraan & Alat - 15.423.002
Sewa Kendaraan & Bangunan - 26.000.000
Lain-Lain 100.000.000 100.000.000
Jumlah Bagian Tidak Lancar 100.000.000 227.257.583
Jumlah 29.252.125.382 24.782.933.968
45
Page 49
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA
Rincian saldo investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Investasi Pada Entitas Asosiasi 212.682.352.418 320.720.653.127
Investasi Ventura Bersama 33.232.356.348 31.058.802.853
Jumlah 245.914.708.766 351.779.455.980
Investasi Pada Entitas Asosiasi
PT Dharma Surya Mandiri
Pada 10 Desember 2021, PT Dharma Surya Mandiri telah melakukan konversi atas utang menjadi
saham yang dimiliki oleh Perusahaan kepada PT Inti Duta Energi (entitas anak) dengan jumlah
keseluruhan sebesar Rp56.657.000.000 (catatan 11). Hal ini telah tercatat pada akta nomor 9 tanggal
10 Desember 2021.
PT Dirgantara Yudha Artha
Pada tanggal 20 April 2022, PT Duta Buana Permata (DBP) yang merupakan entitas anak PT Nusa
Konstruksi Enjiniring Tbk (NKE) melakukan transaksi pembelian saham PT Global Dinamika Kencana
(GDK) pada PT Dirgantara Yudha Arta (DYA) sebesar 1.120.000.000 (satu miliar seratus dua puluh juta)
lembar saham atau mewakili 35% (tiga puluh lima persen) dari total modal yang ditempatkan dan disetor
penuh oleh GDK pada DYA, dengan nilai transaksi sebesar Rp 256.480.000.000 (dua ratus lima puluh
enam miliar empat ratus delapan puluh juta rupiah).
Pada tanggal 11 Mei 2023, DBP melakukan transaksi retur pembelian saham GDK pada DYA sebanyak
480.000.000 (empat ratus delapan puluh juta) lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp.
109.920.000.000 (Seratus Sembilan Miliar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah). Oleh karena
transaksi tersebut kepemilikan saham DBP pada DYA menjadi sebesar 640.000.000 (enam ratus empat
puluh juta) lembar saham dengan persentase kepemilikan sebesar 20%.
PT Optima Tirta Energy
Piutang kepada PT Optima Tirta Energy (OTE) merupakan piutang hasil pengalihan hak atas piutang
milik PT Omega Hydro Energy (OHE) kepada PT Optima Tirta Energy (OTE) sebesar
Rp17.372.130.793. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga, jaminan dan jatuh tempo sesuai dengan
Novasi atas Perjanjian Kerjasama tertanggal 11 November 2019 yang telah mendapatkan persetujuan
para pihak IDE, GSE, OTE, OHE.
Pada tanggal 19 Desember 2019, GSE dan OTE menandatangani perjanjian pengakuan utang.
Berdasarkan perjanjian tersebut, GSE memutuskan untuk mengalihkan sebagian piutang tersebut
menjadi saham sebesar Rp1.500.000.000 terdiri atas 1500 saham dengan nilai nominal saham sebesar
Rp1.000.000 per saham. Dengan perjanjian tersebut, sisa piutang GSE menjadi sebesar
Rp16.318.087793.
Pada tanggal 19 Desember 2019, GSE dan OTE menandatangani perjanjian pengakuan utang.
Berdasarkan perjanjian tersebut, GSE memutuskan untuk mengalihkan sebagian piutang tersebut
menjadi saham sebesar Rp1.500.000.000 terdiri atas 1500 saham dengan nilai nominal saham sebesar
Rp1.000.000 per saham. Dengan perjanjian tersebut, sisa piutang GSE menjadi sebesar
Rp15.872.130.793.
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham PT OTE No.11 pada tanggal 17 Januari 2020,
mencatat kepemilikan piutang PT GSE yang sudah dikonversi menjadi saham sebesar
Rp1.600.000.000 terdiri atas 1.600 saham dengan nilai nominal saham sebesar Rp1.000.000 per
saham, dengan persentase kepemilikan sebesar 25%.
46
Page 50
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA (Lanjutan)
Mutasi Entitas asosiasi adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai Tercatat Awal Tahun 320.720.653.126 57.731.008.824
Mutasi Investasi - Bersih (109.920.000.000) 256.480.000.000
Selisih Revaluasi Penilaian Investasi Saham - (153.740.000)
Bagian Laba Investasi pada Entitas Asosiasi Siap Dijual - -
Bagian Laba Entitas Asosiasi - Bersih 1.881.699.291 6.663.384.302
Nilai Tercatat Akhir Tahun 212.682.352.418 320.720.653.126
Bagian laba (rugi) penghasilan komprehensif lain dan tambahan modal disetor entitas asosiasi sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Bagian Laba (Rugi) Tahun Berjalan
PT Dirgantara Yudha Artha 1.881.825.877 7.746.211.028
PT Optima Tirta Energy - (1.074.008.824)
PT Dharma Surya Mandiri (126.586) (8.817.901)
Jumlah 1.881.699.291 6.663.384.303
Investasi Pada Ventura Bersama
30 Juni 2023 31 Desember 2022
HYUNDAI-NUSA KONSTRUKSI JV 8.370.994.174 8.370.994.174
CSCEC-NKE JV 8.187.428.826 7.361.875.331
NKE-APL JV 2.437.158.381 2.437.158.298
CNQC-NKE JV 14.236.774.967 12.888.775.050
Jumlah 33.232.356.348 31.058.802.853
Rincian mutasi investasi dalam ventura bersama sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 31.058.802.853 21.092.245.209
Bagian Laba Proyek JV - Bersih 185.499.288 12.148.774.967
Penambahan (Pengembalian )Partisipasi 1.988.054.207 (1.005.588.610)
Lain-lain - (1.176.628.713)
Saldo Akhir 33.232.356.348 31.058.802.853
47
Page 51
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET KEUANGAN DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN
Akun ini merupakan investasi Grup dengan jumlah kepemilikan saham kurang dari 20%, yang terinci
sebagai berikut:
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Persentase Hak Biaya Penurunan Nilai
Divestasi
Pemilikan Suara Perolehan Nilai Tercatat
% %
PT Margaraya Jawa Tol 1,02 1,02 2.250.000.000 - - 2.250.000.000
Jumlah 2.250.000.000 - - 2.250.000.000
Margaraya Jawa Tol (MRJT)
Pada tanggal 20 Juni 2007, Perusahaan melakukan investasi dalam saham MRJT sebanyak 2.250.000
saham dengan biaya perolehan sebesar nilai nominal saham yaitu sebesar Rp
2.250.000.000 atau 1,02% dari seluruh modal disetor MRJT.
MRJT berdomisili di Jakarta dan bergerak dalam bidang penyelenggaraan jalan Tol Waru (Aloha)
Wonokromo-Tanjung Perak yang meliputi perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan
pemeliharaan serta usaha-usaha lainnya yang berhubungan dengan jalan tol tersebut. Sampai dengan
saat ini, MRJT masih dalam tahap pengembangan.
13. PROPERTI INVESTASI
Properti investasi berupa tanah dan bangunan untuk tujuan memperoleh keuntungan dari kenaikan
nilai. Metode pengukuran setelah pengakuan awal menggunakan metode biaya.
30 Juni 2023
Jenis dan Lokasi Luas Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
2
(m )
Nilai Perolehan
Tanah
Anyer 47.083 19.663.992.107 - - - 19.663.992.107
Bangunan
Apartemen Senopati Penthouse 263,60 10.000.000.000 - - - 10.000.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G32 330,25 4.500.000.000 - - - 4.500.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G26 339,15 4.909.090.909 - - - 4.909.090.909
Ruko di Balikpapan Super Blok G33 317,40 5.049.272.727 - - - 5.049.272.727
Ruko di Balikpapan Super Blok G19 341,33 4.295.454.545 - - - 4.295.454.545
Ruko di Balikpapan Super Blok G20 341,33 4.295.454.545 - - - 4.295.454.545
Rumah Susun Allegra Condominium
Type A Semi Gross 189,00 5.503.256.000 - - - 5.503.256.000
Gedung WCT Lt 15-03 111,41 5.727.500.000 - - - 5.727.500.000
Gedung WCT Lt 15-05 114,55 5.570.500.000 - - - 5.570.500.000
Rumah Susun The Residences
at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606 683,47 21.805.529.654 - - - 21.805.529.654
Jumlah 91.320.050.487 - - - 91.320.050.487
48
Page 52
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)
30 Juni 2023
Jenis dan Lokasi Luas Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
(m2)
Akumulasi Penyusutan
Bangunan
Apartemen Senopati Penthouse 263,60 3.500.000.000 250.000.000 - - 3.750.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G32 330,25 768.750.000 112.500.000 - - 881.250.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G26 339,15 838.636.365 122.727.273 - - 961.363.638
Ruko di Balikpapan Super Blok G33 317,40 754.025.000 109.090.909 - - 863.115.909
Ruko di Balikpapan Super Blok G19 341,33 662.215.908 107.386.364 - - 769.602.272
Ruko di Balikpapan Super Blok G20 341,33 662.215.908 107.386.364 - - 769.602.272
Rumah Susun Allegra Condominium
Type A Semi Gross 189,00 940.139.567 137.581.399 - - 1.077.720.966
Gedung WCT Lt 15-03 111,41 429.562.500 143.187.500 - - 572.750.000
Gedung WCT Lt 15-05 114,55 417.787.500 139.262.500 - - 557.050.000
Rumah Susun The Residences
at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606 683,47 4.856.365.963 358.675.000 - - 5.215.040.963
Jumlah 13.829.698.711 1.587.797.308 - - 15.417.496.019
Nilai Buku 77.490.351.776 75.902.554.468
31 Desember 2022
Jenis dan Lokasi Luas Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
(m2)
Nilai Perolehan
Tanah
Anyer 47.083 18.431.894.607 1.232.097.500 - - 19.663.992.107
Bangunan
Apartemen Senopati Penthouse 263,60 10.000.000.000 - - - 10.000.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G32 330,25 4.500.000.000 - - - 4.500.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G26 339,15 4.909.090.909 - - - 4.909.090.909
Ruko di Balikpapan Super Blok G33 317,40 4.363.636.364 685.636.363 - - 5.049.272.727
Ruko di Balikpapan Super Blok G19 341,33 4.295.454.545 - - - 4.295.454.545
Ruko di Balikpapan Super Blok G20 341,33 4.295.454.545 - - - 4.295.454.545
Rumah Susun Allegra Condominium
Type A Semi Gross 189,00 5.503.256.000 - - - 5.503.256.000
Gedung WCT Lt 15-03 111,41 5.727.500.000 - - - 5.727.500.000
Gedung WCT Lt 15-05 114,55 5.570.500.000 - - - 5.570.500.000
Rumah Susun The Residences
at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606 683,47 21.805.529.654 - - - 21.805.529.654
Jumlah 89.402.316.624 1.917.733.863 - - 91.320.050.487
Akumulasi Penyusutan
Bangunan
Apartemen Senopati Penthouse 263,60 3.000.000.000 500.000.000 - - 3.500.000.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G32 330,25 543.750.000 225.000.000 - - 768.750.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G26 339,15 593.181.820 245.454.545 - - 838.636.365
Ruko di Balikpapan Super Blok G33 317,40 527.272.727 226.752.273 - - 754.025.000
Ruko di Balikpapan Super Blok G19 341,33 447.443.181 214.772.727 - - 662.215.908
Ruko di Balikpapan Super Blok G20 341,33 447.443.181 214.772.727 - - 662.215.908
Rumah Susun Allegra Condominium
Type A Semi Gross 189,00 664.976.767 275.162.800 - - 940.139.567
Gedung WCT Lt 15-03 111,41 143.187.500 286.375.000 - - 429.562.500
Gedung WCT Lt 15-05 114,55 139.262.500 278.525.000 - - 417.787.500
Rumah Susun The Residences
at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606 683,47 4.139.015.963 717.350.000 - - 4.856.365.963
Jumlah 10.645.533.639 3.184.165.072 - - 13.829.698.711
Nilai Buku 78.756.782.985 77.490.351.776
49
Page 53
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)
Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan seluas 302,12m² dengan sertifikat
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 1535 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 17 Oktober
2025.
Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan seluas 351,35m² dengan sertifikat
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 1535 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 17 Oktober
2025.
Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan seluas 339,15m² dengan sertifikat
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 07775 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari
2034.
Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan seluas 330,25m² dengan sertifikat
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 07775 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari
2034.
Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan seluas 317,4m² dengan sertifikat
berupa Hak Guna Bangunan (HGB) nomor 07775 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari
2034.
Properti investasi di Anyer berlokasi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Propinsi Banten
berupa tanah seluas 47.083 m2 dengan biaya perolehan sebesar Rp18.431.894.607. Tanah tersebut
atas nama Djana, Nana Septina dan Nina Septina dan belum dibalik nama atas nama Perusahaan.
Penambahan Gedung WCT lantai 15-03 seluas 114,55 M2 dan lantai 15-05 seluas 111,41 M2
diperoleh dari pelunasan Piutang Usaha sesuai dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli No : 011/15-
03/PPJB-WCT/V/2021 dan No : 012/15-05/PPJB-WCT/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 antara
Perusahaan dengan PT Mega Kuningan Pinnacle.
Penambahan Apartemen Senopati Penthouse Lantai 7 PH707 diperoleh dari pelunasan Piutang
Usaha antara Perusahaan dengan PT Senopati Aryani Prima dan berdasarkan Akta No 99 dari
Notaris Jimmy Tanal SH tanggal 20 Mei 2021 di pindahkan hak nya kepada PT Lion Metal Work Tbk
untuk pembayaran utang perusahaan kepada PT Lion Metal Work Tbk berdasarkan kesepakatan
bersama tanggal 17 Mei 2021. Atas pengalihan Apartement Senopati Penthouse lantai 7 PH 707,
perusahaan rugi sebesar Rp 991.489.654.
Beban penyusutan properti investasi pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 sebesar
Rp 1.587.797.308 dan Rp 1.587.797.308 disajikan sebagai “beban lain-lain” dalam laba rugi
konsolidasi.
Berdasarkan Laporan Penilai Independen KJPP Toto Suharto & Rekan No. P.PP.17.16.0305 tanggal
5 Juni 2017, nilai pasar properti investasi tanah per 31 Mei 2017 adalah Rp 31.556.165.000.
Pendekatan penilaian yang telah digunakan penilai untuk menilai jumlah nilai pasar properti investasi
Perusahaan adalah Pendekatan Data Pasar (Market Data Approach). Sedangkan berdasarkan laporan
beberapa penilai independen, nilai properti investasi bangunan di tahun 2020 adalah sebesar
Rp 40.861.000.000 atau lebih tinggi sebesar Rp 7.324.830.696 dibandingkan nilai bukunya.
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai properti investasi pada tanggal 30 Juni 2023.
50
Page 54
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP
30 Juni 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Nilai Perolehan
Tanah 11.526.450.000 - - - 11.526.450.000
Bangunan 113.224.598.000 237.325.575 - - 113.461.923.575
Peralatan Proyek 260.214.039.901 - 4.708.207.375 - 255.505.832.526
Inventaris Kantor 10.516.748.438 33.246.700 - - 10.549.995.138
Kendaraan 41.238.826.838 - - 32.500.000 41.271.326.838
Sub Jumlah 436.720.663.177 270.572.275 4.708.207.375 32.500.000 432.315.528.077
Aset Hak Guna:
Bangunan 626.856.339 - 110.522.116 - 516.334.223
Jumlah Sewa Pembiayaan 626.856.339 - 110.522.116 - 516.334.223
Sub Jumlah 437.347.519.516 270.572.275 4.818.729.491 32.500.000 432.831.862.300
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 32.119.944.735 1.910.518.950 - - 34.030.463.685
Peralatan Proyek 259.750.308.083 115.586.364 4.708.207.375 - 255.157.687.072
Inventaris Kantor 9.620.187.009 159.244.970 - - 9.779.431.979
Kendaraan 40.754.019.530 296.841.690 - 32.500.000 41.083.361.220
Sub Jumlah 342.244.459.357 2.482.191.974 4.708.207.375 32.500.000 340.050.943.956
Aset Hak Guna:
Bangunan 274.520.204 161.553.994 110.522.116 - 325.552.082
Jumlah Sewa Pembiayaan 274.520.204 161.553.994 110.522.116 - 325.552.082
Sub Jumlah 342.518.979.561 2.643.745.968 4.818.729.491 32.500.000 340.376.496.038
Nilai Buku 94.828.539.955 92.455.366.262
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Nilai Perolehan
Tanah 11.526.450.000 - - - 11.526.450.000
Bangunan 113.224.598.000 - - - 113.224.598.000
Peralatan Proyek 263.958.191.053 - 4.121.423.879 377.272.727 260.214.039.901
Inventaris Kantor 9.896.959.638 619.788.800 - - 10.516.748.438
Kendaraan 41.521.576.838 7.000.000 - (289.750.000) 41.238.826.838
Sub Jumlah 440.127.775.529 626.788.800 4.121.423.879 87.522.727 436.720.663.177
Aset Hak Guna:
Bangunan 241.484.199 414.334.222 28.962.082 - 626.856.339
Sub Jumlah 241.484.199 414.334.222 28.962.082 - 626.856.339
Jumlah 440.369.259.728 1.041.123.022 4.150.385.961 87.522.727 437.347.519.516
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 26.458.714.837 5.661.229.898 - - 32.119.944.735
Peralatan Proyek 263.234.455.503 260.003.727 4.121.423.879 377.272.727 259.750.308.078
Inventaris Kantor 9.188.254.500 431.932.511 - - 9.620.187.011
Kendaraan 40.155.199.044 888.570.489 - (289.750.000) 40.754.019.533
Sub Jumlah 339.036.623.884 7.241.736.625 4.121.423.879 87.522.727 342.244.459.357
Aset Hak Guna:
Bangunan 68.858.423 205.661.781 - - 274.520.204
Sub Jumlah 68.858.423 205.661.781 - - 274.520.204
Jumlah 339.105.482.307 7.447.398.406 4.121.423.879 87.522.727 342.518.979.561
Nilai Buku 101.263.777.421 94.828.539.955
51
Page 55
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. ASET TETAP (Lanjutan)
Alokasi beban penyusutan sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Beban Kontrak 432.245.583 749.892.129
Beban Administrasi dan Umum 2.211.500.384 6.697.506.276
Jumlah 2.643.745.967 7.447.398.405
Rincian pengurangan aset tetap yang merupakan penjualan aset tetap sebagai berikut :
30 Juni 2023 31 Desember 2023
Nilai Perolehan 4.708.207.375 4.121.423.879
Akumulasi Penyusutan (4.708.207.375) (4.121.423.879)
Nilai Buku - -
Harga Jual 2.400.000.000 590.909.091
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap 2.400.000.000 590.909.091
Aset tetap selain tanah di asuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 126.546.244.683 pada
30 Juni 2023.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas risiko yang dipertanggungkan.
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022.
15. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA
Merupakan uang muka proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air PT Inti Duta Energi - entitas
anak (IDE) yang bekerja sama dengan PT Omega Hydro Energi (OHE). Per 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 32.110.661.876.
Pada tahun 2011 Perusahaan berencana untuk mengembangkan usaha dalam bidang kelistrikan.
Melalui PT Inti Duta Energi (IDE) - entitas anak, Perusahaan melakukan kerjasama dalam dukungan
keuangan untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan Perusahaan-
Perusahaan yang melakukan pembangunan PLTA, sebagai berikut:
Pada tanggal 30 September 2011, PT Inti Duta Energi (IDE - Entitas Anak) melakukan perjanjian
kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) masing-masing berlokasi di Maluku,
Bengkulu dan Jawa barat dengan PT Omega Hydro Energi (OHE) melalui 3 entitas anaknya sebagai
berikut:
- PT Mitra Arana Sinergi (MAS) dalam membangun PLTA di sungai Manna, Desa Kayu
Anjaran, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Propinsi Bengkulu.
- PT Cakrawangsa Nata Karisma (CNK) dalam membangun PLTA di sungai Sapalewa, Desa
Lohia Sapalewa, Kecamatan Taniwel Seram Barat, Kabupaten Seram bagian Barat,
Propinsi Maluku.
- PT Mahija Kastara Hita (MKH), pihak berelasi dalam membangun PLTA di sungai Cibareno,
Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa barat.
52
Page 56
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan)
Kerjasama tersebut terdiri dari 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan pembangunan,
dengan tugas utama MAS, CNK, dan MKH adalah memastikan perijinan yang dibutuhkan dan
pembebasan lahan selesai sesuai waktu yang ditetapkan, memastikan tercapainya internal rate of return
dari pelaksanaan proyek yang telah disepakati dan menunjuk pihak dan profesi terkait untuk persiapan
dan pelaksanaan pembangunan proyek yang direkomendasikan oleh IDE, sedangkan tugas utama IDE
adalah memberikan dukungan dan akses kepada sumber-sumber tenaga ahli, termasuk teknologi dan
pasokan atas peralatan yang dibutuhkan proyek, memberikan dukungan keuangan dan dukungan dalam
proses perencanaan dan pengelolaan pembangunan proyek.
Dalam memberikan dukungan pendanaan, disepakati IDE berhak untuk mengkonversi seluruh
piutangnya berdasarkan pengakuan utang menjadi setoran modal dalam MAS, CNK, dan MKH, dengan
nilai konversi atas utang yang sama dengan nilai nominal saham setelah proyeksi mencapai Commercial
Operation Date. Dalam hal IDE tidak melakukan konversi, maka IDE akan menerima kembali dana yang
diberikan dan ditambah bunga, 7% per tahun.
Sehubungan dengan kerjasama tersebut, pada tanggal 27 Maret 2012, IDE, OHE dan pemegang saham
lain MAS, CNK serta MKH membuat dan menandatangani Perjanjian Gadai Saham, dimana seluruh
pemegang saham MAS, CNK, dan MKH menggadaikan seluruh saham yang dimilikinya di dalam modal
MAS, CNK, MKH kepada IDE.
Pada tanggal 12 Agustus 2014, IDE dan OHE membuat dan menandatangani Perjanjian Kerjasama
Pembangunan PLTA di sungai Cibareno dan Novasi atas Pengakuan utang, IDE mengalihkan dan
menovasikan seluruh hak dan kewajiban yang dimiliknya atas kerjasama pembangunan PLTA di Sungai
Cibareno kepada PT Inti Duta Solusindo dan PT Duta Cipta Energi - entitas anak masing-masing
sebesar 49% dan 51%. Sebagai akibat dari pelaksanaan perjanjian novasi tersebut, IDE dan OHE
sepakat untuk mengakhiri Perjanjian Gadai Saham tanggal 27 Maret 2012 dan IDE mengembalikan
kepada OHE 20.099 saham OHE pada MKH yang digadaikan kepada IDE.
IDE juga melakukan kerjasama dengan OHE dan entitas-entitas anak OHE dalam pembangunan PLTA
yaitu PT Gilang Hydro Lestari (GHL) berlokasi di Sungai Cibareno Kabupaten Lebak, PT
Wariyalana Energi (WE) di sungai Manna Kabupaten Lahat, PT Optima Tirta Energy (OTE) di sungai
Batang Tonggar Kabupaten Pasaman Barat dan PT Energi Tungga Tirta di Sungai Muara Enim,
Kabupaten Muara Enim.
Pada tahun 2017, OHE berhasil memperoleh PPA untuk proyek/IPP PT Optima Tirta Energi (PLTM
Tongar). OHE juga melakukan pembayaran kepada IDE sebesar Rp 3.450.000.000.
Tahun 2018, IDE dan OHE telah sepakat dan sedang dalam proses untuk melakukan dan mengeksekusi
penyelesaian Kerja Sama dengan melakukan perhitungan komersial untuk penyelesaian Kerja Sama.
Langkah pertama yang dilakukan adalah adanya pembayaran dari OHE sebesar Rp 44.879.000.000
pada tahun 2018
Pada tahun 2019 PT Omega Hydro Energy menerima pinjaman dari IDE sebesar
Rp 350.000.000. Selama tahun 2019 OHE telah membayar sebesar Rp 2.002.000.000 dan mengalihkan
hak dan kewajiban dalam perjanjian kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga air 2x3000 Kwh
di Sungai Batam Tongar tanggal 7 Juni 2012 sebesar Rp 17.372.130.793 kepada PT Optima Tirta
Energy (Catatan 11).
Pada tanggal 19 Juni 2020, IDE dan OHE menandatangani perjanjian pengakuan utang. Berdasarkan
perjanjian tersebut, IDE bermaksud untuk mengalihkan dan menovasikan seluruh kewajibannya
berdasarkan pengakuan utang kepada DCE sebesar Rp 13.998.139.510. IDE dengan ini melepaskan
OHE dari segala hak dan kewajiban yang timbul dari pelaksanaan pengakuan utang kepada IDE dan
DCE setuju untuk terikat kepada IDE untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang timbul berdasarkan
pengakuan utang dan novasi ini.
53
Page 57
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan)
Pada tanggal 19 Juni 2020, IDS dan OHE menandatangani perjanjian pengakuan utang. Berdasarkan
perjanjian tersebut, IDS bermaksud untuk mengalihkan dan menovasikan seluruh kewajibannya
berdasarkan pengakuan utang kepada DCE sebesar Rp 9.849.000.000. IDS dengan ini melepaskan
OHE dari segala hak dan kewajiban yang timbul dari pelaksanaan pengakuan utang kepada IDS dan
DCE setuju untuk terikat kepada IDS untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang timbul berdasarkan
pengakuan utang dan novasi ini.
Pada tanggal 19 Juni 2020, IDE dan OHE menandatangani perjanjian penyelesaian kerjasama. Para
pihak juga menyetujui bahwa kewajiban OHE, IDE, dan IDS akan diselesaikan dengan dilakukannya
penyerahan Aset OHE kepada DCE dengan cara : (a) mengalihkan Investasi/Penyertaan modal OHE
dari MHK, GHL, MAS, dan WE kepada IDE dan DCE; (b) Pengalihan piutang OHE atas pemberian
layanan pendukung (Management Fee) kepada DCE; (c) Pengalihan utang dan piutang OHE kepada
DCE; (d) Para pihak setuju untuk membuat dan menandatangani Perjanjian Pengalihan Piutang yang
menerangkan pengalihan utang piutang OHE kepada DCE (Catatan 1.d).
16. UTANG BANK
Merupakan utang bank Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jangka Pendek
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 89.642.837.794 -
-
Jangka Panjang
PT Bank ICBC Indonesia 5.747.022.458 10.532.736.744
Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun: PT Bank ICBC Indonesia (5.747.022.458) (9.571.428.576)
Jumlah - 961.308.168
Rinciannya adalah sebagai berikut:
Tingkat
Jenis Tanggal Tanggal Jatuh Bunga
Kreditur Entitas Fasilitas Maksimum 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Fasilitas Perjanjian Tempo Pertahu
n
Jangka Pendek
PT Bank Negara Indonesia Perusahaan Kredit
(Persero) Tbk Modal Kerja
R/K 210.000.000.000 09/05/2023 08/08/2023 9,00% - -
PT Bank Negara Indonesia Perusahaan Kredit
(Persero) Tbk Modal Kerja
R/K 40.000.000.000 09/05/2023 08/08/2023 9,00% 89.642.837.794 -
89.642.837.794 -
Jangka Panjang
PT Bank ICBC Indonesia Perusahaan Pinjaman
Tetap 67.000.000.000 25/04/2017 26/04/2024 11,00% 5.747.022.458 9.571.428.576
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Berdasarkan Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit Nomor : KOM1/3.2/ 314 /R tanggal 26 April 2022
dengan Perubahan Syarat Fasilitas Kredit Nomor: KOM1/3.2/450/R tanggal 30 September 2022,
perusahaan menerima fasilitas dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai berikut:
54
Page 58
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (Lanjutan)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Lanjutan)
a. Fasilitas kredit modal kerja konstruksi dengan maksimum kredit sebesar Rp210.000.000.000
dengan suku bunga 9% untuk keperluan tambahan modal kerja usaha konstruksi dan dapat
digunakan sebagai tambahan plafon bank garansi. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8
Agustus 2023.
b. Fasilitas penerbitan bank garansi dengan maksimum kredit sebesar Rp250.000.000.000 untuk
keperluan jaminan tender, pelaksanaan, uang muka, pemeliharaan dan pembelian material atas
proyek yang dikerjakan. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8 Agustus 2023.
c. Fasilitas kredit modal kerja Konstruksi dengan maksimum kredit sebesar Rp40.000.000.000
dengan suku bunga 9% untuk keperluan tambahan modal kerja usaha konstruksi dan dapat
digunakan sebagai tambahan plafon bank garansi. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8
Agustus 2023.
Fasilitas kredit ini dijamin dengan:
- Tanah seluas 47.083 m2 di Desa Sindang Laya, Kabupaten Serang, Jawa Barat milik Perusahaan
atas nama Nana Septina, Nina Septina dan Djana yang diikat secara hipotik yang akan
ditingkatkan dengan pengikatan hak tanggungan.
- Unit apartemen Allegra Residence seluas 189 m2 di No.01 Kel. Bangka, Kec. Mampang Prapatan
senilai Rp 5.972.000.000.
- Unit apartemen Senopati Suites seluas 287 m2 di Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan senilai Rp 12.656.700.000.
- Unit apartemen Senopati Suites seluas 287 m2 di Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan senilai Rp 12.686.000.000.
- Ruko Balikpapan Superblock seluas 339,15 m2 di Jl. Jend. Sudirman no. 47 Kec. Balikpapan,
Kota Balikpapan Timur senilai Rp 14.017.670.000.
- Deposito berjangka milik Perusahaan sebesar Rp 16.490.062.540 yang diikat secara gadai.
- Tanah dan bangunan kantor serta bengkel terdaftar atas nama PT Nusa Konstruksi Enjinering
di Jl. Raya Cisoka – Adiyasa, Kampung Malang Nengah, Desa Cikareo, Kecamatan Solear,
Tangerang Banten senilai Rp 16.607.740.000.
- Jaminan Perusahaan Jahja Tear Tjahjana, PT Global Dinamika Kencana,
PT Dirgantara Yudha Artha.
- Tanah dan bangunan kantor di Jalan Dharmahusada Utara IV No. 6, Kelurahan Mojo, Kecamatan
Gubeng, Surabaya milik Dudung Purwadi.
- Piutang tagihan termin proyek dengan akta jaminan fidusia No. 26 tanggal 19 Mei 2017.
Berdasarkan perjanjian ini, tanpa persetujuan tertulis dari Bank, Perusahaan tidak diperkenankan
melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:
- Mengadakan penggabungan usaha (merger) dan/ atau konsolidasi dengan Perusahaan lain.
- Melakukan akuisisi/ pengambil alihan aset milik pihak ketiga.
- Mengubah susunan pengurus, Direksi, Komisaris dan kepemilikan saham Perusahaan.
- Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambil alihan saham pada Perusahaan lain.
- Mengizinkan pihak lain menggunakan Perusahaan, merubah Anggaran Dasar (kecuali
meningkatkan modal Perusahaan) memindahkan resipis atau saham Perusahaan baik antar
pemegang saham maupun kepada pihak lain.
- Melunasi seluruh atau sebagian utang Perusahaan kepada pemegang saham dan/ atau
Perusahaan affiliasi yang belum atau telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas
kredit BNI (Sub Ordinal Loan).
- Membagikan deviden atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga.
- Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali
jika pinjaman tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkitan langsung dengan
usahanya.
55
Page 59
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. UTANG BANK (Lanjutan)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Lanjutan)
Perusahaan (Lanjutan)
- Mengambil lease dari Perusahaan leasing.
- Mengikatkan diri sebagai penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan
maksud apapun (baik yang belum dan/ atau telah dijaminkan oleh Perusahaan kepada BNI)
kepada pihak lain.
- Menjual dan/ atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan.
- Membubarkan Perusahaan dan meminta dinyatakan pailit.
- Menggunakan dana Perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit
dari BNI.
- Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham Perusahaan kepada pihak
manapun.
- Mengubah bidang usaha.
- Melakukan interfinancing dengan Perusahaan afiliasi, induk Perusahaan dan/ atau anak
Perusahaan.
- Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, termasuk tetapi tidak terbatas pada:
- Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang berdampak signifikan bagi
Perusahaan dengan pihak lain dan/ atau affiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran
usaha.
- Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negative pada aktifitas usaha dan
mengancam keberlangsungan usaha.
- Mengadakan transaksi dengan pihak lain, baik perseorangan maupun Perusahaan,
termasuk namun tidak terbatas pada Perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada
di luar praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih
mahal serta melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar.
- Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/ atau kewajiban yang timbul
berdasarkan Perjanjian Kredit dan/ atau dokumen jaminan kepada pihak lain.
- Memberitahukan secara tertulis kepada bank jika terdapat perubahan pengurus dan pemegang
saham.
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.
56
Page 60
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
Merupakan utang kepada para pemasok material dan subkontraktor yang timbul sehubungan dengan
pelaksanaan pembangunan proyek sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Intisumber Bajasakti 7.120.829.090 1.773.998.283
PT Adi Marga Mandiri 2.742.667.576 4.824.981.051
PT Dutaraya Dinametro 2.650.880.630
CV Sari Makmur 2.521.216.780 -
Nifarro Apartment 2.229.215.500 2.229.215.500
PT Artajaya Langgeng Sentosa 1.727.237.256 1.556.069.600
PT Cipta Anugerah Indotama 1.688.820.000 -
PT Buana Baja Bina Semesta 1.445.557.530 -
PT Dirgantara Betonindo 1.225.869.740 431.997.570
PT Airsindo Multi Selaras 1.098.907.799 1.098.907.799
Mulyadi 695.249.993 1.826.999.982
PT Bhakti Rajawali Mandiri 377.362.206 1.731.808.903
PT Rajawali Artha Perkasa 330.593.914 1.103.509.960
PT SMB Gobel Indonesia 194.523.861 1.195.076.449
PT Harapan Jaya Cemerlang 141.882.655 2.226.078.990
Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
Rp 1.000.000.000) 27.816.385.631 58.175.574.658
Jumlah 54.007.200.161 78.174.218.745
Rincian umur utang usaha dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
Sampai dengan 1 Bulan 157.941.159 56.021.105.684
> 1 Bulan - 3 Bulan 15.315.688.559 6.960.235.562
> 3 Bulan - 1 Tahun 28.261.934.982 4.939.582.567
> 1 Tahun 10.271.635.462 10.253.294.932
Jumlah 54.007.200.161 78.174.218.745
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.
18. UTANG LAIN – LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Sekar Artha Sentosa 38.255.056.000 38.255.056.000
Jumlah 38.255.056.000 38.255.056.000
57
Page 61
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG LAIN – LAIN (Lanjutan)
PT Sekar Artha Sentosa
Utang kepada PT Sekar Artha Sentosa (SAS) merupakan utang atas pembelian 3 lantai unit kantor
sesuai perjanjian pengikatan jual beli 3 unit lantai di Niffaro Park seluas 3.463,94 M2 dengan
PT Sekar Artha Sentosa pada tanggal 22 Maret 2017. Harga unit yang disepakati sebesar
Rp 121.930.688.000 (termasuk PPN). Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Pemilikan Office dari
Bank ICBC Indonesia sebesar Rp 67.000.000.000 dan Perusahaan masih mempunyai kewajiban
untuk melunasi pembayaran uang muka kepada PT Sekar Artha Sentosa per 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 sebesar Rp 38.255.056.000.
Pada tanggal 1 Oktober 2019 Perusahaan dan SAS telah menandatangani Kesepakatan Bersama
tentang pembatalan pembelian Unit lantai 22 di ITS Tower. Atas pembatalan pembelian tersebut
Perusahaan mendapat kompensasi penghapusan sisa uang muka dan menerima pengembalian atas
kelebihan uang muka yang telah dibayarkan.
Pada tanggal 19 Februari 2020 Perusahaan menerima surat pemberitahuan dari SAS mengenai
pembayaran kembali Sisa Uang Muka sebesar Rp 2.229.168.000 akan dikompensasikan seluruhnya
dengan biaya service charge selama 21 bulan, selanjutnya akan dibuatkan perjanjian secara terpisah
dan dilakukan pembatalan PPJB untuk unit lantai 22.
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.
19. PERPAJAKAN
Rinciannya sebagai berikut:
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak Pertambahan Nilai 12.529.235.467 10.971.842.226
Pajak Penghasilan Final Pasal 4 (2) dan 23 1.200.000 -
Jumlah 12.530.435.467 10.971.842.226
b. Utang Pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak Penghasilan Pasal 21 487.026.222 480.473.022
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) dan 23 71.023.703 848.353.736
Pajak Penghasilan Pasal 25 1.037.672.629 -
Pajak Penghasilan Pasal 29 - 1.240.464.719
Utang Pajak Penghasilan Final atas
Penghasilan yang Belum Diterima Pembayarannya 5.882.527.613 4.661.234.272
Jumlah 7.478.250.167 7.230.525.749
58
Page 62
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (Lanjutan)
c. Pajak Penghasilan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan:
Kini (1.058.809.400) (1.531.814.460)
Insentif Pajak Perusahaan - -
Sub Jumlah (1.058.809.400) (1.531.814.460)
Entitas Anak:
Kini - -
Sub Jumlah - -
Konsolidasian
Kini (1.058.809.400) (1.531.814.460)
Insentif Pajak Perusahaan - -
Jumlah (1.058.809.400) (1.531.814.460)
d. Pajak Kini
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian dan laba kena pajak adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pajak Penghasilan Tidak Final
Laba (Rugi) sebelum Pajak menurut
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian 10.294.465.395 9.769.275.667
Rugi sebelum Pajak - Entitas Anak (694.047.768) (5.431.451.180)
Laba (Rugi) sebelum Pajak - Perusahaan 9.600.417.627 4.337.824.487
Koreksi Positif:
Beban Kontrak atas Penghasilan Usaha Final 131.861.022.037 317.743.780.774
Beban Usaha atas Penghasilan Usaha Final 30.871.801.845 77.133.585.238
Beban Pajak Penghasilan Final 4.570.168.009 9.941.986.154
Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto - 882.784
Cadangan Penurunan Piutang Usaha - 547.573.102
Laba Penjualan Aset Tetap - Fiskal 2.400.000.000 590.909.091
Administrasi dan Provisi Bank 330.626.084 1.718.522.236
Pendapatan Sewa Alat - Fiskal - 776.547.335
Laba (Rugi) Selisih Kurs 36.270.241 (2.285.563.798)
Lain-lain 1.249.595.626 2.654.073.352
Jumlah Koreksi Positif 171.319.483.842 408.822.296.268
59
Page 63
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (Lanjutan)
d. Pajak Kini (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Koreksi Negatif:
Pendapatan Usaha Final (173.144.669.455) (394.984.196.306)
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap - Komersial - (590.909.091)
Pendapatan Bunga Deposito dan Jasa Giro (299.671.081) (898.313.040)
Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi -
Manfaat Karyawan - (7.349.180.369)
Pemulihan Cadangan Piutang Tidak Tertagih (262.790.160) (394.185.240)
Laba Pelepasan Investasi Saham di PT MMS-Fiskal - (1.177.797.780)
Pendapatan Sewa Alat - Komersial (2.400.000.000) (802.745.000)
Jumlah Koreksi Negatif (176.107.130.696) (406.197.326.826)
Penghasilan Kena Pajak 2.412.770.773 6.962.793.929
Dibulatkan 2.412.770.000 6.962.793.000
Beban Pajak Kini
Perusahaan (1.058.809.400) (1.531.814.460)
Insentif Pajak Perusahaan - -
Entitas Anak - -
Jumlah (1.058.809.400) (1.531.814.460)
Pajak Dibayar di Muka
Perusahaan (21.136.771) (291.349.741)
Entitas Anak - -
Jumlah (21.136.771) (291.349.741)
Pajak Penghasilan Kurang Bayar
Perusahaan (1.037.672.629) (1.240.464.719)
Entitas Anak - -
Jumlah (1.037.672.629) (1.240.464.719)
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba sebelum pajak dengan tarif pajak yang
berlaku adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Laba (Rugi) sebelum Pajak menurut Laporan
Laba Rugi dan Penghasilan Kosolidasian
Komprehensif Lain 10.294.465.395 9.769.275.667
Rugi (Laba) sebelum Pajak - Entitas Anak (694.047.768) (5.431.451.180)
Rugi sebelum Pajak - Perusahaan 9.600.417.627 4.337.824.487
Beban Pajak sesuai Tarif Pajak yang Berlaku 2.112.091.878 954.321.388
Pengaruh Pajak atas:
Koreksi Fiskal (1.053.282.478) 577.493.277
Beban Pajak - Perusahaan 1.058.809.400 1.531.814.665
Insentif Pajak Perusahaan - -
Beban Pajak - Entitas Anak - -
Beban Pajak 1.058.809.400 1.531.814.665
60
Page 64
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. PERPAJAKAN (Lanjutan)
e. Pajak Tangguhan
Pada tahun 2023 dan 2022 Perusahaan tidak menghitung aset pajak tangguhan dikarenakan tidak
material.
f. Pajak Final
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Penghasilan Final atas Jasa Konstruksi 172.459.170.167 373.043.766.945
Pajak Penghasilan Final Jasa Konstruksi (3%) - -
Pajak Penghasilan Final Jasa Konstruksi (2,65%) 4.570.168.009 9.941.986.154
Pajak Penghasilan Final Jasa Konsultan
Konstruksi (6%) - -
Pajak Penghasilan Final 4.570.168.009 9.941.986.154
Utang Pajak Penghasilan Final, Awal 4.661.234.272 7.105.152.070
Pajak Dibayar di Muka:
Pajak Penghasilan Final atas Jasa Konstruksi
yang Telah Disetor atau Dipotong (3.348.874.668) (12.385.903.952)
Utang Pajak Penghasilan Final, Akhir 5.882.527.613 4.661.234.272
Entitas Anak - -
Jumlah Utang Pajak Penghasilan Final 5.882.527.613 4.661.234.272
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 2008 tentang ”Pajak Penghasilan dari Usaha
Jasa Konstruksi”, pajak penghasilan dari usaha jasa konstruksi dikenakan pajak penghasilan yang
bersifat final. Pajak final dicatat sebagai bagian dari beban usaha.
Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak penghasilan final menurut
laporan keuangan konsolidasian dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan.
g. Administrasi Pajak
Pada tahun 2023 dan 2022 Perusahaan sedang tidak dalam proses pemeriksaan pajak.
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi
Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 30
Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri
yang Berbentuk Perseroan Terbuka dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. Aturan tersebut
menetapkan penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha
tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20% mulai tahun pajak
2022 dan seterusnya. Pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 telah dihitung dengan menggunakan tarif pajak 22%.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk
wajib pajak dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu. Dengan demikian, penetapan tarif
pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.
61
Page 65
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. LIABILITAS KONTRAK
Akun ini merupakan uang muka yang diterima dari pemberi kerja pihak ketiga yang akan
dikompensasi dengan tagihan termin, dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Mira Mulya Abadi Medical 36.623.648.649 36.623.648.649
PT Amman Mineral Nusa Tenggara 12.771.400.000 1.377.400.000
Direktorat Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Universitas Negeri Padang 6.711.931.383 8.949.241.974
Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU
dan Perumahan Rakyat 5.824.132.355 10.582.977.860
KSO Ciputra Yasmin 1.853.566.010 12.162.748.519
PT Optima Tirta Energi 1.320.062.487 2.671.654.426
PT Trimitra Multi Sukses Selaras - 1.397.097.757
Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
Rp 1.000.000.000) 938.099.996 938.099.899
Jumlah 66.042.840.880 74.702.869.084
Mutasi dari liabilitas kontrak :
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 74.702.869.084 61.135.365.762
Penambahan 11.394.000.000 46.950.290.623
Realisasi (20.054.028.204) (33.382.787.301)
Jumlah 66.042.840.880 74.702.869.084
21. UTANG RETENSI
Akun ini merupakan utang retensi atas pekerjaan sub kontraktor pihak ketiga dengan rincian sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Dutaraya Dinametro 2.275.865.250 1.631.507.310
PT Airsindo Multi Selaras 2.250.132.110 2.250.132.110
PT Graha Barata Prima 1.723.252.959 1.723.252.959
PT Beton Konstruksi Wijaksana 1.367.679.056 1.367.679.056
PT Putra Saluyu 727.773.587 772.232.550
PT Sinar Powerindo Utama 707.444.166 707.444.166
Martono 697.360.198 -
PT Karya Guna Bangun Mandiri 692.524.003 692.524.003
62
Page 66
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. UTANG RETENSI (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia 600.547.500 600.547.500
PT Mitra Solusi Infokom 591.600.000 591.600.000
Ambar Wiyatno 588.185.451 547.657.480
Kun Pancasilawan 552.430.779 -
PT Adi Marga Mandiri 531.267.605 630.344.361
PT Alu Makro Korea 519.594.725 519.594.725
PT Duta Rahayu Teknindo 491.181.009 504.128.783
Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
Rp 500.000.000) 25.293.338.123 25.197.747.035
Jumlah 39.610.176.521 37.736.392.038
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.
22. BEBAN AKRUAL
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Pesangon & Gaji 3.255.173.683 3.157.270.915
Lain-lain - -
Sub Jumlah 3.255.173.683 3.157.270.915
Entitas Anak
Jasa Konsultan - 144.000.000
Lain-lain (dibawah Rp.100 juta) 19.944.370 71.944.288
Sub Jumlah 19.944.370 215.944.288
Jumlah 3.275.118.053 3.373.215.203
Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.
23. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perusahaan dan hanya berhubungan dengan liabilitas imbalan
pascakerja. Imbalan ini tidak didanakan. Entitas Anak belum membentuk liabilitas imbalan pascakerja
karena tidak signifikan.
Perusahaan menghitung dan mencatat liabilitas imbalan kerja untuk semua karyawan tetap sesuai
dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang “Ketenagakerjaan”. Yang dihitung oleh aktuaris
independent Enny Pancawardani, FSAI dalam laporannya nomor 22139/NKE/EP/03/2023 tanggal
2 Maret 2023.
63
Page 67
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Usia Pensiun Normal : 56 Tahun 56 Tahun
Tingkat Kenaikan Gaji per tahun : 5,00% 5,00%
Tingkat Diskonto per tahun : 7,40% 7,40%
Tingkat Mortalita : TMI 2019 TMI 2019
Tingkat Cacat : 10% X Mortalita 10% X Mortalita
1,00% pada usia 20 tahun 1,00% pada usia 20 tahun
dan menurun secara linear dan menurun secara linear
sampai dengan 0,00% pada sampai dengan 0,00% pada
usia pensiun normal usia pensiun normal
Tingkat Pengunduran Diri : 0 - 1% 0 - 1%
Metode Penilaian : Proyeksi Kredit Unit Proyeksi Kredit Unit
Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi komprehensif adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Biaya Jasa Kini 1.466.670.841 3.275.702.786
Biaya Bunga - 3.260.336.760
Kurtailmen - (369.957.441)
Beban Pesangon - 1.330.450.293
Biaya Jasa Lalu yang Diakui - (9.167.745)
Jumlah 1.466.670.841 7.487.364.653
Mutasi Saldo nilai kini liabilitas imbalan kerja sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 35.243.950.640 61.517.004.743
Cadangan Tahun Berjalan (Catatan 33) 1.466.670.841 7.487.364.653
Pembayaran Imbalan Berjalan (2.746.014.595) (29.197.340.508)
Dampak atas Perubahan Metode Pengatribusian
Imbalan Pasti (IFRIC) - (2.869.059.826)
Kerugian Aktuarial Dalam Penghasilan
Komprehensif Lain (1.694.018.423)
Jumlah 33.964.606.886 35.243.950.639
Beban cadangan imbalan kerja disajikan dalam Beban Usaha.
64
Page 68
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)
Mutasi pendapatan komprehensif lain:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jumlah pengukuran kembali
Awal Periode (34.053.150.848) (29.490.072.599)
Dampak atas Perubahan Metode Pengatribusian
Imbalan Pasti (IFRIC) - (2.869.059.826)
(Keuntungan) Kerugian Aktuaria - (1.694.018.423)
Jumlah Pengukuran Kembali
Periode Berjalan - (4.563.078.249)
Akumulasi Jumlah Pengukuran
Kembali (34.053.150.848) (34.053.150.848)
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas. Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan
berdasarkan masing-masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan,
dengan semua asumsi lain konstan.
Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 0,50% basis poin, kewajiban imbalan pasti
akan berkurang sebesar Rp 35.707.460.777 (meningkat sebesar Rp 34.138.662.248)
Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun) sebesar 0,50%, kewajiban imbalan pasti
akan naik sebesar Rp 34.339.244.587 (turun sebesar Rp 35.529.891.307)
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial, dimana semua asumsi
lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa asumsi
mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi
aktuarial utama, metode yang sama telah diterapkan.
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut telah
memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk
menutupi liabilitas imbalan kerja Perusahaan.
65
Page 69
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24. MODAL SAHAM
Berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang
saham Perusahaan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 sebagai berikut:
30 Juni 2023
Jumlah Saham Ditempatkan Persentase Jumlah
dan Disetor Penuh/ Kepemilikan/ Modal Saham/
% Rp
Pemegang Saham
PT Global Dinamika Kencana 2.897.658.500 52,29% 289.765.850.000
Hudson River Group Pte.Ltd. 579.958.200 10,47% 57.995.820.000
Ganda Kusuma (Komisaris) 5.000.000 0,09% 500.000.000
Hendro Martowardoyo (Komisaris) 200.000 0,00% 20.000.000
Masyarakat (masing-masing
kepemilikan di bawah 5%) 1.696.660.900 30,62% 169.666.090.000
Jumlah 5.179.477.600 93,47% 517.947.760.000
Saham Treasuri 361.687.400 6,53% 36.168.740.000
Jumlah 5.541.165.000 100,00% 554.116.500.000
31 Desember 2022
Jumlah Saham Ditempatkan Persentase Jumlah
dan Disetor Penuh/ Kepemilikan/ Modal Saham/
% Rp
Pemegang Saham
PT Global Dinamika Kencana 2.897.658.500 52,29% 289.765.850.000
Hudson River Group Pte.Ltd. 579.958.200 10,47% 57.995.820.000
Ganda Kusuma (Komisaris) 5.000.000 0,09% 500.000.000
Pratoto Satno Raharjo (Direktur) 2.161.700 0,04% 216.170.000
Hendro Martowardoyo (Komisaris) 200.000 0,00% 20.000.000
Masyarakat (masing-masing
kepemilikan di bawah 5%) 1.718.446.800 31,01% 171.844.680.000
Jumlah 5.203.425.200 93,90% 520.342.520.000
Saham Treasuri 337.739.800 6,10% 33.773.980.000
Jumlah 5.541.165.000 100,00% 554.116.500.000
66
Page 70
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. TAMBAHAN MODAL DISETOR
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Agio Saham - Penawaran Umum Perdana 207.793.125.000 207.793.125.000
Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana (16.944.693.125) (16.944.693.125)
Pengampunan Pajak:
Perusahaan 2.788.518.000 2.788.518.000
Entitas Anak 785.713.408 785.713.408
Entitas Asosiasi 62.983.890.439 62.983.890.439
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
Sepengendali - Entitas Asosiasi (2.522.488.195) (2.522.488.195)
Jumlah 254.884.065.527 254.884.065.527
Pengampunan pajak merupakan nilai aset Bersih yang timbul dari program pengampunan pajak
dimana Perusahaan, entitas anak (PT IDE) dan entitas asosiasi (PT DBP) berpartisipasi pada tahun
2016 dan 2017.
26. SAHAM TREASURI
Berdasarkan Peraturan Bapepam-LKNo. XI.B.3 tentang Pembelian Kembali Saham Emiten atau
Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berpotensi Krisis, Perusahaan melakukan pembelian
kembali saham Perusahaan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari
pembelian saham Perusahaan untuk mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan
serta kondisi perekonomian masih mengalami tekanan bank regional maupun nasional.
Rincian saham treasuri per 30 Juni 2023 sebagai berikut:
30 Juni 2023
Presentasi
Jumlah Saham/ Kepemilikan/ Biaya Perolehan/
Perolehan Tahun 2008 18.686.500 0,34% 955.888.000
Perolehan Tahun 2009 750.000 0,01% 37.750.000
Perolehan Tahun 2022 337.739.800 3,64% 50.023.746.135
Pelepasan Tahun 2022 (19.436.500) -0,35% (993.638.000)
Perolehan Tahun 2023 23.947.600 0,43% 3.130.574.131
Jumlah 361.687.400 4,07% 53.154.320.266
27. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Proporsi kepemilikan pemegang saham non pengendali atas ekuitas dan laba (rugi) entitas anak yang
dikonsolidasi adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal Tahun 473.761.243 473.761.243
Rugi Bersih Tahun Berjalan (18.657.662) (18.657.662)
Tambahan Modal Disetor dari Pengampunan Pajak 6.547 6.547
Jumlah 455.110.128 455.110.128
67
Page 71
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENGGUNAAN SALDO LABA
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas Indonesia, Perusahaan disyaratkan untuk
menetapkan setidaknya 20% dari modal yang diterbitkan dan disetor sebagai cadangan wajib.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 25 Agustus 2020 yang dinyatakan
dalam akta No. 13 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, pemegang saham menyetujui untuk tidak
melakukan pembagian dividen kas/tunai sehubungan dengan rugi bersih yang dibukukan oleh
Perusahaan.
Saldo laba ditentukan penggunaannya pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 terkait
dengan Undang-undang tersebut adalah sebesar Rp 26.791.523.499
29. PENDAPATAN
Akun ini merupakan penghasilan dari jasa konstruksi dan material untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.
Rincian penghasilan jasa konstruksi berdasarkan jenis pekerjaan konstruksi sebagai berikut:
2023 2022
Bangunan 88.125.845.565 102.393.426.806
Sipil 84.333.324.602 78.700.674.772
Jumlah 172.459.170.167 181.094.101.578
Rincian pemberi kerja dengan nilai penghasilan proyek melebihi 10% dari jumlah pendapatan proyek
sebagai berikut:
Presentase
Jumlah Terhadap Jumlah
30 Juni 30 Juni
2023 2022 2023 2022
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 63.279.451.219 - 36,69% -
KSO Ciputra Yasmin 48.939.717.526 68.047.120.148 28,38% 37,58%
Direktorat Sumber Daya Ditjen Pendidikan
Tinggi Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Universitas Negeri Padang 22.676.927.145 - 13,15%
PT Optima Tirta Energy 9.542.453.421 23.349.430.302 5,53% 13,89%
SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber
Air Cidanau-Ciujung-Cidurian
Ditjen Sumber Daya Air Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan 7.068.961.890 39.858.391.000 4,10% 22,01%
RSU Aisyiyah Ponorogo - 24.496.967.432 - 13,53%
Jumlah 151.507.511.201 155.751.908.882 87,85% 87,01%
68
Page 72
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30. BEBAN KONTRAK
30 Juni
2023 2022
Sub Kontraktor 41.453.874.258 56.086.479.350
Beban Proyek Tidak Langsung 38.848.470.665 47.799.228.788
Pemakaian Material 50.316.435.913 51.343.971.934
Jumlah 130.618.780.836 155.229.680.072
31. LABA PROYEK VENTURA BERSAMA (JV)
30 Juni
2023 2022
Penghasilan Usaha Proyek JV 185.499.288 3.766.039.403
Beban Kontrak Proyek JV - -
Laba Proyek JV - Bersih 185.499.288 3.766.039.403
Rincian berdasarkan JV sebagai berikut:
30 Juni
2023 2022
NKE-FEVA JV 152.571.261 -
NKE-APL JV 32.928.027 -
NKE-PRP JV - 1.763.614.903
NKE-AAN JV - 2.000.257.000
VCGP-NKE JV - 2.167.500
Jumlah 185.499.288 3.766.039.403
32. BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
30 Juni
2023 2022
Gaji dan Tunjangan 19.957.287.674 20.708.509.632
Perbaikan dan Pemeliharaan 2.433.984.759 1.167.383.370
Penyusutan 2.211.500.383 3.253.559.736
Jasa Profesional 2.020.857.599 2.427.529.627
Cadangan Imbalan Kerja 1.466.670.841 1.193.944.144
Asuransi 787.252.521 770.949.208
Perjalanan Dinas 470.239.361 455.685.151
Konsumsi Karyawan 111.499.299 487.758.047
Sewa Gedung dan Kendaraan 6.769.470 129.380.364
Lain-lain 2.361.511.368 3.883.878.946
Jumlah 31.827.573.275 34.478.578.225
69
Page 73
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. BEBAN KEUANGAN
30 Juni
2023 2022
Bunga Pinjaman Bank 1.242.241.201 1.007.123.767
Administrasi dan Provisi Bank 352.263.784 600.642.955
Bunga Pembiayaan Konsumen - 6.215.285
Jumlah 1.594.504.985 1.613.982.007
34. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN BERSIH
30 Juni
2023 2022
Pendapatan Diluar Jasa Konstruksi 586.072.636 1.477.157.301
Pendapatan Sewa Alat dan Apartemen 565.691.956 374.111.835
Laba Penjualan Aset 2.400.000.000 590.909.091
Laba (Rugi) Selisih Kurs - Bersih (36.270.241) 1.259.897.221
Lain-lain - Bersih 270.624.148 90.386.672
Jumlah 3.786.118.499 3.792.462.120
35. PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang terutama
terdiri dari transaksi jasa konstruksi, (Ventura Bersama) dan transaksi keuangan yang tidak dikenakan
bunga.
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset
Piutang Usaha
Sacna - Duta Graha JV 3.875.127.247 3.875.127.247
Hutama - Duta JV 667.798.678 667.798.678
Sub Jumlah 4.542.925.925 4.542.925.925
Cadangan Penurunan Nilai Piutang (4.542.925.925) (4.542.925.925)
Jumlah Pihak Berelasi - Bersih - -
Persentasi dari Jumlah Aset 0,00% 0,00%
PT Itama Ranoraya Tbk 666.000.000 -
PT Dirgantara Yudha Artha 98.128.241.681 -
Jumlah Piutang Pihak Berelasi 98.794.241.681 -
Persentasi dari Jumlah Aset 10,29% 0,00%
Investasi pada Entitas Asosiasi
PT Dirgantara Yudha Artha 156.034.296.905 264.072.471.028
PT Dharma Surya Mandiri 56.648.055.513 56.657.000.000
Jumlah 212.682.352.418 320.729.471.028
Persentasi dari Jumlah Aset 22,16% 35,02%
70
Page 74
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Liabilitas
Utang Pihak Berelasi
PT Global Dinamika Kencana - 14.744.412.794
NKE - FEVA JV 275.435.356 275.435.356
Jumlah 275.435.356 15.019.848.150
Persentase dari Jumlah Liabilitas 0,08% 5,00%
Investasi pada Ventura Bersama (JV)
CNQC-NKE JV 14.236.774.967 12.888.775.050
Hyundai-Nusa Konstruksi JV 8.370.994.174 8.370.994.174
CSCEC-NKE JV 8.187.428.826 7.361.875.331
NKE-APL JV 2.437.158.381 2.437.158.298
Jumlah 33.232.356.348 31.058.802.853
Persentase dari Jumlah Aset 3,46% 8,33%
PT Gobal Dinamika Kencana (GDK)
Utang kepada GDK merupakan utang atas pembelian saham GDK pada PT Dirgantara Yudha Artha
(DYA) oleh PT Duta Buana Permata (DBP)yang merupakan entitas anak Perusahaan, sebesar
1.120.000.000 (satu milyar seratus dua puluh juta) lembar saham atau mewakili 35% (tiga puluh lima
persen) dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh GDK pada DYA, dengan nilai
transaksi sebesar Rp 256.480.000.000 pada tanggal 20 April 2022. DBP telah melakukan pembayaran
kepada GDK sebesar Rp 241.735.587.206 pada tanggal 20 April 2022 dengan demikian DBP masih
mempunyai kewajiban kepada GDK sebesar Rp 14.744.412.794. Pada Tanggal 8 Mei 2023, DBP
telah melunasi semua kewajibannya kepada GDK.
30 Juni
2023 2022
Laba Proyek Ventura Bersama (JV)
NKE-FEVA JV 152.571.261 -
NKE - APL JV 32.928.027 -
NKE - PRP JV - 1.763.614.903
NKE - AAN JV - 2.000.257.000
VCGP - NKE JV - 2.167.500
Jumlah 185.499.288 3.766.039.403
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak berelasi adalah sebagai
berikut:
Pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Jenis Transaksi
PT Global Dinamika Kencana Pemegang Saham - Transaksi pembelian saham pada
entitas Asosiasi
Hutama - Duta JV dan Ventura Bersama - Jasa Konstruksi
Sacna - Duta Graha JV
71
Page 75
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak berelasi adalah sebagai
berikut: (Lanjutan)
Pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Jenis Transaksi
CSCEC – NKE JV Ventura Bersama - Partisipasi dan bagian laba rugi
Ventura Bersama
CNQC – NKE JV Ventura Bersama - Partisipasi dan bagian laba rugi
Ventura Bersama
NKE – FEVA JV Ventura Bersama - Partisipasi dan bagian laba rugi
Ventura Bersama
NKE – AAN JV Ventura Bersama - Partisipasi dan bagian laba rugi
Ventura Bersama
PT Dharma Surya Mandiri Entitas Asosiasi - Partisipasi dan bagian laba rugi
Entitas Asosiasi
PT Optima Tirta Energy Entitas Asosiasi - Partisipasi dan bagian laba rugi
Entitas Asosiasi
PT Dirgantara Yudha Artha Entitas Asosiasi - Partisipasi dan bagian laba rugi
Entitas Asosiasi dan pinjaman
sementara jangka pendek
NKE – PRP JV Ventura Bersama - Partisipasi dan bagian laba rugi
Ventura Bersama
PT Itama Ranoraya Tbk Memiliki Pengendali yang - Transaksi sewa menyewa gedung
sama
36. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
30 Juni
2023 2022
Laba (Rugi) Tahun Berjalan yang
Distribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk 9.235.655.995 (7.307.712.786)
Rata-rata Tertimbang Saham
Biasa yang Beredar 5.195.276.767 5.339.650.200
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Per Saham Dasar 1,78 (1,37)
72
Page 76
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INFORMASI SEGMEN
Informasi Segmen Usaha
Rinciannya sebagai berikut:
30 Juni 2023
Jasa Jasa Pengadaan Jasa
Eliminasi Konsolidasian
Konstruksi Listrik Pertambangan
Pendapatan External 172.459.170.167 - - - 172.459.170.167
Antar Segmen - - - - -
Jumlah Pendapatan 172.459.170.167 - - - 172.459.170.167
Beban Kontrak (130.618.780.836) - - - (130.618.780.836)
Laba Bruto 41.840.389.331 - - - 41.840.389.331
Laba Proyek JV - Bersih 185.499.288 - - 185.499.288
Laba Bruto setelah Proyek JV 42.025.888.619 - - - 42.025.888.619
Beban Usaha (35.672.332.331) (671.248.953) (54.160.000) (36.397.741.284)
Rugi Usaha 6.353.556.288 (671.248.953) (54.160.000) - 5.628.147.335
Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih 4.613.155.135 55.802.925 (2.640.000) - 4.666.318.060
Laba (Rugi) sebelum Pajak 10.966.711.423 (615.446.028) (56.800.000) - 10.294.465.395
Pajak Penghasilan (1.058.809.400) - - - (1.058.809.400)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 9.907.902.023 (615.446.028) (56.800.000) - 9.235.655.995
Penghasilan Komprehensif Lainnya - - - - -
Jumlah Laba Komprehensif 9.907.902.023 (615.446.028) (56.800.000) - 9.235.655.995
Aset Segmen 627.599.746.426 111.874.157.843 10.897.766.024 (5.448.883.012) 744.922.787.281
Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama 603.732.990.804 - - (388.800.638.386) 214.932.352.418
Jumlah Aset 1.231.332.737.230 111.874.157.843 10.897.766.024 (394.249.521.398) 959.855.139.699
Liabilitas Segmen 343.846.464.788 962.500 - (5.448.883.012) 338.398.544.276
Ekuitas 616.036.467.337 111.873.195.343 5.448.883.012 (111.901.950.269) 621.456.595.423
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 959.882.932.125 111.874.157.843 5.448.883.012 (117.350.833.281) 959.855.139.699
31 Desember 2022
Jasa Jasa Pengadaan Jasa
Eliminasi Konsolidasian
Konstruksi Listrik Pertambangan
Pendapatan External
Antar Segmen 373.043.766.945 - - - 373.043.766.945
Jumlah Pendapatan 373.043.766.945 - - - 373.043.766.945
Beban Kontrak (315.991.477.248) - - - (315.991.477.248)
Laba Bruto 57.052.289.697 - - - 57.052.289.697
Laba Proyek JV - Bersih 21.940.429.361 - - 21.940.429.361
Laba Bruto setelah Proyek JV 78.992.719.058 - - - 78.992.719.058
Beban Usaha (87.585.158.156) (998.933.943) (24.000.000) (88.608.092.099)
Rugi Usaha (8.592.439.098) (998.933.943) (24.000.000) - (9.615.373.041)
Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih 20.311.663.285 (922.970.578) 5.529.683.012 (5.533.727.012) 19.384.648.707
Rugi sebelum Pajak 11.719.224.187 (1.921.904.521) 5.505.683.012 (5.533.727.012) 9.769.275.666
Pajak Penghasilan (1.531.814.460) - - - (1.531.814.460)
Rugi Tahun Berjalan 10.187.409.727 (1.921.904.521) 5.505.683.012 (5.533.727.012) 8.237.461.206
Penghasilan Komprehensif Lainnya 4.409.338.249 - - - 4.409.338.249
Jumlah Rugi Komprehensif 14.596.747.976 (1.921.904.521) 5.505.683.012 (5.533.727.012) 12.646.799.455
Aset Segmen 505.647.026.755 50.512.601.263 5.557.727.012 (5.529.883.012) 556.187.472.019
Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama 656.751.450.583 56.648.182.089 - (353.797.477.909) 359.602.154.763
Jumlah Aset 1.162.398.477.338 107.160.783.352 5.557.727.012 (359.327.360.921) 915.789.626.782
Liabilitas Segmen 305.794.927.243 121.025.000 24.000.000 (5.529.683.012) 300.410.269.231
Ekuitas 856.603.550.094 107.039.758.362 5.505.683.012 (353.797.477.909) 615.351.513.560
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.162.398.477.337 107.160.783.362 5.529.683.012 (359.327.160.921) 915.761.782.791
73
Page 77
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)
Informasi pendapatan sesuai segmen geografis
30 Juni
2023 2022
Sulawesi 53.553.240.417 81.396.811.802
Jawa selain Jakarta 70.348.413.109 64.996.828.560
Sumatera 32.219.380.566 23.349.430.302
Kalimantan 10.095.225.283 -
Nusa Tenggara Barat 4.569.934.701 -
Jakarta 1.672.976.092 11.351.030.914
Jumlah 172.459.170.167 181.094.101.578
38. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Rincian asset Moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen
Asing Rp Asing Rp
Aset
Kas dan Setara Kas USD 8.111 121.878.583 40.190 632.225.115
Piutang Usaha Pihak Ketiga USD - - 31.318 492.663.458
Jumlah USD 8.111 121.878.583 71.508 1.124.888.573
39. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan dan Entitas Anak adalah risiko kredit, risiko nilai
tukar mata uang asing, risiko tingkat suku bunga dan risiko likuiditas. Kebijakan keuangan dijalankan
secara berhati-hati dengan mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian
bagi Perusahaan dan Entitas Anak.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan dan Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul
dari pelanggan, klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi liabilitas kontraktual mereka. Setiap
penundaan, ketidaklancaran, dan kegagalan yang dilakukan pelanggan Perusahaan dan Entitas Anak
dapat mempengaruhi kemampuan Perusahaan dan Entitas Anak dalam memenuhi liabilitas pembayaran
kepada sub-kontraktor dan pemasok. Kontrak Perusahaan dan Entitas Anak dilakukan secara langsung
dengan para subkontraktor dan pemasok dan oleh karena itu Perusahaan dan Entitas Anak secara
langsung memiliki liabilitas untuk membayar imbalan dan biaya para sub-kontraktor dan pemasok
tersebut. Jika hal ini terjadi, maka akan berpengaruh secara negatif pertumbuhan prospek usaha dan
kondisi keuangan Perusahaan dan Entitas Anak.
Perusahaan dan Entitas Anak juga menghadapi risiko kredit yang berasal dari penempatan dana di
bank. Untuk mengatasi risiko ini, Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kebijakan untuk menempatkan
dananya hanya di bank-bank dengan reputasi yang baik.
74
Page 78
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai tercatat setiap aset keuangan pada tanggal
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas dan Setara Kas 50.776.716.722 42.805.690.373
Dana yang Dibatasi Penggunaanya 24.550.820.520 24.504.117.542
Piutang Usaha - Bersih 56.097.995.927 54.339.139.774
Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja - Bersih 190.529.026.203 156.677.557.400
Piutang Pihak Berelasi 98.794.241.681 -
Piutang Lain-lain Lancar 29.752.391.371 27.057.251.122
Aset lain-lain - simpanan jaminan 7.559.394 7.559.394
Jumlah 450.508.751.818 305.391.315.605
Perusahaan menerapkan pendekatan sederhana PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua
piutang usaha dan aset kontrak.
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan aset kontrak telah dikelompokkan
berdasarkan karakteristik risiko kredit bersama dan hari jatuh tempo. Aset kontrak terkait dengan
pekerjaan yang belum tertagih dan secara substansial memiliki karakteristik risiko yang sama dengan
piutang usaha untuk jenis kontrak yang sama. Oleh karena itu, Perusahaan menyimpulkan bahwa
tingkat kerugian yang diharapkan untuk piutang usaha adalah perkiraan yang wajar dari tingkat kerugian
untuk aset kontrak.
Tingkat kerugian yang diharapkan didasarkan pada profil pengumpulan penjualan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing dan kerugian kredit historis
terkait yang dialami dalam periode ini. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk mencerminkan arus
dan informasi berwawasan ke depan mengenai faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan
pelanggan dalam melunasi piutang. Perusahaan telah mengidentifikasi PDB Indonesia di mana ia
menjual barang-barangnya sebagai faktor yang paling relevan, dan karenanya menyesuaikan tingkat
kerugian historis berdasarkan perubahan yang diharapkan pada faktor-faktor ini.
Piutang usaha dan aset kontrak dihapuskan jika tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator
bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar mencakup, antara lain, kegagalan debitur untuk
terlibat dalam rencana pembayaran kembali dengan grup, dan kegagalan melakukan pembayaran
kontraktual untuk jangka waktu lebih dari 365 hari lewat jatuh tempo.
Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan aset kontrak disajikan sebagai kerugian penurunan nilai
bersih dalam laba operasi. Pemulihan selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan
ke item baris yang sama.
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari
suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Perubahan
mata uang asing mempengaruhi kegiatan operasi Perusahaan. Walaupun seluruh penghasilan
Perusahaan, pinjaman utang dan sebagian besar biaya dalam mata uang rupiah, terdapat beberapa
pembelian bahan baku dari kegiatan usaha dengan mata uang Dolar Amerika Serikat, Yen Jepang
dan Euro Uni Eropa, dimana tidak terdapat alternatif denominasi Rupiah atas pembelian bahan baku
tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan membutuhkan dana dalam mata uang Dolar
Amerika Serikat dan mata uang asing lainnya untuk pembelian bahan baku. Sebagai akibat dari
fluktuasi mata uang Rupiah terhadap mata uang Dolar dapat mempengaruhi penghasilan Perusahaan
karena adanya kenaikan biaya yang proporsional dan melebihi nilai kontrak.
75
Page 79
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Saat ini, Perusahaan dan Entitas Anak tidak mempunyai kebijakan formal lindung nilai dalam mata
uang asing.
Pada tanggal 30 Juni 2023, aset bersih Perusahaan dan Entitas Anak terutama diatribusikan dari
USD. Apabila USD menguat/melemah 10% terhadap Rupiah dengan asumsi variabel lainnya tidak
mengalami perubahan, maka laba sebelum pajak akan turun/naik sebesar Rp 0,12 miliar (2022: rugi
sebelum pajak akan turun/naik Rp 1,12 miliar) diakibatkan keuntungan/kerugian selisih kurs yang
dicatat di laba rugi.
Risiko Tingkat Suku Bunga
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Perubahan suku bunga
yang signifikan akan mempengaruhi kondisi keuangan dan operasi Perusahaan dan Entitas Anak.
Pinjaman Perusahaan dan Entitas Anak keseluruhan dengan tingkat bunga mengambang. Dengan
demikian kenaikan suku bunga yang signifikan atas pinjaman yang sedang berjalan ataupun pinjaman
dimasa datang akan menyebabkan biaya atas pinjaman menjadi meningkat. Hal tersebut akan
mempengaruhi hasil operasi, rencana belanja modal dan arus kas Perusahaan dan Entitas Anak.
Perusahaan dan Entitas Anak tidak melakukan kebijaksanaan nilai lindung terhadap perubahan suku
bunga.
Pada tanggal 30 Juni 2023, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang bank
dan utang bank jangka panjang lebih tinggi/rendah 50 basis poin, dengan asumsi variable lainnya
tidak mengalami perubahan, maka laba sebelum pajak akan turun/naik sebesar Rp 0,47 miliar dan
(2022: rugi sebelum pajak akan turun/naik Rp 0,05 miliar) diakibatkan naik/turunnya beban bunga
pinjaman yang dicatat di laba rugi.
Resiko Likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati berarti mempertahankan kas dan setara kas memadai untuk
mendukung kegiatan bisnis Perusahaan dan Entitas Anak secara tepat waktu. Dalam mengantisipasi
risiko pengelolaan dana, Perusahaan dan Entitas Anak telah melakukan prediksi dana untuk jangka
pendek dan menengah dalam mendukung kebutuhan operasionalnya dan memastikan tersedianya
pendanaan berdasarkan kecukupan fasilitas kredit yang mengikat.
Liabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo dari tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
sampai dengan tanggal jatuh tempo per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dan diungkapkan dalam
tabel sebagai berikut:
30 Juni 2023
Sampai Dengan Satu Lebih dari Satu Tahun
Jumlah
Tahun Sampai Tiga Tahun
Utang Usaha Kepada
Pihak Ketiga 54.007.200.161 - 54.007.200.161
Utang Lain-lain 38.255.056.000 - 38.255.056.000
Utang Bank 95.389.860.252 - 95.389.860.252
Utang Retensi 39.610.176.521 - 39.610.176.521
Utang Pihak Berelasi 275.435.356 - 275.435.356
Beban Akrual 3.275.118.053 - 3.275.118.053
Jumlah 230.812.846.343 - 230.812.846.343
76
Page 80
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)
31 Desember 2022
Sampai Dengan Satu Lebih dari Satu Tahun
Jumlah
Tahun Sampai Tiga Tahun
Utang Usaha Kepada
Pihak Ketiga 78.174.218.745 - 78.174.218.745
Utang Lain-lain 38.255.056.000 - 38.255.056.000
Utang Bank 9.571.428.576 961.308.168 10.532.736.744
Utang Retensi 37.736.392.038 - 37.736.392.038
Utang Pihak Berelasi 15.019.848.150 - 15.019.848.150
Beban Akrual 3.373.215.285 - 3.373.215.285
Jumlah 182.130.158.794 961.308.168 183.091.466.962
Nilai Wajar
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau
untuk keperluan pengungkapan. Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang diukur dan diakui
pada nilai wajar adalah piutang dan utang derivative.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk
aset keuangan adalah harga penawaran (bid price), sedangkan untuk liabilitas keuangan adalah
harga permintaan (ask price).
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian tertentu.Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat
diobservasi sepanjang tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi, apabila seluruh
input signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi.
Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, teknik
penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:
Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis dan;
Teknik lain seperti analisis arus kas yang didiskonto digunakan untuk menentukan nilai wajar
instrumen keuangan lainnya.
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai Wajar * NIlai Tercatat Nilai Wajar * NIlai Tercatat
Aset Keuangan
Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas 50.776.716.722 50.776.716.722 42.805.690.373 42.805.690.373
Dana yang Dibatasi Penggunaannya 24.550.820.520 24.550.820.520 24.504.117.542 24.504.117.542
Piutang Usaha 56.097.995.927 56.097.995.927 54.339.139.774 54.339.139.774
Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja 190.529.026.203 190.529.026.203 156.677.557.400 156.677.557.400
Piutang Pihak Berelasi 98.794.241.681 98.794.241.681 - -
Piutang Lain-Lain Lancar 29.752.391.371 29.752.391.371 27.057.251.122 27.057.251.122
Aset Lain-lain - Simpanan Pinjaman 7.559.394 7.559.394 7.559.394 7.559.394
Jumlah Aset Keuangan 450.508.751.818 450.508.751.818 305.391.315.605 305.391.315.605
Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar
melalui Komprehensif Lain
Investasi pada Instrumen Ekuitas 2.250.000.000 2.250.000.000 2.250.000.000 2.250.000.000
Jumlah Aset Keuangan 452.758.751.818 452.758.751.818 307.641.315.605 307.641.315.605
77
Page 81
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nilai Wajar * NIlai Tercatat Nilai Wajar * NIlai Tercatat
Liabilitas Keuangan
Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Utang Bank 95.389.860.252 95.389.860.252 9.571.428.576 9.571.428.576
Utang Usaha 54.007.200.161 54.007.200.161 78.174.218.745 78.174.218.745
Utang Pihak Berelasi 275.435.356 275.435.356 15.019.848.150 15.019.848.150
Utang Lain - Lain 38.255.056.000 38.255.056.000 38.255.056.000 38.255.056.000
Utang Retensi 39.610.176.521 39.610.176.521 37.736.392.038 37.736.392.038
Beban Akrual 3.275.118.053 3.275.118.053 3.373.215.285 3.373.215.285
Utang Bank Jangka Panjang - - 961.308.168 961.308.168
Jumlah Liabilitas Keuangan 230.812.846.343 230.812.846.343 183.091.466.962 183.091.466.962
Jumlah Liabilitas Keuangan 366.235.832.434 366.235.832.434 356.611.505.348 356.611.505.348
* Diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 3, kecuali aset keuangan kas dan setara kas
dan dana yang dibatasi penggunaannya diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 1.
Pengelolaan Modal
Tujuan Perusahaan dan Entitas Anak ketika mengelola modal adalah untuk mempertahankan
kelangsungan usaha Perusahaan dan Entitas Anak serta memaksimalkan manfaat bagi pemegang
saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Perusahaan dan Entitas Anak secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan
untuk memastikan struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang saham yang optimal, dengan
mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Perusahaan dan Entitas Anak,
profitabilitas saat ini dan yang akan datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal dan
proyeksi peluang investasi yang strategis. Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan
struktur modal, Perusahaan dan Entitas Anak dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan
kepada para pemegang saham, mengeluarkan saham baru atau menjual aset untuk mengurangi
utang.
Perusahaan dan Entitas Anak memonitor berdasarkan rasio gearing konsolidasian. Rasio gearing
dihitung dengan membagi pinjaman bersih dengan total ekuitas. Pinjaman bersih dihitung dengan
mengurangkan jumlah pinjaman dengan kas dan setara kas. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022, jumlah kas dan setara kas dan dana yang dibatasi penggunaannya lebih besar
daripada jumlah pinjaman.
40. REKLASIFIKASI AKUN
Beberapa akun dalam laporan keuagan konsolidasian tahun 2022 telah direklasifikasi agar sesuai
dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian tahun 2022, yaitu sebagai berikut:
2022
Sebelum
Dereklasifikasi
Reklasifikasi Setelah Reklasifikasi
Laporan Posisi Keuangan
Aset Lancar
Piutang Lain-lain 12.096.204.647 15.872.130.793 27.968.335.440
Biaya Dibayar Dimuka dan uang Muka 14.174.770.965 321.519.877 14.496.290.842
Aset Tidak Lancar
Biaya Dibayar Dimuka dan uang Muka 944.581.672 229.636.943 1.174.218.615
Investasi pada Entitas Asosiasi dan
Ventura Bersama 94.695.384.826 (15.872.130.793) 78.823.254.033
Aset Tetap 101.814.934.240 (551.156.820) 101.263.777.420
78
Page 82
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. IKATAN DAN KOMITMEN
a. Perusahaan mengadakan Perjanjian Ventura Bersama (JV) dengan beberapa Perusahaan yaitu
sebagai berikut:
1. Hyundai Engineering & Construction Co. Ltd - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk JV
Pekerjaan GCNM Apartment Jakarta
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
Hyundai Engineering & Construction Co. Ltd : 65%
Perusahaan : 35%
2. CSCEC - NKE JV
Pekerjaan Sudirman Office 78
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
BUT China State Construction Engineering
Co. Ltd : 59%
Perusahaan : 41%
3. CNQC – NKE JV
Pekerjaan Chadstone, Cikarang Main Contract Works
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
BUT Qingjian International (South Pacific) Group
Development Co. Pte, Ltd : 60%
Perusahaan : 40%
4. TOA - NKE JV
Pekerjaan Central Java 2x 1.000 MW Coal Fired Power Plant Project
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
TOA Corpoation : 90%
Perusahaan : 10%
5. NKE Tbk – ASHFRI PUTRA LORA JV
Pekerjaan Pembangunan Sarana/Prasarana Pengaman Pantai Tiku di Kabupaten Agam
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
Perusahaan : 55%
PT Ashfri Putra Lora : 45%
6. CSCEC - NKE JV
Pekerjaan Struktur, Arsitektur dan Plumbing Proyek One Signature Gallery
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
BUT China State Construction Engineering
Co. Ltd : 51%
Perusahaan : 49%
7. NKE – FEVA JV
Pekerjaan Pelebaran Jalan Menambah Lajur Probolinggo – Grobogan - Lumajang
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
Perusahaan : 55%
PT Feva Indonesia : 45%
79
Page 83
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41. IKATAN DAN KOMITMEN (Lanjutan)
8. NKE – AAN JV
Pekerjaan Pembangunan Jalan Selat Lampa – Teluk Dapih – SP. Sekunyam
(Pengalihan Trase) (UMYC)
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
Perusahaan : 45%
PT Amanah Anak Negeri : 55%
9. NKE – PRP JV
Pekerjaan Fasilitas Sisi Darat Bandar Udara Nabire Baru Tahap I
Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
Perusahaan : 51%
PT Pembangunan Rekanusantara Perkasa : 49%
b. Perusahaan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja, pembiayaan, investasi, jaminan bank dan
letters of credit yang belum digunakan oleh Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 sejumlah
Rp 329.035.614.483.
c. Perusahaan mempunyai komitmen untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi diantaranya
sebagai berikut:
Nilai Kontrak Masa Pelaksanaan
No Nama Proyek Pemberi Kerja (Tidak Termasuk PPN) Mulai Akhir
1 Pekerjaan Mining Suport Facilities UDU PT. Unggul Dinamika Utama 56.970.000.000 15-Apr-23 09-Feb-24
2 Pekerjaan EPC Guest House PT Amman Mineral Nusa Tenggara 15.278.000.000 01-May-23 30-Nov-23
3 Pekerjaan Renovasi Asmin #2 Office PT Amman Mineral Nusa Tenggara 4.581.000.000 15-Jun-23 30-Nov-23
4 Detail Engineering Design dan PT Optima Tirta Energy 109.058.525.464 15-Jan-20 30-Aug-23
Preliminary Work - Tongar
5 Pengamanan Pantai KEK Direktorat Jenderal Sumber 153.015.812.275 30-Nov-20 15-Nov-23
Tanjung Lesung Paket II Daya Air-Kementerian Pekerjaan
Umum & Perumahan Rakyat
6 Pekerjaan Pembangunan Apartment KSO Ciputra Yasmin 128.602.301.407 18-Oct-21 31-Aug-23
Delft Makassar - Struktur, Arsitektur &
Plumbing
7 Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal & Elektronik KSO Ciputra Yasmin 27.027.027.027 18-Apr-22 31-Aug-23
(MEE) Delf Apartement Makassar
8 Pekerjaan Pembangunan Sunset KSO Ciputra Yasmin 31.000.000.000 01-Aug-22 31-Jul-23
Quay Blok A - Citraland City Makassar
9 Pekerjaan Pembangunan Gedung Universitas Negeri Padang 74.577.016.456 15-Aug-22 08-Nov-23
Pusat Informasi dan Perpustakaan
Universitas Negeri Padang
10 Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol PT Adhi Karya (Persero) Tbk 452.529.320.000 27-Jun-22 30-Sep-23
Solo - Jogja
11 Pekerjaan Construction of Lampesure Bridge PT Vale Indonesia Tbk 35.712.874.939 13-Mar-23 14-Jan-24
12 Pekerjaan Canal Wall Streng Thening PT Vale Indonesia Tbk 99.601.466.908 23-Jan-23 22-Jan-24
13 Pembangunan Rumah Sakit Mulya Medika PT Mira Mulya Abadi Medical 146.495.416.221 18-May-23 08-Nov-24
14 Buin Batu Clinic Eypansion Project PT Amman Mineral Nusa Tenggara 6.887.000.000 01-Oct-22 31-Aug-23
80
Page 84
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
42. STANDAR AKUNTANSI BARU
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
beberapa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (ISAK) baru. Standar akuntansi tersebut akan berlaku efektif atau diterapkan pada laporan
keuangan konsolidasian Grup yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023:
- Amendemen PSAK No.1 “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
dan Klasifikasi liabilitas sebagai lancar dan tidak lancar;
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
- Amendemen PSAK 25 – Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan:
Definisi Estimasi Akuntansi.
- Amendemen PSAK 46 - Pajak penghasilan tentang Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal;
- Amandemen PSAK 1(amandemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan
Akuntansi.
Sampai dengan tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Perusahaan masih
mengevaluasi dampak potensial terhadap standar dan interpretasi akuntansi perubahan dan standar
baru ini terhadap laporan keuangan konsolidasiannya.
43. MASALAH HUKUM
Penanganan Perkara Proyek Chadstone at Cikarang
Bahwa BUT QINGJIAN INTERNATIONAL (South Pacific) Grup Development Co., Pte Ltd. (Selanjutnya
disebut CNQC) bersama dengan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring, Tbk telah sepakat membentuk
kerjasama operasional untuk mengerjakan Proyek Pembangunan Chadstone di Cikarang berdasarkan
Joint Operation Agreement For Proposed Development Of Chadstone at Cikarang pada tanggal
10 Desember 2015 dengan nama CNQC-NKE, JO dengan ketentuan persentase hak, pekerjaan, aset,
kewajiban, tanggungjawab, pengeluaran, resiko serta keuntungan dan kerugian:
CNQC : 60%
PT NKE Tbk : 40%
Bahwa CNQC NKE JO telah ditunjuk untuk melaksanakan Pekerjaan (Kontraktor Struktur, Arsitektur,
dan Plumbing (SAP) Proyek Pembangunan Chadstone (Mixed-Use Building) di Cikarang.
Bahwa selain itu, CNQC dan NKE telah ditunjuk untuk melaksanakan Pekerjaan (Kontraktor Mekanikal
dan Elektrikal) Proyek Pembangunan Chadstone (Mixed-Use Building) di Kawasan Cikarang untuk
Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal)
Pada tanggal 4 Januari 2021, CNQC-NKE JO melalui Kuasa Hukum telah mengajukan Permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Pollux Aditama Kencana di Pengadilan
Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor
perkara3/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Pada tanggal 3 Februari 2021, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
telah memutus perkara 03/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst untuk menolak Permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh pemohon yaitu CNQC-NKE JO.
Pada tanggal 12 Januari 2021, PT Pollux Aditama Kencana mengajukan gugatan Perbuatan Melawan
Hukum terhadap CNQC dan NKE di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan perkara nomor:
53/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel.
Pada tanggal 9 Maret 2021, PT Pollux Aditama telah mencabut gugatannya yang teregister dengan
perkara nomor: 53/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel.
81
Page 85
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. MASALAH HUKUM (Lanjutan)
Penanganan Perkara Proyek Chadstone at Cikarang (Lajutan)
Pada tanggal 20 Januari 2021, PT Pollux Aditama Kencana mengajukan Permohonan Penyelesaian
Arbitrase terhadap CNQC dan NKE di Badan Arbitrasi Nasional Indonesia yang teregister dengan
perkara nomor: 44002/I/ARB-BANI/2021.
Pada tanggal 2 Maret 2021, PT Pollux Aditama Kencana telah mencabut Permohonan Penyelesaian
Arbitrase terhadap CNQC dan NKE di Badan Arbitrasi Nasional Indonesia yang teregister dengan
perkara nomor: 44002/I/ARB-BANI/2021.
Pada tanggal 7 Januari 2021, PT Arsimekon Tata Graha yang merupakan Sub Kontraktor CNQC-NKE
JO untuk Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal Proyek Chadstone telah mengajukan permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk ke
Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang teregister dengan perkara nomor:
23/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.
Pada tanggal 10 Februari 2021, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
telah memutus perkara 23/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst. untuk menolak Permohonan
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Pada tanggal 12 Oktober 2020, PT Trialam Fasade yang merupakan Sub Kontraktor CNQC-NKE JO
pada Proyek Chadstone telah melaporkan perkara dugaan tindak pidana Penipuan, Penggelapan, dan
Pencucian Uang terkait dengan CNQC-NKE JO yang memberikan pekerjaan proyek di Gedung
Chadstone dengan Laporan Polisi nomor: LP/6087/X/YAN.2.5./2020/SPKT PMJ.
Terkait Laporan Polisi tersebut, saat ini telah dilakukan penghentian penyidikan dengan diterbitkannya
Surat Perintah Penghentian Penyidikan oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya.
CNQC-NKE JO telah melakukan pendaftaran permohonan penyelesaan sengketa melalui Badan
Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dengan Nomor : 45041/V/ARB-BANI/2022 tanggal 25 Mei 2022
terhdap PT Pollux Aditama Kencana. BANI melalui Surat Nomor 22.2206/X/BANI/WD-Ln Tanggal
26 Oktober 2022 telah menyampaikan kepada Pomohon yakni CNQC-NKE, JO dan Termohon yaitu
PT Pollux Aditama Kencana bahwa biaya pendaftaran BANI telah terpenuhi 100% sehingga
persidangan dalam perkara Nomor : 45041/V/ARB-BANI/2022 antara Pemohon dengan Termohon
dapat dimulai.
Gugatan dari PT Fadel Mineral Asiapasific kepada PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, atas
Perbuatan Melawan Hukum (PMH) pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Bahwa PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dan PT Fadel Mineral Asiapasific telah melakukan
Kerjasama dengan CV Tanggobu Jaya sebagai pihak yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP)
dan pemilik lokasi tanah urungan yang ditunjuk oleh PT Obsidian Stainless Steel sesuai dengan
Perjanjian Kerjasama nomor: 001/OSS-TJ/III/2020 antara CV Tanggobu Jaya dengan PT Obsidian
Stainless Steel.
CV Tanggobu Jaya telah menunjuk PT Fadel Mineral Asiapasific sebagai pelaksana Pekerjaan
Pengurukan/Penimbunan tanah. PT Fadel Mineral Asiapasific telah mengajukan permohonan untuk
mengikutsertakan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk sebagai pelaksana kontrak bersama dengan
PT Fadel Mineral Asiapasific dalam bentuk Kerjasama Operasi.
Komposisi pembagian hasil (sharing profit) antara PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dan PT Fadel
Mineral Asiapasific sebagai berikut:
PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk : 70%
PT Fadel Mineral Asiapasific : 30%
82
Page 86
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43. MASALAH HUKUM (Lanjutan)
Gugatan dari PT Fadel Mineral Asiapasific kepada PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, atas
Perbuatan Melawan Hukum (PMH) pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Lanjutan)
Pada saat pekerjaan dilaksanakan, terdapat kerugian dari proyek pengurukan/penimbunan tanah
sebesar Rp2.249.881.920 yang diajukan penagihan oleh NKE-FMA KSO kepada CV Tanggobu Jaya
dan pembayaran tersebut dilakukan melalui transfer ke Bank Mandiri atas nama NKE-FMA KSO.
CV Tanggobu Jaya tidak melakukan pembayaran ke rekening Bank Mandiri tersebut, melainkan
melakukan pembayaran secara tunai kepada PT Fadel Mineral Asiapasific yang diwakili oleh
Muhammad Fadel Christopol sejumlah Rp.2.249.881.920.
Dana tersebut seluruhnya diserahkan kepada Muhammad Fadel Christopol, dimana seharusnya dana
tersebut menjadi milik PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk karena seluruh biaya pekerjaan proyek
menggunakan biaya/dana dari PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk.
PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk yang diwakili oleh Mochammad Nindyo Widyananto telah membuat
Laporan Polisi dengan nomor: LP/62/I/2021/SPKT POLDA SULTRA tanggal 29 Januari 2021.
Pada tanggal 7 September 2021, persidangan dengan terdakwa Muhammad Fadel Christopol terkait
dugaan Tindak Pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378
KUHP Subs Pasal 374 KUHP di Pengadilan Negeri Kendari dengan Nomor Perkara
538/Pid.B/2021/PN.Kdi.
Pada tanggal 21 Desember 2021, telah dibacakan putusan perkara nomor 538/Pid.B/2021/PN.Kdi
dengan terdakwa M. Fadel Christopol terkait dengan dugaan tindak pidana dana PT. NKE- PT. FMA
KSO. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, kasus tersebut sedang
dalam tahap kasasi dan berkas telah dikirimkan oleh Pengadilan Negeri Kendari ke Mahkamah Agung.
Pada tanggal 21 Desember 2021, telah dibacakan putusan perkara nomor 538/Pid.B/2021/PN.Kdi
dengan terdakwa M. Fadel Christopol terkait dengan dugaan tindak pidana dana PT. NKE- PT.FMA
KSO, kasus tersebut sedang dalam tahap kasasi dan berkas telah dikirimkan oleh Pengadilan Negeri
Kendari ke Mahkamah Agung.
Pada tanggal 5 Juli 2022, telah ditetapkan putusan terhadap perkara yang menyatakan bahwa M.
Fadel Christopol ditetapkan bersalah atas tindak pidana penggelapan dan dijatuhkan pidana penjara
selama 1 (satu) tahun.
Mahkamah Agung Republik Indonesia telah mengirimkan berkas ke Pengadilan Negeri Kendari pada
tanggal 18 Oktober 2022.
Pada tanggal 17 September 2021, PT Fadel Mineral Asiapasific menggugat PT Nusa Konstruksi
Enjiniring Tbk dengan tuduhan Perbuatan melawan hukum dengan nomor perkara: 780/Pdt.G/2021/PN
JKT.SEL.
Pada tanggal 10 Januari 2022, menetapkan putusan untuk mencoret perkara perdata gugatan yang
tengah berjalan tersebut. Menghukum penggugat membayar biaya sebesar Rp1.218.000.
83
Page 87
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
44. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
Rinciannya sebagai berikut:
30 Juni
2023 2022
Peningkatan Investasi dalam Ventura Bersama dari:
Bagian Laba Bersih Ventura Bersama 185.499.288 3.766.039.403
45. KELANGSUNGAN HIDUP DAN RENCANA MANAJEMEN
Meskipun Laporan Keuangan Konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 mengalami laba bersih sebesar Rp 9.235.655.995, Grup masih memiliki akumulasi defisit
sebesar Rp 161.608.767.309. namun tidak mempengaruhi kelangsungan hidup Perusahaan.
Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, manajemen Perusahaan sudah menyusun rencana dan
melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
- Membangun konsorsium pembiayaan proyek dengan melakukan kerjasama keuangan
berbasis proyek dan pembayaran proyek dengan sistem subkon mandiri
- Mengelola likuiditas Perusahaan Optimalisasi dalam hal pengelolaan aset Perusahaan.
- Pengendalian pembiayaan yang tidak efisien Meningkatkan intensitas penyelesaian piutang
macet.
- Efisiensi pada pos-pos biaya langsung dengan melakukan efisiensi pengadaan, metode
konstruksi dan monitoring secara online dan periodik.
- Menerapkan secara maksimal Good Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan yang
baik) pada semua lini Perusahaan.
- Mengoptimalkan penerapan ISO ,OHSAS, dan lainnya.
- Meningkatkan porsi klien swasta dalam hal perolehan kontrak baru.
- Menjalin kerjasama dalam bentuk JO atau JV dengan mitra-mitra lokal maupun internasional
yang kredible.
- Mengoptimalkan kinerja anak usaha Perusahaan.
- Melakukan analisa serta evaluasi rutin terkait kondisi pasar baik secara mikro maupun makro,
untuk mempersiapkan strategi penanganan resiko.
- Mitigasi risiko konstruksi dan mitigasi risiko kerugian.
- Mengoptimalkan pelaksanaan prosedur dan sistem pengendalian internal.
- Menjaga konsep BMW (Biaya, Mutu dan Waktu) dan keamanan pada pelaksanaan proyek
berbasis anggaran dengan penerapan Operation Excellence.
- Melakukan perbaikan berkelanjutan atas metode kerja dan alat kerja yang kurang efisien.
- Melakukan peremajaan pada alat kerja yang tidak berfungsi optimal dan investasi pada alat
kerja baru.
46. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI
Panitia anggaran DPR RI dan pemerintah sepakat menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2023
sebesar 5,3% seperti yang diusulkan oleh Presiden Republik Indonesia. Inflasi diproyeksikan akan
meningkat secara signifikan pada tahun 2022 dan akan tetap tinggi pada tahun 2023. Inflasi yang
rata-rata mencapai 1,6% tahun lalu, diperkirakan akan meningkat menjadi 4,6% pada tahun 2022
karena kenaikan harga komoditas dankenaikan harga bahan bakar baru-baru ini. Diproyeksikan
menjadi hampir 6,0% hingga Juni 2023 dan turun ke bawah 4,0% pada akhir 2023.
84
Page 88
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI (Lanjutan)
Perekonomian Indonesia mengatasi ancaman terhadap pertumbuhan dengan baik. Namun, harga
komoditas yang tinggi juga memicu inflasi. Untuk tahun 2023, risikonya menurun karena pertumbuhan
global yang lebih lambat, volatilitas keuangan global, kebijakan ekonomi makro yang lebih ketat di
Indonesia, dan berlanjutnya kejutan dari invasi Rusia ke Ukraina.
Panitia dan pemerintah juga menyepakati pengeluaran 2023 sebesar 3.061,2 triliun rupiah ($205,31
miliar), sedikit lebih tinggi dari anggaran yang diusulkan. Permintaan konsumen yang kuat mampu
mengimbangi pengeluaran pemerintah yang lebih rendah. Namun permintaan ekspor komoditas
Indonesia juga sehat, mendukung pertumbuhan dan menghasilkan pendapatan fiskal.
47. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN
Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diselesaikan oleh manajemen Perseroan, tidak ada
peristiwa seteleh periode pelaporan yang signifikan.
48. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian,
yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada
27 Juni 2023.
85
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.