Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
Nomor Surat KL.217/VII/20/KA-2023
Nama Emiten PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Kode Emiten KAII
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Reska Restoran Jakarta 2003 Beroperasi 550.858.758 RIBUAN IDR 99.74
Multi Usaha Kereta Api
2 PT Railink Transportasi Jakarta 2005 Beroperasi 360.914.874 RIBUAN IDR 60.0
Kereta Api
Bandara
3 PT Kereta Transportasi Jakarta 2008 Beroperasi 3.143.839.290 RIBUAN IDR 99.78
Commuter Kereta
Indonesia Commuter
Jabodetabek
4 PT KA Distribusi Jakarta 2009 Beroperasi 832.717.608 RIBUAN IDR 99.3
Logistik Logistik
berbasis
Kereta Api
5 PT KA Pengelolaan Jakarta 2009 Beroperasi 1.117.069.339 RIBUAN IDR 99.63
Properti Aset / Properti
Manajemen Perkeretaapia
n
6 PT KA Pariwisata Jakarta 2009 Beroperasi 176.557.319 RIBUAN IDR 99.9
Pariwisata Kereta Api
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Kereta Api Indonesia Entity name
(Persero)
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas KAII Entity code
Nomor identifikasi entitas AA788 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor K. Transportation & Logistic Sector
Subsektor K1. Transportation Subsector
Industri K13. Passenger Land Industry
Transportation
Subindustri K131. Rail Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Indonesian Government
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Prior year auditor
Mawar & Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Dedy Sukrisnadi
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
5,198,198,988 5,695,720,193
equivalents
Dana yang dibatasi Current restricted funds
2,506,788,544 5,610,385,976
penggunaannya lancar
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
66,685,862 26,370,549
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
471,684,752 471,708,322
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
1,040,679,618 934,629,745
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
354,889,666 310,053,351
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
942,039,197 719,566,683
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 954,126,837 1,145,313,941 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
178,747,178 62,652,603
lancar
Uang muka lancar 105,240,209 57,650,571 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
589,377,971 303,896,017
lancar
Jumlah aset lancar 12,408,458,822 15,337,947,951 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
6,125,879,253 6,289,850,104
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in
43,269,091 49,687,933
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar 2,762,546,894 20,640,157 Non-current advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current other
246,902,112 186,725,566
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 1,294,855,873 1,432,778,568 Deferred tax assets
Properti investasi 198,853,210 126,085,555 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
23,848,948,410 23,924,692,896
equipment
Aset takberwujud selain Intangible assets other
25,911,954,806 24,159,704,918
goodwill than goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
45,584,603 53,116,075
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 60,478,794,252 56,243,281,772 Total non-current assets
Jumlah aset 72,887,253,074 71,581,229,723 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Page 5
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
1,545,000,000 1,760,000,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
1,108,372,902 1,578,171,487
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
244,544,230 880,714,681
berelasi related parties
Liabilitas keuangan Other current financial
107,956,273 98,538,290
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
2,434,509,623 1,572,961,926
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 654,670,916 962,743,057 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 457,345,747 309,332,730 Taxes payable
Pendapatan diterima Current unearned
1,295,798,132 1,144,639,451
dimuka jangka pendek revenue
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 1,198,140,354 1,196,958,601
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of subordinated
tempo dalam satu loans
1,018,507
tahun atas
pinjaman
subordinasi
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 6,666,052 16,563,637 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
9,491,522,736 9,958,123,860
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pemegang Non-current due to
2,843,750,000 3,062,500,000
saham jangka panjang stockholders
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 19,004,780,693 18,259,206,167 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas subordinated loans
22,916,395 23,425,650
pinjaman
subordinasi
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
43,103,747 44,599,263
liabilitas sewa
pembiayaan
Page 6
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 4,492,041,462 4,490,760,381 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term sukuk
498,446,652 498,307,111
panjang atas sukuk
Pendapatan diterima Non-current unearned
869,690,030 837,174,293
dimuka jangka panjang revenue
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 5,573,132,995 5,197,151,974 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
193,119,497 129,796,719
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
33,540,981,471 32,542,921,558
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 43,032,504,207 42,501,045,418 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 22,368,743,000 19,168,743,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
3,200,000,000
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
( 1,112,067,228 ) ( 1,060,098,895 )
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 9,476,398,277 7,694,357,800 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 971,055,731 ) ( 15,271,506 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
29,762,018,318 28,987,730,399
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
92,730,549 92,453,906
non-pengendali
Jumlah ekuitas 29,854,748,867 29,080,184,305 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
72,887,253,074 71,581,229,723
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
14,258,096,928 11,758,876,832
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 10,455,242,007 ) ( 9,168,075,400 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 3,802,854,921 2,590,801,432 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 1,762,631,489 ) ( 1,257,611,776 )
expenses
Pendapatan keuangan 142,841,501 57,092,484 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 575,099,619 ) ( 456,281,846 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 112,114,762 ) ( 4,026,485 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan ( 5,122,398 ) ( 6,390,805 ) associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of joint
ventura bersama yang dicatat ( 145,459,967 ) 258,452 ventures accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 281,922,588 ) ( 7,929,948 ) Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
1,063,345,599 915,911,508
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 236,364,240 ) ( 175,950,184 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
826,981,359 739,961,324
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 826,981,359 739,961,324 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 66,626,069 ) ( 45,385,656 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 14,657,736 9,984,844 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 51,968,333 ) ( 35,400,812 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 51,968,333 ) ( 35,400,812 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 775,013,026 704,560,512 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Page 8
Laba (rugi) yang dapat 826,256,252 759,095,936 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 725,107 ( 19,134,612 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 774,287,919 723,695,124 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 725,107 ( 19,134,612 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 37 40 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 19,168,743,000 3,200,000,000 ( 1,060,098,895 ) 7,694,357,800 ( 15,271,506 ) 28,987,730,399 92,453,906 29,080,184,305 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 19,168,743,000 3,200,000,000 ( 1,060,098,895 ) 7,694,357,800 ( 15,271,506 ) 28,987,730,399 92,453,906 29,080,184,305 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 826,256,252 826,256,252 725,107 826,981,359 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 51,968,333 ) ( 51,968,333 ) ( 51,968,333 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 1,782,040,477 ( 1,782,040,477 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 448,464 ) ( 448,464 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through transactions
3,200,000,000 ( 3,200,000,000 )
dengan pemilik ekuitas with owner's equity
Posisi ekuitas, akhir periode 22,368,743,000 0 ( 1,112,067,228 ) 9,476,398,277 ( 971,055,731 ) 29,762,018,318 92,730,549 29,854,748,867 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
19,168,743,000 ( 1,629,014,626 ) 6,085,704,817 ( 362,460,073 ) 23,262,973,118 148,767,207 23,411,740,325
period
Posisi ekuitas, awal periode 19,168,743,000 ( 1,629,014,626 ) 6,085,704,817 ( 362,460,073 ) 23,262,973,118 148,767,207 23,411,740,325 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 759,095,936 759,095,936 ( 19,134,612 ) 739,961,324 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 35,400,812 ) ( 35,400,812 ) ( 35,400,812 ) Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 298,261 ) ( 298,261 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 19,168,743,000 ( 1,664,415,438 ) 6,085,704,817 396,635,863 23,986,668,242 129,334,334 24,116,002,576 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
11,721,913,660 8,024,141,250
pelanggan
Penerimaan subsidi 582,810,031 62,223,563 Receipts of subsidy
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
57,501,790 245,360,737
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 6,221,362,300 ) ( 4,170,614,218 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 3,584,031,125 ) ( 2,865,544,353 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 486,891,249 ) ( 58,128,114 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
2,069,940,807 1,237,438,865
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
142,910,673 48,260,113
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 523,311,440 ) ( 410,716,786 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 291,872,259 ) ( 283,412,768 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,397,667,781 591,569,424
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 635,163,439 ) ( 1,539,964,065 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 55,901,259 ) ( 9,350,483 )
aset takberwujud intangible assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,796,695,882 ) ( 1,870,131,123 )
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
3,103,597,432 ( 45,974,249 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas ( 2,741,906,736 ) ( 4,900,000 ) interests in associates
asosiasi
Penerimaan dividen dari Dividends received from
19,807,328
aktivitas investasi investing activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 2,106,262,556 ) ( 3,470,319,920 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
Page 12
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 4,957,284,802 9,611,950,917 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 4,413,227,244 ) ( 7,931,424,273 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 2,119,226 ) ( 11,124,713 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran utang Payments of due to
( 218,750,000 )
pemegang saham stockholders
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
323,188,332 1,669,401,931
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 385,406,443 ) ( 1,209,348,565 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
5,695,720,193 3,808,203,932
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 112,114,762 ) ( 4,026,485 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
0
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
5,198,198,988 2,594,828,882
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan perusahaan dan entitas anak (selanjutnya Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian secara kolektif disebut sebagai ?Grup?). Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan statements
berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas
konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah
konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya perolehan
umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam pemerolehan aset. Laporan
arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan
keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan perusahaan dan entitas-entitas anak Principles of consolidation
seperti disebutkan pada Catatan 2. Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial dimana Grup
memiliki kemampuan praktis untuk melaksanakan (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai
apakah Grup mengendalikan entitas lain. Laporan keuangan Grup mencakup hasil usaha, arus kas,
aset dan liabilitas dari perusahaan dan seluruh entitas anak yang secara langsung dan tidak langsung,
dikendalikan oleh Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu
tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai
tanggal pengendalian berakhir. Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan
menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang
serupa. Seluruh transaksi, saldo, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait
dengan transaksi antar entitas dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh. Grup mengatribusikan
laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non-pengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali
memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan nonpengendali di ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Perubahan dalam bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah
transaksi ekuitas (yaitu transaksi pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas
yang dimiliki oleh kepentingan non-pengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat
kepentingan pengendali dan kepentingan non-pengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan
relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat kepentingan non-pengendali yang
disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang diterima atau dibayarkan diakui langsung dalam ekuitas
dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk. Jika Grup kehilangan pengendalian, maka Grup:
a.Menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah
tercatatnya ketika pengendalian hilang; b.Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan
non-pengendali pada entitas anak terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen
penghasilan komprehensif lain yang diatribusikan pada kepentingan non-pengendali); c.Mengakui nilai
wajar pembayaran yang diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan
hilangnya pengendalian; d.Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya
Page 14
pada tanggal hilangnya pengendalian; e.Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara
langsung ke saldo laba jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dalam kaitan dengan entitas anak; f.Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan kepada entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank (rekening giro), dan deposito berjangka yang jatuh Cash and cash equivalents
tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan
sebagai jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. Dalam komponen setara kas tidak termasuk
deposito berjangka yang dijadikan jaminan pada bank walaupun jatuh temponya tidak lebih dari 3 (tiga)
bulan. Deposito yang bersangkutan disajikan dalam kelompok aset lancar sepanjang penjaminan
tersebut meliputi periode tidak lebih dari satu tahun dari tanggal laporan posisi keuangan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha merupakan jumlah yang akan diterima dari pelanggan atas layanan yang diberikan dari Trade and other receivables
kegiatan usaha. Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak
pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan. Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment property
kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam kegiatan
usaha sehari-hari. Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan
manfaat ekonomi masa depan yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan
biaya perolehan properti investasi dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur
sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat
diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain).
Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, Grup memilih
menggunakan model biaya dan mengukur properti investasi sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan
disajikan sebesar biaya perolehan. Bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis (12-40 tahun). Pengalihan ke properti investasi
dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya
pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain. Pengalihan dari properti
investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan
dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti investasi
dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara permanen dan
tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau
Page 15
kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto
pelepasan dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian
atau pelepasan.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga
perolehannya dan tidak disusutkan. Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset
tetap sebagai ?aset tetap dalam penyelesaian? dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup
menentukan jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut. Jumlah terpulihkan adalah
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai
adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit penghasil kas. Nilai kini
dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan nilai waktu uang
dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur. Jika, dan hanya jika, jumlah
terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera diakui dalam
laba rugi. Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill
dibalik jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya Trade payables and other liabilities
jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat
pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam
hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi
yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Pengakuan pendapatan dan beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Grup melakukan analisa transaksi melalui lima langkah Revenue and expense recognition
analisa berikut: 1.Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak -Grup bisa
mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa yang
akan dialihkan; -Kontrak memiliki substansi komersial; -Besar kemungkinan entitas akan menerima
imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan. 2.Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak, untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3.Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak penjualan
barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu entitas
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.
4.Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 5.Mengakui pendapatan ketika
Page 16
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu). Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut: -Suatu waktu tertentu (umumnya janji untuk
menyerahkan barang ke pelanggan); atau -Sepanjang waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa
ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam sepanjang waktu, Grup memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang dapat diakui karena telah
terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu
tertentu kecuali jika memenuhi salah satu kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi sepanjang waktu:
-Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh pelaksanaan
Grup sebagaimana yang dilakukan Grup; -Pelaksanaan Grup menciptakan atau meningkatkan aset
yang dikendalikan pelanggan saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan -Pelaksanaan Grup tidak
menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki hak yang dapat
diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini. Pengakuan Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan
aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak,
menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan
untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban
tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari
Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancer lainnya. Beban tersebut diamortisasi
dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset
tersebut.
Penjabaran mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan Foreign currency translation
mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
uang fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama
tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang
asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia. Selisih kurs yang timbul
dari penyelesaian pos moneter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang asing diakui dalam
laba rugi.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor: a)Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i.memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii.memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau iii.merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor. b)Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i.Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk,
entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain); ii.Satu entitas adalah
entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii.Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv.Satu entitas adalah
ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;
v.Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas
pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
vi.Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);
vii.Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau viii.Entitas, atau
anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Page 17
Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama, atau
dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu kepada instansi pemerintah dan badan yang
serupa baik lokal, nasional maupun internasional. Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat
berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang
merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik
Indonesia melalui Kementerian Negara BUMN sebagai kuasa pemegang saham.
Pajak penghasilan Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan dalam Income taxes
menentukan laba rugi pada suatu periode. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi,
kecuali pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Jumlah pajak kini untuk periode berjalan dan
periode sebelumnya yang belum dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah dibayar
untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya melebihi jumlah pajak yang terutang untuk
periode tersebut, maka kelebihannya diakui sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini untuk periode
berjalan dan periode sebelumnya diukur sebesar jumlah yang diperkirakan akan dibayar kepada
(direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang dihitung menggunakan tarif pajak berlaku atau secara
substantif berlaku pada akhir periode pelaporan. Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat ditarik
untuk memulihkan pajak kini dari periode sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak tangguhan
diakui untuk akumulasi rugi pajak belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan sepanjang
kemungkinan besar laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak
belum dikompensasi dan kredit pajak belum dimanfaatkan. Seluruh perbedaan temporer kena pajak
diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari:
a)pengakuan awal goodwill; atau b)pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan
kombinasi bisnis dan pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak
(rugi pajak). Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer dapat dikurangkan
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan timbul dari
pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan
pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi pajak). Aset dan
liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika aset
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku
atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak
tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada
akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan. Grup mengurangi
jumlah tercatat aset pajak tangguhan jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut. Setiap pengurangan tersebut dilakukan pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga
kemungkinan besar laba kena pajak yang tersedia jumlahnya memadai. Grup melakukan saling hapus
aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan hanya jika: a)Grup memiliki hak yang
dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
kini; dan b)aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas: i.entitas kena pajak yang sama; atau ii.entitas
kena pajak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan
dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap
periode masa depan dimana jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan
untuk diselesaikan atau dipulihkan. Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini dan liabilitas
Page 18
pajak kini jika dan hanya jika, Grup: a)memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang diakui; dan b)bermaksud untuk menyelesaikan dengan
dasar neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Pinjaman Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, pembangunan atau pembuatan Borrowings
aset kualifikasian, dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya
diakui sebagai beban pada saat terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup beban bunga, beban
keuangan dalam sewa pembiayaan atau selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang
asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya bunga. Kapitalisasi
biaya pinjaman dimulai pada saat Grup telah melakukan aktivitas yang diperlukan untuk
mempersiapkan aset agar dapat digunakan atau dijual sesuai dengan intensinya serta pengeluaran
untuk aset dan biaya pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika secara
substansial seluruh aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat
digunakan atau dijual sesuai dengan intensinya telah selesai. Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya,
seperti biaya diskonto pinjaman baik yang secara langsung atau tidak langsung digunakan untuk
pendanaan konstruksi aset kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut selesai dikonstruksi. Untuk
biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung pada aset kualifikasian, jumlah yang
dikapitalisasi ditentukan dari biaya pinjaman aktual yang terjadi selama periode berjalan, dikurangi
penghasilan yang diperoleh dari investasi sementara atas dana hasil pinjaman tersebut. Untuk
pinjaman yang tidak dapat diatribusikan secara langsung pada suatu aset kualifikasian, jumlah yang
dikapitalisasi ditentukan dengan mengalikan tingkat kapitalisasi terhadap jumlah yang dikeluarkan
untuk memperoleh aset kualifikasian. Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang
biaya pinjaman yang dibagi dengan jumlah pinjaman yang tersedia selama periode, selain pinjaman
yang secara spesifik diambil untuk tujuan memperoleh suatu aset kualifikasian.
Provisi Provisi diakui bila Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat Provisions
peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban serta jumlah
kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Jumlah diakui sebagai provisi merupakan taksiran
terbaik yang diharuskan menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan
memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian yang melekat pada kewajiban tersebut. Provisi diukur
menggunakan estimasi arus kas untuk menyelesaikan kewajiban kini dengan jumlah tercatatnya
sebesar nilai kini dari arus kas tersebut. Bila beberapa atau keseluruhan dari manfaat ekonomis
mengharuskan penyelesaian provisi diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui
sebagai aset apabila terdapat kepastian tagihan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara
andal.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan Employee benefits
jasanya dalam suatu periode akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka
pendek yang diharapkan akan dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut. Imbalan kerja jangka
pendek mencakup antara lain upah, gaji, bonus dan insentif. Imbalan Pascakerja Imbalan pascakerja
seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja dihitung berdasarkan Undang-Undang
Ketenagakerjaan No.13/2003 (?UU 13/2003?). Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto
sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset
program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan imbalan tersebut. Grup mencatat
tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga
kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik informal entitas. Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto
diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari
Page 19
keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas aset program dan setiap perubahan dampak batas
atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif lain. Pesangon Grup mengakui pesangon sebagai
liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara: (a)Ketika Grup tidak dapat lagi menarik
tawaran atas imbalan tersebut; (b)Ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada
dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon. Grup mengukur pesangon pada
saat pengakuan awal, dan mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat
imbalan kerja. Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat permanen dan penghargaan jubilee dihitung dengan
menggunakan metode projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini. Keuntungan dan kerugian
aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui dalam
laporan laba rugi. Terkait adanya siaran pers DSAK IAI "Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa"
pada bulan April 2022, Grup mengubah kebijakan terkait atribusi imbalan pensiun pada periode jasa
sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta mum dari program pension berbasis UU Cipta Kerja
No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan perhitungan tersebut diungkapkan pada Catatan 4.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode. Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif.
Dividen Grup membagikan dividen berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham. Berdasarkan keputusan Dividends
Rapat Umum Pemegang Saham atas kinerja tahun 2022 tidak dibagikan dividen kepada pemegang
saham.
Pelaporan segmen Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil Segment reporting
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: ?yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); ?hasil operasinya dikaji ulang secara
berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan ?tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
Instrumen keuangan derivatif Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya Derivative financial instruments
jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat
pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam
hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi
yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera. Aset keuangan Grup
diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi,
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dengan menggunakan dua dasar yaitu: model bisnis
Page 20
Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
(i)Aset Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi ketika kedua kondisi berikut terpenuhi: (1)Aset keuangan dikelola dalam model
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual
saja; dan (2)Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal
tertentu atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal
and interest - SPPI) dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui
pada awal pengakuan dikurangi dengan pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah
dengan jumlah amortisasi kumulatif atas perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat
jatuh tempo, dan penurunan nilainya. Pendapatan bunga dihitung dengan menggunakan metode suku
bunga efektif dan diakui di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset
dihentikan atau direklasifikasi. Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian
untuk alasan lain diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya
atau tidak sering. (i)Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif
Lain (?FVTOCI?) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika
kedua kondisi berikut terpenuhi: (1)Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan
terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan (2)Persyaratan
kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas yang
semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari
jumlah pokok terutang. Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, dimana keuntungan atau
kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai
dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi. (ii) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar Melalui Laba Rugi
(?FVTPL?) Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi
kriteria untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI. Setelah pengakuan
awal, aset keuangan yang diukur pada FVTPL diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari perubahan nilai wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Aset keuangan berupa
derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenuhi kriteria untuk diukur pada biaya
perolehan diamortisasi atau kriteria untuk diukur pada FVTOCI, sehingga diukur pada FVTPL. Namun
demikian, Grup dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat pengakuan awal atas
investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbelikan dalam waktu dekat (held for
trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan semua keuntungan atau kerugian
disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan dividen tetap diakui di laba rugi.
Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
Penerapan standar akutansi baru Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai The implementation of new statements of
pada atau setelah 1 Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: Amendemen PSAK 1: accounting standards
Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amendemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang; ? Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi; ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan ? Revisi PSAK
107: Akuntansi Ijarah.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar liabilitas PEN dihitung menggunakan metode discounted cash flow dengan suku bunga Determination of fair value
Page 21
5,07% per tahun selama 10 tahun masa pinjaman. Projected cash flow yang digunakan telah
memperhitungkan kemampuan Perusahaan dalam memenuhi indikator pembayaran berdasarkan
perjanjian pinjaman.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan Foreign currency transactions and balances
mata uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (?mata uang fungsional?). Mata
uang fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah. Transaksi-transaksi selama
tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
valuta asing pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang
asing dijabarkan ke dalam Rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 31
Desember 2022 dan 2021. Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos moneter dan dari
penjabaran pos moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi.
Efek-efek Grup diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu selama periode utang obligasi Securities
sebagai berikut: a.Perbandingan Total Pinjaman terhadap Total Ekuitas tidak lebih dari 5:1.
b.Perbandingan Profit sebelum Beban Pajak Penghasilan dan Penyusutan dan Amortisasi terhadap
Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 1:1
Aset hak guna Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor dan kendaraan mengandung opsi perpanjangan yang Right of use assets
dapat diambil oleh Grup sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi
perpanjangan yang dimiliki hanya dapat diambil oleh Grup. Grup mengevaluasi pada awal dimulainya
masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi perpanjangan. Grup mengevaluasi
kembali penentuan ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan keadaan signifikan di dalam
kendali Grup.
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau Investment properties
kedua-duanya) yang dikuasai oleh pemilik atau penyewa melalui sewa pembiayaan untuk
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam
produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif; atau dijual dalam Properti
investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan
yang terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas; dan biaya perolehan properti investasi
dapat diukur dengan andal. Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi
harga harga pembelian dan setiap pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa
hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam
pengukuran awal tersebut. Setelah pengakuan awal, Grup memilih menggunakan model biaya dan
mengukur properti investasi sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
rugi penurunan nilai aset. Hak atas tanah tidak disusutkan dan disajikan sebesar biaya perolehan.
Bangunan disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis (12-40 tahun). Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya
sewa operasi kepada pihak lain. Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika,
terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan
dimulainya pengembangan untuk dijual. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi
Page 22
masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan Investment in associates
kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan
bersama atas kebijakan tersebut (pengaruh signifikan). Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya
perolehan, dan jumlah tercatat ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian atas laba rugi dan
penghasilan atau kerugian komprehensif lain investee setelah tanggal perolehan. Bagian atas laba rugi
investee diakui dalam laba rugi. Penerimaan distribusi dari investee mengurangi nilai tercatat investasi.
Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga mungkin dibutuhkan untuk perubahan dalam
proporsi bagian investor atas investee yang timbul dari penghasilan komprehensif lain, termasuk
perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap dan selisih penjabaran valuta asing. Bagian investor
atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Grup menghentikan penggunaan
metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi
sebagai berikut: (a)jika investasi menjadi entitas anak. (b)jika sisa kepentingan dalam entitas asosiasi
merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur sisa kepentingan tersebut pada nilai wajar. (c)ketika
Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya
telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan investasi tersebut menggunakan
dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika investee telah melepaskan secara langsung
aset dan liabilitas terkait.
Aset takberwujud Lisensi dan perangkat lunak yang diperoleh dikapitalisasi berdasarkan biaya-biaya yang terjadi untuk Intangible assets
memperoleh dan mempersiapkannya hingga siap digunakan. Biaya-biaya ini diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus sepanjang masa pemanfaatan. Biaya pengurusan perpanjangan
atau pembaharuan legal hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang
umur hukum hak.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Piutang dan utang asuransi Piutang usaha merupakan jumlah yang Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan Insurance receivables and payables
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif,
apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
Aset konsesi Grup telah menerapkan ISAK 16, ?Perjanjian Konsesi Jasa? (ISAK 16) dan ISAK 22, ?Perjanjian Concession assets
Konsesi Jasa: Pengungkapan? (ISAK 22) sehubungan dengan hak pengoperasian aset. ISAK 16
mengatur prinsip umum dalam pengakuan dan pengukuran hak dan kewajiban terkait dengan
perjanjian konsesi jasa. ISAK 16 mengatur bahwa infrastruktur tidak diakui sebagai aset tetap operator
(pihak penerima konsesi jasa) karena perjanjian jasa kontraktual tidak memberikan hak kepada
operator untuk mengendalikan penggunaan infrastruktur jasa publik. Operator memiliki akses untuk
Page 23
mengoperasikan infrastruktur dalam menyediakan jasa publik untuk kepentingan pemberi konsesi
sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam kontrak. ISAK 22 memberikan panduan spesifik
mengenai pengungkapan yang diperlukan atas perjanjian konsesi jasa. Sampai dengan 31 Desember
2019, Grup membukukan perjanjian konsesi jasa sebagai model bifurcated (aset keuangan dan aset
takberwujud) karena memiliki jaminan Pemerintah dalam bentuk kompensasi pembayaran atas
pembiayaan perusahaan yang berasal dari pinjaman dan juga memiliki hak (lisensi) untuk
membebankan pengguna jasa publik. Pada saat pengakuan awal, aset konsesi dicatat pada nilai wajar
dari imbalan yang diterima atau akan diterima. Pada 31 Desember 2020, Grup mengubah perlakuan
akuntansi atas perjanjian konsesi jasa yang sebelumnya dibukukan sebagai model bifurcated menjadi
aset takberwujud. Pada saat ini, upaya Grup untuk melakukan amandemen PM Nomor 118 belum
membuahkan hasil sehingga menurunkan tingkat keyakinan Grup atas potensi tertagihnya nominal
kompensasi tersebut. Grup menilai belum memiliki hak dan kewajiban yang secara kontraktual
mengikat atas potensi nominal yang dapat tertagih ke Pemerintah sehingga kompensasi yang dimiliki
Grup diperoleh dari pembebanan ke pengguna jasa publik. Aset konsesi dalam bentuk aset
takberwujud yaitu hak pengoperasian akan diamortisasi selama sisa masa hak konsesi sejak tanggal
pengoperasian aset. Selama masa konstruksi, akumulasi biaya perolehan dan konstruksi aset diakui
sebagai aset konsesi dalam penyelesaian. Amortisasi mulai dibebankan pada saat aset konsesi
tersebut siap digunakan. Hak pengoperasian aset dihentikan pengakuannya pada saat berakhirnya
masa konsesi. Tidak akan ada keuntungan atau kerugian saat penghentian pengakuan karena aset
konsesi diharapkan telah diamortisasi secara penuh, akan diserahkan kepada Direktorat Jenderal
Perkeretaapian (DJKA) tanpa syarat. Hak pengoperasian aset yang diberikan kepada Grup dapat
dialihkan dengan persetujuan Pemerintah/ DJKA. Aset konsesi ini akan diserahkan ke Pemerintah/
DJKA pada saat akhir masa konsesi dan, pada saat itu, seluruh akun yang berhubungan dengan aset
konsesi akan dihentikan pengakuannya. Selama periode konstruksi, Grup mengakui pendapatan dan
biaya konstruksi sesuai dengan penambahan aset konsesi. Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya,
seperti diskonto baik yang secara langsung ataupun tidak langsung digunakan untuk mendanai proses
pembangunan aset kualifikasian, dikapitalisasi sampai saat proses pembangunannya selesai. Untuk
pinjaman yang dapat dihubungkan secara langsung dengan suatu aset tertentu, jumlah yang dapat
dikapitalisasi adalah sebesar biaya pinjaman yang terjadi dalam tahun berjalan, dikurangi dengan
penghasilan investasi sementara dari pinjaman tersebut.
Instrumen keuangan Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya Financial instruments
jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat
pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam
hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi
yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai Adoption of new accounting standards
pada atau setelah 1 Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: Amendemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amendemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang; ? Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi; ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang
Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan ? Revisi PSAK
107: Akuntansi Ijarah.
Page 24
Standar akuntansi yang telah disahkan namun DSAK-IAI telah menerbitkan beberapa standar baru, amendemen dan penyesuaian atas standar, serta Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif interpretasi atas standar baru yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 effective
Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: PSAK 74: Kontrak Asuransi. Amendemen
PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 ? Informasi Komparatif.
Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Grup masih melakukan evaluasi atas dampak
potensial dari penerapan standar baru, amandemen standar dan interpretasi standar tersebut.
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 135,630,829 3,866,285 ( 1,500,674 ) 137,996,440 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
2,513,361,124 24,269,862 ( 18,811,152 ) 2,518,819,834
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
2,406,317,362 112,636,188 12,194,995 2,531,148,545
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
22,971,427,661 156,088,661 ( 4,288,153 ) 23,123,228,169
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
169,834,925 1,381,631 193,200 171,409,756
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
69,741,506 4,256,800 15,019,200 89,017,506
dimiliki langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0 0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 1,358,156,653 43,898,528 1,402,055,181 Others, directly owned
Dimiliki langsung 29,624,470,060 302,499,427 46,705,944 29,973,675,431 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment,
0 0
guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use
Page 26
0 0 assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0 0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, aset Fiber Optic Network, right of
0 0
hak guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset hak Technical Equipment, right of
0 0
guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0 0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, dalam Fiber Optic Network, assets
0 0
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 0 Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
3,923,275,871 294,590,929 ( 137,342,733 ) 4,080,524,067
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 3,923,275,871 294,590,929 ( 137,342,733 ) 4,080,524,067 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
33,547,745,931 597,090,356 ( 90,636,789 ) 34,054,199,498
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 0 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold accumulated depreciation
562,016,515 44,798,488 ( 4,401,159 ) 602,413,844
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
1,097,209,371 109,631,244 1,206,840,615
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
0 0
owned
Page 27
Alat pengangkutan, dimiliki 7,203,976,168 381,596,223 ( 3,944,988 ) 7,581,627,403 Transportation equipment,
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
130,057,831 9,572,083 139,629,914
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly owned
51,300,066 3,326,450 54,626,516
dimiliki langsung
Pesawat, dimiliki langsung 0 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0 0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, dimiliki Fiber Optic Network, directly
0 0
langsung owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 0 Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki Technical Equipment, directly
0 0
langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 578,493,084 41,619,712 620,112,796 Others, directly owned
Dimiliki langsung 9,623,053,035 590,544,200 ( 8,346,147 ) 10,205,251,088 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment,
0 0
guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use
0 0
assets
Bangunan, aset hak guna 0 0 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0 0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, aset Fiber Optic Network, right of
0 0
hak guna use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset hak Technical Equipment, right of
0 0
guna use assets
Lainnya, aset hak guna 0 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, dalam Machinery and heavy
Page 28
penyelesaian 0 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0 0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, dalam Fiber Optic Network, assets
0 0
penyelesaian under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 0 Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam Technical Equipment, assets
0 0
penyelesaian under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian 0 0 Assets under construction
Aset tetap Property, plant, and
9,623,053,035 590,544,200 ( 8,346,147 ) 10,205,251,088
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
23,924,692,896 23,848,948,410
equipment
Page 29
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penurunan
Penambahan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
Aset tetap, awal periode (pemulihan) nilai aset
tetap tetap periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of Impairment (recovery)
Addition in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and of property, plant, and
plant, and equipment equipment, end period
period equipment equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 122,526,652 13,104,177 135,630,829 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 2,472,230,979 32,951,717 8,178,428 2,513,361,124 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
1,983,575,299 373,285,448 49,456,615 2,406,317,362
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
0
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
21,499,015,531 1,374,562,419 200,808,993 ( 102,959,282 ) 22,971,427,661
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
147,229,193 6,677,713 15,928,019 169,834,925
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
63,966,839 4,903,269 871,398 69,741,506
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
1,279,588,125 17,016,804 61,551,724 1,358,156,653
langsung
Dimiliki langsung 27,568,132,618 1,809,397,370 349,899,354 ( 102,959,282 ) 29,624,470,060 Directly owned
Page 30
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
0
use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
0
guna assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use
0
assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network, right
0
aset hak guna of use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
3,700,669,588 1,000,846,786 ( 778,240,503 ) 3,923,275,871
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
3,700,669,588 1,000,846,786 ( 778,240,503 ) 3,923,275,871
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
Page 31
31,268,802,206 2,810,244,156 ( 428,341,149 ) ( 102,959,282 ) 33,547,745,931 equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan Building and leasehold accumulated
fasilitasnya, dimiliki 466,379,667 102,627,586 ( 6,990,738 ) 562,016,515 improvement, directly depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
886,961,041 210,326,353 ( 78,023 ) 1,097,209,371
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
0
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
6,405,961,269 798,638,029 ( 623,130 ) 7,203,976,168
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
110,138,072 19,919,759 130,057,831
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
46,498,178 4,801,888 51,300,066
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
491,901,899 86,591,185 578,493,084
langsung
Dimiliki langsung 8,407,840,126 1,222,904,800 ( 7,691,891 ) 9,623,053,035 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
0
use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
0
guna assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use
0
assets
Page 32
Menara telekomunikasi, 0 BTS Tower, right of use
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network, right
0
aset hak guna of use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset hak 0 Infrastructure, right of use
guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
8,407,840,126 1,222,904,800 ( 7,691,891 ) 9,623,053,035
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
22,860,962,080 23,924,692,896
equipment
Page 33
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penurunan nilai pada Alat Pengangkut Dimiliki Langsung dikarenakan mengalami kerusakan akibat Disclosure of notes for property, plant and
adanya Kecelakaan Kereta Api di tahun 2022 dan beberapa sarana lainnya tidak dalam kondisi siap equipment
operasi sehingga nilai perolehannya harus diturunkan. Aset tetap tersebut di atas merupakan aset
tetap pemilikan langsung perusahaan dan tidak terdapat aset tetap sewa pembiayaan. Aset tetap
dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman Perusahaan mengasuransikan aset sarana pada PT
Asuransi Wahana Tata untuk periode 3 tahun mulai 30 Oktober 2022 sampai dengan 30 Oktober 2025,
dengan kondisi semua risiko seperti gempa bumi, terorisme dan sabotase. Manajemen berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
Page 34
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pendapatan jasa angkutan penumpang merupakan pendapatan dari hasil penjualan tiket perjalanan Disclosure of notes for revenue
kereta api jarak jauh dan jarak dekat. Pendapatan jasa angkutan barang merupakan pendapatan atas
jasa angkutan barang dengan menggunakan gerbong dan peti kemas. Pendapatan pendukung
angkutan merupakan pendapatan yang diperoleh selain jasa angkutan barang dan penumpang namun
masih berhubungan dengan aktivitas pengangkutan, meliputi: suplisi, bagasi, angkutan KA lainnya
serta pendapatan penunjang operasional, pendapatan jasa pengangkutan lanjutan (antara stasiun
kereta api dengan gudang barang), jasa terminal peti kemas dan jasa pengawalan. Pendapatan
optimalisasi aset merupakan pendapatan sewa menyewa properti di dalam dan di luar stasiun.
Pendapatan kompensasi Pemerintah merupakan pendapatan kompensasi yang diperoleh atas
pelaksanaan penugasan dari Pemerintah untuk pelayanan umum, pemeliharan infrastruktur, serta
pengembangan jalur kereta perintis.
Page 35
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Pendapatan Service revenue 1
Angkutan KA 4,524,028,658 2,838,645,691
Penumpang
Pendapatan dari jasa 2 Pendapatan Service revenue 2
Angkutan KA 5,300,903,715 4,238,993,059
Barang
Pendapatan dari jasa 3 Pendapatan Service revenue 3
Pendukung 462,981,369 342,098,887
Angkutan KA
Pendapatan dari jasa 4 Pendapatan Service revenue 4
Usaha Non 748,482,105 658,866,746
Angkutan
Pendapatan dari jasa 5 Kompensasi Service revenue 5
Pemerintah 1,521,931,016 1,727,540,765
(PSO-IMO)
Pendapatan dari jasa 6 Kontruksi 1,699,770,065 1,952,731,684 Service revenue 6
Pendapatan dari jasa 14,258,096,928 11,758,876,832 Service revenue
Tipe pendapatan 14,258,096,928 11,758,876,832 Type of revenue
Page 36
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables,
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 760,089,674 709,101,183 IDR Third party
Mata uang 760,089,674 ( 288,404,922 ) 471,684,752 709,101,183 ( 237,392,861 ) 471,708,322 Currency
Pihak berelasi IDR 896,674,459 805,394,512 IDR Related party
USD 173,229,149 157,886,132 USD
Mata uang 1,069,903,608 ( 29,223,990 ) 1,040,679,618 963,280,644 ( 28,650,899 ) 934,629,745 Currency
Page 37
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha merupakan jumlah yang akan diterima dari pelanggan atas layanan yang diberikan dari Disclosure of notes for trade receivables
kegiatan usaha. Piutang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak
pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
Page 38
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Suku cadang 1,118,176,182 1,289,352,744 Spareparts
Lainnya 17,195,642 23,090,194 Other inventories
Persediaan, kotor 1,135,371,824 1,312,442,938 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 181,244,987 ) ( 167,128,997 )
persediaan of inventories
Persediaan 954,126,837 1,145,313,941 Inventories
Persediaan lancar 954,126,837 1,145,313,941 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
167,128,997 179,073,842
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 14,115,990 ( 11,944,845 ) allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
181,244,987 167,128,997
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 39
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Disclosure of notes for inventories
Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul
sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha
biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat
penjualan Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian
tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai
realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya
pemulihan tersebut.
Page 40
[3634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate
Nama obligasi 1 Obligasi I Kereta Api Bond name 1
Indonesia Tahun 2017 IDR 1,000,000,000 1 November 2024 8.25%
Seri B
Nama obligasi 2 Obligasi II Kereta Api Bond name 2
Indonesia Tahun 2019 IDR 900,000,000 16 Desember 2024 7.75%
Seri A
Nama obligasi 3 Obligasi II Kereta Api Bond name 3
Indonesia Tahun 2019 IDR 1,100,000,000 16 Desember 2026 8.2%
Seri B
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 4
Kereta Aoi Indonesia IDR 634,000,000 5 Agustus 2027 7.1%
Tahun 2022 Seri A
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 5
Kereta Aoi Indonesia IDR 866,000,000 5 Agustus 2029 8.00%
Tahun 2022 Seri B
Nama obligasi 4,500,000,000 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate
Nama obligasi 1 Obligasi I Kereta Api Bond name 1
Indonesia Tahun 2017 IDR 1,000,000,000 1 November 2024 8.25%
Seri B
Nama obligasi 2 Obligasi II Kereta Api Bond name 2
Indonesia Tahun 2019 IDR 900,000,000 16 Desember 2024 7.75%
Seri A
Nama obligasi 3 Obligasi II Kereta Api Bond name 3
Indonesia Tahun 2019 IDR 1,100,000,000 16 Desember 2026 8.2%
Seri B
Page 41
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 4
Kereta Aoi Indonesia IDR 634,000,000 5 Agustus 2027 7.1%
Tahun 2022 Seri A
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan I Bond name 5
Kereta Aoi Indonesia IDR 866,000,000 5 Agustus 2029 8.00%
Tahun 2022 Seri B
Nama obligasi 4,500,000,000 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 4,500,000,000 4,500,000,000 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 7,958,538 ) ( 9,239,619 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 4,492,041,462 4,490,760,381 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bonds payable
0 0
tahun atas utang obligasi
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 4,492,041,462 4,490,760,381 Long-term bonds payable
Page 42
[3634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Pada tanggal 13 November 2017, Grup telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Disclosure of notes for bonds payable
Keuangan (OJK) No. S-438/D.04/2017 atas penerbitan Obligasi I Kereta Api Indonesia tahun 2017
dengan 2 (dua) seri yaitu: a. Seri A senilai Rp1.000.000.000 dengan suku bunga 7,75% per tahun,
akan jatuh tempo tanggal 21 November 2022. b. Seri B senilai Rp1.000.000.000 dengan suku bunga
8,25% per tahun, akan jatuh tempo tanggal 21 November 2024. Total dana yang diterima Grup pada
tanggal 21 November 2017, dari hasil penerbitan perdana Obligasi I tahun 2017 adalah sebesar
Rp2.000.000.000. Sesuai perjanjian dengan PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat dan prospektus
utang obligasi Grup, sekitar 55% dari dana yang diperoleh akan digunakan untuk penyelesaian proyek
KA BandaraSoekarno-Hatta (Basoetta) dan sekitar 45% akan digunakan untuk pembelian kereta.
Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan.
Pada tanggal 10 Desember 2020, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) I Kereta
Api Indonesia Tahun 2017. Berdasarkan Akta Berita Acara RUPO No. 411/NOT/SK/PT KAI-RUPO
I/XII/2020 yang dibuat di hadapan Dewantari Handayani, S.H.,M.P.A Notaris di Jakarta, RUPO
diadakan dengan kuorum kehadiran para pemegang obligasi dan/atau kuasa pemegang Obligasiyang
sah, seluruhnya mewakili pokok Obligasi yang bernilai Rp1.530.000.000 atau sebanyak
1.530.000.000.000 suara yang merupakan 76,50% dari jumlah pokok obligasi yang masih belum
dilunasi, yang telah diterbitkan olehPerusahaan yaitu keseluruhannya berjumlah Rp2.000.000.000
dengan hasil sebagai berikut: a. Menyetujui untuk mengesampingkan kewajiban keuangan yaitu
memelihara perbandingan antara EBITDA dengan Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 1:1 untuk
periode laporan keuangan per 31 Desember 2020 dan 2021. b. Menyetujui memberikan kuasa kepada
PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat untuk melakukan perubahan ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan sesuai dengan hasil RUPO. Pada 12 April 2022, Obligasi I Kereta Api Indonesia
mendapatkan peringkat "AA+" dari PEFINDO untuk periode 11 April 2022 hingga 1 April 2023. Pada
tanggal 18 November 2022, Grup telah melunasi Obligasi I seri A Kereta Api Indonesia Tahun 2017
sebesar Rp1.000.000.000. Pada tanggal 6 Desember 2019, Grup telah mendapatkan pernyataan
efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No: S-189/D.04/2019 atas penerbitan Obligasi II Kereta Api
Indonesia tahun 2019 dengan 2 (dua) seri yaitu: a. Seri A senilai Rp900.000.000 dengan suku bunga
7,75% per tahun, akan jatuh tempo tanggal 16 Desember 2024. b. Seri B senilai Rp1.100.000.000
dengan suku bunga 8,20% per tahun, jatuh tempo tanggal 16 Desember 2026. . Total dana yang
diterima Grup pada tanggal 13 Desember 2019, dari hasil penerbitan perdana Obligasi II tahun 2019
adalah sebesar Rp2.000.000.000. Sesuai perjanjian dengan PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat
dan prospektus utang obligasi Grup, sekitar Rp1.200.000.000 akan digunakan untuk refinancing
fasilitas pada PT Bank HSBC dan sisanya akan digunakan untuk pengadaan/perbaikan sarana.
Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan.
Pada tanggal 10 Desember 2020, telah diadakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) II Kereta
Api Indonesia Tahun 2019. Berdasarkan Akta Berita Acara RUPO No.412/NOT/SK/PT KAI-RUPO
I/XII/2020 yangdibuat di hadapan Dewantari Handayani, S.H.,M.P.A Notaris di Jakarta, RUPO
diadakan dengan kuorum kehadiran para pemegang obligasi dan/atau kuasa pemegang Obligasi yang
sah, seluruhnya mewakili pokok Obligasi yang bernilai Rp1.506.800.000 atau sebanyak
1.506.800.000.000 suara yang merupakan 75,34% dari jumlah pokok obligasi yang masih belum
Page 43
dilunasi, yang telah diterbitkan oleh Perusahaan yaitu keseluruhannya berjumlah Rp2.000.000.000 dengan hasil sebagai berikut: a.Menyetujui untuk mengesampingkan kewajiban keuangan yaitu memelihara perbandingan antara EBITDA dengan Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 1:1 untuk periode laporan keuangan per 31 Desember 2020 dan 2021. b. Menyetujui memberikan kuasa kepada PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat untuk melakukan perubahan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan sesuai dengan hasil RUPO. Pada 12 April 2022, Obligasi II Kereta Api Indonesia mendapatkan peringkat "AA+" dari PEFINDO untuk periode 11 April 2022 hingga 1 April 2023. . Pada tanggal 6 Desember 2019, Grup telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penerbitan Obligasi II Kereta Api Indonesia tahun 2019 dengan 2 (dua) seri yaitu: Pada tanggal 29 Juli 2022, Grup telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia tahun 2022 dengan 2 (dua) seri yaitu: a.Seri A senilai Rp634.000.000 dengan suku bunga 7,10% per tahun, akan jatuh tempo tanggal 5 Agustus 2027. b.Seri B senilai Rp866.000.000 dengan suku bunga 8,00% per tahun, akan jatuh tempo tanggal 5 Agustus 2029. Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan. Obligasi Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia mendapatkan peringkat "AA+" untuk penerbitan obligasi dari PEFINDO. Peringkat tersebut menunjukkan kemungkinan pembayaran tepat waktu atas jumlah pokok dan bunga. Grup juga diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu selama periode utang obligasi sebagai berikut: a.Perbandingan Total Pinjaman terhadap Total Ekuitas tidak lebih dari 5:1. b.Perbandingan Profit sebelum Beban Pajak Penghasilan dan Penyusutan dan Amortisasi terhadap Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 1:1. Pada tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh rasio keuangan yang dipersyaratkan dan memiliki saldo utang obligasi sebesar Rp4.500.000.000.
Page 44
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 1,108,371,807 1,480,810,934 IDR Third party
EUR 10,528,957 EUR
JPY 1,095 86,831,596 JPY
Mata uang 1,108,372,902 1,578,171,487 Currency
Pihak berelasi IDR 244,544,230 880,714,681 IDR Related party
Mata uang 244,544,230 880,714,681 Currency
Page 45
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Grup mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan, jika dan hanya Disclosure of notes for trade payables
jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen tersebut. Pada saat
pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Grup mengukur pada nilai wajarnya. Dalam
hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar
tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut. Biaya transaksi
yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan segera.
Page 46
[3644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Sukuk Berkelanjutan I Sukuk name 1
Kereta Api Indonesia IDR 117,350,000 5 Agustus 2027 8331850 Cicilan Imbalan Ijarah
Tahun 2022 Seri A
Nama sukuk 2 Sukuk Berkelanjutan I Sukuk name 2
Kereta Api Indonesia IDR 382,650,000 5 Agustus 2029 30612000 Cicilan Imbalan Ijarah
Tahun 2022 Seri B
Nama sukuk 500,000,000 Sukuk name
31 December 2022
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Sukuk Berkelanjutan I Sukuk name 1
Kereta Api Indonesia IDR 117,350,000 5 Agustus 2027 8331850 Cicilan Imbalan Ijarah
Tahun 2022 Seri A
Nama sukuk 2 Sukuk Berkelanjutan I Sukuk name 2
Kereta Api Indonesia IDR 382,650,000 5 Agustus 2029 30612000 Cicilan Imbalan Ijarah
Tahun 2022 Seri B
Nama sukuk 500,000,000 Sukuk name
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
30 June 2023 31 December 2022
Total sukuk, kotor 500,000,000 500,000,000 Total sukuk, gross
Biaya penerbitan sukuk yang belum diamortisasi ( 1,553,348 ) ( 1,692,889 ) Unamortized sukuk issuance cost
Total sukuk, bersih 498,446,652 498,307,111 Total sukuk, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of sukuk
0 0
tahun atas sukuk
Liabilitas jangka panjang atas sukuk 498,446,652 498,307,111 Long-term sukuk
Page 47
[3644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas sukuk Pada tanggal 29 Juli 2022, Grup telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan Disclosure of notes for sukuk
(OJK) atas penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022 dengan
2 (dua) seri yaitu: a.Seri A senilai Rp117.350.000 dengan dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar
Rp8.331.850 per tahun, akan jatuh tempo tanggal 5 Agustus 2027. a.Seri B senilai Rp382.650.000
dengan dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp30.612.000 per tahun, akan jatuh tempo tanggal 5
Agustus 2029. Total dana yang diterima Grup pada tanggal 5 Agustus 2022, dari hasil penerbitan
Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api Indonesia Tahap I Tahun 2022 adalah sebesar Rp500.000.000
Sesuai perjanjian dengan PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat dan prospektus obligasi
berkelanjutan I dan sukuk ijarah berkelanjutan I Kereta Api Indonesia, sekitar 78% akan digunakan
untuk pengembangan angkutan perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan yang berupa prasarana
perkeretaapaian dan sisanya akan digunakan untuk pengadaan sarana KA Bandara International Adi
Soemarmo yang berupa sarana trainset KRDE. Sukuk ijarah ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah
pokok. Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap triwulan. Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Kereta Api
Indonesia mendapatkan peringkat "AA+" atas Sukuk dari PEFINDO. Peringkat tersebut menunjukkan
kemungkinan pembayaran tepat waktu atas jumlah pokok dan cicilan imbalan ijarah. Grup juga
diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan tertentu selama periode sukuk ijarah sebagai
berikut: a.Perbandingan Total Pinjaman terhadap Total Ekuitas tidak lebih dari 5:1. a.Perbandingan
Profit sebelum Beban Pajak Penghasilan dan Penyusutan dan Amortisasi terhadap Beban Bunga
Pinjaman tidak kurang dari 1:1 Pada tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi seluruh
rasio keuangan yang dipersyaratkan dan memiliki saldo sukuk sebesar Rp500.000.000.
Page 48
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban jasa 435,209,116 372,242,043 Service Cost
Royalti kepada pemerintah 230,580,690 418,529,903 Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat 569,846,572 499,841,896 Freight and handling costs
Upah, tenaga kerja langsung 2,528,877,615 2,164,132,487 Wages and direct labor
Amortisasi 109,460,630 110,759,945 Amortization
Depresiasi 545,094,113 586,408,986 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 1,991,037,929 1,686,621,087 Repairs and maintenance
Beban utilitas 317,771,593 293,591,294 Utilities expense
Beban bahan bakar 2,027,593,684 1,083,216,075 Fuel expenses
Jumlah biaya produksi 8,755,471,942 7,215,343,716 Total production cost
Harga pokok produksi 8,755,471,942 7,215,343,716 Cost of goods manufactured
Biaya konstruksi atas proyek Construction of cost of
1,699,770,065 1,952,731,684
konsesi concession project
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
10,455,242,007 9,168,075,400
pendapatan
Page 49
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual), kecuali merupakan aset yang terkait dengan Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan aktivitas kontrak masa depan. Biaya yang secara langsung berhubungan dengan kontrak,
menghasilkan sumber daya untuk memenuhi kontrak ("biaya untuk memenuhi") atau penambahan
untuk mendapatkan kontrak ("biaya untuk memperoleh") dan diharapkan dapat dipulihkan. Beban
tersebut dengan demikian memenuhi syarat kapitalisasi berdasarkan PSAK 72: Pendapatan dari
Kontrak dengan Pelanggan dan dicatat sebagai aset lancar lainnya. Beban tersebut diamortisasi
dengan cara sistematis sejalan dengan penyerahan barang atau jasa yang terkait dengan aset
tersebut.
Page 50
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai Utang bank, nilai
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 3,273,834,222 3,187,005,146 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 3,273,834,222 3,187,005,146 Currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 3,232,991,687 3,173,856,095 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 3,232,991,687 3,173,856,095 Currency (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 3,580,681,289 3,439,148,446 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 3,580,681,289 3,439,148,446 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Syariah Indonesia Tbk
Bank Negara Indonesia IDR 3,232,790,430 3,173,622,117 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 3,232,790,430 3,173,622,117 Currency (Persero) Tbk
Bank Jago Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Jago Tbk
Bank Permata Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Permata Tbk
Bank Mega Tbk IDR 510,059,536 465,046,976 IDR Bank Mega Tbk
Mata uang 510,059,536 465,046,976 Currency
Bank Mayapada Mata uang Currency Bank Mayapada
0 0
Internasional Tbk Internasional Tbk
Bank Danamon Indonesia Mata uang Currency Bank Danamon Indonesia
0 0
Tbk Tbk
Bank BTPN Syariah Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank BTPN Syariah Tbk
Bank Maybank Indonesia Mata uang Currency Bank Maybank Indonesia
0 0
Tbk Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 2,215,925,316 2,020,370,749 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 2,215,925,316 2,020,370,749 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
0 0
Agroniaga Tbk Agroniaga Tbk
Bank Btpn Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Btpn Tbk
Bank Tabungan Negara Mata uang Currency Bank Tabungan Negara
Page 51
(Persero) Tbk 0 0 (Persero) Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank OCBC Nisp Tbk
Bank KB Bukopin Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank KB Bukopin Tbk
Bank Pembangunan Daerah Mata uang Currency Bank Pembangunan Daerah
0 0
Jawa Barat dan Banten Tbk Jawa Barat dan Banten Tbk
Pinjaman sindikasi Mata uang 0 0 Currency Syndicated bank loans
Bank asing lainnya USD 181,675,250 277,446,558 USD Other foreign banks
Mata uang 181,675,250 277,446,558 Currency
Bank lokal lainnya IDR 3,974,963,317 3,719,668,681 IDR Other local banks
Mata uang 3,974,963,317 3,719,668,681 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 20,202,921,047 19,456,164,768 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 20,202,921,047 19,456,164,768 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 20,202,921,047 19,456,164,768 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
1,198,140,354 1,196,958,601
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 19,004,780,693 18,259,206,167 Long-term bank loans
Page 52
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka a. Pinjaman Sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang (Persero) Tbk (Proyek Pengadaan 144 unit lokomotif, 1.200 unit gerbong (KKBW) dan 1.200 unit
gerbong (PPCW)) b. Pemerintah Indonesia melalui KfW (Proyek Pengadaan 10 Set KRL Komuter
Jabodetabek) c. PT Bank Central Asia Tbk (Proyek Pengadaan 600 KKBW, 600 PPCW dan 1.213
PPCW) d. Pinjaman sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk (Perjanjian Pinjaman
Sindikasi Commuterline (Jabodetabek)) e. Export-Import Bank of the United States (Proyek Pengadaan
50 Lokomotif General Electric) f. Pinjaman sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk
(Perjanjian Pinjaman Sindikasi Bandara Soekarno Hatta (Basoetta)) g. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Pinjaman Transaksi
Khusus (PTK) h. Pinjaman sindikasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk. PT Bank Cimb
Niaga, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Bank Shinhan, PT Bank
KEB Hana, PT Bank DKI, PT Bank Mega dan PT Bank Sumut (Perjanjian Pinjaman Sindikasi Proyek
Light Rail Transit (LRT)) i. Pinjaman sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk (Proyek
Pengembangan Commuterline Jabodetabek) Anak Perusahaan j. Pinjaman sindikasi PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT
Bank Central Asia Tbk (Proyek pengadaan 10 unit rangkaian kereta) Anak Perusahaan k. Pinjaman
KAPM
Page 53
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
mata uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank Central Asia Tbk IDR 4 Maret 2028, 25 Juni IDR Bank Central Asia Tbk
2029, 31 Oktober 2030,
15 tahun sejak
terpenuhinya seluruh
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25
JIBOR / LPS, JIBOR,
April 2018, Pencairan
3,273,834,222 Average Time Deposit
24 bulan sejak tanggal
JMLAB
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang
Bank Rakyat Indonesia IDR 25 Juni 2029, 31 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Oktober 2030, 15 tahun (Persero) Tbk
sejak terpenuhinya
seluruh syarat efektif
pemberian kredit pada
tanggal 25 April 2018,
JIBOR, Average Time
3,232,991,687 Pencairan 24 bulan
Deposit JMLAB
sejak tanggal perjanjian
terhitung dari 20 April
2015 dan pembayaran
berlaku selama 14
tahun dikurangi masa
tenggang
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 25 Juli 2025, 08 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2026, 25 Juni
2029, 31 Oktober 2030,
25 Desember 2026, 15
tahun sejak
terpenuhinya seluruh
Page 54
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25 JIBOR, Average Time
3,580,681,289 April 2018, Pencairan
Deposit JMLAB
24 bulan sejak tanggal
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang, 09 Maret
2027
Bank Negara Indonesia IDR 25 Juli 2025, 08 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Agustus 2026, 25 Juni (Persero) Tbk
2029, 31 Oktober 2030,
15 tahun sejak
terpenuhinya seluruh
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25
JIBOR, Average Time
3,232,790,430 April 2018, Pencairan
Deposit JMLAB
24 bulan sejak tanggal
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang
Bank Mega Tbk IDR 15 tahun sejak IDR Bank Mega Tbk
terpenuhinya seluruh
Average Time Deposit
510,059,536 syarat efektif pemberian
JMLAB
kredit pada tanggal 25
April 2018
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 15 tahun sejak IDR Bank Cimb Niaga Tbk
terpenuhinya seluruh
Average Time Deposit
2,215,925,316 syarat efektif pemberian
JMLAB
kredit pada tanggal 25
April 2018
Bank asing lainnya USD 12,090,726 15 Maret 2025 CIRR USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya IDR 15 tahun sejak IDR Other local banks
terpenuhinya seluruh Average Time Deposit
3,974,963,317 syarat efektif pemberian JMLAB, 8,04%, SUN
kredit pada tanggal 25 Seri Benchmark
April 2018
Page 55
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
mata uang asing jangka panjang panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term bank Interest rate long-term bank
currency loan loan
Bank Central Asia Tbk IDR 4 Maret 2028, 25 Juni IDR Bank Central Asia Tbk
2029, 31 Oktober 2030,
15 tahun sejak
terpenuhinya seluruh
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25
JIBOR / LPS, JIBOR,
April 2018, Pencairan
3,187,005,146 Average Time Deposit
24 bulan sejak tanggal
JMLAB
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang
Bank Rakyat Indonesia IDR 25 Juni 2029, 31 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Oktober 2030, 15 tahun (Persero) Tbk
sejak terpenuhinya
seluruh syarat efektif
pemberian kredit pada
tanggal 25 April 2018,
JIBOR, Average Time
3,173,856,095 Pencairan 24 bulan
Deposit JMLAB
sejak tanggal perjanjian
terhitung dari 20 April
2015 dan pembayaran
berlaku selama 14
tahun dikurangi masa
tenggang
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 25 Juli 2025, 08 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2026, 25 Juni
2029, 31 Oktober 2030,
25 Desember 2026, 15
tahun sejak
terpenuhinya seluruh
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25
JIBOR, Average Time
3,439,148,446 April 2018, Pencairan
Deposit JMLAB
24 bulan sejak tanggal
Page 56
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang, 09 Maret
2027
Bank Negara Indonesia IDR 25 Juli 2025, 08 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Agustus 2026, 25 Juni (Persero) Tbk
2029, 31 Oktober 2030,
15 tahun sejak
terpenuhinya seluruh
syarat efektif pemberian
kredit pada tanggal 25
JIBOR, Average Time
3,173,622,117 April 2018, Pencairan
Deposit JMLAB
24 bulan sejak tanggal
perjanjian terhitung dari
20 April 2015 dan
pembayaran berlaku
selama 14 tahun
dikurangi masa
tenggang
Bank Mega Tbk IDR 15 tahun sejak IDR Bank Mega Tbk
terpenuhinya seluruh
Average Time Deposit
465,046,976 syarat efektif pemberian
JMLAB
kredit pada tanggal 25
April 2018
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 15 tahun sejak IDR Bank Cimb Niaga Tbk
terpenuhinya seluruh
Average Time Deposit
2,020,370,749 syarat efektif pemberian
JMLAB
kredit pada tanggal 25
April 2018
Bank asing lainnya USD 17,636,931 15 Maret 2025 CIRR USD Other foreign banks
Bank lokal lainnya IDR 15 tahun sejak IDR Other local banks
terpenuhinya seluruh Average Time Deposit
3,719,668,681 syarat efektif pemberian JMLAB, 8,04%, SUN
kredit pada tanggal 25 Seri Benchmark
April 2018
Page 57
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 500,000,000 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 500,000,000 Currency (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,335,000,000 60,000,000 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,335,000,000 60,000,000 Currency
Bank Negara Indonesia IDR 175,000,000 200,000,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 175,000,000 200,000,000 Currency (Persero) Tbk
Bank Permata Tbk IDR 35,000,000 1,000,000,000 IDR Bank Permata Tbk
Mata uang 35,000,000 1,000,000,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 1,545,000,000 1,760,000,000 Currency Creditor bank name
Page 58
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Eksposur Grup terhadap risiko perubahan suku bunga pasar terutama terkait dengan pinjaman jangka Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek pendek, pinjaman jangka panjang dan utang obligasinya. Fluktuasi suku bunga memengaruhi biaya
atas pinjaman baru dan bunga atas saldo pinjaman Grup yang dikenakan suku bunga mengambang.
Kebijakan Grup terkait dengan risiko suku bunga adalah sebagai berikut: 1) Mengelola biaya bunga
melalui kombinasi utang dengan suku bunga tetap dan variabel. Grup mengevaluasi rasio suku bunga
tetap terhadap suku bunga mengambang dari utang pinjaman dan utang obligasi sejalan dengan
perubahan suku bunga yang relevan di pasar keuangan. Berdasarkan penilaian manajemen,
pembiayaan baru akan ditentukan berdasarkan suku bunga tetap atau mengambang. 2) Mengelola
eksposur atas tingkat suku bunga yang berasal dari utang pinjaman dan utang obligasi dengan
menandatangani kontrak swap, tingkat suku bunga tersebut ditujukan untuk lindung nilai atas suku
bunga mengambang dalam pinjaman mata uang Dolar AS.
Page 59
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,335,000,000 14 Juni 2023 0.061 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
175,000,000 8 Maret 2024 0.0645
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Permata Tbk IDR 35,000,000 2024-04-20 0.08 IDR Bank Permata Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka
nilai dalam mata uang asing jangka pendek pendek
Short-term bank loan, amount Due date for short-term bank Interest rate short-term bank
in foreign currency loan loan
Bank Rakyat Indonesia IDR IDR Bank Rakyat Indonesia
500,000,000 2023-04-13 4.1%
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 60,000,000 2023-09-08 7.75% IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank Negara Indonesia IDR IDR Bank Negara Indonesia
200,000,000 2023-03-08 6.5%
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Bank Permata Tbk IDR 1,000,000,000 2023-09-24 6.5% IDR Bank Permata Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.