Back to announcement
20230726_DJPU_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31354430_lamp1.pdf
Listing Text extracted DJPUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO
GEDUNG FRANS SEDA LANTAI 2, JALAN DR. WAHIDIN RAYA NO.1, JAKARTA 10710
TELEPON (021) 3449230, FAKSIMILE (021) 3846635, SITUS www.djppr.kemenkeu.go.id
KETERANGAN PERS
ORI023-T3 dan ORI023-T6 Terjual Rp28,9 Triliun, Tercapai 1 Hari Sebelum Masa
Penawaran Ditutup
Jakarta, 24 Juli 2023 - Pada hari ini, Pemerintah telah melaksanakan Penetapan Hasil Penjualan
Obligasi Negara Ritel seri ORI023-T3 dan ORI023-T6 dengan total sebesar Rp28.900.050.000.000,00
(dua puluh delapan triliun sembilan ratus miliar lima puluh juta Rupiah) yang terdiri atas seri ORI023-T3
sebesar Rp20.000.000.000.000,00 (dua puluh triliun Rupiah) dan seri ORI023-T6 sebesar
Rp8.900.050.000.000,00 (delapan triliun sembilan ratus miliar lima puluh juta Rupiah). Dana hasil
penjualan ORI023-T3 dan ORI023-T6 tersebut akan dipergunakan untuk pemenuhan target pembiayaan
APBN tahun 2023. Nominal penerbitan ORI023-T3 dan ORI023-T6 merupakan yang terbesar sejak
penerbitan Surat Utang Negara (SUN) ritel.
ORI023-T3 dan ORI023-T6 mulai ditawarkan pada tanggal 30 Juni 2023 dan penawaran ditutup pada
20 Juli 2023. Dengan mempertimbangkan yield Surat Berharga Negara di pasar sekunder serta likuiditas
di pasar yang cukup ample, ORI023-T3 dan ORI023-T6 ditawarkan dengan kupon kompetitif yaitu
sebesar 5,90% dan 6,10%. Minat investasi masyarakat yang luar biasa menyebabkan Pemerintah
melakukan upsize dua kali dari total target awal penjualan ORI023 yaitu sebesar Rp20,0 triliun yang
ditetapkan pada awal masa penawaran. Pada hari Kamis, 13 Juli 2023, total target penjualan ORI023
dinaikan menjadi Rp25,0 triliun, dan dinaikan kembali menjadi Rp28,9 triliun pada hari Senin, 17 Juli
2023. Kuota ORI023-T3 telah tercapai pada hari ke-19 masa penawaran, sedangkan kuota ORI023-T6
terpenuhi pada hari ke-20 atau H-1 sebelum masa penawaran ditutup.
Penjualan ORI023-T3 dan ORI023-T6 kali ini didukung dengan campaign dan kegiatan edukasi
mengenai pembiayaan APBN serta literasi keuangan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan baik
daring, luring, dan hybrid serta optimalisasi media sosial untuk memberikan informasi tentang investasi
di pasar keuangan, khususnya investasi pada SBN ritel. Adapun ringkasan hasil pemesanan ORI023-
T3 dan ORI023-T6 adalah sebagai berikut:
1. Total Investor pada penerbitan ORI023-T3 dan ORI023-T6 tercatat sebanyak 58.395 investor,
dimana 21.173 (36,3% dari jumlah total investor) merupakan investor baru.
2. Pada ORI023-T3 terdapat 2.436 investor (4,2% dari total investor) melakukan pemesanan dengan
nominal Rp1 juta. Pada ORI023-T6 terdapat 1.325 investor (2,3% dari total investor) melakukan
pemesanan dengan nominal Rp1 juta.
3. Berdasarkan jumlah investor, generasi Milenial kembali mendominasi investor ORI023-T3 dengan
porsi sebesar 41,2% dan ORI023-T6 dengan porsi sebesar 48,2%, namun secara nominal masih
didominasi oleh generasi Baby Boomers (41,5%) untuk ORI023-T3 dan generasi X (39,1%) untuk
ORI023-T6.
1 dari 2
Page 2
4. Berdasarkan profesi, Pegawai Swasta masih mendominasi jumlah investor ORI023-T3 dengan porsi
sebesar 34,2% dan ORI023-T6 dengan porsi sebesar 36,6%. Namun secara nominal, investor yang
berprofesi sebagai Wiraswasta masih mendominasi pemesanan ORI023-T3 sebesar 40,0% dan
ORI023-T6 sebesar 43,7%.
5. Berdasarkan gender, jumlah investor ORI023-T3 dan ORI023-T6 didominasi investor perempuan
masing-masing sebesar 57,2% dan 52,3%. Apabila ditilik berdasarkan profesi investor, ibu rumah
tangga menduduki peringkat tiga besar investor ORI023-T3 dan ORI023-T6.
6. Sebaran jumlah investor ORI023-T3 dan ORI023-T6 berdasarkan kelompok usia dan profesi yang
lebih rinci adalah sebagai berikut:
Jumlah Investor (%)**
Kelompok
ORI023-T3 ORI023-T6
Usia*
1. Generasi Z (>2000) 2,1% 2,6%
2. Generasi Milenial (1980 – 2000) 41,2% 48,2%
3. Generasi X (1965 – 1979) 32,7% 32,2%
4. Generasi Baby Boomers (1946 – 1964) 22,5% 15,9%
5. Generasi Tradisionalis (≤1945) 1,6% 1,1%
Profesi
1. Pegawai Swasta 34,2% 36,6%
2. Wiraswasta 22,8% 22,6%
3. Ibu Rumah Tangga 9,9% 8,1%
4. Pelajar/Mahasiswa 7,8% 9,8%
5. PNS/ TNI/ Polri 6,8% 5,9%
6. Pensiunan 3,6% 2,4%
7. Profesional 3,4% 3,7%
8. Pegawai Otoritas/Lembaga/BUMN/BUMD 3,0% 2,5%
9. Lainnya 8,6% 8,5%
*Pembagian usia generasi mengacu pada Sprague (2008), Casey and Denton (2006)
**Jumlah investor merupakan angka rounding
Pada penerbitan ORI023-T3 dan ORI023-T6 kali ini Mitra Distribusi (Midis) bank masih mendominasi
penjualan, baik dari nominal maupun jumlah investor. Untuk kelompok non-bank, nominal penjualan
terbesar dicapai oleh Perusahaan Efek dan jumlah investor terbesar dicapai oleh Perusahaan Fintech.
Narahubung Media:
Direktorat Surat Utang Negara
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
Kementerian Keuangan RI
Email: surat.utang.negara@kemenkeu.go.id
Landing page: www.kemenkeu.go.id/ori
2 dari 2
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.